<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 14 Oct 2026 19:32:43 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lindungi Siswa dari Kabut Asap, Bupati Madina Saipullah Nasution Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 18:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lindungi Siswa dari Kabut Asap, Bupati Madina Saipullah Nasution Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh]]></title>
            <description><![CDATA[Lindungi Siswa dari Kabut Asap, Bupati Madina Saipullah Nasution Berlakukan Pembelajaran Jarak Jauh]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menyetujui pelaksanaan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) sebagai langkah antisipasi dampak kabut asap yang menyelimuti sejumlah wilayah di Sumatera Utara. Kebijakan tersebut diambil untuk melindungi kesehatan siswa dan warga sekolah di tengah kondisi kualitas udara yang perlu diwaspadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan itu disampaikan Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution setelah memimpin rapat koordinasi penanganan dampak kabut asap di Ruang Kerja Bupati, Kompleks Perkantoran Payaloting, Desa Parbangunan, Panyabungan, Rabu (14/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat tersebut dihadiri Penjabat Sekretaris Daerah Afrizal Nasution, Asisten I Muhammad Sahnan Pasaribu, Asisten III Lismulyadi Nasution, serta sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Komunikasi dan Informatika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Koordinasi lintas instansi ini dilakukan untuk merumuskan langkah penanganan yang tepat menyusul perkembangan kondisi udara dan laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan laporan yang dibahas dalam rapat, sebaran asap terdeteksi di wilayah Sumatera Utara dengan konsentrasi partikulat halus PM2.5 yang menunjukkan kualitas udara berada pada kategori sedang hingga tidak sehat. Sementara itu, hasil pengamatan Stasiun Meteorologi Aek Godang dan Silangit mencatat jarak pandang berkisar satu hingga empat kilometer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah karena paparan asap dapat meningkatkan risiko gangguan kesehatan, terutama bagi anak-anak, lansia, serta masyarakat yang memiliki masalah pernapasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah mendengarkan pemaparan dan masukan dari instansi terkait, Bupati Saipullah Nasution menyetujui pelaksanaan PJJ serta pembagian masker kepada masyarakat melalui BPBD sebagai bagian dari langkah perlindungan terhadap dampak kabut asap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah juga mengimbau masyarakat agar mengurangi risiko paparan asap, khususnya ketika beraktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah yang dianjurkan untuk membantu mengurangi paparan partikel di udara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat yang mengalami keluhan kesehatan, seperti batuk, sesak napas, maupun gangguan pernapasan lainnya, diminta segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan untuk mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain langkah perlindungan kesehatan, Bupati meminta seluruh OPD terkait meningkatkan koordinasi dan memantau perkembangan kualitas udara secara berkala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi mengenai kondisi udara dan langkah penanganan juga harus disampaikan kepada masyarakat secara jelas dan tepat waktu agar warga dapat mengambil tindakan pencegahan tanpa menimbulkan kepanikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Kepala Dinas Kesehatan Madina, drg. Muhammad Firdausi Batubara, menyampaikan sejumlah usulan penanganan untuk meminimalkan risiko paparan kabut asap, terutama bagi kelompok masyarakat yang lebih rentan terhadap gangguan kualitas udara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masukan tersebut menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah antisipasi yang melibatkan sektor kesehatan, pendidikan, dan penanggulangan bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Madina, dr. Muhammad Faisal Situmorang, menjelaskan bahwa pembelajaran jarak jauh akan mulai diterapkan pada Kamis hingga Sabtu, 17 Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan tersebut diambil sebagai upaya melindungi siswa, guru, dan warga sekolah dari kemungkinan dampak buruk paparan kabut asap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski kegiatan belajar dilakukan dari jarak jauh, Faisal menegaskan bahwa pihaknya akan melakukan pemantauan secara ketat agar pelaksanaan PJJ tetap berjalan dengan baik dan siswa tidak kehilangan kesempatan untuk mengikuti proses pembelajaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berharap langkah antisipatif tersebut dapat membantu mengurangi risiko gangguan kesehatan sekaligus memastikan kegiatan pendidikan tetap berlangsung di tengah kondisi kualitas udara yang belum sepenuhnya kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemantauan kondisi udara dan koordinasi lintas instansi akan terus menjadi bagian penting dalam menentukan langkah lanjutan sesuai perkembangan situasi di lapangan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5505_Lindungi-Siswa-dari-Kabut-Asap--Bupati-Madina-Saipullah-Nasution-Berlakukan-Pembelajaran-Jarak-Jauh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287321/lindungi-siswa-dari-kabut-asap-bupati-madina-saipullah-nasution-berlakukan-pembelajaran-jarak-jauh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakapolres Padangsidimpuan Hadiri Pemusnahan 6,36 Kg Ganja dan 152,21 Gram Sabu Oleh Kejari</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 18:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakapolres Padangsidimpuan Hadiri Pemusnahan 6,36 Kg Ganja dan 152,21 Gram Sabu Oleh Kejari]]></title>
            <description><![CDATA[Wakapolres Padangsidimpuan Hadiri Pemusnahan 6,36 Kg Ganja dan 152,21 Gram Sabu Oleh Kejari]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejaksaan Negeri (<a href="https://www.sumut24.co/tag/kejari/" target="_blank">Kejari</a>) Padangsidimpuan memusnahkan berbagai barang bukti dari perkara tindak pidana yang telah ditangani, termasuk narkotika jenis sabu seberat 152,21 gram dan ganja seberat 6,36 kilogram. Pemusnahan tersebut turut dihadiri jajaran Polres Padangsidimpuan bersama unsur pemerintah daerah dan aparat penegak hukum lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan pemusnahan barang bukti itu berlangsung pada Selasa (13/10/2026) sekitar pukul 10.30 WIB di Kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Jalan Serma Lian Kosong Nomor 8, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakapolres Padangsidimpuan, KOMPOL Parlindungan Panjaitan, S.H., M.H., hadir bersama Kasat Narkoba Polres Padangsidimpuan AKP Juli Purwono, S.H., M.H., serta sejumlah pejabat terkait dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemusnahan barang bukti ini menjadi bagian dari pelaksanaan proses hukum terhadap perkara yang telah ditangani. Langkah tersebut juga memastikan barang bukti yang telah memperoleh dasar hukum untuk dimusnahkan tidak kembali disalahgunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, KOMPOL Parlindungan Panjaitan menegaskan pentingnya sinergi antarlembaga penegak hukum dalam menuntaskan penanganan perkara pidana, terutama yang berkaitan dengan peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemusnahan barang bukti ini merupakan bagian penting dari proses penegakan hukum. Polres Padangsidimpuan mendukung langkah Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan untuk memastikan barang bukti dari perkara yang telah berkekuatan hukum sesuai ketentuan dapat dimusnahkan dan tidak disalahgunakan kembali,&quot; ujar Parlindungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menekankan bahwa pemberantasan narkotika membutuhkan kerja sama berkelanjutan antara kepolisian, kejaksaan, pemerintah daerah, serta seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penanganan narkotika tidak cukup hanya melalui penindakan. Diperlukan sinergi semua pihak, termasuk peran masyarakat, untuk mencegah peredaran narkoba dan melindungi generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkotika,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, sejumlah barang bukti dari berbagai perkara dimusnahkan. Barang bukti narkotika yang dimusnahkan meliputi sabu seberat 152,21 gram dan ganja seberat 6,36 kilogram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain narkotika, petugas juga memusnahkan 15 unit telepon genggam, tujuh unit timbangan elektrik, serta 17 buah sendok pipet dan kaca pirek yang berkaitan dengan perkara yang ditangani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barang bukti lainnya terdiri atas lima alat isap bong, empat benda tajam berupa pisau, serta 88 barang bukti lain, di antaranya kertas, plastik klip kosong, tas, pakaian, dompet, flashdisk, kotak rokok, sepatu, korek api, dan toples.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemusnahan dilakukan secara simbolis oleh Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan bersama para tamu undangan, kemudian dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti sesuai jenis dan karakteristiknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan Dr. Hartadhi Christianto, S.H., M.H., Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., serta Ketua Pengadilan Negeri Padangsidimpuan Silvianingsih, S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir Direktur RSUD Kota Padangsidimpuan drg. Susanti Lubis, M.K.M., perwakilan BNNK Tapanuli Selatan Syahran, S.AP., M.M., Inspektur Kota Padangsidimpuan Sulaiman Lubis, S.E., Kepala Dinas Kesehatan Balyan, S.K.M., M.Kes., dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jhonny Parulian Situmeang, S.H., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pejabat Polres Padangsidimpuan, organisasi perangkat daerah, jaksa, pegawai <a href="https://www.sumut24.co/tag/kejari/" target="_blank">Kejari</a>, serta tamu undangan lainnya juga mengikuti kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian acara diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan doa pembukaan, dilanjutkan sambutan Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan serta Wali Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah prosesi pemusnahan, kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan berita acara oleh Kajari, jaksa penuntut umum, dan para saksi dari unsur tamu undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 WIB. Acara berlangsung aman dan kondusif serta ditutup dengan sesi foto bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, koordinasi antara kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan pemerintah daerah diharapkan terus terjaga untuk mendukung penegakan hukum yang transparan serta upaya pencegahan tindak pidana, khususnya peredaran narkotika di wilayah Padangsidimpuan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3607_Wakapolres-Padangsidimpuan-Hadiri-Pemusnahan-6-36-Kg-Ganja-dan-152-21-Gram-Sabu-Oleh-Kejari.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287320/wakapolres-padangsidimpuan-hadiri-pemusnahan-636-kg-ganja-dan-15221-gram-sabu-oleh-kejari/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Silaturahmi Perdana Gus Sonny ke PWNU Sumut, KH Marahalim Tekankan Pentingnya Menjaga Harmoni</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 17:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Silaturahmi Perdana Gus Sonny ke PWNU Sumut, KH Marahalim Tekankan Pentingnya Menjaga Harmoni]]></title>
            <description><![CDATA[Silaturahmi Perdana Gus Sonny ke PWNU Sumut, KH Marahalim Tekankan Pentingnya Menjaga Harmoni]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN | Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Sumatera Utara, KH. Marahalim Harahap, menyambut hangat dan bahagia kunjungan silaturahmi Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., yang akrab disapa Gus Sonny, ke Kantor PWNU Sumut di Jalan Sei Batanghari, Medan, Rabu (14/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut menjadi momentum mempererat hubungan antara Kepolisian dan kalangan ulama dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta keharmonisan masyarakat di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedatangan Gus Sonny disambut langsung KH. Marahalim Harahap bersama Wakil Rais PWNU Sumut KH. Abdul Hamid Ritonga dan jajaran pengurus PWNU Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KH. Marahalim menyampaikan apresiasi atas amanah yang diberikan kepada Gus Sonny untuk memimpin Polda Sumut. Ia berharap pengalaman Sonny Irawan sebagai Wakapolda Sumut sebelumnya menjadi modal penting dalam menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban di daerah yang dikenal memiliki keberagaman suku, agama, dan budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sumatera Utara merupakan miniatur Indonesia dengan berbagai keberagaman. Dibutuhkan kepemimpinan yang mampu menjaga kondusivitas dan kebersamaan,&quot; ujar KH. Marahalim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, sinergi antara ulama, umara, aparat keamanan, dan masyarakat merupakan salah satu fondasi penting dalam merawat persatuan serta mencegah berbagai persoalan sosial yang berpotensi mengganggu ketenteraman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gus Sonny Paparkan Tiga Program Prioritas Polda Sumut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, Gus Sonny memaparkan tiga program prioritas Polda Sumut, yakni pemberantasan narkoba melalui Germastoba atau Gerakan Masyarakat Sumut Tolak Narkoba, pemberantasan kejahatan jalanan, serta penertiban lalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda menegaskan bahwa keberhasilan menjaga keamanan tidak cukup hanya mengandalkan tindakan aparat kepolisian. Dukungan tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, dan partisipasi masyarakat juga diperlukan untuk membangun kesadaran hukum serta mencegah terjadinya tindak kriminalitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Gus Sonny mengajak PWNU Sumut dan seluruh jajaran organisasi hingga tingkat ranting untuk ikut menyosialisasikan pesan-pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut dapat dilakukan melalui berbagai kegiatan keagamaan dan sosial, termasuk program Jumat Keliling dan Subuh Keliling.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami membutuhkan dukungan tokoh agama dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta keamanan di Sumatera Utara,&quot; kata Gus Sonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PWNU Sumut Tegaskan Komitmen Bersinergi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi ajakan tersebut, PWNU Sumatera Utara menyatakan kesiapan untuk bersinergi dengan Kepolisian dalam menjaga kondusivitas daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KH. Marahalim menegaskan, NU sejak dahulu memiliki komitmen kebangsaan dengan mengedepankan sikap santun, persatuan, serta nilai amar ma&#039;ruf nahi mungkar dalam kehidupan bermasyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, peran ulama dan organisasi keagamaan sangat strategis dalam menyampaikan pesan-pesan kedamaian, membangun kesadaran masyarakat, serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah perbedaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Silaturahmi tersebut diharapkan tidak berhenti sebagai pertemuan seremonial, tetapi dapat menjadi awal penguatan komunikasi dan kerja sama yang berkelanjutan antara PWNU Sumut dan Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinergi tersebut juga diharapkan mampu mendukung upaya pemberantasan narkoba, pencegahan kejahatan jalanan, serta peningkatan kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan diakhiri dengan penyerahan plakat Polda Sumut kepada PWNU Sumatera Utara, doa yang dipimpin Wakil Rais PWNU Sumut KH. Abdul Hamid Ritonga, serta foto bersama Kapolda Sumut dan jajaran pengurus PWNU Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan ini menjadi simbol komitmen bersama bahwa menjaga Sumatera Utara tetap aman, damai, dan harmonis membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat, termasuk ulama dan aparat penegak hukum.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6531_Silaturahmi-Perdana-Gus-Sonny-ke-PWNU-Sumut--KH-Marahalim-Tekankan-Pentingnya-Menjaga-Harmoni.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287319/silaturahmi-perdana-gus-sonny-ke-pwnu-sumut-kh-marahalim-tekankan-pentingnya-menjaga-harmoni/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Andar Amin Harahap Matangkan Agenda Golkar Sumut, Pelantikan hingga Rakerda Jadi Fokus</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 17:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Andar Amin Harahap Matangkan Agenda Golkar Sumut, Pelantikan hingga Rakerda Jadi Fokus]]></title>
            <description><![CDATA[Andar Amin Harahap Matangkan Agenda Golkar Sumut, Pelantikan hingga Rakerda Jadi Fokus]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN | Ketua DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera Utara, H. Andar Amin Harahap, S.STP., M.Si., memimpin rapat perdana pengurus harian DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut periode 2025&ndash;2030 di Kantor DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut, Jalan KH. Wahid Hasyim Nomor 12, Medan, Rabu (14/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dalam rapat perdana DPD <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut antara lain; Viktor Silaen (Sekretaris), Mula Rotua Siregar (Bendahara), Rolel Harahap (Wakil Ketua Bidang Organisasi), H.M. Syaf Lubis<br>(Wakil Ketua Bidang Kerjasama Ormas), AS Suruhenta Sembiring (Wakil Ketua Bidang Sosial dan Pengabdian Masyarakat), Rianto selaku Wakil Sekretaris Bidang Perdagangan dan seluruh unsur Pengurus Harian lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat tersebut membahas tindak lanjut hasil rapat pleno pertama, termasuk persiapan pelantikan kepengurusan, pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), serta Bimbingan Teknis (Bimtek).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Andar menyampaikan bahwa rapat pengurus harian menjadi momentum untuk memperkuat koordinasi internal sekaligus memastikan seluruh agenda organisasi berjalan sesuai mekanisme dan ketentuan Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengapresiasi kehadiran jajaran pengurus yang tetap meluangkan waktu di tengah kesibukan masing-masing untuk mengikuti rapat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, partisipasi aktif seluruh pengurus merupakan bentuk komitmen dan tanggung jawab bersama dalam menjalankan roda organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Rapat pengurus harian ini kita laksanakan sebagai tindak lanjut atas rapat pleno pertama yang telah diselenggarakan pada 15 September 2026,&quot; ujar Andar dalam arahannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Badan Saksi Nasional Telah Terbentuk*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Andar melaporkan sejumlah langkah yang telah dilakukan DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut setelah rapat pleno pertama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satunya adalah pembentukan Badan Saksi Nasional Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera Utara. Pembentukan badan tersebut, kata Andar, telah ditetapkan melalui surat keputusan dan dilaporkan kepada DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, panitia pelantikan dan Rakerda juga telah terbentuk serta mulai melaksanakan rapat-rapat awal untuk mempersiapkan rangkaian kegiatan organisasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut juga telah menyampaikan surat permohonan jadwal pelaksanaan Bimtek, pelantikan, dan Rakerda kepada DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, hingga rapat berlangsung, pihaknya masih menunggu penetapan jadwal dari DPP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Andar berharap seluruh jajaran pengurus memberikan dukungan agar persiapan dan pelaksanaan agenda tersebut dapat berjalan lancar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Empat Daerah Telah Melaksanakan Musda*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam laporannya, Andar juga menyampaikan perkembangan pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> di tingkat kabupaten.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga saat ini, DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut telah melaksanakan Musda di empat daerah, yakni Kabupaten Dairi, Kabupaten Asahan, Kabupaten Labuhanbatu Selatan, dan Kabupaten Labuhanbatu Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebutkan, pelaksanaan Musda di keempat daerah tersebut berlangsung dengan baik dan mengacu pada Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Andar menyampaikan apresiasi kepada jajaran pengurus yang telah turun langsung memberikan dukungan dan memastikan proses Musda berjalan sesuai ketentuan organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, penjadwalan Musda untuk sejumlah DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> kabupaten/kota lainnya masih menunggu proses lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta masukan dari para ketua DPD, Ketua Organizing Committee (OC), serta Ketua Steering Committee (SC) mengenai perkembangan persiapan kegiatan dan berbagai hal yang masih memerlukan koordinasi bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Siapkan Peringatan HUT Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain agenda konsolidasi organisasi, rapat tersebut turut membahas rencana peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-62 Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> pada 22 Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Andar menjelaskan, meskipun petunjuk pelaksanaan maupun petunjuk teknis resmi dari DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> belum diterima, DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut berencana menggelar kegiatan ziarah dan kemungkinan syukuran sederhana di kantor DPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaannya tetap akan menyesuaikan arahan resmi dari DPP Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Andar, koordinasi dan kesiapan organisasi menjadi hal penting agar seluruh kegiatan dapat dilaksanakan secara tertib dan sesuai dengan kebijakan partai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Minta Pengurus Aktif Berikan Masukan*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup arahannya, Andar berharap rapat pengurus harian tersebut menjadi forum untuk menyampaikan gagasan, saran, dan masukan dalam mempersiapkan agenda organisasi ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan pentingnya keterlibatan seluruh jajaran pengurus, khususnya dalam mematangkan persiapan Bimtek, pelantikan, Rakerda, serta penjadwalan Musda di daerah lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui koordinasi yang berkesinambungan, DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut diharapkan dapat menjaga soliditas kepengurusan dan memastikan program organisasi berjalan sesuai rencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat perdana pengurus harian ini sekaligus menjadi bagian dari konsolidasi internal DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumatera Utara dalam menjalankan agenda kepengurusan periode 2025&ndash;2030.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3682_Andar-Amin-Harahap-Matangkan-Agenda-Golkar-Sumut--Pelantikan-hingga-Rakerda-Jadi-Fokus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287318/andar-amin-harahap-matangkan-agenda-golkar-sumut-pelantikan-hingga-rakerda-jadi-fokus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, Wagub Dorong Pemerataan Layanan Gizi hingga ke Daerah</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 17:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, Wagub Dorong Pemerataan Layanan Gizi hingga ke Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[232 Dapur SPPG Diresmikan di Sumut, Wagub Dorong Pemerataan Layanan Gizi hingga ke Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[SIMALUNGUN &ndash; Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menyambut baik peresmian 232 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Sumut sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas kesehatan dan tumbuh kembang anak. Ia berharap program Makan Bergizi Gratis (MBG) terus diperluas hingga menjangkau daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), sekaligus memperkuat upaya pencegahan masalah gizi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami sampaikan bahwa Sumut berharap terus ada penambahan SPPG sampai ke daerah yang belum terjangkau BGN, membantu masyarakat, terutama anak sekolah," ucap Surya saat berdialog secara daring dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono, dari SPPG 3T Negeri Bayu Muslimin, Tapian Dolok, Kabupaten Simalungun, Rabu (14/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peresmian tersebut merupakan bagian dari pembukaan 1.400 SPPG secara serentak oleh BGN di berbagai wilayah Indonesia. Dari jumlah tersebut, sebanyak 232 SPPG berada di Sumut, termasuk 59 SPPG di wilayah 3T yang tersebar di 27 kabupaten/kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Surya menegaskan, keberadaan SPPG diharapkan mampu memperluas akses masyarakat terhadap pemenuhan gizi, khususnya bagi anak-anak sekolah, tanpa terkendala kondisi geografis maupun jarak tempat tinggal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Manfaat program ini diharapkan dapat dirasakan secara merata oleh masyarakat, tanpa terkendala oleh lokasi tempat tinggal maupun kondisi geografis," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Surya, peresmian SPPG harus diikuti dengan pelayanan yang konsisten dan berkelanjutan. Keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan fasilitas, tetapi juga kualitas pengelolaan serta pelayanan yang diberikan setiap hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala BGN Sudaryono menyampaikan, peresmian 1.400 SPPG tersebut merupakan tahap kedua. Sebelumnya, BGN telah meresmikan 480 SPPG di 16 provinsi wilayah timur Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahap kedua ini, BGN memprioritaskan pembukaan SPPG di wilayah dengan prevalensi stunting kategori tinggi dan sangat tinggi, termasuk daerah 3T.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mohon dukungan terus. Kita akan terus prioritaskan SPPG di wilayah 3T dan wilayah dengan tingkat stunting tinggi dan tinggi sekali," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sudaryono juga menekankan pentingnya keterlibatan kepala daerah beserta perangkat daerah dalam mengawasi pelaksanaan program, termasuk memberikan rekomendasi apabila ditemukan fasilitas maupun pelayanan SPPG yang belum memenuhi standar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau IPA dan fasilitas, higienis, tidak sesuai mohon rekomendasi disampaikan. Rekomendasi kepala daerah pasti menjadi acuan kami, kami ingin kepala daerah trlibat dan keterlibatan perangkat daerah juga sangat diharapkan," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai mengikuti peresmian, Wagub Surya meninjau langsung fasilitas SPPG 3T Negeri Bayu Muslimin. Peninjauan dilakukan mulai dari ruang ompreng, ruang persiapan, hingga ruang memasak untuk melihat kesiapan fasilitas pelayanan pemenuhan gizi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran SPPG di wilayah 3T juga mendapat sambutan positif dari masyarakat. Salah seorang orangtua siswa, Nursiah Kurniati, mengaku antusias dengan program tersebut. Ia berharap kedua anaknya yang saat ini duduk di kelas I dan V SD semakin bersemangat mengonsumsi makanan bergizi melalui program MBG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau di rumah anak-anak kan sudah makan. Kalau disekolah makannya ramai kawan-kawannya, jadikan tambah selera makan," pungkasnya. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_167_232-Dapur-SPPG-Diresmikan-di-Sumut--Wagub-Dorong-Pemerataan-Layanan-Gizi-hingga-ke-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287317/232-dapur-sppg-diresmikan-di-sumut-wagub-dorong-pemerataan-layanan-gizi-hingga-ke-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rakornis TP PKK Kabupaten Asahan, Perkuat Administrasi &amp; Sinergi Program Demi Kesejahteraan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 17:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rakornis TP PKK Kabupaten Asahan, Perkuat Administrasi & Sinergi Program Demi Kesejahteraan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.coASAHAN, Rapat Koordinasi Teknis (Rakornis) TP PKK Kabupaten Asahan berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Asahan, Rabu (14/10/]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b>-ASAHAN, Rapat Koordinasi Teknis (<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakornis/" target="_blank">Rakornis</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rabu (14/10/2026), pukul 09.00 Wib. Kegiatan ini mempertemukan pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> dari tingkat <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a>, Kecamatan, hingga Desa/Kelurahan se-<a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> guna menyelaraskan pelaksanaan program kerja pasca-Rakernas X PKK Tahun 2025.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/e00da03b685a0dd18fb6a08af0923de0_IMG-20261014-WA0016.jpg"><br></p>Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Camat se-<a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta jajaran pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Dalam arahannya, Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menegaskan pentingnya tertib administrasi sebagai fondasi utama organisasi PKK. Hasil kunjungan pembinaan ke sejumlah desa dan kelurahan menunjukkan, masih terdapat kendala, belum semua desa memiliki kelengkapan buku administrasi dan papan data sesuai pedoman Rakernas X, serta belum meratanya pelaksanaan program kerja.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_IMG-20261014-WA0018.jpg"><br></p>"Administrasi yang rapi menjadi dasar tata kelola yang teratur, transparan, dan akuntabel. Dengan demikian, pelaksanaan dan evaluasi 10 Program Pokok PKK dapat berjalan lebih optimal dan manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat," ujar Ny. Yusnila Indriati Taufik. Ia juga mengimbau para Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kecamatan untuk lebih memperketat pembinaan di wilayah masing-masing.</p>Sementara itu, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam pidato yang dibacakan Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh jajaran PKK &mdash; dari tingkat kabupaten hingga kelompok Dasawisma, atas persiapan matang dalam menghadapi evaluasi lomba HKG-PKK, PHBS, LBS, dan Posyandu 6 SPM Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026. Semoga kerja keras tersebut membuahkan hasil terbaik dan prestasi yang diraih dapat dipertahankan serta ditingkatkan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/a4a042cf4fd6bfb47701cbc8a1653ada_IMG-20261014-WA0019.jpg"><br></p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakornis/" target="_blank">Rakornis</a> ini bukan sekadar pertemuan rutin, melainkan wadah menyatukan langkah dan pandangan agar program PKK selaras dari pusat sampai ke desa. Semakin baik sinergi, semakin besar peran PKK dalam mewujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang sejahtera, religius, maju, dan berkelanjutan," tegasnya.</p>Rangkaian kegiatan berjalan khidmat, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Mars PKK, dan lagu Dasawisma. Selain paparan arahan, peserta juga meninjau hasil unggulan One Village One Product (OVOP) dari berbagai kecamatan serta menyaksikan kegiatan kerajinan mewarnai kain ikat yang diikuti langsung oleh Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kabupaten/" target="_blank">Kabupaten</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Kegiatan pun ditutup pukul 12.15 Wib secara lancar dan aman. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9899_Rakornis-TP-PKK-Kabupaten-Asahan--Perkuat-Administrasi--amp--Sinergi-Program-Demi-Kesejahteraan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287316/rakornis-tp-pkk-kabupaten-asahan-perkuat-administrasi-amp-sinergi-program-demi-kesejahteraan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Integrasi Pembelajaran dan Pertukaran Pengetahuan, FMIPA USU Gelar Sumatra Biosphere Summer Course 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 16:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Integrasi Pembelajaran dan Pertukaran Pengetahuan, FMIPA USU Gelar Sumatra Biosphere Summer Course 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Integrasi Pembelajaran dan Pertukaran Pengetahuan, FMIPA USU Gelar Sumatra Biosphere Summer Course 2026]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN - Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Sumatera Utara (USU) menyelenggarakan Sumatran Biosphere Summer Course 2026 dengan tema &quot;From Fungal Ecology to Wildlife Conservation and Biotechnology&quot;, pada 5&ndash;13 Oktober 2026. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program akademik internasional ini, mengintegrasikan pembelajaran, pertukaran pengetahuan, konservasi keanekaragaman hayati, dan bioteknologi, sekaligus memperkuat jejaring akademik internasional serta kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menghadirkan rangkaian kuliah pakar, diskusi ilmiah, kegiatan lapangan, pertukaran budaya, kompetisi fotografi ilmiah, dan pengabdian kepada masyarakat. Melalui pendekatan experiential learning, peserta memperoleh kesempatan untuk memahami ekologi fungi, konservasi satwa liar, dan pemanfaatan biodiversitas secara berkelanjutan, baik melalui pembelajaran akademik maupun pengamatan langsung di kawasan Danau Toba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutan pembukaan, Dekan FMIPA USU, Prof. Dr. Miswar Budi Mulya, S.Si., M.Si., menyampaikan bahwa program ini merupakan kesempatan untuk memperluas wawasan ilmiah, membangun jejaring internasional, dan mendorong kolaborasi akademik di bidang biodiversitas, ekologi, mikrobiologi, virologi, fisiologi tumbuhan, serta pengembangan produk berbasis bahan alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelenggaraan Sumatran Biosphere Summer Course 2026 juga sejalan dengan upaya USU memperkuat internasionalisasi pendidikan, kolaborasi akademik lintas negara, serta pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan Indikator Kinerja Program (IKP) universitas. Program ini menjadi salah satu bentuk implementasi kerja sama internasional yang telah terjalin antara USU dan berbagai mitra, termasuk Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM) Chulalongkorn University (Thailand), Yayasan Ekosistem Lestari (YEL), dan PanEco (Swiss).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembukaan kegiatan turut dihadiri oleh Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&amp;E., MPH., Sp.Par.K., Direktur Direktorat Kerja Sama dan Internasionalisasi USU. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan pimpinan universitas dan fakultas menjadi bagian penting dalam mendorong penyelenggaraan program akademik internasional yang membuka peluang pertukaran keahlian, pengembangan jejaring, dan kolaborasi berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Panitia, Dr. Cheryl Grace Pratiwi Rumahorbo, M.Si., dalam laporannya menjelaskan, bahwa program yang berlangsung secara hibrida pada 5&ndash;13 Oktober 2026 ini dirancang untuk mempertemukan peserta, akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Keberagaman latar belakang peserta diharapkan memperkaya pertukaran perspektif, memperluas pengalaman belajar, serta membuka peluang kerja sama pendidikan dan penelitian pada masa mendatang," ungkapnya, Rabu (14/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini juga menghadirkan narasumber nasional dan internasional dengan beragam kepakaran. Salah satunya adalah Prof. Dr. Hunsa Punnapayak, yang berasal dari Chulalongkorn University, Thailand, yang berbagi pengetahuan dalam bidang bioteknologi tumbuhan dan mikrobiologi industri. Materi lainnya mencakup ekologi dan evolusi, enzim fungi, bioteknologi, bioremediasi, genetika, biologi molekuler, serta pemanfaatan sumber daya hayati secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain kegiatan akademik, program ini juga memberikan perhatian khusus pada pelestarian lingkungan melalui kegiatan lapangan di kawasan Aek Batu, Huta Tiga, Kabupaten Simalungun, serta kegiatan pengabdian kepada masyarakat di Sipolha. Kegiatan lapangan meliputi pengamatan biodiversitas, observasi lingkungan, bird watching, dan aktivitas edukatif yang menghubungkan pembelajaran ilmiah dengan tantangan konservasi di tingkat lokal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengabdian kepada masyarakat di Sipolha melibatkan empat program studi di FMIPA USU, yaitu Biologi, Fisika, Kimia, dan Matematika. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi ini menunjukkan penerapan Tridarma Perguruan Tinggi melalui pendekatan multidisiplin yang menghubungkan ilmu pengetahuan, pendidikan, konservasi, dan pemberdayaan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program Studi Biologi melaksanakan kegiatan bertajuk "Tree Planing to Support Ecosistem Conservation and Environmental Sustainability in Aek Batu, Sipolha" yang berfokus pada penanaman pohon untuk mendukung konservasi ekosistem dan keberlanjutan lingkungan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap pentingnya menjaga tutupan vegetasi, melestarikan lingkungan, dan mempertahankan keseimbangan ekosistem setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, untuk Program Studi Fisika sendiri mengusung kegiatan "Enhancing Students Interest in Physics through Hands-On Basic Measurrment Training at SMP Negeri 1 Pematang Sidamanik: An  International Community Service Program".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pelatihan pengukuran dasar secara langsung, kegiatan ini bertujuan meningkatkan ketertarikan siswa terhadap fisika, memperkenalkan penerapan konsep fisika dalam kehidupan sehari-hari, dan memberikan pengalaman pembelajaran yang lebih interaktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan Program Studi Kimia menyelenggarakan "Pilah Hebat: Sort Weste, Live Clean and Healthy", yang mendorong peningkatan kesadaran mengenai pemilahan sampah, kebersihan, dan pola hidup sehat. Kegiatan ini diharapkan membantu menumbuhkan kebiasaan pengelolaan sampah yang lebih baik serta memperkuat kepedulian terhadap kebersihan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, Program Studi Matematika menghadirkan "Matj Fun Day: Learning Mathematics through Games - Improving Elementary School Students&#039; Interest in and Understanding of Mathematics through Game-Based Learning at SDN 091437 Hutamala". Melalui pendekatan pembelajaran berbasis permainan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan minat dan pemahaman siswa sekolah dasar terhadap matematika dengan suasana belajar yang menyenangkan, interaktif, dan mudah dipahami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan keempat program studi tersebut memperlihatkan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat dilaksanakan melalui beragam pendekatan keilmuan yang saling melengkapi. Tidak hanya berorientasi pada transfer pengetahuan, kegiatan ini juga diarahkan untuk menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, peningkatan kesadaran lingkungan, dan penguatan partisipasi dalam menjaga keberlanjutan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Liana Dwi Sri Hastuti, S.Si., M.si., Ph.D., Wakil Dekan III FMIPA USU, dalam sambutan penutupan menyampaikan apresiasi kepada seluruh narasumber, mitra, panitia, dan peserta yang telah berkontribusi terhadap pelaksanaan kegiatan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya berharap Summer Course ini dapat memperkuat hubungan akademik internasional dan membuka peluang kolaborasi dalam penelitian bersama, pertukaran akademik, serta pengabdian kepada masyarakat," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Panitia, Ozoe Akbar Pratama, M.Sc., bersama tim panitia turut berperan dalam mendukung koordinasi berbagai rangkaian kegiatan, mulai dari sesi akademik hingga aktivitas lapangan dan pengabdian kepada masyarakat. Sinergi antara pimpinan fakultas, panitia, dosen, mahasiswa, mitra, dan peserta menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Sumatran Biosphere Summer Course 2026, FMIPA USU menegaskan komitmennya untuk menghubungkan pendidikan tinggi, penelitian, kerja sama internasional, dan pengabdian kepada masyarakat. Program ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam memperkuat internasionalisasi USU, meningkatkan kepedulian terhadap biodiversitas Sumatera, serta mendorong kontribusi nyata perguruan tinggi bagi masyarakat dan lingkungan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4992_Integrasi-Pembelajaran-dan-Pertukaran-Pengetahuan--FMIPA-USU-Gelar-Sumatra-Biosphere-Summer-Course-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287315/integrasi-pembelajaran-dan-pertukaran-pengetahuan-fmipa-usu-gelar-sumatra-biosphere-summer-course-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Pimpin Penggerebekan Sarang Narkoba di Tanjung Morawa, 7 Orang Diamankan</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 14:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Pimpin Penggerebekan Sarang Narkoba di Tanjung Morawa, 7 Orang Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Kasat Narkoba Polresta Deli Serdang Pimpin Penggerebekan Sarang Narkoba di Tanjung Morawa, 7 Orang Diamankan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DELI SERDANG &ndash; Kasat <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Ferry Kusnadi, S.H., M.H., memimpin langsung penggerebekan sejumlah lokasi yang diduga menjadi sarang peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kecamatan Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi tersebut melibatkan Direktorat Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumatera Utara dan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Deli Serdang sebagai bentuk sinergi aparat dalam memberantas peredaran gelap narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas gabungan menyasar sejumlah titik di Kelurahan Pekan Tanjung Morawa yang disinyalir kerap digunakan sebagai tempat transaksi dan penyalahgunaan narkoba. Lokasi tersebut meliputi Gang Kalimantan di kawasan Tanjung Morawa B, Gang Aman, hingga Lorong 3 Pekan Tanjung Morawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil penggerebekan, petugas mengamankan tujuh orang yang terdiri atas enam laki-laki dan satu perempuan. Mereka masing-masing berinisial SAH (25), PS (36), YY (36), SA (24), AS (51), IS (31), serta SMN (31).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketujuh orang tersebut kemudian menjalani tes urine. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, seluruhnya dinyatakan positif menggunakan narkoba jenis sabu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengamankan tujuh orang, petugas juga melakukan penyisiran di sekitar barak-barak yang diduga digunakan untuk aktivitas narkotika. Dalam penyisiran itu, ditemukan satu plastik klip yang diduga berisi sabu dengan berat 5,86 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, kepastian jenis kandungan barang tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik Polda Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berawal dari Laporan Masyarakat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Ferry Kusnadi, menegaskan bahwa penggerebekan tersebut merupakan tindak lanjut atas laporan masyarakat yang resah terhadap dugaan aktivitas peredaran narkoba di lingkungan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami akan terus mengejar para pelaku pengedar narkoba dan menindak tegas serta terukur,&quot; ujar Ferry Kusnadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, pemberantasan narkotika di wilayah hukum Polresta Deli Serdang akan dilakukan secara berkelanjutan dan konsisten sesuai arahan Kapolri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penggerebekan sarang narkoba ini akan terus kami lakukan secara berkelanjutan dan konsisten. Kami tidak akan memberikan ruang bagi pelaku maupun peredaran gelap narkoba di wilayah hukum Polresta Deli Serdang,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan untuk Memburu Pengedar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai penggerebekan, Sat <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polresta Deli Serdang akan melanjutkan penyelidikan guna mengungkap dugaan jaringan peredaran narkotika, termasuk memburu seorang pengedar berinisial P.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, plastik klip berisi barang yang diduga sabu dengan berat 5,86 gram tersebut akan diperiksa di laboratorium forensik Polda Sumatera Utara untuk memastikan kandungannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan kasus ini diharapkan dapat mengungkap pihak-pihak yang terlibat dalam dugaan peredaran narkotika di kawasan Tanjung Morawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polresta Deli Serdang menegaskan komitmennya untuk menindaklanjuti informasi masyarakat dan mempersempit ruang gerak peredaran gelap narkoba demi menjaga keamanan serta melindungi warga dari ancaman penyalahgunaan narkotika.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2672_Kasat-Narkoba-Polresta-Deli-Serdang-Pimpin-Penggerebekan-Sarang-Narkoba-di-Tanjung-Morawa--7-Orang-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287314/kasat-narkoba-polresta-deli-serdang-pimpin-penggerebekan-sarang-narkoba-di-tanjung-morawa-7-orang-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Kali Dugaan Peristiwa Terjadi, Pria PN Ditahan dalam Kasus Pencabulan Anak di Palas</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 13:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Kali Dugaan Peristiwa Terjadi, Pria PN Ditahan dalam Kasus Pencabulan Anak di Palas]]></title>
            <description><![CDATA[Dua Kali Dugaan Peristiwa Terjadi, Pria PN Ditahan dalam Kasus Pencabulan Anak di Palas]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/palas/" target="_blank">Palas</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Lawas menetapkan dan menahan seorang pria berinisial PN sebagai tersangka dalam kasus dugaan pencabulan terhadap anak di bawah umur. Penahanan dilakukan setelah penyidik menggelar perkara dan menerbitkan surat penetapan tersangka serta surat perintah penangkapan dan penahanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus membenarkan penanganan perkara tersebut saat dikonfirmasi, Rabu (14/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tersangka PN saat ini telah kita amankan dan menjalani penahanan di Ruang Tahanan Polri (RTP) Polres Padang Lawas untuk proses hukum lebih lanjut,&quot; ujar AKP Irwansah Sitorus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini bermula dari laporan polisi yang disampaikan seorang pelapor berinisial NN pada 6 Mei 2024. Laporan tersebut tercatat dengan Nomor LP/B/96/V/2024/SPKT/POLRES PADANG LAWAS/POLDA SUMATERA UTARA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan perbuatan cabul itu disebut terjadi di kediaman tersangka di wilayah Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas. Peristiwa pertama diduga berlangsung pada pertengahan 2023 sekitar pukul 17.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dugaan perbuatan serupa kembali terjadi pada Minggu, 5 Mei 2024, sekitar pukul 15.00 WIB di lokasi yang sama. Setelah kejadian tersebut, pihak keluarga melaporkan perkara itu kepada kepolisian untuk diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, penyidik Satreskrim Polres Padang Lawas melakukan serangkaian langkah penyelidikan guna mengungkap dugaan tindak pidana yang dilaporkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim penyidik dipimpin Ipda Hasan Basri Harahap bersama sejumlah personel, yakni Briptu Nico Stafanus, Briptu Deni Hasibuan, dan Bripda Yudha M. H. Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkara tersebut kemudian ditingkatkan dari tahap penyelidikan ke penyidikan pada 11 Juni 2024. Proses penanganan berlanjut hingga penyidik menggelar perkara pada Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil gelar perkara itu menjadi dasar penerbitan Surat Ketetapan Penetapan Tersangka Nomor S.Tap/83/X/Res.1.24./2026/Reskrim terhadap PN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah penetapan tersangka dan penerbitan Surat Perintah Penangkapan serta Penahanan, tersangka PN kami amankan dan periksa secara intensif mulai Senin malam hingga Selasa dini hari,&quot; jelas Irwansah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan penetapan tersangka dan penahanan tersebut, penyidik melanjutkan proses hukum untuk mendalami perkara berdasarkan alat bukti dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkara ini, PN disangkakan dengan sejumlah ketentuan pidana terkait perlindungan anak dan tindak pidana kekerasan seksual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal yang disangkakan meliputi Pasal 82 ayat (1) Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2016 menjadi undang-undang, yang merupakan perubahan kedua atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, penyidik juga menerapkan Pasal 6 huruf b juncto Pasal 15 huruf b dan g Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual (TPKS), dengan mengacu pada ketentuan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian menyatakan penanganan perkara akan dilakukan secara profesional dan transparan. Proses hukum selanjutnya diharapkan dapat memberikan kepastian hukum serta menjamin perlindungan terhadap korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini sekaligus menjadi pengingat pentingnya perlindungan anak dari segala bentuk kekerasan dan eksploitasi seksual. Setiap dugaan tindak pidana terhadap anak perlu ditangani secara serius, dengan tetap menjaga identitas dan privasi korban selama proses hukum berlangsung.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_95_Dua-Kali-Dugaan-Peristiwa-Terjadi--Pria-PN-Ditahan-dalam-Kasus-Pencabulan-Anak-di-Palas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287313/dua-kali-dugaan-peristiwa-terjadi-pria-pn-ditahan-dalam-kasus-pencabulan-anak-di-palas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Disdik Padangsidimpuan Keluarkan 9 Instruksi Hadapi Kabut Asap, Sekolah Diminta Waspada</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 13:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Disdik Padangsidimpuan Keluarkan 9 Instruksi Hadapi Kabut Asap, Sekolah Diminta Waspada]]></title>
            <description><![CDATA[Disdik Padangsidimpuan Keluarkan 9 Instruksi Hadapi Kabut Asap, Sekolah Diminta Waspada]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Padangsidimpuan, Sumatera Utara, mengeluarkan surat edaran terkait kewaspadaan dan langkah antisipasi dampak kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terhadap lingkungan sekolah, Selasa (14/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebijakan tersebut diterbitkan untuk melindungi kesehatan dan keselamatan peserta didik, guru, serta tenaga kependidikan di tengah kondisi kabut asap yang menyelimuti wilayah Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Surat Edaran Nomor 400.3/3993.TU/2026 tentang Kewaspadaan dan Langkah Antisipasi Dampak Kabut <a href="https://www.sumut24.co/tag/asap/" target="_blank">Asap</a> pada Satuan Pendidikan di Lingkungan Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, seluruh sekolah diminta meningkatkan kewaspadaan dan menyesuaikan aktivitas pembelajaran dengan kondisi kualitas udara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu langkah utama yang ditekankan adalah membatasi kegiatan belajar mengajar di luar ruangan. Aktivitas seperti olahraga, upacara bendera, senam bersama, ekstrakurikuler di lapangan, serta kegiatan lain yang berpotensi meningkatkan paparan asap harus dikurangi atau disesuaikan dengan kondisi udara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Pendidikan Kota Padangsidimpuan, AR Hariri Hasibuan, membenarkan penerbitan surat edaran tersebut. Menurutnya, kebijakan ini merupakan langkah pencegahan untuk meminimalkan risiko gangguan kesehatan akibat paparan kabut asap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan langkah kewaspadaan. Kegiatan siswa di luar ruangan agar dibatasi, serta dianjurkan menggunakan masker jika kondisi kabut asap semakin memburuk,&quot; kata Hariri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain membatasi aktivitas luar ruangan, Disdik Padangsidimpuan juga membuka kemungkinan penyesuaian sistem pembelajaran apabila kondisi kabut asap terus memburuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hariri menjelaskan, penerapan pembelajaran jarak jauh (PJJ) atau pembelajaran secara daring masih dalam tahap kajian. Keputusan tersebut akan mempertimbangkan perkembangan kondisi di lapangan serta rekomendasi dari instansi yang berwenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, untuk saat ini sekolah diminta menjalankan langkah-langkah antisipasi sesuai surat edaran yang telah diterbitkan. Kebijakan lanjutan akan ditentukan berdasarkan tingkat keparahan kabut asap dan pertimbangan keselamatan warga sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Sembilan Langkah Antisipasi yang Wajib Diperhatikan Sekolah*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam surat edaran tersebut, Disdik Padangsidimpuan menyampaikan sejumlah langkah yang perlu diperhatikan seluruh satuan pendidikan untuk mengurangi risiko kesehatan akibat kabut asap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, seluruh sekolah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kabut asap yang berpotensi mengganggu kesehatan peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, kepala sekolah harus memantau perkembangan kualitas udara serta kondisi kesehatan peserta didik secara berkala. Koordinasi dengan instansi terkait juga perlu dilakukan apabila situasi membutuhkan penanganan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, kegiatan pembelajaran di luar ruangan, termasuk olahraga, upacara bendera, senam bersama, dan ekstrakurikuler lapangan, harus dibatasi atau disesuaikan dengan kondisi kualitas udara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dianjurkan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan, terutama apabila paparan asap semakin meningkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima, sekolah diminta memastikan ketersediaan air minum yang cukup dan mengimbau seluruh warga sekolah memperbanyak konsumsi air putih untuk membantu menjaga kondisi tubuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keenam, peserta didik yang mengalami keluhan kesehatan seperti batuk, sesak napas, iritasi mata, pusing, atau gejala lainnya yang diduga berkaitan dengan kabut asap harus segera mendapatkan penanganan medis. Pihak sekolah juga diminta menghubungi orang tua atau wali murid.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketujuh, kepala sekolah perlu memastikan ruang belajar memiliki sirkulasi udara yang baik serta menjaga kebersihan lingkungan sekolah agar kegiatan belajar berlangsung dalam kondisi yang lebih aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedelapan, apabila kabut asap semakin memburuk dan terdapat rekomendasi dari instansi berwenang, Disdik Padangsidimpuan akan menerbitkan kebijakan lanjutan mengenai penyesuaian proses pembelajaran, termasuk kemungkinan penerapan pembelajaran jarak jauh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesembilan, setiap satuan pendidikan diwajibkan melaporkan perkembangan kondisi di sekolah masing-masing kepada Disdik Padangsidimpuan melalui pengawas sekolah atau bidang terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Keselamatan Siswa Jadi Prioritas*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerbitan surat edaran ini menjadi langkah antisipasi pemerintah daerah dalam menghadapi dampak kabut asap terhadap aktivitas pendidikan. Pemantauan kualitas udara, kondisi kesehatan siswa, serta kepatuhan sekolah terhadap arahan dinas menjadi faktor penting dalam menentukan langkah berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekolah juga diharapkan segera merespons apabila terdapat peserta didik yang mengalami gangguan kesehatan selama kegiatan belajar berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, kemungkinan penerapan pembelajaran daring masih menunggu perkembangan situasi dan rekomendasi instansi berwenang. Disdik Padangsidimpuan menegaskan melalui surat edarannya bahwa penyesuaian kegiatan pendidikan perlu dilakukan dengan tetap mengutamakan kesehatan dan keselamatan seluruh warga sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Surat edaran tersebut telah ditandatangani secara elektronik menggunakan sertifikat elektronik yang diterbitkan Balai Besar Sertifikasi Elektronik (BSrE), Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7599_Disdik-Padangsidimpuan-Keluarkan-9-Instruksi-Hadapi-Kabut-Asap--Sekolah-Diminta-Waspada.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287312/disdik-padangsidimpuan-keluarkan-9-instruksi-hadapi-kabut-asap-sekolah-diminta-waspada/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Program TMMD Kabupaten Pakpak Bharat Dipusatkan Jalan Menuju Desa Sbongkaras Kecamatan Salak</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 13:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Program TMMD Kabupaten Pakpak Bharat Dipusatkan Jalan Menuju Desa Sbongkaras Kecamatan Salak]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co PAKPAK BHARAT, Ratusan prajurit TNI dikerahkan untuk menyelesaikan pembangunan jalan yang memadai menuju desa Sibongkaras, kecam]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -PAKPAK BHARAT, Ratusan prajurit TNI dikerahkan untuk menyelesaikan pembangunan jalan yang memadai menuju desa <a href="https://www.sumut24.co/tag/sibongkaras/" target="_blank">Sibongkaras</a>, kecamatan Salak(13/10), <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/bharat/" target="_blank">Bharat</a>. Prajurit TNI ini tergabung dalam program TNI Manunggal Membangun <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> ke - 130 Tahun Anggaran 2026.<p></p>Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a> Franc Berhard Tumanggor saat membuka kegiatan mengungkapkan bahwa program <a href="https://www.sumut24.co/tag/tmmd/" target="_blank">TMMD</a> ini merupakan salah satu program terpadu untuk meningkatkan sinergitas antara TNI, Pemerintah Daerah serta masyarakat yang memiliki makna mempercepat pembangunan daerah yang nyata dan berkelanjutan.<p></p>Sinergitas yang solid antara Pemerintah Daerah dengan TNI sesungguhnya sangat banyak, terutama membangun infrastruktur seperti ini, juga memberikan penyuluhan-penyuluhan bidang pertanian dan peternakan, dan kesehatan. Kita sengaja memilih desa <a href="https://www.sumut24.co/tag/sibongkaras/" target="_blank">Sibongkaras</a> ini sebagai lokasi program <a href="https://www.sumut24.co/tag/tmmd/" target="_blank">TMMD</a> tahun ini untuk mempercepat membuka akses yang terisolasi selama ini. Untuk itu dukungan anggaran dan sarana juga kita siapkan, jelas Bupati.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/37a749d808e46495a8da1e5352d03cae_IMG-20261014-WA0009.jpg"><br></p>Pelaksanaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/program/" target="_blank">Program</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/tmmd/" target="_blank">TMMD</a> ke 130 ini direncanakan akan rampung pada 11 november 2026 mendatang dengan sasaran fisik berupa perkerasan badan jalan sepanjang 1000 m, pemasangan 2 unit plat beton, pembukaan jalan sepanjang 1000 m, serta pembersihan jalan sepanjang 3700 m. <p></p>Selain itu juga dilaksanakan kegiatan nonfisik berupa penyuluhan bela negara, wawasn kebangsaan, sosialisasi bahaya narkoba, sosialisasi hukum dan kamtibmas, penyuluhan pertanian dan peternakan, penyuluhan stunting, pos BINDU dan PTM.<p></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/sibongkaras/" target="_blank">Sibongkaras</a> merupakan sebuah desa terpencil dan jauh di wilayah kecamatan Salak. <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> ini berada di kawasan pegunungan bukit barisan yang subur. Untuk mencapai desa ini harus menempuh perjalanan panjang, menembus perbukitan dan hutan lebat yang masih asri.<p></p>Untuk mengakses desa ini, ratusan warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/sibongkaras/" target="_blank">Sibongkaras</a> menggantungkan harapan pada satu-satunya jalan penghubung melalui desa Kuta Tinggi yang masih sangat sederhana dan sulit dilalui baik kendaraan roda dua maupun roda empat.(rbm)<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_496_Program-TMMD-Kabupaten-Pakpak-Bharat-Dipusatkan-Jalan-Menuju-Desa-Sbongkaras-Kecamatan-Salak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287311/program-tmmd-kabupaten-pakpak-bharat-dipusatkan-jalan-menuju-desa-sbongkaras-kecamatan-salak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">INDONESIA&ndash;MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA IMIGRASI, PENCEGAHAN TPPO JADI PERHATIAN</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 10:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[INDONESIA–MALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA IMIGRASI, PENCEGAHAN TPPO JADI PERHATIAN]]></title>
            <description><![CDATA[INDONESIA&ndashMALAYSIA PERKUAT KERJA SAMA IMIGRASI, PENCEGAHAN TPPO JADI PERHATIAN]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh Abdullah Rasyid<br>Staf Khusus Bidang Komunikasi dan Media Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia dan Malaysia memperkuat kerja sama keimigrasian untuk menghadapi kejahatan lintas negara, termasuk perdagangan orang, penyelundupan manusia, penipuan, dan penyalahgunaan dokumen. Perlindungan terhadap korban turut menjadi perhatian dalam Pertemuan Bilateral ke-3 di Bandung, Jawa Barat, pada 13 Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan unggahan Direktorat Jenderal Imigrasi, kerja sama dengan Jabatan Imigresen Malaysia mencakup pertukaran informasi, deteksi dini, pengawasan berbasis risiko, peningkatan kemampuan petugas, serta koordinasi penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua negara memiliki mobilitas masyarakat yang tinggi. Orang melintasi perbatasan untuk bekerja, berusaha, belajar, dan menemui keluarga. Di tengah lalu lintas tersebut, jaringan kejahatan memanfaatkan tawaran pekerjaan palsu dan berbagai bentuk penipuan untuk menjaring korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagian korban berangkat dengan harapan memperoleh penghasilan yang lebih baik. Setelah tiba, mereka justru dieksploitasi atau dipaksa terlibat dalam jaringan penipuan. Keadaan ini membuat identifikasi dan perlindungan korban menjadi bagian penting dalam penanganan kejahatan lintas negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mempercepat Penanganan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan di Bandung juga mendorong penguatan Joint Immigration Enforcement Task Force (JIETF). Melalui forum ini, Indonesia dan Malaysia diharapkan dapat mempercepat pertukaran informasi dan tindak lanjut penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja sama tersebut melanjutkan langkah yang dibahas dalam pertemuan perdana JIETF di Batam pada 30 September&ndash;2 Oktober 2026. Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan pembentukan kelompok kerja teknis bersama serta mekanisme komunikasi antarkelompok kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Koordinasi diperlukan karena perekrut, perantara, korban, dan pengendali jaringan dapat berada di negara berbeda. Informasi yang dimiliki satu pihak perlu dihubungkan dengan temuan pihak lainnya agar penanganan tidak terputus di perbatasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tindak lanjutnya perlu terlihat dalam pekerjaan sehari-hari: pemeriksaan informasi tentang perekrut, penelusuran dokumen yang disalahgunakan, serta penanganan laporan keluarga yang kehilangan kontak dengan anggota keluarganya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pencegahan Dimulai Sebelum Keberangkatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tulisan sebelumnya, &quot;Menjaga Harapan, Memutus Rantai Perdagangan Manusia&quot;, saya menyoroti pentingnya pencegahan sejak warga menerima tawaran pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tawaran itu bisa datang melalui media sosial, pesan pribadi, bahkan orang yang sudah dikenal. Gaji yang menarik dan janji keberangkatan cepat mudah mendapat perhatian, terutama ketika keluarga sedang menghadapi kesulitan ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, informasi pencegahan perlu menjawab pertanyaan yang benar-benar dihadapi calon pekerja. Apakah perekrutnya dapat dipercaya? Siapa pemberi kerjanya? Apa pekerjaan yang akan dilakukan? Apakah kontrak dan prosedur keberangkatannya jelas? Ke mana harus meminta bantuan jika ada sesuatu yang mencurigakan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tulisan tersebut juga menempatkan Petugas Imigrasi Pembina Desa atau Pimpasa sebagai penghubung penting dalam edukasi masyarakat. Kehadirannya perlu didukung kerja sama dengan pemerintah desa, instansi ketenagakerjaan, lembaga pelindungan pekerja migran, dan kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warga membutuhkan bantuan untuk memeriksa tawaran pekerjaan. Peringatan agar berhati-hati akan lebih berguna jika disertai tempat bertanya dan jalur bantuan yang jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keluarga pun perlu mendapat informasi. Permintaan untuk merahasiakan perjalanan, menyerahkan dokumen kepada perantara, atau memberikan keterangan yang tidak sesuai tujuan sebenarnya patut diperiksa sebelum keberangkatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejalan dengan Asta Cita&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penguatan kerja sama Indonesia&ndash;Malaysia dapat ditempatkan dalam arah Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, terutama pada agenda keamanan negara, pembangunan manusia, serta reformasi hukum dan birokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asta Cita kedua memuat penguatan sistem pertahanan dan keamanan negara. Kerja sama pengawasan perbatasan dan penanganan jaringan kejahatan lintas negara mendukung arah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asta Cita keempat menekankan pembangunan sumber daya manusia, termasuk penguatan peran perempuan dan pemuda. Perlindungan dari perdagangan orang berkaitan dengan kesempatan mereka untuk bekerja dan mengembangkan diri tanpa terjebak eksploitasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun Asta Cita ketujuh mencakup reformasi hukum dan birokrasi serta pencegahan dan pemberantasan berbagai kejahatan. Dalam penanganan TPPO, arah ini membutuhkan layanan yang transparan, petugas yang berintegritas, dan tindak lanjut laporan yang dapat diperiksa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hubungan tersebut perlu diwujudkan melalui pelayanan dan perlindungan yang dirasakan warga. Calon pekerja memperoleh informasi yang jelas, keluarga dapat melaporkan kekhawatiran, dan korban mendapat penanganan sesuai kebutuhannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memastikan Laporan Ditindaklanjuti&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam &quot;Rekomendasi Komunikasi Strategis Imipas&quot;, saya menekankan perlunya menghubungkan keluhan masyarakat dengan tindakan. Prinsip ini relevan bagi keluarga yang melaporkan dugaan perdagangan orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka membutuhkan kepastian tentang siapa yang menangani laporan, apa yang sedang dilakukan, dan kapan perkembangan berikutnya dapat diketahui. Jawaban awal harus diikuti proses penanganan yang jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas juga perlu cermat membedakan pelaku dan korban. Orang yang ditemukan bekerja dalam jaringan penipuan mungkin mengalami ancaman atau paksaan. Pemeriksaan perlu menelusuri keadaan tersebut agar orang yang membutuhkan pertolongan mendapat perlindungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja sama bilateral ini menjadi langkah penting. Hasilnya perlu dinilai dari kecepatan tindak lanjut informasi, pengungkapan jaringan, dan akses korban terhadap bantuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi keluarga yang menunggu kabar dari luar negeri, ukuran keberhasilan itu sangat konkret: orang yang mereka sayangi ditemukan, dilindungi, dan dapat kembali dengan selamat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_366_INDONESIA-ndash-MALAYSIA-PERKUAT-KERJA-SAMA-IMIGRASI--PENCEGAHAN-TPPO-JADI-PERHATIAN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287308/indonesiandashmalaysia-perkuat-kerja-sama-imigrasi-pencegahan-tppo-jadi-perhatian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lolos Praperadilan, Status Tersangka Dhody Thahir Dinyatakan Tidak Sah, Polda Sumut Harus Evaluasi Penyidikan</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 09:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lolos Praperadilan, Status Tersangka Dhody Thahir Dinyatakan Tidak Sah, Polda Sumut Harus Evaluasi Penyidikan]]></title>
            <description><![CDATA[Lolos Praperadilan, Status Tersangka Dhody Thahir Dinyatakan Tidak Sah, Polda Sumut Harus Evaluasi Penyidikan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Pengadilan Negeri (PN) Medan mengabulkan sebagian permohonan praperadilan yang diajukan anggota DPRD Sumatera Utara (Sumut) dari Fraksi Golkar, Dhody Thahir, terhadap Polda Sumut. Dalam putusan yang dibacakan Selasa (13/10/2026), hakim tunggal Khamozaro Waruwu menyatakan penetapan tersangka terhadap Dhody tidak sah dan memerintahkan agar yang bersangkutan dikeluarkan dari tahanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putusan ini menjadi pukulan bagi proses penyidikan yang dilakukan Polda Sumut dalam perkara dugaan pemalsuan akta autentik yang dilaporkan Muhammad Ghazali Iskandar, Direktur PT Rapy Ray Putratama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertimbangannya, hakim menilai surat yang dipersoalkan bukan dibuat di kediaman Dhody Thahir, melainkan di rumah Danialsyah, mantan kuasa hukum pemohon. Hakim juga menilai pihak kepolisian tidak mampu menghadirkan bukti dan saksi yang cukup untuk membuktikan dugaan pemalsuan akta autentik dalam pemeriksaan praperadilan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hakim bahkan menilai persoalan surat itu lebih berkaitan dengan ranah perdata dan tidak terbukti memenuhi dasar yang cukup untuk menetapkan Dhody sebagai tersangka sebagaimana dipersoalkan dalam permohonan praperadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putusan tersebut semestinya menjadi bahan evaluasi serius bagi penyidik Polda Sumut. Penetapan tersangka bukan sekadar tindakan administratif, melainkan keputusan hukum yang harus ditopang alat bukti dan prosedur yang sah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, putusan praperadilan ini perlu dipahami secara proporsional. Hakim menyatakan penetapan tersangka tidak sah berdasarkan pemeriksaan praperadilan, bukan serta-merta memutus seluruh pokok perkara atau menyatakan semua dugaan yang dilaporkan tidak pernah terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, publik berhak meminta penjelasan mengenai dasar penetapan tersangka sebelumnya, kecukupan alat bukti, serta langkah hukum yang akan ditempuh penyidik setelah putusan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polda Sumut perlu menjelaskan apakah akan menerima putusan itu, melakukan evaluasi internal, atau mengambil langkah hukum lain sesuai ketentuan yang berlaku. Transparansi penting agar perkara ini tidak menimbulkan kesan bahwa penegakan hukum dapat berjalan tanpa pengujian yang memadai terhadap dasar penetapan seseorang sebagai tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, pihak pelapor juga tetap memiliki hak hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Namun, setiap proses lanjutan harus menghormati putusan pengadilan dan menjamin kepastian hukum bagi semua pihak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini menjadi pengingat bahwa penegakan hukum tidak cukup hanya dengan menetapkan seseorang sebagai tersangka. Penyidik harus mampu menunjukkan dasar hukum dan alat bukti yang memadai, sedangkan pengadilan berperan menguji apakah tindakan tersebut telah sesuai dengan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putusan praperadilan Dhody Thahir harus menjadi momentum pembenahan, bukan sekadar polemik sesaat. Kepercayaan masyarakat terhadap kepolisian akan semakin kuat apabila setiap penetapan tersangka dilakukan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2497_Lolos-Praperadilan--Status-Tersangka-Dhody-Thahir-Dinyatakan-Tidak-Sah--Polda-Sumut-Harus-Evaluasi-Penyidikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287307/lolos-praperadilan-status-tersangka-dhody-thahir-dinyatakan-tidak-sah-polda-sumut-harus-evaluasi-penyidikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota dan Jajarannya menyambut Kapolres yang Baru AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 08:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota dan Jajarannya menyambut Kapolres yang Baru AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota dan Jajarannya menyambut Kapolres yang Baru AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi serta Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH MH menyambut silaturahmi Kapolres Pematangsiantar AKBP Dhana Noer Kurniawan SIK MM berserta jajaran, di Command Center Lantai 2 Balai Kota, Jalan Merdeka, Jumat (02/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir juga Wakapolres Pematangsiantar Kompol Budiono Saputro SH MH serta jajaran kasat Polres Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut merupakan momen perkenalan sekaligus silaturahmi AKBP Dhana dan Wali Kota Wesly, sebagai langkah penguatan kolaborasi antar instansi dalam menjaga stabilitas wilayah, kesiapsiagaan menghadapi potensi bencana alam, pemberantasan narkoba, hingga bidang strategis lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Wesly sangat mengapresiasi dan mengucapkan terima kasih atas kehadiran AKBP Dhana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly mengungkapkan peran penting kemitraan erat antara Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan Forkopimda, khususnya jajaran kepolisian, dalam menjaga kondusivitas kota dari berbagai aspek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya berharap kolaborasi dan sinergi terus terjalin untuk membangun Kota Pematangsiantar yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Bersama-sama kita jaga stabilitas keamanan, perekonomian, pendidikan, dan lainnya. Ini harapan saya khususnya hari ini, kepada Kapolres Pematangsiantar serta jajaran," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly juga memaparkan prestasi-prestasi yang dicapainya, serta sinergi meningkatkan toleransi agar Indeks Kota Toleran (IKT) Pematangsiantar meningkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, AKBP Dhana menyampaikan komitmennya untuk terus membangun kemitraan yang erat dengan Pemko Pematangsiantar dan seluruh pemangku kepentingan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, sinergitas yang solid merupakan fondasi utama dalam mewujudkan pelayanan Polri yang Presisi, sekaligus mendukung kelancaran pembangunan di daerah.<br><br>&quot;Silaturahmi ini menjadi langkah awal untuk memperkuat sinergi antara Polres Pematangsiantar dan Pemko. Dengan kolaborasi yang solid, kami berkomitmen menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif, serta memberikan pelayanan Polri yang Presisi bagi seluruh masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di penghujung pertemuan, Wesly menerima plakat yang diberikan oleh AKBP Dhana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Silaturahmi berlangsung dalam suasana hangat, penuh keakraban, dan semangat kebersamaan. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4189_Wali-Kota-dan-Jajarannya-menyambut-Kapolres-yang-Baru-AKBP-Dhana-Noer-Kurniawan-SIK-MM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287306/wali-kota-dan-jajarannya-menyambut-kapolres-yang-baru-akbp-dhana-noer-kurniawan-sik-mm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komisi A DPRD Provinsi Sumut melakukan Kunker ke Pemko Pematangsiantar</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 08:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komisi A DPRD Provinsi Sumut melakukan Kunker ke Pemko Pematangsiantar]]></title>
            <description><![CDATA[Komisi A DPRD Provinsi Sumut melakukan Kunker ke Pemko Pematangsiantar]]></description>
            <content><![CDATA[<br>P.Siantar l Sumut24.<br>Komisi A DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Pemerintah Kota (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>) Pematangsiantar, Jumat (02/10/2026). Kunker yang dipimpin Ketua Komisi A DPRD Sumut Assoc Prof Dr H Usman Jakfar Lc MA bersama  Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Sumut,  Satpol PP, dan Badan Narkotika Nasional (BNN) Sumut itu, disambut Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi, di Ruang Serbaguna <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunker tersebut terkait program Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Fidelis,  Wesly menyampaikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar  berkomitmen dalam menjalankan program P4GN melalui sosialisasi di sekolah, kampus dan lingkungan masyarakat, penguatan kepada keluarga, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. Juga bekerja dengan BNN dan Polri, serta seluruh unsur Forkopimda. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly mengutarakan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar mendukung layanan rehabilitasi bagi korban penyalahgunaan narkotika. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami juga bekerja sama dengan BNN Kota Pematangsiantar melaksanakan tes urine. Program ini akan tetap kami lanjutkan, sinergi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar, Polres Pematangsiantar, dan BNN menjadi modal penting dalam menangani penyalahgunaan narkotika di Kota Pematangsiantar," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly menyadari, masih banyak tantangan, seperti keterbatasan anggaran, sarana rehabilitasi, dan jangkauan pengawasan di wilayah rawan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Oleh karena itu, kunjungan kerja ini sangat berarti bagi Kota Pematangsiantar. Kami berharap Komisi A DPRD Sumut berkenan memberikan masukan, arahan, dan dukungan. Baik dalam bentuk kebijakan maupun penganggaran, agar program P4GN di Kota Pematangsiantar semakin efektif," tandasnya.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Komisi A DPRD Sumut Usman Jakfar dalam sambutannya menyampaikan data dari BNN Provinsi Sumut, yakni periode Februari 2026 hingga April  2026, Provinsi Sumut masih peringkat 1 secara nasional prevalensi pengguna narkoba. Sebanyak 1,5 juta jiwa penduduk di Sumut terindikasi sebagai pengguna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari total 15 juta penduduk di Sumut, sebanyak 1,5 juta pengguna. Hampir 10 persen, ini cukup besar," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dipaparkannya, dominasi usia pengguna narkoba saat ini bergeser. Di tahun 2019 pengguna terbanyak di usia 25-49 tahun. Sedangkan survei di tahun 2025 menunjukkan yang terbesar sekarang usia 15-25 tahun. Usia pelajar, mahasiswa, usia yang disebut sebagai usia produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maraknya peredaran narkoba di Sumut, lanjutnya, dinilai sebuah masalah yang cukup serius. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Karena itulah sebagai bagian dari tugas kami Komisi A DPRD Sumut, datang ke Kota Pematangsiantar. Kita ingin melihat lebih dekat tentang program P4GN," tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan kerja turut diisi dengan pemaparan dari Kepala BNB Provinsi Sumut  Brigjen Pol Tatar Nugroho SIK SH MH diwakili Kombes Dr Josua NAM Tampubolon SH MH selalu Kepala Bidang Pemberantasan dan Intelijen BNN Provinsi Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir, Kepala Badan Kesbangpol Provinsi Sumut Dr Ir Mulyono ST MSi, sejumlah anggota Komisi A DPRD Sumut, Kepala Badan Kesbangpol Kota Pematangsiantar Ir Ali Akbar, dan dari BNN Kota Pematangsiantar. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2080_Komisi-A-DPRD-Provinsi-Sumut-melakukan-Kunker-ke-Pemko-Pematangsiantar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287305/komisi-a-dprd-provinsi-sumut-melakukan-kunker-ke-pemko-pematangsiantar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang  Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran Hingga Petugas Tabrak Mobil Pelaku</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 08:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke Palembang  Diwarnai Aksi Kejar-Kejaran Hingga Petugas Tabrak Mobil Pelaku]]></title>
            <description><![CDATA[Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Pengiriman 24.000 gram Sabu ke PalembangDiwarnai Aksi KejarKejaran Hingga Petugas Tabrak Mobil P]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satresnarkoba Polrestabes Medan, terus menunjukkan komitmennya dalam memberantas peredaran narkoba. Kali ini, petugas berhasil menggagalkan upaya pengiriman 24 kilogram sabu, dari Aceh menuju Palembang. Aksi kejar - kejaran di Jalinsum kawasan Besitang, Kab.Langkat mewarnai penangkapan, hingga akhirnya petugas harus menabrak mobil pelaku, untuk menghentikan pelariannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Rabu (14/10/26) pagi menjelaskan, pengungkapan kasus itu dilakukan pada, Senin (05/10) dini hari, berdasarkan hasil pengembangan dalam kasus yang diungkap Satresnarkoba Polrestabes Medan sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas yang mendapat informasi adanya upaya pengiriman narkoba dari Lhokseumawe, Aceh menuju Palembang, Sumatera Selatan dengan menggunakan satu unit mini bus, melakukan pengintaian di perbatasan Aceh - Sumut kawasan Kabupaten Langkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekitar 5 jam melakukan pengintaian, petugas kemudian mendeteksi satu unit mobil Terios BL 1780 NI yang mengangkut narkoba, melaju kencang sejak pertama kali masuk ke Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat pembuntuan dilakukan, mobil yang kami identifikasi membawa narkoba semakin kencang lajunya. Kami pun kemudian melakukan pengejaran hingga harus menabrak mobil pelaku untuk menghentikan pelariannya,&quot; ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari dalam mobil, petugas meringkus AM (31) warga Desa Manasah Meucat, Kab.Aceh Utara. Saat itu, pelaku sempat enggan turun dari mobil, hingga harus diturunkan secara paksa. Pelaku pun, sempat berkilah membawa narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas yang kemudian melakukan penggeledahan, menemukan narkoba di beberapa tempat tersembunyi, mulai dari lantai mobil bagian belakang, di dalam jok mobil yang sudah dimodifikasi, hingga di dalam dashboard.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku sudah mengkonsep sedemikian rupa, kami menyita 24 bungkus narkotika jenis sabu yang beratnya mencapat 24 ribu gram atau 24 kilogram, yang disimpan di berbagai tempat tersembunyi,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil pemeriksaan, pelaku ternyata bukan kali pertama membawa narkoba dari Aceh. Beberapa waktu lalu, pelaku pernah membawa narkoba dari Aceh menuju Batam dengan modus serupa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaku, tergiur upah fantastis yang dijanjikan kepadanya, yakni Rp.15 juta untuk satu kilogram sabu yang berhasil dikirim, atau jika 24 kilogram sabu yang dibawanya berhasil tiba sampai tujuan, pelaku mendapat imbalan Rp.360 juta rupiah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku sebelumnya pernah membawa narkoba ke Batam, upah Rp.360 juta yang dijanjikan kepadanya membuat pelaku tergiur,&quot; ucap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus ini, petugas kini sedang mengejar pemasok sekaligus pengendali dari pelaku. Bos dari pelaku itu, sudah diketahui identitasnya dan kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk bandar maupun pengendali, sejauh apapun anda melangkah, hukum akan tetap mengejar anda. Sesuai tagline Bapak Kapolri, pulihkan pengguna narkoba, putus mata rantai bandar narkoba, Polisi bersama masyarakat,&quot; pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_825_Satresnarkoba-Polrestabes-Medan-Gagalkan-Pengiriman-24-000-gram-Sabu-ke-Palembang--Diwarnai-Aksi-Kejar-Kejaran-Hingga-Petugas-Tabrak-Mobil-Pelaku.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287304/satresnarkoba-polrestabes-medan-gagalkan-pengiriman-24000-gram-sabu-ke-palembang-diwarnai-aksi-kejarkejaran-hingga-petugas-tabrak-mobil-pelaku/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Balik Jeruji, Kreativitas Tumbuh! Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Bikin Miniatur Vespa</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 08:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Balik Jeruji, Kreativitas Tumbuh! Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Bikin Miniatur Vespa]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Balik Jeruji, Kreativitas Tumbuh! Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Bikin Miniatur Vespa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lembaga Pemasyarakatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>) Kelas IIB Padangsidimpuan terus mendorong peningkatan keterampilan warga binaan melalui program pembinaan kemandirian. Salah satu kegiatan yang dilakukan adalah pembuatan miniatur Vespa, kerajinan tangan yang mengasah kreativitas sekaligus berpotensi memiliki nilai ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membekali warga binaan dengan keterampilan praktis yang dapat dikembangkan sebagai peluang usaha setelah menyelesaikan masa pidana dan kembali ke tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam proses pembuatannya, warga binaan dilatih mengolah bahan yang tersedia menjadi miniatur kendaraan dengan bentuk yang menarik. Tahapan pengerjaan meliputi persiapan bahan, pembentukan komponen, perakitan, hingga penyelesaian akhir dan pewarnaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap tahap membutuhkan ketelitian, kesabaran, dan keterampilan agar miniatur yang dihasilkan terlihat rapi serta menyerupai bentuk Vespa aslinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menghasilkan karya kerajinan, kegiatan ini juga mendorong warga binaan untuk membangun kebiasaan positif, seperti disiplin, tekun, dan bertanggung jawab dalam menyelesaikan pekerjaan. Mereka juga memiliki kesempatan untuk mengenali serta mengembangkan potensi diri melalui kegiatan produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembuatan miniatur Vespa tidak sekadar menjadi aktivitas untuk mengisi waktu selama menjalani masa pembinaan. Kegiatan tersebut juga diarahkan untuk memberikan bekal keterampilan yang dapat dimanfaatkan warga binaan ketika kembali ke lingkungan sosialnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Produk kerajinan seperti miniatur kendaraan berpotensi dikembangkan menjadi barang koleksi, suvenir, maupun produk dekorasi. Dengan peningkatan kualitas pengerjaan dan pengembangan desain, karya tersebut diharapkan dapat memiliki daya tarik bagi calon pembeli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterampilan ini juga membuka peluang bagi warga binaan untuk merintis usaha secara mandiri, sehingga mereka memiliki alternatif kegiatan produktif untuk membangun kehidupan yang lebih baik setelah bebas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui program pembinaan kemandirian, <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan berupaya memberikan ruang bagi warga binaan untuk terus belajar, berkarya, dan meningkatkan kepercayaan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembinaan berbasis keterampilan diharapkan dapat menjadi salah satu langkah dalam mempersiapkan warga binaan menghadapi proses reintegrasi sosial. Dengan bekal kemampuan yang sesuai, mereka diharapkan mampu beradaptasi kembali di tengah masyarakat serta menjalani kehidupan yang lebih produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut menegaskan pentingnya pembinaan di lembaga pemasyarakatan yang tidak hanya berfokus pada pelaksanaan masa pidana, tetapi juga pada pengembangan potensi dan kesiapan warga binaan untuk kembali berkontribusi secara positif di masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9372_Dari-Balik-Jeruji--Kreativitas-Tumbuh--Warga-Binaan-Lapas-Padangsidimpuan-Bikin-Miniatur-Vespa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287303/dari-balik-jeruji-kreativitas-tumbuh-warga-binaan-lapas-padangsidimpuan-bikin-miniatur-vespa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Padangsidimpuan Apresiasi Kejari Musnahkan Barang Bukti dari 68 Perkara, 51 Kasus Narkotika</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 08:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Padangsidimpuan Apresiasi Kejari Musnahkan Barang Bukti dari 68 Perkara, 51 Kasus Narkotika]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota Padangsidimpuan Apresiasi Kejari Musnahkan Barang Bukti dari 68 Perkara, 51 Kasus Narkotika]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, mengapresiasi langkah Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan yang memusnahkan barang bukti dari 68 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap atau inkracht. Dari total perkara tersebut, sebanyak 51 perkara berkaitan dengan tindak pidana narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemusnahan barang bukti yang berlangsung di Kantor Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Selasa (13/10/2026), menjadi bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan sekaligus upaya memastikan barang bukti tidak kembali disalahgunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, aparat memusnahkan narkotika berupa 152,21 gram sabu-sabu dan 6,36 kilogram ganja. Sejumlah barang lain yang berkaitan dengan tindak pidana juga turut dimusnahkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Letnan Dalimunthe menyampaikan apresiasi kepada jajaran kejaksaan dan seluruh aparat penegak hukum yang dinilainya telah menjalankan tugas sesuai tanggung jawab dalam proses penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Atas nama Pemerintah Kota Padangsidimpuan, saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan beserta seluruh aparat penegak hukum yang telah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam penegakan hukum secara profesional, transparan, dan akuntabel,&quot; ujar Letnan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemusnahan barang bukti bukan sekadar tahapan akhir dalam penanganan perkara, melainkan bagian penting dari pelaksanaan putusan pengadilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, penegakan hukum yang tegas dan berkeadilan merupakan salah satu faktor penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban serta menciptakan lingkungan yang kondusif bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Kejaksaan Negeri Padangsidimpuan, Dr. Hartadhi Christianto, SH, MH, menjelaskan bahwa barang bukti yang dimusnahkan berasal dari 68 perkara tindak pidana umum yang telah berkekuatan hukum tetap selama periode Mei hingga Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari keseluruhan perkara tersebut, 51 di antaranya merupakan perkara narkotika. Jumlah ini menunjukkan bahwa penanganan tindak pidana narkotika menjadi bagian penting dari pekerjaan penegakan hukum di wilayah Padangsidimpuan selama periode tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun barang bukti narkotika yang dimusnahkan terdiri atas 152,21 gram sabu-sabu dan 6,36 kilogram ganja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain narkotika, pemusnahan juga mencakup 15 unit telepon genggam, tujuh unit timbangan elektrik, 17 sendok pipet dan kaca pirek, serta lima alat isap bong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas turut memusnahkan empat senjata tajam berupa pisau dan 88 barang bukti lainnya. Barang-barang tersebut meliputi pakaian, tas, dompet, plastik klip kosong, serta berbagai benda yang berkaitan dengan perkara yang telah diputus pengadilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemusnahan tersebut merupakan bagian dari upaya menuntaskan penanganan barang bukti sesuai proses hukum. Dengan demikian, barang-barang yang telah ditetapkan untuk dimusnahkan tidak lagi berpotensi digunakan kembali untuk kepentingan yang melanggar hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Letnan Dalimunthe juga menekankan pentingnya kerja sama antara pemerintah daerah, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan berbagai instansi terkait untuk mencegah tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, upaya menjaga keamanan kota tidak cukup hanya mengandalkan tindakan aparat penegak hukum. Peningkatan kesadaran hukum dan keterlibatan masyarakat juga diperlukan agar pencegahan kejahatan dapat berjalan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita ingin Kota Padangsidimpuan menjadi kota yang tidak hanya aman karena hadirnya aparat penegak hukum, tetapi juga aman karena tumbuhnya kesadaran dan tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap koordinasi lintas sektor semakin diperkuat, terutama dalam membangun kesadaran masyarakat mengenai bahaya narkotika, mencegah tindak pidana, serta menjaga ketenteraman dan ketertiban umum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kajari Padangsidimpuan Hartadhi Christianto menegaskan bahwa pemberantasan peredaran dan penyalahgunaan narkotika membutuhkan keterlibatan berbagai pihak. Upaya tersebut tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah, lembaga pendidikan, keluarga, dan masyarakat dinilai memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari ancaman narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita harus menindak tegas para pengedar narkoba dan bersama-sama memerangi kejahatan yang dapat merusak bangsa. Untuk mencegah masuknya narkoba ke generasi muda, dibutuhkan kerja sama antara seluruh lembaga dan elemen masyarakat,&quot; ungkap Hartadhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, Kejari Padangsidimpuan terus mengupayakan penegakan hukum terhadap pelaku tindak pidana narkotika, termasuk mengajukan tuntutan pidana berat sesuai fakta perkara dan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penindakan hukum perlu berjalan beriringan dengan langkah pencegahan. Edukasi kepada masyarakat, pengawasan lingkungan, serta kepedulian terhadap generasi muda menjadi bagian penting dalam menghadapi ancaman peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pemusnahan barang bukti tersebut, Pemerintah Kota Padangsidimpuan berharap sinergi antara kejaksaan, kepolisian, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat semakin kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya mendukung penyelesaian perkara, tetapi juga mempersempit ruang peredaran narkotika dan menciptakan Kota Padangsidimpuan yang aman, tertib, serta terbebas dari ancaman penyalahgunaan narkoba.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9817_Wali-Kota-Padangsidimpuan-Apresiasi-Kejari-Musnahkan-Barang-Bukti-dari-68-Perkara--51-Kasus-Narkotika.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287302/wali-kota-padangsidimpuan-apresiasi-kejari-musnahkan-barang-bukti-dari-68-perkara-51-kasus-narkotika/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">NURFIRMANWANSYAH BERI PESAN TEGAS! Yendi Putra dan RTIK Sumbar Siapkan Generasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 07:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[NURFIRMANWANSYAH BERI PESAN TEGAS! Yendi Putra dan RTIK Sumbar Siapkan Generasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045]]></title>
            <description><![CDATA[NURFIRMANWANSYAH BERI PESAN TEGAS! Yendi Putra dan RTIK Sumbar Siapkan Generasi Digital Menuju Indonesia Emas 2045]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KABUPATEN SOLOK - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Percepatan literasi digital di Sumatera Barat bukan lagi sekadar pilihan, melainkan kebutuhan mendesak di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (*Artificial Intelligence/AI). Pesan itulah yang mengemuka dalam kegiatan Digital Safety Champions: Membangun Literasi Online Trust and Safety di Kalangan Pelajar di Indonesia yang digelar di SMK Negeri 2 Gunung Talang, Selasa (13/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang diikuti sekitar 130 siswa tersebut mendapat perhatian Wakil Ketua Komisi V DPRD Provinsi Sumatera Barat, Nurfirmanwansyah, yang memberikan apresiasi terhadap langkah Relawan Teknologi Informasi dan Komunikasi (RTIK) Sumatera Barat dalam memperkuat literasi digital di kalangan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini diselenggarakan melalui kolaborasi Relawan TIK, Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi), Internet Society Indonesia Jakarta Chapter, IDAcademy, Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), dan Universitas Esa Unggul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran berbagai unsur tersebut memperlihatkan bahwa persoalan keamanan digital tidak dapat diselesaikan oleh satu pihak saja. Diperlukan kerja sama antara pemerintah, komunitas, lembaga pendidikan, akademisi, dan masyarakat untuk membangun ruang digital yang aman, sehat, serta produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nurfirmanwansyah: Bangsa Besar Harus Membangun Kualitas Manusianya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Nurfirmanwansyah menegaskan bahwa kemajuan bangsa tidak cukup hanya diukur melalui pembangunan infrastruktur fisik. Kualitas sumber daya manusia harus menjadi perhatian utama, terutama ketika teknologi digital semakin memengaruhi kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bangsa yang besar bukan hanya bangsa yang mampu membangun infrastruktur fisik, tetapi juga bangsa yang mampu membangun kualitas manusianya,&quot; demikian pesan yang disampaikan Nurfirmanwansyah dalam sambutannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perkembangan teknologi telah membuka peluang besar bagi masyarakat untuk memperoleh pengetahuan, membangun usaha, mengembangkan kreativitas, dan memperkenalkan potensi daerah kepada dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, di balik peluang tersebut, terdapat tantangan yang tidak boleh diabaikan. Perundungan siber (*cyberbullying*), penipuan daring, penyalahgunaan data pribadi, penyebaran hoaks, hingga manipulasi informasi merupakan ancaman nyata yang membutuhkan perhatian bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terlebih lagi, perkembangan kecerdasan buatan telah membuat produksi dan penyebaran konten digital semakin mudah. Tanpa pemahaman yang memadai, masyarakat berisiko menjadi korban informasi palsu maupun penyalahgunaan teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Nurfirmanwansyah memandang pendidikan literasi digital sebagai bagian penting dari pembangunan sumber daya manusia sekaligus investasi untuk menyiapkan generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Indonesia <a href="https://www.sumut24.co/tag/emas/" target="_blank">Emas</a> 2045 bukan sekadar cita-cita yang kita ucapkan. Indonesia <a href="https://www.sumut24.co/tag/emas/" target="_blank">Emas</a> 2045 adalah tanggung jawab yang harus kita persiapkan bersama,&quot; menjadi pesan kuat yang relevan dengan upaya membangun generasi muda yang cakap teknologi, berkarakter, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi terhadap RTIK Sumbar tersebut sekaligus menegaskan pentingnya memperluas pendidikan keamanan digital hingga ke lingkungan sekolah, sehingga pelajar tidak hanya mampu menggunakan teknologi, tetapi juga memahami risiko dan etika dalam pemanfaatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Yendi Putra: Percepatan Literasi Digital Tidak Boleh Ditunda&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua RTIK Sumatera Barat, Yendi Putra, dalam sambutannya menekankan bahwa percepatan literasi digital di Sumatera Barat merupakan tanggung jawab bersama yang tidak boleh terus ditunda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Yendi, penggunaan media sosial yang semakin luas harus diimbangi dengan peningkatan kesadaran masyarakat mengenai keamanan akun, perlindungan data pribadi, serta kemampuan memeriksa kebenaran informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia turut menyoroti besarnya penggunaan media sosial di Indonesia. Mengacu pada angka yang disebutkannya dalam kegiatan tersebut, jumlah pengguna media sosial telah melampaui 200 juta. Angka itu perlu dibaca secara cermat karena satu orang dapat memiliki lebih dari satu akun dan jumlah akun tidak selalu sama dengan jumlah individu pengguna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah perkembangan teknologi berbasis AI, persoalan keamanan digital menjadi semakin kompleks. Konten manipulatif, penipuan dengan identitas palsu, serta informasi yang tampak meyakinkan tetapi belum tentu benar menuntut masyarakat untuk lebih berhati-hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yendi menegaskan, literasi digital bukan hanya persoalan kemampuan mengoperasikan perangkat atau mengakses internet. Lebih dari itu, literasi digital menyangkut kemampuan berpikir kritis, menjaga etika, memahami risiko, dan mengambil keputusan secara bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, RTIK Sumbar berharap para pelajar dapat menjadi agen perubahan yang ikut menyebarkan pemahaman tentang keamanan digital di sekolah, keluarga, dan lingkungan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadirkan Pegiat Media Sosial Berbasis AI dan Akademisi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keseriusan kegiatan ini juga terlihat dari kehadiran Supri Ardi, pegiat media sosial berbasis kecerdasan buatan, serta Rahmad Saputra, akademisi dari Universitas Muhammadiyah Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran praktisi media sosial dan akademisi diharapkan dapat memperkaya perspektif peserta, baik mengenai perkembangan teknologi AI maupun tantangan keamanan dan tanggung jawab dalam aktivitas digital sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi kalangan pelajar, pemahaman tersebut menjadi semakin penting. Mereka tidak cukup hanya menjadi pengguna aktif media sosial, tetapi perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi, mengenali potensi penipuan, menjaga identitas digital, dan menghasilkan konten yang bermanfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan bekal literasi yang tepat, teknologi dapat dimanfaatkan sebagai sarana belajar, pengembangan kreativitas, peningkatan keterampilan, hingga penciptaan peluang ekonomi pada masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SMKN 2 Gunung Talang: Tambuah Ciek Lai!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak SMK Negeri 2 Gunung Talang menyambut baik pelaksanaan kegiatan yang melibatkan para pelajar tersebut. Dukungan juga terlihat dari jajaran majelis guru dan antusiasme siswa yang mengikuti rangkaian kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ungkapan &quot;kalau bisa, tambah ciek lai&quot; menjadi gambaran harapan agar kegiatan edukasi semacam ini tidak berhenti pada satu kesempatan, tetapi dapat kembali dilaksanakan dengan jangkauan dan manfaat yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antusiasme tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa sekolah memiliki peran strategis sebagai ruang pembentukan karakter dan peningkatan kecakapan digital generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekolah bukan hanya tempat untuk memperoleh pengetahuan akademik, melainkan juga tempat menanamkan kesadaran tentang bagaimana bersikap bijak, menjaga kehormatan diri, dan menghormati orang lain di ruang digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Gunung Talang untuk Indonesia <a href="https://www.sumut24.co/tag/emas/" target="_blank">Emas</a> 2045&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan di SMKN 2 Gunung Talang membawa pesan yang lebih besar daripada sekadar sosialisasi teknologi. Ada tanggung jawab bersama untuk memastikan bahwa kemajuan digital berjalan seiring dengan peningkatan kualitas manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah, komunitas digital, lembaga pendidikan, akademisi, dan keluarga perlu terus membangun kolaborasi agar generasi muda tidak hanya mampu mengikuti perubahan zaman, tetapi juga sanggup menghadapinya dengan pengetahuan dan karakter yang kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, masa depan digital Indonesia tidak hanya ditentukan oleh seberapa cepat jaringan internet berkembang atau seberapa canggih teknologi yang digunakan. Masa depan itu juga ditentukan oleh kemampuan masyarakat dalam menjaga keamanan, menghargai kebenaran, dan menggunakan teknologi secara bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari SMKN 2 Gunung Talang, semangat tersebut diharapkan terus tumbuh: melahirkan pelajar yang bukan hanya cerdas secara digital, tetapi juga matang dalam berpikir, santun dalam bertindak, dan siap berkontribusi bagi Sumatera Barat serta Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, menyiapkan Indonesia <a href="https://www.sumut24.co/tag/emas/" target="_blank">Emas</a> 2045 berarti menyiapkan manusianya mulai hari ini.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2400_NURFIRMANWANSYAH-BERI-PESAN-TEGAS--Yendi-Putra-dan-RTIK-Sumbar-Siapkan-Generasi-Digital-Menuju-Indonesia-Emas-2045.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287300/nurfirmanwansyah-beri-pesan-tegas-yendi-putra-dan-rtik-sumbar-siapkan-generasi-digital-menuju-indonesia-emas-2045/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">RANG SOLOK BARALEK GADANG 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 14 Oct 2026 07:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[RANG SOLOK BARALEK GADANG 2026]]></title>
            <description><![CDATA[RANG SOLOK BARALEK GADANG 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> - Sumut24.co<p></p><p>Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, Sabtu (10/10/2026) bersama Wakil Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, H. Suryadi Nurdal, di Lapangan Merdeka Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menghadiri pembukaan Festival Rakyat Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang (RSBG) 2026, yang mengangkat tema "Sawah Dijago, Budaya Dipusako.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/38af86134b65d0f10fe33d30dd76442e_1001503952.jpg"><br></p><p>Mengangkat tema "Sawah Dijago, Budaya Dipusako", RSBG 2026 dirancang bukan semata sebagai panggung hiburan, melainkan ruang untuk mempertemukan tradisi, seni, kreativitas generasi muda dan kehidupan masyarakat dalam satu perhelatan budaya.</p><p>Wali kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra,  mengatakan  Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang bukan sekadar festival budaya, tetapi juga menjadi wadah untuk memperkuat identitas masyarakat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, melestarikan tradisi Minangkabau, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Melalui tema &#039;Sawah Dijago, Budaya Dipusako".</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/7ef605fc8dba5425d6965fbd4c8fbe1f_1001503951.jpg"><br></p><p> Kegiatan Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang ini<br>dimulai dari pawai budaya, permainan anak nagari, bakawua, prosesi ka sawah, silek tuo, seni pertunjukan, peragaan busana, hingga kegiatan membatik bagi generasi milenial, menjadi bagian dari upaya memperkenalkan tradisi Minangkabau kepada masyarakat luas.</p><p>Rangkaian acara dimulai 10&ndash;13 Oktober 2026 dengan pusat kegiatan di Lapangan Merdeka dan Hamparan Sawah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Ragam seni tradisi, adat dan budaya ditampilkan; mulai dari mamutuih etongan mambuek hari, tunduek alek gadang, tradisi arak bako, turun mandi dan aqiqah, hingga batamek kaji. Tradisi yang hingga kini masih teguh dipegang masyarakat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/ec5decca5ed3d6b8079e2e7e7bacc9f2_1001503950.jpg"><br></p><p>Tahun ini, pawai budaya juga dipadukan dengan tarian massal bertajuk Tapak Kubuang Tigo Baleh. Tarian yang dibawakan pelajar SMP se Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> itu menyampaikan pesan soal semangat gotong-royong dalam kehidupan masyarakat, seperti yang diwariskan masyarakat terdahulu.</p><p>Diawali dengan Pawai Budaya Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang yang menampilkan kekayaan tradisi, kesenian, dan identitas masyarakat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Yang turut disaksikan Senator Republik Indonesia asal Sumatera Barat, Irman Gusman, Asisten II Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Barat, Yozarwadi, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).</p><p> Di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, sawah bukan sekadar hamparan hijau yang mengisi lanskap kota. Di baliknya hidup tradisi, pengetahuan, nilai kebersamaan, hingga jejak kehidupan masyarakat yang diwariskan dari generasi ke generasi.<br>Semangat itulah yang kembali dihidupkan melalui Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang (RSBG) 2026,.</p><p>Dan salah satu tradisi adat Minangkabau yang menjadi bagian dari rangkaian perhelatan Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang (RSBG) Tahun 2026 yaitu prosesi Bakaua.Tradisi ini, juga menjadi wujud pelestarian nilai-nilai adat dan budaya yang diwariskan oleh para leluhur. Dan  merupakan, tradisi turun-temurun yang sarat makna kebersamaan, rasa syukur, serta harapan akan keberkahan dan kesejahteraan masyarakat.</p><p>Sebanyak 30 sasaran silek dari Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dan daerah sekitarnya tampil memeriahkan Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang di Lapangan Merdeka, Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, sekaligus memperkuat upaya pelestarian seni bela diri tradisional Minangkabau.Kehadiran puluhan sasaran silek dalam satu panggung budaya menjadi ruang bagi para pesilat untuk menampilkan kemampuan sekaligus memperkenalkan Silek Tuo kepada generasi muda.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/4c56ff4ce4aaf9573aa5dff913df997a_1001503949.jpg"><br></p><p>Melalui pertunjukan ini, nilai-nilai adat dan tradisi diharapkan tetap hidup di tengah perkembangan zaman serta diwariskan kepada generasi penerus, terutama melalui kegiatan budaya yang melibatkan masyarakat secara langsung.Diharapkan dapat menjaga keberlangsungan seni bela diri tradisional Minangkabau sekaligus memperkuat posisi Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> sebagai tujuan wisata budaya di Sumatera Barat</p><p>Tak ketinggalan, sajian komedi dari Kevin Cotok dan Edi Cotok turut dihadirkan untuk menghibur pengunjung di panggung utama.Dengan kombinasi antara pelestarian Silek Tuo, permainan tradisional, dan panggung hiburan modern, RSBG 2026 sukses membuktikan bahwa tradisi tidak harus statis.</p><p>Ekonomi dan budaya dapat berjalan berdampingan, menciptakan kebanggaan bagi Kota Beras Serambi Madinah sekaligus mendongkrak kesejahteraan rakyatnya.</p><p>Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang terbilang istimewa. Tahun ini menjadi pelaksanaan ke-lima dalam agenda Kharisma Event Nusantara (KEN) Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Hal tersebut menjadi bukti atas pengakuan nasional akan khazanah tradisi Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.</p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/7f6ffaa6bb0b408017b62254211691b5_1001503946.jpg"><br></p><p>"Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pertumbuhan ekonomi kreatif, dan kesejahteraan masyarakat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a></p><p>Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> melalui event Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang 2026 terus mendorong pelestarian adat dan budaya sebagai bagian dari kekayaan daerah. Sekaligus potensi parawisata yang mampu menarik kunjungan wisatawan dan menggerakkan perekonomian masyarakatat.</p><p>Senator asal Sumbar, H. Irman Gusman menekankan bahwa, Rang <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Baralek Gadang menjadi ruang penting untuk menjaga kelestarian budaya sekaligus memperkenalkan kekayaan tradisi Minangkabau kepada masyarakat luas.(YOSE)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4750_RANG-SOLOK-BARALEK-GADANG-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287299/rang-solok-baralek-gadang-2026-3/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>