<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 26 Oct 2026 19:15:37 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Solok Memperkuat Transformasi Digital Melalui Kerja Sama Strategis Dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 18:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Solok Memperkuat Transformasi Digital Melalui Kerja Sama Strategis Dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Solok Memperkuat Transformasi Digital Melalui Kerja Sama Strategis Dengan Pemerintah Kota Pekanbaru.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pekan Baru - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senin (26/10/2026) Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat,  di Ruang Multimedia Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik, dan Persandian (Diskominfotiksan) Kota Pekanbaru, untuk memperkuat transformasi digital kerja sama  dengan Pemerintah Kota Pekanbaru dan mendorong pembenahan administrasi kemitraan pers dan persiapan operasional layanan darurat Terpadu Responsif Cepat (TRC) 112 di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> pada awal 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Pertemuan tersebut dipimpin Asisten I Bidang Pemerintahan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Zulkarnain, A.P., bersama Kepala Dinas Kominfo Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Nurzal Gustim. Rombongan diterima jajaran Diskominfotiksan Kota Pekanbaru yang dipimpin Adriansyah Eka Putra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Agenda ini menjadi langkah konkret menindaklanjuti nota kesepahaman yang telah ditandatangani kedua wali kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nurzal Gustim, pada pertemuan tersebut memperkenalkan peluncuran aplikasi SIKOMPAK (Sistem Informasi Kemitraan Kominfo dan Pers Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>) Aplikasi ini dirancang untuk mengelola data dan kerja sama media secara terpadu, terukur, serta terdokumentasi. Digitalisasi tersebut diharapkan mengurangi proses administrasi manual, mempercepat pelayanan, dan meminimalkan risiko dokumen hilang atau tercecer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan Nurzal Gusti, Kami membangun sistem digital ini bukan karena anggaran yang besar, justru sebaliknya ingin memangkas biaya, mempercepat proses, dan menghilangkan kerumitan administrasi yang selama ini dilakukan secara manual. Tak perlu lagi bolak-balik, tak perlu lagi dokumen hilang atau tercecer. Semua terdokumentasi rapi di dalam sistem. Pernyataan itu menegaskan bahwa efisiensi dan keteraturan administrasi menjadi tujuan utama pengembangan SIKOMPAK.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan data hingga 2026 mencatat, sebanyak 60 media telah terdaftar di lingkungan Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Dari jumlah tersebut, 43 media telah menjalin kerja sama aktif, sementara 17 media lainnya masih menjalani proses verifikasi. Sebanyak 48 media tercatat telah terverifikasi Dewan Pers dan 35 wartawan telah mengikuti Uji Kompetensi Wartawan (UKW). Data ini menjadi bagian penting dalam penataan kemitraan media yang lebih tertib dan terukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut  layanan darurat TRC 112 menjadi agenda strategis yang tak kalah penting. Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> ingin mempelajari proses bisnis dan pengalaman operasional layanan 112 Pekanbaru Aman agar dapat diterapkan sesuai kebutuhan daerah. Di Pekanbaru, layanan tersebut telah beroperasi dengan sekretariat di lingkungan Diskominfotiksan. Dan  rehabilitasi gedung sekretariat TRC 112 Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> di lingkungan Kantor Satpol PP telah rampung, dengan operasional dijadwalkan mulai awal 2027, ujar Nurzal Gusti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika persiapan berjalan sesuai rencana, pengembangan layanan TRC 112 di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> diharapkan memperkuat respons pemerintah terhadap laporan dan kebutuhan darurat masyarakat. Oleh karena itu, pembelajaran dari Pekanbaru menjadi kesempatan untuk memahami tata kelola layanan, koordinasi lintas instansi, serta mekanisme respons yang diperlukan sebelum layanan dijalankan. Target akhirnya bukan sekadar menghadirkan sistem, melainkan memastikan layanan tersebut benar-benar berguna bagi warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Diskominfotiksan Kota Pekanbaru, Adriansyah Eka Putra, mengatakan dia  membuka kesempatan bagi perusahaan media cetak, media siber atau daring, serta media elektronik untuk menjalin kemitraan penyebarluasan informasi pemerintah. Pendaftaran dapat dilakukan melalui situs resmi https://mitrakominfo. pekanbaru.go.id/. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan  ratusan media telah bekerja sama dengan Pemerintah Kota Pekanbaru. Media yang terverifikasi Dewan Pers menjadi prioritas, sedangkan media yang belum terverifikasi masih dapat mengajukan pendaftaran selama masa transisi sesuai ketentuan Peraturan Wali Kota Pekanbaru. Ia juga menekankan pentingnya mempertimbangkan segmen dan fokus setiap media agar penempatan peliput serta pemberian apresiasi berlangsung secara adil dan transparan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asisten I Bidang Pemerintahan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Zulkarnain, berharap pertemuan ini menjadi awal penguatan kerja sama yang berkelanjutan, bukan sekadar pertukaran pengalaman antar daerah. Melalui SIKOMPAK, pembelajaran pengelolaan media, dan persiapan layanan TRC 112, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berupaya membangun tata kelola yang lebih efisien sekaligus meningkatkan kualitas pelayanan publik. Kolaborasi dengan Pekanbaru diharapkan memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan memperkuat hubungan kedua pemerintah daerah, pungkasnya (YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9872_Pemko-Solok-Memperkuat-Transformasi-Digital-Melalui-Kerja-Sama-Strategis-Dengan-Pemerintah-Kota-Pekanbaru-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287748/pemko-solok-memperkuat-transformasi-digital-melalui-kerja-sama-strategis-dengan-pemerintah-kota-pekanbaru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Ungkap Dugaan Manipulasi Takaran BBM di Sergai, Manajer dan Supervisor SPBU Jadi Tersangka</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Ungkap Dugaan Manipulasi Takaran BBM di Sergai, Manajer dan Supervisor SPBU Jadi Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Ungkap Dugaan Manipulasi Takaran BBM di Sergai, Manajer dan Supervisor SPBU Jadi Tersangka]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Polda Sumatera Utara mengungkap dugaan manipulasi takaran bahan bakar minyak (BBM) di SPBU Suka Damai, Jalan Medan&ndash;Tebing Tinggi, Desa Suka Damai, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Serdang Bedagai. Dalam kasus ini, polisi menetapkan dua orang sebagai tersangka, yakni manajer dan supervisor SPBU tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumut Kombes Pol. Irfan Rifai mengatakan pengungkapan tersebut merupakan bagian dari Program Quick Wins 100 Hari Kerja Kapolri, khususnya program pemberantasan penyalahgunaan BBM bersubsidi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan program 100 hari kerja Kapolri yang dituangkan dalam program Quick Wins nomor 8, yaitu melakukan pemberantasan terhadap BBM subsidi yang ilegal,&quot; kata Irfan dalam konferensi pers di Mapolda Sumut, Senin (26/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, penyidik menetapkan DS selaku manajer SPBU dan H selaku supervisor SPBU sebagai tersangka. DS diduga menyuruh H merusak segel mesin pompa BBM, sedangkan H diduga melakukan perusakan segel untuk mengubah takaran pengisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irfan menjelaskan, kasus ini terungkap setelah tim penyidik Unit 2 Subdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut melakukan penyelidikan bersama UPT Metrologi Legal Disperindag Kabupaten Serdang Bedagai pada Selasa (20/10/2026) sekitar pukul 17.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat berada di lokasi, petugas mendapati H sedang membongkar mesin pompa BBM. Setelah dilakukan pemeriksaan, ditemukan segel atau locis pada tiga mesin pompa BBM dalam kondisi rusak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian melakukan pengujian takaran bersama pihak metrologi menggunakan bejana ukur. Hasilnya, volume BBM yang keluar tidak sesuai dengan angka 20 liter yang tertera pada indikator mesin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada pengujian Biosolar, ditemukan kekurangan sebanyak 510 mililiter. Sementara itu, pengujian Pertalite menunjukkan kekurangan 440 mililiter dan Pertamax 460 mililiter untuk setiap pengujian dengan indikator 20 liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Betul sekali, modusnya karena alat tera yang diubah sedemikian rupa. Kami menguji tiga pompa di SPBU tersebut dengan masing-masing 20 liter, baik Pertalite, Solar maupun Pertamax. Namun, BBM yang keluar tidak mencapai 20 liter,&quot; ujar Irfan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, selisih takaran tersebut berkisar hampir setengah liter untuk setiap pengujian 20 liter BBM. Penyidik masih mendalami bagaimana perubahan pada mesin pompa itu dilakukan dan bagaimana dugaan praktik tersebut dapat berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah saksi, dugaan praktik perusakan segel mesin pompa BBM tersebut disebut telah berlangsung sekitar tujuh tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari keterangan yang disajikan dalam berita acara pemeriksaan, kegiatan ini sudah berlangsung sekitar tujuh tahun,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari penghitungan sementara berdasarkan data penjualan pada totalisator SPBU dan hasil pengukuran selisih takaran oleh petugas metrologi selama Juni hingga Oktober 2026, penyidik memperkirakan keuntungan yang diduga diperoleh pelaku usaha mencapai Rp595.321.508,90.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selisih volume BBM dalam periode tersebut terdiri atas 32.768,3 liter Biosolar, 34.681,1 liter Pertalite, dan 1.575,8 liter Pertamax.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irfan menegaskan, angka tersebut merupakan estimasi sementara yang masih didalami penyidik. Ia juga menyebut tidak menutup kemungkinan adanya pengembangan perkara apabila ditemukan keterlibatan pihak lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak menutup kemungkinan dari dua tersangka yang di SPBU Serdang Bedagai ini akan berkembang ke tersangka lainnya. Ini masih kami dalami,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Plt. Kasubdit I/Indag Ditreskrimsus Polda Sumut AKP Marbintang menjelaskan, uang tunai sebesar Rp77.425.000 turut diamankan saat petugas melakukan penindakan di lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Uang yang kami amankan ini ditemukan saat berada di TKP dan diduga merupakan hasil penjualan pada hari itu. Ini masih menjadi bagian dari pendalaman kami,&quot; kata Marbintang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain uang tunai, penyidik menyita satu buah tang, satu buah obeng, dokumen pendukung, rekaman CCTV dalam flash disk, tiga unit telepon genggam, serta tiga mesin pompa dispenser BBM yang telah dipasangi garis polisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irfan menambahkan, penyidik juga mendalami kemungkinan keterlibatan pihak lain, termasuk terkait pemeriksaan tera secara berkala. Namun, ia menegaskan bahwa hal tersebut masih berupa pendalaman dan belum dapat disimpulkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami masih mendalami kemungkinan tersebut. Mohon bersabar, karena penyidik masih melakukan pemeriksaan dan pengembangan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas perbuatannya, kedua tersangka dipersangkakan melanggar Pasal 8 ayat (1) huruf c juncto Pasal 62 ayat (1) Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, serta Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana telah diubah melalui Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyidik masih melanjutkan pemeriksaan untuk mendalami dugaan manipulasi takaran, menghitung dampak yang ditimbulkan, serta menelusuri kemungkinan keterlibatan pihak lain dalam perkara tersebut.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8239_Polda-Sumut-Ungkap-Dugaan-Manipulasi-Takaran-BBM-di-Sergai--Manajer-dan-Supervisor-SPBU-Jadi-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287747/polda-sumut-ungkap-dugaan-manipulasi-takaran-bbm-di-sergai-manajer-dan-supervisor-spbu-jadi-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolresta Deli Serdang Pimpin Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 Di Mako Polresta Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolresta Deli Serdang Pimpin Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 Di Mako Polresta Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolresta Deli Serdang Pimpin Gelar Pasukan Ops Patuh Toba 2026 Di Mako Polresta Deli Serdang]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Deliserdang- <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 di Lapangan Apel Mapolresta Deli Serdang, Senin pagi (26/10/2026), sebagai tanda dimulainya pelaksanaan operasi selama 14 hari dimulai tanggal 26 oktober sampai 08 November 2026. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dipimpin langsung oleh Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Muhammad, SH, S.I.K., M.Si., dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda serta perwakilan instansi terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Turut hadir dalam apel tersebut antara lain Dandim 0204/DS Letkol Inf Wahidin Sobar, S.Sos, M.Sc, mewakili Kajari Deli Serdang Zulham Dams, SH, MH, Kasat Pol PP Kab. Deli Serdang Marzuki, S.Sos, M.AP, Plt Kadis Perhubungan Teuku Muhammad Yahya,  Wakapolresta AKBP Juliani Prihatini, S.I.K., M.H., para pejabat utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang, serta personel dari TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Subdenpom Lubuk Pakam, dan Avsec Bandara Internasional Kualanamu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Apel gelar pasukan diawali dengan laporan perwira apel, dilanjutkan dengan pemeriksaan pasukan, penyematan pita tanda dimulainya operasi, penyampaian amanat pimpinan, doa bersama, dan ditutup dengan penghormatan pasukan. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan dalam keadaan aman, tertib, dan lancar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dalam amanatnya Kapolresta Deli Serdang menyampaikan bahwa pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 bertujuan untuk menurunkan angka pelanggaran lalu lintas di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang. Selain itu, operasi ini juga diarahkan untuk menekan jumlah kejadian kecelakaan lalu lintas serta fatalitas korban, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas. Dengan digelarnya operasi ini, diharapkan tingkat disiplin dan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas dapat meningkat secara signifikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Operasi ini bukan hanya sebatas penindakan hukum, namun juga sebagai upaya edukatif dan preemtif untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat dalam berkendara.&quot; tegas Kapolresta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dalam pelaksanaannya, operasi menyasar berbagai bentuk pelanggaran lalu lintas yang dinilai berisiko tinggi terhadap keselamatan di jalan raya. Tujuan Operasi patuh toba adalah untuk menekan angka Pelanggaran Lalu lintas di wilayah Hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang, menurunnya jumlah kecelakaan lalu lintas dan angka fatalitas korban kecelakaan lalu lintas di wilayah Hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang dan terwujudnya keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas diwilayah Hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Untuk sasaran operasi patuh toba ini adalah para pengendaran yang masih menggunakan HP saat berkendara, pengendara di bawah umur yang belum memenuhi persyaratan memiliki SIM, berboncengan lebih dari satu orang, tidak menggunakan helm SNI dan sabuk keselamatan (safety belt), berkendara dalam pengaruh alkohol atau dalam keadaan mabuk, melawan arus lalu lintas yang membahayakan pengguna jalan lainnya dan melebihi batas kecepatan yang telah ditentukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kapolresta menambahkan bahwa operasi ini akan dilaksanakan dengan pendekatan preemtif dan preventif melalui sosialisasi serta himbauan kepada masyarakat, disertai dengan penegakan hukum secara represif yang tetap mengedepankan prinsip humanis dan profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kami mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk bersama-sama menciptakan budaya tertib berlalu lintas. Dengan kesadaran bersama, angka kecelakaan bisa ditekan, dan keselamatan di jalan bisa ditingkatkan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dengan sinergi seluruh pihak, Operasi Patuh Toba 2026 diharapkan dapat menekan angka pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas, serta meningkatkan keselamatan dan ketertiban di jalan raya bagi seluruh masyarakat Deli Serdang.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7883_Kapolresta-Deli-Serdang-Pimpin-Gelar-Pasukan-Ops-Patuh-Toba-2026-Di-Mako-Polresta-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287746/kapolresta-deli-serdang-pimpin-gelar-pasukan-ops-patuh-toba-2026-di-mako-polresta-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Helm hingga Knalpot Tak Standar, Ini 9 Target Operasi Patuh Toba 2026 di Tapanuli Selatan</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Helm hingga Knalpot Tak Standar, Ini 9 Target Operasi Patuh Toba 2026 di Tapanuli Selatan]]></title>
            <description><![CDATA[Helm hingga Knalpot Tak Standar, Ini 9 Target Operasi Patuh Toba 2026 di Tapanuli Selatan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) resmi memulai <a href="https://www.sumut24.co/tag/operasi/" target="_blank">Operasi</a> Patuh Toba 2026 pada Senin (26/10/2026). <a href="https://www.sumut24.co/tag/operasi/" target="_blank">Operasi</a> yang berlangsung selama 14 hari hingga 8 November 2026 ini menyasar sembilan jenis pelanggaran lalu lintas yang berpotensi membahayakan keselamatan pengendara maupun pengguna jalan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 36 personel Polres Tapanuli Selatan dilibatkan dalam operasi tersebut. Pelaksanaan operasi ditandai dengan apel gelar pasukan di Lapangan Apel Markas Polres Tapanuli Selatan yang dipimpin langsung Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso, S.I.K., S.H., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanatnya, Anton menegaskan bahwa keberhasilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/operasi/" target="_blank">Operasi</a> Patuh Toba 2026 tidak hanya diukur dari banyaknya pelanggar yang ditindak. Lebih dari itu, operasi ini diharapkan mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam mematuhi aturan lalu lintas dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas saat berkendara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui kolaborasi dan partisipasi aktif masyarakat, <a href="https://www.sumut24.co/tag/operasi/" target="_blank">Operasi</a> Patuh Toba 2026 diarahkan untuk menekan angka pelanggaran, kecelakaan dan fatalitas korban sekaligus mewujudkan Kamseltibcarlantas yang aman, tertib, lancar dan berkeselamatan secara berkelanjutan,&quot; kata AKBP Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kepatuhan terhadap aturan lalu lintas merupakan salah satu faktor penting untuk mencegah kecelakaan. Karena itu, diperlukan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar budaya tertib berlalu lintas dapat tumbuh dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/operasi/" target="_blank">Operasi</a> Patuh Toba 2026 mengedepankan langkah preemtif, preventif, dan represif dengan tetap menjunjung tinggi prinsip humanis, profesional, serta berkeadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendekatan preemtif dilakukan melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Sementara itu, langkah preventif diwujudkan melalui patroli dan pengawasan di sejumlah lokasi yang dinilai rawan pelanggaran, kemacetan, maupun kecelakaan lalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun penegakan hukum dilakukan secara terukur dengan mempertimbangkan tingkat risiko dan jenis pelanggaran yang ditemukan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anton meminta seluruh personel agar tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga mengutamakan pembinaan terhadap pelanggaran tertentu yang masih dapat ditoleransi sesuai ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kedepankan penindakan yang modern dan transparan, serta mengutamakan penindakan berupa teguran terhadap pelanggaran-pelanggaran tertentu yang masih dapat dibina,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menekankan pentingnya transparansi dalam setiap tindakan kepolisian. Penegakan aturan harus dilaksanakan secara profesional agar masyarakat memahami bahwa operasi tersebut bertujuan melindungi keselamatan pengguna jalan, bukan sekadar memberikan sanksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat diimbau meningkatkan kewaspadaan dan memastikan seluruh ketentuan berkendara telah dipenuhi selama <a href="https://www.sumut24.co/tag/operasi/" target="_blank">Operasi</a> Patuh Toba 2026 berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terdapat sembilan kategori pelanggaran yang menjadi sasaran operasi, yakni:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Tidak menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor.<br>2. Tidak menggunakan sabuk keselamatan bagi pengemudi maupun penumpang kendaraan yang diwajibkan menggunakannya.<br>3. Menggunakan telepon seluler saat berkendara sehingga mengganggu konsentrasi di jalan.<br>4. Melanggar batas kecepatan yang telah ditetapkan.<br>5. Berkendara di bawah pengaruh alkohol yang dapat membahayakan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.<br>6. Melanggar ketentuan jumlah penumpang sesuai aturan yang berlaku.<br>7. Menggunakan kendaraan yang tidak memenuhi persyaratan teknis, termasuk penggunaan knalpot yang tidak sesuai standar.<br>8. Mengemudikan kendaraan tanpa memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sesuai.<br>9. Tidak dilengkapi Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK) atau menggunakan kendaraan tidak sesuai peruntukannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengawasan terhadap sejumlah pelanggaran tersebut, kepolisian berharap potensi kecelakaan dapat ditekan. Masyarakat juga diminta memastikan kondisi kendaraan tetap layak jalan dan dokumen berkendara tersedia sebelum melakukan perjalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada 36 personel yang ditugaskan, AKBP Anton Santoso mengingatkan agar seluruh anggota bekerja sesuai standar operasional prosedur (SOP). Setiap tindakan di lapangan harus dilaksanakan secara profesional, bermoral, dan tidak bertentangan dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan anggotanya untuk menghindari tindakan yang dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan kekuatan ini, saya harapkan setiap anggota dapat melaksanakan tugas secara profesional, bermoral, humanis dan penuh integritas. Sejalan dengan agenda reformasi birokrasi Polri, kita juga dituntut untuk terus meningkatkan citra Polri yang humanis,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegasan tersebut menjadi bagian penting dalam pelaksanaan operasi, mengingat pendekatan yang mengedepankan edukasi dan pelayanan diharapkan dapat meningkatkan kepatuhan masyarakat secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apel gelar pasukan <a href="https://www.sumut24.co/tag/operasi/" target="_blank">Operasi</a> Patuh Toba 2026 turut dihadiri Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, Ketua DPRD Tapanuli Selatan H. Rahmat Nasution, serta perwakilan Kejaksaan Negeri Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir pula perwakilan Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Batalyon C Pelopor Satbrimob Polda Sumatera Utara, Subdenpom I/2-3 Padangsidimpuan, sejumlah pemangku kepentingan terkait, dan pejabat utama Polres Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran unsur pemerintah daerah, TNI, kejaksaan, dan instansi terkait menunjukkan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendukung ketertiban serta keselamatan berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Tapanuli Selatan berharap <a href="https://www.sumut24.co/tag/operasi/" target="_blank">Operasi</a> Patuh Toba 2026 dapat berjalan optimal selama 14 hari pelaksanaan. Masyarakat diimbau untuk selalu menaati aturan, melengkapi dokumen kendaraan, menggunakan perlengkapan keselamatan, serta mengutamakan keselamatan dibandingkan kecepatan saat berada di jalan raya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9789_Helm-hingga-Knalpot-Tak-Standar--Ini-9-Target-Operasi-Patuh-Toba-2026-di-Tapanuli-Selatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287745/helm-hingga-knalpot-tak-standar-ini-9-target-operasi-patuh-toba-2026-di-tapanuli-selatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Apel Operasi Patuh Toba 2026 Digelar, Polres Padangsidimpuan Siapkan Personel Gabungan</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Apel Operasi Patuh Toba 2026 Digelar, Polres Padangsidimpuan Siapkan Personel Gabungan]]></title>
            <description><![CDATA[Apel Operasi Patuh Toba 2026 Digelar, Polres Padangsidimpuan Siapkan Personel Gabungan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan bersama Pemerintah Kota Padangsidimpuan, TNI, dan sejumlah instansi terkait menggelar Apel Gelar Pasukan Operasi Kepolisian Kewilayahan Patuh Toba 2026 di Lapangan Apel Mako <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan, Senin (26/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apel yang berlangsung mulai pukul 09.00 hingga 10.00 WIB tersebut menjadi bentuk kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta koordinasi lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026, khususnya untuk meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dipimpin Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, dengan Perwira Apel Kasat Samapta AKP Yusup, S.H., M.H., serta Komandan Apel IPDA Joko Winarno.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi tahun ini mengusung tema &quot;Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan&quot;. Tema tersebut menegaskan pentingnya keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menciptakan kondisi lalu lintas yang aman, tertib, dan nyaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Operasi Patuh Toba 2026 bukan sekadar kegiatan penindakan terhadap pelanggaran lalu lintas, melainkan juga upaya membangun kesadaran masyarakat agar lebih disiplin dan bertanggung jawab saat berkendara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keselamatan di jalan raya membutuhkan kepatuhan setiap pengguna jalan terhadap peraturan lalu lintas, sekaligus dukungan seluruh pihak dalam menciptakan budaya berkendara yang aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Operasi Patuh Toba 2026 kami laksanakan untuk meningkatkan kesadaran dan kepatuhan masyarakat dalam berlalu lintas. Kami mengimbau seluruh pengguna jalan agar selalu mematuhi aturan, melengkapi surat-surat kendaraan, menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, serta mengutamakan keselamatan selama perjalanan,&quot; demikian pesan Kapolres yang dapat disampaikan dalam konteks pelaksanaan operasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga diharapkan menekankan pentingnya pendekatan yang humanis dan profesional dalam pelaksanaan operasi, sehingga masyarakat tidak hanya memahami aturan, tetapi juga menyadari bahwa keselamatan merupakan kebutuhan bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Catatan redaksi: Pernyataan Kapolres di atas merupakan draf redaksional, bukan kutipan langsung yang telah terverifikasi. Sebelum diterbitkan sebagai pernyataan resmi AKBP Noval N.G. Desky, redaksi perlu mengonfirmasi atau menyesuaikannya dengan keterangan langsung dari Kapolres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanatnya, Wali Kota Padangsidimpuan Letnan Dalimunthe menekankan bahwa keberhasilan Operasi Patuh Toba 2026 tidak cukup diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak. Operasi tersebut juga harus mampu mendorong perubahan perilaku masyarakat agar semakin sadar akan pentingnya keselamatan berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, personel yang bertugas diminta mengedepankan langkah preventif dan edukatif melalui sosialisasi kepada masyarakat, disertai penegakan hukum yang profesional, proporsional, serta sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota juga mengingatkan agar seluruh petugas menjalankan tugas secara humanis dan bertanggung jawab. Pendekatan yang tepat dinilai penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat sekaligus mencegah munculnya keluhan selama operasi berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, koordinasi antara Polri, TNI, pemerintah daerah, dan instansi terkait perlu terus diperkuat untuk mendukung terciptanya keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas atau Kamseltibcarlantas di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apel gelar pasukan tersebut dihadiri Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Sri Fitrah Munawarah Nasution, S.Ak., Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H., serta Wakapolres KOMPOL Parlindungan Panjaitan, S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir perwakilan Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Batalyon 123/Rajawali, Subdenpom I/2-3, Kepala Jasa Raharja Cabang Padangsidimpuan Agus Manaor S. Sialoho, S.E., Ketua DPC Organda setempat, Kepala Dinas Perhubungan Iswan Nagabe Lubis, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jhonny Parulian Situmeang, S.H., M.M., serta Kepala Satpol PP Renra Dalimunthe.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personel yang disiapkan dalam apel terdiri atas unsur TNI, Subdenpom dan Provos, Satuan Samapta, Satuan Lalu Lintas, staf <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>, Bhabinkamtibmas, gabungan Satintelkam, Satreskrim dan Satresnarkoba, Satpol PP, serta Dinas Perhubungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah kendaraan dinas operasional Polri dan instansi terkait juga diperiksa untuk memastikan kesiapan sarana pendukung dalam pelaksanaan operasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan berbagai unsur tersebut menunjukkan bahwa upaya mewujudkan lalu lintas yang aman tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan kerja sama lintas sektor secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Operasi Patuh Toba 2026, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya mematuhi rambu-rambu lalu lintas, menggunakan perlengkapan keselamatan, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta menghindari perilaku yang dapat membahayakan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesadaran untuk tertib berlalu lintas perlu dibangun secara konsisten, baik melalui edukasi maupun penegakan hukum. Dengan demikian, pelaksanaan operasi diharapkan mampu menekan potensi kecelakaan sekaligus menciptakan situasi lalu lintas yang lebih tertib dan berkeselamatan di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh Toba 2026 berakhir pada pukul 10.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan bersama unsur terkait selanjutnya diharapkan dapat menjalankan operasi secara optimal dengan mengutamakan profesionalisme, pelayanan kepada masyarakat, serta keselamatan seluruh pengguna jalan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2768_Apel-Operasi-Patuh-Toba-2026-Digelar--Polres-Padangsidimpuan-Siapkan-Personel-Gabungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287744/apel-operasi-patuh-toba-2026-digelar-polres-padangsidimpuan-siapkan-personel-gabungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Operasi Patuh Toba 2026 Polres Paluta Dimulai, Pengendara Bandel Jadi Sasaran</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Operasi Patuh Toba 2026 Polres Paluta Dimulai, Pengendara Bandel Jadi Sasaran]]></title>
            <description><![CDATA[Operasi Patuh Toba 2026 Polres Paluta Dimulai, Pengendara Bandel Jadi Sasaran]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian Resor (Polres) Padang Lawas Utara resmi memulai Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 untuk meningkatkan kedisiplinan pengendara sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi yang berlangsung selama 14 hari, mulai 26 Oktober hingga 8 November 2026, ini menyasar berbagai pelanggaran yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan operasi ditandai dengan Apel Gelar Pasukan di Lapangan Apel Polres Padang Lawas Utara, Senin (26/10/2026). Apel dipimpin langsung Kapolres Padang Lawas Utara, AKBP Dhery Fajariandono, S.I.K., M.H., serta dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah instansi terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi tahun ini mengusung tema &quot;Polisi Bersama Masyarakat Mewujudkan Lalu Lintas yang Tertib, Aman dan Berkeselamatan&quot;. Tema tersebut menegaskan pentingnya kerja sama antara kepolisian dan masyarakat dalam membangun budaya berlalu lintas yang lebih disiplin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanatnya, AKBP Dhery Fajariandono menyoroti angka kecelakaan lalu lintas yang terjadi di wilayah hukum Polres Padang Lawas Utara. Data selama September 2026 mencatat tujuh kasus kecelakaan yang mengakibatkan tujuh orang meninggal dunia, tiga orang mengalami luka berat, dan satu orang menderita luka ringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selama bulan September 2026 saja, telah terjadi sebanyak 7 kasus kecelakaan lalu lintas, di mana di antaranya telah mengakibatkan sebanyak 7 orang meninggal dunia, 3 orang luka berat dan 1 orang luka ringan,&quot; ungkap AKBP Dhery Fajariandono.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain tingginya dampak kecelakaan, Kapolres juga mengungkapkan bahwa pelanggaran yang paling banyak ditemukan di wilayahnya adalah pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi perhatian serius kepolisian karena penggunaan helm berstandar nasional Indonesia (SNI) merupakan salah satu langkah penting untuk mengurangi risiko cedera kepala ketika terjadi kecelakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026, Polres Padang Lawas Utara berupaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar tidak menganggap aturan lalu lintas sebatas kewajiban administratif, melainkan sebagai bentuk perlindungan terhadap keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 mengedepankan kegiatan edukasi, pendekatan persuasif, dan pelayanan humanis. Langkah tersebut tetap disertai penegakan hukum terhadap pelanggaran yang berpotensi menimbulkan kecelakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun sasaran pelanggaran yang menjadi perhatian dalam operasi tersebut meliputi:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Pengendara sepeda motor yang tidak menggunakan helm berstandar SNI.<br>2. Pengendara kendaraan bermotor yang melawan arus lalu lintas.<br>3. Pengemudi yang menggunakan telepon seluler saat berkendara.<br>4. Pengendara yang mengemudikan kendaraan di bawah pengaruh alkohol.<br>5. Pengendara kendaraan bermotor yang masih di bawah umur.<br>6. Pengendara sepeda motor yang berboncengan lebih dari satu orang.<br>7. Kendaraan yang menggunakan knalpot tidak sesuai spesifikasi teknis.<br>8. Pengendara yang melanggar marka dan rambu lalu lintas.<br>9. Kendaraan angkutan barang yang melanggar ketentuan dimensi dan muatan atau Over Dimension Over Loading (ODOL).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepatuhan terhadap aturan tersebut dinilai penting untuk menciptakan kondisi jalan yang lebih aman, terutama di tengah aktivitas masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor setiap hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian juga mengimbau masyarakat untuk memastikan kelengkapan kendaraan, membawa dokumen berkendara yang sah, serta mematuhi rambu dan marka jalan selama melakukan perjalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Dhery menegaskan bahwa upaya mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar tidak bisa hanya dibebankan kepada kepolisian. Peran aktif masyarakat, kondisi kendaraan, serta dukungan sarana dan prasarana jalan juga menjadi faktor penting dalam mencegah kecelakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengajak untuk kita semua bekerja sama dalam menciptakan sebuah ekosistem berlalu lintas yang aman dan nyaman, sehingga mulai dari pengendara, kendaraan, dan sarana serta prasarana jalan dapat mendukung terwujudnya lalu lintas yang aman, selamat, tertib dan lancar,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kesadaran mematuhi aturan harus dimulai dari setiap pengguna jalan. Menggunakan helm, tidak bermain ponsel ketika berkendara, menghindari kebut-kebutan, dan tidak melawan arus merupakan tindakan sederhana yang dapat membantu mencegah kecelakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga memberikan penekanan kepada seluruh personel gabungan yang terlibat dalam operasi agar menjalankan tugas dengan profesional, mengedepankan pelayanan, serta bertindak tegas terhadap pelanggaran sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tampilkan performance yang terbaik dan bekerjalah dengan profesional. Layanilah masyarakat dengan sepenuh hati dan jangan ragu untuk menindak para pelanggar lalu lintas,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apel Gelar Pasukan Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026 dikoordinasikan oleh Kanit Gakkum Satlantas Polres Padang Lawas Utara, IPDA Arif Rahman Naibaho. Kegiatan tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat daerah, unsur TNI, kepolisian, serta perwakilan instansi pemerintah dan pelayanan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Padang Lawas Utara H. Basri Harahap hadir bersama Sekretaris Daerah Dr. Patuan Rahmad Syukur P. Hasibuan, S.STP., M.M. Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas Utara diwakili anggota DPRD Hasran Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Unsur kejaksaan diwakili Kasi Pidum Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara Juanda Fadli, S.H., M.H. Dari unsur TNI, hadir Danramil 05/PB Kapten Inf M. Dalimunthe yang mewakili Dandim 0212/TS, Lettu Eki Farizkie yang mewakili Dan Yonif 123/RW, serta Kompol Suliadi yang mewakili Wadan Yon C Brimobdasu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD) juga hadir, di antaranya Kadis Kesehatan M. Umar Nasution, S.E., M.M., Kadis Pendidikan Rahmad Hidayat Harahap, S.STP., M.SP., Plt. Kadis Kominfo Jhonson Siregar, Kasat Pol PP Indra Saputra Nasution, S.STP., M.M., dan Kakan Kesbangpol Syaripuddin Harahap, S.Sos.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan lintas sektor turut terlihat melalui kehadiran Kepala BMKG Joko Santoso, Kepala Bandara Aek Godang Bill Akbar, serta perwakilan Jasa Raharja Ridho Rinaldi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran berbagai unsur tersebut mencerminkan dukungan bersama terhadap pelaksanaan operasi kepolisian untuk meningkatkan ketertiban dan keselamatan lalu lintas di Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan dimulainya Operasi Patuh <a href="https://www.sumut24.co/tag/toba/" target="_blank">Toba</a> 2026, masyarakat diharapkan semakin disiplin dalam berkendara dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama. Kepatuhan terhadap aturan bukan hanya untuk menghindari sanksi, tetapi juga untuk melindungi nyawa serta mencegah bertambahnya korban kecelakaan di jalan raya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi ini dijadwalkan berlangsung hingga 8 November 2026. Selama periode tersebut, pengguna jalan diimbau meningkatkan kewaspadaan, mematuhi peraturan lalu lintas, dan mengutamakan keselamatan dalam setiap perjalanan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2853_Operasi-Patuh-Toba-2026-Polres-Paluta-Dimulai--Pengendara-Bandel-Jadi-Sasaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287743/operasi-patuh-toba-2026-polres-paluta-dimulai-pengendara-bandel-jadi-sasaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GEMPAR-Sumut Bongkar Dugaan Kejanggalan Hibah SPPG Rp5,3 Miliar di Deli Serdang, Kejatisu Didesak Turun Tangan</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GEMPAR-Sumut Bongkar Dugaan Kejanggalan Hibah SPPG Rp5,3 Miliar di Deli Serdang, Kejatisu Didesak Turun Tangan]]></title>
            <description><![CDATA[GEMPARSumut Bongkar Dugaan Kejanggalan Hibah SPPG Rp5,3 Miliar di Deli Serdang, Kejatisu Didesak Turun Tangan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Koordinator Gerakan Mahasiswa Pejuang Reformasi Sumatera Utara (GEMPAR-Sumut), Fajar, menyoroti sejumlah kejanggalan dalam proyek pembangunan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, yang disebut memiliki total pagu hibah Rp5,3 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GEMPAR-Sumut menduga terdapat persoalan dalam penggunaan dasar hukum, penentuan pelaksana proyek, hingga transparansi kontrak pengadaan barang dan kendaraan. Organisasi mahasiswa itu mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara (Kejatisu) dan Polda Sumut melakukan pemeriksaan serta audit menyeluruh terhadap proyek tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fajar secara khusus menyoroti keterlibatan sejumlah pihak yang disebut dalam dokumen dan informasi yang mereka kantongi, termasuk seorang mantan Kepala Bidang Bangunan Gedung Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Deli Serdang berinisial AM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Persoalan yang kami pertanyakan adalah dasar hukum yang digunakan. Jika proyek sudah berjalan pada September 2025, sementara Peraturan Presiden Nomor 115 Tahun 2025 baru ditetapkan pada 17 November 2025, apa dasar hukum yang digunakan ketika proyek tersebut dilaksanakan?&quot; kata Fajar di Medan, Senin (26/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, persoalan tersebut harus dijelaskan secara terbuka oleh pihak terkait. GEMPAR-Sumut meminta aparat penegak hukum menelusuri dokumen perencanaan, proses penganggaran, dasar pemberian hibah, serta penetapan pelaksana pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga Kontrak dalam September 2025&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fajar menjelaskan, berdasarkan dokumen yang diklaim dimiliki GEMPAR-Sumut, proyek tersebut bermula dari surat permohonan bernomor B/8754/VII/LOG.2/2025 tertanggal 25 Juli 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Surat itu disebut berkaitan dengan permohonan yang mengatasnamakan Bupati Deli Serdang dan merujuk pada Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia serta dua surat petunjuk dan arahan Kapolri mengenai Program Makan Bergizi Gratis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GEMPAR-Sumut juga mempertanyakan proses penetapan pelaksana proyek yang disebut mulai dikerjakan pada September 2025 melalui CV Sigma Sisenna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fajar menduga terdapat penunjukan langsung dalam proses tersebut. Namun, mekanisme pemilihan penyedia, dasar penetapan perusahaan, dan pihak yang mengambil keputusan perlu diperiksa berdasarkan dokumen pengadaan serta ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini yang harus dibuka kepada publik. Bagaimana proses penentuan pelaksananya? Apakah sesuai ketentuan? Siapa yang mengambil keputusan dan siapa yang bertanggung jawab atas penggunaan anggaran?&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GEMPAR-Sumut merinci tiga kontrak yang menjadi perhatian mereka:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;1. Kontrak pembangunan SPPG, Nomor 602.3/01/2.01.0021/SP/PJLK/DCKTR/DS/IX/2025, tertanggal 16 September 2025, dengan pelaksana yang disebut CV Sigma Sisenna.<br>2. Kontrak pengadaan barang SPPG, Nomor 602.3/01.03/2.01.0022/SP/PB/DCKTR-DS/IX/2025, tertanggal 23 September 2025. Identitas perusahaan pelaksana belum diketahui berdasarkan informasi yang disampaikan GEMPAR-Sumut.<br>3. Kontrak pengadaan mobil SPPG, Nomor 602.3/01.02/2.01.0021/SP/PB/DCKTR/DS/IX/2025, tertanggal 23 September 2025. Identitas perusahaan pelaksana juga belum diketahui berdasarkan informasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Fajar, ketidakjelasan identitas perusahaan dalam dua kontrak pengadaan itu harus segera ditelusuri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau benar terdapat kontrak pengadaan barang dan mobil, siapa penyedianya? Berapa nilai masing-masing kontrak? Bagaimana proses pemilihannya? Kami meminta semua dokumen dibuka dan diperiksa agar tidak menimbulkan kecurigaan di tengah masyarakat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai, transparansi dokumen kontrak merupakan bagian penting dari pertanggungjawaban penggunaan anggaran. Karena itu, GEMPAR-Sumut meminta aparat penegak hukum memastikan apakah seluruh tahapan pelaksanaan proyek telah sesuai dengan ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Desak Kejatisu dan Polda Sumut Periksa Pihak Terkait&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GEMPAR-Sumut mendesak Kejatisu dan Polda Sumut menelusuri dugaan penyimpangan dalam proyek tersebut, termasuk memeriksa AM serta pihak-pihak lain yang disebut memiliki keterkaitan dengan proses pengajuan, pelaksanaan, dan pengadaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fajar juga meminta aparat mengklarifikasi peran mantan Kapolrestabes Medan berinisial GAS serta pihak berinisial JCS yang disebut dalam informasi mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemeriksaan diperlukan untuk memastikan apakah terdapat pelanggaran administrasi, penyimpangan prosedur pengadaan, atau unsur tindak pidana korupsi dalam penggunaan dana hibah Rp5,3 miliar tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami meminta aparat tidak berhenti pada pemeriksaan dokumen administratif. Telusuri aliran anggaran, proses penunjukan penyedia, pelaksanaan pekerjaan, dan pertanggungjawaban seluruh kontrak,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fajar menegaskan, GEMPAR-Sumut berencana menggelar aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Deli Serdang dan Kejatisu sebagai bentuk desakan agar persoalan tersebut ditangani secara transparan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kadis DCKTR Belum Memberikan Jawaban&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, upaya konfirmasi wartawan kepada Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Deli Serdang, Rahmadsyah, disebut belum memperoleh tanggapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut informasi yang disampaikan, Rahmadsyah belum menjawab panggilan telepon maupun pesan WhatsApp yang dikirimkan wartawan untuk meminta penjelasan mengenai proyek tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum adanya tanggapan itu membuat sejumlah pertanyaan mengenai pelaksanaan proyek belum terjawab, mulai dari dasar hukum, mekanisme penetapan penyedia, hingga identitas perusahaan pelaksana dua kontrak pengadaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fajar menilai, penjelasan dari pimpinan organisasi perangkat daerah sangat diperlukan agar persoalan tersebut tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami meminta Kepala Dinas memberikan penjelasan terbuka. Siapa pelaksana setiap kontrak, bagaimana proses pengadaannya, dan bagaimana pertanggungjawaban anggarannya? Semua itu harus bisa dijelaskan kepada publik,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta Bupati Deli Serdang, dr. H. Asri Ludin Tambunan, memastikan adanya evaluasi dan pemeriksaan internal terhadap proyek tersebut apabila ditemukan indikasi penyimpangan.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8648_GEMPAR-Sumut-Bongkar-Dugaan-Kejanggalan-Hibah-SPPG-Rp5-3-Miliar-di-Deli-Serdang--Kejatisu-Didesak-Turun-Tangan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287742/gemparsumut-bongkar-dugaan-kejanggalan-hibah-sppg-rp53-miliar-di-deli-serdang-kejatisu-didesak-turun-tangan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PGRI Kabupaten Solok Salurkan Bantuan bagi Guru, Siswa, dan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang.</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PGRI Kabupaten Solok Salurkan Bantuan bagi Guru, Siswa, dan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang.]]></title>
            <description><![CDATA[PGRI Kabupaten Solok Salurkan Bantuan bagi Guru, Siswa, dan Masyarakat Terdampak Banjir Bandang.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Solok - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (26/10/2026) di Gedung C Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Solok, Arosuka menyalurkan donasi bantuan bagi guru, siswa, dan masyarakat yang terdampak bencana banjir bandang di Arosuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan bantuan di hadir oleh 0p Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., Bunda PGRI Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Ketua PGRI Kabupaten Solok Yongkerman, S.Pd., Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Solok H. Elafki, S.Pd., M.M., para guru, serta bapak dan ibu penerima bantuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini merupakan wujud kepedulian dan solidaritas keluarga besar PGRI terhadap masyarakat yang terdampak bencana, sekaligus bentuk dukungan dalam meringankan beban para korban dan membantu proses pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang  diawali dengan laporan Ketua PGRI Kabupaten Solok, Yongkerman, S.Pd., yang menyampaikan pelaksanaan kegiatan penyaluran donasi sebagai bentuk kepedulian keluarga besar PGRI terhadap guru, siswa, dan masyarakat yang terdampak bencana di Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bunda PGRI Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si.,dalam sambutannya  menyampaikan bahwa donasi tersebut merupakan wujud nyata kepedulian dan solidaritas keluarga besar PGRI terhadap masyarakat yang terdampak banjir bandang di Arosuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada PGRI Kabupaten Solok atas inisiatif dan kepedulian yang telah diwujudkan melalui penyaluran bantuan tersebut . Semoga bantuan yang disalurkan ini dapat memberikan manfaat bagi para korban serta membantu meringankan beban yang sedang mereka hadapi. Semoga kepedulian dan kebersamaan ini menjadi kekuatan bagi kita semua untuk melewati masa sulit akibat bencana. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, S.H., juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada keluarga besar PGRI Kabupaten Solok atas kepedulian dan solidaritas yang diberikan kepada masyarakat terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengatakan  bantuan tersebut bukan hanya bernilai secara materi, tetapi juga menjadi bentuk perhatian dan dukungan moral bagi masyarakat yang sedang menghadapi musibah. Dia berharap bantuan yang disalurkan dapat meringankan beban masyarakat sekaligus menjadi penyemangat bagi para korban untuk bangkit kembali dan menata kehidupan setelah bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan tanda bahwa Arosuka tidak sendiri. Masih banyak pihak yang peduli dan hadir untuk membantu masyarakat kita yang terdampak bencana. Semangat kebersamaan inilah yang harus terus kita jaga,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga  mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong dan meningkatkan kepedulian sosial dalam mendukung pemulihan pascabencana. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, organisasi, dan masyarakat sangat dibutuhkan agar proses pemulihan dapat berjalan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian kegiatan  dilanjutkan dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada perwakilan guru, siswa, dan masyarakat yang terdampak bencana. Dan  di akhiri dengan penyerahan rumah dari Bunda PGRI Kab. Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si kepada Ibu Ika Dian Wahyu Sari, salah seorang guru SMK Negeri 2 Gunung Talang yang terdampak bencana, penyerahan kunci tersebut berlangsung di perumahan ansela 7 arosuka. (YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4563_PGRI-Kabupaten-Solok-Salurkan-Bantuan-bagi-Guru--Siswa--dan-Masyarakat-Terdampak-Banjir-Bandang-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287741/pgri-kabupaten-solok-salurkan-bantuan-bagi-guru-siswa-dan-masyarakat-terdampak-banjir-bandang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadwal Porprovsu 2026 Bergeser ke 1&ndash;9 Desember, KONI Sumut Pastikan Seluruh Nomor Pertandingan Tetap Digelar</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 17:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadwal Porprovsu 2026 Bergeser ke 1–9 Desember, KONI Sumut Pastikan Seluruh Nomor Pertandingan Tetap Digelar]]></title>
            <description><![CDATA[Jadwal Porprovsu 2026 Bergeser ke 1&ndash9 Desember, KONI Sumut Pastikan Seluruh Nomor Pertandingan Tetap Digelar]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>DELISERDANG &ndash; Jadwal pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 resmi diperbarui dari semula 7&ndash;15 November menjadi 1&ndash;9 Desember 2026. Meski mengalami penyesuaian jadwal, Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumut memastikan seluruh nomor pertandingan tetap digelar tanpa pengurangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Ketua KONI Sumut Hatunggal Siregar dalam temu pers di Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut, Jalan Pancing, Deliserdang, Senin (26/10/2026). Menurutnya, perubahan jadwal telah melalui berbagai pertimbangan serta koordinasi dengan KONI kabupaten/kota dan pengurus cabang olahraga (Cabor).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hatunggal menjelaskan, secara umum Panitia Besar (PB) Porprovsu telah siap menyelenggarakan ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Namun, berdasarkan hasil koordinasi terbaru, diperlukan penyesuaian waktu pelaksanaan agar seluruh rangkaian pertandingan dapat berlangsung optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami telah melaksanakan berbagai kegiatan persiapan-persiapan, kami sebenarnya secara teknis telah siap,&quot; kata Hatunggal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia memastikan perubahan jadwal tidak mengurangi satu pun nomor pertandingan. Porprovsu 2026 tetap mempertandingkan 30 Cabor dari 28 pengurus provinsi (Pengprov) cabor. Jumlah tersebut mencakup sepak bola dan futsal di bawah naungan PSSI, serta voli indoor dan voli pasir di bawah organisasi bola voli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh pertandingan dijadwalkan berlangsung di empat daerah, yakni Medan, Deliserdang, Binjai, dan Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita harapkan tanggal 1 sampai 9 ini kita bisa melaksanakan dengan maksimal sehingga bisa menjadi catatan bagi kami sendiri, kami berniat nantinya mudah-mudahan bisa terlaksana dengan sukses merupakan pekan olahraga provinsi Sumatera Utara yang mewah, tertiblah, terlaksana dengan baik nanti ada upacara pembukaan,&quot; kata Hatunggal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait pembiayaan, Hatunggal menjelaskan KONI Sumut menanggung 50% biaya atlet peserta Porprovsu 2026, sedangkan 50% lainnya menjadi tanggung jawab KONI kabupaten/kota. Pembagian biaya tersebut meliputi penginapan, transportasi lokal, dan konsumsi selama pertandingan. Sementara itu, seluruh biaya kepanitiaan atau 100% menjadi tanggung jawab KONI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan yang sama, Kepala Dinas  Kepemudaan dan Keolahragaan (Dispora) Sumut Mahfullah menegaskan Porprovsu merupakan agenda tetap yang harus dilaksanakan sesuai tahun penyelenggaraannya. Karena itu, meskipun mengalami penyesuaian jadwal, Porprovsu dipastikan tetap berlangsung pada 2026 dan tidak ditunda hingga tahun berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, turut dilakukan penyerahan peralatan pertandingan yang merupakan aset Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut melalui Dinas Kepemudaan dan Keolahragaan Sumut kepada KONI Sumut. Peralatan tersebut akan digunakan untuk mendukung kelancaran seluruh pertandingan Porprovsu 2026. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6474_Jadwal-Porprovsu-2026-Bergeser-ke-1-ndash-9-Desember--KONI-Sumut-Pastikan-Seluruh-Nomor-Pertandingan-Tetap-Digelar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287740/jadwal-porprovsu-2026-bergeser-ke-1ndash9-desember-koni-sumut-pastikan-seluruh-nomor-pertandingan-tetap-digelar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota menerima penghargaan Kota Pematangsiantar sebagai Nominasi TPAKD Award Tahun 2026. Penghargaan diserahkan oleh Mandagri di Rakornas TPAKD 20</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 16:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota menerima penghargaan Kota Pematangsiantar sebagai Nominasi TPAKD Award Tahun 2026. Penghargaan diserahkan oleh Mandagri di Rakornas TPAKD 20]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota menerima penghargaan Kota Pematangsiantar sebagai Nominasi TPAKD Award Tahun 2026. Penghargaan diserahkan oleh Mandagri di Rakorna]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P.Siantar l Sumut24.<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menerima penghargaan Kota Pematangsiantar sebagai Nominasi Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Award Tahun 2026. Pematangsiantar bersama Kota Metro (Provinsi Lampung) dan Kota Jambi (Provinsi Jambi) merupakan tiga besar TPAKD Terbaik Tingkat Kota untuk Wilayah Sumatera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan diserahkan oleh Menteri Dalam Negeri (Mandagri) Tito Karnavian, di acara Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) TPAKD 2026, di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (22/10/2026). Acara yang mengusung tema &quot;Percepatan Akses Keuangan Berkelanjutan untuk Kesejahteraan Rakyat Indonesia&quot;, tersebut dibuka oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto. Kegiatan ini mempertemukan pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan pemangku kepentingan sektor keuangan untuk memperkuat pemerataan akses keuangan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi, dalam laporannya menyampaikan penyelenggaraan Rakornas TPAKD mendukung Asta Cita, terutama dalam pemerataan ekonomi, pemberantasan kemiskinan, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat ini kita sudah memiliki 552 Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah di seluruh provinsi, kabupaten, kota di Indonesia,&quot; ujar Friderica.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menjelaskan, perkembangan tersebut terus dipantau setiap tahun. OJK juga bekerja sama dengan Badan Pusat Statistik (BPS) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dalam menyelenggarakan Survei Nasional Literasi dan Inklusi Keuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan laporan Friderica, tingkat literasi keuangan pada 2026 telah mencapai 69 persen, sementara tingkat inklusi keuangan Indonesia melampaui 93 persen. Capaian inklusi tersebut disebut telah melampaui target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) sebesar 93 persen pada 2029.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tentu saja ini merupakan hasil kerja sama yang sangat baik antara pemerintah, kemudian OJK, Bank Indonesia, dan juga seluruh pemerintah daerah, kabupaten, dan kota di Indonesia,&quot; katanya.<br>Sementara itu, Presiden Prabowo dalam sambutannya mengapresiasi terbentuknya TPAKD di seluruh provinsi, kabupaten, dan kota di Indonesia pada akhir 2024. Ia menilai pembentukan kelembagaan tersebut sebagai pencapaian yang patut dihargai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini suatu pencapaian kelembagaan yang perlu kita hargai dan kita banggakan,&quot; ujar Prabowo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prabowo juga menyampaikan penghargaan kepada para pihak yang berkontribusi dalam membangun TPAKD di seluruh daerah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya menyampaikan penghargaan kepada Otoritas Jasa Keuangan, pemerintah daerah, Bank Indonesia, dan semua pihak yang telah bekerja membangun kelembagaan ini,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, Prabowo turut menyoroti keberadaan perwakilan penerima manfaat dari beragam kelompok masyarakat. Kehadiran mereka menggambarkan jangkauan akses keuangan yang menyentuh berbagai sektor pekerjaan dan kegiatan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya juga mendapat laporan ada perwakilan penerima manfaat dari berbagai sektor, dari pengemudi online, petani, nelayan, pedagang, dan juga dari para santri,&quot; kata Prabowo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam Rakornas TPAKD 2026, di antaranya sejumlah pimpinan lembaga negara, anggota DPR dan DPD RI, para menteri Kabinet Merah Putih, serta kepala daerah dari seluruh Indonesia, termasuk Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly hadir didampingi Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi serta Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam Setdako Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai kegiatan, Wali Kota Wesly mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menyambut baik capaian TPAKD Kota Pematangsiantar yang masuk Nominasi TPAKD Award Tahun 2026 Kategori Kota Wilayah Sumatera. Hal tersebut, katanya, berdasarkan Keputusan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian selaku Ketua Harian Dewan Nasional Keuangan Inklusif Nomor 594 Tahun 2026 tentang Penetapan Nominasi dan Penerima Penghargaan TPAKD Provinsi, Kabupaten, dan Kota Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Wesly, capaian tersebut merupakan bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pemerintah daerah untuk terus memperkuat program perluasan akses keuangan yang inklusif, produktif, dan berdampak nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Masuknya Kota Pematangsiantar dalam tiga nominasi TPAKD Award 2026 merupakan capaian yang patut kita syukuri. Ini menjadi motivasi bagi Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk terus memperkuat kolaborasi dengan OJK, perbankan, perangkat daerah, dan seluruh pemangku kepentingan dalam memperluas akses keuangan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; terang Wesly. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut Wesly mengatakan, arahan Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto, dalam Rakornas TPAKD Tahun 2026 memberikan penegasan bahwa akses keuangan harus menghasilkan manfaat nyata, terutama dalam meningkatkan penghasilan masyarakat, memperkuat daya beli keluarga, serta membuka peluang usaha dan pembiayaan produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pesan Bapak Presiden sangat jelas, kesejahteraan rakyat tidak boleh berhenti sebagai slogan. Kita harus memastikan berbagai program perluasan akses keuangan benar-benar membantu masyarakat meningkatkan pendapatan, mengembangkan usaha, dan memperkuat ketahanan ekonomi keluarga. Inilah semangat yang harus kita implementasikan melalui program TPAKD di Kota Pematangsiantar,&quot; lanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly juga menegaskan, penguatan TPAKD ke depan akan diarahkan pada program yang sesuai kebutuhan dan potensi ekonomi daerah. Prioritas tersebut meliputi perluasan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM, peningkatan literasi dan inklusi keuangan, penguatan kapasitas usaha, serta edukasi keuangan bagi pelajar, generasi muda, dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemko Pematangsiantar, lanjutnya, juga akan mendorong agar program TPAKD tidak hanya berfokus pada kegiatan sosialisasi dan edukasi, tetapi dilanjutkan dengan pendampingan, fasilitasi akses pembiayaan, pengembangan kemitraan usaha, serta pemantauan hasil dan manfaat yang diterima masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keberhasilan TPAKD harus diukur dari dampaknya. Berapa banyak pelaku UMKM yang semakin mudah mengakses pembiayaan, berapa banyak masyarakat yang mampu mengelola keuangannya dengan lebih baik, serta sejauh mana program tersebut membantu meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan keluarga. Karena itu, kita membutuhkan program yang terukur, berkelanjutan, dan benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat,&quot; tegas Wesly.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly turut menyampaikan apresiasi kepada OJK, Bank Indonesia, lembaga jasa keuangan, perangkat daerah, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan program TPAKD Kota Pematangsiantar.<br>Menurutnya, kolaborasi lintas sektor menjadi kunci untuk memperluas jangkauan layanan keuangan formal, meningkatkan kapasitas pelaku usaha, dan membuka peluang pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Masuk nominasi merupakan dorongan untuk terus meningkatkan kinerja, bukan alasan untuk berpuas diri. Kita ingin TPAKD menjadi instrumen strategis dalam memperkuat perekonomian daerah, mendorong UMKM naik kelas, memperluas kesempatan usaha, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kota Pematangsiantar secara berkelanjutan,&quot; tutup Wesly. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9075_Wali-Kota-menerima-penghargaan-Kota-Pematangsiantar-sebagai-Nominasi-TPAKD-Award-Tahun-2026--Penghargaan-diserahkan-oleh-Mandagri-di-Rakornas-TPAKD-20.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287739/wali-kota-menerima-penghargaan-kota-pematangsiantar-sebagai-nominasi-tpakd-award-tahun-2026-penghargaan-diserahkan-oleh-mandagri-di-rakornas-tpakd-20/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota menerima BKPRMI Award sebagai tokoh publik yang peduli dengan anak yatim dan pemuda masjid</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 16:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota menerima BKPRMI Award sebagai tokoh publik yang peduli dengan anak yatim dan pemuda masjid]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota menerima BKPRMI Award sebagai tokoh publik yang peduli dengan anak yatim dan pemuda masjid]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menerima BKPRMI Award sebagai tokoh publik yang peduli dengan anak yatim dan pemuda masjid. Penghargaan tersebut diserahkan Menteri Koperasi Ferry Juliantono dalam acara puncak Milad ke-49 Badan Komunikasi dan Remaja Masjid (BKPRMI) di Tavia Heritage Hotel Jakarta, Minggu (25/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puncak Milad ke-49 BKPRMI dihadiri Ketua DPD RI Dr (HC) Sultan Bachtiar Najamuddin, para perwakilan Menteri Dalam Negeri, Menteri Agama, Ketua MPP BKPRMI Datuk H Said Aldi Al Idrus SE MM, Ketua DPP BKPRMI H Nanang Mubarak, serta Ketua DPW dan DPD se-Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menteri Koperasi yang juga pembina BKPRMI, Ferry Juliantono dalam sambutannya mengatakan, sepenuhnya mendukung program BKPRMI yang sifatnya untuk keumatan, khususnya dalam memakmurkan masjid dan menyejahterakan guru mengaji di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BKPRMI merupakan organisasi besar yang sudah ada sejak tahun 1971 dan terus berkembang hingga ke pelosok. Organisasi ini layak dirangkul dan menjadi mitra pemerintah. BKPRMI juga telah menandatangani MoU dengan Kementerian Koperasi demi kesejahteraan dan pengembangan pemuda masjid dan guru mengaji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPP BKPRMI Nanang Mubarak mengatakan BKPRMI akan terus memperjuangkan hak-hak guru mengaji hingga menerima upah layak dan ditanggung BPJS-nya. Bahkan BAZNAS telah bersedia membayarkan BPJS bagi guru mengaji sebanyak 20 ribu orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi, BKPRMI Award diberikan kepada Bupati Manokwari, Sekda Jeneponto, dan Wakil Bupati Sumedang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai acara, Wali Kota Wesly mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada BKPRMI yang telah memberikan award kepadanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya sendiri tidak menyangka kegiatan peduli anak yatim saat bulan Ramadhan lalu, ternyata mendapat perhatian dari BKPRMI. Saat itu, saya hanya ingin berbagi agar anak-anak yatim bisa merasakan kebahagiaan, khususnya menjelang Hari Raya Idul Fitri. Semoga ke depannya saya bersama Pemerintah Kota Pematangsiantar bisa memberikan yang lebih baik lagi, termasuk kepada pemuda masjid,&quot; kata Wesly. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6938_Wali-Kota-menerima-BKPRMI-Award-sebagai-tokoh-publik-yang-peduli-dengan-anak-yatim-dan-pemuda-masjid.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287738/wali-kota-menerima-bkprmi-award-sebagai-tokoh-publik-yang-peduli-dengan-anak-yatim-dan-pemuda-masjid/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap 5 Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi.</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 15:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap 5 Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi.]]></title>
            <description><![CDATA[Ditreskrimsus Polda Sumut Ungkap 5 Kasus Penyelewengan BBM Bersubsidi.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Tim Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut dan jajaran berhasil mengungkap lima kasus penyelewengan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi sejak 20-25 Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pengungkapan ini merupakan program 100 hari kerja Kapolri salah satunya tentang pemberantasan BBM ilegal," kata Direktur Reskrimsus Polda Sumut Kombes Pol Irfan Rifai didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan, Senin (26/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menjelaskan, dalam kurun waktu hampir sepekan itu Ditreskrimsus Polda Sumut bersama jajaran berhasil mengungkap lima kasus penyelewengan BBM dan meringkus enam tersangka. Dua kasus diungkap Direktorat Reskrimsus Polda Sumut, sementara tiga lainnya Polres Tapanuli Tengah (Tapteng), Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tebingtinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari pengungkapan kasus penyelewengan BBM itu sebanyak enam orang pelaku dapat diamankan. Untuk modus kejahatan yang dilakukan para tersangka dengan menggunakan mobil yang telah dimodifikasi mengangkut BBM bersubsidi dari SPBU untuk kembali dijual secara ilegal," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan itu, sambung mantan Kapolres Tanjungbalai tersebut, pihaknya juga menyegel SPBU Suka Damai di Jalan Medan-Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai) karena tertangkap tangan mengurangi takaran penjualan BBM kepada konsumen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dua orang pelaku dapat ditangkap berinisial DS berperan sebagai manajer SPBU dan HS berperan merusak segel mesin pompa BBM," terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menyebut, modus pengurangan takaran (jumlah) penjualan BBM di SPBU itu sudah berjalan selama tujuh tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kedua pelaku diduga merusak mesin pompa BBM jenis Solar, Pertalite dan Pertamax untuk merubah setelan pompa BBM guna mengurangi jumlah liter/takaran dalam setiap pengisian sehingga mendapatkan keuntungan atas penjualan atas selisih kelebihan BBM," ujar Irfan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil penghitungan selisih takaran oleh metrologi diperkirakan selama Juni-Oktober 2026, sambungnya, pelaku usaha mendapatkan keuntungan sebesar Rp595.321.508 juta dengan data selisih BBM diantaranya Biosolar 32.768 liter, Pertalite 34.681 liter dan Pertamax 1.575 liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Personel juga telah melakukan pengujian bahwa BBM jenis solar seberat 20 liter yang dijual pihak SPBU terbukti tidak sesuai berdasarkan pemeriksaan menggunakan bejana ukur dengan selisih kekurangan 510 ML," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irfan menambahkan, penyidik tengah melakukan pengembangan kasus penjualan BBM di SPBU Suka Damai yang tidak sesuai takaran. Nantinya seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diduga terlibat jaringan penyelewengan penjualan BBM bersubsidi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terhadap kedua pelaku bersama barang bukti berupa tang, rekaman CCTV, flash disk, uang tunai Rp77 juta, handphone telah ditahan di Mapolda Sumut. Sementara SPBU yang terbukti mengurangi jumlah takaran penjualan BBM telah disegel," pungkasnya(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Direktur Reskrimsus Polda Sumut, Kombes Pol Irfan Rifai didampingi Kabid Humas, Kombes Pol Ferry Walintukan merilis pengungkapan kasus penyelewengan BBM, Senin (26/10/2026)(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4230_Ditreskrimsus-Polda-Sumut-Ungkap-5-Kasus-Penyelewengan-BBM-Bersubsidi-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287737/ditreskrimsus-polda-sumut-ungkap-5-kasus-penyelewengan-bbm-bersubsidi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lapak Judi Tembak Ikan di Tuntungan Digerebek, 2 Diamankan</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 15:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lapak Judi Tembak Ikan di Tuntungan Digerebek, 2 Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Lapak Judi Tembak Ikan di Tuntungan Digerebek, 2 Diamankan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Personel Satuan Reskrim Polrestabes Medan menggerebek lapak diduga tempat perjudian tembak ikan di Jalan Setia Budi Nomor 82, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan, Jum&#039;at (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi mengamankan dua orang diduga terlibat dalam aktivitas perjudian, masing-masing seorang perempuan bertugas sebagai kasir dan seorang laki-laki selaku pemain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim Polrestabes Medan AKBP Adrian Risky Lubis mengatakan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat mengenai dugaan aktivitas perjudian di lokasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Personel menerima informasi dari masyarakat terkait adanya lapak perjudian tembak ikan di kawasan Jalan Setia Budi, Medan Tuntungan. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan penyelidikan ke lokasi,&quot; ujarnya, Senin (26/10/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah dilakukan penyelidikan, petugas menemukan lapak yang diduga digunakan untuk aktivitas perjudian tembak ikan. Selanjutnya, dua orang yang berada di lokasi diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,&quot; kata AKBP Adrian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua orang yang diamankan masing-masing SA (41), kasir, dan APS (40), berperan sebagai pemain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari lokasi tersebut, polisi turut menyita uang tunai sebesar Rp550.000,- disebut milik SA satu unit telepon genggam merek Oppo A3X berwarna biru dan satu unit mesin tembak ikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menambahkan, pengungkapan ini dilakukan berdasarkan informasi masyarakat dan mengacu pada ketentuan hukum mengenai tindak pidana perjudian. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kedua orang yang diamankan beserta barang bukti telah dibawa ke Satreskrim Polrestabes Medan untuk pemeriksaan lebih lanjut,&quot; pungkas Adrian.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Polisi menggerebek lapak judi tembak ikan di Medan Tuntungan(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1775_Lapak-Judi-Tembak-Ikan-di-Tuntungan-Digerebek--2-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287736/lapak-judi-tembak-ikan-di-tuntungan-digerebek-2-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakapolda Sumut Turun ke Jalan, Bagikan Helm dan Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 15:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakapolda Sumut Turun ke Jalan, Bagikan Helm dan Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas]]></title>
            <description><![CDATA[Wakapolda Sumut Turun ke Jalan, Bagikan Helm dan Ajak Warga Tertib Berlalu Lintas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Wakapolda Sumatera Utara Brigjen Pol. Fadillah Zulkarnaen, S.I.K. bersama Direktur Lalu Lintas Polda Sumut dan personel lalu lintas melaksanakan pengaturan lalu lintas pagi serta membagikan helm kepada pengendara di Simpang Indogrosir, Jalan Sisingamangaraja, Medan Amplas, Senin (26/10/2026) pukul 06.40 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut merupakan bentuk pelayanan langsung Polri kepada masyarakat sekaligus upaya meningkatkan kesadaran dan kepatuhan pengguna jalan terhadap aturan lalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, Wakapolda Sumut bersama personel juga memberikan imbauan kepada pengendara agar selalu menggunakan helm, mematuhi rambu-rambu, serta mengutamakan keselamatan dalam berkendara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., mengatakan kegiatan tersebut merupakan wujud nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat, sejalan dengan semangat program Kapolri, Polisi Bersama Masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Polri tidak hanya hadir untuk menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pelayanan secara langsung kepada masyarakat. Melalui kegiatan ini, kami mengajak seluruh pengguna jalan untuk semakin disiplin dan menjadikan keselamatan sebagai prioritas dalam berlalu lintas,&quot; ujar Ferry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, pembagian helm dan penyampaian imbauan keselamatan merupakan bagian dari upaya edukasi untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat bahwa penggunaan perlengkapan keselamatan sangat penting dalam mengurangi risiko fatalitas kecelakaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polda Sumut juga mengajak masyarakat mendukung pelaksanaan Operasi Patuh Toba 2026 dengan mematuhi peraturan lalu lintas, menghormati sesama pengguna jalan, serta membangun budaya berkendara yang aman dan tertib.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pendekatan yang humanis dan pelayanan langsung tersebut, Polda Sumut berharap hubungan antara Polri dan masyarakat semakin erat serta tercipta situasi lalu lintas yang aman, tertib, dan lancar di wilayah Sumatera Utara(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_87_Wakapolda-Sumut-Turun-ke-Jalan--Bagikan-Helm-dan-Ajak-Warga-Tertib-Berlalu-Lintas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287735/wakapolda-sumut-turun-ke-jalan-bagikan-helm-dan-ajak-warga-tertib-berlalu-lintas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus PT TSI VS Bank Mandiri, Rion Arios Desak OJK, BI, dan LPS Beri Kejelasan atas 54 Cek Senilai Rp124 Miliar</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 15:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus PT TSI VS Bank Mandiri, Rion Arios Desak OJK, BI, dan LPS Beri Kejelasan atas 54 Cek Senilai Rp124 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[Perkara antara PT Toba Surimi Industries (PT TSI) dan Bank Mandiri kembali menjadi sorotan praktisi hukum Rion Arios, S.H. ]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -<p></p>Perkara antara PT Toba Surimi Industries (PT TSI) dan Bank Mandiri kembali menjadi sorotan praktisi hukum Rion Arios, S.H. Salah satu persoalan utama yang disoroti adalah pencairan 54 cek dengan nilai total Rp124 miliar yang menurut keterangan Rion dilakukan tanpa konfirmasi kepada direksi PT TSI.</p><p><br></p><p>Persoalan ini dinilai perlu mendapat penjelasan menyeluruh, terutama karena cek-cek tersebut disebut berkaitan dengan rekening khusus Kredit Modal Kerja (KMK) Revolving. Menurut Rion, dana yang dipersoalkan bukan merupakan dana milik PT TSI yang telah tersedia secara bebas di rekening perusahaan, melainkan dana fasilitas kredit yang masih berada dalam pengawasan Bank Mandiri.</p><p><br></p><p>Pertanyaan krusialnya: jika pencairan dilakukan tanpa konfirmasi kepada direksi, bagaimana prosedur tersebut dijalankan, ke mana dana disalurkan, dan atas dasar apa PT TSI kemudian ditagih.</p><p><br></p><p>54 Cek Rp124 Miliar: Mengapa Direksi Disebut Tidak Dikonfirmasi?</p><p>Rion menyoroti pencairan 54 cek dengan nilai total Rp124 miliar yang menurut keterangannya tidak didahului konfirmasi kepada direksi PT TSI. Hal ini menjadi salah satu pokok yang perlu diperiksa melalui dokumen transaksi, catatan bank, serta prosedur otorisasi yang berlaku.</p><p><br></p><p>Apabila benar tidak terdapat konfirmasi sebagaimana dipersoalkan, perlu dijelaskan siapa yang mengajukan dan menyetujui pencairan, bagaimana proses verifikasi dilakukan, serta apa dasar kewenangan yang digunakan dalam setiap transaksi.</p><p><br></p><p>Persoalan tersebut tidak cukup dijawab hanya dengan menunjukkan bahwa cek telah dicairkan. Proses penerbitan, otorisasi, pencairan, dan pencatatan dana perlu ditelusuri secara utuh agar duduk perkara menjadi terang.</p><p><br></p><p>Rekening Khusus KMK Revolving: Dana Fasilitas Kredit atau Dana Perusahaan?</p><p>Aspek yang tidak kalah penting adalah status rekening yang disebut sebagai rekening khusus KMK Revolving. Menurut Rion, dana yang dipersoalkan merupakan dana fasilitas kredit yang masih berada dalam pengawasan Bank Mandiri, bukan dana milik PT TSI yang telah dibukukan dan tersedia secara bebas di rekening perusahaan.</p><p><br></p><p>Keterangan tersebut menimbulkan sejumlah pertanyaan mengenai mekanisme penggunaan fasilitas kredit. Bagaimana dana dicairkan? Apakah dana benar-benar dipindahbukukan ke rekening PT TSI? Siapa penerima dana, dan bagaimana transaksi tersebut dicatat dalam pembukuan bank maupun perusahaan?</p><p><br></p><p>Jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu ditelusuri melalui perjanjian KMK Revolving, ketentuan pencairan fasilitas, instruksi transaksi, rekening koran, serta bukti pemindahbukuan yang relevan.</p><p><br></p><p>Dengan demikian, persoalannya bukan sekadar pencairan cek, melainkan juga kejelasan alur dana dan dasar pembebanan kewajiban kepada PT TSI.<br>Dana Disebut Tidak Masuk ke Rekening PT TSI, tetapi Tagihan Dibebankan kepada Perusahaan<br>Poin mendasar lainnya adalah keterangan Rion bahwa dana dari transaksi yang dipersoalkan diduga tidak dipindahbukukan ke rekening PT TSI, tetapi kewajiban atas dana tersebut justru ditagihkan kepada perusahaan.</p><p><br></p><p>Menurut Rion, kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai keabsahan transaksi karena diduga terdapat ketidaksesuaian antara proses pencairan, aliran dana, dan pembebanan kewajiban kepada perusahaan.</p><p><br></p><p>Apabila keterangan tersebut didukung oleh dokumen transaksi, dasar penagihan patut diperiksa secara serius. Bank Mandiri perlu memberikan penjelasan mengenai dasar kontraktual dan pencatatan yang digunakan untuk membebankan kewajiban tersebut kepada PT TSI, termasuk bukti mengenai penerima dan aliran dana.</p><p><br></p><p>Meski demikian, penetapan bahwa suatu transaksi tidak sah secara hukum harus didasarkan pada pemeriksaan bukti, ketentuan perjanjian, serta proses penyelesaian melalui mekanisme yang berwenang. Dokumen pencairan, instruksi pembayaran, bukti pemindahbukuan, dan catatan fasilitas kredit menjadi penting untuk menguji keterangan yang disampaikan Rion.</p><p><br></p><p>KMK Revolving dan Prinsip Kehati-hatian Perbankan Perlu Ditelaah. Rion menilai persoalan ini perlu ditelaah dengan memperhatikan prinsip kehati-hatian perbankan, sebagaimana diatur dalam Pasal 2 Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1992 tentang Perbankan sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1998.</p><p><br></p><p>Penelaahan perlu mencakup ketentuan fasilitas KMK Revolving, kewenangan pihak yang memberikan instruksi, mekanisme verifikasi pencairan, alur dana, serta dasar penagihan kepada PT TSI.</p><p><br></p><p>Seluruh aspek tersebut perlu diuji berdasarkan dokumen dan fakta. Jika terdapat dugaan penyimpangan prosedur, pihak-pihak terkait perlu memberikan penjelasan melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan hukum.</p><p><br></p><p>OJK, BI, dan LPS Diharapkan Memberikan Kejelasan Sesuai Kewenangan</p><p>Rion mendorong agar persoalan ini memperoleh perhatian dari lembaga terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Indonesia (BI), dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), sesuai tugas dan kewenangan masing-masing.</p><p><br></p><p>OJK memiliki peran dalam pengaturan dan pengawasan sektor jasa keuangan, termasuk perbankan. Sementara itu, BI memiliki kewenangan di bidang moneter, sistem pembayaran, dan kebijakan makroprudensial sesuai ketentuan yang berlaku.</p><p><br></p><p>Adapun mandat LPS berkaitan dengan penjaminan simpanan dan resolusi bank. Karena itu, relevansi keterlibatan masing-masing lembaga perlu dinilai berdasarkan substansi pengaduan dan kewenangan hukumnya.</p><p><br></p><p>Persoalan yang menjadi perhatian meliputi pencairan 54 cek senilai Rp124 miliar, dugaan tidak adanya konfirmasi kepada direksi, status dana dalam fasilitas KMK Revolving, serta dasar penagihan kepada PT TSI.<br>Penelaahan berbasis dokumen diperlukan untuk memperjelas duduk perkara dan memastikan hak serta kewajiban setiap pihak. Apabila ditemukan indikasi pelanggaran, tindak lanjut perlu dilakukan melalui mekanisme yang sesuai dengan peraturan perundang-undangan.</p><p><br></p><p>Publik Menunggu Penjelasan yang Terang<br>Perkara PT TSI dan Bank Mandiri bukan hanya menyangkut besarnya nilai transaksi, tetapi juga pertanyaan mendasar mengenai otorisasi, aliran dana, pencatatan, dan dasar penagihan.</p><p><br></p><p>Mengapa 54 cek senilai Rp124 miliar disebut dicairkan tanpa konfirmasi kepada direksi? Jika dana tersebut merupakan fasilitas KMK Revolving yang masih berada dalam pengawasan bank, apakah dana benar-benar masuk ke rekening PT TSI? Jika tidak, apa dasar kewajiban yang kemudian ditagihkan kepada perusahaan?</p><p><br></p><p>Pertanyaan-pertanyaan tersebut membutuhkan jawaban yang dapat diuji melalui dokumen dan penjelasan resmi para pihak, bukan sekadar asumsi.</p><p><br></p><p>Hingga naskah ini disusun, tanggapan resmi Bank Mandiri serta keterangan dari lembaga-lembaga terkait belum dicantumkan. Konfirmasi dan hak jawab Bank Mandiri, PT TSI, serta pihak terkait lainnya tetap diperlukan agar pemberitaan berimbang.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1726_Soal-Kasus-PT-TSI-vs-Bank-Mandiri--BI-dan-LPS-Disorot--Rion-Arios-Dorong-OJK-Turun-Tangan-Pertanyakan-54-Cek-Senilai-Rp124-M.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/287734/kasus-pt-tsi-vs-bank-mandiri-rion-arios-desak-ojk-bi-dan-lps-beri-kejelasan-atas-54-cek-senilai-rp124-miliar/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gerilya Sang Pejuang Alam: Menjaga Mangrove dan Operasional Pertamina EP Pangkalan Susu</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gerilya Sang Pejuang Alam: Menjaga Mangrove dan Operasional Pertamina EP Pangkalan Susu]]></title>
            <description><![CDATA[Gerilya Sang Pejuang Alam Menjaga Mangrove dan Operasional Pertamina EP Pangkalan Susu]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>LANGKAT - Pagi itu, udara terasa sejuk saat hujan rintik-rintik turun di pesisir Desa Pasar Rawa, Kecamatan Gebang, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara. Suara perahu kecil hilir mudik melintasi sungai, pada desa yang sebagian besar warganya hidup dari laut dan tambak itu, mangrove mulai tumbuh di sepanjang tepian sungai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi ini mungkin tampak seperti hal yang lumrah di area pesisir. Namun, tidak halnya dengan Desa Pasar Rawa. Beberapa tahun lalu, nelayan tidak lagi mengandalkan sumber penghidupan dari ikan. Mereka justru menebang mangrove untuk dijadikan arang; cara mudah untuk mendapatkan uang.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa disadari, perlahan alam kehilangan keseimbangan. Benteng alami pesisir Pasar Rawa mengalami keruntuhan. Air mengeruh, tangkapan ikan semakin hari semakin berkurang. Kondisi ini menyebabkan nelayan tersudut dan kesulitan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lambat laun, nelayan merapat mencari ikan ke area Single Point Mooring (SPM), tempat pengapalan produksi milik <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> EP Pangkalan Susu. Struktur SPM menjadi area biofouling tempat menempal biota laut seperti plankton dan menjadi serupa karang buatan (artificial reef) tempat ikan hidup, mencari makan dan berlindung dari ombak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nelayan tidak memahami potensi bahaya besar mengancam dengan mencari ikan di sekitar SPM. Belum lagi, aktivitas membuat arang di dapur-dapur arang juga berpotensi menjadi titik api atau hot spot yang berbahaya bagi masyarakat dan juga aktivitas Produksi Migas <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> EP Pangkalan Susu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasto Wahyudi, seorang mantan pembalak mangrove, yang pertama kali menyadari kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan terus menerus. Pria yang akrab disapa Yudi ini akhirnya sadar, mangrove adalah surga ekosistem pesisir yang bisa menjadi sumber penghidupan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia memperhatikan satu persatu bibit di setiap bedeng yang ditanam beberapa waktu lalu. Yudi paham, mangrove bukan sekedar vegetasi yang tumbuh di sela rawa. Akar-akar bakau menjadi benteng alami dari abrasi sekaligus rumah tempat ikan dan kepiting berkembang biak, serta penopang kehidupan masyarakat desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kepiting dan ikan-ikan hidup di sini, masyarakat tinggal mengambil saja tanpa harus merusak alam," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yudi mulai menanam mangrove, satu demi satu, dan mengajak masyarakat untuk berhenti membalak mangrove. Ia menanam mangrove dan mengajak puluhan nelayan bergabung dalam Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama. Namun demikian, perjalanan tersebut tidak mudah. Perselisihan terjadi di antara masyarakat yang sudah paham dan yang enggan berhenti membuat arang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gayung bersambut, Perjuangan Yudi dan KTH Maju Bersama didukung oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> EP Pangkalan Susu. Sejak Tahun 2022, nelayan Pasar Rawa dan Perusahaan bergerilya bersama KPH Wilayah 1 Stabat untuk menyusun program intervensi yang komprehensif sehingga dapat mengatasi degradasi lingkungan yang kian mengkhawatirkan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pemetaan sosial, disusun rencana strategis program Eduekowisata Mangrove Pasar Rawa untuk memberikan alternatif kegiatan ekonomi sehingga para nelayan mau berubah. Perlahan, masyarakat tidak lagi melakukan pembalakan mangrove, tidak pula memasaknya di dapur arang serta tidak mencari ikan di sekitar SPM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendampingan berkelanjutan dimulai sejak 2023, sejak saat itu masyarakat tidak sepenuhnya menggantungkan hidup dari tangkapan ikan. Mereka sudah bertindak layaknya pengelola eduekowisata, yang melayani berbagai keperluan hiburan maupun edukasi. Dengan berbagai fasilitas pendukung seperti jalur susur mangrove, homestay, area saung, dan sebagainya, pengunjung di Desa Pasar Rawa dimanjakan dengan one-stop service tourism yang kian diminati. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah mangrove sudah memberikan penghidupan yang layak bagi masyarakat Desa Pasar Rawa,&quot; ungkapnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini, Desa Pasar Rawa sudah berkembang sebagai pusat pembelajaran masyarakat (learning center) yang terbuka bagi public dan menjadi ruang berbagi pengetahuan lintas kelompok. Setiap kunjungan difasilitasi dengan modul tematik terstruktur, memastikan pembelajaran aplikatif dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, KTH Maju Bersama selaku pengelola program juga melibatkan para wanita untuk mengolah hasil tangkapan ikan untuk Pemberian Makanan Tambahan (PMT) anak dan balita yang penuh gizi, serta mengolah ikan baronang menjadi komoditas unggulan bernilai tinggi bertajuk Baronang Crispy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai kegiatan ekonomi, edukasi, dan kesehatan ini juga didukung dengan kegiatan untuk menjaga keseimbangan lingkungan secara berkesenimbungan, yakni penanaman mangrove serta pengolahan sampah organik yang sebelumnya ini turut menyumbang pencemaran di kawasan tersebut. Menariknya, sampah organik juga diolah menjadi sumber pakan ikan untuk mendukung aktivitas silvofishery tambak ikan dan kepiting para nelayan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pendampingan dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> EP Pangkalan Susu, masyarakat diperkenalkan konsep tambak terhubung mangrove yakni pengelolaan tambak yang tetap mempertahankan kawasan mangrove di sekitar aliran sungai dan pembatas tambak. Dalam sistem ini, mengrove tidak dianggap sebagai penghalang usaha tambak tetapi bagian penting dari ekosistem produksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, anggota KTH Penghijauan Maju Bersama lainnya, Sutrisno menambahkan, tidak sekadar menanam mangrove, mereka juga melakukan pengelolaan mangrove yang lebih ramah lingkungan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dulu banyak mangrove rusak dan kualitas air turun, hasil panen ikut turun, tapi sekarang kami tahu bagaimana cara menjaga mangrove dan menjaga rumah kami," ujar Sutrisno. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mangrove dapat meredam gelombang, melindungi dan memperkuat tambak sedangkan akarnya dapat menyerap logam berat serta meningkatkan kualitas air. Melalui pendampingan yang berkelanjutan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> EP Pangkalan Susu menunjukkan mangrove memiliki nilai ekonomi nyata ketika dikelola secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lewat pendekatan rehabilitasi mangrove, budidaya terpadu dan penguatan usaha masyarakat, mangrove diposisikan sebagai infrastruktur alami yang menopang kehidupan masyarakat desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terpisah, Manager Community Involvement and Development (CID) <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> Hulu Rokan (PHR) Regional 1, Iwan Ridwan Faizal menjelaskan Eduekowisata Mangrove Pasar Rawa berhasil menunjukkan peran Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat yang dilakukan secara tepat dan komprehensif dapat memberikan dampak langsung kepada operasional Perusahaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini, sudah tidak ada dapur arang di Pasar Rawa dan nelayan Pasar Rawa juga tidak mencari ikan di area SPM. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ketika ekosistem laut pulih, jalan menuju kesejahteraan akan terbuka dengan sendirinya. Kami berharap eduekowisata ini bisa menjadi contoh sukses harmonisasi antara pelestarian lingkungan dan pertumbuhan ekonomi akar rumput," ungkapnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat Desa Pasar Rawa bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> EP Pangkalan Susu menciptakan nilai Bersama (Generating Values), yaitu &quot;Menjaga Mangrove Sama Artinya Menjaga Rumah Kita&quot;. Dengan mangrove yang terjaga, ekosistem pesisir yang baik mampu menjadi sumber penghidupan yang berkelanjutan, sehingga Masyarakat turut berperan aktif dalam menjaga asset dan kegiatan operasional Perusahaan.<br><br>Program ini juga berhasil mendapat berbagai pengakuan, di antaranya penghargaan gold CID Upstream Award 2026 kategori sosial media campaign dan silver untuk kategori Best CID for Social License to Operate (SLO) untuk kepemimpinan Pangkalan Susu Field Manager. <br>Terbaru, Eduekowisata Mangrove Pasar Rawa juga menyabet Platinum Award kategori Economic Empowerment ISRA 2026 dan Predikat Gold dalam Continuous Improvement &amp; Innovation Forum (CIIF) 2026 PHR melalui tim PC Prove Pasar Rawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(*)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KETERANGAN FOTO-1: Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Penghijauan Maju Bersama di Pesisir Pasar Rawa, Kasto Wahyudi sedang menanam mangrove bersama manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> Hulu Rokan (PHR) Regional 1. Belasan tahun, Kasto Wahyudi  berjuang untuk pelestarian lingkungan mangrove. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;KETERANGAN FOTO-2: Field Manager (FM) <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> EP Pangkalan Susu, Edwin Susanto menerima penghargaan Platinum Award ketegori Economic Empowerment ISRA 2026. Penghargaan ini diperoleh karena pengelolaan Edu dan Ekowisata Mangrova Pasar Rawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KETERANGAN FOTO-3: Tim PC Prove Pasar Rawa bersama Tim Community Involvement and Development (CID) PHR Regional 1 dan Zona 1 menerima penghargaan Gold pada ajang Continuous Improvement &amp; Innovation Forum (CIIF) 2026. Masyarakat Desa Pasar Rawa bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/pertamina/" target="_blank">Pertamina</a> EP Pangkalan Susu menciptakan nilai bersama (generating values), dengan menjaga ekosistem pesisir yang baik mampu menjadi sumber penghidupan berkelanjutan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3484_Gerilya-Sang-Pejuang-Alam--Menjaga-Mangrove-dan-Operasional-Pertamina-EP-Pangkalan-Susu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287733/gerilya-sang-pejuang-alam-menjaga-mangrove-dan-operasional-pertamina-ep-pangkalan-susu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi: Rektor UNPAB Raih Gelar Eksekutif CHEL dan Diamanahkan Sebagai Mentor Nasional</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 14:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi: Rektor UNPAB Raih Gelar Eksekutif CHEL dan Diamanahkan Sebagai Mentor Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Peningkatan Mutu Perguruan Tinggi Rektor UNPAB Raih Gelar Eksekutif CHEL dan Diamanahkan Sebagai Mentor Nasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &ndash; Rektor Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB), Assoc. Prof. Dr. H. Muhammad Isa Indrawan, S.E., M.M., sukses mengukir prestasi gemilang di tingkat nasional. Ia resmi menyandang gelar eksekutif CHEL (Coach of Higher Education Leaders) sekaligus mendapatkan kepercayaan besar untuk mengemban amanah sebagai mentor rektor secara nasional.<br>Pencapaian bergengsi ini diraih setelah ia menyelesaikan rangkaian program intensif APTISI Executive Rector Leadership Academy (AERLA) yang berlangsung pada 21&ndash;23 Oktober 2026 di Jakarta. Rangkaian program tersebut ditutup dengan prosesi wisuda resmi di Auditorium Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) oleh Menteri Diktisaintek RI, Prof. Brian Yuliarto, Ph.D.<br>Tugas dan Tanggung Jawab Strategis Gelar CHEL<br>Sebagai penyandang gelar eksekutif CHEL, Dr. Muhammad Isa Indrawan kini mengemban tanggung jawab formal yang berdampak luas bagi ekosistem pendidikan tinggi. Tugas utama seorang Coach of Higher Education Leaders meliputi:<br>"Mentoring Terstruktur: Melatih, membimbing, dan mendampingi para pimpinan perguruan tinggi swasta (PTS) lain di Indonesia dalam memperkuat tata kelola kampus.Transfer Pengetahuan (Knowledge Sharing): Membagikan praktik terbaik (best practices) terkait tata kelola mutu akademik, tata pamong yang akuntabel, serta strategi meraih akreditasi "Unggul".Akselerator Inovasi &amp; Kemitraan: Menjadi motor penggerak dalam merancang transformasi digital, pengembangan riset, dan perluasan kemitraan strategis guna menjawab tantangan global.Katalisator Visi Indonesia Emas: Mengawal peta jalan pendidikan tinggi agar sejalan dengan arah kebijakan pemerintah menuju visi besar Indonesia 2035 dan 2045.Pimpin Delegasi Sumut dan Jadi Kiblat Tata Kelola Kampus"<br>Dalam program nasional ini, Dr. Muhammad Isa Indrawan bertindak sebagai Ketua Delegasi yang memimpin 7 pimpinan PTS terbaik asal Sumatera Utara. Keberhasilan ini memperkokoh posisi UNPAB sebagai salah satu universitas swasta terdepan dalam hal mutu kepemimpinan dan tata kelola organisasi.<br>Istimewanya, kepercayaan yang diberikan kepada Dr. Isa Indrawan sebagai mentor rektor nasional menjadikannya figur strategis. Ia akan ikut memformulasikan solusi atas berbagai tantangan global pimpinan kampus agar memiliki visi kepemimpinan yang adaptif serta transformatif.<br>Akselerasi Kompetensi Pimpinan PTS se-Indonesia<br>Program AERLA ini merupakan kolaborasi strategis antara Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta Indonesia (APTISI) Pusat dan Kemendiktisaintek. Diikuti oleh 40 rektor pilihan dari PTS berakreditasi "Unggul" di seluruh Indonesia, program ini dirancang sebagai instrumen jangka panjang untuk mengakselerasi kompetensi pimpinan perguruan tinggi swasta di tanah air.<br>Atas prestasi nasional yang membawa nama baik Sumatera Utara ini, ruang digital dan lingkungan kampus UNPAB dibanjiri ucapan selamat dari civitas akademika, mitra institusi, hingga tokoh masyarakat. Pencapaian ini diharapkan mampu membawa UNPAB terbang lebih tinggi dalam melahirkan inovasi dan memperkuat ekosistem akademik yang adaptif terhadap tantangan global.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1447_Peningkatan-Mutu-Perguruan-Tinggi--Rektor-UNPAB-Raih-Gelar-Eksekutif-CHEL-dan-Diamanahkan-Sebagai-Mentor-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287732/peningkatan-mutu-perguruan-tinggi-rektor-unpab-raih-gelar-eksekutif-chel-dan-diamanahkan-sebagai-mentor-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">H. Aswin Parinduri Apresiasi Suksesnya HUT ke-62 Golkar Sumut, Serukan Dukungan untuk Andar Amin Harahap</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[H. Aswin Parinduri Apresiasi Suksesnya HUT ke-62 Golkar Sumut, Serukan Dukungan untuk Andar Amin Harahap]]></title>
            <description><![CDATA[H. Aswin Parinduri Apresiasi Suksesnya HUT ke62 Golkar Sumut, Serukan Dukungan untuk Andar Amin Harahap]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN, SUMUT24.CO &ndash; Ketua Fraksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> DPRD Sumatera Utara, H. Aswin Parinduri, mengapresiasi suksesnya pelaksanaan rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera Utara. Ia menegaskan, keberhasilan kegiatan tersebut tidak terlepas dari kerja sama dan kekompakan seluruh panitia.<br>Dengan gaya khasnya yang humoris, H. Aswin Parinduri juga menyampaikan dukungan kepada Ketua DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera Utara, Andar Amin Harahap, yang saat ini juga menjabat sebagai anggota DPR RI.<br>&quot;Kita patut mendukung Ketua DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut, Bapak Andar Amin Harahap. Seluruh rangkaian kegiatan HUT <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut ke-62 berjalan sukses berkat kerja sama dan kekompakan panitia. Sukses terus Ketua AAH!&quot; tegas Aswin.<br>Menurut Aswin, peringatan HUT Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan hari jadi partai, tetapi juga menjadi kesempatan memperkuat kebersamaan antarkader serta meningkatkan kepedulian terhadap masyarakat.<br>Dalam rangkaian kegiatan tersebut, panitia menggelar berbagai agenda, mulai dari gerak jalan bersama, senam aerobik, donor darah, hingga kegiatan bakti sosial dengan menyalurkan 2.500 paket sembako kepada masyarakat Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) turut ambil bagian dengan menjajakan berbagai produk dagangan kepada masyarakat yang menghadiri kegiatan tersebut.<br>Aswin menilai, keterlibatan masyarakat dan pelaku UMKM dalam kegiatan tersebut menjadi bagian dari semangat kebersamaan yang perlu terus dipelihara.<br>Ia pun mengapresiasi seluruh panitia dan pihak yang telah berkontribusi menyukseskan perayaan HUT <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut ke-62. Menurutnya, kekompakan dan kerja sama menjadi modal penting dalam menjalankan setiap agenda organisasi.<br>&quot;Terima kasih kepada seluruh panitia yang sudah bekerja sama dengan baik. Semoga kebersamaan ini terus terjaga dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera Utara semakin dekat dengan masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui momentum HUT ke-62 ini, Aswin berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial, dan pengabdian kepada masyarakat terus menjadi bagian dari kegiatan Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera Utara.<br>Catatan redaksi: Naskah ini disusun berdasarkan informasi yang diberikan. Kutipan langsung agar dikonfirmasi kembali kepada H. Aswin Parinduri sebelum diterbitkan. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2481_H--Aswin-Parinduri-Apresiasi-Suksesnya-HUT-ke-62-Golkar-Sumut--Serukan-Dukungan-untuk-Andar-Amin-Harahap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287731/h-aswin-parinduri-apresiasi-suksesnya-hut-ke62-golkar-sumut-serukan-dukungan-untuk-andar-amin-harahap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KONI Sumut Matangkan Venue dan Dukungan Anggaran Porprovsu 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 12:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KONI Sumut Matangkan Venue dan Dukungan Anggaran Porprovsu 2026]]></title>
            <description><![CDATA[KONI Sumut Matangkan Venue dan Dukungan Anggaran Porprovsu 2026KONI Sumatera Utara terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga ]]></description>
            <content><![CDATA[KONI Sumut Matangkan Venue dan Dukungan Anggaran Porprovsu 2026</p><p>Medan - KONI Sumatera Utara terus mematangkan persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada 1&ndash;9 Desember 2026.</p><p>Selain kesiapan teknis pertandingan, dukungan anggaran dari pemerintah provinsi dan kabupaten/kota menjadi perhatian panitia menjelang pelaksanaan ajang olahraga tersebut.</p><p>Dalam keterangannya kepada insan pers, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Mahfullah Daulay menjelaskan bahwa kebutuhan penyelenggaraan melibatkan dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta pemerintah kabupaten/kota. Skema dukungan yang disampaikan mencakup pembagian tanggung jawab pendanaan sebesar 50 persen dari masing-masing pihak, dengan tetap mengacu pada kesepakatan dan mekanisme anggaran yang berlaku.</p><p>Menurutnya, sejumlah pemerintah daerah masih melakukan persiapan untuk memastikan dukungan terhadap kontingen masing-masing dapat terpenuhi.</p><p>Dari sisi sarana pertandingan, KONI Sumut menyatakan sejumlah venue telah dipersiapkan. Pemanfaatan fasilitas olahraga yang tersedia menjadi salah satu langkah untuk mendukung kelancaran penyelenggaraan.</p><p>Beberapa lokasi yang disebutkan dalam pemaparan antara lain Stadion Madya untuk atletik, Gedung Serbaguna (GSG) untuk sejumlah cabang bela diri, stadion sepak bola, gedung olahraga futsal, serta fasilitas bulu tangkis dan biliar.</p><p>Venue lain juga dipersiapkan untuk cabang olahraga tinju, bola basket, tenis meja, dan renang. Penempatan setiap cabang olahraga disesuaikan dengan fasilitas serta kebutuhan teknis pertandingan.</p><p>Panitia turut menjelaskan bahwa terdapat venue yang membutuhkan penyiapan tambahan sebelum digunakan. Karena itu, koordinasi dengan pihak terkait terus dilakukan agar seluruh fasilitas dapat memenuhi kebutuhan pertandingan.</p><p>Ketua KONI Sumut menegaskan bahwa penyamaan informasi kepada KONI kabupaten/kota dan pengurus cabang olahraga penting dilakukan agar seluruh pihak memiliki pemahaman yang sama mengenai jadwal, lokasi pertandingan, dan persiapan penyelenggaraan.</p><p>Dengan jadwal pelaksanaan pada 1&ndash;9 Desember 2026, KONI Sumut berharap seluruh persiapan, baik dari sisi pendanaan, kesiapan kontingen maupun fasilitas pertandingan, dapat diselesaikan sesuai rencana.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6155_KONI-Sumut-Matangkan-Venue-dan-Dukungan-Anggaran-Porprovsu-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287730/koni-sumut-matangkan-venue-dan-dukungan-anggaran-porprovsu-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KONI Sumut Tetapkan Jadwal Baru Porprovsu 2026, Digelar 1&ndash;9 Desember</guid>
            <pubDate>Mon, 26 Oct 2026 11:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KONI Sumut Tetapkan Jadwal Baru Porprovsu 2026, Digelar 1–9 Desember]]></title>
            <description><![CDATA[KONI Sumut Tetapkan Jadwal Baru Porprovsu 2026, Digelar 1&ampndash9 Desember]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sumatera Utara menetapkan jadwal baru pelaksanaan Pekan Olahraga Provinsi Sumatera Utara (Porprovsu) 2026, yakni pada 1&ndash;9 Desember 2026. Sebelumnya, pesta olahraga tingkat provinsi tersebut direncanakan berlangsung pada 7&ndash;15 November 2026.</p><p>Ketua KONI Sumatera Utara Hatunggal Siregar menyampaikan perubahan jadwal tersebut dalam kegiatan sosialisasi Porprovsu kepada insan pers. Penyesuaian dilakukan setelah panitia mengevaluasi kesiapan penyelenggaraan bersama KONI kabupaten/kota dan pengurus cabang olahraga.</p><p>Evaluasi tersebut mencakup kesiapan peserta, persyaratan keikutsertaan kontingen, serta sejumlah persoalan nonteknis yang perlu diselesaikan sebelum pertandingan dimulai.</p><p>Ketua KONI Sumut menjelaskan, Porprovsu merupakan program kerja KONI Sumut yang telah dibahas dalam rapat pada Desember 2025. Ajang olahraga ini direncanakan mempertandingkan 30 cabang olahraga.</p><p>Sebelum menetapkan jadwal baru, KONI Sumut telah menggelar rapat koordinasi bersama KONI kabupaten/kota melalui Zoom Meeting pada Jumat lalu. Pertemuan tersebut menjadi forum untuk membahas berbagai kendala dan menerima masukan terkait kesiapan daerah.</p><p>Menurut panitia, pelaksanaan Porprovsu harus dipersiapkan secara matang. Kesiapan tidak hanya menyangkut lokasi pertandingan, tetapi juga kemampuan kabupaten/kota mengirimkan atlet untuk berkompetisi.</p><p>Empat Daerah Menjadi Lokasi Pertandingan</p><p>Porprovsu 2026 direncanakan berlangsung di empat daerah, yakni Kabupaten Deli Serdang, Kota Medan, Kota Binjai, dan Kota Pematangsiantar.</p><p>Ketiga daerah, yakni Deli Serdang, Binjai, dan Pematangsiantar, masing-masing direncanakan menjadi tuan rumah bagi tiga cabang olahraga. Sementara itu, pembagian cabang olahraga untuk setiap lokasi akan disesuaikan dengan kesiapan fasilitas dan kebutuhan penyelenggaraan.</p><p>Pemanfaatan sarana olahraga yang telah tersedia menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan lokasi pertandingan. Langkah ini diharapkan dapat mendukung kelancaran kegiatan sekaligus mengefisienkan kebutuhan anggaran.</p><p>Penyelenggaraan Porprovsu melibatkan kerja sama KONI Sumut dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara melalui perangkat daerah terkait.red</p><p>Dengan penetapan jadwal baru pada 1&ndash;9 Desember 2026, KONI Sumut diharapkan memiliki waktu tambahan untuk mematangkan persiapan teknis maupun administratif.</p><p>Porprovsu menjadi ajang penting bagi atlet kabupaten/kota untuk menunjukkan kemampuan sekaligus menjadi bagian dari upaya pembinaan dan peningkatan prestasi olahraga di Sumatera Utara.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2914_KONI-Sumut-Tetapkan-Jadwal-Baru-Porprovsu-2026--Digelar-1-ndash-9-Desember.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287729/koni-sumut-tetapkan-jadwal-baru-porprovsu-2026-digelar-1ndash9-desember/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>