<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2026 22:07:01 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik]]></title>
            <description><![CDATA[Ketum PB Pendawa Indonesia Terima Kunjungan Tokoh Pemerhati Kebangsaan dan Politik]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Ketua Umum PB <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia, H. Ruslan, SH, menerima kunjungan silaturahmi tokoh perempuan pemerhati kebangsaan dan politik Indonesia, Dr. Susilawati, M.Han, di Pesanggrahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>, Marendal, Selasa (19/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Dalam kesempatan itu, Susilawati bersama H. Ruslan berdiskusi mengenai berbagai persoalan kebangsaan, dinamika politik serta kondisi sosial kemasyarakatan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangannya, Susilawati menilai perkembangan modernisasi dan teknologi perlu diimbangi dengan penguatan spiritualitas serta nilai-nilai religius. Menurutnya, kemajuan teknologi yang tidak dibarengi dengan penguatan karakter dan nilai kebangsaan berpotensi mengikis jati diri bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di tengah derasnya arus globalisasi, kemajuan tidak seharusnya hanya diukur melalui pencapaian materi dan teknologi, tetapi juga melalui ketenangan, keadilan, kemanusiaan, kedamaian serta kuatnya hubungan sosial kemasyarakatan,&quot; ujar Susilawati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa pembangunan bangsa tidak hanya membutuhkan kecanggihan teknologi dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga masyarakat yang memiliki kepedulian sosial, rasa kemanusiaan serta pegangan nilai yang kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum PB <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H. Ruslan, SH, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Dr. Susilawati, M.Han, ke Pesanggrahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan Ibu Susilawati ke Pesanggrahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>. Semoga ke depannya semakin terjalin komunikasi dan hubungan yang lebih baik lagi, khususnya dalam membahas persoalan kebangsaan dan sosial kemasyarakatan,&quot; kata Ruslan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti sebagai pertemuan semata, tetapi dapat menjadi ruang bertukar gagasan dan memperkuat kepedulian terhadap berbagai persoalan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan itu juga menjadi momentum untuk mempererat hubungan antartokoh masyarakat dalam membangun komunikasi yang konstruktif serta mendorong nilai-nilai kebangsaan dan kepedulian sosial di tengah perubahan zaman.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8289_Ketum-PB-Pendawa-Indonesia-Terima-Kunjungan-Tokoh-Pemerhati-Kebangsaan-dan-Politik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285430/ketum-pb-pendawa-indonesia-terima-kunjungan-tokoh-pemerhati-kebangsaan-dan-politik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Percut Sei Tuan Dan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perumda Tirtanadi Gelar Sosialisasi Layanan Tarif Air Minum di Percut Sei Tuan Dan Batang Kuis Kabupaten Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  DeliserdangPerusahaan Umum Daerah (Perumda) Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan  tarif ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Deliserdang</p><br></p>Perusahaan Umum Daerah (Perumda) <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara melaksanakan kegiatan sosialisasi layanan  tarif air minum  kepada masyarakat di dua kecamatan yakni Kecamatan Percut  Sei Tuan dan Kecamatan Batang Kuis Kabupaten Kabupaten Deli Serdang</p><br></p>Kegiatan tersebut  dilaksanakan di Aula Kantor Desa Sambirejo Timur, Kecamatan Percut Sei Tuan, dibuka oleh Kepala Divisi Pemasaran Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Sahrim Siregar Rabu (19/8/2026).</p>Sosialisasi ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Direksi Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara Nomor KEP-67/DIR/DIHBL/2026 tentang Penetapan Tarif Air Minum dan Air Limbah Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>.</p><br></p>Kegiatan ini  menjadi bagian dari upaya Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan layanan tarif, sekaligus menyampaikan informasi secara terbuka terkait penerapan tarif air minum.</p><br></p>Kepala Desa Sambirejo Timur M Arifin, menyampaikan apresiasi kepada Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara yang telah melaksanakan sosialisasi pelayanan tarif air minum dan di Desa Sambirejo Timur.</p><br></p>Arifin mengatakan, kegiatan sosialisasi tersebut sangat penting karena masyarakat perlu mendapatkan penjelasan secara langsung mengenai kebijakan penetapan tarif air minum. sebagaimana tertuang dalam Keputusan Direksi Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara Nomor KEP-67/DIR/DIHBL/2026.</p><br></p>&quot;Dengan adanya sosialisasi ini, kami berharap masyarakat dapat memperoleh informasi yang jelas dan memahami dasar serta tujuan dari penyesuaian tarif yang telah ditetapkan,&quot; ujar Arifin.</p><br></p>Ia berharap Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam hal kelancaran distribusi air, kualitas air, serta kecepatan dalam menanggapi keluhan pelanggan.</p><br></p>Menurutnya, komunikasi yang baik antara Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> dengan masyarakat sangat diperlukan agar setiap kebijakan dapat dipahami secara bersama dan pelaksanaannya berjalan dengan baik. Dalam sosialisasi tersebut, Kepala Devisi Pemasaran Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>, Sahrim Siregar menyampaikan  mengenai dasar penetapan tarif, mekanisme penerapan tarif, serta pelayanan yang diberikan kepada pelanggan. Masyarakat juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun masukan terkait kebijakan penyesuaian/ layanan tarif tersebut.</p><br></p>Layanan tarif dilakukan dengan tetap memperhatikan keberlangsungan pelayanan air minum kepada masyarakat, peningkatan kualitas pelayanan, serta kemampuan dan keterjangkauan pelanggan. Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan masyarakat dapat memahami kebijakan yang telah ditetapkan dan memperoleh informasi yang benar mengenai tarif air minum Selain itu  kata Sahrim Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> saat ini memberikan layanan gratis pipa distribusi ke masyarakat minimal 50 meter dan minimal 5 rumah serta meteran yang sudah diputus dan mau pasang kembali biaya dendanya dihapus, "dan bagi masyarakat yang mau pasang baru biaya pemasangan Rp 2.050.000- dapat dicicil,"ujar Sahrim.</p><br></p><br></p>Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung pelaksanaan sosialisasi tersebut sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada masyarakat. Penyampaian informasi secara langsung dinilai penting agar kebijakan layanan tarif dapat dipahami dengan baik serta tidak menimbulkan kesalahpahaman di tengah masyarakat.</p><br></p>Pemerintahan Kabupaten Deli Serdang  mengharapkan Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> terus meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, baik dari sisi kontinuitas distribusi air, kualitas air, respons terhadap keluhan pelanggan, maupun pelayanan administrasi.</p><br></p>Kegiatan sosialisasi berlangsung dengan suasana interaktif. Masyarakat yang hadir mengikuti pemaparan dan berdiskusi mengenai berbagai hal yang berkaitan dengan tarif air minum serta pelayanan Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>.</p><br></p>Melalui kegiatan tersebut, diharapkan terjalin komunikasi dan koordinasi yang semakin baik antara Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, pemerintah desa, dan masyarakat sebagai pelanggan, sehingga pelayanan air minum dapat terus ditingkatkan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>Hadir dalam sosialisasi tersebut, unsur Pemerintahan Kecamatan Percut Sei Tuan, Pemerintahan Kecamatan Batang Kuis, Pemerintahan Desa Sambirejo Timur, perwakilan Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a>, tokoh masyarakat, serta masyarakat pelanggan Perumda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tirtanadi/" target="_blank">Tirtanadi</a> di wilayah tersebut. Rel</p>.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5821_Perumda-Tirtanadi-Gelar-Sosialisasi-Layanan-Tarif-Air-Minum-di-Percut-Sei-Tuan-Dan-Batang-Kuis-Kabupaten-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285429/perumda-tirtanadi-gelar-sosialisasi-layanan-tarif-air-minum-di-percut-sei-tuan-dan-batang-kuis-kabupaten-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Apresiasi Pameran Foto &quot;Prahara Pulau Emas&quot;, Wali Kota Medan : Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Apresiasi Pameran Foto "Prahara Pulau Emas", Wali Kota Medan : Foto Jurnalistik Menggugah Empati dan Menciptakan Harapan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi diselenggarakannya pameran foto bertajuk Prahara Pulau Emas yang ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengapresiasi diselenggarakannya pameran foto bertajuk "Prahara Pulau Emas" yang digelar Pewarta Foto Indonesia (PFI) Kota Medan, di Atrium Plaza Medan Fair, Rabu (19/8/2026)</p><br></p>Pameran foto yang merekam jejak bencana banjir di Sumatera Utara, Aceh, dan Sumatera Barat itu berhasil menghadirkan sebuah karya seni yang sarat makna kemanusiaan.</p><br></p>Dalam sambutannya, Rico Waas mengatakan foto jurnalistik bukan sekadar dokumentasi visual yang datar, melainkan medium yang mampu menggugah empati global dan memberi harapan (hope) bagi masyarakat terdampak. Ia bahkan mencontohkan foto fenomenal dunia seperti " The Vulture and The Little Child" dan "The Tank Man". foto tersebut terbukti mampu menggerakkan aksi kemanusiaan global dan mengubah sudut pandang dunia.</p><br></p>"a picture speaks a thousand words". Setiap foto itu menceritakan ribuan kata. Efeknya akan sangat panjang, bahkan bisa berdampak dan menciptakan harapan," kata Rico Waas.</p><br></p>Rico Waas juga melihat perbedaan mendasar antara foto dan media visual lainnya seperti video. Menurutnya, media sosial saat ini memang didominasi oleh konten bergerak, namun kekuatan foto jurnalistik tetap tak tergantikan.</p><br></p>"Video itu menciptakan komentar, tapi kalau foto menciptakan cerita. Dia berada di dalam satu frame yang tidak bergerak. Tapi kita yang bisa menceritakan dari A sampai Z," ujar Rico Waas.</p><br></p>Oleh karena itu, Rico Waas berharap pameran foto seperti ini dapat terus diadakan. Ia juga juga mengaku siap berkolaborasi agar nantinya pameran seperti bisa bisa diadakan ditempat yang lebih baik.</p><br></p>"Kita perlu ngobrol bersama, mungkin tidak di dalam ruang formal saja, tapi kita duduk bicara bersama tentang jurnalistik media, secara pemberitaan dan jurnalistik foto, agar kita tetap bisa merawat karya-karya ini,"pungkasnya.</p><br></p>Sementara itu, Koordinator PFI Wilayah Sumatera Hendra Syamhari mengatakan, pameran foto tersebut merupakan bagian dari rangkaian roadshow fotografi jurnalistik yang digelar di tiga Provinsi yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. "pameran foto ini mencatatkan sejarah kepada anak cucu kita, bawah di Pulau Sumatera pernah terjadi bencana besar,"kata Hendra.</p><br></p>Dalam kesempatan itu, Hendra juga menyampaikan apresiasi kepada Wali Kota Medan yang telah mendukung terselenggaranya pameran foto ini. Ia juga sempat membagikan kisah perjuangan dan dedikasi para jurnalis foto saat meliput peristiwa bencana di lapangan.</p><br></p>"Jurnalis foto adalah profesi yang kerap melupakan diri demi tugas. Saat bencana menerpa, para pewarta menembus banjir dan menerjang bahaya tanpa memikirkan kondisi rumah sendiri atau keluarga yang ditinggalkan. Yang ada di pikiran mereka hanyalah memastikan kamera siap bekerja untuk mengabarkan kondisi sebenarnya kepada dunia," ujarnya.Ia menambahkan bahwa di tengah maraknya berita bohong (hoax), jurnalis foto akan terus berkomitmen dan berjuang merekam momen-momen penting secara jujur sesuai hati nurani demi menyajikan informasi yang akurat bagi masyarakat.</p><br></p>Pameran foto ini turut pula dihadiri Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik, Ketua Pewarta Foto Indonesia (PFI) Medan Riski Cahyadi, Ketua Panitia Pameran Irsan Mulyadi, serta sejumlah pimpinan Perangkat Daerah terkait diantaranya Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala BPBD Kota Medan Yunita Sari, Kepala Dinas Damkarmat Kota Medan Wandro Abadi Agnellus Malau, Kepala Dinas Sosial Kota Medan Khoiruddin Rangkuti, dan Kasat Pol PP Kota Medan M. Yunus. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1853_Apresiasi-Pameran-Foto--quot-Prahara-Pulau-Emas-quot---Wali-Kota-Medan---Foto-Jurnalistik-Menggugah-Empati-dan-Menciptakan-Harapan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285426/apresiasi-pameran-foto-quotprahara-pulau-emasquot-wali-kota-medan-foto-jurnalistik-menggugah-empati-dan-menciptakan-harapan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Medan-Binjai-Deliserdang</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Resmikan BRT Mebidang, Dorong Integrasi Transportasi Publik Medan-Binjai-Deliserdang]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  DeliserdangGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Deliserdang</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meresmikan operasional Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang yang melayani rute Medan-Binjai dan Medan-Lubukpakam. Kehadiran layanan transportasi publik berbasis bus listrik ini menjadi langkah strategis dalam mewujudkan sistem transportasi yang modern, terintegrasi, serta ramah lingkungan di kawasan metropolitan Medan, Binjai, dan Deliserdang (Mebidang).</p><br></p>Bobby Nasution mengatakan, keberhasilan BRT tidak hanya ditentukan oleh pembangunan infrastruktur, tetapi juga oleh konsistensi pelayanan, ketepatan waktu, keselamatan, serta kemudahan akses bagi masyarakat. Menurut Bobby, pembangunan transportasi publik merupakan tanggung jawab pemerintah untuk menyediakan pilihan mobilitas yang layak. Pertumbuhan kendaraan pribadi, katanya, harus diimbangi dengan penyediaan angkutan umum yang nyaman dan terjangkau.</p><br></p>"Semakin banyak kendaraan pribadi, semakin sulit pemerintah memberikan pelayanan. Karena itu pemerintah harus menyiapkan transportasi umum," kata Bobby.</p><br></p>Pada kesempatan itu, Bobby juga meminta seluruh kepala daerah di kawasan Mebidang mengesampingkan ego sektoral dan bersama-sama mendukung integrasi sistem transportasi.</p><br></p>Bobby menegaskan, BRT Mebidang tidak boleh berhenti sebatas peluncuran armada bus, tetapi harus berkembang menjadi sistem transportasi yang saling terkoneksi dan terintegrasi.</p><br></p>"Ini bukan launching bus, tapi transportasi yang terkoneksi dan terintegrasi, sekaligus mendorong perubahan budaya mobilitas masyarakat dari kendaraan pribadi menuju transportasi umum," ujarnya.</p><br></p>Usai peresmian, Bobby Nasution bersama rombongan menjajal operasional BRT Mebidang dengan menaiki bus listrik dari Terminal Lubukpakam menuju Pos Blok Lapangan Merdeka Medan.</p><br></p>Sementara itu, Direktur Angkutan Jalan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Muiz Thohir mengatakan, kehadiran BRT Mebidang merupakan bagian dari upaya pemerintah membangun sistem transportasi perkotaan yang lebih modern dan terintegrasi.</p>Ia menjelaskan, sesuai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025&ndash;2029, pembangunan kawasan perkotaan menjadi salah satu prioritas nasional. Terdapat sekitar 20 kota atau kawasan perkotaan prioritas, termasuk kawasan Medan dan sekitarnya.</p><br></p>Berdasarkan data TomTom Traffic Index, tingkat kemacetan di Kota Medan mencapai sekitar 54,2%. Artinya, perjalanan yang normalnya ditempuh selama 10 menit dapat memerlukan waktu lebih lama akibat kepadatan lalu lintas.</p><br></p>Karena itu, pembangunan transportasi publik dinilai penting untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, sekaligus menekan konsumsi energi dan emisi karbon. Untuk mendukung hal tersebut, Kementerian Perhubungan meluncurkan program BRT Transit di kawasan Medan dan Bandung Raya sebagai proyek percontohan yang didukung Bank Dunia.Pembangunan bukan semata proses fisik. Ada investasi bagi kualitas hidup masyarakat, produktivitas ekonomi serta masa depan yang lebih hijau," kata Muiz.</p><br></p>Kepala Dinas Perhubungan Sumut Yuda Pratiwi Setiawan mengatakan, peluncuran BRT listrik di kawasan Mebidang merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk meningkatkan konektivitas serta menyediakan transportasi publik yang modern, aman, terintegrasi, dan ramah lingkungan.</p><br></p>Program tersebut ditujukan untuk mengatasi kemacetan, meningkatkan efisiensi waktu tempuh, serta mengurangi emisi karbon.</p><br></p>Pada tahap uji coba, dua unit bus listrik mulai dioperasikan untuk mengevaluasi kondisi teknis, waktu tempuh, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat. "Operasi penuh ditargetkan mulai 8 Desember 2026 dengan total 30 bus listrik, terdiri atas 14 unit untuk Koridor 11 (Teladan&ndash;Terminal Lubukpakam), 13 unit untuk Koridor 12 (Simpang Barat&ndash;Binjai), dan tiga unit sebagai armada cadangan," ujar Yuda.&raquo;</p><br></p>Selama masa uji coba, masyarakat dapat menggunakan layanan secara gratis. Setelah beroperasi penuh, tarif yang direncanakan sebesar Rp4.300 untuk penumpang umum dan Rp3.000 bagi kategori khusus, seperti pelajar, penyandang disabilitas, serta lanjut usia.</p><br></p>Turut menghadiri peluncuran BRT Mebidang antara lain Staf Khusus Presiden sekaligus Komisaris Utama PT Blue Bird Bayu Priawan Djokosoetono, Direktur PT Big Bird Pusaka Kresna Priawan Djokosoetono, Ketua Kadin Sumut Firsal Dida Mutiara, Bupati Deliserdang Asri Ludin Tambunan, Walikota Binjai Amir Hamzah, Wakil Walikota Medan Zakiyuddin Zakiyuddin Harahap, Ketua Komisi D DPRD Sumut Timbul Jaya Hamonangan, serta jajaran Forkopimda Sumut dan Deliserdang. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8501_Bobby-Nasution-Resmikan-BRT-Mebidang--Dorong-Integrasi-Transportasi-Publik-Medan-Binjai-Deliserdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285425/bobby-nasution-resmikan-brt-mebidang-dorong-integrasi-transportasi-publik-medanbinjaideliserdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Raker I PWPM, Rico Waas Dorong PWPM Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Raker I PWPM, Rico Waas Dorong PWPM Perkuat Profesionalisme dan Kualitas Pemberitaan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) memperkuat profesionalisme organi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong Persatuan Wartawan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> (PWPM) memperkuat profesionalisme organisasi dan meningkatkan kualitas pemberitaan di tengah perkembangan media yang semakin dinamis.</p><br></p>Hal itu disampaikan Rico Waas saat menghadiri Rapat Kerja (Raker) Pertama PWPM Tahun 2026 di Hotel Madani, Medan, Rabu (19/8/2026). Dalam kesempatan tersebut, turut dilakukan penyerahan apresiasi kepada anak-anak para jurnalis yang berprestasi.</p><br></p>Rico mengatakan, Raker pertama menjadi momentum bagi PWPM untuk membangun organisasi yang lebih profesional, bukan sekadar menjadi paguyuban wartawan. Menurutnya, legalitas dan aturan organisasi juga penting sebagai dasar dalam menjalankan organisasi.</p><br></p>&quot;Kami menganggap PWPM ini sebuah organisasi yang tidak hanya sekadar dibuat sebagai paguyuban saja, tetapi harus bisa menjadi pemikir dan bagaimana arah kebijakan setidaknya bisa dijaga,&quot; ujar Rico Waas di hadapan Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting, Ketua Panitia Prans Hasibuan, beserta jajaran pengurus.</p><br></p>Rico menilai wartawan memiliki peran penting dalam memberikan penilaian terhadap kinerja pemerintah sekaligus menyampaikan saran dan masukan. Karena itu, organisasi harus memiliki struktur yang baik, benar, dan profesional sehingga insan pers di dalamnya dapat menjunjung tinggi profesionalisme.</p><br></p>&quot;Sebuah organisasi yang berkembang menjadi profesional tentunya insan-insan pers yang di dalamnya akan menjunjung tinggi profesionalisme tersebut, sehingga pemberitaan-pemberitaan kita semakin berkualitas, semakin baik,&quot; kata Rico Waas yang hadir didampingi, Kadis Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Camat Medan Kota M Andi Syahputra, Kabag Prokopim Arafat Syam dan jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p><br></p>Rico juga mengingatkan wartawan untuk terus beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan berbagai platform media, mulai dari media daring, YouTube, TikTok, Reels, Instagram, hingga Facebook.</p><br></p>&quot;Kami mengharapkan di Raker ini juga bisa dirumuskan bagaimana cara ke depannya rekan-rekan wartawan bisa mengkanalisasi pola pemberitaan, supaya pemberitaan semakin banyak platform yang bisa dipakai,&quot; ungkapnya. Selain kemampuan beradaptasi, Rico menekankan pentingnya kapasitas dan integritas wartawan. Ia mengatakan, pemberitaan positif maupun negatif tetap dapat disampaikan selama berdasarkan fakta dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><br></p>&quot;Pemberitaan yang baik, buruk, ataupun netral, selama berdasarkan sebuah realitas dan memang bisa dipertanggungjawabkan, saya rasa ini sah-sah saja. Tapi kalau misalnya tidak bisa dipertanggungjawabkan, ini yang harus kita hindari,&quot; tegasnya.</p><br></p>Rico juga mendorong PWPM tidak hanya menghasilkan berita, tetapi melahirkan karya kreatif mengenai sejarah, kebudayaan, kuliner, dan pariwisata Kota Medan. Ia juga membuka peluang pengembangan karya melalui podcast dengan menghadirkan Wali Kota, camat, maupun pimpinan perangkat daerah. &quot;Kita punya kuliner, punya kebudayaan. Rekan-rekan juga memiliki kapasitas untuk menulis hal tersebut. Kami mendorong ini bisa menjadi karya tulis-karya tulis yang bisa kita sebarkan,&quot; katanya.</p><br></p>Rico berharap Raker Pertama PWPM menjadi titik awal organisasi untuk semakin maju, profesional, dan mampu memberikan kontribusi melalui pemberitaan serta karya jurnalistik berkualitas bagi masyarakat.</p><br></p>&quot;Kami menyampaikan selamat atas pelaksanaan Rapat Kerja Pertama PWPM Medan ini. Mudah-mudahan berjalan dengan baik. Terima kasih juga kepada Pak Ketua bersama seluruh panitia. Pak Ketua, kami harapkan bisa menjadi pemimpin yang baik dan adil bagi para anggotanya, memberikan pencerahan, masukan, serta mengayomi,&quot; pungkasnya.Sementara itu, Ketua PWPM M. Edison Ginting mengatakan, Raker pertama bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi forum untuk menentukan arah kebijakan, menyusun program kerja, memperkuat kelembagaan, serta meningkatkan kualitas pengabdian organisasi kepada anggota, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, dan masyarakat.</p><br></p>Ia menekankan pentingnya wartawan menjaga objektivitas, profesionalisme, dan kode etik jurnalistik di tengah derasnya arus informasi digital. Menurutnya, setiap berita harus disajikan secara akurat, berimbang, dan melalui konfirmasi kepada pihak yang diberitakan.</p><br></p>&quot;Wartawan itu tidak hanya menerima informasi dari sebelah pihak, tapi juga harus ada konfirmasi dari yang bersangkutan yang kita beritakan,&quot; ujar Edison yang akrab dijuluki Cobra.</p>Edison juga mengajak seluruh pengurus dan anggota meningkatkan kapasitas melalui pendidikan, pelatihan, serta penguasaan teknologi informasi. Ia berharap kekompakan dan persaudaraan terus dijaga dengan menempatkan kepentingan organisasi di atas kepentingan pribadi maupun kelompok.</p><br></p>Sebelumnya, Panitia pelaksana Raker PWPM, Prans Hasibuan, mengatakan sebanyak 21 anak wartawan tingkat SD, SMP, dan SMA menerima apresiasi atas prestasi yang diraih, baik di bidang akademik maupun nonakademik. Menurutnya, pemberian apresiasi tersebut menjadi nilai lebih dalam pelaksanaan Raker PWPM yang tidak hanya menjadi agenda rutin organisasi.</p><br></p>&quot;Rapat kerja ini sebenarnya hal yang biasa dalam sebuah organisasi. Namun, Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting memiliki niat agar rangkaian kegiatan ini memiliki nilai lebih. Karena itu, ada apresiasi kepada anak-anak kita yang berprestasi, baik akademik maupun nonakademik,&quot; ujar Prans.</p><br></p>Ia menambahkan, Raker PWPM juga akan membahas dan memfinalisasi berbagai program kerja yang telah disusun masing-masing bidang. Selain itu, akan dirumuskan sejumlah program PWPM yang diharapkan dapat memperkuat pelaksanaan program organisasi ke depan.</p><br></p>Edison mengatakan, pemberian apresiasi tersebut merupakan bentuk perhatian PWPM sekaligus tindak lanjut dari dorongan Rico Waas agar kegiatan Raker memiliki nilai lebih.</p><br></p>&quot;Anak wartawan juga bisa berprestasi. Untuk kali ini sebenarnya kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Wali Kota Medan yang juga tetap memikirkan hal-hal yang bisa sifatnya berkontribusi kepada kawan-kawan wartawan, khususnya yang di <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>,&quot; katanya.</p><br></p>Rangkaian Raker PWPM turut diwarnai yel-yel yang dipimpin panitia untuk membangkitkan semangat peserta. Edison juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8514_Raker-I-PWPM--Rico-Waas-Dorong-PWPM-Perkuat-Profesionalisme-dan-Kualitas-Pemberitaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285424/raker-i-pwpm-rico-waas-dorong-pwpm-perkuat-profesionalisme-dan-kualitas-pemberitaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Resmi Dibuka, Gallery Mustika Deli Ruang Promosi dan Inkubasi UMKM Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGallery Mustika Deli Dekranasda Medan menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengemban]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gallery Mustika Deli Dekranasda Medan menjadi ruang promosi sekaligus inkubasi bagi pelaku UMKM Kota Medan untuk mengembangkan produk dan memperluas pasar. Demikian ditegaskan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meluncurkan Gallery yang berlokasi di lantai III Mal Pelayanan Publik (MPP), Jalan Iskandar Muda ini, Rabu (19/8/2026).</p><br></p>Peresmian yan ditandai dengan penekanan tombol sirine dan penandatanganan prasasti oleh Rico Waas itu dihadiri antara lain Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Cabang XI Dim 0201/Medan Dita Delli Yudha, Ketua Bhayangkari Cabang Kota Besar (Polrestabes) Medan Nelly Calvijn, Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas, Pj. Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, Wakil Ketua Dekranasda Kota Medan Martinijal Zakiyuddin Harahap, para Asisten Setdako Medan, Kepala Dinas Koperasi UKM Perindustrian dan Perdagangan Kota Medan Hendra Ridho Gunawan Siregar serta sejumlah pimpinan perangkat daerah.</p><br></p>Rico Waas mengatakan kehadiran Mustika Deli menjadi momentum untuk membangun ekosistem ekonomi kerakyatan, ekonomi kreatif, dan industri yang mendukung pariwisata Kota Medan.</p><br></p>&quot;Ini adalah momentum awal. Ini adalah kick-off kita, start bersama kita. Semuanya harus bergerak maju. Kami membutuhkan dukungan penuh dari seluruh stakeholder untuk memajukan kekuatan UMKM kita,&quot; kata Rico Waas. Menurut Rico Waas, potensi UMKM Kota Medan sangat besar. Karena itu, pengembangannya tidak cukup hanya dengan menyediakan tempat promosi. Pelaku usaha membutuhkan pendampingan sesuai kebutuhan, mulai dari peningkatan kualitas produk, branding, kemasan, hingga akses pasar dan permodalan.</p><br></p>Ia mencontohkan produk stik dari Kecamatan Medan Perjuangan yang sudah memiliki kualitas rasa, tetapi masih perlu diperbaiki dari sisi kemasan.</p><br></p>&quot;Bagaimana branding-nya, bagaimana packaging-nya, kita naikkan pelan-pelan, kita bisa masukkan kemari. Sehingga nanti kita bisa bawa ke tempat-tempat luar, untuk di galeri lain, untuk di pameran-pameran lain,&quot; ujarnya.</p><br></p>Rico Waas juga ingin produk lokal Kota Medan tidak berhenti di pasar nasional. Potensi wastra dan produk fesyen, misalnya, didorong agar mampu menembus pasar internasional. Ia mencontohkan tema empat musim yang dibawa Dekranasda Kota Medan dalam Indonesia Fashion Week sebagai upaya mendorong desainer lokal melihat peluang pasar global.</p><br></p>&quot;Bisa saja ulos dipakai sewaktu winter. Bisa saja uis gara dipakai waktu lagi spring. Jadi kita berharap produk-produk kita ini bisa dipakai di dunia internasional di berbagai musimnya,&quot; katanya.</p><br></p>Rico Waas berharap Mustika Deli berkembang menjadi one stop shopping bagi masyarakat maupun wisatawan yang ingin mengenal produk Kota Medan. Produk yang ditampilkan tidak hanya makanan, pakaian, dan kriya, tetapi juga parfum, skincare, sepatu, tas hingga produk kreatif lainnya.</p><br></p>&quot;Ini harusnya menjadi sebuah etalase. Etalase kebanggaan kita dan tempat ini juga difungsikan menjadi tempat inkubasi UMKM yang ada di Kota Medan,&quot; katanya. Untuk mendukung fungsi tersebut, Mustika Deli juga menyediakan mini stage yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan seperti fashion show, talkshow maupun pertemuan.</p><br></p>Dalam doorstop usai kegiatan, Rico Waas menegaskan Mustika Deli juga diperuntukkan bagi pelaku usaha yang belum memiliki tempat untuk memamerkan produknya. &quot;Kami menginginkan Mustika Deli itu tempat seperti itu, menjadi tempat inkubasi tersebut,&quot; ujarnya.</p><br></p>Produk yang masuk ke galeri tetap melalui proses kurasi. Namun sebelum sampai pada tahap tersebut, Pemerintah Kota Medan bersama Dekranasda dan perangkat perangkat daerah terkait melakukan pendampingan agar produk UMKM semakin siap.</p><br></p>Rico Waas mengatakan kebutuhan setiap pelaku usaha berbeda. Ada yang membutuhkan pelatihan, akses permodalan, pengembangan produk, penciptaan pasar hingga akses pasar yang lebih luas.</p><br></p>Ia mencontohkan pelaku usaha kerupuk dan basreng dari Medan Denai yang sudah mengirim produknya ke sejumlah kota dan ingin menembus pasar luar negeri. Menurut Rico Waas, keinginan tersebut harus diikuti kesiapan dari sisi kualitas, konsistensi produksi, perizinan, kemasan dan kemampuan memenuhi permintaan.</p><br></p>&quot;Memang butuh tahapan. Bagaimana konsistensinya, produknya, kualitas seperti apa, BPOM-nya bagaimana, halal-nya seperti apa, bagaimana packaging-nya, bagaimana konsistensinya, disediakan. Nah, ini kan butuh kita dampingi terus,&quot; katanya.</p><br></p>Sementara itu, Ketua Dekranasda Kota Medan Airin Rico Waas mengatakan Gallery Mustika Deli bukan sekadar peresmian sebuah galeri, melainkan ruang bagi karya dan usaha masyarakat Kota Medan untuk berkembang.</p><br></p>&quot;Kita sedang membuka ruang bagi karya dan usaha masyarakat Kota Medan,&quot; ujarnya.</p><br></p>Ia menyampaikan Kota Medan memiliki banyak perajin dan pelaku usaha dengan beragam produk yang lahir dari keterampilan, kreativitas dan kerja keras. Karena itu, karya tersebut perlu mendapatkan ruang agar semakin dikenal dan dipasarkan lebih luas.</p><br></p>Sejak soft launching pada Juni 2025, Gallery Mustika Deli telah diisi sekitar 150 pelaku usaha dari bidang kuliner, wastra dan kriya. Airin berharap keberadaan galeri memberikan manfaat nyata bagi pelaku usaha, sehingga produk semakin dikenal, pasar semakin luas dan usaha masyarakat terus berkembang.</p><br></p>Ia juga mengajak para perajin dan pelaku usaha menjaga kualitas, memperhatikan desain, meningkatkan mutu serta mempertahankan ciri khas produk Kota Medan. &quot;Semoga galeri ini menjadi tempat bertemunya karya, masyarakat, dan pasar. Semoga semakin banyak produk Kota Medan dikenal dan semakin banyak usaha masyarakat yang berkembang,&quot; katanya.</p><br></p>Rico Waas kemudian mengajak stakeholder pariwisata, termasuk hotel dan biro perjalanan, ikut menggunakan produk UMKM Kota Medan. &quot;Kalau mau beli produk sabun, lotion, beli aja sama Mustika Deli. Karena itu mendukung UMKM yang ada di Kota Kota Medan,&quot; katanya.</p><br></p>Ia berharap sinergi tersebut membuat produk lokal tidak hanya dikenal di dalam galeri, tetapi juga hadir dalam aktivitas ekonomi dan pariwisata Kota Medan. Mustika Deli telah dikurasi dari produk UMKM yang berasal dari berbagai wilayah di Kota Medan. Proses kurasi akan terus dilakukan seiring berkembangnya produk usaha masyarakat.</p><br></p>&quot;Semoga memberikan dampak dan manfaat untuk UMKM kita. Jaya UMKM, semangat terus,&quot; ujar Rico Waas. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5302_Resmi-Dibuka--Gallery-Mustika-Deli-Ruang-Promosi-dan-Inkubasi-UMKM-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285423/resmi-dibuka-gallery-mustika-deli-ruang-promosi-dan-inkubasi-umkm-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tingkatkan Daya Saing Produk, Tim Pemas DPPM USU 2026 Serahkan Mesin Pengering dan Latih Inovasi Rengginang Kelor di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 21:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tingkatkan Daya Saing Produk, Tim Pemas DPPM USU 2026 Serahkan Mesin Pengering dan Latih Inovasi Rengginang Kelor di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  LangkatDirektorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Langkat</p><br></p>Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM), Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Sumatera Utara (LPPM <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) dan Tim Pengabdian kepada Masyarakat (Pemas) <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Tahun 2026, melaksanakan kegiatan sosialisasi, bimbingan teknis, serta penyerahan teknologi tepat guna kepada Daycare Lansia Aisyiyah Mentari, Kelurahan Kwala Bingai, Kabupaten Langkat, pada Sabtu, 25 Juli 2026.</p><br></p>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kapasitas dan kemandirian mitra melalui penerapan teknologi tepat guna serta inovasi produk pangan. Dalam kegiatan tersebut, tim menyerahkan dua set mesin pengering tipe rak, alaat pengemas (sealer), serta perlengkapan produksi rengginang meliputi cetakan rengginang mini, pengukus, wajan, kompor beserta gas LPG, dan sebagainya hingga meja promosi produk. Teknologi tersebut diharapkan dapat membantu mitra mengatasi kendala proses pengeringan sekaligus meningkatkan konsistensi dan kualitas produk.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_1000129323.jpg"><br></p><br></p>Kegiatan ini bertujuan untuk menjawab kendala operasional produksi rengginang yang selama ini dihadapi Daycare Lansia Aisyiyah Mentari, sekaligus mendorong transformasi produk agar memiliki nilai tambah, kualitas pangan yang lebih baik, kemasan yang lebih menarik, serta daya saing yang lebih tinggi di pasar.</p><br></p>Program pengabdian kepada masyarakat ini diketuai oleh Putri Chandra Ayu, S.TP., M.Si. dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, dengan anggota Nur Ulina Warnisyah Sebayang, S.P., M.Agr. dari Program Studi Agroteknologi, Fakultas Pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, serta Diza Fathamira Hamzah, S.K.M., M.Kes. dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.</p><br></p>Kegiatan juga melibatkan mahasiswa, yaitu Amaliah Putri Siahaan dan Maulida Hasanah dari Program Studi Kesehatan Masyarakat, Fakultas Kesehatan Masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, serta Dinda Prasuci, Inggra Andrian, M. Khoril Asri, M. Ilyas Munthe, dan Reflina Faomasi Gulo dari Program Studi Teknik Pertanian dan Biosistem, Fakultas Pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. Kolaborasi lintas disiplin tersebut menjadi kekuatan dalam pelaksanaan program meliputi aspek teknologi pengolahan dan pengeringan, pemanfaatan bahan tanaman dan potensi bahan baku lokal, serta memperkuat aspek pangan dan gizi, edukasi kesehatan, perilaku hidup sehat, serta peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan lansia.</p><br></p>Tim pengabdian merancang program setelah melakukan identifikasi langsung terhadap kondisi produksi di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari. Salah satu kendala utama yang ditemukan adalah proses pengeringan rengginang yang sebelumnya masih sangat bergantung pada sinar matahari. Ketergantungan tersebut menyebabkan proses produksi menjadi tidak konsisten. Ketika kondisi cuaca kurang mendukung, proses pengeringan dapat berlangsung lebih lama dan bahkan menghambat kelanjutan proses produksi. Selain itu, pengeringan secara terbuka juga memiliki risiko produk terpapar debu dan kontaminan dari lingkungan.</p><br></p>Kondisi tersebut menjadi dasar bagi tim untuk memperkenalkan teknologi pengering mekanis yang memungkinkan proses pengeringan dilakukan secara lebih terkontrol, higienis, dan tidak bergantung sepenuhnya pada kondisi cuaca.</p><br></p>Dalam kegiatan tersebut, tim menyerahkan dua set oven pengering tipe rak, masing-masing dilengkapi lima rak dengan sumber panas berbasis gas yang sudah dilengkapi dengan termokopel untuk deteksi suhu, blower dan lampu indikator suhu. Teknologi ini dirancang untuk membantu mempercepat dan mengefisienkan proses pengeringan rengginang dengan tetap memperhatikan kandungan produk. Dengan kondisi pengeringan yang lebih terkontrol, mitra dapat mengurangi ketergantungan terhadap pengeringan di bawah sinar matahari sehingga proses produksi dapat dilakukan secara lebih terencana. Penerapan teknologi pengering mekanis juga memberikan peluang bagi mitra untuk menjaga konsistensi proses dan mutu produk, sekaligus meningkatkan kapasitas produksi secara bertahap.</p><br></p>Selain inovasi teknologi pengeringan, kegiatan juga diarahkan pada pengembangan rengginang daun kelor sebagai produk pangan inovatif. Tim bersama mahasiswa mendampingi anggota Daycare Lansia Aisyiyah Mentari dalam mengembangkan formulasi rengginang dengan penambahan daun kelor (Moringa oleifera).</p><br></p>Daun kelor dipilih karena memiliki potensi sebagai bahan pangan yang kaya akan berbagai komponen gizi dan senyawa bioaktif. Pemanfaatannya dalam produk rengginang diharapkan dapat memberikan nilai tambah pangan sekaligus menghasilkan variasi produk yang memiliki karakteristik dan daya tarik tersendiri.</p>Dalam proses pengembangan produk, tim juga memberikan pemahaman mengenai pentingnya pengendalian proses pengolahan, termasuk pengaturan suhu pengeringan. Penggunaan suhu sekitar 50&deg;C diarahkan untuk memperoleh proses pengeringan yang efektif dengan tetap memperhatikan karakteristik bahan dan mutu produk.</p><br></p>Dengan inovasi tersebut, rengginang yang sebelumnya menjadi salah satu produk andalan mitra dikembangkan menjadi produk dengan identitas baru, yaitu rengginang kelor, yang menggabungkan potensi pangan lokal dengan inovasi pengolahan.</p>Pelaksanaan kegiatan diawali dengan Focus Group Discussion (FGD) bersama pengurus dan anggota Daycare Lansia Aisyiyah Mentari. Diskusi berlangsung secara interaktif untuk mengidentifikasi kebutuhan mitra, menyelaraskan tujuan kegiatan, serta mematangkan rencana pengembangan produk dan penerapan teknologi pengeringan.</p><br></p>Setelah sesi diskusi, kegiatan dilanjutkan dengan praktik pengoperasian alat secara langsung. Anggota Daycare Lansia Aisyiyah Mentari mendapatkan bimbingan mengenai tata cara penggunaan dan pengoperasian teknologi yang diberikan. Melalui praktik tersebut, mitra secara langsung mencoba tahapan pengeringan dan pengemasan produk. Hasil uji coba menghasilkan sampel rengginang kelor dengan karakteristik yang diharapkan, antara lain tekstur yang renyah dan warna hijau alami dari daun kelor. Kegiatan praktik juga menjadi sarana transfer pengetahuan agar teknologi yang diserahkan tidak hanya menjadi peralatan produksi, tetapi benar-benar dapat dimanfaatkan dan dioperasikan secara mandiri oleh mitra.</p><br></p>Rangkaian kegiatan pendampingan mendapatkan respons positif dan antusias dari pengurus serta anggota Daycare Lansia Aisyiyah Mentari. Ibu Yumina, selaku Ketua Daycare Lansia Aisyiyah Mentari, menyampaikan bahwa kegiatan yang dilakukan bersama tim <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> sangat bermanfaat bagi mitra, khususnya dalam memberikan pengetahuan baru mengenai pengolahan pangan, penggunaan teknologi pengering, pengemasan, serta inovasi produk rengginang berbahan daun kelor.</p><br></p>Menurut mitra, kehadiran mesin pengering menjadi solusi atas kendala yang selama ini dihadapi dalam proses produksi, terutama ketika kondisi cuaca tidak memungkinkan untuk melakukan pengeringan secara optimal.</p>Bagi tim pengabdian, respons positif tersebut menjadi indikator bahwa penerapan teknologi dan inovasi yang diberikan telah disesuaikan dengan kebutuhan nyata mitra. Pendampingan juga diharapkan tidak berhenti pada saat kegiatan berlangsung, tetapi dapat dilanjutkan oleh mitra secara mandiri untuk mendukung keberlanjutan usaha.</p><br></p>Kegiatan ini tidak hanya berorientasi pada peningkatan kapasitas produksi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan lansia melalui aktivitas produktif dan pengembangan usaha pangan berbasis potensi lokal. Melalui keterlibatan dalam proses produksi, lansia memperoleh kesempatan untuk tetap beraktivitas, berinteraksi, dan berkontribusi sesuai dengan kemampuan masing-masing. Dengan demikian, pengembangan usaha pangan di Daycare Lansia Aisyiyah Mentari diharapkan dapat memberikan manfaat sosial sekaligus ekonomi.</p><br></p>Kegiatan ini juga sejalan dengan beberapa target Sustainable Development Goals (SDGs) yaitu SDG 2-zero hunger, SDG 3 &ndash; Good Health and Well-being, SDG 8 &ndash; Decent Work and Economic Growth, SDG 9 &ndash; Industry, Innovation and Infrastructure, SDG 12 &ndash; Responsible Consumption and Production, dan SDG 17 &ndash; Partnerships for the Goals.</p>Melalui dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi melalui Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Tahun 2026, kegiatan ini menjadi wujud nyata kontribusi perguruan tinggi dalam menghadirkan teknologi dan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara langsung oleh masyarakat. Pemberian mesin pengering dan sealer tidak hanya dimaknai sebagai penyerahan peralatan, tetapi sebagai bagian dari proses transfer teknologi, peningkatan kapasitas, inovasi produk, dan penguatan keberlanjutan usaha mitra.</p><br></p>Ke depan, pengembangan dapat dilanjutkan melalui peningkatan standardisasi proses produksi, penguatan merek dan desain kemasan, pengembangan jaringan pemasaran, pencatatan biaya dan keuntungan usaha, serta diversifikasi produk pangan lainnya. Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam membangun usaha pangan lansia yang produktif, inovatif, mandiri, dan berkelanjutan.</p>Dari teknologi untuk produktivitas, dari inovasi untuk daya saing, dan dari pemberdayaan untuk kemandirian. (Tim Pemas DPPM <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> 2026).</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2435_Tingkatkan-Daya-Saing-Produk--Tim-Pemas-DPPM-USU-2026-Serahkan-Mesin-Pengering-dan-Latih-Inovasi-Rengginang-Kelor-di-Daycare-Lansia-Aisyiyah-Mentari.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285422/tingkatkan-daya-saing-produk-tim-pemas-dppm-usu-2026-serahkan-mesin-pengering-dan-latih-inovasi-rengginang-kelor-di-daycare-lansia-aisyiyah-mentari/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 19:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[Momen HUT ke 81 RI, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Serahkan JKM dan Beasiswa Pendidikan Anak ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PALAS - Momentum HUT ke -81 Republik Indonesia menjadi kado spesial bagi ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan di Kabupaten Padanglawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Palas,H.Achmad Fauzan Nasution, secara simbolis menyerahkan manfaat program berupa santunan jaminan kematian(JKM) dan beasiswa pendidikan anak kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan,usai pelaksanaan upacara HUT RI ke 81, dihalaman kantor Bupati Palas Sigalagala,Kecamatan Barumun,Senin(17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimomen tersebut, Wakil Bupati Palas, H.Achmad Fauzan Nasution mengapresiasi BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas karena telah bersinergi dengan Pemkab Palas untuk terus memberikan perlindungan sosial kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikannya, sinergitas yang baik ini bisa terus ditingkatkan lagi, agar lebih banyak lagi masyarakat yang mendapatkan perlindungan dan manfaat BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Program dari BPJS Ketenagakerjaan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat sebagai perlindungan jaminan sosial bagi seluruh tenaga kerja," ucap Wakil Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap, kolaborasi yang sangat bagus ini dapat terus berjalan baik dan lancar, hingga seluruh tenaga kerja khususnya di Kabupaten Palas bisa terlindungi program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas,Erwin Veri Siregar,Rabu(19/8/2026), berharap santunan jaminan kematian dan beasiswa pendidikan yang diterima ahli waris dapat dipergunakan dengan sebaik -baik untuk kegiatan yang bermanfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Manfaat program ini sebagai bentuk kepedulian dan perhatian pemerintah terhadap pentingnya perlindungan jaminan sosial kepada seluruh tenaga kerja," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditambahkan, klaim JKM dan beasiswa pendidikan anak itu diserahkan kepada ahli waris sebagai penerima dari peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Erwin Veri menambahkan, kedepan masyarakat semakin menyadari pentingnya menjaga jaminan sosial ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu, komitmen BPJS Ketenagakerjaan akan terus melayani dan memberikan perlindungan sosial kepada pekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun nilai JKM dan beasiswa pendidikan anak yang diterima empat orang ahli waris peserta aktif BPJS Ketenagakerjaan yang meninggal dunia sebesar Rp 42 juta, Rp 176 juta, Rp 205,5 juta dan sebesar Rp 207 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, ahli waris dari Alm. Sapriadi dan Hasayangan Nasution,mengucapkan terima kasih kepada BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas dan Pemkab Palas yang terus memberikan perhatian kepada masyarakat melalui program-program sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterangan Photo : Wakil Bupati Palas,H.Achmad Fauzan Nasution secara simbolis menyerahkan JKM dan Beasiswa pendidikan anak kepada empat ahli waris]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2238_Momen-HUT-ke-81-RI--BPJS-Ketenagakerjaan-Cabang-Palas-Serahkan-JKM-dan-Beasiswa-Pendidikan-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285421/momen-hut-ke-81-ri-bpjs-ketenagakerjaan-cabang-palas-serahkan-jkm-dan-beasiswa-pendidikan-anak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi*</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 18:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi*]]></title>
            <description><![CDATA[Polri Dukung Swasembada Pangan, Polresta Deli Serdang turut laksanakan Penanaman Bawang Putih Serentak Di 17 Provinsi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deliserdang- - Dalam rangka mendukung program pemerintah swasembada pangan nasional tahun 2026, Polresta Deli Serdang ikut melaksanakan kegiatan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi Indonesia tahun 2026. Rabu (19/8/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kegiatan penanaman jagung serentak, untuk Polresta Deli Serdang dilaksanakan di Desa Kuta Bayu Kec. Gunung Meriah Kab. Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan di penanam bawang putih serentak ini tampak hadir Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, PJU Polresta Deli Serdang, Kepala Dinas Pertanian Kab. Deli Serdang Eli nawari nasution. Sp. MM., Danramil gunung Meriah Kapten Kav. Sudirno, Camat Gunung Meriah Andri Yosi Ginting. SIP. Map, Kepala Desa Jajaran Kecamatan Gunung Meriah, Kapolsek Gunung Meriah AKP JM. Siregar, Kelompok Tani Sauhur I Desa Kuta Bayu Kec.Gunung Meriah dan tamu Undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang menyampaikan bahwa kegiatan penanaman bawang putih serentak di 17 provinsi ini merupakan bentuk dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> terhadap program pemerintah dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional yang cita citakan oleh Presiden RI Prabowo Subianto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kegiatan penanaman bawang putih serentak ini merupakan bentuk dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a> terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional tahun 2026,&quot; ujar Kapolresta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Diharapkan pemanfaatan lahan produktif ini dapat menjadi contoh bagi masyarakat untuk meningkatkan ketahanan pangan nasional sesuai dengan intruksi Bapak Presiden RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Dengan semangat adanya kerjasama dan kolaborasi antara pemerintah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>, kelompok tani dan masyarakat kegiatan Penanaman Bawang Putih Serentak Tahun 2026 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata untuk masyarakat dalam memperkuat ketahanan pangan dan mendukung terwujudnya swasembada bawang putih nasional" Tutup Kapolresta.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6190_Polri-Dukung-Swasembada-Pangan--Polresta-Deli-Serdang-turut-laksanakan-Penanaman-Bawang-Putih-Serentak-Di-17-Provinsi-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285420/polri-dukung-swasembada-pangan-polresta-deli-serdang-turut-laksanakan-penanaman-bawang-putih-serentak-di-17-provinsi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 17:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM]]></title>
            <description><![CDATA[Rahudman Harahap Diamanahkan Hashim Djojohadikusumo Pimpin PNM]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | SUMUT24.co &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Perkumpulan Pendopo Nusantara Mandiri (PNM) resmi dideklarasikan di Pendopo Khadijah, Kompleks Taman Setiabudi Indah, Medan, Rabu (19/8/2026).<br>Dalam deklarasi tersebut, Drs H Rahudman Harahap MM dipercaya menjadi Ketua Umum PNM. Amanah itu diberikan Ketua Dewan Pembina Forum Masyarakat Indonesia Emas (FORMAS), Hashim Djojohadikusumo.<br>PNM hadir sebagai organisasi kemasyarakatan yang menyatakan diri bersifat nonpartisan. Organisasi ini diarahkan menjadi wadah koordinasi berbagai elemen masyarakat untuk ikut mengawal pelaksanaan program pemerintah yang bersentuhan langsung dengan kepentingan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahudman menegaskan PNM bukan kendaraan politik dan tidak berada di bawah kendali partai politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tentunya dideklarasikannya Perkumpulan Pendopo Nusantara Mandiri ini sebagai induk kita untuk mengkoordinasikan, karena ini sifatnya non-partisan. Kita tidak punya hak untuk menyetir, tetapi kita ingin mengawal program pemerintah,&quot; ujar Rahudman dalam sambutannya.<br>Kawal Program Pemerintah<br>Menurut Rahudman, PNM akan mengambil peran dalam mengawasi pelaksanaan berbagai program pemerintah, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai organisasi masyarakat dapat menjadi bagian dari pengawasan sosial agar program tersebut berjalan dengan baik dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;MBG tidak akan berhenti selama pemerintahan Prabowo. Kami diminta untuk ikut mengawasi supaya program berjalan dengan baik,&quot; katanya.<br>Rahudman juga memastikan PNM tidak akan masuk ke wilayah politik praktis. Namun, setiap kebijakan pemerintah yang dinilai berpihak kepada masyarakat akan didukung melalui fungsi pengawalan dan kolaborasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jika di daerah ada kebijakan yang pro-rakyat, mengapa tidak kita dukung? Kita tidak membuat tanggapan politik, tetapi kita ingin bersama pemerintah melaksanakan program pro-rakyat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Libatkan Ormas dan Pers&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menjalankan organisasinya, Rahudman menyebut PNM akan mengedepankan kolaborasi dengan organisasi kemasyarakatan dan insan pers.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Partai politik, kata dia, tidak akan dilibatkan dalam gerakan PNM.<br>&quot;Kita tidak bisa melibatkan partai dalam hal ini. Yang dilibatkan adalah ormas dan rekan-rekan dari pers,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan pers dinilai penting karena media memiliki fungsi kontrol sosial sekaligus menjadi sarana penyampaian informasi kepada masyarakat terkait pelaksanaan berbagai program pemerintah.<br>Berkaitan dengan Jejaring FORMAS<br>Penunjukan Rahudman sebagai Ketua Umum PNM oleh Hashim Djojohadikusumo menarik perhatian karena terdapat irisan semangat antara PNM dan FORMAS, khususnya dalam menempatkan organisasi masyarakat sebagai bagian dari kekuatan sipil yang ikut mengawal program pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FORMAS merupakan forum yang menghimpun organisasi masyarakat dan komunitas dari berbagai latar belakang. Hashim Djojohadikusumo tercatat sebagai Ketua Dewan Pembina, sementara Yohanes Handojo Budhisedjati menjabat Ketua Umum.<br>Jejaring FORMAS juga terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dalam konsolidasi nasional di Jakarta pada 7 Agustus 2026, sebanyak 20 organisasi kemasyarakatan baru dikukuhkan sehingga jumlah anggota FORMAS disebut mencapai 103 organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FORMAS selama ini membawa agenda mendukung dan mengawal pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045, termasuk pada sektor pendidikan, kesehatan, perbaikan gizi, penanganan stunting, serta program pemerintah lainnya.<br>Meski memiliki irisan semangat dalam hal pengawalan pembangunan, PNM menegaskan organisasinya berdiri sebagai wadah nonpartisan di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Legalitas Lengkap<br>Sekretaris Jenderal PNM, Rusdi Sinuraya, mengatakan dokumen legalitas formal organisasi telah disiapkan.<br>Untuk sementara, PNM juga telah memiliki kantor pusat di kawasan Jalan Setia Budi, Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dokumen legalitas formalnya sudah lengkap. Ke depan, kami akan melengkapi struktur kepengurusan secara menyeluruh dalam waktu dekat,&quot; ujar Rusdi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah deklarasi, PNM akan melakukan penyempurnaan struktur organisasi sekaligus konsolidasi jaringan di sejumlah wilayah Sumatera Utara.<br>Dihadiri Tokoh Pers<br>Deklarasi PNM turut dihadiri sejumlah tokoh dan praktisi pers Sumatera Utara. Di antaranya Rianto SH MH (Anto Genk), CEO SUMUT24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara; Choking Susilo Sakeh; Suwandi Purba; Jonris Purba; serta Syafaruddin Sikumbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran sejumlah tokoh pers tersebut sejalan dengan komitmen PNM untuk membuka ruang kolaborasi dengan insan media dalam mengawal pelaksanaan program pemerintah sekaligus menyuarakan kepentingan masyarakat.<br>Dengan deklarasi ini, PNM memasuki tahap konsolidasi. Tantangan organisasi ke depan bukan hanya membangun struktur dan memperluas jaringan, tetapi juga memastikan fungsi pengawalan yang dijanjikan berjalan secara independen, transparan dan tetap berorientasi pada kepentingan publik.<br>Bagi Rahudman Harahap, amanah tersebut menjadi momentum untuk membangun kekuatan organisasi masyarakat di Sumatera Utara agar mampu memberikan kontribusi nyata dalam mengawal program pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1006_Rahudman-Harahap-Diamanahkan-Hashim-Djojohadikusumo-Pimpin-PNM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285419/rahudman-harahap-diamanahkan-hashim-djojohadikusumo-pimpin-pnm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kendati Berobat Gratis, Modesta Ajak Warga Tetap Peduli Jaga Kesehatan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 16:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kendati Berobat Gratis, Modesta Ajak Warga Tetap Peduli Jaga Kesehatan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) berikan pemaparan dan edukasi kepada warga Medan Tembung un]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -Medan, Anggota DPRD Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb (Partai Golkar) berikan pemaparan dan edukasi kepada warga Medan Tembung untuk tetap menjaga kesehatan. Kendati warga Medan gratis berobat ke Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) selaku provider BPJS <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> melalui program Universal Healt Coverage (UHC) bukan berarti masalah kesehatan dikesampingkan.</p>Hal itu disampaikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb saat pelaksanaan Sosialisasi Perda (Sosper) ke VIII Tahun 2026 pada sesi I produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Kota Medan di Jl<br>Taut, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (16/8/2026) pagi.</p>"Mari tetap jaga kesehatan, Sehat itu mahal dan segalanya. Tidak berarti kekayaan kalau kita sakit. Tapi kalau kita sehat, bisa untuk mencari kekayaan. Maka jaga lah kesehatan sejak dini," ajak <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Untuk menjaga kesehatan, kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> yang berprofesi sebagai Bidan itu yakni mengatur pola makan, rutin berolahraga, istirahat yang cukup dan rajin cek kesehatan. Semuanya ada aturan dan tetap mengikuti aturan yang ada.</p>Memang saat ini lanjut <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>, warga yang memiliki KTP Medan gratis untuk berobat di RS yang kerjasama dengan BPJS <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> lewat UHC. "Pemko Medan telah mengalokasikan anggaran sekitar 200 miiar pertahun untuk menanggulangi biaya berobat warga Medan," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Ditambahkan, kendati Pemko telah menjamin biaya berobat, bukan berarti tidak peduli kesehatan. "Ayo tetap menjaga kesehatan mulai dari kebersihan badan, rumah dan lingkungan," papar <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Kemudian <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> melanjutkan Sosialisasi Perda (Sosper) ke VIII Tahun 2026 pada sesi II produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Kota Medan di Jl Sering, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (16/8/2026) sore.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_IMG-20260819-WA0015.jpg"><br></p>Ditempat tempat yang ke II ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> juga banyak menyampaikan edukasi dan memotivasi warga untuk peduli menjaga kesehatan.</p>Hadir saat Sosper, perwakilan para OPD Pemko Medan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.</p>Sebagaimana diketahui, adapaun Perda yang disosialisasikan yakni Perda No 4 Tahun 2012 menguraikan seperti dalam BAB II Pasal 2 yakni terciptanya tatanan kesehatan dengan melibatkan semua unsur meningkatkan kesehatan masyarakat. Mewujudkan pembangunan Kota Medan berwawasan kesehatan dan kemandirian daerah dalam bidang kesehatan.</p>Perda bertujuan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka serta meningkatkan akses memperoleh pelayanan masyarakat.</p>Maka untuk mencapai tujuan itu sebagaimana di BAB III Pasal 3, Pemko Medan harus melakukan 7 hal yakni upaya kesehatan, regulasi, pembiayaan, SDM, sedia farmasi, alat kesehatan/makanan dan manajemen informasi serta pemberdayaan kesehatan.</p>Pemko Medan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, adil terjangkau dan terbuka kepada masyarakat secara merata di Puskesmas sebagai tingkat pelayanan dasar.</p>Upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan sebagaimana pada BAB VI Pasal 9 disebutkan Pemko bersama swasta harus mewujudkan derajat kesehatan. Melakukan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.</p>Sedangkan masalah pembiayaan kesehatan seperti pada BAB VII Pasal 43 disebutkan Pemko berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan dalam menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang aman, adil dan terbuka serta terjangkau masyarakat. Dan di Pasal 44 dikuatkan, Pemko membiayai seluruh pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas.</p>Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Kota Medan terdiri XVI BAB dan 92 Pasal. Ditetapkan menjadi Perda yang sah di Medan 8 Maret 2012 oleh Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap diundangkan Sekretaris daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri. (lamru)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7310_Kendati-Berobat-Gratis--Modesta-Ajak-Warga-Tetap-Peduli-Jaga-Kesehatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285418/kendati-berobat-gratis-modesta-ajak-warga-tetap-peduli-jaga-kesehatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup]]></title>
            <description><![CDATA[JAGA MARWAH Desak Pelaku Pembunuhan Driver Taksi Online RA Dihukum Seumur Hidup]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Kasus kematian Rian Alamsyah (RA), 25 tahun, warga Kecamatan Medan Helvetia yang berprofesi sebagai pengemudi taksi online, terus menjadi perhatian publik. Peristiwa tersebut menuai sorotan karena korban ditemukan meninggal dunia dalam kondisi mengenaskan di area perkebunan tebu di Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sorotan terhadap penanganan perkara tersebut datang dari organisasi masyarakat Pemuda Nusantara Bersatu Untuk Rakyat bersama Jaringan Pergerakan Masyarakat Bawah (JAGA MARWAH). Ketua JAGA MARWAH, Edison Tamba atau yang akrab disapa Edoy, mendesak aparat penegak hukum menangani perkara tersebut secara tegas dan profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Edison meminta penyidik kepolisian, jaksa penuntut umum hingga majelis hakim tidak ragu menerapkan ketentuan hukum secara maksimal apabila seluruh unsur tindak pidana dan keterlibatan para tersangka terbukti di persidangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perkara ini harus dikawal secara serius. Jika berdasarkan hasil penyidikan dan pembuktian di persidangan para pelaku terbukti melakukan pembunuhan yang disertai perampasan harta korban, maka harus diproses dengan ketentuan hukum yang berlaku secara maksimal,&quot; tegas Edison.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, tindakan menghilangkan nyawa seseorang demi menguasai harta benda korban merupakan perbuatan yang sangat serius dan tidak boleh dipandang sebagai tindak pidana biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyoroti dugaan keterlibatan sejumlah pihak yang disebut sebagai penadah. Edison meminta aparat mengusut secara menyeluruh apakah para penadah tersebut hanya menerima barang hasil kejahatan dalam perkara ini atau memiliki hubungan yang lebih luas dengan para pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau memang terbukti ada pihak yang secara sadar menerima, menyimpan atau memperjualbelikan barang hasil kejahatan, tentu harus diproses sesuai hukum. Jangan sampai hanya pelaku lapangan yang dihukum, sementara pihak yang turut menikmati hasil kejahatan luput dari pertanggungjawaban,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban Ditemukan di Perkebunan Tebu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, jasad RA ditemukan warga di area perkebunan tebu Dusun 22 Segitiga, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, pada Kamis malam, 13 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan. Kedua kakinya dilaporkan terikat menggunakan tali plastik dan terdapat bekas jeratan pada bagian leher.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;RA diketahui berprofesi sebagai pengemudi taksi online. Korban diduga menjadi sasaran pelaku yang berpura-pura menggunakan jasanya sebagai penumpang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah kejadian, kendaraan milik korban disebut sempat dibawa kabur. Tim Jatanras Polda Sumatera Utara kemudian melakukan penyelidikan dan pengejaran hingga berhasil mengamankan terduga pelaku di kawasan Pulo Brayan, Kota Medan, pada Jumat, 14 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas juga mengamankan kendaraan yang diduga berkaitan dengan perkara tersebut saat penangkapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAGA MARWAH Siap Kawal Proses Hukum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Edison menegaskan bahwa JAGA MARWAH akan terus mengawal perkembangan perkara tersebut hingga proses persidangan selesai. Ia meminta seluruh proses hukum dilakukan secara transparan serta berdasarkan alat bukti dan fakta persidangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;JAGA MARWAH akan mengawal kasus ini. Kami ingin proses hukum berjalan transparan dan seluruh pihak yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, tuntutan terhadap hukuman maksimal harus didasarkan pada pembuktian di persidangan. Jika unsur pembunuhan berencana, perampasan, penyertaan, penadahan atau tindak pidana lainnya terbukti, aparat penegak hukum diminta menerapkan pasal-pasal yang relevan sesuai ketentuan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita serahkan pembuktiannya kepada aparat penegak hukum dan pengadilan. Namun, masyarakat tentu berharap hukuman yang dijatuhkan nantinya benar-benar mencerminkan rasa keadilan bagi keluarga korban,&quot; pungkas Edison.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus tersebut kini masih menjadi perhatian publik. Kepolisian diharapkan mengungkap secara terang motif pembunuhan, peran masing-masing terduga pelaku, alur penguasaan barang milik korban, serta kemungkinan adanya pihak lain yang terlibat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Catatan: Status para pihak dalam perkara ini tetap mengacu pada asas praduga tak bersalah sampai terdapat putusan pengadilan yang berkekuatan hukum tetap.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7257_JAGA-MARWAH-Desak-Pelaku-Pembunuhan-Driver-Taksi-Online-RA-Dihukum-Seumur-Hidup.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285417/jaga-marwah-desak-pelaku-pembunuhan-driver-taksi-online-ra-dihukum-seumur-hidup/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 14:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus]]></title>
            <description><![CDATA[Rektor UNPAB Prof. Isa Indrawan Terpilih Jadi Mentor Rektor Nasional, APTISI Siapkan Program Pembinaan 60.000 Pimpinan Kampus]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN | Momentum Wisuda Periode ke-76 Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan pada 18&ndash;19 Agustus 2026 menjadi panggung penting bagi penguatan peran perguruan tinggi swasta dalam pembangunan pendidikan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah suasana khidmat wisuda yang digelar di Regale International Convention Center, Jalan H. Adam Malik No. 66&ndash;68, Medan, muncul kabar strategis dari Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Pusat terkait rencana pembentukan mentor rektor nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang menarik, Rektor UNPAB, Prof. Dr. H. M. Isa Indrawan, SE., MM., disebut sebagai salah satu rektor yang terpilih untuk menjadi mentor dalam program tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikan Ketua Umum APTISI Pusat, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, M.Si., M.E.I., dalam wawancara eksklusif dengan CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., MH atau yang akrab disapa Anto Genk, yang juga merupakan alumni Magister Hukum UNPAB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prof. Budi mengungkapkan, APTISI tengah menyiapkan program strategis untuk mencari dan membentuk 30 rektor terbaik dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia yang nantinya diproyeksikan menjadi mentor bagi para pimpinan perguruan tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Kami meminta panitia agar mencari rektor terbaik di seluruh Indonesia, sebanyak 30 orang. Mereka yang terpilih nantinya akan dididik selama dua minggu sebelum diwisuda untuk resmi menjadi mentor,&quot; ujar Prof. Budi.&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut tidak berhenti pada pembentukan mentor. Ke-30 rektor terpilih nantinya diharapkan dapat menjalankan fungsi pembinaan dan pendampingan terhadap para pimpinan perguruan tinggi di berbagai daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sasaran program mencakup unsur pimpinan kampus mulai dari rektor, wakil rektor, dekan hingga ketua program studi, dengan jumlah sasaran yang diperkirakan mencapai sekitar 60.000 orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Prof. Isa Indrawan Disebut Sebagai Sosok Inspiratif*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam wawancara tersebut, Prof. Budi secara khusus menyebut nama Rektor UNPAB, Prof. Isa Indrawan, sebagai salah satu figur yang masuk dalam jajaran mentor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Salah satu mentornya adalah Pak Isa. Beliau menjadi salah satu rektor yang menginspirasi kemajuan pendidikan di Indonesia,&quot; ungkap Prof. Budi.&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut menempatkan kiprah Prof. Isa Indrawan tidak hanya dalam konteks kepemimpinan UNPAB, tetapi juga dalam percaturan pengembangan tata kelola perguruan tinggi swasta di tingkat nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjabat sebagai Rektor UNPAB, Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M. juga menjabat sebagai Ketua Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah I Sumatera Utara (periode 2025&ndash;2029), Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Sarjana Melayu Indonesia (PB ISMI) (masa bakti 2025&ndash;2030) dan Ketua Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Utara (periode 2024&ndash;2028).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi UNPAB, keterlibatan rektornya dalam program mentor nasional tersebut juga menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa perguruan tinggi yang berkembang di daerah memiliki peluang dan kapasitas untuk berkontribusi dalam agenda strategis pendidikan tinggi Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*APTISI Dorong Akselerasi Mutu Perguruan Tinggi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;APTISI melalui program tersebut mendorong agar peningkatan kualitas perguruan tinggi tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga menyentuh kapasitas kepemimpinan, tata kelola, inovasi, dan kemampuan perguruan tinggi menghadapi perubahan lingkungan pendidikan tinggi yang semakin kompleks.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Model mentoring diharapkan dapat menciptakan proses transfer pengalaman dari para rektor yang dinilai memiliki rekam jejak dan inovasi kepemimpinan kepada para pimpinan perguruan tinggi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, peningkatan kualitas tidak berlangsung secara sporadis, melainkan melalui pembinaan yang lebih terarah dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini juga menjadi bagian dari komitmen APTISI untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia di lingkungan perguruan tinggi swasta, sekaligus mendorong lahirnya pemimpin kampus yang adaptif, inovatif dan mampu menjawab tantangan pendidikan tinggi di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Wisuda UNPAB Jadi Momentum Pendidikan Nasional*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda ke-76 UNPAB akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni akademik bagi para lulusan. Kehadiran Ketua Umum APTISI Pusat dan munculnya nama Prof. Isa Indrawan dalam program mentor rektor nasional memberikan dimensi lain bagi perhelatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum ini memperlihatkan bahwa perguruan tinggi di Sumatera Utara memiliki ruang yang semakin besar untuk terlibat dalam agenda pengembangan pendidikan tinggi pada level nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi UNPAB, keikutsertaan Prof. Isa Indrawan dalam program mentor tersebut sekaligus menjadi tantangan baru: bagaimana pengalaman dan praktik baik dalam memimpin perguruan tinggi dapat ditransformasikan menjadi pengetahuan yang bermanfaat bagi institusi pendidikan tinggi lainnya di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan target pembinaan yang mencapai puluhan ribu pimpinan perguruan tinggi, program APTISI ini berpotensi menjadi salah satu agenda strategis dalam memperkuat ekosistem kepemimpinan pendidikan tinggi nasional.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_326_Rektor-UNPAB-Prof--Isa-Indrawan-Terpilih-Jadi-Mentor-Rektor-Nasional--APTISI-Siapkan-Program-Pembinaan-60-000-Pimpinan-Kampus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285416/rektor-unpab-prof-isa-indrawan-terpilih-jadi-mentor-rektor-nasional-aptisi-siapkan-program-pembinaan-60000-pimpinan-kampus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mendefinisikan Ulang Kepemimpinan Modern: Richa Arie Sandy Bawa Filosofi &quot;Quiet Luxury&quot; dan &quot;Boss Energy&quot; ke Kancah Pendidikan Melalui Rindu Tenang</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mendefinisikan Ulang Kepemimpinan Modern: Richa Arie Sandy Bawa Filosofi "Quiet Luxury" dan "Boss Energy" ke Kancah Pendidikan Melalui Rindu Tenang]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanDi tengah dinamika dunia bisnis dan pendidikan modern yang bergerak serba cepat, standar kepemimpinan serta pengembangan s]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Di tengah dinamika dunia bisnis dan pendidikan modern yang bergerak serba cepat, standar kepemimpinan serta pengembangan sumber daya manusia (SDM) menuntut pendekatan yang lebih dari sekadar berorientasi pada hasil. Membaca kebutuhan ini, Richa Arie Sandy&mdash;Founder dan CEO PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/rindu-tenang/" target="_blank">Rindu Tenang</a> Indonesia (RTI)&mdash;mencuri perhatian publik melalui konsistensinya memimpin korporasi berbasis standar kelas atas yang memadukan ketajaman strategis dengan ketenangan mental.</p><br></p>Sebagai entitas profesional di bidang manajemen strategis, event berskala besar, konsultan korporat, hingga pengembangan SDM, RTI membawa filosofi Quiet Luxury sebagai pembeda utama di industri. Pendekatan ini menerjemahkan kemewahan bukan sebagai pameran materi, melainkan bentuk pelayanan paripurna yang presisi, estetis, berintegritas tinggi, dan memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi setiap mitra kerja.</p><br></p>Di bawah kepemimpinan Richa yang menerapkan prinsip Inside-Out Leadership&mdash;keyakinan bahwa kepemimpinan sejati berakar dari integritas personal yang matang&mdash;RTI bertransformasi menjadi katalisator perubahan. Nilai ini diselaraskan dengan energi kepemimpinan yang berwibawa (Boss Energy), menghadirkan program yang memancarkan ketegasan, visi jangka panjang, serta daya dobrak inspiratif bagi generasi muda maupun dunia korporasi.</p><br></p>Komitmen Richa Arie Sandy dalam membangun kapasitas intelektual dan mental generasi muda diwujudkan secara nyata melalui program unggulan RTI Chess Academy: The Strategic Mind Masterclass. Hadir sebagai akademi catur eksklusif di Kota Medan, program ini dirancang sebagai medium simulasi pengambilan keputusan strategis di bawah tekanan, manajemen waktu, dan strategic foresight.</p><br></p>Seluruh sesi pelatihan diselenggarakan di fasilitas kelas atas yang berlokasi di pusat bisnis Kota Medan, tepatnya di Jl. Bantam No.8, Petisah Hulu."Catur adalah laboratorium mental. Melalui RTI Chess Academy, kami ingin melatih kapasitas kognitif generasi muda agar memiliki ketajaman taktik, ketahanan mental baja, serta karakter kepemimpinan berwibawa yang siap menghadapi tantangan global," ujar Richa Arie Sandy, Founder & CEO PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/rindu-tenang/" target="_blank">Rindu Tenang</a> Indonesia.</p><br></p>Untuk memastikan kualitas kurikulum berjalan optimal pada 8 level berjenjang, RTI Chess Academy dibimbing langsung oleh tim pelatih profesional bergelar resmi dari Federasi Catur Dunia (FIDE):</p><br></p><b>IM Andyka Pitra, FI (International Master)</b></p>Memegang gelar Master Internasional resmi dari FIDE dengan jam terbang tinggi di kancah nasional maupun internasional. Membimbing tingkat Intermediate, Expert, hingga Master dengan fokus pada permainan posisional, konversi kemenangan, dan analisis tingkat lanjut.</p><br></p><b>FM Arif Rahman Saragih, NA, PNP (FIDE Master & Wasit Nasional)</b></p>Pecatur bergelar Master FIDE dan wasit berlisensi nasional. Memegang kelas tingkat Advance dan Expert untuk membekali siswa dengan manajemen emosi bertanding, manajemen waktu, serta strategi turnamen tingkat tinggi.</p><br></p><b>Edy Raja Parinduri, PNP (Professional Chess Coach)</b></p>Pelatih profesional berdedikasi yang membangun fondasi kokoh bagi siswa pemula (Basic & Beginner), memastikan penguasaan aturan fundamental, taktik dasar, notasi, hingga pola skakmat secara presisi.</p><br></p>Didukung fasilitas all-inclusive berstandar turnamen internasional, akademi ini membuka jalur prestasi resmi bagi para pelajar untuk bersaing di ajang nasional maupun internasional, seperti Sumatera Utara Chess Prodigy (SUCP).</p><br></p>Melalui terobosan konsisten yang memadukan ketajaman bisnis, manajemen event kelas atas, dan dedikasi pada pengembangan karakter, Richa Arie Sandy bersama PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/rindu-tenang/" target="_blank">Rindu Tenang</a> Indonesia membuktikan bahwa kepemimpinan berkelas lahir dari perpaduan sempurna antara kekuatan visi dan keanggunan ketenangan.</p>Sebagai informasiPT <a href="https://www.sumut24.co/tag/rindu-tenang/" target="_blank">Rindu Tenang</a> Indonesia (RTI) adalah perusahaan profesional yang berfokus pada manajemen strategis, event kelas atas, pengembangan SDM, konsultan korporat, serta program pengembangan kognitif melalui RTI Chess Academy. Berkomitmen tinggi pada standar layanan berfilosofi Quiet Luxury, RTI menghadirkan solusi inovatif yang berkelanjutan bagi institusi pendidikan maupun korporasi di Indonesia. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6842_Mendefinisikan-Ulang-Kepemimpinan-Modern--Richa-Arie-Sandy-Bawa-Filosofi--quot-Quiet-Luxury-quot--dan--quot-Boss-Energy-quot--ke-Kancah-Pendidikan-Melalui-Rindu-Tenang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285415/mendefinisikan-ulang-kepemimpinan-modern-richa-arie-sandy-bawa-filosofi-quotquiet-luxuryquot-dan-quotboss-energyquot-ke-kancah-pendidikan-melalui-rindu-tenang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terkesan Dipelihara, Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan Belum Merdeka Dari Lapak Perjudian Tembak Ikan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 13:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terkesan Dipelihara, Wilayah Hukum Polres Pelabuhan Belawan Belum Merdeka Dari Lapak Perjudian Tembak Ikan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk menertibkan segala bentuk perjudian dan menindak pemilik dan para pelaku ya]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk menertibkan segala bentuk perjudian dan menindak pemilik dan para pelaku yang terlibat perjudian ternyata masih isapan jempol belaka untuk di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Ironisnya, sejumlah titik lokasi judi tembak ikan masih tetap beroperasi. Bahkan, lokasi judi tersebut terkesan dipelihara oleh oknum oknum tidak bertanggungjawab yang mencari keuntungan pribadi maupun kelompok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Menyikapi hal tersebut, Budi H Sormin (Busor) Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Aliansi Wartawan Indonesia (DPW AWI) Kota Medan didampingi, Sudarmanto Sekjen DPW AWI Kota Medan meminta kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto agar bersikap tegas dalam memberantas perjudian di <a href="https://www.sumut24.co/tag/wilkum/" target="_blank">Wilkum</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_1000333236.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Agar tetap berjalannya program Polda Sumut dalam memberantas perjudian jenis tembak ikan, Kapolda Sumut secara tegas mengintruksikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> beserta jajaran agar bersikap tidak pandang bulu terhadap pemodal/pemilik dan pelaku judi agar diberi sangsi maupun hukuman setimpal sesuai hukum dan undang undang berlaku di Repoblik Indonesia ini," Budi H Sormin Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Aliansi Wartawan Indonesia (DPW AWI) Kota Medan didampingi, Sudarmanto Sekjen DPW AWI Kota Medan, Rabu (19/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Masih Busor, dari investigasi Tim DPW AWI Kota Medan terhadap bebasnya keberadaan lapak/lokasi judi tembak ikan di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> yang berada di wilayah Pemerintahan Kecamatan Medan Marelan seperti terkoordinir oleh oknum aparat maupun oknum oknum yang untuk mencari kepentingan pribadi maupun kelompok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Amatan kami dilapangan, lapak/lokasi judi mesin tembak ikan berada di Komplek Marelan Point Jln M Basir/Kebun Bunder pasar V, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan. Kemudian dikawasan Jln. Sepeksi Medan Marelan ada 5 (lima) titik judi tembak ikan yang dimodali warga keturunan. Di komplek Pajak UK serta di beberapa titik lokasi lain disebut sebut dimodali warga keturunan yang membuka bisnis haramnya ini eksis 24 jam secara terang terangan. Bahkan, pemodal diduga menempatkan beberapa oknum aparat ditiap titik lokasi judi disinyalir sebagai beking. Dengan tegas, DPW AWI Kota Medan meminta agar, instansi TNI - Polri juga pihak Pemerintah Kecamatan maupun Kelurahan untuk berkolaborasi membersihkan perjudian. Kita menduga, dengan adanya perjudian, maka tidak terlepas dari masuknya peredaran dan penyalahgunaan narkotika," ungkap Busor.(W02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1357_Terkesan-Dipelihara--Wilayah-Hukum-Polres-Pelabuhan-Belawan-Belum-Merdeka-Dari-Lapak-Perjudian-Tembak-Ikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285414/terkesan-dipelihara-wilayah-hukum-polres-pelabuhan-belawan-belum-merdeka-dari-lapak-perjudian-tembak-ikan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Proyek Jalan Rp1,28 Miliar Disorot, Kadis SDABMBK Deli Serdang: &ldquo;Nanti Saya Check Dulu ke PPK&rdquo;</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 12:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Proyek Jalan Rp1,28 Miliar Disorot, Kadis SDABMBK Deli Serdang: “Nanti Saya Check Dulu ke PPK”]]></title>
            <description><![CDATA[Proyek Jalan Rp1,28 Miliar Disorot, Kadis SDABMBK Deli Serdang &ldquoNanti Saya Check Dulu ke PPK&rdquo]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DELISERDANG &ndash; Sorotan terhadap pengerjaan Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Horas, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, mendapat respons dari Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Deli Serdang, Janso Sipahutar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi adanya dugaan pekerjaan yang terkesan asal jadi, mulai dari rabat beton hingga pengaspalan yang disebut cepat mengalami kerusakan, Janso menyatakan akan terlebih dahulu melakukan pengecekan kepada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Nanti aku check dulu ya ke PPK-nya. Tks,&quot; ujar Janso Sipahutar saat dikonfirmasi terkait pekerjaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan singkat tersebut menunjukkan bahwa pihak Dinas SDABMBK Deli Serdang belum memberikan kesimpulan mengenai kondisi pekerjaan di lapangan dan memilih melakukan pengecekan kepada PPK yang menangani proyek tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, proyek Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Horas Sunggal menjadi sorotan setelah ditemukan sejumlah kondisi yang dipersoalkan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antaranya, pada sebagian pekerjaan rabat beton sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer, disebut terdapat titik yang sebelum pengecoran tidak dilakukan penggalian tanah terlebih dahulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, pada pekerjaan pengaspalan sekitar 35 meter, penimbunan disebut menggunakan tanah dan bukan material sertu. Bahkan, bagian jalan yang baru dikerjakan pada Senin (10/8/2026) disebut telah mengalami kerusakan ketika dilintasi kendaraan, meski pekerjaan baru beberapa hari selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temuan lainnya adalah tidak terlihatnya plang proyek di lokasi yang memuat informasi mengenai nilai anggaran, kontraktor pelaksana, masa pengerjaan dan panjang pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barapaksi Minta Pemeriksaan Objektif&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Eksekutif Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi), Otti S. Batubara, sebelumnya meminta Dinas SDABMBK Deli Serdang segera memeriksa pekerjaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Otti, pemeriksaan harus dilakukan secara objektif dengan mengacu pada dokumen kontrak dan spesifikasi teknis, bukan hanya melihat kondisi permukaan jalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau benar ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi, harus diperbaiki dan jangan dibiarkan. Uang yang digunakan adalah uang rakyat,&quot; tegas Otti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta PPK dan pengawas proyek menjelaskan metode pekerjaan, kesesuaian material serta hasil pengawasan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan penelusuran data pengadaan, proyek tersebut tercatat dengan Kode Tender 10148795000, bersumber dari APBD Tahun Anggaran 2026, dengan HPS sebesar Rp1.336.000.000.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemenang tender adalah CV Karya Duta Kencana, dengan penawaran Rp1.286.230.579,29 dan harga negosiasi Rp1.284.387.976,29.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini publik menunggu hasil pengecekan PPK sebagaimana disampaikan Kadis SDABMBK Deli Serdang Janso Sipahutar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika ditemukan adanya pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi kontrak, masyarakat berharap pemerintah daerah tidak sekadar memberikan teguran, tetapi memastikan pekerjaan diperbaiki sesuai standar sehingga anggaran negara benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5688_Proyek-Jalan-Rp1-28-Miliar-Disorot--Kadis-SDABMBK-Deli-Serdang---ldquo-Nanti-Saya-Check-Dulu-ke-PPK-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285413/proyek-jalan-rp128-miliar-disorot-kadis-sdabmbk-deli-serdang-ldquonanti-saya-check-dulu-ke-ppkrdquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Barapaksi Soroti Proyek Jalan Rp1,28 Miliar di Sunggal: &ldquo;Jangan Ada Pembiaran Jika Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi&rdquo;</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 12:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Barapaksi Soroti Proyek Jalan Rp1,28 Miliar di Sunggal: “Jangan Ada Pembiaran Jika Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi”]]></title>
            <description><![CDATA[Barapaksi Soroti Proyek Jalan Rp1,28 Miliar di Sunggal &ldquoJangan Ada Pembiaran Jika Pekerjaan Tak Sesuai Spesifikasi&rdquo]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DELISERDANG &ndash; Direktur Eksekutif Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi), Otti S. Batubara, meminta Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Deli Serdang segera turun tangan memeriksa proyek Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Horas, Desa Pujimulyo, Kecamatan Sunggal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sorotan itu mencuat menyusul adanya temuan di lapangan yang mengindikasikan pekerjaan rabat beton sepanjang kurang lebih 1,2 kilometer diduga tidak dikerjakan sesuai standar teknis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti menilai persoalan tersebut tidak boleh dianggap sepele karena proyek tersebut menggunakan anggaran APBD Tahun Anggaran 2026 dengan nilai kontrak hasil negosiasi sekitar Rp1,284 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau benar ada bagian pekerjaan yang sebelum pengecoran tidak dilakukan penggalian tanah, kemudian ada pekerjaan pengaspalan yang penimbunannya hanya menggunakan tanah dan bukan material yang sesuai spesifikasi, ini harus diperiksa. Jangan sampai masyarakat hanya mendapatkan jalan yang cepat rusak,&quot; tegas Otti S. Batubara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, proyek infrastruktur yang dibiayai APBD harus mengutamakan kualitas dan manfaat jangka panjang. Bukan sekadar mengejar penyelesaian pekerjaan secara administratif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Uang yang digunakan adalah uang rakyat. Karena itu, kualitas pekerjaan harus bisa dipertanggungjawabkan. Jangan sampai baru selesai dikerjakan sudah rusak ketika dilintasi kendaraan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aspal Baru Tiga Hari Sudah Rusak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti juga menyoroti informasi bahwa pengaspalan sekitar 35 meter yang dikerjakan pada Senin (10/8/2026) disebut sudah mengalami kerusakan setelah dilintasi kendaraan, meski pekerjaan baru selesai beberapa hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi alarm bagi pemerintah daerah dan pihak pengawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau faktanya memang baru tiga hari selesai kemudian sudah rusak, pertanyaannya sederhana: apakah materialnya sesuai, apakah lapisan dasarnya sesuai, dan apakah pelaksanaan pekerjaannya mengikuti spesifikasi dalam kontrak? Semua itu harus diperiksa secara teknis,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta pemeriksaan tidak hanya dilakukan secara visual, tetapi bila diperlukan melalui pengujian mutu oleh pihak yang kompeten.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Plang Proyek Harus Transparan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mutu pekerjaan, Barapaksi juga mempertanyakan tidak terlihatnya plang proyek di lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti menegaskan, keterbukaan informasi mengenai proyek pemerintah merupakan bagian penting dari pengawasan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan alergi terhadap transparansi. Masyarakat harus tahu siapa kontraktornya, berapa nilai proyeknya, berapa lama pengerjaannya dan berapa panjang jalan yang dikerjakan. Kalau proyek menggunakan APBD, masyarakat berhak mengetahui,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan penelusuran data pengadaan, proyek Pemeliharaan Berkala Ruas Jalan Horas Sunggal tercatat dengan Kode Tender 10148795000, bersumber dari APBD Deli Serdang Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nilai HPS paket tercatat Rp1.336.000.000, sementara pemenang tender adalah CV Karya Duta Kencana dengan penawaran Rp1.286.230.579,29 dan harga negosiasi Rp1.284.387.976,29.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Minta Inspektorat Turun Tangan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti meminta Inspektorat Kabupaten Deli Serdang tidak hanya menunggu laporan masyarakat, tetapi proaktif melakukan pemeriksaan terhadap proyek tersebut apabila temuan lapangan dapat dibuktikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau memang ada indikasi pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, lakukan pemeriksaan. Jangan tunggu sampai kerusakan semakin parah. Pemerintah harus memastikan setiap rupiah APBD menghasilkan pekerjaan yang berkualitas,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta Dinas SDABMBK menjelaskan secara terbuka siapa konsultan pengawas atau pengawas lapangan proyek tersebut dan bagaimana hasil pengawasan terhadap pekerjaan yang telah dilaksanakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengawas jangan hanya tanda tangan administrasi. Pengawas harus memastikan pekerjaan benar-benar sesuai kontrak. Kalau ada penyimpangan, harus dicatat dan diperbaiki,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti menambahkan, Barapaksi akan terus melakukan pemantauan terhadap proyek-proyek yang menggunakan uang negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami tidak menuduh siapa pun melakukan korupsi. Tetapi ketika ada dugaan pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, itu wajib diperiksa. Jangan sampai persoalan teknis dibiarkan dan kemudian berujung pada kerugian keuangan negara,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barapaksi menegaskan akan terus mengawal penggunaan APBD dan mendorong agar setiap dugaan penyimpangan proyek pemerintah diperiksa secara transparan dan profesional.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8861_Barapaksi-Soroti-Proyek-Jalan-Rp1-28-Miliar-di-Sunggal---ldquo-Jangan-Ada-Pembiaran-Jika-Pekerjaan-Tak-Sesuai-Spesifikasi-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285412/barapaksi-soroti-proyek-jalan-rp128-miliar-di-sunggal-ldquojangan-ada-pembiaran-jika-pekerjaan-tak-sesuai-spesifikasirdquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Gelar Wisuda Periode ke-76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 10:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Gelar Wisuda Periode ke-76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[UNPAB Gelar Wisuda Periode ke76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan menggelar Wisuda Periode ke-76 selama dua hari, 18&ndash;19 Agustus 2026, di Regale International Convention Center, Jalan H. Adam Malik No. 66&ndash;68, Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi UNPAB dalam mengantarkan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi menuju tahapan baru, baik memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan maupun mengembangkan kiprah di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan wisuda selama dua hari menunjukkan skala kegiatan yang cukup besar sekaligus menjadi bagian dari agenda akademik UNPAB dalam memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni akademik. Kelulusan para wisudawan juga membawa konsekuensi baru berupa tuntutan untuk mampu menerapkan ilmu, keterampilan dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di tengah perubahan dunia kerja yang semakin kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya mengandalkan ijazah. Kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi serta mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan setelah menyandang gelar akademik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi UNPAB, Wisuda Periode ke-76 menjadi bagian dari perjalanan institusi dalam menjalankan fungsi pendidikan tinggi, khususnya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Dua Hari, Satu Momentum Akademik*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian Wisuda Periode ke-76 UNPAB berlangsung pada 18 dan 19 Agustus 2026 di Regale International Convention Center Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilihan gedung konvensi sebagai lokasi pelaksanaan memberikan ruang bagi pelaksanaan agenda wisuda dalam skala besar dengan melibatkan para lulusan beserta keluarga dan sivitas akademika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi keluarga wisudawan, momentum tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui. Di balik toga dan prosesi akademik, terdapat proses panjang berupa pembelajaran, penelitian, penyelesaian tugas akhir serta berbagai tantangan yang harus dilewati hingga akhirnya mahasiswa dinyatakan lulus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, wisuda bukan menjadi akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari fase baru yang menuntut para lulusan menunjukkan kompetensi dan integritas di lingkungan profesional maupun masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tantangan Setelah Menyandang Gelar*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lulusan perguruan tinggi saat ini menghadapi lingkungan yang berubah cepat. Digitalisasi, perkembangan kecerdasan buatan, perubahan pola kerja dan tuntutan industri membuat kompetensi lulusan harus terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi setiap perguruan tinggi untuk memastikan proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda Periode ke-76 menjadi momentum bagi UNPAB untuk terus memperkuat komitmen tersebut. Para lulusan diharapkan mampu membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama berada di kampus untuk menghasilkan karya serta memberikan manfaat di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan berakhirnya masa studi, para wisudawan kini memasuki fase baru. Tantangan berikutnya bukan lagi sekadar memperoleh gelar, tetapi membuktikan bahwa pendidikan yang ditempuh mampu melahirkan kontribusi nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda Periode ke-76 pun menjadi penanda bahwa perjalanan akademik para lulusan telah sampai pada satu titik, sekaligus membuka lembaran baru menuju dunia profesional, kewirausahaan, pengabdian masyarakat dan pengembangan keilmuan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1699_UNPAB-Gelar-Wisuda-Periode-ke-76--Cetak-Lulusan-Siap-Hadapi-Tantangan-Dunia-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285411/unpab-gelar-wisuda-periode-ke76-cetak-lulusan-siap-hadapi-tantangan-dunia-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dandim 0201/Medan Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 10:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dandim 0201/Medan Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M., menghadiri jamuan makan malam dengan s]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Komandan Kodim (<a href="https://www.sumut24.co/tag/dandim/" target="_blank">Dandim</a>) 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M., menghadiri jamuan makan malam dengan seluruh pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibaraka) Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jl. Jenderal Sudirman No.35, Kel. JATI, Kec. Medan Maimun, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menggelar jamuan makan sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih karena siswa yang terpilih sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasukan/" target="_blank">Pasukan</a> Pengibar Bendera Pusaka (Paskibaraka) Kota Medan telah berhasil menjalankan tugas dengan baik, pada saat upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 di Lapangan Merdeka Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan makan malam tersebut dihadiri langsung Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Walikota Medan an. H. Zakiyuddin Harahap, Kapolrestabes Medan diwakili Kasat Binmas AKBP Wenny Moechtar IS, S.H., M.H, Kepala Kejaksaan Negeri Medan diwakili Bapak Edy Syahjuri Tarigan, S.H, M.H, Dandenpom 1/5 Medan Letkol Cpm Atep Priatna S.H M.TrMil., M.Han, Pj Sekda Kota Medan an. Erfin Fachrur Razi, S.STP., M.Si, Kapolres Belawan diwakili Wakapolres Kompol Nelson Sipahutar S.H, Kabankesbangpol Kota Medan an. Andy Mario AP, S.sos, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan Perangkat Daerah, Tokoh Agama Kota Medan, Peserta Paskibra tahun 2026, Para orang tua/wali Paskibra tahun 2026&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 22.00 WIB kegiatan temu ramah dan jamuan makan malam dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasukan/" target="_blank">Pasukan</a> Pengibar Bendera Pusaka (Paskibaraka) Kota Medan tahun 2026 selesai.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2350_Dandim-0201-Medan-Hadiri-Jamuan-Makan-Malam-Dengan-Paskibraka-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285410/dandim-0201medan-hadiri-jamuan-makan-malam-dengan-paskibraka-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Gerebek Kafe Penjualan Pod Getar, 3 Remaja Diringkus di Jalan Darusalam Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 10:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Gerebek Kafe Penjualan Pod Getar, 3 Remaja Diringkus di Jalan Darusalam Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co  Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, membongkar praktek jual beli narkoba, yang selalu memanfaatkan kafe sebagai titik t]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, membongkar praktek jual beli narkoba, yang selalu memanfaatkan kafe sebagai titik transaksi narkoba. Dalam kasus ini, polisi menyita 2 pod getar, dan meringkus 3 remaja yang dua diantaranya sepasang kekasih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Rabu (19/8/2026) pagi mengatakan, terungkapnya praktek jual beli narkoba dengan memanfaatkan kafe di Jalan Darusalam, Kec.Medan Petisah ini, berawal dari adanya kecurigaan masyarakat, terkait aktivitas salah satu pelaku yang kerap datang ke lokasi, dan bertemu dengan orang yang berbeda - beda hanya dalam waktu singkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kecurigaan ini, kemudian dilaporkan ke Satresnarkoba Polrestabes Medan, yang langsung merespon dengan melakukan penangkapan terhadap satu pelaku yakni ET (21) warga Desa Tanjung Selamat, Kec.Sunggal, saat berada di kafe tempat pelaku biasa bertransaksi, Selasa (7/7/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari tangan ET, kami menyita 2 pcs <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/getar/" target="_blank">Getar</a> bermerek Wukong dan Batman, yang diduga hendak dijual,&quot; ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai menangkap ET, petugas kemudian melakukan pengembangan, dengan menangkap seorang wanita berinisial M (19) warga Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, dan seorang pria berinisial GS (23) warga Desa Tanjung Anom, tidak jauh dari tempat ET ditangkap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;M yang merupakan kekasih dari ET berperan sama - sama mengambil narkoba dari pemasok, sedangkan GS berperan sebagai pendana atau pemodal untuk membeli narkoba dari pemasok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Total tiga pelaku yang kami tangkap, ketiganya ini memiliki peran yang berbeda - beda, ET berperan melakukan transaksi dengan pembeli, M berperan berperan mengambil narkoba bersama ET dari pemasok, sedangkan GS ini merupakan pemodal. Dalam setiap transaksi, jika berhasil ET dan M mendapat keuntungan Rp 600 ribu, sedangkan GS sebagai pemodal mendapat keuntungan seorang diri Rp.600 ribu,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam praktek jual beli narkoba dengan memanfaatkan kafe sebagai titik transaksi ini, para pelaku diketahui sudah berulang kali menjalankan aksinya. Tidak hanya melakukan transaksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/getar/" target="_blank">Getar</a>, ketiganya bahkan pernah empat kali melakukan transaksi narkotika jenis pil ekstasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Para pelaku ini sudah sering beraksi, tidak hanya mengedarkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/getar/" target="_blank">Getar</a>, namun mereka juga mengedarkan pil ekstasi. Kami sedang mengejar pemasoknya yang identitasnya sudah kami ketahui. Kami pastikan, pemasok, bandar, maupun pengedar tidak akan bisa bersembunyi sejauh apapun mereka berlari, pasti akan kami tangkap,&quot; pungkas Rafli.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_16_Polisi-Gerebek-Kafe-Penjualan-Pod-Getar--3-Remaja-Diringkus-di-Jalan-Darusalam-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285409/polisi-gerebek-kafe-penjualan-pod-getar-3-remaja-diringkus-di-jalan-darusalam-medan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>