<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 20 Aug 2026 03:42:00 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko</guid>
            <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Gus Irawan Tegaskan Tapsel Harus Perkuat Budaya Antikorupsi dan Manajemen Risiko]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>) terus memperkuat langkah pencegahan korupsi dengan membangun budaya antikorupsi sekaligus meningkatkan penerapan manajemen risiko di lingkungan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Sosialisasi Edukasi Antikorupsi, Kebijakan Antikorupsi serta Asistensi Fraud Risk Assessment (FRA) Strategis Pemerintah Daerah dan Operasional Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan digelar di Aula Sarasi Lantai III Kantor Bupati Tapanuli Selatan, Sipirok, Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan itu dibuka langsung oleh Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dan menghadirkan narasumber dari Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Tubagus Syahputra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, para asisten, staf ahli, pimpinan OPD, camat se-Tapanuli Selatan, Kepala UPT Samsat Sipirok, Direktur RSUD, hingga para kepala puskesmas se-<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Bupati Gus Irawan menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan sekadar agenda sosialisasi. Menurutnya, penguatan manajemen risiko merupakan bagian penting dari upaya Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> membangun tata kelola pemerintahan yang lebih tertib, transparan, dan mampu mencegah terjadinya penyimpangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi saya, acara ini sangat penting. Ini merupakan lanjutan dari program kita untuk membangun budaya risiko di Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan,&quot; ujar Gus Irawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, penerapan budaya risiko perlu dimulai dari tersedianya sistem manajemen risiko serta sistem pengawasan internal yang berjalan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, keberadaan sistem tersebut tidak akan cukup apabila hanya berhenti pada dokumen, prosedur, maupun aturan administratif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gus Irawan meminta seluruh jajaran pemerintahan untuk menerapkan sistem yang telah dibangun secara konsisten dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kepatuhan terhadap sistem harus menjadi kebiasaan setiap aparatur. Jika dilakukan secara terus-menerus, kepatuhan tersebut diharapkan berkembang menjadi budaya organisasi yang mampu memperkuat pencegahan fraud maupun korupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> menekankan bahwa sistem pengawasan dan manajemen risiko harus benar-benar menjadi bagian dari proses kerja setiap perangkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, potensi persoalan dapat diidentifikasi lebih awal dan langkah pencegahan bisa dilakukan sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerapan Fraud Risk Assessment (FRA) juga dinilai penting untuk membantu pemerintah daerah memetakan potensi risiko kecurangan, baik pada tingkat strategis pemerintah daerah maupun dalam aktivitas operasional masing-masing OPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pemetaan tersebut, setiap perangkat daerah diharapkan dapat memahami titik-titik rawan serta menyiapkan langkah pengendalian yang sesuai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya menciptakan pemerintahan yang lebih berintegritas dan bertanggung jawab dalam menjalankan pelayanan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> menilai keberhasilan budaya antikorupsi tidak dapat hanya dibebankan kepada satu lembaga atau bagian tertentu. Seluruh OPD, kecamatan, unit pelayanan kesehatan, hingga unsur pemerintahan lainnya memiliki peran dalam membangun sistem kerja yang berintegritas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, aparatur diminta tidak hanya memahami aturan, tetapi juga memiliki kesadaran untuk menjalankannya secara konsisten.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1276_Bupati-Gus-Irawan-Tegaskan-Tapsel-Harus-Perkuat-Budaya-Antikorupsi-dan-Manajemen-Risiko.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285438/bupati-gus-irawan-tegaskan-tapsel-harus-perkuat-budaya-antikorupsi-dan-manajemen-risiko/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana</guid>
            <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana]]></title>
            <description><![CDATA[Putra Personel Polres Tapsel Cetak Prestasi Nasional, Gussa Oliver Jadi Paskibraka di Istana]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebanggaan menyelimuti keluarga besar Polres Tapanuli Selatan (Tapsel). Gussa Oliver Nainggolan, 15 tahun, putra salah satu personel Polres Tapsel, sukses menjalankan tugas sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Nasional yang mewakili Provinsi Sumatera Utara pada upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen tersebut menjadi pengalaman istimewa bagi Gussa Oliver sekaligus kebanggaan bagi keluarga dan lingkungan Polres Tapsel. Ia dipercaya membawa nama Sumatera Utara setelah berhasil melewati proses seleksi berjenjang yang cukup ketat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan Gussa menuju Paskibraka Nasional tidak berlangsung singkat. Ia harus mengikuti tahapan seleksi mulai dari tingkat kabupaten, kemudian tingkat provinsi, hingga akhirnya dinyatakan lolos untuk menjadi bagian dari Paskibraka Nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putra ketiga dari empat bersaudara tersebut merupakan anak dari Ipda Jansa Nainggolan, Kanit Gakkum Satlantas Polres Tapsel, dan Judika Sihombing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keinginan Gussa untuk mengikuti seleksi Paskibraka tidak terlepas dari dorongan sang kakak, Ipda Dear Natali Nainggolan, S.Tr.K., yang merupakan lulusan terbaik Taruna Akademi Kepolisian tahun 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Motivasi tersebut kemudian menjadi pemicu bagi Gussa untuk berani mencoba, berlatih, dan mempersiapkan diri menghadapi setiap tahapan seleksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan panjang itu akhirnya membuahkan hasil. Kedisiplinan, latihan, ketekunan, serta dukungan keluarga menjadi bagian penting hingga Gussa berhasil mendapat kepercayaan tampil dalam upacara kenegaraan di Istana Negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ipda Jansa Nainggolan mengaku bersyukur atas pencapaian yang diraih putranya. Menurutnya, kesempatan menjadi bagian dari Paskibraka Nasional merupakan pengalaman yang sangat berharga bagi Gussa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &quot;Ini merupakan pengalaman berharga yang tidak hanya menjadi kebanggaan keluarga, tetapi juga menjadi pembelajaran tentang tanggung jawab dan disiplin,&quot; ujar Ipda Jansa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menuturkan, keluarga sejak awal berupaya memberikan dukungan kepada Gussa. Selain dukungan, nilai disiplin, kerja keras, tanggung jawab, dan kesungguhan juga terus ditanamkan dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami selalu mengajarkan bahwa setiap keberhasilan membutuhkan usaha dan tanggung jawab,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/prestasi/" target="_blank">Prestasi</a> Gussa Oliver juga mendapat apresiasi dari Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres menilai keberhasilan putra personelnya tersebut menjadi sebuah kebanggaan, bukan hanya bagi keluarga, tetapi juga bagi keluarga besar Polres Tapsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pencapaian Gussa menunjukkan bahwa anak-anak daerah memiliki kesempatan dan kemampuan untuk berprestasi di tingkat nasional apabila mendapatkan dukungan serta memiliki kemauan untuk berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Anton Santoso berharap keberhasilan tersebut dapat menjadi motivasi bagi personel Polres Tapsel untuk terus mendorong putra-putrinya mengembangkan bakat dan kemampuan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya berharap seluruh personel dapat terus mendukung dan mendorong putra-putrinya untuk mengembangkan potensi dan meraih prestasi hingga menjadi generasi yang berkarakter,&quot; harap AKBP Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan Gussa Oliver Nainggolan menjadi Paskibraka Nasional turut memperlihatkan bahwa prestasi di tingkat nasional dapat diraih melalui proses panjang, kedisiplinan, serta kerja keras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Gussa, pengalaman menjalankan tugas di hadapan Presiden dan para pejabat negara dalam rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI menjadi bagian penting dalam perjalanan hidupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/prestasi/" target="_blank">Prestasi</a> tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai kebanggaan keluarga. Lebih jauh, pencapaian Gussa dapat menjadi inspirasi bagi pelajar dan generasi muda di Tapanuli Selatan maupun Sumatera Utara agar berani mengembangkan potensi dan mengejar prestasi hingga ke tingkat nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gussa Oliver Nainggolan lahir pada 1 Agustus 2010. Saat ini, ia tercatat sebagai siswa kelas XI SMA Negeri 2 Balige Yayasan Tunas Bangsa Soposurung.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8976_Putra-Personel-Polres-Tapsel-Cetak-Prestasi-Nasional--Gussa-Oliver-Jadi-Paskibraka-di-Istana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285437/putra-personel-polres-tapsel-cetak-prestasi-nasional-gussa-oliver-jadi-paskibraka-di-istana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan</guid>
            <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[Tongkat Estafet Berganti, Herizal Yusuf Jadi Kalapas Baru Kelas IIB Padangsidimpuan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tongkat estafet kepemimpinan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan resmi berganti. Herizal Yusuf, A.Md.IP., S.H., M.H., kini dipercaya memimpin Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan menggantikan Mathrios Zulhidayat Hutasoit, A.Md.IP., S.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian tersebut ditandai dengan kegiatan pisah sambut yang digelar di Aula Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Selasa (18/8/2026). Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, sekaligus menjadi momentum perpisahan bagi pejabat lama dan penyambutan pimpinan baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Herizal Yusuf sebelumnya menjabat sebagai Kepala Subbagian Protokol pada Biro Umum Sekretariat Jenderal Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan. Sementara itu, Mathrios Zulhidayat Hutasoit selanjutnya dipercaya mengemban tugas sebagai Kepala Lapas Kelas IIA Gladak, Nusakambangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Mathrios menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh jajaran Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan yang selama ini telah memberikan dukungan selama dirinya menjalankan amanah sebagai Kalapas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Mathrios, dukungan dan kekompakan jajaran menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas serta menjaga pelaksanaan pelayanan pemasyarakatan tetap berjalan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh pegawai Lapas Sidimpuan atas dukungan dan komitmen yang diberikan selama saya memimpin Lapas Padangsidimpuan. Saya juga memohon maaf apabila selama memimpin ada kata-kata ataupun perbuatan yang kurang berkenan,&quot; ujar Mathrios.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap hubungan baik yang telah terjalin bersama seluruh jajaran tetap terjaga meskipun dirinya kini mendapat amanah di tempat tugas yang baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mathrios juga mendoakan agar seluruh pegawai Lapas Padangsidimpuan senantiasa diberikan kesehatan dan kesempatan untuk terus memberikan pengabdian terbaik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan yang baru, Herizal Yusuf, mengawali tugasnya dengan meminta dukungan dan kerja sama dari seluruh jajaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Herizal menegaskan, kepemimpinan di lingkungan pemasyarakatan membutuhkan sinergi seluruh pegawai. Karena itu, ia mengajak jajaran Lapas Padangsidimpuan untuk menjaga loyalitas, integritas, serta profesionalitas dalam menjalankan setiap tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya berharap Bapak dan Ibu pegawai Lapas Sidimpuan dapat menerima kami sebagai pimpinan baru dan memberikan kontribusi yang baik, serta menunjukkan loyalitas dan integritas. Dengan begitu, kita mampu menjalankan perintah pimpinan dengan baik,&quot; kata Herizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Mathrios atas dedikasi dan kerja yang telah diberikan selama memimpin Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Herizal berharap berbagai hal positif yang telah dibangun selama kepemimpinan sebelumnya dapat terus dilanjutkan dan dikembangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada Bapak Mathrios Hutasoit atas dedikasi dan kepemimpinannya di Lapas Padangsidimpuan selama kurang lebih satu tahun enam bulan delapan hari. Selamat menjalankan jabatan baru sebagai Kalapas Kelas IIA Gladak. Semoga kami dapat meneruskan kepemimpinan Bapak di Lapas Padangsidimpuan ini dengan baik,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian kepemimpinan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat kinerja jajaran Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan, sekaligus meningkatkan kualitas pelaksanaan tugas dan pelayanan pemasyarakatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4630_Tongkat-Estafet-Berganti--Herizal-Yusuf-Jadi-Kalapas-Baru-Kelas-IIB-Padangsidimpuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285436/tongkat-estafet-berganti-herizal-yusuf-jadi-kalapas-baru-kelas-iib-padangsidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak</guid>
            <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak]]></title>
            <description><![CDATA[Musim Kemarau, Bupati Palas Tekankan BPBD Siaga 24 Jam dan Alat Berat Jangan Sampai Rusak]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, melakukan kunjungan kerja ke Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Lawas, Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan kesiapan personel, sarana komunikasi, hingga peralatan penanggulangan bencana dalam menghadapi potensi bencana selama musim kemarau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Putra Mahkota Alam menegaskan bahwa jajaran BPBD harus memiliki tingkat kewaspadaan tinggi. Menurutnya, kondisi musim kemarau membutuhkan kesiapan penuh karena berbagai potensi bencana dapat terjadi sewaktu-waktu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini musim kemarau, kepada seluruh personil BPBD harus siap siaga 24 jam. Jangan sampai ada kejadian yang tidak kita inginkan karena kelalaian. Kecepatan dan ketepatan dalam penanganan itu kunci,&quot; tegas Putra Mahkota Alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta seluruh personel tidak hanya memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, tetapi juga mampu bergerak cepat ketika masyarakat membutuhkan penanganan darurat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengecek kesiapan personel, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Putra Mahkota Alam juga memberikan perhatian khusus terhadap kondisi aset dan peralatan milik BPBD Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan agar seluruh peralatan, termasuk alat berat, dirawat secara rutin sehingga dapat langsung digunakan ketika terjadi bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setiap alat berat betul kita rawat. Jangan sampai saat dibutuhkan malah rusak. Itu aset negara untuk menyelamatkan masyarakat,&quot; pesannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberadaan peralatan penanggulangan bencana menjadi bagian penting dalam mendukung kecepatan respons pemerintah daerah. Karena itu, kondisi peralatan harus dipastikan selalu layak operasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan laporan Plt. Kepala BPBD Padang Lawas, Adi Sandra Siregar, S.STP., M.M., saat ini BPBD Palas memiliki satu unit alat berat berupa Excavator SY 135 C.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Excavator tersebut merupakan pengadaan melalui Anggaran Belanja BPBD Kabupaten Padang Lawas Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga mengapresiasi kinerja jajaran BPBD Padang Lawas. Ia meminta koordinasi dan sinergi dengan berbagai unsur terus diperkuat, terutama TNI, Polri, relawan, serta masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Putra Mahkota Alam, penanggulangan bencana tidak dapat dilakukan pemerintah daerah secara sendiri-sendiri. Kolaborasi antarlembaga dan keterlibatan masyarakat diperlukan agar setiap potensi bencana dapat ditangani secara cepat dan tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemkab akan terus mendukung BPBD. Tapi yang paling penting adalah mental kesiapsiagaan kita. Selamatkan masyarakat adalah tugas utama kita,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai memberikan arahan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas kemudian melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah fasilitas di Kantor BPBD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengecekan meliputi kondisi ruangan, peralatan komunikasi, serta alat berat yang dimiliki BPBD Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Padang Lawas memastikan seluruh unsur penanggulangan bencana berada dalam kondisi siap menghadapi berbagai kemungkinan selama musim kemarau.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2992_Musim-Kemarau--Bupati-Palas-Tekankan-BPBD-Siaga-24-Jam-dan-Alat-Berat-Jangan-Sampai-Rusak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285435/musim-kemarau-bupati-palas-tekankan-bpbd-siaga-24-jam-dan-alat-berat-jangan-sampai-rusak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah</guid>
            <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Padang Lawas Dekat dengan Santri, Santunan Anak Yatim Warnai Silaturahmi di Masjid Al Amanah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana Masjid Al Amanah, markas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas, terasa lebih hangat pada Selasa sore, 18 Agustus 2026. Lantunan selawat menggema ketika puluhan santri dan santriyah Pondok Pesantren Ali Baharuddin berkumpul dalam kegiatan silaturahmi yang digelar jajaran kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 16.00 WIB tersebut tidak sekadar menjadi agenda sosial. Pertemuan itu juga menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara kepolisian, kalangan pesantren, tokoh agama, serta masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus hadir langsung dalam kegiatan tersebut. Ia didampingi Kasat Binmas dan Kasiwas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas menyerahkan santunan kepada anak-anak yatim. Penyerahan santunan berlangsung dalam suasana penuh keakraban dan dilanjutkan dengan doa bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKP Irwansah Sitorus menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak hanya berkaitan dengan penegakan hukum. Menurutnya, membangun kedekatan dengan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban yang kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran polisi di tengah lingkungan pesantren diharapkan dapat membuka ruang komunikasi yang lebih luas. Dengan begitu, masyarakat tidak hanya melihat Polri sebagai institusi penegak hukum, tetapi juga sebagai mitra yang hadir untuk memberikan rasa aman dan pelayanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kehadiran Polri bukan sekadar menegakkan hukum, tetapi hadir sebagai pelindung yang berintegritas dan humanis di tengah masyarakat,&quot; ujar AKP Irwansah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas juga menyampaikan pesan-pesan kamtibmas kepada para pengasuh yayasan dan santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas mengajak lingkungan pesantren bersama para tokoh agama untuk ikut berperan dalam menjaga keamanan serta ketertiban di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi antara kepolisian dan tokoh agama dinilai penting karena pesantren memiliki kedekatan dengan masyarakat sekaligus menjadi salah satu ruang pendidikan karakter bagi generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui komunikasi yang terjalin secara langsung, berbagai potensi gangguan keamanan diharapkan dapat dicegah sejak dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyampaikan pesan kamtibmas, kegiatan tersebut juga menjadi upaya jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas membangun komunikasi yang lebih persuasif dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan seperti ini diharapkan mampu mengurangi jarak antara aparat kepolisian dengan masyarakat, khususnya generasi muda yang berada di lingkungan pendidikan keagamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian silaturahmi dan pemberian santunan berlangsung hingga sore hari. Seluruh kegiatan berjalan dalam suasana tertib, aman, dan khidmat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama untuk keselamatan, keamanan, serta kedamaian masyarakat di Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan sosial dan keagamaan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas kembali menunjukkan komitmennya untuk membangun pola pelayanan kepolisian yang lebih dekat dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinergi dengan pesantren dan tokoh agama diharapkan terus terjaga sehingga tercipta lingkungan yang aman, kondusif, serta mendukung kehidupan masyarakat yang harmonis di Kabupaten Padang Lawas.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5824_Polres-Padang-Lawas-Dekat-dengan-Santri--Santunan-Anak-Yatim-Warnai-Silaturahmi-di-Masjid-Al-Amanah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285434/polres-padang-lawas-dekat-dengan-santri-santunan-anak-yatim-warnai-silaturahmi-di-masjid-al-amanah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Membanggakan! Mahasiswa USU Asal Sidimpuan Ruly Vairuz Terpilih Ikuti Pertamina Youth Program 2026]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU). Ruly Vairuz, mahasiswa Program Studi Teknik Kimia, Fakultas Teknik USU, asal Sidimpuan, terpilih sebagai salah satu dari 50 mahasiswa terbaik dari berbagai wilayah di Indonesia untuk mengikuti Pertamina Youth Program (PYP) 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program kepemudaan tersebut mengangkat tema &quot;Pemuda Penggerak Transisi Energi untuk Kemandirian Nasional&quot;. PYP 2026 dirancang sebagai ruang pembelajaran bagi generasi muda untuk memperluas pengetahuan mengenai sektor energi sekaligus mendorong keterlibatan mahasiswa dalam menghadapi tantangan transisi energi di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ruly menjadi salah satu peserta yang mendapat kesempatan mengikuti rangkaian pembekalan bersama mahasiswa terpilih lainnya dari berbagai daerah. Para peserta berasal dari berbagai wilayah Indonesia, mulai dari Sabang hingga Merauke.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan informasi yang dikutip dari ft.usu.ac, pelaksanaan PYP 2026 juga melibatkan 22 orang dari Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu (FSPPB).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama mengikuti Pertamina Youth Program 2026, Ruly mendapatkan berbagai materi yang berkaitan dengan sektor energi nasional. Pembekalan tersebut tidak hanya membahas aspek teknis, tetapi juga menyoroti tantangan dan peluang yang akan dihadapi generasi muda di tengah perubahan lanskap energi global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah materi yang diberikan antara lain mengenai kedaulatan dan ketahanan energi, swasembada energi, bisnis hulu dan hilir minyak dan gas bumi, refining, shipping dan kehidupan pelaut, energi panas bumi, hingga manajemen risiko energi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peserta juga diperkenalkan dengan perkembangan teknologi yang semakin berperan dalam industri energi, termasuk pemanfaatan Internet of Things (IoT) dan Artificial Intelligence (AI).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengetahuan tersebut dinilai penting bagi mahasiswa karena transformasi sektor energi tidak hanya membutuhkan kemampuan akademik, tetapi juga pemahaman terhadap teknologi, inovasi, efisiensi, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menariknya, PYP 2026 tidak hanya berfokus pada pengetahuan teknis seputar industri energi. Peserta juga mendapatkan pembekalan yang berkaitan dengan pengembangan kapasitas diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Materi seperti kepemimpinan transformatif, personal development, jurnalistik, dan public relations turut diberikan selama program berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembekalan tersebut menjadi bagian penting dalam membangun kemampuan mahasiswa agar tidak hanya memahami persoalan energi dari sisi teknis, tetapi juga mampu berkomunikasi, memimpin, membangun jejaring, serta menyampaikan gagasan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Ruly, kesempatan tersebut menjadi pengalaman berharga untuk memperluas perspektif sekaligus mengenal lebih dekat tantangan yang dihadapi sektor energi Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terpilihnya Ruly Vairuz sebagai salah satu dari 50 mahasiswa terbaik nasional dalam PYP 2026 menjadi pencapaian tersendiri bagi Program Studi Teknik Kimia dan Fakultas Teknik USU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keikutsertaan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa mahasiswa USU memiliki peluang dan kapasitas untuk bersaing dalam program pengembangan pemuda yang berskala nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih jauh, pengalaman yang diperoleh Ruly diharapkan dapat menjadi modal untuk mengembangkan gagasan dan kontribusi nyata, khususnya dalam bidang energi, teknologi, inovasi, dan pembangunan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini juga memiliki keterkaitan dengan sejumlah agenda Sustainable Development Goals (SDGs), terutama SDG 4 tentang Pendidikan Bermutu, SDG 7 mengenai Energi Bersih dan Terjangkau, SDG 9 terkait Industri, Inovasi dan Infrastruktur, serta SDG 13 tentang Penanganan Perubahan Iklim.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8639_Membanggakan--Mahasiswa-USU-Asal-Sidimpuan-Ruly-Vairuz-Terpilih-Ikuti-Pertamina-Youth-Program-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285433/membanggakan-mahasiswa-usu-asal-sidimpuan-ruly-vairuz-terpilih-ikuti-pertamina-youth-program-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya</guid>
            <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya]]></title>
            <description><![CDATA[Firmanto, SE Tokoh Muda Selatan Kabupaten Solok Didapuk Jadi Pemateri Bimtek Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II SeSolok Raya]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Solok I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Firmanto dipercaya menjadi salah seorang pemateri dalam kegiatan Bimbingan Teknis (<a href="https://www.sumut24.co/tag/bimtek/" target="_blank">Bimtek</a>) Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II yang diselenggarakan oleh Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sumatera Barat. Kegiatan tersebut berlangsung selama dua hari, 19&ndash;20 Agustus 2026, bertempat di Hotel Green Hill, Alahan Panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bimtek/" target="_blank">Bimtek</a> ini diikuti oleh para pelaku dan pendamping UMKM yang berasal dari sejumlah kabupaten dan kota di Sumatera Barat, yakni Kabupaten Solok, Solok Selatan,kota Solok, Sijunjung, Sawahlunto, dan Dharmasraya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung pengembangan usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Firmanto membawakan materi bertema &quot;Mengisi AI Content Studio &mdash; Menyusun Context Profile untuk AI &mdash; Merakit Bahan Konteks dari Hasil Riset, Prompt R-P-C-F &amp; Produksi Konten dengan AI (Praktik)&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Materi yang disampaikan tidak hanya berfokus pada pengenalan kecerdasan buatan, tetapi juga mengarahkan peserta untuk memahami bagaimana AI dapat dimanfaatkan secara praktis dalam menghasilkan konten digital yang relevan dengan kebutuhan UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peserta diajak menyusun Context Profile agar AI memiliki konteks yang tepat mengenai usaha, produk, target konsumen, serta karakter komunikasi yang ingin dibangun. Selanjutnya, peserta juga mempraktikkan cara merakit bahan konteks berdasarkan hasil riset dan mengolahnya menjadi instruksi atau *prompt* yang lebih terarah menggunakan metode R-P-C-F.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada sesi praktik, peserta diberi kesempatan untuk memproduksi konten dengan bantuan AI. Pendekatan praktik tersebut diharapkan membuat peserta tidak hanya memahami konsep, tetapi juga mampu langsung menerapkannya untuk kebutuhan promosi dan pemasaran digital UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bimtek/" target="_blank">Bimtek</a> Teknis UMKM Berbasis Digital Angkatan II ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan pelaku UMKM Sumatera Barat dalam beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya pemanfaatan AI sebagai salah satu alat untuk meningkatkan kreativitas, produktivitas, dan daya saing usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, UMKM diharapkan semakin siap memasuki ekosistem digital dengan kemampuan menghasilkan konten yang lebih efektif, terarah, dan sesuai dengan karakter produk serta konsumennya.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5772_Firmanto--SE-Tokoh-Muda-Selatan-Kabupaten-Solok-Didapuk-Jadi-Pemateri-Bimtek-Teknis-UMKM-Berbasis-Digital-Angkatan-II-SeSolok-Raya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285432/firmanto-se-tokoh-muda-selatan-kabupaten-solok-didapuk-jadi-pemateri-bimtek-teknis-umkm-berbasis-digital-angkatan-ii-sesolok-raya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok</guid>
            <pubDate>Thu, 20 Aug 2026 00:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok]]></title>
            <description><![CDATA[Penanaman Bawang Putih Serentak Nasional Digelar di Kabupaten Solok]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Kabupaten Solok I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rabu (19/8/2026,  memperkuat ketahanan pangan nasional Kabupaten Solok, Sumatera Barat terus digencarkan melalui pengembangan komoditas strategis, salah satunya bawang putih,   menjadi salah satu daerah yang turut ambil bagian dalam kegiatan Penanaman <a href="https://www.sumut24.co/tag/bawang/" target="_blank">Bawang</a> Putih Serentak di 17 Provinsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra bersama Kapolda Sumatera Barat, jajaran Polda Sumbar, serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.<br>Hadir pula Wakapolda Sumatera Barat Inspektur Jenderal Polisi Djati Wiyoto Abadhy, S.I.K., Kepala Dinas Pertanian Sumatera Barat Afniwirman, serta sejumlah pejabat Kabupaten Solok lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, Kegiatan tersebut dipusatkan di Nagari Kampuang Batu Dalam, Kecamatan Danau Kembar, Kabupaten Solok.Penanaman bawang putih secara serentak ini merupakan bagian dari upaya mendukung percepatan swasembada bawang putih nasional. <br>Komoditas tersebut dinilai memiliki posisi penting dalam memenuhi kebutuhan pangan sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap pasokan dari luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan kehadiran jajaran kepolisian dan pemerintah dalam kegiatan penanaman tersebut menunjukkan adanya sinergi lintas sektor dalam mendorong penguatan sektor pertanian. Program pengembangan bawang putih tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan produksi, tetapi juga diharapkan mampu memberikan dampak ekonomi bagi petani dan masyarakat di daerah sentra produksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Solok selama ini dikenal sebagai salah satu daerah yang memiliki potensi besar dalam pengembangan hortikultura. Kondisi geografis dan agroklimat di sejumlah kawasan dataran tinggi, termasuk Kecamatan Danau Kembar, menjadi modal penting dalam pengembangan komoditas pertanian bernilai ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Kabupaten Solok, kegiatan tersebut sekaligus mempertegas komitmen daerah untuk terus mengembangkan sektor pertanian sebagai salah satu penopang perekonomian masyarakat.<br>Melalui sinergi pemerintah, kepolisian, petani dan pemangku kepentingan lainnya, pengembangan bawang putih diharapkan tidak berhenti pada kegiatan penanaman serentak, tetapi berlanjut hingga menghasilkan produksi yang mampu memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan petani&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanaman secara serentak di 17 provinsi juga menjadi momentum untuk memperkuat gerakan bersama dalam meningkatkan produksi bawang putih nasional. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat memastikan keberlanjutan program melalui pendampingan kepada petani, peningkatan produktivitas, penyediaan sarana produksi, serta penguatan tata kelola hasil panen.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8696_Penanaman-Bawang-Putih-Serentak-Nasional-Digelar-di-Kabupaten-Solok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285431/penanaman-bawang-putih-serentak-nasional-digelar-di-kabupaten-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik]]></title>
            <description><![CDATA[Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Ketua Umum PB <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia, H. Ruslan, SH, menerima kunjungan silaturahmi tokoh perempuan pemerhati kebangsaan dan politik Indonesia, Dr. Susilawati, M.Han, di Pesanggrahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>, Marendal, Selasa (19/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Susilawati bersama H. Ruslan berdiskusi mengenai berbagai persoalan kebangsaan, dinamika politik serta kondisi sosial kemasyarakatan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangannya, Susilawati menilai perkembangan modernisasi dan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan spiritualitas serta nilai-nilai religius. Menurutnya, kemajuan teknologi yang tidak dibarengi dengan penguatan karakter dan nilai kebangsaan berpotensi mengikis jati diri bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di tengah derasnya arus globalisasi, kemajuan tidak seharusnya hanya diukur melalui pencapaian materi dan teknologi, tetapi juga melalui ketenangan, keadilan, kemanusiaan, kedamaian serta kuatnya hubungan sosial kemasyarakatan,&quot; ujar Susilawati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan kecanggihan teknologi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga masyarakat yang memiliki kepedulian sosial, rasa kemanusiaan serta pegangan nilai yang kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum PB <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H. Ruslan, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Dr. Susilawati, M.Han, ke Pesanggrahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Susilawati ke Pesanggrahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>. Semoga ke depannya semakin terjalin komunikasi dan hubungan yang lebih baik lagi, khususnya dalam membahas persoalan kebangsaan dan sosial kemasyarakatan,&quot; kata Ruslan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan semata, tetapi dapat menjadi ruang bertukar gagasan dan memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan itu juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antartokoh masyarakat dalam membangun komunikasi yang konstruktif serta mendorong nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial di tengah perubahan zaman.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8289_Ketum-PB-Pendawa-Indonesia-Terima-Kunjungan-Tokoh-Pemerhati-Kebangsaan-dan-Politik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285430/ketum-pb-pendawa-indonesia-terima-kunjungan-tokoh-pemerhati-kebangsaan-dan-politik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Percut Sei Tuan Dan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Percut Sei Tuan Dan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan  tarif ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Deliserdang</p><br></p>Perusahaan Umum Daerah (Perumda) <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan  tarif air minum  kepada masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Percut  Sei Tuan dan Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Kabupaten Deli Serdang</p><br></p>Kegiatan tersebut  dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, dibuka oleh Kepala Divisi Pemasaran Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Sahrim Siregar Rabu (19/8/2026).</p>Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Direksi Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara Nomor KEP-67/DIR/DIHBL/2026 tentang Penetapan Tarif Air Minum dan Air Limbah Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>.</p><br></p>Kegiatan ini  menjadi bagian dari upaya Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan layanan tarif, sekaligus menyampaikan informasi secara terbuka terkait penerapan tarif air minum.</p><br></p>Kepala Desa Sambirejo Timur M Arifin, menyampaikan apresiasi kepada Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara yang telah melaksanakan sosialisasi pelayanan tarif air minum dan di Desa Sambirejo Timur.</p><br></p>Arifin mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut sangat penting karena masyarakat perlu mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai kebijakan penetapan tarif air minum. sebagaimana tertuang dalam Keputusan Direksi Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara Nomor KEP-67/DIR/DIHBL/2026.</p><br></p>&quot;Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas dan memahami dasar serta tujuan dari penyesuaian tarif yang telah ditetapkan,&quot; ujar Arifin.</p><br></p>Ia berharap Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam hal kelancaran distribusi air, kualitas air, serta kecepatan dalam menanggapi keluhan pelanggan.</p><br></p>Menurutnya, komunikasi yang baik antara Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> dengan masyarakat sangat diperlukan agar setiap kebijakan dapat dipahami secara bersama dan pelaksanaannya berjalan dengan baik. Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Devisi Pemasaran Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>, Sahrim Siregar menyampaikan  mengenai dasar penetapan tarif, mekanisme penerapan tarif, serta pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun masukan terkait kebijakan penyesuaian/ layanan tarif tersebut.</p><br></p>Layanan tarif dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan pelayanan air minum kepada masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan, serta kemampuan dan keterjangkauan pelanggan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami kebijakan yang telah ditetapkan dan memperoleh informasi yang benar mengenai tarif air minum Selain itu  kata Sahrim Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> saat ini memberikan layanan gratis pipa distribusi ke masyarakat minimal 50 meter dan minimal 5 rumah serta meteran yang sudah diputus dan mau pasang kembali biaya dendanya dihapus, "dan bagi masyarakat yang mau pasang baru biaya pemasangan Rp 2.050.000- dapat dicicil,"ujar Sahrim.</p><br></p><br></p>Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Penyampaian informasi secara langsung dinilai penting agar kebijakan layanan tarif dapat dipahami dengan baik serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.</p><br></p>Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang  mengharapkan Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi kontinuitas distribusi air, kualitas air, respons terhadap keluhan pelanggan, maupun pelayanan administrasi.</p><br></p>Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan suasana interaktif. Masyarakat yang hadir mengikuti pemaparan dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan tarif air minum serta pelayanan Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>.</p><br></p>Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, pemerintah desa, dan masyarakat sebagai pelanggan, sehingga pelayanan air minum dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>Hadir dalam sosialisasi tersebut, unsur Pemerintahan Kecamatan Percut Sei Tuan, Pemerintahan Kecamatan Batang Kuis, Pemerintahan Desa Sambirejo Timur, perwakilan Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>, tokoh masyarakat, serta masyarakat pelanggan Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> di wilayah tersebut. Rel</p>.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5821_Perumda-Tirtanadi-Gelar-Sosialisasi-Layanan-Tarif-Air-Minum-di-Percut-Sei-Tuan-Dan-Batang-Kuis-Kabupaten-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285429/perumda-tirtanadi-gelar-sosialisasi-layanan-tarif-air-minum-di-percut-sei-tuan-dan-batang-kuis-kabupaten-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Apresiasi Pameran Foto &quot;Prahara Pulau Emas&quot;, Wali Kota Medan : Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Apresiasi Pameran Foto "Prahara Pulau Emas", Wali Kota Medan : Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi diselenggarakannya pameran foto bertajuk Prahara Pulau Emas yang ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi diselenggarakannya pameran foto bertajuk "Prahara Pulau Emas" yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan, di Atrium Plaza Medan Fair, Rabu (19/8/2026)</p><br></p>Pameran foto yang merekam jejak bencana banjir di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat itu berhasil menghadirkan sebuah karya seni yang sarat makna kemanusiaan.</p><br></p>Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan foto jurnalistik bukan sekadar dokumentasi visual yang datar, melainkan medium yang mampu menggugah empati global dan memberi harapan (hope) bagi masyarakat terdampak. Ia bahkan mencontohkan foto fenomenal dunia seperti " The Vulture and The Little Child" dan "The Tank Man". foto tersebut terbukti mampu menggerakkan aksi kemanusiaan global dan mengubah sudut pandang dunia.</p><br></p>"a picture speaks a thousand words". Setiap foto itu menceritakan ribuan kata. Efeknya akan sangat panjang, bahkan bisa berdampak dan menciptakan harapan," kata Rico Waas.</p><br></p>Rico Waas juga melihat perbedaan mendasar antara foto dan media visual lainnya seperti video. Menurutnya, media sosial saat ini memang didominasi oleh konten bergerak, namun kekuatan foto jurnalistik tetap tak tergantikan.</p><br></p>"Video itu menciptakan komentar, tapi kalau foto menciptakan cerita. Dia berada di dalam satu frame yang tidak bergerak. Tapi kita yang bisa menceritakan dari A sampai Z," ujar Rico Waas.</p><br></p>Oleh karena itu, Rico Waas berharap pameran foto seperti ini dapat terus diadakan. Ia juga juga mengaku siap berkolaborasi agar nantinya pameran seperti bisa bisa diadakan ditempat yang lebih baik.</p><br></p>"Kita perlu ngobrol bersama, mungkin tidak di dalam ruang formal saja, tapi kita duduk bicara bersama tentang jurnalistik media, secara pemberitaan dan jurnalistik foto, agar kita tetap bisa merawat karya-karya ini,"pungkasnya.</p><br></p>Sementara itu, Koordinator PFI Wilayah Sumatera Hendra Syamhari mengatakan, pameran foto tersebut merupakan bagian dari rangkaian roadshow fotografi jurnalistik yang digelar di tiga Provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "pameran foto ini mencatatkan sejarah kepada anak cucu kita, bawah di Pulau Sumatera pernah terjadi bencana besar,"kata Hendra.</p><br></p>Dalam kesempatan itu, Hendra juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan yang telah mendukung terselenggaranya pameran foto ini. Ia juga sempat membagikan kisah perjuangan dan dedikasi para jurnalis foto saat meliput peristiwa bencana di lapangan.</p><br></p>"Jurnalis foto adalah profesi yang kerap melupakan diri demi tugas. Saat bencana menerpa, para pewarta menembus banjir dan menerjang bahaya tanpa memikirkan kondisi rumah sendiri atau keluarga yang ditinggalkan. Yang ada di pikiran mereka hanyalah memastikan kamera siap bekerja untuk mengabarkan kondisi sebenarnya kepada dunia," ujarnya.Ia menambahkan bahwa di tengah maraknya berita bohong (hoax), jurnalis foto akan terus berkomitmen dan berjuang merekam momen-momen penting secara jujur sesuai hati nurani demi menyajikan informasi yang akurat bagi masyarakat.</p><br></p>Pameran foto ini turut pula dihadiri Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan Riski Cahyadi, Ketua Panitia Pameran Irsan Mulyadi, serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah terkait diantaranya Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan Wandro Abadi Agnellus Malau, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, dan Kasat Pol PP Kota Medan M. Yunus. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1853_Apresiasi-Pameran-Foto--quot-Prahara-Pulau-Emas-quot---Wali-Kota-Medan---Foto-Jurnalistik-Menggugah-Empati-dan-Menciptakan-Harapan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285426/apresiasi-pameran-foto-quotprahara-pulau-emasquot-wali-kota-medan-foto-jurnalistik-menggugah-empati-dan-menciptakan-harapan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Medan-Binjai-Deliserdang</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Medan-Binjai-Deliserdang]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  DeliserdangGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Deliserdang</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang melayani rute Medan-Binjai dan Medan-Lubukpakam. Kehadiran layanan transportasi publik berbasis bus listrik ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem transportasi yang modern, terintegrasi, serta ramah lingkungan di kawasan metropolitan Medan, Binjai, dan Deliserdang (Mebidang).</p><br></p>Bobby Nasution mengatakan, keberhasilan BRT tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh konsistensi pelayanan, ketepatan waktu, keselamatan, serta kemudahan akses bagi masyarakat. Menurut Bobby, pembangunan transportasi publik merupakan tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan pilihan mobilitas yang layak. Pertumbuhan kendaraan pribadi, katanya, harus diimbangi dengan penyediaan angkutan umum yang nyaman dan terjangkau.</p><br></p>"Semakin banyak kendaraan pribadi, semakin sulit pemerintah memberikan pelayanan. Karena itu pemerintah harus menyiapkan transportasi umum," kata Bobby.</p><br></p>Pada kesempatan itu, Bobby juga meminta seluruh kepala daerah di kawasan Mebidang mengesampingkan ego sektoral dan bersama-sama mendukung integrasi sistem transportasi.</p><br></p>Bobby menegaskan, BRT Mebidang tidak boleh berhenti sebatas peluncuran armada bus, tetapi harus berkembang menjadi sistem transportasi yang saling terkoneksi dan terintegrasi.</p><br></p>"Ini bukan launching bus, tapi transportasi yang terkoneksi dan terintegrasi, sekaligus mendorong perubahan budaya mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi menuju transportasi umum," ujarnya.</p><br></p>Usai peresmian, Bobby Nasution bersama rombongan menjajal operasional BRT Mebidang dengan menaiki bus listrik dari Terminal Lubukpakam menuju Pos Blok Lapangan Merdeka Medan.</p><br></p>Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Muiz Thohir mengatakan, kehadiran BRT Mebidang merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih modern dan terintegrasi.</p>Ia menjelaskan, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025&ndash;2029, pembangunan kawasan perkotaan menjadi salah satu prioritas nasional. Terdapat sekitar 20 kota atau kawasan perkotaan prioritas, termasuk kawasan Medan dan sekitarnya.</p><br></p>Berdasarkan data TomTom Traffic Index, tingkat kemacetan di Kota Medan mencapai sekitar 54,2%. Artinya, perjalanan yang normalnya ditempuh selama 10 menit dapat memerlukan waktu lebih lama akibat kepadatan lalu lintas.</p><br></p>Karena itu, pembangunan transportasi publik dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, sekaligus menekan konsumsi energi dan emisi karbon. Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Perhubungan meluncurkan program BRT Transit di kawasan Medan dan Bandung Raya sebagai proyek percontohan yang didukung Bank Dunia.Pembangunan bukan semata proses fisik. Ada investasi bagi kualitas hidup masyarakat, produktivitas ekonomi serta masa depan yang lebih hijau," kata Muiz.</p><br></p>Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan, peluncuran BRT listrik di kawasan Mebidang merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk meningkatkan konektivitas serta menyediakan transportasi publik yang modern, aman, terintegrasi, dan ramah lingkungan.</p><br></p>Program tersebut ditujukan untuk mengatasi kemacetan, meningkatkan efisiensi waktu tempuh, serta mengurangi emisi karbon.</p><br></p>Pada tahap uji coba, dua unit bus listrik mulai dioperasikan untuk mengevaluasi kondisi teknis, waktu tempuh, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. "Operasi penuh ditargetkan mulai 8 Desember 2026 dengan total 30 bus listrik, terdiri atas 14 unit untuk Koridor 11 (Teladan&ndash;Terminal Lubukpakam), 13 unit untuk Koridor 12 (Simpang Barat&ndash;Binjai), dan tiga unit sebagai armada cadangan," ujar Yuda.&raquo;</p><br></p>Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan layanan secara gratis. Setelah beroperasi penuh, tarif yang direncanakan sebesar Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 bagi kategori khusus, seperti pelajar, penyandang disabilitas, serta lanjut usia.</p><br></p>Turut menghadiri peluncuran BRT Mebidang antara lain Staf Khusus Presiden sekaligus Komisaris Utama PT Blue Bird Bayu Priawan Djokosoetono, Direktur PT Big Bird Pusaka Kresna Priawan Djokosoetono, Ketua Kadin Sumut Firsal Dida Mutiara, Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan, Walikota Binjai Amir Hamzah, Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Zakiyuddin Harahap, Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan, serta jajaran Forkopimda Sumut dan Deliserdang. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8501_Bobby-Nasution-Resmikan-BRT-Mebidang--Dorong-Integrasi-Transportasi-Publik-Medan-Binjai-Deliserdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285425/bobby-nasution-resmikan-brt-mebidang-dorong-integrasi-transportasi-publik-medanbinjaideliserdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Raker I PWPM, Rico Waas Dorong PWPM Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Raker I PWPM, Rico Waas Dorong PWPM Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memperkuat profesionalisme organi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> (PWPM) memperkuat profesionalisme organisasi dan meningkatkan kualitas pemberitaan di tengah perkembangan media yang semakin dinamis.</p><br></p>Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Pertama PWPM Tahun 2026 di Hotel Madani, Medan, Rabu (19/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan apresiasi kepada anak-anak para jurnalis yang berprestasi.</p><br></p>Rico mengatakan, Raker pertama menjadi momentum bagi PWPM untuk membangun organisasi yang lebih profesional, bukan sekadar menjadi paguyuban wartawan. Menurutnya, legalitas dan aturan organisasi juga penting sebagai dasar dalam menjalankan organisasi.</p><br></p>&quot;Kami menganggap PWPM ini sebuah organisasi yang tidak hanya sekadar dibuat sebagai paguyuban saja, tetapi harus bisa menjadi pemikir dan bagaimana arah kebijakan setidaknya bisa dijaga,&quot; ujar Rico Waas di hadapan Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting, Ketua Panitia Prans Hasibuan, beserta jajaran pengurus.</p><br></p>Rico menilai wartawan memiliki peran penting dalam memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah sekaligus menyampaikan saran dan masukan. Karena itu, organisasi harus memiliki struktur yang baik, benar, dan profesional sehingga insan pers di dalamnya dapat menjunjung tinggi profesionalisme.</p><br></p>&quot;Sebuah organisasi yang berkembang menjadi profesional tentunya insan-insan pers yang di dalamnya akan menjunjung tinggi profesionalisme tersebut, sehingga pemberitaan-pemberitaan kita semakin berkualitas, semakin baik,&quot; kata Rico Waas yang hadir didampingi, Kadis Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Camat Medan Kota M Andi Syahputra, Kabag Prokopim Arafat Syam dan jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p><br></p>Rico juga mengingatkan wartawan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan berbagai platform media, mulai dari media daring, YouTube, TikTok, Reels, Instagram, hingga Facebook.</p><br></p>&quot;Kami mengharapkan di Raker ini juga bisa dirumuskan bagaimana cara ke depannya rekan-rekan wartawan bisa mengkanalisasi pola pemberitaan, supaya pemberitaan semakin banyak platform yang bisa dipakai,&quot; ungkapnya. Selain kemampuan beradaptasi, Rico menekankan pentingnya kapasitas dan integritas wartawan. Ia mengatakan, pemberitaan positif maupun negatif tetap dapat disampaikan selama berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><br></p>&quot;Pemberitaan yang baik, buruk, ataupun netral, selama berdasarkan sebuah realitas dan memang bisa dipertanggungjawabkan, saya rasa ini sah-sah saja. Tapi kalau misalnya tidak bisa dipertanggungjawabkan, ini yang harus kita hindari,&quot; tegasnya.</p><br></p>Rico juga mendorong PWPM tidak hanya menghasilkan berita, tetapi melahirkan karya kreatif mengenai sejarah, kebudayaan, kuliner, dan pariwisata Kota Medan. Ia juga membuka peluang pengembangan karya melalui podcast dengan menghadirkan Wali Kota, camat, maupun pimpinan perangkat daerah. &quot;Kita punya kuliner, punya kebudayaan. Rekan-rekan juga memiliki kapasitas untuk menulis hal tersebut. Kami mendorong ini bisa menjadi karya tulis-karya tulis yang bisa kita sebarkan,&quot; katanya.</p><br></p>Rico berharap Raker Pertama PWPM menjadi titik awal organisasi untuk semakin maju, profesional, dan mampu memberikan kontribusi melalui pemberitaan serta karya jurnalistik berkualitas bagi masyarakat.</p><br></p>&quot;Kami menyampaikan selamat atas pelaksanaan Rapat Kerja Pertama PWPM Medan ini. Mudah-mudahan berjalan dengan baik. Terima kasih juga kepada Pak Ketua bersama seluruh panitia. Pak Ketua, kami harapkan bisa menjadi pemimpin yang baik dan adil bagi para anggotanya, memberikan pencerahan, masukan, serta mengayomi,&quot; pungkasnya.Sementara itu, Ketua PWPM M. Edison Ginting mengatakan, Raker pertama bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi forum untuk menentukan arah kebijakan, menyusun program kerja, memperkuat kelembagaan, serta meningkatkan kualitas pengabdian organisasi kepada anggota, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, dan masyarakat.</p><br></p>Ia menekankan pentingnya wartawan menjaga objektivitas, profesionalisme, dan kode etik jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, setiap berita harus disajikan secara akurat, berimbang, dan melalui konfirmasi kepada pihak yang diberitakan.</p><br></p>&quot;Wartawan itu tidak hanya menerima informasi dari sebelah pihak, tapi juga harus ada konfirmasi dari yang bersangkutan yang kita beritakan,&quot; ujar Edison yang akrab dijuluki Cobra.</p>Edison juga mengajak seluruh pengurus dan anggota meningkatkan kapasitas melalui pendidikan, pelatihan, serta penguasaan teknologi informasi. Ia berharap kekompakan dan persaudaraan terus dijaga dengan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.</p><br></p>Sebelumnya, Panitia pelaksana Raker PWPM, Prans Hasibuan, mengatakan sebanyak 21 anak wartawan tingkat SD, SMP, dan SMA menerima apresiasi atas prestasi yang diraih, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, pemberian apresiasi tersebut menjadi nilai lebih dalam pelaksanaan Raker PWPM yang tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi.</p><br></p>&quot;Rapat kerja ini sebenarnya hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Namun, Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting memiliki niat agar rangkaian kegiatan ini memiliki nilai lebih. Karena itu, ada apresiasi kepada anak-anak kita yang berprestasi, baik akademik maupun nonakademik,&quot; ujar Prans.</p><br></p>Ia menambahkan, Raker PWPM juga akan membahas dan memfinalisasi berbagai program kerja yang telah disusun masing-masing bidang. Selain itu, akan dirumuskan sejumlah program PWPM yang diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program organisasi ke depan.</p><br></p>Edison mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk perhatian PWPM sekaligus tindak lanjut dari dorongan Rico Waas agar kegiatan Raker memiliki nilai lebih.</p><br></p>&quot;Anak wartawan juga bisa berprestasi. Untuk kali ini sebenarnya kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan yang juga tetap memikirkan hal-hal yang bisa sifatnya berkontribusi kepada kawan-kawan wartawan, khususnya yang di <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>,&quot; katanya.</p><br></p>Rangkaian Raker PWPM turut diwarnai yel-yel yang dipimpin panitia untuk membangkitkan semangat peserta. Edison juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8514_Raker-I-PWPM--Rico-Waas-Dorong-PWPM-Perkuat-Profesionalisme-dan-Kualitas-Pemberitaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285424/raker-i-pwpm-rico-waas-dorong-pwpm-perkuat-profesionalisme-dan-kualitas-pemberitaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGallery Mustika Deli Dekranasda Medan menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengemban]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gallery Mustika Deli Dekranasda Medan menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengembangkan produk dan memperluas pasar. Demikian ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Gallery yang berlokasi di lantai III Mal Pelayanan Publik (MPP), Jalan Iskandar Muda ini, Rabu (19/8/2026).</p><br></p>Peresmian yan ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Rico Waas itu dihadiri antara lain Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XI Dim 0201/Medan Dita Delli Yudha, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar (Polrestabes) Medan Nelly Calvijn, Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas, Pj. Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, Wakil Ketua Dekranasda Kota Medan Martinijal Zakiyuddin Harahap, para Asisten Setdako Medan, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Hendra Ridho Gunawan Siregar serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.</p><br></p>Rico Waas mengatakan kehadiran Mustika Deli menjadi momentum untuk membangun ekosistem ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, dan industri yang mendukung pariwisata Kota Medan.</p><br></p>&quot;Ini adalah momentum awal. Ini adalah kick-off kita, start bersama kita. Semuanya harus bergerak maju. Kami membutuhkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder untuk memajukan kekuatan UMKM kita,&quot; kata Rico Waas. Menurut Rico Waas, potensi UMKM Kota Medan sangat besar. Karena itu, pengembangannya tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat promosi. Pelaku usaha membutuhkan pendampingan sesuai kebutuhan, mulai dari peningkatan kualitas produk, branding, kemasan, hingga akses pasar dan permodalan.</p><br></p>Ia mencontohkan produk stik dari Kecamatan Medan Perjuangan yang sudah memiliki kualitas rasa, tetapi masih perlu diperbaiki dari sisi kemasan.</p><br></p>&quot;Bagaimana branding-nya, bagaimana packaging-nya, kita naikkan pelan-pelan, kita bisa masukkan kemari. Sehingga nanti kita bisa bawa ke tempat-tempat luar, untuk di galeri lain, untuk di pameran-pameran lain,&quot; ujarnya.</p><br></p>Rico Waas juga ingin produk lokal Kota Medan tidak berhenti di pasar nasional. Potensi wastra dan produk fesyen, misalnya, didorong agar mampu menembus pasar internasional. Ia mencontohkan tema empat musim yang dibawa Dekranasda Kota Medan dalam Indonesia Fashion Week sebagai upaya mendorong desainer lokal melihat peluang pasar global.</p><br></p>&quot;Bisa saja ulos dipakai sewaktu winter. Bisa saja uis gara dipakai waktu lagi spring. Jadi kita berharap produk-produk kita ini bisa dipakai di dunia internasional di berbagai musimnya,&quot; katanya.</p><br></p>Rico Waas berharap Mustika Deli berkembang menjadi one stop shopping bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengenal produk Kota Medan. Produk yang ditampilkan tidak hanya makanan, pakaian, dan kriya, tetapi juga parfum, skincare, sepatu, tas hingga produk kreatif lainnya.</p><br></p>&quot;Ini harusnya menjadi sebuah etalase. Etalase kebanggaan kita dan tempat ini juga difungsikan menjadi tempat inkubasi UMKM yang ada di Kota Medan,&quot; katanya. Untuk mendukung fungsi tersebut, Mustika Deli juga menyediakan mini stage yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan seperti fashion show, talkshow maupun pertemuan.</p><br></p>Dalam doorstop usai kegiatan, Rico Waas menegaskan Mustika Deli juga diperuntukkan bagi pelaku usaha yang belum memiliki tempat untuk memamerkan produknya. &quot;Kami menginginkan Mustika Deli itu tempat seperti itu, menjadi tempat inkubasi tersebut,&quot; ujarnya.</p><br></p>Produk yang masuk ke galeri tetap melalui proses kurasi. Namun sebelum sampai pada tahap tersebut, Pemerintah Kota Medan bersama Dekranasda dan perangkat perangkat daerah terkait melakukan pendampingan agar produk UMKM semakin siap.</p><br></p>Rico Waas mengatakan kebutuhan setiap pelaku usaha berbeda. Ada yang membutuhkan pelatihan, akses permodalan, pengembangan produk, penciptaan pasar hingga akses pasar yang lebih luas.</p><br></p>Ia mencontohkan pelaku usaha kerupuk dan basreng dari Medan Denai yang sudah mengirim produknya ke sejumlah kota dan ingin menembus pasar luar negeri. Menurut Rico Waas, keinginan tersebut harus diikuti kesiapan dari sisi kualitas, konsistensi produksi, perizinan, kemasan dan kemampuan memenuhi permintaan.</p><br></p>&quot;Memang butuh tahapan. Bagaimana konsistensinya, produknya, kualitas seperti apa, BPOM-nya bagaimana, halal-nya seperti apa, bagaimana packaging-nya, bagaimana konsistensinya, disediakan. Nah, ini kan butuh kita dampingi terus,&quot; katanya.</p><br></p>Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas mengatakan Gallery Mustika Deli bukan sekadar peresmian sebuah galeri, melainkan ruang bagi karya dan usaha masyarakat Kota Medan untuk berkembang.</p><br></p>&quot;Kita sedang membuka ruang bagi karya dan usaha masyarakat Kota Medan,&quot; ujarnya.</p><br></p>Ia menyampaikan Kota Medan memiliki banyak perajin dan pelaku usaha dengan beragam produk yang lahir dari keterampilan, kreativitas dan kerja keras. Karena itu, karya tersebut perlu mendapatkan ruang agar semakin dikenal dan dipasarkan lebih luas.</p><br></p>Sejak soft launching pada Juni 2025, Gallery Mustika Deli telah diisi sekitar 150 pelaku usaha dari bidang kuliner, wastra dan kriya. Airin berharap keberadaan galeri memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, sehingga produk semakin dikenal, pasar semakin luas dan usaha masyarakat terus berkembang.</p><br></p>Ia juga mengajak para perajin dan pelaku usaha menjaga kualitas, memperhatikan desain, meningkatkan mutu serta mempertahankan ciri khas produk Kota Medan. &quot;Semoga galeri ini menjadi tempat bertemunya karya, masyarakat, dan pasar. Semoga semakin banyak produk Kota Medan dikenal dan semakin banyak usaha masyarakat yang berkembang,&quot; katanya.</p><br></p>Rico Waas kemudian mengajak stakeholder pariwisata, termasuk hotel dan biro perjalanan, ikut menggunakan produk UMKM Kota Medan. &quot;Kalau mau beli produk sabun, lotion, beli aja sama Mustika Deli. Karena itu mendukung UMKM yang ada di Kota Kota Medan,&quot; katanya.</p><br></p>Ia berharap sinergi tersebut membuat produk lokal tidak hanya dikenal di dalam galeri, tetapi juga hadir dalam aktivitas ekonomi dan pariwisata Kota Medan. Mustika Deli telah dikurasi dari produk UMKM yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Medan. Proses kurasi akan terus dilakukan seiring berkembangnya produk usaha masyarakat.</p><br></p>&quot;Semoga memberikan dampak dan manfaat untuk UMKM kita. Jaya UMKM, semangat terus,&quot; ujar Rico Waas. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5302_Resmi-Dibuka--Gallery-Mustika-Deli-Ruang-Promosi-dan-Inkubasi-UMKM-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285423/resmi-dibuka-gallery-mustika-deli-ruang-promosi-dan-inkubasi-umkm-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tingkatkan Daya Saing Produk, Tim Pemas DPPM USU 2026 Serahkan Mesin Pengering dan Latih Inovasi Rengginang Kelor di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tingkatkan Daya Saing Produk, Tim Pemas DPPM USU 2026 Serahkan Mesin Pengering dan Latih Inovasi Rengginang Kelor di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  LangkatDirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Langkat</p><br></p>Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) dan Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pemas) <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Tahun 2026, melaksanakan kegiatan sosialisasi, bimbingan teknis, serta penyerahan teknologi tepat guna kepada Daycare Lansia Aisyiyah Mentari, Kelurahan Kwala Bingai, Kabupaten Langkat, pada Sabtu, 25 Juli 2026.</p><br></p>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian mitra melalui penerapan teknologi tepat guna serta inovasi produk pangan. Dalam kegiatan tersebut, tim menyerahkan dua set mesin pengering tipe rak, alaat pengemas (sealer), serta perlengkapan produksi rengginang meliputi cetakan rengginang mini, pengukus, wajan, kompor beserta gas LPG, dan sebagainya hingga meja promosi produk. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mitra mengatasi kendala proses pengeringan sekaligus meningkatkan konsistensi dan kualitas produk.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_1000129323.jpg"><br></p><br></p>Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab kendala operasional produksi rengginang yang selama ini dihadapi Daycare Lansia Aisyiyah Mentari, sekaligus mendorong transformasi produk agar memiliki nilai tambah, kualitas pangan yang lebih baik, kemasan yang lebih menarik, serta daya saing yang lebih tinggi di pasar.</p><br></p>Program pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Putri Chandra Ayu, S.TP., M.Si. dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, dengan anggota Nur Ulina Warnisyah Sebayang, S.P., M.Agr. dari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, serta Diza Fathamira Hamzah, S.K.M., M.Kes. dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.</p><br></p>Kegiatan juga melibatkan mahasiswa, yaitu Amaliah Putri Siahaan dan Maulida Hasanah dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, serta Dinda Prasuci, Inggra Andrian, M. Khoril Asri, M. Ilyas Munthe, dan Reflina Faomasi Gulo dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi kekuatan dalam pelaksanaan program meliputi aspek teknologi pengolahan dan pengeringan, pemanfaatan bahan tanaman dan potensi bahan baku lokal, serta memperkuat aspek pangan dan gizi, edukasi kesehatan, perilaku hidup sehat, serta peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan lansia.</p><br></p>Tim pengabdian merancang program setelah melakukan identifikasi langsung terhadap kondisi produksi di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari. Salah satu kendala utama yang ditemukan adalah proses pengeringan rengginang yang sebelumnya masih sangat bergantung pada sinar matahari. Ketergantungan tersebut menyebabkan proses produksi menjadi tidak konsisten. Ketika kondisi cuaca kurang mendukung, proses pengeringan dapat berlangsung lebih lama dan bahkan menghambat kelanjutan proses produksi. Selain itu, pengeringan secara terbuka juga memiliki risiko produk terpapar debu dan kontaminan dari lingkungan.</p><br></p>Kondisi tersebut menjadi dasar bagi tim untuk memperkenalkan teknologi pengering mekanis yang memungkinkan proses pengeringan dilakukan secara lebih terkontrol, higienis, dan tidak bergantung sepenuhnya pada kondisi cuaca.</p><br></p>Dalam kegiatan tersebut, tim menyerahkan dua set oven pengering tipe rak, masing-masing dilengkapi lima rak dengan sumber panas berbasis gas yang sudah dilengkapi dengan termokopel untuk deteksi suhu, blower dan lampu indikator suhu. Teknologi ini dirancang untuk membantu mempercepat dan mengefisienkan proses pengeringan rengginang dengan tetap memperhatikan kandungan produk. Dengan kondisi pengeringan yang lebih terkontrol, mitra dapat mengurangi ketergantungan terhadap pengeringan di bawah sinar matahari sehingga proses produksi dapat dilakukan secara lebih terencana. Penerapan teknologi pengering mekanis juga memberikan peluang bagi mitra untuk menjaga konsistensi proses dan mutu produk, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap.</p><br></p>Selain inovasi teknologi pengeringan, kegiatan juga diarahkan pada pengembangan rengginang daun kelor sebagai produk pangan inovatif. Tim bersama mahasiswa mendampingi anggota Daycare Lansia Aisyiyah Mentari dalam mengembangkan formulasi rengginang dengan penambahan daun kelor (Moringa oleifera).</p><br></p>Daun kelor dipilih karena memiliki potensi sebagai bahan pangan yang kaya akan berbagai komponen gizi dan senyawa bioaktif. Pemanfaatannya dalam produk rengginang diharapkan dapat memberikan nilai tambah pangan sekaligus menghasilkan variasi produk yang memiliki karakteristik dan daya tarik tersendiri.</p>Dalam proses pengembangan produk, tim juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengendalian proses pengolahan, termasuk pengaturan suhu pengeringan. Penggunaan suhu sekitar 50&deg;C diarahkan untuk memperoleh proses pengeringan yang efektif dengan tetap memperhatikan karakteristik bahan dan mutu produk.</p><br></p>Dengan inovasi tersebut, rengginang yang sebelumnya menjadi salah satu produk andalan mitra dikembangkan menjadi produk dengan identitas baru, yaitu rengginang kelor, yang menggabungkan potensi pangan lokal dengan inovasi pengolahan.</p>Pelaksanaan kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama pengurus dan anggota Daycare Lansia Aisyiyah Mentari. Diskusi berlangsung secara interaktif untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra, menyelaraskan tujuan kegiatan, serta mematangkan rencana pengembangan produk dan penerapan teknologi pengeringan.</p><br></p>Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengoperasian alat secara langsung. Anggota Daycare Lansia Aisyiyah Mentari mendapatkan bimbingan mengenai tata cara penggunaan dan pengoperasian teknologi yang diberikan. Melalui praktik tersebut, mitra secara langsung mencoba tahapan pengeringan dan pengemasan produk. Hasil uji coba menghasilkan sampel rengginang kelor dengan karakteristik yang diharapkan, antara lain tekstur yang renyah dan warna hijau alami dari daun kelor. Kegiatan praktik juga menjadi sarana transfer pengetahuan agar teknologi yang diserahkan tidak hanya menjadi peralatan produksi, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan dan dioperasikan secara mandiri oleh mitra.</p><br></p>Rangkaian kegiatan pendampingan mendapatkan respons positif dan antusias dari pengurus serta anggota Daycare Lansia Aisyiyah Mentari. Ibu Yumina, selaku Ketua Daycare Lansia Aisyiyah Mentari, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama tim <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> sangat bermanfaat bagi mitra, khususnya dalam memberikan pengetahuan baru mengenai pengolahan pangan, penggunaan teknologi pengering, pengemasan, serta inovasi produk rengginang berbahan daun kelor.</p><br></p>Menurut mitra, kehadiran mesin pengering menjadi solusi atas kendala yang selama ini dihadapi dalam proses produksi, terutama ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melakukan pengeringan secara optimal.</p>Bagi tim pengabdian, respons positif tersebut menjadi indikator bahwa penerapan teknologi dan inovasi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan nyata mitra. Pendampingan juga diharapkan tidak berhenti pada saat kegiatan berlangsung, tetapi dapat dilanjutkan oleh mitra secara mandiri untuk mendukung keberlanjutan usaha.</p><br></p>Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan lansia melalui aktivitas produktif dan pengembangan usaha pangan berbasis potensi lokal. Melalui keterlibatan dalam proses produksi, lansia memperoleh kesempatan untuk tetap beraktivitas, berinteraksi, dan berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dengan demikian, pengembangan usaha pangan di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari diharapkan dapat memberikan manfaat sosial sekaligus ekonomi.</p><br></p>Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu SDG 2-zero hunger, SDG 3 &ndash; Good Health and Well-being, SDG 8 &ndash; Decent Work and Economic Growth, SDG 9 &ndash; Industry, Innovation and Infrastructure, SDG 12 &ndash; Responsible Consumption and Production, dan SDG 17 &ndash; Partnerships for the Goals.</p>Melalui dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun 2026, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan teknologi dan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Pemberian mesin pengering dan sealer tidak hanya dimaknai sebagai penyerahan peralatan, tetapi sebagai bagian dari proses transfer teknologi, peningkatan kapasitas, inovasi produk, dan penguatan keberlanjutan usaha mitra.</p><br></p>Ke depan, pengembangan dapat dilanjutkan melalui peningkatan standardisasi proses produksi, penguatan merek dan desain kemasan, pengembangan jaringan pemasaran, pencatatan biaya dan keuntungan usaha, serta diversifikasi produk pangan lainnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun usaha pangan lansia yang produktif, inovatif, mandiri, dan berkelanjutan.</p>Dari teknologi untuk produktivitas, dari inovasi untuk daya saing, dan dari pemberdayaan untuk kemandirian. (Tim Pemas DPPM <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> 2026).</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2435_Tingkatkan-Daya-Saing-Produk--Tim-Pemas-DPPM-USU-2026-Serahkan-Mesin-Pengering-dan-Latih-Inovasi-Rengginang-Kelor-di-Daycare-Lansia-Aisyiyah-Mentari.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285422/tingkatkan-daya-saing-produk-tim-pemas-dppm-usu-2026-serahkan-mesin-pengering-dan-latih-inovasi-rengginang-kelor-di-daycare-lansia-aisyiyah-mentari/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 19:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PALAS - Momentum HUT ke -81 Republik Indonesia menjadi kado spesial bagi ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Padanglawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Palas,H.Achmad Fauzan Nasution, secara simbolis menyerahkan manfaat program berupa santunan jaminan kematian(JKM) dan beasiswa pendidikan anak kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan,usai pelaksanaan upacara HUT RI ke 81, dihalaman kantor Bupati Palas Sigalagala,Kecamatan Barumun,Senin(17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimomen tersebut, Wakil Bupati Palas, H.Achmad Fauzan Nasution mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas karena telah bersinergi dengan Pemkab Palas untuk terus memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikannya, sinergitas yang baik ini bisa terus ditingkatkan lagi, agar lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan perlindungan dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Program dari BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sebagai perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja," ucap Wakil Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap, kolaborasi yang sangat bagus ini dapat terus berjalan baik dan lancar, hingga seluruh tenaga kerja khususnya di Kabupaten Palas bisa terlindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas,Erwin Veri Siregar,Rabu(19/8/2026), berharap santunan jaminan kematian dan beasiswa pendidikan yang diterima ahli waris dapat dipergunakan dengan sebaik -baik untuk kegiatan yang bermanfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Manfaat program ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial kepada seluruh tenaga kerja," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditambahkan, klaim JKM dan beasiswa pendidikan anak itu diserahkan kepada ahli waris sebagai penerima dari peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Erwin Veri menambahkan, kedepan masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga jaminan sosial ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu, komitmen BPJS Ketenagakerjaan akan terus melayani dan memberikan perlindungan sosial kepada pekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun nilai JKM dan beasiswa pendidikan anak yang diterima empat orang ahli waris peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia sebesar Rp 42 juta, Rp 176 juta, Rp 205,5 juta dan sebesar Rp 207 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, ahli waris dari Alm. Sapriadi dan Hasayangan Nasution,mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas dan Pemkab Palas yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat melalui program-program sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterangan Photo : Wakil Bupati Palas,H.Achmad Fauzan Nasution secara simbolis menyerahkan JKM dan Beasiswa pendidikan anak kepada empat ahli waris]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2238_Momen-HUT-ke-81-RI--BPJS-Ketenagakerjaan-Cabang-Palas-Serahkan-JKM-dan-Beasiswa-Pendidikan-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285421/momen-hut-ke-81-ri-bpjs-ketenagakerjaan-cabang-palas-serahkan-jkm-dan-beasiswa-pendidikan-anak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi*</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 18:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi*]]></title>
            <description><![CDATA[Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deliserdang- - Dalam rangka mendukung program pemerintah swasembada pangan nasional tahun 2026, Polresta Deli Serdang ikut melaksanakan kegiatan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi Indonesia tahun 2026. Rabu (19/8/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kegiatan penanaman jagung serentak, untuk Polresta Deli Serdang dilaksanakan di Desa Kuta Bayu Kec. Gunung Meriah Kab. Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan di penanam bawang putih serentak ini tampak hadir Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, PJU Polresta Deli Serdang, Kepala Dinas Pertanian Kab. Deli Serdang Eli nawari nasution. Sp. MM., Danramil gunung Meriah Kapten Kav. Sudirno, Camat Gunung Meriah Andri Yosi Ginting. SIP. Map, Kepala Desa Jajaran Kecamatan Gunung Meriah, Kapolsek Gunung Meriah AKP JM. Siregar, Kelompok Tani Sauhur I Desa Kuta Bayu Kec.Gunung Meriah dan tamu Undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi ini merupakan bentuk dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang cita citakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kegiatan penanaman bawang putih serentak ini merupakan bentuk dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional tahun 2026,&quot; ujar Kapolresta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Diharapkan pemanfaatan lahan produktif ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sesuai dengan intruksi Bapak Presiden RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Dengan semangat adanya kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>, kelompok tani dan masyarakat kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional" Tutup Kapolresta.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6190_Polri-Dukung-Swasembada-Pangan--Polresta-Deli-Serdang-turut-laksanakan-Penanaman-Bawang-Putih-Serentak-Di-17-Provinsi-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285420/polri-dukung-swasembada-pangan-polresta-deli-serdang-turut-laksanakan-penanaman-bawang-putih-serentak-di-17-provinsi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 17:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM]]></title>
            <description><![CDATA[Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | SUMUT24.co &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Perkumpulan Pendopo Nusantara Mandiri (PNM) resmi dideklarasikan di Pendopo Khadijah, Kompleks Taman Setiabudi Indah, Medan, Rabu (19/8/2026).<br>Dalam deklarasi tersebut, Drs H Rahudman Harahap MM dipercaya menjadi Ketua Umum PNM. Amanah itu diberikan Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Hashim Djojohadikusumo.<br>PNM hadir sebagai organisasi kemasyarakatan yang menyatakan diri bersifat nonpartisan. Organisasi ini diarahkan menjadi wadah koordinasi berbagai elemen masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahudman menegaskan PNM bukan kendaraan politik dan tidak berada di bawah kendali partai politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tentunya dideklarasikannya Perkumpulan Pendopo Nusantara Mandiri ini sebagai induk kita untuk mengkoordinasikan, karena ini sifatnya non-partisan. Kita tidak punya hak untuk menyetir, tetapi kita ingin mengawal program pemerintah,&quot; ujar Rahudman dalam sambutannya.<br>Kawal Program Pemerintah<br>Menurut Rahudman, PNM akan mengambil peran dalam mengawasi pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai organisasi masyarakat dapat menjadi bagian dari pengawasan sosial agar program tersebut berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;MBG tidak akan berhenti selama pemerintahan Prabowo. Kami diminta untuk ikut mengawasi supaya program berjalan dengan baik,&quot; katanya.<br>Rahudman juga memastikan PNM tidak akan masuk ke wilayah politik praktis. Namun, setiap kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat akan didukung melalui fungsi pengawalan dan kolaborasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jika di daerah ada kebijakan yang pro-rakyat, mengapa tidak kita dukung? Kita tidak membuat tanggapan politik, tetapi kita ingin bersama pemerintah melaksanakan program pro-rakyat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Libatkan Ormas dan Pers&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menjalankan organisasinya, Rahudman menyebut PNM akan mengedepankan kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan dan insan pers.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Partai politik, kata dia, tidak akan dilibatkan dalam gerakan PNM.<br>&quot;Kita tidak bisa melibatkan partai dalam hal ini. Yang dilibatkan adalah ormas dan rekan-rekan dari pers,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan pers dinilai penting karena media memiliki fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi sarana penyampaian informasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan berbagai program pemerintah.<br>Berkaitan dengan Jejaring FORMAS<br>Penunjukan Rahudman sebagai Ketua Umum PNM oleh Hashim Djojohadikusumo menarik perhatian karena terdapat irisan semangat antara PNM dan FORMAS, khususnya dalam menempatkan organisasi masyarakat sebagai bagian dari kekuatan sipil yang ikut mengawal program pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FORMAS merupakan forum yang menghimpun organisasi masyarakat dan komunitas dari berbagai latar belakang. Hashim Djojohadikusumo tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina, sementara Yohanes Handojo Budhisedjati menjabat Ketua Umum.<br>Jejaring FORMAS juga terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dalam konsolidasi nasional di Jakarta pada 7 Agustus 2026, sebanyak 20 organisasi kemasyarakatan baru dikukuhkan sehingga jumlah anggota FORMAS disebut mencapai 103 organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FORMAS selama ini membawa agenda mendukung dan mengawal pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, termasuk pada sektor pendidikan, kesehatan, perbaikan gizi, penanganan stunting, serta program pemerintah lainnya.<br>Meski memiliki irisan semangat dalam hal pengawalan pembangunan, PNM menegaskan organisasinya berdiri sebagai wadah nonpartisan di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Legalitas Lengkap<br>Sekretaris Jenderal PNM, Rusdi Sinuraya, mengatakan dokumen legalitas formal organisasi telah disiapkan.<br>Untuk sementara, PNM juga telah memiliki kantor pusat di kawasan Jalan Setia Budi, Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dokumen legalitas formalnya sudah lengkap. Ke depan, kami akan melengkapi struktur kepengurusan secara menyeluruh dalam waktu dekat,&quot; ujar Rusdi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah deklarasi, PNM akan melakukan penyempurnaan struktur organisasi sekaligus konsolidasi jaringan di sejumlah wilayah Sumatera Utara.<br>Dihadiri Tokoh Pers<br>Deklarasi PNM turut dihadiri sejumlah tokoh dan praktisi pers Sumatera Utara. Di antaranya Rianto SH MH (Anto Genk), CEO SUMUT24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara; Choking Susilo Sakeh; Suwandi Purba; Jonris Purba; serta Syafaruddin Sikumbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran sejumlah tokoh pers tersebut sejalan dengan komitmen PNM untuk membuka ruang kolaborasi dengan insan media dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah sekaligus menyuarakan kepentingan masyarakat.<br>Dengan deklarasi ini, PNM memasuki tahap konsolidasi. Tantangan organisasi ke depan bukan hanya membangun struktur dan memperluas jaringan, tetapi juga memastikan fungsi pengawalan yang dijanjikan berjalan secara independen, transparan dan tetap berorientasi pada kepentingan publik.<br>Bagi Rahudman Harahap, amanah tersebut menjadi momentum untuk membangun kekuatan organisasi masyarakat di Sumatera Utara agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengawal program pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1006_Rahudman-Harahap-Diamanahkan-Hashim-Djojohadikusumo-Pimpin-PNM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285419/rahudman-harahap-diamanahkan-hashim-djojohadikusumo-pimpin-pnm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kendati Berobat Gratis, Modesta Ajak Warga Tetap Peduli Jaga Kesehatan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 16:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kendati Berobat Gratis, Modesta Ajak Warga Tetap Peduli Jaga Kesehatan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) berikan pemaparan dan edukasi kepada warga Medan Tembung un]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -Medan, Anggota DPRD Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb (Partai Golkar) berikan pemaparan dan edukasi kepada warga Medan Tembung untuk tetap menjaga kesehatan. Kendati warga Medan gratis berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) selaku provider BPJS <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> melalui program Universal Healt Coverage (UHC) bukan berarti masalah kesehatan dikesampingkan.</p>Hal itu disampaikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb saat pelaksanaan Sosialisasi Perda (Sosper) ke VIII Tahun 2026 pada sesi I produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Kota Medan di Jl<br>Taut, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (16/8/2026) pagi.</p>"Mari tetap jaga kesehatan, Sehat itu mahal dan segalanya. Tidak berarti kekayaan kalau kita sakit. Tapi kalau kita sehat, bisa untuk mencari kekayaan. Maka jaga lah kesehatan sejak dini," ajak <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Untuk menjaga kesehatan, kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> yang berprofesi sebagai Bidan itu yakni mengatur pola makan, rutin berolahraga, istirahat yang cukup dan rajin cek kesehatan. Semuanya ada aturan dan tetap mengikuti aturan yang ada.</p>Memang saat ini lanjut <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>, warga yang memiliki KTP Medan gratis untuk berobat di RS yang kerjasama dengan BPJS <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> lewat UHC. "Pemko Medan telah mengalokasikan anggaran sekitar 200 miiar pertahun untuk menanggulangi biaya berobat warga Medan," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Ditambahkan, kendati Pemko telah menjamin biaya berobat, bukan berarti tidak peduli kesehatan. "Ayo tetap menjaga kesehatan mulai dari kebersihan badan, rumah dan lingkungan," papar <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Kemudian <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> melanjutkan Sosialisasi Perda (Sosper) ke VIII Tahun 2026 pada sesi II produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Kota Medan di Jl Sering, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (16/8/2026) sore.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_IMG-20260819-WA0015.jpg"><br></p>Ditempat tempat yang ke II ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> juga banyak menyampaikan edukasi dan memotivasi warga untuk peduli menjaga kesehatan.</p>Hadir saat Sosper, perwakilan para OPD Pemko Medan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.</p>Sebagaimana diketahui, adapaun Perda yang disosialisasikan yakni Perda No 4 Tahun 2012 menguraikan seperti dalam BAB II Pasal 2 yakni terciptanya tatanan kesehatan dengan melibatkan semua unsur meningkatkan kesehatan masyarakat. Mewujudkan pembangunan Kota Medan berwawasan kesehatan dan kemandirian daerah dalam bidang kesehatan.</p>Perda bertujuan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka serta meningkatkan akses memperoleh pelayanan masyarakat.</p>Maka untuk mencapai tujuan itu sebagaimana di BAB III Pasal 3, Pemko Medan harus melakukan 7 hal yakni upaya kesehatan, regulasi, pembiayaan, SDM, sedia farmasi, alat kesehatan/makanan dan manajemen informasi serta pemberdayaan kesehatan.</p>Pemko Medan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, adil terjangkau dan terbuka kepada masyarakat secara merata di Puskesmas sebagai tingkat pelayanan dasar.</p>Upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan sebagaimana pada BAB VI Pasal 9 disebutkan Pemko bersama swasta harus mewujudkan derajat kesehatan. Melakukan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.</p>Sedangkan masalah pembiayaan kesehatan seperti pada BAB VII Pasal 43 disebutkan Pemko berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan dalam menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang aman, adil dan terbuka serta terjangkau masyarakat. Dan di Pasal 44 dikuatkan, Pemko membiayai seluruh pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas.</p>Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Kota Medan terdiri XVI BAB dan 92 Pasal. Ditetapkan menjadi Perda yang sah di Medan 8 Maret 2012 oleh Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap diundangkan Sekretaris daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri. (lamru)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7310_Kendati-Berobat-Gratis--Modesta-Ajak-Warga-Tetap-Peduli-Jaga-Kesehatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285418/kendati-berobat-gratis-modesta-ajak-warga-tetap-peduli-jaga-kesehatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup]]></title>
            <description><![CDATA[JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Kasus kematian Rian Alamsyah (RA), 25 tahun, warga Kecamatan Medan Helvetia yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online, terus menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut menuai sorotan karena korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di area perkebunan tebu di Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sorotan terhadap penanganan perkara tersebut datang dari organisasi masyarakat Pemuda Nusantara Bersatu Untuk Rakyat bersama Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (JAGA MARWAH). Ketua JAGA MARWAH, Edison Tamba atau yang akrab disapa Edoy, mendesak aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara tegas dan profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Edison meminta penyidik kepolisian, jaksa penuntut umum hingga majelis hakim tidak ragu menerapkan ketentuan hukum secara maksimal apabila seluruh unsur tindak pidana dan keterlibatan para tersangka terbukti di persidangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perkara ini harus dikawal secara serius. Jika berdasarkan hasil penyidikan dan pembuktian di persidangan para pelaku terbukti melakukan pembunuhan yang disertai perampasan harta korban, maka harus diproses dengan ketentuan hukum yang berlaku secara maksimal,&quot; tegas Edison.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, tindakan menghilangkan nyawa seseorang demi menguasai harta benda korban merupakan perbuatan yang sangat serius dan tidak boleh dipandang sebagai tindak pidana biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah pihak yang disebut sebagai penadah. Edison meminta aparat mengusut secara menyeluruh apakah para penadah tersebut hanya menerima barang hasil kejahatan dalam perkara ini atau memiliki hubungan yang lebih luas dengan para pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau memang terbukti ada pihak yang secara sadar menerima, menyimpan atau memperjualbelikan barang hasil kejahatan, tentu harus diproses sesuai hukum. Jangan sampai hanya pelaku lapangan yang dihukum, sementara pihak yang turut menikmati hasil kejahatan luput dari pertanggungjawaban,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban Ditemukan di Perkebunan Tebu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, jasad RA ditemukan warga di area perkebunan tebu Dusun 22 Segitiga, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis malam, 13 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kedua kakinya dilaporkan terikat menggunakan tali plastik dan terdapat bekas jeratan pada bagian leher.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;RA diketahui berprofesi sebagai pengemudi taksi online. Korban diduga menjadi sasaran pelaku yang berpura-pura menggunakan jasanya sebagai penumpang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah kejadian, kendaraan milik korban disebut sempat dibawa kabur. Tim Jatanras Polda Sumatera Utara kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga berhasil mengamankan terduga pelaku di kawasan Pulo Brayan, Kota Medan, pada Jumat, 14 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas juga mengamankan kendaraan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut saat penangkapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAGA MARWAH Siap Kawal Proses Hukum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Edison menegaskan bahwa JAGA MARWAH akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut hingga proses persidangan selesai. Ia meminta seluruh proses hukum dilakukan secara transparan serta berdasarkan alat bukti dan fakta persidangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;JAGA MARWAH akan mengawal kasus ini. Kami ingin proses hukum berjalan transparan dan seluruh pihak yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, tuntutan terhadap hukuman maksimal harus didasarkan pada pembuktian di persidangan. Jika unsur pembunuhan berencana, perampasan, penyertaan, penadahan atau tindak pidana lainnya terbukti, aparat penegak hukum diminta menerapkan pasal-pasal yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita serahkan pembuktiannya kepada aparat penegak hukum dan pengadilan. Namun, masyarakat tentu berharap hukuman yang dijatuhkan nantinya benar-benar mencerminkan rasa keadilan bagi keluarga korban,&quot; pungkas Edison.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus tersebut kini masih menjadi perhatian publik. Kepolisian diharapkan mengungkap secara terang motif pembunuhan, peran masing-masing terduga pelaku, alur penguasaan barang milik korban, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Catatan: Status para pihak dalam perkara ini tetap mengacu pada asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7257_JAGA-MARWAH-Desak-Pelaku-Pembunuhan-Driver-Taksi-Online-RA-Dihukum-Seumur-Hidup.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285417/jaga-marwah-desak-pelaku-pembunuhan-driver-taksi-online-ra-dihukum-seumur-hidup/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>