<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 17 Aug 2026 12:31:12 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Panyabungan Dibanjiri Warga! Kostum 80-an hingga Busana Adat Nusantara Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Madina</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Panyabungan Dibanjiri Warga! Kostum 80-an hingga Busana Adat Nusantara Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Madina]]></title>
            <description><![CDATA[Panyabungan Dibanjiri Warga! Kostum 80an hingga Busana Adat Nusantara Warnai Karnaval HUT RI ke81 di Madina]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>), Sumatera Utara, berubah semarak pada Minggu (16/8/2026). Ribuan warga memadati ruas jalan protokol untuk menyaksikan Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> itu melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA, kelompok masyarakat, organisasi, hingga jajaran instansi pemerintah ikut ambil bagian dalam parade budaya tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya puluhan kelompok marching band dan drum band. Mereka mengiringi barisan peserta sepanjang rute yang dimulai dari kawasan Pasar Hilir hingga Bank Sumut di Panyabungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pagi, masyarakat telah berdatangan dan memenuhi sisi jalan. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya penonton yang bertahan untuk menyaksikan beragam atraksi, kostum, serta kreativitas peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panggung kehormatan menjadi salah satu pusat perhatian dalam kegiatan tersebut. Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> H. Saipullah Nasution bersama Ketua TP PKK <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution tampil mengenakan pakaian adat Mandailing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keduanya mengenakan busana adat lengkap dengan Ampu dan Bulang, yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Mandailing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Atika Azmi Utammi Nasution tampil berbeda dengan mengenakan Daro Baro, pakaian adat perempuan Aceh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penampilan para pimpinan daerah tersebut sekaligus memperlihatkan pesan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan bangsa, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan dan menjaga keberagaman budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya Bupati dan Wakil Bupati, unsur Forkopimda serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga tampil menggunakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kreativitas peserta menjadi daya tarik tersendiri dalam karnaval tersebut. Setiap kelompok berusaha menghadirkan penampilan yang berbeda untuk menarik perhatian dewan juri sekaligus menghibur masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu penampilan yang cukup mencuri perhatian datang dari siswa SDN 083 Pidoli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbeda dari peserta lain yang tampil dengan kostum penuh warna, para siswa tersebut justru menggunakan pakaian hitam putih. Namun, kesederhanaan itu dibalut dengan pesan sejarah yang kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka berjalan dalam barisan dengan membawa peti jenazah yang dihiasi foto para pahlawan di bagian ujungnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi tersebut menggambarkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh secara cuma-cuma. Di balik kemerdekaan yang dinikmati generasi saat ini terdapat pengorbanan para pejuang yang mempertaruhkan tenaga, harta, bahkan nyawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kreativitas berbeda ditampilkan jajaran Dinas Pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>. Barisan mereka membawa identitas serai wangi, salah satu komoditas yang tengah dikembangkan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilihan serai wangi sebagai tema karnaval bukan sekadar ornamen. Penampilan tersebut sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan potensi pertanian daerah kepada masyarakat luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karnaval akhirnya tidak hanya menjadi ajang mempertontonkan pakaian adat dan kesenian, tetapi juga menjadi ruang promosi berbagai potensi lokal yang dimiliki <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nuansa nostalgia juga hadir dalam parade tersebut. Salah satu kelompok masyarakat tampil menggunakan busana khas era 1980-an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kostum bergaya jadul itu menghadirkan suasana berbeda di tengah dominasi pakaian adat Nusantara. Penampilan tersebut seolah mengingatkan bahwa setiap generasi memiliki tren dan gaya masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menariknya, berbagai gaya lama kini kembali populer dan bahkan menjadi inspirasi dalam dunia fashion. Hal itu membuat penampilan peserta bernuansa 1980-an mampu mencuri perhatian masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski tampil dengan konsep yang beragam, mayoritas barisan tetap mengedepankan kekayaan budaya Indonesia melalui pakaian adat dari berbagai daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di balik kemeriahan parade, kegiatan tersebut juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen berkumpulnya ribuan warga dimanfaatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualan. Pedagang makanan, minuman, hingga berbagai produk lokal ikut merasakan ramainya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi acara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampak ekonomi juga dirasakan pelaku ekonomi kreatif. Jasa makeup artist (MUA), penyedia pakaian adat, penyewaan kostum, fotografer, hingga sejumlah usaha pendukung lainnya mendapatkan peluang dari tingginya kebutuhan peserta selama rangkaian kegiatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6892_Panyabungan-Dibanjiri-Warga--Kostum-80-an-hingga-Busana-Adat-Nusantara-Warnai-Karnaval-HUT-RI-ke-81-di-Madina.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285329/panyabungan-dibanjiri-warga-kostum-80an-hingga-busana-adat-nusantara-warnai-karnaval-hut-ri-ke81-di-madina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">27 Pelajar Dikukuhkan Jadi Paskibra Madina, Bupati Saipullah: Jadilah Generasi Berkarakter Pancasila</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[27 Pelajar Dikukuhkan Jadi Paskibra Madina, Bupati Saipullah: Jadilah Generasi Berkarakter Pancasila]]></title>
            <description><![CDATA[27 Pelajar Dikukuhkan Jadi Paskibra Madina, Bupati Saipullah Jadilah Generasi Berkarakter Pancasila]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 27 pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, resmi dikukuhkan sebagai anggota Pasukan Pengibar Bendera (Paskibra) untuk Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengukuhan Paskibra Madina berlangsung di Aula Kantor Bupati Madina, Kompleks Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Sabtu (15/8/2026). Prosesi tersebut turut disaksikan Wakil Bupati Madina Atika Azmi Utammi Nasution, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta orang tua dan keluarga para anggota Paskibra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengukuhan menjadi momentum penting bagi 27 pelajar yang telah menjalani rangkaian seleksi dan latihan sebelum dipercaya menjalankan tugas pada upacara detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI, 17 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution menyampaikan bahwa pengukuhan tersebut bukan sekadar seremoni, melainkan menjadi awal bagi para anggota Paskibra untuk terus mengembangkan karakter, nasionalisme, dan jiwa kepemimpinan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengukuhan ini awal dari adik-adik sekalian untuk terus melaju untuk Indonesia Maju. Jiwa nasionalisme, patriotisme, kepeloporan serta kepemimpinan yang terbentuk harus dijadikan bagian dari kepribadian dan senantiasa diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pengalaman selama mengikuti proses pembinaan dan latihan Paskibra harus memberikan dampak positif bagi kehidupan para pelajar. Nilai kedisiplinan, tanggung jawab, kekompakan, serta semangat cinta Tanah Air diharapkan tidak berhenti ketika tugas pengibaran bendera selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah juga berharap 27 anggota Paskibra Madina dapat menjadi bagian dari generasi penerus yang memiliki kualitas sekaligus karakter kuat. Mereka dinilai memiliki kesempatan untuk menjadi teladan bagi lingkungan sekolah maupun masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jiwa kepeloporan dan semangat bela negara yang telah ditanamkan selama proses latihan ini dapat tumbuh pada diri adik-adik,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paskibra memiliki peran strategis dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda. Selama menjalani latihan, para anggota tidak hanya dipersiapkan secara teknis untuk menjalankan tugas pengibaran bendera, tetapi juga ditempa melalui kedisiplinan dan kerja sama tim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi para pelajar yang terpilih, kepercayaan tersebut sekaligus menjadi pengalaman berharga dalam membangun rasa tanggung jawab dan kepemimpinan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat tersebut sejalan dengan harapan pemerintah daerah agar generasi muda Madina tidak hanya memiliki prestasi akademik, tetapi juga mempunyai kepedulian terhadap bangsa, daerah, dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan dikukuhkannya 27 anggota Paskibra tersebut, seluruh rangkaian persiapan menuju pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Mandailing Natal memasuki tahap akhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut nama-nama anggota Paskibra Kabupaten Mandailing Natal beserta asal sekolah:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Dava Alvan Firdaus &mdash; SMAN 1 Natal<br>2. Mhd Fathan Hifzillah Mtd &mdash; SMAN 1 Tambangan<br>3. Abdul Aziz Simatupang &mdash; SMAN 3 Panyabungan<br>4. Rezky Ademartua Daulay &mdash; SMAN 2 Plus Panyabungan<br>5. Indra Halomoan Ray &mdash; SMAN 2 Plus Panyabungan<br>6. Muhammad Qhory Gimnastiar &mdash; SMAN 2 Plus Panyabungan<br>7. Muhammad Zaky Ilham Rangkuti &mdash; SMAN 1 Panyabungan<br>8. Ahmad Fadhil Dalimunthe &mdash; MAN 1 Mandailing Natal<br>9. Sawqy Himada &mdash; SMA IT Alhusnayain<br>10. Muhammad Gilang Hariansyah &mdash; SMAN 1 Panyabungan<br>11. Khairil Fazlan Lubis &mdash; MAN 1 Mandailing Natal<br>12. Vania Jegesia Batubara &mdash; SMAN 2 Plus Panyabungan<br>13. Juni Yuliana Lubis &mdash; MAN 1 Mandailing Natal<br>14. Glori Maranatha Tampubolon &mdash; SMAN 1 Natal<br>15. Adinda Syafia Basla Lubis &mdash; SMAN 2 Plus Panyabungan<br>16. Aira Zeevana Mora &mdash; SMAN 1 Panyabungan<br>17. Nayla Maritza &mdash; SMAN 3 Panyabungan<br>18. Yusna Dewi Nasution &mdash; SMAN 2 Plus Panyabungan<br>19. Ahyana Maulida Nasution &mdash; MAN 1 Mandailing Natal<br>20. Husni Halimah Lbs &mdash; SMKN 1 Lembah Sorik Marapi<br>21. Sri Nur Hafizha Lbs &mdash; MAN 3 Mandailing Natal<br>22. Luthfa Annisa &mdash; SMAN 2 Plus Panyabungan<br>23. Dea Sintia Alfarah &mdash; MAN 1 Mandailing Natal<br>24. Dwi Cinta Lestari &mdash; SMAN 1 Batang Natal<br>25. Luluk Fauziah &mdash; SMA IT Alhusnayain<br>26. Rizki Hermina Pratama Nasution &mdash; MAN 1 Mandailing Natal<br>27. Yasila Rahmi &mdash; SMAN 1 Panyabungan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengukuhan ini diharapkan menjadi bekal penting bagi para anggota Paskibra untuk terus menjaga semangat persatuan, memperkuat rasa cinta Tanah Air, serta mengamalkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Kabupaten Mandailing Natal, keberadaan para pelajar tersebut juga menjadi gambaran bahwa semangat kemerdekaan dapat terus diwariskan melalui generasi muda yang disiplin, berintegritas, dan memiliki semangat untuk berkontribusi bagi Indonesia.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4907_27-Pelajar-Dikukuhkan-Jadi-Paskibra-Madina--Bupati-Saipullah--Jadilah-Generasi-Berkarakter-Pancasila.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285328/27-pelajar-dikukuhkan-jadi-paskibra-madina-bupati-saipullah-jadilah-generasi-berkarakter-pancasila/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT Kemerdekaan RI ke-81, Rusydi Nasution: Perjuangan Sekarang Bukan Angkat Senjata, Tapi Bangun Kesejahteraan</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT Kemerdekaan RI ke-81, Rusydi Nasution: Perjuangan Sekarang Bukan Angkat Senjata, Tapi Bangun Kesejahteraan]]></title>
            <description><![CDATA[HUT Kemerdekaan RI ke81, Rusydi Nasution Perjuangan Sekarang Bukan Angkat Senjata, Tapi Bangun Kesejahteraan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemerdekaan Republik Indonesia tidak cukup hanya diperingati dengan upacara, pengibaran bendera Merah Putih, maupun berbagai kegiatan seremonial setiap 17 Agustus. Lebih dari itu, kemerdekaan merupakan amanah yang harus terus diisi melalui kerja nyata, pengabdian, persatuan, serta perjuangan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut disampaikan salah seorang Pimpinan DPRD Padangsidimpuan, Rusydi Nasution, dalam momentum peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Rusydi, kemerdekaan yang dirasakan masyarakat Indonesia saat ini merupakan buah dari perjuangan panjang para pahlawan yang rela mengorbankan tenaga, pikiran, harta benda, bahkan nyawa demi mewujudkan Indonesia sebagai bangsa yang berdaulat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hari ini kita berdiri sebagai bangsa yang merdeka karena pengorbanan para pahlawan. Mereka memberikan jiwa, raga, bahkan kehidupan mereka demi satu cita-cita, yaitu Indonesia yang berdaulat, bersatu dan memiliki masa depan yang lebih baik,&quot; ujar Rusydi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, bentuk perjuangan generasi saat ini tentu berbeda dengan perjuangan para pendahulu bangsa. Jika dahulu para pahlawan berjuang mengusir penjajah dengan senjata, maka tantangan bangsa Indonesia hari ini hadir dalam bentuk persoalan sosial, ekonomi, pendidikan, ketimpangan, kemiskinan, hingga persoalan tata kelola pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Rusydi menilai semangat kemerdekaan harus diterjemahkan menjadi keberanian untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang masih dihadapi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perjuangan kita hari ini bukan lagi mengangkat senjata melawan penjajah. Perjuangan kita adalah melawan kemiskinan, kebodohan, ketidakadilan, korupsi, kesenjangan dan berbagai persoalan yang masih menjadi tantangan bangsa,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Partai Gerindra Padangsidimpuan itu mengatakan, masa depan Indonesia tidak boleh berhenti sebagai sebuah harapan. Masa depan harus dibangun secara bersama-sama melalui kerja keras, keberanian mengambil keputusan, persatuan dan kebijakan yang berpihak kepada kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap semangat tersebut juga tumbuh dari daerah, termasuk Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kemerdekaan akan memiliki makna yang lebih besar apabila masyarakat benar-benar merasakan manfaat pembangunan dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari Kota Padangsidimpuan, mari kita teguhkan semangat bahwa kemerdekaan harus menghadirkan kesejahteraan. Anak-anak kita harus mendapatkan pendidikan yang layak. Para pemuda harus memiliki kesempatan untuk berkarya. Para petani, pedagang, nelayan, pekerja dan seluruh masyarakat harus merasakan bahwa negara hadir dan bekerja untuk mereka,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rusydi juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk tidak menjadikan perbedaan sebagai alasan untuk terpecah. Perbedaan pilihan politik, pandangan maupun latar belakang merupakan bagian dari kehidupan demokrasi yang harus dihormati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Baginya, persatuan menjadi modal utama dalam menjaga keberlangsungan pembangunan, khususnya di tengah dinamika masyarakat yang semakin kompleks.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Boleh berbeda pilihan dan pandangan, bahkan berbeda latar belakang. Tetapi ketika Merah Putih berkibar, kita adalah satu Indonesia,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengajak masyarakat menjaga persatuan, Rusydi juga mengingatkan pentingnya merawat demokrasi. Menurut dia, demokrasi harus menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi sekaligus menjadi sarana bersama dalam mencari solusi atas berbagai persoalan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu yang dapat memecah persaudaraan, terlebih di tengah derasnya arus informasi melalui media sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rusydi mendorong masyarakat untuk membangun daerah melalui semangat gotong royong. Pemerintah, wakil rakyat, tokoh masyarakat, pemuda, pelaku usaha dan seluruh elemen masyarakat dinilai memiliki peran masing-masing dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Persatuan harus kita rawat. Demokrasi harus kita jaga. Dan pembangunan daerah harus kita kerjakan bersama dengan semangat gotong royong,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Rusydi turut menyinggung peran politik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia menegaskan bahwa politik semestinya ditempatkan sebagai sarana untuk memberikan pengabdian kepada masyarakat, bukan sekadar arena untuk mengejar kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, jabatan politik memiliki tanggung jawab besar karena setiap kebijakan yang diambil dapat berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Politik harus menjadi jalan untuk menghadirkan pengabdian, bukan sekadar perebutan kekuasaan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rusydi optimistis Indonesia mampu melangkah menuju masa depan yang lebih maju apabila seluruh elemen bangsa memiliki komitmen yang sama untuk membangun negeri dan memastikan pembangunan tidak meninggalkan kelompok masyarakat mana pun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya percaya Indonesia hari ini sedang menapaki perjalanan besar menuju masa depan yang lebih maju. Tugas kita adalah memastikan perjalanan itu tidak meninggalkan rakyat,&quot; imbuhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup pesannya dalam momentum HUT Kemerdekaan RI, Rusydi mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan semangat perjuangan para pahlawan sebagai energi dalam menghadapi tantangan masa kini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah yang dirayakan setiap tahun, melainkan tanggung jawab yang harus diwujudkan melalui karya dan pengabdian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dirgahayu Republik Indonesia. Mari kita lanjutkan perjuangan para pahlawan dengan karya, pengabdian dan keberanian. Merdeka bukan hanya untuk dikenang, tetapi untuk diisi dengan kerja nyata,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merdeka! Merdeka! Merdeka!.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_260_HUT-Kemerdekaan-RI-ke-81--Rusydi-Nasution--Perjuangan-Sekarang-Bukan-Angkat-Senjata--Tapi-Bangun-Kesejahteraan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285327/hut-kemerdekaan-ri-ke81-rusydi-nasution-perjuangan-sekarang-bukan-angkat-senjata-tapi-bangun-kesejahteraan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesan Kemerdekaan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Noval di HUT RI ke-81: Jaga Kamtibmas, Tolak Hoaks dan Perkuat Persatuan</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesan Kemerdekaan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Noval di HUT RI ke-81: Jaga Kamtibmas, Tolak Hoaks dan Perkuat Persatuan]]></title>
            <description><![CDATA[Pesan Kemerdekaan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Noval di HUT RI ke81 Jaga Kamtibmas, Tolak Hoaks dan Perkuat Persatuan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat kemerdekaan Republik Indonesia tidak cukup hanya diwujudkan melalui upacara dan berbagai kegiatan seremonial. Bagi Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, kemerdekaan harus diisi dengan menciptakan kehidupan masyarakat yang aman, tertib, damai, serta menjunjung tinggi persatuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Noval, kemerdekaan bukan sekadar terbebas dari penjajahan. Lebih dari itu, kemerdekaan merupakan kesempatan bagi seluruh elemen bangsa untuk membangun kehidupan yang lebih baik dengan menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai, rasa aman menjadi salah satu fondasi penting dalam mengisi kemerdekaan. Sebab, kemerdekaan akan kehilangan maknanya apabila masyarakat masih dihantui rasa takut, mudah terpecah akibat perbedaan, maupun kehilangan kepercayaan terhadap sesama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Menjaga kamtibmas bukan hanya menjadi tugas aparat keamanan. Ini merupakan tanggung jawab bersama. Masyarakat memiliki peran yang sangat penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif,&quot; ujar AKBP Noval.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan menyebut tantangan dalam menjaga persatuan dan keamanan masyarakat saat ini semakin beragam. Perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga dapat menjadi celah munculnya berbagai gangguan kamtibmas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ancaman terhadap persatuan bangsa, kata dia, tidak selalu hadir dalam bentuk kekerasan. Penyalahgunaan narkoba, kejahatan siber, penipuan digital, penyebaran hoaks, ujaran kebencian, intoleransi hingga provokasi di ruang digital juga berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, masyarakat diharapkan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya. Sikap kritis dan bijak dalam menggunakan media sosial dinilai penting untuk mencegah munculnya konflik yang berawal dari informasi palsu atau provokatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di tengah perkembangan zaman, kita harus semakin bijak menggunakan teknologi. Jangan sampai media sosial justru menjadi ruang untuk menyebarkan kebencian dan memecah persatuan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Noval menegaskan bahwa nilai-nilai luhur bangsa harus terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari. Gotong royong, toleransi, musyawarah, kepedulian, kejujuran serta sikap saling menghormati menjadi modal sosial yang penting untuk menjaga keutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita harus kembali memperkuat nilai-nilai luhur bangsa, seperti gotong royong, toleransi, musyawarah, kepedulian, kejujuran, rasa hormat terhadap perbedaan, serta semangat persatuan dan kesatuan,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberagaman bukan alasan untuk saling menjauh. Justru perbedaan harus menjadi kekuatan untuk membangun Padangsidimpuan sebagai kota yang harmonis dan memiliki kehidupan sosial yang kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat tersebut juga perlu ditanamkan kepada generasi muda. Di tengah derasnya pengaruh budaya global dan banjir informasi, anak-anak muda harus memiliki kemampuan untuk memilah informasi sekaligus memiliki karakter yang kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres menilai generasi muda tidak cukup hanya dibekali kemampuan akademik dan penguasaan teknologi. Mereka juga perlu memiliki integritas, rasa cinta tanah air, kepedulian sosial, serta kesadaran untuk menghargai perbedaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kemerdekaan memberikan ruang yang luas kepada generasi penerus untuk berkreasi, berprestasi dan mengambil peran dalam pembangunan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Generasi muda harus dibekali bukan hanya kecerdasan dan kemampuan teknologi, tetapi juga karakter, integritas, rasa cinta tanah air dan kepedulian terhadap sesama,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, menjaga kemerdekaan pada masa kini memiliki bentuk yang jauh lebih luas. Tidak hanya berkaitan dengan mempertahankan wilayah negara, tetapi juga menjaga persatuan di tengah masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh berbagai upaya yang dapat memecah belah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam momentum peringatan kemerdekaan Republik Indonesia, AKBP Noval mengajak seluruh masyarakat Kota Padangsidimpuan untuk memperkuat kebersamaan dan berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap sinergi antara kepolisian, pemerintah, tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, serta seluruh lapisan masyarakat dapat terus ditingkatkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari kita bangun Padangsidimpuan sebagai kota yang aman, tertib, toleran dan penuh semangat kebersamaan. Aparatur negara hadir untuk menjaga keamanan, tetapi keamanan akan menjadi kuat apabila masyarakat ikut berpartisipasi aktif menjaganya,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Noval menekankan bahwa mengisi kemerdekaan bukan sekadar mengenang jasa para pahlawan. Semangat perjuangan harus diterjemahkan melalui tindakan nyata dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Cara kita mengisi kemerdekaan bukan sekadar mengenang perjuangan para pahlawan melalui acara yang sifatnya seremonial, tetapi meneruskan perjuangan itu dengan menciptakan lingkungan yang aman, masyarakat yang bersatu, generasi yang berkarakter, dan masa depan Indonesia yang lebih maju,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia pun mengajak seluruh masyarakat menjadikan momentum kemerdekaan sebagai pengingat untuk terus memperkuat persatuan dan menjaga kedamaian di Kota Padangsidimpuan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6769_Pesan-Kemerdekaan-AKBP-Noval-Nanusa-Gegoh-Desky-Noval-di-HUT-RI-ke-81--Jaga-Kamtibmas--Tolak-Hoaks-dan-Perkuat-Persatuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285326/pesan-kemerdekaan-akbp-noval-nanusa-gegoh-desky-noval-di-hut-ri-ke81-jaga-kamtibmas-tolak-hoaks-dan-perkuat-persatuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dwi-Kewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 09:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dwi-Kewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global]]></title>
            <description><![CDATA[DwiKewarganegaraan dan Gagasan Besar Presiden Prabowo tentang Indonesia Global]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>Jakarta | S24&lt;/p&gt; &lt;p&gt;</p><p>Ada satu gagasan Presiden Prabowo Subianto dalam pidatonya di hadapan DPR/MPR yang layak dibaca melampaui soal paspor: kemungkinan Indonesia membuka kewarganegaraan ganda secara terbatas bagi talenta tertentu yang dibutuhkan negara.</p><p>Gagasan itu menarik karena menyentuh sesuatu yang selama bertahun-tahun nyaris dianggap tabu dalam politik kewarganegaraan kita. Indonesia pada prinsipnya menganut kewarganegaraan tunggal. Pengecualian diberikan secara terbatas kepada anak dalam keadaan tertentu sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan.</p><p>Kini Presiden membuka ruang untuk memikirkan kembali batas tersebut.</p><p>Menurut saya, kata terpenting dari gagasan Presiden bukan "ganda", melainkan selektif. Di sanalah kepentingan nasional harus diletakkan. Indonesia tidak sedang menuju liberalisasi kewarganegaraan yang memungkinkan siapa saja mengoleksi paspor. Yang perlu dibangun justru sebuah rezim baru yang memungkinkan negara mempertahankan hubungan dengan manusia-manusia Indonesia yang tersebar di berbagai belahan dunia.</p><p>Dunia memang telah berubah.</p><p>Ilmuwan Indonesia bekerja di laboratorium terbaik di Amerika dan Eropa. Dokter spesialis berkarier di berbagai sistem kesehatan maju. Ahli kecerdasan artifisial, insinyur, akademisi, pengusaha, seniman, atlet, dan pesepak bola berdarah Indonesia berkembang di luar negeri. Sebagian masih WNI. Sebagian telah menjadi warga negara lain. Ada pula generasi kedua dan ketiga yang mempunyai hubungan darah dan kebudayaan dengan Indonesia, tetapi hubungan hukumnya semakin jauh.</p><p>Kita dapat memandang keadaan tersebut sebagai brain drain. Namun negara yang percaya diri seharusnya mempunyai strategi yang lebih cerdas: mengubah brain drain menjadi brain circulation, lalu brain gain.</p><p>Tidak semua diaspora harus dipaksa pulang.</p><p>Seorang ahli teknologi Indonesia yang bekerja di Silicon Valley dapat tetap memberi manfaat kepada Indonesia tanpa harus pindah ke Jakarta. Ilmuwan di Oxford dapat membangun kolaborasi dengan universitas Indonesia. Pengusaha diaspora dapat membawa investasi, jaringan pasar, dan teknologi. Atlet berdarah Indonesia dapat memperkuat prestasi nasional. Yang perlu dijaga adalah hubungan mereka dengan Republik.</p><p>Dalam perspektif itulah dwi-kewarganegaraan terbatas memiliki relevansi strategis.</p><p>Tetapi kewarganegaraan tidak boleh berubah menjadi hadiah bagi orang sukses. Negara harus mempunyai kriteria yang terang: talenta, kepentingan nasional, integritas, keamanan, dan kontribusi.</p><p>Talenta saja tidak cukup. Seorang profesional yang sangat pintar tetapi memiliki persoalan integritas tentu tidak layak memperoleh hak istimewa. Demikian pula seseorang yang mempunyai kapasitas luar biasa tetapi menimbulkan risiko terhadap keamanan nasional.</p><p>Karena itu dibutuhkan pemeriksaan rekam jejak, integrity test, security clearance, ukuran kontribusi yang objektif, serta mekanisme evaluasi. Negara juga perlu memiliki kewenangan mencabut fasilitas jika diperoleh melalui manipulasi atau kemudian disalahgunakan.</p><p>Namun pintu yang dibuka Presiden sebaiknya tidak berhenti pada talenta.</p><p>Reformasi UU Kewarganegaraan dapat sekaligus menyelesaikan persoalan yang telah lama dihadapi keluarga Indonesia, terutama anak hasil perkawinan campuran.</p><p>Anak dari ayah WNI dan ibu WNA, atau sebaliknya, memiliki persoalan yang berbeda dengan diaspora profesional. Ikatannya dengan Indonesia tidak perlu dibuktikan melalui nilai investasi atau kemampuan teknologi. Hubungan itu lahir melalui darah, keluarga, bahasa, pengasuhan, dan identitas.</p><p>UU Nomor 12 Tahun 2006 telah memberikan kewarganegaraan ganda terbatas kepada kelompok anak tertentu. Setelah memasuki usia yang ditentukan undang-undang, mereka harus memilih salah satu kewarganegaraan.</p><p>Ketentuan ini pantas dievaluasi.</p><p>Kita perlu bertanya apakah negara masih harus memaksa seorang anak meninggalkan salah satu bagian identitas hukumnya hanya karena ia telah dewasa. Apalagi usia ketika kewajiban memilih muncul justru berdekatan dengan fase ketika seseorang mulai kuliah, memasuki dunia profesional, membangun jaringan, dan menemukan kapasitas terbaiknya.</p><p>Jangan sampai Indonesia melindungi mereka ketika kecil, lalu kehilangan mereka ketika mulai produktif.</p><p>Ada pula kelompok yang sering luput dari percakapan publik: anak dari ayah dan ibu yang sama-sama WNI tetapi lahir di negara yang memberikan kewarganegaraan berdasarkan tempat kelahiran.</p><p>Anak semacam ini memperoleh kewarganegaraan Indonesia melalui hubungan darah atau ius sanguinis. Pada saat bersamaan, hukum negara tempat ia lahir dapat memberinya kewarganegaraan berdasarkan ius soli.</p><p>Kewarganegaraan gandanya bukan akibat perkawinan campuran. Ia lahir dari pertemuan dua sistem hukum.</p><p>Masuk akalkah jika seorang anak yang ayahnya WNI, ibunya WNI, keluarganya Indonesia, kemudian harus kehilangan hubungan hukum dengan Indonesia ketika dewasa hanya karena tempat kelahirannya memberinya kewarganegaraan lain?</p><p>Pertanyaan ini harus mendapatkan jawaban dalam reformasi mendatang.</p><p>Tetapi kita juga jangan terjebak menganggap kewarganegaraan sebagai solusi bagi seluruh hubungan manusia dengan Indonesia. Tidak semua pasangan WNA dari WNI, eks-WNI, atau keturunan Indonesia memerlukan paspor Indonesia.</p><p>Sebagian hanya membutuhkan kepastian bahwa mereka dapat tinggal bersama keluarganya di Indonesia secara mudah, legal, dan berkelanjutan.</p><p>Di sinilah instrumen keimigrasian seperti Global Citizen of Indonesia menjadi penting.</p><p>GCI dan dwi-kewarganegaraan harus ditempatkan pada ruang yang berbeda. GCI adalah jembatan keimigrasian. <a href="https://www.sumut24.co/tag/dwi/" target="_blank">Dwi</a>-kewarganegaraan merupakan reformasi hukum kewarganegaraan. Seseorang dapat mempunyai hubungan sangat kuat dengan Indonesia tanpa harus menjadi warga negara.</p><p>Dengan cara pandang demikian, Indonesia dapat membangun arsitektur yang lebih masuk akal: jalur kewarganegaraan ganda bagi talenta strategis; perlindungan berbeda bagi anak perkawinan campuran; kepastian bagi anak dua orang tua WNI yang memperoleh kewarganegaraan lain karena kelahiran; serta izin tinggal jangka panjang dan penyatuan keluarga bagi kelompok yang tidak memerlukan status WNI.</p><p>Tentu ada soal sensitif yang harus dibereskan.</p><p>Bagaimana hak memilih dan dipilih? Bagaimana jika pemegang kewarganegaraan ganda ingin menjadi pejabat publik? Apakah ia dapat bekerja di sektor pertahanan, intelijen, atau bidang yang memberikan akses terhadap rahasia negara? Bagaimana perpajakan, kepemilikan aset, perlindungan diplomatik, serta kemungkinan kewajiban militer kepada negara lain?</p><p>Semua itu harus dirumuskan sebelum kebijakan berlaku.</p><p>Untuk jabatan tertentu yang langsung bersentuhan dengan kedaulatan dan keamanan, negative list dapat dipertimbangkan. Tetapi pembatasannya harus proporsional, mempunyai alasan yang dapat diuji, serta tetap tunduk kepada konstitusi. Selektivitas jangan berubah menjadi ruang diskresi tanpa ukuran.</p><p>Gagasan Presiden Prabowo akhirnya memberi kita kesempatan melihat kewarganegaraan dari sudut yang lebih luas.</p><p>Selama ini kita terlalu mudah mengidentikkan nasionalisme dengan keberadaan fisik. Seolah-olah menjadi bagian Indonesia mensyaratkan seseorang harus tinggal di Indonesia sepanjang hidupnya. Padahal zaman telah melahirkan manusia dengan mobilitas yang jauh lebih tinggi.</p><p>Seorang anak Indonesia dapat lahir di New York, belajar di London, bekerja di Singapura, menikah di Melbourne, tetapi tetap menjadikan Indonesia sebagai bagian penting dari identitas dan masa depannya.</p><p>Indonesia tidak perlu takut terhadap kenyataan itu.</p><p>Justru tantangannya adalah menciptakan hukum yang mampu mengikuti mobilitas manusianya tanpa mengendurkan kedaulatan negara.</p><p>Pidato Presiden telah membuka sebuah pintu. Jangan mempersempitnya menjadi sekadar urusan naturalisasi pesepak bola atau cara memulangkan talenta diaspora. Ini dapat menjadi kesempatan menata kembali hubungan Indonesia dengan jutaan manusia yang hidup dalam keluarga dan jaringan global.</p><p>Pada abad ke-21, kekuatan bangsa tidak hanya ditentukan oleh manusia yang berada di dalam wilayahnya. Ia juga ditentukan oleh kemampuan negara mempertahankan ikatan dengan manusianya di seluruh dunia.</p><p>Indonesia harus mampu menjadi global tanpa kehilangan Indonesia.</p><p>Terbuka, tetapi selektif. Memberikan ruang, tetapi tetap mempunyai pagar. Menjaga keluarga sekaligus menjaga kedaulatan.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/dwi/" target="_blank">Dwi</a>-kewarganegaraan terbatas, jika dirancang dengan tepat, bukan cerita tentang dua paspor. Ia adalah cerita tentang bagaimana Republik mempertahankan manusia-manusia terbaiknya agar, sejauh apa pun mereka pergi, Indonesia tetap menjadi bagian dari rumah mereka.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4509_Dwi-Kewarganegaraan-dan-Gagasan-Besar-Presiden-Prabowo-tentang-Indonesia-Global.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285324/dwikewarganegaraan-dan-gagasan-besar-presiden-prabowo-tentang-indonesia-global/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 81,  TPI Medan Berdiri Sejak 1 Mei 1950, Terus Berjuang Mencerdaskan Generasi Bangsa</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 09:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 81,  TPI Medan Berdiri Sejak 1 Mei 1950, Terus Berjuang Mencerdaskan Generasi Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Peringati HUT Kemerdekaan RI ke 81, TPI Medan Berdiri Sejak 1 Mei 1950, Terus Berjuang Mencerdaskan Generasi Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan menegaskan komitmennya untuk terus mengambil bagian dalam perjuangan mengisi kemerdekaan Republik Indonesia melalui pendidikan, pembentukan karakter, penguatan nilai-nilai keagamaan dan pengabdian kepada masyarakat.<p></p><p>Pesan tersebut disampaikan Ketua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, dalam rangkaian pe<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>ngatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang digelar keluarga besar TPI Medan, Senin (17/8).</p><p>Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur&#039;an oleh siswa sebelum pelaksanaan upacara. Nuansa religius tersebut menjadi simbol bahwa semangat kemerdekaan harus berjalan be<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>ngan dengan penguatan iman, ilmu pengetahuan dan akhlak generasi muda.</p><p>Dalam Amanat Kemenag RI, H. Ikrom Helmi Nasution membacakan,  bahwa kemerdekaan Indonesia bukanlah hadiah, melainkan buah perjuangan panjang para pahlawan yang mengorbankan tenaga, pikiran, harta, bahkan jiwa dan raga.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/82aa4b0af34c2313a562076992e50aa3_1001327828.jpg"><br></p><p>Karena itu, generasi saat ini memiliki kewajiban moral untuk meneruskan perjuangan tersebut melalui karya, pendidikan dan pengabdian yang membe<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>kan manfaat bagi masyarakat.</p><p>"Tugas kita ha<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a> ini bukan lagi mengangkat senjata melawan penjajah, tetapi bagaimana mengisi kemerdekaan dengan pendidikan, ilmu pengetahuan, akhlak dan karya nyata," ujarnya.</p><p>TPI Berdi<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a> Sejak 1 Mei 1950</p><p>H. Ikrom juga mengingatkan sejarah panjang Taman Pendidikan Islam yang berdi<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a> pada 1 Mei 1950. Kehadiran TPI sejak masa awal kemerdekaan menunjukkan bahwa perjuangan mencerdaskan kehidupan bangsa juga dilakukan melalui jalur pendidikan.</p><p>Menurutnya, pendidikan Islam tidak hanya bertujuan mencetak generasi yang cerdas secara akademik, tetapi juga membentuk manusia yang be<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>man, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap bangsa.</p><p>"Pendidikan adalah salah satu jalan utama untuk mengisi kemerdekaan. Kemerdekaan harus mampu melahirkan manusia yang cerdas, berkarakter, berakhlak dan mampu membe<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>kan manfaat bagi bangsa," katanya.</p><p>Ia menegaskan, makna kemerdekaan tidak boleh berhenti pada terbebasnya bangsa da<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a> penjajahan fisik. Kemerdekaan juga harus menjadi perjuangan untuk membebaskan masyarakat da<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a> kebodohan, keterbelakangan dan berbagai persoalan sosial.</p><p>Teknologi Harus Memperkuat Persatuan</p><p>Di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi yang begitu cepat, H. Ikrom mengingatkan pentingnya membangun kemampuan literasi sekaligus karakter generasi muda.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_1001327826.jpg"><br></p><p>Menurutnya, teknologi seharusnya menjadi alat untuk mendekatkan manusia, memperluas ilmu pengetahuan dan meningkatkan kesejahteraan.</p><p>Namun, teknologi tidak boleh disalahgunakan menjadi sarana penyebaran kebencian, kebohongan, fitnah maupun informasi yang memecah persatuan.</p><p>"Jangan sampai teknologi yang seharusnya mendekatkan manusia justru menyebarkan kebencian dan kebohongan," tegasnya.</p><p>Karena itu, penguatan pendidikan agama dinilai semakin penting sebagai benteng moral generasi muda.</p><p>Anak-anak, katanya, harus mampu menguasai teknologi, tetapi tetap memiliki hati nurani, akhlak dan tanggung jawab dalam menggunakannya.</p><p><br>Dalam upacara tersebut, H. Ikrom Helmi Nasution juga membacakan amanat Mente<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a> Agama Republik Indonesia sebagai bagian da<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a> rangkaian pe<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>ngatan kemerdekaan.</p><p>Pesan tersebut menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak cukup hanya mengandalkan kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga membutuhkan penguatan nilai agama, kemanusiaan, persatuan dan karakter.</p><p>H. Ikrom mengajak seluruh keluarga besar TPI Medan menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI sebagai sarana memperkuat komitmen dalam membe<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>kan pendidikan terbaik kepada generasi penerus.</p><p>Kepada para siswa, ia berpesan agar belajar sungguh-sungguh, menghormati guru dan orang tua, mencintai agama dan tanah air, serta menggunakan teknologi untuk hal-hal positif.</p><p>"Jadilah generasi yang tidak hanya pintar, tetapi juga benar. Tidak hanya menguasai ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki akhlak. Dan tidak hanya mengejar keberhasilan p<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>badi, tetapi mampu membe<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>kan manfaat bagi masyarakat," pesannya.</p><p>Kemerdekaan Harus Membe<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>kan Manfaat bagi Rakyat</p><p>Lebih jauh, H. Ikrom menekankan bahwa kemerdekaan harus diwujudkan dalam bentuk manfaat nyata yang dapat dirasakan masyarakat.</p><p>Pembangunan, pendidikan dan pelayanan publik, menurutnya, harus benar-benar bero<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>entasi pada kepentingan rakyat.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_1001327813.jpg"><br></p><p>Sebab, kemerdekaan akan kehilangan makna apabila masih ada masyarakat yang tertinggal dalam pendidikan, kesulitan memperoleh pelayanan yang layak atau tidak mendapatkan kesempatan meningkatkan kesejahteraannya.</p><p>Untuk itu, dunia pendidikan harus menjadi bagian penting dalam pembangunan bangsa.</p><p>TPI Medan, kata H. Ikrom, akan terus mengambil bagian dalam perjuangan tersebut dengan memperkuat pendidikan Islam dan membentuk generasi yang memiliki keseimbangan antara ilmu, iman, akhlak, nasionalisme dan kepedulian sosial.</p><p>Pe<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a>ngatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI pun menjadi momentum bagi keluarga besar TPI Medan untuk kembali meneguhkan semangat perjuangan.</p><p>Kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni. Kemerdekaan harus diisi dengan ilmu, iman, persatuan dan karya nyata yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.</p><p>"Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Ma<a href="https://www.sumut24.co/tag/ri/" target="_blank">ri</a> kita isi kemerdekaan dengan pendidikan dan karya. Merdeka!" pungkas H. Ikrom Helmi Nasution.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2715_Peringati-HUT-Kemerdekaan-RI-ke-81---TPI-Medan-Berdiri-Sejak-1-Mei-1950--Terus-Berjuang-Mencerdaskan-Generasi-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285321/peringati-hut-kemerdekaan-ri-ke-81-tpi-medan-berdiri-sejak-1-mei-1950-terus-berjuang-mencerdaskan-generasi-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Renungan Suci HUT Ke-81 RI, Bobby Nasution Tegaskan Semangat Pahlawan Jadi Kompas Pembangunan Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 08:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Renungan Suci HUT Ke-81 RI, Bobby Nasution Tegaskan Semangat Pahlawan Jadi Kompas Pembangunan Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan semangat, keberanian, dan ketulusan para pahlawan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan semangat, keberanian, dan ketulusan para pahlawan harus menjadi kompas dalam melanjutkan pembangunan di Sumatera Utara. Hal itu disampaikannya usai menghadiri Upacara Kehormatan Ziarah Nasional dan Renungan Suci dalam rangka Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.</p><br></p>Menurut Bobby Nasution, nilai-nilai perjuangan para pahlawan harus terus menjadi inspirasi untuk bekerja keras, menjaga persatuan, serta memberikan yang terbaik demi kebahagiaan dan kemajuan nusa serta bangsa.</p><br></p>"Upacara kehormatan, ziarah nasional, dan renungan suci ini bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan momentum bagi kita untuk merenungkan kembali besarnya pengorbanan para pahlawan bangsa," katanya.</p><br></p>Upacara yang berlangsung khidmat di Taman Makam Pahlawan, Jalan SM Raja, Medan, Senin (17/8/2026) dini hari itu dipimpin Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB) Mayjen TNI Hendy Antariksa selaku Inspektur Upacara.</p><br></p>Dalam naskah renungan suci yang dibacakannya, ditegaskan komitmen bersama untuk melanjutkan cita-cita perjuangan para pendahulu demi kebahagiaan nusa dan bangsa. Perjuangan para pahlawan menjadi teladan sekaligus jalan pengabdian yang harus terus dilanjutkan oleh generasi penerus. Upacara diakhiri dengan doa bersama agar arwah para pahlawan diterima dan ditempatkan di tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.</p><br></p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Sumut, serta instansi terkait lainnya. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4264_Renungan-Suci-HUT-Ke-81-RI--Bobby-Nasution-Tegaskan-Semangat-Pahlawan-Jadi-Kompas-Pembangunan-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285308/renungan-suci-hut-ke81-ri-bobby-nasution-tegaskan-semangat-pahlawan-jadi-kompas-pembangunan-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inflasi Sumut Tinggi, Tanggung Jawab Siapa? Sutrisno Pangaribuan Soroti Pencopotan Kabiro Perekonomian</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 22:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inflasi Sumut Tinggi, Tanggung Jawab Siapa? Sutrisno Pangaribuan Soroti Pencopotan Kabiro Perekonomian]]></title>
            <description><![CDATA[Inflasi Sumut Tinggi, Tanggung Jawab Siapa? Sutrisno Pangaribuan Soroti Pencopotan Kabiro Perekonomian]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Tingginya tingkat inflasi di Sumatera Utara kembali menjadi sorotan. Direktur Indonesian Government Watch (IGoWa) yang juga Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan, mempertanyakan pihak yang paling bertanggung jawab terhadap kinerja pengendalian inflasi di Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sorotan itu disampaikan Sutrisno menyusul pencopotan Poppy Marulita Hutagalung dari jabatan Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut. Menurutnya, menjadikan Kepala Biro Perekonomian sebagai pihak yang bertanggung jawab tunggal atas persoalan inflasi merupakan langkah yang tidak tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno merujuk pada Perda Nomor 10 Tahun 2025 tentang Perubahan atas Perda Nomor 8 Tahun 2022 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Provinsi Sumatera Utara. Dalam regulasi tersebut, Biro Perekonomian berada di bawah Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau persoalannya adalah pengendalian inflasi, harus dilihat secara utuh bagaimana struktur, kewenangan dan mekanisme kerja Tim Pengendalian <a href="https://www.sumut24.co/tag/inflasi/" target="_blank">Inflasi</a> Daerah (TPID). Jangan kemudian satu pejabat dijadikan kambing hitam," kata Sutrisno.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutrisno, TPID Sumut memiliki struktur kepemimpinan yang menempatkan Gubernur Sumatera Utara sebagai pembina/pengarah utama, sementara Wakil Gubernur dan Sekretaris Daerah menjalankan fungsi koordinasi. Kepala Biro Perekonomian berperan sebagai unsur pelaksana harian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kata dia, keberhasilan maupun kegagalan pengendalian inflasi tidak dapat dibebankan hanya kepada Kepala Biro Perekonomian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau kinerja TPID dianggap buruk, maka evaluasi harus dilakukan secara menyeluruh. Gubernur sebagai pembina dan pengarah utama TPID tentu memiliki tanggung jawab yang jauh lebih besar dalam memastikan seluruh perangkat daerah bekerja secara terpadu," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan Jadikan Pejabat Sebagai Kambing Hitam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga mengingatkan bahwa tugas Kepala Biro Perekonomian bukan mengambil alih seluruh kewenangan kepala daerah dalam mengendalikan harga kebutuhan pokok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabiro Perekonomian, jelasnya, bertugas membantu Asisten Perekonomian dan Pembangunan dalam mengoordinasikan perumusan kebijakan, pembinaan, pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan pemerintahan di bidang perekonomian daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jadi harus dipahami tupoksinya. Kabiro adalah bagian dari sistem birokrasi. Ia bukan pengambil keputusan tunggal mengenai kebijakan ekonomi daerah," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta Gubernur Sumut Bobby Afif Nasution memberikan penjelasan objektif kepada publik mengenai alasan pencopotan Poppy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutrisno, istilah "penilaian akumulatif" harus disertai indikator dan hasil evaluasi yang jelas agar tidak menimbulkan kesan bahwa pergantian pejabat dilakukan berdasarkan penilaian subjektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau memang ada kinerja yang buruk, buka indikatornya. Apa target yang tidak tercapai, apa evaluasinya, apa pelanggarannya dan apa rekomendasi tim penilai. Publik berhak mendapatkan penjelasan yang objektif," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Poppy Dinilai Memiliki Kapasitas Perencana&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno mengaku pernah bermitra dengan Poppy ketika yang bersangkutan masih menjadi staf di Bappeda Sumut. Ia menilai Poppy memiliki kemampuan dalam bidang perencanaan pembangunan dan tata ruang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia bahkan menyebut Poppy pernah menjadi salah satu personel yang diandalkan Pemprov Sumut dalam pembahasan Perda Nomor 2 Tahun 2017 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dalam rapat-rapat bersama legislatif saat itu, Poppy yang masih staf Bappeda mampu menjadi juru bicara Bappeda. Itu menunjukkan kapasitas teknis dan penguasaan materi yang dimilikinya," ujar Sutrisno.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, apabila Poppy dianggap kurang sesuai menduduki jabatan Kepala Biro Perekonomian, Sutrisno menyarankan agar kompetensinya tetap dimanfaatkan untuk posisi yang sesuai dengan latar belakang dan pengalamannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau dianggap kurang tepat sebagai Kabiro Perekonomian, mestinya ditempatkan pada posisi yang sesuai dengan kompetensinya. Misalnya pada bidang perencanaan pembangunan, bukan justru ditempatkan sebagai Kepala Bidang Peternakan," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno bahkan membandingkan dengan kebijakan pada era Gubernur Edy Rahmayadi yang pernah menempatkan Dr. Naslindo Sirait sebagai Kepala Biro Perekonomian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diduga Bersih-bersih Pejabat Era Edy&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih jauh, Sutrisno menduga pencopotan Poppy tidak semata-mata berkaitan dengan persoalan kinerja pengendalian inflasi. Ia menduga terdapat kecenderungan untuk melakukan pergantian terhadap pejabat yang berasal dari era pemerintahan sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Poppy bisa saja menjadi sasaran antara dari sebuah skenario yang lebih besar, yakni membersihkan pejabat yang dianggap sebagai warisan pemerintahan sebelumnya," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ia menegaskan dugaan tersebut harus dibuktikan dengan fakta dan mekanisme pemerintahan yang transparan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pergantian pejabat merupakan kewenangan kepala daerah sepanjang dilakukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, berbasis evaluasi yang objektif, serta tidak didasarkan pada suka atau tidak suka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau pergantian hanya berdasarkan like or dislike, ini berbahaya bagi birokrasi. Pemerintahan membutuhkan profesionalisme, bukan loyalitas personal," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga meminta Bobby Nasution tidak menjadikan persoalan kecil sebagai panggung pencitraan, tetapi lebih fokus membenahi persoalan substansial seperti stabilitas harga pangan, distribusi komoditas, daya beli masyarakat dan koordinasi lintas daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan sampai pemerintah sibuk dengan gimik, sementara masyarakat menghadapi harga kebutuhan pokok yang tinggi. Yang dibutuhkan rakyat adalah harga yang stabil dan kebijakan ekonomi yang nyata," pungkas Sutrisno.rel&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_778_Inflasi-Sumut-Tinggi--Tanggung-Jawab-Siapa--Sutrisno-Pangaribuan-Soroti-Pencopotan-Kabiro-Perekonomian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285303/inflasi-sumut-tinggi-tanggung-jawab-siapa-sutrisno-pangaribuan-soroti-pencopotan-kabiro-perekonomian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Apresiasi Pelanggan Setia MyPertamina Lewat Aktivasi Menarik di SPBU</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Apresiasi Pelanggan Setia MyPertamina Lewat Aktivasi Menarik di SPBU]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke81 Republik Indonesia, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut menghadir]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Republik Indonesia, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional/" target="_blank">Regional</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a> menghadirkan rangkaian program apresiasi pelanggan di SPBU melalui Promo Tarik Benang dan Aktivasi Tebus Murah. Program ini diselenggarakan sebagai bentuk penghargaan kepada pelanggan setia <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> sekaligus untuk menyemarakkan suasana kemerdekaan di berbagai wilayah operasional <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional/" target="_blank">Regional</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a>.</p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional/" target="_blank">Regional</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a>, Fahrougi Andriani Sumampouw, mengatakan bahwa kedua program tersebut merupakan bagian dari upaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> untuk menghadirkan pengalaman yang lebih dekat, menyenangkan, dan bermanfaat bagi pelanggan di momentum Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>"HUT ke-81 Republik Indonesia menjadi momen yang tepat untuk berbagi kebahagiaan dan memberikan apresiasi kepada pelanggan yang telah setia menggunakan produk dan layanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a>. Melalui Promo Tarik Benang dan Aktivasi Tebus Murah, kami ingin menghadirkan suasana kemerdekaan yang lebih meriah di SPBU sekaligus memberikan manfaat langsung bagi masyarakat," ujar Fahrougi.</p>Promo Tarik Benang akan dilaksanakan pada 17 Agustus 2026 di 6 SPBU yang berada di Kota Banda Aceh, Kota Medan, Kabupaten Tapanuli Tengah, Kota Pekanbaru, Kota Batam, dan Kota Padang. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pelanggan/" target="_blank">Pelanggan</a> yang melakukan transaksi pembelian Pertamax Series dan Dex Series menggunakan aplikasi My<a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> di SPBU akan berkesempatan untuk mengikuti permainan tarik benang dan memperoleh berbagai hadiah menarik secara langsung.</p>Sementara itu, Aktivasi Tebus Murah juga akan digelar pada 17 Agustus 2026 di 11 titik yang tersebar di Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Langkat, dan Kabupaten Aceh Tamiang. Melalui program ini, masyarakat dapat memperoleh paket sembako dengan harga khusus menggunakan aplikasi My<a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a>, sebagai bentuk dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> dalam menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi pelanggan.</p>Fahrougi menambahkan bahwa kedua program tersebut tidak hanya menjadi bagian dari perayaan HUT ke-81 Republik Indonesia, tetapi juga merupakan upaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> dalam mendorong pemanfaatan layanan digital melalui aplikasi My<a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> serta penggunaan produk-produk berkualitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a>. <br>"Kami berharap rangkaian program ini dapat memperkuat kedekatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> dengan pelanggan dan masyarakat. Selain memberikan pengalaman yang menyenangkan, kami ingin masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari berbagai layanan dan program yang dihadirkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> di SPBU," tutup Fahrougi.</p>Informasi lebih lanjut mengenai mekanisme program, lokasi SPBU peserta, serta syarat dan ketentuan masing-masing program dapat diakses melalui aplikasi My<a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> dan media sosial resmi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional/" target="_blank">Regional</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a>. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3031_Pertamina-Patra-Niaga-Regional-Sumbagut-Apresiasi-Pelanggan-Setia-MyPertamina-Lewat-Aktivasi-Menarik-di-SPBU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285302/pertamina-patra-niaga-regional-sumbagut-apresiasi-pelanggan-setia-mypertamina-lewat-aktivasi-menarik-di-spbu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dirut PLN Kawal Langsung Kelistrikan Nasional Jelang HUT ke-81 Kemerdekaan RI dari Posko NTT]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co DEPOK, PT PLN (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan nasional guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -DEPOK, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) terus memperkuat sistem kelistrikan nasional guna mendukung seluruh rangkaian peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI). Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>, Darmawan Prasodjo, bersama jajaran Direksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> turun langsung mengawal kesiapan kelistrikan di berbagai lokasi Indonesia.</p>Dalam konferensi pers yang dilakukan dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Pelayanan Pelanggan Flores Bagian Barat, Manggarai Barat, yang juga terhubung secara _online_ dengan jajaran Direksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> di <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Induk Pusat Pengatur Beban Jawa, Madura, dan Bali (UIP2B Jamali), Depok, Jawa Barat, pada Sabtu malam (15/8/2026), Darmawan mengatakan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> melaksanakan pengamanan sistem kelistrikan secara menyeluruh.</p>&quot;Sejak awal Agustus, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> sudah bergerak _full_. Kami sudah cek satu per satu, mulai dari pembangkit, gardu induk, jaringan transmisi, sampai jaringan distribusi dan jalur di sekitar lokasi kegiatan. Kami kerahkan seluruh kekuatan yang ada untuk memastikan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI berjalan lancar,&quot; tutur Darmawan.</p>Darmawan menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah, khususnya Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Kementerian Sekretariat Negara, Sekretariat Kabinet, Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan, dan Direktorat Jenderal Mineral dan Batubara. Menurutnya, dukungan dan koordinasi lintas kementerian serta lembaga menjadi bagian penting dalam memastikan kesiapan kelistrikan nasional.</p>&quot;Dukungan penuh dari Pemerintah membuat kami bisa bergerak lebih kuat. Kami ingin memastikan setiap titik yang mendukung upacara dan rangkaian peringatan kemerdekaan, baik di tingkat nasional maupun daerah, listriknya andal dan tercukupi,&quot; katanya.</p>Secara nasional, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> memproyeksikan beban puncak kelistrikan pada 17 Agustus 2026 mencapai 42,6 gigawatt (GW). Sementara itu, daya mampu pembangkit mencapai 51,6 GW, sehingga tersedia cadangan daya yang mencukupi sebesar 9 GW atau sekitar 21,1 persen.</p>"Saat ini seluruh unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam status siaga penuh. Lebih dari 45 ribu personel kami terjunkan di 2.275 titik siaga seluruh Indonesia. Semua bergerak dan semua fokus," tegas Darmawan.</p>Kesiapan tersebut diperkuat dengan 1.517 unit genset, 559 unit _Uninterruptible Power Supply_ (UPS), dan 1.286 unit gardu bergerak sebagai cadangan pasokan listrik. Untuk mempercepat penanganan di lokasi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> juga menyiagakan 75 unit kabel bergerak, 318 unit truk _crane_, 3.424 mobil operasional, serta 3.583 motor operasional.</p>"Seluruh sumber daya dipersiapkan dengan matang di berbagai titik. Khusus untuk rangkaian kegiatan di Istana Kepresidenan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> menyiapkan sistem pengamanan kelistrikan berlapis hingga lima tingkat, yang meliputi pembangkit, penyulang, sistem digital _Supervisory Control and Data Acquisition_ (SCADA), UPS, hingga genset," tambahnya.</p>Darmawan menegaskan, kesiapsiagaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> tidak hanya difokuskan pada momentum peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, tetapi juga mencakup respons cepat terhadap kondisi kelistrikan di berbagai wilayah. Salah satunya, sistem kelistrikan Kalimantan yang sebelumnya mengalami gangguan pada sisi pembangkit, kini telah pulih bertahap.</p>&quot;Untuk sistem Kalimantan yang sempat mengalami gangguan pembangkit, hari ini sudah berangsur pulih. Ada tambahan pasokan dari dua pembangkit sehingga sistem Kalimantan semakin kuat dan membaik, kami akan terus kawal,&quot; kata Darmawan.</p>Di sisi lain, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> juga bergerak cepat melakukan pemulihan pascagempa yang terjadi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT). Begitu gempa terjadi, petugas <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> langsung diterjunkan untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap infrastruktur kelistrikan yang terdampak.</p>&quot;Begitu gempa terjadi di Flores, NTT, tim <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> langsung bergerak. Tidak menunggu. Apa yang bisa langsung diperbaiki, baik gardu induk, jaringan distribusi, maupun fasilitas lainnya, langsung kami kerjakan. Pemulihan terus kami kejar. Alhamdulillah, sore tadi 11 gardu induk yang terdampak sudah kembali bertegangan, selanjutnya proses penormalan dilakukan secara bertahap hingga ke pelanggan,&quot; ujar Darmawan.</p>Dalam proses pemulihan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> berkoordinasi erat dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), TNI, dan Polri. Sejumlah lokasi masih menghadapi kendala akses akibat kondisi pascagempa, namun <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> mengupayakan pemulihan terus dilakukan dengan mengutamakan keselamatan petugas dan masyarakat.</p>&quot;Ini adalah momentum untuk kembali mengingat perjuangan para pendahulu yang telah mengorbankan tenaga, pikiran, bahkan jiwa dan raganya untuk kemerdekaan Indonesia. Semangat perjuangan itu kami lanjutkan melalui pengabdian kami. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> hari ini _all out_, fokus total. Kami siap mengawal kelistrikan HUT ke-81 RI di seluruh tanah air,&quot; pungkas Darmawan. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5275_Dirut-PLN-Kawal-Langsung-Kelistrikan-Nasional-Jelang-HUT-ke-81-Kemerdekaan-RI-dari-Posko-NTT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285301/dirut-pln-kawal-langsung-kelistrikan-nasional-jelang-hut-ke81-kemerdekaan-ri-dari-posko-ntt/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sambut HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungbalai Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sambut HUT ke-81 RI, Pemko Tanjungbalai Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menggelar zikir dan doa kebangsaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> menggelar zikir dan doa kebangsaan untuk menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>Kegiatan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Jumat (14/8/2026), dan dihadiri Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, BUMD, pimpinan OPD, ASN, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga.</p>Dalam sambutannya, Mahyaruddin mengatakan kemerdekaan yang dirasakan masyarakat saat ini merupakan nikmat besar dari Allah SWT sekaligus hasil perjuangan dan pengorbanan para pahlawan.</p>&quot;Memperingati kemerdekaan tidak cukup hanya dengan upacara dan berbagai kegiatan perayaan. Kita juga perlu mengisinya dengan rasa syukur, memperbanyak zikir dan doa,&quot; ujar Mahyaruddin.</p>Menurut dia, doa juga dipanjatkan agar bangsa Indonesia dan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> senantiasa diberikan keamanan, kedamaian dan keberkahan.</p>Mahyaruddin mengajak masyarakat yang hadir untuk mendoakan para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan.</p>&quot;Semoga segala pengorbanan mereka mendapat balasan terbaik dari Allah SWT,&quot; katanya.</p>Pembangunan Tak Hanya Soal Infrastruktur</p>Mahyaruddin mengatakan pembangunan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> tidak hanya berkaitan dengan pembangunan infrastruktur maupun pertumbuhan ekonomi.</p>Pembangunan, lanjut dia, juga harus diarahkan pada peningkatan kualitas manusia agar masyarakat memiliki keimanan, akhlak, kesehatan, pendidikan dan kepedulian terhadap sesama.</p>&quot;Pembangunan juga harus membangun manusia yang beriman, berakhlak, sehat, berpendidikan dan memiliki kepedulian terhadap sesama,&quot; tuturnya.</p>Ia menyebut arah pembangunan tersebut sejalan dengan visi <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Emas, yakni Elok, Maju, Agamais dan Sejahtera.</p>Ajak Generasi Muda Jaga Persatuan</p>Lebih lanjut, Mahyaruddin mengajak para orang tua, tokoh agama dan seluruh masyarakat bersama-sama membimbing generasi muda.</p>Menurutnya, nilai agama, sopan santun, kedisiplinan, semangat belajar dan kecintaan terhadap bangsa perlu terus ditanamkan kepada generasi muda.</p>&quot;Mari kita jadikan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kesatuan,&quot; katanya.</p>Mahyaruddin menegaskan kemerdekaan harus diisi dengan berbagai kegiatan positif, sementara pembangunan daerah harus dilakukan dengan semangat kebersamaan.</p>&quot;Setiap keberhasilan harus kita syukuri dengan mendekatkan diri kepada Allah SWT,&quot; ujarnya.</p>Di akhir sambutannya, Mahyaruddin berharap zikir dan doa kebangsaan tersebut membawa keberkahan bagi Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Provinsi Sumatera Utara dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3262_Sambut-HUT-ke-81-RI--Pemko-Tanjungbalai-Gelar-Zikir-dan-Doa-Kebangsaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285300/sambut-hut-ke81-ri-pemko-tanjungbalai-gelar-zikir-dan-doa-kebangsaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pisah Sambut Kapolres Asahan, Jejak Dedikasi AKBP Revi Nurvelani dan Harapan Baru di Pundak AKBP Adi Dharma Pramudhita</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 20:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pisah Sambut Kapolres Asahan, Jejak Dedikasi AKBP Revi Nurvelani dan Harapan Baru di Pundak AKBP Adi Dharma Pramudhita]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan menggelar acara temu ramah sekaligus pisah sambut Kapolres Asahan di Pendopo Rumah Dinas Bup]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> menggelar acara temu ramah sekaligus pisah sambut <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> di Pendopo Rumah Dinas Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Sabtu malam (15/8/2026. Momen ini sekaligus menandai berakhirnya masa bakti AKBP Revi Nurvelani dan dimulainya pengabdian AKBP Adi Dharma Pramudhita sebagai pemimpin Korps Bhayangkara di wilayah <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Suasana hangat dan kekeluargaan terasa kental sejak acara dimulai. Hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Sekretaris Daerah beserta istri, para Staf Ahli, Asisten, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, tokoh agama, tokoh masyarakat, perwakilan etnis, pimpinan BUMN/BUMD hingga tamu undangan lainnya. AKBP Adi Dharma Pramudhita yang baru saja dilantik juga hadir didampingi istri, begitu pula AKBP Revi Nurvelani beserta keluarga.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_IMG-20260816-WA0048.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, AKBP Revi Nurvelani menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kebersamaan yang terjalin selama dirinya memimpin Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Ia menekankan bahwa harmonisasi antarunsur Forkopimda di daerah ini telah berjalan sangat baik &mdash; sebuah modal utama yang membuat berbagai tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat dapat diatasi bersama.</p>&quot;Kepolisian tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan pemerintah daerah maupun masyarakat. Sinergi dan koordinasi menjadi kunci utama menjaga kondusivitas daerah,&quot; ungkapnya. Ia pun memohon maaf apabila selama bertugas terdapat perkataan maupun tindakan yang kurang berkenan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/65b9eea6e1cc6bb9f0cd2a47751a186f_IMG-20260816-WA0049.jpg"><br></p>AKBP Revi yang selanjutnya dipercaya menjabat Wakil Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Sumatera Utara ini mengaku bangga pernah meniti karier di <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. &quot;Banyak pengalaman yang sulit diungkapkan dengan kata-kata. Kami disambut hangat dan dilepas dengan penuh keakraban. Semoga <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> yang baru mendapat dukungan yang sama dari seluruh elemen di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.&quot;</p>Sementara itu, AKBP Adi Dharma Pramudhita dalam perkenalannya menyampaikan terima kasih atas sambutan hangat Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dan seluruh unsur Forkopimda. Ia berharap dapat segera beradaptasi dan menjadi bagian dari keluarga besar Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>&quot;Kami membuka diri 24 jam untuk berkoordinasi dengan Forkopimda maupun masyarakat, terutama berbagi informasi terkait kamtibmas dan hal-hal lainnya,&quot; tegasnya. Dukungan dari seluruh pihak diharapkannya agar tugas-tugas kepolisian di <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dapat dijalankan secara maksimal demi terciptanya wilayah yang aman dan tenteram.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/0a09c8844ba8f0936c20bd791130d6b6_IMG-20260816-WA0060.jpg"><br></p>Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, H. Efi Irwansyah Pane, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada AKBP Revi Nurvelani atas dedikasi, integritas dan kepemimpinannya selama bertugas. Sinergi yang terjalin dinilai sangat krusial dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendukung berbagai agenda pembangunan daerah.</p>Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut mengucapkan selamat atas amanah baru yang diemban AKBP Revi Nurvelani. &quot;Semoga di tempat tugas yang baru dapat berkarya dan mengabdi dengan lebih baik lagi,&quot; ucapnya. Ia juga berharap hubungan kerja sama dan silaturahmi yang telah terbangun tidak terputus meski jabatan telah berganti.</p>Kepada AKBP Adi Dharma Pramudhita, Bupati menyambut hangat kedatangannya bersama keluarga di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Bupati menegaskan, kekompakan Forkopimda bersama tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda dan seluruh elemen masyarakat merupakan pilar penting dalam menjaga keamanan, ketertiban sekaligus mendorong kemajuan daerah.</p>Ada pesan yang terasa mendalam dari Bupati kepada pejabat lama: &quot;Ketika sudah meminum air <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, akan sulit untuk melupakannya.&quot; Di akhir sambutan, Bupati mendoakan kesuksesan untuk keduanya, baik bagi AKBP Revi di tempat baru maupun AKBP Adi Dharma dalam memimpin Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Doa tersebut ditujukan bagi kelancaran tugas <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> lama maupun baru, sekaligus dipanjatkan bagi saudara-saudara kita yang sedang tertimpa musibah bencana alam di Kabupaten Simalungun dan Provinsi Nusa Tenggara Timur.</p>Secara keseluruhan, acara pisah sambut ini berlangsung aman, tertib dan lancar. Lebih dari sekadar seremonial, kegiatan ini menjadi bukti bahwa keberlanjutan kerja sama antarunsur pimpinan daerah tetap menjadi prioritas utama. Dengan fondasi sinergi yang kokoh, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> optimis mampu menjaga stabilitas keamanan sekaligus melaju lebih cepat menuju pembangunan yang berkeadilan dan menyejahterakan seluruh masyarakatnya. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1440_Pisah-Sambut-Kapolres-Asahan--Jejak-Dedikasi-AKBP-Revi-Nurvelani-dan-Harapan-Baru-di-Pundak-AKBP-Adi-Dharma-Pramudhita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285299/pisah-sambut-kapolres-asahan-jejak-dedikasi-akbp-revi-nurvelani-dan-harapan-baru-di-pundak-akbp-adi-dharma-pramudhita/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Agung S Pratama Korban Penggelapan Mobil Miliknya Minta Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Agung S Pratama Korban Penggelapan Mobil Miliknya Minta Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Mujur tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Kondisi ini yg dialami, Agung Septia Pratama warga Jln Alumunium I ]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Mujur tidak dapat diraih, malang tidak dapat ditolak. Kondisi ini yg dialami, Agung Septia Pratama warga Jln Alumunium I Gg Gori No 6 Lingkungan 16, Kelurahan Tanjung Mulia, Kecamatan Labuhan Deli yang kini berdomisili di Komplek Perum Jln Paku Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan, Sumatera Utara menjadi korban penipuan/penggelapan mobil.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/1ff8a7b5dc7a7d1f0ed65aaa29c04b1e_1000326532.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Menurut Agung S Pratama kepada wartawan, kasus penipuan/penggelapan mobil Toyota Inova warna putih plat BK 1451 QF dengan no rangka MHFX542G4B2530493 dan no mesin 2KD6837041 yang telah dilaporkannya ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> sesuai Surat Tanda Terima Laporan Polisi Nomor : STTPL / 724 / VII / 2026 / SPK - TERPADU berdasarkan Laporan Polisi Nomor : LP / 724 / VII / 2026 / SPKT tanggal 23 Juli 2026 yang dilakukan terlapor (pelaku) bernama, Muhammad Alfin Adam.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/eb160de1de89d9058fcb0b968dbbbd68_1000326667.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lanjut Agung S Pratama (korban/pelapor), atas kasus penipuan dan penggelapan tersebut, dirinya mengalami kerugian senilai Rp315.392.000,&#039; beserta STNK dan kunci kontak mobil Toyota Inova warna putih plat BK 1451 QF.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Diterangkan pelapor (Agung S Pratama), peristiwa penggelapan mobil bermula saat terlapor (Muhammad Alfin Adam) pada tanggal 15 Juli 2026, terlapor mendatangi korban dan meminjam mobil pelapor dengan modus hendak membawa keluarganya jalan jalan.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_1000326666.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/pelaku/" target="_blank">Pelaku</a> (Muhammad Alfin Adam) datang kerumah saya meminjam mobil dengan dalil hendak membawa keluarganya jalan jalan seharian kesalah satu tempat. Namun, setelah mobil dibawa oleh terlapor, terlapor menghubungi korban melalui telepon dan meminta waktu 3 (tiga) hari untuk meminjam mobil korban. Namun, ke esokan harinya, saat no teleponya sya hubungi sudah tidak aktif lagi hingga hari dan tanggal saya membuat laporan ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>. Saya meminta kepada pihak <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> untuk mengusut kasus penipuan/penggelapan mobil saya yang dilakukan pelaku/terlapor (Muhammad Alfin Adam) agar mobil saya kembali dan menangkap pelakunya untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai undang undang berlaku dinegara repoblik Indonesia," ucap korban (Agung S Pratama), Minggu (16/8/2026) kepada wartawan.(W02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9541_Agung-S-Pratama-Korban-Penggelapan-Mobil-Miliknya-Minta-Polres-Pelabuhan-Belawan-Tangkap-Pelaku.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285298/agung-s-pratama-korban-penggelapan-mobil-miliknya-minta-polres-pelabuhan-belawan-tangkap-pelaku/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hingga H-1 Hari Kemerdekaan RI ke-81, Jasa Marga Catat Lebih Dari 400 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hingga H-1 Hari Kemerdekaan RI ke-81, Jasa Marga Catat Lebih Dari 400 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara]]></title>
            <description><![CDATA[Hingga H1 Hari Kemerdekaan RI ke81, Jasa Marga Catat Lebih Dari 400 Ribu Kendaraan Melintas di Ruas Tol Regional Nusantara]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Jakarta - Jasa Marga melalui Jasamarga Nusantara <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a>lroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) mencatat sebanyak 412.135 kendaraan melintas di Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Regional Nusantara jelang libur panjang Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 atau pada hari Jumat-Sabtu atau 14-15 Agustus 2026. Angka tersebut menunjukkan peningkatan sebesar 6,89% jika dibandingkan dengan lalu lintas (lalin) pada periode normal sebanyak 385.572 kendaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peningkatan volume lalu lintas ini tersebar di empat Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Regional Nusantara dengan rincian sebagai berikut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Medan&ndash;Kualanamu&ndash;Tebing Tinggi: tercatat sejumlah 32.141 kendaraan melintas. Angka tersebut meningkat 2,34% dibanding total volume lalin normal yaitu 31.406 kendaraan. Berdasarkan data operasi 9.744 kendaraan tercatat masuk dari GT Kualanamu yang berasal dari arah Bandar Udara Internasional Kualanamu. Angka tersebut lebih tinggi 0,39% dibanding total volume lalin normal yang melintas di GT Kualanamu yaitu 9.706 kendaraan. Sementara, 10.555 kendaraan terdata menuju Bandar Udara Internasional Kualanamu melalui GT Kualanamu, meningkat 1,24% dibanding total volume lalin normal yaitu 10.426 kendaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Manado&ndash;Bitung: Tercatat volume lalin sejumlah 14.341 kendaraan atau meningkat 29,22% dibanding volume lalin normal, yaitu 11.098 kendaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Nusa Dua&ndash;Ngurah Rai&ndash;Benoa: Tercatat volume lalin sebanyak 141.329 kendaraan melintas atau meningkat 23,11% dari volume lalin normal yakni 114.800 kendaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Solo&ndash;Yogyakarta&ndash;NYIA Kulon Progo Segmen Kartasura&ndash;Prambanan: Tercatat total volume lalin sebesar 37.292 kendaraan atau meningkat 14,72% dari total volume lalin normal yakni 32.507 kendaraan. Secara rinci, sebanyak 22.335 kendaraan terdata menuju Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 28,16% dibanding total volume lalin normal yaitu 17.428 kendaraan. Sementara itu, sebanyak 15.827 kendaraan tercatat meninggalkan Yogyakarta melalui GT Prambanan, meningkat 0,04% dibanding total volume lalin normal yaitu 15.820 kendaraan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jasa Marga terus memastikan seluruh sarana dan prasarana operasional berfungsi secara optimal guna mendukung kelancaran transaksi dan kenyamanan pengguna jalan selama libur panjang Hari Kemerdekaan RI ke-81. Upaya ini senantiasa dilakukan untuk menghadirkan pelayanan terbaik sekaligus mewujudkan perjalanan yang aman di sepanjang ruas tol. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh pengguna jalan diimbau untuk memastikan kendaraan dalam kondisi prima, saldo uang elektronik mencukupi sebelum berangkat, dan senantiasa mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan arahan dari petugas selama perjalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui _Call Center_ di nomor 133, media sosial Instagram @official.jmnusantara serta mengunduh aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5045_Hingga-H-1-Hari-Kemerdekaan-RI-ke-81--Jasa-Marga-Catat-Lebih-Dari-400-Ribu-Kendaraan-Melintas-di-Ruas-Tol-Regional-Nusantara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285297/hingga-h1-hari-kemerdekaan-ri-ke81-jasa-marga-catat-lebih-dari-400-ribu-kendaraan-melintas-di-ruas-tol-regional-nusantara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sebanyak 1.360 Peserta, Semarakkan Road to Police Women Run 2026</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sebanyak 1.360 Peserta, Semarakkan Road to Police Women Run 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Sebanyak 1.360 Peserta, Semarakkan Road to Police Women Run 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten Solok I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Minggu (16/8/2026), sebanyak 1.360 peserta yang datang dari berbagai wilayah, termasuk dari luar wilayah hukum Polres Solok. semarakkan Event Bhayangkara Run Road to Police <a href="https://www.sumut24.co/tag/women/" target="_blank">Women</a> Run 2026 yang digelar di wilayah hukum Polres Solok, Sumatera Barat, ) dipusatkan di dua lokasi, yakni Tugu Ayam Arosuka sebagai gerbang start dan Lapangan Bupati sebagai race central.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga mempertemukan masyarakat, pelajar, dan jajaran kepolisian dalam suasana kebersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dihadiri oleh Bupati Solok Jon Firman Pandu, S.H., bersama keluarga, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., bersama keluarga, Kapolres Solok AKBP Rini Anggaraini, S.S., S.I.K., jajaran pejabat utama Polres Solok, personel kepolisian, unsur Forkopimda Kabupaten Solok, serta para peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 1.360 peserta, sebanyak 590 orang merupakan peserta umum putra dan 478 peserta umum putri. Sementara itu, kategori pelajar terdiri atas 173 pelajar putra dan 119 pelajar putri.<br>Lomba lari dimulai pukul 06.30 WIB. Para peserta mengikuti rute yang telah ditetapkan panitia dengan pengamanan dan pengaturan di sepanjang lintasan. Setelah menyelesaikan perlombaan, peserta diarahkan menuju lokasi pengambilan medali pada pukul 07.10 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan menikmati makanan dan minuman yang disediakan panitia, sebelum peserta mengikuti senam bersama pada pukul 08.30 WIB. Suasana kegiatan berlangsung meriah dengan keterlibatan peserta dan tamu undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada pukul 09.30 WIB, panitia menyerahkan hadiah kepada para pemenang kategori pelajar dan umum. Untuk kategori umum putra dan putri, hadiah juara I sebesar Rp1,5 juta, juara II Rp1 juta, dan juara III Rp750 ribu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun kategori pelajar Kabupaten Solok menyediakan hadiah juara I Rp1 juta, juara II Rp750 ribu, juara III Rp500 ribu, serta juara harapan I, II, dan III masing-masing Rp250 ribu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelancaran kegiatan didukung 16 juri, juri jalan dan finish, marshal statis, marshal sepeda motor, water station, dua titik check point, serta tim medis yang ditempatkan di dua titik sepanjang jalan dan dua titik di lokasi kegiatan.<br>Selain itu, panitia menyiapkan petugas start dan finish line, pengalungan medali, potential winner, tim refreshment, verifikasi data pemenang, logistik, dan venue.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah pembagian hadiah, kegiatan dilanjutkan dengan pengundian hadiah (doorprize) pada pukul 09.40 WIB. Seluruh rangkaian Event Bhayangkara Run Road to Police <a href="https://www.sumut24.co/tag/women/" target="_blank">Women</a> Run 2026 berakhir sekitar pukul 10.30 WIB dengan situasi aman, tertib, dan lancar.<br>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kedekatan antara kepolisian dan masyarakat melalui olahraga sekaligus mendorong pola hidup sehat serta partisipasi masyarakat dalam kegiatan positif.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7259_Sebanyak-1-360-Peserta--Semarakkan-Road-to-Police-Women-Run-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285296/sebanyak-1360-peserta-semarakkan-road-to-police-women-run-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hasto Kristiyanto: Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir Harus Menjadi Rumah Rakyat</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 19:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hasto Kristiyanto: Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir Harus Menjadi Rumah Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[Hasto Kristiyanto Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir Harus Menjadi Rumah Rakyat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SAMOSIR &ndash; Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan, pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir tidak boleh sekadar menjadi simbol keberadaan partai. Kantor tersebut harus benar-benar hadir sebagai rumah rakyat, tempat masyarakat menyampaikan aspirasi, mencari solusi atas persoalan yang dihadapi, sekaligus ruang untuk melahirkan gagasan dan kepemimpinan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegasan itu disampaikan Hasto saat menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir di Desa Lumban Suhi-Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir, Sumatera Utara, Sabtu (15/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasto hadir bersama Ketua DPP PDI Perjuangan Djarot Saiful Hidayat, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon, jajaran pengurus DPD dan DPC, kader, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi serta kabupaten/kota se-Sumatera Utara, dan sejumlah tokoh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Hasto, pembangunan kantor partai harus dimaknai sebagai bagian dari upaya memperkuat hubungan PDI Perjuangan dengan rakyat. Kantor partai bukan hanya tempat menjalankan aktivitas organisasi, tetapi juga harus menjadi ruang terbuka bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita membangun kantor DPC PDI Perjuangan bukan sekadar rumah untuk konsolidasi. Rekrutmen politik, kaderisasi, pendidikan kepemimpinan, dan bagaimana aspirasi rakyat menjadi keputusan-keputusan publik harus dijalankan di kantor partai ini,&quot; ujar Hasto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, kantor DPC nantinya memiliki berbagai fungsi internal, mulai dari konsolidasi organisasi, kaderisasi, rekrutmen politik hingga pendidikan kepemimpinan. Namun, seluruh fungsi tersebut harus bermuara pada kepentingan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasto bahkan mengingatkan agar pembangunan kantor partai tidak membuat PDI Perjuangan tampil eksklusif dan semakin jauh dari masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kantor partai harus memancar suatu semangat keberpihakan kepada rakyat miskin, kepada rakyat yang diperbodohkan oleh sistem, oleh kekuasaan. Sehingga sering terjadi ketidakadilan. Jangan sampai kita membangun kantor partai, tapi berjarak dengan rakyat. Justru dengan kantor partai inilah kita semakin menyatu dengan kekuatan rakyat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Hasto berharap masyarakat Samosir nantinya dapat merasakan keberadaan kantor tersebut sebagai ruang bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat yang merasa diperlakukan tidak adil, kata dia, harus memiliki tempat untuk datang, menyampaikan persoalan, memperoleh pendampingan politik, serta mencari jalan keluar melalui mekanisme demokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam peletakan batu pertama ini kami mengingatkan pentingnya kantor partai agar nantinya ketika ini berjalan menjadi rumah rakyat. Rakyat yang diperlakukan tidak adil bisa datang ke sini. Ini juga harus menjadi suatu ruang untuk membangun kepemimpinan intelektual,&quot; tutur Hasto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Politik Harus Berpihak kepada Rakyat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasto juga mengingatkan bahwa keberpihakan kepada rakyat harus menjadi karakter politik PDI Perjuangan. Menurutnya, nilai-nilai Pancasila mengajarkan keberpihakan terhadap kemanusiaan serta pembebasan rakyat dari berbagai bentuk penindasan dan ketidakadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kehidupan demokrasi, lanjut Hasto, partai politik juga harus mampu menjadi ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pendapat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbedaan pandangan, menurutnya, tidak semestinya dianggap sebagai ancaman. Sebaliknya, perbedaan harus dikelola melalui dialog dan pertukaran gagasan untuk melahirkan keputusan serta kebijakan terbaik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;PDI Perjuangan harus terus membangun tradisi politik yang membuka ruang bagi perbedaan pendapat, dialog dan pertukaran gagasan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, kantor partai tidak hanya menjadi tempat berkumpulnya kader, tetapi juga menjadi ruang tumbuhnya kepemimpinan dan gagasan yang berangkat dari persoalan nyata masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peletakan batu pertama tersebut sekaligus menandai dimulainya pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Samosir yang diharapkan menjadi pusat aktivitas partai sekaligus rumah bersama bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasto menegaskan, ukuran keberhasilan pembangunan kantor partai bukan semata-mata kemegahan bangunannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang paling penting adalah seberapa jauh keberadaannya mampu mendekatkan partai dengan rakyat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kantor tersebut, kata Hasto, harus hidup bersama masyarakat, mendengar persoalan mereka, memperjuangkan kepentingan mereka, serta melahirkan kader dan pemimpin yang memahami kebutuhan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah kawasan Danau Toba yang memiliki jejak sejarah dan peradaban panjang, Hasto menilai keberadaan kantor partai juga harus menjadi pengingat bahwa politik tidak boleh terlepas dari sejarah dan kehidupan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesadaran terhadap masa lalu harus menjadi pijakan menghadapi masa kini, sementara keberpihakan kepada rakyat menjadi dasar untuk menyiapkan masa depan Samosir yang lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dibangun Secara Gotong Royong&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Rapidin Simbolon mengatakan pembangunan Kantor DPC PDI Perjuangan Samosir akan melibatkan seluruh kader melalui semangat gotong royong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapidin mengatakan pembangunan kantor partai dengan konsep serupa juga akan dilakukan di Langkat, Nias, serta sejumlah kabupaten/kota lainnya di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pembangunan kantor permanen tersebut merupakan bagian dari upaya menjalankan pesan Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri bahwa kantor partai harus menjadi pusat konsolidasi sekaligus rumah rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Seluruh kantor permanen partai harus semakin meneguhkan dan menegaskan komitmen partai untuk menangis dan tertawa bersama rakyat,&quot; kata Rapidin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, kantor partai tidak boleh menjadikan PDI Perjuangan sebagai organisasi yang eksklusif dan berjarak dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kantor partai yang telah, sedang, dan akan dibangun di seluruh kabupaten/kota se-Sumatera Utara ditujukan untuk kemenangan bersama rakyat. Rakyat menjadi alasan dan tujuan berdirinya kantor-kantor partai, demi terwujudnya kesejahteraan rakyat,&quot; pungkas Rapidin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rombongan DPP Kembali ke Jakarta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara Sutrisno Pangaribuan menjelaskan, Hasto Kristiyanto dalam kunjungannya ke Samosir turut didampingi Djarot Saiful Hidayat, Johannes Oberlin Lumban Tobing dari BBHR Pusat, Guntur Romli, Anwar Saragih, Aryo Seno Bagaskoro, Monang Sinaga, Markus Junianto Sihaloho, dan Kusnadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rombongan DPP PDI Perjuangan tiba di Sumatera Utara pada Sabtu (15/8/2026) dan telah kembali ke Jakarta pada Minggu (16/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepulangan tersebut dilakukan untuk mempersiapkan pelaksanaan Upacara HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Sekolah Partai PDI Perjuangan, kawasan Lenteng Agung, Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi PDI Perjuangan Sumatera Utara, pembangunan kantor-kantor permanen tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai proyek fisik organisasi. Lebih dari itu, kantor partai dituntut menjadi ruang demokrasi yang terbuka, tempat rakyat menyampaikan persoalan, dan tempat kader ditempa agar mampu memperjuangkan kepentingan masyarakat.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2190_Hasto-Kristiyanto--Kantor-DPC-PDI-Perjuangan-Samosir-Harus-Menjadi-Rumah-Rakyat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285295/hasto-kristiyanto-kantor-dpc-pdi-perjuangan-samosir-harus-menjadi-rumah-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan: Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan: Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah]]></title>
            <description><![CDATA[BARAPAKSI Soroti Kelayakan SPPG di Medan Diduga 80 Persen Tak Penuhi Syarat Pengelolaan Limbah]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>MEDAN &mdash; Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (BARAPAKSI) menyoroti serius keberadaan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Medan. Organisasi tersebut menduga sebagian besar SPPG belum memenuhi persyaratan lingkungan, khususnya terkait instalasi pengolahan limbah dan dokumen lingkungan.</p><p>Ketua/Koordinator BARAPAKSI, Otti S. Batubara, menyebut berdasarkan temuan dan pengamatan pihaknya, sekitar 80 persen SPPG di Kota Medan diduga tidak layak dari sisi pengelolaan limbah.</p><p>"SPPG seharusnya tidak hanya dilihat dari aktivitas memasak dan distribusi makanan. Persoalan limbah juga harus menjadi syarat mutlak. Jangan sampai program untuk meningkatkan gizi masyarakat justru menimbulkan persoalan lingkungan baru," ujar Otti.</p><p>Menurutnya, persoalan semakin serius karena banyak SPPG yang beroperasi dengan memanfaatkan rumah tinggal atau ruko yang disulap menjadi tempat pelayanan makanan, sementara fasilitas pengolahan limbahnya dinilai belum memadai.</p><p>Otti mempertanyakan apakah seluruh SPPG tersebut telah memiliki instalasi pengolahan limbah (IPAL) serta memenuhi kewajiban dokumen lingkungan seperti UKL-UPL, sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p>"Rumah tinggal atau ruko pada umumnya hanya memiliki septic tank yang diperuntukkan bagi limbah domestik berupa tinja. Itu berbeda dengan sistem pengolahan limbah dari aktivitas dapur dalam jumlah besar," tegasnya.</p><p>BARAPAKSI juga menyoroti persoalan limbah makanan, termasuk makanan yang tidak habis atau mengalami kerusakan. Otti menyebut kondisi tersebut berpotensi menimbulkan persoalan baru apabila tidak dikelola secara higienis dan sesuai ketentuan.</p><p>"Jangan sampai limbah makanan dari SPPG justru menjadi rebutan pihak tertentu untuk pakan ternak tanpa ada pengawasan. Ini menyangkut kesehatan lingkungan dan keamanan pangan," katanya.</p><p>Ia meminta Pemerintah Kota Medan, Dinas Lingkungan Hidup, Badan Gizi Nasional (BGN), serta instansi terkait melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh SPPG di Kota Medan.</p><p>Pemeriksaan, kata Otti, tidak boleh sebatas melihat apakah dapur beroperasi atau makanan tersalurkan. Pemerintah harus memastikan keberadaan dan kelayakan IPAL, sistem pembuangan limbah cair, pengelolaan limbah padat, septic tank, dokumen UKL-UPL atau dokumen lingkungan yang dipersyaratkan, serta standar sanitasi dapur.</p><p>"Kalau benar ada SPPG yang belum memenuhi persyaratan, jangan dibiarkan beroperasi begitu saja. Pemerintah harus melakukan evaluasi dan memberikan tindakan sesuai aturan," ujarnya.</p><p>BARAPAKSI juga meminta adanya audit terbuka dan transparan terhadap SPPG yang menerima dukungan pembiayaan negara. Menurut Otti, program MBG menggunakan anggaran negara sehingga seluruh aspek penyelenggaraannya harus dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.</p><p>"Jangan sampai kita hanya menghitung berapa porsi makanan yang dibagikan, tetapi mengabaikan ke mana limbahnya dibuang. Program yang menggunakan uang rakyat harus memenuhi standar kesehatan, lingkungan, dan akuntabilitas," pungkas Otti.</p><p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5502_BARAPAKSI-Soroti-Kelayakan-SPPG-di-Medan--Diduga-80-Persen-Tak-Penuhi-Syarat-Pengelolaan-Limbah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285294/barapaksi-soroti-kelayakan-sppg-di-medan-diduga-80-persen-tak-penuhi-syarat-pengelolaan-limbah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution: Silaturahmi Kemerdekaan Perkuat Kebersamaan Guru dan Majukan Pendidikan</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution: Silaturahmi Kemerdekaan Perkuat Kebersamaan Guru dan Majukan Pendidikan]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution Silaturahmi Kemerdekaan Perkuat Kebersamaan Guru dan Majukan Pendidikan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SERGAI &mdash; Silaturahmi Kemerdekaan Guru-Guru Taman Pendidikan Islam (TPI) yang digelar di Pantai Sri Mersing, Kabupaten Serdang Bedagai, Senin (17/8/2026), menjadi momentum mempererat persaudaraan sekaligus memperkuat semangat kebersamaan keluarga besar TPI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua I dan II Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, SH, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pertemuan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat silaturahmi dan membangun kebersamaan antarguru TPI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ikrom, kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun dan mengembangkan dunia pendidikan. Karena itu, seluruh guru dan keluarga besar TPI harus terus menjaga kekompakan serta saling mendukung dalam menjalankan amanah pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita ingin momentum kemerdekaan ini menjadi sarana untuk merajut dan meningkatkan kebersamaan sesama kita. Dengan kebersamaan, Insya Allah TPI akan semakin kuat dan mampu memberikan kontribusi yang lebih besar bagi pendidikan generasi bangsa,&quot; ujar Ikrom.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut mengangkat tema &quot;Kita Rajut dan Tingkatkan Kebersamaan Sesama Kita&quot;, dengan gagasan &quot;Sekolah/Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikrom menilai konsep sekolah dan madrasah entrepreneur berbasis religius sangat relevan dengan tantangan pendidikan saat ini. Peserta didik tidak hanya harus dibekali ilmu pengetahuan, tetapi juga karakter, kemandirian, keterampilan dan jiwa kewirausahaan yang berlandaskan nilai-nilai agama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita ingin pendidikan melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak, mandiri dan mampu menghadapi perkembangan zaman tanpa kehilangan nilai-nilai religius,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap silaturahmi tersebut dapat menjadi energi baru bagi para guru TPI untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan serta memperkuat peran TPI dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam suasana peringatan HUT ke-81 RI, Ikrom juga mengajak seluruh keluarga besar TPI untuk mengisi kemerdekaan dengan kerja nyata, menjaga persatuan dan memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kemerdekaan harus kita isi dengan hal-hal yang bermanfaat. Salah satunya melalui pendidikan yang berkualitas dan pembentukan generasi yang memiliki karakter serta mampu membawa Indonesia menuju masyarakat yang adil dan makmur,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Silaturahmi Kemerdekaan Guru-Guru TPI tersebut menjadi bagian dari semangat keluarga besar TPI untuk terus memperkuat persaudaraan, meningkatkan kualitas pendidikan dan membangun generasi masa depan yang berkarakter serta berdaya saing.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1023_Ketua-I-dan-II-TPI-Medan-H--Ikrom-Helmi-Nasution--Silaturahmi-Kemerdekaan-Perkuat-Kebersamaan-Guru-dan-Majukan-Pendidikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285293/ketua-i-dan-ii-tpi-medan-h-ikrom-helmi-nasution-silaturahmi-kemerdekaan-perkuat-kebersamaan-guru-dan-majukan-pendidikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT RI ke-81, Ketua Umum PP TPI Prof. Ismet Danial Nasution Dorong Sekolah dan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT RI ke-81, Ketua Umum PP TPI Prof. Ismet Danial Nasution Dorong Sekolah dan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius]]></title>
            <description><![CDATA[HUT RI ke81, Ketua Umum PP TPI Prof. Ismet Danial Nasution Dorong Sekolah dan Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &mdash; Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pimpinan Pusat Taman Pendidikan Islam (PP TPI) menyampaikan pesan kebangsaan sekaligus komitmen untuk terus memperkuat dunia pendidikan melalui pengembangan sekolah dan madrasah entrepreneur berbasis religius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum PP TPI, Prof. drg. Ismet Danial Nasution, Ph.D., Sp.Pros., Subsp.PKIKG(K), bersama jajaran keluarga besar TPI menyampaikan ucapan Dirgahayu Republik Indonesia ke-81 yang diperingati pada 17 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum kemerdekaan tersebut mengangkat semangat &quot;Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur&quot;, sekaligus menjadi pengingat bahwa dunia pendidikan memiliki peran strategis dalam mewujudkan cita-cita kemerdekaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui gagasan &quot;Sekolah/Madrasah Entrepreneur Berbasis Religius&quot;, TPI mendorong lahirnya model pendidikan yang tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga membentuk karakter, kemandirian dan kemampuan kewirausahaan peserta didik dengan tetap berpegang pada nilai-nilai agama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep tersebut dinilai penting menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks. Generasi muda tidak cukup hanya memiliki kecerdasan intelektual, tetapi juga harus memiliki akhlak, keterampilan, kreativitas serta kemampuan untuk menciptakan peluang dan menjadi generasi yang mandiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat tersebut juga sejalan dengan kegiatan Silaturahmi Kemerdekaan Guru-Guru Taman Pendidikan Islam (TPI) yang digelar di Pantai Sri Mersing, Kabupaten Serdang Bedagai, pada 17 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan itu mengusung tema &quot;Kita Rajut dan Tingkatkan Kebersamaan Sesama Kita&quot;, yang menjadi bagian dari upaya memperkuat persaudaraan dan soliditas keluarga besar TPI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, SH, sebelumnya menegaskan bahwa kebersamaan merupakan modal penting dalam membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, momentum kemerdekaan harus diisi dengan kerja nyata, termasuk melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pembentukan generasi yang berilmu, berakhlak serta memiliki kemandirian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat HUT RI ke-81, keluarga besar TPI berharap pendidikan Islam semakin mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TPI berkomitmen menjadikan pendidikan sebagai instrumen untuk mencetak generasi yang religius, berkarakter, mandiri dan memiliki daya saing, sekaligus tetap menjaga nilai persatuan dan kebangsaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur&quot; diharapkan tidak hanya menjadi slogan peringatan kemerdekaan, tetapi menjadi semangat bersama yang diwujudkan melalui pendidikan dan pengabdian kepada masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6736_HUT-RI-ke-81--Ketua-Umum-PP-TPI-Prof--Ismet-Danial-Nasution-Dorong-Sekolah-dan-Madrasah-Entrepreneur-Berbasis-Religius.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285292/hut-ri-ke81-ketua-umum-pp-tpi-prof-ismet-danial-nasution-dorong-sekolah-dan-madrasah-entrepreneur-berbasis-religius/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dengan Tema &quot;Guyub Merdeka&quot; Warga Komplek Perum Lingkungan VII Tanara Meriahkan HUT RI ke 81 Melalui Berbagai Perlombaan</guid>
            <pubDate>Sun, 16 Aug 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dengan Tema "Guyub Merdeka" Warga Komplek Perum Lingkungan VII Tanara Meriahkan HUT RI ke 81 Melalui Berbagai Perlombaan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Warga Komplek Perum Jalan Paku Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan memeriahkan HUT RI ke ]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/warga/" target="_blank">Warga</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/komplek/" target="_blank">Komplek</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-perum/" target="_blank"> Perum</a> Jalan Paku Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan memeriahkan HUT RI ke 81 Tahun 2026 dengan berbagai macam perlombaan dilaksanakan pada hari, Minggu (16/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Satrio Agung Ketua HUT RI ke 81 Lingkungan VII, Tanah Enam Ratus, Medan Marelan dengan tema " Guyub Merdeka" kepada wartawan menjelaskan bahwa, kegiatan dilaksanakan sebagai bentuk menumbuh kembangkan rasa dan solidaritas ditengah masyarakat.<br></p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/0336dcbab05b9d5ad24f4333c7658a0e_1000326561.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"HUT RI ke 81 tahun 2026 dengan tema "Guyub Merdeka" dilaksanakan sebagai bentuk menumbuh kembangkan rasa dan solidaritas ditengah masyarakat serta membangun kebersamaan dan kekompakan antara warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/komplek/" target="_blank">Komplek</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-perum/" target="_blank"> Perum</a> dan masyarakat Lingkungan VII sekitar komplek serta menciptakan suasana kondusifitas menjaga lingkungan tetap aman dan tentram," ujar Satrio Agung.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_1000326354.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Masih Satrio Agung, adapun perlombaan gebyar HUT RI ke 81 tahun 2026 dimulai pukul 07.00 Wib, Minggu 16 Agustus 2026 dan berakhir, Senin 17/8/2026 diwarnai perlombaan gerak jalan santai dan perlombaan dari tingkat anak anak dan ibu ibu serta bapak bapak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Perlombaan yang dilaksanakan ada 3 (tiga) katagori lomba diantaranya tingkat anak anak yaitu, lomba makan kerupuk, lompat hitam putih, lari goni, kelereng, estafet lari gelang, memasukan paku dalam botol. Kemudian perlombaan kaum ibu ibu yakni, lomba rebut bangku, lomba balap terompa dan tarik tambang. Perlombaan untuk bapak bapak yakni, trip gembira, catur, dump batu, badminton, tarik tambang dan pertandingan sepak bola menggunakan daster," terang, Satrio Agung Ketua perlombaan HUT RI ke 81 Kompkek<a href="https://www.sumut24.co/tag/-perum/" target="_blank"> Perum</a> didampingi, Ari Syahputra (Sekretaris), Akmal W (Bendahara) serta pengurusan panitia yang terlibat.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/084b6fbb10729ed4da8c3d3f5a3ae7c9_1000326521.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lanjut Satrio Agung, untuk kegiatan puncak HUT RI ke 81 Kompkek<a href="https://www.sumut24.co/tag/-perum/" target="_blank"> Perum</a> Lingkungan VII, Tanah Enam Ratus, Medan Marelan akan dilaksanakan pada hari, Senin (17/8/2026) yakni panjat pinang. Dengan hadiah total keseluruhan perlombaan sebesar Rp13.995.000,&#039;. Kegiatan lomba ditutup dengan kegiatan lomba panjat pinang pada, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Sementara, Tony Sudrajat (Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/komplek/" target="_blank">Komplek</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-perum/" target="_blank"> Perum</a> Lingkungan VII) kepada wartawan memaparkan bahwa, pelaksanaan gebyar HUT RI ke 81 tahun 2026 yang diselenggarakan oleh panitia sangat diapresiasi.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_1000326306.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Dengan kegiatan HUT RI yang digelar warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/komplek/" target="_blank">Komplek</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-perum/" target="_blank"> Perum</a> Lingkungan VII sudah menjadi agenda tahunan. Dimana kegiatan ini untuk meningkatkan rasa kebersamaan antara warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/komplek/" target="_blank">Komplek</a> dan masyarakat sekitar komplek. Untuk keseluruhan total hadiah yang diperebutkan sebesar Rp Rp13.995.000,&#039; terkumpul dari partisipasi masyarakat komplek perum dan masyarakat sekitar kawasan komplek. Puncak kegiatan HUT RI ke 81 Lingkungan VII, Tanah Enam Ratus, Medan Marelan, Senin (17/8/2026), insya allah rencananya akan dihadiri bapak, Rico Waas Walikota Medan," ucap Tony Sudrajat mengakhiri.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/a97da629b098b75c294dffdc3e463904_1000326444.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Yudi Sunaryo Kepling Lingkungan VII, Kelurahan Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan mengucapkan terimakasih kepada masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/komplek/" target="_blank">Komplek</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-perum/" target="_blank"> Perum</a> dan masyarakat atas partisipasi terlaksananya kegiatan HUT RI ke 81 yang sifatnya positif dan menumbuh kembangkan rasa dan solidaritas ditengah masyarakat serta membangun kebersamaan dan kekompakan antara warga yang tahun ini begitu meriah. Semoga ditahun berikutnya dilaksanakan lebih meriah lagi, jelasnya.(W02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4265_Dengan-Tema--quot-Guyub-Merdeka-quot--Warga-Komplek-Perum-Lingkungan-VII-Tanara-Meriahkan-HUT-RI-ke-81-Melalui-Berbagai-Perlombaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285291/dengan-tema-quotguyub-merdekaquot-warga-komplek-perum-lingkungan-vii-tanara-meriahkan-hut-ri-ke-81-melalui-berbagai-perlombaan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>