<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Fri, 08 May 2026 01:28:13 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fahdriansyah Siregar, Pemimpin Kharismatik yang Selalu Hadir untuk Masyarakat</guid>
            <pubDate>Fri, 08 May 2026 00:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fahdriansyah Siregar, Pemimpin Kharismatik yang Selalu Hadir untuk Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Padangsidimpuan  Sosok Fahdriansyah Siregar atau yang akrab disapa Bang Ucok 24 memang bukan nama baru di Kota Salak. Karismatik, rendah ha]]></description>
            <content><![CDATA[Padangsidimpuan | Sosok <a href="https://www.sumut24.co/tag/fahdriansyah/" target="_blank">Fahdriansyah</a> Siregar atau yang akrab disapa Bang Ucok 24 memang bukan nama baru di Kota Salak. Karismatik, rendah hati dan dikenal dekat dengan semua kalangan, membuat Ketua Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan itu tetap disegani hingga hari ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Sejak Kota Padangsidimpuan mekar dari Kabupaten induk Tapanuli Selatan, kiprah Bang Ucok dalam membesarkan Pemuda Pancasila dinilai belum ada yang mampu mengimbanginya. Dari OKP hingga menjadi Ormas terbesar di Kota Salak, namanya selalu melekat dalam perjalanan organisasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Namun bagi masyarakat, Bang Ucok bukan hanya dikenal sebagai pemimpin organisasi. Sosoknya juga identik dengan kepedulian sosial. Ada saja sentuhan bantuannya untuk masyarakat yang membutuhkan.<br>Kader Pemuda Pancasila, Rianto, mengaku sempat menjenguk Bang Ucok usai pulang dari perjalanan di Turki. Kondisi kesehatan Bang Ucok sempat menurun dan harus beristirahat beberapa hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Alhamdulillah sekarang kondisi Ketua mulai pulih. Tadi sempat bercanda juga, dibalas senyum khas beliau. Senang kali lihat beliau sudah kembali ceria,&quot; ujar Anto Genk Owner Media Sumut24 Group ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dalam kesempatan itu, Rianto juga memberi semangat kepada sosok yang sudah lama memimpin Pemuda Pancasila tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Semangat terus Ketua, masih banyak masyarakat yang butuh sentuhan Ketua. Sehat-sehat terus,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Bang Ucok sendiri diketahui sudah memimpin Pemuda Pancasila Kota Padangsidimpuan sejak tahun 2001 sebagai Ketua Caretaker. Hingga kini, ia kembali dipercaya memimpin pada Muscab VI periode 2023&ndash;2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Berikut perjalanan kepemimpinannya:<br>Ketua Caretaker Tahun 2001<br>Muscab I (2002&ndash;2006)<br>Muscab II (2006&ndash;2011)<br>Muscab III (2011&ndash;2015)<br>Muscab IV (2015&ndash;2019)<br>Muscab V (2019&ndash;2023)<br>Muscab VI (2023&ndash;2027)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Bagi banyak kader dan masyarakat di Kota Salak, Bang Ucok 24 bukan sekadar ketua organisasi. Ia sudah menjadi tokoh yang dikenal peduli, dekat dengan masyarakat dan tetap rendah hati di tengah besarnya nama yang ia miliki.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7136_Fahdriansyah-Siregar--Pemimpin-Kharismatik-yang-Selalu-Hadir-untuk-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282072/fahdriansyah-siregar-pemimpin-kharismatik-yang-selalu-hadir-untuk-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">AFF U-19 2026 Masuk Fase Drawing, Bobby Nasution Pastikan Fasilitas &ldquo;Di Atas Layak&rdquo;</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 23:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[AFF U-19 2026 Masuk Fase Drawing, Bobby Nasution Pastikan Fasilitas “Di Atas Layak”]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kesiapan fasilitas terbaik untuk penyelenggaraan P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memastikan kesiapan fasilitas terbaik untuk penyelenggaraan Piala AFF U-19 2026 atau ASEAN U-19 Boys&#039; Championship 2026 di Sumut. Bahkan, menurutnya, fasilitas yang disiapkan tidak hanya layak, tetapi diupayakan berada di atas standar kelayakan.</p><br></p>Turnamen sepak bola internasional tersebut akan berlangsung pada 1&ndash;14 Juni 2026. Sebagai tuan rumah, Sumut menyiapkan tiga stadion, yakni Stadion Utama Sumut, Stadion Teladan, dan Stadion Mini Dispora.</p><br></p>&quot;Tentunya kita akan memberikan fasilitas yang sebaik-baiknya, bahkan kita usahakan sepenuhnya di atas layak. Pemerintah kota dan kabupaten bekerja bersama untuk menyukseskan event besar ini,&quot; kata Bobby Nasution usai drawing grup AFF U-19 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Kamis (7/5/2026).</p><br></p>Sebanyak 11 negara akan berlaga pada ajang tersebut, yakni Indonesia, Malaysia, Singapura, Thailand, Filipina, Brunei Darussalam, Kamboja, Myanmar, Vietnam, Timor-Leste, dan Australia. Seluruh peserta dibagi ke dalam tiga grup dengan total 19 pertandingan.</p><br></p>Bobby Nasution mengatakan persiapan penyelenggaraan dilakukan bersama PSSI dan pemerintah daerah agar turnamen berjalan sukses.</p><br></p>&quot;Kita mempersiapkan ini bersama PSSI, bersama Pak Walikota Rico Waas, kita memastikan penyelenggaraan ini berjalan sebaik-baiknya,&quot; ujarnya.</p><br></p>Presiden AFF Khiev Sameth menilai Sumatera Utara memiliki sejarah kuat dalam dunia sepak bola, didukung infrastruktur yang baik serta basis suporter yang besar dan antusiasme masyarakat yang tinggi.</p><br></p>&quot;Kami melihat dukungan pemerintah yang besar di sini. Medan juga punya sejarah sepak bola yang kuat, pecinta sepak bola yang besar, dan antusias masyarakat yang tinggi,&quot; kata Khiev Sameth.</p><br></p>Dalam hasil drawing, Indonesia tergabung di Grup A bersama Vietnam, Timor-Leste, dan Myanmar. Presiden PSSI Erick Thohir menilai grup tersebut cukup kompetitif, namun optimistis Timnas Indonesia mampu tampil maksimal.</p><br></p>&quot;Grup kita cukup kompetitif, tetapi kita harus bisa menunjukkan mental juara. Kita tidak takut siapa pun lawannya,&quot; kata Erick Thohir.</p><br></p>Sementara itu, Grup B dihuni Thailand, Malaysia, Singapura, dan Brunei Darussalam. Adapun Grup C diisi Australia, Kamboja, dan Filipina.</p><br></p>Selain pelaksanaan drawing ASEAN U-19 Boys&#039; Championship 2026, PSSI bersama Pemprov Sumut juga membagikan bola kepada anak-anak sebagai bagian dari rangkaian kegiatan menuju penyelenggaraan AFF U-19 2026 di Sumut. (Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7747_AFF-U-19-2026-Masuk-Fase-Drawing--Bobby-Nasution-Pastikan-Fasilitas--ldquo-Di-Atas-Layak-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282071/aff-u19-2026-masuk-fase-drawing-bobby-nasution-pastikan-fasilitas-ldquodi-atas-layakrdquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indeks Kerukunan dan Demokrasi Sumut Naik, Jadi Sinyal Positif bagi Pembangunan</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 23:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indeks Kerukunan dan Demokrasi Sumut Naik, Jadi Sinyal Positif bagi Pembangunan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanIndeks Kerukunan Umat Beragama dan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan tren posit]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Indeks Kerukunan Umat Beragama dan Indeks Demokrasi Indonesia (IDI) di Sumatera Utara (Sumut) terus menunjukkan tren positif dari tahun ke tahun. Peningkatan tersebut dinilai menjadi salah satu faktor pendukung keberhasilan pembangunan dan masuknya investasi ke daerah.</p><br></p>Hal itu disampaikan Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Sumut Mulyono pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Lobby Dekranasda Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (7/5/2026).</p><br></p>Pada tahun 2024, Indeks Kerukunan Umat Beragama Sumut tercatat sebesar 80,88 dan meningkat menjadi 81,2 pada tahun 2025. Sementara Indeks Demokrasi Indonesia Sumut naik dari 80,19 pada tahun 2024 menjadi 81,5 pada tahun 2025.</p><br></p>Menurut Mulyono, capaian tersebut menunjukkan kondisi sosial dan demokrasi di Sumut semakin baik, sehingga mampu mendukung pelaksanaan program pembangunan.</p><br></p>&quot;Beberapa pengukuran (indeks) ini sangat mendukung bagaimana program pembangunan bisa berjalan dengan baik,&quot; kata Mulyono.</p><br></p>Untuk terus meningkatkan capaian tersebut, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Kesbangpol melaksanakan berbagai program, di antaranya edukasi dan pembekalan solidaritas ketahanan sosial serta wawasan kebangsaan bagi organisasi masyarakat dan kelompok masyarakat.</p><br></p>Selain itu, Pemprov Sumut juga menggelar dialog yang melibatkan tokoh agama, pemimpin adat, dan masyarakat dalam Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).</p><br></p>Program lainnya meliputi pemberantasan narkoba, sosialisasi pencegahan paham radikalisme dan terorisme, hingga sosialisasi wawasan kebangsaan bagi pelajar.</p><br></p>Khusus dalam pemberantasan narkoba, Kesbangpol Sumut menjalankan berbagai program sosialisasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan deteksi dini penyalahgunaan narkoba. Kesbangpol juga membentuk konselor adiksi untuk membantu penanganan masyarakat yang terpapar narkoba.</p><br></p>&quot;Artinya konselor ini orang-orang yang memberikan bimbingan pada orang yang terpapar narkoba, rencana rehabilitasinya, mereka juga memberikan bimbingan pada masyarakat untuk deteksi dini,&quot; ujar Mulyono.</p><br></p>Ia juga menyampaikan, Sumut saat ini gencar melakukan kampanye anti narkoba melalui berbagai media. Bahkan, Sumut menempati peringkat kedua nasional dalam kampanye anti narkoba.(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_150_Indeks-Kerukunan-dan-Demokrasi-Sumut-Naik--Jadi-Sinyal-Positif-bagi-Pembangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282070/indeks-kerukunan-dan-demokrasi-sumut-naik-jadi-sinyal-positif-bagi-pembangunan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelantikan PWPM, Rico Waas: Tanpa Pemberitaan, Pembangunan Medan Tak Akan Diketahui Masyarakat</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 23:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelantikan PWPM, Rico Waas: Tanpa Pemberitaan, Pembangunan Medan Tak Akan Diketahui Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanAda pesan yang disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Wartawan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Ada pesan yang disampaikan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas saat menghadiri pelantikan pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) periode 2026-2029, di Gedung TP PKK Kota Medan, Kamis (7/5/2026). Sebagai wadah jurnalis yang menjadi corong utama informasi Pemko Medan, PWPM dituntut mampu menerjemahkan beban program pembangunan ke dalam narasi berita yang tidak hanya normatif, tetapi juga menggelitik dan tetap tajam dalam memberikan kritik.</p><br></p>Di hadapan Sekda kota Medan Wiriya Alrahman, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik dan jajaran perangkat daerah, Rico Waas menekankan bahwa tanpa dukungan media, segala pencapaian fisik Kota Medan akan kehilangan nilainya di mata masyarakat.</p><br></p>"Pembangunan berjalan, jembatan atau gedung terbangun, tapi tanpa pemberitaan, semua itu akan tak ternilai karena masyarakat tidak tahu. Ada Puskesmas rusak kita bangun jadi cantik, kalau tidak ada yang memberitakan, siapa yang tahu? Di sinilah peran vital rekan-rekan sebagai jembatan komunikasi dua arah," kata  Rico Waas.</p><br></p>Dalam arahannya yang lugas, Rico Waas menyoroti rendahnya tingkat literasi masyarakat saat ini. Ia menantang para jurnalis unit Pemko Medan untuk tidak hanya terjebak dalam gaya penulisan normatif (5W+1H), tetapi harus berani berinovasi dengan gaya bahasa yang lebih dinamis dan menarik.</p><br></p>&quot;Masyarakat kita butuh didorong, butuh &#039;digelitik&#039; sedikit agar mau membaca. Saya harap beban program pemerintah bisa diterjemahkan melalui pemberitaan yang beragam, normatif ada, menggelitik ada, dan kritik pun harus ada. Berikan kritik dan saran kepada saya secara jujur, dan kami akan sangat apresiatif jika hal itu demi kepentingan masyarakat,&quot; tegasnya.</p><br></p>Menyikapi derasnya arus informasi di media sosial, Rico Waas mengingatkan bahwa kecepatan harus berbanding lurus dengan akurasi. Ia memahami tantangan jurnalis masa kini yang dituntut menayangkan berita dalam hitungan menit, namun ia tetap menekankan pentingnya kurasi data dan kualitas penulisan yang terukur.</p><br></p>Untuk itu, Rico Waas menginstruksikan adanya pelatihan berkelanjutan bagi anggota PWPM agar mampu menghadapi kasus-kasus lapangan, seperti kebakaran atau peristiwa darurat dengan penyajian data yang lengkap dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><br></p>Secara khusus, Rico Waas menitipkan pengawalan informasi terkait proyek-proyek besar yang tengah berlangsung di Medan, salah satunya adalah pembangunan Bus Rapid Transit (BRT) Mebidang. Proyek nasional yang kini berkembang dari 5 ruas menjadi 12 ruas ini akan membawa pembangunan besar-besaran di tengah kota, sehingga membutuhkan edukasi publik yang masif melalui tangan para jurnalis.</p><br></p>"Tugas Pak Edison Ginting sebagai corong berita pemerintah tidaklah ringan. Namun saya meyakini, dengan semangat kekeluargaan, kekompakan, dan komunikasi yang terbuka, PWPM akan menjadi mitra strategis yang solid dalam mengawal transformasi besar Kota Medan ke depan," pungkasnya.</p><br></p><br></p>Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Pemko Medan, Muhammad Edison Ginting dalam sambutannya, menekankan pentingnya menjaga kehormatan profesi dan meningkatkan kualitas jurnalisme di tengah derasnya arus informasi digital.</p><br></p>Diakui Ginting, tantangan periode ini jauh lebih berat dibandingkan periode-periode sebelumnya. Ia menyoroti dinamika ruang digital yang menuntut wartawan tidak hanya bekerja cepat, tetapi juga harus tetap memegang teguh prinsip faktual, berimbang, dan bertanggung jawab.</p><br></p>"Saya bertekad untuk mengangkat marwah wartawan Pemko Medan. Profesi ini bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah publik," tegas Ginting di hadapan para hadirin.</p><br></p>Untuk menjawab tantangan tersebut, Ginting bersama jajaran pengurus baru berkomitmen untuk mengadakan berbagai program peningkatan kapasitas anggota. Fokus utamanya meliputi pelatihan jurnalistik berbasis data, literasi cek fakta guna menangkal hoaks, serta penguatan etika jurnalistik.</p><br></p>Lebih lanjut, ia menyatakan bahwa Persatuan Wartawan Pemko Medan akan terus menjadi mitra strategis yang konstruktif bagi pemerintah. Organisasi ini berkomitmen untuk mengawal transparansi publik dan memastikan program-program pembangunan Kota Medan tersampaikan dengan akurat kepada masyarakat, sembari tetap kritis dalam mengawal aspirasi warga.</p><br></p>"Kita tidak boleh kalah oleh teknologi, tetapi kita juga tidak boleh hanya mengikuti tren. Kita harus memimpin dengan kualitas," ujarnya.</p><br></p>Seperti diketahui, Muhammad Edison Ginting terpilih sebagai Ketua PWPM periode 2026-2029 secara aklamasi. Didalam kepengurusannya, Edison didukung 58 orang yang terdaftar dalam susunan kepengurusan. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7576_Pelantikan-PWPM--Rico-Waas--Tanpa-Pemberitaan--Pembangunan-Medan-Tak-Akan-Diketahui-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282069/pelantikan-pwpm-rico-waas-tanpa-pemberitaan-pembangunan-medan-tak-akan-diketahui-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Penguatan BPBD Hadapi Risiko Bencana yang Kian Kompleks</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 23:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Penguatan BPBD Hadapi Risiko Bencana yang Kian Kompleks]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menegaskan pentingnya penguat]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap menegaskan pentingnya penguatan kelembagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), seiring tingginya dinamika dan risiko bencana di wilayah Sumut.</p><br></p>Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Sosialisasi dan Focus Group Discussion (FGD) terkait Peraturan Menteri Dalam Negeri (Permendagri) Nomor 18 Tahun 2025 tentang Pedoman Pembentukan, Organisasi, dan Tata Kerja BPBD, di Ballroom Hotel Four Points by Sheraton Medan, Kamis (7/5/2026).</p><br></p>Kegiatan yang diinisiasi Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melalui dukungan Program SIAP SIAGA tersebut membahas pedoman pembentukan, organisasi, dan tata kerja BPBD di daerah.</p><br></p>Dalam kesempatan itu, Sulaiman Harahap menyampaikan apresiasi atas dipilihnya Sumut sebagai lokasi sosialisasi kebijakan strategis tersebut. Menurutnya, Sumut saat ini masih berada dalam masa transisi darurat menuju pemulihan pascabencana besar tahun 2025 yang berlangsung hingga 30 Juni 2026.</p><br></p>&quot;Kehadiran kita semua di sini merupakan bentuk komitmen bersama dalam memperkuat tata kelola penanggulangan bencana di daerah. Kita harus membangun sistem yang lebih kuat dari hulu ke hilir, mulai dari mitigasi hingga pemulihan,&quot; ujar Sulaiman Harahap.</p><br></p>Ia menegaskan, BPBD memiliki tanggung jawab besar dalam menyinergikan berbagai pihak, mulai dari TNI/Polri, akademisi, hingga komunitas relawan. Karena itu, kelembagaan yang kuat menjadi kebutuhan mutlak bagi daerah rawan bencana seperti Sumut.</p><br></p>&quot;Keberadaan BPBD yang kuat secara kelembagaan, jelas dalam struktur organisasi, serta tepat dalam pembagian fungsi merupakan kebutuhan yang tidak dapat ditawar lagi. Penanggulangan bencana harus dilakukan secara terpadu dan berkelanjutan,&quot; tegasnya.</p><br></p>Menurut Sulaiman, tantangan ke depan juga semakin berat akibat dampak perubahan iklim yang semakin nyata. Karena itu, diperlukan kelembagaan yang adaptif dan responsif terhadap perkembangan risiko bencana.</p><br></p>&quot;Kita harus menghadirkan kelembagaan yang semakin adaptif dan responsif terhadap dinamika risiko bencana yang terus berkembang,&quot; katanya.</p><br></p>Sementara itu, Direktur Manajemen Penanggulangan Bencana dan Kebakaran (MPBK) Ditjen Bina Administrasi Kewilayahan Kemendagri Edi Suhermanto menjelaskan, sosialisasi tersebut bertujuan memberikan panduan yang terukur bagi pemerintah daerah dalam membentuk struktur organisasi BPBD.</p><br></p>&quot;Melalui Permendagri 18/2025, kita ingin menyamakan persepsi agar setiap daerah memiliki kelembagaan yang profesional dan sesuai dengan tipologi serta tingkat risiko bencananya. Tantangan perbedaan pemahaman di lapangan inilah yang coba kita selesaikan melalui forum ini,&quot; jelas Edi.</p><br></p>Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya menjadi forum administratif, tetapi juga ruang diskusi bagi para pemangku kepentingan untuk merumuskan solusi atas berbagai tantangan penanggulangan bencana di lapangan. Diharapkan seluruh daerah dapat memahami substansi peraturan tersebut secara menyeluruh, sehingga mampu melakukan penyesuaian kelembagaan yang tepat fungsi dan tepat ukuran. (Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4599_Pj-Sekdaprov-Sumut-Tekankan-Penguatan-BPBD-Hadapi-Risiko-Bencana-yang-Kian-Kompleks.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282068/pj-sekdaprov-sumut-tekankan-penguatan-bpbd-hadapi-risiko-bencana-yang-kian-kompleks/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pasca Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Bobby Nasution Pastikan Penanganan Korban</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 23:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pasca Kecelakaan Bus ALS di Sumsel, Bobby Nasution Pastikan Penanganan Korban]]></title>
            <description><![CDATA[ sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Kantor  PT Antar Lintas Sumatera (ALS) pasca kec]]></description>
            <content><![CDATA[ <b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan<br>&lt;p&gt;Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengunjungi Kantor  PT Antar Lintas Sumatera (ALS) pasca kecelakaan Bus ALS nomor 346 BK 7778 DL di Kabupaten Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan (Sumsel), Kamis (7/5/2026).&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, Bobby berdialog dengan Direktur PT ALS, keluarga korban, pihak Organda, serta Kepala Kantor Wilayah Jasa Raharja Sumut guna memastikan penanganan korban, mulai dari proses identifikasi hingga pemulangan ke kampung halaman masing-masing.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Kami turut berduka sedalam-dalamnya. Saat ini yang dibutuhkan keluarga adalah kesabaran. Pemerintah Provinsi Sumatera Utara hadir untuk memastikan seluruh korban, baik yang selamat maupun yang meninggal dunia, dapat ditangani dan dipulangkan ke kampung halaman masing-masing. Artinya, Pemprov Sumut siap membantu para korban, baik yang berasal dari Sumatera Utara maupun dari luar Sumatera Utara,&quot; ujar Bobby Nasution di Aula Kantor PT ALS, Jalan Sisingamangaraja, Medan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Bobby mengatakan, sejak malam kejadian pihaknya telah berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan terkait proses evakuasi korban dari Muratara menuju daerah asal masing-masing korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Selain itu, Bobby menegaskan pentingnya evaluasi menyeluruh terhadap sistem keselamatan transportasi, termasuk pendataan manifest penumpang dan kontrol kendaraan.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak, baik perusahaan otobus maupun pemerintah daerah. Manifest penumpang sangat penting untuk memudahkan identifikasi korban dan penanganan saat terjadi musibah,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga menaiki salah satu bus tujuan Medan&ndash;Yogyakarta untuk berbincang dengan sopir dan penumpang. Ia mengingatkan para pengemudi agar selalu mengutamakan keselamatan berkendara serta mematuhi aturan lalu lintas.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Direktur PT ALS Chandra Lubis menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan bus ALS rute Medan&ndash;Semarang yang terjadi di Sumatera Selatan. Menurutnya, pihak perusahaan telah turun langsung ke lokasi kejadian untuk memperoleh informasi terkait kondisi kru dan penumpang.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Saat ini perwakilan ALS di Sumsel sudah turun ke lapangan dan juga memberikan bantuan berupa akomodasi bagi keluarga korban yang ingin menuju Sumsel,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Chandra menjelaskan, total sementara korban meninggal dunia 16 orang. Ada juga korban luka masih menjalani perawatan di RS Bhayangkara Sumsel.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Menurutnya, berdasarkan informasi awal, kondisi jalan yang kurang baik diduga menjadi salah satu faktor penyebab kecelakaan hingga bus mengambil jalur kanan sebelum bertabrakan dengan truk tangki minyak.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Ia juga menegaskan PT ALS akan bertanggung jawab terhadap keluarga korban dan memastikan santunan diberikan kepada para korban.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Sumatera Utara Nasjwin Andi Nurdin memastikan seluruh penumpang mendapatkan jaminan santunan. Namun, proses pendataan masih menunggu identifikasi korban karena sebagian korban mengalami luka bakar.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&quot;Seluruh penumpang dijamin Jasa Raharja. Namun kami masih menunggu proses identifikasi karena kondisi korban terbakar sehingga membutuhkan waktu,&quot; katanya.&lt;/p&gt;&lt;p&gt;Turut hadir Ketua Organda Sumut Haposan Sialagan, jajaran direksi PT ALS, serta keluarga korban, di antaranya Siti Khodijah, istri almarhum Zulfan Efendi selaku sopir Bus ALS, dan keluarga almarhum Syafruddin Nasution, kernet Bus ALS, yang diwakili kakak kandungnya, Ardeliana Nasution. (Rel)&lt;/p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5428_Pasca-Kecelakaan-Bus-ALS-di-Sumsel--Bobby-Nasution-Pastikan-Penanganan-Korban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282067/pasca-kecelakaan-bus-als-di-sumsel-bobby-nasution-pastikan-penanganan-korban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Permudah Layanan, Disdukcapil Medan Operasikan Perekaman E-KTP di 7 Kecamatan</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 23:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Permudah Layanan, Disdukcapil Medan Operasikan Perekaman E-KTP di 7 Kecamatan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanDinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan dengan m]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) kini memperluas jangkauan layanan administrasi kependudukan dengan mengaktifkan kembali layanan perekaman dan pencetakan KTP Elektronik (E-KTP) di tingkat kecamatan. Untuk tahap awal, layanan ini sudah tersedia di tujuh kecamatan di wilayah tersebut.</p><br></p>Kadisdukcapil, Kota Medan Baginda P Siregar,menyatakan bahwa kebijakan ini diambil untuk memberikan kemudahan akses bagi warga. Menurutnya, pemindahan kembali layanan ke tingkat kecamatan bertujuan agar pelayanan lebih dekat dan terjangkau oleh masyarakat luas.</p><br></p>"Tujuannya untuk memperdekat layanan dan membahagiakan masyarakat. Jadi warga tidak perlu jauh-jauh lagi, cukup di kecamatan masing-masing agar lebih enak dalam mendapatkan pelayanan," ujar Baginda dalam sesi wawancara, Kamis (7/5/2026).</p><br></p>Dijelaskan Baginda, tujuh kecamatan tersebut yakni Kecamatan Medan Belawan, Kecamatan Medan Deli, Kecamatan Medan Labuhan, Medan Tuntungan, Kecamatan Medan Johor dan Kecamatan Medan Marelan serta Medan Denai.</p><br></p>Lanjut, Baginda bahwa tujuh kecamatan yang terpilih pada tahap awal ini sudah mampu melayani berbagai kebutuhan KTP, mulai dari, Perekaman Pemula (Bagi warga yang baru pertama kali membuat KTP), Penggantian KTP Rusak, Layanan cetak ulang bagi fisik kartu yang sudah tidak layak.</p><br></p>"Selain itu Penggantian KTP Hilang dengan Proses penerbitan kembali bagi warga yang kehilangan kartu identitasnya", jelas Baginda.</p><br></p>Meskipun saat ini baru tersedia di tujuh Kecamatan, Baginda menegaskan bahwa program ini akan terus dikembangkan hingga mencakup seluruh wilayah. "Ini adalah tahap awal. Rencananya akan berlanjut hingga mencakup 21 kecamatan. Kami upayakan segera, mungkin targetnya tahun depan sudah terealisasi semua," tambahnya.</p><br></p>Stok Blangko Dipastikan Aman</p>Terkait kekhawatiran masyarakat mengenai ketersediaan material KTP, Baginda menjamin bahwa stok blangko dalam kondisi mencukupi. Ia meminta warga tidak perlu ragu untuk datang dan mengurus dokumen kependudukannya.</p><br></p>"Insyaallah blangko aman, tidak ada masalah sama sekali," tegasnya menutup pembicaraan.</p><br></p>Dengan adanya langkah ini, diharapkan antrean di kantor pusat Disdukcapil dapat terurai dan masyarakat mendapatkan kepastian layanan yang lebih cepat dan efisien di wilayah tempat tinggal mereka masing-masing. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4562_Permudah-Layanan--Disdukcapil-Medan-Operasikan-Perekaman-E-KTP-di-7-Kecamatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282066/permudah-layanan-disdukcapil-medan-operasikan-perekaman-ektp-di-7-kecamatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Raffi Ahmad Terpukau Warenhuis, Siap Dorong Kolaborasi Kreatif di Kota Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 23:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Raffi Ahmad Terpukau Warenhuis, Siap Dorong Kolaborasi Kreatif di Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Sen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengajak Utusan Khusus Presiden Bidang Pembinaan Generasi Muda dan Pekerja Seni, Raffi Ahmad, mengunjungi Gedung Warenhuis di kawasan Kota Lama Kesawan, Kamis (7/5/2026).</p><br></p>Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Medan memperkenalkan kembali ikon bersejarah yang telah direvitalisasi sebagai pusat ekonomi kreatif dan destinasi wisata urban.</p><br></p>Dalam kesempatan itu, Zakiyuddin menjelaskan bahwa Warenhuis merupakan salah satu ikon Kota Medan yang baru saja selesai direnovasi dan diharapkan mampu menarik minat investor, termasuk dari kalangan nasional.</p><br></p>&quot;Seharian ini kita ajak, mulai dari kuliner hingga ke salah satu ikon Kota Medan yang baru selesai direnovasi, yaitu Warenhuis. Mudah-mudahan Aa Raffi juga tertarik untuk berinvestasi di Kota Medan dan ikut memasarkan Medan sebagai destinasi wisata,&quot; ujar Zakiyuddin.</p><br></p>Menanggapi hal tersebut, Raffi Ahmad mengaku terkesan dengan kondisi Warenhuis yang tetap mempertahankan nilai sejarah, namun telah siap dimanfaatkan sebagai ruang kolaborasi modern.</p><br></p>&quot;Saya sangat terpukau melihat Warenhuis. Heritage itu punya nilai yang tidak bisa kita bayar dengan apa pun, karena di situ ada cerita sejarahnya,&quot; kata Raffi.</p><br></p>Ia menilai, bangunan bersejarah seperti Warenhuis memiliki potensi besar jika dikolaborasikan dengan konsep kekinian, seperti menghadirkan kafe, ruang pameran, hingga wadah bagi pelaku UMKM dan komunitas kreatif.</p><br></p>Menurutnya, pendekatan tersebut dapat menjembatani generasi muda dengan nilai-nilai sejarah, sekaligus menciptakan ekosistem lifestyle yang produktif.</p><br></p>&quot;Jangan semua yang modern selalu dibangun baru. Justru tempat heritage seperti ini bagaimana bisa kita bawa ke lintas generasi, supaya anak muda memahami dan menghargai sejarahnya,&quot; ujarnya.</p><br></p>Raffi juga mengajak generasi muda dan pekerja seni untuk turut meramaikan Kota Medan melalui kolaborasi kreatif lintas sektor. Ia menilai, potensi seni dan kreativitas di Medan sudah terbukti kuat, salah satunya melalui keberhasilan film Agak Laen yang dinilai mampu mengangkat identitas kota tersebut.</p><br></p>&quot;Medan ini sudah ramai, kita bikin tambah ramai lagi. Ayo kita kolaborasi, bangun ekosistem kreatif, dan dorong ekonomi anak muda,&quot; ajaknya.</p><br></p>Dengan revitalisasi Warenhuis, Pemerintah Kota Medan berharap bangunan bersejarah tersebut tidak hanya menjadi simbol pelestarian cagar budaya, tetapi juga motor penggerak ekonomi kreatif yang mampu menarik wisatawan dan investor ke Kota Medan. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_957_Raffi-Ahmad-Terpukau-Warenhuis--Siap-Dorong-Kolaborasi-Kreatif-di-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282065/raffi-ahmad-terpukau-warenhuis-siap-dorong-kolaborasi-kreatif-di-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Sekadar FOMO, Reksa Dana Menjadi Gaya Hidup Kekinian Gen Z</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 22:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Sekadar FOMO, Reksa Dana Menjadi Gaya Hidup Kekinian Gen Z]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSelama puluhan tahun, gedung bursa saham identik dengan kerumunan orang tua berpakaian formal dan deretan grafik rumit yan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan<p></p><br><p></p>Selama puluhan tahun, gedung bursa saham identik dengan kerumunan orang tua berpakaian formal dan deretan grafik rumit yang hanya dimengerti segelintir elit. Namun, di sudut-sudut kafe di perkotaan hingga ruang di pemukiman, sebuah revolusi senyap sedang berlangsung. Pelakunya bukan pialang kawakan, melainkan anak muda dengan ponsel pintar di tangan. <p></p>Berdasarkan data terbaru dari Otoritas Jasa Keuangan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a>) Provinsi Sumatera Utara dan Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), struktur investor di wilayah ini mengalami pergeseran usia. Dalam kurun waktu lima tahun terakhir (2020&ndash;2025), pasar modal tidak lagi sekadar menjadi tempat singgah uang "dingin", melainkan telah menjadi gaya hidup baru bagi Generasi Z dan Milenial. <p></p><br><p></p>​Data tidak berbohong. Hingga awal tahun 2025, jumlah investor pasar modal di Sumatera Utara terus menunjukkan tren positif yang signifikan. Total Single Investor Identification (SID) telah menyentuh angka 634.644, tumbuh sekitar 9,82% dibandingkan tahun sebelumnya. <p></p><br><p></p>​Yang paling mengejutkan adalah komposisi demografisnya. Jika dijumlahkan secara akumulatif, lebih dari 57% investor di Sumatera Utara kini berada di bawah usia 30 tahun. Rincian persentase kepemilikan SID berdasarkan kelompok usia menunjukkan dominasi yang kontrassebagai berikut :​ </p><p><br></p><p>- Usia 18 &ndash; 25 Tahun: 33,92% (Tertinggi) <p></p>- ​Usia 26 &ndash; 30 Tahun: 23,52% <p></p>- Usia 31 &ndash; 40 Tahun: 24,19% <p></p>- ​Usia 41 Tahun ke Atas: 18,37% <p></p><br><p></p>​Secara nilai, transaksi saham kumulatif di Sumut menyentuh angka fantastis, yakni Rp37,72 triliun. Sementara itu, instrumen <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> mencatat pertumbuhan nasabah sebesar 20,89% (yoy) dengan nilai penjualan mencapai Rp1,51 triliun. <p></p>​Pergeseran struktural ini berawal dipicu oleh residu pandemi COVID-19 yang mengubah lanskap finansial global. Kebijakan Work From Anywhere (WFA) dan digitalisasi paksa membuat internet menjadi kebutuhan primer. <p></p><br><p></p>​"Uang yang biasanya habis untuk bensin, parkir, dan kopi di luar kantor, kini beralih menjadi modal investasi. Anak muda sekarang paham bahwa kontrol atas uang berarti kontrol atas kebebasan masa depan," ungkap pengamatan tren gaya hidup saat ini. <p></p>​Kehadiran aplikasi investasi seperti Bibit dan Stockbit, serta bank digital (Neo Bank) dan dompet digital (DANA, OVO), telah meruntuhkan hambatan masuk ke bursa saham. Kini, berinvestasi bisa dimulai hanya dengan modal seharga segelas kopi.<p></p><br><b>​Antara Cinta dan Bahaya FOMO</b><p></p><b><br></b>Ada fenomena sosiologis menarik yang muncul dari kalangan Gen Z. Terjadi pergeseran pola pikir untuk memberi porsi lebih pada "Kualitas Hidup" dibandingkan sekadar "Status". Uang yang biasanya habis untuk biaya mobilitas seperti bensin, parkir, dan gaya hidup "ngopi" di luar kantor, kini dialokasikan sebagai modal investasi.<p></p><br><p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_IMG-20260507-WA0194.jpg"><br><b>Kepala <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien (tengah). red</b><p></p><br><p>Kepala <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> Provinsi Sumatera Utara, Khoirul Muttaqien, menilai fenomena ini bermula dari Fear of Missing Out (FOMO). Namun, ia mencatat adanya evolusi positif.</p><p>​"Dari sekadar coba-coba, kini menjadi bagian dari identitas diri sebagai generasi yang melek finansial. Memiliki saham bukan cuma soal gaya, tapi soal kepemilikan masa depan," ujar Khoirul. ​Meski begitu, ia memperingatkan bahwa tanpa literasi yang kuat, tren FOMO bisa menjerumuskan anak muda ke jurang investasi bodong atau pinjaman online ilegal.</p><b>​​Reksadana Paling Diminati Gen Z</b><p></p><b><br></b>Ketua Presidium Dewan Asosiasi Pelaku <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> &amp; Investasi Indonesia (APRDI), Lolita Liliana memberikan paparan terkait peningkatan jumlah investor (SID) mencapai 19,2 juta, di mana 54,24% di antaranya merupakan investor berusia di bawah 30 tahun. Hal ini menunjukkan bahwa investasi kini telah menjadi bagian dari gaya hidup dan aktivitas harian generasi milenial dan Gen Z di wilayah ini. <p></p><br><p></p>Lolita menyatakan Reksadana menjadi instrumen yang paling diminati calon investor, khususnya Gen Z karena kemudahan akses dan nominal yang terjangkau yakni mulai dari Rp10.000 atau harga segelas kopi. <p></p>Bagi banyak anak muda di Indonesia, khususnya di kota-kota besar seperti Medan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> sering dianggap sebagai "pintu masuk" terbaik sebelum terjun langsung ke bursa saham. Alasannya adalah <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> dikelola secara profesional. Para investor tidak perlu pusing memantau grafik setiap jam. Ada Manajer Investasi (MI) bersertifikat yang bekerja untuk melaporkan seara rutin. <p></p><br><p></p>Selain itu terdapat sistem "Diversifikasi Otomatis" yaitu dengan uang Rp10.000, dana kamu sudah disebar ke berbagai perusahaan besar. Jika satu saham turun, portofoliomu masih terlindungi oleh saham lainnya. <p></p>Ini adalah solusi bagi anak muda yang ingin punya "hobi" investasi namun tidak memiliki waktu banyak untuk menganalisis pasar setiap hari. Dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a>, investor tetap bisa menjadi "pemilik" perusahaan-perusahaan besar di Indonesia dengan cara yang jauh lebih tenang dan terukur. <p></p><br><p></p>Pesatnya kenaikan total nasabah <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> di Sumut per awal 2025 tercatat sebanyak 39.636 investor dengan nilai penjualan mencapai Rp1,51 triliun. Mencatat pertumbuhan rekening tertinggi sebesar 20,89% (yoy). Nilai transaksi saham secara kumulatif di Sumatera Utara menyentuh angka Rp37,72 triliun. <p></p><br><p></p>Hingga periode awal 2025, jumlah investor pasar modal di Sumatera Utara terus menunjukkan tren positif yang signifikan yaitu Total Investor (SID) mencapai sekitar 634.644, Single Investor Identification (SID), tumbuh sekitar 9,82% dibandingkan tahun sebelumnya.<p></p><p><b>Program <a href="https://www.sumut24.co/tag/pintar/" target="_blank">PINTAR</a> (Program Investasi Terencana dan Berkala) <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a></b></p><b><br></b>Menanggapi dominasi pelaku saham dari kalangan generasi muda ini, Asosiasi Pelaku <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> &amp; Investasi Indonesia (APRDI) bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> dan SRO meluncurkan program Sosialisasi dan Edukasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> 2026 (SOSEDU APRDI 2026). Rangkaian kegiatan ini meliputi roadshow di lima kota besar yaitu Surabaya, Semarang, Makassar &amp; Bandung. Adapun target peserta dari kalangan generasi muda mahasiswa (melalui Galeri Investasi), jurnalis/media (Media Gathering), dan komunitas lokal. <p></p><br><p></p>Program SOSEDU APRDI 2026 ini bertujuan untuk memperdalam literasi keuangan dan mendorong inklusi investasi yang lebih sehat di Indonesia. Salah satu output penting dari SOSEDU 2026 adalah peresmian program <a href="https://www.sumut24.co/tag/pintar/" target="_blank">PINTAR</a> (Program Investasi Terencana dan Berkala) <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a>. Yaitu program edukasi keuangan dirancang untuk membangun kebiasaan investasi yang sehat dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat, mulai dari mahasiswa hingga pekerja, dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap praktik keuangan ilegal seperti investasi bodong dan pinjaman online ilegal".<p></p><br><b>Felicia Putri Tjiasaka, Figur Sukses Gen Z <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a></b><p></p><b><br></b><p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_cWEy5Eg1f5aFsEa1mgCs.jpeg"><b><br></b><br>Dalam prakteknya, salah satu figur Gen Z yang sering menjadi referensi dalam dunia investasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> dan saham di Indonesia adalah Felicia Putri Tjiasaka. Ia dikenal sebagai "Investment Storyteller" yang berhasil mengubah pandangan anak muda bahwa investasi itu rumit menjadi sesuatu yang menyenangkan dan bisa menjadi hobi. Dengan berbekal sertifikasi CFA (Chartered Financial Analyst) level II, Felicia kerap aktif mengedukasi dengan bahasa yang sangat sederhana bagi pemula. <p></p><br><p></p>Menurutnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> adalah tempat latihan terbaik. Ia berpendapat bahwa Gen Z tidak perlu langsung terjun ke saham gorengan yang berisiko tinggi. "Jangan mulai dari yang paling susah. Mulailah dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> pasar uang atau indeks yang risikonya terukur, biar mentalnya terbentuk dulu sebelum menghadapi fluktuasi saham yang liar", ujarnya. <p></p><br><p></p>Felicia sangat vokal mengenai bahaya FOMO. Pendapatnya adalah "Jangan beli apa yang kamu tidak mengerti." Jika ingin menjadikan investasi sebagai hobi, maka hobinya adalah belajar, bukan sekadar klik tombol "beli" karena ikut-ikutan tren di media sosial. <br><p></p><br>Sehingga bisa disimpulkan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> merupakan media terbaik bagi penyaham pemula. Kunci sukses bagi Gen Z di Sumatera Utara atau daerah lainnya dalam bermain saham  bukan pada seberapa besar modalnya, melainkan pada seberapa konsisten mereka menjadikan riset pasar sebagai bagian dari rutinitas harian serta menyalurkan hobby. (Laura K Silalahi.red)<p></p><br><p></p>Penulis : Laura Katarina Silalahi (www.sumut24.co)<br>Tema tulisan : <a href="https://www.sumut24.co/tag/reksa-dana/" target="_blank">Reksa Dana</a> Pasar Uang, Solusi Investasi Praktis dan Terpercaya<p></p><br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_8549_Bukan-Sekadar-FOMO--Reksa-Dana-Menjadi-Gaya-Hidup-Kekinian-Gen-Z.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/282064/bukan-sekadar-fomo-reksa-dana-menjadi-gaya-hidup-kekinian-gen-z/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalan Rusak Puluhan Tahun, Warga Buntu Pane Demo, Bupati Asahan Turun Tangan</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 22:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalan Rusak Puluhan Tahun, Warga Buntu Pane Demo, Bupati Asahan Turun Tangan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Kerusakan parah pada ruas jalan di Kecamatan Buntu Pane memicu aksi demonstrasi warga pada Kamis (07/05/2026). Puluhan w]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Kerusakan parah pada ruas jalan di Kecamatan Buntu Pane memicu aksi demonstrasi warga pada Kamis (07/05/2026). Puluhan warga turun ke Jalan Besar Sei Silau Timur untuk menuntut perbaikan segera terhadap infrastruktur yang dinilai sudah puluhan tahun tak tersentuh pembangunan.</p>Aksi damai yang dimulai pukul 14.30 Wib ini langsung mendapat respons cepat dari Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, SSos, MSi, didampingi Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Camat Buntu Pane, serta jajaran Forkopimca, hadir langsung di lokasi untuk mendengarkan aspirasi masyarakat.</p>Dalam orasinya, Koordinator Aksi, Maulana Annur, menegaskan bahwa kondisi jalan yang berlubang dan berdebu bukan hanya mengganggu kenyamanan, tetapi juga membahayakan keselamatan.</p>"Jalan ini sudah puluhan tahun kondisinya memprihatinkan. Banyak warga yang jatuh saat berkendara, debu jalanan mengganggu kesehatan, dan yang paling parah, roda perekonomian kita terhambat. Hasil pertanian sulit diangkut dan biaya operasional menjadi membengkak," tegas Maulana di hadapan massa.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/warga/" target="_blank">Warga</a> menuntut komitmen nyata dari Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar segera memasukkan ruas jalan strategis ini serta jalan-jalan desa di sekitarnya dalam daftar prioritas perbaikan.</p>Mendengar langsung keluhan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik Zainal Abidin mengakui pentingnya fungsi jalan tersebut. Ia menjelaskan, jalan di Buntu Pane merupakan jalur vital yang menghubungkan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dengan Kabupaten Simalungun. Jalan ini menjadi urat nadi bagi mobilitas warga dan distribusi hasil bumi.</p>"Saya mengerti kesulitan yang Bapak/Ibu rasakan setiap hari. Jalan ini adalah akses utama ekonomi masyarakat. Saya akan segera menyampaikan aspirasi ini kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar perbaikan dapat segera direalisasikan," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p>Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersabar dan berharap agar proses perbaikan bisa segera dimulai demi kesejahteraan bersama.</p>Aksi demonstrasi yang berlangsung selama satu jam tersebut berakhir pukul 15.30 WIB. Suasana terjaga kondusif dan aman hingga akhirnya massa membubarkan diri setelah mendapatkan jawaban dan kepastian dari kepala daerah. (tec!)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1181_Jalan-Rusak-Puluhan-Tahun--Warga-Buntu-Pane-Demo--Bupati-Asahan-Turun-Tangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282063/jalan-rusak-puluhan-tahun-warga-buntu-pane-demo-bupati-asahan-turun-tangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Persiapan Musda KNPI Padangsidimpuan Diduga Tidak Sesuai AD/ART, Karim Pohan Kontak DPP</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 22:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Persiapan Musda KNPI Padangsidimpuan Diduga Tidak Sesuai AD/ART, Karim Pohan Kontak DPP]]></title>
            <description><![CDATA[Persiapan Musda KNPI Padangsidimpuan Tidak Sesuai AD/ART, Karim Pohan Kontak DPP]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Padangsidimpuan - Persiapan Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Komite Nasional Pemuda Indonesia DPD KNPI Kota Padangsidimpuan berdasarkan mekanisme PO dan AD/ART KNPI apa yang dikerjakan karateker DPD KNPI Padangsidimpuan beserta perangkatnya menuai polemik dan ilegal.</p><p>Ketua KNPI Kota Padangsidimpuan Karim Pohan, Kamis (7/5/2026) menjelaskan bahwa kritik keras datang dari sejumlah kader organisasi kepemudaan dan menilai Musda tersebut dinilai syarat kejanggalan, tidak transparan, serta berpotensi melanggar prosedur organisasi.</p><p>Pendaftaran bakal calon Ketua DPD KNPI Kota Padangsidimpuan periode 2026-2029 diketahui telah resmi ditutup pada Rabu, 6 Mei 2026 pukul 24.00 WIB. </p><p>Dalam tahapan proses yang dilaksanakan tersebut berdasarkan surat karateker yang disebut diterbitkan DPD I KNPI Sumatera Utara tertanggal 29 April 2026 tanpa adanya pleno dan mekanisme dalam aturan KNPI.</p><p>Lanjut Karim, bahwa keputusan karateker yang dikeluarkan Ketua DPD KNPI Sumut Aldi Siregar itu dipersoalkan lantaran dinilai dilakukan tanpa mekanisme organisasi yang jelas dan tanpa pemberitahuan resmi kepada kepengurusan definitif DPD KNPI Padangsidimpuan.</p><p>Saya menegaskan tidak pernah menerima surat resmi terkait penunjukan karateker terhadap kepemimpinannya. Ia menilai langkah tersebut telah mencederai marwah organisasi serta nilai demokrasi di tubuh KNPI.</p><p>"Saya tidak pernah menerima surat pemberitahuan maupun keputusan resmi terkait karateker. Tiba-tiba Musda akan segera dibuka dan pendaftaran calon ketua tiba-tiba sudah ditutup. Ini terkesan dipaksakan dan tidak menghargai mekanisme organisasi," kata Karim Pohan.</p><p>Karim juga mengungkapkan, sebelumnya dirinya telah berkoordinasi dengan Ketua KNPI Daerah I Sumatera Utara terkait agenda Musda yang direncanakan berlangsung pada Juni 2026. Namun, dalam komunikasi tersebut tidak pernah disampaikan adanya rencana karateker terhadap kepengurusan DPD KNPI Padangsidimpuan.</p><p>"Lawak - Lawak Ketua DPD KNPI Sumatera Utara yang dipimpin Aldi Syahputra Siregar, dia tahu aturan atau sengaja mau buat pemuda di Kota Padangsidimpuan ini chaos, saya juga sudah kontak DPP KNPI agar mengetahui perjalanan dan kronologisnya," kata Karim.</p><p>Lebih lanjut, Karim mempertanyakan legalitas peserta Musda apabila forum tersebut tetap dilaksanakan melalui karateker. Menurutnya, jika kepemimpinannya benar-benar dinonaktifkan melalui karateker, maka seluruh produk organisasi yang lahir pada masa kepengurusannya, termasuk Surat Keputusan (SK) Dewan Pimpinan Kecamatan (DPK), otomatis tidak dapat dijadikan dasar keikutsertaan dalam Musda.</p><p>"Kalau kepengurusan saya dianggap sudah tidak sah karena karateker, maka seluruh produk organisasi di masa kepemimpinan saya, termasuk DPK KNPI kecamatan, juga seharusnya tidak sah digunakan dalam Musda itu. Jangan ada standar ganda dalam menjalankan aturan organisasi," katanya.</p><p>Polemik Musda KNPI Padangsidimpuan semakin memanas setelah muncul kritik dari Salah satu Ketua Organiasi Cipayung melalui unggahan status WhatsApp miliknya. Dalam unggahan tersebut, ia menyoroti biaya pendaftaran bakal calon Ketua DPD KNPI Kota Padangsidimpuan yang disebut mencapai Rp30 juta.</p><p>Ia menilai biaya tersebut sangat memberatkan dan tidak mencerminkan semangat perjuangan organisasi kepemudaan.</p><p>"KNPI dibentuk oleh tangan-tangan intelektual sebagai wadah berhimpunnya organisasi kepemudaan untuk melahirkan gagasan dan perjuangan, bukan dijadikan tempat membebani kader dengan biaya pencalonan yang tidak masuk akal," tulisnya dalam unggahan tersebut.</p><p>Ia juga menyindir keras panitia dan pihak karateker yang dinilai tidak siap melaksanakan Musda secara mandiri.</p><p>Kalau panitia dan karateker tidak mampu melaksanakan Musda, jangan memaksakan calon ketua untuk membiayai semuanya, tulisnya lagi.</p><p>"Ingat dalam aturan umum dan aturan khusus PO atau AD/ART KNPI tidak pernah ada bunyi atau kalimat membayar kewajiban senilai Rp 30 juta, begitu juga tadi saya sampaikan ke DPP KNPI untuk dapat diketahui juga," ungkap Karim.</p><p>Melalui beberapa rekan yang masih satu perjuangan juga telah melayangkan surat kepada pimpinan kepada daerah khususnya Wali Kota Padangsidimpuan kondisi pemuda hari ini di Kota Padangsidimpuan, semoga mitra KNPI dalam hal ini Pemko Padangsidimpuan juga dapat mengetahui perjalanannya, kita sangat cinta pemuda dan cinta Kota Padangsidimpuan, tuturnya.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7791_Persiapan-Musda-KNPI-Padangsidimpuan-Tidak-Sesuai-AD-ART--Karim-Pohan-Kontak-DPP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282062/persiapan-musda-knpi-padangsidimpuan-diduga-tidak-sesuai-adart-karim-pohan-kontak-dpp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail]]></title>
            <description><![CDATA[Kajian Malam Jumat di Masjid Ar Ridho, Bahas Keteladanan Ibrahim, Hajar dan Ismail]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Masjid Ar Ridho menggelar Kajian Malam Jumat pada Kamis, 7 Mei 2026 usai salat Isya berjamaah. Kajian yang dimulai pukul 19.45 WIB tersebut menghadirkan Asren Nasution sebagai pemateri dengan tema &quot;Ibrahim Imam Sejagat&quot;.<br>Kegiatan dilaksanakan di Masjid Ar Ridho, Jalan Tut Wuri Handayani Perkampungan Kodam I/BB, Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan, Sumatera Utara.<br>Dalam kajiannya, Asren Nasution menekankan bahwa karakter Nabi Ibrahim AS, Siti Hajar, dan Nabi Ismail AS merupakan figur manusia pilihan yang dijadikan teladan bagi umat manusia sepanjang zaman. Ketiganya dinilai mampu menghadapi ujian kehidupan yang sangat berat, bahkan melampaui batas-batas logika kemanusiaan biasa.<br>Menurutnya, keagungan karakter mereka terlihat dari militansi iman, semangat juang yang tidak mengenal menyerah, ketulusan, pengorbanan, serta kepasrahan total kepada kehendak Allah SWT. Nilai-nilai luhur itulah yang kemudian diabadikan Allah SWT dalam rangkaian prosesi ibadah haji.<br>&quot;Sesungguhnya berhaji itu adalah napak tilas perjuangan Ibrahim, Hajar, dan Ismail,&quot; ungkapnya.<br>Ia menjelaskan, Ka&#039;bah, Maqam Ibrahim, Sai antara Shafa dan Marwah, Arafah, Mina, Muzdalifah hingga Sumur Zamzam merupakan daerah operasi perjuangan Nabi Ibrahim AS bersama keluarganya. Tempat-tempat suci tersebut menjadi saksi sejarah perjuangan iman, pengorbanan, dan keteguhan dalam menjalankan perintah Allah SWT.<br>Menurut Asren, keberhasilan Nabi Ibrahim AS bersama keluarganya menghadapi badai ujian, gelombang cobaan, perintah dan larangan Allah SWT yang sangat berat menjadikan beliau menerima gelar tertinggi sebagai pemimpin manusia sejagat.<br>&quot;Salah satu kriteria mendapatkan gelar kepemimpinan besar adalah kemampuan menghadapi ujian, tantangan dan hambatan yang melebihi batas kemanusiaan biasa. Pemimpin hebat itu adalah mereka yang teruji dengan berbagai ujian yang paling sulit,&quot; ujarnya.<br>Karena itu, lanjutnya, kisah perjuangan keluarga Nabi Ibrahim sudah semestinya menjadi materi pokok dalam penyelenggaraan manasik haji. Dengan memahami sejarah dan makna di balik setiap rangkaian ibadah, jamaah diharapkan mampu merasakan suasana kebatinan dan kekhusyukan spiritual selama menjalankan ibadah haji.<br>Ia juga menyampaikan bahwa Al-Qur&#039;an dalam banyak ayat menceritakan perjuangan Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Ibunda Hajar. Bahkan, ayat-ayat tentang haji sangat erat kaitannya dengan perjalanan spiritual keluarga agung tersebut.<br>&quot;Perjalanan haji pada hakikatnya adalah perjalanan sejarah Ibrahim, sejarah Hajar, dan sejarah Ismail. Sejarah tentang iman, pengorbanan, keteguhan, dan kepatuhan total kepada Allah SWT,&quot; pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_8932_Kajian-Malam-Jumat-di-Masjid-Ar-Ridho--Bahas-Keteladanan-Ibrahim--Hajar-dan-Ismail.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282061/kajian-malam-jumat-di-masjid-ar-ridho-bahas-keteladanan-ibrahim-hajar-dan-ismail/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fantastis! Kejari Madina Musnahkan 54 Kg Ganja dan 1,1 Juta Rokok Ilegal, Perang Lawan Narkoba Kian Panas</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fantastis! Kejari Madina Musnahkan 54 Kg Ganja dan 1,1 Juta Rokok Ilegal, Perang Lawan Narkoba Kian Panas]]></title>
            <description><![CDATA[Fantastis! Kejari Madina Musnahkan 54 Kg Ganja dan 1,1 Juta Rokok Ilegal, Perang Lawan Narkoba Kian Panas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejaksaan Negeri Mandailing Natal kembali menunjukkan komitmennya dalam penegakan hukum dengan melaksanakan pemusnahan barang bukti dari puluhan perkara tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht, Kamis (7/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Kejaksaan Negeri Mandailing Natal tersebut didominasi oleh perkara narkotika. Pemusnahan dilakukan sebagai bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus langkah nyata mencegah barang bukti disalahgunakan kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 35 perkara dimusnahkan dalam kegiatan tersebut, terdiri dari tindak pidana umum dan tindak pidana khusus. Dari jumlah itu, kasus narkotika menjadi perkara yang paling banyak ditangani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Seksi Pengelolaan Barang Bukti dan Barang Rampasan (Kasi PAPBB/BB) Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Hadi Nur, menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk transparansi dan akuntabilitas aparat penegak hukum kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemusnahan ini merupakan pelaksanaan putusan pengadilan yang telah inkracht, sekaligus bentuk komitmen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dalam menjaga transparansi dan akuntabilitas penegakan hukum,&quot; ujar Hadi Nur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadi Nur menjelaskan, dari total 35 perkara yang dimusnahkan, sebanyak 23 perkara merupakan kasus narkotika. Barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari ganja seberat 54.518,84 gram, sabu seberat 152,1 gram, serta pil seberat 1,09 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemusnahan barang bukti narkotika menjadi langkah penting untuk memastikan barang haram tersebut tidak lagi beredar di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Barang bukti narkotika dimusnahkan agar tidak disalahgunakan kembali dan sebagai bentuk keseriusan aparat penegak hukum dalam memberantas peredaran narkoba di wilayah Mandailing Natal,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya narkotika, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejari/" target="_blank">Kejari</a> Mandailing Natal juga memusnahkan barang bukti dari 12 perkara lainnya yang meliputi tindak pidana terhadap orang dan harta benda, kasus keamanan dan ketertiban umum, perjudian, kekerasan dalam rumah tangga (KDRT), perlindungan anak, hingga tindak pidana umum lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Kejaksaan Negeri Mandailing Natal turut memusnahkan barang bukti dari satu perkara tindak pidana khusus di bidang cukai. Barang bukti yang dimusnahkan berupa 1.120.000 batang rokok ilegal tanpa pita cukai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemusnahan rokok ilegal itu menjadi perhatian tersendiri karena dinilai merugikan negara dari sektor penerimaan cukai sekaligus membahayakan peredaran barang ilegal di masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadi Nur menyebutkan, sebagian terpidana dalam perkara-perkara tersebut telah selesai menjalani masa hukuman dan dinyatakan bebas. Namun, sebagian lainnya masih menjalani proses pembinaan sesuai putusan pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Seluruh barang bukti dimusnahkan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku, sehingga tidak lagi memiliki nilai guna maupun potensi penyalahgunaan,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pantauan di lokasi, kegiatan pemusnahan barang bukti itu turut dihadiri sejumlah unsur aparat penegak hukum dan instansi terkait. Hadir di antaranya Kasat Narkoba Polres Mandailing Natal, unsur TNI, BNNK Mandailing Natal, Lapas Kelas II B Panyabungan, serta jajaran Kejaksaan Negeri Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi simbol sinergi antarinstansi dalam memberantas tindak pidana, khususnya peredaran narkotika dan barang ilegal di wilayah Kabupaten Mandailing Natal.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1215_Fantastis--Kejari-Madina-Musnahkan-54-Kg-Ganja-dan-1-1-Juta-Rokok-Ilegal--Perang-Lawan-Narkoba-Kian-Panas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282060/fantastis-kejari-madina-musnahkan-54-kg-ganja-dan-11-juta-rokok-ilegal-perang-lawan-narkoba-kian-panas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Butuh Waktu Lama, Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan Toko Pakaian</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Butuh Waktu Lama, Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan Toko Pakaian]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Butuh Waktu Lama, Polres Padangsidimpuan Berhasil Ungkap Kasus Pembobolan Toko Pakaian]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim Resmob Satreskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan berhasil mengungkap kasus tindak pidana pencurian dengan pemberatan (Curat) yang terjadi di sebuah toko pakaian di kawasan Simpang IKIP, Jalan Sudirman eks Merdeka, Kelurahan Wek I, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, polisi berhasil mengamankan seorang pria dewasa berinisial ED (40), warga Jalan Merdeka, Padangsidimpuan Selatan, yang diduga kuat sebagai pelaku utama pembobolan toko pakaian milik korban bernama M. Faisal (38).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini berdasarkan laporan polisi Nomor: LP/B/223/V/2026/SPKT/POLRES PADANG SIDIMPUAN/POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 3 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil kerja cepat Tim Resmob Satreskrim dalam melakukan penyelidikan usai menerima laporan dari korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Begitu laporan diterima, personel langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan penyelidikan intensif hingga akhirnya pelaku berhasil diamankan,&quot; ujar Kapolres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum terhadap segala bentuk tindak kriminalitas yang meresahkan masyarakat di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan segera melaporkan apabila menemukan ataupun mengalami tindak pidana. <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan berkomitmen memberikan rasa aman kepada masyarakat,&quot; tegas AKBP Dr. Wira Prayatna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa pencurian itu terjadi pada Minggu, 3 Mei 2026 sekitar pukul 09.50 WIB. Saat itu, seorang karyawan toko bernama Fitriani Siregar hendak membuka toko pakaian milik korban yang berada di Simpang IKIP Jalan Sudirman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun sesampainya di lokasi, saksi mendapati kondisi toko sudah berantakan. Curiga terjadi pencurian, saksi kemudian menghubungi pemilik toko.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah korban tiba di lokasi dan melakukan pemeriksaan, diketahui pintu belakang toko dalam keadaan rusak akibat dicongkel pelaku. Sejumlah barang dagangan serta satu unit handphone milik korban juga dilaporkan hilang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibat kejadian tersebut, korban mengalami kerugian mencapai Rp80.670.000 dan langsung membuat laporan resmi ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil penyelidikan dan analisa tempat kejadian perkara (TKP), polisi mengantongi identitas terduga pelaku yang diketahui berinisial ED.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Rabu, 6 Mei 2026, Tim Resmob Satreskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan menerima informasi dari masyarakat bahwa pelaku sedang berada di kawasan Jalan Sudirman, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dipimpin langsung Kasat Reskrim, tim kemudian bergerak cepat menuju lokasi dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat diinterogasi, ED mengakui telah melakukan pencurian dengan cara mencongkel pintu belakang toko sebelum masuk dan mengambil sejumlah barang dagangan serta handphone milik korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti hasil curian, di antaranya 1 unit handphone Vivo Y20s warna hitam, 33 helai baju, 7 celana jeans, 2 jaket parasut, 19 celana pendek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, tersangka beserta barang bukti langsung dibawa ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan tindak pidana pencurian dengan pemberatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 477 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_6553_Tak-Butuh-Waktu-Lama--Polres-Padangsidimpuan-Berhasil-Ungkap-Kasus-Pembobolan-Toko-Pakaian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282059/tak-butuh-waktu-lama-polres-padangsidimpuan-berhasil-ungkap-kasus-pembobolan-toko-pakaian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Road To Hari Konservasi 2026: Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liarr</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Road To Hari Konservasi 2026: Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liarr]]></title>
            <description><![CDATA[Road To Hari Konservasi 2026 Polres Padangsidimpuan Gandeng BBKSDA dan Masyarakat Jaga Kelestarian Orangutan dan Satwa Liarr]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam upaya meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kelestarian lingkungan dan satwa dilindungi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan menggelar kegiatan Sosialisasi dan Sinergi Kepolisian bersama Kementerian Kehutanan serta masyarakat Kota Padangsidimpuan, Kamis (7/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Aula Pratidina <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan, Jalan SM Raja, Kota Padangsidimpuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Road To Hari Konservasi Alam Nasional 2026 dengan mengusung tema &quot;Sinergi Kepolisian, Kementerian Kehutanan Bersama Masyarakat Untuk Kelestarian Orangutan dan Satwa Liar Lainnya.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara ini dihadiri langsung Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan BBKSDA Sumatera Utara Susilo Ari Wibowo, S.Hut., M.Sc beserta jajaran, Koordinator Tim APE Patriot Centre for Orangutan Protection Rahmad Fauzi, S.Hut, para lurah, kepala desa se-Kota Padangsidimpuan, hingga personel Bhabinkamtibmas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan pembukaan, doa bersama, menyanyikan lagu Indonesia Raya, sambutan para narasumber, pemaparan materi konservasi, sesi tanya jawab hingga penyerahan penghargaan dan cinderamata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna menegaskan pentingnya sinergitas antara kepolisian, pemerintah daerah, perangkat desa dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kelestarian hutan dan satwa liar bukan hanya tanggung jawab pemerintah atau aparat penegak hukum saja, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat. Kami mengajak seluruh kepala desa, lurah dan Bhabinkamtibmas untuk aktif memberikan edukasi kepada masyarakat terkait perlindungan satwa liar dan pencegahan perusakan hutan,&quot; ujar AKBP Dr. Wira Prayatna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan perburuan, perdagangan maupun pemeliharaan satwa dilindungi yang bertentangan dengan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, ia meminta masyarakat segera melaporkan apabila menemukan aktivitas ilegal seperti perambahan hutan, pembakaran lahan maupun perdagangan satwa liar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan siap mendukung penuh program konservasi serta melakukan penegakan hukum terhadap pelanggaran di bidang lingkungan hidup dan kehutanan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Bidang KSDA Wilayah III Padangsidimpuan BBKSDA Sumatera Utara, Susilo Ari Wibowo menjelaskan bahwa orangutan merupakan satwa dilindungi yang memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem hutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyoroti berbagai ancaman yang masih terjadi terhadap habitat satwa liar, mulai dari pembukaan lahan, pembakaran hutan, hingga perdagangan ilegal satwa dilindungi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kolaborasi antara masyarakat, pemerintah desa, kepolisian dan lembaga konservasi menjadi kunci utama dalam menjaga keberlangsungan habitat satwa liar di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jika terjadi konflik antara satwa liar dengan masyarakat, diharapkan segera berkoordinasi dengan pihak BBKSDA maupun Kepolisian agar dapat ditangani secara tepat,&quot; ungkap Susilo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar hutan karena dapat merusak habitat satwa dan memicu bencana lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, Koordinator Tim APE Patriot Centre for Orangutan Protection, Rahmad Fauzi, menyampaikan bahwa orangutan merupakan satwa langka yang keberadaannya semakin terancam akibat kerusakan habitat dan aktivitas ilegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahmad menyebut perburuan, perdagangan satwa liar, serta pembukaan lahan menjadi ancaman serius bagi keberlangsungan populasi orangutan dan satwa lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengajak seluruh masyarakat untuk ikut menjaga habitat alami satwa liar dengan tidak merusak hutan maupun melakukan pembakaran lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap masyarakat dapat menjadi pelopor pelestarian lingkungan serta memberikan informasi dini apabila menemukan aktivitas ilegal terhadap satwa dilindungi,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosialisasi tersebut mendapat respons positif dari para lurah, kepala desa dan personel Bhabinkamtibmas yang hadir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kesadaran masyarakat terkait pentingnya menjaga kelestarian hutan dan satwa liar demi keberlangsungan lingkungan hidup bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Bhabinkamtibmas juga diharapkan menjadi ujung tombak dalam memberikan edukasi serta melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun pelanggaran di bidang kehutanan dan konservasi satwa liar di wilayah binaannya masing-masing.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_6038_Road-To-Hari-Konservasi-2026--Polres-Padangsidimpuan-Gandeng-BBKSDA-dan-Masyarakat-Jaga-Kelestarian-Orangutan-dan-Satwa-Liarr.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282058/road-to-hari-konservasi-2026-polres-padangsidimpuan-gandeng-bbksda-dan-masyarakat-jaga-kelestarian-orangutan-dan-satwa-liarr/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Wek VI, Timbangan Digital Ikut Disita</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Wek VI, Timbangan Digital Ikut Disita]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Padangsidimpuan Ringkus Dua Terduga Pengedar Sabu di Wek VI, Timbangan Digital Ikut Disita]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Reserse Narkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan kembali mengungkap kasus tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Dua pria dewasa berinisial DS (36) dan RR (30) berhasil diamankan petugas saat diduga melakukan aktivitas transaksi narkotika jenis sabu di kawasan Jalan Alboin Hutabarat Gang Dame IV, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kamis (7/5/2026) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan lokasi tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkoba jenis sabu. Menindaklanjuti laporan itu, Tim Opsnal Satresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan langsung bergerak menuju lokasi sekitar pukul 11.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesampainya di lokasi, petugas mendapati dua pria dengan gerak-gerik mencurigakan. Tanpa menunggu lama, polisi langsung melakukan pengamanan dan penggeledahan terhadap keduanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil penggeledahan, polisi menemukan tiga bungkus plastik klip transparan ukuran sedang berisi diduga narkotika golongan I jenis sabu dengan berat bruto 3,07 gram. Selain itu, petugas juga menyita satu plastik klip ukuran besar, satu unit timbangan digital, dua unit handphone milik DS, serta uang tunai sebesar Rp350 ribu yang diduga hasil transaksi narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara dari tangan RR, polisi menemukan tiga bungkus plastik klip ukuran kecil berisi diduga sabu dengan berat bruto 0,40 gram, sejumlah plastik klip kosong, satu dompet kecil warna biru, serta satu unit handphone.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti ditemukan di sekitar lokasi tempat kedua pelaku diamankan, termasuk di atas terpal biru dan di dalam saku celana salah satu tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, kedua tersangka mengaku mendapatkan barang haram tersebut dari seorang pria berinisial P yang disebut berdomisili di kawasan Jalan Alboin Hutabarat, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna menegaskan bahwa pihaknya akan terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan tidak akan memberi ruang bagi pelaku peredaran narkoba di wilayah hukum kami. Informasi dari masyarakat sangat membantu dalam pengungkapan kasus ini. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk memburu pemasok yang disebutkan para tersangka,&quot; tegas AKBP Wira Prayatna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan segala bentuk aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama memerangi narkoba. Laporkan apabila mengetahui adanya transaksi atau penyalahgunaan narkotika di lingkungan sekitar demi menyelamatkan generasi muda,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini kedua tersangka beserta seluruh barang bukti telah diamankan di Kantor Satresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan guna menjalani proses penyelidikan dan penyidikan lebih lanjut.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1912_Polres-Padangsidimpuan-Ringkus-Dua-Terduga-Pengedar-Sabu-di-Wek-VI--Timbangan-Digital-Ikut-Disita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282057/polres-padangsidimpuan-ringkus-dua-terduga-pengedar-sabu-di-wek-vi-timbangan-digital-ikut-disita/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tokoh Kampung Darek Datangi Polres, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna Dipuji Tokoh Adat dan Agama atas Ketegasan Berantas Narkoba</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tokoh Kampung Darek Datangi Polres, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna Dipuji Tokoh Adat dan Agama atas Ketegasan Berantas Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Tokoh Kampung Darek Datangi Polres, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Wira Prayatna Dipuji Tokoh Adat dan Agama atas Ketegasan Berantas Narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana penuh keakraban dan dukungan terlihat di Mapolres Padangsidimpuan, Kamis (7/5/2026) sore. Sejumlah tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama dari Kampung Darek Kota Padangsidimpuan mendatangi Mapolres untuk memberikan apresiasi atas keberhasilan jajaran Polres Padangsidimpuan dalam mengungkap kasus narkoba di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan silaturahmi yang berlangsung sekitar pukul 15.30 WIB itu diterima langsung oleh Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan AKP Juli Purwono, S.H., M.H., serta personel Sat Resnarkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedatangan para tokoh masyarakat tersebut menjadi bentuk dukungan moral kepada aparat kepolisian yang dinilai serius dan konsisten dalam memberantas peredaran narkotika di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, rombongan tokoh masyarakat diarahkan menuju Kantor Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan untuk melaksanakan silaturahmi sekaligus menyampaikan apresiasi secara langsung kepada jajaran kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perwakilan tokoh masyarakat Kampung Darek menyampaikan rasa terima kasih atas langkah cepat dan tegas Polres Padangsidimpuan dalam mengungkap berbagai kasus narkoba yang selama ini meresahkan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka menilai keberhasilan tersebut tidak hanya menciptakan rasa aman, tetapi juga meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian, khususnya Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, para tokoh adat dan tokoh agama juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama mendukung tugas kepolisian dalam memerangi peredaran dan penyalahgunaan narkoba di lingkungan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap Polres Padangsidimpuan tetap konsisten dan tegas dalam melakukan pemberantasan narkoba demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkotika,&quot; ujar salah satu tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan masyarakat Kampung Darek kepada Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak bisa dilakukan aparat kepolisian semata, melainkan membutuhkan sinergi dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dukungan dari tokoh masyarakat, tokoh adat, dan tokoh agama menjadi semangat bagi kami dalam memberantas narkoba di Kota Padangsidimpuan. Kami berkomitmen untuk terus melakukan penindakan tegas terhadap pelaku peredaran narkotika demi menjaga keamanan dan masa depan generasi muda,&quot; tegas AKBP Dr. Wira Prayatna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengimbau masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan silaturahmi tersebut berlangsung aman, tertib, dan penuh suasana kekeluargaan. Momen itu sekaligus menunjukkan kuatnya sinergi antara masyarakat dan Polres Padangsidimpuan dalam upaya bersama memerangi narkoba di wilayah Kota Padangsidimpuan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9616_Tokoh-Kampung-Darek-Datangi-Polres--Kapolres-Padangsidimpuan-AKBP-Wira-Prayatna-Dipuji-Tokoh-Adat-dan-Agama-atas-Ketegasan-Berantas-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282056/tokoh-kampung-darek-datangi-polres-kapolres-padangsidimpuan-akbp-wira-prayatna-dipuji-tokoh-adat-dan-agama-atas-ketegasan-berantas-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Saipullah Nasution Gaspol Sertifikasi Aset Madina, 200 Persil Ditarget Rampung 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Saipullah Nasution Gaspol Sertifikasi Aset Madina, 200 Persil Ditarget Rampung 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Saipullah Nasution Gaspol Sertifikasi Aset Madina, 200 Persil Ditarget Rampung 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus memperkuat legalitas aset milik daerah. Langkah itu ditandai dengan penyerahan 14 sertifikat elektronik aset daerah dari Badan Pertanahan Nasional (BPN) kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Madina H. Saipullah Nasution dan Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Atika Azmi Utammi Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan sertifikat tersebut berlangsung di Ruang Kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Madina, Komplek Perkantoran Payaloting, Panyabungan, Rabu (6/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Saipullah Nasution menegaskan, sertifikat hak milik menjadi dasar penting bagi pemerintah daerah dalam menjaga dan mempertahankan aset negara agar tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan adanya Sertifikat Hak Milik, pemerintah daerah memiliki kekuatan hukum yang jelas untuk mempertahankan aset tersebut. Selain itu, aset yang sudah bersertifikat juga dapat dikelola menggunakan APBD,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya berhenti pada 14 sertifikat yang telah diterima, Pemkab Madina juga menargetkan penerbitan sertifikat terhadap 200 persil aset daerah sepanjang tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program itu disebut menjadi bagian dari upaya penataan administrasi aset daerah sekaligus memperkuat kepastian hukum terhadap tanah milik pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Pemkab Madina juga mendorong percepatan Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) untuk masyarakat. Tahun ini, program tersebut menargetkan sebanyak 3.200 persil tanah warga dapat terdaftar secara resmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun hingga saat ini, baru sekitar 1.200 data bidang tanah yang masuk ke tahap pendataan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Masih ada sekitar 2.000 persil lagi yang belum terdata. Saya sudah menyurati para kepala desa agar segera menginventarisasi data tanah masyarakat supaya bisa didaftarkan dalam program PTSL,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Saipullah juga menyinggung aset milik Pemkab Madina seluas 18 hektare yang berada di Kecamatan Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, lahan tersebut sebenarnya telah memiliki dokumen kepemilikan berupa akta. Namun proses sertifikasi belum dapat dilanjutkan karena terdapat persoalan akses menuju lokasi yang saat ini ditempati warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menyelesaikan persoalan tersebut, Pemkab Madina bersama pihak pertanahan akan melakukan pengukuran ulang sebelum mengambil langkah hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah daerah bersama pihak pertanahan akan turun langsung ke lokasi untuk melakukan pengukuran kembali. Setelah itu, kami akan menempuh langkah hukum melalui somasi dan menyelesaikannya berdasarkan hukum positif yang berlaku,&quot; tegas Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah berharap proses sertifikasi aset daerah dapat memberikan perlindungan hukum yang lebih kuat terhadap seluruh aset milik Pemkab Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mencegah potensi sengketa lahan, keberadaan sertifikat juga dinilai penting agar aset daerah dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk mendukung pembangunan dan pelayanan publik kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen Pemkab Madina dalam menciptakan tata kelola aset daerah yang lebih tertib, transparan, dan akuntabel di masa mendatang.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2747_Bupati-Saipullah-Nasution-Gaspol-Sertifikasi-Aset-Madina--200-Persil-Ditarget-Rampung-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282055/bupati-saipullah-nasution-gaspol-sertifikasi-aset-madina-200-persil-ditarget-rampung-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejar - kejaran Polisi Berhasil Bekuk 3 Begal Pelajar di Kisaran, 1 Masih Buron</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 21:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejar - kejaran Polisi Berhasil Bekuk 3 Begal Pelajar di Kisaran, 1 Masih Buron]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Keberhasilan Tim Jatanras Sat Reskrim Polres Asahan dalam memburu pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Keberhasilan Tim Jatanras Sat Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam memburu pelaku tindak pidana pencurian dengan kekerasan atau &#039;curas&#039; membuahkan hasil manis. <a href="https://www.sumut24.co/tag/tiga/" target="_blank">Tiga</a> orang pelaku yang menjadi tersangka penyerangan terhadap seorang pelajar berhasil diamankan, sementara satu orang lainnya masih dalam buronan polisi.</p>Peristiwa naas itu terjadi pada Minggu malam, 17 April 2026, tepatnya di Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kisaran Barat. Seorang pelajar berinisial N.P (19) yang sedang berboncengan dengan temannya menjadi sasaran empuk para perampok.</p>Saat melintas, korban tiba-tiba dihadang oleh empat orang tak dikenal yang mengendarai dua unit sepeda motor. Tanpa ampun, kelompok tersebut merampas dompet korban yang berisi uang tunai Rp3,7 juta dan sebuah jam tangan. Tidak hanya merampas harta, korban juga mengalami kekerasan fisik hingga wajahnya dipukuli oleh para pelaku.</p>Mendapat laporan tersebut, pihak kepolisian langsung bergerak cepat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan penyelidikan intensif. Berdasarkan informasi yang diperoleh dan pengembangan kasus, petugas akhirnya berhasil menjaring para pelaku.</p>Pada Senin malam, 5 Mei 2026, dua pelaku berinisial R.M.S (18) dan B.P (16) berhasil diringkus di kawasan Jalan Haji Misbah. Dari pengakuan kedua tersangka, polisi langsung melacak keberadaan rekan mereka. Tak butuh waktu lama, J.B (20) berhasil ditangkap di sebuah losmen yang berada di wilayah yang sama.</p>Sayangnya, satu pelaku lain yang berinisial S.R masih berhasil menghindar dan saat ini telah masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO). Polisi terus melakukan pengejaran untuk memastikan semua pelaku dapat diadili.</p>Selain menangkap para tersangka, petugas juga menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Scoopy warna hijau yang diduga digunakan sebagai alat transportasi saat melakukan aksinya.</p>Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, AKBP Revi Nurvelani, SH, SIK, MH, Kamis (07/05/2026) membenarkan kasus ini. Menurutnya, para pelaku akan dijerat dengan Pasal 479 Ayat (1) dan (2) huruf a dan d Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.</p>"Kami sedang mendalami peran masing-masing pelaku dan melengkapi berkas perkara. Satu pelaku yang masih buron akan kami kejar sampai tertangkap," tegas AKBP Revi.</p>Pihak kepolisian juga mengimbau masyarakat agar selalu meningkatkan kewaspadaan, terutama saat beraktivitas di malam hari. Jika melihat adanya kejanggalan atau menjadi korban tindak kriminal, diharapkan segera melapor agar polisi dapat bertindak cepat. (tec!)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1292_Kejar---kejaran-Polisi-Berhasil-Bekuk-3-Begal-Pelajar-di-Kisaran--1-Masih-Buron.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282054/kejar-kejaran-polisi-berhasil-bekuk-3-begal-pelajar-di-kisaran-1-masih-buron/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area</guid>
            <pubDate>Thu, 07 May 2026 18:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[4 Kali Beraksi di Yayasan Amalia Maling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area]]></title>
            <description><![CDATA[4 Kali Beraksi di Yayasan AmaliaMaling 5 Laptop dan 2 Set AC Ditangkap Polsek Medan Area]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Unit Reskrim Polsek Medan Area berhasil mengungkap aksi pencurian yang telah berulang kali terjadi di Yayasan Amalia Jalan Raya Menteng Gang Benteng No. 71 Kelurahan Binjai Kecamatan Medan Denai, kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka empat kali  melakukan aksi pencurian di Yayasan Amalia, dan terakhir pada 30 Maret 2026 lalu," ungkap Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, Kamis (7/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata dia, tersangka M Abdu Batubara (41), warga Jalan Menteng Raya Gang Benteng, Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai selalu beraksi seorang diri, memanfaatkan waktu sepi di malam hari. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pencurian dilakukan secara berulang mulai dari kabel kuningan/tembaga, laptop dan AC hingga total kerugian pihak Yayasan Amalia mencapai Rp 25.000.000,-. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa itu kemudian dilaporkan Suprayetno (42), pegawai Yayasan Amalia ke Polsek Medan Area. Polisi kemudian melakukan penyelidikan dengan bukti petunjuk rekaman CCTV.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kerugian yang dialami pihak Yayasan tediri 2 set AC, 5 unit laptop dan kabel kuningan dengan total nilai sekitar 25 juta rupiah," terang AKP Ainul Yaqin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskannya, pencurian itu terakhir kali diketahui pada 30 Maret 2026 lalu ketika pelapor mendatangi Yayasan Amalia. Selanjutnya dilakukan pengecekan melalui rekaman CCTV.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah melakukan penyelidikan satu bulan lebih, akhirnya Kanit Reskrim Polsek Medan Area, Iptu Khairul Fajri bersama anggota berhasil menangkap tersangka di Jalan Keramat Indah I Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang pada Senin (4/5/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka mengakui perbuatannya, tapi laptop dibuangnya ke sungai karena akses yang disediakan pihak sekolah tidak bisa dibuka," kata AKP M Ainul Yaqin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya kini tersangka mendekam di sel Mapolsek Medan Area. Dia dijerat Pasal 477 KUHPidana tentang pencurian.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_6807_4-Kali-Beraksi-di-Yayasan-Amalia-Maling-5-Laptop-dan-2-Set-AC-Ditangkap-Polsek-Medan-Area.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282053/4-kali-beraksi-di-yayasan-amalia-maling-5-laptop-dan-2-set-ac-ditangkap-polsek-medan-area/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>