<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 13:23:29 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rektor USU : Gelar Akademik dan Keterampilan Menjadi Bekal Lulusan Hadapi Dunia Kerja</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rektor USU : Gelar Akademik dan Keterampilan Menjadi Bekal Lulusan Hadapi Dunia Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., mengukuhkan 5.263 wisudawan dan wisudawa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>), Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., mengukuhkan 5.263 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Auditorium <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> sejak Sabtu, 22 Agustus hingga Jumat 28 Agustus 2026.<p></p>Dalam pidatonya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menekankan pentingnya keseimbangan antara gelar akademik dan keterampilan sebagai bekal lulusan menghadapi dunia kerja yang terus mengalami perubahan.<p></p>Mengangkat tema "Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi: Degree vs Skills?", <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menjelaskan bahwa gelar akademik dan keterampilan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan.<p></p>"Ijazah menjadi bukti bahwa seseorang telah menempuh proses pendidikan secara terstruktur dan memenuhi standar akademik, sedangkan keterampilan menunjukkan kemampuan dalam menerapkan pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan" katanya Rabu (26/8/2026).<p></p>Dunia Kerja Semakin Menekankan Kompetensi<p></p>Perubahan kebutuhan dunia kerja menunjukkan bahwa perusahaan semakin mempertimbangkan kemampuan nyata calon tenaga kerja.<p></p>Pengalaman, portofolio, kemampuan menggunakan teknologi, hasil kerja, serta rekam jejak menjadi bagian penting dalam proses perekrutan. Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran dari credential-based hiring, yaitu perekrutan yang berorientasi pada kualifikasi akademik, menuju skills-based hiring yang lebih menekankan kompetensi.<p></p>Meski demikian, perkembangan tersebut tidak serta-merta menghilangkan relevansi gelar akademik. Pendidikan tinggi tetap memberikan fondasi keilmuan yang diperlukan untuk memasuki dunia profesional. Tantangannya adalah bagaimana lulusan mampu melanjutkan proses belajar dan mengembangkan kompetensinya setelah menyelesaikan pendidikan.<p></p>"Gelar tidak kehilangan relevansi. Makna gelar berubah ketika dunia kerja terus berkembang. Gelar bukan lagi tanda bahwa seseorang telah selesai belajar. Gelar menjadi bukti bahwa seseorang telah memiliki fondasi untuk terus belajar," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_IMG-20260827-WA0019.jpg"><br></p>Pengalaman Menjadi Ruang Mengembangkan Kompetensi<p></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> mendorong para lulusan untuk tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi kemampuan dalam menyelesaikan masalah. Lulusan juga perlu membangun portofolio sebagai bukti kompetensi, memperbarui keterampilan secara berkelanjutan, serta memperkuat karakter dan reputasi profesional.<p></p>"Pengalaman selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi dapat menjadi modal penting dalam memasuki dunia kerja. Berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, serta menghasilkan karya yang menunjukkan kompetensi secara nyata" kata rektor.<p></p>Kontribusi menjadi Ukuran Kebermanfaatan Lulusan<p></p>Lebih lanjut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menekankan bahwa keberadaan seorang lulusan tidak semestinya hanya ditandai oleh gelar akademik yang disandang, tetapi juga oleh kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.<p></p>"Gelar dapat membuat orang mengetahui latar belakang pendidikan saudara. Namun, kontribusi membuat orang merasakan manfaat keberadaan saudara," tuturnya.<p></p>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>, gelar memberikan identitas akademik, sementara keterampilan memberikan kemampuan untuk bekerja dan beradaptasi. Keduanya perlu diperkuat dengan karakter, integritas, serta kemauan untuk terus belajar agar lulusan mampu memberikan manfaat di lingkungan profesional maupun masyarakat.<p></p>Secara rinci, wisudawan/wisudawati yang dikukuhkan<br>1. Program Doktor : 78 Orang<br>2. Program Magister :  579 Orang<br>3. Program Pendidikan Spesialis : 94 Orang<br>4. Program Pendidikan Sub-Spesialis : 3 Orang<br>5. Program Dokter Jenjang Magister : 75 Orang<br>6. Pendidikan Profesi : 256 Orang<br>7. Program Sarjana :  3.439 Orang<br>8. Program Diploma : 739 Orang<p></p><p>Hingga saat ini jumlah lulusan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> adalah sebanyak 282.395 orang. (C04)<br></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7978_Rektor-USU---Gelar-Akademik-dan-Keterampilan-Menjadi-Bekal-Lulusan-Hadapi-Dunia-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285644/rektor-usu-gelar-akademik-dan-keterampilan-menjadi-bekal-lulusan-hadapi-dunia-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Di wakili Sekda menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Di wakili Sekda menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota Di wakili Sekda menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>P.Siantar I Sumut24.co<br>Dimasa kepemimpinan Wesly Silalahi selaku Wali Kota , kegiatan olahraga di kota Pematangsiantar semakin menggeliat. Dalam waktu dekat Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 akan digelar. Acara ini digelar di Sirkuit Buatan Terminal Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba pada Minggu (13/9/2026). Untuk Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 ini, Pemko Pematangsiantar memberi dukungan penuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini ditegaskan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili oleh Sekretaris Daerah Junaedi A Sitanggang SSTP MSi dalam rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026, yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna, Pemko Pematangsiantar, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Junaedi mengutarakan bahwa dukungan penuh dari seluruh unsur Forkopimda dan akademisi perlu dilakukan demi terselenggaranya kegiatan dengan baik. Selain itu, UMKM lokal perlu diberdayakan dan disiapkan lokasi nya. Sehingga Road Race Wali Kota Cup 2026 benar-benar berdampak kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kota Pematangsiantar Johannes Sihombing SSTP MSi dalam sambutannya menyampaikan pihaknya mendukung penuh terselenggaranya kegiatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diutarakannya, di lokasi acara telah tersedia 2 cctv online melalui website Pemko Pematangsiantar telah connect ke arah dalam terminal, dan ke arah AMD. " Artinya, ini juga bagian dari mitigasi yang mungkin nanti dalam pelaksanaan dan seterusnya bisa dimanfaatkan. Dan CCTV kita sampai sekarang tetap aktif, boleh di cek" sebut Johannes.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 dilaksanakan dengan maksud menyediakan wadah dan sarana positif bagi penggemar otomotif di kota Pematangsiantar dan sekitarnya, serta melatih dan mendidik pemuda dalam berorganisasi dan mengelola kegiatan otomotif. Road Race ini, dengan 15 kelas yang diperlombakan, dengan total 100 Juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rocky Marbun didampingi Bongsu Pakpahan selalu panitia menyampaikan 5 ribu orang target penonton dalam kegiatan road race tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu, saat ini panitia sedang berpacu untuk mempersiapkan acara, mengingat waktu kegiatan yang semakin dekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;" Terimakasih atas dukungan penuh dari Pemko Pematangsiantar atas dukungan penuh yang diberikan. Dalam waktu dekat, survey lokasi akan dilakukan untuk  finalisasi teknis kegiatan" tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam rapat ini, Ketua KONI Pematangsiantar Riau Alexander Siahaan, Kepala Dinas Pariwisata kota Hamzah Fanshuri Damanik, S.STP., M.Si, mewakili Kapolres Pematangsiantar, para pimpinan OPD, Hendra Pardede selaku anggota DPRD sekaligus sebagai panitia,Camat Sianr Martoba Rilan Syakban Pohan SSTP MSi.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2888_Wali-Kota-Di-wakili-Sekda-menghadiri-rapat-persiapan-pelaksanaan-Wali-Kota-Cup-Siantar-Road-Race-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285643/wali-kota-di-wakili-sekda-menghadiri-rapat-persiapan-pelaksanaan-wali-kota-cup-siantar-road-race-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dalam 40 Hari, Polres Batubara Ungkap 10 Kasus Curat-Curanmor</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dalam 40 Hari, Polres Batubara Ungkap 10 Kasus Curat-Curanmor]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA, Dalam kurun waktu 16 Juli hingga 26 Agustus 2026, Polres Batubara bersama Polsek jajaran membongkar 10 kasus pencurian]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA, Dalam kurun waktu 16 Juli hingga 26 Agustus 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a> bersama Polsek jajaran membongkar <a href="https://www.sumut24.co/tag/10-kasus/" target="_blank">10 kasus</a> pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian kendaraan bermotor (<a href="https://www.sumut24.co/tag/curanmor/" target="_blank">Curanmor</a>) dengan total 17 tersangka. Pengungkapan tersebut dipaparkan dalam press release di Aula Sarja Arya Rancana <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a>, Rabu (26/8/2026).</p>Kegiatan dipimpin Kasat Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Batu Bara AKP Binrot Situngkir, didampingi Kasi Humas AKP P. Tamba, Kasat Intelkam AKP Agus Situmorang, Kasat Samapta Iptu Suganda L. Naibaho, Kasat Lantas Iptu Devi Siringo-Ringo serta jajaran personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a>.</p>Dari 10 perkara yang diungkap, lima merupakan kasus Curat dan lima lainnya <a href="https://www.sumut24.co/tag/curanmor/" target="_blank">Curanmor</a>.<br>Bobol toko hingga gasak kabel tower<br>Kasus pertama terjadi di sebuah toko di Jalan Rakyat, Kecamatan Tanjung Tiram, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 05.00 Wib.</p>Pelapor Midariani mendapati pintu toko dalam keadaan terbuka. Sejumlah barang dan uang tunai sekitar Rp10 juta raib.</p>Polisi kemudian mengamankan tersangka H alias M (39). Dua potongan kayu dan satu unit telepon seluler Samsung warna gold turut disita sebagai barang bukti.</p>Aksi pencurian kembali terjadi tiga hari kemudian, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Haji Mahmud Hasan, Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi.</p>Kali ini pelaku menyasar baterai genset, kabel instalasi listrik dan tiga baterai mobil.<br>Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp15 juta.</p>Dua tersangka, M (19) dan MF (25), diamankan. Polisi turut menyita satu pisau cutter merah dan enam potongan kabel.</p>Belum berhenti di situ, polisi membongkar pencurian kabel tower di Dusun VI Bunga Tanjung, Desa Benteng, Kecamatan Talawi, pada 25 Juli 2026 sekitar pukul 02.30 Wib.</p>Tersangka EK (42) diamankan berikut satu unit sepeda motor, satu karung/goni, satu utas kabel tower, satu parang, satu pisau lipat dan satu buah tang. Kerugian akibat aksi tersebut mencapai sekitar Rp10 juta.</p>Pada hari yang sama, aksi pencurian terjadi di Dusun VI Harapan Jaya, Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar. Korban Erna Yanti Sihotang kehilangan tas dari dalam mobil. Di dalamnya terdapat Rp8 juta, satu ponsel Vivo dan satu ponsel Oppo.</p>Polisi menetapkan HS (17) dan YP (18) sebagai tersangka. Sementara WO (22) masih dalam penyelidikan.</p>Kasus Curat kelima terjadi di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan toko kelontong Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 05.30 Wib.</p>Pelapor Ramot Sirait kehilangan Rp4,3 juta <br>dan satu unit Vivo Y17 yang berada di dalam mobil pikap. Polisi mengamankan S (36), MRA (25) dan AS (18) serta satu unit ponsel Vivo warna biru.</p>Selain membongkar kasus Curat, Satreskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a> dan Polsek jajaran juga menggulung lima perkara <a href="https://www.sumut24.co/tag/curanmor/" target="_blank">Curanmor</a>.</p>Kasus pertama terjadi Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Sepeda motor Yamaha Scorpio milik Septian Aldiansyah yang diparkir di halaman rumah di Dusun V A, Desa Sei Balai, raib saat korban melaksanakan salat Jumat.</p>Kerugian korban sekitar Rp9 juta. Polisi mengamankan IH (30) dan menyita Yamaha Scorpio berikut BPKB serta STNK.</p>IH juga terlibat dalam perkara pencurian Honda Verza milik Jakarim Simbolon. Motor yang digunakan anak korban untuk berangkat sekolah itu diparkir di sebuah warung di luar lingkungan sekolah di kawasan Sei Bejangkar. Saat hendak digunakan kembali, kendaraan sudah tidak ada.</p>Dalam perkara tersebut, polisi kembali mengamankan IH dan menyita satu unit Honda Verza beserta BPKB.</p>Kasus berikutnya terjadi Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Polisi mengamankan LAS (32) dan IS (35) dalam perkara pencurian sepeda motor. Barang bukti yang disita berupa Honda Vario hitam bernomor polisi BK 6359 OAQ.</p>Di Kecamatan Lima Puluh, polisi juga membongkar pencurian Honda Supra Fit milik Ismail. Motor tersebut diparkir di Tangkahan Sampan, Desa Gambus Laut, sebelum korban pergi melaut. Kendaraan raib dan menyebabkan kerugian sekitar Rp5 juta.</p>Polisi mengamankan S (56) berikut satu unit Honda Supra Fit warna hitam.</p>Kasus <a href="https://www.sumut24.co/tag/curanmor/" target="_blank">Curanmor</a> terakhir merupakan pencurian Honda CBR 150 milik Andi Muhammad Harun M. Tang di wilayah Medang Deras. Kerugian korban mencapai sekitar Rp16,5 juta. Dalam perkara ini, polisi mengamankan IS (30).</p>Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a> AKBP Dony Satria Wicaksono menegaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari tindakan tegas kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, termasuk hingga ke pelosok desa.</p>Jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a>, kata dia, akan terus mengintensifkan patroli, langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana.</p>Masyarakat juga diminta tidak lengah. Karenanya mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap barang berharga dan kendaraan bermotor, menggunakan kunci pengaman tambahan serta segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana.</p>"Jangan beri ruang bagi pelaku kejahatan. Laporan masyarakat tetap ditindaklanjuti secara profesional untuk menjaga kondusifitas daerah,"tegas Kapolres.(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6121_Dalam-40-Hari--Polres-Batubara-Ungkap-10-Kasus-Curat-Curanmor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285642/dalam-40-hari-polres-batubara-ungkap-10-kasus-curatcuranmor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Tengah Transformasi, PTPN IV PalmCo Beri Apresiasi Masa Kerja kepada 3.856 Karyawan</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Tengah Transformasi, PTPN IV PalmCo Beri Apresiasi Masa Kerja kepada 3.856 Karyawan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MEDAN, Menyelaraskan semangat kemerdekaan ke81 Republik Indonesia dengan penghargaan atas dedikasi para pekerjanya, Subholding]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - MEDAN, Menyelaraskan semangat kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dengan penghargaan atas dedikasi para pekerjanya, Subholding Perkebunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> resmi menyalurkan penghargaan Yubileum atau apresiasi masa kerja kepada 3.856 karyawan yang tersebar di seluruh wilayah operasional perusahaan di Indonesia. </p>Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata penguatan hubungan industrial sekaligus strategi menjaga keberlanjutan dan stabilitas bisnis di tengah dinamika transformasi industri kelapa sawit nasional.</p>Empat Kategori Pengabdian, Regional III Riau Paling Banyak Penerima</p>Berdasarkan data perseroan, pemberian apresiasi ini mencakup empat kategori masa bakti: 20, 25, 30, hingga 35 tahun pengabdian. Kategori masa kerja 30 tahun menjadi kelompok penerima terbesar, yaitu sebanyak 1.740 orang, diikuti masa kerja 25 tahun sebanyak 1.665 orang. Sementara itu, kategori 20 tahun tercatat 253 karyawan, dan pengabdian terlama 35 tahun diraih oleh 198 karyawan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_IMG-20260827-WA0015.jpg"><br></p>Dari sisi persebaran wilayah, Regional III Riau mencatatkan jumlah penerima terbanyak dengan 1.239 karyawan. Disusul Regional II Sumatera Utara sebanyak 925 orang, Regional I Sumatera Utara 813 orang, Regional V Kalimantan 491 orang, dan Regional IV Jambi 388 orang. Penyerahan dilakukan secara serentak di setiap unit kebun dan pabrik, dipimpin langsung oleh masing-masing Region Head dan Manajer Unit agar seluruh penerima mendapatkan haknya secara tepat dan merata.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/apresiasi/" target="_blank">Apresiasi</a> sebagai Fondasi Stabilitas di Tengah Transformasi</p>Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a>, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari pemenuhan hak sekaligus bentuk rasa syukur atas loyalitas para pekerja yang menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, terutama di masa-masa transisi pasca-integrasi subholding.</p>"Penggabungan entitas dan penyesuaian tata kelola dalam beberapa tahun terakhir tentu membawa dinamika tersendiri. Namun, keberadaan 3.856 pekerja yang hari ini menerima penghargaan menjadi bukti bahwa stabilitas di kebun dan pabrik tetap terjaga. <a href="https://www.sumut24.co/tag/apresiasi/" target="_blank">Apresiasi</a> ini bukan sekadar rutinitas seremoni. Di tengah transformasi bisnis dan target produktivitas nasional, jaminan atas hak-hak pekerja serta pengakuan atas loyalitas menjadi variabel penting untuk menjaga produktivitas berkelanjutan," ujar Jatmiko.</p>Lebih jauh, ia menekankan bahwa pengalaman para pekerja senior adalah aset berharga. Sinergi antara pengalaman lapangan yang mendalam dengan inovasi digital yang dibawa generasi muda menjadi kunci kemajuan perusahaan ke depan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/1385974ed5904a438616ff7bdb3f7439_IMG-20260827-WA0014.jpg"><br></p>Kisah 35 Tahun: Menyaksikan Perubahan dari PTP VI Hingga <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a></p>Salah satu penerima penghargaan masa kerja terlama, Marihot Tambunan dari Regional V Kalimantan, menceritakan perjalanan pengabdiannya selama 35 tahun. Ia mengawali karir sebagai Krani Teknik di Kebun Tajati, Kalimantan Timur, pada akhir dekade 1980-an &mdash; saat wilayah operasional masih sangat terbatas fasilitas dan aksesibilitasnya. Ia telah melewati berbagai fase perubahan organisasi: dari PTP VI, bertransformasi menjadi PTPN XIII, hingga akhirnya terintegrasi ke dalam <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> saat ini.</p>"Setiap pergantian struktur tentu ada penyesuaian. Kuncinya di lapangan adalah fokus pada tugas dan menjaga komunikasi antarpekerja. Dari zaman PTP VI hingga <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> saat ini, prinsip kerja di perkebunan tetap sama: kedisiplinan dan menjaga kondisi tanaman," tutur Marihot.</p>Penghargaan berupa sertifikat dan dana apresiasi yang diterimanya menjadi dukungan nyata bagi kesejahteraan keluarga sekaligus pengakuan yang memotivasi dirinya hingga memasuki masa purnabakti.</p>Menjaga Harmoni Hubungan Industrial ke Depa</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> berkomitmen terus menjaga iklim kerja yang kondusif di seluruh unit operasional. Penghargaan Yubileum yang disesuaikan dengan jenjang masa bakti &mdash; mulai dari sertifikat hingga dana penghargaan &mdash; diharapkan dapat terus memperkuat keselarasan antara manajemen dan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN).</p>Di tengah peringatan kemerdekaan ke-81 RI, langkah ini menjadi bukti bahwa kemajuan bangsa dan perusahaan tidak lepas dari kerja keras, kesetiaan, dan pengabdian para pekerja yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi perkebunan nasional. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7802_Di-Tengah-Transformasi--PTPN-IV-PalmCo-Beri-Apresiasi-Masa-Kerja-kepada-3-856-Karyawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285641/di-tengah-transformasi-ptpn-iv-palmco-beri-apresiasi-masa-kerja-kepada-3856-karyawan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pangdam I/BB Kunjungi Yonif 126/Kala Cakti, Sinergi TNI-Pemda Asahan Semakin Kokoh</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 11:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pangdam I/BB Kunjungi Yonif 126/Kala Cakti, Sinergi TNI-Pemda Asahan Semakin Kokoh]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (Pangdam I/BB), Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa, melaksanakan kunjung]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Panglima Komando Daerah Militer I/Bukit Barisan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pangdam/" target="_blank">Pangdam</a> I/BB), Mayor Jenderal TNI Hendy Antariksa, melaksanakan kunjungan kerja sekaligus menerima penyambutan hangat di Markas Batalyon Infanteri (<a href="https://www.sumut24.co/tag/yonif/" target="_blank">Yonif</a>) 126/<a href="https://www.sumut24.co/tag/kala/" target="_blank">Kala</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/cakti/" target="_blank">Cakti</a>, Kabupaten Asahan. Kedatangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pangdam/" target="_blank">Pangdam</a> disambut langsung oleh Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., bersama jajaran pimpinan TNI serta unsur pemerintahan dan pemangku kepentingan terkait wilayah.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/bd686fd640be98efaae0091fa301e613_IMG-20260827-WA0008.jpg"><br></p>Kegiatan penyambutan ini menjadi bagian penting dari rangkaian kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pangdam/" target="_blank">Pangdam</a> I/BB di wilayah Kabupaten Asahan, sekaligus menjadi momentum berharga untuk mempererat tali silaturahmi dan memperkuat kerja sama antara jajaran TNI dan Pemerintah Kabupaten Asahan. Turut hadir dalam acara tersebut Bupati Batu Bara, Komandan <a href="https://www.sumut24.co/tag/yonif/" target="_blank">Yonif</a> 126/KC, Plt. Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Asahan, jajaran perwira TNI, serta unsur Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_IMG-20260827-WA0010.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, Bupati Asahan menyampaikan ucapan selamat datang dan apresiasi yang mendalam atas kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pangdam/" target="_blank">Pangdam</a> I/BB beserta rombongan ke wilayah Asahan. "Kami menyambut baik kedatangan Bapak <a href="https://www.sumut24.co/tag/pangdam/" target="_blank">Pangdam</a> di tanah Asahan. Kunjungan ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan bukti nyata kedekatan dan kepedulian jajaran TNI terhadap wilayah kami," ujar Bupati Taufik.<p></p>Lebih lanjut, Bupati menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten Asahan untuk terus membangun sinergi, koordinasi, dan kerja sama yang erat dengan jajaran TNI, Polri, seluruh unsur Forkopimda, serta seluruh pemangku kepentingan di wilayah. Sinergi ini dinilai sangat penting untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan stabilitas wilayah yang kondusif, yang pada akhirnya menjadi fondasi utama dalam mempercepat pembangunan daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Asahan.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/a2557a7b2e94197ff767970b67041697_IMG-20260827-WA0009.jpg"><br></p>"Kami berharap hubungan harmonis antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan jajaran TNI dapat terus ditingkatkan dan diperkuat, sehingga tercipta situasi yang aman, tertib, dan kondusif guna mendukung setiap langkah pembangunan yang sedang dan akan kami laksanakan," tambahnya.<p></p>Kegiatan penyambutan berlangsung dalam suasana yang hangat, penuh kekeluargaan, serta berjalan dengan aman, tertib, dan lancar. Kunjungan ini tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memperkuat komitmen bersama antara pemerintah daerah dan institusi TNI. Keduanya sepakat untuk terus meningkatkan koordinasi lintas sektor, memperkokoh komunikasi kelembagaan, dan bersinergi dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung percepatan pembangunan di Kabupaten Asahan dan wilayah sekitarnya.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_IMG-20260827-WA0006.jpg"><br></p>Dengan terlaksananya kegiatan ini, terjalinlah komunikasi dan kerja sama yang semakin erat antara Pemerintah Kabupaten Asahan dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pangdam/" target="_blank">Pangdam</a> I/BB beserta jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/yonif/" target="_blank">Yonif</a> 126/<a href="https://www.sumut24.co/tag/kala/" target="_blank">Kala</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/cakti/" target="_blank">Cakti</a>. Sinergi yang terbangun diharapkan menjadi kekuatan bersama dalam menjaga keutuhan, keamanan, dan ketertiban masyarakat, serta mendorong terciptanya lingkungan yang damai dan produktif bagi seluruh masyarakat Kabupaten Asahan. (dre)<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_471_Pangdam-I-BB-Kunjungi-Yonif-126-Kala-Cakti--Sinergi-TNI-Pemda-Asahan-Semakin-Kokoh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285640/pangdam-ibb-kunjungi-yonif-126kala-cakti-sinergi-tnipemda-asahan-semakin-kokoh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capai 41 Ribu Hektare</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 11:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi, Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capai 41 Ribu Hektare]]></title>
            <description><![CDATA[Pemprov Sumut Optimalkan 21 Daerah Irigasi,Lahan Pertanian Produktif Ditargetkan Capai 41 Ribu Hektare]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus mengoptimalkan daerah irigasi yang belum produktif untuk meningkatkan luas lahan pertanian yang dikelola masyarakat. Pada 2026, Pemprov Sumut menangani 21 daerah irigasi dengan target menambah sekitar 5.050 hektare lahan pertanian produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Plt Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) Sumut Gibson Panjaitan mengatakan, untuk mendukung penataan dan optimalisasi tersebut, Pemprov Sumut mengusulkan anggaran sebesar Rp489 miliar. Dengan program tersebut, luas lahan pertanian produktif yang saat ini sekitar 36.000 hektare ditargetkan meningkat hingga sekitar 41.000 hektare.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita mengusulkan anggaran Rp489 miliar, kita sudah bisa menata, tahun ini kita menangani 21 daerah irigasi yang akan menambah lahan pertanian yang produktif dari 36.000 hektare, bertambah 5.050 hektare lagi, kita berharap, ke depan maka lahan produktif pertanian kita dari 36.000 hektare akan bertambah 5.050 hektare akan mencapai 41 ribu hektare,&quot; kata Gibson pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut di Anjungan Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Gibson, langkah tersebut dilakukan untuk mengoptimalkan potensi daerah irigasi di Sumut yang selama ini belum tergarap secara maksimal. Dari total potensi irigasi permukaan maupun rawa yang mencapai lebih dari 100.000 hektare, baru sekitar 30% atau 36.000 hektare yang telah dikelola secara produktif oleh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai program irigasi tersebut tersebar di sejumlah daerah di Sumut. Di antaranya operasi dan pemeliharaan jaringan irigasi rawa pada Daerah Irigasi (DI) Secanggang di Batang Serangan, Langkat; peningkatan DI Batunadua, Kota Padangsidimpuan; rehabilitasi saluran dan bangunan pembawa di DI Sipirok, Tapanuli Selatan; serta rehabilitasi Bendung III DI Padang Garugur Kiri/Kanan di Kabupaten Padanglawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, peningkatan jaringan irigasi permukaan pada DI Parit Lompaten di Kabupaten Karo, peningkatan saluran di DI Aek Sibundong, Kabupaten Humbang Hasundutan, pembangunan Bendung DI Aek Sarula, Kabupaten Tapanuli Utara, rehabilitasi saluran DI Simok-Mok, Kabupaten Tapanuli Utara, serta rehabilitasi jaringan irigasi permukaan di Kabupaten Serdangbedagai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program lainnya meliputi peningkatan dan rehabilitasi saluran pada sejumlah DI di Kabupaten Simalungun; rehabilitasi bendung pada DI Cinta Maju/Cinta Damai, DI Simodong, dan DI Tanjung Muda di Kabupaten Batubara; rehabilitasi jaringan irigasi permukaan pada DI Serbangan di Kabupaten Asahan; serta rehabilitasi saluran pada DI Roburan Maga di Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Program-program irigasi tadi rata-rata sudah berkontrak, akan segera dilaksanakan,&quot; kata Gibson. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9072_Pemprov-Sumut-Optimalkan-21-Daerah-Irigasi--Lahan-Pertanian-Produktif-Ditargetkan-Capai-41-Ribu-Hektare.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285639/pemprov-sumut-optimalkan-21-daerah-irigasi-lahan-pertanian-produktif-ditargetkan-capai-41-ribu-hektare/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tender Rp29 Miliar Aek Badiri Disorot Barapaksi, Otti S Batubara: Tenaga Ahli dan Konsultan Perencanaan Harus Dibongkar</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 10:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tender Rp29 Miliar Aek Badiri Disorot Barapaksi, Otti S Batubara: Tenaga Ahli dan Konsultan Perencanaan Harus Dibongkar]]></title>
            <description><![CDATA[Tender Rp29 Miliar Aek Badiri Disorot Barapaksi, Otti S Batubara Borok Gibson Mulai Terbuka]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TAPTENG &mdash; Sorotan terhadap tender proyek Perkuatan Anak Sungai Aek Badiri, Kabupaten Tapanuli Tengah, senilai sekitar Rp29,03 miliar, kini mengarah pada aspek yang jauh lebih krusial: tenaga ahli dan konsultan perencanaan proyek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Eksekutif Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi), Otti S Batubara, meminta aspek tersebut diperiksa secara serius dan terbuka. Menurutnya, kualitas sebuah proyek tidak hanya ditentukan oleh siapa kontraktor yang memenangkan tender, tetapi juga oleh siapa yang merencanakan pekerjaan, siapa konsultan perencananya, tenaga ahli yang digunakan, serta bagaimana desain dan perhitungan teknis proyek tersebut disusun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan hanya melihat siapa pemenang tender. Yang paling penting justru harus dibongkar dari hulunya. Siapa konsultan perencanaannya, siapa tenaga ahlinya, bagaimana pengalaman mereka, dan apakah mereka benar-benar bekerja atau hanya nama yang dicantumkan dalam dokumen,&quot; tegas Otti S Batubara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;19 Perusahaan Mendaftar, Hanya Satu Memasukkan Penawaran&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data tender yang menjadi sorotan, terdapat 19 perusahaan yang mendaftar pada paket Perkuatan Anak Sungai Aek Badiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun ketika memasuki tahap pemasukan dokumen penawaran, hanya PT Sarjis Agung Indrajaya yang memasukkan penawaran dengan nilai Rp29.038.776.688,55.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 18 perusahaan lainnya tidak memasukkan penawaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Proses pemilihan penyedia berlangsung pada 22&ndash;27 Juli 2026, sedangkan pemenang diumumkan pada 29 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menurut Otti memang belum dapat dijadikan bukti adanya pelanggaran. Tetapi, menurut dia, fakta tersebut cukup menjadi alasan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau 19 perusahaan mendaftar dan hanya satu yang mengajukan penawaran, jangan berhenti pada pertanyaan kenapa 18 perusahaan mundur. Kita harus masuk lebih dalam. Bagaimana proyek ini dirancang sejak awal? Siapa yang membuat perencanaannya? Apa dasar spesifikasinya?&quot; ujar Otti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsultan Perencanaan Jangan Sekadar Nama&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti menilai konsultan perencanaan memegang posisi strategis karena dari tahap perencanaan inilah banyak komponen proyek ditentukan, mulai dari kebutuhan pekerjaan, desain teknis, volume, spesifikasi hingga perkiraan biaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Barapaksi meminta konsultan perencana diperiksa secara menyeluruh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan sampai konsultan perencanaan hanya hadir di atas kertas. Kita harus tahu siapa orangnya, sertifikasinya apa, pengalaman pekerjaannya bagaimana, dan apakah tenaga ahli yang tercantum benar-benar terlibat dalam penyusunan perencanaan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Otti, pemeriksaan juga harus melihat apakah tenaga ahli yang dipersyaratkan benar-benar tersedia dan memiliki kompetensi sesuai jenis pekerjaan perkuatan sungai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tenaga ahli bukan formalitas. Kalau perencanaannya keliru, dampaknya bisa fatal. Volume pekerjaan bisa tidak tepat, desain bisa tidak sesuai kondisi lapangan, dan akhirnya berujung pada perubahan pekerjaan atau pembengkakan biaya,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan Sampai Tenaga Ahli Hanya Dipinjam Namanya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti bahkan menyoroti kemungkinan adanya praktik penggunaan nama tenaga ahli hanya untuk memenuhi persyaratan administratif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun ia menegaskan, hal tersebut harus dibuktikan melalui pemeriksaan dokumen dan fakta di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini yang harus diperiksa. Apakah tenaga ahli benar-benar bekerja? Apakah mereka hadir dalam proses survei dan penyusunan desain? Apakah laporan mereka ada? Jangan sampai hanya tanda tangan dan nama yang dipakai untuk memenuhi persyaratan tender,&quot; ujar Otti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta aparat pengawas menelusuri CV, sertifikat kompetensi, pengalaman kerja, kontrak konsultan, laporan survei, gambar teknis, perhitungan volume, RAB, hingga bukti keterlibatan tenaga ahli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau semua lengkap dan tenaga ahlinya benar-benar bekerja, tidak ada persoalan. Tetapi kalau ditemukan hanya formalitas, itu harus dipertanggungjawabkan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gibson Jangan Hanya Bicara Soal Waktu dan Harga Material&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Plt Kepala Dinas SDA Sumut Gibson Panjaitan menyebut minimnya penawar kemungkinan disebabkan waktu pengerjaan yang sempit dan kenaikan harga bahan baku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti menilai penjelasan tersebut belum menjawab seluruh pertanyaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gibson bicara soal waktu pengerjaan dan harga material. Itu boleh. Tetapi publik juga harus mendapatkan penjelasan mengenai perencanaan proyeknya,&quot; tegas Otti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, apabila waktu pengerjaan memang sangat singkat, justru harus dipastikan sejak awal bahwa desain, volume pekerjaan, spesifikasi dan kebutuhan tenaga ahli telah dihitung secara matang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan sampai nanti setelah kontrak berjalan muncul alasan perubahan kondisi lapangan, perubahan volume, addendum, atau pekerjaan tambahan. Itu yang harus diantisipasi dari tahap perencanaan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barapaksi: Periksa Dari Hulu, Jangan Tunggu Proyek Bermasalah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti menegaskan pengawasan proyek Aek Badiri harus dimulai dari hulu, bukan hanya ketika pekerjaan fisik telah selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau mau serius mengawasi, periksa dari konsultan perencana. Periksa tenaga ahlinya. Periksa desainnya. Periksa volumenya. Periksa HPS-nya. Baru kemudian periksa kontraktornya,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai pola pengawasan yang hanya berfokus pada kontraktor berisiko melewatkan persoalan yang mungkin muncul sejak tahap perencanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau hulunya bermasalah, hilirnya ikut bermasalah. Proyek sebagus apa pun kontraktornya, kalau perencanaannya tidak benar, hasil akhirnya bisa kacau.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Borok Gibson Mulai Terbuka&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti kembali menegaskan bahwa sorotan Barapaksi bukan untuk menuduh Gibson Panjaitan telah melakukan pelanggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun sebagai pimpinan Dinas SDA Sumut, menurutnya Gibson harus mampu menjelaskan seluruh proses secara terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau memang semuanya benar, silakan buka. Siapa konsultan perencana, siapa tenaga ahli, bagaimana proses perencanaan, bagaimana HPS disusun, dan bagaimana pengawasan dilakukan. Jangan alergi terhadap pertanyaan publik,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut polemik proyek Aek Badiri bisa menjadi momentum untuk melihat lebih jauh tata kelola proyek di lingkungan Dinas SDA Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan sampai proyek Rp29 miliar ini justru menjadi pintu terbukanya borok tata kelola. Kalau ada yang bersih, tunjukkan bukti kebersihannya. Kalau ada yang bermasalah, jangan dilindungi.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti meminta Inspektorat dan aparat pengawasan terkait melakukan pemeriksaan terhadap konsultan perencana, tenaga ahli, dokumen teknis, proses tender hingga kontraktor pemenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Barapaksi akan melihat proses ini. Yang kami soroti bukan sekadar siapa menang tender, tetapi siapa yang merancang proyek ini dan apakah orang-orang yang berada di balik perencanaan benar-benar kompeten dan bekerja secara profesional,&quot; pungkas Otti S Batubara.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7075_Tender-Rp29-Miliar-Aek-Badiri-Disorot-Barapaksi--Otti-S-Batubara--Borok-Gibson-Mulai-Terbuka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285638/tender-rp29-miliar-aek-badiri-disorot-barapaksi-otti-s-batubara-tenaga-ahli-dan-konsultan-perencanaan-harus-dibongkar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Palas Putra Mahkota Alam: Jabatan Bukan Simbol Prestise</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Palas Putra Mahkota Alam: Jabatan Bukan Simbol Prestise]]></title>
            <description><![CDATA[Lantik 5 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Bupati Palas Putra Mahkota Alam Jabatan Bukan Simbol Prestise]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas (<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a>) Putra Mahkota Alam Hasibuan, S.E., melantik dan mengambil sumpah lima pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prosesi pelantikan berlangsung di Aula Kantor Bupati Padang Lawas. Pengangkatan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan Bupati Padang Lawas Nomor 100.3.3.2/292/Kpts/2026 tentang Pengangkatan dan Pemindahan dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan ini menjadi bagian dari penataan birokrasi sekaligus penguatan organisasi pemerintahan daerah. Bupati Putra Mahkota Alam meminta pejabat yang baru dilantik tidak hanya menjalankan tugas administratif, tetapi mampu menghadirkan perubahan dan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh pejabat yang telah menerima amanah baru. Menurutnya, jabatan pimpinan tinggi pratama merupakan tanggung jawab besar yang harus dijalankan dengan penuh kesungguhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelantikan ini bukan sekadar seremonial kedinasan, melainkan momentum peneguhan tanggung jawab untuk menjalankan tugas kepemimpinan dengan sungguh-sungguh,&quot; ujar Putra Mahkota Alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, amanah yang diberikan kepada para pejabat merupakan bagian dari perjalanan pengabdian, kompetensi, serta dedikasi yang telah ditunjukkan selama menjalankan tugas pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Bupati meminta momentum pelantikan dijadikan sebagai titik awal untuk membangun semangat baru, memperkuat kolaborasi antarlembaga, serta menghasilkan program dan kinerja yang benar-benar dirasakan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putra Mahkota Alam menegaskan bahwa jabatan bukanlah simbol prestise maupun kebanggaan pribadi. Setiap jabatan, kata dia, merupakan amanah yang harus dipertanggungjawabkan kepada masyarakat Padang Lawas dan kepada Allah SWT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, sumpah jabatan yang telah diucapkan bukan sekadar rangkaian kata dalam prosesi pelantikan. Sumpah tersebut menjadi ikatan moral sekaligus komitmen untuk bekerja secara jujur, berintegritas, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Luruskan niat dalam bekerja, jaga integritas dalam bertugas, dan hadirkan keteladanan dalam memimpin serta memberikan pelayanan berkualitas kepada masyarakat Padang Lawas,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut, lanjut Bupati, sejalan dengan falsafah daerah, yakni &quot;Tano Adat Digomgom Ibadat, Luruskan Niat, Teruslah Bermanfaat, Menuju Padang Lawas Maju.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap nilai tersebut tidak hanya menjadi semboyan, tetapi diterapkan dalam setiap pelaksanaan tugas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelantikan tersebut, lima pejabat pimpinan tinggi pratama mendapatkan penugasan baru di sejumlah posisi strategis Pemerintah Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut daftar pejabat yang dilantik:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Wyldan Ansyori, S.H., M.Si. sebagai Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Padang Lawas.<br>2. Laskar Muda Nasution, M.Pd. sebagai Kepala Dinas Sosial Kabupaten Padang Lawas.<br>3. M. Rasyidi Hasibuan, S.Ld., M.M., M.Si. sebagai Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Perhubungan Kabupaten Padang Lawas.<br>4. Harjusli Fahri Siregar, S.STP., M.Si. sebagai Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Kabupaten Padang Lawas.<br>5. Nurudin Kesumajaya Samosir, S.E., M.Si. sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Hukum dan Politik Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menjelaskan, proses pengisian dan penataan jabatan pimpinan tinggi pratama tersebut merupakan bagian dari manajemen pemerintahan daerah yang dilaksanakan melalui mekanisme manajemen talenta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan tersebut mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 20 Tahun 2025 tentang Manajemen Talenta Aparatur Sipil Negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir sambutannya, Putra Mahkota Alam berpesan agar para pejabat yang baru dilantik mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, kejujuran, keadilan, serta dedikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa ukuran keberhasilan seorang pejabat bukan semata-mata berapa lama menduduki suatu jabatan. Lebih dari itu, yang akan menjadi catatan masyarakat adalah seberapa besar manfaat yang mampu diberikan selama menjalankan amanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga meminta sumpah jabatan dijadikan pedoman dalam bekerja. Setiap keputusan harus diarahkan untuk kepentingan masyarakat, sementara kebijakan pemerintah harus memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadikan sumpah yang telah diucapkan sebagai pegangan dalam bekerja, setiap keputusan sebagai bentuk pengabdian, setiap kebijakan sebagai jalan kemaslahatan, dan setiap langkah sebagai ikhtiar untuk memberikan yang terbaik bagi daerah kita, Kabupaten Padang Lawas,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., Sekda Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP., Kasi Intel Kejari Padang Lawas T. Bastanta Tarigan, S.H., Pj. Pabung Padang Lawas Kapten Inf. Anhar Juhar, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), para camat, Ketua TP-PKK Ny. Mahzalena Putra Mahkota Alam, Staf Ahli PKK Ny. Hj. Marnis Khairati Achmad Fauzan Nasution, Ketua Dharma Wanita Persatuan Ny. Hj. Hamnil Panguhum Nasution, Ketua BSPPL, serta sejumlah undangan lainnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1806_Lantik-5-Pejabat-Pimpinan-Tinggi-Pratama--Bupati-Palas-Putra-Mahkota-Alam--Jabatan-Bukan-Simbol-Prestise.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/285637/lantik-5-pejabat-pimpinan-tinggi-pratama-bupati-palas-putra-mahkota-alam-jabatan-bukan-simbol-prestise/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertama Kali Dikunjungi Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan, Warga Martona Aek Hayuara Curhat Soal Pembangunan Desa</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 10:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertama Kali Dikunjungi Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan, Warga Martona Aek Hayuara Curhat Soal Pembangunan Desa]]></title>
            <description><![CDATA[Pertama Kali Dikunjungi Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan, Warga Martona Aek Hayuara Curhat Soal Pembangunan Desa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas (<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a>) Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, turun langsung menyambangi masyarakat Desa Martona Aek Hayuara, Kecamatan Ulu Barumun, Selasa (25/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut menjadi momentum silaturahmi sekaligus kesempatan bagi pemerintah daerah untuk mendengar secara langsung berbagai aspirasi dan kebutuhan masyarakat di desa yang selama ini dinilai masih membutuhkan perhatian dalam pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedatangan Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> bersama rombongan mendapat sambutan hangat dari Camat Ulu Barumun, Kepala Desa Martona Aek Hayuara, tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan itu, Camat Ulu Barumun Parlindungan Hasibuan menyampaikan gambaran kondisi demografis Desa Martona Aek Hayuara. Berdasarkan data yang disampaikan, desa tersebut memiliki 63 kepala keluarga (KK), dengan jumlah penduduk sebanyak 259 jiwa yang terdiri dari 131 laki-laki dan 128 perempuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Parlindungan juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> beserta jajaran. Menurutnya, kedatangan kepala daerah ke desa tersebut memiliki arti penting bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasalnya, berdasarkan keterangan pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat, Desa Martona Aek Hayuara baru kali ini mendapat kunjungan langsung dari seorang bupati sejak desa tersebut berdiri, termasuk sejak wilayah tersebut masih menjadi bagian dari Kabupaten Tapanuli Selatan hingga kemudian masuk dalam wilayah Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, masyarakat bersama pemerintah desa dan kecamatan menyampaikan harapan agar kunjungan Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> dapat menjadi awal dari perhatian yang lebih besar terhadap pembangunan Desa Martona Aek Hayuara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu kebutuhan yang paling diharapkan adalah peningkatan infrastruktur, khususnya akses jalan yang dinilai penting untuk menunjang aktivitas masyarakat, mobilitas warga, serta perkembangan usaha ekonomi di desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Camat Ulu Barumun berharap pemerintah daerah dapat menjadikan aspirasi masyarakat tersebut sebagai bahan pertimbangan dalam menentukan program pembangunan ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan mengatakan kunjungan ke desa bukan sekadar agenda silaturahmi. Menurutnya, pertemuan langsung dengan masyarakat merupakan bagian penting untuk mengetahui persoalan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya ingin mendengar langsung apa yang dibutuhkan masyarakat di Desa Martona Aek Hayuara. Pemerintah hadir untuk melayani dan mencari solusi bersama,&quot; ujar Putra Mahkota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, setiap masukan dan usulan yang disampaikan masyarakat akan dicatat untuk kemudian disesuaikan dengan skala prioritas serta kemampuan anggaran daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;InsyaAllah setiap usulan akan kami catat dan prioritaskan sesuai kemampuan APBD. Mari kita jaga kekompakan dan gotong royong untuk membangun desa kita,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga menyoroti pentingnya percepatan pembangunan desa. Ia berharap Desa Martona Aek Hayuara yang selama ini dinilai masih tertinggal dapat secara bertahap bangkit dan berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga ke depannya Desa Martona Aek Hayuara, desa yang sudah lama tertinggal, dapat kita bangkitkan kembali. Tidak ada desa yang tertinggal. Semua harus maju bersama. Mari kita wujudkan Padang Lawas maju dari desa,&quot; kata Putra Mahkota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai berdialog dengan masyarakat, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> bersama rombongan menyempatkan diri meninjau sejumlah lokasi di Desa Martona Aek Hayuara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peninjauan dilakukan dengan melihat langsung kondisi kantor desa, tempat ibadah, rumah warga hingga sejumlah usaha masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk memperoleh gambaran nyata mengenai kondisi dan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan itu, Bupati bersama rombongan juga menyerahkan bantuan sembako kepada masyarakat Desa Martona Aek Hayuara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian pemerintah daerah terhadap masyarakat di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut mendampingi Bupati Padang Lawas dalam kunjungan tersebut, di antaranya Inspektur Kabupaten Padang Lawas, Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU), Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora), Kepala BPBD, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta Kabag Umum.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1270_Pertama-Kali-Dikunjungi-Bupati-Palas-Putra-Mahkota-Alam-Hasibuan--Warga-Martona-Aek-Hayuara-Curhat-Soal-Pembangunan-Desa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285636/pertama-kali-dikunjungi-bupati-palas-putra-mahkota-alam-hasibuan-warga-martona-aek-hayuara-curhat-soal-pembangunan-desa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DJ Cantik Edarkan Pod Getar  Sering Tampil di Sejumlah THM</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 09:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DJ Cantik Edarkan Pod Getar  Sering Tampil di Sejumlah THM]]></title>
            <description><![CDATA[DJ Cantik Edarkan Pod GetarSering Tampil di Sejumlah THM ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang wanita yang berprofesi sebagai disck jockey (DJ) karena kedapatan mengedarkan vape narkoba, atau yang lebih dikenal dengan sebutan Pod Getar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wanita cantik itu ditangkap di Jalan Bakti Luhur, Kecamatan Medan Helvetia pada Jum&#039;at (22/8/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DJ berinisial AAFL (26) atau yang lebih dikenal dengan nama Miss D, ditangkap di sebuah rumah kos.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang menyebut adanya peredaran vape narkoba&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku ini berprofesi sebagai DJ, termasuk DJ ternama karena kerap tampil di beberapa tempat hiburan malam seperti CDI, The Red, Lions, dan Galaxy. Saat kami tangkap, pelaku sedang berupaya menjual vape narkoba bermerek Batman seharga Rp.2,1 juta,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Kamis (27/8) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pod Getar yang dijual tersangka diperoleh dari seorang pemasok berinisial AL seharga Rp 1.850.000, atau dengan kata lain pelaku mendapat keuntungan Rp.250 ribu setiap transaksi. AL kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hasil pemeriksaan awal, pelaku mengaku baru kali pertama mengedarkan vape narkoba. Namun sebagai pengguna, pelaku sudah dalam kurun waktu tujuh bulan terakhir aktif menggunakan Pod Getar,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus ini, selain mengejar AL yang berperan sebagai pemasok, polisi juga sedang melakukan penyelidikan terkait dengan dugaan pelaku lain yang dalam praktek jual beli narkoba yang melibatkan oknum DJ ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami masih kembangkan kasus ini," pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Teks foto :<br>Polisi amankan DJ pengedar pod getar(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4985_DJ-Cantik-Edarkan-Pod-Getar--Sering-Tampil-di-Sejumlah-THM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285635/dj-cantik-edarkan-pod-getar-sering-tampil-di-sejumlah-thm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru: Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 23:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru: Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?]]></title>
            <description><![CDATA[GMP Sumut Soroti Penanganan Dua LP dalam Sengketa CV Rezeki Baru Mengapa Satu Naik Penyidikan, Lainnya Dipertanyakan?]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | Dewan Pimpinan Wilayah Gerakan Mahasiswa dan Pemuda (GMP) Sumatera Utara mempertanyakan penanganan dua laporan polisi yang berkaitan dengan perselisihan antara para pihak dalam perkara CV Rezeki Baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan ini bermula dari sengketa yang melibatkan Fenny dan CV Rezeki Baru. Dalam gugatan perdata, Fenny disebut telah bekerja di CV Rezeki Baru sejak 2000. Perselisihan kemudian muncul terkait penggunaan dana perusahaan sebesar Rp599.299.000 untuk kegiatan trading yang disebut tidak dapat ditarik kembali karena akun trading dibekukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkara tersebut kemudian berkembang dengan adanya tuduhan dugaan penggelapan uang perusahaan hingga sekitar Rp4 miliar terhadap Fenny dan Linda Megawati. Dalam gugatan, tuduhan tersebut dipersoalkan karena disebut tidak didukung hasil audit internal yang menunjukkan kerugian sebesar nilai tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkara perdata tersebut saat ini terdaftar di Pengadilan Negeri Medan dengan Nomor: 163/Pdt.G/2026/PN Mdn.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah persoalan itu, Sim Tek Hok melaporkan dugaan pemerasan dan pengancaman ke Polrestabes Medan. Laporan tersebut tercatat dalam LP/B/551/II/2026/SPKT/Polrestabes Medan/Polda Sumatera Utara. Sim Tek Hok menyampaikan bahwa dirinya mengalami kerugian sekitar Rp1 miliar dan aset atas namanya, berupa mobil Mitsubishi Xpander serta sertifikat rumah, disebut telah diambil oleh pihak yang disebut sebagai bos dari istrinya. BPKB dan STNK juga disebut ikut diambil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, penasihat hukum mempertanyakan perkembangan laporan tersebut. Menurutnya, LP di Polrestabes Medan yang dibuat pada 4 Januari 2026 hingga kini belum menunjukkan tindak lanjut yang jelas. Sementara itu, laporan pihak terlapor di Polsek Medan Kota yang dibuat pada 9 Januari 2026 disebut telah naik ke tahap penyidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;LP kami di Polrestabes Medan sampai hari ini belum ada tindak lanjut, sementara LP terlapor di Polsek Medan Kota sudah naik ke penyidikan. Ini ada apa?&quot; ujar penasihat hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penasihat hukum juga mempertanyakan proses penyidikan di Polsek Medan Kota karena Fenny selaku kliennya disebut belum pernah diperiksa dalam laporan tersebut, meskipun perkara telah naik ke tahap penyidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi ini menjadi perhatian karena perkara perdata antara para pihak masih berjalan di Pengadilan Negeri Medan. Menurut GMP Sumut, keadaan tersebut perlu diperhatikan agar proses pidana berjalan secara objektif dan tidak menimbulkan putusan atau penanganan hukum yang saling bertentangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GMP Sumut juga menilai adanya persoalan prejudicieel geschil perlu dilihat apabila penentuan hak dalam perkara perdata berkaitan langsung dengan pembuktian perkara pidana. Dalam kondisi tertentu, persoalan perdata dapat menjadi pertimbangan dalam pemeriksaan perkara pidana sebagaimana dikenal dalam PERMA Nomor 1 Tahun 1956.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak berjalannya LP kami di Polrestabes Medan menjadi tanda tanya besar. Kami meminta penyidik yang menangani laporan tersebut diperiksa,&quot; tegas Ketua GMP Sumut, Muhammad Idris Sarumpaet pada wartawan (Rabu, 26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, GMP Sumut meminta Propam melakukan pemeriksaan terhadap Kanit Reskrim Polsek Medan Kota terkait laporan yang telah naik ke tahap penyidikan, termasuk mempertanyakan prosesnya karena Fenny disebut belum pernah diperiksa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GMP Sumut menegaskan, yang mereka minta adalah kepastian hukum. Jika laporan di Polrestabes Medan memiliki bukti yang cukup, perkara harus ditindaklanjuti sesuai hukum. Sebaliknya, apabila tidak ditemukan bukti yang cukup atau unsur pidananya tidak terpenuhi, perkara tidak seharusnya dibiarkan tanpa kejelasan dan dapat dihentikan melalui mekanisme hukum yang berlaku, termasuk SP3 apabila memenuhi syarat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau cukup bukti, lanjutkan. Kalau tidak cukup bukti dan memenuhi ketentuan penghentian, berikan kepastian hukum. Jangan sampai laporan masyarakat dibiarkan tanpa kejelasan,&quot; tegas Muhammad Idris Sarumpaet.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7988_GMP-Sumut-Soroti-Penanganan-Dua-LP-dalam-Sengketa-CV-Rezeki-Baru--Mengapa-Satu-Naik-Penyidikan--Lainnya-Dipertanyakan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285634/gmp-sumut-soroti-penanganan-dua-lp-dalam-sengketa-cv-rezeki-baru-mengapa-satu-naik-penyidikan-lainnya-dipertanyakan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berani mengedarkan Sabu, ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berani mengedarkan Sabu, ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Berani mengedarkan Sabu, ditangkap Satresnarkoba Polresta Deli Serdang]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deliserdang - Satuan Reserse Narkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang mengungkap kasus tindak pidana narkotika jenis shabu di Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kecamatan Lubuk Pakam, Kabupaten Deli Serdang, Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 13.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang laki-laki berinisial S.B.A. (42), warga Jalan Pembangunan II, Desa Sekip, Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus ini berawal dari informasi masyarakat yang diterima personel Subnit I Unit II Satresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang pada Kamis (20/8/2026) sekitar pukul 12.30 WIB. Informasi tersebut menyebutkan adanya seorang laki-laki yang diduga menyimpan, memiliki, dan menguasai narkotika jenis shabu di kawasan Jalan Pembangunan II, Desa Sekip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, personel kemudian melakukan penyelidikan dan mendatangi lokasi. Sekitar pukul 13.00 WIB, petugas mendapati seorang laki-laki yang dicurigai berada di sebuah rumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dilakukan tindakan kepolisian dan pemeriksaan, petugas menemukan sebuah kotak rokok Milo warna hitam yang berada di atas kulkas. Di dalam kotak tersebut terdapat satu plastik transparan ukuran sedang yang berisi 21 plastik klip transparan ukuran kecil berisikan shabu dengan berat kotor 2,72 gram serta 10 plastik klip kecil kosong.<br>Selain narkotika tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu plastik klip transparan ukuran sedang dan uang tunai sebesar Rp90.000.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil interogasi awal, terduga pelaku mengakui bahwa narkotika jenis shabu tersebut merupakan miliknya yang diperoleh dari seorang laki-laki yang disebut berinisial K. Selanjutnya, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Satresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., melalui Kasatres Narkoba Kompol Dr Fery Kusnadi SH MH mengatakan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang berkomitmen memberantas peredaran narkotika di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku maupun jaringan peredaran narkotika. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional untuk mengungkap dan memutus mata rantai peredaran narkotika. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan dan peredaran narkotika,&quot; tegas nya]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4477_Berani-mengedarkan-Sabu--ditangkap-Satresnarkoba-Polresta-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285633/berani-mengedarkan-sabu-ditangkap-satresnarkoba-polresta-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolrestabes Medan dan Dirintel Polda Sumut Silaturahmi ke Ketum PB Pendawa Indonesia</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolrestabes Medan dan Dirintel Polda Sumut Silaturahmi ke Ketum PB Pendawa Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolrestabes Medan dan Dirintel Polda Sumut Silaturahmi ke Ketum PB Pendawa Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Pendiri sekaligus Ketua Umum PB <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia, H. Ruslan, SH, menerima kunjungan silaturahmi Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Dr. Jean Calvijn Simanjuntak, SIK, MH, bersama Dirintel Polda Sumatera Utara Kombes Pol. Ajie Indra Dwiatma di Pesanggrahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>, Jalan Advokad Raya, Kanal Marendal, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut menjadi momentum memperkuat komunikasi, sinergi dan kerja sama antara jajaran kepolisian dengan organisasi paguyuban <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia, khususnya dalam bidang sosial kemasyarakatan serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kapolrestabes Medan Kombes Pol. Jean Calvijn Simanjuntak menyampaikan kesiapan kepolisian untuk berkolaborasi dengan PB <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita siap untuk berkolaborasi, bersinergi dan bekerja sama dengan organisasi paguyuban <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>, khususnya dalam program sosial kemasyarakatan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Dirintel Polda Sumut Kombes Pol. Ajie Indra Dwiatma mengapresiasi keberadaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia yang dinilainya memiliki ikatan persaudaraan yang kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya melihat ormas <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> merupakan organisasi yang sangat guyub dan solid. Untuk itu, mari kita jaga bersama kondisi daerah Sumatera Utara agar tetap kondusif dan aman, serta bersama-sama menjaga kamtibmas,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Kapolrestabes Medan didampingi Kasat Intelkam Polrestabes Medan Lengkap Siregar. Sementara Dirintel Polda Sumut turut didampingi sejumlah anggotanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran jajaran kepolisian juga diwarnai dengan pemberian bantuan sembako secara simbolis kepada warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> yang hadir dalam kegiatan silaturahmi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketum PB <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia H. Ruslan, SH, menyampaikan terima kasih sekaligus apresiasi atas kunjungan Kapolrestabes Medan dan Dirintel Polda Sumut ke Pesanggrahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ruslan, silaturahmi seperti ini penting untuk membangun komunikasi yang baik sekaligus memperkuat sinergi antara organisasi kemasyarakatan dan aparat kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih dan apresiasi atas kunjungan Bapak Kapolrestabes Medan bersama jajaran dan Bapak Dirintel Polda Sumut. Mudah-mudahan silaturahmi ini menjadi awal yang baik untuk memperkuat kerja sama dalam kegiatan sosial kemasyarakatan dan menjaga suasana yang aman serta kondusif,&quot; ujar Ruslan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara kemudian diakhiri dengan pemberian dan pertukaran cenderamata antara jajaran kepolisian dan PB <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendawa/" target="_blank">Pendawa</a> Indonesia, dilanjutkan dengan sesi foto bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai seremoni, tetapi dapat diwujudkan melalui kolaborasi nyata dalam berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan, sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menjaga kondusivitas Sumatera Utara.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_519_Kapolrestabes-Medan-dan-Dirintel-Polda-Sumut-Silaturahmi-ke-Ketum-PB-Pendawa-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285632/kapolrestabes-medan-dan-dirintel-polda-sumut-silaturahmi-ke-ketum-pb-pendawa-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengukuhan Pokja Jaga Desa SMSI Bertepatan Aksi Demo, Organisasi Media Siber Tegaskan Tak Ada Kaitan Politik</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengukuhan Pokja Jaga Desa SMSI Bertepatan Aksi Demo, Organisasi Media Siber Tegaskan Tak Ada Kaitan Politik]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co JAKARTA, Suasana politik nasional yang semakin menghangat di akhir Agustus 2026 menjadi latar berlangsungnya agenda penting Seri]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -JAKARTA, Suasana politik nasional yang semakin menghangat di akhir Agustus 2026 menjadi latar berlangsungnya agenda penting Serikat Media Siber Indonesia (SMSI). Organisasi perusahaan media siber terbesar di tanah air ini menjadwalkan pengukuhan serentak pengurus Kelompok Kerja (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pokja/" target="_blank">Pokja</a>) News Room <a href="https://www.sumut24.co/tag/jaga/" target="_blank">Jaga</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> untuk lima provinsi, yang akan digelar di Hall Gedung Dewan Pers, Jakarta, pada Kamis, 27 Agustus 2026.<p></p>Lima provinsi yang kepengurusannya akan dikukuhkan secara bersamaan meliputi Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Sumatera Selatan, dan Bengkulu. Langkah ini merupakan kelanjutan dari konsolidasi nasional yang telah dimulai di Bali pada awal Juli lalu, kemudian disusul oleh Lampung, Banten, serta Kepulauan Riau. Ketua Umum SMSI, Firdaus, memastikan bahwa seluruh proses pelantikan tersebut akan berlangsung dalam satu seremoni terpadu.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_IMG-20260826-WA0033.jpg"><br></p>Namun, pemilihan tanggal pelaksanaan ini memantik sorotan luas. Pasalnya, acara tersebut bertepatan dengan rencana aksi demonstrasi besar-besaran yang akan digelar di depan Gedung DPR RI, Senayan. Gelombang massa, salah satunya dari Aliansi Masyarakat Pati Bersatu (AMPB), dilaporkan telah mulai bergerak dan mendirikan posko di Jakarta sejak pertengahan Agustus. Aksi unjuk rasa nasional itu membawa sejumlah tuntutan krusial, mulai dari desakan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset, pemberlakuan hukuman mati bagi koruptor, hingga pengusutan menyeluruh isu tata kelola dana daerah.<p></p>Di ruang publik dan media sosial, situasi semakin riuh dengan munculnya narasi spekulatif yang menyebut kemungkinan terjadinya kerusuhan besar, yang kemudian disebut sebagai "Rusuh Agustus Jilid II". Pihak Polda Metro Jaya pun telah mengeluarkan imbauan kepada masyarakat agar tetap tenang dan selektif dalam menyaring informasi guna mencegah penyebaran berita bohong atau hoaks.<p></p>Kebetulan waktu pelaksanaan pengukuhan pengurus SMSI yang berbarengan dengan jadwal aksi demonstrasi tersebut pun memicu berbagai spekulasi. Tak sedikit pihak yang mempertanyakan apakah pertemuan para pengurus media siber dari berbagai daerah di ibu kota pada hari yang sama merupakan bagian dari upaya mobilisasi massa terselubung.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/2b44928ae11fb9384c4cf38708677c48_IMG-20260826-WA0031.jpg"><br></p>Menanggapi keraguan yang berkembang, Sekretaris Jenderal SMSI, Makali Kumar, menepis keras anggapan adanya motif politis di balik agenda tersebut. Menurutnya, kesamaan tanggal pelaksanaan acara murni merupakan kebetulan penjadwalan organisasi dan sama sekali tidak berkaitan dengan gerakan demonstrasi mana pun.<p></p>Sebagai konstituen Dewan Pers, Makali menegaskan bahwa SMSI bukanlah organisasi massa atau lembaga swadaya masyarakat, melainkan wadah bagi perusahaan-perusahaan media siber di seluruh Indonesia. Ia menegaskan komitmen organisasi untuk terus menjaga stabilitas nasional dan keutuhan negara, tanpa bermaksud mencampuri maupun menghalangi hak warga negara dalam menyampaikan aspirasi.<p></p>"Melalui pengukuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pokja/" target="_blank">Pokja</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/jaga/" target="_blank">Jaga</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> ini, kami justru menyerukan kepada seluruh pengurus dan anggota di daerah untuk tetap berdiri di koridor pers yang profesional, serta menyajikan informasi yang jernih, berimbang, dan dapat dipercaya di tengah situasi nasional yang dinamis ini," ujar Makali.<p></p>Dengan demikian, kehadiran para pengurus media siber dari berbagai penjuru negeri pada acara tersebut diharapkan menjadi momentum penguatan jurnalisme warga dan pelayanan informasi publik, bukan bagian dari agenda politik tertentu. (tec)<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1816_Pengukuhan-Pokja-Jaga-Desa-SMSI-Bertepatan-Aksi-Demo--Organisasi-Media-Siber-Tegaskan-Tak-Ada-Kaitan-Politik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285631/pengukuhan-pokja-jaga-desa-smsi-bertepatan-aksi-demo-organisasi-media-siber-tegaskan-tak-ada-kaitan-politik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Buka Program Pemagangan Nasional 2026, Jembatan Emas Antara Pendidikan dan Dunia Kerja</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Buka Program Pemagangan Nasional 2026, Jembatan Emas Antara Pendidikan dan Dunia Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi membuka Program Pemagangan Nasional Tahun 2026 sekaligus Pelatihan Pen]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> secara resmi membuka <a href="https://www.sumut24.co/tag/program/" target="_blank">Program</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemagangan/" target="_blank">Pemagangan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/nasional/" target="_blank">Nasional</a> Tahun 2026 sekaligus Pelatihan Peningkatan Produktivitas bagi Pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Kegiatan berlangsung di Aula Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Jalan Husni Thamrin, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, pada Rabu (26/08/2026) pukul 09.00 Wib.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_IMG-20260826-WA0027.jpg"><br></p>Dibuka langsung oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., acara ini menjadi langkah konkret pemerintah daerah dalam menjawab tantangan ketenagakerjaan dan penguatan ekonomi rakyat. Turut hadir Kepala Cabang BPS Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, Direktur RSU Chatarina Kisaran, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, serta para peserta pelatihan dan tamu undangan lainnya.<p></p>Plt. Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Sutiono, S.H., S.Sos., M.Si., dalam laporannya menjelaskan kegiatan ini diselenggarakan berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 31 Tahun 2026 tentang Sistem Pelatihan Kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/nasional/" target="_blank">Nasional</a> dan Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Nomor 36 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemagangan/" target="_blank">Pemagangan</a> di Dalam Negeri. <a href="https://www.sumut24.co/tag/program/" target="_blank">Program</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemagangan/" target="_blank">Pemagangan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/nasional/" target="_blank">Nasional</a> berlangsung selama enam bulan, mulai 10 Agustus 2026 hingga 10 Februari 2027, ditempatkan di tiga lembaga mitra yakni BPS Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, BPJS Kesehatan Cabang Kisaran, dan RSU Catharina 1914.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_IMG-20260826-WA0028.jpg"><br></p>Sebanyak 37 peserta mengikuti program pemagangan, dengan rincian 3 orang di BPS <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, 5 orang di BPJS Kesehatan, dan 29 orang di RSU Catharina 1914. Sementara itu, Pelatihan Peningkatan Produktivitas UMKM yang digelar 26&ndash;29 Agustus 2026 di lingkungan UPTD BLK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> diikuti oleh 25 pelaku usaha mikro dan kecil dari berbagai sektor di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.<p></p>Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., menegaskan komitmen penuh Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> untuk menyukseskan visi nasional mempercepat penyerapan tenaga kerja dan menekan angka pengangguran terbuka.<p></p>"Tantangan terbesar para lulusan baru saat ini bukanlah kurangnya kompetensi akademik, melainkan minimnya pengalaman praktis di dunia kerja nyata. Melalui momentum ini, negara hadir memberikan solusi konkret menjembatani dunia pendidikan dengan kebutuhan riil sektor industri," ujar Rianto.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/149e9677a5989fd342ae44213df68868_IMG-20260826-WA0030.jpg"><br></p>Ia menekankan program ini bukan sekadar pemagangan biasa, karena pemerintah memberikan jaminan penuh kesejahteraan dan perlindungan bagi peserta. Setiap peserta berhak menerima uang saku yang disesuaikan dengan standar Upah Minimum Kabupaten dan ditransfer langsung ke rekening masing-masing, perlindungan jaminan sosial melalui BPJS Ketenagakerjaan yang mencakup Jaminan Kecelakaan Kerja dan Jaminan Kematian, serta kesempatan memperoleh sertifikasi resmi gratis dari Badan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nasional/" target="_blank">Nasional</a> Sertifikasi Profesi (BNSP) setelah lulus uji kompetensi di akhir masa pemagangan.<p></p>"Gunakan waktu enam bulan ke depan dengan sebaik-baiknya. Jagalah nama baik daerah, tunjukkan etos kerja yang tinggi, disiplin, jujur, dan seraplah ilmu sebanyak-banyaknya," pesan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> kepada para peserta.<p></p>Kepada lembaga mitra penempatan, Rianto menitipkan putra-putri terbaik daerah agar dibimbing melalui sistem pendampingan yang ketat, sehingga terbentuk tenaga kerja yang kompeten, produktif, dan siap bersaing. Sementara itu, terkait pelatihan produktivitas UMKM, ia berharap kegiatan ini mampu meningkatkan kemampuan manajerial dan analisis pasar peserta, yang pada akhirnya berimbas pada kenaikan pendapatan usaha dan perluasan lapangan kerja.<p></p>Dalam rangkaian acara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> secara simbolis menyerahkan tanda peserta kepada salah satu peserta pemagangan sebagai tanda dimulainya pelaksanaan program secara resmi. Kegiatan ditutup dengan pembacaan doa dan berakhir pukul 10.00 Wib, berjalan aman, lancar, dan penuh semangat untuk membangun masa depan tenaga kerja dan ekonomi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang lebih baik. (dre)<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_170_Wakil-Bupati-Asahan-Buka-Program-Pemagangan-Nasional-2026--Jembatan-Emas-Antara-Pendidikan-dan-Dunia-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285630/wakil-bupati-asahan-buka-program-pemagangan-nasional-2026-jembatan-emas-antara-pendidikan-dan-dunia-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Fee 25% Rp 2,7 Miliar Disunat Sejak Awal, Proyek Irigasi Rp11 Miliar di Asahan Diduga Jadi Sapi Perah Oknum Ketua Partai</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 20:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Fee 25% Rp 2,7 Miliar Disunat Sejak Awal, Proyek Irigasi Rp11 Miliar di Asahan Diduga Jadi Sapi Perah Oknum Ketua Partai]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Anggaran negara yang seharusnya mengalir untuk mewujudkan ketahanan pangan justru berhenti di tangan oknum. Program reha]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Anggaran negara yang seharusnya mengalir untuk mewujudkan ketahanan pangan justru berhenti di tangan oknum. Program rehabilitasi dan pembangunan jaringan irigasi tersier yang dibiayai APBN 2026 melalui Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Sumatera II Medan, senilai total Rp11,2 miliar untuk 56 titik di Kabupaten Asahan, kini disorot karena diduga menjadi objek pemotongan pungutan liar dan penyelewengan oleh oknum yang menjabat sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/ketua/" target="_blank">Ketua</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/partai/" target="_blank">Partai</a> di daerah tersebut.</p>Dari setiap titik pekerjaan yang dianggarkan Rp200 juta, oknum tersebut diduga memungut "biaya koordinasi" atau fee sebesar 25 persen sejak anggaran turun. Jika dihitung, nilai yang disunat dari total 56 titik mencapai Rp2,8 miliar, angka yang sangat fantastis dan seharusnya menjadi modal utama petani untuk memperbaiki saluran air yang menjadi tumpuan hidup mereka. Bahkan, di sejumlah titik, kelompok P3A mengaku dipotong hingga Rp90 juta per lokasi, sehingga dana yang benar-benar turun ke lapangan tinggal separuhnya.</p>Program ini sejatinya dirancang agar dikelola secara swakelola oleh kelompok Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), wadah petani yang bertugas mengelola, merawat, dan membagi air irigasi secara adil. Namun di lapangan, hal tersebut jauh dari harapan. Banyak P3A yang diduga fiktif atau "siluman", dibentuk mendadak tanpa musyawarah warga, hanya demi meloloskan anggaran. Bahkan dalam satu wilayah tersier, muncul lebih dari satu kelompok P3A yang tidak terdaftar resmi.</p>Ketiadaan data yang sinkron antara pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten memperparah keadaan. Pendataan P3A sering tidak disertai peta skema jaringan irigasi, sehingga lokasi pembangunan pun kerap meleset dari jalur aliran air pertanian. <a href="https://www.sumut24.co/tag/proyek/" target="_blank">Proyek</a> dibangun di tempat yang tidak dibutuhkan, sementara lahan pertanian yang benar-benar kekeringan justru terabaikan.</p>Karena anggaran sudah dipotong sejak di atas kertas, kualitas pekerjaan di lapangan pun sangat dipertanyakan. Material yang digunakan, semen, pasir, dan batu tidak sesuai spesifikasi teknis. Adukan semen tipis, pasir berkualitas rendah, susunan batu kali rapuh, hingga ketebalan plesteran yang jauh dari standar. Tak heran jika saluran irigasi yang baru selesai dibangun sering kali retak, jebol, dan ambruk dalam waktu singkat.</p>Volume pekerjaan pun diduga dimanipulasi. Panjang, lebar, hingga ketebalan saluran tidak sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB). Laporan progres fisik di atas kertas tidak mencerminkan kenyataan di lapangan, semuanya diatur sedemikian rupa agar anggaran yang sudah dikurangi fee tetap bisa "selesai" secara administrasi.</p>Lebih ironis lagi, prinsip swakelola yang seharusnya memberdayakan petani justru dilanggar. Pekerjaan diserahkan kepada kontraktor luar, warga lokal tidak dilibatkan, dan pengelolaan dana dikuasai sepihak oleh oknum tertentu, baik aparat desa maupun pihak perantara &mdash; tanpa melibatkan pengurus P3A yang sah. Papan informasi proyek yang mencantumkan sumber dana, volume, dan nilai anggaran pun nyaris tidak ada di lokasi kegiatan, menandakan minimnya transparansi.</p>Program ini menyasar wilayah Kecamatan Air Joman, Meranti, Pulo Bandring, Rawang Panca Arga, dan Setia Janji, tersebar di puluhan desa dengan 56 titik pekerjaan sekaligus menjadi wilayah penerima program terbesar di lingkup BBWS Sumatera II Medan. Namun niat baik pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan di Sumatera Utara terancam sia-sia jika dibiarkan begitu saja.</p>Melihat fakta-fakta yang mengarah pada dugaan tindak pidana korupsi, pungutan liar, dan penyalahgunaan wewenang, berbagai elemen masyarakat dan pemangku kepentingan mulai mendesak aparat penegak hukum, mulai dari Kejaksaan Negeri Asahan, Kepolisian, hingga Inspektorat untuk segera turun melakukan penyelidikan mendalam. Anggaran rakyat senilai miliaran rupiah tidak boleh habis hanya untuk mengisi kantong oknum tertentu, sementara petani tetap kesulitan air dan hasil panen terus menurun.</p>"Dana APBN itu uang rakyat, bukan uang pribadi untuk dipotong sesuka hati. Jika benar terjadi pemotongan 25 persen, itu bukan sekadar pelanggaran prosedur, melainkan pengkhianatan terhadap upaya ketahanan pangan bangsa," ungkap salah satu tokoh masyarakat yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan.</p>Hingga berita ini diturunkan, dugaan pemotongan anggaran dan penyimpangan proyek irigasi senilai Rp11 miliar ini masih dalam tahap penelusuran. Masyarakat berharap pihak berwenang segera bertindak agar kasus serupa tidak terulang dan kerugian negara dapat dikembalikan. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2494_Fee-25--Rp-2-7-Miliar-Disunat-Sejak-Awal--Proyek-Irigasi-Rp11-Miliar-di-Asahan-Diduga-Jadi-Sapi-Perah-Oknum-Ketua-Partai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285629/fee-25-rp-27-miliar-disunat-sejak-awal-proyek-irigasi-rp11-miliar-di-asahan-diduga-jadi-sapi-perah-oknum-ketua-partai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BRI BO Sibuhuan Berikan Suprise ke PN Sibuhuan di Momen HUT ke 81 Mahkamah Agung RI</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Berikan Suprise ke PN Sibuhuan di Momen HUT ke 81 Mahkamah Agung RI]]></title>
            <description><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Berikan Suprise ke PN Sibuhuan di Momen HUT ke 81 Mahkamah Agung RI ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PALAS - Aksi BRI Branch Office(BO) Sibuhuan memberikan suprise dengan membawa tumpeng ke kantor Pengadilan Negeri(PN) Sibuhuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suprise ini sebagai bentuk kejutan atau ucapan selamat sinergi dalam memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Mahkamah Agung Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan, Dedi Harpian,As,Rabu(26/8/2026), mengatakan tumpeng spesial ini sebagai bentuk rasa syukur dan kebersamaan memperingati hari bersejarah bagi lembaga peradilan di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"BRI BO Sibuhuan menyampaikan ucapan selamat peringatan HUT Mahmakamah Agung RI, tepatnya tanggal 19 Agustus 2026, kepada PN Sibuhuan," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Dedi Harpian, momen ini bentuk sinergi dalam menjaga kebersamaan, mempererat tali silaturahmi dan meningkatkan kerjasama yang baik antara instansi peradilan dan perbankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan mengusung semangat &quot;Peradilan Luhur, Indonesia Makmur&quot;, lanjut Dedi Harpian peringatan HUT ke-81 Mahkamah Agung RI, diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh aparatur Pengadilan Negeri Sibuhuan untuk terus meningkatkan integritas, profesionalitas, serta kualitas pelayanan kepada masyarakat pencari keadilan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan sederhana namun penuh makna ini, Pengadilan Negeri Sibuhuan bersama BRI BO Sibuhuan berharap sinergi dan hubungan baik yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini sejalan dengan komitmen bersama untuk memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa, tandasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4766_BRI-BO-Sibuhuan-Berikan-Suprise-ke-PN-Sibuhuan-di-Momen-HUT-ke-81-Mahkamah-Agung-RI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285628/bri-bo-sibuhuan-berikan-suprise-ke-pn-sibuhuan-di-momen-hut-ke-81-mahkamah-agung-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BRI BO Sibuhuan Dukung Kegiatan Festival Budaya Daerah</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 19:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Dukung Kegiatan Festival Budaya Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[BRI BO Sibuhuan Dukung Kegiatan Festival Budaya Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PALAS -  Bank Rakyat Indonesia Branch Office(BO) Sibuhuan,mendukung kegiatan festival budaya daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelestarian budaya daerah bermanfaat menjadi ajang silaturahmi sekaligus memperkuat indentitas adat budaya yang memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan budaya daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BRI ikut berpartisipasi dalam festival budaya daerah sebagai bentuk komitmen mendorong pertumbuhan ekonomi daerah bagi pelaku UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As, Rabu(26/8/2026), mengatakan  peduli dengan pelestarian budaya daerah, Hal itu salah satu wujud BRI ambil bagian dalam memeriahkan kegiatan festival budaya daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Festival budaya daerah yang  berlangsung meriah ini menghadirkan beragam pertunjukan seni dan budaya khas daerah, serta menjadi ajang silaturahmi bagi masyarakat," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata Dedi Harpian, kehadiran BRI dalam kegiatan tersebut menjadi bentuk dukungan terhadap festival  budaya daerah dan  mempererat hubungan dengan masyarakat serta pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diharapkan, festival budaya daerah yang digelar Pemkab Padanglawas dapat terus menjadi agenda tahunan yang memperkuat nilai-nilai kebersamaan dan kearifan lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1204_BRI-BO-Sibuhuan-Dukung-Kegiatan-Festival-Budaya-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285627/bri-bo-sibuhuan-dukung-kegiatan-festival-budaya-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Berkontribusi Nyata Untuk Negeri</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Berkontribusi Nyata Untuk Negeri]]></title>
            <description><![CDATA[81 Tahun Indonesia Merdeka, BRI Berkontribusi Nyata Untuk Negeri]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>PALAS - Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Bank Rakyat Indonesia Branch Office(BO) Sibuhuan,terus berkontribusi nyata untuk negeri khususnya di Kabupaten Padanglawas dan Padanglawas Utara.</p><p>Bank BRI sebagai bagian dari ekosistem Danantara terus menegaskan perannya sebagai mitra strategis pembangunan nasional melalui berbagai inisiatif yang memperluas manfaat bagi masyarakat.</p><p>Sejalan dengan tema peringatan tahun ini, "Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur", BRI BO Sibuhuan terus memperkuat akses layanan keuangan yang inklusif hingga ke pelosok negeri.</p><p>Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan,Dedi Harpian,As,Rabu(26/8/2026), mengatakan komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan ekosistem layanan yang memadukan jaringan fisik dan digital untuk menjawab kebutuhan masyarakat dengan karakteristik geografis yang beragam.</p><p>Dikatakan, mulai dari BRImo hingga BRILink Agen, BRI berupaya memastikan keterbatasan jarak tidak menjadi penghalang bagi masyarakat untuk memperoleh layanan keuangan.</p><p>Kata Dedi Harpian, perluasanakses layanan menjadi bagian dari komitmen BRI dalam mendukung kelancaran aktivitas transaksi keuangan masyarakat di berbagai wilayah hingga pelosok desa.</p><p>"BRI terus berupaya menghadirkan layanan yang mudah diakses, aman, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya.</p><p>Menurut Dedi Harpian, langkah ini sekaligus memperkuat sinergi BRI dan Danantara dalam mendorong transformasi layanan yang semakin berorientasi pada masyarakat.</p><p>" Melalui kualitas layanan yang semakin dekat, humanis, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat menjadi kontribusi nyata bagi negeri," tambahnya.</p><p>Komitmen tersebut tercermin dari penguatan berbagai kanal layanan BRI,sambungnya kehadiran ini tidak hanya terkonsentrasi di pusat-pusat aktivitas ekonomi, tetapi juga mencapai sejumlah titik terjauh yang merambah sampai kepelosok -pelosok desa.</p><p>BRI turut hadir memberikan keleluasaan bagi nasabah untuk memenuhui berbagai kebutuhan finansial,mulai transfer dan pembayaran hingga pembelian serta layanan lainnya,pungkasnya.</p><p>Keterangan Photo : Momentum HUT RI ke 81,BRI Terus berkontribusi nyata untuk negeri.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3533_81-Tahun-Indonesia-Merdeka--BRI-Berkontribusi-Nyata-Untuk-Negeri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285626/81-tahun-indonesia-merdeka-bri-berkontribusi-nyata-untuk-negeri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bisnis Kecantikan dan Kebugaran Makin Menjanjikan, Bamsoet Apresiasi Kehadiran &quot;Sang Dewi Salon &amp; Spa&quot; Sebagai Penggerak Ekonomi Kelas Menengah</guid>
            <pubDate>Wed, 26 Aug 2026 18:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bisnis Kecantikan dan Kebugaran Makin Menjanjikan, Bamsoet Apresiasi Kehadiran "Sang Dewi Salon & Spa" Sebagai Penggerak Ekonomi Kelas Menengah]]></title>
            <description><![CDATA[Bisnis Kecantikan dan Kebugaran Makin Menjanjikan, Bamsoet Apresiasi Kehadiran &quotSang Dewi Salon &amp Spa&quot Sebagai Penggerak Ekonomi Kelas Menen]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAKARTA &ndash; Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar sekaligus Ketua MPR RI ke-15 dan Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia,. Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengapresiasi acara Selamatan dan soft opening Sang Dewi Salon &amp; Spa di Kawasan Jalan Hang Lekiu, Kebayoran Jakarta Selatan. Bamsoet menilai usaha salon dan spa memiliki peluang usaha yang besar karena kebugaran dan perawatan diri telah menjadi bagian dari kebutuhan masyarakat modern, sekaligus membuka peluang bagi tumbuhnya wirausaha, penciptaan lapangan kerja, dan pengembangan ekonomi kreatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya mendukung penuh atas dibukanya Sang Dewi Salon &amp; Spa karena membuka ruang usaha baru, menciptakan lapangan pekerjaan, sekaligus memberikan pilihan layanan kecantikan dan perawatan diri bagi masyarakat. Saya berharap Sang Dewi Salon &amp; Spa dapat tumbuh besar, profesional, dan mampu menjadi salah satu salon pilihan utama masyarakat di bidang kecantikan,&quot; ujar Bamsoet saat menghadiri acara selamatan dan Soft Opening Sang Dewi Salon &amp; Spa di Jakarta, Rabu (26/8/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPR RI ke-20 dan Ketua Komisi III DPR RI ke-7 ini menjelaskan, perkembangan industri kecantikan Indonesia berlangsung cukup pesat. Kementerian Perindustrian mencatat jumlah industri kosmetik dalam negeri meningkat dari 1.292 industri pada tahun 2024 menjadi lebih dari 1.500 industri pada akhir tahun 2025. Sekitar 90 persen di antaranya merupakan industri kecil dan menengah. Nilai ekspor industri kosmetik juga meningkat dari sekitar US$417 juta pada tahun 2024 menjadi US$473,8 juta pada tahun 2025. Kenaikan ini menunjukkan bahwa permintaan terhadap produk dan layanan yang berkaitan dengan kecantikan serta perawatan diri terus berkembang, baik di dalam maupun luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pertumbuhan pasar harus diikuti peningkatan kualitas. Jangan sampai kita melihat industri kecantikan semata-mata sebagai bisnis yang menjual penampilan. Di dalamnya harus ada standar keamanan, kompetensi tenaga kerja, kebersihan, kenyamanan, penggunaan produk yang tepat, serta kepatuhan terhadap regulasi. Konsumen sekarang semakin kritis dan punya banyak pilihan. Mereka akan kembali ke tempat yang mampu memberikan pelayanan konsisten dan dapat dipercaya,&quot; tutur Bamsoet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Umum Partai Golkar dan Wakil Ketua Umum/Kepala Badan Bela Negara FKPPI ini menambahkan, industri kecantikan memiliki efek ekonomi berantai yang cukup besar. Pertumbuhan bisnis salon dan spa dapat membuka lapangan kerja bagi hair stylist, beautician, terapis spa, tenaga administrasi, pemasaran, hingga pekerja pendukung lainnya. Peluang kemitraan juga terbuka dengan produsen kosmetik lokal, pemasok produk perawatan rambut dan tubuh, pelaku UMKM, hingga kreator konten.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Setiap usaha yang tumbuh akan menciptakan kebutuhan tenaga kerja, pemasok, dan berbagai jasa pendukung. Kalau dikelola dengan baik, bisnis kecantikan bisa menjadi contoh bagaimana usaha jasa dan industri kreatif bersinergi menciptakan nilai ekonomi. Apalagi sebagian besar pelaku industri kosmetik kita merupakan industri kecil dan menengah, sehingga ruang bagi wirausaha baru masih sangat terbuka,&quot; pungkas Bamsoet. (*)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_621_Bisnis-Kecantikan-dan-Kebugaran-Makin-Menjanjikan--Bamsoet-Apresiasi-Kehadiran--quot-Sang-Dewi-Salon--amp--Spa-quot--Sebagai-Penggerak-Ekonomi-Kelas-Menengah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285625/bisnis-kecantikan-dan-kebugaran-makin-menjanjikan-bamsoet-apresiasi-kehadiran-quotsang-dewi-salon-amp-spaquot-sebagai-penggerak-ekonomi-kelas-menengah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>