<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 15 Jun 2026 20:35:03 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Piala Danseskoad Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Piala Danseskoad Jadi Wadah Talenta Muda Sepak Bola]]></title>
            <description><![CDATA[BANDUNG  sumut24.co Bandung, 15 Juni 2026  Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat menggelar Turnamen Sepak Bola Piala Danseskoad dalam ]]></description>
            <content><![CDATA[BANDUNG | sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bandung, 15 Juni 2026 &ndash; Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat menggelar Turnamen Sepak Bola <a href="https://www.sumut24.co/tag/piala/" target="_blank">Piala</a> Danseskoad dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-75 Seskoad di Lapangan Melati Mekar Seskoad. Turnamen tersebut secara resmi dibuka oleh Komandan Seskoad Mayjen TNI Dr. Agustinus Purboyo, S.I.P., M.Tr.(Han) dan dihadiri oleh H. Umuh Muchtar, Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua KONI Kota Bandung, Kadispora, Ketua Askot PSSI Kota Bandung, serta para Pejabat Utama Seskoad.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Komandan Seskoad juga meresmikan Virajati FC sebagai klub sepak bola binaan Seskoad yang ditandai dengan pelepasan balon ke udara. Turnamen <a href="https://www.sumut24.co/tag/piala/" target="_blank">Piala</a> Danseskoad tahun 2026 diikuti lebih dari 120 klub sepak bola yang terdiri dari kategori U-11 dan kategori U-9. Keikutsertaan ratusan atlet muda dalam turnamen ini menunjukkan tingginya antusiasme serta potensi besar generasi muda dalam mengembangkan bakat dan kemampuan di bidang sepak bola.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komandan Seskoad berharap turnamen ini dapat menjadi sarana untuk menciptakan dan mengembangkan talenta-talenta muda di bidang sepak bola. Melalui kompetisi yang sehat, anak-anak dapat mengasah kemampuan teknik dan keterampilan bermain sepak bola sekaligus menumbuhkan disiplin, sportivitas, serta menerima kemenangan dan kekalahan sebagai bagian dari proses pembelajaran yang akan membentuk karakter dan daya saing mereka sejak usia dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi salah satu rangkaian peringatan HUT ke-75 Seskoad yang tidak hanya berorientasi pada prestasi olahraga, tetapi juga mendukung pembinaan generasi muda yang berkarakter, berdaya saing, dan memiliki semangat kebangsaan. Penseskoad./rel<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2768_Piala-Danseskoad-Jadi-Wadah-Talenta-Muda-Sepak-Bola.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/283364/piala-danseskoad-jadi-wadah-talenta-muda-sepak-bola/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Polresta Deli Serdang Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah Dalam Rangka Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deliserdang - Dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang menggelar kegiatan Bakti Kesehatan berupa donor darah sebagai wujud kepedulian sosial dan pengabdian Polri kepada masyarakat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan jiwa kemanusiaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan donor darah ini dihadiri langsung oleh Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., didampingi para Pejabat Utama (PJU) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang, personel Polsek jajaran, Bhayangkari, serta melibatkan berbagai unsur masyarakat sebagai bentuk sinergitas lintas instansi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun peserta donor darah terdiri dari personel Polri, personel TNI, anggota Satpol PP Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, serta masyarakat umum yang secara sukarela turut berpartisipasi dalam aksi kemanusiaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan berbagai elemen ini menjadi bukti nyata semangat kebersamaan dan kolaborasi dalam mendukung kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.<br>Pelaksanaan donor darah ini merupakan salah satu rangkaian kegiatan Bakti Kesehatan yang bertujuan untuk membantu memenuhi kebutuhan stok darah sekaligus menumbuhkan semangat solidaritas dan kepedulian sosial. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antusiasme peserta terlihat dari tingginya partisipasi para pendonor yang dengan sukarela menyumbangkan darahnya demi membantu sesama.<br>Dari hasil pelaksanaan kegiatan donor darah dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, berhasil terkumpul sebanyak 119 kantong darah dari para pendonor yang telah memenuhi syarat kesehatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di wilayah Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya serta memberikan manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.<br>Melalui kegiatan ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang tidak hanya memperingati Hari Bhayangkara ke-80, tetapi juga memperkuat komitmen Polri sebagai institusi yang selalu hadir di tengah masyarakat dengan memberikan manfaat nyata melalui kegiatan sosial dan kemanusiaan, sejalan dengan semangat Polri Presisi yang humanis dan dekat dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan donor darah ini merupakan implementasi nyata dari semangat Hari Bhayangkara, di mana Polri tidak hanya bertugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga memiliki tanggung jawab sosial untuk membantu sesama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kegiatan donor darah ini merupakan bentuk nyata kepedulian dan pengabdian Polri kepada masyarakat. Kami mengapresiasi partisipasi seluruh pihak, baik dari unsur Polri, TNI, Satpol PP, Bhayangkari maupun masyarakat umum yang telah bersama-sama menyukseskan kegiatan kemanusiaan ini. Alhamdulillah, terkumpul sebanyak 119 kantong darah yang diharapkan dapat membantu masyarakat yang membutuhkan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga semangat kebersamaan dan gotong royong ini terus terjalin dalam mendukung terciptanya Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat," ujar Kapolresta Deli Serdang.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3924_Polresta-Deli-Serdang-Gelar-Bakti-Kesehatan-Donor-Darah-Dalam-Rangka-Hari-Bhayangkara-ke-80-Tahun-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283363/polresta-deli-serdang-gelar-bakti-kesehatan-donor-darah-dalam-rangka-hari-bhayangkara-ke80-tahun-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Paluta Gaspol Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Door to Door Dimulai</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Paluta Gaspol Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Door to Door Dimulai]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Paluta Gaspol Sensus Ekonomi 2026, Pendataan Door to Door Dimulai]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/palut/" target="_blank">Palut</a>a | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara resmi mencanangkan Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 melalui apel siaga yang digelar di halaman Kantor Bupati Padang Lawas Utara, Senin (15/06/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dipimpin Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara, Dr. Patuan Rahmat Syukur P. Hsb, S.STP., MM yang hadir mewakili Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanatnya, Sekda menegaskan bahwa Sensus Ekonomi 2026 menjadi langkah strategis pemerintah dalam memperoleh data ekonomi yang lengkap, mutakhir, dan berkualitas di tengah perkembangan ekonomi yang semakin dinamis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perubahan pola usaha, kemajuan teknologi digital, hingga munculnya berbagai model bisnis baru menuntut pemerintah memiliki basis data yang kuat sebagai fondasi dalam menyusun kebijakan pembangunan nasional maupun daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sensus Ekonomi 2026 hadir sebagai instrumen penting untuk memotret kondisi ekonomi masyarakat secara menyeluruh. Data yang dikumpulkan nantinya akan menjadi dasar pengambilan kebijakan pembangunan yang lebih tepat sasaran,&quot; ujar Sekda dalam sambutannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekda menjelaskan, saat ini Badan Pusat Statistik (BPS) telah memasuki tahapan penting dalam pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026, yakni proses pendataan lengkap secara langsung ke lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendataan dilakukan secara door to door oleh petugas sensus dengan mendatangi seluruh bangunan, mulai dari rumah tinggal, tempat usaha, hingga bangunan campuran yang digunakan sebagai hunian sekaligus lokasi usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dilakukan agar seluruh aktivitas ekonomi masyarakat dapat tercatat secara menyeluruh, termasuk usaha pertanian, UMKM, usaha keluarga, hingga sektor ekonomi digital yang kini terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, BPS telah melakukan berbagai tahapan persiapan mulai dari sosialisasi, koordinasi lintas sektor, rekrutmen petugas, hingga pelatihan teknis bagi petugas lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, keberhasilan Sensus Ekonomi 2026 dinilai sangat bergantung pada dukungan dan kerja sama seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Sekda Padang Lawas Utara juga menekankan pentingnya integritas para petugas lapangan selama proses pendataan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta seluruh petugas bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP) serta memahami konsep dan definisi yang telah diberikan selama pelatihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kepada seluruh petugas lapangan saya minta agar bekerja dengan jujur dan profesional. Petugas harus mampu melakukan probing untuk memastikan seluruh jenis usaha dapat terdata dengan baik sehingga menghasilkan data yang benar, berkualitas, dan akurat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk aktif mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima kedatangan petugas dan memberikan data yang benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Sekda turut mengajak masyarakat menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 melalui gerakan TIR, yakni:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- T : Terima petugas Sensus Ekonomi 2026<br>- I : Isi data dengan benar<br>- R : Rahasia terjaga&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelaku usaha, khususnya perusahaan besar yang telah lebih dahulu berpartisipasi mengisi data secara mandiri dan online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada seluruh pelaku usaha yang telah ikut mendukung dan berpartisipasi dalam pendataan ini,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir kegiatan, Sekretaris Daerah secara resmi mencanangkan dimulainya Pendataan Lengkap Sensus Ekonomi 2026 di Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan mengucapkan basmalah, Sekda menandai dimulainya tugas para petugas sensus yang akan turun langsung ke lapangan dalam beberapa waktu ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari kita sukseskan bersama Sensus Ekonomi 2026. Ini adalah sensus milik Indonesia untuk mewujudkan kemandirian ekonomi bangsa dan kesejahteraan masyarakat,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos, unsur Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Kepala BPS Padang Lawas Utara beserta jajaran, unsur TNI-Polri, para kepala OPD, camat, pelaku usaha, hingga petugas lapangan Sensus Ekonomi 2026.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2462_Pemkab-Paluta-Gaspol-Sensus-Ekonomi-2026--Pendataan-Door-to-Door-Dimulai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283362/pemkab-paluta-gaspol-sensus-ekonomi-2026-pendataan-door-to-door-dimulai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polri Tak Hanya Jaga Keamanan, Polres Padang Lawas Hadir Beri Layanan Kesehatan untuk Masyarakat</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polri Tak Hanya Jaga Keamanan, Polres Padang Lawas Hadir Beri Layanan Kesehatan untuk Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Polri Tak Hanya Jaga Keamanan, Polres Padang Lawas Hadir Beri Layanan Kesehatan untuk Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80 Tahun 2026, Kepolisian Resor Padang Lawas (<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Palas) menggelar kegiatan Bakti Kesehatan berupa donor darah dan cek kesehatan gratis bagi masyarakat, Senin (15/06/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosial yang berlangsung di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas sejak pukul 09.00 WIB itu mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga tampak antusias memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan gratis yang disediakan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Bhayangkara tahun ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K hadir langsung dalam kegiatan tersebut didampingi Wakapolres Padang Lawas KOMPOL Sugianto, S.Pd, jajaran pejabat utama (PJU) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>, pengurus Bhayangkari, personel Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Padang Lawas, tim Klinik <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Palas, personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> dan Polsek jajaran, hingga masyarakat setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan bakti kesehatan itu, masyarakat mendapatkan berbagai layanan medis secara cuma-cuma, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, konsultasi kesehatan, hingga edukasi mengenai pola hidup sehat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk nyata kepedulian Polri terhadap masyarakat, khususnya di bidang kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Polri ingin hadir bukan hanya sebagai institusi yang menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga mampu memberikan manfaat langsung bagi kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian dan kepedulian Polri kepada masyarakat. Kami ingin hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat dalam bidang keamanan, tetapi juga memberikan manfaat nyata di bidang kesehatan,&quot; ujar AKBP Dodik Yuliyanto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres menjelaskan, kesehatan menjadi faktor penting dalam menunjang kualitas hidup masyarakat. Karena itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas berupaya menghadirkan layanan kesehatan yang mudah diakses melalui kegiatan sosial kemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap masyarakat dapat mengetahui kondisi kesehatannya sejak dini sehingga dapat melakukan langkah pencegahan maupun penanganan medis secara tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap kegiatan ini dapat membantu masyarakat mengetahui kondisi kesehatannya lebih awal sehingga langkah pencegahan dan penanganan dapat dilakukan secara tepat,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya pemeriksaan kesehatan, kegiatan juga diisi dengan aksi donor darah yang melibatkan personel kepolisian dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum mendonorkan darah, seluruh peserta terlebih dahulu menjalani pemeriksaan kesehatan meliputi pengecekan tekanan darah (tensi) dan kadar hemoglobin (HB) untuk memastikan kondisi tubuh dalam keadaan sehat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan donor darah tersebut, tercatat sebanyak 23 peserta mengikuti aksi kemanusiaan itu dengan total 23 kantong darah berhasil dikumpulkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun rincian golongan darah pendonor meliputi:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Golongan darah A sebanyak 8 orang<br>- Golongan darah B sebanyak 5 orang<br>- Golongan darah O sebanyak 8 orang<br>- Golongan darah AB sebanyak 2 orang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres menegaskan, semangat HUT Bhayangkara ke-80 menjadi momentum bagi Polri untuk semakin dekat dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;HUT Bhayangkara ke-80 mengusung semangat agar Polri semakin hadir dan bermanfaat bagi masyarakat. Melalui kegiatan bakti kesehatan ini, kami ingin menunjukkan bahwa pelayanan terbaik tidak hanya soal keamanan, tetapi juga kesejahteraan masyarakat,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan berbagai program sosial yang memberikan manfaat langsung kepada masyarakat sebagai bagian dari pengabdian menuju Polri yang Presisi, humanis, dan semakin dicintai masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan Bakti Kesehatan dalam rangka menyambut HUT Bhayangkara ke-80 tersebut berakhir sekitar pukul 12.00 WIB dan berlangsung aman, tertib, serta penuh antusiasme masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_954_Polri-Tak-Hanya-Jaga-Keamanan--Polres-Padang-Lawas-Hadir-Beri-Layanan-Kesehatan-untuk-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283361/polri-tak-hanya-jaga-keamanan-polres-padang-lawas-hadir-beri-layanan-kesehatan-untuk-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sampai Tuntas! Tak Ingin Petani Terus Menunggu, Roby Agusman Harahap Siap Kawal Irigasi Ujung Gurap Rp8 Miliar</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sampai Tuntas! Tak Ingin Petani Terus Menunggu, Roby Agusman Harahap Siap Kawal Irigasi Ujung Gurap Rp8 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Sampai Tuntas! Tak Ingin Petani Terus Menunggu, Roby Agusman Harahap Siap Kawal Irigasi Ujung Gurap Rp8 Miliar]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabar yang telah lama dinantikan masyarakat Batunadua akhirnya datang juga. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara resmi mengalokasikan anggaran sebesar Rp8 miliar untuk Rehabilitasi dan Peningkatan Daerah Irigasi (DI) Ujung Gurap/Batunadua melalui APBD Sumut Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris Fraksi NasDem DPRD Sumatera Utara, H. Roby Agusman Harahap, menegaskan dirinya akan mengawal penuh proses realisasi anggaran tersebut agar pembangunan irigasi tidak kembali tertunda seperti yang dikhawatirkan masyarakat selama ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Roby, keberadaan Irigasi Ujung Gurap bukan sekadar proyek pembangunan biasa, melainkan menyangkut kebutuhan hidup masyarakat dan masa depan para petani di Kecamatan Padangsidimpuan Batunadua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini bukan sekadar pembangunan fisik. Irigasi Ujung Gurap merupakan kebutuhan vital masyarakat karena menjadi sumber pengairan untuk satu kelurahan dan tujuh desa di Batunadua. Kami akan memastikan anggaran ini benar-benar terealisasi hingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya,&quot; ujar Roby saat dikonfirmasi melalui WhatsApp, Selasa (9/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Legislator dari Daerah Pemilihan Sumut VII itu mengungkapkan, perjuangan menghadirkan kembali pembangunan irigasi tersebut telah berlangsung cukup lama. Kerusakan bendung dan terganggunya jaringan pengairan selama beberapa tahun terakhir membuat masyarakat terus menyuarakan aspirasi kepada pemerintah karena berdampak langsung terhadap sektor pertanian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibat kerusakan tersebut, ratusan hektare sawah di wilayah Batunadua mengalami kesulitan mendapatkan pasokan air. Kondisi itu membuat hasil panen menurun dan berdampak terhadap pendapatan para petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Roby menyebut, pihaknya sejak awal terus mendorong agar rehabilitasi Irigasi Ujung Gurap masuk dalam prioritas pembangunan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, perjuangan itu mulai membuahkan hasil. Tahun ini anggarannya sudah tersedia. Ini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang selama bertahun-tahun menunggu kepastian pembangunan irigasi tersebut,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masuknya anggaran Rp8 miliar dalam APBD Sumut 2026 dinilai menjadi bukti bahwa aspirasi masyarakat Batunadua akhirnya mendapat perhatian serius dari pemerintah provinsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya untuk pembangunan fisik irigasi, Dinas Sumber Daya Air Sumut juga disebut telah mengalokasikan anggaran tambahan untuk kebutuhan konsultan pengawasan serta penyusunan Detail Engineering Design (DED) rehabilitasi bendung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, Roby mengingatkan bahwa proses pembangunan masih harus melewati sejumlah tahapan administrasi, termasuk proses tender dan pelaksanaan teknis di lapangan. Karena itu, ia meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terpancing berbagai spekulasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami memahami keresahan masyarakat karena persoalan ini sudah terlalu lama terjadi. Namun yang terpenting sekarang anggarannya sudah tersedia. Selanjutnya kami akan mengawal agar seluruh proses berjalan lancar dan proyek ini tidak lagi mengalami penundaan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Roby juga memastikan DPRD Sumut akan terus melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan proyek tersebut mulai dari tahap tender hingga pengerjaan fisik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami tidak ingin masyarakat hanya menerima janji. Pengawasan akan terus kami lakukan agar pembangunan berjalan sesuai harapan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/petani/" target="_blank">Petani</a> Batunadua harus benar-benar merasakan manfaat dari program ini,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diketahui, Daerah Irigasi Ujung Gurap selama ini menjadi salah satu sumber pengairan utama bagi kawasan pertanian di Batunadua. Karena itu, masyarakat kini menaruh harapan besar agar rehabilitasi irigasi tersebut segera terealisasi dan mampu mengakhiri persoalan krisis air yang telah berlangsung bertahun-tahun.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2453_Sampai-Tuntas--Tak-Ingin-Petani-Terus-Menunggu--Roby-Agusman-Harahap-Siap-Kawal-Irigasi-Ujung-Gurap-Rp8-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283360/sampai-tuntas-tak-ingin-petani-terus-menunggu-roby-agusman-harahap-siap-kawal-irigasi-ujung-gurap-rp8-miliar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rakyat Menunggu! Kejatisu Didesak Buka Status Dugaan Korupsi Dana Stunting Madina, Tamperak: Jangan Sampai Kasus Ini &ldquo;Dikubur&rdquo;</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rakyat Menunggu! Kejatisu Didesak Buka Status Dugaan Korupsi Dana Stunting Madina, Tamperak: Jangan Sampai Kasus Ini “Dikubur”]]></title>
            <description><![CDATA[Madina  Sumut24.co Dugaan penyimpangan anggaran Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utar]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dugaan penyimpangan anggaran Program Percepatan Penurunan Stunting di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, kembali menjadi sorotan publik, Senin (15/06/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tameng Perjuangan Rakyat Anti Korupsi (Tamperak) mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/kejatisu/" target="_blank">Kejatisu</a>) untuk membuka secara transparan perkembangan penanganan kasus yang disebut melibatkan anggaran bernilai puluhan miliar rupiah pada Tahun Anggaran 2022&ndash;2023.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Desakan tersebut muncul setelah LSM Tamperak secara resmi menyerahkan laporan beserta data tambahan kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejatisu/" target="_blank">Kejatisu</a> dan Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI). Data itu berkaitan dengan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran program stunting yang selama ini menjadi perhatian publik di Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPD LSM Tamperak Kabupaten Mandailing Natal, Muhammad Yakub Lubis, menegaskan masyarakat berhak memperoleh kepastian mengenai status penanganan perkara tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Yakub, jangan sampai perkara yang berkaitan langsung dengan kepentingan masyarakat luas berakhir tanpa kejelasan. Ia menilai publik berhak mengetahui apakah dugaan penyimpangan itu masih dalam proses pendalaman, telah dituntaskan, atau justru dihentikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kepastian hukum adalah hak masyarakat. Jangan sampai publik terus bertanya-tanya tanpa ada penjelasan resmi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yakub menegaskan bahwa persoalan dana stunting tidak bisa dianggap sebagai persoalan biasa. Program percepatan penurunan stunting merupakan agenda prioritas nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan anak dan mencegah gagal tumbuh pada generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di tengah besarnya anggaran yang digelontorkan pemerintah, efektivitas pelaksanaan program serta penggunaan dana kini menjadi bahan diskusi publik. Sejumlah pihak mempertanyakan transparansi pengelolaan anggaran stunting di daerah, termasuk di Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sorotan terhadap program ini bukan tanpa alasan. Dalam Sidang Paripurna DPRD Mandailing Natal terkait Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2023, Badan Anggaran DPRD diketahui pernah meminta Inspektorat melakukan Pemeriksaan Khusus (Riksus) terhadap penggunaan anggaran stunting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan pengelolaan dana berjalan secara transparan, akuntabel, dan tidak berhenti hanya pada pemeriksaan administratif semata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*KPK Pernah Ingatkan Potensi Korupsi Program Stunting*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tingkat nasional, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebelumnya juga pernah mengingatkan bahwa program penanganan stunting termasuk sektor yang memiliki tingkat kerawanan tinggi terhadap praktik korupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerawanan tersebut dinilai bisa terjadi sejak tahap perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, pelaksanaan program, hingga mekanisme pengawasan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Tamperak menilai dugaan penyimpangan pada program stunting harus ditangani secara serius karena menyangkut kepentingan masyarakat, khususnya anak-anak sebagai penerima manfaat program.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yakub mengatakan, semakin lama status penanganan perkara tidak dijelaskan secara terbuka, semakin besar ruang spekulasi berkembang di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang berbahaya bukan hanya jika korupsi itu benar terjadi. Tetapi juga hilangnya kepercayaan publik akibat tidak adanya kejelasan terhadap proses penanganan kasus,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tamperak Tegaskan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski mendesak transparansi, Tamperak menegaskan pihaknya tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah dan tidak sedang menghakimi pihak mana pun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun demikian, menurut mereka, prinsip keterbukaan harus berjalan beriringan dengan proses penegakan hukum. Jika hasil pemeriksaan tidak menemukan unsur pidana, hal itu dinilai perlu dijelaskan kepada publik secara terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, apabila ditemukan indikasi perbuatan melawan hukum yang merugikan keuangan negara, maka proses hukum harus dilanjutkan secara profesional, transparan, dan tanpa pandang bulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tamperak juga mengingatkan pesan Jaksa Agung Republik Indonesia kepada seluruh jajaran kejaksaan agar berani menangani perkara korupsi besar yang berdampak luas terhadap masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan itu dianggap relevan dengan dugaan penyimpangan dana stunting di Mandailing Natal, mengingat program tersebut merupakan program strategis nasional dengan anggaran besar dan menyentuh langsung kelompok masyarakat rentan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kejaksaan merupakan benteng terakhir kepercayaan masyarakat dalam pemberantasan korupsi. Karena itu kami berharap <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejatisu/" target="_blank">Kejatisu</a> tetap berada di garis depan untuk mengungkap persoalan ini secara terang dan tuntas,&quot; ujar Yakub.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Komitmen Kawal Dugaan Kasus Hingga Tuntas*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk komitmen pengawasan publik, LSM Tamperak menyatakan akan terus menyerahkan data, dokumen, dan informasi tambahan hasil pendalaman lapangan kepada aparat penegak hukum maupun lembaga pengawasan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Tamperak, persoalan dugaan penyimpangan dana stunting bukan sekadar masalah administrasi keuangan, melainkan soal akuntabilitas penggunaan uang rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dana stunting, kata mereka, diperuntukkan melindungi anak-anak dari ancaman gagal tumbuh. Karena itu, setiap anggaran yang digunakan harus dapat dipertanggungjawabkan secara jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tamperak berharap dugaan persoalan tersebut tidak berhenti di tengah jalan dan masyarakat memperoleh kepastian hukum yang jelas atas penanganannya.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6460_Rakyat-Menunggu--Kejatisu-Didesak-Buka-Status-Dugaan-Korupsi-Dana-Stunting-Madina--Tamperak--Jangan-Sampai-Kasus-Ini--ldquo-Dikubur-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283359/rakyat-menunggu-kejatisu-didesak-buka-status-dugaan-korupsi-dana-stunting-madina-tamperak-jangan-sampai-kasus-ini-ldquodikuburrdquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 19:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sambut HUT Bhayangkara ke-80, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan]]></title>
            <description><![CDATA[Sambut HUT Bhayangkara ke80, Polda Sumut Gelar Bakti Kesehatan Donor Darah untuk Kemanusiaan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) Bhayangkara ke-80, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumatera Utara menggelar kegiatan Bakti Kesehatan berupa donor darah yang berlangsung di Aula Tribrata <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Senin (15/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan kemanusiaan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, Wakapolda Sumut, para Pejabat Utama (PJU) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Bhayangkari, serta personel jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut yang turut berpartisipasi sebagai pendonor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan donor darah ini menjadi salah satu rangkaian kegiatan sosial yang digelar <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut dalam menyemarakkan HUT Bhayangkara ke-80. Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama, kegiatan tersebut juga bertujuan membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto melalui Kabid Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan mengatakan, kegiatan donor darah merupakan wujud nyata pengabdian Polri kepada masyarakat, sekaligus memperkuat semangat kemanusiaan yang menjadi bagian penting dalam pelaksanaan tugas kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Momentum HUT Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi ajang refleksi bagi institusi Polri, tetapi juga kesempatan untuk meningkatkan kepedulian sosial. Melalui kegiatan donor darah ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut ingin hadir memberikan manfaat yang nyata bagi masyarakat, karena setiap tetes darah yang didonorkan dapat membantu menyelamatkan nyawa sesama,&quot; ujar Ferry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, semangat Bhayangkara tidak hanya diwujudkan melalui pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan yang memberikan dampak positif secara langsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Polri hadir tidak hanya sebagai pelindung, pengayom dan pelayan masyarakat, tetapi juga sebagai bagian dari masyarakat yang memiliki tanggung jawab sosial. Kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian dan solidaritas kami kepada masyarakat Sumatera Utara,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan bakti kesehatan donor darah tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut berharap dapat semakin mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat serta menumbuhkan semangat gotong royong dan kepedulian sosial dalam menyambut HUT Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7765_Sambut-HUT-Bhayangkara-ke-80--Polda-Sumut-Gelar-Bakti-Kesehatan-Donor-Darah-untuk-Kemanusiaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283358/sambut-hut-bhayangkara-ke80-polda-sumut-gelar-bakti-kesehatan-donor-darah-untuk-kemanusiaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 15:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara]]></title>
            <description><![CDATA[Perkumpulan Raja Parhata SeDunia Resmi Dibentuk, Dorong Pelestarian Adat dan Regenerasi Budaya untuk Nusantara]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Jakarta &mdash; Di tengah derasnya arus globalisasi yang terus menggerus nilai-nilai tradisi dan identitas budaya, lahir sebuah gerakan besar yang membawa harapan bagi keberlangsungan adat Batak lintas generasi dan lintas negara pada Minggu dan Senin 14  dan 15 Juni 2026, di Jalan Jambu, Mess Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Jakarta Pusat secara resmi dideklarasikan Perkumpulan <a href="https://www.sumut24.co/tag/raja/" target="_blank">Raja</a> Parhata Sedunia (PRPD) sebagai wadah pemersatu para <a href="https://www.sumut24.co/tag/raja/" target="_blank">Raja</a> Parhata, tokoh adat, akademisi, budayawan, dan masyarakat Batak di seluruh dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran organisasi ini menjadi momentum penting bagi seluruh masyarakat Batak di berbagai belahan dunia untuk memperkuat eksistensi adat istiadat yang diwariskan para leluhur agar tetap hidup, berkembang, dan relevan di tengah dinamika zaman modern.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PRPD lahir dari gagasan dan komitmen enam tokoh yang memiliki perhatian besar terhadap keberlangsungan adat Batak, yaitu Ediwardo Ritonga, S.Sos., Yonge Sihombing, S.E., M.B.A., Drs. Binton Simonangkir, M.M., Dra. Murniati Lumban Tobing, M.Si., Pardomuan Ritonga, SIP, M.AP dan  Mukhlis Ritonga, S.H. Kelima pendiri tersebut memiliki latar belakang pengalaman yang beragam, namun dipersatukan oleh semangat yang sama untuk menjaga marwah adat Batak sebagai identitas budaya yang harus diwariskan kepada generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu tokoh yang menjadi perhatian dalam pembentukan organisasi ini adalah Ediwardo Ritonga, S.Sos., yang dikenal sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/raja/" target="_blank">Raja</a> Parhata dalam berbagai kegiatan adat Batak. Beliau juga pernah menjadi salah satu <a href="https://www.sumut24.co/tag/raja/" target="_blank">Raja</a> Parhata pada prosesi pernikahan Kahiyang Ayu, putri Presiden ke-7 Republik Indonesia, Ir. H. Joko Widodo, dengan Muhammad Bobby Afif Nasution, S.E., M.M., pada tahun 2017 di Kota Medan. Dalam prosesi adat tersebut, Ediwardo Ritonga berperan mewakili unsur Anak Boru atau Tulang, sebuah posisi terhormat yang menunjukkan kapasitas dan penguasaannya terhadap tata cara adat Batak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembentukan PRPD didasari oleh keprihatinan terhadap semakin berkurangnya pemahaman generasi muda mengenai filosofi, tata krama, dan nilai-nilai luhur adat Batak. Di tengah arus globalisasi dan perkembangan teknologi yang sangat cepat, banyak tradisi yang mulai ditinggalkan atau dipahami secara parsial. Karena itu, PRPD hadir sebagai wadah yang akan melakukan edukasi, kaderisasi, dokumentasi, serta pengembangan kapasitas para <a href="https://www.sumut24.co/tag/raja/" target="_blank">Raja</a> Parhata agar tetap mampu menjadi penjaga nilai-nilai budaya yang autentik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai organisasi yang bersifat inklusif, PRPD dibentuk untuk merangkul seluruh marga dan sub-etnis Batak, baik Batak Toba, Mandailing, Angkola, Simalungun, Karo, Pakpak maupun kelompok Batak lainnya yang tersebar di Indonesia dan berbagai negara. PRPD menegaskan bahwa organisasi ini berdiri di atas semangat persaudaraan, persatuan, dan penghormatan terhadap keberagaman yang ada di tengah masyarakat Batak. Keanggotaan dan partisipasi terbuka bagi seluruh masyarakat Batak tanpa membedakan agama, latar belakang sosial, profesi, maupun afiliasi organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih dari sekadar organisasi adat, PRPD diharapkan menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan adat Batak yang mampu menjawab tantangan zaman. Organisasi ini akan mendorong lahirnya berbagai program strategis, seperti pelatihan <a href="https://www.sumut24.co/tag/raja/" target="_blank">Raja</a> Parhata muda, seminar budaya, penelitian adat, digitalisasi naskah dan dokumen adat, hingga penguatan jaringan komunitas Batak internasional. Dengan demikian, adat Batak tidak hanya dipertahankan, tetapi juga dikembangkan secara modern tanpa kehilangan nilai-nilai aslinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam falsafah Batak dikenal nilai Dalihan Na Tolu, yang mengajarkan keseimbangan hubungan sosial melalui prinsip Manat Mardongan tubuh/Markahanggi, Elek Marboru/Maranak Boru, Somba Marhula-hula/Hormat Mamora.  Nilai inilah yang menjadi salah satu fondasi utama PRPD dalam menjalankan visi organisasinya. Para pendiri meyakini bahwa kekuatan adat Batak tidak hanya terletak pada pelaksanaan seremoni, tetapi juga pada nilai-nilai kebersamaan, penghormatan, gotong royong, musyawarah, dan rasa tanggung jawab yang terkandung di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan berdirinya Perkumpulan <a href="https://www.sumut24.co/tag/raja/" target="_blank">Raja</a> Parhata Sedunia (PRPD), diharapkan lahir sebuah gerakan budaya yang mampu menyatukan seluruh masyarakat Batak di dunia dalam satu semangat yang sama, yaitu menjaga, melestarikan, dan mengembangkan warisan leluhur untuk generasi masa depan. PRPD bukan hanya milik para <a href="https://www.sumut24.co/tag/raja/" target="_blank">Raja</a> Parhata, melainkan milik seluruh masyarakat Batak yang memiliki kepedulian terhadap keberlangsungan adat, budaya, dan kearifan lokal sebagai identitas yang membanggakan di tingkat nasional maupun internasional.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2133_Perkumpulan-Raja-Parhata-SeDunia-Resmi-Dibentuk--Dorong-Pelestarian-Adat-dan-Regenerasi-Budaya-untuk-Nusantara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283357/perkumpulan-raja-parhata-sedunia-resmi-dibentuk-dorong-pelestarian-adat-dan-regenerasi-budaya-untuk-nusantara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 15:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[Merasa Ditipu Janji Manis Asuransi, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta]]></description>
            <content><![CDATA[Merasa Ditipu Janji Manis <a href="https://www.sumut24.co/tag/asuransi/" target="_blank">Asuransi</a>, Mantan Pangdam Ngamuk Saldo Rp520 Juta Terjun Bebas Jadi Rp263 Juta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan - Sektor industri asuransi dan perbankan tanah air kembali diguncang keluhan serius terkait produk asuransi berbalut investasi (unit link). Kali ini, kekecewaan mendalam disampaikan oleh tokoh militer nasional, Mayjen (Purn) Achmad Daniel Chardin. Mantan Pangdam I Bukit Barisan tersebut mengaku menjadi korban janji manis agen saat mendaftar program kombinasi asuransi dan investasi dari AIA yang ditawarkan di bank BCA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pernyataan tertulisnya, jenderal bintang dua yang pernah memimpin komando wilayah Sumatra Utara ini memperingatkan masyarakat luas untuk ekstra waspada terhadap produk keuangan sejenis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"HATI-HATI PENIPUAN ALA ASURANSI DGN POLA ASURANSI + INVESTASI dgn UNIT LINK," tegas Daniel dalam keterangannya, Senin (15/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kronologi Janji Manis Investasi 10 Tahun Silam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kisah ini bermula pada 15 Mei 2017. Saat mendatangi kantor cabang BCA, Daniel ditawari sebuah program investasi yang dilengkapi bonus proteksi asuransi. Dalam prospek tersebut, nasabah diwajibkan menyetor premi tahunan selama jangka waktu 10 tahun. Agen kala itu menjanjikan bahwa di akhir periode, nasabah akan menerima pengembalian modal utuh ditambah keuntungan minimal sebesar 5%.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Estimasi keuntungan tersebut dipaparkan melalui tabel ilustrasi, yang membandingkan perkiraan nilai unit link saat pembukaan polis dengan asumsi lonjakan harga di masa depan. Namun, realita yang dihadapi Daniel setelah 10 tahun menjadi nasabah loyal berbanding terbalik dengan simulasi awal, padahal dirinya mengklaim tidak pernah mengajukan klaim proteksi dalam bentuk apa pun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Daniel, ini merupakan salah satu bentuk jebakan laten dari pihak pemasar. Seringkali apa yang dijelaskan secara lisan berbeda jauh dengan dokumen tertulis. Celakanya, nasabah cenderung menaruh percaya begitu saja pada penjelasan agen tanpa membaca detail klausulnya. Terlebih lagi, buku polis fisik baru diterima setelah nasabah signatures (tanda tangan) kontrak dan menyetorkan dana awal, sehingga celah ini baru disadari satu dekade kemudian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Harapan untuk mencairkan dana akumulasi sebesar Rp520 juta plus keuntungan 5% sirna seketika saat ia mengecek saldo investasinya secara berkala pada pertengahan tahun 2026 ini:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senin, 25 Mei 2026: Saldo tercatat hanya sebesar Rp288 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumat, 29 Mei 2026: Saat dicek kembali untuk kedua kalinya, nilai dana merosot ke angka Rp283 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senin, 1 Juni 2026: Customer Service (CS) Kantor Pusat AIA BCA mengonfirmasi nilai investasi menyusut lagi menjadi Rp281 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamis, 4 Juni 2026: Daniel mendatangi petugas AIA di BCA Kantor Cabang (KC) Matraman untuk menutup polisnya. Di momen tersebut, angka investasi terjun bebas ke posisi Rp263 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kekecewaan Daniel kian bertambah saat mencoba mengurus pembatalan polis secara mandiri. Berdasarkan pengalamannya, proses pencairan dana 50% saja memakan waktu lama, apalagi untuk pengembalian utuh 100%. Setelah mengisi formulir pembatalan melalui aplikasi resmi, nasabah diminta menunggu 5 hari kerja. Namun, karena Daniel menyertakan nota komplain, pihak maskapai justru mengulur waktu hingga 10 hari kerja tambahan dengan alasan perlu mempelajari kasus terlebih dahulu. Kondisi ini membuatnya merasa industri asuransi penuh dengan trik yang merugikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, saat mengisi formulir pembatalan di aplikasi digital, Daniel menilai sistem terkesan sengaja menggiring opini seolah-olah nasabah menutup polis karena sedang membutuhkan dana mendesak. Opsi penutupan akibat "Nilai Investasi Tidak Sesuai Harapan" justru tidak disediakan di menu pilihan. Ironisnya, saat ia mencoba menuliskan alasan riil tersebut secara manual pada kolom catatan, sistem aplikasi selalu mengalami gagal kirim (submit).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak pengelola berdalih bahwa penurunan drastis tersebut murni akibat fluktuasi pasar modal karena "harga unit link sedang jatuh."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bongkar Modus Verbal dan Tuntut Intervensi OJK&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mantan perwira tinggi TNI AD yang juga pernah menjabat sebagai Aster Kasad ini menilai dalih tersebut tidak bisa diterima. Ia membeberkan adanya jurang pemisah antara penjelasan lisan oknum pemasar dengan isi dokumen resmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hal ini jelas merugikan dan merupakan penipuan terhadap saya sebagai nasabah BCA dan AIA. MODUS nya memanfaatkan ketidak jelian calon nasabah, yakni penjelasan verbal saat prospek calon nasabah berbeda dgn isi buku polis yg disodorkan dan kita tanda tangani," jelas Daniel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas kerugian finansial yang dialaminya, Daniel meminta pertanggungjawaban penuh dari pihak manajemen AIA dan BCA. Ia melayangkan tuntutan agar uang yang telah disetorkannya selama satu dekade terakhir dikembalikan secara utuh tanpa potongan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, mantan Pangdam I/BB ini mendesak Otoritas Jasa Keuangan (OJK) selaku regulator tertinggi untuk turun tangan menyelesaikan sengketa ini. Jika keluhannya diabaikan, ia memastikan akan menempuh langkah hukum formal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya menuntut minimal seluruh dana yg telah saya bayar kan untuk dikembalikan. Saya minta OJK sbg lembaga yg ikut mengawasi aktifitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/asuransi/" target="_blank">Asuransi</a> dan Perbankan utk membantu pengembalian dana saya dan bila tdk diatensi saya akan bawa masalah ini ke jalur Hukum," pungkas Mayjen (Purn) Achmad Daniel Chardin.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_68_Merasa-Ditipu-Janji-Manis-Asuransi--Mantan-Pangdam-Ngamuk-Saldo-Rp520-Juta-Terjun-Bebas-Jadi-Rp263-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283356/merasa-ditipu-janji-manis-asuransi-mantan-pangdam-ngamuk-saldo-rp520-juta-terjun-bebas-jadi-rp263-juta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ibunda Almarhum Jaka Malau yang Tewas Dalam Pengeroyokan Bermohon Atensi Komisi 3 DPR RI Ungkap Keadilan</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ibunda Almarhum Jaka Malau yang Tewas Dalam Pengeroyokan Bermohon Atensi Komisi 3 DPR RI Ungkap Keadilan]]></title>
            <description><![CDATA[Ibunda Almarhum Jaka Malau yang Tewas Dalam Pengeroyokan Bermohon Atensi Komisi 3 DPR RI Ungkap Keadilan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P.Siantar l Sumut24.co<br>Dahlia Siallagan, ibu kandung dari korban penganiayaan Jaka Malau, sampai saat ini masih menuntut keadilan hukum terhadap kematian anaknya. Merasa masih ada yang janggal terhadap pelaku pengeroyokan, ibu rumah tangga beralamat di Medan Petisah, Kota Medan, ini mengharapkan atensi wakil rakyat di Komisi 3 DPR RI, agar peristiwa kematian Jaka yang secara tragis terang benderang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami keluarga merasa sendiri menghadapinya selama ini, sudah 2 Minggu setelah kematian anak saya, seperti di diamkan. Polisinya saya kirim pesan gak dibalas, saya telepon pun tidak diangkat," pukas Dahlia, ditemui di seputaran Kota Pematangsiantar, Minggu (14/6/2025) sekira pukul 16.00 WIB,  berharap tidak ada yang ditutup- tutupi terhadap kematian putra bungsunya itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Dahlia, dia tidak terima seperti dikatakan Kapolres Pematangsiantar, dalam gelar konferensi pers beberapa waktu, menyatakan Jaka Malau tukang pembuat tato. Jelasnya, korban bahkan tidak mengetahui sama sekali membuat tato. Persis dengan informasi diseputaran lokasi kejadian, menegaskan korban bukan pembuat tato dan tidak pernah sama sekali membuat tato.  "Saya pastikan anak saya bukan pembuat tato, saya tahu anak saya," ujar Dahlia, dibenarkan Tina Malau dan Rizki Malau, merupakan kakak dan Abang kandung dari korban Jaka Malau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Permintaan sampai ke wakil rakyat di DPR RI Komisi 3 yang membidangi hukum, menurut keluarga korban, berharap dengan turun tangannya anggota dewan tersebut, dapat membuka tabir kematian Jaka Malau, kematian tragis yang dialami Jaka Malau. "Mohon kepada komisi 3 di DPR RI di Jakarta untuk membantu kami dalam peristiwa kematian anak saya, bapak ibu DPR, tolong pak atensikan kematian anak saya ini pak, berikan keadilan buat kami bapak ibu komisi 3 yang di pusat Jakarta sana," isak Dahlia, tidak dapat membendung air matanya mengharapkan Komisi 3 DPR RI turun tangan langsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejanggalan terhadap kematian Jaka Malau, dibeberkan Tina Malau  beberapa hari ini usai peristiwa pengeroyokan tragis yang dialami adiknya terhadap para pelaku. Katanya, "Kenapa wajah pelakunya tidak bisa dilihat, sementarakan sudah di realis, 3 orang lagi pelaku kami tidak bisa mengetahui siapa. Belum lagi sampai sekarang SP2HP tidak diberikan, mau dihubungi menanyakan perkembangan pun tidak dijawab," ungkapnya, mencerita luka dialami korban sungguh mengenaskan disekujur tubuhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Adik kami itu bukan kami biarkan, saya selalu komunikasi dengan asik saya, bahkan mamak saya sering ke Siantar, terakhir 2 Minggu lalu jumpa," ujarnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara Punguan Silau Raja, Ambarita Raja dan Sagala Raja, ditempat yang sama yang turut mendampingi keluarga korban, mengungkapkan fakta - fakta yang didapat dilokasi kejadian. "Hampir semua orang yang sering melakukan aktivitasnya di taman bunga, menyatakan korban adalah orang baik. Bahkan ada seorang wanita bermarga Purba, berani bersaksi kalau korban itu orang baik,* tegas Econ Damanik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditambahkan Rudi Malau, keterangan Orang- orang yang mengenal Jaka Malau pun, menyebutkan bukan korban sebagai orang yang membuat tato, tapi orang lain dan orang berbeda. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sebagai Popparan Silau Raja, kami masih mempercayakan penuh kasus ini sama kepolisian, terkhususnya Polres Pematangsiantar yang menangani perkara ini. Penyidik punya teknis dan strategi sendiri dalam pengungkapan kasus ini sampai benar- benar tuntas semua dan seterangkan mungkin,* imbuh pria yang merupakan advokat ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai informasi, peristiwa berdarah itu terjadi pada Kamis 28 Mei 2026 sekitar pukul 21.20 WIB di kawasan Taman Bunga, Jalan Merdeka, Kelurahan Dwikora, tepat di depan Kantor Wali Kota Pematangsiantar. Dari 6 orang terduga Pelaku, 2  orang menyerahkan diri pada tanggal 1 Juni  sudah ditahan dan menjalani proses hukum Roitnandah Panjaitan, 24 tahun, dan Frengki Silaen, 30 tahun,<br>Satu orang lainnya masih dirawat di rumah sakit sehingga belum bisa ditahan. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2213_Ibunda-Almarhum-Jaka-Malau-yang-Tewas-Dalam-Pengeroyokan-Bermohon-Atensi-Komisi-3-DPR-RI-Ungkap-Keadilan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283355/ibunda-almarhum-jaka-malau-yang-tewas-dalam-pengeroyokan-bermohon-atensi-komisi-3-dpr-ri-ungkap-keadilan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fraksi DPRD Medan Soroti LPJ APBD 2025, Wawali Zakiyuddin Harahap Dengarkan Pandangan di Paripurna</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fraksi DPRD Medan Soroti LPJ APBD 2025, Wawali Zakiyuddin Harahap Dengarkan Pandangan di Paripurna]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan terkait penyampaian pandangan umum fraksifrak]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan terkait penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi atas Laporan Pertanggungjawaban (LPJ) Wali Kota Medan mengenai pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, Senin 15 Juni 2026.</p><br></p>Dalam rapat yang digelar di gedung DPRD Kota Medan tersebut, Wakil Wali Kota terlihat mendengarkan dengan seksama setiap pandangan, catatan, serta masukan yang disampaikan oleh masing-masing fraksi terhadap kinerja Pemerintah Kota Medan dan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).</p><br>Sejumlah fraksi menyoroti berbagai persoalan pembangunan dan pelayanan publik. <a href="https://www.sumut24.co/tag/fraksi/" target="_blank">Fraksi</a> PDI Perjuangan melalui anggota DPRD Medan Lily MBA menekankan perlunya peningkatan penerangan lampu jalan di sejumlah titik kota yang masih dianggap belum optimal.</p><br>Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/fraksi/" target="_blank">Fraksi</a> PKS melalui anggota DPRD Medan Sri Rejeki menyoroti pelaksanaan proyek transportasi publik, khususnya pengembangan Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Medan. Ia meminta pemerintah kota memastikan proyek tersebut berjalan tepat waktu, transparan, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><br>Pandangan umum fraksi-fraksi tersebut akan menjadi bahan evaluasi lanjutan dalam pembahasan LPJ APBD 2025 antara Pemerintah Kota Medan dan DPRD Kota Medan.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3381_Fraksi-DPRD-Medan-Soroti-LPJ-APBD-2025--Wawali-Zakiyuddin-Harahap-Dengarkan-Pandangan-di-Paripurna.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283354/fraksi-dprd-medan-soroti-lpj-apbd-2025-wawali-zakiyuddin-harahap-dengarkan-pandangan-di-paripurna/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Asahan Musnahkan Lebih Dari 14 Kg Sabu Dan 1.400 Lebih Cartridge Vape Narkotika, Diperkirakan Selamatkan 16.000 Jiwa</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Asahan Musnahkan Lebih Dari 14 Kg Sabu Dan 1.400 Lebih Cartridge Vape Narkotika, Diperkirakan Selamatkan 16.000 Jiwa]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Kepolisian Resor (Polres) Asahan, Polda Sumatera Utara, menggelar siaran pers resmi pada Senin pagi pukul 10.00 WIB ter]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , Kepolisian Resor (<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Polda Sumatera Utara, menggelar siaran pers resmi pada Senin pagi pukul 10.00 WIB terkait rencana pemusnahan barang bukti tindak pidana narkotika yang berhasil diamankan dalam dua kasus terpisah. Langkah ini menjadi bukti nyata keseriusan aparat dalam memberantas peredaran gelap zat berbahaya di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dan sekitarnya.</p>Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH dengan didampingi Kasat Narkoba AKP Gunawan Efendi, SH dan Perwakilan Pengadilan Negeri, Perwakilan Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Perwakilan BNN dan Labfor Polda Sumut serta Penasehat Hukum, Senin (15/6/2026) dalam siaran pers menjelaskan rincian penanganan dua kasus besar yang berhasil diungkap Satres Narkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Adapun kasus pertama, berdasarkan Laporan Polisi (LP) nomor LPI/A/117/IV/2026 tertanggal 27 April 2026, petugas mengamankan barang bukti seberat 5.000 gram sabu. Sebanyak 158,1 gram disisihkan untuk kebutuhan proses hukum, sedangkan sisanya seberat 4.841,9 gram rencananya akan dimusnahkan. Dalam kasus ini, satu orang tersangka berinisial S telah ditetapkan dan saat ini sedang menjalani proses hukum.</p>Dan kasus kedua, berdasarkan Laporan Polisi nomor LPI/A/135/V/2026 tertanggal 8 Mei 2026, aparat berhasil mengamankan 10.000 gram sabu dan 1.500 buah kartrid vape yang diduga mengandung zat berbahaya. Sebanyak 313,72 gram sabu dan 87 kartrid disisihkan untuk keperluan penyidikan. Sementara itu, barang yang akan dimusnahkan berjumlah 9.686,28 gram sabu serta 1.413 kartrid vape yang diduga berisi etomidat. Satu orang tersangka berinisial SAH alias H juga telah ditetapkan dalam kasus ini.</p>Dengan selanjutnya total Barang Bukti (BB) yang dimusnahkan secara keseluruhan berjumlah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/sabu/" target="_blank">Sabu</a> 14.528,18 gram dan Cartridge<br>Vape: 1.413 buah.</p>Pemusnahan dilakukan setelah melalui prosedur hukum yang ketat. Sebagian barang disisihkan secara sah untuk melengkapi berkas penuntutan, proses persidangan, serta menjadi bahan bukti jika terjadi upaya hukum lanjutan seperti banding. Tindakan ini juga bertujuan mencegah agar barang bukti tersebut tidak kembali beredar ke masyarakat dan merugikan banyak pihak.</p>Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> menegaskan akan terus meningkatkan operasi pengawasan dan penindakan guna memutus rantai peredaran narkotika. Masyarakat diimbau untuk aktif melaporkan setiap indikasi peredaran atau penyalahgunaan narkotika yang terjadi di lingkungan sekitar agar wilayah <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> tetap aman dan terbebas dari bahaya narkoba.</p>"Diperkirakan bahwa pemusnahan barang bukti ini setara dengan menyelamatkan sekitar 16.000 nyawa warga dari bahaya penyalahgunaan dan peredaran narkotika", ungkap Kapolres. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_1243_Polres-Asahan-Musnahkan-Lebih-Dari-14-Kg-Sabu-Dan-1-400-Lebih-Cartridge-Vape-Narkotika--Diperkirakan-Selamatkan-16-000-Jiwa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283353/polres-asahan-musnahkan-lebih-dari-14-kg-sabu-dan-1400-lebih-cartridge-vape-narkotika-diperkirakan-selamatkan-16000-jiwa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lily MBA Soroti Kebocoran PAD dan Pengelolaan Aset dalam Pemandangan Umum Fraksi PDIP DPRD Medan3</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 13:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lily MBA Soroti Kebocoran PAD dan Pengelolaan Aset dalam Pemandangan Umum Fraksi PDIP DPRD Medan3]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, Lily MBA, menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggun]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO </p>Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Medan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/lily/" target="_blank">Lily</a> MBA, menyampaikan pemandangan umum fraksi terhadap Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Medan Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD Kota Medan, Senin (15/6/2026).</p>Dalam penyampaiannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/lily/" target="_blank">Lily</a> MBA menegaskan bahwa laporan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD merupakan bagian dari pertanggungjawaban keuangan daerah yang harus mencerminkan transparansi dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.</p><br>Menurutnya, laporan pertanggungjawaban tidak boleh hanya dipandang sebagai dokumen administratif semata, melainkan harus menjadi sarana evaluasi terhadap kinerja pemerintah daerah dalam mengelola keuangan dan melaksanakan program pembangunan.</p><br>Fraksi PDI Perjuangan, kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/lily/" target="_blank">Lily</a>, mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Medan yang kembali memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) atas laporan keuangan Tahun Anggaran 2025. Dengan capaian tersebut, Kota Medan tercatat enam kali berturut-turut meraih opini tertinggi dari BPK Perwakilan Sumatera Utara.</p><br>Meski demikian, Fraksi PDI Perjuangan mempertanyakan apakah hasil audit BPK tersebut turut disertai catatan dan rekomendasi yang harus ditindaklanjuti oleh Pemko Medan.</p><br>"Kami ingin mengetahui apakah terdapat catatan-catatan penting dari BPK yang harus segera ditindaklanjuti oleh Pemerintah Kota Medan. Jika ada, kami meminta penjelasan secara terbuka kepada DPRD dan masyarakat," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/lily/" target="_blank">Lily</a> saat membacakan pemandangan umum fraksi.</p><br>Dalam kesempatan itu, Fraksi PDI Perjuangan juga menyoroti realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan Tahun 2025 yang mencapai lebih dari Rp3 triliun atau sekitar 83,46 persen dari target yang ditetapkan sebesar Rp3,7 triliun.</p><br>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/lily/" target="_blank">Lily</a>, capaian tersebut memang mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Namun, masih terdapat persoalan serius pada sektor pajak daerah dan retribusi daerah yang belum mampu mencapai target yang telah ditetapkan.<br>Fraksi PDI Perjuangan menilai masih terdapat potensi kebocoran penerimaan daerah akibat lemahnya pengawasan terhadap pemungutan pajak dan retribusi. Temuan tersebut diperoleh dari hasil kerja Panitia Khusus (Pansus) Peningkatan PAD DPRD Kota Medan yang hingga kini masih melakukan penelusuran terhadap berbagai sumber pendapatan daerah.</p><br>"Masih ditemukan potensi kebocoran dalam pengelolaan pajak dan retribusi daerah. Salah satu penyebabnya adalah lemahnya pengawasan dan belum optimalnya penerapan sistem digitalisasi dalam pemungutan pajak," kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/lily/" target="_blank">Lily</a>.<br>Fraksi PDIP juga mempertanyakan belum diterapkannya sistem pengawasan berbasis teknologi seperti tapping box secara menyeluruh untuk meminimalisasi kebocoran pendapatan daerah.</p><br>Selain persoalan PAD, <a href="https://www.sumut24.co/tag/lily/" target="_blank">Lily</a> MBA turut menyoroti pengelolaan aset daerah yang dinilai belum maksimal. Salah satu temuan Pansus Aset Daerah adalah penyewaan gudang penyimpanan barang rongsokan kendaraan roda dua dan roda empat milik Pemko Medan dengan biaya sekitar Rp400 juta per tahun yang telah berlangsung selama lima tahun.</p><br>Menurut Fraksi PDIP, kebijakan tersebut dinilai tidak efisien karena nilai barang yang tersimpan diperkirakan lebih rendah dibandingkan total biaya sewa yang telah dikeluarkan pemerintah daerah.<br>"Kondisi ini menunjukkan perlunya evaluasi serius terhadap pengelolaan aset daerah agar lebih efektif dan tidak membebani keuangan daerah," tegasnya.<br>Fraksi PDI Perjuangan juga menyesalkan belum tersedianya data aset daerah yang lengkap dan valid sebagaimana rekomendasi yang pernah disampaikan DPRD melalui Panitia Khusus LKPJ Kota Medan.</p><br>Menutup pemandangan umumnya, Fraksi PDI Perjuangan meminta Wali Kota Medan untuk memperkuat pengawasan terhadap pemungutan pajak dan retribusi daerah serta melakukan pembenahan menyeluruh terhadap tata kelola aset daerah.</p><br>"Tujuan utama pemberian kewenangan kepada pemerintah daerah dalam mengelola pajak dan retribusi adalah untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah yang pada akhirnya digunakan sebesar-besarnya bagi kesejahteraan masyarakat Kota Medan," pungkas <a href="https://www.sumut24.co/tag/lily/" target="_blank">Lily</a> MBA.red/anto genk</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_9208_Lily-MBA-Soroti-Kebocoran-PAD-dan-Pengelolaan-Aset-dalam-Pemandangan-Umum-Fraksi-PDIP-DPRD-Medan3.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283352/lily-mba-soroti-kebocoran-pad-dan-pengelolaan-aset-dalam-pemandangan-umum-fraksi-pdip-dprd-medan3/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 12:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa]]></title>
            <description><![CDATA[Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa Oleh Abdullah RasyidStaf Khusus Menteri Imigrasi dan PemasyarakatanMahasiswa Dokto]]></description>
            <content><![CDATA[Likupang, Mutiara Maritim yang Tak Boleh Kehilangan Jiwa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh: Abdullah <a href="https://www.sumut24.co/tag/rasyid/" target="_blank">Rasyid</a><br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari Sabtu dan Minggu pekan lalu, kami, Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN, melakukan Studi Strategis ke Minahasa Utara, Sulawesi Utara. Perjalanan akademik ini bukan sekadar kunjungan lapangan. Ia menjadi ruang belajar yang mempertemukan teori pemerintahan, kebijakan publik, pembangunan daerah, pariwisata, teknologi, dan kenyataan hidup masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, dalam kunjungan akademik ke Fudan University, Shanghai, kami belajar tentang bagaimana tata kelola modern bergerak menuju digital governance, artificial intelligence government, dan evidence-based policy. Shanghai memberi pelajaran bahwa kota, data, teknologi, dan kebijakan publik dapat disusun secara sistemik untuk membangun pelayanan yang cepat, cerdas, dan terukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun Minahasa Utara memberi pelajaran yang tidak kalah penting. Bahwa tata kelola pemerintahan bukan hanya tentang kecanggihan teknologi, tetapi juga tentang kemampuan negara menjaga manusia, alam, budaya, dan ruang hidup masyarakat. Jika Shanghai dapat dibaca sebagai laboratorium hidup tata kelola digital, maka Likupang dapat dibaca sebagai laboratorium hidup tata kelola pariwisata berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Duduk di tepi Pantai Likupang, orang akan mudah mengerti mengapa wilayah ini dipilih sebagai salah satu wajah baru pariwisata Indonesia. Angin laut berembus pelan. Ombak datang tanpa tergesa. Pasir putih membentang seperti sabuk mutiara. Di kejauhan, laut biru bertemu pulau-pulau kecil yang hijau, seakan alam sedang memperlihatkan salah satu halaman terbaiknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi Likupang tidak boleh hanya dibaca sebagai gambar indah dalam brosur pariwisata. Ia bukan sekadar pantai, pasir putih, laut jernih, resort, atau kawasan ekonomi khusus. Likupang adalah ruang hidup masyarakat pesisir. Ia adalah lanskap maritim, simpul sejarah, halaman depan Minahasa Utara, dan sekaligus ujian besar bagi tata kelola pembangunan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaannya sederhana tetapi mendasar: bisakah Indonesia membangun destinasi kelas dunia tanpa mencabut akar sosial, budaya, dan ekologinya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama bertahun-tahun, pariwisata Sulawesi Utara lebih sering diidentikkan dengan Manado dan Bunaken. Bunaken telah lama menjadi ikon wisata bahari dunia. Sementara Likupang seperti halaman belakang yang tenang, indah, tetapi belum sepenuhnya dibaca sebagai pusat pertumbuhan baru. Kini situasinya berubah. Melalui Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional Manado&ndash;Likupang yang ditetapkan dalam Perpres Nomor 16 Tahun 2024, kawasan ini ditempatkan sebagai salah satu destinasi prioritas yang harus dikembangkan secara terpadu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Potensinya besar. Ada Bunaken sebagai ikon bahari kelas dunia. Ada posisi kawasan dalam Coral Triangle. Ada KEK Likupang sebagai motor investasi. Ada kekayaan budaya Minahasa. Ada dukungan Bandara Sam Ratulangi. Ada kombinasi wisata bahari, pegunungan, budaya, agrowisata, kuliner, desa wisata, dan wisata minat khusus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun potensi besar selalu datang bersama risiko besar. Banyak destinasi di Indonesia memberi pelajaran bahwa pariwisata yang tumbuh tanpa kendali dapat berubah menjadi beban. Bali menghadapi tekanan kepadatan dan ruang hidup warga lokal. Labuan Bajo menghadapi kekhawatiran ekologis. Borobudur harus menjaga daya dukung fisik situs. Beberapa kawasan wisata alam bahkan pernah ditutup sementara karena sampah dan kerusakan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesannya jelas: destinasi yang indah bisa rusak bukan karena kurang promosi, melainkan karena terlalu banyak dieksploitasi tanpa tata kelola.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, masa depan Likupang tidak boleh diserahkan kepada logika wisata massal semata. Mengejar jumlah kunjungan memang penting, tetapi bukan satu-satunya ukuran keberhasilan. Pertanyaan yang lebih penting adalah: apakah wisatawan tinggal lebih lama? Apakah belanja mereka lebih besar? Apakah masyarakat lokal ikut naik kelas? Apakah UMKM, nelayan, pemandu lokal, pelaku kuliner, perajin, pemilik homestay, dan komunitas desa wisata memperoleh manfaat nyata? Apakah laut tetap bersih, terumbu karang tetap hidup, dan budaya lokal tetap menjadi jiwa destinasi?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah gagasan digital governance dan evidence-based policy menemukan relevansinya. Tata kelola pariwisata modern tidak cukup hanya mengandalkan promosi, seremoni, dan pembangunan fisik. Ia membutuhkan data. Ia membutuhkan sistem. Ia membutuhkan peta daya dukung. Ia membutuhkan integrasi lintas sektor. Ia membutuhkan kemampuan membaca arus kunjungan, perilaku wisatawan, dampak lingkungan, distribusi manfaat ekonomi, serta kesiapan masyarakat lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Stuart Russell, pakar Artificial Intelligence dari University of California, Berkeley, pernah mengingatkan bahwa persoalan besar umat manusia bukan hanya teknologi, melainkan ketimpangan antara emosi manusia, institusi yang tertinggal, dan teknologi yang semakin kuat. Dalam konteks pariwisata, peringatan ini sangat relevan. Teknologi dapat membantu mengelola destinasi, tetapi jika institusinya lemah, data tidak dipakai, dan kebijakan hanya mengejar angka kunjungan, maka teknologi hanya menjadi pajangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daron Acemoglu dari MIT juga mengingatkan bahwa AI akan mengubah dunia, tetapi apakah ia membuat masyarakat lebih inklusif atau justru lebih timpang sangat bergantung pada pilihan kebijakan yang kita ambil. Dalam konteks Likupang, pertanyaannya menjadi: apakah teknologi dan investasi akan membuat masyarakat lokal lebih sejahtera, atau justru menjadikan mereka penonton di kampungnya sendiri?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, pengembangan Likupang harus berangkat dari paradigma baru. Pariwisata dunia sedang bergerak dari mass tourism menuju pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Wisatawan semakin mencari pengalaman yang otentik, tidak terlalu padat, dekat dengan budaya lokal, dan memberi dampak positif bagi masyarakat. Likupang tidak boleh tumbuh menjadi destinasi yang hanya menjual hotel dan pantai. Ia harus tumbuh sebagai destinasi yang menawarkan cerita, pengalaman, kedalaman budaya, keindahan ekologi, dan keramahan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kerangka itu, Manado, Bunaken, dan Likupang tidak boleh berjalan sendiri-sendiri. Manado harus diperkuat sebagai gerbang utama dan pusat layanan. Bunaken harus dijaga sebagai mahkota wisata bahari. Likupang harus dikembangkan sebagai pusat pertumbuhan baru yang premium, berkelanjutan, dan terhubung. Gagasan Integrated Manado&ndash;Bunaken&ndash;Likupang Tourism Corridor menjadi penting karena pariwisata tidak bisa lagi dipahami sebagai titik-titik terpisah, melainkan sebagai koridor pengalaman yang menyambungkan akses, atraksi, amenitas, budaya, kuliner, konservasi, dan ekonomi lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tantangannya tidak kecil. Konsentrasi kunjungan masih berada di titik-titik tertentu. Tekanan terhadap ekosistem laut dan terumbu karang masih menjadi isu. Konektivitas antarwilayah belum sepenuhnya optimal. Kawasan juga rentan terhadap bencana alam. Daya saing destinasi masih perlu diperkuat. Dengan kata lain, Likupang tidak cukup hanya dibangun dengan semangat promosi. Ia membutuhkan manajemen destinasi yang serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manajemen destinasi berarti perencanaan yang tidak tambal sulam. Infrastruktur harus terhubung dengan produk wisata. Jalan harus tersambung dengan desa wisata. Pelabuhan harus terhubung dengan wisata bahari. Bandara harus disambungkan dengan paket perjalanan yang jelas. Event harus menggerakkan UMKM. Kawasan konservasi harus memiliki pembiayaan berkelanjutan. Data kunjungan harus dipakai untuk mengatur daya dukung. Masyarakat lokal harus ditempatkan bukan sebagai penonton, tetapi sebagai pemilik manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah pentingnya kolaborasi. Pengembangan Manado&ndash;Likupang tidak bisa hanya menjadi proyek satu kementerian, satu pemerintah daerah, atau satu investor. Ia harus menjadi kerja bersama antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, BUMN, pelaku usaha, komunitas lokal, akademisi, dan masyarakat adat. Pariwisata modern adalah kerja orkestrasi, bukan kerja sektoral.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun orkestrasi saja tidak cukup bila arahnya keliru. Likupang harus diarahkan pada high-value tourism: wisatawan yang datang bukan hanya sebentar untuk mengambil foto, tetapi tinggal lebih lama, membelanjakan lebih banyak, menghargai budaya lokal, dan ikut menjaga lingkungan. Produk unggulannya jelas: marine tourism, diving, wellness, ecotourism, gastronomi, desa wisata, budaya Minahasa, pulau-pulau kecil, dan wisata minat khusus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Likupang juga harus belajar dari Bunaken. Keindahan laut adalah berkah, tetapi sekaligus amanah. Terumbu karang bukan dekorasi pariwisata. Ia adalah rumah ekologi. Laut bukan sekadar latar foto. Ia adalah ruang hidup nelayan, sumber pangan, jalur budaya, dan modal alam yang harus diwariskan. Karena itu, pembangunan marina, resort, akses jalan, dan kawasan investasi harus selalu tunduk pada satu prinsip: jangan sampai pariwisata membunuh alasan mengapa wisatawan datang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budaya Minahasa juga harus menjadi bagian penting dari pengembangan destinasi. Pariwisata tanpa budaya akan mudah menjadi generik. Hotel bisa dibangun di mana saja. Pantai indah juga banyak di Indonesia. Tetapi cerita masyarakat, kuliner, bahasa, musik, tarian, sejarah kampung, tradisi pesisir, dan keramahan lokal adalah pembeda yang tidak bisa ditiru begitu saja. Jika Likupang ingin menjadi destinasi berkelas Asia Pasifik, ia tidak boleh kehilangan rasa Minahasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, pengembangan Likupang harus menjawab tiga agenda besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, agenda ekologis. Daya dukung destinasi harus dihitung. Sampah harus dikelola. Terumbu karang harus dilindungi. Konservasi tidak boleh menjadi lampiran, tetapi harus menjadi inti pembangunan. Dashboard destinasi, sistem pemantauan lingkungan, data kunjungan, dan pembiayaan konservasi harus menjadi bagian dari tata kelola baru pariwisata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, agenda sosial. Masyarakat lokal harus menjadi pelaku utama. Desa wisata, UMKM kuliner, ekonomi kreatif, pemandu lokal, homestay, nelayan, komunitas perempuan, dan anak muda harus masuk dalam rantai nilai pariwisata. Jangan sampai tanah menjadi mahal, investasi masuk, hotel berdiri, tetapi warga sekitar hanya menjadi penonton di kampungnya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, agenda tata kelola. Manado&ndash;Bunaken&ndash;Likupang memerlukan pengelolaan destinasi yang kuat, berbasis data, lintas wilayah, dan lintas sektor. Destination Management Organization atau DMO tidak boleh hanya menjadi istilah teknokratis. Ia harus bekerja nyata: mengatur arus kunjungan, menjaga kualitas layanan, memastikan standar keselamatan, mempromosikan destinasi, menghubungkan pelaku usaha, dan memastikan pembangunan tidak merusak lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di titik inilah pelajaran dari Shanghai dan Fudan University bertemu dengan pelajaran dari Likupang. Shanghai mengajarkan pentingnya tata kelola berbasis data, teknologi, dan inovasi. Likupang mengingatkan bahwa teknologi harus berpihak kepada manusia, masyarakat, budaya, dan alam. Pemerintahan masa depan bukan hanya pemerintahan yang digital, tetapi pemerintahan yang bijak menggunakan teknologi untuk menjaga kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai institusi yang menyiapkan kader pemerintahan masa depan, IPDN memiliki tanggung jawab akademik dan moral untuk membaca dinamika ini secara serius. Studi strategis tidak boleh berhenti sebagai kunjungan seremonial. Ia harus menjadi latihan intelektual untuk memahami bagaimana kebijakan publik bekerja di lapangan, bagaimana daerah membangun masa depannya, dan bagaimana pembangunan tidak boleh memutus hubungan antara kemajuan dan kemanusiaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pariwisata yang baik bukan hanya soal mendatangkan orang. Pariwisata yang baik adalah kemampuan membuat orang datang dengan hormat, tinggal dengan nyaman, membelanjakan uangnya secara adil, lalu pulang dengan membawa cerita baik tentang tempat yang ia kunjungi. Lebih dari itu, pariwisata yang baik harus membuat masyarakat lokal merasa hidupnya lebih baik, bukan lebih terdesak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Likupang hari ini berdiri di persimpangan penting. Ia bisa menjadi contoh keberhasilan pariwisata Indonesia Timur: indah, berkelas, berkelanjutan, dan berpihak kepada masyarakat. Tetapi ia juga bisa tergelincir menjadi destinasi yang ramai sesaat, lalu lelah oleh sampah, konflik ruang, kerusakan laut, dan ketimpangan manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pilihan itu ada pada tata kelola kita hari ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Likupang harus dibangun dengan cinta, bukan sekadar dengan beton. Dengan data, bukan sekadar dengan promosi. Dengan keberpihakan kepada masyarakat, bukan semata kepada investasi. Dengan kesadaran ekologis, bukan hanya ambisi ekonomi. Dan dengan penghormatan kepada budaya lokal, bukan sekadar selera pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Likupang adalah mutiara maritim. Tetapi mutiara hanya berharga bila dijaga cangkangnya. Lautnya adalah cangkang. Budayanya adalah cangkang. Masyarakatnya adalah cangkang. Alamnya adalah cangkang. Jika semua itu rusak, yang tersisa hanya nama destinasi tanpa jiwa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka tugas kita bukan hanya membuat dunia datang ke Likupang. Tugas kita adalah memastikan ketika dunia datang, Likupang tetap menjadi Likupang: indah, ramah, berbudaya, lestari, cerdas, dan bermartabat.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_9637_Likupang--Mutiara-Maritim-yang-Tak-Boleh-Kehilangan-Jiwa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283351/likupang-mutiara-maritim-yang-tak-boleh-kehilangan-jiwa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FPKS Soroti Pelaksanaan Proyek BRT Mebidang, Minta DPRD Dilibatkan</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 12:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FPKS Soroti Pelaksanaan Proyek BRT Mebidang, Minta DPRD Dilibatkan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan menyoroti pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang saat]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO</p> Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FPKS) DPRD Medan menyoroti pelaksanaan proyek Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang saat ini telah memasuki tahap implementasi dan konstruksi awal. FPKS menilai DPRD Kota Medan selama ini belum pernah dilibatkan secara langsung dalam perkembangan proyek strategis nasional tersebut.</p><br>Hal itu disampaikan juru bicara FPKS DPRD Medan, Sri Rejeki, saat membacakan pemandangan umum fraksi terhadap Laporan Pertanggungjawaban (LPj) APBD Kota Medan dalam rapat paripurna DPRD Medan, Senin (15/6/2026).</p><br>Dalam pandangan fraksinya, Sri Rejeki mengatakan proyek BRT Mebidang yang menghubungkan Medan, Binjai dan Deli Serdang merupakan program besar yang akan menjadi tulang punggung transportasi massal perkotaan di kawasan Mebidangro.</p><br>"FPKS menilai DPRD Kota Medan belum pernah dilibatkan terkait perkembangan proyek BRT Mebidang. Seharusnya DPRD dilibatkan agar pelaksanaan proyek ini berjalan transparan dan seluruh informasi dapat diketahui secara terbuka," ujar Sri Rejeki.</p><br>Dijelaskannya, proyek BRT Mebidang-Binjai-Deli Serdang mendapat dukungan pendanaan dari World Bank melalui Program Mastran (Mass Transit Project) dan menjadi salah satu proyek prioritas nasional yang dikelola Kementerian Perhubungan bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Pemerintah Kota Medan, Pemerintah Kota Binjai dan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.</p><br>Berdasarkan perencanaan, sistem BRT tersebut akan memiliki 12 koridor, terdiri dari 10 koridor di wilayah Kota Medan dan dua koridor yang menghubungkan Medan dengan Binjai serta Deli Serdang.</p><br>Saat ini Pemko Medan telah mengoperasikan sekitar 60 unit bus yang melayani lima koridor. Ke depan, jumlah armada direncanakan bertambah hingga mencapai 273 unit untuk melayani seluruh koridor yang telah dirancang.</p><br>Selain itu, Kementerian Perhubungan juga sedang melaksanakan pembangunan jalur khusus BRT, Depo Amplas dan Pinang Baris, serta halte naik dan turun penumpang di sejumlah koridor. Pekerjaan konstruksi tersebut telah mendapat dukungan pemerintah daerah dengan target penyelesaian pada akhir tahun 2027.</p><br>Menurut FPKS, besarnya investasi dan dampak proyek terhadap masyarakat menuntut adanya keterbukaan informasi kepada DPRD sebagai lembaga pengawasan. Dengan keterlibatan DPRD, pelaksanaan proyek diharapkan dapat berjalan lebih transparan, akuntabel dan tepat sasaran.</p><br>Pemandangan umum FPKS tersebut disampaikan dalam agenda penyampaian pandangan fraksi-fraksi DPRD Medan terhadap LPj APBD Kota Medan yang berlangsung di ruang rapat paripurna DPRD Medan. (Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7568_FPKS-Soroti-Pelaksanaan-Proyek-BRT-Mebidang--Minta-DPRD-Dilibatkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283350/fpks-soroti-pelaksanaan-proyek-brt-mebidang-minta-dprd-dilibatkan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengurus Mantan Pemain PSMS Dikukuhkan, Rico Waas Dorong Kebangkitan Sepak Bola Medan</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengurus Mantan Pemain PSMS Dikukuhkan, Rico Waas Dorong Kebangkitan Sepak Bola Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSemangat kebangkitan sepak bola Kota Medan menguat dalam acara pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan di Stadion Keb]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Semangat kebangkitan sepak bola Kota Medan menguat dalam acara pengukuhan Pengurus Mantan Pemain PSMS Medan di Stadion Kebun Bunga, Minggu (14/6/2026). Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menegaskan momentum ini menjadi titik awal mengembalikan kejayaan sepak bola Medan melalui kolaborasi antara legenda, pemerintah, dan insan olahraga.</p><br></p>Dalam sambutannya, Rico Waas menekankan bahwa para mantan pemain PSMS bukan sekadar bagian dari masa lalu, melainkan legenda yang telah mengharumkan nama daerah di kancah nasional.</p><br></p>&quot;Hari ini kita melihat semangat yang sama dari para legenda PSMS. Jangan lagi disebut mantan, karena mereka adalah legenda yang telah mengukir prestasi dan membanggakan Kota Medan di sepak bola Indonesia,&quot; ujarnya.</p><br></p>Ia juga menegaskan pentingnya merawat sejarah PSMS sebagai sumber inspirasi bagi generasi muda. Salah satu gagasan yang disampaikannya adalah menghadirkan jejak kejayaan para legenda di ruang publik.</p><br></p>&quot;Saya ingin nama-nama legenda PSMS terpajang di dinding Stadion Teladan. Ini akan menjadi energi dan semangat bagi generasi muda agar sepak bola Medan kembali bangkit,&quot; katanya.</p><br></p>Selain itu, Rico Waas menyatakan dukungannya terhadap usulan anggota DPRD Kota Medan, H. Iswanda Nanda Ramli, untuk menghidupkan kembali kompetisi sepak bola antarklub secara serius dan berkelanjutan. Ia meminta dukungan penuh dari berbagai pihak, termasuk Dispora Kota Medan, KONI Kota Medan, dan Askot PSSI Kota Medan.</p><br></p>Menurutnya, kompetisi yang dulu diikuti sekitar 40 klub kini mengalami penurunan signifikan menjadi sekitar 10 klub. Karena itu, diperlukan langkah konkret untuk menghidupkannya kembali.</p><br></p>&quot;Kalau semua serius dan menjaga semangat kebersamaan, insya Allah tahun depan kompetisi itu bisa kita gelar. Kita punya waktu satu tahun untuk mempersiapkannya secara matang,&quot; ujarnya.</p><br></p>Ia menambahkan, sejumlah lapangan di Medan dapat dimanfaatkan sebagai venue pertandingan, sementara babak semifinal dan final direncanakan berlangsung di Stadion Teladan.</p><br></p>Dalam kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyerahkan tiga piala yang pernah diraih PSMS di ajang Piala Emas Bang Yos (PEBY). Piala-piala tersebut selama ini disimpan di Balai Kota Medan sebagai bagian dari bukti sejarah kejayaan klub berjuluk Ayam Kinantan itu.</p><br></p>Ketua Pengurus Mantan Pemain PSMS, Abdul Rahman Gurning, berharap organisasi yang baru dikukuhkan mampu berkontribusi nyata dalam pembinaan sepak bola, khususnya usia dini. Program awal yang akan dijalankan meliputi pembinaan kelompok usia U-13, U-15, dan U-17.</p><br></p>Untuk mengenang sekaligus menghidupkan kembali semangat kejayaan PSMS, juga direncanakan pertandingan persahabatan antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dan para legenda PSMS di Stadion Teladan.</p><br></p>Ketua Panitia, Iwan Karo Karo, menambahkan, pengukuhan ini menjadi momentum penting untuk menyatukan para legenda sekaligus memperkuat kolaborasi lintas pihak dalam memajukan sepak bola Medan. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_482_Pengurus-Mantan-Pemain-PSMS-Dikukuhkan--Rico-Waas-Dorong-Kebangkitan-Sepak-Bola-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/283349/pengurus-mantan-pemain-psms-dikukuhkan-rico-waas-dorong-kebangkitan-sepak-bola-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terpujilah GURU Telkomsel Naikkan Level 1.000 Tenaga Pendidik di Indonesia</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terpujilah GURU Telkomsel Naikkan Level 1.000 Tenaga Pendidik di Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanTelkomsel meluncurkan Terpujilah GURU, sebuah program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indone]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> meluncurkan Terpujilah GURU, sebuah program pelatihan dan pengembangan kompetensi bagi tenaga pendidik di Indonesia untuk membantu guru beradaptasi dengan perkembangan teknologi, termasuk kecerdasan buatan (AI), sekaligus mendorong peran mereka sebagai Educator, Creator, dan Innovator.</p><br></p>Program Terpujilah GURU mengadakan roadshow ke Kota Medan yang mengajak komunitas guru dari berbagai sekolah untuk berdiskusi tentang pemanfaatan teknologi secara bijak. Diskusi ini membahas tentang tantangan yang semakin terasa bagi para guru, mengingat hasil Uji Kompetensi Guru (UKG) menunjukkan sekitar 81% guru di Indonesia belum mencapai standar minimum sehingga penguatan kapasitas pendidik menjadi semakin penting.</p><br></p>GM Mobile Consumer Business Region Sumbagut <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a>, Agung E. Setyobudi, menyatakan, &quot;Melalui semangat Melayani Sepenuh Hati, <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> memberdayakan guru agar bisa ciptakan hari yang lebih baik dan masa depan gemilang. Terpujilah GURU dihadirkan untuk membantu tenaga pendidik memanfaatkan teknologi secara tepat guna agar pembelajaran jadi lebih efektif, kreatif, dan berdampak.&quot;</p>Melalui platform pembelajaran praktis dan aplikatif di Terpujilah GURU, peserta diharapkan dapat langsung menerapkan keterampilan baru di aktivitas belajar mengajar, termasuk pemanfaatan AI untuk produktivitas, pembuatan konten edukasi kreatif, hingga desain visual materi pembelajaran.</p><br></p>Terpujilah GURU akan berlangsung selama periode Mei&ndash;September 2026 di berbagai kota, dengan target menjangkau lebih dari 1.000 guru melalui tahapan Scouting, Screening, Academy, Mentoring, hingga Bootcamp. Agar turut berdampak terhadap kualitas pembelajaran secara lebih luas, para guru peserta akan memperoleh sejumlah manfaat, antara lain: peningkatan keterampilan digital, portofolio materi ajar aplikatif, jejaring komunitas guru inovatif, dukungan pembinaan dan apresiasi.</p>Direktur The Language Access, Elnoviamy MA, menambahkan, &quot;Kami mengapresiasi inisiatif <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> untuk memperkuat kompetensi guru. Penguatan literasi digital guru menjadi kunci agar pembelajaran tetap selaras dengan perkembangan zaman dan kebutuhan siswa. Kami berharap program ini dapat terus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih banyak pendidik.&quot;</p><br></p>Untuk memperluas dampak secara berkelanjutan, Program Terpujilah GURU juga melibatkan komunitas dan organisasi profesi, seperti PGRI, IGI, MGMP, Guru Pejuang Digital, PPG Prajabatan, The Language Access, dan 1.000 Guru. Dengan pendekatan kolaboratif dan berbasis kebutuhan nyata, <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> berharap Terpujilah GURU dapat menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas pendidikan Indonesia, sekaligus memperkuat kesiapan generasi berikutnya menghadapi era digital. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8184_Terpujilah-GURU-Telkomsel-Naikkan-Level-1-000-Tenaga-Pendidik-di-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/283345/terpujilah-guru-telkomsel-naikkan-level-1000-tenaga-pendidik-di-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Tanjungbalai dan Forkopimda Sambut Kepulangan 130 Jamaah Haji</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Tanjungbalai dan Forkopimda Sambut Kepulangan 130 Jamaah Haji]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI , Pemerintah Kota Tanjungbalai bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kepulangan 130 jamaa]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI , Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menyambut kepulangan 130 jamaah haji asal Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> yang telah menunaikan ibadah haji di Tanah Suci.</p>Penyambutan berlangsung di Alun-Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Minggu (14/6/2026), dan dipimpin langsung Wakil Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Muhammad Fadly Abdina.</p>Kedatangan para jamaah disambut hangat dengan lantunan marhaban serta kehadiran ratusan keluarga yang telah menunggu sejak pagi.</p>Dalam sambutannya, Fadly menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jamaah yang telah kembali ke Tanah Air dalam keadaan sehat.</p>&quot;Atas nama Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dan seluruh masyarakat, kami mengucapkan selamat datang kembali kepada jamaah haji dan hajjah. Selamat berkumpul kembali bersama keluarga serta selamat atas selesainya pelaksanaan ibadah haji. Semoga seluruh jamaah memperoleh predikat haji mabrur dan hajjah mabrurah,&quot; ujar Fadly.</p>Ia mengatakan, ibadah haji merupakan perjalanan spiritual yang penuh makna dan diharapkan mampu membawa perubahan positif dalam kehidupan para jamaah setelah kembali ke tengah masyarakat.</p>Menurutnya, nilai-nilai kesabaran, keteladanan, keikhlasan, dan semangat kebersamaan yang diperoleh selama berada di Tanah Suci perlu terus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.</p>&quot;Sepulang dari ibadah haji, kami berharap para jamaah dapat menjadi teladan di tengah masyarakat, mempererat persaudaraan, menjaga kerukunan, serta turut berkontribusi dalam pembangunan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>,&quot; katanya.</p>Fadly juga mengingatkan para jamaah agar memanfaatkan waktu untuk beristirahat dan memulihkan kondisi setelah menempuh perjalanan panjang dari Arab Saudi menuju Indonesia.</p>Pada kesempatan itu, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berperan dalam mendukung kelancaran penyelenggaraan ibadah haji, mulai dari proses keberangkatan hingga pemulangan jamaah ke daerah.</p>&quot;Terima kasih kepada seluruh petugas haji, tenaga kesehatan, Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> dan Umrah, Kementerian Agama, panitia penyelenggara, serta keluarga jamaah yang terus memberikan doa dan dukungan,&quot; ucapnya.</p>Sebelumnya, jamaah haji Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 11 tiba di Bandara Internasional Kualanamu, Kabupaten Deli Serdang, menggunakan pesawat Garuda Indonesia GIA 3411 pada Minggu dini hari sekitar pukul 00.01 WIB.</p>Setelah tiba di Sumatera Utara, para jamaah selanjutnya menuju Asrama <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> Medan dan disambut Sekretaris Daerah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Nurmalini Marpaung, bersama sejumlah pejabat dari Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> dan Umrah serta unsur terkait lainnya sebelum melanjutkan perjalanan menuju Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>Turut hadir dalam penyambutan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), tokoh agama, serta keluarga jamaah yang memadati lokasi acara untuk menyambut kepulangan sanak saudara mereka.(eko)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2168_Pemko-Tanjungbalai-dan-Forkopimda-Sambut-Kepulangan-130-Jamaah-Haji.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283344/pemko-tanjungbalai-dan-forkopimda-sambut-kepulangan-130-jamaah-haji/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN Sukses Kawal Keandalan Listrik Tanpa Gangguan Saat Final Piala AFF U-19 Boy&#039;s Championship 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN Sukses Kawal Keandalan Listrik Tanpa Gangguan Saat Final Piala AFF U-19 Boy's Championship 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN , PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil mengawal keandalan pasokan listrik selama penyeleng]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN , PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara berhasil mengawal keandalan pasokan listrik selama penyelenggaraan laga final Piala AFF U-19 Boy&#039;s Championship 2026 di Stadion Utama Sumatera Utara (13/6/2026). Melalui sistem pengamanan berlapis, kesiapan personel, serta dukungan infrastruktur kelistrikan yang andal, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> memastikan kebutuhan listrik selama pertandingan dapat terpenuhi dengan baik sehingga laga final berlangsung lancar dan aman.</p>Keberhasilan pengamanan kelistrikan pada laga final melengkapi dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> selama seluruh rangkaian Piala AFF U-19 Boy&#039;s Championship 2026 yang berlangsung di Sumatera Utara.</p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara, Mundhakir, mengatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> menempatkan ajang sepak bola internasional tersebut sebagai salah satu prioritas pengamanan kelistrikan karena menjadi momentum penting bagi Sumatera Utara sebagai tuan rumah kegiatan berskala internasional.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> berkomitmen menghadirkan pasokan listrik yang andal untuk mendukung suksesnya penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026. Kami bersyukur seluruh rangkaian pertandingan, termasuk laga final, dapat berlangsung lancar berkat kesiapan sistem, dukungan peralatan cadangan, serta kolaborasi yang baik dengan seluruh pihak terkait,&quot; ujar Mundhakir.</p>Untuk mendukung keandalan pasokan listrik pada laga final di Stadion Utama Sumatera Utara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> menyiapkan pasokan listrik utama berkapasitas 555 kVA yang diperkuat dengan tiga unit Uninterruptible Power Supply (UPS) masing-masing berkapasitas 750 kVA serta tiga unit genset berkapasitas 900 kVA. Sebanyak 121 personel disiagakan untuk melakukan pengawasan dan pengamanan sistem kelistrikan selama pertandingan berlangsung.</p>Selain dukungan peralatan cadangan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> juga menerapkan sistem pengamanan berlapis melalui dua jalur pasokan listrik, pemantauan sistem secara real time, inspeksi berkala sebelum pertandingan, serta penempatan petugas siaga di titik-titik strategis guna mengantisipasi potensi gangguan dan memastikan respons cepat apabila terjadi kondisi darurat.</p>Selama pelaksanaan turnamen, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> terus melakukan pemantauan kondisi sistem kelistrikan secara intensif, termasuk saat menghadapi cuaca ekstrem yang sempat terjadi pada awal penyelenggaraan pertandingan.</p>Mundhakir menambahkan bahwa keberhasilan pengamanan kelistrikan selama Piala AFF U-19 2026 merupakan hasil sinergi berbagai pihak dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan turnamen.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/keandalan/" target="_blank">Keandalan</a> kelistrikan menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung penyelenggaraan event internasional. Kami menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah, panitia penyelenggara, aparat keamanan, seluruh stakeholder, dan masyarakat yang telah bersama-sama mendukung suksesnya penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> akan terus meningkatkan keandalan layanan kelistrikan untuk mendukung berbagai agenda strategis nasional maupun internasional di Sumatera Utara,&quot; tutup Mundhakir.</p>Melalui infrastruktur yang andal, sistem pengamanan berlapis, dan kesiapsiagaan personel, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> terus berkomitmen menghadirkan layanan kelistrikan terbaik guna mendukung pertumbuhan ekonomi, pariwisata, investasi, dan pengembangan olahraga nasional. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3120_PLN-Sukses-Kawal-Keandalan-Listrik-Tanpa-Gangguan-Saat-Final-Piala-AFF-U-19-Boy--039-s-Championship-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283343/pln-sukses-kawal-keandalan-listrik-tanpa-gangguan-saat-final-piala-aff-u19-boy039s-championship-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SPPG Buntu Pane Dihentikan Sementara, Terkait Enam Siswa Penerima Manfaat Keracunan Makanan Program MBG</guid>
            <pubDate>Mon, 15 Jun 2026 11:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SPPG Buntu Pane Dihentikan Sementara, Terkait Enam Siswa Penerima Manfaat Keracunan Makanan Program MBG]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Sebuah dugaan kasus keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) t]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , Sebuah dugaan kasus keracunan makanan yang diduga berkaitan dengan penyelenggaraan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) terjadi di Sentra Penyediaan dan Pengolahan Gizi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/buntu/" target="_blank">Buntu</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pane/" target="_blank">Pane</a>, wilayah kerja Puskesmas Prapat Janji, Kabupaten Asahan. Menanggapi laporan tersebut, Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan segera mengerahkan tim gabungan untuk melakukan pengecekan dan investigasi langsung ke lokasi pada Jumat, 12 Juni 2026.</p>Langkah cepat ini diambil guna menelusuri penyebab kejadian sekaligus memastikan aspek keamanan pangan dan kondisi sanitasi lingkungan di tempat pengolahan makanan tersebut. Dari hasil pemeriksaan awal yang dilakukan tim, tercatat sebanyak (6) enam orang penerima manfaat telah berobat ke Puskesmas dengan keluhan utama sakit perut dan diare setelah mengonsumsi makanan yang disediakan melalui program ini.</p>Sebagai tindakan pencegahan dan pengamanan, operasional <a href="https://www.sumut24.co/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/buntu/" target="_blank">Buntu</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pane/" target="_blank">Pane</a> resmi dihentikan sementara terhitung sejak 8 Juni 2026 sampai batas waktu yang belum ditentukan lebih lanjut. Hasil pengawasan juga menunjukkan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a> tersebut belum mendapatkan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS). Hal ini dikarenakan nilai hasil Inspeksi Kesehatan Lingkungan baru mencapai 50 persen, dan sampai saat ini belum ada perbaikan yang dilakukan sesuai rekomendasi yang telah disampaikan sebelumnya.</p>Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Asahan menyatakan bahwa pihaknya tetap berkomitmen untuk terus melakukan pemantauan ketat, memberikan pembinaan, serta melaksanakan pengawasan secara rutin agar makanan yang disalurkan kepada masyarakat benar-benar aman dan layak dikonsumsi.</p>&quot;Keamanan dan kesehatan penerima manfaat adalah prioritas utama kami. Penghentian operasional ini diperlukan agar perbaikan dapat dilakukan secara menyeluruh sebelum layanan dibuka kembali,&quot; ujarnya.</p>Sementara Kadis Kesehatan Kabupaten Asahan, dr. Hari Sapna, MKM melalui Sekretaris Fahrizal Pohan, SKM, M.Kes saat dikonfirmasi Wartawan, Minggu (14/6/2026) membenarkan dan mengajak seluruh warga untuk lebih peduli terhadap kondisi makanan yang dikonsumsi dan segera melaporkan kepada petugas kesehatan jika menemukan gejala atau kejadian yang berpotensi mengganggu kesehatan, demi kebaikan bersama. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_14_SPPG-Buntu-Pane-Dihentikan-Sementara--Terkait-Enam-Siswa-Penerima-Manfaat-Keracunan-Makanan-Program-MBG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283342/sppg-buntu-pane-dihentikan-sementara-terkait-enam-siswa-penerima-manfaat-keracunan-makanan-program-mbg/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>