<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2026 11:12:29 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Gelar Wisuda Periode ke-76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 10:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Gelar Wisuda Periode ke-76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[UNPAB Gelar Wisuda Periode ke76, Cetak Lulusan Siap Hadapi Tantangan Dunia Kerja]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) Medan menggelar Wisuda Periode ke-76 selama dua hari, 18&ndash;19 Agustus 2026, di Regale International Convention Center, Jalan H. Adam Malik No. 66&ndash;68, Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda tersebut menjadi momentum penting bagi UNPAB dalam mengantarkan para mahasiswa yang telah menyelesaikan pendidikan tinggi menuju tahapan baru, baik memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan maupun mengembangkan kiprah di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan wisuda selama dua hari menunjukkan skala kegiatan yang cukup besar sekaligus menjadi bagian dari agenda akademik UNPAB dalam memberikan penghargaan kepada mahasiswa yang telah menyelesaikan proses pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum tersebut tidak sekadar menjadi seremoni akademik. Kelulusan para wisudawan juga membawa konsekuensi baru berupa tuntutan untuk mampu menerapkan ilmu, keterampilan dan nilai-nilai yang diperoleh selama menempuh pendidikan di tengah perubahan dunia kerja yang semakin kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah perkembangan teknologi dan perubahan kebutuhan industri, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya mengandalkan ijazah. Kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, berkomunikasi, berkolaborasi serta mengembangkan kompetensi secara berkelanjutan menjadi modal penting untuk menghadapi tantangan setelah menyandang gelar akademik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi UNPAB, Wisuda Periode ke-76 menjadi bagian dari perjalanan institusi dalam menjalankan fungsi pendidikan tinggi, khususnya menyiapkan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi dan mampu memberikan kontribusi bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Dua Hari, Satu Momentum Akademik*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian Wisuda Periode ke-76 UNPAB berlangsung pada 18 dan 19 Agustus 2026 di Regale International Convention Center Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilihan gedung konvensi sebagai lokasi pelaksanaan memberikan ruang bagi pelaksanaan agenda wisuda dalam skala besar dengan melibatkan para lulusan beserta keluarga dan sivitas akademika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi keluarga wisudawan, momentum tersebut juga menjadi bentuk apresiasi atas perjalanan pendidikan yang telah dilalui. Di balik toga dan prosesi akademik, terdapat proses panjang berupa pembelajaran, penelitian, penyelesaian tugas akhir serta berbagai tantangan yang harus dilewati hingga akhirnya mahasiswa dinyatakan lulus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, wisuda bukan menjadi akhir perjalanan akademik, melainkan awal dari fase baru yang menuntut para lulusan menunjukkan kompetensi dan integritas di lingkungan profesional maupun masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tantangan Setelah Menyandang Gelar*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lulusan perguruan tinggi saat ini menghadapi lingkungan yang berubah cepat. Digitalisasi, perkembangan kecerdasan buatan, perubahan pola kerja dan tuntutan industri membuat kompetensi lulusan harus terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi tantangan bagi setiap perguruan tinggi untuk memastikan proses pendidikan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi juga membangun kesiapan mahasiswa menghadapi dunia nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda Periode ke-76 menjadi momentum bagi UNPAB untuk terus memperkuat komitmen tersebut. Para lulusan diharapkan mampu membawa pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh selama berada di kampus untuk menghasilkan karya serta memberikan manfaat di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan berakhirnya masa studi, para wisudawan kini memasuki fase baru. Tantangan berikutnya bukan lagi sekadar memperoleh gelar, tetapi membuktikan bahwa pendidikan yang ditempuh mampu melahirkan kontribusi nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda Periode ke-76 pun menjadi penanda bahwa perjalanan akademik para lulusan telah sampai pada satu titik, sekaligus membuka lembaran baru menuju dunia profesional, kewirausahaan, pengabdian masyarakat dan pengembangan keilmuan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1699_UNPAB-Gelar-Wisuda-Periode-ke-76--Cetak-Lulusan-Siap-Hadapi-Tantangan-Dunia-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285411/unpab-gelar-wisuda-periode-ke76-cetak-lulusan-siap-hadapi-tantangan-dunia-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dandim 0201/Medan Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 10:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dandim 0201/Medan Hadiri Jamuan Makan Malam Dengan Paskibraka Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Komandan Kodim (Dandim) 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M., menghadiri jamuan makan malam dengan s]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Komandan Kodim (<a href="https://www.sumut24.co/tag/dandim/" target="_blank">Dandim</a>) 0201/Medan Letkol Arm Delli Yudha Adi Nurcahyo, S.E.,M.M., menghadiri jamuan makan malam dengan seluruh pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibaraka) Kota Medan di Pendopo Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jl. Jenderal Sudirman No.35, Kel. JATI, Kec. Medan Maimun, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menggelar jamuan makan sebagai bentuk apresiasi dan rasa terima kasih karena siswa yang terpilih sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasukan/" target="_blank">Pasukan</a> Pengibar Bendera Pusaka (Paskibaraka) Kota Medan telah berhasil menjalankan tugas dengan baik, pada saat upacara pengibaran dan penurunan bendera Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun 2026 di Lapangan Merdeka Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan makan malam tersebut dihadiri langsung Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Walikota Medan an. H. Zakiyuddin Harahap, Kapolrestabes Medan diwakili Kasat Binmas AKBP Wenny Moechtar IS, S.H., M.H, Kepala Kejaksaan Negeri Medan diwakili Bapak Edy Syahjuri Tarigan, S.H, M.H, Dandenpom 1/5 Medan Letkol Cpm Atep Priatna S.H M.TrMil., M.Han, Pj Sekda Kota Medan an. Erfin Fachrur Razi, S.STP., M.Si, Kapolres Belawan diwakili Wakapolres Kompol Nelson Sipahutar S.H, Kabankesbangpol Kota Medan an. Andy Mario AP, S.sos, Para Asisten, Staf Ahli, Pimpinan Perangkat Daerah, Tokoh Agama Kota Medan, Peserta Paskibra tahun 2026, Para orang tua/wali Paskibra tahun 2026&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 22.00 WIB kegiatan temu ramah dan jamuan makan malam dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasukan/" target="_blank">Pasukan</a> Pengibar Bendera Pusaka (Paskibaraka) Kota Medan tahun 2026 selesai.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2350_Dandim-0201-Medan-Hadiri-Jamuan-Makan-Malam-Dengan-Paskibraka-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285410/dandim-0201medan-hadiri-jamuan-makan-malam-dengan-paskibraka-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Gerebek Kafe Penjualan Pod Getar, 3 Remaja Diringkus di Jalan Darusalam Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 10:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Gerebek Kafe Penjualan Pod Getar, 3 Remaja Diringkus di Jalan Darusalam Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co  Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, membongkar praktek jual beli narkoba, yang selalu memanfaatkan kafe sebagai titik t]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, membongkar praktek jual beli narkoba, yang selalu memanfaatkan kafe sebagai titik transaksi narkoba. Dalam kasus ini, polisi menyita 2 pod getar, dan meringkus 3 remaja yang dua diantaranya sepasang kekasih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Rabu (19/8/2026) pagi mengatakan, terungkapnya praktek jual beli narkoba dengan memanfaatkan kafe di Jalan Darusalam, Kec.Medan Petisah ini, berawal dari adanya kecurigaan masyarakat, terkait aktivitas salah satu pelaku yang kerap datang ke lokasi, dan bertemu dengan orang yang berbeda - beda hanya dalam waktu singkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kecurigaan ini, kemudian dilaporkan ke Satresnarkoba Polrestabes Medan, yang langsung merespon dengan melakukan penangkapan terhadap satu pelaku yakni ET (21) warga Desa Tanjung Selamat, Kec.Sunggal, saat berada di kafe tempat pelaku biasa bertransaksi, Selasa (7/7/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari tangan ET, kami menyita 2 pcs <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/getar/" target="_blank">Getar</a> bermerek Wukong dan Batman, yang diduga hendak dijual,&quot; ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai menangkap ET, petugas kemudian melakukan pengembangan, dengan menangkap seorang wanita berinisial M (19) warga Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Sunggal, dan seorang pria berinisial GS (23) warga Desa Tanjung Anom, tidak jauh dari tempat ET ditangkap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;M yang merupakan kekasih dari ET berperan sama - sama mengambil narkoba dari pemasok, sedangkan GS berperan sebagai pendana atau pemodal untuk membeli narkoba dari pemasok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Total tiga pelaku yang kami tangkap, ketiganya ini memiliki peran yang berbeda - beda, ET berperan melakukan transaksi dengan pembeli, M berperan berperan mengambil narkoba bersama ET dari pemasok, sedangkan GS ini merupakan pemodal. Dalam setiap transaksi, jika berhasil ET dan M mendapat keuntungan Rp 600 ribu, sedangkan GS sebagai pemodal mendapat keuntungan seorang diri Rp.600 ribu,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam praktek jual beli narkoba dengan memanfaatkan kafe sebagai titik transaksi ini, para pelaku diketahui sudah berulang kali menjalankan aksinya. Tidak hanya melakukan transaksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/getar/" target="_blank">Getar</a>, ketiganya bahkan pernah empat kali melakukan transaksi narkotika jenis pil ekstasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Para pelaku ini sudah sering beraksi, tidak hanya mengedarkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/getar/" target="_blank">Getar</a>, namun mereka juga mengedarkan pil ekstasi. Kami sedang mengejar pemasoknya yang identitasnya sudah kami ketahui. Kami pastikan, pemasok, bandar, maupun pengedar tidak akan bisa bersembunyi sejauh apapun mereka berlari, pasti akan kami tangkap,&quot; pungkas Rafli.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_16_Polisi-Gerebek-Kafe-Penjualan-Pod-Getar--3-Remaja-Diringkus-di-Jalan-Darusalam-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285409/polisi-gerebek-kafe-penjualan-pod-getar-3-remaja-diringkus-di-jalan-darusalam-medan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 09:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun]]></title>
            <description><![CDATA[Dosen Universitas HKBP Nommemsen Pematangsiantar Melaksanakan PKM di Desa Bangun]]></description>
            <content><![CDATA[<br>DAIRI I Sumut24.co<br>Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar (UHKBPNP) melaksanakan.. Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) di Desa Bangun Kabupaten Dairi, Provinsi Sumatera Utara, Tanggal 10 Juli 2026 yang lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun dosen yang melaksanakan PKM tersebut diantaranya Winarto Silaban,M.Pd dosen Pendidikan Biologi sebagai ketua,Dr. Ady Frenly Simanullang, M.Si dosen Pendidikan Fisika dan Winfronstein Naibaho,M.T selaku anggota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut merupakan dana hibah dari Kementerian Pendidikan Tinggi, sains, dan teknologi atau yang disingkat Kemdiktisaintek Republik Indonesia Tahun Anggaran 2026 dengan topik Penerapan Riset Mesin Pencacah Jagung Ramah Lingkungan serta Pemanfaatan Limbah Tongkol Jagung menjadi Pupuk Organik bagi Kelompok Tani GABEMA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun Kelompok Tani GABEMA adalah merupakan bagian dari mitra Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dan sudah menjadi tanggungjawab universitas dalam melakukan Tridharma Perguruan Tinggi (PT) salah satunya adalah bidang PkM,<br>Untuk jagung sendiri merupakan tanaman komuditas petani Dairi terkhusus Desa Bangun yang menjadi tulang punggung dalam ekonomi masyarakat, sementara pupuk yang tersedia di pasaran belum memadai ditambah dengan mesin penggiling kopi yang dipakai di kelompok tani tersebut adalah mesin yang bukan ramah lingkungan/mesin bahan bakar, sementara tungkul jagung yang menjadi sampah tidak bernilai bagi kelompok tani GABEMA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan hadirnya Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dalam kegiatan pemberdayaan memberi pelatihan dan edukasi untuk memanfaatkan tungkul jagung sebagai pupuk organik yang berguna untuk peningkatan hasil produksi jagung itu sendiri, Melalui pendanaan hibah ini mesin pencacah jagung ramah lingkungan diberikan kepada Kelompok Tani GABEMA untuk membantu proses produksi jagung dan secara langsung tungkul jagung dapat dijadikan pupuk kompos organik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Kelompok Tani GABEMA sergius simanjorang mengucapkan terimakasihnya kepada Kemdiktisaintek, dan dosen-dosen Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar yang terlibat dalam kegiatan ini, &quot;Sebagai kelompok tani sangat terbantu dalam peningkatan produksi jagung,&quot; ujarnya. Senada dengan ketua kelompok tani kepala desa bangun, Japirin Sihotang yang hadir memberi ucapan terimakasih dan apresiasi kepada Kemdiktisaintek, dan dosen-dosen Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar yang melakukan PkM ke desa bangun,dan harapannya kegiatan pemberdayaan masyarakat dapat berlanjut guna menuntaskan masalah-masalah pertanian di desanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara ditutup dengan pemberian hibah mesin pencacah jagung ramah lingkungan yang diterima langsung oleh ketua kelompok tani GABEMA,dan kepala desa Bangun dan turut hadir menyaksikan secara langsung penyuluh pertanian lapangan (PPL) Sahat Sibarani.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6267_Dosen-Universitas-HKBP-Nommemsen-Pematangsiantar-Melaksanakan-PKM-di-Desa-Bangun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285408/dosen-universitas-hkbp-nommemsen-pematangsiantar-melaksanakan-pkm-di-desa-bangun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Pematangsiantar dan Kemenkum Sumut menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 09:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Pematangsiantar dan Kemenkum Sumut menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Pematangsiantar dan Kemenkum Sumut menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.co<br>Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan Kantor Wilayah Kementerian Hukum (Kemenkum) Sumatera Utara (Sumut) menandatangani Kerja Sama Pelayanan dan Pembangunan Hukum di Daerah. Selain itu, ditandangani juga Perjanjian Kerja Sama antara Kanwil Kemenkum Sumut dengan Badan Perencanaan, Penelitian, dan Pengembangan Daerah (Bappeda) Kota Pematangsiantar tentang Pengembangan dan Perlindungan Kekayaan Intelektual Hasil Riset dan Inovasi Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan berlangsung di ruang kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/wali/" target="_blank">Wali</a> Kota Pematangsiantar, Lantai 2 Balai Kota, Jalan Merdeka, Selasa (18/08/2026) siang. Penandatanganan langsung dilakukan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wali/" target="_blank">Wali</a> Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dan Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Kemenkum Sumut Ignatius Mangantar Tua Silalahi SH MH. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/wali/" target="_blank">Wali</a> Kota Wesly Silalahi dalam sambutannya mengatakan, pembangunan sebuah <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">kota</a> tidak akan pernah terlepas dari kukuhnya fondasi hukum yang menopangnya. Oleh karena itu, momentum penandatanganan nota kesepahaman tentang pelayanan dan pembangunan hukum di daerah memiliki makna yang sangat strategis bagi Pemko Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sinergi ini adalah wujud nyata komitmen kita bersama untuk menghadirkan pelayanan hukum yang prima, berkeadilan, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Kami berharap, kolaborasi ini dapat memperkuat kualitas pembentukan produk-produk hukum di daerah kita, meningkatkan kesadaran hukum masyarakat, serta memastikan pemenuhan hak asasi manusia di <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">kota</a> pematangsiantar berjalan dengan optimal,&quot; sebut Wesly.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Wesly, selain penguatan di bidang pelayanan hukum, juga dilaksanakan penandatanganan perjanjian kerja sama antara kanwil Kemenkum Sumut dengan Bappeda Kota Pematangsiantar. Kerja sama tersebut difokuskan pada pengembangan dan perlindungan kekayaan intelektual hasil riset dan inovasi daerah. Perjanjian kerja sama bertujuan memutus rantai kendala. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita ingin memastikan setiap tetes keringat pemikiran, ciptaan, merek, dan inovasi teknologi yang lahir dari rahim Kota Pematangsiantar mendapatkan perlindungan hukum yang layak (hak paten, hak cipta, merek, dan lain-lain),&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly bepesan kepada seluruh perangkat daerah terkait agar menjadikan penandatanganan kerja sama sebagai langkah awal, bukan garis akhir. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Segera implementasikan kesepakatan ini ke dalam program-program nyata!&quot; tegasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada Kakanwil Kemenkum Sumut beserta jajaran, Wesly mengucapkan terima kasih atas dukungan, perhatian, dan sinergisme yang terbangun dengan sangat baik.<br>&quot;Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa senantiasa meridhoi setiap niat baik dan langkah kita dalam membangun Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Setdako Pematangsiantar Hendra TP Simamora SSTP MSi dalam laporannya memaparkan, kerja sama dilaksanakan untuk mendukung pengembangan inovasi daerah Kota Pematangsiantar serta menjamin orisinalitas ide dan gagasan inovasi yang lahir dari perangkat daerah di Kota Pematangsiantar. Selain itu, perlunya pengembangan dan perlindungan kekayaan intelektual dilaksanakan untuk mendukung program dalam meningkatkan pemahaman dan membangun kesadaran akan pentingnya perlindungan kekayaan intelektual hasil riset dan inovasi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tujuan kegiatan ini untuk mengikat pihak-pihak terlibat secara resmi, memberikan kepastian hukum, menyamakan persepsi, serta memperjelas dalam menjalankan kolaborasi dalam pelaksanaan berbagai macam program dan kegiatan yang berhubungan dengan pengembangan dan perlindungan kekayaan intelektual di Kota Pematangsiantar,&quot; jelas Hendra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Kanwil Kemenkum Sumut, hadir Kepala Divisi Pelayanan Hukum Kartini SM Sihotang, Analis Kekayaan Intelektual Dedi Immanuel Gultom dan Ika Putri Bangun, serta Analis Hukum Satria Alga DI. Sedangkan dari Pemko Pematangsiantar, hadir Asisten Administrasi Umum Dedy Tunasto Setiawah SH MH, Staf Ahli Bidang Pemerintahan Dra Happy Oikumenis Daely, Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH, Kepala Bappeda Soefy M Saragih SSTP MSi, dan Kabag Hukum Jiva Idra. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9722_Pemko-Pematangsiantar-dan-Kemenkum-Sumut-menandatangani-Kerja-Sama-Pelayanan-dan-Pembangunan-Hukum-di-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285407/pemko-pematangsiantar-dan-kemenkum-sumut-menandatangani-kerja-sama-pelayanan-dan-pembangunan-hukum-di-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Melampaui Sekat Negara-Bangsa: Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 08:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Melampaui Sekat Negara-Bangsa: Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal]]></title>
            <description><![CDATA[Melampaui Sekat NegaraBangsa Dekonstruksi Hukum Kewarganegaraan Menuju Kosmopolitanisme Universal]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan - Perdebatan mengenai revisi Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2006 tentang Kewarganegaraan Republik Indonesia yang diwacanakan pemerintah belakangan ini kerap terjebak dalam dikotomi usang: antara pragmatisme ekonomi utiliter dan proteksionisme nasionalisme sempit. Ketika wacana dwi-kewarganegaraan diajukan secara "terbatas" hanya untuk segelintir manusia dengan "talenta istimewa", kebijakan ini justru menegaskan kembali watak negara-bangsa modern yang transaksional. Konsep kewarganegaraan kontemporer masih diposisikan sebagai komoditas politik ketimbang sebagai instrumen kemaslahatan universal umat manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dosen FISIP UMSU Shohibul Anshor Siregar menilai bahwa usulan restriksi "talenta istimewa" tersebut adalah manifestasi dari elitisme hukum yang berakar pada paradigma etnosentrisme defensif. Konsep negara-bangsa tradisional terus-menerus memelihara narasi kompetisi antarkedaulatan yang destruktif dan mematikan. Di era arus globalisme yang tak terbendung, mempertahankan sekat legalistik yang kaku atas nama kesetiaan mutlak tunggal mutlak adalah bentuk anakronisme sejarah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kritik atas Etnosentrisme dan Ilusi "Tarung Mematikan" Antar-<a href="https://www.sumut24.co/tag/negara/" target="_blank">Negara</a>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hukum kewarganegaraan konvensional dibangun di atas fondasi Westphalian yang membagi dunia ke dalam kapling-kapling kedaulatan yang saling mencurigai. Dalam perspektif ini, manusia dipaksa memilih satu identitas geopolitik yang kaku. <a href="https://www.sumut24.co/tag/negara/" target="_blank">Negara</a>-negara bertarung dalam kompetisi zero-sum game untuk memperebutkan sumber daya manusia, yang diistilahkan sebagai pencegahan brain drain. Watak defensif ini mengasumsikan bahwa komitmen seseorang pada kemanusiaan harus tunduk pada paspor yang dipegangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembatasan dwi-kewarganegaraan hanya bagi kelompok "talenta elite" memamerkan watak negara yang bias kelas dan utilitarian. <a href="https://www.sumut24.co/tag/negara/" target="_blank">Negara</a> seolah mengabaikan prinsip kemaslahatan universal dengan menerapkan standarisasi kapitalistik pada esensi kemanusiaan. Padahal, globalisme menuntut dekonstruksi terhadap batas-batas artifisial tersebut. Hak untuk bergerak, berkarya, dan mengabdi pada kemaslahatan global tidak boleh disandera oleh birokrasi paspor nasional yang lahir dari sejarah panjang tribalisme modern.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Mengglobalkan Seruan: Dari Jakarta Menuju Panggung PBB&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam lanskap filosofis yang lebih luas, seruan Presiden Prabowo Subianto agar negara tidak memaksa talenta terbaik memilih antara dunia dan tanah air semestinya tidak berhenti menjadi sekadar komoditas domestik atau sebatas revisi undang-undang nasional. Sebagai pemimpin dari salah satu negara demokrasi terbesar di dunia dan pilar penting Global South, Prabowo berkepentingan mengalamatkan manifesto kosmopolitan ini secara langsung kepada Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), lembaga-lembaga multilateral dunia, serta seluruh pemimpin nasional di bumi saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika visi kemaslahatan universal ingin dicapai, dunia harus menghentikan "tarung mematikan" dalam memperebutkan manusia seolah mereka adalah komoditas rampasan perang geopolitik. Prabowo perlu menginisiasi desakan global bagi lahirnya arsitektur hukum transnasional baru. Lembaga dunia seperti PBB harus didorong untuk merumuskan traktat universal yang menjamin mobilitas global, meminimalkan hambatan imigrasi bagi kemajuan sains-kemanusiaan, serta menghapus sanksi pencabutan hak sipil bagi warga dunia yang ingin berkarya lintas batas. Menyerukan hal ini di panggung internasional akan menaikkan posisi tawar Indonesia dari sekadar pengikut arus global menjadi arsitek tatanan dunia baru yang inklusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Mengadopsi Kosmopolitanisme Hukum demi Kemaslahatan Universal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dunia kontemporer menghadapi tantangan-tantangan eksistensial lintas batas yang tidak bisa diselesaikan oleh satu negara-bangsa secara soliter&mdash;mulai dari krisis iklim, ketimpangan teknologi, hingga pandemi global. Dalam konteks ini, gagasan kosmopolitanisme&mdash;di mana setiap individu adalah warga dunia (citizens of the world) yang memiliki tanggung jawab moral universal&mdash;menjadi sebuah keniscayaan etis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila Indonesia ingin melakukan lompatan paradigma yang progresif melalui revisi UU Kewarganegaraan, arahnya tidak boleh sekadar memperluas hak bagi kaum borjuis intelektual, melainkan merombak total filosofi kewarganegaraan itu sendiri. Kebebasan mobilitas dan pengakuan status hukum ganda harus diletakkan dalam kerangka perlindungan hak asasi manusia universal. Ini mencakup perlindungan setara bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) kelas bawah yang kerap menjadi korban kekosongan pelindungan hukum akibat rigiditas batas kedaulatan, bukan hanya bagi para saintis atau atlet elite.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Menuju Hukum Transnasional yang Inklusif&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengganti etnosentrisme negara-bangsa dengan kosmopolitanisme bukan berarti melenyapkan fungsi administratif negara, melainkan menuntut negara untuk bertindak sebagai fasilitator kemaslahatan, bukan sebagai sipir yurisdiksi. Fleksibilitas dalam dwi-kewarganegaraan universal tanpa stratifikasi sosial akan meruntuhkan kompetisi antar-negara yang mematikan, mengubahnya menjadi kolaborasi transnasional yang cair.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Transformasi hukum positif Indonesia di masa depan harus berani melangkah keluar dari bayang-bayang ketakutan geopolitik masa lalu. Menjadikan hukum kewarganegaraan sebagai instrumen yang inklusif dan humanis adalah manifestasi nyata dari amanat konstitusi untuk "ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial" dalam arti yang sejati&mdash;sebuah keadilan yang melampaui batas-batas garis peta bumi.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9435_Melampaui-Sekat-Negara-Bangsa--Dekonstruksi-Hukum-Kewarganegaraan-Menuju-Kosmopolitanisme-Universal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285406/melampaui-sekat-negarabangsa-dekonstruksi-hukum-kewarganegaraan-menuju-kosmopolitanisme-universal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 01:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>MEDAN &mdash; Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam (PPMDH TPI) Medan menggelar Pesta Kuliner Kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di Kampus I Jalan Pelajar Medan, Selasa malam (18/8).</p><p>Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum menanamkan nilai perjuangan kepada para santri.</p><p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua I dan II Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan H. Ikrom Helmi Nasution SH, Direktur Ponpes Modern Darul Hikmah Medan Dr. Yose Rizal, Ustaz Amar Hadly, Kepala Rumah Tangga TPI Medan Ustazah Ely, para guru, asatiz, santri serta undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_1001334101.jpg"><p></p><p>Pesta kuliner tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan makan bersama. Para pimpinan TPI dan pesantren menyampaikan pesan penting mengenai makna kemerdekaan, sejarah perjuangan TPI, pendidikan, keislaman serta tanggung jawab santri sebagai generasi penerus bangsa.</p><p>TPI dan Perjuangan Mencerdaskan Bangsa</p><p>Direktur Ponpes Modern Darul Hikmah Medan, Dr. Yose Rizal, dalam sambutannya mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia harus diisi dengan perjuangan, salah satunya melalui pendidikan.</p><p>Ia menegaskan, Taman Pendidikan Islam (TPI) sejak berdiri pada 1 Mei 1950, hanya lima tahun setelah Indonesia merdeka, telah mengambil bagian dalam menjalankan amanat kemerdekaan, khususnya mencerdaskan kehidupan bangsa.</p><p>"Para pendiri TPI adalah pejuang-pejuang kemerdekaan. Karena semangat perjuangan itulah mereka berpikir bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mendirikan Taman Pendidikan Islam," ujarnya.</p><p>Menurutnya, perjuangan para pendiri TPI tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945, salah satunya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan.</p><p>Ia pun mengajak para santri untuk tidak melupakan sejarah TPI dan kelak meneruskan perjuangan tersebut ketika telah berhasil dalam kehidupan.</p><p>"Kalian juga nanti kalau sudah berhasil, ikutilah jejak sejarah dari pada Taman Pendidikan Islam ini. Apa yang bisa kita lakukan untuk kepentingan umat, lakukan. Supaya hidup kita ada manfaatnya dan bermanfaat kepada orang lain," pesannya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_1001334081.jpg"><p></p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Harus Menjadi Generasi Penerus</p><p>Ditempat yang sama, Pimpinan Ponpes Modern Darul Hikmah, Ustaz Dr Yose Rizal, mengajak para santri menjadikan momentum kemerdekaan sebagai energi untuk terus belajar dan mempersiapkan masa depan.</p><p>Ia mengaitkan pesan tersebut dengan Surah Ad-Duha yang dibacakan dalam rangkaian kegiatan.</p><p>Menurutnya, makna "wadduha", yang menggambarkan waktu pagi ketika matahari mulai menyingsing, dapat menjadi simbol harapan bagi para santri.</p><p>"Harapan kita, anak-anak semua akan menjadi generasi penerus atau next generation. Seperti waktu dhuha, matahari mulai menyingsing, demikian pula masa depan kalian harus terus bersinar," katanya.</p><p>Ia berpesan kepada para santri agar tidak takut, bimbang dan ragu dalam menuntut ilmu, termasuk ketika harus jauh dari orang tua dan kampung halaman.</p><p>"Jangan risau, jangan bimbang dan jangan ragu dengan keadaan. Kalian datang ke pesantren untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menjadi pengganti generasi kami," ujarnya.</p><p>Ustaz Yose Rizal juga mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan hendaknya berjalan seiring dengan keimanan dan ketakwaan. Momentum 17 Agustus, menurutnya, dapat menjadi pengingat bagi umat Islam terhadap kewajiban salat lima waktu yang berjumlah 17 rakaat dalam sehari semalam.</p><p>Ia berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang kuat dalam ilmu, akhlak, iman dan kesehatan serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_1001334079.jpg"><p></p><p>H. Ikrom: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian</p><p>Ketua Umum PP TPI Medan Prof. Dr. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp.Pros diwakili Ketua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pesta Kuliner Kemerdekaan tersebut.</p><p>Ia menegaskan, kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diisi dengan pendidikan, persatuan dan pengabdian.</p><p>"TPI sejak awal berdiri memiliki semangat perjuangan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Semangat itu harus terus kita jaga dan dilanjutkan oleh generasi sekarang," katanya.</p><p>H. Ikrom berharap para santri tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai akhlak, tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat.</p><p>"Anak-anak kita harus dipersiapkan menjadi generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, tanggung jawab dan semangat pengabdian," ujarnya.</p><p>Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan, khususnya Kepada Direktur PPMDH TPI Medan Dr Yose Rizal, Kepala Rumah Tangga TPI Medan, Ustazah Eli, para guru dan asatiz.</p><p>Menurut H. Ikrom, kebersamaan seperti ini penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun rasa cinta Tanah Air di lingkungan pesantren.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_1001334075.jpg"><p></p><p>Pesta Kuliner Jadi Momentum Kebersamaan</p><p>Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di PPMDH TPI Medan pun berlangsung dalam suasana hangat. Pesta kuliner menjadi ruang kebersamaan antara pimpinan, guru, asatiz dan para santri.</p><p>Lebih dari sekadar makan bersama, kegiatan tersebut menjadi sarana menyampaikan pesan bahwa perjuangan kemerdekaan harus dilanjutkan melalui pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.</p><p>TPI yang telah berdiri sejak 1 Mei 1950 diharapkan terus eksis dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap umat, bangsa dan negara.</p><p>Para santri juga diingatkan bahwa mereka bukan hanya penerima estafet pendidikan, tetapi calon pemegang tongkat estafet perjuangan bangsa di masa mendatang.</p><p>Kegiatan diawali dengan pembacaan kitab suci Alqur&#039;an oleh Santi dan ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan dan doa bersama agar Indonesia senantiasa diberikan kemajuan, keamanan dan kesejahteraan serta Taman Pendidikan Islam terus berjaya dalam menjalankan amanah mencerdaskan kehidupan bangsa.</p><p>Festival Kuliner Kemerdekaan PPMDH TPI Medan semakin semarak dengan hadirnya beragam menu makanan dan minuman yang disiapkan serta disajikan langsung oleh ustazah Eli, para guru untuk santri.</p><p>Berbagai hidangan khas tersedia dan menjadi bagian dari kemeriahan kegiatan, sekaligus memberikan kesempatan kepada para santri untuk belajar mengelola, menyajikan dan memperkenalkan aneka kuliner kepada para pengunjung.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_1001334077.jpg"><p></p><p>Sejumlah menu yang disajikan antara lain:</p><p>- Mie Soup Kampung Eli Catering<br>- Nasi Goreng Komplit<br>- Martabak Saleh<br>- Mie Ayam<br>- Bakso<br>- Sate Padang<br>- Empek-empek<br>- Popcorn<br>- Ice Cream dan Roti Pesantren<br>- Es Lengkong, Kurnia dan Jeruk Kasturi</p><p>Keberagaman menu tersebut membuat suasana festival semakin meriah. Para santri tidak hanya menikmati momentum perayaan kemerdekaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam kegiatan kewirausahaan, kerja sama tim dan pelayanan.</p><p>Festival kuliner ini menjadi salah satu bentuk kreativitas keluarga besar PPMDH TPI Medan dalam mengisi kemerdekaan sekaligus membangun kemandirian dan keterampilan para santri.</p><p>Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari isi kemerdekaan dengan ilmu, persatuan, akhlak dan pengabdian.rel<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_80_PPMDH-TPI-Medan-Gelar-Pesta-Kuliner-Kemerdekaan--Santri-Diajak-Jadi-Generasi-Penerus-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285405/ppmdh-tpi-medan-gelar-pesta-kuliner-kemerdekaan-santri-diajak-jadi-generasi-penerus-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 00:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan]]></title>
            <description><![CDATA[Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>NEW DELHI &mdash; Kehadiran BRICS dalam lanskap global memperluas tata kelola lingkungan hidup dunia yang lebih representatif dan efektif karena memberikan kesempatan pada kearifan lokal untuk ikut memitigasi dan mengatasi berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Hal itu teruangkap dalam Pertemuan Menteri Lingkungan negara-negara anggota BRICS di New Delhi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a>, Selasa, 18 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan acara diawali dengan pernyataan dari Menteri Lingkungan, Kehutanan, dan Perubahan Iklim <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a>, Shri Bhupender Yadav.  Kemudian pernyataan selanjutnya dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI Jumhur Hidayat. Pertemuan ini diikuti 10 dari 11 negara anggota BRICS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam paparannya Jumhur menengarai sekaligus prihatin ada negara maju dengan kekuatan ekonomi besar memilih mundur dari tanggung jawab kolektif mengatasi polusi dan perubahan iklim sementara di saat yang sama bobot ekonomi mereka terus menyumbang sebagian besar emisi global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Jumhur, cara kita mengelola sumber daya alam, membentuk lanskap, mencegah degradasi lingkungan, dan membangun ketahanan pada akhirnya akan membentuk keberlanjutan pembangunan kita. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia juga menggarisbawahi pentingnya melindungi keanekaragaman hayati, baik darat maupun laut, sebagai fondasi bagi ekosistem yang sehat, ketahanan iklim, dan pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia merupakan rumah bagi salah satu keanekaragaman hayati terkaya di dunia, dengan lebih dari 300 ribu spesies yang diketahui, termasuk 9,7% tumbuhan berbunga di dunia, 14% mamalia, 18,6% burung, dan ekosistem laut Indonesia, yang terletak di jantung Segitiga Karang, menjadi rumah bagi 23% hutan mangrove, 16% spesies ikan laut global, 10% spesies karang dunia, dan beberapa konsentrasi reptil dan mamalia laut tertinggi. Keanekaragaman hayati yang luar biasa ini mendukung jasa ekosistem yang penting untuk mitigasi iklim, adaptasi, dan ketahanan jutaan mata pencaharian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, yang membentang di lebih dari 17 ribu pulau, dengan lebih dari 60 persen penduduknya tinggal di daerah pesisir, Indonesia berada di garis depan perubahan iklim. Kenaikan permukaan laut, peristiwa cuaca ekstrem, dan bencana terkait iklim telah memengaruhi masyarakat di seluruh kepulauan kita. Ini bukanlah ancaman yang jauh. Ancaman ini dapat merusak kemajuan pembangunan, mengganggu mata pencaharian, dan mendorong masyarakat rentan kembali ke kemiskinan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Oleh karena itu, bagi Indonesia, adaptasi iklim bukanlah agenda pinggiran. Ini adalah pilar utama pembangunan berkelanjutan dan pengaman bagi kemakmuran nasional kita. Kita telah memberlakukan Rencana Adaptasi Nasional 2026&ndash;2030 sebagai peta jalan menuju Indonesia yang tangguh terhadap iklim dan sebagai dukungan terhadap Visi Indonesia Emas 2045,&quot; ujar Jumhur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia juga mengatakan bahwa solusi berkelanjutan tidak hanya harus bersumber dari ilmu pengetahuan yang canggih, tetapi juga dari kekayaan pengetahuan tradisional. Masyarakat adalah pihak pertama yang merasakan dampak perubahan iklim dan memiliki wawasan yang tak ternilai tentang pola cuaca lokal dan pengelolaan sumber daya alam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu Jumhur memperkenalkan tiga model tradisional yang sukses dari Indonesia, yakni sistem irigasi Subak di Bali yang mengintegrasikan pengelolaan air, kerja sama masyarakat, dan praktik spiritual. Juga Sasi Lompa di Maluku, sistem tradisional untuk pengelolaan perikanan berkelanjutan, serta Awig-Awig, sistem hukum adat yang digerakkan oleh masyarakat di Bali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Praktik-praktik ini menunjukkan bahwa hidup selaras dengan alam bukan hanya warisan budaya, tetapi juga alat yang ampuh untuk adaptasi dan ketahanan iklim, khususnya dengan memperkuat pendekatan berbasis masyarakat untuk mengelola air, ekosistem, dan sumber daya alam dalam menghadapi dampak iklim,&quot; sambung Jumhur. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara yang berlangsung 2 hari itu dihadiri Delegasi RI dari KLH antara lain Deputi PPI dan TKNEK Ary Sudjianto, Direktur Kebakarn Lahan Dasrul dan Tenaga Ahli Menteri Teguh Santosa serta Pejabat Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Yudo Sasongko[]]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2124_Di-India-Jumhur-Sayangkan-Negara-Besar-Mundur-dari-Tanggungjawab-Kolektif-Pulihkan-Lingkungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285404/di-india-jumhur-sayangkan-negara-besar-mundur-dari-tanggungjawab-kolektif-pulihkan-lingkungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Momen Kebangsaan: Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 23:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Momen Kebangsaan: Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai]]></title>
            <description><![CDATA[Momen Kebangsaan Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>Medan | Ada yang istimewa dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Sebuah foto yang memperlihatkan Presiden RI ke-7 Joko Widodo bersama Presiden RI ke-8 <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menjadi perhatian publik dan viral di tengah masyarakat.</p><p>Bagi Sumut24 Group, foto tersebut bukan sekadar dokumentasi sebuah pertemuan. Ada pesan kebangsaan yang kuat: persatuan, kesinambungan kepemimpinan, dan kebersamaan untuk Indonesia.</p><p>Di tengah dinamika politik bangsa, pertemuan dan kebersamaan para pemimpin nasional seperti ini menjadi momentum yang patut diapresiasi. Perbedaan politik seharusnya tidak menjadi penghalang untuk tetap menjaga persatuan dan menempatkan kepentingan rakyat serta masa depan Indonesia di atas segala kepentingan.<br>CEO Sumut24 Group, Rianto, SH, MH, yang akrab disapa Anto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas momen yang dinilai sangat bersejarah tersebut.</p><p>"Ini adalah momentum yang sangat baik bagi politik bangsa. Sebuah simbol bahwa perjalanan bangsa harus terus dibangun dengan persatuan, kebersamaan dan sikap saling menghargai. Semoga semangat ini menjadi energi positif bagi Indonesia untuk terus maju dan semakin kuat," ujar Anto.</p><p>Sumut24 Group melihat momen ini sebagai gambaran bahwa Indonesia adalah milik bersama. Para pemimpin boleh berganti, dinamika politik boleh berubah, tetapi persatuan Indonesia harus tetap menjadi fondasi utama.<br>Dari Sumatera Utara untuk Indonesia.</p><p>?? Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.<br>Merdeka! Merdeka! Merdeka! ( ag )</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7450_Momen-Kebangsaan--Jokowi--Prabowo-dan-Gibran-dalam-Satu-Bingkai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285403/momen-kebangsaan-jokowi-prabowo-dan-gibran-dalam-satu-bingkai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sentuhan Profesional Dimensi Cakrawala Indonesia Semarakkan Gebyar HUT ke-81 RI Bersama POR-TGM Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sentuhan Profesional Dimensi Cakrawala Indonesia Semarakkan Gebyar HUT ke-81 RI Bersama POR-TGM Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggara]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik <a href="https://www.sumut24.co/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> yang diselenggarakan oleh perkumpulan Pegiat Olahraga Taman Gajah Mada (POR-TGM) di Lapangan Basket Taman Gajah Mada, Kota Medan, Selasa (18/8/2026). Di bawah paduan profesional Event Organizer (EO) Dimensi Cakrawala <a href="https://www.sumut24.co/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, acara tahunan ini sukses mengemas nuansa kemerdekaan menjadi momen yang penuh keakraban dan semangat persatuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pukul 09.00 WIB, suasana lapangan sudah bergemuruh oleh sorak-sorai puluhan peserta. Acara dibuka dengan jajaran game interaktif yang dirancang khusus oleh tim Dimensi Cakrawala <a href="https://www.sumut24.co/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> untuk memacu kerja sama serta menghibur seluruh keluarga besar POR-TGM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Pegiat Olahraga Taman Gajah Mada (POR-TGM), Ramses Tampubolon, hadir langsung mendampingi jajaran pengurus untuk menikmati setiap rangkaian acara. Dalam sambutannya, Ramses menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme seluruh anggota serta komitmen pengelola acara yang berhasil menghidupkan suasana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlangsung secara berkesinambungan. Momentum peringatan kemerdekaan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wadah untuk mempererat harmonisasi dan persatuan. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk tetap semangat dan senantiasa berpikiran positif dalam bersama-sama membangun perkumpulan yang kita sayangi ini," tegas Ramses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemeriahan semakin memuncak saat panggung dipandu oleh pembawa acara kawakan, Intan Wulandari (Tata) dan Riduan Dosh (TOS), yang tampil energik bersama sederet artis lokal Kota Medan. Kolaborasi hiburan dan aksi panggung para bintang tamu berhasil mencairkan suasana, memberi suntikan semangat bagi para peserta yang berlaga di arena perlombaan khas 17 Agustus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai perlombaan antarkelompok berlangsung sengit namun penuh canda tawa. Kelompok ibu-ibu tampil seru dan kompak mendominasi arena, sementara kalangan bapak-bapak tidak mau kalah menunjukkan semangat juangnya. Kehadiran seluruh elemen pengurus dan anggota tanpa sekat mengukuhkan bahwa kegiatan ini sukses menjadi ruang silaturahmi yang meruntuhkan jarak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu perwakilan pengurus POR-TGM di sela-sela kegiatan mengungkapkan makna mendalam dari perayaan tahun ini&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Perayaan ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat meraih juara atau paling beruntung dalam permainan. Lebih dari itu, sorak-sorai, kegagalan yang disambut tawa lepas, dan perjuangan bersama di lapangan adalah gambaran nyata dari semangat gotong royong yang terus hidup di tengah keluarga besar Pegiat Olahraga Taman Gajah Mada."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengelolaan acara yang terstruktur dan dinamis dari Dimensi Cakrawala <a href="https://www.sumut24.co/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/gebyar/" target="_blank">Gebyar</a> Kemerdekaan HUT ke-81 RI ini resmi ditutup dengan pembagian hadiah serta sesi foto bersama yang mempertegas kehangatan dan kebersamaan seluruh warga POR-TGM Medan.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4760_Sentuhan-Profesional-Dimensi-Cakrawala-Indonesia-Semarakkan-Gebyar-HUT-ke-81-RI-Bersama-POR-TGM-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285402/sentuhan-profesional-dimensi-cakrawala-indonesia-semarakkan-gebyar-hut-ke81-ri-bersama-portgm-medan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT RI ke-81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba Antar-OPD</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT RI ke-81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba Antar-OPD]]></title>
            <description><![CDATA[HUT RI ke81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba AntarOPD]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, Selasa (18/8/2026), dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, menggelar berbagai perlombaan antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi salah satu momentum bagi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> untuk mempererat silaturahmi, kekompakan, kebersamaan dan semangat gotong royong di lingkungan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui semangat peringatan HUT RI ke-81, diharapkan rasa cinta tanah air serta semangat perjuangan dan pengabdian para aparatur pemerintahan semakin tumbuh, sehingga dapat memberikan energi positif dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti oleh para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai jalan santai, kemeriahan semakin terasa dengan dilaksanakannya berbagai perlombaan antar-OPD. Sejumlah lomba yang digelar di antaranya tarik tambang, balap karung, lomba menyanyi, serta berbagai perlombaan lainnya yang dirancang untuk membangun kebersamaan dan kekompakan antar pegawai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana penuh keceriaan tampak sepanjang kegiatan. Para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan dan semangat untuk memenangkan perlombaan, tetapi juga saling memberikan dukungan dan menciptakan suasana keakraban di antara OPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antusiasme para pegawai terlihat begitu tinggi. Meskipun mengikuti berbagai perlombaan yang cukup menguras tenaga, semangat peserta tetap terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan penuh kegembiraan, kebersamaan dan semangat kemerdekaan, rangkaian perlombaan antar-OPD tersebut berlangsung sukses dan meriah hingga akhir acara.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9860_HUT-RI-ke-81--Pemkab-Solok-Gelar-Beragam-Lomba-Antar-OPD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285401/hut-ri-ke81-pemkab-solok-gelar-beragam-lomba-antaropd/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT: Kami Siap Berkolaborasi</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT: Kami Siap Berkolaborasi]]></title>
            <description><![CDATA[Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT Kami Siap Berkolaborasi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Dewan Pimpinan Wilayah Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (DPW FP NTT) Sumatera Utara resmi tercatat sebagai organisasi kemasyarakatan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPW FP NTT Sumut Devis Abuimau Karmoy mengatakan status tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Pelaporan Keberadaan Ormas Forum Pemuda NTT Wilayah Sumatera Utara oleh Kepala Badan Kesbangpol Sumut Mulyono, Selasa, 18 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan berlangsung di Kantor Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara, Jalan Jenderal Gatot Subroto Nomor 361, Medan. Devis hadir bersama Mifta Fariz Boli Malakalu, diaspora asal Larantuka, Nusa Tenggara Timur, mewakili pengurus DPW FP NTT Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Secara resmi hari ini kami memperoleh Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kepala Badan Kesbangpol Pemprov Sumatera Utara. Dengan diketahuinya organisasi ini oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, tentu saja Forum Pemuda NTT kini menjadi ormas yang dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara inklusif,&quot; kata Devis dalam keterangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Devis, legalitas tersebut menjadi pijakan bagi FP NTT Sumut untuk mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan FP NTT Sumut siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan kontribusi berupa gagasan dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Devis juga menyebut masyarakat Nusa Tenggara Timur memiliki latar belakang budaya yang beragam, mulai dari seni, bahasa hingga adat istiadat. Keragaman tersebut, menurut dia, memiliki sejumlah kemiripan dengan karakter masyarakat Sumatera Utara yang juga hidup dalam keberagaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;NTT dikenal dengan negeri pluralisme, memiliki beragam seni dan budaya, bahasa dan adat istiadat yang secara sosiologi memiliki kemiripan dengan masyarakat Sumatera Utara. Karena itu, keberadaan warga Nusa Tenggara Timur dipastikan akan ikut merawat kebinekaan di Sumatera Utara,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sumatera Utara Mulyono menyambut baik keberadaan FP NTT di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mulyono mengajak warga NTT yang berada di Sumatera Utara untuk turut menjaga kerukunan dan hubungan persaudaraan. Menurut dia, keberadaan organisasi masyarakat berbasis komunitas daerah seharusnya menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, bukan memicu konflik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Fungsi Forum (FP NTT) di Sumut diharapkan dapat menyatukan perbedaan sehingga tidak menimbulkan konflik kedaerahan,&quot; kata Mulyono.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan terdaftarnya FP NTT Sumut di Kesbangpol, organisasi tersebut diharapkan dapat menjalankan kegiatan secara lebih terarah sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan di Sumatera Utara.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5049_Resmi-Peroleh-SKT-di-Kesbangpol-Sumut--Ketua-DPW-FP-NTT--Kami-Siap-Berkolaborasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285400/resmi-peroleh-skt-di-kesbangpol-sumut-ketua-dpw-fp-ntt-kami-siap-berkolaborasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 20:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Kepolisian Daerah Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut) kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Sebanyak 25 ton bantuan kemanusiaan diberangkatkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelepasan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, para Pejabat Utama (PJU) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut serta jajaran Bhayangkari Sumut, Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan kemanusiaan tersebut diangkut menggunakan lima unit truk untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda Sumut melalui Kabid Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban serta keluarga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Atas nama keluarga besar <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumatera Utara, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana alam gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Kami turut berduka cita atas jatuhnya korban dalam musibah ini,&quot; ujar Kombes Ferry menyampaikan pesan Kapolda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah merupakan bagian dari semangat kemanusiaan yang harus terus dijaga. Karena itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut bersama Bhayangkari dan seluruh pihak yang berkontribusi berupaya memberikan bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada masyarakat yang mengalami luka-luka, semoga diberikan kesembuhan, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ferry menjelaskan, bantuan sebanyak 25 ton yang diberangkatkan tersebut merupakan bantuan tahap pertama dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut untuk masyarakat terdampak bencana di NTT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan memberikan bantuan lanjutan apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan dukungan. Pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat terdampak untuk menentukan langkah berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bantuan yang kita berangkatkan hari ini merupakan bantuan pertama. Apabila nantinya berdasarkan kebutuhan di lapangan masih diperlukan bantuan tambahan, tentu akan kami siapkan bantuan kedua maupun bantuan lanjutan. Prinsipnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut akan terus berupaya hadir dan memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam masa tanggap darurat, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan moril agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit, serta membantu masyarakat terdampak untuk bangkit dan kembali menata kehidupan dengan lebih baik,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelepasan bantuan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat Presisi dan kepedulian kemanusiaan Polri, bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian serta aksi nyata ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3389_Polda-Sumut-Berangkatkan-25-Ton-Bantuan-Kemanusiaan-Tahap-Pertama-untuk-Korban-Gempa-NTT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285399/polda-sumut-berangkatkan-25-ton-bantuan-kemanusiaan-tahap-pertama-untuk-korban-gempa-ntt/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wayang &ldquo;Abiyasa Madeg Brahmana&rdquo; Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 20:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wayang “Abiyasa Madeg Brahmana” Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM]]></title>
            <description><![CDATA[Wayang &ldquoAbiyasa Madeg Brahmana&rdquo Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM]]></description>
            <content><![CDATA[<br>YOGYAKARTA &mdash; Tanda paripurna pengabdian Prof. Dr. Lasiyo, MA sebagai Guru Besar Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) dikemas melalui pagelaran seni wayang purwa dengan lakon Abiyasa Madeg Brahmana, Rabu Pon, 18 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pagelaran tersebut tidak sekadar menjadi pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga sarat dengan simbol, nilai filosofis, serta refleksi perjalanan seorang akademisi yang telah lama mengabdikan diri di lingkungan Perguruan Tinggi Bulaksumur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lakon Abiyasa Madeg Brahmana mengisahkan perjalanan Abiyasa yang sebelumnya menjadi raja di Astina Pura dengan gelar Kanjeng Sinuwun Prabu Kresna Dwipayana. Sebagai seorang raja, Abiyasa digambarkan sebagai narendra gung binathara, mbahu dhendha nyakrawati, serta sosok yang memiliki sikap ambeg adil paramarta, berbudi bawa laksana dan berupaya memayu hayuning bawana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ketika putra mahkota Pandhu Dewanata dinilai telah cukup matang untuk menerima amanah kerajaan, Abiyasa memilih lengser keprabon dan meninggalkan takhta untuk menjalani kehidupan sebagai seorang pandhita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan tersebut menjadi simbol penting tentang siklus kehidupan: ketika tugas kepemimpinan telah ditunaikan, seseorang harus mampu memberikan ruang kepada generasi penerus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam lakon tersebut, penobatan Pandhu Dewanata disaksikan Destarastra dan Yamawidura. Keluarga Astina pun menyepakati Pandhu sebagai pewaris tahta kerajaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah meninggalkan kekuasaan, Abiyasa menuju Pertapan Saptaharga, yang juga dikenal sebagai Wukir Atawu atau Saptarengga. Di tempat tersebut, Resi Abiyasa digambarkan sebagai sosok yang memiliki keluasan ilmu dan kebijaksanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia disebut kesdik paningale, mateng semedine, serta memiliki kemampuan waskitha, yakni memahami sesuatu sebelum diberitakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Simbolisme tersebut kemudian dikaitkan dengan perjalanan Prof. Dr. Lasiyo di dunia akademik. Kampus UGM, khususnya Fakultas Filsafat, dipandang sebagai ruang penggemblengan generasi penerus bangsa sebagaimana Pertapan Saptaharga menjadi tempat Abiyasa menjalani kehidupan kebrahmanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama mengabdi sebagai guru besar, Prof. Lasiyo tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga membimbing mahasiswa dan menanamkan tradisi keilmuan serta kebijaksanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Purna tugas dalam konteks tersebut bukanlah akhir dari pengabdian. Sebaliknya, masa pensiun dipandang sebagai momentum untuk memasuki fase kehidupan baru dengan tetap membawa idealisme, pengalaman dan pengetahuan yang telah diwariskan kepada generasi berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lakon wayang tersebut juga menghadirkan perspektif semiotik dan hermeneutik. Wayang dipandang sebagai wewayangane ngaurip, gambaran simbolik kehidupan manusia yang mengandung pesan tentang perjalanan dari sangkan menuju paran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perspektif tersebut, perjalanan Abiyasa menuju kehidupan sebagai seorang brahmana menjadi metafora bagi perjalanan Prof. Lasiyo setelah menyelesaikan pengabdiannya sebagai guru besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan itu tergambar dalam tembang Pangkur yang dilantunkan sebagai penghormatan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warata kehing wewarah,<br>Prof Lasiyo sampurna mesu budi,<br>Perguruan Bulaksumur,<br>Minangka guru besar,<br>Wus pensiun saking wiyata karuhun,<br>Pengabdian nusa bangsa,<br>Momot momor generasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pagelaran wayang tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-59 Fakultas Filsafat UGM. Acara berlangsung dalam nuansa budaya Jawa, dihiasi seni karawitan dan busana kejawen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filsafat sebagai sumber ilmu kebijaksanaan menjadi benang merah kegiatan tersebut. Purna tugas seorang guru besar tidak dimaknai sebagai berakhirnya hubungan dengan dunia pendidikan, melainkan sebagai proses transformasi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi penerus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lingkungan Fakultas Filsafat UGM, pengabdian Prof. Lasiyo diharapkan meninggalkan keteladanan bagi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat memayu hayuning bawana pun menjadi pesan penting: ilmu pengetahuan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi harus memberikan manfaat bagi manusia, bangsa dan kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, lakon Abiyasa Madeg Brahmana menjadi simbol perjalanan dari kekuasaan menuju kebijaksanaan, dari jabatan menuju keteladanan, serta dari pengabdian formal menuju warisan keilmuan yang terus hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yogyakarta, 18 Agustus 2026]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8851_Wayang--ldquo-Abiyasa-Madeg-Brahmana-rdquo--Tandai-Purna-Tugas-Prof--Dr--Lasiyo-di-Fakultas-Filsafat-UGM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285398/wayang-ldquoabiyasa-madeg-brahmanardquo-tandai-purna-tugas-prof-dr-lasiyo-di-fakultas-filsafat-ugm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Spanduk &ldquo;Irsyadi dan Kroni-Kroninya Kuasai Pemerintah Aceh&rdquo; Muncul di Simpang Surabaya</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Spanduk “Irsyadi dan Kroni-Kroninya Kuasai Pemerintah Aceh” Muncul di Simpang Surabaya]]></title>
            <description><![CDATA[Spanduk &ldquoIrsyadi dan KroniKroninya Kuasai Pemerintah Aceh&rdquo Muncul di Simpang Surabaya]]></description>
            <content><![CDATA[<br>SURABAYA &ndash; Spanduk bernada keras yang menyoroti Bendahara DPD Partai Gerindra <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Teuku Irsyadi MD, terpantau terpampang di jembatan layang kawasan Simpang Surabaya, Banda <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.40 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Spanduk tersebut menampilkan foto Teuku Irsyadi bersama Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> Muzakir Manaf (Mualem). Di bagian atas terpampang tulisan &quot;Irsyadi dan Kroni-Kroninya Kuasai Pemerintah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>&quot;, disertai sejumlah kalimat bernada sindiran terhadap Irsyadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemunculan spanduk tersebut menjadi perhatian karena Irsyadi dikenal memiliki kedekatan dengan Mualem. Ia tercatat sebagai Bendahara DPD Partai Gerindra <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> dan sebelumnya dipercaya mengisi posisi bendahara dalam tim pemenangan Prabowo-Gibran di <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> serta tim pemenangan Mualem-Fadhlullah pada Pilgub <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> 2024.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedekatan tersebut berlanjut setelah Mualem menjabat Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>. Irsyadi beberapa kali terlihat mendampingi Mualem dalam berbagai agenda, termasuk pertemuan dengan sejumlah pejabat pemerintah pusat dan pihak terkait investasi serta sektor strategis <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>. Dalam sejumlah pemberitaan, Irsyadi juga disebut sebagai Staf Khusus Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kemunculan Irsyadi dalam berbagai agenda bersama Mualem membuat namanya cukup menonjol di lingkaran politik dan pemerintahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, tudingan dalam spanduk bahwa Irsyadi dan kelompoknya &quot;menguasai Pemerintah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>&quot; merupakan klaim pihak pemasang yang belum terverifikasi. Hingga kini belum diketahui siapa pemasang spanduk tersebut maupun apa dasar tudingan yang disampaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dikonfirmasi awak media melalui nomor pribadinya terkait spanduk tersebut, Teuku Irsyadi belum memberikan tanggapan. Pesan yang dikirim telah tercentang dan berstatus dibaca, namun hingga berita ini ditulis tidak ada jawaban atau klarifikasi dari yang bersangkutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemunculan spanduk itu pun memunculkan pertanyaan publik mengenai motif di balik pemasangannya serta apakah terdapat persoalan politik atau kepentingan tertentu yang melatarbelakangi kritik terhadap Irsyadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Teuku Irsyadi maupun Pemerintah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> mengenai keberadaan spanduk tersebut.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4443_Spanduk--ldquo-Irsyadi-dan-Kroni-Kroninya-Kuasai-Pemerintah-Aceh-rdquo--Muncul-di-Simpang-Surabaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285397/spanduk-ldquoirsyadi-dan-kronikroninya-kuasai-pemerintah-acehrdquo-muncul-di-simpang-surabaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indomobil Expo Medan 2026 Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 18:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indomobil Expo Medan 2026 Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Semangat dan semarak kemerdekaan Indonesia tahun ini turut hadir dalam perkembangan mobilitas masa depan. Di tengah momen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Semangat dan semarak kemerdekaan Indonesia tahun ini turut hadir dalam perkembangan mobilitas masa depan. Di tengah momentum perayaan HUT ke-81<br>Republik Indonesia, INDOMOBIL Group menghadirkan INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> dengan konsep &quot;EVperience&quot;, sekaligus membawa semakin banyak pilihan kendaraan listrik dan solusi mobilitas elektrifikasi lebih dekat kepada masyarakat Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Bertempat di Laguna Atrium, DeliPark Mall <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> berlangsung, 18&ndash;23 Agustus <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menjadi momentum penting bagi perkembangan kendaraan listrik di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pameran ini sekaligus menjadi ajang peluncuran perdana di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> untuk Leapmotor, Changan, dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> eMotor, memperluas pilihan kendaraan<br>elektrifikasi bagi masyarakat di wilayah Sumatera Utara.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_1000331134.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> memiliki posisi strategis dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Pulau Sumatera. Kesiapan infrastruktur pengisian daya terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Hingga Maret <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, PLN UID Sumatera Utara telah menyediakan 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/listrik/" target="_blank">Listrik</a> Umum (SPKLU) yang tersebar di 91 lokasi di wilayah Sumatera Utara, baik di jalur tol maupun non-tol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Perkembangan tersebut menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU di berbagai lokasi strategis membuat pengguna EV semakin mudah mendapatkan akses pengisian daya, baik<br>untuk kebutuhan mobilitas dalam kota maupun perjalanan antarkota.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_1000331103.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"PLN melihat perkembangan kendaraan listrik di Sumatera Utara sebagai bagian penting dari perjalanan menuju ekosistem transportasi yang semakin ramah<br>lingkungan. Karena itu, PLN terus mendukung kesiapan infrastruktur pengisian daya agar masyarakat memiliki akses yang semakin mudah dan nyaman dalam<br>menggunakan kendaraan listrik. Saat ini, PLN UID Sumatera Utara telah menyediakan 113 unit SPKLU di 91 lokasi, dan ke depan kami akan terus mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat,&quot; ujar<br>RIZKY MOCHAMAD ,General Manager, PLN UID Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lebih lanjut, PLN melihat kolaborasi antara penyedia infrastruktur, industri otomotif, dan masyarakat sebagai bagian penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kami menyambut positif kegiatan seperti INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik.<br></p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_1000331213.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran semakin banyak pilihan kendaraan listrik perlu diimbangi dengan edukasi dan kesiapan infrastruktur. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami berharap masyarakat Sumatera Utara semakin percaya diri untuk beralih menggunakan kendaraan listrik<br>sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari,&quot; lanjut Rizky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kehadiran INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> pada momentum bulan kemerdekaan menjadilebih dari sekadar pameran otomotif. Melalui konsep &quot;EVperience&quot;, INDOMOBIL Groupmembawa semangat kemerdekaan dalam bentuk semangat untuk terus bergerakmaju, berinovasi, dan membuka akses terhadap teknologi mobilitas masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Semangat kemerdekaan selalu identik dengan kemajuan dan keberanian untukmelangkah ke masa depan. Bagi kami, momentum ini menjadi kesempatan untukmembawa semangat tersebut ke dalam perkembangan mobilitas di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik diSumatera, sehingga kami ingin menghadirkan semakin banyak pilihan kendaraanelektrifikasi sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat melaluiINDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,&quot; ujar Santiko Wardoyo, CEO INDOMOBIL Dealership Group.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_1000331218.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Konsep &quot;EVperience&quot; juga dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebihmenyeluruh kepada masyarakat mengenai kendaraan listrik. Tidak hanya dari sisiproduk, tetapi juga teknologi, pengalaman berkendara, infrastruktur pengisian daya,pembiayaan, hingga layanan purna jual.Salah satu daya tarik utama INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> adalah kehadiran sejumlahbrand elektrifikasi yang memperluas pilihan kendaraan listrik untuk masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Untuk pertama kalinya di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Leapmotor hadir membawa Leapmotor B10 dan C10.Kehadiran Leapmotor merupakan bagian dari kolaborasi global antara Stellantis dan PT<a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> National Distributor untuk mengembangkan brand kendaraan listrik tersebutdi Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Leapmotor B10 diposisikan sebagai smart SUV yang memadukan teknologi, fitur pintar,kenyamanan, dan karakter berkendara modern. Sementara Leapmotor C10 hadirsebagai Global Family SUV dengan fokus pada ruang kabin, kenyamanan keluarga,teknologi, dan pengalaman berkendara yang intuitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Selain Leapmotor, Changan turut memperkuat pilihan mobil listrik di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> melaluiNEVO Q05. Urban SUV ini menawarkan kombinasi teknologi elektrifikasi, ruang kabinyang lapang, kenyamanan, serta fitur modern untuk mendukung kebutuhan mobilitassehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Tidak hanya kendaraan roda empat, masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> juga dapat melihat lebih dekat<a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> eMotor, yang menghadirkan solusi mobilitas roda dua berbasis listrik melaluidua model yang ditampilkan pada pameran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kehadiran ketiga brand tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya INDOMOBILGroup dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi sekaligus memperkenalkanperkembangan terbaru ekosistem mobilitas listrik kepada masyarakat Sumatera Utara.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_1000331140.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Selain peluncuran perdana Leapmotor, Changan dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> eMotor di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> juga menghadirkan berbagai pilihan kendaraan elektrifikasi dari brandlain dalam ekosistem INDOMOBIL Group.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pengunjung dapat melihat Changan Deepal S05 dan NEVO Q05, Citro&euml;n eC3, GAC AIONV dan AION UT, Leapmotor B10 dan C10, serta MAXUS MIFA 9.Pilihan tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari mobilitas perkotaan,kendaraan keluarga, SUV listrik, hingga kendaraan premium.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kehadiran Nissan Serena C28 turut melengkapi lini kendaraan yang ditampilkan,sementara <a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> 4U, IMFI, dan Zeeda memberikan dukungan berupa layanan dansolusi yang membantu konsumen memahami lebih jauh mengenai kepemilikankendaraan dalam ekosistem INDOMOBIL Group.Konsep &quot;EVperience&quot; menjadi salah satu pendekatan utama INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Masyarakat tidak hanya diajak melihat kendaraan listrik dari dekat, tetapi jugamendapatkan kesempatan untuk test drive dan test ride.Pengalaman langsung ini memungkinkan pengunjung merasakan karakter kendaraanlistrik, mulai dari respons akselerasi, kenyamanan berkendara, kemudahan penggunaanteknologi, hingga berbagai fitur yang ditawarkan masing-masing model.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Bagi masyarakat yang masih memiliki pertanyaan mengenai kendaraan listrik,kesempatan tersebut juga menjadi ruang untuk mendapatkan informasi secaralangsung mengenai teknologi baterai, pengisian daya, biaya kepemilikan, pembiayaan,serta layanan purna jual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kami ingin masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> tidak hanya mengenal kendaraan listrik dari informasiyang mereka lihat atau dengar, tetapi juga merasakan langsung pengalaman berkendaranya. Dengan semakin lengkapnya pilihan produk dan dukungan ekosistem,kami berharap masyarakat semakin percaya diri menjadikan kendaraan listrik sebagaibagian dari mobilitas sehari-hari,&quot; kata Santiko.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/9872ed9fc22fc182d371c3e9ed316094_1000331216.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Melalui INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, INDOMOBIL Group tidak hanya menghadirkanpameran otomotif, tetapi juga membawa semangat kemerdekaan ke dalam perjalananmenuju mobilitas masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dengan dukungan perkembangan SPKLU <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dan ekosistem kendaraan listrik diSumatera Utara, kehadiran berbagai brand dan model elektrifikasi diharapkan dapatmempercepat pemahaman sekaligus memperluas pilihan masyarakat terhadapkendaraan listrik.INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> berlangsung 17&ndash;23 Agustus <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> di Laguna Atrium,DeliPark Mall <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dan sekitarnya dapat datang langsung untukmelihat, mencoba, dan merasakan pengalaman kendaraan listrik dalam satu lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&bull; SELESAI Tentang INDOMOBIL GroupBerdiri sejak tahun 1976, INDOMOBIL Group telah berkembang menjadi salah satu grupotomotif terintegrasi terbesar di Indonesia. Selama lebih dari empat dekade, INDOMOBILtidak hanya berperan sebagai distributor kendaraan, tetapi juga membangun ekosistemindustri otomotif yang lengkap, mulai dari manufaktur, distribusi, pembiayaan, hinggalayanan purna jual.</p><br></p>Melalui kemitraan strategis dengan berbagai merek global, INDOMOBIL menghadirkanberagam produk kendaraan yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia diberbagai segmen, dari kendaraan penumpang hingga komersial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Komitmen terhadapinovasi juga tercermin dari langkah progresif INDOMOBIL dalam menghadirkankendaraan ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik, sebagai bagian dari masadepan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dengan pengalaman panjang, jaringan luas, serta kepercayaan pelanggan yang kuat, INDOMOBIL Group terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam mendorong transformasi industri otomotif nasional. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi PR Team INDOMOBIL Group.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6431_Indomobil-Expo-Medan-2026-Perkuat-Ekosistem-Mobil-Listrik-dan-SPKLU-di-Sumatera-Utara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/285396/indomobil-expo-medan-2026-perkuat-ekosistem-mobil-listrik-dan-spklu-di-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Malam Resepsi HUT ke-81 RI dan Pesta Rakyat di Kabupaten Solok Meriah</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 17:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Malam Resepsi HUT ke-81 RI dan Pesta Rakyat di Kabupaten Solok Meriah]]></title>
            <description><![CDATA[Malam Resepsi HUT ke81 RI dan Pesta Rakyat di Kabupaten Solok Meriah]]></description>
            <content><![CDATA[.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, bersama masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan setelah rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI, menggelar Malam Resepsi dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI, Senin malam (17/8/2026), bertempat di GOR Batu Batupang, Koto Baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara malam resepsi dibuka secara resmi oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH. yang dihadirkan oleh Unsur Forkopimda, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> H. Candra, Ketua DPRD Kab. <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ivoni Munir, Anggota DPRD Kab. <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Ketua TP PKK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ny. Nia Jon Firman Pandu, Sekretaris Daerah, Staf Ahli dan Asisten Bupati, Kepala OPD, Pimpinan BUMN dan BUMD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> beserta Tamu Undangan Lainnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati dalam sambutannya,  menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengatakan, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong dan kecintaan terhadap daerah serta bangsa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat kebersamaan, membangun Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,&quot; ujar Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif serta mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malam resepsi berlangsung meriah dengan penampilan sejumlah artis dan musisi yang menjadi guest star, yakni Kalek Official, Frans Ariesta, dan Rayola. Kehadiran para pengisi acara tersebut menambah semarak suasana dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, malam resepsi juga menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ikut menyemarakkan berbagai rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat &quot;Indonesia Tangguh, Indonesia Maju&quot;, peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi momentum untuk terus memperkuat persatuan dan bersama-sama membangun Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang semakin maju, sejahtera dan bermartabat.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5310_Malam-Resepsi-HUT-ke-81-RI-dan-Pesta-Rakyat-di-Kabupaten-Solok-Meriah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285395/malam-resepsi-hut-ke81-ri-dan-pesta-rakyat-di-kabupaten-solok-meriah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Malam Ini, Pondok Pesantren Darul Hikmah TPI Medan Gelar Festival Kuliner Kemerdekaan Sambut HUT RI ke-81</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 15:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Malam Ini, Pondok Pesantren Darul Hikmah TPI Medan Gelar Festival Kuliner Kemerdekaan Sambut HUT RI ke-81]]></title>
            <description><![CDATA[Malam Ini, Pondok Pesantren Darul Hikmah TPI Medan Gelar Festival Kuliner Kemerdekaan Sambut HUT RI ke81]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam (PPMDH TPI) Medan menggelar Festival <a href="https://www.sumut24.co/tag/kuliner/" target="_blank">Kuliner</a> Kemerdekaan sebagai bentuk tasyakuran menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Acara yang dikelola sepenuhnya oleh para santri ini digelar di Lapangan Depan PPMDH, Jalan Pelajar No.44 Medan, pada Selasa, 18 Agustus 2026 mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai.<br> &lt;/p&gt; &lt;p&gt; <br><a href="https://www.sumut24.co/tag/kuliner/" target="_blank">Kuliner</a> Nusantara Jadi Daya Tarik Utama<br><br>Festival ini menghadirkan beragam menu makanan dan minuman khas yang disiapkan dan disajikan langsung oleh santri. Berbagai hidangan lezat tersedia bagi pengunjung, antara lain:<br><br>- Mie Soup Kampung Eli Catering<br>- Nasi Goreng Komplit<br>- Martabak Saleh<br>- Mie Ayam<br>- Bakso<br>- Sate Padang<br>- Empek-empek<br>- Pop Corn<br>- Ice Cream &amp; Roti Pesantren<br>- Es Lengkong, Kurnia, serta Jeruk Kasturi<br> &lt;/p&gt; &lt;p&gt; <br>Wujud Kewirausahaan Santri Bernuansa Religius<br><br>Kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, melainkan juga wadah pembelajaran kewirausahaan bagi para santri. Dengan semangat &quot;Pesantren Entrepreneur Berbasis Religius&quot;, PPMDH TPI Medan berupaya membentuk kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab santri melalui praktik usaha yang jujur dan bermanfaat.<br><br>Penyelenggaraan festival kuliner ini juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara pesantren dengan masyarakat sekitar, sekaligus melestarikan dan memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara.<br> &lt;/p&gt; &lt;p&gt; <br>Harapan dan Semangat Kemerdekaan<br><br>Melalui kegiatan ini, pihak pesantren berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan karya nyata. Santri diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa serta negara.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_405_Malam-Ini--Pondok-Pesantren-Darul-Hikmah-TPI-Medan-Gelar-Festival-Kuliner-Kemerdekaan-Sambut-HUT-RI-ke-81.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285387/malam-ini-pondok-pesantren-darul-hikmah-tpi-medan-gelar-festival-kuliner-kemerdekaan-sambut-hut-ri-ke81/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dominasi Suasana</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 14:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dominasi Suasana]]></title>
            <description><![CDATA[Dominasi Suasana]]></description>
            <content><![CDATA[<br>&lt;p&gt;Oleh: Dahlan Iskan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Ketiganya yang duduk berderet, dengan Prabowo di tengah antara Jokowi dan Gibran. --YouTube Setpres)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang paling melegakan di tanggal 17 Agustus kemarin adalah terbuktinya teori bahwa bayang-bayang sering lebih menakutkan dari kenyataan: demo besar yang bisa rusuh di mana-mana terbukti tidak terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan kekhawatiran dari mulut ke telinga sempat beredar lama: jangan keluar rumah di tanggal 17 Agustus. Tidak aman. Pun sampai sehari sebelumnya masih ada pesan bisik-bisik seperti itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mal-mal yang telanjur meninggikan pagar tentu yang merasa paling lega. Pengunjung mal tetap ramai sepanjang hari kemarin. Di sebuah supermarket besar saya melihat pembelanja masih banyak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya beli durian: Medan campur musangking. Sampai di kasir saya diberi tahu: ada paket musangking yang menggendong durian Medan. Harganya sama. Kasir minta izin untuk menukarnya. Tentu saya setuju. Dengan uang yang sama dapat dua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teman belanja saya ikut senang. Saya anjurkan: makan dulu yang Medan baru yang musangking. Ternyata yang Medan juga enak. Waktu giliran hendak makan musangking sudah keburu kenyang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Bisnis kian susah pak," ujar pengusaha yang di belakang saya yang juga menuju kasir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kenapa?"&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dulu saya pemasok di BUMN. Setelah ada Danantara, BUMN tersebut turun status jadi cucu perusahaan. Semuanya berubah. Politiknya jadi sangat tinggi," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya tidak terlalu fokus mendengarkan keluhannya. Fokus saya terbagi tiga: membayar durian, mendengarkan curhatnya, dan memperhatikan layar HP: siaran live dari Istana Merdeka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya memang ingin tahu: apakah peringatan detik-detik proklamasi di halaman Istana masih bercampur dengan hura-hura, joget-joget, dan nyanyi-nyanyi. Atau sudah berubah menyesuaikan dengan kondisi sosek terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anda sudah tahu: di upacara kemarin ada perubahan. Joget-joget masih ada tapi terbatas, terkendali, dan terukur. Tidak sampai jatuh ke hura-hura. Lagu-lagu yang dipakai pun lagu-lagu perjuangan. Tidak ada lagi sebangsa Ojo dibanding-bandingke.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Prabowo duduk diapit oleh Presiden Jokowi dan istri (kanan) dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dan istri (kiri). Rasanya inilah foto yang paling menarik untuk diabadikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Prabowo terlihat lebih sederhana dibanding kanan-kirinya. Beskap Jawanya yang warna gelap dipilih yang tidak pakai aksesori lambang keningratan. Kain batik di antara beskap dan celana formal hitamnya juga yang tidak mencolok. Presiden memang berpakaian adat tapi tetap berkesan resmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kontras dengan sebelah menyebelahnya. Presiden Jokowi dengan penutup kepala Bali warna ungu emas &ndash;disebut destar&ndash; dengan ujung bunga-bungaan besar warna emas pula terasa "hadir". Apalagi kain songket dan celana di balik kain itu juga mencolok. Ditambah busana Iriana Jokowi yang warna merah jambu; kehadiran Jokowi dan istri masih serasa presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu lihatlah penampilan Wapres Gibran di sebelah kiri Presiden Prabowo. Tampak sangat modis dan keren: full pakaian adat Rote, NTT. Topinya, selempangnya, kain songketnya, semuanya serasi dan benar-benar "tampil". Ditambah Silvi, istrinya yang memilih pakaian adat Dayak Kenyah keemasan. Pasangan ini boleh dikata akan terpilih sebagai best dressed di upacara 17 Agustus 2026 &ndash;kalau saya jurinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang politik akan menafsirkan busana Jokowi-Gibran ini dengan tafsir politik. Jokowi baru pulang dari safari politik ke NTT. Gibran yang follow up dengan pakaian adat NTT itu. Jokowi sendiri beralih dari NTT ke Bali. Itu besar sekali tafsirnya: mengambil hati penghuni "kandang banteng" kedua setelah Jateng.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pakaian keluarga Jokowi di upacara ini memang terasa penuh tafsir. Hadirnya Jokowi saja sudah kuat &ndash;apalagi tidak ada Presiden SBY dan Presiden Megawati sebagai penyeimbang. Ditambah penampilan Wapres Gibran dan istri semoncer itu. Keluarga Solo telah mendominasi suasana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka terasa sekali Presiden Prabowo seperti &#039;&#039;jomblo&#039;&#039; di acara besar ini. Barulah ketika pindah peran sebagai inspektur upacara kopiah hitamnya terasa membawa formalitas sebagai presiden. Kadar formalitas itu lantas ia turunkan manakala menerima laporan akhir upacara. Presiden tidak hanya mengucapkan satu kata &#039;&#039;bubarkan&#039;&#039; tapi menambahkan kata-kata pujian bagi pelaku upacara. Gongnya: ia minta komandan upacara dan petugas lainnya menghadap presiden langsung seusai upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selebihnya lancar-lancar semua. Melegakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari halaman Istana Merdeka saya ingin meloncat ke lapangan Tian An Men di Beijing. Hari ini ada sesuatu yang besar di sana: tujuh hari meninggalnya perdana menteri legendaris Zhu Rongji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di budaya Tiongkok tiga dan tujuh hari meninggalnya seseorang disembahyangi secara khusus di setiap keluarga. Keluarga Zhu Rongji tidak lagi hanya anak-istri-cucu. Seluruh rakyat Tiongkok sudah merasa seperti keluarga almarhum. Maka mereka ingin ikut memperingati tujuh hari meninggalnya Zhu Rongji di lapangan legendaris Tian An Men.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sini 17 Agustus berlalu dengan aman. Pun semoga di Tian An Men hari ini. (Dahlan Iskan)&lt;/p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_921_Dominasi-Suasana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285386/dominasi-suasana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sudah Inkracht di MA, Rp9,5 Miliar Hak Pensiunan Tirtanadi Belum Direalisasikan</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 14:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sudah Inkracht di MA, Rp9,5 Miliar Hak Pensiunan Tirtanadi Belum Direalisasikan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Sumut24.coPersoalan hak pensiunan Perumda Tirtanadi kembali menjadi sorotan. Bukan hanya karena putusan pengadilan yang disebut tela]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Sumut24.co</p>Persoalan hak pensiunan Perumda Tirtanadi kembali menjadi sorotan. Bukan hanya karena putusan pengadilan yang disebut telah berkekuatan hukum tetap belum kunjung dilaksanakan, tetapi juga karena nilai hak yang disebut belum dibayarkan mencapai miliaran rupiah.</p><br>Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C DPRD Sumatera Utara, Selasa (11/8/2026), muncul data bahwa 17 pensiunan Tirtanadi belum menerima haknya, dengan nilai yang disebut mencapai sekitar Rp9,5 miliar berdasarkan pembagian tiga kelompok perkara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data yang diterima dalam RDP menyebut, kelompok pertama terdiri dari delapan pensiunan dengan nilai putusan sekitar Rp2,2 miliar. Kelompok kedua berjumlah enam pensiunan dengan nilai sekitar Rp6,9 miliar, sedangkan kelompok ketiga terdiri dari tiga pensiunan dengan nilai sekitar Rp439 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika dijumlahkan, nilai tersebut mencapai sekitar Rp9,539 miliar. Namun, angka ini menjadi salah satu persoalan yang masih diperdebatkan. Para pensiunan dan kuasa hukumnya menyatakan total hak yang mereka perjuangkan berada di kisaran Rp4 miliar hingga Rp5 miliar, sehingga diperlukan klarifikasi resmi mengenai perbedaan data tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang menjadi sorotan utama para pensiunan adalah hak tersebut disebut telah melalui proses hukum hingga Mahkamah Agung (MA), tetapi pembayaran belum juga direalisasikan. Dua Tahun Menunggu, Uang Miliaran Belum Dibayar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan ini bukan perkara baru.</p><br>Sebelumnya, pada April 2026, jumlah pensiunan yang diberitakan memperjuangkan haknya sebanyak 14 orang dengan nilai sekitar Rp4 miliar. Mereka disebut memasuki masa pensiun pada 2022 hingga 2023 dan belum menerima seluruh pesangon yang menjadi haknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam RDP Komisi C DPRD Sumut pada Juni 2026, kuasa hukum menyebut delapan pensiunan dalam gugatan pertama memenangkan perkara dengan nilai pembayaran lebih dari Rp2 miliar. Enam pensiunan lainnya dalam gugatan kedua disebut memperoleh putusan sekitar Rp1,9 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pensiunan kemudian kembali mendatangi DPRD Sumut untuk mempertanyakan kepastian pembayaran. Bagi mereka, persoalannya sederhana: hak yang telah diputus pengadilan harus dibayarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tirtanadi Beralasan Khawatir Double Payment&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manajemen Perumda Tirtanadi memiliki pandangan berbeda. Dalam RDP sebelumnya, manajemen menjelaskan bahwa program pensiun tersebut berkaitan dengan kerja sama Tirtanadi dengan AJB Bumiputera 1912 melalui program asuransi hari tua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tirtanadi menyatakan telah membayar premi sesuai kewajibannya. Namun, sebagian manfaat pensiun yang seharusnya diterima para pensiunan masih berkaitan dengan persoalan pembayaran dari pihak asuransi. Manajemen juga menyatakan sebagian hak pensiunan telah diterima, sedangkan sisanya menjadi objek sengketa dengan AJB Bumiputera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Tirtanadi mengaku berhati-hati menggunakan dana perusahaan untuk membayar kembali hak tersebut.Kekhawatirannya, pembayaran dari kas internal dapat menimbulkan persoalan hukum apabila kemudian pembayaran dari perusahaan asuransi juga dilakukan. Dengan kata lain, manajemen khawatir terjadi double payment.<br>Namun alasan tersebut mendapat sorotan dari anggota Komisi C DPRD Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam RDP Juni lalu, anggota Komisi C Pintor Sitorus menilai Tirtanadi seharusnya Melaksanakan putusan pengadilan terlebih dahulu. Menurutnya, persoalan dengan perusahaan asuransi merupakan urusan tersendiri antara Tirtanadi dan pihak asuransi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pensiunan: Jangan Jadikan Asuransi Alasan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuasa hukum para pensiunan menilai persoalan hubungan Tirtanadi dengan AJB Bumiputera tidak seharusnya menghambat pembayaran hak yang telah diputus pengadilan. Dalam RDP 11 Agustus, kuasa hukum menyatakan putusan MA telah berkekuatan hukum tetap dan menegaskan sengketa uang pensiunan tidak berkaitan dengan persoalan asuransi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Posisi ini sejalan dengan tuntutan mereka sejak RDP sebelumnya: Tirtanadi diminta menjalankan putusan pengadilan dan membayar hak para pensiunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi para pensiunan, penundaan pembayaran bukan sekadar persoalan administrasi. Sebagian dari mereka sudah berusia lanjut dan tidak lagi mempunyai penghasilan tetap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, salah seorang pensiunan, Lilik Suryadi, mengungkapkan bahwa sebagian pensiunan bahkan harus menjual barang dan meminjam uang untuk bertahan hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komisi C Sudah Ultimatum Tirtanadi</p><br>Komisi C DPRD Sumut sebelumnya telah meminta Tirtanadi segera berkonsultasi dengan Dewan Pengawas dan Kuasa Pemilik Modal mengenai pelaksanaan putusan pengadilan yang telah inkracht.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tirtanadi juga diberi waktu paling lama 10 hari untuk menyampaikan hasil konsultasi tersebut kepada DPRD Sumut. Jika tidak ada laporan, Komisi C menyatakan akan menyurati Gubernur Sumatera Utara. DPRD juga membuka kemungkinan merekomendasikan evaluasi terhadap kinerja direksi Perumda Tirtanadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam RDP terbaru pada 11 Agustus, Komisi C kembali meminta penyelesaian segera.<br>Wakil Ketua Komisi C DPRD Sumut Anita Lubis bahkan menyatakan apabila tidak ditemukan jalan keluar, persoalan tersebut dapat dibawa ke ranah hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada Perbedaan Data Nilai Hak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu hal yang kini menjadi perhatian adalah perbedaan angka mengenai total hak yang belum dibayarkan.Pada April hingga Juni 2026, angka yang banyak disebut berada di kisaran Rp4 miliar untuk 14 pensiunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun pada RDP 11 Agustus, muncul data mengenai 17 pensiunan dengan nilai putusan tiga kelompok yang jika dijumlahkan mencapai sekitar Rp9,539 miliar.Perbedaan tersebut perlu segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.</p><br>Apakah angka Rp9,5 miliar merupakan keseluruhan nilai putusan, nilai kewajiban tertentu, atau terdapat komponen lain dalam perkara tersebut, masih perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak-pihak terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bola Panas Kini di Tangan Tirtanadi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polemik ini akhirnya menempatkan Perumda Tirtanadi dalam posisi yang semakin disorot.<br>Di satu sisi, manajemen beralasan harus berhati-hati agar tidak menimbulkan pembayaran ganda serta konsekuensi hukum. Di sisi lain, para pensiunan berpegang pada putusan pengadilan yang menurut mereka telah berkekuatan hukum tetap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang jelas, miliaran rupiah hak para pensiunan belum kunjung mereka terima, sementara persoalan tersebut telah berlangsung bertahun-tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini publik menunggu langkah konkret Tirtanadi dan Pemprov Sumut apakah hak para pensiunan akan segera dibayarkan, atau polemik tersebut kembali berlarut dengan alasan sengketa asuransi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi para pensiunan, waktunya bukan lagi sekadar soal menunggu.Mereka sudah menunggu bertahun-tahun untuk menerima uang yang mereka yakini merupakan haknya.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8033_Sudah-Inkracht-di-MA--Rp9-5-Miliar-Hak-Pensiunan-Tirtanadi-Belum-Direalisasikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285385/sudah-inkracht-di-ma-rp95-miliar-hak-pensiunan-tirtanadi-belum-direalisasikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>