Pasatama Institute Cetak SDM Tata Boga Bersertifikat HACCP
Pasatama Institute Cetak SDM Tata Boga Bersertifikat HACCP
kota
Baca Juga:
Beberapa titik terdampak parah di antaranya kawasan Kantin, Jembatan Virgo, hingga Jembatan Sihitang. Hingga Jumat pagi (14/3/2025), genangan air masih tinggi dan terus meresahkan warga.
*Banjir Datang Secara Tiba-Tiba, Warga Panik Menyelamatkan Diri*
Bencana ini terjadi akibat intensitas hujan tinggi yang menyebabkan debit air Sungai Batang Ayumi naik drastis dalam waktu singkat. Ketinggian air di beberapa wilayah mencapai 1 hingga 2 meter, membuat ratusan rumah warga jebol dan terendam.
Ombel Siregar (32), warga Ujung Padang yang menjadi korban banjir, mengungkapkan betapa cepatnya air naik hingga masuk ke rumah-rumah.
"Saya sudah curiga karena air naik begitu cepat. Puncaknya terjadi tengah malam, air tiba-tiba masuk ke rumah warga. Kami sekeluarga langsung menyelamatkan barang-barang penting dan keluar rumah secepat mungkin," ujarnya.
Selain itu, Kompleks Kasmi'ah di Kelurahan Silandit, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, juga menjadi salah satu wilayah yang terdampak. Bang Rangkuti, salah satu warga di kompleks tersebut, mengungkapkan bahwa banjir datang sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.
"Air tiba-tiba masuk ke rumah, tingginya sudah sedengkul orang dewasa dalam hitungan menit," katanya.
*Jembatan dan Infrastruktur Terdampak, Arus Lalu Lintas Terganggu*
Kemudian, video yang diunggah akun TikTok @visitsidimpuan memperlihatkan bagaimana derasnya arus Sungai Batang Ayumi yang meluap hingga menghantam jembatan di sekitar Kantin hingga Jembatan Virgo. Warga yang melihat kejadian ini pun panik dan berharap hujan segera reda.
Banjir juga menyebabkan gangguan arus lalu lintas di beberapa wilayah. Beberapa jalan utama terendam, sehingga akses kendaraan menjadi terbatas. Banyak pengendara yang memilih untuk tidak melanjutkan perjalanan karena takut terjebak banjir.
Kejadian ini mengundang simpati warganet yang ramai-ramai mendoakan keselamatan warga Padangsidimpuan. Beberapa komentar di media sosial menunjukkan kepedulian mereka:
- "Ya Allah, lindungilah masyarakat Kota Padangsidimpuan dari bencana dan musibah," tulis @fahri029.z
- "Tinggi sekali banjirnya, padahal jembatan itu jauh di atas aliran air biasanya," tambah @AL_Hadi
- "Innalillahi, semoga hujan segera reda dan air cepat surut," lanjut @ila moms vicky.
Hingga saat ini, tim SAR dan relawan telah dikerahkan untuk membantu evakuasi warga yang terjebak banjir. Pemerintah setempat juga diharapkan segera mengambil langkah-langkah mitigasi guna mencegah bencana serupa terulang di masa depan.
Warga yang terdampak berharap ada bantuan segera, baik dalam bentuk logistik maupun tempat pengungsian sementara.zal
Pasatama Institute Cetak SDM Tata Boga Bersertifikat HACCP
kota
sumut24.co KABUPATEN LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumater
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik pembalakan liar atau illegal logging berskala besar kembali mencoreng wajah pengelolaan hutan di Sumatera Utara.
News
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
MENJAGA BUMI, MENJAGA REPUBLIK PIDATO PRABOWO, KEDAULATAN EKONOMI, DAN MASA DEPAN INDONESIA HIJAU Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral I
News
Medan Aroma panas di lingkaran elite Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyeruak ke publik. Proyek pembangunan gedung senilai fan
News
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menolak usulan proyek pembangunan gedung senilai Rp 484 miliar yang diajukan di lingkunga
kota