<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 27 Jul 2026 18:21:24 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 17:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau]]></title>
            <description><![CDATA[Kejati Kalbar Lakukan Pemeriksaan Internal Terkait Dugaan Keterlibatan Pegawai Kejari Sekadau]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Pontianak &ndash; Kejaksaan Tinggi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a>) Kalimantan Barat menegaskan komitmennya dalam menindaklanjuti setiap informasi yang berkembang di masyarakat terkait dugaan keterlibatan oknum pegawai Kejaksaan Negeri (Kejari) Sekadau dalam peristiwa yang diberitakan sebagai dugaan perampasan logam yang diduga emas di Kabupaten Sekadau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum), I Wayan Gedin Arianta, SH., MH., Kepala <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a> Kalbar Dr. Emilwan Ridwan menyampaikan bahwa pihaknya telah mengambil langkah cepat dengan memerintahkan Bidang Pengawasan melakukan pemeriksaan internal terhadap pegawai yang disebut dalam pemberitaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pimpinan memberikan perhatian serius terhadap informasi yang beredar di media maupun di tengah masyarakat. Untuk memastikan fakta yang sebenarnya, Tim Pengawasan Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat hari ini telah memanggil dan melakukan pemeriksaan internal terhadap pegawai yang diduga terkait," ujar I Wayan Gedin Arianta dalam keterangan tertulis, Senin (27/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemeriksaan tersebut bertujuan memperoleh gambaran yang utuh dan objektif berdasarkan fakta serta ketentuan yang berlaku. Ia menegaskan, mekanisme pemeriksaan internal merupakan bagian dari sistem pengawasan di lingkungan Kejaksaan Republik Indonesia sebagai bentuk akuntabilitas institusi dan komitmen menjaga integritas aparatur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasi Penkum menambahkan, proses pemeriksaan saat ini masih berlangsung. Oleh karena itu, seluruh pihak diminta menghormati tahapan yang sedang berjalan dan tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum seluruh fakta diperoleh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengedepankan asas praduga tak bersalah. Setiap informasi akan diverifikasi secara profesional, objektif, dan transparan. Apabila nantinya ditemukan adanya pelanggaran, tentu akan ditindaklanjuti sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan maupun aturan disiplin yang berlaku di lingkungan Kejaksaan," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum terverifikasi serta memberikan ruang kepada aparat penegak hukum dan tim pengawasan untuk bekerja secara independen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a> Kalimantan Barat menegaskan komitmennya menjaga kepercayaan publik melalui penegakan disiplin internal yang profesional dan akuntabel. Hasil pemeriksaan nantinya akan menjadi dasar bagi pimpinan dalam menentukan langkah selanjutnya sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a> Kalbar menegaskan tidak akan mentoleransi setiap bentuk penyimpangan apabila terbukti terjadi, sekaligus memastikan seluruh proses dilakukan secara profesional, proporsional, dan berlandaskan prinsip penegakan hukum yang berkeadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Rilis/<a href="https://www.sumut24.co/tag/kejati/" target="_blank">Kejati</a> Kalbar)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2825_Kejati-Kalbar-Lakukan-Pemeriksaan-Internal-Terkait-Dugaan-Keterlibatan-Pegawai-Kejari-Sekadau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284721/kejati-kalbar-lakukan-pemeriksaan-internal-terkait-dugaan-keterlibatan-pegawai-kejari-sekadau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sambut Silaturahmi Pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Syekh H. Mustafa B.S. Rokan, Ini Kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sambut Silaturahmi Pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Syekh H. Mustafa B.S. Rokan, Ini Kata Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani]]></title>
            <description><![CDATA[Asahan sumut24.co Kapolres Asahan AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus Pondok Pesantren Tuan Guru Sy]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> AKBP Revi Nurvelani SH SIK MH menerima kunjungan silaturahmi dari pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/pondok/" target="_blank">Pondok</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pesantren/" target="_blank">Pesantren</a> Tuan Guru Syekh H. Mustafa B.S. Rokan di Mapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kunjungan tersebut berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sebagai upaya mempererat hubungan serta menjalin sinergi antara Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dengan tokoh agama dan lembaga pendidikan keagamaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pada kesempatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> menyampaikan apresiasi atas kunjungan silaturahmi yang dilakukan. Menurutnya, komunikasi dan kerja sama yang baik dengan para ulama, tokoh agama, serta pengurus pondok pesantren merupakan bagian penting dalam menciptakan situasi kamtibmas yang aman, damai, dan kondusif di wilayah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Selain mempererat tali silaturahmi, pertemuan tersebut juga menjadi wadah untuk bertukar informasi dan memperkuat komitmen bersama dalam membangun kerukunan, meningkatkan kepedulian terhadap keamanan lingkungan, serta menanamkan nilai-nilai kebangsaan dan toleransi di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berharap sinergi yang telah terjalin dapat terus ditingkatkan sehingga Polri bersama para tokoh agama dapat berkolaborasi dalam menjaga persatuan, memperkuat ukhuwah, dan mewujudkan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang aman, nyaman, serta kondusif bagi seluruh masyarakat.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1013_Sambut-Silaturahmi-Pengurus-Pondok-Pesantren-Tuan-Guru-Syekh-H--Mustafa-B-S--Rokan--Ini-Kata-Kapolres-Asahan-AKBP-Revi-Nurvelani.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284720/sambut-silaturahmi-pengurus-pondok-pesantren-tuan-guru-syekh-h-mustafa-bs-rokan-ini-kata-kapolres-asahan-akbp-revi-nurvelani/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Pria Ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan di jl. Penggalang Kisaran</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Pria Ditangkap Satres Narkoba Polres Asahan di jl. Penggalang Kisaran]]></title>
            <description><![CDATA[Asahan sumut24.co Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pri]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Asahan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br></p>Satuan Reserse Narkoba Polres Asahan kembali mengungkap kasus peredaran narkotika di wilayah hukumnya. Kali ini, dua pria berhasil diamankan dalam penggerebekan sebuah rumah di Jalan Penggalang, Kelurahan Tebing Kisaran, Kecamatan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, (15/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan berawal dari informasi masyarakat yang menyebutkan adanya aktivitas transaksi narkotika di lokasi tersebut. Menindaklanjuti laporan itu, Unit 2 Opsnal Satres Narkoba Polres Asahan langsung melakukan penyelidikan dan pemantauan di sekitar lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas melihat target yang berada di dalam rumah. Tim kemudian melakukan penggerebekan dan berhasil mengamankan dua pria yang diketahui berinisial S (60) dan SA (49).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penggeledahan yang dilakukan dengan disaksikan kepala lingkungan setempat, petugas menemukan barang bukti yang sempat dibuang ke tanah berupa tujuh bungkus plastik klip kecil berisi diduga narkotika jenis sabu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil interogasi awal, salah seorang tersangka mengakui bahwa sebagian barang bukti yang dibuang merupakan miliknya yang baru dibeli dari tersangka lainnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reserse Narkoba Polres Asahan, AKP Gunawan Effendi, S.H., mengatakan "Kami akan terus melakukan pengembangan terhadap jaringan para pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami juga mengajak masyarakat agar tidak ragu memberikan informasi apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya. Identitas pelapor akan kami lindungi," tegasnya.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5142_Dua-Pria-Ditangkap-Satres-Narkoba-Polres-Asahan-di-jl--Penggalang-Kisaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/284719/dua-pria-ditangkap-satres-narkoba-polres-asahan-di-jl-penggalang-kisaran/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satres Narkoba Polres Asahan Musnahkan 8,7 Kg Sabu dan 772 Vape Etomidate, Selamatkan 19.600 Jiwa</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satres Narkoba Polres Asahan Musnahkan 8,7 Kg Sabu dan 772 Vape Etomidate, Selamatkan 19.600 Jiwa]]></title>
            <description><![CDATA[Asahan sumut24.co Komitmen Satres Narkoba Polres Asahan dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/satres/" target="_blank">Satres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam memberantas peredaran narkotika kembali dibuktikan melalui pemusnahan barang bukti hasil pengungkapan kasus besar narkotika. Sebanyak 8.715,42 gram sabu dan 772 cartridge vape yang diduga mengandung narkotika jenis Etomidate dimusnahkan di Mapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rabu (22/7/2026) kemaren.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Proses pemusnahan dilakukan menggunakan mobil insinerator milik BNN Provinsi Sumatera Utara, yakni kendaraan khusus yang dilengkapi tungku pembakaran berteknologi tinggi sehingga seluruh barang bukti dapat dimusnahkan secara aman dan sesuai prosedur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Sebelum dimusnahkan, seluruh barang bukti terlebih dahulu diperiksa dan dipastikan keasliannya oleh Tim dari Labfor Polda Sumut di hadapan para pihak yang hadir, sebagai bentuk transparansi dalam proses penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Barang bukti tersebut merupakan hasil pengungkapan kasus yang dilakukan <a href="https://www.sumut24.co/tag/satres/" target="_blank">Satres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> pada 8 Juni 2026, sebagaimana tercatat dalam Laporan Polisi Nomor LP/A/233/VI/2026/SPKT <a href="https://www.sumut24.co/tag/satres/" target="_blank">Satres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a>/Res <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>/Polda Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dalam pengungkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan tiga orang tersangka, masing-masing berinisial M, HS, dan FD, yang ketiganya perempuan. Dari tangan para tersangka, polisi menyita 9.000 gram sabu dan 800 cartridge vape yang diduga mengandung Etomidate.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Sesuai ketentuan hukum, sebagian barang bukti disisihkan untuk kepentingan pembuktian di persidangan, yakni 284,58 gram sabu dan 28 cartridge vape. Sementara itu, 8.715,42 gram sabu dan 772 cartridge vape dimusnahkan setelah memperoleh penetapan status barang bukti dari pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> AKBP Revi Nurvelani  mengatakan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari tahapan penanganan perkara yang wajib dilaksanakan setelah seluruh persyaratan administrasi dan hukum terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Pemusnahan ini merupakan bentuk komitmen kami dalam memastikan barang bukti narkotika tidak lagi memiliki peluang untuk disalahgunakan. Seluruh proses telah dilakukan sesuai prosedur dan berdasarkan penetapan pengadilan," ujar kapolres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Ia menambahkan, keberhasilan pengungkapan kasus tersebut diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 19.600 jiwa dari ancaman penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> khususnya satres narkoba polres asahan menegaskan akan terus meningkatkan upaya pemberantasan jaringan peredaran gelap narkotika serta mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila mengetahui adanya penyalahgunaan maupun peredaran narkotika di lingkungan sekitarnya.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2813_Satres-Narkoba-Polres-Asahan-Musnahkan-8-7-Kg-Sabu-dan-772-Vape-Etomidate--Selamatkan-19-600-Jiwa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/284718/satres-narkoba-polres-asahan-musnahkan-87-kg-sabu-dan-772-vape-etomidate-selamatkan-19600-jiwa/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras]]></title>
            <description><![CDATA[SPBU di Depan Lapangan Segitiga Diduga Jual BBM Subsidi Menggunakan Jerigen Dalam Karung Beras]]></description>
            <content><![CDATA[<p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN&ndash;  Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) Pertamina yang berlokasi persis di depan Lapangan Segitiga Lubuk PAKAM Kabupaten Deliserdang  dengan SPBU berkode 14.203.1156 , diduga melayani pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi menggunakan wadah jerigen serta pembelian di luar ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pantauan , terlihat ada konsumen yang membawa karung beras dengan jerigen di dalam karung tersebut sedang mengisi BBM, Padahal, peraturan yang berlaku secara tegas melarang pengisian BBM bersubsidi ke dalam jerigen atau wadah tidak resmi, serta membatasi pembelian hanya untuk kendaraan bermotor yang terdaftar dan memenuhi syarat kelayakan. Larangan ini dimaksudkan agar BBM subsidi tepat sasaran bagi masyarakat berhak dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan komersial maupun diselundupkan.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/38af86134b65d0f10fe33d30dd76442e_1001265388.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Jika terbukti menjual BBM subsidi lewat jerigen, pihak pengelola dapat dikenakan sanksi berat mulai dari teguran tertulis, pencabutan izin operasional, hingga proses hukum sesuai Undang-Undang Perdagangan serta ketentuan penyaluran BBM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warga berharap Dinas Perdagangan Sumatera Utara, Satuan Tugas Pengawasan BBM, serta Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara segera turun melakukan pengecekan dan penindakan di lokasi tersebut. "Kami ingin BBM subsidi benar-benar dinikmati pengendara yang berhak, bukan dikumpulkan lewat jerigen," ujar salah satu warga sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pengelola SPBU maupun pihak berwenang terkait dugaan pelanggaran tersebut.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3303_SPBU-di-Depan-Lapangan-Segitiga-Diduga-Jual-BBM-Subsidi-Menggunakan-Jerigen-Dalam-Karung-Beras.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284717/spbu-di-depan-lapangan-segitiga-diduga-jual-bbm-subsidi-menggunakan-jerigen-dalam-karung-beras/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Tanjungbalai Temui Kepala Kanwil BPN Sumut, Bahas Percepatan Sertifikasi Aset Daerah</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 14:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Tanjungbalai Temui Kepala Kanwil BPN Sumut, Bahas Percepatan Sertifikasi Aset Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN  Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (BPN) P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN &ndash; Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim melakukan kunjungan kerja ke Kantor Wilayah Badan Pertanahan Nasional (<a href="https://www.sumut24.co/tag/bpn/" target="_blank">BPN</a>) Provinsi Sumatera Utara, Senin (27/7/2026). Pertemuan tersebut membahas percepatan penyusunan Neraca Penatagunaan Tanah (NPGT) serta sertifikasi aset milik Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>Kunjungan ini merupakan tindak lanjut koordinasi yang sebelumnya telah dilakukan antara Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kanwil/" target="_blank">Kanwil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bpn/" target="_blank">BPN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumut/" target="_blank">Sumut</a> terkait penataan administrasi pertanahan, termasuk legalisasi aset berupa tanah dan pulau-pulau yang berada dalam wilayah administrasi Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>Dalam pertemuan itu, Mahyaruddin didampingi Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kepala/" target="_blank">Kepala</a> Dinas Perumahan dan Permukiman Muhammad Fadly Lubis serta Sekretaris Dinas Perkim Fajar Mas Muliawan. Rombongan diterima langsung <a href="https://www.sumut24.co/tag/kepala/" target="_blank">Kepala</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kanwil/" target="_blank">Kanwil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bpn/" target="_blank">BPN</a> Provinsi Sumatera Utara, Nugraha, beserta jajaran.</p>Sejumlah agenda strategis menjadi pembahasan, mulai dari percepatan penyusunan NPGT sebagai dasar perencanaan pemanfaatan ruang dan tanah, inventarisasi aset milik pemerintah daerah, percepatan sertifikasi aset, hingga penataan dan legalisasi aset berupa pulau-pulau.</p>Wali Kota Mahyaruddin Salim menegaskan, legalitas aset daerah menjadi salah satu prioritas Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan dan akuntabel.</p>"Dengan adanya dukungan dari Kantor Wilayah <a href="https://www.sumut24.co/tag/bpn/" target="_blank">BPN</a> Provinsi Sumatera Utara, kami berharap seluruh tahapan penataan dan sertifikasi aset daerah dapat berjalan lebih cepat dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," ujar Mahyaruddin.</p>Menurutnya, kepastian hukum atas aset pemerintah sangat penting agar pemanfaatannya dapat dilakukan secara optimal sekaligus menjadi pendukung perencanaan pembangunan daerah.</p>Mahyaruddin menambahkan, Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> berkomitmen terus memperkuat sinergi dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bpn/" target="_blank">BPN</a> guna mempercepat penataan administrasi pertanahan, memberikan kepastian hukum terhadap aset daerah, serta mendukung pembangunan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> yang tertib, maju dan berkelanjutan.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5752_Wali-Kota-Tanjungbalai-Temui-Kepala-Kanwil-BPN-Sumut--Bahas-Percepatan-Sertifikasi-Aset-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284716/wali-kota-tanjungbalai-temui-kepala-kanwil-bpn-sumut-bahas-percepatan-sertifikasi-aset-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ditemani Segelas Kopi, Sumut24 Group dan Asian Agri Bahas Peluang Kolaborasi Strategis</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ditemani Segelas Kopi, Sumut24 Group dan Asian Agri Bahas Peluang Kolaborasi Strategis]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Sumut24.co Media Sumut24 Group membuka peluang kerja sama strategis dengan perusahaan agribisnis terkemuka, Asian Agri Group, melalu]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Sumut24.co<p></p><p>Media Sumut24 Group membuka peluang kerja sama strategis dengan perusahaan agribisnis terkemuka, Asian Agri Group, melalui pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban sambil ngopi di Cafe Sumatera, lantai 1 lobi Gedung Uniland, Medan (Senin, 27/7/2026).</p><p>Pertemuan tersebut berawal dari komunikasi yang dilakukan oleh Public Relations (PR) Group Asian Agri, Lidya Veronika Ginting, yang mengundang CEO Sumut24 Group, Rianto, SH.,MH, atau biasa disapa Anto Genk untuk berdiskusi mengenai peluang kemitraan di bidang media dan komunikasi.</p><p>"Halo Pak, apa kabar? Saya Lidya dari PR Group Asian Agri. Pak, bisa kita bertemu?" ujar Lidya saat menghubungi Anto Genk.</p><p>Ajakan tersebut disambut positif oleh Anto Genk.</p><p>"Dengan senang hati, Bu," jawabnya.</p><p>Dalam pertemuan yang berlangsung hampir dua jam itu, kedua pihak membahas berbagai hal, mulai dari perkembangan industri media, strategi komunikasi perusahaan, hingga peluang membangun kemitraan yang saling menguntungkan.</p><p>Sebagai CEO Sumut24 Group sekaligus pemilik lima media, Anto Genk yang juga Ketua JMSI ini menyatakan pihaknya menyambut baik inisiatif kolaborasi dengan Asian Agri.</p><p>Menurutnya, membangun jaringan dan sinergi dengan perusahaan besar merupakan langkah positif untuk memperkuat kemitraan yang profesional, produktif, dan berkelanjutan.</p><p>Di sela-sela perbincangan, Lidya Veronika Ginting menyampaikan harapannya agar hubungan yang terjalin dapat berkembang menjadi kerja sama yang erat.</p><p>&laquo;"Mari kita saling bekerja sama dan mendukung kemitraan," ujar Lidya.&raquo;</p><p>Menanggapi hal tersebut, Anto Genk menegaskan komitmen Sumut24 Group untuk membuka ruang kolaborasi yang memberikan manfaat bagi kedua belah pihak.</p><p>Pertemuan ditutup dengan saling mengucapkan terima kasih atas kebersamaan yang terjalin serta harapan agar silaturahmi tersebut menjadi langkah awal dalam membangun hubungan kemitraan yang semakin kuat di masa mendatang.</p><p>Silaturahmi yang terjalin diharapkan mampu membuka jalan bagi berbagai peluang kolaborasi, memperkuat sinergi antara dunia usaha dan media, serta menghadirkan manfaat yang berkelanjutan bagi kedua belah pihak.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3934_Ditemani-Segelas-Kopi--Sumut24-Group-dan-Asian-Agri-Bahas-Peluang-Kolaborasi-Strategis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284715/ditemani-segelas-kopi-sumut24-group-dan-asian-agri-bahas-peluang-kolaborasi-strategis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Pencabulan Viral Tanjungbalai : Oknum Guru Diduga Terlibat, YLBH dan FUI Asahan Turun Langsung Temui Korban</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Pencabulan Viral Tanjungbalai : Oknum Guru Diduga Terlibat, YLBH dan FUI Asahan Turun Langsung Temui Korban]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNG BALAI, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kasus/" target="_blank">Kasus</a> dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat ini baru satu orang yang ditetapkan tersangka, padahal keterangan langsung dari korban menunjukkan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk seorang oknum guru yang merupakan istri pelaku utama.</p>Menyikapi hal itu, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Rakyat Indonesia Nusantara (YLBH RI - NUSANTARA), Julianto Putra LH, SH, M.Kn, didampingi Ketua Forum Umat Islam (FUI) Kabupaten Asahan, Budi Irawan, Senin (27/7/2026) turun langsung menemui keluarga korban demi menegakkan kebenaran dan keadilan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/kasus/" target="_blank">Kasus</a> ini bermula dari dugaan persekongkolan suami istri yang melakukan perbuatan bejat di kediaman mereka di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>. Korban adalah anak berusia 12 tahun yang ternyata merupakan warga Kabupaten Asahan. </p>Pelaku utama, yakni suami, sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>. Namun ironisnya, istri pelaku yang diduga turut terlibat dalam aksi tersebut adalah seorang guru di Sekolah Dasar Negeri setempat, yang juga merupakan guru dari korban sendiri.</p>Keluarga korban melaporkan peristiwa ini sejak 19 Mei 2026. Orang tua sudah dipanggil sebanyak tiga kali untuk diperiksa sebagai pelapor, namun setelah hampir tiga bulan proses hukum belum berjalan sesuai harapan. Hal ini memicu kemarahan dan kekhawatiran luas di kalangan masyarakat.</p>&quot;Anak saya benar telah dilecehkan dengan rayuan sekaligus ancaman. Bahkan anak saya diberikan gawai untuk bermain game, lalu dilakukan perbuatan keji,&quot; ungkap orang tua korban dengan perasaan terpukul.</p>Saat ditanya langsung oleh tim YLBH dan FUI Asahan, korban yang masih polos menceritakan apa yang dialaminya: &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/di/" target="_blank">Di</a>suruh isap nonoknya, terus saya muntah banyak bulunya.&quot; Ketika ditanya peran gurunya sendiri, anak itu menjawab, &quot;Ibu guru yang bukakan celana saya.&quot;</p>Mendengar keterangan langsung dari korban, Julianto Putra menegaskan meminta perhatian khusus dari pihak kepolisian. &quot;Kami mengingatkan agar berhati-hati dalam penerapan pasal, karena ini adalah kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang sangat berat,&quot; ujarnya.</p>Selain itu, pihak YLBH RI - NUSANTARA juga memberikan kepastian bantuan bagi korban. &quot;Kami siap memberikan jaminan pendidikan gratis hingga tingkat SMA di pesantren yang ada di wilayah Air Joman, serta bantuan hukum penuh dan cuma-cuma jika diperlukan dalam proses ke depannya,&quot; tegas Julianto.</p>Sementara itu, Budi Irawan dari FUI Asahan menyoroti penetapan tersangka yang baru menyasar satu pihak saja. &quot;Kita semua sudah tahu informasi yang beredar, namun keterangan langsung dari anak korban memastikan bahwa istri dari tersangka utama yang notabene seorang guru juga terlibat aktif dalam perbuatan tersebut. Ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum,&quot; tegasnya.</p>Berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, perbuatan pencabulan dan kekerasan seksual terhadap anak diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah beberapa kali, serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002. Pelaku dapat diancam pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda maksimal Rp5 miliar. Jika dilakukan bersama-sama, melibatkan orang yang lebih tua, atau pendidik terhadap muridnya, ancaman hukumnya menjadi lebih berat.</p>Masyarakat pun berharap kasus ini segera ditangani secara objektif dan tuntas, tanpa ada pihak yang dilindungi, agar keadilan benar-benar terwujud bagi korban yang masih belia. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3534_Kasus-Pencabulan-Viral-Tanjungbalai---Oknum-Guru-Diduga-Terlibat--YLBH-dan-FUI-Asahan-Turun-Langsung-Temui-Korban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284714/kasus-pencabulan-viral-tanjungbalai-oknum-guru-diduga-terlibat-ylbh-dan-fui-asahan-turun-langsung-temui-korban-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Pencabulan Viral Tanjungbalai : Oknum Guru Diduga Terlibat, YLBH dan FUI Asahan Turun Langsung Temui Korban</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Pencabulan Viral Tanjungbalai : Oknum Guru Diduga Terlibat, YLBH dan FUI Asahan Turun Langsung Temui Korban]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNG BALAI, Kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNG BALAI, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kasus/" target="_blank">Kasus</a> dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang mengguncang Sumatera Utara semakin mencuat. Hingga saat ini baru satu orang yang ditetapkan tersangka, padahal keterangan langsung dari korban menunjukkan adanya keterlibatan pihak lain, termasuk seorang oknum guru yang merupakan istri pelaku utama.</p>Menyikapi hal itu, Ketua Umum Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Rakyat Indonesia Nusantara (YLBH RI - NUSANTARA), Julianto Putra LH, SH, M.Kn, didampingi Ketua Forum Umat Islam (FUI) Kabupaten Asahan, Budi Irawan, Senin (27/7/2026) turun langsung menemui keluarga korban demi menegakkan kebenaran dan keadilan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/kasus/" target="_blank">Kasus</a> ini bermula dari dugaan persekongkolan suami istri yang melakukan perbuatan bejat di kediaman mereka di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>. Korban adalah anak berusia 12 tahun yang ternyata merupakan warga Kabupaten Asahan. </p>Pelaku utama, yakni suami, sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>. Namun ironisnya, istri pelaku yang diduga turut terlibat dalam aksi tersebut adalah seorang guru di Sekolah Dasar Negeri setempat, yang juga merupakan guru dari korban sendiri.</p>Keluarga korban melaporkan peristiwa ini sejak 19 Mei 2026. Orang tua sudah dipanggil sebanyak tiga kali untuk diperiksa sebagai pelapor, namun setelah hampir tiga bulan proses hukum belum berjalan sesuai harapan. Hal ini memicu kemarahan dan kekhawatiran luas di kalangan masyarakat.</p>&quot;Anak saya benar telah dilecehkan dengan rayuan sekaligus ancaman. Bahkan anak saya diberikan gawai untuk bermain game, lalu dilakukan perbuatan keji,&quot; ungkap orang tua korban dengan perasaan terpukul.</p>Saat ditanya langsung oleh tim YLBH dan FUI Asahan, korban yang masih polos menceritakan apa yang dialaminya: &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/di/" target="_blank">Di</a>suruh isap nonoknya, terus saya muntah banyak bulunya.&quot; Ketika ditanya peran gurunya sendiri, anak itu menjawab, &quot;Ibu guru yang bukakan celana saya.&quot;</p>Mendengar keterangan langsung dari korban, Julianto Putra menegaskan meminta perhatian khusus dari pihak kepolisian. &quot;Kami mengingatkan agar berhati-hati dalam penerapan pasal, karena ini adalah kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur yang sangat berat,&quot; ujarnya.</p>Selain itu, pihak YLBH RI - NUSANTARA juga memberikan kepastian bantuan bagi korban. &quot;Kami siap memberikan jaminan pendidikan gratis hingga tingkat SMA di pesantren yang ada di wilayah Air Joman, serta bantuan hukum penuh dan cuma-cuma jika diperlukan dalam proses ke depannya,&quot; tegas Julianto.</p>Sementara itu, Budi Irawan dari FUI Asahan menyoroti penetapan tersangka yang baru menyasar satu pihak saja. &quot;Kita semua sudah tahu informasi yang beredar, namun keterangan langsung dari anak korban memastikan bahwa istri dari tersangka utama yang notabene seorang guru juga terlibat aktif dalam perbuatan tersebut. Ini harus menjadi perhatian serius aparat penegak hukum,&quot; tegasnya.</p>Berdasarkan aturan hukum yang berlaku di Indonesia, perbuatan pencabulan dan kekerasan seksual terhadap anak diatur dalam Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak sebagaimana telah diubah beberapa kali, serta Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Perpu Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002. Pelaku dapat diancam pidana penjara paling singkat 5 tahun dan paling lama 15 tahun serta denda maksimal Rp5 miliar. Jika dilakukan bersama-sama, melibatkan orang yang lebih tua, atau pendidik terhadap muridnya, ancaman hukumnya menjadi lebih berat.</p>Masyarakat pun berharap kasus ini segera ditangani secara objektif dan tuntas, tanpa ada pihak yang dilindungi, agar keadilan benar-benar terwujud bagi korban yang masih belia. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4353_Kasus-Pencabulan-Viral-Tanjungbalai---Oknum-Guru-Diduga-Terlibat--YLBH-dan-FUI-Asahan-Turun-Langsung-Temui-Korban.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284713/kasus-pencabulan-viral-tanjungbalai-oknum-guru-diduga-terlibat-ylbh-dan-fui-asahan-turun-langsung-temui-korban/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inalum Buka Program Magang 2026, Pendaftaran Ditutup 1 Agustus</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 12:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inalum Buka Program Magang 2026, Pendaftaran Ditutup 1 Agustus]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA. PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) membuka Program Magang Inalum 2026 bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengala]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA. PT Indonesia Asahan Aluminium (<a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>) membuka <a href="https://www.sumut24.co/tag/program/" target="_blank">Program</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/magang/" target="_blank">Magang</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> 2026 bagi mahasiswa yang ingin memperoleh pengalaman kerja langsung di industri aluminium.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/program/" target="_blank">Program</a> itu berlangsung selama tiga bulan dan menjadi bagian dari upaya perusahaan menyiapkan talenta muda yang siap menghadapi kebutuhan dunia industri.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/program/" target="_blank">Program</a> magang dijadwalkan berlangsung mulai 24 Agustus hingga 20 November 2026. Pendaftaran dibuka hingga 1 Agustus 2026 melalui platform Magentaku.id maupun tautan resmi yang disediakan perusahaan.</p>Berdasarkan informasi yang diterima Sumut24.co, Senin (27/7/2026), peserta magang akan ditempatkan sesuai bidang keilmuan masing-masing. Mereka akan terlibat dalam aktivitas operasional perusahaan, mempelajari proses bisnis, sekaligus mengembangkan kompetensi teknis dan keterampilan nonteknis yang dibutuhkan di dunia kerja.</p>Kepala Grup Human Capital PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> (Persero), Kusnandar D. Sartono menjelaskan, pengembangan sumber daya manusia menjadi salah satu fokus perusahaan dalam mendukung keberlanjutan industri nasional.</p>Menurutnya, program magang tidak hanya menjadi sarana pembelajaran bagi mahasiswa, tetapi juga menjadi bagian dari kontribusi perusahaan dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten.</p>"Sebagai bagian dari Grup MIND ID, <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> berkomitmen membangun ekosistem talenta unggul. Melalui program magang ini, kami ingin memberikan pengalaman belajar yang mampu meningkatkan kompetensi teknis sekaligus membentuk karakter profesional peserta,"kata Kusnandar.</p>Ia berharap peserta memperoleh pemahaman yang lebih luas mengenai industri aluminium nasional sehingga pengalaman tersebut dapat menjadi bekal saat memasuki dunia kerja dan berkontribusi terhadap pembangunan Indonesia.</p>"Seluruh proses rekrutmen hingga pelaksanaan magang tidak dipungut biaya. Perusahaan juga menhimbau calon peserta agar mewaspadai segala bentuk penipuan yang mengatasnamakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a>.</p>Informasi resmi mengenai <a href="https://www.sumut24.co/tag/program/" target="_blank">Program</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/magang/" target="_blank">Magang</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/inalum/" target="_blank">Inalum</a> 2026 hanya disampaikan melalui kanal komunikasi resmi perusahaan.(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9568_Inalum-Buka-Program-Magang-2026--Pendaftaran-Ditutup-1-Agustus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284712/inalum-buka-program-magang-2026-pendaftaran-ditutup-1-agustus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika China, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Mesir Satu Suara untuk 100 CTFP di Jalur Sutra Dunia</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 12:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika China, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Mesir Satu Suara untuk 100 CTFP di Jalur Sutra Dunia]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika China, Kazakhstan, Uzbekistan, Kyrgyzstan, dan Mesir Satu Suara untuk 100 CTFP di Jalur Sutra Dunia]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta - Ada simbolisme yang indah ketika Jalur <a href="https://www.sumut24.co/tag/sutra/" target="_blank">Sutra</a>&mdash;jalur peradaban yang selama ribuan tahun menghubungkan Timur dan Barat&mdash;kini tidak lagi hanya membawa rempah, sutra, dan budaya, tetapi juga membawa pesan tentang kemanusiaan dan inklusi.<p></p><p>Semangat itulah yang bergema dalam The 6th Silk Road International Festival serta berbagai penghargaan dari United Nations World Silk Road Forum, ketika kampanye global 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) mendapat dukungan dari para tokoh budaya, sastra, dan media internasional.</p><p>Enam Honorary Chairpersons menjadi pelopor gerakan 100 CTFP di Jalur <a href="https://www.sumut24.co/tag/sutra/" target="_blank">Sutra</a>, yaitu Cao Shui dan Wang Fangwen (China), Ulugbek Yesdaulet (Kazakhstan), Usmon Azim (Uzbekistan), Altynai Temirova (Kyrgyzstan), serta Ashraf Aboul-Yazid (Mesir).</p><p>Di antara mereka, *Cao Shui* menjadi sosok sentral utk 100 CTFP. Penyair terkemuka China, penerima World Silk Road Culture Outstanding Contribution Award, sekaligus Chairman of the Beijing International Poetry Film Festival, ini dikenal sebagai jembatan budaya Timur dan Barat. Kepeduliannya terhadap para atlet difabel mendorongnya mengajak sekitar 100 tokoh Asia untuk berpartisipasi dalam 100 CTFP.</p><p>Sementara itu, *Wang Fangwen* merupakan President of the International Poetry Committee of the United Nations World Silk Road Forum serta Distinguished Professor of the Modern College of Northwest University di Xi&#039;an, China. Dari Kazakhstan, *Ulugbek Yesdaulet* adalah Chairman of the Union of Writers of Kazakhstan sekaligus Chairman of the Council of the TURKSOY Writers Union, yang sangat berpengaruh. Dari Mesir, *Ashraf Aboul-Yazid* merupakan Secretary-General of the Congress of African Journalists, former President of the Asia Journalists Association (AJA), serta penerima Manhae Grand Prize dan Arab Journalism Award, yang dikenal luas atas kiprahnya membangun dialog budaya lintas benua.</p><p>Menjelang Asian Para Games Aichi-Nagoya 2026, Cao Shui menyampaikan pesan inspiratif:</p><p>&laquo;"I hope you competing at the Aichi-Nagoya 2026 Asian Para Games will unfold your complete and powerful selves through poetic imagination. Asia is where the sun rises, for you are certain to radiate renewed strength."&raquo;</p><p>Pendiri Maria Monique Last Wish Foundation sekaligus pencetus 100 CTFP, Natalia Tjahja, mengucapkan terima kasih kepada Cao Shui dan para sahabat di Jalur <a href="https://www.sumut24.co/tag/sutra/" target="_blank">Sutra</a>, serta berharap semakin banyak figur publik China bergabung dalam gerakan ini.</p><p>&laquo;"Saya berharap tokoh-tokoh seperti Jackson Yee, yang pernah mendukung Paralimpiade Beijing, Xu Kai, Dilraba Dilmurat, Yang Mi, Lin Yi, Johnny Huang, Zhao Lusi, Bai Lu, dan figur lainnya dapat memberikan pesan inspirasi bagi para atlet difabel dunia," ujarnya.&raquo;</p><p>President of the International Paralympic Committee (IPC), Mr. Andrew Parsons, memberikan video resmi pada 11 Juli 2026, bertepatan dengan peringatan satu tahun gerakan 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes). Dalam pesannya, Andrew Parsons menyampaikan:</p><p>&laquo;"Happy first anniversary to the 100 CTFP Campaign and Maria Monique Last Wish Foundation. It is an honor for me to lend my support for 100 CTFP (Celebrities Talk for Para Athletes) and Maria Monique Last Wish Foundation. This is fully aligned with the IPC&#039;s mission to create a more inclusive world through Para sport. Together, let&#039;s make this important initiative a great success."&raquo;</p><p>Natalia Tjahja mengatakan, "Thank God always. Terima kasih kepada President IPC, Mr. Andrew Parsons, yang telah memberikan apresiasi atas perjalanan miracle saya yang dimulai dari nol, sepenuhnya non-profit dan zero budget."</p><p>Hingga hari ini, 643 tokoh dunia telah bergabung dalam gerakan 100 CTFP, memperlihatkan bagaimana Jalur <a href="https://www.sumut24.co/tag/sutra/" target="_blank">Sutra</a> modern kini tidak hanya menghubungkan bangsa dan budaya, tetapi juga menyatukan suara dunia untuk para atlet difabel.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1643_Ketika-China--Kazakhstan--Uzbekistan--Kyrgyzstan--dan-Mesir-Satu-Suara-untuk-100-CTFP-di-Jalur-Sutra-Dunia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284711/ketika-china-kazakhstan-uzbekistan-kyrgyzstan-dan-mesir-satu-suara-untuk-100-ctfp-di-jalur-sutra-dunia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Modesta Marpaung Minta Peran Kepling Lakukan Pendataan Akurat Terkait Perlinsos</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 10:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Modesta Marpaung Minta Peran Kepling Lakukan Pendataan Akurat Terkait Perlinsos]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Medan, Anggota DPRD Modesta Marpaung SKM S Keb tampung berbagai aspirasi dari konstituen saat reses. Warga banyak mengadu soal B]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -Medan, Anggota DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb tampung berbagai aspirasi dari konstituen saat reses. Warga banyak mengadu soal Bantuan Sosial (Bansos) selama ini tidak tepat sasaran dan berharap melalui pendataan Perlindungan Sosial (Perlinsos) yang sedang berjalan saat ini dapat tetselesaikan.</p>"Kita harapkan melalui Perlinsos saat ini, semua warga prasejahtera dapat terakomodir," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> saat menggelar Reses ke VI masa sidang  III Tahun Sidang 2025-2026 TA 2026 sesi ke I daerah pemilihan (Dapil) III oleh anggota DPRD Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb di Jl Bambu Runcing, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (25/7/2026) pagi.</p>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>, banyak pendataan warga miskin yang tidak akurat. Sehingga warga yang benar benar muskin tidak dapat bantuan sementara warga yang ekonomi lumayan malah mendapat bantuan. "Ke depan jangan ada lagi warga kurang mampu tidak dapat bantuan," ungkap <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> asal politisi Golkar itu.</p>Untuk itu, kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> kinerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/kepling/" target="_blank">Kepling</a> sangat berperan. Karena <a href="https://www.sumut24.co/tag/kepling/" target="_blank">Kepling</a>lah yang benar benar tahu kondisi ekonomi warganya.<br> "Dan apabila ada masalah yang timbul maka <a href="https://www.sumut24.co/tag/kepling/" target="_blank">Kepling</a> juga yang paling dekat untuk penyelesaiannya," sebut <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Sebelumnya saat resea, banyak warga mengeluhkan soal Bansos tidak tepat sasaran. Banyak warga mengaku prasejahtera tetapi tidak pernah mendapat bantuan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/006f52e9102a8d3be2fe5614f42ba989_IMG-20260727-WA0003.jpg"><br></p>Selanjutnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> melaksanakan Reses ke VI masa sidang  III Tahun Sidang 2025-2026 TA 2026 sesi ke II daerah pemilihan (Dapil) III oleh anggota DPRD Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb di Jl Pelita I, Kelurahan Sidorame Barat II, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (25/7/2026) siang.</p>Kemudian, <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> melaksanakan Reses ke VI masa sidang  III Tahun Sidang 2025-2026 TA 2026 sesi ke III daerah pemilihan (Dapil) III oleh anggota DPRD Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb di Jl Pelita III, Kelurahan Sidorame Barat I, Kecamatan Medan Perjuangan, Sabtu (25/7/2026) sore.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_IMG-20260727-WA0004.jpg"><br></p>Di tiga tempat saat pelaksanaan reses, masalah mendominasi terkait Bansos. Kemudian masalah infrastruktur dan kesehatan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> berharap, seluruh keluhan diharapkan Pemko Medan segera menindaklanjutinya untuk segera terealisasi.</p>Dikatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>, seluruh aspirasi yang diserap dari masyarakat akan disampaikan secara resmi melalui rapat paripurna ke Pemko Medan. (lR02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_919_Modesta-Marpaung-Minta-Peran-Kepling-Lakukan-Pendataan-Akurat-Terkait-Perlinsos.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284710/modesta-marpaung-minta-peran-kepling-lakukan-pendataan-akurat-terkait-perlinsos/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 09:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang]]></title>
            <description><![CDATA[Kasus Jari Putus Digigit, Kuasa Hukum Konita Pertanyakan Penetapan Tersangka oleh Polsek Sidikalang]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Kuasa hukum Konita Priska Saragih (35), Palti Siringo-Ringo SH dan Lee Fransisco SH, mempertanyakan dasar hukum penetapan kliennya sebagai tersangka oleh Polsek Sidikalang dalam perkara dugaan penganiayaan yang terjadi setelah insiden yang menyebabkan ujung jari tengah Konita putus akibat diduga digigit CAM pada 20 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palti mengatakan pihaknya mempertanyakan alat bukti yang digunakan penyidik dalam menetapkan Konita sebagai tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&gt; "Apa dasar tersangka yang disangkakan kepada klien kami dan apa alat buktinya?" ujar Palti kepada wartawan di Medan, Jumat (24/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pihak kuasa hukum juga menyoroti surat penetapan tersangka yang diterbitkan Kapolsek Sidikalang AKP Hotdiman Hutasoit. Mereka mengklaim terdapat kekeliruan administratif karena pada surat tersebut jenis kelamin Konita tertulis laki-laki, padahal yang bersangkutan adalah perempuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palti menilai kekeliruan tersebut patut menjadi perhatian dan meminta penyidik lebih cermat dalam menangani perkara. Ia juga berharap Kapolda Sumatera Utara dan Kapolres Dairi melakukan evaluasi terhadap penanganan kasus tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Klien kami mengalami luka serius dengan ujung jari tengah yang putus. Karena itu kami meminta perkara yang menjerat Konita sebagai tersangka dapat ditinjau kembali," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, kuasa hukum meminta Kapolsek Sidikalang menjalankan proses penyidikan secara objektif, profesional, dan netral.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kronologi Versi Konita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konita menjelaskan, peristiwa bermula ketika anaknya menangis setelah ditegur oleh anak CAM karena naik ke atas meja. Ia mengaku kemudian menegur balik anak CAM dengan mengatakan bahwa tindakan tersebut tidak boleh dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat sedang menyiapkan susu untuk anaknya, kata Konita, CAM datang dan mempertanyakan alasan anaknya menangis. Menurut Konita, percakapan kemudian memanas hingga terjadi saling dorong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam insiden itu, Konita mengaku ujung jari tengah tangannya digigit CAM hingga putus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia kemudian menghubungi suaminya dan mendapatkan perawatan medis di klinik sebelum dirujuk ke rumah sakit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konita juga mengaku, saat dirawat di rumah sakit, keluarga CAM sempat datang dan mengajak berdamai. Namun, menurutnya, CAM sendiri tidak pernah datang maupun meminta maaf.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah menjalani perawatan, Konita melaporkan CAM ke Polres Dairi. Di waktu yang hampir bersamaan, CAM juga melaporkan Konita ke Polsek Sidikalang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penjelasan Kapolsek Sidikalang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara terpisah, Kapolsek Sidikalang AKP Hotdiman Hutasoit membenarkan bahwa Konita telah ditetapkan sebagai tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penetapan tersebut dilakukan karena penyidik telah mengantongi sedikitnya dua alat bukti yang cukup sebagaimana ketentuan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penetapan tersangka dilakukan berdasarkan keterangan empat orang saksi dan hasil visum yang menunjukkan adanya luka memar pada bagian bibir dan leher," ujar Hotdiman kepada wartawan melalui sambungan telepon, Sabtu (25/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan seluruh saksi memberikan keterangan secara sukarela tanpa adanya tekanan dari pihak mana pun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek juga menyatakan tidak ada persoalan apabila beberapa saksi yang diajukan Konita juga menjadi saksi dalam laporan CAM.rel&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_31_Kasus-Jari-Putus-Digigit--Kuasa-Hukum-Konita-Pertanyakan-Penetapan-Tersangka-oleh-Polsek-Sidikalang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284709/kasus-jari-putus-digigit-kuasa-hukum-konita-pertanyakan-penetapan-tersangka-oleh-polsek-sidikalang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 08:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika Ekonomi Kreatif Bertemu Ekonomi Syariah]]></description>
            <content><![CDATA[Sumut24.co | Jakarta<br>Oleh Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pengurus Pusat Masyarakat Ekonomi Syariah<p></p><p>Penghargaan Best Paper yang diterima Edrida Pulungan dalam forum ekonomi dan keuangan Islam internasional di Washington DC tentu layak diapresiasi. Namun, prestasi itu akan lebih bermakna apabila tidak berhenti sebagai kabar membanggakan tentang anak bangsa di panggung dunia.</p><p>Gagasan mengenai Global Sharia Creative Economy Ecosystem perlu dibawa pulang, diperdebatkan, diuji, lalu diterjemahkan menjadi kebijakan yang dapat bekerja di Indonesia.</p><p>Pertanyaan utamanya bukan lagi apakah Indonesia memiliki potensi ekonomi kreatif syariah. Jawabannya jelas: kita mempunyai kekayaan budaya, populasi Muslim yang besar, jutaan pelaku usaha, talenta digital, industri halal, lembaga keuangan syariah, serta pasar domestik yang luas.</p><p>Pertanyaan yang lebih menentukan ialah: mengapa seluruh kekuatan itu belum terhubung menjadi satu ekosistem yang mampu melahirkan merek global, perusahaan kreatif besar, pemilik kekayaan intelektual, dan pelaku usaha yang menguasai rantai nilai?</p><p>Indonesia tidak kekurangan kreativitas. Yang sering tidak tersedia adalah jalan yang menghubungkan kreativitas dengan pembiayaan, perlindungan hak cipta, teknologi, produksi, distribusi, dan pasar.</p><p>Dua Sungai yang Belum Bertemu</p><p>Ekonomi kreatif dan ekonomi syariah selama ini tumbuh seperti dua sungai besar yang mengalir berdekatan.</p><p>Ekonomi kreatif berkembang melalui kuliner, fesyen, kriya, desain, film, musik, fotografi, animasi, gim, aplikasi, penerbitan, arsitektur, dan konten digital. Ekonomi syariah bergerak melalui industri halal, perbankan syariah, pasar modal, asuransi, zakat, wakaf, dan pembiayaan usaha.</p><p>Keduanya sama-sama besar, tetapi belum sepenuhnya bertemu.</p><p>Hubungan ekonomi kreatif dengan ekonomi syariah masih kerap disederhanakan menjadi sertifikasi halal, pemberian pembiayaan kepada UMKM, pameran produk, atau seminar tentang kewirausahaan. Semua itu bermanfaat, tetapi belum cukup membentuk ekosistem.</p><p>Ekosistem tidak lahir hanya karena terdapat banyak pelaku. Ekosistem terbentuk apabila para pelaku saling terhubung dalam pembagian peran, kepentingan, risiko, dan manfaat yang jelas.</p><p>Seorang desainer busana Muslim, misalnya, tidak hanya membutuhkan modal. Ia memerlukan akses terhadap bahan baku, teknologi produksi, perlindungan desain, pengembangan merek, pemasaran digital, jaringan distributor, sistem pembayaran, dan kontrak yang menjamin hak ekonominya.</p><p>Begitu pula pembuat film, pengembang gim, animator, musisi, dan kreator konten. Aset utama mereka bukan tanah atau bangunan, melainkan gagasan, hak cipta, karakter, cerita, perangkat lunak, reputasi, serta komunitas pengguna.</p><p>Sistem pembiayaan konvensional sering kesulitan membaca aset semacam itu. Di sinilah ekonomi dan keuangan syariah dapat menawarkan jalan berbeda.</p><p>Melampaui Label Syariah</p><p>Namun, ekonomi kreatif syariah tidak boleh dipersempit menjadi produk kreatif yang dibungkus simbol keagamaan.</p><p>Kata "syariah" mengandung tuntutan tata kelola. Ia seharusnya tercermin dalam kontrak yang adil, transaksi yang transparan, pelindungan pekerja, penghormatan terhadap kekayaan intelektual, pembagian keuntungan yang proporsional, tanggung jawab lingkungan, serta larangan mengambil keuntungan melalui eksploitasi.</p><p>Dengan pengertian itu, sertifikasi halal hanyalah salah satu unsur. Ekonomi kreatif syariah harus berbicara tentang keseluruhan rantai nilai, dari sumber pembiayaan hingga cara keuntungan dibagikan.</p><p>Seorang kreator tidak boleh kehilangan hak atas karyanya hanya karena membutuhkan modal pada tahap awal. Pelaku UMKM tidak boleh terus-menerus ditempatkan sebagai produsen murah, sedangkan nilai terbesar dinikmati pemilik platform, pemegang merek, agregator, dan distributor.</p><p>Ekonomi syariah semestinya hadir untuk memperbaiki ketimpangan tersebut, bukan sekadar memberi label pada transaksi yang struktur kekuasaannya tetap timpang.</p><p>Peran Kementerian Ekonomi Kreatif</p><p>Pembentukan kembali Kementerian Ekonomi Kreatif memberi kesempatan bagi negara untuk menata sektor ini secara lebih serius. Kementerian ini tidak boleh hanya menjadi kementerian festival, promosi, pameran, dan seremoni.</p><p>Tugas strategisnya adalah membangun infrastruktur yang memungkinkan kreativitas berubah menjadi nilai ekonomi.</p><p>Pemerintah perlu memetakan pelaku, talenta, subsektor unggulan, kebutuhan teknologi, pola pembiayaan, kepemilikan kekayaan intelektual, serta akses pasar pada setiap daerah. Data tersebut harus menjadi dasar intervensi, bukan sekadar statistik tahunan.</p><p>Kementerian Ekonomi Kreatif juga perlu mempercepat pengembangan pembiayaan berbasis kekayaan intelektual. Hak cipta, merek, desain, royalti, kontrak digital, dan arus pendapatan dapat dinilai sebagai aset ekonomi.</p><p>Tanpa perubahan cara pandang tersebut, pelaku kreatif akan terus dipaksa memasuki sistem pembiayaan yang tidak dirancang untuk memahami karakter usahanya.</p><p>Negara juga harus memperkuat posisi tawar kreator terhadap platform digital. Transparansi algoritma, pembagian pendapatan, perlindungan data, kontrak lisensi, dan mekanisme penyelesaian sengketa harus menjadi bagian dari agenda ekonomi kreatif.</p><p>Jangan sampai Indonesia hanya melahirkan kreator, sementara data, platform, teknologi, dan keuntungan terbesarnya dimiliki pihak lain.</p><p>MES sebagai Jembatan</p><p>Masyarakat Ekonomi Syariah memiliki posisi strategis untuk mempertemukan ekonomi kreatif dengan industri keuangan syariah.</p><p>MES mempunyai jaringan kepengurusan, perguruan tinggi, komunitas usaha, lembaga keuangan, organisasi profesi, pesantren, UMKM, serta perwakilan di luar negeri. Jaringan ini merupakan modal sosial yang besar.</p><p>Namun, modal sosial itu harus diterjemahkan menjadi infrastruktur ekonomi.</p><p>MES tidak boleh hanya kuat dalam diskusi, seminar, dan literasi. Ia perlu masuk lebih jauh ke pendampingan usaha, pembentukan konsorsium pembiayaan, perlindungan kekayaan intelektual, kurasi produk, pengembangan standar, dan pembukaan pasar.</p><p>Jaringan MES di luar negeri dapat menjadi simpul diplomasi ekonomi. Mereka dapat memetakan permintaan pasar, mempertemukan pelaku Indonesia dengan distributor, investor, diaspora, dan mitra produksi.</p><p>Ukuran keberhasilannya harus berubah. Bukan hanya berapa banyak kegiatan yang dilaksanakan, melainkan berapa pelaku usaha yang naik kelas, memperoleh pembiayaan, memiliki merek, mencatatkan hak cipta, menembus pasar ekspor, dan meningkatkan pendapatannya.</p><p>Membangun Akselerator Nasional</p><p>Kementerian Ekonomi Kreatif dan MES dapat memulai sebuah program bersama berupa Akselerator Ekonomi Kreatif Syariah Indonesia.</p><p>Program ini tidak perlu langsung mencakup semua subsektor. Tahap awal dapat difokuskan pada bidang yang mempunyai basis kuat dan peluang pasar besar: modest fashion, kuliner halal, kriya dan desain, film dan animasi, serta gim dan konten digital.</p><p>Setiap peserta harus memperoleh layanan terpadu: penguatan model bisnis, sertifikasi, pendaftaran kekayaan intelektual, pembiayaan, peningkatan teknologi, dan akses pasar.</p><p>Kementerian Ekonomi Kreatif dapat menyediakan kebijakan, data, inkubasi, pengembangan talenta, promosi, dan koneksi lintas kementerian. MES mempertemukan program tersebut dengan bank syariah, modal ventura, teknologi finansial, investor, wakaf produktif, perguruan tinggi, serta jaringan pasar internasional.</p><p>Skema pembiayaannya juga tidak boleh hanya berbentuk utang. Industri kreatif membutuhkan kemitraan, bagi hasil, pembiayaan berbasis royalti, dan investasi yang membagi risiko secara adil.</p><p>Program itu harus memiliki indikator yang tegas: peningkatan omzet, kontrak ekspor, investasi, lapangan kerja, pendaftaran kekayaan intelektual, pendapatan royalti, dan kenaikan pendapatan kreator.</p><p>Tanpa indikator, program akan kembali menjadi kumpulan kegiatan.</p><p>Indonesia telah terlalu lama bangga menjadi pasar besar. Kita membeli produk, menonton konten, menggunakan platform, dan mengikuti tren yang diciptakan pihak lain.</p><p>Ekonomi kreatif syariah menawarkan jalan agar Indonesia tidak hanya menjadi pasar, tetapi juga pencipta. Tidak hanya menjadi produsen, tetapi pemilik merek. Tidak hanya melahirkan talenta, tetapi juga menguasai teknologi, data, pembiayaan, dan jaringan distribusi.</p><p>Penghargaan internasional memang penting. Namun, ukuran keberhasilan sesungguhnya bukanlah berapa banyak gagasan Indonesia dipuji di luar negeri.</p><p>Ujian yang lebih berat adalah apakah gagasan itu dapat bekerja di dalam negeri, memberi ruang tumbuh kepada kreator, memperkuat usaha kecil, dan menempatkan Indonesia sebagai salah satu pusat ekonomi kreatif syariah dunia.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6650_Ketika-Ekonomi-Kreatif-Bertemu-Ekonomi-Syariah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/profil/284707/ketika-ekonomi-kreatif-bertemu-ekonomi-syariah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama</guid>
            <pubDate>Mon, 27 Jul 2026 00:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ribuan Warga Padati Reses Anggota DPRD Kota Medan Antonius Tumanggor, Persoalan Banjir hingga Lampu Jalan Jadi Sorotan Utama]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Reses VI Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraks]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Antusiasme masyarakat mewarnai pelaksanaan Reses VI Masa Sidang III Tahun 2026 yang digelar Anggota DPRD Kota Medan Fraksi NasDem, <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/devolis/" target="_blank">Devolis</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/tumanggor/" target="_blank">Tumanggor</a>, S.Sos, di Jalan Gatot Subroto, Kelurahan Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah, Minggu (26/7/2026) siang.<p></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ribuan/" target="_blank">Ribuan</a> warga memadati lokasi kegiatan untuk menyampaikan berbagai persoalan yang dinilai masih membutuhkan perhatian serius dari Pemerintah Kota Medan.<p></p>Dalam dialog terbuka tersebut, masyarakat menyampaikan beragam aspirasi, mulai dari kerusakan jalan lingkungan, minimnya penerangan jalan umum, kebutuhan fasilitas kebersihan dan kesehatan, hingga program pemberdayaan ekonomi serta bantuan sosial.<p></p>Persoalan banjir juga menjadi salah satu keluhan yang paling banyak disampaikan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/warga/" target="_blank">Warga</a> mengungkapkan bahwa banjir yang berulang telah berdampak pada rusaknya infrastruktur permukiman dan berharap adanya langkah nyata dari pemerintah agar persoalan tersebut dapat segera ditangani secara berkelanjutan.<p></p>Menanggapi berbagai aspirasi tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/devolis/" target="_blank">Devolis</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/tumanggor/" target="_blank">Tumanggor</a> menegaskan bahwa reses bukan sekadar agenda formal anggota legislatif, melainkan sarana untuk memastikan setiap suara masyarakat menjadi bagian dari pembahasan dan pengawasan di DPRD Kota Medan.<p></p>"Reses adalah kesempatan kami sebagai anggota DPRD untuk memastikan suara masyarakat benar-benar didengar dan diperjuangkan. Semua aspirasi akan kami bawa ke forum resmi DPRD agar dapat menjadi perhatian pemerintah daerah. Saya juga mengajak masyarakat untuk mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD) guna mempermudah akses terhadap berbagai layanan publik. Saya ada untuk masyarakat," tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a>.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_IMG-20260727-WA0034.jpg"><br></p><p>Pelaksanaan reses turut dihadiri perwakilan sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD), di antaranya Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kota Medan yang diwakili Agustina Simbolon, Dinas Perhubungan Kota Medan yang diwakili Budi Hamdani, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Dinas Sosial yang diwakili Kristina Sianipar, Dinas Kesehatan, Dinas Lingkungan Hidup Kota Medan, Lurah Sei Putih Timur II Ari Jona Siregar, Sekretaris Kecamatan Medan Petisah Hotner Simatupang, serta para tokoh masyarakat dan pengurus Ikatan Pemuda Karya (IPK) Medan Petisah yang dipimpin Ketua Heri Walet Lubis bersama Sekretaris Irwansyah turut ikut menyumbang &#039;Mesin Babat&#039; kepada warga yang sangat membutuhkan.</p><p><p></p>Kehadiran para perwakilan OPD dinilai penting karena memungkinkan sejumlah persoalan yang disampaikan warga memperoleh penjelasan secara langsung sekaligus menjadi bahan evaluasi bagi perangkat daerah sesuai kewenangannya.<p></p>Di penghujung acara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/devolis/" target="_blank">Devolis</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/tumanggor/" target="_blank">Tumanggor</a> membagikan suvenir dan nasi kotak kepada masyarakat sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi warga. Suasana semakin hangat ketika ratusan peserta bergantian mengabadikan momen melalui sesi foto bersama.<p></p>Reses ini menjadi gambaran bahwa masyarakat masih menaruh harapan besar kepada wakil rakyat agar berbagai persoalan mendasar, mulai dari infrastruktur, Lampu jalan yang mati, penanggulangan banjir, hingga pelayanan publik, tidak berhenti sebagai aspirasi semata, melainkan dapat ditindaklanjuti menjadi program pembangunan yang nyata dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(R02)<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_840_Ribuan-Warga-Padati-Reses-Anggota-DPRD-Kota-Medan-Antonius-Tumanggor--Persoalan-Banjir-hingga-Lampu-Jalan-Jadi-Sorotan-Utama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284706/ribuan-warga-padati-reses-anggota-dprd-kota-medan-antonius-tumanggor-persoalan-banjir-hingga-lampu-jalan-jadi-sorotan-utama/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 22:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan]]></title>
            <description><![CDATA[Jelajahi Pesona Simalungun di PRSU 2026, Kenalkan Deretan Destinasi Wisata Andalan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Paviliun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun di ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 menjadi salah satu pusat informasi pariwisata yang menarik perhatian pengunjung. Berbagai objek wisata unggulan Simalungun diperkenalkan secara langsung oleh staf paviliun, Muliaman Sumbayak, kepada masyarakat yang datang berkunjung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di hadapan pengunjung, Muliaman menjelaskan kekayaan destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Simalungun, mulai dari wisata alam, budaya, hingga sejarah. Melalui papan informasi dan foto-foto destinasi, pengunjung diajak mengenal lebih dekat potensi wisata yang tersebar di berbagai wilayah Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa destinasi yang dipromosikan di antaranya Pantai Bebas Parapat, Museum Simalungun, Rumah Bolon Purba, Harangan Girsang, Bukit Indah Sippan, Pemandian Karang Anyer, Ikan Mas Sipolha, Pemandian Alam Sejuk, Air Terjun Bah Biak, Bah Damanik, Kebun Teh Sidamanik, Monkey Forest Sibaganding, Sungai Lobang, Batu Gantung, Kampung Warna-Warni, hingga Aek Nauli Elephant Conservation Camp.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Muliaman Sumbayak, setiap objek wisata memiliki daya tarik tersendiri yang layak menjadi tujuan wisata, baik bagi wisatawan lokal maupun mancanegara. Selain panorama alam yang indah, Simalungun juga memiliki kekayaan budaya dan kearifan lokal yang menjadi nilai tambah bagi sektor pariwisata.<br>Paviliun Pemkab Simalungun juga menampilkan berbagai produk unggulan daerah, hasil pertanian, buah-buahan, serta informasi mengenai potensi ekonomi kreatif yang dapat dikembangkan sebagai daya tarik investasi dan pemberdayaan UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keikutsertaan Kabupaten Simalungun pada PRSU ke-50 menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkenalkan potensi wisata dan produk unggulan kepada masyarakat luas. PRSU 2026 sendiri menjadi ajang promosi kabupaten/kota se-Sumatera Utara untuk menampilkan kekayaan budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif masing-masing daerah.red2]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2830_Jelajahi-Pesona-Simalungun-di-PRSU-2026--Kenalkan-Deretan-Destinasi-Wisata-Andalan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284705/jelajahi-pesona-simalungun-di-prsu-2026-kenalkan-deretan-destinasi-wisata-andalan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 22:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.]]></title>
            <description><![CDATA[Balerong Silek Tuo Jadi Momentum Kebangkitan Warisan Budaya Minangkabau.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sabtu (25/07/2026), semangat melestarikan warisan budaya Minangkabau kembali bergema dari Nagari Selayo dalam kegiatan Balerong Silek Tuo Kota dan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, <br>dihadiri oleh Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasco Ruseimy, S.T, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> H.Candra S.Hi dan Ratusan guru silek, ninik mamak, bundo kanduang, tokoh adat, hingga generasi muda dari Kota dan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> memadati kawasan depan Kantor Wali Nagari Selayo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Pelaksana, Yayan Irmanti Tuan Incek Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas nama panitia, mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Selayo yang telah terlibat langsung dalam menyukseskan acara ini. Terima kasih kepada Bundo Kanduang, Niniak Mamak, guru-guru tuo, seluruh undangan, adiak-adiak, serta dunsanak  yang telah meluangkan waktu memenuhi undangan kami. Semoga kegiatan ini dapat berlangsung dengan baik hingga selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Gubernur Sumatera Barat, Vasko Ruseimy, S.T. Sutan Nagari Sati, mengungkapkan rasa bangganya dapat hadir di tengah para pelestari silek tradisi. Menurutnya, Balerong Silek Tuo bukan sekadar pertemuan para pesilat, melainkan momentum penting untuk membangkitkan kembali jati diri budaya Minangkabau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya sangat bangga bisa hadir di acara kebanggaan kita ini, tempat berkumpulnya urang-urang baju hitam. Dari data yang kami peroleh, Sumatera Barat memiliki sekitar 200 aliran silek tradisi. Namun ketika kami mulai menjabat, hanya sekitar 50 aliran yang masih aktif berkembang," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut, menjadi perhatian serius Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. Berangkat dari keprihatinan itu, pemerintah mengambil langkah strategis dengan mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler silek di seluruh SMA dan sederajat di Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakannya, salah satu penyebab mulai memudarnya silek tradisi adalah karena generasi muda tidak lagi memandang silek sebagai sesuatu yang menarik maupun membanggakan. Padahal, silek merupakan warisan budaya tak benda yang memiliki nilai sejarah, filosofi, dan karakter yang sangat tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami ingin menghidupkan kembali nyawa silek di tengah generasi muda. Ketika siswa SMA belajar silek, adik-adiknya tentu akan tertarik mengikuti jejak mereka. Mereka menjadi contoh bagi generasi di bawahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut akan berdampak langsung terhadap keberlangsungan para guru silek di berbagai nagari. Setiap sekolah diwajibkan mencari guru silek di lingkungan masing-masing sesuai dengan aliran yang berkembang di daerah tersebut, baik Taralak, Kumango, Kuncue maupun aliran lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan ini bukan hanya menghidupkan latihan silek, tetapi juga menghidupkan kembali guru-guru silek yang selama ini menjaga warisan budaya kita, tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang di wakili oleh Wakil Bupati  H. Candra, S.H.I menyampaikan apresiasi kepada seluruh guru silek dan tokoh adat yang selama ini konsisten menjaga eksistensi Silek Tuo di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DIa menilai langkah Pemerintah Provinsi Sumatera Barat mewajibkan ekstrakurikuler silek di tingkat SMA merupakan kebijakan yang sangat strategis dalam membangun karakter generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas nama Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> bersama Bapak Bupati, kami mengucapkan terima kasih kepada Dt. Manjinjiang Alam beserta seluruh tuo-tuo silek, khususnya di Nagari Selayo dan sekitarnya. Program Silek Tuo ini telah menjadi perhatian masyarakat dan berhasil membangkitkan semangat generasi muda untuk belajar silek," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelestarian Silek Tuo bukan hanya bertujuan mempertahankan seni bela diri tradisional, tetapi juga menjadi sarana pendidikan karakter yang efektif dalam membentuk generasi muda yang berakhlak mulia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Silek tidak hanya mengajarkan bagaimana membela diri, tetapi lebih dari itu membentuk kejujuran, kesantunan, kemandirian, disiplin, dan rasa hormat kepada sesama. Nilai-nilai kehidupan inilah yang sesungguhnya diwariskan melalui Silek Tuo," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila kegiatan Silek Tuo terus digalakkan di sekolah-sekolah maupun di setiap nagari, maka berbagai persoalan sosial di kalangan remaja seperti tawuran, balap liar, penyalahgunaan pergaulan bebas, hingga kenakalan remaja lainnya akan berangsur menurun karena generasi muda disibukkan dengan aktivitas yang positif dan membangun karakter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menyatakan siap mendukung penuh program Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mengembangkan Silek Tuo hingga menjangkau seluruh nagari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami meminta Dinas Pariwisata untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah nagari agar kegiatan Silek Tuo dapat diperluas ke seluruh nagari di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> siap mendukung dan membantu menyukseskan program ini," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut Wali Nagari Selayo, Ronal Reagen, ST Dt. Muaro Batuah, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran Wakil Gubernur Sumatera Barat, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Ketua GOW Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Lian Octavia, S.Pd., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat H. Daswippetra, S.E., M.Si., para pimpinan OPD, Ketua LKAM Sumatera Barat, Ketua LKAM Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, guru-guru silek, ninik mamak, serta seluruh tamu undangan yang telah memenuhi undangan Pemerintah Nagari Selayo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terselenggaranya kegiatan tersebut menjadi bukti besarnya perhatian seluruh pihak terhadap upaya pelestarian budaya Minangkabau, khususnya Silek Tuo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia berharap kegiatan ini menjadi agenda tahunan yang mampu menghidupkan kembali Silek Tuo, bukan hanya di Kabupaten dan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, tetapi juga di seluruh Sumatera Barat. Kini sudah semakin sedikit anak-anak muda yang bermalam di surau untuk belajar silek sebagaimana tradisi dahulu, ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga berharap dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> melalui pengalokasian anggaran sehingga kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dengan dukungan semua pihak, kami optimistis Silek Tuo akan kembali berjaya, semakin dikenal masyarakat luas, bahkan mampu mendunia sebagai salah satu identitas budaya Minangkabau yang patut dibanggakan," pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan Balerong Silek Tuo tersebut berlangsung penuh keakraban dan semangat kebersamaan. Selain menjadi ajang silaturahmi antarperguruan silek, kegiatan ini juga menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga adat, tokoh masyarakat, serta para guru silek dalam menjaga keberlangsungan salah satu warisan budaya tak benda Minangkabau agar tetap hidup dan diwariskan kepada generasi penerus.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_407_Balerong-Silek-Tuo-Jadi-Momentum-Kebangkitan-Warisan-Budaya-Minangkabau-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284704/balerong-silek-tuo-jadi-momentum-kebangkitan-warisan-budaya-minangkabau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis &quot;Hengkang&quot; Jika Tidak Bisa Bekerjasama</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 22:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sidak Ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kadis Kesehatan Labuhanbatu Silahkan Tenaga Medis "Hengkang" Jika Tidak Bisa Bekerjasama]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Labuhanbatu, Tuti Nofrida Ritonga S,Si,AP, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -Labuhanbatu, Tuti Nofrida Ritonga S,Si,AP, MM melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu - Sumatera Utara, Sabtu(25/07/2026).</p>Kunjungan kerja dadakan Kepala Dinas <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Labuhanbatu terkait viralnya di media sosial adanya tudingan pungli yang dilakukan Kepala Puskesmas Tanjung Haloban Susiani, S,KM,MM. </p>Menurut sumber salah seorang tenaga medis di puskesmas tersebut, kadis kesehatan yang datang didampingi sekretarisnya Rahmad Hasibuan, S,KM, begitu tiba langsung menanyakan buku absensi.</p>"Mana buku absensi, kumpul semua,"kata sumber menirukan ucapan Rahmad Hasibuan.</p>Kemudian,lanjut sumber, ajudan kepala dinas kesehatan yang sudah membawa plastik asoy meminta kepada semua pegawai medis mengumpulkan handphone ke dalam plastik tersebut.</p>Dalam pertemuan itu, lanjut sumber, kepala dinas kesehatan mengatakan tindakan Jenni Silalahi dan kawan - kawan telah membuat malu institusi dinas kesehatan.</p>"Tindakan kami dikatakan telah mencontreng dan membuat malu dinas kesehatan, ditambah lagi kadis mengatakan dia baru beberapa bulan didefinitifkan menjadi kepala dinas kesehatan oleh Bupati,"sebut sumber.</p>Menurut Tuti Nofrida, lanjut sumber, segala sesuatunya adanya sebuah persoalan bisa dibicarakan dan dimusyawarahkan, tidak dibenarkan menjustice seseorang.</p>"Jika kapus kalian anggap kurang adil katakan pada saya, jika tidak bisa dibina ya kita musnahkan. Bukan saya tidak mampu membina, tetapi saya tidak mau kalian viral - viralkan. Kalian juga ikut membagi - bagikan video itu,"sebut sumber menirukan ucapan Tuti.</p>Dikesempatan itu, tambah sumber, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kadis/" target="_blank">Kadis</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Kabupaten Labuhanbatu itu itu mengaku sudah menscreenshoot pegawai medis yang ikut berkomentar di media sosial dan akan ada sanksi yang diberikan.</p>Menurut sumber, Tuti menegaskan ke depannya Puskesmas Tanjung Haloban akan terus dipantau terus, khususnya terhadap semua program yang dilaksanakan oleh tenaga medis di puskesmas tersebut.</p>Kemudian, tambah sumber, Tuti meminta ke depannya tenaga medis di Puskesmas Tanjung Haloban dapat bekerjasama menjalankan semua program pemerintah pusat maupun pemerintah kabupaten dibidang kesehatan.</p>"Saya harap semuanya bekerjasama jika ingin bekerjasama, jika tidak mau ya monggo, silahkan masih banyak dinas yang lain. Pintu dinas kesehatan terbuka lebar, "terang sumber kembali menirukan perkataan Tuti yang terkesan menekan.</p>Kendati menekankan kerjasama sambung sumber lagi, secara implisit Tuti mengingatkan terhadap pegawai tenaga medis di puskesmas dimaksud tidak anggar deking dan jangan bangga mengadu kepada anggota DPRD terkait masalah itu.</p>Menurut beberapa sumber lainnya dari Puskesmas Tanjung Haloban, kehadiran Kepala Dinas <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Tuti Nofrida sangat diharapkan agar beban mental para tenaga medis di puskesmas itu dapat disampaikan dan didengarkan.</p>"Harapan kami, kadis datang dan bertanya apa saja persoalan sebenarnya yang terjadi di puskesmas itu, kami berharap suara kami dan beban mental yang kami rasakan juga dapat didengarkan. Jangan hanya pengaduan kapus saja yang diterima dan didengar, kami juga butuh keadilan,"ungkap sumber.</p>Sementara itu, sumber lainnya, Jenni Silalahi dihubungi awak media ini via seluler, Sabtu sore, (25/07/2026) mengaku merasa kecewa terhadap kepemimpinan Susiani sebagai kepala Puskesmas Tanjung Haloban yang dianggapnya bertindak diskriminasi dan otoriter.</p>"Pegawai yang dia sukai diberi nilai 100 semua, yang tidak dia sukai, mau kerja bagus pun tetap diberi nilai rendah, itu kan berdampak buruk terhadap rezeki dan karir kami. Jelas kapus itu diskriminasi dan otoriter,"sebut Jenni.</p>Disoal dirinya meminta maaf terkait viralnya video tersebut, Jenni membenarkan telah meminta maaf kepada dinas kesehatan karena telah membuat gaduh institusi dinas kesehatan.</p>"Saya akui meminta maaf,tetapi kepada dinas kesehatan bukan meminta maaf kepada kepala puskesmas. Tenaga medis separuh waktu dan ASN di puskesmas kami berjumlah 58 orang, ada 43 orang sudah menandatangani petisi agar berganti kepemimpinan di puskesmas kami,"terang Jenni.</p>Di kunjungan itu, sebut Jenni, dia dan Era Maya mewakili tenaga medisnya menjelaskan kepada  Tuti Nofrida bahwasannya sudah berupaya untuk duduk  sama berbicara dengan Susiani terkait persoalan di puskesmas tersebut.</p>Namun Susiani, katanya, ketika diajak duduk bersama tidak pernah bersedia dan selalu menghindar dengan segudang alasan.</p>Karena Susiani tidak pernah bisa diajak berkomunikasi, tambahnya lagi, Era Maya 3 kaj berangkat ke Rantauprapat untuk bertemu dengan kepala dinas tentang mutasinya, tetapi tidak pernah bisa ketemu.</p>"Keempat kalinya saya temani untuk bertemu bu kadis, tetapi juga gak ketemu, hal itu saya sampaikan langsung ke bu kadis bang,"aku Jenni</p>Kepala Dinas <a href="https://www.sumut24.co/tag/kesehatan/" target="_blank">Kesehatan</a> Kabupaten Labuhanbatu Tuti Nofrida S,Si,AP,MM, dikonfirmasi via WhatsApp, Minggu (26/07/2026) apa tanggapannya terkait adanya tudingan pungli dana JKN, dana BOK serta dugaan pemalsuan stempel dan tanda tangan kepala desa yang dilakukan oleh Kapus Tanjung Haloban, hingga berita ini dikirim ke redaksi, Tuti Nofrida belum berkenan memberikan balasan.</p>Sebagaimana pada pemberitaan sebelumnya yang dilansir media ini,tenaga medis Puskesmas Tanjung Haloban Susiani dituding melakukan pungli dana JKN sebesar 14 persen, pemotongan dana BOK sebesar 45 persen.</p>Selain dugaan pungli dana JKN dan dana BOK, Susiani juga diduga melakukan pemalsuan stempel 4 kepala desa beserta pemalsuan tandatangan kepala desa. (Jok).</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4929_Sidak-Ke-Puskesmas-Tanjung-Haloban--Kadis-Kesehatan-Labuhanbatu-Silahkan-Tenaga-Medis--quot-Hengkang-quot--Jika-Tidak-Bisa-Bekerjasama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284703/sidak-ke-puskesmas-tanjung-haloban-kadis-kesehatan-labuhanbatu-silahkan-tenaga-medis-quothengkangquot-jika-tidak-bisa-bekerjasama/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 21:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Taufik Hadiri Pembukaan Rakerda PAN Asahan, Tekankan Sinergi Demi Kemajuan Daerah Menuju Pemilu 2029]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri peresmian Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Pimpinan Dae]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menghadiri peresmian Rapat Kerja Daerah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a>) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Amanat Nasional (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a>) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang dirangkai dengan pelantikan jajaran relawan baru, berlangsung di Gedung Mutiara Kisaran, Minggu (26/7/2026) sekira pukul 10.00 Wib.</p>Kegiatan ini dihadiri sejumlah tokoh penting, antara lain Anggota DPR RI Fraksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a> H. Nasril Bahar, S.E., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Ir. Yahdi Khoir Harahap, M.B.A., Ketua DPD <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Drs. Saddat Nasution beserta jajaran, Anggota DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Fraksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a>, serta kader dan relawan partai se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Dalam sambutannya, Ketua DPD <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Drs. Saddat Nasution menyampaikan apresiasi tinggi atas kehadiran seluruh elemen yang hadir. Ia menegaskan <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a> ini menjadi momentum krusial untuk memperkuat konsolidasi organisasi menyongsong agenda politik ke depan, mulai dari tahap verifikasi partai, kaderisasi, persiapan bakal calon, hingga kesiapan menyambut Pemilihan Umum Tahun 2029. "Kita harus menjaga soliditas, kebersamaan, dan siap mengawal setiap tahapan hingga ke TPS," ujarnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/1afa34a7f984eeabdbb0a7d494132ee5_IMG-20260726-WA0034.jpg"><br></p>Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin menyambut baik pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kader dan relawan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a>, untuk terus membangun komunikasi yang harmonis demi pembangunan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Menurutnya, pemerintah daerah sangat membutuhkan dukungan, masukan, hingga kritik yang membangun dari semua pihak agar kebijakan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.</p>"Setiap kebijakan pemerintah memiliki prosedur dan tahapan yang harus dilalui, oleh karenanya komunikasi dan koordinasi yang baik menjadi kunci agar apa yang kita kerjakan tepat sasaran," jelas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik. Ia pun berharap <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a> ini melahirkan program kerja yang matang, inovatif, dan tetap berpihak pada kepentingan rakyat sebagai bekal menghadapi Pemilu 2029.</p>Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Ir. Yahdi Khoir Harahap dalam kesempatan itu menekankan pentingnya kolaborasi berkelanjutan antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a> dengan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, hingga tingkat provinsi dan pusat untuk mendorong percepatan pembangunan daerah. <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a> ini lanjutnya, bertujuan menyusun rencana kerja tahunan turunan dari Rakernas dan Rakerwil, sekaligus memperkuat struktur, disiplin, dan kesiapan partai memenangkan kontestasi politik 2029.</p>Sementara Anggota DPR RI Fraksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a> H. Nasril Bahar, S.E. secara resmi membuka <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a> sekaligus memimpin prosesi pelantikan relawan, diikuti penyerahan rompi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a> secara simbolis kepada perwakilan sebagai tanda pengukuhan komitmen kebersamaan. Ia menyampaikan kegiatan ini menjadi awal rangkaian konsolidasi partai untuk menyusun langkah strategis, mempererat persaudaraan, serta menegaskan tekad <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a> mengawal aspirasi masyarakat menuju pesta demokrasi mendatang.</p>Seluruh rangkaian kegiatan Pembukaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakerda/" target="_blank">Rakerda</a> dan Pelantikan Relawan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pan/" target="_blank">PAN</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berlangsung dengan tertib, aman, dan penuh semangat kebersamaan. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2762_Bupati-Taufik-Hadiri-Pembukaan-Rakerda-PAN-Asahan--Tekankan-Sinergi-Demi-Kemajuan-Daerah-Menuju-Pemilu-2029.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284702/bupati-taufik-hadiri-pembukaan-rakerda-pan-asahan-tekankan-sinergi-demi-kemajuan-daerah-menuju-pemilu-2029/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum TMI Don Muzakir: Diklat Tani Merdeka Sumatera I Siapkan Kader Penggerak Swasembada Pangan dan Dukung Program MBG</guid>
            <pubDate>Sun, 26 Jul 2026 21:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum TMI Don Muzakir: Diklat Tani Merdeka Sumatera I Siapkan Kader Penggerak Swasembada Pangan dan Dukung Program MBG]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Sumut24.co Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Sumatera I Angkatan IV d]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Tani Merdeka menggelar Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Tani Merdeka Sumatera I Angkatan IV di Sumatera Utara sebagai upaya memperkuat kapasitas organisasi sekaligus menyiapkan kader yang mampu mendukung program swasembada pangan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum DPP Tani Merdeka, <a href="https://www.sumut24.co/tag/don/" target="_blank">Don</a> Muzakir, mengatakan kegiatan yang berlangsung selama tiga hari tersebut diikuti sekitar 210 peserta yang merupakan gabungan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Tani Merdeka dari Provinsi Aceh dan Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Selama tiga hari ini kami melaksanakan Diklat Tani Merdeka Sumatera I Angkatan IV di Sumatera Utara. Pesertanya sekitar 210 orang yang berasal dari DPD Aceh dan DPD Sumatera Utara, bersama para ketua dan jajaran pengurus di kedua provinsi tersebut," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/don/" target="_blank">Don</a> Muzakir pada siaran pers Minggu 26 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, diklat ini tidak hanya berisi pendidikan dan pelatihan organisasi, tetapi juga membekali peserta dengan pemahaman mengenai berbagai isu strategis di sektor pertanian dan pemberdayaan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami ingin setelah mengikuti pelatihan ini, seluruh peserta kembali ke daerah masing-masing dengan bekal pengetahuan yang lebih baik, terutama dalam memahami visi Presiden Prabowo Subianto mengenai swasembada pangan. Selain itu, peserta juga dibekali materi tentang penanganan konflik, penguatan organisasi, hingga peran sosial di tengah masyarakat," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/don/" target="_blank">Don</a> Muzakir menambahkan, kegiatan tersebut juga menjadi momentum untuk menyinergikan program Tani Merdeka dengan kebijakan pemerintah, khususnya dalam mendukung penguatan ekonomi masyarakat melalui sektor pertanian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengungkapkan, pada penutupan kegiatan dijadwalkan hadir Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, yang juga menjabat sebagai Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Nantinya pada acara penutupan, Mas Sudaryono akan menyampaikan berbagai hal terkait sinkronisasi antara Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan aktivitas pertanian dan peternakan. Harapannya, keberadaan dapur-dapur MBG dapat menjadi penggerak roda ekonomi masyarakat, sekaligus membuka peluang bagi petani dan peternak untuk menjadi bagian dari rantai pasok pangan nasional," kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/don/" target="_blank">Don</a> Muzakir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui penyelenggaraan Diklat Tani Merdeka Sumatera I Angkatan IV ini, DPP Tani Merdeka berharap para pengurus daerah mampu menjadi motor penggerak pembangunan pertanian, memperkuat kelembagaan organisasi, serta berkontribusi dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan yang berkelanjutan di Indonesia.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4829_Ketum-TMI-Don-Muzakir--Diklat-Tani-Merdeka-Sumatera-I-Siapkan-Kader-Penggerak-Swasembada-Pangan-dan-Dukung-Program-MBG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284701/ketum-tmi-don-muzakir-diklat-tani-merdeka-sumatera-i-siapkan-kader-penggerak-swasembada-pangan-dan-dukung-program-mbg/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>