<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2026 11:01:53 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Forum Alumni BEM   &amp; MASKER PRAGI  Masyarakat Sipil Kritis Pengawal Prabowo Gibran &#039;INDONESIA RESPONSIF&#039;</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 10:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Forum Alumni BEM   & MASKER PRAGI  Masyarakat Sipil Kritis Pengawal Prabowo Gibran 'INDONESIA RESPONSIF']]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta , Kordinator Nasional (Kornas) Masyarakat Sipil Kritis Pengawal Prabowo Gibran (Masker Pragi)  yang juga sebagai Wakil ketua Umum DP]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta , Kordinator Nasional (Kornas) Masyarakat Sipil Kritis Pengawal Prabowo Gibran (Masker Pragi)  yang juga sebagai Wakil ketua Umum DPP FABEM - SM ( Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa &amp; Senat Mahasiswa ) Tody Ardiansyah Prabu, S.H menuturkan tatanan ekonomi Indonesia, nilai tukar mata uang, aksi mahasiswa, dan dinamika politikmenjadi perbincangan utama di Indonesia. Topik paling mendominasi saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi Ekonomi &amp; Nilai Tukar Rupiah,Fluktuasi  dan pelemahan nilai tukar Rupiah yang menembus kisaran Rp 18.000 per Dolar AS terhadap harga kebutuhan pokok saat ini memerlukan kewaspadaan ekstra, meskipun beberapa komoditas pangan pokok di area lokal masih relatif terkendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendati penurunan nilai rupiah akibat faktor luar negeri tetap diwaspadai, Menteri Keuangan Bapak Purbaya memastikan koordinasi yang erat dan harmonis antara Kementerian Keuangan bersama Bank Indonesia (BI) akan terus berjalan guna menjaga kestabilan kurs. Indonesia kini bukan lagi negara yang gampang gemetar mendengar gertakan pasar luar, melainkan sebuah kekuatan ekonomi baru di Asia Tenggara yang siap melangkah mantap di atas kaki sendiri demi kesejahteraan kemakmuran &amp; berkeadilan rakyat Indonesia yang hakiki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah optimistis, begitu data-data riil mengenai kuatnya ekonomi ini terbaca utuh oleh pasar internasional, maka segala bentuk kampanye negatif dan kepanikan palsu yang ditiupkan oleh pihak luar termasuk ketakutan terselubung dari negara tetangga, lambat laun akan rontok dengan sendirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa,Gelombang demonstrasi oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Indonesia terkait isu ekonomi, kenaikan harga BBM non-subsidi, dan evaluasi kebijakan nasional harus tetap kondusif, terarah dan sesuai aturan. Penyampaian Aspirasi juga sesuai dengan amanah demokrasi, Janganlah Rakyat  mahasiswa di adu domba untuk menyerang pemerintahan negara kesatuan republik indonesia Justru Pemerintah Presiden Prabowo Responsif terhadap hal partisipasi publik dalam mengambil kebijakan publik pro rakyat. Dan Seruan moral dan imbauan agar mahasiswa tidak terpancing untuk menghina Presiden sangat penting demi menjaga etika berdemokrasi dan efektivitas perjuangan gerakan mahasiswa itu sendiri. Sebagai kaum intelektual, mahasiswa memiliki peran krusial dalam menyuarakan aspirasi.Selalu utamakan nalar kritis dan argumen yang solutif dalam setiap penyampaian pendapat di muka umum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Berbagai situasi terkini indonesia kita harus tetap menjaga semangat rasa persatuan dan kesatuan antar sesama anak bangsa.berbagai pendapat tentang kondisi bangsa indonesia saat ini harus bersama kita sikapi dengan baik dan bijaksana Jangan mudah terprovokasi hingga dapat menyebabkan bangsa indonesia terpecah belah.Kondisi Geo politik Global saat ini sangat tidak kondusif sulit diprediksi, sedang tidak baik baik saja, jangan sampai terjadi perpecahan antar sesama anak bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"INDONESIA RESPONSIF" BUKAN "INDONESIA BANGKRUT" Berbagai upaya telah dilakukan pemerintahan prabowo subianto saat ini.mulai evalusasi kebijakan ekonomi,nilai tukar rupiah, ketahanan pangan energi nasional, penegakan hukum terhadap BGN,Evaluasi kebijakan Program MBG juga sudah dilakukan, akan tetapi ada yang lebih penting dari itu semua."JAGA BANGSA DAN NEGARA INDONESIA" <br>Tutur " Tody Ardiansyah Prabu, S.H&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Narasi negatif &#039;Sell Indonesia&#039; yang ditiupkan media asing, terutama Singapura, diduga karena adanya kecemasan akut terhadap penguatan kedaulatan ekonomi Indonesia"&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kita jeli melihat arah angin ekonomi, turunnya nilai mata uang akibat memanasnya situasi di Timur Tengah antara Iran melawan koalisi AS-Israel hanyalah guncangan sesaat. Di balik riuh rendah tersebut, sebenarnya ada ketakutan besar dari negara tetangga seperti Singapura terhadap bangkitnya kemandirian ekonomi kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabar miring yang ditulis media asing sekelas The Straits Times dan Bloomberg belakangan ini sebenarnya menyimpan pesan rahasia: Singapura sedang cemas akut. Posisi mereka sebagai pusat keuangan dan tempat transit barang di Asia Tenggara kini mulai terancam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah berani Presiden Prabowo menggabungkan aset-aset raksasa negara ke dalam perusahaan induk raksasa (superholding) Danantara, ditambah percepatan program pengolahan bahan mentah di dalam negeri serta pengetatan ekspor komoditas penting, secara langsung telah memotong jalur manis yang selama ini dinikmati oleh para makelar di Singapura.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tody Menegaskan Nilai tukar rupiah bergerak menguat signifikan hingga ke level Rp17.860 per dolar AS pada penutupan perdagangan Jumat, 12 Juni 2026. Mata uang garuda berhasil memangkas pelemahan tajam yang sempat menyentuh level psikologis Rp18.171 per dolar AS pada awal pekan. Kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (JISDOR) Bank Indonesia ikut menguat ke posisi Rp17.921 per dolar AS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Faktor Utama Pemicu Penguatan Rupiah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenaikan Suku Bunga Acuan: Bank Indonesia (BI) menaikkan BI-Rate sebesar 25 basis poin menjadi 5,50% untuk membentengi mata uang rupiah dan meningkatkan imbal hasil aset domestik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Derasnya Aliran Modal Asing (Inflow): Keputusan BI langsung menarik minat investor portofolio global. Aliran modal asing yang masuk ke Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) dan Surat Berharga Negara (SBN) menembus angka Rp15,11 triliun dalam sehari. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sentimen Positif Obligasi Danantara: Keberhasilan penerbitan perdana obligasi internasional Danantara yang sukses menghimpun dana senilai Rp26,9 triliun mendongkrak kepercayaan pasar global terhadap fundamental ekonomi Indonesia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diversifikasi Mata Uang Non-Dolar: Penguatan stabilitas eksternal didukung oleh perluasan kerja sama Local Currency Transaction (LCT) bersama People&#039;s Bank of China (PBOC) dan Hong Kong Monetary Authority (HKMA) guna mengurangi ketergantungan terhadap dolar AS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPW FABEM (Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa) Sumatera Utara Rinno Hadinata menuturkan kebijakan BI (Bank Indonesia) tetap membuka peluang untuk mengevaluasi kebijakan moneter,intervensi pada Rapat Dewan Gubernur (RDG) yang dijadwalkan pada 17&ndash;18 Juni 2026 sangat penting. Langkah ini sangat krusial untuk mengantisipasi ketegangan geopolitik global dan fluktuasi permintaan valas domestik. Pemerintah memproyeksikan rupiah akan terus menguat secara bertahap memasuki Semester II-2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rinno menuturkan beberapa point penting Dampak Positif dari Kenaikan Harga Pertamax :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1.Menghemat Anggaran Negara (APBN).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut estimasi pengamat ekonomi di media ekonomi Kontan, kebijakan penyesuaian harga ini mampu menghemat anggaran negara hingga Rp11,4 triliun per tahun. Tanpa adanya penyesuaian, pemerintah berpotensi menanggung tambahan beban kompensasi energi hingga Rp27,7 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2.Menjaga Cadangan Devisa dan Rupiah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini berhasil menghemat devisa negara sebesar US$ 0,6 miliar, yang membantu meredam tekanan pelemahan nilai tukar rupiah di pasar global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3.Memperkuat Arus Kas Pertamina&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama harga jual ditahan di bawah nilai keekonomian, PT Pertamina (Persero) harus menanggung selisih biayanya terlebih dahulu. Penyesuaian ke Rp16.250 per liter memulihkan kesehatan arus kas perusahaan untuk dialokasikan pada investasi infrastruktur energi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4.Meningkatkan Kepercayaan Investor&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Analis dari lembaga keuangan seperti Stockbit melalui GoKepri menilai respons cepat ini memberikan sentimen positif pasar. Investor melihat komitmen pemerintah dalam menjaga tata kelola fiskal yang disiplin dan transparan sesuai mekanisme pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5.Mendorong Efisiensi dan Energi Alternatif&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenaikan harga secara jangka panjang memicu kesadaran masyarakat untuk lebih bijak mengonsumsi BBM serta mempercepat transisi ke kendaraan listrik atau bahan bakar alternatif berbasis gas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rinno menilai ada upaya narasi negatif yang di duga sengaja dibangun untuk melemah kan pemerintahan Prabowo Gibran.Suatu permasalahan bangsa yang kompleks ini tidak bisa dilihat hanya dari satu sudut pandang saja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Substansi Masalah dan Fakta Penyeimbang :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk melihat isu ini secara objektif, terdapat fakta dan data ekonomi yang melandasi situasi,antara lain :&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1.Faktor Global Bukan Domestik Semata&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelemahan rupiah dan kenaikan harga Pertamax dipicu secara langsung oleh faktor eksternal, yaitu lonjakan harga minyak mentah dunia akibat eskalasi konflik geopolitik global. Kondisi ini memaksa dilakukannya penyesuaian harga demi menyelamatkan APBN dari beban kompensasi yang membengkak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;2.Perlindungan Subsidi Tetap Berjalan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski harga Pertamax nonsubsidi naik menjadi Rp16.250 per liter, pemerintah tetap berkomitmen menjaga stabilitas harga BBM penugasan rakyat kecil. Harga Pertalite tetap ditahan di angka Rp10.000 per liter dan Biosolar di Rp6.800 per liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3.Tren Pemulihan dan Intervensi dalam tindakan Nyata&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kritik mengenai rupiah yang "anjlok", "Indonesia Bangkrut" perlahan terbantahkan oleh data di lapangan. Melalui respons cepat (Indonesia Responsif), kebijakan pengetatan moneter oleh Bank Indonesia serta masuknya modal asing ke instrumen domestik, nilai tukar rupiah justru berhasil berbalik menguat signifikan ke level Rp17.860 per dolar AS.<br>Jalan Menuju Indonesia Emas butuh  proses,tidak mudah,bukan seperti membangun "CANDI Dalam Satu Malam" dalam Kisah Legenda.tutur Rinno pria Berdarah Ternate Jawa.<br>Cucu pejuang kemerdekaan RI 1945 "Pertempuran Medan Area".rel&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3746_Forum-Alumni-BEM----amp--MASKER-PRAGI--Masyarakat-Sipil-Kritis-Pengawal-Prabowo-Gibran---039-INDONESIA-RESPONSIF--039-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/283341/forum-alumni-bem--amp-masker-pragi-masyarakat-sipil-kritis-pengawal-prabowo-gibran-039indonesia-responsif039/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Tingkatkan Kompetensi Kehumasan melalui Workshop LLDIKTI Wilayah I, Perkuat Strategi Komunikasi Publik Digital</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 10:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Tingkatkan Kompetensi Kehumasan melalui Workshop LLDIKTI Wilayah I, Perkuat Strategi Komunikasi Publik Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat komunikasi publik dan branding institusi]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat komunikasi publik dan branding institusi melalui partisipasi aktif pada Workshop Kehumasan Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Lingkungan LLDIKTI Wilayah I yang berlangsung pada 11&ndash;12 Juni 2026 di STIKes Mitra Husada Medan.</p><br>Pada kegiatan yang diikuti oleh perwakilan humas dari 100 Perguruan Tinggi Swasta di Sumatera Utara tersebut, UNPAB diwakili oleh Risha Joanda, S.E., Kepala Urusan Komunikasi Publik &amp; Media UNPAB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Workshop mengusung tema &quot;Membangun Komunikasi Publik Digital dan Tantangan Keterbukaan Informasi Publik di Era Diktisaintek Berdampak&quot;, yang bertujuan meningkatkan kapasitas humas perguruan tinggi dalam menghadapi dinamika komunikasi digital yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama dua hari pelaksanaan, peserta memperoleh berbagai wawasan strategis terkait pengelolaan komunikasi publik, penguatan citra institusi, optimalisasi media sosial, publikasi capaian perguruan tinggi, serta implementasi keterbukaan informasi publik yang profesional dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada hari pertama, materi disampaikan oleh sejumlah praktisi dan akademisi kehumasan, di antaranya Dr. Ribut Priadi, S.Sos., M.I.Kom., Dosen Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara, Dr. Ignatius Edward Riantono, Perwakilan BINUS University PSDKU Medan, Dr. Herna Rinayanti, M.Kes., Ketua STIKes Mitra Husada Medan, serta Abdul Karim Syahputra, M.Kom., Dosen Universitas Royal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sesi tersebut, para narasumber menekankan pentingnya peran humas sebagai garda terdepan dalam membangun citra positif perguruan tinggi melalui penyampaian informasi yang akurat, menarik, dan mudah dipahami oleh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Workshop juga menghadirkan Muhammad Safii Sitorus, S.H., M.H., Kepala Divisi Sengketa Komisi Informasi Sumatera Utara, yang membahas implementasi keterbukaan informasi publik di lingkungan perguruan tinggi. Materi ini memberikan pemahaman mengenai pentingnya transparansi informasi sebagai upaya membangun kepercayaan publik terhadap institusi pendidikan tinggi.</p>.<img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/0aa1883c6411f7873cb83dacb17b0afc_1002486219.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada hari kedua, peserta mendapatkan wawasan langsung dari jajaran Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek), yakni Doddy Zulkifli Indra Atmaja, S.I.Kom., M.Si., Kepala Bagian Humas dan Protokol Kemdiktisaintek, serta Agi Bahari Ediyana Rusly, S.I.Kom., Ketua Tim Kerja Layanan Publik, Layanan Informasi, dan Perpustakaan Kemdiktisaintek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemaparannya, Doddy Zulkifli Indra Atmaja, S.I.Kom., M.Si. menegaskan bahwa humas perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai penghubung antara kampus dan masyarakat. Oleh karena itu, setiap informasi yang disampaikan harus mampu menunjukkan dampak nyata pendidikan tinggi sekaligus memberikan manfaat bagi publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian workshop ditutup secara resmi oleh Prof. Drs. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah I. Dalam arahannya, beliau menekankan pentingnya transformasi kehumasan perguruan tinggi yang adaptif, inovatif, dan mampu menghadirkan komunikasi publik yang berdampak guna meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi pendidikan tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keikutsertaan UNPAB dalam workshop ini menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas komunikasi publik kampus, memperkuat branding institusi, serta mengoptimalkan pengelolaan media digital yang adaptif terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil dan praktik terbaik yang diperoleh selama kegiatan akan didiseminasikan kepada Unit Komunikasi Publik dan Media UNPAB sebagai langkah penguatan strategi komunikasi digital, peningkatan kualitas publikasi institusi, serta persiapan menghadapi berbagai program dan penghargaan kehumasan di tingkat nasional.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8605_UNPAB-Tingkatkan-Kompetensi-Kehumasan-melalui-Workshop-LLDIKTI-Wilayah-I--Perkuat-Strategi-Komunikasi-Publik-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283340/unpab-tingkatkan-kompetensi-kehumasan-melalui-workshop-lldikti-wilayah-i-perkuat-strategi-komunikasi-publik-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPW FKWJ Sumatera Utara Lestarikan Budaya melalui Perayaan Kenduri Suroan 1 Muharam 1448 H</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 10:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPW FKWJ Sumatera Utara Lestarikan Budaya melalui Perayaan Kenduri Suroan 1 Muharam 1448 H]]></title>
            <description><![CDATA[DPW FKWJ Sumatera Utara Lestarikan Budaya melalui Perayaan Kenduri Suroan 1 Muharam 1448 H]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TANJUNG MORAWA&ndash; Dalam upaya menjaga kelestarian tradisi leluhur serta mempererat tali silaturahmi antarwarga perantauan, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) Nusantara Provinsi Sumatera Utara secara resmi mengumumkan penyelenggaraan kegiatan budaya "Kenduri Suroan". Acara ini diselenggarakan dalam rangka memperingati datangnya 1 Muharam 1448 Hijriyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang sarat dengan nilai spiritual dan kearifan lokal ini dijadwalkan akan berlangsung pada Senin malam, 15 Juni 2026. Acara ini menjadi momentum tahunan yang dinantikan oleh keluarga besar FKWJ Sumatera Utara untuk berkumpul, memanjatkan doa bersama, serta merefleksikan nilai-nilai kebaikan yang diusung dalam menyambut tahun baru Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum DPW FKWJ Sumatera Utara, Djamin Sumitro, didampingi oleh Sekretaris Umum, Supriadi, menekankan bahwa Genduri Suroan bukan sekadar agenda seremoni, melainkan pilar penting dalam memperkuat guyub rukun (kerukunan) di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kenduri Suroan adalah warisan budaya yang memiliki makna mendalam bagi masyarakat Jawa. Melalui kegiatan ini, kami tidak hanya merayakan pergantian tahun Hijriyah, tetapi juga mempererat jalinan komunikasi antaranggota serta mendoakan keselamatan, kesehatan, dan keberkahan bagi seluruh warga dalam menjalankan tugas sehari-hari," ujar Djamin Sumitro.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini akan dipusatkan di Kecamatan Hamparan Perak, sebagai bentuk dedikasi organisasi untuk menyentuh basis-basis komunitas warga di tingkat daerah. Panitia penyelenggara mengharapkan kehadiran seluruh undangan untuk mengikuti prosesi acara dengan khidmat dan disiplin waktu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Detail Penyelenggaraan Kegiatan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;    Nama Agenda: Genduri Suroan (Peringatan 1 Muharam 1448 H)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;    Waktu Pelaksanaan: Senin Malam / Selasa Wage, 15 Juni 2026&lt;/p&gt; &lt;p&gt;    Pukul: 20.00 WIB s.d. Selesai&lt;/p&gt; &lt;p&gt;    Lokasi: Kediaman Mbah Sukermanto, Ketua DPC FKWJ Kecamatan Hamparan Perak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;    Alamat: Dusun V, Desa Kota Rantang, Kecamatan Hamparan Perak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak DPW FKWJ Sumatera Utara berharap agar melalui kegiatan ini, semangat persaudaraan dan gotong royong warga Jawa di Sumatera Utara semakin kokoh, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi harmoni kehidupan sosial di lingkungan masyarakat setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentang FKWJ:<br>Forum Komunikasi Warga Jawa (FKWJ) Nusantara Provinsi Sumatera Utara adalah organisasi kemasyarakatan yang berfokus pada pelestarian nilai budaya Jawa, penguatan silaturahmi, serta pemberdayaan sosial bagi warga Jawa yang berada di wilayah Sumatera Utara.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7188_DPW-FKWJ-Sumatera-Utara-Lestarikan-Budaya-melalui-Perayaan-Kenduri-Suroan-1-Muharam-1448-H.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283339/dpw-fkwj-sumatera-utara-lestarikan-budaya-melalui-perayaan-kenduri-suroan-1-muharam-1448-h/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Guna memaksimalkan kelurahan pada perlombaan tingkat Sumut Ketua TP PKK meninjau Kelurahan Tong Marimbun dan Kelurahan Pematang Marihat</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 10:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Guna memaksimalkan kelurahan pada perlombaan tingkat Sumut Ketua TP PKK meninjau Kelurahan Tong Marimbun dan Kelurahan Pematang Marihat]]></title>
            <description><![CDATA[Guna memaksimalkan kelurahan pada perlombaan tingkat SumutKetua TP PKK meninjau Kelurahan Tong Marimbun dan Kelurahan Pematang Marihat]]></description>
            <content><![CDATA[<br>P.Siantar l Sumut24.co<br>Guna memaksimalkan kelurahan pada perlombaan tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut), Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi meninjau Kelurahan Tong Marimbun dan Kelurahan Pematang Marihat yang berada di Kecamatan Siantar Marimbun, Sabtu (13/06/2026). Kelurahan Tong Marimbun mengikuti Lomba Kategori Amalkan dan Kukuhkan Halaman, Asri, Teratur, Indah, dan Nyaman (Aku Hatinya) PKK. Sedangkan Kelurahan Pematang Marihat di kategori Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, Ny Liswati melihat langsung situasi dan kondisi tanaman yang akan diperlihatkan kepada Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut merupakan bentuk kolaborasi dan kebersamaan TP PKK Kota Pematangsiantar, TP PKK Kecamatan Siantar Marimbun, dan TP PKK Kelurahan Tong Marimbun, guna memaksimalkan potensi-potensi yang ada di kelurahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Camat Siantar Marimbun Alexsandro Siahaan SIP MSi memaparkan berbagai kegiatan yang telah dilakukan guna menyambut Tim Monitoring TP PKK Provinsi Sumut, seperti gotong royong, sosialisasi kepada warga, hingga partisipasi warga dalam program Aku Hatinya PKK.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, Ny Liswati  mengunjungi Kelurahan Pematang Marihat. Di lokasi, <br>Ny Liswati beserta rombongan melihat dan berdiskusi dengan warga yang memanfaatkan drainase untuk budidaya ikan. Ny Liswati kagum melihat warga dapat memanfaatkan drainase kecil untuk budidaya ikan nila dan ikan mas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelurahan Pematang Marihat dipersiapkan untuk mengikuti monitoring lomba PHBS TP PKK Provinsi Sumut September 2026 mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tampak hadir, Asisten Administrasi Umum Setdako Dedi Tunasto Setiawan SH MH, Plt Kabag Prokopim Fadlan Syarkawi SSTP, Sekretaris TP PKK Kota Pematangsiantar Rasta Eliya Ginting, Lurah Tong Marimbun Tumbur A Pardede, Lurah Pematang Marihat Arif Arianto, Ketua I Bidang Pembinaan Karakter dan Keluarga TP PKK Kota Pematangsiantar Asima Sarah Liliana Silalahi, Ketua TP PKK Kecamatan Siantar Marimbun Theresia Anggreini, dan jajaran pengurus lainnya. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_5281_Guna-memaksimalkan-kelurahan-pada-perlombaan-tingkat-Sumut-Ketua-TP-PKK-meninjau-Kelurahan-Tong-Marimbun-dan-Kelurahan-Pematang-Marihat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283338/guna-memaksimalkan-kelurahan-pada-perlombaan-tingkat-sumut-ketua-tp-pkk-meninjau-kelurahan-tong-marimbun-dan-kelurahan-pematang-marihat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko bersama DPW dan BKPRMI menggelar rapat persiapan perhelatan FASI XIII Tingkat Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 10:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko bersama DPW dan BKPRMI menggelar rapat persiapan perhelatan FASI XIII Tingkat Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko bersama DPW dan BKPRMI menggelar rapat persiapan perhelatan FASI XIII Tingkat Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.co<br>Pemerintah Kota (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>) Pematangsiantar bersama Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menggelar rapat persiapan perhelatan Festival Anak Sholeh Indonesia (FASI) XIII Tingkat Sumut. Rapat pematangan kegiatan berlangsung di dua tempat, yakni di Ruang Serbaguna <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar Jalan Merdeka, dan rumah dinas wali kota, Jalan MH Sitorus, Sabtu (13/06/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FASI merupakan ajang perlombaan dan gebyar kreativitas Islami untuk anak-anak. Perlombaan yang akan dipertandingkan meliputi: Nasyid Islami, Menggambar, Mewarnai, Peragaan Sholat, Ceramah Agama Islam, Kaligrafi, Tilawah Al-Qur&#039;an, Tartil Al-Qur&#039;an, Tahfiz Juz Amma, hingga Lomba Azan dan Iqamah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian juga akan dilangsungkan pelantikan DPW BKPRMI Sumut di Kota Pematangsiantar.<br><br>Rapat dihadiri Ketua BKPRMI Sumut Syafrizal Harahap SHI, Dewan Pengarah FASI Ny Liswati Wesly Silalahi, Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kadis Kominfo) Johannes Sihombing SSTP MSi, Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Irwansyah Saragih SSos MSi, Plt Kabag Prokopim Fadlan Syarkawi SSTP, Kasat Intel Polres Pematangsiantar Iptu Hary Isdayanto SH MH, <br>Ketua BKPRMI Kota Pematangsiantar Khoir Parinduri, tokoh masyarakat, dan tokoh pemuda.<br>&lrm;<br>Usai rapat teknis, Ketua BKPRMI Sumut Syafrizal Harahap mengatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar sangat luar biasa dalam hal kesiapan menyambut delegasi peserta dari masing-masing kabupaten/kota se-Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, sekali lagi atas nama DPW BKPRMI Sumut, saya mengucapkan ribuan terima kasih kepada Bapak Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi bersama dengan Ibu Liswati yang merupakan Dewan Pengarah, yang membantu penuh agar suksesnya acara Festival Anak Sholeh dan pelantikan DPW BKPRMI Sumut,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syafrizal menambahkan, ia menunggu para peserta dari kabupaten/kota yang akan mengutus pesertanya untuk datang ke Kota Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karena Kota Siantar akan menjadi tuan rumah yang baik, menikmati wisata kuliner, menikmati udara yang sejuk, dan semoga ini menjadi pengalaman yang sangat luar biasa kita bersilaturahmi, kita ber-Fastabikhul Khairat,&quot; tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lrm;Sebelumnya, untuk menunjang kelancaran seluruh rangkaian kegiatan, panitia telah menentukan titik-titik lokasi pelaksanaan lomba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lrm;Dalam rapat teknis, Ny Liswati selaku Dewan Pengarah pada FASI XIII Sumut, mengatakan merupakan suatu kebanggaan Kota Pematangsiantar menjadi tuan rumah pelaksanaan FASI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Merupakan suatu kehormatan dan kebanggaan bagi Kota Pematangsiantar yang telah dihunjuk sebagai penyelenggara Festival Anak Sholeh Indonesia ke XIII Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Oleh karena itu, melalui momentum pertemuan pada hari ini, saya mengajak kita semua agar dengan penuh kesungguhan dan antusiasme, bekerja sama dalam suatu kepanitiaan untuk mensukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut,&quot; terangnya.<br><br>Ny Liswati yakin, dengan pengalaman, kemampuan, dan kapasitas aparatur panitia dan lainnya, mampu untuk menyelenggarakan dan menyukseskan pelaksanaan FASI dengan baik, dan dengan hasil yang membanggakan bagi Kota Pematangsiantar.<br><br>&quot;Terima kasih atas dukungan, kerja sama dan perhatian bapak dan ibu semua. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa memberi kemudahan dan melindungi kita dalam melaksanakan amanah yang mulia ini,&quot; tukasnya.<br><br>Kegiatan ini bertujuan menggali serta mengembangkan potensi dan bakat anak-anak di bidang keagamaan, sekaligus menanamkan nilai-nilai luhur Islam sejak usia dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kompetisi, FASI diharapkan mampu melahirkan generasi muda yang berakhlak mulia, cinta Al-Qur&#039;an, dan berprestasi di bidang keagamaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lrm;Kegiatan ini juga diharapkan dapat mempererat kerukunan keberagaman Kota Pematangsiantar sebagai Kota Toleransi keempat se- Indonesia, sekaligus melahirkan bibit-bibit unggul yang kelak menjadi penerus bangsa yang religius dan berprestasi.<br>&lrm;<br>&lrm;Panitia terus mematangkan segala persiapan, mulai pendaftaran peserta, hingga penataan tempat pelaksanaan yang menjamin kelancaran dan kualitas pelaksanaan lomba. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_56_Pemko-bersama-DPW-dan-BKPRMI-menggelar-rapat-persiapan-perhelatan-FASI-XIII-Tingkat-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283337/pemko-bersama-dpw-dan-bkprmi-menggelar-rapat-persiapan-perhelatan-fasi-xiii-tingkat-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IAI Sumut Gelar Sayembara Arsitektur Regional &ldquo;SUTURA UTARA&rdquo;, Dorong Penguatan Wisata Gastronomi KSP 1 Petisah</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 10:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IAI Sumut Gelar Sayembara Arsitektur Regional “SUTURA UTARA”, Dorong Penguatan Wisata Gastronomi KSP 1 Petisah]]></title>
            <description><![CDATA[SAYEMBARA ARSITEKTUR REGIONAL &quotSUTURA UTARA&quot &ampndash Kontribusi Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Sumatera Utara dalam Merajut Nadi Ruang Wisata Kota]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>MEDAN&ndash; Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) Provinsi Sumatera Utara sebagai asosiasi profesi arsitek berkomitmen tinggi dalam mendukung perancangan lingkungan binaan yang berkualitas serta menjadi mitra strategis pembangunan daerah. Sebagai bagian dari rangkaian perhelatan akbar Arsitek Jumpa Tengah (AJT) tahun 2026, IAI SUMUT melalui Board of Development, menggandeng Dinas Pariwisata Kota Medan meluncurkan sayembara arsitektur regional. Langkah kolaboratif ini juga merupakan wujud kontribusi nyata profesi arsitek dalam mengoptimalisasi nilai kota dan menyuplai gagasan fisik untuk program akselerasi Pemerintah Kota Medan pada wilayah KSP 1 - Kuliner Petisah sebagai pusat wisata gastronomi unggulan Sumatera Utara.<br>Mengangkat tajuk filosofis "SUTURA UTARA: Merajut Nadi Ruang Wisata Kota". Sayembara ini merupakan sebuah intervensi arsitektural berupa akupunktur urban yang digagas untuk menjahit kembali fragmentasi spasial pada koridor pariwisata gastronomi KSP 1 Petisah Medan. Sejalan dengan tema besar AJT 2026 yaitu "Nadi Ruang", Sayembara SUTURA UTARA bermaksud mentransformasikan infrastruktur kawasan kuliner menjadi urat nadi kehidupan masyarakat yang menghidupkan ruang urban dan memberikan pengalaman otentik bagi wisatawan. <br>Ketua IAI Sumatera Utara, Ar. Achmad Aryanto, IAI, AA, menegaskan bahwa melalui sayembara ini, IAI Sumut ingin menguji sensitivitas para perancang melalui metode Urban Acupuncture (Akupunktur Urban). Jika kuliner adalah jantung yang menghidupkan rasa di Kota Medan, maka infrastruktur kawasan adalah nadi kehidupan masyarakat yang harus dijahit dengan untaian pengalaman (experiential tourism) yang berkesan bagi wisatawan.  <br>Guna melahirkan tolok ukur desain yang aplikatif, kompetisi ini melibatkan panel dewan juri lintas sektor yang kompeten, antara lain Ketua IAI Sumut sendiri, pakar pariwisata berkelanjutan Prof. Ir. Nurlisa Ginting, M.Sc, PhD, IPM, praktisi arsitektur senior Ar. Ramadhoni Dwi Payana, IAI, serta kepala kebijakan dari Dinas Pariwisata Kota Medan dan praktisi industri perjalanan H. Solahuddin Nasution, S.E., M.S.P.. <br>Bersamaan dengan itu, Lomba Fotografi Urban turut dibuka untuk menangkap perspektif visual publik dalam merekam denyut kehidupan, estetika, dan interaksi sosial yang menghidupkan ruang-ruang Kota Medan baik pada ruang luar maupun ruang dalam bangunan. <br>AGENDA & LINIMASA PENTING KEGIATAN<br>Menandai eksistensi pergerakannya, IAI Sumatera Utara menetapkan garis waktu pelaksanaan kegiatan sebagai berikut: <br>06 Juni 2026: Official Launching (Peluncuran Resmi) & Pembukaan Pendaftaran Kompetisi. <br>20 Juni 2026: Agenda Aanwijzing / Rapat Penjelasan Teknis Sayembara (Format Hybrid). <br>11 Juli 2026: Batas Akhir Penutupan Pendaftaran Resmi. <br>25 Juli 2026: Batas Akhir Pengumpulan Karya Digital (Submission Deadline). <br>03 Agustus 2026: Pengumuman Nominator Terbaik / Finalis (Top 3). <br>07 Agustus 2026: Babak Presentasi Terbuka Finalis di Hadapan Dewan Juri<br>09 Agustus 2026: Malam Penganugerahan Juara & Penyerahan formal Piala Wali Kota Medan. <br>Melalui sinergi erat antara IAI Sumatera Utara dan Dinas Pariwisata Kota Medan ini, perhelatan AJT 2026 sebagai wadah arsitektur terbesar di Sumatera diharapkan mampu melahirkan masterplan mikro yang tidak hanya memperkuat identitas pariwisata daerah, tetapi juga menjadi motor penggerak ekonomi kreatif pariwisata urban yang berkelanjutan.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_4428_SAYEMBARA-ARSITEKTUR-REGIONAL--quot-SUTURA-UTARA-quot---ndash--Kontribusi-Ikatan-Arsitek-Indonesia--IAI--Sumatera-Utara-dalam-Merajut-Nadi-Ruang-Wisata-Kota-Kawasan-K.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283336/iai-sumut-gelar-sayembara-arsitektur-regional-ldquosutura-utarardquo-dorong-penguatan-wisata-gastronomi-ksp-1-petisah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MENUJU MUKTAMAR VIII IPHI DI BALI,   Merawat Kemabruran, Menguatkan Persaudaraan, Meneguhkan Pengabdian</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 20:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MENUJU MUKTAMAR VIII IPHI DI BALI,   Merawat Kemabruran, Menguatkan Persaudaraan, Meneguhkan Pengabdian]]></title>
            <description><![CDATA[MENUJU MUKTAMAR VIII IPHI DI BALI Merawat Kemabruran, Menguatkan Persaudaraan, Meneguhkan Pengabdian Oleh H.Rahudman Harahap MMKetua Penguru]]></description>
            <content><![CDATA[MENUJU MUKTAMAR VIII IPHI DI BALI&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merawat Kemabruran, Menguatkan Persaudaraan, Meneguhkan Pengabdian&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh H.Rahudman Harahap MM<br>Ketua Pengurus Wilayah IPHI  Sumut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muktamar VIII Ikatan Persaudaraan Haji Indonesia (IPHI) yang akan diselenggarakan di Pulau Bali pada 15&ndash;16 Juni 2026 bukan sekadar agenda organisasi lima tahunan. Lebih dari itu, muktamar merupakan momentum strategis untuk melakukan konsolidasi, evaluasi, dan proyeksi masa depan organisasi dalam menjawab tantangan umat, bangsa, dan dunia yang terus berkembang.</p><br>Sejak berdiri, IPHI hadir sebagai wadah berhimpunnya para haji Indonesia yang memiliki komitmen menjaga kemabruran haji sepanjang hayat. Kemabruran bukan hanya tercermin dalam ibadah personal, tetapi juga dalam kepedulian sosial, penguatan ukhuwah, pemberdayaan ekonomi umat, pendidikan, kesehatan, dan kontribusi nyata bagi kemajuan bangsa.</p><br>Dalam konteks tersebut, Muktamar VIII menjadi sangat penting. Organisasi yang menghimpun jutaan haji Indonesia memiliki potensi besar sebagai kekuatan moral dan sosial. Dengan jaringan yang tersebar dari pusat hingga daerah, IPHI memiliki modal sosial yang kuat untuk menjadi mitra strategis pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan berbangsa yang harmonis, religius, dan berkeadaban.</p><br>Penyelenggaraan muktamar di Bali juga memiliki makna simbolik yang mendalam. Bali dikenal sebagai miniatur kebhinekaan Indonesia. Di tengah masyarakat yang majemuk, nilai-nilai toleransi, persaudaraan, dan kerukunan hidup tumbuh dengan baik. Karena itu, Bali menjadi tempat yang tepat untuk meneguhkan kembali komitmen IPHI dalam merawat persatuan nasional dan memperkuat moderasi beragama.</p><br>Tantangan yang dihadapi umat Islam dewasa ini tidak ringan. Arus digitalisasi yang begitu cepat, perubahan sosial yang dinamis, krisis moral, hingga berbagai persoalan ekonomi dan lingkungan membutuhkan respons yang cerdas dan konstruktif. Para haji sebagai kelompok masyarakat yang telah mendapatkan pengalaman spiritual di Tanah Suci diharapkan mampu menjadi teladan dalam menghadirkan nilai-nilai Islam yang rahmatan lil alamin di tengah kehidupan masyarakat.</p><br>Karena itu, Muktamar VIII tidak cukup hanya menghasilkan kepengurusan baru. Yang lebih penting adalah lahirnya gagasan-gagasan besar dan program-program unggulan yang mampu menjawab kebutuhan zaman. Penguatan kaderisasi, pemberdayaan ekonomi umat melalui koperasi dan usaha produktif, pengembangan food estate berbasis komunitas, peningkatan kualitas pendidikan, layanan kesehatan, serta penguatan dakwah digital perlu menjadi perhatian bersama.</p><br>Muktamar juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi antargenerasi. Para haji senior yang kaya pengalaman perlu berjalan beriringan dengan generasi muda yang memiliki energi, kreativitas, dan penguasaan teknologi. Kolaborasi keduanya akan menjadi modal penting bagi keberlanjutan organisasi di masa depan.</p><br>Di atas semua itu, semangat utama yang harus terus dijaga adalah persaudaraan. Perbedaan pandangan dalam organisasi adalah sesuatu yang wajar, tetapi persatuan dan kemaslahatan yang lebih besar harus selalu menjadi prioritas. Muktamar hendaknya menjadi ajang musyawarah yang penuh hikmah, menghasilkan keputusan yang memperkuat organisasi, bukan sebaliknya.</p><br>Kita berharap Muktamar VIII IPHI di Bali berjalan lancar, sukses, dan membawa keberkahan. Semoga forum tertinggi organisasi ini mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah, program yang visioner, serta langkah-langkah strategis untuk semakin mengokohkan peran IPHI sebagai organisasi yang menjaga kemabruran haji sepanjang hayat, mempererat persaudaraan, dan mengabdi bagi umat, bangsa, dan kemanusiaan.</p><br>Selamat bermuktamar. Dari Bali, mari meneguhkan tekad: Haji Mabrur, Persaudaraan Kokoh, Pengabdian Tak Pernah Berakhir.ref</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_5718_MENUJU-MUKTAMAR-VIII-IPHI-DI-BALI----Merawat-Kemabruran--Menguatkan-Persaudaraan--Meneguhkan-Pengabdian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/profil/283335/menuju-muktamar-viii-iphi-di-bali--merawat-kemabruran-menguatkan-persaudaraan-meneguhkan-pengabdian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tuan Guru Batak Prihatin atas Pernyataan Tiyo Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 20:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tuan Guru Batak Prihatin atas Pernyataan Tiyo Eks Ketua BEM UGM yang Diduga Hina Presiden]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Tuan Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban elRahmaniy Rajagukguk, M.A menyampaikan keprihatinannya atas pernyataan mantan Ketua BEM]]></description>
            <content><![CDATA[Medan -- <a href="https://www.sumut24.co/tag/tuan/" target="_blank">Tuan</a> Guru Batak Syekh Dr. H. Ahmad Sabban el-Rahmaniy Rajagukguk, M.A menyampaikan keprihatinannya atas pernyataan mantan Ketua BEM UGM, Tiyo Ardianto, yang viral di media sosial karena menyebut seekor kucing dengan nama yang dianggap menghina Presiden Prabowo Subianto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam video yang beredar, Tiyo mengaku menyelamatkan seekor kucing yang dalam kondisi terkena penyakit kulit. Setelah itu, Tiyo menyebut memberikan nama kepada kucing itu yang dimana nama tersebut diduga menghina Presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kemarin saya meresque seekor kucing, saya lihat ada kucing yang skabies, gemuk sekali badannya, saya kasih nama kucing itu prabodoh subiantolol," kata Tiyo dalam video.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/tuan/" target="_blank">Tuan</a> Guru Batak menilai kritik dan kebebasan berpendapat merupakan hak setiap warga negara. Namun, menurutnya, kebebasan tersebut harus tetap disampaikan dengan mengedepankan etika, moralitas, dan adab sebagai ciri bangsa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya sebagai anak bangsa, sebagai orang kampung, yang sangat mencintai negeri ini, saya bukan siapa-siapa. Tapi sungguh saya sangat prihatin menyaksikan apa yang telah disampaikan oleh ananda Tiyo Ardianto ini," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa Indonesia merupakan bangsa yang menjunjung tinggi nilai agama, Pancasila, serta budaya ketimuran yang mengedepankan sopan santun dalam menyampaikan pendapat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sebagai anak bangsa, sebagai bangsa yang beragama, yang punya Pancasila dimana sila pertama Ketuhanan Yang Maha Esa, dan yang kedua Kemanusiaan yang Adil dan Beradab. Dan kita juga sebagai bangsa yang berbudaya, yang memiliki nilai-nilai moralitas. Tentu kita sangat prihatin, dan mengecam apa yang dilakukan, disampaikan oleh ananda Tiyo Ardianto," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perbedaan pandangan dan kritik terhadap pemerintah merupakan hal yang lumrah dalam demokrasi. Namun, hal tersebut tidak boleh diwujudkan dalam bentuk cacian, makian, maupun penghinaan kepada pihak lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Silakan bersuara, akan tetapi jangan sampai melakukan cacian, makian, cercaan. Kita tidak boleh saling menghujat, saling mencerca, karena kita bangsa yang beradab," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/tuan/" target="_blank">Tuan</a> Guru Batak juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama memberikan edukasi kepada generasi muda mengenai pentingnya menjaga etika dan moralitas dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita sama-sama memberikan edukasi, mengajarkan nilai-nilai etika, nilai-nilai moralitas kepada seluruh anak bangsa kita, agar bangsa tumbuh menjadi bangsa yang besar, bangsa yang beradab yang senantiasa menjaga nilai-nilai agama, nilai-nilai Pancasila, dan nilai-nilai budaya dan moralitas," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, ia juga mengingatkan pemerintah agar tetap fokus menghadapi berbagai persoalan yang sedang dirasakan masyarakat. <a href="https://www.sumut24.co/tag/tuan/" target="_blank">Tuan</a> Guru Batak menyebut kondisi ekonomi dan sosial saat ini membutuhkan perhatian serius dari seluruh pemangku kebijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami juga mengingatkan sekaligus mendoakan Bapak Presiden Prabowo Subianto dan segenap jajaran kementerian dan seluruh para pemimpin dan elit bangsa ini, bangsa kita saat ini sedang tidak baik-baik saja," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyoroti sejumlah persoalan yang terjadi di tengah masyarakat, mulai dari antrean kendaraan di sejumlah SPBU akibat kelangkaan BBM hingga kenaikan harga kebutuhan pokok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sepanjang jalan kita lihat ada antrean kendaraan, mobil, truk, bus, bahkan sepeda motor di setiap SPBU karena kelangkaan BBM. Bahan-bahan sembako dan kebutuhan lain naik. Naiknya harga dolar seiring dengan situasi geopolitik global dan ekonomi dunia. Semua ini berpotensi mengundang ketidakstabilan ekonomi dan stabilitas politik," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/tuan/" target="_blank">Tuan</a> Guru Batak berharap pemerintah dapat menghadirkan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat, khususnya kelompok yang paling rentan menghadapi tekanan ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mohon kepada Bapak Presiden Prabowo Subianto agar benar-benar memberikan kebijakan yang berpihak kepada masyarakat terutama masyarakat yang lemah dan susah," pungkasnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3500_Tuan-Guru-Batak-Prihatin-atas-Pernyataan-Tiyo-Eks-Ketua-BEM-UGM-yang-Diduga-Hina-Presiden.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283334/tuan-guru-batak-prihatin-atas-pernyataan-tiyo-eks-ketua-bem-ugm-yang-diduga-hina-presiden/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Kertanegara, Bahas Lonjakan Kepercayaan Investor Global</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 20:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Panggil Sejumlah Menteri ke Kertanegara, Bahas Lonjakan Kepercayaan Investor Global]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA, SUMUT24.CO  Presiden Prabowo Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Min]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA, SUMUT24.CO &ndash; Presiden <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto memanggil sejumlah anggota Kabinet Merah Putih ke kediamannya di Kertanegara, Jakarta, Minggu (14/6/2026) malam.</p><br>Pertemuan tersebut dihadiri Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani, Menteri ESDM, Menteri Keuangan, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Kepala Badan Pengaturan BUMN, Menteri Sekretaris Negara, serta Sekretaris Kabinet.</p><br>Dalam pertemuan itu, Presiden menerima laporan dari Rosan Roeslani selaku Menteri Investasi dan Hilirisasi sekaligus Kepala BPI Danantara terkait hasil kunjungan kerja ke Amerika Serikat serta sejumlah negara di Eropa dan Asia.</p><br>Laporan tersebut memuat fakta dan data mengenai meningkatnya kepercayaan dunia internasional terhadap Indonesia. Hal itu ditandai dengan tingginya minat investor global dan masuknya investasi pada berbagai sektor strategis nasional.</p><br>Presiden <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> juga meminta agar data dan capaian positif tersebut disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.</p><br>Rosan Roeslani dijadwalkan akan memaparkan perkembangan tersebut pada Senin (15/6/2026) siang di Istana Merdeka, Jakarta.</p><br>Penyampaian informasi tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan informasi yang utuh, transparan, dan berbasis fakta kepada publik.</p><br>"Presiden meminta agar data-data positif terkait peningkatan kepercayaan investor dan perkembangan investasi nasional disampaikan secara terbuka kepada masyarakat," demikian informasi yang diperoleh usai pertemuan di Kertanegara.<br>(Mcr)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8812_Presiden-Prabowo-Panggil-Sejumlah-Menteri-ke-Kertanegara--Bahas-Lonjakan-Kepercayaan-Investor-Global.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283333/presiden-prabowo-panggil-sejumlah-menteri-ke-kertanegara-bahas-lonjakan-kepercayaan-investor-global/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dilantik Zulkifli Hasan, Bang Ondim Siap Perkuat PAN Sumut dan Kolaborasi Bersama Bobby Nasution</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 19:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dilantik Zulkifli Hasan, Bang Ondim Siap Perkuat PAN Sumut dan Kolaborasi Bersama Bobby Nasution]]></title>
            <description><![CDATA[DELISERDANG , SUMUT24.CO Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus baru DPW Partai ]]></description>
            <content><![CDATA[DELISERDANG , SUMUT24.CO </p>Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, mengucapkan selamat bertugas kepada seluruh pengurus baru DPW Partai Amanat Nasional Sumatera Utara dan jajaran DPD Partai Amanat Nasional yang baru saja dilantik oleh Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, Minggu 14 Juni 2026.</p><br>Menurut Bobby, amanah yang diberikan kepada para pengurus merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh dedikasi untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat.</p><br>&quot;Amanah ini besar. Mari jadikan partai sebagai rumah untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat. Bersama-sama kita kuatkan sinergi dan kolaborasi antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat demi kemajuan Sumatera Utara,&quot; ujar Bobby.</p><br>Sementara itu, Ketua DPW PAN Sumut, H. Syah Afandin atau yang akrab disapa Bang Ondim, menyampaikan terima kasih kepada Ketua Umum PAN, Zulkifli Hasan, atas kepercayaan yang diberikan kepadanya untuk memimpin PAN Sumatera Utara.</p><br>&quot;Terima kasih kepada Bapak Ketua Umum Zulkifli Hasan atas kepercayaan dan amanah yang diberikan kepada kami. Insya Allah amanah ini akan kami jalankan dengan sebaik-baiknya untuk membesarkan partai dan memperjuangkan kepentingan masyarakat,&quot; kata Bang Ondim.</p><br>Bang Ondim juga mengapresiasi dukungan dan semangat kolaborasi yang dibangun Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam mewujudkan pembangunan daerah.</p><br>&quot;Terima kasih kepada Pak Gubernur Bobby Nasution atas kolaborasi yang selama ini terjalin untuk mewujudkan Sumut Berkah. Saya juga sebagai Bupati Kabupaten Langkat akan terus berkolaborasi dan bekerja sama untuk sama-sama membangun daerah menuju Indonesia Maju,&quot; ujarnya.</p><br>Menurut Bang Ondim, sinergi antara pemerintah, partai politik, dan masyarakat menjadi modal penting dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.</p><br>Pelantikan pengurus baru DPW PAN Sumut dan DPD PAN se-Sumatera Utara diharapkan menjadi momentum memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus memperbesar kontribusi PAN dalam mendukung pembangunan daerah dan nasional.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8518_Dilantik-Zulkifli-Hasan--Bang-Ondim-Siap-Perkuat-PAN-Sumut-dan-Kolaborasi-Bersama-Bobby-Nasution.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283332/dilantik-zulkifli-hasan-bang-ondim-siap-perkuat-pan-sumut-dan-kolaborasi-bersama-bobby-nasution/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Sulap Car Free Day Jadi Pesta Rakyat HUT Bhayangkara ke-80, Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 18:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Sulap Car Free Day Jadi Pesta Rakyat HUT Bhayangkara ke-80, Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Sulap Car Free Day Jadi Pesta Rakyat HUT Bhayangkara ke80, Ribuan Warga Padati Lapangan Merdeka]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumatera Utara menghadirkan kemeriahan sekaligus kedekatan dengan masyarakat melalui kegiatan Car Free Day (CFD) dalam rangka Semarak Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Merdeka dan kawasan Kesawan, Medan, Minggu (14/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang dipimpin langsung Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., tersebut berlangsung meriah dan dipadati ribuan warga dari berbagai daerah di Kota Medan dan sekitarnya. Sejak pagi hari masyarakat tampak antusias mengikuti jalan santai, senam bersama, hiburan band Polri, perlombaan, donor darah, bakti kesehatan gratis, hingga menikmati berbagai layanan sosial yang disediakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu pusat perhatian masyarakat adalah pameran kendaraan dan peralatan kepolisian dari berbagai satuan kerja, termasuk kendaraan taktis Korps Brimob Polri yang memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk melihat lebih dekat peralatan pendukung tugas kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya menghadirkan hiburan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut juga menyiapkan berbagai program sosial yang langsung menyentuh kebutuhan masyarakat. Satuan Brimob <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut membagikan 1.000 porsi makanan gratis melalui dapur lapangan, menyediakan pasar murah dengan 2 ton beras dan 500 liter minyak goreng, serta menghadirkan layanan air minum gratis melalui kendaraan Water Treatment Brimob Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemeriahan semakin terasa saat pembagian door prize dengan berbagai hadiah menarik mulai dari peralatan elektronik, sepeda hingga hadiah utama berupa sepeda motor yang disambut sorak-sorai ribuan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kombes Pol. Ferry Walintukan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus bentuk rasa syukur menyambut Hari Bhayangkara ke-80.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Bapak Kapolda Sumut menyampaikan bahwa Hari Bhayangkara bukan hanya menjadi momentum bagi Polri untuk melakukan refleksi pengabdian, tetapi juga menjadi kesempatan untuk semakin mendekatkan diri dengan masyarakat. Karena itu, seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat," ujar Ferry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, tingginya antusiasme masyarakat menjadi energi positif bagi jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut untuk terus meningkatkan pelayanan dan pengabdian kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kehadiran ribuan masyarakat hari ini menunjukkan bahwa hubungan antara Polri dan masyarakat terus terjalin dengan baik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan yang humanis, profesional dan Presisi," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi Polri.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8133_Polda-Sumut-Sulap-Car-Free-Day-Jadi-Pesta-Rakyat-HUT-Bhayangkara-ke-80--Ribuan-Warga-Padati-Lapangan-Merdeka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283331/polda-sumut-sulap-car-free-day-jadi-pesta-rakyat-hut-bhayangkara-ke80-ribuan-warga-padati-lapangan-merdeka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kota Medan Kian Kondusif, Kapolrestabes Terima Penghargaan dari MUI</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 18:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kota Medan Kian Kondusif, Kapolrestabes Terima Penghargaan dari MUI]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co  Kapolrestabes Medan menerima penghargaan MUI Award dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Medan atas keberhasilannya me]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolrestabes/" target="_blank">Kapolrestabes</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> menerima penghargaan MUI Award dari Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> atas keberhasilannya menekan angka kejahatan jalanan dan meningkatkan pengungkapan kasus narkotika di Kota<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan tersebut diserahkan pada pembukaan Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 yang digelar MUI Kota<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> di kawasan Jalan Masjid Raya, tepatnya di depan Masjid Raya Al Mashun, Jumat (12/6/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua MUI Kota<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a>, Hasan Matsum, mengatakan penghargaan diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap kinerja Polrestabes<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> yang dinilai berhasil menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Malam ini kami memberikan penghargaan kepada mitra kami <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolrestabes/" target="_blank">Kapolrestabes</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> bersama Dandim<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> yang telah berhasil menurunkan angka kejahatan jalanan sebanyak 497 kasus atau 15 persen dan meningkatkan pengungkapan narkoba sebanyak 399 kasus atau 53 persen," ujar Hasan dalam sambutannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, capaian tersebut berdampak langsung terhadap meningkatnya rasa aman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Prestasi ini harus ditingkatkan. Jujur saja, Kota<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> lebih kondusif sehingga kita lebih berani keluar malam," katanya.<br>Acara pembukaan KHAS V Tahun 2026 dihadiri Wali Kota<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> Rico Tri Putra Bayu Waas, unsur Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta perwakilan sejumlah instansi dan lembaga. <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolrestabes/" target="_blank">Kapolrestabes</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> dalam kegiatan tersebut diwakili Kasat Intelkam Polrestabes<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> Kompol Lengkap Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota<a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a> Rico Waas berharap kegiatan KHAS tidak hanya menjadi agenda rutin tahunan, melainkan terus berkembang dan memiliki ciri khas yang mampu memberikan manfaat lebih besar bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya berharap jangan dijadikan acara ini hanya kegiatan rutin tahunan sekadar membuka stand UMKM. Harus ada perbedaan, harus ada ciri khasnya," ujar Rico.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap kegiatan tersebut dapat terus dilaksanakan dan menjadi sarana pemberdayaan ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga kegiatan ini bisa dilanjutkan tahun depan dengan harapan menjadi lebih baik lagi. Kami juga berharap kegiatan ini bermanfaat untuk umat dan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pekan Kuliner Halal, Aman dan Sehat (KHAS) V Tahun 2026 digelar dalam rangka menyambut Tahun Baru Islam 1448 Hijriah dan berlangsung pada 12 hingga 16 Juni 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menghadirkan berbagai agenda, mulai dari Haflahtul Quran, pengajian akbar, donor darah, pemeriksaan kesehatan gratis, konsultasi sertifikasi halal dan NIB, lomba dai cilik, lomba nasyid modern, lomba memasak nasi kebuli modifikasi, talkshow, fun walk, hingga bazar yang diikuti 68 pelaku UMKM kuliner halal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah doorprize pada kegiatan puncak, termasuk hadiah umrah dan tiga unit televisi LED yang disumbangkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolrestabes/" target="_blank">Kapolrestabes</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-medan/" target="_blank"> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a></a>.<br>Kegiatan yang dihadiri sekitar 500 pengunjung tersebut berlangsung aman, tertib, dan lancar hingga selesai.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2724_Kota-Medan-Kian-Kondusif--Kapolrestabes-Terima-Penghargaan-dari-MUI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283330/kota-medan-kian-kondusif-kapolrestabes-terima-penghargaan-dari-mui/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Zulkifli Hasan Sebut Ketua DPW PAN Sumut  Syah Afandin Dinilai Sosok &ldquo;Berlian Leader&rdquo;</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 17:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Zulkifli Hasan Sebut Ketua DPW PAN Sumut  Syah Afandin Dinilai Sosok “Berlian Leader”]]></title>
            <description><![CDATA[DELI SERDANG  Sumut24.coKetua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menyatakan pelantikan dan deklarasi pengurus DPW serta DPD PAN seSumatera Utar]]></description>
            <content><![CDATA[DELI SERDANG | Sumut24.co</p>Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menyatakan pelantikan dan deklarasi pengurus DPW serta DPD PAN se-Sumatera Utara periode 2024&ndash;2029 sebagai pelantikan terbaik dan terbesar yang pernah digelar PAN di seluruh Indonesia.</p>Pernyataan tersebut disampaikan Zulkifli Hasan saat menghadiri pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN Sumatera Utara di IKM Hall, Deli Serdang, Minggu (14/6/2026). Menurutnya, antusiasme kader dan besarnya keterlibatan pengurus dari berbagai daerah menjadi bukti soliditas PAN Sumut dalam menghadapi agenda politik ke depan.</p><br>"Setelah melantik beberapa DPW di Indonesia, saya bisa menyampaikan bahwa pelantikan DPW PAN Sumatera Utara ini adalah yang terbaik dan terbesar. Ini menunjukkan soliditas, kekompakan, dan kesiapan PAN Sumut dalam menghadapi agenda politik ke depan," ujar Zulkifli Hasan.</p><br>Kesuksesan pelantikan tersebut juga dinilai tidak terlepas dari kepemimpinan Ketua DPW PAN Sumut, Syah Afandin. Di kalangan kader PAN, Syah Afandin dinilai sebagai sosok pemimpin yang memiliki karakter kuat, kemampuan manajerial yang baik, serta mampu membangun konsolidasi organisasi secara menyeluruh.</p><br>Sebagai Syah Afandin, ia dikenal memiliki berbagai gagasan dan ide pembangunan yang inovatif serta kemampuan membangun komunikasi politik yang harmonis dengan berbagai elemen, baik pemerintah, partai politik, tokoh masyarakat, maupun kelompok pemuda. Kemampuan tersebut dinilai menjadi salah satu modal penting dalam memperkuat posisi PAN di Sumatera Utara.</p><br>Banyak kader menyebut Syah Afandin sebagai sosok "Berlian Leader", sebuah istilah yang menggambarkan pemimpin yang memiliki visi, ketegasan, kemampuan menyatukan berbagai kepentingan, serta mampu melahirkan gagasan-gagasan strategis bagi kemajuan organisasi dan daerah.</p><br>Di bawah kepemimpinannya, PAN Sumut diharapkan semakin solid dan mampu memperluas pengaruh politik hingga ke tingkat akar rumput. Komunikasi yang terbuka serta pendekatan yang mengedepankan kolaborasi menjadi ciri kepemimpinan yang selama ini melekat pada dirinya.<br>Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan juga mengingatkan kembali filosofi lambang PAN yang bergambar matahari sebagai simbol sumber kehidupan, harapan, dan pencerahan bagi seluruh rakyat Indonesia. </p>Menurutnya, 38 sinar pada logo PAN melambangkan keberagaman budaya bangsa yang dipersatukan dalam semangat persatuan, kesetaraan, dan nilai-nilai moral politik yang berlandaskan rahmatan lil alamin.</p><br>"PAN adalah rumah besar bagi seluruh anak bangsa. Matahari melambangkan cahaya, harapan, dan semangat perubahan. Sedangkan 38 sinar adalah simbol keberagaman Indonesia yang harus kita rawat dalam bingkai persatuan dan kesetaraan," katanya.</p><br>Zulkifli Hasan turut mengapresiasi seluruh panitia dan jajaran pengurus yang terlibat dalam menyukseskan pelaksanaan acara. Ia secara khusus memberikan penghargaan kepada Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">Pan</a>itia Pelaksana, Yahdi Khoir Harahap, atas kerja keras yang dinilai mampu menghadirkan pelantikan yang tertib, meriah, dan berkesan.</p><br>Pelantikan tersebut dihadiri oleh Bobby Nasution, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Kepala Kesbangpolinmas Sumut Mulyono, jajaran OPD Pemprov Sumut, anggota legislatif PAN, tokoh masyarakat, serta pengurus DPD PAN dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara.<br>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">Pan</a>itia Pelaksana, Yahdi Khoir Harahap, menyebut kegiatan tersebut menjadi momentum konsolidasi besar PAN Sumut hingga ke tingkat akar rumput.</p><br>"Ini bukan sekadar pelantikan, tetapi momentum penguatan struktur dan soliditas kader untuk memenangkan PAN di Sumatera Utara," ujarnya.<br>Sementara itu, Syah Afandin menegaskan kepengurusan baru akan fokus memperkuat kaderisasi, memperluas jaringan politik, dan meningkatkan kedekatan partai dengan masyarakat.</p><br>"PAN Sumut akan hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat," katanya.</p><br>Acara ditutup dengan deklarasi bersama, pembacaan komitmen organisasi, serta foto bersama sebagai simbol soliditas dan kesiapan PAN Sumatera Utara menyongsong agenda politik dan pembangunan di masa mendatang.</p><br>Dengan kepemimpinan Syah Afandin yang dikenal komunikatif, visioner, dan memiliki kemampuan membangun sinergi lintas kelompok, PAN Sumatera Utara optimistis dapat memperkuat peran politiknya sekaligus berkontribusi dalam pembangunan daerah.</p> Sosok yang dijuluki banyak kader sebagai "Berlian Leader" itu diharapkan mampu membawa PAN Sumut menjadi organisasi yang semakin modern, inklusif, dan dekat dengan kebutuhan masyarakat.red/antogenk</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8763_Zulkifli-Hasan-Sebut-Pelantikan-DPW-PAN-Sumut-Terbaik-dan-Terbesar-di-Indonesia--Syah-Afandin-Dinilai-Sosok--ldquo-Berlian-Leader-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/283329/zulkifli-hasan-sebut-ketua-dpw-pan-sumut-syah-afandin-dinilai-sosok-ldquoberlian-leaderrdquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Zulkifli Hasan: Pelantikan DPW PAN Sumut Terbaik Dan Terbesar di Seluruh Indonesia</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 17:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Zulkifli Hasan: Pelantikan DPW PAN Sumut Terbaik Dan Terbesar di Seluruh Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[DELI SERDANG  Sumut24.coKetua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pelantikan dan deklarasi DPW serta DPD PAN seSumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[DELI SERDANG &ndash; Sumut24.co</p><br>Ketua Umum DPP PAN, Zulkifli Hasan, menegaskan bahwa pelantikan dan deklarasi DPW serta DPD PAN se-Sumatera Utara periode 2024&ndash;2029 merupakan yang terbaik dan terbesar di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikan Zulkifli Hasan dalam rangkaian acara pelantikan pengurus DPW dan DPD PAN Sumut yang digelar di IKM Hall Deli Serdang, Minggu (14/6/2026), usai sebelumnya juga melakukan pelantikan sejumlah DPW PAN di berbagai daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah melantik beberapa DPW di Indonesia, saya bisa menyampaikan bahwa pelantikan DPW PAN Sumatera Utara ini adalah yang terbaik dan terbesar. Ini menunjukkan soliditas, kekompakan, dan kesiapan PAN Sumut dalam menghadapi agenda politik ke depan,&quot; ujar Zulkifli Hasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga kembali menekankan filosofi lambang PAN yang bergambar matahari sebagai simbol sumber kehidupan dan pencerahan bagi seluruh rakyat Indonesia.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/e00da03b685a0dd18fb6a08af0923de0_1002482976.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, 38 sinar pada logo PAN melambangkan keragaman budaya bangsa yang disatukan dalam semangat persatuan, kesetaraan, dan nilai moral politik yang berlandaskan rahmatan lil alamin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;PAN adalah rumah besar bagi seluruh anak bangsa. Matahari melambangkan cahaya, harapan, dan semangat perubahan. Sedangkan 38 sinar adalah simbol keberagaman Indonesia yang harus kita rawat dalam bingkai persatuan dan kesetaraan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Zulkifli Hasan juga menegaskan bahwa keberhasilan pelantikan DPW dan DPD PAN Sumut ini tidak lepas dari kerja keras seluruh panitia dan jajaran pengurus yang terlibat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini semua berkat kerja keras dan kebersamaan semua pihak, khususnya di bawah kepemimpinan Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">Pan</a>itia Ir. H. Yahdi Khoir Harahap, MBA, yang telah bekerja maksimal sehingga seluruh rangkaian acara dapat berlangsung sukses, tertib, dan meriah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan pelantikan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Kepala Kesbangpolinmas Sumut Mulyono, jajaran OPD Pemprov Sumut, anggota legislatif PAN, tokoh masyarakat, serta pengurus DPD PAN se-Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prosesi pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan DPP PAN oleh Eko Patrio, pengambilan sumpah jabatan, penyerahan pataka partai, serta deklarasi komitmen seluruh pengurus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">Pan</a>itia Pelaksana, Ir. Yahdi Khoir Harahap, MBA, menyebut pelantikan ini menjadi momentum konsolidasi besar PAN Sumut hingga ke tingkat akar rumput.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini bukan sekadar pelantikan, tetapi momentum penguatan struktur dan soliditas kader untuk memenangkan PAN di Sumatera Utara,&quot; ujarnya.<br></p>.<img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/cfecdb276f634854f3ef915e2e980c31_1002482978.jpg"></p><br>Sementara itu, Ketua DPW PAN Sumut, H. Syah Afandin, SH, menegaskan bahwa kepengurusan baru siap memperkuat kaderisasi dan memperluas jaringan politik hingga ke daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;PAN Sumut akan hadir lebih dekat dengan masyarakat dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai persoalan rakyat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam sambutannya juga menyampaikan selamat kepada seluruh pengurus yang dilantik dan menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah dan partai politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah Provinsi Sumatera Utara siap berkolaborasi dengan semua pihak demi percepatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat,&quot; ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara kemudian ditutup dengan deklarasi bersama, pembacaan komitmen organisasi, serta foto bersama sebagai simbol soliditas PAN Sumatera Utara dalam menyongsong agenda politik dan pembangunan ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Susunan Lengkap Pengurus DPW PAN Sumatera Utara Periode 2024&ndash;2029<br>Dewan Kehormatan Wilayah<br>Ketua: Brigjen Pol (Purn) H. Monang Situmorang, SH, M.Si&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahmad Fauzan Daulay, SE, MM&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Ikhsan Lubus, SH&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Majelis Pakar Wilayah<br>Ketua: Prof. Dr. Togu Harlen Lumban Raja, M.Si&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dudung Hartito&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oky Irawan, SE&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dr. Hastuti Olivia, SE, M.Ak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Majelis Penasehat Partai Wilayah<br>Ketua: Drs. Parluhutan Siregar, MAP&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irwansyah Damanik&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mark Yunan Sirhan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hj. Emma Gata, SH&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengurus Harian DPW PAN Sumut<br>Ketua<br>H. Syah Afandin, SH&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris<br>Dedy Irawan, SP, M.Si&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bendahara<br>Mora Harahap&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua<br>Yahdi Khoir Harahap&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rudi Alfahri Rangkuti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hendra Cipta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hermansyah Lubis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tukari Talunohi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahmad Arif&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muslim Simbolon&lt;/p&gt; &lt;p&gt;dr. Susanti Dewayani&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahrumsyah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Borkat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sada Arih Sembiring&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mega Magdalena&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahmad Saidi Harahap&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Amirullah Hidayat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;M. Iqbal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Zainuddin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ramadhona Simbolon&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rosmawati Nadeak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuat Surbakti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Osaka Hendra Ginting&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Isfan F Fachruddin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahmad Khairuddin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mahyuzar Masri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Luthfi Fauzi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fitri Dwi Yuda&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syahrial Harahap&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Zuraidah Ghina&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pinta Ito Siregar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dini Hikmayani Nasution&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agus Salim Ujung&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dahrun Hutagaol&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Sekretaris<br>Drs. Suartono&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jahiddin Hidayat Daulay&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Welly Susanto&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahmad Rizaly&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agus Salim Sitorus&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ari Gusti Sundari&lt;/p&gt; &lt;p&gt;M. Nasrullah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mhd. Gusti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ulfa Shalpha Daulay&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eva Lariyanti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Zulfi Amri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wira Hayati Saragih&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucu Kohar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;M. Fajrin Permana&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lola Imanda Harefa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Elfi Susanti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;M. Arifuddin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rio Alvin Kurniawan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Arif Makmur Nasution&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi Ardhya Utama&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rachmat Kurniawan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mukhtar Sabili Tambak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Boy Iskandar Warongan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vera Asrita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rusdianto Ricky Sastro&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turmiji Harahap&lt;/p&gt; &lt;p&gt;M. Romadhona Batubara&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tengku Harmain Syarif&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dedi Gunawan Ritonga&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bambang Agus Priyono&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Zainuddin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bendahara<br>A. Marzuqie Nasution&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Riduwan Putra Saleh&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahmawati Lubis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Resky Yudarty Solia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nurmala Dewi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Elfinta Muhani Matondang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Neni Julistiani&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syairah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;T. Elfina&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibah Setia Wati&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eva Rahim&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rina Andriani Harahap&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Halimatussadiah Lubis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afrina Sari Dewi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Elva Arinni Syah Putri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Citra Khairunisya Pasaribu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fitri Isnaini Nasution&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Santi Oktafenti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua dan Sekretaris Badan-Badan DPW PAN Sumut<br>Badan Pengembangan Organisasi dan Keanggotaan<br>Ketua: Yahdi Khoir Harahap<br>Sekretaris: Drs. Suartono&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badan Pembinaan dan Pemenangan Pemilu<br>Ketua: Hermansyah Lubis<br>Sekretaris: Welly Susanto&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badan Relawan dan Saksi Wilayah<br>Ketua: Isfan F Fachruddin<br>Sekretaris: Mukhtar Sabili Tambak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badan Perkaderan<br>Ketua: Muslim Simbolon<br>Sekretaris: Jahiddin Hidayat Daulay&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badan Pencalegan<br>Ketua: Amirullah Hidayat<br>Sekretaris: Mhd. Gusti</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6653_Zulkifli-Hasan--Pelantikan-DPW-PAN-Sumut-Terbaik-Dan-Terbesar-di-Seluruh-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/283328/zulkifli-hasan-pelantikan-dpw-pan-sumut-terbaik-dan-terbesar-di-seluruh-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">&lrm;Pawai Khatam Al-Qur&#039;an ke-38 dan Wisuda RA Tahun 2026 di Nagari Selayo di Hadiri Bupati Solok  Kabupaten Solok - Sumut24.co</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 16:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[‎Pawai Khatam Al-Qur'an ke-38 dan Wisuda RA Tahun 2026 di Nagari Selayo di Hadiri Bupati Solok  Kabupaten Solok - Sumut24.co]]></title>
            <description><![CDATA[&lrmPawai Khatam AlQur&039an ke38 dan Wisuda RA Tahun 2026 di Nagari Selayo di Hadiri Bupati SolokKabupaten Solok  Sumut24.co]]></description>
            <content><![CDATA[&lrm;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, <br>Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, Minggu (14/6) menghadiri kegiatan Pawai Khatam Al-Qur&#039;an ke-38 dan Wisuda RA Tahun 2026 yang digelar di Masjid Raya Nagari Selayo, Kecamatan Kubung, dengan  mengusung tema "Dengan Khatam Al-Qur&#039;an Kita Wujudkan Generasi yang Cinta Membaca dan Mengamalkan Al-Qur&#039;an".<br>&lrm;<br>&lrm;Kegiatan tersebut  juga dihadiri Anggota DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Sutan M. Bahri, Kepala DPMPTSP dan Naker Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Alibet Mulyadi, perwakilan Kantor Kementerian Agama Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Camat Kubung Acil Fasra, unsur Forkopimcam, tokoh masyarakat, niniak mamak, alim ulama, cadiak pandai, bundo kanduang, pemuda, serta masyarakat Nagari Selayo.<br>&lrm;<br>&lrm;Kegiatan diawali dengan pawai peserta khatam Al-Qur&#039;an dan wisuda RA yang mengelilingi Nagari Selayo. Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang jalur pawai sebagai bentuk dukungan terhadap pembinaan generasi muda yang berlandaskan nilai-nilai keislaman.<br>&lrm;<br>&lrm;Ketua Pelaksana, Mora Rifando, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan Khatam Al-Qur&#039;an tahun ini merupakan pelaksanaan yang ke-38 dan telah berlangsung selama tiga hari, mulai tanggal 12 hingga 14 Juni 2026, dengan puncak acara dilaksanakan pada hari Minggu.<br>&lrm;<br>&lrm;Juga mengapresiasi seluruh panitia, masyarakat, perantau, serta para donatur yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan dapat berjalan dengan lancar dan sukses. Menurutnya, keberhasilan penyelenggaraan acara merupakan hasil kebersamaan seluruh elemen masyarakat, baik yang berada di kampung halaman maupun di perantauan.<br>&lrm;<br>&lrm; Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat hadir bersama masyarakat Nagari Selayo pada momentum yang penuh makna tersebut. Dan menegaskan bahwa kegiatan Khatam Al-Qur&#039;an bukan hanya seremoni keagamaan, tetapi juga bagian dari upaya membangun karakter dan mempersiapkan generasi penerus yang berakhlak mulia.<br>&lrm;<br>&lrm;"Melalui kegiatan ini kita sedang mempersiapkan generasi-generasi yang akan melanjutkan estafet pembangunan di masa depan. Anak-anak yang hari ini dikhatam dan diwisuda merupakan aset daerah yang harus kita bina bersama agar tumbuh menjadi generasi yang religius, cerdas, dan berkarakter," ujar Bupati.<br>&lrm;<br>&lrm;Dan menekankan pentingnya kolaborasi seluruh unsur masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, suksesnya pelaksanaan Khatam Al-Qur&#039;an ke-38 merupakan bukti kuatnya sinergi antara masyarakat ranah dan rantau dalam menjaga tradisi keagamaan dan membina generasi muda.<br>&lrm;<br>&lrm;Serta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kebersamaan dalam menghadapi berbagai tantangan yang ada saat ini. Semangat persatuan tersebut, menurutnya, menjadi modal utama dalam mewujudkan generasi emas menuju Indonesia Emas 2045.<br>&lrm;<br>&lrm;"Tidak ada jalan lain selain kita bersatu dan bergandengan tangan untuk mewujudkan harapan masyarakat. Generasi yang hari ini kita kukuhkan adalah generasi yang akan melanjutkan perjuangan dan pembangunan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> di masa yang akan datang," tuturnya.<br>&lrm;<br>&lrm; Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah nagari, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pembinaan pendidikan keagamaan di Nagari Selayo.<br>&lrm;<br>&lrm;Kemudian kegiatan ditutup dengan prosesi pengukuhan peserta Khatam Al-Qur&#039;an ke-38 dan Wisuda RA Tahun 2026. Diharapkan melalui kegiatan ini akan lahir generasi-generasi Qurani yang tidak hanya mampu membaca Al-Qur&#039;an, tetapi juga mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di dalamnya dalam kehidupan sehari-hari, sejalan dengan cita-cita pembangunan sumber daya manusia Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang unggul dan berdaya saing.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_673_-lrm-Pawai-Khatam-Al-Qur--039-an-ke-38-dan-Wisuda-RA-Tahun-2026-di-Nagari-Selayo-di-Hadiri-Bupati-Solok--Kabupaten-Solok---Sumut24-co.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283327/lrmpawai-khatam-alqur039an-ke38-dan-wisuda-ra-tahun-2026-di-nagari-selayo-di-hadiri-bupati-solok-kabupaten-solok-sumut24co/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pembukaan Turnamen Sepak Bola Supayang Legend Cup U-40di di Hadiri &lrm;Bupati Solok</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 16:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pembukaan Turnamen Sepak Bola Supayang Legend Cup U-40di di Hadiri ‎Bupati Solok]]></title>
            <description><![CDATA[Pembukaan Turnamen Sepak Bola Supayang Legend Cup U40di di Hadiri &lrmBupati Solok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Solok - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lrm; Bupati Solok,  Sumatera Barat, Jon Firman Pandu, Sabtu (13/6/2026)<br> menghadiri pembukaan Turnamen Sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> Supayang Legend Cup U-40 yang di selenggarakan oleh Nagari Supayang Kecamatan Payung Sekaki bertempat di Stadion Tuanku Tabiang, GOR Batubatupang, Kotobaru.<br>&lrm;<br>&lrm;Bupati Solok hadir bersama Anggota DPRD Kabupaten Solok Tasman Putra dan jajaran Askab PSSI Kabupaten Solok. Rombongan disambut oleh Camat Payung Sekaki, unsur Forkopimcam, Wali Nagari Supayang, jajaran Pemerintah Nagari, serta panitia penyelenggara.<br>&lrm;<br>&lrm;Bupati dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya turnamen yang menjadi wadah silaturahmi sekaligus sarana menjaga kebugaran dan semangat olahraga di tengah masyarakat. Menurutnya, olahraga merupakan kegiatan yang dapat menyatukan berbagai kalangan tanpa memandang usia.<br>&lrm;<br>&lrm; Diannjuga mengajak generasi muda pecinta sepak bola di Kabupaten Solok untuk mempersiapkan diri dan mengikuti seleksi atlet dalam rangka persiapan Pekan Olahraga Provinsi (POPROV) tahun 2026.<br>&lrm;<br>&lrm;Dan menyampaikan bahwa proses seleksi akan dilaksanakan di tiga wilayah, yakni wilayah utara, tengah, dan selatan Kabupaten Solok, guna menjaring talenta-talenta terbaik yang akan memperkuat kontingen daerah.<br>&lrm;<br>&lrm;&quot;Bupati juga, mengimbau seluruh anak-anak muda pecinta sepak bola usia 17 hingga 19 tahun untuk mengikuti seleksi yang akan dilaksanakan melalui Askab PSSI Kabupaten Solok. Ini menjadi kesempatan bagi generasi muda untuk menunjukkan kemampuan dan mengharumkan nama daerah,&quot; ungkapnya.<br>&lrm;<br>&lrm;Turnamen Supayang Legend Cup U-40 diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi olahraga, tetapi juga mempererat kebersamaan masyarakat serta menjadi motivasi bagi generasi muda untuk terus mengembangkan potensi di bidang olahraga, khususnya sepak bola.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8481_Pembukaan-Turnamen-Sepak-Bola-Supayang-Legend-Cup-U-40di-di-Hadiri--lrm-Bupati-Solok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283326/pembukaan-turnamen-sepak-bola-supayang-legend-cup-u40di-di-hadiri-lrmbupati-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke-40</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 11:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke-40]]></title>
            <description><![CDATA[PW IPQAH Sumut Apresiasi Kesungguhan Pemprov Sumut Sukseskan MTQ ke40]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Ketua PW IPQAH Sumatera Utara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/asren/" target="_blank">Asren</a> Nasution, menyampaikan apresiasi atas kesungguhan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur&#039;an (LPTQ) dalam mempersiapkan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an (MTQ) ke-40 tingkat Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/asren/" target="_blank">Asren</a> Nasution yang juga dosen Pascasarjana Universitas Islam Sumatera Utara, keseriusan penyelenggara terlihat dari berbagai langkah koordinasi, komunikasi, dan konsultasi yang dilakukan dengan berbagai pihak yang terkait, baik secara langsung maupun tidak langsung, demi memastikan kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan MTQ tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kesungguhan ini terlihat dari persiapan yang dilakukan pihak penyelenggara melalui koordinasi, komunikasi, dan konsultasi dengan berbagai pihak terkait. Ini menunjukkan komitmen kuat untuk menyukseskan MTQ ke-40," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/asren/" target="_blank">Asren</a> Nasution, Sabtu (14/6).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menilai perhatian dan dukungan penuh Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menjadi faktor penting dalam membangun kolaborasi seluruh elemen yang terlibat dalam penyelenggaraan ajang keagamaan bergengsi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami memberikan apresiasi atas kepedulian dan fasilitasi yang diberikan jajaran Pemprov Sumut. Perhatian Gubernur Sumut terhadap MTQ ini menjadi daya ungkit untuk mewujudkan kolaborasi yang kuat demi suksesnya penyelenggaraan event bergengsi ini," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/asren/" target="_blank">Asren</a> berharap keseriusan Gubernur bersama Sekretaris Daerah dan seluruh jajaran pemerintah dapat menjadi motivasi bagi seluruh penyelenggara dan kafilah kabupaten/kota se-Sumatera Utara untuk memberikan penampilan terbaik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia optimistis MTQ ke-40 akan melahirkan peserta-peserta unggulan yang mampu mengharumkan nama Sumatera Utara di tingkat nasional hingga internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita berharap lahir peserta terbaik yang mampu mewakili Sumatera Utara hingga ke pentas dunia. Sumatera Utara selama ini dikenal sebagai gudangnya qari, qariah, hafiz, dan hafizah berprestasi di tingkat nasional. Prestasi ini harus terus dipelihara dan dipertahankan," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai organisasi yang bergerak dalam pembinaan dan pengembangan Al-Qur&#039;an, PW IPQAH Sumatera Utara menyatakan siap memberikan dukungan penuh terhadap pelaksanaan MTQ ke-40 serta pembinaan kafilah Sumut agar mampu meraih prestasi terbaik pada ajang nasional maupun internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"PW IPQAH dengan segala potensi yang dimiliki siap mendukung suksesnya MTQ dan mendukung keberhasilan kafilah Sumatera Utara pada berbagai ajang, baik tingkat nasional maupun internasional," pungkas <a href="https://www.sumut24.co/tag/asren/" target="_blank">Asren</a> Nasution.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_9542_PW-IPQAH-Sumut-Apresiasi-Kesungguhan-Pemprov-Sumut-Sukseskan-MTQ-ke-40.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283325/pw-ipqah-sumut-apresiasi-kesungguhan-pemprov-sumut-sukseskan-mtq-ke40/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli Blue Light Brimob Sumut, Respons Cepat Laporan Warga dan Cegah Balap Liar di Kota Medan</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli Blue Light Brimob Sumut, Respons Cepat Laporan Warga dan Cegah Balap Liar di Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Patroli Blue Light Brimob Sumut, Respons Cepat Laporan Warga dan Cegah Balap Liar di Kota Medan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Dalam upaya menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif, personel Satuan Brimob Polda Sumatera Utara melaksanakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> Blue Light Antisipasi Pencegahan Kriminalitas di sejumlah titik strategis wilayah Kota Medan, Sabtu malam (13/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan melibatkan personel yang ditempatkan di beberapa lokasi, antara lain Simpang Pintu Tol Tanjung Mulia, Simpang Tiga Metrologi Pancing, Simpang Jalan Willem Iskandar, Jalan Cemara, serta Simpang Empat Gajah Mada-Krakatau. <a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> dilaksanakan dengan pola mobiling dan siaga di titik-titik yang dinilai memiliki potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama pelaksanaan patroli, personel melakukan pemantauan situasi, memberikan rasa aman kepada masyarakat yang masih beraktivitas pada malam hari, serta siap merespons setiap laporan yang disampaikan warga. Kehadiran patroli Blue Light di tengah masyarakat menjadi salah satu langkah preventif untuk mencegah terjadinya tindak kriminalitas maupun gangguan kamtibmas lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada sekitar pukul 21.30 WIB, personel yang bertugas di wilayah Tanjung Mulia menerima laporan masyarakat terkait adanya aktivitas balap liar di kawasan Jalan Cemara. Menindaklanjuti informasi tersebut, personel segera bergerak menuju lokasi dan melakukan penertiban. Dalam kegiatan tersebut, satu orang terduga pelaku berhasil diamankan untuk diberikan pembinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan yang dilakukan tidak hanya berfokus pada penegakan ketertiban, tetapi juga mengedepankan sisi edukatif dan humanis. Danton Brimob yang berada di lokasi memberikan arahan serta motivasi kepada yang bersangkutan agar tidak kembali terlibat dalam aktivitas yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> Blue Light yang dilaksanakan secara rutin merupakan bagian dari komitmen Satuan Brimob Polda Sumut dalam memberikan perlindungan, pengayoman, dan pelayanan kepada masyarakat. Melalui kehadiran personel di lapangan, diharapkan masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan lebih tenang, sekaligus memperkuat kepercayaan dan kedekatan antara Polri dan masyarakat.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8729_Patroli-Blue-Light-Brimob-Sumut--Respons-Cepat-Laporan-Warga-dan-Cegah-Balap-Liar-di-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283324/patroli-blue-light-brimob-sumut-respons-cepat-laporan-warga-dan-cegah-balap-liar-di-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sapi&ndash;Pisang di Garis Batas: Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 09:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sapi–Pisang di Garis Batas: Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan]]></title>
            <description><![CDATA[SapiPisang di Garis Batas Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMaha]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.sumut24.co/tag/sapi/" target="_blank">Sapi</a>&ndash;Pisang di Garis Batas: Ketika Kedaulatan Bertemu Kemanusiaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh: Abdullah Rasyid<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pagi itu, Bandara Sam Ratulangi tidak hanya menjadi pintu kedatangan kami di Sulawesi Utara. Ia menjadi pintu masuk untuk memahami satu persoalan yang jauh lebih dalam daripada sekadar perjalanan studi. Bersama Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN, kami melakukan Studi Strategis ke Manado dan Minahasa Utara. Sesampainya di bandara, kami disambut hangat oleh kawan-kawan dari Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian IMIPAS Sulawesi Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Awalnya sederhana saja. Sarapan pagi, kopi, makanan khas, dan percakapan ringan. Tetapi dari meja sarapan itulah diskusi bergerak ke tema yang tidak ringan: perbatasan, kewarganegaraan, identitas, manusia, dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu cerita yang paling menarik perhatian saya adalah mengenai Persons of Filipino Descent, atau PFDs. Istilah ini terdengar administratif, seolah hanya perkara data, dokumen, dan status hukum. Namun, di balik istilah itu terdapat kisah panjang tentang manusia yang hidup di antara dua negara, dua sistem hukum, dua sejarah, dan satu ruang maritim yang sejak lama menjadi jembatan kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PFDs adalah komunitas keturunan Filipina yang telah lama bermukim di Sulawesi Utara, terutama di wilayah Bitung, Minahasa Utara, Tahuna, Sangihe, Talaud, dan kawasan kepulauan yang secara geografis dekat dengan Filipina Selatan. Mereka bukan sekadar angka dalam tabel pendataan. Mereka adalah kenyataan sosial perbatasan Indonesia&ndash;Filipina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di atas peta, batas negara tampak tegas. Ada garis, koordinat, yurisdiksi, bendera, paspor, visa, dan aturan keimigrasian. Tetapi dalam kehidupan masyarakat kepulauan, laut tidak selalu berarti pemisah. Bagi masyarakat Sangihe, Talaud, Nusa Utara, dan Filipina Selatan, laut sering kali justru menjadi ruang keluarga, ruang ekonomi, ruang budaya, dan ruang sejarah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di kawasan itu, perahu lebih dahulu mengenal rute daripada negara mengenal administrasi modern. Keluarga lebih dahulu saling berkunjung daripada paspor menjadi kewajiban. Perdagangan rakyat lebih dahulu tumbuh daripada garis batas dipertegas di atas peta politik. Karena itu, membicarakan PFDs tidak cukup hanya dengan bahasa hukum keimigrasian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu, negara harus tegas. Negara wajib mengetahui siapa yang masuk, siapa yang tinggal, siapa yang bekerja, dan siapa yang melintasi wilayahnya. Tetapi ketegasan negara tidak boleh kehilangan kepekaan sejarah dan kemanusiaan. Negara yang kuat bukan negara yang hanya mampu menjaga pagar, melainkan negara yang mampu memahami kehidupan di sekitar pagar itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tradisi sosial masyarakat perbatasan, dikenal istilah <a href="https://www.sumut24.co/tag/sapi/" target="_blank">Sapi</a> dan Pisang. <a href="https://www.sumut24.co/tag/sapi/" target="_blank">Sapi</a> sering dipahami sebagai Sangir-Filipina, yakni keturunan dari ayah Sangir dan ibu Filipina. Pisang adalah Filipina-Sangir, keturunan dari ayah Filipina dan ibu Sangir. Istilah ini lahir dari pengalaman hidup masyarakat, bukan dari meja birokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/sapi/" target="_blank">Sapi</a>&ndash;Pisang menunjukkan bahwa hubungan Indonesia dan Filipina di kawasan utara bukan semata hubungan diplomatik antarnegara. Ia juga hubungan keluarga antarwarga. Ada perkawinan, perdagangan, bahasa, marga, gereja, kampung, perahu, dan makam leluhur di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, terlalu sempit jika persoalan ini direduksi menjadi isu &quot;WNA ilegal&quot;. Cara pandang seperti itu bukan hanya menyederhanakan masalah, tetapi juga berisiko mengabaikan sejarah panjang masyarakat maritim di utara Indonesia. PFDs dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sapi/" target="_blank">Sapi</a>&ndash;Pisang bukan sekadar soal siapa datang dari mana. Ini tentang bagaimana negara membaca manusia yang hidup di persimpangan sejarah, hukum, dan identitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laut Sulawesi bukan hanya garis batas negara. Bagi masyarakat Sangihe dan Filipina Selatan, ia adalah ruang keluarga, ruang ekonomi, dan ruang sejarah. Tugas negara bukan memutus jalur hidup itu, melainkan menatanya agar manusia terlindungi, ekonomi daerah tidak bocor, dan kedaulatan tetap tegak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah penanganan PFDs menjadi penting. Negara tidak boleh membiarkan ada manusia yang hidup terlalu lama dalam status abu-abu. Tidak jelas sebagai warga negara mana. Tidak memiliki dokumen yang kuat. Tidak sepenuhnya terlindungi oleh sistem hukum. Tidak mudah mengakses layanan dasar. Tidak pula memiliki kepastian penuh atas masa depannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketidakjelasan status kewarganegaraan bukan masalah kecil. Ia berdampak pada pendidikan, pekerjaan, layanan kesehatan, akses bantuan sosial, perlindungan hukum, hingga martabat seseorang sebagai manusia. Tanpa dokumen yang jelas, seseorang bisa hadir secara fisik di tengah masyarakat, tetapi absen secara administratif di mata negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih jauh, ketidakjelasan itu juga membuka risiko statelessness, yaitu kondisi ketika seseorang tidak diakui sebagai warga negara oleh negara mana pun. Inilah ruang gelap yang harus dicegah. Sebab, manusia tanpa kewarganegaraan bukan hanya kehilangan dokumen. Ia berpotensi kehilangan akses terhadap masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, langkah Kantor Wilayah Imigrasi Sulawesi Utara dalam menangani PFDs patut dilihat sebagai bagian dari agenda besar negara. Ada pendataan. Ada verifikasi. Ada koordinasi dengan Konsulat Jenderal Filipina. Ada pembentukan desk koordinasi. Ada proses Register Filipino Nationals. Ada pemberian izin tinggal terbatas dengan tarif Rp0. Ada penegasan kewarganegaraan. Ada pula penerbitan dokumen kependudukan bagi mereka yang memenuhi syarat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini bukan sekadar pekerjaan administratif. Ini adalah upaya negara menghadirkan kepastian hukum bagi manusia perbatasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, penyelesaian PFDs tidak bisa diletakkan hanya di pundak Imigrasi. Imigrasi memang berada di garis depan, tetapi persoalan ini menyentuh banyak sektor: kewarganegaraan, administrasi kependudukan, hubungan luar negeri, pemerintahan daerah, keamanan wilayah, ekonomi perbatasan, serta perlindungan hak asasi manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di titik inilah Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan memiliki peran strategis. Kemenko Kumham Imipas tidak sekadar menjadi penghubung administratif, tetapi menjadi koordinator dan pengarah kebijakan lintas sektoral. Penyelesaian status PFDs membutuhkan orkestrasi negara yang utuh, bukan kerja sektoral yang berjalan sendiri-sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemenko Kumham Imipas telah beberapa kali menginisiasi pertemuan lintas kementerian dan lembaga, termasuk membangun komunikasi dengan Duta Besar Filipina di Jakarta serta Konsulat Jenderal Filipina di Manado. Langkah seperti ini penting karena masalah PFDs tidak bisa diselesaikan hanya dengan satu surat, satu rapat, atau satu instansi. Ia memerlukan kerja diplomatik, kerja administratif, kerja hukum, dan kerja kemanusiaan secara bersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Luar Negeri, Kementerian Dalam Negeri melalui Dukcapil, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, aparat keamanan, serta pemerintah Filipina harus berada dalam satu tarikan napas kebijakan. Tanpa koordinasi, manusia perbatasan akan terus berpindah dari satu meja ke meja lain, dari satu formulir ke formulir lain, dari satu tafsir aturan ke tafsir aturan berikutnya. Akhirnya, negara terlihat hadir, tetapi tidak benar-benar menyelesaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PFDs juga harus dilihat dalam kerangka kedaulatan negara. Pendekatan kemanusiaan bukan berarti negara menjadi longgar. Justru sebaliknya, pendataan dan legalisasi status adalah cara negara memperkuat kendali. Dengan data yang baik, negara tahu siapa yang berada di wilayahnya. Dengan verifikasi yang kuat, negara dapat membedakan siapa warga negara Indonesia, siapa warga negara Filipina, dan siapa yang berisiko tanpa kewarganegaraan. Dengan dokumen yang jelas, ruang penyalahgunaan dapat dipersempit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedaulatan yang kuat bukan hanya kedaulatan yang keras. Kedaulatan yang kuat adalah kedaulatan yang tertib, adil, dan manusiawi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, isu PFDs juga terkait dengan ekonomi maritim perbatasan. Jalur Sangihe, Talaud, Bitung, dan Filipina Selatan sejak lama menjadi ruang perdagangan tradisional. Ada ikan, hasil bumi, kebutuhan pokok, tenaga kerja, jasa, dan relasi ekonomi rakyat. Jika tidak ditata, jalur ini bisa menjadi ruang rawan penyelundupan, perdagangan ilegal, eksploitasi, bahkan kejahatan lintas negara. Tetapi jika dikelola dengan baik, ia dapat menjadi kekuatan ekonomi daerah perbatasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negara tidak boleh hanya menjadi pagar. Negara harus menjadi penata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perdagangan tradisional harus dibedakan dari pelanggaran hukum. Mobilitas keluarga lintas batas harus dibedakan dari penyelundupan manusia. Komunitas perbatasan harus dibedakan dari jaringan kejahatan. Di sinilah kecerdasan negara diuji: tegas terhadap pelanggaran, tetapi bijak terhadap sejarah sosial masyarakatnya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gagasan Desa Taat Status Keimigrasian, atau Desa Taskim, menjadi relevan dalam konteks ini. Jika dijalankan dengan serius, Desa Taskim dapat menjadi jembatan antara negara dan masyarakat perbatasan. Ia bisa menjadi ruang edukasi, pendataan, pembinaan, pengawasan partisipatif, dan pelayanan langsung. Masyarakat tidak lagi hanya menjadi objek pemeriksaan, tetapi menjadi mitra negara dalam menjaga ketertiban wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelajaran dari Studi Strategis IPDN ini sederhana tetapi penting. Pemerintahan tidak selalu hidup dalam teori besar, dokumen tebal, atau pidato resmi. Kadang, ilmu pemerintahan muncul dari meja sarapan di bandara. Dari obrolan dengan petugas lapangan. Dari cerita tentang keluarga yang hidup di dua sisi perbatasan. Dari data penduduk yang belum rapi. Dari kartu identitas yang belum terbit. Dari manusia yang menunggu kepastian status.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sulawesi Utara adalah pintu utara Indonesia. Dari daerah ini, kita belajar bahwa perbatasan bukan sekadar garis yang dijaga, tetapi ruang hidup yang harus dikelola. Negara hadir bukan hanya melalui pos lintas batas, kapal patroli, dan aturan keimigrasian. Negara juga hadir melalui dokumen identitas, izin tinggal, penegasan kewarganegaraan, pelayanan kependudukan, dan keberanian menyelesaikan persoalan yang telah lama dibiarkan abu-abu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PFDs dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sapi/" target="_blank">Sapi</a>&ndash;Pisang memberi kita pelajaran bahwa kedaulatan tidak boleh kehilangan wajah manusia. Negara harus tegas, tetapi tidak boleh buta sejarah. Negara harus tertib, tetapi tidak boleh dingin terhadap nasib manusia. Negara harus menjaga batas, tetapi juga harus memahami kehidupan yang tumbuh di sekitar batas itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, persoalan PFDs bukan hanya tentang siapa orang Indonesia dan siapa orang Filipina. Ini tentang bagaimana negara memperlakukan manusia yang hidup di antara dua dunia administratif, tetapi memiliki akar sosial yang nyata di tanah dan laut kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Bandara Sam Ratulangi pagi itu, dari sambutan kawan-kawan Imigrasi, dari sarapan yang berubah menjadi diskusi serius, saya semakin yakin bahwa perbatasan bukan hanya soal garis di peta. Perbatasan adalah soal manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan ketika negara hadir memberi kepastian kepada manusia perbatasan, di situlah kedaulatan menemukan martabatnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_5623_Sapi-ndash-Pisang-di-Garis-Batas--Ketika-Kedaulatan-Bertemu-Kemanusiaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/283323/sapindashpisang-di-garis-batas-ketika-kedaulatan-bertemu-kemanusiaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jemaah Haji Kloter 09 di Jamu Wali Kota Solok dengan Masakan Minang di Asrama Haji</guid>
            <pubDate>Sun, 14 Jun 2026 08:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jemaah Haji Kloter 09 di Jamu Wali Kota Solok dengan Masakan Minang di Asrama Haji]]></title>
            <description><![CDATA[Jemaah Haji Kloter 09 di JamuWali Kota Solok dengan Masakan Minang di Asrama Haji]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padang - Sumut 24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sabtu 13 Juni 2026 Wali Kota Solok, Sumatera Barat,  Ramadhani Kirana Putra menyambut kepulangan jemaah haji Kloter 09 Debarkasi Padang asal Solok Raya usai menunaikan ibadah haji di Tanah Suci, di Asrama <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> Embarkasi Padang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyambut kepulangan jemaah haji Kloter 09 Debarkasi Padang asal Solok Raya.Wali Kota Solok langsung menyiapkan Jamuan makan siang untuk seluruh jemaah sebelum mereka melanjutkan perjalanan kembali ke daerah masing-masing.Dengan menu khas Minangkabau menjadi sajian istimewa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;.Setelah prosesi serah terima jemaah dari Kantor Wilayah Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> dan Umrah Sumatera Barat kepada pemerintah daerah. Suasana yang awalnya berlangsung formal berubah hangat saat para jemaah dipersilakan menikmati hidangan khas Ranah Minang yang telah disediakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra mengumhkapkan, jamuan makan bersama merupakan tradisi yang selama ini dijaga Pemerintah Kota Solok sebagai bentuk rasa syukur atas kepulangan jemaah haji ke tanah air. &quot;Sesuai tradisi kami di Kota Solok, sebelum jemaah haji pulang dan kembali berkumpul dengan keluarga masing-masing, kami menjamu makan terlebih dahulu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu, kami mengundang seluruh Bapak dan Ibu jemaah haji untuk makan siang bersama sebelum melanjutkan perjalanan,&quot; ujar Ramadhani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia mengatakan, para jemaah telah menyelesaikan perjalanan ibadah yang panjang dan penuh perjuangan. Karena itu, pemerintah daerah ingin memberikan sambutan hangat sekaligus ungkapan syukur atas kepulangan mereka dalam keadaan sehat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jamuan tersebut disambut antusias para jemaah. Setelah lebih dari sebulan berada di Arab Saudi, sajian khas Minangkabau menjadi pelepas rindu yang telah lama dinantikan.<br>Makanannyo lamak, lah taragak jo gulai pucuak ubi jo jariang,&quot; ujar salah seorang jemaah yang mengaku rindu dengan gulai daun singkong dan jengkol khas kampung halaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kepala Kantor Wilayah Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> dan Umrah Sumatera Barat, M. Rifki, mengapresiasi inisiatif Pemerintah Kota Solok dalam menyambut kepulangan jemaah haji. Menurutnya, perhatian tersebut menjadi kebahagiaan tersendiri bagi para jemaah yang baru saja menyelesaikan rangkaian ibadah haji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini sebuah momen istimewa bagi jemaah Kloter 09. Di daerah lain biasanya jemaah disambut oleh pemerintah daerah masing-masing setelah tiba di daerah asal. Namun kali ini, Wali Kota Solok menjamu satu kloter penuh di Asrama <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a>. Tentu ini menjadi pengalaman yang berkesan bagi para jemaah,&quot; ujar Rifki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jamuan tersebut terasa semakin spesial karena menghadirkan makanan khas Minangkabau yang telah lama dirindukan para jemaah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jemaah untuk kepulangan ini memang tidak lagi mendapatkan layanan makan berat di Asrama <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> karena mereka tidak menginap. Jemaah hanya mengikuti seremoni penyambutan dan serah terima sebelum kembali ke daerah masing-masing. Karena itu, jamuan yang disiapkan Pemerintah Kota Solok menjadi perhatian dan kebahagiaan tersendiri bagi jemaah,&quot; katanya.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2243_Jemaah-Haji-Kloter-09-di-Jamu-Wali-Kota-Solok-dengan-Masakan-Minang-di-Asrama-Haji.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283322/jemaah-haji-kloter-09-di-jamu-wali-kota-solok-dengan-masakan-minang-di-asrama-haji/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>