Sabtu, 23 Mei 2026

Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan

Administrator - Sabtu, 23 Mei 2026 11:58 WIB
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
Istimewa
Baca Juga:

Medan– Proses pemilihan Kepala Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu, Kecamatan Medan Timur menuai sorotan warga. Sejumlah warga menilai tahapan seleksi terkesan rancu dan dipaksakan.
Berbagai dugaan muncul terkait perpanjangan masa verifikasi berkas calon Kepling yang sudah tidak valid. Warga menyebut, masa verifikasi yang disebut sudah berakhir justru diperpanjang sepihak oleh Ketua Panitia Seleksi yang dijabat Sekretaris Lurah Gaharu.

"Jadwal awal sudah habis, tapi tiba-tiba diperpanjang. Kami khawatir ini tidak sesuai aturan," kata salah seorang warga Lingkungan 3 yang enggan disebut namanya, Sabtu (23/5/2026).

Selain soal perpanjangan waktu, beredar pula dugaan bahwa Ketua Pansel memaksakan kehendak karena disinyalir menerima intervensi dari salah satu calon Kepling. Hingga berita ini diturunkan, redaksi belum dapat mengonfirmasi kebenaran dugaan tersebut.

Merujuk pada Perwal Kota Medan tentang Tata Cara Pengangkatan Kepala Lingkungan, tahapan seleksi wajib berpedoman pada jadwal yang ditetapkan lurah dan diumumkan terbuka. Perpanjangan waktu harus melalui mekanisme musyawarah dan persetujuan tertulis.

Sekretaris Lurah Gaharu selaku Ketua Pansel ketika dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp pada Jum'at (22/5/2026) malam untuk meminta klarifikasi terkait jadwal verifikasi dan adanya dugaan upeti menjawab," untuk konfirmasi silahkan datang saja ke kantor ya pak," jawabnya.

Lurah Gaharu, Ricky Irawan Nasution, juga sudah dimintai tanggapan terkait proses pemilihan Kepling di wilayahnya menjawab pada Jum'at malam,(22/5/2026) via WhatsApp," saya baru di Gaharu pak, nanti coba saya konfirmasi ke kecamatan ya pak," jawabnya.

Camat Medan Timur menyatakan pihaknya akan mengecek laporan warga. "Kalau ada tahapan yang tidak sesuai Perwal, akan kita evaluasi. Prinsipnya harus transparan," ujarnya saat dihubungi terpisah. (*)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
komentar
beritaTerbaru