<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2026 23:12:58 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ekonomi Indonesia Diuji: Pertumbuhan Tetap Berjalan, Kepercayaan Pasar Terancam?</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 21:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ekonomi Indonesia Diuji: Pertumbuhan Tetap Berjalan, Kepercayaan Pasar Terancam?]]></title>
            <description><![CDATA[Ekonomi Indonesia Masih Bisa Bangkit atau Semakin Lunglai? IHSG Anjlok, Kepercayaan Pasar Diuji]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Oleh: H. Syahrir Nasution</p><p>MEDAN &mdash; Pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) sepanjang 2026 menjadi alarm yang patut diperhatikan dalam membaca arah perekonomian Indonesia. Ketika pasar saham mengalami tekanan tajam, pertanyaan mendasar pun muncul: apakah ekonomi nasional hanya sedang menghadapi guncangan sementara, atau justru mulai memperlihatkan persoalan struktural yang berpotensi menghambat pertumbuhan?</p><p>Pertanyaan ini tidak boleh dijawab hanya dengan optimisme pemerintah ataupun pesimisme pelaku pasar. Dibutuhkan pembacaan yang objektif terhadap indikator ekonomi, kondisi dunia usaha, daya beli masyarakat, stabilitas rupiah, serta tingkat kepercayaan investor.</p><p>IHSG yang disebut melemah hampir 40 persen sepanjang tahun berjalan, sebagaimana tercantum dalam bahan analisis perdagangan hingga 27 Oktober 2026, merupakan gambaran tekanan serius di pasar modal. Namun, angka tersebut perlu diverifikasi berdasarkan data resmi Bursa Efek Indonesia dan periode perhitungan yang digunakan sebelum dijadikan kesimpulan final.</p><p>Meski demikian, satu hal patut digarisbawahi: ketika pasar kehilangan kepercayaan, persoalannya tidak cukup diselesaikan dengan meminta investor tetap optimistis.</p><p>IHSG Turun, Apakah <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> Ikut Tumbang?</p><p>Pasar saham dan perekonomian nasional memiliki hubungan yang erat, tetapi keduanya bukan sesuatu yang identik.</p><p>IHSG dapat melemah akibat aksi jual investor asing, perubahan ekspektasi suku bunga global, pelemahan nilai tukar rupiah, penyesuaian valuasi saham, hingga persoalan transparansi dan tata kelola pasar modal.</p><p>Di sisi lain, kegiatan ekonomi riil tetap berlangsung melalui konsumsi rumah tangga, produksi industri, perdagangan, pertanian, investasi, serta aktivitas usaha mikro, kecil, dan menengah.</p><p>Karena itu, penurunan IHSG tidak otomatis membuktikan bahwa perekonomian Indonesia telah runtuh.</p><p>Namun, kita juga tidak boleh meremehkan koreksi pasar yang berlangsung tajam. Apabila tekanan berlanjut, perusahaan dapat menghadapi peningkatan biaya pendanaan, investor menjadi lebih berhati-hati, dan rencana ekspansi usaha berpotensi tertunda.</p><p>Dampaknya mungkin tidak langsung terasa pada seluruh sektor, tetapi dapat merambat melalui jalur pembiayaan, kepercayaan, dan keputusan investasi.</p><p>Dengan demikian, pertanyaan yang lebih relevan bukan sekadar mengapa saham turun, melainkan apa yang sedang dikhawatirkan pasar terhadap prospek ekonomi Indonesia.</p><p>Pertumbuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> Harus Dirasakan Masyarakat</p><p>Pemerintah tentu memiliki alasan untuk menyoroti angka pertumbuhan ekonomi sebagai bukti bahwa perekonomian nasional masih bergerak.</p><p>Namun, pertumbuhan ekonomi tidak boleh berhenti sebagai angka statistik.</p><p>Ukuran keberhasilan pembangunan harus dilihat pula dari kemampuan masyarakat memenuhi kebutuhan pokok, tersedianya lapangan kerja yang layak, meningkatnya pendapatan rumah tangga, serta bertahannya usaha produktif.</p><p>Apabila ekonomi tumbuh, tetapi sebagian masyarakat semakin kesulitan memenuhi kebutuhan sehari-hari, berarti ada persoalan distribusi manfaat pertumbuhan yang perlu diperiksa.</p><p>Begitu pula ketika investasi meningkat, tetapi penciptaan lapangan kerja tidak sebanding dengan pertambahan angkatan kerja.</p><p>Kita harus membedakan pertumbuhan ekonomi secara agregat dengan kualitas pertumbuhan yang benar-benar meningkatkan kesejahteraan.</p><p>Pemerintah perlu menjawab pertanyaan sederhana tetapi mendasar: apakah pertumbuhan yang dicapai sudah cukup kuat untuk memperbaiki daya beli, memperluas kesempatan kerja, dan mengurangi kerentanan ekonomi masyarakat?</p><p>Jawaban atas pertanyaan inilah yang lebih penting daripada sekadar perdebatan mengenai apakah ekonomi sedang kuat atau lemah.</p><p>Kepercayaan Investor Tidak Bisa Dibangun dengan Slogan</p><p>Salah satu aspek yang perlu dicermati dalam gejolak pasar modal adalah kepercayaan investor terhadap kualitas tata kelola.</p><p>Pasar membutuhkan keterbukaan informasi, pembentukan harga yang wajar, perlindungan terhadap investor, serta penegakan aturan yang konsisten.</p><p>Perhatian terhadap transparansi kepemilikan saham dan kecukupan saham yang tersedia untuk diperdagangkan di pasar juga tidak boleh dipandang sebagai persoalan teknis semata.</p><p>Bagi investor institusional, kualitas data, likuiditas, kepastian hukum, dan kredibilitas pengawasan merupakan pertimbangan penting sebelum menempatkan modal dalam jumlah besar.</p><p>Apabila muncul keraguan terhadap aspek-aspek tersebut, investor dapat menuntut premi risiko lebih tinggi atau mengurangi eksposurnya.</p><p>Sebaliknya, reformasi yang terukur dan dapat diverifikasi akan membantu memperkuat kredibilitas pasar modal Indonesia.</p><p>Dalam konteks ini, pemerintah, Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, lembaga penyimpanan dan penyelesaian, serta perusahaan tercatat harus menjalankan tanggung jawab masing-masing secara konsisten.</p><p>Perbaikan tidak cukup disampaikan melalui konferensi pers. Pasar membutuhkan hasil yang dapat diukur dan diuji.</p><p>Kepercayaan adalah modal ekonomi yang tidak kalah penting dari uang, sumber daya alam, maupun infrastruktur.</p><p>Rupiah, Suku Bunga Global, dan Risiko <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a></p><p>Perekonomian Indonesia juga tidak bergerak dalam ruang tertutup. Perubahan kebijakan moneter Amerika Serikat, penguatan dolar, pergerakan harga komoditas, serta ketegangan geopolitik dapat memengaruhi arus modal dan nilai tukar rupiah.</p><p>Rupiah yang melemah dapat meningkatkan biaya impor bahan baku, energi, dan barang modal. Perusahaan yang memiliki kewajiban dalam valuta asing juga berpotensi menghadapi tekanan apabila tidak memiliki perlindungan nilai tukar yang memadai.</p><p>Namun, dampaknya tidak seragam. Sebagian eksportir justru dapat memperoleh penerimaan rupiah lebih besar dari pendapatan dolar, bergantung pada struktur biaya dan kewajiban mereka.</p><p>Oleh sebab itu, respons kebijakan harus mempertimbangkan keseimbangan antara stabilitas nilai tukar, inflasi, pertumbuhan kredit, dan kebutuhan mendorong kegiatan ekonomi produktif.</p><p>Kebijakan yang terlalu berorientasi pada satu indikator berisiko mengabaikan persoalan lain yang sama pentingnya.</p><p>Indonesia memerlukan stabilitas makroekonomi sekaligus pertumbuhan yang mampu menciptakan nilai tambah dan memperkuat daya saing.</p><p>Jangan Sampai Sektor Produktif Kehilangan Tenaga</p><p>Di tengah tekanan pasar keuangan, perhatian pemerintah tidak boleh hanya tertuju pada pergerakan indeks saham.</p><p>Sektor pertanian, industri pengolahan, perdagangan, konstruksi, transportasi, pariwisata, dan UMKM merupakan bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat.</p><p>Ketika pelaku usaha menghadapi biaya produksi yang meningkat, permintaan yang melemah, atau akses pembiayaan yang semakin sulit, dampaknya dapat menjalar ke pendapatan pekerja dan konsumsi rumah tangga.</p><p>Karena itu, kebijakan ekonomi harus mampu menjaga keberlangsungan usaha produktif.</p><p>Dukungan terhadap UMKM, kepastian regulasi, kemudahan berusaha yang bertanggung jawab, peningkatan keterampilan tenaga kerja, serta pembangunan infrastruktur yang efektif harus berjalan beriringan.</p><p>Belanja pemerintah pun harus dinilai berdasarkan manfaat ekonominya, bukan hanya besarnya anggaran yang terserap.</p><p>Setiap rupiah belanja publik semestinya memberikan hasil yang jelas, baik dalam bentuk peningkatan pelayanan, produktivitas, kesempatan kerja, maupun kesejahteraan masyarakat.</p><p>Dalam situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian, kualitas penggunaan anggaran menjadi semakin penting.</p><p>Tiga Kemungkinan Arah <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> Indonesia</p><p>Jika melihat berbagai faktor tersebut, setidaknya ada tiga kemungkinan arah perekonomian Indonesia ke depan.</p><p>Pertama, ekonomi kembali menguat.</p><p>Skenario ini dapat terjadi apabila kepercayaan pasar membaik, stabilitas makroekonomi terjaga, investasi produktif meningkat, konsumsi rumah tangga tetap kuat, dan reformasi tata kelola berjalan secara nyata.</p><p>Dalam kondisi demikian, tekanan di pasar saham berpotensi mereda. Namun, pemulihan IHSG tetap bergantung pada banyak faktor dan tidak dapat dijamin hanya berdasarkan perbaikan ekonomi.</p><p>Kedua, ekonomi tumbuh tetapi menghadapi tekanan berkepanjangan.</p><p>Pada skenario ini, kegiatan ekonomi masih berkembang, tetapi daya beli sebagian masyarakat tertekan, investasi belum merata, dan pasar modal tetap bergejolak.</p><p>Kondisi seperti ini menuntut pemerintah memperbaiki kualitas pertumbuhan dan memastikan kebijakan ekonomi menjangkau sektor-sektor yang membutuhkan dukungan.</p><p>Ketiga, pelemahan semakin dalam.</p><p>Risiko ini dapat meningkat apabila tekanan eksternal memburuk, rupiah mengalami pelemahan berkepanjangan, biaya pendanaan meningkat, kepercayaan investor menurun, dan konsumsi masyarakat ikut melemah.</p><p>Namun, skenario tersebut tidak boleh diperlakukan sebagai kepastian. Perkembangannya harus dinilai melalui data aktual, termasuk pertumbuhan ekonomi, inflasi, pasar tenaga kerja, neraca perdagangan, kredit perbankan, serta kondisi fiskal.</p><p>Membedakan kemungkinan dari kepastian merupakan bagian penting dari analisis ekonomi yang bertanggung jawab.</p><p>Apa yang Harus Dilakukan Pemerintah?</p><p>Dalam menghadapi situasi ini, pemerintah perlu mengambil langkah yang terukur dan konsisten.</p><p>Pertama, memperkuat daya beli masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja produktif dan kebijakan yang menjaga keterjangkauan kebutuhan pokok.</p><p>Kedua, meningkatkan kualitas investasi dengan mengutamakan sektor yang menciptakan nilai tambah, memperluas kesempatan kerja, dan memperkuat industri dalam negeri.</p><p>Ketiga, menjaga disiplin fiskal serta memastikan belanja negara memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p><p>Keempat, memperkuat koordinasi kebijakan moneter dan fiskal agar stabilitas harga serta nilai tukar tetap terjaga tanpa mengabaikan kebutuhan pertumbuhan.</p><p>Kelima, membenahi tata kelola pasar modal melalui transparansi, pengawasan yang efektif, penegakan hukum yang konsisten, dan perlindungan investor.</p><p>Keenam, menyampaikan data ekonomi secara terbuka agar masyarakat dan pelaku usaha dapat menilai kondisi nasional berdasarkan fakta yang dapat diperiksa.</p><p>Kebijakan yang baik bukanlah kebijakan yang sekadar terlihat meyakinkan, melainkan kebijakan yang hasilnya dapat diukur dan dipertanggungjawabkan.</p><p>Kesimpulan: Belum Runtuh, tetapi Tidak Boleh Berpuas Diri</p><p>Apakah ekonomi Indonesia masih dapat menguat?</p><p>Jawabannya: masih ada peluang. Namun, peluang itu tidak akan berubah menjadi kenyataan tanpa kebijakan yang tepat, tata kelola yang kredibel, produktivitas yang meningkat, dan kepercayaan yang terjaga.</p><p>Apakah ekonomi Indonesia semakin lunglai?</p><p>Pertanyaan tersebut belum dapat dijawab hanya melalui penurunan IHSG. Diperlukan pemeriksaan terhadap indikator ekonomi secara menyeluruh, terutama perkembangan daya beli, lapangan kerja, investasi, nilai tukar, serta kondisi dunia usaha.</p><p>Kita tidak boleh terjebak pada dua sikap ekstrem: menganggap semua baik-baik saja hanya karena pertumbuhan ekonomi masih positif, atau menyatakan ekonomi telah runtuh hanya karena pasar saham mengalami koreksi tajam.</p><p>Keduanya sama-sama berisiko menyesatkan apabila tidak didukung data yang memadai.</p><p>Yang harus menjadi perhatian adalah apakah fondasi ekonomi semakin kuat, apakah pertumbuhan semakin berkualitas, dan apakah kesejahteraan masyarakat benar-benar meningkat.</p><p>Pasar modal yang sehat membutuhkan kepercayaan. Perekonomian yang kuat membutuhkan produktivitas. Pembangunan yang berhasil membutuhkan pemerataan manfaat.</p><p>Pada akhirnya, ukuran kekuatan ekonomi bukan hanya seberapa tinggi pertumbuhan atau seberapa besar kapitalisasi pasar, melainkan seberapa tangguh perekonomian menghadapi guncangan dan seberapa besar manfaatnya dirasakan rakyat.</p><p>Indonesia masih memiliki potensi besar. Namun, potensi tidak boleh dijadikan alasan untuk mengabaikan persoalan.</p><p>Saatnya pemerintah, pelaku usaha, investor, dan masyarakat membaca keadaan secara objektif, membenahi kelemahan secara serius, serta memastikan bahwa setiap kebijakan ekonomi benar-benar memperkuat fondasi masa depan bangsa.</p><p>Sebab, ekonomi yang kuat bukan ekonomi yang tidak pernah mengalami tekanan, melainkan ekonomi yang mampu menghadapi tekanan, memperbaiki diri, dan bangkit dengan fondasi yang lebih kokoh.</p><p>H. Syahrir Nasution]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1871_Ekonomi-Indonesia-Masih-Bisa-Bangkit-atau-Semakin-Lunglai--IHSG-Anjlok--Kepercayaan-Pasar-Diuji.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287829/ekonomi-indonesia-diuji-pertumbuhan-tetap-berjalan-kepercayaan-pasar-terancam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPW IMO Sumut Silaturahmi ke PB Pendawa Indonesia, H Ruslan Diminta Jadi Dewan Pembina</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 20:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPW IMO Sumut Silaturahmi ke PB Pendawa Indonesia, H Ruslan Diminta Jadi Dewan Pembina]]></title>
            <description><![CDATA[DPW IMO Sumut Silaturahmi ke PB Pendawa Indonesia, H Ruslan Diminta Jadi Dewan Pembina]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Dewan Pengurus Wilayah Ikatan Media Online (DPW IMO) Indonesia Sumatera Utara bersilaturahmi dengan Pengurus Besar (PB) Pendawa Indonesia di Pesanggrahan Pendawa, Marendal, Rabu (28/10/2026). Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan sekaligus membangun kemitraan antara organisasi media online dan organisasi kemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, menerima langsung rombongan DPW IMO Indonesia Sumut yang dipimpin Ketua H. A. Nuar Erde, didampingi Sekretaris Drs. Harun Al Rasyid, Drs. Bambang Sumantri, dan Drs. Munir Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, H. A. Nuar Erde menyampaikan bahwa kunjungan mereka bertujuan menjalin silaturahmi sekaligus meminta kesediaan H. Ruslan, SH, untuk menjadi Dewan Pembina DPW IMO Indonesia Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, hubungan baik antara organisasi media dan organisasi kemasyarakatan penting dibangun untuk memperkuat komunikasi, memperluas kemitraan, serta mendukung berbagai kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH, mengapresiasi kunjungan jajaran pengurus DPW IMO Indonesia Sumut. Ia menyambut baik upaya membangun hubungan yang harmonis antara kedua organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;H. Ruslan berharap silaturahmi tersebut tidak berhenti pada pertemuan semata, tetapi dapat ditindaklanjuti melalui kerja sama konkret dalam berbagai program sosial kemasyarakatan dan pengembangan media online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga ke depannya Pendawa dan IMO Sumut dapat bersinergi dalam program sosial kemasyarakatan dan media online," ujar H. Ruslan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal untuk memperkuat kolaborasi antara PB Pendawa Indonesia dan DPW IMO Indonesia Sumut, khususnya dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat serta mendukung kegiatan sosial yang memberikan manfaat luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kemitraan tersebut, kedua organisasi diharapkan dapat menjalankan peran masing-masing secara positif, baik dalam pemberdayaan masyarakat maupun dalam mendorong penyebaran informasi yang aktual, akurat, dan bertanggung jawab.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3799_DPW-IMO-Sumut-Silaturahmi-ke-PB-Pendawa-Indonesia--H-Ruslan-Diminta-Jadi-Dewan-Pembina.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287828/dpw-imo-sumut-silaturahmi-ke-pb-pendawa-indonesia-h-ruslan-diminta-jadi-dewan-pembina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Biennale Jogja di Paris: Seni Indonesia, Gagasan Lokal, dan Jejak Global*</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 20:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Biennale Jogja di Paris: Seni Indonesia, Gagasan Lokal, dan Jejak Global*]]></title>
            <description><![CDATA[Biennale Jogja di Paris Seni Indonesia, Gagasan Lokal, dan Jejak Global]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PARIS &mdash; Seni kontemporer dari Indonesia dan negara-negara Asia lainnya terus memperluas percakapan dengan dunia internasional. Asia NOW Paris 2026 menjadi salah satu ruang bagi seniman dan pelaku seni untuk memperkenalkan beragam praktik artistik serta perspektif budaya kepada publik Eropa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki edisi ke-12, Asia NOW berlangsung pada 20&ndash;24 Oktober di Monnaie de Paris, Prancis. Tahun ini, ajang tersebut menghadirkan lebih dari 200 seniman dari berbagai negara melalui sekitar 60 galeri, institusi, dan yayasan swasta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara karya dan praktik seni yang hadir, Biennale Jogja turut mengambil bagian melalui Vessels of Memory. Proyek ini membawa pengalaman dan perspektif yang tumbuh dari seni serta kebudayaan Indonesia ke dalam percakapan seni kontemporer internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para seniman yang terlibat memiliki latar belakang beragam, tetapi terhubung melalui keterlibatan mereka dalam berbagai kegiatan Biennale Jogja. Masing-masing membawa pendekatan artistik dan pengalaman budaya yang berbeda ke dalam proyek ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Membawa Gagasan Lokal*<br>Dikuratori Alia Swastika, pendiri sekaligus direktur Biennale Jogja serta kurator, peneliti, dan penulis seni, Vessels of Memory merangkai beragam praktik artistik melalui gagasan tentang ingatan. Dalam proyek ini, ingatan tidak hanya dipahami sebagai sesuatu yang tersimpan di masa lalu, tetapi juga sebagai pengetahuan yang terus hidup melalui material, tubuh, keterampilan, dan pengalaman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu seniman yang memperlihatkan pendekatan tersebut adalah Rani Jambak. Lahir di Medan dan berdarah Minangkabau, Rani dikenal sebagai komposer, produser, vokalis, perancang instrumen, sekaligus seniman bunyi. Praktik artistiknya mengeksplorasi hubungan antara suara, lingkungan, identitas budaya, dan warisan leluhur. Pada 2022, ia menerima The Oram Awards di Inggris atas inovasinya dalam bidang bunyi, musik, dan teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tradisi yang Bersuara*<br>Di Paris, Rani menghadirkan Pamedangan, instalasi multimedia interaktif yang berangkat dari tradisi sulaman Minangkabau. Dengan bantuan sensor elektronik, gerakan jarum dan benang diterjemahkan menjadi bunyi. Aktivitas menyulam tidak hanya menghasilkan motif visual, tetapi juga menjadi bagian dari komposisi musikal yang melibatkan partisipasi pengunjung. Karya ini turut menampilkan sulaman Uni Essy Hariya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi saya, menyulam itu bukan hanya soal benang, jarum, atau motif yang dihasilkan. Ada pengetahuan dan ingatan yang hidup di dalam gerakan tangan, dalam proses belajar dari generasi ke generasi. Melalui Pamedangan, saya ingin membawa pengetahuan itu ke ruang yang berbeda, agar orang tidak hanya melihat sulaman, tetapi juga bisa mendengarkan dan mengalami cerita yang tersimpan di dalamnya,&quot; ujar Rani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologi dalam karya tersebut bukan dimaksudkan untuk menggantikan tradisi, melainkan membuka cara lain untuk mengalaminya. Pengetahuan yang biasanya hadir melalui keterampilan tangan kini dapat dijelajahi lewat bunyi dan interaksi. Tradisi tidak berhenti sebagai warisan yang dipertontonkan, tetapi menjadi sumber penciptaan yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ingatan dan Kekuasaan*<br>Persoalan ingatan juga muncul dalam karya seniman lain, dengan pendekatan dan latar yang berbeda. Dicky Takndare, seniman dari Papua, melalui The Tower of Abandoned Voices menyoroti ingatan tentang kekerasan dan konflik yang kerap terpinggirkan. Citra Sasmita, yang berangkat dari tradisi lukisan Kamasan Bali, menelusuri sejarah, spiritualitas, dan posisi perempuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Hashel Al Lamki mempertemukan batik Jawa dengan kain kanga dari tradisi Swahili dalam Clove Series: Bandung 1955. Karya ini membuka kembali hubungan Asia-Afrika dan warisan kolonialisme melalui pertemuan material serta sejarah lintas kawasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mereka, proyek ini juga melibatkan Ines Katamso, Jumaadi, Amalia Laurent, Timoteus Anggawan Kusno, dan Nathalie Mochamad. Para seniman tersebut membawa latar dan pendekatan artistik yang beragam, memperluas cakupan Vessels of Memory dalam menelusuri hubungan antara ingatan, material, sejarah, dan pengalaman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ragam pendekatan tersebut menunjukkan bahwa tradisi dan pengetahuan budaya bukan sekadar warisan yang dipertahankan, melainkan juga ruang untuk mempertanyakan sejarah, kekuasaan, gender, dan konflik. Karya-karya ini turut menyoroti pengetahuan yang diwariskan antargenerasi maupun yang terpinggirkan dalam narasi dominan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mohamad Oemar, Duta Besar Indonesia untuk Prancis, yang hadir dalam kegiatan tersebut, menyampaikan apresiasi atas keterlibatan para seniman dalam pameran seni internasional ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karya-karya seniman kita sangat menarik. Selamat dan sukses untuk para seniman, dan semoga makin dikenal dunia,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Setelah Pameran Usai*<br>Namun, tampil di perhelatan internasional tidak dengan sendirinya menjamin bahwa gagasan para seniman memperoleh perhatian yang berkelanjutan. Perjumpaan di Paris baru menjadi berarti dalam jangka panjang apabila membuka dialog, jaringan kerja, dan kesempatan baru bagi seniman setelah pameran berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan tersebut memperoleh konteks lain dari perjalanan Biennale Jogja sendiri. Biennale Jogja merupakan perhelatan seni rupa internasional yang diselenggarakan setiap dua tahun dan telah berlangsung sejak 1988. Sejak 2011, melalui seri Khatulistiwa, perhelatan ini mengembangkan dialog antara seniman Indonesia dan kawasan-kawasan lain di dunia, sekaligus mengajukan perspektif yang berangkat dari posisi Indonesia dalam peta seni global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelenggaraan dan program-program Biennale Jogja selama bertahun-tahun dikelola oleh Yayasan Biennale Yogyakarta, yang berdiri pada 23 Agustus 2010. Yayasan ini tidak hanya menaungi pameran dua tahunan, tetapi juga membangun ruang pertemuan bagi seniman, kurator, komunitas, dan organisasi kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Di Balik Panggung Global*<br>Di tengah partisipasi Biennale Jogja dalam forum seni internasional, muncul kabar penting dari institusi yang selama ini menopang perhelatan tersebut. Pada 9 Oktober 2026, Biennial Foundation memberitakan keputusan Yayasan Biennale Yogyakarta untuk mengakhiri operasionalnya sebagai institusi seni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataan resminya, yayasan mengaitkan keputusan tersebut dengan situasi politik, meningkatnya sensor, serta kekerasan terhadap aktivis dan demonstran. Meski memutuskan mengakhiri operasionalnya sebagai institusi seni, yayasan berharap pengetahuan, praktik, dan jaringan yang telah dibangun selama ini tetap berkembang melalui komunitas yang terlibat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabar itu memperlihatkan kontras antara upaya membawa karya Indonesia ke panggung global dan tantangan menjaga keberlanjutan institusi seni di dalam negeri. Karya-karya Indonesia terus mencari ruang perjumpaan internasional, sementara salah satu institusi yang selama bertahun-tahun membangun jaringan seniman, kurator, dan komunitas justru mengakhiri operasionalnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Situasi tersebut tidak menghapus arti penting kehadiran Biennale Jogja di Paris. Namun, ia mengingatkan bahwa diplomasi budaya tidak cukup bertumpu pada partisipasi dalam pameran di luar negeri. Ekosistem di dalam negeri tetap dibutuhkan agar seniman dapat terus bereksperimen, membangun jaringan, memperoleh dukungan, dan berhubungan dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah minimnya dukungan langsung dari pemerintah Indonesia, Biennale Jogja melalui Vessels of Memory tetap membawa pengetahuan dan pengalaman lokal ke dalam perjumpaan seni global. Tantangannya kemudian adalah memastikan bahwa praktik dan gagasan yang diperkenalkan itu tetap memiliki ruang untuk tumbuh, diperdebatkan, dan diwariskan di Indonesia setelah pameran usai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;=================]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1249_Biennale-Jogja-di-Paris--Seni-Indonesia--Gagasan-Lokal--dan-Jejak-Global-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287827/biennale-jogja-di-paris-seni-indonesia-gagasan-lokal-dan-jejak-global/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke-98, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolresta Deli Serdang Pimpin Upacara Hari Sumpah Pemuda ke98, Tekankan Generasi Patriotik, Gigih, dan Berempati]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deliserdang- Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, SH, S.I.K., M. Si, memimpin upacara peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> Pemuda ke-98 Tahun 2026 yang berlangsung di Lapangan Apel Polresta Deli Serdang, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh para pejabat utama (PJU), perwira, serta personel Polresta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Muhammad, SH, S.I.K., M. Si, bertindak selaku Inspektur Upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dijabat AKP Nasrul dan Komandan Upacara Iptu Irfan Alma. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian upacara diawali dengan persiapan peserta, laporan komandan upacara, pengibaran Bendera Merah Putih, mengheningkan cipta, pembacaan teks Pancasila, serta pembacaan keputusan Kongres Pemuda Indonesia tahun 1928. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan amanat Inspektur Upacara, menyanyikan lagu nasional, dan pembacaan doa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanatnya, Kapolresta Deli Serdang menyampaikan bahwa peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> Pemuda merupakan momentum untuk mengenang kembali ikrar para pemuda pada 28 Oktober 1928 yang telah menyatukan perbedaan dan memperkuat tekad untuk berdiri sebagai satu bangsa, yaitu Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa semangat <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> Pemuda harus terus hidup dan diwujudkan melalui karakter, pengabdian, serta kepedulian setiap generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kemajuan Indonesia tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, perkembangan teknologi, maupun kekayaan, tetapi juga dari kualitas sumber daya manusia yang memiliki karakter kuat, mencintai tanah air, pantang menyerah, dan peduli terhadap sesama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karena itu, kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Patriotik berarti mencintai Indonesia melalui pengabdian dan tindakan nyata. Gigih berarti tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan, sedangkan berempati berarti memiliki kepedulian terhadap sesama dan bersedia membantu masyarakat yang membutuhkan,&quot; demikian pesan dalam amanat upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta juga mengajak generasi muda agar terus mengembangkan potensi diri, meningkatkan ilmu pengetahuan, berkarya, serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa generasi muda harus memiliki keberanian untuk memimpin sekaligus kerendahan hati untuk melayani, serta mampu meraih cita-cita tanpa kehilangan rasa kemanusiaan dan kepedulian sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia. Mari kita bangun generasi yang patriotik dalam pengabdian, gigih dalam perjuangan, dan berempati dalam kemanusiaan,&quot; pesan tersebut menegaskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> Pemuda ke-98 Tahun 2026 ini menjadi pengingat bagi seluruh personel Polresta Deli Serdang untuk terus menanamkan nilai persatuan, nasionalisme, semangat pengabdian, serta kepedulian dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2001_Kapolresta-Deli-Serdang-Pimpin-Upacara-Hari-Sumpah-Pemuda-ke-98--Tekankan-Generasi-Patriotik--Gigih--dan-Berempati.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287826/kapolresta-deli-serdang-pimpin-upacara-hari-sumpah-pemuda-ke98-tekankan-generasi-patriotik-gigih-dan-berempati/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab.Pakpak Bharat Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 98 Tahun</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab.Pakpak Bharat Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke 98 Tahun]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co PAKPAK BHARAT, Menteri Pemuda dan Olah Raga RI Erick Thohir mengatakan bahwa kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -PAKPAK BHARAT, Menteri <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> dan Olah Raga RI Erick Thohir mengatakan bahwa kemajuan sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dan dari hati yang mencintai tanah air, dari jiwa yang tidak menyerah, dan dari kepedulian terhadap sesama.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_IMG-20261028-WA0038.jpg"><br></p>Hal ini dia sampaikan dalam pidato tertulis Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/hari/" target="_blank">Hari</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> ke-98 Tahun 2026 hari ini (20/08) yang dibacakan langsung oleh Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bharat/" target="_blank">Bharat</a> H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd dalam Upacara Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumpah/" target="_blank">Sumpah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a> ke 98 tingkat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bharat/" target="_blank">Bharat</a>.<br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/a5e00132373a7031000fd987a3c9f87b_IMG-20261028-WA0035.jpg"><br></p>Karena itu kita harus membentuk generasi masa depan yang patriotik, gigih, dan berempati. Sebab patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya, jelas Erick Thohir.</p>Erick Thohir berpesan bahwa pemuda Indonesia harus menjadi pemuda yang bercita-cita tinggi namun tetap menjaga jatidiri Indonesia yang memiliki kelembutan hati.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/da4fb5c6e93e74d3df8527599fa62642_IMG-20261028-WA0036.jpg"><br></p> Bermimpilah setinggi langit. Bekerjalah sekeras mungkin. Jadilah manusia yang kuat, tetapi jangan kehilangan kelembutan hati.</p>Jadilah generasi yang berani memimpin, tetapi juga bersedia melayani. Generasi yang mampu berdiri tegak untuk bangsanya, sekaligus mengulurkan tangan kepada sesamanya.</p>Jadikanlah setiap ilmu, setiap karya, dan setiap pengorbanan sebagai bukti cinta kita kepada Indonesia, pesan beliau.</p>98 tahun yang lalu, tepatnya 28 oktober 1928, para pemuda dari berbagai elemen berkumpul dan mengadakan kongres di kota Batavia (Jakarta). </p>Kongres pemuda yang pertama kali ini menghasilkan tiga butir sumpah pemuda, sebagai tonggak sejarah bersatunya para pemuda dari berbagai suku, daerah, dan agama untuk memperjuangkan kemerdekaan Indonesia.(rbm)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6872_Pemkab-Pakpak-Bharat-Peringati-Hari-Sumpah-Pemuda-Ke-98-Tahun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287825/pemkabpakpak-bharat-peringati-hari-sumpah-pemuda-ke-98-tahun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dorong Literasi dan Kepeserta Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Berpatisipasi di Forkom IJK</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dorong Literasi dan Kepeserta Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Berpatisipasi di Forkom IJK]]></title>
            <description><![CDATA[Dorong Literasi dan Kepeserta Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas Berpatisipasi di Forkom IJK  ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>PALAS - BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padanglawas ikut berpartisipasi di kegiatan Edukasi Forum Komunikasi Industri Jasa Keuangan( Forkom IJK) Goes to Campus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini nerupakan bagian dari rangkaian Bulan Inklusi Keuangan(BIK) Tahun 2026, yang diinisiasi oleh Forkom IJK Sumut bersama OJK, berlangsung di Aula Kantor Bupati Padanglawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian disampaikan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Padanglawas, Erwin Veri Siregar, Rabu(28/10/2026)di Sibuhuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran BPJSKetenagakerjaan di kegiatan tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan nyata terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di masyarakat, khususnya terkait perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Erwin Veri, hadirnya layanan informasi pendaftaran BPJSKetenagakerjaan menjadi salah satu hal paling penting bagimasyarakat untuk mengetahui informasi seputar manfaat program perlindungan pekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui momen bulan inklusi keuangan menjadi ajang kolaborasi yang positip antara BPJS Ketenagakerjaan dengan OJK dan berbagai lembaga keuangan lainnya," ujar Erwin Veri Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, kegiatan BIK 2026 ini, diharapkan seluruh lapisan masyarakat dapat lebih memahami manfaat menjadi bagian dari sistem keuangan dan perlindungan ketenagakerjaan di Indonesia khususnya di Kabupaten Padanglawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Partisipasi BPJS Ketenagakerjaan,lanjut Erwin Veri sebagai wujud nyata komitmen dalam memperluas literasi keuangan sekaligus memastikan setiap pekerja,baik formal dan informal, memahami pentingnya perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BPJS Ketenagakerjaan Cabang Palas juga berharap, kegiatan seperti ini dapat mempercepat peningkatan kepesertaan dan membangun kesadaran masyarakat bahwa bekerja dengan aman dan terlindungi adalah hak setiap pekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dikegiatan bulan inklusi keuangan yang diinisiasi Forkom IJK Sumut dan OJK di Aula Kantor Bupati,Wakil Bupati Padanglawas,H.Achmad Fauzan Nasution, Sekda,H.Panguhum Nasution, Kadis Pendidikan dan Kebudayaan, Muliadi Hasibuan, Kadis Perhubungan, Rasyidi Hasibuan,Kaban Bapperida.Irmansyah Nasution, Kaban BPPKAD,Rikmad Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tampak juga hadir,Rektor Institut Agama Islam Padang Lawas,PimpinanBank Mandiri, Bank Sumut, Bank BSI, Bank BRI, Bank BNI, Bank BPR,Pimpinan Pegadaian danKepala Divisi Pengawasan Perilaku POJK.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4012_Dorong-Literasi-dan-Kepeserta-Pekerja--BPJS-Ketenagakerjaan-Cabang-Palas-Berpatisipasi-di-Forkom-IJK.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287824/dorong-literasi-dan-kepeserta-pekerja-bpjs-ketenagakerjaan-cabang-palas-berpatisipasi-di-forkom-ijk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Perangi Narkoba</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 18:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Perangi Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumut Ajak Ulama dan Tokoh Lintas Agama Bersatu Perangi Narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., mengajak ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen masyarakat memperkuat persatuan serta bersama-sama memerangi peredaran narkoba. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan kunjungan kerja dan silaturahmi dengan Pimpinan Pondok Pesantren Al-Kautsar Al-Akbar, Buya Syekh Ali Akbar Marbun, di kediamannya, Jalan Pelajar Ujung, Medan, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut didampingi Wakapolda, Dirbinmas, Dirlantas, Kabid Humas Polda Sumut, dan Wakapolrestabes Medan. Pertemuan turut dihadiri sejumlah tokoh lintas agama, pengurus organisasi keagamaan, tokoh masyarakat, serta perwakilan unsur adat di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut mengatakan, silaturahmi tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi dan membangun sinergi antara Polri dengan para tokoh agama dan masyarakat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kehadiran kami di sini merupakan bentuk silaturahmi sekaligus memohon doa, dukungan, dan support dari para kiai, ulama, ustaz, tokoh agama, serta tokoh masyarakat di Sumatera Utara,&quot; ujar Irjen Pol Sonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, Polda Sumut menerjemahkan program Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, yakni &quot;Polisi Bersama Masyarakat&quot;, ke dalam empat program prioritas, yaitu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa dalam bingkai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika, memberantas narkoba bersama masyarakat, menekan kejahatan jalanan, serta mewujudkan budaya tertib berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan program tersebut membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat. Terlebih, Sumatera Utara memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya yang harus dijaga sebagai kekuatan untuk memperkokoh persatuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita harus bersama-sama menjaga persatuan dan kesatuan. Masyarakat Sumatera Utara jangan mudah terprovokasi karena keberagaman yang kita miliki harus menjadi kekuatan dalam menjaga keutuhan bangsa,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkuat Perlawanan terhadap Narkoba&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Sonny menegaskan bahwa pemberantasan narkoba menjadi salah satu perhatian utama Polda Sumut. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mengambil langkah nyata untuk menekan peredaran dan penyalahgunaan narkoba di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita perang dengan narkoba. Dengan deklarasi Polisi Bersama Masyarakat Sumatera Utara Menolak Narkoba, mulai dari tingkat kabupaten, kota, hingga provinsi, kita berharap seluruh elemen masyarakat bergerak bersama melakukan perlawanan terhadap narkoba,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap, kolaborasi antara kepolisian dan masyarakat dapat mendorong penurunan angka penyalahgunaan narkoba sekaligus memperkuat upaya pencegahan dan penindakan terhadap jaringan peredarannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sonny juga menyebutkan bahwa Polda Sumut terus meningkatkan upaya pengungkapan kasus narkoba. Namun, menurutnya, keberhasilan pemberantasan narkoba tidak hanya diukur dari penindakan, melainkan juga dari kemampuan bersama mencegah masyarakat terjerumus dalam penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ulama Dorong Komunikasi Berkelanjutan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Buya Syekh Ali Akbar Marbun menyambut baik kunjungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut dan rombongan. Ia berharap komunikasi antara kepolisian dengan para ulama dapat dilakukan secara rutin, misalnya setiap dua atau tiga bulan, sehingga berbagai persoalan sosial dan keagamaan di tengah masyarakat dapat dibahas secara langsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pertemuan berkala tersebut penting untuk menyampaikan aspirasi, memberikan masukan, serta memperkuat hubungan antara Polri dan tokoh agama dalam menjaga kerukunan dan mencegah potensi konflik sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Buya Ali Akbar Marbun juga berharap para ulama terus berperan aktif memberikan nasihat kepada masyarakat guna memperkuat persatuan dan menjaga situasi keamanan tetap kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolda/" target="_blank">Kapolda</a> Sumut menyampaikan permohonan maaf apabila masih terdapat personel yang belum memberikan pelayanan secara maksimal. Ia menegaskan, masukan masyarakat menjadi bahan evaluasi bagi jajaran Polda Sumut untuk terus berbenah dan meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami menyadari bahwa Polri tidak akan mampu bekerja sendiri tanpa dukungan masyarakat. Karena itu, sinergi dan kepercayaan masyarakat sangat penting dalam pelaksanaan tugas kami,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan silaturahmi ditutup dengan penyerahan plakat, pemakaian ulos, salat Zuhur berjemaah, dan makan siang bersama. Kegiatan berakhir sekitar pukul 13.20 WIB dalam situasi aman dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui silaturahmi tersebut, Polda Sumut berharap sinergi dengan ulama, tokoh lintas agama, dan masyarakat semakin kuat sehingga upaya menjaga persatuan, memerangi narkoba, menekan kejahatan jalanan, dan membangun budaya tertib berlalu lintas dapat berjalan secara berkelanjutan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2900_Kapolda-Sumut-Ajak-Ulama-dan-Tokoh-Lintas-Agama-Bersatu-Perangi-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287823/kapolda-sumut-ajak-ulama-dan-tokoh-lintas-agama-bersatu-perangi-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Tetapkan RDLG sebagai Tersangka Dugaan Penistaan Agama Lewat TikTok</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 18:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Tetapkan RDLG sebagai Tersangka Dugaan Penistaan Agama Lewat TikTok]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Tetapkan RDLG sebagai Tersangka Dugaan Penistaan Agama Lewat TikTok]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Direktorat Reserse Siber Polda Sumatera Utara menetapkan RDLG sebagai tersangka dalam kasus dugaan penistaan agama melalui siaran langsung di media sosial TikTok. Tersangka diduga melontarkan pernyataan yang menghina agama Kristen dalam konten yang disiarkan dari depan rumahnya di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus tersebut disampaikan Direktur Reserse Siber Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Bayu Wicaksono, S.H., S.I.K., M.Si., dalam konferensi pers di depan Kantor Direktorat Reserse Siber Polda Sumut, Rabu (28/10/2026). Kegiatan tersebut dibuka oleh Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bayu menjelaskan, pengungkapan kasus bermula ketika personel Ditressiber Polda Sumut menemukan konten yang diduga mengandung unsur penistaan agama melalui patroli siber. Polisi kemudian melakukan penyelidikan untuk mengidentifikasi pemilik akun dan mendalami dugaan tindak pidana tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Begitu mengetahui adanya konten yang diduga mengandung unsur penistaan agama, kami langsung melakukan patroli siber, penyelidikan, hingga penelusuran di lapangan,&quot; ujar Kombes Pol Bayu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil penyelidikan mengarah kepada RDLG, yang ditemukan di kawasan  Kecamatan Padang Bulan, Kota Medan, pada Selasa dini hari (27/10/2026) sekitar pukul 01.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dimintai keterangan, tersangka mengakui telah menyampaikan kata-kata yang tidak pantas dan diduga menistakan suatu agama melalui siaran langsung TikTok. Konten tersebut disiarkan menggunakan akun atas nama tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti, yakni satu unit iPhone 14, satu kemeja putih, satu celana pendek merah, dan satu tripod yang diduga berkaitan dengan pembuatan konten tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bayu, berdasarkan keterangan awal, tindakan tersangka diduga dilatarbelakangi kekecewaan terhadap kondisi ekonomi yang dihadapinya. Tersangka diketahui pernah menjadi kreator konten, tetapi belakangan tidak lagi aktif seperti sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, polisi masih mendalami latar belakang perbuatan tersebut, termasuk kemungkinan adanya persoalan psikologis. Bayu menyebutkan, berdasarkan pemeriksaan awal, tersangka dapat menjawab pertanyaan dengan lancar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkara ini, RDLG dipersangkakan melanggar Pasal 301 ayat (1) dan/atau Pasal 300 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP. Penyidik juga telah melakukan penahanan awal selama 20 hari untuk kepentingan penyidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bayu menegaskan, permintaan maaf yang disampaikan seseorang tidak serta-merta menghentikan proses hukum apabila berdasarkan hasil penyidikan ditemukan unsur tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Permintaan maaf merupakan hak yang bersangkutan. Namun, terkait perbuatan yang diduga dilakukan, kami tetap melakukan proses hukum berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan turut mengimbau masyarakat agar bijak menggunakan media sosial serta tidak membuat atau menyebarkan konten yang berpotensi memicu permusuhan berlatar belakang agama maupun kepercayaan. Para kreator konten juga diharapkan menggunakan platform digital secara bertanggung jawab dengan tetap menghormati keberagaman dan menjaga kerukunan masyarakat.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1571_Polda-Sumut-Tetapkan-RDLG-sebagai-Tersangka-Dugaan-Penistaan-Agama-Lewat-TikTok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287822/polda-sumut-tetapkan-rdlg-sebagai-tersangka-dugaan-penistaan-agama-lewat-tiktok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gugatan PMH Rp303,33 Juta terhadap WOM Finance dan PT Komando Tidar Jaya Disidangkan 17 November</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 18:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gugatan PMH Rp303,33 Juta terhadap WOM Finance dan PT Komando Tidar Jaya Disidangkan 17 November]]></title>
            <description><![CDATA[Gugatan PMH Rp303,33 Juta terhadap WOM Finance dan PT Komando Tidar Jaya Disidangkan 17 November]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Pengadilan Negeri (PN) Medan menjadwalkan sidang perdana gugatan perbuatan melawan hukum (PMH) yang diajukan Dita Permata Asih Sinaga terhadap PT Wahana Ottomitra Multiartha Tbk (WOM Finance) kantor pusat, WOM Finance Cabang Medan 2, serta PT Komando Tidar Jaya pada Selasa, 17 November 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gugatan tersebut berkaitan dengan penarikan mobil Toyota Yaris milik Dita yang menurut pihak penggugat dilakukan secara paksa. Melalui gugatan itu, Dita menuntut ganti rugi materiil dan immateriil dengan total nilai mencapai Rp303,33 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Iya benar, direncanakan sidang perdana pada Selasa, 17 November 2026," ujar Sofyan Syahputra SH dari Law Firm Julheri Sinaga SH &amp; Rekan, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sofyan menjelaskan, gugatan yang diajukan tim kuasa hukum Dita telah terdaftar di PN Medan dengan nomor perkara 1173/Pdt.G/2026/PN Mdn.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, PN Medan telah menyampaikan pemberitahuan panggilan sidang perdana kepada pihak penggugat. Informasi mengenai jadwal persidangan tersebut juga dapat dilihat melalui layanan e-Court Mahkamah Agung RI pada menu detail perkara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pengadilan Negeri Medan telah menyampaikan pemberitahuan panggilan sidang perdana klien kami, Dita. Informasinya bisa dilihat pada e-Court Mahkamah Agung RI di menu detail dalam Perkara Nomor 1173/Pdt.G/2026/PN Mdn," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Harapkan Tergugat Hadir&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjelang persidangan perdana, Sofyan berharap seluruh pihak tergugat dapat memenuhi panggilan pengadilan sehingga proses hukum atas gugatan kliennya dapat berjalan sebagaimana mestinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak tergugat dalam perkara ini terdiri atas WOM Finance kantor pusat, WOM Finance Cabang Medan 2, dan PT Komando Tidar Jaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pasti itu keinginan kita dari Law Firm Julheri Sinaga SH &amp; Rekan. Kami berharap para tergugat tidak berhalangan hadir dalam persidangan perdana ini. Ini demi keadilan klien kami," tegas Sofyan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sidang perdana tersebut menjadi tahapan awal proses pemeriksaan gugatan PMH yang diajukan Dita. Dalam proses persidangan nanti, dalil-dalil gugatan, tanggapan para tergugat, serta bukti yang diajukan masing-masing pihak akan menjadi bagian dari proses hukum di pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6893_Gugatan-PMH-Rp303-33-Juta-terhadap-WOM-Finance-dan-PT-Komando-Tidar-Jaya-Disidangkan-17-November.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287821/gugatan-pmh-rp30333-juta-terhadap-wom-finance-dan-pt-komando-tidar-jaya-disidangkan-17-november/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Antisipasi Narkoba Jenis Baru, Wagub Sumut Sambut Baik Revisi Perda Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 17:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Antisipasi Narkoba Jenis Baru, Wagub Sumut Sambut Baik Revisi Perda Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Antisipasi Narkoba Jenis Baru,Wagub Sumut Sambut Baik Revisi Perda Pencegahan Penyalahgunaan Narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik pembahasan revisi Peraturan Daerah (Perda) Nomor 1 Tahun 2019 tentang Fasilitasi Pencegahan Penyalahgunaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif lainnya. Revisi tersebut dinilai penting untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkoba, termasuk mengantisipasi munculnya narkoba jenis baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Surya pada Rapat Paripurna DPRD Sumut di Gedung DPRD Sumut, Medan, Rabu (28/10/2026). Paripurna tersebut membahas sejumlah Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), antara lain pencegahan penyalahgunaan narkoba, pertanian organik, penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan, serta pemajuan kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait Ranperda pencegahan penyalahgunaan narkoba, Surya menyebutkan Pemprov Sumut telah melarang aparatur sipil negara (ASN) menggunakan rokok elektrik atau vape. Kebijakan tersebut merupakan salah satu langkah antisipasi menyusul kekhawatiran terhadap maraknya peredaran narkoba jenis baru yang memanfaatkan rokok elektrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Surya, Gubernur Sumut Bobby Nasution bersama Kapolda Sumut Irjen Pol Sonny Irawan juga mendorong hadirnya regulasi terkait untuk dibahas bersama DPRD Sumut. Regulasi tersebut diharapkan semakin memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan peredaran narkoba di Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Surya menyampaikan Pendapat Gubernur terhadap Ranperda tentang Pertanian Organik. Menurutnya, Ranperda usulan DPRD tersebut sangat baik, dengan beberapa masukan tambahan, di antaranya penyusunan pertimbangan dan alasan pembentukannya secara berurutan berdasarkan aspek filosofis, sosiologis, dan yuridis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bahwa hakikatnya pertanian adalah mengelola sumber daya alam secara lebih baik, berkesinambungan, menjaga kelestarian lingkungan hidup dengan mengutamakan kualifikasi organik. Dengan jaminan integritas organik, dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat serta yang terlibat langsung dalam produksi,&quot; ujar Surya mewakili Gubernur Bobby Nasution, sembari menekankan pentingnya pembinaan terhadap penerapan sistem organik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Surya juga mengapresiasi pengambilan keputusan bersama antara Pemprov dan DPRD Sumut terhadap Ranperda Penyelenggaraan Program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan (Jamsostek) dan Ranperda Pemajuan Kebudayaan. Menurutnya, para pekerja memiliki hak untuk mendapatkan perlindungan, terutama mereka yang bekerja pada sektor dengan risiko kecelakaan kerja hingga kematian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Oleh karena itu, Pemprov Sumut perlu melaksanakan penyelenggaraan program jaminan sosial ketenagakerjaan secara terencana, terpadu, berkelanjutan, dan menjangkau seluruh pekerja, baik pekerja formal maupun pekerja bukan penerima upah, termasuk pekerja rentan. Rancangan peraturan daerah ini diharapkan dapat menjadi landasan hukum sekaligus instrumen kebijakan daerah dalam memperluas cakupan kepesertaan program jaminan sosial ketenagakerjaan di Sumatera Utara,&quot; jelas Surya yang didampingi Pj Sekdaprov Sumut Timur Tumanggor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengenai Ranperda Pemajuan Kebudayaan, Surya menyampaikan regulasi tersebut memuat sejumlah substansi strategis untuk memperkuat ekosistem kebudayaan. Cakupannya meliputi tradisi lisan, manuskrip, adat istiadat, ritus, teknologi tradisional, seni, bahasa, permainan, dan olahraga tradisional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengarusutamaan kebudayaan diintegrasikan ke dalam perencanaan pembangunan, program pendidikan, serta pemberdayaan ekosistem. Hingga pembentukan Dewan Kebudayaan Daerah (DKD), sebagai mitra kerja pemerintah,&quot; sebut Surya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, usai rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti, anggota DPRD Sumut Aripay Tambunan mengatakan Ranperda inisiatif tentang pencegahan penyalahgunaan narkoba tersebut sejalan dengan pemikiran Gubernur Sumut Bobby Nasution. Revisi Perda dinilai diperlukan untuk merespons perkembangan modus penyalahgunaan narkoba, termasuk melalui vape.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk Ranperda itu (narkoba) sebenarnya revisi dari yang ada sebelumnya. Karena memang ada persoalan maraknya penggunaan vape (rokok elektrik) yang mengandung narkoba. Dan kita akan berkonsultasi lagi ke Kementerian Perdagangan, karena memang keberadaannya saat ini dibolehkan, legal. Karena itu kita mau memperjelas ini, kalau memang masuk kategori berbahaya, mau tidak mau peredarannya harus diberantas,&quot; ungkap Aripay. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8738_Antisipasi-Narkoba-Jenis-Baru--Wagub-Sumut-Sambut-Baik-Revisi-Perda-Pencegahan-Penyalahgunaan-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287820/antisipasi-narkoba-jenis-baru-wagub-sumut-sambut-baik-revisi-perda-pencegahan-penyalahgunaan-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gelar Temu Pelanggan Area Medan, Regional Nusantara Targetkan Peningkatan Layanan Berbasis Kebutuhan Pengguna Jalan*</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 17:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gelar Temu Pelanggan Area Medan, Regional Nusantara Targetkan Peningkatan Layanan Berbasis Kebutuhan Pengguna Jalan*]]></title>
            <description><![CDATA[Gelar Temu Pelanggan Area Medan, Regional Nusantara Targetkan Peningkatan Layanan Berbasis Kebutuhan Pengguna Jalan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Gelar Temu Pelanggan Area Medan, Regional Nusantara Targetkan Peningkatan Layanan Berbasis Kebutuhan Pengguna Jalan*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &mdash; Jasamarga Nusantara <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a>lroad Regional Division (JNT/Regional Nusantara) menggelar Temu Pelanggan 2026 Area Medan di Santika Premiere Dyandra Hotel &amp; Convention, Selasa (27/10). Mengangkat tema &quot;Bersama Menjaga Keselamatan di Jalan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a>: Muatan aman, Perjalanan Nyaman&quot;, kegiatan ini bertujuan untuk mendengar secara langsung kebutuhan para pengguna jalan, sekaligus mensosialisasikan keselamatan berkendara kepada pengguna jalan di Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Belawan-Medan-Tanjung Morawa (Belmera) dan Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir sebagai pembicara, Kepala Bidang Lalu Lintas Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Sumatera Utara Ramli Simamora, Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara Hardy Siahaan, Kasat PJR Ditlantas Polda Sumut Kompol Syamsul Arifin Batubara, serta Direktur Utama PT Jasamarga Kualanamu <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> (JKT) Thomas Dwiatmanto dan Senior Manager Representative Office 1 Jasamarga Nusantara <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a>lroad (RO1JNT) Aulia Rahman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dibuka oleh sambutan dari Senior General Manager JNT. Dalam sambutannya, Tyas menyampaikan bahwa Temu Pelanggan 2026 menjadi ruang bagi perusahaan untuk mendengarkan langsung pengalaman dan masukan pengguna jalan, khususnya di Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Belmera dan MKTT. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Apa yang kami sampaikan tentu tidak hanya mengenai upaya yang telah dilakukan, tetapi juga menjadi kesempatan bagi kami untuk menerima masukan agar pelayanan ke depannya dapat terus ditingkatkan," ungkap Tyas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dilanjut dengan paparan dari BBPJN Sumatera Utara mengenai dampak kendaraan _Over Dimension Over Loading_ (ODOL) dari aspek ketahanan infrastruktur. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kendaraan dengan muatan berlebih dapat memberikan beban tambahan pada infrastruktur jalan dan memengaruhi masa layanannya. Oleh karena itu, kepatuhan terhadap ketentuan muatan menjadi salah satu hal penting dalam menjaga kondisi infrastruktur agar dapat digunakan secara aman dan berkelanjutan," ujar Hardy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari aspek penegakan hukum, Kasat PJR Ditlantas Polda Sumut menyampaikan bahwa kendaraan ODOL merupakan bentuk pelanggaran hukum yang berisiko terkena hukuman pidana hingga denda jutaan rupiah. Tidak hanya melanggar peraturan, kendaraan dengan muatan berlebih juga sangat berbahaya karena memiliki risiko kecelakaan yang lebih tinggi. Oleh sebab itu, Kepolisian senantiasa mengimbau kepada masyarakat agar taat terhadap aturan batas muatan kendaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengimbau seluruh pihak untuk mematuhi ketentuan yang berlaku demi menjaga keselamatan bersama," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paparan selanjutnya dari Kepala Dishub Provinsi Sumatera Utara yang membahas pentingnya kesadaran pengguna jalan dalam menjaga muatan kendaraan untuk menciptakan keselamatan bersama di jalan tol. Melalui paparannya, Ramli menyampaikan bahwa keselamatan berkendara bukan hanya tanggung jawab salah satu pihak, melainkan tanggung jawab bersama. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Keselamatan di jalan tidak bisa diwujudkan oleh satu pihak saja, tetapi membutuhkan peran bersama, termasuk dari pengemudi dan pemilik kendaraan. Karena itu, kesadaran untuk memastikan kendaraan beroperasi sesuai ketentuan perlu terus dibangun melalui edukasi dan sosialisasi secara berkelanjutan,&quot; jelas Ramli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paparan terakhir yaitu mengenai profil Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Belmera dan MKTT yang disampaikan oleh Senior Manager RO1JNT dan Direktur Utama PT JKT. Dalam pemaparannya, Aulia dan Thomas menjelaskan berbagai upaya peningkatan pelayanan dan pengendalian kendaraan ODOL yang dilakukan di Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Belmera dan MKTT sepanjang tahun 2026, di antaranya operasi penertiban kendaraan besar secara berkala, koordinasi dengan pihak penegak hukum sebagai langkah penertiban aturan, serta pendekatan secara humanis dan sistematis bersama para _stakeholder_ untuk meningkatkan pemahaman para pengguna jalan akan bahaya kendaraan ODOL di jalan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap melalui kolaborasi dengan para pemangku kepentingan, kesadaran terhadap ketentuan dimensi dan muatan kendaraan semakin meningkat sehingga perjalanan dapat berlangsung dengan aman dan lancar,&quot; ujar Thomas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temu Pelanggan 2026 diikuti perwakilan dari perusahaan kendaraan besar, PO bus, asosiasi perusahaan logistik dan angkutan barang, hingga perwakilan dari komunitas otomotif di wilayah Sumatera Utara. Melalui kegiatan ini, Jasa Marga berinisiatif untuk untuk mendengar masukan dan meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan berkendara dan penanganan kendaraan ODOL.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan ditutup dengan penyerahan plakat kepada narasumber sebagai bentuk apresiasi, serta foto bersama yang diikuti oleh seluruh peserta dan narasumber.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Temu Pelanggan 2026, Jasa Marga berupaya memperkuat komunikasi dengan pengguna jalan dan para pemangku kepentingan secara berkelanjutan. Berbagai masukan yang disampaikan menjadi bahan evaluasi dalam upaya peningkatan kualitas pelayanan, sementara edukasi keselamatan diharapkan dapat memperkuat kesadaran bersama dalam mendukung pencapaian target Zero ODOL 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk informasi terkini di Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Belmera dan MKTT dapat diakses melalui media sosial Instagram @official.jmnusantara dan official.jmktt. Apabila memerlukan bantuan selama berkendara di Ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tol/" target="_blank">Tol</a> Belmera dan MKTT, segera hubungi _Call Center_  133 serta aplikasi Travoy.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3954_Gelar-Temu-Pelanggan-Area-Medan--Regional-Nusantara-Targetkan-Peningkatan-Layanan-Berbasis-Kebutuhan-Pengguna-Jalan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287819/gelar-temu-pelanggan-area-medan-regional-nusantara-targetkan-peningkatan-layanan-berbasis-kebutuhan-pengguna-jalan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maling Motor Kabur ke Semak-Semak Ditangkap Polsek Medan Sunggal</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 17:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maling Motor Kabur ke Semak-Semak Ditangkap Polsek Medan Sunggal]]></title>
            <description><![CDATA[Maling Motor Kabur ke SemakSemak Ditangkap Polsek Medan Sunggal ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Upaya kabur ke semak-semak kebun pisang Jalan Pasar Kecil Desa Sei Semayang Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang yang dilakukan Rizki Aditia Simanjuntak (23), berakhir sia-sia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warga Jalan Horas Ujung Desa Sei Semayan, Sunggal, Deli Serdang itu berhasil ditangkap petugas Unit Reskrim Polsek Medan Sunggal pada Jum&#039;at (23/10/202) pukul 20.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka mencuri sepeda motor setelah membobol rumah korbannya yang sedang tidur," terang Kapolsek Medan Sunggal, AKP M Ainul Yaqin, SIK, MH, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata dia, pencurian sepeda motor Honda Beat hitam nomor polisi BK 6941 AMB itu diketahui korban, <br>Ferdi Eriyanto Nababan (21), warga  Jalan Dusun Konggo XII Kongsi, Kecamatan Sunggal Deli Serdang ketika bangun dari tidurnya pada Kamis (17/10/2026) sekira pukul 04.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Korban melihat sepeda motor yang diparkir di depan pintu kamar sudah hilang," kata Kapolsek Medan Sunggal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, korban juga melihat pintu dan kaca jendela rumahnya sudah terbuka. Handphone (HP) milik korban juga hilang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa itu kemudian dilaporkan ke Mapolsek Medan Sunggal. Polisi segera melakukan penyelidikan hingga mengetahui keberadaan tersangka sedang duduk bersama warga di Jalan Pasar Kecil Desa Sei Semayang, Sunggal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka sempat berupaya kabur ke perkebunan pisang, tapi berhasil kita tangkap," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersama tersangka disita barang bukti, 1 tas hitam, 1 tang, 1 pisau, 1 gunting, 1 masker hitam, 1 jam tangan dan 2 obeng.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka mengakui perbuatannya, dan juga pernah mencuri sepeda motor Yamaha RX King full croom di Jalan Sukamaju Kompleks Rorinata Tahap 7.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sepeda motor milik korban dijual tersangka kepada penadah berinisial A seharga Rp 4 juta," pungkasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Tersangka pencurian motor diamankan di Mapolsek Medan Sunggal(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8186_Maling-Motor-Kabur-ke-Semak-Semak-Ditangkap-Polsek-Medan-Sunggal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287818/maling-motor-kabur-ke-semaksemak-ditangkap-polsek-medan-sunggal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tangki Truk Dimodifikasi Polisi Ungkap Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 17:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tangki Truk Dimodifikasi Polisi Ungkap Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik]]></title>
            <description><![CDATA[Tangki Truk DimodifikasiPolisi Ungkap Penjualan BBM Subsidi ke Pabrik]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satuan Reskrim Polrestabes Medan (Satreskrim) Polrestabes Medan mengungkap praktik penjualan Bahan Bakar Minya (BBM) bersubsidi ke pabrik pembuatan beton di Jalan Megawati, Keamatan Sunggal, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (27/10/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam aksinya, pelaku menggunakan truk dengan tangki yang sudah dimodifikasi untuk mendapat BBM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Jean Calvijn Simanjuntak mengatakan, terungkapnya kasus ini berawal dari penyelidikan panjang pihaknya atas informasi masyarakat tentang adanya aktivitas satu unit truk dengan tangki yang berjumlah lebih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas mendapati truk berjenis dump itu melintas di Jalan Medan - Binjai kawasan Sei Semayang, Kecamatan Sunggal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seorang sopir MR (35), warga Jalan Binjai Km 10,5 Medan diamankan berikut barang bukti truk berisi BBM jenis Bio Solar sebanyak 150 liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami amankan truk dengan tangki yang sudah dimodifikasi, ditambah menjadi dua tangki. Sekali angkut, ini bisa setengah ton,&quot; sebut Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjungak, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pengembangan yang dilakukan polisi, BBM subsidi tersebut dijual mengarahkan ke sebuah pabrik pembuatan beton di Jalan Megawati, Kecamatan Sunggal. Diketahui selama ini seluruh BBM yang dimiliki pekaku rutin dijual di pabrik itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;BBM dijual ke pabrik dengan harga lebih dari Rp.8 ribu. BBM kemudian digunakan untuk mengoperasionalkan sejumlah alat berat, termasuk jadi bahan bakar untuk menyalakan listrik di pabrik,&quot; bebernya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas masih terus mengembangkan kasus ini, dan tengah menyelidiki seseorang di pabrik beton, yang selalu berkomunikasi dengan pelaku untuk melakukan pemesanan dan pembayaran. Asal usul BBM yang dijual pelaku ke pabrik tersebut juga sedang ditelusuri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami sedang mengejar potensial suspect di pabrik ini, asal usul BBM juga sedang kami dalami. Kami temukan beberapa plat nomor dan barcode pembelian BBM, ini jadi petunjuk nantinya dimana BBM itu didapat pelaku. Mohon doanya, agar kami bisa ungkap secara menyeluruh,&quot; pungas Calvijn.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Polisi mengungkap praktik penyelewengan BBM bersubdisi dengan modus memodifikasi tangki truk, Selasa (27/10/2026) malam(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5261_Tangki-Truk-Dimodifikasi-Polisi-Ungkap-Penjualan-BBM-Subsidi-ke-Pabrik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287817/tangki-truk-dimodifikasi-polisi-ungkap-penjualan-bbm-subsidi-ke-pabrik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggaran Prioritas</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 17:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggaran Prioritas]]></title>
            <description><![CDATA[Operasi Patuh Toba 2026, Polda Sumut Tindak Pelanggaran Prioritas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Polda Sumatera Utara mengintensifkan penertiban terhadap pelanggaran lalu lintas dalam pelaksanaan Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 di Simpang Indogrosir, Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang dimulai dengan apel persiapan yang dipimpin Wakil Kepala Operasi Daerah (Wakaopsda) AKBP Luthfi, S.I.K. Personel kemudian melaksanakan edukasi, sosialisasi, serta penindakan terhadap pengendara yang melanggar aturan lalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga bertujuan membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keselamatan berlalu lintas harus menjadi perhatian setiap pengguna jalan. Kepatuhan terhadap aturan bukan sekadar untuk menghindari sanksi, melainkan untuk melindungi diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,&quot; ujar Kombes Pol Ferry di Mapolda Sumut, Rabu (28/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, personel membagikan brosur dan menyampaikan imbauan keselamatan kepada pengendara serta masyarakat di sekitar lokasi. Petugas juga memberikan teguran hingga melakukan penilangan terhadap pengendara yang kedapatan melakukan pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun sasaran prioritas penindakan meliputi pengendara yang melawan arus, tidak menggunakan helm berstandar SNI, tidak mengenakan sabuk pengaman, menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta pengendara di bawah umur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penindakan juga menyasar pelanggaran berupa berboncengan lebih dari satu orang pada sepeda motor, melebihi batas kecepatan, berkendara di bawah pengaruh alkohol, penggunaan tanda nomor kendaraan bermotor (TNKB) yang tidak sesuai ketentuan, serta kendaraan yang melebihi dimensi dan muatan atau over dimension over loading (ODOL).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ferry, pendekatan edukatif dan penegakan hukum perlu berjalan beriringan agar masyarakat semakin memahami risiko pelanggaran lalu lintas sekaligus terdorong untuk membangun kebiasaan berkendara yang aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 berlangsung pada 26 Oktober hingga 8 November 2026. Melalui operasi tersebut, Polda Sumut mengajak masyarakat untuk melengkapi kelengkapan berkendara, mematuhi rambu dan marka jalan, serta mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polda Sumut berharap upaya edukasi dan penegakan hukum secara konsisten dapat meningkatkan disiplin pengguna jalan serta menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah Sumatera Utara.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8474_Operasi-Patuh-Toba-2026--Polda-Sumut-Tindak-Pelanggaran-Prioritas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287816/operasi-patuh-toba-2026-polda-sumut-tindak-pelanggaran-prioritas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Srikandi dan YBM PLN UIP SBU Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan di Medan Dalam Rangka Menyambut HLN ke-81</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 15:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Srikandi dan YBM PLN UIP SBU Berbagi Kebahagiaan Bersama Anak-anak Panti Asuhan di Medan Dalam Rangka Menyambut HLN ke-81]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke81, PLN melalui Srikandi bersama Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> melalui <a href="https://www.sumut24.co/tag/srikandi/" target="_blank">Srikandi</a> bersama Yayasan Baitul Maal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>) terus memperkuat kepedulian sosial kepada masyarakat melalui kegiatan berbagi kebahagiaan bersama anak-anak Panti Asuhan Bumi Nusantara, Kecamatan Tanjung Rejo, Kota Medan, Senin (26/10/2026).</p>Dalam kegiatan tersebut, bantuan berupa beras, minyak goreng, gula, telur, mi instan, popok, sabun, jajanan dan alat makan disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan sekaligus menghadirkan kebahagiaan dan perhatian bagi mereka.</p>Ketua Yayasan Bumi Nusantara, Zainuddin, menyampaikan bahwa kunjungan dan perhatian dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/srikandi/" target="_blank">Srikandi</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> menjadi bentuk dukungan positif bagi anak-anak panti asuhan, sekaligus memperkuat semangat kebersamaan dan kepedulian sosial di tengah masyarakat.</p>&quot;Kami menyambut baik kegiatan yang dilaksanakan oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/srikandi/" target="_blank">Srikandi</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>. Bagi kami, perhatian seperti ini bukan hanya tentang bantuan yang diberikan, tetapi juga tentang hadirnya kepedulian dan kebersamaan yang dapat dirasakan langsung oleh anak-anak. Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan motivasi bagi mereka untuk terus tumbuh dengan penuh semangat dan optimisme dalam meraih masa depan. Semoga sinergi dan silaturahmi seperti ini terus terjalin sehingga semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat,&quot; ucap Zainuddin.</p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, Rizki Aftarianto, yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Senior Manager Keuangan, Anggaran dan Umum, M. Ridwan, menyampaikan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian dari komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>&quot;Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>, kontribusi kepada masyarakat tidak hanya melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga melalui aksi sosial yang memberikan manfaat langsung. Kami berharap bantuan ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan sekaligus mempererat hubungan harmonis antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan masyarakat,&quot; ujar Ridwan.</p>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/srikandi/" target="_blank">Srikandi</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, Ratih Sri Handayani, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk empati dan kepedulian terhadap anak-anak yang membutuhkan perhatian serta dukungan.</p>&quot;Kami berharap bantuan ini dapat memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan ini, kami juga ingin menumbuhkan semangat berbagi, mempererat silaturahmi, serta menguatkan nilai kemanusiaan dan gotong royong dalam kehidupan bermasyarakat,&quot; ungkap Ratih.</p>Sementara itu, Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, Bayu Wisatrioda, menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan rasa syukur dan memperluas manfaat bagi sesama.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/berbagi/" target="_blank">Berbagi</a> bukan sekadar memberikan bantuan, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan harapan. Semoga bantuan ini bermanfaat bagi anak-anak panti asuhan serta menginspirasi kita semua untuk terus menebarkan kebaikan,&quot; tutur Bayu.</p>Melalui kolaborasi ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> terus memperkuat kepedulian sosial dan membangun hubungan harmonis dengan masyarakat. Semangat berbagi diharapkan menjadi inspirasi untuk terus menghadirkan manfaat nyata bagi lingkungan sekitar. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_849_Srikandi-dan-YBM-PLN-UIP-SBU-Berbagi-Kebahagiaan-Bersama-Anak-anak-Panti-Asuhan-di-Medan-Dalam-Rangka-Menyambut-HLN-ke-81.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287815/srikandi-dan-ybm-pln-uip-sbu-berbagi-kebahagiaan-bersama-anakanak-panti-asuhan-di-medan-dalam-rangka-menyambut-hln-ke81/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PIKK Dan YBM PLN UIP SBU Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak-anak Panti Asuhan di Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 15:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PIKK Dan YBM PLN UIP SBU Berbagi Kebahagiaan Dengan Anak-anak Panti Asuhan di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN), PLN terus memperkuat komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan keand]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Dalam rangka menyambut Hari Listrik Nasional (HLN), <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> terus memperkuat komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan keandalan pasokan listrik, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui berbagai kegiatan sosial. Sebagai wujud kepedulian terhadap sesama dan komitmen untuk terus menghadirkan manfaat bagi masyarakat, Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a>) bersama Yayasan Baitul Maal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>) melaksanakan kegiatan berbagi kebahagiaan di Panti Asuhan Bumi Nusantara, Kecamatan Tanjung Rejo, Kota Medan, pada Senin (26/10/2026).</p>Kegiatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian sosial <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> melalui semangat berbagi, kebersamaan dan gotong royong, khususnya kepada anak-anak yatim piatu serta anak-anak yang membutuhkan perhatian dan dukungan. Melalui kegiatan ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> berupaya menghadirkan kebahagiaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi penerima bantuan.</p>Dalam kegiatan tersebut, bantuan kebutuhan sehari-hari diserahkan kepada pihak panti asuhan. Bantuan yang diberikan meliputi beras, minyak goreng, gula, telur, mi instan, popok, sabun, jajanan, serta alat makan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu memenuhi sebagian kebutuhan operasional panti asuhan sekaligus memberikan dukungan bagi anak-anak yang tinggal didalamnya.</p>Ketua Yayasan Bumi Nusantara, Zainuddin, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> atas perhatian serta bantuan yang diberikan kepada anak-anak di Panti Asuhan Bumi Nusantara.</p>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> atas kepedulian dan bantuan yang diberikan kepada anak-anak di Panti Asuhan Bumi Nusantara. Bantuan ini sangat berarti bagi kami, terutama dalam membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari anak-anak panti asuhan. Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus berlanjut dan menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk bersama-sama menumbuhkan kepedulian terhadap sesama. Semoga kebaikan dan perhatian yang diberikan ini membawa keberkahan serta memberikan semangat dan kebahagiaan bagi anak-anak kami,&quot; ungkap Zainuddin.</p>Pada kesempatan terpisah, General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, Rizki Aftarianto, menyampaikan bahwa kepedulian sosial merupakan bagian penting dari komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat.</p>&quot;Melalui kegiatan berbagi kebahagiaan ini, kami ingin menegaskan bahwa kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> tidak hanya diwujudkan melalui pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga melalui kepedulian dan kontribusi nyata bagi masyarakat. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membawa manfaat, menghadirkan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan, serta mempererat hubungan yang harmonis antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan masyarakat. Semangat berbagi dan gotong royong ini perlu terus kita jaga sebagai bagian dari upaya bersama untuk menciptakan lingkungan sosial yang lebih peduli dan inklusif,&quot; ujar Rizki.</p>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>, Risa Chaerun Nisa Aftarianto, turut menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk menumbuhkan kepedulian sosial sekaligus mempererat tali silaturahmi antara keluarga besar <a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan masyarakat di lingkungan sekitar kantor.</p>&quot;Kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> berbagi kebahagiaan dengan panti asuhan di sekitar kantor bertujuan untuk menumbuhkan kepedulian sosial, mempererat tali silaturahmi, serta menghadirkan kasih sayang dan kebahagiaan bagi anak-anak panti asuhan. Melalui kegiatan ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> berharap dapat berbagi berkah, menebarkan semangat kepedulian dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar sebagai wujud rasa syukur dan kepedulian terhadap sesama,&quot; ungkap Risa.</p>Lebih dari sekadar penyaluran bantuan, kegiatan ini menjadi sarana untuk menanamkan nilai-nilai kemanusiaan, memperkuat semangat kebersamaan dan mendorong budaya berbagi di lingkungan keluarga besar <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>. Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pikk/" target="_blank">PIKK</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ybm/" target="_blank">YBM</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> diharapkan dapat memberikan dukungan moral sekaligus menghadirkan suasana hangat dan penuh kebahagiaan bagi anak-anak Panti Asuhan Bumi Nusantara.</p>Melalui kegiatan sosial ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> terus mendorong terwujudnya hubungan yang harmonis dengan masyarakat serta memperkuat nilai kepedulian dalam setiap langkah pengabdiannya. Semangat berbagi tersebut diharapkan dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk berkontribusi dan menghadirkan manfaat bagi sesama, demi terciptanya lingkungan sosial yang inklusif, berdaya dan berkelanjutan. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9297_PIKK-Dan-YBM-PLN-UIP-SBU-Berbagi-Kebahagiaan-Dengan-Anak-anak-Panti-Asuhan-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287814/pikk-dan-ybm-pln-uip-sbu-berbagi-kebahagiaan-dengan-anakanak-panti-asuhan-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Buka Program Kemitraan, Produk UMKM Lokal Siap Masuk Rak Indomaret</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 15:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Buka Program Kemitraan, Produk UMKM Lokal Siap Masuk Rak Indomaret]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus membuka jalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik ke]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> terus membuka jalan bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) untuk naik kelas. <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka Kegiatan Pemberdayaan Melalui <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemitraan/" target="_blank">Kemitraan</a> Usaha Mikro Tahun 2026 yang berlangsung di Aula UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rabu (28/10/2026) pukul 09.30 Wib.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/7e7757b1e12abcb736ab9a754ffb617a_IMG-20261028-WA0025.jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/program/" target="_blank">Program</a> ini menjembatani langsung pelaku usaha mikro di <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dengan jaringan ritel modern Indomaret, sehingga produk unggulan warga daerah bisa lebih dekat ke pasar yang lebih luas dan terpercaya.</p>Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Khualid Armansyah Lubis, S.Sos., M.I.Kom., menjelaskan bahwa kegiatan ini hadir untuk menjalin kerja sama nyata agar produk-produk UMKM <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dapat dipasarkan secara resmi melalui gerai ritel modern.</p>"Kami berharap pelaku UMKM mampu menghasilkan produk yang layak jual, bersaing dengan produk luar daerah, dan berkembang menjadi usaha yang lebih maju. Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> siap berdiri di belakang kalian untuk mendukung pemasaran produk lokal agar semakin naik kelas," ujarnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_IMG-20261028-WA0027.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam menjadikan UMKM sebagai salah satu penggerak utama perekonomian masyarakat. Ia juga mengingatkan para pelaku usaha agar memenuhi standar yang ditetapkan.</p>"Siapa pun yang ingin masuk ke jaringan ritel seperti Indomaret dan Alfamart, harus menjaga mutu dan konsistensi produk, melengkapi legalitas usaha, memenuhi syarat dari pihak berwenang, serta memperhatikan kualitas kemasan dan kelengkapan informasi produk," pesan Rianto.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/069059b7ef840f0c74a814ec9237b6ec_IMG-20261028-WA0024.jpg"><br></p>Ia berharap kemitraan ini tidak sekadar seremonial, tetapi benar-benar membuka pintu pasar yang lebih luas, meningkatkan daya saing produk lokal, dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Kegiatan berakhir sekitar pukul 10.45 Wib berjalan lancar, aman dan sukses, dihadiri oleh para peserta kemitraan serta pejabat terkait lingkungan Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. (dre)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7787_Wakil-Bupati-Asahan-Buka-Program-Kemitraan--Produk-UMKM-Lokal-Siap-Masuk-Rak-Indomaret.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287813/wakil-bupati-asahan-buka-program-kemitraan-produk-umkm-lokal-siap-masuk-rak-indomaret/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Sumpah Pemuda ke 98, Pemkab Asahan Tegaskan, Kemajuan Bangsa Ditopang SDM Berkarakter</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 15:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Sumpah Pemuda ke 98, Pemkab Asahan Tegaskan, Kemajuan Bangsa Ditopang SDM Berkarakter]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten Asahan melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026 dengan khidmat di Halama]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> melaksanakan upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke 98 Tahun 2026 dengan khidmat di Halaman Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rabu (28/10/2026) pagi. Upacara berlangsung mulai pukul 08.00 Wib hingga pukul 09.00 Wib dan berjalan lancar serta aman.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_IMG-20261028-WA0021.jpg"><br></p>Peringatan tahun ini mengingatkan kembali momentum bersejarah tahun 1928, ketika para pemuda dari berbagai suku dan daerah bersatu mengikrarkan satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa: Indonesia.</p>Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., bertindak sebagai inspektur upacara. Dalam amanatnya, beliau membacakan pidato resmi Menteri Pemuda dan Olahraga RI yang menekankan agar semangat Sumpah Pemuda tidak hanya menjadi kenangan sejarah, tetapi terus hidup dan diwujudkan dalam karakter setiap generasi penerus bangsa.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/6974ce5ac660610b44d9b9fed0ff9548_IMG-20261028-WA0023.jpg"><br></p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/kemajuan/" target="_blank">Kemajuan</a> sejati dimulai dari manusia, dari karakter, dari hati yang mencintai tanah air, dan dari jiwa yang tidak menyerah."</p>Pidato tersebut juga menegaskan bahwa pembangunan tidak cukup hanya dengan gedung megah, teknologi canggih, atau kekayaan melimpah. <a href="https://www.sumut24.co/tag/kemajuan/" target="_blank">Kemajuan</a> yang sesungguhnya harus ditopang oleh sumber daya manusia yang berkarakter, berjiwa pengabdian, dan menjunjung tinggi nilai kemanusiaan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_IMG-20261028-WA0020.jpg"><br></p>Menpora juga mengingatkan tiga karakter utama yang harus dimiliki generasi muda Indonesia: patriotik, gigih, dan berempati.</p>Patriotik = mencintai Indonesia lewat tindakan nyata dan pengabdian</p>Gigih = tidak mudah menyerah menghadapi kesulitan</p>Berempati = peduli terhadap sesama dan hadir saat masyarakat membutuhkan</p>"Patriotisme tanpa kepedulian akan kehilangan maknanya. Kegigihan tanpa nurani akan kehilangan arahnya. Dan kemajuan tanpa kemanusiaan bukanlah kemajuan yang sesungguhnya."</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/cfecdb276f634854f3ef915e2e980c31_IMG-20261028-WA0018.jpg"><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_IMG-20261028-WA0017.jpg"><br></p>Kepada generasi muda, Menpora berpesan agar berani bermimpi tinggi, bekerja keras, menjadi pribadi yang kuat namun tetap berhati lembut. Pemuda diminta membuktikan kecintaan kepada bangsa melalui karya, prestasi, integritas, dan kontribusi nyata bagi masyarakat.</p>Turut hadir dalam upacara tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, jajaran Forkopimda yang diwakili, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan, ASN, perwakilan organisasi kepemudaan, Paskibraka, Pramuka, serta pelajar dan tamu undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_IMG-20261028-WA0019.jpg"><br></p>Rangkaian upacara berjalan khidmat dengan laporan pembuka, menyanyikan lagu Indonesia Raya, hening cipta, pembacaan teks Pancasila dan Pembukaan UUD 1945, amanat inspektur upacara, hingga penutup. Seluruh kegiatan berakhir tertib dan sukses pukul 09.00 Wib. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_31_Peringati-Sumpah-Pemuda-ke-98--Pemkab-Asahan-Tegaskan--Kemajuan-Bangsa-Ditopang-SDM-Berkarakter.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287812/peringati-sumpah-pemuda-ke-98-pemkab-asahan-tegaskan-kemajuan-bangsa-ditopang-sdm-berkarakter/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Soal Kedaulatan Digital, Siregar Sebut Indonesia Alami Ketergantungan Ganda terhadap Singapura</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 13:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Soal Kedaulatan Digital, Siregar Sebut Indonesia Alami Ketergantungan Ganda terhadap Singapura]]></title>
            <description><![CDATA[Soal Kedaulatan Digital, Siregar Sebut Indonesia Alami Ketergantungan Ganda terhadap Singapura]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Indonesia dinilai menghadapi tantangan serius dalam menegakkan kedaulatan digital nasional akibat jerat ketergantungan ganda (dual dependence) terhadap Singapura. Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu <a href="https://www.sumut24.co/tag/politik/" target="_blank">Politik</a> Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (FISIP UMSU) Medan, Shohibul Anshor Siregar, menegaskan bahwa ketergantungan tersebut tidak hanya berdimensi teknis konektivitas internet, tetapi juga terikat kuat dengan arus investasi asing langsung (foreign direct investment/FDI).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siregar menjelaskan, posisi Singapura sebagai hub agregasi utama lalu lintas data internasional di Asia Tenggara telah menciptakan posisi tersentralisasi yang memicu risiko titik kegagalan tunggal (single point of failure). Kondisi ini menyebabkan timbulnya fenomena tromboning, yaitu rute lalu lintas data domestik Indonesia yang harus memutar keluar melalui Singapura terlebih dahulu sebelum kembali ke tanah air, sehingga memicu inefisiensi topologi dan latensi tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Persoalan konektivitas ini berkelindan dengan dimensi modal, di mana Singapura secara konsisten menjadi penyumbang sekaligus perantara FDI terbesar bagi Indonesia. Investor global kerap menggunakan entitas hukum dan pasar modal di Singapura untuk menanamkan investasi di sektor digital dan infrastruktur kritis nasional," ujar Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia memperingatkan bahwa apabila pembangunan infrastruktur fisik&mdash;seperti pusat data domestik&mdash;dilakukan oleh entitas asing yang dikendalikan melalui perusahaan induk (holding) di Singapura, maka lokalisasi data secara fisik dapat terjadi tanpa diikuti oleh lokalisasi kendali ekonomi dan strategis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi wacana yang berkembang di masyarakat mengenai potensi pemutusan akses internet oleh Singapura, Siregar meluruskan bahwa klaim tersebut tidak terbukti dalam literatur resmi sebagai kebijakan dari pemerintah jiran tersebut. Namun, ia menekankan bahwa kekhawatiran publik muncul akibat kerentanan struktural yang nyata dari jaringan yang saling tergantung (interdependent network fragility).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Setiap gangguan fisik pada kabel bawah laut maupun dinamika geopolitik di Singapura akan langsung berdampak berantai pada perekonomian digital Indonesia. Selain itu, pemrosesan data di luar yurisdiksi nasional berisiko memicu kolonialisme data dan mengikis kedaulatan informasional negara," tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Guna mengatasi persoalan ini, Siregar mendorong pemerintah untuk menerapkan kerangka de-risking berlapis (layered de-risking) daripada mengambil langkah isolasi total. Kerangka kerja tersebut mencakup lima pilar utama:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, Lapis Regulasi dan Data: Menerapkan lokalisasi data yang proporsional, standar keamanan siber, serta transparansi kepemilikan akhir (ultimate beneficial ownership) pada proyek infrastruktur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, Lapis Infrastruktur Fisik: Melakukan diversifikasi rute kabel bawah laut langsung ke hub global lain seperti Jepang, Australia, dan India, serta memperkuat titik pertukaran internet (IXP) domestik untuk memangkas tromboning.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, Lapis Diplomasi Teknologi: Mengadopsi strategi tactical hedging dan prinsip teknologi netral guna menghindari penguncian (lock-in) pada satu blok kekuatan global, seraya memanfaatkan kerja sama ASEAN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, Lapis Kapasitas Siber: Mengubah pendekatan pertahanan siber dari reaktif menjadi proaktif dan memperkuat koordinasi kelembagaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima, Lapis Tata Kelola FDI: Melakukan penyaringan (screening) investasi pada infrastruktur kritis, mendorong transfer teknologi, serta mempromosikan green FDI demi memenuhi kebutuhan energi pusat data yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dengan mengintegrasikan tata kelola investasi asing dan pembangunan infrastruktur konektivitas, Indonesia dapat bertransformasi dari sekadar konsumen pasif menjadi arsitek aktif konektivitas regional yang berdaulat," pungkas Siregar.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6481_Soal-Kedaulatan-Digital--Siregar-Sebut-Indonesia-Alami-Ketergantungan-Ganda-terhadap-Singapura.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287811/soal-kedaulatan-digital-siregar-sebut-indonesia-alami-ketergantungan-ganda-terhadap-singapura/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Putra Mahkota Alam dan Forkopimda Teken Pakta Integritas, Palas Perangi Narkoba hingga Desa</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 13:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Putra Mahkota Alam dan Forkopimda Teken Pakta Integritas, Palas Perangi Narkoba hingga Desa]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Putra Mahkota Alam dan Forkopimda Teken Pakta Integritas, Palas Perangi Narkoba hingga Desa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a>), Sumatera Utara, memperkuat komitmen pencegahan dan pemberantasan penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba melalui penandatanganan Pakta Integritas Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN), Selasa (27/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Padang Lawas tersebut dipimpin Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan jajaran pemerintah daerah. Gerakan ini mengusung semangat &quot;Padang Lawas Tolak Narkoba&quot; sebagai bentuk komitmen bersama melindungi masyarakat, khususnya generasi muda, dari bahaya narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan pakta integritas itu turut dihadiri Wakil Bupati Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., Sekretaris Daerah Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP., seluruh pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat, serta kepala desa se-Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan unsur pemerintahan hingga tingkat desa menjadi bagian penting dalam upaya memperkuat pencegahan narkoba. Selain penegakan hukum, gerakan tersebut diharapkan mendorong peningkatan kepedulian masyarakat terhadap potensi penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Kapolres Padang Lawas menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen meningkatkan upaya pemberantasan narkoba melalui penindakan, razia, serta sosialisasi kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat, terutama perangkat desa yang dinilai memiliki peran strategis dalam mendeteksi potensi peredaran narkoba di wilayahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami dari Polres Padang Lawas tidak akan memberi ampun kepada bandar dan pengedar narkoba. Sesuai arahan Bapak Kapolda, kami akan gencar melakukan razia, penindakan dan sosialisasi. Kami butuh dukungan dari para Kepala Desa, karena informasi dari desa adalah mata dan telinga kami di lapangan. Mari kita selamatkan generasi Padang Lawas, jangan sampai anak-anak kita menjadi korban,&quot; tegas Kapolres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengajak masyarakat agar tidak menutup mata terhadap dugaan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat yang mengetahui informasi terkait peredaran narkotika diminta berani melapor melalui Call Center Polres Padang Lawas agar informasi tersebut dapat ditindaklanjuti sesuai prosedur hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kerja sama antara kepolisian, pemerintah daerah, pemerintah desa, dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mempersempit ruang gerak jaringan peredaran narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan terhadap gerakan &quot;Padang Lawas Tolak Narkoba&quot; juga disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas. Ia menyatakan bahwa lembaga legislatif mendukung langkah pemerintah daerah dalam memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;DPRD Kabupaten Padang Lawas sangat mendukung dan mengapresiasi langkah tegas Bapak Bupati. Ini adalah langkah penyelamatan masa depan. DPRD siap mendukung dari sisi regulasi dan penganggaran untuk program P4GN, baik sosialisasi maupun rehabilitasi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap penandatanganan pakta integritas tersebut tidak berhenti sebagai kegiatan seremonial semata. Komitmen yang telah disepakati harus diterjemahkan menjadi program nyata yang dapat dirasakan masyarakat hingga ke tingkat desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan regulasi dan penganggaran dinilai penting agar upaya pencegahan narkoba dapat dilakukan secara berkelanjutan. Program edukasi, peningkatan kesadaran masyarakat, serta dukungan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika juga menjadi bagian yang perlu diperhatikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada Kapolres dan Ketua DPRD yang telah menunjukkan dukungan terhadap gerakan pemberantasan narkoba di Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa penandatanganan pakta integritas tersebut merupakan bentuk tanggung jawab bersama untuk menjaga masyarakat dan masa depan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hari ini kita semua di sini, dari Bupati sampai Kepala Desa, telah menandatangani Pakta Integritas. Ini adalah janji kita kepada Allah SWT dan kepada masyarakat,&quot; ujar Putra Mahkota Alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga mengingatkan bahwa Padang Lawas memiliki identitas sebagai daerah yang menjunjung tinggi adat istiadat dan nilai-nilai sosial. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga daerah tersebut dari ancaman penyalahgunaan dan peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Padang Lawas ini adalah Tanah Beradat. Jangan nodai dengan narkoba. Kita ingin Padang Lawas ini menjadi Padang Lawas yang maju, bersih dari narkoba. Mari kita jaga bersama,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut sekaligus menjadi ajakan kepada seluruh jajaran pemerintahan agar menjadikan pemberantasan narkoba sebagai tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan Pakta Integritas secara bergiliran, dimulai dari Bupati, Wakil Bupati, unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, pimpinan OPD, camat, hingga seluruh kepala desa se-Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan Ikrar Bersama Tolak Narkoba sebagai simbol kesepakatan untuk memperkuat upaya pencegahan dan pemberantasan narkotika di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas berharap koordinasi antarlembaga semakin kuat, pengawasan di tingkat desa semakin aktif, serta masyarakat lebih berani menyampaikan informasi mengenai dugaan peredaran narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan gerakan &quot;Padang Lawas Tolak Narkoba&quot; pada akhirnya akan ditentukan oleh pelaksanaan komitmen tersebut secara konsisten. Penegakan hukum yang tegas, edukasi berkelanjutan, kepedulian masyarakat, serta dukungan rehabilitasi perlu berjalan beriringan demi mewujudkan Padang Lawas yang aman dan terbebas dari ancaman narkotika.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4566_Bupati-Putra-Mahkota-Alam-dan-Forkopimda-Teken-Pakta-Integritas--Palas-Perangi-Narkoba-hingga-Desa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287810/bupati-putra-mahkota-alam-dan-forkopimda-teken-pakta-integritas-palas-perangi-narkoba-hingga-desa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>