<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 06 Sep 2026 02:55:52 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teater, Pembangunan, dan Sikap Kritis</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teater, Pembangunan, dan Sikap Kritis]]></title>
            <description><![CDATA[Teater, Pembangunan, dan Sikap Kritis]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; <a href="https://www.sumut24.co/tag/teater/" target="_blank">Teater</a> bukan sekadar panggung hiburan, apalagi hanya ruang rekreasi estetis belaka. Di tengah dinamika sosial yang terus berubah, seni pertunjukan semestinya mampu berdiri sebagai salah satu pilar kontrol sosial yang ikut mengawal arah pembangunan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pandangan tersebut disampaikan pegiat teater sekaligus penulis puisi Sumatra Utara, Khairuddin Ibrahim Harahap, saat ditemui di Medan, Sabtu (5/9).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Khairuddin, teater memiliki kekuatan inheren untuk menumbuhkan sikap kritis di tengah masyarakat. Panggung teater, katanya, dapat menjadi ruang dialog yang mempertemukan realitas kehidupan dengan kesadaran masyarakat terhadap berbagai persoalan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terlebih ketika pembangunan hanya diukur melalui angka pertumbuhan ekonomi, pembangunan fisik dan proyek infrastruktur, sementara dimensi kemanusiaan, kebudayaan dan keadilan sosial justru terpinggirkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menggugat Pembangunan yang "Kehilangan Jiwa"&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khairuddin menilai pembangunan modern tidak boleh berhenti pada pembangunan fisik semata. Jalan, gedung, jembatan dan berbagai infrastruktur memang penting, tetapi pembangunan yang sesungguhnya harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup dan martabat manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/teater/" target="_blank">Teater</a> itu cermin yang jujur. Ketika pembangunan justru melahirkan ketimpangan, penggusuran, atau hilangnya ruang publik bagi seniman, teater wajib hadir menyuarakan kritik tersebut. Kita tidak boleh membiarkan pembangunan berjalan tanpa jiwa,&quot; ujar Khairuddin di sela-sela aktivitas sastranya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, komunitas teater mempunyai posisi strategis untuk melakukan intervensi budaya. Kritik yang lahir dari panggung tidak harus selalu hadir dalam bentuk demonstrasi atau slogan politik. Ia dapat disampaikan melalui karakter, dialog, konflik dan simbol-simbol artistik yang membuat penonton berhadapan dengan kenyataan sosial secara lebih manusiawi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Naskah yang berani dan penyutradaraan yang tajam, lanjutnya, dapat menjadi instrumen penyadaran masyarakat atau conscientization. Penonton tidak semestinya diposisikan sebagai objek pasif yang hanya datang untuk menikmati pertunjukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, mereka harus diajak bertanya: Apa yang sedang terjadi di sekitar kita? Siapa yang diuntungkan dan siapa yang tertinggal? Ke mana pembangunan diarahkan? Dan yang paling penting, apakah pembangunan tersebut benar-benar menghadirkan kehidupan yang lebih baik bagi masyarakat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seni yang Membangun Manusia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai sastrawan yang aktif menulis puisi, Khairuddin melihat adanya hubungan erat antara kedalaman rasa dalam puisi dengan daya dobrak teater.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puisi mengasah kepekaan batin, sementara teater menghadirkan pengalaman sosial secara kolektif. Ketika keduanya bertemu, seni tidak hanya menjadi persoalan estetika, tetapi juga dapat menjadi medium untuk membangun empati, kepekaan sosial dan kecerdasan emosional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks generasi muda, fungsi tersebut menjadi semakin penting. Di tengah derasnya arus informasi digital, masyarakat membutuhkan ruang untuk berhenti sejenak, membaca realitas, berdialog dan mempertanyakan berbagai persoalan secara kritis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Khairuddin, inilah esensi tertinggi konsep Theater for Development atau teater untuk pembangunan. Pembangunan tidak hanya menciptakan kota yang lebih modern, tetapi juga manusia yang lebih beradab, kritis dan humanis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Manusia-manusia berkarakter inilah yang nantinya akan menjadi penggerak utama pembangunan nasional yang berkeadilan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kritik sebagai Bentuk Cinta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khairuddin menegaskan, sikap kritis teater terhadap pembangunan tidak boleh dipahami sebagai sikap anti-kemajuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Justru sebaliknya, kritik merupakan bentuk kecintaan terhadap bangsa. Ketika seniman mempertanyakan sebuah kebijakan, menampilkan ketimpangan atau mengangkat suara kelompok yang terpinggirkan, sesungguhnya mereka sedang mengingatkan negara agar pembangunan tidak kehilangan orientasi kemanusiaannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mengkritik bukan berarti menolak kemajuan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/teater/" target="_blank">Teater</a> bersikap kritis justru karena mencintai bangsa ini. Kita ingin memastikan bahwa pembangunan yang berjalan adalah pembangunan yang memanusiakan manusia,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, pembangunan yang besar bukan hanya pembangunan yang meninggalkan gedung-gedung megah atau infrastruktur yang membentang. Pembangunan yang sejati adalah pembangunan yang meninggalkan manusia-manusia yang lebih bermartabat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan di situlah panggung teater menemukan alasan keberadaannya: bukan sekadar untuk ditonton, tetapi untuk membuat masyarakat melihat, berpikir, merasa, lalu bertindak.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_486_Teater--Pembangunan--dan-Sikap-Kritis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285976/teater-pembangunan-dan-sikap-kritis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswa Unimed Raih Juara III LKTN Nasional 2026, Soroti Pergeseran Nilai Pernikahan Semarga Mandailing di Era Digital</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 21:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswa Unimed Raih Juara III LKTN Nasional 2026, Soroti Pergeseran Nilai Pernikahan Semarga Mandailing di Era Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Mahasiswa Unimed Raih Juara III LKTN Nasional 2026, Soroti Pergeseran Nilai Pernikahan Semarga Mandailing di Era Digital]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Tim mahasiswa Jurusan Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Medan (Unimed) berhasil mengukir prestasi di tingkat nasional dengan meraih Juara III Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTN) 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prestasi tersebut diraih melalui karya ilmiah berjudul &quot;Transformasi Nilai Pernikahan Semarga pada Generasi Muda Mandailing di Kota Padangsidimpuan: Kajian Historis atas Negosiasi Identitas Budaya dalam Menghadapi Tantangan Global di Era Digital.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim yang terdiri dari Fajar Ridwan Syah Putra Gultom, Maulana Ramadhan Silalahi, dan Dona Febriana Pulungan itu berada di bawah bimbingan Dr. Lukitaningsih, M.Hum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karya ilmiah tersebut mengangkat persoalan aktual mengenai perubahan pemaknaan adat pernikahan semarga di kalangan generasi muda Mandailing, khususnya di Kota Padangsidimpuan, di tengah perkembangan teknologi digital dan globalisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Soroti Pergeseran Nilai Adat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selaku juru bicara tim, Fajar Ridwan Syah Putra Gultom mengatakan penelitian tersebut berangkat dari kegelisahan akademis terhadap perubahan pola interaksi generasi muda yang semakin terbuka akibat perkembangan teknologi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kehadiran media sosial dan berbagai platform digital, termasuk aplikasi kencan, telah memperluas ruang interaksi anak muda tanpa lagi dibatasi oleh jarak geografis maupun lingkungan sosial tradisional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pada era digital saat ini, platform media sosial dan aplikasi kencan memperluas ruang interaksi generasi muda tanpa batas. Hal ini memicu terjadinya negosiasi identitas baru, di mana larangan ketat pernikahan sesama marga mulai mengalami pergeseran nilai di Kota Padangsidimpuan,&quot; ujar Fajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, dalam konstruksi adat Mandailing, marga memiliki posisi penting dalam membangun identitas sekaligus menentukan hubungan kekerabatan seseorang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, persoalan pernikahan semarga tidak hanya berkaitan dengan pilihan personal, tetapi juga bersinggungan dengan sistem kekerabatan, nilai adat dan pandangan masyarakat terhadap identitas budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, perkembangan zaman menghadirkan realitas baru. Generasi muda kini berada dalam ruang sosial yang jauh lebih terbuka sehingga nilai-nilai tradisional mengalami proses negosiasi dengan nilai modern.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dahulu, pernikahan semarga dianggap tabu karena asas kekerabatan yang kuat. Namun, modernisasi memaksa tokoh adat dan generasi muda mencari titik temu agar nilai-nilai leluhur tidak sepenuhnya hilang diterjang arus globalisasi,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antara Adat, Identitas dan Generasi Digital&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut tim peneliti, perubahan tersebut tidak serta-merta dapat dimaknai sebagai hilangnya adat. Sebaliknya, fenomena itu perlu dilihat sebagai proses transformasi budaya yang mempertemukan nilai tradisional dengan realitas kehidupan generasi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kajian historis tersebut berupaya melihat bagaimana nilai pernikahan semarga dipahami dari masa ke masa, sekaligus bagaimana generasi muda Mandailing menegosiasikan identitas budaya mereka dalam menghadapi perubahan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan tersebut menjadi penting karena pelestarian budaya tidak cukup hanya dilakukan dengan mempertahankan aturan secara tekstual. Nilai budaya juga perlu dipahami oleh generasi muda agar tetap memiliki relevansi dalam kehidupan masyarakat modern.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi Dosen Pembimbing&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan tim mahasiswa Unimed tersebut tidak terlepas dari arahan dan bimbingan Dr. Lukitaningsih, M.Hum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai dosen pembimbing, Lukitaningsih memberikan apresiasi atas kerja keras ketiga mahasiswa tersebut yang dinilai mampu mengangkat persoalan budaya lokal menjadi kajian ilmiah yang relevan dengan tantangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prestasi Juara III LKTN Nasional 2026 sekaligus menunjukkan bahwa isu kebudayaan lokal masih memiliki ruang penting dalam dunia akademik, khususnya ketika dikaji melalui perspektif sejarah dan dinamika generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Fajar bersama Maulana Ramadhan Silalahi dan Dona Febriana Pulungan menegaskan bahwa capaian tersebut bukanlah akhir dari perjalanan akademik mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka berharap penelitian tersebut dapat dikembangkan lebih jauh dan menjadi salah satu referensi dalam memahami perubahan nilai budaya Mandailing di tengah perkembangan teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap kajian ini tidak hanya menjadi karya untuk perlombaan, tetapi juga dapat menjadi pemantik kesadaran generasi muda untuk tetap menjaga esensi kebudayaan di tengah gempuran digital,&quot; pungkas Fajar.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1564_Mahasiswa-Unimed-Raih-Juara-III-LKTN-Nasional-2026--Soroti-Pergeseran-Nilai-Pernikahan-Semarga-Mandailing-di-Era-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285975/mahasiswa-unimed-raih-juara-iii-lktn-nasional-2026-soroti-pergeseran-nilai-pernikahan-semarga-mandailing-di-era-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lantik Pengurus LP3KD, Rico Wass Ajak Berkolaborasi Bangun Pemko Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 18:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lantik Pengurus LP3KD, Rico Wass Ajak Berkolaborasi Bangun Pemko Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Wali Kota Medan, Rico Waas, secara resmi melantik Antonius Devolis Tumanggor sebagai Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengemba]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Rico Waas, secara resmi melantik Antonius Devolis Tumanggor sebagai Ketua Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik Daerah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/lp3kd/" target="_blank">LP3KD</a>) Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> resmi dilantik, di Catholic Center Christophosia, Jalan Mataram No. 21, Petisah Hulu, Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Baru, Sabtu (5/9/2026).</p>Dalam sambutannya, Rico menyampaikan harapan agar kepengurusan <a href="https://www.sumut24.co/tag/lp3kd/" target="_blank">LP3KD</a> Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> yang baru dilantik dapat menjalankan amanah dengan baik hingga masa kepengurusan berakhir sampai 2030."Semoga pengurus yang dilantik dan akan menjalankan tugasnya hingga nanti 2030, mudah-mudahan bisa berjalan dengan baik dan menjadikan Pesparani memiliki makna untuk Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>," ujar Rico.</p>Rico mengakui, tugas yang diemban pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/lp3kd/" target="_blank">LP3KD</a> bukanlah pekerjaan yang mudah.Namun, ia optimistis di bawah kepemimpinan Antonius D. Tumanggor, <a href="https://www.sumut24.co/tag/lp3kd/" target="_blank">LP3KD</a> Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dapat semakin maju dan berkembang.</p>Rico juga sempat berseloroh dengan Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/lp3kd/" target="_blank">LP3KD</a> Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Antonius D. Tumanggor terkait kemampuannya bernyanyi.Ia bahkan menyinggung Ketua Demisioner mengenai proses terpilihnya Antonius sebagai ketua.</p>"Rata-rata 90 persen penyanyi semua. Saya tidak tahu Pak Antonius bisa nyanyi atau tidak. Saya tanya istrinya tidak mau jawab, cuma kasih jempol saja," kata Rico disambut suasana hangat para peserta.Lebih lanjut, Rico menekankan bahwa talenta yang dimiliki para peserta Pesparani perlu terus diasah melalui latihan yang rutin dan serius.</p>Menurutnya, kemampuan yang sudah dimiliki harus dikembangkan agar dapat menghasilkan paduan suara yang berkualitas dan mampu membawa nama baik Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>."Kebiasaan dan talenta yang kita miliki itu harus dipersering dan rutin. Dengan begitu, talenta tersebut nantinya bisa mengasah kemampuan menjadi lebih tajam lagi," tuturnya.</p>Rico berharap peserta terbaik yang nantinya mewakili Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> maupun Sumatera Utara dapat tampil membanggakan dan mampu bersaing di tingkat yang lebih tinggi."Kami berharap siapa yang lolos dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dan Sumatera Utara akan disegani di pulau-pulau lain, disegani di Indonesia. Siapapun dari Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> ini, kita harapkan menjadi paduan suara yang benar-benar dihormati," ungkapnya.</p>Untuk mewujudkan hal tersebut, Rico mendorong adanya pelatihan lanjutan yang lebih serius bagi para peserta.Ia meminta pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/lp3kd/" target="_blank">LP3KD</a> menyampaikan berbagai kebutuhan yang diperlukan untuk meningkatkan kualitas peserta.</p>"Memang membutuhkan pelatihan-pelatihan yang lebih lanjut, latihan-latihan yang lebih serius lagi. Apa kebutuhan-kebutuhan dalam pelatihan tersebut, sampaikan kepada kami. Kita cari dan kita bangun kegiatan-kegiatan tersebut," katanya.Rico juga berharap keberadaan Pesparani dapat semakin bersinergi dengan berbagai kegiatan yang diselenggarakan Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p>Menurutnya, potensi paduan suara yang dimiliki umat Katolik perlu diberikan ruang untuk turut berkolaborasi dalam kegiatan-kegiatan Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>."Suara paduan suara begitu bagus, tapi kadang kita lupa mengikutsertakan," jelasnya.</p>Di akhir sambutannya, Rico mengajak seluruh pengurus dan peserta untuk senantiasa mendekatkan diri kepada Tuhan dalam menjalankan setiap tugas dan pelayanan.</p>"Mari kita tetap mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Kuasa dalam kehidupan kita," pungkasnya.</p>Sebelumnya, Antonius Tumanggor menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya terhadap dukungan Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dalam momentum pelantikan pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/lp3kd/" target="_blank">LP3KD</a> di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p>Menurut Antonius, pelantikan ini menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya kepengurusan ketiga KB Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dilantik secara resmi di wilayah tersebut.Ia menilai kehadiran dan dukungan langsung dari Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menunjukkan komitmen pemerintah daerah terhadap pengembangan organisasi.</p>"Bapak Wali Kota yang kami banggakan turut hadir dalam momen bersejarah ini. Ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami," ujar Antonius.Lebih lanjut, Antonius mengungkapkan rasa syukurnya karena Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> tidak hanya hadir, tetapi juga memberikan dukungan nyata terhadap kegiatan organisasi sepanjang tahun ini.</p>"Salah satu bentuk dukungan tersebut adalah perhatian terhadap kegiatan tingkat nasional," urainya.</p>Ia menambahkan, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> bahkan telah mengalokasikan anggaran untuk mendukung keberangkatan perwakilan KB Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dalam agenda nasional mendatang.</p>"Syukur alhamdulillah, Bapak Wali Kota turut mendukung penuh kegiatan tahun ini, termasuk menganggarkan keberangkatan ke tingkat nasional," tutupnya.(R02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3747_Lantik-Pengurus-LP3KD--Rico-Wass-Ajak-Berkolaborasi-Bangun-Pemko-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285974/lantik-pengurus-lp3kd-rico-wass-ajak-berkolaborasi-bangun-pemko-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Lepas Kontingen Sepak Bola Piala Soeratin U-13 dan U-15: Jaga Sportivitas, Ukir Prestasi Membanggakan Daerah</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 17:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Lepas Kontingen Sepak Bola Piala Soeratin U-13 dan U-15: Jaga Sportivitas, Ukir Prestasi Membanggakan Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan secara resmi melepas kontingen sepak bola yang akan berlaga dalam ajang Piala Soeratin tingk]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> secara resmi melepas kontingen sepak bola yang akan berlaga dalam ajang Piala Soeratin tingkat Sumatera Utara untuk kategori usia U-13 dan U-15. Upacara pelepasan dilaksanakan di Pendopo Rumah Dinas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Sabtu (05/09/2026) pukul 11.00 Wib, berlangsung dengan lancar, khidmat dan penuh semangat.</p>Kegiatan pelepasan ini dihadiri oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para pelatih, seluruh peserta atlet, serta sejumlah tamu undangan lainnya. Seluruh kontingen yang berangkat merupakan putra asli daerah berusia rentang 13 hingga 15 tahun, yang diyakini memiliki potensi dan semangat juang tinggi.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_IMG-20260905-WA0028.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, Pelatih Tim <a href="https://www.sumut24.co/tag/sepak/" target="_blank">Sepak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kontingen/" target="_blank">Kontingen</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Aipda Rudi Irawan, S.H., menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> atas dukungan penuh dan kepercayaan yang diberikan kepada para atlet untuk mengikuti kompetisi bergengsi tersebut.</p>"Kami berterima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang telah berkenan melepas kami untuk bertanding dalam rangka memperebutkan Piala Soeratin U-13 dan U-15 di Sumatera Utara. Pertandingan ini akan berlangsung pada 6 hingga 11 September 2026 mendatang," ujar Pelatih Rudi.</p>Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memberikan semangat sekaligus pesan penting kepada para atlet yang akan bertanding. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> berpesan agar seluruh atlet menjunjung tinggi sportivitas serta senantiasa menjaga nama baik Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> di setiap ajang kompetisi.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_IMG-20260905-WA0031.jpg"><br></p>"Selamat bertanding. Jaga sportivitas dan selalu jaga nama baik Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Kami akan terus mendukung anak-anak kami di lapangan. Kami berharap kalian dapat menjadi juara dan berhak mewakili Sumatera Utara di tingkat Nasional nantinya," tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik Zainal Abidin.</p>Lebih lanjut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam pembinaan olahraga usia dini. Ke depannya, berbagai even olahraga akan terus digelar guna menggali potensi-potensi muda lokal, sehingga semakin banyak bibit unggul lahir dari Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/149e9677a5989fd342ae44213df68868_IMG-20260905-WA0035.jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga mengingatkan para atlet untuk tetap menjaga kesehatan, tetap belajar yang baik, serta senantiasa menjauhi narkoba dan tindakan kriminalitas seperti geng motor maupun tawuran yang dapat merugikan diri sendiri dan meresahkan masyarakat.</p>Rangkaian kegiatan pelepasan berjalan tertib dan lancar, dimulai dengan pengibaran lagu Indonesia Raya, doa bersama, sambutan pelatih tim, sambutan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, hingga prosesi pelepasan kontingen secara simbolis. Kegiatan berakhir sekitar pukul 12.15 Wib dalam suasana aman dan penuh harapan akan prestasi membanggakan dari para atlet muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3494_Bupati-Asahan-Lepas-Kontingen-Sepak-Bola-Piala-Soeratin-U-13-dan-U-15--Jaga-Sportivitas--Ukir-Prestasi-Membanggakan-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285973/bupati-asahan-lepas-kontingen-sepak-bola-piala-soeratin-u13-dan-u15-jaga-sportivitas-ukir-prestasi-membanggakan-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inalum Salurkan Bantuan Rp252 Juta ke Korban Gempa NTT, Terjunkan 9 Relawan</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 14:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inalum Salurkan Bantuan Rp252 Juta ke Korban Gempa NTT, Terjunkan 9 Relawan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) memberikan respons kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Te]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (<a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>) memberikan respons kemanusiaan untuk masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).<br>Selain menyalurkan bantuan senilai Rp<a href="https://www.sumut24.co/tag/252/" target="_blank">252</a> juta, perusahaan tambang aluminium itu menerjunkan sembilan relawan ke wilayah terdampak untuk membantu penanganan masa tanggap darurat hingga pemulihan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> itu dihimpun dari donasi sukarela Insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> yang kemudian diperkuat perusahaan melalui skema matching donation 1:1. Artinya, setiap Rp1 yang disumbangkan karyawan mendapat tambahan Rp1 dari perusahaan.</p>Dari skema tersebut, terkumpul bantuan berupa 10 ton beras premium, 50 dus mi instan, 72 dus biskuit, 84 dus larutan isotonik, dan 84 dus air mineral.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> diserahkan kepada Direktur Optimasi Jaringan Logistik dan Peralatan (OJLP) BNPB Brigjen TNI Hery Setiono di Pos Pendukung Logistik Nasional (Posduklognas) Penanganan Darurat Bencana <a href="https://www.sumut24.co/tag/gempa/" target="_blank">Gempa</a> Bumi NTT, Lanud Halim Perdanakusumah, Jakarta, pada 1 September 2026.</p>Aksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> tidak hanya berhenti pada distribusi logistik. Sembilan Insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> yang tergabung dalam <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> Relawan (I-Wan) dikirim langsung ke wilayah terdampak. Mereka berasal dari sejumlah kompetensi, termasuk tenaga medis dan personil keamanan.</p>Di lapangan, para relawan tidak hanya membagikan kebutuhan pokok. Mereka juga melakukan pemeriksaan kesehatan, trauma healing, serta pendampingan bagi warga yang terdampak bencana.</p>Kepedulian <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> terhadap dampak bencana tidak hanya menyangkut kerusakan fisik dan kebutuhan pangan, tetapi juga tekanan psikologis yang dialami masyarakat setelah gempa dan tsunami.</p>Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>, Melati Sarnita, mengatakan aksi tersebut bermula dari kepedulian sukarela para Insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> yang kemudian diperluas melalui dukungan perusahaan.</p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> terealisasi berangkat dari kepedulian Insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> yang ingin turut hadir bagi saudara-saudara di Nusa Tenggara Timur. Perusahaan kemudian memperkuat semangat tersebut agar manfaat yang diberikan dapat semakin luas,"kata Melati, Sabtu (5/9/2026) diterima Sumut24.co.</p>Menurutnya, kepedulian perusahaan tidak semata diukur dari bantuan logistik yang disalurkan, tetapi juga dari keterlibatan langsung dalam mendampingi masyarakat selama proses pemulihan.</p>"Kepedulian tidak berhenti pada bantuan yang disalurkan, tetapi juga bagaimana kita dapat hadir langsung, mendampingi masyarakat, dan membantu mereka melewati masa pemulihan,"ucap Melati.</p>Dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> mendapat apresiasi dari BNPB. Hery Setiono yang menilai keterlibatan BUMN, dunia usaha, pemerintah, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam memperkuat pemulihan terhadap bencana.</p>"Kami mengapresiasi dukungan dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>. Kolaborasi antara pemerintah, BUMN, dunia usaha, dan masyarakat kunci utama untuk memperkuat respons bencana sekaligus mempercepat pemulihan warga yang terdampak,"ungkap Hery.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/gempa/" target="_blank">Gempa</a> berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang wilayah Flores, NTT, pada 15 Agustus 2026.</p>Berdasarkan analisis BMKG, pusat gempa berada di laut sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, dengan kedalaman 15 kilometer.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/gempa/" target="_blank">Gempa</a> tersebut juga memicu tsunami di sejumlah wilayah pesisir NTT dan rangkaian gempa susulan.</p>Di tengah kebutuhan pemulihan yang masih berlangsung, keterlibatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> melalui bantuan logistik dan pengerahan relawan menjadi bagian dari dukungan perusahaan terhadap penanganan dampak bencana sekaligus pelaksanaan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7194_Inalum-Salurkan-Bantuan-Rp252-Juta-ke-Korban-Gempa-NTT--Terjunkan-9-Relawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285972/inalum-salurkan-bantuan-rp252-juta-ke-korban-gempa-ntt-terjunkan-9-relawan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Sekadar MoU, UNPAB Perkuat Langkah Menuju Kampus Berdampak Bersama KLH/BPLH RI</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 14:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Sekadar MoU, UNPAB Perkuat Langkah Menuju Kampus Berdampak Bersama KLH/BPLH RI]]></title>
            <description><![CDATA[Bukan Sekadar MoU, UNPAB Perkuat Langkah Menuju Kampus Berdampak Bersama KLH/BPLH RI]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Medan &mdash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) memperkuat komitmennya dalam mendorong peran perguruan tinggi terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup melalui Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di Sumatera Utara dengan Kementerian Lingkungan Hidup/Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (KLH/BPLH) Republik Indonesia.</p><p>Penandatanganan MoU tersebut berlangsung dalam rangkaian Seminar Nasional "Ekosistem Syari&#039;ah: Inisiasi Wakaf Hijau dan Pengembangan Ekosistem Halal Sumatera Utara Menuju Indonesia Emas 2045" yang diselenggarakan oleh Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), Sabtu (5/9/2026), di Hotel Grand Inna Medan. UNPAB menjadi salah satu perguruan tinggi swasta yang turut hadir dalam agenda strategis tersebut.</p><p>Kehadiran UNPAB dalam kegiatan tersebut diwakili oleh Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan,S.E., M.M. Momentum ini menjadi bagian penting dalam memperkuat jejaring UNPAB bersama pemerintah dan perguruan tinggi lainnya untuk mendorong implementasi Tridarma Perguruan Tinggi yang semakin relevan dengan tantangan lingkungan dan kebutuhan masyarakat.</p><p>Penandatanganan MoU antara PTS di Sumatera Utara dengan KLH/BPLH RI secara khusus diarahkan pada pelaksanaan Tridarma Perguruan Tinggi dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Nota kesepahaman tersebut mencakup sejumlah ruang lingkup, mulai dari pendidikan dan pengajaran bidang lingkungan hidup, pengkajian dan publikasi, pengembangan ilmu pengetahuan, pengabdian kepada masyarakat, hingga penyelenggaraan Program Kampus Berdampak.</p><p>Bagi UNPAB, kerja sama ini menjadi peluang untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan dampak nyata di luar lingkungan kampus. Konsep Kampus Berdampak mendorong agar pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menghasilkan capaian akademik, tetapi juga mampu menjawab persoalan yang dihadapi masyarakat dan lingkungan.</p><p>MoU tersebut juga menjadi landasan awal bagi pengembangan kerja sama yang lebih teknis antara perguruan tinggi dan KLH/BPLH RI. Para pihak dapat menindaklanjutinya melalui Perjanjian Kerja Sama yang mengatur bentuk dan ruang lingkup kegiatan, publikasi hasil kerja sama, kekayaan intelektual, hingga aspek pembiayaan.</p><p>Kerja sama tersebut memiliki jangka waktu lima tahun sejak ditandatangani, sehingga memberikan ruang bagi pengembangan berbagai program secara berkelanjutan sesuai dengan kapasitas dan kebutuhan masing-masing pihak.</p><p>Seminar nasional yang menjadi wadah penandatanganan MoU ini turut menghadirkan sejumlah tokoh nasional, di antaranya Moh Jumhur Hidayat, Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Republik Indonesia, serta Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI).</p><p>Dalam forum tersebut, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko juga membawakan materi bertema "Tridarma Perguruan Tinggi Menjawab Tantangan Lingkungan Hidup", yang semakin menegaskan pentingnya posisi perguruan tinggi dalam mengambil peran terhadap persoalan lingkungan.</p><p>Sementara itu, Moh Jumhur Hidayat menyampaikan materi "Gerakan Wakaf Hijau Sebagai Wujud Taubat Nasional Ekologis". Agenda tersebut dilanjutkan dengan deklarasi Taubat Nasional Ekologis dan pencanangan Wakaf Hijau Yayasan Wakaf UISU sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.</p><p>Bagi UNPAB, keterlibatan dalam penandatanganan MoU ini bukan sekadar seremoni kerja sama. Lebih dari itu, momentum tersebut menjadi langkah untuk memperluas ruang kolaborasi dan memperkuat peran UNPAB dalam mewujudkan Tridarma Perguruan Tinggi yang berdampak bagi lingkungan dan masyarakat.</p><p>Dengan semangat kolaborasi bersama KLH/BPLH RI dan perguruan tinggi lainnya, UNPAB terus membuka peluang untuk mengembangkan pendidikan, penelitian, dan pengabdian yang selaras dengan agenda keberlanjutan.</p><p>Karena kampus berdampak bukan hanya tentang apa yang dilakukan di dalam kampus, tetapi tentang seberapa besar kontribusinya mampu dirasakan oleh masyarakat dan lingkungan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3837_Bukan-Sekadar-MoU--UNPAB-Perkuat-Langkah-Menuju-Kampus-Berdampak-Bersama-KLH-BPLH-RI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285971/bukan-sekadar-mou-unpab-perkuat-langkah-menuju-kampus-berdampak-bersama-klhbplh-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nekat! Oknum Kepling di Medan Polonia Edarkan Ekstasi</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 14:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nekat! Oknum Kepling di Medan Polonia Edarkan Ekstasi]]></title>
            <description><![CDATA[Nekat!Oknum Kepling di Medan Polonia Edarkan Ekstasi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Tim Direktorat (Dit) Narkoba Polda Sumut menangkap oknum kepala lingkungan (kepling) karena mengedarkan ekstasi di Jalan Starban, Kelurahan Polonia, Kecamatan Medan Polonia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tersangka AR (37), disita barang bukti pil ekstasi sebanyak 600 butir. Usai diamankan oknum kepling itu ditahan di Mapolda Sumut guna menjalani proses hukum. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penangkapan itu pada 15 Agustus 2026 setelah personel mendapat informasi dari masyarakat terkait adanya oknum kepling yang akan melakukan transaksi narkotika di Jalan Starban, Kecamatan Medan Polonia," terang Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, Sabtu (5/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata dia, berdasarkan pemeriksaan awal tersangka AR mengaku hendak mengantarkan ratusan butir ekstasi itu kepada seseorang atas suruhan pria berinisial S yang kini masih dalam penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pelaku mengakui akan melakukan transaksi atau mengantarkan narkotika jenis pil ekstasi tersebut kepada seseorang atas suruhan S (dalam lidik)," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oknum kepling itu dalam menjalankan bisnisnya mendapatkan bayaran sebesar Rp4 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terhadap pelaku bersama barang bukti telah ditahan di Mapolda Sumut. Sementara kasus peredaran narkoba itu masih dalam penyelidikan untuk menangkap jaringan lainnya," pungkasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Teks foto :<br>Oknum kepling nekat edarkan sabu diamankan di Mapolda Sumut()]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_917_Nekat--Oknum-Kepling-di-Medan-Polonia-Edarkan-Ekstasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285970/nekat-oknum-kepling-di-medan-polonia-edarkan-ekstasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TP-PKK Kota Solok Raih Sejumlah Prestasi Pada Jambore Kader PKK ke-XXII di Bukittinggi</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TP-PKK Kota Solok Raih Sejumlah Prestasi Pada Jambore Kader PKK ke-XXII di Bukittinggi]]></title>
            <description><![CDATA[TPPKK Kota Solok Raih Sejumlah Prestasi Pada Jambore Kader PKK keXXII di Bukittinggi]]></description>
            <content><![CDATA[.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukit tinggi : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Jambore Kader PKK ke-XXII Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026 di Bukit Tinggi, Kontingen Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menorehkan prestasi gemilang dengan membawa pulang serangkaian penghargaan bergengsi di berbagai kategori lomba, yang diumumkan pada acara penutupan jambore di Kota Bukittinggi, Kamis (3/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan ketua TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra<br> prestasi paling membanggakan berhasil ditorehkan kontingen Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dengan mengukuhkan diri sebagai Juara Umum pada kategori Outbond. Tidak hanya itu, Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> juga sukses mengamankan predikat Juara I pada kategori lomba Hatinya PKK, serta Juara II untuk kompetisi Paduan Suara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> juga meraih Juara Harapan I Lomba Dasawisma dan Parade, Juara Harapan II Lomba Kampung Mandiri dalam Gerakan PKK Provinsi Sumatera Barat, serta Juara Harapan III kategori lomba Bermain Peran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, penghargaan yang kita raih hari ini merupakan buah dari kerja keras, kekompakan, dan semangat seluruh kader TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan penampilan terbaik dan membawa nama baik daerah di tingkat provinsi,&quot; ujar Dona.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ny. Dona Ramadhani Kirana Putra, mengapresiasi kerja keras, kekompakan, dan dedikasi seluruh kader yang telah mengikuti rangkaian kegiatan jambore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan  Dona, capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh kader TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> untuk terus meningkatkan kapasitas, kreativitas, dan inovasi dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Prestasi ini bukanlah tujuan akhir, tetapi menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus berkarya, memperkuat peran PKK sebagai mitra pemerintah dalam pemberdayaan keluarga, serta menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keikutsertaan TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam Jambore Kader PKK ke-XXII tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi, berbagi pengalaman, dan meningkatkan kapasitas kader. Melalui kegiatan tersebut, kader PKK diharapkan semakin siap berkontribusi dalam mendukung pembangunan daerah melalui pemberdayaan keluarga.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285969/tppkk-kota-solok-raih-sejumlah-prestasi-pada-jambore-kader-pkk-kexxii-di-bukittinggi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Blusukan! Wapres Gibran Cek Pemulihan Pascabanjir Bandang di Batangtoru, Warga Titip Harapan Kampung Kembali Pulih</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Blusukan! Wapres Gibran Cek Pemulihan Pascabanjir Bandang di Batangtoru, Warga Titip Harapan Kampung Kembali Pulih]]></title>
            <description><![CDATA[Blusukan! Wapres Gibran Cek Pemulihan Pascabanjir Bandang di Batangtoru, Warga Titip Harapan Kampung Kembali Pulih]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka meninjau langsung perkembangan pemulihan pascabencana banjir bandang di kawasan Garoga, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), Sumatera Utara, Jumat (4/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedatangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran menjadi perhatian masyarakat. Warga tampak antusias menyambut rombongan pemerintah yang datang untuk melihat secara langsung kondisi kawasan terdampak bencana banjir bandang yang terjadi pada November 2025 lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, Gibran menerima paparan terkait perkembangan penanganan infrastruktur pascabencana, khususnya pembangunan dan pemulihan jembatan serta penataan aliran sungai yang terdampak perubahan akibat banjir bandang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemulihan infrastruktur menjadi salah satu pekerjaan penting karena bencana sebelumnya tidak hanya merusak sejumlah akses transportasi, tetapi juga mengubah kondisi sejumlah aliran sungai dan meninggalkan material lumpur, kayu serta sedimentasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai menerima paparan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran kembali menyapa masyarakat. Ia didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, sejumlah warga menyampaikan langsung keluhan dan kondisi yang masih mereka hadapi pascabencana kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluhan tersebut kemudian didengarkan bersama oleh jajaran pemerintah daerah, termasuk Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami senang <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> datang langsung melihat kondisi kami. Harapan kami sederhana, kampung halaman kami bisa kembali seperti semula. Jalan, jembatan, sungai dan tempat tinggal warga semuanya bisa diperbaiki, sehingga kami bisa kembali hidup tenang seperti sebelum bencana,&quot; ujar warga tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, dampak banjir bandang masih dirasakan masyarakat hingga kini. Karena itu, warga berharap proses pembangunan dan pemulihan tidak berhenti pada penanganan darurat, tetapi dilanjutkan hingga seluruh kebutuhan masyarakat benar-benar terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang kami inginkan bukan hanya akses kembali terbuka, tetapi kehidupan masyarakat juga bisa pulih. Kami berharap pembangunan dipercepat dan kampung kami kembali aman serta nyaman untuk ditinggali,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antusiasme warga sekaligus memperlihatkan besarnya harapan masyarakat agar proses pemulihan berjalan lebih cepat sehingga kehidupan di kawasan terdampak dapat kembali normal seperti sebelum bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu mengatakan, kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran dilakukan untuk melihat perkembangan terkini penanganan pascabencana di sejumlah lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Beliau (<a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran) mengecek perkembangan terkini, dan yang dikunjungi itu ada beberapa titik,&quot; ujar Gus Irawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu yang menjadi perhatian adalah kondisi hunian tetap (huntap) bagi masyarakat terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Gus Irawan, sebanyak 227 kepala keluarga (KK) saat ini telah menempati Huntap Hapesong. Namun, masih terdapat persoalan yang perlu segera diselesaikan, terutama terkait ketersediaan air bersih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi cuaca yang cukup panas menyebabkan debit air dari sumur bor mengalami penurunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sudah dihuni 227 KK di Huntap Hapesong. Memang masih ada persoalan, apalagi sekarang cuaca sedang panas. Baru dibuat 10 bor, oleh karenanya Pemkab Tapsel akan menarik air ke sana,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah, lanjutnya, juga menyiapkan langkah penanganan agar kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi selama kondisi sumber air belum sepenuhnya stabil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain Hapesong, pemerintah juga tengah mempersiapkan pembangunan Huntap Napa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gus Irawan menjelaskan, kawasan tersebut direncanakan memiliki 699 unit hunian dan saat ini prosesnya masih ditangani Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Lalu titik kedua peninjauan dan persiapan untuk Huntap Napa. Ini sedang proses oleh Kementerian PKP, karena itu besar sebanyak 699 unit maka sedang berproses. Jika tidak ada halangan, mungkin bulan depan sudah mulai pembangunan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah berharap pembangunan huntap tersebut dapat segera berjalan sehingga masyarakat yang masih menunggu kepastian tempat tinggal permanen memperoleh kejelasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, pembangunan hunian di kawasan Simatohir telah mencapai sekitar 50 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Tapsel menargetkan tambahan 214 unit dapat diselesaikan sebelum akhir 2026 melalui kolaborasi dengan Yayasan Buddha Tzu Chi Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk kawasan Simarpinggan, proses pembangunan juga tengah berjalan dan ditargetkan masuk tahap kontrak dalam waktu dekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, persoalan air bersih di kawasan hunian warga juga menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Gus Irawan, masyarakat di Huntap Hapesong maupun Huntap Napa masih menghadapi persoalan ketersediaan air karena debit sumur bor menurun akibat kondisi cuaca kering.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pak <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> berpesan karena memang keluhan masyarakat yang ada, baik di Huntap Hapesong baru maupun di Huntap Napa. Di sana memang ada sumur bor, tapi karena kekeringan debit airnya semakin berkurang. Kami akan bantu melalui dropping air,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut diharapkan dapat menjadi solusi sementara hingga sistem penyediaan air yang lebih permanen dapat berfungsi optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain hunian dan infrastruktur, masyarakat terdampak bencana juga masih menunggu pencairan bantuan tahap berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gus Irawan mengatakan, seluruh bantuan untuk masyarakat Tapsel telah dicairkan untuk tahap sebelumnya. Namun, masyarakat kini menunggu pencairan bantuan tahap kedua yang telah diajukan pemerintah daerah kepada pemerintah pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Seluruh bantuan di Tapsel sudah cair, dan sekarang yang ditunggu masyarakat itu tahap kedua. Karena dulu yang baru cair itu tiga bulan, itu sudah kita ajukan dan tinggal menunggu proses dari pusat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, masyarakat terdampak di kawasan Napa memiliki sejumlah pilihan terkait tempat tinggal, termasuk menempati huntap, huntara, maupun menerima dana tunggu hunian sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Napa, pemerintah menyiapkan 699 unit huntap dan 245 unit hunian sementara (huntara), sementara sebagian masyarakat lainnya memilih skema dana tunggu hunian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Tapsel berharap pembangunan huntap dapat dipercepat, khususnya untuk kawasan Napa dan Tandihat yang pembangunannya berada dalam proses Kementerian PKP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*274 Titik Jalan Nasional Sumut Terdampak Bencana*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemulihan di Tapsel merupakan bagian dari pekerjaan besar pemerintah dalam menangani kerusakan infrastruktur akibat bencana yang melanda sejumlah wilayah Sumatera Utara pada November 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pembaruan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), terdapat 274 titik pada koridor jalan nasional di Sumatera Utara yang terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan darurat telah dilakukan sejak November 2025. Secara umum, akses transportasi di sejumlah lokasi berhasil difungsikan kembali pada awal 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, terbukanya akses belum berarti seluruh pekerjaan telah rampung. Pemerintah masih melanjutkan rehabilitasi dan rekonstruksi permanen di sejumlah titik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 274 titik terdampak tersebut, sebanyak 99 lokasi menjadi prioritas penanganan pada 2026. Hingga Juni 2026, progres pekerjaan permanen tercatat sekitar 18,31 persen atau mencakup 45 lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pekerjaan dilakukan secara bertahap dengan mempertimbangkan tingkat kerusakan, kondisi lapangan serta kebutuhan penanganan masing-masing lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Koridor Tabagsel Masih Dikebut*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapanuli Bagian Selatan atau Tabagsel menjadi salah satu kawasan yang mendapat perhatian dalam proses pemulihan infrastruktur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada koridor Tarutung&ndash;Sipirok&ndash;Padangsidimpuan, tercatat 52 titik terdampak bencana. Sebanyak 22 titik masuk dalam prioritas penanganan tahun 2026 dengan progres sekitar 14,10 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara koridor Batangtoru&ndash;Singkuang memiliki 60 titik terdampak. Dari jumlah tersebut, 21 titik menjadi bagian dari penanganan tahun 2026 dengan progres sekitar 18,91 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun koridor Sibolga&ndash;Batangtoru&ndash;Padangsidimpuan tercatat memiliki 23 titik terdampak, dengan tiga titik masuk dalam prioritas penanganan tahun ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data tersebut menunjukkan bahwa pemulihan akses memang telah berjalan, tetapi pekerjaan konstruksi permanen masih membutuhkan waktu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu contoh penanganan cepat terlihat di kawasan Batangtoru melalui pembangunan Jembatan Bailey Sungai Garoga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jembatan sementara tersebut dibangun setelah banjir bandang menyebabkan kerusakan dan perubahan alur sungai sehingga akses transportasi masyarakat terganggu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jembatan Bailey Sungai Garoga memiliki bentang sekitar 44 meter dengan lebar sekitar 3,7 meter dan kemampuan menahan beban hingga sekitar 25 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran jembatan tersebut menjadi solusi penting untuk membuka kembali konektivitas masyarakat tanpa harus menunggu pembangunan jembatan permanen selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kementerian PU juga melakukan penanganan terhadap sejumlah sungai yang mengalami pendangkalan maupun perubahan alur akibat material yang terbawa banjir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu kawasan yang mendapat perhatian adalah Sungai Aek Doras di Kota Sibolga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasca bencana, sedimentasi menyebabkan kapasitas aliran sungai menurun. Pada sejumlah bagian, kedalaman sungai yang sebelumnya sekitar dua meter mengalami pendangkalan hingga tersisa sekitar 0,5 meter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan risiko luapan apabila hujan dengan intensitas tinggi kembali terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pemerintah melakukan pengerukan sedimentasi, membuka kembali alur sungai, membersihkan material kayu dan lumpur serta melakukan penataan penampang sungai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan serupa juga dilakukan pada sejumlah aliran sungai lainnya, termasuk Aek Habil, Aek Tukka, Aek Hajoran, Aek Garoga dan Batang Toru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Rombongan Bergerak Menuju Tapteng*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah rangkaian kegiatan di Tapanuli Selatan, rombongan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran yang didampingi Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution beserta jajaran kemudian bergerak menuju wilayah Tapanuli Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rombongan dipimpin Komandan Korem (Danrem) 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso dengan pengamanan dan pendampingan dari unsur TNI dan Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rombongan selanjutnya bergerak menuju Bandara Pinang Sori, Tapanuli Tengah. Informasi kemudian kembali menuju Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran ke kawasan terdampak menjadi momentum untuk melihat secara langsung perkembangan pemulihan sekaligus mendengar persoalan masyarakat di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi warga Batangtoru dan daerah terdampak lainnya, harapan terbesar bukan sekadar pulihnya akses jalan dan jembatan, tetapi juga kembalinya kehidupan masyarakat secara utuh setelah bencana besar yang melanda pada November 2025.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4535_Blusukan--Wapres-Gibran-Cek-Pemulihan-Pascabanjir-Bandang-di-Batangtoru--Warga-Titip-Harapan-Kampung-Kembali-Pulih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285968/blusukan-wapres-gibran-cek-pemulihan-pascabanjir-bandang-di-batangtoru-warga-titip-harapan-kampung-kembali-pulih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disambut Penuh Antusias, Wapres Gibran Turun Langsung ke Huntara Tapsel, Warga: Orangnya Baik dan Ramah</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disambut Penuh Antusias, Wapres Gibran Turun Langsung ke Huntara Tapsel, Warga: Orangnya Baik dan Ramah]]></title>
            <description><![CDATA[Disambut Penuh Antusias, Wapres Gibran Turun Langsung ke Huntara Tapsel, Warga Orangnya Baik dan Ramah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka memastikan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas bencana di Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara, segera direalisasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepastian itu disampaikan Gibran saat melakukan kunjungan kerja ke wilayah Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan, Jumat (4/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Wapres turut didampingi Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution serta sejumlah pejabat pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu agenda utama kunjungan Wapres adalah melihat langsung kondisi masyarakat yang masih menempati hunian sementara (huntara) di Desa Napa, Kecamatan Batangtoru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para penghuni huntara tersebut merupakan warga yang terdampak bencana hidrometeorologi yang terjadi pada November 2025. Mereka berasal dari Desa Garoga dan Desa Hutagodang, Kecamatan Batangtoru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut menjadi perhatian masyarakat. Sejumlah warga, khususnya ibu-ibu, tampak antusias menyambut kedatangan orang nomor dua di Indonesia tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gibran tiba di Lapangan Helipad PTPN III Batangtoru sekitar pukul 14.45 WIB. Kedatangannya disambut Gubernur Sumut Bobby Nasution, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Komandan Korem (Danrem) 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso, Komandan Kodim (Dandim) 0212/TS, Letkol Inf. Dedi Harnoto, S.I.P., Kapolres Tapanuli Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>) AKBP Anton Santoso, serta jajaran pejabat dan unsur TNI-Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setibanya di lokasi, Gibran sempat menyapa masyarakat yang berada di sekitar area kunjungan. Suasana penyambutan berlangsung hangat dengan pengamanan yang dilakukan gabungan personel TNI dan Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat menemui masyarakat di lokasi, Wapres Gibran menyampaikan permohonan maaf karena hingga kini warga masih harus tinggal di Huntara. Karena itu, ia memastikan proses pembangunan Huntap akan dimulai bulan ini agar pemulihan pascabencana dapat berlangsung lebih cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan (Huntap), sehingga semua bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,&quot; ujarnya.<br>Kunjungan Wapres menjadi perhatian warga. Sejumlah masyarakat, terutama para ibu, terlihat antusias menyambut kedatangan Gibran saat tiba di Lapangan Helipad PTPN III Batangtoru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gibran kemudian melanjutkan perjalanan menuju sejumlah lokasi yang telah masuk dalam agenda kunjungan kerja, termasuk hunian tetap (huntap) dan huntara yang diperuntukkan bagi masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi pada November 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para penghuni huntara di Desa Napa diketahui berasal dari Desa Garoga dan Hutagodang, Kecamatan Batangtoru. Mereka masih menunggu kepastian tempat tinggal permanen setelah rumah dan lingkungan tempat tinggal mereka terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah kunjungan tersebut, suasana berlangsung cukup hangat. Gibran sempat menyapa masyarakat yang berada di sekitar lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu warga yang menyambut kedatangan Wapres mengaku senang bisa melihat langsung Gibran. Warga tersebut juga menilai orang nomor dua di Indonesia itu memiliki sikap yang baik dan ramah ketika berinteraksi dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Senang bisa melihat langsung Pak Wapres. Orangnya sangat baik dan ramah,&quot; Nani Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tinjau Hunian Tetap hingga Infrastruktur*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan agenda kunjungan, setelah tiba di Lapangan Helipad PTPN III Batangtoru, Gibran dijadwalkan menuju lokasi hunian tetap di Desa Hapesong Baru Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari lokasi tersebut, rombongan kemudian bergerak menuju Hunian Sementara di Desa Napa untuk melihat langsung kondisi para penyintas bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agenda selanjutnya adalah meninjau Jembatan Garoga 2, Kabupaten Tapanuli Selatan. Infrastruktur tersebut menjadi salah satu titik yang turut dikunjungi dalam rangkaian perjalanan Wapres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu, Gibran dijadwalkan menuju Hunian Tetap Asrama Haji Pinangsori sebelum melanjutkan perjalanan menuju Bandara dr. Ferdinand Lumban Tobing, Kecamatan Pinangsori.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rombongan kemudian dijadwalkan bertolak kembali menuju Jakarta melalui Bandara Halim Perdanakusuma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Harapan Baru bagi Penyintas Bencana*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Wapres Gibran di tengah penyintas bencana menjadi momentum penting bagi masyarakat yang hingga kini masih menjalani kehidupan di hunian sementara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan huntap diharapkan dapat memberikan kepastian tempat tinggal bagi warga terdampak bencana sekaligus membantu mereka kembali menjalani kehidupan secara lebih normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi masyarakat yang kehilangan atau harus meninggalkan tempat tinggal akibat bencana, hunian tetap bukan sekadar bangunan. Huntap menjadi bagian penting dari proses pemulihan kehidupan warga setelah bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah pusat bersama pemerintah daerah diharapkan terus memastikan proses pembangunan berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat terdampak dapat segera menempati tempat tinggal yang lebih layak, aman, dan permanen.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7590_Disambut-Penuh-Antusias--Wapres-Gibran-Turun-Langsung-ke-Huntara-Tapsel--Warga--Orangnya-Baik-dan-Ramah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285967/disambut-penuh-antusias-wapres-gibran-turun-langsung-ke-huntara-tapsel-warga-orangnya-baik-dan-ramah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wapres Gibran Datang, Ibu-Ibu dan Anak-anak Korban Bencana Tapsel Langsung Heboh! 699 Huntap Bakal Dibangun</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 13:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wapres Gibran Datang, Ibu-Ibu dan Anak-anak Korban Bencana Tapsel Langsung Heboh! 699 Huntap Bakal Dibangun]]></title>
            <description><![CDATA[Wapres Gibran Datang, IbuIbu dan Anakanak Korban Bencana Tapsel Langsung Heboh! 699 Huntap Bakal Dibangun]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Wakil Presiden (<a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a>) RI Gibran Rakabuming Raka di lokasi hunian sementara (Huntara) Desa Napa, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, Jumat (4/9/2026), disambut antusias masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah warga, terutama ibu-ibu dan anak-anak, terlihat bersemangat menyambut kedatangan orang nomor dua di Republik Indonesia tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran menjadi perhatian tersendiri bagi masyarakat yang hingga kini masih menempati Huntara setelah kehilangan tempat tinggal akibat bencana hidrometeorologi yang melanda wilayah Tapanuli Selatan pada November 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, Gibran menemui langsung masyarakat penghuni Huntara yang berasal dari Desa Garoga dan Desa Hutagodang, Kecamatan Batang Toru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di hadapan warga, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> menyampaikan permohonan maaf karena sebagian masyarakat masih harus bertahan di hunian sementara. Pemerintah, kata dia, terus berupaya mempercepat pembangunan hunian tetap (Huntap) agar para penyintas segera memperoleh tempat tinggal yang lebih layak dan aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya pastikan, pemerintah terus melaksanakan tanggung jawabnya mempercepat pembangunan (Huntap), sehingga semua bisa dapat kepastian tempat tinggal yang lebih layak dan aman,&quot; ujar Gibran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution juga turut memberikan semangat kepada warga yang telah tinggal selama beberapa bulan di Huntara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby mengatakan pemerintah terus berupaya memastikan masyarakat terdampak bencana mendapatkan tempat tinggal yang lebih layak. Selain persoalan hunian, pemerintah juga perlu memperhatikan pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Beberapa tempat sudah ada Huntap yang selesai dibangun. Bagi yang belum, pemerintah telah berupaya secepatnya mendapatkan lahan untuk membangun. Salah satunya di sini, sehingga masyarakat mendapat kepastian untuk bisa tinggal di hunian tetap nantinya,&quot; ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*699 Unit Huntap Disiapkan*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah merencanakan pembangunan sebanyak 699 unit hunian tetap untuk masyarakat terdampak bencana di Batang Toru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Huntap tersebut direncanakan berdiri di atas lahan sekitar 18 hektare yang berada di sekitar kawasan Huntara Desa Napa, dimana lahan tersebut berkaitan dengan PTPN III di Batang Toru. Pembangunan ditargetkan mulai dilakukan pada September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a>, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Tapanuli Selatan Sofyan Adil Siregar, SP, MM, turut memaparkan perkembangan pembangunan hunian bagi masyarakat terdampak bencana tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sofyan menjelaskan bahwa kawasan Huntara di Desa Napa telah memiliki 21 blok dengan total 252 kamar. Huntara tersebut diperuntukkan bagi warga terdampak, salah satunya masyarakat Desa Garoga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah Pak <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> telah berkunjung ke Hunian Desa Napa, yang mana telah dibangun 21 blok dengan 252 kamar yang penerima manfaatnya itu adalah warga Desa Garoga sebanyak 245 KK,&quot; ujar Sofyan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, kawasan tersebut juga direncanakan menjadi bagian dari penyediaan Huntap bagi warga Desa Garoga dan Hutagodang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di dalam lokasi ini juga akan dibangun Hunian Tetap oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) sejumlah 699 unit yang diperuntukkan bagi Desa Garoga dan Hutagodang,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Warga Berharap Huntap Segera Terwujud*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran juga memberikan harapan baru bagi warga penghuni Huntara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eti, salah seorang warga, mengaku bersyukur atas bantuan pemerintah yang telah menyediakan tempat tinggal sementara bagi masyarakat terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum menempati Huntara, Eti mengaku harus mengontrak rumah. Biaya sewa tersebut kemudian ditanggung pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap pembangunan Huntap dapat segera direalisasikan sehingga warga memiliki kepastian tempat tinggal untuk jangka panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami bersyukur juga, sebab pemerintah sudah bangun rumah. Kami ucapkan terima kasih untuk pemerintah, sudah dibangunkan Huntara kami. Jadi harapanku, Huntap cepat dibangun,&quot; ujar Eti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Harapan serupa disampaikan warga lainnya, Bayik. Ia berharap pembangunan Huntap di kawasan tersebut dapat segera dimulai sehingga masyarakat tidak terlalu lama tinggal di hunian sementara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Harapannya segera dibangun Huntap, karena Huntap yang lain sudah jelas pembangunannya,&quot; ujar Bayik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Huntara Dirancang dengan Konsep Modular*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain persoalan Huntap, kawasan hunian bagi masyarakat terdampak bencana di Batang Toru juga menggunakan pendekatan konstruksi modular.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan rancangan proyek, kawasan tersebut dibangun di atas lahan sekitar 16.821,16 meter persegi dan menjadi bagian dari program Penanganan Keadaan Darurat Pascabencana Sumatera Utara 2.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep modular digunakan dengan menyusun komponen bangunan yang telah dirancang sebelumnya. Sistem ini memungkinkan proses pemasangan di lokasi dilakukan secara lebih terstruktur dan relatif cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rancangan kawasan, terdapat 21 blok modular dengan total 252 unit hunian. Fasilitas sanitasi juga disediakan berupa 126 WC dan 126 shower.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya rumah, kawasan tersebut dirancang sebagai lingkungan hunian yang dilengkapi berbagai fasilitas pendukung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Site plan kawasan mencantumkan sejumlah fasilitas, antara lain musala, gedung serbaguna, lapangan futsal, taman bermain anak, pos jaga, area parkir, taman komunal, toren air, serta tempat pembuangan sampah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sistem bangunan menggunakan struktur modular baja dan panel system. Sementara kebutuhan air bersih dirancang melalui sumur bor dan tandon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk pengelolaan air kotor, rancangan proyek juga mencantumkan fasilitas pengolahan. Adapun kebutuhan listrik direncanakan bersumber dari PLN dengan dukungan genset.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu blok hunian dalam rancangan memiliki luas sekitar 285,6 meter persegi, dengan ukuran kurang lebih 24 meter x 11,9 meter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep tersebut memungkinkan pembangunan dilakukan menggunakan modul atau komponen yang telah dipersiapkan sebelumnya, kemudian dirakit di lokasi pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Model konstruksi seperti ini dinilai sesuai untuk kebutuhan hunian pascabencana karena dapat disesuaikan dengan jumlah penerima manfaat dan kebutuhan kawasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedatangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wapres/" target="_blank">Wapres</a> Gibran disambut Gubernur Sumut Bobby Nasution, Bupati Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu, Komandan Korem (Danrem) 023/KS Kolonel Inf Iwan Budiarso, Komandan Kodim (Dandim) 0212/TS, Letkol Inf. Dedi Harnoto, S.I.P., Kapolres Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, serta jajaran pejabat dan unsur TNI-Polri.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7981_Wapres-Gibran-Datang--Ibu-Ibu-dan-Anak-anak-Korban-Bencana-Tapsel-Langsung-Heboh--699-Huntap-Bakal-Dibangun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285966/wapres-gibran-datang-ibuibu-dan-anakanak-korban-bencana-tapsel-langsung-heboh-699-huntap-bakal-dibangun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jasa Marga Perkuat Pelayanan Operasional, Prioritaskan Kepuasan dan Keselamatan Pelanggan*</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 09:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jasa Marga Perkuat Pelayanan Operasional, Prioritaskan Kepuasan dan Keselamatan Pelanggan*]]></title>
            <description><![CDATA[Jasa Marga Perkuat Pelayanan Operasional, Prioritaskan Kepuasan dan Keselamatan Pelanggan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga Perkuat Pelayanan Operasional, Prioritaskan Kepuasan dan Keselamatan Pelanggan*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &mdash; <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga melalui <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/marga/" target="_blank">marga</a> Nusantara Tollroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) bersama Representative Office 1 <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/marga/" target="_blank">marga</a> Nusantara Tollroad (RO1JNT) selaku pengelola Jalan Tol Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) terus melakukan penguatan di berbagai aspek pelayanan jalan tol mulai dari layanan transaksi, layanan preservasi, hingga layanan informasi guna meningkatkan kepuasan dan keselamatan para pengguna jalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai jalan tol pertama di Pulau Sumatra, Jalan Tol Belmera berkontribusi penting sebagai jalur distribusi logistik dari dan ke Pelabuhan Belawan, mendukung pertumbuhan ekonomi wilayah serta berperan sebagai infrastruktur untuk arus komuter masyarakat Kota Medan dan sekutarnya. Untuk memastikan kenyamanan dan keamanan pelayanan kepada pengguna Jalan Tol Belmera, <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga menyediakan 12 kendaraan operasional yang terdiri dari 3 _Mobile Customer Service_ (MCS), 3 kendaraan derek, 2 ambulans, 1 _rescue_, 3 PJR, serta 69 CCTV.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga juga menghadirkan _super app_  Travoy sebagai _one stop solution_ bagi pengguna jalan. Pengguna jalan tol dapat menggunakan aplikasi Travoy untuk mengakses kondisi lalu lintas secara _real time_ dan melakukan pengisian ulang uang elektronik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga juga menyediakan layanan _Call Center_ di nomor 133 yang bersiaga selama 24 jam. Dengan komunikasi yang tersentral, pengguna jalan yang mengalami kendala bisa segera mendapatkan bantuan dari petugas operasional <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejalan dengan komitmen tersebut, dalam rangka Hari Pelanggan Nasional, JNT membagikan bingkisan kepada pengguna jalan di Gerbang Tol (GT) Amplas sebagai bentuk apresiasi dan ucapan terima kasih atas kepercayaan pengguna jalan terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga. Pembagian bingkisan di GT Amplas dilakukan pada hari Jumat (4/9) oleh Wakil Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga Andry Tanudjada, Direktur Human Capital <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga Yoga Tri Anggoro, Senior General Manager JNT Tyas Pramoda Wardhani, Senior Manager RO1JNT Aulia Rahman, serta perwakilan dari Regional Nusantara dan RO1JNT dan petugas operasional <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga. Secara akumulasi, Regional Nusantara membagikan 380 bingkisan di 6 ruas tol wilayah operasional Regional Nusantara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tyas menyatakan bahwa penguatan layanan berbasis kebutuhan pelanggan adalah pokok dan tujuan utama dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga. "Pelayanan kepada pelanggan menjadi bagian dari upaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga dalam memastikan kebutuhan pengguna jalan dapat terpenuhi selama melakukan perjalanan di jalan tol yang dikelola oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga. Dengan pelayanan sepenuh hati, <a href="https://www.sumut24.co/tag/jasa/" target="_blank">Jasa</a> Marga berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang optimal demi pengalaman perjalanan yang aman, lancar dan nyaman,&quot; ungkap Tyas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi lalu lintas terkini dan permintaan pelayanan lalu lintas jalan tol dapat diakses melalui _Call Center_ di nomor 133, media sosial Instagram @official.jmnusantara serta mengunduh aplikasi Travoy untuk pengguna iOS dan Android.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8452_Jasa-Marga-Perkuat-Pelayanan-Operasional--Prioritaskan-Kepuasan-dan-Keselamatan-Pelanggan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285965/jasa-marga-perkuat-pelayanan-operasional-prioritaskan-kepuasan-dan-keselamatan-pelanggan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Solok Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (monev) Terhadap Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis</guid>
            <pubDate>Sat, 05 Sep 2026 09:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Solok Melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (monev) Terhadap Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Solok MelaksanakanMonitoring dan Evaluasi (monev) Terhadap Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis ]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kota Solok - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemko Solok, Sumatera Barat, Kamis (3/9/2026) melaksanakan monitoring dan Evaluasi (monev)  lanjutan terhadap pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) se-Kota Solok&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan monev sebelumnya, sebagai bagian dari upaya Pemerintah Kota Solok untuk memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai ketentuan sekaligus mendorong perbaikan secara berkelanjutan di masing-masing SPPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Monev dilaksanakan secara lintas sektor dengan melibatkan berbagai OPD, di antaranya Sekretariat Daerah, Dinas Kesehatan, Dinas Pertanian dan Pangan, Dinas Komunikasi dan Informatika, Dinas Pendidikan, Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman serta Lingkungan Hidup, DPKUKM, PDAM Kota Solok, DPMDPPKB, serta perangkat daerah dan instansi terkait lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pelaksanaan monev lanjutan ini, Pemerintah Kota Solok menunjukkan komitmennya dalam mengawal pelaksanaan Program MBG agar berjalan secara tertib, terukur, dan berkelanjutan. Berbagai temuan yang dihimpun di lapangan akan menjadi bahan tindak lanjut dan evaluasi bersama guna meningkatkan kualitas pelaksanaan program.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan pelaksanaan monev lanjutan ini berdasarkan Surat Tugas Sekretaris Daerah Kota Solok Nomor B/500.1.4.3/118/Dispertapang-2026, dengan melibatkan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Solok. Kegiatan dilaksanakan mulai pukul 07.00 WIB hingga selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk melakukan monitoring sebanyak tiga tim diturunkan pada enam SPPG. Tim I mengunjungi SPPG KTK 1  dan SPPG Simpang Rumbio. Tim II melakukan monitoring di SPPG VI Suku 1  dan SPPG PPA 1, sementara Tim III mengunjungi SPPG Kampung Jawa dan SPPG KTK 2.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kota Solok, Ade Kurniati, selaku  Sekretariat Satuan Tugas (Satgas) MBG Kota Solok, menyampaikan bahwa monev lanjutan ini dilakukan untuk melihat tindak lanjut atas berbagai catatan yang diperoleh pada kegiatan sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Monitoring dan evaluasi ini merupakan tindak lanjut dari kegiatan monev yang telah kita laksanakan sebelumnya. Temuan dan catatan dari kegiatan sebelumnya menjadi bahan bagi kami untuk melihat sejauh mana tindak lanjut dan perbaikan yang telah dilakukan oleh masing-masing SPPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan Ade Kurniati monev lanjutan juga menjadi sarana untuk memastikan berbagai aspek pelaksanaan MBG terus mengalami perbaikan, sekaligus menghimpun permasalahan yang masih ditemukan di lapangan sesuai bidang tugas masing-masing OPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk kali ini, setiap temuan yang kami dapatkan di lapangan akan disampaikan kepada SPPI dan yayasan sebagai bahan tindak lanjut dan perbaikan. Kami berharap catatan tersebut dapat segera ditindaklanjuti sehingga pelaksanaan MBG di masing-masing SPPG semakin baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan pelaksanaan Program MBG membutuhkan komitmen dan sinergi seluruh pihak, baik pemerintah daerah, SPPI, yayasan maupun pengelola SPPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami akan terus melakukan monitoring secara berkala untuk memastikan perbaikan berjalan secara berkelanjutan. Jika masih ditemukan hal-hal yang perlu menjadi perhatian, tentu akan kita catat dan koordinasikan dengan pihak terkait, ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini sekaligus menjadi bentuk sinergi Pemerintah Kota Solok bersama seluruh pihak terkait dalam mendukung keberhasilan Program MBG sebagai program nasional, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat Kota Solok.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_537_Pemko-Solok-Melaksanakan-Monitoring-dan-Evaluasi--monev--Terhadap-Pelaksanaan-Program-Makanan-Bergizi-Gratis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285964/pemko-solok-melaksanakan-monitoring-dan-evaluasi-monev-terhadap-pelaksanaan-program-makanan-bergizi-gratis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Padangsidimpuan Bekali Pegawai dengan Pembinaan Spiritual, Ini Pesan Ustaz Mahmud</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 21:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Padangsidimpuan Bekali Pegawai dengan Pembinaan Spiritual, Ini Pesan Ustaz Mahmud]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Padangsidimpuan Bekali Pegawai dengan Pembinaan Spiritual, Ini Pesan Ustaz Mahmud]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan terus mendorong peningkatan kualitas aparatur tidak hanya dari sisi profesionalitas, tetapi juga mental dan spiritual. Upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pembinaan mental dan spiritual bagi pegawai di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan Tahun 2026/2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang digelar melalui Sekretariat Daerah Kota Padangsidimpuan tersebut berlangsung pada Kamis, 3 September 2026. Para pegawai mengikuti kegiatan dalam suasana khidmat sekaligus penuh kekeluargaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembinaan diisi dengan tausiah dan materi keagamaan yang disampaikan Ustaz Mahmud. Dalam penyampaiannya, ia mengingatkan para aparatur pemerintah agar terus memperkuat keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ustaz Mahmud, nilai-nilai keagamaan tidak seharusnya hanya diterapkan dalam kehidupan pribadi, tetapi juga menjadi pedoman ketika seorang aparatur menjalankan tugas pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai, kualitas seorang aparatur tidak hanya dapat dilihat dari kemampuan menyelesaikan pekerjaan, tetapi juga dari sikap, integritas, tanggung jawab serta akhlak dalam menjalankan amanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui pembinaan mental dan spiritual ini, kita berharap seluruh pegawai semakin meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT serta mampu mengimplementasikan nilai-nilai tersebut dalam kehidupan sehari-hari maupun dalam pelaksanaan tugas pemerintahan,&quot; ujar Ustaz Mahmud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembinaan mental dan spiritual tersebut menjadi salah satu bagian dari upaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan dalam membangun sumber daya aparatur yang memiliki keseimbangan antara kemampuan profesional dan karakter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan mental dan spiritual yang kuat, para pegawai diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih bertanggung jawab, disiplin, serta mengedepankan kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut juga diarahkan untuk mendukung visi Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui semangat MANTAP, yakni Maju, Andal, Nyata, Tangguh, Aman, dan Profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerapan nilai-nilai tersebut diharapkan tidak berhenti pada kegiatan pembinaan, tetapi dapat tercermin dalam perilaku dan kinerja aparatur dalam menjalankan pelayanan pemerintahan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembinaan yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan mampu membentuk aparatur yang memiliki integritas, profesional dalam bekerja, serta mampu memberikan pelayanan publik secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mendapatkan pembinaan keagamaan, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para pegawai untuk melakukan refleksi terhadap tugas dan amanah yang mereka emban sebagai aparatur pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana kegiatan yang berlangsung khidmat memberikan kesempatan kepada peserta untuk kembali mengingat pentingnya nilai kejujuran, tanggung jawab dan ketulusan dalam melaksanakan pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pejabat dan pegawai di lingkungan Sekretariat Daerah Kota Padangsidimpuan turut hadir dalam kegiatan tersebut. Di antaranya staf ahli, para asisten, kepala bagian (Kabag), serta staf Sekretariat Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan berharap pembinaan mental dan spiritual dapat terus menjadi bagian dari pembangunan karakter aparatur. Dengan demikian, peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan seiring dengan penguatan nilai moral dan integritas pegawai.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3019_Pemko-Padangsidimpuan-Bekali-Pegawai-dengan-Pembinaan-Spiritual--Ini-Pesan-Ustaz-Mahmud.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285962/pemko-padangsidimpuan-bekali-pegawai-dengan-pembinaan-spiritual-ini-pesan-ustaz-mahmud-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Isu Perlindungan Pelaku Perambahan Hutan Viral, Polres Tapsel Tegaskan Tak Sesuai Fakta</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 21:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Isu Perlindungan Pelaku Perambahan Hutan Viral, Polres Tapsel Tegaskan Tak Sesuai Fakta]]></title>
            <description><![CDATA[Isu Perlindungan Pelaku Perambahan Hutan Viral, Polres Tapsel Tegaskan Tak Sesuai Fakta]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) angkat bicara mengenai informasi yang beredar di media sosial terkait dugaan rekaman percakapan yang disebut-sebut melibatkan pejabat Satreskrim Polres Tapsel dengan seseorang yang diduga berkaitan dengan aktivitas perambahan hutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam narasi yang beredar, percakapan tersebut dikaitkan dengan dugaan adanya pemberian jaminan keamanan terhadap aktivitas perambahan hutan. Selain itu, muncul pula tudingan mengenai adanya pemberian sejumlah uang kepada oknum kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapsel menegaskan bahwa informasi tersebut tidak dapat serta-merta dianggap sebagai fakta. Pihak kepolisian menyatakan narasi yang beredar tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasi Humas Polres Tapanuli Selatan, IPTU Agam Parlindungan, mengatakan pihaknya telah mengetahui informasi yang ramai diperbincangkan masyarakat melalui berbagai platform media sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Agam, tudingan yang menyebut Polres Tapsel memberikan perlindungan atau jaminan keamanan kepada pihak yang melakukan perambahan hutan, termasuk dugaan penerimaan uang oleh oknum kepolisian sebagaimana narasi yang beredar, merupakan informasi yang tidak benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami tegaskan bahwa informasi yang menyebut Polres Tapsel memberikan jaminan keamanan kepada pelaku perambahan hutan maupun menerima sejumlah uang sebagaimana narasi yang beredar adalah tidak benar,&quot; ujar IPTU Agam Parlindungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, setiap langkah yang dilakukan kepolisian dalam menangani persoalan hukum harus mengacu pada fakta, bukti, serta ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agam juga membantah adanya kebijakan dari Polres Tapsel yang memberikan perlindungan kepada pihak yang melakukan pelanggaran hukum, termasuk aktivitas yang berkaitan dengan perambahan kawasan hutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita tetap bekerja berdasarkan fakta hukum dan mekanisme yang telah diatur dalam peraturan perundang-undangan. Tidak ada kebijakan maupun tindakan dari kita yang memberikan perlindungan terhadap pihak yang melakukan pelanggaran hukum,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapsel turut mengingatkan masyarakat agar tidak langsung mempercayai setiap informasi yang beredar di media sosial, terutama informasi yang menyangkut dugaan tindak pidana atau tudingan terhadap seseorang maupun institusi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Agam, informasi yang disebarkan tanpa dukungan fakta dan bukti yang jelas berpotensi menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, masyarakat diminta melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menerima ataupun menyebarluaskan informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi. Hendaknya setiap informasi dikonfirmasi terlebih dahulu sehingga tidak menimbulkan kesimpulan yang keliru maupun keresahan di tengah masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, perkembangan teknologi dan media sosial memang membuat penyebaran informasi berlangsung sangat cepat. Namun, kecepatan tersebut harus diimbangi dengan tanggung jawab dalam memastikan kebenaran informasi yang disampaikan kepada publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Polres Tapsel menegaskan tidak menutup diri terhadap kritik, laporan, maupun pengawasan masyarakat. Setiap informasi yang disampaikan masyarakat tetap akan menjadi perhatian sepanjang disampaikan melalui mekanisme yang dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agam menyebut kebebasan masyarakat dalam menyampaikan informasi dan kritik merupakan bagian penting dalam pengawasan terhadap institusi publik. Namun, hal tersebut harus tetap disertai kehati-hatian agar tidak berubah menjadi penyebaran tudingan yang belum terbukti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Siapa saja boleh memberi informasi maupun kritik, namun hal tersebut harus tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian, sehingga tidak menimbulkan penyebaran informasi yang belum terbukti kebenarannya atau menggiring opini publik terhadap suatu pihak tanpa dasar yang jelas,&quot; ujar IPTU Agam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapsel memastikan akan tetap menjalankan tugas sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pihak kepolisian juga membuka ruang bagi masyarakat yang memiliki informasi maupun laporan untuk menyampaikannya melalui jalur resmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami selalu menghormati setiap bentuk pengawasan dan masukan masyarakat, akan tetapi setiap tuduhan maupun informasi yang berkembang harus tetap didasarkan pada fakta dan bukti yang dapat diuji secara hukum,&quot; pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1215_Isu-Perlindungan-Pelaku-Perambahan-Hutan-Viral--Polres-Tapsel-Tegaskan-Tak-Sesuai-Fakta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285961/isu-perlindungan-pelaku-perambahan-hutan-viral-polres-tapsel-tegaskan-tak-sesuai-fakta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Polisi Temukan 3 Paket Sabu di Wek II</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 21:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gerak-gerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Polisi Temukan 3 Paket Sabu di Wek II]]></title>
            <description><![CDATA[Gerakgerik Mencurigakan Berujung Penangkapan, Polisi Temukan 3 Paket Sabu di Wek II]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Padangsidimpuan kembali mengungkap dugaan tindak pidana peredaran narkotika jenis sabu. Seorang pria berinisial SF (27) diamankan polisi di Jalan Kapten Koima, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan tersebut dilakukan pada Selasa, 1 September 2026 sekitar pukul 23.00 WIB, setelah polisi menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas peredaran narkotika di kawasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SF diketahui merupakan warga Jalan Sutoyo Gang Surau, Kelurahan Bincar, Kecamatan Padangsidimpuan Utara. Dalam perkara ini, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari lokasi penangkapan, petugas menemukan tiga plastik berisi narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto 1,13 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain sabu, polisi juga mengamankan satu unit timbangan digital warna hitam, tujuh plastik klip kosong transparan, satu pipet plastik warna putih, satu plastik assoy warna hijau, serta dua buah mancis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus tersebut bermula ketika personel Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan memperoleh informasi dari masyarakat sekitar pukul 22.50 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi itu menyebutkan adanya seorang pria yang diduga kerap mengedarkan narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Kapten Koima, Kelurahan Wek II.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, petugas kemudian bergerak menuju lokasi. Sekitar pukul 23.00 WIB, polisi mendapati seorang laki-laki yang menunjukkan gerak-gerik mencurigakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian mengamankan pria tersebut. Saat dilakukan pemeriksaan, pria itu mengaku bernama SF.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penggeledahan yang dilakukan di lokasi menemukan sebuah plastik assoy warna hijau. Di dalamnya terdapat tiga plastik warna putih yang berisi sabu dengan berat bruto 1,13 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas juga menemukan timbangan digital, tujuh plastik klip kosong dan sebuah pipet plastik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barang-barang tersebut ditemukan dalam posisi diselipkan di bawah kaki kiri SF.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah diamankan, SF kemudian menjalani interogasi awal oleh petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam keterangannya kepada polisi, SF mengaku memperoleh narkotika jenis sabu tersebut dari seorang laki-laki berinisial B, yang saat ini masih dalam penyelidikan polisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;B disebut merupakan warga Kampung Bukit, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi kemudian melakukan pengembangan dengan menggeledah rumah SF yang berada di Jalan Sutoyo, Kelurahan Bincar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari penggeledahan tersebut, petugas kembali menemukan dua buah mancis tanpa kepala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, SF bersama seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa jajarannya akan terus melakukan pemberantasan terhadap peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, informasi dari masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam membantu kepolisian mengungkap aktivitas peredaran narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami akan terus melakukan upaya pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan. Informasi dari masyarakat sangat membantu petugas dalam mengungkap dan menindak setiap dugaan tindak pidana narkotika,&quot; tegas AKBP Noval N.G. Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak ragu menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Setiap informasi yang disampaikan akan ditindaklanjuti sesuai dengan ketentuan dan prosedur yang berlaku,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam proses penangkapan dan penggeledahan di lokasi, petugas didampingi Kepling Kelurahan Wek II, Khairul Ikhpan Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara penggeledahan di rumah SF di Jalan Sutoyo turut disaksikan Kepala Lingkungan V Kelurahan Bincar, Ilham Irson Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini, SF beserta barang bukti telah diamankan di Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi juga masih melakukan pendalaman terkait asal-usul barang haram tersebut, termasuk memburu pihak berinisial B yang disebut SF sebagai orang yang memberikan sabu kepadanya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6360_Gerak-gerik-Mencurigakan-Berujung-Penangkapan--Polisi-Temukan-3-Paket-Sabu-di-Wek-II.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285960/gerakgerik-mencurigakan-berujung-penangkapan-polisi-temukan-3-paket-sabu-di-wek-ii/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati dan Wabup Hadiri Pelantikan Kadin Madina, Saipullah Dorong Investor Masuk dan UMKM Naik Kelas</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 21:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati dan Wabup Hadiri Pelantikan Kadin Madina, Saipullah Dorong Investor Masuk dan UMKM Naik Kelas]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati dan Wabup Hadiri Pelantikan Kadin Madina, Saipullah Dorong Investor Masuk dan UMKM Naik Kelas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menegaskan komitmennya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah melalui penguatan dunia usaha, investasi, dan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut disampaikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Madina H. Saipullah Nasution saat menghadiri pelantikan pengurus sekaligus Rapat Pimpinan Kabupaten (Rapimkab) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Madina di Ballroom Ladang Sari, Panyabungan, Kamis (3/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Saipullah hadir bersama Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Madina Atika Azmi Utammi Nasution. Kehadiran keduanya menjadi sinyal dukungan pemerintah daerah terhadap Kadin sebagai organisasi yang menaungi kalangan pengusaha di Kabupaten Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menilai, Madina memiliki berbagai potensi yang dapat dikembangkan untuk memperkuat perekonomian daerah. Namun, potensi tersebut membutuhkan pengelolaan yang terarah serta kolaborasi antara pemerintah dan pelaku dunia usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, ia meminta kepengurusan Kadin yang baru dapat menyusun agenda kerja yang sejalan dengan program pembangunan Pemkab Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Kadin tidak hanya perlu menjadi wadah bagi para pengusaha, tetapi juga dapat mengambil peran lebih besar dalam membuka peluang investasi dan memperluas aktivitas ekonomi di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jalin kerja sama dengan pemerintah. Mari kita undang investor ke daerah ini. Mari kita bersatu untuk memajukan Madina,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> mengatakan, momentum pelantikan kepengurusan baru harus dimanfaatkan Kadin untuk memperkuat eksistensi organisasi sekaligus meningkatkan kontribusinya terhadap pembangunan ekonomi Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi dengan pemerintah daerah dinilai penting agar berbagai peluang usaha dan investasi dapat dikembangkan secara lebih terarah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah juga menyampaikan ucapan selamat kepada Bahran Saleh Daulay yang kembali dipercaya memimpin Kadin Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kepengurusan tersebut mampu menjalankan amanah serta membawa organisasi semakin aktif dalam mendukung kemajuan ekonomi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selamat kepada Bahran Saleh yang kembali terpilih. Semoga amanah dalam menjalankan tugas dan membawa Kadin semakin baik,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Kadin Madina Bahran Saleh Daulay menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemkab Madina, terutama kehadiran langsung <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Saipullah Nasution dan Wabup Atika Azmi Utammi Nasution dalam agenda pelantikan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahran mengatakan, kepengurusan Kadin untuk periode mendatang akan diarahkan pada tiga pilar utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, memperkuat sinergi dengan pemerintah daerah. Kedua, menciptakan iklim investasi yang sehat dan kondusif. Ketiga, mendorong penguatan UMKM lokal agar semakin mampu bersaing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bahran, tiga fokus tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menjadikan Kadin sebagai mitra strategis pemerintah dalam menggerakkan roda ekonomi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami siap berkolaborasi dengan pemerintah daerah untuk merumuskan kebijakan ekonomi yang pro-bisnis dan menyerap tenaga kerja lokal,&quot; ungkap Bahran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain investasi, penguatan UMKM menjadi perhatian utama Kadin Madina. Bahran menilai sektor UMKM memiliki peran penting dalam menjaga ketahanan ekonomi masyarakat, termasuk ketika daerah menghadapi tekanan inflasi maupun tantangan ekonomi global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Kadin berencana mendorong pelaku UMKM agar tidak hanya bertahan dalam skala usaha yang sama, tetapi mampu berkembang dan naik kelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu upaya yang akan didorong adalah pemanfaatan teknologi dan pasar digital. Pelaku UMKM dinilai perlu semakin aktif memanfaatkan platform daring untuk memperkenalkan produk sekaligus memperluas jangkauan pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pemasaran digital, produk UMKM Madina diharapkan tidak hanya dikenal di lingkungan lokal, tetapi juga dapat menjangkau konsumen dari berbagai daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahran berharap, tiga pilar kerja tersebut dapat diwujudkan melalui program yang konkret dan memberikan dampak langsung bagi dunia usaha serta masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, Kadin Madina siap menjadi mitra pemerintah daerah dalam menciptakan iklim usaha yang sehat, membuka peluang investasi, memperkuat UMKM, serta mendorong terciptanya lapangan kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, investor, dan pelaku UMKM diharapkan menjadi salah satu kekuatan baru untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Mandailing Natal.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3145_Bupati-dan-Wabup-Hadiri-Pelantikan-Kadin-Madina--Saipullah-Dorong-Investor-Masuk-dan-UMKM-Naik-Kelas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285959/bupati-dan-wabup-hadiri-pelantikan-kadin-madina-saipullah-dorong-investor-masuk-dan-umkm-naik-kelas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Muara Batang Toru ke Angkola Barat, Polres Tapsel Bongkar Dugaan Jaringan Sabu</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 21:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Muara Batang Toru ke Angkola Barat, Polres Tapsel Bongkar Dugaan Jaringan Sabu]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Muara Batang Toru ke Angkola Barat, Polres Tapsel Bongkar Dugaan Jaringan Sabu]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika jenis sabu yang beroperasi di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan yang dilakukan di dua lokasi berbeda, polisi mengamankan dua pria berinisial SN (24) dan WP (34). Dari tangan keduanya, petugas menyita barang bukti berupa narkotika jenis sabu dengan total berat 0,85 gram serta ganja seberat 1,10 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polres Tapsel AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., mengatakan pengungkapan tersebut merupakan hasil tindak lanjut atas informasi masyarakat mengenai dugaan maraknya peredaran narkotika di wilayah Kecamatan Muara Batang Toru dan Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/angkola/" target="_blank">Angkola</a> Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, informasi yang diterima petugas langsung ditindaklanjuti dengan penyelidikan untuk mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat dalam aktivitas peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami terus melakukan penyelidikan terhadap informasi yang berkembang di masyarakat dan setiap indikasi peredaran narkotika akan langsung kami tindaklanjuti untuk memutus jaringan peredarannya,&quot; ujar AKP Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan pertama berlangsung pada Kamis malam, 27 Agustus 2026, di sebuah kebun sawit milik masyarakat yang berada di Kelurahan Hutaraja, Kecamatan Muara Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat melakukan pemantauan di lokasi, personel Satresnarkoba mendapati seorang pria yang dinilai mencurigakan. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan dan mengamankan pria tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pria itu diketahui berinisial SN, warga Desa Tarapung Raya, Kecamatan Muara Batang Toru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pemeriksaan terhadap barang bawaannya, polisi menemukan sebuah kotak rokok yang disimpan di saku celana bagian depan sebelah kanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dalam kotak rokok tersebut, petugas menemukan satu plastik klip berukuran sedang yang diduga berisi sabu. Selain itu, polisi juga menemukan satu lembar uang pecahan Rp2.000 yang diduga digunakan untuk membungkus ganja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di dalam kotak rokok tersebut ditemukan satu plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi sabu dan satu lembar uang pecahan Rp2.000 yang diduga berisi ganja,&quot; jelas AKP Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pemeriksaan awal, SN mengakui barang yang ditemukan tersebut merupakan miliknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada penyidik, SN juga mengungkap asal-usul barang haram tersebut. Untuk sabu, ia mengaku mendapatkannya dari seseorang berinisial AS, yang saat ini masih dalam penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut keterangan SN, sabu tersebut diduga dikirim dari Kota Medan dan kemudian diambil melalui loket di kawasan Batang Toru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara ganja disebut diperoleh SN dari seseorang berinisial K, yang juga masih dalam penyelidikan, di Desa Sihadatuon, Kecamatan Sukabangun, Kabupaten Tapanuli Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak berhenti pada penangkapan SN, personel Satresnarkoba Polres Tapsel kemudian melakukan pengembangan untuk mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang berkaitan dengan peredaran narkotika tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil penyelidikan mengarah kepada seorang pria berinisial WP (34).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;WP akhirnya diamankan polisi pada Jumat malam, 28 Agustus 2026, di Desa Simatorkis Sisoma, Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/angkola/" target="_blank">Angkola</a> Barat, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan di sekitar lokasi penangkapan, petugas menemukan sebuah plastik klip berukuran sedang yang berisi lima plastik klip berukuran kecil yang diduga berisi sabu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barang tersebut ditemukan berada sekitar satu meter dari posisi WP saat diamankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi kemudian melakukan pemeriksaan dan berdasarkan keterangan penyidik, WP mengakui bahwa narkotika tersebut merupakan miliknya dan disebut akan diedarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;WP mengakui bahwa sabu tersebut adalah miliknya dan rencananya akan diedarkan,&quot; kata AKP Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengembangan pemeriksaan, WP juga mengaku pernah memperoleh sabu dari SN sebanyak 2,5 gram dengan pola pembayaran setelah barang tersebut berhasil terjual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain narkotika, petugas turut mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barang bukti yang diamankan antara lain dua unit handphone dan dua unit sepeda motor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti bersama kedua pria yang diamankan kini telah dibawa ke Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan untuk menjalani proses hukum dan pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKP Philip menegaskan, pihaknya masih melakukan pengembangan terhadap kasus tersebut. Polisi juga membuka kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat dalam rantai peredaran narkotika tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami terus melakukan penyelidikan untuk memutus mata rantai peredaran narkotika. Jika dalam pengembangan ditemukan pihak lain yang terlibat, tentu akan kami tindak sesuai hukum,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapanuli Selatan, lanjutnya, berkomitmen untuk terus memberantas peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Setiap informasi masyarakat mengenai dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika akan ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum yang berlaku.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_340_Dari-Muara-Batang-Toru-ke-Angkola-Barat--Polres-Tapsel-Bongkar-Dugaan-Jaringan-Sabu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285958/dari-muara-batang-toru-ke-angkola-barat-polres-tapsel-bongkar-dugaan-jaringan-sabu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesan Bupati Madina Saipullah Nasution di Maulid Nabi: Jangan Terpecah karena Perbedaan</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 21:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesan Bupati Madina Saipullah Nasution di Maulid Nabi: Jangan Terpecah karena Perbedaan]]></title>
            <description><![CDATA[Pesan Bupati Madina Saipullah Nasution di Maulid Nabi Jangan Terpecah karena Perbedaan]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW di Kabupaten Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>) tidak ingin dimaknai sekadar sebagai agenda keagamaan tahunan. Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> H. Saipullah Nasution mengajak masyarakat menjadikan momentum tersebut sebagai kesempatan untuk memperkuat akhlak dan meneladani kepemimpinan Rasulullah dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan itu disampaikan Saipullah saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW yang digelar Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> di Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Panyabungan, Rabu (2/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Saipullah, peringatan kelahiran Rasulullah seharusnya memberikan dampak nyata terhadap perilaku masyarakat. Nilai-nilai yang dicontohkan Nabi Muhammad SAW, seperti kejujuran, kesederhanaan, kasih sayang, persatuan, serta kepemimpinan yang berorientasi pada kepentingan umat, dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini harus dijadikan sarana untuk meneladan kepemimpinan, kesederhanaan, kejujuran, kasih sayang, dan semangat persatuan yang ditunjukkan Rasulullah semasa hidupnya,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebutkan, keteladanan Rasulullah juga telah ditegaskan dalam Al-Qur&#039;an. Karena itu, menurutnya, nilai-nilai tersebut tidak cukup hanya dipahami dalam konteks ibadah, tetapi perlu diwujudkan melalui tindakan nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menekankan bahwa semangat meneladani Rasulullah juga harus menjadi bagian dari penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai pembangunan daerah tidak semata-mata dapat diukur melalui pembangunan fisik, peningkatan infrastruktur, maupun pertumbuhan ekonomi. Kemajuan daerah juga harus berjalan beriringan dengan pembangunan sumber daya manusia yang memiliki karakter dan kepedulian sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pembangunan tidak hanya berbicara mengenai infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tapi juga harus turut membangun manusia yang berakhlak, berkarakter, berilmu, dan memiliki kepedulian terhadap sesama,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, pembangunan manusia menjadi salah satu fondasi penting dalam menciptakan daerah yang maju dan berkelanjutan. Masyarakat yang memiliki kualitas moral dan kehidupan keagamaan yang baik dinilai akan memberikan kontribusi positif terhadap terciptanya lingkungan sosial yang aman, harmonis, dan saling menghargai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> juga mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat persaudaraan dan menjaga keharmonisan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan, pendapat, maupun kepentingan tidak menjadi alasan bagi masyarakat untuk terpecah. Sebaliknya, perbedaan harus ditempatkan sebagai kekuatan untuk membangun Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadikan perbedaan sebagai kekuatan untuk membangun daerah. Jangan mudah terpecah oleh perbedaan pilihan, pendapat, maupun kepentingan,&quot; pesannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah berharap peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tahun ini tidak hanya memberikan nilai spiritual bagi masyarakat, tetapi juga mendorong lahirnya semangat kebersamaan dalam membangun daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap momentum tersebut membawa keberkahan serta semakin memperkuat kehidupan keagamaan dan persaudaraan masyarakat di Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut turut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>, Ketua TP PKK <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, anggota Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT), serta Majelis Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1064_Pesan-Bupati-Madina-Saipullah-Nasution-di-Maulid-Nabi--Jangan-Terpecah-karena-Perbedaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285957/pesan-bupati-madina-saipullah-nasution-di-maulid-nabi-jangan-terpecah-karena-perbedaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringatan HUT Kejaksaan ke-81 di Madina, Bupati Saipullah Soroti Kolaborasi Lintas Sektor</guid>
            <pubDate>Fri, 04 Sep 2026 21:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringatan HUT Kejaksaan ke-81 di Madina, Bupati Saipullah Soroti Kolaborasi Lintas Sektor]]></title>
            <description><![CDATA[Peringatan HUT Kejaksaan ke81 di Madina, Bupati Saipullah Soroti Kolaborasi Lintas Sektor]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam mendukung pembangunan serta penyelenggaraan pemerintahan di Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Saipullah, kolaborasi lintas sektor menjadi salah satu kunci agar berbagai program pembangunan daerah dapat berjalan secara optimal, termasuk melalui kerja sama dan koordinasi dengan Kejaksaan Negeri (Kejari) Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikan Saipullah ketika menghadiri peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan di Kantor Kejari Madina, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Rabu (2/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bupati Madina menyampaikan apresiasi terhadap jajaran Kejari Madina yang selama ini turut membangun komunikasi dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Madina dalam berbagai kegiatan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menilai keberadaan kejaksaan bukan hanya berkaitan dengan aspek penegakan hukum, tetapi juga memiliki peran penting dalam memberikan pendampingan dan bantuan hukum kepada pemerintah daerah ketika menghadapi berbagai persoalan dalam pelaksanaan tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kolaborasi dan kebersamaan antara Pemerintah Kabupaten Madina dengan Kejaksaan Negeri harus terus kita jaga dan ditingkatkan,&quot; kata Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap hubungan kelembagaan yang telah terjalin selama ini dapat terus diperkuat sehingga pelaksanaan pembangunan dan pemerintahan di Madina berjalan sesuai aturan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga menekankan agar penegakan hukum di Kabupaten Mandailing Natal tetap mengedepankan integritas, keadilan dan pendekatan humanis. Menurutnya, kepastian hukum harus mampu memberikan rasa aman sekaligus manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penegakan hukum harus dilakukan secara berintegritas, adil dan humanis, sehingga kepastian hukum benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Madina Muhammad Nursaitias menjelaskan bahwa peringatan Hari Lahir Kejaksaan ke-81 dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian peringatan tersebut di antaranya diisi dengan kegiatan ziarah ke Taman Makam Pahlawan serta upacara peringatan sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah dan perjalanan institusi Kejaksaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nursaitias mengatakan kegiatan tahun ini pada dasarnya dirancang sebagai agenda internal jajaran Kejaksaan. Karena itu, pihaknya tidak menyebarkan undangan secara luas kepada organisasi perangkat daerah maupun instansi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, kehadiran Bupati Madina dalam kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari jajaran Kejari Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami menyampaikan terima kasih kepada Bapak Bupati yang telah hadir dalam kegiatan peringatan ini,&quot; ujar Nursaitias.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari Lahir ke-81 Kejaksaan di Kejari Madina kemudian ditutup dengan prosesi pemotongan tumpeng. Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kebersamaan sekaligus menjaga komunikasi antara jajaran kejaksaan dan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinergi antara kedua institusi diharapkan terus berlanjut, khususnya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang baik, kepastian hukum dan pembangunan daerah yang berorientasi pada kepentingan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5216_Peringatan-HUT-Kejaksaan-ke-81-di-Madina--Bupati-Saipullah-Soroti-Kolaborasi-Lintas-Sektor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285956/peringatan-hut-kejaksaan-ke81-di-madina-bupati-saipullah-soroti-kolaborasi-lintas-sektor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>