<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Tue, 04 Aug 2026 23:44:00 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 23:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Ucok Rizal Nasution, menegaskan bahwa JMSI Tabagsel merupakan organisasi pers yang solid, berada dalam satu komando, dan siap menjadi motor penggerak lahirnya media siber yang profesional, independen, serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegasan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) JMSI Tabagsel 2026 yang berlangsung selama dua hari, 3&ndash;4 Agustus 2026, di Ballroom Syaakira View and Resto, Aek Sabaon, Sibio-bio, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakercab perdana itu mengusung tema "Membangun Media Siber yang Profesional, Independen dan Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucok Rizal Nasution mengatakan, Rakercab menjadi momentum penting untuk memperkuat arah organisasi sekaligus menyusun program kerja yang mampu menjawab tantangan industri media digital di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"JMSI Tabagsel merupakan organisasi pers yang dibentuk dan terdiri dari para pemilik media atau CEO media. Organisasi ini hadir untuk memperkuat kualitas perusahaan media sekaligus meningkatkan profesionalisme insan pers di wilayah Tabagsel," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*JMSI Tabagsel Menaungi Lima Daerah*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucok menjelaskan, dirinya dipercaya memimpin JMSI Tabagsel yang membawahi lima wilayah administrasi, yakni Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas, dan Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat organisasi JMSI yang berdiri sendiri di masing-masing daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tidak ada JMSI Padangsidimpuan ataupun JMSI Tapanuli Selatan. Yang ada adalah satu induk organisasi, yakni JMSI Tabagsel. Kita bergerak bersama dalam satu komando," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, apabila di masa mendatang terdapat keinginan membentuk kepengurusan JMSI tersendiri di suatu kabupaten atau kota, proses tersebut harus melalui mekanisme organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) JMSI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu syarat utama adalah tersedianya minimal lima perusahaan media siber lokal yang diwakili langsung oleh CEO atau owner media sebagai pendiri organisasi di daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; "Kalau syaratnya sudah mencukupi sesuai AD/ART, tentu akan kami proses untuk pemekaran. Semua harus berjalan sesuai aturan organisasi," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Mandat Langsung dari Ketua JMSI Pusat dan JMSI Sumut*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Ucok Rizal Nasution mengungkapkan, terbentuknya JMSI Tabagsel tidak terlepas dari amanah yang diberikan langsung oleh Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa bersama Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto Aghly atau yang akrab disapa Anto Genk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, mandat tersebut diberikan saat dirinya berada di Kota Medan untuk segera membentuk kepengurusan JMSI yang menaungi seluruh wilayah Tapanuli Bagian Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ketika itu di Medan saya diamanahkan langsung oleh Ketua JMSI Pusat, Bang Teguh Santosa, dan Ketua JMSI Sumut, Bang Anto Genk, untuk segera membentuk JMSI Tabagsel,setelah menyelesaikan Musyawarah Cabang secara sederhana yang di hadiri 5 pemilik media lokal di Padangsidimpuan." ungkap Ucok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbekal amanah tersebut, Ucok bersama sejumlah pemilik media siber di kawasan Tabagsel kemudian melakukan konsolidasi hingga akhirnya terbentuk kepengurusan JMSI Tabagsel yang kini menaungi empat kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, serta Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucok menjelaskan, cakupan lima daerah tersebut dipilih karena mempertimbangkan kondisi perusahaan media siber lokal yang ada di kawasan Tabagsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Makanya kami memegang empat kabupaten dan satu kota, karena di Tabagsel perusahaan media lokal paling banyak berada di Kota Padangsidimpuan. Namun, ada juga beberapa perusahaan media yang sudah lebih dulu bergabung dengan organisasi pers lainnya," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, ia menegaskan JMSI tetap membuka ruang bagi perusahaan media siber yang memenuhi persyaratan organisasi untuk bergabung dan bersama-sama memperkuat ekosistem media yang profesional, independen, serta berintegritas di wilayah Tapanuli Bagian Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Susun Program Strategis, Dari JMSI Go To School Hingga UKW di Madina*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam Rakercab tersebut, JMSI Tabagsel juga merumuskan berbagai program kerja jangka pendek, menengah, dan jangka panjang yang akan menjadi arah organisasi ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk program jangka pendek, JMSI Tabagsel akan meluncurkan program JMSI Go To School, yang bertujuan memberikan edukasi kepada pelajar mengenai literasi digital, dunia jurnalistik, serta pentingnya menyaring informasi di tengah derasnya arus media sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, organisasi juga berkomitmen memperkuat kapasitas perusahaan media dan kompetensi wartawan melalui berbagai kegiatan peningkatan kualitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu program prioritas yang telah masuk dalam hasil Rakercab adalah penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kabupaten Mandailing Natal pada tahun depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Program ini sudah masuk dalam hasil Rakercab. Insya Allah tahun depan kita akan menggelar UKW di Mandailing Natal sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di Tabagsel," kata Ucok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, seluruh program yang disusun tidak hanya bertujuan memperkuat organisasi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata JMSI dalam mendukung pembangunan daerah melalui informasi yang berkualitas, akurat, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Apresiasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan turut memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Rakercab JMSI Tabagsel 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mewakili Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Selatan, Akhmad Sani Harchan, S.STP, menyampaikan bahwa tema Rakercab sangat relevan dengan perkembangan dunia informasi di era digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai pilar keempat demokrasi yang tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjalankan fungsi edukasi dan kontrol sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus membuka ruang kolaborasi dengan insan pers. Kami juga menerima kritik dan masukan yang objektif serta membangun demi mewujudkan Tapanuli Selatan yang maju, berkarakter unggul, sehat, cerdas, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045," ujar Harchan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, profesionalisme dan independensi media menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Media yang menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan bebas dari hoaks maupun sensasi akan semakin dipercaya masyarakat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ucapan Terima Kasih kepada Seluruh Mitra*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir kegiatan, Ucok Rizal Nasution menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Rakercab JMSI Tabagsel 2026 dapat berlangsung sukses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra, perusahaan, instansi pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, serta seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil terhadap pelaksanaan kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Atas nama keluarga besar JMSI Tabagsel, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan perusahaan yang telah mendukung suksesnya Rakercab JMSI Tabagsel 2026. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus membangun organisasi yang profesional, independen, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah," ungkap Ucok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakercab perdana JMSI Tabagsel turut dihadiri Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto Aghly yang akrab disapa Anto Genk beserta rombongan, Sekretaris PWI Tabagsel Ikhwan Nasution mewakili Ketua PWI Tabagsel, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Selatan Akhmad Sani Harchan, S.STP mewakili Bupati Tapanuli Selatan, Kabag Ops Polres Padangsidimpuan AKP J. Panjaitan mewakili Kapolres Padangsidimpuan, Kasat Binmas Polres Tapanuli Selatan Iptu Taufik Manullang mewakili Kapolres Tapanuli Selatan, tokoh pers Tabagsel Manaon Lubis, perwakilan Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Agus Sujianto,Ketua KNPI Padangsidimpuan Ricky Siregar beserta Rombongan,Ketua MPC Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan Rocky Gultom diwakili Mo Monang Nasution beserta Rombongan, perwakilan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) yang diwakili Jamal Harahap, serta perwakilan PT Rizky Perdana Jaya yang diwakili Leoaldi Sir dan beberapa undangan lainnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4630_Ucok-Rizal-Nasution-Tegaskan-JMSI-Tabagsel-Satu-Komando--Siap-Bangun-Media-Siber-Profesional-dan-Independen-untuk-Kemajuan-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284938/ucok-rizal-nasution-tegaskan-jmsi-tabagsel-satu-komando-siap-bangun-media-siber-profesional-dan-independen-untuk-kemajuan-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rasyid Dongoran: Jangan Bergantung pada Bantuan, Masa Depan Pertanian Tabagsel Harus Dibangun dari Keringat Sendiri</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 23:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rasyid Dongoran: Jangan Bergantung pada Bantuan, Masa Depan Pertanian Tabagsel Harus Dibangun dari Keringat Sendiri]]></title>
            <description><![CDATA[Rasyid Dongoran Jangan Bergantung pada Bantuan, Masa Depan Pertanian Tabagsel Harus Dibangun dari Keringat Sendiri]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Praktisi konservasi alam dan pertanian berkelanjutan, Rasyid Assaf Dongoran, mengajak masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a>) untuk mengubah pola pikir dalam membangun sektor pertanian. Menurutnya, kemajuan daerah tidak akan terwujud jika hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah ataupun pihak lain, tetapi harus lahir dari semangat bekerja, memanfaatkan potensi yang dimiliki, serta menjaga kelestarian alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seruan tersebut disampaikan Rasyid setelah lebih dari dua dekade atau sekitar 25 tahun berkecimpung dalam upaya konservasi lingkungan dan pengembangan pertanian berkelanjutan di kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a>. Ia menilai, daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah ini memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pertanian unggulan di Sumatera Utara apabila dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataan tertulis yang diterima media, Selasa (4/8/2026), Rasyid menegaskan bahwa pembangunan pertanian tidak boleh hanya bergantung pada program bantuan, melainkan harus dimulai dari kesadaran masyarakat untuk mengolah lahan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pembangunan pertanian berbasis komoditas utama masa depan harus dibangun oleh keringat dan pengorbanan kita sendiri. Jangan menunggu, jangan menutup mata pada potensi diri, dan jangan hanya menuntut negara," tegas Rasyid.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian sangat ditentukan oleh kesungguhan masyarakat dalam bekerja dan merawat alam. Ia menyebut hukum alam selalu berlaku, di mana setiap usaha yang dilakukan hari ini akan menentukan hasil yang dinikmati pada masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Apa yang kita tanam dan perbuat hari ini, termasuk cara kita memperlakukan tanah, itulah yang akan kita tuai kelak. Jika kita hanya menunggu orang lain bergerak, maka yang hilang adalah waktu. Sebaliknya, ikhtiar yang baik dan kepedulian terhadap alam akan menghasilkan manfaat yang berkelanjutan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasyid menilai kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a> memiliki modal alam yang sangat kuat untuk mengembangkan sektor pertanian. Kawasan hutan dan pegunungan seperti Batangtoru, Angkola, Siondop hingga Barumun merupakan ekosistem penting yang tidak hanya menjadi sumber air dan penyangga kehidupan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara bijaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, ia mengingatkan agar pembangunan pertanian tidak dilakukan dengan cara yang merusak lingkungan. Sebaliknya, konsep green agriculture atau pertanian ramah lingkungan harus menjadi arah pembangunan sektor pertanian di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep tersebut, kata Rasyid, dapat diterapkan melalui penggunaan pupuk organik, pestisida nabati, sistem agroforestri, konservasi tanah dan air, serta pengelolaan limbah pertanian yang ramah lingkungan agar produktivitas lahan tetap terjaga hingga generasi berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangannya, terdapat sedikitnya lima komoditas strategis yang berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat apabila dikembangkan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komoditas pertama adalah kopi Arabika dan Robusta yang ditanam menggunakan sistem naungan alami di bawah tegakan pohon. Pola ini dinilai mampu menjaga keanekaragaman hayati sekaligus menghasilkan kopi berkualitas tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya adalah vanili, yang disebutnya sebagai "emas hijau" karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman ini dapat dibudidayakan secara organik di lahan pekarangan maupun kawasan yang teduh tanpa merusak struktur tanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komoditas ketiga ialah kakao, yang menurut Rasyid sangat ideal dikembangkan melalui sistem agroforestri dengan tanaman pelindung serta didukung kelembagaan petani yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menilai durian varietas unggul memiliki prospek besar sebagai investasi jangka panjang apabila dibudidayakan menggunakan pemupukan organik dan pengelolaan tanah yang baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, sektor hortikultura seperti cabai, tomat, dan berbagai sayuran dataran tinggi juga dinilai memiliki peluang besar. Namun, pengembangannya harus mengedepankan pengendalian hama secara alami guna menghasilkan pangan yang sehat sekaligus menjaga kesuburan lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasyid optimistis <a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a> mampu menjadi salah satu sentra pertanian berdaya saing apabila masyarakat menggabungkan semangat kerja mandiri dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pertanian bukan hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga warisan alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap masyarakat semakin percaya pada potensi daerah sendiri dan tidak hanya menunggu bantuan sebagai satu-satunya jalan menuju kemajuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jika masyarakat mampu membangun pertanian dengan kerja keras, inovasi, dan kepedulian terhadap alam, maka <a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a> memiliki peluang besar menjadi kawasan pertanian yang mandiri, berkelanjutan, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya," pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4944_Rasyid-Dongoran--Jangan-Bergantung-pada-Bantuan--Masa-Depan-Pertanian-Tabagsel-Harus-Dibangun-dari-Keringat-Sendiri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284937/rasyid-dongoran-jangan-bergantung-pada-bantuan-masa-depan-pertanian-tabagsel-harus-dibangun-dari-keringat-sendiri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Ungkap Dua Kasus Besar, Polres Padangsidimpuan Amankan 6 Tersangka Narkoba dan 3 Pelaku Pengeroyokan</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 23:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Ungkap Dua Kasus Besar, Polres Padangsidimpuan Amankan 6 Tersangka Narkoba dan 3 Pelaku Pengeroyokan]]></title>
            <description><![CDATA[Polisi Ungkap Dua Kasus Besar, Polres Padangsidimpuan Amankan 6 Tersangka Narkoba dan 3 Pelaku Pengeroyokan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padangsidimpuan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap dua kasus kriminal menonjol, yakni tindak pidana narkotika dan kasus penganiayaan secara bersama-sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan tersebut dipaparkan langsung dalam konferensi pers yang digelar di Aula Pratidina Polres Padangsidimpuan, Senin (3/8/2026) pukul 15.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konferensi pers dipimpin Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho, S.H., M.H., Kasat Resnarkoba AKP Juli Purwono, S.H., M.H., Kasi Humas AKP Ida Meri, S.H., serta dihadiri personel Satreskrim, Satresnarkoba dan sejumlah awak media.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memaparkan hasil pengungkapan perkara yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari aksi pengeroyokan brutal hingga peredaran narkotika di sejumlah titik di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus pertama yang diungkap adalah tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di kawasan Angkringan Enakkan, Jalan Jenderal Sudirman Eks Merdeka, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban diketahui bernama Reza Azhari (21), warga Jalan Pangeran Ali Basa Gang Idola, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus tersebut, Satreskrim Polres Padangsidimpuan berhasil mengamankan tiga tersangka, masing-masing berinisial RDH, RN, dan AS, sedangkan satu pelaku lainnya berinisial FP telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pengeroyokan diduga dipicu persoalan sepele. Sebelum kejadian, salah seorang tersangka sempat mengucapkan kata-kata kasar di kawasan Halaman Bolak dan mendapat teguran dari korban bersama warga sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merasa tidak terima, para pelaku kemudian mencari keberadaan korban. Setelah mengetahui korban berada di Angkringan Enakkan, mereka langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyerangan secara brutal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban mengalami pemukulan, dicekik, ditusuk menggunakan sebilah pisau hingga diinjak-injak secara bersama-sama sebelum akhirnya mendapat penanganan medis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan perkara ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau dan rekaman CCTV yang tersimpan dalam sebuah flashdisk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan dengan pasal tentang penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam KUHP dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain kasus pengeroyokan, Polres Padangsidimpuan juga mengungkap jaringan peredaran narkotika hasil operasi Satresnarkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan enam tersangka, terdiri dari lima laki-laki&mdash;dua di antaranya merupakan residivis kasus narkotika&mdash;serta satu perempuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Narkotika jenis sabu seberat 48,27 gram.<br>- Empat butir pil ekstasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang kemudian dikembangkan melalui penyelidikan dan pengamatan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para tersangka diduga menjalankan bisnis haram tersebut menggunakan sistem transaksi tertutup dengan memanfaatkan komunikasi melalui telepon untuk mengatur lokasi penyerahan barang demi menghindari pantauan aparat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota Padangsidimpuan, antara lain Jalan Tanobato, Jalan Serma Lian Kosong, Jalan Bakti ABRI II, Jalan HT Rizal Nurdin Pijorkoling, Jalan Stasiun Sinomba Hutaimbaru, hingga Jalan Pangeran Ali Basa Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan, termasuk pemeriksaan laboratorium serta pengembangan jaringan guna mengungkap pemasok maupun jalur peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kedua perkara tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polres Padangsidimpuan dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk tindak pidana, baik kejahatan jalanan maupun peredaran gelap narkotika. Seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan," tegas AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga pengungkapan kasus dapat dilakukan dengan cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian. Apabila mengetahui adanya tindak pidana atau peredaran narkoba di lingkungan masing-masing, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 atau langsung ke Polres Padangsidimpuan. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kriminalitas maupun narkotika," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padangsidimpuan menegaskan akan terus meningkatkan upaya pencegahan, penindakan, serta pengembangan jaringan terhadap berbagai bentuk tindak pidana demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7463_Polisi-Ungkap-Dua-Kasus-Besar--Polres-Padangsidimpuan-Amankan-6-Tersangka-Narkoba-dan-3-Pelaku-Pengeroyokan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284936/polisi-ungkap-dua-kasus-besar-polres-padangsidimpuan-amankan-6-tersangka-narkoba-dan-3-pelaku-pengeroyokan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 20:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran]]></title>
            <description><![CDATA[KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p><br>Medan &ndash; Kepala KPPG Medan, Donald Simanjuntak, menyatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menutup sementara 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang infrastruktur pendukungnya, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tidak memenuhi standar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan Donald menyusul aksi unjuk rasa Jaringan Independen Pemuda Indonesia (JIPI) yang mendesak pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami sudah melakukan penutupan sementara SPPG yang IPAL-nya tidak memenuhi kelayakan mengolah limbah cair yang mengakibatkan menurunnya kualitas lingkungan setempat," kata Donald kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen KPPG Medan dalam menjaga standar sanitasi dan perlindungan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami sudah menutup 19 SPPG yang infrastrukturnya, termasuk di dalamnya sarana IPAL, tidak sesuai standar," tegas Donald.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Donald juga memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian pihaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Siap menjadi atensi. Kami yang melakukan tindak tegas," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam aksi demonstrasinya, JIPI menuntut pemerintah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap standar sanitasi, higiene, keamanan pangan, kelayakan dapur, kualitas bahan makanan, serta sistem pengelolaan limbah di sejumlah SPPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JIPI juga meminta Dinas Lingkungan Hidup melakukan pemeriksaan terhadap sistem IPAL di setiap dapur MBG serta mengumumkan hasil pemeriksaan kepada publik sebagai bentuk transparansi. Organisasi tersebut menilai, apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah harus memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan KPPG Medan mengenai penutupan sementara 19 SPPG menjadi perkembangan penting dalam polemik pelaksanaan Program MBG di Sumatera Utara. Langkah itu menunjukkan adanya evaluasi internal terhadap fasilitas yang belum memenuhi standar, khususnya terkait pengelolaan limbah cair dan infrastruktur pendukung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, publik kini menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas 19 SPPG yang ditutup, hasil evaluasi teknis, serta langkah perbaikan yang akan dilakukan agar operasional Program Makan Bergizi Gratis tetap memenuhi standar kesehatan, keamanan pangan, dan perlindungan lingkungan.red2</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7858_KPPG-Medan-Respons-Cepat-Aspirasi-JIPI--Tegaskan-Siap-Tindak-Tegas-Jika-Ditemukan-Pelanggaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284935/kppg-medan-respons-cepat-aspirasi-jipi-tegaskan-siap-tindak-tegas-jika-ditemukan-pelanggaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibio-bio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 20:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibio-bio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibiobio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi memprihatinkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Provinsi Rimba Soping&ndash;Joring Natobang yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata Sibio-bio, Desa Aek Sabaon, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendapat sorotan serius dari rombongan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan jalan yang telah berlangsung bertahun-tahun itu membuat Ketua JMSI Sumatera Utara, Rianto, SH., MH, yang akrab disapa Anto Genk, mengaku terkejut saat melintasi jalur tersebut bersama rombongan JMSI Sumut dalam agenda Rakercab JMSI Tabagsel 2026 di ke kawasan wisata Syakira views and Resto, Aek Sabaon, Sibio-bio, pada Senin, 3 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepanjang perjalanan, rombongan harus melewati jalan yang dipenuhi lubang besar, permukaan aspal yang mengelupas, serta sejumlah titik yang dipenuhi genangan air. Kondisi itu membuat perjalanan berlangsung lambat dan membutuhkan kehati-hatian ekstra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal, ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Rimba Soping&ndash;Joring Natobang merupakan jalan provinsi yang memiliki peran strategis sebagai penghubung wilayah Kecamatan Angkola Julu, Batunadua, hingga Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi akses mobilitas masyarakat, jalan tersebut juga menjadi jalur utama menuju salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Tapanuli Selatan, yakni Sibio-bio.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melihat kondisi tersebut, Anto Genk menilai kerusakan jalan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Infrastruktur seperti ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut perekonomian, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga sektor pariwisata," ujar Anto Genk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera turun tangan melakukan perbaikan secara menyeluruh agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang layak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau akses jalannya baik, investasi akan lebih mudah masuk, wisatawan akan semakin banyak berkunjung, dan ekonomi masyarakat sekitar tentu ikut bergerak," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Pembina JMSI Tabagsel yang juga Tokoh Pers Tabagsel, Manaon Lubis, menilai perbaikan ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Rimba Soping&ndash;Joring Natobang merupakan kebutuhan mendesak apabila pemerintah ingin mengoptimalkan potensi pariwisata sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kawasan Angkola Julu memiliki kekayaan wisata alam yang sangat menjanjikan, termasuk objek wisata Sibio-bio yang memiliki panorama alam yang masih asri dan berpotensi menjadi destinasi unggulan di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; "Jalur ini harus segera diperbaiki karena menjadi pintu masuk menuju kawasan wisata Sibio-bio. Jika akses jalannya bagus, kunjungan wisatawan tentu meningkat. Dampaknya bukan hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga terhadap peningkatan PAD serta kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi di sekitar kawasan wisata," kata Manaon Lubis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai, selama kondisi jalan masih rusak, perkembangan sektor pariwisata akan sulit maksimal meski daerah tersebut memiliki potensi alam yang luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Ketua JMSI Tabagsel Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rizal, menyampaikan harapan masyarakat Tabagsel yang sebenarnya telah lama mendambakan perbaikan jalan tersebut karena menjadi akses vital bagi berbagai aktivitas masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kondisi ini memang sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Kami berharap pemerintah provinsi segera memberikan perhatian serius agar akses menuju Sibio-bio menjadi lebih baik dan nyaman," ujar Ucok Rizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, perbaikan jalan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat sekitar pun berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera merealisasikan perbaikan ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Rimba Soping&ndash;Joring Natobang. Mereka menegaskan bahwa persoalan utama bukan lagi mengenai status jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, melainkan perlunya tindakan nyata agar akses vital tersebut kembali layak digunakan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7080_Tak-Sekadar-Jalan-Rusak--Akses-Menuju-Wisata-Sibio-bio-Dinilai-Hambat-Kemajuan-Tapanuli-Selatan-dan-Padangsidimpuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284934/tak-sekadar-jalan-rusak-akses-menuju-wisata-sibiobio-dinilai-hambat-kemajuan-tapanuli-selatan-dan-padangsidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 20:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET]]></title>
            <description><![CDATA[Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BANDA ACEH &ndash; Komitmen membangun generasi muda Aceh yang tangguh, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan terus diperkuat. Satgaswil Aceh <a href="https://www.sumut24.co/tag/densus/" target="_blank">Densus</a> 88 Antiteror Polri menjalin sinergi strategis dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh sebagai bagian dari ikhtiar bersama mencegah penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di kalangan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Koordinasi yang berlangsung di Kantor Dispora Aceh, Banda Aceh, menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam merancang berbagai program pembinaan kepemudaan yang adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya di era digital yang berkembang begitu cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rilis pers yang diterima redaksi media ini, Selasa, 04 Agustus 2026 menyebutkan, pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Kasatgaswil Aceh <a href="https://www.sumut24.co/tag/densus/" target="_blank">Densus</a> 88 AT Polri, AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono, S.Pd., M.H., dan disambut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi dalam penguatan wawasan kebangsaan, peningkatan literasi digital, pendidikan karakter, serta upaya membangun daya tangkal generasi muda terhadap berbagai bentuk penyebaran paham IRET yang kini semakin mudah menjangkau masyarakat melalui ruang digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono menegaskan bahwa pemuda merupakan pilar utama masa depan bangsa. Karena itu, mereka tidak hanya membutuhkan ruang untuk berkarya dan berprestasi, tetapi juga bekal pemahaman kebangsaan yang kokoh agar mampu menghadapi derasnya arus informasi yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kemajuan teknologi informasi menghadirkan peluang besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, pada saat yang sama, ruang digital juga menjadi medium yang kerap dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan narasi intoleransi, radikalisme, ekstremisme, hingga ajakan yang berpotensi mengarah pada tindakan terorisme.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Karena itu, pendekatan pencegahan harus dilakukan secara komprehensif melalui edukasi, penguatan karakter, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pencegahan akan jauh lebih efektif ketika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dispora Aceh, T. Banta Nuzullah, menyampaikan apresiasi atas terbangunnya sinergi dengan Satgaswil Aceh <a href="https://www.sumut24.co/tag/densus/" target="_blank">Densus</a> 88 AT Polri. Menurutnya, pembinaan kepemudaan tidak hanya diarahkan untuk melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, serta kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dispora Aceh, kata dia, siap mendukung berbagai program kolaboratif yang melibatkan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas, hingga para pegiat literasi sebagai bagian dari gerakan bersama memperkuat ketahanan ideologi bangsa di kalangan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui sinergi ini, edukasi mengenai bahaya paham IRET diharapkan mampu menjangkau lebih luas berbagai lapisan masyarakat, khususnya kalangan muda yang menjadi kelompok paling aktif memanfaatkan teknologi digital. Dengan meningkatnya kesadaran dan kemampuan menyaring informasi secara kritis, generasi muda diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi antara Satgaswil Aceh <a href="https://www.sumut24.co/tag/densus/" target="_blank">Densus</a> 88 AT Polri dan Dispora Aceh menjadi cerminan bahwa menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan merupakan ikhtiar bersama seluruh elemen bangsa. Dari sinergi inilah diharapkan lahir generasi muda Aceh yang cerdas, moderat, berdaya saing, serta mampu menjadi pelopor perdamaian dan penjaga harmoni sosial di Bumi Serambi Mekkah.Versi ini menggunakan gaya bahasa yang lebih elegan, mengalir, dan bercita rasa feature, namun tetap mempertahankan kaidah berita yang objektif dan profesional. (R/MTU)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_965_Densus-88-AT-Polri-dan-Dispora-Aceh-Satukan-Langkah-Bentengi-Generasi-Muda-dari-Paham-IRET.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284933/densus-88-at-polri-dan-dispora-aceh-satukan-langkah-bentengi-generasi-muda-dari-paham-iret/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 19:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.]]></title>
            <description><![CDATA[Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten Solok I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Tokoh muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin, Endara Putra Gunawan(EPG), resmi memperoleh nomor urut 2 dalam tahapan penetapan calon Wali <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin yang dilaksanakan di Sekretariat Panitia Pemilihan Wali <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> (P2WN) <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penetapan nomor urut tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Pemilihan Wali <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> (Pilwana) Serentak Kabupaten Solok Tahun 2026. Suasana penetapan berlangsung tertib dan dihadiri oleh panitia, para calon, unsur pemerintahan nagari, serta tokoh masyarakat setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai penetapan nomor urut, Endara Putra Gunawan menyampaikan rasa syukur atas tahapan yang telah dilalui. Dengan mengawali pernyataannya melalui ucapan &quot;Bismillahirrahmanirrahim&quot;, EPG menegaskan bahwa seluruh proses yang dijalaninya merupakan ikhtiar yang disertai harapan memperoleh ridha Allah SWT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyampaikan bahwa pencalonannya didasari oleh semangat untuk membangun <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin menjadi nagari yang mandiri, religius, dan berkemajuan, sebagaimana visi yang diusungnya, yakni &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin Mandiri Nan Madani.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bismillahirrahmanirrahim. Dengan mengharap ridha Allah SWT serta dukungan dari seluruh stakeholder <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin, baik niniak mamak, bundo kanduang, pemuda, tokoh masyarakat, alim ulama, maupun cadiak pandai, saya memohon doa restu dan dukungannya. Jika Allah SWT memberikan amanah kepada saya nanti, mari kita satukan niat untuk bersama-sama mewujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin menjadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Mandiri Nan Madani,&quot; ujar EPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh ketenangan dan harapan, mencerminkan komitmen untuk membangun nagari melalui kebersamaan seluruh unsur masyarakat. Menurut EPG, kemajuan nagari tidak dapat dicapai hanya oleh seorang pemimpin, melainkan harus dibangun melalui sinergi antara pemerintah nagari, lembaga adat, tokoh agama, kaum perempuan, pemuda, serta seluruh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Endara Putra Gunawan bukanlah sosok baru dalam dinamika pemerintahan dan pembangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin. Ia dikenal sebagai mantan Ketua Badan Permusyawaratan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> (BPN) <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin, sebuah posisi yang memberinya pengalaman dalam menjalankan fungsi pengawasan, perumusan kebijakan, serta membangun komunikasi antara pemerintah nagari dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting yang diharapkan mampu membantunya memahami berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat Aie Dingin secara lebih mendalam. Sejumlah tokoh masyarakat menilai EPG sebagai figur yang memiliki kedekatan dengan masyarakat serta memahami karakter sosial dan adat yang berkembang di <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Visi &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin Mandiri Nan Madani&quot; yang diusungnya menekankan pentingnya kemandirian ekonomi masyarakat, penguatan nilai-nilai agama, pelestarian adat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan generasi muda sebagai fondasi pembangunan nagari di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan ditetapkannya nomor urut 2, EPG kini memasuki tahapan berikutnya dalam proses Pilwana Serentak Kabupaten Solok 2026. Bersama para calon lainnya, ia akan mengikuti seluruh tahapan yang telah dijadwalkan oleh Panitia Pemilihan Wali <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> hingga hari pemungutan suara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin diharapkan dapat mengikuti seluruh proses Pilwana dengan penuh kedewasaan, menjaga persatuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, adat, dan musyawarah yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Minangkabau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Endara Putra Gunawan, nomor urut 2 bukan sekadar angka dalam kontestasi, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk memperjuangkan gagasan dan harapan bagi masa depan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin. Ia meyakini bahwa dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, cita-cita mewujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin yang Mandiri Nan Madani dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.,(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2600_Usung-Visi-Nagari-Aie-Dingin-Mandiri-Nan-Madani--Endara-Putra-Gunawan-Dapat-Nomor-Urut-2-pada-Penetapan-Calon-Wali-Nagari-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284932/usung-visi-nagari-aie-dingin-mandiri-nan-madani-endara-putra-gunawan-dapat-nomor-urut-2-pada-penetapan-calon-wali-nagari/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">400 ASN Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Profiling ASN 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 19:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[400 ASN Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Profiling ASN 2026]]></title>
            <description><![CDATA[400 ASN Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Profiling ASN 2026]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padang I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk komitmen Pemkab Solok, Sumatera Barat,  dalam penerapan sistim manajemen talenta di Pemkab solok, tanggal 4 s.d 6 Agustus 2026 bertempat di UPT BKN Padang, <br>melaksanaan Profiling Aparatur Sipil Negara yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memetakan potensi, kompetensi, dan kinerja ASN secara digital, kegiatan diikuti oleh 400 ASN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga diikuti oleh JPTP, Jabatan Administrator, Pengawas, Fungsional Tertentu dan Pelaksana di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini bertujuan untuk mendukung sistem merit dalam manajemen ASN, sehingga penempatan ASN dapat lebih sesuai dengan keahlian mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan profesionalisme, profesionalitas, dan integritas birokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Profiling ASN (Pro ASN) 2026 juga sebagai langkah nyata BKN dalam memetakan potensi dan kompetensi ASN secara digital, cepat, objektif. Data hasil Profiling ini akan menjadi dasar dalam pembangunan Manajemen Talenta, menuju ASN yang unggul, profesional, dan berintegritas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saatnya kita, ASN Indonesia, berpartisipasi aktif dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif dan berdaya saing.<br>Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari merupakan kegiatan Memetakan potensi dan kompetensi talenta dalam mendukung pembangunan  dan Proses Pelaksanaan Manajemen Telenta.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5665_400-ASN-Pemerintah-Kabupaten-Solok-mengikuti-Profiling-ASN-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284931/400-asn-pemerintah-kabupaten-solok-mengikuti-profiling-asn-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Wujudkan Impian Masyarakat Miliki Rumah melalui Akad Massal KPR Sejahtera FLPP</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 18:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Wujudkan Impian Masyarakat Miliki Rumah melalui Akad Massal KPR Sejahtera FLPP]]></title>
            <description><![CDATA[Bank Sumut Wujudkan Impian Masyarakat Miliki Rumah melalui Akad Massal KPR Sejahtera FLPP]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p></p><p>Medan &ndash; Senyum bahagia terpancar dari raut wajah puluhan masyarakat yang mengikuti Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) PT Bank Sumut (Perseroda) yang diselenggarakan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, Sabtu (1/8/2026).</p><p><br></p><p> Momentum tersebut menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mewujudkan impian memiliki rumah pertama sekaligus membangun masa depan keluarga yang lebih baik.</p><p></p><p>Sebagai salah satu bank penyalur KPR Sejahtera FLPP, PT Bank Sumut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui kolaborasi bersama pemerintah, BP Tapera, dan para pengembang, Bank Sumut terus menghadirkan pembiayaan perumahan yang mudah diakses dan terjangkau.</p><p></p><p>Direksi PT Bank Sumut yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Pemimpin Divisi Kredit Konsumer, Faisal Panggabean, menyampaikan bahwa kepemilikan rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor perumahan.</p><p></p><p>"Hari ini bukan sekadar penandatanganan akad kredit. Hari ini adalah momentum ketika harapan menjadi kenyataan. Di balik setiap akad yang ditandatangani, ada keluarga yang memulai babak baru kehidupannya dengan memiliki rumah yang layak sebagai tempat tumbuh, belajar, dan membangun masa depan," ujarnya</p><p></p><p>Menurut Faisal, Program KPR Sejahtera FLPP tidak hanya memberikan kemudahan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas melalui pertumbuhan sektor perumahan.</p><p></p><p>"Rumah bukan sekadar bangunan dan aset ekonomi. Rumah adalah tempat lahirnya harapan, tempat anak-anak tumbuh dan menggapai cita-cita, serta tempat keluarga membangun kehidupan yang lebih baik. Karena itu, setiap pembiayaan yang kami salurkan memiliki nilai sosial yang sangat besar," katanya.</p><p></p><p>Lebih lanjut, Faisal menyampaikan bahwa sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Sumut senantiasa berkomitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan, percepatan proses pembiayaan, serta penguatan sinergi dengan pemerintah, BP Tapera, asosiasi pengembang, dan para pemangku kepentingan lainnya guna memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.</p><p></p><p>Pada kegiatan akad massal ini, sebanyak 67 debitur melaksanakan akad KPR Sejahtera FLPP dengan total nilai pembiayaan sebesar Rp10,7 miliar. Para debitur berasal dari berbagai profesi, di antaranya PNS, PPPK, guru swasta, petani, karyawan swasta, serta profesi lainnya yang termasuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah sesuai ketentuan Program KPR Sejahtera FLPP.</p><p></p><p>Komitmen Bank Sumut dalam mendukung pemerataan akses kepemilikan rumah juga diwujudkan melalui penyaluran KPR Sejahtera FLPP kepada buruh di Pelabuhan Belawan. Program tersebut diprakarsai oleh Ketua Primkop TKBM Pelabuhan Belawan, Sabam Parsaoran Manalu, sehingga para tenaga kerja bongkar muat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh hunian layak dengan skema pembiayaan yang terjangkau.</p><p></p><p>Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Penyerahan Simbolis Kunci Rumah KPR Sejahtera FLPP kepada debitur serta Penyerahan Simbolis Penerima Manfaat Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai wujud nyata sinergi dalam mendukung kepemilikan rumah bagi masyarakat.</p><p></p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Umum PT PPSU Zia Muhammad, Wakil Ketua Umum DPP REI Andy Atmoko Panggabean, Ketua DPD REI Sumatera Utara Rakutta Karo Karo, Wakil Ketua Bidang Perbankan DPD APERSI Zamri Riduan, anggota developer yang tergabung dalam asosiasi DPD REI Sumatera Utara, para debitur KPR Sejahtera FLPP serta debitur KPP.</p><p></p><p>Bank Sumut optimistis sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah, BP Tapera, DPD REI, APERSI, para pengembang, serta berbagai pemangku kepentingan akan semakin memperkuat upaya penyediaan rumah yang layak bagi masyarakat. Melalui penyaluran KPR Sejahtera FLPP, Bank Sumut berharap dapat terus berkontribusi dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_607_Bank-Sumut-Wujudkan-Impian-Masyarakat-Miliki-Rumah-melalui-Akad-Massal-KPR-Sejahtera-FLPP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/284930/bank-sumut-wujudkan-impian-masyarakat-miliki-rumah-melalui-akad-massal-kpr-sejahtera-flpp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Total Dana Mengalir Hampir Rp 6 Miliar : Tata Kelola Keuangan DPK KORPRI Asahan Dipertanyakan, Diduga Melenceng dari Aturan</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 17:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Total Dana Mengalir Hampir Rp 6 Miliar : Tata Kelola Keuangan DPK KORPRI Asahan Dipertanyakan, Diduga Melenceng dari Aturan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Besarnya aliran dana yang masuk ke Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK KORPRI) Kabupaten Asahan dalam k]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Besarnya aliran dana yang masuk ke Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (<a href="https://www.sumut24.co/tag/dpk/" target="_blank">DPK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/korpri/" target="_blank">KORPRI</a>) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam kurun waktu lima tahun terakhir memicu sorotan tajam dari berbagai kalangan, tak terkecuali mantan pegawai negeri. Gabungan antara dana hibah Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) dan iuran wajib anggota yang mencapai hampir Rp 6 Miliar dinilai tumpang tindih penggunaannya serta belum sepenuhnya transparan, sehingga mendesak aparat penegak hukum untuk melakukan penelusuran lebih mendalam guna memastikan kepatuhan terhadap aturan perundang-undangan.</p>Berdasarkan data yang dihimpun, dana hibah yang diterima <a href="https://www.sumut24.co/tag/dpk/" target="_blank">DPK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/korpri/" target="_blank">KORPRI</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berturut-turut adalah Rp 650 juta pada tahun 2022, Rp 800 juta pada tahun 2023, Rp 800 juta pada tahun 2024, Rp 800 juta pada tahun 2025, dan Rp 500 juta di tahun 2026. Secara kumulatif totalnya mencapai Rp 3,55 Miliar. Sementara itu, dari jalur iuran wajib bulanan yang dipungut dari sekitar 6.800 orang anggota, terhitung sekitar Rp 200 juta per bulan atau setara Rp 2,4 Miliar setiap tahunnya. Kedua aliran dana besar ini berjalan bersamaan, sehingga menimbulkan pertanyaan mendasar mengenai batasan peruntukan masing-masing sumber dana.</p>"Angka ini sangat besar. Rakyat bertanya-tanya, apakah penggunaannya benar-benar terpisah? Apakah kegiatan yang seharusnya ditanggung dari iuran anggota justru dibiayai kembali dari dana hibah APBD? Di mana letak pertanggungjawaban yang terbuka? Kami meminta agar Kejaksaan dan Kepolisian segera turun tangan mengusut tuntas hal ini," tegas seorang pensiunan PNS Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang meminta namanya tidak dipublikasikan, Selasa (4/8/2026) di Kisaran.</p>Pertanyaan ini tentu tidak lepas dari landasan hukum yang mengatur dan payung hukum yang berlaku. Berdasarkan Peraturan Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Nomor 8 Tahun 2021 tentang Hibah dan Bantuan Sosial yang Bersumber dari APBD, dana hibah hanya boleh diberikan kepada lembaga/organisasi non-pemerintah dan penggunaannya harus benar-benar sesuai dengan naskah perjanjian hibah daerah (NPHD), memiliki laporan pertanggungjawaban yang sah, serta tidak boleh menggantikan biaya operasional atau rutin yang seharusnya sudah menjadi tanggung jawab internal organisasi.</p>Selain itu, ketentuan lain yang menjadi rujukan adalah Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara. Setiap penggunaan uang negara/daerah harus didasarkan pada aturan yang jelas, berazaskan hemat, efisien, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan. Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Setiap orang yang dengan sengaja melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi, yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dapat diancam dengan pidana penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan denda paling sedikit Rp 200 juta. Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah: Menegaskan bahwa pemberian hibah harus tercatat dengan jelas, memiliki kesesuaian antara rencana kegiatan dengan pendanaan, serta diaudit secara berkala.</p>Jika benar terdapat ketidaksesuaian antara dokumen perencanaan, realisasi penggunaan, serta laporan audit, hal ini sangat rentan dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang maupun dugaan kerugian keuangan daerah.</p>Penjelasan pengurus dan keraguan yang masih ada serta menanggapi sorotan tersebut, Sekretaris <a href="https://www.sumut24.co/tag/dpk/" target="_blank">DPK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/korpri/" target="_blank">KORPRI</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> sekaligus Asisten I Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Mohammad Azmy Ismail, AP, MSi, membenarkan besaran dana yang diterima. Ia menyatakan bahwa seluruh dana hibah telah digunakan untuk kegiatan resmi seperti peringatan hari jadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/korpri/" target="_blank">KORPRI</a>, rapat kerja, musyawarah, serta keikutsertaan dalam MTQ hingga tingkat nasional, dan menegaskan dokumennya sudah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).</p>Sementara untuk iuran anggota, dijelaskan bahwa uang tersebut disimpan di Bank Sumut dan dimanfaatkan untuk kesejahteraan seperti santunan duka sebesar Rp 5 juta, bantuan biaya pengobatan antara Rp 500 ribu hingga Rp1,5 juta, serta bantuan bagi anggota yang pensiun atau terkena musibah. "Semua sudah berdasarkan hasil musyawarah dan kami paparkan kepada pengurus, tidak ada yang ditutup-tutupi," ujar Azmy.</p>Namun penjelasan tersebut belum sepenuhnya meredakan keraguan. Masyarakat dan anggota masih menuntut bukti keterbukaan yang lebih nyata. "Audit yang ada mungkin baru sebatas kelengkapan administrasi. Pertanyaannya adalah substansi, apakah tidak terjadi dobel pembiayaan? Mengapa rincian lengkapnya tidak bisa diakses oleh seluruh anggota secara terbuka? Jika memang bersih, seharusnya tidak ada yang perlu ditakutkan untuk diperiksa kembali secara mendalam oleh pihak independen," tambah warga tersebut.</p>Desakan agar Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Inspektorat Daerah, hingga BPK Perwakilan Sumatera Utara menelusuri kembali aliran dokumen dan keuangan ini semakin menguat. Hal ini penting bukan hanya demi menegakkan aturan hukum, melainkan juga menjaga kepercayaan ribuan ASN yang selama ini telah patuh menyetorkan iuran, serta memastikan uang rakyat yang bersumber dari APBD benar-benar dimanfaatkan dengan cara yang paling tepat dan bermanfaat. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4903_Total-Dana-Mengalir-Hampir-Rp-6-Miliar---Tata-Kelola-Keuangan-DPK-KORPRI-Asahan-Dipertanyakan--Diduga-Melenceng-dari-Aturan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284929/total-dana-mengalir-hampir-rp-6-miliar-tata-kelola-keuangan-dpk-korpri-asahan-dipertanyakan-diduga-melenceng-dari-aturan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Rico Waas Dorong Penguatan Sinergi Pemko-DPRD Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 17:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Percepat Pertumbuhan Ekonomi, Rico Waas Dorong Penguatan Sinergi Pemko-DPRD Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sinergi Pemko Medan dengan DPRD dalam merancang strategi pen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas mendorong penguatan sinergi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dengan DPRD dalam merancang strategi peningkatan pertumbuhan ekonomi sekaligus menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Rico Waas, pola kerja pemerintahan ke depan tidak cukup hanya berjalan baik, tetapi harus semakin responsif, dekat dengan masyarakat, serta mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikan Rico Waas saat membuka Rapat Kerja (Raker) DPRD Medan dalam rangka penyusunan program kerja 2027 di The Hill Hotel Resort Sibolangit, Minggu (2/8/2026) petang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perlu adanya pola kerja pemerintah semakin baik,&quot; kata Rico Waas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan, peningkatan pertumbuhan ekonomi harus menjadi salah satu barometer capaian pembangunan. Untuk mewujudkannya, dibutuhkan kerja sama bukan hanya antara DPRD dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, tetapi juga dengan masyarakat, termasuk melalui pengembangan investasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang penting menjadi barometer perlu adanya capaian target terkait peningkatan pertumbuhan ekonomi. Butuh ditingkatkan pertumbuhan ekonomi. Untuk itu perlu kerja sama, bukan hanya DPRD dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, tetapi dengan masyarakat. Dan sangat penting pengembangan investasi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rico Waas mengajak DPRD Medan bersama-sama merancang langkah konkret untuk mengoptimalkan seluruh potensi yang dimiliki Kota Medan. Di saat yang sama, kolaborasi tersebut harus diarahkan untuk menjawab persoalan kemiskinan, pendidikan, dan kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari kita maksimalkan semua potensi. Sama-sama kita berkontribusi mengatasi segala masalah terkait kemiskinan, pendidikan dan kesehatan,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rico Waas bahkan membuka ruang komunikasi langsung dengan anggota DPRD Medan terkait aspirasi masyarakat yang mereka terima dari daerah pemilihan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jika ada masalah atau aspirasi masyarakat yang diterima di dapil masing-masing, WA saya langsung, akan kami bantu tindaklanjuti segera. Bapak/Ibu bagian dari rakyat yang dipercaya oleh rakyat untuk produk Perda dan pengawasan penggunaan anggaran, patut kita respons,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta hubungan kerja DPRD dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> terus diperkuat dengan keterbukaan. Menurutnya, tantangan pembangunan membutuhkan kontribusi dan strategi besar sehingga pola kerja sama yang efektif dan efisien harus menjadi perhatian bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Peran kita butuh kontribusi dan strategi besar untuk bangsa ini. Kerja sama yang efektif dan efisien perlu menjadi perhatian,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejalan, Ketua DPRD Medan Wong Cun Sen mengajak seluruh anggota dewan mengoptimalkan fungsi alat kelengkapan dewan dalam mengawal pembangunan Kota Medan. Ia mendorong DPRD meninggalkan pola kerja lama dengan mengedepankan pemikiran yang inovatif, kritis, adaptif, serta berbasis teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari berperan aktif dengan pemikiran yang disruptif, inovatif, dan kritis,&quot; ajaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wong Cun Sen juga menekankan pentingnya pengawasan yang lebih terbuka, termasuk melalui akses pengaduan warga secara real-time dan transparan. DPRD Medan, menurutnya, perlu mendorong lahirnya Perda yang responsif terhadap perkembangan teknologi, mendukung investasi lokal, serta berbasis data dan riset dengan mengedepankan transparansi dan konsultasi publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Memastikan Perda yang telah disahkan dapat diimplementasikan secara efektif oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> melalui Peraturan Wali Kota,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan transformasi tersebut harus membuat DPRD menjadi lembaga legislatif yang lincah, adaptif, dan berorientasi pada hasil. Trifungsi DPRD, katanya, harus mampu menjadi mesin penggerak pembangunan yang tidak hanya mengejar kemajuan fisik, tetapi juga menjangkau wilayah pinggiran, merangkul kelompok rentan, serta menyelesaikan persoalan mendasar masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Plt. Sekretaris DPRD Medan Erisdan melaporkan, raker digelar untuk menyusun dan menyelaraskan program kerja DPRD melalui alat kelengkapan dewan, sekaligus merumuskan kegiatan prioritas untuk 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Raker juga diarahkan untuk mengoptimalkan trifungsi DPRD dengan memperkuat peran lembaga legislatif dalam pembentukan Perda, penganggaran, serta pengawasan terhadap kinerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>. Sinergi DPRD dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> diharapkan semakin kuat untuk mempercepat penyelesaian berbagai persoalan pembangunan. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6919_Percepat-Pertumbuhan-Ekonomi--Rico-Waas-Dorong-Penguatan-Sinergi-Pemko-DPRD-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284928/percepat-pertumbuhan-ekonomi-rico-waas-dorong-penguatan-sinergi-pemkodprd-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peduli Pendidikan, Dirut Inalum Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Kepada Ribuan Mahasiswa Baru UI</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 16:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peduli Pendidikan, Dirut Inalum Tanamkan Jiwa Kepemimpinan Kepada Ribuan Mahasiswa Baru UI]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA,  PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) dalam membangun masa depan Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui penguatan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA,  PT Indonesia Asahan Aluminium (<a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>) dalam membangun masa depan Indonesia tidak hanya diwujudkan melalui penguatan industri strategis nasional, tetapi juga lewat investasi generasi muda.</p>Hal itu ditunjukkan dengan kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/direktur/" target="_blank">Direktur</a> Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>, Melati Sarnita, sebagai narasumber Kuliah Umum Kebangsaan pada Pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus Mahasiswa Baru (PKKMB) Universitas Indonesia (UI) tahun 2026.</p>Informasi diterima Sumut24.co, Selasa (4/8/2026), Kuliah umum digelar di Gedung Balairung Universitas Indonesia, sebagai mendukung kemajuan bangsa yang tidak hanya dapat dicapai melalui lahirnya sumber daya manusia yang berkualitas, berkarakter, dan memiliki semangat pengabdian kepada negeri.</p>Kegiatan mengusung tema "Mahasiswa Berdampak untuk Indonesia: Membangun <a href="https://www.sumut24.co/tag/jiwa/" target="_blank">Jiwa</a> Kebangsaan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kepemimpinan/" target="_blank">Kepemimpinan</a>, dan Inovasi bagi Masa Depan Bangsa."</p>Dalam kegiatan itu, Melati Sarnita<br>mengajak ribuan mahasiswa baru untuk tidak hanya mengejar prestasi akademik, tetapi juga berani mengambil peran sebagai agen perubahan yang mampu melahirkan inovasi dan solusi bagi berbagai tantangan bangsa.</p>Sebagai perusahaan strategis nasional, <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> meyakini bahwa kampus merupakan tempat lahirnya pemimpin masa depan yang akan menentukan arah pembangunan Indonesia.</p>Untuk itu, Melati mendorong mahasiswa terus memperkuat wawasan kebangsaan, membangun kepemimpinan yang berintegritas, serta menumbuhkan budaya inovasi yang memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>"Ini menjadi pengingat bagi kita semua, bahwa keberhasilan bangsa di masa depan sangat ditentukan kualitas generasi mudanya hari ini,"ucapnya.</p>Head of Corporate Communication (Corcomm) PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>, Utrich Farzah menyebut, keterlibatan aktif <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> dalam dunia pendidikan sebagai bukti perusahaan untuk terus hadir tidak hanya sebagai motor penggerak industri nasional, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mencetak generasi unggul yang siap membawa Indonesia menjadi bangsa yang lebih maju, mandiri, dan berdaya saing di tingkat global.(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8629_Peduli-Pendidikan--Dirut-Inalum-Tanamkan-Jiwa-Kepemimpinan-Kepada-Ribuan-Mahasiswa-Baru-UI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284926/peduli-pendidikan-dirut-inalum-tanamkan-jiwa-kepemimpinan-kepada-ribuan-mahasiswa-baru-ui/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola: Merayakan 99 Tahun Momen Kebersamaan yang Menyatukan Generasi Indonesia</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 15:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola: Merayakan 99 Tahun Momen Kebersamaan yang Menyatukan Generasi Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  Jakarta Selama hampir satu abad, CocaCola telah menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama hampir satu abad, Coca-Cola telah menjadi bagian dari berbagai momen keseharian masyarakat Indonesia. Mulai dari makan bersama keluarga di rumah, obrolan larut malam bersama sahabat, santap di warung pinggir jalan setelah perjalanan panjang, hingga berbagai perayaan besar maupun sederhana. Dari generasi ke generasi, Coca-Cola kerap hadir dalam momen-momen sederhana yang paling berkesan: tawa yang dibagikan di meja makan, hidangan favorit yang dinikmati bersama, serta hubungan yang semakin erat melalui makanan dan percakapan.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/58a2fc6ed39fd083f55d4182bf88826d_1000109155.jpg"><br></p><br></p>Di tengah dunia yang semakin digital dan serba cepat, momen kebersamaan yang nyata menjadi semakin bermakna. Di berbagai penjuru Indonesia, budaya nongkrong terus menjadi cara masyarakat menjalin kedekatan melalui santapan bersama, minuman favorit, dan percakapan yang mengalir secara alami di sekitar meja makan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki perayaan 99 tahun kehadirannya di Indonesia dan menyongsong tonggak sejarah 100 tahun, Coca-Cola Indonesia terus berkomitmen untuk tetap dekat dengan momen dan tradisi yang bermakna bagi masyarakat Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Babak baru perjalanan ini dipimpin oleh Eva Lusiana, yang baru ditunjuk sebagai President Director PT Coca-Cola Indonesia. Eva berkomitmen untuk terus memperkuat kedekatan perusahaan dengan konsumen serta budaya Indonesia.</p>Merefleksikan pencapaian tersebut, Eva mengatakan: &quot;Menjelang 100 tahun kehadiran Coca-Cola di Indonesia, kami sangat bersyukur karena Coca-Cola terus menjadi bagian dari momen-momen keseharian lintas generasi. Bagi banyak orang Indonesia, termasuk saya yang tumbuh bersama merek ini, Coca-Cola bukan hanya dikenal karena rasanya, tetapi juga karena kenangan yang tercipta di sekitarnya, mulai dari makan bersama keluarga, berkumpul dengan teman, hingga berbagai momen kebersamaan yang mendekatkan satu sama lain.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Eva menambahkan: &quot;Di saat begitu banyak interaksi terjadi secara daring, kami percaya bahwa masyarakat tetap menghargai momen kebersamaan yang autentik, ketika mereka dapat berbagi cerita sambil menikmati hidangan, mengeksplorasi cita rasa baru bersama, dan meluangkan waktu berkualitas dengan orang-orang di sekitar mereka. Melalui Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola, kami berharap dapat terus menemani masyarakat Indonesia dalam momen-momen kebersamaan tersebut.&quot;</p><br>Sebagai bagian dari perayaan ini, Coca-Cola Indonesia menghadirkan Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola, sebuah pengalaman bersantap bersama yang terinspirasi dari perkembangan budaya nongkrong di Indonesia, di mana makanan, minuman yang menyegarkan, dan percakapan terus menjadi perekat antar-generasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<b>Pengalaman Penyajian Coca-Cola yang Ikonik<br></b><br>Salah satu sorotan utama dalam Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola adalah ritual penyajian Coca-Cola yang ikonik, yang dirancang untuk menghadirkan sensasi kesegaran maksimal. Pengalaman ini diwujudkan melalui empat elemen khas: gelas Contour yang telah didinginkan hingga suhu 3&deg;C, penuh dengan es batu padat, Coca-Cola yang disajikan dalam kondisi sangat dingin sehingga menghasilkan gelembung karbonasi yang segar dan menggugah, serta aroma khas Coca-Cola yang begitu mudah dikenali. Seluruh pengalaman tersebut disempurnakan dengan setengah irisan lemon segar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kombinasi elemen-elemen ini mengubah proses menuang minuman menjadi momen yang menyegarkan dan menggugah selera, sebuah pengalaman yang telah dicintai masyarakat Indonesia selama beberapa generasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merayakan Cita Rasa Melalui Food Pairing dan Mixology</p>Melalui pengalaman food pairing dan mixology yang dikurasi secara khusus, Coca-Cola menunjukkan bagaimana portofolio minumannya dapat melengkapi berbagai jenis hidangan sekaligus meningkatkan pengalaman bersantap bersama. Gupta Sitorus dan Primo Rizky, pelaku industri kuliner dan restaurateur, menjelaskan bahwa minuman memiliki peran penting dalam menyeimbangkan dan memperkaya cita rasa dalam sebuah hidangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Food pairing adalah tentang menciptakan harmoni rasa. Karbonasi dan tingkat keasaman yang ringan pada Coca-Cola membantu menyegarkan kembali indera pengecap, sehingga cocok dipadukan dengan hidangan yang kaya rasa, berasap, dan gurih. Karakter rasa buah yang kuat pada Fanta sangat mudah dipadukan dengan berbagai camilan, sementara kesegaran rasa lemon-lime Sprite tidak hanya cocok dengan hidangan laut dan Melalui pengalaman food pairing dan mixology yang dikurasi secara khusus, Coca-Cola menunjukkan bagaimana portofolio minumannya dapat melengkapi berbagai jenis hidangan sekaligus meningkatkan pengalaman bersantap bersama. Gupta Sitorus dan Primo Rizky, pelaku industri kuliner dan restaurateur, menjelaskan bahwa minuman memiliki peran penting dalam menyeimbangkan dan memperkaya cita rasa dalam sebuah hidangan.</p><br>&quot;Food pairing adalah tentang menciptakan harmoni rasa. Karbonasi dan tingkat keasaman yang ringan pada Coca-Cola membantu menyegarkan kembali indera pengecap, sehingga cocok dipadukan dengan hidangan yang kaya rasa, berasap, dan gurih. Karakter rasa buah yang kuat pada Fanta sangat mudah dipadukan dengan berbagai camilan, sementara kesegaran rasa lemon-lime Sprite tidak hanya cocok dengan hidangan laut dan makanan bercita rasa ringan, tetapi juga mampu meningkatkan sensasi saat menikmati makanan pedas,&quot; jelas mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu kreasi mixology yang diperkenalkan adalah Pickled Cola, yang memadukan Coca-Cola dengan acar gherkin dan acar jalape&ntilde;o. Kreasi ini menghadirkan perpaduan rasa asam, gurih, dan sedikit pedas, sambil tetap mempertahankan cita rasa klasik Coca-Cola yang telah dikenal dan disukai banyak orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menu food pairing yang dihadirkan juga dikurasi khusus untuk mencerminkan selera masyarakat Indonesia. Coca-Cola, Fanta, dan Sprite dipadukan dengan beragam hidangan favorit, mulai dari ayam goreng, burger, dan pizza hingga kuliner khas Indonesia seperti mie celor.</p>Menutup acara, Eva Lusiana menyampaikan, &quot;Nongkrong Seru Bareng Coca-Cola mencerminkan cara masyarakat Indonesia membangun koneksi saat ini. Kami berharap inisiatif ini dapat menciptakan lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk sejenak melambat, berbagi cerita, menikmati hidangan lezat, serta menghabiskan waktu yang bermakna bersama orang-orang terdekat, sambil mengeksplorasi berbagai kombinasi cita rasa baru. Karena sering kali, momen yang paling dikenang adalah momen yang dibagikan bersama di sekitar meja makan.&quot; (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4084_Nongkrong-Seru-Bareng-Coca-Cola--Merayakan-99-Tahun-Momen-Kebersamaan-yang-Menyatukan-Generasi-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/284925/nongkrong-seru-bareng-cocacola-merayakan-99-tahun-momen-kebersamaan-yang-menyatukan-generasi-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JIPI Kepung Kantor BGN Sumut, Soroti Dugaan Dapur MBG Tanpa IPAL: &quot;Jangan Pertaruhkan Kesehatan Anak demi Mengejar Target Program&quot;  Medan &ndash; Jaringan I</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 14:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JIPI Kepung Kantor BGN Sumut, Soroti Dugaan Dapur MBG Tanpa IPAL: "Jangan Pertaruhkan Kesehatan Anak demi Mengejar Target Program"  Medan – Jaringan I]]></title>
            <description><![CDATA[JIPI Kepung Kantor BGN Sumut, Soroti Dugaan Dapur MBG Tanpa IPAL &quotJangan Pertaruhkan Kesehatan Anak demi Mengejar Target Program&quotMedan &ndash ]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &ndash; Jaringan Independen Pemuda Indonesia (JIPI) menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Regional Badan Gizi Nasional (BGN) Sumatera Utara dan KPPG Medan, Selasa (4/8/2026). Massa mendesak pemerintah melakukan audit total terhadap operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang diduga belum memenuhi standar sanitasi, keamanan pangan, hingga pengelolaan limbah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam aksinya, JIPI menegaskan bahwa Program MBG merupakan program strategis nasional yang harus dijalankan secara profesional. Namun, organisasi tersebut menilai pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan aspek kesehatan masyarakat dan kepatuhan terhadap peraturan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua JIPI, Deni Siregar, mengatakan aksi tersebut merupakan bentuk kontrol sosial agar pemerintah tidak hanya berorientasi pada percepatan pelaksanaan program, tetapi juga memastikan seluruh dapur MBG memenuhi standar yang ditetapkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami tidak menolak Program Makan Bergizi Gratis. Yang kami tuntut adalah pelaksanaannya harus sesuai aturan, higienis, transparan, dan tidak mengancam kesehatan masyarakat," tegas Deni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tuntutannya, JIPI menyoroti operasional dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yakni SPPG Indra Kasih dan SPPG Tembung 3 di Kecamatan Medan Tembung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain meminta audit sanitasi dan keamanan pangan, JIPI juga mendesak Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan turun tangan memeriksa keberadaan Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) di setiap dapur MBG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut JIPI, keberadaan IPAL merupakan bagian penting dalam pengelolaan limbah dapur. Jika benar terdapat dapur MBG yang beroperasi tanpa sistem pengolahan limbah yang memadai, kondisi tersebut dinilai berpotensi menimbulkan persoalan lingkungan dan kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JIPI juga meminta Badan Gizi Nasional membuka hasil pemeriksaan kepada publik sebagai bentuk transparansi penggunaan anggaran negara. Mereka menegaskan, apabila ditemukan pelanggaran terhadap standar operasional maupun ketentuan lingkungan hidup, pemerintah harus memberikan sanksi administratif hingga membawa persoalan tersebut ke ranah hukum sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam surat pemberitahuan aksi, JIPI menyatakan akan terus mengawal persoalan tersebut. Apabila tuntutan mereka tidak mendapat respons yang jelas, organisasi itu mengaku siap melanjutkan pengaduan ke lembaga pengawas serta menempuh langkah hukum sesuai mekanisme yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi ini menjadi pengingat bahwa keberhasilan Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya diukur dari banyaknya makanan yang dibagikan, tetapi juga dari kualitas tata kelola, keamanan pangan, kepatuhan terhadap regulasi, serta perlindungan terhadap kesehatan penerima manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga berita ini diterbitkan, Badan Gizi Nasional Regional Sumatera Utara, KPPG Medan, maupun Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan belum memberikan keterangan resmi terkait tuntutan JIPI maupun dugaan adanya dapur MBG yang belum memiliki sistem IPAL.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1637_JIPI-Kepung-Kantor-BGN-Sumut--Soroti-Dugaan-Dapur-MBG-Tanpa-IPAL---quot-Jangan-Pertaruhkan-Kesehatan-Anak-demi-Mengejar-Target-Program-quot---Medan--ndash--Jaringan-I.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284924/jipi-kepung-kantor-bgn-sumut-soroti-dugaan-dapur-mbg-tanpa-ipal-quotjangan-pertaruhkan-kesehatan-anak-demi-mengejar-target-programquot-medan-ndash-jaringan-i/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">USU Pecat Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 13:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[USU Pecat Mahasiswa Pelaku Kekerasan Seksual]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) mengambil langkah tegas terhadap kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Se]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) mengambil langkah tegas terhadap kasus dugaan kekerasan seksual di lingkungan kampus. Setelah melalui proses pemeriksaan oleh Satuan Tugas Pencegahan dan Penanganan Kekerasan (Satgas PPK <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>), seorang mahasiswa Program Studi S-1 Akuntansi Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> berinisial CHS, dijatuhi sanksi administratif tingkat berat berupa pemberhentian tetap atau drop out (DO).</p>Ketua Satgas PPK <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Dr. Meutia Nauly, S.Psi., M.Si., Psikolog, kepada wartawan di Kampus <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Senin (3/8/2026), mengatakan proses pemeriksaan telah selesai dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku.</p>&quot;Laporan pertama kali diterima Satgas PPK <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> pada 19 Juli 2026. Setelah melalui seluruh tahapan pemeriksaan, hasil pemeriksaan dan rekomendasi telah disampaikan kepada Rektor <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> pada 22 Juli 2026,&quot; ujar Meutia.</p>Berdasarkan rekomendasi tersebut, Rektor <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> menerbitkan Keputusan Rektor Nomor 3572/UN5.1.R/SK/KM.00.07/2026 tanggal 30 Juli 2026 tentang Pemberian Sanksi Administratif Tingkat Berat terhadap pelaku kekerasan seksual.</p>Dalam perkara tersebut, Satgas PPK <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> menerima delapan laporan terhadap terlapor. Pemeriksaan dilakukan secara independen dengan memeriksa para pelapor atau korban, saksi, pendamping, pihak terkait, dokumen, serta bukti komunikasi yang relevan.</p>Meutia menjelaskan, terlapor telah dipanggil secara patut sebanyak tiga kali untuk memberikan keterangan. Namun, yang bersangkutan tidak memenuhi seluruh panggilan tersebut sehingga proses pemeriksaan tetap dilanjutkan berdasarkan alat bukti dan keterangan yang telah diperoleh.</p>&quot;Dari hasil pemeriksaan, Satgas menyimpulkan terlapor terbukti melakukan beberapa bentuk kekerasan seksual,&quot; katanya.</p>Bentuk kekerasan yang ditemukan antara lain menyampaikan ujaran bernuansa diskriminasi atau pelecehan terhadap fisik, kondisi tubuh, dan gender korban; menyampaikan rayuan atau ucapan bernuansa seksual; mengirimkan konten seksual yang tidak dikehendaki korban; membujuk atau menawarkan sesuatu untuk aktivitas seksual yang tidak disetujui; melakukan kontak fisik bernuansa seksual tanpa persetujuan; hingga melakukan pemaksaan kegiatan seksual.</p>Selain itu, Satgas juga menemukan adanya tindakan kekerasan dalam pelaksanaan tridharma perguruan tinggi, baik di dalam maupun di luar lingkungan kampus.</p>Ada Pola Kekerasan Berulang</p>Meutia mengungkapkan, hasil pemeriksaan menunjukkan adanya pola tindakan yang berulang terhadap lebih dari satu korban dengan berbagai bentuk kekerasan seksual yang dilakukan secara berlapis.</p>&quot;Keadaan tersebut diperberat dengan sikap tidak kooperatif terlapor selama proses pemeriksaan,&quot; ujarnya.</p>Atas temuan tersebut, Satgas PPK <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> merekomendasikan kepada Rektor <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> untuk menjatuhkan sanksi administratif tingkat berat berupa pemberhentian tetap sebagai mahasiswa.</p>Dengan keputusan Rektor tersebut, mahasiswa berinisial CHS itu tidak lagi berstatus sebagai mahasiswa <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> dan kehilangan seluruh hak serta kewajiban akademik maupun nonakademik yang melekat pada status mahasiswa.</p>Meutia menegaskan, penjatuhan sanksi terhadap pelaku bukan menjadi akhir dari tanggung jawab universitas. <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> tetap memberikan perhatian terhadap pemulihan para korban melalui layanan pendampingan dan konseling psikologis.</p>&quot;Pendampingan, perlindungan, pemulihan, serta dukungan akademik akan terus diberikan sesuai kebutuhan masing-masing korban,&quot; katanya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> juga akan mengembangkan Komunitas Peer Support Volunteer sebagai ruang aman bagi penyintas untuk saling memberikan dukungan serta memperkuat sistem perlindungan di lingkungan kampus.</p>Selain itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> akan membentuk Tim Pencegahan Kekerasan di tingkat fakultas untuk memperkuat edukasi, deteksi dini, konsultasi awal, dan koordinasi program pencegahan kekerasan.</p>Materi tentang pencegahan kekerasan, penghormatan terhadap martabat individu, pentingnya persetujuan (consent), mekanisme pelaporan, serta budaya saling menghormati juga akan dimasukkan dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> Baru (PKKMB).</p>Satgas PPK <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> mengingatkan masyarakat dan pengguna media sosial agar tidak menyebarkan identitas, foto, akun media sosial, maupun informasi lain yang dapat mengungkap identitas korban.</p>&quot;Perlindungan terhadap identitas korban merupakan bagian penting dari proses pemulihan dan mencegah terjadinya viktimisasi berulang,&quot; tegas Meutia.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> juga mengajak seluruh sivitas akademika untuk membangun budaya kampus yang aman, saling menghormati, berani melaporkan dugaan kekerasan, dan tidak melakukan pembiaran terhadap tindakan yang merendahkan martabat manusia.</p>Dengan diterbitkannya keputusan rektor tersebut, proses pemeriksaan dan penjatuhan sanksi administratif dalam perkara ini dinyatakan selesai. Selanjutnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> akan terus memperkuat sistem pencegahan, perlindungan, dan pemulihan agar tercipta lingkungan kampus yang aman, bermartabat, inklusif, dan bebas dari segala bentuk kekerasan. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1759_USU-Pecat-Mahasiswa-Pelaku-Kekerasan-Seksual.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284923/usu-pecat-mahasiswa-pelaku-kekerasan-seksual/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat Persiapan: Pastikan Peringatan HUT Ke 81 Kemerdekaan Berjalan Khidmat dan Bermakna</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 13:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Pimpin Rapat Persiapan: Pastikan Peringatan HUT Ke 81 Kemerdekaan Berjalan Khidmat dan Bermakna]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Menyambut momen bersejarah peringatan Hari Ulang Tahun Ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Asahan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Menyambut momen bersejarah peringatan Hari Ulang Tahun Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> menggelar rapat persiapan panitia di Aula Mawar Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Selasa (4/8/2026). <a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> ini dipimpin langsung oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., guna mematangkan seluruh rencana dan memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan dengan tertib, aman, dan penuh makna.</p>Kegiatan ini dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perwakilan dari Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Kodim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta seluruh unsur panitia yang terlibat dalam penyelenggaraan acara.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_IMG-20260804-WA0017.jpg"><br></p>Dalam arahannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Rianto menegaskan bahwa peringatan kemerdekaan bukan sekadar rutinitas tahunan, melainkan momen berharga untuk mengenang pengorbanan para pahlawan sekaligus membangkitkan kembali semangat persatuan, rasa cinta tanah air, dan nilai luhur gotong royong di tengah masyarakat.</p>"Semangat kemerdekaan harus tetap hidup dan tercermin dalam setiap langkah pembangunan serta pelayanan kepada masyarakat. Oleh karena itu, saya meminta seluruh panitia untuk mempererat koordinasi, menjaga komunikasi yang baik, dan bersinergi sepenuhnya antarinstansi. Laksanakan tugas dan tanggung jawab sesuai bidang masing-masing agar rangkaian kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar," ujarnya.</p>Pada kesempatan tersebut, rapat mendalami berbagai hal krusial, mulai dari kesiapan pelaksanaan upacara detik-detik Proklamasi, upacara penurunan Bendera Merah Putih, pembagian tugas kepanitiaan, pengaturan keamanan, hingga dukungan teknis dan administrasi yang dibutuhkan. Masing-masing seksi kepanitiaan juga menyampaikan laporan kemajuan persiapan serta kebutuhan yang diperlukan untuk bahan evaluasi dan langkah selanjutnya.</p>Sebagai hasil dari pertemuan ini, seluruh perangkat daerah dan instansi terkait sepakat untuk segera menindaklanjuti tugas masing-masing sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Koordinasi berkelanjutan akan terus dilakukan hingga hari pelaksanaan guna menjamin seluruh rangkaian perayaan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berjalan khidmat, aman, lancar, dan sukses.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> ditutup dengan sesi diskusi terbuka, di mana para peserta saling bertukar pandangan dan menyampaikan berbagai masukan konstruktif demi kesempurnaan penyelenggaraan peringatan kemerdekaan tahun ini. (dre)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_617_Wakil-Bupati-Asahan-Pimpin-Rapat-Persiapan--Pastikan-Peringatan-HUT-Ke-81-Kemerdekaan-Berjalan-Khidmat-dan-Bermakna.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284922/wakil-bupati-asahan-pimpin-rapat-persiapan-pastikan-peringatan-hut-ke-81-kemerdekaan-berjalan-khidmat-dan-bermakna/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional, PLN dan Polda Aceh Kolaborasi Dukung Keandalan Kelistrikan Serta Ketahanan Energi</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 13:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Sinergi Pengamanan Objek Vital Nasional, PLN dan Polda Aceh Kolaborasi Dukung Keandalan Kelistrikan Serta Ketahanan Energi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BANDA ACEH, Dalam upaya memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung ketahanan energi nasional, PT PLN (Persero) ter]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BANDA ACEH, Dalam upaya memperkuat keandalan pasokan listrik sekaligus mendukung ketahanan energi nasional, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) terus mempererat sinergi dengan Kepolisian Negara Republik Indonesia. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) bersama Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> yang berlangsung di Kantor Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Selasa 4 Agustus 2026.</p>Audiensi tersebut dihadiri oleh General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UIP SBU, Rizki Aftarianto beserta jajaran, General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UIP3B Sumatera, Elvanto beserta jajaran, General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Eddi Saputra beserta jajaran, Kapolda <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, Wakapolda <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Brigjen Pol. Ari Wahyu Widodo beserta jajaran.</p>Pertemuan ini menjadi momentum strategis untuk memperkuat koordinasi antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> dalam menjaga keamanan aset ketenagalistrikan sebagai objek vital nasional, mengawal pembangunan infrastruktur kelistrikan, serta memastikan keandalan pasokan listrik yang menjadi fondasi bagi pertumbuhan ekonomi, pelayanan publik dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.</p>Kapolda <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Irjen Pol. Ruddi Setiawan, menegaskan bahwa Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> siap untuk terus memperkuat kolaborasi dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi pembangunan sektor ketenagalistrikan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>.</p>"Listrik merupakan kebutuhan dasar yang memiliki peran strategis dalam mendukung aktivitas masyarakat, pelayanan publik, hingga pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> berkomitmen untuk terus bersinergi dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam menjaga keamanan objek vital nasional sektor ketenagalistrikan, mendukung kelancaran pembangunan infrastruktur kelistrikan, serta memperkuat koordinasi dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan yang dapat memengaruhi keandalan pasokan listrik kepada masyarakat," ujar Ruddi.</p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UIP SBU, Rizki Aftarianto, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> yang selama ini telah menjadi mitra strategis <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam mengawal pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Provinsi <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>.</p>"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> atas dukungan, sinergi dan kolaborasi yang telah terjalin dengan sangat baik selama ini. Dukungan tersebut memberikan kontribusi nyata terhadap kelancaran pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan serta pengamanan aset <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> sebagai objek vital nasional, sehingga berbagai proyek strategis dapat berjalan dengan aman, tertib dan sesuai rencana," ungkap Rizki.</p>Rizki menambahkan bahwa sinergi antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> nantinya akan semakin diperkuat melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) sebagai landasan kolaborasi yang lebih komprehensif dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>.</p>"Dalam waktu dekat, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> bersama Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> akan melaksanakan penandatanganan Nota Kesepahaman sebagai wujud komitmen bersama untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Kerja sama ini akan menjadi fondasi penting dalam mengawal percepatan pembangunan sekitar 1.000 tower transmisi 275 kV ruas Sigli&ndash;Arun dan Pangkalan Susu&ndash;Arun yang merupakan infrastruktur strategis untuk meningkatkan keandalan sistem kelistrikan di wilayah Sumatera, khususnya <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>," jelas Rizki.</p>"Dukungan Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> menjadi bagian penting dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif, sehingga proyek-proyek strategis <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dapat diselesaikan tepat waktu, memberikan manfaat bagi masyarakat, memperkuat keandalan pasokan listrik, serta mendukung pembangunan daerah dan ketahanan energi nasional," pungkas Rizki.</p>Melalui audiensi ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan Kepolisian Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> menegaskan komitmen untuk terus memperkuat sinergi dalam menjaga keamanan objek vital nasional sektor ketenagalistrikan, mendukung percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan, serta memastikan keandalan pasokan listrik, khususnya bagi masyarakat di Provinsi <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>. (C04)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8757_Perkuat-Sinergi-Pengamanan-Objek-Vital-Nasional--PLN-dan-Polda-Aceh-Kolaborasi-Dukung-Keandalan-Kelistrikan-Serta-Ketahanan-Energi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284921/perkuat-sinergi-pengamanan-objek-vital-nasional-pln-dan-polda-aceh-kolaborasi-dukung-keandalan-kelistrikan-serta-ketahanan-energi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejari Asahan Musnahkan Barang Bukti 120 Perkara, Langkah Tegas Penegakan Hukum Sesuai Aturan Berlaku</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 13:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejari Asahan Musnahkan Barang Bukti 120 Perkara, Langkah Tegas Penegakan Hukum Sesuai Aturan Berlaku]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Kejaksaan Negeri (Kejari) Asahan hari ini, Selasa (4/8/2026), melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti dari perkara]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Kejaksaan Negeri (Kejari) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> hari ini, Selasa (4/8/2026), melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti dari perkara tindak pidana yang telah memperoleh kekuatan hukum tetap atau inkracht. Kegiatan ini berlangsung secara terbuka di halaman gudang Kompos milik Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Mochamad Ismono, S.H., M.H. beserta seluruh jajaran, diikuti perwakilan Kepolisian Resor <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Dinas Kesehatan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Lingkungan Hidup <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta sejumlah undangan lainnya.</p>Dasar hukum pelaksanaan pemusnahan barang bukti ini merujuk secara tegas pada seperangkat peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia, antara lain, Pasal 44 Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang mengatur tentang pengelolaan, penyimpanan, hingga pemusnahan barang bukti yang perkaranya telah selesai dan berkekuatan hukum tetap. Peraturan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengelolaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/barang/" target="_blank">Barang</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bukti/" target="_blank">Bukti</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/barang/" target="_blank">Barang</a> Rampasan di Lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia. Peraturan Pemerintah dan peraturan teknis lainnya terkait penanganan limbah berbahaya, bahan terlarang, serta barang bukti yang berpotensi merugikan kesehatan dan lingkungan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_IMG-20260804-WA0011.jpg"><br></p>Kajari <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Mochamad Ismono, S.H., M.H. menegaskan bahwa pelaksanaan ini bukan sekadar prosedur rutin, melainkan wujud nyata pelaksanaan tugas dan wewenang kejaksaan sebagai eksekutor putusan pengadilan sekaligus bukti komitmen menjaga transparansi penegakan hukum di hadapan masyarakat.</p>"Pemusnahan ini hanya boleh dilakukan terhadap barang bukti yang putusan pengadilannya sudah mutlak dan tidak dapat diajukan upaya hukum lagi. Semua langkah yang kami ambil hari ini telah melalui verifikasi berulang kali agar sepenuhnya patuh pada aturan hukum yang berlaku," ujarnya saat memberikan sambutan.</p>Secara keseluruhan, barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 120 perkara, yang meliputi 119 perkara tindak pidana umum dan 1 perkara tindak pidana khusus. Rincian pengelompokan perkara tersebut adalah, 70 perkara bidang narkotika, 22 perkara bidang orang dan harta benda (Oharda), 27 perkara bidang keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibum), 1 perkara pelanggaran ketentuan cukai.</p>Dari sektor narkotika saja, jumlah yang dimusnahkan mencapai jumlah yang sangat besar, yaitu sabu seberat 3.116,68 gram, ekstasi sebanyak 36,82 gram, serta ganja seberat 435,15 gram. Selain itu, dimusnahkan pula berbagai barang bukti lain berupa vape, telepon genggam, senjata tajam, dompet, alat hisap, timbangan elektrik, uang palsu, alat pemanen kelapa sawit, 60 jenis obat-obatan, 292 kemasan makanan olahan, 3 kemasan makanan beku, 29 produk makanan dan minuman kemasan, serta 97 kotak obat-obatan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/f2217062e9a397a1dca429e7d70bc6ca_IMG-20260804-WA0010.jpg"><br></p>Sesuai jenis dan sifat barangnya, proses pemusnahan dilakukan dengan metode yang berbeda-beda namun terukur, yakni dibakar, dihancurkan dengan mesin penghancur, hingga direbus. Hal ini dilakukan guna menjamin seluruh barang bukti benar-benar musnah, rusak total, dan sama sekali tidak memiliki nilai kegunaan serta tidak berpotensi disalahgunakan kembali oleh pihak yang tidak bertanggung jawab.</p>"Kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan secara berkala. Ini adalah bentuk akuntabilitas lembaga kejaksaan kepada masyarakat, bahwa segala sesuatu yang berkaitan dengan proses hukum dikelola dengan benar, tertib, dan dapat dipertanggungjawabkan", pungkas Kajari <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Acara pemusnahan ditutup dengan penandatanganan berita acara oleh para pihak yang hadir, yang menjadi bukti sah pertanggungjawaban secara administrasi maupun hukum atas pelaksanaan kegiatan tersebut. Langkah ini sekaligus menegaskan bahwa tidak ada jalan lain bagi barang bukti selain dimusnahkan sesuai putusan hukum yang telah berlaku tetap. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4716_Kejari-Asahan-Musnahkan-Barang-Bukti-120-Perkara--Langkah-Tegas-Penegakan-Hukum-Sesuai-Aturan-Berlaku.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284920/kejari-asahan-musnahkan-barang-bukti-120-perkara-langkah-tegas-penegakan-hukum-sesuai-aturan-berlaku/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang*</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang*]]></title>
            <description><![CDATA[Sabu seberat 9,36 gram bersama pemiliknya diamankan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Deliserdang -;<a href="https://www.sumut24.co/tag/satres/" target="_blank">Satres</a> Narkoba Polresta Deli Serdang kembali berhasil mengungkap kasus dugaan tindak pidana narkotika di wilayah hukumnya. Seorang pria berinisial BS (36), warga Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai, dibekuk petugas di Jalan Rumbiah, Desa Tanjung, Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deli Serdang, Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 16.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam upaya penangkapan tersebut, petugas menemukan dua paket plastik klip kecil yang diduga berisi narkotika jenis sabu dengan berat bruto 9,36 gram. Selain itu juga turut diamankan satu unit telepon genggam dan satu unit sepeda motor yang diduga berkaitan dengan tindak pidana tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya pelaku beserta barang bukti dibawa ke Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/satres/" target="_blank">Satres</a>narkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut. Penyidik kemudian melakukan pemeriksaan awal terhadap barang bukti, penimbangan, serta mengumpulkan keterangan dari pihak-pihak yang berkaitan dengan perkara tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/satres/" target="_blank">Satres</a>narkoba Polresta Deli Serdang masih terus mendalami kasus tersebut dengan melengkapi administrasi penyidikan, memeriksa saksi-saksi, menggelar perkara, serta melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan peredaran narkotika yang terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang melalui Kasat Resnarkoba Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H. menegaskan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika di wilayah hukum Polresta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tidak ada ruang bagi pelaku penyalahgunaan maupun peredaran gelap narkotika. Setiap informasi dari masyarakat akan kami tindak lanjuti secara profesional dan setiap kasus yang berhasil diungkap akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang terlibat.  Kepada seluruh masyarakat  kami juga <br>menghimbau  untuk bersama-sama berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya dugaan tindak pidana narkotika di lingkungannya," ujarnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4242_Sabu-seberat-9-36-gram-bersama-pemiliknya-diamankan-Satresnarkoba-Polresta-Deli-Serdang-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284919/sabu-seberat-936-gram-bersama-pemiliknya-diamankan-satresnarkoba-polresta-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 11:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan]]></title>
            <description><![CDATA[Keramahan Bukan Penyerahan Kedaulatan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senin malam, 3 Agustus 2026, seorang pimpinan DPR RI menelepon saya. Beliau mengirimkan dua video yang sama-sama berkaitan dengan Bali. Video pertama mempersoalkan komunitas lari yang diselenggarakan warga Belanda dan diduga menolak warga negara Indonesia untuk mengikuti kegiatannya. Video kedua menarasikan semakin banyaknya warga Israel yang berada di Bali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya segera berkoordinasi dan meminta klarifikasi kepada Kantor Imigrasi Denpasar serta Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Bali. Dalam persoalan seperti ini, kecepatan negara merespons memang penting, tetapi ketepatan jauh lebih penting. Video yang viral tidak boleh langsung dianggap sebagai putusan hukum. Namun, keresahan masyarakat juga tidak boleh dibiarkan mengambang tanpa jawaban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alhamdulillah, kedua persoalan tersebut segera ditindaklanjuti dan diklarifikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua penyelenggara kegiatan lari asal Belanda telah dimasukkan ke dalam daftar penangkalan sehingga tidak dapat kembali memasuki Indonesia. Keduanya telah meninggalkan Indonesia ketika pemeriksaan dilakukan. Pihak komunitas memang menyatakan bahwa penolakan terhadap sejumlah pendaftar Indonesia terjadi akibat kesalahan sistem otomatis. Akan tetapi, Imigrasi juga menemukan persoalan mengenai penyelenggaraan kegiatan serta kesesuaiannya dengan izin keimigrasian yang digunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus tersebut tidak lagi sekadar menyangkut kegaduhan di media sosial. Ia menyentuh batas antara kebebasan membentuk komunitas dan kewajiban menghormati hukum negara tempat seseorang menjadi tamu. Komunitas olahraga tentu boleh tumbuh. Namun, komunitas yang menggunakan ruang publik Indonesia tidak boleh membangun sekat yang membuat warga Indonesia merasa ditolak di negerinya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengenai warga Israel, publik juga perlu memperoleh penjelasan yang jernih. Israel tetap berada dalam daftar negara subjek calling visa. Artinya, warga Israel tidak bebas masuk Indonesia dan tidak serta-merta memperoleh visa hanya karena mengajukan permohonan. Permohonannya harus lebih dahulu memperoleh persetujuan atau clearance dari Direktorat Jenderal Imigrasi melalui mekanisme penilaian khusus. Kebijakan ini diatur sebagai instrumen selektivitas untuk menjaga kedaulatan dan keamanan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua video itu seolah memperlihatkan persoalan yang berbeda. Satu berkaitan dengan dugaan diskriminasi dalam komunitas olahraga, sedangkan satu lagi menyangkut arus masuk warga dari negara yang memperoleh perlakuan visa khusus. Namun, keduanya bermuara pada pertanyaan yang sama: sampai di mana keterbukaan Bali boleh berjalan tanpa mengurangi kewibawaan negara dan martabat warga Indonesia?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bali hidup dari keramahan. Pulau ini berkembang karena mampu menerima dunia tanpa kehilangan akar kebudayaannya. Orang asing datang untuk berwisata, bekerja secara sah, berinvestasi, belajar, atau tinggal bersama keluarganya. Kehadiran mereka turut menggerakkan ekonomi dan memperluas hubungan antarbangsa. Karena itu, pengawasan orang asing tidak boleh berubah menjadi kecurigaan terhadap setiap pemegang paspor asing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, keramahan bukan penyerahan kedaulatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Visa bukan izin untuk membentuk aturan sendiri. Jalan umum, pantai, sawah, dan ruang sosial Bali bukan halaman privat komunitas ekspatriat. Vila bukan wilayah yang kebal dari pengawasan. Tidak boleh tumbuh ruang-ruang eksklusif yang membuat warga Indonesia menjadi orang asing di rumahnya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keresahan itu semakin beralasan ketika Bali bukan hanya menghadapi pelanggaran administratif, tetapi juga kejahatan serius. Polda Bali mencatat 225 WNA menjadi pelaku kejahatan sepanjang 2025. Pada tahun yang sama, 339 WNA tercatat menjadi korban kejahatan, meningkat sekitar 47 persen dibandingkan tahun sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data tersebut mengingatkan bahwa persoalannya tidak sesederhana pertentangan antara orang asing dan warga lokal. Sebagian jaringan kriminal asing justru memangsa sesama warga asing yang dinilai memiliki uang, aset digital, atau takut melapor kepada aparat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus penganiayaan dan pemerasan terhadap warga Lithuania, yang turut menyeret dua oknum petugas Imigrasi, menunjukkan bahaya ketika jaringan kriminal mencoba memperoleh akses atau perlindungan dari dalam sistem. Kantor Imigrasi Ngurah Rai telah menonaktifkan petugas yang terlibat dan menyerahkan proses pidananya kepada kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembongkaran laboratorium narkotika sintetis yang dikelola dua WN Rusia di Gianyar pada Maret 2026 memperlihatkan pola yang lebih terorganisasi: vila privat, alamat fiktif, bahan dari luar negeri, keahlian khusus, dan jaringan distribusi dirangkai menjadi operasi kejahatan transnasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita tentu tidak boleh menyebut setiap keributan WNA sebagai organized crime. Perkelahian akibat alkohol berbeda dari penculikan terencana, pemerasan berbasis kripto, laboratorium narkotika, atau penggunaan identitas palsu. Ketepatan klasifikasi akan menentukan ketepatan respons negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelanggaran administratif dapat dijawab dengan tindakan administratif keimigrasian. Kejahatan individual harus diproses secara pidana. Jaringan terorganisasi harus dibongkar sampai kepada pengendali, aliran dana, aset, penjamin, perusahaan, dan pihak lokal yang membantu operasinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negara tidak sepenuhnya diam. Satgas Patroli Keimigrasian Dharma Dewata telah dibentuk untuk menyisir titik-titik rawan aktivitas orang asing. Sepanjang semester pertama 2026, sebanyak 342 WNA juga telah dideportasi dari Bali karena berbagai pelanggaran hukum dan keimigrasian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka penindakan memang penting. Namun, keberhasilan tidak boleh hanya diukur dari banyaknya pemeriksaan, razia, dan deportasi. Ukuran yang lebih substantif adalah kemampuan mencegah pelanggaran berulang, melindungi masyarakat, dan membongkar jaringan di belakang para pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pengawasan Bali tidak cukup mengandalkan pemeriksaan paspor. Imigrasi, Polri, BNN, Bea Cukai, PPATK, BIN, pemerintah daerah, dan pengelola kawasan wisata harus membaca informasi sebagai satu ekosistem risiko. Data perlintasan, izin tinggal, penjamin, akomodasi, kendaraan, transaksi mencurigakan, laporan kriminal, dan jejak siber perlu dihubungkan secara terukur dengan perlindungan data yang ketat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Vila lepas kunci dan akomodasi jangka pendek harus menjadi perhatian khusus. Pengelola wajib melaporkan keberadaan orang asing secara akurat. Tempat hiburan harus bertanggung jawab terhadap keamanan kegiatan. Penjamin tidak boleh hanya hadir ketika visa diajukan, kemudian menghilang ketika pelanggaran terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada saat yang sama, akses petugas terhadap data keimigrasian harus meninggalkan jejak audit. Data perlintasan dan izin tinggal tidak boleh digunakan untuk kepentingan pribadi, apalagi diserahkan kepada jaringan kriminal. Penguatan pengawasan orang asing harus berjalan beriringan dengan pembersihan dan penguatan integritas dari dalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negara juga harus menyediakan kanal pelaporan yang aman bagi WNA yang menjadi korban. Mereka tidak boleh takut melapor karena diancam deportasi atau dipersoalkan status keimigrasiannya oleh pelaku. Pengawasan yang baik bukan hanya menindak orang asing yang melanggar, tetapi juga melindungi orang asing yang menaati hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bali harus tetap terbuka. Menutup diri bukan jawaban bagi pulau yang tumbuh sebagai ruang perjumpaan dunia. Akan tetapi, keterbukaan hanya sehat apabila berdiri di atas hukum yang berwibawa, aparat yang berintegritas, dan masyarakat lokal yang dihormati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa pun dipersilakan datang sebagai wisatawan, investor, pekerja profesional, atau bagian dari komunitas internasional. Namun, tidak seorang pun boleh datang dengan anggapan bahwa keramahan Indonesia dapat diperlakukan sebagai kelemahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bali adalah rumah bangsa Indonesia. Tamu yang baik akan dihormati. Mereka yang merendahkan tuan rumah, melanggar hukum, atau membawa jaringan kejahatan harus berhadapan dengan negara.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6142_Keramahan-Bukan-Penyerahan-Kedaulatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284918/keramahan-bukan-penyerahan-kedaulatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>