<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 06:16:44 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan,   Tim Tangkap Buron (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tabur/" target="_blank">Tabur</a>) Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Negeri Mandailing Natal berhasil mengamankan seorang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana, atas nama Julita Hasby Nasution alias Kultom bin Hobby Nasution, dalam perkara tindak pidana kehutanan secara tidak sah yaitu melakukan pertambangan di kawasan hutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengamanan terhadap terpidana dilaksanakan Senin (14/9/2026) sekira pukul 08.00 WIB di rumah kontrakannya di kawasan Jalan Sukapura, Kelurhan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor. Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pada saat diamankan, keluarga dari terpidana sempat melakukan perlawanan, dan terpidana akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke kantor Kejati Sumut untuk proses administrasi," kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Jupri W. Banjarnahor SH, MH, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Jupri  W Banjarnahor, keberhasilan pengamanan DPO tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama antara Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dengan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengamanan terhadap DPO ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam memastikan setiap putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dilaksanakan. Kami terus melakukan koordinasi dan upaya pencarian terhadap para buronan, khususnya dalam rangka mendukung pelaksanaan penegakan hukum dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,&quot; ujar Kasi Intelijen Kejari Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, terpidana telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) perkara tindak pidana kehutanan yaitu melakukan usaha pertambangan di kawasan hutan, yaitu DPO ini melakukan penggalian di sungai Lolo menggunakan alat berat, yang kemudian tanah hasil galian  didulang untuk mendapatkan emas yang mana lokasi terpidana melakukan penggalian tanah tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi terbatas (HPT), demikian dalam pertimbangan Majelis hakim dalam putusanya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1205K/Pid.Sus-LH/2025, terpidana dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana &quot;dengan sengaja mengerjakan, dan/atau menggunakan dan/atau menduduki kawasan hutan secara tidak sah.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Atas perbuatannya tersebut, Mahkamah Agung menjatuhkan pidana kepada terpidana berupa pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan denda sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)," paparnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terhadap DPO, lanjut Kasi Intel sudah lama dilakukan pemantauan, dan telah mempelajari pergerakan daripada DPO, selanjutnya berkordinasi dengan Intelijen Kejati Sumut, hingga mendeteksi keberadaan DPO di Medan dan langsung melakukan pengamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah berhasil diamankan, terpidana selanjutnya dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dalam rangka pelaksanaan putusan pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasi Intelijen Kejari Madina menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara serta bidang terkait guna memastikan proses administrasi dan pelaksanaan eksekusi oleh Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Mandailing Natal terhadap terpidana berjalan sesuai dengan putusan pengadilan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah berhasil diamankan, terpidana selanjutnya diserahkan kepada Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Mandailing Natal untuk dilakukan eksekusi sesuai dengan putusan pengadilan. Pelaksanaan eksekusi tersebut dilakukan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Gilbeth Sitindaon, SH, MH, dengan menempatkan terpidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta Medan," tandasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut Kasi Intel Kejari Madina menegaskan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi DPO. Kepada DPO yang masih bersembunyi agar segera menyerahkan diri dan menjalani proses hukum yang berlaku.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3670_Tim-Tabur-Intel-Kejati-Sumut-dan-Kejari-Madina-Amankan-DPO-Terpidana-Perkara-Pertambangan-di-Kawasan-Hutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286291/tim-tabur-intel-kejati-sumut-dan-kejari-madina-amankan-dpo-terpidana-perkara-pertambangan-di-kawasan-hutan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 21:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.]]></title>
            <description><![CDATA[BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyusul kondisi kualitas udara yang masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>  mengambil kebijakan dengan memperpanjang pelaksanaan belajar dari rumah (BDR), yang berlaku  selama tiga hari, mulai Senin (14/9/2026) hingga Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Pendidikan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Lusya Adelina, menjelaskan perpanjangan BDR dilakukan karena kondisi kualitas udara belum memungkinkan untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.Kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/SMK/ MA tetap mengikuti kegiatan pembelajaran dengan pola BDR selama 14 hingga 16 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kegiatan belajar mengajar kembali diliburkan pada periode yang sama. Siswa PAUD dijadwalkan kembali mengikuti pembelajaran pada Kamis (17/9/2026), dengan tetap mempertimbangkan kondisi kualitas udara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan Lusya , keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan potensi dampak kabut asap terhadap kesehatan siswa. Dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang masih tidak sehat. Pemerintah daerah memilih memperpanjang pembelajaran dari rumah sebagai langkah pencegahan terhadap potensi dampak kabut asap bagi kesehatan siswa. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkan , Lusya Adelina,  hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai siswa yang mengalami sesak napas maupun gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perpanjangan BDR ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan sebelumnya yang telah diterapkan sejak 10 September 2026. Sebelumnya, siswa jenjang SD hingga SMA dan sederajat mengikuti pembelajaran dari rumah, sementara siswa PAUD diliburkan selama tiga hari.Selama pelaksanaan BDR, pihak sekolah tetap diminta memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dengan melakukan koordinasi bersama orang tua atau wali siswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengenai hal ini, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengevaluasi kebijakan pembelajaran sesuai kondisi di lapangan. Apabila kualitas udara telah membaik dan dinilai memungkinkan, pembelajaran tatap muka dijadwalkan kembali dimulai pada Kamis (17/9/2026), pungkasnya (YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8731_BDR-Siswa-Kota-Solok-Diperpanjang-hingga-16-September-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286290/bdr-siswa-kota-solok-diperpanjang-hingga-16-september/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TP-PKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TP-PKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.]]></title>
            <description><![CDATA[TPPKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senin (14/9) di Aula Kantor TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Tahun 2026  diikuti 13 kelurahan sebagai bagian dari rangkaian penilaian Gerakan PKK dan Dasawisma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kepala DPMDPPKB Delfianto, mewakili Ketua TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, membuka kegiatan tersebut. Dan  menegaskan, kader PKK dan Dasawisma memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan keluarga di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, lomba ekspose menjadi tahap awal rangkaian penilaian Gerakan PKK dan Dasawisma Tahun 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menyampaikan implementasi 10 Program Pokok PKK di masing-masing kelurahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delfianto, mengatakan penilaian tidak semata-mata berfokus pada kelengkapan administrasi dan kemampuan peserta memaparkan materi. Pelaksanaan program di lapangan, inovasi kader, partisipasi masyarakat, serta dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga menjadi aspek penting dalam penilaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan  mengingatkan peserta untuk mengikuti lomba dengan percaya diri dan menjunjung kejujuran. Setiap data dan fakta yang disampaikan dalam ekspose harus sesuai dengan kondisi riil di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Serta mengingatkan jangan sampai data yang disampaikan hanya untuk mengejar juara. Sampaikan sesuai kondisi yang sebenarnya, karena yang terpenting adalah keberhasilan program dan manfaatnya bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delfianto meminta kepada tim penilai, agar proses penilaian dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Penilaian yang kredibel diharapkan menghasilkan koordinator Dasawisma terbaik untuk mewakili Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> pada tingkat Provinsi Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkannya, setelah ekspose dari 13 kelurahan ini, akan disaring enam besar untuk mengikuti peninjauan lapangan pada September ini. Juara pertama nantinya akan mewakili Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> pada lomba tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun depan. (YOSE).]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3358_TP-PKK-Kota-Solok-Menggelar-Lomba-Ekspose-Koordinator-Kelompok-Dasawisma-Tingkat-Kota-Solok-Tahun-2026-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286289/tppkk-kota-solok-menggelar-lomba-ekspose-koordinator-kelompok-dasawisma-tingkat-kota-solok-tahun-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash;2030*</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 21:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025–2030*]]></title>
            <description><![CDATA[SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &mdash;DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> akhirnya menerbitkan SK kepengurusan DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera UTARA periode 2025&ndash;2030.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam SK tersebut, Andar Amin Harahap ditetapkan sebagai Ketua, Viktor Silaen, SE., MM sebagai Sekretaris, dan Mula Rotua Siregar sebagai Bendahara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Benar, SK kepengurusan DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut sudah keluar,&quot; kata Yasyir Ridho Loebis saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terbitnya SK ini mengakhiri penantian panjang setelah Musda XI <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut yang digelar Februari 2026. Dalam Musda tersebut, Andar Amin ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua terpilih setelah menjadi satu-satunya kandidat yang memenuhi persyaratan pencalonan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, puluhan DPD <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> kabupaten/kota telah menyatakan dukungan kepada Andar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> mengenai alasan SK tersebut baru terbit sekitar tujuh bulan setelah Musda. Karena itu, berbagai dugaan mengenai dinamika internal maupun persoalan administrasi belum dapat dipastikan sebagai penyebab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara Yasyir Ridho memastikan dirinya tidak masuk dalam struktur kepengurusan baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gak jadi apa-apa. Tugasku sudah selesai menyukseskan Musda Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> sampai SK terbit sesuai arahan sahabat saya Doli Kurnia Tanjung,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan terbitnya SK, Andar Amin kini memasuki babak baru untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut periode 2025&ndash;2030.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5656_SK-Golkar-Sumut-Akhirnya-Terbit--Andar-Amin-Resmi-Pimpin-Untuk-Periode-2025-ndash-2030-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286288/sk-golkar-sumut-akhirnya-terbit-andar-amin-resmi-pimpin-untuk-periode-2025ndash2030/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. turun langsung memeriksa kesiapan kendaraan dinas roda dua dan roda empat yang digunakan jajaran Polres Tapanuli Selatan, Senin (14/9/2026) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan operasional kepolisian berada dalam kondisi layak dan siap digunakan dalam mendukung berbagai kegiatan personel di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Anton, kendaraan dinas memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas anggota, terutama ketika polisi harus bergerak cepat memberikan pelayanan maupun merespons kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kendaraan dinas merupakan salah satu sarana utama personel dalam melaksanakan tugas, sehingga harus dipastikan selalu dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,&quot; kata Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut kesiapan armada tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik kendaraan. Lebih dari itu, kendaraan operasional menjadi bagian dari kesiapan institusi kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut dinilai penting mengingat wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki cakupan geografis yang luas. Kondisi itu membuat mobilitas personel menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kendaraan yang siap digunakan, personel diharapkan dapat menjangkau wilayah tugas dengan lebih cepat, baik untuk kegiatan pelayanan masyarakat, pengamanan, patroli maupun penanganan berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran polisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan kondisi kendaraan yang siap, personel dapat lebih cepat hadir ketika masyarakat membutuhkan, baik dalam kegiatan pelayanan, pengamanan, maupun tugas kepolisian lainnya,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengecek kesiapan armada, Anton juga mengingatkan seluruh personel untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap kendaraan dinas yang digunakan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan kendaraan operasional merupakan aset negara yang harus dijaga, dirawat dan digunakan sesuai kebutuhan kedinasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> juga meminta personel tidak mengabaikan perawatan rutin kendaraan. Menurutnya, kondisi kendaraan yang terawat akan mendukung kelancaran tugas sekaligus meminimalkan kendala teknis ketika anggota berada di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya mengingatkan kepada seluruh personel untuk menggunakan dan merawat kendaraan dinas dengan baik, karena sarana ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tapanuli Selatan,&quot; tegas Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengecekan kendaraan dinas tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Tapanuli Selatan memastikan kesiapan sumber daya pendukung kepolisian. Dengan armada yang terawat dan siap operasional, personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih cepat, efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9626_Tak-Mau-Ada-Kendala-Saat-Bertugas--Kapolres-Tapsel-Pastikan-Armada-Polisi-Siap-Operasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286287/tak-mau-ada-kendala-saat-bertugas-kapolres-tapsel-pastikan-armada-polisi-siap-operasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas: Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas: Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Masjid Syahrun Nur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (14/9/2026) pagi, turut dihadiri Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Tapanuli Selatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang semakin dekat antara Polri dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi sendiri memiliki arti penting bagi masyarakat Tapanuli Selatan yang dikenal kuat dalam memegang nilai agama, adat, dan budaya. Selain menjadi sarana untuk mengenang keteladanan Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bertemunya berbagai elemen masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Anton Santoso mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi relevan dengan upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis serta menjaga keamanan dan ketertiban di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tapsel ini memiliki masyarakat yang kuat dengan nilai agama dan budaya. Melalui kegiatan seperti <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi ini, kita terus memperkuat hubungan silaturahmi dan kebersamaan yang sudah menjadi karakter masyarakat Tapsel,&quot; ujar Anton Santoso seusai mengikuti kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas tidak semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondusivitas daerah, kata dia, akan lebih mudah diwujudkan apabila seluruh unsur memiliki komunikasi yang baik dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kamtibmas akan semakin kuat ketika Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat berjalan bersama,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai keberadaan tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana yang aman dan damai. Pesan-pesan keagamaan dan nilai persaudaraan yang disampaikan dalam berbagai kegiatan keumatan dinilai dapat menjadi kekuatan sosial dalam menjaga keharmonisan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Polres Tapanuli Selatan terus mendorong terbangunnya komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, AKBP Anton Santoso juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Tapanuli Selatan yang selama ini ikut menjaga keamanan dan persaudaraan di lingkungan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kondisi daerah yang aman tidak dapat dilepaskan dari partisipasi masyarakat yang turut menjaga ketertiban serta mengedepankan penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan kebersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berterima kasih kepada masyarakat Tapsel yang terus menjaga persaudaraan dan suasana yang aman. Sinergitas seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun daerah,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2551_Kapolres-Tapsel-Hadiri-Maulid-Nabi-1448-H--Tekankan-Pentingnya-Kebersamaan-Jaga-Kamtibmas--Persaudaraan-Jadi-Kekuatan-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286286/kapolres-tapsel-hadiri-maulid-nabi-1448-h-tekankan-pentingnya-kebersamaan-jaga-kamtibmas-persaudaraan-jadi-kekuatan-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu]]></title>
            <description><![CDATA[Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu ]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih pada Senin (14/9/2026). Perubahan paling krusial dalam perombakan kali ini terjadi pada pos bendahara negara, di mana <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> Yudhi Sadewa resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Digantikan Suahasil Nazara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan ini mengakhiri masa jabatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> yang genap berjalan selama satu tahun, sejak ia pertama kali ditunjuk untuk menggantikan ekonom senior Sri Mulyani Indrawati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan Dolar SAL Pemicu Kontroversi<br>Sepanjang satu tahun menahkodai Kementerian Keuangan, kepemimpinan <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> kerap diwarnai dinamika dan perdebatan hangat. Salah satu langkahnya yang paling menyita perhatian publik adalah keputusan memindahkan serta menggelontorkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dari Bank Indonesia ke jajaran bank Badan Usaha Milik Negara (Himbara).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan injeksi likuiditas tersebut sempat memicu pro-kontra di kalangan ekonom dan pelaku pasar modal terkait efektivitasnya dalam memacu pertumbuhan ekonomi serta dampaknya terhadap stabilitas moneter nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Profil dan Latar Belakang <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> Yudhi Sadewa<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> dikenal memiliki rekam jejak akademis yang terbilang unik untuk seorang pengelola fiskal negara. Ia berlatar belakang teknik sebelum akhirnya mendalami disiplin ilmu ekonomi tingkat lanjut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendidikan Tinggi: Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), lalu melanjutkan studi hingga meraih gelar Master of Science (MSc) dan Doktor (PhD) Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rekam Jejak Karier:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Dewan Komisioner LPS: Memimpin Lembaga Penjamin Simpanan sebelum masuk ke jajaran kabinet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi (2018&ndash;2020): Bertugas di Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Maritim (2016&ndash;2018): Menjadi penasihat kebijakan ekonomi nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan Presiden Prabowo melakukan perombakan di tubuh Kemenkeu ini diharapkan mampu memberikan arah baru bagi kepastian kebijakan fiskal serta memperkuat stabilitas ekonomi nasional ke depan. (*)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4970_Prabowo-Copot-Purbaya-dari-Menkeu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286285/prabowo-copot-purbaya-dari-menkeu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli KRYD Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Seorang Pemuda &amp; Sita 4 Celurit</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli KRYD Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Seorang Pemuda & Sita 4 Celurit]]></title>
            <description><![CDATA[ BELAWAN I SUMUT24.COTim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita e]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BELAWAN I SUMUT24.CO<br>Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita empat bilah senjata tajam jenis celurit dalam patroli KRYD di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Senin (14/09/26) sekitar pukul 03.10 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda itu berinisial A (20), warga kawasan Jalan Yos Sudarso, Mabar. Penindakan dilakukan di sekitar Jalan Mabar, dekat rel kereta api, Lingkungan V, Kecamatan Medan Deli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan bermula ketika Tim Macan melaksanakan patroli KRYD dan mendapatkan informasi masyarakat mengenai adanya perkumpulan sejumlah pemuda diduga akan melakukan tawuran di sekitar rel Mabar. Personel langsung mendatangi lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat petugas tiba, sejumlah pemuda melarikan diri. Tim kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan empat celurit diduga ditinggalkan  kelompok tersebut. Petugas selanjutnya melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan A.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Pelabuhan Belawan melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu mengatakan, penindakan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam mencegah aksi tawuran yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Patroli KRYD terus kami lakukan terutama pada jam-jam rawan. Setiap informasi masyarakat akan kami tindak lanjuti untuk mencegah terjadinya tawuran maupun kejahatan jalanan,&quot; ujar Kompol Jan Piter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, keberadaan senjata tajam yang ditemukan menjadi perhatian serius karena dapat membahayakan keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengimbau para pemuda agar tidak terlibat tawuran ataupun membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda yang diamankan bersama barang bukti selanjutnya diserahkan kepada piket Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Pemuda diamankan diduga hendak tawuran(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8872_Patroli-KRYD-Tim-Macan-Polres-Pelabuhan-Belawan-Amankan-Seorang-Pemuda--amp--Sita-4-Celurit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286284/patroli-kryd-tim-macan-polres-pelabuhan-belawan-amankan-seorang-pemuda-amp-sita-4-celurit/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">APBD Kota Medan 2027 Disepakati Sebesar Rp6,98 Triliun Lebih</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[APBD Kota Medan 2027 Disepakati Sebesar Rp6,98 Triliun Lebih]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Ang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Platform Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati.</p><br></p>Hal itu disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam penjelasannya terhadap R-APBD Kota Medan TA 2027 dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan, Senin (14/9/2026).</p><br></p>Sidang paripurna di pimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen bersama Waki Ketua Sri Rezeki, Zulkarnaen dan Hadi Suhendra. Hadir saat itu Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, para anggota DPRD Kota Medan serta segenap pimpinan OPD dan para Camat di lingkungan Pemkot Medan.</p>Adapun struktur R-APBD 2027, kata Rico Waas, meliputi pendapatan daerah sebesar Rp6,98 triliun lebih, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp4.167.624.670.372, pajak daerah Rp3.703.158.522.049, retribusi daerah Rp162.314.034.360, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp19.757.014.028 serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp282.395.099.935.</p><br></p>Pendapatan transfer, sebut Rico Waas, diproyeksikan sebesar Rp2.819.133.890.604, terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat Rp2.468.563.284.600 dan pendapatan transfer antar daerah Rp350.570.606.004.</p><br></p>Belanja daerah, sambung Rico Waas, diperkirakan sebesar Rp7.161.758.560.976, terdiri dari belanja operasi Rp5.786.681.494.204, belanja pegawai Rp2.189.317.229.682, belanja barang dan jasa Rp3.168.240.030.984, belanja hibah Rp275.032.304.060, belanja bantuan sosial Rp154.091.929.478, belanja modal Rp1.344.777.066.772 dan belanja tidak terduga Rp30.300.000.000.</p><br></p>&quot;Fokus belanja diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia serta penguatan ekonomi lokal,&quot; kata Rico Waas.</p><br></p>Pembiayaan daerah, tambah Rico Waas, diproyeksikan sebesar Rp175 miliar lebih. &quot;Pembiayaan ini akan digunakan untuk menutupi defisit anggaran serta mendukung program-program strategis yang belum dapat dibiayai dari pendapatan daerah,&quot; katanya.</p><br></p>Berdasarkan struktur APBD tersebut, lanjut Rico Waas, Pemkot Medan berkomitmen melaksanakan seluruh program prioritas yang tertuang dalam KUA-PPAS secara transparan dan akuntabel. &quot;Alokasi anggaran telah diperhitungkan secara proporsional dengan menyeimbangkan kebutuhan belanja wajib, belanja modal maupun hibah, sekaligus tetap selaras dengan arah Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumut dan kebijakan Pemerintah Pusat,&quot; katanya.</p><br></p>Visi Medan Bertuah yang Inklusif, Maju dan Berkelanjutan, sebut Rico Waas, akan diimplementasikan secara nyata melalui 17 program prioritas mencakup berbagai sektor strategis, mulai bidang pendidikan, kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan UMKM dan pengelolaan lingkungan.</p><br></p>Setiap alokasi anggaran yang direncanakan, kata Rico Waas, harus dapat dipastikan  dapat berjalan dengan efektif, efisien, memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta sejalan dengan sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Sebab, tantangan dalam mengelola dan membangun daerah ke depan semakin kompleks.</p><br></p>Keberhasilan dan efektivitas pengelolaan APBD tidak terlepas dari sinergitas dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Kota Medan. &quot;Karena itu, seluruh pemangku kepentingan, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran perangkat daerah hingga elemen masyarakat Kota Medan kiranya dapat berkonstribusi aktif dalam mengawasi pelaksanaan APBD TA 2027 demi keberhasilan pembangunan kota yang kita cintai ini,&quot; harapnya. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8958_APBD-Kota-Medan-2027-Disepakati-Sebesar-Rp6-98-Triliun-Lebih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286283/apbd-kota-medan-2027-disepakati-sebesar-rp698-triliun-lebih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL MENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYT</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL MENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYT]]></title>
            <description><![CDATA[SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL NAZARAMENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYA]]></description>
            <content><![CDATA[<br>H. Syahrir Nasution, SE, MM</p><p></p><p>Selamat dan sukses kepada sahabat kita, Suahasil Nazara, atas amanah dan kepercayaan baru yang diberikan untuk ikut mengambil bagian penting dalam pengelolaan ekonomi dan keuangan negara.</p><p>Bagi saya, Suahasil bukan sosok yang asing. Kami pernah berada dalam ruang intelektual dan tradisi pemikiran yang sama ketika berkiprah di ISEI (Ikatan Sarjana <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> Indonesia). Dalam berbagai kesempatan brainstorming, diskusi dan pertukaran gagasan, kami sama-sama melihat bahwa ilmu ekonomi pada akhirnya tidak boleh berhenti di ruang akademik, seminar ataupun angka-angka statistik.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> harus kembali kepada manusia. <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> harus bermuara kepada kesejahteraan rakyat.</p><p>Karena itu, ketika sahabat kita mendapatkan amanah baru di tengah situasi perekonomian Indonesia yang penuh tantangan, saya melihatnya bukan sekadar sebagai sebuah jabatan, melainkan sebagai tanggung jawab sejarah.</p><p>Kita harus jujur melihat keadaan ekonomi Indonesia hari ini.</p><p>Secara makro, pemerintah tentu memiliki sejumlah indikator pertumbuhan, inflasi, investasi dan stabilitas fiskal yang dapat menjadi dasar optimisme. Tetapi seorang ekonom tidak cukup hanya membaca angka pertumbuhan ekonomi.</p><p>Kita juga harus turun melihat dapur rakyat.</p><p>Bagaimana seorang ibu mengatur belanja rumah tangga ketika harga kebutuhan sehari-hari terasa semakin berat? Bagaimana anak muda mencari pekerjaan ketika persaingan semakin tinggi? Bagaimana pelaku UMKM mempertahankan usahanya ketika biaya produksi, distribusi dan modal menjadi tantangan? Bagaimana petani dan nelayan memperoleh harga yang layak atas hasil produksinya?</p><p>Di situlah wajah ekonomi sesungguhnya terlihat.</p><p>Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan kehilangan makna apabila masyarakat merasa semakin sulit memenuhi kebutuhan hidup. Investasi yang besar juga belum cukup apabila tidak menciptakan lapangan kerja berkualitas secara luas. Pembangunan infrastruktur sangat penting, tetapi harus dipastikan memiliki efek ekonomi langsung terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.</p><p>Kita membutuhkan pertumbuhan yang berkualitas, bukan sekadar pertumbuhan yang tercatat dalam statistik.</p><p>Indonesia juga tidak hidup sendirian. Kita berada di tengah persaingan ekonomi ASEAN yang semakin tajam. Negara-negara tetangga terus memperbaiki produktivitas, kualitas sumber daya manusia, iklim investasi, teknologi, industri dan perdagangan.</p><p>Karena itu Indonesia tidak boleh puas hanya menjadi negara dengan pasar yang besar.</p><p>Kita harus menjadi negara produsen yang kuat.</p><p>Kita harus mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, memperkuat industri nasional, mengembangkan teknologi, memperluas ekspor, memperkuat UMKM, meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan tenaga kerja, serta menciptakan ekosistem usaha yang sehat.</p><p>Jangan sampai kekayaan sumber daya alam kita besar, tetapi nilai tambahnya justru dinikmati pihak lain.</p><p>Jangan sampai penduduk kita besar, tetapi sebagian besar hanya menjadi konsumen.</p><p>Dan jangan sampai Indonesia memiliki sumber daya manusia yang begitu banyak, tetapi kesempatan kerja dan kualitas pekerjaannya belum sebanding dengan potensi tersebut.</p><p>Inilah pekerjaan rumah besar ekonomi Indonesia.</p><p>Di sisi fiskal, tantangannya juga tidak ringan. Negara harus mampu membiayai pembangunan, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial dan berbagai program strategis, tetapi pada saat yang sama harus menjaga kesinambungan APBN.</p><p>Setiap rupiah uang negara sesungguhnya berasal dari rakyat.</p><p>Karena itu, prinsip efisiensi, transparansi, akuntabilitas dan tepat sasaran harus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan fiskal.</p><p>Anggaran negara jangan hanya besar secara nominal, tetapi harus besar pula manfaatnya bagi masyarakat.</p><p>Kita membutuhkan keberanian untuk mengevaluasi program yang tidak efektif, memperbaiki kebocoran, memperluas basis penerimaan negara secara adil dan memastikan belanja pemerintah benar-benar menghasilkan multiplier effect bagi perekonomian.</p><p>Jangan sampai rakyat diminta semakin disiplin membayar pajak, tetapi pada saat yang sama mereka mempertanyakan ke mana uang pajak tersebut dibelanjakan.</p><p>Kepercayaan publik adalah modal ekonomi yang sangat mahal.</p><p>Selain itu, pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap daya beli masyarakat.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> domestik Indonesia sangat bergantung pada konsumsi rumah tangga. Jika daya beli masyarakat melemah, maka dampaknya akan merembet ke pasar, perdagangan, UMKM, industri dan lapangan pekerjaan.</p><p>Karena itu kebijakan ekonomi harus mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas harga, pertumbuhan dunia usaha, peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.</p><p>Kita juga harus memperkuat kelas menengah.</p><p>Kelas menengah merupakan salah satu mesin penting ekonomi nasional. Mereka adalah konsumen, pelaku usaha, profesional dan pembayar pajak. Jika kelompok ini terus mengalami tekanan ekonomi, maka konsumsi domestik dan optimisme ekonomi juga dapat ikut terpengaruh.</p><p>Maka kebijakan ekonomi jangan hanya memikirkan bagaimana menjaga pertumbuhan, tetapi juga bagaimana membangun mobilitas sosial agar masyarakat memiliki kesempatan untuk naik kelas.</p><p>Kepada sahabat saya, Suahasil Nazara, saya menyampaikan harapan yang sederhana tetapi sangat besar:</p><p>Gunakan ilmu, pengalaman dan kapasitas yang dimiliki untuk memperkuat ekonomi Indonesia dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar terasa manfaatnya bagi rakyat.</p><p>Kita pernah duduk bersama dalam forum-forum ISEI, berdiskusi dan melakukan brainstorming tentang ekonomi Indonesia. Kini ruang pengabdiannya menjadi jauh lebih besar.</p><p>Mudah-mudahan pengalaman akademik dan pemikiran ekonominya dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret.</p><p>Kita ingin Indonesia tidak sekadar tumbuh, tetapi tumbuh dengan adil.</p><p>Tidak sekadar kaya sumber daya, tetapi mampu menciptakan nilai tambah.</p><p>Tidak sekadar memiliki pasar yang besar, tetapi menjadi kekuatan produksi dunia.</p><p>Tidak sekadar memiliki APBN yang besar, tetapi setiap rupiah anggaran benar-benar kembali menjadi manfaat bagi rakyat.</p><p>Dan yang paling penting, jangan sampai pembangunan ekonomi hanya terlihat megah dari atas, tetapi terasa berat dari bawah.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> yang sehat adalah ketika negara kuat, dunia usaha tumbuh, lapangan kerja tersedia, daya beli rakyat terjaga dan generasi muda memiliki masa depan.</p><p>Itulah harapan kita.</p><p>Selamat mengemban amanah, sahabatku Suahasil Nazara.</p><p>Semoga diberikan kekuatan, kesehatan, kejernihan berpikir dan keberanian dalam mengambil keputusan strategis.</p><p>Dari ruang-ruang brainstorming ISEI pada masa lalu, kini kita berharap lahir gagasan-gagasan besar untuk menjawab persoalan ekonomi Indonesia hari ini.</p><p>Selamat berkarya.<br>Selamat mengabdi.<br>Semoga sukses membawa ekonomi Indonesia semakin kuat, berdaulat, berdaya saing dan yang paling utama: semakin menyejahterakan rakyat.</p><p>H. Syahrir Nasution, SE, MM<br>Insan ISEI]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7045_SELAMAT-BERKARYA-DAN-SUKSES--SUAHASIL-NAZARA-MENGEMBALIKAN-KEKUATAN-EKONOMI-INDONESIA-DI-TENGAH-TEKANAN-RAKYA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286282/selamat-berkarya-dan-sukses-suahasil-mengembalikan-kekuatan-ekonomi-indonesia-di-tengah-tekanan-rakyt/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyaksikan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ruang Bersam]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyaksikan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. SKB tersebut menjadi payung hukum dan landasan regulasi dalam perencanaan, pelaksanaan, serta penganggaran program perlindungan perempuan dan anak di tingkat desa/kelurahan secara nasional.</p><br></p>Penandatanganan SKB dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.</p>Wagub Surya bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyaksikan penandatanganan tersebut melalui siaran langsung dari Ruang Kerja Wagub, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (14/9/2026).</p><br></p>"Masalah perlindungan perempuan juga menjadi isu nasional, di PBB juga menjadi isu utama. Indonesia dalam berbagai visi dan misi Presiden juga menekankan dan mengutamakan masalah perlindungan perempuan dan anak," ucap Mendagri Tito Karnavian, saat memimpin rapat.</p><br></p>Oleh karena itu, ucapnya, seluruh daerah diharapkan memasukkan program RBI ke dalam program kerja untuk tahun 2027.</p><br></p>Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi menyampaikan bahwa RBI berfungsi sebagai ruang kolaborasi terpadu di tingkat desa atau kelurahan untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.</p><br></p>Ia memaparkan kondisi terkini pembangunan kesetaraan gender dan perlindungan anak. Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tercatat 0,421 pada 2024, sedangkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) pada tahun yang sama mencapai 91,85. Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan mencapai 56,42%, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja laki-laki mencapai 84,66%.</p><br></p>"Masih terdapat kesenjangan antara perempuan dan laki-laki, khususnya dalam aspek strategis yaitu keterwakilan dalam pengambilan keputusan, dan tingkat partisipasi angkatan kerja," jelasnya.</p><br></p>Salah satu implementasi RBI dilakukan melalui penerapan Kebun Pangan Perempuan (KPP). Menurut Arifah, program tersebut merupakan bagian dari RBI untuk memperkuat kapasitas, kepemimpinan, gotong royong, dan kemandirian ekonomi perempuan, sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga serta pemenuhan pangan bergizi bagi anak.</p><br></p>Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyebutkan terdapat 75.226 desa di Indonesia. Ia mengatakan, sudah banyak desa yang mengimplementasikan RBI berdasarkan kearifan lokal dan karakteristik masing-masing desa dalam memberdayakan perempuan serta memberikan perlindungan kepada anak.</p><br></p>"Di Kementerian Desa dalam menterjemahkan asta cita keenam presiden, kami sudah melakukan program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu di sejumlah 1.110 desa. Pelakunya adalah perempuan sesuai kompetensi masing-masing. Sehingga perempuan berdaya dan desa mempunyai kompetensi," katanya.</p>Ia juga menekankan bahwa perempuan bukan hanya sebagai objek, tetapi juga subjek dan pelaku pembangunan di desa. Beberapa desa yang telah melakukan aksi nyata RBI antara lain Desa Muer, Sumbawa, Desa Mallari, Bone, dan Desa Rossoan, Enrekang.</p><br></p>"Ada musyarawarah desa khusus perempuan. Mereka berdiskusi apa saja yang menjadi tantangan di desa itu. Jadi ruang mereka di dengar dalam menyusun RKP Desa. Ada juga pemberdayaan perempuan dengan dibentuknya sekolah perempuan. Kemudian ada pula relawan perlindungan anak berbasis masyarakat yang tujuannya menekan angka TPPO dengan memberikan literasi," pungkasnya. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_226_Wagub-Surya-Saksikan-Penandatanganan-SKB-RBI--Perkuat-Pemberdayaan-Perempuan-dan-Perlindungan-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286281/wagub-surya-saksikan-penandatanganan-skb-rbi-perkuat-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-anak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bersama Mendikdasmen, Rico Waas Tinjau SMPN 16, Mebelair Rusak Diganti Tahun Ini</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bersama Mendikdasmen, Rico Waas Tinjau SMPN 16, Mebelair Rusak Diganti Tahun Ini]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Muti menin]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI Abdul Mu&#039;ti meninjau SMP Negeri 16 Medan, Senin (14/9/2026). Dalam kunjungan tersebut, Rico Waas memastikan seluruh kebutuhan mebelair yang rusak akan diganti tahun ini demi kenyamanan siswa belajar.</p><br></p>Wali Kota melihat langsung sejumlah meja belajar siswa yang melengkung sehingga perlu segera diganti agar tidak mengganggu aktivitas belajar mengajar.</p><br></p>Menurut Rico Waas pembenahan sarana pendidikan tidak hanya menyangkut kondisi bangunan tetapi juga fasilitas yang digunakan siswa setiap hari. Karena itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> memastikan pengadaan mebelair SMP Negeri 16 Medan dilakukan tahun ini.</p><br></p>&quot;Untuk tahun ini kita akan isi kembali mebelairnya supaya anak-anak lebih nyaman untuk belajar,&quot; tegasnya dalam kegiatan yang turut dihadiri Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Medan, Ahmad Barli Mulia Nasution.</p><br></p>Dalam kunjungan itu, Abdul Mu&#039;ti turut meninjau sejumlah fasilitas dan program pendidikan di SMP Negeri 16 Medan. Salah satunya pelaksanaan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menurutnya berjalan lancar dan aman.</p><br></p>Abdul Mu&#039;ti juga berdialog dengan para siswa dan melihat antusiasme mereka mengikuti program tersebut. Para siswa, kata dia, berharap MBG dapat terus dilanjutkan sekaligus menyampaikan terima kasih kepada Presiden atas pelaksanaannya.</p><br></p>Selain MBG, Mendikdasmen meninjau penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital dalam pembelajaran. Perangkat tersebut telah dimanfaatkan guru untuk menyampaikan materi pelajaran, termasuk matematika.</p><br></p>Abdul Mu&#039;ti kemudian melihat ruang kelas yang sebelumnya terdampak banjir dan telah selesai direhabilitasi. Ia mengatakan pembangunan ruang kelas tersebut rampung pada Agustus 2026 sehingga seluruh kegiatan pembelajaran kini telah kembali berlangsung 100 persen secara tatap muka.</p><br></p>&quot;Semua kegiatan pembelajaran sekarang sudah berlangsung 100 persen, tidak perlu ada lagi yang melalui pembelajaran daring. Mudah-mudahan ke depan sekolah bisa lebih baik lagi, anak-anak bisa belajar lebih semangat lagi, dan mudah-mudahan ke depan tidak terjadi banjir,&quot; katanya. Abdul Mu&#039;ti berharap hasil pembangunan dapat menciptakan suasana belajar yang lebih baik. Ia juga meminta lingkungan sekolah terus dirawat, termasuk melakukan pengecatan pada bagian yang masih membutuhkan perbaikan, sehingga sekolah menjadi tempat yang aman, sehat, bersih, dan nyaman bagi siswa. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8428_Bersama-Mendikdasmen--Rico-Waas-Tinjau-SMPN-16--Mebelair-Rusak-Diganti-Tahun-Ini.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286280/bersama-mendikdasmen-rico-waas-tinjau-smpn-16-mebelair-rusak-diganti-tahun-ini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Haornas ke-43, Bobby Nasution Berikan Tali Asih untuk Atlet Legendaris Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution memberikan tali asih kepada 13 purna olahragawan berprestasi yang telah mengharumkan nama Sumut dan Indonesia di tingkat internasional. Pemberian tali asih tersebut menjadi bentuk apresiasi dan penghormatan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut atas dedikasi serta prestasi para atlet dalam mengembangkan dan mengharumkan olahraga Sumut.</p><br></p>Pemberian tali asih tersebut dilakukan dalam rangka memperingati Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43. Sebanyak 13 purna olahragawan berprestasi menerima tali asih, terdiri atas 7 olahragawan disabilitas dan 6 olahragawan.</p>Para penerima tali asih tersebut merupakan atlet-atlet yang memiliki rekam jejak prestasi membanggakan di berbagai ajang olahraga internasional. Di antaranya Sutiyono, legenda balap sepeda yang meraih 7 medali emas SEA Games, Lidya S. Titaley dengan 4 medali emas, manusia tercepat Asia Mardi Lestari, hingga petinju tak terkalahkan Lamhot Simamora.</p><br></p>Sementara itu, dari kalangan atlet disabilitas terdapat Azhar Panjaitan yang meraih 4 medali emas catur ASEAN Para Games, Ismayuddin Simangunsong dengan 1 medali emas catur ASEAN Para Games, serta Rosalina Manurung yang meraih 6 medali emas catur ASEAN Para Games dan 1 medali emas Asian Para Games. Penerima lainnya yakni Yuddi Ana dengan 1 medali emas tolak peluru ASEAN Para Games, Anto Boy dengan 3 medali emas ASEAN Para Games, serta Nasip Farta Simanja yang meraih 10 medali emas catur ASEAN Para Games.</p><br></p>&quot;Ini salah satu bentuk apresiasi dan penghormatan masyarakat Sumut karena telah mengharumkan nama Sumut dan Indonesia di dunia, menorehkan prestasi yang luar biasa dan keaktifan bapak/ibu sekalian di dunia olahraga,&quot; kata Bobby Nasution usai upacara di Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Senin (14/9/2026).</p><br></p>Selain memberikan apresiasi kepada para legenda olahraga, Bobby Nasution mengingatkan pentingnya memasyarakatkan olahraga dan menjadikannya sebagai bagian dari budaya masyarakat. Menurutnya, budaya olahraga yang kuat akan menjadi fondasi untuk melahirkan atlet berprestasi sekaligus membangun industri olahraga.</p>&quot;Kita harus ingat, atlet-atlet juara lahir dari masyarakat yang gemar olahraga, karena itu budaya olahraga, prestasi dan industrinya kita harus bangun sebagai satu kesatuan ekosistem,&quot; kata Bobby Nasution yang menjadi pembina upacara pada kesempatan ini.</p><br></p>Bobby berharap pembangunan ekosistem olahraga tersebut dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan melibatkan masyarakat, atlet, pembina, serta berbagai pemangku kepentingan. Dengan demikian, olahraga tidak hanya melahirkan prestasi, tetapi juga tumbuh sebagai bagian dari kehidupan masyarakat dan memiliki nilai ekonomi.</p><br></p>Upacara peringatan Haornas ke-43 tersebut turut dihadiri Pj Sekdaprov Sumut Timor Tumanggor, Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar, Ketua NPCI Sumut Alan Sastra Ginting, dan Ketua Kormi Muhammad Daffasya Adnan. Hadir pula jajaran OPD Pemprov Sumut, atlet-atlet Sumut, serta pegiat olahraga lainnya. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7712_Haornas-ke-43--Bobby-Nasution-Berikan-Tali-Asih-untuk-Atlet-Legendaris-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286279/haornas-ke43-bobby-nasution-berikan-tali-asih-untuk-atlet-legendaris-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mendikdasmen Abdul Mu&rsquo;ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mendikdasmen Abdul Mu’ti dan Rico Waas Senam Bersama Siswa SMPN 1 Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSuasana pagi di UPT SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Senin (14/9/2026), tampak berbeda dari biasanya. Halaman sekola]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Suasana pagi di UPT SMP Negeri 1 Medan, Jalan Bunga Asoka, Senin (14/9/2026), tampak berbeda dari biasanya. Halaman sekolah dipenuhi keceriaan dan semangat para siswa yang mengikuti Upacara Pengibaran Bendera sekaligus Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat.</p><br></p>Antusiasme semakin terasa ketika Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu&#039;ti hadir bersama Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Kehadiran keduanya membuat para siswa tampak bersemangat mengikuti setiap rangkaian kegiatan sejak upacara hingga senam bersama.</p><br></p>Abdul Mu&#039;ti bertindak sebagai pembina upacara. Di hadapan para siswa, ia mengingatkan bahwa mereka merupakan generasi yang akan menentukan wajah Indonesia pada 2045. Karena itu, para pelajar diminta bersungguh-sungguh dalam belajar, menghormati orang tua dan guru, menjaga kerukunan, serta mencintai Indonesia.</p><br></p>"Bagaimana wajah Indonesia 2045, kalianlah yang menentukan. Karena itu, saya mengajak kalian semua untuk senantiasa menunaikan ikrar pelajar yang sudah tadi kita bacakan bersama-sama," kata Abdul Mu&#039;ti.</p><br></p>Ia kemudian mengajak para siswa membiasakan tujuh kebiasaan Anak Indonesia Hebat dalam kehidupan sehari-hari, yakni bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat dan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, serta tidur tepat waktu.</p><br></p>Menurutnya, kebiasaan positif tersebut harus dilakukan secara disiplin dan konsisten karena keberhasilan tidak diraih secara instan.</p><br></p>"Lakukan kebiasaan-kebiasaan itu secara disiplin, secara konsisten. Karena banyak hal yang hebat yang bisa kita raih tidak bisa terjadi secara instan. Semuanya memerlukan proses, semuanya memerlukan waktu," ujarnya.</p><br></p>Pesan tersebut kemudian diwujudkan melalui Senam 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat. Abdul Mu&#039;ti dan Rico Waas ikut bergerak bersama para siswa, menciptakan suasana pagi yang semarak dan penuh energi di lingkungan sekolah.</p><br></p>Tidak berhenti di kegiatan senam, keduanya juga berinteraksi langsung dengan para siswa melalui sesi tanya jawab. Kesempatan itu dimanfaatkan untuk memberikan motivasi agar para pelajar berani bermimpi, tekun belajar dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi tantangan.</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Waas secara khusus mengajak siswa untuk memiliki cita-cita tinggi dan tidak takut gagal. Menurutnya, kegagalan merupakan bagian dari proses untuk belajar dan memperbaiki diri.</p><br></p>"Jangan takut gagal, anak-anak. Bisa saja dalam perjalanan hidup kita, kita menemukan kegagalan. Tapi pelajaran apa yang paling penting adalah kegagalan itu bukan gagal dan kita bersedih, tapi kita gagal dan harus bangkit kembali," ujar Rico.</p><br></p>Bagi Rico, kembali ke SMP Negeri 1 Medan juga memiliki makna tersendiri. Sebab, sekolah tersebut merupakan tempat dirinya pernah menimba ilmu.</p><br></p>Ia pun mendorong para siswa agar terus berusaha dan menjadikan setiap pengalaman, termasuk kegagalan, sebagai pijakan untuk meraih prestasi yang lebih baik.</p><br></p>"Yang terpenting adalah gagal, perbaiki, suatu saat kita akan memiliki prestasi yang lebih baik lagi," katanya.</p><br></p>Rico bahkan menitipkan pesan kepada para siswa agar suatu hari nanti mampu berdiri di tempat yang sama sebagai pemimpin dan memberikan kontribusi bagi Kota Medan.</p><br></p>"Satu janji yang harus kalian sebutkan adalah suatu saat anak-anakku semuanya harus bisa menggantikan Bapak berdiri di sini, menjadi pemimpin-pemimpin di kota ini," ujarnya.</p><br></p>Selain kepada siswa, Abdul Mu&#039;ti juga menitipkan pesan kepada para guru. Ia meminta guru tidak hanya mengajar, tetapi juga menjadi teladan sekaligus mendampingi siswa dalam mengembangkan bakat dan potensinya.</p><br></p>"Bapak Ibu guru adalah orang tua bagi anak-anak kita. Bapak Ibu guru adalah teladan bagi anak-anak kita. Guru sering kali disebut dengan ungkapan digugu dan ditiru," katanya.</p><br></p>Ia mengajak para guru mendidik dengan penuh cinta dan kasih sayang melalui prinsip asah, asih, dan asuh serta sistem Among yang diperkenalkan Ki Hajar Dewantara.</p><br></p>Abdul Mu&#039;ti juga mengingatkan pentingnya membangun sekolah sebagai lingkungan yang aman, sehat, bersih dan nyaman. Sekolah, katanya, harus menjadi rumah kedua bagi siswa, tempat mereka belajar, bertumbuh dan meraih prestasi bersama.</p><br></p>"Mari kita jadikan sekolah kita ini sebagai rumah kita yang kedua, di mana kita semua saling berbagi dan kita semua menumbuhkan semangat untuk maju bersama-sama, semangat untuk meraih prestasi bersama-sama," katanya.</p><br></p>Kegiatan pagi itu pun menjadi momentum yang tidak biasa bagi keluarga besar UPT SMP Negeri 1 Medan. Upacara bendera yang berlangsung khidmat berpadu dengan keceriaan senam bersama, ditambah interaksi langsung bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah serta Wali Kota Medan.</p><br></p>Turut hadir Direktur Sekolah Menengah Pertama Maulani Mega Hapsari, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan Ahmad Barli Mulia Nasution, Kepala UPT SMP Negeri 1 Medan Hj. Rohani, serta para guru dan siswa. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3976_Mendikdasmen-Abdul-Mu-rsquo-ti-dan-Rico-Waas-Senam-Bersama-Siswa-SMPN-1-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286276/mendikdasmen-abdul-mursquoti-dan-rico-waas-senam-bersama-siswa-smpn-1-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Kapok!! IRT Kembali Ditangkap Edarkan Ganja</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Kapok!! IRT Kembali Ditangkap Edarkan Ganja]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Kapok!!IRT Kembali Ditangkap Edarkan Ganja]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satresnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang Ibu Rumah Tangga (IRT), yang kedapatan menjual narkotika jenis ganja di lingkungan rumahhnya sendiri. Ironisnya, pelaku ternyata merupakan residivis dalam kasus yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;NW (41) warga Jalan Mesjid Taufik, Kec.Medan Perjuangan, ditangkap disekitar rumahnya saat hendak melakukan transaksi narkoba, Jumat (11/09/26) sore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Residivis dalam kasus yang sama itu, ditangkap setelah Polisi mendapat informasi dari masyarakat, terkait aktivitas terlarang yang kembali dilakukan pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dipimpin Kanit 3 Satresnarkoba Polrestabes Medan, Iptu Berry Anggara, SH, MH, tim 9 Unit 3 Satresnarkoba Polrestabes Medan pun bergerak ke lokasi. Disana, petugas mendapati pelaku tengah memegang 2 paket  ganja, yang diduga akan ia jual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;NW kami amankan saat diduga hendak melakukan transaksi, diawal penangkapan kami menyita 2 paket ganja siap edar, yang disita dari tangan pelaku,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Senin (14/09/26) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rafli menambahkan, usai ditangkap NW sempat berkilah menyimpan barang bukti lain. Namun, saat petugas melakukan penggeledahan di sekitar tempat dimana NW ditangkap, petugas kemudian menemukan 2 paket ganja siap edar tambahan, yang disimpan di dalam sebuah tas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku ini sempat berkilah ada menyimpan narkoba lain saat pertama ditangakap dengan 2 paket ganja kering, namun berkat kejelian tim di lapangan, kami temukan paket ganja tambahan di dalam sebuah tas,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil pemeriksaan, NW ternyata berstatus sebagai residivis dalam kasus yang sama. NW, pernah dipenjara pada tahun 2022, dan bebas dari penjara pada tahun 2025. Akan tetapi, NW kembali melakukan hal serupa dalam kurun waktu dua pekan terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;NW ini residivis kasus yang sama. NW, mengaku mendapat pasokan narkoba dari seorang pria berinisial BT. NW dan BT tidak bertemu saat bertransaksi, biasanya spot &ndash; spot dimana narkoba akan diletak akan ditentukan oleh BT. Terkadang di tong sampah, terkadang di pinggir selokan. Setelah diletakkan, NW nantinya akan mengambilnya dan kemudian mengedarkannya. BT ini yang sedang kami kejar, kami pastikan BT tidak akan bisa bersembunyi dan akan kami tangkap dalam waktu dekat,&quot; pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2476_Tak-Kapok---IRT-Kembali-Ditangkap-Edarkan-Ganja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286275/tak-kapok-irt-kembali-ditangkap-edarkan-ganja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Medan Area Ringkus Target Operasi Pencurian di Bromo</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 18:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Medan Area Ringkus Target Operasi Pencurian di Bromo]]></title>
            <description><![CDATA[Polsek Medan Area Ringkus Target Operasi Pencurian di Bromo]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Unit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Area berhasil meringkus seorang pelaku pencurian yang merupakan target operasi (TO).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia adalah, AA alias Beni (18), warga Jalan Bromo Kelurahan Binjai, Kecamatan Medan Denai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka ini merupakan target operasi kita dalam kasus pencurian," sebut Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, SIK, MH, Senin (14/09/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskannya, tersangka telah melakukan pencurian mesin pompa dan meteran air korban Surna Herman (58), warga Jalan Bromo Gang Silaturahmi Kecamatan Medan Area pada Sabtu (12/9/2026) sekira pukul 19.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka memanfaatkan situasi rumah yang ditinggalkan korban dalam kosong," terang Kapolsek Medan Area.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah memanjat pagar, tersangka mencuri 1 unit meteran air dan 1 pompa air. Aksi tersangka diketahui adik ipar korban dan memberitahukannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus itu kemudian dilaporkan ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Area. Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri bersama anggotanya segera melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka berhasil kami tangkap dari tempat persembunyiannya di Jalan AR Hakim Gang Seto Kecamatan Medan Area pada Senin (14/9/2026) dinihari," kata AKP M Ainul Yaqin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersama tersangka diamankan barang bukti meteran dan mesin pompa air. Dia mengakui perbuatannya dilakukan seorang diri.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Maling yang merupakan TO diamankan di Mapolsek Medan Area(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_33_Polsek-Medan-Area-Ringkus-Target-Operasi-Pencurian-di-Bromo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286274/polsek-medan-area-ringkus-target-operasi-pencurian-di-bromo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 18:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin]]></title>
            <description><![CDATA[Lima ASN Deli Serdang Dijatuhi Hukuman Disiplin]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>LUBUK PAKAM &ndash; Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, menjatuhkan hukuman disiplin berat kepada lima pegawai dalam apel gabungan, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua Aparatur Sipil Negara (ASN) dijatuhi hukuman berupa pembebasan dari jabatan menjadi jabatan pelaksana selama 12 bulan, yakni Herawati Siregar, Guru Ahli Madya sekaligus Kepala Satuan Pendidikan Formal SDN 101924 Ramunia, karena telah melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan Pasal 3 huruf e dan huruf f serta Pasal 5 huruf a dan huruf b Peraturan Pemerintah Nomor 94 Tahun 2021 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil. Kemudian, Chairul Afandi Siregar, Penelaah Teknis Kebijakan pada Bagian Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Deli Serdang karena telah melakukan perbuatan yang melanggar ketentuan Pasal 5 huruf a dan huruf b. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, tiga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) paruh waktu, yakni Nabila Febri Antika, Operator Layanan Operasional Dinas Perhubungan; Roima Rizki Lestari, Guru Ahli Pertama-Guru Kelas SDN 106829 Beringin; dan Febrina Rohmadana Purba, Penata Layanan Operasional SDN 106829 Beringin, dijatuhi pemutusan hubungan perjanjian kerja dengan hormat tidak atas permintaan sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati mengingatkan, seluruh ASN, termasuk PPPK dan PPPK paruh waktu, terikat pada aturan disiplin dan wajib menjalankan tugas serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadilah panutan, orang yang bisa dihormati, dan berikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Jangan menjadi ASN yang merasa harus dilayani,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menyebut, dari sekitar 14.200 ASN di lingkungan Pemkab Deli Serdang, masih ditemukan pelanggaran disiplin. Sepanjang 2025, sebanyak 28 ASN diberhentikan, sedangkan hingga September 2026 hampir 22 ASN telah diberhentikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan ASN untuk menjauhi korupsi, ketidakhadiran tanpa alasan, judi daring, narkoba, pungutan liar, serta perilaku lain yang dapat merusak integritas aparatur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Disiplin itu dimulai dari diri sendiri, dari hati,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apel turut dihadiri Wakil Bupati Deli Sedang, Lom Lom Suwondo SS, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya,  Asisten III Administrasi Umum, Rudi Akmal Tambunan, dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Sedang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7391_Lima-ASN-Deli-Serdang-Dijatuhi-Hukuman-Disiplin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286273/lima-asn-deli-serdang-dijatuhi-hukuman-disiplin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pimpin Apel, Bupati Ajak ASN Deli Serdang Doakan ASN Jayawijaya yang Gugur</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 18:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pimpin Apel, Bupati Ajak ASN Deli Serdang Doakan ASN Jayawijaya yang Gugur]]></title>
            <description><![CDATA[Pimpin Apel, Bupati Ajak ASN Deli Serdang Doakan ASN Jayawijaya yang Gugur]]></description>
            <content><![CDATA[<br>LUBUK PAKAM&ndash; Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama seluruh peserta Apel Kesadaran mengheningkan cipta dan mendoakan tiga Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Jayawijaya yang gugur saat menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghormatan tersebut menjadi bentuk solidaritas keluarga besar ASN Deli Serdang kepada para ASN yang kehilangan nyawa ketika melaksanakan tugas negara setelah menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada 9 September lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga ASN yang menjadi korban yakni Aprida Rapi, Kepala Bidang Peternakan, dan Alfonsius Albinus Mehan, dokter hewan atau pegawai Dinas Pertanian, dan  Wili Mbuik, pegawai Dinas Pertanian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menyampaikan, pengabdian para ASN yang gugur menjadi pengingat bahwa tugas sebagai aparatur negara merupakan amanah yang dijalankan untuk kepentingan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari kita doakan saudara-saudara kita yang gugur dalam menjalankan tugas negara. Mereka bersedia ditempatkan dan menjalankan tugas di daerah tersebut hingga akhirnya kehilangan nyawa saat melaksanakan tugas,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pengabdian tersebut patut dihormati sekaligus menjadi pengingat bagi ASN Deli Serdang untuk mensyukuri kesempatan dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bapak dan Ibu yang masih diberikan kesempatan untuk bekerja, mari kita syukuri dengan melaksanakan tugas sebaik-baiknya, bekerja tanpa pamrih, tidak melakukan pungli dan tidak mempersulit masyarakat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menekankan, penghormatan terhadap sesama ASN tidak cukup hanya melalui doa, tetapi juga diwujudkan dengan menjalankan tanggung jawab sebagai aparatur secara sungguh-sungguh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga pengabdian mereka menjadi amal dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan. Kita yang masih diberikan kesempatan untuk mengabdi, mari jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apel turut dihadiri Wakil Bupati Deli Sedang, Lom Lom Suwondo, Asisten II Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya,  Asisten III Administrasi Umum, Rudi Akmal Tambunan, dan seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Sedang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7267_Pimpin-Apel--Bupati-Ajak-ASN-Deli-Serdang-Doakan-ASN-Jayawijaya-yang-Gugur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286272/pimpin-apel-bupati-ajak-asn-deli-serdang-doakan-asn-jayawijaya-yang-gugur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Perkuat Kolaborasi Kemaritiman dan Pencegahan Narkoba</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 18:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Perkuat Kolaborasi Kemaritiman dan Pencegahan Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Perkuat Kolaborasi Kemaritiman dan Pencegahan Narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LUBUK PAKAM &ndash; Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga wilayah pesisir sekaligus mencegah peredaran narkoba di Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikan saat menerima audiensi Komandan Satuan Patroli (Satrol) Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I, Letkol Laut (P) Soni Wibisono, dan jajaran Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersama Satrol Kodaeral I, dibahas penguatan pengamanan wilayah maritim Deli Serdang yang berbatasan dengan Selat Malaka. Satrol Kodaeral I menyampaikan kesiapan mendukung pengamanan melalui unsur armada serta patroli keamanan laut yang dimiliki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi juga diarahkan pada pengembangan potensi pesisir dan ketahanan pangan. Salah satunya rencana pemanfaatan lahan sekitar 900 hektare di Paluh Kurau untuk pengembangan ketahanan pangan, serta pengembangan ekonomi biru melalui budidaya kepiting soka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Didampingi dinas terkait, Bupati menyambut baik kolaborasi tersebut, termasuk rencana cetak sawah baru sebagai program memperluas lahan ketahanan pangan di Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita kolaborasikan. Kami juga sudah menyiapkan masyarakat alat berat untuk cetak sawah. Lahan yang ada harus semakin produktif dan memberi manfaat bagi masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga menilai pengawasan kawasan pesisir menjadi bagian penting dalam upaya pemberantasan narkoba, mengingat wilayah pantai menjadi salah satu titik yang perlu diwaspadai dalam masuknya narkotika melalui jalur laut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mohon dukungan dari kawan-kawan TNI AL khususnya untuk membantu pemerintah daerah dalam mengantisipasi peredaran narkoba yang masuk melalui jalur laut, mengingat garis pantai kita itu ada sekitar 65 km,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersama BNNK Deli Serdang, Bupati juga membahas penguatan pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkotika (P4GN), termasuk melalui deteksi dini di lingkungan ASN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau kita ingin memperbaiki, memang harus dimulai dari dalam. Saya terbuka untuk pemeriksaan kepada para ASN,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga bersedia menindaklanjuti instruksi Gubernur Sumatera Utara tentang pelarangan penggunaan rokok elektrik atau vape di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala BNNK Deli Serdang, Kombes Pol M Fadris Sangun Ratu Lana, menyampaikan saat ini semakin marak penyalahgunaan narkotika dalam bentuk cair yang berpotensi dicampurkan ke dalam cairan vape dan menyasar remaja maupun masyarakat usia produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami sudah melihat komitmen Pak Bupati terhadap perang melawan narkoba. Berbagai penindakan serta dukungan yang telah dilakukan bisa terus kita kolaborasikan bersama,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, BNNK Deli Serdang menyampaikan sejumlah program yang akan diperkuat, seperti penguatan Kampung Bersinar, Integrasi Kurikulum Anti <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> (IKAN), serta pembentukan SPEKTA yang telah dibentuk di SMP Negeri 2 Lubuk Pakam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_773_Bupati-Perkuat-Kolaborasi-Kemaritiman-dan-Pencegahan-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286271/bupati-perkuat-kolaborasi-kemaritiman-dan-pencegahan-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gali Emas Pakai Alat Berat di Kawasan Hutan, DPO Tambang Emas Akhirnya Ditangkap Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejari Madina</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 18:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gali Emas Pakai Alat Berat di Kawasan Hutan, DPO Tambang Emas Akhirnya Ditangkap Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejari Madina]]></title>
            <description><![CDATA[Gali Emas Pakai Alat Berat di Kawasan Hutan, DPO Tambang Emas Akhirnya Ditangkap Tim Tabur Kejati Sumut dan Kejari Madina]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelarian Julita Hasby Nasution alias Kultom bin Hobby Nasution, terpidana perkara tindak pidana kehutanan, akhirnya berakhir di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim Tangkap Buron (Tabur) Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara bersama Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal berhasil mengamankan Julita yang sebelumnya masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terpidana diamankan pada Senin (14/9/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di sebuah rumah kontrakan di kawasan Jalan Sukapura, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan tersebut dilakukan setelah tim intelijen melakukan pemantauan terhadap pergerakan terpidana dan mendapatkan informasi mengenai keberadaannya di Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Jupri W. Banjarnahor, mengatakan proses pengamanan sempat mendapat perlawanan dari pihak keluarga terpidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pada saat diamankan, keluarga dari terpidana sempat melakukan perlawanan. Namun, terpidana akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke kantor Kejati Sumut untuk proses administrasi," ujar Jupri, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Julita sebelumnya menjadi buronan setelah dinyatakan bersalah dalam perkara tindak pidana kehutanan terkait aktivitas pertambangan di kawasan hutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkara tersebut, aktivitas pertambangan dilakukan dengan cara menggali kawasan Sungai Lolo menggunakan alat berat. Material hasil galian kemudian didulang untuk mendapatkan emas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pertimbangan majelis hakim dalam putusannya, lokasi penggalian tersebut berada di dalam kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/hutan/" target="_blank">Hutan</a> Produksi Terbatas (HPT).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkara tersebut kemudian bergulir hingga tingkat kasasi di Mahkamah Agung Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam Putusan Mahkamah Agung RI Nomor 1205K/Pid.Sus-LH/2025, Julita dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana dengan sengaja mengerjakan, menggunakan dan/atau menduduki kawasan hutan secara tidak sah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas perbuatannya tersebut, Mahkamah Agung menjatuhkan hukuman pidana penjara selama dua tahun serta denda sebesar Rp10 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jupri menjelaskan, keberadaan Julita telah dipantau oleh tim intelijen Kejari Mandailing Natal dalam waktu yang cukup lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim kemudian mempelajari pola pergerakan terpidana hingga memperoleh informasi mengenai lokasi keberadaannya di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi tersebut selanjutnya dikoordinasikan dengan Tim Intelijen Kejati Sumut. Setelah keberadaan terpidana dipastikan, tim bergerak melakukan pengamanan di lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pengamanan terhadap DPO ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam memastikan setiap putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dilaksanakan," kata Jupri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, koordinasi antarsatuan intelijen menjadi bagian penting dalam proses pencarian dan pengamanan buronan yang masih berusaha menghindari pelaksanaan putusan pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami terus melakukan koordinasi dan upaya pencarian terhadap para buronan, khususnya dalam rangka mendukung pelaksanaan penegakan hukum dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah diamankan, Julita dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk menjalani proses administrasi sebelum selanjutnya diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Proses eksekusi terhadap terpidana dilakukan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejari Mandailing Natal, Gilbeth Sitindaon, SH, MH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terpidana kemudian ditempatkan di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta Medan untuk menjalani hukuman sesuai putusan pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jupri menegaskan, Kejari Mandailing Natal akan terus berkoordinasi dengan Kejati Sumut dan bidang terkait agar seluruh proses eksekusi berjalan sesuai dengan putusan pengadilan serta ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan para terpidana yang masih masuk dalam daftar pencarian agar tidak terus menghindari proses hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tidak ada tempat yang aman bagi DPO. Kepada DPO yang masih bersembunyi agar segera menyerahkan diri dan menjalani proses hukum yang berlaku," tegasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6596_Gali-Emas-Pakai-Alat-Berat-di-Kawasan-Hutan--DPO-Tambang-Emas-Akhirnya-Ditangkap-Tim-Tabur-Kejati-Sumut-dan-Kejari-Madina.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286270/gali-emas-pakai-alat-berat-di-kawasan-hutan-dpo-tambang-emas-akhirnya-ditangkap-tim-tabur-kejati-sumut-dan-kejari-madina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>