<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 27 Aug 2026 17:24:11 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Maulid Nabi 1448 H, Bobby Nasution Minta ASN Wujudkan Keteladanan Rasulullah</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Maulid Nabi 1448 H, Bobby Nasution Minta ASN Wujudkan Keteladanan Rasulullah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meminta aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut menerapkan keteladanan Rasulullah SAW dalam pelaksanaan tugas dan pelayanan kepada masyarakat. Setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menyusun langkah konkret sesuai bidang tugas masing-masing, agar nilai-nilai keteladanan tersebut tidak berhenti pada peringatan seremonial.</p><br></p>Hal itu disampaikan Bobby saat menghadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H/2026 M di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Kamis (27/8/2026).</p><br></p>"Setiap tahun kita bicara tentang meneladani Rasulullah dalam pelayanan dan pekerjaan. Namun, hal itu kadang sulit dinilai. Saya minta setiap OPD dibagi tugasnya secara jelas, apa langkah konkret meneladani Rasulullah yang bisa diterapkan, sehingga benar-benar terealisasi," ujar Bobby di hadapan para ASN.</p><br></p>Dalam arahannya, Bobby juga mengajak seluruh pihak memaknai pembangunan masjid sebagaimana yang dilakukan Rasulullah SAW saat hijrah ke Madinah. Menurutnya, masjid tidak hanya memiliki fungsi fisik sebagai tempat ibadah, tetapi juga harus dihidupkan melalui fungsi sosial dan pemakmurannya di tengah masyarakat.</p><br></p>Bobby juga memberikan perhatian khusus terhadap kesejahteraan para qari di Sumut. Ia mendorong adanya pemberian insentif yang lebih layak bagi imam dan qari di 33 kabupaten/kota, agar mereka dapat memiliki taraf hidup yang lebih baik.</p><br></p>"Jangan sampai qari kita kalah pendapatannya dari petugas keamanan. Jangan sampai karena alasan ekonomi, potensi para qari justru terabaikan. Pemerintah Provinsi harus hadir memberikan apresiasi dan insentif yang layak," tegasnya.</p><br></p>Di akhir sambutannya, Bobby mengingatkan seluruh ASN Pemprov Sumut untuk bekerja dengan empati dan tidak menjadi pemicu keresahan di tengah masyarakat. Pesan tersebut ditujukan kepada ASN yang bertugas di lapangan maupun mereka yang menjalankan pekerjaan di balik meja.</p><br></p>Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut juga diisi tausiyah oleh Ustaz Mulkan Azhima. Dalam ceramahnya, ia mengajak seluruh jemaah untuk senantiasa memperbanyak rasa syukur atas segala nikmat yang diberikan Allah SWT.</p><br></p>Ia menekankan, rasa syukur merupakan salah satu kunci meraih ketenangan hidup, baik dalam menjalankan tugas sebagai pelayan masyarakat maupun dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, hati yang dipenuhi rasa syukur tidak mudah tergoda oleh hal-hal negatif serta mampu menghadapi berbagai tantangan pekerjaan dengan lebih tenang dan ikhlas.</p><br></p>Acara tersebut turut dihadiri Ketua Tim Penggerak PKK Sumut Kahiyang Ayu, unsur Forkopimda Sumut, Staf Ahli I TP PKK Sumut Tietik Sugiharti Surya, Ketua Harian LPTQ Sumut Ustaz Yasir Tanjung, Ketua Babinrohis Sumut Damri Tambunan, para pimpinan OPD dan BUMD, perwakilan perguruan tinggi, serta jajaran ASN di lingkungan Pemprov Sumut.**(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3657_Peringati-Maulid-Nabi-1448-H--Bobby-Nasution-Minta-ASN-Wujudkan-Keteladanan-Rasulullah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285663/peringati-maulid-nabi-1448-h-bobby-nasution-minta-asn-wujudkan-keteladanan-rasulullah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut dan BI Satukan Langkah Perkuat Ekonomi Syariah</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut dan BI Satukan Langkah Perkuat Ekonomi Syariah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut memperku]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) bersama Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumut memperkuat sinergi untuk mengembangkan ekonomi dan keuangan syariah yang inklusif, serta berdampak langsung bagi masyarakat. Upaya tersebut diarahkan untuk memperluas akses pembiayaan, memperkuat legalitas usaha mikro, dan mendorong pelaku UMKM terbebas dari ketergantungan terhadap rentenir maupun sistem ijon.</p><br></p>Sinergi tersebut diwujudkan melalui Forum Kolaborasi Ekonomi dan Keuangan Syariah (Eksyar) Sumut Tahun 2026 yang dibuka di Aula Kuala Deli, Kantor Perwakilan BI Sumut, Jalan Balai Kota Medan, Kamis (27/8/2026). Forum ini merupakan bagian dari rangkaian Sumut Halal Fest 2026 sekaligus menjadi wadah untuk menyelaraskan kebijakan dan menyusun rencana aksi konkret dalam pengembangan ekonomi syariah di Sumut.</p><br></p>Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor mengatakan, pemerintah daerah berkomitmen memutus rantai ketergantungan pelaku UMKM terhadap rentenir dan sistem ijon yang dinilai mencekik serta menghambat peningkatan kesejahteraan masyarakat. Menurutnya, Pemprov Sumut siap melakukan intervensi terhadap usaha mikro yang rentan agar dapat berkembang dan bertransformasi menuju ekosistem usaha syariah yang lebih adil.</p><br></p>"Tugas utama pemerintah adalah hadir bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Banyak UMKM kita terjerat rentenir atau terjebak sistem ijon, seperti pengrajin batu bata di Deliserdang, Langkat, dan Binjai yang tidak bisa menentukan harga produknya sendiri. Ini yang harus kita putus bersama melalui aksi nyata forum ekonomi syariah," tegas Timur Tumanggor.</p><br></p>Sebagai langkah awal, Pemprov Sumut menargetkan penyaluran 5.000 hingga 10.000 sertifikat halal gratis setiap tahun bagi pelaku usaha. Target tersebut menyasar sebagian dari sekitar 1,4 juta UMKM yang ada di Sumut dan melengkapi 1.000 sertifikat halal gratis yang telah disalurkan sebelumnya.</p><br></p>Sementara itu, Deputi Kepala Perwakilan BI Sumut Didit Widiana mengatakan, ekonomi syariah bukan sekadar alternatif, melainkan salah satu sumber pertumbuhan ekonomi baru yang tangguh dan inklusif. Secara nasional, Bank Indonesia memproyeksikan pertumbuhan sektor ekonomi syariah berada di kisaran 4,9% hingga 5,7% pada 2026, sementara sektor unggulan Halal Value Chain (HVC) diproyeksikan memberikan kontribusi sebesar 27% terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) nasional.</p><br></p>"Melalui forum kolaborasi ini, kita ingin mengintegrasikan seluruh pemangku kepentingan mulai dari pemerintah, perbankan, akademisi, pesantren, hingga UMKM agar memiliki arah gerak yang sama tanpa ada program yang tumpang tindih (overlapping)," ujar Dedit.</p><br></p>Ia berharap forum tersebut dapat menyelaraskan prioritas pengembangan ekonomi syariah dengan menyamakan persepsi dan target pengembangan ekosistem syariah di Sumut. Selain itu, forum diharapkan mampu menghilangkan duplikasi kegiatan antarinstansi sehingga setiap program dapat saling memperkuat.</p><br></p>Forum tersebut juga diharapkan dapat memperjelas porsi tanggung jawab antara BI, Pemprov Sumut, Komite Daerah Ekonomi dan Keuangan Syariah (KDEKS), Kementerian Agama, serta mitra perbankan. Langkah konkret yang dihasilkan diharapkan berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat legalitas usaha mikro.**(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3500_Pemprov-Sumut-dan-BI-Satukan-Langkah-Perkuat-Ekonomi-Syariah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285662/pemprov-sumut-dan-bi-satukan-langkah-perkuat-ekonomi-syariah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Naik Kelas ke Bursa Efek</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 16:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Dorong Bank Sumut dan Tirtanadi Naik Kelas ke Bursa Efek]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Bank Sumut dan Perumda Tirtanadi naik kelas dengan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mendorong Bank Sumut dan Perumda Tirtanadi naik kelas dengan membuka peluang keduanya melantai di Bursa Efek Indonesia (BEI). Langkah tersebut dinilai dapat menjadi peluang bagi dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Sumut untuk memperkuat kinerja, mengembangkan usaha, sekaligus mendukung pembangunan daerah.</p><br></p>Peluang tersebut mulai dibahas dalam pertemuan Bobby Nasution dengan jajaran BEI di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 40, Medan, Rabu (26/8/2026). Bank Sumut dan Tirtanadi dinilai sebagai dua BUMD Sumut yang memiliki peluang untuk masuk ke pasar modal.</p><br></p>"BUMD kita lebih fleksibel tentunya karena hubungannya langsung ke Pemprov, namun tentunya tantangannya tidak mudah," kata Bobby Nasution.</p><br></p>Meski demikian, Bobby menekankan agar Bank Sumut dan Tirtanadi tetap membawa semangat pembangunan Sumut, di samping menjaga orientasi terhadap keuntungan agar dapat terus berkembang.</p><br></p>"Bukan hanya kedua BUMD ini, tetapi untuk semua BUMD kita harus tetap profit oriented, tetapi semangat pembangunannya tetap diutamakan," kata Bobby Nasution.</p><br></p>Direktur Penilaian Perusahaan BEI Saidu Solihin mengatakan, Bank Sumut dan Tirtanadi perlu membangun ekosistem yang kuat sebagai bagian dari persiapan menuju pasar modal. Menurutnya, Pemprov Sumut memiliki berbagai fasilitas dan potensi yang dapat dimanfaatkan untuk memperkuat ekosistem kedua BUMD tersebut.</p><br></p>"Yang pertama, apa yang membedakan Bank Sumut dengan bank lainnya, yang bisa kita tawarkan ke investor adalah story Pemprov Sumut, bagaimana Pemprov melibatkan Bank Sumut dalam pembangunan ekonomi dan menciptakan ekosistem kuat," kata Saidu.</p><br></p>Pertemuan tersebut turut dihadiri jajaran BEI, jajaran PT Bank Mandiri dan bank Himbara lainnya, serta sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) terkait di lingkungan Pemprov Sumut. Hadir pula Direktur Utama Bank Sumut beserta jajaran.**(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3369_Bobby-Nasution-Dorong-Bank-Sumut-dan-Tirtanadi-Naik-Kelas-ke-Bursa-Efek.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285661/bobby-nasution-dorong-bank-sumut-dan-tirtanadi-naik-kelas-ke-bursa-efek/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">QRESTO dan Upaya Rico Waas Menutup Celah Kebocoran Pajak Restoran</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[QRESTO dan Upaya Rico Waas Menutup Celah Kebocoran Pajak Restoran]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPemerintah Kota Medan mulai mengandalkan digitalisasi untuk memperketat pengawasan pajak daerah. Salah satu langkah yang m]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Pemerintah Kota Medan mulai mengandalkan digitalisasi untuk memperketat pengawasan pajak daerah. Salah satu langkah yang mendapat perhatian adalah penerapan QRESTO untuk memantau transaksi usaha restoran sekaligus menutup celah potensi kebocoran pajak.</p><br></p>Langkah tersebut dinilai sebagai bagian dari upaya membangun sistem perpajakan daerah yang lebih transparan dan berbasis data.</p><br></p>Akademisi Universitas Sumatera Utara, Ira Rizka Aisyah Lubis, mengatakan penggunaan teknologi dalam pengawasan pajak patut diapresiasi. Menurut dia, inovasi tersebut tidak semestinya dipandang sekadar sebagai penerapan sistem digital, melainkan sebagai perubahan cara pemerintah mengawasi penerimaan daerah.</p><br></p>&quot;Teknologi harus hadir untuk menyelesaikan persoalan konkret,&quot; kata Ira dalam tulisannya.</p><br></p>Menurut Ira, jika Medan menjadi kota pertama di Indonesia yang menerapkan sistem tersebut untuk pengawasan pajak restoran, langkah itu menunjukkan keberanian Pemerintah Kota Medan di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Waas dalam mendorong inovasi tata kelola pemerintahan.</p><br></p>Pajak restoran merupakan salah satu sumber potensial pendapatan asli daerah atau PAD Kota Medan. Aktivitas transaksi di sektor kuliner berlangsung setiap hari dengan nilai ekonomi yang cukup besar. Karena itu, semakin akurat pemerintah memperoleh data transaksi, semakin terbuka peluang untuk mengoptimalkan penerimaan daerah.</p><br></p>QRESTO dinilai dapat membantu pemerintah memperoleh gambaran transaksi secara lebih terukur. Pengawasan yang sebelumnya banyak bergantung pada laporan manual dan pemeriksaan lapangan dapat diperkuat dengan data transaksi yang tercatat secara elektronik.</p><br></p>Perubahan tersebut penting karena pengawasan pajak dapat diarahkan menjadi berbasis data. Pemerintah tidak hanya menunggu laporan dari pelaku usaha, tetapi dapat melakukan analisis terhadap data transaksi untuk melihat kemungkinan adanya ketidaksesuaian.</p><br></p>Namun, Ira mengingatkan bahwa teknologi bukan tujuan akhir. Efektivitas QRESTO akan sangat bergantung pada konsistensi pengawasan, integrasi sistem, akurasi data, keamanan informasi, serta tindak lanjut pemerintah terhadap indikasi ketidaksesuaian.</p><br></p>&quot;Jangan sampai teknologi hanya menjadi perangkat baru, sementara pola pengawasan lama tetap dipertahankan,&quot; ujarnya.</p><br></p>Menurut Ira, penerapan sistem digital juga harus disertai komunikasi yang baik dengan para pengusaha restoran. Pemerintah perlu menjelaskan bahwa digitalisasi bukan semata-mata instrumen untuk mengawasi atau membebani pelaku usaha.</p><br></p>Sebaliknya, sistem tersebut diharapkan menciptakan perlakuan yang lebih adil bagi seluruh pelaku usaha. Pengusaha yang telah taat membayar pajak tidak semestinya dirugikan oleh pelaku usaha lain yang melaporkan transaksi secara tidak sesuai.</p><br></p>Jika berjalan efektif, transparansi transaksi dapat menciptakan persaingan usaha yang lebih sehat sekaligus meningkatkan kepatuhan wajib pajak.</p><br></p>Manfaat penerapan QRESTO, kata Ira, pada akhirnya juga harus dirasakan masyarakat. Peningkatan penerimaan pajak daerah semestinya berujung pada perbaikan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, kebersihan kota, transportasi, kesehatan, pendidikan, dan kebutuhan masyarakat lainnya.</p><br></p>Karena itu, keberhasilan QRESTO tidak cukup diukur dari jumlah restoran yang tersambung dengan sistem atau besarnya transaksi yang berhasil dipantau. Indikator yang lebih penting adalah peningkatan kepatuhan wajib pajak, berkurangnya potensi kebocoran, dan bertambahnya PAD Kota Medan.</p><br></p>Ira menilai keberanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> mencoba pendekatan baru dalam mengoptimalkan penerimaan daerah layak diapresiasi. Namun, status Namun, status sebagai kota pertama yang menerapkan sebuah inovasi bukanlah tujuan akhir.</p><br></p>&quot;Pekerjaan sebenarnya baru dimulai setelah sistem diluncurkan,&quot; kata dia.</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, menurut Ira, perlu memastikan QRESTO terus dikembangkan, data yang dihasilkan akurat, sistemnya aman, pelaku usaha mendapatkan pendampingan, dan pengawasan dilakukan secara konsisten serta tidak tebang pilih.</p><br></p>Jika hal tersebut dapat dilakukan, QRESTO berpotensi menjadi lebih dari sekadar teknologi pengawasan pajak restoran. Sistem itu dapat menjadi bagian dari perubahan tata kelola pemerintahan daerah, dari pola pengawasan konvensional menuju pemerintahan berbasis data.</p><br></p>Dengan demikian, inovasi di bawah kepemimpinan Rico Waas tidak berhenti pada penggunaan teknologi. Ukuran keberhasilannya adalah kemampuan teknologi tersebut mempersempit kebocoran pajak, meningkatkan PAD tanpa membebani pelaku usaha secara tidak adil, serta memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_637_QRESTO-dan-Upaya-Rico-Waas-Menutup-Celah-Kebocoran-Pajak-Restoran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285658/qresto-dan-upaya-rico-waas-menutup-celah-kebocoran-pajak-restoran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">&lrm;Bantah Soal Selebaran yang Mencatut Kodaeral I Belawan, Kodaeral I : Percayakan Fakta Kepada Hukum  &lrm;</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[‎Bantah Soal Selebaran yang Mencatut Kodaeral I Belawan, Kodaeral I : Percayakan Fakta Kepada Hukum  ‎]]></title>
            <description><![CDATA[Belawan sumut24.co  Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) I menempuh jalur hukum menyikapi ditemukannya selebaran yang ditempelkan d]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komando Daerah TNI Angkatan Laut (<a href="https://www.sumut24.co/tag/kodaeral/" target="_blank">Kodaeral</a>) I menempuh jalur hukum menyikapi ditemukannya selebaran yang ditempelkan di rumah warga dan mencantumkan nama <a href="https://www.sumut24.co/tag/kodaeral/" target="_blank">Kodaeral</a> I terkait kegiatan di atas lahan PT Perkebunan Nusantara I Regional I. Laporan Polisi terhadap Sdr. Umar Samosir dibuat di SPKT Polresta Deli Serdang. Rabu (26/8/2026)<br>&lrm;<br>&lrm;Dalam selebaran tersebut tercantum kalimat yang meminta pengosongan bangunan dan penghentian kegiatan penanaman dengan mengatasnamakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kodaeral/" target="_blank">Kodaeral</a> I <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>. Laporan tersebut dibuat atas dugaan tindak pidana pencemaran nama baik sebagaimana dimaksud dalam Pasal 433 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP, terkait pencemaran tertulis melalui tulisan atau gambar yang ditempelkan di tempat umum.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/eb160de1de89d9058fcb0b968dbbbd68_1000351941.jpg"><br>&lrm;<br>&lrm;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kodaeral/" target="_blank">Kodaeral</a> I menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum untuk melakukan penyelidikan, mengungkap fakta, serta memastikan pihak-pihak yang bertanggung jawab atas pemasangan dan penyebaran selebaran tersebut. <a href="https://www.sumut24.co/tag/kodaeral/" target="_blank">Kodaeral</a> I menegaskan bahwa laporan ini merupakan langkah awal dan proses penanganannya akan terus dikembangkan berdasarkan fakta hukum yang ditemukan di lapangan. <br>&lrm;<br>&lrm;Selain dugaan pencemaran nama baik, aparat juga akan mendalami kemungkinan adanya dugaan tindak pidana lain, termasuk terkait surat atau dokumen yang digunakan dalam perkara tersebut. <a href="https://www.sumut24.co/tag/kodaeral/" target="_blank">Kodaeral</a> I mengajak seluruh pihak tetap menjaga ketertiban dan mengedepankan penyelesaian secara hukum, sehingga persoalan yang berkembang di tengah masyarakat dapat diselesaikan secara objektif, transparan, dan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.(dar)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6700_-lrm-Bantah-Soal-Selebaran-yang-Mencatut-Kodaeral-I-Belawan--Kodaeral-I---Percayakan-Fakta-Kepada-Hukum---lrm-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285656/lrmbantah-soal-selebaran-yang-mencatut-kodaeral-i-belawan-kodaeral-i-percayakan-fakta-kepada-hukum-lrm/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KH Ma&rsquo;ruf Amin Ingatkan Muktamar ke-35 NU Harus Bersih dari Politik Uang</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 15:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KH Ma’ruf Amin Ingatkan Muktamar ke-35 NU Harus Bersih dari Politik Uang]]></title>
            <description><![CDATA[KH Ma&rsquoruf Amin Ingatkan Muktamar ke35 NU Harus Bersih dari Politik Uang]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JOMBANG &mdash; Mustasyar Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ma&#039;ruf Amin berharap <a href="https://www.sumut24.co/tag/muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) yang digelar pada 27&ndash;31 Agustus 2026 di Pondok Pesantren Tambakberas, Jombang, Jawa Timur, berlangsung lancar, demokratis, dan mampu melahirkan sosok pemimpin yang benar-benar diharapkan jamaah Nahdliyin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut disampaikan KH Ma&#039;ruf Amin setelah berziarah ke makam salah satu pendiri NU, KH Abdul Wahab Chasbullah, di Jalan Tambakrejo, Tambakberas, Jombang, Rabu (26/8/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, KH Ma&#039;ruf Amin menekankan pentingnya menjaga proses pemilihan kepemimpinan NU agar tetap bermartabat. Ia berharap seluruh tahapan, mulai dari penetapan Ahlul Halli wal Aqdi (Ahwa) hingga pemilihan dan penetapan jajaran pengurus baru, tidak dicederai praktik politik uang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Me<a href="https://www.sumut24.co/tag/nu/" target="_blank">nu</a>rutnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> NU bukan sekadar forum pergantian kepengurusan, melainkan momentum penting untuk menentukan arah organisasi dan masa depan jam&#039;iyah serta jamaah Nahdliyin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, proses demokrasi dalam <a href="https://www.sumut24.co/tag/muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> harus dijalankan secara jujur, terbuka, dan menjunjung tinggi nilai-nilai akhlak yang selama ini menjadi teladan para ulama pendiri NU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KH Ma&#039;ruf Amin juga berpesan kepada seluruh panitia pelaksana agar mampu menjaga suasana <a href="https://www.sumut24.co/tag/muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> tetap kondusif hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan agar perbedaan pilihan dalam forum <a href="https://www.sumut24.co/tag/muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> tidak berkembang menjadi konflik yang dapat merusak persaudaraan di tubuh NU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Harapan tersebut menjadi pesan penting menjelang dimulainya <a href="https://www.sumut24.co/tag/muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> ke-35 NU. Apalagi, forum tersebut akan menjadi ruang bagi para peserta untuk menentukan kepemimpinan baru organisasi melalui mekanisme yang telah ditetapkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, integritas proses menjadi salah satu faktor penting. Jangan sampai kontestasi kepemimpinan justru diwarnai transaksi kepentingan yang bertentangan dengan nilai-nilai yang selama ini diajarkan para kiai dan ulama NU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/muktamar/" target="_blank">Muktamar</a> ke-35 di Tambakberas pun diharapkan menjadi momentum konsolidasi besar bagi NU. Selain menghasilkan kepemimpinan baru, forum tersebut diharapkan mampu memperkuat persatuan, menjaga tradisi keulamaan, serta menjawab berbagai tantangan yang dihadapi Nahdliyin dan masyarakat ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan KH Ma&#039;ruf Amin pada akhirnya mengarah pada satu hal: siapa pun yang terpilih harus lahir dari proses yang bersih, jujur, demokratis, dan mendapat legitimasi kuat dari warga Nahdliyin.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1076_KH-Ma-rsquo-ruf-Amin-Ingatkan-Muktamar-ke-35-NU-Harus-Bersih-dari-Politik-Uang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285655/kh-marsquoruf-amin-ingatkan-muktamar-ke35-nu-harus-bersih-dari-politik-uang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Milad ke-13 MTH Halimah dan Haul ke-4 Alm Rizky Adiguna Digelar Penuh Haru dan Sukacita</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 14:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Milad ke-13 MTH Halimah dan Haul ke-4 Alm Rizky Adiguna Digelar Penuh Haru dan Sukacita]]></title>
            <description><![CDATA[Milad ke13 MTH Halimah dan Haul ke4 Alm Rizky Adiguna Digelar Penuh Haru dan Sukacita]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN |  Ribuan jamaah Majelis Taklim Halimah (MTH) pimpinan Hj. Bunda Indah menghadiri perayaan Milad ke-13 sekaligus Haul ke-4 almarhum Rizky Adiguna di Hall Convention Sunggal, Kamis (27/8/2026).<p></p><p>Jamaah MTH datang dari berbagai daerah dan kecamatan. Suasana kegiatan berlangsung penuh haru dan sukacita, terlebih saat rangkaian acara mengenang almarhum Rizky Adiguna digelar.</p><p>Dalam kesempatan itu, Hj. Bunda Indah mengajak seluruh umat untuk terus menebarkan kebaikan, peduli terhadap sesama dan gemar berbagi.</p><p>Bunda Indah juga menyampaikan dukungan penuh kepada Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution dalam upaya membangun Sumatera Utara.</p><p>"Marilah kita terus berbuat kebaikan kepada sesama, saling berbagi dan memberikan manfaat. Kami juga memberikan dukungan penuh kepada Gubernur Bobby dalam membangun Sumatera Utara," ujar Bunda Indah.</p><p>Ia kemudian menceritakan perjalanan panjang membesarkan MTH hingga memasuki usia ke-13 tahun. Menurutnya, perjalanan tersebut tidak selalu mudah, namun dapat dilalui dengan keikhlasan dan rasa cinta.</p><p>"Kami jalani dengan ikhlas dan penuh cinta. Kecintaan itulah yang mempersatukan kami hingga sampai di sini," katanya.</p><p>Bunda Indah juga tidak lupa menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak, termasuk owner Aroma Bakery H. Jhon Suhardi yang selama ini memberikan perhatian dan dukungan terhadap kegiatan MTH.</p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Asisten Kesra Basirin Tanjung, Konjen Korea Selatan Dr. Parlindungan Purba, Prof Ridha, Ustaz H. Anhar Nasution, owner Aroma Bakery H. Jhon Suhardi, Prof. Ridha, CEO Sumut24 Rianto SH, Ketua GRIB Jaya Sumut Samsul Tarigan serta sejumlah tokoh masyarakat lainnya.</p><p>Mewakili Gubernur Sumatera Utara, Asisten Kesra Basirin Tanjung menyampaikan apresiasi atas kiprah MTH Halimah yang telah memasuki usia ke-13 tahun.</p><p>"Semoga kolaborasi Sumut Berkah dengan Majelis Taklim Halimah dapat terus bersinergi dengan baik," ungkapnya.</p><p>Sementara itu, Konjen Korea Selatan Dr. Parlindungan Purba menyampaikan ucapan selamat dan sukses atas Milad ke-13 MTH Halimah. Ia juga menyampaikan doa terbaik untuk almarhum Rizky Adiguna.</p><p>Pada kesempatan tersebut, H. Jhon Suhardi juga didaulat menyampaikan pesan dan kesannya terhadap sosok Hj. Bunda Indah dan MTH.<br>Jhon mengaku memandang Hj. Bunda Indah sebagai sosok yang sudah seperti orang tua sendiri.</p><p>"Bunda Indah bagi saya adalah orang tua kedua setelah ibu saya sendiri. Kalau ada hal-hal penting, saya selalu berdiskusi dengan Bunda Indah," ujarnya.</p><p>Ia pun mengucapkan selamat Milad ke-13 kepada Majelis Taklim Halimah serta mendoakan almarhum Rizky Adiguna agar senantiasa mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT.</p><p>Perayaan Milad ke-13 MTH Halimah sekaligus Haul ke-4 almarhum Rizky Adiguna tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi, memperkuat kepedulian sosial dan terus menebarkan kebaikan di tengah masyarakat.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4342_Milad-ke-13-MTH-Halimah-dan-Haul-ke-4-Alm-Rizky-Adiguna-Digelar-Penuh-Haru-dan-Sukacita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285654/milad-ke13-mth-halimah-dan-haul-ke4-alm-rizky-adiguna-digelar-penuh-haru-dan-sukacita/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Wali menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar Periode 2026-2031</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Wali menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar Periode 2026-2031]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Wali menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar Periode 20262031]]></description>
            <content><![CDATA[<br> &lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.<a href="https://www.sumut24.co/tag/siantar/" target="_blank">Siantar</a> l Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Wakil Wali Kota Herlina menghadiri Pelantikan Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar Periode 2026-2031, penyerahan Surat Keterangan Terdaftar (SKT) kepada 150 majelis taklim, sekaligus Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 H. Kegiatan yang juga dirangkai penyerahan tali asih tersebut digelar di Gedung Olahraga (GOR) Lantai 4 Suzuya Merdeka Mall, Jalan Merdeka Kelurahan Pardomuan Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/siantar/" target="_blank">Siantar</a> Timur, Selasa (25/08/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengurus Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar yang dilantik diketuai Hj Nita Maulida Damanik SE didampingi jajaran pengurus. Dilanjutkan  penyerahan SKT kepada 150 majelis taklim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly yang diwakili Wakil Wali Kota Herlina mengucapkan selamat atas pelantikan Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar Periode 2026-2031, serta penyerahan SKT, dan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami atas nama Pemerintah Kota Pematangsiantar mengucapkan selamat atas amanah yang diemban oleh Ibu Nita Maulida Damanik sebagai ketua. Semoga jajarannya kompak dan tetap berkolaborasi dengan Pemko,&quot; katanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Herlina mengatakan, selama ini Majelis Taklim Silaturahmi memiliki kepedulian sosial di tengah berbagai tantangan kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat ini kita membutuhkan lembaga-lembaga keagamaan yang mampu menjadi tempat untuk meningkatkan pemahaman agama sekaligus memperkuat persaudaraan dan kepedulian antar sesama. Kami segenap Pemko Pematangsiantar mendukung penuh dan men-support, yang sifatnya untuk pembinaan umat maka kita kolaborasikan,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan, saat berbincang dengan Kapolres Pematangsiantar AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH, ternyata angka kasus HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba di Kota Pematangsiantar termasuk tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita harus bereskan generasi muda kita agar terhindar dari HIV/AIDS dan narkoba, dengan memperbanyak kajian-kajian di remaja masjid. Remaja harus mendapatkan tuntunan agar mereka berkontribusi untuk bangsa dan negara dengan ajakan yang positif, agar umat bisa lebih baik dan tentunya kita berharap keberadaan kita membuat pengaruh yang besar di Kota Pematangsiantar,&quot; tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Ketua Majelis Taklim Silaturahmi Kota Pematangsiantar Nita Maulida Damanik mengapresiasi kehadiran anggora Majelis Taklim se-Kota Pematangsiantar yang dapat berkumpul untuk melaksanakan acara pelantikan yang dirangkai penyerahan 150 SKT majelis taklim sskaligus Peringatan  Maulid Nabi Muhammad SAW.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kepada ibu dan bapak yang mengucapkan selamat kepada kita yang hari ini telah dilantik menjadi pengurus Majelis Taklim Silaturahmi, kami mengucapkan terima kasih. Juga kepada ibu ketua kecamatan. Marilah kita menjaga kekompakan, menjaga semangat yang ada di antara kita, sehingga kita tidak hanya dari segi jumlah, tapi mampu menghadirkan program-program kerja yang langsung menyentuh masyarakat,&quot; katanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengatakan, Majlis Taklim Silaturahmi telah melaksanakan program-program kerja yang peduli umat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, sebelum dilantik kita sudah melakukan kegiatan-kegiatan donasi waktu bencana alam. Saya berharap kita ke depannya dapat bersatu untuk lebih kuat lagi melaksanakan program kerja dan kegiatan lainnya guna mewujudkan visi-misi Pemerintah Kota Pematangsiantar,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nita berharap Majelis Taklim Silaturahmi mampu bekerja sama dengan organisasi-organisasi kemasyarakatan, khususnya ormas Islam di seluruh Kota Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ke depannya kita dapat berkolaborasi melaksanakan kegiatan untuk saling membesarkan. Kepada Pemko, mohon diajak kami untuk bekerja sama. Kami siap membantu semampu kami untuk Pemerintah Kota Pematangsiantar. Kami sangat berterima kasih kepada Pemko Pematangsiantar yang telah mendukung penuh berjalan lancarnya acara ini. Kami menyampaikan titip salam kepada Bapak Wali Kota Wesly Silalahi dan terima kasih yang sebesar-besarnya,&quot; tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Dr H Sugiat Santoso SE MSP mengucapkan terima kasih kepada Nita Damanik yang sudah mengundang di momentum pelantikan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya ucapkan selamat atas pelantikannya. Saya tidak menyangka pesertanya banyak. Kalau partai politik, ini gampang kali terpilih. Saya pikir ini kekuatan besar untuk dakwah. Kita ada beberapa persoalan yang saya pikir menjadi tanggung jawab kita bersama. Saya menyampaikan pesan ini, karena memang ini persoalan sosial kita, khususnya umat Islam. Setiap tahun BNN merilis survei Sumut itu nomor satu peredaran narkotika,&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sugiat menjelaskan, Provinsi Sumatera Utara (Sumut), dan salah satunya Kota Pematangsiantar sangat prihatin peredearan narkobanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Betapa mengerikannya peredaran narkotika di <a href="https://www.sumut24.co/tag/siantar/" target="_blank">Siantar</a>. Saya pikir ini tidak bisa dibiarkan tanpa ada perlawanan. Oleh karena itu, salah satu kekuatan untuk perang narkotika adalah kekuatan emak-emak. Kemarin kita deklarasikan perang melawan narkotika satu minggu di Brandan. Kekuatan emak-emak di beberapa daerah itu terang-terangan berani melabrak narkotika, dan itu bagian dari dakwah. Itu bisa bermanfaat secara konkret dan bisa menjadi solusi terhadap persoalan umat. Nanti kita akan lakukan deklarasi perang melawan narkotika di seluruh Kota Pematangsiantar,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sugiat juga menjelaskan, untuk menyelamatkan generasi muda Islam yang hancur karena narkotika, ia setiap harinya turun ke daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau habis generasi muda Islam, maka hancurlah peradaban. Sekali lagi saya mengucapkan selamat atas penyerahan SKT Majelis Taklim Silaturahmi,&quot; ucap Sugiat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Plt Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Pematangsiantar H Tarmudzi menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam terselenggaranya kegiatan ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini bukan hanyalah seremonial, namun merupakan bagian dari upaya kita bersama untuk memperkuat kelembagaan, meningkatkan pembinaan keagamaan, serta menghadirkan majelis yang tertib aktif dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Tarmudzi, legalitas merupakan salah satu fondasi penting dalam membangun organisasi yang kuat, tertib, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan adanya landasan kelembagaan yang lebih jelas, sehingga dapat menjalankan pembinaan keagamaan secara lebih terarah dan bertanggung jawab. Jadikan SKT ini sebagai langkah awal untuk memajukan Majelis Taklim Silaturahmi dan memajukan umat serta masyarakat sekitarnya. Memperluas ilmu dan memajukan Islam. Jangan sampai perbedaan dalam persoalan yang bersifat persaudaraan, dan sebaliknya mari kita menghormati, saling menghargai, dan terus menjaga semangat Ukhuwah Islamiyah. Majelis taklim bukan hanya menambah ilmu agama, namun juga ruang menambah silaturahmi,&quot; terangnya.<br><br>Acara juga dirangkai penyerahan tali asih serta <br>ceramah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW oleh Trio Ustadz dari Penyuluh Agama Islam Kantor Kemenag Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dimeriahkan Gema Wahyu Ilahi serta penampilan nasyid dan hadroh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tampak hadir, anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) Fraksi Gerindra (Komisi A) Gusmiyadi SE, anggota DPRD Provinsi Sumut Dr H Hefriansyah Noor SE MM, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agak (Kakanwil Kemenag) Sumut H Ahmad Qosbi SAg MM, Kepala Perwakilan Bank Indonesia (KPw BI) Pematangsiantar Ahmadi Rahman, <br>Kepala Cabang Bank Sumut Syariah Pematangsiantar Syufri Ananda Putra Lubis, Pembina Yayasan Bumi Alquran Mangoba Siregar, Ketua PD Alwashliyah Pematangsiantar M Ishak Hutasuhut, Ketua PD Muhammadiyah Ir Sailan Nasution MM, Ketua PD Aisyiyah Hanifah Harahap, Majelis Taklim Batak Nauli Toba Balige, Majelis Taklim Arafah Tanjungbalai, Majelis Taklim Forsila Simalungun, Komunitas Bilal Mayit, Yayasan Muallaf Indonesia, Ustadz Armansyah Pasaribu, dan lainnya. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7646_Wakil-Wali-menghadiri-Pelantikan-Pengurus-Majelis-Taklim-Silaturahmi-Kota-Pematangsiantar-Periode-2026-2031.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285653/wakil-wali-menghadiri-pelantikan-pengurus-majelis-taklim-silaturahmi-kota-pematangsiantar-periode-20262031/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejar 10 Besar SPBE Sumut, Sekda Madina Gebrak OPD: Stop Bikin Aplikasi yang Tumpang Tindih</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejar 10 Besar SPBE Sumut, Sekda Madina Gebrak OPD: Stop Bikin Aplikasi yang Tumpang Tindih]]></title>
            <description><![CDATA[Kejar 10 Besar SPBE Sumut, Sekda Madina Gebrak OPD Stop Bikin Aplikasi yang Tumpang Tindih]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus mendorong percepatan transformasi digital dalam penyelenggaraan pemerintahan. Sekretaris Daerah (Sekda) Madina Afrizal Nasution meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mempercepat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Arahan tersebut disampaikan Afrizal dalam rapat koordinasi pemerintahan digital yang digelar di Aula Kantor Badan Perencanaan Pembangunan dan Riset Daerah (Bapperida), Kompleks Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rapat tersebut, Sekda menekankan pentingnya sinergi antar-OPD agar proses digitalisasi pemerintahan tidak berjalan secara parsial. Setiap perangkat daerah diminta berkoordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) dalam membangun maupun mengembangkan sistem digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afrizal juga mengingatkan OPD agar tidak membuat aplikasi baru apabila layanan serupa sudah tersedia. Menurutnya, terlalu banyak aplikasi yang tidak terintegrasi justru dapat menyulitkan pemerintah maupun masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sistem yang ada harus terintegrasi agar masyarakat tidak perlu menyerahkan data yang sama secara berulang,&quot; kata Afrizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mempercepat pencapaian target penerapan SPBE sekaligus memenuhi 20 indikator penilaian yang ditetapkan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB), seluruh pimpinan OPD diminta menunjuk satu orang sebagai admin SPBE.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Admin tersebut diharapkan menjadi penghubung dalam proses pemenuhan indikator, pengelolaan data, serta koordinasi kebutuhan digitalisasi di masing-masing perangkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afrizal juga meminta setiap OPD segera melengkapi bukti dukung untuk 20 indikator sesuai dengan domain masing-masing. Selain itu, perangkat daerah ditargetkan setidaknya mampu menerapkan digitalisasi pada tiga layanan prioritas sepanjang 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dinilai penting agar transformasi digital di lingkungan Pemkab Madina tidak berhenti pada penggunaan teknologi semata, tetapi benar-benar berdampak terhadap kualitas pelayanan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu hal yang menjadi perhatian Sekda adalah pengelolaan data pemerintahan. Ia meminta seluruh OPD mulai menggunakan konsep data tunggal sehingga informasi yang digunakan antarinstansi memiliki sumber yang sama dan dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data kependudukan, kemiskinan, aset daerah, serta berbagai data strategis lainnya diharapkan dapat dikelola secara terintegrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gunakan data tunggal, mulai dari kependudukan, kemiskinan, sampai aset. Satu data, satu kebenaran,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Afrizal, integrasi data akan menjadi salah satu fondasi penting dalam membangun pemerintahan digital. Dengan data yang terhubung, proses pengambilan keputusan dapat dilakukan secara lebih cepat dan tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afrizal memastikan Pemkab Madina berkomitmen mendukung penerapan SPBE, baik melalui penganggaran, pelatihan sumber daya manusia, maupun pendampingan kepada OPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai keberhasilan transformasi digital tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan aplikasi dan infrastruktur teknologi. Faktor yang lebih penting adalah kesiapan aparatur serta keseriusan setiap OPD mengubah pola kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keberhasilan SPBE sangat bergantung pada komitmen dan kinerja masing-masing OPD. Teknologi hanya alat, yang utama adalah komitmen dan pola kerja,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Madina bahkan menargetkan dapat menembus 10 besar penerapan SPBE di Sumatera Utara. Untuk mencapai target tersebut, Afrizal mengajak seluruh OPD memegang prinsip kerja 3K, yakni Komitmen, Kolaborasi, dan Konsistensi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Dinas Kominfo Madina Muhammad Syail Lubis menyatakan pihaknya siap mendampingi seluruh OPD dalam proses pemenuhan indikator SPBE.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syail berharap regulasi yang menjadi dasar penguatan pemerintahan digital di Kabupaten Madina dapat segera ditandatangani. Menurutnya, Pemkab Madina perlu memiliki landasan regulasi yang kuat agar pelaksanaan SPBE dapat berjalan lebih terarah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tahun 2026 ini, sebelum peraturan pemerintah terkait pemerintahan digital keluar, kita sudah mulai dengan regulasi yang ditandatangani Bapak Sekda,&quot; kata Syail.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan Diskominfo akan terus melakukan pendampingan kepada masing-masing OPD untuk memastikan 20 indikator penilaian SPBE dapat dipenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Percepatan SPBE di Madina diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai evaluasi pemerintah daerah, tetapi juga menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, sederhana, terintegrasi, dan mudah diakses masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6457_Kejar-10-Besar-SPBE-Sumut--Sekda-Madina-Gebrak-OPD--Stop-Bikin-Aplikasi-yang-Tumpang-Tindih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285652/kejar-10-besar-spbe-sumut-sekda-madina-gebrak-opd-stop-bikin-aplikasi-yang-tumpang-tindih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Mau Kecolongan, Pemko Padangsidimpuan Pantau Kesiapan Perangkat Daerah Hadapi Ombudsman</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Mau Kecolongan, Pemko Padangsidimpuan Pantau Kesiapan Perangkat Daerah Hadapi Ombudsman]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Mau Kecolongan, Pemko Padangsidimpuan Pantau Kesiapan Perangkat Daerah Hadapi Ombudsman]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan terus mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah yang dilakukan yakni memastikan seluruh perangkat daerah siap menghadapi penilaian terkait penyelenggaraan pelayanan publik oleh Ombudsman Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mewakili Wali Kota Padangsidimpuan, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Padangsidimpuan, Mohd. Ary Junaidi Dwi P. Lubis, SE, MM, CGAP, turun langsung melakukan monitoring ke sejumlah unit pelayanan pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, ia didampingi Kepala Bagian Organisasi, Indah Julianti Gultom, S.Ip. Monitoring dilakukan untuk melihat secara langsung sejauh mana kesiapan perangkat daerah dalam memenuhi berbagai indikator pelayanan publik yang menjadi perhatian Ombudsman RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah unit layanan yang menjadi sasaran monitoring meliputi Rumah Sakit Umum Daerah, Dinas Pendidikan, Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR), serta Dinas Sosial Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut tidak hanya berfokus pada pemeriksaan kelengkapan dokumen. Tim juga melihat penerapan standar pelayanan di lapangan, sistem administrasi, mekanisme penyampaian dan penanganan pengaduan masyarakat, hingga kesiapan berbagai dokumen pendukung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini dinilai penting untuk memastikan pelayanan yang diberikan pemerintah kepada masyarakat tidak berhenti pada pemenuhan administrasi semata. Lebih dari itu, pelayanan harus mampu memberikan kemudahan, kepastian, keterbukaan, serta respons yang cepat terhadap kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Monitoring juga dimanfaatkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan untuk menemukan berbagai aspek yang masih membutuhkan pembenahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan turun langsung ke unit pelayanan, pemerintah daerah dapat mengetahui kondisi sebenarnya di lapangan sekaligus memetakan sejumlah kendala yang berpotensi memengaruhi kualitas pelayanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut sejalan dengan komitmen pemerintah daerah untuk membangun pelayanan yang efektif, transparan, akuntabel dan responsif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penilaian Ombudsman sendiri menjadi salah satu instrumen penting untuk melihat bagaimana pelayanan publik dijalankan oleh pemerintah. Karena itu, hasil evaluasi tidak semestinya hanya dipandang sebagai angka penilaian, melainkan menjadi bahan perbaikan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada penilaian Ombudsman RI tahun 2025, salah satu unit layanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan, yakni Dinas Sosial, telah mencatat hasil yang cukup baik pada sejumlah indikator.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada dimensi proses, standar pelayanan Dinas Sosial tercatat memperoleh nilai 91,41 persen. Sementara aspek yang berkaitan dengan maladministrasi memperoleh hasil 79,88 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Capaian tersebut menjadi modal bagi pemerintah daerah untuk terus melakukan evaluasi. Di sisi lain, masih terdapat ruang untuk meningkatkan kualitas pelayanan agar masyarakat mendapatkan layanan yang semakin mudah, jelas dan sesuai dengan ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan menilai capaian tersebut tidak boleh membuat perangkat daerah berhenti melakukan pembenahan. Justru hasil penilaian dapat dijadikan pijakan untuk memperbaiki kekurangan dan mempertahankan aspek pelayanan yang sudah berjalan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asisten Administrasi Umum Mohd. Ary Junaidi Dwi P. Lubis menegaskan, kegiatan monitoring tidak semata-mata dilakukan untuk menghadapi proses penilaian Ombudsman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, monitoring harus ditempatkan sebagai bagian dari evaluasi internal pemerintah daerah dalam memastikan pelayanan kepada masyarakat benar-benar berjalan sesuai standar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, keberadaan standar pelayanan, sistem pengaduan, administrasi yang tertib dan keterbukaan informasi tidak hanya dipersiapkan ketika ada penilaian. Seluruh komponen tersebut harus menjadi bagian dari rutinitas pelayanan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Padangsidimpuan berharap penguatan monitoring di berbagai perangkat daerah dapat mendorong terciptanya budaya pelayanan publik yang semakin baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, keberhasilan pelayanan publik bukan hanya diukur dari kelengkapan dokumen atau capaian angka penilaian, tetapi juga dari sejauh mana masyarakat merasakan pelayanan yang mudah, cepat, transparan dan dapat dipertanggungjawabkan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4023_Tak-Mau-Kecolongan--Pemko-Padangsidimpuan-Pantau-Kesiapan-Perangkat-Daerah-Hadapi-Ombudsman.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285651/tak-mau-kecolongan-pemko-padangsidimpuan-pantau-kesiapan-perangkat-daerah-hadapi-ombudsman/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Piala Soeratin Zona 3 Dibuka, Wali Kota Letnan Dalimunthe Dorong Talenta Muda Padangsidimpuan</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Piala Soeratin Zona 3 Dibuka, Wali Kota Letnan Dalimunthe Dorong Talenta Muda Padangsidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[Piala Soeratin Zona 3 Dibuka, Wali Kota Letnan Dalimunthe Dorong Talenta Muda Padangsidimpuan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sibolga | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persaingan sepak bola usia muda di Sumatera Utara kembali bergeliat. <a href="https://www.sumut24.co/tag/piala/" target="_blank">Piala</a> Soeratin U-13 dan U-15 Sumatera Utara Zona 3 resmi dibuka di Stadion Horas Sibolga, Jalan Diponegoro No. 11, Pancuran Gerobak, Kecamatan Sibolga Kota, Selasa (25/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembukaan turnamen tersebut turut dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes. Kehadiran orang nomor satu di Kota Padangsidimpuan itu menjadi bentuk dukungan terhadap pembinaan dan pengembangan sepak bola usia dini di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam agenda tersebut, Wali Kota Padangsidimpuan hadir bersama Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan H. Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE, Asisten III Administrasi Umum Mohd. Ary Junaidi DP. Lubis, S.E., M.M., Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Abdul Rahman Nasution, S.T., M.M., Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata Ali Imron Harahap, S.H., serta Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, S.STP., M.SP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laga pembuka <a href="https://www.sumut24.co/tag/piala/" target="_blank">Piala</a> Soeratin U-13 dan U-15 Sumatera Utara Zona 3 langsung menyuguhkan pertandingan menarik. Pada laga perdana, tim U-15 Sayap Biru Kota Padangsidimpuan berhadapan dengan PSAP Reborn Kota Sibolga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak peluit awal dibunyikan, kedua kesebelasan langsung bermain agresif. Para pemain muda dari kedua tim menunjukkan keberanian dalam membangun serangan dan berusaha menciptakan peluang di area pertahanan lawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertandingan berlangsung dengan tempo cukup tinggi. PSAP Reborn beberapa kali mencoba memberikan tekanan, sementara Sayap Biru mampu menjaga organisasi permainan dan memanfaatkan peluang dengan lebih efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keunggulan efektivitas tersebut akhirnya menjadi pembeda dalam pertandingan. Sayap Biru Padangsidimpuan berhasil mencetak empat gol, sedangkan PSAP Reborn hanya mampu membalas satu gol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga pertandingan berakhir, skor 4-1 untuk kemenangan Sayap Biru Kota Padangsidimpuan tetap bertahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/piala/" target="_blank">Piala</a> Soeratin menjadi salah satu wadah penting bagi pesepak bola usia muda untuk mendapatkan pengalaman bertanding sekaligus mengembangkan kemampuan mereka di level kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keikutsertaan tim-tim dari wilayah Zona 3 Sumatera Utara diharapkan dapat memperluas kesempatan bagi pemain muda untuk menunjukkan potensi terbaiknya. Selain mengejar hasil pertandingan, kompetisi usia dini juga menjadi ruang untuk membangun mental bertanding, kedisiplinan, kerja sama tim dan sportivitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Padangsidimpuan, kemenangan Sayap Biru pada laga pembuka menjadi awal positif dalam kiprah mereka di <a href="https://www.sumut24.co/tag/piala/" target="_blank">Piala</a> Soeratin Zona 3. Namun, perjalanan kompetisi masih panjang sehingga konsistensi permainan akan menjadi tantangan pada pertandingan berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyaksikan pembukaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/piala/" target="_blank">Piala</a> Soeratin, Wali Kota Padangsidimpuan juga menghadiri pertandingan persahabatan antara PS KORPRI Padangsidimpuan dan PS KORPRI Sibolga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertandingan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan olahraga sekaligus momentum mempererat silaturahmi antara jajaran KORPRI dari dua daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan olahraga seperti ini tidak hanya menjadi sarana menjaga kebugaran, tetapi juga dapat memperkuat hubungan antarpemerintah daerah melalui suasana yang lebih santai dan sportif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan pun terus mendorong kegiatan olahraga sebagai bagian dari upaya membangun budaya hidup sehat sekaligus membuka ruang bagi generasi muda untuk berkembang melalui olahraga.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5661_Piala-Soeratin-Zona-3-Dibuka--Wali-Kota-Letnan-Dalimunthe-Dorong-Talenta-Muda-Padangsidimpuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285650/piala-soeratin-zona-3-dibuka-wali-kota-letnan-dalimunthe-dorong-talenta-muda-padangsidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rumah Bertingkat Dilalap Api, Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak di Padangsidimpuan</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rumah Bertingkat Dilalap Api, Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak di Padangsidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[Rumah Bertingkat Dilalap Api, Bocah 4 Tahun Tewas Terjebak di Padangsidimpuan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Musibah kebakaran menelan korban jiwa di Gang Melati, Kelurahan Tanobato, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Rabu (26/8/2026). Seorang bocah perempuan berusia sekitar empat tahun meninggal dunia setelah terjebak di lantai tingkat rumah ketika kobaran api membesar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa tragis tersebut terjadi saat api dengan cepat melahap bagian dalam rumah permanen bertingkat. Korban yang berada di lantai atas dilaporkan tidak berhasil diselamatkan karena kondisi bangunan telah dipenuhi asap dan kobaran api.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas pemadam kebakaran yang tiba di lokasi langsung melakukan upaya pemadaman sekaligus mencari dan mengevakuasi korban. Namun, proses penyelamatan berlangsung dalam kondisi yang sangat sulit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya korban, sejumlah petugas pemadam kebakaran juga mengalami luka saat menjalankan tugas. Beberapa di antaranya dilaporkan terkena api dan aliran listrik ketika berupaya menjinakkan kobaran api serta melakukan proses evakuasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah berjibaku sekitar satu jam, petugas akhirnya berhasil mengendalikan dan memadamkan api sekitar pukul 13.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Sejumlah Tabung Gas Berada di Dalam Rumah*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rumah yang terbakar diketahui merupakan bangunan permanen bertingkat. Di dalam rumah tersebut terdapat sejumlah tabung gas yang membuat situasi pemadaman menjadi lebih berisiko dan kobaran api semakin cepat membesar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski api membesar, kobaran tidak sampai merembet ke bangunan rumah warga yang berada di sekitar lokasi. Petugas berhasil mengendalikan api sebelum menjalar lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyebabkan satu orang meninggal dunia, kebakaran tersebut juga menghanguskan satu unit sepeda motor. Hampir seluruh perabotan dan isi rumah turut terbakar, termasuk sejumlah bagian bangunan bertingkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerugian material akibat kejadian itu untuk sementara diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah. Nilai kerugian tersebut masih dalam proses pendataan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan kejadian melibatkan sejumlah unsur. Petugas Pemadam Kebakaran bersama personel Polres Padangsidimpuan, TNI, Bhabinkamtibmas, serta tim Inafis berada di lokasi untuk melakukan penanganan dan pemeriksaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah berhasil dievakuasi, jenazah korban dibawa ke rumah sakit di Kota Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan sesuai prosedur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, petugas kepolisian masih melakukan pendalaman untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran. Hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi yang memastikan sumber api maupun faktor yang menyebabkan kebakaran tersebut terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa ini menjadi duka mendalam bagi keluarga korban dan masyarakat sekitar. Warga yang berada di sekitar lokasi juga turut menyaksikan proses pemadaman hingga evakuasi korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyebab pasti kebakaran masih menunggu hasil pemeriksaan dan keterangan resmi dari pihak berwenang.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_511_Rumah-Bertingkat-Dilalap-Api--Bocah-4-Tahun-Tewas-Terjebak-di-Padangsidimpuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285649/rumah-bertingkat-dilalap-api-bocah-4-tahun-tewas-terjebak-di-padangsidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">833 Siswa Paluta Dapat Bantuan Pendidikan, Bupati Reski Basyah: Jangan Ada yang Putus Sekolah</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[833 Siswa Paluta Dapat Bantuan Pendidikan, Bupati Reski Basyah: Jangan Ada yang Putus Sekolah]]></title>
            <description><![CDATA[833 Siswa Paluta Dapat Bantuan Pendidikan, Bupati Reski Basyah Jangan Ada yang Putus Sekolah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) kembali menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses pendidikan bagi seluruh masyarakat. Sebanyak 833 siswa menerima dukungan pendidikan melalui program bantuan perlengkapan sekolah dan Beasiswa Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si. di Aula Lantai I Kantor Sekretariat Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini menyasar dua kelompok penerima. Pertama, bantuan perlengkapan sekolah bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Kedua, beasiswa MBR bagi siswa berprestasi yang berasal dari keluarga dengan keterbatasan ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Reski Basyah mengatakan bantuan tersebut bukan sekadar pemberian perlengkapan belajar maupun dukungan biaya pendidikan. Lebih dari itu, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memastikan kondisi ekonomi keluarga tidak menjadi alasan seorang anak kehilangan kesempatan untuk bersekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Paluta melalui program Pendidikan untuk Semua terus berupaya menciptakan kesempatan pendidikan yang lebih merata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bantuan ini mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki arti besar. Pemerintah ingin memastikan tidak ada anak di Padang Lawas Utara yang berhenti sekolah hanya karena keterbatasan ekonomi,&quot; ujar Bupati dalam sambutannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan para siswa penerima bantuan agar tidak menjadikan kondisi ekonomi keluarga sebagai alasan untuk minder. Sebaliknya, keterbatasan tersebut diharapkan menjadi dorongan untuk belajar lebih giat dan mengejar prestasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati berpesan agar para siswa tetap menghormati orang tua dan guru serta memanfaatkan kesempatan pendidikan dengan sebaik-baiknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus bagi siswa yang memperoleh beasiswa karena prestasi, ia meminta agar pencapaian yang telah diraih tidak berhenti sampai di sini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati berharap para penerima beasiswa mampu mempertahankan sekaligus meningkatkan prestasinya sehingga dapat menjadi inspirasi bagi siswa lain di lingkungan sekolah masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Padang Lawas Utara, Rahmad Hidayat Harahap, S.STP., M.SP., menjelaskan bahwa penyaluran bantuan tersebut memiliki dasar hukum yang jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program bantuan perlengkapan sekolah dan beasiswa MBR Tahun 2026 merupakan tindak lanjut dari Peraturan Bupati Padang Lawas Utara Nomor 21 Tahun 2026 tentang Pedoman Pemberian Bantuan Perlengkapan <a href="https://www.sumut24.co/tag/siswa/" target="_blank">Siswa</a> Miskin, serta keputusan Bupati mengenai penetapan para penerima bantuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahmad merinci, bantuan perlengkapan sekolah diberikan kepada 514 siswa yang tersebar di 12 kecamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari jumlah tersebut, sebanyak 380 siswa merupakan jenjang SD, sedangkan 134 siswa lainnya berasal dari jenjang SMP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap penerima memperoleh perlengkapan yang terdiri atas satu stel seragam sekolah, satu pasang sepatu, dan satu buah tas sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan dasar siswa dalam mengikuti kegiatan belajar mengajar sekaligus mengurangi pengeluaran yang harus ditanggung keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain bantuan perlengkapan sekolah, Pemerintah Kabupaten Paluta juga memberikan Beasiswa MBR kepada 319 siswa berprestasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerima beasiswa terdiri dari 211 siswa SD dan 108 siswa SMP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbeda dengan bantuan perlengkapan sekolah, beasiswa MBR disalurkan melalui rekening masing-masing siswa. Saat ini, proses pencairan masih berada pada tahap pengecekan dan kliring di bank penyalur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dana beasiswa diperkirakan mulai masuk ke rekening penerima dalam waktu sekitar satu hingga dua minggu, setelah seluruh proses administrasi perbankan selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, total penerima dalam dua program tersebut mencapai 833 siswa, yakni 514 penerima bantuan perlengkapan sekolah dan 319 penerima beasiswa MBR.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Reski Basyah menegaskan bahwa pembangunan pendidikan harus menjadi bagian penting dari pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari bertambahnya infrastruktur seperti jalan, gedung, maupun fasilitas publik. Pembangunan manusia menjadi investasi jangka panjang yang akan menentukan arah masa depan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Investasi terbesar daerah bukan hanya pembangunan jalan dan gedung, tetapi pembangunan sumber daya manusia,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap bantuan pendidikan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk mendukung proses belajar siswa. Para penerima juga diharapkan terus menjaga semangat belajar, mengejar cita-cita, dan membangun kepercayaan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut sekaligus diharapkan mampu membantu menekan risiko anak putus sekolah yang dipicu persoalan ekonomi keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Dinas Pendidikan Paluta menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan program tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah berharap bantuan yang diberikan tidak hanya meringankan beban keluarga, tetapi juga menjadi penyemangat bagi siswa untuk terus bersekolah dan mengukir prestasi.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7644_833-Siswa-Paluta-Dapat-Bantuan-Pendidikan--Bupati-Reski-Basyah--Jangan-Ada-yang-Putus-Sekolah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285648/833-siswa-paluta-dapat-bantuan-pendidikan-bupati-reski-basyah-jangan-ada-yang-putus-sekolah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabur ke Riau, HW Akhirnya Diamankan Polisi dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabur ke Riau, HW Akhirnya Diamankan Polisi dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan]]></title>
            <description><![CDATA[Kabur ke Riau, HW Akhirnya Diamankan Polisi dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personel Unit Idik PPA Satreskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Mandailing Natal (Madina) bersama Tim Opsnal <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina mengamankan seorang pria berinisial HW alias Hendra Waruwu, yang telah ditetapkan sebagai tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana pemerkosaan terhadap perempuan berinisial EZ.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka diamankan setelah keberadaannya terdeteksi di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Rokan Hulu, Provinsi Riau. Informasi tersebut kemudian ditindaklanjuti aparat kepolisian hingga tersangka berhasil dibawa ke Mandailing Natal untuk menjalani proses hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi mengenai keberadaan Hendra Waruwu diterima personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Rokan Hulu pada Minggu, 23 Agustus 2026 sekitar pukul 14.00 WIB. Petugas selanjutnya mengamankan tersangka dan membawanya ke Mapolres Rokan Hulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mendapat informasi tersebut, Unit Idik PPA Satreskrim bersama Tim Opsnal <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina bergerak menuju Rokan Hulu pada Senin, 24 Agustus 2026 untuk menjemput tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar pukul 23.00 WIB, personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina tiba di <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Rokan Hulu. Hendra Waruwu kemudian diamankan dan dibawa ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina untuk menjalani pemeriksaan sebagai tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkara yang menjerat Hendra Waruwu tercatat dalam Laporan Polisi Nomor: LP/B/420/XI/2025/SPKT/POLRES MANDAILING NATAL/POLDA SUMATRA UTARA, tertanggal 14 November 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dugaan tindak pidana tersebut diketahui terjadi pada Rabu, 12 November 2025 sekitar pukul 11.30 WIB di Jalan Sukaramai, Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah serangkaian proses penyelidikan dan penyidikan serta gelar perkara, penyidik menetapkan Hendra Waruwu sebagai tersangka pada 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkara tersebut, tersangka disangkakan melanggar Pasal 6 huruf a juncto Pasal 15 huruf h Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, penyidik juga menerapkan sangkaan subsider Pasal 285 Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 1946 tentang KUHP, serta subsider Pasal 473 huruf d Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah tiba di <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina, penyidik Unit Idik PPA Satreskrim melakukan pemeriksaan terhadap Hendra Waruwu pada Selasa, 25 Agustus 2026 sekitar pukul 09.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan tersebut, tersangka didampingi penasihat hukum yang ditunjuk penyidik, yakni M. Sahrin Nst., S.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai menjalani pemeriksaan, Hendra Waruwu kemudian ditempatkan di Ruang Tahanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> (RTP) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina pada Selasa malam sekitar pukul 21.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyidik melakukan penahanan pertama terhadap tersangka selama 20 hari untuk kepentingan proses penyidikan dan pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menangani perkara tersebut, penyidik telah mengumpulkan sejumlah alat bukti. Di antaranya Surat Visum et Repertum, keterangan korban, keterangan para saksi, serta petunjuk yang berkaitan dengan perkara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina AKP Tri Boy Alvin Siahaan, S.Tr.K., S.I.K., M.H., M.T., M.Sc., membenarkan adanya pengamanan hingga penahanan terhadap Hendra Waruwu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penanganan perkara dilakukan sesuai prosedur dan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penanganan perkara ini dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku. Saat ini tersangka telah diamankan di RTP <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut,&quot; ujar AKP Tri Boy Alvin Siahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Madina memastikan proses penyidikan terhadap perkara tersebut terus berjalan secara profesional. Polisi juga akan melengkapi proses penyidikan berdasarkan alat bukti dan keterangan yang diperoleh sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh rangkaian pengamanan, penjemputan, pemeriksaan hingga penahanan tersangka berlangsung aman dan lancar.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3672_Kabur-ke-Riau--HW-Akhirnya-Diamankan-Polisi-dalam-Kasus-Dugaan-Pemerkosaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285647/kabur-ke-riau-hw-akhirnya-diamankan-polisi-dalam-kasus-dugaan-pemerkosaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan Tutup LK II dan LKK HMI Tingkat Nasional, 36 Kader Resmi Lulus</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan Tutup LK II dan LKK HMI Tingkat Nasional, 36 Kader Resmi Lulus]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Palas Putra Mahkota Alam Hasibuan Tutup LK II dan LKK HMI Tingkat Nasional, 36 Kader Resmi Lulus]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas (<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a>) Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE, secara resmi menutup rangkaian Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) tingkat nasional yang digelar HMI Cabang Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penutupan kegiatan berlangsung di Pendopo Kediaman Bupati Padang Lawas, Rabu (26/8/2026). Agenda tersebut menjadi penanda berakhirnya proses pengaderan yang berlangsung selama tujuh hari dan diikuti peserta dari sejumlah cabang HMI di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum HMI Cabang Padang Lawas Muhammad Sahlan Syaputra Hasibuan dalam laporan panitia menyampaikan bahwa kegiatan tersebut berhasil meluluskan kader-kader HMI yang telah mengikuti seluruh rangkaian proses pengaderan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk LK II, sebanyak 24 peserta dinyatakan lulus, terdiri dari 19 kader laki-laki dan lima kader perempuan. Sementara itu, LKK meluluskan 12 peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peserta LK II berasal dari sembilan cabang HMI, sedangkan peserta LKK berasal dari tiga cabang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahlan menilai keberhasilan penyelenggaraan kegiatan tingkat nasional tersebut menjadi bukti bahwa HMI Cabang Padang Lawas mampu dipercaya sebagai tuan rumah dalam agenda pengaderan organisasi berskala nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini adalah bukti bahwa HMI Cabang Padang Lawas telah menjadi tuan rumah yang baik dan dipercaya dalam proses pengaderan skala nasional,&quot; ujar Sahlan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Padang Lawas, Bupati Padang Lawas, para senior dan alumni HMI, KAHMI serta seluruh panitia yang telah memberikan dukungan selama kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senior HMI Bidarlis Rangkuti, ST, M.Si, dalam sambutannya mengingatkan para peserta yang telah dinyatakan lulus agar tidak menganggap berakhirnya pelatihan sebagai titik akhir perjalanan di HMI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kelulusan LK II dan LKK justru menjadi awal bagi para kader untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, serta nilai-nilai organisasi dalam kehidupan bermasyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;LK II dan LKK bukan garis finish. Ini adalah garis start perjuangan kalian yang sesungguhnya,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bidarlis juga meminta para kader yang baru menyelesaikan pelatihan untuk menjaga hubungan dan komunikasi yang telah terbangun selama kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut keberadaan senior dan alumni menjadi bagian penting dalam perjalanan kader HMI setelah menyelesaikan proses pengaderan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selama tujuh hari ini kita sudah seperti keluarga. Jaga terus komunikasi. Senior ada untuk membackup, KAHMI ada untuk merangkul. HMI ini rumah kita bersama,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi juga disampaikan Ketua Umum Badko HMI Sumatera Utara Muhammad Yusril Mahendra Butarbutar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia memberikan penghargaan kepada HMI Cabang Padang Lawas yang dinilai berhasil melaksanakan kegiatan pengaderan tingkat nasional dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Atas nama BADKO HMI Sumut, kami mengapresiasi setinggi-tingginya kepada HMI Cabang Padang Lawas yang telah sukses menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional ini,&quot; kata Yusril.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yusril juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas dan Bupati Putra Mahkota Alam Hasibuan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, dukungan pemerintah daerah terhadap kegiatan organisasi mahasiswa menjadi bagian dari upaya membangun sumber daya manusia dan menyiapkan calon pemimpin masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini bukti nyata sinergi antara pemerintah daerah dan organisasi mahasiswa dalam mencetak pemimpin masa depan,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas Putra Mahkota Alam Hasibuan dalam amanatnya menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah berhasil menyelesaikan LK II dan LKK tingkat nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai proses pengaderan yang telah dilalui tidak sebatas memberikan tambahan pengetahuan organisasi, tetapi juga membentuk tanggung jawab intelektual, moral, dan sosial para kader.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hari ini kalian resmi menyandang predikat Kader LK II dan LKK HMI. Ini bukan hanya sertifikat. Ini adalah amanah. Amanah intelektual, amanah moral, dan amanah pengabdian,&quot; tegas Putra Mahkota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati berharap para kader HMI mampu membawa nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan untuk memberikan kontribusi nyata di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Padang Lawas membutuhkan keterlibatan generasi muda dan organisasi kemahasiswaan sebagai mitra strategis dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah butuh mitra strategis. HMI harus jadi agen perubahan dan solusi untuk mewujudkan Padang Lawas maju. Pintu Pemda terbuka untuk ide-ide HMI,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Putra Mahkota, kolaborasi antara pemerintah daerah dengan organisasi mahasiswa diperlukan agar gagasan pembangunan tidak hanya datang dari pemerintah, tetapi juga mendapat masukan dari kelompok intelektual muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian acara penutupan LK II dan LKK HMI tingkat nasional tersebut kemudian dilanjutkan dengan penyerahan cenderamata kepada sejumlah pihak yang terlibat dalam kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara ditutup dengan sesi foto bersama antara Bupati Padang Lawas, jajaran pemerintah daerah, pengurus HMI, senior dan alumni, serta para peserta yang telah dinyatakan lulus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Putra Mahkota Alam dalam kesempatan itu didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Dr. H. Panguhum Nasution, S.Sos., M.AP, Asisten II Drs. Marza Zennova, MM, pimpinan organisasi perangkat daerah terkait dan sejumlah undangan lainnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3732_Bupati-Palas-Putra-Mahkota-Alam-Hasibuan-Tutup-LK-II-dan-LKK-HMI-Tingkat-Nasional--36-Kader-Resmi-Lulus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285646/bupati-palas-putra-mahkota-alam-hasibuan-tutup-lk-ii-dan-lkk-hmi-tingkat-nasional-36-kader-resmi-lulus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolsek Beringin Warning Pelajar Terafiliasi Geng Motor: Jangan Hancurkan Masa Depan Demi Eksistensi</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 13:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolsek Beringin Warning Pelajar Terafiliasi Geng Motor: Jangan Hancurkan Masa Depan Demi Eksistensi]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolsek Beringin Warning Pelajar Terafiliasi Geng Motor Jangan Hancurkan Masa Depan Demi Eksistensi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DELI SERDANG : Polsek Beringin terus memperkuat upaya pencegahan kenakalan remaja dan aksi geng <a href="https://www.sumut24.co/tag/motor/" target="_blank">motor</a> di kalangan pelajar. Salah satunya melalui kegiatan sambang dan pembinaan ke SMK Negeri 1 Beringin, Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang. Kamis (27/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Kapolsek Beringin Iptu Briyan Jaya Ginting, S.H., M.H., memberikan peringatan tegas kepada para siswa agar tidak terlibat maupun bergaul dengan kelompok geng <a href="https://www.sumut24.co/tag/motor/" target="_blank">motor</a> yang berpotensi membawa mereka berhadapan dengan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek menegaskan, aparat kepolisian tidak akan membiarkan wilayah hukumnya menjadi tempat berkembangnya aksi-aksi yang meresahkan masyarakat, terlebih jika melibatkan pelajar yang kedapatan membawa senjata tajam (sajam) atau melakukan tindakan yang mengarah pada tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan hancurkan masa depan hanya karena ingin dianggap tenar, hebat atau mendapat pengakuan dari lingkungan pergaulan yang justru terang-terangan menantang hukum. Kriminal tidak mengenal usia. Kalau sudah melakukan pelanggaran hukum, tentu akan ada konsekuensinya,&quot; tegas Iptu Briyan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, masa remaja merupakan fase pencarian jati diri dan sangat membutuhkan perhatian serta validasi dari lingkungan. Kondisi tersebut harus diarahkan ke kegiatan yang positif agar tidak mudah terpengaruh ajakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek juga mengajak para siswa untuk memanfaatkan kegiatan ekstrakurikuler yang disediakan pihak sekolah sebagai wadah menyalurkan energi, bakat dan kreativitas secara positif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadilah anak yang berprestasi. Fokus belajar, raih cita-cita dan jangan biarkan masa depan kalian rusak hanya karena salah memilih pergaulan,&quot; pesannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kapolsek mengingatkan pentingnya quality time bersama keluarga serta pengawasan bersama antara orang tua, pihak sekolah dan lingkungan. Ia berharap seluruh pihak dapat saling mengawasi dan meningkatkan kualitas pembinaan terhadap para pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut juga disampaikan bahwa sejumlah sekolah di jajaran SMA/SMK telah mengambil langkah administratif secara tegas terhadap siswa yang terbukti terafiliasi dengan kelompok geng <a href="https://www.sumut24.co/tag/motor/" target="_blank">motor</a> atau melakukan pelanggaran serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, Iptu Briyan menegaskan bahwa dalam penanganan pelajar yang terlibat kenakalan remaja, kepolisian tetap mengedepankan pendekatan humanis dan memperhatikan aspek kemanusiaan, khususnya karena sebagian pelaku masih berusia di bawah umur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami akan bertindak tegas terhadap pelanggaran hukum, namun tetap mengedepankan pembinaan dan pendekatan humanis terhadap anak-anak. Tujuannya bukan sekadar memberikan tindakan, tetapi menyelamatkan masa depan mereka,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sambang tersebut turut dihadiri Kepala Sekolah SMK Negeri 1 Beringin Asron Batubara, S.Pd., M.Si., Iptu Indra Warman selaku Kanit Binmas Polsek Beringin, Aipda K. Hutabarat, S.Pd. selaku Kanit Intelkam Polsek Beringin, staf dan guru SMK Negeri 1 Beringin serta para siswa dan siswi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polsek Beringin berharap sinergi antara kepolisian, sekolah, orang tua dan masyarakat dapat terus ditingkatkan sebagai langkah bersama mencegah kenakalan remaja, geng <a href="https://www.sumut24.co/tag/motor/" target="_blank">motor</a> dan berbagai bentuk pelanggaran hukum di kalangan pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan Kapolsek Beringin jelas, jangan cari pengakuan dengan cara yang salah. Masa depan jauh lebih berharga daripada sekadar eksistensi sesaat.@Yan]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2127_Kapolsek-Beringin-Warning-Pelajar-Terafiliasi-Geng-Motor--Jangan-Hancurkan-Masa-Depan-Demi-Eksistensi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285645/kapolsek-beringin-warning-pelajar-terafiliasi-geng-motor-jangan-hancurkan-masa-depan-demi-eksistensi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rektor USU : Gelar Akademik dan Keterampilan Menjadi Bekal Lulusan Hadapi Dunia Kerja</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rektor USU : Gelar Akademik dan Keterampilan Menjadi Bekal Lulusan Hadapi Dunia Kerja]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU), Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., mengukuhkan 5.263 wisudawan dan wisudawa]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>), Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si., mengukuhkan 5.263 wisudawan dan wisudawati pada Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Auditorium <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> sejak Sabtu, 22 Agustus hingga Jumat 28 Agustus 2026.<p></p>Dalam pidatonya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menekankan pentingnya keseimbangan antara gelar akademik dan keterampilan sebagai bekal lulusan menghadapi dunia kerja yang terus mengalami perubahan.<p></p>Mengangkat tema "Relevansi Lulusan Perguruan Tinggi: Degree vs Skills?", <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menjelaskan bahwa gelar akademik dan keterampilan bukanlah dua hal yang harus dipertentangkan.<p></p>"Ijazah menjadi bukti bahwa seseorang telah menempuh proses pendidikan secara terstruktur dan memenuhi standar akademik, sedangkan keterampilan menunjukkan kemampuan dalam menerapkan pengetahuan untuk menyelesaikan berbagai persoalan" katanya Rabu (26/8/2026).<p></p>Dunia Kerja Semakin Menekankan Kompetensi<p></p>Perubahan kebutuhan dunia kerja menunjukkan bahwa perusahaan semakin mempertimbangkan kemampuan nyata calon tenaga kerja.<p></p>Pengalaman, portofolio, kemampuan menggunakan teknologi, hasil kerja, serta rekam jejak menjadi bagian penting dalam proses perekrutan. Kondisi ini menunjukkan adanya pergeseran dari credential-based hiring, yaitu perekrutan yang berorientasi pada kualifikasi akademik, menuju skills-based hiring yang lebih menekankan kompetensi.<p></p>Meski demikian, perkembangan tersebut tidak serta-merta menghilangkan relevansi gelar akademik. Pendidikan tinggi tetap memberikan fondasi keilmuan yang diperlukan untuk memasuki dunia profesional. Tantangannya adalah bagaimana lulusan mampu melanjutkan proses belajar dan mengembangkan kompetensinya setelah menyelesaikan pendidikan.<p></p>"Gelar tidak kehilangan relevansi. Makna gelar berubah ketika dunia kerja terus berkembang. Gelar bukan lagi tanda bahwa seseorang telah selesai belajar. Gelar menjadi bukti bahwa seseorang telah memiliki fondasi untuk terus belajar," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_IMG-20260827-WA0019.jpg"><br></p>Pengalaman Menjadi Ruang Mengembangkan Kompetensi<p></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> mendorong para lulusan untuk tidak berhenti pada penguasaan teori, tetapi mampu menerjemahkan pengetahuan menjadi kemampuan dalam menyelesaikan masalah. Lulusan juga perlu membangun portofolio sebagai bukti kompetensi, memperbarui keterampilan secara berkelanjutan, serta memperkuat karakter dan reputasi profesional.<p></p>"Pengalaman selama menempuh pendidikan di perguruan tinggi dapat menjadi modal penting dalam memasuki dunia kerja. Berbagai kegiatan akademik maupun nonakademik dapat dimanfaatkan sebagai ruang untuk mengembangkan kemampuan, memperluas pengalaman, serta menghasilkan karya yang menunjukkan kompetensi secara nyata" kata rektor.<p></p>Kontribusi menjadi Ukuran Kebermanfaatan Lulusan<p></p>Lebih lanjut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menekankan bahwa keberadaan seorang lulusan tidak semestinya hanya ditandai oleh gelar akademik yang disandang, tetapi juga oleh kontribusi yang diberikan kepada masyarakat.<p></p>"Gelar dapat membuat orang mengetahui latar belakang pendidikan saudara. Namun, kontribusi membuat orang merasakan manfaat keberadaan saudara," tuturnya.<p></p>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>, gelar memberikan identitas akademik, sementara keterampilan memberikan kemampuan untuk bekerja dan beradaptasi. Keduanya perlu diperkuat dengan karakter, integritas, serta kemauan untuk terus belajar agar lulusan mampu memberikan manfaat di lingkungan profesional maupun masyarakat.<p></p>Secara rinci, wisudawan/wisudawati yang dikukuhkan<br>1. Program Doktor : 78 Orang<br>2. Program Magister :  579 Orang<br>3. Program Pendidikan Spesialis : 94 Orang<br>4. Program Pendidikan Sub-Spesialis : 3 Orang<br>5. Program Dokter Jenjang Magister : 75 Orang<br>6. Pendidikan Profesi : 256 Orang<br>7. Program Sarjana :  3.439 Orang<br>8. Program Diploma : 739 Orang<p></p><p>Hingga saat ini jumlah lulusan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> adalah sebanyak 282.395 orang. (C04)<br></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7978_Rektor-USU---Gelar-Akademik-dan-Keterampilan-Menjadi-Bekal-Lulusan-Hadapi-Dunia-Kerja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285644/rektor-usu-gelar-akademik-dan-keterampilan-menjadi-bekal-lulusan-hadapi-dunia-kerja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Di wakili Sekda menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Di wakili Sekda menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota Di wakili Sekda menghadiri rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>P.Siantar I Sumut24.co<br>Dimasa kepemimpinan Wesly Silalahi selaku Wali Kota , kegiatan olahraga di kota Pematangsiantar semakin menggeliat. Dalam waktu dekat Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 akan digelar. Acara ini digelar di Sirkuit Buatan Terminal Tanjung Pinggir, Kecamatan Siantar Martoba pada Minggu (13/9/2026). Untuk Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 ini, Pemko Pematangsiantar memberi dukungan penuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini ditegaskan Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili oleh Sekretaris Daerah Junaedi A Sitanggang SSTP MSi dalam rapat persiapan pelaksanaan Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026, yang dilaksanakan di Ruang Serbaguna, Pemko Pematangsiantar, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Junaedi mengutarakan bahwa dukungan penuh dari seluruh unsur Forkopimda dan akademisi perlu dilakukan demi terselenggaranya kegiatan dengan baik. Selain itu, UMKM lokal perlu diberdayakan dan disiapkan lokasi nya. Sehingga Road Race Wali Kota Cup 2026 benar-benar berdampak kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika kota Pematangsiantar Johannes Sihombing SSTP MSi dalam sambutannya menyampaikan pihaknya mendukung penuh terselenggaranya kegiatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diutarakannya, di lokasi acara telah tersedia 2 cctv online melalui website Pemko Pematangsiantar telah connect ke arah dalam terminal, dan ke arah AMD. " Artinya, ini juga bagian dari mitigasi yang mungkin nanti dalam pelaksanaan dan seterusnya bisa dimanfaatkan. Dan CCTV kita sampai sekarang tetap aktif, boleh di cek" sebut Johannes.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Cup Siantar Road Race 2026 dilaksanakan dengan maksud menyediakan wadah dan sarana positif bagi penggemar otomotif di kota Pematangsiantar dan sekitarnya, serta melatih dan mendidik pemuda dalam berorganisasi dan mengelola kegiatan otomotif. Road Race ini, dengan 15 kelas yang diperlombakan, dengan total 100 Juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rocky Marbun didampingi Bongsu Pakpahan selalu panitia menyampaikan 5 ribu orang target penonton dalam kegiatan road race tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu, saat ini panitia sedang berpacu untuk mempersiapkan acara, mengingat waktu kegiatan yang semakin dekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;" Terimakasih atas dukungan penuh dari Pemko Pematangsiantar atas dukungan penuh yang diberikan. Dalam waktu dekat, survey lokasi akan dilakukan untuk  finalisasi teknis kegiatan" tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam rapat ini, Ketua KONI Pematangsiantar Riau Alexander Siahaan, Kepala Dinas Pariwisata kota Hamzah Fanshuri Damanik, S.STP., M.Si, mewakili Kapolres Pematangsiantar, para pimpinan OPD, Hendra Pardede selaku anggota DPRD sekaligus sebagai panitia,Camat Sianr Martoba Rilan Syakban Pohan SSTP MSi.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2888_Wali-Kota-Di-wakili-Sekda-menghadiri-rapat-persiapan-pelaksanaan-Wali-Kota-Cup-Siantar-Road-Race-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285643/wali-kota-di-wakili-sekda-menghadiri-rapat-persiapan-pelaksanaan-wali-kota-cup-siantar-road-race-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dalam 40 Hari, Polres Batubara Ungkap 10 Kasus Curat-Curanmor</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dalam 40 Hari, Polres Batubara Ungkap 10 Kasus Curat-Curanmor]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA, Dalam kurun waktu 16 Juli hingga 26 Agustus 2026, Polres Batubara bersama Polsek jajaran membongkar 10 kasus pencurian]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA, Dalam kurun waktu 16 Juli hingga 26 Agustus 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a> bersama Polsek jajaran membongkar <a href="https://www.sumut24.co/tag/10-kasus/" target="_blank">10 kasus</a> pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian kendaraan bermotor (<a href="https://www.sumut24.co/tag/curanmor/" target="_blank">Curanmor</a>) dengan total 17 tersangka. Pengungkapan tersebut dipaparkan dalam press release di Aula Sarja Arya Rancana <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a>, Rabu (26/8/2026).</p>Kegiatan dipimpin Kasat Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Batu Bara AKP Binrot Situngkir, didampingi Kasi Humas AKP P. Tamba, Kasat Intelkam AKP Agus Situmorang, Kasat Samapta Iptu Suganda L. Naibaho, Kasat Lantas Iptu Devi Siringo-Ringo serta jajaran personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a>.</p>Dari 10 perkara yang diungkap, lima merupakan kasus Curat dan lima lainnya <a href="https://www.sumut24.co/tag/curanmor/" target="_blank">Curanmor</a>.<br>Bobol toko hingga gasak kabel tower<br>Kasus pertama terjadi di sebuah toko di Jalan Rakyat, Kecamatan Tanjung Tiram, Kamis (16/7/2026) sekitar pukul 05.00 Wib.</p>Pelapor Midariani mendapati pintu toko dalam keadaan terbuka. Sejumlah barang dan uang tunai sekitar Rp10 juta raib.</p>Polisi kemudian mengamankan tersangka H alias M (39). Dua potongan kayu dan satu unit telepon seluler Samsung warna gold turut disita sebagai barang bukti.</p>Aksi pencurian kembali terjadi tiga hari kemudian, Minggu (19/7/2026) sekitar pukul 05.00 WIB di Jalan Haji Mahmud Hasan, Desa Indrayaman, Kecamatan Talawi.</p>Kali ini pelaku menyasar baterai genset, kabel instalasi listrik dan tiga baterai mobil.<br>Total kerugian korban ditaksir mencapai Rp15 juta.</p>Dua tersangka, M (19) dan MF (25), diamankan. Polisi turut menyita satu pisau cutter merah dan enam potongan kabel.</p>Belum berhenti di situ, polisi membongkar pencurian kabel tower di Dusun VI Bunga Tanjung, Desa Benteng, Kecamatan Talawi, pada 25 Juli 2026 sekitar pukul 02.30 Wib.</p>Tersangka EK (42) diamankan berikut satu unit sepeda motor, satu karung/goni, satu utas kabel tower, satu parang, satu pisau lipat dan satu buah tang. Kerugian akibat aksi tersebut mencapai sekitar Rp10 juta.</p>Pada hari yang sama, aksi pencurian terjadi di Dusun VI Harapan Jaya, Desa Bangun Sari, Kecamatan Datuk Tanah Datar. Korban Erna Yanti Sihotang kehilangan tas dari dalam mobil. Di dalamnya terdapat Rp8 juta, satu ponsel Vivo dan satu ponsel Oppo.</p>Polisi menetapkan HS (17) dan YP (18) sebagai tersangka. Sementara WO (22) masih dalam penyelidikan.</p>Kasus Curat kelima terjadi di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di depan toko kelontong Desa Perjuangan, Kecamatan Sei Balai, Kamis (30/7/2026) sekitar pukul 05.30 Wib.</p>Pelapor Ramot Sirait kehilangan Rp4,3 juta <br>dan satu unit Vivo Y17 yang berada di dalam mobil pikap. Polisi mengamankan S (36), MRA (25) dan AS (18) serta satu unit ponsel Vivo warna biru.</p>Selain membongkar kasus Curat, Satreskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a> dan Polsek jajaran juga menggulung lima perkara <a href="https://www.sumut24.co/tag/curanmor/" target="_blank">Curanmor</a>.</p>Kasus pertama terjadi Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 13.30 WIB. Sepeda motor Yamaha Scorpio milik Septian Aldiansyah yang diparkir di halaman rumah di Dusun V A, Desa Sei Balai, raib saat korban melaksanakan salat Jumat.</p>Kerugian korban sekitar Rp9 juta. Polisi mengamankan IH (30) dan menyita Yamaha Scorpio berikut BPKB serta STNK.</p>IH juga terlibat dalam perkara pencurian Honda Verza milik Jakarim Simbolon. Motor yang digunakan anak korban untuk berangkat sekolah itu diparkir di sebuah warung di luar lingkungan sekolah di kawasan Sei Bejangkar. Saat hendak digunakan kembali, kendaraan sudah tidak ada.</p>Dalam perkara tersebut, polisi kembali mengamankan IH dan menyita satu unit Honda Verza beserta BPKB.</p>Kasus berikutnya terjadi Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 07.30 WIB. Polisi mengamankan LAS (32) dan IS (35) dalam perkara pencurian sepeda motor. Barang bukti yang disita berupa Honda Vario hitam bernomor polisi BK 6359 OAQ.</p>Di Kecamatan Lima Puluh, polisi juga membongkar pencurian Honda Supra Fit milik Ismail. Motor tersebut diparkir di Tangkahan Sampan, Desa Gambus Laut, sebelum korban pergi melaut. Kendaraan raib dan menyebabkan kerugian sekitar Rp5 juta.</p>Polisi mengamankan S (56) berikut satu unit Honda Supra Fit warna hitam.</p>Kasus <a href="https://www.sumut24.co/tag/curanmor/" target="_blank">Curanmor</a> terakhir merupakan pencurian Honda CBR 150 milik Andi Muhammad Harun M. Tang di wilayah Medang Deras. Kerugian korban mencapai sekitar Rp16,5 juta. Dalam perkara ini, polisi mengamankan IS (30).</p>Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a> AKBP Dony Satria Wicaksono menegaskan, pengungkapan kasus tersebut merupakan bagian dari tindakan tegas kepolisian untuk mempersempit ruang gerak pelaku kejahatan, termasuk hingga ke pelosok desa.</p>Jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/batubara/" target="_blank">Batubara</a>, kata dia, akan terus mengintensifkan patroli, langkah pencegahan dan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana.</p>Masyarakat juga diminta tidak lengah. Karenanya mengimbau warga meningkatkan kewaspadaan terhadap barang berharga dan kendaraan bermotor, menggunakan kunci pengaman tambahan serta segera melapor apabila menjadi korban atau mengetahui adanya tindak pidana.</p>"Jangan beri ruang bagi pelaku kejahatan. Laporan masyarakat tetap ditindaklanjuti secara profesional untuk menjaga kondusifitas daerah,"tegas Kapolres.(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6121_Dalam-40-Hari--Polres-Batubara-Ungkap-10-Kasus-Curat-Curanmor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285642/dalam-40-hari-polres-batubara-ungkap-10-kasus-curatcuranmor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Tengah Transformasi, PTPN IV PalmCo Beri Apresiasi Masa Kerja kepada 3.856 Karyawan</guid>
            <pubDate>Thu, 27 Aug 2026 12:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Tengah Transformasi, PTPN IV PalmCo Beri Apresiasi Masa Kerja kepada 3.856 Karyawan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MEDAN, Menyelaraskan semangat kemerdekaan ke81 Republik Indonesia dengan penghargaan atas dedikasi para pekerjanya, Subholding]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - MEDAN, Menyelaraskan semangat kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia dengan penghargaan atas dedikasi para pekerjanya, Subholding Perkebunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> resmi menyalurkan penghargaan Yubileum atau apresiasi masa kerja kepada 3.856 karyawan yang tersebar di seluruh wilayah operasional perusahaan di Indonesia. </p>Langkah ini bukan sekadar seremoni, melainkan wujud nyata penguatan hubungan industrial sekaligus strategi menjaga keberlanjutan dan stabilitas bisnis di tengah dinamika transformasi industri kelapa sawit nasional.</p>Empat Kategori Pengabdian, Regional III Riau Paling Banyak Penerima</p>Berdasarkan data perseroan, pemberian apresiasi ini mencakup empat kategori masa bakti: 20, 25, 30, hingga 35 tahun pengabdian. Kategori masa kerja 30 tahun menjadi kelompok penerima terbesar, yaitu sebanyak 1.740 orang, diikuti masa kerja 25 tahun sebanyak 1.665 orang. Sementara itu, kategori 20 tahun tercatat 253 karyawan, dan pengabdian terlama 35 tahun diraih oleh 198 karyawan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_IMG-20260827-WA0015.jpg"><br></p>Dari sisi persebaran wilayah, Regional III Riau mencatatkan jumlah penerima terbanyak dengan 1.239 karyawan. Disusul Regional II Sumatera Utara sebanyak 925 orang, Regional I Sumatera Utara 813 orang, Regional V Kalimantan 491 orang, dan Regional IV Jambi 388 orang. Penyerahan dilakukan secara serentak di setiap unit kebun dan pabrik, dipimpin langsung oleh masing-masing Region Head dan Manajer Unit agar seluruh penerima mendapatkan haknya secara tepat dan merata.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/apresiasi/" target="_blank">Apresiasi</a> sebagai Fondasi Stabilitas di Tengah Transformasi</p>Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a>, Jatmiko K. Santosa, menegaskan bahwa pemberian penghargaan ini merupakan bagian dari pemenuhan hak sekaligus bentuk rasa syukur atas loyalitas para pekerja yang menjaga keberlangsungan operasional perusahaan, terutama di masa-masa transisi pasca-integrasi subholding.</p>"Penggabungan entitas dan penyesuaian tata kelola dalam beberapa tahun terakhir tentu membawa dinamika tersendiri. Namun, keberadaan 3.856 pekerja yang hari ini menerima penghargaan menjadi bukti bahwa stabilitas di kebun dan pabrik tetap terjaga. <a href="https://www.sumut24.co/tag/apresiasi/" target="_blank">Apresiasi</a> ini bukan sekadar rutinitas seremoni. Di tengah transformasi bisnis dan target produktivitas nasional, jaminan atas hak-hak pekerja serta pengakuan atas loyalitas menjadi variabel penting untuk menjaga produktivitas berkelanjutan," ujar Jatmiko.</p>Lebih jauh, ia menekankan bahwa pengalaman para pekerja senior adalah aset berharga. Sinergi antara pengalaman lapangan yang mendalam dengan inovasi digital yang dibawa generasi muda menjadi kunci kemajuan perusahaan ke depan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/1385974ed5904a438616ff7bdb3f7439_IMG-20260827-WA0014.jpg"><br></p>Kisah 35 Tahun: Menyaksikan Perubahan dari PTP VI Hingga <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a></p>Salah satu penerima penghargaan masa kerja terlama, Marihot Tambunan dari Regional V Kalimantan, menceritakan perjalanan pengabdiannya selama 35 tahun. Ia mengawali karir sebagai Krani Teknik di Kebun Tajati, Kalimantan Timur, pada akhir dekade 1980-an &mdash; saat wilayah operasional masih sangat terbatas fasilitas dan aksesibilitasnya. Ia telah melewati berbagai fase perubahan organisasi: dari PTP VI, bertransformasi menjadi PTPN XIII, hingga akhirnya terintegrasi ke dalam <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> saat ini.</p>"Setiap pergantian struktur tentu ada penyesuaian. Kuncinya di lapangan adalah fokus pada tugas dan menjaga komunikasi antarpekerja. Dari zaman PTP VI hingga <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> saat ini, prinsip kerja di perkebunan tetap sama: kedisiplinan dan menjaga kondisi tanaman," tutur Marihot.</p>Penghargaan berupa sertifikat dan dana apresiasi yang diterimanya menjadi dukungan nyata bagi kesejahteraan keluarga sekaligus pengakuan yang memotivasi dirinya hingga memasuki masa purnabakti.</p>Menjaga Harmoni Hubungan Industrial ke Depa</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/palmco/" target="_blank">PalmCo</a> berkomitmen terus menjaga iklim kerja yang kondusif di seluruh unit operasional. Penghargaan Yubileum yang disesuaikan dengan jenjang masa bakti &mdash; mulai dari sertifikat hingga dana penghargaan &mdash; diharapkan dapat terus memperkuat keselarasan antara manajemen dan Serikat Pekerja Perkebunan (SPBUN).</p>Di tengah peringatan kemerdekaan ke-81 RI, langkah ini menjadi bukti bahwa kemajuan bangsa dan perusahaan tidak lepas dari kerja keras, kesetiaan, dan pengabdian para pekerja yang menjadi tulang punggung pertumbuhan ekonomi perkebunan nasional. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7802_Di-Tengah-Transformasi--PTPN-IV-PalmCo-Beri-Apresiasi-Masa-Kerja-kepada-3-856-Karyawan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285641/di-tengah-transformasi-ptpn-iv-palmco-beri-apresiasi-masa-kerja-kepada-3856-karyawan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>