<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 24 Sep 2026 21:44:11 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN UIP SBU Koordinasikan Studi Awal PLTA Sumatera _Pumped Storage_ Bersama KPH Wilayah II Pematang Siantar</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN UIP SBU Koordinasikan Studi Awal PLTA Sumatera _Pumped Storage_ Bersama KPH Wilayah II Pematang Siantar]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co PEMATANG SIANTAR, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) memperkuat koordinasi dengan pemangku ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -PEMATANG SIANTAR, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>) memperkuat koordinasi dengan pemangku kepentingan dalam mendukung kesiapan pengembangan infrastruktur ketenagalistrikan yang andal dan berkelanjutan.</p>Upaya tersebut diwujudkan melalui koordinasi bersama UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah II Pematang Siantar terkait rencana pelaksanaan studi awal dan _site investigation_ PLTA Sumatera _Pumped Storage_ pada Rabu (9/9/2026).</p>Pertemuan yang berlangsung di Kantor UPTD KPH Wilayah II Pematang Siantar tersebut dihadiri oleh perwakilan dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, Senior Officer Pengelolaan ESG &amp; Safeguard, Bayu Wisatrioda, Officer Pengelolaan ESG &amp; Safeguard, Kharisman Laia, Officer Perizinan dan Johan Martsa Gersang. Turut hadir Site Manager PT Geo Ace, Fikri dan Kepala UPTD KPH Wilayah II Pematang Siantar E. Situngkir, serta Kepala Seksi UPTD KPH Wilayah II T. Siahaan.</p>Koordinasi dilakukan untuk menyamakan pemahaman dan memastikan kesiapan pendampingan sebelum pelaksanaan investigasi lapangan, khususnya pada lokasi yang bersinggungan dengan kawasan hutan.</p>PLTA Sumatera _Pumped Storage_ merupakan salah satu rencana pengembangan pembangkit berkapasitas 500 MW yang berlokasi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Saat ini, proyek berada pada tahap _Feasibility Study_ (FS), sehingga diperlukan pengumpulan data teknis dan kondisi eksisting melalui sejumlah kegiatan _site investigation_, termasuk investigasi geologi dan geoteknik berupa _borehole_ dan _Cone Penetration Test_ (CPT).</p>Koordinasi dengan UPTD KPH Wilayah II merupakan tindak lanjut atas arahan Balai Pemantapan Kawasan Hutan (BPKH) Wilayah I Medan agar pelaksanaan studi awal dan investigasi lapangan dapat terkoordinasi dengan pengelola kawasan hutan. Dalam koordinasi tersebut, UPTD KPH Wilayah II menyatakan kesiapan mendukung kegiatan melalui penyediaan personel pendamping di lapangan.</p>Untuk memastikan pendampingan berjalan efektif, PT Geo Ace diminta menyampaikan jadwal pelaksanaan _drilling_ dan CPT, terutama untuk titik investigasi yang berada di kawasan hutan lindung. Selain itu, mitra pelaksana diharapkan memastikan kesiapan personel, peralatan, akses menuju lokasi investigasi, serta koordinasi teknis selama pelaksanaan kegiatan.</p>Kepala UPTD KPH Wilayah II Pematang Siantar, Elvin Situngkir, menyampaikan bahwa pihaknya siap mendukung pelaksanaan studi awal melalui pendampingan personel di lapangan.</p>&quot;UPTD KPH Wilayah II pada prinsipnya siap mendukung pelaksanaan kegiatan studi awal melalui pendampingan personel di lapangan. Untuk memastikan pelaksanaan berjalan efektif, diperlukan jadwal kegiatan _drilling_ dan CPT yang pasti, khususnya pada lokasi yang berada di kawasan hutan, sehingga penugasan pendamping dapat dipersiapkan dengan baik,&quot; ujar Elvin.</p>Koordinasi tersebut menjadi bagian dari komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> untuk memastikan setiap tahapan pengembangan proyek dilaksanakan secara terencana, terkoordinasi dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. Kegiatan yang dilakukan saat ini masih berada pada tahap studi awal dan _site investigation_, bukan merupakan kegiatan konstruksi.</p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, Rizki Aftarianto, Kamis (24/9/2026) menegaskan bahwa koordinasi lintas pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam memastikan seluruh tahapan pengembangan proyek berjalan sesuai ketentuan.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> berkomitmen memastikan setiap tahapan pengembangan PLTA Sumatera _Pumped Storage_ dilaksanakan secara terencana, patuh terhadap ketentuan yang berlaku, serta memperhatikan aspek lingkungan dan sosial. Koordinasi dengan UPTD KPH Wilayah II menjadi bagian penting untuk memastikan kegiatan studi awal dan investigasi lapangan dapat terlaksana dengan baik, terkoordinasi dan mendapatkan dukungan dari seluruh pemangku kepentingan terkait,&quot; pungkas Rizki.</p>Melalui sinergi antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, UPTD KPH Wilayah II Pematang Siantar, BPKH Wilayah I Medan dan mitra pelaksana, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> terus mendorong kesiapan pengembangan PLTA Sumatera _Pumped Storage_ dengan memperhatikan aspek kepatuhan, lingkungan, sosial, serta kondisi kawasan sejak tahap awal. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5386_PLN-UIP-SBU-Koordinasikan-Studi-Awal-PLTA-Sumatera--Pumped-Storage--Bersama-KPH-Wilayah-II-Pematang-Siantar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286686/pln-uip-sbu-koordinasikan-studi-awal-plta-sumatera-_pumped-storage_-bersama-kph-wilayah-ii-pematang-siantar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wisuda 199 Sarjana IAIDU Asahan, Bupati Taufik : Gelar Adalah Amanah untuk Mengabdi &mdash; Kampus Siap Melangkah Menuju Status Universitas</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wisuda 199 Sarjana IAIDU Asahan, Bupati Taufik : Gelar Adalah Amanah untuk Mengabdi — Kampus Siap Melangkah Menuju Status Universitas]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menghadiri acara Wisuda Sarjana Institut Agama Islam Da]]></description>
            <content><![CDATA[</p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menghadiri acara <a href="https://www.sumut24.co/tag/wisuda/" target="_blank">Wisuda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sarjana/" target="_blank">Sarjana</a> Institut Agama Islam Daar Al Uluum (<a href="https://www.sumut24.co/tag/iaidu/" target="_blank">IAIDU</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Kisaran Angkatan XXXVI Tahun Akademik 2026/2027, yang berlangsung di Aula Hotel Sabty Garden, Kamis (24/9/2026).</p>Mengusung tema &quot;Integritas, Adaptabilitas, dan Dedikasi Membangun Peradaban&quot;, acara ini menjadi momen bersejarah sekaligus tonggak kemajuan lembaga pendidikan tinggi Islam di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_IMG-20260924-WA0026.jpg"><br></p>Hadir dalam kegiatan tersebut, Pembina Yayasan Daar Al Uluum Kisaran, perwakilan Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Dandim 0208 <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rektor beserta jajaran pimpinan <a href="https://www.sumut24.co/tag/iaidu/" target="_blank">IAIDU</a>, Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumut Dr. Syawaluddin Nasution, M.Ag., sejumlah Kepala OPD lingkungan Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta civitas akademika dan keluarga wisudawan.</p>Rektor <a href="https://www.sumut24.co/tag/iaidu/" target="_blank">IAIDU</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Assoc. Prof. Dr. Hj. Nilasari Siagian, S.H., S.Pd.I., M.H., dalam laporannya menyampaikan kabar gembira bahwa pada Agustus 2026, kampus telah melaksanakan Asesmen Lapangan dari Kementerian Agama dalam rangka alih bentuk dari Institut menjadi Universitas.</p>&quot;Ini adalah langkah besar dalam sejarah perjalanan kampus kita. Mohon doa seluruh hadirin, semoga proses ini dimudahkan Allah SWT, sehingga insya Allah pada wisuda tahun depan kita sudah berkumpul kembali sebagai Universitas,&quot; ucapnya penuh harap.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/9dcb88e0137649590b755372b040afad_IMG-20260924-WA0023.jpg"><br></p>Pada wisuda kali ini, sebanyak <a href="https://www.sumut24.co/tag/199/" target="_blank">199</a> lulusan dinyatakan sah menyandang gelar <a href="https://www.sumut24.co/tag/sarjana/" target="_blank">Sarjana</a> dari enam program studi: Pendidikan Agama Islam (105 orang), Manajemen Pendidikan Islam (19 orang), Pendidikan Islam Anak Usia Dini (9 orang), Hukum Keluarga Islam (30 orang), Hukum Ekonomi Syariah (14 orang), serta Komunikasi dan Penyiaran Islam (22 orang).</p>Kepada para wisudawan, Rektor berpesan agar senantiasa menjaga integritas, tak henti belajar sepanjang hayat, dan kembali memberi manfaat bagi lingkungan sekitar.</p>Pembina Daar Al Uluum, Buya Drs. H.A. Muin Isma Nasution, mengingatkan agar kemajuan kelembagaan tetap berpijak pada jati diri kepesantrenan.</p>&quot;Kita ingin melahirkan sarjana yang berilmu sekaligus beriman, profesional namun tetap berakhlak, mampu bersaing namun tak kehilangan kepedulian kepada masyarakat,&quot; tegasnya. Ia juga mengajak lulusan menjaga nama baik almamater dan mengamalkan ilmu untuk keluarga, bangsa, dan negara.</p>Dalam sambutannya, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi sekaligus pesan mendalam kepada para wisudawan.</p>&quot;Gelar yang kalian sandang hari ini bukan sekadar pencapaian pribadi, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan lewat karya nyata, integritas, dan kontribusi positif bagi masyarakat,&quot; ujar Bupati.</p>Ia menegaskan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/iaidu/" target="_blank">IAIDU</a> sebagai perguruan tinggi berbasis nilai Islam memegang peran strategis mencetak generasi tak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga matang secara spiritual dan sosial.</p>&quot;Teruslah belajar sepanjang hayat, jadilah pribadi yang inovatif, kreatif, dan mampu menciptakan peluang. Kemajuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> di masa depan ditentukan oleh kualitas sumber daya manusianya hari ini,&quot; tambahnya.</p>Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, kata Bupati, akan terus mendukung peningkatan kualitas pendidikan di daerah sebagai pilar utama pembangunan.</p>Acara diakhiri dengan orasi ilmiah dari Sekretaris Kopertais Wilayah IX Sumatera Utara serta penyerahan plakat dari Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> kepada lulusan sebagai tanda kenang dan dukungan berkelanjutan. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6780_Wisuda-199-Sarjana-IAIDU-Asahan--Bupati-Taufik---Gelar-Adalah-Amanah-untuk-Mengabdi--mdash--Kampus-Siap-Melangkah-Menuju-Status-Universitas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286685/wisuda-199-sarjana-iaidu-asahan-bupati-taufik-gelar-adalah-amanah-untuk-mengabdi-mdash-kampus-siap-melangkah-menuju-status-universitas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Galodo Arosuka, KTP hingga Celana Ditemukan</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Galodo Arosuka, KTP hingga Celana Ditemukan]]></title>
            <description><![CDATA[Anjing Pelacak Dikerahkan Cari Korban Galodo Arosuka, KTP hingga Celana Ditemukan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten Solok : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim gabungan mengerahkan anjing pelacak atau K9 milik Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat untuk menyisir kawasan bantaran sungai yang diduga menjadi jalur material galodo dalam pencarian Agus Rial, warga yang dilaporkan hilang setelah galodo menerjang kawasan Arosuka, Kabupaten Solok, Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pencarian dilakukan bersama unsur kepolisian dan TNI. Tim juga menyisir kawasan aliran sungai yang meluap saat bencana terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPRD Kabupaten Solok, Ivoni Munir, mengatakan pencarian dilakukan di kawasan yang berada di tengah aliran material galodo, tepatnya di atas kawasan kantor DPMN dan Dinas PUPR Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lokasi ini, salah seorang warga kita, Pak Agusrial, yang hilang sampai sekarang belum ditemukan. Kami bersyukur bersama Pak Direktur Samapta Polda Sumatera Barat, AKBP Andre, atas arahan Pak Kapolda membantu pencarian korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan Ivoni, dalam penyisiran tersebut tim menemukan sejumlah barang yang diduga milik Agusrial. Di antaranya KTP, STNK, dompet, kartu BPJS, sandal dan celana. Sepeda motor korban juga telah ditemukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sudah ditemukan tanda, yaitu KTP, sandal, celana, kartu BPJS, dompet. Motor juga sudah ditemukan, STNK-nya juga ditemukan. Tetapi jenazah beliau, atau mudah-mudahan beliau masih hidup, belum ditemukan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Samapta Polda Sumbar, AKBP Andre, mengatakan pengerahan K9 merupakan tindak lanjut arahan Kapolda Sumatera Barat untuk membantu pencarian korban.<br>"Kami mendapat petunjuk dan perintah Bapak Kapolda untuk membantu masyarakat dengan menurunkan K9. Tadi pagi sudah kita mulai sekitar pukul 11.30 WIB," kata Andre.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, pencarian dihentikan sementara karena anjing pelacak membutuhkan waktu istirahat. Operasi pencarian akan kembali dilanjutkan Jumat (25/9/2026).<br>"Mudah-mudahan besok pagi Saudara Agus Rial bisa kita temukan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ivoni menyebut Agus merupakan satu dari dua warga yang sebelumnya dilaporkan hilang. Satu korban lainnya, Davi (21), telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.<br>Hingga Kamis sore, pencarian Agusrial masih terus dilakukan dengan harapan korban segera ditemukan.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_949_Anjing-Pelacak-Dikerahkan-Cari-Korban-Galodo-Arosuka--KTP-hingga-Celana-Ditemukan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286684/anjing-pelacak-dikerahkan-cari-korban-galodo-arosuka-ktp-hingga-celana-ditemukan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Deli Serdang Gunakan Evaluasi PEMDI Perbaiki Layanan Digital</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Deli Serdang Gunakan Evaluasi PEMDI Perbaiki Layanan Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Deli Serdang Gunakan Evaluasi PEMDI Perbaiki Layanan Digital]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>LUBUK PAKAM &mdash; Pemerintah Kabupaten Deli Serdang memperkuat penyelenggaraan pemerintahan berbasis digital melalui Evaluasi Kinerja Pemerintah Digital (PEMDI) Tahun 2026. Dari hasil review awal dokumen, Deli Serdang memperoleh nilai 1,45, di atas rata-rata hasil review awal yang berada pada kisaran 1,37.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil tersebut menjadi salah satu bahan dalam Penilaian Interview PEMDI yang diikuti Pemkab Deli Serdang secara virtual di Aula Cendana Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersama jajaran perangkat daerah, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Kabupaten Deli Serdang Hendra Wijaya menegaskan, evaluasi kinerja PEMDI menjadi momentum untuk memperkuat penerapan pemerintahan digital di seluruh perangkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Hendra, evaluasi tidak hanya menjadi proses penilaian, tetapi juga menjadi bahan untuk mengidentifikasi bagian yang masih perlu diperbaiki agar penerapan pemerintahan digital semakin efektif dan berdampak pada pelayanan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Walaupun ini merupakan penilaian, kami berharap ini juga menjadi bagian dari evaluasi bagi kami untuk memperbaiki apa yang menjadi masukan-masukan, sehingga ke depan pemerintahan digital di Kabupaten Deli Serdang semakin baik,&quot; katanya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, penguatan pemerintahan digital perlu dilakukan secara bertahap dan paralel. Setiap perangkat daerah didorong untuk terus menjalankan program yang telah disiapkan sembari melakukan penyempurnaan berdasarkan hasil evaluasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pada prinsipnya, Bapak Bupati dan para pimpinan berharap kegiatan ini, selain sebagai evaluasi dan penilaian, juga menjadi bagian dari upaya perbaikan bagaimana Kabupaten Deli Serdang dapat menerapkan sistem pemerintahan digital yang dapat dilaksanakan oleh seluruh OPD,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam review awal dokumen PEMDI Tahun 2026, Kabupaten Deli Serdang memperoleh nilai 1,45, di atas rata-rata hasil review awal yang berada pada kisaran 1,37.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota tim penilai dan evaluasi PEMDI, Herry Sanoto, mengapresiasi kesiapan Pemkab Deli Serdang dalam mengikuti evaluasi. Ia menyebut PEMDI masih tergolong baru setelah sebelumnya menggunakan kerangka Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;PEMDI ini masih baru. Sebelumnya SPBE, sekarang menjadi PEMDI. Baru satu tahun, tetapi saya melihat Deli Serdang cukup tanggap untuk mempersiapkan berbagai hal yang dibutuhkan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam interview tersebut, tim asesor memberikan sejumlah masukan yang perlu ditindaklanjuti Pemkab Deli Serdang, terutama terkait penguatan tata kelola layanan digital, sumber daya manusia, perlindungan data pribadi, keamanan siber, infrastruktur, pengembangan dan integrasi aplikasi, serta pemantauan dan evaluasi layanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah data dukung juga masih perlu dilengkapi, termasuk dokumentasi pengembangan aplikasi, integrasi layanan melalui Sistem Penghubung Layanan Pemerintah (SPLP), pemanfaatan infrastruktur digital, hingga rencana perbaikan layanan berdasarkan Survei Kepuasan Masyarakat (SKM).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait SKM, Pemkab Deli Serdang menjelaskan bahwa daerah telah memiliki aplikasi SKM sendiri dan telah melakukan upaya integrasi data dengan skm.go.id. Penjelasan tersebut dicatat tim asesor untuk dikomunikasikan lebih lanjut kepada Kementerian PANRB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim asesor memberikan waktu lima hari kerja kepada Pemkab Deli Serdang untuk melengkapi dan mengunggah dokumen pendukung yang masih diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Deli Serdang akan menindaklanjuti seluruh catatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat transformasi digital pemerintahan, sehingga penerapan teknologi tidak hanya berorientasi pada sistem dan aplikasi, tetapi juga mendukung tata kelola yang lebih efektif serta pelayanan publik yang semakin terintegrasi dan mudah diakses masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1168_Pemkab-Deli-Serdang-Gunakan-Evaluasi-PEMDI-Perbaiki-Layanan-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286683/pemkab-deli-serdang-gunakan-evaluasi-pemdi-perbaiki-layanan-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KAMMI Sumut Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemilihan KPID ke Ombudsman RI</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 21:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KAMMI Sumut Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemilihan KPID ke Ombudsman RI]]></title>
            <description><![CDATA[KAMMI Sumut Laporkan Dugaan Maladministrasi Pemilihan KPID ke Ombudsman RI]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Pengurus Wilayah Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (PW KAMMI) Sumatera Utara secara resmi melaporkan dugaan maladministrasi dalam proses pemilihan calon anggota Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Utara Periode 2026&ndash;2029 kepada Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan tersebut disampaikan sebagai bentuk kontrol masyarakat terhadap proses pengisian jabatan publik, khususnya menyangkut transparansi, keterbukaan, kepatuhan prosedur, verifikasi persyaratan calon, dugaan konflik kepentingan, serta tindak lanjut terhadap keberatan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua PW KAMMI Sumatera Utara, Irham Sadani Rambe, mengatakan pihaknya tidak meminta Ombudsman mengambil alih kewenangan DPRD Sumatera Utara dalam menentukan anggota KPID. Menurutnya, laporan tersebut berfokus pada apakah proses penggunaan kewenangan tersebut telah dilaksanakan sesuai prosedur dan prinsip penyelenggaraan pelayanan publik.<br>&quot;Kami datang ke Ombudsman bukan untuk meminta Ombudsman memilih siapa yang menjadi komisioner KPID. Kami meminta Ombudsman memeriksa prosesnya. Apakah seluruh tahapan telah berjalan sesuai aturan, terbuka, objektif, dan bebas dari maladministrasi,&quot; ujar Irham.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Irham, terdapat sejumlah persoalan yang perlu mendapatkan pemeriksaan independen, salah satunya mengenai keterbukaan uji kepatutan dan kelayakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 10 UU Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran mengatur persyaratan anggota KPI, termasuk memiliki kepedulian, pengetahuan dan/atau pengalaman di bidang penyiaran serta berstatus nonpartisan. Ketentuan mengenai proses pemilihan KPI Daerah juga mengatur keterlibatan DPRD Provinsi dan uji kepatutan dan kelayakan secara terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau proses yang seharusnya dapat diawasi publik justru menimbulkan pertanyaan mengenai keterbukaan, maka ini harus diperiksa. Jangan sampai masyarakat hanya diminta menerima hasil akhirnya tanpa mengetahui bagaimana prosesnya berlangsung,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Soroti Verifikasi Calon dan Dugaan Konflik Kepentingan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam laporan tersebut, KAMMI Sumut juga meminta Ombudsman memeriksa proses verifikasi persyaratan seluruh calon, terutama terkait status nonpartisan, kompetensi, pengetahuan, kepedulian dan pengalaman di bidang penyiaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KAMMI secara khusus meminta dilakukan pemeriksaan terhadap proses verifikasi Muhammad Yusron.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irham menegaskan bahwa pihaknya tidak sedang menyimpulkan bahwa Muhammad Yusron tidak memenuhi persyaratan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami tidak ingin membuat kesimpulan berdasarkan rumor. Justru karena itu kami meminta dokumen dan proses verifikasinya diperiksa. Apa dasar administratif yang digunakan? Bagaimana rekam jejak calon diverifikasi? Apakah informasi atau keberatan masyarakat sudah diperiksa sebelum penetapan?&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, KAMMI meminta Ombudsman memeriksa dugaan potensi konflik kepentingan dalam proses pemilihan.<br>&quot;Kalau ada hubungan atau afiliasi politik antara calon dengan pihak yang memiliki kewenangan dalam proses pemilihan, jangan langsung disimpulkan sebagai pelanggaran. Tetapi jangan pula diabaikan. Harus diperiksa secara objektif berdasarkan dokumen dan fakta,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KAMMI Minta Persoalan Walk Out 15 September Dijelaskan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KAMMI Sumut juga meminta Ombudsman memeriksa mekanisme dan agenda pelaksanaan uji kepatutan dan kelayakan, termasuk informasi mengenai walk out dua fraksi dalam proses pada 15 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Irham, persoalan tersebut perlu dilihat dari perspektif administrasi pemerintahan, bukan semata-mata sebagai dinamika politik DPRD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami meminta Ombudsman melihat dokumen, agenda, berita acara, notulen dan seluruh dasar administratifnya. Kalau semuanya sesuai prosedur, tentu harus bisa dijelaskan kepada publik. Kalau ditemukan penyimpangan, harus ada tindakan korektif,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KAMMI: Banyak Keberatan Publik, Jangan Diabaikan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irham menyebut laporan ke Ombudsman juga mempertimbangkan adanya berbagai keberatan yang muncul di ruang publik terkait hasil proses pemilihan KPID Sumut.<br>Menurutnya, keberatan tersebut perlu diverifikasi, termasuk pemberitaan mengenai adanya calon yang menolak hasil pemilihan dan meminta proses tersebut ditinjau atau diuji kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;KAMMI Sumut dan unsur masyarakat sudah menyampaikan protes. Bahkan muncul keberatan dari pihak-pihak yang terlibat langsung dalam proses seleksi. Ini menunjukkan bahwa ada persoalan yang perlu dijelaskan secara terbuka. Jangan sampai semua keberatan masyarakat berhenti sebagai surat masuk tanpa pemeriksaan dan jawaban yang jelas,&quot; ujar Irham.<br>&quot;Kami Menilai Ini Sebagai Proses yang Sangat Bermasalah&quot;<br>Irham juga menyinggung sikap keras KAMMI Sumatera Utara terhadap proses pemilihan KPID Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;KAMMI Sumatera Utara bersama unsur masyarakat memandang proses ini sebagai salah satu proses penyeleksian KPID yang paling bermasalah sepanjang yang kami ikuti dan awasi. Kami menyebutnya sebagai pemilihan KPID terburuk sepanjang proses penyeleksian sebagai bentuk protes organisasi terhadap proses yang kami nilai penuh persoalan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, Irham menekankan bahwa penilaian tersebut merupakan sikap dan protes KAMMI, bukan kesimpulan hukum.<br>&quot;Kami menyerahkan penilaian hukumnya kepada lembaga yang berwenang. Justru itulah alasan kami membawa persoalan ini ke Ombudsman. Kami ingin dugaan-dugaan tersebut diuji berdasarkan dokumen, fakta dan keterangan para pihak,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Minta Ombudsman Periksa dan Berikan Tindakan Korektif&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KAMMI Sumut meminta Ombudsman RI Perwakilan Sumatera Utara menerima dan memeriksa laporan tersebut, meminta klarifikasi kepada DPRD Sumatera Utara dan pihak terkait, serta memeriksa dokumen-dokumen yang menjadi dasar proses pemilihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ombudsman memang memiliki tugas menerima dan memeriksa laporan dugaan maladministrasi serta kewenangan meminta keterangan, memeriksa dokumen, memanggil pihak terkait, melakukan mediasi/konsiliasi dalam kondisi tertentu, dan membuat rekomendasi penyelesaian laporan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ombudsman juga menjelaskan bahwa bentuk maladministrasi dapat mencakup antara lain penyalahgunaan wewenang, penyimpangan prosedur, keberpihakan dan konflik kepentingan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap Ombudsman menggunakan kewenangannya untuk memeriksa seluruh proses secara objektif. Jika tidak ditemukan maladministrasi, sampaikan kepada publik bahwa prosesnya telah sesuai. Tetapi apabila ditemukan pelanggaran prosedur atau pengabaian kewajiban hukum, kami meminta adanya tindakan korektif sesuai kewenangan Ombudsman,&quot; ujar Irham.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irham kembali menegaskan bahwa laporan tersebut bukan upaya KAMMI untuk mengambil alih kewenangan DPRD.<br>&quot;Yang kami perjuangkan adalah independensi KPID Sumatera Utara. KPID adalah lembaga yang menyangkut kepentingan publik di bidang penyiaran. Karena itu, proses pengisiannya harus dapat dipertanggungjawabkan. Kami tidak meminta siapa yang harus dipilih. Kami meminta prosesnya diperiksa,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan PW KAMMI Sumatera Utara tersebut disampaikan kepada Ombudsman RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara pada Kamis, 24 September 2026.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6306_KAMMI-Sumut-Laporkan-Dugaan-Maladministrasi-Pemilihan-KPID-ke-Ombudsman-RI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286682/kammi-sumut-laporkan-dugaan-maladministrasi-pemilihan-kpid-ke-ombudsman-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Tinggal Diam! Diskominfo Kabupaten Solok Gerak Cepat Gandeng IndiHome Pulihkan Akses Komunikasi Pascagalodo Arosuka</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Tinggal Diam! Diskominfo Kabupaten Solok Gerak Cepat Gandeng IndiHome Pulihkan Akses Komunikasi Pascagalodo Arosuka]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Tinggal Diam! Diskominfo Kabupaten Solok Gerak Cepat Gandeng IndiHome Pulihkan Akses Komunikasi Pascagalodo Arosuka]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten Solok : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Solok mengapresiasi langkah cepat Telkomsel membantu memulihkan akses komunikasi di kawasan Kantor Bupati Solok yang terdampak galodo, Telkomsel memasang jaringan IndiHome di lokasi tersebut setelah kabel jaringan komunikasi mengalami kerusakan dan putus akibat terbawa arus galodo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan Manajer Operasional Telkomsel Solok, Rudi Hartono,  pemasangan jaringan dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan akses komunikasi tetap tersedia di tengah kondisi tanggap darurat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Untuk mengatasi kabel Telkomsel yang putus akibat terbawa arus galodo, kami segera memasang IndiHome di area Kantor Bupati Solok yang terdampak parah," kata Rudi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan  Rudi, Telkomsel memasang dua titik jaringan IndiHome dengan kapasitas masing-masing 300 Mbps. Fasilitas tersebut diprioritaskan untuk menunjang kebutuhan komunikasi dan aktivitas penanganan bencana di kawasan pusat pemerintahan Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami memasang dua titik, masing-masing dengan kapasitas 300 Mbps. Jaringan ini akan digunakan untuk membantu kebutuhan komunikasi selama masa tanggap darurat," tuturnya.<br>Dan  menegaskan dukungan jaringan tersebut akan diberikan hingga masa tanggap darurat selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sekretaris Diskominfo Kabupaten Solok, Agus Dwiyanto Gayo JD, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Telkomsel atas dukungan tersebut.<br>Gayo menyampaikan apresiasi itu saat meninjau dukungan jaringan Telkomsel bersama Kabid APTIKA Fitria Fenti dan Pranata Humas Nazwirman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengucapkan terima kasih kepada pihak Telkomsel yang telah membantu memasang IndiHome untuk mempermudah akses komunikasi di kawasan terdampak galodo, khususnya di lingkungan Kantor Bupati Solok," kata Gayo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia mengatakan kelancaran komunikasi menjadi bagian penting dalam penanganan bencana. Dengan dukungan jaringan tersebut, koordinasi pemerintahan dan komunikasi dalam penanganan dampak galodo di kawasan Arosuka diharapkan tetap berjalan selama masa tanggap darurat.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1696_Tak-Tinggal-Diam--Diskominfo-Kabupaten-Solok-Gerak-Cepat-Gandeng-IndiHome-Pulihkan-Akses-Komunikasi-Pascagalodo-Arosuka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286681/tak-tinggal-diam-diskominfo-kabupaten-solok-gerak-cepat-gandeng-indihome-pulihkan-akses-komunikasi-pascagalodo-arosuka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Ke-3 Tanggap Darurat, Pembersihan Material Banjir Bandang Arosuka Terus Dilakukan</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Ke-3 Tanggap Darurat, Pembersihan Material Banjir Bandang Arosuka Terus Dilakukan]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Ke3 Tanggap Darurat, Pembersihan Material Banjir Bandang Arosuka Terus Dilakukan]]></description>
            <content><![CDATA[&lrm;&lrm;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamis (24/9) memasuki hari ketiga masa tanggap darurat bencana banjir bandang, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH bersama unsur pimpinan DPRD, BPBD, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, anggota DPRD, serta kepala OPD meninjau langsung proses penanganan dan pembersihan material banjir bandang di kawasan sekitar perkantoran Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lrm;Proses pembersihan dilakukan secara bertahap untuk membuka kembali akses dan membersihkan kawasan yang terdampak. Sejumlah unsur terus dikerahkan untuk mempercepat penanganan di lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat peninjauan masih , terlihat material-material yang terbawa banjir bandang perlahan mulai dibersihkan. Batu-batu berukuran besar yang sebelumnya menutupi sejumlah titik telah mulai dihancurkan dan dipindahkan, sementara material lumpur juga terus dikeruk menggunakan alat berat.<br>&lrm;<br>&lrm;Dukungan juga datang dari berbagai pihak, mulai dari TNI dan Polri, Kejaksaan, pemerintah daerah se-Sumatera Barat, pemerintah pusat, BUMD, pihak swasta, relawan dari berbagai daerah, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, masyarakat, serta berbagai unsur lainnya.<br>&lrm;<br>&lrm;Pada kesempatan tersebut, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan serta kepedulian seluruh pihak yang telah bersama-sama bergotong royong membantu proses penanganan pascabencana.<br>&lrm;<br>&lrm;&quot;Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan membantu masyarakat kita yang terdampak bencana banjir bandang,&quot; ujar Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.(YOSE)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamis (24/9) memasuki hari ketiga masa tanggap darurat bencana banjir bandang, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH bersama unsur pimpinan DPRD, BPBD, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, anggota DPRD, serta kepala OPD meninjau langsung proses penanganan dan pembersihan material banjir bandang di kawasan sekitar perkantoran Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lrm;Proses pembersihan dilakukan secara bertahap untuk membuka kembali akses dan membersihkan kawasan yang terdampak. Sejumlah unsur terus dikerahkan untuk mempercepat penanganan di lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat peninjauan masih , terlihat material-material yang terbawa banjir bandang perlahan mulai dibersihkan. Batu-batu berukuran besar yang sebelumnya menutupi sejumlah titik telah mulai dihancurkan dan dipindahkan, sementara material lumpur juga terus dikeruk menggunakan alat berat.<br>&lrm;<br>&lrm;Dukungan juga datang dari berbagai pihak, mulai dari TNI dan Polri, Kejaksaan, pemerintah daerah se-Sumatera Barat, pemerintah pusat, BUMD, pihak swasta, relawan dari berbagai daerah, ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, masyarakat, serta berbagai unsur lainnya.<br>&lrm;<br>&lrm;Pada kesempatan tersebut, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menyampaikan apresiasi dan rasa syukur atas bantuan serta kepedulian seluruh pihak yang telah bersama-sama bergotong royong membantu proses penanganan pascabencana.<br>&lrm;<br>&lrm;&quot;Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah hadir dan membantu masyarakat kita yang terdampak bencana banjir bandang,&quot; ujar Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3853_Hari-Ke-3-Tanggap-Darurat--Pembersihan-Material-Banjir-Bandang-Arosuka-Terus-Dilakukan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286680/hari-ke3-tanggap-darurat-pembersihan-material-banjir-bandang-arosuka-terus-dilakukan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Tetapkan 10 Tersangka Pengrusakan dan Penganiayaan di Humbahas</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 20:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Tetapkan 10 Tersangka Pengrusakan dan Penganiayaan di Humbahas]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Tetapkan 10 Tersangka Pengrusakan dan Penganiayaan di Humbahas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut dan Polres Humbang Hasundutan (Hasundutan) menetapkan 10 tersangka pengrusakan dan penganiayaan yang terjadi di Desa Matiti II, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas pada Sabtu (12/09/26) sekira pukul 09.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kombes Pol Cornelis M Simanjuntak menyebutkan, peristiwa yang terekam dan videonya beredar luas di masyarakat itu terdiri tiga tindak pidana, yakni pengrusakan, penganiayaan berat serta pencurian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ada tiga orang korban dalam peristiwa pengrusakan dan penganiayaan serta pencurian di Kabupaten Humbahas," terang Direktur Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun ketiga korban, Fransiskus Hermanus Munte, Yohanes T Togatorop dan Lambok Stefanus Gultom. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan yang dipimpin Kasubdit III Jatanras <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut Kompol Jama Kita Purba bersama personel dapat mengamankan sebanyak 10 orang pelaku dari lokasi kejadian (TKP)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun sepuluh orang pelaku yang ditangkap itu berinisial MS (60), TM (66), PS (46), HS (65), TBS (38), IFS (43), JS (50), FS (30), TS (36) dan SM (38).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terhadap kesepuluh orang yang diamankan ini telah ditetapkan sebagai tersangka. Penangkapan itu berdasarkan tiga laporan polisi tentang aksi penyerang dan pengerusakan yang diterima <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumatera Utara," kata Kombes Pol Cornelis Simanjuntak, Kamis (24/09/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskannya, ada ratusan orang yang melakukan aksi itu sehingga mengakibatkan beberapa rumah warga dan kendaraan rusak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kasus tersebut ditindaklanjuti personel Jatanras <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut dan Polres Humbahas dengan mengamankan 10 orang pelaku," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cornelis menuturkan terhadap empat pelaku lainnya telah ditahan di Mapolres Humbahas untuk menjalani proses hukum sesuai perbuatannya masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sementara, kesepuluh orang yang ditangkap personel Jatanras Dit Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut telah ditahan dan ditetapkan sebagai tersangka," tuturnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara, Kapolres Humbahas, AKBP Adi Nugroho menjelaskan, penyebab terjadinya aksi penyerangan dan pengrusakan itu karena masalah perebutan lahan adat antara pihak Raja Bius Matiti (Marga Simanullang) dengan Opung (Op) Patar Munte (Marga Munte).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Untuk saat ini pasca terjadinya aksi penyerangan dan pengrusakan itu situasi kamtibmas di Desa Matiti, Kecamatan Dolok Sanggul, Kabupaten Humbahas, sudah berjalan aman dan kondusif," pungkasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Direktur Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kombes Pol Cornelis M Simanjuntak didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba memberikan keterangan pers kasus kerusuhan di Humbahas, Kamis (24/9/2026)(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8991_Polda-Sumut-Tetapkan-10-Tersangka-Pengrusakan-dan-Penganiayaan-di-Humbahas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286679/polda-sumut-tetapkan-10-tersangka-pengrusakan-dan-penganiayaan-di-humbahas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggota DPRDSU DT Dikenakan Pasal Berlapis</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggota DPRDSU DT Dikenakan Pasal Berlapis]]></title>
            <description><![CDATA[Anggota DPRDSU DT Dikenakan Pasal Berlapis]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | SUMUT24.CO<br>Anggota DPRD Sumut Dhody Thahir (DT) dikenakan pasal berlapis atas dugaan tindak pidana menempatkan keterangan palsu dan atau pemalsuan surat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Dit Reskrimum Polda Sumut Kombes Cornelis H Simanjuntak kepada wartawan, Kamis (24/9/2026) mengatakan, ancaman hukuman menempatkan keterangan palsu ke dalam akta autentik (394 KUHP baru/266 KIHP lama) dipidana dengan pidana penjara paling lama 7 tahun. Sedangkan pemalsuan surat (391 KUHP baru/263 KUHP lama dipidana dengan pidana penjara paling lama 6 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cornelis mengatakan itu saat konferensi pers di Mapolda Sumut. Ia didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan dan sejumlah penyidik Subdit Harda Bangtah Dit Reskrimum Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penjelasannya, Cornelis mengatakan, DT ditetapkan sebagai tersangka berdasarkan laporan Direktur PT. Rapy Ray Putratama, Muhammad Ghazali Iskandar dengan Laporan Polisi LP/B/449/IV/2023. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka DT sempat dua kali tidak menghadiri pemanggilan penyidik, sehingga dilakukan penjemputan paksa pada 15 September 2026 di kediamannya Komplek Bumi Asri, Kelurahan Cinta Damai, Medan Helvetia, selanjutnya dilakukan penahanan," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, dugaan pemalsuan surat tersebut terjadi Maret 2023 di Komp Bumi Asri, Medan Helvetia. Kemudian melalui kuasa hukumnya, tersangka DT mengirimkan surat tersebut ke Bank BTN Medan, Bank BRI Kanwil Medan, Bank BJB Medan serta Kantor Pertanahan Deliserdang. Isi surat tersebut, DT mengaku sebagai satu-satunya subjek hukum yang berhak atas lahan sekira 15 Ha di Dusun V Desa Sigara Gara, Kec. Patumbak, Kab. Deliserdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, kata Cornelis, hasil penyidikan, objek tanah dimaksud bukan milik bersangkutan, melainkan milik Pelapor berdasarkan sertifikat Hak Guna Bangunan No. 650 tanggal 3 Desember 2019 atas nama PT. Rapy Ray Putratama, dan sedang dibangun perumahan bersubsidi di atasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas munculnya empat surat yang dilayangkan kuasa hukum DT ke tiga bank dan BPN, mengakibatkan kerugian terhadap Pelapor, dikarenakan Pelapor tidak bisa mendapatkan pinjaman kredit bank dan sertifikat tanahnya diblokir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena persoalan itu, menimbulkan kerugian bagi PT. Rapy Ray Putratama ditaksir mencapai Rp5 miliar. "Saat ini masih satu orang ditetapkan tersangka, yakni DT dan kami telah memeriksa saksi-saksi terdiri saksi pelapor, pihak bank dan BPN Deliserdang," kata Cornelis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengatakan, penyidik telah melakukan gelar perkara dan penyitaan barang bukti. Berikutnya penyidik akan mengirimkan berkas perkara kepada JPU (Tahap 1) sambungnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9764_Anggota-DPRDSU-DT-Dikenakan-Pasal-Berlapis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286677/anggota-dprdsu-dt-dikenakan-pasal-berlapis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Solok dan Jajaran Pemerintah Daerah Gelar Rapat Penanggulangan Bencana Banjir Bandang di Arosuka</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Solok dan Jajaran Pemerintah Daerah Gelar Rapat Penanggulangan Bencana Banjir Bandang di Arosuka]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Solok dan Jajaran Pemerintah Daerah Gelar Rapat Penanggulangan Bencana Banjir Bandang di Arosuka]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> -Sumut24co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, dalam rangka membahas langkah penanganan dan penanggulangan bencana yang terjadi di wilayah Arosuka, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Rabu Malam 23 September 2026 menggelar rapat koordinasi bersama Sekretaris Utama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat  dipimpin langsung oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Jon Firman Pandu bersama Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> H. Candra , dan hadir juga Bupati Pariaman John Kenedy Azis, Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ivoni Munir, Pj Sekda Kab <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Masheri Yanda Boy, Basarnas Tipe A Padang, Anggota DPRD Kab <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dan Jajaran BNPB serta diikuti oleh OPD dan jajaran Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, unsur Forkopimda, perangkat daerah terkait, dan pihak-pihak yang terlibat dalam penanganan bencana. rapat di laksanakan di Posko Utama Penangulangan Bencana Kabupaten  <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal Ini menjadi bagian penting dalam memperkuat koordinasi antara Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dan Pemerintah Pusat, khususnya BNPB, dalam memastikan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, terpadu, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan dari Kalaksa BPBD Kab <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Khairul menyampaikan bahwa penduduk yang terdampak ada 1 Orang Meninggal dan 1 dalam pencarian, 4 orang dalam keadaan Luka, 474 orang mengungsi. Serta rumah terdampak, 52 Rusak ringan, 16 rusak sedang, 19 Rusak berat dan 1  rumah ibadah yang mengalami rusak ringan. Serta 10 Kantor Dinas  terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rapat , dibahas berbagai langkah strategis terkait penanganan kondisi darurat, evakuasi dan keselamatan masyarakat, pemenuhan kebutuhan dasar warga terdampak, penanganan sarana dan prasarana yang mengalami kerusakan, serta langkah pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> mengatakan  bahwa Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> terus berkomitmen untuk memberikan penanganan terbaik kepada masyarakat yang terdampak bencana, Koordinasi dengan pemerintah pusat diperlukan agar berbagai kebutuhan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita terus berupaya memastikan keselamatan dan kebutuhan masyarakat menjadi prioritas utama. Melalui koordinasi bersama BNPB, kita berharap penanganan bencana di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dapat berjalan cepat, terpadu dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat terdampak,&quot; ujar Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Sestama BNPB Dr. Rustian, S.Si., Apt., M.Kes. menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi kebencanaan. BNPB sebelumnya juga menekankan bahwa penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan koordinasi lintas sektor dan penguatan kapasitas daerah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami dari BNPB Pusat akan berusaha semaksimal mungkin untuk memenuhi kebutuhan apa yang di butuhkan oleh pemerintah Kab <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> guna untuk penanggulangan Bencana Banjir Bandang di Kab <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Khususnya di Arosuka, maka dari itu mari kita mulai bergerak untuk kedepannya agar lebih baik Ujar &quot; Sestama BNPB Rustian&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat bersama ini diharapkan menghasilkan langkah-langkah konkret dalam mempercepat penanganan bencana di Arosuka sekaligus memastikan seluruh unsur terkait dapat bergerak secara terkoordinasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> bersama seluruh jajaran akan terus melakukan pemantauan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan BNPB dan instansi terkait untuk memastikan kebutuhan masyarakat terdampak dapat ditangani secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keselamatan masyarakat adalah prioritas. Pemerintah daerah bersama seluruh unsur akan terus hadir dan bekerja bersama dalam menghadapi serta menangani dampak bencana di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&quot;(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2540_Bupati-Solok-dan-Jajaran-Pemerintah-Daerah-Gelar-Rapat-Penanggulangan-Bencana-Banjir-Bandang-di-Arosuka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286676/bupati-solok-dan-jajaran-pemerintah-daerah-gelar-rapat-penanggulangan-bencana-banjir-bandang-di-arosuka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang ke Pemerintah Kabupaten Solok</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang ke Pemerintah Kabupaten Solok]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis Salurkan Bantuan Bencana Banjir Bandang ke Pemerintah Kabupaten Solok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penanganan bencana banjir bandang di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, 23 September 2026 Bupati Padang Pariaman John Kenedy Azis bersama Jajaran menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana banjir bandang di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan diserahkan pada Rabu malam, 23 September 2026, bertempat di Posko Utama Penanganan Bencana Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Bantuan diterima oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Jon Firman Pandu bersama Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> H. Candra dan Ketua DPRD Kab <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ivoni Munir serta jajaran Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> sebagai bentuk dukungan terhadap upaya penanganan dan pemulihan masyarakat yang terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bupati Padang Pariaman mengatakan  bahwa bantuan ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman bersama masyarakat kepada saudara-saudara yang tengah menghadapi musibah di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami hadir membawa bantuan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas. Semoga bantuan ini dapat membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana dan mendukung pemerintah daerah dalam proses penanganan di lapangan, kami sampaikan juga kepada Pemerintah Kabupaten  <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> beserta Masyarakat agar Tabah Mengadapi Ujian ini Kab <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Tidak Sendirian.&quot; ujarnya John Kenedy Azis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian serta dukungan Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman. Bantuan dari berbagai pihak dinilai sangat berarti dalam mendukung kebutuhan masyarakat selama masa tanggap darurat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyaluran bantuan ini sekaligus memperkuat semangat gotong royong dan sinergi antarpemerintah daerah dalam menghadapi bencana, khususnya dalam memenuhi kebutuhan masyarakat terdampak serta mempercepat proses penanganan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> terus berkoordinasi dengan seluruh unsur terkait melalui Posko Utama Penanganan Bencana untuk memastikan bantuan dan pelayanan kepada masyarakat dapat disalurkan secara terkoordinir dan tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Jon Firman Pandu mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Padang Pariaman dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan serta bantuan kemanusiaan bagi masyarakat terdampak bencana.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1861_Bupati-Padang-Pariaman-John-Kenedy-Azis-Salurkan-Bantuan-Bencana-Banjir-Bandang-ke-Pemerintah-Kabupaten-Solok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286675/bupati-padang-pariaman-john-kenedy-azis-salurkan-bantuan-bencana-banjir-bandang-ke-pemerintah-kabupaten-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Ungkap Tindak Pidana Penganiayaan dan Pengrusakan di Humbahas</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Ungkap Tindak Pidana Penganiayaan dan Pengrusakan di Humbahas]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Ungkap Tindak Pidana Penganiayaan dan Pengrusakan di Humbahas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan - Direktorat Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Ditreskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut) mengungkap kasus tindak pidana penganiayaan dan pengrusakan secara bersama sama, yang terjadi di Desa Matiti II, Dolok Sanggul, Humbanghasundutan (Humbahas), di Pelataran Gedung Ditreskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kamis (24/09/26) sore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Direskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kombes Pol Cornelis H Simanjuntak didampingi Kabid Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kapolres Humbahas, AKBP Adi Nugroho mengatakan, peristiwa tersebut terjadi pada Sabtu (12/09/26), Pukul 09.00 WIB, sedikitnya seratus orang datang ke Tempat Kejadian Perkara (TKP) melakukan pengrusakan, pencurian dan penganiayaan, dan sebagainya, yang terurai dalam 12 laporan polisi (LP) dan yang ditangani <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut sebanyak 3 laporan dengan 10 tersangka yang sudah ditahan, sisanya 9 laporan ditangani Polres Humbahas dengan 14 tersangka yang juga sudah ditahan di sana. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun motifnya adalah terkait sengketa kepemilikan tanah antara kelompok Marga Manullang bersengketa dengan kelompok Margs Munthe. Korban sebanyak 3 orang dari kelompok Marga Munthe, yakni Fransiskus Hermanus mengalami kerusakan rumah dengan kondisi hancur dan berserakan, kaca pecah dan steling jualan hancur, 4 unit mobil dirusak dan digulingkan, serta 1 unit sepeda motor dalam kondisi dirusak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, Yohannes T Togatorop mengalami luka luka bagian kepala, tangan, wajah dan bagian tubuh lainnya, dan Lambok Stepanus Gultom merupakan anggota polisi yang sedang bertugas pengamanan di lokasi pada saat itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terhadap Lambok mengalami luka bagoan tangan dan tangan. Ia mengalami pelemparan botol air mineral oleh pelaku, leher dicekik dan tangannya dipiting," katanya dalam konferensi pers (Konpres).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara, lanjut Cornelis, 10 pelaku yang diamankan, yaitu inisial MS (60) berperan sebagai ketua kelompok dan penggerak massa aksi penyerangan. Lalu TM (66) koordinator lapangan dan penggerak massa, PS (49) melakukan pelemparan dan pengrusakan terhadap rumah dan mobil, HS (65) ikut serta dalam penyerangan, TBS (38) penggerak massa dan ikut serta dalam penyerangan, IFS (38) melakukan pelemperan menggunakan batu dan pengrusakan rumah dan mobil, JS (50) ikut serta dalam penyerangan dan mengendarai mobil Kijang yang berisi ban mobil bekas, FS (37) ikut serta dalam penyerangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, TS (36) melalukan pelemparan dan penyerangan terhadap Kabag Ops Humbahas yang sedang mengamankan lokasi pasca aksi penyerangan, melakukan pelemparan serta pengrusakan terhadap rumah dan mobil saat aksi penyerangan, SM (38) penggerak dan mengumpulkan massa serta membawa massa dengan menggunakan Mobil Pick up Granmax ke TKP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Para tersangka dikenakan Pasal 477 Subsider Pasal 262 dan Pasal 466 dengan penjara paling lama 7 tahun," tandasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Humbahas, AKBP Adi Nugroho menambahkan, bahwa tanah yang disengketakan mwrupakan tanah adat yang kedua kelompok saling mengklaim. "Dari Polres Humbahas sebenarnya sudah melakukan langkah langkah mediasi. Tetapi setelah dilakukan 7 kali mediasi tetap tidak ketemu penyelesaiannya, mereka tetap saling mengklaim sehingga puncaknya pada 12 September lalu dan akhirnya dilakukanlah langkah hukum," jelas Adi. (W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto: <br>Direskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kombes Pol Cornelis H Simanjuntak didampingi Kabid Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kapolres Humbahas, AKBP Adi Nugroho saat melakukan Konpres di di Pelataran Gedung Ditreskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kamis (24/9) sore (W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8104_Polda-Sumut-Ungkap-Tindak-Pidana-Penganiayaan-dan-Pengrusakan-di-Humbahas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286674/polda-sumut-ungkap-tindak-pidana-penganiayaan-dan-pengrusakan-di-humbahas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Climate Summit PBB, Menteri LH: Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Climate Summit PBB, Menteri LH Presiden Prabowo Subianto Lakukan Langkah Nyata Pengendalian Perubahan Iklim]]></description>
            <content><![CDATA[<br></p><br>New York&mdash; Ketika Perserikatan Bangsa-Bangsa mendorong dunia beralih dari komitmen menuju implementasi aksi iklim yang lebih cepat, adil, dan melindungi masyarakat, Indonesia membawa pesan bahwa pertumbuhan ekonomi dan perlindungan lingkungan harus berjalan bersama.<br>Pesan itu disampaikan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh. Jumhur Hidayat dalam Interactive Leaders Dialogue pada Climate Summit 2026 on Climate Action and the Just Transition yang menjadi rangkaian Sidang Majelis Umum PBB ke-81 di Markas Besarnya New York pada hari Rabu, 23 September 2026.<br>Climate Summit 2026 dibuka oleh Sekretaris Jenderal PBB Ant&oacute;nio Guterres dan dihadiri para kepala negara dan kepala pemerintahan, pimpinan organisasi internasional, lembaga keuangan multilateral, dunia usaha, pemerintah daerah, masyarakat sipil, serta perwakilan pemuda. Dalam forum tersebut hadir antara lain Presiden T&uuml;rkiye Recep Tayyip Erdoğan, Perdana Menteri Australia Anthony Albanese, Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen, Presiden Palau Surangel Whipps Jr., dan Perdana Menteri Barbados Mia Mottley.<br>Rangkaian pertemuan tingkat tinggi tersebut diselenggarakan menjelang COP31 untuk menjawab tiga tantangan utama: mempercepat penurunan emisi dan transisi berkeadilan, memperluas pembiayaan yang terjangkau bagi negara berkembang, serta memperkuat adaptasi dan ketahanan iklim guna melindungi manusia dan mata pencaharian dalam era risiko iklim yang meningkat.<br>&quot;Persetujuan Paris menjadi kompas kita. Namun, ketika ruang untuk menjaga kenaikan suhu 1,5 derajat Celsius semakin menyempit, tugas kita adalah menjembatani komitmen global menjadi hasil nyata, dengan berpedoman pada keadilan serta prinsip tanggung jawab bersama yang berbeda-beda sesuai kemampuan masing-masing,&quot; ujar Jumhur.<br>Dari Komitmen ke Pelaksanaan<br>Indonesia menyampaikan Kontribusi yang Ditetapkan Secara Nasional (Nationally Determined Contribution/NDC) sebagai arah menuju net-zero emissions pada 2060 atau lebih cepat. Indonesia menegaskan bahwa aksi iklim harus berjalan seiring dengan pertumbuhan ekonomi, ketahanan energi, pengentasan kemiskinan, dan peningkatan resiliensi masyarakat.<br>Menteri Jumhur menambahkan bahwa &quot;Paradigma pembangunan Indonesia jelas: pertumbuhan dan perlindungan lingkungan harus maju bersama&quot;. Selanjutnya, Indonesia memaparkan aksi lintas sektor: pengurangan emisi dari limbah dan metana, dekarbonisasi industri, pembangunan industri rendah karbon, penerapan carbon capture, utilisation and storage secara bertanggung jawab, pengembangan energi surya skala besar, serta penerapan B50 untuk mendukung ketahanan energi. Dalam penyampaian lisannya, Menteri Jumhur juga menekankan pengembangan kendaraan listrik sebagai bagian dari transformasi industri rendah karbon dan penguatan nilai tambah di dalam negeri.<br>&quot;Bahwa dalam transisi itu, harus adil, tertib, dipimpin negara, dan berpusat pada rakyat. Karena itu, keberhasilan transisi tidak hanya diukur dari teknologi atau nilai investasi, melainkan juga dari keterjangkauan energi, kerja layak, nilai tambah lokal, perlindungan kelompok rentan, serta manfaat lingkungan yang nyata,&quot; tegas Jumhur.<br>Pembiayaan, Adaptasi, dan Aksi Nyata<br>Pesan politik tersebut dilengkapi melalui tiga Solution Dialogues Indonesia mengenai pembiayaan iklim, pembiayaan adaptasi dalam era overshoot, dan pengurangan metana. Rangkaian ini menghubungkan arah transisi dengan kebutuhan pembiayaan serta pelaksanaan nyata di tingkat masyarakat.<br>Dalam dialog pembiayaan iklim, Indonesia menekankan bahwa pembiayaan harus mengikuti kebutuhan implementasi NDC dan Rencana Adaptasi Nasional (National Adaptation Plan/NAP) &mdash;mulai dari penyiapan program dan proyek, teknologi, peningkatan kapasitas, pelaksanaan, transparansi, hingga pembelajaran. Hibah dan pembiayaan sangat konsesional tetap penting bagi data risiko, sistem peringatan dini, perlindungan ekosistem, kapasitas pemerintah daerah, serta aksi komunitas.<br>Indonesia juga mendorong dukungan untuk kehilangan dan kerusakan (loss and damage) yang tepat waktu, memadai, dan mudah diakses bagi negara serta masyarakat yang menghadapi dampak cuaca ekstrem maupun perubahan iklim yang berlangsung perlahan.<br>Pengurangan metana menjadi contoh aksi iklim yang dapat memberi manfaat langsung bagi warga. Perbaikan pengelolaan sampah dan air limbah, ekonomi sirkular, data, pelaporan dan verifikasi (MRV), teknologi, serta kapasitas pemerintah daerah dapat menurunkan emisi sekaligus memperbaiki kualitas udara, kesehatan, dan layanan publik. Metana menyumbang 18,12 persen dari total emisi gas rumah kaca Indonesia pada 2022.<br>Sebagai negara kepulauan, Indonesia menekankan bahwa adaptasi harus berjalan bersama mitigasi. Dalam mengantisipasi kenaikan muka air laut, Indonesia mengembangkan Giant Sea Wall di pantai utara Jawa, sekaligus melindungi dan merestorasi mangrove serta ekosistem pesisir untuk menjaga masyarakat, mata pencaharian, dan pembangunan wilayah pesisir. Indonesia memandang adaptasi sebagai upaya melindungi pembangunan sebelum risiko iklim berubah menjadi kerusakan yang lebih besar.<br>Jejak untuk Indonesia<br>Keterlibatan Indonesia dalam Leaders Dialogue dan tiga Solution Dialogues menegaskan bahwa agenda lingkungan dan iklim bukan isu tambahan dalam pembangunan. Keputusan tentang energi, industri, investasi, sampah, pembiayaan, dan pesisir akan menentukan ketahanan pangan, kesehatan, pekerjaan, kualitas lingkungan, serta kemampuan masyarakat menghadapi risiko iklim yang meningkat.<br>Menjelang COP31 di Antalya, Indonesia mendorong kemajuan yang kredibel dalam pelaksanaan dan peningkatan New Collective Quantified Goal on Climate Finance. Indonesia juga menegaskan bahwa multilateralisme harus menghasilkan perlindungan dan peluang pembangunan yang nyata, terutama bagi masyarakat dan negara yang paling rentan terhadap krisis iklim.<br>&quot;Indonesia siap memperdalam kemitraan yang mengubah ambisi iklim menjadi peluang pembangunan yang nyata dan ketahanan bagi semua,&quot; ujar Jumhur.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_572_Dari-Climate-Summit-PBB--Menteri-LH--Presiden-Prabowo-Subianto-Lakukan-Langkah-Nyata-Pengendalian-Perubahan-Iklim.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286673/dari-climate-summit-pbb-menteri-lh-presiden-prabowo-subianto-lakukan-langkah-nyata-pengendalian-perubahan-iklim/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terbitkan SKT di Kawasan Hutan Tanpa Izin Resmi, Mantan Camat Pulau Rakyat Diperiksa Jaksa</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 19:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terbitkan SKT di Kawasan Hutan Tanpa Izin Resmi, Mantan Camat Pulau Rakyat Diperiksa Jaksa]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Praktik penerbitan Surat Keterangan Tanah (SKT) yang diduga melanggar hukum di kawasan hutan produksi yang dapat dikonve]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Praktik penerbitan Surat Keterangan Tanah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/skt/" target="_blank">SKT</a>) yang diduga melanggar hukum di kawasan hutan produksi yang dapat dikonversi (HPK) di Kabupaten Asahan kian terkuak. Mantan Camat Pulau Rakyat berinisial HM yang pernah menjabat sejak 2010, dikabarkan telah dipanggil dan diperiksa oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan terkait dugaan penyalahgunaan wewenang menerbitkan sejumlah <a href="https://www.sumut24.co/tag/skt/" target="_blank">SKT</a> di areal yang statusnya masih kawasan hutan negara.</p>Ketua Lembaga Anak Bangsa Anti Korupsi (Labak) Asahan, Syarifuddin Harahap, mengungkapkan hal ini kepada awak media di Kisaran, Kamis (24/9/2026). </p>Menurutnya, kasus bermula dari penerbitan <a href="https://www.sumut24.co/tag/skt/" target="_blank">SKT</a> di areal seluas sekitar 250 hektar yang masuk kawasan HPK di Desa Bangun, Kecamatan Pulau Rakyat. Areal tersebut merupakan bagian dari total sekitar 500 hektar lahan yang dikelola PT. Sapta Tama Bie Persada, dulunya bernama PT. Param.</p>"Proses penerbitan Hak Guna Usaha (HGU) atas lahan lebih dari 500 hektar ini pun patut dipertanyakan. Kami sudah melaporkan kasus ini ke pihak Kejaksaan," tegas Syarifuddin.</p>Secara hukum, penerbitan <a href="https://www.sumut24.co/tag/skt/" target="_blank">SKT</a> oleh Camat atau Kepala Desa di kawasan hutan, termasuk HPK, tidak sah selama belum ada Surat Keputusan pelepasan kawasan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. Berdasarkan UU No. 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan, tanah di kawasan hutan dikuasai langsung oleh negara dan tidak boleh diterbitkan surat penguasaan secara sepihak oleh pejabat daerah.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/tanpa/" target="_blank">Tanpa</a> SK pelepasan, status lahan tetap milik negara. <a href="https://www.sumut24.co/tag/skt/" target="_blank">SKT</a> yang terbit lebih awal otomatis cacat hukum administratif. Sesuai aturan, langkah sahnya adalah mengajukan pelepasan kawasan ke Kementerian LHK, setelah status berubah menjadi Areal Penggunaan Lain (APL), barulah BPN atau Pemda boleh memproses alas hak.</p>Penerbitan dokumen palsu di atas kawasan hutan dapat menjerat oknum pejabat dengan tuduhan penyalahgunaan wewenang, pemalsuan dokumen, hingga Tindak Pidana Korupsi. Sementara pihak yang memanfaatkan lahan tanpa izin pelepasan dapat dikenakan denda administratif per hektar serta pidana penjara dan denda miliaran rupiah berdasarkan UU Kehutanan.</p>Kepala Seksi Intelijen Kejari Asahan, Fahri Rahmadhani, S.H., M.H., membenarkan pemeriksaan terhadap mantan Camat HM beserta sejumlah pihak terkait.</p>"Ya, laporannya terkait penerbitan <a href="https://www.sumut24.co/tag/skt/" target="_blank">SKT</a> di kawasan hutan. Kami sudah membentuk tim, memanggil dan memeriksa saksi-saksi, serta turun ke lokasi. Penanganan masih berjalan," ungkap Fahri.</p>Sementara itu, saat dikonfirmasi melalui telepon seluler, mantan Camat HM tidak memberikan tanggapan (nomornya tidak dapat dihubungi).</p>Kasus ini menjadi sorotan publik karena mengindikasikan adanya kemungkinan kerugian negara sekaligus pelanggaran tata kelola pertanahan yang merugikan kepentingan masyarakat dan lingkungan. Masyarakat berharap aparat penegak hukum mengusut tuntas, termasuk menelusuri aliran keuntungan yang diduga menggerogoti aset negara. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8804_Terbitkan-SKT-di-Kawasan-Hutan-Tanpa-Izin-Resmi--Mantan-Camat-Pulau-Rakyat-Diperiksa-Jaksa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286672/terbitkan-skt-di-kawasan-hutan-tanpa-izin-resmi-mantan-camat-pulau-rakyat-diperiksa-jaksa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jangan Biarkan Rumah Besar Ini Kehilangan Marwahnya</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 17:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jangan Biarkan Rumah Besar Ini Kehilangan Marwahnya]]></title>
            <description><![CDATA[Jangan Biarkan Rumah Besar Ini Kehilangan Marwahnya]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah riuhnya berbagai persoalan yang sedang menjadi perhatian warga NU, mungkin ada satu hal yang perlu kita ingat bersama:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai kita kehilangan NU hanya karena kita sedang kecewa kepada orang-orang yang ada di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NU terlalu besar untuk dipersempit menjadi soal jabatan, kepentingan, kekuasaan, ataupun siapa yang sedang berada di dalam lingkaran kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NU adalah rumah besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rumah para ulama.<br>Rumah para santri.<br>Rumah jutaan nahdliyin.<br>Rumah yang dibangun dengan ilmu, akhlak, pengorbanan dan keikhlasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, mari kita tabayun. Jangan mudah percaya kepada setiap kabar, tetapi jangan pula menutup mata terhadap setiap persoalan yang patut dipertanyakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab mencintai NU bukan berarti membenarkan segala sesuatu yang dilakukan atas nama NU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Justru karena kita mencintai NU, kita harus berani menjaga kesuciannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau ada kepentingan yang masuk ke dalam NU, kita jaga NU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau ada kekuasaan yang mulai menggeser nilai-nilai NU, kita jaga NU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau ada uang yang sumber dan penggunaannya patut dipertanyakan, kita minta semuanya dijelaskan dengan terang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan karena kita membenci siapa-siapa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi karena kita terlalu mencintai NU untuk membiarkan siapa pun menjadikan NU sebagai tempat berlindung bagi kepentingan pribadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai suatu hari nanti anak-anak kita bertanya:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mengapa rumah yang dahulu dibangun dengan keikhlasan itu sekarang begitu gaduh karena kepentingan manusia?&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, mari kita kembalikan NU kepada ruhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada ulama, ilmu, akhlakul karimah, amanah, kejujuran dan kemaslahatan umat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa pun kita, apa pun posisi kita, ketika memasuki rumah besar NU, yang harus kita bawa adalah khidmah, bukan ambisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang harus kita jaga adalah amanah, bukan kepentingan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan yang harus kita pertahankan adalah marwah NU, bukan kepentingan kelompok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mari tetap mencintai NU.<br>Mari tetap menyayangi NU.<br>Mari tetap menjaga NU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab mencintai NU juga berarti berani menjaga NU dari segala sesuatu yang dapat mengotori nama dan marwahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*BY : BURHANUDDIN,SE.,*]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7818_Jangan-Biarkan-Rumah-Besar-Ini-Kehilangan-Marwahnya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286671/jangan-biarkan-rumah-besar-ini-kehilangan-marwahnya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rapimprov dan HUT KADIN ke-58 Digelar, Program KADIN Pusat Diluncurkan Serentak di 38 Provinsi</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 16:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rapimprov dan HUT KADIN ke-58 Digelar, Program KADIN Pusat Diluncurkan Serentak di 38 Provinsi]]></title>
            <description><![CDATA[Rapimprov dan HUT KADIN ke58 Digelar, Program KADIN Pusat Diluncurkan Serentak di 38 Provinsi]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>MEDAN | Rapat Pimpinan Provinsi (Rapimprov) sekaligus peringatan HUT ke-58 Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Sumatera Utara berlangsung di Hotel Adimulia Medan, Kamis (24/9/2026).</p><p>Kegiatan tersebut menjadi forum konsolidasi organisasi pengusaha di Sumatera Utara sekaligus terhubung dengan agenda KADIN Indonesia di tingkat nasional melalui peluncuran sejumlah program strategis secara daring.</p><p>Ketua Panitia Rapimprov KADIN Sumut, Andi Atmoko Panggabean, dalam laporannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan kegiatan.</p><p>Menurut Andi, dukungan berbagai mitra menjadi bagian penting dalam menyukseskan Rapimprov sekaligus memperkuat hubungan antara KADIN dengan dunia usaha, lembaga keuangan, pemerintah dan organisasi pengusaha.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/f0935e4cd5920aa6c7c996a5ee53a70f_1001444735.jpg"><br></p><p>"Terima kasih kepada seluruh mitra KADIN yang telah memberikan dukungan. Terutama Bank Himbara, Bank Sumut, Hiswana Migas, Gakopti, organisasi pengusaha, BPS, Bappeda, OJK dan seluruh undangan yang hadir," ujar Andi.</p><p>Ia menyebut dukungan tersebut menunjukkan bahwa kegiatan KADIN tidak berdiri sendiri, melainkan menjadi bagian dari ekosistem ekonomi yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan.</p><p>Rapimprov juga menjadi momentum memperkuat konsolidasi kepengurusan KADIN di Sumatera Utara, termasuk kepengurusan KADIN di 33 kabupaten/kota.</p><p>Dalam kegiatan tersebut, Ketua Umum KADIN Sumut Firsal Dida Mutyara, yang juga menjabat Komisaris Utama Bank Sumut, menegaskan pentingnya Rapimprov sebagai ruang memperkuat komunikasi internal organisasi sekaligus membangun hubungan yang lebih erat dengan pemerintah dan dunia usaha.</p><p>"Pengusaha tidak bisa berjalan sendiri. KADIN harus menjadi jembatan komunikasi antara dunia usaha, pemerintah daerah dan para investor," kata Firsal.</p><p>Menurutnya, KADIN Sumut akan terus mendorong agar organisasi pengusaha tersebut mampu memberikan kontribusi konkret terhadap pembangunan ekonomi Sumatera Utara.</p><p>Rangkaian acara turut dihadiri sejumlah tokoh Sumatera Utara, perwakilan pemerintah daerah, pihak Polda Sumut, Bank Himbara, Bank Sumut, Bank Permata, OJK, perusahaan daerah, PDAM Tirtanadi dan PT. PSU.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_1001444733.jpg"><br></p><p>Hadir pula berbagai organisasi himpunan dan asosiasi pengusaha serta jajaran kepengurusan KADIN dari 33 kabupaten/kota se-Sumatera Utara.</p><p>Program KADIN Pusat Diluncurkan</p><p>Selain agenda daerah, Rapimprov KADIN Sumut terhubung dengan peluncuran sejumlah program KADIN Indonesia yang dilakukan secara daring.</p><p>Ketua Umum KADIN Indonesia Anindya Bakrie memimpin peluncuran program yang diikuti kepengurusan KADIN dari 38 provinsi se-Indonesia.</p><p>Sejumlah program yang diluncurkan antara lain Satgas KDMP, Satgas Protein, KADIN Indonesia Golf Club, KADIN Peduli Bencana, program Pendidikan, LPK KADIN, Platform BES Eksyar melalui isec.id, White Paper Kesehatan serta KADIN Apps.</p><p>Peluncuran program tersebut memperlihatkan bagaimana agenda KADIN di tingkat pusat dikoneksikan dengan kepengurusan daerah.</p><p>*Pemprov Sumut Dorong Sinergi dengan Dunia Usaha*</p><p><br></p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/d1f491a404d6854880943e5c3cd9ca25_1001444734.jpg"><br></p><p>Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara Timur Tumanggor, yang hadir mewakili Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan Rapimprov KADIN Sumut.</p><p>Timur menilai komunikasi antara pemerintah dan dunia usaha perlu terus diperkuat agar berbagai program pembangunan dapat berjalan dengan dukungan sektor swasta.</p><p>"Pemerintah tentu membutuhkan dunia usaha sebagai mitra dalam menggerakkan perekonomian. Karena itu komunikasi dan sinergi seperti ini perlu terus dibangun," ujar Timur.</p><p>Gubernur Sumut disebut sedang berada di Jakarta untuk menghadiri Rakornas yang berkaitan dengan inflasi serta ekonomi dan keuangan.</p><p>Dialog Ekonomi dan Sidang Pleno</p><p>Setelah rangkaian seremoni dan peluncuran program, kegiatan dilanjutkan dengan sesi dialog interaktif yang dipandu Ade Sandrawati Purba.</p><p>Dialog menghadirkan Nurbaiti Harahap, S.Sos., M.AP., Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Provinsi Sumatera Utara; Asim Saputra, S.ST., M.Ec., Dev., Kepala BPS Sumut; Peter Suhendra, Wakil Ketua Umum Bidang Perekonomian KADIN Sumut; serta Jonedi Ramli, Direktur Eksekutif Regional I Pelindo.</p><p>Forum dialog menjadi ruang bertukar pandangan antara pemerintah, statistik, dunia usaha dan sektor kepelabuhanan mengenai kondisi serta tantangan perekonomian Sumatera Utara.</p><p>Selanjutnya, agenda Rapimprov berlanjut pada Sidang Pleno RAPIMPROV KADIN Sumatera Utara sebagai bagian dari agenda internal organisasi.</p><p>Bagi KADIN Sumut, rangkaian kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi dari tingkat pusat hingga daerah sekaligus mempertemukan kepentingan dunia usaha dengan agenda pembangunan pemerintah.</p><p>Firsal Dida Mutyara menegaskan, keberhasilan kegiatan tidak hanya diukur dari terlaksananya acara, tetapi juga dari terbentuknya komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan.</p><p>"Harapannya, Rapimprov ini tidak berhenti sebagai forum organisasi, tetapi menghasilkan komunikasi dan program yang dapat memberikan manfaat bagi dunia usaha dan perekonomian Sumatera Utara," pungkasnya.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2601_Rapimprov-dan-HUT-KADIN-ke-58-Digelar--Program-KADIN-Pusat-Diluncurkan-Serentak-di-38-Provinsi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286670/rapimprov-dan-hut-kadin-ke58-digelar-program-kadin-pusat-diluncurkan-serentak-di-38-provinsi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Medan Area Ringkus Spesialis Maling Spion</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Medan Area Ringkus Spesialis Maling Spion]]></title>
            <description><![CDATA[Polsek Medan Area Ringkus Spesialis Maling Spion]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Unit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Area meringkus seorang pelaku spesialis pencurian spion mobil. Pengungkapan itu masih terus dikembangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, SIK, MH, Kamis (24/9/2026) menjelaskan, tersangka Taufik Rinaldi Harahap (28), warga Jalan Sampurno Kecamatan Medan Perjuangan ditangkap di Jalan Aipda KS Tubun Kelurahan Pandai Hulu 1 Kecamatan Medan kota pada Minggu (20/8/2026) sekira pukul 03.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka mengaku sudah dua kali melakukan pencurian spion mobil," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata dia, tersangka telah melakukan pencurian spion mobil di Jalan Berastagi dan AR Hakim Gang Bakung. Tersangka ditangkap atas laporan Teddy (42), warga Jalan AR Hakim Gang Bakung Blok Tunjong No 47/88 W Kelurahan Tegal Sari I, Kecamatan Medan Area.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban mengalami pencurian 1 set spion mobil Toyota Innova nomor polisi BK 1122 ACP miliknya ketika parkir di kediamannya pada Kamis (16/7/2026) lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ketika bangun tidur sekira pukul 05.00 WIB, korban melihat spion mobilnya sudah hilang," kata AKP M Ainul Yaqin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Medan Area. Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri bersama anggotanya segera melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita mendapat informasi tersangka sedang berada di Jalan Aipda KS Tubun, Kelurahan Pandau Hulu, Kecamatan Medan Area sehingga segera kita lakukan penangkapan," ujar Kapolsek Medan Area.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersama tersangka disita barang bukti 1 kaca mata dan rekaman CCTV. Tersangka mengakui telah mencuri spion mobil korban Teddy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka mengaku menjual spion curian itu Rp 200.000,- dan dia mendapat bagian Rp 100.000,-," pungkas AKP M Ainul Yaqin.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9558_Polsek-Medan-Area-Ringkus-Spesialis-Maling-Spion.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286669/polsek-medan-area-ringkus-spesialis-maling-spion/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alun-Alun STM Hilir Mulai Dibangun, Disiapkan Jadi Pusat Aktivitas Warga</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alun-Alun STM Hilir Mulai Dibangun, Disiapkan Jadi Pusat Aktivitas Warga]]></title>
            <description><![CDATA[AlunAlun STM Hilir Mulai Dibangun, Disiapkan Jadi Pusat Aktivitas Warga]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;STM HILIR &mdash; Alun-alun Kecamatan STM Hilir mulai dibangun di Desa Talun Kenas, tepat di depan Kantor Camat STM Hilir, Kamis (24/9/2026). Pembangunan ditandai dengan peletakan batu pertama oleh Bupati Deli Serdang bersama Ketua TP PKK, jajaran perangkat daerah dan Camat STM Hilir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati dr H Asri Ludin Tambunan mengatakan, kehadiran alun-alun diharapkan memberikan ruang baru bagi masyarakat untuk berolahraga, berkumpul, mengembangkan UMKM, sekaligus menikmati waktu bersama keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan adanya alun-alun baru ini, kita berharap menjadi ikon baru sekaligus tempat berkumpul masyarakat STM Hilir, baik untuk olahraga, kegiatan UMKM, maupun wisata keluarga,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pembangunan alun-alun menjadi bagian dari upaya bertahap memperkuat fasilitas publik di STM Hilir. Ke depan, peningkatan fasilitas lainnya, termasuk kantor camat dan sarana pendidikan, juga akan dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Harapannya ini menjadi modal STM Hilir untuk lebih maju ke depannya, anak-anaknya menjadi generasi emas 2045, dan masyarakat bangga menjadi bagian dari Kecamatan STM Hilir,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_966_Alun-Alun-STM-Hilir-Mulai-Dibangun--Disiapkan-Jadi-Pusat-Aktivitas-Warga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286668/alunalun-stm-hilir-mulai-dibangun-disiapkan-jadi-pusat-aktivitas-warga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA]]></title>
            <description><![CDATA[Gedung Baru SMP Kavri Diresmikan, Bupati Dorong Pengembangan SMA]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>STM HILIR &mdash; Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan meresmikan gedung baru Sekolah Menengah Pertama (SMP) Kavri di Desa Talun Kenas, Kecamatan STM Hilir, Kamis (24/9/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan gedung tersebut merupakan bagian dari program revitalisasi satuan pendidikan melalui bantuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Revitalisasi mencakup pembangunan laboratorium komputer, laboratorium IPA, ruang UKS, satu ruang kelas, toilet, dan ruang guru. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asri Ludin Tambunan mengatakan, peningkatan fasilitas pendidikan harus diikuti dengan kesempatan yang sama bagi siswa sekolah negeri maupun swasta untuk mendapatkan pendidikan berkualitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita harap antara lulusan sekolah swasta dan negeri sederajat dan sama kualitasnya. Tidak ada perbedaan anak negeri dan swasta,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mendorong Yayasan Kavri untuk berkoordinasi dengan pemerintah provinsi terkait pengembangan pendidikan tingkat SMA di kawasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pembangunan SMA diharapkan bisa menambah fasilitas pendidikan di STM Hilir. Saya tentunya mendukung jika pihak yayasan mau melakukan pengembangan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga membuka ruang bagi Yayasan Kavri untuk berdiskusi dengan Dinas Pendidikan Deli Serdang terkait kebutuhan lain yang dapat didukung pemerintah daerah secara bertahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak ada anak tiri, anak kandung. Sebab semua anak SD dan SMP adalah anak-anak Deli Serdang,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada para siswa, Bupati berpesan agar gedung dan fasilitas baru menjadi penyemangat untuk belajar dan meraih cita-cita. Ia berharap dari SMP Kavri lahir generasi yang kelak menjadi pemimpin, tidak hanya di STM Hilir, tetapi juga di tingkat Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Yayasan Kavri, Rumpia Ginting, menyampaikan terima kasih atas kehadiran dan dukungan Bupati Deli Serdang. Ia menyebut SMP Kavri memiliki sejarah dukungan dari pemerintah daerah, termasuk pembangunan pagar sekolah yang sebelumnya mendapat bantuan dari Bupati Amri Tambunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi kami, kehadiran Bapak di sini sangat istimewa bagi keluarga besar yayasan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peresmian turut dihadiri Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, perangkat daerah terkait, anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara, anggota DPRD Deli Serdang, Camat STM Hilir, perangkat Desa Talun Kenas, dan keluarga besar Yayasan Kavri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9724_Gedung-Baru-SMP-Kavri-Diresmikan--Bupati-Dorong-Pengembangan-SMA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286667/gedung-baru-smp-kavri-diresmikan-bupati-dorong-pengembangan-sma/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Optimistis Realisasi APBD 2026 Capai Target, Pembangunan Infrastruktur Dikebut</guid>
            <pubDate>Thu, 24 Sep 2026 15:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Optimistis Realisasi APBD 2026 Capai Target, Pembangunan Infrastruktur Dikebut]]></title>
            <description><![CDATA[Pemprov Sumut Optimistis Realisasi APBD 2026 Capai Target, Pembangunan Infrastruktur Dikebut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &mdash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) optimistis realisasi pendapatan dan belanja Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 dapat mencapai target yang telah ditetapkan. Optimisme tersebut didukung percepatan pelaksanaan berbagai program, termasuk pembangunan infrastruktur di sejumlah kabupaten/kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Plh Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Sumut Frans Novendy Saragih menyampaikan hal tersebut dalam temu pers yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sumut di Lobby Dekranasda, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro, Medan, Kamis (24/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data BKAD Sumut per 22 September 2026, pendapatan telah terealisasi sebesar 69,80% atau Rp8,9 triliun dari anggaran Rp12,8 triliun. Sementara itu, belanja telah terealisasi sebesar 51,82% atau Rp6,64 triliun dari anggaran Rp12,8 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat ini, OPD kita juga sedang melaksanakan kegiatan pembangunan infrastruktur di kabupaten/kota, kita optimis selesai segera,&quot; kata Frans.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Frans juga menyampaikan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) telah terealisasi 59,15% atau Rp4,1 triliun dari anggaran Rp6,9 triliun. Realisasi tersebut terdiri atas pajak daerah sebesar Rp3,5 triliun, retribusi daerah Rp165 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp325 miliar, dan lain-lain PAD yang sah sebesar Rp101 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Frans memaparkan Transfer ke Daerah (TKD) tambahan sebesar Rp1,1 triliun yang diprioritaskan untuk rekonstruksi bencana juga sudah mulai terealisasi. Ia optimistis realisasi anggaran tersebut dapat segera tercapai sesuai dengan perencanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TKD tambahan sebesar Rp1,1 triliun tersebut diperuntukkan bagi berbagai urusan, dengan alokasi untuk pendidikan sebesar Rp190 miliar, kesehatan Rp91 miliar, infrastruktur Rp274 miliar, sumber daya air Rp246 miliar, pertanian Rp35 miliar, dan urusan lainnya Rp26 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"OPD pelaksana masih optimistis sesuai dengan jadwal yang sudah direncanakan," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, BKAD Sumut juga menyiapkan langkah untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset daerah yang selama ini dalam kondisi menganggur atau idle agar dapat menjadi sumber PAD. Program tersebut saat ini sedang dilaksanakan oleh BKAD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat ini BKAD sedang melaksanakan kegiatan program bagaimana memanfaatkan aset yang kondisi idle untuk bisa dimanfaatkan oleh masyarakat maupun perusahaan untuk dikerjasamakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara agar jadi sumber PAD,&quot; kata Frans. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6732_Pemprov-Sumut-Optimistis-Realisasi-APBD-2026-Capai-Target--Pembangunan-Infrastruktur-Dikebut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286666/pemprov-sumut-optimistis-realisasi-apbd-2026-capai-target-pembangunan-infrastruktur-dikebut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>