<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Fri, 18 Sep 2026 14:12:16 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Posko Satgas HKTI Asahan Dihancurkan Paksa, Dua Petani Dianiaya dan Dilarikan ke RS</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 13:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Posko Satgas HKTI Asahan Dihancurkan Paksa, Dua Petani Dianiaya dan Dilarikan ke RS]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Ketegangan memuncak di lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT BSP, Jalan Protokol Sukadamai, Kabupaten Asahan. Posko milik ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Ketegangan memuncak di lahan bekas Hak Guna Usaha (HGU) PT BSP, Jalan Protokol Sukadamai, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. <a href="https://www.sumut24.co/tag/posko/" target="_blank">Posko</a> milik Kelompok Tani Satuan Tugas Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (Satgas <a href="https://www.sumut24.co/tag/hkti/" target="_blank">HKTI</a>) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dirusak paksa, bahkan berujung pada kekerasan yang membuat dua anggota petani terluka dan harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kisaran, Jumat (18/9/2026).</p>Berdasarkan keterangan Ketua Satgas <a href="https://www.sumut24.co/tag/hkti/" target="_blank">HKTI</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, OK. Rasyid, insiden diduga melibatkan pihak perusahaan yang disebut menggunakan jasa sekelompok organisasi masyarakat (ormas) dalam perusakan posko tersebut. Aksi tersebut disertai pengerukan lahan dengan alat berat tanpa adanya kesepakatan dengan pihak kelompok tani.</p>"Dua orang anggota kami, Bayu Syaputra (42) yang juga Ketua Satgas <a href="https://www.sumut24.co/tag/hkti/" target="_blank">HKTI</a> Kecamatan Kisaran Barat dan Andi warga Pulo Bandring mengalami luka-luka di bagian kepala dan tangan. Mereka kini sedang dirawat intensif di RSUD Kisaran," ungkap Rasyid dengan nada kecewa.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/2b24d495052a8ce66358eb576b8912c8_IMG-20260918-WA0011(1).jpg"><br></p>Pantauan di lokasi kejadian memperlihatkan empat unit alat berat jenis ekskavator masih beroperasi membuat parit di lahan eks HGU tersebut. Langkah pengerukan dan perusakan posko ini dinilai sepihak dan memicu kecaman dari kalangan petani.</p>Rasyid menegaskan bahwa serangkaian tindakan tersebut melanggar aturan hukum. Ia mempertanyakan dasar hukum yang dipegang pihak perusahaan saat merusak posko, mengeruk lahan secara paksa, hingga melakukan penganiayaan terhadap warga tani.</p>"Kami mempertanyakan dasar hukum mereka merusak posko kelompok tani, mengeruk lahan dengan alat berat, lalu menggunakan kekerasan fisik. Ini tindakan yang tidak berperikemanusiaan dan tidak memegang prinsip hukum," tegasnya.</p>Merespons peristiwa ini, pihak Satgas <a href="https://www.sumut24.co/tag/hkti/" target="_blank">HKTI</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> telah menyiapkan laporan resmi ke pihak kepolisian. Mereka mendesak Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> hingga Kapolda Sumatera Utara untuk bertindak tegas, mengusut tuntas, dan memproses hukum seluruh pihak yang terlibat dalam perusakan aset serta penganiayaan terhadap petani tersebut. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5354_Posko-Satgas-HKTI-Asahan-Dihancurkan-Paksa--Dua-Petani-Dianiaya-dan-Dilarikan-ke-RS.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286424/posko-satgas-hkti-asahan-dihancurkan-paksa-dua-petani-dianiaya-dan-dilarikan-ke-rs/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Duo Residivis Curanmor Gol di Polsek Medan Kota</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 12:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Duo Residivis Curanmor Gol di Polsek Medan Kota]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.coUnit Reskrim Polsek Medan Kota berhasil menangkap dua orang residivis yang berniat menggasak sepeda motor milik warga di Ja]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b></p><br>Unit Reskrim Polsek <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">Kota</a> berhasil menangkap dua orang residivis yang berniat menggasak sepeda motor milik warga di Jalan Air Bersih, Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">Kota</a>, Rabu (16/9/2026) sekira pukul 20.00 WIB. Menariknya, kedua pelaku ternyata sudah pernah dipenjara atas kasus yang sama.<br><br>Kedua pelaku adalah Idris Sardi Sihotang (32) warga Dusun V Gang Nauli, Tanjung Morawa. Idris pernah ditahan di Polsek <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">Kota</a> pada Tahun 2022 dalam kasus pencurian sepeda motor, dan dihukum 2 tahun penjara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dian Hafiq Sinambela (25) warga Jalan Sisingamangaraja Gang Mesjid, Kelurahan Teladan Barat, <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">Kota</a>. Dian juga pernah ditahan di Polsek <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Timur pada Tahun 2022 dalam kasus pencurian sepeda motor dan dihukum 1 tahun 6 bulan penjara.<br><br>Sedangkan korbannya adalah Benget Tumanggor (37) seorang buruh, warga Dusun I Sibiru-biru, Kabupaten Deli Serdang.<br><br>Penangkapan kedua pelaku dibenarkan Kapolsek <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">Kota</a>, AKP Feriawan melalui Kanit Reskrim Iptu Poltak Tambunan, Jumat (18/9/2026) dalam siaran persnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam siaran pers itu, Kanit Reskrim Polsek <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">Kota</a> mengatakan peristiwa bermula pada Rabu (16/9/2026) sekira pukul 19.30 WIB, saat korban sedang mengantar pakaian ke Laundry Difa di Jalan Air Bersih. Karena merasa hanya sebentar, korban memarkir sepeda motor Honda Vario hitamnya dengan kunci kontak masih menempel.<br><br>"Belum beberapa menit berlalu, korban terkejut melihat motornya sudah digeser pelaku Idris Sardi Sihotang sedang berusaha menghidupkan motor tersebut dengan cara mengengkol," ujar Kanit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melihat itu, korban pun berteriak maling. Idris yang panik langsung melompat ke tempat penumpang sepeda motor temannya yang dikendarai Dian Hafiq Sinambela. Keduanya berusaha kabur.<br><br>"Namun teriakan korban terdengar oleh petugas patroli Polsek <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">Kota</a> yang sedang bertugas di lokasi. Petugas langsung mengejar dan berhasil memotong laju pelaku tidak jauh dari TKP, tepatnya di Jalan Air Bersih. Dengan bantuan korban dan warga sekitar, kedua pelaku berhasil diamankan," ungkap Kanit Reskrim.<br><br>Saat diinterogasi, pelaku mengaku sengaja mengincar motor korban karena melihat kunci kontak masih menempel. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari kedua pelaku berhasil diamankan barang bukti Honda Vario hitam tahun 2017, BK 2391 AGV milik korban, Honda Vario hitam yang dipakai pelaku saat bersaksi, serta kunci L yang dipakai pelaku untuk menggasak motor korban," beber Iptu Poltak.<br><br>Kini, kedua residivis beserta barang bukti telah diamankan di Polsek <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">Kota</a>. "Karena berstatus pengulang kejahatan, keduanya terancam pasal pencurian dengan pemberatan dan penyelidikan terhadap kedua pelaku masih terus dikembangkan," tandas Iptu Poltak Tambunan.(W02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9078_Duo-Residivis-Curanmor-Gol-di-Polsek-Medan-Kota.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/286423/duo-residivis-curanmor-gol-di-polsek-medan-kota/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Narkoba di Kawasan Patumbak Disergap, 8 Paket Sabu Siap Edar Dista</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 12:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Narkoba di Kawasan Patumbak Disergap, 8 Paket Sabu Siap Edar Dista]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda 25 tahun yang jadi pengedar narkotika jenis sabu di kawasan]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda 25 tahun yang jadi pengedar narkotika jenis sabu di kawasan Patumbak, Kab.Deli Serdang, Sabtu (12/9/2026) dinihari kemarin. Dari tangan pelaku, petugas menyita 8 paket sabu siap edar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Jumat (18/9/2026) pagi mengatakan, pelaku yakni AO (25) warga Jalan Sari, Desa Marindal II, Kec.Patumbak, Kabupaten Deli Serdang ditangkap setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat terkait praktek jual beli narkoba yang dilakukan pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personel Unit 3 Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan yang melakukan penyelidikan selama beberapa hari, kemudian meringkus AO di Jalan Sejati, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, saat diduga akan melakukan transaksi narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami menyita 8 paket sabu siap edar, sejumlah uang, 6 plastik klip pembungkus narkoba, dan satu unit handphone dari pelaku saat penangkapan,&quot; ungkap Rafli&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rafli menambahkan, pelaku diduga baru menjalankan bisnis haramnya dalam kurun waktu satu bulan terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaku, mendapat pasokan narkoba dari seseorang berinisial B yang kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami masih mengejar satu pelaku lagi, yang berperan sebagai pemasok narkoba. Kami pastikan, pelaku narkoba baik itu bandar maupun pengedar, pasti akan kami ungkap bagaimana pun cara modus operandi mereka,&quot; pungkas Rafli.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4725_Pengedar-Narkoba-di-Kawasan-Patumbak-Disergap--8-Paket-Sabu-Siap-Edar-Dista.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/286422/pengedar-narkoba-di-kawasan-patumbak-disergap-8-paket-sabu-siap-edar-dista/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Ajak Mahasiswa Politeknik Ciptakan Solusi untuk Persoalan Kota</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 11:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Ajak Mahasiswa Politeknik Ciptakan Solusi untuk Persoalan Kota]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak mahasiswa politeknik dari berbagai daerah di Indonesia menjadikan kampus]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak mahasiswa politeknik dari berbagai daerah di Indonesia menjadikan kampus sebagai ruang untuk melakukan riset dan menciptakan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Menurutnya, dunia kampus memiliki kesempatan besar untuk melahirkan inovasi yang dapat diterapkan dalam kehidupan nyata.</p><br></p>Pesan itu disampaikan Rico Waas saat menjamu peserta Musyawarah Nasional (Munas) Forum Komunikasi Mahasiswa Politeknik se-Indonesia (FKMPI) XXVII di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota, Kamis (17/9/2026) malam.</p><br></p>Jamuan tersebut dihadiri Sekretaris Jenderal FKMPI Muhammad Iqbaal, Presiden Mahasiswa Politeknik Negeri Medan Muhammad Ahmad Arya Attallah,  Ketua Pelaksana Munas FKMPI Moreno Aulya Septyawan, para asisten dan pimpinan perangkat daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, serta seluruh peserta Munas FKMPI XXVII.</p>Acara berlangsung dalam suasana akrab. Rico menyapa delegasi mahasiswa yang datang dari berbagai daerah, mulai dari Padang, Pontianak, Surabaya, Lhokseumawe, Semarang, Bali, Ketapang, Kupang, Batam, Jakarta Timur, Jember, Riau, Madiun, Payakumbuh, Palembang hingga Medan.</p><br></p>Rico Waas mengatakan persoalan seperti kemacetan, sampah, kemiskinan, pendidikan, kesehatan, lapangan pekerjaan hingga mitigasi bencana membutuhkan gagasan dan inovasi. Karena itu, mahasiswa politeknik yang memiliki latar belakang pembelajaran praktik diharapkan tidak hanya menguasai teori, tetapi mampu menghasilkan solusi yang bisa menjawab kebutuhan masyarakat.</p><br></p>&quot;Ini inkubasinya yang terbaik adalah di dalam dunia kampus, di mana kita belajar, melakukan riset dan menciptakan solusi di sana,&quot; ujarnya.</p><br></p>Ia kemudian mengangkat persoalan persampahan di Medan sebagai salah satu contoh. Menurutnya, produksi sampah di Medan mencapai lebih dari 1.500 ton per hari. Kondisi tersebut membutuhkan penanganan dari hulu hingga hilir, termasuk pengurangan dan pemilahan sampah.</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, lanjutnya, juga tengah menyiapkan pengolahan sampah menjadi energi listrik atau waste to energy di kawasan Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Terjun. Pembangunan fasilitas tersebut ditargetkan mulai dikick-off pada akhir 2026 dan diharapkan dapat diluncurkan pada akhir 2027.</p><br></p>Selain persampahan, Rico Waas juga mendorong mahasiswa mengikuti perkembangan teknologi, khususnya kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Menurutnya, perkembangan AI berlangsung cepat dan telah masuk ke berbagai bidang, termasuk kesehatan, ekonomi dan pelayanan publik.</p><br></p>&quot;Sekarang siapkan diri, siapkan materi pembelajarannya, dan apa yang harus dilakukan. Bagaimana memfasilitasi artificial intelligence tadi ke dalam program-program terbaru,&quot; katanya.</p><br></p>Ia mengatakan, saat ini <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> juga mengembangkan sistem informasi satu data yang nantinya dapat membantu memetakan persoalan di Kota Medan. Data tersebut diharapkan dapat menjadi bahan untuk melihat berbagai permasalahan dan potensi kota secara lebih terukur.</p><br></p>Di hadapan peserta Munas FKMPI XXVII, Rico Waas juga berharap forum tersebut tidak berhenti pada proses organisasi, tetapi menghasilkan gagasan dan pengalaman yang dapat dibawa pulang oleh setiap peserta ke daerah masing-masing.</p><br></p>&quot;Jangan nanti kopi sudah habis, sate Padang sudah habis, durian sudah tersisa tinggal biji-bijinya, Bika Ambon sudah tidak ada lagi, tapi bawa pulangnya tidak ada yang dibawa pulang,&quot; ucapnya seraya berharap peserta membawa pulang pelajaran, wawasan dan motivasi untuk membangun diri serta berkontribusi di daerah masing-masing. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2920_Rico-Waas-Ajak-Mahasiswa-Politeknik-Ciptakan-Solusi-untuk-Persoalan-Kota.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286421/rico-waas-ajak-mahasiswa-politeknik-ciptakan-solusi-untuk-persoalan-kota/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bekerjasama dengan Dewan Pers, PWI Sumut akan Gelar UKW 8 Oktober</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 11:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bekerjasama dengan Dewan Pers, PWI Sumut akan Gelar UKW 8 Oktober]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPersatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara bekerjasama dengan Dewan Pers akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UK]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>Persatuan Wartawan Indonesia (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pwi/" target="_blank">PWI</a>) Sumatera Utara bekerjasama dengan Dewan Pers akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a>) pada 8-9 Oktober 2026 di Medan.</p>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pwi/" target="_blank">PWI</a> Sumut, H Farianda Putra Sinik didampingi Wakil Ketua Bidang Pendidikan, Sugiatmo, Jumat (18/9) mengatakan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> yang difasilitasi Dewan Pers tersebut akan didahului dengan kegiatan Pra-<a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> pada tanggal 1 Oktober 2026.</p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> fasilitasi Dewan Pers di Medan ini akan dilaksanakan oleh dua Lembaga Uji Kompetensi Wartawan, yakni L<a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pwi/" target="_blank">PWI</a> dan L<a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> Universitas Prof. Dr. Moestopo (Beragama)," ujar Farianda di Medan.</p>Dijelaskannya, untuk pagu peserta, L<a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pwi/" target="_blank">PWI</a> mendapat jatah 30 peserta atau 5 kelas, sedangkan L<a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> Prof. Dr. Moestopo mendapat 24 peserta atau 4 kelas.</p>"Jadi total <a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> yang difasilitasi Dewan Pers di Medan yang digelar 8-9 Oktober 2026 nanti akan ada 9 kelas," katanya.</p>Adapun untuk jenjang kelas yang dibuka, untuk L<a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pwi/" target="_blank">PWI</a> terdiri dari Muda 2 kelas, Madya 2 kelas dan Utama 1 kelas. Farianda menegaskan, khusus untuk jenjang Madya dan Utama diprioritaskan bagi anggota <a href="https://www.sumut24.co/tag/pwi/" target="_blank">PWI</a>.</p>Pendaftaran peserta <a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> sendiri akan dibuka pada tanggal 21 hingga 25 September 2026.</p>Bagi wartawan yang berminat mengikuti <a href="https://www.sumut24.co/tag/ukw/" target="_blank">UKW</a> tersebut, informasi lebih lanjut bisa diperoleh langsung di Sekretariat <a href="https://www.sumut24.co/tag/pwi/" target="_blank">PWI</a> Sumut, Jalan Adinegoro No. 4 Medan. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_955_Bekerjasama-dengan-Dewan-Pers--PWI-Sumut-akan-Gelar-UKW-8-Oktober.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286417/bekerjasama-dengan-dewan-pers-pwi-sumut-akan-gelar-ukw-8-oktober/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 11:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan]]></title>
            <description><![CDATA[Buka Akses Karier Global, UNPAB Jajaki Program Magang Mahasiswa di Industri Pariwisata Taiwan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &mdash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus membuka ruang bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman akademik dan profesional berwawasan internasional. Langkah tersebut diwujudkan melalui audiensi bersama Cheng Wei Global Co., Ltd. (Man-Strong Manpower Mgt. Co., Ltd.) yang menawarkan program magang bagi mahasiswa UNPAB di industri perhotelan dan pariwisata Taiwan. Kegiatan tersebut berlangsung di Kampus Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Audiensi ini membahas peluang penyelenggaraan program internship mahasiswa UNPAB di sejumlah industri perhotelan dan pariwisata di Taiwan. Pertemuan dipimpin Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M., serta dihadiri Siti Anisah, S.T., M.T., selaku Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan; Dr. Anggi Pratama Nasution, S.E., M.Si., selaku Kepala Sekretariat Universitas; Reza Juliangga, S.T., M.Sc., selaku Kepala Urusan Administrasi dan Keberlanjutan Kerjasama; Jodi Hendrawan, S.Kom., M.Kom., selaku Kepala Biro Kemahasiswaan, serta perwakilan Cheng Wei Global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui program tersebut, mahasiswa berkesempatan memperoleh pengalaman kerja lintas budaya, meningkatkan kemampuan bahasa asing, serta mengenal dunia kerja profesional di industri pariwisata Taiwan. Program ini juga didukung fasilitas akomodasi selama mahasiswa menjalani masa magang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program magang yang ditawarkan menyasar mahasiswa aktif berusia 18&ndash;20 tahun yang terdaftar pada PDDikti, memiliki kemampuan dasar Bahasa Inggris minimal setara A1, serta berasal dari bidang Hospitality, Tourism, Language, atau Management. Durasi magang disesuaikan dengan jenjang pendidikan, yakni satu hingga satu setengah tahun untuk Diploma dan dua tahun untuk Sarjana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama program berlangsung, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman langsung pada posisi Housekeeping, Waiters, dan Kitchen Helper di industri perhotelan. Peserta juga memperoleh tunjangan magang sebesar NTD 29.500 per bulan, akomodasi asrama, makan dua kali sehari atau subsidi makan apabila tidak disediakan, serta sejumlah fasilitas pendukung sesuai ketentuan program.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesempatan tersebut didukung jaringan Cheng Wei Global dengan sejumlah hotel bintang 4&ndash;5 di Taiwan, di antaranya Caesar Park Hotel Kenting, Lakeshore Hotel, Cozzi Hotel, Shangri-La Hotel Tainan, Gloria Hotel Group, dan Xiuxi Anping Hotel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Audiensi ini menjadi bagian dari upaya UNPAB dalam menjajaki peluang kerja sama internasional yang dapat memperluas pengalaman mahasiswa di lingkungan industri global. Pihak Cheng Wei Global menyatakan kesiapan untuk menindaklanjuti kerja sama penyaluran mahasiswa magang UNPAB ke Taiwan melalui pembahasan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui penjajakan ini, UNPAB terus memperluas ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi, pengalaman lintas budaya, dan kesiapan menghadapi dunia kerja yang semakin terhubung secara global.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3466_Buka-Akses-Karier-Global--UNPAB-Jajaki-Program-Magang-Mahasiswa-di-Industri-Pariwisata-Taiwan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286416/buka-akses-karier-global-unpab-jajaki-program-magang-mahasiswa-di-industri-pariwisata-taiwan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi Bersama Pemda Se-Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 10:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Tandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola dan Pencegahan Korupsi Bersama Pemda Se-Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan turut hadir dalam Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi yang di]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> turut hadir dalam Rapat Koordinasi Penguatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tata/" target="_blank">Tata</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kelola/" target="_blank">Kelola</a> Pemerintahan Daerah dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pencegahan/" target="_blank">Pencegahan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/korupsi/" target="_blank">Korupsi</a> yang digelar di Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (17/9/2026). </p>Dalam agenda penting tersebut, turut dilaksanakan penandatanganan komitmen bersama perbaikan tata kelola perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa sebagai benteng utama mencegah praktik korupsi di lingkungan pemerintahan.</p>Pertemuan ini dihadiri Wakil Menteri Dalam Negeri, Gubernur Sumatera Utara, Pimpinan Komisi Pemberantasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/korupsi/" target="_blank">Korupsi</a> (KPK), Perwakilan BPKP RI, perwakilan LKPP, serta <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> didampingi jajaran Kepala Daerah dan Ketua DPRD se-Provinsi Sumatera Utara.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_IMG-20260918-WA0010.jpg"><br></p>Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, menegaskan bahwa pertemuan yang digagas Kementerian Dalam Negeri bersama KPK ini menjadi momentum krusial bagi seluruh jajaran pemerintah daerah untuk memperkuat pencegahan korupsi sekaligus mengantisipasi potensi pelanggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan.</p>"Kehadiran hampir seluruh Kepala Daerah menunjukkan keseriusan kita menerima pembekalan sekaligus mengevaluasi tata kelola masing-masing daerah. Kami berharap penanganan dan pencegahan korupsi di Sumut dilakukan secara komprehensif karena terdiri dari banyak pemangku kepentingan yang saling terhubung," ujar Gubernur Bobby,</p>Lebih lanjut dikatakan, Pemprov Sumut bersama 33 Kabupaten/Kota bertekad memperbaiki tata kelola dan integritas. Kehadiran KPK dinilai menjadi pengingat kuat bagi seluruh elemen pemerintahan untuk menjaga integritas dalam membangun daerah. "Bersama kepala daerah dan DPRD lainnya, kami berkomitmen penuh melakukan perbaikan dan pencegahan. Kehadiran KPK hari ini mengingatkan kami untuk terus meningkatkan integritas," tambahnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/6cdd60ea0045eb7a6ec44c54d29ed402_IMG-20260918-WA0007.jpg"><br></p>Sementara itu, Pimpinan KPK Johanis Tanak menyoroti peran vital Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) sebagai sistem peringatan dini. Ia berharap Kemendagri memperkuat posisi APIP agar independen dan dilindungi payung hukum yang kuat.</p>"Kita perlu perkuat posisi APIP, tidak hanya dipilih di daerah namun harus mendapat persetujuan Kemendagri sehingga tidak mudah diberhentikan sepihak oleh kepala daerah. Payung hukumnya akan diperkuat lewat Perpres," tegas Johanis.</p>Wakil Menteri Dalam Negeri Akhmad Wiyagus juga menekankan peran strategis APIP dalam mendeteksi penyimpangan lebih awal sebelum masuk ranah hukum.</p>"Jika APIP berkualitas, pemerintahan akan berjalan lebih baik. Bila ada penyimpangan, masih ada opsi pengembalian sebelum ke Aparat Penegak Hukum. Ingat, APIP itu mitra pemerintah daerah, bukan lawan yang harus dihindari," jelasnya.</p>Kegiatan berlangsung dengan aman, lancar dan sukses, menghasilkan kesepakatan bersama untuk memperkuat pengawasan dan integritas di seluruh tingkatan pemerintahan Sumatera Utara hingga ke tingkat kabupaten dan kota. (dre)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6462_Bupati-Asahan-Tandatangani-Komitmen-Perbaikan-Tata-Kelola-dan-Pencegahan-Korupsi-Bersama-Pemda-Se-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286415/bupati-asahan-tandatangani-komitmen-perbaikan-tata-kelola-dan-pencegahan-korupsi-bersama-pemda-sesumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Ukir Prestasi Gemilang, 22 Dosen Lulus Serdos 100 Persen, Rektor Sampaikan Apresiasi</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 08:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Ukir Prestasi Gemilang, 22 Dosen Lulus Serdos 100 Persen, Rektor Sampaikan Apresiasi]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  SUMUT24.coPrestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan. Sebanyak 22 dosen tetap UNPAB y]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | SUMUT24.co</p>Prestasi membanggakan kembali ditorehkan Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan. Sebanyak 22 dosen tetap UNPAB yang diajukan mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang I Tahun 2026 dinyatakan lulus 100 persen oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Capaian tersebut menjadi kabar menggembirakan bagi keluarga besar UNPAB. Tidak satu pun dari 22 dosen yang diajukan dinyatakan tidak lulus dalam program sertifikasi dosen pada gelombang tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rektor UNPAB Medan, Assoc. Prof. Dr. M. Isa Indrawan, S.E., M.M., menyampaikan rasa bangga sekaligus terima kasih kepada seluruh dosen yang telah berjuang memenuhi berbagai persyaratan dalam proses Sertifikasi Dosen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada 22 dosen yang telah memperoleh Sertifikasi Dosen atas upaya para dosen dalam memenuhi persyaratan yang ada,&quot; ujar M. Isa Indrawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Rektor, keberhasilan tersebut merupakan buah dari kesungguhan para dosen dalam mengikuti proses sertifikasi. Ia juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Biro Sumber Daya Manusia (SDM) UNPAB yang turut membantu dan mendampingi para dosen selama proses pemenuhan persyaratan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami juga memberikan apresiasi terhadap kinerja Biro SDM UNPAB yang telah membantu para dosen sehingga diperolehnya Sertifikasi Dosen bagi ke-22 dosen tersebut,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lulus 100 Persen&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan 100 persen ini semakin memperkuat komitmen UNPAB dalam mendorong peningkatan kualitas dan profesionalisme tenaga pendidik di lingkungan kampus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke-22 dosen yang berhasil meraih Serdos tersebut berasal dari berbagai program studi, mulai dari Hukum, Manajemen, Akuntansi, Perpajakan, Ekonomi Pembangunan, Agribisnis, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Elektro, Sistem Komputer, Sains Data, Pendidikan Agama Islam hingga Pendidikan Islam Anak Usia Dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun dosen yang lulus Serdos Gelombang I Tahun 2026 yakni:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Dr. Mhd. Azhali Siregar &mdash; Hukum<br>2. Dr. Indra Utama Tanjung &mdash; Hukum<br>3. Irwan Haryo &mdash; Hukum<br>4. Nana Kartika &mdash; Hukum<br>5. Dr. Erwansyah &mdash; Manajemen<br>6. Dr. Hendra Utama &mdash; Manajemen<br>7. Dr. Wulan Dayu &mdash; Manajemen<br>8. Firman Ario &mdash; Manajemen<br>9. Juniarti &mdash; Manajemen<br>10. Dr. Mhd. Irsan Nasution &mdash; Akuntansi<br>11. Maful Taufiq &mdash; Akuntansi<br>12. Nancy Mayriski &mdash; Perpajakan<br>13. Uswatun Hasanah &mdash; Ekonomi Pembangunan<br>14. Sulardi &mdash; Agribisnis<br>15. Fariz Harindra &mdash; Arsitektur<br>16. Peranita Sagala &mdash; Arsitektur<br>17. Dr. Ruri Prihatini &mdash; Perencanaan Wilayah dan Kota<br>18. Dian Yulis &mdash; Teknik Elektro<br>19. Ruly Dwi Arista &mdash; Sistem Komputer<br>20. Muhammad Yusup &mdash; Sains Data<br>21. Dr. Abdi Syahrial &mdash; Pendidikan Agama Islam<br>22. Dr. Mhd. Habibu Rahman &mdash; Pendidikan Islam Anak Usia Dini&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rektor UNPAB berharap keberhasilan tersebut menjadi energi positif sekaligus penyemangat bagi seluruh sivitas akademika untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga hal ini menjadi penyemangat kita bersama untuk terus berkarya untuk Universitas yang kita cintai,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas pencapaian tersebut, UNPAB juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang selama ini memberikan doa, dukungan dan kontribusi sehingga 22 dosen tetap UNPAB dapat meraih Sertifikasi Dosen pada Gelombang I Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6907_UNPAB-Ukir-Prestasi-Gemilang--22-Dosen-Lulus-Serdos-100-Persen--Rektor-Sampaikan-Apresiasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286414/unpab-ukir-prestasi-gemilang-22-dosen-lulus-serdos-100-persen-rektor-sampaikan-apresiasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">22 Dosen UNPAB Lulus 100 Persen Serdos, WR II Sampaikan Terima Kasih</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 22:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[22 Dosen UNPAB Lulus 100 Persen Serdos, WR II Sampaikan Terima Kasih]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  SUMUT24.CO Sebanyak 22 Dosen Tetap Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang diajukan mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos) Gel]]></description>
            <content><![CDATA[<p>MEDAN | SUMUT24.CO<p></p> Sebanyak 22 Dosen Tetap Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) yang diajukan mengikuti Sertifikasi Dosen (Serdos) Gelombang I Tahun 2026 dinyatakan lulus 100 persen oleh Kementerian Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.<p></p><br>Capaian tersebut mendapat apresiasi dari Rektor II Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional UNPAB, Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., MSc menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan doa, dukungan dan kontribusi sehingga seluruh dosen yang diajukan UNPAB berhasil dinyatakan lulus.</p><p><p></p><br>"Kami mengucapkan terima kasih atas doa dan dukungan seluruh pihak dalam pencapaian ini. Semoga hal ini menjadi penyemangat kita bersama untuk terus berkarya untuk Universitas yang kita cintai," ujar Abdul Razak.<p></p><br>Menurutnya, keberhasilan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para dosen untuk terus meningkatkan kompetensi, produktivitas, serta kontribusi dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.<p></p><br>Kelulusan 100 persen ini juga menjadi bagian dari komitmen UNPAB dalam memperkuat kualitas dan profesionalisme sumber daya manusia, khususnya tenaga pendidik.<p></p><br>Abdul Razak turut memberikan apresiasi kepada Tim Biro Sumber Daya Manusia (SDM) UNPAB yang telah mendukung proses pengajuan Sertifikasi Dosen Gelombang I Tahun 2026.<p></p><br>Adapun 22 dosen yang dinyatakan lulus berasal dari berbagai program studi, meliputi Hukum, Manajemen, Akuntansi, Perpajakan, Ekonomi Pembangunan, Agribisnis, Arsitektur, Perencanaan Wilayah dan Kota, Teknik Elektro, Sistem Komputer, Sains Data, Pendidikan Agama Islam serta Pendidikan Islam Anak Usia Dini.<p></p><br>Capaian ini diharapkan menjadi penyemangat bagi seluruh sivitas akademika UNPAB untuk terus berkarya dan memberikan kontribusi terbaik bagi kemajuan universitas.<br>(rel)<p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5065_22-Dosen-UNPAB-Lulus-100-Persen-Serdos--WR-II-Sampaikan-Terima-Kasih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/286413/22-dosen-unpab-lulus-100-persen-serdos-wr-ii-sampaikan-terima-kasih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buntut Kisruh KPID Sumut 2026-2029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 22:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buntut Kisruh KPID Sumut 2026-2029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan]]></title>
            <description><![CDATA[Buntut Kisruh KPID Sumut 20262029, Lima Calon Tolak Hasil Pemilihan]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>MEDAN | Lima calon Anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah Sumatera Utara periode 2026-2029 menolak hasil pemilihan Calon Anggota KPID Sumut yang digelar oleh Komisi A DPRD Sumatera Utara, Rabu 16/9/2026.</p><p></p><p>Kelima calon itu adalah Mohammad Hidayat, Edwar, Ayu Kesuma Ningtyas, Dearlina Sinaga, dan Ibnuraas Aleslami.</p><p></p><p>Penolakan itu disampaikan melalui surat resmi yang diterima oleh wartawan pada Kamis (17/9/2026) .</p><p></p><p>Dalam suratnya itu lima calon itu menyebutkan pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan calon komisioner KPID Sumut periode 2026 - 2029 DILAKUKAN ULANG.</p><p></p><p>Meminta Komisi A DPRD Sumut membuat tim penilai yang independen berasal dari berbagai elemen masyarakat, seperti asosiasi pengusaha radio dan televisi yaitu: Persatuan Radio Siaran Swasta Nasional Indonesia (PRSSNI), Asosiasi Televisi Swasta Indonesia (ATVSI), Asosiasi Televisi Nasional Indonesia (ATVNI), Asosiasi Televisi Lokal Indonesia (ATVLI); asosiasi praktisi penyiaran seperti Ikatan Jurnalis Televisi (IJTI), akademisi dan kalangan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).</p><p></p><p>Pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan calon komisioner KPID Sumut Periode 2020 - 2029 itu harus dilakukan secara terbuka dan dapat dihadiri seluruh anggota masyarakat.</p><p></p><p>Hal ini berlandaskan azas keterbukaan informasi sebagai diatur dalam UU No. 14 tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi.</p><p></p><p>Ketiga hal di atas dimungkinkan untuk dilakukan mengingat biaya pelaksanaan seleksi/pemilihan calon komisioner KPID Sumut Periode 2026 - 2029 cukup besar yaitu Rp.590.000.000,-</p><p></p><p>Tuntutan tersebut berdasarkan beberapa hal berikut ini:</p><p></p><p>Kami menilai pemilihan dan penetapan calon terpilih menjadi anggota KPID Sumatera Utara Periode Tahun 2026 - 2029 TIDAK TRANSPARAN dan TIDAK SAH.</p><p></p><p>Sesuai surat yang kami terima tertanggal agenda kegiatan pada Senin - Selasa (14 &amp; 15 September) hanya melakukan uji kelayakan dan kepatutan calon komisioner KPID Sumatera Utara Periode Tahun 2026 - 2029.</p><p></p><p>Namun setelah pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan selesai dilakukan Komisi A DPRD Sumut langsung melakukan rapat untuk memilih dan menetap komisioner KPID Sumut Periode Tahun 2026 - 2029.</p><p></p><p>Rapat ini pun diprotes dua fraksi yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dan Nasional Demokrat (NasDem).</p><p></p><p>Alasannya, rapat pada tanggal 14 dan 15 September itu hanya mengagendakan uji kepatutan dan kelayakan calon komisioner KPID Sumut Periode 2026 - 2029.</p><p></p><p>Akhirnya, dua fraksi ini keluar dari ruang rapat sebagai bentuk penolakan rapat itu.</p><p></p><p>Sesuai pasal 46 PP No 12 tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi, Kabupaten, dan Kota perubahan agenda DPRD hanya dapat dilakukan melalui rapat paripurna.</p><p></p><p>Dengan demikian, perubahan agenda rapat berlandaskan surat Ketua DPRD Sumatera Utara dinyatakan TIDAK SAH.</p><p></p><p>Kami mempertanyakan beredarnya nama-nama komisioner KPID Sumut terpilih untuk menjabat periode tahun 2026 - 2029 di sejumlah media massa padahal DPRD Sumut belum menyampaikan keputusan tersebut secara resmi.</p><p></p><p>Karena, rapat tersebut dilakukan secara tertutup tentu tidak ada wartawan yang berada dalam ruang rapat sehingga kami menduga kuat Komisi A DPRD Sumut sengaja menyebarkan informasi tersebut kepada wartawan untuk dipublikasikan.</p><p></p><p>Karena itu, Kami meminta tanggung jawab Komisi A DPRD Sumut yang memberikan informasi tersebut kepada media massa.</p><p></p><p>Alasannya, berita tersebut memberikan tekanan psikologis kepada kami karena masyarakat sudah mengklaim kami tidak lulus.</p><p></p><p>Kami mempertanyakan bagaimana metode dan indikator penilaian dalam uji kepatutan dan kelayakan calon komisioner KPID Sumut Periode 2026 - 2029.</p><p></p><p>Karena, komisi A DPRD Sumut tidak menyampaikan metode dan indikator penilaian. Komisi A DPRD Sumut juga tidak mengumumkan hasil uji kepatutan dan kelayakan calon komisioner KPID Sumut Periode 2026 - 2029.</p><p></p><p>Dengan demikian apa indikator yang digunakan Komisi A DPRD Sumut dalam memutuskan calon terpilih menjadi Komisioner KPID Sumut Periode 2026 - 2029.</p><p></p><p>Tindakan Komisi A DPRD Sumut kami nilai sebagai bentuk tindakan TIDAK TRANSPARAN.(Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6748_Buntut-Kisruh-KPID-Sumut-2026-2029--Lima-Calon-Tolak-Hasil-Pemilihan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286412/buntut-kisruh-kpid-sumut-20262029-lima-calon-tolak-hasil-pemilihan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tekankan Profesionalisme dan Responsivitas</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 22:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tekankan Profesionalisme dan Responsivitas]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumut Lantik Sejumlah Pejabat Baru, Tekankan Profesionalisme dan Responsivitas]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN I SUMUT24.CO<br>Kapolda Sumatera Utara menegaskan bahwa mutasi dan pergantian jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang bertujuan menjaga kesinambungan kinerja sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas.<p></p><p>Hal itu disampaikan Kapolda Sumut dalam amanatnya pada upacara serah terima jabatan (sertijab) pejabat utama dan Kapolres jajaran Polda Sumatera Utara yang digelar di Aula Tribrata Polda Sumut, Kamis (17/09/26).</p><p>"Mutasi dan pergantian jabatan merupakan hal yang lumrah dalam dinamika organisasi Polri. Hal ini merupakan bagian dari proses regenerasi kepemimpinan dan penyegaran organisasi," ujar Kapolda Sumut dalam amanatnya.</p><p>Menurutnya, pergantian jabatan juga menjadi bagian dari proses pengembangan karier personel yang diarahkan untuk menjaga kesinambungan kinerja dan meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian.</p><p>Kapolda mengingatkan, setiap jabatan merupakan amanah yang disertai tanggung jawab besar. Kepercayaan yang diberikan kepada setiap personel harus dijawab dengan integritas, loyalitas, serta kinerja yang mampu membawa organisasi terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p><p>"Hal ini semakin penting mengingat Sumatera Utara memiliki dinamika kamtibmas yang kompleks dan beragam. Perubahan sosial, perkembangan teknologi, perubahan pola kejahatan, serta meningkatnya harapan masyarakat menuntut Polri untuk semakin profesional dan responsif," tegasnya.</p><p>Dalam kesempatan tersebut, Kapolda Sumut menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada para pejabat lama yang melanjutkan tugas di luar Polda Sumut.</p><p>Mereka yakni Brigjen Pol Nanang Masbudi, S.I.K., M.Si., CFRA., yang sebelumnya menjabat Irwasda Polda Sumut dan selanjutnya bertugas sebagai Auditor Kepolisian Utama Tingkat II Itwasum Polri.</p><p>Kemudian Kombes Pol Dwi Agung Setyono, S.I.K., M.H., sebelumnya Ps. Kabidpropam Polda Sumut, yang mendapat penugasan sebagai Dirreskrimsus Polda Kepulauan Bangka Belitung.</p><p>Selanjutnya AKBP Agung Suprapto Dwi Cahyono, S.Psi., M.Psi., Psikolog, M.K.P., sebelumnya Kapolres Nias Polda Sumut, yang selanjutnya bertugas sebagai Kasubbagpsikrim Bagpsipol Ropsi SSDM Polri.</p><p>Kapolda juga menyampaikan apresiasi kepada sejumlah pejabat lama yang mendapat penugasan baru di lingkungan Polda Sumut.</p><p>Mereka yakni AKBP Marganda Aritonang, S.H., S.I.K., M.M., sebelumnya Kapolres Simalungun, yang kini menjabat Wadir Samapta Polda Sumut; AKBP Rina Frillya, S.I.K., sebelumnya Kapolres Tebing Tinggi, yang kini menjabat Irbid Itwasda Polda Sumut.</p><p>Kemudian AKBP Jhon Hery Rakutta Sitepu, S.I.K., M.H., sebelumnya Kapolres Serdang Bedagai, yang kini menjabat Wadirpolairud Polda Sumut, serta AKBP Eddy Inganta, S.H., S.I.K., M.H., sebelumnya Kapolres Sibolga, yang kini menjabat Wadirresnarkoba Polda Sumut.</p><p>"Kepada pejabat lama, saya menyampaikan terima kasih dan penghargaan atas dedikasi dan pengabdian yang telah saudara berikan dalam mendukung kemajuan Polda Sumatera Utara," kata Kapolda.</p><p>Sementara itu, sejumlah pejabat baru resmi menerima amanah untuk mengemban tugas di lingkungan Polda Sumut dan jajaran.</p><p>Mereka di antaranya Kombes Pol Feri Handoko Soenarso, S.H., S.I.K., sebagai Irwasda Polda Sumut; Kombes Pol Bulang Bayu Samudra, S.I.K., sebagai Kabidpropam Polda Sumut; AKBP Hotmartua Ambarita, S.H., S.I.K., M.H., sebagai Kapolres Tebing Tinggi; AKBP Ponzi Indra, S.Kom., S.I.K., M.Tr.Mil., sebagai Kapolres Nias; AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak, S.H., S.I.K., M.H., sebagai Kapolres Serdang Bedagai.</p><p>Selanjutnya AKBP Dhana Noer Kurniawan, S.I.K., M.M., sebagai Kapolres Pematang Siantar; AKBP Dr. Hendri Nupia Dinka Barus, S.H., S.I.K., M.M., sebagai Kapolres Simalungun; serta AKBP Budi Prasetyo, S.H., S.I.K., M.H., M.Han., sebagai Kapolres Sibolga.</p><p>Kapolda Sumut mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung kepada para pejabat baru dalam keluarga besar Polda Sumatera Utara.</p><p>Ia berharap seluruh pejabat yang mendapat amanah baru dapat segera menyesuaikan diri, memahami karakteristik wilayah dan melaksanakan tugas secara profesional.</p><p>"Semoga jabatan yang saudara emban dapat dilaksanakan dengan amanah dan penuh tanggung jawab, serta memberikan pengabdian terbaik bagi Polda Sumatera Utara," ujarnya.</p><p>Kapolda juga berpesan agar seluruh pejabat baru segera melakukan penyesuaian dan membangun koordinasi dengan seluruh unsur terkait dalam pelaksanaan tugas.</p><p>"Selamat bertugas dan segera menyesuaikan diri. Kepada pejabat lama, terima kasih atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan. Semoga senantiasa diberikan kesuksesan dalam setiap amanah yang diemban," pungkasnya.(W05)</p><p>Foto:</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9727_Kapolda-Sumut-Lantik-Sejumlah-Pejabat-Baru--Tekankan-Profesionalisme-dan-Responsivitas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286411/kapolda-sumut-lantik-sejumlah-pejabat-baru-tekankan-profesionalisme-dan-responsivitas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus Curas-Curat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Respons Cepat Polda Sumut, 96 Kasus CurasCurat Terungkap dalam Tiga Hari di Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Kepolisian Daerah Sumatera Utara bersama jajaran polres mengungkap 96 kasus pencurian dengan kekerasan (curas) dan pencurian dengan pemberatan (curat) di wilayah Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan tersebut dilakukan selama tiga hari, 14 hingga 16 September 2026, dengan mengamankan 106 tersangka yang diduga terlibat dalam berbagai perkara pencurian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil kerja jajaran kepolisian dalam menindaklanjuti laporan serta informasi dari masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Selama tiga hari, Polda Sumatera Utara bersama polres jajaran berhasil mengungkap 96 kasus curas dan curat dengan mengamankan 106 tersangka," ujar Ferry di Medan, Kamis (17/09/26)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan dari 96 kasus tersebut, sebanyak empat kasus merupakan pencurian dengan kekerasan dengan empat tersangka, sedangkan 92 kasus lainnya merupakan pencurian dengan pemberatan dengan 102 tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, pengungkapan perkara dilakukan melalui penyelidikan dengan mendalami keterangan korban dan saksi, mengumpulkan informasi serta melakukan penelusuran terhadap keberadaan para pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu pengungkapan dilakukan Satreskrim Polres Tapanuli Tengah terhadap kasus pencurian sepeda motor milik warga bernama Parsaoran Marsoit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pemeriksaan terhadap pelapor dan saksi, polisi memperoleh informasi bahwa pencurian satu unit sepeda motor Honda Supra X 125 warna hitam tersebut diduga dilakukan MS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim Opsnal Satreskrim Polres Tapanuli Tengah bersama Kanit I Pidum kemudian melakukan penyelidikan hingga menangkap MS pada Rabu (16/9) sekitar pukul 10.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari hasil interogasi, tersangka mengakui melakukan pencurian sepeda motor tersebut. Selanjutnya tersangka dibawa ke Polres Tapanuli Tengah untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," kata Ferry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus lainnya dilakukan Tim Jatanras Satreskrim Polres Toba terkait pencurian sepeda motor di wilayah hukum Polsek Balige.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Rabu (16/9) sekitar pukul 13.00 WIB, tim melakukan penyelidikan setelah mendapatkan informasi mengenai keberadaan terduga pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 14.30 WIB, petugas berhasil mengamankan AS di sebuah rumah di Kelurahan Balige III, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, AS mengakui telah melakukan pencurian satu unit sepeda motor Honda Beat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi kemudian melakukan pengembangan untuk mencari keberadaan kendaraan hasil curian tersebut. Dari keterangan tersangka, sepeda motor telah dijual kepada AAN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim selanjutnya melakukan penyelidikan dan pada malam harinya sekitar pukul 22.00 WIB menemukan AAN di sebuah rumah di Desa Sangkar Nihuta, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan, AAN mengaku membeli sepeda motor tersebut dari BN. Polisi kemudian kembali melakukan penyelidikan hingga menemukan sepeda motor tersebut di kediaman DS di Desa Taon Marisi, Kecamatan Habinsaran, Kabupaten Toba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah dilakukan pengecekan nomor rangka dan nomor mesin, kendaraan tersebut dipastikan sesuai dengan sepeda motor yang dilaporkan hilang. Selanjutnya para pihak yang diamankan bersama barang bukti dibawa ke Polsek Balige untuk menjalani proses hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ferry mengatakan Polda Sumut dan jajaran akan terus melakukan penindakan terhadap tindak pidana yang meresahkan masyarakat sekaligus meningkatkan pelayanan dalam menerima dan menindaklanjuti laporan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Setiap laporan masyarakat menjadi bahan bagi kami untuk melakukan penyelidikan. Kami juga mengajak masyarakat segera melapor apabila mengetahui adanya tindak pidana atau aktivitas yang mencurigakan di lingkungannya," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengimbau masyarakat turut menjaga keamanan lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap kendaraan maupun barang berharga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Keamanan membutuhkan kerja sama antara kepolisian dan masyarakat. Informasi yang cepat dari masyarakat sangat membantu polisi dalam mengungkap tindak pidana," kata Ferry.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2021_Respons-Cepat-Polda-Sumut--96-Kasus-Curas-Curat-Terungkap-dalam-Tiga-Hari-di-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286410/respons-cepat-polda-sumut-96-kasus-curascurat-terungkap-dalam-tiga-hari-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Think Better, Work Better, Serve Better! Monthly Upgrade Academy Dorong Budaya Mutu dan Perbaikan Berkelanjutan di UNPAB</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 21:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Think Better, Work Better, Serve Better! Monthly Upgrade Academy Dorong Budaya Mutu dan Perbaikan Berkelanjutan di UNPAB]]></title>
            <description><![CDATA[Think Better, Work Better, Serve Better!Monthly Upgrade Academy DorongBudaya Mutu dan PerbaikanBerkelanjutan di UNPAB]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>Medan &mdash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) melalui Biro<br>Sumber Daya Manusia (BSDM) kembali menyelenggarakan Monthly Upgrade Academy<br>dengan tema "Think Better, Work Better, Serve Better: Continuous Improvement for<br>Greater Impact" pada Kamis, 17 September 2026, di Gedung A Ruang Al-Huda. Kegiatan<br>ini menghadirkan Prof. Dr. Mahriyuni, M.Hum. sebagai narasumber dan dihadiri oleh<br>Rektor Bidang Aset dan Sistem Informasi, Kepala Biro Pusat Penjaminan Mutu UNPAB, serta Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerjasama, sebagai bagian dari upaya meningkatkan<br>kapasitas sumber daya manusia sekaligus memperkuat budaya mutu dan semangat<br>perbaikan berkelanjutan di lingkungan UNPAB.</p><p>Kegiatan Monthly Upgrade Academy menjadi salah satu agenda rutin BSDM UNPAB dalam<br>memberikan ruang pembelajaran dan pengembangan kompetensi bagi sumber daya<br>manusia di lingkungan universitas. Pelaksanaan kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen<br>institusi untuk terus mendorong peningkatan kualitas dalam proses kerja maupun<br>pelayanan.<br>Kegiatan tersebut dihadiri oleh Rektor Bidang Aset dan Sistem Informasi, Assoc. Prof.<br>Dr. Cut Nuraini, S.T., M.T., Kepala Biro Pusat Penjaminan Mutu UNPAB, Dr. Hanifah<br>Mutia, Z.N.A., S.Si., M.Si., serta Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerjasama, Dr. Hasrul<br>Hasibuan, S.E., M.M.<br>Dalam sambutannya, Dr. Hanifah Mutia, Z.N.A., S.Si., M.Si. menyampaikan bahwa Monthly<br>Upgrade Academy merupakan kegiatan rutin BSDM yang dilaksanakan untuk meningkatkan<br>kapasitas sumber daya manusia dalam menjalankan tugas dan pekerjaan.</p><p>"Monthly Upgrade Academy merupakan salah satu kegiatan rutin yang dilaksanakan oleh<br>Biro Sumber Daya Manusia sebagai bagian dari upaya untuk terus meningkatkan kapasitas<br>dan kualitas kita dalam bekerja. Kegiatan ini merupakan kegiatan yang ketiga yang<br>diselenggarakan oleh BSDM pada tahun ini. Saya berharap melalui kegiatan ini kita dapat<br>memperoleh wawasan dan perspektif baru dari materi yang disampaikan oleh pemateri,<br>sehingga dapat kita implementasikan dalam pelaksanaan tugas dan pekerjaan sehari-hari,"<br>ujar Dr. Hanifah.<br>Dalam kegiatan tersebut, Prof. Dr. Mahriyuni, M.Hum. hadir sebagai narasumber yang<br>memberikan materi kepada peserta. Kehadiran narasumber diharapkan dapat memberikan<br>wawasan dan perspektif baru yang relevan dengan pengembangan kemampuan sumber<br>daya manusia dalam mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan universitas.</p><p>Tema "Think Better, Work Better, Serve Better: Continuous Improvement for Greater Impact"<br>menjadi landasan dalam kegiatan yang mendorong peserta untuk terus melakukan<br>peningkatan dalam pola pikir, proses kerja, dan kualitas pelayanan. Semangat perbaikan<br>berkelanjutan menjadi bagian penting dalam membangun kebiasaan kerja yang adaptif dan<br>berorientasi pada peningkatan kualitas.</p><p>Melalui Monthly Upgrade Academy, BSDM UNPAB terus membuka ruang bagi sumber daya<br>manusia untuk belajar, bertukar wawasan, dan mengembangkan kapasitas secara<br>berkelanjutan. Pengetahuan yang diperoleh melalui kegiatan tersebut diharapkan dapat<br>diterapkan dalam aktivitas kerja sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan<br>kualitas layanan dan pencapaian tujuan institusi.</p><p>Kegiatan ini sekaligus memperkuat komitmen Universitas Pembangunan Panca Budi<br>dalam membangun sumber daya manusia yang terus berkembang serta menumbuhkan<br>budaya mutu dalam setiap proses kerja di lingkungan universitas.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2129_Think-Better--Work-Better--Serve-Better--Monthly-Upgrade-Academy-Dorong-Budaya-Mutu-dan-Perbaikan-Berkelanjutan-di-UNPAB.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286409/think-better-work-better-serve-better-monthly-upgrade-academy-dorong-budaya-mutu-dan-perbaikan-berkelanjutan-di-unpab/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Amrizal SH,MH : Saya Tidak Mencalonkan Diri Sebagai Calon Ketua PWI Sumut</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 19:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Amrizal SH,MH : Saya Tidak Mencalonkan Diri Sebagai Calon Ketua PWI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Medan , Wakll Ketua PWI Sumatera Utara Bidang Pembelaan Wartawan Amrizal SH,MH sebelumnya diisukan maju dan mencalonkan diri sebagai Ketua P]]></description>
            <content><![CDATA[Medan , Wakll Ketua PWI Sumatera Utara Bidang Pembelaan Wartawan Amrizal SH,MH sebelumnya diisukan maju dan mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Sumatera Utara, yang rencananya akan dgelar November tahun 2026 ini, menyampaikan dengan tegas bahwa yang bersangkutan tidak mencalonkan diri seperti beberapa calon yang sudah digadang-gadang maju Anto Geng, Austin Tumengkol dan Farianda Putra Sinik (Incumbent).</p><p>"Saya tidak maju dan mencalonkan diri sebagai Calon Ketua PWI Sumut," tandas Amrizal yang juga Pemimpin Redaksi Media Online Matatelinga.com, Kamis (17/9/2026).</p><p>Menurut Amrizal, selama memegang amanah sebagai Wakil Ketua PWI Sumut mendampingi Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, beberapa program yang dijalankan sangat menyentuh hati anggota PWI se-Sumatera Utara, tetap membangun kebersamaan dan menjalin tali silaturahmi yang lebih erat sesama anggota lewat kegiatan Family Gathering.rel</p><p>"Selain mempererat silaturahmi sesama wartawan, kegiatan family gathering juga melibatkan keluarga yang pada akhirnya semakin mempererat dan saling mengenal hingga lintas kabupaten dan kota," katanya.</p><p>Family Gathering yang dilakukan Farianda Putra Sinik, lanjut Amrizal bisa menghadirkan suasana penuh kekelurgaan yang diselingi dengan pemberian hadiah (lucky draw), sehingga seluruh peserta Family Gathering sangat puas dan bersukacita bisa menikmati kebersamaan bersama seluruh keluarga besar PWI Sumatera Utara.</p><p>"Ada juga program Uji Kompetensi Wartawan (UKW) dengan peserta dari berbagai daerah, termasuk anggota PWI maupun diluar anggota PWI Sumut. UKW yang digelar  berjalan dengan sukses," paparnya.</p><p>Setelah itu, dimasa kepemimpinan Farianda Putra Sinik ada juga program BPJS ketenagakerjaan bagi anggota PWI tanpa dipungut biaya dan sudah banyak dirasakan keluarga besar PWI Sumut. Di antara keluarga mantan Ketua PWI Sumut Alm. H. Hermansjah, saat meninggal langsung menerima asuransi puluhan juta dan juga dirasakan keluarga besar PWI lainya saat meninggal dunia.</p><p>Program lainnya, lanjut Amrizal masalah Pendidikan dari tingkat Sekolah Dasar sampai tingkat Perguruan Tinggi, PWI Sumut menjalin kerjasama dengan beberapa yayasan dan perguruan yang ada di Kota Medan. </p><p>"Hubungan saya dengan Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik bukan lagi hanya sebatas pertemanan di organisasi, tapi sudah terjalin sejak masih lajang. Itu sebabnya, saya sangat tahu betul dengan sifatnya dan sangat peduli terhadap anggota. Oleh karena itu, saya sangat mendukung Farianda Putra Sinik melanjutkan memimpin Ketua PWI Sumut," pungkasnya.</p><p>Sebelumnya, tambah Amrizal bahwa dirinya sempat juga berkordinasi dengan para senior di PWI Sumut dan memberikan pandangan terhadap program-program yang digulirkan Farianda Putra Sinik sangat baik dan positif. </p><p>"Karena sudah mendapat pandangan dan berdiskusi dengan para senior, saya memutuskan untuk mundur dan tidak maju mencalonkan diri sebagai Calon Ketua PWI Sumut," tandasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4691_Amrizal-SH-MH---Saya-Tidak-Mencalonkan-Diri-Sebagai-Calon-Ketia-PWI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286408/amrizal-shmh-saya-tidak-mencalonkan-diri-sebagai-calon-ketua-pwi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dana Iuran PGRI kec Beringin Minta diusut. Shobul Ansori Siregar: Pengurus Harus Teansparan</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 18:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dana Iuran PGRI kec Beringin Minta diusut. Shobul Ansori Siregar: Pengurus Harus Teansparan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Keberadaan organisasi/ wadah Guru atau yang lebih dikenal dengan nama PGRI  akronim dari Persatuan Guru Republik Indonesi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Keberadaan organisasi/ wadah Guru atau yang lebih dikenal dengan nama <a href="https://www.sumut24.co/tag/pgri/" target="_blank">PGRI</a>  akronim dari Persatuan Guru Republik Indonesia, pada hakekatnya adalah suatu wadah berhimpunnya para Guru dan atau para pengelola pendidikan yang kehadirannya melindungi dan memperjuangkan nasib Guru.  Karena adanya aktifitas wadah ini, maka diperlukan daya dukung operasional, berupa IURAN.</p>Dari informasi yang dihimpun tim media belum lama ini dari salah seorang mantan kepala SD Negeri yang purnabakti dan enggan disebutkan identitasnya, waktu saya masih aktif, iurannya kira kira Rp 2.500/ Guru dan sekarang infonya sudah Rp 3.000,-/ Guru. Dan dari 20 an SD NEGERI di <a href="https://www.sumut24.co/tag/kecamatan/" target="_blank">Kecamatan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/beringin/" target="_blank">Beringin</a> ada kurang lebih 200 Guru.<br>Ketika  kami pertanyakan peruntukannya, setelah meneguk kopinya, spontan beliau jawab,gak jelas itu pak, bapak tanya saja langsung sama ketuanya yang saat ini menjabat sebagai Kepala SD pak yang berinisial Sm. Bapak hitung saja berapa jumlah iuran yang terkumpul per bulan dan atau pertahun. Ini bukan nilai rupiahnya besar atau kecil, korupsi itu kan bjsa dimulai dari kecil hingga yang gede, bergantung ruang dan momennya.</p>Ditempat terpisah, seiring dan seirama, juga dikesalkan oleh seorang Guru yang masih aktif dan minta namanya dirahasiakan, nyeloteh, kalau ada keluhan Guru, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pgri/" target="_blank">PGRI</a> kecamatan ini  gak tanggap pun pak apalagi bersuara, seperti misalnya belum lama ini para Kepala kepala Sekolah harus mengembalikan sejumlah uang karena dinilai salah dalam pembelian buku buku siswa dari salah satu Penerbit. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pgri/" target="_blank">PGRI</a> diam seribu bahasa.</p>Dan ketika kami minta tanggapanya bila hal kami beritakan, keduanya sependapat sebab tak jelas kemana peruntukan iuran dana <a href="https://www.sumut24.co/tag/pgri/" target="_blank">PGRI</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kecamatan/" target="_blank">Kecamatan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/beringin/" target="_blank">Beringin</a>.</p>Hal uni memang terbukti sebab hingga berita ini ditayangkan, baik Bendahara maupun Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pgri/" target="_blank">PGRI</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kecamatan/" target="_blank">Kecamatan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/beringin/" target="_blank">Beringin</a>, yang sama sama menjabat Kepala SD Negeri tidak bersedia menjawab konfirmasi resmi yang kami sampaikan.belum lama ini.</p>Ditempat terpisah, Shohibul Anshor Siregar, seorang Akademisi dan pengamat sosial publik Sumatera Utara, menilai munculnya pertanyaan Guru dan publik tentang penggunaan dana iuran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pgri/" target="_blank">PGRI</a> Kec. <a href="https://www.sumut24.co/tag/beringin/" target="_blank">Beringin</a> ini, berakar dari lemahnya akuntabilitas tata kelola ditingjat pengurus Cabang/Daerah. Ketika ada sebagian anggota  yang  mempertanyakan iuran tersebut, itu pertanda ada sumbatan komunikasi dan transparansi yang serius dari pihak pengurus, ujar Siregar, panggilan akrabnya, saat diminta pendapatnya di Medan.</p>Lebih lanjut Siregar mengatakan, dengan kondisi kehidupan saat ini terutama guru honorer dan tenaga kependidikan di derah, seyogianyalah segenap elemen masyarakat pendidikan berlomba lomba melahirkan inovasi  nyata demi meningkatkan kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa ini, bukan malah ikut membebani mereka....( Rodes / Tim )<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3214_Dana-Iuran-PGRI-kec-Beringin-Minta-diusut--Shobul-Ansori-Siregar--Pengurus-Harus-Teansparan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286407/dana-iuran-pgri-kec-beringin-minta-diusut-shobul-ansori-siregar-pengurus-harus-teansparan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Deepa Malik: Perempuan India Pertama Peraih Medali Paralimpik &mdash; Pelopor Olahraga Para India</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Deepa Malik: Perempuan India Pertama Peraih Medali Paralimpik — Pelopor Olahraga Para India]]></title>
            <description><![CDATA[Deepa Malik Perempuan India Pertama Peraih Medali Paralimpik &mdash Pelopor Olahraga Para India]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a> - Ada saat-saat dalam dunia olahraga ketika sebuah pesan tidak lagi sekadar rangkaian kata. Ia berubah menjadi kekuatan, keyakinan, dan pengingat bahwa seorang atlet tidak pernah berjuang sendirian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat itulah yang menjadi jiwa 100 CTFP &mdash; 100 Celebrities Talk for Para Athletes, sebuah inisiatif yang mempertemukan para atlet paralimpik dengan pesan-pesan inspiratif dari tokoh-tokoh berpengaruh dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Dr. Deepa Malik, legenda olahraga paralimpik <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a>, perjuangan untuk para atlet difabel bukanlah sesuatu yang jauh dari kehidupannya. Ia mengalaminya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai perempuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a> pertama yang memenangkan medali Paralimpik, perjalanan Deepa menuju panggung olahraga dunia lahir dari pengalaman panjang menghadapi disabilitas, kesepian, keterbatasan aksesibilitas, hingga akhirnya menemukan kekuatan melalui olahraga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dalam siaran TV, Perdana Mentri Narendra Modi berkata " I request you all to meet Deepa,she is known as a prominent player in <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a> but very few people know her as an excellent motivator" &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deepa kemudian dipercaya sebagai mantan President of the Paralympic Committee of <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a> dan saat ini menjadi anggota Executive Board of the Asian Paralympic Committee.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat olahraga juga diteruskan kepada keluarganya. Putrinya, Devika Malik, merupakan atlet paralimpik yang meraih medali pada Asian Para Games 2023 dan kini menjabat sebagai President of the <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a>n Para Kabaddi Association.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Hangzhou, sebuah persahabatan menjadi dukungan untuk 100 CTFP&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan pertama Deepa Malik dan Natalia Tjahja, pendiri Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) sekaligus pencipta 100 CTFP, berlangsung secara sederhana&mdash;saat sarapan di sela-sela Hangzhou Asian Para Games 2023.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, dua tahun kemudian, pertemuan singkat itu berkembang menjadi sebuah dukungan yang jauh lebih besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada 2025, Deepa dihubungi Natalia ketika Natalia mulai mengumpulkan pesan untuk para atlet melalui 100 CTFP.<br>Deepa menyambut gagasan tersebut dengan hangat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;I am happy to know Natalia. We need sincere people who truly support para sport. We need one voice all over the world for 100 CTFP.&quot;&raquo; kata Deepa dalam wawancara dengan Voice of Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Deepa, 100 CTFP bukan hanya tentang sebuah kartu. Ini adalah tentang menyatukan suara dunia untuk memberikan semangat kepada para atlet yang telah melewati perjalanan luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Preeti Jhangiani, Shah Rukh Khan hingga Amitabh Bachchan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satunya adalah Preeti Jhangiani, aktris yang dikenal luas melalui film Mohabbatein. Preeti juga memiliki kiprah penting dalam dunia olahraga sebagai President of the Armwrestling Federation <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a> dan Vice President of the Asian Armwrestling Federation.<br>Preeti telah bergabung dengan 100 CTFP sejak 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deepa juga mengingat Shah Rukh Khan, yang pernah memberikan dukungan terbuka kepada atlet-atlet paralimpik <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a> menjelang Asian Para Games 2018 di Jakarta. Saat itu, Shah Rukh Khan bertemu dengan kontingen <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a> dan berbicara langsung kepada para atlet tentang kekuatan, keberanian, serta keberanian untuk menaklukkan kata &quot;impossible&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Deepa, platform televisi ikonik Kaun Banega Crorepati ( KBC) yang dibawakan Amitabh Bachchan memiliki kekuatan luar biasa untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap olahraga paralimpik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;I will introduce 100 CTFP to Shah Rukh and Amitabh. I am sure they will give their messages to para athletes.&quot;&raquo; kata Deepa dalam interview Voice of Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep 100 CTFP sebenarnya sederhana.<br>Sebuah kartu kecil membawa pesan dari seorang tokoh yang dihormati, kemudian diberikan langsung kepada seorang atlet paralimpik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Natalia bahkan membuka kemungkinan agar seorang penerima kartu dapat bertemu langsung dengan tokoh yang memberikan pesan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan 100 CTFP kini telah melintasi berbagai negara dan ada 660 tokoh dunia yang sudah bergabung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Natalia menyampaikan penghargaan khusus kepada Andrew Parsons, President of the International Paralympic Committee (IPC)dan seluruh  team IPC , yang memberi dukungan sepenuhnya kepada 100 CTFP dan MMLWF. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Andrew Parsons sebagai " Bapak 100 CTFP Dunia" Legacy Card No. 00001. Pada bagian belakang setiap kartu 100 CTFP juga terdapat penghargaan kepadanya beserta tiga pesan inspirasionalnya."ujar Natalia &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di China, Natalia memberikan apresiasi kepada penyair ternama dan Chairman of Actor Committee, Cao Shui, yang membantu memperkenalkan 100 CTFP kepada sejumlah tokoh besar, termasuk aktor Tang Guoqiang, Hou Yong dan Hou Tianlai dan  empat media besar China: China Urban Headlines, Chinese Poetry Network, Chinese Writers Network, dan Great Poetry Journal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di kawasan Timur Tengah, Natalia mengapresiasi Dr. Ashraf Aboul-Yazid .Ia adalah President, Asia Journalist Association &amp; Secretary General of Congress African American.Ia membantu memperkenalkan 100 CTFP dalam bahasa Arab di kawasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Di Indonesia, dukungan datang dari Raja Sapta Oktohari, President of the Indonesian Olympic Committee, yang mendapat penghargaan sebagai Sports Leader 100 CTFP Indonesia 2026, serta Benny Butarbutar, President Director of ANTARA News Agency, sebagai Media Leader 100 CTFP Indonesia 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Jepang, Maki Starfield menjadi sosok pertama yang mengumpulkan tokoh-tokoh internasional untuk 100 CTFP dan mendapat penghargaan Women of Influence 100 CTFP Asia 2026. Penghargaan yang sama diberikan kepada Jenny O atas dukungannya terhadap berbagai kegiatan kemanusiaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara Deepa Malik sendiri dinobatkan sebagai:<br>Para Sports Leader 100 CTFP Asia 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ashraf di nobatkan sebagai Regional Media Leader 100 CTFP - Asia &amp; Middle East&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cao Shui sebagai Asian Literary Leader 100 CTFP 2026 &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menuju Aichi-Nagoya 2026&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Natalia  melakukan perjalanan ke berbagai negara Asia untuk bertemu dengan para pemimpin National Paralympic Committee (NPC) dan menyerahkan kartu 100 CTFP kepada sejumlah para atlet nasional yang akan bertanding di Asian Para Games Aichi Nagoya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika perjalanan atau kondisi cuaca membuat pertemuan langsung tidak memungkinkan, kartu-kartu tersebut dapat dikirim melalui layanan pos nasional kepada NPC masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menjadikan pesan tersebut sebagai kenang-kenangan yang bernilai, kartu 100 CTFP dibuat dalam berbagai material, termasuk acrylic dan PVC, sementara kartu Legacy dibuat dalam crystal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun sekali lagi, bagi Natalia, perjalanan ini bukanlah sekadar tentang sebuah kartu.<br>Ini adalah tentang membawa suara orang-orang berpengaruh lebih dekat kepada para atlet yang telah melewati perjuangan luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan di tanggal 15 September 2026, President NPC Chinese Taipei, Dr Mu Ming Chu telah memberikan pesan 100 CTFPnya kepada atlit paralimpik sedunia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Everything is because of God&#039;s power. Thank God always in every journey of 100 CTFP and MMLWF.&quot;kata Natalia menutup interview.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8842_Deepa-Malik--Perempuan-India-Pertama-Peraih-Medali-Paralimpik--mdash--Pelopor-Olahraga-Para-India.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286406/deepa-malik-perempuan-india-pertama-peraih-medali-paralimpik-mdash-pelopor-olahraga-para-india/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman]]></title>
            <description><![CDATA[Forum Pimred Serahkan Penghargaan Pena Emas kepada KSP Dudung Abdurahman]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; Forum Pimred Multimedia Indonesia menyerahkan penghargaan Anugerah Pena Emas kepada Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Dudung Abdurahman di kantor KSP, Jakarta, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan tersebut diserahkan sebagai bentuk apresiasi Forum Pimred Multimedia Indonesia atas kiprah dan kontribusi Dudung Abdurahman dalam menjalankan tugas serta perannya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan penghargaan dilakukan langsung oleh Ketua Umum Forum Pimred Multimedia Indonesia, Bernadus Wilson Lumi. Ia didampingi Ketua Harian Badar Subur, Sekretaris Jenderal Helmy Halim, Wakil Ketua Umum Iqbal Irsyad, serta Kepala Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Alan Oskar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bernadus Wilson Lumi mengatakan, Anugerah Pena Emas merupakan bagian dari komitmen Forum Pimred Multimedia Indonesia untuk memberikan apresiasi kepada tokoh-tokoh yang dinilai memiliki kontribusi dalam menjalankan tugas dan pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, penghargaan tersebut juga menjadi bagian dari upaya Forum Pimred untuk membangun hubungan yang konstruktif antara insan pers dengan berbagai elemen pemerintahan dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas pengabdian dan kontribusi yang telah diberikan. Kami berharap komunikasi dan sinergi antara pers dengan pemerintah dapat terus terbangun secara positif," ujar Bernadus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Sekjen Forum Pimred Multimedia Indonesia Helmy Halim menambahkan, pers memiliki peran penting dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat sekaligus menjadi bagian dari proses pembangunan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kata dia, Forum Pimred terus mendorong terbangunnya komunikasi yang terbuka antara pers, pemerintah dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pers memiliki tanggung jawab untuk menyampaikan informasi yang akurat, berimbang dan mencerdaskan masyarakat. Sinergi dengan berbagai pihak penting untuk memperkuat fungsi pers dalam kehidupan demokrasi," kata Helmy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan Anugerah Pena Emas kepada Dudung Abdurahman tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat komunikasi antara Forum Pimred Multimedia Indonesia dengan Kantor Staf Presiden.(*)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4501_Forum-Pimred-Serahkan-Penghargaan-Pena-Emas-kepada-KSP-Dudung-Abdurahman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286405/forum-pimred-serahkan-penghargaan-pena-emas-kepada-ksp-dudung-abdurahman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PEP Rantau Field Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Bencana Hidrometeorologi</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 17:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PEP Rantau Field Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Bencana Hidrometeorologi]]></title>
            <description><![CDATA[PEP Rantau Field Tingkatkan Kesiapsiagaan Lewat Simulasi Bencana Hidrometeorologi]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>ACEH TAMIANG- Ratusan pengawai PEP Rantau Field menghentikan aktivitas kerja saat raung sirene peringatan dini tiba-tiba melengking. Mereka tidak lagi terpaku pada ruang kerja. Dengan cekatan, mereka mengambil dokumen penting yang sudah tersusun rapi di atas meja dan berjalan ke arah titik kumpul sesuai jalur evakuasi yang telah ditentukan.</p><p>Dari titik kumpul, kendaraan pengangkut ratusan pegawai menjemput. Mereka kemudian diavakusi bersama masyarakat di Lapangan Golf Rantau. Sejumlah kendaraan milik perusahaan juga mengarah ke tampat yang sama. Setiba di Lapangan Golf Rantau, para petugas sudah stanbay mengarahkan pekerja, mitra kerja dan masyarakat.</p><p>Pagi itu, mereka tidak sedang melarikan diri dari banjir yang sungguhan. Para pekerja, mitra kerja dan keluarga menjadi aktor utama dalam simulasi penanggulangan bencana banjir besar yang digelar PEP Rantau Field.</p><p>PEP Rantau Field menggelar simulasi taktis penanggulangan banjir skala besar di Kompleks PEP Rantau Field. Langkah ini menjadi alarm penting bagi penguatan sistem kesiapsiagaan menghadapi cuaca global.</p><p>Banjir besar akibat curah hujan ekstrem menunjukkan bahwa kawasan Aceh Tamiang tidak bisa lagi menggunakan cara-cara lama dalam penanggulangan bencana. Simulasi khusus penanganan bencana banjir berfokus pada kecepatan evakuasi kelompok rentan. Seperti lansia, anak-anak dan ibu hamil.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_1001423278.jpg"><br></p><p>Simulasi ini sangat penting untuk menekan potensi jatuhnya korban dan memudahkan evakuasi agar mendapat perlindungan yang lebih baik. Dalam simulasi ini, manajemen PEP Rantau Field memberikan edukasi praktis kepada pekerja, mitra kerja dan masyarakat. Mulai dari mengenali tanda-tanda bencana, mengikuti arahan petugas hingga proses evakuasi menuju tempat pengungsian.</p><p>Seorang mitra kerja, Noor Arif Sultan Bahari menyampaikan, simulasi bencana banjir ini sangat bermanfaat. Sebab, para para pekerja dan mitra kerja dapat memahami pola penanganan bencana banjir yang bisa diterapkan apabila bencana benar-benar terjadi.</p><p>"Kami sangat bersyukur manajemen begitu peduli dengan keselamatan pekerja dan mitra kerja saat terjadi bencana. Bagi saya, simulasi ini sangat penting karena sudah menggambarkan bagaimana bencana terjadi dan langkah yang dilakukan pekerja dan mitra kerja sebelum dan sesudahnya," ujarnya.</p><p>Sementara itu, Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau Field, Tomi Wahyu Alimsyah mengatakan, simulasi ini tidak sekadar memberikan teori tetapi mempraktikkan proses evakuasi hingga penanganan di pengungsian. Melalui simulasi ini agar seluruh pekerja, mitra kerja memiliki kesiapsiagaan sebelum bencana.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_1001423284.jpg"><br></p><p>"Simulasi ini menggambarkan bagaimana bencana terjadi dan langkah yang dilakukan sebelum dan sesudah bencana hidrometeorologi. Dan tentu masih banyak hal-hal yang harus disiapkan saat terjadi bencana," katanya.</p><p>Ia menambahkan, kegiatan ini diikuti ratusan orang yang melibatkan pelajar, pekerja di rumah sakit, keluarga pekerja dan mitra kerja. Bahkan, perwakilan warga Kecamatan Rantau agar seluruh pihak mendapatkan edukasi bila terjadi bencana.</p><p>"Harapannya semua sudah teredukasi bila menghadapi banjir. Kita mencegah dampak banjir lebih besar. Ketika melakukan evakuasi lebih cepat dampak buruk dari banjir bisa lebih kecil atau dihilangkan," ungkapnya.</p><p>Tentang Pertamina EP Field Rantau&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PT Pertamina EP Field Rantau merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan  Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Aceh. Kegiatan operasional PEP Rantau berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Area operasional PEP Rantau tersebar di dua kabupaten/kota yang mencakup empat kecamatan dan puluhan desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PEP Rantau Field menjalankan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang inovatif pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan tanggap bencana guna mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(*)</p><p></p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4693_PEP-Rantau-Field-Tingkatkan-Kesiapsiagaan-Lewat-Simulasi-Bencana-Hidrometeorologi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286404/pep-rantau-field-tingkatkan-kesiapsiagaan-lewat-simulasi-bencana-hidrometeorologi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dzolim! Dugaan Kredit Janggal di Mandiri Taspen Padangsidimpuan: Dana Diterima Rp46 Juta, Kewajiban Disebut Nyaris Rp700 Juta</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dzolim! Dugaan Kredit Janggal di Mandiri Taspen Padangsidimpuan: Dana Diterima Rp46 Juta, Kewajiban Disebut Nyaris Rp700 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[Dzolim! Dugaan Kredit Janggal di Mandiri Taspen Padangsidimpuan Dana Diterima Rp46 Juta, Kewajiban Disebut Nyaris Rp700 Juta]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dugaan kejanggalan dalam fasilitas kredit di Bank Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> Kota Padangsidimpuan dipersoalkan keluarga seorang nasabah. Persoalan tersebut mencuat setelah jumlah cicilan yang telah dibayarkan disebut jauh lebih besar dibandingkan dana pinjaman yang diterima.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daulat S Harahap menyampaikan persoalan tersebut kepada media, Kamis (17/9/2026). Ia mengaku mempertanyakan mekanisme kredit yang diterima kakaknya melalui Bank Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Daulat, kakaknya pertama kali mengajukan pinjaman pada 2019 dengan nilai sekitar Rp36 juta. Kemudian pada 2021 kembali mengajukan pinjaman sekitar Rp10 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, menurut perhitungannya, total dana yang diterima kakaknya berada di kisaran Rp46 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan muncul ketika keluarga menghitung besaran potongan yang dilakukan terhadap penghasilan kakaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daulat menyebut sejak 2024 hingga September 2026, terdapat pemotongan sekitar Rp4 juta setiap bulan. Jika berlangsung selama kurang lebih 25 bulan, total potongan yang telah dibayarkan disebut mencapai sekitar Rp100 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ketika pihak keluarga melakukan konfirmasi kepada Bank Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a>, mereka justru memperoleh informasi bahwa kewajiban kredit tersebut masih tersisa dalam jumlah besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"2024 sampai hari ini dipotong Rp4 juta per bulan, sudah berjalan 25 bulan. Kalau dihitung berarti sudah masuk uang Rp100 juta," ujar Daulat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia kemudian mengaku mendapat penjelasan bahwa kakaknya masih memiliki kewajiban utang yang nilainya disebut mencapai sekitar Rp500 juta. Bahkan, pembayaran disebut masih akan berlangsung selama 12 tahun dengan cicilan sekitar Rp4 juta per bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi tersebut yang kemudian menjadi pertanyaan utama keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daulat mempertanyakan bagaimana pinjaman yang menurutnya hanya sekitar Rp46 juta dapat berujung pada kewajiban pembayaran yang nilainya jauh lebih besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Secara logika tidak mungkin, kakak saya menerima uang Rp46 juta dan harus bayar kurang lebih Rp700 juta. Dari mana aturannya?" katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Persoalkan Dokumen dan Tujuan Pengajuan Kredit*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain besaran kewajiban kredit, Daulat juga mempertanyakan proses awal pengajuan pinjaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut dalam proses pengajuan kredit tersebut tidak terdapat tanda tangan suami kakaknya. Selain itu, berdasarkan informasi yang diperoleh keluarga, penggunaan kredit tercatat untuk pembelian sawit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daulat mempertanyakan kesesuaian keterangan tersebut dengan nominal kredit yang diberikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terkait pembelian sawit, sementara harga Rp36 juta mana ada dapat sawit," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga kemudian meminta penjelasan mengenai persyaratan serta dokumen yang digunakan dalam proses pengajuan kredit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, menurut Daulat, pihak bank belum memberikan dokumen yang diminta. Ia menyebut pihak bank beralasan kepala cabang sebelumnya sudah pindah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mereka tidak mau, dengan alasan kepala cabang yang lama sudah pindah," kata Daulat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alasan tersebut menjadi sorotan karena perpindahan pejabat atau kepala cabang semestinya tidak serta-merta menghilangkan jejak administrasi sebuah transaksi kredit. Dokumen pengajuan, akad, pencairan, jadwal angsuran, serta dasar perhitungan kewajiban pada prinsipnya merupakan bagian penting yang perlu dapat dijelaskan kepada pihak terkait sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam keterangannya, Daulat juga menyampaikan bahwa pihak keluarga telah mendatangi Bank Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> untuk meminta klarifikasi mengenai persoalan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika ditanyakan mengenai besaran kewajiban dan mekanisme kredit, salah seorang karyawan bank disebut memberikan jawaban singkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Memang sudah itu Pak aturannya," ujar karyawan Bank Mandiri sebagaimana disampaikan Daulat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawaban tersebut justru dinilai belum menjawab substansi persoalan yang dipertanyakan keluarga nasabah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika benar terdapat perbedaan signifikan antara nilai dana yang diterima, jumlah cicilan yang telah dibayarkan, serta sisa kewajiban kredit, maka publik tentu membutuhkan penjelasan yang lebih terukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penjelasan tersebut setidaknya perlu memuat dasar akad kredit, suku bunga atau margin, tenor, biaya administrasi, asuransi jika ada, mekanisme perhitungan saldo kewajiban, serta seluruh pembayaran yang telah masuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa penjelasan berbasis dokumen, persoalan tersebut berpotensi berkembang menjadi persepsi negatif terhadap layanan lembaga pembiayaan, meskipun kebenaran mengenai ada atau tidaknya pelanggaran tetap harus dibuktikan melalui dokumen dan pemeriksaan resmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Minta OJK dan Kepolisian Beri Atensi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daulat meminta jajaran manajemen pusat Bank Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> menindaklanjuti persoalan tersebut secara serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan pengawasan dan memberikan perhatian apabila ditemukan persoalan dalam proses kredit tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya minta kepada Pimpinan Pusat Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a>, Direktur Utama ini harus segera ditindaklanjuti. Jangan sampai gara-gara oknum karyawan Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> bisa memberikan citra buruk di hadapan masyarakat," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain OJK, Daulat meminta Kapolres Padangsidimpuan memberikan perhatian terhadap persoalan yang disampaikan keluarganya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Permintaan tersebut menunjukkan bahwa keluarga tidak lagi hanya meminta penjelasan secara internal, tetapi mulai mempertimbangkan langkah hukum apabila persoalan tidak memperoleh penyelesaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ancam Tempuh Jalur Hukum dan Aksi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daulat mengatakan pihaknya masih membuka ruang bagi Bank Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> untuk memberikan penjelasan dan menyelesaikan persoalan tersebut secara baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, apabila tidak terdapat itikad baik, ia menyatakan akan membawa persoalan tersebut ke jalur hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, ia juga mengungkapkan rencana menggelar aksi di depan Bank Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> Padangsidimpuan sebagai bentuk protes.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terkait langkah yang diambil ke depan, apabila tidak ada itikad baik dari pihak Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> maka akan diproses ke jalur hukum. Yang kedua, saya akan mengadakan aksi demo di Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> Padangsidimpuan," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan ini pada akhirnya tidak cukup hanya dijawab dengan pernyataan bahwa seluruh mekanisme kredit "sudah sesuai aturan".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika memang seluruh proses telah berjalan sesuai ketentuan, maka penjelasan paling kuat seharusnya berasal dari dokumen kredit yang dapat menerangkan secara rinci bagaimana nilai pinjaman, bunga atau margin, tenor, cicilan, dan saldo kewajiban dihitung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam proses pengajuan maupun pengelolaan kredit, maka mekanisme pengawasan dan pengaduan konsumen perlu berjalan untuk memastikan persoalan tersebut ditangani sesuai aturan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, transparansi menjadi kunci dalam kasus ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Publik juga perlu menunggu penjelasan resmi dari Bank Mandiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/taspen/" target="_blank">Taspen</a> terkait dugaan kejanggalan tersebut. Termasuk apakah nominal pinjaman, jumlah cicilan, sisa kewajiban, dokumen pengajuan, dan tenor kredit yang dipersoalkan memang sesuai dengan perjanjian kredit yang ditandatangani nasabah.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_156_Dzolim--Dugaan-Kredit-Janggal-di-Mandiri-Taspen-Padangsidimpuan--Dana-Diterima-Rp46-Juta--Kewajiban-Disebut-Nyaris-Rp700-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286403/dzolim-dugaan-kredit-janggal-di-mandiri-taspen-padangsidimpuan-dana-diterima-rp46-juta-kewajiban-disebut-nyaris-rp700-juta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GUS KIKIN DAN FORMATUR DIMINTA TIDAK MEMASUKKAN NUSRON WAHID DI STRUKTUR PBNU</guid>
            <pubDate>Thu, 17 Sep 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GUS KIKIN DAN FORMATUR DIMINTA TIDAK MEMASUKKAN NUSRON WAHID DI STRUKTUR PBNU]]></title>
            <description><![CDATA[GUS KIKIN DAN FORMATUR DIMINTA TIDAK MEMASUKKAN NUSRON WAHID DI STRUKTUR PBNU]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAKARTA &mdash; Kader Militan NU, Muhammad Safrizal Almalik, meminta Ketua Umum PBNU terpilih KH Abdul Hakim Mahfudz (Gus Kikin) bersama jajaran formatur mempertimbangkan secara serius komposisi kepengurusan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Safrizal secara khusus meminta agar nama Nusron Wahid tidak dimasukkan dalam struktur kepengurusan PBNU selama persoalan hukum yang berkaitan dengan lingkungan kerja dan orang-orang di sekitarnya masih dalam proses penyidikan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).<br>&quot;Gus Kikin dan para formatur harus benar-benar mempertimbangkan aspek integritas dan kehati-hatian. Jangan sampai orang yang sedang berada dalam sorotan perkara hukum kemudian masuk ke dalam struktur PBNU. Ini menyangkut marwah organisasi,&quot; ujar Safrizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan Safrizal menyusul perkembangan penyidikan KPK terkait dugaan suap pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di lingkungan Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPK telah menetapkan delapan orang sebagai tersangka dalam perkara tersebut. KPK menyebut empat di antaranya diduga merupakan orang kepercayaan Menteri ATR/BPN Nusron Wahid, yakni Arif Sugiyanto, Fahd El Fouz alias Fahd Arafiq, Erwin, dan Muhammad Fakhry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPK juga menyatakan bahwa status Nusron Wahid sendiri berbeda dari para tersangka tersebut. Hingga saat ini Nusron belum ditetapkan sebagai tersangka. Namun, KPK menyatakan penyidikan masih berjalan dan kemungkinan pemanggilan Nusron bergantung pada kebutuhan penyidik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Safrizal, kondisi tersebut seharusnya menjadi pertimbangan moral dan organisatoris bagi PBNU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini bukan soal menghakimi seseorang. Kita hormati asas praduga tak bersalah dan proses hukum KPK. Tetapi PBNU juga harus menjaga kehormatan dan kepercayaan publik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau ada tokoh yang sedang berada dalam pusaran persoalan hukum di lingkungan yang dipimpinnya, sebaiknya jangan dulu ditempatkan dalam struktur PBNU,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Safrizal mengatakan PBNU membutuhkan kepengurusan yang memiliki legitimasi moral, keteladanan, dan kepercayaan publik.<br>&quot;PBNU bukan tempat untuk mengamankan kepentingan siapa pun. PBNU adalah rumah besar umat. Karena itu, pengurusnya harus mampu menjadi teladan dalam persoalan integritas dan akuntabilitas,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan bahwa keputusan memasukkan seseorang ke dalam struktur PBNU bukan sekadar persoalan pembagian posisi, tetapi juga menyangkut citra dan marwah organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan sampai karena kepentingan politik atau kompromi kekuasaan, PBNU kemudian ikut terseret ke dalam pusaran masalah yang belum selesai. Kita harus belajar menempatkan kepentingan jam&#039;iyah di atas kepentingan pribadi dan kelompok,&quot; ujar Safrizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Safrizal kembali menegaskan bahwa dirinya tidak sedang menyatakan Nusron Wahid bersalah dalam perkara tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Biarkan KPK bekerja. Kalau memang tidak ada keterlibatan, tentu proses hukum akan membuktikannya. Tetapi sebelum semuanya terang, saya meminta Gus Kikin dan formatur mengedepankan prinsip kehati-hatian. Ini semata-mata untuk menjaga marwah PBNU,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Catatan faktual: selain perkara ATR/BPN, pada awal September 2026 KPK juga menyatakan sedang menelaah fakta persidangan perkara kuota haji yang memuat keterangan mengenai uang US$400.000 yang disebut diberikan kepada perantara seorang teman Nusron Wahid. KPK menegaskan fakta persidangan tersebut masih dalam proses telaah.*]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2237_GUS-KIKIN-DAN-FORMATUR-DIMINTA-TIDAK-MEMASUKKAN-NUSRON-WAHID-DI-STRUKTUR-PBNU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286402/gus-kikin-dan-formatur-diminta-tidak-memasukkan-nusron-wahid-di-struktur-pbnu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>