<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 16 Apr 2026 05:48:47 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemuda Berprestasi Sumut Terima Apresiasi di HUT ke-78 Provinsi</guid>
            <pubDate>Thu, 16 Apr 2026 00:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemuda Berprestasi Sumut Terima Apresiasi di HUT ke-78 Provinsi]]></title>
            <description><![CDATA[Pemuda Berprestasi Sumut Terima Apresiasi di HUT ke78 Provinsi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan -Dalam rangka peringatan Hari Jadi ke-78 Provinsi Sumatera Utara, pemerintah provinsi memberikan penghargaan kepada sejumlah pemuda berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat nasional. Salah satu penerima penghargaan tersebut adalah Muhammad Rafly Dalimunthe, Duta Budaya Sumatera Utara 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas capaian gemilang yang diraih, di mana Muhammad Rafly Dalimunthe yang alumni FISIP UMSU ini berhasil menorehkan prestasi di tingkat nasional sebagai Peraih Duta Budaya Indonesia Intelegensia 2024 pada ajang Pemilihan Duta Budaya Indonesia 2024 yang diselenggarakan di Kota Surabaya. <a href="https://www.sumut24.co/tag/prestasi/" target="_blank">Prestasi</a> tersebut menjadi bukti nyata bahwa generasi muda Sumatera Utara mampu bersaing dan unggul di kancah nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Utara bersama Wakil Gubernur beserta jajaran menyampaikan apresiasi atas semangat, dedikasi, dan kontribusi para pemuda yang terus berkarya serta membawa nama baik daerah. Pemerintah berharap capaian ini dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya untuk terus mengembangkan potensi dan berperan aktif dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Rafly Dalimunthe menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas penghargaan yang diberikan. Ia menegaskan bahwa pencapaian ini tidak terlepas dari dukungan orang tua, keluarga, teman, serta pemerintah yang senantiasa memberikan doa, motivasi, dan dukungan penuh kepada para pemuda-pemudi untuk terus menorehkan prestasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum ini diharapkan dapat memperkuat semangat kolaborasi antara pemerintah dan generasi muda dalam membangun Sumatera Utara yang lebih maju, berdaya saing, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_4465_Pemuda-Berprestasi-Sumut-Terima-Apresiasi-di-HUT-ke-78-Provinsi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281280/pemuda-berprestasi-sumut-terima-apresiasi-di-hut-ke78-provinsi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MTQN ke-57 Kabupaten Asahan Resmi Dibuka, 853 Peserta Siap Bersaing</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 23:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MTQN ke-57 Kabupaten Asahan Resmi Dibuka, 853 Peserta Siap Bersaing]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (MTQN) ke57 Tingkat Kabupaten Asahan Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Rabu pagi, ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Musabaqah Tilawatil Quran Nasional (<a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a>N) ke-57 Tingkat <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Tahun 2026 secara resmi dibuka pada Rabu pagi, 15 April 2026. Acara pembukaan berlangsung khidmat di Aula Melati Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, dipusatkan di Kota Kisaran, dan akan berlangsung hingga tanggal 20 April mendatang.</p>Acara pembukaan dihadiri oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin Siregar, beserta jajaran Forkopimda, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, Camat se-<a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, hingga Dewan Hakim dan tamu undangan lainnya.</p>Dalam laporannya, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. M. Azmi Ismail, AP, MSi, menjelaskan bahwa pelaksanaan event bergengsi ini dilandasi oleh Surat Keputusan Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Nomor 100.3.3.2-34.7-1.3 Tahun 2026. Tahun ini, antusiasme masyarakat sangat tinggi dengan total 853 peserta putra dan putri yang berasal dari 25 kecamatan di seluruh wilayah <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>"Peserta akan bertanding dalam berbagai cabang yang diperlombakan, mulai dari Tilawah, Qira&#039;at Sab&#039;ah, Hifzil Qur&#039;an, Fahmil Qur&#039;an, Syarhil Qur&#039;an, hingga Khattil Qur&#039;an," ujar Azmi.</p>Pemerintah <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> juga telah menyiapkan hadiah yang sangat menarik dan bernilai tinggi sebagai bentuk apresiasi. Bagi juara I tingkat dewasa putra/putri serta kategori hafizh 30 Juz, akan diberikan hadiah utama berupa paket Umroh, selain trofi bergengsi dan uang pembinaan.</p>Dalam sambutannya, Bupati Taufik Zainal Abidin Siregar menegaskan bahwa konsep pelaksanaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> tahun ini diusung secara sederhana sebagai bentuk efisiensi anggaran. Namun, kesederhanaan tersebut sama sekali tidak mengurangi makna spiritual dan tujuan mulia dari kegiatan ini.</p>"Kesederhanaan ini bukanlah hambatan. Kita harus membuktikan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> ini lahir dari kerja tulus, ikhlas, semangat yang kuat, serta panggilan hati para penggiat Al-Qur&#039;an," tegas Bupati.</p>Lebih jauh, Bupati berharap <a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a>N ke-57 ini tidak hanya sekadar ajang perlombaan, tetapi menjadi media dakwah dan syiar Islam yang efektif. Event ini diharapkan mampu mendorong pembangunan daerah melalui pembentukan generasi Qur&#039;ani yang berkualitas, berakhlak mulia, dan berprestasi.</p>"Saya berharap para Qori dan Qariah terus meningkatkan kemampuan, tidak hanya unggul secara kuantitas, tetapi juga mampu bersaing dari segi kualitas hingga tingkat nasional," tambahnya.</p>Bupati juga memberikan instruksi kepada Dewan Pengawas dan Dewan Hakim untuk melakukan evaluasi menyeluruh demi mencetak bibit-bibit unggul yang nantinya dapat mengharumkan nama <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> di kancah provinsi maupun nasional.</p>Acara pembukaan yang berlangsung aman dan tertib ini ditutup tepat pukul 11.00 Wib setelah melalui serangkaian prosesi, mulai dari pembacaan doa, pelantikan, hingga penyanyian lagu Indonesia Raya dan Mars <a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a>. Seluruh peserta kini siap menggelar kompetisi demi meraih predikat terbaik. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_7608_MTQN-ke-57-Kabupaten-Asahan-Resmi-Dibuka--853-Peserta-Siap-Bersaing.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281279/mtqn-ke57-kabupaten-asahan-resmi-dibuka-853-peserta-siap-bersaing/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Jemput Paksa Mantan Direktur PT GKS</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 22:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Jemput Paksa Mantan Direktur PT GKS]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Jemput Paksa Mantan Direktur PT GKS]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Personel Direktorat Reskrimum Polda Sumut melakukan penjemputan paksa terhadap Sulaiman alias Acay, mantan Direktur PT Graha Konstruksi Sejati (GKS) karena menggelapkan uang perusahaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Dr Ferry Walintukan mengatakan, penjemputan paksa tersebut dilakukan karena tersangka tidak kunjung menghadiri panggilan penyidik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sesuai amanat undang-undang diperbolehkan untuk dilakukan upaya penjemputan paksa terhadap yang bersangkutan," katanya, Rabu (15/04/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ferry mengaku, sebelumnya penyidik sudah melayangkan dua kali panggilan kepada tersangka, namun tidak diindahkan &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskannya, tersangka diamankan di salah satu tempat pijat di Jakarta pada Selasa (14/04/26) malam. Dia masih menjalani pemeriksaan inensif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi dihimpun menyebutkan, tersangka Sulaiman alias Acai dilaporkan pihak perusahaan PT Graha Konstruksi Sejati bersama PT Medan Mega Development ke Polda Sumut karena diduga menggelapkan uang perusahaan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_1890_Polda-Sumut-Jemput-Paksa-Mantan-Direktur-PT-GKS.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281278/polda-sumut-jemput-paksa-mantan-direktur-pt-gks/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPD RI Desak Pembebasan Guru Tersangka Kasus Dana BOS di Deli Serdang: Indikasi Kriminalisasi Menguat</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 22:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPD RI Desak Pembebasan Guru Tersangka Kasus Dana BOS di Deli Serdang: Indikasi Kriminalisasi Menguat]]></title>
            <description><![CDATA[Deli Serdang  Sumut24.co Dedi Iskandar Batubara dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Ca]]></description>
            <content><![CDATA[Deli Serdang | Sumut24.co</p> Dedi Iskandar Batubara dari Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia mendesak aparat penegak hukum, khususnya Cabang Kejaksaan Negeri Labuhan Deli, untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap penahanan tiga tenaga pendidik serta penetapan empat guru sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).</p><br>Kasus ini terjadi di MAS Farhan Syarif Hidayah, Kecamatan Sunggal, Deli Serdang. Penahanan yang telah berlangsung lebih dari 90 hari tanpa kejelasan proses persidangan dinilai tidak mencerminkan prinsip kehati-hatian dalam penegakan hukum.</p><br>DPD RI menilai langkah tersebut berpotensi menjadi bentuk kriminalisasi terhadap tenaga pendidik, terutama jika dugaan kesalahan yang terjadi bersifat administratif dan belum diverifikasi secara komprehensif.</p><br>&quot;Guru adalah aset bangsa yang memiliki peran strategis dalam mencerdaskan kehidupan masyarakat. Penanganan hukum terhadap mereka harus dilakukan secara proporsional, objektif, dan tidak tergesa-gesa,&quot; tegas Dedi.</p><br>Selain itu, DPD RI juga menyoroti dugaan bahwa para guru hanya diposisikan sebagai pelaku, sementara pihak yang diduga sebagai aktor utama dalam pengelolaan dana belum tersentuh secara optimal. Oleh karena itu, diperlukan pendalaman perkara secara menyeluruh agar proses hukum tidak salah sasaran.</p><br>Dalam perspektif hukum pidana, penahanan seharusnya menjadi langkah terakhir (ultimum remedium) dan wajib memenuhi syarat objektif serta subjektif secara ketat. Tanpa indikasi kuat seperti potensi melarikan diri, menghilangkan barang bukti, atau mengulangi perbuatan, penahanan berkepanjangan dinilai berpotensi melanggar asas keadilan.</p><br>Sejalan dengan itu, DPD RI menyampaikan sejumlah tuntutan:</p><br>Penangguhan atau pembebasan sementara terhadap para guru selama proses hukum berlangsung.<br>Evaluasi ulang penetapan tersangka dengan mengedepankan prinsip due process of law.<br>Penelusuran aktor utama yang bertanggung jawab dalam pengelolaan dana BOS secara objektif dan transparan.</p><br>DPD RI menegaskan bahwa praktik penegakan hukum yang tidak proporsional dapat menimbulkan ketakutan di kalangan tenaga pendidik serta mengganggu stabilitas dunia pendidikan. Oleh karena itu, pendekatan yang adil dan berimbang dinilai penting agar hukum tetap menjadi instrumen keadilan, bukan alat tekanan.</p><br>&quot;Ini bukan sekadar perkara hukum, tetapi menyangkut kepercayaan publik terhadap sistem keadilan dan perlindungan terhadap profesi guru,&quot; tutup pernyataan tersebut.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_1178_DPD-RI-Desak-Pembebasan-Guru-Tersangka-Kasus-Dana-BOS-di-Deli-Serdang--Indikasi-Kriminalisasi-Menguat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281277/dpd-ri-desak-pembebasan-guru-tersangka-kasus-dana-bos-di-deli-serdang-indikasi-kriminalisasi-menguat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Solok Buka Rakor dan Sosialisasi Labelisasi Rumah Penerima Bansos 2026, Dorong Data Akurat dan Transparan</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 22:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Solok Buka Rakor dan Sosialisasi Labelisasi Rumah Penerima Bansos 2026, Dorong Data Akurat dan Transparan]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Solok Buka Rakor dan Sosialisasi Labelisasi Rumah Penerima Bansos 2026, Dorong Data Akurat dan Transparan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten Solok I Sumut24.co<br>Pemerintah Kabupaten Solok, Sumatera Barat menggelar Rapat Koordinasi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a>) dan Sosialisasi Labelisasi Rumah Penerima Bantuan Sosial (Bansos) Tahun 2026, Rabu (15/04/2026), di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten Solok. Kegiatan ini mengusung tema &quot;Menuju Bansos yang Tepat Sasaran, Akurat dan Transparan&quot;.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> tersebut secara resmi dibuka oleh Jon Firman Pandu, dan dihadiri oleh sejumlah pejabat penting, di antaranya Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, Kepala BPS Kabupaten Solok Bambang Suryanggono, Asisten I Pemerintahan dan Kesra Setda Kabupaten Solok Zaitul Ikhlas, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Solok Desmalia Ramadhanur, para Kepala OPD, camat, serta wali nagari se-Kabupaten Solok.<br>Dalam laporannya, Desmalia Ramadhanur menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan menyamakan persepsi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tingkat kabupaten hingga nagari, dalam pelaksanaan program labelisasi rumah penerima bansos.<br>&quot;Program ini diharapkan mampu mewujudkan penyaluran bansos yang tepat sasaran, akurat, dan transparan, serta memudahkan proses monitoring dan evaluasi di lapangan,&quot; ujarnya.<br>Sementara itu, Jon Firman Pandu dalam sambutannya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mempercepat pengentasan kemiskinan melalui berbagai program strategis, salah satunya labelisasi rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH).<br>Ia mengungkapkan, di Kabupaten Solok terdapat sebanyak 14.518 rumah KPM yang akan dilakukan labelisasi. Program ini juga diharapkan menjadi sarana kontrol sosial guna memastikan bantuan tepat sasaran serta mencegah potensi penyimpangan.<br>&quot;Selain itu, labelisasi ini juga menjadi motivasi bagi penerima manfaat untuk terus berupaya keluar dari kemiskinan,&quot; tegasnya.<br>Lebih lanjut, pemerintah daerah juga tengah melakukan pemutakhiran data kemiskinan yang nantinya akan dipaparkan oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Kehadiran Forkopimda dan berbagai pihak terkait menunjukkan kuatnya dukungan lintas sektor dalam menyukseskan program tersebut.<br>Bupati mengajak seluruh pihak, mulai dari tingkat kabupaten hingga nagari, untuk terus memperkuat kolaborasi dan komitmen demi kelancaran pelaksanaan program.<br>Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi serta diskusi yang dipimpin oleh Zaitul Ikhlas.<br>Dengan terselenggaranya kegiatan ini, diharapkan program labelisasi rumah penerima bansos di Kabupaten Solok dapat berjalan optimal dan memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_7325_Bupati-Solok-Buka-Rakor-dan-Sosialisasi-Labelisasi-Rumah-Penerima-Bansos-2026--Dorong-Data-Akurat-dan-Transparan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281276/bupati-solok-buka-rakor-dan-sosialisasi-labelisasi-rumah-penerima-bansos-2026-dorong-data-akurat-dan-transparan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Ada Ampun! Polres Padang Lawas Gelar Razia HP, Cegah Anggota Terlibat Judi Online</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 21:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Ada Ampun! Polres Padang Lawas Gelar Razia HP, Cegah Anggota Terlibat Judi Online]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Ada Ampun! Polres Padang Lawas Gelar Razia HP, Cegah Anggota Terlibat Judi Online]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya menjaga integritas dan profesionalisme aparat terus diperketat. Kali ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas melalui Seksi Profesi dan Pengamanan (Propam) menggelar Operasi Penegakan Ketertiban dan Disiplin (Ops Gaktiblin) di halaman Mapolres, Rabu (15/04/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kasi Propam, Iptu Salim Saragih, atas arahan Kapolres AKBP Dodik Yulianto. Operasi dilakukan usai apel pagi dengan fokus pada pemeriksaan menyeluruh terhadap sikap tampang, kelengkapan administrasi, hingga potensi pelanggaran serius seperti judi online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, seluruh personel diwajibkan menyerahkan telepon genggam untuk diperiksa. Tim Propam melakukan pengecekan detail terhadap aplikasi yang terpasang guna memastikan tidak ada anggota yang terlibat aktivitas ilegal tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami ingin memastikan tidak ada personel yang terlibat judi online. Ini bagian dari komitmen menjaga integritas institusi,&quot; tegas Iptu Salim Saragih di sela kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan pimpinan di tingkat Polda agar seluruh jajaran tetap menjaga nama baik institusi kepolisian di tengah sorotan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi berlangsung tertib dan mendapat respons kooperatif dari seluruh personel. Tidak hanya sebagai bentuk pengawasan internal, kegiatan ini juga menjadi sinyal kuat bahwa pelanggaran sekecil apa pun tidak akan ditoleransi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau ada yang terbukti melanggar, kami tidak akan ragu mengambil tindakan tegas sesuai aturan yang berlaku,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ps Kasubsi Penmas, Bripka Ginda K Pohan, menyampaikan bahwa kegiatan ini juga mendapat dukungan masyarakat. Publik berharap aparat penegak hukum benar-benar bersih dari praktik ilegal, termasuk judi online yang saat ini marak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Ops Gaktiblin bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan langkah konkret untuk menekan potensi pelanggaran yang bisa merusak citra Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tujuan utama kegiatan ini adalah mendisiplinkan anggota sekaligus meminimalisir pelanggaran yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke depan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas memastikan kegiatan serupa akan terus dilakukan secara rutin sebagai bagian dari pengawasan internal yang berkelanjutan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_697_Tak-Ada-Ampun--Polres-Padang-Lawas-Gelar-Razia-HP--Cegah-Anggota-Terlibat-Judi-Online.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281275/tak-ada-ampun-polres-padang-lawas-gelar-razia-hp-cegah-anggota-terlibat-judi-online/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Vonis 20 Tahun Masih Dinilai Tidak Adil, Tim Hukum Khairul Arabi Langsung Ajukan Banding</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 21:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Vonis 20 Tahun Masih Dinilai Tidak Adil, Tim Hukum Khairul Arabi Langsung Ajukan Banding]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Menolak menerima putusan hakim meski terbilang lebih ringan dari tuntutan hukuman mati, tim penasihat hukum yang menang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , Menolak menerima putusan hakim meski terbilang lebih ringan dari tuntutan hukuman mati, tim penasihat hukum yang menangani perkara Khairul Arabi mengambil langkah tegas. Dipimpin langsung oleh Dr. Hendra Gunawan, SH., MH., pihaknya resmi mendaftarkan upaya hukum Banding ke Pengadilan Tinggi sebagai bentuk keberatan atas vonis <a href="https://www.sumut24.co/tag/20-tahun/" target="_blank">20 tahun</a> penjara yang dijatuhkan PN Kisaran.</p>Keputusan ini diambil meski Majelis Hakim tidak mengabulkan permohonan pidana mati yang diajukan oleh Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Negeri Asahan. Bagi tim pembela, vonis dua dekade penjara tersebut dinilai masih jauh dari rasa keadilan dan dianggap tidak proporsional dengan fakta yang terungkap di persidangan.</p>Tiga Poin Krusial Alasan Keberatan</p>Dalam keterangannya, Dr. Hendra memaparkan argumen kuat mengapa kliennya tidak pantas menerima hukuman seberat itu. Ada tiga poin utama yang menjadi landasan pengajuan banding:</p>1. Posisi sebagai Korban Penjebakan<br>Khairul Arabi diposisikan bukan sebagai aktor utama, melainkan pihak yang menjadi korban dari sebuah skema atau rekayasa. Menurut tim hukum, klien mereka hanyalah pihak yang "dijebak" dalam situasi yang sebenarnya tidak ia kuasai sepenuhnya.</p>2. <a href="https://www.sumut24.co/tag/tidak/" target="_blank">Tidak</a> Terbukti Ada Niat Jahat<br>Unsur kesalahan yang paling mendasar, yaitu mens rea atau niat jahat, dinilai tidak terbukti secara sah dan meyakinkan. Tindakan yang didakwakan terjadi tanpa adanya kesadaran penuh untuk terlibat dalam jaringan peredaran gelap narkotika.</p>3. Transaksi Belum Terwujud<br>Peran yang disematkan sebagai perantara dianggap belum terjadi secara sempurna atau belum terlaksana. Menghukum seseorang dengan hukuman berat atas tindakan yang belum benar-benar terjadi dinilai sebagai ketidakadilan di mata hukum.</p>"Ini Kekeliruan Hukum yang Besar"</p>"Kami tentu mengapresiasi Majelis Hakim yang tidak mengabulkan tuntutan mati. Namun, vonis <a href="https://www.sumut24.co/tag/20-tahun/" target="_blank">20 tahun</a> bagi seseorang yang dijebak dan tidak memiliki niat jahat tetaplah sebuah kekeliruan hukum yang besar," tegas Dr. Hendra.</p>Baginya, sangat tidak beradab jika seseorang dihukum sangat berat untuk perbuatan yang unsur niatnya nihil dan transaksinya pun belum terjadi. "Klien kami hanyalah korban. Kami mengajukan banding karena kami yakin ada ruang bagi keadilan yang lebih jernih di tingkat Pengadilan Tinggi," tambahnya.</p>Langkah Selanjutnya</p>Saat ini, tim hukum sedang menyusun Memori Banding yang akan segera diserahkan. Upaya hukum ini dilakukan untuk meluruskan fakta hukum bahwa Khairul Arabi tidak layak memikul tanggung jawab pidana sebesar itu atas tindakan yang dinilai direkayasa oleh pihak lain. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_3247_Vonis-20-Tahun-Masih-Dinilai-Tidak-Adil--Tim-Hukum-Khairul-Arabi-Langsung-Ajukan-Banding.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281274/vonis-20-tahun-masih-dinilai-tidak-adil-tim-hukum-khairul-arabi-langsung-ajukan-banding/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bakti Sosial HKG Ke 54, TP PKK Sumut Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Asahan</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 21:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bakti Sosial HKG Ke 54, TP PKK Sumut Hadirkan Pelayanan Kesehatan Gratis di Asahan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Memperingati Hari Kesatuan Gerak (HKG) ke54, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Su]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Memperingati Hari Kesatuan Gerak (<a href="https://www.sumut24.co/tag/hkg/" target="_blank">HKG</a>) ke-54, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan bakti sosial di Kabupaten Asahan. Acara berlangsung khidmat dan lancar pada Selasa, 14 April 2026, bertempat di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Jalan Jenderal Sudirman, Kisaran.</p>Kegiatan ini dibuka secara resmi dengan menghadirkan berbagai layanan kesehatan bagi masyarakat secara cuma-cuma. Mulai dari pemeriksaan kesehatan umum, tes EKG, donor darah, hingga skrining kesehatan menyeluruh yang menyasar berbagai kalangan usia, mulai dari balita, anak-anak, usia produktif, hingga lansia, termasuk juga pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut.</p>Ketua TP PKK Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, hadir langsung didampingi Staf Ahli TP PKK Sumut, Ny. Hj. Titiek Sugiharti Surya. Kehadiran mereka disambut hangat oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin Siregar, S.Sos, M.Si, Wakil Bupati Rianto, S.H., M.A.P, Sekretaris Daerah Drs. H. Zainal Aripin Sinaga, M.H, serta Ketua TP PKK Kabupaten Asahan Ny. Yusnila Indriati Taufik dan jajaran Forkopimda serta undangan lainnya.</p>Dalam sambutannya, Kahiyang Ayu menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian organisasi terhadap kesehatan masyarakat.</p>"Ini adalah bukti nyata perhatian PKK. Kami berharap layanan ini memberikan manfaat langsung dan bisa meningkatkan kesadaran masyarakat untuk senantiasa menjaga kesehatan sejak dini," ujarnya.</p>Sementara itu, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya program ini. Menurutnya, sinergi antara pemerintah daerah dan TP PKK sangat penting dalam upaya meningkatkan kesejahteraan warga, khususnya di bidang kesehatan dan sosial.</p>"Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat. Kami sangat mengapresiasi langkah PKK yang terus hadir di tengah rakyat," tambahnya.</p>Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Asahan, Yusnila Indriati Taufik, menyambut baik kedatangan rombongan dan menyampaikan terima kasih atas perhatian yang diberikan kepada masyarakat Asahan.</p>Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, dilakukan pula penyerahan bantuan berupa set sarana prasarana Posyandu serta rompi untuk para kader Posyandu dari TP PKK Sumut kepada TP PKK Kabupaten Asahan.</p>KUNJUNGAN KE PANTI ASUHAN DAN LABORATORIUM</p>Usai kegiatan di Pendopo Bupati sekitar pukul 10.30 Wib, rombongan melanjutkan kunjungan ke Panti Asuhan Muhammadiyah Kisaran untuk melanjutkan agenda bakti sosial.</p>Kemudian, rombongan menuju Laboratorium Hijau Surya yang terletak di Jalan Besar Sei Renggas. Di lokasi ini, Ketua TP PKK Sumut beserta rombongan melakukan peninjauan langsung ke laboratorium kultur jaringan pisang dan anggrek, melihat fasilitas green house atau Rumah Kaca Anggrek, serta berkunjung ke Gerai Rindu Anggrek.</p>Kegiatan berlangsung aman dan tertib hingga selesai pukul 12.20 Wib, membawa dampak positif bagi masyarakat Kabupaten Asahan. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_2762_Bakti-Sosial-HKG-Ke-54--TP-PKK-Sumut-Hadirkan-Pelayanan-Kesehatan-Gratis-di-Asahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281273/bakti-sosial-hkg-ke-54-tp-pkk-sumut-hadirkan-pelayanan-kesehatan-gratis-di-asahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Isu Pelecehan Guncang Kades Jupri, Istri dan Kuasa Hukum Buka Suara Tegas: Jangan Putarbalikkan Fakta!</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 21:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Isu Pelecehan Guncang Kades Jupri, Istri dan Kuasa Hukum Buka Suara Tegas: Jangan Putarbalikkan Fakta!]]></title>
            <description><![CDATA[Isu Pelecehan Guncang Kades Jupri, Istri dan Kuasa Hukum Buka Suara Tegas Jangan Putarbalikkan Fakta!]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga Kepala Desa Huta Pardomuan (Jupri Parsaoran Sianipar) membantah keras tuduhan yang beredar di tengah masyarakat yang menyebutkan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/kades/" target="_blank">Kades</a> Jupri  melakukan pelecehan seksual terhadap seorang perempuan bernama R A.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuasa hukum keluarga, Agus Anwar Pahutar, S.H.I., M.H., CPM., menegaskan bahwa tuduhan tersebut tidak dapat dijadikan kebenaran begitu saja sebelum dibuktikan secara sah menurut hukum. Menurutnya, masyarakat jangan digiring oleh opini sepihak yang justru berpotensi merusak nama baik, kehormatan, dan martabat seseorang beserta keluarganya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami membantah keras tuduhan tersebut. Jangan sampai opini liar dijadikan alat untuk menghukum seseorang sebelum ada pembuktian yang sah. Hukum bukan panggung sandiwara, bukan alat untuk membangun simpati publik, dan bukan sarana untuk memutarbalikkan fakta,&quot; tegas Agus Anwar Pahutar kepada media.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan pihak keluarga, persoalan yang berkembang selama ini justru menunjukkan adanya rangkaian tekanan terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/kades/" target="_blank">Kades</a> Jupri, termasuk adanya permintaan pertanggungjawaban, permintaan sejumlah uang, serta pengakuan sepihak bahwa anak yang ada dalam kandungan R.A. adalah anak Jupri. Namun, menurut pihak keluarga, klaim tersebut sama sekali belum dapat dipastikan kebenarannya dan harus dibuktikan secara objektif, bukan dijadikan bahan untuk menggiring opini publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut kuasa hukum, keluarga juga menilai ada upaya pemutaran balik fakta. Pihak yang menurut keterangan keluarga selama ini justru aktif mendekati, menekan, dan menimbulkan kegaduhan, kini berusaha menempatkan diri seolah-olah sebagai pihak yang paling dizalimi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang kami sesalkan, ketika sebuah persoalan pribadi dibawa ke ruang publik dengan narasi sepihak, lalu dibungkus seolah-olah sebagai kebenaran mutlak. Ini yang kami nilai sangat berbahaya. Jangan sampai orang yang melempar nangka, keluarga orang lain yang dipaksa menanggung getahnya,&quot; lanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anwar Sipahutar juga menyebut bahwa keluarga memiliki alasan kuat untuk menilai nama baik <a href="https://www.sumut24.co/tag/kades/" target="_blank">Kades</a> Jupri dan keluarganya telah diserang secara sistematis. Karena itu, pihaknya telah mengambil langkah hukum resmi terhadap pihak yang diduga ikut menyebarkan narasi pencemaran nama baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami sudah melaporkan kakak R A terkait dugaan pencemaran nama baik sebagaimana tertuang dalam Surat Tanda Penerimaan Laporan Nomor: STTLP/118/IV/2026/SPKT/POLRES TAPANULI SELATAN/POLDA SUMMUT. Ini bukti bahwa keluarga kami tidak tinggal diam terhadap setiap upaya pembunuhan karakter yang dilakukan secara terbuka,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, istri Kepala Desa Jupri (Putri Rezeki Hutagalung) juga menyampaikan pernyataannya secara tegas. Ia mengaku sangat terpukul karena persoalan yang berkembang bukan hanya menyerang suaminya, tetapi juga telah mempermalukan dirinya sebagai istri dan merusak ketenteraman keluarganya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya sebagai istri sah sangat keberatan dan sangat terpukul dengan tuduhan yang beredar. Nama baik suami saya, nama baik saya sebagai istri, dan kehormatan keluarga kami sudah ikut diseret-seret. Saya menilai ada upaya memutarbalikkan fakta dan menjadikan keluarga kami sebagai sasaran penghakiman publik,&quot; ujar istri <a href="https://www.sumut24.co/tag/kades/" target="_blank">Kades</a> Jupri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta masyarakat untuk tidak mudah percaya pada tuduhan yang belum terbukti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya berharap masyarakat jangan langsung menelan mentah-mentah semua tuduhan yang beredar. Kalau memang ada persoalan hukum, biarlah dibuktikan secara sah. Jangan karena narasi sepihak lalu suami saya dan keluarga kami dihukum lebih dulu oleh opini publik,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak keluarga menegaskan bahwa mereka menghormati proses hukum dan tidak anti terhadap pemeriksaan yang sah. Namun demikian, keluarga menolak keras segala bentuk fitnah, penghakiman sosial, dan upaya mempermalukan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kades/" target="_blank">Kades</a> Jupri beserta keluarganya melalui opini yang belum terbukti kebenarannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengacara keluarga juga mengingatkan semua pihak agar berhenti menyebarkan tuduhan, fitnah, maupun narasi menyesatkan yang menyerang kehormatan pribadi dan keluarga <a href="https://www.sumut24.co/tag/kades/" target="_blank">Kades</a> Jupri. Jika hal itu terus dilakukan, pihak keluarga memastikan akan menempuh langkah hukum lanjutan terhadap siapa pun yang terlibat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sekali lagi kami tegaskan, kami menghormati hukum. Tetapi kami juga tidak akan membiarkan martabat klien kami dihancurkan dengan cara-cara yang tidak bertanggung jawab. Siapa pun yang terus menyebarkan fitnah dan membangun opini sesat, akan kami hadapi melalui jalur hukum,&quot; tutup Anwar.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_2031_Isu-Pelecehan-Guncang-Kades-Jupri--Istri-dan-Kuasa-Hukum-Buka-Suara-Tegas--Jangan-Putarbalikkan-Fakta-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281272/isu-pelecehan-guncang-kades-jupri-istri-dan-kuasa-hukum-buka-suara-tegas-jangan-putarbalikkan-fakta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pamit Penuh Haru, &quot;Sahabat Anak&quot; Iptu Sujarwo Tinggalkan Polsek Pantai Labu untuk Mengabdi di Garda Depan Siber Polda Sumut</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 21:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pamit Penuh Haru, "Sahabat Anak" Iptu Sujarwo Tinggalkan Polsek Pantai Labu untuk Mengabdi di Garda Depan Siber Polda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Pamit Penuh Haru, &quotSahabat Anak&quot Iptu Sujarwo Tinggalkan Polsek Pantai Labu untuk Mengabdi di Garda Depan Siber Polda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PANTAI LABU : Suasana haru menyelimuti Markas Polsek Pantai Labu, Polresta Deli Serdang, hari ini. Seorang figur polisi yang dikenal ramah, dekat dengan masyarakat, dan sangat dicintai oleh anak-anak, Iptu Sujarwo, S.Psi., M.H., resmi pamit dari jabatan Kapolsek Pantai Labu. Rabu (15/4/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pria low profile dengan segudang prestasi dan hati yang tulus ini akan segera berangkat ke Mapolda Sumatera Utara untuk mengemban amanah baru sebagai Pejabat Sementara (Pjs) Panit 1 Unit 2 Subdit 3 Ditressiber Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perpindahan tugas ini merupakan bagian dari rotasi personel internal Polri, namun bagi warga Pantai Labu, kepergian Iptu Sujarwo meninggalkan jejak mendalam. Selama memimpin Polsek Pantai Labu, Iptu Sujarwo tidak hanya dikenal sebagai penegak hukum yang tegas, tetapi juga sebagai "Bapak Asuh" bagi banyak anak di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program-programnya yang berfokus pada edukasi anak, pencegahan kenakalan remaja, dan pendekatan persuasif tanpa kekerasan, berhasil mengubah citra polisi menjadi sahabat sejati bagi generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dedikasi untuk Masa Depan Anak<br>Kepedulian Iptu Sujarwo terhadap isu perlindungan anak mendapat apresiasi tinggi dari berbagai kalangan. Junaidi Malik, S.H., Ketua Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Deli Serdang, secara khusus menyampaikan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya atas bakti tulus mantan Kapolsek Pantai Labu ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami dari LPA Deli Serdang mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Iptu Sujarwo. Beliau bukan sekadar polisi dinas, tapi benar-benar hadir sebagai sahabat anak. Kepedulian beliau terhadap keselamatan dan masa depan anak-anak di Pantai Labu sangat luar biasa. Jejak kebaikan beliau akan terus kami ingat dan lanjutkan," ujar Junaidi Malik dengan nada penuh hormat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam berbagai kesempatan, Iptu Sujarwo sering terlihat berbaur dengan siswa-siswi sekolah, memberikan motivasi, hingga mendengarkan keluh kesah mereka dengan sabar. Latar belakang pendidikannya di bidang Psikologi (S.Psi) dan Hukum (M.H.) menjadi modal kuat baginya dalam menerapkan pendekatan humanis dalam setiap tindakan kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tugas Baru di Dunia Maya<br>Meski harus berpisah dengan warga Pantai Labu, tugas baru menanti Iptu Sujarwo di bidang yang tak kalah krusial: Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di era digital di mana kejahatan siber semakin kompleks, keahlian dan ketajaman analisis Iptu Sujarwo diharapkan dapat memberikan kontribusi nyata dalam memberantas kejahatan dunia maya, melindungi data pribadi masyarakat, dan menciptakan ruang digital yang aman bagi anak-anak Indonesia&mdash;sebuah misi yang selaras dengan kecintaannya pada generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya singkat sebelum meninggalkan kantor, Iptu Sujarwo menyampaikan pesan perpisahan yang menyentuh hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terima kasih warga Pantai Labu, terima kasih anak-anakku sekalian. Jabatan ini hanyalah titipan, namun kenangan dan persaudaraan yang kita bangun akan abadi. Di tempat tugas yang baru, saya akan membawa semangat yang sama: melayani dengan hati dan melindungi dengan sepenuh jiwa. Mohon doanya agar saya dapat menjalankan amanah baru di Ditressiber dengan baik."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepergian Iptu Sujarwo disambut dengan salam kehormatan dan doa restu dari seluruh anggota Polsek Pantai Labu, tokoh masyarakat, serta puluhan anak-anak yang sempat datang mengantarkan kepergian "Polisi Ramah" idola mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat bertugas, Iptu Sujarwo, Warga Pantai Labu dan anak-anak Sumut akan selalu mengenang senyum dan dedikasimu.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_7405_Pamit-Penuh-Haru---quot-Sahabat-Anak-quot--Iptu-Sujarwo-Tinggalkan-Polsek-Pantai-Labu-untuk-Mengabdi-di-Garda-Depan-Siber-Polda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281271/pamit-penuh-haru-quotsahabat-anakquot-iptu-sujarwo-tinggalkan-polsek-pantai-labu-untuk-mengabdi-di-garda-depan-siber-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rekonstruksi Pembunuhan di Sungai Buaya Digelar, Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 20:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rekonstruksi Pembunuhan di Sungai Buaya Digelar, Tersangka Terancam 20 Tahun Penjara]]></title>
            <description><![CDATA[Sergai sumut24.co Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Serdang Bedagai menggelar rekonstruksi kasus dugaan tindak pidana pembunuha]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Sergai |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Serdang Bedagai menggelar rekonstruksi kasus dugaan tindak pidana pembunuhan dan penganiayaan yang menewaskan seorang pria bernama Irfan Barus (31). Kegiatan tersebut berlangsung pada Rabu (15/4/2026) di depan Gedung Sat Reskrim Polres Sergai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rekonstruksi ini merupakan bagian dari proses penyidikan atas peristiwa yang terjadi di Dusun IV, Desa <a href="https://www.sumut24.co/tag/sungai/" target="_blank">Sungai</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/buaya/" target="_blank">Buaya</a>, Kecamatan Silinda. Dalam kegiatan tersebut, tersangka berinisial S. Damanik (46) dihadirkan langsung untuk memperagakan rangkaian kejadian, dibantu empat orang pemeran pengganti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas yang disaksikan langsung oleh JPU Kejaksaan Negeri Sergai memperagakan sedikitnya 10 adegan yang menggambarkan kronologi peristiwa, mulai dari awal kejadian hingga tindakan yang menyebabkan korban meninggal dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatreskrim Polres Sergai, AKP B. Situngkir melalui KBO Satreskrim IPTU Qory O. Siregar, yang didampingi Kanit Pidum IPDA Hendri Ika Panduwinata, menjelaskan bahwa rekonstruksi dilakukan untuk melengkapi berkas perkara sekaligus memperjelas rangkaian kejadian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Rekonstruksi ini bertujuan untuk membuat kasus menjadi terang benderang, khususnya terkait peristiwa yang menyebabkan korban meninggal dunia,&quot; ujar IPTU Qory.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil penyelidikan, diketahui bahwa tersangka sempat melarikan diri ke wilayah Provinsi Riau usai kejadian. Namun, berkat kerja cepat aparat kepolisian, pelaku akhirnya berhasil diamankan di Kabupaten Asahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan Pasal 458 ayat (1) dan Pasal 468 ayat (2) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman maksimal 20 tahun penjara.</p><br></p>Polres Sergai menegaskan bahwa proses hukum akan terus berjalan sesuai ketentuan yang berlaku hingga kasus ini tuntas, serta diharapkan dapat memberikan rasa keadilan bagi keluarga korban. (Fani)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_8113_Rekonstruksi-Pembunuhan-di-Sungai-Buaya-Digelar--Tersangka-Terancam-20-Tahun-Penjara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/281270/rekonstruksi-pembunuhan-di-sungai-buaya-digelar-tersangka-terancam-20-tahun-penjara/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DIreksi Baru BPJS Kesehatan  Beberkan 8 Program Andalan Menjawab Kebutuhan Peserta</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 20:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DIreksi Baru BPJS Kesehatan  Beberkan 8 Program Andalan Menjawab Kebutuhan Peserta]]></title>
            <description><![CDATA[DIreksi Baru BPJS Kesehatan  Beberkan 8 Program Andalan Menjawab Kebutuhan Peserta ]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Jakrata - BPJS Kesehatan beberkan delapan program andalan untuk kebutuhan peserta program JKN.</p><p>Program ini untuk menjawab dan merespon cepat yang menjadi solutif saat mengalami kendala lapangan,sebagai perhatian khusus dari jajaran Direksi BPJS Kesehatan priode 2026-2031.</p><p>Komitmen ini dibuktikan dengan diluncurkannya 8 Program Quick Wins<br>yang ditargetkan tuntas terlaksana dalam 100 hari kerja pertama Direksi BPJS Kesehatan baru.,Rabu(15/4/2026).</p><p>Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa Quick Wins ini terdiri atas empat<br>Program Customer Centric dan empat Program Collaborative.</p><p>"Program Customer Centric ini, kami kembangkan secara khusus untuk mengakomodir kebutuhan<br>fundamental peserta JKN yang dirumuskan dengan menjaring aspirasi masyarakat," terang Prihati Pujowaskito.</p><p>Dikatakan, harapan masyarakat yaitu bisa direspons dengan cepat dan solutif apabila mereka menemui masalah saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan.</p><p>Secara paralel,lanjutnya program Collaborative ini juga dijalankan untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi, sehingga melibatkan sinergi dengan<br>berbagai stakeholders dalam implementasinya," jelas Pujowaskito,</p><p>Adapun 4 Program Customer Centric tersebut meliputi Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat.Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda dan Eliminasi Inefisiensi.</p><p>Menurut Prihati Pujowaskito, langkah respon<br>cepat solutif difokuskan untuk menangani keluhan peserta JKN terhadap pelayanan BPJS Kesehatan atau mitra.Sekaligus meningkatkan jangkauan komunikasi hingga ke pedesaan.</p><p>"Quick Wins ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung salah satu poin asta cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan SDM yang salah satunya melalui kesehatan," sebutnya.</p><p>Program JKN sudah memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia, ada banyak orang yang sudah merasakan manfaat kehadirannya.</p><p>Oleh karena itu, kata Prihati Pujowaskito kami mohon dukungan segenap pihak untuk bersama-sama mengawal program JKN ini supaya bisa berjalan semakin baik lagi," ujar<br>Pujo, usai acara Launcing PANDAWA 24 Jam dan Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama.</p><p>Sementara itu Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menambahkan bahwa salah satu inovasi<br>yang dikembangkan dalam Quick Wins Respons Cepat Solutif adalah Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) 24 jam.</p><p>Kata Akmal, jika dahulu peserta JKN hanya bisa mengakses PANDAWA pada 08.00<br>-17.00 waktu setempat, maka kini masyarakat bisa mengakses PANDAWA dengan chat ke nomor Whatsapp 08118165165 selama 24 jam penuh.</p><p>Di samping layanan PANDAWA 24 jam,sanbungnya kami juga berkomitmen menghadirkan layanan prioritas dengan standar waktu layanan kurang dari 5 menit.</p><p>Lebuh lanjut Akmal menjelaskan, BPJS Kesehatan menjamin untuk layanan-layanan prioritas ini akan direspons dalam waktu kurang dari 5 menit oleh petugas PANDAWA.</p><p>"Ini adalah standar baru layanan cepat yang kami persembahkan bagi peserta JKN," ungkap Akmal.</p><p>Layanan prioritas yang dimaksud mencakup tiga hal. Pertama, penambahan anggota keluarga bagi peserta bayi baru lahir PBI JK, pegawai swasta/BUMN/BUMD, PNS/TNI/POLRI dan pensiunan/veteran.</p><p>Kedua, pengaktifan kembali status kepesertaan JKN bagi anak usia di atas 21<br>tahun yang masih kuliah, peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) non aktif yang berpindah segmen menjadi peserta mandiri, dan WNI yang kembali dari luar negeri. Ketiga, perubahan atau perbaikan<br>data berupa golongan dan gaji PNS/TNI/POLRI, nomor handphone, dan perubahan identitas (NIK, KK,<br>tanggal lahir, dan alamat).</p><p>Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan,Indonesia sudah masuk ke arah digital welfare state. Artinya layanan publik ke depan bisa bergerak reaktif menjadi proaktif,"</p><p>Menurutnya, layanan publik yang cepat dan solutif menjadi yang utama, digitalisasi<br>membantu kita melawan inefisiensi waktu. PANDAWA 2</p><br></p>Hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu<br>Ayu Isyana Bagoes Oka.</p><p>Ia mengatakan, bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dan responsif<br>merupakan fondasi utama membangun kualitas SDM.</p><p>" Kita mengapresiasi PANDAWA 24 jam dan<br>Quick Wins BPJS Kesehatan yang dinilainya merupakan terobosan besar untuk menjawab kebutuhan masyarakat," imbuhnya.</p><p>Ditambahkan,inovasi PANDAWA 24 jam merupakan langkah progresif yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.</p><p>Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainul Tauhid Sa&#039;adi juga mengaparesiasi bahwa BPJS Kesehatan membuktikan bahwa negara hadir memberikan kemudahan akses bagi<br>seluruh masyarakat tanpa terikat ruang dan waktu.</p><p>Adapun Program Customer Centric lainnya adalah Iuran Kuat, yakni optimalisasi penerimaan iuran dengan melibatkan kolaborasi stakeholders JKN, misalnya dalam bentuk donasi corporate social<br>responsibility (CSR), serta cicilan iuran secara harian dan mingguan (pengembangan Program REHAB).</p><p>Di sisi lain, ada pula Program Prolanis Muda yang diperuntukkan bagi peserta penderita<br>diabetes melitus dan hipertensi di bawah usia 45 tahun.</p><p>Di samping itu, juga dilakukan Eliminasi<br>Inefisiensi melalui optimalisasi pencegahan, pendeteksian, dan penanganan perilaku inefisiensi (termasuk fraud) dan pemanfaatan &#039;Intelligence Claim&#039; berbasis artificial intelligence (AI) untuk membantu proses verifikasi klaim.</p><p>Sementara 4 Program Collaborative meliputi: 1,P-Care MBG untuk memantau tumbuh kembang siswa penerima MBG di 3 sekolah, serta status kesehatan dan kepesertaan JKN petugas SPPG di 3 lokasi<br>SPPG, 2, Siswa Sehat Sekolah Rakyat, yaitu pemeriksaan kesehatan berkala siswa di 3 sekolah rakyat.</p><p>Dan ke 3 Desa Sehat JKN, yang melibatkan kerja sama dengan Koperasi Merah Putih (KDMP) dalam uji coba penyelenggaraan jaminan kesehatan dengan KDMP sebagai agen fasilitator; serta ke 4 JKN 3T, yakni kerja sama dengan kapal bantu rumah sakit TNI AL ke daerah 3T, serta pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T.</p><p>Keterangan Photo : Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito,dikegiatan<br>acara Launcing PANDAWA 24 Jam dan Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama.</p>Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_820_DIreksi-Baru-BPJS-Kesehatan--Beberkan-8-Program-Andalan-Menjawab-Kebutuhan-Peserta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281269/direksi-baru-bpjs-kesehatan-beberkan-8-program-andalan-menjawab-kebutuhan-peserta-3/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DIreksi Baru BPJS Kesehatan  Beberkan 8 Program Andalan Menjawab Kebutuhan Peserta</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 20:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DIreksi Baru BPJS Kesehatan  Beberkan 8 Program Andalan Menjawab Kebutuhan Peserta]]></title>
            <description><![CDATA[DIreksi Baru BPJS Kesehatan  Beberkan 8 Program Andalan Menjawab Kebutuhan Peserta ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakrata - BPJS Kesehatan beberkan delapan program andalan untuk kebutuhan peserta program JKN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini untuk menjawab dan merespon cepat yang menjadi solutif saat mengalami kendala lapangan,sebagai perhatian khusus dari jajaran Direksi BPJS Kesehatan priode 2026-2031.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen ini dibuktikan dengan diluncurkannya 8 Program Quick Wins<br>yang ditargetkan tuntas terlaksana dalam 100 hari kerja pertama Direksi BPJS Kesehatan baru.,Rabu(15/4/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito, menjelaskan bahwa Quick Wins ini terdiri atas empat<br>Program Customer Centric dan empat Program Collaborative.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Program Customer Centric ini, kami kembangkan secara khusus untuk mengakomodir kebutuhan<br>fundamental peserta JKN yang dirumuskan dengan menjaring aspirasi masyarakat," terang Prihati Pujowaskito.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan, harapan masyarakat yaitu bisa direspons dengan cepat dan solutif apabila mereka menemui masalah saat mengakses layanan administrasi atau layanan kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara paralel,lanjutnya program Collaborative ini juga dijalankan untuk memperluas jangkauan layanan terintegrasi, sehingga melibatkan sinergi dengan<br>berbagai stakeholders dalam implementasinya,&quot; jelas Pujowaskito,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun 4 Program Customer Centric tersebut meliputi Respons Cepat Solutif, Iuran Kuat.Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda dan Eliminasi Inefisiensi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Prihati Pujowaskito, langkah respon<br>cepat solutif difokuskan untuk menangani keluhan peserta JKN terhadap pelayanan BPJS Kesehatan atau mitra.Sekaligus meningkatkan jangkauan komunikasi hingga ke pedesaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Quick Wins ini juga merupakan wujud komitmen kami dalam mendukung salah satu poin asta cita Presiden Prabowo, yakni memperkuat pembangunan SDM yang salah satunya melalui kesehatan," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program JKN sudah memberikan dampak yang luar biasa bagi masyarakat Indonesia, ada banyak orang yang sudah merasakan manfaat kehadirannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu, kata Prihati Pujowaskito kami mohon dukungan segenap pihak untuk bersama-sama mengawal program JKN ini supaya bisa berjalan semakin baik lagi,&quot; ujar<br>Pujo, usai acara Launcing PANDAWA 24 Jam dan Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu Direktur Kepesertaan BPJS Kesehatan, Akmal Budi Yulianto menambahkan bahwa salah satu inovasi<br>yang dikembangkan dalam Quick Wins Respons Cepat Solutif adalah Pelayanan Administrasi melalui Whatsapp (PANDAWA) 24 jam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Akmal, jika dahulu peserta JKN hanya bisa mengakses PANDAWA pada 08.00<br>-17.00 waktu setempat, maka kini masyarakat bisa mengakses PANDAWA dengan chat ke nomor Whatsapp 08118165165 selama 24 jam penuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di samping layanan PANDAWA 24 jam,sanbungnya kami juga berkomitmen menghadirkan layanan prioritas dengan standar waktu layanan kurang dari 5 menit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebuh lanjut Akmal menjelaskan, BPJS Kesehatan menjamin untuk layanan-layanan prioritas ini akan direspons dalam waktu kurang dari 5 menit oleh petugas PANDAWA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini adalah standar baru layanan cepat yang kami persembahkan bagi peserta JKN,&quot; ungkap Akmal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Layanan prioritas yang dimaksud mencakup tiga hal. Pertama, penambahan anggota keluarga bagi peserta bayi baru lahir PBI JK, pegawai swasta/BUMN/BUMD, PNS/TNI/POLRI dan pensiunan/veteran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, pengaktifan kembali status kepesertaan JKN bagi anak usia di atas 21<br>tahun yang masih kuliah, peserta Pekerja Penerima Upah (PPU) non aktif yang berpindah segmen menjadi peserta mandiri, dan WNI yang kembali dari luar negeri. Ketiga, perubahan atau perbaikan<br>data berupa golongan dan gaji PNS/TNI/POLRI, nomor handphone, dan perubahan identitas (NIK, KK,<br>tanggal lahir, dan alamat).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid yang hadir dalam acara tersebut menyampaikan,Indonesia sudah masuk ke arah digital welfare state. Artinya layanan publik ke depan bisa bergerak reaktif menjadi proaktif,"&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, layanan publik yang cepat dan solutif menjadi yang utama, digitalisasi<br>membantu kita melawan inefisiensi waktu. PANDAWA 2</p><br></p>Hal senada juga disampaikan Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu<br>Ayu Isyana Bagoes Oka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, bahwa akses layanan kesehatan yang mudah dan responsif<br>merupakan fondasi utama membangun kualitas SDM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;" Kita mengapresiasi PANDAWA 24 jam dan<br>Quick Wins BPJS Kesehatan yang dinilainya merupakan terobosan besar untuk menjawab kebutuhan masyarakat," imbuhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditambahkan,inovasi PANDAWA 24 jam merupakan langkah progresif yang sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua BAZNAS RI, Zainul Tauhid Sa&#039;adi juga mengaparesiasi bahwa BPJS Kesehatan membuktikan bahwa negara hadir memberikan kemudahan akses bagi<br>seluruh masyarakat tanpa terikat ruang dan waktu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun Program Customer Centric lainnya adalah Iuran Kuat, yakni optimalisasi penerimaan iuran dengan melibatkan kolaborasi stakeholders JKN, misalnya dalam bentuk donasi corporate social<br>responsibility (CSR), serta cicilan iuran secara harian dan mingguan (pengembangan Program REHAB).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, ada pula Program Prolanis Muda yang diperuntukkan bagi peserta penderita<br>diabetes melitus dan hipertensi di bawah usia 45 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di samping itu, juga dilakukan Eliminasi<br>Inefisiensi melalui optimalisasi pencegahan, pendeteksian, dan penanganan perilaku inefisiensi (termasuk fraud) dan pemanfaatan &#039Intelligence Claim&#039; berbasis artificial intelligence (AI) untuk membantu proses verifikasi klaim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara 4 Program Collaborative meliputi: 1,P-Care MBG untuk memantau tumbuh kembang siswa penerima MBG di 3 sekolah, serta status kesehatan dan kepesertaan JKN petugas SPPG di 3 lokasi<br>SPPG, 2, Siswa Sehat Sekolah Rakyat, yaitu pemeriksaan kesehatan berkala siswa di 3 sekolah rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan ke 3 Desa Sehat JKN, yang melibatkan kerja sama dengan Koperasi Merah Putih (KDMP) dalam uji coba penyelenggaraan jaminan kesehatan dengan KDMP sebagai agen fasilitator; serta ke 4 JKN 3T, yakni kerja sama dengan kapal bantu rumah sakit TNI AL ke daerah 3T, serta pengiriman tenaga kesehatan ke daerah 3T.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterangan Photo : Direktur Utama BPJS Kesehatan, Prihati Pujowaskito,dikegiatan<br>acara Launcing PANDAWA 24 Jam dan Quick Wins 100 Hari Kerja Pertama.</p>Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_1653_DIreksi-Baru-BPJS-Kesehatan--Beberkan-8-Program-Andalan-Menjawab-Kebutuhan-Peserta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281268/direksi-baru-bpjs-kesehatan-beberkan-8-program-andalan-menjawab-kebutuhan-peserta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sunscreen Saja Tak Cukup! Ini Cara Cerdas Hadapi Cuaca Panas</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sunscreen Saja Tak Cukup! Ini Cara Cerdas Hadapi Cuaca Panas]]></title>
            <description><![CDATA[Sunscreen Saja Tak Cukup! Ini Cara Cerdas Hadapi Cuaca Panas Jakartasumut24.co Cuaca panas di kota besar sering datang tanpa kompromi. Baru]]></description>
            <content><![CDATA[Sunscreen Saja Tak Cukup!<br> Ini Cara Cerdas Hadapi Cuaca Panas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Jakarta|sumut24.co</p> Cuaca panas di kota besar sering datang tanpa kompromi. Baru keluar rumah di pagi hari, suhu sudah terasa tinggi. Matahari menyengat lebih awal dari biasanya, udara terasa berat dan lembab, dan jam 10 pagi pun sudah terasa seperti tengah hari. Bagi yang setiap harinya harus commute, meeting di luar, atau sekadar menjalani rutinitas di bawah terik, ini bukan lagi sekadar soal kepanasan.<br>Sunscreen sudah jelas jadi langkah pertama yang tidak boleh dilewatkan. Tapi kalau dipikir-pikir, seberapa sering kita benar-benar sempat reapply di tengah hari yang padat? Antara rapat, perjalanan, dan segala kesibukan kita, terkadang sunscreen bisa jadi tidak cukup.<br>Kabar baiknya, ada pendekatan yang lebih praktis dan tidak kalah efektif: mulai perhatikan apa yang kamu pakai, bukan hanya apa yang kamu oleskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pakaian Sebagai Pelindung, Bukan Sekedar Penutup Tubuh<br>Tidak semua pakaian diciptakan sama, terutama kalau bicara soal perlindungan dari sinar matahari. Ada satu parameter yang perlu mulai kamu kenal: UPF (Ultraviolet Protection Factor). UPF adalah salah satu tolak ukur yang menunjukkan seberapa efektif sebuah kain dapat memblokir paparan sinar matahari (UVA dan UVB). Semakin tinggi angkanya, semakin sedikit UV yang menembus ke kulit.<br>Yang mungkin belum banyak disadari: berada di dalam ruangan pun tidak sepenuhnya melindungi kita dari paparan UV. Sinar UV, khususnya UVA, bisa menembus kaca jendela, termasuk kaca gedung kantor, kaca mobil, hingga kaca rumah. Artinya, bahkan saat kamu duduk di meja kerja dekat jendela atau sedang dalam perjalanan di dalam kendaraan, paparan tetap terjadi secara perlahan.<br>Itulah mengapa memilih pakaian dengan UPF yang tepat bisa menjadi keputusan yang lebih relevan dari yang kita kira. Tidak hanya untuk aktivitas di luar ruangan, tapi juga untuk keseharian secara keseluruhan.<br>Jaket UV Protection dari UNIQLO hadir dengan rating UPF yang dapat diandalkan. Tersedia Jaket Hoodie Ritsleting DRY-EX Proteksi Sinar UV dari koleksi Pria, dengan material DRY-EX yang cepat menyerap keringat. Sementara itu, pada koleksi Wanita tersedia AIRism Jaket Ultra Stretch Proteksi Sinar UV, yaitu jaket yang punya double fungsi sekaligus: melindungi dari sinar matahari, sekaligus menjaga tubuh tetap adem saat memakainya. Kedua jaket ini memiliki rating UPF tertinggi, yaitu UPF 50+.<br>Untuk yang lebih commute-friendly, tersedia juga Jaket Parka Saku Proteksi Sinar UV. Desainnya cukup compact, bahannya ringan, dan dilengkapi kantong serut kecil untuk melipat jaket. Jaket ini bisa jadi teman perjalanan yang praktis dibawa didalam tas untuk perlindungan instan dari sinar UV.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara untuk aktivitas yang lebih santai, baik di dalam maupun luar ruangan, Cardigan Kerah Bulat Proteksi Sinar UV bisa jadi pilihan yang lebih kasual namun tetap fungsional. Memiliki UPF rating 25+, kardigan ini berpotongan simpel dengan varian warna yang beragam, sehingga mudah dipadupadankan untuk outfit harian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Satu Detail Kecil yang Sering Terlewat<br>Di antara semua persiapan menghadapi cuaca panas, ada satu bagian tubuh yang hampir selalu luput dari perhatian: mata. Padahal, paparan sinar UV pada mata sama nyatanya dengan yang terjadi pada kulit, hanya saja dampaknya tidak selalu langsung terlihat. Dalam jangka panjang, paparan UV yang terus-menerus tanpa perlindungan bisa mempengaruhi kesehatan mata secara signifikan. Dan tidak seperti kulit yang setidaknya sebagian tertutup pakaian, mata terekspos langsung: setiap kali kita keluar rumah, setiap kali duduk di dekat jendela, setiap kali cahaya matahari masuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan sekadar aksesori pelengkap penampilan, sunglasses adalah lapisan perlindungan yang sama pentingnya dengan pakaian proteksi sinar UV. Sunglasses yang tepat dengan lensa berproteksi UV400 dapat memblokir UVA dan UVB sekaligus, seperti Kacamata Angular, Kacamata Double Bridge, Kacamata Olahraga Bingkai Setengah, dan banyak lagi pilihan sunglasses lainnya dari UNIQLO.<br>Yang menarik, ini juga salah satu "upgrade" termudah dalam rutinitas harianmu. Tidak perlu penyesuaian ekstra, tidak perlu langkah tambahan. Cukup kenakan, dan perlindungannya langsung bekerja. Kalau dipilih dengan tepat, sunglasses bahkan bisa jadi detail yang justru menyempurnakan keseluruhan look hari itu menjadi fungsional sekaligus stylish, tanpa harus memilih salah satu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Nyaman Itu Dimulai Sebelum Kamu Berpakaian<br>Sebelum jaket, sebelum sunglasses, ada satu layer yang paling dekat dengan tubuhmu dan paling menentukan bagaimana kamu akan merasa sepanjang hari: pakaian dalam.<br>Kedengarannya sederhana, tapi dampaknya jauh lebih besar dari yang sering kita sadari. Di cuaca sepanas ini, innerwear yang tidak breathable bisa membuat segalanya terasa jauh lebih berat dari seharusnya. Keringat yang tidak terserap dengan baik menumpuk di kulit, tubuh terasa gerah lebih cepat, dan pada akhirnya konsentrasi pun ikut terganggu. Sebaliknya, innerwear yang tepat bekerja diam-diam sebagai fondasi kenyamanan yang menopang aktivitasmu seharian.<br>AIRism innerwear dari UNIQLO dirancang khusus untuk kondisi seperti ini. Teknologinya bekerja di beberapa lapis sekaligus: menyerap keringat dengan cepat, mengalirkan udara di sekitar kulit, dan membantu tubuh tetap terasa kering dan segar meski aktivitas terus berjalan dan suhu di luar terus menanjak. Bahannya terasa ringan di kulit, bahkan nyaris seperti tidak memakai apa-apa, &lt;/p&gt; &lt;p&gt;tapi efeknya terasa jelas sejak pertama kali dipakai. Variannya pun beragam, mulai dari AIRism Katun T-Shirt Kerah Bulat Lengan Pendek, AIRism T-Shirt Kerah V Lengan  Pendek, AIRism Tank Top Mesh Anti Bau, AIRism T-Shirt Proteksi Sinar UV Kerah Bulat, AIRism Kamisol, dan masih banyak lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan karena innerwear bekerja sebagai base layer, manfaatnya berlipat: pakaian apapun yang kamu kenakan di atasnya (seperti jaket, kardigan, atau atasan biasa) semuanya terasa lebih nyaman dipakai karena fondasinya sudah tepat.<br>Berpakaian Lebih Cerdas, Bergerak Lebih Bebas<br>Pada akhirnya, menghadapi cuaca panas bukan soal menghindari matahari sepenuhnya. Selain itu tidak realistis dan juga tidak menyenangkan, yang bisa kita lakukan adalah bersiap dengan lebih cerdas.<br>Sunscreen tetap penting dan tidak tergantikan. Tapi melengkapinya dengan pilihan pakaian yang tepat: yang melindungi, yang breathable, yang nyaman sejak layer pertama  itulah yang membuat perbedaan nyata di tengah hari yang panjang dan terik.<br>Karena ketika perlindunganmu sudah on point, yang tersisa hanyalah menjalani harimu dengan lebih nyaman, lebih percaya diri, dan tanpa harus terus-menerus memikirkan cuaca di luar. Seluruh koleksi ini sudah tersedia di seluruh toko UNIQLO dan juga secara online melalui www.uniqlo.com/id, memberikan lebih banyak ruang untuk mengeksplorasi gaya yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi masimasing-masing</p><br></p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_9388_Sunscreen-Saja-Tak-Cukup--Ini-Cara-Cerdas-Hadapi-Cuaca-Panas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/281267/sunscreen-saja-tak-cukup-ini-cara-cerdas-hadapi-cuaca-panas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gelapkan Uang Perusahaan Acay Ditangkap Saat Santai Di Spa Delta</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 16:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gelapkan Uang Perusahaan Acay Ditangkap Saat Santai Di Spa Delta]]></title>
            <description><![CDATA[DELISERDANG  Sumut24.coSetelah mangkir dari panggilan pihak Polda Sumatera Utara kasus dugaan  penggelapan uang perusahaan dan karyawan dit]]></description>
            <content><![CDATA[DELISERDANG | Sumut24.co</p><br>Setelah mangkir dari panggilan pihak Polda Sumatera Utara kasus dugaan  penggelapan uang perusahaan dan karyawan ditaksir miliaran rupiah Slm alias Acay ditangkap saat santai di sebuah Spa di Jakarta.</p><br>Mantan Direktur PT Graha Konstruksi Sejati itu <br>selanjutnya diboyong ke Medan melalui Bandara Internasional Kualanamu (KNIA) dengan pengawalan ketat dari pihak Polda Sumut menumpang pesawat Citilink QG 882. Tiba di Bandara Kualanamu, Selasa malam (14/4/2026) sekira pukul 22:50.</p><br>Informasi yang dihimpun sebelumnya tersangka S alias Acay dilaporkan  perusahaan PT Graha Konstruksi Sejati  bersama PT Medan Mega Development ke Polda Sumut.</p><br>Namun setelah dipanggil pihak penyidik beberapa kali, tersangka malah mangkir beralasan sakit dan melarikan diri ke Jakarta.</p><br>Atas dasar tersebut tim dari Polda Sumut bergerak cepat  akhirnya tersangka berhasil ditangkap saat bersantai di salah satu Spa di  Jakarta.<br>Sementara seorang petugas polisi  yang ikut mengamankan tersangka saat dikonfirmasi tidak banyak berkomentar. "Ya, nanti pimpinan yang menjelaskan ya, saat ini pelaku dibawa ke Polda Sumut," singkatnya.</p><br>Pantauan media di lokasi, tersangka keluar dari terminal kedatangan domestik Bandara Kualanamu dengan kedua tangan diborgol, diapit dua petugas dari Polda Sumut dengan pengawalan ketat.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_949_Gelaokan-Uang-Perusahaan-Acay-Ditangkap-Saat-Santai-Di-Spa-Delta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/281266/gelapkan-uang-perusahaan-acay-ditangkap-saat-santai-di-spa-delta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelang Piala AFF, Renovasi Stadion Teladan Disorot: Anggaran Rp 64 Miliar Dipertanyakan</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 14:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelang Piala AFF, Renovasi Stadion Teladan Disorot: Anggaran Rp 64 Miliar Dipertanyakan]]></title>
            <description><![CDATA[Jelang Piala AFF, Renovasi Stadion Teladan Disorot Anggaran Rp 64 Miliar Dipertanyakan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &ndash; Menjelang perhelatan Piala AFF, kondisi <a href="https://www.sumut24.co/tag/stadion/" target="_blank">Stadion</a> Teladan menjadi sorotan tajam. Pasalnya, proyek renovasi yang dikerjakan oleh Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, Cipta Karya dan Tata Ruang (Perkim Ciktaru) Kota Medan dinilai dipaksakan, sementara progres pembangunan disebut-sebut belum menunjukkan kesiapan signifikan.<br>Anggaran sebesar Rp 64 miliar yang kembali digelontorkan untuk proyek tersebut justru memicu pertanyaan publik. Pasalnya, ini bukan kali pertama dana besar dialokasikan untuk pembenahan stadion bersejarah tersebut, namun hasilnya dinilai belum maksimal.<br>Koordinator Nasional KAMAK, Azmi Hadly, menilai penganggaran berulang tanpa hasil yang jelas berpotensi menjadi pemborosan. Ia menyoroti lemahnya perencanaan dan pengawasan proyek yang hingga kini belum memberikan kepastian rampung sesuai target.<br>&quot;Kami melihat anggaran yang kesekian kali digelontorkan ini tidak menjamin <a href="https://www.sumut24.co/tag/stadion/" target="_blank">Stadion</a> Teladan akan siap digunakan. Bahkan dikhawatirkan tidak akan selesai pada Mei 2026 sebagaimana yang dijanjikan,&quot; tegas Azmi.<br>KAMAK juga mendesak adanya transparansi penggunaan anggaran serta audit menyeluruh terhadap proyek renovasi tersebut. Menurut mereka, publik berhak mengetahui sejauh mana realisasi dana yang telah dikucurkan dan kendala apa yang menyebabkan proyek berlarut-larut.<br>Selain itu, keterlambatan penyelesaian stadion dinilai dapat mencoreng kesiapan Medan sebagai salah satu daerah yang diharapkan mampu mendukung event olahraga tingkat regional seperti Piala AFF.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_3783_Jelang-Piala-AFF--Renovasi-Stadion-Teladan-Disorot--Anggaran-Rp-64-Miliar-Dipertanyakan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281265/jelang-piala-aff-renovasi-stadion-teladan-disorot-anggaran-rp-64-miliar-dipertanyakan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelapor Jusuf Kalla Harus Minta Maaf</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 14:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelapor Jusuf Kalla Harus Minta Maaf]]></title>
            <description><![CDATA[Pelapor Jusuf Kalla Harus Minta Maaf]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Medan - Media pers dan media sosial kita beberapa hari terakhir disuguhi akrobat segelintir elit Parpol yang juga menjadi komisaris independen anak perusahaan BUMN/ Danantara. Keriuhan dimulai dari beredarnya potongan video (tanpa izin) ceramah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Muhammad Jusuf Kalla yang  menjadi dasar  dalam laporan polisi, dugaan  penistaan terhadap agama Kristen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pelapor secara gegabah menjadikan potongan video pihak lain sebagai bahan laporan sebab para pelapor tidak hadir (bukan peserta) saat ceramah tersebut digelar. Para pelapor tidak memiliki izin merekam isi ceramah dan tidak memiliki izin edarnya. Maka laporan polisi dari para pelapor seharusnya tidak layak diterima oleh Polri dan pelapor Jusuf Kalla harus minta maaf, tegas Inisiator Kongres Perdamain Dunia (Konperda) Sutrisno Pangaribuan dalam siaran persnya, Rabu (15/4).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Menurut Sutrisno eks Anggota DPRD Sumut itu, Sebagai warga negara Indonesia, pemeluk agama Kristen Protestan, saya keberatan dengan para pelapor yang menggunakan Ormas Kristen membuat laporan polisi. Tidak ada Ormas Kristen yang didirikan untuk kepentingan Politik kecuali Partai Kristen Indonesia (Parkindo). Para pelapor seharusnya menggunakan partai masing- masing dalam kegiatan politik, tidak menarik- narik Ormas Kristen dalam kegiatan politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait kegiatan politik praktis pelaporan Muhammad Jusuf Kalla ke Polri yang dilakukan atas nama Ormas Kristen disampaikan sikap dan pandangan sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, bahwa tidak terdapat hal ikhwal kegentingan yang memaksa Ormas Kristen diseret- seret dalam membuat laporan polisi atas adanya dugaan tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, bahwa laporan polisi adalah laporan pribadi dari warga negara terhadap adanya dugaan tindak pidana. Maka laporan atas nama Ormas Kristen sebaiknya ditarik diganti dengan laporan pribadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, bahwa umat Kristen tidak pernah memberi mandat kepada Ormas Kristen manapun untuk membuat laporan polisi. Maka para elit Ormas Kristen tersebut harus menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada seluruh warga Kristen atas kecerobohannya memanfaatkan Ormas Kristen dalam kepentingan politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, bahwa laporan polisi mengatasnamakan Ormas Kristen adalah kegiatan politik, hanya memberi manfaat bagi elit Ormas, bukan kepada warga Kristen. Aksi lapor polisi justeru merugikan umat Kristen, karena dianggap dapat memicu kegaduhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima, bahwa Persekutuan Gereja- Gereja di Indonesia (PGI) diminta proaktif mengawasi perilaku Ormas Kristen dalam dinamika berbangsa dan bernegara. Aksi menyimpang dalam bentuk politik praktis lapor- lapor polisi harus ditertibkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keenam, bahwa Muhammad Jusuf Kalla adalah Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, yang dapat diundang oleh PGI dan KWI untuk berdialog sehingga maksud dan tujuan penyebutan Kristen dalam ceramah tersebut tidak bias yang dapat menciptakan kegaduhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketujuh, bahwa seluruh warga negara hidup berdampingan, saling mengakuai, memahami dan menerima. Maka tidak ada ruang bagi pelaku diskriminasi, intoleransi. Indonesia adalah rumah bersama yang tidak boleh diadu domba oleh siapapun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita butuh kerja sama, gotong royong menghadapi dinamika politik global yang sedang diguncang perang antara Iran mengahadapi Israel dan Amerika, ungkapnya.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_5684_Pelapor-Jusuf-Kalla-Harus-Minta-Maaf.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281264/pelapor-jusuf-kalla-harus-minta-maaf/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Transformasi Imigrasi, Dari Administratif ke Motor Penerimaan Negara</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 12:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Transformasi Imigrasi, Dari Administratif ke Motor Penerimaan Negara]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Transformasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tidak hanya tercermin dari peningkatan layanan publik, tetapi]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &ndash; Transformasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) tidak hanya tercermin dari peningkatan layanan publik, tetapi juga dari lahirnya berbagai kebijakan strategis yang adaptif terhadap dinamika global. Salah satunya melalui peluncuran program Global Citizenship of Indonesia (GCI), yang menjadi bukti bahwa sektor keimigrasian kini telah naik kelas, dari sekadar fungsi administratif menjadi instrumen strategis negara, termasuk dalam mendorong penerimaan negara bukan pajak (PNBP).</p><p>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Ir. H. Abdullah Rasyid, M.E., menegaskan bahwa kebijakan inovatif seperti GCI menunjukkan arah baru kebijakan imigrasi Indonesia yang lebih terbuka, namun tetap selektif dan berbasis kepentingan nasional.</p><p>"Imigrasi hari ini tidak lagi hanya mengurus keluar-masuk orang, tetapi sudah menjadi bagian dari strategi besar negara dalam menarik potensi ekonomi global, termasuk optimalisasi PNBP," ujarnya, di Jakarta, Rabu, 15 April 2026.</p><p>Program GCI sendiri merupakan izin tinggal tetap tanpa batas waktu bagi warga negara asing yang memiliki keterikatan kuat dengan Indonesia, baik dari sisi historis, kekerabatan, maupun hubungan sosial. Skema ini memberikan kemudahan akses tinggal tanpa harus mengubah status kewarganegaraan, sekaligus membuka ruang partisipasi diaspora dan individu global yang memiliki ikatan dengan Indonesia.</p><p>Dalam perspektif ekonomi, kebijakan ini dinilai memiliki dampak jangka panjang terhadap peningkatan PNBP. Dengan sistem layanan berbasis digital dan skema all-in-one&mdash;yang mencakup visa, alih status izin tinggal, hingga izin masuk kembali&mdash;setiap proses keimigrasian menjadi lebih efisien, transparan, dan berkontribusi langsung terhadap penerimaan negara.</p><p>"Setiap inovasi kebijakan seperti GCI pada dasarnya memperluas basis layanan keimigrasian. Ketika basis layanan meluas, maka potensi PNBP juga ikut meningkat. Ini yang menjadi logika dasar transformasi imigrasi saat ini," jelas Rasyid.</p><p>Selain itu, kebijakan ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam kompetisi global untuk menarik talenta, diaspora, dan investor asing. Negara-negara lain seperti India dengan skema Overseas Citizenship of India (OCI) telah lebih dahulu menerapkan konsep serupa, dan terbukti mampu meningkatkan konektivitas ekonomi global mereka.</p><p>Namun demikian, Abdullah Rasyid menegaskan bahwa keterbukaan tersebut tetap diiringi dengan prinsip kehati-hatian. Tidak semua warga negara asing dapat mengakses fasilitas GCI, terutama yang memiliki latar belakang berisiko terhadap kedaulatan dan keamanan negara.</p><p>"Imigrasi tetap mengedepankan Prinsip Selektif (Selective Policy). Kemudahan diberikan kepada mereka yang memberi nilai tambah bagi Indonesia, bukan sebaliknya," tegasnya.<br>Dengan kombinasi antara reformasi layanan, digitalisasi, dan inovasi kebijakan seperti GCI, Kemenimipas kini menempatkan sektor keimigrasian sebagai salah satu pilar penting dalam struktur penerimaan negara. </p><p>Ke depan, peran ini diyakini akan semakin menguat seiring meningkatnya mobilitas global dan kebutuhan akan kebijakan imigrasi yang adaptif.</p><p>"PNBP keimigrasian memiliki ruang tumbuh yang besar. Selama inovasi terus berjalan dan integritas tetap dijaga, imigrasi akan menjadi motor penting bagi keuangan negara sekaligus penggerak ekonomi nasional," tutupnya.rel/4]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_1076_Transformasi-Imigrasi--Dari-Administratif-ke-Motor-Penerimaan-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281263/transformasi-imigrasi-dari-administratif-ke-motor-penerimaan-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Desa untuk Dunia: MMLWF Indonesia Luncurkan &ldquo;Happiness Golden Hope Account&rdquo; bagi Perempuan Berkebutuhan Khusus</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 12:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Desa untuk Dunia: MMLWF Indonesia Luncurkan “Happiness Golden Hope Account” bagi Perempuan Berkebutuhan Khusus]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  Berawal dari keprihatinan terhadap kehidupan keluarga di desadesa, Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) menghadirkan sebu]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &mdash; Berawal dari keprihatinan terhadap kehidupan keluarga di desa-desa, Maria Monique Last Wish Foundation (MMLWF) menghadirkan sebuah gerakan kemanusiaan baru yang kini mulai menjangkau dunia.</p><p><br>Melalui program terbarunya, "Happiness Golden Hope Account (HGHA)", MMLWF memberikan harapan nyata bagi perempuan berkebutuhan khusus yang menjadi tulang punggung keluarga.</p><p><br>Program ini hadir setelah suksesnya penyelenggaraan 100 CTFP Card of Honor 2026, sebuah momentum penting dalam gerakan kemanusiaan global. Dalam acara tersebut, Presiden Asian Paralympic Committee, Majid Rashed, menyampaikan pesan khusus 100 Celebrities Talk for Paralympic (100 CTFP) yang membuka kesadaran 45 negara Asia akan pentingnya perdamaian dunia melalui gerakan ini.</p><p><br>Dukungan terhadap gerakan 100 CTFP ini juga datang dari berbagai institusi dunia, termasuk International Paralympic Committee, Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia, ASEAN Para Sports Federation, National Paralympic Council Singapore, Komite Olahraga Indonesia, serta Perkumpulan  Insan Maritim Andalan Indonesia (PIMA).</p><p><br>*Program Charity ke-19*) MMLWF*</p><p><br>Program ini menjadi program charity ke-19 MMLWF sekaligus program pertama dari 100 CTFP Indonesia. Fokus utamanya adalah membantu perempuan berkebutuhan khusus kurang mampu yang harus menjadi penopang utama keluarga mereka.</p><p><br>Berangkat dari realitas di lapangan, banyak anak berkebutuhan khusus harus menghadapi kehidupan yang sangat berat setelah kehilangan sosok ibu&mdash;yang juga berkebutuhan khusus&mdash;dan selama ini menjadi tulang punggung keluarga.</p><p><br>"Kami menanyakan kebutuhan paling mendesak dari keluarga berkebutuhan khusus, lalu menghadirkannya secara langsung. Kami juga mengajak para ibu untuk membuka tabungan emas sebagai bentuk harapan jangka panjang," ujar Natalia Tjahja, pendiri MMLWF dan 100 CTFP.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/dari/" target="_blank">Dari</a> Bali hingga Dunia</p><p>Program ini pertama kali dilaksanakan di Bali, dengan empat perempuan berkebutuhan khusus sebagai penerima manfaat perdana. Seiring waktu, program ini berkembang ke berbagai daerah seperti Parung, Pekalongan, Langsa, Banda Aceh, Sleman, dan wilayah lainnya.</p><p><br>Salah satu penerima manfaat, Rosma&mdash;seorang pemulung di Banda Aceh&mdash;mengungkapkan rasa syukurnya,</p><p>"Ini adalah kebahagiaan dari Tuhan. Saya sangat bersyukur bisa terpilih dalam program ini."</p><p><br>Tak hanya di dalam negeri, program ini kini telah menjangkau tingkat internasional, termasuk Kroasia, Italia, dan Kazakstan.</p><p><br>*Peran Kunci Generasi Muda*</p><p><br>Perjalanan program ini tidak lepas dari peran generasi muda. Jadrianna Aletta Sutrisno menjadi Lead Youth Leader 100 CTFP Indonesia sekaligus sosok pertama yang memberikan dukungan bagi program ini.</p><p><br>Ia merupakan putri dari Jenny O&mdash;penerima penghargaan Women of Influence 100 CTFP Indonesia&mdash;dan Sarjono Sutrisno, pemilik Stro World. Dukungan awal dari Jadrianna menjadi fondasi penting dalam menggerakkan keterlibatan generasi muda.</p><p><br>Langkah tersebut kemudian diikuti oleh para Youth Leader 100 CTFP dari berbagai kota dan negara, yaitu Ricardo Ryo (Jakarta), Maira Shasmeen (Jakarta), Nathan K. Christanto (Jakarta), Warren G. Sebastian (Taiwan), Darlene Zhang (Melbourne), Kaylee Allison Yap (Medan), dan Laetitia Purawinata (USA).</p><p><br>*Kisah Kecil, Dampak Besar*</p><p><br>Salah satu kisah menyentuh datang dari Enza, warga Italia-Kroasia, bersama putrinya, Allesandra (11).</p><p><br>Dengan penuh kasih, Allesandra turut berbagi untuk membantu Ruk dan Sita&mdash;membuktikan bahwa kepedulian dapat tumbuh sejak usia dini.</p><p><br>Enza menyampaikan sebuah refleksi mendalam tentang makna kebahagiaan,</p><p>"Kebahagiaan sejati dimulai ketika tubuh dirawat dan jiwa dikuatkan&mdash;karena tanpa kesehatan, bahkan momen paling indah pun kehilangan maknanya."</p><p><br>Melalui program ini, seorang lansia berkebutuhan khusus, Ruk, kini mendapatkan akses obat-obatan, asupan gizi selama satu tahun penuh, serta tabungan emas bagi keluarganya. Hal serupa juga dirasakan oleh Sita, yang kini memiliki harapan baru untuk melanjutkan pengobatan.</p><p><br>*Gerakan Anak untuk Dunia*</p><p><br>Inspirasi dari Allesandra( 11) turut menggerakkan anak-anak lainnya untuk terlibat, di antaranya Aiden Setiawanto (11) di Singapura dan Jasmine Dzakyra Kurniawan (7) di Jakarta.</p><p><br>Keterlibatan ini menunjukkan bahwa gerakan kemanusiaan tidak mengenal usia&mdash;anak-anak pun dapat menjadi bagian dari perubahan besar.</p><p><br>*Gerakan Sunyi, Dampak Mendunia*</p><p><br>Dukungan terhadap program ini terus mengalir dari berbagai tokoh, termasuk Rita Pusponegoro, Jenny O, Karin Linggrid Koh, Tan Rini Mulyadi  Dewi S. Hartati,Emmy Ranoewidjojo  serta Mepi Lin.</p><p><br>Di tengah dunia yang penuh tantangan, program ini menjadi bukti bahwa harapan masih dapat tumbuh&mdash;dari desa, untuk dunia.rel/mp]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_5706_Dari-Desa-untuk-Dunia--MMLWF-Indonesia-Luncurkan--ldquo-Happiness-Golden-Hope-Account-rdquo--bagi-Perempuan-Berkebutuhan-Khusus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/seleb/281262/dari-desa-untuk-dunia-mmlwf-indonesia-luncurkan-ldquohappiness-golden-hope-accountrdquo-bagi-perempuan-berkebutuhan-khusus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Madina Saipullah Nasution Tancap Gas ke Jakarta, Dana Sawit dan Beasiswa Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi</guid>
            <pubDate>Wed, 15 Apr 2026 09:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Madina Saipullah Nasution Tancap Gas ke Jakarta, Dana Sawit dan Beasiswa Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Madina Saipullah Nasution Tancap Gas ke Jakarta, Dana Sawit dan Beasiswa Jadi Senjata Baru Dongkrak Ekonomi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai bergerak agresif memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Madina, Saipullah Nasution, melakukan pertemuan strategis dengan Normansyah Hidayat Syahruddin dari Badan Pengelola Dana Perkebunan di Jakarta, Selasa (13/4/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan ini bukan sekadar silaturahmi, melainkan langkah konkret untuk menggenjot potensi ekonomi daerah melalui sektor sawit. Sejumlah isu krusial dibahas, mulai dari optimalisasi Dana Bagi Hasil (DBH), peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM), hingga dukungan sarana dan prasarana bagi petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Saipullah menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk meningkatkan pendapatan dari sektor sawit yang selama ini menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kolaborasi dengan BPDP menjadi kunci dalam mendorong petani agar lebih produktif dan berdaya saing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Peningkatan kualitas SDM petani dan dukungan sarana menjadi fokus utama. Ini penting untuk mendorong produktivitas sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Normansyah menyambut positif langkah proaktif Pemkab Madina tersebut. Ia menekankan bahwa penguatan sistem pengawasan perkebunan sangat penting, terutama dalam hal pencatatan produksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data produksi yang akurat, kata dia, menjadi faktor utama dalam menentukan besaran Dana Bagi Hasil yang diterima daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, BPDP juga mendorong Pemkab Madina untuk segera menyusun Rencana Aksi Daerah (RAD) Perkebunan Sawit Berkelanjutan. Dokumen ini dinilai penting sebagai fondasi kebijakan jangka panjang dalam mengelola sektor sawit secara terintegrasi dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, BPDP turut membuka peluang kerja sama lebih luas, termasuk program peningkatan kapasitas petani serta bantuan sarana dan prasarana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menariknya, BPDP juga menawarkan program beasiswa bagi anak-anak petani sawit di Madina. Kesempatan ini terbuka bagi anak petani, pekerja kebun, hingga anggota koperasi untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang sarjana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, termasuk dalam peningkatan SDM dan dukungan sarana. Harapannya, ini bisa berdampak langsung pada produktivitas dan kesejahteraan petani sawit,&quot; kata Normansyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan kerja tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Saipullah turut didampingi sejumlah pejabat penting, di antaranya Pj Sekretaris Daerah Afrizal Nasution, Kepala Bapenda Ahmad Yasir Lubis, Kepala BPKAD Randuk, serta Kepala Dinas Pendidikan dr. Muhammad Faisal Situmorang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa Pemkab Madina serius menjadikan sektor sawit sebagai motor penggerak ekonomi daerah, dengan fokus tidak hanya pada produksi, tetapi juga peningkatan kualitas SDM dan kesejahteraan petani secara berkelanjutan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_250_Bupati-Madina-Saipullah-Nasution-Tancap-Gas-ke-Jakarta--Dana-Sawit-dan-Beasiswa-Jadi-Senjata-Baru-Dongkrak-Ekonomi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281261/bupati-madina-saipullah-nasution-tancap-gas-ke-jakarta-dana-sawit-dan-beasiswa-jadi-senjata-baru-dongkrak-ekonomi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>