<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Tue, 01 Sep 2026 21:35:19 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kebijakan Afirmasi TNI untuk Suku Dayak Harus Jadi Gerakan Emansipatif, Bukan Belas Kasihan</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 20:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kebijakan Afirmasi TNI untuk Suku Dayak Harus Jadi Gerakan Emansipatif, Bukan Belas Kasihan]]></title>
            <description><![CDATA[Kebijakan Afirmasi TNI untuk Suku Dayak Harus Jadi Gerakan Emansipatif, Bukan Belas Kasihan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan -Pengamat pertahanan menilai penyesuaian syarat fisik dan legalitas tato adat sejalan dengan doktrin militer modern di berbagai negara maju yang mengutamakan bakat fungsional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan tindakan afirmatif (affirmative action) berupa pemberian keistimewaan (privilege) syarat fisik bagi pemuda suku Dayak pedalaman untuk masuk TNI harus diletakkan dalam kerangka keadilan yang emansipatif, bukan sebagai bentuk belas kasihan (paternalisme) yang merendahkan martabat mereka. Hal tersebut ditegaskan oleh pengamat hukum adat dan pertahanan, Shohibul Anshor Siregar, saat merespons instruksi Presiden Prabowo Subianto tengah tahun ini mengenai penyesuaian syarat rekrutmen prajurit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan ini bergulir setelah Menhan Sjafrie Sjamsoeddin mengungkap rencana penyesuaian postur tubuh bagi warga Dayak pedalaman, disusul ketegasan KSAD Jenderal TNI Maruli Simanjuntak yang melegalkan kepemilikan tato adat bagi calon prajurit dari masyarakat adat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meskipun langkah ini dinilai inklusif, sebagian kalangan menilai Kalimantan sebenarnya lebih membutuhkan keadilan distributif seperti infrastruktur dan pendidikan dibanding pelonggaran syarat militer. Namun, Shohibul Anshor Siregar menilai cara pandang tersebut belum cukup kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Masyarakat Dayak memang membutuhkan keadilan distributif, seperti daerah lain. Namun, mereduksi keadilan hanya pada urusan materi atau alokasi kuota justru menempatkan masyarakat adat sebagai konsumen pasif yang tak berdaya. Pendekatan yang semata-mata distributif rentan melahirkan mentalitas &#039;belas kasihan&#039; institusional yang merendahkan martabat penerimanya," ujar Shohibul Anshor Siregar dalam keterangannya, Selasa (1/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Mengoreksi Kompetisi Melalui Filsafat Keadilan<br>Menurut Shohibul Anshor Siregar, penyesuaian syarat fisik di pedalaman Kalimantan bukanlah pengabaian standar, melainkan sebuah koreksi prosedural atas kompetisi yang selama ini timpang akibat ketimpangan pembangunan geografis. Shohibul Anshor Siregar merujuk pada teori Justice as Fairness milik John Rawls yang menyebut perlakuan berbeda secara struktural sah secara moral apabila memberikan keuntungan terbesar bagi kelompok yang paling tidak beruntung (the least advantaged).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Shohibul Anshor Siregar membedah persoalan ini menggunakan pemikiran filsuf Nancy Fraser mengenai dualitas ketidakadilan sosial: ketidakadilan ekonomi (redistribusi) dan ketidakadilan budaya (pengakuan/recognition).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Selama beberapa dekade, standardisasi kaku rekrutmen militer yang urban-sentris telah melakukan &#039;cedera moral&#039; terhadap masyarakat adat. Ketika tato tradisi Dayak&mdash;yang merupakan simbol ritus kedewasaan, status sosial, dan spiritualitas&mdash;disamakan dengan stigma kriminalitas, di sana terjadi pemiskinan budaya oleh negara," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan keputusan TNI melegalkan tato adat dan menyesuaikan standar tinggi badan, Shohibul Anshor Siregar menilai negara telah menerapkan Keadilan Pengakuan sebagaimana digagas Axel Honneth. "Negara akhirnya meruntuhkan ego institusionalnya untuk menghormati identitas kultural Dayak tanpa memaksa mereka mencabut akar budayanya demi mengenakan seragam loreng."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pergeseran Doktrin Pertahanan Modern: Pelajaran Global&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shohibul Anshor Siregar mengingatkan agar pelonggaran syarat fisik jangan diposisikan sebagai "pemakluman atas kekurangan", sebuah konsep yang dikritik keras oleh Elizabeth Anderson dalam teorinya tentang Democratic Equality. Anderson menolak tindakan afirmatif yang berbasis pada rasa iba (pity-based affirmative action) karena melanggengkan stigma superioritas-inferioritas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah maju TNI ini, menurut Shohibul Anshor Siregar, justru sangat sejalan dengan disrupsi doktrin pertahanan modern dunia yang kini bergeser ke arah rekrutmen berbasis kemampuan spesifik (capabilities) dan bakat (talents), bukan lagi keseragaman fisik konvensional yang kaku. Shohibul Anshor Siregar kemudian membeberkan implementasi kebijakan serupa di berbagai negara maju:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(-) Amerika Serikat: Pentagon melonggarkan aturan penampilan demi menghormati hak religius dan kultural prajurit tanpa mengurangi kesiapan tempur. Sejarah mencatat AS sukses memanfaatkan bakat spesifik bahasa suku Navajo dan Comanche sebagai Code Talkers (penerjemah kode) pada Perang Dunia II.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(-) Inggris: Angkatan Darat Inggris secara spesifik menurunkan batas minimum tinggi badan menjadi 158 cm bagi Resimen Gurkha asal Nepal. Inggris tidak melihat postur pendek sebagai kelemahan, melainkan melihat bakat genetis ketahanan ekstrem di wilayah dataran tinggi dan keahlian bertempur mereka yang legendaris.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(-) Prancis: Lewat L&eacute;gion &Eacute;trang&egrave;re (Legiun Asing), militer Prancis mendekonstruksi tampilan fisik konvensional dan berfokus pada bakat adaptasi taktis, loyalitas keras, serta daya tahan psikologis kandidat di medan ekstrem.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(-) Selandia Baru: Angkatan Bersenjata Selandia Baru (NZDF) secara legal mengintegrasikan Ta Moko (tato wajah dan tubuh tradisional suku Maori) ke dalam institusi, sebagai bentuk pengakuan budaya yang selaras dengan pemanfaatan bakat kepemimpinan militer lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Membalik Logika Kapabilitas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Capability Approach (Pendekatan Kemampuan) dari Amartya Sen, Shohibul Anshor Siregar menekankan bahwa dalam taktik perang hutan (jungle warfare), postur tubuh yang ringkas justru menjadi keunggulan taktis dalam hal kelincahan, kecepatan, dan kamuflase. Keunggulan fisik ini berkelindan erat dengan kearifan lokal navigasi alam bantara, kemampuan melacak jejak (tracking), serta loyalitas geopolitik masyarakat perbatasan yang tidak dimiliki oleh masyarakat urban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"TNI tidak sedang menurunkan standar pertahanan negara. TNI sedang mendefinisikan ulang standar tersebut agar lebih realistis, efektif, dan selaras dengan kebutuhan militer modern yang mengutamakan bakat fungsional di atas estetika postur seragam," tegas Shohibul Anshor Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir penjelasannya, Shohibul Anshor Siregar menegaskan bahwa legitimasi moral dari kebijakan tindakan afirmatif ini sangat bergantung pada eksekusi publiknya. "Jika kebijakan ini dipandang sebagai hadiah atau belas kasihan distributif, maka ia gagal dan justru merendahkan martabat. Suku Dayak tidak membutuhkan belas kasihan. Mereka hanya membutuhkan pintu institusi yang terbuka cukup lebar agar dedikasi, bakat alamiah, dan kearifan mereka dapat luruh bersama dalam tugas menjaga kedaulatan Ibu Pertiwi," pungkas Shohibul Anshor Siregar.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_5736_Kebijakan-Afirmasi-TNI-untuk-Suku-Dayak-Harus-Jadi-Gerakan-Emansipatif--Bukan-Belas-Kasihan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285849/kebijakan-afirmasi-tni-untuk-suku-dayak-harus-jadi-gerakan-emansipatif-bukan-belas-kasihan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">M Safrizal Almalik Bertemu Gus Kikin di Tebuireng, Sampaikan Selamat atas Amanah sebagai Ketum PBNU</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 20:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[M Safrizal Almalik Bertemu Gus Kikin di Tebuireng, Sampaikan Selamat atas Amanah sebagai Ketum PBNU]]></title>
            <description><![CDATA[M Safrizal Almalik Bertemu Gus Kikin di Tebuireng, Sampaikan Selamat atas Amanah sebagai Ketum PBNU]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JOMBANG &mdash; Tokoh muda Nahdlatul Ulama (NU) Muhammad Safrizal Almalik bertemu Ketua Umum PBNU terpilih, KH Abdul Hakim Mahfudz atau yang akrab disapa Gus Kikin, di kediamannya di lingkungan kompleks Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Selasa (1/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut berlangsung dalam suasana penuh keakraban. Safrizal yang juga merupakan Pengurus Harian PB IKA PMII secara langsung menyampaikan ucapan selamat kepada Gus Kikin atas amanah yang dipercayakan kepadanya untuk memimpin Pengurus Besar Nahdlatul Ulama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Safrizal menilai kepemimpinan Gus Kikin di PBNU merupakan amanah besar yang harus dikawal bersama, terutama dalam memperkuat konsolidasi dan kualitas sumber daya manusia (SDM) warga Nahdliyyin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sudah seperti anak kepada Ayah. Setelah Ayahnya menang merebut mayoritas hati umat Nahdliyyin se-Indonesia, wajiblah anaknya memberikan ucapan selamat sembari mendoakan dan mendukungnya sebagai Ayah warga Nahdliyyin se-dunia," ujar Rizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam silaturahmi tersebut, Safrizal juga meminta doa, keberkahan dan restu Gus Kikin. Permintaan itu kemudian disambut Gus Kikin dengan doa untuk Safrizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana kekeluargaan semakin terasa dalam pertemuan yang berlangsung di lingkungan pesantren yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan NU tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup pertemuan, Gus Kikin berpesan agar seluruh elemen Nahdliyyin terus saling mengingatkan dan bersama-sama memperkuat kualitas SDM warga NU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jika SDM kita kuat, sumber daya alam bisa kita kelola demi kesejahteraan dan superioritas bangsa," pesan Gus Kikin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut menegaskan pentingnya pembangunan manusia sebagai fondasi bagi pengelolaan kekayaan sumber daya alam Indonesia. Bagi Gus Kikin, kekuatan SDM menjadi kunci agar potensi sumber daya alam dapat benar-benar memberikan manfaat bagi kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat posisi bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan Safrizal dan Gus Kikin pun menjadi momentum silaturahmi sekaligus refleksi tentang pentingnya regenerasi, penguatan SDM dan kebersamaan warga Nahdliyyin dalam menghadapi tantangan bangsa ke depan.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3789_M-Safrizal-Almalik-Bertemu-Gus-Kikin-di-Tebuireng--Sampaikan-Selamat-atas-Amanah-sebagai-Ketum-PBNU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285848/m-safrizal-almalik-bertemu-gus-kikin-di-tebuireng-sampaikan-selamat-atas-amanah-sebagai-ketum-pbnu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 20:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya]]></title>
            <description><![CDATA[Gunung Sinabung Naik Status Siaga, Bobby Nasution Perintahkan Evakuasi Warga di Zona Bahaya]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>KARO &mdash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menginstruksikan percepatan evakuasi warga di wilayah yang masuk zona bahaya menyusul kenaikan status Gunung <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> dari Level II (Waspada) menjadi Level III (Siaga). Ia menegaskan keselamatan jiwa harus menjadi prioritas utama, sekaligus meminta seluruh jajaran pemerintah daerah dan Forkopimda memastikan kebutuhan warga selama proses evakuasi terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Instruksi tersebut disampaikan Bobby Nasution saat memimpin rapat koordinasi penanganan darurat erupsi bersama Forkopimda di Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a>, Simpang Empat, Kabupaten Karo, Selasa (1/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Bobby menekankan agar evakuasi masyarakat, khususnya yang berada di zona merah, dilakukan secara menyeluruh dan tegas untuk mengantisipasi peningkatan aktivitas vulkanik Gunung <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Utamakan keselamatan jiwa. Untuk masyarakat di zona rawan, sosialisasikan dengan gencar. Jika aktivitas semakin meningkat, gunakan opsi imbauan tegas, bahkan kalau perlu dipaksa demi kebaikan dan keselamatan mereka," tegas Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain evakuasi, Bobby meminta fasilitas pendukung di lokasi pengungsian disiapkan secara maksimal. Pemprov Sumut, katanya, siap memberikan dukungan berupa logistik, peralatan evakuasi hingga kebutuhan operasional personel di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan setengah-setengah memberikan fasilitas untuk masyarakat di pengungsian. Gunakan anggaran dengan baik, sediakan fasilitas yang layak dan nyaman," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peningkatan status Gunung <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> ditetapkan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) Badan Geologi Kementerian ESDM terhitung sejak 31 Agustus 2026 pukul 12.30 WIB. Keputusan tersebut diambil setelah Gunung <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> memuntahkan kolom abu setinggi 3.500 meter dari puncak dan merekam aktivitas gempa vulkanik yang berlangsung secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Pos PGA <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a>, Armen Putra, menjelaskan hasil pengamatan visual dan seismik mengindikasikan adanya pergerakan magma menuju permukaan. Kondisi tersebut berpotensi membongkar kubah lava sisa erupsi sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tadi malam terekam hotspot, artinya lava sudah sampai ke permukaan. Jika pembentukan kubah lava baru tertahan dan tekanan gempa dari dalam terus meningkat, ini bisa membongkar kubah lava lama dan berpotensi memicu erupsi yang cukup besar seperti tahun 2019 dan 2020," terang Armen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seiring peningkatan status tersebut, PVMBG mengeluarkan rekomendasi zona bahaya baru berupa radius 3 kilometer serta sektoral 6 kilometer untuk wilayah sektor timur dan selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Karo Antonius Ginting melaporkan, berdasarkan penyesuaian zona bahaya hingga 6 kilometer, evakuasi utama difokuskan pada Desa Kuta Tengah yang secara geografis dikelilingi zona merah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Rencana total warga yang dievakuasi dari Desa Kuta Tengah mencapai 140 KK atau sekitar 684 jiwa. Hingga siang ini, lebih dari 260 jiwa telah digeser secara bertahap menuju lokasi pengungsian di Gedung Korpri dan Jambur Desa Suka Nalu," ujar Antonius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mengantisipasi warga yang masih beraktivitas di ladang pada siang hari, Pemkab Karo bersama TNI-Polri menyiagakan armada angkutan dengan sistem antar-jemput.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, untuk Desa Payung yang berada di luar zona evakuasi utama, petugas tetap menyiagakan kendaraan dan personel sebagai langkah antisipasi apabila terjadi peningkatan eskalasi aktivitas Gunung <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah bersama unsur TNI-Polri dan relawan juga telah menyiagakan 843 personel gabungan di bawah komando Kodim 0205/Tanah Karo dan Polres Tanah Karo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah langkah antisipasi lainnya telah dilakukan, di antaranya meliburkan sementara kegiatan belajar mengajar di beberapa sekolah terdampak dalam radius 6 kilometer, seperti SD Guru Kinayan, SD Payung, SD Ndeskati, dan SMPN 1 Atap Payung. Sekolah-sekolah tersebut dipersiapkan untuk menerapkan pembelajaran jarak jauh atau sekolah lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, lebih dari 35.000 masker gratis telah dibagikan kepada masyarakat. Petugas juga melakukan penyiraman abu vulkanik di sejumlah ruas jalan protokol wilayah Berastagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemprov Sumut bersama pemerintah daerah turut menyiapkan dapur umum melalui Dinas Sosial, tenda darurat, mobil tangki air bersih, serta toilet portabel. Jalur dan sejumlah objek wisata di sekitar kawasan rawan, termasuk Danau Lau Kawar, juga ditutup total untuk umum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait prakiraan cuaca, Kepala BBMKG Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, mengingatkan adanya potensi hujan ringan hingga lebat di wilayah Karo pada sore dan malam hari selama 1&ndash;5 September 2026. Kondisi tersebut berpotensi memicu bahaya sekunder, seperti lahar dingin maupun tanah longsor.**]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2546_Gunung-Sinabung-Naik-Status-Siaga--Bobby-Nasution-Perintahkan-Evakuasi-Warga-di-Zona-Bahaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285847/gunung-sinabung-naik-status-siaga-bobby-nasution-perintahkan-evakuasi-warga-di-zona-bahaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pilkades Serentak Asahan 2026 Dideklarasikan Damai : &quot;Pilihan Boleh Beda, Tetap Bersaudara&quot;</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pilkades Serentak Asahan 2026 Dideklarasikan Damai : "Pilihan Boleh Beda, Tetap Bersaudara"]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menggelar Deklarasi Pilkades Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa Serenta]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> resmi menggelar Deklarasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pilkades/" target="_blank">Pilkades</a> Damai dalam rangka Pemilihan Kepala Desa <a href="https://www.sumut24.co/tag/serentak/" target="_blank">Serentak</a> Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, bertempat di Aula Melati Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Selasa (1/9/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>). Acara ini dipimpin langsung oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menjadi momentum krusial untuk memastikan seluruh proses demokrasi di tingkat desa berjalan aman, tertib, dan penuh persaudaraan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/09/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_IMG-<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>0901-WA0051.jpg"><br></p>Kegiatan ini dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para Asisten Setdakab, Kepala OPD, seluruh Camat, panitia pemilihan, Badan Permusyawaratan Desa, Kepala Desa, serta 128 calon kepala desa dari 43 desa yang tersebar di 18 kecamatan. Kehadiran para pihak menunjukkan tekad bersama menjaga kondusivitas jelang pesta demokrasi tingkat desa.</p>Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Darwinsyah Lubis, S.STP., dalam laporannya menegaskan bahwa deklarasi ini bukan sekadar seremoni, melainkan peneguhan janji seluruh calon untuk menaati peraturan, saling menghormati, dan menolak segala bentuk pelanggaran &mdash; mulai dari politik uang, kampanye hitam, hingga provokasi yang memecah belah masyarakat.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/09/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_IMG-<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>0901-WA0053.jpg"><br></p>Komitmen ini juga diharapkan disampaikan kepada tim kampanye, tim pemenangan, dan seluruh pendukung agar semangat damai menyebar ke setiap penjuru desa. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pilkades/" target="_blank">Pilkades</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/serentak/" target="_blank">Serentak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> memasuki masa kampanye pada 29 September&ndash;1 Oktober <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, masa tenang 2&ndash;6 Oktober, serta puncak pemungutan suara pada Rabu, 7 Oktober <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>.</p>Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., mengingatkan seluruh calon untuk siap menerima hasil pemilihan dengan lapang dada &mdash; baik menang maupun kalah. "Tunjukkan sikap kesatria, tetap merangkul sesama, jauhkan isu SARA, berita bohong, dan tindakan anarkis. Jadilah peneduh di tengah masyarakat," ujarnya.</p>Sementara itu, Dandim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P., memperkenalkan semangat bersama dengan slogan "Pilihan Boleh Beda, Tetap Bersaudara" dan akronim SIAGAM &mdash; Partisipasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Gembira, Aman Memilih. TNI berkomitmen terus bersinergi dengan Polri dan pemerintah daerah demi menjaga stabilitas keamanan selama tahapan berlangsung.</p>Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dalam sambutannya menekankan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/pilkades/" target="_blank">Pilkades</a> adalah wujud nyata demokrasi yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. "Deklarasi damai bukan sekadar penandatanganan dokumen, melainkan komitmen moral untuk menjaga kehormatan proses pemilihan. Berkompetisilah secara sehat, sampaikan visi-misi dengan santun, dan hasilkan pemimpin yang membawa desa lebih maju dan sejahtera," tegasnya.</p>Acara deklarasi berjalan lancar, aman, dan penuh semangat persatuan &mdash; menjadi fondasi kuat bagi terselenggaranya <a href="https://www.sumut24.co/tag/pilkades/" target="_blank">Pilkades</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/serentak/" target="_blank">Serentak</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> yang demokratis, damai, dan bermartabat. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8210_Pilkades-Serentak-Asahan-2026-Dideklarasikan-Damai----quot-Pilihan-Boleh-Beda--Tetap-Bersaudara-quot-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285846/pilkades-serentak-asahan-2026-dideklarasikan-damai-quotpilihan-boleh-beda-tetap-bersaudaraquot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPI-SKKB Ditunda</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPI-SKKB Ditunda]]></title>
            <description><![CDATA[Erupsi Gunung Sinabung Gagalkan Lawatan 51 Guru dan Staf Malaysia ke Medan, LOI TPISKKB Ditunda]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>MEDAN &mdash; Rencana penandatanganan Letter of Intent (LOI) antara SDS TPI Medan dengan Sekolah Kebangsaan Kebun Bahru (SKKB), Selangor, Malaysia, terpaksa dibatalkan atau ditunda akibat kondisi penerbangan menuju Medan yang tidak memungkinkan menyusul erupsi Gunung Sinabung.</p><p>Agenda yang sedianya digelar pada Selasa, 1 September 2026, pukul 10.30 WIB di Aula Ar Rivai TPI, Jalan SM Raja Km 7 No. 5 Medan, sebelumnya telah dipersiapkan kedua belah pihak sejak Januari 2026.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/bd4c9ab730f5513206b999ec0d90d1fb_1001376067.jpg"><br></p><p>Ketua I dan II TPI Medan, H Ikrom Helmi Nasution, mengatakan pihak Sekolah Kebangsaan Kebun Bahru Selangor Malaysia telah menyatakan tidak dapat memastikan penerbangan menuju Medan pada Rabu maupun hari-hari berikutnya.</p><p>"Air Asia tak bisa memberikan jaminan untuk terbang besok Rabu dan hari selanjutnya ke Medan karena melihat kondisi erupsi Gunung Sinabung," ujar Ikrom.</p><p>Dengan kondisi tersebut, pihak sekolah Malaysia akhirnya mengambil keputusan berat untuk tidak melanjutkan kunjungan ke Medan, khususnya ke TPI Medan.</p><p>Padahal, sebanyak 51 guru dan staf SKKB Selangor Malaysia sebelumnya dijadwalkan hadir dan menyaksikan penandatanganan kerja sama pendidikan tersebut.</p><p>Dari jumlah tersebut, terdapat 30 guru yang terdiri dari dua laki-laki dan 28 perempuan. Sementara 21 orang lainnya merupakan staf/non-guru, terdiri dari enam laki-laki dan 15 perempuan.</p><p>Namun, satu guru, Norazlina binti Ramli, kemungkinan tidak dapat hadir karena suaminya sedang sakit. Dengan demikian, jumlah rombongan yang diperkirakan hadir sebelumnya menjadi 50 orang.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/8f53295a73878494e9bc8dd6c3c7104f_1001376066.jpg"><br></p><p>Ikrom menjelaskan, rencana lawatan pendidikan dan penandatanganan LOI tersebut bukan agenda yang disusun secara mendadak. Program telah dipersiapkan sejak Januari 2026, atau sekitar sembilan bulan sebelumnya.</p><p>Menurutnya, pembatalan akibat faktor alam tersebut tentu menjadi kekecewaan bagi kedua belah pihak. Namun, keselamatan para peserta tetap menjadi pertimbangan utama.</p><p>"Kita menerima keputusan ini dengan berat hati. Semoga semua ini ada hikmahnya bagi kedua bangsa serumpun Indonesia dan Malaysia," katanya.</p><p>Ikrom berharap program kerja sama pendidikan tersebut tidak berhenti karena pembatalan kali ini. Sebaliknya, kedua pihak akan menjadwalkan kembali lawatan pendidikan tersebut pada waktu yang lebih memungkinkan.</p><p>"Sampai jumpa di lain masa dan mari kita programkan kembali lawatan pendidikan ini untuk mencerdaskan anak bangsa kedua negara. Aamiin," ujarnya.</p><p>Kerja sama antara SDS TPI Medan dan SKKB Selangor diharapkan menjadi bagian dari upaya memperkuat hubungan pendidikan Indonesia-Malaysia, khususnya dalam membuka ruang pertukaran pengalaman, wawasan dan budaya bagi guru maupun peserta didik kedua negara.rel</p><p>Meski agenda penandatanganan LOI harus tertunda akibat kondisi erupsi Gunung Sinabung dan dampaknya terhadap penerbangan, semangat membangun jembatan pendidikan antara dua negara serumpun tersebut diharapkan tetap terjaga.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4972_Erupsi-Gunung-Sinabung-Gagalkan-Lawatan-51-Guru-dan-Staf-Malaysia-ke-Medan--LOI-TPI-SKKB-Ditunda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285845/erupsi-gunung-sinabung-gagalkan-lawatan-51-guru-dan-staf-malaysia-ke-medan-loi-tpiskkb-ditunda/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pascaerupsi Sinabung, Kapolda Sumut Pastikan Personel Siaga di Posko Bencana</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pascaerupsi Sinabung, Kapolda Sumut Pastikan Personel Siaga di Posko Bencana]]></title>
            <description><![CDATA[Pascaerupsi Sinabung, Kapolda Sumut Pastikan Personel Siaga di Posko Bencana]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KARO I SUMUT24.CO<br>Sehari setelah Gunung Api <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> mengalami erupsi, Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto turun langsung ke Kabupaten Karo untuk memastikan kesiapan personel dan posko dalam menghadapi perkembangan situasi kebencanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda bersama Wakapolda Sumut Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak serta sejumlah pejabat utama Polda Sumut terlebih dahulu mendatangi Pos Pengamatan Gunung Api <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a>, Desa Ndokum Siroga, Kecamatan Simpang Empat, Selasa (01/09/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lokasi tersebut, Kapolda menerima pemaparan kondisi terkini Gunung <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> dari Kepala Pos Pengamatan Gunung Api <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> Armen Putra dan paparan dari Bupati Karo.<br>Kapolda juga memberikan arahan kepada jajaran terkait pentingnya kesiapan personel, koordinasi lintas instansi serta pemantauan perkembangan aktivitas gunung api secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan mengatakan, kehadiran langsung Kapolda di Kabupaten Karo menjadi bagian dari upaya memastikan jajaran kepolisian siap menghadapi setiap perkembangan situasi pascaerupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Beliau ingin melihat langsung kondisi di lapangan, baik perkembangan Gunung <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a> maupun kesiapan personel yang melaksanakan tugas di wilayah tersebut," kata Ferry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penanganan situasi kebencanaan membutuhkan koordinasi yang kuat antara Polri, pemerintah daerah dan seluruh unsur terkait. Karena itu, kesiapan personel di lapangan menjadi salah satu hal yang menjadi perhatian Kapolda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai meninjau Pos Pengamatan, Kapolda kemudian menuju Posko Siaga Bencana di Simpang Tiga Kicat, Kecamatan Namanteran.<br>Di posko tersebut, Kapolda melihat langsung aktivitas personel yang bertugas sekaligus memberikan bingkisan berupa paket Polri untuk masyarakat kepada anggota yang berjaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini juga sebagai bentuk dukungan kepada personel yang melaksanakan tugas di lapangan. Mereka harus tetap siap memberikan pelayanan kepada masyarakat dalam kondisi apa pun," ujar Ferry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bentuk penguatan koordinasi antara kepolisian dan pemerintah daerah dalam menghadapi kondisi pascaerupsi Gunung <a href="https://www.sumut24.co/tag/sinabung/" target="_blank">Sinabung</a>.<br>Ferry menambahkan, jajaran Polda Sumut dan Polres Tanah Karo akan terus melakukan monitoring serta berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan situasi tetap aman dan pelayanan kepada masyarakat berjalan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Polri akan terus hadir bersama masyarakat dan memastikan personel tetap siap memberikan pelayanan, pengamanan dan bantuan sesuai kebutuhan di lapangan," pungkasnya[W05}<br>Rangkaian kunjungan Kapolda Sumut berlangsung dalam kondisi aman dan kondusif. Setelah eninjauposko,Kapolda bersama rombongan kembali menuju Kota Medan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_2768_Pascaerupsi-Sinabung--Kapolda-Sumut-Pastikan-Personel-Siaga-di-Posko-Bencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285844/pascaerupsi-sinabung-kapolda-sumut-pastikan-personel-siaga-di-posko-bencana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Gerebek Rumah Penyimpanan Narkoba di Medan Perjuangan</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Gerebek Rumah Penyimpanan Narkoba di Medan Perjuangan]]></title>
            <description><![CDATA[Polisi Gerebek Rumah Penyimpanan Narkoba di Medan Perjuangan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Tim Direktorat (Dit) Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumut menggerebek rumah yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan narkotika di Jalan Setia Jadi, Pasar 5, Kecamatan Medan Perjuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari lokasi penggerebekan itu personel berhasil mengamankan seorang pelaku berinisial PD bersama barang bukti sejumlah paket narkoba siap edar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, Selasa (01/09/26) mengatakan, awalnya personel menerima laporan pada 24 Agustus 2026 lalu tentang adanya rumah yang dijadikan sebagai tempat penyimpanan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Berdasarkan laporkan itu personel melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap seorang pelaku dengan inisial PD saat mengendarai speeda motor," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Andy mengungkapkan, personel setelah menangkap pelaku PD kemudian melakukan pengembangan dengan menggerebek rumah yang menjadi tempat tinggal pelaku lalu didapati barang bukti narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Untuk barang bukti yang disita dari rumah pelaku itu diantaranya pil ekstasi sebanyak 3.959 butir, vape getar 223 bungkus, ketamine sebanyak 773 gram," ungkapnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti narkoba yang disita itu rencana akan beredar di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menerangkan, pelaku kepada penyidik mengakui mendapatkan barang bukti narkoba dari seseorang yang dikenalnya (lidik) lalu diperintahkan menyimpan narkoba di rumahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pelaku mengakui perbuatannya itu sudah beberapa kali dilakukannya menyimpan narkoba. Terhadap pelaku bersama barang bukti telah ditahan di Mapolda Sumut guna menjalani proses hukum," pungkasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Polisi perlihatkan barang bukti narkoba(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4134_Polisi-Gerebek-Rumah-Penyimpanan-Narkoba-di-Medan-Perjuangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285843/polisi-gerebek-rumah-penyimpanan-narkoba-di-medan-perjuangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penumpang Pesawat Bawa 1 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta Ditangkap di Kualanamu</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penumpang Pesawat Bawa 1 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta Ditangkap di Kualanamu]]></title>
            <description><![CDATA[Penumpang Pesawat Bawa 1 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta Ditangkap di Kualanamu]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Seorang penumpang pesawat berinisial MR diamankan petugas Aviation Security (Avsec) Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;MR ditangkap setelah kedapatan membawa 1 kilogram sabu yang disembunyikan di antara lipatan pakaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MR diamankan saat hendak terbang dari Bandara Kualanamu menuju Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, menggunakan salah satu maskapai penerbangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi mengatakan, penangkapan berawal dari kecurigaan petugas Avsec terhadap tas bawaan MR saat melewati mesin X-ray.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Petugas mencurigai ada seorang yang membawa narkotika jenis sabu. Modusnya, yang bersangkutan menyimpan empat plastik ini di lipatan celana jeans," kata Andy, Selasa (1/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap tas tersebut. Hasilnya ditemukan empat bungkus plastik putih berisi sabu dengan total berat sekitar 1 kilogram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/sabu/" target="_blank">Sabu</a> tersebut disembunyikan di antara lipatan pakaian milik MR. Barang haram itu diduga sengaja disamarkan untuk menghindari pemeriksaan petugas di bandara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Setelah dilakukan pemeriksaan, yang dibawa ini adalah narkotika jenis sabu. Yang bersangkutan berasal dari Aceh, tujuan penerbangan adalah ke Jakarta," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengaku Sudah Dua Kali<br>Kepada polisi, MR mengaku mendapatkan sabu tersebut dari Aceh untuk dikirim ke Jakarta melalui Bandara Kualanamu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MR juga mengaku sudah dua kali menyelundupkan sabu melalui Bandara Kualanamu. Aksi tersebut disebut dilakukan atas perintah seseorang berinisial RS alias JS.<br>Sebagai imbalan, MR dijanjikan uang sebesar Rp 40 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi kini masih memburu RS alias JS yang diduga memerintahkan MR membawa sabu dari wilayah Sumatera Utara menuju Jakarta.<br>Kasus tersebut masih dalam proses pengembangan oleh Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumut.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Polisi amankan seorang calon penumpang pesawat karena kedapatan membawa sabu(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4158_Penumpang-Pesawat-Bawa-1-Kg-Sabu-dari-Aceh-ke-Jakarta-Ditangkap-di-Kualanamu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285842/penumpang-pesawat-bawa-1-kg-sabu-dari-aceh-ke-jakarta-ditangkap-di-kualanamu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika Sungai Serayu Menjadi Pengantin</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 19:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika Sungai Serayu Menjadi Pengantin]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika Sungai Serayu Menjadi Pengantin]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan - Di tepian <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a>, Sabtu sore, 29 Agustus 2026, sebuah perkawinan berlangsung secara simbolik, dihadirkan melalui sepasang laki-laki dan perempuan yang tampil dengan busana serta riasan pengantin. Prosesi dimulai dari darat. Mereka berjalan diarak menuju tepian sungai, kemudian naik ke atas gethek yang membawa mereka perlahan ke tengah <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi siapa sebenarnya yang sedang dinikahkan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan itu menemukan jawabannya dalam Manten Gethek, salah satu bagian utama Bisik <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> Festival 2026 di Desa Kaliori, Kabupaten Banyumas. Gethek, manusia, dan sungai dipertemukan dalam sebuah pertunjukan ritual yang mencoba membayangkan kembali hubungan manusia dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rianto, penggagas festival sekaligus penari dan koreografer Lengger Lanang Banyumas, menyebut Manten Gethek sebagai pertunjukan berbasis air (water-based performance) yang memvisualisasikan &quot;pernikahan suci&quot; antara manusia dan Sungai <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pertunjukan itu bukan sekadar hiburan visual, melainkan sebuah laku spiritual dan kosmologi Banyumasan,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Dari Kaliori ke Tokyo*<br>Ada lingkaran yang menarik dalam perjalanan Rianto. Ia lahir di Kaliori, tumbuh dalam lingkungan kesenian Banyumas, lalu membawa Lengger Lanang hingga ke Jepang. Bersama istrinya, penari Jepang Miray Kawashima, ia mendirikan Dewandaru Dance Company di Tokyo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun ini, Dewandaru kembali tampil di Kaliori, berdampingan dengan sang pendirinya sendiri, dalam sebuah festival yang menjadikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> sebagai ruang perjumpaan. Selain dari Jepang, hadir pula Florence Boyer, penari, koreografer dan peneliti seni asal Prancis; Thamizhavanan Narayanasamy dari Malaysia; serta kelompok Yamato No Tamashii dari Jepang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> yang menjadi panggung itu bukan sungai yang baru ditemukan oleh festival.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Sungai sebagai ruang hidup*<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> berhulu di kawasan Pegunungan Dieng, Wonosobo, mengalir melewati Banjarnegara, Purbalingga dan Banyumas, kemudian menuju Cilacap dan bermuara di Samudra Hindia. Sepanjang alirannya, sungai ini menjadi bagian dari kehidupan pertanian, permukiman dan mobilitas masyarakat. Ia bukan hanya bentang alam, melainkan ruang hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jejak hubungan itu juga muncul dalam kebudayaan Banyumas. Pada awal abad XIX, Serat Centhini mencatat pertunjukan tayuban dan rongg&egrave;ng dalam episode perjalanan Cebolang di Wirasaba. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa dekade kemudian, sebuah catatan dalam jurnal kolonial tahun 1886 menyebut Karsijah sebagai rongg&egrave;ng yang sekitar 30 tahun sebelumnya sangat terkenal di Purbalingga. Dalam kehidupan desa pada awal abad XX, gamelan dan terbang juga menjadi bagian dari pesta perkawinan dan sunatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesenian pada masa itu tidak selalu membutuhkan panggung. Ia tumbuh di tengah kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ketika air menghasilkan bunyi*<br>Salah satu jejak yang paling dekat dengan gagasan itu adalah Kunclungan di Desa Plana. Dahulu, setelah bekerja di sawah, warga turun ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> untuk mandi dan beristirahat. Dari aktivitas sederhana itu muncul permainan bunyi: tangan yang ditepukkan dan digerakkan di permukaan air menghasilkan irama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sungai, dalam pengalaman seperti itu, bukan sekadar sumber air. Ia adalah tempat orang bertemu, bermain dan menciptakan bunyi. Batas antara kehidupan sehari-hari dan kesenian menjadi tipis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bisik <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> seperti mencoba membuka kembali ruang semacam itu. Pada 2024, Kunclungan dibawa kembali ke dalam festival. Tahun berikutnya, sungai menjadi ruang ruwatan, labuhan dan pengingatan terhadap Blabur Banyumas, banjir besar akibat meluapnya <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> pada 1861. Tahun ini, hubungan itu dirumuskan melalui Manten Gethek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Festival ini pun tidak sekadar menghadirkan kesenian lokal. Sanggar-sanggar Banyumas, komunitas, ketoprak, sastra, seniman nasional dan seniman dari luar negeri hadir dalam satu ruang. Ada Ketoprak Kaliori, Serat Centini, Komunitas Anak Sawah, hingga kolaborasi Dewandaru Dance Company dari Jepang dengan Rianto dan Agung Gunawan dalam Kulu-kulu dan Lengger Lanang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rianto merumuskan festival tahun ini melalui tiga pilar: &quot;Bisik Air (Svara Tirta), Pijak Bumi (Prajna Pertiwi), dan Temu Rasa (Manunggaling Warga).&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Dari tradisi menjadi perjumpaan*<br>Perspektif itu mendapat resonansi dari Siti Mukaromah, anggota DPR RI yang hadir dalam festival. Ia menyebut Bisik <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> memuat esensi falsafah Banyumas yang bertumpu pada &quot;Gunung Slamet, Sungai <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a>, dan karakter blakasuta&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gununge mulang kukuh, <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a>ne mulang mili, serta Blakasuta mulang jujur,&quot; kata Siti. Gunung mengajarkan keteguhan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> mengajarkan keluwesan untuk terus mengalir, sementara blakasuta mengajarkan mengajarkan keberanian untuk berkata jujur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nisa Roiyasa, pegiat budaya dan dosen Fakultas Ilmu Budaya Unsoed, hadir bersama relawan Rumah Cibun, komunitas pelestari tradisi maca Babad Pasir Luhur di Grumbul Cibun, Desa Sunyalangu. Ia menyebut Bisik <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> sebagai wujud ekspresi estetik rasa cinta pada alam, khususnya Sungai <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> yang telah lama menopang kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Nisa, Banyumas memiliki dua ekosistem kebudayaan besar, Gunung Slamet dan Sungai <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a>. &quot;Saya berharap ke depan kedua ekosistem ini bisa berkolaborasi,&quot; katanya, &quot;sehingga kita dapat menyusun cerita yang lebih utuh tentang peradaban Banyumas kuno.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Membaca Ulang Tradisi*<br>Harapan itu membuat Manten Gethek memperoleh makna yang lebih luas. Kita tidak perlu menganggapnya sebagai ritual kuno yang sejak dahulu dilakukan persis dalam bentuk sekarang. Yang dilakukan festival adalah membaca kembali simbol-simbol lama hubungan manusia dengan sungai, kemudian memberinya bentuk baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gethek yang dahulu digunakan manusia untuk menyeberangi sungai kini menjadi bagian dari prosesi yang justru membawa manusia mendekat ke sungai. Sepasang figur yang didandani seperti pengantin mempertegas simbol &quot;manten&quot;, sementara air menjadi ruang tempat hubungan itu dipertunjukkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan Rianto juga seperti mengulang gerak yang sama. Dari Kaliori, Lengger membawanya ke dunia. Dari Jepang dan panggung internasional, ia kembali ke Kaliori dengan membawa pengalaman, jejaring dan bentuk-bentuk kolaborasi baru. Tradisi lokal tidak ditempatkan sebagai sesuatu yang beku, tetapi terus bergerak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> sendiri tentu jauh lebih tua daripada Bisik <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a>. Sungai itu telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat jauh sebelum ada festival, panggung modern atau istilah revitalisasi kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang dicoba dilakukan Bisik <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> barangkali bukan mengembalikan masa lalu. Ia mencoba mengingatkan bahwa sungai pernah menjadi bagian dari kehidupan yang begitu dekat dengan manusia&mdash;tempat bekerja, beristirahat, bermain, berdoa, bercerita dan menciptakan kesenian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Kaliori, hubungan itu kembali diucapkan melalui tubuh, bunyi, gethek, ritual dan sebuah perkawinan simbolik.<br>Kali ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/serayu/" target="_blank">Serayu</a> menjadi pengantin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4919_Ketika-Sungai-Serayu-Menjadi-Pengantin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285841/ketika-sungai-serayu-menjadi-pengantin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peralihan Aset Dinas Perhubungan Jadi Kantor Imigrasi, Antara Regulasi Hibah dan Dugaan Pelanggaran Prosedur</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 18:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peralihan Aset Dinas Perhubungan Jadi Kantor Imigrasi, Antara Regulasi Hibah dan Dugaan Pelanggaran Prosedur]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Peralihan aset milik Pemerintah Kabupaten Asahan, semula Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) yang kini beralih fungsi menj]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/peralihan/" target="_blank">Peralihan</a> aset milik Pemerintah Kabupaten Asahan, semula <a href="https://www.sumut24.co/tag/kantor/" target="_blank">Kantor</a> Dinas Perhubungan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/dishub/" target="_blank">Dishub</a>) yang kini beralih fungsi menjadi lokasi pembangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kantor/" target="_blank">Kantor</a> Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Pemasyarakatan (Impas), memicu perdebatan hangat terkait kepatuhan terhadap aturan pengelolaan Barang Milik Daerah (BMD). Di satu sisi, pemerintah daerah menyatakan proses ini telah berjalan sesuai regulasi, di sisi lain, pengamat kebijakan mempertanyakan kelengkapan prosedur yang diduga belum sepenuhnya dipenuhi.</p>Persoalan ini berpusat pada tafsir terhadap beberapa peraturan perundang-undangan, yaitu Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 27 Tahun 2014 juncto PP Nomor 28 Tahun 2020 tentang Pengelolaan Barang Milik Negara/Daerah, serta Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 yang telah diubah dengan Permendagri Nomor 27 Tahun 2024 tentang Pedoman Pengelolaan Barang Milik Daerah.</p>Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyah Pane, M.K.M., menjelaskan bahwa pemindahtanganan BMD berupa tanah dan bangunan tidak memerlukan persetujuan DPRD apabila memenuhi syarat-syarat tertentu, sudah tidak sesuai tata ruang wilayah, anggaran untuk bangunan pengganti telah tersedia, diperuntukkan bagi kepentingan umum, atau tidak layak secara ekonomis jika dipertahankan. Hal ini tertuang dalam Permendagri Nomor 19 Tahun 2016 juncto Permendagri Nomor 27 Tahun 2024</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/b73ce398c39f506af761d2277d853a92_IMG-20260901-WA0046.jpg"><br></p>Sementara itu, Plt. Kepala Badan Keuangan dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/aset/" target="_blank">Aset</a> Daerah (BKAD) Kabupaten Asahan, Sri Lusi Masdiany, S.IP., menegaskan peralihan aset ini berupa hibah kepada Pemerintah Pusat dengan dasar hukum Permendagri Nomor 7 Tahun 2024. <a href="https://www.sumut24.co/tag/aset/" target="_blank">Aset</a> yang dihibahkan meliputi tanah seluas 10.400 m&sup2; senilai Rp3.484.000.000 dan bangunan seluas 2.822 m&sup2; senilai Rp4.214.975.360, dengan total nilai mencapai Rp7.698.975.360.</p>&quot;Karena ini hibah, maka tidak ada ganti rugi. Jika pihak kementerian hendak mengubah bentuk atau menambah bangunan, itu sudah menjadi kewenangan mereka,&quot; ujar Lusi akrab disapa,  Kamis (27/8/2026).</p>Namun, Pemerhati Kebijakan Pemerintah Daerah, Isro Hudawi Pratama, S.H., menilai proses penghapusan BMD tidak dapat dilakukan secara instan dan harus melewati tahapan ketat yang diatur regulasi. Ia menegaskan aset daerah tidak dapat langsung dibuang atau dialihkan tanpa prosedur yang sah.</p>&quot;Secara prosedur, penghapusan BMD harus dimulai dari tahap persiapan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) pengelola barang, meliputi identifikasi, penelitian kondisi aset, pemeriksaan kerusakan berat, dan penilaian apakah aset masih produktif serta sesuai tata ruang,&quot; ungkap Isro.</p>Selanjutnya, harus dibuat Berita Acara Pemeriksaan, dilengkapi foto kondisi aset, Kartu Inventaris Barang (KIB), dokumen kepemilikan, Izin Mendirikan Bangunan (IMB), hingga penilaian dari penilai pemerintah atau KJPP jika nilai aset tergolong besar. Setelah seluruh dokumen lengkap, barulah diterbitkan Surat Keputusan (SK) Penghapusan oleh Bupati sebelum aset dapat dialihkan atau dibongkar.</p>&quot;Penting dicatat, sebelum ada SK Penghapusan, aset dilarang dibongkar terlebih dahulu dan pelanggarannya dapat dikenakan sanksi pidana. Tanah dan bangunan juga harus diproses secara terpisah, karena status tanah negara jauh lebih ketat perubahannya dan memerlukan waktu 3&ndash;6 bulan tergantung kelengkapan berkas,&quot; tegasnya.</p>Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Asahan, Drs. Zainal Arifin Sinaga, M.H., saat dikonfirmasi Wartawan Senin (31/8/2026) menyatakan bahwa penghapusan aset tersebut telah berpedoman pada regulasi yang berlaku, namun menyarankan untuk menanyakan detail teknis kepada pihak BKAD selaku pengelola BMD. Hingga saat ini, belum ada penjelasan resmi apakah seluruh tahapan prosedur yang disampaikan pengamat kebijakan telah dipenuhi dalam peralihan aset ini.</p>Sementara itu, papan proyek yang terpasang di lokasi menunjukkan total anggaran pembangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kantor/" target="_blank">Kantor</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Pemasyarakatan tersebut mencapai Rp89,7 miliar. Nilai ini memicu pertanyaan di kalangan masyarakat, apakah kepentingan umum yang menjadi dasar hibah benar-benar telah mempertimbangkan kepentingan masyarakat Kabupaten Asahan secara luas, serta apakah bangunan pengganti untuk kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/dishub/" target="_blank">Dishub</a> telah dipastikan tersedia dan memadai.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/peralihan/" target="_blank">Peralihan</a> aset <a href="https://www.sumut24.co/tag/kantor/" target="_blank">Kantor</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/dishub/" target="_blank">Dishub</a> menjadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/kantor/" target="_blank">Kantor</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Pemasyarakatan ini berada di persimpangan dua tafsir regulasi yang sama-sama merujuk pada peraturan yang berlaku. Di satu sisi, pemerintah daerah menyatakan telah mengikuti jalur hibah yang diizinkan Permendagri, namun di sisi lain, pengamat kebijakan menekankan bahwa mekanisme penghapusan BMD tetap harus memenuhi seluruh prosedur administrasi dan penilaian yang ketat sebelum aset dialihkan.</p>Yang menjadi kunci persoalan ini, bukanlah, apakah peralihan itu boleh dilakukan, melainkan apakah seluruh tahapan prosedural telah dilalui secara lengkap dan transparan sebelum aset senilai Rp7,6 miliar tersebut berpindah tangan. Masyarakat berhak mengetahui apakah Berita Acara Pemeriksaan, hasil penilaian, serta SK Penghapusan telah ada sebelum pembangunan dimulai. Tanpa itu, kejelasan hukum dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah akan tetap menjadi pertanyaan yang menggantung. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3794_Peralihan-Aset-Dinas-Perhubungan-Jadi-Kantor-Imigrasi--Antara-Regulasi-Hibah-dan-Dugaan-Pelanggaran-Prosedur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285840/peralihan-aset-dinas-perhubungan-jadi-kantor-imigrasi-antara-regulasi-hibah-dan-dugaan-pelanggaran-prosedur/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati Maulid Nabi, Pemkab Asahan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah SAW</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati Maulid Nabi, Pemkab Asahan Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah SAW]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Asahan pada S]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a>) Asahan resmi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Asahan pada Senin (31/08/2026) bertempat di Masjid H. Agung Achmad Bakrie Kisaran. Kegiatan ini bukan sekadar seremoni, melainkan momentum untuk mempertegas kembali ajakan seluruh elemen masyarakat meneladani akhlak mulia serta perjuangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/rasul/" target="_blank">Rasul</a>ullah SAW dalam kehidupan sehari-hari.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/da4fb5c6e93e74d3df8527599fa62642_IMG-20260901-WA0035.jpg"><br></p>Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., hadir mewakili Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., sekaligus membacakan sambutan Bupati dalam acara yang dihadiri penuh oleh jajaran Forkopimda, kepala OPD, ulama, tokoh agama, tokoh masyarakat, pelajar, dan tamu undangan lainnya.</p>Dalam sambutannya, Bupati Asahan menegaskan bahwa peringatan Maulid Nabi bukan sekadar rutinitas tahunan. "Peringatan ini pada hakikatnya menjadi momentum bagi kita semua untuk meneladani akhlak, perjuangan, serta petunjuk yang diwariskan <a href="https://www.sumut24.co/tag/rasul/" target="_blank">Rasul</a>ullah SAW. Keteladanan itu harus kita terapkan dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, agar tercipta masyarakat yang berakhlak mulia, religius, serta senantiasa menjaga persatuan dan silaturahmi," ujar teks sambutan yang dibacakan Wakil Bupati.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/202cb962ac59075b964b07152d234b70_IMG-20260901-WA0037.jpg"><br></p>Kegiatan ini juga diisi penampilan istimewa santri dan santriwati binaan Buya Amiruddin dari Pondok Pesantren Baitul Mustaghfirin Al-Amir. Acara diawali lantunan ayat suci Al-Qur&#039;an oleh Alhafiz Haikal Fajar Pane &mdash; yang telah melaksanakan tasmi&#039; hafalan 25 juz dalam sekali duduk &mdash; serta tausiah singkat dari Naya Berlian Setiawan, Juara Dai Cilik TVRI Sumatera Utara Tahun 2024.</p>Tausiah utama disampaikan oleh Al-Ustadz Buya Prof. Dr. KH. Amiruddin, MS., MA., MBA., Ph.D., yang mengingatkan pentingnya membangun spiritualitas sebagai landasan moralitas, bersikap tegas terhadap kemungkaran dengan cara bijaksana, mempererat silaturahmi, serta menumbuhkan kasih sayang antarsesama. Beliau juga mengajak umat untuk terus menuntut ilmu, mencintai Al-Qur&#039;an, dan semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT serta <a href="https://www.sumut24.co/tag/rasul/" target="_blank">Rasul</a>-Nya.</p>Kegiatan berlangsung khidmat, aman, dan tertib, ditutup dengan doa bersama serta berselawat kepada Nabi Muhammad SAW. Pemerintah Kabupaten Asahan berharap, melalui peringatan ini, nilai-nilai keagamaan dan kebersamaan semakin diperkuat demi mewujudkan Kabupaten Asahan yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7535_Peringati-Maulid-Nabi--Pemkab-Asahan-Ajak-Masyarakat-Teladani-Akhlak-Rasulullah-SAW.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285839/peringati-maulid-nabi-pemkab-asahan-ajak-masyarakat-teladani-akhlak-rasulullah-saw/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Hadiri Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak, Sinergi Provinsi&ndash;Kunci Wujudkan Kesejahteraan Rakyat</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 17:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Hadiri Rakor Optimalisasi PAD dan DBH Pajak, Sinergi Provinsi–Kunci Wujudkan Kesejahteraan Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Asli Daera]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Asli Daerah (PAD) dan Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara. Kegiatan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, pada Senin (31/08/2026) pukul 14.00 Wib.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> ini menjadi wadah strategis untuk menyatukan langkah pemerintah provinsi dan seluruh kabupaten/kota dalam menggenjot pendapatan daerah yang pada akhirnya diarahkan untuk meningkatkan pelayanan dan kesejahteraan masyarakat. Hadir dalam acara tersebut Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Gubernur Sumatera Utara, jajaran Forkopimda Sumut, serta para kepala daerah se-Provinsi Sumatera Utara dan tamu undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_IMG-20260901-WA0002.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, Dirjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Dr. Drs. Agus Fatoni, M.Si., GRCE, menegaskan bahwa penggenjotan PAD menjadi prioritas utama untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Untuk meningkatkan PAD, kita harus mengoptimalkan seluruh sumber daya yang ada, memperluas sumber pendapatan yang belum digali, meningkatkan kualitas SDM, serta memperkuat digitalisasi sistem guna mengurangi praktik korupsi," ujarnya. Ia juga menekankan perlunya mengoptimalkan kinerja BUMD, menjalin kerja sama strategis, serta memanfaatkan program CSR secara tepat. Selain itu, ia menyoroti kontribusi besar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melalui opsen yang kini langsung diterima daerah, yang diharapkan mampu mendongkrak PAD secara signifikan.</p>Sementara itu, Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, menyatakan bahwa pelayanan kepada masyarakat dan pencapaian target PAD adalah prioritas utama. "Kita harus lebih gencar lagi dalam meningkatkan PAD. Salah satu sumber utamanya adalah Pajak Kendaraan Bermotor. Dengan adanya opsen PKB, diharapkan daerah dapat meningkatkan penerimaan PAD secara signifikan," ungkapnya, seraya meminta dukungan penuh seluruh kabupaten/kota untuk mengoptimalkan penerimaan pajak kendaraan bermotor guna memajukan Sumatera Utara secara bersama-sama.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_IMG-20260901-WA0003.jpg"><br></p>Pasca pelaksanaan rakor, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyambut baik terselenggaranya kegiatan ini sebagai wadah mempererat sinergitas antara Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota dalam pengelolaan keuangan daerah. Ia berharap penyaluran DBH berjalan tepat waktu dan tepat sasaran, sehingga pelaksanaan program prioritas daerah tidak terhambat. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik juga memohon dukungan sinkronisasi data pajak antara Provinsi dan Kabupaten/Kota guna menghindari tumpang tindih data serta potensi kehilangan pendapatan.</p>"Seluruh upaya peningkatan pendapatan daerah ditujukan semata-mata untuk kesejahteraan rakyat. Pendapatan daerah yang dikelola dengan baik, transparan, dan akuntabel adalah jembatan menuju kesejahteraan masyarakat. Sinergi dan kesamaan data antara Provinsi dan Kabupaten/Kota sangat krusial agar setiap rupiah yang diterima dapat bermanfaat secara optimal bagi rakyat," tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik.</p>Acara yang diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, tari penyambutan, dan doa ini berjalan lancar hingga pukul 16.00 WIB. <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> ini menjadi bukti nyata komitmen bersama pemerintah pusat, provinsi, dan daerah untuk terus memperkuat pengelolaan keuangan daerah demi kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara pada umumnya, serta Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> pada khususnya. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3765_Bupati-Asahan-Hadiri-Rakor-Optimalisasi-PAD-dan-DBH-Pajak--Sinergi-Provinsi-ndash-Kunci-Wujudkan-Kesejahteraan-Rakyat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285838/bupati-asahan-hadiri-rakor-optimalisasi-pad-dan-dbh-pajak-sinergi-provinsindashkunci-wujudkan-kesejahteraan-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Lakukan Tanam Perdana PSR Kemitraan dan Intercropping Padi Gogo, Langkah Strategis Tingkatkan Ekonomi Petani dan Ketahanan Pangan</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 17:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Lakukan Tanam Perdana PSR Kemitraan dan Intercropping Padi Gogo, Langkah Strategis Tingkatkan Ekonomi Petani dan Ketahanan Pangan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini dibuktikan dengan dilaksanakannya kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanam/" target="_blank">Tanam</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/perdana/" target="_blank">Perdana</a> Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) Pola Kemitraan sekaligus Penanaman <a href="https://www.sumut24.co/tag/perdana/" target="_blank">Perdana</a> Intercropping Padi Gogo di lingkungan Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit Kesepakatan, Desa Gotting Sodadi, Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, Senin (31/08/2026) pukul 09.00 Wib.</p>Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., dan dihadiri oleh Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Dandim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Region Head Regional I, General Manager Grup Kebun <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat Bandar Pasir Mandoge, para Kepala Desa se-Kecamatan Bandar Pasir Mandoge, serta tamu undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/202cb962ac59075b964b07152d234b70_IMG-20260901-WA0041.jpg"><br></p>Dalam kesempatan tersebut, Ketua Koperasi Produsen Petani Kelapa Sawit Kesepakatan, Saripuddin Sirait, menjelaskan bahwa program ini diikuti oleh 181 anggota koperasi. Peremajaan sawit ini dilakukan karena tanaman sawit milik para petani telah berusia mencapai 40 tahun, sehingga sudah waktunya dilakukan penanaman kembali (replanting) untuk menjaga dan meningkatkan produktivitas.</p>&quot;Selain peremajaan sawit, kami juga menyiapkan lahan seluas 86 hektare untuk penanaman padi gogo, dan 98 hektare lainnya akan ditanami berbagai tanaman lainnya. Terima kasih atas dukungan seluruh pihak yang telah memungkinkan terselenggaranya program ini, dan berharap program tersebut dapat terus berjalan berkelanjutan. Kami juga memohon dukungan dan bantuan dari Forkopimda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> agar pelaksanaan program berjalan lancar hingga manfaatnya dirasakan langsung oleh masyarakat,&quot; ujar Saripuddin.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_IMG-20260901-WA0040.jpg"><br></p>Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Arya Sandhiyudha, menyampaikan betapa pentingnya peran PSR bagi keberlangsungan usaha petani maupun bagi PTPN IV. Oleh karena itu, melalui pola kemitraan ini, pihaknya berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan teknis kepada para petani.</p>&quot;Kepada para petani yang mengikuti Program PSR, diharapkan dapat mengikuti segala bimbingan dan arahan yang diberikan oleh tim PTPN IV, agar hasil panen ke depan dapat meningkat secara signifikan. Semoga masyarakat yang telah menerima bantuan ini mampu meningkatkan taraf hidup dan hasil usahanya,&quot; harap Arya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memberikan apresiasi dan terima kasih kepada PTPN IV yang telah membangun kerja sama kemitraan yang baik dengan kelompok tani di Desa Gotting Sodadi.</p>&quot;Kehadiran program penanaman padi gogo ini patut kita syukuri, karena dapat menjadi pendorong peningkatan perekonomian masyarakat di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Program ini juga merupakan bagian dari program nasional yang sejalan dengan upaya pemerintah pusat untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani,&quot; ungkap <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/bd4c9ab730f5513206b999ec0d90d1fb_IMG-20260901-WA0043.jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> berharap pelaksanaan program PSR dan intercropping padi gogo ini dapat berjalan dengan baik, tertib, dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Bandar Pasir Mandoge dan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> pada umumnya.</p>Rangkaian kegiatan diawali dengan pembacaan doa, penyanyian lagu Indonesia Raya, serta sambutan-sambutan. Acara puncak ditandai dengan penanaman perdana bibit kelapa sawit dan padi gogo secara simbolis oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> bersama Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV serta para tamu kehormatan di lahan yang telah disiapkan.</p>Kegiatan berakhir pada pukul 10.30 Wib dan berjalan aman, lancar serta sukses. Program ini diharapkan menjadi tonggak kemajuan bagi para petani di <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, tidak hanya dalam memulihkan produktivitas kelapa sawit, tetapi juga membuka peluang diversifikasi tanaman yang akan menambah pendapatan dan menjamin ketahanan pangan masyarakat setempat. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4619_Bupati-Asahan-Lakukan-Tanam-Perdana-PSR-Kemitraan-dan-Intercropping-Padi-Gogo--Langkah-Strategis-Tingkatkan-Ekonomi-Petani-dan-Ketahanan-Pangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285837/bupati-asahan-lakukan-tanam-perdana-psr-kemitraan-dan-intercropping-padi-gogo-langkah-strategis-tingkatkan-ekonomi-petani-dan-ketahanan-pangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 September 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Sesuaikan Harga BBM Non-Subsidi Mulai 1 September 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) NonSubsi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional/" target="_blank">Regional</a> Sumbagut kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (<a href="https://www.sumut24.co/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a>) Non-Subsidi yang berlaku efektif mulai 1 September 2026. Penyesuaian harga ini merupakan bagian dari implementasi kebijakan perusahaan yang mengacu pada ketentuan dan arahan pemerintah, dengan tetap mempertimbangkan berbagai faktor yang relevan, seperti perkembangan harga minyak dunia, nilai tukar rupiah, serta daya beli masyarakat.</p>Area Manager Communication, Relations &amp; CSR <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional/" target="_blank">Regional</a> Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, Selasa  (1/9/2026) mengatakan, bahwa penyesuaian harga <a href="https://www.sumut24.co/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a> Non-Subsidi dilakukan secara berkala sebagai bentuk komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> dalam menghadirkan produk energi yang kompetitif sekaligus menjaga keandalan pasokan energi bagi masyarakat.</p>"Penyesuaian harga <a href="https://www.sumut24.co/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a> Non-Subsidi dilakukan pada produk Pertamax Turbo, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> Dex, dan Dexlite, sedangkan untuk produk Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 tidak mengalami penyesuaian harga. Penyesuaian harga dilakukan secara berkala yang dilakukan dengan mengacu pada ketentuan yang berlaku serta mempertimbangkan dinamika harga minyak dunia dan nilai tukar rupiah. Melalui penyesuaian ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/patra/" target="_blank">Patra</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/niaga/" target="_blank">Niaga</a> berharap masyarakat dapat memperoleh produk <a href="https://www.sumut24.co/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a> berkualitas dengan harga yang kompetitif, seiring dengan komitmen kami untuk terus menjaga keandalan pasokan dan pelayanan energi di seluruh wilayah Sumbagut," ujar Fahrougi.</p>Untuk wilayah Provinsi Aceh dan Sumatera Utara, harga <a href="https://www.sumut24.co/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a> Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 September 2026 adalah sebagai berikut:<br>Pertamax Turbo dari Rp18.700 per liter menjadi Rp20.000 per liter<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> Dex dari Rp21.650 per liter menjadi Rp25.750 per liter.</p>Dexlite menjadi dari Rp20.150 per liter Rp24.200 per liter.</p>Sementara itu, untuk wilayah Sumatera Barat, Riau, dan Kepulauan Riau, harga <a href="https://www.sumut24.co/tag/bbm/" target="_blank">BBM</a> Non-Subsidi yang berlaku mulai 1 September 2026 adalah sebagai berikut:<br>Pertamax Turbo dari  Rp19.100 per liter menjadi Rp20.450 per liter<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> Dex dari Rp22.100 per liter  menjadi Rp26.300 per liter<br>Dexlite dari Rp20.550 per liter menjadi Rp24.750 per liter.</p>Khusus untuk kawasan Free Trade Zone (FTZ), penyesuaian harga juga berlaku untuk produk Pertamax Turbo, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> Dex, dan Dexlite. Rinciannya adalah sebagai berikut:</p>FTZ Sabang:<br>Dexlite dari Rp18.450 per liter menjadi Rp22.150 per liter</p>FTZ Batam:<br>Pertamax Turbo dari Rp17.400 per liter menjadi Rp18.550 per liter<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> Dex dari Rp20.100 per liter menjadi Rp23.950 per liter<br>Dexlite dari Rp18.700 per liter menjadi Rp22.500 per liter</p>Untuk informasi lebih lanjut mengenai produk dan layanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a>, masyarakat dapat menghubungi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> Customer Solution 135 atau mengakses media sosial resmi @pertamina_sumbagut. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8236_Pertamina-Patra-Niaga-Regional-Sumbagut-Sesuaikan-Harga-BBM-Non-Subsidi-Mulai-1-September-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285836/pertamina-patra-niaga-regional-sumbagut-sesuaikan-harga-bbm-nonsubsidi-mulai-1-september-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dukung Ekosistem EV di Sumut, PLN Siapkan 141 SPKLU di 113 Lokasi</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dukung Ekosistem EV di Sumut, PLN Siapkan 141 SPKLU di 113 Lokasi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.coMEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung per]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b>-MEDAN, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Hingga 7 Agustus 2026, sebanyak 141 unit Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (<a href="https://www.sumut24.co/tag/spklu/" target="_blank">SPKLU</a>) telah tersedia di 113 lokasi yang tersebar di Sumatera Utara.</p>Komitmen tersebut disampaikan General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, saat menghadiri INDOMOBIL Expo Medan 2026 di Laguna Atrium, DeliPark Mall Medan. Pameran yang berlangsung pada 18&ndash;23 Agustus 2026 tersebut mengusung konsep &quot;EVperience&quot; dengan menghadirkan berbagai pilihan kendaraan elektrifikasi kepada masyarakat.</p>Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari kolaborasi antara penyedia energi dan industri otomotif untuk memberikan keyakinan kepada masyarakat bahwa perkembangan kendaraan listrik di Sumatera Utara turut didukung oleh kesiapan infrastruktur pengisian daya.</p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, Selasa (1/9/2026)  mengatakan perkembangan kendaraan listrik perlu berjalan seiring dengan penguatan ekosistem pendukung agar masyarakat semakin nyaman dan percaya diri menggunakan kendaraan listrik dalam aktivitas sehari-hari.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> melihat pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera Utara sebagai bagian penting dari transformasi menuju sistem transportasi yang semakin ramah lingkungan. Hingga 7 Agustus 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara telah menyediakan 141 unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/spklu/" target="_blank">SPKLU</a> yang tersebar di 113 lokasi. Infrastruktur ini akan terus kami perkuat mengikuti pertumbuhan kendaraan listrik dan pola mobilitas masyarakat,&quot; ujar Rizky.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/spklu/" target="_blank">SPKLU</a> tersebut tersebar di berbagai lokasi strategis untuk mendukung kebutuhan pengguna kendaraan listrik, baik untuk mobilitas dalam kota maupun perjalanan antarkota. Selain <a href="https://www.sumut24.co/tag/spklu/" target="_blank">SPKLU</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> juga menyediakan layanan pengisian daya di rumah atau home charging serta berbagai layanan kendaraan listrik melalui aplikasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Mobile.</p>Menurut Rizky, perkembangan ekosistem EV membutuhkan kolaborasi antara penyedia energi, industri otomotif, pemerintah, dunia usaha, serta masyarakat. Bertambahnya pilihan kendaraan listrik perlu diikuti dengan kemudahan akses pengisian daya dan edukasi yang memadai kepada masyarakat.</p>&quot;Kegiatan seperti INDOMOBIL Expo Medan memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal dan merasakan langsung teknologi kendaraan listrik. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> siap menjadi enabler dengan memastikan kebutuhan energinya dapat terlayani secara andal, mudah diakses, dan semakin terkoneksi. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami berharap masyarakat semakin percaya diri menjadikan kendaraan listrik sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari,&quot; tambah Rizky.</p>CEO INDOMOBIL Dealership Group, Santiko Wardoyo, mengapresiasi kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam INDOMOBIL Expo Medan 2026. Menurutnya, kesiapan infrastruktur pengisian daya menjadi salah satu bagian penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik.</p>&quot;Kami mengapresiasi kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam INDOMOBIL Expo Medan. Kami ingin masyarakat tidak hanya melihat semakin banyak pilihan kendaraan listrik, tetapi juga mendapatkan keyakinan bahwa ekosistem pendukungnya terus berkembang. Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> memberikan kepastian penting terkait kesiapan infrastruktur pengisian daya. Medan juga memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik di Sumatera,&quot; ujar Santiko.</p>Mengusung konsep &quot;EVperience&quot;, INDOMOBIL Expo Medan 2026 memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk mengenal lebih dekat kendaraan elektrifikasi melalui pameran produk, test drive, dan test ride. Sejumlah merek kendaraan elektrifikasi juga diperkenalkan dalam pameran tersebut, antara lain Leapmotor, Changan, Indomobil eMotor, Citro&euml;n, GAC AION, dan MAXUS.</p>Momentum penyelenggaraan pada bulan kemerdekaan turut membawa semangat untuk terus bergerak maju, berinovasi, dan membuka akses yang semakin luas terhadap teknologi mobilitas masa depan. Perkembangan pilihan kendaraan listrik yang semakin beragam diharapkan dapat berjalan beriringan dengan penguatan infrastruktur pengisian daya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> terus membuka ruang kolaborasi dengan pemerintah daerah, industri otomotif, pusat perbelanjaan, sektor pariwisata, dunia usaha, dan berbagai mitra strategis untuk memperluas infrastruktur pengisian kendaraan listrik di Sumatera Utara.</p>Melalui kolaborasi tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara berharap ekosistem kendaraan listrik semakin berkembang dan memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk beralih menuju moda transportasi yang lebih efisien dan rendah emisi. Upaya ini sekaligus menjadi bagian dari komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dalam mendukung transisi energi nasional serta menghadirkan mobilitas masa depan yang semakin bersih dan berkelanjutan. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_4259_Dukung-Ekosistem-EV-di-Sumut--PLN-Siapkan-141-SPKLU-di-113-Lokasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285835/dukung-ekosistem-ev-di-sumut-pln-siapkan-141-spklu-di-113-lokasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Hanya di Sumut, Bank Sumut Kini Layani Pembayaran PBB Kota Batam</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 16:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Hanya di Sumut, Bank Sumut Kini Layani Pembayaran PBB Kota Batam]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Hanya di Sumut, Bank Sumut Kini Layani Pembayaran PBB Kota Batam]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a> &ndash; Bank Sumut memperluas layanan perbankan hingga ke sektor penerimaan daerah. Melalui Kantor Cabang <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>, Bank Sumut kini melayani pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>. Sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong kerjasama dan konektivitas kewilayahan di Sumatera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Layanan tersebut hadir setelah Bank Sumut Kantor Cabang <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a> menjalin kerjasama dengan Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a> melalui Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) serta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemimpin Cabang Bank Sumut <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>, Thomas Tarigan mengatakan kerjasama dengan BPKAD ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerjasama (PKS) pada 26 Agustus 2026. Oleh dirinya sebagai Pemimpin Cabang dan Sekretaris Daerah yang juga menjabat Plt. Kepala BPKAD Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>, H. Firmansyah. Diikuti dua hari kemudian, penandatanganan PKS bersama Kepala Bapenda Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>, Raja Azmansyah pada Jumat (28/8).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Masyarakat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a> kini memiliki akses pembayaran PBB melalui Bank Sumut KC <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>. Layanan ini sekaligus memberikan alternatif bagi masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakannya,&quot; ujar Thomas, Selasa (1/9).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerjasama tersebut, lanjut Thomas, merupakan bentuk komitmen Bank Sumut untuk memperluas akses layanan sekaligus memberikan kontribusi terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. Berupa kemudahan bagi masyarakat dan mendukung pemerintah daerah dalam mengoptimalkan penerimaan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perluasan layanan Bank Sumut di <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a> juga menjadi bagian dari penguatan konektivitas antardaerah. Sejalan dengan semangat Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong kerjasama dan konektivitas kewilayahan di Sumatera. Bukan semata pembangunan infrastruktur dan mobilitas antardaerah, tetapi juga wujud peran perbankan memperlancar transaksi masyarakat sekaligus mendukung aktivitas pemerintah dan perekonomian daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terpisah, Sekretaris Daerah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a> sekaligus Plt. Kepala BPKAD Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>, H. Firmansyah, menyambut baik kerjasama tersebut. Saat penandatanganan PKS, Firmansyah menyampaikan apresiasi kepada Bank Sumut yang telah menjadi mitra Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a> dalam mendukung penerimaan pembayaran pajak daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami menyampaikan terima kasih kepada Bank Sumut yang telah menjadi mitra Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a> dalam penerimaan pembayaran pajak daerah. Kami berharap kerjasama ini dapat semakin mempermudah dan membantu masyarakat dalam memenuhi kewajibannya membayar pajak,&quot; ujar Firmansyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Bapenda <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>, Raja Azmansyah menyebutkan kemudahan akses pembayaran pajak juga diharapkan dapat mendorong kepatuhan masyarakat sekaligus memberikan dampak terhadap peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan semakin banyaknya kanal pembayaran yang tersedia, masyarakat memiliki lebih banyak pilihan untuk membayar pajak. Pada akhirnya, ini diharapkan dapat meningkatkan penerimaan daerah dan mendukung pembangunan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/batam/" target="_blank">Batam</a>,&quot; kata Raja Azmansyah.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_8298_Tak-Hanya-di-Sumut--Bank-Sumut-Kini-Layani-Pembayaran-PBB-Kota-Batam.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285834/tak-hanya-di-sumut-bank-sumut-kini-layani-pembayaran-pbb-kota-batam/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPC ABPEDNAS Deli Serdang Ucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan ke-81</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPC ABPEDNAS Deli Serdang Ucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan ke-81]]></title>
            <description><![CDATA[DPC ABPEDNAS Deli Serdang Ucapkan Selamat Hari Lahir Kejaksaan ke81]]></description>
            <content><![CDATA[<br>DELISERDANG &mdash; Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa Nasional (ABPEDNAS) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan ucapan selamat Hari Lahir <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> Republik Indonesia ke-81 yang diperingati pada 2 September 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucapan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi dan dukungan terhadap institusi <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> yang terus menjalankan tugas dalam penegakan hukum serta memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPC ABPEDNAS Kabupaten Deli Serdang OK. Hendri Fadlian Karmain, SH, didampingi Sekretaris DPC ABPEDNAS Kabupaten Deli Serdang Raja A.R.H., SH., M.Kn mengatakan, Peringatan Hari Lahir <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> ke-81 tahun 2026 mengusung semangat &quot;Menguatkan Kepercayaan Publik Melalui Penegakan Hukum Berintegritas&quot;, dengan harapan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> semakin dipercaya masyarakat dalam mewujudkan penegakan hukum yang adil dan profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPC ABPEDNAS Deli Serdang OK. Hendri Fadlian Karmain bersama jajaran berharap momentum Hari Lahir <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> ke-81 dapat menjadi refleksi untuk terus memperkuat sinergitas antara aparat penegak hukum, pemerintah desa, lembaga kemasyarakatan dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selamat Hari Lahir <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> Republik Indonesia ke-81. Semoga <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejaksaan/" target="_blank">Kejaksaan</a> semakin profesional, berintegritas dan senantiasa mendapat kepercayaan masyarakat dalam menegakkan hukum yang berkeadilan,&quot; demikian pesan DPC ABPEDNAS Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum tersebut sekaligus diharapkan memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.rel<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3061_DPC-ABPEDNAS-Deli-Serdang-Ucapkan-Selamat-Hari-Lahir-Kejaksaan-ke-81.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285833/dpc-abpednas-deli-serdang-ucapkan-selamat-hari-lahir-kejaksaan-ke81/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Bagikan DBH Rp350 Miliar, Daerah Diminta Lebih Maksimal Kejar PAD</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 15:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Bagikan DBH Rp350 Miliar, Daerah Diminta Lebih Maksimal Kejar PAD]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution Bagikan DBH Rp350 Miliar, Daerah Diminta Lebih Maksimal Kejar PAD]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN  &ndash; Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution meminta seluruh pemerintah kabupaten dan kota mempercepat upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di tengah capaian pendapatan yang dinilai masih perlu digenjot hingga akhir tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Bobby saat membuka Rapat Koordinasi Optimalisasi PAD dan Penyaluran Dana Bagi Hasil (DBH) Pajak Provinsi kepada kabupaten/kota se-Sumatera Utara di Aula Tengku Rizal Nurdin, Kantor Gubernur Sumut, Senin (31/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bobby, realisasi PAD Sumut hingga akhir Agustus 2026 memang telah melampaui 50 persen, namun capaian tersebut belum cukup untuk menjamin target pendapatan daerah dapat tercapai hingga akhir tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau melihat sisa waktu yang ada, kita harus lebih gencar lagi. Capaian sampai bulan Agustus memang di atas 50 persen, tetapi kita tidak boleh lengah,&quot; kata Bobby dihadapan kepala daerah, Kemendagri, Kepolisian dan undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut, realisasi PAD hingga 29 Agustus 2026 mencapai Rp3,8 triliun atau 55,81 persen dari target. Sementara realisasi pajak daerah mencapai Rp3,2 triliun atau 52,91 persen dari target sekitar Rp6,2 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby mengatakan dua sumber utama pembentuk PAD Provinsi Sumut masih berasal dari Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB). Karena itu, diperlukan kolaborasi antara pemerintah provinsi, pemerintah kabupaten/kota, kepolisian, dan PT Jasa Raharja untuk mengoptimalkan penerimaannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, sejak diterapkannya mekanisme opsen pajak, bagian pajak kendaraan bermotor langsung diterima pemerintah kabupaten/kota tanpa harus menunggu penyaluran dari pemerintah provinsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bobby, pada 2025 Pemprov Sumut telah menyalurkan dana opsen pajak sebesar Rp1,3 triliun kepada pemerintah kabupaten/kota. Sedangkan hingga Agustus 2026, realisasi penyaluran opsen pajak telah mencapai sekitar Rp919 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, Bobby menyoroti rendahnya realisasi dana cost sharing dari pemerintah kabupaten/kota untuk mendukung optimalisasi penerimaan pajak kendaraan bermotor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari kebutuhan alokasi cost sharing sebesar Rp52,99 miliar, kata Bobby, pemerintah kabupaten/kota baru menganggarkan sekitar Rp21,47 miliar dan realisasinya masih sangat minim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini harus menjadi perhatian bersama. Karena manfaat opsen pajak langsung diterima daerah, maka upaya peningkatan penerimaan pajaknya juga harus menjadi tanggung jawab bersama,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pad/" target="_blank">Pad</a>a kesempatan itu, Bobby juga menyerahkan Dana Bagi Hasil (DBH) pajak provinsi tahun 2026 sebesar Rp350 miliar kepada 33 pemerintah kabupaten/kota di Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, nilai tersebut merupakan bagian dari total DBH yang akan disalurkan hingga akhir tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Masih ada sekitar Rp1 triliun lagi yang akan kami salurkan sampai akhir tahun, tentu bergantung pada realisasi pendapatan daerah,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengandalkan pajak, Bobby meminta seluruh kepala daerah mulai mencari sumber pendapatan alternatif melalui berbagai skema pembiayaan kreatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai daerah tidak bisa terus bergantung pada pajak karena dapat membebani masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita harus kreatif mencari sumber pendapatan selain pajak. Kalau semua dibebankan dari pajak, masyarakat akan terbebani,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri Agus Fatoni mengapresiasi langkah Pemprov Sumut yang menggelar rapat koordinasi optimalisasi PAD bersama seluruh kepala daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, sinergi antara pemerintah provinsi dan pemerintah kabupaten/kota menjadi kunci peningkatan penerimaan daerah, khususnya dari sektor pajak kendaraan bermotor dan BBNKB yang memberikan kontribusi besar terhadap PAD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kabupaten dan kota harus aktif karena hasil opsen pajak sekarang langsung diterima daerah. Jika penerimaan meningkat, maka kemampuan daerah membiayai pembangunan juga akan semakin besar,&quot; kata Fatoni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mendorong pemerintah daerah memanfaatkan berbagai sumber pembiayaan lain seperti optimalisasi BUMD, BLUD, pemanfaatan aset daerah, kerja sama dengan badan usaha, CSR, hingga penguatan peran Baznas untuk mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Sumut Sutan Tolang Lubis mengatakan rapat koordinasi tersebut digelar untuk memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota, kepolisian, PT Jasa Raharja, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mengoptimalkan pendapatan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, sektor kendaraan bermotor masih menjadi salah satu sumber utama penerimaan daerah sehingga membutuhkan dukungan bersama, mulai dari pemutakhiran data kendaraan, peningkatan kesadaran wajib pajak, hingga perbaikan kualitas pelayanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Optimalisasi penerimaan membutuhkan dukungan bersama dalam pengelolaan pajak kendaraan bermotor, penerimaan opsen, pemutakhiran data kendaraan, peningkatan kesadaran masyarakat, serta penguatan kualitas pelayanan," kata Sutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, hingga 29 Agustus 2026 realisasi PAD Sumut telah mencapai Rp3,8 triliun atau 55,81 persen dari target. Sementara realisasi pajak daerah mencapai Rp3,2 triliun atau 52,91 persen dari target sekitar Rp6,2 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutan, capaian tersebut masih perlu terus ditingkatkan melalui kolaborasi antara Pemprov Sumut, pemerintah kabupaten/kota, kepolisian dan PT Jasa Raharja, khususnya dalam mendorong peningkatan penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Harapan kita bersama, kolaborasi ini dapat terus meningkatkan pemungutan dan penerimaan pajak kendaraan bermotor, BBNKB serta pajak daerah lainnya yang menjadi sumber pendapatan asli daerah Provinsi Sumatera Utara," ujarnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_9315_Bobby-Nasution-Bagikan-DBH-Rp350-Miliar--Daerah-Diminta-Lebih-Maksimal-Kejar-PAD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285832/bobby-nasution-bagikan-dbh-rp350-miliar-daerah-diminta-lebih-maksimal-kejar-pad/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Lapangan Kerja hingga Penguatan Usaha, Kebun Bah Jambi Perkuat Ekonomi Warga Simalungun</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Lapangan Kerja hingga Penguatan Usaha, Kebun Bah Jambi Perkuat Ekonomi Warga Simalungun]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Lapangan Kerja hingga Penguatan Usaha, Kebun Bah Jambi Perkuat Ekonomi Warga Simalungun]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SIMALUNGUN &mdash; Keberadaan perkebunan kelapa sawit di tengah masyarakat tidak hanya berkaitan dengan aktivitas produksi. Di Kebun Bah Jambi, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, aktivitas perkebunan juga menjadi salah satu sumber penghidupan warga sekitar melalui penyerapan tenaga kerja serta berbagai program sosial dan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebun Bah Jambi merupakan salah satu unit usaha PTPN IV Regional 2 yang beroperasi di wilayah Kecamatan Jawa Maraja Bah Jambi dan Kecamatan Tanah Jawa. Dari 612 karyawan yang bekerja di kebun tersebut, lebih dari 500 orang atau sekitar 80 persen merupakan warga lokal dari desa-desa di sekitar wilayah perkebunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2 Muhammad Ridho Nasution mengatakan, penyerapan tenaga kerja lokal menjadi salah satu bentuk kontribusi ekonomi yang secara langsung dirasakan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kontribusi Kebun Bah Jambi terhadap masyarakat tidak hanya terlihat dari program TJSL. Ada lebih dari 500 warga lokal yang bekerja di kebun dan memperoleh penghasilan dari aktivitas operasional, sehingga manfaat ekonominya ikut berputar di lingkungan masyarakat sekitar,&quot; ujar Ridho.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendapatan yang diterima pekerja kemudian menjadi bagian dari aktivitas ekonomi rumah tangga dan masyarakat setempat. Dengan demikian, keberadaan perkebunan tidak hanya menciptakan lapangan pekerjaan di dalam lingkungan perusahaan, tetapi juga memiliki keterkaitan dengan kegiatan ekonomi di sekitarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Bantuan sosial dan penguatan usaha*<br>Selain penyerapan tenaga kerja, kontribusi Kebun Bah Jambi dilakukan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program yang dijalankan mencakup sejumlah kebutuhan masyarakat, mulai dari fasilitas tempat ibadah dan fasilitas publik hingga dukungan terhadap usaha masyarakat serta kegiatan penghijauan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional 2 Muhammad Ridho Nasution mengatakan, program TJSL disusun dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat dan lembaga di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berupaya agar program TJSL benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar Kebun Bah Jambi. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga agar aktivitas operasional unit usaha dapat memberikan manfaat yang lebih luas,&quot; kata Ridho, Selasa (1/9/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada 2024, berbagai program TJSL direalisasikan salah satunya berupa pembangunan tempat parkir dan pemasangan keramik di Masjid Zahra Al Mukhlisin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal serupa juga konsisten dilaksanakan pada 2025 untuk pembangunan tempat ibadah, pemberian bibit ikan, dan kegiatan penghijauan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan pada 2026 ini, Kebun Bah Jambi merealisasikan beragam bantuan termasuk dukungan sarana dan alat produksi bagi Koperasi Produsen Pandai Besi Tanah Jawa Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan terhadap sarana produksi tersebut diarahkan untuk membantu pelaku usaha meningkatkan kapasitas produksi. Bagi masyarakat, penguatan fasilitas usaha dinilai memiliki manfaat yang berbeda dengan bantuan yang bersifat konsumtif karena dapat digunakan untuk menunjang kegiatan ekonomi secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penguatan ekonomi masyarakat menjadi salah satu hal yang penting. Ketika usaha masyarakat berkembang, manfaatnya akan kembali kepada keluarga dan lingkungan tempat mereka menjalankan kegiatan usaha,&quot; ujar Ridho.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kontribusi perusahaan di kawasan Bah Jambi tidak hanya berasal dari unit usaha perkebunan. Pabrik Kelapa Sawit (PKS) Bah Jambi juga menjalankan program TJSL bagi masyarakat sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika digabungkan, nilai keseluruhan bantuan yang disalurkan melalui kedua unit tersebut hampir menyentuh Rp 400 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Besaran bantuan tersebut menjadi salah satu indikator kontribusi sosial perusahaan. Namun, dampak ekonomi perusahaan di wilayah tersebut juga berkaitan dengan aktivitas utama perkebunan, terutama penyerapan tenaga kerja lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Melewati sejarah panjang perkebunan*<br>Kebun Bah Jambi memiliki sejarah yang lebih panjang dibandingkan struktur kelembagaan PTPN yang menaunginya saat ini. Berdasarkan catatan sejarah unit usaha, kawasan perkebunan tersebut pada awalnya merupakan milik perusahaan swasta Belanda, NV Handels Vereeniging Amsterdam (HVA).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komoditas yang dikembangkan ketika itu adalah sisal atau Agave sisalana. Perubahan pengelolaan terjadi setelah Pemerintah Republik Indonesia mengambil alih aset tersebut pada 2 Mei 1959 berdasarkan Peraturan Nomor 19 Tahun 1959.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak nasionalisasi, pengelolaan Kebun Bah Jambi secara bertahap masuk ke dalam sistem perusahaan perkebunan negara. Perubahan kelembagaan kemudian terus berlangsung hingga pada 1996 kebun tersebut menjadi bagian dari PT Perkebunan Nusantara IV.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Transformasi kembali berlangsung pada 2014-2015 ketika Kementerian BUMN menunjuk PTPN III (Persero) sebagai induk Holding Perkebunan Nusantara. Selanjutnya, pada 2023 dibentuk Subholding PalmCo dengan PTPN IV sebagai induknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam struktur tersebut, Kebun Bah Jambi kini menjadi salah satu unit usaha PTPN IV Regional 2.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi perusahaan, perubahan organisasi tersebut tidak mengubah kebutuhan untuk menjaga hubungan dengan masyarakat di sekitar wilayah operasional. Aktivitas produksi perkebunan berjalan berdampingan dengan kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi PTPN IV Regional 2, masyarakat sekitar merupakan bagian penting. Karena itu kami berupaya agar manfaat perusahaan dapat dirasakan secara nyata oleh warga, baik melalui kesempatan kerja maupun dukungan seperti fasilitas umum,&quot; kata Ridho.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_3483_Dari-Lapangan-Kerja-hingga-Penguatan-Usaha--Kebun-Bah-Jambi-Perkuat-Ekonomi-Warga-Simalungun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285831/dari-lapangan-kerja-hingga-penguatan-usaha-kebun-bah-jambi-perkuat-ekonomi-warga-simalungun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital</guid>
            <pubDate>Tue, 01 Sep 2026 13:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Simalungun dan Bank Sumut Perkuat Sinergi Pengelolaan Keuangan Daerah dan Transformasi Digital]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Simalungun l Sumut24.co<br>Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun terus melangkah teguh memperkuat tata kelola pemerintahan yang transparan, akuntabel, dan berbasis digital. Komitmen nyata ini diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama dengan PT Bank Sumut mengenai Sinergi dan Kolaborasi dalam Pengelolaan Keuangan Daerah untuk Mendukung Pembangunan Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatangan langsung dilakukan oleh Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih dan Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah di Kantor Bupati Simalungun, Pematang Raya, Sumatera Utara, Rabu (26/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dalam kesempatan tersebut, Sekretariat daerah, Mixnon Andreas Simamora bersama jajarannya dan jajaran PT Bank Sumut.<br><br>Kesepakatan bersama ini menjadi landasan strategis yang memperkuat kemitraan kedua dalam meningkatkan kualitas pelayanan perbankan, memperkokoh pengelolaan keuangan daerah, serta mendorong sistem transaksi pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, efisien, dan terintegrasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penguatan sinergi tersebut turut ditandai dengan penandatanganan sejumlah Perjanjian Kerja Sama (PKS), mencakup penerapan QRISPATI, penyaluran KUR Mikro Cluster Jagung, serta peluncuran QRIS Dinamis PBB, QRISPATI, dan Smart Cash.<br><br>Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan Pemkab Simalungun merupakan bagian dari komitmen Bank Sumut untuk terus hadir sebagai mitra strategis pemerintah daerah, bukan sekadar pengelola transaksi keuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bank Sumut tidak hanya hadir sebagai bank yang mengelola transaksi keuangan pemerintah daerah, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong transformasi layanan, memperluas akses pembiayaan, dan memperkuat aktivitas ekonomi masyarakat,&quot; ujar Heru. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya Heru menegaskan pemanfaatan layanan digital akan semakin memperkuat efisiensi dan transparansi dalam pengelolaan keuangan daerah. &quot;Melalui QRIS Dinamis PBB, QRISPATI, Smart Cash, dan berbagai layanan lainnya, kami ingin menghadirkan ekosistem transaksi yang lebih mudah, cepat, dan aman. Pada saat yang sama, kami akan terus mendukung program pembangunan dan penguatan ekonomi daerah,&quot; tambahnya.<br><br>Sementara itu, Bupati Simalungun, Dr H Anton Achmad Saragih, menegaskan bahwa kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemkab Simalungun dalam terus memperbaiki dan memperkuat tata kelola pemerintahan, khususnya di bidang pengelolaan keuangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah Kabupaten Simalungun berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang semakin transparan, akuntabel, efektif, dan efisien. Pemanfaatan teknologi dan layanan perbankan digital menjadi bagian penting untuk memastikan setiap proses transaksi dan pengelolaan keuangan daerah dapat dilakukan secara tertib, mudah dipantau, dan dipertanggungjawabkan,&quot; ujar Bupati.<br><br>Lebih jauh, Bupati menegaskan kolaborasi ini diharapkan tidak hanya sebatas penyediaan layanan perbankan, melainkan menjadi bagian dari transformasi pengelolaan pemerintahan yang memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Prinsipnya, setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat. Karena itu, tata kelola yang baik, transparansi, dan akuntabilitas harus menjadi fondasi dalam setiap kebijakan dan pengelolaan keuangan daerah,&quot; tegasnya.<br><br>Selain penguatan sistem transaksi dan pengelolaan keuangan daerah, kerja sama ini juga mencakup dukungan pembiayaan melalui KUR Mikro Cluster Jagung. Program tersebut diharapkan dapat memperluas akses permodalan bagi pelaku usaha dan petani, sekaligus mendorong pengembangan sektor-sektor produktif di Kabupaten Simalungun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara itu turut dirangkai dengan kegiatan High Level Meeting (HLM) yang membahas kesiapan Kabupaten Simalungun dalam penerapan program Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) dengan melibatkan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara.<br><br>Melalui sinergi dan kolaborasi yang kokoh ini, Pemkab Simalungun terus mendorong terwujudnya transformasi digital dalam tata kelola pemerintahan, peningkatan inklusi keuangan, serta penguatan sektor ekonomi produktif. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja sama dengan Bank Sumut diharapkan menjadi langkah strategis yang mempercepat terwujudnya Kabupaten Simalungun yang semakin maju, efektif, transparan, dan berorientasi penuh pada kesejahteraan seluruh masyarakat.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/09/_7677_Pemkab-Simalungun-dan-Bank-Sumut-Perkuat-Sinergi-Pengelolaan-Keuangan-Daerah-dan-Transformasi-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285830/pemkab-simalungun-dan-bank-sumut-perkuat-sinergi-pengelolaan-keuangan-daerah-dan-transformasi-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>