<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 11 Jul 2026 12:07:30 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">TACO Hadirkan &ldquo;Prismatic Journey&rdquo; di IndoBuildTech 2026, Tunjukkan Kebebasan Berekspresi Melalui Keragaman Material</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TACO Hadirkan “Prismatic Journey” di IndoBuildTech 2026, Tunjukkan Kebebasan Berekspresi Melalui Keragaman Material]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta, Sejalan dengan semangat Explore New Horizons, TACO membawa perspektif baru di IndoBuildTech (IBT) 2026 lewat instalasi imersif be]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta, Sejalan dengan semangat &quot;Explore New Horizons&quot;, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> membawa perspektif baru di IndoBuildTech (IBT) 2026 lewat instalasi imersif bertajuk &quot;Prismatic Journey&quot;, hasil kolaborasi bersama Helen Agustine Studio. Berlangsung pada 8-12 Juli 2026 di ICE BSD, Tangerang, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> mengajak pengunjung mengeksplorasi bagaimana keragaman material dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan ruang yang berkarakter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengambil inspirasi dari cara kerja prisma yang mengubah satu sumber cahaya menjadi spektrum warna yang kaya, &quot;Prismatic Journey&quot; diterjemahkan menjadi sebuah perjalanan ruang yang bertransformasi dari suasana monokromatis menuju atmosfer yang lebih dinamis dan ekspresif. Melalui perpaduan warna, tekstur, dan material, setiap area menghadirkan karakter yang berbeda sekaligus menunjukkan fleksibilitas serta luasnya potensi aplikasi material dalam desain interior maupun eksterior.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anastasia Tirtabudi, CMO <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a>, mengatakan bahwa partisipasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> di IndoBuildTech 2026 mencerminkan semangat perusahaan untuk terus membuka cakrawala baru mendorong lahirnya inspirasi baru di industri desain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami percaya bahwa inovasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan produk, tetapi juga lewat kolaborasi yang mampu menghadirkan inspirasi dan membuka ruang dialog bagi industri. Prismatic Journey merepresentasikan semangat tersebut dengan mempertemukan desain, material, dan berbagai perspektif dalam satu petualangan desain yang menginspirasi. Sejalan dengan itu, kami terus memperluas portofolio solusi interior dan eksterior agar dapat menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang,&quot; ujar Anastasia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai kategori produk <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> turut diaplikasikan di dalam instalasi, mulai dari Laminates, Flooring, Hardware, Adhesive, FIDECO Wall Panel, Aluminium Composite Panel (ACP), Hyperfon dan Superfon. Melalui pendekatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> menunjukkan setiap material dapat saling melengkapi untuk menjawab kebutuhan desain yang semakin beragam. Pada momen ini pula, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> memperkenalkan inovasi terbarunya yaitu <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> Sealant sebagai bagian new line-up dalam kategori adhesive. Inisiatif ini menjadi wujud komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas pilihan produk, dan menjawab kebutuhan pelanggan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada IBT 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> menggandeng Helen Agustine Studio yang dipilih berdasarkan pada pendekatan desainnya yang dikenal mampu menghadirkan narasi visual yang kuat dan dinamis. Kesamaan visi tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan instalasi yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mengajak pengunjung melihat material dari sudut pandang yang berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Helen Agustine, Founder dan Principal Interior Designer Helen Agustine Studio, menjelaskan bahwa konsep prisma dipilih karena merepresentasikan keberagaman ide yang lahir dari satu titik awal yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami menerjemahkan filosofi prisma ke dalam sebuah perjalanan ruang yang terus berevolusi, dari kesederhanaan menuju keberagaman ekspresi. Keragaman material <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> memberikan keleluasaan untuk menciptakan transisi tersebut secara harmonis, sehingga setiap area dapat menghadirkan pengalaman yang berbeda sekaligus tetap terhubung dalam satu cerita yang utuh,&quot; jelas Helen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menghadirkan pengalaman eksploratif, instalasi ini juga menjadi ruang bertemunya berbagai perspektif melalui rangkaian talk show, sesi berbagi wawasan, dan aktivitas interaktif yang melibatkan desainer, arsitek, praktisi industri, mahasiswa, Mitra <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a>, hingga masyarakat umum. <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> juga berkolaborasi dengan Robries untuk menghadirkan elemen instalasi berbasis material daur ulang sebagai wujud eksplorasi desain berkelanjutan dan komitmen terhadap prinsip Zero Waste. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendorong kolaborasi lintas disiplin, memperkaya wawasan, serta menginspirasi lahirnya ide dan inovasi baru bagi industri desain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk melengkapi pengalaman pengunjung, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> juga menghadirkan berbagai aktivitas digital interaktif di setiap area instalasi, mulai dari mengumpulkan postcard stamp yang mengajak pengunjung menjelajahi setiap area booth secara lebih menarik dan partisipatif hingga mengunggah foto instalasi ke Instagram Story dengan tag ke @taco.id untuk berkesempatan mendapatkan merchandise eksklusif. Beragam informasi terkini mengenai rangkaian kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> selama IndoBuildTech 2026 juga dapat diakses melalui akun official Instagram <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a>.re</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9457_TACO-Hadirkan--ldquo-Prismatic-Journey-rdquo--di-IndoBuildTech-2026--Tunjukkan-Kebebasan-Berekspresi-Melalui-Keragaman-Material.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/284217/taco-hadirkan-ldquoprismatic-journeyrdquo-di-indobuildtech-2026-tunjukkan-kebebasan-berekspresi-melalui-keragaman-material/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">YPPSI Berikan Total Santunan Lebih Dari Rp21 Juta bagi Pengemudi dan Penumpang di Gunungsitoli</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[YPPSI Berikan Total Santunan Lebih Dari Rp21 Juta bagi Pengemudi dan Penumpang di Gunungsitoli]]></title>
            <description><![CDATA[Sumut Sebagai bentuk peningkatan perlindungan mitra pengemudi dan penumpang, Maxim melalui YayasanPengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YP]]></description>
            <content><![CDATA[Sumut |Sebagai bentuk peningkatan perlindungan mitra pengemudi dan penumpang, Maxim melalui Yayasan<br>Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI) memberikan santunan kepada mitra pengemudi berinisial AW<br>dan pengguna Maxim berinisial CHH yang mengalami insiden kecelakaan di Gunungsitoli.<br>Kejadian bermula saat AW bersama CHH sedang dalam perjalanan menuju lokasi tujuan di Jalan Yos Sudarso<br>Ujung, Kelurahan Saombo, Gunungsitoli. Di tengah perjalanan, kondisi jalan membuat kendaraan menjadi tidak<br>seimbang dan menyebabkan pengemudi serta penumpang terjatuh dari kendaraan. Akibat kejadian tersebut,<br>AW mengalami dislokasi pada jari kaki, sementara CHH mengalami patah tulang pada pergelangan tangan.<br>Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD dr. M. Thomsen Nias untuk mendapatkan penanganan medis.<br>Dari kejadian ini, Maxim melalui YPSSI memberikan santunan mencapai Rp21.977.100, termasuk Rp7.325.700<br>kepada AW dan Rp14.651.400 kepada CHH. Santunan tersebut merupakan bentuk komitmen perlindungan<br>Maxim kepada pengguna dan mitra pengemudi.<br>&quot;Kami berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para korban sehingga<br>pengemudi maupun penumpang dapat fokus menjalani proses pemulihan. Maxim akan terus berkomitmen<br>memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna layanan kami sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&quot; ujar<br>Jamal Syarif Telambanua, Head of Subdivision Maxim Gunungsitoli.<br>Perlu diketahui bahwa santunan akan diberikan kepada mitra pengemudi selama kecelakaan terjadi bukan<br>disebabkan oleh tindakan pengemudi Maxim. Sedangkan pengguna akan tetap mendapatkan santunan terlepas<br>dari penyebab kecelakaan. Proses klaim santunan dapat dilakukan di kantor Maxim terdekat. Untuk informasi<br>lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui e-mail di info@ypssisocial.org atau kunjungi situs<br>https://www.ypssisocial.org.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7484_YPPSI-Berikan-Total-Santunan-Lebih-Dari-Rp21-Juta-bagi-Pengemudi-dan-Penumpang-di-Gunungsitoli.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/284216/yppsi-berikan-total-santunan-lebih-dari-rp21-juta-bagi-pengemudi-dan-penumpang-di-gunungsitoli/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kolaborasi Indonesia dan Singapura: MASA Art &amp; Culture, Orchid Extravaganza Resmi Dibuka di Gardens by the Bay</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kolaborasi Indonesia dan Singapura: MASA Art & Culture, Orchid Extravaganza Resmi Dibuka di Gardens by the Bay]]></title>
            <description><![CDATA[SINGAPURA, Flower Dome di Gardens by the Bay  salah satu landmarkpaling ikonik di Singapura  malam ini bertransformasi menjadi jendela]]></description>
            <content><![CDATA[SINGAPURA, Flower Dome di Gardens by the Bay &mdash; salah satu landmark<br>paling ikonik di Singapura &mdash; malam ini bertransformasi menjadi jendela hidup menuju<br>kepulauan Indonesia, saat Indonesia x Singapore Orchid Extravaganza resmi dibuka<br>sebagai bagian dari rangkaian MASA Singapore 2026.<br>Lebih dari 30 instalasi seni dan budaya yang merangkum delapan wilayah geografis Indonesia<br>&mdash; dari ujung barat Sumatra hingga kepulauan timur Kalimantan &mdash; hadir menyala di bawah<br>kubah kaca ikonik tersebut.<br>Pembukaan ini menandai momen penting dalam hubungan budaya Indonesia&ndash;Singapura:<br>Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang berkontribusi sebagai peserta<br>pameran di Gardens by the Bay sebagai global hub &mdash; sebuah pencapaian yang mencerminkan<br>kuatnya hubungan bilateral kedua negara sekaligus semakin besarnya kehadiran ekosistem<br>kreatif Indonesia di panggung internasional.<br>Menjelang pembukaan, Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia,<br>mengunjungi Flower Dome untuk meninjau persiapan akhir, di mana ia disambut oleh Mr. Felix<br>Loh, Chief Executive Officer Gardens by the Bay, yang menyampaikan kesan dan apresiasinya<br>terhadap pameran.<br>&quot;Ini adalah salah satu instalasi seni paling elaboratif dan memukau yang pernah kami<br>sambut di Flower Dome. Konsep dan eksekusinya benar-benar luar biasa &mdash; sebuah<br>persembahan Indonesia yang akan membuat pengunjung dari seluruh dunia terpesona.&quot;<br>&mdash; Mr. Felix Loh, Chief Executive Officer, Gardens by the Bay<br>Upacara pembukaan berlangsung pada 4 Juli 2026 pukul 18.00&ndash;21.00 SGT, diselenggarakan<br>dalam kerangka Singapore Garden Festival 2026 bersamaan dengan Presentasi Penghargaan<br>Singapore Orchid Show yang diselenggarakan oleh Orchid Society of South East Asia.<br>Pameran terbuka untuk umum mulai 4 Juli hingga 10 Agustus 2026, setiap hari pukul<br>09.00&ndash;21.00.<br>Perayaan untuk Dua Bangsa<br>Malam pembukaan dimulai dengan sambutan dari Mr. Felix Loh, CEO Gardens by the Bay,<br>dilanjutkan oleh Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, yang<br>menegaskan posisi pameran ini dalam agenda besar diplomasi budaya dan pengembangan<br>ekonomi kreatif nasional.<br>&quot;Orchid Extravaganza bukan sekadar pameran &mdash; ini adalah cara Indonesia bercerita<br>kepada dunia. Melalui kekayaan geografis dan budaya yang diterjemahkan ke dalam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;karya seni, kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia adalah ekosistem kreatif yang<br>hidup dan terus berkembang.&quot;<br>&mdash; Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia<br>Mr. Nicholas Chua, Presiden Orchid Society of South East Asia, turut menyampaikan<br>sambutan sebelum Presentasi Penghargaan Singapore Orchid Show dilangsungkan.<br>Puncak malam hadir lewat persembahan Tari Sirna Kala, sebuah pertunjukan budaya yang<br>memadukan gerakan dan narasi warisan Indonesia, sebelum peluncuran resmi Orchid<br>Extravaganza dikukuhkan melalui momen seremonial bersama para tamu kehormatan.<br>Di balik megahnya pameran ini berdiri visi sebuah tim kreatif muda Indonesia yang dengan<br>penuh semangat memahami bagaimana warisan budaya bisa berbicara dalam bahasa visual<br>yang universal.<br>&quot;Saya ingin setiap orang yang masuk ke Flower Dome merasakan perjalanan melintasi<br>Indonesia &mdash; bukan melalui peta, tapi melalui rasa, bentuk, dan cerita yang hidup dalam<br>setiap instalasi. Ini adalah cara kami menerjemahkan kekayaan intelektual geografis<br>Indonesia ke dalam pengalaman yang bisa dirasakan oleh siapa saja, dari mana saja.&quot;<br>&mdash; Ferdiansah Dela, Event Activation Director MASA<br>30+ Instalasi dari 8 Wilayah Geografis Nusantara<br>Orchid Extravaganza menghadirkan perjalanan imersif melintasi delapan wilayah geografis<br>Indonesia &mdash; Sumatra, Jakarta, Jawa Tengah, Lampung, Bali, East Nusa Tenggara, Papua,<br>dan Kalimantan &mdash; masing-masing diwakili oleh instalasi seni yang menggabungkan kekayaan<br>intelektual geografis, arsitektur tradisional, flora endemik, dan fauna Nusantara.<br>Dikreasikan dari dedaunan, delapan wilayah yang direpresentasikan dalam pameran ini<br>masing-masing membawa identitas visual dan budaya yang khas:<br>&bull; Jawa Tengah &mdash; The Peacock (Burung Merak)<br>&bull; Jakarta &mdash; The Ondel-Ondel (Ondel-ondel)<br>&bull; Lampung &mdash; Siger Tiger (Harimau Sumatra)<br>&bull; Bali &mdash; Balinese Naga Sculpture (Patung Naga Bali)<br>&bull; Nusa Tenggara Timur &mdash; Komodo Dragon (Komodo)<br>&bull; Papua &mdash; Lotus Spirit (Bunga Lotus)<br>&bull; Sumatra &mdash; Rafflesia Bloom (Bunga Raflesia)<br>&bull; Kalimantan &mdash; Hornbill&#039;s Canopy (Burung Rangkong)<br>Orchid Extravaganza lahir dari semangat gotong royong &mdash; prinsip kolektif Indonesia &mdash; yang<br>melibatkan beberapa nama dan kolektif kreatif terbaik Tanah Air. Tim Make a Scene berperan<br>sebagai bagian dari kolaborasi untuk menciptakan anyaman patung dari dedaunan yang<br>menjadi jiwa dari instalasi ini.<br>Pagelaran Sabang Merauke dan Mortier x Jerhemy Owen memperdalam pengalaman imersif<br>budaya Indonesia dan keberlanjutan. Seorang pelukis muda, Erika Richardo,<br>mempersembahkan sebuah karya lukisan khusus sebagai hadiah dan penghormatan kepada<br>Gardens by the Bay, Singapura &mdash; sebuah gestur seni yang memperkuat dimensi diplomatik<br>dari Orchid Extravaganza dan kehangatan hubungan Indonesia&ndash;Singapura yang menjadi<br>fondasinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sound of Indonesia karya Maestro Addie MS mengiringi pameran ini sebagai latar musik<br>resminya. Mengalun di seluruh area pameran, komposisi ini menciptakan perjalanan imersif<br>yang merayakan kekayaan budaya Indonesia dan melengkapi pengalaman Orchid<br>Extravaganza secara keseluruhan.<br>Electronic Gamelan (E-Gamelan), yang dikembangkan oleh Universitas Dian Nuswantoro<br>(Udinus), menghadirkan reimajinasi gamelan Jawa melalui inovasi robotik &mdash; mewujudkan visi<br>MASA tentang budaya Indonesia sebagai warisan hidup di mana tradisi dan inovasi bertemu<br>untuk membentuk masa depan.<br>Didukung oleh Ekosistem Kreatif dan Institusional Indonesia<br>Orchid Extravaganza terwujud berkat dukungan luas dari ekosistem kreatif dan institusional<br>Indonesia, mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi fondasi MASA. Pameran ini<br>didukung oleh: Astra, BCA, CFX, Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Hukum RI,<br>Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), AMMAN, InJourney, Tiket.com, Vidio, Wonderful<br>Indonesia, Citilink, Garuda Indonesia, MAIKA, Museum of Toys, Nusa&eacute;, TALE X, dan<br>ZigZag.r&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3248_Kolaborasi-Indonesia-dan-Singapura--MASA-Art--amp--Culture--Orchid-Extravaganza-Resmi-Dibuka-di-Gardens-by-the-Bay.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/284215/kolaborasi-indonesia-dan-singapura-masa-art-amp-culture-orchid-extravaganza-resmi-dibuka-di-gardens-by-the-bay/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JAM PMII Apresiasi Transparansi BNNP Sumut, Hasan Basyri Simanjuntak Ajak Publik Hormati Proses Hukum</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JAM PMII Apresiasi Transparansi BNNP Sumut, Hasan Basyri Simanjuntak Ajak Publik Hormati Proses Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[JAM PMII Apresiasi Transparansi BNNP Sumut, Hasan Basyri Simanjuntak Ajak Publik Hormati Proses Hukum]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Koordinator Nasional Jaringan Alumni Muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (JAM PMII), Hasan Basyri Simanjuntak, menyampaikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara atas langkah terbuka dan transparan dalam memberikan klarifikasi terkait informasi yang berkembang mengenai dugaan ketidaksesuaian barang bukti narkotika seberat 1,5 kilogram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasan Basyri Simanjuntak menilai, penjelasan resmi yang disampaikan oleh Kepala BNNP Sumut beserta jajaran merupakan bentuk tanggung jawab institusi kepada publik dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengapresiasi sikap terbuka BNNP Sumut yang telah memberikan penjelasan secara resmi kepada masyarakat. Transparansi seperti ini penting agar tidak berkembang informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman maupun spekulasi di tengah publik," ujar Hasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemberantasan narkotika merupakan tugas yang tidak mudah dan membutuhkan integritas serta profesionalisme yang tinggi dari seluruh aparat penegak hukum. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memberikan ruang kepada aparat untuk bekerja sesuai mekanisme hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasan juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak terburu-buru menggiring opini sebelum adanya fakta dan keputusan berdasarkan proses hukum yang sah. Ia menegaskan bahwa apabila terdapat dugaan pelanggaran, penyelesaiannya harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita semua tentu menginginkan penegakan hukum yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Namun, mari kita sama-sama menghormati asas praduga tak bersalah serta memberikan kesempatan kepada lembaga yang berwenang untuk menyelesaikan setiap persoalan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAM PMII juga memberikan apresiasi kepada Kepala BNNP Sumut beserta seluruh jajaran yang selama ini konsisten melakukan berbagai upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Sumatera Utara. Menurut Hasan, kerja keras aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan bahwa perang melawan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, kalangan pemuda, akademisi, dan seluruh komponen bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap BNNP Sumut terus menjaga integritas, profesionalisme, dan keterbukaan dalam menjalankan tugas. JAM PMII siap mendukung setiap langkah positif dalam upaya pemberantasan narkotika demi melindungi generasi muda dan mewujudkan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba," tutup Hasan Basyri Simanjuntak.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4368_JAM-PMII-Apresiasi-Transparansi-BNNP-Sumut--Hasan-Basyri-Simanjuntak-Ajak-Publik-Hormati-Proses-Hukum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284214/jam-pmii-apresiasi-transparansi-bnnp-sumut-hasan-basyri-simanjuntak-ajak-publik-hormati-proses-hukum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan menghadiri Pembukaan Rapat Sinode Kerja ke-48 Gereja Pentakotakosta</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan menghadiri Pembukaan Rapat Sinode Kerja ke-48 Gereja Pentakotakosta]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan menghadiri Pembukaan Rapat Sinode Kerja ke48 Gereja Pentakotakosta]]></description>
            <content><![CDATA[<br>P.Siantar l Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely menghadiri Pembukaan Rapat <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinode/" target="_blank">Sinode</a> Kerja ke-48 Gereja Pentakosta, di Gedung Gereja Pentakosta Jalan Lingga Kelurahan Toba Kecamatan Siantar Selatan, Jumat (10/07/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly yang diwakili Happy, mengatakan atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan seluruh masyarakat, mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta rapat sinode. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Merupakan suatu kehormatan bagi Kota Pematangsiantar menjadi tuan rumah penyelenggaraan kegiatan yang penuh makna ini. Rapat <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinode/" target="_blank">Sinode</a> Kerja bukan sekadar agenda organisasi gereja, tetapi juga menjadi momentum untuk mengevaluasi pelayanan, menyusun program kerja, mempererat persaudaraan, serta merumuskan langkah-langkah strategis dalam menghadirkan pelayanan yang semakin relevan bagi umat dan masyarakat,&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dilanjutkannya, Pemko Pematangsiantar meyakini kehidupan beragama yang harmonis merupakan modal penting dalam membangun daerah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karena itu, kami terus mendorong terciptanya kerukunan antar umat beragama, semangat gotong royong, serta kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat demi mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Saya berharap hasil Rapat <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinode/" target="_blank">Sinode</a> Kerja ke-48 ini dapat melahirkan berbagai keputusan yang membawa kemajuan bagi Gereja Pentakosta, memperkuat pelayanan kepada jemaat, sekaligus memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa dan daerah,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengucapkan selamat mengikuti Rapat <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinode/" target="_blank">Sinode</a> Kerja ke-48. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar, menghasilkan keputusan yang bijaksana, serta membawa berkat bagi gereja, masyarakat, dan Kota Pematangsiantar,&quot; tandasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Ketua Pucuk Pimpinan Gereja Pentakosta Pdt EV Edgar Siburian menyampaikan pihaknya sudah memersiapkan beberapa hal penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Yang paling penting adalah saya menyambut para peserta sinodistan yang hadir dalam rapat tahun 2026 yang terkasih di dalam kita," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Katanya, di Gereja Pentakosta, dalam pelayanan mengalami banyak memiliki pengalaman baru, situasi yang dialami, dan tantangan, serta dinamika dalam pelayanan. Tantangan dinamika itu menjadi pelajaran berharga bagi gereja-gereja kami di lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengatakan, gereja itu tidak mudah, makanya kali ini membawa tema, yang penting itu kuat dan teguhkan hatimu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dan kamu orang kuat dan hatinya adalah ciri pemimpin yang berhasil membawa dia menjadi pemimpin. Terutama pemimpin rohani, bukanlah yang mudah. Karena saat ini kami berkumpul bersama mengevaluasi kinerja, lalu sebelumnya apa yang sudah kami lakukan, apa yang telah dilaksanakan, dan program- program apa saja yang akan kami kerjakan untuk ke depan. Hari ini kami berkumpul kembali, dan setiap tahun kerja, sehingga menghasilkan keputusan-keputusan baru dan hal-hal baru yang bersinergi dengan pemerintah untuk membangun kerohanian di Pematangsiantar, dan juga di beberapa daerah di tempat kami,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, kemarin sudah menyelesaikan beberapa orientasi melayani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum Panitia St Poltak Tampubolon SH MTh, kepada seluruh hamba-hamba Tuhan maupun gembala-gembala maupun pimpinan-pimpinan daerah Indonesia, diucapkan selamat datang untuk melaksanakan Rapat Gereja Pentakosta Jalan Lingga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami sebagai panitia berharap terobosan-terobosan baru bisa tercipta di gereja, agar kita bisa membawa dampak positif kemajuan gereja ini. Saya juga melaporkan, dari administrasi peserta sinode yang hadir sekitar 630 peserta,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap Rapat <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinode/" target="_blank">Sinode</a> berjalan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga bisa membawa dampak yang positif, dampak yang baik ke depan, supaya Gereja Pentakosta semakin jaya, semakin maju,&quot; tukasnya. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1108_Wali-Kota-diwakili-Staf-Ahli-Bidang-Pemerintahan-menghadiri-Pembukaan-Rapat-Sinode-Kerja-ke-48-Gereja-Pentakotakosta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284213/wali-kota-diwakili-staf-ahli-bidang-pemerintahan-menghadiri-pembukaan-rapat-sinode-kerja-ke48-gereja-pentakotakosta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Simalungun: Pembangunan Daerah Dilaksanakan Secara Bertahap dan Terencana</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Simalungun: Pembangunan Daerah Dilaksanakan Secara Bertahap dan Terencana]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Simalungun Pembangunan Daerah Dilaksanakan Secara Bertahap dan Terencana]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Simalungun l Sumut24.co<br>Pemerintah Kabupaten Simalungun di bawah kepemimpinan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Dr. H. Anton Achmad Saragih bersama Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Benny Gusman Sinaga terus memperkuat komitmen untuk meningkatkan kualitas infrastruktur jalan di wilayah Kabupaten Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengusung visi "Semangat Baru, Simalungun Maju", kedua pemimpin ini terus berupaya mewujudkan daerah yang semakin maju, mandiri, dan berdaya saing.<br><br>Pembangunan serta perbaikan jaringan jalan bukan sekadar urusan memperbaiki akses fisik, melainkan langkah strategis untuk membuka peluang ekonomi, memperlancar mobilitas warga, mendukung kelancaran sektor pertanian, pendidikan, dan pelayanan kesehatan, sekaligus memastikan pemerataan kemajuan hingga ke pelosok nagori.<br><br>Mengingat wilayah Kabupaten Simalungun sangat luas dengan cakupan 386 nagori dan 27 kelurahan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun, Jum&#039;at (10/7/2027 di Pamatang Raya, Sumatera Utara menjelaskan bahwa kemajuan tidak dapat diselesaikan sekaligus dalam waktu singkat. Dibutuhkan proses berjenjang, perencanaan yang matang, dukungan anggaran, serta kerja sama erat dari seluruh elemen masyarakat.<br><br>"Saya memohon kesabaran dari seluruh masyarakat Simalungun. Sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, saya dan seluruh jajaran akan terus bekerja keras, menyusun prioritas, dan melaksanakan pembangunan secara bertahap agar manfaatnya dapat dirasakan secara merata di setiap penjuru daerah. Komitmen kami teguh: menghadirkan pembangunan yang nyata dan membawa kesejahteraan bagi seluruh warga," ujarnya.<br><br>Lebih lanjut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk turut berperan aktif mendukung program pemerintah, sekaligus bersama-sama menjaga dan merawat sarana serta prasarana yang telah dibangun, agar manfaatnya dapat dinikmati dalam jangka waktu panjang.<br><br>"Mari kita bergandengan tangan, saling mendukung, dan bergerak bersama membangun Kabupaten Simalungun yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing," ajak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7801_Bupati-Simalungun--Pembangunan-Daerah-Dilaksanakan-Secara-Bertahap-dan-Terencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284212/bupati-simalungun-pembangunan-daerah-dilaksanakan-secara-bertahap-dan-terencana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemnaker dan bank bjb Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemnaker dan bank bjb Jalin Kerja Sama Pengembangan Kompetensi SDM dan Layanan Perbankan]]></title>
            <description><![CDATA[BandungKementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (]]></description>
            <content><![CDATA[Bandung&mdash;Kementerian Ketenagakerjaan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>) menjalin kerja sama strategis dengan PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (bank bjb) dalam pengembangan kompetensi sumber daya manusia (SDM) serta pemanfaatan layanan perbankan. Kerja sama tersebut diharapkan mendukung peningkatan kualitas pelayanan publik sekaligus memperkuat pelaksanaan program ketenagakerjaan yang semakin adaptif, produktif, dan berdaya saing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja sama itu ditandai dengan penandatanganan Kesepahaman Bersama oleh Sekretaris Jenderal <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> Cris Kuntadi dan Direktur Utama bank bjb Ayi Subarna di Bandung, Jawa Barat, Jumat (10/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris Jenderal <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> Cris Kuntadi mengatakan kolaborasi tersebut menjadi wujud sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam menjawab kebutuhan pembangunan ketenagakerjaan yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kolaborasi ini tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kompetensi sumber daya manusia di lingkungan kedua institusi, tetapi juga menghadirkan layanan yang semakin efektif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," kata Cris.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Cris, dinamika dunia kerja yang terus berubah menuntut kolaborasi lintas sektor agar setiap institusi mampu beradaptasi dengan berbagai tantangan dan kebutuhan pembangunan. Karena itu, kemitraan antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> dan bank bjb diharapkan dapat memperkuat kapasitas kelembagaan sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ruang lingkup ke rja sama meliputi peningkatan kapasitas dan pengembangan kompetensi SDM di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> maupun bank bjb. Pelaksanaan pendidikan, pelatihan, dan berbagai program pengembangan lainnya akan disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku di masing-masing institusi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, kedua pihak sepakat memanfaatkan berbagai produk dan layanan perbankan untuk mendukung pelaksanaan tugas di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pemanfaatan layanan perbankan ini diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan sekaligus memperkuat tata kelola yang transparan dan akuntabel," ujar Cris.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesepahaman Bersama tersebut juga mencakup pemanfaatan sarana dan prasarana yang dimiliki kedua institusi guna mendukung pelaksanaan program dan kegiatan yang disepakati bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cris menjelaskan implementasi kerja sama akan dituangkan lebih lanjut dalam Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang disusun oleh pejabat berwenang dari kedua pihak. PKS tersebut menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari K esepahaman Bersama yang telah ditandatangani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kolaborasi dengan bank bjb dapat memperluas sinergi antara pemerintah dan sektor perbankan dalam mendukung pengembangan SDM serta menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kolaborasi ini menjadi salah satu upaya bersama untuk meningkatkan kompetensi SDM, memperkuat kualitas pelayanan publik, serta mendukung terwujudnya pembangunan ketenagakerjaan yang produktif, adaptif, dan berdaya saing," tuturnya.rr]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8183_Kemnaker-dan-bank-bjb-Jalin-Kerja-Sama-Pengembangan-Kompetensi-SDM-dan-Layanan-Perbankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284211/kemnaker-dan-bank-bjb-jalin-kerja-sama-pengembangan-kompetensi-sdm-dan-layanan-perbankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menaker: AI Mengubah Cara Bekerja, SDM Unggul Kunci Hadapi Perubahan Dunia Kerja</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menaker: AI Mengubah Cara Bekerja, SDM Unggul Kunci Hadapi Perubahan Dunia Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[Medan Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transformasi digital, dan]]></description>
            <content><![CDATA[Medan&mdash; Menteri Ketenagakerjaan Yassierli mengatakan perkembangan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), transformasi digital, dan dinamika industri telah membentuk wajah baru dunia kerja. Kondisi tersebut menjadi momentum untuk menyiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul yang adaptif, memiliki keterampilan yang relevan, dan mampu menjawab kebutuhan pasar kerja yang terus ber kembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pesan saya yang pertama adalah perubahan teknologi saat ini banyak mengubah hal di industri, tapi sebenarnya bukan menghilangkan profesinya, melainkan menghilangkan cara bekerjanya," kata Yassierli ketika memberikan Kuliah Umum bertema Menyiapkan SDM Unggul Masa Depan, di Universitas Sumatera Utara (USU), Rabu (8/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yassierli menjelaskan tantangan ketenagakerjaan kini tidak lagi sebatas menyediakan lapangan pekerjaan. Pemerintah juga harus memastikan angkatan kerja memiliki kemampuan selaras dengan perkembangan teknologi sehingga mampu memenuhi kebutuhan dunia usaha dan dunia industri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menjawab tantangan tersebut, Kementerian Ketenagakerjaan terus memperkuat pelatihan vokasi melalui program upskilling dan reskilling, sekaligus memperluas akses masyarakat terhadap berbagai layanan ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya bertanggung jawab mulai dari penyiapan angkatan kerja, mereka mencari kerja di industri, sampai kemudian mengantarkan mereka selesai beke rja. Itu adalah ekosistem yang harus kita bangun bersama," ucap Yassierli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut diwujudkan melalui platform SIAPkerja yang mengintegrasikan layanan pelatihan, sertifikasi kompetensi, informasi lowongan kerja, hingga program pemagangan dalam satu ekosistem digital. Kemnaker juga memperluas Program Pemagangan Nasional dengan target 150 ribu peserta agar semakin banyak calon tenaga kerja memperoleh pengalaman kerja sekaligus meningkatkan keterampilannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah itu ujar Yassierli dinilai penting karena perkembangan AI, transformasi digital, dan ekonomi hijau (green economy) terus mengubah kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor. Kondisi ini menuntut setiap pekerja untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan agar tetap mampu bersaing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengutip laporan World Economic Forum yang menyebut transformasi teknologi akan membentuk struktur baru pasar kerja global. Di tengah berkurangnya sejumlah jenis pekerjaan, berbagai profesi baru akan terus bermunculan s ehingga tenaga kerja dituntut memiliki keterampilan yang relevan dan mampu beradaptasi dengan cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyikapi kondisi itu, Yassierli menilai perguruan tinggi perlu lebih cepat menyesuaikan kurikulum dengan perkembangan industri. Lulusan tidak cukup hanya dibekali pengetahuan akademik, tetapi juga keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyoroti bergesernya pola rekrutmen di berbagai sektor. Dunia usaha kini semakin mengutamakan keterampilan yang dapat dibuktikan dibandingkan sekadar latar belakang pendidikan formal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saat ini industri semakin mengutamakan keterampilan. Yang dinilai bukan hanya ijazah, tetapi apa yang benar-benar mampu dikerjakan oleh seseorang," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Yassierli mengajak generasi muda untuk mulai mempersiapkan karier sejak masih menempuh pendidikan. Pengalaman magang, pelatihan, sertifikasi kompetensi, kegiatan organisasi, hingga portofolio dinilai menjadi bekal penting untuk meningkatkan daya saing saat memasuki dunia kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"CV itu bukan dibuat ketika akan melamar pekerjaan, tetapi direncanakan sejak awal. Bangun pengalaman dan kumpulkan kompetensi, Itulah yang akan membuat seseorang siap bersaing di pasar kerja," pungkas Yassierli.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8825_Menaker--AI-Mengubah-Cara-Bekerja--SDM-Unggul-Kunci-Hadapi-Perubahan-Dunia-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/tips/284210/menaker-ai-mengubah-cara-bekerja-sdm-unggul-kunci-hadapi-perubahan-dunia-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menaker Tegaskan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja Perkuat Daya Saing Tenaga Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus meningkatkan produktivitas, memperkuat pelindungan pekerja, dan meni]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pemerintah terus meningkatkan produktivitas, memperkuat pelindungan pekerja, dan meningkatkan kompetensi tenaga kerja sebagai upaya menjawab perubahan dunia kerja yang dipengaruhi perkembangan teknologi, transformasi industri, dan dinamika ekonomi global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Yassierli pada acara Peningkatan Produktivitas dan Pelindungan Pekerja dalam Mendukung Transformasi Ketenagakerjaan Nasional di Medan, Sumatera Utara, Selasa (7/7/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Yassierli, berbagai upaya tersebut merupakan bagian dari amanat konstitusi yang menjamin hak setiap warga negara untuk memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak. Karena itu, kebijakan ketenagakerjaan terus diarahkan untuk memastikan hak tersebut dapat diwujudkan di tengah perubahan dunia kerja yang semakin dinamis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini amanah konstitusi. Setiap warga negara berhak memperoleh pekerjaan dan penghidupan yang layak. Amanah itu yang terus kami perjuangkan," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan perubahan ekonomi global, kemajuan teknologi, dan transformasi industri telah mengubah lanskap ketenagakerjaan. Kondisi tersebut membuat tantangan ketenagakerjaan tidak lagi sebatas menciptakan lapangan kerja, tetapi juga memastikan tenaga kerja memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri se rta memperoleh pelindungan yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tantangan terus berubah. Karena itu, kebijakan yang kita bangun juga harus mampu mengikuti perubahan tersebut," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yassierli mengatakan peningkatan kompetensi menjadi salah satu fokus pemerintah agar tenaga kerja Indonesia mampu bersaing di pasar kerja yang semakin dinamis. Sejalan dengan itu, pemerintah juga terus memperkuat sistem pelindungan pekerja secara menyeluruh, mulai dari sebelum seseorang memasuki dunia kerja, selama bekerja, hingga ketika menghadapi risiko kehilangan pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain memperkuat pelindungan pekerja, Kementerian Ketenagakerjaan terus menyempurnakan berbagai instrumen ketenagakerjaan serta meningkatkan kualitas layanan bagi pekerja maupun pencari kerja sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang adaptif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yassierli menilai upaya membangun ekosistem ketenagakerjaan yang kuat tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri. Sinergi antara pemerintah pusat dan daerah, dunia usaha, serikat pekerja, perguruan tinggi, serta berbagai pemangku kepentingan menjadi faktor penting dalam menghadapi perubahan dunia kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita harus bergerak bersama. Tantangan ketenagakerjaan tidak bisa diselesaikan oleh satu pihak saja," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Yassierli, hubungan industrial yang harmonis dan produktif menjadi fondasi untuk mendorong inovasi, meningkatkan produktivitas, serta mewujudkan kesejahteraan pekerja secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau pekerja, pengusaha, dan pemerintah memiliki tujuan yang sama, kita akan lebih siap menghadapi tantangan apa pun. Dari sinilah produktivitas tumbuh dan kesejahteraan pekerja dapat terus meningkat," tuturnya.r]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9361_Menaker-Tegaskan-Produktivitas-dan-Pelindungan-Pekerja-Perkuat-Daya-Saing-Tenaga-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/284209/menaker-tegaskan-produktivitas-dan-pelindungan-pekerja-perkuat-daya-saing-tenaga-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menaker Tekankan Transformasi Balai K3 Jadi Pusat Pengelolaan Keselamatan dan Kesehatan Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya transformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi Occupation]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menekankan pentingnya transformasi Balai Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) menjadi Occupational Safety and Health (OSH) Management Hub atau pusat pengelolaan K3 guna membangun tata kelola keselamatan dan kesehatan kerja yang lebih adaptif terhadap perkembangan dunia kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegasan tersebut disampaikan Yassierli saat memberikan arahan ke pada jajaran pegawai Balai K3 Medan, Sumatera Utara, Selasa (7/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Yassierli, Balai K3 tidak lagi cukup hanya menjalankan layanan teknis. Balai K3 perlu berkembang menjadi pusat pengelolaan K3 yang berperan mengembangkan pengetahuan, mendukung penyusunan kebijakan, meningkatkan kompetensi, serta memperkuat pengendalian risiko untuk mendukung sistem K3 yang lebih efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui peran tersebut, Balai K3 juga diharapkan menjadi wadah kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, asosiasi profesi, dan berbagai pemangku kepentingan dalam membangun budaya kerja yang mengutamakan keselamatan dan kesehatan pekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yassierli mengatakan tantangan K3 saat ini bukan lagi sekadar memastikan kepatuhan terhadap regulasi, melainkan memastikan setiap kebijakan mampu memberikan perlindungan nyata melalui langkah-langkah pencegahan yang efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pendekatan preventif harus menjadi fondasi dalam setiap pelaksanaan K3 sehingga berbagai potensi bahay a dapat diantisipasi sebelum berkembang menjadi kecelakaan kerja," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Yassierli juga menyoroti penerapan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) di sejumlah perusahaan yang masih berorientasi pada pemenuhan persyaratan administratif. Padahal, SMK3 dirancang sebagai instrumen untuk mengenali potensi bahaya, mengendalikan risiko, dan mencegah terjadinya kecelakaan kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penerapan SMK3 semestinya mampu membangun budaya kerja yang mengutamakan pencegahan risiko serta perlindungan bagi setiap pekerja," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yassierli menegaskan keberhasilan penerapan K3 memerlukan keterlibatan seluruh pihak. Sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, perguruan tinggi, asosiasi profesi, dan pemangku kepentingan lainnya menjadi faktor penting agar budaya K3 dapat diterapkan secara berkelanjutan di setiap sektor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, keberhasilan penyelenggaraan K3 juga perlu diukur dari dampak yang dirasakan secara ny ata. Penilaian tidak lagi hanya bertumpu pada jumlah layanan atau sertifikasi, tetapi pada kemampuan mengurangi risiko dan menekan angka kecelakaan kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Karena itu, kita harus menggeser orientasi kinerja dari yang semula mengukur volume layanan menjadi berfokus pada dampak pencegahan serta mitigasi risiko sebelum kecelakaan terjadi," katanya.r]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4603_Menaker-Tekankan-Transformasi-Balai-K3-Jadi-Pusat-Pengelolaan-Keselamatan-dan-Kesehatan-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/284208/menaker-tekankan-transformasi-balai-k3-jadi-pusat-pengelolaan-keselamatan-dan-kesehatan-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wamenaker: Peningkatan Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja Masa Depan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wamenaker: Peningkatan Kompetensi Jadi Kunci Hadapi Dunia Kerja Masa Depan]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa peningkatan kompetensi menjadi kunci agar tenaga kerj]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &ndash; Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menegaskan bahwa peningkatan kompetensi menjadi kunci agar tenaga kerja Indonesia mampu menghadapi perubahan dunia kerja yang berlangsung semakin cepat akibat digitalisasi, otomatisasi, kecerdasan buatan (AI), perubahan demografi, hingga transisi menuju ekonomi hijau (green economy).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Wamenaker, transformasi dunia kerja telah mengubah kebutuhan kompetensi sekaligus melahirkan berbagai jenis pekerjaan baru. Kondisi tersebut menuntut adanya kebijakan yang mampu menjembatani kesenjangan antara kompetensi tenaga kerja dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dalam konteks inilah, kebijakan pasar kerja aktif memegang peranan yang sangat vital. Kebijakan ini harus mampu menjadi jembatan untuk menyelaraskan ketidaksesuaian antara suplai tenaga kerja dengan kebutuhan industri yang bergerak dinamis," kata Wamenaker saat membuka acara ASEAN Leader: Dream, Lead, Inspire di Gedung Vokasi Kementerian Ke tenagakerjaan, Jakarta, Selasa (7/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai langkah nyata menghadapi tantangan tersebut, Wamenaker menegaskan lima prioritas yang perlu diakselerasi bersama, yakni memperkuat program reskilling dan upskilling berbasis kebutuhan industri, mewujudkan pasar kerja yang inklusif, dan memperkuat dialog sosial dan kolaborasi multipihak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, perlunya memodernisasi layanan ketenagakerjaan melalui bimbingan karier dan digitalisasi informasi pasar kerja, serta memperkuat berbagai program pasar kerja yang mendukung pencari kerja dan kewirausahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui berbagai langkah tersebut, Kemnaker berupaya memastikan tenaga kerja Indonesia memiliki kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan industri. Dengan demikian, tenaga kerja akan lebih siap menghadapi dinamika dunia kerja sekaligus mampu memanfaatkan peluang yang muncul dari transformasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk memperkuat upaya tersebut, Kemnaker terus memperluas jejaring kolaborasi di tingkat bilateral, regional, maup un multilateral guna meningkatkan daya saing tenaga kerja Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai focal point ASEAN Labour Ministers Meeting (ALMM), Indonesia berperan aktif dalam mengoordinasikan kerja sama ketenagakerjaan kawasan serta mengawal lahirnya berbagai dokumen strategis, di antaranya ASEAN Declaration on Promoting Competitiveness, Resilience and Agility of Workers for the Future of Work dan ASEAN Labour Ministers&#039; Statement on the Future of Work.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejalan dengan berbagai upaya tersebut, ia menilai kebijakan dan kolaborasi perlu didukung oleh kepemimpinan yang mampu menjawab tantangan dunia kerja yang terus berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Regulasi di atas kertas tidak akan pernah cukup tanpa hadirnya kepemimpinan yang transformatif. Masa depan dunia kerja menuntut para pemimpin yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga memiliki empati, ketangkasan, dan visi yang mampu menginspirasi perubahan di dalam organisasinya," ujarnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6109_Wamenaker--Peningkatan-Kompetensi-Jadi-Kunci-Hadapi-Dunia-Kerja-Masa-Depan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284207/wamenaker-peningkatan-kompetensi-jadi-kunci-hadapi-dunia-kerja-masa-depan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemnaker dan GERTANUSA Jajaki Kolaborasi Pengembangan SDM</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemnaker dan GERTANUSA Jajaki Kolaborasi Pengembangan SDM]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyambut baik inisiatif GERTANUSA Foundation untuk menjajaki kolaborasi dalam pengembang]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &ndash; Kementerian Ketenagakerjaan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>) menyambut baik inisiatif GERTANUSA Foundation untuk menjajaki kolaborasi dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), pelatihan vokasi, pemagangan, dan kewirausahaan. Penjajakan tersebut menjadi langkah awal membangun sinergi guna mendukung peningkatan kompetensi tenaga kerja sekaligus memperluas kesempatan kerja bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penjajakan kerja sama tersebut mengemuka saat Sekretaris Jenderal (Sekjen) <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>, Cris Kuntadi, menerima audiensi pimpinan Yayasan Gerakan Tani Muda Nusantara (GERTANUSA Foundation) di Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a>, Jakarta, Senin (6/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dala m audiensi tersebut, GERTANUSA Foundation menyampaikan sejumlah usulan kerja sama, antara lain Program Pemagangan Nasional (MagangHub), Program Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) dan Pelatihan Vokasi Nasional, kolaborasi dengan Balai Latihan Kerja (BLK) dan BLK Komunitas dalam pengembangan Agri Business Hub Centre, pemanfaatan fasilitas pelatihan GERTANUSA Foundation sebagai lokasi penyelenggaraan pelatihan, serta pengembangan program inkubasi wirausaha yang terintegrasi dengan Talent Innovation Hub (TIH) dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Pemula.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi usulan tersebut, Cris menyambut baik inisiatif GERTANUSA Foundation. Menurutnya, usulan kerja sama tersebut sejalan dengan upaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> memperluas kolaborasi dalam pengembangan SDM, pelatihan vokasi, pemagangan, dan kewirausahaan melalui kemitraan dengan berbagai pemangku kepentingan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cris mengatakan, tantangan dunia kerja yang terus berkembang membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah dan berbagai pemangku k epentingan agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap program peningkatan kompetensi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pengembangan sumber daya manusia membutuhkan kolaborasi yang kuat. Karena itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> terus membuka ruang sinergi dengan berbagai pihak agar semakin banyak masyarakat memperoleh akses terhadap pelatihan vokasi, pemagangan, dan pengembangan kewirausahaan," ujar Cris.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai tindak lanjut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemnaker/" target="_blank">Kemnaker</a> dan GERTANUSA Foundation berkomitmen mempersiapkan penyusunan Nota Kesepahaman (MoU) sebagai landasan penguatan kerja sama yang berkelanjutan. MoU tersebut diharapkan menjadi dasar pelaksanaan berbagai program kolaboratif dalam pengembangan SDM, pelatihan vokasi, pemagangan, dan kewirausahaan yang memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9089_Kemnaker-dan-GERTANUSA-Jajaki-Kolaborasi-Pengembangan-SDM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/284206/kemnaker-dan-gertanusa-jajaki-kolaborasi-pengembangan-sdm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hasan Basyri Simanjuntak: NU Butuh Pemimpin Pemersatu, Bukan Sumber Kegaduhan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 11:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hasan Basyri Simanjuntak: NU Butuh Pemimpin Pemersatu, Bukan Sumber Kegaduhan]]></title>
            <description><![CDATA[Hasan Basyri Simanjuntak NU Butuh Pemimpin Pemersatu, Bukan Sumber Kegaduhan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang dijadwalkan berlangsung di Jombang, Jawa Timur, pada akhir Agustus 2026, Koordinator Nasional Jaringan Alumni Muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (KORNAS JAM PMII), Hasan Basyri Simanjuntak, menyampaikan kritik tajam terhadap dinamika internal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Hasan, muktamar seharusnya menjadi momentum konsolidasi dan pembenahan organisasi setelah berbagai dinamika kepemimpinan yang dinilainya menimbulkan kegaduhan di tubuh PBNU dan berdampak hingga ke tingkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"NU merupakan organisasi Islam terbesar di Indonesia yang selama ini menjadi teladan dalam menjaga persatuan, moderasi, dan kedamaian. Karena itu, konflik internal yang terus dipertontonkan kepada publik sangat disayangkan," ujar Hasan dalam keterangannya, Sabtu (11/7).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kepemimpinan PBNU periode saat ini tidak layak untuk dilanjutkan apabila tidak mampu menciptakan soliditas organisasi. Hasan menyoroti polemik penentuan jadwal dan lokasi Muktamar yang menurutnya mencerminkan lemahnya konsolidasi internal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasan juga menyinggung Wakil Ketua Umum PBNU, KH Zulfa Mustofa. Menurutnya, terdapat dugaan adanya upaya pergantian kepemimpinan di internal PBNU yang pada akhirnya tidak berhasil dan berujung pada proses islah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami melihat adanya dinamika yang mengarah pada upaya perubahan kepemimpinan, namun akhirnya tidak berhasil dan diselesaikan melalui islah. Ke depan, para tokoh NU harus lebih mengedepankan persatuan daripada kepentingan kelompok," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap seluruh Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) se-Indonesia serta para kiai dapat menggunakan Muktamar NU ke-35 sebagai momentum memilih kepemimpinan yang mampu menghadirkan suasana rukun, damai, dan menjaga marwah organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap para peserta muktamar benar-benar memilih figur yang memiliki kapasitas menyatukan organisasi, bukan figur yang justru menjadi bagian dari konflik internal. NU harus kembali menjadi rumah besar umat yang meneduhkan dan menjadi rujukan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara," tegas Hasan.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_286_Hasan-Basyri-Simanjuntak--NU-Butuh-Pemimpin-Pemersatu--Bukan-Sumber-Kegaduhan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284205/hasan-basyri-simanjuntak-nu-butuh-pemimpin-pemersatu-bukan-sumber-kegaduhan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Langit Biru Bertemu Tobat Ekologis, Abdullah Rasyid Dorong Agenda Lingkungan Jadi Fondasi Pembangunan Nasional</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 09:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Langit Biru Bertemu Tobat Ekologis, Abdullah Rasyid Dorong Agenda Lingkungan Jadi Fondasi Pembangunan Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[ MEDAN  Wacana pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia dinilai memasuki babak baru dengan munculnya dua gerakan besar yang mengedepanka]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Wacana pengelolaan lingkungan hidup di Indonesia dinilai memasuki babak baru dengan munculnya dua gerakan besar yang mengedepankan pembangunan berkelanjutan dan kesadaran ekologis. Hal itu disampaikan Abdullah Rasyid, Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN, Pendiri GREAT Institute, sekaligus Deputy BRAINS Partai Demokrat, dalam artikel opininya berjudul "Ketika <a href="https://www.sumut24.co/tag/langit/" target="_blank">Langit</a> Biru Bertemu Tobat Ekologis".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Abdullah, Gerakan Nasional <a href="https://www.sumut24.co/tag/langit/" target="_blank">Langit</a> Biru Indonesia Asri yang diluncurkan Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), serta Gerakan Tobat Ekologis yang digagas Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Moh. Jumhur Hidayat, merupakan dua inisiatif yang lahir dari pendekatan berbeda namun memiliki tujuan yang sama, yakni menyelamatkan lingkungan dan memastikan pembangunan berjalan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/langit/" target="_blank">Langit</a> Biru membawa semangat pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga menjaga kualitas udara, pantai, sungai, dan ruang hidup masyarakat. Sementara Gerakan Tobat Ekologis mengajak masyarakat mengubah cara pandang terhadap alam, dari objek eksploitasi menjadi warisan yang harus dijaga bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"<a href="https://www.sumut24.co/tag/langit/" target="_blank">Langit</a> Biru memberi gerakan, sedangkan Tobat Ekologis memberi kedalaman. Yang satu menggerakkan tangan untuk bertindak, yang lain menggugah hati agar manusia memperbaiki hubungan dengan alam," tulis Abdullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai selama ini kebijakan lingkungan sering berjalan sendiri-sendiri. Di satu sisi terdapat gerakan sosial yang penuh semangat namun sering berhenti pada kegiatan seremonial. Di sisi lain, terdapat regulasi dan kebijakan yang kuat di atas kertas, tetapi belum mampu menyentuh kesadaran masyarakat secara luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Abdullah mendorong agar kedua gerakan tersebut dipadukan menjadi fondasi politik lingkungan nasional yang selaras dengan visi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto menuju Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pembangunan infrastruktur tidak boleh lagi diposisikan berhadapan dengan upaya pelestarian lingkungan. Sebaliknya, keduanya harus berjalan beriringan melalui konsep infrastruktur hijau yang memperhatikan daya dukung lingkungan, rendah emisi, hemat energi, tangguh terhadap perubahan iklim, serta memberi manfaat langsung kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa Tobat Ekologis tidak boleh berhenti sebagai seruan moral semata. Pemerintah, katanya, harus berani memperkuat penegakan hukum lingkungan, membenahi tata kelola sampah, memulihkan ekosistem, serta memastikan pihak yang merusak lingkungan bertanggung jawab atas dampak yang ditimbulkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam artikelnya, Abdullah mengingatkan adanya risiko greenwashing, yakni ketika isu lingkungan hanya dijadikan alat pencitraan tanpa perubahan nyata dalam kebijakan maupun praktik pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Gerakan membersihkan pantai akan kehilangan makna apabila sampah terus mengalir dari hulu. Penanaman pohon hanya menjadi angka administratif jika bibit tidak dirawat. Lingkungan tidak boleh menjadi bahasa baru bagi pencitraan lama," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu, ia mengusulkan agar keberhasilan gerakan lingkungan diukur melalui indikator yang jelas dan terukur, seperti jumlah sampah yang berhasil dikurangi dari sumber, luas kawasan mangrove yang dipulihkan, proyek infrastruktur rendah karbon yang dibangun, hingga peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui ekonomi sirkular.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abdullah juga mendorong penerapan collaborative governance dalam pengelolaan lingkungan. Menurutnya, pemerintah, dunia usaha, perguruan tinggi, media, organisasi keagamaan, partai politik, dan masyarakat harus menjadi bagian dari satu ekosistem kerja yang saling mendukung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, partai politik memiliki tanggung jawab untuk menjadikan isu lingkungan sebagai bagian dari pendidikan politik, penyusunan kebijakan, legislasi, hingga pengawasan anggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup tulisannya, Abdullah menegaskan bahwa Indonesia Emas 2045 tidak hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, maupun kemajuan teknologi, tetapi juga dari kemampuan bangsa menjaga kelestarian alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Indonesia membutuhkan langit yang tetap biru, sungai yang jernih, hutan yang lestari, laut yang sehat, serta generasi yang tidak mewarisi utang ekologis. Di situlah Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/langit/" target="_blank">Langit</a> Biru dan Tobat Ekologis menemukan makna bersama, yaitu membangun Indonesia tanpa kehilangan alam yang menjadi rumahnya," pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1255_Langit-Biru-Bertemu-Tobat-Ekologis--Abdullah-Rasyid-Dorong-Agenda-Lingkungan-Jadi-Fondasi-Pembangunan-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284204/langit-biru-bertemu-tobat-ekologis-abdullah-rasyid-dorong-agenda-lingkungan-jadi-fondasi-pembangunan-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum JMSI: Jurnalisme Beperan Memitigasi Persoalan Kemanusiaan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum JMSI: Jurnalisme Beperan Memitigasi Persoalan Kemanusiaan]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta,Kemanusiaan sudah sepatutnya menjadi fondasi utama dalam praktik jurnalisme. Ini artinya bagi masyarakat pers nasional mengusung sis]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta,Kemanusiaan sudah sepatutnya menjadi fondasi utama dalam praktik jurnalisme. Ini artinya bagi masyarakat pers nasional mengusung sisi kemanusiaan bukan sekadar pilihan, melainkan salah satu prinsip utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian antara lain disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa, dalam acara bedah buku berjudul &quot;Jurnalisme untuk Kemanusiaan&quot; karya Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) Muhammadiyah, Dr. Roni Tabroni, di PP Muhammadiyah, Jakarta, Jumat, 10 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembedah lain dalam diskusi ini adalah Pemimpin Redaksi CNN Titin Rosmasari, Direktur tvMu Dr. Makroen Sanjaya, dan Ketua Lazismu Ahmad Mujadid Rais. Adapun Ketua PP Muhammadiyah Dadang Rahmad membuka diskusi ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> memberikan apresiasi tinggi kepada Roni Tabroni atas peluncuran buku tersebut. <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> menilai karya ini sebagai sebuah pengalaman intelektual yang sangat berarti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> menduga, judul &quot;Jurnalisme untuk Kemanusiaan&quot; digunakan penulis karena prihatin pada praktik jurnalisme yang dirasa menjauh dari tema kemanusian. Sementara, sesungguhnya jurnalisme tidak dapat dipisahkan dengan aspek kemanusiaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu dengan nada bercanda yang khas <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> menyarankan agar dalam cetakan berikutnya, sang penulis menambahkan kata &quot;memang&quot; pada judul buku sehingga menjadi &quot;Memang Jurnalisme untuk Kemanusiaan&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>, jurnalisme seharusnya bekerja dari &quot;hulu ke hilir&quot;. Artinya, jurnalisme secara ideal harusnya juga berperan memitigasi persoalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak cukup kita hanya bergerak untuk membantu korban kerusakan lingkungan. Ada hal di hulu yang harus kita lakukan untuk memitigasi jatuhnya korban. Misalnya dengan mengawal kebijakan tata kelola lingkungan sehingga tidak merusak alam dan kebijakan pembangunan tidak malah menciptakan ketimpangan yang ekstrem, yang menciptakan persoalan-persoalan kemanusiaan,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Intinya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> menganalogikan, jurnalisme tidak sekadar menjadi &quot;pemadam kebakaran&quot;. Namun mencegah akar kebakaran tidak terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bagian lain, <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> juga menyoroti tantangan era digital yang kerap membuat jurnalisme terjerembab dalam perangkap algoritma, sehingga hanya membicarakan hal-hal yang superfisial dan artifisial. Karena itu perlu kesadaran kolektif di kalangan masyarakat pers untuk mencegah praktik jurnalisme menjadi &quot;budak algoritma&quot; yang justru dapat menjauhkan jurnalisme dari isu-isu kemanusiaan yang substansial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhir pernyataannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> berharap diskusi ini menjadi momentum bagi para pengelola media untuk kembali meneguhkan komitmen pada tugas suci jurnalisme, yaitu bekerja untuk kemanusiaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panduan Jurnalisme Filantropi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dr. Roni Tabroni dalam sambutannya mengatakan bahwa buku ini hadir sebagai kelanjutan dari buku sebelumnya yang lebih berorientasi pada aspek teoretik. Tawaran gagasan di dalam buku ini lahir dari konteks sosial-budaya Indonesia yang unik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Berangkat dari dua realitas besar yang selama ini berjalan beriringan namun jarang dipertemukan secara sistematis, yakni dunia jurnalisme yang tengah kehilangan relevansi sosialnya di era disrupsi digital, dan Indonesia sebagai negara dengan masyarakat paling dermawan di dunia,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buku ini juga menawarkan sebuah paradigma baru, yakni jurnalisme yang tidak sekadar melaporkan realitas sosial, tetapi juga turut bergerak sebagai katalisator perubahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menambahkan, secara sistematis dan komprehensif, buku ini menguraikan fondasi filosofis hingga teknik operasional, mulai dari framework tiga zona Merah-Kuning-Hijau dan framework P3 (Penyadaran&ndash;Pemberdayaan&ndash;Perubahan) sebagai kontribusi orisinal, hingga panduan teknis liputan berbasis data dan narasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Buku ini dirancang untuk dapat dipraktikkan oleh lembaga atau individu. Dengan demikian, dapat dijadikan pegangan oleh kalangan akademisi, peneliti, mahasiswa, praktisi media, aktivis filantropi, dan konten kreator yang ingin menjadikan karya mereka bukan sekadar produk informasi, melainkan sebuah instrumen perubahan sosial yang nyata,&quot; katanya lagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Roni Tabroni adalah Dosen Tetap Universitas Muhammadiyah Bandung (UM Bandung) yang aktif dalam bidang komunikasi, media, dan kebijakan publik. Ia pernah menjabat sebagai Komisioner KPID Jawa Barat (2020&ndash;2024) dan saat ini menjadi Ketua Pusat Studi Media Digital dan Kebijakan Publik UMBandung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lingkungan Muhammadiyah, ia menjabat sebagai Wakil Ketua Majelis Pustaka dan Informasi (MPI) PP Muhammadiyah periode 2022&ndash;2027. Selain aktif di dunia akademik, ia terlibat dalam berbagai organisasi profesi, antara lain Pengurus Pusat Aspikom, Pengurus Wilayah ISKI Jawa Barat, Ikatan Jurnalis Indonesia (Ikaji), serta Lembaga Uji Kompetensi Wartawan (LUKW) UMJ. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8066_Ketum-JMSI--Jurnalisme-Beperan-Memitigasi-Persoalan-Kemanusiaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284203/ketum-jmsi-jurnalisme-beperan-memitigasi-persoalan-kemanusiaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BREAKING NEWS,  Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jabatan Jampidsus</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 08:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BREAKING NEWS,  Jaksa Agung Resmi Terima Pengunduran Diri Febrie Adriansyah dari Jabatan Jampidsus]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA, SUMUT24.CO Jaksa Agung ST Burhanuddin resmi menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai Jaksa Agung Muda Ti]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA, SUMUT24.CO </p><a href="https://www.sumut24.co/tag/jaksa/" target="_blank">Jaksa</a> Agung ST Burhanuddin resmi menerima pengunduran diri Febrie Adriansyah dari jabatannya sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/jaksa/" target="_blank">Jaksa</a> Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Sabtu (11/7/2026).</p><br>Kepala Pusat Penerangan Hukum (Kapuspenkum) Kejaksaan Agung, Anang Supriatna, mengatakan pengunduran diri tersebut merupakan bentuk komitmen menjaga integritas, objektivitas, dan netralitas penegakan hukum di tengah proses hukum yang sedang dilakukan penyidik Kepolisian Negara Republik Indonesia.</p><br>"Kejaksaan Agung menghormati keputusan tersebut dan memastikan seluruh tugas, fungsi, serta penanganan perkara di lingkungan Jampidsus tetap berjalan normal sesuai mekanisme yang berlaku," ujar Anang.</p><br>Ia juga mengajak seluruh pihak menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.<br>Sebelumnya, pada Jumat (10/7/2026), Febrie Adriansyah masih menyatakan tetap menjalankan tugas sebagai Jampidsus sambil menunggu arahan dari pimpinan Kejaksaan Agung.</p><br>Belakangan, nama Febrie menjadi perhatian publik setelah penyidik Kortastipidkor Polri mengusut dugaan korupsi tata kelola batu bara di PT PLN. Dalam penyidikan tersebut, polisi telah menggeledah sejumlah lokasi dan menyita berbagai barang bukti yang kini masih didalami.</p><br>Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan lebih lanjut mengenai siapa yang akan mengisi jabatan Jampidsus untuk melanjutkan tugas dan penanganan perkara di Kejaksaan Agung.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2764_BREAKING-NEWS---Jaksa-Agung-Resmi-Terima-Pengunduran-Diri-Febrie-Adriansyah-dari-Jabatan-Jampidsus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284202/breaking-news-jaksa-agung-resmi-terima-pengunduran-diri-febrie-adriansyah-dari-jabatan-jampidsus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Paluta Perkuat Sinergi dengan Kejari, Optimalisasi PAD dan Penyelesaian Konflik Agraria Jadi Prioritas</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 07:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Paluta Perkuat Sinergi dengan Kejari, Optimalisasi PAD dan Penyelesaian Konflik Agraria Jadi Prioritas]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Paluta Perkuat Sinergi dengan Kejari, Optimalisasi PAD dan Penyelesaian Konflik Agraria Jadi Prioritas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>) terus memperkuat langkah strategis untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus menuntaskan berbagai persoalan agraria yang selama ini menjadi perhatian masyarakat. Komitmen tersebut mengemuka dalam pertemuan Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., dengan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Padang Lawas Utara, H. Muhammad Junaidi, SH., MH., di ruang kerja Bupati, Rabu (8/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan yang berlangsung dalam suasana penuh sinergi itu membahas sejumlah agenda penting, mulai dari optimalisasi penerimaan daerah melalui penagihan kewajiban pajak perusahaan hingga penguatan langkah hukum dalam menyelesaikan konflik agraria yang melibatkan perusahaan perkebunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu capaian yang mendapat apresiasi dalam pertemuan tersebut adalah keberhasilan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dan Kejaksaan Negeri dalam menagih tunggakan Pajak Penerangan Jalan (PPJ) non-PLN senilai hampir Rp3 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti nyata bahwa sinergi antarinstansi mampu meningkatkan kepatuhan perusahaan terhadap kewajiban perpajakan. Tunggakan yang sebelumnya tidak terselesaikan selama hampir satu dekade akhirnya berhasil dipulihkan dan memberikan tambahan pemasukan bagi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak berhenti pada capaian itu, Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> bersama Kejari berkomitmen memperluas kerja sama dalam mengoptimalkan sumber-sumber PAD lainnya. Sejumlah sektor yang menjadi perhatian antara lain Pajak Air Permukaan (PAP) serta Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang hingga kini masih menyisakan tunggakan dari sejumlah perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk memperkuat langkah tersebut, kedua pihak sepakat menyusun Memorandum of Understanding (MoU) sebagai dasar pendampingan hukum bagi perangkat daerah dalam proses penagihan. Penandatanganan kerja sama itu ditargetkan terlaksana pada awal Agustus 2026 sehingga proses penagihan dapat dilakukan secara lebih efektif dan sesuai ketentuan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain membahas peningkatan PAD, Bupati Reski Basyah Harahap juga menyoroti persoalan agraria yang dinilai memerlukan penyelesaian secara komprehensif. Ia mengungkapkan adanya dugaan sejumlah perusahaan perkebunan yang masih menggunakan nama yayasan lama dalam status Hak Guna Usaha (HGU), sehingga berpotensi menghindari kewajiban pembayaran BPHTB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menegaskan tidak akan menerbitkan surat persetujuan BPHTB dengan nilai nol persen bagi perusahaan yang terbukti tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan. Sikap tersebut menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam menjaga penerimaan daerah sekaligus memastikan seluruh pelaku usaha menjalankan kewajibannya secara adil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Permasalahan agraria tersebut juga berdampak pada kondisi infrastruktur, terutama di kawasan Simangambat dan Simpang Bragas. Aktivitas kendaraan bertonase besar milik perusahaan di jalan berstatus Tipe C disebut menyebabkan kerusakan yang cukup serius dan memicu keluhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, masyarakat yang tergabung dalam Satuan Tugas Hak Pengelolaan Lahan (Satgas HPL) sempat melakukan penertiban dengan memasang portal di sejumlah titik. Langkah itu dilakukan sebagai bentuk protes terhadap aktivitas perusahaan yang dinilai belum memberikan solusi atas kerusakan jalan maupun persoalan lahan yang diklaim sebagai tanah ulayat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut pemerintah daerah, upaya penyelesaian selama ini kerap mengalami hambatan karena sejumlah komitmen yang pernah disepakati tidak berjalan sesuai rencana. Beberapa bentuk tanggung jawab perusahaan, termasuk realisasi dana Corporate Social Responsibility (CSR) dan kesepakatan kontribusi pemeliharaan jalan, disebut belum terlaksana secara konsisten sehingga memicu kekecewaan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup pertemuan tersebut, Bupati Reski Basyah Harahap berharap Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, khususnya melalui Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun), dapat terus memberikan pendampingan hukum kepada pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, dukungan tersebut sangat penting untuk memperkuat penegakan hukum terhadap perusahaan yang belum memenuhi kewajibannya, mempercepat penyelesaian konflik agraria secara adil, melindungi hak-hak masyarakat, sekaligus memastikan seluruh potensi pendapatan daerah dapat dioptimalkan demi mendukung pembangunan Kabupaten Padang Lawas Utara yang berkelanjutan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_360_Bupati-Paluta-Perkuat-Sinergi-dengan-Kejari--Optimalisasi-PAD-dan-Penyelesaian-Konflik-Agraria-Jadi-Prioritas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284201/bupati-paluta-perkuat-sinergi-dengan-kejari-optimalisasi-pad-dan-penyelesaian-konflik-agraria-jadi-prioritas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Padangsidimpuan Kerahkan 113 Personel Amankan Konser Dongker, Feel Koplo dan For Revenge</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 07:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Padangsidimpuan Kerahkan 113 Personel Amankan Konser Dongker, Feel Koplo dan For Revenge]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Padangsidimpuan Kerahkan 113 Personel Amankan Konser Dongker, Feel Koplo dan For Revenge]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konser musik Bull Motion Unity Fest yang menghadirkan grup musik Dongker, Feel Koplo dan For Revenge berlangsung meriah di Stadion H.M. Nurdin, Jalan Melati, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Rabu (8/7/2026) malam. Sekitar 5.000 penonton memadati area konser untuk menyaksikan penampilan para musisi favorit mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman dan tertib, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan menerapkan pengamanan berlapis dengan melibatkan 113 personel, yang diperkuat unsur TNI, Sub Denpom I/2-3 Padangsidimpuan, Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan, serta Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengamanan dipimpin langsung Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Wakapolres Kompol Parlindungan Panjaitan bersama jajaran pejabat utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> yang ditempatkan pada sejumlah titik strategis, mulai dari pintu masuk stadion, area panggung, tribun penonton, lokasi parkir, jalur artis, hingga pengaturan arus lalu lintas di sekitar lokasi konser.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum konser dimulai, seluruh personel mengikuti apel kesiapan pengamanan yang dipimpin Kapolres pada pukul 17.00 WIB. Kegiatan dilanjutkan dengan Tactical Floor Game (TFG) dan pengarahan teknis yang dipimpin Kabag Ops <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan, AKP Juliapan Panjaitan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, seluruh Perwira Pengendali (Padal) diminta memastikan personel memahami titik pengamanan masing-masing, meningkatkan koordinasi selama kegiatan berlangsung, serta mengantisipasi potensi gangguan keamanan, termasuk tindak pidana pencurian kendaraan bermotor di area parkir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H. menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan, panitia penyelenggara, serta masyarakat yang telah bersama-sama menjaga situasi tetap aman selama konser berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Alhamdulillah seluruh rangkaian kegiatan Bull Motion Unity Fest dapat berjalan dengan aman, tertib, dan kondusif. Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh unsur pengamanan, panitia, dan tentunya masyarakat yang mematuhi aturan selama kegiatan berlangsung," ujar AKBP Wira Prayatna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan berkomitmen memberikan rasa aman dalam setiap kegiatan masyarakat, termasuk event hiburan yang menghadirkan ribuan penonton. Menurutnya, pengamanan dilakukan secara profesional dengan mengedepankan pendekatan humanis agar masyarakat dapat menikmati kegiatan dengan nyaman tanpa mengabaikan aspek keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh personel gabungan dari TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait yang telah bekerja maksimal. Terima kasih juga kepada seluruh penonton yang tetap menjaga ketertiban hingga acara selesai. Semoga setiap kegiatan masyarakat di Kota Padangsidimpuan dapat terus berlangsung dengan aman, lancar, dan kondusif," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengimbau masyarakat agar selalu menjaga keamanan dan ketertiban setelah kegiatan berakhir, mematuhi aturan berlalu lintas saat meninggalkan lokasi konser, serta bersama-sama menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konser dimulai sekitar pukul 20.15 WIB dengan pembukaan oleh pembawa acara. Grup musik Dongker menjadi penampil pertama dan berhasil membangkitkan antusiasme penonton melalui sejumlah lagu andalan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana semakin semarak ketika Feel Koplo tampil di atas panggung. Penampilan grup musik tersebut sukses mengajak ribuan penonton bernyanyi bersama dan menikmati suasana festival dengan tertib.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puncak acara berlangsung saat For Revenge tampil membawakan lagu-lagu yang telah dikenal luas di kalangan penggemarnya. Antusiasme penonton tetap terjaga hingga konser berakhir tanpa adanya gangguan yang berarti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, aparat gabungan terus melakukan pemantauan di seluruh area konser, baik di dalam stadion maupun di luar lokasi kegiatan. Pengamanan dilakukan secara humanis dengan tetap mengedepankan pendekatan persuasif guna memberikan rasa aman dan nyaman kepada seluruh pengunjung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai konser berakhir sekitar pukul 23.30 WIB, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan kembali menggelar apel konsolidasi yang dipimpin langsung Kapolres. Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dr. Wira Prayatna menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel pengamanan yang telah menjalankan tugas secara profesional sehingga seluruh rangkaian kegiatan dapat berlangsung aman, tertib dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga menginstruksikan personel untuk tetap melaksanakan patroli di sekitar Stadion H.M. Nurdin serta melakukan pemantauan terhadap arus lalu lintas guna memastikan masyarakat dapat kembali ke rumah masing-masing dengan aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh rangkaian pengamanan berakhir sekitar pukul 00.20 WIB. Hingga kegiatan selesai, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap terjaga, sementara arus lalu lintas di sekitar lokasi konser berjalan lancar tanpa adanya gangguan yang signifikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan pengamanan Bull Motion Unity Fest menjadi bukti sinergi yang baik antara Polri, TNI, pemerintah daerah, serta seluruh unsur pendukung dalam menciptakan suasana hiburan yang aman, nyaman dan kondusif bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2584_Polres-Padangsidimpuan-Kerahkan-113-Personel-Amankan-Konser-Dongker--Feel-Koplo-dan-For-Revenge.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284200/polres-padangsidimpuan-kerahkan-113-personel-amankan-konser-dongker-feel-koplo-dan-for-revenge/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jabatan Bukan Hadiah! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Terbaik</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 07:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jabatan Bukan Hadiah! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Terbaik]]></title>
            <description><![CDATA[Jabatan Bukan Hadiah! Walikota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe Minta Pejabat Baru Hadirkan Inovasi dan Pelayanan Terbaik]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes. resmi melantik sejumlah Pejabat Administrator dan Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan sebagai bagian dari langkah penyegaran birokrasi dan penguatan tata kelola pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prosesi pengambilan sumpah/janji dan pelantikan berlangsung di Aula Kantor Wali Kota Padangsidimpuan, Kamis (9/7/2026), dipimpin langsung oleh Wali Kota didampingi Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan tersebut menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam membangun birokrasi yang profesional, adaptif, dan mampu memberikan pelayanan publik yang semakin cepat, efektif, serta berkualitas kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam laporannya, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Padangsidimpuan, Ikhwan Nasution, S.Sos., M.AP., menjelaskan bahwa pelantikan dilaksanakan berdasarkan Keputusan Wali Kota Padangsidimpuan Nomor 366/KPTS/2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan Pejabat Administrator serta Pejabat Pengawas di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan dan pemindahan pejabat telah dilakukan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku dan keputusan tersebut efektif sejak tanggal ditetapkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, rotasi dan mutasi jabatan merupakan bagian dari mekanisme pembinaan karier aparatur sipil negara (ASN) yang bertujuan meningkatkan efektivitas organisasi sekaligus mendukung pencapaian program-program pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Letnan Dalimunthe menegaskan bahwa rotasi, mutasi, maupun promosi jabatan merupakan hal yang wajar dalam dinamika organisasi pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, setiap penempatan pejabat dilakukan melalui proses evaluasi terhadap kompetensi, rekam jejak, capaian kinerja, serta kebutuhan organisasi sehingga mampu menghasilkan birokrasi yang semakin profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa jabatan bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui hasil kerja nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jabatan yang diamanahkan kepada Bapak dan Ibu merupakan hasil evaluasi kinerja. Yang kami harapkan bukan sekadar banyaknya kegiatan, tetapi hasil kerja nyata yang dirasakan masyarakat melalui pelayanan yang semakin baik. Kami menunggu inovasi, tanggung jawab, dan integritas Saudara di tempat tugas yang baru," tegas Wali Kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota juga meminta seluruh pejabat yang baru dilantik agar segera beradaptasi dengan lingkungan kerja yang baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan pentingnya membangun komunikasi yang baik, memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, serta meningkatkan kolaborasi dalam menjalankan setiap program pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan pembangunan daerah tidak dapat dicapai secara parsial, melainkan membutuhkan kerja sama yang solid antarseluruh organisasi perangkat daerah (OPD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, para pejabat diminta mampu menghadirkan inovasi, mempercepat penyelesaian berbagai persoalan masyarakat, serta memastikan pelayanan publik berjalan secara profesional, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan pejabat administrator dan pengawas ini diharapkan menjadi momentum untuk memperkuat reformasi birokrasi di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui penempatan pejabat yang sesuai kompetensi, Pemerintah Kota Padangsidimpuan optimistis kualitas pelayanan kepada masyarakat akan semakin meningkat, sejalan dengan visi mewujudkan pemerintahan yang profesional, responsif, bersih, dan melayani.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4917_Jabatan-Bukan-Hadiah--Walikota-Padangsidimpuan-Letnan-Dalimunthe-Minta-Pejabat-Baru-Hadirkan-Inovasi-dan-Pelayanan-Terbaik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284199/jabatan-bukan-hadiah-walikota-padangsidimpuan-letnan-dalimunthe-minta-pejabat-baru-hadirkan-inovasi-dan-pelayanan-terbaik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dengar Langsung Keluhan Warga, Polsek Sosa Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Lewat Jumat Curhat</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 07:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dengar Langsung Keluhan Warga, Polsek Sosa Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Lewat Jumat Curhat]]></title>
            <description><![CDATA[Dengar Langsung Keluhan Warga, Polsek Sosa Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas Lewat Jumat Curhat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian Sektor (<a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a>) Sosa, Polres Padang Lawas, kembali menggelar program Jumat Curhat sebagai upaya mempererat komunikasi dengan masyarakat sekaligus menyerap berbagai aspirasi terkait situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung pada Jumat (10/7/2026) sekitar pukul 10.00 WIB tersebut digelar di Warung Kopi milik Hasibuan, Desa Gunung Baringin, Kecamatan Sosa, Kabupaten Padang Lawas. Suasana yang santai dimanfaatkan personel kepolisian untuk berdialog langsung dengan warga mengenai berbagai persoalan yang dihadapi di lingkungan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Sosa, Aipda Wahyunan Saragih bersama Briptu Willy Hidayat, menyampaikan sejumlah pesan kamtibmas sekaligus mengajak masyarakat untuk terus menjaga keamanan lingkungan melalui kerja sama yang baik antara warga dan kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut mereka, program Jumat Curhat menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan keluhan, memberikan masukan, hingga menyampaikan berbagai informasi yang berkaitan dengan keamanan di wilayah Kecamatan Sosa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui kegiatan Jumat Curhat ini kami ingin mendengarkan secara langsung berbagai keluhan, saran, maupun masukan dari masyarakat. Dengan komunikasi yang terbuka, kami berharap setiap persoalan dapat segera dicarikan solusi bersama," ujar personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Sosa di hadapan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K., melalui Kapolsek Sosa AKP Eko Ady Ranto, S.H., M.H., menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya menjadi tugas kepolisian, tetapi membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, program Jumat Curhat merupakan salah satu bentuk pendekatan humanis Polri untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat sinergi dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kegiatan Jumat Curhat dilaksanakan sebagai sarana menjalin silaturahmi, komunikasi, koordinasi, dan kolaborasi antara Polri dengan masyarakat. Melalui kebersamaan ini kita berharap situasi kamtibmas di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Sosa tetap aman, nyaman, dan kondusif," kata AKP Eko Ady Ranto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam dialog tersebut, Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Warga diminta tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum jelas kebenarannya, sehingga dapat menghindari penyebaran berita bohong atau hoaks yang berpotensi mengganggu stabilitas keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, masyarakat juga diberikan edukasi mengenai layanan Call Center Polri 110 yang dapat dimanfaatkan untuk melaporkan berbagai kejadian maupun gangguan keamanan secara cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengajak masyarakat untuk menggunakan media sosial secara bijak dan tidak mudah terpengaruh oleh berita hoaks. Jika mengetahui adanya gangguan kamtibmas atau membutuhkan bantuan kepolisian, segera manfaatkan layanan Call Center 110 agar laporan dapat segera ditindaklanjuti," tegas Kapolsek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tempat terpisah, Ps Kasubsi Penmas Polres Padang Lawas Bripka Ginda K. Pohan mengatakan bahwa kegiatan Jumat Curhat akan terus dilaksanakan secara rutin sebagai salah satu program Polri dalam membangun kedekatan dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, forum tersebut tidak hanya menjadi tempat menyerap aspirasi masyarakat, tetapi juga sarana memberikan edukasi mengenai hukum, keamanan, serta pelayanan kepolisian yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jumat Curhat menjadi ruang komunikasi yang efektif antara Polri dan masyarakat. Selain mendengarkan aspirasi warga, kami juga dapat memberikan edukasi terkait pentingnya menjaga keamanan lingkungan secara bersama-sama," ujar Bripka Ginda K. Pohan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap hubungan harmonis antara kepolisian dan masyarakat terus terjalin sehingga warga tidak ragu untuk menyampaikan informasi apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga melalui kegiatan ini silaturahmi antara Polri dan masyarakat semakin erat. Kami berharap masyarakat tidak sungkan menyampaikan informasi apa pun yang berkaitan dengan kamtibmas agar dapat segera ditindaklanjuti," pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan Jumat Curhat berlangsung dengan suasana penuh keakraban. Warga tampak antusias berdialog dengan personel kepolisian, sementara seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_252_Dengar-Langsung-Keluhan-Warga--Polsek-Sosa-Perkuat-Sinergi-Jaga-Kamtibmas-Lewat-Jumat-Curhat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284198/dengar-langsung-keluhan-warga-polsek-sosa-perkuat-sinergi-jaga-kamtibmas-lewat-jumat-curhat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>