<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 26 Sep 2026 11:09:08 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 10:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik]]></title>
            <description><![CDATA[Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta -Di Gedung Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, malam itu penonton tidak duduk seperti lazimnya menyaksikan pertunjukan musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah panggung terdapat matras pencak silat berukuran sekitar 4 &times; 4,5 meter. Penonton duduk bersila mengelilingi arena dalam dua-tiga baris di setiap sisi. Barisan terdepan berjarak hanya beberapa sentimeter dari arena.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di setiap sudut matras terdapat mikrofon dengan tiang pendek, ditempatkan rendah dan diarahkan ke permukaan matras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panggung digelapkan. Cahaya hanya jatuh dari atas, menerangi arena.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga orang yang akan menjadi pusat pertunjukan mula-mula duduk di antara penonton barisan depan. Ketika pertunjukan dimulai, mereka masuk ke arena, menyalami beberapa penonton terdekat, lalu mengambil posisi kuda-kuda dan berhadapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gerakan tubuh mulai berlangsung. Ada serangan dan tangkisan, tangkapan, kuncian, jatuhan dan lompatan. Tubuh menghantam matras. Kaki menghentak. Kain bergesekan. Tangan menepuk tubuh. Napas para pesilat mulai memburu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesekali tubuh seorang pesilat terhempas hanya beberapa sentimeter dari penonton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Silek di Tengah Musik*<br>Yang sedang disaksikan penonton tampaknya adalah silek. Silek adalah istilah dalam tradisi Minangkabau untuk seni bela diri yang secara umum dikenal sebagai silat. Pencak silat sebagai tradisi Nusantara sendiri telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2019.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rabu (23/9/2026) malam itu, silek hadir dalam panggung komposisi musik. Pertunjukan tersebut merupakan bagian dari Pekan Komponis Indonesia (PKIna) 2026, yang berlangsung pada 23&ndash;27 September di Taman Ismail Marzuki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga orang di arena itu adalah M. Hario Efenur, atau yang akrab dipanggil Uncu, Emri, dan Hamdan Tawil atau Da At. Pertunjukan sekitar 45 menit itu berlangsung dalam tiga pertemuan: Emri dengan Da At, Emri dengan Uncu, kemudian Da At dengan Uncu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Emri adalah seniman tari yang juga mengajar di ISI Padangpanjang, sedangkan Da At merupakan alumni ISI Padangpanjang dan pembuat alat-alat musik tradisional Minangkabau. Keduanya telah menekuni tradisi silek sejak lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada pertemuan pertama, gerakan mereka masih mudah dibaca sebagai pertarungan. Namun bersamaan dengan gerakan itu muncul bunyi yang tidak datang dari alat musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kaki menghentak matras. Tubuh beradu. Kain bergesekan. Tangan menepuk tubuh. Hentakan terdengar ketika tubuh jatuh atau melompat. Tarikan napas para pesilat terdengar semakin jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada awalnya, bunyi-bunyi tersebut mungkin terasa sebagai akibat dari gerakan. Namun semakin pertunjukan berlangsung, bunyi itu mulai menarik perhatian dengan sendirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Bunyi dari Gerakan*<br>Pertemuan kedua, Emri dengan Uncu, membawa pengalaman serupa. Gerakan mereka berubah mengikuti respons satu sama lain. Satu tindakan memancing tindakan berikutnya, dan setiap tindakan membawa bunyinya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjelang pertemuan terakhir, Da At tampil sendirian selama beberapa menit, sementara Uncu tetap berada di arena tanpa bergerak.<br>Daat berganti-ganti jurus, mengubah langkah, berpindah posisi, melompat, menepuk tubuh dan celana sileknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak ada lawan yang harus direspons. Namun bunyi tetap muncul dari setiap tindakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah kaki, gesekan kain, tepukan tangan pada tubuh dan pakaian, hentakan kaki serta napas membentuk rangkaian bunyi yang terus bergerak mengikuti tubuh Da At.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bagian ini muncul pertanyaan: apakah bunyi-bunyi tersebut sekadar akibat dari gerakan silek, atau memang ada sesuatu yang sedang disusun?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan itu menjadi penting karena sejak awal Uncu menempatkan tubuh, gerak dan bunyi dalam satu kerangka penciptaan komposisi. Dalam sesi diskusi karya seusai pertunjukan, ia kemudian menjelaskan cara berpikir yang menjadi dasar karyanya dengan kalimat sederhana:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang dikomposisi bukan nada. Tapi tindakan.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Uncu tidak mengambil gerakan silek lalu memberinya musik. Ia menjadikan tindakan tubuh dalam silek sebagai bahan komposisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gerakan yang telah disusun dan dilatih dapat menjadi bagian yang tetap, sementara respons terhadap lawan membuka ruang perubahan saat pertunjukan berlangsung. Serangan dapat menjadi pemicu, tangkapan dan pelepasan membentuk hubungan antartindakan, sedangkan perubahan posisi, kecepatan, tenaga dan jarak menghasilkan perubahan bunyi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan cara itu, silek tidak sekadar menjadi tontonan yang diiringi musik. Gerak dan tindakan tubuhnya sendiri ditempatkan sebagai bagian dari komposisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tubuh sebagai Komposisi*<br>Uncu menyebut pendekatan tersebut sebagai Musik Konsekuensial. Gagasannya berangkat dari sistem ketubuhan silek: silek dipahami bukan hanya sebagai teknik gerak, tetapi sebagai pengetahuan yang bekerja melalui tubuh, termasuk prinsip, respons dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sistem tersebut, tubuh bukan sekadar alat untuk memainkan komposisi yang telah dibuat sebelumnya. Tubuh menjadi tempat komposisi berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gagasan ini merupakan bagian dari perjalanan artistik Uncu bersama Candasuara, yang ia dirikan pada 2016. Kelompok yang berbasis di Sumatera Barat itu memusatkan penciptaannya pada seni ketubuhan Minangkabau, khususnya silek dan randai, sebagai sumber penciptaan musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketertarikan Uncu pada musik dan silek sendiri telah tumbuh sejak 2003. Saat itu ia mulai memainkan musik tradisional Minangkabau seperti gandang tambua, talempong dan rabano, sekaligus mulai belajar silek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eksplorasi hubungan tubuh, bunyi dan teknologi kemudian juga muncul dalam sejumlah kolaborasinya. Salah satunya melalui karya Panjago, bersama Rani Jambak, istrinya, dan Prof. Scott Wilson dari University of Birmingham. Dalam karya tersebut, gerak silek Uncu ditangkap kamera dan sensor gerak, lalu diolah menjadi body sound yang dipertemukan dengan musik elektronik dan live coding, sementara visualnya dikerjakan oleh Jean David Caillouet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Uncu dan Rani juga mengelola Rumah Gagas, sebuah laboratorium dan ruang kreatif untuk pertunjukan kontemporer dan eksperimental.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Uncu kini tengah menyelesaikan pendidikan doktoral di ISI Surakarta. Karya Ketubuhan Silek: Formulasi Sistem Ketubuhan Silek Menjadi Sistem Komposisi Musik yang dipentaskan dalam PKIna 2026 berkaitan dengan proses penelitian dan penciptaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gagasan tersebut hadir dalam Pekan Komponis Indonesia, sebuah program yang memiliki sejarah panjang. Agenda tahunan Dewan Kesenian Jakarta ini telah berlangsung sejak 1979, ketika masih bernama Pekan Komponis Muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puluhan tahun kemudian, PKIna 2026 mengambil tema Tala&ndash;Talu: Listening, Remapping, Extending. Tema tersebut membuka ruang bagi berbagai bentuk penciptaan dan pemikiran musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks itu, karya Uncu bukan sekadar memperluas bunyi yang digunakan dalam musik, tetapi juga memetakan kembali dari mana musik dapat berangkat: dari tindakan tubuh yang telah hidup dalam sebuah tradisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Mendengar yang Bergerak*<br>Gagasan Uncu bersinggungan dengan pertanyaan yang lebih lama dalam musik eksperimental: apa sebenarnya yang membuat sesuatu dapat disebut musik?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;John Cage pernah menggeser pertanyaan tersebut melalui 4&#039;33&quot;. Dalam karya itu, David Tudor duduk di depan piano tanpa memainkan nada, sementara suara-suara yang muncul dari lingkungan pertunjukan menjadi bagian dari pengalaman mendengarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika Cage menggeser perhatian pendengar melalui keheningan, Uncu menggesernya melalui tubuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hentakan kaki, gesekan kain, tepukan tubuh, napas dan benturan yang biasanya menjadi bagian dari gerakan silek ditempatkan sebagai materi musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cara berpikir ini dapat ditempatkan dalam percakapan yang lebih luas tentang soundscape yang dikembangkan R. Murray Schafer. Jika lingkungan dapat dipahami sebagai lanskap bunyi, gagasan itu dapat diperluas untuk melihat tubuh sebagai ruang kecil yang terus menghasilkan berbagai bunyi dari gerak dan aktivitasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam praktik body music, seperti yang dikembangkan Keith Terry, tubuh juga digunakan sebagai sumber bunyi. Namun pendekatan Uncu memiliki tekanan yang berbeda: yang dikomposisikan bukan semata-mata pola bunyi tubuh, tetapi tindakan yang menghasilkan bunyi tersebut, dan tindakan itu bersumber dari pengetahuan silek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang penonton dalam sesi diskusi karya bercerita bahwa ia sempat memejamkan mata agar lebih berkonsentrasi mendengarkan. Ketika penglihatan disisihkan, bunyi gesekan, hentakan, napas dan benturan tubuh terasa memiliki susunan tersendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jarak penonton dengan arena membuat pengalaman itu semakin kuat. Ketika tubuh terlempar hanya beberapa sentimeter dari mereka atau benturan keras tiba-tiba terdengar, penonton tidak sepenuhnya berada dalam posisi pengamat yang berjarak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedekatan itulah yang membuat pertunjukan terasa immersive: jarak, suara, gerakan dan ketegangan tubuh ikut membentuk pengalaman penonton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Kembali ke Arena*<br>Pada bagian terakhir, tiba saatnya Da At berhadapan dengan Uncu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kali ini Da At membawa sebilah kuku alang, senjata tradisional berbentuk belati yang cukup besar dan mengilap di bawah cahaya lampu, sementara Uncu bertangan kosong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adegan itu kembali menghadirkan ketegangan silek. Tetapi setelah menyaksikan bagaimana gerakan tubuh menjadi sumber bunyi, perhatian penonton mungkin sudah berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang terdengar bukan sekadar suara dari sebuah pertarungan. Ada langkah, napas, gesekan kain, benturan, jeda, respons dan perubahan tenaga. Semuanya lahir dari tindakan tubuh yang sejak awal ditempatkan sebagai bagian dari sistem komposisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah, napas, gesekan kain, benturan dan jeda yang terdengar di arena malam itu tidak lagi sekadar menyertai gerakan silek sebagai bagian dari tradisi leluhur yang diwariskan melalui tubuh. Semuanya menjadi bagian dari cara lain membaca tubuh, sekaligus mendengarkan musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;========================]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9828_Tradisi-Silek-dan-Cara-Lain-Mendengarkan-Komposisi-Musik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286730/tradisi-silek-dan-cara-lain-mendengarkan-komposisi-musik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Gabungan Tangani Karhutla di Pulau Jum&#039;at, Akses Sulit dan Cuaca Panas Tak Surutkan Padamkan Api</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 10:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Gabungan Tangani Karhutla di Pulau Jum'at, Akses Sulit dan Cuaca Panas Tak Surutkan Padamkan Api]]></title>
            <description><![CDATA[Pekanbaru sumut24.coTim gabungan yang dipimpin unsur TNI dari Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan k]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Pekanbaru |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.</a>co</b></p><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> gabungan yang dipimpin unsur TNI dari Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan kebun masyarakat Desa Pulau Jum&#039;at, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (26/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lokasi, tim masih menemukan kondisi lahan yang berasap pada beberapa titik sehingga proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mencegah munculnya kembali api di area terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Satpol PP bekerja secara terpadu menggunakan berbagai peralatan pemadaman, termasuk mesin pompa air dan jaringan selang untuk menjangkau area yang masih memerlukan penanganan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lahan terdampak tercatat mencapai hampir 490 hektare. Sebagian besar area telah berhasil dipadamkan dan didinginkan, sementara petugas terus memfokuskan upaya pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami terus melaksanakan pemadaman dan pendinginan secara bertahap. Personel gabungan juga membuka jalur akses agar proses penanganan lebih efektif dan seluruh titik asap dapat dijangkau," ujar salah seorang petugas di lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya penanganan karhutla di kawasan tersebut menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya akses menuju lokasi yang cukup sulit, cuaca panas, serta keterbatasan sumber air di sekitar area operasi. Meski demikian, personel gabungan tetap bertahan di lapangan untuk memastikan situasi terkendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pemadaman langsung, tim juga melakukan patroli dan pemantauan secara berkelanjutan guna mengantisipasi potensi penyebaran api serta memastikan proses pendinginan berjalan optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi pemadaman dan pendinginan masih terus berlangsung dengan harapan seluruh titik asap dapat segera dituntaskan sehingga kondisi lahan benar-benar aman dan terkendali.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9744_Tim-Gabungan-Tangani-Karhutla-di-Pulau-Jum--039-at--Akses-Sulit-dan-Cuaca-Panas-Tak-Surutkan-Padamkan-Api.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286729/tim-gabungan-tangani-karhutla-di-pulau-jum039at-akses-sulit-dan-cuaca-panas-tak-surutkan-padamkan-api/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam]]></title>
            <description><![CDATA[DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p></p><p>Medan - Keluarga Besar Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Ranting (PR), Pengurus Anak Ranting (PAR), Badan dan Sayap, Senior, Kader, Anggota, dan Simpatisan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan se- Provinsi Sumatera Utara menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Mohammad <a href="https://www.sumut24.co/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Irianto Soekarnoputra bin Soekarno pada usia 73 tahun. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji&#039;un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa&#039;afihi wa&#039;fuanhu". </p><p></p><p>Rapidin Simbolon mengatakan bahwa informasi yang diterima DPD PDI Perjuangan  Provinsi Sumatera Utara dari Sekjend DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto bahwa almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta. Selanjutnya disemayamkan di rumah duka, Jalan Sriwijaya Raya No.26 Jakarta. </p><p></p><p>Rapidin memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari almarhum selama hidupnya. Selanjutnya mohon doa, Semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa- dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya. </p><p></p><p>"Keluarga besar PDI Perjuangan se- Provinsi Sumatera Utara sungguh kehilangan Mas <a href="https://www.sumut24.co/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Soekarnoputra. Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai". Pungkas Rapidin. </p><p></p><p>Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan menyampaikan instruksi DPP PDI Perjuangan kepada  seluruh jajaran DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting, Badan, dan Sayap partai se- Sumatera Utara agar mengibarkan bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama 7 (tujuh) hari di seluruh kantor partai sebagai ungkapan dukacita yang mendalam atas meninggalnya sosok marhaenis, pejuang partai, dan seniman Indonesia. </p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1472_DPD-PDI-Perjuangan-Provinsi-Sumatera-Utara-Sampaikan-Dukacita-Mendalam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286728/dpd-pdi-perjuangan-provinsi-sumatera-utara-sampaikan-dukacita-mendalam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selamat jalan, Mas Guruh Soekarnoputra</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 09:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selamat jalan, Mas Guruh Soekarnoputra]]></title>
            <description><![CDATA[Selamat jalan, Mas Guruh Soekarnoputra]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta - Indonesia berduka. <a href="https://www.sumut24.co/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, wafat pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 04.16 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terima kasih, Mas <a href="https://www.sumut24.co/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a>, atas dedikasi yang telah dipersembahkan untuk bangsa melalui seni, budaya, dan karya-karya yang mengajarkan kita mencintai Indonesia dengan keindahan, keberagaman, dan kebanggaan akan jati diri bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat jalan, seniman bangsa. Karyamu akan terus hidup dalam ingatan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2164_Selamat-jalan--Mas-Guruh-Soekarnoputra.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/seleb/286727/selamat-jalan-mas-guruh-soekarnoputra/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terduga Oknum TNI AU Medan Tipu Ibu 65 Tahun Miliaran Rupiah, Laporan Di Polda Dan Pom AU Mandek 3 Tahun.</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 08:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terduga Oknum TNI AU Medan Tipu Ibu 65 Tahun Miliaran Rupiah, Laporan Di Polda Dan Pom AU Mandek 3 Tahun.]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Sungguh Miris nasib seorang ibu bernama Suliwaty (65), warga Dusun V, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Ka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><p><br>Sungguh Miris nasib seorang ibu bernama Suliwaty (65), warga Dusun V, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Laporan dugaan Penipuan dan penggelapan yang daporkan ke Polda Sumatera Utara.sejak September 2023 terduga belum memberikan kepastian hukum bagi korban. <p></p><p>Dalam perkara tersebut, Suliwaty mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah terkait proyek penimbunan lahan persawahan seluas sekitar 4 hektare yang berada di wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan.Salah satu pihak yang dilaporkannya berinisial BDPS, yang menurut Suliwaty berpangkat Sersan Satu dan bertugas di Pangkalan TNI AU Soewondo Medan.</p><p>Kepada wartawan Jumat (25/9/2026), Suliwaty menceritakan perkara tersebut bermula pada Agustus 2022. Saat itu, ia mendapat pekerjaan untuk melakukan penimbunan lahan persawahan seluas sekitar 4 hektare di kawasan Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan.</p><p>Untuk mengerjakan proyek tersebut, Suliwaty kemudian mencari rekanan. Pada waktu hampir bersamaan, BDPS bersama rekannya, DAB, mendatangi Suliwaty dan menawarkan diri untuk mengerjakan proyek penimbunan tersebut. Menurut Suliwaty, pada awal pertemuan BDPS mengaku sebagai warga sipil dan belum mengatakan bahwa dirinya merupakan anggota TNI AU.</p><p>Suliwaty kemudian menyetujui kerja sama tersebut dan melakukan pembayaran secara bertahap. Menurutnya, pembayaran dilakukan beberapa kali, antara lain sebesar Rp300 juta, Rp250 juta, Rp250 juta dan Rp250 juta,Rp.250 Juta hingga nilai pembayaran yang disebutnya mencapai Rp1,6 miliar.</p><p> Pembayaran tersebut, menurut Suliwaty, disertai kuitansi.Namun, pekerjaan penimbunan tersebut disebut tidak diselesaikan. Suliwaty mengatakan masih terdapat sekitar 1 hektare lahan yang belum ditimbun meski pembayaran telah diberikan.<br></p><br><p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_1000420020.jpg"><br><p></p><br><p></p><br>"Penimbunan ini yang akan dilaksanakan pekerjaan mereka ini luasnya 4 hektare lebih kurang. Nah, di tengah perjalanan, pekerjaan itu mereka tinggalkan, uangnya sudah mereka raup semuanya. Terhadap si BDPS, itu ada peninggalan pekerjaan 1 hektare lebih kurang," ujar Suliwaty, Jumat (25/9/2026), saat ditemui di Polda Sumut.<p></p><p>Suliwaty kemudian melaporkan DAB ke Polda Sumatera Utara pada 29 September 2023. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/1163/IX/2023/SPKT Polda Sumatera Utara terkait dugaan penipuan atau perbuatan curang.</p><p>Namun, menurut Suliwaty, hingga kini belum ada perkembangan penanganan laporan tersebut sebagaimana yang diharapkannya. Ia menyebut DAB dan BDPS belum mendapat proses hukum terkait laporan tersebut.</p><p>Belakangan, Suliwaty kembali menempuh jalur hukum dengan melaporkan BDPS ke Polisi Militer Pangkalan TNI AU (POM AU) Soewondo.  Laporan tersebut diterima dengan tanda penerimaan laporan nomor Pom-444/02/IX/2026/Satpom Swo tertanggal 10 September 2026.</p><p>Suliwaty juga menyebut nilai kontrak pekerjaan penimbunan lahan tersebut mencapai Rp2,05 miliar. Namun, ia mengklaim total uang yang telah dikeluarkannya untuk pekerjaan tersebut mencapai sekitar Rp2,6 miliar.</p><p>Menurut dia, pekerjaan penimbunan tersebut belum selesai sehingga dirinya harus kembali mengeluarkan biaya untuk menyelesaikan penimbunan lahan tersebut.</p><p>Akibat persoalan tersebut, Suliwaty mengaku mengalami kerugian sekitar Rp2 miliar. Ia berharap Polda Sumut maupun Polisi Militer Pangkalan TNI AU Soewondo segera memberikan kepastian atas laporan yang telah disampaikannya.</p><p>"Tolong saya lah pak. Tolong bantu saya Pak Kapolda, kasus saya ini sudah cukup lama. Begitu juga dengan pihak TNI AU, saya mohon keadilan. Saya tidak tahu mengadu sama siapa lagi," ujarnya.</p><p>Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan saat dikonfirmasi Wartawan mengenai perkembangan laporan tersebut mengatakan akan mengecek penanganannya ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.</p><p>"Saya cek dulu ya ke Krimum. Itukan laporan sudah lama, saya cek dulu," ujar Kombes Ferry Walintukan, Jumat sore kepada wartawan. </p><p>Sementara itu, Kepala Penerangan Pangkalan TNI AU Soewondo, Lettu Lucky Pratama, ketika dikonfirmasi kru media ini melalui pesan whatsapp nya belum memberikan penjelasan terkait laporan tersebut.</p><p>Saat awal dikonfirmasi melalui WhatsApp, pesan yang dikirim kepada Lettu Lucky Pratama terlihat telah diterima dan ceklis centang dua. Namun, ketika dikonfirmasi kembali beberapa saat kemudian, pesan tersebut hanya menunjukkan tanda centang satu.(W02)</p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1703_Miris-----Oknum-TNI-AU-dan-Warga-Sipil-Diduga-Tipu-Ibu-65-Tahun-Miliaran-Rupiah--3-Tahun-Laporan-di-Polda--ldquo-Ngendap-rdquo--TNI-AU-No-Respons.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/286726/terduga-oknum-tni-au-medan-tipu-ibu-65-tahun-miliaran-rupiah-laporan-di-polda-dan-pom-au-mandek-3-tahun/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Penguatan Sinergi Pendidikan Tinggi</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 23:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Penguatan Sinergi Pendidikan Tinggi]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), J]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Jumat (25/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan UNPAB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Menteri disambut Rektor UNPAB Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., Ketua Umum Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya Dra. Hj. Yasmin Siti Khadijah, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs. H. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., jajaran Wakil Rektor, pimpinan unit, para direktur, dekan, ketua program studi, dosen, sivitas akademika, mahasiswa penerima KIP Kuliah, serta perwakilan mahasiswa baru.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/37a749d808e46495a8da1e5352d03cae_1003161415.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Rektor UNPAB menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri sekaligus apresiasi atas dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terhadap pengembangan pendidikan tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rektor menyampaikan bahwa UNPAB terus mencatatkan perkembangan dalam peningkatan mutu institusi, salah satunya melalui diraihnya akreditasi unggul. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia juga terus dilakukan. Saat ini, hampir 60 persen dosen UNPAB tengah menjalani proses peningkatan kualifikasi, sementara sekitar 90 dosen telah memperoleh jabatan akademik Asisten Ahli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selamat datang kami sampaikan kepada Bapak Menteri di Universitas Pembangunan Panca Budi. Dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadi bagian penting dalam perjalanan UNPAB untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Alhamdulillah, UNPAB telah meraih akreditasi unggul dan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dosen,&quot; ujar Rektor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. mengungkapkan rasa senangnya dapat hadir secara langsung di UNPAB. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendorong berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya sangat senang dapat hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi. Kita akan terus membuat terobosan-terobosan baru yang dapat meningkatkan pendidikan di Indonesia. Saya juga mengucapkan selamat kepada UNPAB yang terus unggul. Kami akan terus membantu dan mendukung Universitas Pembangunan Panca Budi,&quot; ujar Prof. Brian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri juga memberikan arahan mengenai pentingnya menghadirkan berbagai terobosan dalam pendidikan tinggi. Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan sivitas akademika dalam melihat perkembangan serta kebutuhan pendidikan tinggi ke depan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/4c5bde74a8f110656874902f07378009_1003161417.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan KIP Kuliah secara simbolis kepada empat mahasiswa UNPAB, yakni Dea Agustia dari Program Studi Ilmu Filsafat, Pradana dari Program Studi Sistem Komputer, Yantolius Zai dari Program Studi Manajemen, dan M. Hadi Rachilsya dari Program Studi Teknik Elektro.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, dilakukan pembukaan PPKMB secara simbolis melalui pemasangan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa baru dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi UNPAB, kehadiran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi. Dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan UNPAB untuk terus meningkatkan mutu institusi, kualitas sumber daya manusia, serta layanan pendidikan bagi mahasiswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama antara Menteri, jajaran pimpinan UNPAB, yayasan, dan sivitas akademika.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3959_UNPAB-Terima-Kunjungan-Menteri-Pendidikan-Tinggi--Sains--dan-Teknologi-untuk-Penguatan-Sinergi-Pendidikan-Tinggi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286725/unpab-terima-kunjungan-menteri-pendidikan-tinggi-sains-dan-teknologi-untuk-penguatan-sinergi-pendidikan-tinggi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peredaan Ketegangan Trump-Xi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peredaan Ketegangan Trump-Xi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides]]></title>
            <description><![CDATA[Peredaan Ketegangan TrumpXi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Oleh: Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute dan Dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta</p><p>KETEGANGAN geopolitik antara dua raksasa dunia, Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok, dalam beberapa tahun terakhir ini sering kali dianalogikan sebagai sebuah keniscayaan sejarah yang suram. </p><p>Namun saya kira, pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Washington DC akhir September 2026 ini bukan pertemuan diplomatik biasa, melainkan sebagai momentum peredaan ketegangan (de-escalation) yang sangat dibutuhkan untuk stabilitas planet bumi.</p><p>Selama satu dekade terakhir, narasi dominan yang mewarnai hubungan Washington dan Beijing didominasi pesimisme struktural. Banyak pengamat yang mengacu langsung pada tesis terkenal Graham Allison mengenai Perangkap Thucydides, sebuah jebakan historis yang menyatakan bahwa ketika kekuatan yang sedang naik daun (dalam hal ini Tiongkok) mengancam untuk menggantikan kekuatan hegemon yang ada (Amerika Serikat). Dalam analogi perangkap ini, perang sering kali menjadi hasil yang hampir tidak terhindarkan.</p><p>Dinamika persaingan di Laut China Selatan, perang dagang, pembatasan teknologi semikonduktor, hingga isu kedaulatan Taiwan telah membuat dunia berada di ambang ketakutan kolektif akan pecahnya Perang Dingin jilid kedua atau bahkan konfrontasi militer terbuka.</p><p>Pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi akhir September 2026 ini yang merupakan pertemuan kedelapan menghadirkan realisme baru yang cukup melegakan. Pertemuan ini membuktikan bahwa teori-teori hubungan internasional tidak boleh diposisikan sebagai takdir mutlak yang membelenggu para pemimpin dunia.</p><p>Baik <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> maupun Xi menunjukkan kapasitas pragmatisme politik yang melampaui determinisme struktural. Mereka menyadari bahwa biaya eskalasi konflik tanpa batas melampaui keuntungan jangka pendek politik unjuk kekuatan.</p><p>Jika kita membedah peristiwa ini melalui kacamata realisme ofensif yang digagas John Mearsheimer, situasi ini menghadirkan paradoks yang menarik tetapi sekaligus menjanjikan. Mearsheimer secara konsisten berargumen bahwa dalam sistem internasional yang anarkis, kekuatan besar didorong oleh ketakutan intrinsik untuk memaksimalkan kekuasaan demi kelangsungan hidup mereka.</p><p>Dalam pandangan Mearsheimer, benturan antara dua raksasa global adalah sebuah keniscayaan struktural karena masing-masing pihak akan terus berupaya mendominasi dan mencegah munculnya hegemon saingan.</p><p>Meskipun demikian, Mearsheimer juga mengakui bahwa para pemimpin yang rasional mampu memperhitungkan batas-batas kalkulasi strategis ketika biaya dari konflik ofensif menjadi terlalu mahal. Nah, pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi di Washington DC merefleksikan kesadaran rasional tersebut.</p><p>Di tengah kekhawatiran pecahnya perang dengan menggunakan senjata pemusnah massal modern, ketergantungan rantai pasok global yang rumit, serta kerapuhan ekonomi pasca-krisis, AS dan Tiongkok patut diduga menyadari presmis bahwa upaya untuk terus-menerus mengejar hegemoni regional tanpa rem pengaman justru akan menghancurkan keamanan nasional kedua negara itu sendiri.</p><p>Dari sudut pandang ini, ketika dihadapkan pada dilema keamanan dengan kalkulasi yang begitu rumit,  great powers mengembangkan diplomasi tingkat tinggi.</p><p>Pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi menunjukkan bahwa diplomasi para pemimpin puncak dapat berfungsi sebagai katup pengaman. Donald <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dengan gaya negosiasi transaksionalnya yang khas dan Xi Jinping dengan visi jangka panjangnya mengenai peremajaan (rejuvenation) bangsa Tiongkok berhasil menemukan titik keseimbangan baru di mana stabilitas ekonomi global menjadi kepentingan bersama yang mendesak.</p><p>Lebih jauh lagi, dialog konstruktif di Washington DC ini secara langsung menantang fatalisme Perangkap Thucydides. Graham Allison mengingatkan kita bahwa dari 16 kasus historis pergeseran kekuasaan besar di masa lalu, 12 di antaranya berujung pada perang besar. </p><p>Memang tidak sedikit pandangan yang menilai pertemuan tertutup yang berlangsung singkat tersebut gagal membuahkan kesepakatan berarti terkait masalah-masalah utama seperti kecerdasan buatan (AI), perdagangan global, isu kedaulatan Taiwan, hingga konflik di Iran. Kendati demikian, kedua belah pihak sepakat untuk memperpanjang jeda perang dagang mereka hingga 10 Januari mendatang.</p><p>***</p><p>Sejarah bukanlah cetakan dan pola kaku yang harus diulang secara membabi buta. Kepemimpinan politik yang matang hari ini mampu belajar dari kesalahan masa lalu untuk menghindari jebakan psikologis dan struktural tersebut.</p><p>Namun demikian peredaan ketegangan ini tidak berarti bahwa persaingan strategis antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta-merta lenyap. Kompetisi di bidang teknologi masa depan, kecerdasan buatan, pengaruh diplomatik di Global South, serta norma-norma tata kelola global akan tetap berlangsung sengit.</p><p>Ada perbedaan mendasar antara persaingan yang dikelola dengan aturan main yang jelas dengan konfrontasi buta yang menuju pada jurang kehancuran. Pertemuan di Washington DC memilih jalan pertama, meletakkan pagar pembatas yang kokoh bagi hubungan bilateral kedua negara.</p><p>Bagi negara-negara berkembang dan kawasan strategis seperti Asia Tenggara, peredaan ketegangan ini membawa angin segar yang luar biasa. Selama ini, polarisasi antara Washington dan Beijing memaksa banyak negara di dunia untuk "memilih kubu", yang pada akhirnya mengancam kedaulatan dan pembangunan ekonomi nasional mereka.</p><p>Penurunan tensi global ini memberikan ruang napas bagi diplomasi independen dan aktif, memungkinkan kerja sama multilateral berjalan tanpa bayang-bayang paksaan geopolitik yang destruktif.</p><p>Dari perspektif geopolitik saya menilai, apa yang terjadi di Washington DC membuktikan bahwa tatanan dunia multipolar masa kini menuntut bentuk keterlibatan baru. Kepemimpinan global tidak lagi merupakan monopoli satu kekuatan tunggal, melainkan tentang bagaimana kekuatan-kekuatan utama mampu mengelola gesekan melalui mekanisme dialog yang berkesinambungan.</p><p>Pragmatisme strategis yang ditampilkan oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi menjadi penanda penting bahwa perdamaian bukanlah tentang absennya konflik, melainkan tentang kemampuan mengelola perbedaan secara damai.</p><p>Tentu saja, tantangan terbesar kini berada pada implementasi di tingkat birokrasi dan lapangan dari kesepakatan-kesepakatan yang dicapai. Retorika positif di Washington harus diterjemahkan secara konsisten ke dalam kebijakan konkret di lapangan, mulai dari pelonggaran tarif dagang tertentu, pembukaan saluran komunikasi militer yang lebih transparan, hingga kolaborasi dalam menghadapi isu-isu lintas batas seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan global.</p><p>Kita harus mengapresiasi keberanian politik kedua pemimpin yang memilih jalan perundingan alih-alih membiarkan ego nasional menyeret dunia ke dalam malapetaka. Politik kekuasaan tidak harus selalu bermuara pada tragedi. Ketika para pemimpin besar menyadari bahwa kelangsungan hidup umat manusia bergantung pada kerja sama minimal, rasionalitas kemanusiaan dapat mengalahkan dorongan struktural menuju perang.</p><p>Pada akhirnya, pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi di Washington DC pada September 2026 ini akan dikenang sebagai tonggak penting di mana dunia, walaupun untuk sementara, berhasil mengelak dari takdir buruk Perangkap Thucydides. Ini adalah kemenangan diplomasi atas arogansi kekuatan, dan bukti nyata bahwa batas-batas realisme politik dapat diperluas melalui kebijaksanaan kenegarawanan.</p><p>Saya berharap dunia kini dapat menatap masa depan dengan optimisme yang lebih terukur, di mana perdamaian global dijaga bukan oleh irasionalitas yang kebetulan, melainkan oleh komitmen untuk bersama-sama menjaga perdamaian dunia. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8277_Peredaan-Ketegangan-Trump-Xi--Sementara-Selamat-dari-Perangkap-Thucydides.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286724/peredaan-ketegangan-trumpxi-sementara-selamat-dari-perangkap-thucydides/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Targetkan Predikat SAKIP BB, OPD Diminta Serius Tingkatkan Kinerja</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Targetkan Predikat SAKIP BB, OPD Diminta Serius Tingkatkan Kinerja]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan peningkatan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instans]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan peningkatan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi BB pada 2026. Target tersebut diikuti dengan penguatan kinerja dan akuntabilitas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar perbaikan dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.</p><br></p>Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya, saat memimpin rapat Akselerasi Peningkatan SAKIP Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (25/9/2026). Ia menegaskan, peningkatan predikat SAKIP harus memiliki target yang jelas, termasuk untuk beberapa tahun ke depan.</p>&quot;Saya minta 2026-2027 harus meningkat menjadi BB, 2028-2029 jadi A, kita harus punya target, kalau tidak ini akan mandek terus di situ-situ saja,&quot; kata Surya.</p><br></p>Pada 2025, nilai SAKIP Pemprov Sumut masih berada pada predikat B atau Baik/Cukup Akuntabel. Untuk meningkatkan capaian tersebut, Pemprov Sumut perlu memperkuat kinerja dan akuntabilitas pada seluruh perangkat daerah.</p><br></p>Saat ini, terdapat tiga OPD Pemprov Sumut yang memperoleh nilai SAKIP pada posisi AA, yakni Bapperida, Dinas Kesehatan, dan Inspektorat. Selanjutnya, tujuh OPD berada pada predikat A, termasuk Diskominfo, BKAD, dan OPD lainnya, sementara 16 OPD berada pada predikat BB dan enam OPD pada predikat B.</p>Surya meminta seluruh OPD bekerja lebih serius untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas. Salah satu langkah yang dinilai perlu segera dilakukan adalah menindaklanjuti rekomendasi Inspektorat sehingga berbagai indikator yang menjadi penilaian SAKIP dapat dipenuhi.</p><br></p>&quot;Kita tidak punya banyak waktu banyak lagi, segera tindaklanjuti rekomendasi yang diberikan agar indikator-indikator penting untuk nilai SAKIP bisa kita penuhi, ini salah satu bentuk tanggung jawab kita kepada masyarakat,&quot; kata Surya.</p><br></p>Sementara itu, Inspektur Pemprov Sumut Sulaiman Harahap mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan nilai SAKIP. Strategi tersebut antara lain mendorong percepatan tindak lanjut rekomendasi, menetapkan batas waktu penyelesaian, menentukan PIC (Person in Charge), serta membangun kerja sama dengan pemerintah daerah lainnya.</p><br></p>&quot;Kita akan coba bekerja sama dengan Jabar untuk membangun sistem yang lebih baik, sistem yang bisa memenuhi kebutuhan kita terkait akuntabilitas dan kinerja, kami optimis ini akan berjalan dengan baik dan mudah-mudahan target kita bisa tercapai,&quot; ujarnya. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1253_Pemprov-Sumut-Targetkan-Predikat-SAKIP-BB--OPD-Diminta-Serius-Tingkatkan-Kinerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286723/pemprov-sumut-targetkan-predikat-sakip-bb-opd-diminta-serius-tingkatkan-kinerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dishub Sumut Operasionalkan 33 Bus Perintis Gratis untuk Pelajar di 5 Kabupaten]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanDinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis pada tahun 2026 untuk memperkuat konektivitas di]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Dinas Perhubungan (Dishub) Sumatera Utara menyiapkan 33 unit bus perintis pada tahun 2026 untuk memperkuat konektivitas di wilayah tertinggal, terluar, terpencil, dan perbatasan (3TP). Program strategis daerah ini juga menyediakan akses transportasi gratis bagi para pelajar yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah agar lebih mudah beraktivitas setiap harinya.</p><br></p>Kepala Dinas Perhubungan Sumut, Yuda Pratiwi Setiawan, menjelaskan bahwa layanan ini diprioritaskan bagi 18 kabupaten/kota yang dinilai masih membutuhkan dukungan transportasi. Pada tahap awal tahun 2026, operasional difokuskan di lima wilayah, yakni Nias Utara, Samosir, Batubara, Padang Lawas Utara, dan Asahan, yang kemudian akan diperluas secara bertahap hingga tahun 2030.</p><br></p>Untuk mendukung kelancaran operasional, setiap kabupaten mendapatkan alokasi anggaran sekitar Rp600 juta dengan skema pembelian layanan bekerja sama dengan pihak ketiga atau operator transportasi lokal. Jenis armada yang disesuaikan dengan kondisi wilayah meliputi bus Hiace, bus L, hingga mobil Carry untuk daerah Nias Utara dengan jarak tempuh layanan mencapai 60 kilometer per hari.</p><br></p>Peluncuran resmi program bus perintis ini direncanakan akan dilakukan langsung oleh Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, paling cepat pada pekan depan di Kabupaten Asahan. Pemerintah Provinsi Sumut berharap kehadiran moda transportasi gratis ini dapat menjadi solusi nyata bagi kendala mobilitas masyarakat dan pelajar di daerah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8554_Dishub-Sumut-Operasionalkan-33-Bus-Perintis-Gratis-untuk-Pelajar-di-5-Kabupaten.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286722/dishub-sumut-operasionalkan-33-bus-perintis-gratis-untuk-pelajar-di-5-kabupaten/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tutup PKN Tingkat II Angkatan XII,  Wagub Sumut Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Integritas</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tutup PKN Tingkat II Angkatan XII,  Wagub Sumut Tekankan Kepemimpinan Adaptif dan Integritas]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWakil Gubernur Sumatera Utara Surya resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>Wakil Gubernur Sumatera Utara Surya resmi menutup Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 di Aula Raja Inal Siregar, Medan, pada Jumat (25/9). Dalam sambutannya, ia menekankan pentingnya kepemimpinan yang adaptif, berintegritas tinggi, serta berlandaskan hati nurani agar mampu membawa perubahan nyata dan dampak positif bagi masyarakat di instansi masing-masing.</p><br></p>Pelatihan yang diselenggarakan oleh BPSDM Sumut ini berlangsung sejak 20 Mei hingga 25 September 2026 dan diikuti oleh 49 peserta dari berbagai instansi pemerintah, baik pusat maupun daerah. Berdasarkan laporan Kepala BPSDM Sumut Agustinus Panjaitan, sebanyak 48 peserta dinyatakan lulus, sementara satu peserta lainnya ditunda kelulusannya karena alasan kesehatan.</p><br></p>Deputi Bidang Transformasi Pembelajaran ASN LAN RI Erna Irawati yang turut hadir dalam acara tersebut mengingatkan para peserta agar terus belajar di tengah dinamika birokrasi yang cepat. Menurutnya, kepemimpinan yang baik harus mampu meninggalkan warisan kebermanfaatan (legacy) melalui proses transformasi yang berkelanjutan demi kemajuan organisasi.</p><br></p>Berbeda dari angkatan sebelumnya, rangkaian kegiatan PKN kali ini diisi dengan Visitasi Kepemimpinan Nasional langsung ke lokasi pascabencana di Kabupaten Tapanuli Selatan. Dari kunjungan lapangan tersebut, para peserta berhasil merumuskan berbagai rekomendasi kebijakan penting, termasuk penguatan mitigasi berbasis data, kolaborasi kearifan lokal, serta percepatan pemulihan pelayanan publik. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7548_Tutup-PKN-Tingkat-II-Angkatan-XII---Wagub-Sumut-Tekankan-Kepemimpinan-Adaptif-dan-Integritas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286721/tutup-pkn-tingkat-ii-angkatan-xii-wagub-sumut-tekankan-kepemimpinan-adaptif-dan-integritas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Genjot PAD Lewat Digitalisasi, Pemko Medan Raih Penghargaan TP2DD Terbaik]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap membawa Pemko Medan kembali menorehkan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap membawa <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> kembali menorehkan prestasi gemilang. Medan dinobatkan sebagai Kota Terbaik Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) kategori pemerintah kota.</p><br></p>Penghargaan bergengsi tersebut diserahkan kepada Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, diwakili oleh Pj Sekda Kota Medan Erfin Fachrurrazi.</p><br></p>Capaian ini menjadi bentuk apresiasi nyata atas konsistensi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dalam memperluas ekosistem digital di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.</p>Erfin menjelaskan, keberhasilan Medan menjadi predikat terbaik ditopang oleh tata kelola pendapatan daerah yang terdigitalisasi dengan mengembangkan smart tax dan Qresto (Quick Response Electronic Splitting System For Tax Optimization).</p><br></p>"Pengelolaan pajak daerah kini jadi semakin transparan dan terintegrasi secara digital," ujar Erfin.</p><br></p>Terobosan ini, bilang Erfin, tak lepas dari peran dan komitmen penuh Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap dalam mendukung dan mendorong percepatan digitalisasi di setiap lini, yang berfokus pada transparansi guna mengoptimalkan penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p><br></p>"Guna memastikan transformasi digital transaksi keuangan daerah berjalan berkelanjutan dan berlandaskan hukum, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> juga telah menerbitkan sejumlah Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait," tambahnya.</p><br></p>Melalui langkah percepatan digitalisasi ini, tata kelola keuangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> terbukti menjadi jauh lebih efisien, akuntabel serta mendorong peningkatan PAD secara signifikan. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_697_Genjot-PAD-Lewat-Digitalisasi--Pemko-Medan-Raih-Penghargaan-TP2DD-Terbaik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286719/genjot-pad-lewat-digitalisasi-pemko-medan-raih-penghargaan-tp2dd-terbaik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 21:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Tegaskan Puskesmas Tuntungan Harus Rampung Tepat Waktu]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meninjau langsung progres pembangunan Puskesmas Tuntungan di Jalan Bunga Melati pada Kamis (24/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, ia menegaskan agar proyek pembangunan fasilitas kesehatan ini selesai tepat waktu dan tidak mengalami keterlambatan, dengan target pengerjaan pondasi awal rampung dalam waktu tiga minggu.</p><br></p>Rico menekankan bahwa pembangunan gedung baru ini tidak boleh hanya berorientasi pada fisik semata, melainkan harus diiringi dengan peningkatan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Infrastruktur yang memadai wajib berjalan beriringan dengan pelayanan medis yang profesional, cepat, dan mampu memenuhi kebutuhan warga secara optimal.</p><br></p>Sementara itu, Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan, Jhon Ester Lase, menjelaskan bahwa Puskesmas Tuntungan dirancang setinggi dua lantai dengan sekitar 30 ruangan multifungsi untuk menyiasati keterbatasan lahan. Fasilitas baru ini nantinya akan mencakup ruang rawat inap, UGD, poliklinik, laboratorium, hingga ruang farmasi demi kenyamanan pasien.</p><br></p>Puskesmas Tuntungan sendiri merupakan satu dari tiga puskesmas di Kota Medan yang dibangun total dari nol, di samping Puskesmas Rengas Pulau dan Puskesmas Glugur Darat. Meski sempat mengalami sedikit keterlambatan akibat proses tender ulang, pihak kontraktor dan dinas terkait berkomitmen untuk mengejar target penyelesaian proyek secara total pada akhir Desember mendatang. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3654_Rico-Waas-Tegaskan-Puskesmas-Tuntungan-Harus-Rampung-Tepat-Waktu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286718/rico-waas-tegaskan-puskesmas-tuntungan-harus-rampung-tepat-waktu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mencetak Talenta Digital Unggulan, BINUS @Medan Perkuat Kurikulum Computer Science Berbasis AI</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 21:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mencetak Talenta Digital Unggulan, BINUS @Medan Perkuat Kurikulum Computer Science Berbasis AI]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPerkembangan Artificial Intelligence (AI) yang bergerak secara masif kini telah menjadi penggerak utama di berbagai sektor]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Perkembangan Artificial Intelligence (AI) yang bergerak secara masif kini telah menjadi penggerak utama di berbagai sektor industri global. Merespons dinamika tersebut, BINUS University mengambil langkah strategis dengan memperkuat branding program Computer Science berbasis Artificial Intelligence. Penguatan ini tidak hanya diterapkan di BINUS @Medan, tetapi juga disusul dengan penambahan program Artificial Intelligence di berbagai kampus regional lainnya, yakni BINUS @Bekasi, BINUS @Bandung, BINUS @Malang, dan BINUS @Semarang.</p><br></p>Langkah ini berada di bawah payung semangat AI Empowers @ BINUS, sebuah komitmen nyata institusi dalam mengintegrasikan pemahaman serta pemanfaatan AI secara komprehensif ke dalam ekosistem pembelajaran. Melalui inisiatif ini, mahasiswa didorong untuk tidak sekadar menjadi pengguna teknologi, melainkan kreator yang mampu mengembangkan dan menerapkannya secara strategis, etis, serta bertanggung jawab.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/c9e1074f5b3f9fc8ea15d152add07294_1000167394.jpg"><br></p><br></p>Memilih perguruan tinggi hari ini bukan lagi sekadar memilih jurusan, melainkan memilih ekosistem pembelajaran yang adaptif terhadap masa depan karier dan industri. Mahasiswa BINUS University dibekali dengan kemampuan teknis yang mendalam, serta diperkaya dengan pemahaman etika AI, komunikasi, kolaborasi, dan wawasan bisnis. Seluruh kompetensi ini diasah melalui pengerjaan proyek nyata yang berkolaborasi langsung dengan mitra industri terkemuka.</p><br></p>Penguatan program Computer Science berbasis AI ini juga menjadi fondasi kuat dalam mewujudkan visi BINUS @Medan sebagai kampus Global Digitalpreneur. Sebagai Direktur <a href="https://www.sumut24.co/tag/kampus/" target="_blank">Kampus</a> BINUS @Medan, Tri Juniarty, S.Kom., M.M. melihat langkah ini dari sudut pandang pengembangan institusi dan regional dengan menyatakan bahwa kehadiran ekosistem pembelajaran berbasis AI di BINUS @Medan adalah wujud nyata komitmen untuk menghadirkan pendidikan berstandar global bagi generasi muda di Sumatera Utara, sehingga mereka memiliki daya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional.</p>Komitmen kuat ini turut diperkuat oleh visi para pimpinan yang melihat integrasi AI sebagai fondasi krusial dalam dunia pendidikan tinggi saat ini. Prof. Dr. Ir. Derwin Suhartono, S.Kom., MTI., selaku Dekan School of Computer Science BINUS University menyoroti kesiapan akademik secara menyeluruh dengan menjelaskan bahwa kurikulum Computer Science dirancang agar adaptif terhadap evolusi teknologi, di mana penguatan AI memastikan lulusan tidak hanya menguasai teori komputasi, tetapi juga memiliki kapabilitas riset dan pengembangan teknologi cerdas yang siap menjawab tantangan industri masa depan secara global.</p><br></p>Tidak hanya itu, Dr. Evawaty Tanuar, S.Kom., M.Info.Tech. selaku Head of Computer Science Department di BINUS @Medan menambahkan dari perspektif kesiapan teknis mahasiswa di program studi bahwa pihak kampus memastikan mahasiswa mendalami fondasi ilmu komputer sekaligus menguasai implementasi AI secara aplikatif, etis, dan bertanggung jawab melalui pengalaman belajar langsung di dalam kelas maupun proyek industri.</p><br></p>BINUS @Medan sebagai kampus Global Digitalpreneur berorientasi untuk melahirkan lulusan Computer Science yang tidak hanya kompeten secara teknis dan adaptif terhadap kemajuan zaman. Melalui metode diskusi interaktif selama perkuliahan berlangsung, mahasiswa ditantang tidak hanya menggunakan teknologi, tetapi langsung mengembangkan aplikasi yang memiliki kemampuan AI, menciptakan inovasi, serta memiliki integritas moral dan kepekaan sosial. Dengan demikian, para lulusan diharapkan mampu menciptakan solusi inovatif yang memberikan dampak nyata, memberdayakan masyarakat, serta menjawab tantangan era transformasi digital masa kini.</p><br></p>Melalui penguatan fokus Computer Science berbasis AI ini, BINUS @Medan juga menaruh harapan besar agar institusi ini dapat terus menjadi katalisator utama dalam mencetak talenta digital unggulan di wilayah Sumatera Utara dan sekitarnya. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3972_Mencetak-Talenta-Digital-Unggulan--BINUS--Medan-Perkuat-Kurikulum-Computer-Science-Berbasis-AI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/286717/mencetak-talenta-digital-unggulan-binus-medan-perkuat-kurikulum-computer-science-berbasis-ai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah]]></title>
            <description><![CDATA[JNE Wujudkan Mimpi 1.200 Karyawan untuk menunaikan Ibadah Umrah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta&ndash; JNE kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan spiritualitas dan kesejahteraan karyawan dengan memberangkatkan lebih dari 1.200 Ksatria dan Srikandi JNE beserta keluarga untuk melaksanakan ibadah Umrah. Program ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para karyawan yang telah mengabdi selama lebih dari 12 tahun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;JNE memberangkatkan 1.200 karyawan dalam 20 kloter untuk menunaikan ibadah umrah, dengan keberangkatan yang dilaksanakan secara bertahap mulai 16 September hingga 16 Desember 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Direktur JNE, M. Feriadi Soeprapto, turut hadir langsung untuk melepas dan merasakan kebahagiaan para jamaah dalam acara pelepasan resmi yang digelar di Anara Hotel, Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada Rabu, 16 September 2026. &quot;Program ini adalah wujud nyata pengamalan nilai-nilai luhur yang ditanamkan oleh almarhum pendiri JNE, H. Soeprapto Soeparno. Memberikan kesempatan bagi Ksatria dan Srikandi JNE untuk beribadah ke Tanah Suci adalah tradisi apresiasi atas loyalitas tanpa batas yang mereka berikan kepada perusahaan,&quot; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beliau juga menambahkan bahwa perjalanan spiritual ini penuh dengan makna keteladanan. &quot;Umrah adalah momentum menapaki jejak Rasulullah SAW dalam menyebarkan kebaikan. Kami berharap sekembalinya dari Tanah Suci, para karyawan membawa energi dan semangat baru untuk terus memberikan pelayanan prima. Hal ini sejalan dengan tagline JNE, yaitu &#039Connecting Happiness&#039;, di mana kami tidak hanya mengantar kiriman, tetapi juga merajut kebahagiaan bagi keluarga besar JNE dan masyarakat luas. Pelaksanaan program ini juga bertepatan dengan usia JNE ke-36 tahun, dengan mengusung tema &#039Melesat Hebat&#039;. Kami berharap perjalanan ini tidak hanya menjadi rezeki bagi mereka, tetapi juga menjadi motivasi untuk selalu bersemangat dalam bekerja.&quot; ungkap Feri&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Human Capital Development Division Head JNE, Fikri Al Haq Fachryana, menjelaskan bahwa program ini dirancang secara komprehensif. &quot;Program Umrah dan Perjalanan Spiritual ini bukan sekadar reward atau bentuk apresiasi, Umrah sebagai kurikulum terbaik dari Allah adalah instrumen pembinaan internal. Sesuai 2 tujuan utama Ibadah Umrah, pertama sebagai bentuk penyerahan diri kepada Allah. Kesatria Srikandi JNE diharapkan memiliki Visi, Misi Hidup yang jelas, yaitu Bahagia Dunia Akhirat dengan Ridho Allah, sehingga hidup nya menjadi berkah. Kedua adalah menghapuskan dosa dan meraih ketaqwaan. Ksatria dan Srikandi JNE mengimplementasikan ketaqwaan nya di masyarakat, di rumah dan di lingkungan kerja. Bekerja produktif dengan penuh rasa amanah dan menjalankan Core Value JNE, jujur, disiplin, tanggung jawab dan visioner, sebagai bagian dari perintah Allah.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peserta umrah tahun ini tidak hanya berasal dari kantor pusat, tetapi juga dari berbagai cabang JNE di seluruh Indonesia. Mulai dari Bogor, Bandung, Tarakan, Semarang, Balikpapan, Bandar Lampung, Pontianak, dan Yogyakarta dan kota-kota lainnya. Selama di sana, mereka mengikuti seluruh rangkaian ibadah dengan serius dan antusias, dipandu oleh Ustadz Jajang Al-Hajj.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun ini, rasa syukur turut dirasakan oleh para pemenang ajang JNE Content Competition 2026 yang turut diberangkatkan ke Tanah Suci. Idris Prasetyawan selaku Pemenang Best of The Best Kategori Foto Jurnalis Media asal Makassar yang akan diberangkatkan pada awal Desember 2026. Ia mengungkapkan, &quot;Alhamdulillah, saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada JNE. Bisa berkunjung ke Baitullah adalah impian terbesar saya yang akhirnya diijabah Allah SWT melalui perantara JNE. Semoga keberkahan ini turut menular kepada seluruh Ksatria dan Srikandi JNE yang terus berdedikasi bagi negeri.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal senada juga disampaikan oleh Utomo Priyambodo selaku Pemenang Best of The Best Kategori Writing Jurnalis Media asal Depok. &quot;Kesempatan menunaikan ibadah Umrah dari JNE adalah anugerah luar biasa yang memberikan pengalaman spiritual mendalam. Semoga JNE terus melangkah maju dan membawa inspirasi kebaikan bagi sesama.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebahagiaan serupa turut dirasakan oleh Golbi Tranado selaku anggota JNE Loyalty Card (JLC) peraih transaksi tertinggi sebagai Pemenang JLC Race 2025. &quot;Berawal dari setiap resi pengiriman bersama JNE, siapa sangka berbuah panggillan ke Tanah Suci. Menerima rezeki umrah dari program JLC JNE adalah momen paling mengharukan dalam perjalanan usaha kami. Terima kasih JNE atas apresiasi dan kebaikan yang tak terhingga ini.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana haru dan penuh syukur turut terpancar dari raut wajah para peserta kloter pertama yang siap menginjakkan kaki di Masjidil Haram, tempat Ka&#039;bah yang menjadi kiblat umat Muslim dunia. Dasef Kurniawan, seorang Kurir JNE Jakarta Inbound Departemen yang telah mengabdikan diri di perusahaan selama lebih dari 12 tahun, sama sekali tidak menyangka kerja kerasnya selama belasan tahun berbuah panggilan mulia ke Tanah Suci. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya merasa ini adalah undangan langsung dari Allah SWT yang hadir melalui JNE. Mengabdi lebih dari 12 tahun di perusahaan ini mengajarkan saya arti loyalitas, dan hari ini saya merasakan balasan terindah yang pernah ada. Kepedulian JNE terhadap kesejahteraan spiritual karyawan membuat saya semakin bangga menjadi bagian dari keluarga besar JNE. Saya yakin, dengan kebersamaan yang solid ini, JNE akan terus melaju pesat dan membawa kebahagiaan bagi banyak orang,&quot; tutur Dasef dengan mata berkaca-kaca.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1354_JNE-Wujudkan-Mimpi-1-200-Karyawan-untuk-menunaikan-Ibadah-Umrah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286716/jne-wujudkan-mimpi-1200-karyawan-untuk-menunaikan-ibadah-umrah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peduli Korban Kebakaran, Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan Turun Salurkan Bantuan</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 18:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peduli Korban Kebakaran, Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan Turun Salurkan Bantuan]]></title>
            <description><![CDATA[Peduli Korban Kebakaran, Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan Turun Salurkan Bantuan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> (Sat Resnarkoba) Polres Padangsidimpuan menunjukkan kepedulian terhadap warga yang terdampak musibah kebakaran di Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepedulian tersebut diwujudkan melalui penyaluran bantuan berupa sembako, minuman, serta sejumlah kebutuhan lainnya kepada para korban kebakaran, Jumat (25/9/2026) sore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosial itu berlangsung mulai sekitar pukul 17.00 WIB hingga selesai. Sejumlah personel Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan turun langsung ke lokasi untuk menyerahkan bantuan sekaligus menyapa dan memberikan dukungan moril kepada masyarakat yang tengah menghadapi dampak musibah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dipimpin Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan AKP Juli Purwono, S.H., M.H., didampingi KBO Sat Resnarkoba IPDA Amun K. Siregar, S.H., serta personel Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKP Juli Purwono mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk solidaritas dan kepedulian kepolisian terhadap masyarakat yang sedang mengalami musibah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami hadir untuk memberikan sedikit bantuan dan dukungan kepada saudara-saudara kita yang menjadi korban kebakaran. Semoga bantuan ini dapat bermanfaat dan memberikan semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali,&quot; ujar AKP Juli Purwono.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, musibah kebakaran tidak hanya menimbulkan kerugian materi, tetapi juga meninggalkan beban dan kesedihan bagi warga yang terdampak. Karena itu, kehadiran personel kepolisian di tengah masyarakat diharapkan dapat memberikan dukungan secara langsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyerahkan bantuan, personel Sat Resnarkoba juga menyampaikan pesan penguatan kepada para korban agar tetap tabah menghadapi kondisi yang terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami turut merasakan duka atas musibah yang dialami masyarakat. Mudah-mudahan warga yang terdampak diberikan kekuatan dan ketabahan, serta kondisi dapat segera pulih,&quot; kata Juli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi sosial tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya Polres Padangsidimpuan untuk membangun kedekatan dengan masyarakat. Polisi tidak hanya menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga hadir ketika masyarakat membutuhkan dukungan dalam menghadapi berbagai persoalan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyaluran bantuan diharapkan dapat sedikit meringankan kebutuhan warga korban kebakaran, terutama dalam memenuhi kebutuhan sehari-hari pascamusibah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menunjukkan kepedulian dan membantu warga yang terdampak agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7392_Peduli-Korban-Kebakaran--Sat-Resnarkoba-Polres-Padangsidimpuan-Turun-Salurkan-Bantuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286715/peduli-korban-kebakaran-sat-resnarkoba-polres-padangsidimpuan-turun-salurkan-bantuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kebakaran Hebat di Kelurahan Kantin, Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat Evakuasi Korban</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kebakaran Hebat di Kelurahan Kantin, Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat Evakuasi Korban]]></title>
            <description><![CDATA[Kebakaran Hebat di Kelurahan Kantin, Polres Padangsidimpuan Bergerak Cepat Evakuasi Korban]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebakaran hebat melanda kawasan permukiman warga di Jalan Muhammad Tohir Daulay, eks Jalan Gaharu, tepatnya di belakang SMPN 1 Padangsidimpuan, Lingkungan Wek IV, Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Jumat (25/9/2026) dini hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 03.00 WIB tersebut menghanguskan sembilan unit rumah semi permanen. Selain itu, empat rumah warga lainnya ikut terdampak akibat jalur pemadaman dan rembesan api.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebakaran juga menelan korban jiwa. Seorang warga bernama Rahmad Efendi Pulungan (32) ditemukan meninggal dunia di tengah peristiwa tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan informasi awal kepolisian, api diduga pertama kali muncul dari salah satu rumah yang ditempati korban. Kobaran api kemudian dengan cepat membesar dan merambat ke bangunan lain di sekitarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bangunan yang sebagian besar semi permanen serta posisi rumah yang berdekatan diduga menjadi salah satu faktor yang membuat api cepat menjalar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebakaran diketahui warga sekitar ketika api sudah terlihat membesar. Warga kemudian berupaya melakukan pemadaman secara gotong royong menggunakan peralatan seadanya sambil meminta bantuan petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 03.10 WIB, laporan kebakaran diterima <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan. Petugas piket Satintelkam kemudian berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak lama berselang, sekitar pukul 03.15 WIB, Pamapta bersama personel piket fungsi bergerak menuju lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lima unit mobil Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan kemudian diterjunkan untuk melakukan pemadaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah berjibaku selama sekitar dua jam, api akhirnya berhasil dikendalikan sekitar pukul 05.10 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah situasi dinyatakan cukup aman untuk dilakukan pemeriksaan, Tim INAFIS <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan tiba di lokasi sekitar pukul 05.58 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian melakukan penanganan terhadap korban yang ditemukan meninggal dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban diketahui bernama Rahmad Efendi Pulungan, 32 tahun, yang berdomisili di kawasan Kelurahan Kantin, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi sementara menyebutkan korban tinggal seorang diri di rumah tersebut. Namun, kondisi dan informasi pribadi korban masih dalam proses verifikasi oleh pihak berwenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 06.26 WIB, korban dibawa ke rumah sakit oleh Tim INAFIS bersama tim medis RSUD untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampak kebakaran cukup besar. Sembilan rumah warga dilaporkan mengalami kerusakan total, sedangkan empat rumah lainnya terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sembilan rumah yang terbakar total masing-masing milik:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Masdewi Siregar;<br>2. Mahrud Harahap;<br>3. Dasopang;<br>4. Munadi;<br>5. Suhena Dalimunthe;<br>6. Mudah Dalimunthe;<br>7. Sofyan Siregar;<br>8. Mariani BTB;<br>9. Salman Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara empat rumah yang terdampak tercatat milik Jul Fahmi, Nurhasanah, Nur Lela dan Isman Juang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerugian materiil sementara diperkirakan lebih dari Rp2 miliar. Namun, angka tersebut masih bersifat sementara karena pendataan dan verifikasi terhadap kerusakan serta barang-barang milik warga masih dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengenai penyebab kebakaran, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dugaan awal mengarah pada korsleting listrik. Namun, dugaan tersebut belum dapat dijadikan sebagai kesimpulan akhir karena sumber dan penyebab pasti api masih harus dipastikan melalui pemeriksaan teknis serta pendalaman keterangan saksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah saksi telah dimintai keterangan, di antaranya Muhammad Rasoki selaku Kepling IV Kelurahan Kantin serta Muhammad Riadi Pulungan, adik kandung korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Riadi menerangkan bahwa dirinya sedang berada di luar rumah ketika kebakaran terjadi. Setelah mendapatkan informasi bahwa rumah abangnya terbakar, ia langsung menuju lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N. G. Desky, SH., SIK., MH. menegaskan bahwa kepolisian telah melakukan langkah cepat setelah menerima laporan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penanganan tidak hanya difokuskan pada pemadaman dan pengamanan lokasi, tetapi juga proses identifikasi korban, pengumpulan keterangan saksi serta penyelidikan untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami telah mengerahkan personel untuk melakukan pengamanan lokasi, membantu penanganan korban, mengumpulkan bahan keterangan dari para saksi serta berkoordinasi dengan Pemadam Kebakaran dan unsur pemerintah setempat,&quot; ujar AKBP Noval N. G. Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga menekankan pentingnya pendataan terhadap warga yang terdampak sehingga kebutuhan pascakebakaran dapat segera dipetakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami juga melakukan koordinasi dengan pemerintah kecamatan, kelurahan, Kepling, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan instansi terkait untuk memastikan kondisi warga terdampak dapat ditangani dengan baik,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah personel kepolisian dan unsur pemerintah hadir dalam penanganan kebakaran tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan hadir Pawas IPTU Eko Bertom J.C. Panjaitan, Padal IPDA DL Simanjuntak, Kanit III Satreskrim IPDA Fithri Adi, Pamapta II IPDA Bona Manullang, Kanit INAFIS AIPTU Facrizal Nasution, serta personel piket fungsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Pemadam Kebakaran hadir Sekretaris Damkar Ismail Marzuki bersama tim pemadam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan di lapangan juga melibatkan Camat Padangsidimpuan Utara Andri Gunawan Harahap, Lurah Kantin Safwan Tanjung, Kepling IV Muhammad Rasoki, tim medis RSUD, Bhabinkamtibmas dan Babinsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian telah melakukan sejumlah langkah setelah kejadian, mulai dari menerima laporan masyarakat, menghubungi Pemadam Kebakaran, mengerahkan personel, mengamankan lokasi, menangani korban, meminta keterangan saksi hingga melakukan koordinasi lintas instansi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasca kebakaran, perhatian selanjutnya diarahkan pada pendataan menyeluruh terhadap kerugian dan kebutuhan warga. Dengan sembilan rumah terbakar total dan empat rumah terdampak, warga yang kehilangan tempat tinggal diperkirakan membutuhkan dukungan berupa hunian sementara, kebutuhan pokok dan penanganan lanjutan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7519_Kebakaran-Hebat-di-Kelurahan-Kantin--Polres-Padangsidimpuan-Bergerak-Cepat-Evakuasi-Korban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286714/kebakaran-hebat-di-kelurahan-kantin-polres-padangsidimpuan-bergerak-cepat-evakuasi-korban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Putra Mahkota Alam Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Belanja Tembus Rp1,23 Triliun</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Putra Mahkota Alam Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Belanja Tembus Rp1,23 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Putra Mahkota Alam Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Belanja Tembus Rp1,23 Triliun]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas (<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a>) Putra Mahkota Alam Hasibuan SE menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Padang Lawas Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyampaian nota pengantar tersebut berlangsung dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Padang Lawas di Gedung DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a>, Rabu (23/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Luat Hasibuan SE, didampingi Wakil Ketua II Muhammad Dayan Hasibuan SH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Putra Mahkota menjelaskan bahwa penyampaian nota keuangan dan rancangan APBD merupakan bagian dari amanat peraturan perundang-undangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah dan pengelolaan keuangan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebutkan, penyusunan perubahan APBD 2026 juga harus memperhatikan kebijakan fiskal nasional yang tertuang dalam RAPBN Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, proses penyusunan Ranperda Perubahan APBD 2026 merupakan bagian dari siklus pengelolaan keuangan daerah sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, baik secara internal maupun bersama DPRD, telah melakukan berbagai pembahasan untuk menghasilkan kesepakatan yang menjadi dasar penyusunan rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026,&quot; ujar Putra Mahkota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rancangan perubahan APBD 2026, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas menargetkan pendapatan daerah sebesar Rp1.184.632.477.732.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp141.963.995.870 jika dibandingkan dengan target pendapatan daerah dalam APBD Tahun Anggaran 2026 sebelum perubahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenaikan pendapatan tersebut menjadi salah satu bagian penting dalam penyesuaian struktur APBD Kabupaten Padang Lawas untuk tahun berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, pemerintah daerah juga mengalokasikan belanja daerah dalam rancangan perubahan APBD 2026 sebesar Rp1.230.166.686.303.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumlah tersebut meningkat Rp160.785.505.441 dibandingkan dengan belanja daerah yang ditetapkan dalam APBD Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menjelaskan, belanja daerah dalam rancangan perubahan APBD 2026 terdiri atas beberapa kelompok belanja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk belanja operasi, pemerintah daerah merencanakan anggaran sebesar Rp816.794.140.987.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumlah tersebut meningkat sebesar Rp61.176.485.266 dibandingkan alokasi belanja operasi dalam APBD Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, belanja modal direncanakan mencapai Rp151.217.575.471. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp91.594.854.375 dibandingkan APBD 2026 sebelum perubahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, belanja tidak terduga (BTT) dialokasikan sebesar Rp1.704.503.800, atau meningkat Rp504.503.800 dari APBD Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan belanja transfer direncanakan sebesar Rp260.450.466.045. Nilai tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp7.509.662.000 dibandingkan alokasi dalam APBD 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, total belanja daerah dalam rancangan perubahan APBD 2026 mencapai lebih dari Rp1,23 triliun, sementara pendapatan daerah berada di kisaran Rp1,18 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putra Mahkota mengatakan, penyusunan perubahan APBD 2026 diarahkan untuk meningkatkan kualitas belanja daerah, melakukan efisiensi program serta mengoptimalkan pendapatan asli daerah (PAD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan tersebut, kata dia, juga diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas berkomitmen dalam menyusun rancangan perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini secara transparan, efisien, dan berorientasi pada kemandirian fiskal daerah,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bupati, pengelolaan anggaran harus mampu memberikan dampak terhadap kebutuhan masyarakat dan mendukung pelaksanaan program pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pembahasan bersama DPRD diharapkan dapat menghasilkan arah kebijakan anggaran yang sesuai dengan prioritas pembangunan Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga berharap pembahasan Ranperda tentang Perubahan APBD beserta nota keuangan Tahun Anggaran 2026 dapat berlangsung lancar dan diselesaikan tepat waktu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya berkeyakinan dengan kepercayaan dan dukungan masyarakat, pemerintah dapat bekerja lebih baik, bekerja lebih efektif dalam mencapai kemajuan bersama,&quot; ujar Putra Mahkota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap pembahasan perubahan APBD bersama DPRD dapat dilakukan secara harmonis dengan tetap menjalankan tugas dan fungsi masing-masing pihak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan proses pembahasan tersebut, pemerintah daerah berharap kebijakan anggaran yang nantinya disepakati dapat semakin tepat sasaran dan memberikan dukungan terhadap pembangunan Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat paripurna tersebut turut dihadiri Wakapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> Kompol Leo Rella Edianto Sembiring SH, perwakilan Kejaksaan Negeri Sibuhuan, perwakilan Pengadilan Negeri Sibuhuan, perwakilan Dandim 0212/Tapanuli Selatan, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr H Panguhum Nasution S.Sos MAP, para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, insan pers serta undangan lainnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7126_Bupati-Putra-Mahkota-Alam-Buka-Rancangan-Perubahan-APBD-Palas-2026--Belanja-Tembus-Rp1-23-Triliun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286713/bupati-putra-mahkota-alam-buka-rancangan-perubahan-apbd-palas-2026-belanja-tembus-rp123-triliun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabar Baik Guru MDTA dan Pesantren Madina, Pemkab Tambah Anggaran Rp1,09 Miliar</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabar Baik Guru MDTA dan Pesantren Madina, Pemkab Tambah Anggaran Rp1,09 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Kabar Baik Guru MDTA dan Pesantren Madina, Pemkab Tambah Anggaran Rp1,09 Miliar]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menambah alokasi anggaran sebesar Rp1,09 miliar untuk pemberian insentif bagi guru Madrasah Diniyah Takmiliyah Awaliyah (MDTA) dan guru pesantren melalui Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tambahan anggaran tersebut disampaikan Wakil Bupati Mandailing Natal Atika Azmi Utammi Nasution dalam sidang paripurna DPRD Madina, Jumat (25/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sidang paripurna tersebut mengagendakan penyampaian jawaban pemerintah daerah atas pandangan umum fraksi-fraksi DPRD terhadap Rancangan P-APBD Madina Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penyampaiannya, Atika menjelaskan tambahan anggaran untuk insentif guru MDTA dan pesantren merupakan bagian dari respons pemerintah daerah terhadap pertanyaan yang disampaikan Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, dukungan terhadap tenaga pendidik keagamaan tetap menjadi perhatian pemerintah daerah di tengah penyesuaian struktur pendapatan dan belanja daerah pada perubahan APBD 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam jawaban terhadap pandangan Fraksi Gerindra, Atika menyampaikan bahwa terdapat penurunan pendapatan daerah dalam P-APBD 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyesuaian tersebut antara lain dipengaruhi oleh adanya pemotongan dana transfer serta evaluasi terhadap target Pendapatan Asli Daerah (PAD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penyesuaian PAD dilakukan berdasarkan evaluasi realisasi pendapatan pada semester pertama," kata Atika dalam sidang paripurna tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski target PAD mengalami penyesuaian, Pemkab Madina tetap berupaya mengoptimalkan sumber-sumber pendapatan daerah yang tersedia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi belanja, pemerintah daerah juga meningkatkan belanja modal yang diarahkan untuk mendukung pembangunan sarana dan prasarana serta meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjawab pandangan Fraksi Golkar, Pemkab Madina memastikan pembangunan jalan yang menjadi akses sentra produksi pertanian di Kecamatan Puncak Sorik Marapi dan kawasan Jaya Tengah Raya akan menjadi bagian dari rencana pembangunan pada APBD 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain infrastruktur, pemerintah daerah juga menyampaikan sejumlah agenda pelayanan publik lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Madina berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan di RSUD Panyabungan, mempersiapkan pengelolaan sampah, serta melaksanakan tes urine terhadap aparatur sipil negara (ASN).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, usulan Fraksi NasDem mengenai pengaspalan jalan sepanjang satu kilometer di setiap kecamatan juga mendapat perhatian pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atika menyampaikan, pembangunan infrastruktur jalan sebaiknya tidak hanya mengejar panjang ruas yang dikerjakan, tetapi diarahkan agar setiap ruas yang menjadi prioritas dapat diselesaikan secara tuntas meskipun pelaksanaannya dilakukan secara bertahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rapat tersebut, persoalan sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) yang masih berstatus Pelaksana Tugas (Plt) juga mendapat penjelasan dari Pemkab Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjawab pertanyaan Fraksi Demokrat, Atika mengatakan proses tersebut masih menunggu kelengkapan administrasi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), serta Badan Kepegawaian Negara (BKN).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain persoalan struktur organisasi pemerintahan, Pemkab Madina juga tengah mendorong percepatan peningkatan pelayanan kesehatan di wilayah Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pemerintah juga mempercepat akreditasi RSUD dr. Husni Thamrin Natal, termasuk pembenahan manajemen, sarana-prasarana, dan kelengkapan alat medis," ujar Atika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Fraksi PKS menyoroti pentingnya pembentukan dan penguatan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) sebagai salah satu instrumen untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Madina menyatakan sependapat bahwa penguatan BUMD perlu dilakukan sebagai bagian dari strategi meningkatkan PAD dalam jangka panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain BUMD, persoalan izin pertambangan rakyat (IPR) juga menjadi perhatian DPRD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atika menjelaskan bahwa proses penerbitan izin tersebut masih berjalan dan pemerintah daerah terus melengkapi persyaratan yang diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Madina juga tengah melakukan koordinasi dengan PT PSU terkait permintaan persetujuan penggunaan lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Koordinasi tersebut berkaitan dengan rencana masuknya jaringan listrik ke Desa Simpang Koje, Kecamatan Linggabayu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah berharap proses persetujuan penggunaan lahan dapat segera diselesaikan sehingga akses listrik ke desa tersebut dapat direalisasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian jawaban pemerintah daerah terhadap pandangan umum fraksi-fraksi tersebut menjadi bagian dari tahapan pembahasan Rancangan P-APBD Madina Tahun Anggaran 2026 sebelum memasuki tahapan pembahasan lebih lanjut antara eksekutif dan legislatif.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7788_Kabar-Baik-Guru-MDTA-dan-Pesantren-Madina--Pemkab-Tambah-Anggaran-Rp1-09-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286712/kabar-baik-guru-mdta-dan-pesantren-madina-pemkab-tambah-anggaran-rp109-miliar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Padangsidimpuan Bertindak! Usaha Manjal di Batang Ayumi Julu Disegel Setelah Tak Direlokasi</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Padangsidimpuan Bertindak! Usaha Manjal di Batang Ayumi Julu Disegel Setelah Tak Direlokasi]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Padangsidimpuan Bertindak! Usaha Manjal di Batang Ayumi Julu Disegel Setelah Tak Direlokasi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan mengambil langkah tegas dengan melakukan penyegelan terhadap lokasi kegiatan usaha Manjal yang berada di wilayah Kelurahan Batang Ayumi Julu/Bonan Dolok, Jumat (25/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyegelan dilakukan sebagai bagian dari proses penertiban yang sebelumnya telah dipersiapkan Pemerintah Kota Padangsidimpuan. Langkah tersebut berkaitan dengan keputusan yang muncul dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) antara DPRD Padangsidimpuan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan dan masyarakat Kelurahan Bonan Dolok serta Batang Ayumi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam RDP tersebut, salah satu poin yang disepakati adalah penghentian operasional sekaligus relokasi kegiatan usaha dari lokasi saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan keberadaan usaha tersebut sebelumnya menjadi perhatian masyarakat. Keluhan warga disebut telah berlangsung sejak 2021, terutama berkaitan dengan aktivitas kendaraan angkutan yang dinilai berdampak terhadap kondisi bahu jalan di kawasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain persoalan aktivitas kendaraan, masyarakat juga menyampaikan kekhawatiran terhadap aspek keselamatan lingkungan, termasuk potensi risiko kebakaran yang dapat muncul akibat kegiatan usaha di kawasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti hasil pembahasan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan kemudian memberikan instruksi agar operasional dihentikan dan kegiatan usaha direlokasi ke lokasi yang telah ditentukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, hingga batas waktu yang ditetapkan, kegiatan usaha tersebut disebut belum dipindahkan dari lokasi semula.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi itu kemudian menjadi dasar bagi pemerintah daerah untuk melakukan tindakan penertiban berupa penyegelan. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut atas instruksi penghentian operasional dan relokasi yang sebelumnya telah disampaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lokasi usaha, petugas memasang tanda penyegelan dengan tulisan &quot;USAHA INI DISEGEL&quot;. Pemasangan tanda tersebut menjadi penanda bahwa kegiatan usaha di lokasi tersebut telah dikenai tindakan penutupan oleh pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyegelan itu merujuk pada Peraturan Daerah Nomor 04 Tahun 2014 tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW), khususnya Pasal 28, serta Surat Perintah Penyegelan/Penutupan Lokasi Nomor 500.16.6/2953/2026 tertanggal 7 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain tanda penyegelan, pemerintah juga mencantumkan peringatan agar segel yang telah dipasang tidak dirusak atau dibuka secara sengaja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan tersebut mengacu pada Pasal 232 ayat (1) KUHP, yang mengatur mengenai perbuatan dengan sengaja memutus, membuang, atau merusak penyegelan yang dilakukan oleh atau atas nama penguasa umum yang berwenang, termasuk tindakan menggagalkan penutupan yang dilakukan dengan segel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan penyegelan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan menegaskan pelaksanaan penertiban terhadap lokasi usaha Manjal setelah sebelumnya memberikan instruksi penghentian operasional dan relokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini juga menjadi tindak lanjut dari pembahasan antara pemerintah daerah, DPRD dan masyarakat yang sebelumnya telah menyoroti keberadaan kegiatan usaha serta dampaknya terhadap lingkungan dan kondisi infrastruktur di sekitar lokasi.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5953_Pemko-Padangsidimpuan-Bertindak--Usaha-Manjal-di-Batang-Ayumi-Julu-Disegel-Setelah-Tak-Direlokasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286711/pemko-padangsidimpuan-bertindak-usaha-manjal-di-batang-ayumi-julu-disegel-setelah-tak-direlokasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Solok Wapres Gibran Pimpin Rakor</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 17:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Solok Wapres Gibran Pimpin Rakor]]></title>
            <description><![CDATA[Penanganan Bencana Hidrometeorologi di Kabupaten Solok Wapres Gibran Pimpin Rakor]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Solok : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Wakil Presiden Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka,Jumat (25/9/2026) memimpin Rapat Koordinasi Penanganan Bencana Hidrometeorologi Banjir Bandang (galodo) di Posko Utama Bencana Kabupaten Solok, Sumatera Barat, &lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> dikuti oleh , Kepala BNPB, Gubernur Sumatera Barat, Wakil Gubernur Sumatera Barat, kapolda Sumbar, Bupati Solok, Wakil Bupati Solok, unsur Forkopimda Kabupaten Solok, Sekretaris Daerah, para Asisten, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kalaksa BPBD Provinsi Sumatera Barat, Kalaksa BPBD Kabupaten Solok, sejumlah OPD Provinsi Sumatera Barat, serta jajaran terkait lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bupati Solok, dalam rapat  menyampaikan laporan mengenai kondisi terkini dan dampak bencana yang terjadi di wilayah Kabupaten Solok, termasuk kerusakan infrastruktur, rumah masyarakat, serta sejumlah fasilitas perkantoran pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga melaporkan kondisi pascabencana, termasuk perkiraan kerugian dan kebutuhan penanganan lanjutan. Salah satu perhatian pemerintah daerah adalah kerusakan pada kawasan perkantoran yang berdampak terhadap keberlangsungan aktivitas pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain penanganan kerusakan, pemerintah daerah juga menyampaikan rencana tindak lanjut, termasuk kebutuhan pembangunan dan realisasi sabo dam sebagai bagian dari upaya mitigasi serta pengurangan risiko bencana ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Solok juga menyampaikan apresiasi atas kehadiran Wakil Presiden secara langsung di Kabupaten Solok untuk melihat kondisi bencana. <br>Dukungan dan perhatian pemerintah pusat, menurutnya, menjadi tambahan semangat bagi pemerintah daerah dan masyarakat dalam menghadapi serta memulihkan kondisi pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur Sumatera Barat dalam sambutannya  menyampaikan terima kasih atas kunjungan Wakil Presiden ke Kabupaten Solok. Ia menjelaskan bahwa tingginya curah hujan dalam beberapa waktu terakhir menjadi salah satu kondisi yang perlu terus diwaspadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah provinsi bersama pemerintah kabupaten dan kota, lanjutnya, telah melakukan penyisiran serta pemantauan sejumlah aliran sungai sebagai langkah kewaspadaan terhadap potensi bencana hidrometeorologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala BNPB melaporkan bahwa sesuai arahan pemerintah pusat, jajaran BNPB telah turun langsung dalam penanganan bencana, termasuk mendukung proses pencarian, pertolongan, evakuasi, dan penanganan awal terhadap masyarakat terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah fase tanggap darurat, penanganan akan dilanjutkan pada tingkat kabupaten dengan tetap melakukan koordinasi bersama pemerintah provinsi dan pemerintah pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam arahannya menegaskan pentingnya memastikan seluruh proses penanganan pascabencana dilakukan secara terkoordinasi dan menyentuh kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wapres meminta pemerintah daerah melakukan pendataan secara menyeluruh terhadap warga terdampak, termasuk dalam rencana penanganan dan penataan kembali permukiman atau relokasi.<br>&quot;Pak Bupati, tolong didata orangnya,&quot; ujar Wapres saat menekankan pentingnya pendataan warga terdampak sebagai dasar dalam proses pemulihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wapres juga meminta agar pemulihan tidak hanya difokuskan pada permukiman, tetapi mencakup lahan-lahan pertanian masyarakat yang terdampak bencana. Lahan pertanian yang mengalami kerusakan perlu mendapatkan perhatian agar aktivitas ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wapres juga menekankan agar pelayanan publik tetap berjalan meskipun sejumlah fasilitas pemerintahan mengalami kerusakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelayanan administrasi kependudukan (Dukcapil) menjadi salah satu layanan yang harus dipastikan tetap tersedia bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelayanan publik harus tetap jalan, terutama Dukcapil,&quot; tegas Wapres.<br>Wapres juga meminta pemerintah daerah memberikan perhatian khusus kepada kelompok masyarakat yang membutuhkan perlindungan lebih, terutama warga lanjut usia dan penyandang disabilitas, baik dalam proses evakuasi maupun pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketersediaan air bersih juga menjadi perhatian. Wapres meminta agar masyarakat terdampak tidak sampai mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat terganggunya sumber air setelah bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Air bersih jangan sampai air kotor karena bencana. Nanti kita realisasikan,&quot; kata Wapres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait rencana relokasi atau pemindahan warga terdampak, Wapres meminta pemerintah daerah memastikan lokasi baru yang disiapkan benar-benar aman dari potensi bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pastikan, Pak Bupati, lokasi barunya aman untuk pengungsian,&quot; ujarnya.<br>Wapres juga menyampaikan apresiasi terhadap kekompakan pemerintah daerah dan unsur terkait dalam penanganan bencana di Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di Solok ini cukup kompak semua,&quot; kata Wapres.Wapres menegaskan bahwa pemerintah akan terus memastikan proses pemulihan pascabencana berjalan dengan baik dan cepat. Seluruh unsur pemerintah diminta menjaga koordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera ditangani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan dan rapat koordinasi ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mempercepat penanganan bencana, memulihkan pelayanan publik, memperbaiki infrastruktur serta fasilitas masyarakat, dan memperkuat mitigasi agar risiko bencana serupa dapat diminimalkan di masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai penyampaian arahan, Bupati Solok juga menyampaikan sejumlah pertanyaan dan kebutuhan daerah secara langsung kepada Wakil Presiden untuk mendapatkan perhatian dan tindak lanjut pemerintah pusat.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4626_Penanganan-Bencana-Hidrometeorologi-di-Kabupaten-Solok-Wapres-Gibran-Pimpin-Rakor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286710/penanganan-bencana-hidrometeorologi-di-kabupaten-solok-wapres-gibran-pimpin-rakor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>