<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Tue, 08 Sep 2026 03:48:42 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 23:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution Targetkan Sumut Bebas Rabies, Perkuat Vaksinasi Hewan Peliharaan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &mdash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menargetkan Sumut bebas rabies dengan mendorong vaksinasi terhadap 80% hewan peliharaan. Upaya tersebut diperkuat dengan penanganan kasus gigitan hewan penular rabies (GHPR) yang indikator tatalaksananya sesuai standar telah mencapai 96% di 30 dari 33 kabupaten/kota, melampaui target awal sebesar 82%.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima audiensi Pengurus Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) Cabang Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro No. 30, Medan, Senin (7/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bobby, vaksi terhadap hewan peliharaan sangat penting dilakukan untuk mengantisipasi  penyebaran penyakit rabies dan mencegah gigitan hewan penular rabies. Apalagi, manusia hidup berdampingan hewan peliharaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan vaksinasi antara lain difokuskan di daerah-daerah wisata. Jangan sampai ada wisatawan yang terkena gigitan hewan penular rabies, karena satu saja wisatawan yang terkena gigitan, bisa berdampak buruk terhadap pariwisata Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Karena kita berdampingan dengan hewan dan perlu divaksinasi, kita perlu memvaksinasi seluruh hewan di daerah wisata agar tidak ada wisatawan tergigit dan mengganggu kenyamanan wisata," ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby Nasution juga mengapresiasi dan mendukung kegiatan Bulan Bakti Peternakan dan World <a href="https://www.sumut24.co/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> Day (WRD) 2026 yang diinisiasi oleh PDHI bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut sebagai langkah nyata dalam merespons tantangan kesehatan hewan dan masyarakat. Melalui kegiatan ini, selain memecahan rekor MURI, juga diharapkan dapat mendorong vaksinasi terhadap 80% hewan peliharaan dan Sumut bebas rabies dapat terwujud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Ketua PDHI Cabang Sumut Chalikul Bahri secara resmi mengundang Gubernur Bobby Nasution untuk menghadiri puncak acara Bulan Bakti Peternakan dan World <a href="https://www.sumut24.co/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> Day (WRD) 2026. Mengusung tema "Peternakan Maju, Sumut Bebas <a href="https://www.sumut24.co/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a>", kegiatan tersebut akan digelar di Lapangan Astaka, Medan Sport Center, Jalan William Iskandar, Deliserdang, pada 26&ndash;27 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang merupakan hasil kolaborasi Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Sumut bersama PDHI Cabang Sumut tersebut digelar sebagai respons terhadap urgensi penguatan sektor peternakan sekaligus tantangan penyakit zoonosis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu agenda utama kegiatan tersebut adalah vaksinasi rabies massal secara serentak di seluruh kabupaten/kota dengan sasaran 15.000 ekor Hewan Penular <a href="https://www.sumut24.co/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> (HPR). Vaksinasi massal serentak dalam satu provinsi tersebut juga diarahkan untuk memecahkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Chalikul Bahri mengatakan rabies merupakan penyakit yang sangat dapat dicegah, tetapi dapat berakibat fatal apabila pasien telah menunjukkan gejala. Karena itu, penanganan dini menjadi sangat penting, antara lain melalui pencucian luka secara segera dan adekuat, klasifikasi luka yang tepat, pemberian Vaksin Anti <a href="https://www.sumut24.co/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> (VAR) atau Serum Anti <a href="https://www.sumut24.co/tag/rabies/" target="_blank">Rabies</a> (SAR), serta pemantauan lanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Implementasi di lapangan ini memerlukan kompetensi, dukungan logistik, dan kolaborasi lintas sektor yang kuat," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain aksi penyelamatan kesehatan hewan dan masyarakat, Bulan Bakti Peternakan dan WRD 2026 juga akan diramaikan berbagai kegiatan yang memperebutkan Piala Gubernur Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut antara lain Kontes Ternak Sapi dan Kambing/Domba yang menjadi ajang kompetisi tingkat provinsi dengan penilaian berdasarkan performa fisik, kesehatan, dan genetika. Selain itu, terdapat Kontes Hewan Kesayangan (Anjing dan Kucing), Kontes Burung Kicau, edukasi peternakan oleh influencer, serta Expo dan Pasar Murah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Chalikul Bahri mengatakan rangkaian kegiatan tersebut ditargetkan mampu mendatangkan sekitar 5.000 pengunjung secara langsung, yang terdiri atas masyarakat umum, peternak, pemilik dan pencinta hewan, komunitas Kicau Mania, pelaku UMKM, akademisi, hingga pelaku industri. Kegiatan ini juga ditargetkan menjaring sekitar 1.000 peserta melalui siaran langsung menggunakan platform Zoom.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui momentum tersebut, pemerintah bersama seluruh stakeholder berkomitmen memperkuat literasi masyarakat, mendorong konsumsi produk peternakan yang ASUH (Aman, Sehat, Utuh, Halal), serta mewujudkan Sumatera Utara yang benar-benar bebas rabies.**]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_927_Bobby-Nasution-Targetkan-Sumut-Bebas-Rabies--Perkuat-Vaksinasi-Hewan-Peliharaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286031/bobby-nasution-targetkan-sumut-bebas-rabies-perkuat-vaksinasi-hewan-peliharaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 21:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SPS Aceh Berduka, CEO Kabar Aceh Dedi Rahman Berpulang]]></title>
            <description><![CDATA[BANDA ACEH  Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh kembali diselimuti duka. CEO Media Kabar Aceh yang juga mantan Sekretaris SPS Aceh, Dedi R]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>BANDA ACEH &mdash; Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh kembali diselimuti duka. CEO Media Kabar Aceh yang juga mantan Sekretaris SPS Aceh, Dedi Rahman berpulang ke rahmatullah. Almarhum mengembuskan napas terakhir di Rumah Sakit Umum Daerah dr. Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, Senin (7/9/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.</p><p><br>Kabar berpulangnya Dedi Rahman dengan cepat menyebar di kalangan insan pers dan berbagai media sosial. Ucapan belasungkawa pun mengalir dari sahabat, rekan kerja, sesama insan pers, serta berbagai pihak yang mengenal almarhum semasa hidupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana duka menyelimuti kediaman almarhum di Komplek Pondok Indah, Blang Oi, Kecamatan Meuraxa. Keluarga, kerabat, sahabat, dan rekan-rekan almarhum tampak hadir untuk memberikan penghormatan terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepergian Dedi Rahman menjadi kehilangan tersendiri bagi keluarga besar pers di Aceh. Selain dikenal sebagai CEO Media Kabar Aceh, almarhum juga pernah mengabdi sebagai Sekretaris SPS Aceh periode 2021-2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perjalanan organisasinya, Dedi Rahman menjadi bagian dari dinamika dan perkembangan SPS Aceh. Kebersamaan yang terjalin selama bertahun-tahun membuat kepergiannya meninggalkan duka mendalam bagi rekan-rekan seperjuangan di organisasi perusahaan pers tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, SE bersama sejumlah pengurus SPS Aceh turut melayat ke rumah duka di Komplek Pondok Indah, Blang Oi, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran jajaran pengurus SPS Aceh tersebut sebagai bentuk penghormatan terakhir sekaligus ungkapan rasa duka dan solidaritas kepada keluarga yang ditinggalkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muktarrudin Usman menyampaikan bahwa keluarga besar SPS Aceh sangat kehilangan atas berpulangnya Dedi Rahman. &quot;SPS Aceh menyampaikan rasa turut berduka atas berpulangnya ke rahmatullah Bang Dedi Rahman. Semoga amal ibadahnya diterima Allah SWT dan diampuni segala dosanya,&quot; ujar Muktarrudin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muktarrudin mengajak seluruh insan pers dan keluarga besar SPS Aceh untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT. &quot;Innalillahi wa inna ilaihi raji&#039;un. Kita semua tentu merasa kehilangan. Almarhum merupakan sahabat dan bagian dari keluarga besar SPS Aceh. Mari kita bersama-sama mendoakan semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,&quot; katanya. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1337_SPS-Aceh-Berduka--CEO-Kabar-Aceh-Dedi-Rahman-Berpulang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286030/sps-aceh-berduka-ceo-kabar-aceh-dedi-rahman-berpulang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 21:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teguh Santosa: Tidak Benar Putin Kritik Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[TANJUNGPINANG  Narasi di media sosial yang mengeklaim Presiden Rusia Vladimir Putin melontarkan kritik keras terhadap arah kebijakan luar]]></description>
            <content><![CDATA[TANJUNGPINANG &mdash; Narasi di media sosial yang mengeklaim Presiden Rusia Vladimir Putin melontarkan kritik keras terhadap arah kebijakan luar negeri Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto dipastikan tidak benar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pakar hubungan internasional sekaligus Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa, menegaskan bahwa narasi tersebut merupakan hoaks yang sengaja diproduksi oleh pihak-pihak tidak bertanggung jawab demi menciptakan disinformasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> menjelaskan bahwa ia menyimak secara utuh pidato Presiden Prabowo Subianto saat hadir dalam rangkaian forum ekonomi dan kawasan di Vladivostok, Rusia, termasuk mencermati respons langsung dari Presiden Vladimir Putin. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, tidak ada satu pun kalimat bernada kritik, teguran, ataupun sentimen negatif yang dilontarkan pihak Moskow terhadap diplomasi Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> menilai suasana pertemuan bilateral maupun forum pleno di Vladivostok berlangsung sangat hangat dan penuh rasa saling menghormati. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prabowo Subianto yang hadir sebagai tamu kehormatan utama bahkan mendapatkan sambutan luar biasa dari tuan rumah serta para pemimpin delegasi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesan positif tersebut kian nyata saat pidato Presiden Prabowo disambut tepuk tangan meriah oleh Vladimir Putin. Dalam pidatonya, Prabowo mengutip peribahasa Rusia, "Odin v pole ne voin" yang artinya tidak ada kemenangan jika berjuang sendirian, yang dipadankan dengan filosofi gotong royong Indonesia sebagai pijakan kerja sama global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Presiden Putin sama sekali tidak mengkritik kebijakan luar negeri Indonesia seperti narasi yang dikembangkan pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> yang sedang berada di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, Senin, 7 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> memaparkan bahwa esensi pidato Prabowo justru menawarkan terobosan strategis berupa konsep "jalan raya ekonomi" di kawasan Pasifik yang menghubungkan potensi kedua negara. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gagasan ini menempatkan Indonesia sebagai kekuatan penyeimbang yang berdaulat, mandiri, dan konsisten memegang teguh prinsip non-blok tanpa terseret ke dalam aliansi militer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menguji kebenaran klaim miring yang viral di dunia maya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> telah berkomunikasi langsung dengan kalangan diplomat di Kementerian Luar Negeri Rusia di Moskow. Pihak diplomatik Rusia secara tegas membantah spekulasi liar tersebut dan menyatakan bahwa konten yang beredar di platform media sosial sepenuhnya bohong serta tidak berdasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak Kemlu Rusia di Moskow menegaskan komitmen mereka untuk terus memperdalam kemitraan strategis dengan Indonesia. Moskow memandang kepemimpinan Prabowo sebagai representasi negara berkembang yang memainkan peran krusial dalam percaturan geopolitik serta arsitektur multipolar dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Informasi itu sungguh palsu. Tidak pernah terjadi. Rusia dan Indonesia adalah mitra strategis," ujar seorang diplomat senior Rusia yang dikutip <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> sangat menyayangkan manuver sejumlah pihak yang gemar memotong klip video, memanipulasi takarir, dan mendistorsi konteks demi mengejar keterlibatan penonton di media sosial. Pola disinformasi seperti ini dinilai sangat berbahaya karena dapat memicu salah persepsi publik mengenai relasi diplomatik antarnegara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia pun mengajak masyarakat untuk lebih kritis serta selalu memverifikasi ulang setiap muatan politik luar negeri lewat rujukan resmi pemerintah atau media massa kredibel. Disinformasi yang digulirkan secara terorganisasi harus dilawan dengan data, transkrip, serta rekaman fakta yang sebenarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya klarifikasi ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> memastikan bahwa hubungan bilateral antara Indonesia dan Federasi Rusia tetap solid serta berjalan di atas prinsip saling menguntungkan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kebijakan luar negeri Indonesia di bawah Presiden Prabowo tetap kokoh pada doktrin politik bebas-aktif demi kepentingan nasional di panggung dunia," demikian <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a>. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5422_Teguh-Santosa--Tidak-Benar-Putin-Kritik-Prabowo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286029/teguh-santosa-tidak-benar-putin-kritik-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">418 Warga Kuta Tengah Dipulangkan dari Pengungsian, Polda Sumut Kawal Proses Kepulangan</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[418 Warga Kuta Tengah Dipulangkan dari Pengungsian, Polda Sumut Kawal Proses Kepulangan]]></title>
            <description><![CDATA[418 Warga Kuta Tengah Dipulangkan dari Pengungsian, Polda Sumut Kawal Proses Kepulangan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KARO I SUMUT24.CO<br>Sebanyak 418 warga Desa <a href="https://www.sumut24.co/tag/kuta/" target="_blank">Kuta</a> Tengah, Kecamatan Naman Teran, Kabupaten Karo, Sumatera Utara, mulai dipulangkan dari posko pengungsian pascaerupsi Gunung Sinabung, Senin (07/09/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemulangan warga dilakukan dari Posko Pengungsian Jambur Arih Ersada dan Losd Desa Sukatepu menuju Desa <a href="https://www.sumut24.co/tag/kuta/" target="_blank">Kuta</a> Tengah setelah adanya perubahan radius zona merah berdasarkan surat Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tertanggal 6 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan pemulangan tersebut juga merupakan hasil rapat Tim Terpadu Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Sinabung yang melakukan evaluasi terhadap perkembangan situasi dan kondisi wilayah terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumatera Utara Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan proses pemulangan warga dilakukan secara bertahap dengan tetap mengedepankan faktor keamanan dan keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pemulangan warga Desa <a href="https://www.sumut24.co/tag/kuta/" target="_blank">Kuta</a> Tengah dilaksanakan setelah adanya perubahan ketentuan radius zona bahaya dan berdasarkan hasil koordinasi serta rapat Tim Terpadu Tanggap Darurat Bencana Erupsi Gunung Sinabung. Seluruh proses dilakukan secara terukur dengan mengutamakan keselamatan masyarakat," ujar Ferry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 418 warga yang dipulangkan terdiri atas 210 laki-laki dan 208 perempuan. Di antara mereka terdapat 35 balita, 34 lanjut usia, dua ibu hamil, serta enam ibu menyusui.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, terdapat warga dewasa dan orang tua sebanyak 237 orang, terdiri atas 101 laki-laki dan 132 perempuan, serta kelompok remaja dan pelajar dari berbagai jenjang pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mendukung proses pemulangan, personel gabungan dari TNI, Polri, Basarnas dan Satuan Polisi Pamong Praja dikerahkan untuk membantu transportasi warga maupun pengangkutan barang-barang milik pengungsi menuju Desa <a href="https://www.sumut24.co/tag/kuta/" target="_blank">Kuta</a> Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ferry mengatakan keterlibatan seluruh unsur dalam proses tersebut merupakan bentuk sinergi lintas instansi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Personel gabungan tidak hanya membantu mobilisasi warga, tetapi juga memastikan barang-barang milik masyarakat dapat diangkut dengan baik. Ini merupakan bagian dari pelayanan kemanusiaan agar warga dapat kembali ke rumahnya secara aman dan tertib," katanya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8957_418-Warga-Kuta-Tengah-Dipulangkan-dari-Pengungsian--Polda-Sumut-Kawal-Proses-Kepulangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286028/418-warga-kuta-tengah-dipulangkan-dari-pengungsian-polda-sumut-kawal-proses-kepulangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggaran 2027 Mulai Dibedah, DPRD DAN Pemko Padangsidimpuan Fokus PAD dan Kepentingan Warga di KUA-PPAS 2027</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggaran 2027 Mulai Dibedah, DPRD DAN Pemko Padangsidimpuan Fokus PAD dan Kepentingan Warga di KUA-PPAS 2027]]></title>
            <description><![CDATA[Anggaran 2027 Mulai Dibedah, DPRD DAN Pemko Padangsidimpuan Fokus PAD dan Kepentingan Warga di KUAPPAS 2027]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DPRD Kota Padangsidimpuan mulai membahas arah kebijakan anggaran daerah untuk Tahun Anggaran 2027. Pembahasan diawali melalui rapat paripurna penyampaian laporan Panitia Khusus (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) sekaligus penyampaian Nota Pengantar Rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat paripurna berlangsung di Gedung DPRD Kota Padangsidimpuan, Senin (7/9/2026), dan dipimpin Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Hj. Taty Aryani Tambunan, SH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat tersebut dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, Sekretaris Daerah H. Rahmat Marzuki Nasution, SH, MH, CGCAE, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), anggota DPRD serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua agenda utama menjadi perhatian dalam rapat tersebut. Pertama, penyampaian laporan Pansus PAD yang berisi hasil evaluasi dan rekomendasi DPRD terkait upaya meningkatkan penerimaan daerah. Kedua, penyampaian Nota Pengantar Rancangan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 oleh Pemerintah Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan Pansus PAD disampaikan anggota DPRD, Dewi Fortuna. Laporan tersebut menjadi bagian penting dalam pembahasan kebijakan keuangan daerah, terutama untuk mendorong peningkatan kemampuan fiskal Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah laporan Pansus PAD disampaikan, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menyampaikan Nota Pengantar Rancangan KUA-PPAS APBD 2027 di hadapan pimpinan dan anggota DPRD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Wali Kota, KUA-PPAS merupakan salah satu tahapan strategis dalam proses penyusunan APBD. Dokumen tersebut menjadi landasan awal dalam menentukan arah kebijakan pendapatan, belanja dan pembiayaan daerah pada tahun anggaran mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2027 harus kita tempatkan sebagai instrumen utama untuk menjawab kebutuhan pembangunan daerah. Di tengah keterbatasan fiskal, setiap rupiah anggaran harus dikelola secara cermat, efektif dan tepat sasaran, dengan memprioritaskan program yang memberikan dampak langsung terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat dan kesejahteraan warga,&quot; ujar Wali Kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Letnan menekankan bahwa keterbatasan fiskal harus dihadapi dengan pengelolaan anggaran yang semakin selektif dan terukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan setiap rupiah dalam APBD harus diarahkan untuk membiayai program yang memiliki dampak nyata terhadap masyarakat, khususnya dalam peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi serta kesejahteraan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karena itu, Pemerintah Kota Padangsidimpuan bersama DPRD akan memastikan kebijakan belanja daerah tidak hanya berorientasi pada penyerapan anggaran, tetapi juga pada hasil dan manfaat yang terukur. Kita ingin APBD benar-benar menjadi instrumen untuk mempercepat pembangunan, memperkuat fondasi ekonomi daerah, mengurangi kesenjangan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah, kata dia, tidak ingin keberhasilan APBD hanya dilihat dari besarnya anggaran yang terserap. Lebih dari itu, program yang dibiayai harus menghasilkan manfaat yang dapat dirasakan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejalan dengan penyampaian KUA-PPAS, DPRD Kota Padangsidimpuan juga memberikan perhatian terhadap upaya optimalisasi Pendapatan Asli Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peningkatan PAD dinilai penting untuk memperkuat kapasitas fiskal daerah sehingga pemerintah kota tidak terlalu bergantung pada sumber pendapatan dari transfer pemerintah pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Taty Aryani Tambunan menegaskan, pembahasan KUA-PPAS 2027 tidak boleh hanya berorientasi pada pembagian anggaran, tetapi harus melihat kebutuhan masyarakat dan kemampuan keuangan daerah secara realistis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;DPRD akan mencermati setiap program dan kegiatan yang masuk dalam rancangan KUA-PPAS. Kita ingin anggaran yang disusun benar-benar berdasarkan kebutuhan masyarakat, memiliki indikator yang jelas dan memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Padangsidimpuan,&quot; ujar Taty.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Taty, penguatan PAD juga harus menjadi perhatian bersama. Pemerintah daerah perlu terus menggali potensi pendapatan tanpa memberikan beban berlebihan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, DPRD akan menjalankan fungsi pengawasan dan pembahasan anggaran secara optimal agar kebijakan belanja daerah tetap berada pada koridor kepentingan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita ingin APBD 2027 bukan sekadar angka di atas kertas. Setiap anggaran harus memiliki tujuan yang jelas, output yang terukur dan dampak yang bisa dirasakan masyarakat. Karena itu, DPRD akan membahasnya secara serius bersama pemerintah daerah,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah Nota Pengantar Rancangan KUA-PPAS disampaikan, dokumen tersebut kemudian diserahkan secara simbolis oleh Wali Kota kepada pimpinan rapat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah melalui tahapan pembahasan, DPRD dan Pemerintah Kota Padangsidimpuan menargetkan kesepakatan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2027 dapat ditandatangani pada Selasa, 15 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum mencapai tahap tersebut, DPRD akan melakukan pendalaman terhadap rancangan kebijakan anggaran bersama OPD terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembahasan tersebut menjadi momentum penting untuk memastikan program prioritas pemerintah daerah sejalan dengan kebutuhan masyarakat serta kemampuan fiskal Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, dokumen rancangan KUA-PPAS tersebut diteruskan kepada Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Padangsidimpuan untuk memasuki tahapan pembahasan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Proses pembahasan akan dilakukan melalui sejumlah agenda, termasuk rapat komisi bersama OPD mitra kerja. DPRD juga akan melakukan rapat konsultasi sebelum pembahasan memasuki tahap akhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran unsur Forkopimda dalam rapat paripurna turut menunjukkan pentingnya koordinasi lintas lembaga dalam proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah unsur Forkopimda yang hadir antara lain Kapolres Padangsidimpuan, perwakilan Dandim 0212/Tapanuli Selatan, perwakilan Danyon 123/Rajawali serta perwakilan Kejaksaan Negeri.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2498_Anggaran-2027-Mulai-Dibedah--DPRD-DAN-Pemko-Padangsidimpuan-Fokus-PAD-dan-Kepentingan-Warga-di-KUA-PPAS-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286027/anggaran-2027-mulai-dibedah-dprd-dan-pemko-padangsidimpuan-fokus-pad-dan-kepentingan-warga-di-kuappas-2027/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Tapsel Tegaskan Polisi Harus Dekat dengan Warga, Ini Pesannya dari Saipar Dolok Hole</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Tapsel Tegaskan Polisi Harus Dekat dengan Warga, Ini Pesannya dari Saipar Dolok Hole]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Tapsel Tegaskan Polisi Harus Dekat dengan Warga, Ini Pesannya dari Saipar Dolok Hole]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. turun langsung ke wilayah hukum Polsek Saipar Dolok Hole, Minggu (7/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan tugas personel di tingkat kewilayahan sekaligus memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat berjalan secara maksimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setibanya di Mapolsek Saipar Dolok Hole, AKBP Anton Santoso memberikan arahan kepada jajaran personel. Ia mengingatkan seluruh anggota agar tetap mengedepankan pendekatan humanis ketika berhadapan dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, anggota Polri yang bertugas di wilayah merupakan pihak yang paling sering berinteraksi langsung dengan masyarakat. Karena itu, setiap persoalan dan laporan yang disampaikan warga harus mendapat perhatian serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Rekan-rekan adalah ujung tombak Polri yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, laksanakanlah tugas dengan baik dan jangan pernah mengabaikan setiap persoalan yang disampaikan masyarakat,&quot; ujar AKBP Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> juga membuka ruang bagi personel untuk menyampaikan berbagai kendala yang dihadapi selama menjalankan tugas di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, keterbatasan sarana maupun kondisi di wilayah tidak boleh menjadi alasan bagi anggota untuk mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita akan melihat apa yang bisa kita benahi dan dukung bersama. Yang paling penting, jangan sampai keterbatasan menjadi alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapsel turut didampingi Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., CA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Bupati Tapsel menjadi bagian dari rangkaian agenda bersama di Kecamatan Saipar Dolok Hole. Salah satu agenda yang turut mendapat perhatian adalah pengembangan serta hilirisasi komoditas kopi di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sela kegiatan, Gus Irawan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polres Tapanuli Selatan, khususnya personel yang bertugas di wilayah Saipar Dolok Hole.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung aktivitas warga maupun pelaksanaan berbagai program pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kondisi yang aman dan kondusif tentu sangat penting, bukan hanya bagi masyarakat, tetapi juga untuk mendukung berbagai aktivitas dan program pembangunan daerah,&quot; kata Gus Irawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati berharap koordinasi dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dengan kepolisian dapat terus ditingkatkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Gus Irawan, kolaborasi antarlembaga diperlukan agar berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat dapat direspons secara cepat dan tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai keamanan bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah daerah dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan kondisi yang aman, masyarakat bisa beraktivitas dengan tenang dan pembangunan dapat berjalan dengan baik,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapsel ke Mapolsek Saipar Dolok Hole sekaligus menunjukkan pentingnya penguatan komunikasi antara pimpinan kepolisian dengan personel di tingkat kewilayahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui komunikasi langsung tersebut, diharapkan berbagai kendala dalam pelaksanaan tugas dapat segera diketahui dan dicarikan solusi, sehingga kehadiran Polri benar-benar dirasakan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8669_Kapolres-Tapsel-Tegaskan-Polisi-Harus-Dekat-dengan-Warga--Ini-Pesannya-dari-Saipar-Dolok-Hole.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286026/kapolres-tapsel-tegaskan-polisi-harus-dekat-dengan-warga-ini-pesannya-dari-saipar-dolok-hole/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Turdes Naik Motor, Kapolres dan Bupati Tapsel Bongkar Potensi Besar Kopi Daerah</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Turdes Naik Motor, Kapolres dan Bupati Tapsel Bongkar Potensi Besar Kopi Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Turdes Naik Motor, Kapolres dan Bupati Tapsel Bongkar Potensi Besar Kopi Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan komoditas kopi di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) mendapat dukungan dari jajaran Kepolisian Resor Tapanuli Selatan. Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. menilai hilirisasi kopi dapat menjadi salah satu langkah strategis untuk meningkatkan nilai ekonomi hasil pertanian sekaligus kesejahteraan petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan tersebut disampaikan AKBP Anton setelah mengikuti kegiatan tur desa (turdes) bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, S.E., Ak., M.M., CA., yang berlangsung selama dua hari pada 5-6 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, Kapolres bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Tapsel menggunakan sepeda motor menyusuri sejumlah wilayah di Kecamatan Sipirok, Arse hingga Saipar Dolok Hole. Kunjungan tersebut menjadi kesempatan bagi keduanya untuk melihat secara langsung potensi pertanian serta kondisi masyarakat di sejumlah desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain meninjau berbagai aktivitas pertanian, rombongan juga berdialog dengan warga dan mendengarkan aspirasi mengenai kebutuhan pembangunan serta pengembangan ekonomi di tingkat desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu sektor yang menjadi perhatian adalah komoditas kopi. Menurut AKBP Anton, potensi kopi di Tapanuli Selatan akan memberikan dampak ekonomi yang lebih besar apabila pengembangannya tidak hanya berfokus pada produksi biji kopi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Anton mengatakan hasil pertanian seharusnya dapat dikembangkan hingga tahap pengolahan dan pemasaran. Dengan begitu, nilai tambah dari komoditas tersebut tidak hanya dinikmati oleh pelaku usaha di sektor hilir, tetapi juga dapat dirasakan petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang kita dukung adalah bagaimana kopi ini tidak hanya diproduksi, tetapi juga dikembangkan sampai memiliki nilai tambah,&quot; ujar AKBP Anton, Senin (7/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, Polri pada prinsipnya mendukung berbagai program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, kondisi keamanan yang aman dan kondusif juga menjadi faktor penting dalam mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Polri tentu mendukung program pemerintah yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Tapanuli Selatan Gus Irawan Pasaribu sebelumnya menyampaikan bahwa pengembangan kopi di daerah tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar kepada masyarakat, khususnya petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan komoditas kopi tidak hanya menyasar peningkatan produksi. Pemerintah daerah juga mendorong penguatan sektor pengolahan, identitas atau branding kopi Tapanuli Selatan hingga perluasan akses pemasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut diharapkan dapat membuat kopi Tapsel memiliki daya saing sekaligus membuka peluang pasar yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah juga memperhatikan persoalan pendapatan petani selama tanaman kopi masih berada dalam masa pertumbuhan dan belum menghasilkan. Salah satu solusi yang didorong adalah penerapan pola tumpang sari dengan menanam jagung di antara tanaman kopi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pola tersebut diharapkan dapat memberikan sumber pendapatan sementara bagi petani sembari menunggu tanaman kopi memasuki masa produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rangkaian turdes selama dua hari, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Tapsel bersama Kapolres Tapsel juga meninjau sejumlah program pertanian yang sedang berjalan di masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan lapangan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk menyerap aspirasi warga terkait sejumlah kebutuhan pembangunan, mulai dari infrastruktur, irigasi hingga pengembangan potensi ekonomi lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi antara pemerintah daerah dan kepolisian dinilai penting untuk menciptakan lingkungan yang mendukung aktivitas masyarakat. Dengan keamanan yang terjaga dan program ekonomi yang berjalan, potensi sektor pertanian di Tapanuli Selatan diharapkan mampu berkembang lebih jauh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penguatan hilirisasi kopi pun menjadi salah satu peluang yang dapat dikembangkan Tapsel untuk meningkatkan nilai jual komoditas lokal sekaligus mendorong petani agar tidak hanya menjadi pemasok bahan mentah, tetapi juga memperoleh manfaat lebih besar dari rantai usaha kopi.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_545_Turdes-Naik-Motor--Kapolres-dan-Bupati-Tapsel-Bongkar-Potensi-Besar-Kopi-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286025/turdes-naik-motor-kapolres-dan-bupati-tapsel-bongkar-potensi-besar-kopi-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pascapencabutan SSL-SRL, Bupati Palas Ajak Masyarakat Tempuh Jalur Musyawarah</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pascapencabutan SSL-SRL, Bupati Palas Ajak Masyarakat Tempuh Jalur Musyawarah]]></title>
            <description><![CDATA[Pascapencabutan SSLSRL, Bupati Palas Ajak Masyarakat Tempuh Jalur Musyawarah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas (<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a>) Putra Mahkota Alam Hasibuan menemui langsung masyarakat Dalihan Natolu Aek Nabara Barumun yang menggelar aksi unjuk rasa damai di halaman Kantor Bupati Padang Lawas, Senin (7/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi tersebut digelar untuk menyampaikan aspirasi masyarakat terkait hak ulayat dan wilayah adat Luat Aek Nabara Barumun, khususnya setelah pencabutan izin atau konsesi PT Sumatera Sylva Lestari (SSL) dan PT Sumatera Riang Lestari (SRL).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Massa menyampaikan sejumlah aspirasi mengenai masa depan wilayah yang selama ini menjadi bagian penting dalam kehidupan masyarakat adat setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi berlangsung tertib dengan pengamanan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) bersama aparat keamanan. Perwakilan masyarakat kemudian diterima langsung oleh Bupati Putra Mahkota Alam di halaman kantor pemerintahan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam dialog bersama masyarakat, Putra Mahkota Alam menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Lawas terbuka terhadap aspirasi yang disampaikan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk mendengar, memfasilitasi, sekaligus mengawal penyelesaian persoalan yang berkaitan dengan masyarakat adat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Aspirasi Bapak/Ibu adalah amanah bagi kami. Pemerintah daerah berkomitmen mengawal hak-hak masyarakat adat Luat Aek Nabara Barumun sesuai aturan yang berlaku. Kita cari solusi terbaik bersama," ujar Putra Mahkota Alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan, penyelesaian persoalan wilayah adat membutuhkan komunikasi antara pemerintah, masyarakat dan berbagai pihak terkait. Karena itu, Pemkab Padang Lawas akan membawa aspirasi tersebut ke dalam pembahasan dan koordinasi lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasca pencabutan izin atau konsesi SSL dan SRL, pemerintah daerah akan melakukan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, kementerian terkait serta unsur masyarakat adat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan arah pengelolaan wilayah setelah pencabutan konsesi memiliki kepastian dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain persoalan hak ulayat, pemerintah juga mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putra Mahkota Alam meminta masyarakat tidak mengambil langkah yang justru dapat menimbulkan persoalan baru, terutama dengan melakukan pembakaran lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah penyampaian aspirasi masyarakat, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> turut menyoroti kondisi lingkungan dan kabut asap yang saat ini mulai dirasakan di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengimbau seluruh masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan karena dapat memperburuk kualitas udara dan berdampak langsung terhadap kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya berpesan kepada seluruh masyarakat, jangan melakukan pembakaran lahan. Apalagi saat ini kabut asap sudah sampai ke tempat kita. Kasihan anak-anak kita, terutama mengenai kesehatan. Mari kita jaga lingkungan dan kesehatan bersama," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bupati, perjuangan masyarakat dalam mempertahankan hak ulayat harus berjalan seiring dengan tanggung jawab menjaga lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan agar persoalan lahan tidak diselesaikan dengan tindakan yang berpotensi merusak alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putra Mahkota Alam juga mengajak masyarakat Dalihan Natolu Aek Nabara Barumun mengedepankan dialog dan musyawarah dalam menyelesaikan persoalan yang berkaitan dengan lahan dan wilayah adat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika terdapat persoalan hukum atau administrasi, masyarakat juga diminta menempuh mekanisme hukum yang tersedia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hak ulayat kita hormati. Tapi mari kita jaga juga alam kita. Jangan sampai memperjuangkan hak, tapi merusak lingkungan yang akan diwariskan ke anak cucu," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut menjadi bagian penting dalam pertemuan antara pemerintah daerah dan masyarakat. Pemerintah berharap aspirasi mengenai hak ulayat dapat diperjuangkan melalui proses yang tertib, sekaligus menjaga kondisi lingkungan di Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan itu turut dihadiri sejumlah asisten, staf ahli Bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait serta undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Padang Lawas menyatakan akan menindaklanjuti aspirasi masyarakat melalui koordinasi dengan pemerintah provinsi, kementerian terkait dan unsur adat guna mencari solusi terbaik mengenai pengelolaan wilayah pascapencabutan izin atau konsesi perusahaan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8925_Pascapencabutan-SSL-SRL--Bupati-Palas-Ajak-Masyarakat-Tempuh-Jalur-Musyawarah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286024/pascapencabutan-sslsrl-bupati-palas-ajak-masyarakat-tempuh-jalur-musyawarah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Santuni Anak Yatim hingga Salurkan Bantuan Pangan, Begini Jumat Berkah Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Santuni Anak Yatim hingga Salurkan Bantuan Pangan, Begini Jumat Berkah Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan]]></title>
            <description><![CDATA[Santuni Anak Yatim hingga Salurkan Bantuan Pangan, Begini Jumat Berkah Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE bersama Wakil Bupati H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., menggelar kegiatan Jumat Berkah sekaligus menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Al-Muttaqin, Desa Manggis, Kecamatan Batang Lubu Sutam, Jumat (4/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari agenda pemerintah daerah untuk memperkuat hubungan silaturahmi dengan masyarakat. Selain diisi dengan kegiatan keagamaan, Jumat Berkah juga dirangkai dengan penyaluran sejumlah bantuan serta santunan bagi anak yatim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati dan Wakil Bupati Palas menyerahkan santunan tali asih kepada sejumlah anak yatim di Desa Manggis dan wilayah sekitarnya. Bantuan tersebut merupakan bagian dari penunaian nazar sekaligus bentuk kepedulian terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yang membutuhkan perhatian bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya santunan, pemerintah daerah juga menyerahkan bantuan untuk mendukung kebutuhan Masjid Al-Muttaqin. Bantuan yang diberikan berupa ambal dan kipas angin yang diharapkan dapat menunjang kenyamanan masyarakat dalam melaksanakan ibadah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai menunaikan Salat Jumat di Masjid Al-Muttaqin, Bupati dan Wakil Bupati bersama rombongan mengikuti rangkaian peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, bantuan pangan tahun 2026 untuk periode Juli, Agustus, dan September juga disalurkan kepada masyarakat secara simbolis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun bantuan yang diserahkan dalam kegiatan tersebut mencakup bantuan ambal dan kipas angin untuk Masjid Al-Muttaqin, bantuan pangan periode Juli-September 2026, serta santunan bagi anak yatim di Desa Manggis dan sekitarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan Jumat Berkah tidak hanya menjadi agenda berbagi, tetapi juga dimanfaatkan Bupati dan Wakil Bupati Palas untuk berinteraksi langsung dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, pemerintah daerah membuka ruang bagi warga untuk menyampaikan berbagai aspirasi, masukan, maupun persoalan yang dihadapi di tingkat desa dan kecamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan berharap kegiatan semacam ini dapat terus menjadi sarana untuk mempererat komunikasi antara pemerintah daerah dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kedekatan antara pemerintah dan masyarakat penting untuk memastikan berbagai program pembangunan maupun pelayanan publik benar-benar menyentuh kebutuhan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui silaturahmi secara langsung, pemerintah juga dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi masyarakat sekaligus mendengar berbagai masukan yang dapat menjadi bahan dalam menentukan arah pembangunan Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan kemudian dilanjutkan dengan tausiyah agama yang disampaikan Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., yang juga bertindak sebagai penceramah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tausiyahnya, Achmad Fauzan mengajak masyarakat menjadikan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW sebagai momentum untuk kembali memperkuat keimanan dan meningkatkan kepedulian terhadap sesama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga persatuan dan kerukunan di tengah masyarakat. Nilai-nilai keteladanan Rasulullah SAW dinilai relevan untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam membangun hubungan sosial yang harmonis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Maulid Nabi pun diharapkan tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial, tetapi mampu mendorong masyarakat untuk mengamalkan nilai-nilai kebaikan, saling membantu, dan menjaga kebersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Padang Lawas Luat Hasibuan, SE, para Asisten, staf ahli Bupati, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua TP-PKK Kabupaten Padang Lawas Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam Hasibuan, Staf Ahli PKK Ny. Hj. Marnis Khairati Achmad Fauzan Nasution, para pengurus PKK Kabupaten Padang Lawas, serta sejumlah undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan Jumat Berkah dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut, Pemkab Padang Lawas berupaya menjaga tradisi silaturahmi sekaligus memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5669_Santuni-Anak-Yatim-hingga-Salurkan-Bantuan-Pangan--Begini-Jumat-Berkah-Bupati-Palas-Putra-Mahkota-Alam-Hasibuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286023/santuni-anak-yatim-hingga-salurkan-bantuan-pangan-begini-jumat-berkah-bupati-palas-putra-mahkota-alam-hasibuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli Tengah Malam Polres Padang Lawas Bikin Geger, Remaja Kedapatan Hirup Lem</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli Tengah Malam Polres Padang Lawas Bikin Geger, Remaja Kedapatan Hirup Lem]]></title>
            <description><![CDATA[Patroli Tengah Malam Polres Padang Lawas Bikin Geger, Remaja Kedapatan Hirup Lem]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Padang Lawas, Sumatera Utara. Salah satunya melalui patroli malam yang menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan tindak kriminal dan gangguan ketertiban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal Polres Padang Lawas berlangsung pada Sabtu (5/9/2026) malam hingga Minggu (6/9/2026) dini hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, bersama personel URC. <a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> dimulai sekitar pukul 23.00 WIB dan berakhir pada pukul 03.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, petugas menyisir sejumlah titik yang dianggap memiliki potensi gangguan keamanan. Sasaran patroli antara lain mengantisipasi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta berbagai bentuk gangguan kamtibmas lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat melakukan penyisiran, petugas menemukan sekelompok remaja yang masih berkumpul hingga larut malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian personel kemudian tertuju kepada salah seorang remaja yang kedapatan menghirup uap dari lem yang dimasukkan ke dalam plastik. Aktivitas tersebut diduga dilakukan untuk mendapatkan efek tertentu dari zat yang terkandung dalam lem.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas langsung menghampiri kelompok tersebut dan memberikan teguran serta pembinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alih-alih mengambil tindakan represif, polisi memilih pendekatan persuasif dengan memberikan pemahaman kepada para remaja mengenai bahaya penyalahgunaan lem terhadap kesehatan maupun masa depan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personel juga meminta para remaja tersebut menghentikan aktivitas dan segera kembali ke rumah masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus mengatakan, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian mencegah anak-anak muda terjerumus ke dalam perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami membubarkan tongkrongan tersebut, meminta anak-anak itu bergegas pulang ke rumah masing-masing,&quot; ujar Irwansah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> kemudian kembali dilanjutkan hingga menjelang pukul 03.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lokasi berbeda, personel URC menemukan sekelompok remaja lainnya yang berkumpul di kawasan yang relatif sepi. Mereka terlihat membuat konten menggunakan telepon seluler.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian memberikan imbauan agar para remaja tidak beraktivitas hingga larut malam di tempat yang berpotensi membahayakan keselamatan maupun menimbulkan gangguan ketertiban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka juga diarahkan untuk meninggalkan lokasi dan kembali ke rumah masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menunjukkan bahwa patroli kepolisian tidak hanya diarahkan untuk mencegah aksi kriminal, tetapi juga menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai persoalan sosial yang berpotensi berkembang menjadi gangguan keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> malam tersebut merupakan bagian dari komitmen Polres Padang Lawas dalam menjaga situasi kamtibmas, khususnya pada malam akhir pekan ketika aktivitas masyarakat cenderung meningkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di bawah kepemimpinan Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto, personel kepolisian terus didorong untuk hadir di tengah masyarakat, terutama di lokasi yang dinilai rawan kriminalitas dan gangguan ketertiban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan humanis juga menjadi salah satu cara yang dilakukan polisi dalam menghadapi persoalan yang melibatkan kalangan remaja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut kepolisian, pencegahan sejak dini diperlukan agar anak-anak muda tidak terjerumus dalam penyalahgunaan zat berbahaya, pergaulan berisiko maupun aktivitas lain yang dapat mengganggu masa depan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> yang berlangsung selama sekitar empat jam itu pun berakhir setelah situasi dinilai kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi kepolisian, kehadiran personel di lapangan bukan hanya untuk menangkap pelaku kejahatan. Lebih dari itu, patroli juga menjadi bagian dari upaya membangun rasa aman sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khususnya kepada generasi muda, polisi berharap mereka dapat menggunakan waktu dengan kegiatan positif dan tidak mudah terpengaruh lingkungan yang berpotensi merugikan diri sendiri.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_481_Patroli-Tengah-Malam-Polres-Padang-Lawas-Bikin-Geger--Remaja-Kedapatan-Hirup-Lem.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286022/patroli-tengah-malam-polres-padang-lawas-bikin-geger-remaja-kedapatan-hirup-lem/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cegah Begal dan Balap Liar, URC Polres Padang Lawas Gaspol Patroli Dini Hari</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cegah Begal dan Balap Liar, URC Polres Padang Lawas Gaspol Patroli Dini Hari]]></title>
            <description><![CDATA[Cegah Begal dan Balap Liar, URC Polres Padang Lawas Gaspol Patroli Dini Hari]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan jajaran Polres Padang Lawas. Tim Unit Reaksi Cepat (URC) Satuan Reserse Kriminal menggelar patroli dini hari dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan tindak kejahatan jalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli tersebut berlangsung pada Minggu (6/9/2026) sekitar pukul 02.00 WIB. Kegiatan dipimpin langsung Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus bersama enam personel operasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli difokuskan untuk mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, mulai dari pencurian dengan kekerasan, pembegalan, aksi balap liar, hingga aktivitas kendaraan bermotor yang mencurigakan pada jam rawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus mengatakan, patroli merupakan langkah preventif untuk mengantisipasi terjadinya tindak kriminal sekaligus menciptakan rasa aman bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, personel tidak hanya melakukan penyisiran, tetapi juga memberikan perhatian khusus terhadap pengendara yang dinilai mencurigakan atau beraktivitas di jalan pada dini hari tanpa alasan yang jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penyisiran di kawasan Jalan Ki Hajar Dewantara, petugas menemukan seorang remaja yang mengendarai sepeda motor Suzuki Satria F150.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendaraan tersebut menggunakan knalpot yang tidak sesuai standar. Petugas kemudian melakukan pengejaran sebelum akhirnya berhasil menghentikan pengendara tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dilakukan pemeriksaan, remaja itu tidak dapat menunjukkan dokumen resmi terkait kepemilikan kendaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas selanjutnya membawa pengendara beserta sepeda motor tersebut ke kantor polisi untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli kemudian kembali dilanjutkan menuju Markas Komando Polres Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum sampai ke markas, personel URC kembali menemukan aktivitas pengendara yang dianggap mencurigakan di wilayah Desa Sigala-gala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kali ini, petugas mencegat dua remaja pria yang berboncengan menggunakan sepeda motor Honda Supra X. Kendaraan tersebut juga menggunakan knalpot yang mengeluarkan suara bising dan tidak dilengkapi dokumen kendaraan sebagaimana mestinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Situasi sempat memanas ketika salah seorang remaja menunjukkan sikap agresif dan mencoba melakukan perlawanan secara fisik kepada petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personel URC kemudian mengambil tindakan untuk mengamankan yang bersangkutan. Remaja tersebut berhasil dilumpuhkan tanpa menimbulkan korban maupun cedera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari patroli yang berlangsung dini hari tersebut, polisi mengamankan tiga remaja pria dan dua unit sepeda motor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiganya kemudian dibawa ke kantor Satreskrim Polres Padang Lawas untuk menjalani pemeriksaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemeriksaan dilakukan antara lain untuk memastikan legalitas kendaraan yang digunakan serta mendalami aktivitas ketiga remaja tersebut saat berada di jalan pada dini hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli seperti ini menjadi salah satu langkah kepolisian dalam mencegah gangguan keamanan sebelum berkembang menjadi tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyasar potensi kejahatan jalanan, keberadaan personel di sejumlah titik rawan diharapkan dapat memberikan efek pencegahan terhadap aksi balap liar maupun penggunaan kendaraan bermotor yang tidak sesuai ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian juga mengimbau masyarakat, khususnya para orang tua, agar ikut mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama ketika berada di luar rumah pada waktu rawan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3458_Cegah-Begal-dan-Balap-Liar--URC-Polres-Padang-Lawas-Gaspol-Patroli-Dini-Hari.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286021/cegah-begal-dan-balap-liar-urc-polres-padang-lawas-gaspol-patroli-dini-hari/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Natal Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Madina, Ini Gebrakan Bupati Saipullah</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Natal Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Madina, Ini Gebrakan Bupati Saipullah]]></title>
            <description><![CDATA[Natal Diproyeksikan Jadi Gerbang Ekonomi Baru Madina, Ini Gebrakan Bupati Saipullah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing <a href="https://www.sumut24.co/tag/natal/" target="_blank">Natal</a> (Madina) mulai mendorong Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/natal/" target="_blank">Natal</a> sebagai salah satu kawasan strategis untuk membuka akses ekonomi dan memperkuat konektivitas wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Madina H. Saipullah Nasution mengungkapkan, pembangunan ruas jalan menuju Pelabuhan Palimbungan direncanakan mulai dikerjakan pada tahun depan. Pemkab Madina menyiapkan anggaran sekitar Rp10 miliar untuk mendukung pembangunan akses menuju kawasan pelabuhan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikan Saipullah saat bersilaturahmi dengan masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/natal/" target="_blank">Natal</a> bersama Bupati Madina periode 2015-2020, Dahlan Hasan Nasution, di Penginapan Melati Syariah, Minggu (6/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut berlangsung di sela kunjungan kerja Saipullah ke Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/natal/" target="_blank">Natal</a> dalam rangka menghadiri peresmian Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Abdul Fattah di Desa Setia Karya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Saipullah menyampaikan apresiasi atas sambutan masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/natal/" target="_blank">Natal</a>. Menurutnya, dukungan warga menjadi salah satu faktor penting dalam menjalankan berbagai program pembangunan di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak mungkin bekerja sendiri dalam membangun Madina. Kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat, ditambah komunikasi dengan pemerintah pusat serta perencanaan yang matang, menjadi kunci agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bupati dan wakil bupati saja tidak akan mampu tanpa adanya dukungan masyarakat, hubungan ke pemerintah pusat, dan konsep yang jelas untuk memajukan daerah,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menilai keberadaan Pelabuhan Palimbungan dapat memberikan dampak besar terhadap aktivitas ekonomi masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/natal/" target="_blank">Natal</a> dan Madina secara keseluruhan apabila ditunjang infrastruktur yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pembangunan jalan menuju pelabuhan menjadi salah satu rencana yang mendapat perhatian pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pelabuhan yang dapat beroperasi secara optimal berpotensi meningkatkan arus distribusi barang. Kondisi tersebut diharapkan dapat mengurangi ketergantungan terhadap transportasi darat sekaligus membuka peluang baru bagi aktivitas perdagangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau pelabuhan kita ini beroperasi dengan baik, maka volume pengangkutan barang akan bertambah dibandingkan angkutan darat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya jalan menuju pelabuhan, Pemkab Madina juga mendorong peningkatan konektivitas transportasi melalui pengusulan pembangunan jaringan kereta api.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menyebut pemerintah daerah telah mengusulkan agar pembangunan rel kereta api dari wilayah Labuhanbatu dapat dilanjutkan hingga Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika terealisasi, konektivitas tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan antardaerah sekaligus memperlancar mobilitas masyarakat dan distribusi komoditas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Bupati Madina periode 2015-2020 Dahlan Hasan Nasution turut menyampaikan sejumlah pandangan mengenai pengembangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/natal/" target="_blank">Natal</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dahlan mengatakan, pada masa pemerintahannya sejumlah fasilitas olahraga dan lokasi wisata telah dibangun. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara maksimal dan dikembangkan menjadi ruang produktif bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, sektor pariwisata tidak hanya berkaitan dengan kunjungan wisatawan. Jika dikelola secara serius, perkembangan pariwisata juga dapat menciptakan peluang ekonomi baru, terutama bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dahlan juga meminta Pemkab Madina memberikan perhatian lebih besar terhadap kekayaan budaya masyarakat pesisir Pantai Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budaya pesisir, menurut dia, memiliki karakteristik tersendiri yang dapat menjadi bagian dari daya tarik wisata Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kawasan Pantai <a href="https://www.sumut24.co/tag/natal/" target="_blank">Natal</a> dapat ditata dan dikembangkan secara lebih serius sehingga mampu menjadi destinasi wisata yang tidak hanya dikenal masyarakat lokal, tetapi juga menarik wisatawan dari berbagai daerah bahkan mancanegara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Koordinator Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara Prof. H. Abdullah melihat Madina memiliki modal besar untuk berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Abdullah, potensi sumber daya alam yang dimiliki Madina perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai pengelolaan sumber daya alam tanpa dukungan sumber daya manusia yang memadai tidak akan memberikan hasil maksimal bagi pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kemajuan suatu daerah disebabkan oleh sumber daya manusia dan didukung sumber daya alam. Jika dikelola dengan baik, maka daerah tersebut akan maju,&quot; kata Abdullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dorongan tersebut menjadi tantangan sekaligus peluang bagi Pemkab Madina. Infrastruktur, konektivitas, pendidikan, pariwisata, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat menjadi sejumlah sektor yang dapat saling menopang untuk mempercepat pertumbuhan kawasan Pantai Barat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9978_Natal-Diproyeksikan-Jadi-Gerbang-Ekonomi-Baru-Madina--Ini-Gebrakan-Bupati-Saipullah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286020/natal-diproyeksikan-jadi-gerbang-ekonomi-baru-madina-ini-gebrakan-bupati-saipullah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sayur Madina Masuk Era AI, dari Kebun Lokal hingga Ekosistem NVIDIA dan Telkomsel</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sayur Madina Masuk Era AI, dari Kebun Lokal hingga Ekosistem NVIDIA dan Telkomsel]]></title>
            <description><![CDATA[Sayur Madina Masuk Era AI, dari Kebun Lokal hingga Ekosistem NVIDIA dan Telkomsel]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) mulai mengubah cara dunia melihat sektor pertanian. Tanaman tidak lagi hanya dipandang sebagai hasil produksi dari lahan, tetapi juga sebagai sumber data yang dapat dipetakan, dianalisis dan dimanfaatkan untuk mengambil keputusan ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan tersebut membuka peluang sekaligus tantangan bagi Kabupaten Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>), Sumatera Utara, yang perekonomiannya masih sangat berkaitan dengan sektor pertanian dan perkebunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padi, jagung, palawija, cabai, kopi Mandailing, kelapa, kakao hingga komoditas perkebunan lainnya bukan hanya menghasilkan produk bagi masyarakat. Jika dikelola dengan teknologi digital, seluruh aktivitas tersebut juga dapat menghasilkan data mengenai lahan, produksi, cuaca, distribusi, harga hingga rantai pasok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi inilah yang membuat sektor pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> memiliki hubungan dengan perkembangan teknologi global, termasuk ekosistem komputasi AI yang melibatkan perusahaan seperti NVIDIA, operator telekomunikasi seperti Telkomsel dan perusahaan teknologi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, persoalannya bukan sekadar apakah <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> mampu menggunakan AI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan yang lebih penting adalah siapa yang akan menguasai data, mengembangkan solusi, dan menikmati nilai ekonomi dari digitalisasi sektor pertanian tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Transformasi digital memungkinkan berbagai persoalan pertanian dianalisis menggunakan data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Citra satelit dan drone, misalnya, dapat dimanfaatkan untuk memantau kondisi lahan dan tanaman. Kamera telepon pintar juga berpotensi digunakan untuk mendeteksi gejala penyakit tanaman melalui sistem berbasis AI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data curah hujan, kondisi tanah, umur tanaman, pemupukan dan riwayat produksi dapat dikombinasikan untuk memperkirakan produktivitas maupun risiko gagal panen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi pemerintah daerah, data tersebut dapat membantu menentukan wilayah yang membutuhkan perhatian lebih cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mulai dari lahan produktif, daerah rawan gagal panen, kebutuhan irigasi, distribusi pupuk hingga potensi pengembangan komoditas dapat dipetakan dengan lebih terukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, teknologi tidak otomatis menghasilkan keputusan yang benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kualitas hasil analisis AI sangat bergantung pada kualitas data yang digunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika data luas lahan tidak akurat, hasil pemetaan dapat keliru. Jika data produksi tidak lengkap, prediksi produktivitas berpotensi meleset. Begitu pula jika masyarakat dan petani tidak memiliki akses internet yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kata lain, transformasi digital bukan hanya persoalan membeli perangkat atau membuat aplikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada persoalan data, jaringan internet, listrik, sumber daya manusia, kelembagaan serta kemampuan pemerintah dan masyarakat dalam memanfaatkan teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tantangan tersebut menjadi semakin jelas ketika melihat kondisi konektivitas di <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Mei 2026, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal menyebut masih terdapat sekitar 40 dari 404 desa/kelurahan yang berada dalam kondisi blank spot atau belum memperoleh akses internet secara memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri ketika pemerintah ingin mendorong pemanfaatan teknologi digital di sektor pertanian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, secanggih apa pun aplikasi yang dibuat, manfaatnya akan terbatas apabila petani tidak memiliki jaringan untuk mengaksesnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masalah lainnya adalah literasi digital dan pemanfaatan pasar digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petani dan pelaku usaha lokal tidak cukup hanya diberikan akses internet. Mereka juga perlu memahami bagaimana menggunakan teknologi untuk memperoleh informasi harga, memperluas pasar, mengelola transaksi, membangun jaringan distribusi dan meningkatkan efisiensi usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pembangunan konektivitas di daerah tidak semestinya hanya dipandang sebagai proyek komunikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Internet juga merupakan bagian dari infrastruktur ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ketika <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Bertemu Ekosistem AI Global*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada saat sebagian wilayah <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> masih berjuang memperluas konektivitas, dunia teknologi bergerak jauh lebih cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NVIDIA menjadi salah satu perusahaan yang berada di pusat perkembangan industri AI global melalui teknologi accelerated computing, GPU, perangkat lunak dan ekosistem komputasi yang digunakan untuk menjalankan berbagai aplikasi AI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Indonesia, perkembangan ekosistem tersebut juga semakin terlihat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Agustus 2026, Zankore by Indosat diperkenalkan sebagai platform AI Factory dengan target kapasitas hingga 1 gigawatt dalam tiga tahun. Tahap awalnya ditargetkan mencapai sekitar 200 megawatt pada semester pertama 2027 dengan penggunaan NVIDIA GB300 NVL72.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Microsoft juga telah membangun Indonesia Central sebagai cloud region pertamanya di Indonesia dan mempertahankan komitmen investasi sebesar US$1,7 miliar untuk pengembangan infrastruktur cloud dan AI hingga 2028.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan tersebut menunjukkan bahwa AI tidak lagi hanya berbicara mengenai aplikasi yang digunakan melalui telepon genggam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AI kini berkaitan dengan infrastruktur dalam skala besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pusat data, GPU, jaringan, cloud, energi, perangkat lunak, modal dan talenta digital yang menjadi bagian dari ekosistem tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telkomsel memiliki posisi berbeda dengan NVIDIA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika NVIDIA dikenal sebagai pemain utama dalam teknologi GPU dan komputasi AI, Telkomsel merupakan perusahaan telekomunikasi yang menyediakan konektivitas dan layanan digital bagi masyarakat serta pelaku usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, perkembangan AI membuat berbagai lapisan teknologi tersebut semakin terhubung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telkomsel sebelumnya juga terlibat dalam pengembangan GPU-as-a-Service (GPUaaS) untuk pasar Indonesia melalui kerja sama dengan Singtel dan Bridge Alliance. Layanan tersebut memberikan akses terhadap infrastruktur komputasi AI NVIDIA dengan dukungan konektivitas 5G Telkomsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telkomsel juga mengembangkan penerapan AI pada jaringan telekomunikasi, antara lain melalui predictive intelligence dan digital twin untuk membantu memprediksi kebutuhan kapasitas serta potensi gangguan jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, hubungan NVIDIA dan Telkomsel lebih tepat dilihat sebagai bagian dari ekosistem teknologi yang saling melengkapi daripada sebagai dua perusahaan yang sedang berhadapan dalam sebuah persaingan langsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Istilah &quot;perang digital&quot; dalam konteks ini lebih tepat dipahami sebagai gambaran mengenai persaingan memperebutkan teknologi, infrastruktur, data, pasar, modal dan nilai ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tiga Lapisan Ekonomi Digital*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan tersebut dapat dilihat melalui tiga lapisan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama adalah lapisan global, tempat perusahaan teknologi dunia, produsen chip, penyedia cloud, pusat data dan investor berskala internasional bergerak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua adalah lapisan nasional, yang mencakup operator telekomunikasi, perusahaan teknologi Indonesia, penyedia cloud, pemerintah dan berbagai pelaku ekonomi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga adalah lapisan lokal, tempat aktivitas ekonomi masyarakat berlangsung secara langsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> berada di lapisan ketiga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sana terdapat petani, sawah, kebun, koperasi, UMKM, pasar, gudang, jalan distribusi dan berbagai aktivitas ekonomi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga lapisan tersebut kini semakin terhubung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologi global membutuhkan jaringan nasional. Jaringan nasional membutuhkan aktivitas ekonomi lokal. Sementara sektor ekonomi lokal membutuhkan teknologi agar mampu meningkatkan produktivitas dan memperluas pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah komoditas pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> memiliki arti strategis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sayuran yang diproduksi petani pada dasarnya memiliki rangkaian data yang panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada data mengenai siapa yang menanam, lokasi lahan, luas lahan, jenis tanaman, waktu tanam, penggunaan pupuk, kondisi cuaca, hasil panen, harga jual, pembeli dan jalur distribusi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika data tersebut dikelola secara baik, informasi itu dapat menjadi aset ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah dapat menggunakannya untuk menyusun kebijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaku usaha dapat memanfaatkannya untuk mengatur rantai pasok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Koperasi dapat menggunakannya untuk mengelola produksi anggota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara petani dapat memperoleh informasi yang lebih baik mengenai pasar, produktivitas dan kebutuhan produksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, muncul persoalan baru: siapa yang memiliki dan mengendalikan data tersebut?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan ini penting karena data memiliki nilai ekonomi yang semakin besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika data pertanian suatu daerah dikumpulkan, diproses dan dianalisis oleh pihak lain, sementara masyarakat lokal hanya menjadi sumber data sekaligus pengguna akhir teknologi, maka nilai tambah terbesar belum tentu berada di daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, digitalisasi harus disertai strategi pengelolaan data yang jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Tidak Harus Membuat NVIDIA*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> tidak perlu bercita-cita menjadi produsen GPU atau membangun pusat data raksasa untuk mendapatkan manfaat dari AI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluang yang lebih realistis justru berada pada kemampuan menggunakan teknologi yang sudah tersedia untuk menyelesaikan persoalan lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa peluang yang dapat dikembangkan antara lain sistem pemetaan lahan, pemantauan kesehatan tanaman berbasis citra, prediksi produksi, rekomendasi pemupukan, prediksi harga komoditas, digitalisasi koperasi, marketplace hasil pertanian serta sistem pencatatan produksi petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaku usaha lokal juga dapat memanfaatkan layanan cloud dan berbagai model AI tanpa harus memiliki supercomputer sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuncinya bukan menciptakan teknologi paling mahal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuncinya adalah memahami persoalan lokal dan kemudian mencari teknologi yang paling tepat untuk menyelesaikannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut sekaligus membuka ruang bagi generasi muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> untuk masuk ke sektor ekonomi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka tidak harus semuanya menjadi programmer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada peluang sebagai pengembang bisnis, analis data, pengelola platform, penghubung petani dengan pasar, pengembang produk digital maupun pelaku usaha yang memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi bisnis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Pemerintah Perlu Memulai dari Hal Paling Dasar*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi pemerintah daerah, langkah pertama bukan membuat proyek AI berskala besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fondasinya justru harus dimulai dari pembenahan data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data mengenai lahan, produksi, komoditas, petani, infrastruktur dan wilayah harus semakin akurat serta dapat diperbarui.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep Satu Data juga menjadi penting agar data antarorganisasi perangkat daerah tidak berjalan sendiri-sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah berikutnya adalah memperluas konektivitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika masih terdapat desa yang mengalami blank spot, persoalan tersebut perlu ditempatkan sebagai bagian dari agenda pembangunan ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain jaringan, energi juga menjadi faktor penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pusat data dan komputasi AI membutuhkan listrik dalam jumlah besar. Namun masyarakat, petani dan industri lokal juga membutuhkan pasokan listrik yang andal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pembangunan digital tidak dapat dipisahkan dari pembangunan infrastruktur dasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal lain yang tidak kalah penting adalah talenta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat harus memiliki kemampuan untuk memahami teknologi, menggunakan data dan memanfaatkan AI secara produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Mulai dari Proyek Kecil*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Digitalisasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> juga tidak harus dimulai dengan proyek raksasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah dapat memilih satu komoditas, satu kawasan, satu koperasi dan satu persoalan untuk dijadikan proyek percontohan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Misalnya, bagaimana teknologi digunakan untuk meningkatkan produktivitas satu komoditas pertanian tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasilnya kemudian diukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika berhasil, model tersebut dapat diperluas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika gagal, dilakukan evaluasi sebelum menghabiskan anggaran lebih besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan tersebut dinilai lebih masuk akal dibandingkan membuat banyak aplikasi yang belum tentu digunakan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab ukuran keberhasilan transformasi digital bukan jumlah aplikasi yang dibuat atau banyaknya kegiatan seminar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran yang lebih penting adalah apakah teknologi tersebut mampu menyelesaikan masalah nyata dan meningkatkan nilai ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Harus Menjadi Pemain*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> tidak perlu memenangkan persaingan AI dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> perlu memahami perubahan tersebut agar tidak hanya menjadi pasar atau sumber data bagi teknologi yang dikembangkan pihak lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanian daerah memiliki peluang untuk masuk ke dalam ekosistem ekonomi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lahan dapat dipetakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanaman dapat dipantau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Produksi dapat diprediksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Harga dapat dianalisis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rantai pasok dapat diperbaiki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasar dapat diperluas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua itu dapat meningkatkan nilai ekonomi jika dikelola dengan tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalannya kemudian bukan lagi apakah <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> akan masuk ke dunia digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> sudah berada di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan yang lebih penting adalah <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> akan mengambil posisi sebagai apa?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah hanya sebagai konsumen teknologi?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai pasar?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai pemasok data?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai pemasok bahan mentah?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atau sebagai daerah yang mampu menggunakan teknologi global untuk meningkatkan nilai ekonomi masyarakatnya sendiri?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah perkembangan AI, posisi tersebut harus mulai dipikirkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab hubungan antara tanah <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> dan teknologi global sebenarnya sudah semakin dekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari kebun menuju data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari data menuju jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari jaringan menuju pusat komputasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pusat komputasi menuju AI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan pada akhirnya, semua itu kembali pada satu persoalan mendasar: siapa yang menikmati nilai tambah dari perubahan teknologi tersebut?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>, tantangan masa depan bukan sekadar menjadi daerah yang terkoneksi internet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tantangannya adalah memastikan konektivitas, data dan teknologi benar-benar mampu meningkatkan kesejahteraan petani, memperkuat dunia usaha lokal dan membuat lebih banyak nilai ekonomi tetap tinggal di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, sayur <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> mungkin tetap tumbuh dari tanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi cara dunia melihat, mengelola dan memperdagangkannya sudah berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan perubahan itulah yang harus mulai diantisipasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> sejak sekarang.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8941_Sayur-Madina-Masuk-Era-AI--dari-Kebun-Lokal-hingga-Ekosistem-NVIDIA-dan-Telkomsel.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286019/sayur-madina-masuk-era-ai-dari-kebun-lokal-hingga-ekosistem-nvidia-dan-telkomsel/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bayar Sabu Baru Rp3 Juta, Pria di Sipirok Ditangkap Polisi dengan Barang Bukti 10,05 Gram</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bayar Sabu Baru Rp3 Juta, Pria di Sipirok Ditangkap Polisi dengan Barang Bukti 10,05 Gram]]></title>
            <description><![CDATA[Bayar Sabu Baru Rp3 Juta, Pria di Sipirok Ditangkap Polisi dengan Barang Bukti 10,05 Gram]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peredaran narkotika jenis sabu kembali berhasil diungkap jajaran Polres Tapanuli Selatan. Seorang pria berinisial YS (42) diamankan Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Tapsel dalam penggerebekan di wilayah Kecamatan Sipirok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tangan YS, polisi menyita barang bukti yang diduga sabu dengan berat total mencapai 10,05 gram. Penangkapan tersebut berlangsung di sebuah rumah yang berada di Kelurahan Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (31/8/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., mengatakan pengungkapan kasus tersebut berawal dari penyelidikan terkait dugaan aktivitas penyalahgunaan dan peredaran narkotika di kawasan Sipirok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat petugas melakukan pengamanan dan penggeledahan, polisi menemukan sejumlah paket yang diduga berisi narkotika jenis sabu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pada saat dilakukan pengamanan dan penggeledahan, kita menemukan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu di sekitar tempat pelaku berada,&quot; ujar Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penggeledahan tersebut, petugas menemukan satu plastik klip berukuran sedang yang diduga berisi sabu. Paket tersebut ditemukan di atas meja yang berada di depan YS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian melanjutkan pemeriksaan ke bagian kamar. Di dalam sebuah lemari, polisi menemukan sebuah tas kecil berwarna hitam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tas tersebut berisi dua plastik klip berukuran sedang yang juga diduga mengandung sabu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah seluruh barang bukti dikumpulkan dan ditimbang, total narkotika yang diamankan mencapai sekitar 10,05 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Total barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan memiliki berat sekitar 10,05 gram dan seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan serta pemeriksaan lebih lanjut,&quot; kata Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, YS disebut mengakui bahwa barang bukti yang ditemukan merupakan miliknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada penyidik, YS juga mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial RD. Identitas dan keberadaan RD masih dalam proses penyelidikan aparat kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan keterangan sementara YS, narkotika tersebut diperoleh dengan cara membeli sekitar 15 gram sabu seharga Rp9 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, transaksi tersebut disebut belum dibayar secara penuh. YS baru membayarkan sekitar Rp3 juta, sementara sisa pembayaran direncanakan dilakukan setelah sabu tersebut terjual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi menduga sabu itu diedarkan kembali secara eceran untuk mendapatkan keuntungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku mengakui baru membayar Rp3 juta, sedangkan sisanya akan dibayarkan setelah barang tersebut habis terjual secara eceran guna mendapatkan keuntungan,&quot; ungkap Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain paket yang diduga sabu, polisi juga mengamankan sejumlah barang yang diduga berkaitan dengan aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barang bukti tersebut antara lain tiga sendok sabu yang terbuat dari pipet, satu unit timbangan elektrik, plastik klip kosong berbagai ukuran, dua cangklong kaca, kaca pirek, bong kaca, dan mancis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas juga menyita satu unit telepon genggam merek Oppo serta uang tunai Rp385 ribu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti kini telah diamankan untuk mendukung proses penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan menegaskan bahwa pihaknya akan terus melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap dugaan jaringan peredaran narkotika di wilayah hukum Polres Tapsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemberantasan narkoba tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum. Peran masyarakat juga dinilai penting, terutama dalam memberikan informasi apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengajak masyarakat untuk terus memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkotika,&quot; pungkas Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus di Sipirok ini menjadi salah satu bentuk upaya kepolisian dalam menekan peredaran narkotika di wilayah Tapanuli Selatan. Polisi masih melakukan pendalaman untuk mengungkap kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk RD yang disebut sebagai pemasok sabu kepada YS.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6881_Bayar-Sabu-Baru-Rp3-Juta--Pria-di-Sipirok-Ditangkap-Polisi-dengan-Barang-Bukti-10-05-Gram.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286018/bayar-sabu-baru-rp3-juta-pria-di-sipirok-ditangkap-polisi-dengan-barang-bukti-1005-gram/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Padang Lawas Turun ke Pasar Sibuhuan, Harga Sembako hingga Timbangan Pedagang Dicek</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Padang Lawas Turun ke Pasar Sibuhuan, Harga Sembako hingga Timbangan Pedagang Dicek]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Padang Lawas Turun ke Pasar Sibuhuan, Harga Sembako hingga Timbangan Pedagang Dicek]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya menjaga harga kebutuhan pokok tetap stabil terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas bersama aparat kepolisian. Tim gabungan melakukan pemantauan langsung terhadap kondisi perdagangan di Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Senin (7/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengecekan tersebut menyasar sejumlah komoditas pangan dan aktivitas jual beli pedagang, terutama untuk memastikan harga kebutuhan pokok masih berada dalam batas kewajaran serta pasokan tetap tersedia bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dipimpin Kasat Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus bersama personel Unit Ekonomi. Dalam kegiatan itu, kepolisian menggandeng sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkab Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Instansi yang terlibat antara lain Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Koprindag), Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (Perizinan), Bagian Perekonomian Setdakab Padang Lawas, serta jajaran Bulog Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irwansah yang juga menjalankan tugas sebagai Kasatgas Ketahanan Pangan daerah mengatakan, pengawasan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan harga maupun gangguan pasokan bahan pangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemerintah bersama kepolisian ingin memastikan kebutuhan pokok masyarakat tersedia dengan harga yang terjangkau. Pedagang juga diminta menjalankan aktivitas perdagangan sesuai ketentuan yang berlaku, termasuk memperhatikan Harga Eceran Tertinggi (HET) untuk komoditas yang telah ditetapkan pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Fokus utama kami adalah menjaga keterjangkauan harga, menjamin pasokan sembako tetap aman di pasaran, serta menutup celah terjadinya kecurangan transaksi perdagangan,&quot; ujar Irwansah saat melakukan pemantauan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengecek harga, pengawasan juga diarahkan untuk mencegah berbagai bentuk praktik perdagangan yang berpotensi merugikan konsumen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu yang menjadi perhatian adalah kemungkinan beredarnya beras oplosan atau komoditas pangan yang kualitasnya tidak sesuai dengan informasi yang disampaikan kepada pembeli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian menilai pengawasan langsung di pasar penting dilakukan untuk memastikan produk yang beredar memenuhi ketentuan dan konsumen mendapatkan barang sesuai dengan harga serta kualitas yang dibayarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya menjaga kepercayaan masyarakat terhadap rantai perdagangan kebutuhan pokok di Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengawasan tidak hanya menyentuh persoalan harga dan ketersediaan barang. Tim juga memeriksa alat ukur, takar, timbang dan perlengkapannya atau UTTP yang digunakan pedagang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Bidang Perdagangan Dinas Koprindag Padang Lawas, Magdalena Harahap, mengatakan pemeriksaan langsung ke lapangan diperlukan untuk mendapatkan gambaran nyata mengenai kondisi perdagangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Magdalena, inspeksi yang dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya dapat memberikan informasi yang lebih objektif mengenai praktik perdagangan di tingkat pedagang grosir maupun eceran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemeriksaan berkala tanpa pemberitahuan memberi kami potret situasi pasar yang sesungguhnya secara objektif,&quot; kata Magdalena.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, pemeriksaan UTTP dilakukan untuk memastikan alat ukur yang digunakan pedagang masih akurat dan sesuai standar metrologi legal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut dinilai penting karena kesalahan alat timbang berpotensi merugikan konsumen maupun pedagang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selain harga dan pasokan, akurasi alat ukur, takar, timbang, dan perlengkapannya (UTTP) milik pedagang juga kami uji langsung. Semua harus presisi sesuai standar metrologi legal agar pembeli tidak dirugikan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah diharapkan dapat menjaga situasi perdagangan di Padang Lawas tetap kondusif, khususnya dalam menghadapi dinamika harga kebutuhan pokok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengawasan juga menjadi langkah preventif untuk mencegah adanya spekulasi harga, permainan distribusi, maupun praktik perdagangan yang dapat membebani masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pemantauan secara langsung, pemerintah dapat mengetahui kondisi pasokan dan harga di lapangan sekaligus mengambil langkah apabila ditemukan persoalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian bersama Pemkab Padang Lawas menegaskan bahwa pengawasan terhadap perdagangan kebutuhan pokok akan terus diperkuat demi memastikan masyarakat memperoleh bahan pangan dengan harga yang wajar, kualitas yang sesuai, serta takaran yang benar.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_20_Polres-Padang-Lawas-Turun-ke-Pasar-Sibuhuan--Harga-Sembako-hingga-Timbangan-Pedagang-Dicek.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286017/polres-padang-lawas-turun-ke-pasar-sibuhuan-harga-sembako-hingga-timbangan-pedagang-dicek/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">10 ASN Paluta Resmi Pensiun, Pemkab Beri Penghargaan Atas Dedikasi Puluhan Tahun</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 20:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[10 ASN Paluta Resmi Pensiun, Pemkab Beri Penghargaan Atas Dedikasi Puluhan Tahun]]></title>
            <description><![CDATA[10 ASN Paluta Resmi Pensiun, Pemkab Beri Penghargaan Atas Dedikasi Puluhan Tahun]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) memberikan penghargaan kepada 10 Aparatur Sipil Negara (ASN) yang memasuki masa purna tugas atau pensiun. Penghargaan tersebut diserahkan dalam upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Padang Lawas Utara, Senin (7/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas Utara Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Paluta Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM dalam kegiatan tersebut menyerahkan penghargaan secara langsung kepada para ASN yang telah menyelesaikan masa pengabdiannya sebagai aparatur pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan itu menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Paluta atas dedikasi dan kontribusi para ASN selama menjalankan tugas pemerintahan serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Sekda Paluta menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh ASN yang memasuki masa pensiun. Menurutnya, perjalanan pengabdian sebagai ASN merupakan bagian penting dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih atas loyalitas, integritas, dan kontribusi yang telah diberikan bagi kemajuan Kabupaten Padang Lawas Utara,&quot; ujar Patuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa masa pensiun tidak seharusnya dimaknai sebagai berakhirnya pengabdian seseorang. Sebaliknya, purna tugas merupakan fase baru yang dapat diisi dengan berbagai kegiatan positif di tengah keluarga maupun masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Masa purna tugas bukanlah akhir dari pengabdian, melainkan awal dari babak baru kehidupan. Semoga seluruh bapak dan ibu senantiasa diberikan kesehatan, kebahagiaan, serta tetap menjadi teladan di tengah masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data pensiun ASN Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara untuk September 2026, terdapat 10 ASN yang terhitung mulai 1 September 2026 memasuki masa purna tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para ASN tersebut berasal dari sejumlah perangkat daerah dan satuan pendidikan di lingkungan Pemkab Paluta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut daftar 10 ASN yang memasuki masa pensiun:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Khairul Ahmad, S.E., M.Si. &mdash; Analis Layanan Umum pada Sekretariat DPRD Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Masdeliana Harahap, S.Pd. &mdash; Guru Ahli Madya di SDN 100910 Gunungtua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Nurliah Siregar, S.Pd. &mdash; Guru Ahli Madya di SDN 100910 Gunungtua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Siti Ramona &mdash; Guru Ahli Pertama di SDN 100710 Hiteurat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Mhd. Masri, S.Pd. &mdash; Guru Ahli Madya di SMP Negeri 1 Padang Bolak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Tiemha, S.Pd. &mdash; Guru Ahli Madya di SDN 101650 Aobaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Muhammad Imran Siregar, S.K.M. &mdash; Analis Kesejahteraan Keluarga pada Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. Ermina Rambe &mdash; Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Perpustakaan di Kantor Camat Dolok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9. Masbulan Rambe, S.Pd. &mdash; Guru Ahli Madya di SDN 100190 Tartung Bolak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;10. <a href="https://www.sumut24.co/tag/asn/" target="_blank">Asn</a>iat Hasibuan, S.Pd. &mdash; Guru Ahli Madya di SDN 101790 Labuhan Jurung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para ASN tersebut secara resmi memasuki masa purna tugas dengan TMT pensiun 1 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberian penghargaan kepada ASN yang memasuki masa pensiun menjadi momentum untuk mengenang sekaligus menghargai perjalanan panjang pengabdian mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama bertahun-tahun, para ASN tersebut menjalankan tugas di berbagai bidang, mulai dari administrasi pemerintahan, pelayanan masyarakat, hingga dunia pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus bagi para guru, pengabdian mereka turut berperan dalam mendukung proses pendidikan dan mencetak generasi muda di Kabupaten Padang Lawas Utara.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1347_10-ASN-Paluta-Resmi-Pensiun--Pemkab-Beri-Penghargaan-Atas-Dedikasi-Puluhan-Tahun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286016/10-asn-paluta-resmi-pensiun-pemkab-beri-penghargaan-atas-dedikasi-puluhan-tahun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PRABOWO DAN ERUPSI GUNUNG KRAKATAU, ISYARAT ALAM, MOMENTUM KEBANGKITAN BARU INDONESIA</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 19:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PRABOWO DAN ERUPSI GUNUNG KRAKATAU, ISYARAT ALAM, MOMENTUM KEBANGKITAN BARU INDONESIA]]></title>
            <description><![CDATA[PRABOWO DAN ERUPSI GUNUNG KRAKATAU, ISYARAT ALAM, MOMENTUM KEBANGKITAN BARU INDONESIA]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh : syamsul rizal, S.H. S.Sos<br>Ketua Umum DPP Garuda 08&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perjalanan sebuah bangsa, alam kerap hadir sebagai bahasa simbolik yang mengajak manusia merenungkan kembali arah sejarahnya. Gunung Krakatau, dengan jejak letusannya yang mengguncang dunia, bukan sekadar bentang geologis di antara Jawa dan Sumatra, melainkan bagian dari memori kolektif Indonesia tentang kehancuran, perubahan, dan kelahiran kembali. Karena itu, ketika Krakatau kembali menjadi perhatian, ia dapat dibaca secara filosofis&mdash;bukan sebagai ramalan politik atau hubungan sebab-akibat&mdash;melainkan sebagai metafora tentang energi yang tersimpan di kedalaman: bahwa di balik guncangan selalu terdapat tuntutan untuk berubah. Dalam ruang perenungan inilah kepemimpinan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto dapat ditempatkan sebagai bagian dari momentum Indonesia yang sedang mencari bentuk baru bagi kekuatan, kemandirian, dan martabatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara filosofis, Krakatau mengajarkan sebuah paradoks besar kehidupan kehancuran tidak selamanya menjadi akhir, sebagaimana kelahiran tidak selalu bermula dari ketenangan. Dari lanskap yang pernah porak-poranda, alam membentuk kehidupan dan konfigurasi baru. Bangsa pun demikian. Indonesia telah melewati kolonialisme, pergolakan politik, krisis ekonomi, konflik sosial, pandemi, hingga perubahan geopolitik dunia. Setiap zaman meninggalkan luka sekaligus pengetahuan. Maka kebangkitan baru Indonesia seharusnya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian pemerintahan, melainkan sebagai keberanian mengubah pengalaman sejarah menjadi tenaga peradaban. Kepemimpinan akan memperoleh makna ketika kekuasaan tidak berhenti pada kewenangan, tetapi menjelma menjadi tanggung jawab untuk memastikan negara berdiri kokoh di atas kepentingan rakyat dan generasi yang akan datang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara sosiologis, kebangkitan sebuah bangsa tidak pernah lahir dari seorang pemimpin seorang diri. Ia tumbuh ketika negara dan masyarakat menemukan kembali titik perjumpaan mereka. <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> berada di tengah masyarakat Indonesia yang semakin kritis, terkoneksi, sekaligus menghadapi kesenjangan dan perubahan sosial yang cepat. Di sinilah ujian sesungguhnya bagaimana optimisme politik diterjemahkan menjadi kesempatan ekonomi, pendidikan bermutu, ketahanan pangan dan energi, industrialisasi yang memberi nilai tambah, serta keadilan yang dapat dirasakan sampai ke daerah-daerah. Seperti energi vulkanik yang tidak terlihat dari permukaan, kekuatan terbesar Indonesia sesungguhnya berada di dalam masyarakatnya&mdash;pada petani, nelayan, pekerja, pengusaha, akademisi, anak muda, perempuan, masyarakat adat, serta jutaan keluarga yang setiap hari mempertahankan kehidupan dengan kerja dan harapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Krakatau juga memberikan pelajaran tentang hubungan antara kekuatan dan kendali. Energi yang besar tanpa tata kelola dapat menghadirkan kehancuran sebaliknya, kekuatan yang diarahkan dengan pengetahuan dapat menjadi sumber kemajuan. Prinsip yang sama berlaku dalam kehidupan bernegara. Indonesia memiliki sumber daya alam, posisi geopolitik strategis, bonus demografi, kekayaan maritim, serta kebudayaan yang luar biasa, tetapi seluruh modal tersebut membutuhkan institusi yang kuat, hukum yang adil, pemerintahan yang efektif, dan keberanian memberantas korupsi. Karena itu, ukuran kebangkitan Indonesia pada era <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> bukanlah seberapa keras retorika tentang negara besar dikumandangkan, melainkan seberapa jauh kekuatan nasional mampu diubah menjadi kesejahteraan rakyat, kedaulatan ekonomi, kemajuan ilmu pengetahuan, dan posisi Indonesia yang semakin terhormat di dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> dan Krakatau adalah dua realitas yang berbeda satu berada dalam ruang kepemimpinan manusia, lainnya tunduk pada hukum alam. Namun dalam bahasa refleksi, keduanya dapat dipertemukan sebagai metafora tentang energi, perubahan, dan kelahiran kembali. Krakatau mengingatkan bahwa bumi Nusantara terus bergerak  sejarah pun tidak pernah berhenti bergerak. Pertanyaannya bukan apakah alam sedang memberikan pertanda kepada Indonesia, melainkan apakah bangsa Indonesia cukup bijaksana membaca zamannya. Jika kekuatan dipertemukan dengan keadilan, keberanian dengan kebijaksanaan, pembangunan dengan kemanusiaan, serta kekuasaan dengan pengabdian, maka kebangkitan baru Indonesia tidak perlu menunggu sebuah isyarat dari langit atau dari perut bumi. Kebangkitan itu akan lahir dari keputusan bangsa Indonesia sendiri untuk berdiri lebih tegak, bekerja lebih besar, dan menentukan masa depannya dengan tangannya sendiri.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4347_PRABOWO-DAN-ERUPSI-GUNUNG-KRAKATAU--ISYARAT-ALAM--MOMENTUM-KEBANGKITAN-BARU-INDONESIA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286015/prabowo-dan-erupsi-gunung-krakatau-isyarat-alam-momentum-kebangkitan-baru-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Karhutla Mempawah Membara, Inalum Kerahkan Tim Pemadam Bersertifikat</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 19:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Karhutla Mempawah Membara, Inalum Kerahkan Tim Pemadam Bersertifikat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA , Grup PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) mengerahkan 60 personil pemadam kebakaran bersertifikat untuk memperkuat]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA , Grup PT Mineral Industri Indonesia (MIND ID) mengerahkan 60 personil pemadam kebakaran bersertifikat untuk memperkuat penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kabupaten Mempawah, Kalimantan Barat.</p>Kebakaran di wilayah tersebut mendapat perhatian serius karena sejumlah titik berada di lahan gambut yang membuat api sulit dikendalikan dan berpotensi kembali menyala.</p>Pengerahan personil dilakukan Jumat (4/9/2026) atas koordinasi langsung Direktur Utama MIND ID Maroef Sjamsoeddin.</p>Puluhan personil tersebut merupakan gabungan dari PT Indonesia Asahan Aluminium (<a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>), PT Aneka Tambang Tbk (ANTAM), PT Bukit Asam Tbk (PTBA), PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/tim/" target="_blank">Tim</a>ah Tbk, PT Freeport Indonesia, dan PT Vale Indonesia.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> bergabung dengan pemerintah daerah, BNPB/BPBD, TNI, Polri, pemadam kebakaran, relawan, serta masyarakat yang sejak 24 Agustus 2026 melakukan pemadaman dan pengendalian titik api.</p>Kondisi lahan gambut menjadi tantangan utama. Api tidak hanya membakar permukaan, tetapi dapat merambat dan bertahan di bawah tanah. Karena itu, pemadaman tidak cukup dilakukan dengan memadamkan kobaran yang terlihat.</p>Maroef mengatakan, penanganan karhutla membutuhkan keterlibatan lintas pihak, terutama karena dampaknya tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga kesehatan dan aktivitas masyarakat.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> harus melakukan penyisiran dan pendinginan berulang untuk memastikan api tidak kembali muncul.</p>&quot;Langkah ini merupakan bentuk kepedulian kami terhadap lingkungan dan masyarakat. Kehadiran relawan Grup MIND ID upaya bersama untuk mempercepat pengendalian titik api sekaligus membantu mengurangi risiko kesehatan dan gangguan terhadap aktivitas masyarakat,"kata Maroef saat meninjau wilayah terdampak di Mempawah.</p>Dukungan tidak berhenti pada pengerahan personil. <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> dan PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) juga memperkuat operasi lapangan dengan perlengkapan pemadaman, peralatan keselamatan, dukungan medis, fasilitas kesehatan darurat, serta alat pelindung diri bagi relawan dan masyarakat terdampak.</p>PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo turut menambah satu unit mobil pemadam kebakaran untuk memperkuat kemampuan pemadaman di lapangan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> dan BAI memiliki kepentingan langsung terhadap kondisi wilayah Mempawah. BAI merupakan perusahaan patungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> dan ANTAM yang mengoperasikan Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR) beserta fasilitas pendukungnya di kawasan tersebut.</p>Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> Melati Sarnita mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penanganan karhutla merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan sekaligus upaya menjaga keselamatan masyarakat di sekitar wilayah operasional.</p>"Keberadaan perusahaan harus memberikan manfaat dan rasa aman bagi masyarakat di sekitarnya. Ketika terdapat situasi darurat seperti karhutla, kami berupaya bergerak bersama seluruh pihak yang memiliki kompetensi dan kewenangan untuk membantu penanganannya,"ujar Melati, Senin (7/9/2026) diterima Sumut24.co .</p>Menurut dia, kolaborasi menjadi faktor untuk mempercepat respons di lapangan, khususnya dalam menghadapi kebakaran gambut yang membutuhkan penanganan berulang dan pemantauan berkelanjutan.</p>Direktur Utama BAI Darwin Saleh Siregar menyebut, karakteristik lahan gambut membuat proses pemadaman jauh lebih kompleks dibandingkan kebakaran di lahan biasa.</p>"Api pada lahan gambut dapat merambat dan bertahan di bawah permukaan meskipun kobaran di atas tanah telah padam. Kondisi ini membuat proses pemadaman membutuhkan waktu lebih panjang, ketersediaan sumber air yang memadai, serta penyisiran dan pendinginan berulang untuk memastikan api benar-benar padam dan tidak kembali muncul,&quot;jelas Darwin.</p>Grup MIND ID terus mendukung penanganan karhutla bersama pemerintah, aparat, relawan, dan masyarakat.</p>Selain pemadaman, upaya diarahkan pada pencegahan meluasnya titik api serta peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla berikutnya.(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5837_Karhutla-Mempawah-Membara--Inalum-Kerahkan-Tim-Pemadam-Bersertifikat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286014/karhutla-mempawah-membara-inalum-kerahkan-tim-pemadam-bersertifikat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">14 Pengunjung Positif Narkoba, PP Tanjungbalai Selatan Desak Wali Kota Tutup Permanen Kito Cafe</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 19:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[14 Pengunjung Positif Narkoba, PP Tanjungbalai Selatan Desak Wali Kota Tutup Permanen Kito Cafe]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Temuan 14 pengunjung positif narkoba dalam razia gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tanjungbalai di Kito]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Temuan 14 pengunjung positif narkoba dalam razia gabungan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> di <a href="https://www.sumut24.co/tag/kito/" target="_blank">Kito</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cafe/" target="_blank">Cafe</a> menuai sorotan tajam.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pancasila/" target="_blank">Pancasila</a> (PP) Pimpinan Anak Cabang (PAC) Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/selatan/" target="_blank">Selatan</a> meminta Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim tidak tinggal diam dan segera mengambil langkah tegas terhadap keberadaan tempat hiburan malam tersebut.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/desak/" target="_blank">Desak</a>an itu mencuat setelah BNN Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> melakukan razia gabungan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/kito/" target="_blank">Kito</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cafe/" target="_blank">Cafe</a>, Jalan Sudirman KM 7, Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar, Minggu (6/9/2026).</p>Dalam razia tersebut, petugas memeriksa 45 orang pengunjung. Meski tidak menemukan barang bukti narkotika secara fisik, hasil pemeriksaan urine menunjukkan 14 orang dinyatakan positif mengandung methamphetamine (meth) dan amphetamine (amp).</p>Angka tersebut sontak menjadi perhatian. Dari 45 orang yang diperiksa, hampir sepertiganya dinyatakan positif berdasarkan pemeriksaan urine.Kondisi ini dinilai tidak boleh dianggap sebagai persoalan biasa.</p>PP PAC Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/selatan/" target="_blank">Selatan</a> mempertanyakan sejauh mana pengawasan terhadap aktivitas tempat hiburan malam tersebut, terlebih ketika dalam satu kali razia ditemukan jumlah pengunjung yang positif narkotika cukup signifikan.</p>Sekretaris PP Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/selatan/" target="_blank">Selatan</a>, Rahmad Hidayat, bahkan meminta Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> mengambil keputusan tegas dengan menutup permanen <a href="https://www.sumut24.co/tag/kito/" target="_blank">Kito</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cafe/" target="_blank">Cafe</a>.</p>"Kami mendesak Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> untuk mengambil langkah tegas dengan menutup permanen <a href="https://www.sumut24.co/tag/kito/" target="_blank">Kito</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cafe/" target="_blank">Cafe</a> demi melindungi generasi muda dan menjaga ketertiban di lingkungan masyarakat," tegas Rahmad, Senin (7/9/26).</p>Menurut PP, pemerintah daerah jangan sampai menunggu munculnya persoalan yang lebih besar baru kemudian mengambil tindakan.</p>Temuan razia tersebut, kata mereka, semestinya menjadi alarm keras bagi pemerintah untuk mengevaluasi keberadaan dan aktivitas tempat hiburan malam di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>Jangan Sampai Tunggu Korban.<br>PP PAC Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/selatan/" target="_blank">Selatan</a> menilai pemberantasan narkoba membutuhkan keberanian pemerintah dalam mengambil keputusan, termasuk terhadap tempat usaha yang dinilai berpotensi menimbulkan persoalan sosial.</p>Mereka pun mengapresiasi langkah BNN Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> yang melakukan razia dan pemeriksaan terhadap pengunjung <a href="https://www.sumut24.co/tag/kito/" target="_blank">Kito</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cafe/" target="_blank">Cafe</a>. Namun, PP berharap hasil razia tersebut tidak berhenti sebatas pemeriksaan dan pendataan.</p>Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dinilai perlu memberikan evaluasi menyeluruh terhadap izin dan aktivitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/kito/" target="_blank">Kito</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cafe/" target="_blank">Cafe</a> serta mengambil langkah sesuai ketentuan apabila ditemukan pelanggaran.</p>"Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap biasa. Kalau memang sudah ditemukan banyak yang positif, pemerintah harus berani mengevaluasi dan mengambil sikap tegas," ujar Rahmad.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/desak/" target="_blank">Desak</a>an penutupan permanen itu kini menjadi perhatian publik. Sebab, di tengah gencarnya pemerintah dan aparat memberantas narkoba, muncul pertanyaan besar: sampai sejauh mana pemerintah daerah akan bertindak terhadap tempat hiburan yang dalam satu kali razia menemukan 14 pengunjung positif narkotika?.</p>Hingga berita ini diterbitkan, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> maupun pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/kito/" target="_blank">Kito</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cafe/" target="_blank">Cafe</a> belum memberikan tanggapan resmi terkait desakan penutupan permanen tersebut.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8693_14-Pengunjung-Positif-Narkoba--PP-Tanjungbalai-Selatan-Desak-Wali-Kota-Tutup-Permanen-Kito-Cafe.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286013/14-pengunjung-positif-narkoba-pp-tanjungbalai-selatan-desak-wali-kota-tutup-permanen-kito-cafe/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, PLN UID Sumut Resmikan Program Budidaya Jamur Tiram Berbasis Listrik</guid>
            <pubDate>Mon, 07 Sep 2026 18:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, PLN UID Sumut Resmikan Program Budidaya Jamur Tiram Berbasis Listrik]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.coDELI SERDANG, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara meresmikan Program Elektrifikasi Produktif Budidaya dan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b>-DELI SERDANG, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara meresmikan Program Elektrifikasi Produktif Budidaya dan Pengolahan Jamur Tiram Berbasis Pemberdayaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/masyarakat/" target="_blank">Masyarakat</a> Tahun 2026 di Jalan Bandar Meriah, Desa Suka Maju, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara, Senin (7/9/2026).</p>Program yang dilaksanakan melalui Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli tersebut bekerja sama dengan Yayasan Sahabat Kebaikan. Program ini bertujuan meningkatkan produktivitas, keterampilan, dan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan energi listrik dalam proses budidaya dan pengolahan jamur tiram.</p>Melalui program ini, kelompok penerima manfaat memperoleh dukungan berupa kumbung jamur, rak budidaya, baglog, serta sejumlah peralatan produktif berbasis listrik. Peralatan tersebut antara lain mesin pengaduk media tanam dan mesin pengepres baglog yang dapat membantu proses produksi menjadi lebih cepat, efisien, higienis, dan konsisten.</p>Selain dukungan sarana dan peralatan, para penerima manfaat juga mendapatkan pembekalan mengenai konsep pemberdayaan masyarakat, manajemen budidaya jamur tiram, serta manajemen pemasaran. Pendampingan ini diharapkan dapat memperkuat kemampuan kelompok dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara mandiri dan berkelanjutan.</p>General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengatakan bahwa program tersebut menjadi bagian dari komitmen PLN dalam menghadirkan listrik sebagai penggerak kegiatan ekonomi produktif masyarakat.</p>&quot;Melalui Program TJSL PLN Peduli, kami ingin memastikan kehadiran listrik dapat menciptakan nilai tambah bagi masyarakat. Pemanfaatan peralatan berbasis listrik dalam budidaya jamur tiram diharapkan dapat meningkatkan efisiensi, kapasitas produksi, kualitas hasil, serta pendapatan kelompok penerima manfaat,&quot; ujar Rizky.</p>Rizky menambahkan, keberhasilan program tidak hanya diukur dari penyaluran bantuan sarana, tetapi juga dari kemampuan kelompok dalam mengelola dan mengembangkan usaha secara berkelanjutan.</p>&quot;Kami berharap program ini dapat tumbuh menjadi usaha bersama yang mandiri, membuka peluang kerja, dan menghasilkan produk jamur tiram yang berdaya saing. Kolaborasi antara PLN, Yayasan Sahabat Kebaikan, dan masyarakat menjadi kunci agar manfaat program terus berkembang dan dirasakan secara lebih luas,&quot; tambah Rizky.</p>Kegiatan tersebut dihadiri Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sumatera Utara Darma Saputra, Pimpinan Yayasan Sahabat Kebaikan H. Wira Putra, S.S., Kepala Desa Sei Mencirim Johan Wahyu, serta tokoh masyarakat Yuda Diliwardana.</p>Program tersebut melibatkan lima kelompok penerima manfaat, yakni Kampung Jamur Mencirim yang diketuai Nurainun, Kelompok Sukamaju yang diketuai M. Ridwan Effendi, Teman Setia Jamur yang diketuai Muhammad Arif, Alam Tani yang diketuai Latifa Andam Bestari, serta Sukses Tani yang diketuai Riyo Sahputra.</p>Mewakili kelompok penerima manfaat dan masyarakat, Kepala Desa Sei Mencirim Johan Wahyu, menyampaikan apresiasi kepada PLN UID Sumatera Utara dan Yayasan Sahabat Kebaikan atas bantuan serta pendampingan yang diberikan.</p>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UID Sumatera Utara atas bantuan berupa sarana budidaya, baglog, serta peralatan berbasis listrik ini sangat membantu masyarakat kami menjalankan proses produksi dengan lebih cepat, efisien, dan terarah,&quot; ujar Johan.</p>Menurut Johan, pelatihan dan pendampingan yang diberikan turut menambah pengetahuan kelompok dalam mengelola budidaya hingga memasarkan hasil produksi.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/masyarakat/" target="_blank">Masyarakat</a> kami semakin memahami cara mengelola budidaya, menjaga kualitas hasil panen, dan memasarkan produk. Kami berharap usaha ini terus berkembang, meningkatkan pendapatan anggota, serta membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar,&quot; tambahnya.</p>Melalui program elektrifikasi produktif tersebut, PLN UID Sumatera Utara turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB), khususnya penyediaan akses energi yang andal, penciptaan pekerjaan layak, dan pertumbuhan ekonomi yang inklusif.</p>PLN berharap program ini menjadi fondasi bagi tumbuhnya ekosistem usaha jamur tiram di Desa Suka Maju dan wilayah sekitarnya, mulai dari proses budidaya hingga pengembangan produk olahan bernilai tambah. Dengan pengelolaan yang konsisten dan berkelanjutan, kawasan tersebut diharapkan dapat berkembang sebagai salah satu sentra budidaya dan pengolahan jamur tiram di Kabupaten Deli Serdang. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3830_Dorong-Kemandirian-Ekonomi-Masyarakat--PLN-UID-Sumut-Resmikan-Program-Budidaya-Jamur-Tiram-Berbasis-Listrik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286012/dorong-kemandirian-ekonomi-masyarakat-pln-uid-sumut-resmikan-program-budidaya-jamur-tiram-berbasis-listrik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>