<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 12:34:58 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Karhutla di Desa Sei Sentang, Dua Titik Lahan Gambut Terpantau dari Aplikasi Hotspot</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 12:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Karhutla di Desa Sei Sentang, Dua Titik Lahan Gambut Terpantau dari Aplikasi Hotspot]]></title>
            <description><![CDATA[Labuhanbatu sumut24.co Titik panas (hotspot) terdeteksi melalui aplikasi pemantauan berbasis satelit NASANOAA20 di Dusun Wonorejo 33, Des]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Labuhanbatu |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Titik panas (hotspot) terdeteksi melalui aplikasi pemantauan berbasis satelit NASA-NOAA20 di Dusun Wonorejo 33, <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sentang/" target="_blank">Sentang</a>, Kecamatan Kualuh Hilir, Kabupaten Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara, Kamis (20/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, Babinsa <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sentang/" target="_blank">Sentang</a> Hitam, Serda Goffis M. Manullang, bersama personel terkait segera menuju lokasi untuk melaksanakan pengecekan lapangan (ground check) guna memastikan kondisi sebenarnya di titik koordinat yang terpantau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil pengecekan, sumber titik panas bukan berasal dari kebakaran hutan dan lahan yang tidak terkendali, melainkan dari aktivitas pembakaran terbatas yang dilakukan pemilik lahan dalam rangka pembersihan lahan untuk persiapan pembibitan. Aktivitas tersebut tertangkap oleh sistem pemantauan satelit sehingga muncul sebagai hotspot pada aplikasi monitoring.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lokasi ditemukan dua titik pembakaran pada lahan yang ditumbuhi semak belukar dan berada di area persawahan serta kebun kelapa sawit milik warga. Babinsa bersama personel terkait selanjutnya melakukan pemadaman dan memastikan api telah padam sepenuhnya sehingga tidak berpotensi meluas ke area sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan monitoring dan pengecekan dilakukan sebagai langkah antisipasi serta pengawasan terhadap setiap kemunculan hotspot guna mencegah terjadinya kebakaran lahan yang dapat menimbulkan dampak lebih luas, khususnya pada kawasan dengan jenis tanah gambut.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2369_Karhutla-di-Desa-Sei-Sentang--Dua-Titik-Lahan-Gambut-Terpantau-dari-Aplikasi-Hotspot.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285517/karhutla-di-desa-sei-sentang-dua-titik-lahan-gambut-terpantau-dari-aplikasi-hotspot/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bawa Dokumen Resmi Tapi Ditangkap, Penyidik Gakkum Kehutanan Diduga Intimidasi Sopir Truk*</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 12:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bawa Dokumen Resmi Tapi Ditangkap, Penyidik Gakkum Kehutanan Diduga Intimidasi Sopir Truk*]]></title>
            <description><![CDATA[Kasus Sopir Truk Kayu Berbuntut Panjang Gakkum Kehutanan Disemprot Anggota DPRD Sumu]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan - Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera menetapkan B seorang sopir truk bermuatan kayu sebagai tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tuduhan terhadap B dikarenakan membawa muatan kayu yang diduga ilegal dan dari kawasan hutan. Akan tetapi, pihak Balai Gakkum belum bisa memastikan apakah kayu yang diangkut itu ditebang dari kawasan hutan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) gabungan yang digelar di Komisi D DPRD Sumut, Jumat (21/8/2026) sore. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuasa hukum dari B bernama Dr. Ramces Pandiangan SH MH Mhum dan Tiopan Tarigan SH mengatakan banyak kejanggalan atas kasus yang ditangani oleh Balai Gakkum ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Seharusnya penyidik menyelidiki asal-usul kayu yang diangkut oleh B. Dari mana kayu itu ditebang, siapa yang menebang. Bagaimana cara kayu itu pindah ke somel, siapa yang angkut, menggunakan apa? Apa hubungannya kayu yang didalam truk yg di tahan gakkum dengan kawasan hutan ? Jika tunggul belum dapat dipastikan dari mana ? Kawasan hutan atau APL, PHT, janganlah bersikap Zolim terhadap sopir langsung menetapkan tersangka? Apakah itu kayu kawasan hutan atau kayu dari kebun warga. Jangan terburu-buru menetapkan tersangka, dia memiliki keluarga. Bagaimana dengan nasib keluarganya jika akhirnya penyidik keliru," ucap Ramces Pandiangan. Jika semena mena itu kelakuan yang zalim, kejam, sadis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, dikarena penyidik belum memeriksa asal usul kayu dan ke absahan dokumen kayu yang dibawa sopir. Maka, Ramces menyarankan agar kasus di hentikan. <br>Dr Ramces pandainya menekankan bahwa kawasan hutan merupakan status hukum yg memiliki derajat lexspecialis memiliki sifat kekhususan didalam kawasan hutan undang undang kehutanan lah yang di terapkan jika ada atau terbukti melakukan pelanggaran. Jika persangkaan yg di tuduhkan kepada sopir Bancin tidak berdasar maka status tersangka harus di SP3 di hentikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Artinya, belum ada tindak pidananya kasus ini. Karena penyidik belum memeriksa keabsahan dokumen, serta belum bisa memastikan bahwa kayu yang dibawa sopir itu ditebang dari hutan didaerah mana. Kami sarankan agar kasus ini dihentikan," ucapnya.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Tiopan menambahkan bahwa sopir mengangkut kayu itu memiliki dokumen dari pengirim. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Artinya, dokumen yang tertera ini ada barcodenya. Mengapa penyidik gakkum dan peserta gelar perkara tidak menyelidiki dahulu asal-usul dokumen itu? Jika dokumen itu dari Kalimantan, harus diselidiki dokumen itu. Benar atau tidak, resmi atau tidak dari Kementerian Kehutanan," tegas Tiopan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, Tiopan mengaku bahwa seorang sopir tidak mungkin bisa mengetahui apakah dokumen itu palsu atau tidak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sopir mau bekerja membawa muatan kayu itu karena dia tahu bahwa kayu itu ada dokumennya. Mengenai dokumen itu asli atau tidak, maka harus diuji dahulu kepada yang ahlinya. Tapi anehnya, penyidik dengan terburu-buru menetapkan klien kami ini sebagai tersangka, tanpa menguji dahulu surat yang dibawa sopir itu. Ini surat dari Kementerian Kehutanan," tegasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, penyidik juga diketahui memberikan pertanyaan menjebak dan janggal terhadap B. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jadi, penyidik ini bisa kita sebut menjebak klien kami. Penyidik bertanya kepada klien kami dalam BAP, bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/kayu/" target="_blank">Kayu</a> yang diangkut atau dibawa klien kami jenisnya kayu bulat. Padahal, penyidik sudah tahu bahwa kayunya sudah berbentuk potongan, petak. Jadi sangat janggal dan menyalahi prilaku penyidik ini. Kami meminta agar penyidik menghentikan kasus ini, kami akan terus mengawal kasus ini," tuturnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anggota DPRD Sumut Komisi D Benny Sihotang menduga Gakkum terindikasi menerima pesanan dari orang lain untuk menangkap Sopir truk dimaksud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kenapa sopir ini bapak tangkap di daerah Sibolangit Deli Serdang? Kenapa tidak dari Aceh bapak tangkap, kenapa bapak menetapkan tersangka terhadapnya sementara pihak bapak (Gakkum) belum dapat memastikan bahwa kayu itu kayu ilegal dari hutan atau tanpa dokumen. Bapak terindikasi menerima pesanan dari orang lain, atau ada orang yang memakai tangan bapak," tegas politisi dari Gerindra itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan L Simanjuntak dalam RDP mengatakan bahwa penyidik Gakkum Kehutanan wilayah Sumatera menggantung status mobil truk yang dipakai untuk membawa kayu. Padahal, mobil itu tidak bersalah dan ada dokumennya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mobil itu kredit, jika mobil itu tidak dipergunakan, bagaimana pemilik truknya bisa membayar kreditnya. Seharusnya penyidik mempertimbangkan itu juga. Mengapa penyidik tidak memberikan pinjam pakai kepada pemilik truk. Nilai ekonomisnya juga menyurut, apalagi kalau akhirnya terbukti kayu yang diangkut bukan kayu ilegal bagaimana?," ungkap politisi dari Gerindra ini. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mendengar hal itu, Derpin Barus dari Fraksi PDIP menambahkan jika tidak terbukti kayu itu ilegal. Maka pihak Gakkum harus mengganti kerugian dari sopir maupun pemilik angkutan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Itu semua ada hitungannya, nama sopir harus dipulihkan, trauma keluarga sopir harus dipulihkan. Lalu, Gakkum juga harus mengganti sejumlah biaya kerugian karena telah menahan truk itu. Dampak kerugiannya," terangnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sunarya penyidik Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera dalam RDP mengatakan bahwa pinjam pakai mobil itu ditentukan oleh pimpinan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pimpinan yang memutuskan apakan boleh pinjam pakai atau tidak. Mengenai penetapan sebagai tersangka terhadap B. Itu semua sudah sesuai KUHAP dan sesuai prosedur," terangnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan mengenai ganti rugi dan pemulihan nama baik terhadap B jika terjadi kekeliruan. Sunarya mengatakan itu ranahnya pimpinan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan RDP Yahdi Khoir dari PAN menegaskan bahwa RDP ini mendapatkan hasil kesimpulan bahwa pihak Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera harus menelusuri asal usul kayu dan dokumen. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Asal usul kayu harus ditelusuri, lalu berikan izin untuk pinjam pakai mobil. Tujuannya agar mobil itu bisa digunakan untuk bekerja, agar bisa membayar kredit. Ini demi keadilan dan kemanfaatan bagi pemilik sah dan diatur dalam KUHAP," terangnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai kegiatan RDP, Sunarya penyidik Balai Gakkum Kehutanan Wilayah Sumatera ketika dikonfirmasi awak media mengenai asal usul kayu itu mengatakan pimpinan yang akan menjelaskan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jadi, biarlah pimpinan nanti yang menjelaskan kepada rekan-rekan (media). Akan tetapi, menetapkan B sebagai tersangka itu sudah sesuai prosedur KUHAP yang berlaku. Memenuhi dua alat bukti," tuturnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan mengenai penyidik mengatakan bahwa muatan didalam truk yang dibawa B adalah kayu bulat, padahal kayu yang dibawa B sudah dalam kondisi potongan petak. Namun Sunarya tidak mau berkomentar mengenai hal dimaksud. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi yang dihimpun, B merupakan sopir truk dan akan mengantarkan kayu itu ke daerah Kota Binjai, dia di tangkap di kawasan Bandar Baru, Kecamatan Sibolangit, Deli Serdang Sumut, 23 Juli 2026.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4353_Bawa-Dokumen-Resmi-Tapi-Ditangkap--Penyidik-Gakkum-Kehutanan-Diduga-Intimidasi-Sopir-Truk-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285516/bawa-dokumen-resmi-tapi-ditangkap-penyidik-gakkum-kehutanan-diduga-intimidasi-sopir-truk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 11:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam UMA Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P.Siantar l Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menerima audiensi dan silaturahmi Fakultas Agama Islam Universitas Medan Area (UMA). Pertemuan berlangsung di ruang kerja wali kota, lantai 2 Balai Kota, Jalan Merdeka, Jumat (21/08/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di pertemuan tersebut, Dekan Fakultas Agama Islam UMA Dr Siti Hawa Lubis MPdI didampingi jajarannya menyampaikan, kedatangan mereka terkait upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Kota Pematangsiantar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fakultas Agama Islam UMA, katanya, mengajak Pemerintah Kota (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>) Pematangsiantar untuk bekerja sama. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar bisa memberikan beasiswa kepada anak-anak berprestasi namun tidak mampu untuk kuliah di Fakultas Agama Islam UMA. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dengan biaya cukup terjangkau. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar bisa memberikan beasiswa kepada para hafidz-hafidzah (penghafal Al-Quran)," terangnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Wesly dalam kesempatan tersebut menyambut baik tawaran kerja sama dari Fakultas Agama Islam UMA. Wesly juga berharap pengabdian masyarakat dari UMA bisa mengisi sekolah-sekolah di Kota Pematangsiantar, terutama untuk guru agama Islam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Selama ini kita sudah tampung beasiswa dari bantuan sosial. Nanti akan ada pembahasan secara teknis," tukasnya. <br><br>Turut mendampingi Wesly, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP serta Kepala Dinas Pendidikan Syaiful Rizal SSTP. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6184_Wali-Kota-menerima-audiensi-dan-silaturahmi-Fakultas-Agama-Islam-UMA-Pertemuan-berlangsung-di-ruang-kerja-wali-kota.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285515/wali-kota-menerima-audiensi-dan-silaturahmi-fakultas-agama-islam-uma-pertemuan-berlangsung-di-ruang-kerja-wali-kota/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Menyambut hangat kehadiran Rektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan  Pemko  Siantar</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 11:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Menyambut hangat kehadiran Rektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan  Pemko  Siantar]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota Menyambut hangat kehadiranRektor Universitas UHKBPN dalam rangka MOu Dengan  Pemko  Siantar ]]></description>
            <content><![CDATA[<br></p>P. Siantar l Sumut24.co<br>Rektor UHKBPN Pematangsiantar Muktar B Panjaitan dalam sambutannya mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan sehingga pertemuan dapat terlaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muktar menyampaikan UHKBPN Pematangsiantar mendukung program-program Wali Kota Wesly Silalahi, terutama dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Muktar, dahulu Pematangsiantar dikenal sebagai kota pendidikan. Untuk itu, ia berharap di masa pemerintahan Wali Kota Wesly, julukan kota pendidikan untuk Pematangsiantar bisa direbut kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Untuk itu, kami sebagai universitas, ikut serta dalam peningkatan dan pemberdayaan masyarakat. Apabila <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar membutuhkan, kami siap untuk bersinergi dan berkolaborasi. Sehingga Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras dapat terwujud," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan Wali Kota Wesly menyampaikan, kerja sama ini merupakan dukungan terhadap pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam peningkatan kualitas SDM dan penguatan kelembagaan kedua belah pihak, serta merupakan pedoman dalam mensinergikan program dan kegiatan bersama guna memeroleh hasil yang optimal, dengan memanfaatkan sumber daya yang dimiliki Pemerintah Kota (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>) Pematangsiantar dan UHKBPN Pematangsiantar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Diharapkan kerja sama yang ditandatangani hari ini, dapat berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang positif bagi kemajuan pembangunan dan peningkatan kualitas pendidikan masyarakat demi tercapainya Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras," tukas Wesly.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Kepala Bagian Tata Pemerintahan Sekretariat Daerah Kota Pematangsiantar Hendra TP Simamora SSTP MSi dalam laporannya menyampaikan latar belakang terlaksananya kegiatan tersebut, antara lain: pelaksanaan kerja sama daerah merupakan wujud dalam mendukung peningkatan kesejahteraan daerah dengan memanfaatkan potensi dan sumber daya yang dimiliki oleh daerah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>  Pematangsiantar perlu mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu pendidikan, penelitian, dan pengabdian masyarakat serta peningkatan kualitas sumber daya manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terakhir, visi dan misi pada Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kota Pematangsiantar Tahun 2025-2029 mendukung peningkatan pendidikan masyarakat sehingga <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar membuka pintu selebar-lebarnya pelaksanaan kegiatan yang berkaitan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi, serta peningkatan kualitas SDM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan tujuan kegiatan tersebut, yakni meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintah daerah dan memberikan dukungan pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi dalam penguatan kelembagaan dan peningkatan kualitas SDM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini turut diisi dengan pemberian cenderamata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP. (LP)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9874_Wali-Kota-Menyambut-hangat-kehadiran-Rektor-Universitas-UHKBPN-dalam-rangka-MOu-Dengan--Pemko--Siantar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285514/wali-kota-menyambut-hangat-kehadiran-rektor-universitas-uhkbpn-dalam-rangka-mou-dengan-pemko-siantar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dr. Hendra Gunawan Pimpin PSI Asahan : Optimis Sasarkan 5 Kursi DPRD, Terbuka untuk Semua Elemen Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 11:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dr. Hendra Gunawan Pimpin PSI Asahan : Optimis Sasarkan 5 Kursi DPRD, Terbuka untuk Semua Elemen Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHANl, Semangat baru bergulir di kancah politik Kabupaten Asahan. Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (PS]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHANl, Semangat baru bergulir di kancah politik Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Dewan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pimpin/" target="_blank">Pimpin</a>an Daerah (DPD) Partai Solidaritas Indonesia (<a href="https://www.sumut24.co/tag/psi/" target="_blank">PSI</a>) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> kini bertekad tampil sebagai kekuatan yang relevan dan diperhitungkan dalam kontestasi politik mendatang. Di bawah kepemimpinan Ketua DPD <a href="https://www.sumut24.co/tag/psi/" target="_blank">PSI</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Dr. Hendra <a href="https://www.sumut24.co/tag/gunawan/" target="_blank">Gunawan</a>, S.H., M.H., C.MK., C.NS., C.PM., partai ini menetapkan target ambisius, meraih lima kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a></p>Optimisme tersebut bukan tanpa dasar. Sejak kepemimpinan baru berjalan, gelombang dukungan dari masyarakat semakin menguat. Berbagai tokoh lokal, pelaku usaha, hingga elemen masyarakat dari berbagai lapisan menyatakan keinginan untuk bergabung dan berjuang bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/psi/" target="_blank">PSI</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Antusiasme ini menjadi modal utama bagi partai untuk melangkah lebih jauh dan memberikan harapan baru bagi masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>"Kami melihat antusiasme yang luar biasa dari masyarakat. Semakin hari, semakin banyak tokoh masyarakat, para pelaku usaha, hingga kalangan muda yang menyatakan diri bergabung bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/psi/" target="_blank">PSI</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Ini menjadi energi positif bagi kami untuk bekerja keras merealisasikan target 5 kursi di DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>," ungkap Dr. Hendra <a href="https://www.sumut24.co/tag/gunawan/" target="_blank">Gunawan</a>.</p>Lebih dari sekadar mengejar kursi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/psi/" target="_blank">PSI</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi wadah yang terbuka dan inklusif. Partai ini siap menampung aspirasi seluruh lapisan masyarakat tanpa membedakan latar belakang. Dr. Hendra <a href="https://www.sumut24.co/tag/gunawan/" target="_blank">Gunawan</a> menekankan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/psi/" target="_blank">PSI</a> hadir untuk konsisten mengawal suara rakyat, mendorong tata kelola pemerintahan yang transparan, serta memperjuangkan kemajuan ekonomi dan keadilan hukum yang merata bagi seluruh warga Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Dengan terus memperkuat konsolidasi organisasi hingga ke tingkat kecamatan dan desa, <a href="https://www.sumut24.co/tag/psi/" target="_blank">PSI</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> optimis mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah. Partai ini bertekad menghadirkan arah baru dalam pembangunan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang berkeadilan, berpihak pada rakyat, dan berorientasi pada kesejahteraan bersama. (tec)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8721_Dr--Hendra-Gunawan-Pimpin-PSI-Asahan---Optimis-Sasarkan-5-Kursi-DPRD--Terbuka-untuk-Semua-Elemen-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285513/dr-hendra-gunawan-pimpin-psi-asahan-optimis-sasarkan-5-kursi-dprd-terbuka-untuk-semua-elemen-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 10:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika Sampah Mengapung di Surga Pahawang]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Abdullah Rasyid<br>Pecinta Wisata Bahari&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Minggu ini saya sengaja mengosongkan agenda untuk keluarga. Perjalanan dimulai dari Jakarta menuju Palembang dengan mobil pribadi. Keluarga dari Jambi juga datang. Jakarta dan Jambi bertemu di Palembang untuk satu momen yang sangat kami syukuri: wisuda anak kami dari Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alhamdulillah, semuanya berjalan lancar. Setelah kesibukan dan rutinitas masing-masing, ada kebahagiaan tersendiri ketika keluarga besar bisa kembali duduk dalam satu kendaraan, makan bersama, saling menggoda, lalu melanjutkan perjalanan tanpa terlalu diburu waktu. Dari Palembang, kami memutuskan menuju Lampung. Pilihannya jatuh pada Pulau Pahawang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya sudah cukup sering mendengar cerita tentang Pahawang. Tetapi berada langsung di sana memberi kesan berbeda. Kami menginap di vila terapung. Anak, istri, dan ponakan-ponakan spontan mengatakan suasananya seperti Maladewa. Mungkin itu cara sederhana mereka menggambarkan laut yang membentang di depan kamar, air yang jernih, serta ketenangan yang sulit diperoleh di kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami kemudian berlayar ke Pulau Kelagian. Pasir putih, air bening, dan langit cerah seperti menyusun pemandangan yang nyaris sempurna. Perjalanan dilanjutkan ke beberapa titik snorkeling. Di bawah permukaan air, terumbu karang dan ikan-ikan kecil memperlihatkan kekayaan yang selama ini sering kita sebut dengan ringan sebagai &quot;potensi bahari Indonesia&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tempat seperti Pahawang, kalimat itu tidak terasa sebagai slogan. Kekayaan laut memang nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi ada sesuatu yang mengganggu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perjalanan dengan perahu kayu dari dermaga menuju pulau, juga ketika berpindah dari satu titik wisata ke titik lainnya, berkali-kali kami berpapasan dengan sampah yang mengapung di laut. Plastik, kemasan, dan berbagai sisa konsumsi manusia hadir di tengah bentang alam yang begitu indah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemandangan itu membuat saya berpikir: jangan-jangan kita terlalu sibuk menjual keindahan Indonesia, tetapi kurang serius merawatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita senang memberi julukan pada destinasi wisata: Maladewa-nya Indonesia, surga tersembunyi, atau berbagai sebutan lain yang terdengar eksotis. Julukan seperti itu bagus untuk promosi. Namun wisata bahari tidak bisa hidup hanya dari foto yang indah di media sosial. Ada syarat yang lebih mendasar: laut harus tetap sehat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/sampah/" target="_blank">Sampah</a> di laut bukan sekadar mengurangi keindahan foto wisatawan. Plastik dapat terurai menjadi mikroplastik, mencemari ekosistem, masuk ke rantai makanan, mengganggu biota laut, dan akhirnya kembali kepada manusia. Ketika terumbu karang rusak dan kualitas perairan menurun, yang kehilangan bukan hanya wisatawan. Nelayan, pemilik perahu, pemandu snorkeling, pengelola penginapan, warung kecil, dan masyarakat pesisir ikut menanggung akibatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu saya semakin memahami mengapa Menteri Lingkungan Hidup Moh Jumhur Hidayat menempatkan pengelolaan sampah sebagai agenda penting. Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH bahkan menegaskan pengelolaan sampah dan partisipasi publik sebagai prioritas, sekaligus mendorong ekonomi sirkular dan tanggung jawab produsen terhadap sampah kemasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa yang saya lihat di Pahawang memperlihatkan bahwa agenda tersebut bukan urusan abstrak di ruang rapat Jakarta. Ia hadir di depan mata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun membersihkan sampah yang sudah mengapung hanyalah ujung dari pekerjaan panjang. Persoalan sebenarnya berada di darat, di hulu sungai, di permukiman, di pasar, di kawasan wisata, di kapal, dan pada kebiasaan kita sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada dimensi tata kelola yang sering luput. <a href="https://www.sumut24.co/tag/sampah/" target="_blank">Sampah</a> laut tidak mengenal batas desa atau kabupaten. <a href="https://www.sumut24.co/tag/sampah/" target="_blank">Sampah</a> yang terlihat di satu teluk belum tentu berasal dari pulau di depannya. Ia dapat terbawa arus dari sungai, kawasan pesisir lain, kapal, atau aktivitas jauh dari lokasi wisata. Karena itu penanganannya tidak bisa dibebankan hanya kepada pengelola destinasi. Pemerintah kabupaten, provinsi, pengelola daerah aliran sungai, pelaku usaha, dan komunitas pesisir harus bekerja sebagai satu sistem.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak masuk akal bila petugas kebersihan diminta terus memungut sampah sementara jutaan orang masih merasa biasa membuang kemasan begitu saja. Tidak cukup pula mengadakan aksi bersih pantai beberapa kali dalam setahun jika sistem pengumpulan, pemilahan, pengangkutan, dan pengolahan sampah tidak bekerja setiap hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Destinasi wisata bahari seperti Pahawang justru dapat menjadi laboratorium kecil tata kelola sampah Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap kapal wisata dapat diwajibkan membawa wadah sampah tertutup dan memastikan tidak satu pun sampah penumpang dibuang ke laut. Penginapan dan rumah makan mesti memilah sampah sejak sumbernya. Dermaga harus mempunyai fasilitas pengumpulan yang memadai. Pemerintah daerah dapat menetapkan standar kebersihan bagi operator wisata, disertai pengawasan dan sanksi yang benar-benar diterapkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Produsen juga tidak boleh terus berada di luar persoalan. Kemasan yang dijual sampai ke pulau-pulau terpencil pada akhirnya meninggalkan biaya lingkungan bagi masyarakat. Prinsip tanggung jawab produsen menjadi penting agar biaya membersihkan sampah tidak terus dibebankan kepada pemerintah daerah dan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada sisi lain, wisatawan harus bersedia menerima satu prinsip sederhana: apa yang kita bawa ke pulau, terutama yang tidak mudah terurai, harus kita bawa kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pariwisata yang baik bukan hanya menghasilkan kunjungan. Ia harus meninggalkan destinasi dalam keadaan setidaknya sama baiknya dengan ketika wisatawan datang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pahawang memiliki modal yang sangat besar. Keindahan alamnya sudah tersedia tanpa perlu kita bangun. Terumbu karang, laut biru, pulau-pulau kecil, pasir putih, dan keramahan masyarakat adalah aset yang nilainya jauh melampaui tiket perjalanan. Justru karena alam telah memberikan begitu banyak, tugas manusia mestinya lebih sederhana: jangan merusaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan keluarga kali ini akhirnya meninggalkan dua kesan yang sama kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang pertama adalah kebahagiaan pribadi. Melihat anak menyelesaikan pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Sriwijaya, berkumpul dengan keluarga dari Jakarta dan Jambi, lalu menikmati Pahawang bersama-sama adalah kenangan yang akan lama tersimpan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang kedua adalah kegelisahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya pulang dengan keyakinan bahwa Indonesia sebenarnya tidak kekurangan destinasi kelas dunia. Yang kita perlukan adalah tata kelola kelas dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita boleh bangga ketika wisatawan menyebut sebuah vila terapung di Pahawang terasa seperti Maladewa. Tetapi kebanggaan yang lebih besar adalah jika suatu hari mereka pulang dengan cerita bahwa laut Indonesia bukan hanya indah, melainkan juga bersih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab pada akhirnya, ukuran kecintaan kepada alam bukan seberapa sering kita memujinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melainkan seberapa serius kita menjaganya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9377_Ketika-Sampah-Mengapung-di-Surga-Pahawang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285512/ketika-sampah-mengapung-di-surga-pahawang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Titian Muhibah PTM ESU&ndash;Malaysia, Pingpong Jadi Jembatan Persahabatan Bangsa Serumpun</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Titian Muhibah PTM ESU–Malaysia, Pingpong Jadi Jembatan Persahabatan Bangsa Serumpun]]></title>
            <description><![CDATA[Titian Muhibah PTM ESU&ndashMalaysia, Pingpong Jadi Jembatan Persahabatan Bangsa Serumpun]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Semangat persahabatan Indonesia&ndash;Malaysia kembali diwujudkan melalui kegiatan Titian Muhibah PTM Eksekutif Sumatera Utara (PTM ESU). Kegiatan persahabatan tenis meja tersebut digelar di Aula Ar-Rivai TPI Medan, Minggu, 23 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertandingan mempertemukan PTM Eksekutif Sumut dan PTM Lansia Kota Medan dengan Gabungan Pasukan Pingpong Putrajaya, Malaysia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua PTM Eksekutif Sumatera Utara (PTM ESU), H. Ikrom Helmi Nasution, SH, mengatakan kegiatan tersebut bukan sekadar pertandingan olahraga, tetapi menjadi bagian dari perjalanan panjang membangun silaturahmi dan persaudaraan antara masyarakat Indonesia dan Malaysia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Titian Muhibah ini bukan sekadar bermain pingpong. Yang paling utama adalah silaturahmi, persaudaraan dan mempererat hubungan bangsa serumpun antara Indonesia dan Malaysia,&quot; ujar H. Ikrom Helmi Nasution.&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Titian Muhibah PTM ESU telah berlangsung sejak 2008, atau sekitar 18 tahun lalu. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara silih berganti melalui kunjungan persahabatan antara PTM Eksekutif Sumut dengan berbagai majlis bandaraya dan majlis perbandaran di Malaysia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga saat ini, Titian Muhibah tersebut telah berlangsung sebanyak 15 kali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikrom mengatakan, kegiatan ini menjadi wadah bagi para peserta untuk bertemu, berolahraga, saling mengenal dan memperkuat hubungan persahabatan yang telah terjalin selama bertahun-tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kegiatan kali ini, rombongan dari Malaysia berjumlah 34 orang, yang terdiri dari pesara atau pensiunan kerajaan dan swasta, serta sejumlah peserta yang masih aktif bertugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selain bermain tenis meja, kita juga memberikan kesempatan kepada sahabat-sahabat dari Malaysia untuk mengenal Sumatera Utara. Mereka juga melawat sejumlah objek wisata, seperti Berastagi dan Parapat,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, kata Ikrom, Titian Muhibah tidak hanya memberikan manfaat dalam bidang olahraga, tetapi juga menjadi sarana memperkenalkan potensi wisata dan budaya Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menuju 20 Tahun Titian Muhibah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikrom berharap tradisi persahabatan tersebut terus berlanjut dan semakin kuat. Bahkan, tahun 2028 akan menjadi momentum istimewa karena Titian Muhibah PTM ESU memasuki usia 20 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Insya Allah tahun 2028 kita akan memperingati 20 Tahun Titian Muhibah PTM ESU. Harapan kita kegiatan tersebut dapat dilaksanakan di Masjid Putra, Putrajaya, Malaysia. Mudah-mudahan Allah memberikan kesehatan dan umur panjang sehingga cita-cita itu dapat terwujud. Aamiin,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, semangat yang dibangun dalam Titian Muhibah adalah silaturahmi, semangat, sehat dan sportivitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Boleh berbeda negara, tetapi Indonesia dan Malaysia adalah bangsa serumpun. Karena itu, persahabatan dan silaturahmi seperti ini harus terus kita rawat,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan di Aula Ar-Rivai TPI Medan tersebut pun menjadi bukti bahwa olahraga dapat menjadi jembatan persahabatan yang melampaui batas negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari meja pingpong, lahir persahabatan. Dari persahabatan, tumbuh persaudaraan bangsa serumpun.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_942_Titian-Muhibah-PTM-ESU-ndash-Malaysia--Pingpong-Jadi-Jembatan-Persahabatan-Bangsa-Serumpun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/285511/titian-muhibah-ptm-esundashmalaysia-pingpong-jadi-jembatan-persahabatan-bangsa-serumpun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU: SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE-35?</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 09:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU: SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE-35?]]></title>
            <description><![CDATA[PETA KEKUATAN 8 KANDIDAT KETUM PBNU SIAPA AKAN MEMENANGKAN MUKTAMAR NU KE35?]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>JAKARTA&mdash; Menjelang pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35, peta persaingan kursi Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) semakin terlihat jelas. Delapan nama muncul sebagai kandidat kuat, masing-masing membawa basis dukungan, keunggulan, dan karakteristik tersendiri. Persaingan ini bukan sekadar perebutan kursi kepemimpinan, melainkan penentuan arah organisasi Islam terbesar di Indonesia untuk lima tahun ke depan.<br><br><br>Delapan Figur yang Bersaing<br><br>1. Gus Yahya &mdash; Petahana dengan Kekuatan Struktural<br><br>KH. Yahya Cholil Staquf atau yang akrab disapa Gus Yahya saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PBNU. Sebagai petahana, ia memiliki keunggulan akses ke seluruh struktur organisasi PBNU serta jaringan yang sudah terbangun selama masa jabatannya. Pengalaman memimpin organisasi massa terbesar di Indonesia menjadikannya salah satu figur yang paling dikenal baik di dalam maupun di luar lingkungan NU. Namun, sebagai petahana, ia juga harus menghadapi dinamika perubahan yang diinginkan oleh sebagian kalangan.<br><br>2. KH. Marsudi Syuhud &mdash; Tokoh Lintas Wilayah<br><br>KH. Marsudi Syuhud adalah figur yang memiliki pengalaman panjang di PBNU sekaligus di Majelis Ulama Indonesia (MUI). Kekuatan utamanya terletak pada dukungan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia, tidak terpusat di satu daerah saja. Basis pesantren yang kuat ditambah jejaring organisasi yang luas menjadikannya kandidat yang dihormati di berbagai kalangan ulama.<br><br>3. Gus Kikin &mdash; Kekuatan Jawa Timur<br><br>KH. Ahmad Muwafiq atau Gus Kikin tampil sebagai kandidat dengan dukungan paling solid dari Jawa Timur &mdash; basis terbesar NU. Akarnya yang kuat di dunia pesantren serta dukungan penuh dari Pengurus Wilayah NU Jawa Timur menjadikannya pesaing serius. Jawa Timur selama ini dikenal sebagai "kubah" NU, sehingga dukungan dari wilayah ini memiliki bobot yang sangat besar dalam muktamar.<br><br>4. Gus Rozin &mdash; Intelektual dari Jawa Tengah<br><br>Saat ini menjabat sebagai Ketua PWNU Jawa Tengah, KH. Ahmad Rozin atau Gus Rozin dikenal sebagai figur intelektual yang berpikir mendalam. Kekuatannya terletak pada kemampuan merumuskan gagasan serta basis dukungan yang kuat di kalangan pesantren dan organisasi di Jawa Tengah. Kombinasi antara kedalaman pemikiran dan kekuatan organisasi menjadikannya kandidat yang diperhitungkan.<br><br>5. Gus Yusuf &mdash; Didukung 23 PCNU Jateng<br><br>KH. Ahmad Yusuf atau Gus Yusuf mencatat dukungan yang luar biasa dari 23 Pengurus Cabang NU se-Jawa Tengah. Kekuatannya tidak hanya di tingkat wilayah, tetapi juga merambah ke tingkat cabang yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Dengan basis pesantren yang kokoh serta kemampuan menjaga kultural santri, Gus Yusuf memiliki keunggulan dalam hal kedekatan dengan akar rumput NU.<br><br>6. Gus Salam &mdash; Rekonsiliasi dan Pembaruan<br><br>KH. Salam muncul sebagai figur yang tumbuh dari kalangan pesantren dengan mengusung semangat rekonsiliasi dan pembenahan organisasi. Di tengah dinamika yang kadang terbelah, suara rekonsiliasi yang dibawanya menjadi daya tarik tersendiri. Gus Salam menawarkan pendekatan yang menyatukan berbagai elemen dalam tubuh NU.<br><br>7. KH. Zulfa Mustofa &mdash; Penguasaan Struktur Organisasi<br><br>KH. Zulfa Mustofa dikenal sebagai figur yang sangat memahami seluk-beluk struktur internal PBNU. Jaringannya yang kuat di kalangan ulama lama serta pengalaman kepemimpinan yang matang menjadikannya sosok yang dihormati di lingkungan organisasi. Pemahaman mendalam tentang mekanisme internal NU menjadi modal penting dalam proses muktamar yang sangat mengandalkan kesepakatan antarulama.<br><br>8. Prof. KH. Nasaruddin Umar &mdash; Ulama Nasional dan Moderasi<br><br>Prof. KH. Nasaruddin Umar adalah ulama nasional yang juga memiliki pengalaman di pemerintahan sebagai Mantan Menteri Agama. Kekuatannya terletak pada pengakuan luas sebagai tokoh moderasi beragama serta jejaring yang menjangkau kancah internasional. Ia membawa nuansa keislaman yang inklusif, toleran, dan relevan dengan tantangan zaman.<br><br><br> Peta Kekuatan: Jaringan, Pesantren, dan Struktur<br><br>Persaingan kedelapan kandidat ini dapat dilihat dari enam indikator utama kekuatan: jaringan, pesantren, struktural, nasional, ulama, dan organisasi.<br><br>- Gus Kikin dan Gus Yusuf tampil kuat di indikator pesantren dan dukungan wilayah.<br>​<br>- Gus Yahya serta KH. Zulfa Mustofa unggul dalam penguasaan struktur organisasi.<br>​<br>- Prof. KH. Nasaruddin Umar dan KH. Marsudi Syuhud memiliki keunggulan di tingkat nasional dan pengakuan sebagai ulama.<br>​<br>- Gus Rozin dan Gus Salam menawarkan kombinasi kekuatan organisasi dan gagasan pembaruan.<br><br><br>  Arah NU Lima Tahun ke Depan<br><br>Muktamar NU ke-35 bukan sekadar memilih pemimpin baru. Di balik persaingan ini terdapat pertarungan gagasan tentang arah NU ke depan: apakah organisasi ini akan lebih memperkuat basis pesantren dan kultural santri, lebih aktif di kancah nasional dan kebijakan publik, atau lebih fokus pada pembenahan internal organisasi dan rekonsiliasi?<br><br>Setiap kandidat membawa nuansa yang berbeda, namun semuanya berakar pada nilai-nilai dasar NU: tawasut (moderat), tasamuh (toleran), dan tawazun (seimbang). Perbedaan kekuatan dan basis dukungan justru menunjukkan kekayaan NU yang beragam namun tetap satu.<br><br><br> Semakin Terbuka, Semakin Menarik<br><br>Dengan delapan kandidat kuat yang memiliki basis dan keunggulan masing-masing, muktamar kali ini menjadi salah satu yang paling menarik dan terbuka dalam sejarah NU. Tidak ada satu nama yang terlihat sangat dominan tanpa tantangan. Persaingan ini menunjukkan bahwa NU tetap hidup, dinamis, dan terbuka terhadap regenerasi kepemimpinan.<br><br>Siapa pun yang terpilih nanti, tantangannya akan tetap sama: bagaimana menjaga keberagaman di dalam tubuh NU, memperkuat pesantren sebagai pusat peradaban, dan menjadikan NU semakin relevan dalam menjawab tantangan zaman untuk kemaslahatan umat dan bangsa.<br><br>"NU bukan milik satu kelompok. NU milik seluruh santri, seluruh ulama, dan seluruh rakyat Indonesia. Muktamar adalah cara kita bersatu menentukan arah bersama."red<br><br><br><br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2448_PETA-KEKUATAN-8-KANDIDAT-KETUM-PBNU--SIAPA-AKAN-MEMENANGKAN-MUKTAMAR-NU-KE-35-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285510/peta-kekuatan-8-kandidat-ketum-pbnu-siapa-akan-memenangkan-muktamar-nu-ke35/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 09:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak Resmi Jabat Wakapolda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Brigjen Pol Naek <a href="https://www.sumut24.co/tag/pamen/" target="_blank">Pamen</a> Simanjuntak resmi menduduki jabatan Wakil Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Wakapolda Sumut), terhitung hari ini, Jum&#039;at (21/08/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Naek <a href="https://www.sumut24.co/tag/pamen/" target="_blank">Pamen</a> Simanjuntak merupakan anak Medan itu menggantikan Brigjen Pol. Sonny Irawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut Kombes Ferry Walintukan menyebutkan, pergantian jabatan ditandai dengan acara Serah Terima Jabatan (Sertijab) yang digelar di Aula Tribrata Polda Sumut, Jum&#039;at (21/08/26).pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kegiatan serah terima jabatannya digelar pagi tadi, dipimpin Kapolda Sumut,&quot; ujar Ferry Walintukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi di tubuh Polri. Salah satu posisi yang diganti antara lain, jabatan Wakapolda Sumut sebelumnya Brigjen Sonny Irawan. Lulusan Akpol 1997 itu diangkat jabatan baru sebagai Kasespimmen Sespim Lemdiklat Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain jabatan Wakapolda, Posisi Karo Logistik Polda Sumut yang sebelumnya dijabat Kombes Pol Pahala Hotma Mangatur Panjaitan. Kini Kombes Pahala diangkat dalam jabatan baru sebagai Pengelola Barang dan Jasa Polri Utama Tingkat II Slog Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu posisinya kini dipercaya kepada Kombes Pol Rudi Rifani yang sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Tingkat I Bareskrim Polri. Kemudian, posisi jabatan Kapolres Asahan juga diganti, AKBP Revi Nurvelani diangkat dalam jabatan baru sebagai Wadir Pamobvit Polda Sumut dan posisi Kapolres Asahan dipercayakan kepada AKBP Adi Dharma Pramudhita(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1356_Brigjen-Pol-Naek-Pamen-Simanjuntak-Resmi-Jabat-Wakapolda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285509/brigjen-pol-naek-pamen-simanjuntak-resmi-jabat-wakapolda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">M Yani Piliang mendapat 5 dukungan dari 6 Pengkab/Pengkot yang aktif, hampir dipastikan menjadi Calon Tunggal Ketua PERPANI Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 08:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[M Yani Piliang mendapat 5 dukungan dari 6 Pengkab/Pengkot yang aktif, hampir dipastikan menjadi Calon Tunggal Ketua PERPANI Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[M Yani Piliang mendapat 5 dukungan dari 6 Pengkab/Pengkot yang aktif, hampir dipastikan menjadi Calon Tunggal Ketua PERPANI Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan - Pendaftran calon ketua PERPANI Sumut Bung Muhammad Yani Piliang mengembalikan formulir pendaftaran di hari terakhir pendaftaran Jumat 21 Agustus 2026 pukul 17 30 wib. Penyerahakan formulir pendaftaran Bacalon Ketum PERPANI Sumut M Yani didampingi Ketua Harian Pengkot PERPANI Medan Coach Andrew dan Judge Dani utusan Pengkot PERPANI Binjai.<br>Proses penyerahan Pengembalian formulir pendaftaran Bacalon Ketum PERPANI Sumut M Yani diterima langsung Ketua Steering Committee(SC) Musyawarah Provinsi PERPANI Sumut yang juga Waketum III KONI Sumut Bapak Irwan Pulungan di Kantor KONI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bacalon Ketum PERPANI Sumut Bung M Yani membawah 5 dukungan dari 6 Pengurus Kabupaten/Kota yg aktif di Sumut yakni Labusel ,Asahan tebing tinggi, Medan dan Binjai diluar Palas , ada sedikit dinamika dukungan juga dari Pengkot Binjai sempat membuat dukungan dua dan pada akhirnya menyatakan menarik dukungan dari pihak yg lain dan memberikan dukungan kepada Bung M Yani setelah mendengarkan visi dan misi langsung dari Bacalon Ketum , sampai mendaftar hari ini hanya Masih 1 calon yg mengembalikan formulir pendaftaran ke panitia penjaringan dan akan di verifikasi sampai tanggal 27 Agustus mendatang sebelum pemilihan pada 1 sepetember Inshaa Allah dukungan yg ada dapat di pastikan M Yani Piliang menjadi calon tunggal untuk menjadi ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/perpani/" target="_blank">Perpani</a> Sumut masa bakti 2026 - 2030 yg akan datang .]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_501_M-Yani-Piliang-mendapat-5-dukungan-dari-6-Pengkab-Pengkot-yang-aktif--hampir-dipastikan-menjadi-Calon-Tunggal-Ketua-PERPANI-Sumatera-Utara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285508/m-yani-piliang-mendapat-5-dukungan-dari-6-pengkabpengkot-yang-aktif-hampir-dipastikan-menjadi-calon-tunggal-ketua-perpani-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Kantor Baru ke Aksi Nyata: BPP KAPMI Perkuat Ekonomi Pengusaha Muda</guid>
            <pubDate>Sat, 22 Aug 2026 08:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Kantor Baru ke Aksi Nyata: BPP KAPMI Perkuat Ekonomi Pengusaha Muda]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Kantor Baru ke Aksi Nyata BPP KAPMI Perkuat Ekonomi Pengusaha Muda]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAKARTA &ndash; Badan Pimpinan Pusat Kamar Dagang Pengusaha Muda Indonesia [BPP KAPMI] resmi menempati kantor sekretariat baru di sekitar Menteng, Jakarta Pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bersamaan dengan peresmian kantor, BPP KAPMI juga mengukuhkan tiga tokoh nasional sebagai Pembina organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga tokoh yang dikukuhkan adalah *TB. Robby Budiansyah, ST* Sebagai Ketua Dewan Pembina, *Tody Ardiansyah Prabu, SH* sebagai Wakil Ketua Dewan Pembina, dan *Prof. Dr. Hj. Anna Mariana, SH., MH., MBA* sebagai Ketua Dewan Penasihat. Pengukuhan ini merupakan bagian dari konsolidasi kelembagaan BPP KAPMI untuk memperkuat arah gerak organisasi di tingkat nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum BPP KAPMI *Muliansyah Abdurrahman* menyampaikan, kehadiran para Pembina &amp; Penasihat diharapkan dapat memberikan penguatan ideologis, akademik, jejaring usaha, dan advokasi kebijakan bagi kader di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*TB. Robby Budiansyah* dikenal sebagai pengusaha muda Nasional yang sukes  aktif di organisasi kepemudaan dan pengembangan sumber daya manusia,<br>Latar belakang Pengusaha Sukses, Robby menambah spirit energi baru <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapmi/" target="_blank">Kapmi</a> untuk bergerak menuju pentas nasional dalam kemajuan lokomotif Ekonomi nasional. *Tody Ardiansyah Prabu* berprofesi sebagai advokat PERADI , pergerakan organisatoris dan pengusaha di bidang properti sebagai motivasi arah peta jalan organisasi. Sementara *Prof. Anna Mariana* merupakan Guru Besar  akademisi intelektual dengan rekam jejak panjang di bidang hukum, kebijakan publik, pemberdayaan masyarakat, dan dunia usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami butuh Pembina yang tidak hanya memberi arahan, tapi juga turun mengawal kerja-kerja nyata KAPMI untuk pengusaha muda Indonesia,&quot; ujar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muliansyah didampingi Sekretaris Jenderal *Muh. Rojak* dan Bendahara Umum Alya Cahya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peresmian kantor baru ini menjadi tonggak penting bagi BPP KAPMI. Ke depan kantor tersebut akan difungsikan sebagai pusat koordinasi, kaderisasi, inkubasi bisnis, serta gerakan advokasi dan pemberdayaan ekonomi Bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BPP KAPMI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi rumah perjuangan pengusaha muda Indonesia yang bergerak di bidang ekonomi, bisnis, pendidikan, dan kebangsaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan dukungan para Pembina &amp; Penasihat, BPP KAPMI menargetkan sinergi yang lebih kuat antara gerakan pemuda dengan dunia usaha, profesional, akademisi, dan pemangku kebijakan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke depan, program prioritas BPP KAPMI meliputi penguatan kapasitas kader pengusaha, literasi bisnis dan kebangsaan, pemberdayaan UMKM, serta pengawalan isu-isu strategis ekonomi di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan struktur baru dan dukungan para Pembina &amp; Penasihat, kami optimis KAPMI dapat melahirkan kader-kader pebisnis yang maju, berilmu, berakhlak, dan berdaya untuk Indonesia,&quot; tutup Muliansyah]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1282_Dari-Kantor-Baru-ke-Aksi-Nyata--BPP-KAPMI-Perkuat-Ekonomi-Pengusaha-Muda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285507/dari-kantor-baru-ke-aksi-nyata-bpp-kapmi-perkuat-ekonomi-pengusaha-muda/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN UP3 Medan Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN UP3 Medan Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan menyal]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Johor, Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Jumat (21/8/2026).</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> kepada warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Johor pada Selasa (18/8/2026) malam.</p>Penyaluran bantuan dipimpin Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, M. Harryadi Poel, bersama jajaran serta melibatkan Yayasan Baitul Maal (YBM) <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Srikandi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, dan Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> yang dihimpun melalui kepedulian insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam masa pemulihan pascabencana.</p>Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, M. Harryadi Poel, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk empati pegawai terhadap masyarakat yang mengalami dampak bencana.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> ini merupakan wujud kepedulian insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> kepada saudara-saudara kita yang terdampak. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama masa pemulihan sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas,&quot; kata Harryadi.</p>Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> diterima Lurah Suka Maju, Muhammad Iqbal Samosir, S.E., M.AP. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.</p>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak angin puting beliung. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> ini sangat berarti dan tentunya membantu meringankan beban warga dalam menghadapi masa pemulihan,&quot; ujar Iqbal.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/3988c7f88ebcb58c6ce932b957b6f332_IMG-20260821-WA0056.jpg"><br></p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengapresiasi kepedulian dan semangat gotong royong yang ditunjukkan insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Menurutnya, kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian sosial ketika masyarakat membutuhkan dukungan.</p>&quot;Dalam menghadapi bencana, ketangguhan masyarakat tidak hanya ditopang oleh infrastruktur, tetapi juga solidaritas dan kepedulian antarsesama. Kami ingin semangat gotong royong terus menjadi bagian dari budaya insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> sehingga keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi sulit,&quot; ujar Rizky.</p>Rizky menambahkan, kepedulian tersebut merupakan bagian dari semangat <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan di setiap wilayah pelayanan.</p>Melalui aksi kemanusiaan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> menegaskan komitmennya untuk terus membangun kepedulian dan semangat kebersamaan dengan masyarakat. Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>, menghadirkan energi tidak hanya tentang menjaga nyala listrik, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan manfaat nyata bagi masyarakat.(C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1746_PLN-UP3-Medan-Salurkan-Bantuan-Bagi-Warga-Terdampak-Puting-Beliung-di-Medan-Johor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285506/pln-up3-medan-salurkan-bantuan-bagi-warga-terdampak-puting-beliung-di-medan-johor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">3 Kasus Terungkap, &plusmn;51,21 Gram Sabu dan 3 Butir Ekstasi Serta 0,12 gram ganja    Diamankan Satres Narkoba Polres Asahan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[3 Kasus Terungkap, ±51,21 Gram Sabu dan 3 Butir Ekstasi Serta 0,12 gram ganja    Diamankan Satres Narkoba Polres Asahan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran narkotik]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Asahan. Dalam rentang waktu singkat, petugas berhasil membongkar tiga kasus peredaran narkoba sekaligus, mengamankan tiga tersangka, serta menyita barang bukti berupa sabu, ekstasi, dan ganja dengan total berat mencapai puluhan gram.</p>Dalam kasus pertama, aksi penindakan pertama terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 Wib, di kawasan Jalan Rajawali, Lingkungan V, Kelurahan Karang Anyer, Kecamatan Kisaran Timur. Berawal dari informasi warga yang diterima pukul 09.30 Wib, petugas Unit Opsnal Satres Narkoba segera bergerak menyusul seorang pria berinisial P (27) yang diduga membawa narkotika.</p>Pria tersebut dihentikan saat mengendarai sepeda motor di sekitar kawasan GMI Ebenezer. Hasil penggeledahan menemukan satu bungkus plastik klip berisi butiran kristal sabu seberat 3,18 gram. Di hadapan petugas, tersangka mengakui barang tersebut miliknya. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut.</p>Kemudian kasus kedua, hanya dua hari sebelumnya, tepatnya Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 00.20 Wib, petugas melakukan penggerebekan sebuah rumah di Jalan Pattimura, Lingkungan II, Kelurahan Kisaran Barat. Informasi warga mengarah ke lokasi tersebut sebagai tempat peredaran narkotika.</p>Saat digerebek, petugas mengamankan seorang pria berinisial S (38) beserta barang bukti yang cukup besar: 19 bungkus sabu seberat 44,27 gram dan 3 butir pil ekstasi dengan berat bruto 1,72 gram. Tersangka mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial H yang berasal dari wilayah Kota Tanjungbalai.</p>Dan kasus ketiga pada hari yang sama, Jumat 7 Agustus 2026, tim Satres Narkoba juga membongkar kasus lain di Jalan Maria Ulfa, Gang Siku-Siku, Lingkungan VIII, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur. Seorang pria berinisial MFZM (34) diamankan dari sebuah rumah.</p>Dari tangan tersangka disita 7 bungkus sabu seberat 3,64 gram, 1 bungkus ganja seberat 0,12 gram, serta sejumlah wadah plastik kosong. Tersangka mengaku barang tersebut miliknya dan diperoleh dari seseorang berinisial H di kawasan Jalan Pattimura, mengindikasikan adanya keterkaitan antar-kasus.</p>Kasat Res Narkoba Polres Asahan, AKP Gunawan Effendi, SH, Jum&#039;at (21/8/2026) mengatakan pihaknya terus memperdalam ketiga kasus tersebut, termasuk menelusuri asal-usul barang bukti dan kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.</p>"Kami masih lakukan pemeriksaan dan pengembangan. Asal barang serta keterlibatan pihak lain terus kami dalami. Tidak ada tempat aman bagi pengedar narkoba di Asahan," tegasnya.</p>Polisi juga menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus-kasus ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang berani menyampaikan informasi. Narkoba adalah musuh bersama, sinergi antara kepolisian dan warga menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Kabupaten Asahan.</p>Masyarakat diimbau terus berperan aktif melaporkan setiap dugaan aktivitas narkotika di lingkungan sekitar kepada pihak berwenang.</p>Adapun total barang bukti diamankan &plusmn;51,21 gram sabu, 3 butir ekstasi, 0,12 gram ganja, dengan tersangka diamankan 3 orang.  (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6803_3-Kasus-Terungkap---plusmn-51-21-Gram-Sabu-dan-3-Butir-Ekstasi-Serta-0-12-gram-ganja----Diamankan-Satres-Narkoba-Polres-Asahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285505/3-kasus-terungkap-plusmn5121-gram-sabu-dan-3-butir-ekstasi-serta-012-gram-ganja--diamankan-satres-narkoba-polres-asahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Proyek Pipa Gas Dumai&ndash;Sei Mangkei Dikritik Warga : Jalan Hancur, Berlumpur, Bahayakan Pengendara</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Proyek Pipa Gas Dumai–Sei Mangkei Dikritik Warga : Jalan Hancur, Berlumpur, Bahayakan Pengendara]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Proyek pemasangan pipa gas jalur Dumai hingga Sei Mangkei yang sedang berlangsung di Kabupaten Asahan justru menimbulkan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/proyek/" target="_blank">Proyek</a> pemasangan pipa gas jalur <a href="https://www.sumut24.co/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> hingga <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mangke/" target="_blank">Mangke</a>i yang sedang berlangsung di Kabupaten Asahan justru menimbulkan kerugian dan kekhawatiran warga. Pengerjaan yang melintasi ruas Jalan Ir. Sutami, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat hingga Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, merusak badan jalan, meninggalkan tumpukan tanah lumpur, serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara, Jumat (21/8/2026).</p>Keluhan warga muncul bukan tanpa alasan. Sepanjang jalur proyek, permukaan jalan aspal retak, terbelah, bahkan di beberapa titik sudah amblas. Saat cuaca panas, debu beterbangan membumbung tinggi, jika hujan turun, jalan berubah menjadi licin dan berlumpur, menyulitkan siapa pun yang melintas.</p>"Jalan makin hancur, amblas. Dah gitu, kalo siang banyak abu. Kalau hujan jalan jadi becek, licin," ungkap Lili, salah satu warga yang merasa terganggu dengan kondisi tersebut.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/7ef605fc8dba5425d6965fbd4c8fbe1f_IMG-20260821-WA0073.jpg"><br></p>Kekesalan serupa disampaikan Ginda Harahap. "Gawat ahh.. Mau pigi kerja harus keliling. Disuruh putar arah. Abu pun banyak," ucapnya dengan raut wajah tak puas.</p>Keresahan warga tak hanya tersalurkan lewat lisan. Di media sosial, khususnya kolom komentar unggahan akun Facebook Bg Jusri Jusri Anto, ratusan warga ikut meluapkan kekesalan atas kondisi jalan yang semakin memburuk akibat proyek ini.</p>"Payah mau berkata kata kita bang, karna tatkala awak yang setiap hari lewati jalan itu penuh dengan debu jika panas, jalan aspal becek jika hujan, belum lagi resiko ban sepeda motor terjepit karna aspalnya belah," tulis akun Fajar Alam.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/4c5bde74a8f110656874902f07378009_IMG-20260821-WA0074.jpg"><br></p>Tak sedikit warga yang khawatir keselamatan mereka terancam. "Iya hampir jatuh kami lewat," tulis Srikumala Dewi Piaoliang. Bahkan ada yang mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa jika tak ada perbaikan. "Klo gk ada tindakan, kita maju, unjuk rasa," tegas akun Kus No.</p>Kondisi jalan yang rusak parah ini juga menghambat mobilitas warga secara signifikan. "Kalau hujan gini uda positif air masuk ke dalam yang pecah, uda di pastikan bakalan amblessss.. Biasa jalan menuju kota 30 menit.. sekarang 1 jam," keluh Imam Putra Surya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/warga/" target="_blank">Warga</a> juga mempertanyakan komitmen pihak pelaksana proyek untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula. "Pokok nya nanti gitu proyek itu selesai, tak kan ada perbaikan. Ingat waktu proyek tol, hancur semua jalan dibuat. Tapi gtu selesai, bye bye," tulis Wahyu Kurniawan Syahputra Sinaga.</p>Kepala Desa Sukadamai, Sujadi, saat dikonfirmasi wartawan, mengakui adanya kerusakan jalan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan perwakilan perusahaan pelaksana proyek. "Awal masuk sudah pernah bang. Segala kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan proyek pipa gas tersebut akan diperbaiki seperti semula," ujarnya.</p>Namun janji itu belum terlihat pelaksanaannya. Tumpukan tanah dan material galian masih menumpuk di pinggir maupun di tengah badan jalan. Penyiraman yang sempat dilakukan untuk mengurangi debu kini sudah dihentikan. "Waktu itu ada dilakukan penyiraman.. Setelah pindah ke Sidodadi gak ada lagi.. Sampek di mulai kembali belum ada penyiraman lagi," tambah Sujadi.</p>Bahkan kerusakan jalan ini sempat menyebabkan kecelakaan berat. Beberapa waktu lalu, satu unit truk Cold Diesel terperosok ke dalam lubang akibat badan jalan yang amblas, tak jauh dari Dusun I Desa Sukadamai.</p>Saat dimintai keterangan terkait hal ini, pihak pelaksana proyek bungkam. Hendri, yang disebut sebagai Humas PT Arandra Citra Mandiri, rekanan proyek tersebut tidak memberikan tanggapan sama sekali meski pesan konfirmasi telah dibaca.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/warga/" target="_blank">Warga</a> berharap pihak berwenang maupun perusahaan pelaksana segera menindaklanjuti keluhan ini. Selain memperbaiki jalan yang rusak, keamanan dan keselamatan pengguna jalan juga harus menjadi prioritas selama proyek berlangsung, agar tidak menimbulkan korban jiwa di kemudian hari. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5909_Proyek-Pipa-Gas-Dumai-ndash-Sei-Mangkei-Dikritik-Warga---Jalan-Hancur--Berlumpur--Bahayakan-Pengendara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285504/proyek-pipa-gas-dumaindashsei-mangkei-dikritik-warga-jalan-hancur-berlumpur-bahayakan-pengendara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga &lsquo;Sarina Medan&rsquo;</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga ‘Sarina Medan’]]></title>
            <description><![CDATA[Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga &lsquoSarina Medan&rsquo]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN | Silaturahmi tanpa batas. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat CEO Sumut24 Group, Rianto SH MH, sapaan Anto Genk bersilaturahmi dan berbincang santai bersama Wali Kota Medan Rico Waas, <br>di Rumah Dinas <a href="https://www.sumut24.co/tag/walikota/" target="_blank">Walikota</a> Medan,  Jumat 21 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beragam topik ringan hingga serius mengemuka dalam pertemuan tersebut,  Mulai dari penataan kota, dinamika pemerintahan, pencopotan camat, hingga progres pembangunan Kota Medan sepanjang 2026.<br>Namun, ada satu hal yang cukup menarik perhatian, yakni rencana revitalisasi Taman Budaya Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil membuka telepon selulernya, Rico Waas memperlihatkan desain rencana penataan Taman Budaya yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon baru Kota Medan, sekaligus ruang yang dapat memberikan kenyamanan bagi para seniman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Insyaallah Taman Budaya akan menjadi ikon baru yang memanjakan para seniman,&quot; ujar Rico.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, revitalisasi tersebut bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Penataan Taman Budaya merupakan bagian dari sentuhan Pemerintah Kota Medan terhadap para pelaku seni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini dinilai semakin relevan karena Rico Waas juga memiliki kedekatan dengan dunia seni dan memahami kebutuhan ruang bagi para seniman untuk berekspresi dan berkarya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tata Aset Pemko&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perbincangan itu, Rico juga memaparkan langkah Pemko Medan dalam menata sejumlah aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah aset mulai ditata, termasuk kawasan eks Plaza Medan dan eks Novotel Soechi. Sementara aset-aset lainnya kini tengah dalam proses inventarisasi untuk melihat potensi pemanfaatannya bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan kota.<br>Menariknya, kawasan eks Plaza Medan Baru juga mendapat perhatian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika sebelumnya kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi pelayanan perizinan, kini mulai diarahkan menjadi ruang baru dengan konsep &quot;Sarina Medan&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rico kembali memperlihatkan layar telepon selulernya yang menampilkan progres penataan eks Plaza Medan Baru. Dari desain yang diperlihatkan, kawasan tersebut terlihat cukup apik dan memiliki potensi menjadi ruang aktivitas baru di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep ini, kata Rico, salah satunya diarahkan untuk memberikan ruang bagi pelaku UMKM di Medan agar dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ayo kita lihat dan ramaikan,&quot; kata Rico.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan yang berlangsung satu jam ini dalam suasana santai tersebut ternyata menyimpan banyak cerita tentang arah pembangunan Kota Medan. Dari penataan ruang, revitalisasi kawasan, pengelolaan aset hingga pemberdayaan seniman dan UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih banyak hal yang disampaikan dalam obrolan ringan tersebut. Sejumlah pembahasan lainnya akan dikupas lebih lanjut.Medan Untuk Semua.<br>(Red/Anto Genk)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5423_Silaturahmi-Tanpa-Batas--Rianto-SH-MH-Bersama-Wali-Kota-Medan-Rico-Waas--Bahas-Taman-Budaya-hingga--lsquo-Sarina-Medan-rsquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285503/silaturahmi-tanpa-batas-rianto-sh-mh-bersama-wali-kota-medan-rico-waas-bahas-taman-budaya-hingga-lsquosarina-medanrsquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Hadiri Kenal Pamit Wakapolda Sumut, Koordinasi dan Sinergi Harus Terus Terjaga</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Hadiri Kenal Pamit Wakapolda Sumut, Koordinasi dan Sinergi Harus Terus Terjaga]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Su]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jumat (21/8/2026). Kehadiran jajaran Forkopimda ini menandai pergantian kepemimpinan dari Brigjen Pol Sonny Irawan kepada Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak untuk memperkuat sinergi keamanan di wilayah Sumatera Utara</p><br></p>Suasana hangat dan penuh keakraban pun mewarnai acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara. Brigjen Pol. Sonny Irawan resmi berpamitan setelah mendapat amanah baru sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Kasespimmen) Sespim Lemdiklat Polri. Selama bertugas sebagai Wakapolda Sumut, beliau aktif membangun komunikasi dan sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, termasuk <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p>Tongkat estafet kepemimpinan Wakapolda Sumut kini resmi diemban oleh Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Provos Divpropam Polri. Kehadirannya diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polda Sumut dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah, khususnya di Kota Medan.</p><br></p>Upacara serah terima jabatan dan acara Kenal Pamit ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, serta disaksikan oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut dan Kapolres sejajaran.</p>Di sela-sela acara, Rico Waas menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan atas dedikasi serta kontribusinya selama bertugas di Sumatera Utara.</p><br></p>Kepada Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak, Wali Kota Medan menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas.</p><br></p>*Kita berharap hubungan baik dan koordinasi yang telah terbangun selama ini dapat terus berlanjut demi mendukung terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat, serta kondusivitas Kota Medan yang kita cintai ini," ujar Rico Waas. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3248_Rico-Waas-Hadiri-Kenal-Pamit-Wakapolda-Sumut--Koordinasi-dan-Sinergi-Harus-Terus-Terjaga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285502/rico-waas-hadiri-kenal-pamit-wakapolda-sumut-koordinasi-dan-sinergi-harus-terus-terjaga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak masyarakat dan pelaku usaha turut menyukseskan Sensu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak masyarakat dan pelaku usaha turut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data dan informasi yang dibutuhkan secara benar. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.</p><br></p>Ajakan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (21/8/2026). Para petugas yang mengenakan rompi bertuliskan &quot;Petugas Sensus Ekonomi 2026&quot; melakukan pendataan dan verifikasi informasi terkait kondisi sosial ekonomi.</p><br></p>Pendata lapangan, Muhammad Riza Fakhrulrizqi, mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Gubernur Bobby Nasution, mulai dari identitas anggota keluarga, pekerjaan utama, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan usaha.</p><br></p>Bobby Nasution menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan berharap hasil pendataan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan. Menurutnya, dukungan masyarakat dan pelaku usaha dibutuhkan agar pendataan ekonomi nasional tersebut berjalan optimal.</p><br></p>"Kami berharap agar masyarakat menyambut sensus ekonomi ini, dan memberikan informasi yang dibutuhkan," pungkasnya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Asim Saputra menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk memotret kondisi dan perkembangan dunia usaha secara menyeluruh.</p><br></p>&quot;Data yang dikumpulkan akan memberikan gambaran mengenai struktur, karakteristik, aktivitas, serta perkembangan berbagai kegiatan usaha di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumut,&quot; ujarnya.</p><br></p>Menurut Asim, data tersebut akan menjadi pijakan strategis bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam memetakan struktur usaha dan UMKM, sekaligus menyusun kebijakan pembangunan nasional yang lebih tepat sasaran.</p><br></p>Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret struktur, karakteristik, dan perkembangan berbagai kegiatan usaha sebagai dasar perencanaan kebijakan pemerintah. Data yang diberikan kepada BPS juga dijamin keamanan dan kerahasiaannya serta dilindungi oleh undang-undang statistik.</p><br></p>Sensus Ekonomi 2026 berlangsung serentak sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Melalui partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, BPS diharapkan dapat memperoleh data yang lengkap dan akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terarah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9294_Bobby-Nasution-Ajak-Masyarakat-dan-Pelaku-Usaha-Sukseskan-Sensus-Ekonomi-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285501/bobby-nasution-ajak-masyarakat-dan-pelaku-usaha-sukseskan-sensus-ekonomi-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Siapkan Bantuan Khusus hingga Rp50 Miliar untuk Kampung Kreatif Sumut Berkah</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Siapkan Bantuan Khusus hingga Rp50 Miliar untuk Kampung Kreatif Sumut Berkah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanMEDAN  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 miliar]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>MEDAN &ndash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 miliar hingga Rp50 miliar untuk mendukung Program Kampung Kreatif Sumut Berkah. Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan berbasis desa, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mendorong pengentasan kemiskinan.</p><br></p>Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor saat memimpin rapat penjaringan desa dan kelurahan calon penerima Program Kampung Kreatif Sumut Berkah, di Ruang Rapat Sekda Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (21/8/2026). Timur menjelaskan, Program Kampung Kreatif Sumut Berkah merupakan salah satu upaya Pemprov Sumut mewujudkan pembangunan yang tidak hanya bersifat sektoral, tetapi dilakukan secara terpadu dan berbasis kawasan. Program tersebut juga menjadi bagian dari visi dan misi Gubernur Sumut, khususnya dalam mendorong pembangunan berbasis desa.</p><br></p>"Program akan didukung melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprov Sumut dengan nilai intervensi yang sekitar Rp5 miliar hingga Rp50 miliar, untuk kawasan yang memenuhi kriteria," ucap Timur.</p><br></p>Menurutnya, program tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan indeks desa. Dari ribuan desa di Sumut, masih terdapat desa berstatus tertinggal dan sangat tertinggal yang membutuhkan intervensi pembangunan. Bagaimana kita membantu tugas Pak Gubernur mewujudkan impian Kampung Sumut Berkah ini terlaksana di Sumatera Utara. Setidaknya desa yang sangat tertinggal bisa naik kelas, dari tertinggal menjadi berkembang, dan kalau memungkinkan menjadi desa maju,&quot; jelasnya.</p><br></p>Karena itu, Timur mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota segera mengusulkan desa dan kelurahan potensial untuk mengikuti proses penjaringan program tersebut. Berdasarkan Data Kepmendes Nomor 342 Tahun 2025, dari 5.417 desa di Sumut, sebanyak 364 desa berstatus mandiri, 1.296 desa maju, 2.529 desa berkembang, 707 desa tertinggal, dan 521 desa sangat tertinggal.</p><br></p>&quot;Jadi kita berharap Kabupaten/Kota se-Sumut bisa mengirimkan Desa/Kelurahan potensial untuk ikut dalam penjaringan ini," harapnya. Timur juga menegaskan bahwa Program Kampung Kreatif Sumut Berkah merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Menurutnya, keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) diperlukan agar program tersebut dapat berjalan secara terpadu.</p><br></p>Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Sumut Muhamad Suib mengatakan, program tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma pembangunan desa, dari intervensi sektoral menjadi transformasi kawasan.</p><br></p>Dalam proses pengajuan, Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki peran penting. Desa atau kelurahan calon penerima tidak mengajukan proposal secara langsung kepada Pemprov Sumut, melainkan melalui Pemerintah Kabupaten/Kota yang selanjutnya melakukan pendampingan, pembinaan, memastikan kelengkapan proposal, serta kesiapan rencana transformasi kawasan.</p><br></p>"Potensi lokal, kondisi masyarakat, ekonomi, pertanian, lingkungan, pelayanan dasar, tata kelola pemerintahan, hingga akses pasar menjadi bagian yang akan diperhatikan dalam proses penjaringan," jelasnya.</p><br></p>Suib menjelaskan, proposal yang diajukan nantinya akan diverifikasi oleh tim penjaringan yang terdiri atas lintas OPD dan tenaga ahli. Dokumen proposal antara lain harus memuat profil desa, analisis SWOT, potensi desa, konsep pengembangan, rencana program kegiatan, serta rencana penggunaan anggaran.</p><br></p>Berdasarkan tahapan yang disampaikan dalam rapat, penjaringan proposal diperpanjang hingga akhir Agustus 2026. Selanjutnya, verifikasi awal dilakukan pada awal September, sedangkan verifikasi faktual atau kunjungan lapangan direncanakan berlangsung pada 5 September hingga 5 Oktober 2026.</p><br></p>Setelah proses verifikasi dan penilaian, desa atau kelurahan calon penerima akan ditetapkan pada Oktober 2026. Penetapan secara simbolis direncanakan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.</p><br></p>Pelaksanaan pembangunan Kampung Kreatif Sumut Berkah direncanakan mulai 2027. Anggaran program akan dialokasikan dalam APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2027 melalui mekanisme BKK. Pemprov Sumut berharap seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota segera mendorong desa dan kelurahan yang memiliki potensi untuk mengikuti proses penjaringan. &quot;Harapannya, program Kampung Kreatif Sumut Berkah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan desa di Sumatera Utara,&quot; rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7076_Pemprov-Sumut-Siapkan-Bantuan-Khusus-hingga-Rp50-Miliar-untuk-Kampung-Kreatif-Sumut-Berkah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285500/pemprov-sumut-siapkan-bantuan-khusus-hingga-rp50-miliar-untuk-kampung-kreatif-sumut-berkah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Djamin Setia Selamanya, Jejak Sang Pahlawan Tanah Karo Hadir di Layar Lebar, Rico Waas Ajak Masyarakat Kenang Perjuangannya</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Djamin Setia Selamanya, Jejak Sang Pahlawan Tanah Karo Hadir di Layar Lebar, Rico Waas Ajak Masyarakat Kenang Perjuangannya]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas menerima audiensi Ketua Um]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas menerima audiensi Ketua Umum Dewan Pembina Yayasan Pahlawan Nasional Riahna Djamin Ginting di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Jumat (21/8/2026).</p><br></p>Audiensi tersebut membahas rencana pemutaran film layar lebar berjudul Djamin Setia Selamanya yang mengangkat kisah perjuangan Pahlawan Nasional asal Tanah Karo, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djamin Ginting. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila. Rico Waas menyambut baik pemutaran film tersebut. Ia bahkan berencana menggelar nonton bersama masyarakat Karo di Kota Medan yang akan dirangkaikan dengan kegiatan meet and greet.</p><br></p>&quot;Kita rencananya nonton bareng. Filmnya sudah jadi dan mulai tayang 1 Oktober 2026. Masyarakat Karo kita undang bersama keluarga untuk ikut nonton karena film ini juga membawa nama Kota Medan,&quot; ujar Rico.</p><br></p>Menurut Rico, film tersebut memiliki nilai monumental karena mengangkat sejarah dan perjuangan Djamin Ginting. Karena itu, ia menilai kisah perjuangan sang pahlawan penting untuk dikenalkan kepada generasi muda.</p>&quot;Film ini menjadi monumental. Ini punya pendalaman sesuatu kepada diri saya dan saya punya tanggung jawab. Untuk itu, kita harus serius,&quot; katanya.</p><br></p>Selain membahas pemutaran film, Riahna Djamin Ginting juga menyampaikan rencana penganugerahan marga pada Oktober 2026. Dalam prosesi tersebut, Rico Waas akan dianugerahi marga Ginting Suka, sedangkan Airin Rico Waas dianugerahi marga Sembiring Pelawi.</p><br></p>Dalam audiensi itu, Riahna Djamin Ginting turut didampingi Oddie Octaviadi, Roy Fachraby Ginting, Roma Elisya Sebayang, dan Muhammad Edison Ginting. Rombongan juga menyerahkan cenderamata berupa kain ulos bakabuluh dan alat musik tradisional Karo, kulcapi. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7278_Djamin-Setia-Selamanya--Jejak-Sang-Pahlawan-Tanah-Karo-Hadir-di-Layar-Lebar--Rico-Waas-Ajak-Masyarakat-Kenang-Perjuangannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285499/djamin-setia-selamanya-jejak-sang-pahlawan-tanah-karo-hadir-di-layar-lebar-rico-waas-ajak-masyarakat-kenang-perjuangannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanUntuk pertama kalinya, produkproduk unggulan UMKM Kota Medan yang menjadi binaan Dekranasda Kota Medan resmi menembus pas]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Untuk pertama kalinya, produk-produk unggulan UMKM Kota Medan yang menjadi binaan Dekranasda Kota Medan resmi menembus pasar ritel internasional. Hasil karya perajin lokal ini terpajang mewah di etalase toko ritel pakaian ternama asal Jepang, Uniqlo, yang berlokasi di Dellipark Mall.</p><br></p>Langkah bersejarah ini ditandai dengan peluncuran Uniqlo Neighborhood Collaboration yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Jumat (21/8/2026).</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan apresiasi atas kolobarasi bersama Uniqlo. Ia menilai hadirnya produk lokal di etalase brand papan atas dunia itu menjadi momentum bagi pengembangan UMKM di Kota Medan.</p><br></p>"saya berterima kasih kepada Uniqlo yang telah melakukan kurasi dan bekerja sama dengan Dekranasda Kota Medan. Produk-produk unggulan asli lokal kita kini bisa masuk ke etalase Uniqlo Delipark. Ini menjadi tanda bahwa UMKM kita punya kesempatan besar untuk masuk ke pasar yang jauh lebih luas," Kata Rico Waas.</p><br></p>Rico Waas juga mengatakan, ada enam produk unggulan berhasil lolos kurasi ketat dan kini terpajang di area showcase Uniqlo, diantaranya Handycraft dan Kriya dari Adelia Sparkling, El Hand Embroidery, dan Zainab Collection, tas berbahan anyaman dari Anyam Darung, Minyak Karo Lauchi dan tas ramah lingkungan (recycle) dari Wira Bags Production.</p>"Di sini ada enam produk, mulai dari tas, aksesoris, hingga minyak karo. Semua produk-produk dibina oleh Dekranasda," ujar Rico Waas.</p><br></p>Melalui kehadiran etalase ini, Rico Waas berharap para pelaku UMKM lain terpacu untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.</p><br></p>"kami mendorong para pelaku UMKM yang memiliki potensi agar meningkatkan kualitas produknya. Kita punya kesempatan untuk bisa bersaing di pasar-pasar yang lebih luas dan bisa dikenal lebih banyak orang lagi,"pungkas Rico Waas.</p><br></p>Senada dengan Wali Kota, Ketua Dekranasda Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan misi Dekranasda dalam memperkuat ekosistem usaha lokal. "Semoga dengan adanya kolaborasi seperti ini, pelaku UMKM Kota Medan semakin maju, bisa naik kelas, barang-barangnya semakin bagus dan mudah-mudahan bisa dibawa hingga ekspor ke luar negeri,&quot; ujar Airin Rico Waas.</p><br></p>Perwakilan Uniqlo, Christopher Mogot dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa, pemilihan produk UMKM dilakukan secara ketat berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Dekranasda Kota Medan. Selain kerapian dan kualitas fisik produk, pendaftaran juga menyoroti aspek kesiapan pemasaran digital seperti keaktifan media sosial.</p><br></p>"Nilai tambah seperti inovasi daur ulang, pemberdayaan kelompok disabilitas, serta narasi (storytelling) yang kuat di balik produk menjadi poin bonus penting dalam proses seleksi ini," terang Christopher. Turut hadir dalam launching tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan Hendra Ridho Gunawan Siregar, dan Kaban Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5464_Tembus-Ritel-Internasional--Produk-UMKM-Unggulan-Medan-Resmi-Mejeng-di-Uniqlo-Delipark-Mall.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285498/tembus-ritel-internasional-produk-umkm-unggulan-medan-resmi-mejeng-di-uniqlo-delipark-mall/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>