<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 19 Sep 2026 16:25:37 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rakor Penguatan Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Provinsi Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 10:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rakor Penguatan Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Provinsi Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[Rakor Penguatan Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Provinsi Sumatera Utara]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar I Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn dan Ketua DPRD Timbul Marganda Lingga SH turut menandatangani Komitmen Perbaikan Tata Kelola Pemerintah dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Turut menandatangani, Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution SE MM, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus SH MKn, serta seluruh bupati/wali kota dan Ketua DPRD se-Provinsi Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan berlangsung di acara Rapat Koordinasi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a>) Penguatan Tata Kelola Pemerintah Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintah Daerah di Provinsi Sumatera Utara, di Aula Raja Inal Siregar Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Kota Medan, Kamis (17/09/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur Sumut Bobby Nasution berharap penanganan korupsi di Sumut dilakukan secara komperhensif. Mengingat Sumut dan juga daerah lainnya terdiri dari banyak stakeholder.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan secara komperhensif, menurut Bobby, perlu dilakukan karena keterhubungan seluruh pemerintah daerah (pemda) dengan stakeholder yang ada. Sehingga, pencegahan dan penanganan korupsi benar-benar terwujud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap penanganan dan pencegahan korupsi di Sumut dilakukan secara komperhensif, karena Sumut dan juga daerah lainnya itu terdiri dari banyak stakeholder dan itu tentu terkait satu sama lain,&quot; kata Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby juga memastikan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut serta 33 kepala daerah di Sumut berkomitmen untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memperkuat integritas. Kehadiran KPK di Sumut menjadi salah satu pengingat kepada daerah untuk menjaga integritas dalam membangun daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bersama kepala daerah lainnya dan DPRD, kami berkomitmen untuk memperbaiki bersama, mengantisipasi, dan mencegah terjadinya korupsi. Kehadiran KPK hari ini mengingatkan kami kembali untuk terus meningkatkan integritas,&quot; kata Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan KPK Johanis Tanak mengatakan, dalam memerbaiki tata kelola pemerintahan, Aparatur Pengawas Intern Pemerintah (APIP) merupakan hal yang penting. Dia berharap Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) memperkuat posisi APIP di daerah, sehingga bisa menjadi early warning bagi kepala daerah dan aparatur sipil negara (ASN).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita perlu memperkuat posisi APIP, bukan hanya dipilih di daerah, tetapi juga harus mendapat persetujuan dari Kemendagri, jadi nggak bisa diberhentikan oleh kepala daerah atau pejabat, harus dari Kemendagri dan kemudian kita perkuat payung hukumnya lewat Perpres,&quot; terang Johanis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menambahkan, posisi APIP sebagai pencegahan tindak pidana korupsi di lingkungan pemda sangat penting. Penyimpangan yang terjadi bisa dideteksi terlebih dahulu sebelum masuk ke ranah hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau APIP-nya berkualitas, maka pemerintahan akan berjalan lebih baik. Bila ada penyimpangan sebelum ke APH (Aparat Penegak Hukum) ada opsi pengembalian. Bila juga tidak dilaksanakan, barulah ke APH. APIP itu partner pemda, jadi bukan yang harus dihindari,&quot; kata Akhmad.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir pada acara ini, Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi KPK Ely Kusumastuti, Pj Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Sumut Timor Tumanggor, pimpinan BPKP, dan LKPP. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, hadir Sekda Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi, Kepala Inspektorat Heryanto Siddik SSTP, Kepala Bappeda Sofie M Saragih SSTP MSi, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Sofian Purba SSos, dan Kepala Dinas Kesehatan Urat Hatoguan Simanjuntak SKM MKes. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6771_Rakor-Penguatan-Tata-Kelola-Pemerintah-Daerah-dan-Pencegahan-Korupsi-dalam-Penyelenggaraan-Pemerintah-Daerah-di-Provinsi-Sumatera-Utara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286458/rakor-penguatan-tata-kelola-pemerintah-daerah-dan-pencegahan-korupsi-dalam-penyelenggaraan-pemerintah-daerah-di-provinsi-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota didampingi Ketua TP PKK menghadiri acara Pisah Sambut Kapolres Pematangsiantar</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 10:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota didampingi Ketua TP PKK menghadiri acara Pisah Sambut Kapolres Pematangsiantar]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota didampingi Ketua TP PKK menghadiri acara Pisah Sambut Kapolres Pematangsiantar]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn mengucapkan terima kasih dan menyampaikan penghargaan kepada AKBP Sah Udur Togi Marito Sitinjak SH SIK MH atas dedikasi, pengabdian, serta sinergi yang telah terjalin selama memimpin Polres Pematangsiantar. Wesly juga mengucapkan selamat datang kepada AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM yang menggantikan AKBP Sah Udur sebagai Kapolres Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Wali Kota Wesly didampingi Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi, di acara Pisah Sambut Kapolres Pematangsiantar, di rumah dinas wali kota, Jalan MH Sitorus Kelurahan Teladan Kecamatan Siantar Barat, Kamis (17/09/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Banyak hal yang telah kita kerjakan bersama. Mulai menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, pengamanan berbagai kegiatan pemerintahan dan kemasyarakatan, hingga berbagai persoalan sosial yang membutuhkan koordinasi dan kebersamaan. Kami menyadari tugas seorang kapolres bukanlah tugas yang ringan. Karena itu, kami memberikan apresiasi atas segala pengabdian yang telah diberikan untuk Kota Pematangsiantar,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Wesly mengucapkan selamat melanjutkan pengabdian di tempat tugas yang baru kepada AKBP Sah Udur. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga pengalaman dan pengabdian selama berada di Kota Pematangsiantar menjadi bagian yang baik dalam perjalanan karir dan pengabdian kepada bangsa dan negara. Dan tentunya, bagi kami masyarakat Pematangsiantar, Ibu bukan hanya pernah menjadi kapolres, tetapi telah menjadi bagian dari keluarga besar Kota Pematangsiantar,&quot; sebutnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly berharap di tempat tugas yang baru, AKBP Sah Udur senantiasa diberikan kesehatan, kesuksesan, dan kelancaran dalam melanjutkan tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya juga mengucapkan selamat datang dan selamat bertugas kepada Bapak AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM. Kami siap membangun dan melanjutkan sinergi yang baik antara pemerintah kota, Polres Pematangsiantar, TNI, Forkopimda, serta seluruh elemen masyarakat. Mari bersama-sama kita jaga Kota Pematangsiantar agar tetap aman, tertib, damai, dan kondusif. Sehingga pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat dapat terus berjalan dengan baik. Sehingga akan mewujudkan Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari kita terus jaga Pematangsiantar yang aman, damai, dan harmonis, dengan semangat kebersamaan dan gotong royong," sambungnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Sah Udur dalam sambutannya menyampaikan waktu serasa sangat cepat berlalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Rasanya baru kemarin saya menjadi Kapolres Pematangsiantar, dan hari ini telah tiba saatnya saya dan keluarga secara resmi menyerahkan estafet kepemimpinan Kapolres Pematangsiantar kepada junior saya AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM. Selama masa pengabdian saya di sini, di Tanah Sapangambei Manoktok Hitei ini, dinamika tugas kepolisian tentu sangat beragam. Namun, berkat sinergi yang sangat luar biasa dari rekan-rekan Forkopimda, dukungan penuh dari tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga Kota Pematangsiantar, Polres Pematangsiantar dapat menjaga kondusivitas kamtibmas di wilayah Kota Pematangsiantar,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada seluruh personel Polres Pematangsiantar atas loyalitas tinggi membantunya untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Kota Pematangsiantar selama ia menjabat sebagai Kapolres Pematangsiantar selama 1 tahun 7 bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Atas nama pribadi dan keluarga, kami undur diri dan pamit serta memohon doa restu dari seluruh rekan-rekan maupun warga Kota Pematangsiantar untuk melanjutkan pengabdian kami sebagai Kapolres Serdang Bedagai. Undur diri dan pamit bukanlah suatu perpisahan, namun suatu langkah untuk melanjutkan perjalanan kehidupan. Kami berharap agar silaturahmi tetap terjalin, dan apabila saudara-saudari ada waktu atau kesempatan, kiranya berkenan untuk singgah di Polres Serdang Bedagai,&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Sah Udur berharap seluruh personel Polres Pematangsiantar dapat membantu dan mendukung setiap program dan inovasi Kapolres Pematangsiantar yang baru untuk mengabdikan diri kepada masyarakat, khususnya warga Kota Pematangsiantar, serta memberikan rasa aman dan nyaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan Kapolres Pematangsiantar yang baru, AKBP Dhana Noer Kurniawan menyampaikan pepatah &#039;tak kenal maka tak sayang&#039;. Di acara tersebut ia beserta keluarga besar berharap dapat diterima di Kota Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami memohon doa restu kepada tokoh agama, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh pemuda, serta seluruh warga Kota Pematangsiantar untuk melaksanakan tugas sebagai Kapolres Pematangsiantar, dalam mengabdikan diri demi memberikan rasa aman dan nyaman kepada warga Kota Pematangsantar,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara pribadi, AKBP Dhana mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada AKBP Sah Udur yang sekarang menjabat sebagai Kapolres Serdang Bedagai, yang telah berhasil menciptakan situasi yang kondusif di wilayah Kota Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya dan keluarga besar saya sekali lagi mengucapkan terima kasih dan kiranya dapat bahu-membahu menciptakan situasi kamtibmas yang kondusif di tanah tercinta, di Tanah Sapangambei Manoktok Hitei,&quot; tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir acara, Forkopimda memberikan cenderamata kepada AKBP Sah Udur sebagai kenang-kenangan. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6158_Wali-Kota-didampingi-Ketua-TP-PKK-menghadiri-acara-Pisah-Sambut-Kapolres-Pematangsiantar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286457/wali-kota-didampingi-ketua-tp-pkk-menghadiri-acara-pisah-sambut-kapolres-pematangsiantar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Tinjau Jalan Lingkar Utara Laing, Perkuat Konektivitas Kota dan Kabupaten Solok</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 10:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Tinjau Jalan Lingkar Utara Laing, Perkuat Konektivitas Kota dan Kabupaten Solok]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Tinjau Jalan Lingkar Utara Laing, Perkuat Konektivitas Kota dan Kabupaten Solok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kota Solok : Sumut 24co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bupati Solok Sumatera Barat, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Jumat (18/9/2026) mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau pembangunan Jalan Lingkar Utara Laing, Kota Solok, yang menjadi salah satu akses penting dalam menghubungkan wilayah Kota Solok dengan Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga  turut dihadiri oleh  Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, Wakil Wali Kota Solok Suryadi Nurdal, serta Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat Kementerian Pekerjaan Umum Elsa Putra Friandi beserta jajaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, jalan Lingkar Utara Laing dinilai memiliki arti penting bagi peningkatan konektivitas antarwilayah, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Solok yang beraktivitas dan memiliki keterkaitan ekonomi dengan Kota Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan berdasarkan informasi dari BPJN Sumatera Barat, proses lelang ditargetkan berlangsung pada Oktober 2026 dan pekerjaan paling lambat dimulai pada November 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Andre Rosiade, pada kunjungan tersebut menyampaikan bahwa pembangunan Jalan Lingkar Utara akan dimulai secara bertahap. Untuk tahap pertama, pembangunan akan dilakukan pada satu jalur dengan panjang sekitar 2,5 kilometer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah hari ini kita bersama Pak Wali Kota Solok, Pak Wakil Wali Kota Solok, Bupati Solok, lalu Pak Kepala Balai dan jajaran, ingin menyampaikan kabar gembira untuk warga Kota Solok. Alhamdulillah perjuangan Pemerintah Kota Solok berhasil, Pemerintah Pusat melalui Inpres Jalan Daerah mengucurkan anggaran Rp49 miliar untuk memulai tahap pertama pembangunan Lingkar Utara Kota Solok,&quot; kata Andre.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan  Andre, pembangunan Jalan Lingkar Utara merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat dalam menjawab kebutuhan masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan komitmen Pemerintah Pak Prabowo, mempersembahkan pembangunan yang diidam-idamkan oleh masyarakat Kota Solok dan juga Pemerintah Kota Solok. Presiden Prabowo memberikan persembahan terbaik, kado pembangunan Inpres Jalan Daerah Lingkar Utara Kota Solok untuk masyarakat Kota Solok,&quot; ujar Andre.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Andre juga menjelaskan bahwa pembangunan yang dilaksanakan pada tahun 2026 merupakan tahap awal. Sementara jalur lainnya akan terus diperjuangkan untuk dapat diselesaikan melalui program Inpres Jalan Daerah pada tahun 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pembangunan yang dilakukan secara bertahap, Jalan Lingkar Utara diharapkan nantinya dapat berfungsi secara optimal sebagai jalur alternatif sekaligus memperkuat konektivitas kawasan Kota Solok dan Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH mengatakan  bahwa pembangunan infrastruktur konektivitas merupakan bagian penting dalam mendukung percepatan pembangunan daerah. Terlebih, akses jalan yang menghubungkan Kabupaten Solok dengan Kota Solok memiliki peran strategis dalam menunjang berbagai aktivitas masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Solok menyambut baik dukungan pemerintah pusat terhadap pembangunan infrastruktur tersebut dan berharap keberlanjutan pembangunan dapat terus dikawal sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh masyarakat, khususnya dalam memperlancar akses transportasi dan meningkatkan aktivitas perekonomian di wilayah Kabupaten Solok dan sekitarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Pemerintah Kabupaten Solok, pembangunan akses tersebut diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap kelancaran mobilitas masyarakat, distribusi barang dan jasa, serta aktivitas perekonomian antara Kabupaten Solok dan Kota Solok.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_283_Wakil-Ketua-Komisi-VI-DPR-RI-Tinjau-Jalan-Lingkar-Utara-Laing--Perkuat-Konektivitas-Kota-dan-Kabupaten-Solok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286456/wakil-ketua-komisi-vi-dpr-ri-tinjau-jalan-lingkar-utara-laing-perkuat-konektivitas-kota-dan-kabupaten-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tower BTS di Nagari Sulit Air Di Resmikan Oleh Bupati Solok Bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 10:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tower BTS di Nagari Sulit Air Di Resmikan Oleh Bupati Solok Bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI]]></title>
            <description><![CDATA[Tower BTS di Nagari Sulit Air Di Resmikan Oleh Bupati Solok Bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Solok : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Solok, Sumatera Barat,  Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH bersama Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, <br>Jumat (18/9/2026 meresmikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> Base Transceiver Station (BTS) di Jorong Rawang, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peresmian dihadiri oleh Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, Asisten Daerah Kabupaten Solok, sejumlah Kepala OPD Kabupaten Solok, Camat X Koto Diatas, Wali Nagari Sulit Air, serta jajaran Telkomsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan peresmian <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> BTS tersebut menjadi langkah penting dalam meningkatkan akses telekomunikasi dan konektivitas digital bagi masyarakat Nagari Sulit Air dan sekitarnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, dalam sambutannya  menyampaikan apresiasi atas terealisasinya pembangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> BTS di Nagari Sulit Air. Menurutnya, ketersediaan jaringan telekomunikasi merupakan kebutuhan penting di tengah perkembangan teknologi dan semakin meningkatnya aktivitas masyarakat berbasis digita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan adanya tower BTS ini, kita berharap akses komunikasi dan internet masyarakat di Nagari Sulit Air semakin baik. Ini tentunya akan memberikan manfaat bagi masyarakat, baik untuk pendidikan, pelayanan pemerintahan, maupun untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat,&quot; ujar Bupat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia juga menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur telekomunikasi tidak hanya berkaitan dengan kemudahan berkomunikasi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya membuka akses dan peluang yang lebih luas bagi masyarakat di Daerah&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Jaringan telekomunikasi yang semakin baik, masyarakat diharapkan dapat memanfaatkan teknologi digital untuk menunjang berbagai kebutuhan, termasuk kegiatan pendidikan, pelayanan publik, pengembangan usaha, promosi produk unggulan nagari, hingga komunikasi dengan keluarga yang berada di luar Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan Bupati Pemerintah Kabupaten Solok menyambut baik dukungan dan kolaborasi berbagai pihak dalam menghadirkan infrastruktur telekomunikasi di wilayah Kabupaten Solo&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberadaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> BTS di Nagari Sulit Air diharapkan dapat memperkuat konektivitas digital sekaligus mendukung terwujudnya pemerataan akses teknologi informasi bagi masyarakat Kabupaten Solok&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah juga berharap pembangunan infrastruktur digital dapat terus dilanjutkan ke wilayah-wilayah lain yang masih membutuhkan penguatan jaringan telekomunikasi, sehingga seluruh masyarakat dapat memperoleh akses komunikasi yang semakin merata dan berkualitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade mengatakan bahwa pembangunan BTS merupakan bagian dari upaya memperluas akses konektivitas digital hingga ke daerah-daerah yang sebelumnya masih memiliki keterbatasan jarinyan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia berharap keberadaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> BTS di Jorong Rawang dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Nagari Sulit Air dan meningkatkan kualitas konektivitas di wilayah tersebu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan hadirnya BTS ini, kita berharap masyarakat Sulit Air dapat menikmati akses komunikasi dan internet yang lebih baik. Ini merupakan bagian dari pembangunan yang manfaatnya langsung dirasakan oleh masyarakat,&quot; ujar Andri.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_358_Tower-BTS-di-Nagari-Sulit-Air-Di-Resmikan-Oleh-Bupati-Solok-Bersama-Wakil-Ketua-Komisi-VI-DPR-RI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286455/tower-bts-di-nagari-sulit-air-di-resmikan-oleh-bupati-solok-bersama-wakil-ketua-komisi-vi-dpr-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalan Rawang Sulit Air Penghubung Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto di Tinjau Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 10:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalan Rawang Sulit Air Penghubung Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto di Tinjau Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade]]></title>
            <description><![CDATA[Jalan Rawang Sulit Air Penghubung Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto di Tinjau Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade]]></description>
            <content><![CDATA[.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Solok Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Solok, Sumatera Barat, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, bersama Wali Kota Solok Ramadhani Kirana Putra, Asisten Daerah Kabupaten Solok, sejumlah Kepala OPD Kabupaten Solok, Camat X Koto Diatas, Wali Nagari Sulit Air,Jumat (18/9/2026).mendampingi Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade meninjau kondisi Jalan RawangWakil Ketua Komisi VI DPR RI, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi akses jalan yang memiliki peran penting dalam menghubungkan wilayah Kabupaten Solok dengan Kota Sawahlunto. Jalan tersebut menjadi salah satu akses masyarakat dalam mendukung mobilitas dan aktivitas perekonomian antarwilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada  peninjauan tersebut, Andre Rosiade menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan Jalan Rawang melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah pada tahun 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan  Andre, pembangunan jalan tersebut perlu dilakukan guna meningkatkan kualitas infrastruktur sekaligus memperlancar konektivitas antara Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita akan perjuangkan Jalan Rawang ini melalui Inpres Jalan Daerah untuk tahun 2027. Mudah-mudahan nantinya pembangunan jalan ini dapat terealisasi sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,&quot; ujar Andre.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, dalam sambutannya  menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Wakil Ketua Komisi VI DPR RI terhadap pembangunan infrastruktur di Kabupaten Solok, khususnya akses jalan di Nagari Sulit Air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dijelaskan, jalan Rawang memiliki posisi strategis karena tidak hanya digunakan masyarakat Nagari Sulit Air, tetapi juga menjadi akses penghubung antara Kabupaten Solok dengan Kota Sawahlunto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Solok tentu sangat mendukung dan mengapresiasi perhatian terhadap pembangunan Jalan Rawang ini. Kita berharap perjuangan melalui Inpres Jalan Daerah tahun 2027 dapat terealisasi, sehingga akses masyarakat semakin baik dan konektivitas antarwilayah semakin lancar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita berharap Pembangunan Jalan Rawang  nantinya dapat memberikan dampak positif terhadap mobilitas masyarakat, memperlancar distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang peningkatan aktivitas ekonomi di wilayah Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Solok bersama pihak terkait akan terus berkoordinasi dan mendorong pembangunan infrastruktur jalan sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dan pemerataan pembangunan di daerah.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9659_Jalan-Rawang-Sulit-Air-Penghubung-Kabupaten-Solok-dan-Kota-Sawahlunto-di-Tinjau-Wakil-Ketua-Komisi-VI-DPR-RI-Andre-Rosiade.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286454/jalan-rawang-sulit-air-penghubung-kabupaten-solok-dan-kota-sawahlunto-di-tinjau-wakil-ketua-komisi-vi-dpr-ri-andre-rosiade/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polrestabes Medan Gulung 5 Sindikat Curanmor 2 Diantaranya Diberi Tindakan Tegas Terukur</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 07:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polrestabes Medan Gulung 5 Sindikat Curanmor 2 Diantaranya Diberi Tindakan Tegas Terukur]]></title>
            <description><![CDATA[Polrestabes Medan Gulung 5 Sindikat Curanmor 2 Diantaranya Diberi Tindakan Tegas Terukur]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Jaringan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) diduga beraksi di sejumlah wilayah Kota Medan hingga Tebing Tinggi diungkap Polrestabes Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lima orang diamankan, salah satunya merupakan pecatan TNI berinisial Gandi (39), disebut pangkat terakhir Sertu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengungkap dugaan keterlibatan mantan anggota TNI, polisi juga terpaksa menembak dua terduga pelaku karena melakukan perlawanan dan berusaha melarikan diri saat pengembangan kasus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Rizky Lubis menjelaskan, lima yang diamankan yakni Muhammad Teguh Fadilla (33), Jerry (38), Arjunaidi Siregar (48), Gandi (39), serta Afner Harahap (35).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Afner diduga berperan sebagai penadah kendaraan hasil curian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengungkapan ini berawal dari kasus pencurian sepeda motor di Jalan PWS, Sei Putih Timur II, Kecamatan Medan Petisah pada 15 September 2026 sekitar pukul 06.48 WIB,&quot; jelas Adrian, Jum&#039;at (18/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus tersebut terungkap setelah polisi mempelajari rekaman CCTV yang memperlihatkan dua pelaku diduga mengambil satu unit Honda Vario 125 merah milik korban. Sepeda motor tersebut ditaksir bernilai sekitar Rp20 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari laporan itu, personel Tim Khusus JCS bersama Opsnal Resmob Satreskrim Polrestabes Medan melakukan penyelidikan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa jam kemudian, petugas berhasil mengamankan Muhammad Teguh Fadilla, Jerry, Arjunaidi Siregar dan Gandi di kawasan Helvetia, Kecamatan Labuhan Deli, Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan kemudian berlanjut hingga polisi menangkap Afner Harahap yang diduga menjadi penadah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pecatan TNI &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan Gandi menjadi salah satu bagian yang didalami penyidik dalam kasus tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adrian menyebut, Gandi merupakan mantan anggota TNI dengan pangkat terakhir Sertu. Dia sebelumnya bertugas di Denmadam Kodam Iskandar Muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gandi kemudian diberhentikan dari dinas militer karena kasus disersi selama satu bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, Gandi disebut mengakui terlibat dalam sejumlah aksi pencurian sepeda motor bersama Jerry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari keterangan para terduga pelaku, penyidik kemudian menemukan dugaan adanya aksi curanmor di berbagai lokasi, bukan hanya di Medan, tetapi juga hingga wilayah Tebing Tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari hasil pemeriksaan, para terduga pelaku mengakui telah melakukan pencurian kendaraan bermotor di sejumlah lokasi,&quot; ujar Adrian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;15 TKP&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi menyebut jaringan ini diduga berkaitan dengan 15 TKP. Sebanyak 10 lokasi berada di wilayah hukum Polrestabes Medan, sementara lima lainnya di wilayah hukum Polres Tebing Tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Medan, sejumlah lokasi dalam pemeriksaan antara lain kawasan kompleks Fakultas USU, Jalan Sei Serayu, Puskesmas Gaperta, Klambir V Gaperta hingga kawasan Helvetia menuju Belawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara di Tebing Tinggi, dugaan aksi curanmor antara lain terjadi di sekitar Kampung Rambutan, kawasan perkantoran Dinas Sosial, Simpang Medan, Gedung Serba Guna hingga wilayah Galang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menjalankan aksinya, masing-masing orang diduga memiliki peran berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Teguh Fadilla sebagai pemetik atau eksekutor pencurian. Sementara Jerry diduga bertindak sebagai joki atau pengawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendaraan yang berhasil dicuri kemudian dijual melalui jaringan penadah.<br><br>Ditembak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan sindikat tersebut berlangsung pada Selasa (15/9/2026). Setelah menangkap sejumlah terduga pelaku, polisi melanjutkan penyelidikan untuk membongkar jaringan serta menelusuri kendaraan hasil curian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, dalam proses pengembangan, Muhammad Teguh Fadilla dan Jerry melakukan perlawanan serta berusaha melarikan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi kemudian melakukan tindakan tegas terukur dengan menembak bagian kaki kedua terduga pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kedua pelaku selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumut untuk mendapatkan perawatan medis,&quot; kata Adrian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti. Di antaranya beberapa unit sepeda motor, kunci T, kunci L, telepon seluler, STNK, kunci sepeda motor, pakaian serta sejumlah barang lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polrestabes Medan masih melakukan penyidikan untuk mendalami dugaan keterlibatan kelima orang tersebut dalam 15 TKP curanmor sekaligus menelusuri kemungkinan adanya pelaku lain dalam jaringan tersebut(W05).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;foto :5 terduga pelaku 1 diantaranya pecatan dari Oknum TNI.()]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4936_Polrestabes-Medan-Gulung-5-Sindikat-Curanmor-2-Diantaranya-Diberi-Tindakan-Tegas-Terukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286453/polrestabes-medan-gulung-5-sindikat-curanmor-2-diantaranya-diberi-tindakan-tegas-terukur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Medan Kota Tangkap 2 Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih Medan.</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 07:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Medan Kota Tangkap 2 Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih Medan.]]></title>
            <description><![CDATA[Polsek Medan Kota Tangkap 2 Residivis Curanmor saat Beraksi di Jalan Air Bersih Medan.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Dua residivis kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) ditangkap Unit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Kota saat beraksi di Jalan Air Bersih Kelurahan Sudirejo I, Kecamatan Medan Kota, Rabu (16/9/2026) sekira pukul 20.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keduanya adalah, Idris Sardi Sihotang (32), warga Tanjung Morawa, Kabuoaten Deli Serdang dan Dian Hafiq Sinambela (25), warga Jalan SM Raja Kelurahan Teladan Barat, Medan Kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kedua residivis kasus curanmor itu kita tangkap saat anggota melakukan patroli rutin di TKP," terang Kanit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, Jum&#039;at (18/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkannya, tersangka Idris Sardi Sihotang residivis pada 2022 ditangkap <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Kota dalam kasus curanmor dan dihukum 2 tahun. Sedangkan Dian Hafiq Sinambela pada 2022 ditangkap <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Timur dan dihukum 1,6 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keduanya ditangkap bermula dari korban, Benget Tumanggor (37), warga Dusun I Biru - Biru, Kabupaten Deli Serdang mendatangi Laundry Difa di Jalan Air Bersih menaiki sepeda motor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, korban tidak mencabut kunci kontak sepeda motornya karena hanya sebentar mengantar pakaian kotor. Kelalaian korban rupanya dimanfaatkan kedua tersangka yang diduga sudah membuntutinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah beberapa menit kemudian pelapor terkejut melihat sepeda motornya sudah bergeser dari tempat semula.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Korban melihat tersangka sedang berusaha menyalakan sepeda motornya, lalu berteriak &#039;maling&#039;," kata Iptu Poltak Tambunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rupanya teriakan korban terdengar petugas Unit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Kota yang tengah melakukan patroli rutin di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Anggota di lapangan dibantu warga berhasil menangkap kedua tersangka saat hendak kabur," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, kedua tersangka bersama barang bukti Honda Vario nomor polisi BK 2391 AGV yang digunakan beraksi dan kunci leter L diamankan ke komando. Keduanya mengaku hendak mencuri motor korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mereka mengaku hendak mencuri sepeda motor korban karena melihat kuncinya masih menempel," pungkas Iptu Poltak Tambunan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Kanit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan menginterogasi tersangka curanmor(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5531_Polsek-Medan-Kota-Tangkap-2-Residivis-Curanmor-saat-Beraksi-di-Jalan-Air-Bersih-Medan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286452/polsek-medan-kota-tangkap-2-residivis-curanmor-saat-beraksi-di-jalan-air-bersih-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Narkoba di Patumbak Diciduk Satres Narkoba Polrestabes Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 07:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Narkoba di Patumbak Diciduk Satres Narkoba Polrestabes Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Pengedar Narkoba di PatumbakDiciduk Satres Narkoba Polrestabes Medan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan menciduk seorang pemuda 25 tahun karena mengedarkan narkotika jenis sabu di kawasan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang, Sabtu (12/9/2026) dini hari kemarin. Polisi menyita 8 paket sabu siap edar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, Jum&#039;at (18/9/2026) menjelaskan, tersangka AO (25), warga Jalan Sari, Desa Marindal II, Patumbak, Deli Serdang ditangkap setelah petugas mendapat informasi dari masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi melakukan penyelidikan beberapa hari hingga akhirnya menciduk AO di Jalan Sejati, Desa Marindal I, Patumbak, Kab.Deli Serdang, saat diduga akan melakukan transaksi narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami menyita 8 paket sabu siap edar, sejumlah uang, 6 plastik klip pembungkus narkoba, dan satu unit handphone dari pelaku," ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka diduga baru menjalankan bisnis haramnya dalam kurun waktu satu bulan terakhir. Dia dipasok dari seorang berinisial B yang kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami masih mengejar satu pelaku lagi, yang berperan sebagai pemasok narkoba." pungkas Rafli(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Polisi menyergap pengedar sabu di Marindal(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6680_Pengedar-Narkoba-di-Patumbak-Diciduk-Satres-Narkoba-Polrestabes-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286451/pengedar-narkoba-di-patumbak-diciduk-satres-narkoba-polrestabes-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">P-APBD 2026 Paluta Resmi Disahkan, Basri Harahap Janji Percepat Pelaksanaan Program</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 07:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[P-APBD 2026 Paluta Resmi Disahkan, Basri Harahap Janji Percepat Pelaksanaan Program]]></title>
            <description><![CDATA[PAPBD 2026 Paluta Resmi Disahkan, Basri Harahap Janji Percepat Pelaksanaan Program]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Padang Lawas Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>) resmi menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persetujuan tersebut diambil dalam Rapat Paripurna Pembicaraan Tingkat II yang berlangsung di Ruang Rapat Paripurna DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengesahan P-APBD 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam pelaksanaan program dan kegiatan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara pada sisa tahun anggaran berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, yang mewakili jajaran eksekutif menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> atas proses pembahasan hingga tercapainya persetujuan bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Basri, persetujuan terhadap perubahan APBD tersebut menunjukkan adanya komitmen bersama antara pemerintah daerah dan DPRD dalam menjalankan agenda pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Persetujuan Ranperda tentang Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 ini merupakan bukti adanya keseriusan dan tanggung jawab bersama untuk menyelesaikan seluruh tahapan pembahasan hingga akhirnya memperoleh persetujuan pada hari ini,&quot; ujar Basri dalam sambutannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, proses pembahasan P-APBD tidak terlepas dari berbagai dinamika antara pihak eksekutif dan legislatif. Sejumlah pertanyaan, catatan, masukan hingga koreksi disampaikan anggota DPRD selama pembahasan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masukan tersebut muncul baik melalui pandangan umum fraksi maupun dalam pembahasan antara Badan Anggaran (Banggar) DPRD dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Basri menilai berbagai masukan tersebut menjadi bagian penting dalam penyempurnaan dokumen perubahan anggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hal-hal yang berkaitan dengan aspek belanja, indikator maupun tolok ukur kinerja kegiatan telah dibahas secara transparan dan akuntabel. Dengan demikian, substansi dokumen yang diajukan mengalami penajaman dan penyempurnaan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah mendapatkan persetujuan DPRD, proses P-APBD 2026 masih harus melewati tahapan administrasi sesuai ketentuan sebelum ditetapkan dan diundangkan sebagai Peraturan Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara menyatakan akan mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan setelah seluruh tahapan tersebut selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Basri menegaskan bahwa percepatan realisasi anggaran harus tetap dibarengi dengan prinsip akuntabilitas serta memperhatikan kualitas pelaksanaan kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah Ranperda ini ditetapkan menjadi Peraturan Daerah dan diundangkan dalam Lembaran Daerah, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara akan segera melakukan percepatan proses pelaksanaan anggaran dan kegiatan dengan tetap mengedepankan akuntabilitas serta kualitas pelaksanaan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap anggaran perubahan tersebut dapat segera diterjemahkan ke dalam program dan kegiatan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan pelaksanaan pembangunan tidak hanya bergantung pada pemerintah dan DPRD, tetapi juga membutuhkan dukungan seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Basri turut menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Kabupaten Padang Lawas Utara yang selama ini memberikan dukungan terhadap jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai partisipasi masyarakat, baik secara langsung maupun tidak langsung, menjadi bagian penting dalam menjaga keberlangsungan program pembangunan di Kabupaten Padang Lawas Utara.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1493_P-APBD-2026-Paluta-Resmi-Disahkan--Basri-Harahap-Janji-Percepat-Pelaksanaan-Program.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286450/papbd-2026-paluta-resmi-disahkan-basri-harahap-janji-percepat-pelaksanaan-program/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cegah Korupsi dari Hulu, Bersama Gubsu Bobby Nasution Bupati Paluta Reski Basyah Ikut Teken Komitmen Tata Kelola Anggaran</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 07:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cegah Korupsi dari Hulu, Bersama Gubsu Bobby Nasution Bupati Paluta Reski Basyah Ikut Teken Komitmen Tata Kelola Anggaran]]></title>
            <description><![CDATA[Cegah Korupsi dari Hulu, Bersama Gubsu Bobby Nasution Bupati Paluta Reski Basyah Ikut Teken Komitmen Tata Kelola Anggaran]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>) mempertegas komitmennya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan dan mencegah praktik korupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut ditunjukkan Bupati Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., melalui penandatanganan komitmen bersama perbaikan tata kelola perencanaan, penganggaran, serta pengadaan barang dan jasa (PBJ).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Reski Basyah hadir bersama Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution, para kepala daerah, serta Ketua DPRD kabupaten/kota se-Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut merupakan bagian dari Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi dalam Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah di Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agenda itu turut disaksikan Wakil Menteri Dalam Negeri Komjen Pol. (Purn.) Akhmad Wiyagus, Pimpinan KPK Johanis Tanak, Perwakilan BPKP RI Setya Nugraha, serta perwakilan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan komitmen bersama yang dipimpin Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembacaan tersebut diikuti kepala daerah dan Ketua DPRD dari seluruh kabupaten/kota di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu, para kepala daerah dan pimpinan DPRD menandatangani dokumen komitmen bersama sebagai bentuk kesepakatan untuk melakukan pembenahan tata kelola pemerintahan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan diawali Bobby Nasution bersama Ketua DPRD Provinsi Sumatera Utara Erni Ariyanti Sitorus, kemudian dilanjutkan kepala daerah dan Ketua DPRD kabupaten/kota se-Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>, komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan, terutama pada sektor yang berkaitan dengan perencanaan program, pengelolaan anggaran, hingga proses pengadaan barang dan jasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut juga diarahkan untuk menutup ruang terjadinya penyimpangan sejak tahap awal penyelenggaraan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur Sumatera Utara Bobby Afif Nasution mengatakan, pertemuan yang digelar atas inisiasi Kementerian Dalam Negeri bersama KPK tersebut menjadi momentum untuk memperkuat langkah pencegahan korupsi di lingkungan pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bobby, hampir seluruh kepala daerah di Sumatera Utara hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran mereka dinilai menunjukkan keseriusan pemerintah daerah dalam mengikuti pembekalan sekaligus mengevaluasi tata kelola pemerintahan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby menekankan, pencegahan korupsi tidak bisa dilakukan secara parsial. Sebab, penyelenggaraan pemerintahan melibatkan banyak unsur yang saling berhubungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap penanganan dan pencegahan korupsi di Sumut dilakukan secara komprehensif karena Sumut dan daerah lainnya terdiri dari banyak stakeholder yang tentu saling berkaitan,&quot; kata Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara bersama 33 pemerintah kabupaten/kota memiliki komitmen untuk terus membenahi tata kelola pemerintahan dan memperkuat integritas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kehadiran KPK dalam forum tersebut juga menjadi pengingat bagi pemerintah daerah agar tidak berhenti melakukan perbaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bersama kepala daerah lainnya, DPRD, kami berkomitmen untuk terus memperbaiki tata kelola, mengantisipasi dan mencegah terjadinya korupsi. Kehadiran KPK hari ini mengingatkan kami untuk terus meningkatkan integritas,&quot; ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain membahas komitmen pemerintah daerah, forum tersebut juga menyoroti posisi dan fungsi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan KPK Johanis Tanak menilai APIP memiliki posisi penting dalam membangun sistem pencegahan korupsi di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Johanis, APIP tidak hanya berfungsi melakukan pemeriksaan, tetapi juga harus mampu memberikan peringatan dini apabila ditemukan potensi penyimpangan dalam penyelenggaraan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, ia mendorong penguatan posisi APIP agar fungsi pengawasan dapat berjalan lebih independen dan efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita perlu memperkuat posisi APIP. APIP tidak hanya dipilih di daerah, tetapi juga perlu mendapat persetujuan dari Kemendagri. Dengan demikian, APIP tidak mudah diberhentikan oleh kepala daerah atau pejabat lainnya. Payung hukumnya juga perlu diperkuat,&quot; kata Johanis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penguatan APIP dinilai penting agar potensi persoalan dapat diketahui lebih awal sebelum berkembang menjadi pelanggaran yang lebih serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal senada disampaikan Wakil Mendagri Akhmad Wiyagus. Ia menekankan bahwa APIP memiliki peran strategis dalam mencegah terjadinya tindak pidana korupsi di lingkungan pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, sistem pengawasan internal yang berjalan dengan baik dapat membantu pemerintah daerah melakukan koreksi apabila terdapat kesalahan atau potensi penyimpangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau APIP berkualitas, pemerintahan akan berjalan lebih baik. Jika ada penyimpangan, sebelum masuk ke Aparat Penegak Hukum (APH) masih ada kesempatan untuk dilakukan perbaikan atau pengembalian. APIP adalah mitra pemerintah daerah, bukan pihak yang harus dihindari,&quot; ujar Akhmad Wiyagus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya membangun pengawasan internal yang tidak sekadar bersifat administratif, tetapi mampu menjadi sistem peringatan dini bagi pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> Reski Basyah Harahap didampingi Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut mendampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Dr. Patuan Rahmat Syukur P Hasibuan, S.STP., MM., Kepala Inspektorat, Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Bappeda, serta Kepala Bagian Protokol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan komitmen bersama ini menjadi bagian dari agenda penguatan tata kelola pemerintahan daerah di Sumatera Utara, dengan perhatian khusus terhadap perencanaan, penganggaran, pengadaan barang dan jasa, serta pengawasan internal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi pemerintah daerah, pembenahan pada sektor-sektor tersebut menjadi salah satu instrumen penting untuk mempersempit potensi terjadinya penyimpangan sekaligus meningkatkan akuntabilitas dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8264_Cegah-Korupsi-dari-Hulu--Bersama-Gubsu-Bobby-Nasution-Bupati-Paluta-Reski-Basyah-Ikut-Teken-Komitmen-Tata-Kelola-Anggaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286449/cegah-korupsi-dari-hulu-bersama-gubsu-bobby-nasution-bupati-paluta-reski-basyah-ikut-teken-komitmen-tata-kelola-anggaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teken Komitmen di Hadapan KPK, Bupati Madina Saipullah Nasution dan DPRD Erwin Efendi Lubis Didorong Benahi Tata Kelola</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 07:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teken Komitmen di Hadapan KPK, Bupati Madina Saipullah Nasution dan DPRD Erwin Efendi Lubis Didorong Benahi Tata Kelola]]></title>
            <description><![CDATA[Teken Komitmen di Hadapan KPK, Bupati Madina Saipullah Nasution dan DPRD Erwin Efendi Lubis Didorong Benahi Tata Kelola]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution bersama Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis menandatangani komitmen bersama untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dan mencegah praktik korupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Kamis (17/9/2026), dalam agenda Rapat Koordinasi Penguatan Tata Kelola Pemerintahan Daerah dan Pencegahan Korupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Forum tersebut mempertemukan kepala daerah dan pimpinan DPRD kabupaten/kota se-Sumatera Utara. Kegiatan turut dihadiri pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Johanis Tanak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum penandatanganan, Gubernur Sumatera Utara Muhammad Bobby Afif Nasution memimpin pembacaan komitmen bersama. Para kepala daerah dan ketua DPRD kemudian mengikuti prosesi penandatanganan sebagai bagian dari kesepakatan untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut mencakup upaya pembenahan tata kelola pemerintahan, terutama dalam proses perencanaan, penganggaran serta pengadaan barang dan jasa (PBJ).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini diarahkan untuk memperkuat sistem pemerintahan yang transparan dan akuntabel sekaligus memperkecil ruang terjadinya penyimpangan dalam pengelolaan pemerintahan dan keuangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, keterlibatan Bupati Saipullah dan Ketua DPRD Erwin Efendi Lubis menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi antara eksekutif dan legislatif dalam menjalankan pemerintahan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen pencegahan korupsi juga tidak hanya berkaitan dengan penindakan setelah terjadi pelanggaran, tetapi menekankan pentingnya membangun sistem pengawasan dan tata kelola sejak tahap awal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam forum tersebut, penguatan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) juga menjadi salah satu perhatian. KPK menekankan pentingnya keberadaan pengawasan internal yang mampu mendeteksi potensi penyimpangan sebelum berkembang menjadi persoalan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Bupati Saipullah Nasution hadir bersama sejumlah pejabat Pemkab Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di antaranya Pj. Sekda Afrizal Nasution, Kepala BPKAD Randuk Efendi Siregar, Sekwan Rahmat Rizki Ramadan, Inspektur Munawar, Kepala Bapperida Ahmad Martua, Kadis PUPR Abdul Rahim Siregar, Kadis Pendidikan dr. Mhd. Faisal Situmorang, serta Kadis Kesehatan drg. Muhammad Firdaus Batubara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran jajaran tersebut menunjukkan bahwa penguatan tata kelola pemerintahan membutuhkan keterlibatan lintas perangkat daerah. Pembenahan tidak hanya berada pada level pimpinan, tetapi juga harus diterapkan dalam pelaksanaan program dan pengelolaan administrasi pemerintahan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan komitmen menjadi bagian dari agenda bersama pemerintah daerah di Sumatera Utara untuk memperkuat pencegahan korupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Madina, komitmen tersebut menjadi pijakan untuk terus memperbaiki sistem pemerintahan, meningkatkan pengawasan serta memastikan pengelolaan anggaran dan program pembangunan berjalan sesuai ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakor bersama KPK itu sekaligus menjadi ruang bagi pemerintah daerah untuk memperkuat pemahaman mengenai pencegahan korupsi dan tata kelola pemerintahan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5050_Teken-Komitmen-di-Hadapan-KPK--Bupati-Madina-Saipullah-Nasution-dan-DPRD-Erwin-Efendi-Lubis-Didorong-Benahi-Tata-Kelola.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286448/teken-komitmen-di-hadapan-kpk-bupati-madina-saipullah-nasution-dan-dprd-erwin-efendi-lubis-didorong-benahi-tata-kelola/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">78 Mahasiswa Palas Dapat Beasiswa SDMPKS 2026, Wabup Achmad Fauzan Nasution: Ini Peluang Emas</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 07:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[78 Mahasiswa Palas Dapat Beasiswa SDMPKS 2026, Wabup Achmad Fauzan Nasution: Ini Peluang Emas]]></title>
            <description><![CDATA[78 Mahasiswa Palas Dapat Beasiswa SDMPKS 2026, Wabup Achmad Fauzan Nasution Ini Peluang Emas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 78 mahasiswa asal Kabupaten Padang Lawas (<a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a>), Sumatera Utara, resmi menerima Beasiswa Sumber Daya Manusia Perkebunan dan Peternakan (SDMPKS) Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelepasan para penerima beasiswa dilakukan langsung oleh Wakil Bupati Padang Lawas, H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I, dalam acara yang digelar di Aula Kantor Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Padang Lawas, Kamis (17/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut menjadi bagian dari upaya pengembangan sumber daya manusia di sektor perkebunan dan peternakan. Para mahasiswa yang mendapatkan beasiswa diharapkan mampu memanfaatkan kesempatan pendidikan tersebut untuk meningkatkan kompetensi sekaligus menjadi bagian dari pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Plt Kepala Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan Kabupaten Padang Lawas, Irinka Rahmawati Harahap, SP., M.Si, dalam laporannya menyampaikan bahwa terdapat 78 mahasiswa yang ditetapkan sebagai penerima beasiswa SDMPKS tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para penerima berasal dari berbagai sekolah di Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Irinka, proses seleksi penerima beasiswa telah dilakukan melalui tahapan yang ditetapkan dan dilaksanakan secara profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Seleksi penerimaan beasiswa telah dilaksanakan sesuai prosedur dan secara profesional,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wakil Bupati Achmad Fauzan menyampaikan salam dari Bupati Padang Lawas kepada seluruh peserta, khususnya mahasiswa penerima beasiswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, Bupati Padang Lawas tidak dapat menghadiri kegiatan tersebut karena sedang mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah di Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bapak Bupati Padang Lawas menitipkan salam kepada kita semua, terutama kepada adik-adik penerima beasiswa. Beliau tidak bisa hadir karena harus mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pemerintah di Medan,&quot; kata Achmad Fauzan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada 78 penerima beasiswa, Achmad Fauzan berpesan agar kesempatan memperoleh bantuan pendidikan tersebut benar-benar dimanfaatkan untuk menuntut ilmu dan meningkatkan kemampuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta para mahasiswa menjaga sikap, nama baik keluarga maupun Kabupaten Padang Lawas selama menjalani pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyelesaikan pendidikan dengan baik, para penerima beasiswa juga diharapkan dapat mengabdikan pengetahuan yang diperoleh untuk kepentingan masyarakat ketika kembali ke daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini adalah peluang emas. Tuntutlah ilmu dengan baik. Jadilah generasi yang kompeten dan berakhlak. Setelah selesai nanti, kembalilah untuk membangun Padang Lawas yang lebih maju dan sejahtera,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beasiswa SDMPKS merupakan program Kementerian Pertanian Republik Indonesia yang diarahkan untuk mendukung peningkatan kualitas sumber daya manusia di bidang perkebunan dan peternakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini juga menjadi salah satu upaya mendorong lahirnya generasi muda yang memiliki pengetahuan dan keterampilan di sektor pertanian, khususnya subsektor perkebunan dan peternakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Kabupaten Padang Lawas, keberadaan sumber daya manusia yang memiliki kompetensi di bidang tersebut dinilai penting karena sektor perkebunan dan peternakan menjadi bagian dari aktivitas ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan bekal pendidikan yang diperoleh melalui program beasiswa tersebut, 78 mahasiswa penerima SDMPKS Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi generasi yang mampu berkontribusi terhadap pengembangan sektor pertanian di Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan pelepasan berlangsung dengan khidmat. Acara kemudian ditutup dengan doa bersama dan sesi foto antara pemerintah daerah, jajaran Dinas Perkebunan, Peternakan dan Perikanan, serta para mahasiswa penerima Beasiswa SDMPKS Tahun 2026.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7981_78-Mahasiswa-Palas-Dapat-Beasiswa-SDMPKS-2026--Wabup-Achmad-Fauzan-Nasution--Ini-Peluang-Emas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286447/78-mahasiswa-palas-dapat-beasiswa-sdmpks-2026-wabup-achmad-fauzan-nasution-ini-peluang-emas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">IKANAS Sumut Gelar Maulid Nabi 1448 H Sekaligus Rayakan HUT ke-63 Erwan Rosadi Nasution</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 07:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[IKANAS Sumut Gelar Maulid Nabi 1448 H Sekaligus Rayakan HUT ke-63 Erwan Rosadi Nasution]]></title>
            <description><![CDATA[IKANAS Sumut Gelar Maulid Nabi 1448 H Sekaligus Rayakan HUT ke63 Erwan Rosadi Nasution]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>MEDAN &mdash; Ikatan Keluarga Nasution Dohot Anak Boruna (IKANAS) menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1448 Hijriah yang dirangkaikan dengan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-63 Ketua DPD IKANAS Sumatera Utara, Erwan Rozadi Nasution, di De Nasti Cafe, Jumat (18/9/2026).</p><p>Kegiatan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan dengan mengusung tema "Meneladani Akhlak Rasulullah SAW dalam Mempererat Silaturahmi dan Membangun Kebersamaan Keluarga Besar IKANAS."</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/9dcb88e0137649590b755372b040afad_1001428770.jpg"><br></p><p>Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPP IKANAS Saifullah Nasution, Ketua DPD IKANAS Sumut Erwan Rosadi Nasution, jajaran pengurus, keluarga besar Nasution dohot anak boruna serta para undangan.</p><p>Peringatan Maulid Nabi sekaligus momentum ulang tahun Erwan Rosadi Nasution menjadi ajang mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan keluarga besar IKANAS Sumatera Utara.</p><p>Dalam kesempatan itu, Erwan Rosadi Nasution menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan Maulid Nabi memiliki makna penting karena mengingatkan seluruh keluarga besar IKANAS untuk senantiasa meneladani akhlak Rasulullah SAW.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/0aa1883c6411f7873cb83dacb17b0afc_1001428772.jpg"><br></p><p>"Peringatan Maulid Nabi bukan hanya kegiatan seremonial. Kita ingin mengambil hikmah dari keteladanan Rasulullah SAW, terutama dalam membangun persaudaraan, menjaga amanah dan mempererat silaturahmi," ujar Erwan.</p><p>Ia juga berharap IKANAS dapat terus menjadi wadah pemersatu bagi keluarga Nasution dan anak boruna, dengan mengedepankan semangat persaudaraan serta kepedulian terhadap sesama.</p><p>Sementara itu, Ketua DPP IKANAS Saifullah Nasution mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia menilai perpaduan peringatan Maulid Nabi dan HUT Ketua DPD IKANAS Sumut menjadi momentum yang sarat dengan nilai kekeluargaan.</p><p>Saifullah mengajak seluruh keluarga besar IKANAS untuk menjadikan keteladanan Rasulullah SAW sebagai pedoman dalam memperkuat persatuan.</p><p>"Yang paling penting adalah bagaimana nilai-nilai yang diajarkan Rasulullah dapat kita implementasikan dalam kehidupan, terutama kejujuran, kasih sayang, persaudaraan dan menjaga amanah," katanya.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_1001428771.jpg"><br></p><p>Selain diisi dengan tausiah keagamaan, acara juga berlangsung dengan suasana hangat dan penuh kebersamaan. Ucapan selamat ulang tahun ke-63 turut diberikan kepada Erwan Rosadi Nasution sebagai bentuk doa dan apresiasi dari keluarga besar IKANAS.</p><p>Momentum tersebut sekaligus diharapkan menjadi penguat komitmen keluarga besar Ikatan Keluarga Nasution Dohot Anak Boruna untuk terus menjaga silaturahmi, mempererat persaudaraan dan menghadirkan organisasi yang memberikan manfaat bagi keluarga serta masyarakat.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7324_IKANAS-Sumut-Gelar-Maulid-Nabi-1448-H-Sekaligus-Rayakan-HUT-ke-63-Erwan-Rosadi-Nasution.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286446/ikanas-sumut-gelar-maulid-nabi-1448-h-sekaligus-rayakan-hut-ke63-erwan-rosadi-nasution/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Badan Pengelola Toba Caldera dan Besarnya Harapan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 19 Sep 2026 00:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Badan Pengelola Toba Caldera dan Besarnya Harapan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Nama Badan Pengelola Toba Caldera UNESCO Global Geopark memang terdengar besar. Di dalamnya melekat nama lokal sekaligus identitas]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &mdash; Nama Badan Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark memang terdengar besar. Di dalamnya melekat nama lokal sekaligus identitas internasional. Tak heran, berbagai persoalan yang terjadi di kawasan Danau <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> kerap dikaitkan dengan lembaga tersebut.</p><br>Danau keruh, Badan Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera dicari. Terjadi kebakaran, <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera dipanggil. Gempa bumi, kembali mencari <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera. Sampah berserakan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera ditanya. Ikan mati mengambang, <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera dikejar.</p><br>Bahkan, secara berseloroh, ketika ada anjing tertabrak di jalan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera pun bisa ikut disebut. Yang terakhir tentu saja hanya candaan.<br>Fenomena tersebut menunjukkan betapa besarnya harapan masyarakat terhadap keberadaan Badan Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera. Dalam persepsi publik, seolah-olah berbagai persoalan di kawasan Danau <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> menjadi tanggung jawab lembaga ini, sementara perangkat kedinasan pemerintah lainnya seakan berada di luar persoalan.</p><br>Namun, kondisi tersebut justru menjadi tantangan sekaligus kesempatan untuk memahami bagaimana kelembagaan dan persepsi masyarakat berkembang. Persepsi terhadap sebuah lembaga dapat menjadi kanal aspirasi yang dinamis dan perubahannya tidak selalu mudah dipahami.</p><br>Perlahan, masyarakat mulai memahami fungsi dan kapasitas Badan Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark.</p><br>Badan Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera bukanlah lembaga yang memiliki kekuasaan atas seluruh persoalan di kawasan Danau <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a>. Lembaga ini juga bukan pemegang tunggal kepemimpinan dalam pengelolaan kawasan.</p><br>Sebaliknya, Badan Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera hadir sebagai sahabat dalam memilih dan membangun protokol pengelolaan kawasan geopark.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark merupakan salah satu mata rantai dalam jaringan berbagai komponen sosial yang bekerja bersama. Perannya berada di tengah-tengah jejaring tersebut: membangun dialog, menghimpun gagasan, dan merumuskan formulasi untuk kemudian dikerjakan melalui semangat kolaborasi.</p><br>Tujuannya adalah membangun pengelolaan kawasan yang selaras dengan prinsip-prinsip taman bumi atau geopark.</p><br>Karena itu, besarnya harapan masyarakat juga harus dijawab dengan peningkatan kapasitas kelembagaan. Badan Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera perlu terus memperkuat kompetensi, pengetahuan, serta kemampuan membangun kolaborasi dengan berbagai pihak.</p><br>Pada akhirnya, pengelolaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera UNESCO Global Geopark bukanlah pekerjaan satu lembaga. Ia merupakan kerja bersama yang membutuhkan dialog, gagasan, koordinasi, dan kolaborasi dari berbagai komponen masyarakat.</p><br>Oleh: Tikwan Raya Siregar<br>Tim Badan Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> Caldera</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_1521_Badan-Pengelola-Toba-Caldera-dan-Besarnya-Harapan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/wisata/286445/badan-pengelola-toba-caldera-dan-besarnya-harapan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemnaker Bekali Penyandang Disabilitas Keterampilan Membuat Jus Sehat</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 23:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemnaker Bekali Penyandang Disabilitas Keterampilan Membuat Jus Sehat]]></title>
            <description><![CDATA[Bekasi  Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan membuat jus sehat. Pelatihan ini berl]]></description>
            <content><![CDATA[Bekasi &ndash; Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) membekali penyandang disabilitas dengan keterampilan membuat jus sehat. Pelatihan ini berlangsung dalam kegiatan Talent Hub Inklusif di Balai Perluasan Kesempatan Kerja (BPKK) Bekasi, Jumat (18/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelatihan tersebut merupakan kolaborasi antara Talent &amp; Innovation Hub BPKK Bekasi dan Rumah Kreatif Disabilitas dengan tema &quot;Berkarya dan Berkembang Bersama Anak Penyandang Disabilitas&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Pembina Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kemnaker Sumarni Yassierli mengatakan setiap individu memiliki potensi, bakat, dan semangat yang perlu mendapat kesempatan untuk belajar dan berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setiap individu, tanpa terkecuali, memiliki potensi, bakat, dan semangat yang patut kita dukung bersama. Karena itu, pemberdayaan perlu diwujudkan melalui kegiatan yang memberikan ruang untuk belajar dan berkembang,&quot; ujar Sumarni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sumarni, pelatihan membuat jus sehat tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menjadi kesempatan bagi peserta untuk mengembangkan kreativitas dan kepercayaan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peserta dari Rumah Kreatif Disabilitas memperoleh keterampilan membuat jus sehat yang dapat dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari maupun dikembangkan sebagai peluang usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Jadikan pelatihan ini sebagai ruang untuk belajar, berkreasi, dan mengembangkan potensi agar dapat mandiri serta memberikan karya terbaik bagi lingkungan sekitar,&quot; lanjut Sumarni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumarni mengatakan kegiatan pemberdayaan seperti ini menjadi bagian dari upaya memberikan kesempatan kepada penyandang disabilitas untuk belajar, berkarya, dan mengembangkan potensi yang dimiliki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumarni mengapresiasi kolaborasi Talent &amp; Innovation Hub BPKK Bekasi dengan Rumah Kreatif Disabilitas dalam pelaksanaan kegiatan tersebut. Ia berharap kolaborasi dalam mendukung pemberdayaan penyandang disabilitas dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak pihak.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5984_Kemnaker-Bekali-Penyandang-Disabilitas-Keterampilan-Membuat-Jus-Sehat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286444/kemnaker-bekali-penyandang-disabilitas-keterampilan-membuat-jus-sehat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sutrisno Pangaribuan Kritik Komitmen Antikorupsi Pemda se-Sumut: Jangan Berhenti di Seremonial</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 22:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sutrisno Pangaribuan Kritik Komitmen Antikorupsi Pemda se-Sumut: Jangan Berhenti di Seremonial]]></title>
            <description><![CDATA[Direktur IGOWA Kritik Komitmen Antikorupsi Pemda seSumut Jangan Berhenti di Seremonial]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Penandatanganan komitmen bersama antara Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution, 33 kepala daerah kabupaten/kota se-Sumut dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memperkuat tata kelola pemerintahan dinilai tidak cukup jika hanya berhenti pada kegiatan seremonial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kritik tersebut disampaikan Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas) sekaligus Direktur Pusat Studi Anti Korupsi (PuSAKo) dan Direktur Indonesian Government Watch (IGoWa), Sutrisno Pangaribuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutrisno, komitmen pemberantasan korupsi seharusnya dibuktikan melalui tindakan konkret, terutama dalam memastikan transparansi anggaran, pengadaan barang dan jasa, pengawasan proyek pemerintah serta penegakan hukum tanpa pandang bulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai pernyataan kepala daerah mengenai pencegahan korupsi akan kehilangan makna apabila tidak diikuti perubahan nyata dalam tata kelola pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau bukan sekadar omon-omon, maka komitmen tersebut harus dibuktikan dengan tindakan dan perubahan perilaku dalam penyelenggaraan pemerintahan,&quot; ujar Sutrisno dalam keterangannya, Jumat (18/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga menyinggung kasus yang melibatkan mantan Kepala Dinas PUPR Sumut Topan Obaja Putra Ginting yang sebelumnya terjaring OTT KPK pada Juni 2025 dan kemudian diproses secara hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kasus tersebut seharusnya menjadi bahan evaluasi serius terhadap sistem pengawasan internal pemerintah daerah, bukan sekadar alasan untuk kembali menggelar deklarasi atau penandatanganan komitmen antikorupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ketika pejabat daerah tersandung perkara korupsi, pertanyaan yang harus dijawab bukan hanya siapa yang ditangkap, tetapi mengapa sistem pencegahan dan pengawasan tidak mampu mendeteksi serta mencegah pelanggaran sejak awal,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Soroti Biaya Kegiatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga mempertanyakan urgensi menghadirkan seluruh kepala daerah dan pimpinan DPRD kabupaten/kota ke Medan dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai pemerintah dan KPK perlu menghitung secara terbuka biaya mobilisasi, akomodasi serta berbagai kebutuhan pendukung kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan sampai anggaran publik justru habis untuk kegiatan yang hasilnya hanya foto bersama dan tanda tangan komitmen,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutrisno, pencegahan korupsi akan lebih efektif jika diarahkan pada pengawasan langsung terhadap sektor-sektor yang rawan penyimpangan, termasuk pengadaan barang dan jasa, proyek infrastruktur, perizinan, hibah, bantuan sosial serta pengelolaan aset daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyakan Penanganan Sejumlah Perkara&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga meminta KPK menjelaskan perkembangan penanganan sejumlah perkara yang menurutnya berkaitan dengan Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia secara khusus mempertanyakan proses pemeriksaan terhadap Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Muryanto Amin dan Dedy Iskandar Rangkuti dalam perkara yang berkaitan dengan proyek jalan nasional dan jalan provinsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno meminta KPK memberikan penjelasan terbuka mengenai alasan dan dasar hukum setiap tindakan penyidik dalam memanggil pihak-pihak yang diperlukan untuk kepentingan penyidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Prinsip equality before the law harus menjadi dasar. Siapa pun yang keterangannya dibutuhkan penyidik harus diperlakukan sesuai ketentuan hukum,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut, kata Sutrisno, penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap lembaga antirasuah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Minta KPK Fokus pada Penegakan Hukum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih jauh, Sutrisno meminta KPK tidak hanya mengedepankan kegiatan sosialisasi dan deklarasi antikorupsi, tetapi juga memperkuat kerja penindakan dan pengungkapan perkara yang menjadi perhatian masyarakat Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut sejumlah persoalan yang menurutnya perlu mendapat perhatian, antara lain perkara yang berkaitan dengan proyek jalan, kasus pada Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan di Sumut, renovasi Stadion Teladan Medan serta pembangunan Galeri UMKM USU yang disebutnya mangkrak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, Sutrisno menekankan bahwa setiap dugaan penyimpangan harus dibuktikan melalui proses penyelidikan dan penyidikan berdasarkan alat bukti yang sah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;KPK tidak perlu datang ke Sumut hanya untuk seremoni. Datanglah untuk memastikan perkara-perkara yang menjadi perhatian publik dituntaskan berdasarkan hukum dan alat bukti,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutrisno, keberhasilan pemberantasan korupsi tidak dapat diukur dari berapa banyak pejabat yang menandatangani dokumen komitmen, melainkan dari seberapa kuat sistem pemerintahan mencegah penyalahgunaan kekuasaan dan seberapa konsisten hukum ditegakkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Komitmen antikorupsi harus terlihat dalam praktik pemerintahan sehari-hari. Bukan hanya di atas kertas,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9797_Sutrisno-Pangaribuan-Kritik-Komitmen-Antikorupsi-Pemda-se-Sumut--Jangan-Berhenti-di-Seremonial.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286443/sutrisno-pangaribuan-kritik-komitmen-antikorupsi-pemda-sesumut-jangan-berhenti-di-seremonial/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 22:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan]]></title>
            <description><![CDATA[JNE Medan Gelar JLC Member Gathering 2026,Perkuat Kolaborasi dan Pertumbuhan Bisnis Bersama Pelanggan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN&ndash; JNE Medan kembali memperkuat hubungan dengan pelanggan loyal melalui JLC Member Gathering 2026 yang mempertemukan 20 Top Member JNE Loyalty Card (JLC) di Grand Fix Resto &amp; Lounge, Medan. JLC Member Gathering 2026 merupakan bentuk apresiasi JNE kepada para member JNE Loyalty Card sekaligus menjadi wadah untuk memperkuat koneksi, membangun kolaborasi, dan mendorong pertumbuhan bisnis para pelaku usaha. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengusung tema &quot;Connect, Collaborate, Grow&quot;, kegiatan ini menghadirkan ruang bagi para member untuk mendapatkan wawasan seputar bisnis, digital marketing, inovasi layanan JNE, sekaligus memperluas networking dan berbagi pengalaman antarpelaku usaha. Setelah hadir di sejumlah kota dalam rangkaian tahun ini, Kota Medan menjadi kota ke-7 penyelenggaraan JLC Member Gathering 2026, sekaligus menjadi momentum untuk semakin mempererat hubungan JNE dengan para member dan komunitas brand owner di Sumatera Utara. Kegiatan tersebut turut dihadiri Davis Gunawan, Research &amp; Product Division Head, Dodik Kurniawan, Plt. Customer Loyalty Department, serta Yusran, Kepala Cabang JNE Medan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yusran menyampaikan bahwa setiap pengiriman yang dipercayakan pelanggan memiliki nilai lebih dari sekadar sebuah paket karena membawa kepercayaan dan harapan customer.  &quot;Kegiatan ini bukan hanya sebatas pertemuan, tetapi juga menjadi ruang diskusi terbuka untuk mendengarkan langsung kebutuhan dan masukan dari para member. Kami berharap para Top Member dapat terus mempertahankan kepercayaannya kepada JNE dan tumbuh bersama dengan meningkatkan aktivitas pengirimannya.&quot; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Davis Gunawan mengapresiasi antusiasme para brand owner dan reseller yang hadir dalam kegiatan tersebut. Menurutnya, hubungan JNE dengan customer loyal tidak hanya sebatas hubungan antara perusahaan dan pelanggan. &quot;Bagi kami, customer loyal bukan hanya pelanggan, tetapi juga teman untuk tumbuh dan berkembang bersama. JNE bukan hanya sekadar mengantarkan paket, tetapi juga ingin menjadi bagian dari perjalanan customer dalam mengantarkan kebahagiaan kepada orang lain.&quot; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu member loyal JNE Medan, Rifai Muda Harahap, S.Hut., founder Garuda Sains Indonesia dan Medan Cetak, yang telah menggunakan layanan JNE sejak sekitar tahun 2020, turut mengapresiasi kegiatan tersebut. &quot;Saya merasa sangat diapresiasi karena diberikan kesempatan untuk berbagi inspirasi mengenai perjalanan bisnis GSI. Agenda ini sangat insightful dan memberikan banyak manfaat. Kami bisa bertemu dengan para pengusaha dan memperluas networking. Terima kasih kepada JNE atas program yang sangat bermanfaat ini.&quot; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan semakin semarak dengan sesi doorprize dan makan siang bersama. Salah satu member, Dedek Novia, yang bergerak di bidang produk suplemen, turut mengungkapkan kebahagiaannya dapat menjadi bagian dari JLC sekaligus membawa pulang hadiah doorprize. <br>&quot;Terima kasih banyak untuk JNE, khususnya JLC, karena sudah mengundang saya. Saya sangat senang bisa menjadi bagian dari JLC. Semoga JNE semakin sukses dan terus memberikan program-program menarik untuk para member JLC ke depannya.&quot; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui konsep Connect, Collaborate, Grow, JNE Medan berkomitmen menjadikan JLC tidak hanya sebagai program loyalitas, tetapi juga sebagai jembatan untuk membangun hubungan dan kolaborasi yang berkelanjutan bersama customer, khususnya para brand owner. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;JNE Loyalty Card (JLC) merupakan program loyalitas JNE yang telah diluncurkan sejak 2009. Di Medan, JLC kini memiliki sekitar 35.000 member dengan berbagai program dan manfaat menarik, termasuk penukaran poin dengan gadget, voucher belanja, tiket menonton, hingga perlengkapan rumah tangga. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi JNE Medan, hubungan dengan customer tidak berhenti ketika paket berhasil dikirim. Setiap paket membawa cerita, harapan, dan kebahagiaan. Karena itu, menjaga kepercayaan pelanggan menjadi bagian penting dalam perjalanan JNE untuk terus tumbuh dan memberikan pengalaman layanan terbaik.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6652_JNE-Medan-Gelar-JLC-Member-Gathering-2026-Perkuat-Kolaborasi-dan-Pertumbuhan-Bisnis-Bersama-Pelanggan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286442/jne-medan-gelar-jlc-member-gathering-2026perkuat-kolaborasi-dan-pertumbuhan-bisnis-bersama-pelanggan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 21:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama, Tekankan Target Pembangunan Terukur]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Bobby Nasution Lantik Tiga Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama,Tekankan Target Pembangunan Terukur]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik tiga pejabat pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut. Dalam pelantikan tersebut, Bobby menekankan pentingnya target capaian pembangunan yang terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi lintas organisasi perangkat daerah (OPD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan dan pengambilan sumpah/janji jabatan tersebut berlangsung di Aula TRN, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman Nomor 41 Medan, Jumat (18/9/2026). Tiga pejabat yang dilantik yakni Terang Dewi Susantri Ujung sebagai Kepala Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Rudi Hadian Siregar sebagai Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, serta Evan Botung Daulay sebagai Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Harapan kami, anda bisa menjalankan amanah, tugas dengan sebaiknya. Karena jabatan itu nantinya harus anda pertanggungjawabkan, terutama di hadapan Tuhan Yang Maha Esa," ujar Gubernur didampingi Wakil Gubernur  Surya, Pj Sekdaprov Timur Tumanggor serta seluruh pimpinan OPD Pemprov Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Gubernur Bobby Nasution menekankan pentingnya target capaian pembangunan di setiap sektor. Pada sektor pariwisata, pemerintah perlu melakukan intervensi yang tepat agar jumlah kunjungan wisatawan ke berbagai destinasi di Sumut terus meningkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya berharap selesai pelantikan, bagaimana bisa meningkatkan jumlah wisatawan melalui berbagai event. Bukan harus seremonial, yang terpenting berbasis data yang akurat, apa yang harus diintervensi oleh Pemprov Sumut," jelas Gubernur Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby juga menekankan perlunya perencanaan yang baik dan penjabaran target capaian dalam periode waktu tertentu. Menurutnya, pengembangan pariwisata juga membutuhkan kolaborasi dengan OPD lainnya, termasuk pembangunan infrastruktur sebagai salah satu pendukung utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jumlah wisatawan kita ini sangat rendah, 200 ribu (kunjungan) per tahun. Sedangkan di tempat lain, bahkan provinsi di negara tetangga angkanya bahkan di atas 2 Juta, dan kita hanya 10 persennya. Targetnya juga bukan hanya jumlah kunjungan, tetapi berapa lama wisatawan itu tinggal, dimana semua OPD juga mendukung Disbudparekraf," jelas Gubernur Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada Kepala Biro Perekonomian Setdaprov Sumut, Bobby berpesan agar memperkuat kolaborasi dengan dunia industri, sektor pertanian dan perikanan, serta Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Hal tersebut dinilai penting, terutama dalam merespons berbagai keluhan masyarakat terkait stabilitas harga bahan pokok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Perhatikan indikator makro ekonomi, dan jadilah orang tua bagi BUMD serta jangan mempersulit rencana bisnis," ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, kepada Kepala Biro Umum Setdaprov Sumut, Bobby menekankan pentingnya efisiensi penggunaan anggaran dalam setiap kegiatan. Belanja pemerintah, menurutnya, harus memperhatikan efektivitas, manfaat, dan kebutuhan kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Untuk kita semua, tolong jauhi korupsi, pungli atau hal yang merugikan masyarakat, merugikan keuangan negara. Apalagi beberapa waktu lalu kita baru dengar paparan dari KPK," sebut Gubernur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senada dengan pesan tersebut, Kepala Disbudparekraf Sumut Terang Dewi Susantri Ujung mengatakan akan menjalankan tugas sesuai instruksi Gubernur Sumut Bobby Nasution. Pihaknya juga akan menyusun rencana pembangunan dan target capaian yang terukur, terutama untuk pelaksanaan program pada tahun anggaran 2027.**]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_6279_Gubernur-Bobby-Nasution-Lantik-Tiga-Pejabat-Pimpinan-Tinggi-Pratama--Tekankan-Target-Pembangunan-Terukur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286437/gubernur-bobby-nasution-lantik-tiga-pejabat-pimpinan-tinggi-pratama-tekankan-target-pembangunan-terukur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai Wadah bagi Orang Baik Menyalurkan Kebaikannya</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 20:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai Wadah bagi Orang Baik Menyalurkan Kebaikannya]]></title>
            <description><![CDATA[Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai Wadah bagi Orang Baik Menyalurkan Kebaikannya Medansumut24.co Semangat kepedulian dan keinginan untu]]></description>
            <content><![CDATA[Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai Wadah bagi Orang Baik Menyalurkan Kebaikannya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan|sumut24.co</p> Semangat kepedulian dan keinginan untuk memperluas manfaat di tengah masyarakat melahirkan sebuah wadah sosial kemanusiaan bernama Yayasan Berbagi Bareng Indonesia. Yayasan ini didirikan sebagai ruang bersama bagi orang-orang yang ingin berbagi, peduli, dan menyalurkan kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Yayasan Berbagi Bareng Indonesia berangkat dari sebuah gagasan sederhana bahwa kebaikan akan menjadi lebih besar ketika dilakukan secara bersama-sama. Tidak semua orang memiliki kesempatan untuk turun langsung membantu sesama, namun setiap orang memiliki kesempatan untuk berkontribusi melalui berbagai bentuk kebaikan.<br>&quot;Berbagi Bareng Indonesia hadir sebagai wadah untuk orang baik menyalurkan kebaikannya. Kami ingin mempertemukan mereka yang memiliki kepedulian dengan masyarakat yang membutuhkan bantuan,&quot; demikian semangat yang menjadi dasar pendirian yayasan. Ujar Ramadhan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ramadhan Ariga, S.HI,MH Selaku Direktur Yayasan Berbagi Bareng Indonesia, yayasan ini diharapkan dapat menjadi jembatan kebaikan melalui berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan. Program-programnya dapat mencakup bantuan bagi anak yatim dan dhuafa, kepedulian terhadap korban bencana, kegiatan sosial kemasyarakatan, serta berbagai aksi kemanusiaan lainnya.<br>Lanjut Ramadhan Lebih dari sekadar memberikan bantuan, yayasan ini membawa semangat untuk membangun budaya saling peduli di tengah masyarakat. Setiap bantuan, sekecil apa pun, diharapkan dapat memberikan manfaat dan menghadirkan harapan bagi penerimanya.<br>Dengan mengusung semangat &quot;Berbagi untuk Peduli, Bersama Menebar Kebaikan&quot;, Yayasan Berbagi Bareng Indonesia membuka ruang kolaborasi bagi masyarakat, komunitas, lembaga, dan para dermawan yang ingin mengambil bagian dalam gerakan kebaikan.<br>Pendirian yayasan ini menjadi langkah awal untuk membangun gerakan sosial yang berkelanjutan. Ke depan, Yayasan Berbagi Bareng Indonesia diharapkan dapat terus tumbuh dan menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan.<br>Karena pada akhirnya, kebaikan tidak akan pernah berkurang ketika dibagikan. Justru dengan berbagi, kebaikan dapat tumbuh, menyebar, dan memberikan manfaat yang lebih luas.</p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8308_Berbagi-Bareng-Indonesia-hadir-sebagai-Wadah-bagi-Orang-Baik-Menyalurkan-Kebaikannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/286436/berbagi-bareng-indonesia-hadir-sebagai-wadah-bagi-orang-baik-menyalurkan-kebaikannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gerak Cepat Polsek Medan Area, 2 Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diciduk</guid>
            <pubDate>Fri, 18 Sep 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gerak Cepat Polsek Medan Area, 2 Terduga Pencuri Rumah Sekretaris ARUN Sumut Diciduk]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  SUMUT24 Jajaran Polsek Medan Area mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPD ARUN) Provinsi ]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | SUMUT24 </p>Jajaran Polsek Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a> mendapat apresiasi dari Dewan Pimpinan Daerah Advokasi Rakyat Untuk Nusantara (DPD ARUN) Provinsi Sumatera Utara atas gerak cepat menangani laporan dugaan pencurian di rumah Sekretaris DPD ARUN Sumut.</p>Laporan tersebut berkaitan dengan aksi pencurian yang terjadi di kawasan Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.<br>Tak butuh waktu lama, Tim Reserse Polsek Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a> berhasil mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam aksi pencurian tersebut.</p><br>Keduanya diamankan di sekitar lokasi kejadian pada Kamis (17/9/2026) sekitar pukul 23.00 WIB.<br>Penangkapan dilakukan Tim Reserse di bawah komando langsung Kanit Reserse Polsek Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a>, Iptu Khairul Fajri, SH, MH, bersama Katim Aiptu Wagimin Sugito, SH.</p><br>Ketua DPD ARUN Provinsi Sumatera Utara, Jejen Kusmawan, ST, SH, MKn, melalui Sekretaris DPD ARUN Sumut, Agus Suriyono, menyampaikan apresiasi kepada jajaran Polsek Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a>.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada jajaran Polsek Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a> yang telah bergerak cepat menindaklanjuti laporan terkait dugaan pencurian tersebut,&quot; ujar Agus, Jumat (18/9/2026).</p><br>Agus berharap respons cepat kepolisian dalam menangani laporan masyarakat dapat terus ditingkatkan, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p><br>&quot;Kami berharap tingkat kriminalitas di wilayah hukum Polsek Medan <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a> khususnya, Kota Medan dan Provinsi Sumatera Utara pada umumnya dapat ditekan seminimal mungkin,&quot; katanya.</p><br>Menurut Agus, rasa aman merupakan kebutuhan penting bagi masyarakat. Karena itu, sinergi antara masyarakat dan aparat kepolisian perlu terus diperkuat dalam mencegah serta menangani berbagai bentuk tindak kriminalitas.</p><br>Terhadap dua orang yang telah diamankan, proses hukum selanjutnya masih ditangani pihak kepolisian sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2103_Gerak-Cepat-Polsek-Medan-Area--2-Terduga-Pencuri-Rumah-Sekretaris-ARUN-Sumut-Diciduk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/286435/gerak-cepat-polsek-medan-area-2-terduga-pencuri-rumah-sekretaris-arun-sumut-diciduk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>