<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 02 Aug 2026 05:05:00 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 21:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Waduh..! Jual Ubas, Kakek 56 Tahun Diboyong Satresnarkoba Polresta Deli Serdang]]></description>
            <content><![CDATA[<br>DELI SERDANG &ndash; Usia senja yang seharusnya dihabiskan bersama keluarga dan menimang cucu justru dijalani dengan cara berbeda oleh S alias Ipul (56). Pria yang tinggal di Perumahan Granit Indah Residence, Jalan Bandar Labuhan, Desa Tandukan Raga, Kecamatan Sinembah Tanjung Muda Hilir, Kabupaten Deli Serdang itu harus berakhir di tangan polisi setelah diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ironisnya, saat petugas Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Unit I Subnit II melakukan penggerebekan pada Selasa, 14 Juli 2026 sekitar pukul 18.30 WIB, sang kakek sedang santai berbaring di tempat tidurnya. Diduga berharap ada pembeli yang datang, namun kejutan yang diterimanya justru kedatangan personel kepolisian yang langsung melakukan penyergapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penggeledahan, petugas menemukan barang bukti berupa dua paket plastik klip kecil berisi diduga narkotika jenis sabu dengan berat bruto 1,43 gram, satu blok plastik klip kosong, satu sekop plastik kecil yang diduga digunakan untuk mengemas sabu, serta satu unit telepon genggam Samsung warna hitam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa perlawanan berarti, Syaifullah langsung diamankan bersama seluruh barang bukti dan dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut serta pengembangan kasus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H., membenarkan penangkapan tersebut. Ia kembali mengingatkan masyarakat agar tidak sekali-kali mencoba terlibat dalam peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengingatkan kepada seluruh masyarakat, jangan pernah mencoba mengedarkan, menjual, ataupun menjadi perantara dalam transaksi narkotika. Ancaman hukumannya sangat berat dan kami akan menindak tegas siapa pun yang terlibat tanpa pandang bulu," tegas Kompol Dr. Fery Kusnadi. Sabtu (1/8/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satresnarkoba Polresta Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk terus memburu para pelaku peredaran narkoba hingga ke akar-akarnya. Kepolisian juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika di lingkungan sekitar demi menyelamatkan generasi muda dari bahaya narkoba.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2577_Waduh----Jual-Ubas--Kakek-56-Tahun-Diboyong-Satresnarkoba-Polresta-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284878/waduh-jual-ubas-kakek-56-tahun-diboyong-satresnarkoba-polresta-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Pesankan Sportivitas dan Semangat Pantang Menyerah di BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan 2026</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 19:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Pesankan Sportivitas dan Semangat Pantang Menyerah di BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para peserta BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 untuk menjun]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mengajak para peserta BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 untuk menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan setiap perlombaan sebagai ajang belajar serta mengembangkan kemampuan. Menurutnya, kemenangan memang membanggakan, namun sikap yang baik selama bertanding merupakan nilai yang jauh lebih berharga.</p><br></p>Pesan tersebut disampaikan Rico Waas diwakili Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kota Medan T. Chairuniza saat membuka BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan di Jalan Masjid Raya, Sabtu (1/8/26).</p><br></p>Turut hadir Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal, Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam Shah, Camat Medan Area Dedy Rustam Alamsyah, perwakilan Kapolsek Medan Kota, Ketua Panitia Ico Amrizal, jajaran KNPI Kota Medan, serta ratusan atlet yang mengikuti kejuaraan.</p><br></p>Dalam sambutan tertulis Wali Kota Medan yang dibacakan Kadispora, Rico Waas menyampaikan apresiasi kepada KONI Kota Medan, panitia pelaksana, komunitas BMX, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi sehingga kejuaraan tersebut dapat terselenggara dengan baik.</p><br></p>Menurutnya, kejuaraan seperti ini menjadi bukti bahwa pembinaan olahraga membutuhkan komitmen, kerja sama, serta ruang kompetisi yang berkelanjutan bagi para atlet.</p><br></p>"Olahraga tidak hanya melahirkan atlet berprestasi, tetapi juga membentuk karakter melalui nilai disiplin, kerja keras, sportivitas, keberanian, dan semangat pantang menyerah. Nilai-nilai inilah yang harus terus ditanamkan kepada generasi muda sebagai bekal menghadapi tantangan masa depan," ujar Chairuniza membacakan sambutan Wali Kota.</p><br></p>Rico Waas juga menilai BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan menjadi wadah bagi atlet untuk mengukur hasil latihan sekaligus menambah pengalaman bertanding. Dari kompetisi seperti inilah diharapkan lahir atlet-atlet yang mampu mengharumkan nama Kota Medan di tingkat provinsi, nasional, hingga internasional.</p><br></p>Chairuniza menegaskan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> berkomitmen mendukung pengembangan olahraga melalui pembinaan yang berkesinambungan, penyelenggaraan kompetisi, serta penguatan sinergi bersama KONI, pengurus cabang olahraga, sekolah, dan komunitas.</p><br></p>"Semakin banyak ruang yang tersedia bagi atlet untuk berkembang, semakin besar pula peluang lahirnya prestasi," kata Kadispora.</p>Kepada seluruh peserta, Rico Waas berpesan agar bertanding dengan penuh semangat, menjunjung tinggi sportivitas, menghormati sesama atlet, serta menjadikan setiap perlombaan sebagai kesempatan untuk terus belajar dan meningkatkan kemampuan.</p><br></p>Selain itu, Kadispora juga mengajak seluruh masyarakat untuk turut mendukung perkembangan olahraga di Kota Medan. Dukungan dari keluarga, komunitas, dunia usaha, hingga seluruh elemen masyarakat dinilai menjadi energi positif dalam melahirkan atlet-atlet berprestasi.</p><br></p>"Saya berharap BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026 dapat berlangsung aman, tertib, lancar, sekaligus melahirkan bibit-bibit atlet terbaik yang menjadi kebanggaan Kota Medan di masa mendatang", ucapnya.</p>Pembukaan kejuaraan ditandai dengan aksi bersepeda BMX yang dilakukan Kadispora Kota Medan T. Chairuniza bersama Ketua KONI Kota Medan Aswindy Fachrizal dan Sultan Deli XIV Sultan Mahmud Arya Lamanjiji Perkasa Alam Shah. Setelah itu, ketiganya melepas peserta pertama sebagai tanda dimulainya BMX Drag Bike Piala Wali Kota Medan Tahun 2026. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7091_Rico-Waas-Pesankan-Sportivitas-dan-Semangat-Pantang-Menyerah-di-BMX-Drag-Bike-Piala-Wali-Kota-Medan-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284877/rico-waas-pesankan-sportivitas-dan-semangat-pantang-menyerah-di-bmx-drag-bike-piala-wali-kota-medan-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Gelar Akad Massal KPR Sejahtera FLPP &quot;Rumah Subsidi Menyala&quot; di PRSU</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 19:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Gelar Akad Massal KPR Sejahtera FLPP "Rumah Subsidi Menyala" di PRSU]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPT Bank Sumut menggelar acara Akad Massal KPR Sejahtera Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perum]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>PT Bank Sumut menggelar acara Akad Massal KPR Sejahtera Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) bertajuk &quot;Rumah Subsidi Menyala&quot; di Panggung Keong Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>), Sabtu (1/8/2026).</p>Sebanyak 66 konsumen secara resmi menandatangani akad kredit perumahan subsidi ini sebagai bentuk komitmen nyata bersama dalam memperluas akses masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) untuk memiliki rumah yang layak, aman, dan terjangkau di Sumatera Utara.</p>Acara ini dihadiri oleh Direktur Utama PT Bank Sumut (Perseroda) yang diwakili oleh Pemimpin Divisi Kredit Konsumen, Faisal Panggabean, serta dipandu oleh Pemimpin Departemen Solusi Pembiayaan Perumahan Divisi Kredit Konsumen Bank Sumut, Muhammad Zulham Dispo.</p><br></p>Turut hadir jajaran tokoh penting dan pemangku kepentingan perumahan di Sumut  antara lain Rakutta Karo-Karo, Ketua DPD REI Sumut,  Ir. Andi Atmoko Ketua BPOD REI Sumut),  Bustamiran Rangkuti, ST., MT. (Kepala Bidang Perumahan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Prov. Sumut), Sabar Parulian Manalu  selaku Kepala Koperasi Tenaga Kerja Bongkar Muat Upaya Karya Pelabuhan Belawan.</p>Dalam sambutannya yang disampaikan oleh Pemimpin Divisi Kredit Konsumen, Faisal Panggabean, menegaskan bahwa Bank Sumut siap menjadi garda terdepan sebagai  regional bank yang inklusif dalam mendukung program strategis pemerintah pusat maupun daerah.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_1000106860.jpg"><br></p><br></p>"Program KPR Sejahtera FLPP bukan sekadar memenuhi kebutuhan hunian masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi daerah. Setiap rumah yang dibangun akan menggerakkan industri bahan bangunan, jasa konstruksi, transportasi, perdagangan, hingga sektor UMKM," ujar Faisal.</p><br></p>Ia menambahkan, Bank Sumut berkomitmen memastikan bahwa akses pembiayaan ini menjangkau seluruh lapisan masyarakat pekerja.</p><br></p>"Setiap keluarga berhak atas rumah pertama yang layak. Setelah proses BI Checking/SLIK OJK bersih (di bawah Rp1 juta), seluruh pekerja baik ASN, driver/sopir, pekerja kebersihan, hingga pedagang bakso berhak memiliki rumah bersubsidi."</p><br></p>Ketua BPOD REI Sumut, Ir. Andi Atmoko, menyampaikan bahwa akad massal 66 konsumen hari ini merupakan bagian dari langkah besar mencapai target 4.000 unit akad KPR subsidi yang dicanangkan oleh Gubernur Sumatera Utara Bobby  Nasution. Hingga akhir Juli 2026, capaian realisasi berada di angka 500 unit, sehingga masih ada sisa waktu 5 bulan untuk mengejar 1.500 hingga 3.500 target akad lanjutan.</p><br></p>Sementara itu, Ketua DPD REI Sumut, Rakutta Karo-Karo, mengungkapkan realisasi REI Sumut per 30 Juni 2026 telah menyentuh 2.844 unit. Ia menekankan pentingnya kolaborasi dan mitigasi kendala di lapangan, terutama terkait persoalan SLIK OJK dan administrasi kredit bagi ASN maupun pekerja informal.</p>"Kami di REI terus berupaya ekstra keras dan tetap optimis di tengah tantangan ekonomi. Kolaborasi bersama Bank Sumut dan asosiasi pengembang harus berjalan harmonis agar target pemerintah dapat tercapai," tegas Rakutta.</p><br></p>Ia juga menyoroti potensi besar dari sektor pekerja non-ASN/informal di Sumut, seperti sebanyak 2.500 Driver di Pelabuhan Belawan dengan estimasi penghasilan Rp 5 juta &ndash; Rp 15 juta per bulan.</p><br></p>Selain itu terdapat 5.000 Pekerja Kebersihan Pemko Medan yang tersebar di 300 lebih kelurahan dengan penghasilan rata-rata Rp 3,5 juta per bulan.</p><br></p>Potensi pekerja ini diharapkan dapat diakomodasi dan diasesmen dengan fleksibel oleh Bank Sumut guna mendukung program nasional oleh Presiden Prabowo 3 juta rumah subsidi. Mengakhiri rangkaian sambutan, Rakutta Karo-Karo menyampaikan pesan hangat dan apresiasi mendalam kepada para debitur yang melakukan akad kredit massal.</p><br></p>"Selamat kepada bapak dan ibu yang hari ini resmi memiliki hunian baru. Tolong dijaga dan dirawat rumahnya dengan baik. Di sinilah tempat bapak/ibu membesarkan anak-anak dan keluarga. Semoga rumah baru ini menjadi berkah, menambah rezeki, dan membawa kebahagiaan bagi seluruh keluarga." (W04)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6466_Bank-Sumut-Gelar-Akad-Massal-KPR-Sejahtera-FLPP--quot-Rumah-Subsidi-Menyala-quot--di-PRSU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/284876/bank-sumut-gelar-akad-massal-kpr-sejahtera-flpp-quotrumah-subsidi-menyalaquot-di-prsu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SMP dan SMA Al-Amjad Masuk Jajaran Sekolah Berprestasi Nasional Versi Puspresnas</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 18:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SMP dan SMA Al-Amjad Masuk Jajaran Sekolah Berprestasi Nasional Versi Puspresnas]]></title>
            <description><![CDATA[SMP dan SMA AlAmjad Masuk Jajaran Sekolah Berprestasi Nasional Versi PuspresnasMedansumut24.co SMP AlAmjad dan SMA AlAmjad mencatatkan p]]></description>
            <content><![CDATA[SMP dan SMA Al-Amjad Masuk Jajaran Sekolah Berprestasi Nasional Versi Puspresnas</p>Medan|sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SMP Al-Amjad dan SMA Al-Amjad mencatatkan prestasi membanggakan setelah masuk dalam jajaran sekolah dengan jumlah prestasi peserta didik terbanyak berdasarkan data Sistem Informasi Manajemen Talenta (SIMT) yang dikelola Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas), Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, Sabtu (1/8).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data yang diakses pada 17 Juli 2026, SMP Al-Amjad membukukan 49 prestasi peserta didik yang telah terkurasi oleh Puspresnas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Capaian tersebut menempatkan SMP Al-Amjad pada peringkat ke-433 dari 14.388 SMP di Indonesia, peringkat ke-9 dari 739 SMP di Sumatera Utara, serta peringkat kedua dari 77 SMP di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, SMA Al-Amjad mencatatkan 240 prestasi peserta didik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumlah tersebut mengantarkan SMA Al-Amjad berada di peringkat ke-93 dari 9.294 SMA secara nasional, peringkat keenam dari 631 SMA di Sumatera Utara, serta peringkat kedua dari 88 SMA di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan capaian tersebut, SMP dan SMA Al-Amjad menjadi sekolah swasta Islam dengan jumlah prestasi peserta didik tertinggi di Kota Medan berdasarkan data SIMT Puspresnas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prestasi yang diraih peserta didik Al-Amjad berasal dari berbagai bidang, mulai dari olahraga, akademik, karya tulis ilmiah, hingga seni. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keragaman prestasi tersebut mencerminkan pembinaan talenta yang dilakukan sekolah secara menyeluruh, sehingga peserta didik memiliki kesempatan mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Yayasan Haji Hasballah Yunus, Fadhullah, S.E., M.M mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari pembinaan yang dilakukan secara konsisten dengan melibatkan sekolah, orang tua, dan peserta didik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Peringkat ini menegaskan bahwa arah pembinaan talenta yang kami bangun selama ini sudah tepat. Namun bagi kami, ini bukan garis akhir. Yayasan berkomitmen memperluas ruang bagi lebih banyak siswa untuk berkompetisi dan mengembangkan potensinya, sesuai dengan visi Al-Amjad untuk mencetak generasi yang unggul dan berakhlak," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan tersebut juga didukung oleh penyediaan sarana dan prasarana yang terus dikembangkan yayasan, mulai dari fasilitas olahraga, ruang kegiatan seni, hingga sarana pendukung riset dan penulisan karya ilmiah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perguruan Islam Al-Amjad menegaskan pemeringkatan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan pembinaan prestasi peserta didik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ke depan, sekolah akan memperluas kesempatan mengikuti berbagai kompetisi sekaligus memperkuat pembinaan di bidang sains, matematika, bahasa, seni, olahraga, dan keislaman," ujar Fadhullah, S.E., M.M&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tentang Perguruan Islam Al-Amjad*<br>Perguruan Islam Al-Amjad merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Yayasan Haji Hasballah Yunus yang menyelenggarakan pendidikan mulai jenjang PG/TK hingga SMA. Seluruh jenjang telah terakreditasi A dan saat ini melayani sekitar 2.000 peserta didik.</p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7607_SMP-dan-SMA-Al-Amjad-Masuk-Jajaran-Sekolah-Berprestasi-Nasional-Versi-Puspresnas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284875/smp-dan-sma-alamjad-masuk-jajaran-sekolah-berprestasi-nasional-versi-puspresnas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 17:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran]]></title>
            <description><![CDATA[Otsus Papua Harus Jadi Instrumen Perlindungan OAP, Bukan Sekadar Transfer Anggaran]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MANOKWARI &ndash; Otonomi Khusus (<a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a>) Papua tidak boleh dipandang semata sebagai kebijakan transfer anggaran, melainkan sebagai instrumen politik dan pembangunan yang bertujuan melindungi hak-hak Orang Asli Papua (OAP) di tengah dinamika geopolitik internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Rektor Institut Ilmu Hukum dan Teknologi Pembangunan Papua (IHTP), Filep Wamafma, saat memberikan kuliah umum bertajuk Otonomi Khusus Papua dalam Perspektif Geopolitik Internasional di Kampus I IHTP, Manokwari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Filep, <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam membangun Papua melalui pendekatan yang berbeda dibandingkan daerah lain di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"<a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> Papua merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam membangun Papua," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> tidak hanya berkaitan dengan aspek fiskal, tetapi juga menjadi perekat hubungan antara pemerintah pusat dan Papua sekaligus memberikan ruang afirmasi politik bagi Orang Asli Papua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filep menjelaskan bahwa berbagai jabatan strategis di Papua, mulai dari gubernur, bupati hingga keanggotaan DPR, telah memberikan ruang yang lebih besar bagi OAP. Selain itu, terdapat kursi afirmasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> yang secara khusus disediakan untuk representasi masyarakat Papua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyoroti pentingnya perlindungan hak masyarakat adat yang kini menjadi perhatian di tingkat internasional. Menurutnya, persoalan tanah adat menjadi indikator utama dalam mengukur keberhasilan implementasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Di Papua tidak ada tanah kosong karena semuanya memiliki pemilik adat," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, keberhasilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> harus dinilai dari sejauh mana kebijakan tersebut mampu melindungi Orang Asli Papua beserta hak-hak adat mereka, bukan hanya dari besarnya dana yang dialokasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ketika <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> gagal memproteksi OAP, dengan sendirinya <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> kehilangan arah. Jika <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> gagal, kira-kira strategi apa lagi yang negara kasih buat Papua," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, Filep menilai Papua harus mulai mempersiapkan kemandirian ekonomi dengan mengoptimalkan potensi sumber daya alam dan energi yang dimiliki sehingga tidak selamanya bergantung pada skema <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengkritisi implementasi Undang-Undang <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a>. Menurutnya, penyusunan regulasi berlangsung relatif cepat, namun tantangan terbesar justru terletak pada konsistensi pelaksanaan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Teguh Santosa, mengajak mahasiswa memahami persoalan <a href="https://www.sumut24.co/tag/otsus/" target="_blank">Otsus</a> Papua dalam perspektif geopolitik global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui berbagai contoh dinamika politik internasional, Teguh menjelaskan bahwa pembentukan maupun perubahan suatu negara tidak dapat dilepaskan dari faktor sejarah, konflik, serta kesepakatan internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, ia menekankan pentingnya peran media siber dalam menjaga persatuan bangsa melalui penyajian informasi yang akurat dan berimbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Teguh, JMSI memiliki tanggung jawab untuk menangkal penyebaran hoaks yang berpotensi memecah belah masyarakat, khususnya di Papua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuliah umum tersebut diikuti sekitar 50 mahasiswa dari IHTP, Universitas Caritas Indonesia (Uncri), dan Universitas Papua (Unipa), yang antusias mengikuti diskusi mengenai masa depan Otonomi Khusus Papua dalam perspektif pembangunan dan geopolitik internasional.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8546_Otsus-Papua-Harus-Jadi-Instrumen-Perlindungan-OAP--Bukan-Sekadar-Transfer-Anggaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284874/otsus-papua-harus-jadi-instrumen-perlindungan-oap-bukan-sekadar-transfer-anggaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum PP PNPI: Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 17:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum PP PNPI: Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945]]></title>
            <description><![CDATA[Ketum PP PNPI Sinergitas Pemuda dan Pemerintah Kunci Mewujudkan Amanat Pasal 33 UUD 1945]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAKARTA- Sinergitas antara pemuda dan pemerintah merupakan salah satu faktor strategis dalam mewujudkan amanat Pasal 33 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945. Sebagai generasi yang memiliki energi, kreativitas, dan semangat inovasi, pemuda menjadi motor penggerak pembangunan nasional. Di sisi lain, pemerintah memiliki peran dalam merumuskan kebijakan, menghadirkan regulasi yang berpihak kepada kepentingan rakyat, serta menciptakan iklim yang kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang berkeadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum Pengurus Pusat Persatuan Nasional Pemuda Indonesia (PP PNPI), Syamsul Rizal, S.H., S.Sos., menegaskan bahwa kolaborasi yang kuat antara pemuda dan pemerintah merupakan fondasi penting dalam mewujudkan Indonesia yang mandiri, adil, dan sejahtera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Pasal 33 UUD 1945 secara tegas mengamanatkan bahwa perekonomian nasional disusun sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan diselenggarakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Amanat konstitusi tersebut tidak mungkin diwujudkan hanya oleh pemerintah semata, melainkan membutuhkan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa, khususnya generasi muda sebagai penerus estafet pembangunan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pemuda memiliki peran strategis dalam mendorong inovasi, kewirausahaan, penguasaan teknologi, pengembangan ekonomi kreatif, serta penguatan koperasi dan UMKM sebagai pilar ekonomi nasional," ujar Syamsul Rizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, lanjutnya, pemerintah memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan kebijakan yang mampu meningkatkan kapasitas generasi muda melalui pendidikan yang berkualitas, pelatihan vokasi, akses permodalan, pendampingan usaha, hingga penciptaan lapangan kerja yang layak. Sinergi tersebut diyakini akan melahirkan generasi muda yang produktif, berdaya saing global, sekaligus memiliki komitmen kuat terhadap kepentingan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syamsul Rizal yang juga merupakan mantan Ketua Umum KNPI menilai bahwa sinergitas antara pemuda dan pemerintah di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto juga memiliki arti penting dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan nasional, serta mengawal arah pembangunan agar tetap berpijak pada prinsip keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemuda tidak boleh hanya ditempatkan sebagai objek pembangunan. Sebaliknya, pemuda harus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merumuskan gagasan, memberikan masukan terhadap kebijakan publik, mengawal implementasi program pembangunan, serta menghadirkan solusi atas berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah arus globalisasi dan transformasi digital yang berkembang pesat, kolaborasi tersebut menjadi semakin relevan untuk menjaga kedaulatan ekonomi nasional. Generasi muda yang menguasai ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi diharapkan mampu menjadi pelopor lahirnya berbagai terobosan di berbagai sektor. Sementara itu, pemerintah berkewajiban membangun ekosistem yang mendukung tumbuhnya industri nasional yang tangguh, pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, serta pemerataan kesejahteraan di seluruh wilayah Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu, sinergitas antara pemuda dan pemerintah merupakan prasyarat utama dalam mengimplementasikan amanat Pasal 33 UUD 1945. Melalui kolaborasi yang dilandasi semangat gotong royong, nasionalisme, dan tanggung jawab bersama, cita-cita mewujudkan Indonesia yang mandiri secara ekonomi, berkeadilan sosial, serta sejahtera bagi seluruh rakyat Indonesia akan semakin mudah diwujudkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pemuda adalah kekuatan perubahan, pemerintah adalah pengarah pembangunan. Ketika keduanya berjalan seiring, Indonesia akan semakin kokoh melangkah menuju masa depan yang berdaulat, maju, adil, dan makmur," tutup Syamsul Rizal.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_43_Ketum-PP-PNPI--Sinergitas-Pemuda-dan-Pemerintah-Kunci-Mewujudkan-Amanat-Pasal-33-UUD-1945.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284873/ketum-pp-pnpi-sinergitas-pemuda-dan-pemerintah-kunci-mewujudkan-amanat-pasal-33-uud-1945/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabup Madina Ikut Penerbangan Pertama Wings Air Rute KNO-JHN</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabup Madina Ikut Penerbangan Pertama Wings Air Rute KNO-JHN]]></title>
            <description><![CDATA[Wabup Madina Ikut Penerbangan Pertama Wings Air Rute KNOJHN]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan - Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina) Atika Azmi Utammi Nasution ikut dalam penerbangan perdana Wings Air dengan rute Bandar Udara Internasional Kualanamu (KNO), Deli Serdang, menuju Bandar Udara Jenderal Besar Abdul Haris Nasution (JHN), Bukit Malintang, Madina, pada Sabtu, 1 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lepas landas perdana ini dilepas oleh Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution. Selain Wabup Atika, sejumlah penumpang VIP turut dalam penerbangan ini, seperti Anggota DPR Marwan Dasopang dan petinggi manajemen Lion Air. Pesawat dijadwalkan mendarat di JHN pukul 14.25 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu Bupati Madina H. Saipullah Nasution dan sejumlah kepala OPD tengah bersiap menyambut kedatangan para penumpang sekaligus akan melepas penerbangan perdana rute JHN-KNO. Tim Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PKP-PK) juga disiapkan untuk tradisi water salute.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadirnya Wings Air di JHN merupakan hasil dari kerja keras Pemkab Madina bersama Anggota DPR Marwan Dasopang. Beberapa bulan lalu, Bupati Saipullah dan Mardas menemui Pendiri Lion Air Rusdi Kirana. Dari pertemuan itu disepakati maskapai tersebut membuka rute baru KNO-JHN, termasuk menyiapkan mode tiket terusan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sesuai kesepakatan, penerbangan pertama dijadwalkan pada 1 Agustus 2026. Pesawat Wings Air akan beroperasi tiga hari dalam sepekan untuk rute KNO-JHN maupun sebaliknya, yakni pada Selasa, Kamis, dan Sabtu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mendukung beroperasinya Wings Air, Bupati Madina telah mengimbau dan mengajak para perusahaan travel umrah agar pemberangkatan jemaah dari Madina ke Medan dilakukan via jalur udara.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1027_Wabup-Madina-Ikut-Penerbangan-Pertama-Wings-Air-Rute-KNO-JHN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284872/wabup-madina-ikut-penerbangan-pertama-wings-air-rute-knojhn/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 13:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri]]></title>
            <description><![CDATA[MAS TPI Medan Siapkan Lulusan Siap Kerja, Siswa Dibekali Empat Program Keterampilan dan PKL di Dunia Industri]]></description>
            <content><![CDATA[<p><br>Medan &ndash; Madrasah Aliyah Swasta (MAS) Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan Plus Keterampilan menggelar Sosialisasi Program Kerja Madrasah, Parenting, dan Penyerahan Hasil Tes Minat Bakat Siswa Tahun Pelajaran 2026/2027 di Aula Ar Rivai TPI Medan, Sabtu (1/8/2026).<br>Kepala MAS TPI Medan, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa madrasah tidak hanya fokus pada pendidikan akademik dan keagamaan, tetapi juga membekali peserta didik dengan keterampilan yang dapat menjadi bekal memasuki dunia kerja maupun berwirausaha.<br>"MAS TPI Medan memiliki program keterampilan meliputi Teknik Sepeda Motor, Tata Boga, Tata Busana, Desain Grafis, serta Tilawah Al-Qur&#039;an yang dibimbing oleh guru-guru profesional dan berpengalaman di bidangnya masing-masing," ujar Zainal Arifin.<br>Dalam kegiatan tersebut, pihak madrasah juga memberikan pemaparan kepada orang tua mengenai pentingnya pola asuh yang disesuaikan dengan karakter, minat, bakat, dan potensi setiap anak.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/f899139df5e1059396431415e770c6dd_1001280844.jpg"><br>Menurut Zainal Arifin, pola pendampingan yang tepat akan membantu peserta didik berkembang secara optimal. Karena itu, orang tua diberikan hasil asesmen minat, bakat, dan potensi siswa yang telah dilaksanakan pada 15 Juli 2026 sebagai dasar dalam mendampingi perkembangan anak di rumah.<br>"Kami ingin orang tua memahami potensi anaknya masing-masing sehingga dapat memberikan dukungan sesuai dengan bakat yang dimiliki," katanya.<br>Sebagai bentuk implementasi pendidikan berbasis keterampilan, MAS TPI Medan juga telah menjalin kerja sama dengan sejumlah mitra dunia usaha dan dunia industri.<br>Zainal Arifin mengungkapkan, pada Oktober 2026, para siswa akan mengikuti Praktik Kerja Lapangan (PKL) sesuai bidang keterampilan yang dipilih. Lokasi PKL telah dijajaki bersama berbagai mitra, di antaranya Honda untuk program Teknik Sepeda Motor, perusahaan garmen untuk Tata Busana, percetakan untuk Desain Grafis, serta rumah makan dan hotel bagi siswa program Tata Boga.<br>Melalui program tersebut, MAS TPI Medan berharap lulusannya tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga memiliki kompetensi keterampilan yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja sehingga mampu bersaing dan mandiri setelah menyelesaikan pendidikan.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1870_MAS-TPI-Medan-Siapkan-Lulusan-Siap-Kerja--Siswa-Dibekali-Empat-Program-Keterampilan-dan-PKL-di-Dunia-Industri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284871/mas-tpi-medan-siapkan-lulusan-siap-kerja-siswa-dibekali-empat-program-keterampilan-dan-pkl-di-dunia-industri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Berkutik! Puluhan Minuman Beralkohol Disita Saat Polisi Razia Kafe di Padang Lawas</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Berkutik! Puluhan Minuman Beralkohol Disita Saat Polisi Razia Kafe di Padang Lawas]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Berkutik! Puluhan Minuman Beralkohol Disita Saat Polisi Razia Kafe di Padang Lawas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rangka menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap kondusif, Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas menggelar Kegiatan Rutin yang Ditingkatkan (KRYD) dengan menyasar sejumlah Tempat Hiburan Malam (THM) di wilayah hukumnya, Kamis (30/7/2026) dini hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi yang dimulai sekitar pukul 00.30 WIB itu dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, dengan melibatkan 10 personel gabungan dari piket fungsi dan personel yang tergabung dalam sprint KRYD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu lokasi yang menjadi fokus pemeriksaan adalah Cafe Jalur II di Jalan Lingkungan VI, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto, S.I.K., melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus, menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan langkah preventif untuk menekan berbagai bentuk penyakit masyarakat yang berpotensi memicu tindak kriminal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas melakukan pemeriksaan identitas pengunjung, memantau aktivitas kerumunan warga pada jam-jam rawan, serta mengantisipasi kemungkinan peredaran narkotika maupun minuman beralkohol ilegal di tempat hiburan malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mendatangi sejumlah tempat hiburan malam, khususnya kafe-kafe yang masih beroperasi pada dini hari. Kegiatan ini bertujuan mengantisipasi penyalahgunaan narkoba serta peredaran minuman beralkohol yang berpotensi menjadi pemicu terjadinya tindak kriminal," ujar AKP Irwansah Sitorus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan di Cafe Jalur II, petugas menemukan adanya indikasi penyimpanan dan peredaran minuman beralkohol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, polisi berhasil mengamankan 28 kemasan minuman beralkohol, yang terdiri atas: 9 botol Bir Bintang, 3 botol Guinness, 1 botol Anggur Merah, 15 bungkus minuman tradisional jenis tuak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti langsung diamankan ke Mapolres Padang Lawas guna menjalani proses hukum dan administrasi lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKP Irwansah Sitorus mengatakan pihaknya juga telah membuat Berita Acara Serah Terima Barang Bukti (BAST) serta meminta keterangan dari pemilik maupun pengelola tempat penyimpanan minuman beralkohol tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Seluruh barang bukti sudah kami amankan ke Mako Polres Padang Lawas. Kami juga telah melakukan pendataan identitas serta meminta keterangan dari pihak pengelola sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain melakukan penertiban, personel Satreskrim juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas menggali informasi terkait potensi gangguan kamtibmas, seperti aksi premanisme, pungutan liar (pungli), kenakalan remaja, hingga tindak kriminal lainnya yang meresahkan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat juga diimbau agar tidak ragu melaporkan setiap dugaan tindak pidana maupun gangguan keamanan melalui layanan Call Center 110 Polres Padang Lawas, sehingga dapat segera ditindaklanjuti oleh kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian KRYD berlangsung hingga sekitar pukul 04.00 WIB. Seluruh kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa kendala berarti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto melalui Kasat Reskrim menegaskan bahwa razia serupa akan terus dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, serta bebas dari berbagai penyakit masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Polres Padang Lawas dalam menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif. Kami akan terus meningkatkan patroli dan razia secara berkala agar masyarakat merasa aman dalam menjalankan aktivitasnya," tegas AKP Irwansah Sitorus.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2912_Tak-Berkutik--Puluhan-Minuman-Beralkohol-Disita-Saat-Polisi-Razia-Kafe-di-Padang-Lawas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284870/tak-berkutik-puluhan-minuman-beralkohol-disita-saat-polisi-razia-kafe-di-padang-lawas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Kumpul Kebo, 39 Penghuni Rumah Kos di Padangsidimpuan Dibawa ke Mapolres</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Kumpul Kebo, 39 Penghuni Rumah Kos di Padangsidimpuan Dibawa ke Mapolres]]></title>
            <description><![CDATA[Diduga Kumpul Kebo, 39 Penghuni Rumah Kos di Padangsidimpuan Dibawa ke Mapolres]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puluhan orang diamankan aparat kepolisian setelah adanya laporan masyarakat mengenai kerumunan di salah satu rumah kos yang berada di Jalan Pembangunan Blok A2, Kelurahan Wek VI, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan, Kamis (30/7/2026) dini hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi yang dihimpun menyebutkan, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 01.30 WIB. Warga melaporkan adanya sejumlah laki-laki dan perempuan yang diduga bukan pasangan suami istri berada di dalam sebuah rumah kos, sehingga memicu kerumunan masyarakat di lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, Piket Pengawas (Pawas) bersama Tim Patroli Samapta Polres Padangsidimpuan yang dipimpin Pamapta II Ipda Bona Manullang langsung bergerak menuju lokasi untuk melakukan pengecekan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), petugas mendapati kerumunan warga yang telah lebih dahulu mengamankan sejumlah penghuni kos yang diduga bukan pasangan suami istri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mengantisipasi situasi yang semakin ramai dan menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat, personel kepolisian kemudian membawa seluruh orang yang berada di lokasi ke Mapolres Padangsidimpuan guna dilakukan pendataan dan pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pendataan awal, polisi mengamankan sebanyak 39 orang, terdiri atas 23 perempuan dewasa dan 16 laki-laki dewasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penanganan kasus tersebut, Polres Padangsidimpuan juga berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangsidimpuan untuk penanganan lebih lanjut sesuai kewenangan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain melakukan pemeriksaan identitas dan dokumen para pihak yang diamankan, petugas juga memanggil orang tua maupun keluarga mereka untuk hadir di Mapolres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, para orang tua bersama pihak yang diamankan diminta membuat surat pernyataan sebagai bentuk pembinaan. Setelah proses pemeriksaan selesai, mereka direncanakan dikembalikan kepada keluarga masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti secara cepat sebagai bentuk pelayanan kepolisian dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang menyampaikan informasi kepada kepolisian. Namun kami juga mengimbau agar masyarakat tidak melakukan tindakan main hakim sendiri. Percayakan proses penanganan kepada aparat agar berjalan sesuai aturan hukum dan tetap mengedepankan hak-hak setiap warga negara," ujar AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga menambahkan bahwa kepolisian akan terus bersinergi dengan pemerintah daerah, termasuk Satpol PP, dalam melakukan langkah-langkah preventif dan pembinaan guna menjaga ketertiban umum serta menciptakan situasi yang aman dan kondusif di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban lingkungan. Apabila menemukan adanya dugaan pelanggaran atau aktivitas yang berpotensi mengganggu kamtibmas, segera laporkan kepada kepolisian agar dapat ditangani secara profesional, humanis, dan sesuai prosedur yang berlaku," tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga berita ini diterbitkan, proses pendataan, pemeriksaan saksi, serta koordinasi dengan pihak terkait masih berlangsung di Mapolres Padangsidimpuan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6748_Diduga-Kumpul-Kebo--39-Penghuni-Rumah-Kos-di-Padangsidimpuan-Dibawa-ke-Mapolres.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284869/diduga-kumpul-kebo-39-penghuni-rumah-kos-di-padangsidimpuan-dibawa-ke-mapolres/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sentuh Hati! Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Santuni Anak Yatim, Mohon Doa demi Keselamatan Bertugas.</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sentuh Hati! Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Santuni Anak Yatim, Mohon Doa demi Keselamatan Bertugas.]]></title>
            <description><![CDATA[Sentuh Hati! Kasat Reskrim Polres Padang Lawas Santuni Anak Yatim, Mohon Doa demi Keselamatan Bertugas.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan menyelimuti Masjid Al-Amanah di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas, Kamis (30/7/2026) sore. Usai melaksanakan salat Asar berjemaah, Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, menggelar kegiatan santunan kepada puluhan anak yatim dan kaum dhuafa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosial tersebut berlangsung sederhana namun sarat makna. AKP Irwansah Sitorus hadir bersama sang istri dan duduk lesehan di tengah para penerima santunan tanpa sekat maupun formalitas. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kasat Binmas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas, Iptu Arwin, beserta sejumlah personel kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum itu menjadi wujud nyata kepedulian <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas terhadap masyarakat, khususnya anak-anak yatim dan warga kurang mampu yang membutuhkan perhatian serta uluran tangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, AKP Irwansah Sitorus menegaskan bahwa kegiatan santunan bukan sekadar agenda rutin, melainkan bentuk rasa syukur kepada Allah SWT atas nikmat kesehatan, keselamatan, dan kesempatan menjalankan tugas sebagai anggota Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kebersamaan dengan anak yatim dan kaum dhuafa juga menjadi momen untuk memohon doa agar seluruh personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas senantiasa diberikan kekuatan dalam menjalankan amanah menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami hadir bukan hanya untuk berbagi rezeki, tetapi juga memohon doa dari anak-anak yatim dan ibu-ibu sekalian. Semoga kami selalu diberikan kesehatan, keselamatan, kemudahan dalam menjalankan tugas, serta Kabupaten Padang Lawas senantiasa berada dalam keadaan aman, damai, dan diberkahi Allah SWT," ujar AKP Irwansah Sitorus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara kemudian dilanjutkan dengan doa bersama yang dipimpin oleh Bripka Lukman Hasibuan. Suasana khusyuk terasa saat seluruh peserta mengamini setiap doa yang dipanjatkan, memohon keberkahan bagi para pemberi maupun penerima santunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kasat Binmas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas, Iptu Arwin, mengatakan bahwa kepedulian terhadap anak yatim dan masyarakat kurang mampu merupakan tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas institusi tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kegiatan seperti ini mampu mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat sekaligus menumbuhkan semangat saling peduli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Anak-anak yatim adalah amanah yang harus kita perhatikan bersama. Semoga kepedulian yang kita berikan hari ini menjadi ladang amal dan mendapat ridha Allah SWT," tutur Iptu Arwin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut mendapat sambutan hangat dari para penerima santunan. Wajah-wajah penuh kebahagiaan terlihat saat mereka menerima bantuan dan bersalaman langsung dengan jajaran kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah seorang penerima santunan dari kalangan dhuafa mengaku bersyukur atas perhatian yang selama ini diberikan oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas, khususnya AKP Irwansah Sitorus yang dinilai konsisten membantu masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami sangat bersyukur atas perhatian dari Bapak Kasat Reskrim dan seluruh jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas. Semoga Allah SWT selalu memberikan kesehatan, perlindungan, dan kelancaran dalam menjalankan tugas menjaga keamanan masyarakat," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan santunan ditutup dengan penyerahan bantuan kepada seluruh anak yatim dan kaum dhuafa serta doa bersama. Suasana haru dan penuh kekeluargaan mewarnai akhir kegiatan yang menjadi bukti bahwa di balik tugas penegakan hukum, Polri juga terus hadir membawa nilai-nilai kemanusiaan melalui aksi sosial yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5239_Sentuh-Hati--Kasat-Reskrim-Polres-Padang-Lawas-Santuni-Anak-Yatim--Mohon-Doa-demi-Keselamatan-Bertugas-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284868/sentuh-hati-kasat-reskrim-polres-padang-lawas-santuni-anak-yatim-mohon-doa-demi-keselamatan-bertugas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Ada Ruang bagi Premanisme dan Miras, Polres Padang Lawas Intensifkan Razia THM</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Ada Ruang bagi Premanisme dan Miras, Polres Padang Lawas Intensifkan Razia THM]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Ada Ruang bagi Premanisme dan Miras, Polres Padang Lawas Intensifkan Razia THM]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui pelaksanaan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kali ini, operasi difokuskan pada sejumlah tempat hiburan malam (THM) yang dinilai berpotensi menjadi lokasi terjadinya berbagai bentuk penyakit masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Razia yang digelar pada Kamis (30/7/2026) sore hingga malam tersebut dipimpin langsung oleh Kasat Reskrim Polres Padang Lawas, AKP Irwansah Sitorus, atas arahan Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan bagian dari langkah preventif sekaligus penegakan hukum untuk mencegah peredaran minuman keras, penyalahgunaan narkotika, aksi premanisme, hingga gangguan keamanan lainnya yang dapat meresahkan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kegiatan KRYD ini kami fokuskan pada tempat hiburan malam dan lokasi keramaian yang rawan terjadi gangguan kamtibmas. Tujuannya untuk mengantisipasi penyalahgunaan narkotika, peredaran minuman keras, maupun aksi premanisme," ujar AKP Irwansah Sitorus usai memimpin operasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam operasi tersebut, sebanyak 10 personel gabungan yang terdiri dari Piket Fungsi dan personel yang tergabung dalam Surat Perintah (Sprint) KRYD diterjunkan ke lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu lokasi yang menjadi sasaran pemeriksaan berada di kawasan Batang Bulu Tanggal, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setibanya di lokasi, petugas melakukan pemeriksaan terhadap identitas para pengunjung serta barang bawaan guna memastikan tidak terdapat barang-barang terlarang maupun benda yang berpotensi digunakan untuk tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasilnya, petugas menemukan dan mengamankan sejumlah minuman beralkohol yang disimpan di dalam kafe tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barang bukti yang berhasil diamankan meliputi: 4 botol Anggur Merah, 3 botol Bir Putih, 3 botol Bir Hitam, 3 botol Kawa-Kawa dan 14 bungkus tuak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Padang Lawas dan telah dilengkapi dengan Berita Acara Serah Terima (BAST) sebagai bagian dari proses administrasi penindakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain melakukan penyitaan, personel Satreskrim juga meminta keterangan dari pemilik maupun pengelola kafe terkait kepemilikan dan penyimpanan minuman beralkohol tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya melakukan penegakan hukum, personel Polres Padang Lawas juga mengedepankan pendekatan humanis melalui dialog bersama masyarakat di sekitar lokasi razia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, petugas menyerap berbagai informasi dari warga terkait dugaan praktik pungutan liar (pungli), aksi premanisme, kenakalan remaja, hingga persoalan keamanan lainnya yang terjadi di lingkungan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKP Irwansah Sitorus mengajak seluruh masyarakat untuk ikut berperan aktif menjaga situasi keamanan dengan segera melaporkan apabila menemukan adanya tindak pidana maupun aktivitas yang mencurigakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengimbau masyarakat agar tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya tindak kejahatan atau gangguan kamtibmas. Silakan manfaatkan layanan Call Center Polri 110, dan setiap laporan akan segera kami tindak lanjuti," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padang Lawas memastikan kegiatan KRYD akan terus dilaksanakan secara berkala sebagai bentuk komitmen menghadirkan rasa aman bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi berjalan aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan berarti. Kepolisian berharap langkah preventif dan penegakan hukum yang dilakukan secara konsisten mampu menekan peredaran minuman keras, aksi premanisme, penyalahgunaan narkoba, serta berbagai bentuk penyakit masyarakat lainnya di wilayah hukum Polres Padang Lawas.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2254_Tak-Ada-Ruang-bagi-Premanisme-dan-Miras--Polres-Padang-Lawas-Intensifkan-Razia-THM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284867/tak-ada-ruang-bagi-premanisme-dan-miras-polres-padang-lawas-intensifkan-razia-thm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PTSL hingga Sertifikat Elektronik, Andar Amin Harahap Paparkan Terobosan ATR/BPN untuk Masyarakat Padangsidimpuan</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PTSL hingga Sertifikat Elektronik, Andar Amin Harahap Paparkan Terobosan ATR/BPN untuk Masyarakat Padangsidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[PTSL hingga Sertifikat Elektronik, Andar Amin Harahap Paparkan Terobosan ATR/BPN untuk Masyarakat Padangsidimpuan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota Komisi II DPR RI, Andar Amin Harahap, mengajak masyarakat untuk semakin memahami berbagai program strategis pemerintah di sektor agraria demi mewujudkan kepastian hukum atas kepemilikan tanah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikannya saat menggelar Sosialisasi Program Strategis Nasional Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Hotel Mega Permata, Kota Padangsidimpuan, Selasa (28/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang bekerja sama dengan Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan tersebut dihadiri ratusan tokoh masyarakat dari berbagai kecamatan. Sosialisasi ini menjadi wadah untuk memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai kebijakan pertanahan, perlindungan hak atas tanah, hingga transformasi pelayanan pertanahan yang kini terus dikembangkan pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam laporan panitia dijelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya bersama antara Komisi II DPR RI dan ATR/BPN untuk memperluas penyebaran informasi mengenai kebijakan pertanahan sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan agraria yang masih dihadapi masyarakat di sejumlah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan, Agustina Harahap, ST, menyampaikan bahwa pihaknya terus menjalankan berbagai program prioritas nasional di bidang pertanahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu target yang tengah dikejar adalah percepatan sertifikasi tanah wakaf yang ditargetkan rampung pada Agustus 2026. Menurutnya, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah memberikan kepastian hukum terhadap aset-aset keagamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kantor Pertanahan Kota Padangsidimpuan juga terus melakukan modernisasi layanan melalui digitalisasi dokumen pertanahan dan penerapan sertifikat elektronik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Agustina, sistem digital tersebut diharapkan mampu meningkatkan keamanan dokumen kepemilikan tanah, meminimalkan risiko kehilangan maupun pemalsuan dokumen, sekaligus mempercepat pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui transformasi digital ini, sertifikat tanah akan semakin aman dan memberikan perlindungan hukum yang lebih baik bagi pemiliknya. Kami berharap sosialisasi ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Andar Amin Harahap menegaskan bahwa persoalan agraria masih menjadi salah satu isu strategis nasional yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai konflik dan sengketa pertanahan masih sering terjadi dan berpotensi merugikan masyarakat apabila tidak ditangani secara cepat dan tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada masa reses ini, Andar mengaku ingin menyerap langsung berbagai aspirasi masyarakat terkait persoalan pertanahan. Pengalamannya sebagai mantan kepala daerah di Kota Padangsidimpuan, menurutnya, menjadi bekal untuk memahami berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Masalah agraria merupakan persoalan besar yang harus menjadi perhatian bersama. Karena itu, saya hadir untuk menyerap aspirasi masyarakat sekaligus mendorong penyelesaian berbagai persoalan pertanahan yang ada," kata Andar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sosialisasi tersebut, Andar juga memaparkan sejumlah program strategis ATR/BPN yang bertujuan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu program yang menjadi perhatian adalah Program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL), yang sebelumnya dikenal sebagai Program Nasional Agraria (Prona).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui PTSL, masyarakat diberikan kemudahan untuk memperoleh sertifikat hak atas tanah dengan prosedur yang lebih sederhana dan biaya yang terjangkau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, pemerintah juga terus melakukan pembenahan tata ruang, pengendalian pemanfaatan lahan, serta pengembangan layanan pertanahan berbasis teknologi melalui penerapan sertifikat elektronik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Andar, meningkatnya pemahaman masyarakat terhadap berbagai program tersebut menjadi faktor penting agar seluruh layanan pertanahan yang disediakan pemerintah dapat dimanfaatkan secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap langkah tersebut mampu mengurangi potensi sengketa tanah sekaligus memperkuat tertib administrasi pertanahan di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui sosialisasi Program Strategis Nasional ATR/BPN ini, Andar Amin Harahap berharap masyarakat Kota Padangsidimpuan semakin memahami hak-hak pertanahan yang dimiliki serta memanfaatkan berbagai kemudahan layanan yang telah disiapkan pemerintah.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6121_PTSL-hingga-Sertifikat-Elektronik--Andar-Amin-Harahap-Paparkan-Terobosan-ATR-BPN-untuk-Masyarakat-Padangsidimpuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284866/ptsl-hingga-sertifikat-elektronik-andar-amin-harahap-paparkan-terobosan-atrbpn-untuk-masyarakat-padangsidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TIM Gabungan Satresnarkoba dan Polsek Medan Baru Gerebek Gudang Penyimpanan 5 Kg Sabu Jaringan Cina - Malaysia - Indonesia</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TIM Gabungan Satresnarkoba dan Polsek Medan Baru Gerebek Gudang Penyimpanan 5 Kg Sabu Jaringan Cina - Malaysia - Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[TIM Gabungan Satresnarkoba dan Polsek Medan Baru Gerebek Gudang Penyimpanan 5 Kg Sabu Jaringan Cina  Malaysia  Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satuan Reskrim Narkoba Polrestabes Medan bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Baru berhasil mengungkap jaringan peredaran gelap narkoba di Jalan Antariksa Gang Makruf Ujung, Kel.Sari Rejo, Kec.Medan Polonia Medan dalam hal ini lima bungkusan berisikan narkoba jenis sabu seberat 5 kg disita pada 9 Juli 2026 lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam kasus ini ada satu pelaku yang kami ringkus yakni EG (45) atau yang biasa dipanggil &#039Gondrong&#039;. Pelaku ini, bagian dari sindikat narkoba jaringan Cina - Malaysia - Indonesia,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Jum&#039;at (31/07/26) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rafli menambahkan, pengungkapan kasus ini merupakan hasil join operasi antara Satresnarkoba Polrestabes Medan dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Baru. Pengungkapan tidak terlepas dari hasil penyelidikan yang dilakukan selama sepekan terakhir, sebagai tindak lanjut dari laporan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Lanjut Rafly, pengungkapan kasus ini hasil kerja keras tim di lapangan akhirnya berbuah manis karena kita berhasil menggerebek gudang penyimpanan narkoba ini. Untuk narkoba, kami duga ini akan diedarkan di kota Medan, dan beberapa kota lain di sekitar kota Medan,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus ini, tim gabungan kini sedang mengejar satu pelaku lagi berinisial R, yang diduga sebagai pemasok narkoba kepada pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim gabungan, memastikan akan meringkus R dimana pun berada, karena sindikat para pelaku diduga sudah berulang kali melakukan kejahatan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hingga kini tim masih terus melakukan pengembangan untuk mengungkap kasus ini secara utuh, kami pastikan tim gabungan tetap terus bekerja dan akan meringkus setiap pelaku narkoba meskipun mereka memiliki beragam cara dalam mengkamuflasekan kegiatannya,&quot; pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2103_TIM-Gabungan-Satresnarkoba-dan-Polsek-Medan-Baru-Gerebek-Gudang-Penyimpanan-5-Kg-Sabu-Jaringan-Cina---Malaysia---Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284865/tim-gabungan-satresnarkoba-dan-polsek-medan-baru-gerebek-gudang-penyimpanan-5-kg-sabu-jaringan-cina-malaysia-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Narkoba Medan14 Sarang Narkoba Dibumihanguskan</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 12:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Narkoba Medan14 Sarang Narkoba Dibumihanguskan]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan Bongkar Jaringan Narkoba Medan14 Sarang Narkoba Dibumihanguskan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satu persatu tempat yang menjadi titik nyaman peredaran gelap narkoba, terus disapa cahaya keberanian. Polrestabes Medan, terus bergerak menggempur sarang - sarang narkoba yang ada di kota Medan. Dalam sebulan terakhir, setidaknya 14 sarang narkoba dibumihanguskan, dan belasan pelaku narkoba pun diciduk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;14 sarang narkoba yang digerebek, tersebar di seluruh wilayah hukum Polrestabes Medan. Belasan pelaku yang berstatus sebagai bandar dan pengedar pun, diringkus terkait dengan penggerebekan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain bandar dan pengedar, sejumlah pengguna narkoba pun turut diamankan, dan kemudian dilakukan proses rehabilitasi sesuai dengan ketentuan perundangan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Termasuk halnya terhadap seorang pria berinisial JCS (49) warga Jalan Seksama, Kec.Medan Kota, yang diamankan tak jauh dari rumahnya, Kamis (18/7) lalu dan direhabilitasi untuk penyembuhannya karena ketergantungan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait dengan hal ini, Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP mengungkapkan jika proses rehabilitasi JCS sesuai dengan ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rafli menambahkan, pihaknya kini tengah meminta panti rehabilitasi memberikan progres penyembuhan ketergantungan narkoba dan rekam medis kesehatan JCS, selama rawat inap dan rawat jalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami akan pastikan bagaimana progres penyembuhan dan rekam medis yang bersangkutan, termasuk proses rehabilitasi yang dilakukan apakah sudah sesuai dengan ketentuan,&quot; pungkas Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait dengan hal ini, Pimpinan Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia, Miftah Fariz Boli Malakalu, membantah informasi yang menyebut adanya pungutan tambahan sebesar Rp.3 juta yang disampaikan disalah satu akun media.......id.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JCS, memang menjalani proses rehabilitasi di fokus rehabilitasi, yang hingga saat ini masih berjalan sejak 23 Juni 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami pastikan kutipan Rp.3 juta yang disebutkan akun media......id itu tidak benar. Kami juga akan menempuh jalur hukum jika tuduhan ini terus terjadi dan berulang,&quot; ucap Miftah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, JCS yang ditemui wartawan membantah dirinya telah memberikan sejumlah uang kepada siapapun terkait kasus narkoba yang dialaminya dan biaya tambahan Rp.3 juta seperti yang disebutkan akun medsos media........id.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JCS, mengaku memang memberikan uang sebesar Rp.3,6 juta sebagai biaya layanan di Fokus Rehabilitasi Narkotika Indonesia sesuai dengan tarif yang berlaku pada layanan rehabilitasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gak ada aku bayar uang sebanyak itu kayak yang viral di medsos itu. Aku bayar itu ya biaya layanan Rp.3,6 juta sesuai dengan tarifnya,&quot; ungkap JCS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JCS menyebut, dirinya justru sangat berterimakasih dengan proses hukum dan proses rehabilitasi untuk penyembuhan yang sedang ia jalani saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, di tempat rehabilitasi, dirinya yakin dapat sembuh dari ketergantungan narkotika, yang terpaksa ia gunakan karena dalam kondisi stres akibat permasalahan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Aku pakai narkoba karena stres, ada masalah keluarga. Aku menyesal atas perbuatanku, tapi aku terimakasih kali lah sama Polisi yang sudah buat aku sadar, harapannya aku sembuh dan hidup bebas dari narkoba,&quot; ucap JCS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JCS menyebut, dirinya akan melaporkan akun medsos media........id ke pihak berwajib, atas  berita tidak benar yang sudah beredar luas, karena menyangkut nama baik dirinya dan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Aku gak terima sama berita itu, fitnah itu. Pokoknya kulaporkan itu nanti akun medsos media.........id. Gak terima aku pokoknya,&quot; pungkas JCS.()&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4518_Polrestabes-Medan-Bongkar-Jaringan-Narkoba-Medan14-Sarang-Narkoba-Dibumihanguskan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284864/polrestabes-medan-bongkar-jaringan-narkoba-medan14-sarang-narkoba-dibumihanguskan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesan Bijak Ketua umum Serikat abang bajaj indonesia ( Serabi) Sumut Usai Terima Penghargaan Maxim Medan. Jaga Silaturahmi, Rezeki Sudah Diatur Tuhan</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesan Bijak Ketua umum Serikat abang bajaj indonesia ( Serabi) Sumut Usai Terima Penghargaan Maxim Medan. Jaga Silaturahmi, Rezeki Sudah Diatur Tuhan]]></title>
            <description><![CDATA[Pesan Bijak Ketua umum Serikat abang bajaj indonesia ( Serabi) Sumut Usai Terima Penghargaan Maxim Medan. Jaga Silaturahmi, Rezeki Sudah Dia]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Serikat Abang Bajaj Indonesia (Serabi ) Provinsi Sumatera Utara menyampaikan apresiasi yang mendalam atas penghargaan bergengsi yang diberikan oleh manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan. Penghargaan sebagai Community Leader Bajaj tersebut, diserahkan langsung oleh Erick Elfrada Sinurat selaku Head of Subdivision <a href="https://www.sumut24.co/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan dalam acara silaturahmi hangat yang berlangsung di Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan pada Rabu, 22 Juli 2026.Ketua Umum DPP Serikat abang bajaj indonesia Provinsi Sumatera Utara, Rahmat Muliadi, mengungkapkan rasa terima kasih dan kebanggaannya atas pengakuan tersebut. Menurutnya, penghargaan ini bukan sekadar bentuk apresiasi personal saja tapi, melainkan simbol kemitraan yang kuat antara komunitas abang bajaj Indonesia provinsi Sumatera Utara dan manajemen aplikator." Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Bapak Erick Elfrada Sinurat dan seluruh manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan atas penghargaan Community Leader ini. Apresiasi ini menjadi motivasi besar bagi kami untuk terus menjaga solidaritas, meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, serta mempererat silaturahmi yang telah terjalin baik dengan pihak <a href="https://www.sumut24.co/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a>," ujar Rahmat Muliadi.<br>Acara silaturahmi tersebut berlangsung dengan penuh keakraban. Selain menjadi momen penyerahan penghargaan, pertemuan ini juga menjadi wadah diskusi interaktif untuk membahas peningkatan kesejahteraan para pengemudi bajaj di wilayah Sumatera Utara, khususnya di Kota Medan.<br>Pihak manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/maxim/" target="_blank">Maxim</a> Medan berharap penghargaan ini dapat memicu semangat kepemimpinan yang positif di dalam komunitas. Dengan sinergi yang terus terjaga, diharapkan transportasi bajaj dapat terus berkembang sebagai salah satu pilihan transportasi publik yang aman, nyaman,ramah lingkungan dan diandalkan oleh masyarakat luas.<br>Kami ( media) berkesempatan melakukan wawancara langsung dengan bapak Rahmat Muliadi selaku ketua umum Dpp Serikat abang bajaj indonesia provinsi Sumatera Utara. Dalam sesi wawancara tersebut, dirinya menyampaikan pesan menyentuh dan realistis kepada seluruh rekan seprofesi dan senasib dan seperjuangan, mengenai dinamika bekerja di lapangan bersama aplikator, <br>Marilah kita menjaga silaturahmi dengan baik, terutama sesama aplikator. Karena berkat adanya aplikator di Sumatera Utara ini, khususnya di Kota Medan, kita bisa mencari nafkah untuk keluarga kita. Kadang-kadang sistem aplikasi memang bikin kita geram, jengkel dengan kadang-kadang harga tidak masuk akal.tapi percayalah semua rezeki itu sudah diatur oleh allah swt, Tuhan Yang Maha Esa, Tinggal bagaimana kita saja gimana menjalaninya dengan sabar,iklas serta maksimal di lapangan,insya allah.pungkas Rahmat dengan bijak kepada awak media.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1252_Pesan-Bijak-Ketua-umum-Serikat-abang-bajaj-indonesia---Serabi--Sumut-Usai-Terima-Penghargaan-Maxim-Medan--Jaga-Silaturahmi--Rezeki-Sudah-Diatur-Tuhan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284863/pesan-bijak-ketua-umum-serikat-abang-bajaj-indonesia-serabi-sumut-usai-terima-penghargaan-maxim-medan-jaga-silaturahmi-rezeki-sudah-diatur-tuhan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika Rekaman Berusia Hampir Seabad Bertemu Kembali dengan Pewaris Tradisinya</guid>
            <pubDate>Sat, 01 Aug 2026 10:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika Rekaman Berusia Hampir Seabad Bertemu Kembali dengan Pewaris Tradisinya]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika Rekaman Berusia Hampir Seabad Bertemu Kembali dengan Pewaris Tradisinya]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kupang &mdash; Sebuah rekaman lagu diperdengarkan di hadapan sejumlah peserta di sebuah ruangan di Kota Kupang. Lagu yang direkam hampir satu abad lalu di Flores itu ternyata masih dikenali oleh beberapa orang yang hadir. Mereka dapat menyebut bahasa yang digunakan, daerah asalnya, hingga menjelaskan makna budaya yang terkandung di dalamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka bahkan mampu menjelaskan kapan lagu-lagu tersebut dinyanyikan, siapa yang biasa membawakannya, hingga tradisi yang melatarbelakanginya. <a href="https://www.sumut24.co/tag/rekaman/" target="_blank">Rekaman</a> yang selama puluhan tahun tersimpan di ruang arsip itu ternyata masih dikenali oleh orang-orang yang mewarisi bahasa, tradisi, dan kebudayaan tempat suara-suara tersebut dilahirkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen itu terjadi dalam rangkaian Talkshow dan Workshop Pengarsipan "Jejak Bunyi dan Sejarah: Pengalaman Membaca dan Membuat Arsip Musik, Tari, dan Syair di Nusa Tenggara Timur" yang diselenggarakan Institute of Resource Governance and Social Change (IRGSC) bekerja sama dengan Universitas Amsterdam dan Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi Nusa Tenggara Timur di Kupang pada 27&ndash;28 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ingatan Menjawab <a href="https://www.sumut24.co/tag/rekaman/" target="_blank">Rekaman</a>*<br>Rangkaian kegiatan diawali dengan talkshow pada Senin (27/7) yang diikuti sekitar 90 guru sejarah, pustakawan sekolah, serta komunitas arsip dan budaya. Talkshow menghadirkan Dr. Barbara Titus, Pendeta Emeritus Paoina Bara Pa, dan peneliti IRGSC Lommi Dida Kini, dengan diskusi dipandu Dominggus Elcid Li. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sehari kemudian, kegiatan dilanjutkan dengan workshop yang menghadirkan beberapa anggota komunitas Lamaholot di Kupang untuk mendengarkan kembali rekaman-rekaman Jaap Kunst.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam workshop itu, peserta mendengarkan lagu-lagu yang direkam Jaap Kunst di Riangkroko, Lewoloba, dan Tengahdai pada 1930. Mereka tidak hanya mengenali bahasa dan daerah asal lagu, tetapi juga menjelaskan berbagai praktik budaya yang melatarbelakanginya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Film dokumentasi yang direkam pada masa yang sama turut diputar. Dari situ, diskusi berkembang mengenai berbagai tradisi yang menyertai lagu-lagu tersebut, mulai dari ritual meminta izin kepada leluhur sebelum pembagian tanah, panen, pesta desa, pembangunan rumah, hingga perkawinan. Para peserta bahkan mengusulkan sejumlah nama di Flores yang dinilai dapat membantu menghubungkan kembali arsip-arsip tersebut dengan masyarakat di kampung asalnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di situlah rekaman-rekaman itu tidak lagi sekadar menjadi dokumen sejarah. Ingatan masyarakat melengkapi apa yang tidak pernah tercatat ketika suara-suara tersebut direkam hampir seabad silam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Arsip Menjadi Hidup*<br>Bagi Dr. Barbara Titus, Associate Professor bidang Cultural Musicology Universitas Amsterdam sekaligus kurator Koleksi Jaap Kunst, pengalaman di Kupang menunjukkan bahwa pekerjaan mengelola arsip tidak berhenti pada proses digitalisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Digitalisasi hanyalah langkah pertama. Arsip menjadi hidup ketika kembali bertemu dengan orang-orang yang masih mengenali bahasa, syair, musik, dan tradisi yang melahirkannya," kata Barbara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bagian dari upaya membuka akses terhadap koleksi tersebut, hasil restorasi rekaman, foto, dan film Jaap Kunst kini dapat diakses publik melalui Jaap Kunst Hoek di Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT. Ruang arsip itu menjadi titik awal agar masyarakat kembali mengenal warisan budaya yang selama puluhan tahun tersimpan jauh dari daerah asalnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, bagi Barbara, pekerjaan sesungguhnya justru baru dimulai. "Kupang masih terlalu jauh," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, rekaman-rekaman tersebut harus dibawa kembali ke desa-desa tempat Jaap Kunst dahulu melakukan perekaman. Di sanalah masyarakat yang masih mewarisi tradisi itu dapat menambahkan pengetahuan yang tidak pernah tercatat dalam arsip, sekaligus menentukan bagaimana warisan tersebut akan dimanfaatkan pada masa kini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan itu bukan sekadar gagasan. Barbara telah menerapkannya di Nias pada pertengahan 2025 ketika mengembalikan arsip suara dan visual Jaap Kunst kepada masyarakat di sejumlah desa di Nias yang pernah didokumentasikan pada 1930.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam salah satu momen yang mengharukan, Barbara menyerahkan langsung salinan arsip suara kepada anak cucu para pelaku hoho yang direkam Jaap Kunst hampir seabad sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penyerahan file arsip suara ini adalah esensi sejati dari repatriasi, yaitu mengembalikan warisan langsung kepada masyarakat sumber, melampaui batas-batas institusi, dan memberikan akses seluas-luasnya agar masyarakat bisa kembali mendengar suara-suara leluhur mereka yang telah lama terpisah," tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman di Nias itulah yang menjadi pijakan untuk menerapkan pendekatan serupa di Flores.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Jejak Jaap Kunst di Flores*<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/rekaman/" target="_blank">Rekaman</a>-rekaman yang diperdengarkan di Kupang dibuat oleh etnomusikolog Belanda Jaap Kunst ketika melakukan perjalanan penelitian di Flores pada Juli hingga Agustus 1930. Dalam ekspedisi tersebut, ia merekam 182 lagu menggunakan 75 silinder lilin yang kemudian menjadi salah satu sumber penting dalam kajian musik tradisional Flores.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain merekam suara, Jaap Kunst juga mendokumentasikan kehidupan masyarakat melalui foto dan film. Seluruh dokumentasi itu kini tersimpan dalam koleksi Universitas Amsterdam. Dari sanalah rekaman-rekaman tersebut bertahan selama puluhan tahun sebelum akhirnya kembali diperdengarkan kepada masyarakat yang menjadi bagian dari sejarah pembuatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Arsip Menjaga Identitas*<br>Upaya mempertemukan kembali arsip dengan masyarakat asalnya juga mendapat dukungan Pemerintah Provinsi NTT. Dalam sambutannya membuka kegiatan, Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Provinsi NTT, Prisila Q. Parera, S.E., menegaskan bahwa NTT menyimpan kekayaan tradisi musik, tari, syair, ritual adat, dan sastra lisan yang menjadi identitas masyarakatnya, mulai dari Flores, Sumba, Timor, Alor, Lembata, Rote, hingga Sabu Raijua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Prisila, setiap bunyi gong, dentingan sasando, tabuhan tambur, maupun syair adat yang diwariskan lintas generasi menyimpan cerita tentang kehidupan, nilai, dan kearifan lokal yang harus dijaga bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Arsip bukan hanya menyimpan informasi, tetapi juga menjaga identitas suatu masyarakat. Arsip menjadi bukti autentik perjalanan sejarah sekaligus sumber pengetahuan bagi generasi yang akan datang," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa di tengah perubahan sosial dan digitalisasi yang berlangsung cepat, banyak pengetahuan budaya lisan berisiko hilang apabila tidak segera didokumentasikan secara sistematis. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, perguruan tinggi, lembaga penelitian, komunitas budaya, seniman, media, dan masyarakat menjadi penting untuk memastikan warisan budaya tetap terjaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman selama workshop di Kupang memperlihatkan hal tersebut. <a href="https://www.sumut24.co/tag/rekaman/" target="_blank">Rekaman</a>-rekaman yang diputar tidak berhenti sebagai dokumen sejarah, melainkan diperkaya oleh ingatan orang-orang yang masih mewarisi bahasa, tradisi, dan kebudayaan yang melahirkannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebuah rekaman yang dibuat Jaap Kunst pada 1930 kembali diperdengarkan kepada masyarakat yang masih mengenali bahasa dan budayanya. Mereka bukan sekadar mendengar suara-suara lama, melainkan mengembalikan makna yang selama puluhan tahun tersembunyi di balik rekaman itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang kembali ditemukan bukan hanya bunyi masa lalu, melainkan ingatan, pengetahuan, dan identitas masyarakat yang tetap hidup melintasi generasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;====================]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6965_Ketika-Rekaman-Berusia-Hampir-Seabad-Bertemu-Kembali-dengan-Pewaris-Tradisinya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284862/ketika-rekaman-berusia-hampir-seabad-bertemu-kembali-dengan-pewaris-tradisinya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Taekwondo Sumut Turunkan Enam Atlit Terbaik Berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 23:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Taekwondo Sumut Turunkan Enam Atlit Terbaik Berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships]]></title>
            <description><![CDATA[MedanSetelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Champ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan-Setelah berhasil meraih wild card, tim Taekwondo Sumut menurunkan enam atlit terbaiknya berlaga di Asia Taekwondo Indonesia Open Championships pada tanggal 1-5 Agustus 2026 di Jakarta.<br>  Untuk memberi motifasi dan rasa bangga, ketua Penasehat Pengrov TI Sumut DR. H. Musa Rajekshah pun memberi wejangan saat melepas tim Taekwondo Sumut, Jumat (31/7) pukul 10.00 wib, di Kompleks Cemara Asri. <br> &quot;Jadi saya berharap harus terus disiplin latihan. Apalagi kalian ini cabang olah raga yang menggunakan fisik, jadi harus dijaga jam istirahat, jam latihan,&quot;ungkapnya.<br> <a href="https://www.sumut24.co/tag/ti/" target="_blank">Ti</a>dak hanya itu, anggota Komisi V DPR RI ini juga mengatakan para pelatih harus melihat jam latihannya. &quot;Mudah-mudahan semoga berhasillah nanti disana. Sehingga bisa membanggakan Sumatera Utara,&quot;paparnya.<br> Sementara ketua Pengprov TI Sumut H. Hamdani Syahputra S.sos, MH mengungkapkan jika atlit yang akan diturunkan merupakan peraih medali emas saat kejuaraan PBTI series yang diselenggarakan di Sumut, Jatim dan Lampung.<br> &quot;Sehingga saya berharap, atlit-atlit kita bisa memperoleh emas juga diajang bergengsi tingkat internasional ini,&quot;imbuhnya.<br>  Secara rinci, wakil ketua DPRD ini menjelaskan, jika atlit yang akan berlaga untuk kelas putra kategori kyorugi yaitu <br>Ryan Adriansyah Brema Damanik Under 54 kg, <br>Anggi Syahputra Sceeven Sitorus Pane Under 58 kg dan Muhammad Aqil Avatar Under 68 kg . Sedangkan untuk kelas putri kategori Kyorugi yaitu Marcia <a href="https://www.sumut24.co/tag/ti/" target="_blank">Ti</a>urma Bertha Hutapea Under 62 kg, Dwi Jayanti Under 67 kg dan Syaida Sari Over 73 kg. <br>  &quot;Event ini akan menjadi pengalaman yang paling berharga bagi para atlit. Karena kejuaraan ini diikuti oleh 36 negara di dunia. Semoga atlit Sumut bisa menorehkan hasil yang maksimal sehingga mengharumkan nama Sumatera Utara,&quot; ucapnya. (Iza)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9884_Taekwondo-Sumut-Turunkan-Enam-Atlit-Terbaik-Berlaga-di-Asia-Taekwondo-Indonesia-Open-Championships.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/284858/taekwondo-sumut-turunkan-enam-atlit-terbaik-berlaga-di-asia-taekwondo-indonesia-open-championships/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Tanjungbalai Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Mendagri Tekankan Penguatan Kapasitas Kepala Daerah</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 21:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Tanjungbalai Ikuti Raker Komisi II DPR RI, Mendagri Tekankan Penguatan Kapasitas Kepala Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI  Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim mengikuti Rapat Kerja (Raker), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI &ndash; Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim mengikuti Rapat Kerja (<a href="https://www.sumut24.co/tag/raker/" target="_blank">Raker</a>), Rapat Dengar Pendapat (RDP), dan Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/komisi-ii/" target="_blank">Komisi II</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/dpr-ri/" target="_blank">DPR RI</a> dan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) secara virtual dari ruang kerjanya, Kamis (30/7/2026).</p>Rapat yang berlangsung di Ruang <a href="https://www.sumut24.co/tag/komisi-ii/" target="_blank">Komisi II</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/dpr-ri/" target="_blank">DPR RI</a>, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, dipimpin Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/komisi-ii/" target="_blank">Komisi II</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/dpr-ri/" target="_blank">DPR RI</a>, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda.</p>Agenda tersebut membahas penguatan kapasitas kepala daerah dalam menghadapi berbagai tantangan pembangunan dan peningkatan pelayanan publik.</p>Dalam kesempatan itu, Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian, menegaskan kepala daerah memiliki peran strategis sebagai pimpinan eksekutif di daerah dengan tanggung jawab yang semakin kompleks.</p>Selain menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik, kepala daerah juga dituntut mampu menekan angka kemiskinan, menurunkan prevalensi stunting, meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), mendorong pertumbuhan ekonomi, serta mengendalikan inflasi.</p>Menurut Tito, luasnya kewenangan desentralisasi membuat kepala daerah membutuhkan dukungan yang memadai agar mampu menjalankan tugas secara optimal.</p>"Kepala daerah harus diberikan instrumen yang memperkuat kemampuan mereka dalam melaksanakan seluruh beban kerja," ujarnya.</p>Salah satu bentuk dukungan yang disoroti adalah penyesuaian regulasi mengenai kedudukan keuangan kepala daerah yang masih mengacu pada PP Nomor 109 Tahun 2000.</p>Namun, penyesuaian tersebut, kata Tito, tetap harus mempertimbangkan capaian kinerja.</p>Mendagri juga mendorong seluruh kepala daerah untuk terus berinovasi meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) tanpa membebani masyarakat.</p>Menurutnya, inovasi pelayanan publik dapat menjadi salah satu cara memperkuat kapasitas fiskal daerah guna mempercepat pembangunan.</p>Selain itu, Kemendagri terus berkoordinasi dengan Kementerian Keuangan untuk membantu daerah yang memiliki keterbatasan fiskal, termasuk dalam memenuhi belanja pegawai dan pembiayaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK).</p>"Tidak ada opsi untuk merumahkan apalagi memberhentikan PPPK," tegas Tito.</p>Rapat tersebut turut dihadiri Ketua Umum Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) Bursah Zarnubi bersama jajaran pengurus serta sejumlah kepala daerah yang menyampaikan berbagai aspirasi terkait persoalan di wilayah masing-masing. Aspirasi tersebut mendapat tanggapan langsung dari Mendagri dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/komisi-ii/" target="_blank">Komisi II</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/dpr-ri/" target="_blank">DPR RI</a>.(eko)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3493_Wali-Kota-Tanjungbalai-Ikuti-Raker-Komisi-II-DPR-RI--Mendagri-Tekankan-Penguatan-Kapasitas-Kepala-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284857/wali-kota-tanjungbalai-ikuti-raker-komisi-ii-dpr-ri-mendagri-tekankan-penguatan-kapasitas-kepala-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">USU Menjadi Tuan Rumah The 5th IMT-GT UNINET Council Meeting</guid>
            <pubDate>Fri, 31 Jul 2026 21:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[USU Menjadi Tuan Rumah The 5th IMT-GT UNINET Council Meeting]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th IndonesiaMalaysiaThailand Growth Triangle University Networ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menjadi tuan rumah The 5th Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle University Network (<a href="https://www.sumut24.co/tag/imt-gt/" target="_blank">IMT-GT</a> UNINET) Council Meeting. Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan perguruan tinggi dari Indonesia, Malaysia, dan Thailand untuk memperkuat kerja sama di bidang pendidikan tinggi, riset, inovasi, serta pengabdian kepada masyarakat.</p>Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam menyusun arah kolaborasi UNINET pada periode mendatang sekaligus memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pembangunan kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/imt-gt/" target="_blank">IMT-GT</a>.</p>Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kemitraan USU, Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T., menyampaikan pertemuan dewan ini tidak hanya melakukan evaluasi terhadap implementasi UNINET Strategic Action Plan 2022&ndash;2026, tetapi juga sedang mempersiapkan arah baru kerja sama akademik regional untuk periode berikutnya.</p>&quot;Forum ini dapat menghasilkan bukan hanya rekomendasi yang baik, tetapi juga gagasan-gagasan baru yang visioner, kolaborasi yang lebih kuat, inovasi yang lebih berdampak, serta komitmen bersama untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, penelitian, inovasi, keberlanjutan, dan pembangunan sumber daya manusia di kawasan kita,&quot; jelas Prof. Himsar.</p>Keberagaman yang dimiliki negara-negara anggota <a href="https://www.sumut24.co/tag/imt-gt/" target="_blank">IMT-GT</a> merupakan kekuatan yang harus dioptimalkan melalui kolaborasi antar institusi. Hal ini sejalan dengan tagline USU &quot;The Era of Ultimate Excellence&quot; yang berkomitmen menjadi universitas bereputasi global yang tidak hanya unggul dalam akademik, namun menghadirkan solusi bagi masyarakat.</p>Pada kesempatan yang sama, Professor Datuk Dr. Shahrin bin Sahib, FASC., PTech., MIIEM, Vice Chancellor of Universiti Teknologi MARA (UiTM), Malaysia, dan Chairman of <a href="https://www.sumut24.co/tag/imt-gt/" target="_blank">IMT-GT</a> University Network (UNINET), menuturkan akan mengevaluasi pelaksanaan Strategic Action Plan 2022&ndash;2026, membahas berbagai usulan proyek baru dan kegiatan di masa mendatang, menerima pembaruan mengenai penyusunan Strategic Action Plan 2027&ndash;2031, serta meninjau berbagai usulan program yang akan menjadi bagian dari pengembangan rencana strategis <a href="https://www.sumut24.co/tag/imt-gt/" target="_blank">IMT-GT</a> UNINET pada periode berikutnya.</p>&quot;Kemajuan yang berhasil dicapai selama setahun terakhir merupakan cerminan dedikasi seluruh institusi anggota dalam mewujudkan visi bersama menjadi berbagai tindakan nyata yang memberikan manfaat,&quot; tuturnya.</p>Berbagai program unggulan yang akan memperkuat kolaborasi antaruniversitas di kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/imt-gt/" target="_blank">IMT-GT</a> juga menjadi perhatian utama dalam pertemuan ini, antara lain program Eco School, Eco Campus, dan Green University, proyek unggulan lintas negara, inisiatif transformasi digital, pengembangan micro-credential secara kolaboratif, serta berbagai program strategis lainnya yang mendukung pembangunan kawasan berkelanjutan.</p>Lebih lanjut, Mr. Amri Bukhairi Bakhtiar, Director of the Centre for Indonesia&ndash;Malaysia&ndash;Thailand Growth Triangle (<a href="https://www.sumut24.co/tag/imt-gt/" target="_blank">IMT-GT</a>) Subregional Cooperation (CIMT), menekankan pentingnya peran perguruan tinggi sebagai jembatan antara hasil penelitian dan perumusan kebijakan, menghubungkan mahasiswa serta peneliti dengan dunia industri, menerjemahkan keahlian akademik menjadi solusi yang dapat diterapkan di masyarakat, serta menyelaraskan prioritas nasional dengan kerja sama di tingkat subregional.</p>&quot;Platform yang mendukung penelitian terapan, kolaborasi antara perguruan tinggi dan industri, inovasi, pengembangan talenta, serta perumusan kebijakan berbasis bukti (evidence-based policy) sesuai dengan arah Vision Blueprint yang baru,&quot; tegasnya. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7207_USU-Menjadi-Tuan-Rumah-The-5th-IMT-GT-UNINET-Council-Meeting.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284856/usu-menjadi-tuan-rumah-the-5th-imtgt-uninet-council-meeting/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>