<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Tue, 15 Sep 2026 10:28:08 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">GM PLN Sumut Rizky Mochamad: PLN Dukung Penuh Program Listrik Masuk Desa</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GM PLN Sumut Rizky Mochamad: PLN Dukung Penuh Program Listrik Masuk Desa]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah, khusus]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO</p> General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung program pemerintah, khususnya program listrik masuk desa.</p><br>Menurut Rizky, kehadiran listrik hingga ke pelosok desa bukan hanya berkaitan dengan penerangan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan sosial masyarakat.</p><br>&quot;PLN mendukung penuh program pemerintah untuk menghadirkan listrik ke desa-desa. Listrik memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. PLN siap mendukung,&quot; ujar Rizky Mochamad saat menerima panitia Green Energy Golf (GEG) Tournament Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Utara ke-2 Tahun 2026 di Cafe Senghap 1881, Medan, Senin 14 September 2026.</p><br>Rizky mengatakan, akses listrik yang memadai akan membuka lebih banyak peluang bagi masyarakat desa untuk mengembangkan berbagai kegiatan produktif. Mulai dari usaha mikro dan kecil, pertanian, hingga aktivitas pendidikan dan sosial.<br>Karena itu, PLN akan terus berkolaborasi dengan pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperluas akses serta meningkatkan keandalan listrik di Sumatera Utara.</p><br>&quot;Kalau listrik masuk desa, aktivitas masyarakat menjadi lebih produktif. Peluang usaha juga semakin terbuka. Ini tentunya akan memberikan dampak positif terhadap peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,&quot; katanya.</p><br>Dalam pertemuan tersebut, Rizky juga menyambut baik pelaksanaan GEG Tournament MKI Sumatera Utara ke-2 Tahun 2026. Ia menilai kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang olahraga dan silaturahmi, tetapi juga dapat memperkuat kolaborasi antarpemangku kepentingan di sektor ketenagalistrikan.</p><br>&quot;Harapan kita, sinergi dan kolaborasi seperti ini terus diperkuat. Bersama-sama kita bisa mendukung pembangunan ketenagalistrikan dan transisi menuju energi yang lebih bersih dan berkelanjutan,&quot; pungkasnya.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1623_GM-PLN-Sumut-Rizky-Mochamad--PLN-Dukung-Penuh-Program-Listrik-Masuk-Desa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286303/gm-pln-sumut-rizky-mochamad-pln-dukung-penuh-program-listrik-masuk-desa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Medan Percepat Sertifikasi 200 Aset, Sinkronisasi Data Pertanahan dengan BPN</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 09:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Medan Percepat Sertifikasi 200 Aset, Sinkronisasi Data Pertanahan dengan BPN]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya pengamanan dan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Pemerintah Kota (Pemko) Medan terus mendorong percepatan sertifikasi aset daerah sebagai bagian dari upaya pengamanan dan penertiban aset milik pemerintah. Saat ini *sebanyak 200 berkas aset* telah diserahkan kepada Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kota Medan untuk diproses sertifikasinya.</p><br></p>Hal tersebut disampaikan Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap saat menerima kunjungan BPN Kota Medan di Balai Kota Medan, Senin (14/9/2026).</p><br></p>Zakiyuddin mengatakan, sertifikasi aset merupakan langkah penting untuk memberikan kepastian hukum sekaligus menghindari potensi persoalan di kemudian hari, termasuk sengketa maupun penguasaan fisik oleh pihak lain. Karena itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> di bawah kepemimpinan Wali Kota Rico Tri Putra Bayu Waas dan Wakil Wali Kota H. Zakiyuddin Harahap, berkomitmen menyelesaikan proses sertifikasi aset secara bertahap hingga seluruh aset yang belum memiliki sertifikat dapat segera dituntaskan.</p><br></p>Ia juga meminta agar proses terhadap 200 aset yang telah diserahkan kepada BPN dapat dipantau secara berkala, khususnya terkait tahapan pengukuran dan kelengkapan dokumen.</p><br></p>Menurutnya, apabila terdapat aset yang sudah diukur namun masih memiliki kekurangan administrasi, maka perlu segera dikelompokkan dan dilengkapi agar proses sertifikasi dapat berjalan lebih cepat. Dalam pertemuan tersebut, Zakiyuddin didampingi Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) M. Agha Novrian dan Plt. Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Suluh Aulia Harahap.</p><br></p>Sementara itu, Plt. Kepala Kantor Pertanahan Kota Medan Reza Andrian Fachri menyampaikan BPN siap mendukung percepatan sertifikasi aset milik <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>. Selain itu, BPN dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> juga akan melakukan sinkronisasi data Nomor Objek Pajak (NOP) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dengan Nomor Identifikasi Bidang (NIB), sehingga tersedia satu basis data pertanahan yang dapat digunakan untuk mengetahui jumlah bidang tanah di Kota Medan, baik yang sudah maupun belum bersertifikat.</p><br></p>Reza menjelaskan, BPN Kota Medan juga telah melakukan inventarisasi melalui pemotretan udara terhadap wilayah Kota Medan seluas kurang lebih 28.000 hektare. Data hasil inventarisasi dan pengukuran tersebut nantinya akan disampaikan kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, termasuk apabila ditemukan perbedaan antara luas hasil pengukuran dengan luas yang tercatat dalam Kartu Inventaris Barang (KIB). Data tersebut diharapkan dapat menjadi dasar bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> untuk melakukan penyesuaian dan penertiban administrasi aset.</p><br></p>Selain sertifikasi aset <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, BPN juga mendorong percepatan layanan pertanahan melalui program Peralihan Terintegrasi atau Perintis yang akan diluncurkan pada 24 September mendatang. Program tersebut ditargetkan dapat menyelesaikan proses peralihan hak, mulai dari pengecekan, pembuatan akta, validasi BPHTB hingga penyelesaian sertifikat dalam waktu paling lama 10 hari. Melalui sinergi tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dan BPN berharap pengamanan aset daerah semakin optimal sekaligus memberikan kepastian hukum atas kepemilikan aset pemerintah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1156_Pemko-Medan-Percepat-Sertifikasi-200-Aset--Sinkronisasi-Data-Pertanahan-dengan-BPN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286302/pemko-medan-percepat-sertifikasi-200-aset-sinkronisasi-data-pertanahan-dengan-bpn/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Keuangan Negara</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 08:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menkeu Suahasil Nazara Tegaskan Komitmen Jaga Keuangan Negara]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  Jakarta Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga keuangan negara dan memastikan Anggaran ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p></p> Menteri Keuangan (Menkeu) Suahasil Nazara menegaskan komitmennya untuk menjaga keuangan negara dan memastikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus menjadi instrumen yang mampu mendorong pertumbuhan sekaligus menjaga stabilitas perekonomian Indonesia. Hal ini disampaikan Menkeu dalam konferensi pers pascapelantikan di Gedung Djuanda I, Kemenkeu, pada Senin (14/09).</p><br></p>Menkeu menyampaikan bahwa Presiden memberikan arahan kepadanya untuk melanjutkan tugas sebagai Menteri Keuangan hingga akhir masa Kabinet Merah Putih 2024-2029. Dalam menjalankan amanah tersebut, menjaga keuangan negara menjadi tugas utama yang akan diembannya.</p><br></p>&quot;Dapat tugasnya adalah menjaga keuangan negara, memastikan keuangan negara kita akan terus menjadi APBN yang menumbuhkan, APBN yang menstabilkan ekonomi kita, [dan] bermanfaat paling maksimal untuk masyarakat Indonesia secara keseluruhan,&quot; ujar Menkeu.</p><br></p>Menkeu menjelaskan, manfaat APBN bagi masyarakat dan perekonomian diwujudkan melalui berbagai aktivitas ekonomi, antara lain konsumsi masyarakat, investasi, pengeluaran pemerintah, serta kegiatan ekspor. Dengan pengelolaan keuangan negara yang baik, APBN diharapkan dapat terus memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat Indonesia.</p><br></p>Dalam kesempatan tersebut, Menkeu juga mengajak seluruh jajaran Kementerian Keuangan untuk melanjutkan pelaksanaan tugas masing-masing dan bersama-sama menjaga kredibilitas institusi.</p><br></p>&quot;Kita lanjutkan pekerjaan kita masing-masing dan kita buat Kementerian Keuangan yang kredibel, yang bisa dipercaya, yang membanggakan bagi seluruh masyarakat Indonesia,&quot; tegas Menkeu.</p><br></p>Menkeu mulai memimpin Kementerian Keuangan pada sore hari ini dengan melanjutkan pelaksanaan tugas dan tanggung jawab Kementerian Keuangan dalam mengelola keuangan negara untuk mendukung perekonomian dan memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9508_Menkeu-Suahasil-Nazara-Tegaskan-Komitmen-Jaga-Keuangan-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/286301/menkeu-suahasil-nazara-tegaskan-komitmen-jaga-keuangan-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">El Barino Shah SH Minta APH Dalami Dugaan Jual Beli Proyek di Perkimcikataru Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 08:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[El Barino Shah SH Minta APH Dalami Dugaan Jual Beli Proyek di Perkimcikataru Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanAnggota Komisi 4 DPRD Medan El Barino Shah SH MH minta Aparat Penegak Hukum (APH) dalami dugaan jual beli proyek fisik di ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Anggota Komisi 4 <a href="https://www.sumut24.co/tag/dprd-medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> El Barino Shah SH MH minta Aparat Penegak Hukum (APH) dalami dugaan jual beli proyek fisik di Dinas Perumahan Permukiman Cipta Karya dan Tata Tuang (Perkimcikataru) Kota Medan yang sedang berlangsung saat ini. APH diminta fokus merespon karena sudah meresahkan masyarakat.</p><br></p>Hal itu dicetuskan El Barino Shah SH saat mengikuti Rapat evaluasi triwulan II serapan anggaran Dinas Perkimcikataru Kota Medan dengan konter part Komisi 4 di ruang komisi  gedung dewan, Senin (14/9/2026).</p><br></p>Rapat dipimpin Ketua Komisi 4 <a href="https://www.sumut24.co/tag/dprd-medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> Paul Mei Anton Simanjuntak SH didampingi, Jusuf Ginting, Renville P Napitupulu, El Barino Shah SH MH, Lailatul Badri, M Rizki Lubis, Zulham Effendi dan Edwin Sugesti Nasution. Ikut hadir Kadis Perkimcikataru John Lase, Daniel Aritonang dan sejumlah stafnya.</p><br></p>Untuk itu, El Barino kembali minta APH melihat pemenang tender proyek dan PL yang ada di Dinas Perkimcikataru. "Biarlah APH yang membongkarnya. Praktik pelaksanaan proyek sudah sangat meresahkan. Pejabat disana tidak menghargai APH," ujarnya.</p><br></p>Sebagai mana diketahui, hal tersebut terungkap saat rapat berlangsung, El Barino melalui pimpinan rapat mempertanyakan, apa benar pejabat di Dinas Perkimcikataru yang bernama Daniel, orang yang berperan bagi bagi proyek dan jual proyek dengan persentase 15 sd 27 persen.</p><br></p>"Karena nama Daniel sudah santer namanya, yang berhak bagi bagi proyek. Kalau mau proyek harus melalui Daniel. Katanya pak Kadis saja ampun sama nama Daniel,"  cetus El Barino yang juga Ketua Fraksi Golkar <a href="https://www.sumut24.co/tag/dprd-medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> itu.</p><br></p>Sementara itu, Daniel Aritonang yang menjabat Kabid PKPBP Perumahan Kawasan Permukiman dan Bangunan Pemerintah yang ikut dalam rapat menepis tudingan El Barino. "Terkait kegiatan fisik disebut saya pemilik proyek tidak benar," tepisnya.</p><br></p>Sedangkan Kepala Dinas Perkimcikataru Kota Medan John Lase mengatakan hal dimaksud akan menjadi catatan dan dikordinasikan. "Tidak ada arahan terkait itu," paparnya. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9300_El-Barino-Shah-SH-Minta-APH-Dalami-Dugaan-Jual-Beli-Proyek-di-Perkimcikataru-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286300/el-barino-shah-sh-minta-aph-dalami-dugaan-jual-beli-proyek-di-perkimcikataru-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Maulid Nabi; Forum Minang Sati Sampaikan Aspirasi Kolaborasi dengan Pemko Medan*</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 08:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Maulid Nabi; Forum Minang Sati Sampaikan Aspirasi Kolaborasi dengan Pemko Medan*]]></title>
            <description><![CDATA[Peringati Maulid Nabi Forum Minang Sati Sampaikan Aspirasi Kolaborasi dengan Pemko Medan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN | Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 H yang digelar Forum Minang Sati di Jalan Datuk Kabu, Pasar III Tembung, Senin (14/9/2026) malam, menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menyampaikan aspirasi masyarakat Minang perantauan kepada Pemerintah Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Pj. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Medan Erfin Fahrurrozi, S.STP., M.Si., yang mewakili Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas. Kehadirannya disambut keluarga besar Forum Minang Sati bersama sejumlah organisasi puak dan kenagarian masyarakat Minang di Medan dan sekitarnya, di antaranya PKDP, VII Koto, Batu Gadang, Kawan Salapau (KSL), kelompok Ninik Mamak, serta organisasi Minang lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir pengurus Sopogodang Tabagsel Sumatera Utara, Pemuda Pancasila Kecamatan Percut Sei Tuan, Partai Hanura Deli Serdang, Partai Gerakan Rakyat Kota Medan, serta sejumlah undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara dipandu Junaidi Manday dan diawali pembacaan ayat suci Al-Qur&#039;an oleh qoriah. Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat hingga memasuki sesi penyampaian sambutan dan aspirasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum Forum Minang Sati, Mardanus Jambak, SH, mengatakan peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi tidak hanya menjadi sarana memperkuat silaturahmi, tetapi juga momentum membangun kembali komunikasi dengan Pemko Medan di bawah kepemimpinan Rico Waas dan Wakil Wali Kota Zakiyuddin Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Mardanus, masyarakat Minang di perantauan, yang banyak bergerak di sektor ekonomi dan UMKM, berharap mendapat ruang untuk berpartisipasi dalam berbagai program dan kegiatan Pemko Medan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyebut Forum Minang Sati bersama masyarakat Mandailing yang tergabung dalam Sopogodang Tabagsel Sumatera Utara memiliki rekam jejak dalam mendukung pasangan Rico-Zaki pada Pilkada Medan 2024.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Mardanus berharap komunikasi politik yang pernah terjalin dapat dilanjutkan dalam bentuk hubungan dan kerja sama yang lebih konkret.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Forum Minang Sati siap berkolaborasi dan mendukung setiap program pemerintah yang bermanfaat bagi kepentingan masyarakat. Kami berharap diberikan kesempatan untuk bertatap muka dengan Pak Wali Kota Medan dan diberikan peluang untuk menggarap kegiatan serta kerja sama yang dipercayakan kepada kami,&quot; ujar Mardanus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aspirasi serupa disampaikan Kobul Siregar, S.Pd., MM, mewakili Sopogodang Tabagsel Sumatera Utara. Ia mengatakan kolaborasi kedua organisasi dalam Pilkada Medan 2024 turut berkontribusi memenangkan pasangan Rico-Zaki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, menurut Kobul, hingga kini belum terdapat peran maupun bentuk kerja sama yang diberikan kepada kedua organisasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap ke depan Forum Minang Sati dan Sopogodang Tabagsel juga diberikan kesempatan untuk bertatap muka dan menyampaikan apa yang kami harapkan kepada Bapak Wali Kota Medan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, dalam sambutan yang dibacakan Erfin Fahrurrozi, Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rico menilai <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menguatkan semangat badunsanak, persaudaraan dan kekeluargaan yang menjadi bagian dari nilai budaya Minang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan keberagaman sebagai kekuatan dalam membangun Kota Medan yang maju dan harmonis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari kita bangun Medan dengan semangat gotong royong, kolaborasi dan rasa memiliki. Saya mengajak Forum Minang Sati terus bersinergi dengan Pemerintah Kota Medan dalam menjaga persatuan dan memberikan manfaat bagi masyarakat. Medan Untuk Semua, Semua Untuk Medan,&quot; ujar Rico dalam sambutannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai membacakan sambutan Wali Kota, Erfin Fahrurrozi secara pribadi menyatakan akan meneruskan langsung seluruh pesan dan aspirasi yang disampaikan pimpinan Forum Minang Sati dan Sopogodang Tabagsel Sumatera Utara kepada Rico Waas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan itu menjadi respons atas harapan kedua organisasi untuk membuka ruang komunikasi dan kolaborasi yang lebih luas dengan Pemko Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain tausiah, kegiatan juga dirangkai dengan Gerakan Amal Sholeh (GAS). Dari para undangan berhasil terkumpul dana sebesar Rp36.400.000 yang direncanakan untuk pembangunan Aula Forum Minang Sati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aula tersebut nantinya tidak hanya digunakan untuk kegiatan organisasi, tetapi juga diharapkan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat umum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ditutup dengan tausiah yang disampaikan Al Ustadz M. Ali Hasibuan, S.Ag., MA. Ia mengajak keluarga besar Forum Minang Sati dan seluruh undangan meneladani Rasulullah SAW dalam kehidupan beribadah, bermasyarakat dan bersosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga seluruh kegiatan Forum Minang Sati di bawah kepemimpinan abangda Mardanus Jambak beserta jajarannya berjalan lancar, mendapat perlindungan dan berkah dari Allah SWT, serta memberikan manfaat terbaik bagi seluruh pengurus, anggota dan masyarakat,&quot; tutupnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7569_Peringati-Maulid-Nabi--Forum-Minang-Sati-Sampaikan-Aspirasi-Kolaborasi-dengan-Pemko-Medan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286296/peringati-maulid-nabi-forum-minang-sati-sampaikan-aspirasi-kolaborasi-dengan-pemko-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ratusan Miliar dalam 20 Koper: KPK Harus Bongkar Ke Mana Uang HGB Bogor Mengalir</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 07:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ratusan Miliar dalam 20 Koper: KPK Harus Bongkar Ke Mana Uang HGB Bogor Mengalir]]></title>
            <description><![CDATA[Ratusan Miliar dalam 20 Koper KPK Harus Bongkar Ke Mana Uang HGB Bogor Mengalir]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di wilayah Jabodetabek mulai membuka pertanyaan yang jauh lebih besar daripada sekadar penangkapan sejumlah pejabat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 17 orang diamankan KPK dalam operasi yang berkaitan dengan dugaan korupsi pengurusan Hak Guna Bangunan (HGB) di Kabupaten Bogor serta dugaan penerimaan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang membuat kasus ini mencengangkan bukan hanya jumlah orang yang diamankan. KPK juga menemukan uang tunai dalam bentuk rupiah dan valuta asing yang dikemas dalam sekitar 20 koper, boks dan kardus, dengan estimasi sementara mencapai ratusan miliar rupiah. Penghitungan masih dilakukan penyidik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antara pihak yang diamankan terdapat Dirjen Pengendalian dan Penertiban Tanah dan Ruang ATR/BPN Lampri, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Bogor I Sontang Coin Manurung, Kepala Kantor Pertanahan Kota Tangerang Tardi, politikus Golkar Fahd A Rafiq, serta mantan Bupati Kebumen Arif Sugiyanto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan Besarnya: Untuk Siapa Uang Sebanyak Itu?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah kasus OTT tersebut layak dibaca lebih dalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika dugaan perkara memang berkaitan dengan pengurusan HGB, maka penyidik KPK tidak cukup berhenti pada siapa yang menerima uang. Publik tentu menunggu jawaban mengenai siapa pemberi, siapa perantara, siapa penerima akhir dan kepentingan bisnis apa yang sedang diperjuangkan melalui proses pertanahan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, pengurusan HGB bukan sekadar persoalan administrasi biasa. Di dalamnya terdapat kepentingan atas tanah, nilai ekonomi yang sangat besar, kepastian investasi, dan potensi keuntungan bisnis yang nilainya bisa berlipat jauh dibandingkan biaya resmi pengurusan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka keberadaan uang hingga ratusan miliar rupiah menjadi alarm serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah seluruh uang tersebut berkaitan langsung dengan perkara HGB? Apakah ada fee yang dibagi berjenjang? Siapa yang mengumpulkan uang? Di mana titik awal transaksi? Dan siapa yang sebenarnya menikmati keuntungan terbesar?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan-pertanyaan inilah yang harus dijawab KPK.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pejabat, Politisi dan Kepentingan Bisnis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini semakin menarik karena pihak yang diamankan tidak hanya berasal dari birokrasi pertanahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pejabat ATR/BPN, ada pihak swasta, ada politisi, bahkan ada mantan kepala daerah. KPK juga menyebut pihak terkait perusahaan Summarecon turut diamankan dalam rangkaian OTT tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komposisi ini memunculkan dugaan adanya rantai kepentingan yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, perlu digarisbawahi, keterlibatan atau diamankannya seseorang dalam OTT belum otomatis berarti orang tersebut bersalah atau menjadi tersangka. Status hukum masing-masing pihak masih harus ditentukan berdasarkan hasil pemeriksaan dan alat bukti KPK.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang harus dibongkar adalah konstruksi perkaranya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPK Jangan Hanya Tangkap &quot;Penerima&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Publik sudah terlalu sering melihat perkara korupsi berhenti pada pejabat yang menerima uang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus sebesar ini, KPK dituntut bekerja lebih jauh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Telusuri aliran uangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari rekening mana uang bergerak?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang menginstruksikan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang menyiapkan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa yang menjadi penghubung antara kepentingan bisnis dan pejabat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah ada komunikasi sebelum transaksi?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah ada pertemuan khusus?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan yang paling penting:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah dugaan permainan HGB ini berdiri sendiri atau merupakan bagian dari pola yang lebih besar dalam pengurusan aset dan pertanahan di kawasan strategis Jabodetabek?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPK sendiri menyatakan operasi tersebut berkaitan dengan pengurusan HGB di Kabupaten Bogor dan dugaan penerimaan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Frasa &quot;penerimaan-penerimaan lainnya&quot; justru patut menjadi pintu masuk penyidikan lebih dalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari HGB ke Dugaan Jaringan Kekuasaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika nantinya penyidik menemukan bahwa uang tersebut tidak hanya mengalir kepada satu-dua pejabat, kasus ini berpotensi memperlihatkan bagaimana birokrasi, kepentingan bisnis dan jaringan politik dapat bertemu dalam satu meja transaksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, publik layak menunggu konferensi pers KPK bukan sekadar daftar tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Publik membutuhkan peta perkara:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;siapa aktornya, apa kepentingannya, berapa nilai transaksinya, bagaimana modusnya, ke mana uang mengalir dan siapa yang menikmati hasil akhirnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;OTT boleh dimulai dengan menangkap orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi pemberantasan korupsi baru benar-benar selesai jika KPK berhasil membongkar sistem yang memungkinkan transaksi itu terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan dalam kasus 20 koper uang ini, pertanyaan terbesar bukan lagi:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Siapa yang ditangkap KPK?&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melainkan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Siapa sebenarnya yang berada di belakang uang ratusan miliar itu?&quot;.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_245_Ratusan-Miliar-dalam-20-Koper--KPK-Harus-Bongkar-Ke-Mana-Uang-HGB-Bogor-Mengalir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286295/ratusan-miliar-dalam-20-koper-kpk-harus-bongkar-ke-mana-uang-hgb-bogor-mengalir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IndexPolitica : Purbaya Dinilai Terlalu &ldquo;Purbaya&rdquo; daripada Menjadi Menteri Keuangan</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 07:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IndexPolitica : Purbaya Dinilai Terlalu “Purbaya” daripada Menjadi Menteri Keuangan]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  Peneliti IndexPolitica, Denny Charter, menyampaikan analisisnya mengenai pergantian Purbaya Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keu]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &mdash; Peneliti IndexPolitica, Denny Charter, menyampaikan analisisnya mengenai pergantian <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> Yudhi Sadewa dari posisi Menteri Keuangan oleh Presiden Prabowo Subianto. Denny menegaskan bahwa pandangan yang disampaikannya merupakan analisis dan pendapat pribadi berdasarkan pembacaan terhadap dinamika politik dan kebijakan pemerintah, bukan informasi resmi mengenai alasan Presiden memberhentikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Denny, tidak ada dasar yang cukup untuk menyimpulkan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> diberhentikan karena gagal mengelola ekonomi atau APBN. Justru, dalam pandangannya, persoalan yang lebih mungkin adalah soal alignment antara karakter Menteri Keuangan dengan arah dan kebutuhan pemerintahan Prabowo-Gibran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam analisis saya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> pada akhirnya lebih &#039<a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a>&#039; daripada menjadi Menteri Keuangan Presiden Prabowo. <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> memiliki karakter sebagai teknokrat yang kuat, komunikatif, berani menyampaikan pandangan dan memiliki identitas kebijakan sendiri. Itu adalah kelebihan, tetapi sekaligus dapat menjadi persoalan ketika seorang Menteri Keuangan harus berada dalam satu garis kebijakan dengan Presiden,&quot; ujar Denny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Denny, Menteri Keuangan bukan hanya seorang ekonom, tetapi juga bagian dari kabinet yang harus menjaga konsistensi kebijakan pemerintah, kredibilitas APBN, komunikasi publik, serta sinkronisasi dengan Presiden dan Bank Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Denny menilai, penunjukan Suahasil Nazara yang merupakan orang dalam Kementerian Keuangan dapat dibaca sebagai indikasi adanya upaya konsolidasi institusional dan penguatan kendali atas arah fiskal, meskipun hal tersebut tetap merupakan interpretasi dan bukan alasan resmi yang disampaikan Presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Denny melihat keputusan tersebut memiliki risiko terhadap kepercayaan publik. <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> merupakan salah satu figur menteri yang memiliki tingkat popularitas dan persepsi kinerja tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam pandangan saya, persoalan terbesar bagi pemerintah bukan hanya kehilangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a>, tetapi munculnya pertanyaan publik mengapa seorang menteri yang dinilai berkinerja baik dan populer justru diberhentikan. Jika tidak dijelaskan dengan baik, ruang spekulasi akan semakin besar,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Denny menilai pergantian ini pada akhirnya merupakan taruhan politik Prabowo. Jika Suahasil mampu menjaga kesehatan dan kredibilitas APBN sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi, keputusan tersebut dapat dipandang sebagai langkah strategis. Namun jika tidak menghasilkan perbaikan yang nyata, pemecatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> berpotensi menjadi beban bagi kepercayaan publik terhadap pemerintahan Prabowo-Gibran.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5562_IndexPolitica---Purbaya-Dinilai-Terlalu--ldquo-Purbaya-rdquo--daripada-Menjadi-Menteri-Keuangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/286294/indexpolitica-purbaya-dinilai-terlalu-ldquopurbayardquo-daripada-menjadi-menteri-keuangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PINTU DIPERCEPAT, PENGAWASAN DIPERKETAT</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 07:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PINTU DIPERCEPAT, PENGAWASAN DIPERKETAT]]></title>
            <description><![CDATA[PINTU DIPERCEPAT, PENGAWASAN DIPERKETAT Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDNStaf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasy]]></description>
            <content><![CDATA[PINTU DIPERCEPAT, PENGAWASAN DIPERKETAT&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh Abdullah <a href="https://www.sumut24.co/tag/rasyid/" target="_blank">Rasyid</a><br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan Surat Keputusan Bersama oleh tiga kementerian pada 9 September 2026 menandai perubahan penting dalam pengelolaan tenaga kerja asing di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kementerian Investasi dan Hilirisasi/BKPM, Kementerian Ketenagakerjaan, serta Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan sepakat mengintegrasikan tiga sistem: Online Single Submission (OSS), SIAPkerja, dan All Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, ketiga sistem berjalan pada jalurnya masing-masing. Kini, semuanya disambungkan menjadi satu rangkaian pelayanan untuk memangkas birokrasi, memberikan kepastian kepada investor, sekaligus memperkuat pengawasan TKA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;OSS menjadi pintu masuk tunggal bagi pelaku usaha. Permohonan penggunaan TKA diteruskan ke SIAPkerja untuk pemeriksaan dan penerbitan Rencana Penggunaan Tenaga Kerja Asing (RPTKA).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah persyaratan ketenagakerjaan terpenuhi, proses dilanjutkan melalui All Indonesia untuk verifikasi serta penerbitan visa dan izin tinggal sesuai ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pola ini, pemohon tidak lagi berulang kali berpindah pintu. Sistem pemerintahlah yang berkomunikasi dan mempertukarkan data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah menargetkan seluruh proses selesai maksimal lima hari kerja. Bagi dunia usaha, kepastian waktu tersebut sangat penting. Ia memengaruhi jadwal proyek, biaya investasi, mobilisasi tenaga ahli, dan perencanaan produksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prosedur yang terintegrasi juga dapat mengurangi pertemuan langsung, mempersempit ruang percaloan, serta menekan pungutan di luar ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, dari sisi Imigrasi, integrasi ini tidak boleh hanya dibaca sebagai agenda percepatan pelayanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imigrasi bukan sekadar penerbit visa dan izin tinggal. Imigrasi adalah penjaga pintu negara. Setiap kemudahan masuk harus diimbangi dengan kemampuan mengawasi yang lebih kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semakin cepat pintu dibuka, semakin cermat negara harus mengenali siapa yang masuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap TKA membawa data penting: identitas, kewarganegaraan, keahlian, riwayat perjalanan, perusahaan penjamin, jabatan, lokasi kerja, dan masa kontrak. Data tersebut harus tersambung sejak permohonan diajukan sampai TKA meninggalkan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data RPTKA harus sesuai dengan visa dan izin tinggal. Jabatan yang disetujui harus sama dengan pekerjaan yang dijalankan. Lokasi kerja harus cocok dengan dokumen. Perusahaan penjamin pun harus benar-benar beroperasi dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sistem juga perlu memberikan peringatan ketika izin tinggal hampir berakhir, TKA berpindah perusahaan, bekerja di lokasi lain, atau melakukan kegiatan yang tidak sesuai dengan izin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;All Indonesia karena itu tidak boleh berhenti sebagai loket digital. Sistem ini harus menjadi bagian dari pengawasan keimigrasian berbasis data dan analisis risiko.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TKA dengan dokumen lengkap, perusahaan kredibel, dan riwayat bersih dapat dilayani dengan cepat. Sebaliknya, permohonan dengan data tidak konsisten, sponsor bermasalah, atau rekam jejak pelanggaran harus diperiksa lebih mendalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prinsipnya jelas: yang patuh dipermudah, yang berisiko diperiksa, dan yang melanggar ditindak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mekanisme fiktif positif juga harus diterapkan secara hati-hati. Persetujuan otomatis ketika batas waktu terlampaui memang dapat mendisiplinkan birokrasi. Namun, mekanisme itu tidak boleh melemahkan pemeriksaan substantif keimigrasian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Identitas, keabsahan dokumen, daftar pencegahan dan penangkalan, rekam jejak pelanggaran, serta pertimbangan keamanan tetap harus diverifikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kecepatan adalah ukuran kualitas pelayanan. Namun, keselamatan dan kedaulatan negara tidak boleh diserahkan kepada hitungan waktu semata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Integrasi perizinan juga bukan berarti membuka jalan bagi pekerja asing tidak terampil. Setiap perusahaan yang menggunakan TKA tetap wajib memiliki RPTKA. TKA harus bekerja sesuai jabatan dan keahlian yang disetujui.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran mereka juga harus disertai alih teknologi dan alih keahlian kepada tenaga kerja Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investasi yang baik bukan hanya membawa modal. Investasi harus menciptakan lapangan kerja, memperkuat industri nasional, dan meningkatkan kemampuan manusia Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah perlu memetakan kebutuhan tenaga ahli berdasarkan sektor dan daerah, kemudian menyandingkannya dengan ketersediaan tenaga kerja lokal. Jika kompetensi yang dibutuhkan belum tersedia, negara harus menyiapkannya melalui pendidikan vokasi, pelatihan, sertifikasi, dan penempatan kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai ketidaksiapan SDM nasional terus dijadikan alasan untuk mendatangkan TKA pada pekerjaan yang sebenarnya dapat diisi oleh tenaga kerja Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TKA harus menjadi jembatan kompetensi, bukan pengganti permanen pekerja lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengawasan pun tidak cukup dilakukan di belakang meja. Integrasi data digital harus dilanjutkan dengan pemeriksaan lapangan oleh Imigrasi, Kementerian Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, dan unsur terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan integrasi OSS, SIAPkerja, dan All Indonesia jangan hanya dihitung dari cepatnya izin diterbitkan. Ukur pula penyalahgunaan izin yang berhasil dicegah, perusahaan penjamin yang semakin tertib, pelanggaran yang ditemukan, serta pekerja Indonesia yang memperoleh alih keahlian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Integrasi tiga sistem ini merupakan langkah maju menuju birokrasi yang lebih sederhana, transparan, dan dapat ditelusuri. Pelaku usaha memperoleh kepastian. Pemerintah mendapatkan data yang lebih utuh. Masyarakat memperoleh jaminan bahwa kemudahan investasi tidak mengorbankan kesempatan kerja dan keamanan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu pintu pelayanan bukan berarti pintu tanpa penjaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika pelayanan dipercepat, pengawasan harus diperketat. Di situlah Imigrasi menjalankan dua wajah pengabdiannya: ramah melayani yang patuh dan tegas menghadapi mereka yang menyalahgunakan kemudahan negara.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_95_PINTU-DIPERCEPAT--PENGAWASAN-DIPERKETAT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/286293/pintu-dipercepat-pengawasan-diperketat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN UID Sumut-MKI Perkuat Sinergi Transisi Energi Lewat Green Energy Golf Tournament</guid>
            <pubDate>Tue, 15 Sep 2026 07:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN UID Sumut-MKI Perkuat Sinergi Transisi Energi Lewat Green Energy Golf Tournament]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  SUMUT24.CO PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepenting]]></description>
            <content><![CDATA[<p>MEDAN | SUMUT24.CO<p></p> PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus mendorong kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan dalam mempercepat transisi energi bersih dan membangun ekosistem energi hijau di Sumatera Utara.<p></p><br>Hal itu disampaikan General Manager PLN UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, saat menerima panitia Green Energy Golf (GEG) Tournament Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Sumatera Utara ke-2 Tahun 2026 di Cafe Senghap 1881, Kesawan, Medan, Senin (14/9/2026).<p></p><br>Rizky mengatakan, sektor ketenagalistrikan saat ini terus bergerak menuju sistem energi yang semakin andal, efisien, modern dan berkelanjutan. Karena itu, percepatan transisi menuju energi bersih tidak bisa hanya dilakukan PLN.<p></p><br>"Transisi menuju energi bersih tentu tidak dapat dijalankan oleh PLN sendiri. Diperlukan sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, akademisi, komunitas, investor, dan seluruh mitra strategis untuk mempercepat pemanfaatan energi baru terbarukan serta membangun ekosistem energi hijau yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Rizky.<p></p><br>Menurutnya, pelaksanaan GEG Tournament MKI Sumut ke-2 tidak hanya menjadi ajang olahraga, tetapi juga dapat menjadi momentum memperkuat jejaring dan kolaborasi antar-insan ketenagalistrikan.<br>"Green Energy Golf Tournament MKI Sumut ke-2 hendaknya tidak hanya dimaknai sebagai sebuah turnamen olahraga, tetapi juga sebagai forum strategis untuk membangun kepercayaan, memperluas jejaring, dan memperkuat komitmen bersama dalam mewujudkan masa depan energi yang lebih hijau," katanya.<p></p><br><p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/a5e00132373a7031000fd987a3c9f87b_1003087624.jpg"><br><p></p><br>Rizky menegaskan, PLN UID Sumatera Utara siap mendukung berbagai langkah kolaboratif yang sejalan dengan agenda transisi energi dan pembangunan daerah.<p></p>"Kami berharap kegiatan ini dapat berlangsung dengan sukses serta menjadi agenda yang semakin mempererat sinergi seluruh insan dan pemangku kepentingan ketenagalistrikan," ujarnya.<p></p>Dalam pertemuan tersebut, Rizky didampingi SRM Niaga dan Manajemen Pelanggan UID Sumut Maman Sulaiman, SRM Distribusi UID Sumut Dicky Hiwardi, Manager Komunikasi dan TJSL UID Sumut Darma Saputra, serta Manager Aset Properti dan Umum UID Sumut Surya Syahputra Sitepu.<p></p><br>MKI Sumut Siapkan Turnamen Golf dan FGD Akademisi<p></p><br>Sementara itu, Sekretaris MKI Sumatera Utara, Ahmad Iskandar, S.T., yang hadir mewakili Ketua MKI Sumut Assoc. Prof. Dr. M. Isa Indrawan, S.E., M.M., menyampaikan salam dari Datuk Isa yang berhalangan hadir dalam pertemuan tersebut.<br>Iskandar menyebutkan, MKI Sumut pada prinsipnya siap berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan pelaksanaan GEG Tournament MKI Sumut ke-2 Tahun 2026.<p></p><br>"Pada prinsipnya MKI Sumut siap berkolaborasi untuk sukses acara turnamen ini," kata Iskandar.<br>Iskandar hadir didampingi Bendahara MKI Sumut Assoc. Prof. Dr. Rahima Purba, S.E., dan JE Melky Purba dari GEG MKI Sumut dan panitia lainnya.</p><p><p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_1003087653.jpg"><br></p><p><br>GEG Tournament MKI Sumut ke-2 Tahun 2026 sendiri direncanakan berlangsung pada 8 November 2026 di Graha Metropolitan Golf Course.<p></p><br>Menariknya, rangkaian kegiatan tidak hanya berfokus pada turnamen golf. Sehari sebelumnya, yakni 7 November 2026, MKI Sumatera Utara juga menyiapkan agenda Seminar/Focus Group Discussion (FGD) Akademisi.<p></p><br>Kegiatan tersebut diharapkan dapat menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang bertukar gagasan mengenai perkembangan sektor ketenagalistrikan dan energi bersih di Sumatera Utara.<p></p><br>Pertemuan panitia GEG MKI Sumut dengan jajaran PLN UID Sumut berlangsung santai dan penuh kehangatan. Silaturahmi tersebut kemudian diakhiri dengan pemberian cendera mata dan foto bersama.<br>(Red)<p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8091_PLN-UID-Sumut-MKI-Perkuat-Sinergi-Transisi-Energi-Lewat-Green-Energy-Golf-Tournament.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286292/pln-uid-sumutmki-perkuat-sinergi-transisi-energi-lewat-green-energy-golf-tournament/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 23:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Tabur Intel Kejati Sumut dan Kejari Madina Amankan DPO Terpidana Perkara Pertambangan di Kawasan Hutan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan,   Tim Tangkap Buron (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tabur/" target="_blank">Tabur</a>) Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara dan Kejaksaan Negeri Mandailing Natal berhasil mengamankan seorang yang masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terpidana, atas nama Julita Hasby Nasution alias Kultom bin Hobby Nasution, dalam perkara tindak pidana kehutanan secara tidak sah yaitu melakukan pertambangan di kawasan hutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengamanan terhadap terpidana dilaksanakan Senin (14/9/2026) sekira pukul 08.00 WIB di rumah kontrakannya di kawasan Jalan Sukapura, Kelurhan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor. Kota Medan, Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pada saat diamankan, keluarga dari terpidana sempat melakukan perlawanan, dan terpidana akhirnya berhasil diamankan dan dibawa ke kantor Kejati Sumut untuk proses administrasi," kata Kepala Seksi Intelijen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Jupri W. Banjarnahor SH, MH, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Jupri  W Banjarnahor, keberhasilan pengamanan DPO tersebut merupakan hasil koordinasi dan kerja sama antara Tim Intelijen Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dengan Tim Intelijen Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengamanan terhadap DPO ini merupakan bentuk komitmen Kejaksaan dalam memastikan setiap putusan Pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap dapat dilaksanakan. Kami terus melakukan koordinasi dan upaya pencarian terhadap para buronan, khususnya dalam rangka mendukung pelaksanaan penegakan hukum dan memberikan kepastian hukum kepada masyarakat,&quot; ujar Kasi Intelijen Kejari Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, terpidana telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO) perkara tindak pidana kehutanan yaitu melakukan usaha pertambangan di kawasan hutan, yaitu DPO ini melakukan penggalian di sungai Lolo menggunakan alat berat, yang kemudian tanah hasil galian  didulang untuk mendapatkan emas yang mana lokasi terpidana melakukan penggalian tanah tersebut masuk dalam kawasan Hutan Produksi terbatas (HPT), demikian dalam pertimbangan Majelis hakim dalam putusanya &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1205K/Pid.Sus-LH/2025, terpidana dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana &quot;dengan sengaja mengerjakan, dan/atau menggunakan dan/atau menduduki kawasan hutan secara tidak sah.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Atas perbuatannya tersebut, Mahkamah Agung menjatuhkan pidana kepada terpidana berupa pidana penjara selama 2 (dua) tahun dan denda sebesar Rp10.000.000,00 (sepuluh juta rupiah)," paparnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terhadap DPO, lanjut Kasi Intel sudah lama dilakukan pemantauan, dan telah mempelajari pergerakan daripada DPO, selanjutnya berkordinasi dengan Intelijen Kejati Sumut, hingga mendeteksi keberadaan DPO di Medan dan langsung melakukan pengamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah berhasil diamankan, terpidana selanjutnya dibawa ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk menjalani proses hukum lebih lanjut dalam rangka pelaksanaan putusan pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasi Intelijen Kejari Madina menambahkan bahwa pihaknya akan terus melakukan koordinasi dengan Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara serta bidang terkait guna memastikan proses administrasi dan pelaksanaan eksekusi oleh Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Mandailing Natal terhadap terpidana berjalan sesuai dengan putusan pengadilan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah berhasil diamankan, terpidana selanjutnya diserahkan kepada Bidang Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Mandailing Natal untuk dilakukan eksekusi sesuai dengan putusan pengadilan. Pelaksanaan eksekusi tersebut dilakukan oleh Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Mandailing Natal, Gilbeth Sitindaon, SH, MH, dengan menempatkan terpidana di Lembaga Pemasyarakatan Kelas I Tanjung Gusta Medan," tandasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut Kasi Intel Kejari Madina menegaskan bahwa tidak ada tempat yang aman bagi DPO. Kepada DPO yang masih bersembunyi agar segera menyerahkan diri dan menjalani proses hukum yang berlaku.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3670_Tim-Tabur-Intel-Kejati-Sumut-dan-Kejari-Madina-Amankan-DPO-Terpidana-Perkara-Pertambangan-di-Kawasan-Hutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286291/tim-tabur-intel-kejati-sumut-dan-kejari-madina-amankan-dpo-terpidana-perkara-pertambangan-di-kawasan-hutan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 21:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.]]></title>
            <description><![CDATA[BDR Siswa Kota Solok Diperpanjang hingga 16 September.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyusul kondisi kualitas udara yang masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>  mengambil kebijakan dengan memperpanjang pelaksanaan belajar dari rumah (BDR), yang berlaku  selama tiga hari, mulai Senin (14/9/2026) hingga Rabu (16/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Pendidikan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Lusya Adelina, menjelaskan perpanjangan BDR dilakukan karena kondisi kualitas udara belum memungkinkan untuk kembali melaksanakan pembelajaran tatap muka.Kualitas udara masih berada pada kategori tidak sehat akibat kabut asap. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siswa jenjang SD/MI, SMP/MTs, serta SMA/SMK/ MA tetap mengikuti kegiatan pembelajaran dengan pola BDR selama 14 hingga 16 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan untuk jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), kegiatan belajar mengajar kembali diliburkan pada periode yang sama. Siswa PAUD dijadwalkan kembali mengikuti pembelajaran pada Kamis (17/9/2026), dengan tetap mempertimbangkan kondisi kualitas udara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan Lusya , keputusan tersebut diambil sebagai langkah pencegahan untuk meminimalkan potensi dampak kabut asap terhadap kesehatan siswa. Dengan mempertimbangkan kondisi kualitas udara yang masih tidak sehat. Pemerintah daerah memilih memperpanjang pembelajaran dari rumah sebagai langkah pencegahan terhadap potensi dampak kabut asap bagi kesehatan siswa. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkan , Lusya Adelina,  hingga saat ini belum terdapat laporan mengenai siswa yang mengalami sesak napas maupun gangguan pernapasan akibat paparan kabut asap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perpanjangan BDR ini merupakan tindak lanjut dari kebijakan sebelumnya yang telah diterapkan sejak 10 September 2026. Sebelumnya, siswa jenjang SD hingga SMA dan sederajat mengikuti pembelajaran dari rumah, sementara siswa PAUD diliburkan selama tiga hari.Selama pelaksanaan BDR, pihak sekolah tetap diminta memastikan proses pembelajaran berjalan efektif dengan melakukan koordinasi bersama orang tua atau wali siswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengenai hal ini, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> akan terus memantau perkembangan kualitas udara dan mengevaluasi kebijakan pembelajaran sesuai kondisi di lapangan. Apabila kualitas udara telah membaik dan dinilai memungkinkan, pembelajaran tatap muka dijadwalkan kembali dimulai pada Kamis (17/9/2026), pungkasnya (YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8731_BDR-Siswa-Kota-Solok-Diperpanjang-hingga-16-September-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286290/bdr-siswa-kota-solok-diperpanjang-hingga-16-september/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TP-PKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TP-PKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.]]></title>
            <description><![CDATA[TPPKK Kota Solok Menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota Solok Tahun 2026.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senin (14/9) di Aula Kantor TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menggelar Lomba Ekspose Koordinator Kelompok Dasawisma Tingkat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Tahun 2026  diikuti 13 kelurahan sebagai bagian dari rangkaian penilaian Gerakan PKK dan Dasawisma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kepala DPMDPPKB Delfianto, mewakili Ketua TP-PKK Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, membuka kegiatan tersebut. Dan  menegaskan, kader PKK dan Dasawisma memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pembangunan keluarga di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, lomba ekspose menjadi tahap awal rangkaian penilaian Gerakan PKK dan Dasawisma Tahun 2026. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana untuk menyampaikan implementasi 10 Program Pokok PKK di masing-masing kelurahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delfianto, mengatakan penilaian tidak semata-mata berfokus pada kelengkapan administrasi dan kemampuan peserta memaparkan materi. Pelaksanaan program di lapangan, inovasi kader, partisipasi masyarakat, serta dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan keluarga menjadi aspek penting dalam penilaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan  mengingatkan peserta untuk mengikuti lomba dengan percaya diri dan menjunjung kejujuran. Setiap data dan fakta yang disampaikan dalam ekspose harus sesuai dengan kondisi riil di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Serta mengingatkan jangan sampai data yang disampaikan hanya untuk mengejar juara. Sampaikan sesuai kondisi yang sebenarnya, karena yang terpenting adalah keberhasilan program dan manfaatnya bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delfianto meminta kepada tim penilai, agar proses penilaian dilakukan secara objektif, profesional, transparan, dan bertanggung jawab. Penilaian yang kredibel diharapkan menghasilkan koordinator Dasawisma terbaik untuk mewakili Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> pada tingkat Provinsi Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkannya, setelah ekspose dari 13 kelurahan ini, akan disaring enam besar untuk mengikuti peninjauan lapangan pada September ini. Juara pertama nantinya akan mewakili Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> pada lomba tingkat Provinsi Sumatera Barat tahun depan. (YOSE).]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3358_TP-PKK-Kota-Solok-Menggelar-Lomba-Ekspose-Koordinator-Kelompok-Dasawisma-Tingkat-Kota-Solok-Tahun-2026-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286289/tppkk-kota-solok-menggelar-lomba-ekspose-koordinator-kelompok-dasawisma-tingkat-kota-solok-tahun-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash;2030*</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 21:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025–2030*]]></title>
            <description><![CDATA[SK Golkar Sumut Akhirnya Terbit, Andar Amin Resmi Pimpin Untuk Periode 2025&ndash2030]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &mdash;DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> akhirnya menerbitkan SK kepengurusan DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera UTARA periode 2025&ndash;2030.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam SK tersebut, Andar Amin Harahap ditetapkan sebagai Ketua, Viktor Silaen, SE., MM sebagai Sekretaris, dan Mula Rotua Siregar sebagai Bendahara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Benar, SK kepengurusan DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut sudah keluar,&quot; kata Yasyir Ridho Loebis saat dikonfirmasi, Senin (14/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terbitnya SK ini mengakhiri penantian panjang setelah Musda XI <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut yang digelar Februari 2026. Dalam Musda tersebut, Andar Amin ditetapkan secara aklamasi sebagai ketua terpilih setelah menjadi satu-satunya kandidat yang memenuhi persyaratan pencalonan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, puluhan DPD <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> kabupaten/kota telah menyatakan dukungan kepada Andar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, hingga kini belum ada penjelasan resmi DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> mengenai alasan SK tersebut baru terbit sekitar tujuh bulan setelah Musda. Karena itu, berbagai dugaan mengenai dinamika internal maupun persoalan administrasi belum dapat dipastikan sebagai penyebab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara Yasyir Ridho memastikan dirinya tidak masuk dalam struktur kepengurusan baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gak jadi apa-apa. Tugasku sudah selesai menyukseskan Musda Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> sampai SK terbit sesuai arahan sahabat saya Doli Kurnia Tanjung,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan terbitnya SK, Andar Amin kini memasuki babak baru untuk mengonsolidasikan seluruh kekuatan Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut periode 2025&ndash;2030.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5656_SK-Golkar-Sumut-Akhirnya-Terbit--Andar-Amin-Resmi-Pimpin-Untuk-Periode-2025-ndash-2030-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286288/sk-golkar-sumut-akhirnya-terbit-andar-amin-resmi-pimpin-untuk-periode-2025ndash2030/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Mau Ada Kendala Saat Bertugas, Kapolres Tapsel Pastikan Armada Polisi Siap Operasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. turun langsung memeriksa kesiapan kendaraan dinas roda dua dan roda empat yang digunakan jajaran Polres Tapanuli Selatan, Senin (14/9/2026) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengecekan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh kendaraan operasional kepolisian berada dalam kondisi layak dan siap digunakan dalam mendukung berbagai kegiatan personel di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Anton, kendaraan dinas memiliki peran penting dalam menunjang mobilitas anggota, terutama ketika polisi harus bergerak cepat memberikan pelayanan maupun merespons kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kendaraan dinas merupakan salah satu sarana utama personel dalam melaksanakan tugas, sehingga harus dipastikan selalu dalam kondisi baik dan siap digunakan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat,&quot; kata Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut kesiapan armada tidak hanya berkaitan dengan kondisi fisik kendaraan. Lebih dari itu, kendaraan operasional menjadi bagian dari kesiapan institusi kepolisian dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut dinilai penting mengingat wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki cakupan geografis yang luas. Kondisi itu membuat mobilitas personel menjadi salah satu faktor yang perlu mendapat perhatian dalam pelaksanaan tugas kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kendaraan yang siap digunakan, personel diharapkan dapat menjangkau wilayah tugas dengan lebih cepat, baik untuk kegiatan pelayanan masyarakat, pengamanan, patroli maupun penanganan berbagai situasi yang membutuhkan kehadiran polisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan kondisi kendaraan yang siap, personel dapat lebih cepat hadir ketika masyarakat membutuhkan, baik dalam kegiatan pelayanan, pengamanan, maupun tugas kepolisian lainnya,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengecek kesiapan armada, Anton juga mengingatkan seluruh personel untuk memiliki rasa tanggung jawab terhadap kendaraan dinas yang digunakan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan kendaraan operasional merupakan aset negara yang harus dijaga, dirawat dan digunakan sesuai kebutuhan kedinasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> juga meminta personel tidak mengabaikan perawatan rutin kendaraan. Menurutnya, kondisi kendaraan yang terawat akan mendukung kelancaran tugas sekaligus meminimalkan kendala teknis ketika anggota berada di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya mengingatkan kepada seluruh personel untuk menggunakan dan merawat kendaraan dinas dengan baik, karena sarana ini menjadi bagian dari tanggung jawab kita dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Tapanuli Selatan,&quot; tegas Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengecekan kendaraan dinas tersebut menjadi bagian dari upaya Polres Tapanuli Selatan memastikan kesiapan sumber daya pendukung kepolisian. Dengan armada yang terawat dan siap operasional, personel diharapkan mampu menjalankan tugas secara lebih cepat, efektif dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9626_Tak-Mau-Ada-Kendala-Saat-Bertugas--Kapolres-Tapsel-Pastikan-Armada-Polisi-Siap-Operasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286287/tak-mau-ada-kendala-saat-bertugas-kapolres-tapsel-pastikan-armada-polisi-siap-operasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas: Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas: Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Tapsel Hadiri Maulid Nabi 1448 H, Tekankan Pentingnya Kebersamaan Jaga Kamtibmas Persaudaraan Jadi Kekuatan Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah/2026 Masehi tingkat Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi momentum memperkuat silaturahmi antara kepolisian, pemerintah daerah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Masjid Syahrun Nur, Kabupaten Tapanuli Selatan, Senin (14/9/2026) pagi, turut dihadiri Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres Tapanuli Selatan tersebut tidak hanya sebagai bentuk penghormatan terhadap kegiatan keagamaan masyarakat, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi yang semakin dekat antara Polri dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi sendiri memiliki arti penting bagi masyarakat Tapanuli Selatan yang dikenal kuat dalam memegang nilai agama, adat, dan budaya. Selain menjadi sarana untuk mengenang keteladanan Nabi Muhammad SAW, kegiatan tersebut juga menjadi ruang bertemunya berbagai elemen masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Anton Santoso mengatakan, nilai-nilai yang terkandung dalam peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi relevan dengan upaya membangun kehidupan masyarakat yang harmonis serta menjaga keamanan dan ketertiban di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tapsel ini memiliki masyarakat yang kuat dengan nilai agama dan budaya. Melalui kegiatan seperti <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi ini, kita terus memperkuat hubungan silaturahmi dan kebersamaan yang sudah menjadi karakter masyarakat Tapsel,&quot; ujar Anton Santoso seusai mengikuti kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat atau Kamtibmas tidak semata-mata menjadi tanggung jawab kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondusivitas daerah, kata dia, akan lebih mudah diwujudkan apabila seluruh unsur memiliki komunikasi yang baik dan saling mendukung dalam menghadapi berbagai persoalan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kamtibmas akan semakin kuat ketika Polri, pemerintah daerah, tokoh agama, dan masyarakat berjalan bersama,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai keberadaan tokoh agama dan tokoh masyarakat memiliki peran strategis dalam menciptakan suasana yang aman dan damai. Pesan-pesan keagamaan dan nilai persaudaraan yang disampaikan dalam berbagai kegiatan keumatan dinilai dapat menjadi kekuatan sosial dalam menjaga keharmonisan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Polres Tapanuli Selatan terus mendorong terbangunnya komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Pendekatan tersebut diharapkan tidak hanya membantu menjaga keamanan, tetapi juga memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, AKBP Anton Santoso juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Tapanuli Selatan yang selama ini ikut menjaga keamanan dan persaudaraan di lingkungan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kondisi daerah yang aman tidak dapat dilepaskan dari partisipasi masyarakat yang turut menjaga ketertiban serta mengedepankan penyelesaian persoalan melalui komunikasi dan kebersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berterima kasih kepada masyarakat Tapsel yang terus menjaga persaudaraan dan suasana yang aman. Sinergitas seperti inilah yang menjadi kekuatan kita dalam membangun daerah,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/maulid/" target="_blank">Maulid</a> Nabi Muhammad SAW 1448 H tersebut sekaligus memperlihatkan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menjaga kehidupan sosial yang harmonis di Kabupaten Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2551_Kapolres-Tapsel-Hadiri-Maulid-Nabi-1448-H--Tekankan-Pentingnya-Kebersamaan-Jaga-Kamtibmas--Persaudaraan-Jadi-Kekuatan-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286286/kapolres-tapsel-hadiri-maulid-nabi-1448-h-tekankan-pentingnya-kebersamaan-jaga-kamtibmas-persaudaraan-jadi-kekuatan-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu]]></title>
            <description><![CDATA[Prabowo Copot Purbaya dari Menkeu ]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta - Presiden Prabowo Subianto secara resmi mengumumkan perombakan (reshuffle) Kabinet Merah Putih pada Senin (14/9/2026). Perubahan paling krusial dalam perombakan kali ini terjadi pada pos bendahara negara, di mana <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> Yudhi Sadewa resmi dicopot dari jabatannya sebagai Menteri Keuangan. Digantikan Suahasil Nazara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan ini mengakhiri masa jabatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> yang genap berjalan selama satu tahun, sejak ia pertama kali ditunjuk untuk menggantikan ekonom senior Sri Mulyani Indrawati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan Dolar SAL Pemicu Kontroversi<br>Sepanjang satu tahun menahkodai Kementerian Keuangan, kepemimpinan <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> kerap diwarnai dinamika dan perdebatan hangat. Salah satu langkahnya yang paling menyita perhatian publik adalah keputusan memindahkan serta menggelontorkan dana Saldo Anggaran Lebih (SAL) dari Bank Indonesia ke jajaran bank Badan Usaha Milik Negara (Himbara).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan injeksi likuiditas tersebut sempat memicu pro-kontra di kalangan ekonom dan pelaku pasar modal terkait efektivitasnya dalam memacu pertumbuhan ekonomi serta dampaknya terhadap stabilitas moneter nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Profil dan Latar Belakang <a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> Yudhi Sadewa<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/purbaya/" target="_blank">Purbaya</a> dikenal memiliki rekam jejak akademis yang terbilang unik untuk seorang pengelola fiskal negara. Ia berlatar belakang teknik sebelum akhirnya mendalami disiplin ilmu ekonomi tingkat lanjut:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendidikan Tinggi: Meraih gelar Sarjana Teknik Elektro dari Institut Teknologi Bandung (ITB), lalu melanjutkan studi hingga meraih gelar Master of Science (MSc) dan Doktor (PhD) Ilmu Ekonomi dari Purdue University, Indiana, Amerika Serikat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rekam Jejak Karier:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Dewan Komisioner LPS: Memimpin Lembaga Penjamin Simpanan sebelum masuk ke jajaran kabinet.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi (2018&ndash;2020): Bertugas di Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Staf Khusus Bidang Ekonomi Menko Maritim (2016&ndash;2018): Menjadi penasihat kebijakan ekonomi nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan Presiden Prabowo melakukan perombakan di tubuh Kemenkeu ini diharapkan mampu memberikan arah baru bagi kepastian kebijakan fiskal serta memperkuat stabilitas ekonomi nasional ke depan. (*)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4970_Prabowo-Copot-Purbaya-dari-Menkeu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286285/prabowo-copot-purbaya-dari-menkeu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli KRYD Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Seorang Pemuda &amp; Sita 4 Celurit</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli KRYD Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan Amankan Seorang Pemuda & Sita 4 Celurit]]></title>
            <description><![CDATA[ BELAWAN I SUMUT24.COTim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita e]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BELAWAN I SUMUT24.CO<br>Tim Macan Polres Pelabuhan Belawan mengamankan satu orang pemuda yang diduga terlibat aktivitas tawuran serta menyita empat bilah senjata tajam jenis celurit dalam patroli KRYD di wilayah hukum Polres Pelabuhan Belawan, Senin (14/09/26) sekitar pukul 03.10 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda itu berinisial A (20), warga kawasan Jalan Yos Sudarso, Mabar. Penindakan dilakukan di sekitar Jalan Mabar, dekat rel kereta api, Lingkungan V, Kecamatan Medan Deli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan bermula ketika Tim Macan melaksanakan patroli KRYD dan mendapatkan informasi masyarakat mengenai adanya perkumpulan sejumlah pemuda diduga akan melakukan tawuran di sekitar rel Mabar. Personel langsung mendatangi lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat petugas tiba, sejumlah pemuda melarikan diri. Tim kemudian melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan empat celurit diduga ditinggalkan  kelompok tersebut. Petugas selanjutnya melakukan pengejaran dan berhasil mengamankan A.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Pelabuhan Belawan melalui Kabag Ops Kompol Jan Piter Napitupulu mengatakan, penindakan tersebut merupakan bentuk respons cepat kepolisian dalam mencegah aksi tawuran yang dapat mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Patroli KRYD terus kami lakukan terutama pada jam-jam rawan. Setiap informasi masyarakat akan kami tindak lanjuti untuk mencegah terjadinya tawuran maupun kejahatan jalanan,&quot; ujar Kompol Jan Piter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, keberadaan senjata tajam yang ditemukan menjadi perhatian serius karena dapat membahayakan keselamatan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengimbau para pemuda agar tidak terlibat tawuran ataupun membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga situasi kamtibmas agar tetap aman dan kondusif,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemuda yang diamankan bersama barang bukti selanjutnya diserahkan kepada piket Sat Reskrim Polres Pelabuhan Belawan untuk menjalani pemeriksaan dan proses lebih lanjut(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Pemuda diamankan diduga hendak tawuran(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8872_Patroli-KRYD-Tim-Macan-Polres-Pelabuhan-Belawan-Amankan-Seorang-Pemuda--amp--Sita-4-Celurit.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286284/patroli-kryd-tim-macan-polres-pelabuhan-belawan-amankan-seorang-pemuda-amp-sita-4-celurit/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">APBD Kota Medan 2027 Disepakati Sebesar Rp6,98 Triliun Lebih</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[APBD Kota Medan 2027 Disepakati Sebesar Rp6,98 Triliun Lebih]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Ang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Medan 2027 Rp6,98 triliun lebih. Hal itu berdasarkan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) Platform Prioritas Anggaran Sementara (PPAS) yang telah disepakati.</p><br></p>Hal itu disampaikan Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam penjelasannya terhadap R-APBD Kota Medan TA 2027 dalam sidang paripurna DPRD Kota Medan, Senin (14/9/2026).</p><br></p>Sidang paripurna di pimpin Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen bersama Waki Ketua Sri Rezeki, Zulkarnaen dan Hadi Suhendra. Hadir saat itu Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap, Pj Sekda Erfin Fahrurrazi, para anggota DPRD Kota Medan serta segenap pimpinan OPD dan para Camat di lingkungan Pemkot Medan.</p>Adapun struktur R-APBD 2027, kata Rico Waas, meliputi pendapatan daerah sebesar Rp6,98 triliun lebih, terdiri dari Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp4.167.624.670.372, pajak daerah Rp3.703.158.522.049, retribusi daerah Rp162.314.034.360, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp19.757.014.028 serta lain-lain pendapatan asli daerah yang sah Rp282.395.099.935.</p><br></p>Pendapatan transfer, sebut Rico Waas, diproyeksikan sebesar Rp2.819.133.890.604, terdiri dari pendapatan transfer pemerintah pusat Rp2.468.563.284.600 dan pendapatan transfer antar daerah Rp350.570.606.004.</p><br></p>Belanja daerah, sambung Rico Waas, diperkirakan sebesar Rp7.161.758.560.976, terdiri dari belanja operasi Rp5.786.681.494.204, belanja pegawai Rp2.189.317.229.682, belanja barang dan jasa Rp3.168.240.030.984, belanja hibah Rp275.032.304.060, belanja bantuan sosial Rp154.091.929.478, belanja modal Rp1.344.777.066.772 dan belanja tidak terduga Rp30.300.000.000.</p><br></p>&quot;Fokus belanja diarahkan untuk memperkuat pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, peningkatan sumber daya manusia serta penguatan ekonomi lokal,&quot; kata Rico Waas.</p><br></p>Pembiayaan daerah, tambah Rico Waas, diproyeksikan sebesar Rp175 miliar lebih. &quot;Pembiayaan ini akan digunakan untuk menutupi defisit anggaran serta mendukung program-program strategis yang belum dapat dibiayai dari pendapatan daerah,&quot; katanya.</p><br></p>Berdasarkan struktur APBD tersebut, lanjut Rico Waas, Pemkot Medan berkomitmen melaksanakan seluruh program prioritas yang tertuang dalam KUA-PPAS secara transparan dan akuntabel. &quot;Alokasi anggaran telah diperhitungkan secara proporsional dengan menyeimbangkan kebutuhan belanja wajib, belanja modal maupun hibah, sekaligus tetap selaras dengan arah Pembangunan Pemerintah Provinsi Sumut dan kebijakan Pemerintah Pusat,&quot; katanya.</p><br></p>Visi Medan Bertuah yang Inklusif, Maju dan Berkelanjutan, sebut Rico Waas, akan diimplementasikan secara nyata melalui 17 program prioritas mencakup berbagai sektor strategis, mulai bidang pendidikan, kesehatan, percepatan pembangunan infrastruktur hingga pemberdayaan UMKM dan pengelolaan lingkungan.</p><br></p>Setiap alokasi anggaran yang direncanakan, kata Rico Waas, harus dapat dipastikan  dapat berjalan dengan efektif, efisien, memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat serta sejalan dengan sasaran strategis yang telah ditetapkan dalam RPJMD. Sebab, tantangan dalam mengelola dan membangun daerah ke depan semakin kompleks.</p><br></p>Keberhasilan dan efektivitas pengelolaan APBD tidak terlepas dari sinergitas dan partisipasi seluruh elemen masyarakat Kota Medan. &quot;Karena itu, seluruh pemangku kepentingan, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran perangkat daerah hingga elemen masyarakat Kota Medan kiranya dapat berkonstribusi aktif dalam mengawasi pelaksanaan APBD TA 2027 demi keberhasilan pembangunan kota yang kita cintai ini,&quot; harapnya. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8958_APBD-Kota-Medan-2027-Disepakati-Sebesar-Rp6-98-Triliun-Lebih.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/286283/apbd-kota-medan-2027-disepakati-sebesar-rp698-triliun-lebih/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL MENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYT</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL MENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYT]]></title>
            <description><![CDATA[SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL NAZARAMENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYA]]></description>
            <content><![CDATA[<br>H. Syahrir Nasution, SE, MM</p><p></p><p>Selamat dan sukses kepada sahabat kita, Suahasil Nazara, atas amanah dan kepercayaan baru yang diberikan untuk ikut mengambil bagian penting dalam pengelolaan ekonomi dan keuangan negara.</p><p>Bagi saya, Suahasil bukan sosok yang asing. Kami pernah berada dalam ruang intelektual dan tradisi pemikiran yang sama ketika berkiprah di ISEI (Ikatan Sarjana <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> Indonesia). Dalam berbagai kesempatan brainstorming, diskusi dan pertukaran gagasan, kami sama-sama melihat bahwa ilmu ekonomi pada akhirnya tidak boleh berhenti di ruang akademik, seminar ataupun angka-angka statistik.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> harus kembali kepada manusia. <a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> harus bermuara kepada kesejahteraan rakyat.</p><p>Karena itu, ketika sahabat kita mendapatkan amanah baru di tengah situasi perekonomian Indonesia yang penuh tantangan, saya melihatnya bukan sekadar sebagai sebuah jabatan, melainkan sebagai tanggung jawab sejarah.</p><p>Kita harus jujur melihat keadaan ekonomi Indonesia hari ini.</p><p>Secara makro, pemerintah tentu memiliki sejumlah indikator pertumbuhan, inflasi, investasi dan stabilitas fiskal yang dapat menjadi dasar optimisme. Tetapi seorang ekonom tidak cukup hanya membaca angka pertumbuhan ekonomi.</p><p>Kita juga harus turun melihat dapur rakyat.</p><p>Bagaimana seorang ibu mengatur belanja rumah tangga ketika harga kebutuhan sehari-hari terasa semakin berat? Bagaimana anak muda mencari pekerjaan ketika persaingan semakin tinggi? Bagaimana pelaku UMKM mempertahankan usahanya ketika biaya produksi, distribusi dan modal menjadi tantangan? Bagaimana petani dan nelayan memperoleh harga yang layak atas hasil produksinya?</p><p>Di situlah wajah ekonomi sesungguhnya terlihat.</p><p>Pertumbuhan ekonomi yang tinggi akan kehilangan makna apabila masyarakat merasa semakin sulit memenuhi kebutuhan hidup. Investasi yang besar juga belum cukup apabila tidak menciptakan lapangan kerja berkualitas secara luas. Pembangunan infrastruktur sangat penting, tetapi harus dipastikan memiliki efek ekonomi langsung terhadap produktivitas dan kesejahteraan masyarakat.</p><p>Kita membutuhkan pertumbuhan yang berkualitas, bukan sekadar pertumbuhan yang tercatat dalam statistik.</p><p>Indonesia juga tidak hidup sendirian. Kita berada di tengah persaingan ekonomi ASEAN yang semakin tajam. Negara-negara tetangga terus memperbaiki produktivitas, kualitas sumber daya manusia, iklim investasi, teknologi, industri dan perdagangan.</p><p>Karena itu Indonesia tidak boleh puas hanya menjadi negara dengan pasar yang besar.</p><p>Kita harus menjadi negara produsen yang kuat.</p><p>Kita harus mampu menghasilkan produk bernilai tambah tinggi, memperkuat industri nasional, mengembangkan teknologi, memperluas ekspor, memperkuat UMKM, meningkatkan kualitas pendidikan dan keterampilan tenaga kerja, serta menciptakan ekosistem usaha yang sehat.</p><p>Jangan sampai kekayaan sumber daya alam kita besar, tetapi nilai tambahnya justru dinikmati pihak lain.</p><p>Jangan sampai penduduk kita besar, tetapi sebagian besar hanya menjadi konsumen.</p><p>Dan jangan sampai Indonesia memiliki sumber daya manusia yang begitu banyak, tetapi kesempatan kerja dan kualitas pekerjaannya belum sebanding dengan potensi tersebut.</p><p>Inilah pekerjaan rumah besar ekonomi Indonesia.</p><p>Di sisi fiskal, tantangannya juga tidak ringan. Negara harus mampu membiayai pembangunan, pendidikan, kesehatan, perlindungan sosial dan berbagai program strategis, tetapi pada saat yang sama harus menjaga kesinambungan APBN.</p><p>Setiap rupiah uang negara sesungguhnya berasal dari rakyat.</p><p>Karena itu, prinsip efisiensi, transparansi, akuntabilitas dan tepat sasaran harus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan fiskal.</p><p>Anggaran negara jangan hanya besar secara nominal, tetapi harus besar pula manfaatnya bagi masyarakat.</p><p>Kita membutuhkan keberanian untuk mengevaluasi program yang tidak efektif, memperbaiki kebocoran, memperluas basis penerimaan negara secara adil dan memastikan belanja pemerintah benar-benar menghasilkan multiplier effect bagi perekonomian.</p><p>Jangan sampai rakyat diminta semakin disiplin membayar pajak, tetapi pada saat yang sama mereka mempertanyakan ke mana uang pajak tersebut dibelanjakan.</p><p>Kepercayaan publik adalah modal ekonomi yang sangat mahal.</p><p>Selain itu, pemerintah harus memberikan perhatian serius terhadap daya beli masyarakat.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> domestik Indonesia sangat bergantung pada konsumsi rumah tangga. Jika daya beli masyarakat melemah, maka dampaknya akan merembet ke pasar, perdagangan, UMKM, industri dan lapangan pekerjaan.</p><p>Karena itu kebijakan ekonomi harus mampu menjaga keseimbangan antara stabilitas harga, pertumbuhan dunia usaha, peningkatan pendapatan masyarakat dan penciptaan lapangan kerja.</p><p>Kita juga harus memperkuat kelas menengah.</p><p>Kelas menengah merupakan salah satu mesin penting ekonomi nasional. Mereka adalah konsumen, pelaku usaha, profesional dan pembayar pajak. Jika kelompok ini terus mengalami tekanan ekonomi, maka konsumsi domestik dan optimisme ekonomi juga dapat ikut terpengaruh.</p><p>Maka kebijakan ekonomi jangan hanya memikirkan bagaimana menjaga pertumbuhan, tetapi juga bagaimana membangun mobilitas sosial agar masyarakat memiliki kesempatan untuk naik kelas.</p><p>Kepada sahabat saya, Suahasil Nazara, saya menyampaikan harapan yang sederhana tetapi sangat besar:</p><p>Gunakan ilmu, pengalaman dan kapasitas yang dimiliki untuk memperkuat ekonomi Indonesia dan menghadirkan kebijakan yang benar-benar terasa manfaatnya bagi rakyat.</p><p>Kita pernah duduk bersama dalam forum-forum ISEI, berdiskusi dan melakukan brainstorming tentang ekonomi Indonesia. Kini ruang pengabdiannya menjadi jauh lebih besar.</p><p>Mudah-mudahan pengalaman akademik dan pemikiran ekonominya dapat diterjemahkan menjadi kebijakan yang konkret.</p><p>Kita ingin Indonesia tidak sekadar tumbuh, tetapi tumbuh dengan adil.</p><p>Tidak sekadar kaya sumber daya, tetapi mampu menciptakan nilai tambah.</p><p>Tidak sekadar memiliki pasar yang besar, tetapi menjadi kekuatan produksi dunia.</p><p>Tidak sekadar memiliki APBN yang besar, tetapi setiap rupiah anggaran benar-benar kembali menjadi manfaat bagi rakyat.</p><p>Dan yang paling penting, jangan sampai pembangunan ekonomi hanya terlihat megah dari atas, tetapi terasa berat dari bawah.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ekonomi/" target="_blank">Ekonomi</a> yang sehat adalah ketika negara kuat, dunia usaha tumbuh, lapangan kerja tersedia, daya beli rakyat terjaga dan generasi muda memiliki masa depan.</p><p>Itulah harapan kita.</p><p>Selamat mengemban amanah, sahabatku Suahasil Nazara.</p><p>Semoga diberikan kekuatan, kesehatan, kejernihan berpikir dan keberanian dalam mengambil keputusan strategis.</p><p>Dari ruang-ruang brainstorming ISEI pada masa lalu, kini kita berharap lahir gagasan-gagasan besar untuk menjawab persoalan ekonomi Indonesia hari ini.</p><p>Selamat berkarya.<br>Selamat mengabdi.<br>Semoga sukses membawa ekonomi Indonesia semakin kuat, berdaulat, berdaya saing dan yang paling utama: semakin menyejahterakan rakyat.</p><p>H. Syahrir Nasution, SE, MM<br>Insan ISEI]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7045_SELAMAT-BERKARYA-DAN-SUKSES--SUAHASIL-NAZARA-MENGEMBALIKAN-KEKUATAN-EKONOMI-INDONESIA-DI-TENGAH-TEKANAN-RAKYA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286282/selamat-berkarya-dan-sukses-suahasil-mengembalikan-kekuatan-ekonomi-indonesia-di-tengah-tekanan-rakyt/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak</guid>
            <pubDate>Mon, 14 Sep 2026 19:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI, Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyaksikan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ruang Bersam]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyaksikan penandatanganan Surat Keputusan Bersama (SKB) Ruang Bersama Indonesia (RBI) sebagai upaya memperkuat pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak. SKB tersebut menjadi payung hukum dan landasan regulasi dalam perencanaan, pelaksanaan, serta penganggaran program perlindungan perempuan dan anak di tingkat desa/kelurahan secara nasional.</p><br></p>Penandatanganan SKB dilakukan Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi, serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.</p>Wagub Surya bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) menyaksikan penandatanganan tersebut melalui siaran langsung dari Ruang Kerja Wagub, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Senin (14/9/2026).</p><br></p>"Masalah perlindungan perempuan juga menjadi isu nasional, di PBB juga menjadi isu utama. Indonesia dalam berbagai visi dan misi Presiden juga menekankan dan mengutamakan masalah perlindungan perempuan dan anak," ucap Mendagri Tito Karnavian, saat memimpin rapat.</p><br></p>Oleh karena itu, ucapnya, seluruh daerah diharapkan memasukkan program RBI ke dalam program kerja untuk tahun 2027.</p><br></p>Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Choiri Fauzi menyampaikan bahwa RBI berfungsi sebagai ruang kolaborasi terpadu di tingkat desa atau kelurahan untuk pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.</p><br></p>Ia memaparkan kondisi terkini pembangunan kesetaraan gender dan perlindungan anak. Indeks Ketimpangan Gender (IKG) tercatat 0,421 pada 2024, sedangkan Indeks Pembangunan Gender (IPG) pada tahun yang sama mencapai 91,85. Tingkat partisipasi angkatan kerja perempuan mencapai 56,42%, sementara tingkat partisipasi angkatan kerja laki-laki mencapai 84,66%.</p><br></p>"Masih terdapat kesenjangan antara perempuan dan laki-laki, khususnya dalam aspek strategis yaitu keterwakilan dalam pengambilan keputusan, dan tingkat partisipasi angkatan kerja," jelasnya.</p><br></p>Salah satu implementasi RBI dilakukan melalui penerapan Kebun Pangan Perempuan (KPP). Menurut Arifah, program tersebut merupakan bagian dari RBI untuk memperkuat kapasitas, kepemimpinan, gotong royong, dan kemandirian ekonomi perempuan, sekaligus mendukung ketahanan pangan keluarga serta pemenuhan pangan bergizi bagi anak.</p><br></p>Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto menyebutkan terdapat 75.226 desa di Indonesia. Ia mengatakan, sudah banyak desa yang mengimplementasikan RBI berdasarkan kearifan lokal dan karakteristik masing-masing desa dalam memberdayakan perempuan serta memberikan perlindungan kepada anak.</p><br></p>"Di Kementerian Desa dalam menterjemahkan asta cita keenam presiden, kami sudah melakukan program Transformasi Ekonomi Kampung Terpadu di sejumlah 1.110 desa. Pelakunya adalah perempuan sesuai kompetensi masing-masing. Sehingga perempuan berdaya dan desa mempunyai kompetensi," katanya.</p>Ia juga menekankan bahwa perempuan bukan hanya sebagai objek, tetapi juga subjek dan pelaku pembangunan di desa. Beberapa desa yang telah melakukan aksi nyata RBI antara lain Desa Muer, Sumbawa, Desa Mallari, Bone, dan Desa Rossoan, Enrekang.</p><br></p>"Ada musyarawarah desa khusus perempuan. Mereka berdiskusi apa saja yang menjadi tantangan di desa itu. Jadi ruang mereka di dengar dalam menyusun RKP Desa. Ada juga pemberdayaan perempuan dengan dibentuknya sekolah perempuan. Kemudian ada pula relawan perlindungan anak berbasis masyarakat yang tujuannya menekan angka TPPO dengan memberikan literasi," pungkasnya. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_226_Wagub-Surya-Saksikan-Penandatanganan-SKB-RBI--Perkuat-Pemberdayaan-Perempuan-dan-Perlindungan-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/286281/wagub-surya-saksikan-penandatanganan-skb-rbi-perkuat-pemberdayaan-perempuan-dan-perlindungan-anak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>