<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 30 Sep 2026 19:09:32 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">150 Kg Sabu dari Aceh Gagal Masuk ke Sumut</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 18:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[150 Kg Sabu dari Aceh Gagal Masuk ke Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[150 Kg Sabu dari Aceh Gagal Masuk ke Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Polda Sumut menggagalkan pengiriman narkoba jaringan antarprovinsi dengan mengamankan empat orang pelaku dari beberapa lokasi terpisah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi menjelaskan, keempat tersangka ditangkap dari tiga lokasi, yakni Desa Blang Buket, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, Kampung Keude, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh Timur dan Kuala Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Kabupaten Aceh, Provinsi Aceh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari tangan keempat pelaku turut disita barang bukti sabu seberat 150 kilogram dibungkus dalam kemasan berwarna biru muda," jelasnya, Rabu (30/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun keempat tersangka, MA  alias Sibet (29) warga Jalan Dusun Keude, Kelurahan Panton Rayeuk, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, B alias Bay (22) warga Dusun Bakeut Glong, Desa Jalan II, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur, &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, M (39) warga Dusun Menasah, Desa Panton Rayeuk A, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur dan MSL (32) warga Dusun Pawang Saleh, Kecamatan Banda Alam, Kabupaten Aceh Timur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Untuk barang bukti yang disita itu diduga berasal dari Malaysia dan rencananya akan diedarkan ke wilayah Sumatera Utara," terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat tersangka bersama barang bukti telah ditahan di Mapolda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terungkapnya kasus pengiriman sabu itu setelah personel menerima laporan dan informasi dari masyarakat. Saat ini kasus peredaran narkoba itu masih dalam penyelidikan serta pengembangan untuk menangkap jaringan lainnya," pungkasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_607_150-Kg-Sabu-dari-Aceh-Gagal-Masuk-ke-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286856/150-kg-sabu-dari-aceh-gagal-masuk-ke-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Deli Serdang Raih Terbaik II PPD Nasional 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 18:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Deli Serdang Raih Terbaik II PPD Nasional 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Deli Serdang Raih Terbaik II PPD Nasional 2026]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>JAKARTA &ndash; Kabupaten Deli Serdang meraih Terbaik II Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) tingkat nasional Tahun 2026 kategori kabupaten. Capaian ini menjadi pengakuan atas kualitas perencanaan dan kinerja pembangunan daerah yang dinilai memberikan dampak nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan diberikan langsung Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Rachmat Pambudy, bersama Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, kepada Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, di Jakarta, Rabu (30/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, ini menjadi bukti bahwa kualitas perencanaan pembangunan Deli Serdang semakin baik dan tentunya penghargaan ini menjadi motivasi bagi saya dan seluruh ASN untuk terus meningkatkan kualitas kerja dalam memberikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,&quot; ucap Bupati yang turut hadir bersama Ketua TP PKK dan jajaran perangkat daerah terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran perangkat daerah dan masyarakat atas dukungan serta kerja sama dalam menyukseskan perencanaan program pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada masyarakat dan seluruh perangkat ASN. Alhamdulillah kita bisa meraih terbaik kedua penghargaan nasional. Ini menjadi modal kita untuk merencanakan berbagai program yang terus berdampak untuk masyarakat Deli Serdang,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menteri PPN/Bappenas, Rachmat, mengatakan PPD bukan sekadar bentuk apresiasi, tetapi menjadi pemacu bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan dan bekerja lebih keras dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penghargaan yang sederhana itu bukan hadiah, tapi pemacu supaya bekerja lebih keras lagi,&quot; ujar Rachmat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pembangunan nasional merupakan agregasi dari pembangunan daerah. Karena itu, perencanaan pembangunan harus diterjemahkan hingga ke daerah dan bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PPD telah dilaksanakan sejak 2011 dan sebelumnya dikenal sebagai Anugerah Pangripta Nusantara (APN). Ajang ini menjadi instrumen untuk mendorong peningkatan kualitas perencanaan dan kinerja pembangunan daerah sekaligus menjadi ruang pembelajaran bersama antardaerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Deli Serdang, capaian ini melanjutkan catatan prestasi di tingkat nasional. Deli Serdang sebelumnya meraih peringkat pertama APN 2013 tingkat kabupaten/kota, pada masa kepemimpinan Bupati Amri Tambunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deputi Bidang Pengendalian, Evaluasi, dan Manajemen Risiko Pembangunan Kementerian PPN/Bappenas, Tri Dewi Virgiyanti, menjelaskan penilaian PPD 2026 menitikberatkan pada kualitas pembangunan yang dibuktikan melalui dampak dan kontribusi konkret program daerah terhadap kesejahteraan masyarakat. Penilaian juga melihat inovasi dan program unggulan daerah yang mendukung tujuan pembangunan nasional, dengan penekanan pada pembangunan sumber daya manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun ini, proses penilaian diperkuat menjadi tiga tahap, yakni penilaian dokumen perencanaan, wawancara dan verifikasi lapangan, serta presentasi pemerintah daerah di hadapan Dewan Penilai. Tahap terakhir menjadi penguatan baru dalam PPD 2026 untuk mengonfirmasi dan mendalami capaian, strategi, serta inovasi pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan PPD 2026 diikuti seluruh 38 provinsi, 334 dari 415 kabupaten, serta 86 dari 94 kota. Penilaian melibatkan tim teknis lintas unit kerja Kementerian PPN/Bappenas, tim independen dari akademisi dan profesional, serta tim penilai utama dan Dewan Penilai lintas kementerian/lembaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Menteri Dalam Negeri, Ribka Haluk, menyampaikan apresiasi kepada pemerintah daerah penerima PPD sekaligus menekankan pentingnya konsistensi antara perencanaan pembangunan nasional dan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang dinilai adalah bagaimana pemerintah daerah itu konsisten antara RPJM dan juga RPJMD. Saya pikir ini poin-poin yang penting yang perlu ditangkap oleh kita semua, bahwa konsistensi terhadap rencana itu sangat penting,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menekankan pentingnya perencanaan berbasis data yang akurat agar pembangunan dapat diukur dan diarahkan pada program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil PPD juga diharapkan tidak berhenti pada pemberian penghargaan, tetapi menjadi umpan balik untuk memperkuat kualitas perencanaan dan kinerja pembangunan daerah. Praktik baik yang ditemukan di daerah penerima diharapkan dapat menjadi pembelajaran dan direplikasi oleh daerah lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun hasil penilaian menempatkan Kabupaten Kendal sebagai Terbaik I kategori kabupaten, disusul Deli Serdang, Lampung Selatan, Sumedang, dan Sleman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kategori kota secara berurut diraih oleh Surabaya, Manado, Pekalongan, Tangerang, dan Balikpapan. Sementara kategori provinsi, lima daerah terbaik adalah Jawa Barat, DKI Jakarta, Jawa Tengah, Sulawesi Selatan, dan Sumatera Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1076_Deli-Serdang-Raih-Terbaik-II-PPD-Nasional-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286855/deli-serdang-raih-terbaik-ii-ppd-nasional-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">H. RUSLAN SH DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PEMBINA DPP LAMI</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 18:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[H. RUSLAN SH DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PEMBINA DPP LAMI]]></title>
            <description><![CDATA[H. RUSLAN SH DIKUKUHKAN SEBAGAI KETUA DEWAN PEMBINA DPP LAMI]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; H. Ruslan SH dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pembina Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Lembaga Anak Medan Indonesia (LAMI). Pengukuhan dilakukan Ketua Umum DPP LAMI Zainul Anwar didampingi Dewan Penasehat LAMI Ir. Sabar Sihite di Sekretariat LAMI, Jalan Adi Sucipto, Medan, Selasa (30/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengukuhan tersebut menjadi bagian dari penguatan struktur organisasi sekaligus mendorong LAMI agar semakin berperan dan memberikan manfaat bagi anggota maupun masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam bimbingan dan arahannya, H. Ruslan menekankan pentingnya soliditas dan kebersamaan seluruh jajaran pengurus LAMI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberadaan organisasi tidak cukup hanya dengan membangun struktur kepengurusan, tetapi harus diwujudkan melalui program-program yang memiliki manfaat nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kehadiran organisasi LAMI ke depan harus bermanfaat bagi anggota, masyarakat dan pemerintah. Kepengurusan LAMI juga harus solid dan guyub,&quot; ujar H. Ruslan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mendorong LAMI membangun kemitraan dengan berbagai elemen masyarakat dan lembaga lainnya, termasuk organisasi kemasyarakatan (ormas), lembaga swadaya masyarakat (LSM), serta pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bangun kemitraan dengan lembaga lainnya seperti ormas, LSM dan pemerintah. Jadikan organisasi sebagai ajang kreativitas dan berdaya guna ke depannya,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;H. Ruslan berharap seluruh pengurus dapat menjaga kekompakan, mengembangkan kreativitas serta menjalankan roda organisasi secara konstruktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kolaborasi menjadi salah satu kunci agar LAMI mampu mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum DPP LAMI Zainul Anwar menyampaikan pengukuhan H. Ruslan sebagai Ketua Dewan Pembina diharapkan semakin memperkuat arah dan gerak organisasi ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan terbentuknya struktur pembinaan tersebut, LAMI diharapkan mampu berkembang menjadi organisasi yang aktif, solid, serta memiliki kontribusi positif bagi masyarakat Kota Medan dan Sumatera Utara.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4452_H--RUSLAN-SH-DIKUKUHKAN-SEBAGAI-KETUA-DEWAN-PEMBINA-DPP-LAMI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286854/h-ruslan-sh-dikukuhkan-sebagai-ketua-dewan-pembina-dpp-lami/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">&lrm;Pendi Keling: Sang Singa Sumatera, Tokoh Pemuda Medan yang Bertemu Soekarno dan Memimpin Pemuda Pancasila di Tengah Gejolak 1965  &lrm;</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 16:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[‎Pendi Keling: Sang Singa Sumatera, Tokoh Pemuda Medan yang Bertemu Soekarno dan Memimpin Pemuda Pancasila di Tengah Gejolak 1965  ‎]]></title>
            <description><![CDATA[&amplrmPendi Keling Sang Singa Sumatera, Tokoh Pemuda Medan yang Bertemu Soekarno dan Memimpin Pemuda Pancasila di Tengah Gejolak 1965&amplrm]]></description>
            <content><![CDATA[&lrm;</p><p>&lrm;MEDAN &ndash; Nama M.Y. Effendy Nasution, yang lebih dikenal dengan sebutan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendi/" target="_blank">Pendi</a> Keling atau Fendi Keling, merupakan salah satu nama yang tidak dapat dilepaskan dari sejarah gerakan kepemudaan dan dinamika politik Kota Medan pada era 1950-an hingga 1960-an.<br>&lrm;<br>&lrm;Sosoknya dikenal sebagai tokoh pemuda yang memiliki pengaruh kuat di Medan. Ia kemudian menjadi salah satu figur penting dalam perkembangan awal Pemuda Pancasila di Sumatera Utara, terutama ketika Indonesia memasuki periode politik yang penuh gejolak menjelang dan sesudah peristiwa 30 September 1965.<br>&lrm;<br>&lrm;Julukan "<a href="https://www.sumut24.co/tag/pendi/" target="_blank">Pendi</a> Keling" melekat kuat pada dirinya. Sejumlah kajian sejarah menyebut Effendy merupakan orang Mandailing dan istilah "Keling" merupakan julukan yang berkaitan dengan warna kulitnya. Dalam sejumlah tulisan sejarah, ia bahkan disebut dengan julukan "Singa Sumatera" atau Lion of Sumatra.<br>&lrm;<br>&lrm;*Dari dunia pemuda Medan hingga Pemuda Pancasila*<br>&lrm;<br>&lrm;Sebelum menjadi tokoh organisasi yang dikenal luas, Effendy disebut telah memiliki pengaruh di kalangan kelompok pemuda Medan.<br>&lrm;<br>&lrm;Pada akhir 1950-an, ia terlibat dalam lingkungan Persatuan Pemuda Kota Medan (P2KM). Organisasi tersebut menjadi salah satu wadah untuk menghimpun kelompok-kelompok pemuda di Medan yang pada masa itu memiliki latar belakang dan karakter beragam.<br>&lrm;<br>&lrm;Perkembangan kelompok tersebut kemudian beririsan dengan Ikatan Pendukung Kemerdekaan Indonesia (IPKI).<br>&lrm;<br>&lrm;Dalam penelitian mengenai sejarah Pemuda Pancasila Sumatera Utara, Effendy Nasution tercatat sebagai salah satu tokoh yang memainkan peranan penting dalam pembentukan dan pengorganisasian Pemuda Pancasila di Medan.<br>&lrm;<br>&lrm;Ia disebut dilantik sebagai pimpinan Pemuda Pancasila di Medan pada 28 Oktober 1960, bersama Yansen Hasibuan sebagai sekretaris.<br>&lrm;<br>&lrm;Sejumlah sumber lain mencatat perkembangan organisasi tersebut pada 1961. Perbedaan tanggal dalam berbagai sumber lebih tepat dipahami sebagai perbedaan fase pembentukan, pelantikan, dan pengembangan organisasi di Sumatera Utara.<br>&lrm;<br>&lrm;Di bawah kepemimpinan Effendy, jaringan pemuda yang sebelumnya berada dalam kelompok-kelompok lokal kemudian semakin terkonsolidasi dalam organisasi Pemuda Pancasila.<br>&lrm;<br>&lrm;*Medan dalam pusaran politik 1965*<br>&lrm;<br>&lrm;Memasuki pertengahan 1960-an, situasi politik Indonesia semakin tajam.<br>&lrm;<br>&lrm;Persaingan antara kelompok politik dan kekuatan sosial yang berseberangan dengan Partai Komunis Indonesia (PKI) meningkat. Setelah peristiwa 30 September 1965, situasi berubah drastis.<br>&lrm;<br>&lrm;Di Sumatera Utara, termasuk Medan, terjadi gelombang penangkapan dan kekerasan terhadap orang-orang yang dituduh atau dianggap berhubungan dengan PKI maupun organisasi yang berafiliasi dengannya.<br>&lrm;<br>&lrm;Dalam sejumlah kajian sejarah, Pemuda Pancasila disebut sebagai salah satu kelompok pemuda anti-komunis yang terlibat dalam mobilisasi kekerasan di Medan dan Sumatera Utara.<br>&lrm;<br>&lrm;Effendy Nasution menjadi salah satu tokoh yang namanya muncul dalam konteks tersebut.<br>&lrm;<br>&lrm;Namun, sejarah periode ini tidak sesederhana narasi "penumpasan PKI". Sejumlah penelitian mencatat bahwa kekerasan 1965&ndash;1966 juga menimpa orang-orang yang dituduh, dianggap, atau dicurigai memiliki hubungan dengan PKI. Banyak korban mengalami penangkapan, kekerasan, bahkan pembunuhan tanpa melalui proses peradilan.<br>&lrm;<br>&lrm;Karena itu, dalam melihat peran Effendy, konteks sejarah dan kesaksian dari berbagai pihak perlu ditempatkan secara hati-hati.<br>&lrm;<br>&lrm;*Kampung Kolam dan operasi anti-komunis*<br>&lrm;<br>&lrm;Salah satu episode yang kerap dikaitkan dengan Effendy adalah peristiwa di Kampung Kolam, Percut Sei Tuan, Deli Serdang.<br>&lrm;<br>&lrm;Sejumlah catatan sejarah lokal menyebut kawasan tersebut ketika itu dianggap sebagai salah satu basis massa yang berkaitan dengan PKI.<br>&lrm;<br>&lrm;Menurut salah satu sumber sejarah lokal, operasi terhadap kawasan tersebut pada Oktober 1965 berawal dari kediaman Effendy Nasution di kawasan Jalan Mandala By Pass, Medan.<br>&lrm;<br>&lrm;Operasi tersebut melibatkan sejumlah kelompok dan organisasi yang berada dalam barisan anti-komunis.<br>&lrm;<br>&lrm;Catatan mengenai periode tersebut menggambarkan situasi yang sangat keras. Tuduhan keterlibatan dengan PKI pada masa itu dapat berujung pada penangkapan dan kekerasan.<br>&lrm;<br>&lrm;Karena itu, kisah Kampung Kolam tidak hanya menjadi cerita tentang keberhasilan kelompok anti-PKI, tetapi juga bagian dari sejarah kelam kekerasan politik di Sumatera Utara.<br>&lrm;<br>&lrm;*Pertemuan dengan Bung Karno*<br>&lrm;<br>&lrm;Di tengah pergolakan tersebut, terdapat satu kisah menarik mengenai pertemuan Effendy Nasution dengan Presiden Soekarno.<br>&lrm;<br>&lrm;Kisah ini berasal dari kesaksian yang kemudian dicatat dalam penelitian sejarah.<br>&lrm;<br>&lrm;Effendy disebut pernah ditahan selama sekitar 21 hari setelah muncul persoalan yang oleh pemerintah pusat ketika itu dipandang berkaitan dengan isu rasial.<br>&lrm;<br>&lrm;Setelah keluar dari tahanan, Effendy kemudian dipanggil ke Jakarta untuk menghadap Presiden Soekarno.<br>&lrm;<br>&lrm;Menurut kesaksian yang dicatat dalam penelitian tersebut, Effendy bertemu dengan sejumlah pejabat sebelum akhirnya menghadap Bung Karno.<br>&lrm;<br>&lrm;Dalam pertemuan itu, Soekarno disebut mempertanyakan sikap Effendy dan bahkan menuduhnya bersikap rasialis.<br>&lrm;<br>&lrm;Effendy membantah tuduhan tersebut.<br>&lrm;<br>&lrm;Ia menjelaskan bahwa organisasi yang dipimpinnya terdiri dari berbagai kelompok masyarakat. Menurut kesaksiannya, keberadaan anggota dari berbagai latar belakang etnis menjadi salah satu argumen yang ia gunakan untuk membantah tuduhan tersebut.<br>&lrm;<br>&lrm;Pertemuan itu disebut berlangsung hampir dua jam.<br>&lrm;<br>&lrm;Kemudian muncul bagian paling terkenal dari kisah tersebut.<br>&lrm;<br>&lrm;Menurut kesaksian yang dicatat dalam penelitian sejarah, Soekarno kemudian menyampaikan kepada Effendy:<br>&lrm;<br>&lrm;"Effendi! Saya harap kamu bantu Saya untuk mengamankan kawasan Sumatera Utara."<br>&lrm;<br>&lrm;Kutipan tersebut menarik karena menggambarkan bagaimana seorang tokoh pemuda lokal seperti Effendy dipandang memiliki pengaruh yang cukup besar di Sumatera Utara.<br>&lrm;<br>&lrm;Namun demikian, dialog tersebut sebaiknya tetap disebut sebagai kesaksian sejarah yang tercatat dalam penelitian, bukan sebagai kutipan resmi dari stenogram pidato atau arsip Istana yang telah terverifikasi secara independen.<br>&lrm;<br>&lrm;*Dari jalanan Medan menuju panggung politik*<br>&lrm;<br>&lrm;Pengaruh Effendy tidak berhenti pada dunia kepemudaan.Setelah pergolakan politik 1965, posisinya semakin kuat. Pada periode berikutnya ia masuk ke arena politik dan pemerintahan.</p><p>&lrm;Sejumlah kajian mencatat keterlibatannya dalam lembaga perwakilan pada masa transisi menuju Orde Baru.<br>&lrm;<br>&lrm;Keterlibatan tersebut menunjukkan perubahan posisi Effendy: dari seorang tokoh pemuda dengan basis massa di Medan menjadi figur yang memiliki akses ke ruang politik nasional.<br>&lrm;<br>&lrm;Sementara itu, Pemuda Pancasila berkembang menjadi salah satu organisasi kepemudaan dengan jaringan luas di Indonesia.<br>&lrm;<br>&lrm;Bagi Sumatera Utara, nama Effendy tetap menjadi bagian penting dalam fase awal perkembangan organisasi tersebut.<br>&lrm;<br>&lrm;*Warisan sejarah yang kontroversial*<br>&lrm;<br>&lrm;Membicarakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendi/" target="_blank">Pendi</a> Keling berarti membicarakan salah satu periode paling rumit dalam sejarah Indonesia modern.<br>&lrm;<br>&lrm;Ia dapat dipandang sebagai tokoh pemuda yang mempunyai kemampuan mengorganisasi massa dan memainkan peran penting dalam perkembangan Pemuda Pancasila di Sumatera Utara.<br>&lrm;<br>&lrm;Namun, pada saat yang sama, namanya juga muncul dalam sejarah kekerasan politik anti-komunis setelah 1965.Dua sisi tersebut tidak dapat dipisahkan dari konteks zamannya.</p><p>&lrm;Sejarah 1965 bukan hanya tentang pertarungan politik antara kelompok yang mendukung dan menentang PKI. Ia juga merupakan sejarah tentang masyarakat sipil yang terlibat, aparat keamanan, organisasi massa, penangkapan, pembunuhan, dan berbagai bentuk kekerasan yang meninggalkan luka panjang.<br>&lrm;<br>&lrm;Karena itu, menyebut Effendy sekadar sebagai "orang yang menghabisi PKI" akan menyederhanakan sejarah yang jauh lebih kompleks.<br>&lrm;<br>&lrm;Lebih tepat melihatnya sebagai salah satu tokoh pemuda anti-komunis yang mempunyai peranan penting dalam mobilisasi politik dan organisasi massa di Sumatera Utara pada masa pergolakan 1965&ndash;1966.<br>&lrm;<br>&lrm;*Akhir perjalanan Sang <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendi/" target="_blank">Pendi</a> Keling*<br>&lrm;<br>&lrm;Effendy Nasution terus dikenang sebagai salah satu tokoh awal Pemuda Pancasila di Sumatera Utara.<br>&lrm;<br>&lrm;Ia kemudian menyerahkan kepemimpinan organisasi kepada generasi berikutnya dan tetap memiliki tempat dalam sejarah perkembangan organisasi kepemudaan tersebut.<br>&lrm;<br>&lrm;M.Y. Effendy Nasution meninggal dunia pada 26 Agustus 1997.<br>&lrm;<br>&lrm;Puluhan tahun setelah kepergiannya, nama <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendi/" target="_blank">Pendi</a> Keling masih muncul dalam berbagai pembahasan mengenai sejarah Medan, Pemuda Pancasila, serta pergolakan politik Sumatera Utara pada dekade 1960-an.<br>&lrm;<br>&lrm;Bagi sebagian orang, ia adalah simbol keberanian pemuda Medan dan salah satu tokoh yang ikut membangun fondasi Pemuda Pancasila.<br>&lrm;<br>&lrm;Bagi peneliti sejarah, ia adalah figur yang harus ditempatkan dalam konteks yang lebih luas: sejarah pembentukan organisasi massa, pertarungan politik, dan kekerasan 1965&ndash;1966.<br>&lrm;<br>&lrm;Di situlah sosok <a href="https://www.sumut24.co/tag/pendi/" target="_blank">Pendi</a> Keling&mdash;"Singa Sumatera"&mdash;menjadi menarik untuk dikaji. Bukan hanya karena kisahnya tentang dunia pemuda Medan, pertemuannya dengan Soekarno, atau perannya dalam Pemuda Pancasila, tetapi karena perjalanan hidupnya bersinggungan langsung dengan salah satu periode paling menentukan sekaligus paling kontroversial dalam sejarah Indonesia.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4341_-lrm-Pendi-Keling--Sang-Singa-Sumatera--Tokoh-Pemuda-Medan-yang-Bertemu-Soekarno-dan-Memimpin-Pemuda-Pancasila-di-Tengah-Gejolak-1965---lrm-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286853/lrmpendi-keling-sang-singa-sumatera-tokoh-pemuda-medan-yang-bertemu-soekarno-dan-memimpin-pemuda-pancasila-di-tengah-gejolak-1965-lrm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung&nbsp;</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 16:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung ]]></title>
            <description><![CDATA[BPJS Gelontorkan Rp100 Triliun Lebih untuk Biayai Penyakit Jantung&nbsp]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta- Penyakit jantung menempati penyakit kronis dengan biaya termahal yang dijamin BPJS Kesehatan. Tercatat sepanjang 2015 sampai tahun 2025, BPJS Kesehatan telah mengeluarkan lebih dari Rp100 triliun untuk membiayai 172,3 juta kasus penyakit jantung. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Humas BPJS Kesehatan, Rizzky Anugerah, mengatakan penyakit jantung mengalami peningkatan jumlah kasus dan biaya yang signifikan dalam waktu satu dekade. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &quot;Seiring dengan bertumbuhnya jumlah peserta, pemanfaatan Program JKN untuk membiayai penyakit jantung juga ikut bertambah. Tahun 2015, ada 4,6 juta kasus penyakit jantung yang ditanggung BPJS Kesehatan dengan biaya sebesar Rp4,4 triliun. Angka tersebut terus bergerak naik hingga pada tahun 2025 jumlahnya mencapai 29,8 juta kasus dan menyedot biaya BPJS Kesehatan hingga Rp17,4 triliun,&quot; kata Rizzky, Selasa (29/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rizzky menuturkan, jika dibandingkan dengan penyakit-penyakit kronis lain seperti gagal ginjal, stroke, atau kanker, penyakit jantung merupakan penyakit yang paling besar menghabiskan biaya BPJS Kesehatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada rentang waktu yang sama, gagal ginjal menduduki urutan kedua, dengan total biaya sebesar Rp83,8 triliun yang dikeluarkan untuk membayar pelayanan kesehatan 81,2 juta kasus. Sementara, kanker berada di urutan ketiga, dengan total biaya Rp66 triliun yang dihabiskan untuk menjamin sekitar 45 juta kasus. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &quot;Tahun 2025, tercatat BPJS Kesehatan mengeluarkan biaya Rp50,3 triliun untuk membayar biaya 59,9 juta kasus penyakit katastropik, seperti jantung, gagal ginjal, kanker, stroke, dan lain-lainnya," terangnya  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyakit katastropik ini menghabiskan 26,42% dari total biaya pelayanan kesehatan yang dibayarkan BPJS Kesehatan. Padahal penyakit kronis rata-rata dapat dicegah melalui perubahan pola hidup sehat dan deteksi dini kesehatan secara rutin,&quot; jelas Rizzky. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memperingati Hari Jantung Sedunia, Rizzky pun mengimbau masyarakat untuk mengubah gaya hidup menjadi lebih sehat selagi masih ada waktu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terlebih, penyakit jantung dan penyakit kronis lainnya yang dulu diidentikkan dengan lansia, kini semakin banyak menyerang orang-orang berusia produktif. Karena itu, BPJS Kesehatan menggagas Program Pengelolaan Penyakit Kronis (Prolanis) Muda untuk menekan angka penderita penyakit kronis di bawah 45 tahun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lewat Prolanis Muda, BPJS Kesehatan merangkul komunitas masyarakat, fasilitas kesehatan, tenaga kesehatan, dan stakeholders Program JKN lainnya, untuk ikut terlibat dalam menggalakkan upaya promotif preventif dengan aktif bergerak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mengadopsi pola hidup sehat dan aktif berolahraga adalah investasi terbaik untuk masa depan kesehatan kita lima atau sepuluh tahun mendatang. Yang penting ada komitmen dan konsistensi diri sendiri. Selain itu, jangan lupa manfaatkan layanan Skrining Riwayat Kesehatan yang disediakan BPJS Kesehatan untuk mendeteksi risiko penyakit kronis sejak dini,&quot; pesan Rizzky. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Skrining Riwayat Kesehatan dilakukan setahun sekali bagi peserta JKN yang berusia 15 tahun ke atas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat bisa melakukan Skrining Riwayat Kesehatan melalui Aplikasi Mobile JKN, chat Whatsapp PANDAWA di nomor 08118165165, melalui situs www.bpjs-kesehatan.go.id, atau dengan mengunjungi langsung Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP) tempat peserta terdaftar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam skrining ini, peserta JKN akan diarahkan untuk menjawab sejumlah pertanyaan mengenai gaya hidup, riwayat penyakit diri sendiri, dan riwayat kesehatan keluarga. Prosesnya pun cukup singkat, yaitu berkisar antara 5-10 menit. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Makin cepat terdeteksi, makin cepat diantisipasi dan ditangani.<br> Makin cepat terdeteksi, makin cepat diantisipasi dan ditangani. Jangan lupa juga, selagi masih sehat, sempatkanlah untuk mengecek status kepesertaan JKN Anda. Kalau status kepesertaan JKN kita aktif, kita jadi lebih tenang berobat kapan pun diperlukan karena sudah ada kepastian jaminan pembiayaan dari BPJS Kesehatan,&quot; ungkap Rizzky.rel&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7973_BPJS-Gelontorkan-Rp100-Triliun-Lebih-untuk-Biayai-Penyakit-Jantung-nbsp-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286852/bpjs-gelontorkan-rp100-triliun-lebih-untuk-biayai-penyakit-jantungnbsp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wihaji Dorong Gen Z Tak Sekadar Siap Kerja, tapi Juga Siap Hidup</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 15:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wihaji Dorong Gen Z Tak Sekadar Siap Kerja, tapi Juga Siap Hidup]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA, SUMUT24.CO Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mendorong generasi Z memiliki kesiapan yang lebih luas]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA, SUMUT24.CO </p>Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN Wihaji mendorong generasi Z memiliki kesiapan yang lebih luas sebelum memasuki kehidupan pascakampus. Menurutnya, kesiapan generasi muda tidak cukup hanya diukur dari kemampuan mendapatkan pekerjaan.</p><br>&quot;Kalau berpikir tentang masa depan negara, maka siap hidup itu menjadi kebutuhan utama,&quot; ujar Wihaji.</p><br>Pernyataan tersebut disampaikan Wihaji dalam Program Siap Impact, yang mempertemukan mahasiswa tingkat akhir dengan perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku industri.</p><br>Melalui program itu, mahasiswa dibekali berbagai pengetahuan dan kemampuan yang dinilai relevan untuk menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.</p><br>Wihaji menyebut sedikitnya ada lima aspek yang perlu dipersiapkan generasi muda, yakni kesehatan, pendidikan, pekerjaan, keluarga, dan kemampuan hidup bermasyarakat.</p><br>Ia menilai perkembangan teknologi yang cepat juga harus diiringi dengan penguatan karakter. Integritas, kejujuran, etos kerja, serta nilai kemanusiaan disebut tetap menjadi modal penting dalam membangun sumber daya manusia berkualitas.</p><br>Karena itu, kolaborasi antara perguruan tinggi, pemerintah, dan dunia industri dinilai penting untuk memastikan generasi Z memiliki bekal yang tidak hanya sesuai dengan kebutuhan pasar kerja, tetapi juga mampu menghadapi berbagai tahapan kehidupan.</p><br>Wihaji, yang juga menjabat Wakil Ketua Umum DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>, menegaskan bahwa pembangunan generasi muda perlu diarahkan pada kesiapan menjalani kehidupan secara utuh, mulai dari pendidikan hingga kehidupan keluarga dan bermasyarakat.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4473_Wihaji-Dorong-Gen-Z-Tak-Sekadar-Siap-Kerja--tapi-Juga-Siap-Hidup.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286851/wihaji-dorong-gen-z-tak-sekadar-siap-kerja-tapi-juga-siap-hidup/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">&lrm;Dari Tangan Prajurit, Tumbuh Harapan : Kodaeral I Tanam Kedelai, Semai Ketahanan Pangan</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 15:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[‎Dari Tangan Prajurit, Tumbuh Harapan : Kodaeral I Tanam Kedelai, Semai Ketahanan Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[Belawan sumut24.co Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral). Bukan sekadar berkumpul dan bersilaturahmi, Kodaeral I bersama pemerintah daer]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Belawan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral). Bukan sekadar berkumpul dan bersilaturahmi, Kodaeral I bersama pemerintah daerah, TNI-Polri, instansi terkait, kelompok tani, dan masyarakat menanam harapan melalui kegiatan Pembinaan Ketahanan Wilayah Maritim (Bintahwilmar) Triwulan III TA 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kegiatan yang berlangsung pukul 07.30 hingga 11.00 WIB tersebut menjadi ruang kebersamaan untuk memperkuat sinergi sekaligus mendorong ketahanan pangan di tengah masyarakat yang dilaksanakan di Desa Limau Manis, Tanjung Morawa, Rabu (30/9/2026).</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_1000428669.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kegiatan dihadiri Ibu Wakil Ketua Daerah Kodaeral I Gabungan Jalasenastri Koarmada RI, Paban III Tahwil Steral, Kapoksahli Kodaeral I, Kapuskopal Kodaeral I, perwakilan Bupati Deli Serdang, Operational Head PTPN I, jajaran Pemerintah Kabupaten Deli Serdang, unsur TNI-Polri, perangkat Kecamatan Tanjung Morawa, Kepala Desa Limau Manis dan Medan Senembah, serta tokoh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan semangat gotong royong dan kolaborasi dalam membangun ketahanan wilayah yang berangkat dari kebutuhan nyata masyarakat.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/9dcb88e0137649590b755372b040afad_1000428655.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lrm;<br>&lrm;Tak berhenti pada seremoni, kegiatan dilanjutkan dengan pembagian sembako kepada kelompok tani dan penanaman kedelai secara simbolis. Sentuhan sederhana tersebut membawa pesan yang kuat: ketahanan pangan bukan hanya tentang ketersediaan bahan pangan, tetapi juga tentang kepedulian, pemberdayaan, dan keberlanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/dari/" target="_blank">Dari</a> lahan masyarakat, sinergi antarlembaga diharapkan dapat ikut menumbuhkan semangat untuk mengoptimalkan potensi pertanian sekaligus memperkuat kesejahteraan masyarakat.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/9dcb88e0137649590b755372b040afad_1000428663.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lrm;<br>&lrm;Melalui Bintahwilmar, Kodaeral I terus membangun kedekatan dengan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan dengan pemerintah daerah dan seluruh komponen bangsa. <a href="https://www.sumut24.co/tag/dari/" target="_blank">Dari</a> Desa Limau Manis, sebutir kedelai yang ditanam hari ini menjadi simbol ikhtiar bersama untuk menumbuhkan kemandirian pangan dan harapan bagi masa depan. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman, tertib, dan lancar.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5942_-lrm-Dari-Tangan-Prajurit--Tumbuh-Harapan---Kodaeral-I-Tanam-Kedelai--Semai-Ketahanan-Pangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286850/lrmdari-tangan-prajurit-tumbuh-harapan-kodaeral-i-tanam-kedelai-semai-ketahanan-pangan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PP AMPG Kembali Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang, Salurkan Sembako</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 14:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PP AMPG Kembali Sambangi Pengungsi Banjir Aceh Tamiang, Salurkan Sembako]]></title>
            <description><![CDATA[ACEH TAMIANG  SUMUT24.coPengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) kembali menyambangi tendatenda pengungsian korban banjir di K]]></description>
            <content><![CDATA[ACEH TAMIANG | SUMUT24.co</p>Pengurus Pusat Angkatan Muda Partai Golkar (PP AMPG) kembali menyambangi tenda-tenda pengungsian korban banjir di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh, Rabu (30/9/2026).</p>Kunjungan tersebut dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak banjir. Dalam kesempatan itu, PP AMPG turut menyalurkan bantuan berupa sembako kepada para pengungsi.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_1003190570.jpg"><br></p><br>Ketua Umum Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG), H. Said Ali Al Idrus, menyampaikan salam dari Ketua Umum DPP Partai Golkar H. Bahlil Lahadalia kepada masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak bencana.</p><br>"Salam dari Ketua Umum DPP Partai Golkar H. Bahlil Lahadalia kepada seluruh masyarakat Aceh Tamiang yang terdampak banjir. Kami berharap bantuan ini dapat bermanfaat dan sedikit meringankan beban para korban," ujar Said Ali Al Idrus kepada pers saat mengunjungi lokasi pengungsian, Rabu (30/9/2026).</p><br>Said Ali mengatakan, kehadiran PP AMPG di tengah para pengungsi merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/013d407166ec4fa56eb1e1f8cbe183b9_1003190569.jpg"><br></p>Ia berharap kondisi masyarakat terdampak banjir segera pulih dan seluruh kebutuhan para pengungsi dapat terpenuhi.</p><br>"Semoga bantuan yang kami berikan bermanfaat bagi masyarakat dan menjadi bagian dari upaya membantu saudara-saudara kita yang terdampak banjir," pungkasnya.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2604_PP-AMPG-Kembali-Sambangi-Pengungsi-Banjir-Aceh-Tamiang--Salurkan-Sembako.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/286849/pp-ampg-kembali-sambangi-pengungsi-banjir-aceh-tamiang-salurkan-sembako/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GEMPPAR Mengamuk : Bimtek 177 Desa di Medan Dicurigai Sarang Korupsi! Kadis &amp; Kabid PMD Diminta Copot &amp; Diperiksa Kejaksaan</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 14:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GEMPPAR Mengamuk : Bimtek 177 Desa di Medan Dicurigai Sarang Korupsi! Kadis & Kabid PMD Diminta Copot & Diperiksa Kejaksaan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Suasana memanas di jantung pemerintahan Kabupaten Asahan! Puluhan massa Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (G]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Suasana memanas di jantung pemerintahan Kabupaten Asahan! Puluhan massa Gerakan Mahasiswa dan Pemuda Peduli Reformasi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/gemppar/" target="_blank">GEMPPAR</a>) melancarkan gelombang protes berturut-turut ke tiga lokasi penting: Dinas PMD, Kejaksaan Negeri Asahan, hingga Kantor Bupati, Selasa (29/09/2026). </p>Sasaran mereka tak main-main, dugaan penyalahgunaan Dana Desa senilai ratusan juta rupiah yang disembunyikan di balik kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang dinilai tak masuk akal.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/bd4c9ab730f5513206b999ec0d90d1fb_IMG-20260930-WA0017.jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/aksi/" target="_blank">Aksi</a> pecah sekitar pukul 10.30 Wib di halaman Kantor Dinas PMD, Jalan W.R. Supratman. Slogan-slogan tegas bergema: "Hentikan Pengurasan Dana Desa!", "Jangan Biarkan Bimtek Jadi Ladang Cuan!", dan "Copot Kadis PMD Sekarang!"</p>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/gemppar/" target="_blank">GEMPPAR</a> Asahan, Raihan Panjaitan, berdiri tegak di tengah lautan massa. Ia menuding pelaksanaan Bimtek yang menyeret 177 desa se-Kabupaten Asahan ke Medan, tiga kali berturut-turut di bulan September ini, bukan kegiatan biasa. Itu terjadi tepat saat pemerintah pusat sedang gencar melakukan efisiensi anggaran negara.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/9fc3d7152ba9336a670e36d0ed79bc43_IMG-20260930-WA0015.jpg"><br></p>"Ini bukan Bimtek, ini pengurasan! Kenapa harus ke Medan? Apakah ada bagi-bagi keuntungan dengan penyelenggara? Kadis PMD Darein Lubis dan Kabid Henri Tambutan wajib mundur! Mereka lalai, membiarkan uang desa dikuras habis-habisan!" tegas Raihan disambut sorak-sorai massa.</p>Korlap aksi, Arman Maulana, melontarkan pertanyaan tajam yang hingga kini tak terjawab: "Apa urgensinya semua Bimtek di Medan? Mengapa tidak di kecamatan saja? Apakah ada &#039;setoran&#039; ke meja pimpinan sehingga dibiarkan terus berulang?"</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_IMG-20260930-WA0016.jpg"><br></p>Saat Kabid PMD Henri Tambunan akhirnya muncul menemui massa, jawabannya justru memicu kemarahan. Ia menyebut Bimtek diselenggarakan oleh masing-masing desa berdasarkan musyawarah, Dinas hanya menerima surat tembusan.</p>"Kalau begitu, kenapa Dinas tidak melarang saat tahu tidak sesuai aturan? Jangan lempar batu sembunyi tangan!" seru satu demonstran. Henri terdiam, lalu buru-buru pamit meninggalkan lokasi dengan alasan ada urusan lain.</p>Massa tak surut. Mereka bergerak beriringan menuju Kejaksaan Negeri Asahan. Di sana, tuntutan makin tajam: <a href="https://www.sumut24.co/tag/gemppar/" target="_blank">GEMPPAR</a> meminta penegak hukum segera menyelidiki dugaan pelanggaran Permendesa PDT No. 16 Tahun 2025, serta memeriksa Kadis dan Kabid PMD beserta pihak penyelenggara Bimtek.</p>"Kami mendesak Kejaksaan mengusut tuntas dugaan pemaksaan kepada 177 Kades mengikuti Bimtek di Medan tiga kali! Ada indikasi kuat ada pungutan di balik ini semua," tegas Raihan di depan pintu Kejaksaan.</p>Dian Panjaitan, Kasubsi Pengawasan Kejaksaan Negeri Asahan, menerima laporan dan aspirasi dengan terbuka. "Saya putra daerah sini, saya ingin Asahan bersih. Serahkan buktinya, kami akan periksa," ucapnya menenangkan massa.</p>Belum selesai, rombongan kemudian melanjutkan perjalanan ke Kantor Bupati. Di sini mereka menuntut Bupati segera mencopot Kadis dan Kabid PMD. "Mereka sudah tidak layak menjabat! Buktinya sudah terlihat jelas &mdash; keuangan desa dikuras, aturan diabaikan, rakyat dirugikan!" seru massa.</p>Hingga aksi usai, situasi tetap tertib namun tegang. <a href="https://www.sumut24.co/tag/gemppar/" target="_blank">GEMPPAR</a> berjanji akan kembali jika dalam waktu dekat tak ada langkah konkret. Mata seluruh warga Asahan kini tertuju: apakah pejabat terkait akan dipanggil, atau justru dibiarkan?. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4930_GEMPPAR-Mengamuk---Bimtek-177-Desa-di-Medan-Dicurigai-Sarang-Korupsi--Kadis--amp--Kabid-PMD-Diminta-Copot--amp--Diperiksa-Kejaksaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286848/gemppar-mengamuk-bimtek-177-desa-di-medan-dicurigai-sarang-korupsi-kadis-amp-kabid-pmd-diminta-copot-amp-diperiksa-kejaksaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teguh Santosa: Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 13:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teguh Santosa: Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima]]></title>
            <description><![CDATA[Teguh Santosa Wartawan Harus Waspadai Optik Algortima]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAKARTA &mdash; Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, menegaskan bahwa pelaksanaan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) bukanlah proses yang bersifat basa-basi atau sekadar formalitas belaka. Menurutnya, kebutuhan masyarakat akan wartawan yang berkualitas sama tingginya dengan kebutuhan akan kehadiran media yang profesional guna menyehatkan demokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan Dr. Teguh Santosa dalam sambutannya pada pembukaan acara UKW hasil kerja sama JMSI dan Pikiran Rakyat di Hall Dewan Pers, Jalan Kebon Sirih, Jakarta, Rabu, 30 September 2026. Hadir dalam acara Ketua Dewan Pers, Profesor Komarudin Hidayat, serta jajaran penguji dan peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh menekankan pentingnya sinergi antara wartawan berkualitas dan media profesional agar pers nasional mampu menjadi pilar demokrasi yang sehat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mestinya, wartawan yang berkualitas dan media profesional ini dapat berjalan seiring, sehingga pers nasional kita benar-benar berkualitas dan mampu menyehatkan demokrasi, bukan sekadar memproduksi kebisingan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, ia menyoroti tantangan besar industri media akibat masifnya penyebaran kabar bohong (hoaks) dan ujaran kebencian seiring kemajuan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence / AI). Isu ini bahkan telah menjadi sorotan serius para pemimpin dunia dalam Sidang Majelis Umum PBB ke-81. Kini berkembangan desakan agar pengembang AI tunduk pada hukum internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih jauh, Teguh mengungkapkan kekhawatiran global terhadap pemanfaatan teknologi Internet of Things (IoT) dan AI yang mulai merambah sektor keamanan strategis. Ia mencontohkan pembahasan dalam perjanjian internasional penangkalan senjata nuklir (Non-Proliferation Treaty) mengenai potensi risiko pengambilan keputusan darurat perang yang dikendalikan secara otomatis oleh sistem mesin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ada kekhawatiran  jika suatu saat nanti keputusan untuk mendefinisikan ancaman dan menyatakan perang dikendalikan oleh sistem AI, hal itu bisa berakibat fatal,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menghadapi kompleksitas ruang digital saat ini, Teguh memandang pentingnya kehadiran wartawan cerdas yang gemar melakukan riset mendalam. Budaya riset ini diyakini mampu menyelamatkan masyarakat dari jebakan optik algoritma atau yang diistilahkan sebagai algo-sapiens. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jika wartawannya rajin meriset, secara teoretis masyarakat akan selamat dari jebakan optik algoritma atau yang oleh Prof. Komaruddin disebut sebagai algo-sapiens,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendati demikian, mitigasi di tingkat hilir saja belum cukup, sebab diskursus di dunia nyata dan dunia maya kini sudah tidak sejalan akibat maraknya akun anonim. Ia mengibaratkan situasi disrupsi informasi ini seperti tsunami yang mengotori seluruh sumber air, di mana masyarakat akan tetap mencari air bersih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai langkah mitigasi yang komprehensif, Teguh melontarkan gagasan krusial mengenai penataan ruang digital. Ia mengusulkan pemberlakuan kebijakan satu Nomor Induk Kependudukan (NIK) untuk satu akun media sosial agar aktor di dunia maya dan dunia nyata menjadi selaras. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Salah satu bentuk mitigasi yang mungkin kontroversial&mdash;dan mohon maaf jika keliru, tetapi tetap perlu saya suarakan&mdash;adalah pemberlakuan kebijakan satu NIK untuk satu akun media sosial,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski gagasan tersebut berisiko memicu perdebatan terkait kebebasan berpendapat, Teguh menegaskan bahwa substansi persoalannya terletak pada manipulasi algoritma yang kerap mengeksploitasi emosi publik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Persoalan sesungguhnya bukanlah tentang kebebasan itu, melainkan bagaimana algoritma saat ini secara manipulatif memilihkan konten-konten tertentu... sehingga energi publik habis hanya untuk membahas hal tersebut,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup pernyataannya, Dr. Teguh Santosa berharap para wartawam yang mengikuti uji kompetensi dapat terus merawat idealisme dalam menyajikan informasi berkualitas di tengah arus optik algoritma media sosial. []]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9470_Teguh-Santosa--Wartawan-Harus-Waspadai-Optik-Algortima.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286846/teguh-santosa-wartawan-harus-waspadai-optik-algortima/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT Propam Polri ke-24, Polres Tapsel Turun Langsung Berbagi dengan Warga Situmba</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 12:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT Propam Polri ke-24, Polres Tapsel Turun Langsung Berbagi dengan Warga Situmba]]></title>
            <description><![CDATA[HUT Propam Polri ke24, Polres Tapsel Turun Langsung Berbagi dengan Warga Situmba]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) <a href="https://www.sumut24.co/tag/propam/" target="_blank">Propam</a> Polri ke-24 tahun 2026, personel Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) memilih merayakannya dengan cara berbagi kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah personel Polres Tapsel mendatangi warga di Desa Situmba, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (29/9/2026). Kehadiran mereka bukan untuk melakukan penindakan, melainkan menyerahkan bantuan sosial kepada warga yang membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dipimpin Plt. Kasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/propam/" target="_blank">Propam</a> Polres Tapsel, IPDA Afran Praja Siregar, S.H. Ia menyampaikan bahwa aksi sosial tersebut menjadi bagian dari kepedulian personel Polri terhadap masyarakat di wilayah hukum Polres Tapsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Afran, momentum HUT <a href="https://www.sumut24.co/tag/propam/" target="_blank">Propam</a> Polri tidak semestinya hanya dimaknai sebagai perayaan internal institusi. Peringatan tersebut juga diharapkan dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami ingin momentum HUT <a href="https://www.sumut24.co/tag/propam/" target="_blank">Propam</a> ini tidak hanya menjadi kegiatan internal, tetapi juga bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,&quot; ujar IPDA Afran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/propam/" target="_blank">Propam</a> sengaja turun langsung menemui masyarakat agar bantuan yang diberikan tidak berhenti pada kegiatan seremonial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran polisi di tengah warga, kata dia, sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan antara kepolisian dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mudah-mudahan bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan warga,&quot; lanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan sosial tersebut, bantuan diberikan kepada dua warga Desa Situmba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keduanya yakni Baginda Harahap (78), seorang petani, dan Saqinah Br. Hutasuhut (67), ibu rumah tangga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan sehari-hari kedua warga tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Baginda Harahap, kunjungan personel Polres Tapsel menjadi perhatian sekaligus bentuk kepedulian yang ia apresiasi. Ia menyampaikan terima kasih kepada jajaran kepolisian yang telah datang langsung ke kediamannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih banyak kepada Kapolres Tapsel dan juga <a href="https://www.sumut24.co/tag/propam/" target="_blank">Propam</a> yang sudah datang kemari, bantuan ini sangat membantu saya,&quot; kata Baginda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;IPDA Afran menambahkan, kepedulian kepada masyarakat merupakan bagian dari semangat pengabdian yang terus didorong kepada seluruh personel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, membantu masyarakat tidak harus selalu dilakukan dalam bentuk kegiatan besar. Kepedulian sederhana yang diberikan secara langsung juga dapat memberikan manfaat bagi warga yang membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selama ada kesempatan untuk membantu, sekecil apa pun itu, kami akan berupaya hadir dan memberikan manfaat,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, peringatan HUT <a href="https://www.sumut24.co/tag/propam/" target="_blank">Propam</a> Polri ke-24 di lingkungan Polres Tapsel diisi dengan kegiatan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat, khususnya warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2142_HUT-Propam-Polri-ke-24--Polres-Tapsel-Turun-Langsung-Berbagi-dengan-Warga-Situmba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286845/hut-propam-polri-ke24-polres-tapsel-turun-langsung-berbagi-dengan-warga-situmba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Judi Togel Diduga Beroperasi di Warung, Satreskrim Polres Padang Lawas Amankan AH</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 12:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Judi Togel Diduga Beroperasi di Warung, Satreskrim Polres Padang Lawas Amankan AH]]></title>
            <description><![CDATA[Judi Togel Diduga Beroperasi di Warung, Satreskrim Polres Padang Lawas Amankan AH]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jajaran Polres Padang Lawas kembali melakukan penindakan terhadap dugaan praktik perjudian yang meresahkan masyarakat. Seorang pria berinisial AH diamankan polisi karena diduga menjadi juru tulis judi jenis togel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penindakan tersebut dilakukan personel Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas setelah menerima informasi dari masyarakat mengenai dugaan aktivitas perjudian yang berlangsung di sebuah warung di Desa Paran Batu, Kecamatan Ulu Barumun, Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto membenarkan adanya penindakan tersebut. Informasi itu disampaikan melalui Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus, Selasa (29/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut kepolisian, pengungkapan dugaan perjudian tersebut bermula dari laporan dan informasi masyarakat yang menyebut adanya aktivitas transaksi togel di sebuah warung di wilayah Desa Paran Batu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti Unit Pidana Umum (Pidum) Satreskrim Polres Padang Lawas dengan melakukan penyelidikan di lokasi yang dimaksud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Rabu (23/9/2026) sekitar pukul 22.00 WIB, tim yang dipimpin Kanit Pidum IPDA Taufik Akbar bergerak menuju lokasi untuk memastikan informasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 22.30 WIB, petugas tiba di sebuah warung yang menjadi lokasi sasaran. Polisi kemudian melakukan penggerebekan dan mendapati seorang pria berinisial AH berada di tempat tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AH diduga tengah menjalankan aktivitas sebagai juru tulis nomor togel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas selanjutnya mengamankan AH bersama sejumlah barang bukti yang ditemukan di lokasi. Tidak disebutkan adanya perlawanan dalam proses pengamanan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah diamankan, AH bersama barang bukti kemudian dibawa ke Mako Polres Padang Lawas untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di kantor kepolisian, AH diserahkan kepada penyidik pembantu untuk menjalani proses pemeriksaan dan pendalaman terkait dugaan aktivitas perjudian tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan terduga pelaku dan barang bukti juga dituangkan dalam administrasi penyidikan, termasuk surat serah terima orang dan barang bukti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus mengatakan seluruh proses penindakan berlangsung dalam kondisi aman dan terkendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami memastikan bahwa seluruh rangkaian penangkapan hingga pembawaan terduga pelaku berjalan dengan lancar, aman, serta terkendali tanpa adanya hambatan berarti di lapangan,&quot; ujar AKP Irwansah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKP Irwansah menegaskan bahwa tindakan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian dalam merespons keresahan masyarakat sekaligus memberantas praktik perjudian di wilayah hukum Polres Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan pihak-pihak yang masih menjalankan aktivitas perjudian agar menghentikan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian menyatakan penindakan terhadap dugaan perjudian akan terus dilakukan apabila ditemukan aktivitas serupa di wilayah Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, proses hukum terhadap AH masih berjalan. Status hukum seseorang dalam perkara ini tetap mengacu pada hasil penyidikan dan ketentuan hukum yang berlaku.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5361_Judi-Togel-Diduga-Beroperasi-di-Warung--Satreskrim-Polres-Padang-Lawas-Amankan-AH.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286844/judi-togel-diduga-beroperasi-di-warung-satreskrim-polres-padang-lawas-amankan-ah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemarau Panjang di Padangsidimpuan! Di Bakti TNI AD 2026, Kodim 0212/Tapsel Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 12:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemarau Panjang di Padangsidimpuan! Di Bakti TNI AD 2026, Kodim 0212/Tapsel Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air]]></title>
            <description><![CDATA[Kemarau Panjang di Padangsidimpuan! Di Bakti TNI AD 2026, Kodim 0212/Tapsel Bantu Warga Penuhi Kebutuhan Air]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kodim 0212/Tapanuli Selatan (Tapsel) bergerak membantu masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau. Bantuan tersebut disalurkan secara serentak dalam rangka <a href="https://www.sumut24.co/tag/bakti/" target="_blank">Bakti</a> TNI AD Tahun 2026 di Lingkungan I, Kelurahan Sihitang, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Kota Padangsidimpuan, Selasa (29/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyaluran air bersih dilakukan menggunakan truk pemadam kebakaran (Damkar) milik Kodim 0212/Tapsel. Air tersebut diperuntukkan bagi warga yang terdampak kekeringan dan mengalami keterbatasan pasokan air untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat melalui satuan kewilayahan terhadap kondisi masyarakat di wilayah binaannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dandim 0212/Tapsel Letkol Inf Dedi Harnoto, melalui Tim Media Center, mengatakan penyaluran air bersih dilakukan sebagai bentuk perhatian TNI terhadap masyarakat yang sedang menghadapi kesulitan memenuhi kebutuhan dasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kondisi kekurangan air bersih tidak boleh diabaikan karena air merupakan kebutuhan utama dalam kehidupan masyarakat, mulai dari kebutuhan rumah tangga hingga aktivitas sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus mendapatkan perhatian. Melalui bantuan ini, kami berharap dapat meringankan beban warga Kelurahan Sihitang yang terdampak kekurangan air bersih. Kami juga mengajak seluruh pihak untuk bersama-sama peduli dan membantu masyarakat yang membutuhkan,&quot; ujar Dedi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, Kodim 0212/Tapsel akan terus memantau kondisi masyarakat di wilayah binaan, terutama apabila terdapat warga yang membutuhkan bantuan akibat dampak musim kemarau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Koordinasi dengan pemerintah daerah serta berbagai unsur terkait juga akan terus dilakukan untuk mengetahui perkembangan situasi di lapangan sekaligus memetakan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kehadiran TNI di tengah masyarakat bukan hanya dalam situasi tertentu, tetapi juga ketika warga membutuhkan bantuan. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan warga sehari-hari,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi warga Kelurahan Sihitang yang mengalami keterbatasan air bersih, bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan rumah tangga selama kondisi kekeringan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyaluran air bersih ini sekaligus menunjukkan peran aparat kewilayahan dalam merespons persoalan yang dihadapi masyarakat, khususnya menyangkut kebutuhan dasar seperti ketersediaan air bersih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kodim 0212/Tapsel menyatakan akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memantau kondisi wilayah dan kebutuhan warga selama musim kemarau.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1052_Kemarau-Panjang-di-Padangsidimpuan--Di-Bakti-TNI-AD-2026--Kodim-0212-Tapsel-Bantu-Warga-Penuhi-Kebutuhan-Air.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286843/kemarau-panjang-di-padangsidimpuan-di-bakti-tni-ad-2026-kodim-0212tapsel-bantu-warga-penuhi-kebutuhan-air/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Triwulan III Penerimaan Zakat Meningkat Signifikan, Wagub Sumut Harap Baznas Ikut Dampingi Mustahik</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 12:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Triwulan III Penerimaan Zakat Meningkat Signifikan, Wagub Sumut Harap Baznas Ikut Dampingi Mustahik]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPenerimaan zakat dan infak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan pada triwula]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Penerimaan zakat dan infak Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Sumatera Utara mengalami peningkatan signifikan pada triwulan III 2026. Baznas Sumut berhasil menghimpun dana sekitar Rp11,5 miliar dari 9.019 muzaki, yang menunjukkan lonjakan lebih dari Rp5 miliar jika dibandingkan dengan perolehan pada triwulan sebelumnya.</p><br></p>Pencapaian tersebut disampaikan oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, saat menghadiri acara penyaluran zakat, infak, dan sedekah di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumut, Medan, pada Selasa (29/9/2026). Dalam kesempatan itu, Surya turut mengapresiasi kinerja Baznas Sumut sekaligus mengingatkan pentingnya pendampingan berkelanjutan bagi para mustahik.</p><br></p>Menurut Surya, zakat tidak hanya sekadar instrumen ibadah ritual, melainkan juga kekuatan sosial umat yang efektif untuk mengurangi kesenjangan dan membantu masyarakat yang membutuhkan. Ia berharap lembaga tersebut tidak sekadar menyalurkan bantuan, melainkan aktif mendampingi usaha para mustahik dan memantau pendidikan anak mereka agar secara bertahap mampu bertransformasi menjadi pemberi atau muzaki mandiri.</p><br></p>Sementara itu, Ketua Baznas Sumut M. Hatta menegaskan bahwa penyaluran zakat ini merupakan wujud nyata sinergi antara pemerintah daerah dan lembaga zakat dalam membangun kesejahteraan umat. Selain penyerahan bantuan secara simbolis, rangkaian acara tersebut juga diisi dengan pemberian apresiasi kepada kafilah Sumatera Utara yang sukses menembus peringkat lima besar pada ajang MTQ Nasional XXXI dengan perolehan 71 poin. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7992_Triwulan-III-Penerimaan-Zakat-Meningkat-Signifikan--Wagub-Sumut-Harap-Baznas-Ikut-Dampingi-Mustahik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286842/triwulan-iii-penerimaan-zakat-meningkat-signifikan-wagub-sumut-harap-baznas-ikut-dampingi-mustahik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rencana Mau Kabur ke Palembang!!! Dua Pelaku Pembunuh Wakil Rektor 2 IT&amp;B Diberi Tindakan Tegas Terukur</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 12:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rencana Mau Kabur ke Palembang!!! Dua Pelaku Pembunuh Wakil Rektor 2 IT&B Diberi Tindakan Tegas Terukur]]></title>
            <description><![CDATA[Rencana Mau Kabur ke Palembang!!!Dua Pelaku Pembunuh Wakil Rektor 2 IT&ampB Diberi Tindakan Tegas Terukur ]]></description>
            <content><![CDATA[<br></p><br>MEDAN | SUMUT24.CO<br>Personel Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut bersama Satuan Reskrim Polres Tanah Karo telah berhasil mengungkap kasus pencurian dengan kekerasan (Curas) yang mengakibatkan korbannya seorang wakil rektor IT&amp;B Kabanjahe tewas mengenaskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua orang tersangka, yakni ABRS (25), warga Desa Birong Ulu Manriah Kecamatan Sidamanik Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara (Sumut) dan MRS (37), warga Jalan Latsitarda Kajang Bayan Kecamatan Gandus Kota Palembang Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan korbannya adalah, Aprina Beru Surbakti (38), warga Jalan Jamin Ginting Perumahan Je Kesain Desa Raya Kecamatan Berastagi Kabupaten Tanah Karo Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perampokan disertai pembunuhan ini diotaki tersangka MRS. Dia mengajak dan mencari sasaran atau target untuk melakukan curas,&quot; sebut Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Cornelis M Simanjuntak melalui Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba, Rabu (30/9/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, tersangka MRS berperan membekap mulut dan membenturkan kepala korban ke lantai. Sedangkan tersangka ABRS mengetahui dan mengatur rencana curas, mencekik leher dan memukuli korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, kasus itu dilaporkan oleh abang korban, Redianto Surbakti (49), warga Desa Aji Buhara Kecamatan Tiga Panah Kabupaten Karo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terungkapnya kematian korban pada Jumat (26/9/202) sekira pukul 19.30 WIB berawal dari saksi Redianto Surbakti ditelpon rektor IT&amp;B agar mengecek korban karena tidak dapat dihubungi melalui telepon seluler.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abang korban mendapati rumah adiknya terkunci dan tidak menyahut ketika dipanggil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saksi juga melihat kendaraan milik korban yaitu 1 unit mobil Mitsubishi XForce nomor BK 1326 SAD warna putih milik korban tidak ada di garasi rumah korban,&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, keluarga berusaha mencari hingga ke kampus IT&amp;B Kabanjahe tempat korban bekerja, namun tidak ditemukan. Keluarga kemudian balik ke rumah dan mendobrak pintu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika itu didapati korban di kamar mandi dengan posisi terlentang dan tidak bergerak, meninggal dunia. Peristiwa itu dilaporkan ke Polsek Berastagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penyelidikan tim gabungan Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda bersama Satreskrim Polres Tanah Karo, kedua tersangka berhasil ditangkap di Jalan Manunggal 4 Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang pada Senin (28/9/2026) sekira pukul 05.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi turut mengamankan barang bukti diantaranya mobil milik korban, 1 tas hitam berisi uang tunai Rp1.620.000 sisa dari uang korban yang diambil, 1 handphone yang dibeli dari uang korban, 1 jam tangan milik korban, 1 kunci mobil, 1 STNK mobil, perhiasan milik korban berupa ; 1 kalung, 1 cincin, sepasang anting, 1 gelang, tas milik M Rafli Simanjuntak berisi handphone, perhiasan, uang tunai dan pakaian yang digunakan beraksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam proses penyidikan teringkap, tersangka ABRS pernah bekerja di kompleka perumahan korban (TKP). ABRS telah mengetahui korban tinggal sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karena tidak ada lagi uang, ABRS dan MRS merencanakan pencurian di rumah korban,&quot; ungkap Kompol Jama Kita Purba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Awalnya, pada Kamis (24/9/2026) sekira pukul 16.00 WIB, kedua tersangka berangkat dari warnet Jalan Manunggal Deli Serdang dengan naik bus menuju Berastagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamis sekira pukul 02.00 WIB, mereka masuk ke kompleks melalui jalan belakang bangunan yg belum jadi dan menunggu di belakang di atas atap kaca rumah korban sampai sekitar pukul 04.40 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah azan subuh, tersangka turun menggunakan tali tambang lalu menunggu korban bangun karena kamar di kunci sambil bersembunyi di meja bar dapur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban bangun sekitar pukul 08.00 wib dan melihat ABRS lalu berteriak. Ketika mau lari kedua tersangka menangkap korban sampai terjatuh dan kepalanya membentur lantai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kedua tersangka secara spontan menangkap korban dan menghantamkan kepalanya ke lantai, dengan MRS memegang leher dengan tangan kiri dan tangan kanan masuk ke mulut korban,&quot; bebernya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, ABRS mencekik korban menggunakan kedua tangan sampai tidak bernapas. Korban kemudian diseret ke kamar mandi. MRS membersihkan darah di lantai dengan kain, lalu dirapikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah sempat istirahat sejenak, kedua tersangka kemudian menguras harta benda korban, uang ditemukan di laci kamar dan emas termasuk anting diambil dari telinga korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua tersangka lalu mengambil celana jeans untuk ganti dan sampai jam 12.00 WIB menunggu orang yang kerja di seputaran kompleks istirahat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitu situasi sepi, kedua tersangka membawa mobil korban pergi menuju Jalan Manunggal 4 Deli Serdang. Sampai Medan, mobil korban ditinggal di SPBU simpang Pasar Merah Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka kemudian membeli pakaian dan HP di dekat SPBU. Mereka naik becak ke Jalan Manunggal 4 dan main warnet dari sore sampai pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada hari yang sama, sekitar pukul 21.00 WIB mobil diambil dan berangkat ke Simpang Selayang. MRS menggunakan cewek dari pinggir jalan dan chek in di hotel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 02.00 WIB kembali ke warnet di Jalan Manunggal 4. Rencana Senin (28/9/2026) keduanya akan berangkat ke Palembang untuk menjual mobil milik korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, kesigapan tim gabungan Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut dan Satuan Reskrim Polres Tanah Karo menghentikan pelarian mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reskrimum, Kombes Pol Cornelis M Simanjuntak memerintahkan Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba bersama Polres Tanah Karo melakukan rangkaian penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Analisa tim gabungan akhirnya berhasil mengidentifikasi pelaku dan selanjutnya dilakukan penelusuran terhadap keberadaan diduga pelaku. Tim berhasil mengamankan kedua tersangka bersama mobil milik Korban di Jalam Manunggal 4 Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang,&quot; papar Kompol Jama Kita Purba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari interogasi, kedua pelaku mengakui perbuatannya telah melakukan pencurian dan karena ketahuan korban melakukan pemukulan dan mencekik leher korban sampai meninggal dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat dilakukan pengembangan mencari pakaian yang digunakan melakukan aksinya, kedua pelaku menyerang petugas menggunakan borgol di tangannya. Tembakan peringatan tidak dihiraukan sehingga petugas memberikan tindakan tegas dan terukur,&quot; pungkas Kompol Jama Kita Purba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk proses penyidikan lebih lanjut, kedua tersangka ditahan di Mapolres Tanah Karo(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8660_Rencana-Mau-Kabur-ke-Palembang----Dua-Pelaku-Pembunuh-Wakil-Rektor-2-IT-amp-B-Diberi-Tindakan-Tegas-Terukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286841/rencana-mau-kabur-ke-palembang-dua-pelaku-pembunuh-wakil-rektor-2-itampb-diberi-tindakan-tegas-terukur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Transformasi Berbasis AI dan Pertumbuhan Inklusif</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 11:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indosat Perpanjang Masa Jabatan Vikram Sinha, Perkuat Transformasi Berbasis AI dan Pertumbuhan Inklusif]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaPT Indosat Tbk secara resmi menetapkan perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur dan CEO, yang te]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><br></p>PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Tbk secara resmi menetapkan perpanjangan masa jabatan Vikram Sinha sebagai Presiden Direktur dan CEO, yang telah mendapat persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) di Jakarta. Keputusan yang sebelumnya telah diumumkan pada Juli 2026 ini disahkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa yang diselenggarakan pada 29 September 2026.</p><br></p>Selain mengesahkan perpanjangan masa jabatan tersebut, RUPSLB juga menyetujui perubahan pada susunan Dewan Komisaris Perseroan seiring dengan pengunduran diri Bapak Seppalga Ahmad dari jabatannya sebagai Komisaris. Manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> menyampaikan apresiasi serta ucapan terima kasih atas segala kontribusi dan dedikasi yang telah diberikan selama mengemban tugas di Dewan Komisaris Perseroan.</p><br></p>Keputusan strategis dari RUPSLB ini memberikan landasan yang kuat bagi perusahaan dalam menjalankan agenda bisnis ke depan serta melanjutkan transformasi jangka panjang. Memasuki fase baru ini, keberlanjutan kepemimpinan memungkinkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> untuk memperluas realisasi strategi AI North Star secara menyeluruh. Fokus tersebut mencakup pengembangan infrastruktur AI, kapabilitas cloud, hingga pembentukan ekosistem AI terintegrasi yang mencakup platform dan solusi berbasis kecerdasan buatan. Melalui langkah ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> berupaya membuka akses teknologi AI yang lebih luas bagi pelaku usaha dan masyarakat di seluruh Indonesia guna menciptakan nilai tambah jangka panjang.</p><br></p>Corporate Secretary, Director dan Chief Legal and Regulatory Officer <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> Ooredoo Hutchison, Reski Damayanti, menyampaikan bahwa perseroan menyambut babak baru ini dengan momentum yang kuat dan peluang pertumbuhan yang semakin besar. Berbekal fondasi yang telah dibangun, perusahaan siap memperluas implementasi strategi AI North Star, memperkuat komitmen Customer Love, serta mengembangkan kapabilitas demi mewujudkan masa depan digital yang berkelanjutan dan inklusif. Bersama seluruh pemangku kepentingan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> optimistis dapat terus memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia dalam semangat #LebihBaik<a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a>.</p><br></p>Untuk mendukung ambisi transformasi tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> terus membangun fondasi infrastruktur digital yang handal guna mengubah kapasitas AI menjadi nilai nyata bagi dunia usaha dan masyarakat. Kapasitas komputasi perseroan turut diperkuat melalui kerja sama jangka panjang dengan Zankore sebesar 200 MW, sementara konektivitas nasional didukung oleh RAIA Grid melalui jaringan serat optik sepanjang 86.000 kilometer. Kehadiran kedua pilar pertumbuhan ini menjadi bagian esensial dari AI Factory dan ekosistem AI <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> untuk mengoptimalkan pemanfaatan teknologi secara optimal.</p><br></p>Di samping penguatan infrastruktur, <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> juga berkomitmen untuk memastikan ketersediaan talenta digital yang kompeten di Indonesia melalui target pemberdayaan hingga 2 juta talenta digital pada tahun 2030. Upaya peningkatan sumber daya manusia ini dijalankan melalui kemitraan strategis bersama institusi pendidikan tinggi, instansi pemerintah, dan berbagai mitra teknologi guna mendorong riset, inovasi, serta relevansi keterampilan industri.</p><br></p>Komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan turut diwujudkan lewat efisiensi energi, seperti uji coba teknologi AI-RAN yang diklaim mampu menurunkan konsumsi energi hingga 20% dibanding jaringan konvensional. Melalui rangkaian inisiatif tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/indosat/" target="_blank">Indosat</a> bertekad memastikan bahwa kemajuan teknologi AI dapat diterjemahkan menjadi peluang nyata yang inklusif, memperkuat ekosistem digital nasional, serta menghadirkan manfaat yang merata bagi masyarakat Indonesia. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5143_Indosat-Perpanjang-Masa-Jabatan-Vikram-Sinha--Perkuat-Transformasi-Berbasis-AI-dan-Pertumbuhan-Inklusif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/286836/indosat-perpanjang-masa-jabatan-vikram-sinha-perkuat-transformasi-berbasis-ai-dan-pertumbuhan-inklusif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 30 Sep 2026 10:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko Pasca-Pemilu 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Demokrasi Matang dan Tonggak Sejarah Baru di Maroko PascaPemilu 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>Jakarta, PESTA demokrasi di Kerajaan Maroko yang tuntas diselenggarakan pada Rabu, 23 September 2026, telah melahirkan babak baru yang sangat menarik untuk dicermati oleh para pengamat politik internasional, termasuk di Indonesia.</p><p>Sebagai pemerhati yang memiliki pengalaman langsung meninjau proses demokrasi di Maroko  saya melihat evolusi politik di negeri ini berjalan secara konsisten, terarah, dan semakin matang.</p><p>Dari pengalaman memantau referandum Konstitusi Baru tahun 2011 saya berkeyakinan bahwa pencapaian politik Maroko hari ini bukanlah sesuatu yang instan. Di bawah kepemimpinan Raja Mohammed VI, reformasi konstitusional dan politik dirawat secara berkesinambungan melalui proses sosialisasi yang begitu panjang dan mendalam. </p><p>Dalam referandum 2011, misalnya, sebelum pemungutan suara dilakukan, ruang publik Maroko senantiasa dihidupkan oleh perdebatan umum yang terbuka, diskursus intelektual yang sehat, serta partisipasi aktif berbagai elemen masyarakat. Proses deliberatif yang panjang ini mencerminkan kematangan demokrasi Maroko yang telah terbangun kokoh setidaknya sejak Raja Mohammed VI berkuasa.</p><p>Kini di tengah berbagai dinamika global dan tantangan sosio-ekonomi domestik, Maroko kembali menunjukkan kematangan institusional tersebut melalui penyelenggaraan pemilihan umum legislatif yang tertib, transparan, dan konstitusional. Pemilu 2026 bukan sekadar pergantian siklus legislatif biasa, melainkan cerminan nyata dari bekerjanya mekanisme demokrasi parlementer yang sehat, di mana partisipasi publik berpadu harmonis dengan komitmen negara terhadap stabilitas dan pembangunan berkelanjutan.</p><p>Salah satu catatan paling gemilang dan krusial dari pemilu kali ini adalah tingkat partisipasi pemilih yang sangat tinggi di provinsi-provinsi selatan Maroko, atau wilayah Sahara Maroko. Di saat angka partisipasi nasional menghadapi tantangan dengan angka kisaran 38 persen, daerah-daerah pemilihan utama di selatan justru mencatatkan angka mobilisasi warga yang luar biasa, yakni melampaui 70 persen di pusat-pusat populasi utama.</p><p>Secara khusus, wilayah Laayoune-Sakia El Hamra bahkan mencatat tingkat partisipasi resmi yang mencapai 77 persen, diikuti Dakhla-Oued Ed-Dahab sebesar 61 persen, dan Guelmim-Oued Noun sebesar 53,48 persen. Angka-angka ini bukan sekadar statistik elektoral, melainkan sebuah manifestasi politik yang mendalam dari masyarakat setempat.</p><p>Tingginya antusiasme warga di selatan ini dapat dibaca sebagai bentuk pengakuan objektif atas kualitas pembangunan yang masif di wilayah Sahara Maroko dalam beberapa tahun terakhir. Masyarakat di kawasan selatan merasakan langsung dampak positif dari investasi besar-besaran pemerintah dalam proyek strategis, mulai dari infrastruktur modern, transisi energi terbarukan, desalinasi air, hingga perluasan lapangan kerja.</p><p>Selain itu, tingginya partisipasi tersebut juga mencerminkan penerimaan yang luas terhadap kerangka strategis nasional, termasuk konsolidasi internasional atas Inisiatif Otonomi Maroko yang semakin mendapat dukungan luas dari Dewan Keamanan PBB dan berbagai negara mitra global. Kotak suara telah dibuktikan oleh warga di selatan sebagai sarana paling sah dan efektif untuk menentukan masa depan tata kelola sosial-ekonomi mereka.</p><p>Tidak kalah pentingnya, pemilu legislatif 2026 ini juga menorehkan tinta emas dalam sejarah politik Maroko dan dunia Arab secara luas. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, Raja Mohammed VI menunjuk seorang perempuan sebagai Kepala Pemerintahan, yakni Fatima Ezzahra El Mansouri, setelah partainya, Authenticity and Modernity Party (PAM), keluar sebagai pemenang pemilu dengan meraup 97 dari total 395 kursi di Dewan Perwakilan Rakyat. Hal ini sesuai dengan Pasal 47 Konstitusi yang berlaku sejak amandemen 2011, di mana Raja diwajibkan memilih kepala pemerintahan dari partai pemenang pemilu.</p><p>Selain itu, penujukan El Mansouri, yang sebelumnya sukses menjabat sebagai Wali Kota Marrakech dan Menteri Perencanaan Nasional serta Urbanisme, merupakan sebuah lompatan besar. Di seluruh dunia Arab, ia kini tercatat sebagai perempuan kedua yang mengepalai pemerintahan setelah Najla Bouden di Tunisia, sekaligus membuktikan bahwa Maroko memberikan ruang setara bagi kepemimpinan perempuan di puncak eksekutif.</p><p>Terpilihnya El Mansouri bersamaan dengan suksesnya delapan perempuan Sahrawi yang melenggang ke parlemen nasional menunjukkan bahwa emansipasi politik di Maroko berjalan secara substansial. Kehadiran mereka di panggung legislatif nasional dipastikan akan memperkuat perspektif inklusif dalam perumusan kebijakan publik, sekaligus mematahkan stigma lama tentang keterbatasan peran perempuan di kawasan Afrika Utara dan Timur Tengah.</p><p>Kendati demikian, tantangan besar langsung menanti kepemimpinan baru ini di depan mata. Dengan perolehan 97 kursi, PAM harus segera membangun koalisi strategis guna mencapai ambang batas mayoritas mutlak di parlemen, mengingat partai-partai lain seperti RNI, Partai Istiqlal, hingga kebangkitan tajam partai oposisi PJD turut mewarnai peta kekuatan legislatif yang baru.</p><p>Pemerintahan baru di bawah komando El Mansouri juga memikul mandat historis yang kerap dijuluki sebagai "pemerintahan Piala Dunia". Kabinet ini harus mengawal kucuran investasi senilai miliaran dolar seiring persiapan Maroko sebagai tuan rumah bersama Piala Dunia 2030 bersama Spanyol dan Portugal, di samping harus menepati janji kampanye untuk menggenjot pertumbuhan ekonomi rata-rata 5 persen dan membuka sekurang-kurangnya satu juta lapangan kerja baru.</p><p>Di sisi lain, dinamika sosial yang terekam dari angka partisipasi pemilih secara nasional serta munculnya kritik publik dan gelombang aspirasi dari generasi muda menunjukkan bahwa pemerintah terpilih harus lebih responsif terhadap isu-isu kesejahteraan dasar, seperti sektor kesehatan dan pendidikan. Kepercayaan pemilih harus dibayar tuntas dengan kebijakan yang pro-rakyat.</p><p>Sebagai penutup, apa yang ditunjukkan Maroko melalui Pemilu 2026 memberikan teladan berharga tentang bagaimana sebuah negara berkembang mampu merawat tradisi demokrasi melalui proses deliberatif yang matang di tengah gelombang ketidakpastian geopolitik global. </p><p>Dari suksesnya konsolidasi di provinsi-provinsi selatan hingga terobosan progresif mengangkat perempuan sebagai pemimpin tertinggi pemerintahan, Maroko telah membuktikan resiliensi politiknya. Sebagai negara sahabat, Indonesia tentu menyambut baik kemajuan ini dan berharap hubungan bilateral kedua negara semakin erat di bawah kepemimpinan baru Maroko yang inklusif dan visioner. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8642_Demokrasi-Matang-dan-Tonggak-Sejarah-Baru-di-Maroko-Pasca-Pemilu-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286835/demokrasi-matang-dan-tonggak-sejarah-baru-di-maroko-pascapemilu-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 23:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Enam Unit Rumah Terbakar Dilalap Sijago Merah Di Desa Majanggut 1 Natam Julu]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi kor]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -PAKPAK BHARAT, Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat melalui Dinas Sosial dan BPBD Pakpak Bharat mulai menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di dusun Natam Julu,  desa Majanggut I, kecamatan Kerajaan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_IMG-20260929-WA0016.jpg"><br></p>Bantuan berupa terpal, kasur dan makanan siap saji sudah kami salurkan, jelas Kepala Dinas Sosial, Supardi Padang, SP, MM.</p>Sementara itu Kepala Pelaksana BPBD Pakpak Bharat Augusman Harapan Padang, ST, M.Si mengungkapkan, pihaknya saat ini sudah bergerak kelokasi dengan membawa berbagai bantuan bagi para korban bencana kebakaran ini.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/f0935e4cd5920aa6c7c996a5ee53a70f_IMG-20260929-WA0015.jpg"><br></p>Kami sudah menuju lokasi, bantuan sembako, pakaian, sandang pangan, matras dan lainnya akan kita salurkan sore ini. Tim kami juga akan melakukan penghitungan kerugian untuk menentukan langkah selanjutnya, jelas Augusman Padang.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_IMG-20260929-WA0014.jpg"><br></p>Peristiwa kebakaran menghanguskan enam unit rumah di dusun Natam Julu hari ini (29/09) sekitar pukul 10.30 WIB. Selain enam unit rumah terbakar, satu unit lainnya juga terdampak akibat peristiwa ini.<br> Satuan Polisi Pamong Praja, Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Pakpak Bharat mengerahkan lima unit Armada pemadam kebakaran dari pos Salak, Sukaramai dan Sibande untuk segera menjinakkan kobaran api.(rbm)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6066_Enam-Unit-Rumah-Terbakar-Dilalap-Sijago-Merah-Di-Desa-Majanggut-1-Natam-Julu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286834/enam-unit-rumah-terbakar-dilalap-sijago-merah-di-desa-majanggut-1-natam-julu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dukung Ketahanan Pangan, Wali Kota Mahyaruddin Tanam Padi Perdana di Sei Raja</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 23:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dukung Ketahanan Pangan, Wali Kota Mahyaruddin Tanam Padi Perdana di Sei Raja]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan pe]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> terus mendorong penguatan ketahanan pangan melalui sektor pertanian, perikanan dan peternakan.</p>Komitmen itu ditunjukkan Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim saat menghadiri Gebyar Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan melalui kegiatan tanam padi perdana, vaksinasi hewan serta restocking benih ikan di Kelurahan Sei Raja, Senin (28/9/2026).</p>Didampingi Ketua TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mashadayani Mahyaruddin, Mahyaruddin mengatakan kegiatan tersebut menjadi langkah awal untuk memperkuat ketahanan dan kedaulatan pangan di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>&quot;Rangkaian kegiatan yang kita laksanakan hari ini adalah langkah awal yang penting untuk mewujudkan kedaulatan dan ketahanan pangan, khususnya di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>,&quot; kata Mahyaruddin.</p>Menurutnya, terdapat tiga pilar strategis yang diperkuat dalam kegiatan tersebut, yakni pertanian, perikanan dan peternakan.</p>Di sektor pertanian, Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> melakukan tanam padi perdana di lahan persawahan baru seluas 43 hektare sekaligus mencanangkan pembukaan lahan jagung seluas 30 hektare.</p>Sementara di sektor perikanan dilakukan restocking dengan menebarkan sekitar 5.000 ekor benih ikan nila berukuran 1-3 inci. Sedangkan sektor peternakan diperkuat melalui vaksinasi untuk mencegah penyakit menular pada hewan ternak maupun peliharaan.</p>Mahyaruddin menyebut, pembukaan lahan persawahan baru seluas 43 hektare di Kelurahan Sei Raja turut menambah luas existing lahan baku sawah (LBS) di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> menjadi 116 hektare.</p>&quot;Dengan menggunakan indeks pertanaman 2 (IP 200), berarti produksi padi domestik ke depannya mencapai lebih kurang 1.531 ton padi dalam setahun,&quot; jelasnya.</p>Ia menambahkan, jika jumlah penduduk Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> diasumsikan sekitar 190 ribu jiwa dengan kebutuhan konsumsi langsung rumah tangga sedikitnya 16.500 ton beras per tahun, maka produksi padi tersebut diproyeksikan dapat memenuhi sekitar 10 persen kebutuhan konsumsi langsung rumah tangga.</p>&quot;Ini merupakan pencapaian yang sangat signifikan untuk mendukung ketahanan pangan lokal, mengingat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> memiliki karakteristik urban dengan keterbatasan lahan maupun sarana dan prasarana pertanian,&quot; ujarnya.</p>Selain pertanian, kata Mahyaruddin, penguatan ketahanan pangan juga dilakukan melalui sektor perikanan.</p>Sebanyak 5.000 ekor benih ikan nila ditebar untuk menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus mendukung ketersediaan sumber protein hewani masyarakat.</p>Sedangkan di sektor peternakan, Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> memberikan layanan vaksinasi penyakit mulut dan kuku (PMK) sebanyak 100 dosis serta vaksinasi rabies sebanyak 250 dosis.</p>&quot;Program vaksinasi ini didistribusikan secara merata ke seluruh wilayah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> yang mencakup enam kecamatan,&quot; katanya.</p>Mahyaruddin menegaskan, keberhasilan menjaga ketahanan pangan tidak terlepas dari kerja keras para petani, peternak, pembudidaya ikan serta seluruh pihak yang terlibat.</p>&quot;Tanpa kerja keras kita semua, roda perekonomian dan ketahanan pangan kota ini tidak akan bisa berputar. Pemerintah Kota akan terus berupaya hadir memberikan stimulus, dukungan dan pendampingan agar usaha Anda semua dapat maju dan berkembang,&quot; tambahnya.</p>Ia juga meminta Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan bersama para penyuluh lapangan terus melakukan pendampingan kepada petani dan peternak.</p>&quot;Dampingi terus saudara-saudara kita ini. Pastikan teknologi pertanian terapan dapat diserap dengan baik dan pastikan keluhan peternak segera mendapat solusi,&quot; pesannya.</p>Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota bersama Ketua TP-PKK dan Forkopimda atau yang mewakili turut melakukan tanam padi perdana di lahan pertanian Kelurahan Sei Raja, pelepasan benih ikan, serta penyerahan bantuan bahan pertanian dan kartu BPJS Ketenagakerjaan.</p>Turut hadir Sekretaris Daerah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Nurmalini Marpaung, Kepala Cabang Bank Sumut <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Teuku Irmensyah, pimpinan OPD, camat, lurah, pengurus kelompok tani, organisasi tani dan tamu undangan lainnya. (eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7222_Dukung-Ketahanan-Pangan--Wali-Kota-Mahyaruddin-Tanam-Padi-Perdana-di-Sei-Raja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286833/dukung-ketahanan-pangan-wali-kota-mahyaruddin-tanam-padi-perdana-di-sei-raja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Malam Hari, Wali Kota Mahyaruddin Tinjau LPJU, Ruas Jalan dan Sarana UMKM</guid>
            <pubDate>Tue, 29 Sep 2026 23:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Malam Hari, Wali Kota Mahyaruddin Tinjau LPJU, Ruas Jalan dan Sarana UMKM]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota. ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> terus melakukan pembenahan terhadap infrastruktur dan sarana prasarana kota. Bahkan, peninjauan dilakukan langsung pada malam hari untuk memastikan fasilitas publik yang telah dibangun dapat berfungsi dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</p>Senin malam (28/9/2026), Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim turun langsung meninjau sejumlah titik Lampu Penerangan Jalan Umum (<a href="https://www.sumut24.co/tag/lpju/" target="_blank">LPJU</a>) di Jalan Sudirman.</p>Dalam kegiatan tersebut, Mahyaruddin didampingi Kepala Dinas Perhubungan Elvandia, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Andri Ginting, Kasatpol PP Pahala Zulfikar Panjaitan dan Kepala Dinas Dukcapil Heri Antoni.</p>Selain mengecek <a href="https://www.sumut24.co/tag/lpju/" target="_blank">LPJU</a>, rombongan juga meninjau ruas Jalan S. Parman dan Jalan Sutomo yang telah selesai diperbaiki. Peninjauan dilanjutkan ke sejumlah sarana UMKM di Jalan S. Parman serta kawasan Batu 7, Jalan Sudirman.</p>Mahyaruddin mengatakan, peninjauan tersebut merupakan bagian dari upaya Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> melakukan pembenahan dan penataan kota secara berkelanjutan.</p>Menurutnya, keberadaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/lpju/" target="_blank">LPJU</a> tidak hanya mempercantik kawasan kota, tetapi juga berkaitan dengan keamanan dan keselamatan masyarakat yang beraktivitas pada malam hari.</p>&quot;Infrastruktur pencahayaan yang selama ini kurang, dengan telah dipasangnya sejumlah <a href="https://www.sumut24.co/tag/lpju/" target="_blank">LPJU</a> sangat berpengaruh untuk meminimalisir potensi kriminalitas malam hari dan menekan angka kecelakaan lalu lintas,&quot; kata Mahyaruddin.</p>Dijelaskannya, Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> melalui Dinas Perhubungan sebelumnya menerima bantuan 25 unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/lpju/" target="_blank">LPJU</a> bertenaga surya dari Kementerian Perhubungan melalui Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Utara.</p>Seluruh <a href="https://www.sumut24.co/tag/lpju/" target="_blank">LPJU</a> tersebut telah dipasang di sejumlah titik di Jalan Sudirman. Untuk memastikan fasilitas tersebut berfungsi dengan baik, Wali Kota bersama jajaran terkait turun langsung melakukan pengecekan.</p>&quot;Untuk itu, hari ini kita terjun langsung meninjau dan mengecek kondisinya ke lapangan,&quot; ujarnya.</p>Tak hanya persoalan penerangan jalan, Mahyaruddin juga meminta organisasi perangkat daerah (OPD) terkait untuk meningkatkan pengawasan terhadap sarana UMKM yang telah disediakan pemerintah.</p>Dishub, Satpol PP, Dinas Lingkungan Hidup serta Dinas Perdagangan dan Perindustrian diminta bersinergi dalam melakukan pengawasan, pemeliharaan dan edukasi kepada para pedagang.</p>Menurutnya, keberadaan sarana UMKM harus ditata dengan baik, termasuk dalam menjaga kebersihan lingkungan dan mengoptimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD).</p>&quot;Yang pasti kita ingin pemerintah hadir benar-benar untuk mewujudkan apa yang menjadi harapan masyarakat. Saya ingin sarana dan prasarana jalan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/lpju/" target="_blank">LPJU</a> dan penataan UMKM akan terus kita benahi dan dapat ditangani dengan baik,&quot; pungkasnya. (eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4473_Malam-Hari--Wali-Kota-Mahyaruddin-Tinjau-LPJU--Ruas-Jalan-dan-Sarana-UMKM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286832/malam-hari-wali-kota-mahyaruddin-tinjau-lpju-ruas-jalan-dan-sarana-umkm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>