<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 13 May 2026 20:29:42 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Garuda Indonesia Medan Audiensi dan Silaturahmi dengan Kajati Sumut</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 20:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Garuda Indonesia Medan Audiensi dan Silaturahmi dengan Kajati Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Garuda Indonesia Medan Audiensi dan Silaturahmi dengan Kajati Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan&ndash; Pimpinan dan manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/garuda/" target="_blank">Garuda</a> Indonesia Cabang Medan melaksanakan kunjungan audiensi sekaligus silaturahmi dengan Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara pada Selasa (12/5/2026). Pertemuan tersebut berlangsung di ruang pertemuan lantai II Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Jalan Jenderal Besar AH Nasution, Medan.<br>Rombongan pimpinan <a href="https://www.sumut24.co/tag/garuda/" target="_blank">Garuda</a> Indonesia Medan diterima langsung oleh Kepala Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, Muhibuddin, SH., MH didampingi Wakajati Eko Adhyaksono, SH., MH, Asisten Intelijen Irfan Wibowo, SH., MH, Asisten Perdata dan Tata Usaha Negara Nurhandayani, SH., MH serta Kabag Tata Usaha Rio Aditya, SH., MH.<br>Dalam kunjungan tersebut, General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/garuda/" target="_blank">Garuda</a> Indonesia Medan Bobby Pratama Saragih hadir bersama jajaran manajemen, yakni Service Manager Dennis Aprianus Lulu, Sales Manager Marga Tina, Senior Relation Manager Susan Rotua Saragih, Corporate &amp; Government Eben Sipahutar, serta PIC Corporate Vebro M. Siregar.<br>Audiensi dan silaturahmi ini menjadi bagian dari upaya mempererat hubungan kelembagaan antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/garuda/" target="_blank">Garuda</a> Indonesia Medan dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara, sekaligus memperkuat sinergi dan komunikasi antarlembaga dalam mendukung pelayanan serta kerja sama yang lebih baik ke depan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_998_Garuda-Indonesia-Medan-Audiensi-dan-Silaturahmi-dengan-Kajati-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282283/garuda-indonesia-medan-audiensi-dan-silaturahmi-dengan-kajati-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hak Jawab: Agincourt Resources Tegaskan Pengelolaan Lingkungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Dilaksanakan secara Bertanggung Jawab</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 20:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hak Jawab: Agincourt Resources Tegaskan Pengelolaan Lingkungan dan Konservasi Keanekaragaman Hayati Dilaksanakan secara Bertanggung Jawab]]></title>
            <description><![CDATA[Hak Jawab Agincourt Resources Tegaskan Pengelolaan Lingkungan dan KonservasiKeanekaragaman Hayati Dilaksanakan secara Bertanggung Jawab]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Tapsel - PT Agincourt Resources (PTAR) menjalankan kegiatan operasional Tambang Emas Martabe berdasarkan Kontrak Karya (KK) dan perizinan yang sah, termasuk dokumen Analisis Mengenai dampak Lingkungan (AMDAL) yang telah disetujui oleh otoritas berwenang. Tailings Management Facility (TMF) dibangun di kawasan Area Penggunaan Lain (APL) dan dilaksanakan sesuai tata ruang serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.<br>Pernyataan ini disampaikan sebagai hak jawab atas pemberitaan media siber Sumut24.co berjudul DPW LSM LIRA Sumut Nilai PT Agincourt Resources Gagal Penuhi Komitmen Lingkungan&quot; yang tayang pada 7 Agustus 2025. Dalam berita tersebut, DPW LSM LIRA Sumut menilai rencana pembangunan TMF baru PTAR berpotensi memicu deforestasi dan mengancam Orangutan <br>Tapanuli serta keanekaragaman hayati di kawasan Batang Toru. PTAR memandang pemberitaan tersebut belum menggambarkan secara utuh aspek perizinan, pengelolaan lingkungan, serta upaya konservasi yang dijalankan perusahaan.<br>PTAR telah menempuh mekanisme penyelesaian melalui Dewan Pers dan menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang tidak memenuhi prinsip verifikasi, akurasi, dan keberimbangan secara memadai.<br>PTAR menjalankan pengelolaan lingkungan dan keanekaragaman hayati sebagai bagian integral dari tata kelola operasional perusahaan. PTAR berkomitmen penuh terhadap perlindungan <br>lingkungan melalui pengelolaan dan pemantauan rutin sesuai Rencana Pengelolaan Lingkungan <br>dan Rencana Pemantauan Lingkungan, serta penerapan prinsip kehati-hatian dalam setiap tahapan operasional. Sebelum setiap kegiatan dilakukan, PTAR melaksanakan survei biodiversitas untuk mengidentifikasi flora dan fauna di area kerja, disertai langkah mitigasi yang ketat terhadap spesies dilindungi.<br>Selain itu, PTAR menempatkan konservasi keanekaragaman hayati sebagai salah satu prioritas perusahaan. PTAR menerapkan praktik terbaik yang mengacu pada Kode Praktik Pengelolaan Keanekaragaman Hayati dan secara berkala dikaji oleh ilmuwan independen yang tergabung dalam Biodiversity Advisory Panel. Upaya ini bertujuan melindungi ekosistem, mempertahankan jasa ekosistem, serta memastikan pemanfaatan sumber daya alam hayati secara berkelanjutan.<br>PTAR juga terus membangun dialog konstruktif dengan pemerintah, akademisi, dan para pemangku kepentingan guna memastikan kegiatan operasional tambang berjalan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.<br>Terbaru, PTAR telah membangun Stasiun Riset Batang Toru sebagai pusat penelitian dan upaya perlindungan keanekaragaman hayati di ekosistem Batang Toru, bekerja sama dengan universitas nasional, akademisi nasional dan luar negeri dalam bidang konservasi, Biodiversity Advisory Panel, Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatra Utara, serta Kementerian kehutanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Stasiun Riset Batang Toru dikembangkan sebagai bagian dari penguatan riset, konservasi, dan perlindungan keanekaragaman hayati di ekosistem Batang Toru melalui kolaborasi dengan berbagai institusi nasional dan internasional. Berbagai program penelitian juga dijalankan secara aktif dilakukan, seperti pemantauan satwa liar, survei flora, riset iklim, edukasi lingkungan, riset akademik, hingga pengembangan koridor satwa untuk mendukung konektivitas habitat.<br>Tidak hanya itu. PTAR menjalankan program konservasi di area seluas 1.985,47 hektare yang dipantau secara aktif bersama Pusat Riset Primata UNAS. Upaya konservasi ini turut melibatkan masyarakat lokal, pemerintah, dan lembaga swadaya masyarakat (LSM) guna menciptakan pengelolaan lingkungan yang partisipatif dan berkelanjutan.<br>PTAR akan terus menjalankan pengelolaan lingkungan secara bertanggung jawab, transparan, dan berbasis kolaborasi ilmiah sebagai bagian dari komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan operasional dan perlindungan ekosistem Batang Toru.<br>Untuk informasi lebih lanjut mengenai komitmen PTAR, silakan kunjungi situs web resmi kami di<br>https://agincourtresources.com/biodiversity/]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_3691_Hak-Jawab--Agincourt-Resources-Tegaskan-Pengelolaan-Lingkungan-dan-Konservasi-Keanekaragaman-Hayati-Dilaksanakan-secara-Bertanggung-Jawab.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282282/hak-jawab-agincourt-resources-tegaskan-pengelolaan-lingkungan-dan-konservasi-keanekaragaman-hayati-dilaksanakan-secara-bertanggung-jawab/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hak Jawab: PTAR Tegaskan Pengelolaan Lahan Ramba Joring Dilakukan Sesuai Ketentuan Hukum</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 20:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hak Jawab: PTAR Tegaskan Pengelolaan Lahan Ramba Joring Dilakukan Sesuai Ketentuan Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[Hak Jawab PTAR Tegaskan Pengelolaan Lahan Ramba Joring Dilakukan SesuaiKetentuan Hukum]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel - PT Agincourt Resources (PTAR), pengelola Tambang Emas Martabe, menegaskan bahwa seluruh <br>kegiatan operasional perusahaan, termasuk penggunaan lahan di kawasan Ramba Joring, telah dilakukan sesuai izin resmi pemerintah dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. PTAR juga telah melaksanakan penyelesaian kewajiban, termasuk pembayaran ganti rugi kepada pihakpihak yang berhak sesuai mekanisme yang sah.<br>Pernyataan ini disampaikan sebagai hak jawab atas serangkaian pemberitaan media siber Sumut24.co yang memuat klaim sengketa lahan adat antara masyarakat adat Parsadaan Siregar Siagian dengan PTAR. Pemberitaan tersebut menyebut lahan seluas 190 hektare di kawasan <br>Ramba Joring dikuasai tanpa kompensasi sejak 2008 serta menuding adanya ketidakwajaran dalam proses pembayaran ganti rugi lahan.<br>PTAR telah menempuh mekanisme penyelesaian melalui Dewan Pers dan menyampaikan keberatan atas pemberitaan yang tidak memenuhi prinsip verifikasi, akurasi, dan keberimbangan <br>secara memadai.<br>Terkait gugatan yang disidangkan di Pengadilan Negeri Padangsidimpuan, Majelis <a href="https://www.sumut24.co/tag/hak/" target="_blank">Hak</a>im telah menjatuhkan putusan pada 30 Maret 2026. Dalam putusannya, majelis hakim menyatakan pokok <br>perkara gugatan penggugat tidak dapat diterima. Putusan tersebut menegaskan bahwa penyelesaian sengketa sudah dilakukan melalui mekanisme hukum yang berlaku dan diproses dalam forum peradilan yang berwenang.<br>Berkaitan dengan pemberitaan yang menyebut adanya pembayaran ganti rugi kepada pihak yang bukan pemilik tanah adat, PTAR menegaskan bahwa seluruh proses pembebasan lahan telah <br>dilakukan melalui mekanisme yang sah dan penyelesaian kewajiban telah dilakukan kepada pihak-pihak yang berhak sebagaimana ditetapkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Pada <br>lahan Ramba Joring yang diadukan Parsadaan Siregar Siagian, PTAR telah melakukan penyelesaian secara umum pada periode 2015 &ndash; 2022. <br>PTAR menegaskan komitmennya untuk menghormati dan mengikuti seluruh proses hukum yang sedang maupun telah berjalan. Perusahaan terus membangun komunikasi dengan para pemangku kepentingan dan aparat penegak hukum guna memastikan situasi tetap kondusif bagi seluruh pihak.<br>PTAR tetap berkomitmen menjalankan kegiatan usaha sesuai ketentuan hukum yang berlaku serta menjaga hubungan yang konstruktif dengan para pemangku kepentingan, serta terus memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat dan pembangunan daerah di Tapanuli Selatan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4208_Hak-Jawab--PTAR-Tegaskan-Pengelolaan-Lahan-Ramba-Joring-Dilakukan-Sesuai-Ketentuan-Hukum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282281/hak-jawab-ptar-tegaskan-pengelolaan-lahan-ramba-joring-dilakukan-sesuai-ketentuan-hukum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gawat ! Pecatan Tentara Ditangkap Jadi Bandar Narkoba</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 19:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gawat ! Pecatan Tentara Ditangkap Jadi Bandar Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Seorang pria yang dikabarkan merupakan pecatan Tentara, ditangkap Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, di Jalan Pelita, K]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>Seorang pria yang dikabarkan merupakan pecatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tentara/" target="_blank">Tentara</a>, ditangkap Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, di Jalan Pelita, Kecamatan Medan Sunggal. Pria paruh baya yang ditangkap itu, kedapatan menjual narkotika jenis sabu dalam jumlah yang cukup besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pria yang disebut pernah menjadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/tentara/" target="_blank">Tentara</a> dan kemudian dipecat itu, berinisial HB (59) warga Kelurahan Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;HB, ditangkap Satresnarkoba Polrestabes Medan, lantaran menjual narkotika jenis sabu. Saat ditangkap, disita dari tangannya dua paket besar sabu, yang beratnya mencapai 16 gram, sejumlah uang diduga hasil penjualan narkoba, dan barang bukti lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juan Raja Aritonang (29), Kepala Lingkungan di lokasi penangkapan, saat dikonfirmasi wartawan, Rabu (13/5/2026) siang membenarkan, perihal penangkapan salah seorang warganya yang dilakukan oleh Sat Resnarkoba Polrestabes Medan beberapa hari yang lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat penangkapan, dirinya melihat dan menyaksikan langsung saat personel Satresnarkoba Polrestabes Medan mengamankan beberapa paket narkoba dan sejumlah barang bukti dari HB, yang selain penjual belakangan juga merupakan bandar narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ada kemarin warga kami ditangkap, terkait narkoba. Ada barang bukti narkobanya juga,&quot; ungkap Juan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, dalam kesehariannya HB terbilang tertutup, karena sama sekali tidak bergaul, termasuk dengan keluarganya yang jarang terlihat berbaur bersama warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dia ini baru sekitar tiga sampai empat bulan menjadi warga kami, orangnya tertutup. Saat pindah sampai sekarang malahan belum ada melapor,&quot; tambah Juan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain dikenal tertutup, HB juga jarang terlihat di rumah. Dalam kesehariannya, HB umumnya keluar dari rumah jam 11 siang, dan kemudian kembali ke rumah pada malam hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Aktivitasnya biasanya sering keluar rumah, lalu malam kembali. Sejak pertama pindah, baru saat penangkapan itu saya ketemu dengan dia. Kalau di rumah jarang nampak, dan gak pernah ada kumpul - kumpul,&quot; pungkas Juan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait dengan penangkapan mantan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tentara/" target="_blank">Tentara</a> ini sendiri, Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, Kompol Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, yang coba dikonfirmasi wartawan, hingga Rabu (13/5/2026) sore belum memberikan respon.(W02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5559_Gawat---Pecatan-Tentara-Ditangkap-Jadi-Bandar-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/282280/gawat-pecatan-tentara-ditangkap-jadi-bandar-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Soal Pemberitaan Penganiayaan Berujung Maut di Desa Saragih, Irwan Sitanggang SH : Jangan Menggiring Opini yang Tidak Sesuai Fakta</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 19:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Soal Pemberitaan Penganiayaan Berujung Maut di Desa Saragih, Irwan Sitanggang SH : Jangan Menggiring Opini yang Tidak Sesuai Fakta]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Adanya pemberitaan dibeberapa media terkait perkara penganiayaan berujung maut hingga meninggalnya korban bernama, Munawi]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Adanya pemberitaan dibeberapa media terkait perkara penganiayaan berujung maut hingga meninggalnya korban bernama, Munawir Subarja Tumangger yang telah di tangani Pengadilan Negeri Sibolga dan masih berlangsung dalam sidang ylang digelar Selasa (5/5/2026), Jaksa Penuntut Umum (JPU) Sanggam Pandapotan Siagian, S.H membacakan tuntutan terhadap para terdakwa (Jamri Barutu dan Lamistsr Barutu) dengan pidana penjara selama 9 tahun, <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a> SH dan Fatner Agung Harja SH memberikan komentar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kepada wartawan, Rabu (13/5/2026) <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a> SH didampingi Agung Harja SH sebagai Kuasa Hukum terdakwa (Jamri Barutu dan Lamister Barutu) mengatakan agar, pihak korban (Munawir Subarja Tumangger) jangan menggiring opini yang tidak sesuai fakta dalam memberikan keterangan kepada wartawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Adanya pemberitaan media atas pernyataan pihak korban, kami menduga adanya menggiring opini yang tidak sesuai fakta. Korban (Munawir Subarja Tumangger) bukan meninggal dunia karena dianiaya oleh terdakwa. Sebelum korban meninggal dunia, antara kedua belah pihak (keluarga korban dan keluarga terdakwa) telah melakukan mediasi terkait soal dugaan pencurian hewan ternak. Meski, saat ditengah mediasi itu ada terjadi kegaduhan hingga saling baku hantam," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a> SH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lanjut <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a>, adanya pemberitaan atas keterangan keluarga korban, Hambalisyah Sinaga menyatakan kepada wartawan bahwa, pada Senin, 8 Desember 2025, korban (Munawir Subarja Tumangger) beserta keluarga dan terdakwa (Jamri Barutu) bersama keluarga melakukan mediasi di Desa Saragih, Kecamatan Manduamas, Kabupaten Tapanuli Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Namun lanjut <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a> SH, sebelum dilakukan mediasi, korban (Munawir Subarja Tumangger) bersama dengan sejumlah keluarganya yang mengetahui bahwa hewan ternak miliknya diduga dicuri oleh terdakwa (Jamri Barutu), pada tanggal 8 Desember 2025 ada melakukan mediasi diantara kedua belah pihak dirumah Lamister Barutu yang berujung baku hantam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lalu, usai baku hantam diantara keduanya, berselang 30 menit kemudian, korban (Munawir Subarja Tumangger) bersama adik kandungnya, Ponisan Barasa dan puluhan orang dengan berboncengan mengendarai sepeda motor dan membawa senjata tajam (kelewang) dan senjata benda tumpul kembali datang. Kemudian melakukan pengerusakan rumah terdakwa, Jamri Barutu dan Lamistsr Barutu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Akibat pengerusakan rumah dilakukan korban (Munawir Subarja Tumangger yang merupakan oknum Kepala Desa beserta rombongan, rumah Jamri Barutu dan Lamister Barutu terdakwa mengalami kerusakan parah," ucap <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lanjut dibeberkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a>, selain melakukan pengerusakan rumah terdakwa, pada Tanggal 6 Desember 2025 korban bersama sejumlah keluargannya ada melakukan penganiayaan terhadap Lamister Barutu (terdakwa) ketika berada didalam mobil travel menuju arah ke Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Penganiayaan dialami terdakwa dengan cara ditarik, diseret dan memukul terdakwa. Bahkan, korban bersama keluarganya juga memborgol terdakwa. Itu terjadi sebelum adanya dilakukan mediasi antara kedua pihak (korban dan terdakwa)," ungkap dijelaskan <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Faktanya, persoalan tuduhan pencuriam ternak hewan lembu tersebut bahwa, terdakwa (Jamri Barutu) menemukannya berjarak 20 Km jauhnya dari rumah (kandang) milik korban (Munawir Subarja Tumangger). Artinya, dengan jarak tempuh yang begitu jauhnya, terdakwa menemukan ternak lembu tersebut adalah ternak tidak bertuan. Sedangkan, korban (Munawir Subarja Tumangger) meninggal dunia bukan karena mendapat penganiayaan oleh terdakwa, tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/irwan/" target="_blank">Irwan</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/-sitanggang/" target="_blank"> Sitanggang</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Untuk diketahui, atas pengerusakan rumah dilakukan korban (Munawir Subarja Tumangger bersama adik kandungnya dan sejumlah orang tersebut, masing masing terdakwa (Jamri Barutu dan Lamister Barutu) melaporkan kejadian itu ke Polsek Manduamas sesuai Surat Tanda Penerimaan Laporan Polisi No : LP/ STTPL/B/101/XII/2025/SPKT/Polsek Manduamas/Polres Tapanuli Tengah/Polda Sumatera Utara Tanggal 12 Desember 2025.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_286_Soal-Pemberitaan-Penganiayaan-Berujung-Maut-di-Desa-Saragih--Irwan-Sitanggang-SH---Jangan-Menggiring-Opini-yang-Tidak-Sesuai-Fakta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/282279/soal-pemberitaan-penganiayaan-berujung-maut-di-desa-saragih-irwan-sitanggang-sh-jangan-menggiring-opini-yang-tidak-sesuai-fakta/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tegakkan Hukum, Kejari Asahan Eksekusi Terpidana Penipuan dan Penggelapan Tanah yang Berlarut-larut Sejak 2013</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 19:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tegakkan Hukum, Kejari Asahan Eksekusi Terpidana Penipuan dan Penggelapan Tanah yang Berlarut-larut Sejak 2013]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Kejaksaan Negeri Asahan kembali menunjukkan ketegasan dalam menegakkan aturan hukum dengan melaksanakan eksekusi putusa]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> kembali menunjukkan ketegasan dalam menegakkan aturan hukum dengan melaksanakan eksekusi putusan hakim terhadap Bisker Sinaga, terpidana kasus penipuan dan penggelapan, pada Selasa, 12 Mei 2026. Langkah ini menjadi bukti nyata bahwa setiap perbuatan melanggar hukum akan bertanggung jawab, meski proses hukumnya memakan waktu bertahun-tahun.</p>Pelaksanaan eksekusi dipimpin langsung oleh Kepala Seksi Pidana Umum <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejari/" target="_blank">Kejari</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Naharuddin Rambe, didampingi tim jaksa eksekutor dan petugas keamanan. Seluruh rangkaian proses berjalan tertib dan mengacu sepenuhnya pada peraturan perundang-undangan yang berlaku, agar tidak ada celah yang bisa dijadikan alasan untuk mengabaikan putusan hukum.</p>Perkara yang menjerat Bisker Sinaga bermula jauh sejak tahun 2013. Saat itu, pada 13 Juli 2013, ia menerima uang gadai tanah senilai Rp50 juta dari Tumiar Rouli Marpaung di Dusun II Desa Gajah, Kecamatan Meranti. Tak berhenti di situ, pada 26 Oktober tahun yang sama, ia kembali menerima uang dari orang yang sama sebesar Rp60 juta. Dua kali transaksi lain pun terjadi pada awal Juni 2014, masing-masing senilai Rp30 juta. Secara keseluruhan, uang yang diterima Bisker mencapai Rp170 juta.</p>Alih-alih memenuhi kewajiban sesuai kesepakatan gadai, Bisker justru melakukan tindakan curang. Pada Oktober 2020, ia menggadaikan kembali tanah yang sama kepada pihak lain, yakni Irdawati Sirait, dan mendapatkan uang senilai Rp80 juta. Tindakan serupa diulanginya pada Mei 2022, saat ia kembali menggadaikan tanah itu ke orang yang sama sebesar Rp125 juta. Semua perbuatan ini dilakukan tanpa sepengetahuan dan persetujuan Tumiar Rouli Marpaung sebagai pemilik hak gadai pertama. Akibat ulah tersebut, Tumiar mengalami kerugian materiil yang besar, sementara hak hukum pihak lain pun dilanggar secara nyata.</p>Berdasarkan bukti dan fakta yang terungkap selama persidangan, perbuatan Bisker dinilai memenuhi unsur tindak pidana penipuan sesuai Pasal 378 KUHP dan penggelapan dalam Pasal 372 KUHP. Perkara ini telah melewati proses hukum yang berjenjang dan lengkap. Putusan pertama dikeluarkan Pengadilan Negeri Kisaran pada Oktober 2024, lalu diperkuat oleh Pengadilan Tinggi Medan pada Desember 2024, hingga akhirnya memperoleh kekuatan hukum tetap lewat putusan Mahkamah Agung pada Mei 2025.</p>Melalui putusan yang telah sah secara hukum itu, Bisker Sinaga dijatuhi hukuman penjara selama 1 tahun 6 bulan. Setelah seluruh urusan administrasi dan pengamanan selesai, terpidana secara resmi diserahkan ke Lembaga Pemasyarakatan Kelas II A Labuhanruku. Di sana, ia harus menjalani masa hukuman sekaligus mengikuti program pembinaan agar tumbuh kesadaran hukum dan perubahan sikap yang lebih baik.</p>Kepala Seksi Pidum <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejari/" target="_blank">Kejari</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Naharuddin Rambe, kepada Wartawan, Rabu (13/5/2026) menegaskan, bahwa eksekusi ini adalah bentuk komitmen instansinya agar setiap putusan hakim dilaksanakan tanpa terkecuali. &quot;Hukum berlaku sama untuk siapa saja. Tidak ada yang kebal hukum, dan setiap perbuatan salah pasti ada tanggung jawabnya. Ini juga menjadi peringatan bagi masyarakat agar tidak meniru perbuatan yang merugikan orang lain,&quot; ujar Naharuddin.</p>Selain menegakkan hukum, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejari/" target="_blank">Kejari</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> juga mengimbau seluruh warga agar lebih berhati-hati saat melakukan transaksi yang berkaitan dengan tanah atau harta benda berharga. Setiap kesepakatan sebaiknya dibuat secara tertulis, sah menurut hukum, dan diketahui pihak berwenang. Hal ini penting untuk mencegah terjadinya kerugian, sengketa, maupun sengketa hukum yang bisa merugikan diri sendiri di kemudian hari. (tec)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1922_Tegakkan-Hukum--Kejari-Asahan-Eksekusi-Terpidana-Penipuan-dan-Penggelapan-Tanah-yang-Berlarut-larut-Sejak-2013.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282278/tegakkan-hukum-kejari-asahan-eksekusi-terpidana-penipuan-dan-penggelapan-tanah-yang-berlarutlarut-sejak-2013/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Resmi Buka Jambore Pramuka Cabang 2026 : Wadah Emas Bentuk Karakter Generasi Muda</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 19:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Resmi Buka Jambore Pramuka Cabang 2026 : Wadah Emas Bentuk Karakter Generasi Muda]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , AlunAlun Rambate Rata Rata Kisaran tampak meriah dan penuh semangat pada Rabu (13/05/2026). Pukul 10.00 Wib, Jambore G]]></description>
            <content><![CDATA[<b>sumut24.co</b> -ASAHAN , Alun-Alun Rambate Rata Rata Kisaran tampak meriah dan penuh semangat pada Rabu (13/05/2026). Pukul 10.00 Wib, <a href="https://www.sumut24.co/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Cabang Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Tahun 2026 secara resmi dibuka oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> sekaligus Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab) Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si. Acara ini menjadi momen berkumpulnya ribuan anggota <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Penggalang dari berbagai penjuru wilayah, dalam satu semangat persaudaraan dan pembinaan diri.</p>Suasana acara semakin sakral dan berwibawa dengan kehadiran sejumlah tokoh penting daerah. Turut hadir dalam kegiatan ini Dandim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Kajari <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Ketua Kwartir Daerah Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Sumut Wahyudi, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Ketua Baznas Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para Camat, serta seluruh jajaran pengurus Kwartir Ranting Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Dalam sambutannya, Ketua Kwartir Cabang Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Agus Ramanda, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh instansi, lembaga, dan pihak terkait yang telah memberikan dukungan penuh, baik berupa tenaga, pikiran, maupun fasilitas, sehingga acara besar ini dapat terselenggara dengan lancar dan baik.</p>Sementara itu, dalam pidato pembukaannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik Zainal Abidin menegaskan arti penting kegiatan ini bagi masa depan generasi muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Ia menyebutkan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah strategis untuk pembinaan karakter, penguatan persaudaraan, peningkatan kedisiplinan, pengasahan jiwa kepemimpinan, serta pembentukan kemandirian di tengah alam terbuka.</p>&quot;Saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kwartir Cabang, seluruh panitia, dan pihak terkait yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan ini. <a href="https://www.sumut24.co/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> Cabang tahun ini adalah kelanjutan sukses dari rangkaian kegiatan serupa yang telah digelar di tingkat kecamatan sebelumnya,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p>Lebih lanjut, ia berharap seluruh peserta dapat memanfaatkan momen ini sebaik mungkin. &quot;Melalui kegiatan ini, saya berharap adik-adik sekalian dapat mengasah mental, fisik, intelektual, spiritual, dan sosial. Jadilah generasi muda yang disiplin, kreatif, bertanggung jawab, dan tangguh dalam menghadapi berbagai tantangan zaman yang terus berubah,&quot; tambahnya penuh semangat.</p>Rangkaian acara berjalan tertib dan khidmat, dimulai dari laporan panitia pelaksana, laporan ketua gerakan pramuka, dilanjutkan dengan upacara pembukaan, menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, serta momen hening cipta sebagai penghormatan bersama.</p>Puncak acara ditandai dengan pemukulan gong secara simbolis oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, yang menandakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Cabang <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Tahun 2026 resmi dibuka. Momen sakral dilanjutkan dengan penyematan tanda peserta kepada perwakilan peserta dan penaikan bendera kegiatan, yang menandai dimulainya serangkaian aktivitas menarik dan mendidik sepanjang acara berlangsung.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/jambore/" target="_blank">Jambore</a> ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam melahirkan kader-kader muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang tidak hanya cakap dalam keterampilan, tetapi juga kokoh dalam akhlak dan cinta tanah air. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_3408_Bupati-Asahan-Resmi-Buka-Jambore-Pramuka-Cabang-2026---Wadah-Emas-Bentuk-Karakter-Generasi-Muda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282277/bupati-asahan-resmi-buka-jambore-pramuka-cabang-2026-wadah-emas-bentuk-karakter-generasi-muda/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 17:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya*]]></title>
            <description><![CDATA[Transformasi TNI AD dan AI Jadi Sorotan Seminar Strategis di Seskoad Bandung, ini harapannya]]></description>
            <content><![CDATA[</p><b><br></b></p><b><br></b></p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BANDUNG - Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat menggelar seminar nasional bertajuk &quot;Transformasi Militer: From Combat Force to Strategic Force, Transformasi TNI AD Melalui Yonif TP, Artificial Intelligence dan Ekonomi Nasional&quot; di Gedung Satrio Seskoad, Bandung, Rabu (13/5/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seminar ini menjadi forum strategis yang membahas arah baru transformasi pertahanan Indonesia di tengah dinamika geopolitik global, perkembangan teknologi kecerdasan buatan (AI), hingga tantangan ekonomi dunia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri sejumlah pejabat tinggi negara dari unsur TNI dan Polri, kepala daerah, akademisi, serta ratusan peserta didik militer dan mahasiswa. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seminar menghadirkan sejumlah tokoh nasional, diantaranya Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Jenderal TNI (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan, M.P.A, (Ketua Dewan Ekonomi Nasional), serta Komandan Sekolah Staf dan Komando Angkatan Darat (Danseskoad), Mayor Jenderal TNI Dr. Agustinus Purboyo, S.I.P., M.Tr. (Han)., PGCert., RCDS, Prof, Yohanes Surya, Ph.D.(Direktur Peneliti Surya Research Education Center), serta Assoc. Prof. Sri Fatmawati, Ph.D.(Direktur Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura) Dalam sambutannya, &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasad Jenderal TNI Maruli Simanjuntak menegaskan pentingnya penguatan kapasitas prajurit melalui kajian strategis, seminar, dan pendampingan terhadap program-program pemerintah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, transformasi TNI AD tidak hanya berkaitan dengan kekuatan tempur, tetapi juga kemampuan adaptasi terhadap kondisi sosial, geografis, dan perkembangan teknologi. Beliau menilai keterbatasan fasilitas di berbagai wilayah Indonesia harus dijawab dengan kreativitas dan inovasi prajurit di lapangan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maruli mencontohkan tantangan latihan militer di daerah terpencil yang minim sarana, mulai dari keterbatasan kolam renang hingga fasilitas latihan menembak. Meski demikian, beliau optimistis prajurit Indonesia memiliki daya adaptasi tinggi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Prajurit TNI harus mampu berkreasi dalam segala keterbatasan. Tentara Indonesia dikenal sangat kreatif dan mampu memaksimalkan apa yang tersedia,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Selain membahas penguatan militer, seminar juga menyoroti hubungan erat antara stabilitas keamanan dan ekonomi nasional. Ketua Dewan Ekonomi Nasional, Luhut Binsar Pandjaitan, menekankan pentingnya kekompakan nasional dalam menghadapi tekanan ekonomi global dan ketidakpastian geopolitik dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Luhut, keberhasilan program Presiden Prabowo Subianto sangat bergantung pada sinergi antara pemerintah, TNI, Polri, akademisi, dan masyarakat sipil. Ia menyebut berbagai program strategis seperti koperasi nelayan, bantuan sosial, pengawasan program makan bergizi gratis, hingga hilirisasi industri membutuhkan dukungan kolektif seluruh elemen bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &quot;Kekompakan adalah kunci keberhasilan. Kritik boleh dilakukan, tetapi harus bersifat membangun demi memperkuat stabilitas nasional,&quot; kata Luhut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Luhut juga menyoroti perkembangan teknologi  Artificial Intelligence (AI) sebagai faktor penting yang akan menentukan masa depan pertahanan dan ekonomi Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia mulai membangun ekosistem riset AI dan teknologi pertanian modern dengan melibatkan sejumlah peneliti nasional. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Indonesia harus mampu bersaing dengan negara-negara besar seperti Amerika Serikat, China, dan Thailand dalam pengembangan teknologi strategis, termasuk rekayasa pertanian, pengolahan data, hingga sistem pertahanan modern berbasis AI &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Luhut menjelaskan, perubahan geopolitik dunia saat ini telah mendorong banyak negara menjadikan keamanan sebagai fondasi utama kebijakan ekonomi. Persaingan global tidak lagi hanya terjadi di sektor militer, tetapi juga energi, mineral kritis, rantai pasok industri, hingga keamanan siber. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia memperingatkan bahwa konflik global dan ketegangan kawasan dapat berdampak langsung terhadap stabilitas ekonomi Indonesia, terutama melalui kenaikan harga minyak dunia dan gangguan rantai pasok internasional. Karena itu, Indonesia dinilai perlu memperkuat ketahanan energi, ketahanan pangan, serta industri pertahanan nasional. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks pertahanan modern, Luhut menekankan pentingnya pengembangan teknologi drone, roket, dan sistem keamanan siber untuk menghadapi ancaman perang masa depan yang semakin berbasis teknologi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perang modern kini bergerak ke arah teknologi tinggi. Indonesia harus siap membangun pertahanan yang adaptif dan mandiri,&quot; tegasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seminar di Seskoad Bandung tersebut menjadi momentum penting dalam memperkuat kolaborasi antara sektor pertahanan, teknologi, dan ekonomi nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Transformasi TNI AD menuju strategic force dinilai menjadi bagian penting dalam menjaga stabilitas nasional sekaligus mendukung visi Indonesia menghadapi tantangan global di masa depan. Penseskoad<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5097_Transformasi-TNI-AD-dan-AI-Jadi-Sorotan-Seminar-Strategis-di-Seskoad-Bandung--ini-harapannya-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282276/transformasi-tni-ad-dan-ai-jadi-sorotan-seminar-strategis-di-seskoad-bandung-ini-harapannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Siregar: Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 16:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Siregar: Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan]]></title>
            <description><![CDATA[Siregar Sertifikasi Guru Adalah Cara Feodal Menipu Diri Sendiri, Bukan Solusi Kualitas Pendidikan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan&ndash; Upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas tenaga pengajar melalui program sertifikasi guru telah berjalan bertahun-tahun. Namun, pengamat pendidikan dan dosen FISIP UMSU Medan, Shohibul Anshor Siregar, melontarkan kritik keras terhadap program ini. Menurutnya, sertifikasi guru dan dosen di Indonesia saat ini adalah "cara feodal menipu diri sendiri", dan bukan solusi fundamental untuk peningkatan kualitas pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita menghabiskan banyak energi, waktu, dan anggaran untuk sebuah proses sertifikasi yang pada akhirnya lebih menyerupai ritual birokrasi daripada peningkatan kualitas nyata," tegas Siregar. "Mengapa saya sebut feodal? Karena ini menciptakan hierarki baru, semacam gelar kebangsawanan pendidikan yang dibuktikan dengan selembar sertifikat, tetapi belum tentu berkorelasi langsung dengan kemampuan mengajar yang lebih baik atau dedikasi yang lebih tinggi."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesenjangan Antara Tujuan dan Realitas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siregar menjelaskan bahwa tujuan mulia dari sertifikasi, yaitu untuk meningkatkan profesionalisme guru dan dosen, menjamin kelayakan kompetensi, dan tentu saja, berujung pada peningkatan kesejahteraan, seringkali melenceng jauh dari realitas di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Banyak guru dan dosen mengejar sertifikasi bukan karena dorongan intrinsik untuk meningkatkan kompetensi, melainkan demi tunjangan profesi yang menggiurkan. Ini mengubah motivasi dasar mereka," ujarnya. "Prosesnya pun seringkali terjebak pada administrasi, portofolio, dan tes-tes teoretis yang belum tentu merefleksikan performa nyata mereka di kelas atau di laboratorium."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibatnya, menurut Siregar, banyak tenaga pengajar yang tersertifikasi namun kualitas pengajarannya tidak serta-merta meningkat signifikan. "Ada &#039;guru bersertifikat&#039; yang masih mengajar dengan metode kuno, tidak mampu beradaptasi dengan teknologi, atau kurang inovatif. Ini adalah bentuk penipuan diri kita sendiri bahwa dengan sertifikat, masalah kualitas sudah selesai," kritiknya pedas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang Seharusnya Dilakukan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Daripada berfokus pada sertifikasi yang bersifat formalitas, Siregar mengusulkan pendekatan yang lebih holistik dan substansial untuk peningkatan kualitas tenaga pengajar:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peningkatan Kesejahteraan Berbasis Kinerja Nyata: "Daripada memberikan tunjangan sertifikasi, pemerintah seharusnya secara fundamental menaikkan gaji pokok tenaga pengajar agar mereka tidak lagi terbebani urusan ekonomi," kata Siregar. "Setelah itu, barulah sistem evaluasi kinerja yang transparan dan berkesinambungan diterapkan, dengan insentif yang berbasis pada dampak nyata mereka di kelas dan kontribusi pada pengembangan peserta didik."<br>Pengembangan Profesional Berkelanjutan yang Relevan: "Fokus harus dialihkan ke program pengembangan profesional yang relevan, praktis, dan berkelanjutan," tegasnya. Ini bisa berupa pelatihan metodologi pengajaran inovatif, lokakarya berbasis proyek, pendampingan, atau program peer-coaching yang difokuskan pada peningkatan kualitas pengajaran sehari-hari.<br>Lingkungan Kerja yang Mendukung: Siregar juga menekankan pentingnya menciptakan lingkungan kerja yang mendukung inovasi, kolaborasi, dan eksplorasi bagi guru dan dosen. "Budaya akademik yang sehat, di mana eksperimen pedagogis dihargai dan kegagalan dilihat sebagai pembelajaran, akan jauh lebih efektif daripada tekanan untuk lulus serangkaian ujian," ujarnya.<br>Rekrutmen yang Ketat dan Selektif: "Pintu masuk profesi guru dan dosen harus diperketat dengan proses rekrutmen yang sangat selektif, mencari individu yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki passion, dedikasi, dan panggilan jiwa untuk mendidik," pungkas Siregar.<br>"Sertifikasi dalam bentuknya yang sekarang adalah bukti kegagalan kita dalam memahami esensi dari profesi pendidik. Kita menciptakan ilusi profesionalisme, padahal yang kita butuhkan adalah transformasi fundamental dalam cara kita menghargai, mengembangkan, dan memberdayakan para pahlawan tanpa tanda jasa ini," tutup Siregar, menyerukan perubahan paradigma yang berani dan jujur dalam upaya peningkatan kualitas pendidikan nasional.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1603_Siregar--Sertifikasi-Guru-Adalah-Cara-Feodal-Menipu-Diri-Sendiri--Bukan-Solusi-Kualitas-Pendidikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282275/siregar-sertifikasi-guru-adalah-cara-feodal-menipu-diri-sendiri-bukan-solusi-kualitas-pendidikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia  Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi &ldquo;Tambang Energi&rdquo; Baru Negara</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 16:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sampah, Energi, dan Masa Depan Indonesia  Ketika Gunungan Sampah Bisa Menjadi “Tambang Energi” Baru Negara]]></title>
            <description><![CDATA[Sampah, Energi, dan Masa Depan IndonesiaKetika Gunungan Sampah Bisa Menjadi &ldquoTambang Energi&rdquo Baru Negara]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta setiap hari memproduksi sekitar 8.000&ndash;10.000 ton sampah. Angka itu sulit dibayangkan. Jika ditumpuk, volumenya bisa menyerupai gunung kecil yang terus tumbuh setiap hari tanpa henti. Di banyak kota besar Indonesia, pemandangan truk sampah mengular menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sudah menjadi rutinitas harian yang dianggap biasa. Padahal sesungguhnya, itu adalah alarm krisis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum lama ini, publik kembali dikejutkan dengan peristiwa longsornya gunungan sampah di kawasan TPST Bantargebang. Tragedi tersebut menjadi simbol nyata betapa pengelolaan sampah nasional sudah berada pada titik kritis. Longsoran sampah bukan sekadar insiden teknis, melainkan gambaran bahwa sistem pengelolaan limbah perkotaan Indonesia sedang menghadapi tekanan luar biasa akibat volume sampah yang terus meningkat setiap hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantargebang selama ini ibarat &quot;paru-paru terakhir&quot; bagi sampah Jakarta. Namun ketika gunungan sampah mulai longsor, sesungguhnya yang sedang runtuh bukan hanya timbunan limbah, melainkan juga paradigma lama pengelolaan sampah Indonesia yang terlalu bergantung pada sistem angkut-buang dan landfill konvensional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama bertahun-tahun Indonesia memakai pendekatan lama: kumpulkan, angkut, lalu buang. Sampah diperlakukan sebagai barang sisa yang harus disingkirkan secepat mungkin dari kota. Akibatnya, TPA di berbagai daerah mengalami overload, mencemari air tanah, memproduksi gas metana, bahkan memicu kebakaran dan konflik sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TPA Bantargebang kini menjadi simbol nyata bagaimana kota modern bisa &quot;ditelan&quot; oleh sampahnya sendiri. Gunungan sampah raksasa itu sesungguhnya bukan sekadar persoalan kebersihan, melainkan persoalan ketahanan nasional. Ketika kota tidak lagi mampu mengelola sampah, maka kesehatan publik terganggu, kualitas lingkungan turun, biaya sosial meningkat, dan stabilitas perkotaan ikut terancam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, langkah pemerintah bersama Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara yang mempercepat proyek Pengolahan Sampah Menjadi Energi Listrik (PLTSa) di berbagai kota patut dibaca sebagai perubahan paradigma besar. Sampah tidak lagi dipandang sebagai beban, tetapi sebagai sumber daya ekonomi dan energi masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nilai investasinya pun tidak main-main. Pemerintah menargetkan pembangunan puluhan proyek PLTSa nasional dengan nilai investasi mencapai miliaran dolar AS. Ini menunjukkan bahwa isu sampah kini sudah naik kelas menjadi agenda strategis negara, setara dengan proyek energi, jalan tol, atau hilirisasi industri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah menariknya. Dunia modern sebenarnya sudah lama menemukan bahwa sampah dapat diubah menjadi energi. Jepang, Singapura, Swedia, hingga Tiongkok berhasil membangun sistem Waste to Energy (WtE) yang mampu mengurangi volume sampah sekaligus menghasilkan listrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologinya bekerja relatif sederhana. Sampah dibakar dalam fasilitas insinerasi modern. Panas dari pembakaran digunakan untuk memanaskan boiler hingga menghasilkan uap bertekanan tinggi. Uap itulah yang memutar turbin dan menghasilkan listrik. Dengan sistem modern, volume sampah bahkan bisa berkurang hingga 80&ndash;90 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, ada dua masalah yang selesai sekaligus: sampah berkurang dan energi bertambah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Indonesia, pendekatan ini sangat strategis. Pertama, Indonesia sedang menghadapi ancaman krisis lahan TPA. Kota-kota besar tidak lagi memiliki ruang luas untuk terus memperbesar tempat pembuangan sampah. Kedua, dunia sedang bergerak menuju transisi energi hijau. Negara-negara berlomba mencari sumber energi alternatif yang lebih ramah lingkungan. Dalam konteks itu, sampah justru berubah menjadi &quot;tambang energi&quot; baru di perkotaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang menarik, pengelolaan sampah modern juga berkaitan langsung dengan ekonomi karbon. Selama ini TPA menghasilkan gas metana yang menjadi salah satu penyumbang emisi besar. Dengan teknologi WtE, emisi tersebut dapat ditekan. Pengurangan emisi inilah yang nantinya bisa dikonversi menjadi kredit karbon dan bernilai ekonomi di pasar karbon global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, sampah di masa depan bukan hanya menghasilkan listrik, tetapi juga menghasilkan carbon credit, investasi hijau, dan sumber penerimaan ekonomi baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun tentu saja jalan menuju ke sana tidak mudah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masalah terbesar Indonesia sebenarnya bukan pada teknologi, melainkan tata kelola. Pengelolaan sampah masih tersebar di banyak institusi, mulai dari pemerintah daerah, kementerian teknis, hingga operator swasta. Akibatnya koordinasi sering lambat dan kebijakan tidak sinkron.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, budaya memilah sampah di masyarakat juga masih rendah. Padahal sistem WtE modern membutuhkan pemilahan yang baik agar proses pengolahan berjalan optimal. Di banyak negara maju, disiplin masyarakat menjadi fondasi utama keberhasilan pengelolaan sampah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tantangan lain adalah biaya investasi yang sangat mahal. Satu proyek PLTSa dapat menelan biaya triliunan rupiah dengan masa pengembalian investasi yang panjang. Karena itu pemerintah harus hadir memberikan kepastian regulasi, jaminan proyek, serta kepastian tarif listrik agar investor memiliki kepercayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi di balik semua tantangan itu, Indonesia sesungguhnya memiliki peluang besar menjadi kekuatan ekonomi hijau baru di Asia Tenggara. Kita memiliki pasar besar, volume sampah besar, kebutuhan energi tinggi, dan dorongan global menuju ekonomi rendah karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perspektif yang lebih luas, pengelolaan sampah modern bukan sekadar isu lingkungan. Ia sudah menjadi bagian dari geopolitik energi, ekonomi hijau, dan masa depan kota-kota modern dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kota masa depan bukanlah kota yang hanya memiliki gedung tinggi dan jalan lebar. Kota masa depan adalah kota yang mampu mengolah limbahnya sendiri menjadi energi, mengurangi emisi, dan menciptakan siklus ekonomi berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa longsornya gunungan sampah di Bantargebang harus menjadi alarm keras bahwa Indonesia tidak bisa lagi menunda transformasi pengelolaan sampah nasional. Jika tidak diubah, gunungan sampah akan terus tumbuh menjadi ancaman ekologis, sosial, dan ekonomi bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia tidak boleh lagi melihat sampah sebagai urusan belakang rumah. Sampah adalah soal masa depan negara. Dan mungkin, dari gunungan sampah yang selama ini dianggap masalah, Indonesia justru sedang menemukan salah satu sumber energi dan kekuatan ekonomi barunya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4027_Sampah--Energi--dan-Masa-Depan-Indonesia--Ketika-Gunungan-Sampah-Bisa-Menjadi--ldquo-Tambang-Energi-rdquo--Baru-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282274/sampah-energi-dan-masa-depan-indonesia-ketika-gunungan-sampah-bisa-menjadi-ldquotambang-energirdquo-baru-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 15:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura]]></title>
            <description><![CDATA[Warga Medan Johor Tewas Tergantung di Jembatan Sungai Babura ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Seorang pria bertato ditemukan tewas tergantung di bawah jembatan Sungai Babura, Jalan Abdul Haris Nasution, Medan, Rabu (13/5/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penemuan mayat pria yang belum diketahui identitasnya tersebut membuat heboh warga dan pengguna jalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Iya benar,&quot; ujar Kapolsek Delitua AKP Kennedy Sitompul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kanit Reskrim Polsek Delitua Iptu M Syahputra Harahap mengatakan, jasad pria itu telah dievakuasi ke RS Bhayangkara Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini baru siap kita evakuasi, korbannya sudah dibawa ke RS Bhayangkara dan keluarganya juga sudah di sana,&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Iptu Putra Harahap, tidak ditemukan tanda kekerasan di tubuh korban. Korban diduga kuat bunuh diri dengan cara menggantungkan lehernya di kolong jembatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak ada tanda-tanda kekerasan, murni bunuh diri. Korban merupakan warga Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/johor/" target="_blank">Johor</a> dan ditemukan pada Rabu pagi tadi. Rencananya, korban akan kita serahkan ke pihak keluarga,&quot; tandas Putra.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Pria ditemukan gantung diri di jembatan Sungai Babura, Rabu (13/5/2026)(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_6431_Warga-Medan-Johor-Tewas-Tergantung-di-Jembatan-Sungai-Babura.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282273/warga-medan-johor-tewas-tergantung-di-jembatan-sungai-babura/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 15:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FPS Poltekpar : Kelurahan Pardede Onan Memiliki Potensi Wisata Budaya]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BALIGE, Berbekal ilmu pariwisata, mahasiswa Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Medan hadir untuk mengabdi di tengah masyarakat Ke]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BALIGE, Berbekal ilmu pariwisata, mahasiswa Politeknik Pariwisata (<a href="https://www.sumut24.co/tag/poltekpar/" target="_blank">Poltekpar</a>) Medan hadir untuk mengabdi di tengah masyarakat Kelurahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/onan/" target="_blank">Onan</a>, Kecamatan Balige, Kabupaten Toba impelmentasikan pembangunan sumber daya manusia, alam dan budaya.</p>"Kami ambil ke kelurahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/onan/" target="_blank">Onan</a> karena mereka mempublish bersedia menjadi destinasi wisata dengan artian mereka bersedia ikut dari pariwisata itu menjadi desa wisata binaan dari Kemenparekraf", sebut Roro Purwanti mewakili rekan satu tim nya.</p>Pengabdian selama 40 hari melalui berbagai program kerja merujuk pada peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui pemahaman kepariwisataan.</p>"Kami ada 7 orang bersama dosen pembimbing, kami mengabdi selama 40 hari dengan tujuan membantu sumber daya manusia, alam dan budayanya. Kami disini bukan hanya berdampak terhadap warga sekitar tempat kami tinggal tetapi kepada seluruh warga di kelurahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/onan/" target="_blank">Onan</a>.</p>Harapan kami dengan adanya kegiatan kami ini, masyarakat di desa wisata <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> onan bisa lebih mengetahui tentang pariwisata bukan hanya mengetahui Danau Toba sebagai objek wisata atau sebagai Geopark, tetapi mereka menjadi bagian dari Geopark itu dan menjalankan pariwisata yang baik menurut Kemenparekraf", terang Roro lebih lanjut.</p>Beberapa program kerja kami yang dilaksanakan diantaranya, sosialisasi sadar wisata dan Sapta Pesona di sekolah-sekolah, pembuatan papan Sapta Pesona, Jedesta dan pembuatan buklet.</p>"Membuat papan Sapta Pesona agar generasi muda paham apa itu Sapta Pesona sebagai komponen atau modal utama untuk mengetahui pariwisata yang baik seperti apa.</p>Selanjutnya kami juga punya program sosialisasi Sadar <a href="https://www.sumut24.co/tag/wisata/" target="_blank">Wisata</a> dan sosialisasi Sapta Pesona kepada 2 SD di kelurahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> onan yaitu SD negeri dan SD katolik, kami membuat mini games agar mereka tertarik dengan apa yang kami sampaikan. Setelah kami melakukan nya lebih dari 3 kali mereka antusias dan ketika mereka melihat kami mereka ingatnya sadar wisata dan Sapta pesona.</p>Lalu selanjutnya di Jedesta, ini gunanya untuk memperbaharui informasi dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/onan/" target="_blank">Onan</a> untuk pemerintah pusat. Kami juga ada pembuatan buklet, tidak hanya untuk database kelurahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/onan/" target="_blank">Onan</a> tapi database untuk setiap apa yang mau dilakukan pemerintah melalui pariwisata di desa wisata <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> onan", jelasnya.</p>Kegiatan Field Project Studi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/fps/" target="_blank">FPS</a>) yang dilaksanakan oleh tim yang terdiri dari 7 orang mahasiswa Program Studi (Prodi) Destinasi Pariwisata bersama 1 dosen pembimbing ini memetakan potensi wisata yang dimiliki Kelurahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/onan/" target="_blank">Onan</a>.</p>"Menyangkut SDM, alam dan budaya maka <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/onan/" target="_blank">Onan</a> ini cocoknya didorong menjadi desa budaya yang digambarkan ketika masuk dari Balige kita sudah melihat ornamen Batak yang sangat kental dimana <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> onan memiliki budaya Batak yang lebih modern", simpulnya dijumpai usai pemasangan papan Sapta Pesona, Selasa (12/05/2026).</p>Berbagai pengalaman hasil riset selama berada di lingkungan Kelurahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pardede/" target="_blank">Pardede</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/onan/" target="_blank">Onan</a> menggambarkan kondisi pariwisata di daerah tersebut.</p>"Kendala pasti ada terutama dari beberapa pihak yang kami temui, para stakeholder itu memiliki visi misi yang sama tetapi ketika berembuk di satu meja yang sama mereka memiliki pandangan yang berbeda.</p>Kendala lainnya mungkin di karang taruna karena visi misi kita di awal datang kesini ketemu dengan generasi muda yang sama dengan kami dan bersinergi untuk memajukan pariwisata di sekitaran Danau Toba, ternyata tidak.</p>Seharusnya stakeholder bisa membantu untuk membuat dusun kreatif untuk mewadahi anak muda. Disini belum nampak siapa-siapa saja yang menjadi tokoh pelaku wisata meski sebenarnya ada namun mungkin tidak ada wadahnya seperti itu", pungkasnya. (Des)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4052_FPS-Poltekpar---Kelurahan-Pardede-Onan-Memiliki-Potensi-Wisata-Budaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282272/fps-poltekpar-kelurahan-pardede-onan-memiliki-potensi-wisata-budaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Buka Pelatihan TP PKK Kecamatan 2026 : Wujudkan Kader yang Profesional dan Inovatif]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Guna memperkuat peran dan kinerja kader di lapangan, Pemerintah Kabupaten Asahan bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupat]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , Guna memperkuat peran dan kinerja kader di lapangan, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> bersama Tim Penggerak (TP) PKK Kabupaten menggelar <a href="https://www.sumut24.co/tag/pelatihan/" target="_blank">Pelatihan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kecamatan Tahun 2026. Kegiatan ini secara resmi dibuka pada Rabu, 13 Mei 2026 sekitar pukul 09.00 Wib di Aula Hotel Antariksa Kisaran.</p>Pembukaan dilakukan oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, yang dalam kesempatan tersebut diwakili oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD), Darwinsyah Lubis, S.STP.</p>Turut hadir menyemarakkan kegiatan ini Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ny. Yusnila Indriati Taufik, jajaran pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten, narasumber dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Provinsi Sumatera Utara yaitu Drs. Ruhyat selaku Staf Ahli II, serta seluruh peserta yang merupakan pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> dari berbagai kecamatan se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Dalam sambutannya, Ny. Yusnila Indriati Taufik menegaskan bahwa pelatihan ini memiliki peran strategis untuk meningkatkan kapasitas kader agar semakin adaptif, kreatif, dan profesional dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK. Menurutnya, pemahaman dan keterampilan yang mumpuni menjadi modal utama agar setiap program kerja dapat berjalan efektif di wilayah masing-masing.</p>"Tertib administrasi menjadi kunci utama kredibilitas gerakan PKK. Oleh karena itu, kita perlu memastikan seluruh kegiatan dan data organisasi tersusun dengan rapi dan seragam,&quot; ujarnya.</p>Ia juga mengajak para pengurus untuk tidak hanya berjalan di tempat, melainkan terus berinovasi dengan menggali potensi khas yang ada di setiap kecamatan. Selain itu, sinergi dan koordinasi yang kuat dengan kader di tingkat desa hingga dasawisma terus diperkuat sebagai landasan data dan pelaksanaan program yang tepat sasaran.</p>Sementara itu, dalam sambutannya yang disampaikan oleh Darwinsyah Lubis, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan ini dengan sungguh-sungguh. Ia mengajak para peserta untuk memanfaatkan kesempatan ini guna berdiskusi, bertanya, dan berbagi pengalaman melalui sesi berbagi pengetahuan.</p>&quot;Kegiatan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan, kemampuan, motivasi, dan keterampilan kita semua, terutama dalam hal tertib administrasi mulai dari tingkat desa hingga kecamatan. Jangan lupa pula untuk memanfaatkan kemajuan teknologi informasi agar pengelolaan data dan administrasi PKK menjadi lebih baik, efektif, dan seragam,&quot; tambahnya.</p>Lebih lanjut, kegiatan ini juga menjadi ajang silaturahmi antar kader untuk saling bertukar pengalaman dan mempererat kerja sama. Kepada narasumber, diharapkan materi yang disampaikan dapat disusun dengan metode yang praktis dan mudah dipahami oleh seluruh peserta.</p>Acara yang berlangsung dengan penuh semangat ini berakhir sekitar pukul 11.48 Wib dalam keadaan lancar dan sukses. Diharapkan, hasil dari pelatihan ini dapat membawa perubahan positif dan kemajuan bagi gerakan PKK di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> ke depannya. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1862_Bupati-Asahan-Buka-Pelatihan-TP-PKK-Kecamatan-2026---Wujudkan-Kader-yang-Profesional-dan-Inovatif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282271/bupati-asahan-buka-pelatihan-tp-pkk-kecamatan-2026-wujudkan-kader-yang-profesional-dan-inovatif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Laksamana Putra Mulai Bergerak, Incar Kursi Sekda Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 15:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Laksamana Putra Mulai Bergerak, Incar Kursi Sekda Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Sumut24.coNama Laksamana Putra Siregar mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda) ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan | Sumut24.co</p><br>Nama <a href="https://www.sumut24.co/tag/laksaman/" target="_blank">Laksaman</a>a Putra Siregar mulai ramai diperbincangkan sebagai salah satu kandidat kuat calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan menyusul akan berakhirnya masa jabatan Wiriya Alrahman yang dikabarkan segera memasuki masa pensiun.</p><br>Saat ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/laksaman/" target="_blank">Laksaman</a>a Putra menjabat sebagai Asisten Umum Setda Kota Medan dan juga dipercaya sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan. Posisi tersebut dinilai semakin menguatkan peluangnya dalam bursa calon sekda.</p><br>Di kalangan birokrasi Pemko Medan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/laksaman/" target="_blank">Laksaman</a>a Putra disebut-sebut mulai memasang ancang-ancang untuk mencuri perhatian Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap.Namun demikian, penentuan jabatan Sekda tetap menjadi hak prerogatif wali kota.</p>Karier birokrasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/laksaman/" target="_blank">Laksaman</a>a Putra terbilang cukup panjang di lingkungan Pemerintah Kota Medan. Ia pernah menduduki sejumlah jabatan strategis, mulai dari Kepala Dinas Pendidikan Kota Medan, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Medan, hingga kini menjabat Asisten Umum Setda Kota Medan.</p><br>Penunjukannya sebagai Plt Kadisdikbud Kota Medan juga dinilai menjadi sinyal masih besarnya kepercayaan pimpinan daerah terhadap dirinya dalam menangani sektor strategis pemerintahan.</p><br>Meski begitu, perjalanan menuju kursi Sekda Medan dipastikan tidak akan mudah. Sejumlah nama pejabat eselon II lainnya juga dikabarkan mulai masuk dalam radar bursa calon sekda.</p><br>Lalu bagaimana sebenarnya rekam jejak dan kinerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/laksaman/" target="_blank">Laksaman</a>a Putra selama menduduki sejumlah jabatan penting di Pemko Medan? Tunggu ulasan berikutnya.</p><br>Hingga berita ini diturunkan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/laksaman/" target="_blank">Laksaman</a>a Putra belum memberikan tanggapan terkait namanya yang mulai ramai disebut dalam bursa calon Sekda Medan. /</p><br>Redaksi Antogenk</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9121_Laksamana-Putra-Mulai-Bergerak--Incat-Kursi-Sekda-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282270/laksamana-putra-mulai-bergerak-incar-kursi-sekda-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 14:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas]]></title>
            <description><![CDATA[Danrem 023/KS Tegas Kawal SPPG Losung Batu, Makanan Bergizi untuk Siswa Jadi Prioritas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korem 023/Kawal Samudera resmi meluncurkan Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kelurahan Losung Batu, Kota Padangsidimpuan, Selasa (11/5/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peresmian ditandai dengan prosesi pengguntingan pita sebagai simbol dimulainya operasional dapur pelayanan gizi yang akan mendukung program makan bergizi bagi para pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut menjadi bagian dari dukungan terhadap kebijakan nasional yang digagas Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam meningkatkan kualitas kesehatan dan gizi anak-anak menuju Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Danrem 023/KS, Iwan Budiarso, menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pengawasan secara berkala terhadap seluruh dapur SPPG agar tetap berjalan sesuai standar yang telah ditetapkan pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pengawasan ketat dilakukan mulai dari pemilihan bahan makanan, proses pengolahan, hingga tahap akhir sebelum makanan didistribusikan ke sekolah-sekolah penerima manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami ingin memastikan seluruh dapur SPPG tidak mengabaikan spesifikasi dan standar yang sudah ditetapkan. Semua proses dilakukan secara berlapis agar makanan yang diterima siswa benar-benar berkualitas dan bergizi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan bahwa keberadaan dapur SPPG tidak hanya bertujuan meningkatkan kualitas gizi anak sekolah, tetapi juga diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui pemberdayaan tenaga kerja dan penggunaan bahan pangan dari wilayah sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Danrem turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Padangsidimpuan serta jajaran kepolisian yang dinilai aktif mendukung jalannya program pemerintah pusat tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain program makan bergizi, Danrem menyebut pemerintah juga terus menghadirkan berbagai program pembangunan lainnya, seperti pembangunan jembatan dan pembuatan sumur bor guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia pun menegaskan pentingnya peran Babinsa sebagai ujung tombak di lapangan dalam mengawal seluruh program pemerintah agar tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Wali Kota Padangsidimpuan, Letnan Dalimunthe, menyampaikan dukungannya terhadap percepatan program SPPG di wilayahnya. Ia mengatakan saat ini sudah terdapat 14 dapur aktif dan jumlah tersebut akan terus bertambah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Pemerintah Kota Padangsidimpuan akan terus berkoordinasi dengan pihak SPPG agar distribusi makanan bergizi dapat menjangkau seluruh masyarakat hingga wilayah terluar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Program ini sangat luar biasa karena manfaatnya langsung dirasakan masyarakat, khususnya para siswa. Kami akan terus melakukan pendataan agar seluruh anak sekolah mendapatkan akses makanan bergizi secara merata,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota juga menekankan pentingnya pengawasan terhadap pengelolaan dapur SPPG demi mencegah terjadinya persoalan yang dapat merugikan penerima manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia memastikan pemerintah daerah siap melakukan evaluasi dan investigasi apabila ditemukan dapur yang tidak memenuhi standar pelayanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita ingin dapurnya bagus, pengelolaannya baik, dan hasil makanannya juga berkualitas. Karena itu, seluruh pihak harus ikut mengawasi agar program ini berjalan optimal,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara launching SPPG Losung Batu turut dihadiri unsur Forkopimda dan tokoh masyarakat, di antaranya Dandim 0212/TS, Kapolres Padangsidimpuan, anggota DPRD Kota Padangsidimpuan, Lurah Losung Batu, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para pekerja SPPG Kelurahan Losung Batu.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9534_Danrem-023-KS-Tegas-Kawal-SPPG-Losung-Batu--Makanan-Bergizi-untuk-Siswa-Jadi-Prioritas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282269/danrem-023ks-tegas-kawal-sppg-losung-batu-makanan-bergizi-untuk-siswa-jadi-prioritas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Izin Undian Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 14:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Izin Undian Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak]]></title>
            <description><![CDATA[Izin Gebyar Pajak Bapenda Sumut Dipertanyakan, Jangan Bohongi Masyarakat Pembayar Pajak]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p><br>MEDAN&mdash; Izin pelaksanaan program "Gebyar Pajak" yang digelar Badan Pendapatan Daerah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a>) Sumatera Utara masih dipertanyakan. Pasalnya, izin undian hingga kini dari Kementerian Sosial Republik Indonesia belum diterbitkan.<br>Direktur Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi), Otty S. Batubara, menilai kegiatan tersebut belum memiliki dasar perizinan yang jelas. "Sampai saat ini, kami menduga izin dari Kemensos RI belum keluar, sehingga pelaksanaan kegiatan ini patut dipertanyakan," ujarnya, Rabu (13/5/2026).</p><p>Otty meminta Badan Pendapatan Daerah Sumatera Utara untuk bersikap transparan kepada publik terkait legalitas program tersebut. Ia juga mengingatkan agar tidak ada informasi yang menyesatkan masyarakat dan membohongi masyarakat pembayar pajak.</p><p>Menurut dia, setiap kegiatan yang melibatkan penghimpunan dana atau pemberian hadiah kepada masyarakat harus memenuhi ketentuan perizinan yang berlaku. Hal ini penting untuk menjaga kepercayaan publik serta memastikan tidak terjadi pelanggaran aturan.<br>Sementara itu, hingga berita ini diturunkan, pihak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut belum memberikan keterangan resmi terkait status perizinan program "Gebyar Pajak" tersebut.red<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_8449_Izin-Gebyar-Pajak-Bapenda-Sumut-Dipertanyakan--Jangan-Bohongi-Masyarakat-Pembayar-Pajak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282268/izin-undian-gebyar-pajak-bapenda-sumut-dipertanyakan-jangan-bohongi-masyarakat-pembayar-pajak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inalum Dorong Jurnalisme Berkualitas Lewat Kompetisi IN-Journal</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 13:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inalum Dorong Jurnalisme Berkualitas Lewat Kompetisi IN-Journal]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus membangun hubungan kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (<a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>) terus membangun hubungan kolaboratif dengan insan media melalui penyelenggaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> Journalistic (IN-Journal) Chapter I.</p>Program ini menjadi ruang pengembangan kreativitas, kompetensi, dan budaya jurnalistik bagi insan pers di Sumatera Utara melalui karya tulis berkualitas, berbasis fakta, informatif, inspiratif, dan memiliki nilai komunikasi yang kuat terhadap isu strategis perusahaan serta keberlanjutan masyarakat.</p>Corporate Secretary <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>, Mahyaruddin Ende mengatakan, IN-Journal hadir sebagai wadah sinergi antara perusahaan dan media dalam menghadirkan narasi konstruktif mengenai industri, energi bersih, dan keberlanjutan berbasis data.</p>Program ini juga menjadi sarana untuk menampung minat dan bakat para jurnalis di Sumatera Utara dalam menghasilkan karya jurnalistik yang lebih mendalam dan berdampak.</p>"Melalui IN-Journal, kami ingin mendorong lahirnya karya jurnalistik yang tidak hanya informatif, tetapi juga mampu menghadirkan perspektif yang lebih luas mengenai isu keberlanjutan, energi bersih, dan dampak sosial industri bagi masyarakat. Kami percaya media memiliki peran penting dalam membangun pemahaman publik yang objektif, edukatif, dan inspiratif,"kata Ende, Rabu (13/5/2026) diterima Sumut24.co.</p>Pada penyelenggaraan perdana, IN-Journal Chapter 1 digelar tanggal 10&ndash;30 April 2026 dengan mengusung tema "PROPER INALUM: Dari Energi Bersih Hingga Inovasi Sosial" serta subtema "Sinergi Keberlanjutan: Menghadirkan Energi Bersih, Inovasi Industri, dan Dampak Sosial yang Bernilai bagi Indonesia."</p>Tema tersebut mendorong para peserta menghadirkan karya jurnalistik yang mengangkat implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG), energi bersih, inovasi industri, hingga kontribusi sosial perusahaan dalam pembangunan berkelanjutan.<br>Beragam karya yang masuk dinilai berdasarkan kualitas ide dan orisinalitas, nilai berita, kedalaman riset dan akurasi, struktur penulisan, gaya bahasa, hingga penerapan prinsip cover both side.</p>Proses penjurian dilakukan jurnalis senior nasional dengan metode blind document atau tanpa mencantumkan nama penulis guna menjaga objektivitas dan netralitas penilaian.<br>"Melalui kegiatan ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> berharap budaya literasi dan jurnalistik berkualitas terus tumbuh serta menjadi bagian penting dalam penguatan komunikasi yang edukatif dan berdampak positif bagi masyarakat,"tutup Ende.</p>Adapun para pemenang IN-Journal Chapter I adalah:<br>Juara I: Suri Kartika Dewi &ndash; Timenews.co.id, "Mahakarya di Tanah Asahan: Menenun Emas dari Energi Bersih dan Kepedulian Sosial"</p>Juara II: Agusdiansyah Hasibuan &ndash; Waspada.id, "PROPER Emas dan Hijau <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> untuk Sumut yang Bermasa Depan"<br>Juara III: Doni Hermawan &ndash; IDN Times Sumut, "Jejak di Balik PROPER, Menilik Strategi Keberlanjutan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>"<br>Juara Harapan I: Ismanto Panjaitan &ndash; Medan Merdeka, "Kemilau Aluminium di Tepian Sungai Asahan"<br>Juara Harapan II: Sapriadi &ndash; Harian Waspada, "<a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>, Untuk Saat Ini dan Mendatang".</p>Sebagai bentuk keberlanjutan program, <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> juga akan segera menghadirkan IN-Journal Chapter II yang akan mengangkat tema konservasi dan lingkungan. Tema tersebut diharapkan mampu melahirkan karya jurnalistik yang lebih mendalam mengenai pelestarian lingkungan, keanekaragaman hayati, hingga upaya keberlanjutan industri dalam menjaga keseimbangan ekosistem.</p>Kepala Departemen Manajemen Komunikasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>, Utrich Farzah menjelakan, tema pada Chapter II lebih fokus pada isu lingkungan, konservasi, dan keberlanjutan yang menjadi tantangan bersama, khususnya di Sumatera Utara dan Indonesia.</p>"Chapter berikutnya akan banyak berbicara tentang hubungan manusia, industri, dan alam. Kami ingin menghadirkan karya jurnalistik yang mampu melihat isu lingkungan bukan hanya sebagai tantangan, tetapi juga sebagai cerita tentang harapan, keberlanjutan, dan masa depan,"ucapnya.</p>Utrich, <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> terus mendorong peningkatan kualitas dan kapasitas insan jurnalis melalui berbagai ruang kolaboratif, salah satunya lewat kompetisi jurnalistik seperti IN-Journal.</p>"Kita berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang apresiasi karya, tetapi juga memperkuat komunikasi positif dan konstruktif antara perusahaan, media, dan masyarakat,"tutupnya.(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9555_Inalum-Dorong-Jurnalisme-Berkualitas-Lewat-Kompetisi-IN-Journal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282267/inalum-dorong-jurnalisme-berkualitas-lewat-kompetisi-injournal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Sakkamadeha Kembangkan Tenun Ulos Sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif Berkelanjutan</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 13:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Dukung Sakkamadeha Kembangkan Tenun Ulos Sebagai Kekuatan Ekonomi Kreatif Berkelanjutan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukunga]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> Regional <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a> terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya lokal melalui dukungannya terhadap pelaku UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah), salah satunya <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> Gallery and Workshop yang berlokasi di Desa Lumban Suhi Suhi Toruan, Kecamatan Pangururan, Kabupaten Samosir. Melalui pemberdayaan penenun lokal dan pengembangan produk berbasis kain ulos, <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> menjadi contoh bagaimana warisan budaya dapat berkembang menjadi kekuatan ekonomi kreatif yang berkelanjutan.</p>Nama <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a>, yang dalam bahasa Batak berarti &quot;Pohon Kehidupan&quot;, menjadi filosofi utama usaha ini. Bagi Stella Florensia Hutajulu dan timnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> bukan sekadar galeri tenun, tetapi harapan agar budaya lokal tetap hidup dan mampu memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.</p>Sejak menjadi mitra binaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> Regional <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a> pada tahun 2020, <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> terus berkembang dan kini memberdayakan sekitar 70 penenun lokal. Para penenun tersebut berasal dari berbagai latar belakang, mulai dari ibu rumah tangga, anak muda, hingga perajin tenun dari luar daerah.</p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> Regional <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a>, Fahrougi Andriani Sumampouw, Rabu (13/5/2026) mengatakan bahwa dukungan terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong UMKM berbasis budaya lokal agar mampu tumbuh secara berkelanjutan.<br>&quot;Melalui rumah produksi di Samosir, <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> telah memberdayakan kurang lebih 70 penenun lokal untuk menghasilkan produk berkualitas tinggi dengan nilai ekonomi berkelanjutan. Ini sejalan dengan komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> dalam mendukung dan memajukan UMKM berbasis kearifan lokal,&quot; ujar Fahrougi.</p>Di galeri sederhana yang berada tidak jauh dari kawasan Danau Toba tersebut, kain ulos tidak hanya dipasarkan dalam bentuk tradisional. <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> juga menghadirkan berbagai produk siap pakai seperti pakaian kasual, kemeja, hingga aksesori yang dirancang agar lebih dekat dengan generasi muda.</p>&quot;Di galeri ini, kami tidak hanya menjual kain tenun tetapi juga mengolahnya menjadi produk siap pakai seperti pakaian kasual. Hal ini membuat ulos lebih fleksibel digunakan sehari-hari, terutama bagi generasi muda,&quot; kata Stella.</p>Saat ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> memiliki tiga unit usaha utama, yaitu sentra produksi tenun, galeri penjualan produk, dan rumah jahit. Harga produknya pun beragam, mulai dari kain tenun seharga Rp300 ribu hingga Rp2 jutaan, serta produk jadi seperti kaos mulai Rp50 ribu dan kemeja hingga Rp500 ribu.</p>Dalam memperluas pasar, <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> mengandalkan promosi dari mulut ke mulut serta aktif memanfaatkan media sosial melalui Instagram dan Facebook @<a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a>. Mereka juga rutin melakukan siaran langsung untuk memperkenalkan produk kepada pelanggan yang lebih luas.</p>Tak hanya itu, dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> juga diwujudkan melalui keterlibatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a> dalam berbagai pameran dan event berskala nasional, seperti F1 Powerboat atau F1H2O di Danau Toba. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperluas akses pasar sekaligus memperkenalkan produk budaya lokal ke panggung yang lebih luas.</p>Bagi Stella, dukungan tersebut menjadi dorongan penting bagi keberlanjutan usaha yang dirintisnya bersama para penenun lokal.</p>&quot;Saya mengucapkan terima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> Regional <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a> yang terus mendukung usaha kecil seperti kami. Harapannya, ke depan kami bisa terus berkembang dan membawa produk lokal ini semakin dikenal, tidak hanya di Sumatera Utara tetapi juga hingga ke pasar global,&quot; tutupnya.</p>Melalui dukungan terhadap UMKM seperti <a href="https://www.sumut24.co/tag/sakkamadeha/" target="_blank">Sakkamadeha</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> Regional <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a> terus mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif berbasis budaya sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) poin 8, yaitu pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7633_Pertamina-Patra-Niaga-Regional-Sumbagut-Dukung-Sakkamadeha-Kembangkan-Tenun-Ulos-Sebagai-Kekuatan-Ekonomi-Kreatif-Berkelanjutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282266/pertamina-patra-niaga-regional-sumbagut-dukung-sakkamadeha-kembangkan-tenun-ulos-sebagai-kekuatan-ekonomi-kreatif-berkelanjutan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cahaya Listrik PLN Membawa Bahagia Dan Akhiri Penantian Panjang Warga Dusun Untemungkur</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 13:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cahaya Listrik PLN Membawa Bahagia Dan Akhiri Penantian Panjang Warga Dusun Untemungkur]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TAPANULI TENGAH, Penantian panjang masyarakat Dusun Untemungkur, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah,]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TAPANULI TENGAH, Penantian panjang masyarakat Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a>, Desa Satahi Nauli, Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, akhirnya berbuah terang. Setelah puluhan tahun hidup dengan keterbatasan akses kelistrikan, warga kini dapat menikmati aliran listrik <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> yang resmi menyala melalui Program <a href="https://www.sumut24.co/tag/listrik/" target="_blank">Listrik</a> Desa atau Lisdes.</p>Penyalaan listrik tersebut diresmikan langsung oleh Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, S.H., M.H., bersama Manager PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Sibolga, Bachtiar, pada Kamis lalu 7 Mei 2026. Momen ini menjadi sejarah baru bagi masyarakat Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a> yang selama bertahun-tahun menanti hadirnya listrik andal di wilayah mereka.</p>Selama ini, tantangan utama untuk menjangkau Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a> adalah akses menuju lokasi. Warga setempat sebelumnya hanya dapat mencapai dusun tersebut melalui jalur perahu. Kondisi ini menjadi salah satu tantangan dalam percepatan pembangunan infrastruktur, termasuk jaringan kelistrikan.</p>Namun, dalam beberapa bulan terakhir, akses jalan menuju Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a> mulai terbuka. Terbukanya akses tersebut menjadi faktor penting yang memudahkan mobilisasi material, peralatan, dan petugas <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam membangun jaringan listrik hingga ke wilayah tersebut.</p>Sebelum jaringan listrik permanen hadir, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> juga telah memberikan bantuan layanan listrik berbasis energi surya melalui program SuperSUN. Bantuan tersebut menjadi solusi awal untuk memenuhi kebutuhan penerangan dasar masyarakat, sembari menunggu kesiapan pembangunan jaringan listrik <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> secara menyeluruh.</p>Bagi warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a>, listrik bukan sekadar penerangan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/listrik/" target="_blank">Listrik</a> menjadi harapan baru untuk meningkatkan kualitas hidup, mendukung aktivitas belajar anak-anak, memperkuat produktivitas keluarga, serta membuka peluang ekonomi desa agar dapat tumbuh lebih baik.</p>Suasana haru menyelimuti warga saat lampu mulai menyala di rumah-rumah mereka. <a href="https://www.sumut24.co/tag/masyarakat/" target="_blank">Masyarakat</a> yang selama ini mengandalkan penerangan seadanya kini dapat merasakan manfaat listrik secara langsung.</p>&quot;Selama 80 tahun kami belum pernah merasakan listrik. Baru kali ini Bupati Tapanuli Tengah datang langsung melihat kondisi kami di pelosok,&quot; ujar salah seorang tokoh masyarakat, Saroha Hutagalung, dengan penuh haru.</p>Bupati Tapanuli Tengah, Masinton Pasaribu, menyampaikan apresiasi kepada Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto serta <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UP3 Sibolga atas dukungan dan kerja sama dalam menghadirkan listrik bagi masyarakat Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a>. Menurutnya, penyalaan listrik ini menjadi awal baru bagi masyarakat untuk bergerak menuju kehidupan yang lebih baik.</p>&quot;Ini menjadi awal baru bagi masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a>. Semoga listrik ini menjadi cahaya menuju kehidupan yang lebih baik, mendukung pendidikan anak-anak, dan menggerakkan ekonomi desa,&quot; ujar Masinton.</p>Sementara itu, Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UP3 Sibolga, Bachtiar, menjelaskan bahwa pembangunan jaringan listrik di wilayah tersebut merupakan bagian dari Program Pemerintah Pusat melalui Anggaran Belanja Tambahan Tahun 2025. Di Kabupaten Tapanuli Tengah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 14,14 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 11 kilometer sirkuit (kms), serta 5 unit gardu distribusi dengan total kapasitas 300 kilovolt ampere (kVA).</p>Bachtiar menyampaikan, keberhasilan penyalaan listrik di Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a> tidak terlepas dari dukungan pemerintah daerah, masyarakat, serta seluruh insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> yang bekerja di lapangan. Terbukanya akses jalan dalam beberapa bulan terakhir turut mempercepat proses pembangunan jaringan, sehingga listrik <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dapat segera dinikmati masyarakat.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> berkomitmen menghadirkan energi listrik yang berkeadilan bagi seluruh masyarakat. Penyalaan listrik di Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a> ini bukan hanya keberhasilan pembangunan infrastruktur, tetapi juga wujud nyata kehadiran negara bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; ujar Bachtiar.</p>Program Lisdes menjadi salah satu upaya strategis pemerintah bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> untuk mempercepat pemerataan akses listrik, khususnya di wilayah yang belum menikmati layanan kelistrikan secara optimal. Melalui program ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> terus memperluas pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan agar manfaat listrik dapat dirasakan oleh masyarakat hingga ke daerah terpencil.</p>Kini, cahaya lampu di rumah-rumah warga Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a> menjadi tanda dimulainya babak baru kehidupan. Anak-anak dapat belajar dengan lebih nyaman, aktivitas keluarga menjadi lebih produktif, dan masyarakat memiliki harapan baru untuk mendorong kemajuan desa.</p>Setelah puluhan tahun menanti, Dusun <a href="https://www.sumut24.co/tag/untemungkur/" target="_blank">Untemungkur</a> tidak lagi hidup dalam gelap. Terang listrik <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> kini hadir membawa harapan, semangat, dan keyakinan bahwa masa depan yang lebih baik telah dimulai. (C04)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1592_Cahaya-Listrik-PLN-Membawa-Bahagia-Dan-Akhiri-Penantian-Panjang-Warga-Dusun-Untemungkur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282265/cahaya-listrik-pln-membawa-bahagia-dan-akhiri-penantian-panjang-warga-dusun-untemungkur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Wali Kota Tanjungbalai Dorong Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih</guid>
            <pubDate>Wed, 13 May 2026 13:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Wali Kota Tanjungbalai Dorong Percepatan Pembangunan Gerai Koperasi Merah Putih]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI , Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan fisik gerai]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI , <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Muhammad Fadly Abdina, memimpin rapat koordinasi percepatan pembangunan fisik gerai dan pergudangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> Desa/Kelurahan Merah <a href="https://www.sumut24.co/tag/putih/" target="_blank">Putih</a> (KDMP/KKMP), Selasa (12/5/2026).</p>Rapat yang berlangsung di ruang kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Wali Kota itu dihadiri Kepala Dinas Ketenagakerjaan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> dan UMKM Agus Salim, jajaran Kodim 0208/Asahan, serta para camat se-Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> menargetkan percepatan pembangunan gerai dan pergudangan koperasi sebagai bagian dari penguatan ekonomi masyarakat berbasis desa dan kelurahan.</p>Fadly mengatakan, program tersebut merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 tentang percepatan pembangunan fisik gerai, pergudangan, dan kelengkapan KDMP/KKMP.</p>&quot;Sinergi seluruh pihak sangat dibutuhkan agar pembangunan berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran,&quot; kata Fadly dalam rapat tersebut.</p>Berdasarkan data Dinas Ketenagakerjaan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/koperasi/" target="_blank">Koperasi</a> dan UMKM, sebanyak 31 koperasi desa dan kelurahan di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> telah memiliki akta notaris dan badan hukum.</p>Dari jumlah itu, delapan lokasi pembangunan gerai KKMP sedang dalam tahap pengerjaan. Lokasi pembangunan tersebar di Kecamatan Datuk Bandar, Datuk Bandar Timur, Sei Tualang Raso, dan Teluk Nibung.</p>Dalam rapat itu juga dibahas sejumlah kendala di lapangan, di antaranya kebutuhan biaya pematangan lahan (cut and fill), pengadaan lahan strategis, serta perlunya koordinasi lintas instansi dalam mendukung program tersebut.</p>Menurut Fadly, pemerintah daerah berkomitmen menyiapkan dukungan lahan, mempermudah proses perizinan, serta membantu penganggaran sesuai kewenangan pemerintah daerah.</p>Ia juga meminta camat bersama aparat keamanan dan Koramil mendata potensi ekonomi lokal untuk mendukung penyusunan rencana bisnis koperasi di masing-masing wilayah.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7812_Wakil-Wali-Kota-Tanjungbalai-Dorong-Percepatan-Pembangunan-Gerai-Koperasi-Merah-Putih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282264/wakil-wali-kota-tanjungbalai-dorong-percepatan-pembangunan-gerai-koperasi-merah-putih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>