<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 09 Apr 2026 21:03:10 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Banyak Kampus Akreditasi Unggul di Sumatera Utara, LLDIKTI I Ajak Masyarakat Kuliah Dekat Rumah, Gerakkan Perekonomian ​​​​​​​</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Banyak Kampus Akreditasi Unggul di Sumatera Utara, LLDIKTI I Ajak Masyarakat Kuliah Dekat Rumah, Gerakkan Perekonomian ​​​​​​​]]></title>
            <description><![CDATA[TOBA   Selama ini Jogja dikenal sebagai Kota Pelajar, dan Bali identik dengan perguruan tinggi bertaraf internasional. Namun data terbaru m]]></description>
            <content><![CDATA[TOBA -  Selama ini Jogja dikenal sebagai Kota Pelajar, dan Bali identik dengan perguruan tinggi bertaraf internasional. Namun data terbaru membalik persepsi itu. LLDIKTI Wilayah I &mdash; yang membawahi perguruan tinggi swasta (PTS) di Sumatera Utara &mdash; kini tercatat sebagai wilayah dengan jumlah institusi perguruan tinggi (IPT) berpredikat Unggul terbanyak di luar Pulau Jawa, melampaui Yogyakarta maupun Bali sekaligus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fakta itu disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Saiful Anwar Matondang, M.Si., Ph.D., Kepala LLDIKTI Wilayah I Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, dalam pembukaan Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) LLDIKTI Wilayah I Tahun 2026 di Hotel Sinabung Hills, Berastagi, Kamis (9/4). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di hadapan Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Pejabat Kementerian Pendidikan Tinggi, serta ratusan pimpinan perguruan tinggi swasta se-Sumatera Utara dan Komunitas SEVIMA, ia mengumumkan bahwa 12 IPT di bawah LLDIKTI Wilayah I kini telah berstatus Akreditasi Unggul &mdash; melampaui LLDIKTI Yogyakarta dengan 11 PT Unggul dan Bali dengan 9 PT Unggul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Di 2023 ketika saya membuat pemetaan, tidak ada satu prodi pun di Sumatera Utara yang akreditasinya Unggul. Tapi update terakhir kita sudah dapat 109 program studi yang Unggul, dan 12 institusi perguruan tinggi yang Unggul. Jadi bertambah 11. Dan yang luar biasa, kita melampaui Jogja dan Bali, jadi mari kuliah dekat rumah saja!," ujar Prof. Saiful Anwar dengan nada bangga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Multilayer Effect: Dari Kampus ke Ekonomi Lokal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampak dari bertambahnya kampus Unggul di Sumatera Utara tidak hanya dirasakan di dunia akademik. Prof. Saiful Anwar menjelaskan bahwa ketika mahasiswa dari luar provinsi memilih kuliah di Sumatera Utara ketimbang Jawa, efek bergandanya langsung dirasakan masyarakat sekitar kampus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini suatu kesyukuran karena multiayer effect-nya kepada masyarakat, kepada UMKM, laundry, rumah makan, tempat kos. Tidak lagi ke Jogja, tapi ke kita," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan itu ia jadikan landasan untuk menyerukan agenda bersama yang lebih ambisius: menjadikan Sumatera Utara sebagai tujuan utama pendidikan tinggi, bukan sekadar alternatif dari Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Tidak ada lagi masyarakat Sumatera Utara yang harus kuliah di Jawa. Harusnya kuliah di kita saja. Itu target kita bersama-sama," tegas Prof. Dr. Dadan Ramdan, M.Eng., Rektor Universitas Medan Area sekaligus salah satu narasumber Rakerwil, mengamini seruan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tantangan Adanya Tren Kultural untuk Kuliah di Luar Kot&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di balik capaian gemilang itu, Prof. Saiful Anwar tidak menutup mata terhadap pekerjaan rumah yang masih besar. Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi Sumatera Utara saat ini baru menyentuh 32,5 persen dari lulusan SMA tahun 2025 &mdash; tertinggal dari Aceh yang mencapai 40 persen dan masih di bawah rata-rata nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyebabnya bukan semata kapasitas kampus, melainkan pola pilihan keluarga kelas menengah atas Sumatera Utara yang secara kultural masih mengarahkan anak mereka ke Jawa, Malaysia, bahkan Singapura.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Orang Sumatera Utara kelas menengah ke atas itu tidak mau anaknya kuliah di Medan. Anaknya kuliah ke Jawa, ke Bandung, ke Jakarta, ke Jogja, Surabaya. Termasuk saya &mdash; dua anak saya tidak kuliah di Medan. Yang paling besar di Malaysia dulu S1-nya, yang kedua di Jogja," akunya dengan terbuka, disambut tawa peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyampaikan kondisi itu langsung ke kementerian sebagai realita yang perlu direspons dengan kebijakan, bukan diabaikan. Solusinya satu: kualitas kampus Sumatera Utara harus terus didorong hingga menjadi pilihan pertama, bukan pilihan terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keunggulan Kampus Swasta: Hadir Sampai Pelosok Kabupaten&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prof. Saiful Anwar menyoroti keunggulan strategis PTS Sumatera Utara yang tidak dimiliki PTN: jangkauan geografis hingga ke kabupaten-kabupaten terpencil. Sementara PTN mayoritas terkonsentrasi di Medan, PTS tersebar hingga Nias Selatan dan Mandailing Natal &mdash; menjangkau anak-anak bangsa yang tidak memiliki akses ke kota besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau PTN dia semuanya hampir di Medan. Tapi kita ada di Nias Selatan, ada di Mandailing Natal. Jadi anak-anak bangsa yang di kabupaten kota itu bisa mengenyam pendidikan karena kita ada di kabupaten," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah yang ia maksud dengan makna *inklusif* dalam tema Rakerwil tahun ini: *"Pendidikan Tinggi Inklusif, Adaptif, dan Berdampak Menuju Indonesia Emas 2045."* Inklusif bukan hanya soal keterjangkauan biaya, tetapi soal keterjangkauan jarak &mdash; dari desa hingga kota, seluruh anak bangsa harus bisa masuk perguruan tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakerwil LLDIKTI Wilayah I 2026 berlangsung dua hari, Kamis&ndash;Jumat, 9&ndash;10 April 2026, mulai pukul 09.00 WIB, dengan puncak acara berupa Penyerahan Anugerah LLDIKTI Wilayah I Tahun 2025 pada hari kedua.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_4046_Banyak-Kampus-Akreditasi-Unggul-di-Sumatera-Utara--LLDIKTI-I-Ajak-Masyarakat-Kuliah-Dekat-Rumah--Gerakkan-Perekonomian----------------------.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281085/banyak-kampus-akreditasi-unggul-di-sumatera-utara-lldikti-i-ajak-masyarakat-kuliah-dekat-rumah-gerakkan-perekonomian-​​​​​​​/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semar Gunung Tidhar</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semar Gunung Tidhar]]></title>
            <description><![CDATA[Semar Gunung Tidhar 1Maskumambang Hyang Ismaya sigra manjalma ing bumi, Kawentar Ki Badranaya, Lurah Semar amastani, Klampis Ireng dhusunira]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.sumut24.co/tag/semar/" target="_blank">Semar</a> Gunung Tidhar</p><p>1<br>Maskumambang</p><p>Hyang Ismaya sigra manjalma ing bumi, <br>Kawentar Ki Badranaya, <br>Lurah <a href="https://www.sumut24.co/tag/semar/" target="_blank">Semar</a> amastani, <br>Klampis Ireng dhusunira. </p><p>Panakawan Gareng Petruk Bagong nami, <br>Ndherek Kyai Lurah <a href="https://www.sumut24.co/tag/semar/" target="_blank">Semar</a>, <br>Dhepok Karang Tumaritis, <br>Ngembani satriya Jawa. </p><p>Sabda Palon Naya Genggong Majapahit, <br><a href="https://www.sumut24.co/tag/semar/" target="_blank">Semar</a> tumuli manjalma, <br>Liru namu Syekh Subakir, <br>Padhepokan gunung Tidhar. </p><p>Winastanan Plikon Trasan Syekh Subakir,<br>Kondhang mapan ing Magelang,<br>Dadi punjer tanah Jawi,<br>Wikan ilmu sangkan paran.</p><p>Maca kitab kuna ingkang gelis wasis,<br>Babat Magelang gemilang,<br>Mangasah mingising budi,<br>Sejarah mengku wewarah. </p><p>2<br>Sinom</p><p>Saperenging gunung Tidar,<br>Wibawa widada lungit,<br>Tidar iku mati sadar,<br>Manunggaling barang kalih,<br>Pikir manah manggalih,<br>Gathuk mathuk pucak pucuk,<br>Tanah Jawa warata,<br>Kuncara aneng sakbumi,<br>Sami prapta dhampyak dhampyak saben warsa.</p><p>Serat kiyat maos babat,<br>Bebet bubut bobot bibit,<br>Reriptan pujangga Jawa,<br>Andhudhah piwulang lungit,<br>Dimen waspada eling,<br>Laras leres liris lurus,<br>Magelang tan sumelang,<br>Pengalaman kebak isi,<br>Gya ngumandhang ngawang awang kang gemilang. </p><p>3<br>Megatruh</p><p>Damar Murub piyandele Jaka Tarub,<br>Paringane Syekh Subakir,<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/semar/" target="_blank">Semar</a> Gareng Bagong Petruk,<br>Samya ngreksa tanah Jawi,<br>Prabane terang sumorot.</p><p>Sipat kandel amarga budi rahayu,<br>Kendhi pratala nyartani,<br>Warga Magelang kayungyun,<br>Padhang teranging galih,<br>Ayem tentrem lahir batos.</p><p>4.<br>Mijil</p><p>Mbabar kawruh dhuwur Syekh Subakir,<br>Dhusun Trasan Plikon,<br>Ing Bandongan Magelang dhepoke,<br>Mulang masyarakat kinen becik,<br>Tharik tharik apik,<br>Tangguh wutuh ampuh.</p><p>Ing Magelang akeh peninggalan candi,<br>Borobudur Pawon,<br>Den jangkepi ana candi Ngawen,<br>Genep genah mengku piwulang utami,<br>Kanggo sangu urip,<br>Patut candi Mendut.</p><p>5.<br>Durma</p><p>Gagah megah endah mewah berkah,<br>Wewengkon edi asri,<br>Bakni kisma tirta,<br>Caket raket sajuga,<br>Sindara Merbabu Merapi,<br>Sumbing prawata,<br>Gumelar murakabi.</p><p>Borobudur Pawon Mendut candi kuna,<br>Bangunan edi peni,<br>Wujud olah jiwa,<br>Amaca pralampita,<br>Wejangan wedharan kawuri,<br>Wasis waskitha,<br>Wicaksana ing budi.</p><p>6.<br>Pucung</p><p>Agung luhur wiyatadi kang sumawur,<br>Wilayah Magelang,<br>Misuwur jaman kawuri,<br>Genep genah sejarah wusnya kajangkah.</p><p>Langkah patut Magelang tandah anyebut,<br>Barang kuna lawas,<br>Mula wajib den pepetri,<br>Putra wayah lakune nganggo wewarah.</p><p>8.<br>Kinanthi</p><p>Banyu telenge Merbabu,<br>Hakni wijiling Merapi,<br>Kisma tuwuhan Sindara,<br>Milang miling gunung Sumbing,<br>Mangalor gunung Ungaran,<br>Wetan Telamaya wukir.</p><p>Kali Praga mili banyu,<br>Kang ambelah tanah Jawi,<br>Tumuju marang samudra,<br>Juru dagang kanca tani,<br>Lumampah srana baita,<br>Arep urup arep urip.</p><p>9.<br>Pangkur</p><p>Kawentar papan wiyata,<br>Olah gelar tata praja negari,<br>Paremono rumuhun,<br>Laladan ing Muntilan,<br>Cakep cukup nata Mataram kacakup,<br>Trah Ki Ageng Wanasaba,<br>Sinebut Juru Martani.</p><p>Kanjeng Patih Mandaraka,<br>Wasis titis gelis ing samukawis,<br>Cakep cekap cakap cukup,<br>Myang Patih Sindureja,<br>Tangguh wutuh ngatasi sabarang butuh,<br>Aneng negari Mataram,<br>Minangka tepa palupi.</p><p>10.<br>Asmarandana</p><p>Kanjeng Ratu Wiratsari,<br>Garwa Sunan Amangkurat,<br>Dharah biru trah rinonce,<br>Tedhak turun Sultan Pajang,<br>Putra Pangeran Kajoran,<br>Dhasar ber bandha ber bandhu,<br>Ratu Kencana ing Tegal.</p><p>Kutha Banyumas pinilih,<br>Mapan tlatah Ajibarang,<br>Mbangun kedhaton Pamase,<br>Nyengkuyung warga Magelang,<br>Greget kawula Kajoran,<br>Urute kali Serayu,<br>Ngantya sumare sampurna. </p><p>11.<br>Dhandhanggula</p><p>Ujaring sekar kang sarwa manis,<br>Tumrape jalma ing tlatah Magelang,<br>Katon endah reja rame,<br>Pereng gunung Merbabu,<br>Caket lawan gunung Merapi,<br>Gunung sumbing Sindara,<br>Tengah Borobudur,<br>Nut iline kali Praga,<br>Deres mili tumuju ing jalanidhi,<br>Nyata weh kemakmuran.</p><p>Nalikane jaman Majapahit,<br>Paripurna ngereh Nusantara,<br>Kerajaan mekar gedhe,<br>Magelang weh pisungsung,<br>Piwulang mranata negari,<br>Bhinneka Tunggal Ika,<br>Bedane panemu,<br>Kagagas raos manunggal,<br>Lenging gati lestari ibu pertiwi,<br>Santosaning bebrayan.</p><p>12.<br>Gambuh</p><p>Pusaka Damar Murub,<br>Warga Trasan Magelang sumurub,<br>Warisane Syekh Subakir duking nguni,<br>Gunung Tidar dhepokipun,<br>Cantrik saking dhusun Plikon.</p><p>Wondene para ratu,<br>Adhedhasar wulang wuruk guru,<br>Murih bisa antuk margi kang utami,<br>Kudu weruh ing pituduh,<br>Agal alus ingkang kamot.</p><p><br>9 Ampil 2026<br>Purwadi,]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_6160_Semar-Gunung-Tidhar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/281084/semar-gunung-tidhar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dubes Arab Saudi Kunjungi Megawati, Bahas Lingkungan hingga Geopolitik</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 20:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dubes Arab Saudi Kunjungi Megawati, Bahas Lingkungan hingga Geopolitik]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Amoudi, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Presiden ke5 RI, Megaw]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta | Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Faisal Abdullah Amoudi, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Presiden ke-5 RI, Megawati Soekarnoputri, di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat, Kamis (9/4).<br>Megawati menyambut kedatangan tamunya dengan mengenakan batik pesisiran berwarna ungu muda bermotif suluran dahan tanaman berwarna jingga keemasan. Sementara itu, Faisal tampil dengan pakaian tradisional Arab Saudi berupa thobe (jubah panjang) dan bisht, yang lazim dikenakan dalam acara diplomatik formal.<br>Dalam pertemuan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/dubes/" target="_blank">Dubes</a> Faisal menyerahkan hadiah berupa anggrek putih kepada Megawati. &quot;Anggrek putih asli, bukan rekayasa genetika,&quot; ujar Megawati sambil menyampaikan terima kasih, sekaligus mengungkapkan rasa syukur atas kelancaran ibadah umrahnya baru-baru ini.<br>Pertemuan berlangsung hangat dan penuh keakraban. Dua isu utama yang menjadi pembahasan adalah persoalan lingkungan dan geopolitik.<br>Diketahui, Megawati sebelumnya berkunjung ke Arab Saudi pada Februari 2026. Dalam kunjungan tersebut, ia menerima gelar doktor kehormatan dari Princess Nourah University, sebelum melanjutkan ibadah umrah bersama keluarga.<br>Dalam diskusi soal lingkungan, Megawati mengusulkan peningkatan program penanaman pohon di Arab Saudi. Sebagai Ketua Dewan Pengarah BRIN, ia menyatakan kesiapan untuk berkolaborasi dalam program penanaman hingga 10 miliar pohon.<br>Usulan tersebut disambut positif oleh pihak Arab Saudi. Faisal menyinggung sejarah penanaman pohon mindi yang merupakan hadiah dari Soekarno kepada Saud bin Abdulaziz Al-Saud pada 1955. Pohon tersebut kini memberikan manfaat besar, termasuk menghadirkan kesejukan bagi jemaah haji di Padang Arafah yang kini lebih rindang.<br>Sementara itu, dalam pembahasan geopolitik, Faisal secara khusus meminta Megawati untuk lebih aktif berperan sebagai jembatan perdamaian di kawasan Timur Tengah.<br>Menanggapi hal tersebut, Megawati menyatakan bahwa perdamaian merupakan isu yang selalu ia perjuangkan. Ia menyinggung perannya dalam upaya meredakan konflik di Semenanjung Korea antara Korea Utara dan Korea Selatan.<br>Terkait dinamika global terkini, termasuk meningkatnya ketegangan dalam konflik yang melibatkan Iran, Megawati menegaskan posisinya yang mendukung perdamaian dan mendorong gencatan senjata demi stabilitas kawasan.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_1515_Dubes-Arab-Saudi-Kunjungi-Megawati--Bahas-Lingkungan-hingga-Geopolitik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281083/dubes-arab-saudi-kunjungi-megawati-bahas-lingkungan-hingga-geopolitik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asisten Administrasi Umum Provsu Pimpin Rakor Tapal Batas Kab. Pakpak Bharat Dan Kab.Dairi</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asisten Administrasi Umum Provsu Pimpin Rakor Tapal Batas Kab. Pakpak Bharat Dan Kab.Dairi]]></title>
            <description><![CDATA[Asisten Administrasi Umum Provsu Pimpin Rakor Tapal Batas Kab. Pakpak Bharat Dan Kab.Dairi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PAKPAK BHARAT | SUMUT24.co<br> Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor menghadiri <a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> Koordinasi Batas Wilayah di kantor gubernur Sumatera Utara, Medan (08/04).  Asisten Administrasi Umum Setda Provinsi Sumatera Utara, Muhammad Suib, S.Pd, MM yang memimpin rakor menjelaskan, rapat ini dilaksanakan  sebagai tindak lanjut dari Surat Bupati Pakpak Bharat kepada Menteri Dalam Negeri RI yang ditembuskan kepada Gubernur Sumatera Utara.<br> <a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> ini penting untuk penegasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/batas/" target="_blank">batas</a> wilayah administrasi sesuai Permendagri nomor 28 tahun 2019, ucap Muhammada Suib.<br> Dalam rapat ini Direktur Toponimi dan Batas Antar Daerah Kementerian Dalam Negeri, Raziras Rahmadillah, S.STP., MA yang hadir langsung menjelaskan beberapa langkah yang telah dilaksanakan dalam upaya penyelesaian masalah <a href="https://www.sumut24.co/tag/batas/" target="_blank">batas</a> wilayah Kabupaten Pakpak Bharat dan Kabupaten Dairi diantaranya bahwa Bupati Pakpak Bharat menyurati Kemendagri dan menyampaikan beberapa hal terkait <a href="https://www.sumut24.co/tag/batas/" target="_blank">batas</a> administrasi dengan Kabupaten Dairi. Disamping itu bahwa Bupati juga telah melakukan audiensi langsung ke Kemendagri yang diterima langsung oleh pak Wamen Bima Arya beberapa waktu yang lalu.<br> Tindaklanjuti dari surat dan  audiensi tersebut adalah Kemendagri turun langsung ke lapangan untuk melihat lokasi, dimulai dengan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui rapat. SK Kemenhut nomor 846 tahun 2025 memang ada sedikit perbedaan dengan Permendagri 28/2019, dan perlu diluruskan, dimana hasil overlay menunjukkan bahwa lokasi Batalyon TP 908 yang diusulkan oleh Pemerintah Kabupaten Dairi berada di wilayah Kabupaten Pakpak Bharat. Karena lokasi harus sesuai dengan keberadaannya, oleh karena itu kita usulkan revisi terhadap SK Kemenhut nomor 846 tahun 2025 tersebut, jelas Raziras Rahmadillah.<br> Semoga cepat selesai, itu harapan kita. Demi sebuah kepastian hukum yang jelas, sangat kita perlukan, sehingga tidak ada lagi keragu-raguan tentang <a href="https://www.sumut24.co/tag/batas/" target="_blank">batas</a> wilayah di dua Kabupaten yang bertetangga ini dimasa yang akan datang, ucap Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor usai mengikuti rapat.(rbm)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_2972_Asisten-Administrasi-Umum-Provsu-Pimpin-Rakor-Tapal-Batas-Kab--Pakpak-Bharat-Dan-Kab-Dairi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281082/asisten-administrasi-umum-provsu-pimpin-rakor-tapal-batas-kab-pakpak-bharat-dan-kabdairi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumut resmikan empat SPPG Polres Karo dukung program MBG]]></description>
            <content><![CDATA[<br>KARO I SUMUT24.CO<br>Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto meresmikan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) 5, 7, 8, dan 9 Polres Karo di Kabupaten Karo, Rabu (08/04/26), sebagai bagian dari dukungan Polri terhadap pelaksanaan program prioritas nasional Makan Bergizi Gratis (MBG).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peresmian itu turut dihadiri Bupati Karo Antonius Ginting, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pejabat utama Polda Sumut, jajaran Polres Karo, serta sejumlah pemangku kepentingan terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut mengatakan kehadiran empat SPPG tersebut merupakan bentuk komitmen nyata Polri dalam mendukung agenda pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan penguatan kualitas sumber daya manusia melalui pemenuhan gizi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Peresmian SPPG ini adalah bentuk dukungan nyata Polri terhadap program pemerintah dalam pemenuhan gizi masyarakat, khususnya bagi anak-anak sebagai generasi penerus bangsa,&quot; kata Whisnu Hermawan Februanto saat peresmian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, program pemenuhan gizi tidak hanya berkaitan dengan penyediaan makanan, tetapi juga menyangkut investasi jangka panjang dalam menyiapkan generasi yang sehat, kuat, dan produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kata dia, keberadaan SPPG 5, 7, 8, dan 9 Polres Karo harus benar-benar dimaksimalkan untuk menunjang distribusi makanan bergizi yang aman, higienis, tepat sasaran, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang paling utama adalah bagaimana standar pelayanan, kualitas makanan, dan proses distribusinya benar-benar dijaga agar manfaat program ini dapat dirasakan secara optimal oleh masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan pengelolaan SPPG tidak boleh dipandang sebatas pelengkap program, melainkan harus menjadi bagian penting dari sistem pelayanan yang menjamin kualitas asupan gizi bagi para penerima manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a>, seluruh tahapan pelaksanaan harus dijalankan secara profesional, mulai dari pengadaan bahan pangan, pengolahan, kebersihan dapur, hingga distribusi makanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, ia menilai kehadiran institusi Polri dalam mendukung program pemenuhan gizi menunjukkan bahwa peran kepolisian saat ini tidak hanya terbatas pada fungsi pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga turut hadir dalam agenda-agenda strategis pembangunan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Polri harus hadir dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk dalam mendukung program-program pemerintah yang langsung menyentuh kebutuhan dasar masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Bupati Karo Antonius Ginting menyambut baik peresmian empat SPPG tersebut dan menilai sinergi antara pemerintah daerah dengan kepolisian menjadi faktor penting dalam mempercepat pelaksanaan program pemenuhan gizi di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan agar seluruh operasional SPPG berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan, sehingga kualitas makanan dan tata kelola pelayanan tetap terjaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peresmian SPPG 5, 7, 8, dan 9 Polres Karo dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat dukungan daerah terhadap kebijakan nasional di bidang peningkatan gizi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menunjang pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis, keberadaan fasilitas tersebut juga diharapkan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang sehat dan berkualitas.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_5376_Kapolda-Sumut-resmikan-empat-SPPG-Polres-Karo-dukung-program-MBG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281081/kapolda-sumut-resmikan-empat-sppg-polres-karo-dukung-program-mbg/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Gelar Simulasi Sispam Mako, Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Terukur</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Gelar Simulasi Sispam Mako, Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Terukur]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Gelar Simulasi Sispam Mako, Tekankan Kesiapsiagaan dan Respons Terukur]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumatera Utara menggelar <a href="https://www.sumut24.co/tag/simulasi/" target="_blank">simulasi</a> Sistem Pengamanan Markas Komando (Sispam Mako) sebagai upaya memperkuat kesiapsiagaan personel dalam menghadapi berbagai potensi gangguan keamanan hingga situasi kontinjensi lainnya di lingkungan Mapolda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipatif untuk memastikan seluruh personel memahami pola pengamanan markas, jalur komando, serta prosedur bertindak sesuai eskalasi situasi yang dihadapi di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahan Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., yang disampaikan oleh Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., ditegaskan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/simulasi/" target="_blank">simulasi</a> ini digelar sebagai bentuk kesiapan institusi dalam merespons dinamika situasi keamanan yang berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaksanaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/simulasi/" target="_blank">simulasi</a> ini menjadi bagian penting untuk memastikan seluruh personel memahami tugas, peran, dan langkah bertindak dalam menghadapi setiap potensi gangguan keamanan, baik pada saat jam dinas maupun di luar jam dinas,&quot; ujar Wakapolda menyampaikan arahan Kapolda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, pimpinan menekankan bahwa pengamanan markas tidak boleh hanya dipahami sebagai pola penjagaan rutin, tetapi harus menjadi sistem respons terpadu yang mampu bergerak cepat, tepat, dan terkoordinasi dalam situasi darurat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengamanan markas harus dipersiapkan sebagai sistem yang responsif, dengan komunikasi yang jelas, rantai komando yang tegas, serta kesiapan personel untuk bergerak sesuai tahapan situasi yang telah ditetapkan,&quot; lanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menguji kesiapan personel, <a href="https://www.sumut24.co/tag/simulasi/" target="_blank">simulasi</a> ini juga menekankan pentingnya sistem komunikasi yang efektif, titik kumpul, jalur masuk, serta mekanisme pergerakan personel agar respons terhadap situasi darurat dapat dilakukan secara cepat dan terukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaan latihan, seluruh personel juga ditekankan untuk memahami tahapan situasi hijau, kuning, dan merah, yang masing-masing memiliki indikator dan pola tindakan berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setiap personel harus memahami posisi, peran, dan tindakan yang harus dilakukan pada setiap level situasi, sehingga respons yang diberikan tetap cepat, tepat, dan berada dalam kendali komando,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara umum, pelaksanaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/simulasi/" target="_blank">simulasi</a> Sispam Mako di lingkungan Mapolda Sumut berlangsung aman, lancar, dan tertib. Pimpinan juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel yang terlibat atas kedisiplinan dan kesungguhan selama mengikuti rangkaian latihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai tindak lanjut, kegiatan kesiapsiagaan tersebut akan dilanjutkan melalui pelaksanaan Sispam Kota yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang di lingkungan Mapolda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan profesionalisme, kesiapan, dan kemampuan respons personel dalam menjaga keamanan markas serta mendukung pelaksanaan tugas kepolisian di tengah dinamika situasi yang berkembang.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_1763_Polda-Sumut-Gelar-Simulasi-Sispam-Mako--Tekankan-Kesiapsiagaan-dan-Respons-Terukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281080/polda-sumut-gelar-simulasi-sispam-mako-tekankan-kesiapsiagaan-dan-respons-terukur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penggeledahan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Tol Medan&ndash;Binjai, Kejati Sumut Sasar Dua Kantor Pertanahan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 19:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penggeledahan Kasus Dugaan Korupsi Lahan Tol Medan–Binjai, Kejati Sumut Sasar Dua Kantor Pertanahan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan tanah pembangunan]]></description>
            <content><![CDATA[Medan | Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejati Sumut) terus mendalami dugaan tindak pidana korupsi dalam proses pengadaan tanah pembangunan Jalan Tol Medan&ndash;Binjai Seksi I, II, dan III sepanjang 25,441 kilometer.</p><br>Pada Kamis (9/4/2026) sekira pukul 09.30 WIB, tim penyidik Bidang Pidana Khusus Kejati Sumut melakukan penggeledahan di dua lokasi sekaligus, yakni Kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara (BPN Provsu) dan Kantor Pertanahan Kota Medan.</p><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/penggeledahan/" target="_blank">Penggeledahan</a> ini dilakukan setelah penyidik mengantongi izin resmi dari Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Medan. Dalam pelaksanaannya, tim tetap berpedoman pada ketentuan perundang-undangan dan standar operasional prosedur yang berlaku.</p><br>Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya penyidik dalam mengungkap dugaan korupsi proyek strategis dengan nilai anggaran mencapai Rp1,17 triliun itu.</p><br>Tim penyidik menduga masih terdapat sejumlah dokumen penting, baik fisik maupun elektronik, yang berkaitan dengan proses pengadaan lahan dan dapat menjadi alat bukti dalam perkara tersebut.<br>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/penggeledahan/" target="_blank">Penggeledahan</a> ini dilakukan untuk menemukan serta melengkapi alat bukti guna mendukung proses penyidikan, sehingga perkara yang ditangani dapat semakin terang,&quot; ujar Ketua Tim Penyidik di sela kegiatan.</p><br>Ia menambahkan, pihaknya masih terus melakukan penelusuran terhadap data dan pihak-pihak yang diduga terlibat dalam kasus tersebut.</p><br>&quot;Penyidik masih terus berupaya mencari dan menemukan data-data terkait, sehingga diharapkan dapat membantu proses penyidikan atas dugaan tindak pidana korupsi ini menjadi semakin terang benderang,&quot; tegasnya.</p><br>Hingga kini, Kejati Sumut masih terus mendalami kasus tersebut dan belum mengungkap pihak yang ditetapkan sebagai tersangka.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_1444_Penggeledahan-Kasus-Dugaan-Korupsi-Lahan-Tol-Medan-ndash-Binjai--Kejati-Sumut-Sasar-Dua-Kantor-Pertanahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/281079/penggeledahan-kasus-dugaan-korupsi-lahan-tol-medanndashbinjai-kejati-sumut-sasar-dua-kantor-pertanahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JMSI Sultra Jalin Sinergi dengan Balai Bahasa, Dorong Pelestarian Aksara Buton</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JMSI Sultra Jalin Sinergi dengan Balai Bahasa, Dorong Pelestarian Aksara Buton]]></title>
            <description><![CDATA[JMSI Sultra Jalin Sinergi dengan Balai Bahasa, Dorong Pelestarian Aksara Buton]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kendari &ndash; Pengurus Daerah (Pengda) Jaringan Media Siber Indonesia Sulawesi Tenggara (Sultra) terus memperkuat sinergi dengan berbagai instansi, Kamis (9/4/2026).<br>Kali ini, Pengda JMSI Sultra melaksanakan audiensi dengan Balai Bahasa Provinsi Sulawesi Tenggara. Ketua Pengda JMSI Sultra, Adhi Yaksa Pratama, bersama jajaran pengurus diterima langsung oleh Kepala Balai Bahasa, Dewi Pridayanti.<br>Adhi Yaksa Pratama, yang akrab disapa Saldi, mengatakan bahwa kunjungan tersebut bertujuan membangun sinergi program JMSI di daerah, khususnya dalam pengembangan literasi dan budaya.<br>&quot;Ada dua program JMSI pusat yang kita adopsi di daerah yaitu Aksara Digital dan JMSI Goes To School. Dengan kunjungan ini kita berharap terbangun sinergi dengan Balai Bahasa Sultra,&quot; ujarnya.<br>Ia menambahkan, Sulawesi Tenggara memiliki kekayaan budaya berupa aksara lokal yang perlu dilestarikan, salah satunya Aksara Buton.<br>&quot;Di Sultra ada potensi Aksara Nusantara yang sudah ada sejak lama, khususnya di wilayah Buton. Melalui bidang potensi daerah dan sinergi dengan instansi terkait, kita berupaya melestarikan adat dan budaya tersebut,&quot; jelasnya.<br>Sementara itu, Kepala Balai Bahasa Sultra, Dewi Pridayanti, menyambut baik kunjungan tersebut dan membuka peluang kolaborasi ke depan.<br>&quot;Kami memiliki program pemetaan bahasa yang saat ini sedang berjalan, serta program revitalisasi dan konservasi bahasa. Semoga ke depan bisa disinergikan dengan program JMSI, seperti yang sudah dilakukan bersama Bank Indonesia Perwakilan Sultra,&quot; ungkapnya.<br>Ia menegaskan, pihaknya siap mendukung setiap program yang bertujuan memajukan budaya daerah.<br>&quot;Selama untuk kemajuan budaya, kami akan mendukung dan siap bersinergi dengan Pengda JMSI Sultra,&quot; tutupnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_3218_JMSI-Sultra-Jalin-Sinergi-dengan-Balai-Bahasa--Dorong-Pelestarian-Aksara-Buton.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281078/jmsi-sultra-jalin-sinergi-dengan-balai-bahasa-dorong-pelestarian-aksara-buton/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Tol Medan&ndash;Binjai</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Tol Medan–Binjai]]></title>
            <description><![CDATA[Kejati Sumut Geledah Kantor BPN Terkait Dugaan Korupsi Pengadaan Tanah Tol Medan&ndashBinjai]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &ndash; Tim Penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara melakukan penggeledahan di kantor Badan Pertanahan Nasional Provinsi Sumatera Utara dan kantor Pertanahan Kota Medan, Kamis (9/4/2026).<br>Penggeledahan ini dilakukan terkait dugaan tindak pidana korupsi dalam pengadaan tanah pembangunan jalan tol ruas Medan&ndash;Binjai Seksi I, II, dan III sepanjang 25,441 kilometer pada Tahun Anggaran 2016.<br>Diketahui, nilai anggaran pengadaan tanah untuk proyek tersebut mencapai sekitar Rp1,17 triliun.<br>Kasi Penkum Kejati Sumut, Rizaldi, menyampaikan bahwa penggeledahan dimulai sejak pukul 09.30 WIB dan hingga saat ini tim penyidik masih bekerja di lapangan.<br>&quot;Penggeledahan dilakukan sejak pukul 09.30 WIB dan sampai saat ini tim penyidik masih terus bekerja di lapangan untuk mencari serta menemukan alat bukti pendukung yang dibutuhkan,&quot; ujar Rizaldi.<br>Ia menjelaskan, penggeledahan di kantor BPN Sumut mencakup sejumlah ruangan penting, mulai dari ruang kerja Kepala Bidang Pengadaan Tanah dan Pengembangan, ruang staf, hingga gudang arsip yang berkaitan dengan dokumen pengadaan tanah.<br>Selain itu, tim penyidik juga melakukan penggeledahan di sejumlah ruangan di kantor Pertanahan Kota Medan guna menelusuri dokumen terkait lainnya.<br>Dari hasil sementara, penyidik telah mengamankan sejumlah dokumen yang akan dianalisis lebih lanjut.<br>&quot;Jika dokumen yang ditemukan diyakini berkaitan dengan dugaan tindak pidana, maka akan dilakukan tindakan hukum sebagaimana mestinya,&quot; tutup Rizaldi.<br>Penggeledahan ini merupakan bagian dari upaya penyidik dalam mengungkap dugaan penyimpangan pada proyek strategis nasional tersebut.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_3069_Kejati-Sumut-Geledah-Kantor-BPN-Terkait-Dugaan-Korupsi-Pengadaan-Tanah-Tol-Medan-ndash-Binjai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281077/kejati-sumut-geledah-kantor-bpn-terkait-dugaan-korupsi-pengadaan-tanah-tol-medanndashbinjai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Mahyaruddin Salim Pimpin Rapat Persiapan MTQ Ke-58 Tanjungbalai</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Mahyaruddin Salim Pimpin Rapat Persiapan MTQ Ke-58 Tanjungbalai]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim memimpin rapat koordinasi persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Quran (<a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a>) ke-58 tingkat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> tahun 2026, Rabu (8/4/2026).</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> yang berlangsung di ruang kerja Wali Kota tersebut turut dihadiri Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina. Selain membahas <a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a>, pertemuan juga mengagendakan sejumlah kegiatan keagamaan lainnya, seperti pelaksanaan isbat nikah, upah-upah, pemberangkatan calon jamaah haji 2026, serta penyembelihan hewan kurban.</p>Wali Kota Mahyaruddin Salim mengatakan, rapat digelar untuk mematangkan persiapan teknis mengingat waktu pelaksanaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> yang tinggal kurang dari dua minggu.</p>&quot;Pelaksanaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> dijadwalkan berlangsung pada 21 hingga 25 April 2026 dan akan dipusatkan di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah,&quot; ujarnya.</p>Ia menegaskan, keberhasilan kegiatan tersebut membutuhkan sinergi dan kolaborasi seluruh pihak, mulai dari Forkopimda, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga panitia pelaksana.</p>&quot;Dengan kerja sama yang baik, kita harapkan seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses,&quot; kata Mahyaruddin.</p>Menurut dia, <a href="https://www.sumut24.co/tag/mtq/" target="_blank">MTQ</a> tidak hanya menjadi ajang perlombaan, tetapi juga sarana syiar Islam dan mempererat ukhuwah islamiyah melalui seni tilawah, hafalan, serta pemahaman Al-Qur&#039;an.</p>Sementara itu, sejumlah agenda lain yang turut dipersiapkan yakni pelaksanaan isbat nikah pada pekan keempat April, kegiatan upah-upah pada 27 April, serta pemberangkatan calon jamaah haji pada 3 Mei 2026.</p>Adapun pelaksanaan penyembelihan hewan kurban masih menunggu jadwal resmi dari pemerintah pusat.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_6380_Wali-Kota-Mahyaruddin-Salim-Pimpin-Rapat-Persiapan-MTQ-Ke-58-Tanjungbalai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281076/wali-kota-mahyaruddin-salim-pimpin-rapat-persiapan-mtq-ke58-tanjungbalai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Percepat Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana, PLN UIP SBU Gandeng Kejati Aceh Dalam Pendampingan Hukum Pekerjaan Darurat</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Percepat Pemulihan Kelistrikan Pasca Bencana, PLN UIP SBU Gandeng Kejati Aceh Dalam Pendampingan Hukum Pekerjaan Darurat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BANDA ACEH , PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melakukan ekspose terkait Pendampingan Huku]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BANDA ACEH , PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>) melakukan ekspose terkait Pendampingan Hukum (Legal Assistance) untuk Pekerjaan Keadaan Darurat (Emergency) berupa Pekerjaan Normalisasi/Rekonstruksi Instalasi Ketenagalistrikan Pasca Bencana Hidrometeorologi yang melanda wilayah Provinsi <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> dan Sumatera Utara November tahun lalu.</p>Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Tinggi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> Jl. Dr. Mohammad Hasan, Batoh, Kecamatan Lueng Bata, Kota Banda <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> pada Selasa (7/4/2026) ini bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh langkah percepatan pemulihan infrastruktur kelistrikan yang dilakukan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> tetap berjalan di atas koridor hukum yang berlaku, meskipun dalam situasi darurat</p>Dalam pertemuan tersebut, delegasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> dihadiri langsung General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> Dewanto, didampingi SM Operasi Konstruksi 1  Ivan Prasetyo Darmawan, SM Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi Alfredo Pakpahan, Manager UPP <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> 1 Bondan Pakso Dandu, Manager UPP <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> 3 Andhika Putra Kusuma, dan Manager Regulasi Bantuan Hukum Sufrin beserta rombongan. Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> diterima langsung oleh jajaran pimpinan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> yaitu Kepala Kejaksaan Tinggi <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> Yudi Triadi, S.H., M.H., Asdatun Nilawati, S.H., M.H., Kasi Tikum Umar Assegaf, S.H., M.H., Kasi Perdata Muhammad Azril, S.H., M.H., Kasi TUN Fitriani, S.H., M.H. beserta jajaran Jaksa Pengacara Negara (JPN) <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>.</p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, Dewanto, dalam sambutannya menekankan pentingnya aspek Good Corporate Governance (GCG) di tengah situasi krisis.</p>"Kami berkomitmen untuk memulihkan pasokan listrik masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> secepat mungkin pasca bencana hidrometeorologi. Namun, kami menyadari bahwa pekerjaan Normalisasi/Rekonstruksi dalam keadaan darurat memiliki risiko administrasi dan hukum yang tinggi. Oleh karena itu, pendampingan dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> sangat krusial agar setiap diskresi dan langkah cepat yang kami ambil tetap akuntabel, transparan, dan sesuai aturan," ujar Dewanto.</p>Menanggapi hal tersebut, Kepala Kejaksaan Tinggi <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Bapak Yudi Triadi, S.H., M.H., menyatakan dukungannya terhadap upaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam menjaga kepentingan umum melalui pemulihan infrastruktur vital</p>"Kejaksaan Tinggi <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> melalui Jaksa Pengacara Negara siap memberikan pendampingan hukum yang bersifat preventif. Kami memahami bahwa dalam kondisi darurat, kecepatan adalah kunci. Fungsi kami di sini adalah memastikan percepatan tersebut tidak menabrak aturan, sehingga insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dapat bekerja dengan tenang dan fokus pada pelayanan masyarakat tanpa rasa khawatir akan masalah hukum di kemudian hari," tegas Yudi Triadi.</p>Dalam sesi ekspose tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> memaparkan secara komprehensif mengenai titik-titik kerusakan instalasi akibat bencana hidrometeorologi serta rencana teknis rekonstruksi yang akan dilakukan. Diskusi berlangsung interaktif, di mana jajaran Jaksa Pengacara Negara (JPN) memberikan masukan strategis terkait mitigasi risiko hukum dalam proses pengadaan barang dan jasa serta pembebasan lahan dalam kondisi darurat.</p>​Kegiatan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk melakukan koordinasi secara berkala di lapangan. Dengan adanya pendampingan hukum yang melekat dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, diharapkan proyek normalisasi ini dapat selesai tepat waktu demi memulihkan stabilitas kelistrikan dan mendukung pemulihan ekonomi masyarakat di wilayah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> yang terdampak bencana. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_2475_Percepat-Pemulihan-Kelistrikan-Pasca-Bencana--PLN-UIP-SBU-Gandeng-Kejati-Aceh-Dalam-Pendampingan-Hukum-Pekerjaan-Darurat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281075/percepat-pemulihan-kelistrikan-pasca-bencana-pln-uip-sbu-gandeng-kejati-aceh-dalam-pendampingan-hukum-pekerjaan-darurat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sorotan Publik: Dua Lurah di Asahan Diduga Poligami Ilegal, Desakan Pemberhentian Menguat</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 18:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sorotan Publik: Dua Lurah di Asahan Diduga Poligami Ilegal, Desakan Pemberhentian Menguat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Kasus dugaan poligami tanpa izin yang melibatkan dua orang Kepala Urusan Kelurahan (Lurah) di Kabupaten Asahan, Sumatera]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Kasus dugaan poligami tanpa izin yang melibatkan dua orang Kepala Urusan Kelurahan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/lurah/" target="_blank">Lurah</a>) di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Sumatera Utara, kini menjadi perbincangan hangat dan memicu kemarahan publik. Kedua pejabat tersebut diduga melakukan pernikahan siri atau menikah lagi tanpa melalui prosedur hukum dan administrasi yang ketat, sehingga memunculkan desakan keras agar Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> segera mencopot mereka dari jabatan.</p>Berdasarkan informasi yang dihimpun, oknum yang dimaksud adalah <a href="https://www.sumut24.co/tag/lurah/" target="_blank">Lurah</a> Bunut Barat, Kecamatan Kota Kisaran Barat, dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/lurah/" target="_blank">Lurah</a> Siumbut Baru, Kecamatan Kota Kisaran Timur. Tindakan mereka dinilai tidak hanya menyakiti perasaan istri sah, tetapi juga dianggap telah mencederai kode etik dan aturan kepegawaian karena status mereka sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).</p>Melanggar Regulasi dan Syarat Ketat</p>Secara hukum, poligami sebenarnya masih dimungkinkan, namun diatur dengan syarat yang sangat ketat dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Berdasarkan UU Perkawinan dan peraturan kepegawaian, seorang PNS yang berniat berpoligami wajib memenuhi berbagai persyaratan administratif dan substansial.</p>Syarat tersebut meliputi adanya izin tertulis bermaterai dari istri pertama, penetapan izin dari Pengadilan Agama, hingga persetujuan resmi dari atasan melalui Badan Kepegawaian Daerah (BKD). Selain itu, harus ada alasan kuat seperti kondisi istri pertama yang sakit menahun, cacat fisik, atau tidak memiliki keturunan, serta bukti kemampuan finansial untuk berlaku adil.</p>Dugaan bahwa kedua lurah ini menikah secara diam-diam tanpa prosedur tersebut dianggap sebagai pelanggaran berat.</p>Sanksi Hukum dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/di/" target="_blank">Di</a>siplin Berat</p>Jika tuduhan ini terbukti kebenarannya, konsekuensi yang menanti sangat serius. Secara hukum perdata dan pidana, pernikahan di bawah tangan dapat dijerat dengan pasal pemalsuan dokumen dan ketentuan KUHP terkait perkawinan.</p>Sementara dari sisi kepegawaian, pelanggaran ini masuk kategori pelanggaran disiplin tingkat berat. Sanksi yang bisa dijatuhkan mulai dari teguran keras hingga pemecatan atau pemberhentian tidak dengan hormat (PTDH). Lebih dari itu, kasus ini dinilai sangat merusak citra birokrasi. Sebagai pejabat publik yang menjadi panutan masyarakat, pelanggaran semacam ini dapat meruntuhkan kepercayaan publik terhadap integritas pemerintah daerah.</p>Pemerintah Daerah Masih Verifikasi</p>Menanggapi gelombang protes ini, pihak Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> menyatakan akan melakukan verifikasi mendalam. Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, menegaskan bahwa pihaknya perlu memastikan kebenaran data dan fakta di lapangan sebelum mengambil langkah hukum.</p>Sementara itu, pihak kepegawaian daerah menyoroti pentingnya bukti hukum. Menurut mereka, proses penindakan tegas baru bisa dilakukan jika terdapat laporan resmi atau pengaduan dari pihak istri sah yang merasa dirugikan.</p>Hingga berita ini diturunkan, terdapat perbedaan respon dari kedua pihak terkait. Salah satu lurah membantah keras tuduhan tersebut dan mengaku hanya memiliki satu istri, sedangkan oknum lainnya hingga saat ini masih belum bersedia memberikan konfirmasi atau klarifikasi apa pun. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_2318_Sorotan-Publik--Dua-Lurah-di-Asahan-Diduga-Poligami-Ilegal--Desakan-Pemberhentian-Menguat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281074/sorotan-publik-dua-lurah-di-asahan-diduga-poligami-ilegal-desakan-pemberhentian-menguat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 17:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029]]></title>
            <description><![CDATA[Pujakesuma Bersatu Tegaskan Dukungan untuk Pemerintahan PrabowoGibran hingga 2029]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &mdash; Organisasi masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga tahun 2029, Kamis (9/4/2026).<p></p><p>Ketua Umum <a href="https://www.sumut24.co/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu, Rianto, SH MH, menegaskan bahwa dukungan tersebut didasari oleh berbagai program pemerintah yang dinilai membawa manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p> Salah satunya adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai membantu meningkatkan kesejahteraan rakyat, khususnya dalam pemenuhan gizi.</p><p>"Program-program yang dijalankan saat ini terbukti baik dan bermanfaat bagi masyarakat luas. Karena itu, kami menilai kepemimpinan Prabowo-Gibran layak untuk terus didukung hingga 2029," ujar Rianto, yang akrab disapa Anto Genk dan juga dikenal sebagai CEO Media Sumut24 Group.</p><p>Selain itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu juga mengapresiasi langkah Presiden dalam mengamankan ketersediaan bahan bakar minyak (BBM) di dalam negeri. Kebijakan tersebut dinilai memberikan kepastian bagi masyarakat, terutama dengan adanya jaminan bahwa harga BBM tidak akan mengalami kenaikan hingga akhir tahun.</p><p>"Langkah Presiden dalam menjaga stabilitas BBM sangat kami apresiasi. Ini penting untuk menjaga daya beli masyarakat dan kestabilan ekonomi," tambahnya.</p><p>Tak hanya itu, upaya pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan juga mendapat dukungan penuh.</p><p> Program-program yang mendorong kemandirian pangan dinilai strategis dalam menghadapi tantangan global.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu juga menyambut baik kehadiran Koperasi Merah Putih sebagai langkah konkret dalam mendukung pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Inisiatif tersebut diharapkan mampu memperkuat ekonomi kerakyatan serta membuka lebih banyak peluang usaha bagi masyarakat.</p><p>Ia juga menanggapi wacana pemakzulan terhadap Presiden dengan tegas. Menurutnya, upaya tersebut tidak berdasar dan bertentangan dengan aspirasi masyarakat yang masih memberikan dukungan terhadap pemerintah.<br>"Kalau ada pihak yang ingin memakzulkan Presiden, itu adalah langkah yang salah besar. Masyarakat saat ini masih mendukung kepemimpinan Prabowo karena program-programnya dirasakan langsung manfaatnya," tegasnya.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pujakesuma/" target="_blank">Pujakesuma</a> Bersatu berharap stabilitas pemerintahan tetap terjaga agar berbagai program pro-rakyat dapat berjalan optimal dan berkelanjutan di masa mendatang.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_8575_Pujakesuma-Bersatu-Tegaskan-Dukungan-untuk-Pemerintahan-Prabowo-Gibran-hingga-2029.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281073/pujakesuma-bersatu-tegaskan-dukungan-untuk-pemerintahan-prabowogibran-hingga-2029/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inalum Jadi Contoh Industri Ramah Lingkungan Dengan PROPER Emas dan Hijau</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 17:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inalum Jadi Contoh Industri Ramah Lingkungan Dengan PROPER Emas dan Hijau]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA, Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik industri yang ramah lingkungan, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA, Di tengah meningkatnya tuntutan terhadap praktik industri yang ramah lingkungan, PT Indonesia Asahan Aluminium (<a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>) tampil sebagai salah satu pemain terbaik nasional.</p>Terbukti, dalam ajang PROPER 2025, <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> menoreh prestasi peringkat Emas untuk operasional Pabrik Peleburan (ISP) dan peringkat Hijau untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA/IPP).</p>Dari 5.476 perusahaan yang berpartisipasi tahun ini, melonjak 22 persen, hanya 282 yang mampu menembus kategori beyond compliance. <br>Yang eksklusif lagi, hanya 39 perusahaan yang meraih Emas. <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> masuk dalam lingkaran elit tersebut.</p>Penghargaan diserahkan Menteri Lingkungan Hidup RI, Hanif Faisol Nurofiq, di Taman Mini Indonesia Indah pada 7 April 2026.<br>Dalam pidatonya, ia menegaskan bahwa PROPER telah berubah arah, dari sekadar penilaian menjadi alat transformasi industri.</p>&quot;Perusahaan hari ini tidak cukup hanya taat aturan. Mereka harus menciptakan dampaj melalui inovasi, efisiensi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,&quot;ucap Mentri.</p>Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> Melati Sarnita menyampaikan keberlanjutan telah menjadi &quot;DNA&quot; perusahaan. Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>, capaian ini bukan keberuntungan sesaat.</p>"PROPER Emas dan Hijau ini adalah bukti bisnis kami berjalan seiring dengan tanggung jawab lingkungan dan sosial. Kami tidak berhenti di kepatuhan, kami ingin menciptakan nilai,&quot;ujarnya, Kamis (9/4/2026) diterima Sumut24.co.</p>Menurutnya, peringkat Emas telah diraih berulang untuk fasilitas Kuala Tanjung (2022, 2024, 2025) dan PLTA Paritohan (2023).</p>Sementara peringkat Hijau terus dipertahankan dalam beberapa tahun terakhir.</p>"Keberlanjutan bukan proyek jangka pendek, melainkan sistem yang terintegrasi di seluruh operasi,"jelas Melati.</p>Di balik penghargaan ini, terdapat berbagai inovasi konkret dalam menggenjot efisiensi energi, mengelola limbah secara optimal, hingga mengembangkan pendekatan circular economy, mengubah limbah menjadi produk bernilai guna.<br>Melalui pendekatan Social Return on Investment (SROI), <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> memastikan setiap program sosial memberikan manfaat terukur. Salah satu yang menonjol adalah program &quot;Dari Sampah <a href="https://www.sumut24.co/tag/jadi/" target="_blank">Jadi</a> Berkah&quot;, yang mengubah persoalan limbah menjadi peluang ekonomi bagi masyarakat sekitar.</p>"Ke depan, perusahaan pelopor industri berorientasi profit, namun berkomitmen untuk terus menaikkan standar keberlanjutan, memperluas kolaborasi, dan berperan aktif dalam mendorong transisi energi di Indonesia,"tutupnya.(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_7522_Inalum-Jadi-Contoh-Industri-Ramah-Lingkungan-Dengan-PROPER-Emas-dan-Hijau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281072/inalum-jadi-contoh-industri-ramah-lingkungan-dengan-proper-emas-dan-hijau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 17:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Resmikan Pabrik Kendaraan Listrik di Magelang]]></title>
            <description><![CDATA[MAGELANG  Presiden Prabowo Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten M]]></description>
            <content><![CDATA[MAGELANG &ndash; Presiden <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto meresmikan pabrik perakitan kendaraan komersial listrik milik PT VKTR Sakti Industries di Kabupaten Magelang, Jawa Tengah, Kamis (9/4/2026).</p><br>Peresmian ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat industri kendaraan listrik nasional sekaligus mendukung transisi menuju energi bersih.<br>Sebelum peresmian, Presiden meninjau sejumlah produk yang dihasilkan pabrik tersebut, mulai dari bus listrik, forklift listrik, transporter listrik hingga truk listrik berat.</p><br>Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> mengapresiasi peran sektor swasta nasional dalam mendorong pembangunan industri dan transformasi ekonomi. Ia berharap VKTR dapat menjadi national champion di sektor otomotif Indonesia.</p><br>&quot;Industrialisasi adalah tahap penting dalam kebangkitan teknologi bangsa. Kita harus mampu mengolah teknologi menjadi nilai tambah bagi negara dan rakyat,&quot; ujarnya.</p><br>Presiden juga menegaskan pentingnya kemandirian di sektor strategis seperti energi dan pangan. Menurutnya, pengembangan kendaraan listrik merupakan langkah nyata menuju kemandirian energi nasional.</p><br>Pemerintah berharap kehadiran pabrik ini dapat memperkuat struktur industri nasional serta mempercepat pengembangan ekosistem kendaraan listrik di Indonesia.<br>Sumber: BPMI Setpres, Humas Kemensetneg</p>Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_2895_Prabowo-Resmikan-Pabrik-Kendaraan-Listrik-di-Magelang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/281071/prabowo-resmikan-pabrik-kendaraan-listrik-di-magelang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejati Sumsel Kembali Geledah Kantor KSOP Palembang, Sita Uang dan Barang Bukti Dugaan Korupsi Pelayaran Sungai Lalan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 15:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejati Sumsel Kembali Geledah Kantor KSOP Palembang, Sita Uang dan Barang Bukti Dugaan Korupsi Pelayaran Sungai Lalan]]></title>
            <description><![CDATA[Kejati Sumsel Kembali Geledah Kantor KSOP Palembang, Sita Uang dan Barang Bukti Dugaan Korupsi Pelayaran Sungai Lalan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PALEMBANG &mdash; Tim penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) kembali melakukan penggeledahan dalam penyidikan kasus dugaan tindak pidana <a href="https://www.sumut24.co/tag/korupsi/" target="_blank">korupsi</a> pada lalu lintas pelayaran di wilayah perairan Sungai Lalan, Kabupaten Musi Banyuasin, periode 2019&ndash;2025.<br>Penggeledahan lanjutan dilakukan pada Rabu, 8 April 2026, menyasar kantor Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas I Palembang, tepatnya di bidang Keselamatan Berlayar, Penjagaan dan Patroli lantai 1 yang berlokasi di kawasan Boom Baru, Palembang.<br>Langkah ini merupakan tindak lanjut dari penggeledahan sebelumnya pada Selasa, 7 April 2026, setelah status perkara resmi dinaikkan ke tahap penyidikan.<br>Dalam penggeledahan terbaru tersebut, penyidik menyita sejumlah barang bukti, antara lain satu unit handphone, tiga amplop berisi uang tunai sebesar Rp28.450.000, beberapa amplop bekas penyimpanan uang, serta berbagai dokumen yang diduga berkaitan dengan praktik <a href="https://www.sumut24.co/tag/korupsi/" target="_blank">korupsi</a> di sektor pelayaran tersebut.<br>Sebelumnya, dari dua lokasi berbeda yakni rumah saksi YK dan mess saksi B&mdash;keduanya merupakan ASN KSOP Palembang&mdash;penyidik telah lebih dulu mengamankan barang bukti berupa empat unit handphone, satu iPad, emas seberat sekitar 275 gram, uang tunai Rp367 juta, satu unit sepeda motor Harley Davidson, serta sejumlah dokumen penting.<br>Kasus ini menjadi sorotan karena diduga melibatkan praktik <a href="https://www.sumut24.co/tag/korupsi/" target="_blank">korupsi</a> sistematis dalam pengelolaan lalu lintas pelayaran di perairan Sungai Lalan, yang berpotensi merugikan negara dalam jangka panjang.<br>Pihak Kejati Sumsel menegaskan, rangkaian penggeledahan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Penyidikan akan terus dikembangkan guna mengungkap pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam perkara tersebut.<br>Hingga saat ini, belum ada penetapan tersangka, namun penyidik memastikan proses hukum akan dilakukan secara transparan dan profesional.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_763_Kejati-Sumsel-Kembali-Geledah-Kantor-KSOP-Palembang--Sita-Uang-dan-Barang-Bukti-Dugaan-Korupsi-Pelayaran-Sungai-Lalan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281070/kejati-sumsel-kembali-geledah-kantor-ksop-palembang-sita-uang-dan-barang-bukti-dugaan-korupsi-pelayaran-sungai-lalan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kehadiran Gibson Panjaitan di Demo Buruh Dinilai Janggal, Tuai Sorotan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 15:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kehadiran Gibson Panjaitan di Demo Buruh Dinilai Janggal, Tuai Sorotan]]></title>
            <description><![CDATA[Kehadiran Gibson Panjaitan di Demo Buruh Dinilai Janggal, Tuai Sorotan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Kehadiran Gibson Panjaitan dalam aksi unjuk rasa <a href="https://www.sumut24.co/tag/buruh/" target="_blank">buruh</a> di Kota Medan mendadak menjadi perbincangan hangat di tengah publik. Sosok yang diketahui menjabat sebagai Sekretaris Sumber Daya Air (SDA) Sumatera Utara sekaligus Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas SDA Sumut itu dinilai tidak memiliki relevansi langsung dengan isu yang diperjuangkan para <a href="https://www.sumut24.co/tag/buruh/" target="_blank">buruh</a>.<br>Aksi demonstrasi yang berlangsung di depan kantor Gubsu  itu sejatinya mengusung tuntutan klasik <a href="https://www.sumut24.co/tag/buruh/" target="_blank">buruh</a>, mulai dari persoalan upah, kesejahteraan pekerja, hingga perlindungan tenaga kerja. Namun, kehadiran Gibson Panjaitan justru memicu tanda tanya besar di kalangan pegawai PNS Kantor Gubsu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini jadi pertanyaan, apa kaitannya pejabat SDA dengan tuntutan <a href="https://www.sumut24.co/tag/buruh/" target="_blank">buruh</a>? Tidak nyambung secara tupoksi,&quot; ujar salah seorang pegawai PNS Kantor Gubsu.<br><br>Secara struktural, jabatan yang diemban Gibson berkaitan dengan pengelolaan sumber daya air, infrastruktur pengairan, serta kebijakan teknis di sektor tersebut. Sementara isu ketenagakerjaan berada di ranah instansi lain yang memiliki kewenangan langsung terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/buruh/" target="_blank">buruh</a>.<br>Pengamat kebijakan publik di Medan menilai, kehadiran pejabat di luar konteks isu aksi justru berpotensi menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.<br>&quot;Jika benar tidak ada keterkaitan langsung, maka ini bisa menimbulkan spekulasi. Publik berhak mempertanyakan motif kehadirannya, apakah sekadar simbolik atau ada kepentingan lain,&quot; ujarnya.<br>Di sisi lain, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Gibson Panjaitan terkait alasan kehadirannya dalam aksi tersebut.<br>Fenomena ini pun menjadi viral di media sosial, dengan berbagai spekulasi dan kritik bermunculan. Sejumlah warganet menilai kehadiran tersebut sebagai bentuk ketidaktepatan, sementara lainnya menduga adanya agenda tertentu di baliknya.<br>Aksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/buruh/" target="_blank">buruh</a> sendiri berlangsung relatif kondusif, meski diwarnai orasi-orasi keras yang menuntut perhatian serius dari pemerintah terhadap nasib pekerja.<br>Kasus ini menambah daftar dinamika menarik dalam setiap gelombang aksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/buruh/" target="_blank">buruh</a> di Sumatera Utara, di mana kehadiran pihak-pihak di luar konteks kerap memicu polemik baru di ruang publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu Kadisnaker Sumut Yuliani Siregar mengatakan, Gibson sendiri pun tak mengetahui kenapa dia dipanggil, dia bertanya sama Yuliani mengapa saya dipanggil, jawab Yuliani sama-sama kita terima.<br>Menurut massa <a href="https://www.sumut24.co/tag/buruh/" target="_blank">buruh</a>, Gibson diminta hadir karena dia pernah mendapat penghargaan lencana K3 nasional.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_8608_Kehadiran-Gibson-Panjaitan-di-Demo-Buruh-Dinilai-Janggal--Tuai-Sorotan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281069/kehadiran-gibson-panjaitan-di-demo-buruh-dinilai-janggal-tuai-sorotan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FABEM&ndash;SM Soroti Polemik Saiful Mujani, Ajak Publik Tetap Rasional</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FABEM–SM Soroti Polemik Saiful Mujani, Ajak Publik Tetap Rasional]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Sumut24.co  Polemik pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang dinilai mengarah pada ajakan menjatuhkan Presiden Prabowo Subi]]></description>
            <content><![CDATA[<p>Bandung | Sumut24.co &mdash; Polemik pernyataan pengamat politik Saiful Mujani yang dinilai mengarah pada ajakan menjatuhkan Presiden Prabowo Subianto memicu beragam respons di ruang publik. Isu ini berkembang cepat dan menjadi perbincangan hangat di tengah dinamika politik nasional pasca pemilu.</p><p><br>Sejumlah pihak menilai pernyataan tersebut berpotensi kontroversial apabila dimaknai sebagai dorongan di luar mekanisme demokrasi yang sah. Karena itu, publik diimbau untuk menyikapinya secara rasional dan tidak terjebak pada narasi yang dapat memperkeruh suasana.</p><p><br>Menanggapi hal tersebut, Wakil Ketua Umum DPP Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa - Senat Mahasiswa Indonesia Bidang Hukum &amp; Antar Lembaga, Tody Ardiansyah Prabu, menyampaikan pandangan yang netral namun kritis. Ia menegaskan bahwa setiap pernyataan publik, terlebih dari tokoh intelektual, harus ditempatkan dalam kerangka demokrasi yang sehat, konstitusional, dan legitimate.</p><p><br>"Dalam demokrasi, kritik terhadap pemerintah adalah hal yang wajar. Namun harus disampaikan secara proporsional dan tidak menimbulkan interpretasi yang dapat memicu instabilitas politik," ujarnya.<br>Ia juga mengingatkan pentingnya membedakan kritik konstruktif dengan narasi yang berpotensi mendelegitimasi hasil demokrasi. Menurutnya, kehati-hatian dalam menyampaikan opini sangat diperlukan agar tidak menimbulkan kegaduhan yang tidak produktif di tengah masyarakat yang majemuk.<br>Di sisi lain, FABEM&ndash;SM Indonesia mengapresiasi sikap pemerintah yang tetap fokus bekerja di tengah polemik yang berkembang. Presiden Prabowo disebut lebih memprioritaskan agenda strategis dan pelayanan kepada masyarakat.</p><p><br>Tody menilai langkah tersebut penting untuk menjaga stabilitas nasional, terutama di tengah tantangan ekonomi, sosial, dan dinamika geopolitik global yang terus berkembang.</p><p><br>Lebih lanjut, FABEM&ndash;SM mendorong agar ruang diskusi publik tetap terbuka, namun diiringi kedewasaan dalam berpendapat. Peran akademisi, aktivis, dan tokoh publik dinilai krusial dalam menjaga kualitas demokrasi.</p><p><br>Selama ini, FABEM&ndash;SM dikenal aktif mendorong literasi politik di kalangan mahasiswa dan alumni BEM di seluruh Indonesia melalui berbagai forum diskusi, kajian kebijakan, dan advokasi.</p><p><br>FABEM&ndash;SM menilai polemik ini dapat menjadi momentum untuk memperkuat budaya demokrasi yang sehat. Perbedaan pandangan, menurut mereka, tidak perlu dihindari, namun harus dikelola secara bijak dan bertanggung jawab.</p><p><br>"Yang terpenting adalah tetap mengedepankan dialog dan rasionalitas. Menjaga keseimbangan antara kebebasan berpendapat, stabilitas nasional, dan kesejahteraan rakyat merupakan kunci dalam merawat demokrasi Indonesia," pungkasnya.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_2890_FABEM-ndash-SM-Soroti-Polemik-Saiful-Mujani--Ajak-Publik-Tetap-Rasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/281068/fabemndashsm-soroti-polemik-saiful-mujani-ajak-publik-tetap-rasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penghuni Apartemen City Deli Medan Demo Pengembang, Tuntut Sertifikat, Minta Kejati dan KPK Turun Tangan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 14:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penghuni Apartemen City Deli Medan Demo Pengembang, Tuntut Sertifikat, Minta Kejati dan KPK Turun Tangan]]></title>
            <description><![CDATA[Penghuni Apartemen City Deli Medan Demo Pengembang, Tuntut Sertifikat, Minta Kejati dan KPK Turun Tangan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt; <br>MEDAN &ndash; Belasan pemilik dan penghuni Apartemen Podomoro City Deli yang tergabung dalam Perkumpulan Podomoro Deli Medan Bersatu kembali menyuarakan aspirasi mereka, dengan unjuk rasa damai di sekitar gedung PT Sinar Menara Deli, Jalan Guru Patimpus, Kota Medan, Kamis (9/4/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi ini merupakan bentuk protes atas berbagai persoalan yang hingga kini belum menemukan titik terang, meski sengketa hukum telah berlangsung cukup lama. Para pemilik sekaligus penghuni apartemen ini selalu diliputi keresahan sejak beberapa tahun terakhir ini.<br><br>Dalam aksinya, para pengunjuk rasa membawa sejumlah spanduk/baner dan poster berisi berbagai tuntutan krusial. Mereka menuntut pihak pengembang agar segera memproses dan menerbitkan Akta Jual Beli (AJB) serta menyerahkan Sertifikat Hak Milik Atas Satuan Rumah Susun (SHMSRS) yang sudah lama mereka lunasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain masalah legalitas, warga juga menuntut pengembalian dana Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) yang sebelumnya dititipkan, namun dinilai belum diselesaikan dengan baik.<br><br>Tidak hanya soal administrasi, warga juga menolak keras kebijakan kenaikan Iuran Pemeliharaan Lingkungan (IPL) yang dilakukan secara sepihak. Mereka juga mendesak agar segera dibentuk Pengurus Persatuan Pemilik Satuan Rumah Susun (PPPSRS) agar pengelolaan aset dan lingkungan dapat dilakukan secara transparan dan mandiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Minta Kejati dan KPK Turun Tangan*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat diwawancarai wartawan, para pengunjuk rasa mendesak pihak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Kejaksaan Agung RI, bahkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk turun tangan mengusut kasus ini.<br><br>"Kami minta pihak Kejaksaan Tinggi dan KPK mengawal kasus ini, karena uang BPHTB untuk negara yang telah diserahkan ke perusahaan pengembang bertahun-tahun dari ribuan unit apartemen yang nilainya ratusan miliar. Kejati atau KPK harus memeriksa apakah dana tersebut masuk ke kas Dispenda atau tidak," ujar seorang pengunjukrasa.<br><br>Menurut pengunjuk rasa, itu adalah uang untuk negara yang wajib disetor. Para pemilik apartemen juga sudah menggugat melalui jalur hukum dan prosesnya sedang berjalan di Pengadilan Negeri Medan.<br><br>"Ini juga harus dikawal KPK dan Kejaksaan. Jangan biarkan hukum berpihak kepada yang punya duit, sementara kami pemilik yang dikorbankan. Padahal kami sudah melunasi bertahun-tahun, namun hingga kini tidak ada kejelasan mengenai sertifikat kepemilikan," katanya.<br><br>Salah satu masalah teknis yang juga menjadi sorotan utama adalah kondisi fisik bangunan. Para penghuni melaporkan adanya keretakan parah pada dinding unit yang membelah secara diagonal. Menurut mereka, kerusakan tersebut sudah diperbaiki hingga tiga kali namun tetap muncul kembali di titik yang sama, khususnya pada unit LIB 02 AR/AS, sehingga menimbulkan kekhawatiran akan keamanan dan kenyamanan hunian.<br><br>Selain itu, belakangan para pemilik/penghuni apartemen baru tahu bila Mall Delipark Podomoro Medan ternyata sudah dijual kepada invertor Jepang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/penghuni/" target="_blank">Penghuni</a>/pemilik tentu saja menjadi resah karena unit yang dibeli mereka berada di bagian atas Mall Delipark yang dijual ke investor Jepang tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Apakah unit apartemen kami ikut serta dijual? Itu tidak jelas. Pihak pengembang belum memberikan klarifikasi," ujar seorang penghuni apartemen yang ikut <a href="https://www.sumut24.co/tag/demo/" target="_blank">demo</a>. Apalagi karena sampai sekarang belum lakukan AJB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Mediasi Gagal, Gugatan Masuk Rp130 Miliar*<br><br>Koordinator aksi, Paulus, mengatakan bahwa upaya damai melalui jalur hukum pun sempat menemui jalan buntu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, pihaknya telah mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Medan dan telah melalui tahap mediasi. Sayangnya, upaya perdamaian tersebut tidak membuahkan hasil.<br><br>"Kami sudah berusaha bermusyawarah dan melakukan mediasi, namun belum ada kesepakatan yang menguntungkan kedua belah pihak. Pengembang tetap pada pendiriannya," ujar Paulus.<br><br>Sengketa antara 13 pembeli dengan pengembang PT Sinar Menara Deli tercatat dalam nomor perkara 1141/Pdt.G/2025/PN Mdn. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam persidangan terakhir yang berlangsung Selasa (31/3/2026), Majelis Hakim yang diketuai Sulhanuddin, SH, MH, sempat menawarkan opsi perbaikan gugatan. Namun, melalui kuasa hukumnya, James Hans Franciscus, para penggugat memilih untuk bertahan pada gugatan awal.<br><br>Dalam tuntutannya, para pembeli menuntut dua hal utama: pengembalian dana BPHTB beserta bunga yang berlaku, serta ganti rugi immaterial senilai total Rp130 miliar untuk 13 orang penggugat. Sidang yang dimulai pukul 11.39 WIB itu sempat ditunda hingga 7 April 2026 lalu, setelah pihak pengembang diwakili Armada Sihite menolak syarat pengembalian dana BPHTB dan hanya menjanjikan pembuatan AJB pada September 2026 mendatang.<br><br>*Penantian Hampir Satu Dekade*<br><br>Kasus ini bermula karena sebagian besar pembeli telah melunasi harga unit sejak lama, dengan rentang waktu pembelian mulai dari tahun 2013 hingga 2022. Beberapa di antaranya bahkan memiliki lebih dari satu unit. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, meski kewajiban pembayaran telah selesai dilakukan termasuk penitipan dana BPHTB sesuai Perjanjian Pengikatan Jual Beli (PPJB), hak kepemilikan yang sah belum juga diterima.<br><br>"Pembayaran sudah lunas, dana BPHTB juga sudah dititipkan. Tapi AJB belum ada, sertifikat pun belum diserahkan. Yang dipersoalkan adalah kepastian hukum atas hak milik," tegas kuasa hukum para pemilik/penghuni apartemen, Pramudya Eka W. Tarigan.<br><br>Bagi para penghuni, penantian yang sudah melewati satu dekade ini bukan lagi sekadar keterlambatan administrasi biasa, melainkan pelanggaran terhadap hak dasar konsumen yang harus segera diselesaikan. (*)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_319_Penghuni-Apartemen-City-Deli-Medan-Demo-Pengembang--Tuntut-Sertifikat--Minta-Kejati-dan-KPK-Turun-Tangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281067/penghuni-apartemen-city-deli-medan-demo-pengembang-tuntut-sertifikat-minta-kejati-dan-kpk-turun-tangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggaran Rp238,8 Miliar, Tiga Proyek Jalan Sipiongot Masuk Tahap Pelaksanaan</guid>
            <pubDate>Thu, 09 Apr 2026 13:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggaran Rp238,8 Miliar, Tiga Proyek Jalan Sipiongot Masuk Tahap Pelaksanaan]]></title>
            <description><![CDATA[Anggaran Rp238,8 Miliar, Tiga Proyek Jalan Sipiongot Masuk Tahap Pelaksanaan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN, - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya telah menuntaskan proses tender tiga paket proyek peningkatan struktur jalan di Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data yang dilihat pada laman LPSE Sumut, Kamis (9/4), total anggaran yang dikucurkan untuk ketiga proyek tersebut mencapai Rp238,8 miliar yang bersumber dari APBD 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun tiga ruas jalan yang ditangani meliputi:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Ruas Sipiongot-Batas Tapanuli Selatan (Tolang) dengan pagu anggaran Rp72 miliar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Ruas Sipiongot-Batas Labuhanbatu dengan pagu anggaran Rp96 miliar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Ruas Hutaimbaru- Sipiongot dengan pagu anggaran Rp70,8 miliar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh proyek tersebut telah melalui proses tender dan saat ini telah memasuki tahap penetapan pemenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk paket ruas Sipiongot-Batas Tapanuli Selatan (Tolang) dan ruas Sipiongot-Batas Labuhanbatu, tender dimenangkan oleh PT Sumatera Pioneer Building Material.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, paket ruas Hutaimbaru- Sipiongot dimenangkan oleh PT Zhafiara Tetap Jaya. Nilai kontrak hasil tender untuk masing-masing paket berada sedikit di bawah Harga Perkiraan Sendiri (HPS) yang telah ditetapkan sebelumnya.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/04/_5902_Anggaran-Rp238-8-Miliar--Tiga-Proyek-Jalan-Sipiongot-Masuk-Tahap-Pelaksanaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/281066/anggaran-rp2388-miliar-tiga-proyek-jalan-sipiongot-masuk-tahap-pelaksanaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>