<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 26 Sep 2026 18:16:41 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 18:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas]]></title>
            <description><![CDATA[Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan -Aktivis 98 yang tergabung dalam Perhimpunan Pergerakan 98 mendesak Presiden Prabowo Subianto agar serius menertibkan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a>) pasca<br>temuan anggota Ombudsman Republik Indonesia yang melakukan inspeksi mendadak atau sidak di Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Cibinong, Rabu, 23 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Perhimpunan Pergerakan 98 Sahat Simatupang, mengatakan, temuan Ombudsman menjadi jalan perbaikan bahkan evaluasi menyeluruh tata kelola lembaga pemasyarakatan atau Lapas dan rumah tahanan atau Rutan di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahat mengatakan, temuan Ombudsman dan perlawanan jajaran apatur sipil negara di Lapas Cibinong tak boleh dianggap peristiwa lokal. Ombudsman sebagai lembaga negara sesuai UU Nomor 37 tahun 2008 Tentang Ombudsman RI, berfungsi mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;" Dalam konteks sidak di Lapas Cibinong rakyat Indonesia telah menyaksikan bagaimana dekat gedung Lapas, Ombudsman menemukan sebuah kompleks perumahan yang di dalamnya berdiri sekitar 10 unit rumah lengkap dengan perabotan mewah, mobil mewah dan aneka minuman keras (minuman alkohol). Sidak Ombudsman itu membuka semua tabir pengelolaan Lapas yang diduga dikomersilkan kepada narapidana berduit dan ini sudah menjadi rahasia umum, dan Ombudsman membuktikannya," kata Sahat Simatupang dalam keterangan tertulis, Sabtu, 26 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama ini Lapas dan Rutan, sambung jurnalis Tempo ini, tak bisa ditembus siapapun termasuk polisi jika hendak razia narkoba didalam penjara." Presiden Prabowo seharusnya berterimakasih kepada Ombudsman sekaligus serius mengevaluasi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan," ujar Sahat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahat menyayangkan bantahan dari Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus ( Bappisus) Aris Marsudiyanto dan Menteri <a href="https://www.sumut24.co/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> Agus Andrianto yang mengatakan bangunan yang menjadi sorotan atau objek sidak Ombudsman tersebut merupakan tempat tinggal pegawai dan warga binaan untuk menjalani kegiatan pembinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;" Seharusnya kalau Bappisus itu kerjanya benar, mereka yang menemukan rumah yang dijadikan objek Sidak Ombudsman itu dan melaporkannya kepada Presiden. Jangan setelah terungkap, Bappisus seperti pemadam kebakaran," ujar Sahat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mengungkap fakta yang sebenarnya, Sahat menyarankan Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> mengumumkan mobil yang berada didalam rumah itu kenderaan dinas atau milik pribadi." Karena plat mobilnya jelas direkam staf Ombudsman. Perabotan mewah didalam rumah itu dibeli pakai uang Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/imipas/" target="_blank">Imipas</a> anggaran tahun berapa ? Semua bisa dibuktikan agar tidak saling curiga," ujar Sahat Simatupang.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2793_Temuan-Ombudsman--Aktivis-98-Desak-Presiden-Prabowo-Serius-Tertibkan-Kementerian-Imipas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286745/temuan-ombudsman-aktivis-98-desak-presiden-prabowo-serius-tertibkan-kementerian-imipas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat &#039;Peserta Teristimewa&#039; PKN Tingkat II 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 17:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tiga Pejabat Pemko Medan Raih Predikat 'Peserta Teristimewa' PKN Tingkat II 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPrestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Medan. Tiga pejabat Pemko Medan berha]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Prestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Medan. Tiga pejabat <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> berhasil meraih penghargaan sebagai Peserta Teristimewa dalam Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026.</p><br></p>Ketiganya sukses menempati peringkat 1, 2, dan 3 melalui proyek perubahan (Proper) yang dinilai mampu memberikan dampak strategis terhadap reformasi birokrasi, tata kelola pemerintahan, penanggulangan bencana, pengawasan internal, hingga peningkatan kualitas pelayanan publik.</p><br></p>Tiga pejabat tersebut yakni Kepala Badan Kepegawaian dan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Medan Subhan Fajri Harahap sebagai Peserta Teristimewa Peringkat I, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Medan Yunita Sari sebagai Peringkat II, serta Pj Sekda Kota Medan yang juga Inspektur Kota Medan Erfin Fachrurrazi sebagai Peringkat III.</p><br></p>Subhan Fajri Harahap mengusung proyek perubahan bertajuk &quot;Medan Corpu SMART (Smart Learning Management for ASN Reform and Transformation)&quot;.</p><br></p>Inovasi tersebut diarahkan untuk mentransformasi sistem pembelajaran dan pengembangan kompetensi ASN secara digital dan terintegrasi melalui konsep Corporate University. Langkah ini ditujukan untuk membentuk aparatur yang semakin kompeten, profesional, adaptif, serta mampu merespons tuntutan perubahan birokrasi.</p><br></p>Sementara itu, Yunita Sari menghadirkan proyek perubahan &quot;Sistem Informasi Tata Kelola Penanggulangan Bencana dan Kesiapsiagaan Strategis&quot;.</p><br></p>Terobosan ini dirancang untuk memperkuat tata kelola mitigasi bencana secara real-time, mempercepat respons dalam kondisi darurat, sekaligus meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat maupun instansi terkait dalam menghadapi potensi bencana di Kota Medan.</p><br></p>Sedangkan Pj Sekda, Erfin Fachrurrazi yang juga Inspektur Kota Medan mengusung proyek perubahan bertema &quot;Penguatan Peran APIP sebagai Trusted Advisor melalui Optimalisasi Fungsi Assurance dan Consulting untuk Meningkatkan Tata Kelola, Manajemen Risiko, dan Pengendalian Internal.&quot;</p><br></p>Melalui inovasi tersebut, Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) Kota Medan didorong untuk tidak hanya berperan sebagai pengawas, tetapi juga menjadi mitra strategis (trusted advisor) bagi perangkat daerah.</p><br></p>Dengan pendekatan tersebut, fungsi pengawasan diharapkan semakin memberikan nilai tambah melalui penguatan tata kelola, manajemen risiko, pengendalian internal, sekaligus mendorong upaya pencegahan penyimpangan anggaran.</p><br></p>Keberhasilan tiga pejabat tersebut sekaligus menjadi gambaran komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dalam membangun birokrasi yang adaptif dan inovatif. Pengembangan kompetensi ASN tidak hanya diarahkan untuk meningkatkan kapasitas individu, tetapi juga menghasilkan inovasi yang dapat diterapkan dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><br></p>Atas capaian tersebut, para penerima penghargaan menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas atas bimbingan, arahan, kepercayaan, serta dukungan yang diberikan selama mengikuti rangkaian PKN Tingkat II.</p><br></p>Dikatakan Pj Sekda Erfin Fahrurrazi yang juga Inspektur Kota Medan bahwa Pencapaian tersebut menjadi bukti dedikasi, komitmen, serta kualitas kepemimpinan dalam menjalankan tugas pemerintahan.</p><br></p>"Prestasi ini diharapkan membawa keberkahan, menjadi inspirasi bagi ASN lainnya, sekaligus semakin memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, profesional, dan berwibawa di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>", jelas Erfin Fahrurrazi.</p><br></p>Sementara itu Kepala BKPSDM, Subhan Fajri, menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Wali Kota Medan, Bapak Rico Tri Putra Bayu Waas, atas bimbingan, arahan, kepercayaan, serta dukungan yang diberikan selama saya mengikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional.</p><br></p>"Penghargaan sebagai Peserta Teristimewa bukan semata-mata menjadi prestasi pribadi, melainkan kehormatan sekaligus amanah yang harus diwujudkan melalui kerja nyata", kata Subhan.</p><br></p>Capaian tersebut juga dinilai tidak terlepas dari komitmen Wali Kota Medan  Rico Waas dalam mendorong ASN <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> untuk terus meningkatkan kompetensi, beradaptasi terhadap perubahan, serta melahirkan inovasi yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.</p><br></p>Raihan tiga besar Peserta Teristimewa PKN Tingkat II Angkatan XII Tahun 2026 ini pun menjadi bukti bahwa inovasi birokrasi di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> terus tumbuh. Prestasi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai penghargaan, tetapi menjadi pijakan untuk menghadirkan perubahan dan solusi nyata bagi kemajuan Kota Medan serta kesejahteraan masyarakat. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7154_Tiga-Pejabat-Pemko-Medan-Raih-Predikat---039-Peserta-Teristimewa--039--PKN-Tingkat-II-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286744/tiga-pejabat-pemko-medan-raih-predikat-039peserta-teristimewa039-pkn-tingkat-ii-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bersih-Bersih Islamic Center, Zakiyuddin Ajak Warga Medan Hidupkan Lagi Semangat Gotong Royong</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 17:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bersih-Bersih Islamic Center, Zakiyuddin Ajak Warga Medan Hidupkan Lagi Semangat Gotong Royong]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGotong royong membersihkan kawasan Islamic Center, Medan Labuhan, tidak ingin berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemko ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gotong royong membersihkan kawasan Islamic Center, Medan Labuhan, tidak ingin berhenti sebagai kegiatan seremonial. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> menargetkan aksi bersih-bersih tersebut menjadi gerakan rutin yang melibatkan masyarakat di seluruh kecamatan, minimal sekali dalam sebulan.</p><br></p>Komitmen itu disampaikan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap saat memimpin kegiatan gotong royong dan pembersihan kawasan Islamic Center, Sabtu (26/9/2026). Menurutnya, kebersihan lingkungan membutuhkan gerakan bersama dan konsisten, bukan hanya dilakukan ketika ada kegiatan tertentu.</p><br></p>&quot;Kita berkomitmen untuk bersama-sama melakukan kegiatan ini, insyaallah minimal sebulan sekali. Tidak hanya hari ini, tetapi berlanjut di berbagai wilayah di seluruh kecamatan yang ada di Kota Medan,&quot; kata Zakiyuddin.</p><br></p>Ia mengatakan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden sekaligus bagian dari upaya menciptakan lingkungan yang lebih asri, sehat, dan nyaman bagi masyarakat.</p><br></p>Bagi Zaki, menjaga kebersihan bukan semata tugas pemerintah. Kesadaran masyarakat untuk ikut merawat lingkungan menjadi kunci agar hasil gotong royong tidak kembali sia-sia setelah kegiatan selesai.</p><br></p>&quot;Kita melaksanakan kegiatan ini sebagai bentuk tindak lanjut arahan Bapak Presiden. Harapannya, kegiatan ini dapat berjalan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,&quot; ujar Zakiyuddin.</p><br></p>Selain menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman, Zaki menilai kegiatan gotong royong juga dapat mendorong masyarakat untuk lebih peduli terhadap kesehatan dan kebugaran. Karena itu, ia mengajak warga menjadikan kebersihan sebagai kebiasaan bersama dalam kehidupan sehari-hari.</p><br></p>&quot;Kita harapkan masyarakat ikut menjaga kebersihan lingkungan. Jangan hanya mengandalkan pemerintah, tetapi mari kita lakukan bersama-sama,&quot; kata Zakiyuddin.</p><br></p>Dalam kegiatan tersebut, Zakiyuddin didampingi Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo dan M. Husni, Anggota DPRD Kota Medan Tia Ayu Anggraini, Camat Medan Labuhan Elias Padang, Camat Medan Deli M. Aidiel Putra Pratama, para lurah, serta petugas P3SU kecamatan. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1075_Bersih-Bersih-Islamic-Center--Zakiyuddin-Ajak-Warga-Medan-Hidupkan-Lagi-Semangat-Gotong-Royong.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286743/bersihbersih-islamic-center-zakiyuddin-ajak-warga-medan-hidupkan-lagi-semangat-gotong-royong/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jeans Senyaman Sweatpants? Kenali Inovasi EZY Jeans dari UNIQLO</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 17:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jeans Senyaman Sweatpants? Kenali Inovasi EZY Jeans dari UNIQLO]]></title>
            <description><![CDATA[Jeans Senyaman Sweatpants? Kenali Inovasi EZY Jeans dari UNIQLO untuk Aktivitas Seharihari Jakartasumut24.coSelama puluhan tahun, jeans te]]></description>
            <content><![CDATA[Jeans Senyaman Sweatpants? Kenali Inovasi EZY Jeans dari UNIQLO <br>untuk Aktivitas Sehari-hari <br><br>Jakarta|sumut24.co</p>Selama puluhan tahun, jeans telah menjadi salah satu fashion <br>essential yang hadir dalam berbagai momen keseharian. Tampilannya yang klasik dan mudah <br>dipadupadankan membuat denim selalu menjadi pilihan, mulai dari aktivitas santai, bekerja, hingga <br>berbagai kesempatan lainnya. Namun, di balik tampilannya yang stylish, tidak sedikit orang yang <br>masih mengaitkan jeans dengan rasa kaku, berat, atau kurang nyaman saat dikenakan untuk <br>waktu yang lama. Di tengah rutinitas yang semakin dinamis, kebutuhan akan pakaian yang dapat <br>menunjang kenyamanan dan penampilan sekaligus menjadi semakin penting. Menjawab kebutuhan <br>tersebut, UNIQLO menghadirkan EZY Jeans, inovasi denim yang memadukan tampilan autentik <br>jeans dengan kenyamanan yang lebih ringan, lentur, dan nyaman dikenakan sepanjang hari.</p><br>Tampilan Denim di Luar, Kenyamanan Sweatpants di Dalam <br>Di tengah rutinitas yang semakin dinamis, kebutuhan akan pakaian yang nyaman semakin menjadi <br>prioritas. Ragam aktivitas dalam keseharian membuat banyak orang mencari pakaian yang tidak hanya <br>terlihat menarik, tetapi juga mampu mendukung mobilitas dan memberikan kenyamanan saat <br>dikenakan sepanjang hari.</p><br>Inilah yang membuat EZY Jeans berbeda dari celana denim pada umumnya. Dirancang untuk <br>menghadirkan pengalaman baru dalam mengenakan jeans, EZY Jeans memadukan tampilan autentik <br>khas denim dengan kenyamanan yang terasa ringan dan fleksibel untuk berbagai aktivitas sehari-hari.<br>Kenyamanan tersebut hadir melalui material berbahan campuran katun dan <br>elastane yang memberikan karakter kain lebih lentur dibandingkan denim <br>konvensional. Bahan ini mampu mengikuti gerakan tubuh dengan lebih baik <br>sehingga memberikan keleluasaan bergerak tanpa rasa kaku yang sering<br>dikaitkan dengan celana jeans pada umumnya.<br>Keunggulan lainnya terletak pada konstruksi material yang inovatif.Bagian</p>luarnya menggunakan kain twill yang menghadirkan tampilan khas denim <br>klasik, sementara bagian dalamnya dilengkapi lapisan pile yang lembut saat <br>menyentuh kulit. Perpaduan ini menghasilkan jeans yang materialnya <br>ringan, fleksibel, dan nyaman dikenakan sepanjang hari, dengan sensasi <br>seperti mengenakan sweatpants.<br>Melalui kombinasi kenyamanan dan tampilan yang versatile, EZY Jeans menjadi pilihan bagi mereka <br>yang ingin menikmati gaya stylish khas denim tanpa harus berkompromi dengan kenyamanan. <br>Kenyamanan yang Lebih Adaptif, Berkat Desain Pinggang Elastis<br>Selain material yang inovatif, kenyamanan EZY Jeans juga hadir melalui <br>detail desain yang memperhatikan kebutuhan pemakainya. Salah satunya <br>adalah penggunaan elastic waistband atau pinggang elastis sebagai fitur <br>yang menambah kenyamanan pada area pinggang, dilengkapi tali serut <br>untuk membantu menyesuaikan ukuran untuk fit yang lebih pas.<br>Detail ini menjadi semakin relevan ketika celana jeans menjadi pilihan outfit untuk menemani aktivitas <br>sepanjang hari, dari pagi hingga malam. Desain pinggang elastis memberikan ruang penyesuaian yang <br>membuat celana terasa lebih nyaman mengikuti berbagai gerakan.<br>Dari Rutinitas Pagi hingga Akhir Pekan, Satu Jeans untuk Berbagai Aktivitas <br>Kenyamanan ekstra yang ditawarkan EZY Jeans membuatnya mudah diandalkan dalam berbagai <br>momen. Dari menemani aktivitas sepanjang hari hingga waktu bersantai di akhir pekan, EZY Jeans <br>menghadirkan fleksibilitas yang memungkinkan penggunanya tetap merasa nyaman tanpa perlu <br>berganti pakaian untuk setiap agenda yang berbeda.<br>Sejalan dengan kebutuhan gaya yang semakin beragam, EZY Jeans hadir dalam berbagai pilihan siluet <br>yang dapat disesuaikan dengan preferensi masing-masing. Mulai dari tampilan yang lebih clean dan <br>modern hingga siluet yang lebih relaxed dan fashion-forward, setiap pilihan menawarkan kenyamanan <br>khas EZY Jeans dengan karakter gaya yang berbeda. Dengan karakter yang berbeda pada setiap fit, <br>seluruh koleksi EZY Jeans tetap mempertahankan kenyamanan khas yang menjadi ciri utama inovasi<br>denim ini.<br>Jeans EZY hadir dengan siluet slim tapered klasik yang lebih ramping dari <br>bagian paha hingga bawah. Potongannya memberikan tampilan yang clean<br>dan mudah dipadukan untuk berbagai gaya, termasuk ketika ingin tampil <br>lebih rapi tanpa terasa terlalu formal. Mudah dipadukan dengan kemeja, <br>polo, T-shirt, dan outer manapun.<br>Jeans EZY Lebar Lurus menawarkan siluet wide straight dengan potongan <br>lebar yang jatuh lurus dari paha hingga bagian bawah, tidak ketat di bagian <br>paha dan betis. Bentuknya memberikan kesan lebih relaxed sekaligus <br>modern, sehingga mudah dipadukan dengan berbagai atasan untuk tampilan <br>sehari-hari yang effortless. Cocok untuk gaya kasual hingga semi formal.<br><br><br><br>Jeans Barel EZY hadir dengan siluet barrel yang memiliki volume lebih <br>pada bagian kaki dan mengecil menuju bawah. Bentuknya yang lebih unique<br>memberikan karakter pada keseluruhan tampilan, cocok bagi mereka yang <br>ingin mengeksplorasi styling denim dengan siluet yang lebih fashionforward.<br><br>Tetap Nyaman untuk Aktivitas yang Menuntut Mobilitas Tinggi <br>Kenyamanan dan fleksibilitas yang ditawarkan EZY Jeans tidak hanya terasa dalam aktivitas seharihari, tetapi juga saat digunakan untuk kegiatan yang membutuhkan ruang gerak lebih luas. Karakter <br>material yang lentur dan ringan memungkinkan EZY Jeans mengikuti berbagai pergerakan tubuh <br>dengan nyaman, bahkan dalam aktivitas yang mengandalkan kelincahan, keseimbangan, dan mobilitas <br>tinggi.<br>Hal tersebut dirasakan oleh Ravianto Ramadhan, Indonesian Pro Climber, saat mencoba Jeans EZY <br>untuk bouldering. Karakter materialnya yang elastis memberi keleluasaan saat Anto melakukan <br>berbagai gerakan dalam aktivitas tersebut.<br>&quot;Yang paling terasa buat saya, Jeans EZY itu ringan, nyaman, dan super stretch. Waktu climbing, <br>jumping, heel hook, sampai dynamic movement, semuanya tetap bisa dilakukan dengan mudah. Sampai <br>rasanya seperti lupa kalau sedang pakai jeans. It makes every move possible,&quot; ujar Ravianto <br>Ramadhan, Indonesian Pro Climber.<br>Pengalaman serupa dengan kebutuhan gerak yang berbeda juga dirasakan Jessy Nirmala, Heels &amp; <br>Acrostyle Professional Dancer, saat mencoba Jeans EZY Lebar Lurus untuk menari. Bagi seorang <br>dancer, pakaian perlu memberi ruang untuk bergerak tanpa terasa berat atau mengganggu transisi <br>antar gerakan. Material yang lembut dan lentur berpadu dengan siluet wide straight yang lebih leluasa <br>memberikan kenyamanan saat bergerak, tanpa menghilangkan tampilan yang tetap stylish<br>Kalau untuk dance, aku biasanya langsung notice apakah pakaian yang dipakai terasa berat atau <br>bikin gerak jadi terbatas. Pas coba Jeans EZY Lebar Lurus, aku suka karena bahannya lightweight<br>dan soft, tapi tetap stretchy saat dipakai bergerak. Jadi waktu harus berpindah dari satu gerakan ke <br>gerakan berikutnya, aku tetap bisa bergerak dengan leluasa tanpa merasa jeans-nya menahan tubuh. <br>Buat aku itu penting, karena saat menari aku ingin bisa fokus pada movement dan ekspresi, bukan <br>malah kepikiran sama pakaian yang dipakai,&quot; ujar Jessy Nirmala, Heels &amp; Acrostyle Professional <br>Dancer.<br>Dari aktivitas sehari-hari hingga kegiatan yang menuntut mobilitas tinggi, EZY Jeans menghadirkan <br>cara baru menikmati denim. Tetap menghadirkan tampilan autentik jeans yang timeless, namun <br>dengan kenyamanan dan fleksibilitas yang memungkinkan penggunanya bergerak lebih leluasa dalam <br>berbagai kesempatan.<br>Temukan pilihan EZY Jeans yang paling sesuai dengan gaya dan kebutuhanmu di seluruh toko UNIQLO <br>Indonesia, UNIQLO.com, atau melalui aplikasi UNIQLO. <br></p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5204_Jeans-Senyaman-Sweatpants--Kenali-Inovasi-EZY-Jeans-dari-UNIQLO.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286742/jeans-senyaman-sweatpants-kenali-inovasi-ezy-jeans-dari-uniqlo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 16:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra]]></title>
            <description><![CDATA[Hasyim SE Sampaikan Duka Mendalam atas Wafatnya Guruh Soekarnoputra]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Medan sekaligus Sekretaris Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Sumatera Utara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> SE, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Guruh Soekarnoputra pada Sabtu (26/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> mengenang Guruh sebagai tokoh seni dan budaya yang telah memberikan dedikasi besar bagi Indonesia melalui karya-karyanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&gt; &quot;Turut berduka cita atas wafatnya Mas Guruh Soekarnoputra. Semoga tenang dan bahagia dalam keabadian,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, warisan karya seni, budaya, dan kecintaan Guruh terhadap Indonesia akan terus hidup serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/hasyim/" target="_blank">Hasyim</a> juga mengajak seluruh kader PDI Perjuangan dan masyarakat untuk mendoakan almarhum agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, seraya berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi duka tersebut.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6466_Hasyim-SE-Sampaikan-Duka-Mendalam-atas-Wafatnya-Guruh-Soekarnoputra.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286741/hasyim-se-sampaikan-duka-mendalam-atas-wafatnya-guruh-soekarnoputra/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 16:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi]]></title>
            <description><![CDATA[Bukan Sekadar Janji, Kadis SDABMBK Khairul Azmi Bergerak Benahi Drainase Medan, FPPSU Siap Kolaborasi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Upaya Pemerintah Kota Medan dalam mengatasi persoalan genangan dan banjir terus dilakukan melalui pembenahan sistem drainase di sejumlah titik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satunya terlihat di Jalan Gaperta, Kecamatan Medan Helvetia. Pemko Medan melakukan pembangunan saluran drainase menggunakan U-Ditch sepanjang 1.047 meter sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas aliran air di kawasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan, Khairul Azmi, bersama Wali Kota Medan Rico Waas, meninjau langsung pemasangan U-Ditch pada Jumat (25/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat progres pekerjaan sekaligus memastikan pembangunan saluran sesuai dengan kondisi dan kebutuhan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khairul Azmi mengatakan, saluran baru tersebut memiliki ukuran lebih besar sehingga diharapkan mampu menampung dan mengalirkan debit air lebih optimal dibandingkan saluran sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;U-Ditch ini ukurannya lebih besar dan diharapkan dapat menampung air lebih banyak daripada sebelumnya,&quot; ujar Khairul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari total pekerjaan 1.047 meter, pembangunan terdiri dari 1.002 meter U-Ditch dan 45 meter Box Cover.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FPPSU Apresiasi Langkah Pemko Medan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Forum Pemuda Peduli Pembangunan Sumatera Utara (FPPSU), WAN Agus Yahya, mengapresiasi langkah Pemko Medan, khususnya Dinas SDABMBK di bawah kepemimpinan Khairul Azmi, yang terus melakukan pembenahan infrastruktur drainase.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut WAN Agus Yahya, persoalan banjir di Kota Medan tidak dapat diselesaikan hanya dengan satu pekerjaan. Diperlukan penanganan yang berkelanjutan, pemetaan titik rawan banjir, pemeliharaan drainase serta pengawasan terhadap sistem aliran air secara menyeluruh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengapresiasi langkah Kadis SDABMBK Khairul Azmi yang terus bergerak melakukan pembenahan. Ini merupakan langkah yang perlu didukung karena masyarakat membutuhkan solusi nyata terhadap persoalan genangan dan banjir,&quot; ujar WAN Agus Yahya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, FPPSU tidak ingin hanya berada pada posisi mengkritik pemerintah. Forum tersebut, kata dia, siap memberikan masukan dan berkolaborasi dalam menyampaikan aspirasi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Forum Pemuda Peduli Pembangunan Sumatera Utara siap berkolaborasi. Kami ingin memberikan solusi dan masukan yang tepat sasaran, terutama berdasarkan kondisi yang kami lihat dan aspirasi masyarakat di lapangan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;WAN Agus Yahya juga berharap pembangunan drainase tidak berhenti pada pembangunan fisik semata. Menurutnya, konektivitas saluran dari hulu hingga hilir harus diperhatikan agar kapasitas drainase yang dibangun dapat berfungsi secara maksimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Drainase yang sudah dibangun harus dijaga dan dipelihara. Jangan sampai setelah selesai pembangunan, salurannya kembali tersumbat oleh sedimentasi maupun sampah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan Banjir Harus Berkelanjutan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FPPSU menilai pembenahan drainase merupakan salah satu bagian penting dalam penanganan banjir perkotaan. Namun, efektivitasnya juga bergantung pada keterhubungan antar-saluran, pemeliharaan rutin, serta pengawasan terhadap kawasan yang menjadi titik rawan genangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, FPPSU mendorong agar pembenahan drainase terus dilakukan secara bertahap dengan berdasarkan pemetaan persoalan di setiap wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah Pemko Medan di Jalan Gaperta diharapkan dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat, khususnya dalam memperlancar aliran air dan mengurangi dampak genangan saat hujan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi FPPSU, pembangunan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat perlu terus dikawal bersama&mdash;pemerintah bekerja, masyarakat mengawasi, dan organisasi masyarakat sipil ikut memberikan solusi.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7538_Bukan-Sekadar-Janji--Kadis-SDABMBK-Khairul-Azmi-Bergerak-Benahi-Drainase-Medan--FPPSU-Siap-Kolaborasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/kota/286740/bukan-sekadar-janji-kadis-sdabmbk-khairul-azmi-bergerak-benahi-drainase-medan-fppsu-siap-kolaborasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun Mulai Rp2 Jutaan</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 15:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Samsung Galaxy A08 Resmi Meluncur di Indonesia, Baterai 6.000 mAh, Fitur AI, dan Update 6 Tahun Mulai Rp2 Jutaan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaSamsung Electronics Indonesia secara resmi memperkenalkan Samsung Galaxy A08 ke pasar tanah air sebagai pilihan smartpho]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/samsung/" target="_blank">Samsung</a> Electronics Indonesia secara resmi memperkenalkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/samsung/" target="_blank">Samsung</a> Galaxy A08 ke pasar tanah air sebagai pilihan smartphone pintar terbaru yang dirancang untuk menemani aktivitas sehari-hari sekaligus menjadi perangkat andalan jangka panjang.</p><br></p>Dalam keterangan resminya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/samsung/" target="_blank">Samsung</a> membekali Galaxy A08 dengan berbagai keunggulan kelas atas, mulai dari baterai berkapasitas besar 6.000 mAh, performa tangguh berkat chipset Helio G99+ berteknologi 6nm yang dipadukan dengan RAM LPDDR5, hingga kehadiran beragam fitur kecerdasan buatan atau AI yang praktis. Perangkat ini juga menjanjikan dukungan software update hingga enam generasi pembaruan sistem operasi dan enam tahun pembaruan keamanan, menjadikannya investasi jangka panjang yang sangat menarik bagi konsumen di Indonesia.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/4c5bde74a8f110656874902f07378009_1000168232.jpg"><br></p><br></p>Annisa Maulina selaku MX Product Marketing Senior Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/samsung/" target="_blank">Samsung</a> Electronics Indonesia menjelaskan bahwa saat ini nilai sebuah smartphone sangat bergantung pada seberapa banyak hal yang bisa dilakukan pengguna serta seberapa lama perangkat tersebut dapat diandalkan. Melalui Galaxy A08, pihaknya ingin menjawab kebutuhan tersebut dengan menghadirkan pengalaman penggunaan yang nyaman, performa responsif, baterai awet, serta fitur AI yang relevan untuk kebutuhan bertahun-tahun ke depan.</p><br></p>Untuk mendukung mobilitas tinggi penggunanya, baterai 6.000 mAh pada Galaxy A08 memberikan keleluasaan penuh tanpa rasa khawatir kehabisan daya di tengah jalan. Pengguna dapat dengan leluasa menikmati aktivitas seperti berselancar di media sosial, menonton video, streaming konten, hingga bermain game seharian. Daya tahan ini juga dipadukan dengan efisiensi daya dari chipset yang digunakan.</p><br></p>Sektor performa juga menjadi nilai jual utama dengan disematkannya prosesor Helio G99+ serta dukungan RAM LPDDR5 yang menawarkan kecepatan transfer data hingga 30% lebih cepat dibandingkan generasi sebelumnya, LPDDR4X. Kombinasi ini membuat proses perpindahan antaraplikasi terasa jauh lebih mulus, responsif, dan bebas hambatan dalam aktivitas multitasking sehari-hari. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5029_Samsung-Galaxy-A08-Resmi-Meluncur-di-Indonesia--Baterai-6-000-mAh--Fitur-AI--dan-Update-6-Tahun-Mulai-Rp2-Jutaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/286739/samsung-galaxy-a08-resmi-meluncur-di-indonesia-baterai-6000-mah-fitur-ai-dan-update-6-tahun-mulai-rp2-jutaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penikaman Berujung Maut di Tanjung Morawa, Polisi Amankan Terduga Pelaku*</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 14:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penikaman Berujung Maut di Tanjung Morawa, Polisi Amankan Terduga Pelaku*]]></title>
            <description><![CDATA[Penikaman Berujung Maut di Tanjung Morawa, Polisi Amankan Terduga Pelaku]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deliserdang- Personel Polsek Tanjung Morawa mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kasus penikaman yang menyebabkan seorang pria meninggal dunia di Gang Pekong, Lingkungan IV, Kelurahan Pekan Tanjung Morawa, Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (25/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 13.30 WIB. Berdasarkan keterangan awal yang dihimpun kepolisian, kejadian bermula ketika korban datang menghampiri terduga pelaku yang sedang berada di teras rumah setelah pulang bekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban kemudian diduga memukul terduga pelaku. Terjadi perlawanan hingga terduga pelaku mengambil sebilah pisau dari dalam dapur dan menusuk korban pada bagian rusuk belakang sebelah kiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai kejadian, terduga pelaku melarikan diri dengan membawa pisau yang digunakan dalam peristiwa tersebut. Sementara korban tersungkur di bagian belakang rumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mendapat informasi dari masyarakat, personel Polsek Tanjung Morawa segera mendatangi lokasi kejadian. Setibanya di lokasi, petugas menemukan korban dalam posisi telungkup dan telah meninggal dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian melakukan pengamanan lokasi dengan memasang garis polisi serta melaksanakan olah tempat kejadian perkara bersama personel Inafis. Korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk menjalani proses autopsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, personel Polsek Tanjung Morawa melakukan pencarian terhadap terduga pelaku. Tidak lama kemudian, terduga pelaku berhasil diamankan di sekitar wilayah Pekan Tanjung Morawa dan dibawa ke Mapolsek Tanjung Morawa untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang melalui Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni Harianto Damanik, S.H., M.H., membenarkan adanya peristiwa tersebut dan mengatakan pihaknya telah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam kejadian tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Benar, personel Polsek Tanjung Morawa telah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat dalam peristiwa penikaman yang mengakibatkan korban meninggal dunia. Saat ini yang bersangkutan telah diamankan di Mapolsek Tanjung Morawa untuk menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut," ujar Kapolsek Tanjung Morawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, polisi telah melakukan sejumlah tindakan awal, mulai dari mendatangi lokasi, mengamankan tempat kejadian perkara, memasang garis polisi, melakukan olah TKP bersama personel Inafis, memeriksa saksi-saksi, hingga membawa korban ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk kepentingan autopsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami masih melakukan pendalaman terhadap perkara ini, termasuk melengkapi administrasi penyidikan, mencari barang bukti lainnya, serta melakukan pemeriksaan terhadap pihak-pihak yang berkaitan dengan kejadian. Untuk barang bukti pisau yang diduga digunakan dalam kejadian masih dalam pencarian," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek menambahkan, pihaknya masih mendalami secara menyeluruh rangkaian kejadian tersebut untuk memastikan fakta dan motif yang melatarbelakangi peristiwa.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2011_Penikaman-Berujung-Maut-di-Tanjung-Morawa--Polisi-Amankan-Terduga-Pelaku-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286738/penikaman-berujung-maut-di-tanjung-morawa-polisi-amankan-terduga-pelaku/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertandingan Persahabatan Sepak Bola, PJU Polresta Deli Serdang VS Pemkab Serdang Bedagai</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertandingan Persahabatan Sepak Bola, PJU Polresta Deli Serdang VS Pemkab Serdang Bedagai]]></title>
            <description><![CDATA[Pertandingan Persahabatan Sepak Bola, PJU Polresta Deli Serdang VS Pemkab Serdang Bedagai]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Deliserdang- -Suasana penuh semangat dan keakraban mewarnai pertandingan Sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> persahabatan yang mempertemukan PJU Polresta Deli Serdang vs Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serdang Bedagai, di Stadion Madya Atletik Sport Center. Sabtu (26/09/2026) &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan olahraga bersama ini menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, membangun kekompakan, serta memperkuat sinergi antar instansi dalam mendukung pembangunan dan menjaga kondusivitas wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menariknya, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, Bupati Serdang Bedagai H. Darma Wijaya, S.E. dan Wakil Bupati Serdang Bedagai Dr. H. Adlin Umar Yusri Tambunan. turut turun langsung ke lapangan mengikuti pertandingan sepak bola persahabatan ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak peluit kick-off dibunyikan, pertandingan berlangsung seru dan penuh sportivitas. Para peserta menampilkan permainan yang atraktif, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai fair play, kebersamaan, dan kekeluargaan dengan skor Polresta Deli Serdang 4 - 3 Pemkab Serdang Bedagai yang dimana gol dari PJU Polresta Deli Serdang 2 gol dicetak oleh Kabag SDM Kompol Rusdi, SH, M.M, 2 gol lagi dicetak oleh Brigpol Zul Adha, Sementara dari Tim Pemkab Serdang Bedagai 1 gol dicetak oleh Bupati Serdang Bedagai dan 2 gol dicetak oleh Staf Pemkab Serdang Bedagai. Gelak tawa dan semangat saling menyemangati mewarnai jalannya pertandingan, mencerminkan eratnya hubungan antar lembaga. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, SIK, M. Si, mengatakan bahwa olahraga bersama merupakan salah satu sarana efektif untuk mempererat komunikasi, memperkuat koordinasi, dan membangun soliditas lintas sektor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">Bola</a> persahabatan ini bukan sekadar pertandingan olahraga, tetapi menjadi wadah mempererat silaturahmi dan memperkuat sinergi  Polri, pemerintah daerah, serta mitra strategis. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kebersamaan yang terjalin baik, diharapkan kordinasi dalam mendukung pembangunan, menjaga stabilitas keamanan, dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat akan semakin optimal,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Bupati Serdang Brdagai H. Darma Wijaya, S.E. menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, olahraga mampu menjadi media yang efektif untuk membangun komunikasi, memperkuat kolaborasi, dan menumbuhkan semangat kebersamaan di antara seluruh unsur yang berperan dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertandingan ditutup dengan suasana penuh keakraban, ditandai dengan saling bersalaman dan berfoto bersama sebagai simbol soliditas serta komitmen untuk terus menjaga hubungan harmonis antarlembaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan sepak bola persahabatan ini, diharapkan sinergi antara Polresta Deli Serdang dengan Pemerintah Serdang Bedagai semakin kuat, sehingga kolaborasi dalam mendukung pembangunan daerah, menciptakan situasi yang aman dan kondusif, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat dapat terus terwujud.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8639_Pertandingan-Persahabatan-Sepak-Bola--PJU-Polresta-Deli-Serdang-VS-Pemkab-Serdang-Bedagai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286737/pertandingan-persahabatan-sepak-bola-pju-polresta-deli-serdang-vs-pemkab-serdang-bedagai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswa Manajemen FEB USU Raih Dua Penghargaan di AKSI 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 13:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswa Manajemen FEB USU Raih Dua Penghargaan di AKSI 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanMahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sumatera Utara (USU) angkatan 2023, Esth]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>Mahasiswa Program Studi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) angkatan 2023, Esther Mindo Sagala, meraih dua penghargaan dalam Olimpiade Sains Tingkat Nasional, Ajang Kompetisi Sains Indonesia (AKSI) 2026 yang diselenggarakan pada Minggu, 30 Agustus 2026. Ia memperoleh medali emas pada bidang Bahasa Inggris dan peringkat perak pada bidang Ekonomi.</p><br></p>Keikutsertaan Esther dalam kompetisi tersebut bermula dari informasi yang diperolehnya melalui Instagram. Setelah mengetahui bidang yang diperlombakan, ia tertarik untuk mengikutinya dan memilih dua bidang, yakni Bahasa Inggris dan Ekonomi.</p><br></p>&quot;Saya pilih dua bidang, yaitu Bahasa Inggris dan Ekonomi. Untuk Bahasa Inggris, saya ingin menguji sejauh mana kemampuan Bahasa Inggris saya melalui sebuah kompetisi. Sedangkan untuk Ekonomi, saya memilihnya karena bidang tersebut cukup dekat dengan jurusan yang saya pelajari, yaitu Manajemen. Jadi, saya merasa Ekonomi cukup relevan dengan apa yang selama ini saya pelajari di perkuliahan,&quot; jelasnya.</p><br></p>Dalam mempersiapkan diri, Esther membagi waktu belajar di sela-sela perkuliahan dan aktivitas lainnya. &quot;Karena mengikuti dua bidang, saya mencoba membagi waktu untuk mempersiapkan keduanya. Untuk Bahasa Inggris, saya membaca kembali catatan saat mengikuti les dan berlatih mengerjakan soal. Sementara untuk Ekonomi, saya mempelajari kembali konsep-konsep dasar yang pernah saya dapatkan selama perkuliahan dan berlatih mengerjakan soal. Bagi saya, yang penting adalah memahami konsep dan membiasakan diri dengan berbagai tipe soal,&quot; tuturnya.</p><br></p>Selain mempersiapkan materi, Esther juga menghadapi berbagai tantangan karena mengikuti dua bidang sekaligus. Perbedaan karakter soal membuatnya perlu menyesuaikan cara mengerjakan dan tetap menjaga fokus selama kompetisi berlangsung.</p><br></p>&quot;Tantangannya cukup berbeda di masing-masing bidang. Di Bahasa Inggris, beberapa soal membutuhkan ketelitian dalam memahami konteks dan memilih jawaban yang paling tepat. Sementara di Ekonomi, saya lebih banyak menghadapi soal yang menguji pemahaman konsep, rumus, dan penerapannya. Karena mengikuti dua bidang sekaligus, saya juga harus menjaga fokus,&quot; ungkapnya.</p><br></p>Untuk menghadapi tantangan tersebut, Esther berusaha mengerjakan soal dengan teliti dan tidak terburu-buru. Ia juga tetap tenang ketika menemukan soal yang sulit.</p><br></p>&quot;Saya mengatasinya dengan membaca soal dengan teliti, tidak terburu-buru, dan tetap tenang ketika menemukan soal yang sulit,&quot; ujarnya. Bagi Esther, kemauan untuk mencoba dan persiapan yang dilakukan menjadi bagian penting dalam pencapaiannya. Pengalaman tersebut juga membuatnya semakin yakin bahwa seseorang dapat mencoba bidang yang berbeda selama memiliki kemauan untuk belajar dan mempersiapkan diri.</p><br></p>Keberhasilan tersebut juga menjadi pengalaman yang berarti bagi Esther. Baginya, kompetisi menjadi ruang untuk menguji kemampuan sekaligus mengetahui hal-hal yang masih perlu dikembangkan.</p><br></p>Ke depan, Esther ingin terus mengembangkan kemampuan melalui berbagai kompetisi dan kegiatan akademik. Ia juga berharap mahasiswa lain tidak ragu mencoba meskipun belum memiliki banyak pengalaman.</p><br></p>&quot;Kompetisi bukan hanya tentang hasil akhir, tetapi juga tentang menguji kemampuan, mendapatkan pengalaman baru, dan mengetahui hal-hal yang masih perlu dikembangkan,&quot; tutupnya. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5247_Mahasiswa-Manajemen-FEB-USU-Raih-Dua-Penghargaan-di-AKSI-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/profil/286736/mahasiswa-manajemen-feb-usu-raih-dua-penghargaan-di-aksi-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DJP Sumut I Jalin Kerjasama Dengan UINSU Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 13:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DJP Sumut I Jalin Kerjasama Dengan UINSU Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I (Kanwil DJP Sumut I) resmi menjalin kerja sama pengembangan Tax ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pajak Sumatera Utara I (Kanwil <a href="https://www.sumut24.co/tag/djp/" target="_blank">DJP</a> Sumut I) resmi menjalin kerja sama pengembangan Tax Center dengan Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Medan. Penandatanganan Nota Kesepakatan Bersama tersebut dilaksanakan pada Senin, 21 September 2026, bertempat di Kampus 4 UINSU Medan.</p><br></p>Nota kesepakatan tersebut ditandatangani secara langsung oleh Kepala Kanwil <a href="https://www.sumut24.co/tag/djp/" target="_blank">DJP</a> Sumut I Belis Siswanto, bersama Rektor UINSU yang dalam hal ini diwakili oleh Wakil Rektor IV Bidang Kerja Sama dan Pengembangan Lembaga, Prof Dr H Muzakkir MAg.</p><br></p>Kerja sama ini dimaksudkan sebagai landasan hukum dan operasional bagi kedua belah pihak untuk memperkuat sinergi dalam kerangka Tri Dharma Perguruan Tinggi, yang mencakup bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui kesepakatan ini, Tax Center difungsikan sebagai pusat informasi, pendidikan, dan pelatihan perpajakan.</p><br></p>Tujuan utama kerja sama ini adalah untuk meningkatkan pengetahuan, pemahaman, dan kepatuhan seluruh sivitas akademika dan masyarakat luas terkait dengan peraturan/ketentuan perpajakan, hak dan kewajiban perpajakannya, serta implementasi sistem administrasi perpajakan yang pada akhirnya bermuara pada upaya mewujudkan kemandirian bangsa.</p>Kepala Kanwil <a href="https://www.sumut24.co/tag/djp/" target="_blank">DJP</a> Sumut I Belis Siswanto menyampaikan, apresiasi setinggi-tingginya serta ucapan terima kasih kepada seluruh sivitas akademika UINSU Medan atas sinergi kolaborasi dan kontribusi yang sangat baik selama ini dalam rangka meningkatkan pengetahuan, edukasi, dan kepatuhan sukarela masyarakat terkait pemenuhan kewajiban perpajakan.</p><br></p>&quot;Semoga kerja sama dan sinergi yang terjalin ini dapat memberikan kontribusi nyata untuk negara dalam rangka mendukung kemandirian bangsa melalui edukasi perpajakan,&quot; ujar Belis Siswanto.</p><br></p>Melalui keberadaan Tax Center di UINSU Medan, diharapkan pengetahuan, pemahaman, dan kepedulian sivitas akademika terkait perpajakan dapat terintegrasi secara berkelanjutan di lingkungan akademis dan memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa, masyarakat, dan negara. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5492_DJP-Sumut-I-Jalin-Kerjasama-Dengan-UINSU-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/286735/djp-sumut-i-jalin-kerjasama-dengan-uinsu-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ALTI Sumut Gelar Rapat Konsolidasi, Mantapkan Strategi Menuju PON 2028 dan FORPROVSU</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 12:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ALTI Sumut Gelar Rapat Konsolidasi, Mantapkan Strategi Menuju PON 2028 dan FORPROVSU]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanAsosiasi Lari Trail Indonesia (ALTI) Pengurus Provinsi Sumatera Utara (Sumut) baru saja menggelar rapat konsolidasi dan ko]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>Asosiasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/lari/" target="_blank">Lari</a> Trail Indonesia (ALTI) Pengurus Provinsi Sumatera Utara (Sumut) baru saja menggelar rapat konsolidasi dan koordinasi pengurus (24/9) di Medan. Pertemuan ini difokuskan untuk memperkuat sinergi organisasi serta memaksimalkan potensi atlet dan pengurus guna menghadapi berbagai agenda penting ke depan, termasuk persiapan menuju PON 2028.</p><br></p>Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua ALTI Sumut, H. W. Yudi, ini membahas sejumlah poin krusial dari para pengurus dan pembina organisasi.</p>Dalam rapat tersebut, beberapa masukan strategis disampaikan oleh jajaran pengurus harian dan pembina. </p><br></p>Samsudin Tarigan (Ketua Harian ALTI Sumut) menyoroti pentingnya pelaksanaan seleksi Pekan Olahraga Nasional (PON) 2028 yang berpedoman pada Technical Handbook (THB) PON. Ia juga memaparkan target pembentukan 20 cabang ALTI kabupaten/kota pada 2027, serta perlunya follow-up status 12 kabupaten/kota yang sudah terbentuk terkait keanggotaan di KONI. Selain itu, draf lini masa penting turut diajukan, meliputi persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) pelatih dan wasit juri, seleksi PON pada Januari hingga Mei 2027, serta target masuk Program Pembinaan Intensif (PPI) pada Juni 2027. Samsudin juga mengusulkan pertemuan khusus dengan ketua ALTI kabupaten/kota sehari sebelum pelaksanaan FORPROVSU.</p><br></p>Budi (Pembina Organisasi) menekankan pentingnya konsolidasi menyeluruh dengan ALTI se-Sumatera Utara yang momentumnya bisa diselaraskan dengan kegiatan FORPROVSU. Ia juga menyoroti langkah komunikasi dengan kepengurusan Trail Running Indonesia (TRI), persiapan penataran pelatih, race director, serta wasit juri lari trail melalui surat resmi ke daerah. Selain itu, dibahas pula alternatif venue di sekitar Dispora dan Mess Dispora Siosar, pelaksanaan event, pematangan FORPROV sebagai batu loncatan branding TRI, serta kolaborasi erat antara ALTI dan TRI.</p><br></p>Menanggapi berbagai masukan tersebut, Ketua ALTI Sumut H. W. Yudi memberikan sejumlah penjelasan dan keputusan penting. Terkait regulasi THB, akan ada penambahan kategori perlombaan yaitu kategori mix (campuran).</p>Organisasi Trail Running Indonesia (TRI) saat ini masih dalam proses pembentukan di beberapa provinsi. Pengurus akan melakukan pendataan ulang terhadap atlet-atlet berpotensi di Sumatera Utara. Branding dan publikasi melalui media sosial ALTI akan lebih diperkuat ke depannya.</p>Dengan konsolidasi ini, ALTI Sumut optimis dapat membangun fondasi yang lebih kuat, terstruktur, dan berprestasi dalam memajukan olahraga lari trail di Sumatera Utara. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6918_ALTI-Sumut-Gelar-Rapat-Konsolidasi--Mantapkan-Strategi-Menuju-PON-2028-dan-FORPROVSU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/286731/alti-sumut-gelar-rapat-konsolidasi-mantapkan-strategi-menuju-pon-2028-dan-forprovsu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 10:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik]]></title>
            <description><![CDATA[Tradisi Silek dan Cara Lain Mendengarkan Komposisi Musik]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta -Di Gedung Teater Besar, Taman Ismail Marzuki, Jakarta, malam itu penonton tidak duduk seperti lazimnya menyaksikan pertunjukan musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah panggung terdapat matras pencak silat berukuran sekitar 4 &times; 4,5 meter. Penonton duduk bersila mengelilingi arena dalam dua-tiga baris di setiap sisi. Barisan terdepan berjarak hanya beberapa sentimeter dari arena.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di setiap sudut matras terdapat mikrofon dengan tiang pendek, ditempatkan rendah dan diarahkan ke permukaan matras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panggung digelapkan. Cahaya hanya jatuh dari atas, menerangi arena.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga orang yang akan menjadi pusat pertunjukan mula-mula duduk di antara penonton barisan depan. Ketika pertunjukan dimulai, mereka masuk ke arena, menyalami beberapa penonton terdekat, lalu mengambil posisi kuda-kuda dan berhadapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gerakan tubuh mulai berlangsung. Ada serangan dan tangkisan, tangkapan, kuncian, jatuhan dan lompatan. Tubuh menghantam matras. Kaki menghentak. Kain bergesekan. Tangan menepuk tubuh. Napas para pesilat mulai memburu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesekali tubuh seorang pesilat terhempas hanya beberapa sentimeter dari penonton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Silek di Tengah Musik*<br>Yang sedang disaksikan penonton tampaknya adalah silek. Silek adalah istilah dalam tradisi Minangkabau untuk seni bela diri yang secara umum dikenal sebagai silat. Pencak silat sebagai tradisi Nusantara sendiri telah ditetapkan UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Kemanusiaan pada 2019.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rabu (23/9/2026) malam itu, silek hadir dalam panggung komposisi musik. Pertunjukan tersebut merupakan bagian dari Pekan Komponis Indonesia (PKIna) 2026, yang berlangsung pada 23&ndash;27 September di Taman Ismail Marzuki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga orang di arena itu adalah M. Hario Efenur, atau yang akrab dipanggil Uncu, Emri, dan Hamdan Tawil atau Da At. Pertunjukan sekitar 45 menit itu berlangsung dalam tiga pertemuan: Emri dengan Da At, Emri dengan Uncu, kemudian Da At dengan Uncu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Emri adalah seniman tari yang juga mengajar di ISI Padangpanjang, sedangkan Da At merupakan alumni ISI Padangpanjang dan pembuat alat-alat musik tradisional Minangkabau. Keduanya telah menekuni tradisi silek sejak lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada pertemuan pertama, gerakan mereka masih mudah dibaca sebagai pertarungan. Namun bersamaan dengan gerakan itu muncul bunyi yang tidak datang dari alat musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kaki menghentak matras. Tubuh beradu. Kain bergesekan. Tangan menepuk tubuh. Hentakan terdengar ketika tubuh jatuh atau melompat. Tarikan napas para pesilat terdengar semakin jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada awalnya, bunyi-bunyi tersebut mungkin terasa sebagai akibat dari gerakan. Namun semakin pertunjukan berlangsung, bunyi itu mulai menarik perhatian dengan sendirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Bunyi dari Gerakan*<br>Pertemuan kedua, Emri dengan Uncu, membawa pengalaman serupa. Gerakan mereka berubah mengikuti respons satu sama lain. Satu tindakan memancing tindakan berikutnya, dan setiap tindakan membawa bunyinya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjelang pertemuan terakhir, Da At tampil sendirian selama beberapa menit, sementara Uncu tetap berada di arena tanpa bergerak.<br>Daat berganti-ganti jurus, mengubah langkah, berpindah posisi, melompat, menepuk tubuh dan celana sileknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak ada lawan yang harus direspons. Namun bunyi tetap muncul dari setiap tindakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah kaki, gesekan kain, tepukan tangan pada tubuh dan pakaian, hentakan kaki serta napas membentuk rangkaian bunyi yang terus bergerak mengikuti tubuh Da At.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada bagian ini muncul pertanyaan: apakah bunyi-bunyi tersebut sekadar akibat dari gerakan silek, atau memang ada sesuatu yang sedang disusun?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan itu menjadi penting karena sejak awal Uncu menempatkan tubuh, gerak dan bunyi dalam satu kerangka penciptaan komposisi. Dalam sesi diskusi karya seusai pertunjukan, ia kemudian menjelaskan cara berpikir yang menjadi dasar karyanya dengan kalimat sederhana:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang dikomposisi bukan nada. Tapi tindakan.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Uncu tidak mengambil gerakan silek lalu memberinya musik. Ia menjadikan tindakan tubuh dalam silek sebagai bahan komposisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gerakan yang telah disusun dan dilatih dapat menjadi bagian yang tetap, sementara respons terhadap lawan membuka ruang perubahan saat pertunjukan berlangsung. Serangan dapat menjadi pemicu, tangkapan dan pelepasan membentuk hubungan antartindakan, sedangkan perubahan posisi, kecepatan, tenaga dan jarak menghasilkan perubahan bunyi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan cara itu, silek tidak sekadar menjadi tontonan yang diiringi musik. Gerak dan tindakan tubuhnya sendiri ditempatkan sebagai bagian dari komposisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tubuh sebagai Komposisi*<br>Uncu menyebut pendekatan tersebut sebagai Musik Konsekuensial. Gagasannya berangkat dari sistem ketubuhan silek: silek dipahami bukan hanya sebagai teknik gerak, tetapi sebagai pengetahuan yang bekerja melalui tubuh, termasuk prinsip, respons dan nilai filosofis yang terkandung di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sistem tersebut, tubuh bukan sekadar alat untuk memainkan komposisi yang telah dibuat sebelumnya. Tubuh menjadi tempat komposisi berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gagasan ini merupakan bagian dari perjalanan artistik Uncu bersama Candasuara, yang ia dirikan pada 2016. Kelompok yang berbasis di Sumatera Barat itu memusatkan penciptaannya pada seni ketubuhan Minangkabau, khususnya silek dan randai, sebagai sumber penciptaan musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketertarikan Uncu pada musik dan silek sendiri telah tumbuh sejak 2003. Saat itu ia mulai memainkan musik tradisional Minangkabau seperti gandang tambua, talempong dan rabano, sekaligus mulai belajar silek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Eksplorasi hubungan tubuh, bunyi dan teknologi kemudian juga muncul dalam sejumlah kolaborasinya. Salah satunya melalui karya Panjago, bersama Rani Jambak, istrinya, dan Prof. Scott Wilson dari University of Birmingham. Dalam karya tersebut, gerak silek Uncu ditangkap kamera dan sensor gerak, lalu diolah menjadi body sound yang dipertemukan dengan musik elektronik dan live coding, sementara visualnya dikerjakan oleh Jean David Caillouet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Uncu dan Rani juga mengelola Rumah Gagas, sebuah laboratorium dan ruang kreatif untuk pertunjukan kontemporer dan eksperimental.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Uncu kini tengah menyelesaikan pendidikan doktoral di ISI Surakarta. Karya Ketubuhan Silek: Formulasi Sistem Ketubuhan Silek Menjadi Sistem Komposisi Musik yang dipentaskan dalam PKIna 2026 berkaitan dengan proses penelitian dan penciptaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gagasan tersebut hadir dalam Pekan Komponis Indonesia, sebuah program yang memiliki sejarah panjang. Agenda tahunan Dewan Kesenian Jakarta ini telah berlangsung sejak 1979, ketika masih bernama Pekan Komponis Muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puluhan tahun kemudian, PKIna 2026 mengambil tema Tala&ndash;Talu: Listening, Remapping, Extending. Tema tersebut membuka ruang bagi berbagai bentuk penciptaan dan pemikiran musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks itu, karya Uncu bukan sekadar memperluas bunyi yang digunakan dalam musik, tetapi juga memetakan kembali dari mana musik dapat berangkat: dari tindakan tubuh yang telah hidup dalam sebuah tradisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Mendengar yang Bergerak*<br>Gagasan Uncu bersinggungan dengan pertanyaan yang lebih lama dalam musik eksperimental: apa sebenarnya yang membuat sesuatu dapat disebut musik?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;John Cage pernah menggeser pertanyaan tersebut melalui 4&#039;33&quot;. Dalam karya itu, David Tudor duduk di depan piano tanpa memainkan nada, sementara suara-suara yang muncul dari lingkungan pertunjukan menjadi bagian dari pengalaman mendengarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika Cage menggeser perhatian pendengar melalui keheningan, Uncu menggesernya melalui tubuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hentakan kaki, gesekan kain, tepukan tubuh, napas dan benturan yang biasanya menjadi bagian dari gerakan silek ditempatkan sebagai materi musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cara berpikir ini dapat ditempatkan dalam percakapan yang lebih luas tentang soundscape yang dikembangkan R. Murray Schafer. Jika lingkungan dapat dipahami sebagai lanskap bunyi, gagasan itu dapat diperluas untuk melihat tubuh sebagai ruang kecil yang terus menghasilkan berbagai bunyi dari gerak dan aktivitasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam praktik body music, seperti yang dikembangkan Keith Terry, tubuh juga digunakan sebagai sumber bunyi. Namun pendekatan Uncu memiliki tekanan yang berbeda: yang dikomposisikan bukan semata-mata pola bunyi tubuh, tetapi tindakan yang menghasilkan bunyi tersebut, dan tindakan itu bersumber dari pengetahuan silek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang penonton dalam sesi diskusi karya bercerita bahwa ia sempat memejamkan mata agar lebih berkonsentrasi mendengarkan. Ketika penglihatan disisihkan, bunyi gesekan, hentakan, napas dan benturan tubuh terasa memiliki susunan tersendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jarak penonton dengan arena membuat pengalaman itu semakin kuat. Ketika tubuh terlempar hanya beberapa sentimeter dari mereka atau benturan keras tiba-tiba terdengar, penonton tidak sepenuhnya berada dalam posisi pengamat yang berjarak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedekatan itulah yang membuat pertunjukan terasa immersive: jarak, suara, gerakan dan ketegangan tubuh ikut membentuk pengalaman penonton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Kembali ke Arena*<br>Pada bagian terakhir, tiba saatnya Da At berhadapan dengan Uncu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kali ini Da At membawa sebilah kuku alang, senjata tradisional berbentuk belati yang cukup besar dan mengilap di bawah cahaya lampu, sementara Uncu bertangan kosong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adegan itu kembali menghadirkan ketegangan silek. Tetapi setelah menyaksikan bagaimana gerakan tubuh menjadi sumber bunyi, perhatian penonton mungkin sudah berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang terdengar bukan sekadar suara dari sebuah pertarungan. Ada langkah, napas, gesekan kain, benturan, jeda, respons dan perubahan tenaga. Semuanya lahir dari tindakan tubuh yang sejak awal ditempatkan sebagai bagian dari sistem komposisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah, napas, gesekan kain, benturan dan jeda yang terdengar di arena malam itu tidak lagi sekadar menyertai gerakan silek sebagai bagian dari tradisi leluhur yang diwariskan melalui tubuh. Semuanya menjadi bagian dari cara lain membaca tubuh, sekaligus mendengarkan musik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;========================]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9828_Tradisi-Silek-dan-Cara-Lain-Mendengarkan-Komposisi-Musik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286730/tradisi-silek-dan-cara-lain-mendengarkan-komposisi-musik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Gabungan Tangani Karhutla di Pulau Jum&#039;at, Akses Sulit dan Cuaca Panas Tak Surutkan Padamkan Api</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 10:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Gabungan Tangani Karhutla di Pulau Jum'at, Akses Sulit dan Cuaca Panas Tak Surutkan Padamkan Api]]></title>
            <description><![CDATA[Pekanbaru sumut24.coTim gabungan yang dipimpin unsur TNI dari Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan k]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Pekanbaru |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.</a>co</b></p><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/tim/" target="_blank">Tim</a> gabungan yang dipimpin unsur TNI dari Kodam XIX/Tuanku Tambusai terus melanjutkan upaya pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lahan kebun masyarakat Desa Pulau Jum&#039;at, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu, Sabtu (26/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lokasi, tim masih menemukan kondisi lahan yang berasap pada beberapa titik sehingga proses pemadaman dan pendinginan terus dilakukan untuk mencegah munculnya kembali api di area terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personel gabungan dari TNI, Polri, BPBD, Manggala Agni, Masyarakat Peduli Api (MPA), dan Satpol PP bekerja secara terpadu menggunakan berbagai peralatan pemadaman, termasuk mesin pompa air dan jaringan selang untuk menjangkau area yang masih memerlukan penanganan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lahan terdampak tercatat mencapai hampir 490 hektare. Sebagian besar area telah berhasil dipadamkan dan didinginkan, sementara petugas terus memfokuskan upaya pada titik-titik yang masih mengeluarkan asap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami terus melaksanakan pemadaman dan pendinginan secara bertahap. Personel gabungan juga membuka jalur akses agar proses penanganan lebih efektif dan seluruh titik asap dapat dijangkau," ujar salah seorang petugas di lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya penanganan karhutla di kawasan tersebut menghadapi sejumlah tantangan, di antaranya akses menuju lokasi yang cukup sulit, cuaca panas, serta keterbatasan sumber air di sekitar area operasi. Meski demikian, personel gabungan tetap bertahan di lapangan untuk memastikan situasi terkendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pemadaman langsung, tim juga melakukan patroli dan pemantauan secara berkelanjutan guna mengantisipasi potensi penyebaran api serta memastikan proses pendinginan berjalan optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi pemadaman dan pendinginan masih terus berlangsung dengan harapan seluruh titik asap dapat segera dituntaskan sehingga kondisi lahan benar-benar aman dan terkendali.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9744_Tim-Gabungan-Tangani-Karhutla-di-Pulau-Jum--039-at--Akses-Sulit-dan-Cuaca-Panas-Tak-Surutkan-Padamkan-Api.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286729/tim-gabungan-tangani-karhutla-di-pulau-jum039at-akses-sulit-dan-cuaca-panas-tak-surutkan-padamkan-api/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam]]></title>
            <description><![CDATA[DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara Sampaikan Dukacita Mendalam]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p></p><p>Medan - Keluarga Besar Dewan Pimpinan Daerah (DPD), Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Pengurus Ranting (PR), Pengurus Anak Ranting (PAR), Badan dan Sayap, Senior, Kader, Anggota, dan Simpatisan Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan se- Provinsi Sumatera Utara menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya Mohammad <a href="https://www.sumut24.co/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Irianto Soekarnoputra bin Soekarno pada usia 73 tahun. "Inna lillahi wa inna ilaihi raji&#039;un. Allahummaghfirlahu warhamhu wa&#039;afihi wa&#039;fuanhu". </p><p></p><p>Rapidin Simbolon mengatakan bahwa informasi yang diterima DPD PDI Perjuangan  Provinsi Sumatera Utara dari Sekjend DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristianto bahwa almarhum meninggal dunia pada hari Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB di Rumah Sakit MRCCC Siloam Hospitals Semanggi Jakarta. Selanjutnya disemayamkan di rumah duka, Jalan Sriwijaya Raya No.26 Jakarta. </p><p></p><p>Rapidin memohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarnya atas segala kesalahan dan kekhilafan dari almarhum selama hidupnya. Selanjutnya mohon doa, Semoga almarhum husnul khotimah serta Allah SWT menerima semua amal ibadahnya, diampuni dan dihapuskan segala dosa- dosa dan menempatkannya di tempat yang terbaik di sisi-Nya. </p><p></p><p>"Keluarga besar PDI Perjuangan se- Provinsi Sumatera Utara sungguh kehilangan Mas <a href="https://www.sumut24.co/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Soekarnoputra. Beliau dikenang sebagai seniman besar, sosok Marhaenis, dan pejuang partai". Pungkas Rapidin. </p><p></p><p>Wakil Ketua Bidang Politik DPD PDI Perjuangan Provinsi Sumatera Utara, Sutrisno Pangaribuan menyampaikan instruksi DPP PDI Perjuangan kepada  seluruh jajaran DPD, DPC, PAC, Ranting, hingga Anak Ranting, Badan, dan Sayap partai se- Sumatera Utara agar mengibarkan bendera PDI Perjuangan setengah tiang selama 7 (tujuh) hari di seluruh kantor partai sebagai ungkapan dukacita yang mendalam atas meninggalnya sosok marhaenis, pejuang partai, dan seniman Indonesia. </p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1472_DPD-PDI-Perjuangan-Provinsi-Sumatera-Utara-Sampaikan-Dukacita-Mendalam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286728/dpd-pdi-perjuangan-provinsi-sumatera-utara-sampaikan-dukacita-mendalam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selamat jalan, Mas Guruh Soekarnoputra</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 09:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selamat jalan, Mas Guruh Soekarnoputra]]></title>
            <description><![CDATA[Selamat jalan, Mas Guruh Soekarnoputra]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta - Indonesia berduka. <a href="https://www.sumut24.co/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a> Soekarnoputra, putra bungsu Presiden pertama Republik Indonesia Soekarno, wafat pada Sabtu, 26 September 2026 pukul 04.16 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terima kasih, Mas <a href="https://www.sumut24.co/tag/guruh/" target="_blank">Guruh</a>, atas dedikasi yang telah dipersembahkan untuk bangsa melalui seni, budaya, dan karya-karya yang mengajarkan kita mencintai Indonesia dengan keindahan, keberagaman, dan kebanggaan akan jati diri bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat jalan, seniman bangsa. Karyamu akan terus hidup dalam ingatan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2164_Selamat-jalan--Mas-Guruh-Soekarnoputra.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/seleb/286727/selamat-jalan-mas-guruh-soekarnoputra/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terduga Oknum TNI AU Medan Tipu Ibu 65 Tahun Miliaran Rupiah, Laporan Di Polda Dan Pom AU Mandek 3 Tahun.</guid>
            <pubDate>Sat, 26 Sep 2026 08:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terduga Oknum TNI AU Medan Tipu Ibu 65 Tahun Miliaran Rupiah, Laporan Di Polda Dan Pom AU Mandek 3 Tahun.]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Sungguh Miris nasib seorang ibu bernama Suliwaty (65), warga Dusun V, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Ka]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><p><br>Sungguh Miris nasib seorang ibu bernama Suliwaty (65), warga Dusun V, Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara.Laporan dugaan Penipuan dan penggelapan yang daporkan ke Polda Sumatera Utara.sejak September 2023 terduga belum memberikan kepastian hukum bagi korban. <p></p><p>Dalam perkara tersebut, Suliwaty mengaku mengalami kerugian hingga miliaran rupiah terkait proyek penimbunan lahan persawahan seluas sekitar 4 hektare yang berada di wilayah Kecamatan Percut Sei Tuan.Salah satu pihak yang dilaporkannya berinisial BDPS, yang menurut Suliwaty berpangkat Sersan Satu dan bertugas di Pangkalan TNI AU Soewondo Medan.</p><p>Kepada wartawan Jumat (25/9/2026), Suliwaty menceritakan perkara tersebut bermula pada Agustus 2022. Saat itu, ia mendapat pekerjaan untuk melakukan penimbunan lahan persawahan seluas sekitar 4 hektare di kawasan Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan.</p><p>Untuk mengerjakan proyek tersebut, Suliwaty kemudian mencari rekanan. Pada waktu hampir bersamaan, BDPS bersama rekannya, DAB, mendatangi Suliwaty dan menawarkan diri untuk mengerjakan proyek penimbunan tersebut. Menurut Suliwaty, pada awal pertemuan BDPS mengaku sebagai warga sipil dan belum mengatakan bahwa dirinya merupakan anggota TNI AU.</p><p>Suliwaty kemudian menyetujui kerja sama tersebut dan melakukan pembayaran secara bertahap. Menurutnya, pembayaran dilakukan beberapa kali, antara lain sebesar Rp300 juta, Rp250 juta, Rp250 juta dan Rp250 juta,Rp.250 Juta hingga nilai pembayaran yang disebutnya mencapai Rp1,6 miliar.</p><p> Pembayaran tersebut, menurut Suliwaty, disertai kuitansi.Namun, pekerjaan penimbunan tersebut disebut tidak diselesaikan. Suliwaty mengatakan masih terdapat sekitar 1 hektare lahan yang belum ditimbun meski pembayaran telah diberikan.<br></p><br><p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_1000420020.jpg"><br><p></p><br><p></p><br>"Penimbunan ini yang akan dilaksanakan pekerjaan mereka ini luasnya 4 hektare lebih kurang. Nah, di tengah perjalanan, pekerjaan itu mereka tinggalkan, uangnya sudah mereka raup semuanya. Terhadap si BDPS, itu ada peninggalan pekerjaan 1 hektare lebih kurang," ujar Suliwaty, Jumat (25/9/2026), saat ditemui di Polda Sumut.<p></p><p>Suliwaty kemudian melaporkan DAB ke Polda Sumatera Utara pada 29 September 2023. Laporan tersebut tercatat dengan nomor LP/B/1163/IX/2023/SPKT Polda Sumatera Utara terkait dugaan penipuan atau perbuatan curang.</p><p>Namun, menurut Suliwaty, hingga kini belum ada perkembangan penanganan laporan tersebut sebagaimana yang diharapkannya. Ia menyebut DAB dan BDPS belum mendapat proses hukum terkait laporan tersebut.</p><p>Belakangan, Suliwaty kembali menempuh jalur hukum dengan melaporkan BDPS ke Polisi Militer Pangkalan TNI AU (POM AU) Soewondo.  Laporan tersebut diterima dengan tanda penerimaan laporan nomor Pom-444/02/IX/2026/Satpom Swo tertanggal 10 September 2026.</p><p>Suliwaty juga menyebut nilai kontrak pekerjaan penimbunan lahan tersebut mencapai Rp2,05 miliar. Namun, ia mengklaim total uang yang telah dikeluarkannya untuk pekerjaan tersebut mencapai sekitar Rp2,6 miliar.</p><p>Menurut dia, pekerjaan penimbunan tersebut belum selesai sehingga dirinya harus kembali mengeluarkan biaya untuk menyelesaikan penimbunan lahan tersebut.</p><p>Akibat persoalan tersebut, Suliwaty mengaku mengalami kerugian sekitar Rp2 miliar. Ia berharap Polda Sumut maupun Polisi Militer Pangkalan TNI AU Soewondo segera memberikan kepastian atas laporan yang telah disampaikannya.</p><p>"Tolong saya lah pak. Tolong bantu saya Pak Kapolda, kasus saya ini sudah cukup lama. Begitu juga dengan pihak TNI AU, saya mohon keadilan. Saya tidak tahu mengadu sama siapa lagi," ujarnya.</p><p>Terpisah, Kepala Bidang Humas Polda Sumut Kombes Pol Dr. Ferry Walintukan saat dikonfirmasi Wartawan mengenai perkembangan laporan tersebut mengatakan akan mengecek penanganannya ke Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut.</p><p>"Saya cek dulu ya ke Krimum. Itukan laporan sudah lama, saya cek dulu," ujar Kombes Ferry Walintukan, Jumat sore kepada wartawan. </p><p>Sementara itu, Kepala Penerangan Pangkalan TNI AU Soewondo, Lettu Lucky Pratama, ketika dikonfirmasi kru media ini melalui pesan whatsapp nya belum memberikan penjelasan terkait laporan tersebut.</p><p>Saat awal dikonfirmasi melalui WhatsApp, pesan yang dikirim kepada Lettu Lucky Pratama terlihat telah diterima dan ceklis centang dua. Namun, ketika dikonfirmasi kembali beberapa saat kemudian, pesan tersebut hanya menunjukkan tanda centang satu.(W02)</p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1703_Miris-----Oknum-TNI-AU-dan-Warga-Sipil-Diduga-Tipu-Ibu-65-Tahun-Miliaran-Rupiah--3-Tahun-Laporan-di-Polda--ldquo-Ngendap-rdquo--TNI-AU-No-Respons.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/286726/terduga-oknum-tni-au-medan-tipu-ibu-65-tahun-miliaran-rupiah-laporan-di-polda-dan-pom-au-mandek-3-tahun/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Penguatan Sinergi Pendidikan Tinggi</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 23:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Terima Kunjungan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi untuk Penguatan Sinergi Pendidikan Tinggi]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), J]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Jumat (25/9/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antara pemerintah dan perguruan tinggi dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan serta pengembangan UNPAB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Menteri disambut Rektor UNPAB Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., Ketua Umum Yayasan Prof. Dr. H. Kadirun Yahya Dra. Hj. Yasmin Siti Khadijah, Kepala Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDikti) Wilayah I Sumatera Utara Prof. Drs. H. Saiful Anwar Matondang, M.A., Ph.D., jajaran Wakil Rektor, pimpinan unit, para direktur, dekan, ketua program studi, dosen, sivitas akademika, mahasiswa penerima KIP Kuliah, serta perwakilan mahasiswa baru.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/37a749d808e46495a8da1e5352d03cae_1003161415.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Rektor UNPAB menyampaikan ucapan selamat datang kepada Menteri sekaligus apresiasi atas dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi terhadap pengembangan pendidikan tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rektor menyampaikan bahwa UNPAB terus mencatatkan perkembangan dalam peningkatan mutu institusi, salah satunya melalui diraihnya akreditasi unggul. Upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia juga terus dilakukan. Saat ini, hampir 60 persen dosen UNPAB tengah menjalani proses peningkatan kualifikasi, sementara sekitar 90 dosen telah memperoleh jabatan akademik Asisten Ahli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selamat datang kami sampaikan kepada Bapak Menteri di Universitas Pembangunan Panca Budi. Dukungan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadi bagian penting dalam perjalanan UNPAB untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan. Alhamdulillah, UNPAB telah meraih akreditasi unggul dan terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dosen,&quot; ujar Rektor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Brian Yuliarto, Ph.D. mengungkapkan rasa senangnya dapat hadir secara langsung di UNPAB. Ia menyampaikan bahwa pemerintah akan terus mendorong berbagai terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya sangat senang dapat hadir di Universitas Pembangunan Panca Budi. Kita akan terus membuat terobosan-terobosan baru yang dapat meningkatkan pendidikan di Indonesia. Saya juga mengucapkan selamat kepada UNPAB yang terus unggul. Kami akan terus membantu dan mendukung Universitas Pembangunan Panca Budi,&quot; ujar Prof. Brian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rangkaian kunjungan tersebut, Menteri juga memberikan arahan mengenai pentingnya menghadirkan berbagai terobosan dalam pendidikan tinggi. Pertemuan ini menjadi ruang untuk memperkuat komunikasi antara pemerintah dan sivitas akademika dalam melihat perkembangan serta kebutuhan pendidikan tinggi ke depan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/4c5bde74a8f110656874902f07378009_1003161417.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agenda kemudian dilanjutkan dengan penyerahan KIP Kuliah secara simbolis kepada empat mahasiswa UNPAB, yakni Dea Agustia dari Program Studi Ilmu Filsafat, Pradana dari Program Studi Sistem Komputer, Yantolius Zai dari Program Studi Manajemen, dan M. Hadi Rachilsya dari Program Studi Teknik Elektro.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, dilakukan pembukaan PPKMB secara simbolis melalui pemasangan jaket almamater kepada perwakilan mahasiswa baru dari jenjang Diploma, Sarjana, Magister, dan Doktor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi UNPAB, kehadiran Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dalam pengembangan pendidikan tinggi. Dukungan tersebut menjadi bagian dari perjalanan UNPAB untuk terus meningkatkan mutu institusi, kualitas sumber daya manusia, serta layanan pendidikan bagi mahasiswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan cenderamata dan foto bersama antara Menteri, jajaran pimpinan UNPAB, yayasan, dan sivitas akademika.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3959_UNPAB-Terima-Kunjungan-Menteri-Pendidikan-Tinggi--Sains--dan-Teknologi-untuk-Penguatan-Sinergi-Pendidikan-Tinggi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286725/unpab-terima-kunjungan-menteri-pendidikan-tinggi-sains-dan-teknologi-untuk-penguatan-sinergi-pendidikan-tinggi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peredaan Ketegangan Trump-Xi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peredaan Ketegangan Trump-Xi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides]]></title>
            <description><![CDATA[Peredaan Ketegangan TrumpXi, Sementara Selamat dari Perangkap Thucydides]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Oleh: Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute dan Dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta</p><p>KETEGANGAN geopolitik antara dua raksasa dunia, Amerika Serikat dan Republik Rakyat Tiongkok, dalam beberapa tahun terakhir ini sering kali dianalogikan sebagai sebuah keniscayaan sejarah yang suram. </p><p>Namun saya kira, pertemuan tingkat tinggi antara Presiden AS Donald <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Presiden Tiongkok Xi Jinping di Washington DC akhir September 2026 ini bukan pertemuan diplomatik biasa, melainkan sebagai momentum peredaan ketegangan (de-escalation) yang sangat dibutuhkan untuk stabilitas planet bumi.</p><p>Selama satu dekade terakhir, narasi dominan yang mewarnai hubungan Washington dan Beijing didominasi pesimisme struktural. Banyak pengamat yang mengacu langsung pada tesis terkenal Graham Allison mengenai Perangkap Thucydides, sebuah jebakan historis yang menyatakan bahwa ketika kekuatan yang sedang naik daun (dalam hal ini Tiongkok) mengancam untuk menggantikan kekuatan hegemon yang ada (Amerika Serikat). Dalam analogi perangkap ini, perang sering kali menjadi hasil yang hampir tidak terhindarkan.</p><p>Dinamika persaingan di Laut China Selatan, perang dagang, pembatasan teknologi semikonduktor, hingga isu kedaulatan Taiwan telah membuat dunia berada di ambang ketakutan kolektif akan pecahnya Perang Dingin jilid kedua atau bahkan konfrontasi militer terbuka.</p><p>Pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi akhir September 2026 ini yang merupakan pertemuan kedelapan menghadirkan realisme baru yang cukup melegakan. Pertemuan ini membuktikan bahwa teori-teori hubungan internasional tidak boleh diposisikan sebagai takdir mutlak yang membelenggu para pemimpin dunia.</p><p>Baik <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> maupun Xi menunjukkan kapasitas pragmatisme politik yang melampaui determinisme struktural. Mereka menyadari bahwa biaya eskalasi konflik tanpa batas melampaui keuntungan jangka pendek politik unjuk kekuatan.</p><p>Jika kita membedah peristiwa ini melalui kacamata realisme ofensif yang digagas John Mearsheimer, situasi ini menghadirkan paradoks yang menarik tetapi sekaligus menjanjikan. Mearsheimer secara konsisten berargumen bahwa dalam sistem internasional yang anarkis, kekuatan besar didorong oleh ketakutan intrinsik untuk memaksimalkan kekuasaan demi kelangsungan hidup mereka.</p><p>Dalam pandangan Mearsheimer, benturan antara dua raksasa global adalah sebuah keniscayaan struktural karena masing-masing pihak akan terus berupaya mendominasi dan mencegah munculnya hegemon saingan.</p><p>Meskipun demikian, Mearsheimer juga mengakui bahwa para pemimpin yang rasional mampu memperhitungkan batas-batas kalkulasi strategis ketika biaya dari konflik ofensif menjadi terlalu mahal. Nah, pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi di Washington DC merefleksikan kesadaran rasional tersebut.</p><p>Di tengah kekhawatiran pecahnya perang dengan menggunakan senjata pemusnah massal modern, ketergantungan rantai pasok global yang rumit, serta kerapuhan ekonomi pasca-krisis, AS dan Tiongkok patut diduga menyadari presmis bahwa upaya untuk terus-menerus mengejar hegemoni regional tanpa rem pengaman justru akan menghancurkan keamanan nasional kedua negara itu sendiri.</p><p>Dari sudut pandang ini, ketika dihadapkan pada dilema keamanan dengan kalkulasi yang begitu rumit,  great powers mengembangkan diplomasi tingkat tinggi.</p><p>Pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi menunjukkan bahwa diplomasi para pemimpin puncak dapat berfungsi sebagai katup pengaman. Donald <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dengan gaya negosiasi transaksionalnya yang khas dan Xi Jinping dengan visi jangka panjangnya mengenai peremajaan (rejuvenation) bangsa Tiongkok berhasil menemukan titik keseimbangan baru di mana stabilitas ekonomi global menjadi kepentingan bersama yang mendesak.</p><p>Lebih jauh lagi, dialog konstruktif di Washington DC ini secara langsung menantang fatalisme Perangkap Thucydides. Graham Allison mengingatkan kita bahwa dari 16 kasus historis pergeseran kekuasaan besar di masa lalu, 12 di antaranya berujung pada perang besar. </p><p>Memang tidak sedikit pandangan yang menilai pertemuan tertutup yang berlangsung singkat tersebut gagal membuahkan kesepakatan berarti terkait masalah-masalah utama seperti kecerdasan buatan (AI), perdagangan global, isu kedaulatan Taiwan, hingga konflik di Iran. Kendati demikian, kedua belah pihak sepakat untuk memperpanjang jeda perang dagang mereka hingga 10 Januari mendatang.</p><p>***</p><p>Sejarah bukanlah cetakan dan pola kaku yang harus diulang secara membabi buta. Kepemimpinan politik yang matang hari ini mampu belajar dari kesalahan masa lalu untuk menghindari jebakan psikologis dan struktural tersebut.</p><p>Namun demikian peredaan ketegangan ini tidak berarti bahwa persaingan strategis antara Amerika Serikat dan Tiongkok serta-merta lenyap. Kompetisi di bidang teknologi masa depan, kecerdasan buatan, pengaruh diplomatik di Global South, serta norma-norma tata kelola global akan tetap berlangsung sengit.</p><p>Ada perbedaan mendasar antara persaingan yang dikelola dengan aturan main yang jelas dengan konfrontasi buta yang menuju pada jurang kehancuran. Pertemuan di Washington DC memilih jalan pertama, meletakkan pagar pembatas yang kokoh bagi hubungan bilateral kedua negara.</p><p>Bagi negara-negara berkembang dan kawasan strategis seperti Asia Tenggara, peredaan ketegangan ini membawa angin segar yang luar biasa. Selama ini, polarisasi antara Washington dan Beijing memaksa banyak negara di dunia untuk "memilih kubu", yang pada akhirnya mengancam kedaulatan dan pembangunan ekonomi nasional mereka.</p><p>Penurunan tensi global ini memberikan ruang napas bagi diplomasi independen dan aktif, memungkinkan kerja sama multilateral berjalan tanpa bayang-bayang paksaan geopolitik yang destruktif.</p><p>Dari perspektif geopolitik saya menilai, apa yang terjadi di Washington DC membuktikan bahwa tatanan dunia multipolar masa kini menuntut bentuk keterlibatan baru. Kepemimpinan global tidak lagi merupakan monopoli satu kekuatan tunggal, melainkan tentang bagaimana kekuatan-kekuatan utama mampu mengelola gesekan melalui mekanisme dialog yang berkesinambungan.</p><p>Pragmatisme strategis yang ditampilkan oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi menjadi penanda penting bahwa perdamaian bukanlah tentang absennya konflik, melainkan tentang kemampuan mengelola perbedaan secara damai.</p><p>Tentu saja, tantangan terbesar kini berada pada implementasi di tingkat birokrasi dan lapangan dari kesepakatan-kesepakatan yang dicapai. Retorika positif di Washington harus diterjemahkan secara konsisten ke dalam kebijakan konkret di lapangan, mulai dari pelonggaran tarif dagang tertentu, pembukaan saluran komunikasi militer yang lebih transparan, hingga kolaborasi dalam menghadapi isu-isu lintas batas seperti perubahan iklim dan ketahanan pangan global.</p><p>Kita harus mengapresiasi keberanian politik kedua pemimpin yang memilih jalan perundingan alih-alih membiarkan ego nasional menyeret dunia ke dalam malapetaka. Politik kekuasaan tidak harus selalu bermuara pada tragedi. Ketika para pemimpin besar menyadari bahwa kelangsungan hidup umat manusia bergantung pada kerja sama minimal, rasionalitas kemanusiaan dapat mengalahkan dorongan struktural menuju perang.</p><p>Pada akhirnya, pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/trump/" target="_blank">Trump</a> dan Xi di Washington DC pada September 2026 ini akan dikenang sebagai tonggak penting di mana dunia, walaupun untuk sementara, berhasil mengelak dari takdir buruk Perangkap Thucydides. Ini adalah kemenangan diplomasi atas arogansi kekuatan, dan bukti nyata bahwa batas-batas realisme politik dapat diperluas melalui kebijaksanaan kenegarawanan.</p><p>Saya berharap dunia kini dapat menatap masa depan dengan optimisme yang lebih terukur, di mana perdamaian global dijaga bukan oleh irasionalitas yang kebetulan, melainkan oleh komitmen untuk bersama-sama menjaga perdamaian dunia. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8277_Peredaan-Ketegangan-Trump-Xi--Sementara-Selamat-dari-Perangkap-Thucydides.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286724/peredaan-ketegangan-trumpxi-sementara-selamat-dari-perangkap-thucydides/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Targetkan Predikat SAKIP BB, OPD Diminta Serius Tingkatkan Kinerja</guid>
            <pubDate>Fri, 25 Sep 2026 22:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Targetkan Predikat SAKIP BB, OPD Diminta Serius Tingkatkan Kinerja]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan peningkatan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instans]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menargetkan peningkatan predikat Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) menjadi BB pada 2026. Target tersebut diikuti dengan penguatan kinerja dan akuntabilitas seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) agar perbaikan dapat dilakukan secara terukur dan berkelanjutan.</p><br></p>Hal itu disampaikan Wakil Gubernur (Wagub) Sumut Surya, saat memimpin rapat Akselerasi Peningkatan SAKIP Pemprov Sumut di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (25/9/2026). Ia menegaskan, peningkatan predikat SAKIP harus memiliki target yang jelas, termasuk untuk beberapa tahun ke depan.</p>&quot;Saya minta 2026-2027 harus meningkat menjadi BB, 2028-2029 jadi A, kita harus punya target, kalau tidak ini akan mandek terus di situ-situ saja,&quot; kata Surya.</p><br></p>Pada 2025, nilai SAKIP Pemprov Sumut masih berada pada predikat B atau Baik/Cukup Akuntabel. Untuk meningkatkan capaian tersebut, Pemprov Sumut perlu memperkuat kinerja dan akuntabilitas pada seluruh perangkat daerah.</p><br></p>Saat ini, terdapat tiga OPD Pemprov Sumut yang memperoleh nilai SAKIP pada posisi AA, yakni Bapperida, Dinas Kesehatan, dan Inspektorat. Selanjutnya, tujuh OPD berada pada predikat A, termasuk Diskominfo, BKAD, dan OPD lainnya, sementara 16 OPD berada pada predikat BB dan enam OPD pada predikat B.</p>Surya meminta seluruh OPD bekerja lebih serius untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas. Salah satu langkah yang dinilai perlu segera dilakukan adalah menindaklanjuti rekomendasi Inspektorat sehingga berbagai indikator yang menjadi penilaian SAKIP dapat dipenuhi.</p><br></p>&quot;Kita tidak punya banyak waktu banyak lagi, segera tindaklanjuti rekomendasi yang diberikan agar indikator-indikator penting untuk nilai SAKIP bisa kita penuhi, ini salah satu bentuk tanggung jawab kita kepada masyarakat,&quot; kata Surya.</p><br></p>Sementara itu, Inspektur Pemprov Sumut Sulaiman Harahap mengatakan, pihaknya telah menyiapkan sejumlah strategi untuk meningkatkan nilai SAKIP. Strategi tersebut antara lain mendorong percepatan tindak lanjut rekomendasi, menetapkan batas waktu penyelesaian, menentukan PIC (Person in Charge), serta membangun kerja sama dengan pemerintah daerah lainnya.</p><br></p>&quot;Kita akan coba bekerja sama dengan Jabar untuk membangun sistem yang lebih baik, sistem yang bisa memenuhi kebutuhan kita terkait akuntabilitas dan kinerja, kami optimis ini akan berjalan dengan baik dan mudah-mudahan target kita bisa tercapai,&quot; ujarnya. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1253_Pemprov-Sumut-Targetkan-Predikat-SAKIP-BB--OPD-Diminta-Serius-Tingkatkan-Kinerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286723/pemprov-sumut-targetkan-predikat-sakip-bb-opd-diminta-serius-tingkatkan-kinerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>