<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Fri, 23 Oct 2026 20:19:50 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 20:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deli Serdang&mdash; Sebanyak 32 santri dan santriwati Pondok Pesantren Mazilah Darussalam dan 9 orang dari Pondok Pesantren Ponpes Daarul Syifa diduga mengalami keracunan setelah mengikuti peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional di Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (22/10/2026). Puluhan santri tersebut harus dilarikan ke tiga rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Pondok Pesantren Mazilah Darussalam, Ustad Dahrul Yusuf, mengungkapkan bahwa dirinya bersama para santri berangkat menuju Kantor Bupati Deli Serdang sekitar pukul 06.00 WIB untuk mengikuti kegiatan peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Dahrul, kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 pondok pesantren. Sekitar pukul 12.00 WIB, para peserta mendapatkan makan siang yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat pembagian dan konsumsi makanan berlangsung, tidak ada kejadian mencurigakan yang mereka ketahui. Namun, situasi berubah ketika memasuki waktu petang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dahrul menuturkan, sekitar waktu Magrib pada hari yang sama, sejumlah santri mulai mengeluhkan mulas dan kondisi tubuh yang tidak nyaman. Meski demikian, dirinya bersama para guru lainnya belum mengetahui kondisi yang dialami anak-anak didik mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kecurigaan baru muncul pada Jumat (23/10/2026) menjelang pagi, ketika tidak ada santri maupun santriwati yang datang ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah dilakukan pengecekan, mereka mendapati sejumlah santri terbaring dalam kondisi lemah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyadari situasi tersebut, Dahrul segera membawa para santri yang mengalami gejala ke fasilitas kesehatan. Karena jumlahnya cukup banyak, sebanyak 32 santri dan santriwati dibawa ke tiga rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Madani dan dua rumah sakit lainnya di kawasan Saentis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengurus Ponpes Lain Melaporkan Keluhan Serupa<br>Di tengah situasi tersebut, Dahrul berinisiatif mencari informasi apakah kejadian serupa juga dialami santri dari pondok pesantren lain yang menghadiri peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia kemudian menyampaikan pertanyaan melalui salah satu grup WhatsApp yang beranggotakan pengurus pondok pesantren.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil menunggu tanggapan, Dahrul mengaku berusaha mengingat kembali kemungkinan adanya faktor lain yang dapat menjelaskan kondisi kesehatan para santrinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, berdasarkan ingatannya, para santri tidak mengonsumsi makanan lain setelah berangkat dari pondok pesantren selain makanan yang mereka terima saat mengikuti kegiatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> di Kantor Bupati Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak lama kemudian, sejumlah pengurus pondok pesantren lain pada grup WhatsApp yang sama mulai menyampaikan bahwa anak-anak didik mereka juga mengalami keluhan kesehatan yang kurang lebih serupa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterangan tersebut menambah perhatian terhadap dugaan keterkaitan antara gangguan kesehatan para santri dan makanan yang disajikan dalam kegiatan tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan pengujian sampel makanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terpisah, Prof Dr Adil Akhyar Pimpinan Ponpes Daarul Syifa menjawab pertanyaan dari wartawan dan mengatakan bahwa anak didiknya ada 9 orang yang mengalami kejadian serupa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ia, ada 9 orang dari ponpes daarul Syifaa, tadi pertolongan pertama kami beri minum air kelapa, lalu dibawa ke puskesmas,&quot; ujar Prof Dr Adil Akhyar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikan Nila Berlendir dan Berbau Menjadi Sorotan<br>Dahrul mengungkapkan, salah satu hal yang membuatnya mencurigai makanan dalam kegiatan tersebut adalah kondisi lauk ikan nila yang diterima para santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, salah satu menu yang dibagikan yaitu pada ikan nila yang dibungkus untuk makan siang, dilaporkan dalam kondisi berlendir dan sedikit mengeluarkan bau tidak sedap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi dasar kecurigaannya terhadap makanan yang dikonsumsi para santri sebelum mereka mulai mengalami keluhan pada petang harinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendati demikian, kondisi ikan sebagaimana dituturkan Dahrul belum dapat dijadikan bukti bahwa makanan tersebut merupakan penyebab keracunan. Kepastian penyebab kejadian memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penelusuran sumber makanan dan hasil pemeriksaan laboratorium jika diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab dan Kandepag Disebut Telah Menyampaikan Permintaan Maaf<br>Perkembangan lain disampaikan Dahrul melalui pesan kepada wartawan. Ia menyebutkan bahwa pihak Pemkab Deli Serdang dan Kantor Departemen Agama (Kandepag) Deli Serdang telah datang menemui pihak pesantren untuk meminta maaf dan menyatakan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi ini menjadi perkembangan penting dalam penanganan kasus dugaan keracunan yang dialami para santri setelah mengikuti peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, bentuk tanggung jawab yang dimaksud, termasuk penanganan biaya pengobatan para korban, penelusuran penyebab kejadian, dan langkah evaluasi penyediaan makanan, masih perlu diperjelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konfirmasi langsung kepada Pemkab Deli Serdang dan instansi Kementerian Agama terkait diperlukan untuk mengetahui tindak lanjut yang akan dilakukan serta memastikan langkah penanganan bagi para santri yang terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyebab Keracunan Masih Perlu Dipastikan<br>Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penyediaan konsumsi dalam kegiatan yang melibatkan banyak peserta, termasuk santri dari berbagai pondok pesantren.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga berita ini disusun, belum diperoleh hasil pemeriksaan laboratorium yang memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut. Jumlah korban dari pondok pesantren lain dan kondisi terkini seluruh santri yang terdampak juga masih perlu dikonfirmasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemeriksaan terhadap makanan, penelusuran pihak penyedia konsumsi, serta keterangan resmi dari pemerintah daerah dan instansi terkait diperlukan agar penyebab kejadian dapat diungkap secara objektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan medis dan pemulihan para santri yang terdampak menjadi hal utama yang harus dipastikan. (****)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9273_Ikan-Nila-Berlendir--41-Santri-Diduga-Keracunan-Usai-Peringatan-Hari-Santri-di-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/kota/287668/ikan-nila-berlendir-41-santri-diduga-keracunan-usai-peringatan-hari-santri-di-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 20:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa]]></title>
            <description><![CDATA[Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan program <a href="https://www.sumut24.co/tag/teras/" target="_blank">Teras</a> Pelajar Sumut Berkah sebagai wadah kreativitas, ekspresi, dan pengembangan potensi siswa SMA sederajat di Sumut. Program ini diharapkan mampu menggali bakat dan minat pelajar, baik di bidang akademik maupun nonakademik, melalui berbagai kegiatan positif di luar lingkungan sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluncuran program tersebut berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini dimeriahkan berbagai aktivitas pelajar, mulai dari pentas seni, fashion show, sains, galeri pameran, hingga UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby Nasution mengatakan, Pemprov Sumut berkomitmen menyediakan fasilitas pendukung bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas dan potensi mereka. Bahkan, mulai tahun depan, gedung heritage Kantor Gubernur Sumut akan dapat dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul dan berkreasi bagi para pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tahun depan silahkan gunakan gedung heritage Kantor Gubernur, kita akan fasilitasi studio musik, studio podcast, ruang belajar dan diskusi, lab komputer dan lainnya, jadi di luar sekolah kalian bisa ngumpul di sini saling berinteraksi untuk menggali potensi-potensi kalian,&quot; kata Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program <a href="https://www.sumut24.co/tag/teras/" target="_blank">Teras</a> Pelajar Sumut Berkah dijadwalkan berlangsung rutin setiap dua minggu sekali secara bergiliran berdasarkan wilayah Cabang Dinas Pendidikan Sumut. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak potensi dan prestasi pelajar yang dapat dikembangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby juga menekankan pentingnya dukungan tenaga pendidik terhadap siswa yang memiliki bakat di luar bidang akademik. Menurutnya, pendidikan formal dan pengembangan potensi harus berjalan beriringan, bukan justru saling menghambat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Potensi itu bukan hanya dari akademik, jadi saya harap tenaga pendidik tidak menghambat siswa-siswinya yang punya potensi di luar akademik, misalnya siswanya potensi jadi atlet, jangan sampai bilang ke siswa &#039mau jadi atlet apa sekolah&#039; saya rasa pendidikan dan potensi itu harus berjalan bersama,&quot; kata Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga berdialog langsung dengan para pelajar untuk mendengarkan berbagai keluhan terkait fasilitas sekolah. Sebagian besar siswa menyampaikan persoalan kondisi kamar mandi serta fasilitas laboratorium yang dinilai belum memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi keluhan tersebut, Bobby meminta para kepala sekolah secara berkala melaporkan kondisi fasilitas sekolah masing-masing. Ia juga menginstruksikan Dinas Pendidikan Sumut mendata kebutuhan laboratorium agar dapat segera ditindaklanjuti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Nanti kepala sekolah coba secara berkala fotokan kamar mandi sekolahnya, kirim ke kami biar kita benahi dan fasilitas lab komputer, sains yang kurang tolong didata Pak Kadis Pendidikan agar kita benahi,&quot; kata Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga mengatakan, berbagai potensi siswa SMA sederajat di Sumut mulai menunjukkan perkembangan menggembirakan. Salah satunya di bidang desain fesyen, dengan rencana memberangkatkan siswa berbakat ke Paris Fashion Week untuk memperkenalkan karya mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;InsyaAllah minggu depan atau dua minggu lagi kita akan kirim siswa kita ke Paris Fashion Week karena potensi mereka sangat bagus, siswa-siswa lain juga sudah mulai terlihat potensinya seperti teater musik dan lainnya, kita harap dengan program ini semakin banyak yang muncul,&quot; kata Alexander.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antusiasme terhadap program ini juga disampaikan salah seorang pelajar, Alya. Ia mengaku senang karena <a href="https://www.sumut24.co/tag/teras/" target="_blank">Teras</a> Pelajar Sumut Berkah tidak hanya menjadi ruang berekspresi dan bertemu dengan pelajar dari sekolah lain, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Senang sekali, bisa langsung curhat ke Pak Gubernur, bisa bertemu dengan teman-teman sekalah lain dan Saya sama teman saya dapat beasiswa ke universitasdari Pak Gubernur,&quot; kata Alya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluncuran <a href="https://www.sumut24.co/tag/teras/" target="_blank">Teras</a> Pelajar Sumut Berkah turut dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, para kepala sekolah Wilayah I, tenaga pendidik, tokoh pendidikan, serta siswa-siswi dari Medan dan Deliserdang. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5382_Luncurkan-Teras-Pelajar-Sumut-Berkah--Bobby-Nasution-Siapkan-Ruang-Kreativitas-dan-Pengembangan-Bakat-Siswa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287667/luncurkan-teras-pelajar-sumut-berkah-bobby-nasution-siapkan-ruang-kreativitas-dan-pengembangan-bakat-siswa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD]]></title>
            <description><![CDATA[Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Timur Tumanggor menegaskan Badan Pendapatan Daerah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a>) memiliki peran strategis sebagai &quot;jantung&quot; yang memompa pendanaan bagi pembangunan daerah. Karena itu, seluruh jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> dituntut terus menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Timur Tumanggor saat mengukuhkan dan melantik pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut, di Aula Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Jumat (23/10/2026). Pengukuhan dan pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, yang menetapkan 15 pejabat struktural di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Timur Tumanggor menekankan pentingnya peran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> dalam menopang roda pembangunan Sumut, baik di bidang infrastruktur, ekonomi, sosial, budaya, maupun pariwisata. &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> ini berbeda dengan OPD lainnya. Bapak dan Ibu sekalian adalah jantungnya untuk memompa pembangunan di Provinsi Sumatera Utara. Sumber pendapatan daerah yang kita kelola berasal dari 7 macam pajak serta retribusi daerah dari 15 OPD,&quot; ujar Timur Tumanggor, saat membacakan arahan Gubernur Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Timur, optimalisasi PAD semakin penting di tengah tantangan efisiensi anggaran dan berkurangnya dana transfer pusat sebesar Rp1,125 triliun pada tahun 2027. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan struktur APBD Sumut dari Rp13,101 triliun pada 2026 menjadi Rp11,929 triliun pada 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Timur meminta seluruh jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> bergerak cepat dan bekerja lebih optimal dalam menggali berbagai potensi pendapatan daerah. Upaya tersebut perlu dilakukan secara terukur dan berbasis data agar mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Timur juga menyampaikan sejumlah arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution kepada para pejabat yang baru dilantik. Di antaranya segera melakukan konsolidasi internal, mengevaluasi kinerja, serta mengidentifikasi secara maksimal potensi pajak dan retribusi daerah melalui langkah kerja yang terukur dan berbasis data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> diminta terus menghadirkan inovasi pelayanan perpajakan yang cepat, praktis, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi juga harus senantiasa dijunjung tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pejabat yang baru dilantik juga diharapkan membangun kepemimpinan yang kuat dan mengayomi serta mampu memotivasi jajaran dalam mencapai target kinerja. Dengan kepemimpinan yang solid, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> diharapkan semakin optimal dalam meningkatkan pendapatan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di bawah kepemimpinan Kepala <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Pak Sutan Tolang Lubis, saya yakin dan percaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut akan semakin kuat. Pengukuhan ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Gubernur Bobby Nasution. Gunakan potensi diri, optimalkan pelayanan, dan jangan kecewakan amanah ini,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Timur berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing. Ia juga meminta para pejabat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1781_Lantik-15-Pejabat-Bapenda--Pj-Sekdaprov-Sumut-Tekankan-Optimalisasi-PAD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287666/lantik-15-pejabat-bapenda-pj-sekdaprov-sumut-tekankan-optimalisasi-pad/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin,  Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin,  Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin,Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama instansi terkait mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat sekitar 1,16 ton di perairan Selat Malaka. Pengungkapan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memutus jaringan dan mempersempit ruang gerak peredaran narkotika, khususnya yang masuk melalui jalur perairan Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi tersebut disampaikan Bobby Nasution dalam konferensi pers di Terminal Penumpang Bandar Deli, Jalan Pelabuhan Lama I, Belawan, Medan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, unsur aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyampaikan langsung kepada Kapolri mengenai tantangan serius yang dihadapi Sumut terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Ia berharap pengungkapan kasus dalam jumlah besar tersebut menjadi momentum memperkuat pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Izin, Bapak Kapolri, kami sampaikan bahwa Sumatera Utara berada di peringkat pertama dari 38 provinsi di Indonesia terkait peredaran narkoba. Kami berharap pengungkapan kasus ini menjadi langkah berkelanjutan untuk mempersempit ruang gerak jaringan penyelundupan narkotika, khususnya melalui jalur perairan yang berbatasan dengan negara lain,&quot; ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby juga menyoroti kawasan Belawan yang masih menghadapi persoalan peredaran narkoba dan membutuhkan perhatian bersama. Menurutnya, kehadiran Kapolri di Belawan diharapkan semakin memperkuat sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mencegah serta memberantas peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kehadiran Bapak Kapolri di Belawan ini sangat tepat dan memberikan semangat kepada kami untuk terus berupaya mewujudkan Sumatera Utara yang bebas narkoba,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby menegaskan, pemberantasan narkoba bukan semata-mata tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Upaya tersebut penting untuk melindungi generasi muda, menjaga keamanan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi kejahatan transnasional, khususnya penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam mencegah masuknya barang terlarang ke Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan ketamin seberat sekitar 1,16 ton tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta unsur TNI. Operasi dilakukan melalui analisis intelijen dan pemantauan terhadap pergerakan kapal yang dicurigai melakukan aktivitas tidak lazim di kawasan perairan Selat Malaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak ada satu institusi yang bisa bekerja sendiri. Kita harus terus bersatu padu untuk mengungkap kejahatan para pelaku yang ingin memasukkan barang-barang terlarang ke Indonesia,&quot; tegas Kapolri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri juga merespons tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Sumut. Ia mengingatkan kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama dan diikuti langkah nyata dengan memperkuat pencegahan, menindak jaringan pengedar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kapolri mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam upaya pencegahan narkoba, termasuk kebijakan Gubernur terkait pelarangan penggunaan vape di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan zat berbahaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri turut mengingatkan adanya tantangan baru berupa dugaan penyalahgunaan perangkat vape sebagai media konsumsi zat narkotika dalam bentuk cair. Karena itu, pengawasan dan edukasi kepada masyarakat dinilai perlu terus diperkuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama menyampaikan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kesinambungan analisis intelijen antaraparat penegak hukum dalam membongkar jaringan penyelundupan narkotika internasional yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia, khususnya Selat Malaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keberhasilan ini merupakan suatu apresiasi dan kebanggaan bagi seluruh aparat keamanan gabungan. Kolaborasi yang dilakukan telah membuahkan hasil yang maksimal. Kita tidak bisa bekerja sendiri, karena melalui kolaborasi kita dapat mencapai hasil yang lebih optimal,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Djaka menegaskan, Bea Cukai berkomitmen terus mendukung pemberantasan narkotika di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui pengawasan jalur lintas batas, baik di wilayah perairan maupun perbatasan darat, guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan deklarasi &quot;Tolak <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a>&quot; yang diikuti berbagai elemen masyarakat di Sumut. Pada kesempatan itu, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan dalam menolak dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di seluruh wilayah Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir para bupati dan Walikota se-Sumut, jajaran Polda Sumut, para tokoh agama, serta perwakilan lembaga antinarkoba di Sumut. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_285_Bobby-Nasution-Apresiasi-Pengungkapan-1-16-Ton-Ketamin---Minta-Jaringan-Narkotika-di-Sumut-Diputus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287665/bobby-nasution-apresiasi-pengungkapan-116-ton-ketamin-minta-jaringan-narkotika-di-sumut-diputus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot]]></title>
            <description><![CDATA[Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Neraca beras Sumatera Utara (Sumut) pada Oktober 2026 mencatat surplus 27.633 ton. Capaian tersebut sejalan dengan pengembangan kawasan pertanian unggulan yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Fariz Haholongan Hutagalung menyampaikan hal tersebut pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sumut, di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kebutuhan beras Oktober sebesar 116.433 ton. Produksi beras sekitar 144.066 ton,&quot; kata Fariz.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain beras, sejumlah komoditas hortikultura juga mencatat produksi yang cukup baik. Produksi cabai merah mencapai 14.213 ton dengan kebutuhan 9.855 ton, sedangkan cabai rawit mencapai 7.594 ton dengan kebutuhan 3.712 ton. Sementara itu, bawang merah diproduksi setara umbi basah 5.021 ton atau 3.306 ton dalam kondisi kering, dengan kebutuhan 5.353 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada sektor peternakan, produksi daging sapi mencapai 1.773 ton dengan kebutuhan 891 ton. Produksi daging ayam ras mencapai 20.383 ton dengan kebutuhan 16.037 ton, sedangkan produksi telur ayam ras mencapai 53.810 ton dengan kebutuhan 20.491 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, Pemprov Sumut melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan pun melakukan intervensi. Intervensi ini masuk ke dalam bagian Program Strategis Daerah (PSD),&quot; kata Fariz.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui PSD tersebut, Pemprov Sumut membangun kawasan pertanian terpadu untuk komoditas padi, jagung, cabai merah, bawang merah, sapi potong, serta rumah produksi kelapa dan kopi. Intervensi dipusatkan pada satu hamparan yang dikelola satu kelompok tani, dilengkapi paket bantuan penuh dan kemitraan BUMD sebagai offtaker.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut telah berjalan dan menunjukkan sejumlah capaian positif. Kawasan padi terdiri dari 10 kawasan dengan luas total 300 hektare. Panen telah berlangsung di 44,5 hektare dengan produksi mencapai 327,95 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, kawasan jagung mencakup 13 kawasan dengan luas 260 hektare. Panen telah dilakukan di 43 hektare dengan produksi mencapai 345,6 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kawasan cabai merah terdiri dari 15 kawasan seluas 60 hektare. Enam kawasan seluas 24 hektare sudah panen dengan produksi 264 ton, kawasan bawang merah terdiri dari 16 kawasan seluas 48 hektare. Enam kawasan seluas 18 hektare sudah panen dengan produksi 299,4 ton,&quot; papar Fariz.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk kawasan sapi potong, empat kawasan yang berada di Simalungun, Serdangbedagai, Asahan, dan Batubara masih dalam tahap konstruksi dan ditargetkan selesai pada minggu pertama Desember 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kawasan tersebut akan menerima sekitar 150 ekor sapi, terdiri dari 120 ekor untuk penggemukan dan 30 ekor untuk pengembangbiakan. Sementara itu, rumah produksi kelapa di Nias Utara telah mencapai progres 80% dan ditargetkan selesai pada 6 November 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun tiga rumah produksi kopi, masing-masing satu di Humbang Hasundutan dan dua di Tapanuli Utara, ditargetkan selesai pada November 2026. Pengembangan berbagai kawasan tersebut diharapkan semakin memperkuat produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat Sumut. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7944_Beras-Sumut-Surplus-27-633-Ton--Kawasan-Pertanian-Unggulan-Terus-Digenjot.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287664/beras-sumut-surplus-27633-ton-kawasan-pertanian-unggulan-terus-digenjot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">The Khourt Competition Vol. 1 Digelar, Bank Danamon Dukung Pengembangan Olahraga Padel di Medan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[The Khourt Competition Vol. 1 Digelar, Bank Danamon Dukung Pengembangan Olahraga Padel di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition Vol. 1 resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026) di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Me]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition Vol. 1 resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026) di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Medan. Kegiatan yang diselenggarakan Match Hub ID Sports ini menjadi salah satu upaya mendorong perkembangan olahraga padel sekaligus memperluas interaksi antarkomunitas olahraga di Kota Medan.</p><br>Turnamen yang berlangsung pada 23&ndash;25 Oktober 2026 tersebut menargetkan partisipasi sebanyak 120 pasangan atau sekitar 240 atlet. Para peserta akan berkompetisi dalam enam kategori, yakni Lower Bronze Men, Upper Bronze Men, Silver, Mixed Lower Bronze, Lower Bronze Women, dan Upper Bronze Women.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi ajang kompetisi untuk mengasah kemampuan atlet dan menjunjung tinggi sportivitas, kegiatan ini juga menghadirkan ruang interaksi komunitas, gaya hidup aktif, promosi, aktivasi merek, serta area tenant yang melibatkan pelaku usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua penyelenggara, Dwi Pambudi Utomo, didampingi Sekretaris Ali Akbar V. Siregar dan Bendahara Wike Gusti Ayu, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga padel yang semakin diminati masyarakat. Acara ini juga dihadiri Boby Hadinatha dan Bobby Kuari selaku panitia</p><br>Menurut Dwi, kegiatan ini diharapkan dapat menggairahkan olahraga padel yang kini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat, khususnya pencinta olahraga.</p><br>&quot;Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak dan sponsor yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Anto Genk Apresiasi Turnamen Padel&lt;/p&gt; &lt;p&gt;CEO Sumut24, Rianto yang akrab disapa Anto Genk, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya The Khourt Competition Vol. 1. Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin dan masuk dalam kalender tahunan olahraga padel di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif dalam mendorong minat masyarakat terhadap olahraga sekaligus membangun kebersamaan antarkomunitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan dan pembinaan olahraga padel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan pemerintah dan organisasi olahraga dinilai penting agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga olahraga padel tidak hanya berkembang sebagai tren gaya hidup, tetapi juga memiliki prestasi kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bank Danamon Perkuat Kemitraan dan Dukungan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini turut mendapat dukungan Bank Danamon dalam rangka program community event, melalui kolaborasi bersama penyelenggara turnamen padel tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah perwakilan Bank Danamon yang hadir di antaranya Monaliska Sitanggang selaku Branch Manager Danamon Stabat, Hendra Gunawan selaku Branch Manager Danamon Tanjung Pura, serta T. M. Ivan Jorilanda selaku Area Manager Medan 3 Sumatera 1.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Ivan Jorilanda juga menyampaikan apresiasi kepada CEO Sumut24 sebagai mitra yang mendukung berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga kemitraan ini bisa terus berlanjut untuk saling mendukung. Sukses untuk event ini,&quot; ungkap Ivan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi antara Bank Danamon dan penyelenggara diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia usaha dan komunitas olahraga, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan kegiatan olahraga dan gaya hidup sehat di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengusaha sukses di bidang properti Benny Basri serta sejumlah undangan dan komunitas olahraga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Final dan Penutupan Digelar Minggu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai puncak rangkaian kegiatan, babak final dan acara penutupan The Khourt Competition Vol. 1 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Babak final tersebut akan menjadi penentu para juara dari kategori yang dipertandingkan sekaligus menandai berakhirnya rangkaian turnamen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelenggara berharap The Khourt Competition Vol. 1 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarkomunitas, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat perkembangan olahraga padel di Kota Medan.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1324_The-Khourt-Competition-Vol--1-Digelar--Bank-Danamon-Dukung-Pengembangan-Olahraga-Padel-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/287663/the-khourt-competition-vol-1-digelar-bank-danamon-dukung-pengembangan-olahraga-padel-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tujuh Pimpinan PTS Sumut Raih Gelar CHEL di Jakarta, Isa Indrawan Pimpin Delegasi</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 18:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tujuh Pimpinan PTS Sumut Raih Gelar CHEL di Jakarta, Isa Indrawan Pimpin Delegasi]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA, SUMUT24.co Prestasi membanggakan ditorehkan dunia pendidikan tinggi Sumatera Utara. Sebanyak tujuh pimpinan perguruan tinggi swasta]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA, SUMUT24.co</p> Prestasi membanggakan ditorehkan dunia pendidikan tinggi Sumatera Utara. Sebanyak tujuh pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) asal Sumut berhasil meraih gelar eksekutif CHEL (Coach of Higher Education Leaders) setelah mengikuti program AERLA (APTISI Executive Rector Leadership Academy) Angkatan I yang berlangsung di Jakarta, 21&ndash;23 Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketujuh pimpinan tersebut menjadi bagian dari 40 rektor terpilih dari perguruan tinggi swasta berakreditasi Unggul di seluruh Indonesia yang mengikuti program pengembangan kepemimpinan pendidikan tinggi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun tujuh pimpinan perguruan tinggi asal Sumatera Utara yang meraih gelar CHEL yakni Agussani dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU), Muhammad Isa Indrawan dari Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Johannes Sembiring dari DELI HUSADA, Siti Nurmawan Sinaga dari MITRA HUSADA, Jopinus Ramli Saragih dari EFARINA, Syafrida dari Universitas Islam Sumatera Utara (UISU), serta Rahmat Gurusinga dari MEDISTRA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delegasi Sumut dipimpin Muhammad Isa Indrawan, Rektor UNPAB yang juga menjabat Ketua Umum Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program AERLA Angkatan I merupakan kolaborasi APTISI Pusat dengan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek). Program tersebut dirancang untuk memperkuat kapasitas kepemimpinan rektor dalam membangun tata kelola perguruan tinggi yang profesional, meningkatkan mutu akademik, serta memperkuat daya saing institusi pendidikan tinggi di Indonesia.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_1003367185.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siap Dorong Peningkatan Mutu Kampus di Sumut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perolehan gelar CHEL diharapkan menjadi modal penting bagi ketujuh pimpinan tersebut untuk berkontribusi lebih luas dalam pengembangan pendidikan tinggi, khususnya di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tantangan pendidikan tinggi saat ini tidak hanya berkaitan dengan kualitas pembelajaran, tetapi juga mencakup tata kelola kelembagaan, peningkatan akreditasi, transformasi digital, pemanfaatan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI), serta penguatan hubungan antara perguruan tinggi dan dunia industri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Para penerima gelar CHEL diharapkan mampu membagikan pengalaman dan praktik terbaik dalam pengelolaan kampus, sekaligus mendorong kolaborasi ant perguruan tinggi guna mempercepat peningkatan mutu pendidikan tinggi di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum APTISI Pusat, Prof. Dr. Ir. H. M. Budi Djatmiko, memberikan apresiasi terhadap komitmen para pimpinan perguruan tinggi yang mengikuti program tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kehadiran para pemimpin dengan kompetensi kepemimpinan yang semakin kuat diharapkan dapat menjadi penggerak penerapan tata kelola kampus modern untuk mendukung peningkatan kualitas pendidikan tinggi nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Isa Indrawan: Ini Amanah untuk Pendidikan Sumatera Utara&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Isa Indrawan menegaskan, capaian tersebut tidak boleh berhenti pada pemberian gelar semata, tetapi harus diwujudkan melalui program nyata yang memberikan dampak bagi perguruan tinggi di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyampaikan rencana pembentukan tim akselerasi yang melibatkan para pimpinan penerima gelar CHEL guna memperkuat sinergi dan mendorong peningkatan mutu perguruan tinggi swasta di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Amanah nasional ini adalah kemenangan bagi dunia pendidikan Sumatera Utara. Kami, ketujuh pimpinan pendidikan tinggi yang telah mengikuti program ini, siap bersinergi dan turun langsung ke daerah-daerah untuk memastikan kampus swasta di Sumut tidak hanya bertahan, tetapi melompat menjadi pusat keunggulan akademik berbasis teknologi digital,&quot; ujar Isa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci dalam menghadapi perubahan dunia pendidikan tinggi yang semakin dinamis. Perguruan tinggi dituntut terus berinovasi, memperkuat kualitas lulusan, memanfaatkan teknologi, serta membangun kemitraan strategis dengan dunia usaha dan industri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan raihan gelar CHEL tersebut, tujuh pimpinan perguruan tinggi Sumatera Utara diharapkan dapat mengambil peran lebih besar dalam mendorong peningkatan akreditasi, penguatan tata kelola, dan transformasi digital kampus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prestasi ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi perguruan tinggi swasta Sumut dalam mencetak sumber daya manusia unggul dan berdaya saing, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045. Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8638_Tujuh-Pimpinan-PTS-Sumut-Raih-Gelar-CHEL-di-Jakarta--Isa-Indrawan-Pimpin-Delegasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287662/tujuh-pimpinan-pts-sumut-raih-gelar-chel-di-jakarta-isa-indrawan-pimpin-delegasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemilihan Dituding Cacat Hukum, Calon Komisioner KPID Sumut Periode 2026-2029 Bakal Gugat DPRD Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemilihan Dituding Cacat Hukum, Calon Komisioner KPID Sumut Periode 2026-2029 Bakal Gugat DPRD Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Pemilihan Dituding Cacat Hukum, Calon Komisioner KPID Sumut Periode 20262029 Bakal Gugat DPRD Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Medan - Sejumlah calon komisioner KPID Sumut Periode 2026 - 2029 bakal menggugat Komisi A DPRD Sumut yang telah menetapkan 7 nama komisioner terpilih. Hal ini dipicu pelanggaran tatib DPRD Sumatera Utara yang telah ditetapkan Badan Musyawarah DPRD Sumut pada 26 Agustus 2026 tentang Jadwal Kegiatan DPRD Sumut bulan September. Muhammad Hidayat, seorang calon komisioner KPID Sumut Periode 2026 - 2029 mengatakan pemilihan dan penetapan anggota KPID Sumut Periode 2026 - 2029 menyalahi aturan yang berlaku. "Sesuai undangan yang kami terima, tanggal 14 dan 15 September itu hanya pelaksanaan Perkenalan serta Uji Kepatutan dan Kelayakan saja, tidak disebutkan pemilihan dan penetapan calon terpilih," kata Hidayat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengutip keterangan anggota Komisi A DPRD Pdt Berkat Laoli dalam sebuah talk show pada media online Orbit, setelah Uji Kepatutan dan Kelayakan itu usai digelar pada hari Selasa, 15 September 2026 Komisi A DPRD Sumut yang diketuai Usman Jafar langsung melanjutkan agenda pemilihan dan penetapan calon terpilih. <br>Hal ini sempat diprotes Wakil Ketua Komisi A Zera Salim Ritonga dan anggota komisi A DPRD Sumut Pdt Berkat Laoli. Menurut mereka, pemilihan dan penetapan calon terpilih tidak dijadwalkan pada hari tersebut. Sesuai undangan yang diterima anggota Komisi A DPRD Sumut tanggal 14 dan 15 September itu hanya perkenalan dan Uji Kepatutan dan Kelayakan saja. Namun Ketua Komisi A DPRD Sumut Usman Jafar tetap bersikukuh memilih dan menetapkan calon terpilih. Alasannya, Badan Musyawarah DPRD Sumut telah melakukan perubahan atas jadwal rapat Komisi A DPRD Sumut. <br>Setelah dikonfirmasi dengan anggota Bamus DPRD Sumut dari Fraksi Nasdem ternyata mereka tidak pernah menerima undangan rapat Bamus tentang perubahan agenda tersebut. Karena, Ketua Komisi A DPRD Sumut Usman Jafar tetap memaksakan pemilihan dan penetapan calon terpilih dilakukan pada Selasa, 15 September 4 orang anggota komisi A DPRD Sumut meninggalkan ruang rapat sebagai bentuk protes. Meskipun ada anggota komisi A DPRD Sumut yang protes, Ketua Komisi A DPRD Sumut tetap menggelar rapat pemilihan dan penetapan calon komisioner KPID Sumut Periode 2026 - 2029 yang dihadiri 17 orang anggota Komisi A DPRD Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidayat mengatakan sesuai Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi, Kabupaten, dan Kota pasal 42 ayat 2, agenda DPRD yang telah ditetapkan Badan Musyawarah DPRD hanya dapat diubah melalui rapat paripurna. "Kata "hanya" dalam pasal itu menunjukkan tidak ada alternatif lain selain dalam rapat paripurna DPRD. Harus diingat rapat paripurna itu dinyatakan kuorum jika 2/3 anggota DPRD itu hadir. Nah, kalau perubahan agenda itu hanya dilakukan oleh badan musyawarah maka itu dianggap tidak sah," ujar Hidayat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidayat melanjutkan, biasanya setiap lembaga legislatif setiap daerah akan membuat peraturan daerah tentang tata tertib DPRD Provinsi maupun kabupaten/kota. Hanya saja dalam hirarki hukum yang berlaku di Indonesia saat ini Peraturan Pemerintah lebih tinggi daripada Peraturan Daerah atau keputusan gubernur/bupati/walikota atau keputusan pimpinan DPRD. "Jadi alasan Usman Jafar itu yang bilang Bamus DPRD Sumut telah mengubah agenda rapat itu jelas melanggar aturan. Karena, aturan dalam PP No 12 tahun 2018 itu perubahan agenda dewan hanya bisa dilakukan melalui rapat paripurna," tegas Hidayat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidayat menambahkan, dalam siaran podcast itu Pdt Berkat Laoli mempertanyakan dua hal penting dalam rapat Bamus DPRD Sumut tentang perubahan agenda rapat Komisi A DPRD Sumut itu. Rapat perubahan Bamus itu hanya menambahkan kata "pemilihan" setelah kata "uji kepatutan dan kelayakan" dan hal itu dituliskan dalam bagian keterangan surat. Menurut Pdt Berkat Laoli seharusnya tambahan kata itu dimasukkan dalam judul agenda rapat. Hal ini yang dianggapnya menyalahi aturan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal lain yang ironis, sebagian anggota Bamus DPRD Sumut sedang berada di Provinsi Jogyakarta saat rapat Bamus itu digelar. "Yang ditanyakan Pak Berkat ini soal ketentuan anggota Bamus harus hadir secara fisik saat rapat Bamus digelar. Hal ini yang menurutnya benar-benar aneh bin ajaib, sampai pak Berkat mencontohkan apa mungkin kepala seseorang ada di Jogja tapi kakinya main bola di Medan," ujar Hidayat sambil tertawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidayat mengatakan selain persoalan legalitas rapat persoalan yang dipertanyakan tentang keputusan Komisi A DPRD Sumut tidak disampaikan secara langsung kepada calon komisioner. Selama pelaksanaan seleksi KPID Sumut Periode 2026 - 2029 semua informasi tes dan pengumuman disampaikan secara langsung kepada calon komisioner secara pribadi. Namun keputusan tentang calon komisioner terpilih tidak ada diterima calon komisioner. Keputusan itu, hanya dirilis sejumlah media massa tentang suasana pemilihan waktu itu, bukan keterangan resmi dari Ketua Komisi A DPRD Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mengapa ketua Komisi A tidak berani membuat pengumuman resmi. Aneh kan. Nampaknya, sengaja didiamkan nanti tiba-tiba SK terbit," ungkap Hidayat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hidayat mengatakan berdasarkan kondisi itu, mereka meminta Gubernur Sumatera Utara tidak menerbitkan surat keputusan pengangkatan anggota KPID Sumut Periode 2026 - 2029.<br>Ketua Komisi A DPRD Sumut Usman Jakfar ketika dikonfirmasi waspada.id via pesan WhatsApp, hingga Kamis (22/10) malam belum membalas.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4732_Pemilihan-Dituding-Cacat-Hukum--Calon-Komisioner-KPID-Sumut-Periode-2026-2029-Bakal-Gugat-DPRD-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287661/pemilihan-dituding-cacat-hukum-calon-komisioner-kpid-sumut-periode-20262029-bakal-gugat-dprd-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satreskrim Polres Palas Awasi SPBU, Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Tangki Modifikasi</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satreskrim Polres Palas Awasi SPBU, Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Tangki Modifikasi]]></title>
            <description><![CDATA[Satreskrim Polres Palas Awasi SPBU, Cegah Penyalahgunaan BBM Subsidi dan Tangki Modifikasi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas memperketat pengawasan terhadap penyaluran bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU). Langkah ini dilakukan untuk memastikan BBM bersubsidi disalurkan sesuai ketentuan sekaligus mencegah praktik penyalahgunaan yang dapat merugikan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengawasan tersebut dilaksanakan pada Rabu (21/10/2026), dengan menyasar dua SPBU di wilayah Kabupaten Padang Lawas, yakni SPBU 14.227.309 di kawasan Padang Luar dan SPBU 14.227.349 di kawasan Jalur Dua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus mengatakan, monitoring lapangan merupakan langkah preventif kepolisian untuk menjaga kelancaran distribusi BBM dan mengantisipasi potensi pelanggaran dalam proses penyalurannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Monitoring ini merupakan langkah preventif guna menjaga ketertiban, mencegah potensi kelangkaan, serta memastikan pihak pengelola SPBU menjalankan aturan distribusi sesuai ketentuan Pertamina," ujar AKP Irwansah Sitorus saat dikonfirmasi, Rabu (21/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut dipimpin Kanit Ekonomi Satreskrim Polres Padang Lawas, Ipda Hasan Basri Harahap. Ia didampingi personel Unit Ekonomi, yakni Briptu Nico Stafanus, Briptu Deni Irawan Hasibuan, dan Bripda M.H. Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, petugas memeriksa aktivitas operasional SPBU, memantau proses pengisian BBM, serta berkoordinasi dan meminta keterangan dari pengelola maupun pengawas SPBU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu perhatian utama dalam monitoring tersebut adalah memastikan mekanisme pembelian BBM bersubsidi berjalan sesuai prosedur. Petugas mengingatkan pengelola SPBU agar menerapkan pencatatan transaksi menggunakan barcode atau QR Code dengan mencocokkan data kendaraan, termasuk nomor polisi (nopol) pembeli, sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerapan sistem tersebut menjadi bagian dari upaya pengawasan agar penyaluran BBM bersubsidi lebih terkontrol dan tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, kepolisian menyoroti potensi penyalahgunaan BBM melalui penggunaan tangki kendaraan yang telah dimodifikasi maupun pengisian menggunakan jerigen tanpa izin resmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKP Irwansah menegaskan, pengelola SPBU harus menjalankan prosedur penyaluran secara disiplin dan tidak memberikan fasilitas pengisian yang bertentangan dengan aturan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami menegaskan kepada pengelola SPBU untuk tidak memfasilitasi pengisian BBM bersubsidi dengan tangki modifikasi atau jerigen. Jika menemukan adanya indikasi kecurangan maupun hal-hal yang mencurigakan di area SPBU, pengelola diminta untuk segera menghubungi personel Satreskrim Polres Padang Lawas," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menekankan pentingnya koordinasi antara pihak SPBU dan kepolisian apabila ditemukan aktivitas yang berpotensi melanggar ketentuan distribusi BBM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemantauan di SPBU Padang Luar dan Jalur Dua, aktivitas pelayanan kepada masyarakat terpantau berjalan normal. Antrean kendaraan berlangsung lancar dan tidak ditemukan lonjakan antrean yang mencurigakan selama kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi salah satu aspek yang dipantau petugas untuk mengetahui situasi penyaluran BBM di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satreskrim Polres Padang Lawas memastikan kegiatan pengawasan akan dilaksanakan secara berkala. Upaya ini diharapkan dapat menjaga ketersediaan BBM, mencegah praktik penyalahgunaan, serta mendukung distribusi energi yang tertib bagi masyarakat di Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian juga mengimbau pengelola SPBU agar tetap mematuhi ketentuan penyaluran BBM dan segera melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengawasan berkelanjutan tersebut, Polres Padang Lawas berupaya memastikan pelayanan BBM kepada masyarakat berjalan lancar, transparan, dan sesuai aturan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8555_Satreskrim-Polres-Palas-Awasi-SPBU--Cegah-Penyalahgunaan-BBM-Subsidi-dan-Tangki-Modifikasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287660/satreskrim-polres-palas-awasi-spbu-cegah-penyalahgunaan-bbm-subsidi-dan-tangki-modifikasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rakornas TPAKD 2026, Bupati Reski Basyah Dorong Peluang Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Paluta</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rakornas TPAKD 2026, Bupati Reski Basyah Dorong Peluang Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Paluta]]></title>
            <description><![CDATA[Rakornas TPAKD 2026, Bupati Reski Basyah Dorong Peluang Pembiayaan bagi Pelaku Usaha Paluta]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas Utara (Paluta), H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., menghadiri Rapat Koordinasi Nasional (<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a>nas) Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Tahun 2026 di Grand Ballroom Jakarta International Expo (JIExpo), Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Bupati Paluta dalam agenda nasional tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dan lembaga jasa keuangan dalam memperluas akses layanan keuangan bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, Reski Basyah didampingi Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Padang Lawas Utara, Amri Hamonangan Siregar, S.STP., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a>nas TPAKD 2026 mengangkat tema &quot;Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia&quot;. Forum ini menjadi wadah koordinasi bagi pemerintah pusat dan daerah untuk menyelaraskan program, memperkuat kolaborasi, serta menyusun strategi percepatan akses keuangan yang akan dijalankan pada 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelenggaraan kegiatan tersebut merupakan bentuk kolaborasi Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dalam mendorong pemerataan akses masyarakat terhadap layanan keuangan yang inklusif, mudah dijangkau, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perluasan akses keuangan menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah. Dengan tersedianya layanan keuangan formal, masyarakat memiliki kesempatan lebih luas untuk memperoleh pembiayaan, mengembangkan usaha, meningkatkan produktivitas, hingga memperkuat kemandirian ekonomi keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Kabupaten Padang Lawas Utara, upaya tersebut memiliki arti strategis karena berkaitan langsung dengan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perdagangan, pertanian, serta berbagai sektor ekonomi potensial lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui penguatan peran TPAKD, pemerintah daerah diharapkan mampu mendorong semakin banyak masyarakat dan pelaku usaha produktif untuk mengakses layanan perbankan maupun sumber pembiayaan formal yang sesuai dengan kebutuhan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain memperluas akses pembiayaan, peningkatan literasi keuangan juga menjadi perhatian penting. Masyarakat perlu memiliki pemahaman yang memadai mengenai produk dan layanan keuangan agar dapat mengambil keputusan secara bijak, mengelola keuangan dengan baik, serta memanfaatkan fasilitas pembiayaan secara bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut diharapkan dapat membantu pelaku UMKM mengembangkan skala usaha, meningkatkan daya saing produk lokal, dan membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat di berbagai wilayah Paluta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rangkaian <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a>nas TPAKD 2026, Presiden Republik Indonesia dijadwalkan memberikan arahan kepada para kepala daerah yang bertindak sebagai pengarah TPAKD di wilayah masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agenda tersebut juga mencakup penyerahan TPAKD Award 2026 sebagai bentuk apresiasi kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menjalankan program percepatan akses keuangan berdasarkan pelaksanaan program kerja sepanjang 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan tersebut menjadi salah satu bentuk dorongan bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan inovasi dan efektivitas program perluasan akses keuangan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas oleh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keikutsertaan Bupati Reski Basyah Harahap dalam forum nasional ini diharapkan dapat memperkuat koordinasi Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dengan pemerintah pusat, OJK, serta berbagai pemangku kepentingan sektor keuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinergi tersebut menjadi penting untuk memastikan bahwa kebijakan dan program akses keuangan tidak hanya berhenti pada tingkat koordinasi, tetapi juga dapat diterapkan melalui program yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi ekonomi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan penguatan peran TPAKD, Kabupaten Padang Lawas Utara diharapkan mampu memperluas kesempatan masyarakat dalam memperoleh layanan keuangan formal, mendorong pertumbuhan usaha produktif, serta menciptakan ekosistem ekonomi daerah yang lebih inklusif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut pada akhirnya diharapkan dapat mendukung peningkatan produktivitas, memperkuat perekonomian lokal, dan mendorong kesejahteraan masyarakat Padang Lawas Utara secara berkelanjutan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5727_Rakornas-TPAKD-2026--Bupati-Reski-Basyah-Dorong-Peluang-Pembiayaan-bagi-Pelaku-Usaha-Paluta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287659/rakornas-tpakd-2026-bupati-reski-basyah-dorong-peluang-pembiayaan-bagi-pelaku-usaha-paluta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Danrem 023/KS Iwan Budiarso Sambangi Yonif 123/Rajawali, Prajurit Pulang dari Papua Dapat Pesan Penting</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Danrem 023/KS Iwan Budiarso Sambangi Yonif 123/Rajawali, Prajurit Pulang dari Papua Dapat Pesan Penting]]></title>
            <description><![CDATA[Danrem 023/KS Iwan Budiarso Sambangi Yonif 123/Rajawali, Prajurit Pulang dari Papua Dapat Pesan Penting]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komandan Korem (<a href="https://www.sumut24.co/tag/danrem/" target="_blank">Danrem</a>) 023/Kawal Samudra, Kolonel Infanteri Iwan Budiarso, memberikan pengarahan kepada prajurit Batalyon Infanteri (Yonif) 123/Rajawali yang baru menyelesaikan penugasan di Papua. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengarahan tersebut disampaikan saat kunjungan kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/danrem/" target="_blank">Danrem</a> ke Markas Komando (Mako) Yonif 123/Rajawali di Kota Padangsidimpuan, Jumat (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/danrem/" target="_blank">Danrem</a> didampingi Ketua Persit Kartika Chandra Kirana (KCK) Koorcabrem 023 PD I/Bukit Barisan, Ny. Miya Iwan Budiarso. Kehadiran pimpinan Korem 023/Kawal Samudra bersama rombongan disambut langsung oleh Komandan Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, beserta jajaran perwira dan prajurit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana penyambutan berlangsung khidmat dan penuh kebersamaan. Kegiatan ini menjadi kesempatan bagi pimpinan untuk bertemu langsung dengan para prajurit sekaligus menyampaikan apresiasi atas pengabdian mereka selama menjalankan tugas negara di wilayah Papua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Kolonel Inf Iwan Budiarso menyampaikan penghargaan atas dedikasi, keberanian, dan tanggung jawab yang telah ditunjukkan seluruh personel selama melaksanakan tugas pengamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai keberhasilan menjalankan penugasan tidak terlepas dari kedisiplinan, kekompakan, serta komitmen prajurit dalam menjaga kehormatan institusi TNI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya bangga dan mengapresiasi sebesar-besarnya atas pengabdian kalian di tanah Papua. Kalian telah menjalankan tugas negara dengan penuh tanggung jawab, disiplin, dan menjaga kehormatan institusi TNI di mana pun kalian berada. Terima kasih atas kerja keras dan pengorbanan kalian," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/danrem/" target="_blank">Danrem</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyampaikan apresiasi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/danrem/" target="_blank">Danrem</a> 023/Kawal Samudra juga memberikan perhatian terhadap kondisi prajurit setelah menyelesaikan penugasan. Ia mengingatkan bahwa pemulihan fisik dan mental menjadi hal penting agar setiap personel dapat kembali menjalankan aktivitas kedinasan dengan kondisi yang baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, masa setelah penugasan perlu dimanfaatkan untuk beristirahat secara cukup, menjaga kesehatan, serta membangun kembali kedekatan dengan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan keluarga dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga semangat dan kesiapan prajurit setelah menjalankan tugas di daerah operasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, <a href="https://www.sumut24.co/tag/danrem/" target="_blank">Danrem</a> mengingatkan agar masa istirahat tidak membuat prajurit mengabaikan disiplin dan tanggung jawab sebagai anggota TNI. Kesiapan personel dan kemampuan satuan harus tetap dipelihara untuk menghadapi kemungkinan penugasan berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Manfaatkan masa istirahat ini dengan baik bersama keluarga. Tetap jaga kesehatan, jaga kekompakan, dan jangan pernah kendurkan kedisiplinan. Kita harus selalu siap siaga dalam menjaga keutuhan dan kedaulatan bangsa di mana pun ditempatkan," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Komandan Yonif 123/Rajawali, Letkol Inf Anhar Agil Gunawan, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan arahan langsung dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/danrem/" target="_blank">Danrem</a> 023/Kawal Samudra kepada seluruh prajuritnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa pengarahan tersebut menjadi motivasi bagi personel untuk terus meningkatkan kualitas diri, mempertahankan kekompakan, serta menjaga nama baik satuan dalam setiap pelaksanaan tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, seluruh prajurit akan terus menjaga kedisiplinan dan memelihara kesiapan satuan sebagai bagian dari tanggung jawab dalam menjalankan amanah negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan kerja ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara pimpinan dan prajurit, terutama setelah personel menyelesaikan tugas di wilayah Papua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengarahan tersebut, diharapkan para prajurit Yonif 123/Rajawali dapat menjalani masa pemulihan dengan baik, kembali berkumpul bersama keluarga, serta tetap menjaga profesionalisme dan kesiapan dalam menghadapi tugas-tugas selanjutnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4433_Danrem-023-KS-Iwan-Budiarso-Sambangi-Yonif-123-Rajawali--Prajurit-Pulang-dari-Papua-Dapat-Pesan-Penting.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287658/danrem-023ks-iwan-budiarso-sambangi-yonif-123rajawali-prajurit-pulang-dari-papua-dapat-pesan-penting/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tegas Lawan Narkoba, Wabup Atika Jadi Saksi Pemusnahan 83,96 Kg Ganja dan 185 Gram Sabu di Madina</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tegas Lawan Narkoba, Wabup Atika Jadi Saksi Pemusnahan 83,96 Kg Ganja dan 185 Gram Sabu di Madina]]></title>
            <description><![CDATA[Tegas Lawan Narkoba, Wabup Atika Jadi Saksi Pemusnahan 83,96 Kg Ganja dan 185 Gram Sabu di Madina]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, menyaksikan pemusnahan barang bukti dari 50 perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht di halaman Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Mandailing Natal, Panyabungan, Kamis (22/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemusnahan tersebut turut disaksikan Wakapolres Madina Kompol Arisfianto dan Ketua Pengadilan Negeri. Kegiatan ini merupakan bagian dari pelaksanaan putusan hukum terhadap barang bukti perkara yang telah selesai diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 50 perkara yang barang buktinya dimusnahkan, sebanyak 30 perkara berkaitan dengan tindak pidana narkotika. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri atas ganja seberat 83.959,27 gram atau sekitar 83,96 kilogram, serta sabu seberat 185,49 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumlah tersebut menunjukkan bahwa perkara narkotika masih menjadi bagian penting dalam penanganan tindak pidana di wilayah Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, 20 perkara lainnya mencakup tindak pidana terhadap orang dan harta benda, keamanan dan ketertiban umum, serta berbagai tindak pidana umum lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa jenis perkara yang termasuk dalam kelompok tersebut di antaranya kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perjudian, dan tindak pidana terkait perlindungan anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Mohammad Nursaitias, menjelaskan bahwa barang bukti narkotika menjadi bagian terbesar dalam kegiatan pemusnahan kali ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, barang bukti yang diserahkan kepada kejaksaan pada umumnya merupakan sisa dari proses pemeriksaan laboratorium. Setelah perkara memiliki kekuatan hukum tetap, barang bukti tersebut selanjutnya ditangani sesuai prosedur hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nursaitias menegaskan, pemusnahan barang bukti juga penting untuk mencegah risiko penyalahgunaan apabila barang-barang tersebut disimpan terlalu lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jadi, tidak menjadi beban kami lagi untuk menyimpannya. Barang bukti narkoba jika disimpan terlalu lama memiliki nilai ekonomis, sehingga dikhawatirkan rawan diselewengkan. Namun, selama masa penyimpanan, kami tetap memasang CCTV untuk pengawasannya," ujar Nursaitias.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, pengawasan melalui kamera CCTV dilakukan selama barang bukti masih berada dalam penyimpanan kejaksaan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya menjaga keamanan barang bukti sebelum dimusnahkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemusnahan ini sekaligus menjadi bagian dari pelaksanaan penegakan hukum terhadap perkara yang telah diputus secara tetap oleh pengadilan. Penanganan barang bukti secara tertib dan transparan diperlukan untuk menjaga akuntabilitas proses hukum serta meminimalkan potensi penyalahgunaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution bersama unsur kepolisian dan pengadilan dalam kegiatan tersebut juga mencerminkan keterlibatan unsur pemerintah daerah dan aparat penegak hukum dalam pelaksanaan proses hukum di Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pemusnahan barang bukti tersebut, kejaksaan memastikan barang-barang yang telah diputuskan untuk dimusnahkan tidak lagi disimpan setelah proses hukum selesai, sesuai ketentuan yang berlaku.ZAL]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1286_Tegas-Lawan-Narkoba--Wabup-Atika-Jadi-Saksi-Pemusnahan-83-96-Kg-Ganja-dan-185-Gram-Sabu-di-Madina.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287657/tegas-lawan-narkoba-wabup-atika-jadi-saksi-pemusnahan-8396-kg-ganja-dan-185-gram-sabu-di-madina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Deklarasi Tolak Narkoba! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Minta Dukungan Penuh Masyarakat</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Deklarasi Tolak Narkoba! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Minta Dukungan Penuh Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Deklarasi Tolak Narkoba! Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Desky Minta Dukungan Penuh Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H., mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat sinergi dengan kepolisian dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut dinilai membutuhkan keterlibatan bersama agar Kota Padangsidimpuan dan wilayah Sumatera Utara terbebas dari ancaman narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ajakan itu disampaikan AKBP Noval Desky dalam kegiatan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Menolak <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> yang dilaksanakan pada Jumat (23/10/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam mencegah peredaran narkoba sekaligus mendukung langkah penegakan hukum terhadap jaringan kejahatan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi kepada seluruh undangan dan elemen masyarakat yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat kekurangan dalam pelaksanaan acara, seraya berharap dukungan dan doa masyarakat terus mengalir untuk membantu kepolisian memberantas narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh undangan yang telah meluangkan waktu untuk menghadiri kegiatan deklarasi ini. Kami juga memohon dukungan dan doa dari seluruh elemen masyarakat agar bersama-sama dapat memberantas narkoba, khususnya di Kota Padangsidimpuan,&quot; ujar AKBP Noval Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perang melawan narkoba tidak dapat hanya dibebankan kepada kepolisian. Dukungan pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh adat, organisasi kemasyarakatan, kalangan pendidikan, mahasiswa, serta seluruh lapisan masyarakat sangat dibutuhkan untuk mempersempit ruang gerak para pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan deklarasi tersebut juga dirangkaikan dengan press release Kapolri terkait pengungkapan narkotika jenis ketamin seberat 1,16 ton di perairan Selat Malaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemaparan yang disampaikan pada kegiatan tersebut, pengungkapan itu menjadi gambaran pentingnya pengawasan wilayah perairan dan penguatan kerja sama antarlembaga untuk mencegah masuknya narkotika ke Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri menjelaskan bahwa kapal MT Global 168 yang digunakan dalam kasus tersebut berbendera Mongolia dan berasal dari Malaysia. Identitas kapal juga menjadi bagian dari pendalaman penyelidikan karena kapal tersebut disebut pernah menggunakan nama lain untuk mengelabui petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aparat telah memantau kapal tersebut sejak Agustus. Dari hasil pengungkapan, petugas mengamankan delapan awak kapal, terdiri atas tujuh warga negara Indonesia dan satu warga negara asing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri turut menyampaikan bahwa keberhasilan penyitaan narkotika tersebut diperkirakan dapat menyelamatkan sekitar 5,8 juta jiwa serta mencegah potensi biaya rehabilitasi yang disebut mencapai Rp116 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan ini sekaligus menegaskan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan koordinasi yang kuat antara kepolisian, Bea Cukai, dan instansi terkait lainnya, terutama dalam pengawasan jalur laut yang berpotensi dimanfaatkan jaringan narkotika internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polri atas pengungkapan kasus narkotika tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby juga menyoroti peredaran narkoba yang masih menjadi persoalan serius di kawasan Belawan. Ia berharap kehadiran dan langkah tegas Kapolri bersama jajaran dapat memperkuat upaya menjadikan wilayah Sumatera Utara semakin bersih dari narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, perwakilan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai menegaskan pentingnya kolaborasi dalam memberantas peredaran narkotika lintas negara. Kerja sama tersebut mencakup pengawasan jalur laut, titik masuk wilayah Indonesia, hingga kawasan perbatasan darat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut perwakilan Bea Cukai, pengungkapan kasus ini merupakan bagian dari pengembangan upaya penindakan sebelumnya. Kolaborasi antarlembaga dinilai mampu meningkatkan efektivitas pengawasan dan penindakan terhadap jaringan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri juga mengajak masyarakat untuk tidak memberikan ruang bagi peredaran narkotika serta ikut menjaga lingkungan masing-masing dari ancaman penyalahgunaan barang terlarang tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Menolak <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> di Padangsidimpuan dihadiri sejumlah unsur pemerintahan, aparat keamanan, tokoh agama, tokoh adat, organisasi masyarakat, pelajar, mahasiswa, serta insan pers.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE, perwakilan DPRD Purwadi, Ketua IPHI Padangsidimpuan H. Martua Raja Harahap, Ketua MUI Padangsidimpuan Drs. H. Zulfan Efendi Hasibuan, M.A., serta Kepala BNN Kabupaten Tapanuli Selatan Basten Simamora, S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir Kepala Lapas Padangsidimpuan Herizal Yusuf, A.Md.IP., S.H., M.H., perwakilan Batalyon C Polda Sumatera Utara, Dansubdenpom Letnan Satu Agus Sasmito, Danramil 02 Kota Kapten S. Pakpahan, Danki 123 Kapten Inf. Ritonga, serta Kepala Bulog Padangsidimpuan Dido Petu Sifarit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah tokoh adat atau Raja Luat dari wilayah Losungbatu, Simapil-apil, Sabungan Julu, Pijorkoling, Hutaimbaru, dan Batu Nadua juga hadir bersama Ketua Granat Kota Padangsidimpuan Adi Nasution, Ketua KBPPP, perwakilan organisasi kemasyarakatan, kepala sekolah, pelajar, mahasiswa, serta media cetak dan elektronik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan meliputi sambutan, pemutaran tayangan pengungkapan kasus narkotika, pembacaan doa, serta penyampaian informasi terkait hasil penindakan aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Menolak <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> di wilayah Sumatera Utara dan penandatanganan fakta integritas sebagai bentuk komitmen bersama menolak peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui deklarasi tersebut, seluruh pihak diharapkan semakin memperkuat kepedulian dan peran aktif dalam mencegah peredaran narkoba, melindungi generasi muda, serta menciptakan lingkungan yang aman dan bebas dari penyalahgunaan narkotika.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1576_Deklarasi-Tolak-Narkoba--Kapolres-Padangsidimpuan-AKBP-Noval-Desky-Minta-Dukungan-Penuh-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287656/deklarasi-tolak-narkoba-kapolres-padangsidimpuan-akbp-noval-desky-minta-dukungan-penuh-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PMM USU Ajak Siswa SMP Negeri 2 STM Hilir Bereksperimen Dengan Teknologi</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PMM USU Ajak Siswa SMP Negeri 2 STM Hilir Bereksperimen Dengan Teknologi]]></title>
            <description><![CDATA[PMM USU Ajak Siswa SMP Negeri 2 STM Hilir Bereksperimen Dengan Teknologi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deli Serdang --  Mahasiswa Universitas Sumatera Utara (USU) yang bergabung dalam organisasi<br>Pengabdian Masyarakat Mahasiswa (PMM) USU mengadakan kegiatan mengenalkan teknologi kepada siswa SMP Negeri 2 STM Hilir, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologi yang dioerkenalkan melalui eksperimen penyaring udara, lampu sensor otomatis, dan tempat sampah otomatis. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari PMM Mengajar 2026 yang dilaksanakan pada September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum PMM USU Alex Sander Sitorus, menjelaskan, program tersebut merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat, khususnya di bidang pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;PMM Mengajar merupakan salah satu bentuk komitmen PMM USU dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat yang dimana tahun ini berfokus di tingkat SMP, khususnya di bidang pendidikan," ujarnya dalam keterangan tertulis kepada media, Selasa (20/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut PMM USU ingin menghadirkan ruang belajar yang menyenangkan sekaligus mendorong siswa untuk lebih aktif, kreatif, dan percaya diri dalam mengembangkan potensi diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan PMM Mengajar 2026 melibatkan siswa kelas VII, VIII, dan IX dengan eksperimen yang disesuaikan dengan masing-masing jenjang. Siswa kelas VII membuat air purifier sederhana, siswa kelas VIII mempelajari lampu sensor otomatis, sedangkan siswa kelas IX membuat tempat sampah otomatis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;" Melalui praktik tersebut, siswa diajak mengenal penerapan teknologi dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan ini mengusung tema : Jejak Eksperimen Teknologi: Menciptakan Inovasi Mewujudkan Transformasi&quot; dengan tagline &quot;Let&#039;s Care and Share Together," ujar Alex Sander didampingi pengurus PMM USU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengabdian kepada masyarakat tidak hanya menjadi kesempatan bagi mahasiswa untuk berbagi pengetahuan, tetapi juga belajar bersama masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi kami, pengabdian bukan hanya tentang berbagi ilmu, tetapi juga tentang belajar bersama dan membangun hubungan yang bermakna dengan masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi siswa dan menjadi langkah kecil yang berkelanjutan dalam mendukung pendidikan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Sekolah SMP Negeri 2 STM Hilir menyambut baik pelaksanaan PMM Mengajar di sekolahnya. Ia menilai kegiatan tersebut menjadi bentuk kolaborasi positif yang memberikan pengalaman belajar berbeda bagi siswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami menyambut baik pelaksanaan kegiatan PMM Mengajar dari PMM USU di sekolah kami. Kegiatan ini menjadi bentuk kolaborasi positif yang dapat memberikan pengalaman belajar yang berbeda bagi siswa melalui kegiatan edukatif dan interaktif,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan terima kasih karena sekolahnya dipilih sebagai lokasi kegiatan, meskipun berada jauh dari pusat aktivitas masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan, menumbuhkan semangat belajar, serta mendorong siswa untuk terus mengembangkan potensi diri. Semoga kerja sama seperti ini dapat terus terjalin dan memberikan manfaat bagi siswa maupun lingkungan sekolah,&quot; ujar Kepala Sekolah.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2143_PMM-USU-Ajak-Siswa-SMP-Negeri-2-STM-Hilir-Bereksperimen-Dengan-Teknologi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287654/pmm-usu-ajak-siswa-smp-negeri-2-stm-hilir-bereksperimen-dengan-teknologi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Jajaki Kerja Sama dengan Ditjenpas Sumut, Dekatkan Mahasiswa Ilmu Hukum dengan Praktik Pemasyarakatan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Jajaki Kerja Sama dengan Ditjenpas Sumut, Dekatkan Mahasiswa Ilmu Hukum dengan Praktik Pemasyarakatan]]></title>
            <description><![CDATA[UNPAB Jajaki Kerja Sama dengan Ditjenpas Sumut, Dekatkan Mahasiswa Ilmu Hukum dengan Praktik Pemasyarakatan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pembelajaran yang mengintegrasikan teori akademik dengan pengalaman praktik di lapangan. Melalui program Kampus Berdampak, UNPAB menjajaki kerja sama dengan Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas I Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penjajakan kerja sama ini bertujuan memperluas pengalaman belajar mahasiswa Program Studi Ilmu Hukum, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM), serta membuka peluang pengabdian kepada masyarakat melalui keterlibatan perguruan tinggi dalam lingkungan pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan ini dihadiri Kepala Kantor Wilayah Ditjenpas Sumatera Utara, Jalu Yuswa Panjang, A.Md.IP., S.H., M.Si., dan Kepala Lapas Kelas I Medan, Fonika Affandi, A.Md.IP., S.H., M.H. Sementara itu, dari pihak UNPAB hadir Rektor Bidang Sumber Daya dan Hubungan Internasional, Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc.; Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Siti Anisah, S.T., M.T.; serta Kepala Pusat Riset, Inovasi, dan Kerjasama, Dr. Hasrul Azwar Hasibuan, S.E., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, sejumlah agenda strategis dibahas, di antaranya peluang supervisi mahasiswa di lingkungan pemasyarakatan, kontribusi perguruan tinggi melalui Kelompok Masyarakat Peduli Pemasyarakatan (Pokmas Lipas), serta pengembangan pendidikan lanjutan untuk meningkatkan kualitas SDM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami penerapan ilmu hukum secara langsung, khususnya dalam sistem pemasyarakatan, pembinaan warga binaan, serta berbagai aspek penegakan hukum dalam praktik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengalaman lapangan, mahasiswa tidak hanya mendapatkan pemahaman akademik, tetapi juga berkesempatan mengembangkan keterampilan profesional, kepekaan sosial, dan wawasan mengenai tantangan nyata di bidang hukum dan pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut juga menjadi momen istimewa bagi UNPAB dengan hadirnya Jalu Yuswa Panjang, alumnus Sarjana Hukum UNPAB tahun 1998, yang kini menjabat sebagai Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran alumnus yang kini menduduki posisi strategis tersebut menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara perguruan tinggi dan dunia profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Jejaring alumni diharapkan mampu membuka peluang kolaborasi, pertukaran pengalaman, serta pengembangan kompetensi mahasiswa yang selaras dengan kebutuhan dunia kerja.<br>Program Kampus Berdampak merupakan salah satu upaya UNPAB dalam menghadirkan pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan perkembangan dunia profesional. Melalui sinergi dengan instansi pemerintah dan lembaga pemasyarakatan, ilmu pengetahuan diharapkan tidak hanya berhenti pada penguasaan teori, tetapi juga dapat diterapkan untuk menjawab berbagai persoalan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;UNPAB terus mendorong terbentuknya kolaborasi lintas sektor sebagai bagian dari komitmen menghadirkan pendidikan yang aplikatif, meningkatkan kualitas lulusan, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.<br>Dengan terbukanya peluang kerja sama tersebut, mahasiswa Ilmu Hukum UNPAB diharapkan semakin siap menghadapi tantangan profesional serta mampu memahami peran hukum dalam mewujudkan sistem pemasyarakatan yang berorientasi pada pembinaan dan reintegrasi sosial.<br>Red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4306_UNPAB-Jajaki-Kerja-Sama-dengan-Ditjenpas-Sumut--Dekatkan-Mahasiswa-Ilmu-Hukum-dengan-Praktik-Pemasyarakatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287653/unpab-jajaki-kerja-sama-dengan-ditjenpas-sumut-dekatkan-mahasiswa-ilmu-hukum-dengan-praktik-pemasyarakatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengukuhan Pengurus PATRON Periode 2026&ndash;2031 Berlangsung Meriah</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengukuhan Pengurus PATRON Periode 2026–2031 Berlangsung Meriah]]></title>
            <description><![CDATA[Pengukuhan Pengurus PATRON Periode 2026&ndash2031 Berlangsung Meriah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Pengukuhan Pengurus Padepokan Agung Tunggal Roso Nuswantoro (PATRON) periode 2026&ndash;2031 berlangsung meriah di Aula Nusantara, Bakesbangpol Provinsi Sumatera Utara, mulai pukul 09.30 WIB hingga menjelang Silat Jumat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara dihadiri Sultan Deli Mahmud Lamanjiji, Dtq Adil Fredi Haberham selaku Ketua Forum Pelestarian Budaya Sumut, serta sejumlah tokoh paguyuban, di antaranya Pendawa, Pujakesuma Bersatu, DIY, Arek-Arek Suroboyo, Jawa Perantauan Bersatu, Jawa Deli, Madura, Sunda, Putra Solo, Banten, dan Betawi.<br>Ketua Umum PATRON, Prof. Dr. H. Abdi Yanto, S.E., M.Si., bersama Prof. Dr. Ismaidar, S.H., M.H., Sekum Supriyadi, dan Bendum H. Benny Soebarjo, S.H., mengajak seluruh pengurus menjaga persatuan dan kesatuan serta meningkatkan kualitas SDM untuk menyongsong Indonesia Emas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dewan Pakar PATRON, Prof. Agus Purwoko dan Dr. Nashrudin Setiawan, S.E., M.Si., bersama Dr. Samrin, S.E., M.M., dan Dr. Abdi Setiawan, S.E., M.M., turut menyatakan dukungan terhadap kepengurusan baru.<br>Dalam sambutannya, Sultan Deli menyampaikan selamat dan mengapresiasi kontribusi masyarakat Jawa dalam sejarah kejayaan Tembakau Deli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ia juga memuji masyarakat Jawa yang santun, pekerja keras, tetap menjaga budaya, serta mampu hidup berdampingan dengan berbagai suku bangsa.<br>Pengukuhan ini diharapkan menjadi momentum memperkuat persaudaraan, melestarikan budaya Nusantara, dan mendukung pembangunan daerah dengan semangat &quot;Sumut Berkah, Deli Serdang Sehat, Medan untuk Semua.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salam budaya, salam persatuan, salam Nusantara!red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1037_Pengukuhan-Pengurus-PATRON-Periode-2026-ndash-2031-Berlangsung-Meriah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287652/pengukuhan-pengurus-patron-periode-2026ndash2031-berlangsung-meriah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polri, BNN dan Bea Cukai Ungkap Penyelundupan 1 Ton Narkoba Jenis Ketamin</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 16:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polri, BNN dan Bea Cukai Ungkap Penyelundupan 1 Ton Narkoba Jenis Ketamin]]></title>
            <description><![CDATA[Polri, BNN dan Bea Cukai Ungkap Penyelundupan 1 Ton Narkoba Jenis Ketamin]]></description>
            <content><![CDATA[<br>BELAWAN I SUMUT24.CO<br>Penyelundupan 1 ton narkoba jenis ketamin menggunakan kapal MT Global 168 berhasil dibongkar tim gabungan BNN, Bea Cukai, dan Bareskrim Polri. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delapan awak kapal diamankan. Ketamin ini adalah obat keras golongan anestesi disosiatif (obat bius) yang sering disalahgunakan sebagai zat psikoaktif atau narkotika rekreasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri Jenderal Suyudi Ario Seto mengungkap, pergerakan kapal tersebut sudah dipantau sejak Agustus 2026. Identitas kapal terkuak dari dokumen dok yang ditemukan di kapal Fushanxing 1, yang sebelumnya ditangkap karena mengangkut 800 kilogram ketamin dengan empat tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita memang selalu menganalisis kapal itu tidak sebentar, tiga bulan paling sebentar, enam bulan. Identitas kapal ini terungkap dari dokumen dok yang ditemukan di atas kapal yang kita tangkap sebelumnya,&quot; kata Jenderal Suyudi dalam konferensi pers di Pelabuhan Belawan, Jum&#039;at (23/10)26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada September 2026, MT Global 168 berangkat dari tempat dok di Pasir Gudang, Johor, Malaysia, menuju perairan Andaman, Thailand. Kapal sempat singgah di Port Klang untuk pengisian air dan bahan bakar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah beberapa hari di Port Klang, kapal melanjutkan pelayaran menuju Laut Andaman untuk melakukan transaksi ship-to-ship (STS) atau pemindahan muatan antarkapal guna menerima ketamin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Modus para penyelundup itu seperti itu. Mereka datang dari beberapa negara, kadang dari wilayah Laos dan sebagainya. Kemudian mengadakan transaksi di Laut Andaman atau juga Selat Malaka, dari ship-to-ship, dari kapal ke kapal,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ada kapal pembawa barang, ada penerima. Nanti habis itu diisi lagi, terus saja begitu. Ini tentunya butuh kejelian, kesabaran, keuletan kita semua,&quot; sambungnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, pada pekan kedua Oktober 2026, tim analis meyakini MT Global 168 sedang melakukan transaksi ship-to-ship di perairan Andaman. Keyakinan itu diperkuat indikasi kapal mematikan Automatic Identification System (AIS) selama 3 hari 17 jam agar tidak terdeteksi aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Modus para penyelundup itu selalu mematikan AIS pada saat mereka sedang transaksi. Ini jadi bagus juga buat kita, kita jadi bisa membaca sebuah anomali yang perlu kita ikuti,&quot; paparnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Rabu (14/10/2026) pukul 12.31&mdash;13.25 WIB, kapal terpantau melintasi bagian tengah Selat Malaka ke arah barat laut, sejajar dengan perairan Perak atau Taiping, Malaysia. Kecepatan kapal tercatat stabil di kisaran 5,5&mdash;6 knot.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Kamis (15/10/2026) pukul 02.26 WIB, kapal kembali terpantau melintasi bagian tengah Selat Malaka ke arah barat laut dengan kecepatan menurun. Pukul 10.32 WIB, kapal melanjutkan pelayaran menuju bagian utara Selat Malaka atau perairan terbuka. Pada pukul 22.28&mdash;23.55 WIB, kapal terpantau berada di perairan lepas pantai utara Aceh atau Langsa dengan kecepatan 5&mdash;5,5 knot.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Jum&#039;at (16/10/2026) pukul 00.57&mdash;04.50 WIB, kapal bergerak dengan kecepatan sekitar 4,9 knot di perairan utara. Pukul 05.37 WIB, kapal tiba di perairan terluar barat Thailand, sekitar lepas pantai Trang atau Palian, dan melakukan manuver memutar atau looping pattern disertai penurunan kecepatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada pukul 14.50 WIB, sinyal AIS mencatat kecepatan kapal sekitar 4,9 knot. Selanjutnya, pada pukul 18.57&mdash;20.57 WIB, kapal mengubah arah ke tenggara atau selatan menuju area labuh jangkar. Pada Minggu (18/10/2026), sinyal AIS merekam 161 parameter lokasi kapal di area labuh jangkar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kecepatan kapal tercatat mencapai 5,8 knot yang dalam laporan pemantauan dikaitkan dengan kemungkinan pengaruh pergerakan jangkar atau arus laut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari pemantauan tersebut, tim menemukan sejumlah indikasi anomali AIS, di antaranya ketidaksesuaian identitas kapal, nomor MMSI kapal tersebut memancarkan dua identitas, yaitu MT Global 168 sebagai kapal tanker dan Rovos Ki Dotim sebagai kapal tunda,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah itu, pergerakan terus melambat di kawasan Laut Andaman,&quot; sambungnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Senin (19/10/2026), tim BNN, Bea Cukai, dan Bareskrim Polri bersiap melakukan penindakan terhadap MT Global 168 dengan dukungan kapal Bea Cukai BC 20006 dan KP Murai 4018. Penindakan direncanakan melalui intersepsi sebelum kapal memasuki Pelabuhan Port Klang, Malaysia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jenderal Suyudi mengatakan MT Global 168 kemudian berhasil diamankan di perairan Tanjung Balai Asahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kapal MT Global 168 selanjutnya diamankan di perairan Tanjung Balai Asahan dan dilakukan pemeriksaan lebih lanjut. Dari hasil pemeriksaan, tim gabungan berhasil mengamankan delapan orang awak kapal, kru yang berada di atas kapal tersebut,&quot; pungkasnya(W05).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6673_Polri--BNN-dan-Bea-Cukai-Ungkap-Penyelundupan-1-Ton-Narkoba-Jenis-Ketamin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287651/polri-bnn-dan-bea-cukai-ungkap-penyelundupan-1-ton-narkoba-jenis-ketamin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Sampaikan Himbauan Kamtibmas Kepada Anggota Ormas</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 14:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Sampaikan Himbauan Kamtibmas Kepada Anggota Ormas]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Sampaikan Himbauan Kamtibmas Kepada Anggota Ormas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Direktorat (Dit) Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut mengimbau kepada seluruh organisasi masyarakat (ormas) untuk menjaga situasi kamtibmas agar tetap kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian imbauan itu disampaikan Direktur Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut Kombes Pol Cornelis Simanjuntak didampingi Kasubdit Jatanras Dit Reskrimum Kompol Jama Kita Purba, Jum&#039;at (23/10/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cornelis mengatakan personel Jatanras <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut akan menindak tegas pelaku kejahatan jalan serta aksi premanisme yang meresahkan masyarakat di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tindakan tegas itu sebagai bentuk komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut dalam memberikan rasa aman kepada warga serta menjaga situasi kamtibmas tetap berjalan kondusif karena polisi bersama masyarakat," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya tegaskan kembali bahwa polisi tidak memberikan toleransi kepada ormas-ormas dalam menjalankan praktek-praktek premanisme yang meresahkan masyarakat. Siapapun yang terlibat dipastikan diberikan tindakan tegas," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cornelis menerangkan, personel Jatanras sebelumnya telah mengungkap kasus penembakan yang menewaskan Donny Pacek di Jalan Limau Mungkur, Kelurahan Limau Manis, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penyebab aksi penembakan yang terjadi pada Minggu kemarin di Tanjung Morawa, Kabupaten Deliserdang, akibat persaingan antar organisasi masyarakat (ormas). Dalam kasus itu dua orang pelaku telah diamankan," pungkasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4832_Polda-Sumut-Sampaikan-Himbauan-Kamtibmas-Kepada-Anggota-Ormas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287650/polda-sumut-sampaikan-himbauan-kamtibmas-kepada-anggota-ormas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pajero Indonesia One Toba Geopark Chapter Sumut Sambut Anto Genk sebagai Anggota Kehormatan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 14:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pajero Indonesia One Toba Geopark Chapter Sumut Sambut Anto Genk sebagai Anggota Kehormatan]]></title>
            <description><![CDATA[Pajero Indonesia One Toba Geopark Chapter Sumut Sambut Anto Genk sebagai Anggota Kehormatan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SUMUT24.CO, MEDAN &ndash; Rianto SH MH yang akrab disapa Anto Genk, resmi menjadi anggota kehormatan komunitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One, Jumat (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt; CEO Sumut24 Group tersebut mengapresiasi keberadaan komunitas otomotif yang tidak hanya menjadi wadah penyaluran hobi, tetapi juga mempererat silaturahmi dan mendorong berbagai kegiatan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keanggotaan kehormatan tersebut berada di bawah koordinasi M. D. Aditiawan Syah, ST, MAP, selaku Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One Toba Geopark Chapter Sumatera Utara, didampingi Muhammad Iqbal selaku Wakil Sekretaris (Wasek) dan Maoli selaku Kepala Bidang Logistik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Danu mengatakan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One telah menjadi wadah kebersamaan bagi para pecinta kendaraan Mitsubishi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> dari berbagai tipe dan varian. Selama 11 tahun perjalanan komunitas tersebut, berbagai kegiatan telah dilaksanakan, mulai dari touring hingga kegiatan sosial dan agenda kebersamaan antaranggota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, komunitas ini sudah berjalan 11 tahun. Kami mengedepankan silaturahmi dan kegiatan sosial. Siapa pun bisa bergabung, dengan berbagai tipe dan varian <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a>,&quot; ujar Danu, Jumat (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kekompakan dan semangat persaudaraan menjadi modal penting bagi komunitas untuk terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.<br>Sementara itu, Anto Genk menyampaikan apresiasinya terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One yang dinilainya mampu menghadirkan ruang positif bagi para pecinta otomotif untuk membangun hubungan persaudaraan sekaligus berkontribusi melalui kegiatan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya mengapresiasi keberadaan komunitas ini. Sebagai sebuah komunitas, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One sangat baik untuk berbagai kegiatan sosial maupun touring. Selain menyalurkan hobi otomotif, kegiatan seperti ini juga memperkuat silaturahmi dan kebersamaan,&quot; ungkap Anto Genk.<br>Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara tersebut berharap, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One Toba Geopark Chapter Sumatera Utara terus menjaga kekompakan, memperluas jaringan persaudaraan, serta konsisten menjalankan kegiatan sosial yang bermanfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bergabungnya Anto Genk sebagai anggota kehormatan diharapkan semakin memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial yang telah menjadi bagian dari perjalanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pajero/" target="_blank">Pajero</a> Indonesia One selama lebih dari satu dekade.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6884_Pajero-Indonesia-One-Toba-Geopark-Chapter-Sumut-Sambut-Anto-Genk-sebagai-Anggota-Kehormatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287649/pajero-indonesia-one-toba-geopark-chapter-sumut-sambut-anto-genk-sebagai-anggota-kehormatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri ke XII Tahun 2026, di Ponpes Salafiyah Darussalam</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 13:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri ke XII Tahun 2026, di Ponpes Salafiyah Darussalam]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri ke XII Tahun 2026, di Ponpes Salafiyah Daruss]]></description>
            <content><![CDATA[<br>P.Siantar l Sumut24.<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Administrasi Umum Setdako Dedi Tunasto Setiawan SH MH menghadiri Upacara Peringatan Hari Santri ke XII Tahun 2026, di Pondok Pasantren (Ponpes) Salafiyah Darussalam, Jalan Pesantren Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba, Kamis (22/10/2026) pagi. Bertindak sebagai inspektur upacara, Wakapolres Pematangsiantar Kompol Budiono Saputro SH MH.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menteri Agama Republik Indonesia (Menag RI) Prof Dr KH Nasaruddin Umar MA dalam amanat tertulisnya yang dibacakan Kompol Budiono menegaskan perjuangan santri tidak berhenti pada sejarah Resolusi Jihad 22 Oktober 1945. Semangat tersebut harus diteruskan melalui pengabdian, karya, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Peristiwa tersebut mengajarkan kepada kita bahwa santri bukan hanya penjaga nilai-nilai agama, melainkan juga bagian penting dari perjalanan bangsa. Karena itu, mengenang jasa para pendahulu tidak cukup hanya dengan upacara dan seremonial. Kita harus melanjutkan perjuangan mereka melalui pengabdian, karya, dan kontribusi nyata bagi Indonesia,&quot; demikian petikan amanat yang dibacakan Budiono, di acara dengan tema "Santri Menguatkan Negeri Menuju Indonesia Emas" tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Amanat itu juga mengajak santri menjaga persatuan, merawat lingkungan, serta menebarkan kedamaian di tengah perbedaan. Pesantren didorong mengoptimalkan tiga fungsi utamanya, yakni pendidikan, dakwah, dan pemberdayaan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Santri juga diharapkan tetap teguh memegang nilai-nilai ke-Islaman, tetapi terbuka terhadap kemajuan dan mampu menjawab persoalan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadikan nilai-nilai agama sebagai sumber inspirasi untuk merawat bumi, menebarkan kedamaian, dan membangun kehidupan yang lebih baik. Jangan biarkan perbedaan memecah belah kita, karena Indonesia yang kuat hanya dapat dibangun melalui kebersamaan,&quot; katanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari Santri diawali pawai. Acara dirangkai penyerahan <br>Penyerahan bantuan dari Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Pematangsiantar kepada Ponpes Salafiyah Darussalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir, mewakili Unsur Forkopimda, Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pematangsiantar Drs HM Ali Lubis, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdako Rilan Syakban Pohan SSTP MSi, OPD, para camat, Koordinator Bank Sumut Pematangsiantar Subhan Pardosi, Koordinator Bank Sumut Syariah Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis, dan lainnya. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9644_Wali-Kota-diwakili-Asisten-Administrasi-Umum-Setdako-menghadiri-Upacara-Peringatan-Hari-Santri-ke-XII-Tahun-2026--di-Ponpes-Salafiyah-Darussalam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287648/wali-kota-diwakili-asisten-administrasi-umum-setdako-menghadiri-upacara-peringatan-hari-santri-ke-xii-tahun-2026-di-ponpes-salafiyah-darussalam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>