<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Fri, 14 Aug 2026 18:37:37 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Driver Taksi Online Korban Dugaan Pembegalan/Pembunuhan Ditangani Tim Jatanras Polda Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 18:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Driver Taksi Online Korban Dugaan Pembegalan/Pembunuhan Ditangani Tim Jatanras Polda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Driver Taksi Online Korban Dugaan Pembegalan/Pembunuhan Ditangani Tim Jatanras Polda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>DELI SERDANG I SUMUT24.CO<br>Seorang pria berinisial RA (25), warga Jalan Setia Luhur Kecamatan Medan Helvetia, telah ditemukan tewas di perkebunan tebu, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, karena diduga dibegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban ditemukan dalam kondisi kaki terikat dengan bagian tubuh dan wajah memar, Jum&#039;at (14/8/2026) dinihari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi dihimpun menyebutkan, korban termasuk anak yang gemar membantu orang tuanya. Dia rela berganti shif dengan orang tuanya untuk menjadi sopir taksi online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan, untuk membantu orang tuanya, korban juga menggunakan aplikasi taksi online milik orang tuanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sudah hampir satu bulan korban berbagai shif dengan bapaknya sebagai driver taksi online. Korban juga memakai aplikasi bapaknya," sebut warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasubdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba ketika dikonfirmasi, membenarkan korban bekerja sebagai driver taksi online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kasusnya sedang kita dalami," ujar Kompol Jama Kita Purba, Jum&#039;at (14/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan terlentang dengan kondisi kaki terikat di kawasan Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Korban mengenakan celana pendek biru dan kaos putih.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7083_Driver-Taksi-Online-Korban-Dugaan-Pembegalan-Pembunuhan-Ditangani-Tim-Jatanras-Polda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285241/driver-taksi-online-korban-dugaan-pembegalanpembunuhan-ditangani-tim-jatanras-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution : Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 16:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution : Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution  Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN, - Kasus keracunan massal menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo terus bertambah. Data terbaru menyebutkan korban kini mencapai 353 siswa, naik dari angka awal 260-an, dengan satu kasus fatal yang harus dirujuk ke Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution angkat bicara merespons insiden tersebut usai mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sidang tahunan di Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (14/8).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby mengakui kejadian ini sebagai insiden fatal yang berdampak luas terhadap anak-anak. "Kejadian fatal yang terdampak kepada anak-anak kita ada 260 lebih, sekarang total ada 353," ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, sebagian reaksi keracunan muncul langsung saat jam belajar, namun sebagian lainnya baru terdeteksi hingga malam hari sehingga jumlah korban terus bertambah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Yang fatal sampai harus dirujuk ke Kota Medan ada satu. Kemarin ada yang sempat masuk ICU, namun hari ini sudah mulai membaik," kata Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby mengapresiasi langkah tegas Badan Gizi Nasional (BGN) yang langsung menjatuhkan sanksi kepada penyelenggara dapur MBG terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kepala BGN sudah sangat tegas memberikan sanksi. Setahu saya hari ini dari BGN sudah memberikan surat pemberhentian sementara," ungkap Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi sumber dugaan keracunan disebut merupakan salah satu SPPG besar dengan lebih dari 2.900 penerima manfaat. Sampel makanan yang dikonsumsi korban telah dibawa ke laboratorium milik pemerintah provinsi untuk diteliti lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Makanan yang kemarin dikonsumsi sudah dibawa ke lab provinsi untuk diteliti apa persoalannya," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditanya soal hasil pemeriksaan laboratorium, Bobby menegaskan hasilnya belum keluar. Ia menyebut proses penelaahan membutuhkan waktu bervariasi, mulai satu hari hingga paling lama dua hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Nanti dilihat dulu, jangan diduga-duga. Itu harus dipastikan dulu dari sumbernya dari mana," tegas Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengungkapkan SPPG tersebut memiliki dua kali waktu memasak dalam sehari. Menurut laporan yang diterimanya, sesi memasak untuk kebutuhan ibu hamil pada jam tertentu dilaporkan tidak bermasalah, sementara dugaan sumber keracunan mengarah ke sesi memasak lainnya. Meski demikian, Bobby menekankan kepastian sumber persoalan baru bisa ditentukan usai hasil lab keluar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjawab pertanyaan wartawan soal pengawasan ke depan terhadap seluruh SPPG di Sumatera Utara pascakejadian ini, Bobby menyatakan pihaknya berharap insiden serupa tidak terulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Makanya tadi kita harapkan tidak terjadi lagi. Ini menjadi pembelajaran," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan status suspend terhadap SPPG terkait sudah berjalan, dan ke depan Pemprov Sumut akan terus berkoordinasi dengan BGN untuk memperketat pengawasan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini kan sudah di-suspend, nanti bagaimana ke depannya akhirnya terus berkolaborasi dengan BGN," pungkas Bobby.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4480_Bobby-Nasution---Korban-Keracunan-MBG-Karo-Tembus-353--SPPG-Besar-Disuspend-BGN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285240/bobby-nasution-korban-keracunan-mbg-karo-tembus-353-sppg-besar-disuspend-bgn/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selangkah Lagi ke Istana, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT RI ke-81</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 16:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selangkah Lagi ke Istana, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT RI ke-81]]></title>
            <description><![CDATA[Selangkah Lagi ke Istana, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT RI ke81]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nama Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq, masuk dalam jajaran kandidat kuat yang dipersiapkan untuk menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perwira menengah Polri tersebut berhasil melewati rangkaian seleksi tingkat nasional dan kini mengikuti pemusatan latihan bersama sejumlah personel terbaik dari lingkungan TNI dan Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski telah lolos hingga tahap pemusatan latihan, posisi Kombes Reza belum sepenuhnya ditetapkan sebagai Komandan Upacara Utama. Ia masih harus bersaing bersama tujuh peserta lainnya yang juga dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman untuk menjalankan tugas dalam salah satu upacara kenegaraan paling penting di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak delapan peserta saat ini menjalani pemusatan latihan di Jakarta. Mereka berasal dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari seluruh peserta tersebut, nantinya akan dipilih dua nama untuk mengemban posisi penting, yakni Komandan Upacara Utama dan Komandan Upacara Cadangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain dipersiapkan untuk upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara, para peserta juga mendapatkan pembinaan untuk kebutuhan rangkaian kegiatan kenegaraan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Ziarah Nasional serta Renungan Suci yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, proses seleksi tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan baris-berbaris. Kedisiplinan, kesiapan fisik, mental, kepemimpinan, serta kemampuan menjalankan instruksi secara presisi menjadi bagian penting dalam penilaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan Kombes Reza menuju tahapan pemusatan latihan telah dimulai sejak 27 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah tahapan harus dilewati sebelum akhirnya dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi tingkat nasional. Tahapan tersebut mencakup pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan dan postur, penilaian psikologi, hingga latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian seleksi tersebut menjadi bagian dari proses untuk mencari perwira yang paling siap mengemban amanah sebagai pemimpin upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi seorang perwira, menjadi Komandan Upacara di Istana Negara bukan sekadar persoalan berdiri di hadapan peserta upacara. Posisi tersebut menuntut ketepatan gerakan, ketegasan komando, konsentrasi tinggi, serta kemampuan menjaga wibawa selama seluruh rangkaian berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Bukan Pengalaman Pertama Reza di Dunia Upacara*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kombes Reza bukan sosok yang baru bersentuhan dengan tugas kenegaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2003 itu sebelumnya pernah dipercaya sebagai Dankibarkibraka pada 2011.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi proses seleksi tahun ini. Namun, Reza menyadari bahwa tugas yang sedang dihadapinya memiliki tingkat tanggung jawab yang jauh lebih besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasalnya, apabila terpilih, ia akan berada di posisi terdepan dalam memimpin salah satu agenda nasional yang menjadi perhatian masyarakat luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ya, insyaallah. Mohon doanya. Ini amanah besar bagi saya,&quot; ujar Reza seperti dikutip dari Tribratanews Polda Sumbar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Reza memandang proses yang sedang dijalaninya bukan sekadar pencapaian karier, melainkan sebuah kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah padatnya agenda seleksi dan latihan, dukungan keluarga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan Kombes Reza.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tahapan seleksi dan pemusatan latihan, Reza terlebih dahulu meminta doa serta restu dari kedua orang tuanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Baginya, restu orang tua menjadi kekuatan tersendiri ketika menghadapi tugas besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini, seluruh proses masih berjalan. Nama Kombes Reza memang telah masuk dalam jajaran kandidat kuat, tetapi keputusan akhir mengenai siapa yang dipercaya sebagai Komandan Upacara Utama HUT ke-81 RI masih menunggu hasil penilaian dari tim seleksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika nantinya terpilih, pengalaman Reza sebagai perwira Polri sekaligus rekam jejaknya dalam tugas upacara kenegaraan akan menjadi bagian penting dari perjalanan menuju panggung utama peringatan Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2026.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7689_Selangkah-Lagi-ke-Istana--Kombes-Pol-M--Reza-Chairul-Akbar-Sidiq-Masuk-Kandidat-Komandan-Upacara-HUT-RI-ke-81.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285239/selangkah-lagi-ke-istana-kombes-pol-m-reza-chairul-akbar-sidiq-masuk-kandidat-komandan-upacara-hut-ri-ke81/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 15:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> ke-65 di Gugus Depan 14.1387 Pangkalan Lapas Kelas I Medan tidak berhenti pada seremoni apel. Momentum tersebut menjadi panggung untuk menegaskan bahwa Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> dapat mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.<br>Apel Besar Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> ke-65 dipimpin oleh Kakak Fonika Afandi, A.Md.P., S.H., M.H. selaku Pembina Apel. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Ketua Kwarda Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Sumatera Utara, Kakak Tanwil Azhari, bersama Kakak Ade Azmil Azhari selaku Ka. Sekretariat Kwardasu.<br>Dari jajaran Kwarcab Kota Medan hadir Waka Sakoma Kakak Hanafi Chaniago mewakili Ka. Kwarcab. Turut hadir Ka. Kwarran Helvetia serta unsur Forkopimcam Medan Helvetia.<br>Dengan mengusung tema &quot;Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045&quot;, kegiatan ini menempatkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> bukan hanya sebagai organisasi pembinaan generasi muda, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial yang mendukung agenda kemandirian dan ketahanan pangan.<br>Dari Seragam <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Menjadi Aksi Nyata<br>Semangat tersebut ditunjukkan melalui atraksi anggota <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> yang memperlihatkan keterampilan, kedisiplinan dan kekompakan. Setelah apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial dan anjangsana ke UPT Pelayanan Lansia Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta Panti Asuhan Yatim Kota Medan.<br>Kegiatan sosial ini menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai angka dan program, tetapi juga mengenai kepedulian, keberpihakan dan kehadiran di tengah masyarakat.<br>Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi ketahanan pangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> di lingkungan Pangkalan Lapas Kelas I Medan.<br>Di lokasi tersebut dikembangkan kegiatan produktif berupa peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele dan hidroponik sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat kemandirian pangan.<br>Dari lingkungan Lapas, pesan yang disampaikan cukup jelas: swasembada pangan harus dimulai dari gerakan nyata, dari lingkungan sendiri, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Harus Hadir dalam Agenda Besar Bangsa<br>Momentum Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> ke-65 menjadi kesempatan bagi Gugus Depan 14.1387 untuk menunjukkan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> memiliki ruang strategis dalam mendukung pembangunan nasional.<br>Tidak cukup hanya membentuk generasi yang disiplin dan berkarakter, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> juga dituntut mampu bergerak, produktif, mandiri dan memberikan solusi bagi persoalan masyarakat.<br>Melalui kegiatan sosial dan program ketahanan pangan tersebut, Gugus Depan 14.1387 Pangkalan Lapas Kelas I Medan menunjukkan komitmennya untuk mengambil bagian dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.<br>Dari Lapas untuk Indonesia. Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> untuk masyarakat. Dari aksi kecil untuk agenda besar bangsa.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3988_Dari-Lapas-kelas-1-Medan-untuk-Indonesia--Pramuka-gudep-14-1387-Tegaskan-dukungan-terhadap-Agenda-Swasembada-Pangan-dan-Indonesia-Emas-2045.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285238/dari-lapas-kelas-1-medan-untuk-indonesia-pramuka-gudep-141387-tegaskan-dukungan-terhadap-agenda-swasembada-pangan-dan-indonesia-emas-2045/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jum&rsquo;at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma&rsquo;sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum&rsquo;at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 15:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan]]></title>
            <description><![CDATA[Jum&rsquoat Berkah Konco Ngopi Dari Masjid Al Ma&rsquosum Tebar Kepedulian,Konco Ngopi Jum&rsquoat Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersama]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui Kolaborasi Jum&#039;at Berkah <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi dan Sumut24 Group di Masjid Al Ma&#039;sum, Jalan Al Falah No. 25, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Jumat (14/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosial yang digelar usai salat Jumat tersebut dipimpin langsung oleh Rianto, SH., MH., atau yang akrab disapa Anto Genk, bersama komunitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi dan Garage Kopi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para jemaah yang hadir mendapatkan bingkisan Jum&#039;at Berkah. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anto Genk yang juga CEO Sumut24 Group mengatakan, semangat berbagi tidak harus menunggu seseorang memiliki sesuatu dalam jumlah berlebihan.<br>Menurutnya, kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana dan akan menjadi lebih bermakna ketika dilakukan secara bersama-sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jum&#039;at Berkah ini bukan hanya tentang apa yang kita berikan, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kepedulian dan kebersamaan. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua,&quot; ujar Anto Genk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kolaborasi Sumut24 Group dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga kegiatan seperti ini terus kita lakukan. Berbagi itu indah ketika dilakukan bersama-sama. Mudah-mudahan semakin banyak pihak yang tergerak untuk melakukan hal yang sama,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pantauan di lokasi, suasana penuh keakraban terlihat usai pelaksanaan salat Jumat. Para jemaah menerima bingkisan sekaligus berinteraksi dengan tim Sumut24 Group dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pihak yang turut dalam kegiatan tersebut di antaranya AKP Mhd Idris, Windy, Budi Darma, Ipda Yudhi Sandi, Novan Effendi Siregar, Derry, Dwi, Putra Kelana/Dudit, dan Anto Genk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aksi berbagi, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan, kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi Jum&#039;at Berkah Sumut24 Group dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi diharapkan dapat terus berkembang dan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Semangat berbagi diharapkan dapat menyebar dari masjid ke masjid serta dari satu komunitas ke komunitas lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan mengusung semangat &quot;Berbagi, Bersilaturahmi dan Membawa Berkah&quot;, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.<br>(red)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1422_Jum-rsquo-at-Berkah-Konco-Ngopi--Dari-Masjid-Al-Ma-rsquo-sum-Tebar-Kepedulian--Konco-Ngopi-Jum-rsquo-at-Berkah-Bukan-Sekadar-Berbagi--Tapi-Membangun-Kebersamaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285237/jumrsquoat-berkah-konco-ngopi-dari-masjid-al-marsquosum-tebar-kepedulian-konco-ngopi-jumrsquoat-berkah-bukan-sekadar-berbagi-tapi-membangun-kebersamaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lensa Energi di Kabupaten Langkat: Membuka Cakrawala Lewat Kacamata</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 14:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lensa Energi di Kabupaten Langkat: Membuka Cakrawala Lewat Kacamata]]></title>
            <description><![CDATA[Lensa Energi di Kabupaten Langkat Membuka Cakrawala Lewat Kacamata]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><br>LANGKAT &ndash; Sebanyak 14 dari 65 siswa SDN 050775 Pangkalan Susu, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>, teridentifikasi mengalami gangguan refraksi setelah mengikuti pemeriksaan mata dalam program Subholding Upstream (SHU) Eco-vation Day: Lensa Energi yang digelar bersama Pertamina EP Pangkalan Susu, Rabu (5/8).<br><br>Pemeriksaan yang berlangsung di Desa Alur Cempedak, Kecamatan Pangkalan Susu, tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung kesehatan anak sekaligus mendeteksi gangguan penglihatan sejak usia sekolah. Dari hasil pemeriksaan, 14 siswa diketahui mengalami gangguan refraksi berupa rabun jauh (minus) dan astigmatisme (silinder) sehingga direkomendasikan memperoleh kacamata sesuai hasil pemeriksaan.<br><br>Pangkalan Susu Field Manager, Edwin Susanto, menyampaikan bahwa kesehatan anak merupakan bagian penting dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia sejak dini. Menurutnya, pemeriksaan mata tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan anak dalam mengikuti proses pembelajaran.<br><br>&quot;Melalui Lensa Energi, kami ingin memastikan anak-anak di sekitar wilayah operasional Pertamina mendapatkan perhatian terhadap kesehatan mereka, termasuk kesehatan mata. Deteksi dini penting dilakukan karena gangguan penglihatan yang tidak ditangani dapat memengaruhi konsentrasi dan kenyamanan anak saat belajar,&quot; ujar Edwin.<br><br>Ia menambahkan, keterlibatan para Perwira Pertamina sebagai relawan menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat perusahaan secara langsung kepada masyarakat.<br><br>&quot;Bagi kami, kontribusi perusahaan tidak berhenti pada kegiatan operasional, tetapi juga bagaimana kehadiran Pertamina dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak belajar lebih optimal sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,&quot; katanya.<br><br>Pemeriksaan kesehatan mata sejak usia sekolah dinilai penting karena gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi dapat berdampak terhadap konsentrasi, kemampuan mengikuti pelajaran, hingga prestasi akademik siswa. Melalui deteksi dini, siswa yang membutuhkan dapat segera memperoleh penanganan dan alat bantu penglihatan sesuai kebutuhannya.<br><br>Program SHU Eco-vation Day: Lensa Energi merupakan inisiatif dari Pertamina Hulu Energi untuk meningkatkan kualitas belajar siswa di wilayah operasi dengan total target screening hingga 2000 siswa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga turut melibatkan pekerja Pertamina sebagai bagian dari  Employee Volunteerism Subholding Upstream. Pelaksanaannya dikoordinasikan Tim Community Involvement and Development (CID) Pertamina EP Pangkalan Susu dengan melibatkan Perwira lintas fungsi, di antaranya Production Engineering (PE), Production Operation (PO), Relation, Asset &amp; Management (RAM), serta Health, Safety, Security and Environment (HSSE).<br><br>Para Perwira berperan sebagai relawan yang mendampingi seluruh rangkaian kegiatan. Keterlibatan lintas fungsi tersebut tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan program, tetapi juga memperkuat budaya kepedulian sosial dan semangat kolaborasi insan Pertamina.<br><br>Melalui Lensa Energi, Pertamina EP Pangkalan Susu berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan anak sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih optimal.<br><br>Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi Pertamina EP Pangkalan Susu terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.<br><br>Pertamina EP Pangkalan Susu berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menghadirkan program sosial yang memberikan dampak nyata serta memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentang Pertamina EP Pangkalan Susu &lt;/p&gt; &lt;p&gt;PT Pertamina EP (PEP) Pangkalan Susu merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan  Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan operasional PEP Pangkalan Susu berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Area operasional PEP Pangkalan Susu tersebar di tiga kabupaten/kota yakni Kota Binjai, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> dan Kabupaten Deli Serdang yang mencakup 7 kecamatan dan 10 desa. (*)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9604_Lensa-Energi-di-Kabupaten-Langkat--Membuka-Cakrawala-Lewat-Kacamata.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285236/lensa-energi-di-kabupaten-langkat-membuka-cakrawala-lewat-kacamata/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Air Bersih oleh Presiden RI</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Air Bersih oleh Presiden RI]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Air Bersih oleh Presiden RI]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Simalungun l Sumut24.co<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Kabupaten Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri peresmian 2.500 titik Jembatan Garuda TNI&ndash;Polri sekaligus 3.000 titik air bersih TNI AD yang dilakukan secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Istana Negara, Kamis (13/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bertempat di lokasi Jembatan Garuda Nagori Karang Anyer Huta VI, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, peresmian mengusung tema &quot;Negara Hadir Untuk Rakyat&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf. Agustri Mukhtadi Rangkuti, perwakilan Danrem 022/PT yaitu Kasrem Letkol Inf. Binsar Junianto Simanjuntak, jajaran pimpinan perangkat daerah, unsur TNI dan Polri, Forkopimca, serta masyarakat setempat yang hadir dengan penuh sukacita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, secara daring melaporkan bahwa pembangunan jembatan dan fasilitas air bersih telah mencapai kemajuan yang sangat signifikan di berbagai penjuru tanah air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara keseluruhan, tercatat 6.240 titik yang meliputi jembatan dan fasilitas air, dengan rincian 3.008 titik jembatan dan 3.232 titik air bersih serta air irigasi pertanian. Pada peresmian hari ini, diluncurkan secara daring 1.000 titik yang terdiri dari 700 titik air bersih dan 300 titik air persawahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan 2.500 titik jembatan telah diselesaikan dalam kurun waktu hampir tujuh bulan, sementara 3.008 titik jembatan secara keseluruhan telah dikerjakan, 508 jembatan masih dalam proses pembangunan, dan 798 titik berada di daerah pascabencana. Target penyelesaian 5.000 titik jembatan diyakini dapat tercapai pada tahun ini seiring semakin cepatnya proses pelaksanaan teknis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, capaian pembangunan air bersih mencatatkan hal yang luar biasa. Sebanyak 10.912 titik air bersih telah terbangun, di mana 5.797 titik di antaranya diselesaikan dalam kurun waktu lima tahun sebelumnya, sedangkan sejak Januari hingga Agustus tahun ini telah rampung 3.000 titik air bersih, jumlah yang setara dengan pencapaian empat tahun sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan juga menyasar wilayah-wilayah sulit, seperti di Pulau Raas, titik ke-3.000 di Sumenep pada kedalaman 90 meter, hingga titik tersulit di Gunung Sitoli nias yang berhasil dibor hingga kedalaman 180 meter setelah delapan kali perpindahan lokasi, kini melayani 231 Kepala Keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sektor pertanian, pembangunan fasilitas irigasi telah mengubah 83.150 hektar lahan tadah hujan menjadi lahan yang mampu dipanen hingga tiga kali dalam setahun. Sedangkan 445 titik baru sedang dibangun untuk mengairi tambahan 16.970 hektar lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara keseluruhan, telah terubah 100.120 hektar lahan tadah hujan yang berpotensi menghasilkan 1,5 juta ton gabah setiap tahun. Pembangunan pipanisasi air bersih juga mencatatkan capaian panjang, seperti pipa sepanjang 15 kilometer di Pulau Bawean, serta proyek serupa sepanjang 15 kilometer di Samosir yang diharapkan rampung akhir tahun ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang mendalam kepada Kasad, Kapolri, serta seluruh jajaran TNI dan Polri atas pengabdian yang nyata kepada rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;TNI dan Polri adalah tentara dan polisi rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan memberi yang terbaik untuk rakyat. Tidak ada cita-cita lain, tidak ada kehendak lain, selain berbakti untuk rakyat dan negara,&quot; tegas Presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut ditegaskan bahwa negara harus hadir bagi rakyat yang berada di wilayah terjauh dan terpencil, agar turut menikmati kualitas hidup yang semakin baik. &quot;Saya bangga dan saya hormati pengabdian TNI dan Polri kepada rakyat,&quot; ujar Presiden disambut haru dan tepuk tangan yang meriah di berbagai lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sela kegiatan, Presiden juga berinteraksi secara daring dengan perwakilan masyarakat dari berbagai daerah yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran fasilitas jembatan dan air bersih yang sangat berarti bagi kehidupan mereka sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya. &quot;Jembatan dan air bersih ini sangat membantu kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mampu meningkatkan taraf perekonomian warga. Kami juga merasa bangga atas sinergi yang terjalin antara TNI dan Polri dalam turut membangun sarana prasarana demi kesejahteraan rakyat,&quot; ucap <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan diakhiri secara khidmat dengan pemotongan pita tanda peresmian Jembatan Garuda di Nagori Karang Anyer Huta VI, sebagai tanda berfungsinya jembatan tersebut bagi masyarakat setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran negara melalui pembangunan jembatan dan air bersih diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah, mewujudkan kesejahteraan yang nyata hingga ke pelosok desa (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6012_Bupati-Simalungun-Bersama-Forkopimda-Hadiri-Peresmian-Jembatan-Garuda-dan-Air-Bersih-oleh-Presiden-RI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285234/bupati-simalungun-bersama-forkopimda-hadiri-peresmian-jembatan-garuda-dan-air-bersih-oleh-presiden-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maksimalkan Persiapan HUT RI ke-81, Pemkab Simalungun Gelar Rakor di Dolok Batu Nanggar</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maksimalkan Persiapan HUT RI ke-81, Pemkab Simalungun Gelar Rakor di Dolok Batu Nanggar]]></title>
            <description><![CDATA[Maksimalkan Persiapan HUT RI ke81, Pemkab Simalungun Gelar Rakor di Dolok Batu Nanggar]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Simalungun l Sumut24.co<br>Guna memaksimalkan seluruh persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Balei Harungguan Tuan Rondahaim, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2026).<br><br>Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mewakili Bupati Simalungun. Fokus pembahasan mencakup kesiapan pelaksanaan Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) serta Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, beserta berbagai kesiapan teknis dan koordinasi antarunsur agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, khidmat, dan lancar.<br><br>Dalam arahannya, Sekda Mixnon Andreas Simamora menekankan agar seluruh perangkat daerah dan pihak terkait mempersiapkan segala kebutuhan secara menyeluruh, tidak hanya kesiapan lokasi, melainkan juga aspek teknis pelaksanaan, keamanan, kebersihan, pengaturan lalu lintas, hingga pelayanan kepada masyarakat yang hadir.<br><br>&quot;Kita ingin seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini berjalan dengan baik, tertib, dan khidmat. Untuk itu, saya minta seluruh pihak yang terlibat benar-benar memastikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, sehingga pada hari pelaksanaan tidak ada lagi kendala yang berarti,&quot; ujar Sekda.<br><br>Ia juga mengingatkan agar koordinasi antarpihak terus diperkuat hingga hari pelaksanaan, termasuk memastikan kesiapan Lapangan Sepak Bola Serbelawan sebagai lokasi utama upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang paling penting adalah kekompakan dan koordinasi. Kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang hadir. Ini merupakan momentum nasional, sehingga mari kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan,&quot; tambahnya.<br><br>Mixnon juga menjelaskan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci akan dilaksanakan di Makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim, Pematang Raya, sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Simalungun dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.<br><br>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Akbar Putra Siregar, menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga menyiapkan layanan layar lebar (big screen) di lokasi upacara, sehingga masyarakat yang hadir dapat bersama-sama menyaksikan secara langsung Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI serta rangkaian Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih.<br><br>Usai rapat, Sekda beserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan peninjauan langsung ke Lapangan Sepak Bola Serbelawan guna memastikan kesiapan lokasi, sarana dan prasarana, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.<br><br>&quot;Kita ingin ketika hari H nanti semuanya sudah siap. Tidak ada pekerjaan yang kita anggap sepele. Semua harus dipersiapkan dengan baik agar pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Simalungun berlangsung sukses dan memberikan kesan yang baik bagi masyarakat,&quot; tegas Sekda saat meninjau lokasi.<br><br>Pemerintah Kabupaten Simalungun terus mematangkan seluruh persiapan sebagai wujud penghormatan atas pengorbanan para pahlawan, sekaligus mengajak segenap masyarakat untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan semangat persatuan, gotong royong, dan pembangunan yang berkelanjutan.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6850_Maksimalkan-Persiapan-HUT-RI-ke-81--Pemkab-Simalungun-Gelar-Rakor-di-Dolok-Batu-Nanggar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285233/maksimalkan-persiapan-hut-ri-ke81-pemkab-simalungun-gelar-rakor-di-dolok-batu-nanggar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Makna Berbagi Berkah di Hari Jum&rsquo;at</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Makna Berbagi Berkah di Hari Jum’at]]></title>
            <description><![CDATA[Makna Berbagi Berkah di Hari Jum&rsquoat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh: Rianto, SH., MH (Anto Genk)<br>CEO Sumut24 Group &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari Jum&#039;at bukan sekadar pergantian hari dalam kalender. Bagi umat Islam, Jum&#039;at adalah hari yang memiliki kedudukan istimewa. Ia menjadi momentum untuk memperbanyak ibadah, memperkuat silaturahmi, memperbanyak doa, membaca Al-Qur&#039;an, bershalawat, serta menghadirkan kepedulian kepada sesama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, menurut saya, berbagi berkah di hari Jum&#039;at bukan hanya persoalan memberi sesuatu kepada orang lain, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat dan kebahagiaan di tengah kehidupan yang penuh dengan berbagai persoalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagi tidak harus menunggu kaya. Tidak harus dalam jumlah besar. Sepiring makanan, segelas minuman, membantu seseorang yang kesulitan, memberikan senyum, menyampaikan kata-kata yang baik, atau membantu pekerjaan orang lain pun dapat menjadi bentuk kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Al-Qur&#039;an Mengajarkan Kita untuk Berbagi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah SWT berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu...&quot;<br>(QS. Al-Baqarah: 267)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ayat ini mengajarkan sebuah prinsip penting: ketika kita berbagi, berikanlah sesuatu yang baik. Jangan menjadikan orang lain sebagai tempat membuang sesuatu yang sebenarnya tidak kita sukai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kehidupan sosial, pesan ini sangat relevan. Berbagi bukan sekadar memindahkan barang dari tangan kita kepada tangan orang lain. Berbagi adalah penghormatan kepada sesama manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah juga menggambarkan besarnya balasan bagi orang yang berinfak:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.&quot;<br>(QS. Al-Baqarah: 261)&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ayat ini memberikan gambaran betapa luasnya balasan Allah terhadap kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Mengapa Hari Jum&#039;at?*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jum&#039;at.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada hari itu Nabi Adam AS diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan darinya. Hari Kiamat juga akan terjadi pada hari Jum&#039;at.<br>(HR. Muslim No. 854)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadis tersebut menunjukkan kemuliaan hari Jum&#039;at. Karena itu, sangat baik apabila momentum tersebut kita isi dengan berbagai amal kebajikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang, tidak terdapat dalil sahih yang menyatakan bahwa setiap sedekah pada hari Jum&#039;at pasti mendapatkan pahala dengan angka tertentu. Namun, keutamaan umum sedekah telah ditegaskan dalam banyak hadis, sementara Jum&#039;at sendiri merupakan hari yang mulia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sedekah tidaklah mengurangi harta.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(HR. Muslim No. 2588)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadis ini memberikan pelajaran yang sangat dalam. Secara kasat mata, ketika kita memberi, harta memang berkurang. Tetapi dalam perspektif iman, sedekah tidak membuat seseorang menjadi miskin. Allah menjanjikan keberkahan dan balasan bagi kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah SAW juga bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.&quot;&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, tangan yang memberi lebih utama daripada tangan yang menerima, dengan tetap memperhatikan kebutuhan diri dan orang-orang yang menjadi tanggungan.<br>(HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Berbagi Bukan Hanya Tentang Uang*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sering kali kita mengira bahwa berbagi harus selalu berupa uang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal, Islam mengajarkan makna sedekah yang jauh lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memberi makan orang yang lapar adalah sedekah. Membantu orang yang kesulitan adalah sedekah. Menolong orang tua menyeberang jalan adalah kebaikan. Menghibur orang yang sedang bersedih adalah kebaikan. Bahkan perkataan yang baik pun memiliki nilai di sisi Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, jangan pernah merasa bahwa diri kita tidak memiliki sesuatu untuk dibagikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika tidak memiliki uang, kita masih memiliki tenaga. Jika tidak memiliki tenaga, kita masih memiliki waktu. Jika waktu pun terbatas, kita masih dapat memberikan senyum, doa dan kata-kata yang menenangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah hakikat berbagi: menghadirkan manfaat sesuai kemampuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Nasihat Para Ulama*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zad al-Ma&#039;ad menyebutkan adanya keutamaan sedekah pada hari Jum&#039;at dibandingkan hari-hari lainnya, dengan mengibaratkannya seperti keutamaan sedekah pada bulan Ramadan dibandingkan bulan-bulan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pandangan tersebut semakin menguatkan semangat kita untuk menjadikan Jum&#039;at sebagai momentum memperbanyak amal saleh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, yang jauh lebih penting daripada sekadar memilih waktunya adalah keikhlasan, sumber harta yang halal, kualitas pemberian, dan manfaat yang diterima oleh orang yang kita bantu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Al-Qur&#039;an bahkan mengingatkan bahwa sedekah jangan diikuti dengan menyebut-nyebut pemberian atau menyakiti hati penerimanya. Allah berfirman bahwa orang yang berinfak tanpa mengiringinya dengan celaan dan tindakan menyakiti akan memperoleh pahala di sisi-Nya.<br>(QS. Al-Baqarah: 262)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, jangan sampai tangan kita memberi tetapi lisan kita melukai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Berbagi Membangun Kepedulian Sosial*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, semangat berbagi memiliki makna sosial yang sangat besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita hidup berdampingan dengan orang-orang yang mungkin sedang berjuang menghadapi persoalan ekonomi, kehilangan pekerjaan, sakit, kesepian, atau berbagai persoalan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kadang mereka tidak meminta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kadang mereka bahkan tidak mampu mengungkapkan kesulitannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah kepekaan sosial menjadi penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagi berarti belajar melihat kebutuhan orang lain, bukan hanya melihat kebutuhan diri sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika semangat ini tumbuh di tengah masyarakat, maka Jum&#039;at tidak hanya menjadi hari yang penuh ibadah secara personal, tetapi juga menjadi hari tumbuhnya solidaritas sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Jangan Menunggu Kaya untuk Berbagi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut saya, salah satu kekeliruan kita adalah sering mengatakan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Nanti kalau saya sudah kaya, saya akan banyak bersedekah."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal kita tidak pernah tahu kapan kekayaan itu datang dan kapan kehidupan kita berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, mari membiasakan diri berbagi dari apa yang kita miliki hari ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu sempurna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu berlebihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu menjadi orang kaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagilah sesuai kemampuan, tetapi lakukan dengan ketulusan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab boleh jadi, bagi kita nilainya kecil, tetapi bagi seseorang yang sedang membutuhkan, pemberian itu memiliki arti yang sangat besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jum&#039;at Sebagai Momentum Menjadi Manusia yang Bermanfaat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, makna berbagi berkah di hari Jum&#039;at bukan hanya tentang berapa banyak yang kita keluarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan yang lebih penting adalah:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berapa banyak kebaikan yang lahir dari apa yang kita berikan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika makanan yang kita berikan membuat seseorang kenyang, itu adalah kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika bantuan kita membuat seseorang mampu bertahan melewati kesulitan, itu adalah kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kata-kata kita membuat seseorang kembali memiliki harapan, itu juga kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan jika sedekah kita menjadi jalan bagi orang lain untuk merasakan bahwa masih ada manusia yang peduli, maka sesungguhnya kita telah menanam benih persaudaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jum&#039;at mengajarkan kita bahwa keberkahan bukan hanya tentang apa yang kita terima, tetapi juga tentang apa yang mampu kita bagikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mari menjadikan setiap Jum&#039;at sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat kepedulian dan memperbanyak manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu sempurna untuk berbuat baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab bisa jadi, keberkahan hidup justru dimulai dari sesuatu yang kita berikan dengan ikhlas kepada orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat menjemput keberkahan Jum&#039;at. Semoga setiap kebaikan yang kita tebarkan menjadi amal yang terus mengalir, menjadi sebab hadirnya kebahagiaan bagi sesama, dan menjadi bekal terbaik di hadapan Allah SWT.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2812_Makna-Berbagi-Berkah-di-Hari-Jum-rsquo-at.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285232/makna-berbagi-berkah-di-hari-jumrsquoat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">India for Health bersama Apollo Hospitals, Buka Akses Transplantasi Liver Hingga Robotic Surgery</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 12:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[India for Health bersama Apollo Hospitals, Buka Akses Transplantasi Liver Hingga Robotic Surgery]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKetika penyakit sudah masuk ke dalam kategori serius dan kompleks, pertanyaan di benak pasien maupun keluarga biasanya tid]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan<p></p><br><p></p>Ketika penyakit sudah masuk ke dalam kategori serius dan kompleks, pertanyaan di benak pasien maupun keluarga biasanya tidak lagi sekadar "di mana rumah sakit terdekat?"<p></p>Pertanyaan tersebut bertransformasi menjadi jauh lebih krusial: di mana pengobatan yang paling sesuai, berapa estimasi biayanya, bagaimana peluang pemulihannya, serta apakah masih tersedia pilihan terapi lain?<p></p>Di tengah tren masyarakat Indonesia yang semakin kritis dan aktif mencari second opinion hingga alternatif pengobatan ke luar negeri, India kini mulai bergeser menjadi destinasi unggulan baru. Jika selama ini masyarakat lebih akrab dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, India perlahan mencuri perhatian berkat kemajuan teknologi medis, keahlian dokter subspesialis, serta efisiensi biaya yang ditawarkannya.<p></p><br><p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_IMG-20260811-WA0066.jpg"><br><p></p><br><p></p>Fenomena ini terasa sangat nyata di Kota Medan. Merespons tingginya kebutuhan tersebut, Apollo Hospitals Hub Indonesia hadir sebagai jembatan resmi yang menghubungkan masyarakat Indonesia khususnya dari Medan dengan jaringan raksasa Apollo Hospitals di India. Kehadiran hub ini mempermudah akses konsultasi dan rujukan untuk kasus-kasus medis berat, seperti transplantasi organ (liver dan ginjal), penanganan kanker lanjutan, penyakit jantung, hingga tindakan robotic surgery.<p></p><br><p></p>Direktur India for Health sekaligus Direktur Apollo Hospitals Hub Indonesia, Ribkah Darmawati, didampingi Sherena Aisya Maharayni, menyampaikan pemaparannya kepada awak media di Medan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap informasi pengobatan berteknologi tinggi semakin membesar seiring terbukanya akses digital.<p></p>"Kami melihat ada pilihan lain yang belum banyak diketahui masyarakat Indonesia, yaitu India, khususnya Apollo Hospitals. Kami datang ke Medan agar masyarakat mengetahui bahwa ketika membutuhkan second opinion atau penanganan medis kompleks yang belum bisa dilakukan di sini, ada pilihan yang sangat rasional untuk berkonsultasi dengan dokter-dokter di Apollo," ujar Ribkah.<p></p><br><p></p><b>Medan Jadi Basis Pasien Utama Apollo dari Indonesia</b><p></p><br><p></p>Satu hal yang menarik, Medan memegang posisi strategis dalam pemetaan pasien asal Indonesia yang berobat ke Apollo Hospitals. Berdasarkan data pemaparan Apollo Hospitals Hub Indonesia, sekitar 70 persen pasien yang memanfaatkan layanan penghubung ini berasal dari Medan, dengan kasus gangguan fungsi liver serta transplantasi organ sebagai kasus paling dominan.<p></p><br><p></p>Angka tersebut menegaskan bahwa masyarakat Medan tidak hanya semakin terbuka terhadap opsi medis internasional, tetapi juga mulai kritis membandingkan pilihan berdasarkan track record rumah sakit, kecanggihan teknologi, estimasi biaya, hingga rasio keberhasilan tindakan hingga 98 persen.<p></p><br><p></p>Meski demikian, pihak Apollo Hospitals menekankan bahwa terbukanya akses ini bukan berarti semua penyakit harus diterbangkan ke India. Apabila suatu kondisi medis masih dapat ditangani dengan baik oleh fasilitas kesehatan di Indonesia, tidak ada alasan untuk berobat jauh-jauh. Namun, untuk kasus-kasus yang memerlukan teknologi khusus, ketersediaan donor transplantasi, atau terapi tingkat lanjut, mendapatkan second opinion adalah hak fundamental pasien demi memastikan langkah medis terbaik.<p></p><br><p></p><b>Penanganan Liver dan Transplantasi Organ Jadi Keunggulan Utama</b><p></p>Salah satu fokus utama yang paling banyak dikonsultasikan oleh pasien asal Medan adalah penyakit liver. Penyakit seperti Hepatitis B/C hingga Sirosis sering kali berkembang secara lambat tanpa gejala yang mencolok (silent killer). Akibatnya, banyak pasien baru menyadari kondisinya setelah fungsi liver mengalami penurunan secara signifikan.<p></p><br><p></p>Untuk pasien dengan tingkat kerusakan liver stadium akhir (end-stage liver disease), transplantasi liver menjadi jalan terapi utama setelah melalui evaluasi medis yang ketat. Dalam proses ini, donor dapat berasal dari anggota keluarga yang memenuhi persyaratan kompatibilitas medis. Karena organ liver memiliki kemampuan alami untuk meregenerasi (regrow), sebagian liver dari donor hidup akan tumbuh kembali, baik pada tubuh donor maupun penerima (resipien).<p></p><br><p></p>Apollo Hospitals di India memiliki rekam jejak yang sangat panjang dalam dunia transplantasi organ internasional. Jaringan rumah sakit ini tercatat telah menangani lebih dari 6.500 tindakan transplantasi liver.<p></p><br><p></p>Secara keseluruhan, jaringan Apollo Hospitals mengoperasikan sekitar 78 rumah sakit di berbagai kota besar di India yang ditunjang oleh pusat keunggulan (Centers of Excellence) spesifik yaitu :<p></p>- Apollo New Delhi: Pusat keunggulan penanganan transplantasi liver organ tubuh dan Robotic Surgery.<p></p>- Apollo Hyderabad: Pusat penanganan Bone Marrow Transplant (transplantasi sumsum tulang) untuk kasus kanker darah seperti leukemia, terutama pada anak dan dewasa.<p></p>- Apollo Chennai: Menjadi rujukan utama teknologi Apollo Proton Therapy, salah satu terapi radiasi proton paling canggih di dunia untuk indikasi kanker tertentu.<p></p>- Apollo Bangalore: Pusat pengembangan dan tindakan Robotic Surgery untuk operasi dengan tingkat presisi ultra-tinggi dan trauma jaringan yang minimal.<p></p><br><p></p>Pihak Apollo juga mengklaim bahwa secara keseluruhan, tingkat keberhasilan penanganan medis di jaringan rumah sakit mereka mencapai 98 persen, sebuah capaian yang menjadi alasan utama pasien global memilih berobat ke sana.<p></p><br><p></p><b>Perbandingan Biaya  Lebih Terjangkau dan Transparan</b><p></p>Selain faktor kualitas teknologi, elemen biaya menjadi variabel penentu dalam pengambilan keputusan berobat ke luar negeri.<p></p><br><p></p>Apollo Hospitals Hub Indonesia memaparkan estimasi biaya untuk beberapa tindakan medis besar yang tergolong sangat kompetitif jika dibandingkan dengan negara tujuan berobat lainnya. Jenis tindakan medis estimasi biaya di Apollo Hospitals<p></p><br><p></p>- Transplantasi Liver berkisar Rp750 Juta &ndash; Rp1 Miliar. Mencakup evaluasi donor &amp; perawatan ~21 hari. (Di beberapa negara lain dapat melebihi Rp6 Miliar).<p></p>- Transplantasi Ginjal &plusmn; Rp650 Juta tergantung pada kondisi spesifik pasien &amp; durasi perawatan pasca-operasi.<p></p><br><p></p>Kendati menyajikan estimasi angka, Apollo Hub Indonesia mengimbau pasien dan keluarga untuk memahami bahwa biaya medis bukanlah skema tarif tunggal yang berlaku konstan untuk semua orang.<p></p>Kepastian diagnosis, komorbiditas (penyakit penyerta), pemeriksaan laboratorium lanjutan, kebutuhan obat-obatan khusus, hingga respons tubuh pasien selama perawatan sangat menentukan total biaya akhir. Angka-angka tersebut hendaknya diposisikan sebagai acuan awal dalam perencanaan finansial keluarga.<p></p>Salah satu peran kunci dari Apollo Hospitals Hub Indonesia adalah memangkas ketidakpastian administratif yang sering dihalangi pasien saat hendak berobat ke luar negeri. Pasien tidak disarankan untuk berangkat secara mendadak tanpa koordinasi awal dengan tim medis di negara tujuan.<p></p><br><p></p>Melalui hub rujukan ini, seluruh tahapan disusun secara sistematis sebelum pasien memutuskan untuk membeli tiket perjalanan yaitu mengumpulkan rekam medis di rumah sakit terdahulu, dilanjutkan dengan pengiriman dan evaluasi tim medis Apollo (2-3 hari), konsultasi Telemedis via Zoom (gratis), rekomendasi medis dan estimasi biaya lalu proses pengurusan Medical Visa dan keberangkatan.<p></p><br><p></p>"Membawa pasien yang berada dalam kondisi sakit serius ke luar negeri tanpa persiapan medis yang matang tentu bukan hal yang bijak. Seluruh kepastian indikasi dan rencana tindakan harus diselesaikan terlebih dahulu di Indonesia," jelas tim operasional hub.<p></p>Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa pasien memang perlu mendapatkan penanganan langsung di India, hub rujukan akan mendampingi proses administrasi perjalanan, mulai dari permohonan Medical Visa, pemesanan tiket penerbangan, hingga reservasi akomodasi penunjang. Setibanya di bandara tujuan di India, tim rumah sakit Apollo akan melakukan penjemputan dan pengawalan medis hingga pasien tiba di fasilitas perawatan.<p></p><br><p></p><b>Penanganan Kasus Pediatrik hingga Teknologi Bedah Robotik</b><p></p>Cakupan layanan yang diperkenalkan Apollo Hospitals Hub Indonesia juga mencakup penanganan penyakit pada anak (pediatrik). Kasus kesehatan anak seperti leukemia pediatrik atau kelainan organ bawaan   memerlukan pendekatan medis yang sangat spesifik, mulai dari penyesuaian dosis, teknik operasi, hingga manajemen psikologis pasien dan orang orang tua. Adanya akses second opinion dengan tim spesialis pediatrik berpengalaman memberikan pilihan tambahan bagi para orang tua yang sedang mencari kepastian medis.<p></p><br><p></p>Sementara itu, untuk bidang bedah umum, urologi, ginekologi, dan ortopedi, teknologi Robotic Surgery di Apollo Bangalore menjadi opsi tindakan yang meminimalkan trauma jaringan. Lewat bantuan lengan robotik yang dikendalikan oleh dokter spesialis, operasi dapat dilakukan dengan tingkat akurasi tinggi, meminimalisasi pendarahan, serta berpotensi mempercepat masa pemulihan pasien  meskipun durasi pemulihan akhir tetap tergantung pada kondisi fisik tiap individu.<p></p><br><p></p><b>Edukasi Publik dan Akses Komunikasi Digital</b><p></p>Guna memudahkan masyarakat dalam mencari informasi medis yang valid, Apollo Hospitals Hub Indonesia turut memanfaatkan berbagai saluran komunikasi digital.<p></p><br><p></p>Hingga saat ini, pihak hub mencatat telah melayani lebih dari 1.000 konsultasi masuk melalui platform media sosial seperti TikTok,  Instagram, Facebook, serta portal pendaftaran resmi melalui www.apollohospitals.com.<p></p><br><p></p>Untuk konsultasi dan informasi terkait Apollo Hospitals dapat dilihat di :<p></p>Instagram : @indiaforhealth <p></p>Facebook :@apollohubindonesia<p></p>Tik tok : @apollo Hospitals Indonesia <p></p>  WhatsApp :  081218005565<p></p><br><p></p>Sebagian besar pertanyaan publik berpusat pada penanganan leukemia, penanganan sirosis liver, kanker, dan kasus-kasus penyakit kronis lainnya.<p></p><br><p></p>Pada akhirnya, keberadaan Apollo Hospitals Hub Indonesia di Medan ditujukan untuk membuka keran informasi medis secara luas dan transparan.<p></p><br><p></p>Prinsip dasarnya adalah mendorong pasien dan keluarga agar mendapatkan gambaran yang utuh mengenai diagnosis, pilihan terapi yang tersedia, potensi risiko medis, serta kalkulasi biaya yang rasional.<p></p><br><p></p>Keputusan akhir untuk menjalani pengobatan tetap sepenuhnya berada di tangan pasien, keluarga, dan pertimbangan tim dokter yang menangani. Sebab, pengobatan yang ideal tidak selalu diukur dari seberapa jauh lokasinya, melainkan seberapa tepat dan aman tindakan medis tersebut bagi kondisi pasien. (Rel)<p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5382_India-for-Health-bersama-Apollo-Hospitals--Buka-Akses-Transplantasi-Liver-Hingga-Robotic-Surgery.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/profil/285231/india-for-health-bersama-apollo-hospitals-buka-akses-transplantasi-liver-hingga-robotic-surgery/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Investigasi SEMATA: Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Investigasi SEMATA: Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air]]></title>
            <description><![CDATA[Investigasi SEMATA Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air ]]></description>
            <content><![CDATA[Investigasi SEMATA: Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air &lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Kondisi sumber-sumber air di kawasan hulu sungai di Sumatera Utara semakin mengkhawatirkan. Hasil investigasi lapangan Perkumpulan Semesta Tanah dan Air (SEMATA) menemukan indikasi adanya tekanan serius terhadap kawasan hulu akibat perubahan tutupan lahan, aktivitas perkebunan kelapa sawit serta kegiatan galian C. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investigasi SEMATA menemukan sejumlah kawasan yang secara ekologis memiliki fungsi penting sebagai daerah tangkapan air mengalami perubahan bentang alam. Vegetasi yang sebelumnya berfungsi menahan limpasan air dan menjaga kestabilan tanah berkurang, sementara aktivitas pembukaan lahan dan penggalian material berlangsung di sejumlah kawasan yang terhubung dengan sistem daerah aliran sungai (DAS). &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kemampuan kawasan hulu dalam menyimpan dan mengatur air. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hulu sungai adalah fondasi kehidupan masyarakat di bagian hilir. Ketika kawasan tangkapan air rusak, persoalannya bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut ketersediaan air, pertanian, perikanan, hingga keselamatan masyarakat di sepanjang DAS,&quot; ujar SEMATA dalam keterangannya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sawit dan galian C menjadi perhatian &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut SEMATA, perkebunan kelapa sawit tidak dapat dilihat hanya dari luasan kebun, tetapi harus dilihat dari lokasi, kondisi tutupan lahan sebelum pembukaan, sistem drainase, sempadan sungai, serta posisi perkebunan terhadap kawasan lindung dan daerah tangkapan air. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, kegiatan galian C, terutama yang berada dekat dengan badan sungai maupun kawasan sempadan, berpotensi menimbulkan perubahan morfologi sungai, erosi dan sedimentasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temuan tersebut memiliki relevansi dengan langkah Pemprov Sumut pada Juni 2026 yang menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin di 13 titik, yakni 11 titik di Kabupaten Deli Serdang dan dua titik di Serdang Bedagai. Aktivitas yang ditertibkan berada di sepanjang aliran Sungai Ular. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemprov Sumut juga sebelumnya menyatakan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin dapat menyebabkan perubahan bentang alam dan morfologi sungai, kerusakan DAS, hilangnya vegetasi serta berpotensi memengaruhi kualitas air sungai. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, SEMATA menilai persoalan kerusakan hulu tidak boleh ditangani secara parsial hanya dengan menertibkan tambang ilegal. Pemerintah perlu melakukan audit ekologis terhadap seluruh aktivitas ekonomi yang berada di kawasan hulu dan memiliki hubungan langsung dengan sistem DAS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA siapkan langkah hukum &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas temuan tersebut, SEMATA menyatakan tidak menutup kemungkinan membawa persoalan ini ke jalur hukum. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA menyebut tengah melakukan pendalaman terhadap sejumlah korporasi yang berdasarkan hasil investigasi lapangan dinilai memiliki keterkaitan dengan perubahan tutupan lahan dan tekanan terhadap sumber air di kawasan hulu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami sedang menyusun bukti dan dokumen secara lebih lengkap. Terhadap korporasi yang berdasarkan hasil investigasi dan verifikasi nantinya memiliki tanggung jawab paling besar terhadap kerusakan, SEMATA akan mempertimbangkan langkah gugatan melalui mekanisme hukum yang tersedia,&quot; tegas SEMATA. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut, menurut SEMATA, bukan semata-mata untuk memberikan sanksi kepada perusahaan, tetapi juga untuk mendorong pemulihan lingkungan dan pertanggungjawaban terhadap masyarakat yang terdampak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA menegaskan bahwa identifikasi korporasi harus dilakukan berdasarkan bukti, antara lain kesesuaian izin, batas HGU/IUP, perubahan tutupan lahan, posisi kegiatan terhadap DAS dan sempadan sungai, dokumen lingkungan, hasil uji kualitas air, serta bukti lapangan dan citra satelit. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, korporasi yang disebut dalam proses investigasi harus diberi kesempatan memberikan klarifikasi dan pembelaan sesuai prinsip hukum. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemprov Sumut diminta buka data &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain kemungkinan langkah hukum terhadap korporasi, SEMATA secara khusus meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara lebih proaktif membuka data mengenai kondisi DAS dan kerusakan sumber air di wilayah Sumut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut SEMATA, masyarakat berhak mengetahui kondisi sumber air yang menjadi penopang kehidupan mereka. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data yang diminta untuk dibuka antara lain: &lt;/p&gt; &lt;p&gt;peta dan data kawasan hulu serta daerah tangkapan air; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data kualitas air sungai dan sumber air; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data titik kerusakan DAS; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data perubahan tutupan lahan; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data HGU dan izin perkebunan yang berada di kawasan hulu; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data IUP dan izin kegiatan pertambangan/galian C; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;dokumen persetujuan lingkungan; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;hasil pengawasan dan evaluasi lingkungan perusahaan; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data pelanggaran dan sanksi lingkungan; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;serta data program pemulihan DAS dan kawasan sumber air. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA menilai keterbukaan tersebut penting agar publik dapat mengetahui siapa yang mendapatkan manfaat ekonomi dari pemanfaatan sumber daya alam dan siapa yang harus bertanggung jawab ketika terjadi kerusakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemprov Sumut sendiri telah memiliki portal PPID Provinsi Sumatera Utara yang menyediakan layanan permohonan informasi publik secara daring. Portal tersebut menyatakan komitmen Pemprov terhadap pelayanan informasi yang transparan dan akuntabel. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, SEMATA meminta komitmen keterbukaan tersebut diterapkan secara konkret terhadap data lingkungan dan pengelolaan DAS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan menunggu sungai kehilangan fungsi &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA mengingatkan pemerintah agar tidak menunggu sampai kerusakan hulu menjadi bencana sebelum melakukan tindakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan kawasan hulu dapat memiliki efek berantai. Hilangnya vegetasi dan perubahan bentang alam dapat meningkatkan limpasan permukaan, erosi dan sedimentasi. Sementara perubahan morfologi sungai akibat aktivitas penggalian dapat mengganggu sistem aliran. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampaknya dapat dirasakan masyarakat di wilayah hilir dalam bentuk menurunnya kualitas air, sedimentasi, berkurangnya ketersediaan air pada musim tertentu, hingga meningkatnya risiko banjir dan longsor. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan ini menjadi semakin penting setelah Pemprov Sumut sebelumnya mencatat kerugian akibat banjir bandang dan longsor pada 2025 mencapai sekitar Rp9,98 triliun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah harus melihat persoalan ini dari hulu sampai hilir. Jangan hanya menghitung kerugian ketika bencana terjadi. Yang harus dihitung adalah berapa nilai ekonomi dan ekologis yang hilang ketika sumber air dan kawasan hulu terus mengalami kerusakan,&quot; kata SEMATA. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA mendesak Pemprov Sumut membentuk mekanisme audit DAS secara terbuka dan melibatkan masyarakat sipil, akademisi, pemerintah daerah, serta masyarakat di wilayah hulu dan hilir. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil audit tersebut, menurut SEMATA, harus menjadi dasar untuk menentukan kawasan yang harus dipulihkan, aktivitas yang harus dihentikan atau dibatasi, serta korporasi atau pelaku usaha yang harus dimintai pertanggungjawaban. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Air tidak mengenal batas administrasi. Kerusakan di hulu pada akhirnya akan menjadi persoalan masyarakat di hilir. Karena itu, perlindungan sumber air harus menjadi prioritas pemerintah Sumatera Utara,&quot; tutup SEMATA. Red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6011_Investigasi-SEMATA--Hulu-Sungai-Sumut-Terancam--Sawit-dan-Galian-C-Diduga-Tekan-Sumber-Air.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285230/investigasi-semata-hulu-sungai-sumut-terancam-sawit-dan-galian-c-diduga-tekan-sumber-air/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Madina Rombak Tiga Posisi Penting, Ini Daftar Pejabat Barunya</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Madina Rombak Tiga Posisi Penting, Ini Daftar Pejabat Barunya]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Madina Rombak Tiga Posisi Penting, Ini Daftar Pejabat Barunya]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>) menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) terhadap sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran, Rabu, 11 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Aula Pesat Gatra Polres Mandailing Natal tersebut dipimpin langsung Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si. Sertijab diikuti Wakapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Kompol Aris Fianto, S.Sos., para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres dan Polsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia sekaligus momentum untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam upacara tersebut, terdapat tiga jabatan yang secara resmi diserahterimakan. Pertama, jabatan Kabag SDM Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> yang sebelumnya dijabat Kompol Sammailun, S.H., diserahterimakan kepada AKP Azuar Anas, S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, posisi Kasat Samapta Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> berpindah dari AKP Yusuf kepada AKP Roni Sarko, S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, jabatan Kapolsek Natal Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> diserahterimakan dari Kompol Maraden Pakpahan, S.H., kepada Iptu Dilwan Iskandar Hasibuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perubahan struktur organisasi, tetapi juga membawa semangat baru dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy menyampaikan bahwa mutasi dan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, proses tersebut berkaitan dengan penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, sekaligus upaya meningkatkan kualitas kinerja kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan mampu segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selain itu, program yang telah berjalan juga diharapkan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian pejabat juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan inovasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus pejabat yang baru menerima amanah, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> berharap dapat segera memahami karakteristik wilayah, berkoordinasi dengan seluruh personel, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut penting mengingat setiap wilayah memiliki tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya penyegaran di sejumlah posisi strategis, Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> diharapkan semakin solid dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan publik, serta merespons berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sertijab tersebut sekaligus menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9623_Polres-Madina-Rombak-Tiga-Posisi-Penting--Ini-Daftar-Pejabat-Barunya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285229/polres-madina-rombak-tiga-posisi-penting-ini-daftar-pejabat-barunya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Beri Arahan Tegas di Sertijab, Pejabat Baru Diminta Prioritaskan Pelayanan</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Beri Arahan Tegas di Sertijab, Pejabat Baru Diminta Prioritaskan Pelayanan]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Beri Arahan Tegas di Sertijab, Pejabat Baru Diminta Prioritaskan Pelayanan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Batang Toru sekaligus pelantikan Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Polres Tapsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polres Tapanuli Selatan, Rabu (12/8/2026), sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan upaya memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam prosesi tersebut, jabatan Kapolsek Batang Toru diserahterimakan dari AKP Penggar Marinus Siboro, S.H. kepada pejabat baru, Iptu Dani M. Sidauruk, S.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, AKP Penggar Marinus Siboro mendapat kepercayaan baru untuk mengemban tugas sebagai Kasikum Polres Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Polri. Rotasi jabatan diharapkan mampu memberikan energi baru sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapsel AKBP Anton Santoso menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada setiap personel Polri bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui pelaksanaan tugas secara profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anton meminta pejabat yang baru menerima amanah untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah tugas serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh personel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pejabat yang baru agar segera menyesuaikan diri dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,&quot; ujar AKBP Anton Santoso.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi dan koordinasi menjadi salah satu kunci dalam menjalankan tugas kepolisian. Karena itu, pejabat baru diharapkan tidak hanya memperkuat koordinasi secara internal, tetapi juga aktif menjalin hubungan dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapsel juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga soliditas dan kekompakan dalam menjalankan setiap tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus benar-benar memberikan manfaat, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya minta seluruh personel tetap menjaga soliditas serta menjadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi pejabat Kapolsek Batang Toru yang baru, tantangan tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas di wilayah hukum Polsek Batang Toru. Selain menjaga keamanan, komunikasi dengan masyarakat juga diperlukan untuk mendeteksi dan merespons berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Anton Santoso berharap momentum sertijab tersebut tidak hanya menjadi pergantian personel dalam struktur organisasi, tetapi juga menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas kinerja jajaran Polres Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta seluruh pejabat yang mendapat amanah baru untuk bekerja secara sungguh-sungguh, menjaga integritas serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, jaga kepercayaan yang diberikan dan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman,&quot; pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1253_Kapolres-Tapsel-AKBP-Anton-Santoso-Beri-Arahan-Tegas-di-Sertijab--Pejabat-Baru-Diminta-Prioritaskan-Pelayanan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285228/kapolres-tapsel-akbp-anton-santoso-beri-arahan-tegas-di-sertijab-pejabat-baru-diminta-prioritaskan-pelayanan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Humanis! Polwan Polres Tapsel Pilih Berbagi dan Menguatkan Sesama di Hari Jadi ke-78</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Humanis! Polwan Polres Tapsel Pilih Berbagi dan Menguatkan Sesama di Hari Jadi ke-78]]></title>
            <description><![CDATA[Humanis! Polwan Polres Tapsel Pilih Berbagi dan Menguatkan Sesama di Hari Jadi ke78]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjelang Hari Jadi Polisi Wanita (<a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a>) Republik Indonesia ke-78, jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) memilih merayakannya dengan cara yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Rabu, 12 Agustus 2026, para <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> Polres Tapsel melaksanakan anjangsana dengan menyambangi personel yang tengah mengalami sakit menahun serta mengunjungi Yayasan Amalia Attohir. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> RI ke-78 yang mengedepankan nilai pengabdian, kepedulian dan semangat berbagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi. Para <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> juga membawa bantuan kebutuhan pokok untuk diserahkan kepada penerima manfaat di Yayasan Amalia Attohir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pakor <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> Polres Tapsel, IPDA Amalisa Nofriyanthi Siregar, S.H., mengatakan anjangsana tersebut merupakan wujud kepedulian <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> terhadap sesama sekaligus bentuk nyata pengabdian di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Momentum Hari Jadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> bukan hanya tentang peringatan, tetapi bagaimana semangat pengabdian itu bisa dirasakan oleh mereka yang membutuhkan,&quot; ujar Ipda Amalisa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengunjungi yayasan, rombongan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> Polres Tapsel juga memberikan perhatian kepada personel yang sedang menjalani masa pemulihan akibat sakit menahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ipda Amalisa, kunjungan tersebut merupakan bentuk perhatian institusi terhadap anggota yang telah mendedikasikan diri dalam menjalankan tugas kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami ingin hadir memberikan dukungan moril kepada rekan dan keluarga yang sedang menghadapi kondisi sulit. Mudah-mudahan kunjungan ini dapat memberi semangat dan menjadi penguat bagi mereka,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ipda Amalisa yang juga menjabat sebagai Kasi Dokkes Polres Tapsel itu menilai dukungan moril dari lingkungan kerja sangat penting bagi personel maupun keluarga yang tengah menghadapi kondisi sulit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> diharapkan dapat memberikan semangat sekaligus menunjukkan bahwa ikatan kebersamaan di lingkungan kepolisian tidak hanya terbangun ketika anggota menjalankan tugas, tetapi juga ketika mereka menghadapi persoalan dalam kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai menyambangi personel yang sakit, kegiatan dilanjutkan dengan kunjungan ke Yayasan Amalia Attohir. Di tempat tersebut, para <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> berinteraksi langsung dengan anak-anak sekaligus menyerahkan bantuan kebutuhan pokok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana penuh keakraban terlihat dalam kegiatan tersebut. Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> menjadi kesempatan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus menanamkan pesan bahwa kepolisian memiliki peran sosial yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> Polres Tapsel, aksi sosial tersebut juga menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ipda Amalisa menegaskan, semangat berbagi tidak seharusnya hanya muncul ketika momentum peringatan hari jadi. Menurutnya, kepedulian sosial perlu terus dijaga dan diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan manfaat nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus dilakukan dan menjadi pengingat bahwa tugas kita tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir untuk membantu dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari Jadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/polwan/" target="_blank">Polwan</a> RI ke-78 di lingkungan Polres Tapsel pun menjadi momentum untuk memperkuat kembali semangat pengabdian. Tidak hanya melalui pelaksanaan tugas kepolisian, tetapi juga lewat kepedulian terhadap personel, keluarga dan masyarakat yang membutuhkan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9489_Humanis--Polwan-Polres-Tapsel-Pilih-Berbagi-dan-Menguatkan-Sesama-di-Hari-Jadi-ke-78.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285227/humanis-polwan-polres-tapsel-pilih-berbagi-dan-menguatkan-sesama-di-hari-jadi-ke78/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">AI Makin Canggih, Polres Padang Lawas Ingatkan Pelajar soal Bahaya dan Etika Penggunaannya</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[AI Makin Canggih, Polres Padang Lawas Ingatkan Pelajar soal Bahaya dan Etika Penggunaannya]]></title>
            <description><![CDATA[AI Makin Canggih, Polres Padang Lawas Ingatkan Pelajar soal Bahaya dan Etika Penggunaannya]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas terus mendorong peningkatan literasi digital di kalangan pelajar melalui sosialisasi Training of Trainer (ToT) Program Paham Artificial Intelligence (AI). Kegiatan tersebut digelar di Ruang Digital SMA Negeri 1 Barumun, Kabupaten Padang Lawas, Kamis (13/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 30 siswa dan siswi SMA Negeri 1 Barumun mengikuti kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut. Kepala sekolah bersama sejumlah guru turut hadir mendampingi para peserta selama sosialisasi berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan bagian dari program yang bertujuan memberikan pemahaman kepada generasi muda mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan sekaligus membangun kesadaran tentang penggunaan AI secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas hadir memberikan edukasi langsung kepada para pelajar. Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K. diwakili Waka <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas Kompol Leo Rela Edianto Sembiring, S.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir Kepala SMA Negeri 1 Barumun Ikhsanul Nasir Hasibuan, S.Ag., M.M., Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan Syuaib Akbar Rambe, M.Pd., Kasubsi Dumas Siwas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas Iptu Sabar Sihombing, Pama Ipda Hermansyah Putra, Briptu Widya Arini, Briptu Ridwan Saputra, Bripda Sajanail Sinaga, Ps Kasubsi Penmas Bripka Ginda Kaharuddin Pohan, serta para siswa peserta sosialisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Kompol Leo Rela Edianto Sembiring meminta para siswa mengikuti kegiatan dengan serius karena materi yang diberikan berkaitan erat dengan perkembangan teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemahaman mengenai AI penting dimiliki pelajar agar teknologi tersebut dapat dimanfaatkan untuk kegiatan yang positif sekaligus menghindarkan mereka dari berbagai potensi penyalahgunaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Adik-adik ini berpotensi menjadi korban kejahatan di bidang AI, tetapi juga berpotensi menjadi pelaku. Untuk itu, kita perlu melakukan pencegahan dan mitigasi melalui kegiatan seperti ini,&quot; ujar Kompol Leo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, perkembangan AI membawa banyak manfaat, termasuk dalam bidang pendidikan. Namun, di sisi lain, teknologi tersebut juga dapat disalahgunakan untuk berbagai tindakan yang merugikan apabila tidak dibarengi pemahaman dan literasi digital yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, para pelajar didorong untuk tidak hanya mengenal AI sebagai teknologi baru, tetapi juga memahami cara menggunakannya dengan memperhatikan aspek keamanan, etika, dan tanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas juga menyampaikan apresiasi kepada pihak SMA Negeri 1 Barumun yang telah memberikan ruang dan kesempatan untuk pelaksanaan sosialisasi Program Paham AI tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas mengucapkan terima kasih kepada Wakil Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Barumun yang telah memberikan waktu dan kesempatan dalam kegiatan sosialisasi ToT di SMA Negeri 1 Barumun, Kabupaten Padang Lawas,&quot; kata Kompol Leo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, para peserta mendapatkan penjelasan mengenai perkembangan teknologi kecerdasan buatan serta potensi pemanfaatannya dalam mendukung proses belajar dan berbagai aktivitas sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Materi yang diberikan juga diarahkan untuk membangun pola pikir kritis para siswa ketika berhadapan dengan teknologi digital. Pelajar diharapkan mampu memanfaatkan AI sebagai alat bantu yang produktif, bukan sekadar mengikuti perkembangan teknologi tanpa memahami risiko yang menyertainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kompol Leo menegaskan bahwa literasi AI menjadi salah satu hal penting bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi yang berlangsung sangat cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan Training of Trainer Program Paham AI, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas terus mendorong kolaborasi dengan satuan pendidikan di Kabupaten Padang Lawas dalam menciptakan generasi muda yang adaptif terhadap perkembangan teknologi serta mampu memanfaatkan AI untuk hal-hal yang produktif dan bermanfaat,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi Training of Trainer Program Paham AI di SMA Negeri 1 Barumun berlangsung aman, tertib, dan kondusif. Melalui kegiatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas berharap pemahaman pelajar terhadap kecerdasan buatan semakin meningkat sehingga mereka mampu menjadi pengguna teknologi yang cerdas, kritis, dan bertanggung jawab.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_409_AI-Makin-Canggih--Polres-Padang-Lawas-Ingatkan-Pelajar-soal-Bahaya-dan-Etika-Penggunaannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285226/ai-makin-canggih-polres-padang-lawas-ingatkan-pelajar-soal-bahaya-dan-etika-penggunaannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tekan Inflasi, Pemkab Madina Gelar Gerakan Pangan Murah: Beras Cuma Rp12 Ribu</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tekan Inflasi, Pemkab Madina Gelar Gerakan Pangan Murah: Beras Cuma Rp12 Ribu]]></title>
            <description><![CDATA[Tekan Inflasi, Pemkab Madina Gelar Gerakan Pangan Murah Beras Cuma Rp12 Ribu]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) kembali mengambil langkah konkret untuk menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok sekaligus menekan laju inflasi daerah. Salah satunya melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) yang digelar di Taman Kota Panyabungan, Kamis (13/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut menjadi upaya pemerintah daerah membantu masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga lebih terjangkau di tengah pergerakan harga sejumlah kebutuhan pokok di pasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, mengatakan pengendalian inflasi tidak hanya berkaitan dengan angka statistik, tetapi juga berhubungan langsung dengan kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, harga beras di pasaran saat ini berada pada kisaran Rp16.000 hingga Rp17.000 per kilogram. Sementara minyak goreng dijual sekitar Rp19.000 hingga Rp21.000 per liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui GPM, pemerintah memberikan alternatif harga yang lebih rendah bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selisih harga melalui kegiatan ini diharapkan bisa membantu menurunkan tekanan harga sekaligus menjaga inflasi. <a href="https://www.sumut24.co/tag/inflasi/" target="_blank">Inflasi</a> penting diperhatikan karena berkaitan dengan daya beli masyarakat,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menyebut keberadaan Gerakan Pangan Murah diharapkan memberikan manfaat langsung, terutama bagi masyarakat yang memiliki pendapatan terbatas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan harga yang lebih murah dibandingkan harga pasar, masyarakat tetap dapat memenuhi kebutuhan pokok tanpa harus mengeluarkan biaya terlalu besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan adanya gerakan pangan murah ini masyarakat terbantu. Masyarakat yang berpenghasilan sedang ke bawah bisa mendapatkan beras dan minyak sesuai kebutuhan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Madina juga tidak ingin program tersebut hanya menjadi kegiatan sesaat. Pemerintah daerah berencana menjadikan GPM sebagai agenda rutin setiap bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah itu diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas kepada masyarakat untuk memperoleh bahan pangan dengan harga terjangkau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami rencanakan setiap bulan dilaksanakan agar sebagian masyarakat yang berpenghasilan pas-pasan mendapat kesempatan membeli beras murah maupun minyak murah,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Bagian Perekonomian Setdakab Madina, Daniel Afandi Harahap, menjelaskan pelaksanaan GPM tersebut terlaksana melalui kolaborasi Pemkab Madina bersama Bank Indonesia (BI) dan Perum Bulog.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk pelaksanaan di Taman Kota Panyabungan, pemerintah menyediakan sebanyak 3 ton beras dan 4 ton minyak goreng.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daniel mengatakan harga komoditas yang dijual dalam GPM jauh lebih rendah dibandingkan harga di pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beras yang sebelumnya berada di kisaran Rp16.000 per kilogram dijual melalui program tersebut dengan harga Rp12.000 per kilogram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara minyak goreng yang di pasar berkisar Rp19.000 hingga Rp21.000 per liter dapat diperoleh masyarakat dengan harga Rp15.500 per liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk beras sendiri di pasar, tadi sudah berbincang dengan masyarakat, harganya sekitar Rp16.000 per kilogram. Jadi di sini dijual Rp12.000. Minyak goreng harga Rp19.000 sampai Rp21.000 per liter, kami jual di harga Rp15.500,&quot; jelas Daniel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Daniel, perbedaan harga tersebut diharapkan tidak hanya memberikan keuntungan bagi masyarakat dari sisi pengeluaran rumah tangga, tetapi juga membantu pemerintah menjaga keseimbangan harga pangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Madina bersama BI dan Bulog juga telah melakukan koordinasi agar pelaksanaan Gerakan Pangan Murah dapat dilakukan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daniel mengatakan kegiatan serupa direncanakan berlangsung setiap bulan. Pemerintah daerah bahkan tengah menyiapkan pola pelaksanaan agar GPM tidak hanya berpusat di wilayah Panyabungan dan sekitarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Rencananya gerakan pangan murah ini akan diadakan setiap bulan. Sudah terkoneksi dengan BI dan Bulog,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke depan, pemerintah berharap kegiatan tersebut dapat digelar secara lebih merata hingga ke berbagai kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mudah-mudahan nanti bisa kita laksanakan di seluruh kecamatan,&quot; kata Daniel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perluasan lokasi pelaksanaan dinilai penting agar manfaat program benar-benar dirasakan masyarakat di berbagai wilayah, khususnya mereka yang membutuhkan akses pangan dengan harga lebih terjangkau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gerakan Pangan Murah menjadi salah satu instrumen Pemkab Madina dalam menghadapi dinamika harga pangan. Selain membantu masyarakat mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga lebih rendah, program tersebut juga menjadi bagian dari strategi pemerintah menjaga daya beli masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan GPM di Taman Kota Panyabungan turut dihadiri Kepala Dinas Ketahanan Pangan Taufik Zulhendra, Kepala Dinas Perdagangan Ahmad Syukri, Kepala Dinas Pendidikan Faisal Situmorang, Camat Panyabungan Martua, serta Ketua TP PKK Madina Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9757_Tekan-Inflasi--Pemkab-Madina-Gelar-Gerakan-Pangan-Murah--Beras-Cuma-Rp12-Ribu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285225/tekan-inflasi-pemkab-madina-gelar-gerakan-pangan-murah-beras-cuma-rp12-ribu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satgas PETI Madina Mulai Bertindak, 3 Titik Tambang Ilegal Dong Feng Ditemukan</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satgas PETI Madina Mulai Bertindak, 3 Titik Tambang Ilegal Dong Feng Ditemukan]]></title>
            <description><![CDATA[Satgas PETI Madina Mulai Bertindak, 3 Titik Tambang Ilegal Dong Feng Ditemukan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Tugas Penertiban Pertambangan Tanpa Izin (Satgas PETI) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) mulai memperkuat langkah penertiban terhadap aktivitas pertambangan ilegal yang menggunakan mesin dong feng di kawasan Daerah Aliran Sungai (DAS) Batang Gadis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut diawali dengan kegiatan sosialisasi kepada masyarakat di Desa Saba Dolok, Kecamatan Kotanopan, dan Desa Muaramais, Kecamatan Tambangan, Kamis (13/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasub Preventif Satgas PETI Madina, AKP Ahmad Bani S. Lingga, turun langsung dalam kegiatan tersebut. Ia menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin, khususnya yang dilakukan menggunakan mesin dong feng di aliran sungai, berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap lingkungan sekaligus membahayakan keselamatan pekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, aktivitas penambangan di kawasan sungai dapat mengganggu kondisi DAS Batang Gadis dan meningkatkan risiko terjadinya kecelakaan kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengimbau pelaku tambang ilegal untuk segera menghentikan aktivitasnya dan kembali ke pekerjaan sebelumnya seperti bertani. Ini demi keselamatan diri sendiri dan kelestarian lingkungan,&quot; ujar AKP Bani Lingga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, sosialisasi yang dilakukan Satgas PETI bukan sekadar imbauan, tetapi menjadi bagian dari tahapan sebelum penertiban dilakukan secara lebih tegas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sosialisasi dijadwalkan berlangsung hingga 17 Agustus 2026. Setelah tahapan tersebut selesai, Satgas PETI Madina akan melakukan langkah penindakan terhadap aktivitas pertambangan yang masih berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan di lapangan, petugas menemukan sedikitnya tiga titik aktivitas penambangan yang menggunakan mesin dong feng.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu titik ditemukan di wilayah Desa Saba Dolok, Kecamatan Kotanopan. Sementara dua titik lainnya berada di Desa Muaramais, Kecamatan Tambangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temuan tersebut menjadi perhatian Satgas karena aktivitas pertambangan dilakukan tanpa izin dan berada di kawasan yang berhubungan langsung dengan aliran sungai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Madina, Akhmad Faizal, mengajak masyarakat untuk menghentikan kegiatan pertambangan ilegal tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, aktivitas PETI tidak hanya berpotensi merusak lingkungan, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi DAS serta menurunkan kualitas air yang dimanfaatkan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, pemerintah daerah tetap membuka peluang bagi masyarakat untuk memperoleh legalitas apabila suatu kawasan memang memiliki potensi pertambangan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhmad Faizal menjelaskan, Pemkab Madina dapat mengusulkan wilayah yang berpotensi memiliki kandungan emas untuk ditetapkan sebagai Wilayah Pertambangan Rakyat (WPR) kepada pemerintah provinsi untuk selanjutnya diusulkan kepada pemerintah pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kawasan tersebut nantinya ditetapkan sebagai WPR sesuai ketentuan, masyarakat dapat memperoleh kesempatan mengurus Izin Pertambangan Rakyat (IPR).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan mekanisme tersebut, aktivitas pertambangan masyarakat dapat dilakukan melalui jalur legal dan tetap memperhatikan aspek keselamatan serta lingkungan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sosialisasi tersebut, sejumlah pelaku tambang yang hadir menyatakan memahami penjelasan dan imbauan yang disampaikan petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka juga menyatakan kesediaannya untuk menghentikan aktivitas pertambangan ilegal. Selain itu, para pelaku diminta menyampaikan hasil sosialisasi kepada pemodal atau pihak yang berada di belakang kegiatan penambangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dinilai penting agar penghentian aktivitas tidak hanya dilakukan oleh pekerja di lapangan, tetapi juga diketahui pihak yang membiayai kegiatan pertambangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satgas PETI Madina bersama unsur pemerintah daerah dan aparat terkait selanjutnya akan melakukan pemantauan terhadap aktivitas pertambangan di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi turut dihadiri Kapolsek Kotanopan AKP Syarifuddin Nasution, Camat Kotanopan Enda Mora, Lurah Pasar Kotanopan Ahmad Pamilu, serta perwakilan Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Disperindag, dan Diskominfo Madina.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6508_Satgas-PETI-Madina-Mulai-Bertindak--3-Titik-Tambang-Ilegal-Dong-Feng-Ditemukan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285224/satgas-peti-madina-mulai-bertindak-3-titik-tambang-ilegal-dong-feng-ditemukan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disdukcapil Kabupaten Solok Jalani Penilaian Zona Integritas.</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 09:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disdukcapil Kabupaten Solok Jalani Penilaian Zona Integritas.]]></title>
            <description><![CDATA[Disdukcapil Kabupaten Solok Jalani Penilaian Zona Integritas.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamis (13/8/2026,  di Ruang Rapat Sekretariat Daerah Kabupaten <br>Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat,  mengikuti Zoom Meeting yang menghubungkan jajaran Disdukcapil Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dengan Tim Penilai Nasional KemenPANRB, <br> tahapan Penilaian Zona Integritas (ZI) Menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) oleh Tim Penilai Nasional (TPN) Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPANRB).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dihadiri oleh  Asisten I Setda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Drs. Zaitul Ikhlas, AP., M.Si., Kepala Disdukcapil Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Romi Hendrawan, S.Sos., M.Si., Inspektur Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Dery Akmal, S.T., serta para staf Disdukcapil dan Inspektorat Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan Penilaian ini merupakan bagian penting dalam proses pembangunan Zona Integritas di lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, khususnya dalam mendorong terwujudnya tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, akuntabel, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui penilaian oleh TPN KemenPANRB, berbagai upaya dan inovasi yang telah dilakukan Disdukcapil Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam membangun budaya kerja yang berintegritas dan meningkatkan kualitas pelayanan publik mendapatkan evaluasi secara langsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disdukcapil sebagai perangkat daerah yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan administrasi kependudukan masyarakat terus berupaya memberikan pelayanan yang cepat, mudah, transparan dan profesional. Komitmen tersebut menjadi bagian penting dalam mewujudkan pelayanan publik yang bebas dari praktik korupsi, kolusi dan nepotisme.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hal ini, Asisten I Setda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Drs. Zaitul Ikhlas, AP., M.Si., bersama jajaran terkait turut memberikan dukungan terhadap pelaksanaan penilaian tersebut. Kehadiran unsur Inspektorat Daerah juga menunjukkan adanya sinergi dalam memastikan proses pembangunan Zona Integritas berjalan sesuai ketentuan dan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kepala Disdukcapil Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Romi Hendrawan, S.Sos., M.Si., bersama jajaran memaparkan berbagai upaya yang telah dilakukan dalam memenuhi komponen penilaian Zona Integritas sekaligus memperkuat komitmen seluruh aparatur untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berharap pelaksanaan penilaian ini menjadi momentum untuk terus meningkatkan kualitas reformasi birokrasi dan pelayanan publik. Predikat WBK bukan sekadar pencapaian administratif, tetapi merupakan bentuk komitmen nyata dalam membangun pemerintahan yang berintegritas dan menghadirkan pelayanan publik yang semakin berkualitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat &quot;melayani dengan integritas, bekerja dengan profesionalitas&quot;, Disdukcapil Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berkomitmen untuk terus melakukan pembenahan dan inovasi, sehingga masyarakat dapat merasakan pelayanan administrasi kependudukan yang semakin mudah, cepat, pasti dan bebas dari praktik korupsi.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7398_Disdukcapil-Kabupaten-Solok-Jalani-Penilaian-Zona-Integritas-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285223/disdukcapil-kabupaten-solok-jalani-penilaian-zona-integritas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Solok Menerima Kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR, Perkuat Sinergi Penanganan dan Pemulihan Pascabencana</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 09:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Solok Menerima Kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR, Perkuat Sinergi Penanganan dan Pemulihan Pascabencana]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Solok Menerima Kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR, Perkuat Sinergi Penanganan dan Pemulihan Pascabencana]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> : Sumut24.co.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamis (13/8/2026) Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat,  Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menerima kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H. beserta rombongan di Guest House Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Arosuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Pertemuan tersebut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Asisten III Setda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Eva Nasri, SH, MM, Kalaksa BPBD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Khairul, serta para Kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rombongan Posko Nasional Satgas PRR terdiri dari Kaposko Nasional Satgas PRR Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H., Anggota Anev Posko Nasional Satgas PRR Kolonel Laut (S) Dr. Daniel Setiawan, S.E., S.T., M.Tr.Opsla., M.Han., CIQnR., CIQaR., CRMP., Sesditjen Linjamsos Kementerian Sosial Beni Sujanto, A.KS., M.Si., Ir. Yosephus Nugroho selaku Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Utama pada Inspektorat III Inspektorat Jenderal, Ario selaku Pengawas Penyelenggara Urusan Pemerintahan Daerah Ahli Pertama, serta Pratu Jainuddin Nur selaku Staf Posko Nasional Satgas PRR.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, kunjungan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dengan Posko Nasional Satgas PRR, khususnya dalam mendukung upaya penanganan serta pemulihan masyarakat pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Kaposko Nasional Satgas PRR beserta rombongan ke Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Dan menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> terus berupaya memastikan penanganan dampak bencana dapat dilakukan secara terpadu, terarah dan menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penanganan pascabencana tidak hanya berkaitan dengan pembangunan kembali sarana dan prasarana yang terdampak, tetapi juga bagaimana memastikan masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> tentu sangat mengharapkan dukungan dan sinergi dari pemerintah pusat serta seluruh pihak terkait. Dengan kolaborasi yang kuat, berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat pascabencana dapat kita selesaikan secara bersama-sama,&quot; ujar Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga menyampaikan bahwa kondisi di lapangan membutuhkan koordinasi yang baik antara pemerintah daerah, pemerintah pusat, unsur TNI-Polri, BPBD, Kementerian Sosial serta seluruh stakeholder terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang paling penting adalah bagaimana masyarakat kita yang terdampak dapat segera mendapatkan kepastian, baik dalam aspek tempat tinggal, pemulihan ekonomi maupun kebutuhan dasar lainnya,&quot; lanjutnya.<br>Bupati berharap kunjungan Posko Nasional Satgas PRR dapat memberikan penguatan terhadap langkah-langkah pemulihan yang sedang dan akan dilaksanakan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kaposko Nasional Satgas PRR Irjen Pol Wahyu Bintono Hari Bawono, S.I.K., S.H., M.H., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang telah menerima kunjungan Posko Nasional Satgas PRR.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan  menjelaskan bahwa kehadiran Posko Nasional Satgas PRR merupakan bagian dari upaya memperkuat koordinasi, melakukan pemantauan serta memastikan proses penanganan dan pemulihan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat di daerah.<br>Menurutnya, sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah menjadi faktor penting dalam mempercepat proses pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami datang untuk melihat secara langsung kondisi dan perkembangan di daerah, sekaligus memastikan koordinasi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dapat berjalan dengan baik. Apa yang menjadi kebutuhan di lapangan akan menjadi bahan evaluasi dan tindak lanjut bersama,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan( juga menekankan pentingnya data dan informasi yang akurat dari pemerintah daerah sebagai dasar dalam menentukan langkah penanganan dan pemulihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap komunikasi dan koordinasi yang telah terbangun antara Posko Nasional Satgas PRR dan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dapat terus diperkuat.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8401_Bupati-Solok-Menerima-Kunjungan-Kaposko-Nasional-Satgas-PRR--Perkuat-Sinergi-Penanganan-dan-Pemulihan-Pascabencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285222/bupati-solok-menerima-kunjungan-kaposko-nasional-satgas-prr-perkuat-sinergi-penanganan-dan-pemulihan-pascabencana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wanita Cantik Pengedar Pod Getar Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 09:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wanita Cantik Pengedar Pod Getar Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Wanita Cantik Pengedar Pod Getar Diciduk Satresnarkoba Polrestabes Medan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satresnarkoba Polrestabes Medan, kembali membongkar praktek jual beli narkoba berbentuk vape, atau yang lebih dikenal dengan istilah &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar&quot;. Kali ini, Polisi meringkus seorang wanita cantik, yang tercatat sudah menjual puluhan pod getar, dalam kurun waktu 2 bulan terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wanita cantik itu, berinisial DW alias UW (31) warga Jalan Sei Batu Gingging, Kec.Medan Selayang, yang ditangkap Polisi saat hendak melakukan transaksi narkoba di parkiran sebuah hotel di kawasan Kecamatan Medan Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ditangkap, Polisi menyita 3 pcs <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar masing - maring bermerek Labubu, Yakuza, dan Batman. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar itu, rencananya akan dijual seharga Rp.2.100.000 untuk setiap 1 pcs.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku kami tangkap di parkiran sebuah hotel pada 7 Agustus 2026 malam. Saat itu, kami duga pelaku hendak bertransaksi,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Jum&#039;at (14/08/26) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil pemeriksaan, pelaku mengaku sudah dalam kurun waktu 2 bulan terakhir menjual narkoba. Biasanya, narkoba dikirim pelaku seorang diri kepada pembeli dengan memanfaatkan tempat yang tidak begitu ramai, seperti parkiran hotel atau apartemen. Namun, di beberapa transaksinya pelaku pernah memanfaatkan jasa ojek online, untuk mengantarkan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kasus ini masih kami kembangkan. Hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku sudah 2 bulan terakhir menjual narkoba dengan kisaran sekali menjual 1 sampai dengan 4 pcs <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar, atau jika dikalkulasikan jumlahnya ditaksir mencapai puluhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar yang sudah dijual,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam setiap penjualan 1 pcs <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar yang laku terjual, pelaku mendapat keuntungan Rp.300 ribu, dan uangnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari - hari pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas, kini sedang mengejar pemasok narkoba kepada pelaku, yang diketahui berinisial K.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami pastikan akan mengejar terus siapa pemasok barang haram ini, sehingga kami bisa mengungkap kasus ini secara komprehensif,&quot; pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1444_Wanita-Cantik-Pengedar-Pod-Getar-Diciduk-Satresnarkoba-Polrestabes-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285221/wanita-cantik-pengedar-pod-getar-diciduk-satresnarkoba-polrestabes-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>