<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 31 Oct 2026 04:44:07 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sempat Digrebek Kodaeral l Belawan, Polda Sumut Enggan Berkomentar Soal Gudang Gas Oplos Terduga Milik Riko Kembali Beroperasi di Percut</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 23:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sempat Digrebek Kodaeral l Belawan, Polda Sumut Enggan Berkomentar Soal Gudang Gas Oplos Terduga Milik Riko Kembali Beroperasi di Percut]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Warga di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara kembali dihebohkan dengan aktivitas dugaan penim]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Warga di kawasan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara kembali dihebohkan dengan aktivitas dugaan penimbunan dan peredaran gas elpiji tak standar atau sering disebut gas oplos. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lokasi yang diduga dikelola oleh seorang berinisial Riko ini dikabarkan kembali beroperasi secara aktif pada (28/10/2026) kemarin, padahal sebelumnya telah digerebek oleh pihak TNI-AL Kodaeral l Belawan pada (17/10/2026) lalu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari penggrebekan itu, informasinya pihak TNI-AL dari Kodaeral l Belawan berhasil mengamankan 5 orang pekerja dan puluhan tabung gas Elpiji subsidi berat 3 Kg, 5,5 Kg, 12 Kg dan ukuran 50 Kg di gudang milik Riko yang berlokasi di Jln. Damar Wulan, Kel, Sampali, Kecamatan Percut Setuan, Kab, Deliserdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai mengamankan barang bukti dan 5 orang pelaku dilokasi, pihak kodaeral l Belawan pun menyerahkan pelaku dan barang bukti tersebut ke Polrestabes Medan.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/9766527f2b5d3e95d4a733fcfb77bd7e_1000486176.jpg"><br></p> &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itupun dibenarkan langsung oleh Kadispen Kodaeral 1 Belawan, Kolonel Laut Wahyu Kurniawan M. Han kepada wartawan (30/10/2026) malam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ia benar bg, pihak kita ada mengamankan kegiatan itu, dan kita sudah menyerahkan pelaku dan barang buktinya ke Polrestabes medan untuk di Proses, &quot;Kata Kolonel Wahyu Kurniawan menjawab wartawan melalui sambungan panggilan Whatsapp nya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wahyu juga mengatakan, bahwa hal itu mereka lakukan karena mendapat informasi dari masyarakat sekaligus bentuk sinergitas TNI-AL dan Polri dalam penegakan Hukum. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ya, kemarin pihak kita mendapat informasi dari masyarakat, lalu menindak lanjutinya. Dan apa yang kita lakukan sebagai bentuk sinergitas antara TNI-AL dan Polri dalam mendukung penegakan Hukum,&quot;jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dimana dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kembali/" target="_blank">Kembali</a> beroperasinya lokasi tersebut memicu kekesalan di kalangan masyarakat. Pasalnya, setelah adanya tindakan penertiban dan penegakan Hukum yang dilakukan pihak Kodaeral l Belawan, warga berharap praktik ilegal tersebut benar-benar berhenti. Namun kenyataannya, aktivitas serupa terlihat kembali berjalan seperti biasa.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/045117b0e0a11a242b9765e79cbf113f_1000486177.jpg"><br><br>Situasi ini memunculkan pertanyaan sekaligus tudingan di tengah masyarakat terhadap kinerja penegakan hukum di <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a>. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banyak warga yang menilai bahwa pihak kepolisian dalam hal ini <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> dianggap tidak tegas dalam menindaklanjuti permasalahan ini. Bahkan muncul pendapat yang menyebut pihak berwenang "tidak bernyali" dalam menjalankan instruksi dan perintah Presiden untuk memberantas praktik-praktik yang merugikan rakyat seperti pengoplosan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gas/" target="_blank">Gas</a> Elpiji.<br><br>"Kami bingung, kemarin sudah digerebek, seharusnya sudah berhenti. Tapi sekarang aktif lagi. Apa tidak ada yang berani menindak tegas? Kami harap <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> benar-benar serius menjalankan perintah Presiden, jangan sampai praktik yang merugikan konsumen ini terus berulang," ungkap salah seorang warga yang tinggal di sekitar lokasi dan namanya enggan ditulis di media. <br><br>Praktik pengoplosan gas elpiji sendiri sangat merugikan masyarakat dan berisiko tinggi karena dapat membahayakan keselamatan penggunanya. Pemerintah telah berkali-kali menegaskan larangan keras terhadap praktik ini dan memerintahkan aparat penegak hukum untuk menindak tegas pelakunya.<br><br>Namun sayang, saat dimintai keteranganya oleh wartawan terkait aktivitas pengoplosan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gas/" target="_blank">Gas</a> Elpiji yang masih beroprasi tersebut. Dirkrimsus <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> Kombes Pol Irfan Rifai itu meminta wartawan agar tidak mempertanyakan hal itu dilokasi konfrensi pers di Tembung, tapi lebih pribadi melalui kominkasi via Whatsapp. &quot;Nanti saja- Nanti saja, Tlpn atau Japri.&quot;Ujarnya singkat kepada wartawan.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7689_Sempat-Digrebek-Kodaeral-l-Belawan--Polda-Sumut-Enggan-Berkomentar-Soal-Gudang-Gas-Oplos-Terduga-Milik-Riko-Kembali-Beroperasi-di-Percut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/287934/sempat-digrebek-kodaeral-l-belawan-polda-sumut-enggan-berkomentar-soal-gudang-gas-oplos-terduga-milik-riko-kembali-beroperasi-di-percut/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut-Jabar Perkuat Kolaborasi, Wagub Surya Tekankan Reformasi Birokrasi dan Transformasi Digital</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 22:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut-Jabar Perkuat Kolaborasi, Wagub Surya Tekankan Reformasi Birokrasi dan Transformasi Digital]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  BandungPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan Pemprov Jawa Barat (Jabar) memperkuat kolaborasi pembangunan da]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Bandung</p><br></p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) dan Pemprov Jawa Barat (Jabar) memperkuat kolaborasi pembangunan daerah, reformasi birokrasi, dan transformasi digital pemerintahan. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan sekaligus menghadirkan pelayanan publik yang semakin mudah, cepat, dan efisien bagi masyarakat.</p><br></p>Penguatan kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan Kesepakatan Bersama dan Perjanjian Kerja Sama tentang pembangunan daerah, peningkatan kualitas pelayanan publik, serta implementasi tata kelola reformasi birokrasi di Bandung, Jumat (30/10/2026). Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya bersama Wagub Jabar Erwan Setiawan menandatangani kesepakatan tersebut sebagai bentuk komitmen memperkuat sinergi pembangunan kedua provinsi.</p><br></p>Pada kesempatan itu, Surya menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Jabar atas sambutan, keterbukaan, dan komitmen dalam membangun kerja sama antardaerah. Menurutnya, kesepakatan tersebut bukan sekadar memperkuat hubungan kelembagaan, tetapi juga menjadi landasan untuk memperluas kolaborasi dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan.</p><br></p>Surya mengatakan, Jabar memiliki pengalaman dalam pengembangan inovasi pemerintahan, transformasi digital, manajemen kinerja, dan pelayanan publik. Sementara Sumut memiliki potensi besar di berbagai sektor, antara lain pertanian, perkebunan, perdagangan, industri, dan pariwisata.</p><br></p>&quot;Melalui kerja sama yang terarah, kita dapat saling belajar, berbagi pengalaman, mempertemukan keunggulan, serta mengembangkan inovasi untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat kedua provinsi,&quot; ujar Surya.</p><br></p>Surya juga menegaskan pentingnya penguatan reformasi birokrasi, khususnya dalam meningkatkan akuntabilitas kinerja pemerintahan. Menurutnya, birokrasi harus semakin profesional, adaptif, transparan, dan berorientasi pada hasil.</p><br></p>Selain reformasi birokrasi, transformasi digital pemerintahan juga menjadi salah satu agenda penting dalam kolaborasi tersebut. Digitalisasi, menurut Surya, tidak sekadar menghadirkan aplikasi, tetapi harus mampu mengintegrasikan data, menyederhanakan prosedur, mempercepat pengambilan keputusan, serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.</p><br></p>Karena itu, Surya berharap Pemprov Sumut dapat mempelajari dan mengadaptasi berbagai praktik baik yang telah diterapkan Pemprov Jabar. Terutama dalam pengelolaan kinerja pemerintahan, peningkatan kapasitas aparatur, serta pengembangan pelayanan publik berbasis digital.</p><br></p>Surya menambahkan, keberhasilan kerja sama tersebut sangat ditentukan oleh tindak lanjut seluruh perangkat daerah terkait. Karena itu, ia meminta agar segera disusun rencana aksi yang dilengkapi target waktu, indikator keberhasilan, penanggung jawab, serta mekanisme pemantauan dan evaluasi yang jelas.</p><br></p>&quot;Keberhasilan kerja sama ini tidak hanya diukur dari penandatanganan kesepakatan, tetapi dari hasil nyata yang dirasakan masyarakat. Kita ingin tata kelola pemerintahan semakin baik, transformasi digital terintegrasi, dan pelayanan publik semakin mudah, cepat, serta efisien,&quot; tegasnya.</p><br></p>Sementara itu, Wagub Jabar Erwan Setiawan menyambut baik kerja sama dengan Pemprov Sumut. Ia mengucapkan terima kasih atas kunjungan Wagub Sumut Surya beserta jajaran dan berharap hubungan serta kerja sama kedua provinsi terus meningkat.</p><br></p>Erwan menegaskan, penandatanganan kesepakatan tersebut tidak boleh hanya menjadi formalitas atau berhenti sebagai dokumen di atas kertas. Seluruh poin yang telah disepakati harus diwujudkan melalui program dan langkah konkret.</p><br></p>&quot;Saya berharap penandatanganan ini bukan hanya sekadar formalitas, bukan hanya penandatanganan di atas kertas. Perjanjian kerja sama ini harus betul-betul kita wujudkan dan kita tingkatkan,&quot; ujar Erwan.</p><br></p>Pada kesempatan tersebut, Erwan juga memaparkan capaian evaluasi kinerja Pemprov Jabar yang menjadi salah satu indikator dalam mengukur kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat. Menurutnya, Pemprov Jabar terus melakukan berbagai perbaikan untuk meningkatkan hasil penilaian tersebut.</p><br></p>Erwan mengatakan, evaluasi kinerja menjadi barometer untuk mengetahui sejauh mana pemerintah daerah mampu menjalankan tugas sekaligus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Hal tersebut menjadi penting mengingat besarnya jumlah penduduk yang harus dilayani Pemprov Jabar.</p><br></p>Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia, yakni sekitar 51,7 juta jiwa yang tersebar di 27 kabupaten/kota. Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah dengan jumlah penduduk terbesar, mencapai sekitar enam juta jiwa.</p><br></p>Besarnya jumlah penduduk tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi Pemprov Jabar dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan tata kelola pemerintahan. Karena itu, inovasi dan peningkatan kualitas birokrasi terus menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.</p><br></p>Kerja sama Sumut dan Jabar diharapkan semakin memperkuat hubungan antardaerah yang dibangun atas dasar kesetaraan, saling percaya, dan semangat untuk saling memajukan. Kolaborasi tersebut juga sejalan dengan visi pembangunan Sumatera Utara, yakni Kolaborasi Sumut Berkah menuju Sumatera Utara yang unggul, maju, dan berkelanjutan.</p><br></p>Turut mendampingi Wagub Sumut Surya, Inspektur Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap, Kepala Bapperida Sumut Dikky Anugerah, Kepala Biro Hukum Sumut  Aprilla Haslantini Siregar, Kepala Biro Organisasi  Sumut Zulkifli, Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Sumut Abu Kosim, dan Kepala Badan Penghubung Sumut Taufan**(rel)</p><br></p>FOTO</p><br></p>, Jalan Pangeran Diponegoro Bandung, Jumat (30/10/2026). Pemerintah Provinsi Jabar dalam hal ini diwakilkan oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan. (Foto Dok Wagub Sumut)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/287932/pemprov-sumutjabar-perkuat-kolaborasi-wagub-surya-tekankan-reformasi-birokrasi-dan-transformasi-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Serah Terima RSUD Thomsen Nias, Bobby Nasution Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 22:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Serah Terima RSUD Thomsen Nias, Bobby Nasution Tekankan Peningkatan Layanan Kesehatan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  GunungsitoliGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan agar penyerahan RSUD dr M Thomsen Nias dari]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Gunungsitoli</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menekankan agar penyerahan RSUD dr M Thomsen Nias dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Nias kepada Pemerintah Kota (Pemko) Gunungsitoli menjadi momentum untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat. Pengalihan pengelolaan rumah sakit tersebut diharapkan semakin memperkuat akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat di Kepulauan Nias.</p><br></p>Penegasan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menghadiri penandatanganan Berita Acara Serah Terima (BAST) Pengalihan Personel, Pendanaan, Sarana, dan Prasarana (P3D) RSUD dr. M. Thomsen Nias, di Jalan Dr Cipto Mangunkusumo Nomor 15, Kelurahan Pasar, Kecamatan Gunungsitoli, Kota Gunungsitoli, Kamis (29/10/2026).</p><br></p>Dalam arahannya, Bobby Nasution menegaskan penyerahan rumah sakit tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan amanat Undang-Undang Nomor 47 Tahun 2008 tentang Pembentukan Kota Gunungsitoli di Provinsi Sumut. Menurutnya, pemekaran wilayah bukan sekadar membentuk pemerintahan baru, tetapi juga harus diikuti dengan penyelesaian berbagai hak dan konsekuensi administratif.</p><br></p>"Hari ini kita sedang menjalankan amanat undang-undang untuk pemekaran. Bukan hanya membentuk pemerintahan yang baru, namun hak-hak lainnya harus dilanjutkan. Kalau tidak sekarang, kapan lagi? Kalau bukan kita yang mencontohkan, siapa lagi?" tegas Bobby.</p><br></p>Bobby juga menyoroti berbagai dinamika yang dapat muncul dalam proses pengalihan tersebut, termasuk kekhawatiran terkait perpindahan tenaga medis dan dokter spesialis. Karena itu, ia memastikan Pemprov Sumut akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk menjaga keberlangsungan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kepulauan Nias.</p><br></p>Koordinasi tersebut juga mencakup dukungan terhadap tenaga kesehatan dan insentif yang dibutuhkan untuk menjaga stabilitas pelayanan. Bobby menekankan, proses transisi pengelolaan rumah sakit tidak boleh sampai mengganggu pelayanan kesehatan yang diterima masyarakat.</p><br></p>Dengan diserahkannya pengelolaan RSUD dr M Thomsen Nias kepada Pemko Gunungsitoli, penataan fasilitas kesehatan di daerah tersebut diharapkan semakin baik dan sesuai dengan ketentuan pelayanan kesehatan nasional. Pengalihan ini juga membuka peluang bagi Pemprov Sumut untuk memfasilitasi pembangunan serta peningkatan kelas fasilitas kesehatan di Kepulauan Nias ke depan.</p><br></p>Peningkatan fasilitas tersebut diharapkan semakin memperkuat peran RSUD dr M Thomsen Nias sebagai salah satu rumah sakit rujukan bagi masyarakat Kepulauan Nias. Dengan pengelolaan yang semakin optimal, masyarakat diharapkan memperoleh akses pelayanan kesehatan yang lebih baik dan berkualitas.</p><br></p>Sementara itu, Bupati Nias Ya&#039;atul&ouml; Gul&ouml; menyampaikan rasa bangganya atas perjalanan panjang RSUD dr M Thomsen Nias yang telah menjadi salah satu rumah sakit rujukan utama bagi masyarakat Kepulauan Nias. Ia menyambut baik penyerahan estafet pengelolaan rumah sakit tersebut kepada Pemko Gunungsitoli untuk mendukung penataan administrasi wilayah yang lebih baik.</p><br></p>"Hari ini kami menyerahkan estafet pengelolaan RSUD ini kepada Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan keyakinan penuh bahwa di bawah kepemimpinan Bapak Walikota, rumah sakit ini akan terus berkembang pesat dan semakin optimal melayani masyarakat," ujar Ya&#039;atul&ouml;.</p><br></p>Senada dengan itu, Walikota Gunungsitoli Sowa&#039;a Laoli menyatakan kesiapan jajarannya menerima dan mengelola RSUD dr M Thomsen Nias. Pemko Gunungsitoli berkomitmen mengawal masa transisi, baik dalam pencatatan aset maupun perpindahan personel, sehingga pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.</p><br></p>Sowa&#039;a juga mengharapkan dukungan Gubernur dan Pemprov Sumut dalam meningkatkan kualitas fasilitas dan pelayanan RSUD dr M Thomsen Nias. Dukungan tersebut dinilai penting karena rumah sakit ini tidak hanya melayani masyarakat Kota Gunungsitoli, tetapi juga masyarakat dari berbagai wilayah di Kepulauan Nias.</p><br></p>Masa transisi pengelolaan RSUD dr M Thomsen Nias dijadwalkan berlangsung selama dua bulan. Masa tersebut akan dimanfaatkan untuk memastikan penataan administrasi, pengelolaan dan pemeliharaan aset bernilai ratusan miliar rupiah, serta keberlanjutan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kota Gunungsitoli dan Kepulauan Nias berjalan dengan baik. **(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9181_Serah-Terima-RSUD-Thomsen-Nias--Bobby-Nasution-Tekankan-Peningkatan-Layanan-Kesehatan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/287931/serah-terima-rsud-thomsen-nias-bobby-nasution-tekankan-peningkatan-layanan-kesehatan-masyarakat-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan Warga, Pemko Medan Dapat Dukungan Penuh PBB</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 22:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Percepat Pembangunan dan Kesejahteraan Warga, Pemko Medan Dapat Dukungan Penuh PBB]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKomitmen Pemko Medan dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga terus mendapatkan dukungan dari be]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dalam mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan warga terus mendapatkan dukungan dari berbagai elemen masyarakat, organisasi, hingga partai politik di Kota Medan. Salah satu dukungan datang dari Partai Bulan Bintang (PBB) Kota Medan yang mengaku siap mengawal penuh jalannya roda pembangunan hingga ke tingkat kecamatan.</p><br></p>Dukungan tersebut terungkap saat Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi jajaran DPC PBB Kota Medan yang dipimpin Marhot Harahap di Balai Kota Medan, Kamis (29/10).</p><br></p>Dalam pertemuan yang berlangsung hangat ini, Marhot menyampaikan salam hangat dari Ketua Umum PBB, Yuri Kemal Fadlullah, sekaligus menegaskan kesiapan penuh partainya untuk berkontribusi nyata bagi kemajuan Kota Medan.</p><br></p>Tak sekadar bersilaturahmi, PBB Kota Medan juga menyampaikan undangan pelantikan pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC) di 17 kecamatan pada 22 November 2026 mendatang. Acara akbar yang rencananya dihadiri langsung oleh Ketum PBB tersebut diharapkan dapat dihadiri oleh Wali Kota Medan Rico Waas.</p><br></p>"Pengurus PAC di tiap kecamatan ini nantinya menjadi mesin penggerak sekaligus jembatan yang mempercepat penyampaian aspirasi warga langsung ke pemerintah," ujar Marhot.</p><br></p>Menanggapi hal itu, Wali Kota Medan Rico Waas memberikan apresiasi tinggi atas peran aktif PBB di Kota Medan. Menurutnya, partai politik bukan sekadar wadah demokrasi, melainkan mitra strategis pemerintah dalam menyerap dan menuntaskan aspirasi masyarakat.</p><br></p>&quot;Kami sangat mengapresiasi keberanian PBB Kota Medan memperluas jangkauan organisasinya hingga ke tingkat kecamatan. Kami berharap struktur hingga tingkat bawah ini bisa langsung menerjemahkan program <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> menjadi aksi dan manfaat nyata bagi warga,&quot; tegas Rico Waas.</p><br></p>Audiensi ini juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan HM Sofyan serta Kepala Badan Kesbangpol Andy Mario Siregar. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9478_Percepat-Pembangunan-dan-Kesejahteraan-Warga--Pemko-Medan-Dapat-Dukungan-Penuh-PBB.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287925/percepat-pembangunan-dan-kesejahteraan-warga-pemko-medan-dapat-dukungan-penuh-pbb/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Safari Jumat di Masjid Al Mukhlisin Medan Amplas, Rico Waas Buka Dialog dan Respons Langsung Keluhan Warga</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 22:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Safari Jumat di Masjid Al Mukhlisin Medan Amplas, Rico Waas Buka Dialog dan Respons Langsung Keluhan Warga]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSafari Jumat yang dilaksanakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Masjid AlMukhlisin, Jalan Lukah, Kelurahan Amp]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Safari Jumat yang dilaksanakan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Masjid Al-Mukhlisin, Jalan Lukah, Kelurahan Amplas, Kecamatan Medan Amplas, Jumat (30/10/2026), diisi dengan dialog langsung bersama masyarakat untuk menyerap berbagai aspirasi, masukan, dan keluhan warga.</p><br></p>Melalui dialog tersebut, Rico Waas ingin memastikan kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> tidak hanya sebatas menjalankan agenda rutin, tetapi juga menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang mereka hadapi secara langsung kepada pemerintah.</p><br></p>Bahkan, dalam pertemuan itu, Rico Waas yang didampingi Kakankemenag Kota Medan Impun Siregar, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi dan segenap Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> tidak hanya menampung keluhan yang disampaikan warga. Ia juga langsung merespons dan meminta organisasi perangkat daerah terkait menindaklanjuti persoalan yang disampaikan masyarakat.</p><br></p>Menurut Rico Waas, Safari Jumat tidak boleh hanya menjadi agenda rutin pemerintah yang sebatas datang ke masjid, menyerahkan bantuan, kemudian meninggalkan lokasi. Lebih dari itu, kehadiran pemerintah harus benar-benar memberikan manfaat dengan melihat langsung kebutuhan masyarakat sekaligus mendengarkan persoalan yang mereka hadapi.</p><br></p>"Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> ini harusnya difungsikan untuk melihat apa saja kebutuhan masyarakat," ujar Rico Waas.</p><br></p>Ia menjelaskan, Safari Jumat merupakan salah satu ruang untuk mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat. Melalui kegiatan tersebut, pemerintah dapat membangun komunikasi secara langsung sehingga berbagai persoalan di tengah masyarakat bisa diketahui tanpa harus menunggu laporan berjenjang.</p><br></p>Karena itu, Rico secara khusus membuka kesempatan kepada jemaah Masjid Al-Mukhlisin untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan mereka. Ia bahkan memastikan sejumlah OPD terkait turut hadir agar persoalan yang disampaikan warga dapat langsung didengar oleh pihak yang memiliki kewenangan.</p><br></p>"Menurut saya, ada baiknya berinteraksi dengan masyarakat Kecamatan Medan Amplas. Kira-kira mungkin ada aspirasi yang ingin disampaikan. Selain besok bersama warga juga, apa saja yang ingin Bapak Ibu sampaikan, silakan," ajak Rico Waas.</p><br></p>Salah satu keluhan disampaikan warga bernama Windi Hermawan. Dirinya mengeluhkan kondisi LPJU yang mati disekitaran jalan Lukah baik itu Lukah 1 maupun Lukah 2. Di satu jalan terdapat lebih dari lima titik lampu yang mati.</p><br></p>"Lampu jalan kita banyak yang mati pak Wali. Apalagi ada di persimpangan jalan masuk ke jalan Lukah lampunya mati yang dikhawatirkan membahayakan pengendara ", katanya.</p><br></p>Menanggapi persoalan tersebut Rico Waas langsung meminta Kadis Perhubungan untuk segera melihat dan memperbaiki LPJU tersebut. "Saya minta Kadishub cek lampu tersebut. Malam ini harus hidup", ucap Rico Waas.</p><br></p>Rico Waas menegaskan, pemerintah harus hadir di tengah masyarakat, bukan hanya untuk menjalankan program, tetapi juga memastikan kebutuhan warga mendapatkan perhatian dan penyelesaian.</p><br></p>Selain berdialog, dalam Safari Jumat tersebut <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> juga menyalurkan bantuan pembangunan Masjid Al-Mukhlisin sebesar Rp50 juta melalui Dinas Perkimcikataru. Bantuan tersebut diserahkan Rico Waas secara simbolis kepada Ketua BKM Masjid Al Mukhlisin Sopiyan Pohan.</p><br></p>Rico Waas berharap bantuan tersebut dapat mendukung percepatan pembangunan masjid yang telah dimulai sejak 2022 itu. Sebab, masjid bukan hanya menjadi tempat umat Islam melaksanakan ibadah, tetapi juga menjadi ruang berkumpul, mempererat persaudaraan, serta tempat masyarakat menimba ilmu agama.</p><br></p>Ia mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama mendoakan agar pembangunan Masjid Al-Mukhlisin dapat segera diselesaikan sehingga semakin nyaman dimanfaatkan masyarakat.</p><br></p>Melalui Safari Jumat tersebut, Rico berharap hubungan antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dan masyarakat semakin dekat. Baginya, komunikasi langsung menjadi bagian penting agar pemerintah mengetahui persoalan yang benar-benar terjadi di lapangan dan dapat mengambil langkah penyelesaian sesuai kebutuhan warga.</p><br></p>Sebelumnya Ketua BKM Masjid Al Mukhlisin Sopiyan Pohan menyampaikan rasa bangganya mewakili jamaah masjid atas kehadiran Wali Kota Medan Rico Waas. Selain itu Sopiyan Pohan juga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> untuk kemakmuran Masjid Al Mukhlisin.</p><br></p>"Saya merasa bangga atas kehadiran bapak Wali Kota. Terima kasih atas bantuan yang diberikan untuk kemakmuran Masjid. Saat ini masjid Al Mukhlisin masih dalam tahap renovasi dan kami juga akan membangun kamar mandi dan tempat wudhu", jelasnya.</p><br></p>Adapun bantuan yang diberikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> untuk Masjid Al Mukhlisin yakni bantuan dari Dinas Perkimcikataru, Berupa bantuan dana sebesar Rp50 juta untuk pembangunan dan renovasi Masjid Al Mukhlisin. Dari Dinas Koperasi UKM, Berupa 1 set mesin servis AC dan dari Dinas Ketahanan Pangan Berupa 70 polybag bibit cabai.   Selanjutnya bantuan dari Dinas Pemuda dan Olahraga berupa 1 set alat tenis meja dan bantuan dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kota Medan berupa 1 unit rak buku, 1 set buku-buku, serta barcode e-book. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2782_Safari-Jumat-di-Masjid-Al-Mukhlisin-Medan-Amplas--Rico-Waas-Buka-Dialog-dan-Respons-Langsung-Keluhan-Warga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287924/safari-jumat-di-masjid-al-mukhlisin-medan-amplas-rico-waas-buka-dialog-dan-respons-langsung-keluhan-warga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesan Rico Waas Saat Lantik Erisda Hutasoit jadi Sekretaris DPRD: Jaga Hubungan Eksekutif dan Legislatif</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 22:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesan Rico Waas Saat Lantik Erisda Hutasoit jadi Sekretaris DPRD: Jaga Hubungan Eksekutif dan Legislatif]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Medan Erisda Hutasoit agar mampu menja]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengingatkan Sekretaris DPRD (Sekwan) Kota Medan Erisda Hutasoit agar mampu menjaga komunikasi dan menjembatani hubungan antara eksekutif dan legislatif.</p><br></p>"Kesalahan dalam menerjemahkan komunikasi kedua lembaga dapat merusak hubungan kelembagaan hingga menghambat program pembangunan yang berdampak langsung kepada masyarakat," ucap Rico Waas dalam arahannya usai mengambil sumpah dan melantik Erisda Hutasoit sebagai Sekretaris DPRD Medan di Ruang Rapat III Kantor Wali Kota Medan, Jumat (30/10/2026).</p><br></p>Menurut Rico, posisi Sekwan memiliki tanggung jawab khusus karena berada di antara dua lembaga dengan struktur organisasi berbeda. Karena itu, Sekwan tidak cukup hanya menjalankan tugas administratif, tetapi juga harus mampu menjadi penghubung yang baik antara pemerintah kota dan DPRD.</p><br></p>&quot;Apabila sekali saja salah menerjemahkan antara Pemerintah Kota Medan kepada legislatif dan sebaliknya, tidak saja mencederai hubungan eksekutif dan legislatif, tetapi juga dapat membuat program-program kepada masyarakat tertunda, bahkan gagal,&quot; tegasnya.</p><br></p>Rico Waas berharap Erisda dapat membangun hubungan kerja yang solid antara eksekutif dan legislatif. Ia menegaskan, meskipun Sekwan berkantor di lingkungan DPRD, loyalitas utama tetap kepada bangsa, negara, dan masyarakat.</p><br></p>Dalam pelantikan yang juga dihadiri antara lain oleh Pj. Sekretaris Daerah Kota Medan Erfin Fachrurrazi serta sejumlah pimpinan perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Medan itu,</p>Rico pun mengingatkan Erisda agar menjalankan amanah dengan penuh integritas, menjauhi penyalahgunaan wewenang, serta tidak menjadikan jabatan sebagai sarana memperkaya diri. "Utamakan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara," tegasnya.</p><br></p>Di sisi lain, Rico menekankan pentingnya pelayanan kepada anggota DPRD sebagai wakil rakyat yang membawa berbagai aspirasi masyarakat. Aspirasi tersebut perlu didengar dan dijembatani agar dapat diterjemahkan menjadi kebijakan dan program <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p>&quot;Dengarlah aspirasi-aspirasi mereka, berikanlah yang terbaik bagi rekan-rekan anggota dewan," pesannya. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4454_Pesan-Rico-Waas-Saat-Lantik-Erisda-Hutasoit-jadi-Sekretaris-DPRD--Jaga-Hubungan-Eksekutif-dan-Legislatif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287923/pesan-rico-waas-saat-lantik-erisda-hutasoit-jadi-sekretaris-dprd-jaga-hubungan-eksekutif-dan-legislatif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Airin Rico Waas Ajak YP ADHA Bersinergi, Perkuat Edukasi dan Pencegahan HIV/AIDS di Medan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 21:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Airin Rico Waas Ajak YP ADHA Bersinergi, Perkuat Edukasi dan Pencegahan HIV/AIDS di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanMemutus mata rantai penularan HIV/AIDS tidak cukup hanya melalui pengobatan. Edukasi yang benar, deteksi dini, dan penghap]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Memutus mata rantai penularan HIV/AIDS tidak cukup hanya melalui pengobatan. Edukasi yang benar, deteksi dini, dan penghapusan stigma di tengah masyarakat juga menjadi bagian penting dari upaya perlindungan, terutama bagi anak-anak dan keluarga terdampak. Atas dasar itu, Ketua TP PKK Kota Medan, Ny Airin Rico Waas, mengajak Yayasan Peduli Anak dengan HIV dan AIDS (YP ADHA) memperluas sinergitas dalam penanganan HIV/AIDS di Kota Medan</p><br></p>Demikian hal ini disampaikan Airin saat menerima audiensi YP ADHA di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jumat (30/10/26). Pertemuan itu juga menjadi kesempatan bagi yayasan untuk memperkenalkan kegiatan pendampingan sekaligus mendiskusikan berbagai persoalan yang dihadapi anak dengan HIV/AIDS (ADHA) di Kota Medan.</p><br></p>Airin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Medan melalui Dinas Kesehatan telah menyediakan layanan pengobatan gratis bagi masyarakat. Namun, upaya penanganan HIV/AIDS juga harus dibarengi dengan edukasi yang tepat agar masyarakat memahami cara penularannya dan tidak memberikan stigma atau perlakuan diskriminatif kepada orang yang hidup dengan HIV/AIDS.</p><br></p>Menurutnya, sosialisasi dan pemeriksaan dini perlu terus digencarkan, terutama bagi kelompok yang membutuhkan perhatian khusus, seperti ibu hamil, perempuan, dan calon pengantin.</p><br></p>&quot;Semua ibu hamil perlu menjalani pemeriksaan atau skrining HIV/AIDS. Begitu juga calon pengantin. Edukasi ini penting agar penularan bisa dicegah sejak dini,&quot; ujarnya didampingi Plt Kadis DP3APMP2KB) Vianti Dewi Nasution dan Kabid P2P Dinas Kesehatan dr. Sereivia Faradillah.</p><br></p>Airin menambahkan, masih banyak masyarakat yang memiliki pemahaman keliru mengenai HIV/AIDS sehingga menimbulkan ketakutan dan stigma. Padahal, pemahaman yang benar mengenai cara penularan menjadi salah satu kunci dalam upaya pencegahan.</p><br></p>Ia mengapresiasi kehadiran YP ADHA yang selama ini memberikan pendampingan kepada anak-anak dengan HIV/AIDS beserta keluarganya. Ke depan, kolaborasi dapat dilakukan melalui edukasi di media sosial maupun sosialisasi langsung ke masyarakat.</p>&quot;Harus ada edukasi yang benar sehingga masyarakat lebih memahami HIV/AIDS dan tidak takut secara berlebihan. Kita berharap melalui kerja sama ini, upaya pencegahan dan penekanan angka HIV/AIDS di Kota Medan dapat berjalan lebih baik,&quot; katanya.</p><br></p>Airin juga mendorong agar sosialisasi melibatkan kader Posyandu dan kelompok kerja (Pokja) PKK. Dengan demikian, edukasi dapat menjangkau masyarakat hingga tingkat lingkungan, sekaligus meningkatkan pemahaman mengenai pencegahan penularan HIV/AIDS.</p><br></p>Sementara itu, Ketua YP ADHA, Saurma Siahaan, menjelaskan bahwa yayasan tersebut merupakan lembaga kesejahteraan sosial nirlaba yang berfokus pada pendampingan, pemenuhan hak, dan pemberian dukungan sosial bagi anak-anak dengan HIV/AIDS serta keluarga yang terdampak.</p>Saat ini, YP ADHA mendampingi 58 anak dengan HIV/AIDS di Sumatera Utara. Sebagian di antaranya telah beranjak remaja, bahkan ada yang sudah berusia di atas 18 tahun dan sudah menikah.</p><br></p>Saurma mengatakan, persoalan yang dihadapi anak-anak dengan HIV/AIDS membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Karena itu, pihaknya ingin membangun kolaborasi dengan pemerintah daerah, komunitas, dan masyarakat agar pendampingan serta edukasi dapat berjalan lebih luas.</p><br></p>&quot;Kami berpikir harus berkolaborasi dan mengajak semua pihak. Kami merupakan pelaksana yang mendampingi anak-anak dengan HIV/AIDS. Harapannya, melalui kerja sama ini, semakin banyak pihak yang ikut memberikan perhatian dan dukungan,&quot; ungkapnya.</p><br></p>Ia juga berharap <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dapat mendukung kegiatan YP ADHA, termasuk rencana pelaksanaan peringatan Hari AIDS Sedunia pada November mendatang sebagai momentum meningkatkan kepedulian dan kesadaran masyarakat terhadap HIV/AIDS. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_74_Airin-Rico-Waas-Ajak-YP-ADHA-Bersinergi--Perkuat-Edukasi-dan-Pencegahan-HIV-AIDS-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287922/airin-rico-waas-ajak-yp-adha-bersinergi-perkuat-edukasi-dan-pencegahan-hivaids-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Airin Rico Waas Ajak Anak-anak Kenali Cara Selamatkan Diri dari Bencana, Posyandu Perkuat Edukasi Sejak Dini</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 21:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Airin Rico Waas Ajak Anak-anak Kenali Cara Selamatkan Diri dari Bencana, Posyandu Perkuat Edukasi Sejak Dini]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanAnakanak perlu tahu apa yang harus dilakukan ketika bumi berguncang atau air mulai memasuki rumah dan lingkungan mereka. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Anak-anak perlu tahu apa yang harus dilakukan ketika bumi berguncang atau air mulai memasuki rumah dan lingkungan mereka. Tidak cukup hanya berteriak ketakutan atau berlari tanpa arah, mereka harus memahami cara melindungi diri agar tetap selamat saat bencana datang. Pengetahuan inilah yang ingin ditanamkan Ketua Tim Pembina Posyandu Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, sejak usia dini.</p><br></p>Airin menegaskan, edukasi kesiapsiagaan bencana harus menjadi perhatian bersama, termasuk melalui lingkungan sekolah dan Posyandu. Sebab, Posyandu kini tidak hanya berperan memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pemenuhan enam bidang pelayanan dasar, salah satunya perlindungan masyarakat.</p><br></p>Penegasan itu disampaikan Airin saat menghadiri Sosialisasi Penanggulangan Bencana di Sekolah yang digelar di Yayasan Pendidikan Harapan Mandiri, Jalan Brigjend Hamid, Jumat (30/10/26). Hadir dalam pertemuan tersebut, Kalaksa BPBD Kota Medan Yunita Sari, Pj Ketua Dharma Wanita Persatuan Fahriatunnisa Erfin Fachrurrazi, Ketua Yayasan Pendidikan Harapan Mandiri Medan Febriyanto Wijaya, Camat Medan Johor Bachtiar Rivai Nasution, pengurus Tim Pembina Posyandu, serta para guru dan pelajar.</p><br></p><br></p>Menurut Airin, anak-anak perlu dibekali pengetahuan mengenai langkah-langkah menyelamatkan diri ketika menghadapi situasi darurat, baik akibat gempa bumi maupun banjir.</p><br></p>Ditambahkan Airin, Posyandu saat ini tidak lagi terbatas pada pelayanan kesehatan ibu dan anak. Perannya telah diperluas untuk mendukung enam bidang pelayanan dasar, meliputi pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, ketenteraman dan ketertiban umum serta perlindungan masyarakat, dan sosial.</p><br></p>"Penanggulangan bencana menjadi salah satu program penting dalam upaya perlindungan masyarakat. Ini merupakan pengetahuan yang perlu kita pelajari sejak dini, karena sangat berguna bagi kita semua dalam menghadapi berbagai kemungkinan bencana," ujar Airin.</p><br></p>Airin mengatakan, penguatan kesiapsiagaan bencana harus dilakukan secara bersama-sama dengan melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan Posyandu. Dengan demikian, pemahaman tentang mitigasi bencana tidak hanya menjadi pengetahuan orang dewasa, tetapi juga tertanam dalam diri anak-anak.</p><br></p><br></p>Airin mengingatkan, upaya mengurangi risiko banjir sebenarnya dapat dimulai dari kebiasaan sederhana, seperti menjaga kebersihan lingkungan dan tidak membuang sampah sembarangan.</p><br></p>Selain banjir, ia juga mengingatkan potensi gempa bumi mengingat Indonesia berada di kawasan Ring of Fire. Karena itu, anak-anak perlu mengetahui tindakan yang tepat agar tidak panik ketika bencana terjadi.</p><br></p>"Bencana tidak bisa kita hindari, tetapi kita harus belajar bagaimana mengantisipasi dan menghadapinya jika bencana itu terjadi. Jangan sampai ketika terjadi gempa kita panik dan tidak tahu harus melakukan apa," tegasnya.</p><br></p>Dalam kesempatan itu, Airin juga mengajarkan langkah-langkah penyelamatan diri ketika gempa bumi terjadi. Anak-anak diminta tetap tenang, segera berlindung di bawah meja yang kokoh, melindungi kepala dan leher, serta berpegangan hingga guncangan berhenti.</p><br></p>Setelah kondisi memungkinkan, mereka harus mengikuti arahan guru untuk keluar dari bangunan dan menuju titik kumpul yang telah ditentukan.</p><br></p>Sementara dalam menghadapi banjir, para pelajar diingatkan agar menjauhi genangan air yang berbahaya, tidak bermain di sekitar lokasi banjir, serta segera meminta bantuan guru atau orang dewasa apabila melihat tanda-tanda bahaya.</p><br></p>Airin juga menekankan pentingnya mengenali jalur evakuasi dan lokasi titik kumpul di lingkungan sekolah. Pengetahuan tersebut akan membantu anak-anak mengambil tindakan lebih cepat dan tepat ketika keadaan darurat terjadi.</p><br></p>"Edukasi kesiapsiagaan bencana perlu kita tanamkan sejak usia dini, termasuk melalui lingkungan pendidikan. Anak-anak yang memahami cara menyelamatkan diri juga dapat membantu mengingatkan teman-temannya, dengan tetap mengutamakan keselamatan diri dan mengikuti arahan guru," pesannya.</p><br></p>Airin berharap sosialisasi tersebut tidak berhenti pada penyampaian teori, tetapi dapat membentuk kebiasaan tanggap bencana dalam kehidupan sehari-hari. Ia juga berharap peran Posyandu dalam enam bidang pelayanan dasar dapat semakin dirasakan masyarakat, termasuk dalam membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan dan keselamatan sejak dini.</p><br></p>Sementara itu Kalaksa BPBD Kota Medan Yunita Sari menjelaskan Sosialisasi Satuan Pendidikan Aman Bencana (SPAB) ini bertujuan untuk mengedukasi anak-anak sejak dini mengenai langkah-langkah mitigasi saat menghadapi bencana, seperti gempa bumi. Mulai dari cara melindungi kepala, merunduk di bawah meja, hingga prosedur evakuasi diri yang benar tanpa panik.</p><br></p>"Harapannya, pengetahuan mitigasi ini bisa menjadi kebiasaan (habit) yang tertanam sejak dini dan ditularkan kepada keluarga serta lingkungan sekitar. Program ini menyasar 10 sekolah pada tahun 2026, yang kemudian akan dilanjutkan ke tingkat Kelurahan Tangguh Bencana", jelas Yunita Sari. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7234_Airin-Rico-Waas-Ajak-Anak-anak-Kenali-Cara-Selamatkan-Diri-dari-Bencana--Posyandu-Perkuat-Edukasi-Sejak-Dini.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287921/airin-rico-waas-ajak-anakanak-kenali-cara-selamatkan-diri-dari-bencana-posyandu-perkuat-edukasi-sejak-dini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Zakiyuddin Tinjau Aset Pemko Medan di Gatot Subroto, Lahan Hampir 8.000 Meter Persegi Disiapkan untuk Fasilitas Pemerintah</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 21:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Zakiyuddin Tinjau Aset Pemko Medan di Gatot Subroto, Lahan Hampir 8.000 Meter Persegi Disiapkan untuk Fasilitas Pemerintah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau aset milik Pemko Medan di Jalan Gatot Subroto Nomor 24, Kecamatan Med]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap meninjau aset milik <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> di Jalan Gatot Subroto Nomor 24, Kecamatan Medan Petisah, Kamis (29/10/26). Lahan seluas hampir 8.000 meter persegi yang telah lama kosong tersebut direncanakan akan dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan fasilitas pemerintahan.</p><br></p>Peninjauan itu dilakukan untuk melihat langsung kondisi aset sekaligus membahas rencana pemanfaatannya ke depan. Dalam kesempatan tersebut, Zakiyuddin menyampaikan bahwa Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas juga merencanakan pemanfaatan kawasan itu untuk mendukung penanganan bencana di Kota Medan melalui pembentukan satuan tugas (satgas) yang melibatkan sejumlah perangkat daerah.</p><br></p>&quot;Ini tadi kita berkunjung ke sini. Ada rencana Pak Wali untuk membuat satgas, yakni Satpol PP, BPBD, dan Damkar, untuk penanggulangan bencana-bencana alam yang terjadi di Kota Medan,&quot; ujar Zakiyuddin.</p><br></p>Menurutnya, pembentukan satgas tersebut diharapkan dapat mempercepat tindak lanjut penanganan bencana sehingga berbagai kejadian yang mengancam keselamatan masyarakat dapat segera diatasi.</p><br></p>&quot;Harapan kita nanti, penanggulangan bencana yang terjadi di Kota Medan bisa segera ditindaklanjuti atau segera diatasi,&quot; katanya.</p><br></p>Zakiyuddin juga mengungkapkan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, status kepemilikan lahan tersebut telah diputuskan melalui pengadilan pada 2025 dan dinyatakan sah sebagai milik <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>. Dengan kepastian hukum itu, pemerintah kota diharapkan dapat segera menindaklanjuti rencana pemanfaatan aset yang berada di kawasan strategis pusat kota tersebut.</p><br></p>&quot;Insyaallah, dalam waktu dekat tanah yang berada di tengah kota ini akan kita gunakan dan manfaatkan,&quot; ungkapnya.</p><br></p>Dalam peninjauan tersebut, Zakiyuddin didampingi Asisten Umum Setda Kota Medan Laksamana Putra Siregar, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Medan Suluh Aulia Harahap, serta Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan Muhammad Yunus.</p><br></p>Sementara itu, Suluh Aulia Harahap menjelaskan bahwa lahan tersebut merupakan aset resmi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> yang tercatat dengan Sertifikat Hak Pengelolaan (HPL) Nomor 2 Sekip.</p><br></p>&quot;Luasnya sekitar 7.900, hampir 8.000 meter persegi,&quot; jelas Suluh.</p><br></p>Ia menerangkan, lahan tersebut telah lama dalam kondisi kosong. Sebelumnya, status kepemilikannya menjadi objek perkara yang bergulir sejak 2023. Namun, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> berhasil memenangkan perkara tersebut pada 2025 dan putusannya telah berkekuatan hukum tetap atau inkrah.</p><br></p>&quot;Ini sebelumnya berperkara pada 2023, tetapi sudah kita menangkan pada 2025. Putusannya sudah inkrah,&quot; ujarnya.</p><br></p>Suluh menambahkan, terdapat bagian lahan yang sebelumnya menjadi objek sengketa, termasuk bangunan tidak permanenn di bagian depan. Setelah persoalan hukum diselesaikan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> akan menata kembali kawasan tersebut, termasuk memindahkan pihak atau objek yang masih berada di area lahan sesuai ketentuan yang berlaku.</p><br></p>Langkah itu dilakukan agar aset pemerintah tersebut dapat dimanfaatkan sebagaimana mestinya dan mendukung pembangunan fasilitas yang dibutuhkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3786_Zakiyuddin-Tinjau-Aset-Pemko-Medan-di-Gatot-Subroto--Lahan-Hampir-8-000-Meter-Persegi-Disiapkan-untuk-Fasilitas-Pemerintah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287920/zakiyuddin-tinjau-aset-pemko-medan-di-gatot-subroto-lahan-hampir-8000-meter-persegi-disiapkan-untuk-fasilitas-pemerintah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Program Jumling Polresta Deli Serdang Sambangi Masjid Taqwa Lubuk Pakam, Kapolresta Ajak Warga Jaga Kamtibmas</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 19:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Program Jumling Polresta Deli Serdang Sambangi Masjid Taqwa Lubuk Pakam, Kapolresta Ajak Warga Jaga Kamtibmas]]></title>
            <description><![CDATA[Program Jumling Polresta Deli Serdang Sambangi Masjid Taqwa Lubuk Pakam, Kapolresta Ajak Warga Jaga Kamtibmas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>DELI SERDANG -Polresta Deli Serdang kembali menggelar program Jumat Keliling (Jumling) sebagai wadah silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Masjid Taqwa, Lubuk Pakam, Jumat (31/10/2026) usai pelaksanaan Shalat Jumat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, S.H., S.I.K. M.Si dan para Pejabat Utama (PJU), serta personel Polresta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua BKM Masjid Taqwa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan jamaah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam himbauannya di hadapan jamaah, Kapolresta menyampaikan beberapa poin penting tentang waspada kejahatan dan bahaya Narkoba dilingkungan sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian Kapolresta Deli Serdang juga menjelaskan bahwa Polri saat ini melaksanakan Operasi Patuh Toba 2026 yang sedang berlangsung, Kapolresta Deli Serdang juga mengimbau warga untuk selalu tertib berlalu lintas, menggunakan helm SNI, dan melengkapi surat-surat kendaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya mengajak semua elemen masyarakat untuk bekerjasama dengan Polri, karena Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari bersama-sama kita jaga Deli Serdang agar tetap aman, damai dan kondusif," ujar Kombes Pol Muhammad.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk kepedulian, di akhir kegiatan Polresta Deli Serdang menyerahkan Al Quran kepada pengurus Mesjid.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan Jumat Keliling ini rutin dilaksanakan setiap minggunya dengan berpindah-pindah masjid di wilayah hukum Polresta Deli Serdang sebagai wujud nyata bersama masyarakat dan dekat dengan masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7829_Program-Jumling-Polresta-Deli-Serdang-Sambangi-Masjid-Taqwa-Lubuk-Pakam--Kapolresta-Ajak-Warga-Jaga-Kamtibmas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287911/program-jumling-polresta-deli-serdang-sambangi-masjid-taqwa-lubuk-pakam-kapolresta-ajak-warga-jaga-kamtibmas-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Program Jumling Polresta Deli Serdang Sambangi Masjid Taqwa Lubuk Pakam, Kapolresta Ajak Warga Jaga Kamtibmas</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 19:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Program Jumling Polresta Deli Serdang Sambangi Masjid Taqwa Lubuk Pakam, Kapolresta Ajak Warga Jaga Kamtibmas]]></title>
            <description><![CDATA[Program Jumling Polresta Deli Serdang Sambangi Masjid Taqwa Lubuk Pakam, Kapolresta Ajak Warga Jaga Kamtibmas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>DELI SERDANG -Polresta Deli Serdang kembali menggelar program Jumat Keliling (Jumling) sebagai wadah silaturahmi antara Polri dan masyarakat. Kali ini, kegiatan dilaksanakan di Masjid Taqwa, Lubuk Pakam, Jumat (31/10/2026) usai pelaksanaan Shalat Jumat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, S.H., S.I.K. M.Si dan para Pejabat Utama (PJU), serta personel Polresta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran rombongan disambut hangat oleh Ketua BKM Masjid Taqwa, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan ratusan jamaah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam himbauannya di hadapan jamaah, Kapolresta menyampaikan beberapa poin penting tentang waspada kejahatan dan bahaya Narkoba dilingkungan sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian Kapolresta Deli Serdang juga menjelaskan bahwa Polri saat ini melaksanakan Operasi Patuh Toba 2026 yang sedang berlangsung, Kapolresta Deli Serdang juga mengimbau warga untuk selalu tertib berlalu lintas, menggunakan helm SNI, dan melengkapi surat-surat kendaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya mengajak semua elemen masyarakat untuk bekerjasama dengan Polri, karena Polri tidak bisa bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Mari bersama-sama kita jaga Deli Serdang agar tetap aman, damai dan kondusif," ujar Kombes Pol Muhammad.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk kepedulian, di akhir kegiatan Polresta Deli Serdang menyerahkan Al Quran kepada pengurus Mesjid.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan Jumat Keliling ini rutin dilaksanakan setiap minggunya dengan berpindah-pindah masjid di wilayah hukum Polresta Deli Serdang sebagai wujud nyata bersama masyarakat dan dekat dengan masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4507_Program-Jumling-Polresta-Deli-Serdang-Sambangi-Masjid-Taqwa-Lubuk-Pakam--Kapolresta-Ajak-Warga-Jaga-Kamtibmas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287910/program-jumling-polresta-deli-serdang-sambangi-masjid-taqwa-lubuk-pakam-kapolresta-ajak-warga-jaga-kamtibmas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Perangi Narkoba Saat Salat Jumat di Medan Denai</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 19:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Perangi Narkoba Saat Salat Jumat di Medan Denai]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumut Ajak Masyarakat Perkuat Persatuan dan Perangi Narkoba Saat Salat Jumat di Medan Denai]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak masyarakat untuk memperkuat persatuan, menjaga kerukunan dalam keberagaman, serta bersama-sama memerangi peredaran narkoba demi menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ajakan tersebut disampaikan Kapolda Sumut saat melaksanakan Salat Jumat bersama masyarakat di Masjid Raya Miftahul Iman, Jalan Panglima Denai Nomor 86, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan, Jum&#039;at (30/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat tersebut diikuti sekitar 300 jamaah. Kapolda Sumut hadir didampingi Wakapolda Sumut, Dansat Brimob, Dirintelkam, Dirbinmas, Karo SDM, Kabidkum, serta Kapolrestabes Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Kapolda Sumut menyampaikan bahwa kegiatan Jumat Keliling dan Subuh Keliling merupakan bagian dari program Kapolri untuk mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat sekaligus membangun komunikasi secara langsung dengan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, persatuan dan kerukunan di Sumatera Utara yang memiliki keberagaman suku, agama, ras, dan budaya harus terus dijaga sebagai kekuatan bersama dalam membangun daerah yang aman dan harmonis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Persatuan harus terus kita jaga. Sumatera Utara memiliki keberagaman suku dan ras, sehingga kita harus saling menghormati, menjaga kerukunan, dan memperkuat kebersamaan," pesan Kapolda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kapolda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memberantas penyalahgunaan dan peredaran narkoba, khususnya di Kota Medan dan wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, upaya pemberantasan narkoba tidak dapat hanya mengandalkan aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan dukungan dan kepedulian seluruh lapisan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda juga mengingatkan pentingnya sinergi antara polisi dan masyarakat dalam mengantisipasi berbagai gangguan kamtibmas, seperti aksi begal dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor), serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Polisi bersama masyarakat harus saling menjaga situasi kamtibmas. Mari kita bersama-sama mengantisipasi kejahatan jalanan, seperti begal dan curanmor, serta meningkatkan kesadaran dalam tertib berlalu lintas," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, Polri berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Karena itu, dukungan, komunikasi, dan kerja sama masyarakat menjadi bagian penting dalam mewujudkan keamanan dan keselamatan bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, khotbah Jumat yang disampaikan Ustaz Ridwan Harahap mengangkat tema Empat Pilar Kokohnya Suatu Bangsa. Dalam khotbahnya, ia mengingatkan pentingnya Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai landasan dalam menjaga keutuhan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menekankan pentingnya peran ulama dalam memberikan nasihat kepada pemimpin serta membimbing masyarakat agar kehidupan berbangsa dan bernegara berjalan dengan baik, aman, dan sejahtera.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7707_Kapolda-Sumut-Ajak-Masyarakat-Perkuat-Persatuan-dan-Perangi-Narkoba-Saat-Salat-Jumat-di-Medan-Denai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287909/kapolda-sumut-ajak-masyarakat-perkuat-persatuan-dan-perangi-narkoba-saat-salat-jumat-di-medan-denai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Gandeng Komunitas Ojol, Ajak Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 19:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Gandeng Komunitas Ojol, Ajak Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Gandeng Komunitas Ojol, Ajak Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Polda Sumatera Utara terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas dalam pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026. Kali ini, kegiatan pendidikan masyarakat (Dikmas) dan pembinaan serta penyuluhan (Binluh) menyasar komunitas pengemudi ojek online (ojol) Medan Street Fighters TOP/Team <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojol/" target="_blank">Ojol</a> Penyelamat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Jum&#039;at (30/10/2026) sekitar pukul 09.00 WIB, bertempat di MIA Cafe, Jalan A.R. Hakim, Medan, yang menjadi base camp komunitas Medan Street Fighters TOP/Team <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojol/" target="_blank">Ojol</a> Penyelamat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, personel Subsatgas Binluh dan Subsatgas Dikmas memberikan edukasi mengenai pentingnya mematuhi aturan lalu lintas, mengutamakan keselamatan saat berkendara, serta meningkatkan kesadaran untuk menjadi pelopor tertib berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain penyampaian materi edukasi, personel juga membagikan brosur Operasi Patuh Toba 2026 yang berisi imbauan keselamatan berlalu lintas. Kegiatan turut diisi dengan silaturahmi dan dialog bersama komunitas ojol guna memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas (Kamseltibcarlantas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan bahwa pelibatan komunitas ojol dalam kegiatan Operasi Patuh Toba 2026 merupakan bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pengemudi ojol memiliki peran strategis karena setiap hari beraktivitas di jalan raya dan berinteraksi langsung dengan berbagai lapisan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui edukasi ini, kami berharap para pengemudi ojek online semakin memahami pentingnya tertib berlalu lintas, tidak hanya untuk melindungi keselamatan diri sendiri, tetapi juga pengguna jalan lainnya," ujar Kombes Ferry di Mapolda Sumut, Jumat (30/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, keberhasilan menciptakan lalu lintas yang aman dan tertib tidak hanya bergantung pada kepolisian, tetapi juga membutuhkan dukungan serta partisipasi aktif seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengajak seluruh komunitas ojol untuk menjadi mitra Polri sekaligus pelopor keselamatan berlalu lintas. Mulai dari diri sendiri dengan mematuhi aturan, menggunakan perlengkapan keselamatan, dan mengutamakan etika berkendara," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas juga mengapresiasi dukungan komunitas Medan Street Fighters TOP/Team <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojol/" target="_blank">Ojol</a> Penyelamat terhadap pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan tersebut diharapkan dapat menjadi contoh positif bagi komunitas pengemudi lainnya untuk bersama-sama membangun budaya tertib berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polda Sumut berharap melalui pendekatan edukatif, humanis, dan kolaboratif ini, kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas semakin meningkat sehingga dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi Patuh Toba 2026 pun menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar, sejalan dengan semangat Polisi Bersama Masyarakat.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6782_Polda-Sumut-Gandeng-Komunitas-Ojol--Ajak-Jadi-Pelopor-Keselamatan-Berlalu-Lintas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287908/polda-sumut-gandeng-komunitas-ojol-ajak-jadi-pelopor-keselamatan-berlalu-lintas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jambret yang Pura - Pura Jadi Ojol Diringkus Beraksi 47 Kali di Medan Tuntungan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 19:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jambret yang Pura - Pura Jadi Ojol Diringkus Beraksi 47 Kali di Medan Tuntungan]]></title>
            <description><![CDATA[Jambret yang Pura  Pura Jadi Ojol Diringkus Beraksi 47 Kali di Medan Tuntungan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satreskrim Polrestabes Medan meringkus seorang jambret, yang sudah 47 kali beraksi dalam 4 bulan terakhir. Dalam setiap aksinya, pelaku kerap menyamar sebagai pengemudi ojek online, lengkap dengan atribut yang melekat di badannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatreskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Rizky Lubis, SIK, MH, Jum&#039;at (30/10/26) sore mengungkapkan, aksi terakhir pelaku dilakukan pada 8 oktober lalu, dengan korban saat itu seorang Hakim yang bertugas di PN Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban, SS (58) warga Jalan Bunga Cempaka, dijambret saat berjalan kaki seorang diri di Jalan Stela, Kec.Medan Tuntungan. Korban, kehilangan tas berisi laptop.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku DS (35) warga Jalan Flamboyan. Hasil pemeriksaan sudah beraksi sebanyak 47 kali. Aksi itu, dilakukan dalam kurun waktu Juni hingga akhir September. Pelaku kami tangkap di seputaran tempat tinggalnya, dan terpaksa kami berikan tindak tegas terukur karena melawan saat ditangkap,&quot; ungkap Adrian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam setiap aksinya, pelaku kerap menyamar sebagai pengemudi ojek online. Pelaku, mengenakan jaket ojol, dan kemudian berpura - pura menanyakan alamat kepada korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat korban lengah inilah, pelaku menjalankan aksinya dengan merampas tas yang dikenakan korban,&quot; tambah Adrian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil pemeriksaan, pelaku kerap beraksi seorang diri. Pelaku, juga beroperasi khusus di kawasan Medan Tuntungan, dan kerap menjadikan wanita sebagai targetnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku merupakan solo fighter, hanya beraksi seorang diri tanpa ada teman. Pelaku ini, juga khusus beraksi di kawasan Medan Tuntungan yang merupakan kawasan tempat tinggalnya,&quot; ungkap Adrian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaku, kini terancam dipenjara selama 12 tahun, karena dijerat dengan Pasal 479 ayat 2 Undang - Undang Nomor 1 tahun 2023 KUHP, tentang pencurian yang disertai dengan tindak kekerasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku kita jerat dengan pasal tentang pencurian yang disertai dengan tindak kekerasan, ancamannya 12 tahun penjara,&quot; pungkas Adrian.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2927_Jambret-yang-Pura---Pura-Jadi-Ojol-Diringkus-Beraksi-47-Kali-di-Medan-Tuntungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287907/jambret-yang-pura-pura-jadi-ojol-diringkus-beraksi-47-kali-di-medan-tuntungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Banjir hingga Longsor Mengancam, Saipullah Ingatkan Warga Madina Tingkatkan Kewaspadaan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 19:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Banjir hingga Longsor Mengancam, Saipullah Ingatkan Warga Madina Tingkatkan Kewaspadaan]]></title>
            <description><![CDATA[Banjir hingga Longsor Mengancam, Saipullah Ingatkan Warga Madina Tingkatkan Kewaspadaan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, mengingatkan masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam seiring datangnya musim hujan yang diperkirakan berlangsung mulai November 2026 hingga Februari 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan tersebut disampaikan Saipullah saat melaksanakan Safari Jumat di Masjid Raya Gunung Tua, Kecamatan Panyabungan, Jumat (30/10/2026). Ia meminta masyarakat, khususnya yang bermukim di sekitar aliran sungai dan kawasan rawan bencana, untuk lebih berhati-hati menghadapi perubahan kondisi cuaca.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Saipullah, tingginya curah hujan berpotensi memicu berbagai bencana, mulai dari banjir, tanah longsor hingga kerusakan infrastruktur yang dapat mengganggu aktivitas dan keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain ancaman bencana hidrometeorologi, Bupati juga mengingatkan warga agar tidak lengah terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasalnya, kebakaran hutan dan lahan sebelumnya sempat menimbulkan kabut asap di sejumlah wilayah. Kondisi tersebut tidak hanya mengganggu aktivitas masyarakat, tetapi juga berdampak terhadap kegiatan belajar mengajar di sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Saipullah turut menyinggung kondisi darurat yang sempat terjadi di kawasan Gunung Manaon, Gunung Barani dan sejumlah wilayah sekitarnya. Bencana tersebut menyebabkan jembatan penghubung berada dalam kondisi mengkhawatirkan akibat terendam banjir dan nyaris putus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Derasnya arus sungai juga mengakibatkan sejumlah titik badan sungai jebol. Akibatnya, aliran air berubah arah dan meluap hingga menerjang kawasan permukiman warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Akibat jebolnya tanggul tersebut, aliran air sungai berbelok arah dan menerjang permukiman warga. Peristiwa ini berdampak parah pada kawasan Manyabar serta empat desa di sekitarnya," jelas Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal telah melakukan peninjauan langsung ke lokasi terdampak. Bupati juga menginstruksikan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait agar segera melakukan langkah penanganan darurat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu upaya yang dilakukan adalah mengerahkan alat berat ke lokasi bencana untuk membantu proses penanganan kerusakan. Selain itu, pemasangan bronjong juga diarahkan untuk memperkuat bagian tanggul yang jebol sekaligus mengendalikan aliran air sungai agar tidak kembali mengarah ke kawasan permukiman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah berharap seluruh proses penanganan darurat dapat diselesaikan secepatnya sehingga kondisi sungai kembali normal dan masyarakat bisa beraktivitas seperti biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga penanganan darurat ini dapat segera tuntas sehingga aliran sungai kembali normal dan aktivitas warga bisa pulih secepatnya," harapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga mengajak masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan kepada pemerintah maupun aparat setempat apabila menemukan tanda-tanda potensi bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesiapsiagaan bersama antara pemerintah dan masyarakat dinilai penting untuk meminimalkan risiko serta mencegah jatuhnya korban ketika bencana terjadi.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5008_Banjir-hingga-Longsor-Mengancam--Saipullah-Ingatkan-Warga-Madina-Tingkatkan-Kewaspadaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287906/banjir-hingga-longsor-mengancam-saipullah-ingatkan-warga-madina-tingkatkan-kewaspadaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Timnas Sepak Bola Mini Indonesia Tantang Dunia, Juara Jadi Target Utama</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 19:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Timnas Sepak Bola Mini Indonesia Tantang Dunia, Juara Jadi Target Utama]]></title>
            <description><![CDATA[Timnas Sepak Bola Mini Indonesia Tantang Dunia, Juara Jadi Target Utama]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>JAKARTA &mdash; Tim nasional sepak bola mini Indonesia tidak ingin menjadikan keikutsertaan pertama di Piala Dunia sekadar pengalaman internasional. Skuad Garuda Mini justru membawa ambisi besar untuk bersaing memperebutkan gelar juara dalam ajang IMF World Cup Minifootball Antalya 2026 di Turki, 1&ndash;6 November 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ambisi tersebut ditegaskan Ketua Umum Komite Sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> Mini Indonesia (KSMI) Yan Mulia Abidin saat memberikan pengarahan kepada pemain, pelatih, dan ofisial tim di Jakarta, Jumat (30/10/2026). Dalam kesempatan itu, Yan juga melepas keberangkatan tim yang akan mencatat sejarah sebagai wakil pertama Indonesia di kejuaraan dunia sepak bola mini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengarahan tersebut dihadiri jajaran Pengurus Pusat KSMI, antara lain Plt. Sekretaris Jenderal Adhannie Anggoro, serta Wakil Ketua Umum Bidang Media dan Teknologi Tundra Meliala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yan menyebut keikutsertaan Indonesia dalam turnamen dunia itu sebagai tonggak penting perjalanan sepak bola mini nasional. Setelah melalui proses pembinaan dan pengembangan organisasi, Indonesia akhirnya mendapat kesempatan menguji kemampuan di tengah persaingan negara-negara yang lebih dahulu membangun tradisi sepak bola mini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Yan, status sebagai tim debutan tidak boleh membuat para pemain merasa rendah diri. Sebaliknya, kesempatan tersebut harus menjadi momentum untuk menunjukkan bahwa sepak bola mini Indonesia memiliki kualitas dan daya saing di tingkat internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita datang sebagai debutan dan pendatang baru. Namun, kita tidak datang untuk sekadar numpang lewat. Saya ingin kalian berangkat dengan target, bukan dengan beban," ujar Yan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta seluruh pemain mengerahkan kemampuan terbaik sepanjang pertandingan. Disiplin, konsentrasi, dan keberanian mengambil keputusan dinilai menjadi modal penting untuk menghadapi lawan-lawan yang memiliki pengalaman lebih panjang di kompetisi dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yan mengingatkan bahwa mereka tidak hanya membawa nama organisasi, tetapi juga kehormatan bangsa. Setiap penampilan di lapangan akan menjadi representasi Indonesia di hadapan masyarakat sepak bola internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, ia menitipkan tiga hal kepada seluruh anggota tim. Pertama, menjaga disiplin dan kekompakan. Dalam sepak bola mini, yang dimainkan dengan enam pemain di lapangan, koordinasi dan kesatuan pemikiran menjadi faktor penting. Kepentingan tim harus ditempatkan di atas ambisi individual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, memperlihatkan karakter bangsa Indonesia melalui sportivitas, sikap saling menghormati, dan semangat pantang menyerah. Yan menginginkan para pemain tetap menjunjung tinggi nilai fair play, tetapi memiliki daya juang kuat hingga pertandingan berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, menikmati setiap pertandingan sekaligus membuktikan hasil pembinaan sepak bola mini nasional. Keikutsertaan di Antalya diharapkan menjadi ujian nyata terhadap kemampuan pemain, pelatih, serta sistem pembinaan yang selama ini dibangun KSMI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Indonesia, kejuaraan di Turki bukan hanya agenda pertandingan internasional. Debut tersebut juga menjadi kesempatan memperkenalkan potensi sepak bola mini nasional sekaligus membuka jalan bagi peningkatan prestasi pada kompetisi berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan membawa semangat Merah Putih, Timnas Sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> Mini Indonesia kini bersiap menghadapi tantangan pertamanya di Piala Dunia. Debut di Antalya menjadi awal perjalanan yang diharapkan tidak berhenti pada keikutsertaan, tetapi berkembang menjadi prestasi yang mengangkat sepak bola mini Indonesia di pentas internasional.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4228_Timnas-Sepak-Bola-Mini-Indonesia-Tantang-Dunia--Juara-Jadi-Target-Utama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287905/timnas-sepak-bola-mini-indonesia-tantang-dunia-juara-jadi-target-utama/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Selamatkan 186.111 Jiwa dari Ancaman Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp11,5 Miliar</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 17:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Selamatkan 186.111 Jiwa dari Ancaman Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp11,5 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[ Polresta Deli Serdang Selamatkan 186.111 Jiwa dari Ancaman Narkoba, Sita Barang Bukti Senilai Rp11,5 Miliar]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>DELI SERDANG &ndash; Komitmen Polresta Deli Serdang dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali membuahkan hasil. Melalui Joint Operation Operasi Sarang <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> (OSN) yang berlangsung pada 9&ndash;29 Oktober 2026, jajaran Satresnarkoba Polresta Deli Serdang berhasil mengungkap 30 kasus narkotika, mengamankan 57 tersangka, serta menyita barang bukti narkoba dengan nilai ekonomis mencapai Rp11,5 miliar. Jumat (30/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pengungkapan tersebut, sebanyak 186.111 jiwa berhasil diselamatkan dari potensi penyalahgunaan narkotika, terdiri atas 92.040 jiwa dari barang bukti sabu dan 94.071 jiwa dari barang bukti ganja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan operasi tersebut disampaikan langsung Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers usai pelaksanaan operasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta menegaskan, keberhasilan pemberantasan narkoba bukan semata-mata diukur dari banyaknya barang bukti yang disita maupun tersangka yang diamankan. Lebih dari itu, langkah tersebut merupakan upaya menyelamatkan generasi muda dan masyarakat dari bahaya narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi ini juga menjadi bagian dari pelaksanaan program prioritas Kapolri dalam pemberantasan narkoba serta upaya mewujudkan kawasan yang bersih dari peredaran gelap narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama 20 hari pelaksanaan, petugas menyasar 10 kecamatan yang teridentifikasi rawan peredaran narkoba, yakni Tanjung Morawa, Pantai Labu, Biru-Biru, Lubuk Pakam, Beringin, Batang Kuis, Galang, Pagar Merbau, Namorambe, dan STM Hilir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil penindakan di berbagai lokasi tersebut, polisi menerbitkan 30 laporan polisi dan mengamankan 57 tersangka, dengan rincian 12 bandar, 9 pengedar, serta 36 pengguna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun total barang bukti yang berhasil diamankan meliputi Sabu 23.010,24 gram atau sekitar 23 kilogram, Ganja 23.517,86 gram atau sekitar 23,5 kilogram dan Ekstasi: 42 butir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus barang bukti sabu, nilai ekonomisnya diperkirakan mencapai Rp11,5 miliar, sedangkan ganja diperkirakan bernilai Rp35 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang juga berhasil mengungkap sejumlah kasus menonjol dengan modus penyelundupan lintas daerah hingga antarprovinsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu pengungkapan terbesar adalah penyitaan 21,3 kilogram sabu dari seorang pria berinisial AR (20). Penangkapan dilakukan pada Minggu, 25 Oktober 2026, di Jalan Medan&ndash;Lubuk Pakam dan dikembangkan hingga wilayah Besitang, Kabupaten Langkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tangan tersangka, petugas menyita 20 bungkus sabu bermerek Dahong Pauti dengan berat 21.351 gram serta satu unit mobil Suzuki XL7 warna putih. Barang haram tersebut diduga berasal dari Aceh Utara dan rencananya akan dibawa menuju Tangerang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, polisi mengungkap penyelundupan sabu seberat 1.014 gram dengan tersangka berinisial SL (37).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas juga mengamankan tiga tersangka berinisial RD, AH, dan RFL dalam kasus peredaran ganja seberat 14.471 gram yang diduga diselundupkan menggunakan bus umum rute Panton Labu&ndash;Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan lainnya berupa ganja seberat 9.046 gram dengan tersangka FEJ dan FAP. Pengembangan kasus tersebut berlanjut hingga kawasan Titi Rantai, Medan Baru, dengan tambahan barang bukti ganja seberat 620 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, di Terminal Keberangkatan Internasional Bandara Kualanamu, petugas mengamankan seorang warga negara Malaysia berinisial S pada 9 Oktober 2026. Dari tersangka disita enam bungkus plastik berisi sabu dengan berat total 620 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penanganan perkara tersebut, penyidik juga telah berkoordinasi dengan pihak Konsulat Jenderal Kedutaan Besar Malaysia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan Operasi Sarang <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> ini tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, termasuk dukungan Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu dalam upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang juga mengajak seluruh elemen masyarakat, tokoh agama, tokoh masyarakat, Forkopimda, BNNK, TNI, serta insan pers untuk bersama-sama mengambil peran dalam memerangi peredaran narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai langkah lanjutan, Polresta Deli Serdang berkoordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan BNNK untuk mendorong program BERSINAR (Bersih <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a>).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut diwujudkan melalui upaya edukasi, penyuluhan bahaya narkotika, pemasangan stiker imbauan, serta pendekatan keagamaan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui langkah penindakan dan pencegahan yang berkelanjutan, Polresta Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkotika sekaligus melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perang terhadap narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi tanggung jawab bersama demi menyelamatkan masa depan bangsa.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7191_Polresta-Deli-Serdang-Selamatkan-186-111-Jiwa-dari-Ancaman-Narkoba--Sita-Barang-Bukti-Senilai-Rp11-5-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287904/polresta-deli-serdang-selamatkan-186111-jiwa-dari-ancaman-narkoba-sita-barang-bukti-senilai-rp115-miliar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Siapkan Terobosan Pembiayaan Infrastruktur Nelayan Nias Selatan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 17:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Siapkan Terobosan Pembiayaan Infrastruktur Nelayan Nias Selatan]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution Siapkan Terobosan Pembiayaan Infrastruktur Nelayan Nias Selatan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GUNUNGSITOLI &mdash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad <a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Afif Nasution menyiapkan terobosan pembiayaan di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk memperkuat infrastruktur dan fasilitas penunjang nelayan di Kabupaten Nias Selatan. Salah satunya dengan mendorong keterlibatan pihak swasta dan perbankan agar pembangunan sektor kelautan dan perikanan tetap berjalan di tengah penyesuaian anggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution saat menerima audiensi kelompok nelayan, pembudidaya, serta Bupati Nias Selatan Sokhiatul&ouml; Laia di kediaman sementara Gubernur di Kota Gunungsitoli, Jumat (30/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> mengungkapkan, usulan tambahan anggaran dari Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumut mencapai Rp229 miliar. Namun, dengan adanya penyesuaian anggaran, diperlukan langkah kreatif agar pembangunan infrastruktur perikanan, seperti pabrik es, tempat pelelangan ikan (TPI), hingga ketersediaan kapal tetap dapat direalisasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau anggaran kita disesuaikan, harus ada ide kreatif. Jangan kalau uangnya dipotong, berarti kerjanya dipotong. Kita dorong pembangunan fasilitas bisa bekerja sama dengan pihak swasta," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>, Pemprov Sumut siap menjembatani pembiayaan melalui skema kredit perbankan dengan opsi subsidi bunga dari pemerintah. Skema tersebut diharapkan dapat mendorong pengelolaan fasilitas penunjang perikanan secara profesional dan berkelanjutan, tanpa sepenuhnya bergantung pada APBD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Misalnya pembuatan pabrik es, tidak semuanya harus pakai APBD. Bisa dikerjasamakan dengan pihak swasta atau dikelola kelompok nelayan. Yang ditanggung pemerintah mungkin bunganya, sehingga usaha pabrik es betul-betul berjalan secara optimal," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pembiayaan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menyoroti pentingnya penyusunan skala prioritas kebutuhan nelayan, terutama di kawasan kepulauan seperti Pulau Telo. Ia meminta Dinas Kelautan dan Perikanan bersama Pemkab Nias Selatan mendata secara detail kebutuhan paling mendasar, mulai dari alat tangkap, pasokan air bersih dan listrik, hingga ketersediaan pabrik es dan pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> juga menegaskan, program pembangunan fisik seperti Kampung Nelayan Merah Putih yang dicanangkan Presiden di Telukdalam dan Pulau Telo perlu dikawal dengan berbagai program penyangga. Hal tersebut penting agar pembangunan tidak hanya menghasilkan infrastruktur, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi secara berkelanjutan bagi masyarakat nelayan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pembangunan satu program tidak bisa berdiri sendiri tanpa program penyangga. Cita-cita Bapak Presiden bukan hanya membangun fisiknya, tetapi nelayan benar-benar mendapatkan manfaatnya secara berkesinambungan," tutur <a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi keinginan masyarakat agar Gubernur hadir langsung di Pulau Telo, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bobby/" target="_blank">Bobby</a> menyambut baik aspirasi tersebut. Namun, ia meminta kesiapan data dan program bantuan dimatangkan terlebih dahulu agar kunjungannya nantinya sekaligus membawa solusi konkret bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya ke sana programnya harus jelas dulu. Supaya pas saya datang, kita tidak hanya bawa janji, tapi membawa program dan solusi nyata untuk nelayan," pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Bupati Nias Selatan Sokhiatul&ouml; Laia memaparkan bahwa wilayahnya memiliki potensi kelautan dan perikanan yang sangat besar, mulai dari hasil tangkapan ikan, rumput laut, kerang, hingga ratusan ribu bibit lobster. Kawasan kepulauan Nias Selatan juga memiliki 53 titik ombak yang potensial untuk mendukung pengembangan sektor pariwisata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, potensi tersebut belum dapat dimanfaatkan secara optimal karena keterbatasan fasilitas dan alat tangkap. Sebagian besar dari 7.116 nelayan di wilayah Teluk bahkan masih melaut menggunakan sampan dayung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sokhiatul&ouml; juga menyoroti belum tersedianya akses pasar yang memadai bagi hasil produksi masyarakat. Salah satu contohnya, sekitar 60 ton rumput laut tidak dipanen pada bulan lalu karena tidak adanya pembeli.**]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6728_Bobby-Nasution-Siapkan-Terobosan-Pembiayaan-Infrastruktur-Nelayan-Nias-Selatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287903/bobby-nasution-siapkan-terobosan-pembiayaan-infrastruktur-nelayan-nias-selatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pria Mengamuk Bawa Parang dan Pistol Mainan di Indomaret Padang Lawas, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 17:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pria Mengamuk Bawa Parang dan Pistol Mainan di Indomaret Padang Lawas, Polisi Ungkap Fakta Mengejutkan]]></title>
            <description><![CDATA[ Palas  Sumut24.co Warga dan karyawan Indomaret di kawasan Simpang Hasahatan Jae, Kecamatan Barumun Baru, Kabupaten Padang Lawas (Palas), s]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warga dan karyawan Indomaret di kawasan Simpang Hasahatan Jae, Kecamatan Barumun Baru, Kabupaten Padang Lawas (Palas), sempat dibuat panik akibat aksi seorang pria berinisial BAH (49) yang mengamuk sambil membawa senjata tajam jenis parang dan dua pistol mainan, Rabu (28/10/2026) sore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi pria paruh baya tersebut sempat menimbulkan keresahan karena ia diduga mengancam sejumlah karyawan minimarket menggunakan benda yang menyerupai senjata api serta senjata tajam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, setelah dilakukan pemeriksaan dan pendalaman oleh pihak kepolisian, terungkap bahwa BAH diduga merupakan Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ). Kondisi tersebut membuat penanganan terhadap pria itu tidak dilanjutkan melalui proses pidana, melainkan dialihkan ke penanganan medis dan sosial sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus menjelaskan, peristiwa tersebut pertama kali diketahui setelah pihaknya menerima laporan darurat melalui layanan Call Center 110.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan itu disampaikan Kepala Toko Indomaret Hasahatan Jae sekitar pukul 15.30 WIB. Dalam laporannya, disebutkan adanya seorang pria yang mengamuk dan mengancam karyawan toko dengan membawa senjata tajam serta benda menyerupai senjata api.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merespons laporan tersebut, Tim Khusus (Timsus) Serigala Sakti Satreskrim Polres Padang Lawas langsung diterjunkan ke lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim yang dipimpin Kanit Pidum IPDA Taufik Akbar bergerak cepat menuju tempat kejadian perkara (TKP). Tidak membutuhkan waktu lama, petugas berhasil mengamankan BAH tanpa perlawanan berarti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari lokasi kejadian, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu bilah parang dan dua pistol mainan yang diduga digunakan pelaku untuk mengintimidasi para karyawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, BAH dibawa ke Mapolres Padang Lawas guna menjalani pemeriksaan awal sekaligus pendalaman terkait insiden tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah melakukan serangkaian pemeriksaan dan berkoordinasi dengan pihak terkait, kepolisian menemukan indikasi bahwa BAH mengalami gangguan kejiwaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas dasar kondisi tersebut, Polres Padang Lawas mengambil langkah penanganan khusus dengan mengedepankan aspek kemanusiaan dan keselamatan yang bersangkutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Kamis (29/10/2026), Satreskrim Polres Padang Lawas secara resmi menyerahkan BAH kepada Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas. Proses penyerahan tersebut disaksikan oleh pihak keluarga serta Kepala Desa Hasahatan Jae.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus menegaskan bahwa penghentian penanganan pidana dilakukan dengan mempertimbangkan kondisi kejiwaan yang bersangkutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penanganan secara pidana dihentikan sesuai Pasal 44 KUHP karena pelaku diduga mengalami gangguan jiwa. Penanganan selanjutnya telah disesuaikan dengan prosedur ODGJ," ujar AKP Irwansah Sitorus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah menerima penyerahan tersebut, Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas bersama keluarga kemudian berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan untuk memastikan BAH mendapatkan pemeriksaan dan perawatan medis yang diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil koordinasi lintas instansi itu, disepakati bahwa BAH akan menjalani observasi serta perawatan lanjutan di Rumah Sakit Jiwa (RSJ) di Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 14.40 WIB, BAH diberangkatkan menuju Medan oleh pihak Dinas Sosial bersama keluarganya. Keberangkatan tersebut turut didampingi petugas Dinas Kesehatan dan personel kepolisian guna memastikan proses pemindahan berjalan aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan penanganan tersebut, situasi di kawasan Desa Hasahatan Jae, Kecamatan Barumun Baru, Kabupaten Padang Lawas, kembali kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padang Lawas memastikan penanganan kasus ini dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan masyarakat sekaligus hak dan kebutuhan medis seseorang yang diduga mengalami gangguan kejiwaan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9640_Pria-Mengamuk-Bawa-Parang-dan-Pistol-Mainan-di-Indomaret-Padang-Lawas--Polisi-Ungkap-Fakta-Mengejutkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287902/pria-mengamuk-bawa-parang-dan-pistol-mainan-di-indomaret-padang-lawas-polisi-ungkap-fakta-mengejutkan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Operasi Patuh Toba 2026: Satlantas Polres Padang Lawas Beri 70 Teguran, Kesadaran Berlalu Lintas Jadi Sasaran</guid>
            <pubDate>Fri, 30 Oct 2026 17:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Operasi Patuh Toba 2026: Satlantas Polres Padang Lawas Beri 70 Teguran, Kesadaran Berlalu Lintas Jadi Sasaran]]></title>
            <description><![CDATA[Operasi Patuh Toba 2026 Satlantas Polres Padang Lawas Beri 70 Teguran, Kesadaran Berlalu Lintas Jadi Sasaran]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Padang Lawas terus mengintensifkan upaya meningkatkan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas melalui pelaksanaan Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan yang berlangsung pada Jumat (30/10/2026) di kawasan Markas Komando (Mako) Polres Padang Lawas tersebut, personel Subsatgas Dakgar Satgas Gakkum memberikan sebanyak 70 teguran kepada pengendara yang ditemukan melakukan pelanggaran lalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberian teguran ini merupakan bagian dari pendekatan edukatif dan preventif kepolisian untuk membangun kedisiplinan masyarakat saat berkendara. Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 tidak hanya mengutamakan penindakan, tetapi juga mengedepankan pembinaan agar pengguna jalan semakin memahami pentingnya keselamatan berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, petugas mengingatkan pengendara agar selalu mematuhi rambu dan peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta memastikan kelengkapan surat-surat kendaraan bermotor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah pencegahan terhadap kecelakaan lalu lintas yang berpotensi menimbulkan korban jiwa maupun kerugian materi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain persoalan keselamatan berkendara, personel juga mengingatkan masyarakat untuk memenuhi kewajiban administrasi kendaraan, termasuk membayar pajak kendaraan bermotor sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepatuhan terhadap kewajiban tersebut diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi tanggung jawab sebagai pemilik kendaraan sekaligus mendukung penerimaan daerah untuk pembangunan Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan penegakan dan pembinaan tersebut dipimpin Kasatgas Gakkum Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 Polres Padang Lawas, AKP Andrea Nasution, S.H., bersama personel yang tergabung dalam Subsatgas Dakgar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Satlantas Polres Padang Lawas berharap tercipta perubahan perilaku masyarakat dalam berlalu lintas. Kesadaran untuk menjaga keselamatan, menurut kepolisian, harus tumbuh dari tanggung jawab pribadi, bukan semata-mata karena adanya petugas maupun ancaman sanksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat juga diajak untuk menjadi pelopor keselamatan di jalan raya dengan menghindari perilaku berkendara yang berisiko, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghormati hak pengguna jalan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, pelaksanaan Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 diharapkan tidak hanya berdampak selama operasi berlangsung, tetapi juga mampu membangun budaya tertib berlalu lintas secara berkelanjutan di Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6151_Operasi-Patuh-Toba-2026--Satlantas-Polres-Padang-Lawas-Beri-70-Teguran--Kesadaran-Berlalu-Lintas-Jadi-Sasaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287901/operasi-patuh-toba-2026-satlantas-polres-padang-lawas-beri-70-teguran-kesadaran-berlalu-lintas-jadi-sasaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>