<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 29 Oct 2026 13:21:41 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Siapkan Juara ke Kuala Lumpur</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 12:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Siapkan Juara ke Kuala Lumpur]]></title>
            <description><![CDATA[Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art 2026 Siapkan Juara ke Kuala Lumpur]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAKARTA &mdash; Sebanyak 830 penari dari 54 kabupaten/kota di 15 provinsi akan berkompetisi dalam Grand Final Lomba Tari Kreasi Nusantara Real Art Piala Kementerian Kebudayaan 2026 di Joglo Tumiyono, Klaten, Jawa Tengah, pada 11&ndash;13 Desember 2026. Ajang tingkat nasional ini menjadi ruang bagi para penari untuk menunjukkan kreativitas sekaligus memperkenalkan kekayaan seni tari Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelenggara lomba, Real Art, menyebut seluruh peserta merupakan hasil seleksi yang dilaksanakan di 18 kota di Indonesia. Kompetisi tersebut diharapkan dapat menjaring penari terbaik yang tidak hanya memiliki keterampilan teknis, tetapi juga mampu mengembangkan kreativitas dengan tetap berpijak pada kekayaan tradisi budaya Nusantara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adhannie Anggoro dari Real Art mengatakan, para juara akan dipilih untuk menjadi Duta Budaya Indonesia dalam program pertukaran budaya di Kuala Lumpur, Malaysia, pada April 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap melalui kegiatan ini akan lahir penari-penari terbaik yang dapat membawa nama Indonesia sekaligus memperkenalkan kekayaan seni budaya Nusantara di tingkat internasional,&quot; kata Adhannie dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Adhannie, Grand Final 2026 merupakan penyelenggaraan keempat ajang tersebut. Keikutsertaan ratusan penari dari berbagai daerah menunjukkan besarnya potensi seni tari di Indonesia yang perlu terus diberi ruang untuk berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tari kreasi menjadi salah satu bentuk pengembangan seni tari yang memadukan unsur tradisi dengan gagasan, gerak, dan ekspresi baru. Pengembangannya diharapkan tidak hanya memperluas kreativitas seniman, tetapi juga menjaga kesinambungan warisan budaya di tengah perubahan selera masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara nasional, kekayaan tari Indonesia merupakan bagian penting dari warisan budaya takbenda yang perlu dilindungi dan diwariskan kepada generasi berikutnya. Kementerian Kebudayaan memiliki peran dalam pengembangan, pelindungan, dan pemanfaatan kebudayaan, termasuk melalui dukungan terhadap ekosistem seni dan kegiatan yang mempertemukan pelaku budaya dari berbagai daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan melibatkan peserta dari 15 provinsi, Grand Final Real Art di Klaten diharapkan menjadi ajang pertemuan beragam ekspresi tari daerah sekaligus mendorong regenerasi penari. Program pertukaran budaya ke Malaysia juga membuka kesempatan bagi para juara untuk memperkenalkan seni Indonesia kepada masyarakat internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelenggaraan lomba ini diharapkan tidak berhenti pada kompetisi dan penentuan pemenang. Lebih dari itu, ajang tersebut dapat menjadi bagian dari upaya memperkuat apresiasi masyarakat terhadap seni tari serta memperluas kesempatan bagi generasi muda untuk berkarya dan berprestasi melalui kebudayaan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9572_Lomba-Tari-Kreasi-Nusantara-Real-Art-2026-Siapkan-Juara-ke-Kuala-Lumpur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287843/lomba-tari-kreasi-nusantara-real-art-2026-siapkan-juara-ke-kuala-lumpur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">1.600 Pekerja Listrik Dari Seluruh Negeri Serukan Satu Pesan : Kembalikan Listrik ke Tangan Negara</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 11:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[1.600 Pekerja Listrik Dari Seluruh Negeri Serukan Satu Pesan : Kembalikan Listrik ke Tangan Negara]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co JAKARTA, Teriakan Siap! menggema di Plaza Terbuka Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta, Selasa (27/10/2026). Sekitar 1.600 p]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -JAKARTA, Teriakan "Siap!" menggema di Plaza Terbuka Kantor Pusat PT PLN (Persero), Jakarta, Selasa (27/10/2026). Sekitar 1.600 pekerja kelistrikan dari Sabang sampai Merauke memenuhi lokasi Rapat Akbar Serikat Pekerja PT PLN (Persero) (SP PLN). Mereka menyatakan siap kembali ke Jakarta dalam jumlah yang jauh lebih besar bila kedaulatan PLN terus digerus.</p>Rapat Akbar yang bertepatan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 ini mengusung tema "Penguatan Peran PLN sebagai Pemegang Kuasa Usaha <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>tenagalistrikan Terintegrasi Sesuai Amanah Konstitusi demi <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>daulatan Energi Nasional." Pesannya jelas: listrik adalah hajat hidup orang banyak dan harus dikelola negara, bukan diserahkan kepada mekanisme pasar.</p>Sinergi di Awal Acara <br><a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>giatan diawali Upacara Peringatan HLN ke-81 bersama jajaran direksi PLN, dilanjutkan agenda hubungan industrial. <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>tua Umum SP PLN, M. Abrar Ali, dan Direktur Legal dan Human Capital PT PLN (Persero), Nurlely Aman, menandatangani Turunan Perjanjian <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>rja Bersama (PKB) tentang Penghargaan Direksi dan Talenta. Penandatanganan itu disaksikan Direktur Utama PLN, Suroso Isnandar.</p>Abrar kemudian menyerahkan secara simbolis buku <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>daulatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/negara/" target="_blank">Negara</a> di Tengah Paradoks Pengelolaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>tenagalistrikan Nasional kepada Direktur Utama beserta jajaran direksi dan komisaris. Buku tersebut ditulisnya bersama Kuasa Hukum SP PLN, Redyanto Sidi, dan diserahkan sebagai penanda kuatnya sinergi antara pekerja dan manajemen.</p>"RUPTL Harus Dievaluasi" <br>Dalam orasinya, Abrar menegaskan bahwa ketenagalistrikan harus dikelola sepenuhnya oleh negara melalui PLN. Ia mendesak peninjauan ulang Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang berlaku saat ini.</p>"RUPTL tahun 2025&ndash;2034 harus dievaluasi untuk memberikan peran yang sangat strategis kepada PLN sebagaimana putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 39 Tahun 2023, di mana ketenagalistrikan itu harus terintegrasi dari pembangkit sampai ke ritel," tegas Abrar.</p>Ia juga terang-terangan menolak dominasi swasta di sektor pembangkitan. Di tengah kondisi kelebihan pasokan (oversupply), skema pembayaran kepada produsen listrik swasta (IPP) dinilai makin membebani keuangan perusahaan.</p>"Di tengah oversupply, RUPTL 2025&ndash;2034 itu harus dievaluasi ulang sehingga porsi pembangkit itu harus dikelola oleh PLN kembali. Kami sangat berharap evaluasi terhadap IPP, khususnya secara kontraktual pembayarannya, take or pay itu menjadi take and pay, sehingga Permen ESDM Nomor 5 Tahun 2025 tentang Pedoman PJBTL juga harus dievaluasi," papar Abrar di hadapan ribuan peserta.</p>Waspadai Pasal Power Wheeling<br>Abrar juga mengkritik penggunaan mata uang dolar AS dalam transaksi listrik swasta. Ia memberi peringatan keras terkait Rancangan Undang-Undang Energi Baru dan Terbarukan (RUU EBT) yang tengah dibahas di DPR, yaitu agar pasal power wheeling tidak diselundupkan kembali setelah sebelumnya dihapus dari Daftar Inventarisasi Masalah (DIM) Pemerintah.</p>"Kami juga sangat berharap denominasi dolar menjadi bahan evaluasi, karena itu sangat memengaruhi keuangan PLN maupun berdampak terhadap APBN. Begitu juga power wheeling, setelah dikaji oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>menterian <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>uangan, ini akan berdampak terhadap finansial PLN maupun APBN, sehingga dikeluarkan dari DIM Pemerintah. Kami berharap power wheeling tetap pada DIM semula, yaitu tidak ada," tambahnya.</p>Di akhir orasi, Abrar menyerukan solidaritas. Ia bertanya apakah para anggota siap datang kembali ke Jakarta dalam jumlah yang jauh lebih besar bila diperlukan, demi memperjuangkan hak pekerja dan menjaga kedaulatan PLN. Seruan itu langsung disambut teriakan "Siap!" dari seluruh peserta.</p>Dirut PLN: "Saya Juga Bagian dari Rekan-Rekan"</p>Direktur Utama PT PLN (Persero), Suroso Isnandar, hadir langsung dan menanggapi tuntutan para pekerja dari atas panggung. Ia menyatakan manajemen siap mendengar, karena ia sendiri merasakan kondisi lapangan.</p>"Saya juga bagian dari rekan-rekan semuanya. Karier saya dari panjat-panjat tiang. Sampai saat ini, saya 32 tahun di PLN. Artinya, saya sangat mengerti apa yang dirasakan. Ruang dialog akan kita buka seluas-luasnya. Semua yang ada di sini, saya minta dicatat, di-list, kayak daftar belanja gitu, wishlist," ujar Suroso.</p>Ia berkomitmen mengevaluasi kesejahteraan pegawai dan pensiunan, termasuk peningkatan fasilitas kesehatan, penyesuaian fasilitas tenaga kerja (FTK), dan perbaikan sistem remunerasi. Menurutnya, langkah itu harus sejalan dengan peningkatan pendapatan perusahaan.</p>"Mari sama-sama kita pikirkan cara untuk membuat kesejahteraan pensiunan lebih baik. Bagaimana nggak tekor? Ya kita tingkatkan revenue-nya. Saya juga secara umum ingin remunerasi menjadi lebih baik. Pada intinya, mari sama-sama kita perbaiki PLN menjadi lebih baik. SP dan manajemen PLN bahu-membahu, bersama-sama kita bangun," ungkapnya.</p>Suroso juga menanggapi aspirasi soal keandalan operasional dan penanganan gangguan di daerah terisolasi seperti Serui dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ke/" target="_blank">Ke</a>pulauan Riau. Ia menekankan bahwa dalam situasi darurat, kecepatan aksi di lapangan harus didahulukan ketimbang alur birokrasi, agar masyarakat di wilayah terpencil tetap mendapat layanan listrik yang andal.</p>Rapat Akbar ditutup dengan pesan yang sama dari kedua pihak: PLN yang kuat hanya bisa dibangun lewat kolaborasi solid antara manajemen dan serikat pekerja. (C04)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_386_1-600-Pekerja-Listrik-Dari-Seluruh-Negeri-Serukan-Satu-Pesan---Kembalikan-Listrik-ke-Tangan-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287842/1600-pekerja-listrik-dari-seluruh-negeri-serukan-satu-pesan-kembalikan-listrik-ke-tangan-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Lepas Atlet Renang Giony Ruben Dwinov Siahaan Berlaga di Indonesia Open 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 11:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Lepas Atlet Renang Giony Ruben Dwinov Siahaan Berlaga di Indonesia Open 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas atlet renang andalan daerah, Giony Ruben Dwinov]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi melepas atlet renang andalan daerah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/giony/" target="_blank">Giony</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/ruben/" target="_blank">Ruben</a> Dwinov Siahaan, untuk berlaga dalam Kejuaraan Indonesia Open 2026 yang akan digelar di Jakarta pada 3&ndash;5 November mendatang. Acara pelepasan berlangsung di Rumah Dinas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kamis (29/10/2026) pukul 08.30 Wib.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/giony/" target="_blank">Giony</a> yang berusia 18 tahun dan berdomisili di Jalan Diponegoro, Kisaran, akan tampil mewakili Provinsi Sumatera Utara di ajang bergengsi tersebut. Jika berhasil meraih juara pertama, ia berpeluang besar melangkah lebih jauh sebagai wakil Indonesia di ajang Sea Games Pelajar 2026.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_IMG-20261029-WA0002.jpg"><br></p>Dalam kesempatan tersebut, Ketua Federasi Akuatik Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Adi Chandra Pranata, S.H., menyampaikan apresiasi mendalam atas dukungan yang diberikan Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. "Kami berterima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> atas dukungan dan kesediaannya melepas atlet binaan kami. Keikutsertaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/giony/" target="_blank">Giony</a> menjadi kesempatan emas untuk mengharumkan nama Sumatera Utara dan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Kami pun berharap perhatian terhadap pembinaan atlet renang terus ditingkatkan agar semakin banyak bibit unggul lahir dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>," ujarnya.</p>Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> menyampaikan apresiasi tinggi kepada Federasi Akuatik Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang telah konsisten membina bakat-bakat muda di bidang olahraga air. "Terima kasih kepada Federasi Akuatik Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang telah membina generasi muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Pembinaan ini diharapkan terus berlanjut dan tidak berhenti sampai di sini. Teruslah mencetak atlet-atlet muda yang mampu membawa prestasi bagi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>," tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_IMG-20261029-WA0003.jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga berpesan agar <a href="https://www.sumut24.co/tag/giony/" target="_blank">Giony</a> bertanding dengan semangat, sportivitas tinggi, dan memberikan hasil terbaik. "Bertandinglah dengan sungguh-sungguh. Raihlah prestasi untuk Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dan jadilah kebanggaan Sumatera Utara. Rebutlah juara agar dapat melangkah menjadi wakil Indonesia di Sea Games Pelajar 2026. Tetap jaga nama baik daerah dan tunjukkan bahwa putra-putri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> mampu bersaing di tingkat nasional," pesannya.</p>Hadir dalam acara tersebut Plt. Kepala Dinas Kominfo Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> serta jajaran pengurus Federasi Akuatik Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Kegiatan berjalan dengan aman, lancar, dan sukses, serta berakhir pada pukul 09.15 Wib. Semoga <a href="https://www.sumut24.co/tag/giony/" target="_blank">Giony</a> meraih hasil terbaik dan membawa kebanggaan bagi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1969_Bupati-Asahan-Lepas-Atlet-Renang-Giony-Ruben-Dwinov-Siahaan-Berlaga-di-Indonesia-Open-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287841/bupati-asahan-lepas-atlet-renang-giony-ruben-dwinov-siahaan-berlaga-di-indonesia-open-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Pengolahan Pinang yang Jadi Gudang Narkoba  3 Kg Sabu, 10.000 ekstasi, dan 1.778 Pod Getar Disita</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 10:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Pengolahan Pinang yang Jadi Gudang Narkoba  3 Kg Sabu, 10.000 ekstasi, dan 1.778 Pod Getar Disita]]></title>
            <description><![CDATA[ Satresnarkoba Polrestabes Medan Gerebek Gudang Pengolahan Pinang yang Jadi Gudang Narkoba3 Kg Sabu, 10.000 ekstasi, dan 1.778 Pod Getar D]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satresnarkoba Polrestabes Medan, Selasa (20/10) malam menggerebek sebuah gudang pengolahan pinang di kawasan Sei Mencirim, Kab.Deli Serdang, yang disulap jadi gudang narkoba. Dalam penggerebekan ini, total petugas menyita 3 kilogram sabu, 10.000 butir pil ekstasi, dan 1.778 vape narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Kamis (29/10/26) pagi menjelaskan, terungkapnya gudang narkoba berkedok gudang pengolahan pinang ini, berdasarkan hasil penyelidikan yang dilakukan petugas dalam kasus sebelumnya yang sudah diungkap, di kawasan Sei Semayang beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pengungkapan itu, petugas menemukan jejak narkoba dipasok, yang bersumber dari Malaysia namun transit terlebih dahulu di gudang pengolahan pinang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat digerebek, petugas menangkap PS (34) yang merupakan bandar sekaligus pengelola gudang. Namun saat ditangkap, PS sempat berkelit enggan menunjukkan barang bukti narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas yang tak menyerah, kemudian menemukan beragam jenis narkoba dalam jumlah besar, yang disembunyikan di dalam sofa dengan bagian belakang sudah dimodifikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami temukan 3 kilogram sabu, dan lebih dari 400 pcs vape narkoba, yang disembunyikan di dalam sofa yang bagian belakangnya dimodifikasi. Narkoba ini, dipasok dari Malaysia,&quot; ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rafli menambahkan, usai menangkap pelaku dan menemukan barang bukti, pihaknya kemudian melakukan pengembangan, dan menemukan gudang penyimpanan narkoba kedua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gudang kedua, berada di sebuah perumahan di Kecamatan Pancur Batu, dan petugas menemukan 10.000 butir pil ekstasi, serta lebih dari 1.000 vape narkoba, yang disimpan di dalam kamar gudang tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami kembangkan, dan menemukan gudang kedua. Dari gudang kedua yang merupakan rumah sewa, kami temukan barang bukti tambahan. Total dari gudang pertama dan kedua, kami sita 3 kilogram sabu, 10.000 butir pil ekstasi, dan 1.778 vape narkoba. Narkoba ini nilai ekonomisnya Rp.10 milyar dan dengan diamankannya narkoba ini, kita bisa selamatkan lebih dari 23 ribu jiwa,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan tengah mengejar seorang warga negara Malaysia berinisial SB, yang merupakan pemasok narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi memastikan, akan memutus mata rantai bandar narkoba dalam jaringan ini, guna memberantas seluruh peredaran narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami pastikan SB akan kami ringkus, kami akan berkoordinasi dengan kedutaan dan Kepolisian Malaysia. Kami berkomitmen untuk memutus mata rantai bandar narkoba, sesuai dengan tagline Bapak Kapolri, pulihkan pengguna narkoba, putus mata rantai bandar, Polisi bersama masyarakat,&quot; pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8693_Satresnarkoba-Polrestabes-Medan-Gerebek-Gudang-Pengolahan-Pinang-yang-Jadi-Gudang-Narkoba--3-Kg-Sabu--10-000-ekstasi--dan-1-778-Pod-Getar-Disita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287840/satresnarkoba-polrestabes-medan-gerebek-gudang-pengolahan-pinang-yang-jadi-gudang-narkoba-3-kg-sabu-10000-ekstasi-dan-1778-pod-getar-disita/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mobil Mewah Tabrak Pedagang, 1 Tewas</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mobil Mewah Tabrak Pedagang, 1 Tewas]]></title>
            <description><![CDATA[Mobil Mewah Tabrak Pedagang, 1 Tewas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satu unit mobil mewah jenis sedan Mercedes Benz putih menabrak pedagang mie balap di depan Rumah Sakit (RS) Haji Medan, Kelurahan Kenangan Baru, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Rabu (28/10/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa itu diduga mengakibatkan seorang kakek meninggal dunia dan beberapa lainnya terluka &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penuturan Juned, warga sekitar menyebutkan, kecelakaan lalu lintas (laka lantas) itu bermula dari mobil mewah berwarna putih itu keluar dari arah kompleks Mutiara Residence.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diduga mabuk, pengemudi mobil menabrak portal kompleks tersebut dan gerobak mie di sekitar lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mobil itu melaju kencang, menabrak portal dan gerobak mie balap," tutur warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga korban terluka akibat trabakan itu dan satu lainnya meninggal dunia setelah terseret dan tersimpan gerobak hingga masuk parit.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Informasinya satu orang meninggal dunia, tiga luka-luka dibawa ke Rumah Sakit Haji,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga kini, belum diketahui penyebab laka lantas tersebut. Namun, informasi menyebut diduga sopir mobil mewah itu mabuk sehingga tidak mampu mengendalikan kendaraannya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Korban tabrakan mobil mewah diduga meninggal dunia masuk parit di Jalan RS Haji Medan, Rabu (28/10/2026)(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4398_Mobil-Mewah-Tabrak-Pedagang--1-Tewas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287839/mobil-mewah-tabrak-pedagang-1-tewas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Ajak Mahasiswa Politeknik Medan Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 09:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Ajak Mahasiswa Politeknik Medan Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Ajak Mahasiswa Politeknik Medan Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Polda Sumatera Utara terus mengintensifkan edukasi keselamatan berlalu lintas melalui Operasi Patuh Toba 2026. Kali ini, sosialisasi menyasar mahasiswa dan mahasiswi Politeknik Medan untuk meningkatkan kesadaran serta kepatuhan dalam berkendara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (28/10/2026) sekitar pukul 14.00 WIB tersebut dilaksanakan di Aula Lantai 5 Gedung Direktorat Politeknik Medan, Jalan Almamater Nomor 1, Kampus USU, Medan. Sosialisasi dipimpin Kasatgas Preemtif Operasi Patuh Toba 2026, Kompol Hendri Matondang, S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, mahasiswa diberikan pemahaman mengenai pentingnya menaati peraturan lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta menghindari perilaku berkendara yang berpotensi menyebabkan kecelakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kompol Hendri Matondang menyampaikan bahwa kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan merupakan faktor penting dalam mewujudkan keselamatan berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui sosialisasi ini, kami mengajak seluruh mahasiswa untuk menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan, penggunaan helm dan sabuk keselamatan, serta tidak melawan arus merupakan hal mendasar yang harus diterapkan dalam berkendara sehari-hari,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menjelaskan, Operasi Patuh Toba 2026 dilaksanakan pada 26 Oktober hingga 8 November 2026 sebagai upaya meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas sekaligus menekan pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, mahasiswa sebagai generasi muda diharapkan mampu menjadi contoh positif bagi masyarakat dengan membudayakan perilaku berkendara yang aman, tertib, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polda Sumut berharap melalui kegiatan edukasi tersebut, pesan keselamatan berlalu lintas dapat dipahami dan diterapkan secara luas, sehingga tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Sumatera Utara.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1054_Polda-Sumut-Ajak-Mahasiswa-Politeknik-Medan-Jadi-Pelopor-Keselamatan-Berlalu-Lintas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287838/polda-sumut-ajak-mahasiswa-politeknik-medan-jadi-pelopor-keselamatan-berlalu-lintas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Ajak Wisudawan UMSU Jaga Persatuan dan Semangat Nasionalisme</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Ajak Wisudawan UMSU Jaga Persatuan dan Semangat Nasionalisme]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumut Ajak Wisudawan UMSU Jaga Persatuan dan Semangat Nasionalisme ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara Irjen. Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H. mengajak mahasiswa dan generasi muda untuk memperkuat persatuan, menjaga keberagaman, serta berperan aktif menghadapi berbagai tantangan bangsa, mulai dari peredaran narkotika hingga kejahatan siber.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut disampaikan Sonny saat memberikan orasi kebangsaan pada Wisuda Periode II Tahun 2026 Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) di Convention Hall Gedung Selecta, Medan, Rabu (28/10/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berlangsung bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98, kegiatan tersebut menjadi momentum bagi Kapolda Sumut untuk mengingatkan pentingnya peran generasi muda dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah dinamika sosial dan perkembangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sonny menegaskan, persatuan dan kesatuan merupakan modal penting dalam menjaga stabilitas serta mendorong kemajuan Indonesia. Menurut dia, keberagaman suku, agama, ras, dan budaya yang dimiliki Sumatera Utara harus menjadi kekuatan, bukan sumber perpecahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan sampai kita dipecah belah, kita diprovokasi, negara kita ini terjadi perpecahan, karena Sumatera Utara ini adalah miniatur Indonesia yang terdiri dari berbagai macam suku, ras, dan agama,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai, tantangan kebangsaan saat ini tidak hanya berkaitan dengan persoalan politik dan ekonomi, tetapi juga mencakup ancaman narkotika, radikalisme, perdagangan orang, serta kejahatan siber yang membutuhkan perhatian dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sonny, posisi geografis Sumatera Utara yang strategis dan berdekatan dengan jalur perdagangan internasional memberikan peluang bagi pertumbuhan ekonomi. Namun, kondisi tersebut sekaligus menghadirkan tantangan keamanan, khususnya dalam mencegah kejahatan lintas negara dan peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, ia menekankan bahwa menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat bukan semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian. Dukungan masyarakat, termasuk mahasiswa dan kalangan perguruan tinggi, sangat diperlukan untuk membangun lingkungan yang aman, harmonis, dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Polisi harus bersama masyarakat. Pusat kekuatan atau central of gravity kepolisian berada di tengah-tengah masyarakat,&quot; kata Sonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, sinergi antara Polri dan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan publik sekaligus memperkuat upaya pencegahan berbagai persoalan sosial dan gangguan keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Sonny juga mengajak mahasiswa UMSU untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi turut menunjukkan kepedulian terhadap persoalan di lingkungan sekitar serta mengambil bagian dalam memberikan solusi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, generasi muda memiliki posisi strategis dalam menentukan arah masa depan bangsa. Oleh sebab itu, ilmu pengetahuan, integritas, kepedulian sosial, dan semangat kebangsaan perlu berjalan beriringan agar para lulusan mampu memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap para wisudawan dapat menjadi bagian dari generasi yang menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menghormati perbedaan, menolak segala bentuk perpecahan, serta mendukung terciptanya keamanan dan ketertiban di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda UMSU Periode II Tahun 2026 pada hari kedua tersebut diikuti 905 wisudawan dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Fakultas Agama Islam, serta Fakultas Hukum. Secara keseluruhan, UMSU mewisuda 2.657 lulusan dalam rangkaian kegiatan yang berlangsung pada 27&ndash;29 Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum wisuda yang bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda itu sekaligus menjadi pengingat bahwa semangat nasionalisme perlu diwujudkan melalui tindakan nyata, kepedulian terhadap sesama, dan komitmen menjaga persatuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda Sumut berharap para lulusan UMSU dapat terus menebarkan nilai-nilai kebaikan di mana pun berkarya, memperkuat persaudaraan di tengah keberagaman, serta berkontribusi dalam mewujudkan Sumatera Utara yang aman dan Indonesia yang maju menuju Indonesia Emas 2045(W05).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9724_Kapolda-Sumut-Ajak-Wisudawan-UMSU-Jaga-Persatuan-dan-Semangat-Nasionalisme.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287837/kapolda-sumut-ajak-wisudawan-umsu-jaga-persatuan-dan-semangat-nasionalisme/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Dorong SPPG Belanja Kebutuhan dari KDKMP di Labuhan Deli</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Dorong SPPG Belanja Kebutuhan dari KDKMP di Labuhan Deli]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Dorong SPPG Belanja Kebutuhan dari KDKMP di Labuhan Deli]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>LABUHAN DELI &ndash; Pemerintah Kabupaten Deli Serdang terus memperluas sinergi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) untuk memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat dan mendukung pemenuhan gizi. Setelah dilaksanakan di Kecamatan Sunggal dan Beringin, kerja sama tersebut berlanjut di Kecamatan Labuhan Deli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan nota kesepahaman (Memorandum of Understanding/MoU) melibatkan mitra SPPG Sunggal Helvetia 1 dari Yayasan Amanat Tunas Bangsa dan SPPG Deli Serdang Labuhan Deli Manunggal 3 dari Yayasan Kamarung Barokah Gizi Mandiri dengan KDKMP se-Kecamatan Labuhan Deli. Kegiatan berlangsung di KDKMP Pematang Johar, Labuhan Deli, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, mengatakan KDKMP dan SPPG merupakan dua program strategis nasional yang harus berjalan beriringan agar manfaatnya dirasakan masyarakat, terutama melalui penguatan ekonomi lokal dan pemenuhan gizi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;KDKMP ini memiliki cita-cita besar dalam pemberdayaan masyarakat. KDKMP dan SPPG sama-sama program nasional yang digagas Presiden. Keduanya harus menjadi satu kesatuan. SPPG harus memanfaatkan keberadaan KDKMP  dengan belanja bahan disana agar potensi ekonomi masyarakat setempat ikut berkembang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Bupati juga menyampaikan terbitnya Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 400.5/8545/SJ tentang Pelaksanaan Inspeksi dan Penilaian Kesesuaian SPPG di Daerah. Berdasarkan surat edaran itu, kepala daerah dapat mengerahkan Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk memeriksa operasional SPPG di wilayah masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kementerian Dalam Negeri dan Badan Gizi Nasional baru saja mengeluarkan surat edaran dimana kepala daerah memiliki kewenangan untuk menegur langsung apabila ditemukan pelaksanaan yang tidak sesuai ketentuan. Karena itu, pengawasan harus dilakukan untuk memastikan operasional SPPG berjalan sesuai standar,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satgas MBG di daerah melibatkan organisasi perangkat daerah (OPD) yang menangani bidang kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, lingkungan hidup, pertanian, peternakan, perikanan, dan ketahanan pangan, serta inspektorat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui perluasan kerja sama KDKMP dan SPPG serta pengawasan lintas sektor, Pemkab Deli Serdang berharap pelaksanaan program nasional berjalan optimal, menggerakkan ekonomi masyarakat, dan mendukung pemenuhan gizi yang berkualitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sayaharap dengan adanya mou hari ini mitra SPOG bisa memaksimalkan produk dari KDKMP sebagai bahan pangan utama dapur. Sebab kerjasama ini akan berdampak hingga masyarakat lainnya terutama petani,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5472_Bupati-Dorong-SPPG-Belanja-Kebutuhan-dari-KDKMP-di-Labuhan-Deli.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287836/bupati-dorong-sppg-belanja-kebutuhan-dari-kdkmp-di-labuhan-deli/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Avtur Mahal dan Penumpang Sepi, Wings Air Setop Rute JHN&ndash;Kualanamu</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Avtur Mahal dan Penumpang Sepi, Wings Air Setop Rute JHN–Kualanamu]]></title>
            <description><![CDATA[Avtur Mahal dan Penumpang Sepi, Wings Air Setop Rute JHN&ndashKualanamu]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maskapai penerbangan Wings Air menghentikan sementara layanan penerbangan rute Bandara Jenderal Besar Haris Nasution (JHN), Bukit Malintang, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menuju Bandara Internasional Kualanamu (KNO), Kabupaten Deli Serdang, maupun rute sebaliknya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan tersebut diambil setelah tingkat keterisian kursi penumpang dinilai belum memenuhi target operasional maskapai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerbangan Wings Air di rute tersebut diketahui terakhir beroperasi pada 23 Agustus 2026. Dengan demikian, layanan penerbangan yang sempat diharapkan menjadi penghubung udara bagi masyarakat Madina dan sekitarnya itu hanya berlangsung sekitar tiga pekan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Satuan Pelaksana (Kasatpel) Bandara JHN Bukit Malintang, Doni Romandika, membenarkan penghentian layanan tersebut saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Senin (26/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Doni, salah satu faktor utama yang memengaruhi keputusan maskapai adalah tingkat keterisian kursi atau seat load factor yang hanya mencapai sekitar 30 persen, jauh di bawah target yang ditetapkan sebesar 50 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Target keterisian kursi sebenarnya 50 persen, tetapi realisasinya hanya sekitar 30 persen,&quot; ungkap Doni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rendahnya jumlah penumpang menjadi tantangan bagi keberlangsungan rute penerbangan tersebut. Dalam industri penerbangan, tingkat keterisian kursi merupakan salah satu faktor penting yang menentukan kelayakan operasional sebuah rute, terutama ketika biaya operasional terus meningkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Doni mengaku memahami pertimbangan bisnis yang dihadapi manajemen Wings Air. Terlebih, kenaikan harga bahan bakar pesawat atau avtur turut menjadi tantangan bagi maskapai dalam menjaga efisiensi operasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita sebenarnya cukup memahami alasan pihak maskapai, apalagi harga avtur pesawat yang terus naik,&quot; ujar Doni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, penghentian penerbangan tersebut tetap menjadi hal yang disayangkan. Kehadiran layanan udara dari Bandara JHN menuju Kualanamu sebelumnya diharapkan dapat memberikan alternatif perjalanan yang lebih praktis bagi masyarakat, sekaligus mendukung konektivitas wilayah Mandailing Natal dengan daerah lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah penghentian layanan tersebut, peluang Wings Air untuk kembali melayani rute Bandara JHN&ndash;Kualanamu masih terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Doni menjelaskan, penghentian penerbangan saat ini belum berarti kerja sama antara pihak bandara dan maskapai berakhir secara permanen. Ia berharap kondisi operasional dan tingkat permintaan penumpang ke depan dapat membaik sehingga layanan penerbangan kembali dibuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita masih berharap ke depan, bila situasi membaik, pihak Wings Air datang lagi. Pada dasarnya mereka tetap membuka kerja sama dengan kita, tetapi untuk saat ini penerbangannya dihentikan sementara,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Harapan tersebut menjadi penting bagi pengembangan konektivitas udara di Mandailing Natal. Namun, realisasi pembukaan kembali rute akan bergantung pada berbagai pertimbangan, termasuk potensi pasar, jumlah penumpang, biaya operasional, dan keputusan manajemen maskapai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat kini menantikan kemungkinan beroperasinya kembali rute penerbangan tersebut agar akses transportasi udara dari Mandailing Natal menuju Bandara Kualanamu dapat kembali tersedia.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8424_Avtur-Mahal-dan-Penumpang-Sepi--Wings-Air-Setop-Rute-JHN-ndash-Kualanamu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287835/avtur-mahal-dan-penumpang-sepi-wings-air-setop-rute-jhnndashkualanamu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli Tengah Malam! Timsus Serigala Sakti Polres Palas Antisipasi Begal dan Premanisme</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli Tengah Malam! Timsus Serigala Sakti Polres Palas Antisipasi Begal dan Premanisme]]></title>
            <description><![CDATA[Patroli Tengah Malam! Timsus Serigala Sakti Polres Palas Antisipasi Begal dan Premanisme]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim Khusus (Timsus) Serigala Sakti Satreskrim Polres Padang Lawas meningkatkan patroli malam untuk mengantisipasi tindak kriminalitas, aksi premanisme, hingga berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> yang berlangsung pada Selasa (27/10/2026) malam hingga Rabu (28/10/2026) dini hari tersebut menyasar sejumlah lokasi di wilayah hukum Polres Padang Lawas. Kegiatan dimulai pukul 23.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 02.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini merupakan bagian dari pelaksanaan program prioritas Kapolda melalui KOMPAK atau Kolaborasi Memberantas Pelaku Kejahatan. Melalui program tersebut, kepolisian mengedepankan upaya pencegahan, pemantauan wilayah, serta komunikasi langsung dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus mengatakan, patroli rutin pada jam rawan menjadi salah satu upaya kepolisian dalam menjaga situasi keamanan tetap kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, patroli dipimpin Kanit Pidum Satreskrim Polres Padang Lawas sekaligus Kepala Timsus Serigala Sakti, IPDA Taufik Akbar, bersama sejumlah personel Satreskrim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas melakukan patroli bergerak dengan menyisir kawasan yang dinilai berpotensi menjadi lokasi terjadinya tindak pidana. Kehadiran personel di lapangan diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan sekaligus mempersempit peluang pelaku melakukan kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain memantau situasi keamanan, personel Timsus Serigala Sakti turut memberikan imbauan kamtibmas kepada warga yang ditemui selama patroli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat diingatkan untuk lebih berhati-hati saat beraktivitas, terutama pada malam hingga dini hari. Warga juga diminta mewaspadai berbagai bentuk tindak kriminal, seperti pencurian, penipuan, dan kejahatan jalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mengantisipasi aksi begal, masyarakat diimbau menghindari perjalanan seorang diri pada malam hari apabila tidak mendesak. Jika harus bepergian, warga disarankan memilih jalur yang ramai, memiliki penerangan memadai, serta memberi tahu keluarga mengenai tujuan perjalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian juga mengingatkan masyarakat agar tidak menggunakan perhiasan atau memperlihatkan barang berharga secara berlebihan ketika berada di luar rumah. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko menjadi sasaran pelaku kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imbauan itu disampaikan sebagai bagian dari langkah preventif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga keselamatan diri dan lingkungan sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> tidak hanya difokuskan pada kawasan rawan kriminalitas. Personel Timsus Serigala Sakti juga mendatangi sejumlah kelompok remaja yang masih berkumpul pada malam hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada para remaja, petugas menyampaikan pesan agar menjaga ketertiban, tidak melakukan aktivitas yang dapat mengganggu kenyamanan warga, serta menghindari perbuatan yang berpotensi menimbulkan persoalan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan serupa dilakukan dengan menyambangi sejumlah warung dan minimarket. Dalam kesempatan tersebut, petugas mengajak masyarakat ikut menjaga keamanan lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas turut mengingatkan warga agar menjauhi praktik perjudian daring atau judi online. Aktivitas tersebut berisiko menimbulkan kerugian finansial dan persoalan sosial yang dapat berdampak pada kehidupan pribadi maupun keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui komunikasi langsung tersebut, kepolisian berupaya membangun hubungan yang baik dengan masyarakat sekaligus mendorong keterlibatan warga dalam mencegah gangguan kamtibmas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan patroli malam ini menjadi salah satu bentuk pelaksanaan upaya preventif Polres Padang Lawas dalam menjaga keamanan wilayah. Selain kehadiran personel di lapangan, penyampaian imbauan dan peningkatan kewaspadaan masyarakat menjadi bagian penting dalam pencegahan tindak kriminalitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keamanan lingkungan tidak hanya bergantung pada aparat kepolisian, tetapi juga membutuhkan kepedulian dan partisipasi masyarakat. Karena itu, warga diharapkan turut menjaga ketertiban, mengawasi lingkungan masing-masing, serta tidak ragu menyampaikan informasi kepada petugas apabila menemukan potensi gangguan keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a> yang dilaksanakan hingga dini hari tersebut berlangsung dalam keadaan aman dan kondusif. Kehadiran Timsus Serigala Sakti di sejumlah titik diharapkan memberikan rasa aman bagi masyarakat, khususnya pada waktu yang dinilai rawan terjadinya tindak kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun personel yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri atas IPDA Taufik Akbar, AIPDA Wedi Rakhman Nasution, Brigadir William Hutabarat, BRIPTU Jonatan Ramotan, dan BRIPDA Farhan Azhari Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padang Lawas melalui program KOMPAK terus mendorong pencegahan kejahatan melalui patroli, penyampaian imbauan kamtibmas, dan kerja sama dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warga yang mengetahui adanya aktivitas mencurigakan atau potensi gangguan keamanan diimbau segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4172_Patroli-Tengah-Malam--Timsus-Serigala-Sakti-Polres-Palas-Antisipasi-Begal-dan-Premanisme.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287834/patroli-tengah-malam-timsus-serigala-sakti-polres-palas-antisipasi-begal-dan-premanisme/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teriakan Penambang Pasir Gegerkan Sungai Batang Angkola, Ternyata Ada Mayat Mengapung</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teriakan Penambang Pasir Gegerkan Sungai Batang Angkola, Ternyata Ada Mayat Mengapung]]></title>
            <description><![CDATA[Teriakan Penambang Pasir Gegerkan Sungai Batang Angkola, Ternyata Ada Mayat Mengapung]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warga Desa Huta Lombang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, dikejutkan dengan penemuan mayat seorang pria lanjut usia yang mengapung di aliran Sungai Batang Angkola, Rabu (28/10/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jenazah tersebut ditemukan sekitar pukul 08.00 WIB oleh warga yang sedang bekerja sebagai penambang pasir di sekitar sungai. Setelah dilakukan pemeriksaan awal di lokasi, korban diketahui bernama Bisman Harahap, kelahiran 5 Juni 1948, yang berdomisili di Jalan Abdul Aziz Pane, Kampung Losung, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ditemukan, korban berada dalam posisi telungkup dan sudah meninggal dunia. Penemuan ini kemudian dilaporkan kepada perangkat desa dan diteruskan kepada pihak kepolisian untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa tersebut pertama kali diketahui oleh Leo Simatupang (35), seorang penambang pasir yang tengah beraktivitas di sekitar Sungai Batang Angkola.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Awalnya, Leo melihat benda hanyut yang sekilas menyerupai tubuh manusia. Karena belum dapat memastikan benda tersebut, ia kemudian berteriak untuk meminta perhatian orang-orang yang berada tidak jauh dari lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teriakan itu didengar Salmin (42), yang juga bekerja sebagai penambang pasir. Salmin kemudian mendekati aliran sungai untuk memastikan apa yang sebenarnya terlihat oleh rekannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan menggunakan sebatang kayu, Salmin mengarahkan benda tersebut ke bagian sungai yang lebih dangkal. Setelah diperiksa, keduanya memastikan bahwa benda yang hanyut itu merupakan jenazah seorang laki-laki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua saksi kemudian melaporkan temuan tersebut kepada Kepala Desa Huta Lombang. Informasi itu selanjutnya diteruskan kepada Kapolsek Batunadua Polres Padangsidimpuan, AKP S. Rangkuti, sebelum ditindaklanjuti oleh jajaran kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan warga, personel Polres Padangsidimpuan bersama jajaran Polsek Batunadua segera mendatangi tempat kejadian perkara (TKP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lokasi, petugas melakukan pengecekan awal, meminta keterangan saksi-saksi, serta melaksanakan identifikasi terhadap jenazah untuk memastikan identitas korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah penanganan awal di lokasi, jenazah dievakuasi ke RSUD Kota Padangsidimpuan guna menjalani pemeriksaan visum et repertum (VER).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan kejadian tersebut melibatkan Kapolsek Batunadua AKP S. Rangkuti, Plt. Kasat Tahti IPTU M. Aswin Harahap, Kanit Tipidkor IPDA Fithriadi, Pamapta III IPDA Syaipul Hasibuan, serta personel identifikasi dan anggota kepolisian dari fungsi terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas juga mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan pemeriksaan, di antaranya pakaian milik korban dan sebuah jam tangan berwarna perak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan keterangan keluarga, Bisman Harahap sebelumnya diketahui beberapa kali meninggalkan rumah dan tidak kembali dalam waktu tertentu. Bahkan, informasi mengenai keberadaan korban pernah disebarluaskan melalui media sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski identitas korban telah diketahui, penyebab pasti kematian serta bagaimana korban bisa berada di aliran Sungai Batang Angkola belum dapat dipastikan berdasarkan informasi awal yang tersedia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak keluarga menyatakan tidak keberatan atas meninggalnya almarhum dan mengajukan permohonan agar tidak dilakukan autopsi. Permohonan tersebut dituangkan dalam surat pernyataan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah rangkaian penanganan selesai, jenazah Bisman Harahap diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek Batunadua Polres Padangsidimpuan, AKP S. Rangkuti, mengapresiasi respons warga yang segera melaporkan penemuan jenazah tersebut kepada perangkat desa dan kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, informasi yang cepat dari masyarakat sangat membantu petugas dalam melakukan pengecekan, identifikasi, serta penanganan kejadian di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengimbau masyarakat agar segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan kejadian mencurigakan atau kondisi darurat di lingkungan sekitar. Informasi yang cepat dan akurat sangat membantu petugas dalam melakukan penanganan di lapangan,&quot; ujar AKP S. Rangkuti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi maupun berspekulasi mengenai penyebab kematian korban sebelum ada keterangan resmi dari pihak berwenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penemuan jenazah di Sungai Batang Angkola ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar, terutama bagi warga yang beraktivitas di sepanjang aliran sungai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian mengimbau masyarakat agar segera melapor apabila menemukan kejadian yang membutuhkan penanganan petugas, sehingga langkah-langkah yang diperlukan dapat dilakukan secara cepat dan sesuai prosedur.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5098_Teriakan-Penambang-Pasir-Gegerkan-Sungai-Batang-Angkola--Ternyata-Ada-Mayat-Mengapung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287833/teriakan-penambang-pasir-gegerkan-sungai-batang-angkola-ternyata-ada-mayat-mengapung/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045]]></title>
            <description><![CDATA[Peringati Sumpah Pemuda ke98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>), H. Saipullah Nasution, memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Taman Raja Batu (TRB), Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (28/10/2026). Momentum bersejarah tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara berlangsung dengan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, dan mahasiswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam upacara tersebut, Saipullah membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema &quot;Bersatu, Maju, Sejahtera, Pemuda Pemudi Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045&quot;, dengan tagline &quot;Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pidato yang dibacakannya, Saipullah mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Ikrar tersebut menegaskan tekad pemuda untuk menjunjung satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, semangat persatuan yang diwariskan para pemuda terdahulu harus terus dipertahankan dan diwujudkan melalui tindakan nyata oleh generasi muda saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk melawan penjajahan, tantangan pemuda masa kini semakin beragam, mulai dari persoalan kemiskinan, rendahnya akses pendidikan, penyalahgunaan narkoba, penyebaran berita bohong atau hoaks, hingga ancaman perpecahan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemuda hari ini tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Tantangan kita hari ini adalah melawan kemiskinan, kebodohan, narkoba, hoaks, dan perpecahan,&quot; demikian pesan yang disampaikan dalam pidato tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan itu menegaskan bahwa perjuangan generasi muda pada masa sekarang membutuhkan pengetahuan, integritas, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah juga menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang semakin cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut pesan dalam pidato Menpora, generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi, menghindari penyebaran hoaks, serta menggunakan teknologi secara produktif. Perbedaan pandangan juga harus disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi konflik yang merusak persatuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, momentum bonus demografi perlu dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Generasi muda diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, menciptakan inovasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan di berbagai sektor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Indonesia tidak akan maju tanpa pemuda yang berkarakter, berintegritas, kreatif, dan cinta tanah air. Pemerintah pusat memberikan ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berinovasi, berwirausaha, dan menjadi pemimpin masa depan,&quot; demikian pesan yang dibacakan Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut menekankan bahwa pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Mereka perlu mengambil peran melalui pendidikan, kewirausahaan, kegiatan sosial, serta pemanfaatan teknologi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Mandailing Natal menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tema tahun ini menempatkan persatuan, kemajuan, dan kesejahteraan sebagai bagian penting dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui momentum tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga meneruskan nilai-nilai Sumpah Pemuda melalui perilaku sehari-hari, seperti menjaga toleransi, menjauhi narkoba, meningkatkan kemampuan diri, serta menggunakan media digital secara bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan pelajar, mahasiswa, ASN, dan unsur TNI-Polri dalam upacara di Taman Raja Batu turut menjadi bagian dari peringatan yang menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> agar mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5505_Peringati-Sumpah-Pemuda-ke-98--Bupati-Saipullah-Nasution-Ajak-Pemuda-Madina-Bersatu-Menuju-Indonesia-Emas-2045.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287832/peringati-sumpah-pemuda-ke98-bupati-saipullah-nasution-ajak-pemuda-madina-bersatu-menuju-indonesia-emas-2045/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Solok, AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K, Bertindak sebagai Pembina Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Solok, AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K, Bertindak sebagai Pembina Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke-98]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Solok, AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K, Bertindak sebagai Pembina Upacara Peringati Hari Sumpah Pemuda ke98]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K, Rabu (28/10/2026) dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Halaman Kompleks Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, bertindak sebagai pembina upacara dengan peserta upacara unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran instansi vertikal, serta kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanahnya, selaku pembina upacara, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> AKBP Rini Anggraini, S.S., S.I.K., menyampaikan bahwa Sumpah Pemuda merupakan janji bersejarah yang menyatukan berbagai perbedaan, memperkuat perjuangan, serta melahirkan tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, yaitu Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat harus terus hidup, bukan hanya dalam ingatan, melainkan juga diwujudkan dalam karakter setiap generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan Indonesia yang maju tidak semata-mata diukur dari megahnya gedung, kecanggihan teknologi, maupun melimpahnya kekayaan. Kemajuan sejati berawal dari kualitas manusia, karakter yang kuat, kecintaan terhadap tanah air, jiwa pantang menyerah, serta kepedulian terhadap sesama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu, generasi muda Indonesia diharapkan mampu menjadi generasi yang patriotik, gigih, dan berempati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patriotik berarti mencintai Indonesia bukan hanya melalui kata-kata, tetapi juga melalui pengabdian dan tindakan nyata. Semangat patriotisme dapat diwujudkan dengan menjaga persatuan, menghormati keberagaman, menaati aturan, serta memberikan kontribusi positif bagi masyarakat dan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gigih berarti tidak mudah menyerah ketika menghadapi kesulitan, tidak terpuruk saat mengalami kegagalan, dan terus berjuang untuk memberikan yang terbaik bagi bangsa. Kegigihan menjadi modal penting bagi pemuda dalam menghadapi tantangan zaman, perkembangan teknologi, serta persaingan global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berempati berarti tidak hanya memikirkan keberhasilan diri sendiri, tetapi juga mampu merasakan kesulitan orang lain. Pemuda diharapkan memiliki kepedulian sosial, bersedia membantu sesama, dan tidak berpaling ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga nilai tersebut merupakan fondasi penting dalam membentuk generasi penerus yang tidak hanya unggul dalam pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki integritas, tanggung jawab, dan kepekaan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 Tahun 2026 hendaknya menjadi pengingat bahwa masa depan Indonesia berada di tangan generasi muda yang mampu menjaga persatuan, bekerja keras, serta mengedepankan kepentingan bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat patriotisme, kegigihan, dan empati, pemuda Indonesia diharapkan terus mengambil peran aktif dalam pembangunan, menciptakan inovasi, memperkuat solidaritas, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda bukan sekadar pewaris masa depan, melainkan penggerak perubahan yang menentukan arah perjalanan bangsa Indonesia.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5064_Kapolres-Solok--AKBP-Rini-Anggraini--S-S---S-I-K--Bertindak-sebagai-Pembina-Upacara-Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-ke-98.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287831/kapolres-solok-akbp-rini-anggraini-ss-sik-bertindak-sebagai-pembina-upacara-peringati-hari-sumpah-pemuda-ke98/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Solok Hadiri Perayaan Pelantikan Ketua Pemuda Saniang Baka Periode 2026&ndash;2031.</guid>
            <pubDate>Thu, 29 Oct 2026 00:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Solok Hadiri Perayaan Pelantikan Ketua Pemuda Saniang Baka Periode 2026–2031.]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Solok Hadiri Perayaan Pelantikan Ketua Pemuda Saniang Baka Periode 2026&ndash2031.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>,  Sumatera Barat, Dr. (H.C.) Jon Firman Pandu, S.H., <br>Rabu (28/10/2026) menghadiri perayaan pelantikan dan pengukuhan Ketua Pemuda Nagari Saniang Baka periode 2026&ndash;2031 yang digelar di Lapangan Balai Adat Nagari Saniang Baka  dilaksanakan bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda, sebagai momentum untuk memperkuat semangat persatuan dan mendorong peran generasi muda dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kegiatan tersebut dihadiri oleh anggota DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Ismail Koto dan Boy Falma; Camat X Koto Singkarak; unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam); Ketua KONI Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Doni Zulkifli; Wali Nagari Saniang Baka, Ir. Dakhpriadi; serta tokoh-tokoh masyarakat Nagari Saniang Baka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Pemuda Nagari Saniang Baka, Alex Samurken St. Sati, sebelumnya telah resmi dilantik pada 14 Oktober 2026. Perayaan yang dilaksanakan pada hari ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen kepemudaan dalam mendukung pembangunan nagari dan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan tersebut. Ia menegaskan bahwa komunikasi dan kolaborasi yang baik antara pemerintah, pemuda, dan masyarakat merupakan faktor penting dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan.Mari kita jalin kolaborasi dan sinergi bersama-sama untuk ke depannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga menekankan bahwa berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat perlu diselesaikan melalui semangat kebersamaan, persatuan, dan komunikasi yang baik. Oleh karena itu, pemuda diharapkan mampu mengambil peran aktif sebagai mitra pemerintah dalam menjaga keharmonisan serta mendorong kemajuan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkan, persoalan kita pada hari ini banyak sekali. Namun, dengan bersama-sama, tentu tidak ada persoalan yang tidak bisa kita selesaikan. Untuk itu, bersama pemuda dan tokoh-tokoh lainnya, mari kita bersatu dan menyelesaikan segala persoalan secara sejuk dan damai,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati  juga menyampaikan perkembangan sejumlah program pemerintah di bidang pendidikan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Ia menyebutkan bahwa pelaksanaan revitalisasi sekolah di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> pada tahun 2026 telah menjangkau hampir 76 sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga menyampaikan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> direncanakan pada tahun ini. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses pendidikan dan memberikan kesempatan yang lebih baik bagi anak-anak untuk meraih masa depan yang lebih cerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengatakan , pembangunan sumber daya manusia melalui pendidikan merupakan investasi penting untuk mempersiapkan generasi penerus bangsa sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Nagari Saniang Baka, Ir. Dakhpriadi, dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat kepada Alex Samurken St. Sati beserta jajaran pengurus Pemuda Nagari Saniang Baka. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjadi motor penggerak perubahan, tulang punggung pembangunan nagari, sekaligus mempersiapkan estafet kepemimpinan di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga mengajak pengurus pemuda untuk terus membangun sinergi dan kolaborasi serta menjalin komunikasi dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup sambutannya, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menyampaikan selamat kepada Alex Samurken St. Sati atas amanah yang diemban sebagai Ketua Pemuda Nagari Saniang Baka periode 2026&ndash;2031. Ia berharap kepengurusan yang baru dapat menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, menjaga persatuan, serta menghadirkan kontribusi nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui momentum peringatan Hari Sumpah Pemuda ini, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berharap generasi muda semakin aktif mengambil bagian dalam pembangunan daerah. Semangat persatuan, kolaborasi, dan gotong royong diharapkan menjadi landasan bersama untuk mewujudkan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang lebih maju, sejahtera, dan berdaya saing.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5339_Bupati-Solok-Hadiri-Perayaan-Pelantikan-Ketua-Pemuda-Saniang-Baka-Periode-2026-ndash-2031-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287830/bupati-solok-hadiri-perayaan-pelantikan-ketua-pemuda-saniang-baka-periode-2026ndash2031/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ekonomi Indonesia Diuji: Pertumbuhan Tetap Berjalan, Kepercayaan Pasar Terancam?</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 21:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ekonomi Indonesia Diuji: Pertumbuhan Tetap Berjalan, Kepercayaan Pasar Terancam?]]></title>
            <description><![CDATA[Ekonomi Indonesia Masih Bisa Bangkit atau Semakin Lunglai? IHSG Anjlok, Kepercayaan Pasar Diuji]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Oleh: H. Syahrir Nasution</p><p>MEDAN &mdash; Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2026 menjadi alarm yang patut diperhatikan dalam membaca arah perekonomian Indonesia. Ketika pasar saham mengalami tekanan tajam, pertanyaan mendasar pun muncul: apakah ekonomi nasional hanya sedang menghadapi guncangan sementara, atau justru mulai memperlihatkan persoalan struktural yang berpotensi menghambat pertumbuhan?</p><p>Pertanyaan ini tidak boleh dijawab hanya dengan optimisme pemerintah ataupun pesimisme pelaku pasar. Dibutuhkan pembacaan yang objektif terhadap indikator ekonomi, kondisi dunia usaha, daya beli masyarakat, stabilitas rupiah, serta tingkat kepercayaan investor.</p><p>IHSG yang disebut melemah hampir 40 persen sepanjang tahun berjalan, sebagaimana tercantum dalam bahan analisis perdagangan hingga 27 Oktober 2026, merupakan gambaran tekanan serius di pasar modal. Namun, angka tersebut perlu diverifikasi berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia dan periode perhitungan yang digunakan sebelum dijadikan kesimpulan final.</p><p>Meski demikian, satu hal patut digarisbawahi: ketika pasar kehilangan kepercayaan, persoalannya tidak cukup diselesaikan dengan meminta investor tetap optimistis.</p><p>IHSG Turun, Apakah <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> Ikut Tumbang?</p><p>Pasar saham dan perekonomian nasional memiliki hubungan yang erat, tetapi keduanya bukan sesuatu yang identik.</p><p>IHSG dapat melemah akibat aksi jual investor asing, perubahan ekspektasi suku bunga global, pelemahan nilai tukar rupiah, penyesuaian valuasi saham, hingga persoalan transparansi dan tata kelola pasar modal.</p><p>Di sisi lain, kegiatan ekonomi riil tetap berlangsung melalui konsumsi rumah tangga, produksi industri, perdagangan, pertanian, investasi, serta aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah.</p><p>Karena itu, penurunan IHSG tidak otomatis membuktikan bahwa perekonomian Indonesia telah runtuh.</p><p>Namun, kita juga tidak boleh meremehkan koreksi pasar yang berlangsung tajam. Apabila tekanan berlanjut, perusahaan dapat menghadapi peningkatan biaya pendanaan, investor menjadi lebih berhati-hati, dan rencana ekspansi usaha berpotensi tertunda.</p><p>Dampaknya mungkin tidak langsung terasa pada seluruh sektor, tetapi dapat merambat melalui jalur pembiayaan, kepercayaan, dan keputusan investasi.</p><p>Dengan demikian, pertanyaan yang lebih relevan bukan sekadar mengapa saham turun, melainkan apa yang sedang dikhawatirkan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.</p><p>Pertumbuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> Harus Dirasakan Masyarakat</p><p>Pemerintah tentu memiliki alasan untuk menyoroti angka pertumbuhan ekonomi sebagai bukti bahwa perekonomian nasional masih bergerak.</p><p>Namun, pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti sebagai angka statistik.</p><p>Ukuran keberhasilan pembangunan harus dilihat pula dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tersedianya lapangan kerja yang layak, meningkatnya pendapatan rumah tangga, serta bertahannya usaha produktif.</p><p>Apabila ekonomi tumbuh, tetapi sebagian masyarakat semakin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, berarti ada persoalan distribusi manfaat pertumbuhan yang perlu diperiksa.</p><p>Begitu pula ketika investasi meningkat, tetapi penciptaan lapangan kerja tidak sebanding dengan pertambahan angkatan kerja.</p><p>Kita harus membedakan pertumbuhan ekonomi secara agregat dengan kualitas pertumbuhan yang benar-benar meningkatkan kesejahteraan.</p><p>Pemerintah perlu menjawab pertanyaan sederhana tetapi mendasar: apakah pertumbuhan yang dicapai sudah cukup kuat untuk memperbaiki daya beli, memperluas kesempatan kerja, dan mengurangi kerentanan ekonomi masyarakat?</p><p>Jawaban atas pertanyaan inilah yang lebih penting daripada sekadar perdebatan mengenai apakah ekonomi sedang kuat atau lemah.</p><p>Kepercayaan Investor Tidak Bisa Dibangun dengan Slogan</p><p>Salah satu aspek yang perlu dicermati dalam gejolak pasar modal adalah kepercayaan investor terhadap kualitas tata kelola.</p><p>Pasar membutuhkan keterbukaan informasi, pembentukan harga yang wajar, perlindungan terhadap investor, serta penegakan aturan yang konsisten.</p><p>Perhatian terhadap transparansi kepemilikan saham dan kecukupan saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar juga tidak boleh dipandang sebagai persoalan teknis semata.</p><p>Bagi investor institusional, kualitas data, likuiditas, kepastian hukum, dan kredibilitas pengawasan merupakan pertimbangan penting sebelum menempatkan modal dalam jumlah besar.</p><p>Apabila muncul keraguan terhadap aspek-aspek tersebut, investor dapat menuntut premi risiko lebih tinggi atau mengurangi eksposurnya.</p><p>Sebaliknya, reformasi yang terukur dan dapat diverifikasi akan membantu memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.</p><p>Dalam konteks ini, pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, lembaga penyimpanan dan penyelesaian, serta perusahaan tercatat harus menjalankan tanggung jawab masing-masing secara konsisten.</p><p>Perbaikan tidak cukup disampaikan melalui konferensi pers. Pasar membutuhkan hasil yang dapat diukur dan diuji.</p><p>Kepercayaan adalah modal ekonomi yang tidak kalah penting dari uang, sumber daya alam, maupun infrastruktur.</p><p>Rupiah, Suku Bunga Global, dan Risiko <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a></p><p>Perekonomian Indonesia juga tidak bergerak dalam ruang tertutup. Perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat, penguatan dolar, pergerakan harga komoditas, serta ketegangan geopolitik dapat memengaruhi arus modal dan nilai tukar rupiah.</p><p>Rupiah yang melemah dapat meningkatkan biaya impor bahan baku, energi, dan barang modal. Perusahaan yang memiliki kewajiban dalam valuta asing juga berpotensi menghadapi tekanan apabila tidak memiliki perlindungan nilai tukar yang memadai.</p><p>Namun, dampaknya tidak seragam. Sebagian eksportir justru dapat memperoleh penerimaan rupiah lebih besar dari pendapatan dolar, bergantung pada struktur biaya dan kewajiban mereka.</p><p>Oleh sebab itu, respons kebijakan harus mempertimbangkan keseimbangan antara stabilitas nilai tukar, inflasi, pertumbuhan kredit, dan kebutuhan mendorong kegiatan ekonomi produktif.</p><p>Kebijakan yang terlalu berorientasi pada satu indikator berisiko mengabaikan persoalan lain yang sama pentingnya.</p><p>Indonesia memerlukan stabilitas makroekonomi sekaligus pertumbuhan yang mampu menciptakan nilai tambah dan memperkuat daya saing.</p><p>Jangan Sampai Sektor Produktif Kehilangan Tenaga</p><p>Di tengah tekanan pasar keuangan, perhatian pemerintah tidak boleh hanya tertuju pada pergerakan indeks saham.</p><p>Sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, transportasi, pariwisata, dan UMKM merupakan bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat.</p><p>Ketika pelaku usaha menghadapi biaya produksi yang meningkat, permintaan yang melemah, atau akses pembiayaan yang semakin sulit, dampaknya dapat menjalar ke pendapatan pekerja dan konsumsi rumah tangga.</p><p>Karena itu, kebijakan ekonomi harus mampu menjaga keberlangsungan usaha produktif.</p><p>Dukungan terhadap UMKM, kepastian regulasi, kemudahan berusaha yang bertanggung jawab, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pembangunan infrastruktur yang efektif harus berjalan beriringan.</p><p>Belanja pemerintah pun harus dinilai berdasarkan manfaat ekonominya, bukan hanya besarnya anggaran yang terserap.</p><p>Setiap rupiah belanja publik semestinya memberikan hasil yang jelas, baik dalam bentuk peningkatan pelayanan, produktivitas, kesempatan kerja, maupun kesejahteraan masyarakat.</p><p>Dalam situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian, kualitas penggunaan anggaran menjadi semakin penting.</p><p>Tiga Kemungkinan Arah <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> Indonesia</p><p>Jika melihat berbagai faktor tersebut, setidaknya ada tiga kemungkinan arah perekonomian Indonesia ke depan.</p><p>Pertama, ekonomi kembali menguat.</p><p>Skenario ini dapat terjadi apabila kepercayaan pasar membaik, stabilitas makroekonomi terjaga, investasi produktif meningkat, konsumsi rumah tangga tetap kuat, dan reformasi tata kelola berjalan secara nyata.</p><p>Dalam kondisi demikian, tekanan di pasar saham berpotensi mereda. Namun, pemulihan IHSG tetap bergantung pada banyak faktor dan tidak dapat dijamin hanya berdasarkan perbaikan ekonomi.</p><p>Kedua, ekonomi tumbuh tetapi menghadapi tekanan berkepanjangan.</p><p>Pada skenario ini, kegiatan ekonomi masih berkembang, tetapi daya beli sebagian masyarakat tertekan, investasi belum merata, dan pasar modal tetap bergejolak.</p><p>Kondisi seperti ini menuntut pemerintah memperbaiki kualitas pertumbuhan dan memastikan kebijakan ekonomi menjangkau sektor-sektor yang membutuhkan dukungan.</p><p>Ketiga, pelemahan semakin dalam.</p><p>Risiko ini dapat meningkat apabila tekanan eksternal memburuk, rupiah mengalami pelemahan berkepanjangan, biaya pendanaan meningkat, kepercayaan investor menurun, dan konsumsi masyarakat ikut melemah.</p><p>Namun, skenario tersebut tidak boleh diperlakukan sebagai kepastian. Perkembangannya harus dinilai melalui data aktual, termasuk pertumbuhan ekonomi, inflasi, pasar tenaga kerja, neraca perdagangan, kredit perbankan, serta kondisi fiskal.</p><p>Membedakan kemungkinan dari kepastian merupakan bagian penting dari analisis ekonomi yang bertanggung jawab.</p><p>Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?</p><p>Dalam menghadapi situasi ini, pemerintah perlu mengambil langkah yang terukur dan konsisten.</p><p>Pertama, memperkuat daya beli masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja produktif dan kebijakan yang menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok.</p><p>Kedua, meningkatkan kualitas investasi dengan mengutamakan sektor yang menciptakan nilai tambah, memperluas kesempatan kerja, dan memperkuat industri dalam negeri.</p><p>Ketiga, menjaga disiplin fiskal serta memastikan belanja negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>Keempat, memperkuat koordinasi kebijakan moneter dan fiskal agar stabilitas harga serta nilai tukar tetap terjaga tanpa mengabaikan kebutuhan pertumbuhan.</p><p>Kelima, membenahi tata kelola pasar modal melalui transparansi, pengawasan yang efektif, penegakan hukum yang konsisten, dan perlindungan investor.</p><p>Keenam, menyampaikan data ekonomi secara terbuka agar masyarakat dan pelaku usaha dapat menilai kondisi nasional berdasarkan fakta yang dapat diperiksa.</p><p>Kebijakan yang baik bukanlah kebijakan yang sekadar terlihat meyakinkan, melainkan kebijakan yang hasilnya dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.</p><p>Kesimpulan: Belum Runtuh, tetapi Tidak Boleh Berpuas Diri</p><p>Apakah ekonomi Indonesia masih dapat menguat?</p><p>Jawabannya: masih ada peluang. Namun, peluang itu tidak akan berubah menjadi kenyataan tanpa kebijakan yang tepat, tata kelola yang kredibel, produktivitas yang meningkat, dan kepercayaan yang terjaga.</p><p>Apakah ekonomi Indonesia semakin lunglai?</p><p>Pertanyaan tersebut belum dapat dijawab hanya melalui penurunan IHSG. Diperlukan pemeriksaan terhadap indikator ekonomi secara menyeluruh, terutama perkembangan daya beli, lapangan kerja, investasi, nilai tukar, serta kondisi dunia usaha.</p><p>Kita tidak boleh terjebak pada dua sikap ekstrem: menganggap semua baik-baik saja hanya karena pertumbuhan ekonomi masih positif, atau menyatakan ekonomi telah runtuh hanya karena pasar saham mengalami koreksi tajam.</p><p>Keduanya sama-sama berisiko menyesatkan apabila tidak didukung data yang memadai.</p><p>Yang harus menjadi perhatian adalah apakah fondasi ekonomi semakin kuat, apakah pertumbuhan semakin berkualitas, dan apakah kesejahteraan masyarakat benar-benar meningkat.</p><p>Pasar modal yang sehat membutuhkan kepercayaan. Perekonomian yang kuat membutuhkan produktivitas. Pembangunan yang berhasil membutuhkan pemerataan manfaat.</p><p>Pada akhirnya, ukuran kekuatan ekonomi bukan hanya seberapa tinggi pertumbuhan atau seberapa besar kapitalisasi pasar, melainkan seberapa tangguh perekonomian menghadapi guncangan dan seberapa besar manfaatnya dirasakan rakyat.</p><p>Indonesia masih memiliki potensi besar. Namun, potensi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan persoalan.</p><p>Saatnya pemerintah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat membaca keadaan secara objektif, membenahi kelemahan secara serius, serta memastikan bahwa setiap kebijakan ekonomi benar-benar memperkuat fondasi masa depan bangsa.</p><p>Sebab, ekonomi yang kuat bukan ekonomi yang tidak pernah mengalami tekanan, melainkan ekonomi yang mampu menghadapi tekanan, memperbaiki diri, dan bangkit dengan fondasi yang lebih kokoh.</p><p>H. Syahrir Nasution]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1871_Ekonomi-Indonesia-Masih-Bisa-Bangkit-atau-Semakin-Lunglai--IHSG-Anjlok--Kepercayaan-Pasar-Diuji.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287829/ekonomi-indonesia-diuji-pertumbuhan-tetap-berjalan-kepercayaan-pasar-terancam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPW IMO Sumut Silaturahmi ke PB Pendawa Indonesia, H Ruslan Diminta Jadi Dewan Pembina</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 20:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPW IMO Sumut Silaturahmi ke PB Pendawa Indonesia, H Ruslan Diminta Jadi Dewan Pembina]]></title>
            <description><![CDATA[DPW IMO Sumut Silaturahmi ke PB Pendawa Indonesia, H Ruslan Diminta Jadi Dewan Pembina]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Media Online (DPW IMO) Indonesia Sumatera Utara bersilaturahmi dengan Pengurus Besar (PB) Pendawa Indonesia di Pesanggrahan Pendawa, Marendal, Rabu (28/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus membangun kemitraan antara organisasi media online dan organisasi kemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, menerima langsung rombongan DPW IMO Indonesia Sumut yang dipimpin Ketua H. A. Nuar Erde, didampingi Sekretaris Drs. Harun Al Rasyid, Drs. Bambang Sumantri, dan Drs. Munir Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, H. A. Nuar Erde menyampaikan bahwa kunjungan mereka bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus meminta kesediaan H. Ruslan, SH, untuk menjadi Dewan Pembina DPW IMO Indonesia Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, hubungan baik antara organisasi media dan organisasi kemasyarakatan penting dibangun untuk memperkuat komunikasi, memperluas kemitraan, serta mendukung berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, mengapresiasi kunjungan jajaran pengurus DPW IMO Indonesia Sumut. Ia menyambut baik upaya membangun hubungan yang harmonis antara kedua organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;H. Ruslan berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret dalam berbagai program sosial kemasyarakatan dan pengembangan media online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga ke depannya Pendawa dan IMO Sumut dapat bersinergi dalam program sosial kemasyarakatan dan media online," ujar H. Ruslan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara PB Pendawa Indonesia dan DPW IMO Indonesia Sumut, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kemitraan tersebut, kedua organisasi diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing secara positif, baik dalam pemberdayaan masyarakat maupun dalam mendorong penyebaran informasi yang aktual, akurat, dan bertanggung jawab.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3799_DPW-IMO-Sumut-Silaturahmi-ke-PB-Pendawa-Indonesia--H-Ruslan-Diminta-Jadi-Dewan-Pembina.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287828/dpw-imo-sumut-silaturahmi-ke-pb-pendawa-indonesia-h-ruslan-diminta-jadi-dewan-pembina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Biennale Jogja di Paris: Seni Indonesia, Gagasan Lokal, dan Jejak Global*</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 20:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Biennale Jogja di Paris: Seni Indonesia, Gagasan Lokal, dan Jejak Global*]]></title>
            <description><![CDATA[Biennale Jogja di Paris Seni Indonesia, Gagasan Lokal, dan Jejak Global]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PARIS &mdash; Seni kontemporer dari Indonesia dan negara-negara Asia lainnya terus memperluas percakapan dengan dunia internasional. Asia NOW Paris 2026 menjadi salah satu ruang bagi seniman dan pelaku seni untuk memperkenalkan beragam praktik artistik serta perspektif budaya kepada publik Eropa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki edisi ke-12, Asia NOW berlangsung pada 20&ndash;24 Oktober di Monnaie de Paris, Prancis. Tahun ini, ajang tersebut menghadirkan lebih dari 200 seniman dari berbagai negara melalui sekitar 60 galeri, institusi, dan yayasan swasta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara karya dan praktik seni yang hadir, Biennale Jogja turut mengambil bagian melalui Vessels of Memory. Proyek ini membawa pengalaman dan perspektif yang tumbuh dari seni serta kebudayaan Indonesia ke dalam percakapan seni kontemporer internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para seniman yang terlibat memiliki latar belakang beragam, tetapi terhubung melalui keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan Biennale Jogja. Masing-masing membawa pendekatan artistik dan pengalaman budaya yang berbeda ke dalam proyek ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Membawa Gagasan Lokal*<br>Dikuratori Alia Swastika, pendiri sekaligus direktur Biennale Jogja serta kurator, peneliti, dan penulis seni, Vessels of Memory merangkai beragam praktik artistik melalui gagasan tentang ingatan. Dalam proyek ini, ingatan tidak hanya dipahami sebagai sesuatu yang tersimpan di masa lalu, tetapi juga sebagai pengetahuan yang terus hidup melalui material, tubuh, keterampilan, dan pengalaman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu seniman yang memperlihatkan pendekatan tersebut adalah Rani Jambak. Lahir di Medan dan berdarah Minangkabau, Rani dikenal sebagai komposer, produser, vokalis, perancang instrumen, sekaligus seniman bunyi. Praktik artistiknya mengeksplorasi hubungan antara suara, lingkungan, identitas budaya, dan warisan leluhur. Pada 2022, ia menerima The Oram Awards di Inggris atas inovasinya dalam bidang bunyi, musik, dan teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tradisi yang Bersuara*<br>Di Paris, Rani menghadirkan Pamedangan, instalasi multimedia interaktif yang berangkat dari tradisi sulaman Minangkabau. Dengan bantuan sensor elektronik, gerakan jarum dan benang diterjemahkan menjadi bunyi. Aktivitas menyulam tidak hanya menghasilkan motif visual, tetapi juga menjadi bagian dari komposisi musikal yang melibatkan partisipasi pengunjung. Karya ini turut menampilkan sulaman Uni Essy Hariya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi saya, menyulam itu bukan hanya soal benang, jarum, atau motif yang dihasilkan. Ada pengetahuan dan ingatan yang hidup di dalam gerakan tangan, dalam proses belajar dari generasi ke generasi. Melalui Pamedangan, saya ingin membawa pengetahuan itu ke ruang yang berbeda, agar orang tidak hanya melihat sulaman, tetapi juga bisa mendengarkan dan mengalami cerita yang tersimpan di dalamnya,&quot; ujar Rani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologi dalam karya tersebut bukan dimaksudkan untuk menggantikan tradisi, melainkan membuka cara lain untuk mengalaminya. Pengetahuan yang biasanya hadir melalui keterampilan tangan kini dapat dijelajahi lewat bunyi dan interaksi. Tradisi tidak berhenti sebagai warisan yang dipertontonkan, tetapi menjadi sumber penciptaan yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ingatan dan Kekuasaan*<br>Persoalan ingatan juga muncul dalam karya seniman lain, dengan pendekatan dan latar yang berbeda. Dicky Takndare, seniman dari Papua, melalui The Tower of Abandoned Voices menyoroti ingatan tentang kekerasan dan konflik yang kerap terpinggirkan. Citra Sasmita, yang berangkat dari tradisi lukisan Kamasan Bali, menelusuri sejarah, spiritualitas, dan posisi perempuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Hashel Al Lamki mempertemukan batik Jawa dengan kain kanga dari tradisi Swahili dalam Clove Series: Bandung 1955. Karya ini membuka kembali hubungan Asia-Afrika dan warisan kolonialisme melalui pertemuan material serta sejarah lintas kawasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mereka, proyek ini juga melibatkan Ines Katamso, Jumaadi, Amalia Laurent, Timoteus Anggawan Kusno, dan Nathalie Mochamad. Para seniman tersebut membawa latar dan pendekatan artistik yang beragam, memperluas cakupan Vessels of Memory dalam menelusuri hubungan antara ingatan, material, sejarah, dan pengalaman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ragam pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tradisi dan pengetahuan budaya bukan sekadar warisan yang dipertahankan, melainkan juga ruang untuk mempertanyakan sejarah, kekuasaan, gender, dan konflik. Karya-karya ini turut menyoroti pengetahuan yang diwariskan antargenerasi maupun yang terpinggirkan dalam narasi dominan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mohamad Oemar, Duta Besar Indonesia untuk Prancis, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para seniman dalam pameran seni internasional ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karya-karya seniman kita sangat menarik. Selamat dan sukses untuk para seniman, dan semoga makin dikenal dunia,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Setelah Pameran Usai*<br>Namun, tampil di perhelatan internasional tidak dengan sendirinya menjamin bahwa gagasan para seniman memperoleh perhatian yang berkelanjutan. Perjumpaan di Paris baru menjadi berarti dalam jangka panjang apabila membuka dialog, jaringan kerja, dan kesempatan baru bagi seniman setelah pameran berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan tersebut memperoleh konteks lain dari perjalanan Biennale Jogja sendiri. Biennale Jogja merupakan perhelatan seni rupa internasional yang diselenggarakan setiap dua tahun dan telah berlangsung sejak 1988. Sejak 2011, melalui seri Khatulistiwa, perhelatan ini mengembangkan dialog antara seniman Indonesia dan kawasan-kawasan lain di dunia, sekaligus mengajukan perspektif yang berangkat dari posisi Indonesia dalam peta seni global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelenggaraan dan program-program Biennale Jogja selama bertahun-tahun dikelola oleh Yayasan Biennale Yogyakarta, yang berdiri pada 23 Agustus 2010. Yayasan ini tidak hanya menaungi pameran dua tahunan, tetapi juga membangun ruang pertemuan bagi seniman, kurator, komunitas, dan organisasi kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Di Balik Panggung Global*<br>Di tengah partisipasi Biennale Jogja dalam forum seni internasional, muncul kabar penting dari institusi yang selama ini menopang perhelatan tersebut. Pada 9 Oktober 2026, Biennial Foundation memberitakan keputusan Yayasan Biennale Yogyakarta untuk mengakhiri operasionalnya sebagai institusi seni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataan resminya, yayasan mengaitkan keputusan tersebut dengan situasi politik, meningkatnya sensor, serta kekerasan terhadap aktivis dan demonstran. Meski memutuskan mengakhiri operasionalnya sebagai institusi seni, yayasan berharap pengetahuan, praktik, dan jaringan yang telah dibangun selama ini tetap berkembang melalui komunitas yang terlibat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabar itu memperlihatkan kontras antara upaya membawa karya Indonesia ke panggung global dan tantangan menjaga keberlanjutan institusi seni di dalam negeri. Karya-karya Indonesia terus mencari ruang perjumpaan internasional, sementara salah satu institusi yang selama bertahun-tahun membangun jaringan seniman, kurator, dan komunitas justru mengakhiri operasionalnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Situasi tersebut tidak menghapus arti penting kehadiran Biennale Jogja di Paris. Namun, ia mengingatkan bahwa diplomasi budaya tidak cukup bertumpu pada partisipasi dalam pameran di luar negeri. Ekosistem di dalam negeri tetap dibutuhkan agar seniman dapat terus bereksperimen, membangun jaringan, memperoleh dukungan, dan berhubungan dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah minimnya dukungan langsung dari pemerintah Indonesia, Biennale Jogja melalui Vessels of Memory tetap membawa pengetahuan dan pengalaman lokal ke dalam perjumpaan seni global. Tantangannya kemudian adalah memastikan bahwa praktik dan gagasan yang diperkenalkan itu tetap memiliki ruang untuk tumbuh, diperdebatkan, dan diwariskan di Indonesia setelah pameran usai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;=================]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1249_Biennale-Jogja-di-Paris--Seni-Indonesia--Gagasan-Lokal--dan-Jejak-Global-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287827/biennale-jogja-di-paris-seni-indonesia-gagasan-lokal-dan-jejak-global/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke98, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deliserdang- Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, SH, S.I.K., M. Si, memimpin upacara peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Polresta Deli Serdang, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh para pejabat utama (PJU), perwira, serta personel Polresta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, SH, S.I.K., M. Si, bertindak selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dijabat AKP Nasrul dan Komandan Upacara Iptu Irfan Alma. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian upacara diawali dengan persiapan peserta, laporan komandan upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan keputusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara, menyanyikan lagu nasional, dan pembacaan doa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanatnya, Kapolresta Deli Serdang menyampaikan bahwa peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> Pemuda merupakan momentum untuk mengenang kembali ikrar para pemuda pada 28 Oktober 1928 yang telah menyatukan perbedaan dan memperkuat tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, yaitu Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa semangat <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> Pemuda harus terus hidup dan diwujudkan melalui karakter, pengabdian, serta kepedulian setiap generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, perkembangan teknologi, maupun kekayaan, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, mencintai tanah air, pantang menyerah, dan peduli terhadap sesama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan, sedangkan berempati berarti memiliki kepedulian terhadap sesama dan bersedia membantu masyarakat yang membutuhkan,&quot; demikian pesan dalam amanat upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta juga mengajak generasi muda agar terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan ilmu pengetahuan, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa generasi muda harus memiliki keberanian untuk memimpin sekaligus kerendahan hati untuk melayani, serta mampu meraih cita-cita tanpa kehilangan rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia. Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan,&quot; pesan tersebut menegaskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> Pemuda ke-98 Tahun 2026 ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polresta Deli Serdang untuk terus menanamkan nilai persatuan, nasionalisme, semangat pengabdian, serta kepedulian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2001_Kapolresta-Deli-Serdang-Pimpin-Upacara-Hari-Sumpah-Pemuda-ke-98--Tekankan-Generasi-Patriotik--Gigih--dan-Berempati.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287826/kapolresta-deli-serdang-pimpin-upacara-hari-sumpah-pemuda-ke98-tekankan-generasi-patriotik-gigih-dan-berempati/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab.Pakpak Bharat Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 98 Tahun</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab.Pakpak Bharat Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 98 Tahun]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co PAKPAK BHARAT, Menteri Pemuda dan Olah Raga RI Erick Thohir mengatakan bahwa kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -PAKPAK BHARAT, Menteri <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> dan Olah Raga RI Erick Thohir mengatakan bahwa kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dan dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_IMG-20261028-WA0038.jpg"><br></p>Hal ini dia sampaikan dalam pidato tertulis Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/hari/" target="_blank">Hari</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> ke-98 Tahun 2026 hari ini (20/08) yang dibacakan langsung oleh Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bharat/" target="_blank">Bharat</a> H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd dalam Upacara Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> ke 98 tingkat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bharat/" target="_blank">Bharat</a>.<br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/a5e00132373a7031000fd987a3c9f87b_IMG-20261028-WA0035.jpg"><br></p>Karena itu kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya, jelas Erick Thohir.</p>Erick Thohir berpesan bahwa pemuda Indonesia harus menjadi pemuda yang bercita-cita tinggi namun tetap menjaga jatidiri Indonesia yang memiliki kelembutan hati.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/da4fb5c6e93e74d3df8527599fa62642_IMG-20261028-WA0036.jpg"><br></p> Bermimpilah setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati.</p>Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya.</p>Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia, pesan beliau.</p>98 tahun yang lalu, tepatnya 28 oktober 1928, para pemuda dari berbagai elemen berkumpul dan mengadakan kongres di kota Batavia (Jakarta). </p>Kongres pemuda yang pertama kali ini menghasilkan tiga butir sumpah pemuda, sebagai tonggak sejarah bersatunya para pemuda dari berbagai suku, daerah, dan agama untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.(rbm)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6872_Pemkab-Pakpak-Bharat-Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-Ke-98-Tahun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287825/pemkabpakpak-bharat-peringati-hari-sumpah-pemuda-ke-98-tahun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dorong Literasi dan Kepeserta Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Berpatisipasi di Forkom IJK</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dorong Literasi dan Kepeserta Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Berpatisipasi di Forkom IJK]]></title>
            <description><![CDATA[Dorong Literasi dan Kepeserta Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Berpatisipasi di Forkom IJK  ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>PALAS - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padanglawas ikut berpartisipasi di kegiatan Edukasi Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan( Forkom IJK) Goes to Campus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini nerupakan bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan(BIK) Tahun 2026, yang diinisiasi oleh Forkom IJK Sumut bersama OJK, berlangsung di Aula Kantor Bupati Padanglawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padanglawas, Erwin Veri Siregar, Rabu(28/10/2026)di Sibuhuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran BPJSKetenagakerjaan di kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat, khususnya terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Erwin Veri, hadirnya layanan informasi pendaftaran BPJSKetenagakerjaan menjadi salah satu hal paling penting bagimasyarakat untuk mengetahui informasi seputar manfaat program perlindungan pekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui momen bulan inklusi keuangan menjadi ajang kolaborasi yang positip antara BPJS Ketenagakerjaan dengan OJK dan berbagai lembaga keuangan lainnya," ujar Erwin Veri Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, kegiatan BIK 2026 ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat lebih memahami manfaat menjadi bagian dari sistem keuangan dan perlindungan ketenagakerjaan di Indonesia khususnya di Kabupaten Padanglawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Partisipasi BPJS Ketenagakerjaan,lanjut Erwin Veri sebagai wujud nyata komitmen dalam memperluas literasi keuangan sekaligus memastikan setiap pekerja,baik formal dan informal, memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas juga berharap, kegiatan seperti ini dapat mempercepat peningkatan kepesertaan dan membangun kesadaran masyarakat bahwa bekerja dengan aman dan terlindungi adalah hak setiap pekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dikegiatan bulan inklusi keuangan yang diinisiasi Forkom IJK Sumut dan OJK di Aula Kantor Bupati,Wakil Bupati Padanglawas,H.Achmad Fauzan Nasution, Sekda,H.Panguhum Nasution, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Muliadi Hasibuan, Kadis Perhubungan, Rasyidi Hasibuan,Kaban Bapperida.Irmansyah Nasution, Kaban BPPKAD,Rikmad Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tampak juga hadir,Rektor Institut Agama Islam Padang Lawas,PimpinanBank Mandiri, Bank Sumut, Bank BSI, Bank BRI, Bank BNI, Bank BPR,Pimpinan Pegadaian danKepala Divisi Pengawasan Perilaku POJK.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4012_Dorong-Literasi-dan-Kepeserta-Pekerja--BPJS-Ketenagakerjaan-Cabang-Palas-Berpatisipasi-di-Forkom-IJK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287824/dorong-literasi-dan-kepeserta-pekerja-bpjs-ketenagakerjaan-cabang-palas-berpatisipasi-di-forkom-ijk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>