<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 17 May 2026 13:03:55 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 12:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas]]></title>
            <description><![CDATA[Heboh Dugaan Makanan Berulat pada Program MBG di Penggorengan Madina, Wali Murid Soroti Kualitas dan Higienitas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program nasional pemerintah pusat kembali menjadi sorotan publik. Program yang digagas untuk meningkatkan kualitas gizi anak sekolah itu kini menuai perhatian setelah muncul dugaan makanan tidak layak konsumsi di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MBG sendiri merupakan program prioritas nasional yang menyasar pelajar mulai dari tingkat taman kanak-kanak hingga sekolah menengah secara bertahap. Program ini juga menjadi salah satu janji politik Presiden RI Prabowo Subianto saat masa kampanye.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di lapangan, pelaksanaan program tersebut dinilai masih menghadapi berbagai persoalan. Di sejumlah daerah sebelumnya sempat muncul laporan terkait makanan yang diduga menyebabkan keracunan, kualitas makanan yang dianggap kurang layak, hingga kuota penerima yang belum sesuai harapan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terbaru, dugaan persoalan muncul di Kabupaten Mandailing Natal. Informasi yang beredar menyebutkan adanya makanan MBG yang diduga dalam kondisi tidak layak konsumsi karena ditemukan berulat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus tersebut disebut terjadi di wilayah Kecamatan Panyabungan. Selain itu, muncul pula sorotan terkait proses pengolahan makanan di Kecamatan Bukit Malintang yang diduga kurang higienis karena alat masak disebut dicuci di sungai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Situasi ini memicu kekhawatiran para wali murid terkait standar kebersihan dan kualitas makanan yang disalurkan kepada siswa penerima program MBG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Penggorengan Kecamatan Panyabungan berinisial FR saat dikonfirmasi sejumlah awak media pada Selasa (12/5/2026), belum memberikan penjelasan rinci terkait dugaan makanan berulat tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dimintai tanggapan mengenai kualitas makanan, sertifikasi juru masak, hingga mekanisme pengajuan sekolah penerima MBG, FR hanya menyebut pihaknya telah berkoordinasi dengan kepala sekolah yang mengajukan program penerima MBG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, terkait pertanyaan mengenai dugaan makanan berulat, tidak ada penjelasan lebih lanjut yang diberikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, upaya konfirmasi yang dilakukan sejumlah media kepada pihak Badan Gizi Nasional (BGN) di Kabupaten Mandailing Natal juga belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat berharap program MBG benar-benar menjadi solusi peningkatan gizi anak sekolah, bukan justru menimbulkan persoalan baru di lapangan. Pasalnya, kualitas makanan dinilai sangat berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak serta peningkatan sumber daya manusia di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengawasan ketat terhadap distribusi, pengolahan makanan, hingga standar kebersihan dapur MBG kini menjadi perhatian publik agar program nasional tersebut dapat berjalan sesuai tujuan awalnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7431_Heboh-Dugaan-Makanan-Berulat-pada-Program-MBG-di-Penggorengan-Madina--Wali-Murid-Soroti-Kualitas-dan-Higienitas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282395/heboh-dugaan-makanan-berulat-pada-program-mbg-di-penggorengan-madina-wali-murid-soroti-kualitas-dan-higienitas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 12:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Ada Ruang untuk Mafia Solar, Polres Tapsel Intensifkan Pengawasan SPBU]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapanuli Selatan terus memperkuat pengawasan terhadap distribusi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi guna memastikan penyalurannya tepat sasaran dan tidak dimanfaatkan oleh oknum tertentu demi keuntungan pribadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menjaga stabilitas distribusi energi bagi masyarakat, khususnya warga yang memang berhak menerima BBM subsidi di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Tapanuli Selatan, AKBP Yon Edi Winara, S.H., S.I.K., M.H., melalui Kasat Reskrim IPTU Bontor Desmonth Sitorus, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihaknya secara aktif melakukan pengawasan di sejumlah SPBU untuk mencegah terjadinya praktik penyalahgunaan BBM subsidi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut IPTU Bontor Desmonth Sitorus, pengawasan dilakukan melalui patroli rutin, pemantauan lapangan, hingga koordinasi intensif dengan pengelola SPBU di berbagai daerah di Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk memastikan penyaluran BBM bersubsidi tepat sasaran, Unit IV Tipidter bersama seluruh Kanit Reskrim jajaran rutin melaksanakan patroli, pemantauan, dan koordinasi dengan SPBU di wilayah hukum Polres Tapsel,&quot; ujar IPTU Bontor Desmonth Sitorus, Kamis (14/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, pihak kepolisian tidak hanya fokus pada pengawasan di lapangan, tetapi juga membuka ruang pengaduan bagi masyarakat yang menemukan indikasi penyimpangan distribusi BBM subsidi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap laporan yang masuk, kata dia, akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Polres Tapsel juga mengedepankan pendekatan preventif melalui patroli dialogis dan komunikasi langsung dengan pengelola SPBU agar potensi pelanggaran dapat dicegah sejak dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Distribusi BBM bersubsidi harus aman, tertib, dan benar-benar sampai kepada masyarakat yang berhak menerima,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengawasan distribusi BBM subsidi dinilai menjadi langkah penting mengingat tingginya kebutuhan masyarakat terhadap bahan bakar bersubsidi, terutama bagi pelaku usaha kecil, petani, dan masyarakat ekonomi menengah ke bawah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapanuli Selatan juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk ikut berperan aktif dalam mengawasi distribusi BBM subsidi agar tidak terjadi praktik penimbunan maupun penyalahgunaan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim IPTU Bontor Desmonth Sitorus menambahkan, sinergi antara aparat penegak hukum, pemerintah, pengelola SPBU, dan masyarakat menjadi kunci utama dalam menjaga distribusi BBM tetap aman dan tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan ragu untuk memberikan informasi jika melihat dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi maupun gangguan kamtibmas di wilayah hukum Polres Tapsel melalui layanan call center Polri 110,&quot; pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5567_Tak-Ada-Ruang-untuk-Mafia-Solar--Polres-Tapsel-Intensifkan-Pengawasan-SPBU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282394/tak-ada-ruang-untuk-mafia-solar-polres-tapsel-intensifkan-pengawasan-spbu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 12:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala]]></title>
            <description><![CDATA[Berkas Sudah P21? Kuasa Hukum Bongkar Dugaan Masalah Legalitas Lahan PT Barapala]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus dugaan pencurian buah kelapa sawit di Kabupaten Padang Lawas kini memasuki tahap lanjutan. Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas resmi melimpahkan berkas perkara tiga tersangka ke Kejaksaan Negeri Padang Lawas pada Rabu, 13 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelimpahan berkas tersebut menjadi perhatian publik setelah kuasa hukum ketiga tersangka, Mardan Hanafi Hasibuan SH MH, kembali mempertanyakan legalitas lahan perkebunan yang menjadi lokasi dugaan tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Mardan, proses hukum yang berjalan seharusnya juga dibarengi dengan pembuktian legalitas perusahaan perkebunan yang mengklaim area tersebut sebagai wilayah operasionalnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa Jaksa Penuntut Umum (JPU) perlu menghadirkan dokumen resmi berupa Izin Usaha Perkebunan (IUP) dan Sertifikat Hak Guna Usaha (HGU) milik PT Barumun Raya Padang Langkat (<a href="https://www.sumut24.co/tag/barapala/" target="_blank">Barapala</a>).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 138/PUU-XIII/2015 ditegaskan bahwa perusahaan perkebunan wajib memiliki HGU setelah memperoleh IUP. HGU menjadi syarat mutlak untuk menjalankan operasional perkebunan,&quot; ujar Mardan kepada wartawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut merujuk pada putusan Mahkamah Konstitusi yang mengubah ketentuan Pasal 42 Undang-Undang Perkebunan terkait kewajiban legalitas perusahaan sawit di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya soal dokumen HGU dan IUP, kuasa hukum juga menyoroti perbedaan wilayah administrasi antara izin perusahaan dan lokasi dugaan pencurian sawit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mardan menjelaskan, izin usaha perkebunan PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/barapala/" target="_blank">Barapala</a> disebut berada di wilayah Kecamatan Barumun. Sementara lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP) yang dipersoalkan dalam kasus ini berada di Kecamatan Barumun Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, hal itu perlu menjadi perhatian serius aparat penegak hukum untuk memastikan status lahan yang sebenarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau izin perusahaan berada di Kecamatan Barumun, sementara TKP berada di Barumun Tengah, maka ini harus dibuka secara terang dalam persidangan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam keterangannya, Mardan juga menyinggung adanya lahan masyarakat yang sebelumnya telah diputuskan melalui Pengadilan Tinggi Medan dengan luas mencapai sekitar 3.000 hektare.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, ia menyebut sebagian kawasan yang kini dipersoalkan juga masuk dalam area sitaan Satgas Garuda Penertiban Kawasan Hutan (PKH) dengan total luas sekitar 25.000 hektare.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut dinilai dapat menjadi bagian penting dalam proses pembuktian di pengadilan nantinya, terutama terkait kepemilikan dan status hukum lahan perkebunan yang disengketakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, hingga kini pihak kepolisian maupun perusahaan terkait belum memberikan keterangan lanjutan mengenai tudingan yang disampaikan kuasa hukum para tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini diperkirakan masih akan berkembang seiring proses penelitian berkas oleh pihak kejaksaan sebelum nantinya dilimpahkan ke tahap persidangan di pengadilan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9044_Berkas-Sudah-P21--Kuasa-Hukum-Bongkar-Dugaan-Masalah-Legalitas-Lahan-PT-Barapala.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282393/berkas-sudah-p21-kuasa-hukum-bongkar-dugaan-masalah-legalitas-lahan-pt-barapala/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 12:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU]]></title>
            <description><![CDATA[Heboh! 900 Liter Solar Subsidi Diamankan di Paluta, Polisi Dalami Keterlibatan SPBU]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peredaran bahan bakar minyak (BBM) subsidi kembali menjadi sorotan di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta). Kali ini, Tim Unit Pidana Khusus Satreskrim Polres Tapanuli Selatan berhasil mengamankan satu unit mobil Mitsubishi L300 yang diduga mengangkut solar subsidi secara ilegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penindakan tersebut berlangsung pada Kamis malam, 14 Mei 2026, di Jalan Lintas Langgapayung-Gunung Tua, tepatnya di Desa Sihopuk Baru, Kecamatan Halongonan Timur, Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi yang dipimpin langsung oleh Ipda Ansor Harahap itu dilakukan setelah polisi menerima informasi terkait dugaan penyalahgunaan distribusi BBM subsidi di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatreskrim Polres Tapanuli Selatan, IPTU Bontor Desmonth Sitorus, S.H., M.H., menjelaskan bahwa petugas menemukan seorang pria berinisial JH (53), warga Kecamatan Portibi, Paluta, yang diduga sedang membawa solar subsidi menggunakan mobil Mitsubishi L300.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah dilakukan pemeriksaan di lokasi, personel menemukan kurang lebih 900 liter solar subsidi yang ditampung di dalam baby tank yang berada di atas bak mobil,&quot; ujar IPTU B.D. Sitorus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil temuan itu, petugas langsung mengamankan pengemudi beserta kendaraan dan barang bukti untuk dibawa ke Mapolres Tapanuli Selatan guna menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatreskrim menegaskan, penyelidikan tidak akan berhenti pada pengamanan di lapangan semata. Penyidik kini tengah mendalami asal-usul BBM subsidi tersebut, tujuan distribusi, hingga kemungkinan adanya keterlibatan pihak lain dalam praktik dugaan penyalahgunaan solar subsidi itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut IPTU B.D. Sitorus, pemeriksaan juga akan dilakukan terhadap pihak SPBU yang diduga berkaitan dengan distribusi BBM tersebut. Polisi turut berkoordinasi dengan sejumlah instansi terkait guna memperkuat proses penyidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semua akan didalami berdasarkan fakta penyidikan dan alat bukti yang ditemukan. Kami juga akan memeriksa sejumlah pihak terkait,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, penyidik akan menggandeng Dinas Metrologi Kabupaten Tapanuli Selatan untuk memastikan volume pasti BBM yang diamankan. Pemeriksaan ahli dari BPH Migas juga akan dilakukan untuk memperkuat konstruksi hukum dalam perkara tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapanuli Selatan menegaskan komitmennya dalam memberantas segala bentuk penyalahgunaan BBM subsidi yang merugikan masyarakat dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;IPTU B.D. Sitorus mengatakan, solar subsidi seharusnya digunakan sesuai peruntukannya, terutama bagi masyarakat dan sektor yang memang berhak menerima bantuan energi dari pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setiap informasi dan fakta yang ditemukan akan kami tindak lanjuti secara profesional sesuai aturan hukum yang berlaku,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengajak masyarakat untuk ikut aktif melakukan pengawasan terhadap distribusi BBM subsidi di daerah masing-masing. Menurutnya, informasi dari warga sangat membantu aparat dalam mencegah praktik penyelewengan yang dapat merugikan masyarakat luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;BBM subsidi ini menyangkut kepentingan masyarakat banyak. Karena itu, pengawasannya harus dilakukan bersama-sama,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini berkaitan dengan dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM subsidi yang pengadaan serta pendistribusiannya berada di bawah pengawasan pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbuatan tersebut diduga melanggar Pasal 55 Undang-Undang RI Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi, sebagaimana telah diperbarui melalui Undang-Undang RI Nomor 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_6436_Heboh--900-Liter-Solar-Subsidi-Diamankan-di-Paluta--Polisi-Dalami-Keterlibatan-SPBU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282392/heboh-900-liter-solar-subsidi-diamankan-di-paluta-polisi-dalami-keterlibatan-spbu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 12:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit]]></title>
            <description><![CDATA[Rem Diduga Blong di Jalur Menurun Sipirok, Truk Fuso Hantam Hilux hingga Masuk Parit]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kecelakaan lalu lintas terjadi di Jalan Lintas Sipirok menuju Kabupaten Tapanuli Utara, tepatnya di Kilometer 15-16, Dusun Bulu Payung, Desa Luat Lombang, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Rabu (13/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Insiden tersebut melibatkan satu unit truk Mitsubishi Fuso dan satu unit mobil Toyota Hilux Double Cabin. Akibat kejadian itu, pengemudi Hilux mengalami luka ringan dan harus mendapatkan perawatan medis di RSUD Sipirok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ps. Kasat Lantas Polres Tapanuli Selatan, IPTU James Sihombing, S.H., M.H., menjelaskan bahwa kecelakaan bermula saat Toyota Hilux melaju dari arah Kabupaten Tapanuli Utara menuju Pasar Sipirok. Kendaraan tersebut berada satu arah dengan truk Mitsubishi Fuso.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesampainya di lokasi kejadian, Toyota Hilux disebut berhenti di bahu jalan sebelah kiri dari arah menuju Pasar Sipirok. Tidak lama kemudian, truk Mitsubishi Fuso yang melintas di jalur menurun diduga mengalami gangguan pengereman atau rem blong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Berdasarkan hasil olah TKP sementara dan keterangan saksi-saksi di lapangan, kecelakaan diduga dipicu karena truk Mitsubishi Fuso mengalami rem blong saat melintas di jalan menurun,&quot; ujar IPTU James Sihombing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Benturan keras membuat Toyota Hilux terdorong hingga masuk ke parit di sisi kiri jalan. Pengemudi Hilux, Alwi Handika Sihombing (27), warga Kecamatan Sipirok, mengalami luka lecet pada bagian dagu dan bibir bawah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban kemudian dievakuasi untuk mendapatkan penanganan medis di RSUD Sipirok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, sopir truk Mitsubishi Fuso, Nova Ariska Putra (31), warga Kabupaten Tanggamus, bersama kernetnya Yoga Pratama, dilaporkan selamat dan tidak mengalami luka dalam insiden tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai menerima laporan kecelakaan, personel Satlantas Polres Tapanuli Selatan langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengamanan, pengaturan arus lalu lintas, serta olah tempat kejadian perkara (TKP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi juga telah mengamankan barang bukti berupa satu unit truk Mitsubishi Fuso dan satu unit Toyota Hilux Double Cabin guna kepentingan penyelidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Seluruh kendaraan yang terlibat sudah diamankan untuk proses penanganan lebih lanjut,&quot; jelas IPTU James.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satlantas Polres Tapanuli Selatan turut mengingatkan seluruh pengemudi, khususnya kendaraan angkutan barang, agar rutin memeriksa kondisi kendaraan sebelum melakukan perjalanan, terutama saat melintasi jalur rawan kecelakaan dan medan menurun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengemudi wajib memastikan kendaraan dalam kondisi layak jalan, tidak memaksakan perjalanan apabila terdapat gangguan teknis, serta selalu meningkatkan kewaspadaan saat melintas di jalur rawan kecelakaan,&quot; pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2126_Rem-Diduga-Blong-di-Jalur-Menurun-Sipirok--Truk-Fuso-Hantam-Hilux-hingga-Masuk-Parit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282391/rem-diduga-blong-di-jalur-menurun-sipirok-truk-fuso-hantam-hilux-hingga-masuk-parit/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 12:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Tapsel Ringkus Terduga Pelaku Curas di Batang Angkola, Korban Diancam di Rumah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus dugaan pencurian dengan kekerasan (curas) yang terjadi di Desa Muara Purba Nauli, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan seorang pria berinisial LR (32), warga Kecamatan Angkola Muaratais, Kabupaten Tapanuli Selatan, yang sehari-hari bekerja sebagai petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan dilakukan setelah polisi melakukan serangkaian penyelidikan atas laporan kasus yang terjadi pada Minggu dini hari, 19 April 2026 lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Tapanuli Selatan, IPTU Bontor Desmonth Sitorus, S.H., M.H., mengatakan pihaknya bergerak cepat menindaklanjuti laporan korban hingga akhirnya berhasil mengidentifikasi terduga pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah dilakukan penyelidikan mendalam, tim memperoleh sejumlah informasi dan fakta yang mengarah kepada tersangka,&quot; ujar IPTU Bontor, Kamis (14/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa dugaan curas tersebut terjadi di rumah korban bernama Siti Fatimah yang berada di Desa Muara Purba Nauli, Kecamatan Batang Angkola.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan sementara, tersangka diduga masuk ke rumah korban pada malam hari dan melakukan ancaman terhadap korban. Tidak hanya itu, pelaku juga diduga merobek pakaian korban sebelum membawa kabur satu unit telepon genggam milik korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi menyebut, dari hasil interogasi awal, tersangka mengakui sejumlah perbuatannya sebagaimana yang dilaporkan korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengakui masuk ke rumah korban, melakukan ancaman, merobek pakaian korban, serta mengambil satu unit handphone,&quot; jelas IPTU Bontor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat proses penangkapan berlangsung, petugas turut mengamankan barang bukti berupa satu unit handphone yang diduga milik korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah diamankan, tersangka bersama barang bukti langsung dibawa ke Mapolres Tapanuli Selatan guna menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku dan barang bukti sudah diamankan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Tapanuli Selatan untuk kepentingan penyidikan,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas perbuatannya, tersangka dijerat dengan dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 479 subsider Pasal 477 KUHP.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7518_Polres-Tapsel-Ringkus-Terduga-Pelaku-Curas-di-Batang-Angkola--Korban-Diancam-di-Rumah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282390/polres-tapsel-ringkus-terduga-pelaku-curas-di-batang-angkola-korban-diancam-di-rumah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 12:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[Panen Raya Jagung Serentak di Tapsel, Kapolres AKBP Yon Edi Winara Tegaskan Komitmen Dukung Ketahanan Pangan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat memperkuat ketahanan pangan nasional terus digelorakan di berbagai daerah, termasuk di Kabupaten Tapanuli Selatan. Kapolres Tapanuli Selatan Yon Edi Winara menghadiri kegiatan Zoom <a href="https://www.sumut24.co/tag/panen/" target="_blank">Panen</a> Raya Jagung Serentak Kuartal II yang dirangkaikan dengan groundbreaking 10 gudang ketahanan pangan Polri serta launching operasional 166 SPPG Polri, di Kelurahan Pintu Padang I, Kecamatan Batang Angkola, Sabtu (16/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional sekaligus memperkuat sektor pertanian, khususnya komoditas jagung yang dinilai memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas pangan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Kapolres Tapsel AKBP Yon Edi Winara menegaskan bahwa panen raya jagung serentak bukan sekadar agenda seremonial, melainkan simbol sinergi nyata antara Polri, pemerintah daerah, TNI, instansi terkait, dan masyarakat dalam meningkatkan produktivitas pertanian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui panen raya jagung serentak ini, kita berharap produksi dan stok jagung terus meningkat sehingga mampu mendukung tercapainya swasembada jagung serta memperkuat ketahanan pangan nasional,&quot; ujar AKBP Yon Edi Winara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan program ketahanan pangan tidak dapat dilakukan oleh satu pihak saja. Dibutuhkan kolaborasi lintas sektor agar program berjalan maksimal dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, kehadiran Polri dalam program tersebut merupakan bentuk dukungan konkret terhadap kebijakan pemerintah dalam menjaga stabilitas pangan sekaligus membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya para petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami dari Polres Tapanuli Selatan siap mendukung program pemerintah, termasuk penguatan ketahanan pangan agar dapat berjalan secara konsisten dan berkelanjutan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Yon Edi Winara juga menilai sektor pertanian memiliki peranan penting dalam menjaga stabilitas sosial dan ekonomi daerah. Karena itu, dukungan terhadap petani harus terus diperkuat melalui pendampingan, peningkatan produktivitas, hingga pembangunan sarana pendukung pertanian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya panen raya jagung serentak tersebut, Polres Tapanuli Selatan berharap hasil produksi jagung masyarakat semakin meningkat dan mampu memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjaga ketersediaan pangan, peningkatan hasil pertanian juga diyakini dapat membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan dan memperkuat daya tahan ekonomi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga kegiatan ini membawa manfaat nyata bagi masyarakat dan menjadi langkah bersama dalam mewujudkan ketahanan pangan sesuai asta cita Presiden,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Tapanuli Selatan Syahbudin Ritonga, anggota DPRD Tapsel Abdul Basit Dalimunthe, Pasi Log Kapten Inf M. Napitupulu, Kadis Ketapang Afrianti Pakpahan, perwakilan Dinas Pertanian Fauzal, serta Wakapolres Tapsel Kompol Muslim Amin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir pula para pejabat utama Polres Tapsel, Camat Batang Angkola Halimatussakdiah, unsur Forkopimcam, dan masyarakat setempat yang antusias mengikuti kegiatan panen raya tersebut.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9851_Panen-Raya-Jagung-Serentak-di-Tapsel--Kapolres-AKBP-Yon-Edi-Winara-Tegaskan-Komitmen-Dukung-Ketahanan-Pangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282389/panen-raya-jagung-serentak-di-tapsel-kapolres-akbp-yon-edi-winara-tegaskan-komitmen-dukung-ketahanan-pangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 11:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja]]></title>
            <description><![CDATA[Nganjuk  Presiden Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuang]]></description>
            <content><![CDATA[Nganjuk &mdash; <a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Prabowo Subianto meresmikan Museum Ibu Marsinah dan Rumah Singgah sebagai bentuk penghormatan terhadap sejarah perjuangan pekerja Indonesia sekaligus pengingat pentingnya perlindungan dan penghormatan terhadap hak-hak pekerja. Peresmian dilakukan di Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> mengatakan museum tersebut didedikasikan untuk mengenang perjuangan kaum buruh di Indonesia. Menurutnya, keberadaan museum buruh merupakan peristiwa yang langka dan memiliki makna penting dalam perjalanan sejarah bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Museum ini didirikan sebagai lambang, sebagai simbol dan sebagai tonggak peringatan untuk memperingati keberanian seorang pejuang, pejuang muda, seorang pejuang perempuan yang berjuang untuk hak-hak kaum buruh," ucap <a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Prabowo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> lebih lanjut mengatakan, perjuangan Marsinah merupakan simbol perjuangan masyarakat kecil dan mereka yang berada dalam posisi lemah, baik secara ekonomi maupun kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> mengatakan, peristiwa yang menimpa Marsinah seharusnya tidak perlu terjadi karena Indonesia dibangun di atas falsafah Pancasila yang menjunjung nilai kemanusiaan dan keadilan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> juga menyinggung nilai kekeluargaan dalam Pancasila yang mengajarkan bahwa pihak yang kuat harus membantu yang lemah, serta seluruh elemen masyarakat memiliki kedudukan yang sama sebagai anak bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Buruh adalah anak-anak bangsa, petani adalah anak-anak bangsa, nelayan adalah anak-anak bangsa. Semuanya,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> pun berharap peristiwa yang dialami Marsinah tidak terulang kembali di masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> juga mengungkapkan bahwa gagasan pendirian Museum Marsinah berawal dari aspirasi kalangan buruh yang mengusulkan agar Marsinah ditetapkan sebagai pahlawan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a>, para pimpinan serikat pekerja sepakat mengusulkan nama Marsinah sebagai tokoh perjuangan buruh yang layak mendapatkan penghormatan dari negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai peresmian, Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menyampaikan bahwa Museum Marsinah berfungsi sebagai ruang edukasi yang mendokumentasikan arsip sejarah ketenagakerjaan, termasuk perjuangan penetapan upah minimum, hak cuti hamil, serta hak berserikat. Museum ini juga diharapkan menjadi pusat studi hukum ketenagakerjaan bagi generasi pekerja baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, keberadaan museum tersebut juga menjadi pengingat penting mengenai perlindungan hak asasi pekerja, baik bagi penegak hukum maupun dunia usaha agar tragedi kekerasan terhadap pekerja yang sedang memperjuangkan hak-haknya tidak kembali terjadi di masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut turut hadir, antara lain, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Djamari Chaniago, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, serta Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat. Hadir pula Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor, serta pimpinan Konfederasi/Federasi Serikat Pekerja (SP), International Labour Organization (ILO), ATUC, dan ITUC.rl&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_588_Presiden-Prabowo-Resmikan-Museum-Marsinah-sebagai-Penghormatan-terhadap-Perjuangan-Pekerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282388/presiden-prabowo-resmikan-museum-marsinah-sebagai-penghormatan-terhadap-perjuangan-pekerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selamat Berbahagia Pernikahan Amanda Angeline, S.H. dan Ahmad Ridho Muzaky, S.H.</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 10:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selamat Berbahagia Pernikahan Amanda Angeline, S.H. dan Ahmad Ridho Muzaky, S.H.]]></title>
            <description><![CDATA[SUMUT24.CO  Kabar bahagia datang dari keluarga besar Bapak H. Jhon Suhardi dan Ibu Hj. Triana Daulay. Putri kedua mereka, Amanda Angeline]]></description>
            <content><![CDATA[SUMUT24.CO &mdash; Kabar bahagia datang dari keluarga besar Bapak H. Jhon Suhardi dan Ibu Hj. Triana Daulay. Putri kedua mereka, Amanda Angeline, S.H., resmi dipersunting oleh Ahmad Ridho Muzaky, S.H., putra ketiga dari Bapak Sulaiman dan Ibu Robihatul Hadawiyah, dalam suasana penuh khidmat dan kebahagiaan, Sabtu 16 Mei 2026. ?✨</p><br>Prosesi pernikahan berlangsung hangat dan penuh haru dengan dihadiri keluarga, sahabat, serta para tamu undangan yang turut memberikan doa dan restu kepada kedua mempelai.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_1002300852.jpg"><br></p><br>Momen sakral tersebut menjadi awal perjalanan baru bagi Amanda dan Ridho dalam membangun rumah tangga yang harmonis, penuh cinta, dan keberkahan.<br>Dalam kesempatan itu, Bapak H. Jhon Suhardi menyampaikan rasa syukur dan terima kasih kepada seluruh tamu undangan yang telah hadir serta turut mendoakan kebahagiaan pernikahan putrinya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_1002303172.jpg"><br></p><br>&quot;Terima kasih kepada seluruh keluarga, sahabat, dan tamu undangan yang telah hadir dan memberikan doa terbaik untuk kebahagiaan pernikahan putri kami,&quot; ujar CEO Aroma Group tersebut.</p>Ucapan dan doa terbaik pun terus mengalir bagi kedua mempelai. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan rahmat, keberkahan, serta menjadikan keluarga yang sakinah, mawaddah, warahmah.<br>Semoga cinta, kebahagiaan, dan keberhasilan selalu menyertai perjalanan rumah tangga keduanya.<br>"Barakallahu laka wa baraka &#039alaika wa jama&#039;a bainakuma fii khair."red / Ag</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9676_Selamat-Berbahagia-Pernikahan-Amanda-Angeline--S-H--dan-Ahmad-Ridho-Muzaky--S-H-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/seleb/282387/selamat-berbahagia-pernikahan-amanda-angeline-sh-dan-ahmad-ridho-muzaky-sh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Transmigrasi Orang Jawa</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 10:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Transmigrasi Orang Jawa]]></title>
            <description><![CDATA[Transmigrasi Orang Jawa A. Perkembangan Transmigrasi Hari Setu Pon, tanggal 16 Mei 2026 dilakukan temu budaya di lapangan Segi Tiga Perbaung]]></description>
            <content><![CDATA[Transmigrasi Orang Jawa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;A. Perkembangan Transmigrasi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari Setu Pon, tanggal 16 Mei 2026 dilakukan temu budaya di lapangan Segi Tiga Perbaungan, Serdang Bedagai Sumatera Utara. Warga transmigrasi dari Jawa datang berduyun duyung. Holobis kuntul baris. Lila lan legawa kanggo mulyaning negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan budaya ini dipimpin oleh Ir H Soekirman. Budaya menjadi tema sentral saat orasi. Ir H Soekirman adalah Komite seni budaya nusantara. Orang Jawa merantau ke Pulau Sumatera. Pada tanggal 6 Pebruari 1819 telah diselenggarakan pertemuan Kraton Nusantara. Bertempat di kota Tamasek Singapura. Orang Jawa belajar sambung srawung tulung tinulung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun 2013 - 2021 Ir H Soekirman menjabat Bupati Serdang Bedagai. Untuk itu perlu menengok peristiwa budaya masa lampau. Hadir perwakilan kerajaan dari Ternate, Tidore, Goa, Tallo, Buton, Banjar, Cirebon, Surakarta Hadiningrat, Yogyakarta, Paku Alaman, Langkat, Deli, Serdang, Mangkunegaran. Mereka diundang dalam rangka peresmian Singapura sebagai sentral bisnis. Wakil dari Karaton Surakarta Hadiningrat dipimpin oleh GKR Kencono Wungu. Beliau adalah garwa prameswari Sinuwun Paku Buwana IV yang memerintah tahun 1788-1820. Delegasi Surakarta berjumlah 67 orang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Utusan ini terdiri dari unsur kepatihan, mandra budaya, purwa kinanthi, pengrawit dan penari. Rombongan berangkat dari pelabuhan Tanjung Emas Semarang menuju Tamasek. Diskusi antar raja menghasilkan beberapa informasi penting. Kasultanan Serdang, Deli dan Langkat membuka perkebunan kelapa sawit, karet, coklat, tembakau. Dibutuhkan tenaga dari Pulau Jawa, setelah diadakan pelatihan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tenaga dari Jawa meliputi administrasi, transportasi, koki, tukang kayu, seniman. Sebagian tenaga manual yang bisa bekerja di sawah dan kebun. Ahli yang datang berasal dari Blitar, Ponorogo, Pacitan, Madiun, Wonogiri, Boyolali, Blora, Pati, Banyumas, Purworejo. Program transmigrasi berjalan lancar gancar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tempat yang dituju yaitu Lubuk Pakam, Tanjung Morawa, Galang yang menjadi wilayah kekuasaan Sultan Deli. Lantas daerah Tebing Tinggi, Perbaungan dan Sei Rampah. Daerah ini dalam ranah kekuasaan Sultan Serdang. Kordinasi dilakukan dengan teliti cermat tepat. Sultan Langkat juga menyediakan tempat serta fasilitas yang sangat layak. Pendatang dari Jawa bisa bekerja dengan aman nyaman. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Transmigrasi pada awalnya memang jasa diplomasi GKR Kencono Wungu atau Raden Ajeng Sukaptinah. Beliau bisa meyakinkan Kasultanan Deli, Serdang dan Langkat. Warga transmigrasi betah tinggal di tanah Sumatera. Mereka hidup makmur sejahtera bahagia lahir batin. Kehormatan dan keberuntungan diwariskan secara turun tumurun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cemerlang sekali prestasi warga transmigrasi. Pada tahun 1870 tenaga ahli dari Salatiga datang. Atas bantuan Sinuwun Paku Buwana IX yang memerintah tahun 1861-1893.<br>Pendatang dari Jawa terjadi lagi pada tahun 1915 atas bantuan Sinuwun Paku Buwana X. Beliau malah mengantar sampai tanah Sumatera. Raja Deli, Serdang dan Langkat menyambut dengan penuh rasa hormat. <br>Tahun 1958 transmigrasi dilakukan dengan beda tempat. Umumnya tertuju daerah Metro Lampung. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daerah Jambi dijadikan tujuan transmigrasi tahun 1974. Mereka berasal dari Boyolali, Purwodadi dan Sragen. Bengkulu jadi tujuan transmigrasi tahun 1981. Mereka datang di daerah Muko Muko. Untuk kawasan Sumatera Utara terjadi kemajuan pola pikir. Transmigrasi dilakukan dengan swakarsa. Datang transmigrasi dengan kemampuan ketrampilan dan jaringan yang luas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;B. Transmigrasi Budaya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Transmigrasi budaya didukung oleh Sulltan Deli, Serdang dan Langkat.<br>Kemurahan Kasultanan Deli, Serdang dan Langkat bagi warga transmigrasi dicatat dengan tinta emas. Hutang budi ini dikenang sepanjang masa. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerajaan Serdang Darul Arif membangun peradaban berdasarkan keutamaan. Bagi warga transmigrasi, Sultan Serdang berbudi luhur yang mengagumkan. <br>Peradaban besar dilakukan oleh Kerajaan masa silam. Sejarah berdirinya kerajaan Serdang berhubungan erat dengan Kesultanan Deli dan Kesultanan Langkat. Warga transmigrasi mengenang prestasi gemilang yang diukir dengan penuh pesona. Transmigrasi berhasil dengan gemilang. Berturut turut raja yang memerintah Kesultanan Deli, yaitu:<br>1. Tuanku Panglima Gocah Pahlawan, tahun 1632-1668.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Tuanku Panglima Parungit, tahun 1668-1698.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Tuanku Panglima Padrap, tahun 1698-1728.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Tuanku Panglima Pasutan tahun, 1728-1761.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Tuanku Panglima Gandar Wahid, tahun 1761-1805.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Sultan Awaluddin Mangendar, tahun 1805-1850.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Sultan Osman Alam Shah, tahun 1850-1858.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. Sultan Mahmud Al Rasyid, tahun 1858-1873.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9. Sultan Makmun Al Rasyid, tahun 1873-1824.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;10. Sultan Osman Al Sani, tahun 1924-1945.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;11. Sultan Perkasa Alam Shah, tahun 1945-1967.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;12. Sultan Azmy Perkasa Alam Al Haj, tahun 1967-1998.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;13. Sultan Osmab Perkasa Alam, tahun 1998-2005.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;14. Sultan Mahmud Lamanjiji Perkara Alam, tahun 2005-2020.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kekerabatan Kesultanan Melayu, para raja masih ada hubungan famili. Antara sultan Serdang dengan Para Sultan Langkat pun berhubungan erat. Warga transmigrasi peduli istana. Adapun para Sultan Langkat yakni:<br>1. Panglima Dewa Shahdan, tahun 1568-1580.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Panglima Dewa Sakti, tahun 1580-1612.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Raja Kahar, tahun 1612-1673.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Bendahara Raja Badiuzzaman, tahun 1673-1754.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Raja Kejuruhan Hitam, tahun 1754-1818.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Raja Ahmad bin Raja Indra Bungsu, tahun 1818-1840.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Tuanku Sultan Musa Al Khalid Al Mahadiah Muazzam Shah, tahun 1840-1893. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. Tuanku Sultan Abdul Aziz Abdul Jalil Rahmad Shah, tahun 1893-1927.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9. Tuanku Sultan Mahmud Abdul Jalil Rahmad Shah, tahun 1927-1948.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;10. Tengku Athaar, tahun 1948-1990.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;11. Tengku Mustafa Kamal Pasha, tahun 1990-1999.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;12. Tengku Herman Shah, tahun 1999-2001.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;13. Tuanku Sultan Iskandar Hilali Abdul Jalil Rahmad Shah Al Haj, tahun 2001-2003.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;14. Tuanku Sultan Azwar Abdul Jalil Rahmad Shah Al Haj, tahun 2003-2020.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program transmigrasi sukses selalu berhubungan dengan jasa kerajaan. Penulisan urutan raja berguna untuk memahami sistem kerajaan. Pewarisan nilai pun mudah dipetakan. Keluarga transmigrasi senang hati pada istana. Sedangkan para raja kasultanan Serdang Darul Arif yakni:<br>1. Tuanku Umar Johan Pahlawan Alam Shah, tahun 1723-1767.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;2. Sultan Amab Johan Pahlawan Alam Shah, tahun 1767-1817.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;3. Sultan Thaf Sinar Basyar Shah 1817-1850.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;4. Sultan Basyaruddin Syariful Alam Shah, tahun 1850-1879.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;5. Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah, tahun 1879-1946.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;6. Tuanku Rajih Anwar, tahun 1946-1960.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;7. Sri Sultan Tuanku Abu Nawar Sharifaullah Alam Shah Al Haj, tahun 1960-2001.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;8. Sri Sultan Tuanku Lukman Sinar Bashar Shah, tahun 2001-2011.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;9. Sri Sultan Tuanku Ahmad Thalla Syariful Alam Shah, tahun 2011-2020.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan pada warga transmigrasi sangat berarti. Kerajaan Serdang masih berlangsung hingga kini. Kehidupan kerajaan dalam rangka keseimbangan jiwa raga. Lahir batin harus berjalan selaras serasi seimbang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;C. Gagasan Transmigrasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muncul adanya gagasan transmigrasi. Istana Deli, Serdang dan Langkat punya gagasan luhur tentang konsep transmigrasi. <br>Kesadaran untuk melestarikan sistem kerajaan perlu diberi tempat yang tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Rumusan konsep transmigrasi pada era modern ini sangat penting. Supaya tidak terjadi salah paham antar warga bangsa. Keselarasan menjadi cara utama. Pada hari Senin tanggal 30 Desember 2020, Ir H Soekirman, Bupati Serdang Bedagai Sumatra Utara melakukan ziarah di makam Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah. Raja Kasultanan Serdang ini memerintah tahun 1879-1946. Makam raja Serdang ini berada di sebelah barat Masjid Raya Perbaungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasultanan Serdang Darul arif mengutamakan kearifan. Suri teladan banyak ditemukan dalam perjalanan kebijakan pemerintahan Sultan Serdang. Peribahasa Melayu Sergai mengajarkan keluhuran. Gajah mati meninggalkan gading. Harimau mati meninggalkan belang. Manusia mati meninggalkan nama. Dalam perjalanan sejarah mesti berlaku pasang surut. Ajaran warisan nenek moyang ini sangat dihayati oleh Tengku Muhammad Ryan Novandi. Hal ini didukung benar oleh para pemangku adat Sergai. Darul arif berarti rumah pengetahuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ilmu menyinari alam raya. Nilai Luhur yang bersumber dari sejarah kerajaan dapat menjadi panduan masa kini. Semasa hidupnya manusia harus punya nilai yang berguna. Yakni nama yang harum, karena jasa dan perjuangan yang agung. Nilai keluhuran budaya Sergai sudah diwariskan oleh Tuanku Umar Johan Pahlawan Alam Shah. Beliau adalah raja Kasultanan Serdang yang memerintah tahun 1723-1767. Pancaran kejuangan menerangi jagad raya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber kearifan perlu dikaji secara ilmiah akademis. Dalam berbagai forum Ir H Soekirman, Bupati Sergai menekankan arti penting sejarah peradaban. Leluhur Tengku Ryan Novandi ini memang raja yang bijak bestari, berwibawa dan selalu memikirkan nasib rakyat. Wujud kesalahan sosial, sebagaimana tersurat dalam pantun Melayu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahmatan lil Alamin, sifat rahman rahim, bertaburan ke segala penjuru. Kepedulian Raja Serdang pada rakyat pantas dijadikan sebagai suri teladan oleh generasi millenial. Pada tahun 1725 Tuanku Umar Johan Pahlawan Alam Shah membawa tim ekonomi ke daerah Lasem Rembang Jawa Tengah. Mereka melakukan studi lapangan yang menggabungkan teori dan praktik. Tim ekonomi Kasultanan Serdang belajar menejemen produksi trasi. Kegiatan ini dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Sergai secara kreatif. Budaya Melayu menyumbangkan kebijaksanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan kenegaraan dilacak, agar wawasan aparat bertambah luas. Kota Lasem Rembang memang pusat pengembangan maritim yang besar. Potensi kelautan, pelayaran, perdagangan maju dan modern sekali. Pelabuhan Lasem Rembang memiliki fasilitas lengkap. Meliputi perkantoran, transportasi, penginapan, pergudangan, pemasaran, wisata, kuliner serta perpustakaan. Refleksi historis menerangkan pemikiran sistematis. Perpustakaan sumber informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ekonomi kuat, negara bertambah sehat. Perekonomian berlanjut urut patut. Kedatangan Tim ekonomi Kerajaan Serdang disambut hangat oleh Raja Mataram, Kanjeng Sinuwun Amangkurat Jawi. Hubungan diplomasi antara Kasultanan Serdang dengan Kerajaan Mataram terjalin akrab. Kedua belah pihak saling bertukar cindera mata. Kerja sama ini dilaksanakan demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Sesuai dengan UUD 1945 yang memajukan kesejahteraan umum. Kitab warisan kerajaan menawarkan petunjuk hidup.<br>Hendaknya warga transmigrasi belajar sejarah istana. Agar terjadi suasana harmoni. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;D. Warga Transmigrasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Transmigrasi dapat memperkokoh tali saudara. Pelaku sukses generasi transmigrasi terjadi pada semua bidang. Meliputi politik, ekonomi dan budaya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pujangga kerajaan berpikir kedamaian. Nasihat Ir H Soekirman pada yang muda memberi pencerahan. Sebagai keturunan langsung Dinasti Kasultanan Serdang, tentu saja Tengku Ryan berusaha melanjutkan tradisi kejuangan. Ketika membaca sejarah masa lampau, tentu banyak pelajaran yang bisa diambil. Kerajaan Serdang lantas dipimpin oleh Sultan Aman Johan Pahlawan Alam Shah tahun 1767-1817. Kasultanan Serdang makin makmur sejahtera bahagia. Inilah tujuan bernegara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gelar kerajaan punya konsekuensi tindakan. Para Raja Serdang bekerja ulet untuk membangun segala bidang. Pertanian menyediakan pangan berlimpah ruah. Perkebunan mendatangkan barang komoditas mahal. Perdagangan memberi keuntungan berlipat ganda. Seluruh rakyat negeri dalam keadaan suka gembira. Semua merasa aman damai. Kerajaan Serdang Darul Arif sumbernya kearifan lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wacana seluk beluk kerajaan mendapat perhatian dari generasi penerus. Dalam dialog kebudayaan di rumah kayu, Tengku Muhammad Ryan Novandi yang lahir di Medan pada tanggal 7 Nopember 1992 ini suka sejarah masa silam. Dengan belajar dirinya bisa bercermin tentang peradaban. Tengku Ryan Novandi belajar di SD Harapan 1 Medan, SMP Harapan 1 Medan, SMA 1 Medan. Selama menempuh pendidikan inilah jiwanya selalu terasah dengan nilai kearifan lokal. Memang sebaiknya punya akar budaya sendiri. Terutama dari sistem kerajaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengetahuan dan pengalaman bergerak maju. Secara pribadi ilmu pengetahuan diusahakan terus menerus. Jiwa kebangsaan semakin terpatri mendalam setelah menempuh kuliah Bachelor of International Business Kuala Lumpur Malaysia tahun 2004. Lalu ilmunya diperdalam lagi dengan mengambil program Master of International Business di Boston Amerika Serikat tahun 2015. Kepribadian makin mantab yang didukung pendidikan. Inilah makna Darul Arif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para Sultan diajak rembugan. Menurut Ir H Soekirman, kepribadian perlu diasah lewat pendidikan dan pengalaman. Lengkap sudah wawasan lokal nasional global sebagai bekal pengabdian pada masyarakat luas. Peranan para Sultan sebatas bidang kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rumusan pujangga istana tepat sekali. Butir butir kearifan lokal masih relevan. Kebesaran masa lampau menjadi inspirasi bagi Tengku Ryan Novandi. Pertemuan Sultan Aman Johan Pahlawan Alam Shah dengan Kanjeng Sinuwun Paku Buwana IV, Raja Karaton Surakarta Hadiningrat terjadi pada tahun 1803 di Kota Tamasek Singapura. Pembicaraan pokok kedua pemimpin mengenai tata niaga gatam. Permaisuri Sinuwun Paku Buwana IV bernama Kanjeng Ratu Kencono Wungu. Beliau direktur pabrik garam Kalianget Madura. Pernah datang ke Perbaungan untuk membicarakan strategi pemasaran garam. Sistem ekonomi kerajaan juga menciptakan kemakmuran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Darul Arif berkaitan dengan katalog pustaka. Buku referensi bisa menjadi bahan pertimbangan. Perhatian Tengku Ryan pada perjuangan Kasultanan Serdang selalu tinggi. Misalnya kiprah keutamaan Sultan Thaf Sinar Basyar Shah. Beliau menjadi raja Serdang tahun 1817-1850. Demi memajukan budaya Melayu, para pakar diminta untuk menyalin ulang kitab kitab klasik. Kesusateraan Melayu berkembang di Aceh lewat tangan pujangga Hamzah Fansuri, Syekh Abdur Rauf Singkel dan Syamsudin Al Sumatrani. Karya karyanya lestari sepanjang masa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kajian akademik membuktikan pujangga Karaton memang hebat. Buku karangan Pujangga Kerajaan Samudra Pasai, Nuruddin Ar Raniri ditulis dan diperbanyak. Judulnya kitab Bustanus Salatin, yang berarti taman para raja. Isinya tentang Ketuhanan, kemanusiaan, kebangsaan, kerakyatan dan keadilan. Secara akademik kerap dikaji buat penyusunan ilmu pengetahuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesusateraan Melayu berkembang di Kasultanan Serdang. Sultan Thaf Sinar Basyar Shah seorang raja yang mengutamakan nilai budaya. Seniman Serdang yang berasal dari wilayah Pantai Cermin, Tanjung Beringin, Dolog Masihul, Sipispis, Sei Rampah, Tebing Tinggi diajak berguru di Pulau Penyengat, Tanjung Pinang. Di sini pula berkembang Sastra gurindam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahasa menunjukkan bangsa. Studi banding Kesusateraan berhasil mencetak ahli pantun. Pada tahun1837 mereka belajar menyusun pantun Melayu. Terdiri atas pantun keagamaan, pantun orang tua, pantun jenaka dan pantun anak anak. Pendidikan karakter dibentuk dengan pendekatan budaya. Pantun Melayu sarana pembelajaran karakter buat para pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak negeri mengerti sejarah nenek moyang. Informasi masa silam dibaca Soekirman melalui buku silsilah, babad dab hikayat. Teknologi modern masuk ke wilayah Serdang Bedagai berkat usaha keras Sultan Basyaruddin Syarifatul Alam Shah. Beliau raja kasultanan Serdang yang memerintah tahun1850-1879. Ekspor tembakau tahun 1870 dilakukan dengan jumlah 3,5 juta kg. Tentu kas kerajaan penuh, negara pun amat makmur. Pembangunan rel kereta api mulai dari Medan sampai Aceh. Juga jalur kereta api dari Medan hingga Rantau Prapat, Labuhan Batu. Megah sekali adopsi teknologi modern. Kerajaan juga mendukung hadirnya modernisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sei Ular membelah kota Perbaungan. Sergai dekat dengan kota Medan. Pembangunan stasiun dan rel Kereta Api dilakukan oleh Deli Spoorweg Maatschapipij Medan Aceh. Diresmikan oleh Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah tahun 1883, yang mewakili Kasultanan Serdang. Sultan Mahmud Al Rasyid mewakili Kasultanan Deli. Sultan Al Sayyid Sharif Ismail mewakili Kasultanan Siak. Kepanitiaan dilaksanakan oleh Bahkoda Ngah Timbal, Wak Wak, Salein, Tok Manis, Dolah, Wakil, Penghulu Kampong Syah Bandar Hamid, Tuan Haji Cut. Istilah kerajaan yang indah, membuat suasana megah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemegahan itu perlu diteruskan. Kerajaan Melayu punya prestasi gemilang. Tengku Ryan Novandi bertekad melanjutkan perjuangan luhur. Mereka berjasa menghiasi peradaban masyarakat dunia. Dari Sergai butir butir kearifan lokal dipersembahkan buat ibu pertiwi nan abadi. Maka warga transmigrasi wajib menjaga keluhuran budi. Agar suasana harmoni terjaga. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;B. Keluhuran Budi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Praktek Bhinneka Tunggal Ika untuk keberagaman. Perantau Jawa sedia uuntuk andhap asor rendah hati. Tentu untuk harmoni. Program transmigrasi terbukti menjadi sarana ampuh untuk membina rasa kebangsaan. Pembauran antar suku adalah praktek kehidupan yang menjunjung tinggi nilai keberagaman. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prinsip Bhinneka Tunggal Ika telah membudaya. <br>Kesultanan Serdang Memancarkan kewibawaan negeri. Jasa mereka berlimpah ruah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pancaran kewibawaan bersumber dari tradisi bisa lebih lestari. Maka pembangunan kembali Istana Serdang Bedagai pada tanggal 7 Januari 2012. Istana megah mewah indah berwarna kuning cerah. Kepemimpinan Tengku Erry Nuradi &ndash; Soekirman menjadi pelopor utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dwi tunggal seharusnya manunggal. Pemimpin Sergai melakukan tindakan nyata. Bupati Tengku Erry Nuradi didampingi Wakil Bupati Soekirman. Pewaris budaya Melayu berkewajiban untuk menganyam peradaban. Demi memperkokoh jati diri bangsa dan kepribadian nasional. Kesadaran kultural ini dijiwai betul oleh Tengku Muhammad Ryan Novendi. Sebagai cermin mulia atas keagungan sejarah Kesultanan Serdang yang terus memberi inspirasi untuk kembali pada tradisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Guru sejarah punya peran utama. Pengenalan sejarah sebaiknya diajarkan pada peserta didik. Pesan luhur itu dilanjutkan oleh sang ayah, Dr Tengku Erry Nuradi M.Si. Beliau menjabat Bupati Serdang Bedagai tahun 2005 -2013, Wakil Gubernur Sumatera Utara tahun 2013 &ndash; 2014. Kemudian menjadi Gubernur Sumatera Utara tahun 2014-2018. Tengku Rizal Nurdin abang Tengku Erry Nuradi juga menjabat sebagai Gubernur Sumatera Utara. Kasultanan Deli, kasultanan Langkat, kasultanan Serdang menambah Wibawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghormatan masa lalu diperlukan sikap rendah hati. Ir H Soekirman mendampingi Tengku Erry Nuradi tahun 2005-2013. Bupati dan Wakil Bupati Serdang Bedagai punya emosi sejarah yang kuat. Bahkan Ir H Soekirman menjadi Staf Ahli Tengku Rizal Nurdin, Gubernur Sumatera Utara. Beliau kakak kandung Tengku Erry Nuradi. Keduanya pewaris kerajaan besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka punya kewajiban untuk pelestarian. Generasi muda tinggal melanjutkan rintisan para senior. Pada diri Tengku Ryan Novendi mengalir darah kepemimpinan. Tenaga pikiran keluarga agung ini dipersembahkan buat kemakmuran rakyat. Sebagaimana kebajikan yang ditanam oleh Kasultanan Serdang. Anak cucu memetik manisnya tanaman buah. Jasa leluhur dipahami secara jujur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manisnya peradaban karena pengakuan. Catatan emas menorehkan kenangan manis. Pada tahun&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1905 Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah datang ke Karaton Surakarta Hadiningrat. Beliau bertemu dengan Sri Susuhunan Paku Buwana X. Keduanya membahas struktur Dewan Karaton atau Rijkraad. Lembaga legislatif Kerajaan ini dipimpin oleh KGPH Hangabehi. Rupanya kerajaan Serdang sudah mulai menerapkan sistem monarkhi konstitusional. Konsep trias politika memang cocok untuk masyarakat modern. Ini demi memadukan unsur peradaban secara akulturatif. Alangkah mulia bila tetap berlanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumbangsih kerajaan Serdang nyata sekali. Pergerakan nasional berhubungan dengan lahirnya beragam organisasi. Konggres Syarikat Islam tahun 1914 di Surabaya dipimpin oleh HOS Tjokroaminoto. Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah diundang sebagai tamu kehormatan. Bahkan nanti didaulat sebagai anggota dewan pembina Syarikat Islam. Beliau juga menjadi dewan pertimbangan Perguruan Taman Siswa untuk wilayah Sumatera Utara. Dalam pergerakan nasional beliau amat aktif, bersama dengan bangsawan Istana Langkat, Tengku Amir Hamzah. Sastrawan besar ini dikenal sebagai pelopor pujangga baru. Masa ini gemilang atas tumbuhnya kesusasteraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuat dakam prinsip, luwes di lapangan. Pergaulan luas lintas batas dilakukan keluarga kerajaan. Pada tahun 1944 Sultan Sulaiman Syariful Alam Shah berhubungan erat dengan Tengku Muhammad Hasan. Kelak menjabat sebagai Gubernur Sumatera. Para pejabat Kasultanan Serdang, Deli dan Langkat banyak yang berhubungan dengan Dr Radjiman Wedyadiningrat, Ketua BPUPKI atau Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia. Periode sejarah berubah warna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengakuan atas perubahan disikapi dengan bijak. Pada tanggal 5 Oktober 1945 Kasultanan Serdang, Kasultanan Langkat, Kasultanan Deli sepakat bergabung pada Pemerintah Republik Indonesia. Ketiga kerajaan ini dengan sepenuh jiwa raga turut membantu berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Ini fakta historis yang terbukti dengan tulisan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan besar sedang terjadi. Gelombang pasang surut. Sayang seribu sayang. Ada elemen masyarakat yang perlu diberi pelajaran dan peringatan. Pada tanggal 3 juli 1946 mendapat serangan PESINDO KIRI. Organisasi Pergerakan Sosilisme Indonesia itu menjalankan program dengan kekerasan. Bahkan lebih sering melakukan tindak kriminal. Mereka melakukan kekacauan di seluruh swapraja. Setelah keadaan reda damai, sejarah harus diluruskan kembali. Kesalah pahaman diuraikan dengan rasa kebersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelan pelan situasi mereda. Kenyataan berbicara dengan sebenarnya. Hubungan antara Kasultanan Melayu dengan Pemerintah RI selalu harmonis sampai sekarang. Kasultanan Melayu Deli, Langkat dan Serdang menitik beratkan pada kegiatan budaya. Jauh dari kegiatan politik praktis. Dengan dukungan pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai kebudayaan Melayu Sergai berkembang dengan elok nan menawan. Cocok untuk bahan ajar di sekolah. Sebagai bahan muatan lokal di sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untung sekali bagi warga Sergai. Sejak tahun 2013 Ir H Soekirman menjabat sebagai Bupati Sergai. Istana kasultanan Serdang dijadikan pusat kegiatan budaya. Kontribusi riil sangat dimanfaatkan oleh masyarakat. Tengku Erry Nuradi selaku Pembesar Propinsi Sumatera Utara memberi dukungan maksimal. Sei Ular yang membelah Perbaungan seolah olah menghidupkan ibukota Kesultanan Serdang Darul Arif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peran ibu ibu juga amat penting. Hj Marliah Soekirman bergandengan erat dengan Hj Evi Diana Sitorus. Keberadaan Tengku Ryan Novendi sebagai wakil generasi millenial amat penting. Ibunda Hj Evi Diana Sitorus mengajarkan kesahajaan kesopanan kesusilaan keramahan kemurahan. Di mana bumi dipijak, di situ langit dijunjung. Adaptif dalam segala cuaca. Putri kerajaan biasa berkiprah dalam bidang budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja sama bersatu padu untuk maju. Hidup harus saling menasihati. Nasihat sang ibu terkait dengan pengalaman sebagai anggota DPRD Propinsi Sumut. Tentu saja Ibu Hj Evi Diana Sitorus sebagai ketua penggerak PKK Kabupaten Serdang Bedagai dan PKK Propinsi Sumatera Utara menambah bobot. Tengku Ryan Novandi mendapat ilmu pengetahuan dari sumber langsung. Mata air kebijaksanaan mengalir jernih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkenal sekali Selat Malaka mengalirkan pelajaran hidup. Pengalaman adalah guru yang terbaik. Tengku Muhammad Ryan Novandi selalu berkiprah. Ketua bidang investasi BPD HIPMI Sumut 2017-2020. Wakil ketua umum bidang pembinaan jaringan PW JAPNAS Sumut 2017-2022. Presiden JCI Medan 2018. Senator JCI Medan 2018-2020. Wakil ketua Gerakan Pemuda Alwasliyah Medan 2019-2020. MABMI Medan 2020-2025. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kemaslahatan umat dan rakyat. Daratan dan lautan menyediakan kenikmatan. Dengan seni hidup lebih indah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berakit rakit ke hulu. Berenang renang ke tepian. Bersakit sakit dahuku. Betsenang senang kemudian. Bekal hidup cukup untuk membina bahtera. Kegiatan Tengku Ryan Novandi mendapat dukungan penuh dari Ariska Putri Pertiwi. Istri tercinta ini memberi seorang buah hati. Semangat berjuang untuk kemakmuran negeri senantiasa menyala dalam hati sanubari. Lancar kaji karena diulang. Pasak jalan karena ditempuh. Dengan agama hidup akan terarah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan ilmu hidup lebih mudah. Ilmu adalah pelita. Al ilmu al nur. Kepada siapa pun Tengku Ryan Novandi belajar tentang kehidupan. Ir H Soekirman Bupati Sergai diajak membahas tentang kesejahteraan rakyat pada tanggal 27 Nopember 2020. Bertempat di Rumah Kayu Medan. Tengku Ryan menawarkan konsep Sergai yang unggul, inovatif dan berbudaya. Tawaran ideal untuk menyongsong masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tukar pikiran, mengasah gagasan. Dialog antar generasi terselenggara. Ir H Soekirman selaku Bupati Serdang Bedagai pun memberi penjelasan yang meyakinkan. Dimulai dengan paparan mengenai tata kelola pemerintan yang bersih, jujur, transparan dan melayani. Untuk itu diperlukan pengalaman, wawasan, kepedulian yang memadai. Semua konsep itu ditujukan untuk menjunjung tinggi kepentingan dan kebutuhan rakyat Serdang Bedagai. Semua berjalan lancar mulus halus. Berkat usaha yang tulus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasultanan Serdang menjadi sumber energi. Untuk itulah H Soekirman menyempatkan berdialog tentang nilai kearifan lokal. Sejarah menyediakan kearifan lokal yang tiada habis habisnya untuk digali. Sebagai sarana membentuk pribadi paripurna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masa depan dirumuskan pada hari ini. Dari sejarah itu pula kebajikan tersedia. Ir H Soekirman sebagai pemimpin mengajak untuk menghormati Sejarah Kasultanan Serdang. Dengan berpijak pada kekayaan nilai budaya Melayu Sergai, Tengku Ryan Novandi berusaha mengabdi pada Serdang Bedagai. Dengan ketulusan hati, Tengku Ryan berbakti pada ibu pertiwi. Dengan semangat tekat kuat, Tengku Muhammad Ryan Novandi berjuang mewujudkan kesejahteraan rakyat jiwa raga lahir batin awal akhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumber kearifan sudah tersedia. Pelajaran atas sejarah kesultanan Serdang adalah kemuliaan. Perawatan atas istana Kasultanan Serdang merupakan bentuk penghormatan nyata Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai atas semboyan Tanah Bertuah Negeri Beradat yang masyhur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesultanan Serdang Darul Arif pada masa kini, selalu berusaha melestarikan budaya. Bersama dengan Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai Sumatra Utara, kebudayaan akan semakin jaya maju lestari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program transmigrasi yang dilakukan sejak tahun 1819 berbuah manis. Proses pembauran antar suku berjalan lancar. Perkawinan antar golongan sudah terbiasa. Inilah praktek Bhinneka Tunggal Ika. Berbeda beda tetapi tetap satu. Warga transmigrasi berdarma bakti untuk negeri. Tgl 16 Mei 2026 napak tilas demi rasa kebersamaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Purwadi]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1546_Transmigrasi-Orang-Jawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/282386/transmigrasi-orang-jawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menjaga Marwah di Balik Jeruji: Catatan dari Kota Bumi</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 10:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menjaga Marwah di Balik Jeruji: Catatan dari Kota Bumi]]></title>
            <description><![CDATA[Menjaga Marwah di Balik Jeruji Catatan dari Kota BumiRefleksi Penegakan Hukum dan Komitmen Kabinet Merah Putih Jakarta  Praktik love sca]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.sumut24.co/tag/menjaga/" target="_blank">Menjaga</a> Marwah di Balik Jeruji: Catatan dari Kota Bumi</p><br>Refleksi Penegakan Hukum dan Komitmen Kabinet Merah Putih</p><p>Jakarta &mdash; Praktik love scamming yang diduga dikendalikan dari dalam Rutan Kota Bumi, Lampung, mendapat perhatian serius dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas). Langkah tegas Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama aparat penegak hukum disebut sebagai bentuk komitmen negara dalam membersihkan praktik kejahatan dari balik jeruji. </p><p>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Abdullah Rasyid, menegaskan bahwa kasus tersebut tidak boleh dipandang sebagai pelanggaran biasa, melainkan alarm keras bagi sistem pemasyarakatan nasional.</p><p>"Ini bukan sekadar kasus kriminal biasa. Ini momentum pembenahan total. Negara tidak boleh kalah oleh praktik kejahatan yang justru dikendalikan dari dalam rutan," ujar Abdullah Rasyid dalam keterangannya, Sabtu ini .</p><p>Menurutnya, keberadaan aktivitas penipuan digital dari dalam rutan menunjukkan adanya celah pengawasan yang harus segera ditutup. Ia menegaskan bahwa Kemenimipas tidak akan memberi toleransi terhadap oknum petugas yang terlibat ataupun membiarkan praktik penggunaan handphone ilegal di dalam lapas dan rutan.</p><p>"Pesan Menteri sangat jelas, tidak ada ruang bagi pengkhianat korps yang mencederai kepercayaan masyarakat," katanya. </p><p>Rasyid menjelaskan bahwa kasus di Kota Bumi menjadi bagian penting dalam evaluasi pelaksanaan 15 Program Aksi Kemenimipas, khususnya program "Zero Halinar" yang menitikberatkan pada pemberantasan handphone ilegal, pungli, dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan. </p><p>Ia menyebut Menteri Imipas telah menginstruksikan jajaran Direktorat Jenderal Pemasyarakatan untuk melakukan pemeriksaan menyeluruh dan memperkuat pengawasan di berbagai Unit Pelaksana Teknis (UPT) pemasyarakatan di Indonesia.</p><p>"Kita ingin memastikan sistem pengawasan diperkuat, termasuk pengendalian alat komunikasi ilegal dan pengawasan terhadap oknum yang bermain di belakang layar," ujarnya.</p><p>Selain penegakan hukum, Rasyid juga menilai transformasi pemasyarakatan harus diarahkan pada modernisasi sistem keamanan dan pengawasan digital. Menurutnya, ancaman kejahatan saat ini telah berubah bentuk, dari kejahatan konvensional menjadi kejahatan siber dan digital lintas jaringan.</p><p>"Pemasyarakatan modern tidak cukup hanya mengandalkan tembok dan jeruji besi. Pengawasan digital, integritas SDM, dan sistem intelijen pemasyarakatan harus diperkuat," katanya.</p><p>Ia menambahkan, langkah transparan dalam memproses petugas yang terbukti terlibat merupakan bagian dari upaya membangun institusi yang profesional dan akuntabel, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan integritas aparatur negara. </p><p>"Kita ingin mengembalikan marwah pemasyarakatan sebagai tempat pembinaan, bukan tempat berkembangnya kejahatan," tutup Rasyid</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_657_Menjaga-Marwah-di-Balik-Jeruji--Catatan-dari-Kota-Bumi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282385/menjaga-marwah-di-balik-jeruji-catatan-dari-kota-bumi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menumbuhkan Desa, Menguatkan Indonesia</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 10:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menumbuhkan Desa, Menguatkan Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[Menumbuhkan Desa, Menguatkan Indonesia Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN  Sabtu, 16 Mei 2026 kemarin, merupaka]]></description>
            <content><![CDATA[Menumbuhkan Desa, Menguatkan Indonesia</p><p>Oleh: Abdullah <a href="https://www.sumut24.co/tag/rasyid/" target="_blank">Rasyid</a><br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN </p><p><br>Sabtu, 16 Mei 2026 kemarin, merupakan tonggak sejarah bagi bangsa Indonesia. Dalam kurun waktu tujuh bulan, pemerintah berhasil meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Capaian ini layak dicatat bukan hanya sebagai angka administratif, melainkan sebagai penanda adanya ikhtiar serius untuk menempatkan desa dan kelurahan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi rakyat.</p><p>Koperasi ini diharapkan menjadi ruang baru bagi masyarakat desa untuk membangun kekuatan ekonominya sendiri. Selama ini, banyak persoalan dasar yang terus dihadapi warga desa: petani kesulitan memasarkan hasil panen, akses terhadap pupuk subsidi tidak selalu mudah, kebutuhan pokok masih sering dibeli dengan harga yang tidak menguntungkan rakyat kecil, dan sebagian masyarakat terjebak pada pembiayaan yang memberatkan. Dalam konteks itulah, KDKMP hadir membawa harapan untuk menjawab kebutuhan yang paling nyata dan paling dekat dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.</p><p>Narasi yang dibawa oleh KDKMP memang sangat kuat. Tidak akan ada lagi petani yang bingung memasarkan hasil panennya. Tidak akan ada lagi petani yang kesulitan memperoleh pupuk subsidi. Tidak akan ada lagi masyarakat kecil yang terjerat utang kredit yang mencekik. Melalui koperasi ini, desa dan kelurahan diharapkan memiliki instrumen ekonomi yang lebih dekat, lebih terjangkau, dan lebih berpihak kepada rakyat.</p><p>Lebih dari itu, KDKMP juga dirancang untuk menghadirkan layanan ekonomi yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat. Penjualan sembako murah, penyaluran pupuk subsidi, bantuan pemerintah, penyediaan kredit murah bagi masyarakat, penyerapan hasil panen petani, hingga layanan logistik yang bekerja sama dengan PT Pos Indonesia, semuanya menunjukkan bahwa koperasi ini tidak dimaksudkan sebagai lembaga yang pasif. Ia ingin menjadi simpul ekonomi yang hidup dan bergerak bersama warga.</p><p>Gagasan besar ini tentu patut diapresiasi. Dalam banyak hal, KDKMP mencerminkan semangat baru untuk membangun ekonomi dari bawah, bukan semata dari pusat. Ia mengajak kita melihat desa bukan sebagai objek pembangunan, melainkan sebagai subjek yang memiliki daya, potensi, dan kekuatan untuk tumbuh. Dengan KDKMP, kita ingin meyakini bahwa pertumbuhan ekonomi tidak harus selalu bertumpu di kota besar. Desa pun bisa menjadi sumber kekuatan ekonomi yang nyata.</p><p>Keyakinan itu penting, sebab pembangunan yang sehat selalu berangkat dari rasa percaya diri kolektif. Jika desa memiliki lembaga ekonomi yang kuat, maka desa tidak lagi sepenuhnya bergantung pada pihak luar. Ia bisa berdiri lebih tegak, lebih mandiri, dan lebih berdaulat dalam menentukan arah kesejahteraannya sendiri. Di sinilah KDKMP menjadi penting, bukan hanya sebagai program, tetapi sebagai simbol kebangkitan ekonomi rakyat.</p><p>Namun demikian, harapan besar ini tetap perlu dijaga dengan kesungguhan dalam pelaksanaan. Program sebesar KDKMP akan benar-benar bermakna jika dikelola dengan profesional, transparan, dan berorientasi pada kebutuhan nyata masyarakat. Koperasi tidak boleh berhenti pada seremoni peresmian. Ia harus hidup dalam aktivitas ekonomi sehari-hari, melayani anggota, memperkuat petani, mendukung UMKM, dan memberi manfaat langsung bagi warga desa dan kelurahan.</p><p>Karena itu, yang paling penting bukan hanya jumlah koperasi yang telah diresmikan, tetapi juga kualitas kelembagaan dan keberlanjutan usahanya. KDKMP harus tumbuh dari potensi lokal, dikelola oleh orang-orang yang amanah, dan didukung dengan pembinaan yang memadai. Tanpa itu, cita-cita besar yang dibangun hari ini berisiko tidak bertahan lama.</p><p>Pada akhirnya, KDKMP adalah ikhtiar bersama untuk membangun ekonomi yang lebih adil dan lebih membumi. Ekonomi kita memang harus dibangun atas dasar kekeluargaan: yang kuat membantu yang lemah, yang kaya membantu yang miskin, pengusaha kuat, koperasi kuat, dan UMKM kuat. Inilah arah yang ingin kita bangun bersama. Sebuah ekonomi yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga menumbuhkan.</p><p>Jika dijaga dengan baik, KDKMP bisa menjadi jalan untuk menyalakan harapan baru dari desa. Dari desa, kita membangun kekuatan. Dari koperasi, kita meneguhkan kemandirian. Dan dari semangat bersama, kita menata masa depan Indonesia yang lebih sejahtera.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4885_Menumbuhkan-Desa--Menguatkan-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282384/menumbuhkan-desa-menguatkan-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Tegaskan Tak Ada Perlindungan bagi Pejabat Bermasalah</guid>
            <pubDate>Sun, 17 May 2026 10:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Tegaskan Tak Ada Perlindungan bagi Pejabat Bermasalah]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta IPrabowo Subianto mengungkap pernah didatangi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang mengaku ragu melanjutkan ]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta I<a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto mengungkap pernah didatangi Kepala Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) yang mengaku ragu melanjutkan pemeriksaan terhadap sejumlah pejabat yang diduga melakukan penyelewengan karena memiliki kedekatan dengan dirinya.<br>Pernyataan itu disampaikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> saat menghadiri kegiatan di Desa Nglundo, Kecamatan Sukomoro, Kabupaten Nganjuk, Sabtu (16/5/2026).<br>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a>, Kepala BPKP datang dalam kondisi gugup karena pihak yang akan diperiksa diketahui memiliki hubungan dekat dengan Presiden.<br>&quot;Datang ke saya agak gemetar. Karena yang dia laporkan, diketahui bahwa beberapa orang itu dekat sama saya,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a>.<br>Meski demikian, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> menegaskan dirinya tidak pernah menghalangi proses pemeriksaan. Ia justru meminta agar investigasi tetap dilanjutkan apabila ditemukan indikasi pelanggaran.<br>&quot;Teruskan pemeriksaan. Tidak ada berhenti. Mau orang <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a>, bukan orang <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a>, dekat sama saya, enggak ada urusan. Kalau ada indikasi, terus periksa,&quot; tegasnya.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> menilai pejabat negara yang mendapat amanah publik seharusnya menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, bukan menyalahgunakan kewenangan demi kepentingan pribadi.<br>Ia juga mengaku heran masih ada aparat maupun pejabat yang mencoba melakukan korupsi di tengah perkembangan teknologi digital saat ini. Menurutnya, sistem digital membuat berbagai bentuk penyimpangan semakin mudah dilacak.<br>&quot;Saya heran kalau hari gini masih ada yang nyoba-nyoba korupsi. Sekarang ada digital, pasti ketahuan,&quot; katanya.<br>Meski mendukung penindakan tegas terhadap pelaku korupsi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> mengaku sedih setiap menerima laporan penyalahgunaan jabatan. Ia menilai tindakan tersebut bukan hanya merugikan negara, tetapi juga berdampak pada keluarga pejabat yang terlibat.<br>&quot;Begitu menjabat jabatan negara, tanggung jawabnya kepada negara dan rakyat,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> menegaskan.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4235_Prabowo-Tegaskan-Tak-Ada-Perlindungan-bagi-Pejabat-Bermasalah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282383/prabowo-tegaskan-tak-ada-perlindungan-bagi-pejabat-bermasalah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.</guid>
            <pubDate>Sat, 16 May 2026 22:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.]]></title>
            <description><![CDATA[Launching Operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa Merah Putih Secara Virtual Dihadiri Wakil Bupati Solok.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sabtu (16/05/2026) di Gedung Koperasi Desa Merah Putih Nagari Alahan Panjang, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, <br> mewakili Bupati, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> H. Candra menghadiri Launching operasional 1.061 Gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) secara virtual melalui Zoom Meeting .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur pemerintah serta perwakilan Koperasi Desa Merah Putih dari Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, dan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Selatan. Kehadiran Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam agenda nasional ini merupakan bagian dari dukungan terhadap program unggulan Presiden Prabowo Subianto dalam memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa di bawah kepemimpinan Bupati dan Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, JFP&ndash;Candra. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, peresmian dipusatkan di Koperasi Desa Merah Putih Desa Nglawak, Kecamatan Kertosono, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Presiden Prabowo secara resmi meresmikan dimulainya operasional 1.061 KDKMP yang tersebar di wilayah Jawa Timur dan Jawa Tengah sebagai bagian dari penguatan ekonomi desa dan ketahanan pangan nasional. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 1.061 koperasi yang mulai beroperasi tersebut terdiri dari 530 unit di Jawa Timur dan 531 unit di Jawa Tengah. Program ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat desa melalui penguatan distribusi pangan, pengelolaan hasil pertanian, hingga pemberdayaan masyarakat berbasis koperasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Prabowo dalam arahannya menegaskan bahwa peresmian ribuan koperasi tersebut menjadi tonggak sejarah bagi Indonesia. Menurutnya, keberhasilan mengoperasionalkan lebih dari seribu koperasi lengkap dengan gedung, gudang, sistem, hingga sarana logistik dalam waktu singkat merupakan capaian besar bagi bangsa. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hari ini adalah tonggak bersejarah. Dalam tujuh bulan kita bisa operasionalkan 1.061 koperasi, dan secara fisik lebih dari 9.000 koperasi sudah siap,&quot; tutur Presiden Prabowo . &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan menyampaikan bahwa KDKMP merupakan bentuk nyata ekonomi konstitusional yang menempatkan masyarakat sebagai pelaku utama pembangunan ekonomi nasional. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> H. Candra menyambut positif program tersebut dan berharap keberadaan Koperasi Desa Merah Putih dapat memperkuat ekonomi masyarakat nagari, khususnya di sektor pertanian dan pangan. Menurutnya, program ini sejalan dengan visi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam membangun ekonomi berbasis potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Program koperasi desa ini menjadi peluang besar bagi masyarakat nagari untuk memperkuat ekonomi kerakyatan, meningkatkan produktivitas, dan mendukung ketahanan pangan daerah,&quot; ujar H. Candra. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam hal ini, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> juga menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pengembangan koperasi desa sebagai bagian dari strategi memperkuat ekonomi masyarakat sekaligus mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5974_Launching-Operasional-1-061-Gerai-Koperasi-Desa-Merah-Putih-Secara-Virtual-Dihadiri-Wakil-Bupati-Solok-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282382/launching-operasional-1061-gerai-koperasi-desa-merah-putih-secara-virtual-dihadiri-wakil-bupati-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Merasa Kebal Hukum, Bangunan Tembok Milik PT SBP Diduga Tidak Kantongi Izin PBG Tetap Kokoh Berdiri Tegak</guid>
            <pubDate>Sat, 16 May 2026 22:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Merasa Kebal Hukum, Bangunan Tembok Milik PT SBP Diduga Tidak Kantongi Izin PBG Tetap Kokoh Berdiri Tegak]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Terkesan kebal hukum. Seperti inilah kondisi yang dilakukan oleh PT SBP (Sarana Baja Perkasa) di Jln. Takenaka Lingkungan]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -<p></p><br>Terkesan kebal hukum. Seperti inilah kondisi yang dilakukan oleh PT SBP (Sarana Baja Perkasa) di Jln. Takenaka Lingkungan VI, Kelurahan Payah Pasir, Kecamatan Medan Marelan. Pasalnya, pihak management diduga telah melanggar Peraturan Daerah (Perda) Pemko Medan terkait <a href="https://www.sumut24.co/tag/izin/" target="_blank">Izin</a> Permohonan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bangunan/" target="_blank">Bangunan</a> Gedung (PBG).<p></p><p><br>Pasalnya, meski pihak Pemko Medan dalam hal ini diwakili Satpol PP Kota Medan melalui Tim 1 Tracker Gakda Satpol PP Kota Medan dalam melakukan monitoring pengawasan bangunan menemukan pihak management PT SBP yang melakukan pembangunan tembok tidak memiliki izin PBG. Namun, ironisnya walau sudah dilakukan himbauan untuk melakukan pengurusan izin PBG, pihak PT SBP mengabaikannya.</p><p><br>Menilai hal tersebut, masyarakat yang berada disekitar lokasi proyek pembangunan dan PAC PKN Medan Marelan meminta pihak pemerintah Kecamatan Medan Marelan agar mengambil sikap tegas memberikan himbauan kepada PT SBP untuk melakukan pengurusan izin PBG.</p><p><br>"Kepada pihak Kecamatan Medan Marelan agar sesegera mungkin memberikan himbauan tegas kepada PT SBP untuk segera melakukan permohonan pengurusan izin PBG nya. Sehingga, retribusi pajak melalui izin PBG menjadi pemasukan bagi kas Pemko Medan. Namun, apa bila pihak PT SBP masi tetap tidak mengindahkan, agar jangan segan segan merubuhkan bangunan tembok yang sudah jelas melanggar Perda," ucap Sudarmanto Sekjen PAC PKN Medan Marelan kepada wartawan, Sabtu (16/5/2026) sore tadi.</p><br><p></p>Masyarakat yang diminta keterangan terkait pengerjaan pembangunan tembok oleh PT SBP merasa khawatir. Sebab, sejak pengerjaan proyek bangunan tembok, sejumlah kendaraan alat berat setiap hari selalu hilir mudik dan dapat menyebabkan aspal jalan dan jalan beton yang dikerjakan oleh pemko Medan menjadi rusak berlubang. Sehingga menyebabkan dilingkungan masyarakat akan menjadi kubangan kerbau.</p><p><p><br></p><p>Terkait bangunan tembok tersebut, bahwa pihak kelurahan Payah Pasir dan Kecamatan Medan Marelan sudah berapa kali mengirim surat teguran penghentian pengerjaan dan beberapa kali pihak Kecamatan mendatangi lokasi. Tapi pihak PT SBP tetap membangun daqn tidak mengurus  surat izin PBG.</p><p><br>Guna penyegaran, sebelumnya pihak Pemko Medan melalui Tim 1 Tracker Gakda Satpol PP Kota Medan beberapa waktu lalu melakukan monitoring dan menemukan bangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tembok/" target="_blank">Tembok</a> PT SBP Diduga <a href="https://www.sumut24.co/tag/tidak/" target="_blank">Tidak</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/milik/" target="_blank">Milik</a>i <a href="https://www.sumut24.co/tag/izin/" target="_blank">Izin</a> PBG dan oleh mereka, pihak PT SBP untuk segera melakukan pengurusan permohonan izin PBG. Sayang, PT SBP terkesan kebal hukum dengan mengabaikan himbauan tersebut.<br></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1308_Merasa-Kebal-Hukum--Bangunan-Tembok-Milik-PT-SBP-Diduga-Tidak-Kantongi-Izin-PBG-Tetap-Kokoh-Berdiri-Tegak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/kota/282381/merasa-kebal-hukum-bangunan-tembok-milik-pt-sbp-diduga-tidak-kantongi-izin-pbg-tetap-kokoh-berdiri-tegak/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ultimatum Prabowo Subianto Harus Dibuktikan dengan Reformasi Nyata Aparat</guid>
            <pubDate>Sat, 16 May 2026 22:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ultimatum Prabowo Subianto Harus Dibuktikan dengan Reformasi Nyata Aparat]]></title>
            <description><![CDATA[Ultimatum Prabowo Subianto Harus Dibuktikan dengan Reformasi Nyata Aparat]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Pengamat Sosial Politik, H Syahrir Nasution&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tegas Presiden Prabowo Subianto yang mengultimatum Panglima TNI dan Kapolri agar tidak ada lagi aparat yang menindas rakyat patut diapresiasi sebagai sinyal kuat arah kepemimpinan nasional ke depan. Dalam konteks sosial politik Indonesia, pernyataan ini bukan sekadar retorika, melainkan refleksi dari keresahan publik yang selama ini masih merasakan adanya ketimpangan dalam penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun demikian, sebagaimana kita pahami bersama, persoalan aparat bukan hanya soal instruksi dari atas. Ini adalah masalah sistemik yang menyangkut kultur, integritas, serta mekanisme pengawasan yang selama ini belum berjalan optimal. Pernyataan Presiden harus diikuti dengan langkah konkret dan terukur agar tidak menjadi sekadar jargon politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangan saya, ada beberapa hal mendasar yang harus segera dibenahi. Pertama, reformasi internal di tubuh aparat penegak hukum harus diperkuat, tidak hanya dalam aspek disiplin, tetapi juga dalam sistem rekrutmen dan promosi yang bebas dari praktik &quot;backing-backing&quot; sebagaimana disinggung Presiden. Selama praktik ini masih ada, keadilan akan sulit ditegakkan secara merata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, pengawasan eksternal harus diperkuat dengan melibatkan lembaga independen dan partisipasi publik. Rakyat harus diberi ruang untuk melaporkan penyimpangan tanpa rasa takut. Transparansi menjadi kunci utama untuk membangun kembali kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, penegakan hukum harus benar-benar berorientasi pada keadilan substantif, bukan sekadar prosedural. <a href="https://www.sumut24.co/tag/aparat/" target="_blank">Aparat</a> tidak boleh hanya menjadi alat kekuasaan, tetapi harus berdiri sebagai pelindung rakyat, khususnya mereka yang lemah dan tidak memiliki akses kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan Presiden bahwa aparat harus &quot;mati untuk rakyat&quot; mengandung makna pengabdian total. Namun dalam implementasinya, hal ini harus diterjemahkan dalam bentuk profesionalisme, integritas, dan keberpihakan kepada keadilan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/aparat/" target="_blank">Aparat</a> yang baik bukan yang represif, tetapi yang mampu menjadi pengayom dan pelayan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks budaya lokal, masyarakat Mandailing mengenal istilah &quot;buras ni si lom-lom,&quot; yang secara makna dapat diartikan sebagai janji manis tanpa pembuktian nyata. Oleh karena itu, publik tentu berharap ultimatum ini bukan sekadar simbolik, melainkan benar-benar diwujudkan dalam kebijakan dan tindakan nyata di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhirnya, momentum ini harus dimanfaatkan sebagai titik balik untuk memperbaiki wajah aparat negara. Jika tidak, maka kepercayaan publik akan semakin tergerus. Presiden telah menyampaikan perintahnya dengan jelas&mdash;kini saatnya pembuktian. Rakyat tidak lagi butuh janji, tetapi keadilan yang benar-benar dirasakan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2691_Ultimatum-Prabowo-Subianto-Harus-Dibuktikan-dengan-Reformasi-Nyata-Aparat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282380/ultimatum-prabowo-subianto-harus-dibuktikan-dengan-reformasi-nyata-aparat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berhasil Tundukkan Pengedar! Sat Narkoba Polres Asahan Sita Sabu dan Ekstasi di Air Batu</guid>
            <pubDate>Sat, 16 May 2026 21:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berhasil Tundukkan Pengedar! Sat Narkoba Polres Asahan Sita Sabu dan Ekstasi di Air Batu]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mencatatkan keberhasilan gemilang dalam memutus rantai peredaran barang ha]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , <a href="https://www.sumut24.co/tag/sat/" target="_blank">Sat</a>uan Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> kembali mencatatkan keberhasilan gemilang dalam memutus rantai peredaran barang haram di daerah ini. Berkat kepedulian dan informasi dari warga, aparat berhasil menangkap seorang pengedar sekaligus menyita sejumlah besar narkotika jenis sabu dan pil ekstasi yang disembunyikan secara rapi di kawasan perkebunan sawit, Rabu (13/05/2026).</p>Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Revi Nurvelani, SH, SIK, MH menyampaikan bahwa operasi ini dimulai lantaran laporan warga yang mencurigai adanya aktivitas jual beli narkoba di Dusun I Desa Sei Alim Ulu, Kecamatan Air Batu. Mendapatkan laporan tersebut, tim langsung dikerahkan untuk melakukan pengawasan ketat di lokasi.</p>Benar dugaan petugas, sekitar pukul 15.30 Wib terlihat seorang pria berperilaku aneh dan gelisah bersembunyi di bawah rimbunnya pohon kelapa sawit. Saat didekati aparat, tersangka panik dan berusaha kabur menjauh sejauh 500 meter, namun langkahnya terhenti dan berhasil diamankan di pekarangan belakang rumah warga.</p>Pelaku yang berinisial HRAR alias Bedok (23 tahun) tak berkutik saat barang bukti ditemukan tersembunyi di bawah tumpukan batu di lokasi tersebut. Di dalam sebuah dompet hitam, petugas mendapati 6,80 gram sabu dan 1,81 gram atau setara 5,5 butir pil ekstasi bergambar kepala singa.</p>Dari pengakuan awalnya, barang terlarang itu didapatkan tersangka dari seseorang berinisial H di Tanjung Balai dengan harga jual Rp400 ribu per gram. Selain narkotika, petugas juga menyita peralatan pendukung seperti timbangan elektronik, alat hisap, ponsel, serta uang tunai Rp200 ribu yang merupakan keuntungan hasil transaksi ilegal.</p>Kini pelaku dan seluruh barang bukti telah dibawa ke kantor polisi untuk diproses hukum. <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> menegaskan akan terus memburu jaringan besar di balik kasus ini dan mengimbau masyarakat agar tetap waspada serta bersatu melawan bahaya narkoba.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> adalah musuh kita bersama. Tanpa dukungan warga, keberhasilan ini takkan tercapai,&quot; tegas Kapolres. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_8206_Berhasil-Tundukkan-Pengedar--Sat-Narkoba-Polres-Asahan-Sita-Sabu-dan-Ekstasi-di-Air-Batu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282379/berhasil-tundukkan-pengedar-sat-narkoba-polres-asahan-sita-sabu-dan-ekstasi-di-air-batu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih Cara Prabowo Perkuat Kuda-kuda Bangsa</guid>
            <pubDate>Sat, 16 May 2026 21:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih Cara Prabowo Perkuat Kuda-kuda Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Makan Bergizi Gratis dan Koperasi Merah Putih Cara Prabowo Perkuat Kudakuda Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>PALEMBANG &ndash; Direktur Geopolitik GREAT Institute, Dr. Teguh Santosa, memaparkan analisisnya tentang dinamika kepemimpinan nasional di hadapan puluhan content creator dalam workshop yang digelar di Palembang, Sumatera Selatan, Sabtu, 16 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemaparannya, ia menekankan bahwa setiap era memiliki tantangan yang unik. Karenanya kebijakan yang diambil pemimpin pada suatu era tidak bisa disamaratakan dengan pemimpin pada era yang lain. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setiap masa memiliki tantangan yang berbeda. Pemimpin pada setiap masa itu pun mengambil kebijakan yang berbeda yang intinya adalah agar Indonesia bisa tetap survived di tengah pergolakan dunia,&quot; ujar Teguh membuka sesi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia membandingkan empat sosok pemimpin Indonesia pada masa yang berbeda, Soekarno, Soeharto, B.J. Habibie, dan Prabowo Subianto. Menurutnya, masing-masing dihadapkan pada persoalan global dan domestik dengan ciri serta kekhasan tersendiri yang membentuk gaya kebijakan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di era Soekarno, tantangannya adalah menjaga kemerdekaan politik di tengah perang dingin dan dekolonisasi. Soeharto menghadapi tekanan stabilitas ekonomi dan integrasi nasional pasca 1965. Habibie harus menyelamatkan ekonomi di tengah krisis moneter dan transisi demokrasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Masuk ke era Prabowo, tantangannya berubah lagi. Dalam beberapa bulan pertama 2026 saja kita sudah menyaksikan runtuhnya sistem internasional oleh pertikaian yang melibatkan superpower,&quot; kata Teguh yang juga Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, runtuhnya tatanan multilateral yang sebelumnya dianggap mapan membuat Indonesia tidak bisa lagi bergantung pada jaminan keamanan dan ekonomi dari luar. Situasi ini memaksa kebijakan luar negeri dan dalam negeri diarahkan pada konsolidasi internal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, menurut Teguh, kebijakan Prabowo diarahkan pada upaya memperkuat ketahanan nasional di berbagai bidang, ekonomi, politik, teknologi, dan sebagainya. Fokusnya bukan ekspansi, melainkan penguatan fondasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh menyebut pendekatan ini sebagai prinsip inclusive security. &quot;Indonesia tidak bisa mengandalkan keamanannya pada pihak lain, baik negara tetangga maupun sistem internasional itu sendiri. Keamanan inklusif artinya kita membangun kemampuan bertahan dari dalam, kita bertanggung jawab pada keamanan kita,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kerangka itu, program-program seperti makan bergizi gratis, koperasi merah putih, sekolah rakyat, dan hilirisasi industri diletakkan sebagai langkah strategis. &quot;Ini bukan sekadar program sosial. Ini kebutuhan memperkuat fondasi dan kuda-kuda bangsa agar tidak goyah ketika badai datang,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia membandingkan kebijakan tersebut dengan pengalaman China dalam beberapa dekade terakhir. Menurutnya, di awal era 2000an Beijing berhasil melakukan industrialisasi dan hilirisasi secara masif untuk menyerap tenaga kerja dalam jumlah besar dan mengurangi ketergantungan pada rantai pasok asing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Prabowo pun melihat Indonesia harus melakukan hal itu. Tanpa hilirisasi, kita akan terus jadi pengekspor bahan mentah dan pengimpor barang jadi. Posisi itu membuat kita rentan secara struktural,&quot; ujar Teguh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk memperkuat analisisnya, ia mengutip pandangan pemikir realisme politik. Ia merujuk pada Hans Morgenthau yang menyatakan bahwa politik internasional adalah perjuangan kekuasaan, dan negara yang tidak mampu menjaga kekuatannya sendiri akan tersingkir. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Morgenthau mengingatkan bahwa moralitas universal tidak bisa menggantikan kepentingan nasional. Negara harus mengurus dirinya sendiri terlebih dulu,&quot; masih kata Teguh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga merujuk pada Kenneth Waltz, bapak realisme struktural, yang menekankan bahwa struktur sistem internasional anarkis memaksa negara untuk melakukan self-help. &quot;Waltz bilang, di sistem tanpa otoritas pusat, negara tidak bisa berharap pada kebaikan negara lain. Yang bisa diandalkan hanya kemampuan sendiri,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh menilai kebijakan ketahanan nasional era Prabowo sejalan dengan logika itu. Ketika sistem internasional tidak lagi mampu menyediakan kepastian, maka jawaban rasional adalah memperkuat kapasitas domestik di sektor pangan, energi, teknologi, dan pertahanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup paparannya, ia mengajak para content creator untuk memahami konteks geopolitik di balik kebijakan publik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Narasi yang kalian bangun harus berbasis pemahaman bahwa Indonesia sedang menata ulang posisinya. Bukan sekadar mengikuti arus, tapi menciptakan arus sendiri,&quot; tutupnya. []]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4261_Makan-Bergizi-Gratis-dan-Koperasi-Merah-Putih-Cara-Prabowo-Perkuat-Kuda-kuda-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282378/makan-bergizi-gratis-dan-koperasi-merah-putih-cara-prabowo-perkuat-kudakuda-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Undercover Buy Berhasil, Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Pengedar Sabu di Percut Sei Tuan</guid>
            <pubDate>Sat, 16 May 2026 19:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Undercover Buy Berhasil, Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Pengedar Sabu di Percut Sei Tuan]]></title>
            <description><![CDATA[Undercover Buy Berhasil, Ditresnarkoba Polda Sumut Tangkap Pengedar Sabu di Percut Sei Tuan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DELI SERDANG I SUMUT24.CO<br>Direktorat Reserse Narkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumatera Utara kembali mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu dalam pelaksanaan Ops Antik Toba 2026. Seorang pria berinisial RDH (23) ditangkap saat hendak melakukan transaksi sabu di Jalan Besar Bandar Setia, Dusun III, Desa Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (15/5/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penindakan tersebut, personel Unit 2 Subdit III Ditresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut menyita 10 paket sabu siap edar dengan berat bruto 1,81 gram, satu pipet plastik yang digunakan sebagai sendok sabu, satu bundel plastik klip kosong, serta uang tunai Rp100 ribu yang diduga hasil transaksi narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari hasil penyelidikan terkait aktivitas peredaran sabu di kawasan Bandar Setia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Personel Ditresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut memperoleh informasi adanya seorang pria yang diduga mengedarkan narkotika jenis sabu di wilayah Bandar Setia, Kecamatan Percut Sei Tuan. Selanjutnya tim melakukan penyelidikan dan pembelian terselubung atau undercover buy,&quot; ujar Kombes Pol Ferry Walintukan, Sabtu (16/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat transaksi berlangsung, petugas yang menyamar langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku ketika hendak menyerahkan narkotika kepada calon pembeli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari tangan pelaku, petugas berhasil menyita 10 paket sabu siap edar beserta sejumlah barang bukti lainnya yang berkaitan dengan peredaran narkotika,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, tersangka mengaku sabu tersebut akan diedarkan kembali dengan keuntungan sekitar Rp10 ribu per bungkus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tersangka mengaku memperoleh sabu dari seorang pria bernama Samsul yang saat ini masih dalam penyelidikan. Tim juga telah melakukan pengembangan untuk mencari pemasoknya,&quot; ungkap Ferry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Kantor Ditresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut guna menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut. Polisi juga akan mengirim barang bukti ke laboratorium forensik untuk pemeriksaan lanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami terus berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar jaringannya. Tidak ada toleransi bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba di Sumatera Utara,&quot; tegas Kombes Pol Ferry Walintukan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4763_Undercover-Buy-Berhasil--Ditresnarkoba-Polda-Sumut-Tangkap-Pengedar-Sabu-di-Percut-Sei-Tuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282376/undercover-buy-berhasil-ditresnarkoba-polda-sumut-tangkap-pengedar-sabu-di-percut-sei-tuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">OJK Dorong Konsolidasi dan Inovasi Produk Unik Perbankan Syariah</guid>
            <pubDate>Sat, 16 May 2026 19:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[OJK Dorong Konsolidasi dan Inovasi Produk Unik Perbankan Syariah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaIndustri perbankan syariah Indonesia terus menunjukkan performa yang tangguh, solid, dan berkelanjutan. Pertumbuhan posi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><br></p>Industri perbankan syariah Indonesia terus menunjukkan performa yang tangguh, solid, dan berkelanjutan. Pertumbuhan positif ini didorong oleh kuatnya fungsi intermediasi serta meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap ekosistem keuangan syariah.</p><br></p>Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a>, Dian Ediana Rae, mengungkapkan bahwa hingga Maret 2026, aset perbankan syariah berhasil mencetak pertumbuhan dua digit, yakni sebesar 10,49% year-on-year (yoy) dengan total nilai mencapai Rp1.061,61 triliun.</p><br></p>"Momentum pertumbuhan ini menjadi milestone penting dalam transformasi industri perbankan syariah nasional, yang mengacu pada Roadmap Pengembangan dan Penguatan Perbankan Syariah Indonesia (RP3SI) 2023&ndash;2027," ujar Dian dalam keterangan resminya, Sabtu (16/5/2026).</p><br></p>Pertumbuhan aset tersebut juga diikuti oleh performa impresif pada sektor pembiayaan dan penghimpunan dana pihak ketiga, dengan kualitas risiko yang tetap terjaga di level aman.</p>Sebagai bagian dari implementasi pilar pertama RP3SI, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> aktif memperkuat struktur industri perbankan syariah agar lebih kompetitif:</p>Ekspansi Bank Skala Besar: Saat ini terdapat tiga bank syariah besar yang menduduki kategori Kelompok Bank Berdasarkan Modal Inti (KBMI) 2 dan 3.</p>Amunisi Baru lewat Spin-Off: Pada tahun ini, ditargetkan hadir satu Bank Umum Syariah (BUS) baru hasil spin-off yang siap memperkuat kelompok KBMI 2.</p>Konsolidasi BPR Syariah: <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> sedang mengawal proses merger terhadap 21 BPR/BPR Syariah untuk dirampingkan menjadi 9 BPR Syariah yang lebih kuat secara modal dan efisiensi. </p>Guna menonjolkan kekhasan produk syariah (Pilar 3 RP3SI), <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> telah merilis sembilan pedoman produk berakad syariah serta menerbitkan P<a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> Nomor 4 Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Produk Investasi Perbankan Syariah.</p><br></p>Akselerasi ini diperkuat oleh Komite Pengembangan Keuangan Syariah (KPKS) yang dibentuk pada 2025. Beberapa terobosan strategisnya meliputi:</p><br></p>Penyesuaian rasio utang berbasis bunga pada Daftar Efek Syariah.</p>Penerbitan Fatwa No. 166/DSN-MUI/II/2026 terkait Kegiatan Usaha Bulion (emas).</p>Optimalisasi penempatan dana pemerintah pada lembaga keuangan syariah.</p>Progres Produk Inovatif:</p>Cash Waqf Linked Deposit (CWLD): Telah diimplementasikan oleh 9 BUS, 3 UUS, dan 9 BPR Syariah dengan total penghimpunan dana Rp22,76 miliar dan nilai proyek Rp907,73 juta.</p>Shariah Restricted Investment Account (SRIA): Telah diuji coba oleh 1 BUS dan 1 UUS dengan nilai piloting mencapai Rp1,35 triliun.</p>Sesuai pilar keempat RP3SI, perbankan syariah terus memperluas kontribusinya pada perekonomian riil, khususnya sektor UMKM, dengan total penyaluran pembiayaan mencapai Rp217,86 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> juga gencar bersinergi dengan Bank Pembangunan Daerah (BPD) dan pemerintah daerah melalui serangkaian edukasi strategis, seperti workshop penguatan ekonomi daerah di Banda Aceh (Oktober 2024) dan perluasan akses layanan syariah di Surabaya (November 2025).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk akuntabilitas, transparansi, dan menjaga sinergi bersama para pemangku kepentingan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> rutin menggelar Pertemuan Tahunan Perbankan Syariah serta merilis Buku Laporan Pemantauan Implementasi RP3SI secara berkala. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_665_OJK-Dorong-Konsolidasi-dan-Inovasi-Produk-Unik-Perbankan-Syariah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/282375/ojk-dorong-konsolidasi-dan-inovasi-produk-unik-perbankan-syariah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>