<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 13 Sep 2026 09:29:23 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maulid Nabi 1448 H di Masjid Istiqomah, Remaja Masjid Didorong Teladani Rasulullah SAW</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 23:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maulid Nabi 1448 H di Masjid Istiqomah, Remaja Masjid Didorong Teladani Rasulullah SAW]]></title>
            <description><![CDATA[Maulid Nabi 1448 H di Masjid Istiqomah, Remaja Masjid Didorong Teladani Rasulullah SAW]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DELISERDANG &mdash; Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Besar Muhammad SAW 1448 Hijriah di Masjid Istiqomah, Kuis Indah Permai, Sabtu (12/9/2026) malam, berlangsung khidmat dan penuh suasana religius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang mengusung tema &quot;Meneladani Nabi Muhammad SAW, Kunci Kesuksesan Hidup&quot; tersebut diisi tausiyah oleh Ustadz Lauhin Mahfudz, LC, MH, serta lantunan ayat suci Al-Qur&#039;an oleh Qoriah Nurmawadah Hasibuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua BKM Masjid Istiqomah Budi Hendra, Ketua STM Silaturahmi Hariro Harahap, Sekretaris Yansyah, serta para pengurus masjid di antaranya Asmuni Yahya Nasution, Rizal, Ardi Ucok, Heri Koko dan Dadang, Ustadz Farhan, kaum Ibu dan undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi Hendra Apresiasi Peran Remaja&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua BKM Masjid Istiqomah, Budi Hendra, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh panitia, khususnya para remaja yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi Hendra secara khusus mengucapkan terima kasih kepada Ketua Panitia M. Soubil Hasbi beserta seluruh panitia yang telah memberikan waktu, tenaga, pikiran serta dukungan demi terlaksananya peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan ribuan terima kasih kepada Ketua Panitia dan anak-anak remaja yang sudah bekerja keras sehingga acara ini dapat terlaksana dengan baik. Terima kasih atas bantuannya, baik material maupun moril,&quot; ujar Budi Hendra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada jamaah apabila dalam pelaksanaan kegiatan terdapat kekurangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau ada kekurangan dari kami, kami mohon maaf. Kiranya nanti tausiyah dari ustaz dapat kita dengarkan dan diambil hikmahnya,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Budi Hendra, keterlibatan generasi muda dalam kegiatan keagamaan seperti <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi merupakan hal yang sangat positif. Selain melatih kepedulian dan tanggung jawab, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bagi para remaja untuk semakin dekat dengan masjid.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Sementara itu, Ketua Panitia M. Soubil Hasbi bersama jajaran panitia menyampaikan bahwa peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW diharapkan dapat menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan umat kepada Rasulullah SAW.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut tidak hanya dimaksudkan sebagai agenda tahunan, tetapi juga sebagai sarana untuk mengingat kembali perjuangan, akhlak dan keteladanan Nabi Muhammad SAW.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Ustadz Lauhin: Rasulullah SAW adalah Nikmat dan Anugerah Terbesar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tausiyahnya, Ustadz Lauhin Mahfudz, LC, MH mengawali kajian dengan membacakan firman Allah SWT dalam QS Ali Imran ayat 164, yang menjelaskan besarnya nikmat Allah kepada orang-orang beriman dengan diutusnya seorang rasul dari kalangan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Apa nikmat itu? Apa anugerah itu? Allah mengutus kepada orang-orang beriman seorang rasul dari kalangan mereka,&quot; jelas Ustadz Lauhin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Rasulullah SAW merupakan nikmat dan anugerah terbesar yang diberikan Allah SWT kepada umat manusia. Rasulullah membacakan ayat-ayat Allah, menyucikan jiwa dan mengajarkan kitab serta hikmah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, lanjutnya, kelahiran Rasulullah SAW harus disyukuri, salah satunya dengan menumbuhkan dan mengukuhkan rasa cinta kepada Nabi Muhammad SAW.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Bukan Sekadar Seremonial&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ustadz Lauhin juga mengingatkan pentingnya <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi bagi generasi muda. Menurutnya, peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> bukan semata-mata kegiatan seremonial, melainkan dapat menjadi wasilah atau sarana memperkenalkan Rasulullah SAW kepada generasi penerus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau kita tidak membuat cara memperingati <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Rasul, mungkin generasi-generasi kita tidak tahu kapan lahirnya Nabi Muhammad SAW. Makanya <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> ini bukan sekadar diadakan, tetapi <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> ini adalah wasilah untuk memperkenalkan Nabi SAW,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengajak para orang tua dan generasi muda untuk terus menanamkan kecintaan kepada Rasulullah SAW agar keteladanan beliau tidak hilang di tengah perubahan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persiapan Menghadapi Kiamat Bukan Menebak Waktunya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tausiyahnya, Ustadz Lauhin juga mengisahkan dialog Rasulullah SAW dengan seorang sahabat yang bertanya mengenai kapan terjadinya hari kiamat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun Rasulullah SAW tidak menjawab kapan kiamat akan terjadi. Nabi justru bertanya kembali kepada sahabat tersebut mengenai apa yang telah dipersiapkan untuk menghadapi hari kiamat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ustadz Lauhin, kisah tersebut memberikan pelajaran bahwa waktu terjadinya kiamat merupakan perkara yang menjadi ketetapan Allah SWT. Manusia tidak perlu sibuk memprediksi waktunya, tetapi harus mempersiapkan diri dengan amal dan ketaatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kisah tersebut, ketika ditanya mengenai persiapannya, sang sahabat menjawab bahwa ia tidak memiliki banyak persiapan, kecuali kecintaannya kepada Allah dan Rasul-Nya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ustadz Lauhin menegaskan bahwa cinta kepada Rasulullah SAW tidak cukup hanya diucapkan dengan lisan. Kecintaan tersebut harus diwujudkan dengan mengikuti ajaran, akhlak dan sunnah Rasulullah SAW.<br>&quot;Kalau kita benar-benar mencintai Rasulullah SAW, mari kita teladani akhlaknya, ucapnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6556_Maulid-Nabi-1448-H-di-Masjid-Istiqomah--Remaja-Masjid-Didorong-Teladani-Rasulullah-SAW.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286203/maulid-nabi-1448-h-di-masjid-istiqomah-remaja-masjid-didorong-teladani-rasulullah-saw/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GERINDRA Sumut Lakukan Penyegaran dibeberapa Kabupaten kota,DPC Wilayah TABAGSEL Jadi Sorotan di Bulan Oktober 2026.</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 17:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GERINDRA Sumut Lakukan Penyegaran dibeberapa Kabupaten kota,DPC Wilayah TABAGSEL Jadi Sorotan di Bulan Oktober 2026.]]></title>
            <description><![CDATA[GERINDRA Sumut Lakukan Penyegaran dibeberapa Kabupaten kota,DPC Wilayah TABAGSEL Jadi Sorotan di Bulan Oktober 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tabagsel | Sumut24.co &mdash; Partai Gerakan Indonesia Raya (<a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a>) di Sumatera Utara (Sumut) bersiap melakukan penyegaran struktur kepengurusan di tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC) sejumlah kabupaten dan kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan tersebut diperkirakan turut menyentuh wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), yang mencakup Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rencana penyegaran itu disampaikan Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumut dalam hal ini diwakili oleh Wakil Ketua DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumatera Utara, M Said Siregar, Sabtu (12/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebutkan, surat keputusan (SK) mengenai perubahan kepengurusan DPC dijadwalkan akan diberikan pada Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bulan 10 akan diberikan SK,&quot; kata M Said Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pergantian sejumlah pengurus DPC merupakan bagian dari proses penyegaran organisasi Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Akan ada pergantian dan SK akan diberikan di bulan Oktober 2026,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Penyegaran Organisasi di Tingkat Kabupaten dan Kota*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;M Said Siregar menjelaskan, agenda tersebut tidak hanya berkaitan dengan satu DPC tertentu. Penyegaran akan dilakukan terhadap sejumlah kepengurusan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> di tingkat kabupaten dan kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya partai melakukan penataan organisasi sekaligus memperkuat struktur <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Intinya untuk penyegaran pada seluruh DPC Kabupaten/Kota,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut sekaligus membuka kemungkinan adanya perubahan konfigurasi kepengurusan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> di sejumlah daerah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus wilayah Tabagsel, perubahan struktur DPC menjadi perhatian karena kawasan ini memiliki lima kabupaten dan kota dengan karakter politik serta dinamika pemerintahan yang berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Lima Wilayah Tabagsel Menjadi Perhatian*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tabagsel merupakan kawasan strategis di bagian selatan Sumatera Utara yang terdiri atas Kota Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, dan Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima daerah tersebut selama ini menjadi bagian penting dalam peta politik Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, setiap perubahan struktur partai di tingkat daerah berpotensi memengaruhi pola konsolidasi organisasi, komunikasi politik, hingga persiapan menghadapi agenda politik mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, sejauh ini belum ada rincian resmi mengenai siapa saja pengurus yang akan mengalami pergantian maupun siapa yang akan menerima mandat baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi mengenai komposisi kepengurusan baru masih menunggu diterbitkannya SK dari struktur partai yang berwenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rencana penerbitan SK pada Oktober 2026 menjadi momentum yang ditunggu untuk mengetahui arah penyegaran DPC <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> di Sumatera Utara, termasuk di kawasan Tabagsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya perubahan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> diharapkan dapat semakin memperkuat konsolidasi internal dan meningkatkan efektivitas organisasi hingga ke tingkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, sebelum SK resmi diterbitkan, seluruh informasi mengenai perubahan nama maupun posisi dalam kepengurusan DPC masih belum dapat dipastikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepastian mengenai struktur baru <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> di wilayah Tabagsel nantinya akan terlihat setelah keputusan resmi partai diterbitkan pada Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan ini pun diperkirakan menjadi salah satu bagian dari langkah konsolidasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/gerindra/" target="_blank">Gerindra</a> Sumatera Utara dalam memperkuat mesin organisasi di seluruh kabupaten dan kota.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7839_GERINDRA-Sumut-Lakukan-Penyegaran-dibeberapa-Kabupaten-kota-DPC-Wilayah-TABAGSEL-Jadi-Sorotan-di-Bulan-Oktober-2026-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286202/gerindra-sumut-lakukan-penyegaran-dibeberapa-kabupaten-kotadpc-wilayah-tabagsel-jadi-sorotan-di-bulan-oktober-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas, Farianda, Rianto hingga Austin Tumengkol Adu Kekuatan</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 17:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas, Farianda, Rianto hingga Austin Tumengkol Adu Kekuatan]]></title>
            <description><![CDATA[Bursa Ketum PWI Sumut 2026 Memanas, Farianda, Rianto hingga Austin Tumengkol Adu Kekuatan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan |Persaingan menuju Konferensi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara (Sumut) periode 2026-2031 mulai menghangat. Sejumlah nama yang disebut memiliki kans untuk memimpin organisasi profesi wartawan terbesar di Sumatera Utara mulai menunjukkan sikap dan membangun komunikasi menjelang konferensi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari dinamika yang berkembang, nama Ketua PWI Sumut periode 2021-2026 Farianda Putra Sinik, Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut Rianto SH MH alias Anto Genk, serta Pemimpin Redaksi Harian Waspada dan Waspada Online Austin Tumengkol menjadi tiga figur yang mendapat perhatian dalam bursa calon Ketua PWI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain ketiganya, sejumlah nama lain juga disebut-sebut berpotensi ikut dalam kontestasi. PWI Sumut sendiri telah membentuk kepanitiaan konferensi dan meminta seluruh tahapan dipersiapkan dengan mengedepankan demokrasi, aturan organisasi, serta persaudaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dinamika persaingan semakin menarik ketika Farianda hadir dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) JMSI Sumatera Utara di Pantai Romantis, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam forum tersebut, Farianda secara terbuka menyampaikan bahwa persaingan dalam konferensi tidak seharusnya menghilangkan hubungan baik antarsesama insan pers.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadirannya di Rakerda JMSI disebut sebagai bentuk penghormatan kepada Rianto yang merupakan Ketua JMSI Sumut sekaligus salah satu figur yang diperkirakan akan menjadi pesaingnya dalam perebutan kursi Ketua PWI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Farianda menegaskan, perbedaan pilihan dalam organisasi merupakan sesuatu yang biasa. Menurut dia, kontestasi justru harus menjadi ruang untuk memperlihatkan kedewasaan dalam berdemokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyatakan siap bersaing dengan Rianto secara sehat apabila keduanya sama-sama memenuhi persyaratan pencalonan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Walaupun nanti kami mungkin akan bertarung di Konferensi PWI Sumut, hubungan persahabatan tetap harus dijaga. Kita siap bersaing secara sehat,&quot; ujar Farianda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sontak, pernyataan tersebut mendapat sambutan peserta Rakerda JMSI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Farianda juga mengingatkan agar proses pemilihan Ketua PWI Sumut tidak berubah menjadi arena saling menyerang. Ia meminta seluruh kandidat dan pendukungnya menjaga etika serta menghindari fitnah, intimidasi maupun perundungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, siapa pun anggota PWI yang memenuhi persyaratan memiliki hak yang sama untuk mencalonkan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan ada yang disakiti, jangan fitnah, apalagi bullying. Mari kita ciptakan konferensi yang benar-benar demokratis, jujur, terbuka dan bermartabat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sikap tersebut sejalan dengan pesan Farianda saat PWI Sumut membentuk kepanitiaan konferensi. Ia meminta pelaksanaan konferensi nantinya mengedepankan semangat kekeluargaan dan tidak menjadi sumber perpecahan di antara anggota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Rianto Masuk Bursa, Siap Adu Gagasan*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Rianto SH MH atau yang akrab disapa Anto Genk juga telah menyatakan kesiapan untuk ikut dalam kontestasi Ketua PWI Sumut periode 2026-2031.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rianto dikenal sebagai Ketua JMSI Sumatera Utara periode 2025&ndash;2030 dan selama ini aktif membangun komunikasi lintas organisasi pers serta mendorong penguatan perusahaan media dan profesionalisme jurnalistik di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesiapan Rianto maju dalam bursa Ketua PWI Sumut membuat persaingan semakin menarik. Pasalnya, ia tidak hanya memiliki pengalaman dalam organisasi pers, tetapi juga mempunyai jaringan yang cukup luas di kalangan perusahaan media dan insan pers.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski berpotensi menjadi rival Farianda, Rianto menegaskan bahwa kontestasi tidak boleh menghilangkan persaudaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perbedaan pilihan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari dinamika organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kontestasi adalah bagian dari dinamika organisasi. Yang terpenting adalah bagaimana kita menjaga kebersamaan, sportivitas serta persaudaraan di antara seluruh insan pers Sumatera Utara,&quot; ujar Rianto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap siapa pun yang nantinya mendapatkan kepercayaan memimpin PWI Sumut mampu menjaga soliditas organisasi dan membawa PWI menjadi rumah bersama bagi wartawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sikap Farianda dan Rianto yang sama-sama menekankan pentingnya persaingan sehat menjadi salah satu warna tersendiri menjelang konferensi. Keduanya berpotensi menjadi rival dalam perebutan kursi Ketua PWI Sumut, tetapi tetap membuka ruang untuk menjaga hubungan personal dan persaudaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Austin Tumengkol Resmi Masuk Arena*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persaingan kemudian semakin dinamis setelah Austin Tumengkol menyatakan diri maju sebagai calon Ketua PWI Sumut periode 2026-2031.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemimpin Redaksi Harian Waspada dan Waspada Online tersebut menyampaikan deklarasi pencalonannya di hadapan keluarga besar Waspada Group di Gedung Bumi Warta Waspada, Medan, Senin, 7 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Austin meminta dukungan dari jajaran pimpinan, redaksi dan keluarga besar Waspada Group untuk mengikuti proses pencalonan Ketua PWI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Austin menegaskan bahwa keputusannya maju bukan semata-mata karena kepentingan pribadi. Ia menyebut pencalonan tersebut sebagai bagian dari upaya memberikan kontribusi terhadap masa depan organisasi profesi wartawan di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya memohon dukungan dari seluruh keluarga besar Waspada Group. Dukungan ini sangat berarti bagi saya dalam mengikuti proses pencalonan sebagai Ketua PWI Sumut nanti,&quot; ujar Austin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menyampaikan alasannya maju, Austin menyoroti perubahan besar yang terjadi dalam industri media.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perkembangan teknologi digital telah membuat tantangan profesi wartawan semakin kompleks. Wartawan tidak hanya dituntut mampu menghasilkan karya jurnalistik yang berkualitas, tetapi juga harus memahami perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, perkembangan tersebut tidak boleh menggeser prinsip dasar jurnalistik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kode Etik Jurnalistik, independensi, profesionalisme dan integritas, kata Austin, tetap harus menjadi fondasi utama dalam menjalankan profesi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ke depan, tantangan wartawan semakin kompleks. Karena itu, organisasi profesi harus mampu menjadi rumah bersama bagi wartawan, tempat untuk meningkatkan kompetensi, memperkuat profesionalisme sekaligus menjaga independensi dan integritas pers,&quot; kata Austin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan munculnya nama Farianda Putra Sinik, Rianto SH MH alias Anto Genk, dan Austin Tumengkol, peta persaingan menuju Konferensi PWI Sumut 2026 semakin menarik untuk dicermati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ketiganya saat ini masih berada pada posisi bakal calon (balon). Artinya, proses pencalonan dan pemenuhan seluruh persyaratan organisasi masih menjadi bagian dari tahapan yang harus dilalui sebelum nantinya ditetapkan secara resmi sebagai calon Ketua PWI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masing-masing bakal calon tentu membawa pengalaman, jaringan serta gagasan yang berbeda. Ketiganya juga memiliki visi dan misi untuk membawa PWI Sumatera Utara menjadi organisasi profesi yang lebih solid, profesional, berintegritas dan mampu menjawab tantangan dunia jurnalistik yang terus berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah mulai menghangatnya bursa bakal calon, Ketua PWI Sumut Farianda Putra Sinik kembali mengingatkan seluruh pihak agar menjaga suasana tetap kondusif dan mengedepankan kepentingan organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Prioritaskan kebersamaan dan kekompakan. Saya minta konferensi sebagai pesta demokrasi anggota ini dilaksanakan setransparan mungkin, tidak memihak, dan berjalan sesuai aturan organisasi,&quot; tegas Farianda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut menjadi penting di tengah semakin terbukanya persaingan. Sebab, siapa pun yang nantinya ditetapkan sebagai calon dan terpilih memimpin PWI Sumut periode 2026-2031, tantangan terbesar setelah konferensi adalah menyatukan kembali seluruh kekuatan organisasi.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6531_Bursa-Ketum-PWI-Sumut-2026-Memanas--Farianda--Rianto-hingga-Austin-Tumengkol-Adu-Kekuatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286201/bursa-ketum-pwi-sumut-2026-memanas-farianda-rianto-hingga-austin-tumengkol-adu-kekuatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di 6 Titik, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 16:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di 6 Titik, Kodam XIX/Tuanku Tambusai Bersama Tim Terpadu Berjibaku Kendalikan Karhutla]]></title>
            <description><![CDATA[Bengkalis sumut24.co  Kodam XIX/Tuanku Tambusai melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus mengintensifkan pemadaman ]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Bengkalis |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kodam/" target="_blank">Kodam</a> XIX/<a href="https://www.sumut24.co/tag/tuanku/" target="_blank">Tuanku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tambusai/" target="_blank">Tambusai</a> melalui jajaran Kodim 0303/Bengkalis bersama tim gabungan terus mengintensifkan pemadaman dan pendinginan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di enam titik wilayah Kabupaten Bengkalis dan Kabupaten Kepulauan Meranti, Riau, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Kabupaten Bengkalis, penanganan difokuskan di Desa Teluk Lancar, Kecamatan Bantan; Desa Buluh Apo, Kecamatan Pinggir; serta Desa Tasik Serai Timur, Kecamatan Talang Muandau. Sementara di Kepulauan Meranti, operasi berlangsung di Desa Gemala Sari, Kecamatan Rangsang; Desa Sungai Anak Kamal, Kecamatan Merbau; dan Desa Renak Dungun, Kecamatan Pulau Merbau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi lapangan masih menantang. Gambut kering, keterbatasan sumber air, angin serta luasnya areal terdampak membuat tim harus bekerja secara bertahap untuk memastikan api maupun bara di bawah permukaan gambut benar-benar terkendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Desa Gemala Sari, areal terdampak tercatat sekitar 80 hektare. Tim gabungan menggunakan mesin pemadam serta excavator untuk membuat embung sebagai sumber air. Sementara dukungan water bombing turut digunakan dalam penanganan Karhutla di Desa Tasik Serai Timur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah seorang personel TNI di lapangan mengatakan pemadaman tidak berhenti ketika api di permukaan menghilang. Pendinginan terus dilakukan untuk mencegah bara kembali memicu kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tantangan terbesar adalah gambut yang kering dan sumber air yang terbatas. Kami terus menyisir titik asap, melakukan pendinginan dan membuat sekat agar api tidak meluas. Jika api kembali muncul, pemadaman langsung diarahkan dari kepala api untuk menahan penyebarannya,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim gabungan juga membuka jalur darurat menuju lokasi, membuat embung, menyekat area terdampak serta memperkuat koordinasi lintas sektor. Penanganan terus dilakukan hingga titik api dan asap benar-benar dapat dikendalikan.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8812_Di-6-Titik--Kodam-XIX-Tuanku-Tambusai-Bersama-Tim-Terpadu-Berjibaku-Kendalikan-Karhutla.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286200/di-6-titik-kodam-xixtuanku-tambusai-bersama-tim-terpadu-berjibaku-kendalikan-karhutla/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 13:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir]]></title>
            <description><![CDATA[Korban Kebakaran di Padangsidimpuan Dapat Bantuan, Wali Kota Letnan Dalimunthe Tegaskan Pemerintah Harus Hadir]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan menunjukkan kepeduliannya terhadap warga yang menjadi korban musibah kebakaran. Sebanyak lima warga terdampak kebakaran menerima bantuan sosial sebagai bentuk dukungan pemerintah agar mereka dapat melewati masa sulit dan kembali menjalani kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan tersebut diserahkan dalam rangka memastikan masyarakat yang sedang tertimpa musibah tidak merasa menghadapi persoalan seorang diri. Pemerintah Kota Padangsidimpuan menegaskan bahwa kehadiran pemerintah tidak hanya diwujudkan melalui bantuan material, tetapi juga melalui pendampingan dan penguatan moril.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, turut memberikan perhatian kepada warga yang terdampak kebakaran tersebut. Bantuan sosial diberikan kepada lima penerima, yakni tiga warga dari Kelurahan Palopat Maria dan dua warga dari Kelurahan Batunadua Julu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan itu telah disalurkan melalui rekening masing-masing penerima.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan, Zupri Nasution, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian pemerintah terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemerintah daerah memiliki tanggung jawab untuk memastikan warga yang mengalami bencana mendapatkan perhatian dan dukungan, terutama pada masa-masa sulit setelah kejadian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sesuai arahan Bapak Wali Kota, setiap masyarakat kita yang tertimpa musibah harus kita jenguk, kita dampingi dan kita kuatkan. Pemerintah harus hadir untuk memastikan masyarakat tidak merasa sendiri dalam menghadapi cobaan yang mereka alami,&quot; kata Zupri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut perhatian langsung dari kepala daerah juga menjadi bagian penting dalam memberikan semangat kepada warga yang tengah berusaha bangkit setelah kehilangan akibat kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Zupri juga mengapresiasi langkah Wali Kota Padangsidimpuan yang tetap menyempatkan diri menemui masyarakat di tengah kesibukan menjalankan roda pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami sangat berterima kasih. Di tengah kesibukan Bapak Wali Kota, beliau masih menyempatkan diri menemui masyarakat yang sedang tertimpa musibah. Kehadiran ini tentu memberikan semangat bagi para korban,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Respons Pemerintah Kota Padangsidimpuan mendapat apresiasi dari warga yang menjadi korban kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mewakili para korban, Andi Nasarudin Harahap, warga Kelurahan Palopat Maria, menyampaikan terima kasih atas perhatian dan bantuan yang diberikan pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Andi, bantuan tersebut sangat berarti bagi warga yang sedang berusaha memulihkan kondisi setelah rumah atau tempat tinggal mereka terdampak kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan,&quot; ujar Andi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai perhatian pemerintah, khususnya respons yang diberikan setelah musibah terjadi, menjadi dorongan moral bagi para korban untuk kembali menata kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi korban kebakaran, kehilangan akibat musibah bukan hanya menyangkut kerugian materi. Kondisi tersebut juga dapat menimbulkan tekanan psikologis dan membuat warga membutuhkan dukungan dari lingkungan sekitar maupun pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, bantuan sosial dan pendampingan menjadi bagian penting dalam proses pemulihan masyarakat pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan melalui Dinas Sosial memastikan perhatian terhadap warga terdampak musibah terus menjadi bagian dari pelayanan sosial pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran pemerintah di tengah masyarakat diharapkan tidak berhenti pada penyaluran bantuan, tetapi juga menjadi bentuk dukungan agar warga terdampak mampu kembali bangkit dan menjalani aktivitas seperti sebelumnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7424_Korban-Kebakaran-di-Padangsidimpuan-Dapat-Bantuan--Wali-Kota-Letnan-Dalimunthe-Tegaskan-Pemerintah-Harus-Hadir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286199/korban-kebakaran-di-padangsidimpuan-dapat-bantuan-wali-kota-letnan-dalimunthe-tegaskan-pemerintah-harus-hadir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Putra Mahkota Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Ini Besaran Anggarannya</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 13:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Putra Mahkota Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Ini Besaran Anggarannya]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Putra Mahkota Buka Rancangan Perubahan APBD Palas 2026, Ini Besaran Anggarannya]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas (Palas) Putra Mahkota Alam Hasibuan SE menyampaikan Rancangan Perubahan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) serta Rancangan Perubahan Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Kabupaten Padang Lawas Tahun Anggaran 2026 dalam rapat paripurna DPRD Palas, Jumat (11/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyampaian dokumen perubahan KUA-PPAS tersebut menjadi bagian penting dalam proses pembahasan perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Padang Lawas 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat paripurna berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Padang Lawas dan dibuka Ketua DPRD Palas Luat Hasibuan SE, didampingi Wakil Ketua II Muhammad Dayan Hasibuan SH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Putra Mahkota menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD Palas atas perhatian serta dukungan yang diberikan sehingga agenda penyampaian rancangan perubahan KUA-PPAS 2026 dapat terlaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penyusunan perubahan anggaran tersebut mengacu pada Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Perubahan Kabupaten Padang Lawas Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;RKPD Perubahan 2026 mengusung tema &quot;Merajut Kolaborasi Untuk Mewujudkan Padang Lawas Maju (Mandiri, Amanah, Jaya, Unggul)&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menjelaskan, arah pembangunan dalam perubahan APBD tersebut tetap difokuskan pada sejumlah sektor dasar yang dinilai memiliki dampak langsung terhadap masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa prioritas yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas pendidikan melalui pembangunan sekolah unggulan untuk jenjang SD dan SMP, perluasan akses pendidikan bagi masyarakat yang masuk kategori miskin, peningkatan kualitas kesehatan, serta pengembangan sektor pariwisata sebagai salah satu sumber pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Pemkab Palas juga menargetkan penguatan sistem pemerintahan berbasis digital dan peningkatan kualitas infrastruktur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penyampaian ringkasan rancangan perubahan KUA-PPAS 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Putra Mahkota mengungkapkan adanya perubahan pada struktur pendapatan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendapatan daerah Kabupaten Padang Lawas setelah perubahan ditargetkan mencapai Rp1.184.132.477.731,87 atau sekitar Rp1,184 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp141.463.995.869,87 dibandingkan APBD 2026 sebelum perubahan yang ditetapkan sebesar Rp1.042.668.481.862.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenaikan pendapatan tersebut berasal dari adanya penambahan Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer daerah, serta komponen lain-lain pendapatan daerah yang sah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya perubahan tersebut, pemerintah daerah berharap ruang fiskal yang tersedia dapat digunakan untuk mendukung program prioritas pembangunan yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya pendapatan, belanja daerah Kabupaten Padang Lawas juga mengalami peningkatan dalam rancangan perubahan APBD 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belanja daerah setelah perubahan diproyeksikan sebesar Rp1.229.666.686.302,87 atau sekitar Rp1,229 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumlah itu meningkat Rp160.285.505.440,87 dibandingkan pagu belanja dalam APBD 2026 sebelum perubahan yang berada di angka Rp1.069.381.180.862.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kenaikan belanja tersebut akan diarahkan untuk mendukung berbagai program pembangunan yang menjadi prioritas pemerintah daerah, termasuk sektor pendidikan, kesehatan, infrastruktur, pariwisata, serta penguatan tata kelola pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, dari sisi pembiayaan daerah, penerimaan pembiayaan setelah perubahan ditetapkan sebesar Rp45.534.208.571.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumlah tersebut mengalami peningkatan sebesar Rp18.821.509.571 dibandingkan APBD 2026 sebelum perubahan yang tercatat sebesar Rp26.712.699.000.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menjelaskan, perubahan pada sisi pembiayaan tersebut didasarkan pada hasil audit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) terhadap laporan keuangan pemerintah daerah Tahun Anggaran 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan angka-angka tersebut selanjutnya akan menjadi bagian dari pembahasan antara pemerintah daerah bersama DPRD Palas sebelum ditetapkan menjadi perubahan APBD 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Putra Mahkota berharap seluruh program yang telah dirancang dalam perubahan anggaran dapat dilaksanakan secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan pentingnya kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, DPRD, serta seluruh elemen masyarakat dalam mengawal pelaksanaan pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah juga berharap perubahan anggaran tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung pencapaian target pembangunan Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah agenda penyampaian rancangan perubahan KUA-PPAS selesai, rapat paripurna kemudian diskors dan akan dilanjutkan pada Senin, 14 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pejabat dan unsur Forkopimda turut hadir dalam rapat tersebut. Di antaranya Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution S.H.I., M.Pdi, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum S.Sos., M.AP, perwakilan Kapolres Padang Lawas, perwakilan Dandim 0212/Tapanuli Selatan, perwakilan Pengadilan Agama Sibuhuan, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan organisasi perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Padang Lawas, insan pers, serta tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembahasan lanjutan di DPRD akan menjadi tahapan berikutnya untuk memastikan perubahan kebijakan anggaran tersebut sesuai dengan kebutuhan pembangunan dan kemampuan keuangan daerah.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1085_Bupati-Putra-Mahkota-Buka-Rancangan-Perubahan-APBD-Palas-2026--Ini-Besaran-Anggarannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286198/bupati-putra-mahkota-buka-rancangan-perubahan-apbd-palas-2026-ini-besaran-anggarannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur &quot;Dipelor&quot; Polsek Medan Kota, Ini Jejak Kejahatannya Penadah Masih Dikejar</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 13:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur "Dipelor" Polsek Medan Kota, Ini Jejak Kejahatannya Penadah Masih Dikejar]]></title>
            <description><![CDATA[Residivis Spesialis Curanmor Tersungkur &quotDipelor&quot Polsek Medan Kota, Ini Jejak KejahatannyaPenadah Masih Dikejar]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Unit Reskrim Polsek Medan Kota terpaksa memberikan tindakan tegas dan terukur (tembak, red) kepada residivis pencurian kendaraan bermotor (curanmor).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, tersangka Andre Maulana Lubis alias Botak (41), warga Jalan Garu III Gang Makmur Kelurahan Harjosari I, Kecamatan Medan Amplas melawan hingga membahayakan petugas ketika diminta menunjukkan penadah hasil kejahatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka Andre Maulana ini melawan dan tidak mengindahkan tembakan peringatan ketika lakukan pengembangan untuk mencari barang bukti," sebut Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, Sabtu (12/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, tersangka Andre Maulana alias Botak dibawa ke RS Bhayangkara Medan untuk perawatan luka tembaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini, sambung Poltak, pihaknya tengah memburu seorang teman tersangka beraksi berinisial A, yang berhasil kabur ketika dikejar di Jalan Brigjen Katamso, Kampung Baru Medan, Jumat (11/9/2026) sekira pukul 10.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi, polisi telah mengamankan seorang tersangka lainnya, yang pernah beraksi bersama Andre Maulana alias Botak, yakni Hermadan Suci alias Uci (42), warga Jalan Karya Ujung Gang Keluarga Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan Iptu Poltak, pengungkapan kasus curanmor itu bermula dari korban Eppi Br Siregar (57), warga Jalan Garu IX, Medan Amplas dan Arif Martua Siregar (34), warga Jalan Gurilla, Medan Perjuangan mendatangi tempat terapi Happy Dream di Kampung Baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban memarkirkan sepeda motor Honda Beat di Tempat Kejadian Perkara (TKP) dengan stang terkunci dan masuk ke dalam lokasi terapi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sekira 10 menit berselang, korban mendengar teriakan maling. Ketika keluar, korban melihat sepeda motornya sudah bergeser sekitar 10 meter," kata Iptu Poltak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban langsung melaporkan peristiwa itu ke Mapolsek Medan Kota, dan personel Unit Reskrim yang sedang melakukan patroli segera mengejar tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka Andre Maulana alias Botak berhasil ditangkap, tapi pelaku A lolos dari sergapan. Tersangka Andre Maulana mengakui perbuatannya dan pernah melakukan curanmor bersama Hermadan Suci alias Uci, yang juga berhasil ditangkap di kediamannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka juga mengaku telah melakukan curanmor di wilayah hukum Polsek Medan Kota bersama tersangka Hermadan Suci alias Uci," bebernya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam proses penyidikan terungkap, tersangka Andre Maulana Lubis alias Botak, pernah menjalani hukuman 1,5 tahun karena kasus curanmor pada 2018 lalu di Polsek Patumbak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan tersangka Hermadan Suci alias Uci, pernah menjalani dihukum 2,3 tahun kasus curanmor pada 2019 lalu di Polsek Medan Kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun jejak kejahatan tersangka, pada Juni 2026, kedua tersangka beraksi di Jalan Asia berhasil mencuri sepeda motor Beat merah dijual ke penadah berinisial F seharga Rp 2.500.000,-, dan Beat putih dijual ke F Rp 2.500.000,-.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Juli 2026, beraksi di Jalan Juanda Kelurahan Pasar Merah Barat, Kecamatan Medan Kota, mencuri motor Vario hitam dijual ke F Rp 2.700.000,-.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agustus di Jalan Asia, kedua tersangka mencuri Vario hitam dijual ke Fadil Rp 2.700.000,-, dan Jalan Sutrisno mencuri Yamaha Scorpio dijual ke Fadil Rp 3.000.000,-.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, di Jalan Sutomo mencuri Supra Fit dijual F Rp 1.000.000,-, dan Yamaha Vega dijual ke Fadil Rp 1.200.000,-. Di Jalan Brigjen Katamso, Kampung Baru, tersangka Andre Maulana alias Botak beraksi bersama pelaku A mencuri Beat hitam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penadah yang Sama&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka Andre Maulana alias Botak juga beraksi bersama Hermadan Suci alias Uci pada Juli 2026 di Jalan Seksama, tukang potong ayam, mencuri Beat dijual ke F Rp 2.500.000,-.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Agustus di Jalan Seksama (tukang potong ayam), mencuri Vario dijual ke F dengan harga Rp 2.700.000,-.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Juni 2026, beraksi juga di Jalan Alfalah, depan ayam penyet Surabaya, kedua tersangka berhasil mencuri Beat dijual ke F Rp 2.500.000,-, dan Juli di Jalan Alfalah simpang STM (depan depot air) mencuri motor Vario dijual ke F Rp 1.800.000,-.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Panadahnya masih kita dalami. Barang bukti yang kita amankan dari penangkapan kedua tersangka, 1 anak kunci T dan 1 sepeda motor Honda Beat nomor polisi BK 3829 ALK milik korban," pungkas Kanit Reskrim Polsek Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Dua tersangka residivis curanmor diamankan di Mapolsek Medan Kota(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6861_Residivis-Spesialis-Curanmor-Tersungkur--quot-Dipelor-quot--Polsek-Medan-Kota--Ini-Jejak-Kejahatannya-Penadah-Masih-Dikejar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286197/residivis-spesialis-curanmor-tersungkur-quotdipelorquot-polsek-medan-kota-ini-jejak-kejahatannya-penadah-masih-dikejar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Demi Modal Nikah Nekad Jual Sabun dan Ekstasi, Polisi Sergap Seorang Pemuda di Percut Sei Tuan</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 12:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Demi Modal Nikah Nekad Jual Sabun dan Ekstasi, Polisi Sergap Seorang Pemuda di Percut Sei Tuan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten .Deli Serdang, kare]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br></p>Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pemuda di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten .Deli Serdang, karena menjual narkotika jenis sabu dan pil ekstasi. Pelaku, nekat menjual narkoba karena terdesak biaya pernikahan.</p><br>Penangkapan MF (24) warga Dusun III, Desa Bandar Setia, Kec.Percut Sei Tuan, dilakukan oleh tim 6 Unit 2 Satresnarkoba Polrestabes Medan, Kamis (3/9/2026) sore kemarin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengungkapan ini berkat informasi yang disampaikan masyarakat kepada kami, terkait dengan aktivitas terlarang yang dilakukan pelaku,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Sabtu (12/9/2026) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rafli menambahkan, saat ditangkap pihaknya menyita dua jenis narkoba yakni dua paket sabu dan 53 butir pil ekstasi dari tangan pelaku. Pengakuannya, pelaku sudah dalam kurun waktu satu bulan terakhir menjadi pengedar narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaku mengaku, terdesak kebutuhan biaya tambahan untuk biaya pernikahan yang akan dilangsungkan dalam waktu dekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat kami tangkap, kami menyita narkotika jenis sabu dan ekstasi. Pelaku ini, nekat menjual narkoba untuk menambah biaya pernikahan karena dalam waktu akan menikah,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam proses penangkapan MF sendiri, petugas sempat mendapat perlawanan dari pelaku dan pihak keluarga. Pelaku, sempat berupaya melarikan diri, sebelum akhirnya berhasil diringkus di lahan kosong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan pihak keluarga, berupaya memprovokasi warga lain, untuk menghalang - halangi petugas, saat akan membawa pelaku dari lokasi penangkapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam proses penangkapan ini, kami sempat mendapat perlawanan dari pelaku dan pihak keluarga. Namun, kami berkat kesigapan tim di lapangan, kami berhasil mengendalikan keadaan hingga akhirnya pelaku kami bawa ke kantor,&quot; terang Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus ini juga, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polisi/" target="_blank">Polisi</a> kini sedang mengejar pemasok narkoba kepada pelaku, yang identitasnya sudah diketahui. <a href="https://www.sumut24.co/tag/polisi/" target="_blank">Polisi</a> memastikan, akan mengejar kemana pun pelaku berupaya kabur dan bersembunyi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemasok narkoba, sudah kami kantongi identitasnya dan tim sedang melakukan pengejaran. Kami pastikan, pelaku narkoba tidak akan lolos,&quot; pungkas Rafli.(W02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_858_Demi-Modal-Nikah-Nekad-Jual-Sabun-dan-Ekstasi--Polisi-Sergap-Seorang-Pemuda-di-Percut-Sei-Tuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/286196/demi-modal-nikah-nekad-jual-sabun-dan-ekstasi-polisi-sergap-seorang-pemuda-di-percut-sei-tuan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Madina Dorong CMS dan KKPD, Pengelolaan Keuangan Daerah Ditargetkan Makin Transparan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Madina) terus mendorong transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, khususnya pada pengelolaan keuangan daerah. Salah satu langkah yang kini dipercepat adalah penerapan Cash Management System (CMS) dan Kartu Kredit Pemerintah Daerah (KKPD) di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut menjadi pembahasan utama dalam Sosialisasi CMS dan KKPD dalam Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Mandailing Natal yang digelar di Aula Kantor Bupati Madina, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kamis (10/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dibuka oleh Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Mandailing Natal, Afrizal Nasution. Dalam kesempatan itu, ia menegaskan bahwa digitalisasi pengelolaan keuangan bukan lagi sekadar pilihan, melainkan bagian penting dari tuntutan tata kelola pemerintahan modern.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Afrizal, penggunaan CMS dapat membantu pemerintah daerah melakukan pengelolaan transaksi keuangan melalui sistem perbankan elektronik secara lebih cepat dan terintegrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;CMS memungkinkan transaksi keuangan dipantau secara real time, sekaligus memberikan dokumentasi transaksi yang lebih tertata dan aman. Sistem tersebut diharapkan dapat mendukung pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pengawasan terhadap arus kas dan transaksi keuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, penerapan KKPD di Kabupaten Mandailing Natal telah memiliki dasar hukum melalui Peraturan Bupati Mandailing Natal Nomor 57 Tahun 2023.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afrizal mengatakan, perkembangan teknologi menuntut pemerintah daerah untuk ikut beradaptasi. Sistem pengelolaan keuangan yang masih bergantung pada proses manual dinilai perlu terus ditransformasikan menuju sistem elektronik yang lebih terintegrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Digitalisasi sudah menjadi keharusan dalam tata kelola pemerintahan. Seluruh pemerintah daerah dituntut mampu menyelenggarakan pengelolaan keuangan secara terintegrasi," ujar Afrizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afrizal memaparkan sedikitnya tujuh manfaat strategis yang diharapkan dapat diperoleh dari implementasi CMS dan KKPD di lingkungan OPD <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, penerapan sistem tersebut diharapkan mampu meningkatkan transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, proses pembayaran belanja daerah dapat dilakukan dengan lebih cepat dan efisien. Digitalisasi transaksi juga diharapkan mampu memangkas proses administrasi yang selama ini berpotensi memerlukan waktu lebih panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, penggunaan sistem elektronik dapat membantu meminimalisasi kesalahan administrasi sekaligus mengurangi potensi penyalahgunaan keuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, pemerintah daerah akan lebih mudah melakukan pemantauan terhadap posisi kas karena informasi transaksi dapat diketahui secara real time.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima, implementasi CMS dan KKPD menjadi bagian dari upaya mendukung penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keenam, digitalisasi transaksi turut mendukung peningkatan elektronifikasi transaksi pemerintah daerah, yang menjadi salah satu indikator kinerja Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan manfaat ketujuh berkaitan dengan penguatan kualitas pertanggungjawaban keuangan daerah yang pada akhirnya diharapkan dapat mendukung peningkatan penilaian atau opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain Perbup Nomor 57 Tahun 2023 tentang KKPD, implementasi sistem tersebut juga berkaitan dengan Peraturan Bupati Mandailing Natal Nomor 64 Tahun 2022 tentang Pedoman Pelaksanaan Transaksi Non Tunai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam Pasal 16 ayat (3) aturan tersebut disebutkan bahwa pembayaran pegawai, barang dan jasa, serta belanja modal dilakukan melalui CMS dan/atau rekening giro.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya landasan regulasi tersebut, Afrizal meminta seluruh pihak terkait di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Madina segera melakukan persiapan teknis dan administratif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia secara khusus meminta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Pejabat Penatausahaan Keuangan Satuan Kerja Perangkat Daerah (PPK SKPD), serta para bendahara untuk tidak menunda proses implementasi CMS dan KKPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami minta kepada kepala BPKAD, para PPK SKPD, dan bendahara untuk segera mempersiapkan segala hal yang diperlukan agar implementasi CMS dan KKPD tidak ditunda lagi," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Madina juga menyampaikan apresiasi kepada manajemen Bank Sumut yang telah menjadi mitra strategis sekaligus memfasilitasi kegiatan sosialisasi CMS dan KKPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja sama tersebut diharapkan dapat mempercepat kesiapan pemerintah daerah dalam mengadopsi sistem transaksi keuangan berbasis digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afrizal berharap penerapan CMS dan KKPD nantinya tidak hanya sebatas memenuhi tuntutan regulasi. Lebih dari itu, sistem tersebut diharapkan benar-benar memberikan dampak terhadap efektivitas, keamanan, transparansi, dan efisiensi pengelolaan keuangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semakin banyaknya transaksi pemerintah yang beralih ke sistem elektronik, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Madina menargetkan tata kelola keuangan daerah dapat berlangsung lebih modern dan mudah diawasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga kegiatan ini dapat memperkokoh tata kelola keuangan Kabupaten Mandailing Natal demi terwujudnya pemerintahan yang bersih dan terpercaya menuju Madina Maju Madani," harap Afrizal.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4284_Pemkab-Madina-Dorong-CMS-dan-KKPD--Pengelolaan-Keuangan-Daerah-Ditargetkan-Makin-Transparan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286195/pemkab-madina-dorong-cms-dan-kkpd-pengelolaan-keuangan-daerah-ditargetkan-makin-transparan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rektor UNPAB Apresiasi Rektor Bidang Sumberdaya dan Hubungan Internasional atas Capaian Jabatan Lektor Kepala</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rektor UNPAB Apresiasi Rektor Bidang Sumberdaya dan Hubungan Internasional atas Capaian Jabatan Lektor Kepala]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., memberikan apresiasi kep]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &mdash; Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., memberikan apresiasi kepada H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc., atas pencapaiannya memperoleh jabatan akademik Lektor Kepala pada Fakultas Ilmu Hukum Universitas Pembangunan Panca Budi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi tersebut disampaikan sebagai bentuk penghargaan atas capaian akademik yang diraih H. Abdul Razak Nasution sekaligus kontribusinya dalam mendukung penguatan kualitas akademik dan sumber daya manusia di lingkungan UNPAB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;H. Abdul Razak Nasution saat ini mengemban amanah sebagai Rektor Bidang Sumberdaya dan Hubungan Internasional Universitas Pembangunan Panca Budi. Pencapaian jabatan akademik Lektor Kepala menjadi bagian penting dalam perjalanan akademik dan profesionalnya, serta turut memperkuat kapasitas sumber daya manusia UNPAB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Capaian tersebut diharapkan dapat semakin mendorong pengembangan budaya akademik di lingkungan UNPAB, khususnya dalam peningkatan kompetensi dosen, pengembangan keilmuan, serta kontribusi perguruan tinggi dalam menghasilkan sumber daya manusia yang unggul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pencapaian ini, UNPAB terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung pengembangan karier akademik dan profesional para dosen serta pimpinan di lingkungan universitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas apresiasi yang diberikan, H. Abdul Razak Nasution menyampaikan terima kasih kepada Rektor UNPAB, Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., atas perhatian, dukungan, dan apresiasi yang diberikan atas pencapaian jabatan akademik Lektor Kepala tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi dan ucapan terima kasih tersebut disampaikan pada Kamis, 10 September 2026, sebagai bagian dari momentum penghargaan atas pencapaian akademik yang diraih.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_213_Rektor-UNPAB-Apresiasi-Rektor-Bidang-Sumberdaya-dan-Hubungan-Internasional-atas-Capaian-Jabatan-Lektor-Kepala.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286194/rektor-unpab-apresiasi-rektor-bidang-sumberdaya-dan-hubungan-internasional-atas-capaian-jabatan-lektor-kepala/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rapat Penguatan Disiplin ASN, Sekda Palas Tekankan Kinerja dan Percepatan Anggaran 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rapat Penguatan Disiplin ASN, Sekda Palas Tekankan Kinerja dan Percepatan Anggaran 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Rapat Penguatan Disiplin ASN, Sekda Palas Tekankan Kinerja dan Percepatan Anggaran 2026]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas (Palas), Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP, menegaskan pentingnya peningkatan disiplin, profesionalisme, dan kualitas pelayanan aparatur di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegasan tersebut disampaikan Panguhum saat memimpin <a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> Penguatan Koordinasi dan Penegakan Disiplin Aparatur Sipil Negara (ASN) Tahun 2026, yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Padang Lawas, Kamis (10/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> itu diikuti jajaran Asisten, Staf Ahli, Kepala Bagian, Kasubbag, ASN, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), serta P3KPW atau petugas kebersihan dan sopir yang bertugas di lingkungan Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Panguhum meminta seluruh aparatur tidak hanya memahami tugas dan tanggung jawab masing-masing, tetapi juga mampu menjalankannya secara konsisten dan profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, setiap aparatur memiliki peran penting dalam mendukung jalannya pemerintahan. Karena itu, tugas pokok dan fungsi (tupoksi) harus dijalankan sesuai amanah jabatan dan tidak boleh diabaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setiap aparatur harus memahami tugas pokok dan fungsi masing-masing serta melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab dan profesional,&quot; tegas Panguhum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pelaksanaan tupoksi, Sekda Palas juga menyoroti persoalan kedisiplinan aparatur. Ia meminta seluruh pegawai menaati ketentuan jam kerja serta meningkatkan ketertiban dalam menjalankan tugas sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerapian dalam menggunakan pakaian dinas dan kelengkapan atribut juga menjadi bagian yang ditekankan dalam rapat tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panguhum menilai kedisiplinan bukan hanya berkaitan dengan kehadiran pegawai, tetapi juga tercermin dari sikap, penampilan, tanggung jawab, hingga kepedulian terhadap lingkungan kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kebersihan ruang kerja maupun lingkungan kantor diminta menjadi perhatian seluruh jajaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Disiplin, kerapian atribut dan kebersihan kantor harus menjadi perhatian bersama,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal lain yang menjadi perhatian Sekda Palas adalah pelaksanaan program dan kegiatan Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panguhum meminta seluruh bagian dan aparatur terkait mempercepat pelaksanaan kegiatan sekaligus memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai perencanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Realisasi anggaran, kata dia, harus dilakukan secara tepat waktu, tepat sasaran dan tetap berpedoman pada ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dorongan tersebut dinilai penting agar program pemerintah daerah yang telah direncanakan dapat memberikan manfaat nyata serta tidak menumpuk menjelang berakhirnya tahun anggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rapat koordinasi itu, Panguhum juga mengajak seluruh jajaran Sekretariat Daerah membangun kebersamaan dan kekompakan dalam bekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, koordinasi yang baik antarbagian akan mempermudah pelaksanaan tugas pemerintahan sekaligus memperkuat kerja sama dalam mendukung program pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa seluruh aparatur harus memiliki semangat yang sama dalam menjalankan tugas untuk mendukung visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Padang Lawas menuju terwujudnya Padang Lawas Maju.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kebersamaan, kekompakan dan solidaritas menjadi bagian penting dalam menjalankan roda pemerintahan dan mewujudkan visi serta misi kepala daerah,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panguhum juga memberikan perhatian khusus terhadap kualitas pelayanan. Ia mengingatkan seluruh aparatur bahwa Kantor Bupati bukan sekadar tempat bekerja, tetapi merupakan salah satu pusat pelayanan pemerintahan kepada masyarakat dan organisasi perangkat daerah (OPD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, setiap aparatur diminta memberikan pelayanan dengan sikap yang ramah, cepat, profesional dan berakhlak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelayanan yang baik, lanjutnya, akan turut menentukan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelayanan kepada masyarakat maupun OPD harus menjadi prioritas. Berikan pelayanan dengan ramah, cepat dan berakhlak,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Sekda Palas kembali mengingatkan seluruh aparatur agar memahami regulasi yang mengatur disiplin ASN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu aturan yang ditekankan adalah Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil (PNS).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemahaman terhadap aturan tersebut dinilai penting agar setiap aparatur mengetahui kewajiban, larangan serta konsekuensi yang berkaitan dengan disiplin dalam menjalankan tugas pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panguhum berharap rapat koordinasi tersebut tidak berhenti pada penyampaian arahan, tetapi dapat diterapkan secara nyata dalam aktivitas kerja sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan meningkatnya disiplin, profesionalisme, koordinasi dan kualitas pelayanan, seluruh jajaran Sekretariat Daerah diharapkan semakin optimal dalam mendukung pelaksanaan pembangunan Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Harapannya, seluruh aparatur semakin disiplin, profesional dan kompak dalam menjalankan tugas serta mendukung pembangunan Kabupaten Padang Lawas,&quot; pungkas Panguhum.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1833_Rapat-Penguatan-Disiplin-ASN--Sekda-Palas-Tekankan-Kinerja-dan-Percepatan-Anggaran-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286193/rapat-penguatan-disiplin-asn-sekda-palas-tekankan-kinerja-dan-percepatan-anggaran-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan]]></title>
            <description><![CDATA[Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan memperkuat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mempercepat pemulihan sistem digital manajemen aparatur sipil negara (ASN) yang terdampak musibah banjir di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., bersama Direktur Pengelolaan Informasi dan Layanan Digital Manajemen ASN, Wahyu Firdaus, serta Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Janry Simanungkalit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Padangsidimpuan, Rabu (9/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fokus utama pertemuan tersebut adalah penanganan dan pemulihan Digital Manajemen Sistem (DMS) ASN yang terdampak banjir. Selain pemulihan sistem, pembahasan juga diarahkan pada pengamanan data kepegawaian serta memastikan layanan digital ASN dapat kembali berjalan secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan itu sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan dengan BKN, baik di tingkat pusat maupun regional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran BKN tersebut. Menurutnya, dukungan langsung dari BKN diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret bagi para pegawai yang terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami menyambut baik kehadiran BKN di Padangsidimpuan. Kami berharap melalui kolaborasi erat ini, pemulihan layanan kepegawaian serta pengamanan data DMS bagi rekan-rekan ASN yang terdampak banjir dapat segera dituntaskan sehingga pelayanan publik tidak terganggu,&quot; ujar Letnan Dalimunthe.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemulihan sistem digital manajemen ASN menjadi penting karena layanan administrasi kepegawaian saat ini sangat bergantung pada dukungan sistem informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gangguan terhadap sistem maupun data kepegawaian berpotensi memengaruhi proses administrasi ASN. Karena itu, Pemko Padangsidimpuan bersama BKN berupaya memastikan proses pemulihan dilakukan secara terkoordinasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Pengelolaan Informasi dan Layanan Digital Manajemen ASN, Wahyu Firdaus, menegaskan komitmen BKN untuk membantu pemerintah daerah dalam proses pemulihan infrastruktur digital kepegawaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, BKN hadir untuk memastikan sistem informasi dan layanan digital manajemen ASN dapat kembali berfungsi dengan baik dan tetap memiliki tingkat keandalan yang diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami hadir untuk memastikan bahwa sistem informasi dan layanan digital manajemen ASN tetap berjalan andal. Kami berharap proses migrasi, pemulihan, dan pengamanan data DMS ASN di Padangsidimpuan dapat segera diselesaikan dengan dukungan penuh dari Pemko,&quot; ungkap Wahyu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan layanan administrasi pemerintahan, khususnya ketika terjadi kondisi darurat seperti bencana banjir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemulihan tidak hanya menyangkut keberfungsian sistem, tetapi juga bagaimana data ASN tetap aman dan dapat digunakan kembali untuk mendukung pelayanan administrasi kepegawaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks pelayanan publik, keberlangsungan sistem digital ASN menjadi salah satu bagian penting agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan meskipun daerah menghadapi dampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan BKN menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Letnan Dalimunthe didampingi Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE, Asisten I dan Asisten III, Kepala Bagian Hukum, jajaran BKPSDM, serta Dinas Kominfo Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran unsur terkait tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan DMS ASN membutuhkan koordinasi antara perangkat daerah, terutama yang berkaitan dengan kepegawaian, teknologi informasi, hukum dan administrasi pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan berharap proses pemulihan sistem dan data digital ASN dapat diselesaikan secepatnya. Dengan demikian, pegawai yang terdampak banjir dapat kembali memperoleh layanan administrasi kepegawaian secara normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, pemulihan sistem juga diharapkan tidak mengganggu jalannya pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinergi Pemko Padangsidimpuan dan BKN diharapkan mampu mempercepat proses migrasi, pemulihan sekaligus pengamanan data DMS ASN sehingga sistem manajemen kepegawaian dapat kembali berjalan secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan dampak bencana terhadap layanan digital ASN dapat segera ditangani secara terukur, sekaligus memperkuat kesiapan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan layanan administrasi pemerintahan di tengah kondisi darurat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6822_Banjir-Ganggu-Digital-ASN--BKN-dan-Pemko-Padangsidimpuan-Siapkan-Langkah-Pemulihan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286192/banjir-ganggu-digital-asn-bkn-dan-pemko-padangsidimpuan-siapkan-langkah-pemulihan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">400 KK Bergantung pada Tambang Emas Siraisan, Polisi Dorong Legalitas dan Ancam Sikat Pembeking</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[400 KK Bergantung pada Tambang Emas Siraisan, Polisi Dorong Legalitas dan Ancam Sikat Pembeking]]></title>
            <description><![CDATA[400 KK Bergantung pada Tambang Emas Siraisan, Polisi Dorong Legalitas dan Ancam Sikat Pembeking]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aktivitas penambangan emas yang berlangsung di Desa Tanjung dan Desa Siraisan, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas, menghadapi persoalan yang tidak sederhana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di satu sisi, kegiatan tersebut menjadi sumber penghidupan bagi ratusan keluarga. Namun di sisi lain, status legalitas pertambangan dan potensi dampak lingkungan menjadi perhatian aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan itu dibahas dalam rapat koordinasi lintas sektoral yang digelar Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Padang Lawas bersama Pemerintah Kabupaten Padang Lawas di Aula Sat Reskrim, Rabu (9/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat tersebut melibatkan sejumlah instansi terkait, di antaranya Dinas Perizinan, Dinas Lingkungan Hidup, Dinas Pekerjaan Umum, Satuan Polisi Pamong Praja, Camat Ulu Barumun, serta pemerintah Desa Tanjung dan Desa Siraisan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembahasan diarahkan pada evaluasi aktivitas pertambangan, status legalitas, kondisi sosial ekonomi masyarakat, hingga potensi dampak lingkungan yang dapat muncul apabila kegiatan pertambangan berlangsung tanpa tata kelola dan pengawasan yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Desa Tanjung, Alwinsyah Lubis, menjelaskan bahwa aktivitas pertambangan yang berlangsung di wilayahnya berada di atas lahan milik masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan tersebut telah menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama warga. Karena itu, persoalan tambang tidak bisa hanya dilihat dari aspek penegakan hukum, tetapi juga perlu mempertimbangkan kondisi ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal senada disampaikan Kepala Desa Siraisan, Sangkot Hasibuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut dari 527 kepala keluarga (KK) yang berada di Desa Siraisan, sekitar 400 KK menggantungkan kehidupan secara langsung dari aktivitas tambang rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut membuat pemerintah desa berharap ada solusi yang dapat menjembatani kebutuhan ekonomi masyarakat dengan kewajiban menaati ketentuan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak desa juga menyampaikan bahwa aktivitas pertambangan yang dilakukan masyarakat selama ini menggunakan metode manual. Mereka menyebut kegiatan tersebut tidak menggunakan alat berat maupun bahan kimia seperti merkuri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, kondisi tersebut tidak serta-merta menghilangkan persoalan legalitas maupun risiko lingkungan yang harus menjadi perhatian bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Camat Ulu Barumun, Parlindungan Hasibuan, turut mengungkapkan dilema yang dihadapi pemerintah di tengah persoalan pertambangan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemerintah harus mempertimbangkan aspirasi masyarakat sekaligus merespons berbagai pengaduan yang muncul terkait aktivitas pertambangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai penanganan persoalan tambang perlu dilakukan secara menyeluruh agar langkah yang diambil pemerintah tidak justru menimbulkan persoalan sosial baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, mengatakan kepolisian berupaya mengedepankan pendekatan humanis tanpa mengesampingkan ketentuan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Irwansah, fakta bahwa kegiatan pertambangan saat ini dilakukan secara manual dan belum menggunakan merkuri maupun alat berat tetap harus dibarengi dengan antisipasi terhadap risiko yang mungkin muncul pada masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mempertanyakan siapa yang akan bertanggung jawab apabila aktivitas pertambangan tanpa tata kelola teknis kemudian memicu kerusakan lingkungan atau bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hari ini memang belum pakai alat berat dan merkuri. Tapi ke depannya bagaimana? Hari ini memang belum ada dampak bagi lingkungan dan lainnya, namun ke depannya bagaimana? Seandainya terjadi erosi atau bencana ke depannya, siapa yang mau tanggung jawab?&quot; tegas Irwansah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kepolisian mendorong pemerintah daerah dan instansi teknis untuk tidak berhenti pada persoalan penertiban, tetapi mencari jalan keluar yang memungkinkan masyarakat tetap memperoleh penghasilan melalui kegiatan yang memiliki dasar hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu opsi yang dibahas dalam rapat adalah mencari formulasi legalitas bagi masyarakat melalui skema yang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Termasuk di antaranya kemungkinan pembentukan kelompok usaha masyarakat atau pengurusan Izin Pertambangan Rakyat (IPR) apabila memenuhi persyaratan teknis dan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya legalitas, aktivitas pertambangan diharapkan dapat dilakukan dengan pengawasan yang lebih jelas, termasuk dari sisi keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan tersebut dinilai penting karena persoalan tambang di Ulu Barumun bukan hanya menyangkut aktivitas ekonomi, tetapi juga menyentuh kepentingan ratusan keluarga yang selama ini memperoleh penghasilan dari sektor tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, proses legalisasi tetap harus mengikuti mekanisme dan kewenangan instansi yang berwenang di bidang pertambangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah upaya mencari solusi legal, AKP Irwansah Sitorus juga menyampaikan peringatan keras terhadap siapa pun yang mencoba mengambil keuntungan dengan memberikan perlindungan ilegal terhadap aktivitas pertambangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan tersebut bahkan ditujukan kepada oknum aparat maupun pejabat pemerintahan yang terbukti terlibat melindungi aktivitas tambang ilegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jika ada anggota kepolisian atau pejabat pemerintahan yang terlibat melindungi tambang emas ilegal, saya sikat, saya proses. Saya serius soal ini,&quot; tegas Irwansah dalam rapat tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan itu menegaskan bahwa pendekatan humanis yang dilakukan kepolisian bukan berarti memberikan ruang bagi praktik pertambangan ilegal maupun pihak-pihak yang mencoba memanfaatkan kondisi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi tetap membuka ruang penyelesaian yang mengutamakan kepentingan masyarakat, tetapi aktivitas yang melanggar hukum tetap dapat ditindak sesuai ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai tindak lanjut, rapat koordinasi tersebut menyepakati perlunya pertemuan lanjutan dengan melibatkan Cabang Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Provinsi Sumatera Utara serta perwakilan kelompok penambang dari wilayah setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah berikutnya akan diarahkan pada verifikasi kondisi lapangan, kajian kelayakan teknis, serta pembahasan kemungkinan skema legalitas yang dapat diterapkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peninjauan langsung ke lokasi pertambangan di wilayah Ulu Barumun juga menjadi bagian penting dari proses tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, pemerintah dan aparat penegak hukum diharapkan dapat memperoleh gambaran yang lebih utuh mengenai kondisi pertambangan di Desa Tanjung dan Desa Siraisan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan tambang emas di Ulu Barumun kini tidak sekadar berada pada pilihan antara membiarkan atau menutup aktivitas masyarakat. Tantangan utamanya adalah bagaimana menghadirkan solusi yang mampu menjaga mata pencaharian warga, memastikan kegiatan berjalan sesuai hukum, sekaligus mencegah kerusakan lingkungan di kemudian hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khususnya di Desa Siraisan, dengan sekitar 400 KK yang disebut bergantung pada aktivitas tambang rakyat, penyelesaian persoalan tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah, aparat penegak hukum, instansi teknis, pemerintah desa, dan masyarakat penambang secara bersama-sama.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6271_400-KK-Bergantung-pada-Tambang-Emas-Siraisan--Polisi-Dorong-Legalitas-dan-Ancam-Sikat-Pembeking.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286191/400-kk-bergantung-pada-tambang-emas-siraisan-polisi-dorong-legalitas-dan-ancam-sikat-pembeking/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">4 Partai Panas! Ini Daftar Finalis Kejuaraan Tenis Meja Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 11:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[4 Partai Panas! Ini Daftar Finalis Kejuaraan Tenis Meja Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026]]></title>
            <description><![CDATA[4 Partai Panas! Ini Daftar Finalis Kejuaraan Tenis Meja Pelajar PadangsidimpuanTapsel 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>P.Sidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persatuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tenis/" target="_blank">Tenis</a> Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Padangsidimpuan terus mendorong pembinaan atlet usia pelajar melalui Kejuaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tenis/" target="_blank">Tenis</a> Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ajang yang dipusatkan di GOR Kasmia, Kompleks Sidimpuan Baru, Kota Padangsidimpuan, pada Kamis, 10 September 2026, menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus bersaing memperebutkan gelar juara di masing-masing kategori.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PTMSI Kota Padangsidimpuan dalam menemukan dan membina calon atlet tenis meja yang memiliki potensi untuk berkembang ke tingkat daerah hingga nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pertandingan telah mempertemukan para pelajar dari berbagai sekolah di Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan. Dari rangkaian pertandingan tersebut, sejumlah nama berhasil memastikan tempat di partai final.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empat Partai Final Siap Digelar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persaingan di babak final berlangsung di empat kategori. Masing-masing mempertemukan pemain yang sebelumnya berhasil melewati lawan-lawannya dalam fase pertandingan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk kategori Tunggal Putra SD, final mempertemukan Rifqi Hamizan dari SDN 200102 melawan Farhan Arrasyid dari SD IT Nurul Ilmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian pada kategori Tunggal Putra SMP, Gatvan dari SMPN 3 Padangsidimpuan akan berhadapan dengan Briliant Ronaldo dari SMP Sari Putra Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, kategori Tunggal Putra SMA mempertemukan dua pemain dari wilayah Tapanuli Selatan, yakni Ahmad P Harahap dari SMA 2 Plus Sipirok menghadapi Wahyu Silitonga dari SMAN 1 Sayur Matinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun pada kategori Tunggal Putri SMA, Khoirunnisa dari SMAN 3 Padangsidimpuan akan menghadapi Rasti A Nasution dari SMAN 1 Angkola Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empat partai tersebut diperkirakan menjadi salah satu bagian paling menarik dalam rangkaian Kejuaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tenis/" target="_blank">Tenis</a> Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026 karena mempertemukan pemain-pemain terbaik yang berhasil menembus babak akhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PTMSI Fokus Cari Bibit Atlet Muda&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua PTMSI Kota Padangsidimpuan periode 2025&ndash;2029, Muhammad Iqbal Harahap, mengatakan kejuaraan antarpelajar menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun sistem pembinaan tenis meja sejak usia dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kompetisi seperti ini tidak semata-mata mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding kepada para pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kejuaraan ini kita harapkan menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, meningkatkan mental bertanding, sekaligus menunjukkan potensi terbaik mereka. Dari pertandingan seperti inilah kita bisa melihat bibit-bibit atlet yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan,&quot; ujar Muhammad Iqbal Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai keberadaan kompetisi antarpelajar juga penting untuk membangun regenerasi atlet tenis meja di Kota Padangsidimpuan dan wilayah Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang paling penting adalah proses pembinaannya. Anak-anak jangan hanya berhenti pada satu pertandingan. Mereka harus mendapatkan kesempatan bertanding secara rutin, dibina tekniknya, mentalnya dan kedisiplinannya. Harapan kita, dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet muda yang mampu membawa nama Padangsidimpuan dan Tapsel di tingkat yang lebih tinggi,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persaingan Sejak Usia Sekolah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Iqbal menambahkan, kategori SD, SMP dan SMA sengaja menjadi bagian penting dalam kejuaraan tersebut karena pembinaan atlet idealnya dilakukan secara berjenjang.<br>Menurutnya, kompetisi di tingkat pelajar dapat menjadi dasar untuk memetakan kemampuan pemain sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan tenis meja di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Persaingan sejak usia sekolah sangat penting. Selain melatih teknik, pertandingan juga mengajarkan sportivitas, keberanian mengambil keputusan dan bagaimana seorang atlet menghadapi kemenangan maupun kekalahan,&quot; ujarnya.<br>PTMSI Kota Padangsidimpuan juga berharap sekolah, pelatih, orang tua dan seluruh pemangku kepentingan dapat ikut memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semakin banyaknya kompetisi yang digelar secara berkelanjutan, peluang munculnya pemain-pemain potensial dari Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan dinilai akan semakin terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejuaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tenis/" target="_blank">Tenis</a> Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pertandingan semata, tetapi menjadi bagian dari fondasi pembinaan olahraga tenis meja yang lebih terarah dan berkesinambungan di wilayah Tabagsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daftar Peserta Final Kejuaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tenis/" target="_blank">Tenis</a> Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tunggal Putra SD Rifqi Hamizan (SDN 200102) vs Farhan Arrasyid (SD IT Nurul Ilmi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tunggal Putra SMP Gatvan (SMPN 3 Padangsidimpuan) vs Briliant Ronaldo (SMP Sari Putra Padangsidimpuan)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tunggal Putra SMA Ahmad P Harahap (SMA 2 Plus Sipirok) vs Wahyu Silitonga (SMAN 1 Sayur Matinggi)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tunggal Putri SMA Khoirunnisa (SMAN 3 Padangsidimpuan) vs Rasti A Nasution (SMAN 1 Angkola Barat).(*)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7151_4-Partai-Panas--Ini-Daftar-Finalis-Kejuaraan-Tenis-Meja-Pelajar-Padangsidimpuan-Tapsel-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/286190/4-partai-panas-ini-daftar-finalis-kejuaraan-tenis-meja-pelajar-padangsidimpuantapsel-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPC AWI Kota Medan : Tuntaskan Persoalan Dugaan TKI Ilegal yang Dilakoni S Alias Nino</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 09:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPC AWI Kota Medan : Tuntaskan Persoalan Dugaan TKI Ilegal yang Dilakoni S Alias Nino]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC  AWI) Kota Medan meminta pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (P]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC - AWI) Kota Medan meminta pihak Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) agar menuntaskan persoalan penangan korban dugaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang ditangani Unit PPA / PPO Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Dalam penangan kasus dugaan Tenaga Kerja Indonesia (TKI) ilegal yang ditangani Unit PPA / PPO Polda Sumut yang dilakukan terlapor (S alias Nino) terhadap pelapor (korban) bernama, Sahnaz Dea Monica, DPC AWI Kota Medan berharap persoalan ini segera diselesaikan," ungkapan ini di katakan, Budi H Sormin (Ketua DPC AWI Kota Medan, di dampingi Sudarmanto (Sekretaris DPC AWI Kota Medan), Sabtu (12/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Masih Budi H Sormin yang akrab dengan panggilan Busor ini, apabila dalam penangan yang dilakukan penyidik terbukti ada pelanggaran yang dilakukan oleh S alias Nino (oknum agent) TKI Malaysia, proses sesuai hukum dan undang undang berlaku di negara Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Bila terbukti ada terdapat pelanggaran, proses sesuai undang undang berlaku di negara Indonesia. Dan bila ada oknum oknum/pihak yang terlibat wajib ditindak," ungkap Busor.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_1000386547.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Untuk diketahui, kasus dugaan Penyaluran Tenaga Kerja Indonesia (TKI) diduga ilegal ke Malaysia yang dilakukan oleh seorang oknum Agen pengirim (penyalur) berinisial S alias Nino setelah laporan korban bernama Sahnaz Dea Monica) mencuat dipemberitaan media.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>S alias Nino resmi dilaporkan korbanya (Sahnaz Dea Monica) sesuai Surat Tanda Penerimaan Laporan (STPL) berdasarkan Laporan Polisi No : STPL / B / 729 / V / 2026 / SPKT / POLDA SUMATERA UTARA tertanggal 8 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>S alias Nino dilaporkan atas dugaan Tindak Pidana Kejahatan Tentang Pekerja Migran Indonesia UU No 18 Tahun 2017 Pasal 81 dan atau 82. Dalam dugaan Tindak Pidana Kejahatan Tentang Pekerja Migran Indonesia dilakukan, S alias Nino terkesan tidak mau bertanggungjawab terhadap korban yang harus menggunakan kursi roda dan tidak dapat berjalan akibat terjatuh dari lantai 2 (dua) setelah mendapat siksaan dari oknum agent TKI di Malaysia yang diduga rekanan agent S alias Nino.</p><br></p>Sebelumnya juga, S alias Nino (terlapor) sudah dipanggil pihak penyidik Unit PPA/PPO Polda Sumut untuk dilakukan mediasi dengan korban (Sanaz Dea Monica) yang diwakilkan, Humisar Sianipar SH (kuasa hukum) beberapa waktu lalu. Namun, hingga kini prosesnya masih berlanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Sementara itu, Reza oknum Kepling Lingkungan XII, Kelurahan Labuhan Deli, Kecamatan Medan Marelan saat dikonfirmasi wartawan terkait persoalan yang menimpa warganya dan adanya dugaan Penyaluran TKI Malaysia yang dilakukan oleh S alias Nino menjawab dengan datar dan seakan akan tidak mengetahui.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Padahal korban (Sanaz Dea Monica) dengan kursi roda didampingi orangtuanya mendatangi rumah kediaman S alias Nino untuk meminta pertanggungjawaban dan peristiwa itu sempat terekam video dan viral dimedia sosial.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5109_DPC-AWI-Kota-Medan---Tuntaskan-Persoalan-Dugaan-TKI-Ilegal-yang-Dilakoni-S-Alias-Nino.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/286189/dpc-awi-kota-medan-tuntaskan-persoalan-dugaan-tki-ilegal-yang-dilakoni-s-alias-nino/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KRITIKLAH KEBIJAKANNYA, BUKAN SEKADAR SALAH UCAPNYA</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 09:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KRITIKLAH KEBIJAKANNYA, BUKAN SEKADAR SALAH UCAPNYA]]></title>
            <description><![CDATA[KRITIKLAH KEBIJAKANNYA, BUKAN SEKADAR SALAH UCAPNYA]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>Pendiri GREAT Institute&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Salah ucap mungkin mengusik telinga sesaat. Salah kebijakan dapat menyengsarakan rakyat sepanjang generasi.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Prabowo Subianto memiliki selera humor yang khas. Ia sering menyelipkan candaan dalam pidato, terutama pada acara yang tidak terlalu formal. Humornya spontan, kadang menyentil, tetapi biasanya mencairkan suasana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu terlihat saat peringatan HUT ke-25 Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/demokrat/" target="_blank">Demokrat</a> di Indonesia Arena, Senayan, 9 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden bercerita bahwa stafnya mengingatkan agar membaca teks yang telah disiapkan. Mereka khawatir ia berbicara terlalu jauh dari materi. Peringatan itu justru dijadikan bahan candaan. Seisi arena tertawa. Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono yang tersorot kamera pun tersenyum lebar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang yang menyaksikan pidato secara utuh akan menangkap suasana akrab dan penghormatan Presiden kepada tuan rumah. Namun, ketika beberapa detik pidato dipotong, diberi judul provokatif, lalu disebarkan tanpa konteks, maknanya bisa berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di situlah masalah komunikasi politik kita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Robert M. Entman melalui teori framing menjelaskan bahwa media memilih bagian tertentu dari realitas, lalu membuatnya lebih menonjol. Bagian yang dipilih itu kemudian membentuk cara publik mendefinisikan masalah, menilai pelaku, dan menarik kesimpulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Potongan video tidak selalu berisi kebohongan. Namun, ia dapat menyesatkan ketika konteks penting sengaja dibuang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di media sosial, keadaan ini diperparah oleh algoritma. Algoritma tidak membedakan kritik bermutu dengan penghinaan yang gaduh. Ia mengutamakan konten yang membuat orang berhenti menggulir layar, marah, berkomentar, lalu membagikannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lahirlah industri konten nirsimpati. Potongan video diproduksi untuk mengejar penonton, engagement, hadiah digital, dan pendapatan platform. Kemarahan menjadi komoditas, sedangkan konteks dianggap beban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibatnya, humor yang dimaksudkan untuk membangun keakraban dapat dibingkai sebagai kesombongan atau permusuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari berbagai kelakar politik Presiden Prabowo, saya melihat pola yang konsisten:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merangkul, bukan memukul.<br>Mengajak, bukan menginjak.<br>Bersanding, bukan bertanding.<br>Mendidik, bukan membidik.<br>Membina, bukan menghina.<br>Membela, bukan mencela.<br>Menyayangi, bukan menyaingi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di balik gaya bicaranya yang spontan, Presiden berikhtiar membangun jembatan, bukan tembok kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, apresiasi terhadap gaya komunikasinya tidak berarti Presiden bebas dari kritik. Presiden harus dikritik, tetapi kritik perlu diarahkan pada hal yang menentukan kehidupan rakyat: kebijakan, anggaran, tata kelola, pelaksanaan, dan dampaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demokrasi kehilangan kedalaman jika energi publik habis memperdebatkan satu kalimat, sementara keputusan bernilai ribuan triliun rupiah lolos dari pengawasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DARI SENSASI MENUJU SUBSTANSI&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah ucap tidak serta-merta menaikkan harga beras, mengurangi cadangan energi, menutup lapangan kerja, atau memindahkan kekayaan ke luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampak besar lahir dari keputusan struktural: bagaimana sumber daya alam dikelola, siapa yang memperoleh kredit, ke mana keuntungan ekonomi mengalir, bagaimana kontrak energi disusun, dan seberapa kuat negara menghadapi kepentingan modal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam ilmu pemerintahan, legitimasi tidak cukup dibangun melalui pidato dan popularitas. Fritz Scharpf membedakan legitimasi yang bersumber dari partisipasi rakyat dengan legitimasi yang lahir dari hasil kebijakan. Pemerintahan akhirnya dinilai bukan hanya dari apa yang dikatakan, tetapi dari apa yang dikerjakan dan siapa yang menikmati hasilnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di wilayah itulah kritik terhadap pemerintahan Presiden Prabowo perlu diperdalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, hilirisasi sumber daya alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hilirisasi menjadi salah satu fondasi transformasi ekonomi. Realisasi investasi dan penyerapan tenaga kerja patut diapresiasi, tetapi besarnya investasi belum membuktikan lahirnya kedaulatan industri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaannya: berapa banyak teknologi yang dikuasai bangsa Indonesia? Berapa banyak tenaga kerja lokal menduduki posisi strategis? Seberapa besar industri nasional dan UMKM masuk dalam rantai pasok? Berapa banyak keuntungan yang tinggal di dalam negeri setelah dikurangi dividen, bunga pinjaman, impor mesin, dan pembayaran jasa?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Albert Hirschman mengingatkan pentingnya keterkaitan industri. Investasi baru menggerakkan ekonomi nasional jika menciptakan hubungan dengan industri hulu dan hilir, tenaga kerja, pusat riset, serta pemasok domestik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia jangan hanya berpindah dari pengekspor bahan mentah menjadi lokasi pengolahan milik pihak lain. Hilirisasi harus melahirkan industrialisasi nasional, bukan sekadar memindahkan cerobong asap ke Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, kebocoran penerimaan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Under-invoicing, manipulasi ekspor-impor, penghindaran pajak, penyelundupan, dan pemindahan keuntungan jauh lebih penting dibongkar daripada sebuah candaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Douglass North menjelaskan bahwa pembangunan sangat ditentukan oleh kualitas institusi: aturan, pengawasan, dan kemampuan negara menegakkannya. Kebijakan yang baik kehilangan makna jika institusinya mudah ditundukkan oleh rente.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen memberantas kebocoran harus diuji melalui hasil. Berapa nilai kebocoran yang ditemukan? Berapa aset yang dipulihkan? Siapa penerima manfaatnya? Apakah penegakan hukum berani menjangkau korporasi besar dan jaringan pelindungnya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberantasan kebocoran jangan garang terhadap pelaku kecil, tetapi melemah ketika berhadapan dengan kekuatan modal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, investasi asing dan kepentingan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investasi asing dibutuhkan untuk menghadirkan modal, teknologi, jaringan produksi, dan akses pasar. Namun, negara harus mempunyai posisi tawar. Pengusaha Indonesia tidak boleh menjadi penonton di negeri sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan investasi tidak cukup diukur dari nominal yang masuk. Pemerintah perlu menghitung kualitas pekerjaan, tingkat upah, alih teknologi, kandungan lokal, keterlibatan UMKM, pembangunan pusat riset, dampak lingkungan, dan nilai tambah yang menetap di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika modal masuk tetapi keuntungan, teknologi, bahan penolong, dan tenaga ahlinya tetap berasal dari luar, kita memperoleh pertumbuhan tanpa penguatan kemampuan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, kedaulatan energi dan mafia migas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsumsi BBM nasional masih jauh melampaui produksi domestik. Ketimpangan ini membuat Indonesia rentan terhadap kenaikan harga dunia, gangguan pasokan, tekanan nilai tukar, dan permainan tata niaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah berusaha memperkecil kesenjangan melalui peningkatan produksi migas, RDMP Balikpapan, pembangunan kilang dan tempat penyimpanan, penerapan B50, serta pengembangan etanol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Arah tersebut patut didukung, tetapi pelaksanaannya harus diawasi. Pembangunan kilang perlu diuji dari sisi biaya, teknologi, transparansi pengadaan, dan kepastian penyelesaian. B50 harus dihitung dampaknya terhadap devisa, petani sawit, harga minyak goreng, pangan, tata guna lahan, dan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedaulatan energi tidak akan tercapai jika tata niaganya masih dikuasai pemburu rente. Kritik harus menyasar transparansi impor, isi kontrak, kapasitas penyimpanan, produksi domestik, dan keberanian membongkar mafia migas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima, ketahanan pangan dan kesejahteraan petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peningkatan produksi beras, cadangan pemerintah, tambahan pupuk bersubsidi, penurunan harga pupuk, dan penetapan harga pembelian gabah merupakan capaian penting. Namun, swasembada tidak boleh hanya dimaknai sebagai tidak adanya impor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilannya harus terlihat pada pendapatan petani, stabilitas harga konsumen, perlindungan lahan produktif, kualitas irigasi, kepastian pupuk, regenerasi petani, dan ketahanan menghadapi perubahan iklim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai gudang pemerintah penuh, tetapi rumah petani tetap kekurangan. Jangan sampai produksi meningkat, tetapi keuntungan terbesar dinikmati tengkulak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keenam, konsentrasi kredit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertumbuhan kredit sering dianggap pertanda bergeraknya ekonomi. Namun, pertanyaan utamanya adalah siapa yang menikmati kredit tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dana masyarakat yang dikelola perbankan, terutama bank milik negara, harus lebih luas mengalir kepada UMKM, koperasi, petani, nelayan, industri rakyat, pengusaha daerah, dan generasi baru wirausaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Thomas Piketty menunjukkan bahwa tanpa koreksi kelembagaan, keuntungan modal cenderung terkonsentrasi pada mereka yang sudah memiliki aset. Kredit dapat menjadi alat pemerataan, tetapi juga memperbesar ketimpangan jika terus berputar di antara kelompok yang telah kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketujuh, BUMN dan sektor strategis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BUMN bukan perusahaan biasa. Ia merupakan instrumen negara untuk menjaga pelayanan publik, ketahanan energi, stabilitas harga, pembiayaan pembangunan, dan penguasaan sektor strategis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, restrukturisasi, konsolidasi, dan privatisasi BUMN harus diuji berdasarkan kepentingan nasional, bukan sekadar kebutuhan fiskal jangka pendek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah kebijakan tersebut memperkuat kendali negara dan memperbaiki pelayanan, atau justru memindahkan manfaat aset strategis kepada segelintir pihak?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedelapan, ketimpangan penguasaan kekayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbaikan rasio gini patut diapresiasi, tetapi angka rata-rata tidak selalu menggambarkan kenyataan. Di balik pertumbuhan ekonomi, penguasaan tanah, sumber daya alam, kredit, teknologi, dan akses pasar masih timpang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daron Acemoglu dan James Robinson membedakan institusi inklusif dengan institusi ekstraktif. Institusi inklusif membuka kesempatan ekonomi secara luas. Institusi ekstraktif membuat kekayaan dan kekuasaan terus berputar pada kelompok yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pertumbuhan tidak cukup ditanyakan &quot;berapa persen&quot;, tetapi juga &quot;dinikmati oleh siapa&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesembilan, narkoba dan judi daring.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Narkoba dan judi daring menghancurkan keluarga, menggerus produktivitas, menarik uang dari masyarakat kecil, serta menghidupi jaringan kejahatan terorganisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penurunan transaksi judi daring merupakan kemajuan, tetapi perang belum selesai. Negara harus mengejar bandar, pemilik platform, pengendali rekening, pencuci uang, dan pihak yang melindunginya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menangkap pemain kecil tanpa memutus jaringan keuangan hanya memindahkan transaksi dari satu rekening ke rekening lain. Keberhasilan bukan diukur dari jumlah situs yang diblokir, melainkan dari runtuhnya ekosistem bisnis dan keuangan yang menopangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MENJAGA KRITIK TETAP BERNILAI&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucapan Presiden tentu tidak boleh dianggap sepele. Setiap kata kepala negara memiliki bobot simbolik, politik, dan diplomatik. Presiden perlu berhati-hati karena sebuah kalimat dapat ditafsirkan jauh melampaui maksudnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, kehati-hatian Presiden juga harus diimbangi kedewasaan publik. Kritik jangan berhenti pada ekspresi wajah, potongan video, atau kalimat yang dilepaskan dari konteks.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Prabowo sedang berusaha membenahi persoalan struktural melalui hilirisasi, swasembada pangan, kedaulatan energi, penguatan BUMN, pemberantasan kebocoran, dan pemerataan akses ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Arah tersebut layak diapresiasi, tetapi keberhasilannya tidak boleh diterima hanya berdasarkan pidato, target, atau klaim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap angka harus diuji. Setiap proyek harus diawasi. Setiap kebijakan harus ditelusuri hingga pihak yang menerima manfaat akhirnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita boleh tertawa mendengar candaan Presiden. Kita juga boleh tidak menyukai pilihan katanya. Namun, setelah riuh itu selesai, bukalah kembali dokumen anggaran, kontrak, data produksi, struktur kepemilikan, laporan audit, dan hasil program.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di situlah demokrasi menemukan kedalamannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai energi bangsa habis memperdebatkan satu kalimat, sementara keputusan bernilai ribuan triliun rupiah luput dari pengawasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kritiklah Presiden pada kebijakannya. Awasi pelaksanaannya. Uji keberpihakannya kepada rakyat. Jangan biarkan substansi dikalahkan oleh sensasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kritiklah kekuasaan sedalam dampak kebijakannya, bukan seramai sensasi ucapannya. Demokrasi bukan perlombaan mencari kesalahan kata, melainkan ikhtiar memastikan kekuasaan tetap bekerja untuk rakyat.&quot;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7114_KRITIKLAH-KEBIJAKANNYA--BUKAN-SEKADAR-SALAH-UCAPNYA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286188/kritiklah-kebijakannya-bukan-sekadar-salah-ucapnya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Malam Ini, Hadirilah Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Istiqomah</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 08:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Malam Ini, Hadirilah Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Istiqomah]]></title>
            <description><![CDATA[Malam Ini, Hadirilah Peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Istiqomah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>DELISERDANG &mdash; Malam ini, Sabtu (12/9/2026), masyarakat muslim dan muslimah diajak hadir bersama dalam Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H yang digelar di Masjid Istiqomah, Kuis Indah Permai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengusung tema &quot;Meneladani Nabi Muhammad SAW, Kunci Kesuksesan Hidup&quot;, kegiatan ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan kecintaan kepada Rasulullah SAW sekaligus mengamalkan akhlak dan sunnah beliau dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> tersebut menghadirkan Ustadz Lauhin Mahfudz, LC, MH sebagai penceramah. Sementara Nurmawadah Hasibuan akan tampil sebagai qoriah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini terbuka untuk umum, muslim maupun muslimah. Jamaah diharapkan dapat hadir bersama keluarga untuk mengikuti rangkaian kegiatan sekaligus mendapatkan siraman rohani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi bukan sekadar mengenang kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi kesempatan untuk merefleksikan kembali keteladanan beliau dalam kejujuran, kesabaran, kasih sayang, kepedulian, dan akhlak mulia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mari luangkan waktu malam ini. Hadiri dan ramaikan Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Besar Muhammad SAW 1448 H di Masjid Istiqonah Kuis Indah Permai.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4009_Malam-Ini--Hadirilah-Peringatan-Maulid-Nabi-Besar-Muhammad-SAW-1448-H-di-Masjid-Istiqomah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286187/malam-ini-hadirilah-peringatan-maulid-nabi-besar-muhammad-saw-1448-h-di-masjid-istiqomah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Ingin Belawan Tertinggal, Wali Kota Medan Usulkan 35% Anggaran Untuk Pembangunan Medan Bagian Utara</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 08:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Ingin Belawan Tertinggal, Wali Kota Medan Usulkan 35% Anggaran Untuk Pembangunan Medan Bagian Utara]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKondisi banjir tak menyurutkan langkah Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas untuk kembali turun ke lapangan menyapa w]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Kondisi banjir tak menyurutkan langkah Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas untuk kembali turun ke lapangan menyapa warga sekaligus memimpin kegiatan gotong royong di Kecamatan Medan Belawan, sabtu (12/9/2026).</p><br></p>Agenda rutin yang setiap hari Sabtu dilakukan ini untuk melihat langsung kondisi lingkungan sekaligus menyerap aspirasi masyarakat di kawasan Medan Bagian Utara tersebut.</p><br></p>Di tengah kondisi Belawan yang masih terus diintai pasang rob, Rico Waas mengakui kawasan ini masih membutuhkan banyak pembenahan infrastruktur dan peningkatan kualitas hidup warga.</p><br></p>"Kita lihat kondisi Belawan saat ini masih butuh banyak perbaikan. Kondisi jalan yang rusak, banjir, hingga masalah kesehatan dan pendidikan. Permasalahan ini akan kita selesaikan secara bertahap melalui program jangka pendek, menengah, dan panjang," kata Rico Waas.</p><br></p>Demi menuntaskan persoalan di kawasan pesisir ini, Rico Waas menegaskan komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dengan mengusulkan alokasi anggaran sebesar 35% dari total anggaran yang ada ke DPRD.</p><br></p>"Kami sudah usulkan ke DPRD agar ada anggaran wajib 35% difokuskan untuk pembangunan Medan bagian utara,"tegasnya.</p><br></p>Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga menyerap langsung keluhan dari masyarakat mulai dari bantuan sosial (bansos), infrastruktur seperti pembenahan jalan dan lampu penerangan jalan, permasalahan ketenagakerjaan, kesehatan hingga masalah penanganan banjir rob yang tak kunjung tuntas.</p><br></p>Menanggapi aduan terkait bansos, orang nomor satu di jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> itu langsung mengistruksikan Kepala Dinas Sosial untuk mendata ulang warga khususnya lansia yang belum tercover agar segera dimasukkan ke program PKH Medan Makmur.</p><br></p>Suasana haru sempat terlihat saat Rico Waas berlutut dihadapan seorang ibu paruh baya bernama Yeni. Dengan meneteskan air mata, ibu tersebut sempat mengeluhkan tidak mendapatkan bantuan, padahal dirinya seorang janda dan sehari-harinya sebagai pemulung. Dinas Sosial Kota Medan diminta langsung segera mengecek data Ibu Yeni agar bantuan bisa langsung disalurkan.</p><br></p>Tak hanya menyerap aspirasi masyarakat, Rico Waas juga turut memaparkan sejumlah langkah yang akan segera direalisasikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> di Belawan diantaranya, rencana penambahan satu unit sekolah SMP baru di wilayah Belawan untuk memperluas akses pendidikan. Lalu peninggian dan pengecoran jalan rusak ditargetkan selesai pada tahun ini, dan mendorong perusahaan-perusahaan besar di kawasan Medan bagian utara untuk memberikan prioritas penyerapan tenaga kerja bagi warga lokal.</p><br></p>Rangkaian kegiatan gotong royong dan sapa warga ini kemudian ditutup dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis oleh Wali Kota Medan kepada masyarakat Belawan yang membutuhkan.</p><br></p>Dalam kegiatan ini turut pula hadir sejumlah anggota DPRD Kota Medan diantaranya Bahrumsyah, Saipul Bahri dan Zulham Efendi. Hadir juga unsur Forkopimda kota Medan, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, serta Pimpinan Perangkat Daerah di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1108_Tak-Ingin-Belawan-Tertinggal--Wali-Kota-Medan-Usulkan-35--Anggaran-Untuk-Pembangunan-Medan-Bagian-Utara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286208/tak-ingin-belawan-tertinggal-wali-kota-medan-usulkan-35-anggaran-untuk-pembangunan-medan-bagian-utara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Datangi Medan Marelan, Gotong Royong dan Pembenahan Drainase Jadi Langkah Nyata Atasi Banjir</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 08:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Datangi Medan Marelan, Gotong Royong dan Pembenahan Drainase Jadi Langkah Nyata Atasi Banjir]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanLangkah konkret dalam mengurai permasalahan banjir dan genangan air di wilayah Medan Utara terus digencarkan. Walikota Med]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Langkah konkret dalam mengurai permasalahan banjir dan genangan air di wilayah Medan Utara terus digencarkan. Walikota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, turun langsung meninjau kegiatan gotong royong dan pengerjaan drainase di Jalan Marelan II Pasar 4 Timur, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (12/9/2026).</p><br></p>Dalam peninjauan tersebut, Walikota Medan didampingi Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, Kadis SDABMBK Khairul Azmi, serta Camat Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan. Sejumlah alat berat dikerahkan untuk membersihkan sedimentasi lumpur yang sudah sangat tebal di sepanjang saluran drainase wilayah tersebut.</p><br></p>Selain pengerukan sedimen, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> tengah merealisasikan pemasangan saluran beton drainase (U-Ditch) sepanjang 200 meter di sisi kanan dan 200 meter di sisi kiri jalan.</p><br></p>"Hari ini kita lakukan gotong royong karena sedimentasi lumpur di saluran drainase Pasar 4 Timur ini sangat tebal dan penuh, sehingga harus kita benahi. Pemasangan U-Ditch sepanjang 200 meter kanan dan kiri juga sedang berjalan," ujar Rico Waas di sela-sela peninjauan.</p><br></p>Guna mengoptimalkan aliran air, dijelaskan Rico Waas, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> juga merencanakan pembenahan saluran pembuangan di wilayah sekitar, salah satunya di Gang Jahe. Langkah ini diambil agar aliran air terbagi secara efisien.</p><br></p>"Kita rencanakan sosialisasi untuk pembenahan di Gang Jahe, supaya pembuangannya bisa terbagi dua, ke arah barat dan timur. Banyak keluhan warga karena air kerap masuk ke rumah. Meskipun jalanan sudah kering, pemukiman warga masih tenggelam. Kondisi ini yang secara bertahap kita benahi di Kecamatan Marelan," jelas Rico Waas</p><br></p>Di sela-sela kegiatan, Rico Waas menyapa warga setempat dan meminta dukungan masyarakat agar proses pengerjaan infrastruktur drainase berjalan lancar demi kenyamanan bersama.</p><br></p>Tak hanya fokus pada masalah genangan air, Walikota Medan juga merespons keluhan terkait fasilitas pendidikan saat meninjau kondisi SD Negeri 060999. Selain memperhatikan struktur fisik bangunan yang retak, Rico menyoroti sistem pembelajaran dua shift akibat keterbatasan ruang kelas.</p><br></p>"Di SD Negeri ini ada problem double shift karena hanya ada tujuh kelas. Tahun depan kita rencanakan untuk merenovasi bangunan menjadi dua lantai, ditingkatkan agar anak-anak bisa belajar lebih nyaman," pungkas Rico Waas.</p><br></p>Peninjauan gotong royong yang ditinjau langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, mendapat sambutan hangat dari warga. Kehadiran pimpinan daerah ini dimanfaatkan warga untuk menyampaikan secara langsung keluhan utama yang selama ini membayangi pemukiman mereka, yakni masalah drainase dan luapan banjir.</p><br></p>Suwandi, perwakilan dari Perkumpulan RKL, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya atas kesediaan Wali Kota Medan untuk turun langsung melihat kondisi di lapangan.</p><br></p>"Kami sangat bersyukur dan berterima kasih kepada Pak Wali Kota Rico Waas yang telah meluangkan waktunya. Keluhan-keluhan masyarakat sudah kami sampaikan langsung, dan mudah-mudahan ke depan penyelesaiannya bisa berjalan dengan baik," ujar Suwandi saat ditemui di lokasi gotong royong.</p><br></p>Menurut Suwandi, permasalahan utama di wilayah tersebut adalah persoalan banjir. Saat hujan turun, sejumlah gang kerap tergenang air hingga menyerupai anak sungai akibat sistem drainase yang tidak mampu menampung debit air.</p><br></p>Titik krusial yang menjadi fokus pembenahan berada di kawasan Gang Jahe dan Karmila. Suwandi menjelaskan bahwa kawasan Gang Jahe merupakan titik pusat pembelahan dan pengaliran arus air.</p><br></p>"Soal drainase Gang Jahe itu yang paling utama, karena di situlah pusat pengaliran air yang terbagi ke Gang Jahe dan Karmila. Kami sangat senang karena Pak Wali Kota menyambut baik aspirasi ini," tambahnya. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_410_Rico-Waas-Datangi-Medan-Marelan--Gotong-Royong-dan-Pembenahan-Drainase-Jadi-Langkah-Nyata-Atasi-Banjir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286207/rico-waas-datangi-medan-marelan-gotong-royong-dan-pembenahan-drainase-jadi-langkah-nyata-atasi-banjir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Temukan Sekolah Retak dan Hanya Punya 7 Kelas, Rico Waas Siapkan Pembangunan SDN 064999 Marelan Jadi 2 Lantai</guid>
            <pubDate>Sat, 12 Sep 2026 08:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Temukan Sekolah Retak dan Hanya Punya 7 Kelas, Rico Waas Siapkan Pembangunan SDN 064999 Marelan Jadi 2 Lantai]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanDi tengah peninjauan gotong royong dan pengerjaan drainase di Jalan Marelan II, Pasar 4 Timur, Wali Kota Medan Rico Waas t]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Di tengah peninjauan gotong royong dan pengerjaan drainase di Jalan Marelan II, Pasar 4 Timur, Wali Kota Medan Rico Waas turut menaruh perhatian serius pada kondisi infrastruktur pendidikan setempat, khususnya UPT SD Negeri 064999, Kelurahan Rengas Pulau, Kecamatan Medan Marelan, Sabtu (12/9/26).</p><br></p>Dalam peninjauan fisik bangunan sekolah tersebut, Rico Waas menemukan sejumlah masalah struktural dan kendala kapasitas daya tampung yang dinilai kurang optimal bagi kenyamanan belajar anak-anak.</p><br></p>"Sekolah tadi keluhannya salah satunya, pertama ada dinding-dinding yang retak-retak. Itu juga akan segera kita benahi," tegas Rico Waas.</p><br></p>Selain masalah perbaikan fisik bangunan, Rico mengidentifikasi persoalan mendasar terkait keterbatasan ruang kelas. Saat ini, UPT SDN 064999 hanya memiliki 7 ruang kelas sehingga harus menerapkan sistem belajar bergilir (double shift) untuk mengover seluruh rombongan belajar.</p><br></p>Guna mengatasi persoalan jam belajar terbagi dan memberikan ruang yang ideal bagi proses belajar mengajar, Wali Kota Medan Rico Waas berencana melakukan revitalisasi total bangunan sekolah menjadi gedung bertingkat dua.</p><br></p>"Salah satu yang jadi perhatian adalah UPT SD 064999 ini double shift, sehingga waktu belajarnya terbagi dua dalam 7 kelas ini. Kita usahakan supaya ditingkat menjadi 2 lantai. Kita rencanakan tahun depan (pembangunannya), begitu 2 lantai terbangun agar anak-anak bisa lebih nyaman lagi belajarnya," jelas Rico Waas didampingi Pj Sekda Erfin Fahrurrazi dan Kadis SDABMBK Khairul Azmi serta Camat Medan Marelan Zulkifli Syahputra Pulungan.</p><br></p>Langkah peningkatan fasilitas pendidikan ini dilakukan sejalan dengan pembenahan infrastruktur lingkungan di kawasan Kecamatan Medan Marelan. Rico Waas menyadari bahwa kawasan tersebut memiliki kepadatan penduduk yang tinggi, sehingga pembenahan drainase dan fasilitas umum perlu dilakukan secara simultan dan bertahap.</p><br></p>Dengan rencana peningkatan gedung UPT SDN 064999 menjadi dua lantai pada tahun mendatang, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> berharap tidak ada lagi kendala pembagian jam belajar, sehingga seluruh murid dapat mengenyam pendidikan dengan sarana yang aman, kokoh, dan representatif. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1946_Temukan-Sekolah-Retak-dan-Hanya-Punya-7-Kelas--Rico-Waas-Siapkan-Pembangunan-SDN-064999-Marelan-Jadi-2-Lantai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286206/temukan-sekolah-retak-dan-hanya-punya-7-kelas-rico-waas-siapkan-pembangunan-sdn-064999-marelan-jadi-2-lantai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>