<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 31 May 2026 04:46:50 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Resmi Membuka FE Cup 2.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> - Sumut 24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur Sumatera Barat H. Mahyeldi Ansharullah, SP, Sabtu, 30 Mei 2026 membuka secara resmi FE Cup 2, di Lapangan Marahadin, Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, turnamen sepak bola bergengsi tersebut ditandai dengan atraksi paralayang yang memukau ribuan penonton dan pecinta sepak bola yang datang dari berbagai daerah di Sumatera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara pembukaan dihadiri oleh Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> H. Chandra, SH.I, unsur DPRD Kota dan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Kolonel Penerbangan Firdaus, Fadlul Efendi beserta keluarga besar, serta masyarakat pecinta sepak bola dari Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, dan berbagai wilayah di Sumatera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ramadhani Kirana Putra, dalam sambutannya  menyampaikan apresiasi kepada Fadlul Efendi atas berbagai investasi dan kegiatan yang telah digerakkan di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Menurutnya, kontribusi tersebut telah memberikan dampak nyata terhadap penyerapan tenaga kerja, pertumbuhan ekonomi, dan pengembangan sektor pariwisata daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan rencana pembangunan hotel oleh Fadlul Efendi akan menjadi salah satu penggerak baru bagi sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.<br>"Berbagai investasi yang dilakukan telah memberikan manfaat besar bagi masyarakat. Ke depan, pembangunan hotel juga akan semakin memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, " ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan bahwa Turnamen FE Cup 2 akan berlangsung selama satu bulan penuh hingga 1 Juli 2026. Kehadiran peserta, ofisial, pendukung, dan pengunjung dari empat provinsi diperkirakan akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi masyarakat, khususnya pelaku UMKM, pedagang, dan sektor jasa di <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Raya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada seluruh peserta FE Cup 2 yang berasal dari Sumatera Barat, Riau, Jambi, dan Sumatera Utara. Dan mengapresiasi perhatian dan kontribusi yang diberikan untuk kemajuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Raya dan Sumatera Barat melalui investasi di bidang pendidikan, pariwisata, olahraga, dan berbagai sektor lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mahyeldi juga mengajak kepala daerah dan tokoh masyarakat untuk terus membangun komunikasi dengan para perantau Minang agar semakin banyak yang terinspirasi mengikuti jejak Fadlul Efendi dalam berkontribusi bagi pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Menjadi kebahagiaan bagi kita ketika ada putra daerah yang mampu menjadi penggerak ekonomi, membuka peluang usaha, dan memberikan manfaat bagi masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Raya maupun Sumatera Barat secara umum, " kata Mahyeldi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut Mahyeldi juga menyampaikan  pertumbuhan ekonomi Sumatera Barat yang mencapai 5, 02 persen menunjukkan kondisi yang positif. Salah satu faktor pendorongnya adalah meningkatnya konsumsi masyarakat dan tingginya mobilitas orang yang datang ke Sumatera Barat untuk berbelanja serta berwisata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan bahwa, "Event olahraga seperti FE Cup memiliki peran penting dalam mendorong sektor pariwisata dan pertumbuhan ekonomi daerah.<br>Founder FE Cup 2, Bung Deden, dalam sambutannya menegaskan bahwa FE Cup bukan sekadar turnamen sepak bola biasa. Menurutnya, kompetisi ini dirancang menjadi ajang berkualitas yang menghadirkan tim-tim terbaik dengan sistem pertandingan yang profesional dan kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menariknya, sejumlah pemain yang pernah tampil di kompetisi liga nasional juga dipastikan akan merumput di Lapangan Marahadin selama turnamen berlangsung. Dia berharap FE Cup 2 mampu menjadi wadah pembinaan sepak bola sekaligus memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku UMKM di <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"FE Cup 2 bukan hanya tentang sepak bola, tetapi juga tentang bagaimana olahraga mampu menggerakkan ekonomi masyarakat. Kami berharap seluruh peserta menjunjung tinggi sportivitas dan menjadikan turnamen ini sebagai momentum kebersamaan, " ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FE Cup 2 tahun 2026 memperebutkan total hadiah sebesar Rp350 juta, menjadikannya salah satu turnamen sepak bola dengan hadiah terbesar di Sumatera. Dengan peserta dari empat provinsi dan dukungan penuh masyarakat, FE Cup 2 diharapkan menjadi magnet olahraga yang mampu mendongkrak ekonomi, pariwisata, dan prestasi sepak bola di Sumatera Barat.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2739_Gubernur-Sumatera-Barat-Mahyeldi-Resmi-Membuka-FE-Cup-2-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282880/gubernur-sumatera-barat-mahyeldi-resmi-membuka-fe-cup-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.]]></title>
            <description><![CDATA[Kota Solok Kembali Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kota Solok- Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Solok ,Sumatera Barat, Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM, bersama Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, SE, dan jajaran Jumat (29/5).di Aula Kantor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Sumatera Barat, Padang, menghadiri kegiatan Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun Anggaran 2025 .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, penyerahan LHP merupakan agenda tahunan BPK dalam menyampaikan hasil pemeriksaan terhadap laporan keuangan pemerintah daerah sebagai bentuk evaluasi atas pengelolaan keuangan yang transparan, akuntabel, dan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kegiatan tersebut, Kota Solok kembali berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK untuk yang kesepuluh kali secara berturut-turut sejak tahun 2016. Capaian ini menjadi bukti konsistensi Pemerintah Kota Solok dalam menjaga kualitas tata kelola dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, SE, MM,<br>atas keberhasilan tersebut, menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Pemerintah Kota Solok, DPRD, serta pihak terkait atas sinergi dan kerja sama yang telah terjalin sehingga Kota Solok kembali mampu mempertahankan opini WTP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Capaian tersebut tidak hanya menjadi prestasi administratif, tetapi juga bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menghadirkan tata kelola pemerintahan yang baik dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkan Wali Kota, bahwa laporan hasil pemeriksaan ini menjadi acuan penting bagi kami dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan bertanggung jawab demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat Kota Solok,&quot; ujar Wali Kota Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan berharap capaian opini WTP yang berhasil dipertahankan selama sepuluh tahun berturut-turut dapat menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah secara optimal, efektif, dan sesuai dengan ketentuan yang berlaku. (YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_976_Kota-Solok-Kembali-Raih-Opini-Wajar-Tanpa-Pengecualian--WTP--dari-BPK-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282879/kota-solok-kembali-raih-opini-wajar-tanpa-pengecualian-wtp-dari-bpk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar]]></title>
            <description><![CDATA[Kota Solok Daerah Pertama Mengalihkan Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah Berbasis Syariah di Sumbar]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kota Solok - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kota Solok, Sumatera Barat,  menjadi daerah pertama di Sumatera Barat yang mengalihkan sepenuhnya Pengelolaan Transaksi Keuangan Daerah ke sistem syariah ,  sejak tahun 2026 menjadi wujud nyata komitmen Wako Ramadhani Kirana Putra dan Wawako Suryadi Nurdal menerapkan Adat Basandi Syara&#039;, Syara&#039; Basandi Kitabullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan, peralihan itu tidak sekedar formalitas, seluruh instrumen keuangan, mulai dari penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD), belanja pegawai, hingga belanja barang dan jasa kini dikelola melalui Unit Usaha Syariah (UUS) PT Bank Pembangunan Daerah Sumatera Barat (Bank Nagari).&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bahwa transformasi besar ini bukan instan, melainkan hasil dari peta jalan strategis yang telah dirintis sejak tahun 2023, dimulai dari migrasi rekening gaji seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) ke sistem perbankan syariah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumat (29/5) diungkapkan Ramadhani, Kita mencari uang bukan untuk urusan dunia semata, tetapi ingin mendapatkan berkah di dunia dan akhirat. Itulah esensi dan keberkahan dari sistem syariah, untung di dunia dan berkah di akhirat. Kebijakan ini sangat selaras dengan tagline kita: Solok, Kota Beras Serambi Madinah Berjuara (Berkah, Maju, dan Sejahtera) menuju Kota Madani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Proses  ini berjalan secara bertahap dan terukur. Pemko Solok menyampaikan  permohonan peralihan ke Bank Nagari Cabang Solok pada 27 Januari 2026, yang kemudian direspons cepat pada 6 Februari 2026 bersamaan dengan terbitnya Surat Keputusan (SK) Wali Kota tentang Penetapan Nama dan Nomor RKUD yang baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian  Pemko Solok  menyurati Kementerian Keuangan RI pada 8 Februari 2026 terkait penyaluran Dana Transfer ke Daerah (TKD). Setelah melalui tahapan konfirmasi, validasi data, serta rapat pembahasan intensif bersama Tim Kementerian Keuangan pada 16 Maret 2026, restu resmi akhirnya keluar lewat Surat Penyampaian Perubahan Nomor RKUD Kota Solok tertanggal 15 April 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya Pimpinan Cabang Bank Nagari Solok, Rano Fardian Farid, mengonfirmasi bahwa seluruh proses teknis konversi berjalan dengan lancar dan aman. Sebanyak 119 rekening milik Pemerintah Kota Solok kini telah resmi bermigrasi ke Unit Usaha Syariah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Total ada 119 rekening yang kami konversi dari konvensional ke syariah. Jumlah ini meliputi RKUD, seluruh rekening penerimaan dan pengeluaran pada bendahara di lingkungan Pemkot, hingga rekening penerima Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS), PAUD, dan Kesetaraan pada Dinas Pendidikan. Kami pastikan semuanya aktif dan saldonya akurat,&quot; jelas Rano.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkan Rano Fardian Farid, <br> masyarakat dan jajaran instansi tidak perlu khawatir terkait adaptasi operasional pasca-migrasi ini. Layanan digital perbankan dipastikan tetap berjalan normal dan mudah diakses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan terkait perbedaan pasca-konversi, untuk layanan digital tetap menggunakan aplikasi mobile Nagari Cash Management (NCM) Bank Nagari seperti biasa. Hanya saja, seluruh prinsip dan akad transaksinya kini telah sepenuhnya wajib memenuhi dan sesuai dengan syariat Islam.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1233_Kota-Solok-Daerah-Pertama-Mengalihkan-Pengelolaan-Transaksi-Keuangan-Daerah-Berbasis-Syariah-di-Sumbar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282878/kota-solok-daerah-pertama-mengalihkan-pengelolaan-transaksi-keuangan-daerah-berbasis-syariah-di-sumbar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Gempur Peredaran Narkoba, Polres Tapsel Ungkap 13 Kasus dalam Dua Pekan, 14 Tersangka Diamankan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen memberantas peredaran narkotika terus ditunjukkan jajaran Satresnarkoba Polres Tapanuli Selatan. Dalam kurun waktu dua pekan terakhir, aparat kepolisian berhasil mengungkap 13 kasus narkotika dan mengamankan 14 orang tersangka dari berbagai lokasi di wilayah hukum Polres Tapsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan tersebut menjadi bukti keseriusan kepolisian dalam mempersempit ruang gerak pelaku narkoba, mulai dari pengguna, kurir, pengedar hingga pihak yang diduga terlibat dalam jaringan pemasok barang haram tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan, AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil kerja intensif tim di lapangan yang turut didukung informasi dari masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam dua pekan terakhir, kami berhasil mengungkap 13 laporan polisi kasus narkotika dengan total 14 tersangka yang diamankan. Barang bukti yang berhasil disita berupa 3 kilogram ganja, 19,4 gram sabu, dan lima butir pil ekstasi,&quot; ujar AKP Philip, Kamis (28/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak membuat pihak kepolisian berhenti begitu saja. Satresnarkoba Polres Tapsel masih terus melakukan pengembangan untuk memburu kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam distribusi narkotika di wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKP Philip menegaskan pihaknya tidak akan memberikan toleransi terhadap siapa pun yang mencoba menjadikan Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai lokasi peredaran narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami akan bertindak tegas terhadap bandar, pengedar, maupun kurir narkoba. Jangan pernah mencoba bermain narkoba di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menilai perang melawan narkotika bukan hanya tugas aparat penegak hukum, tetapi menjadi tanggung jawab bersama demi menyelamatkan generasi muda dari ancaman penyalahgunaan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pihaknya mengajak masyarakat agar lebih aktif menjaga lingkungan masing-masing dan tidak ragu melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan terkait transaksi maupun peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami sangat berharap masyarakat ikut berperan aktif. Informasi dari warga menjadi salah satu kunci penting dalam membongkar jaringan narkoba di lapangan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain fokus pada penindakan, Polres Tapsel juga terus mendorong kesadaran masyarakat akan bahaya narkotika yang dapat merusak masa depan anak-anak dan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemberantasan narkoba bukan hanya soal menangkap pelaku, tetapi juga menyelamatkan masa depan generasi penerus bangsa dari ancaman narkotika,&quot; pungkas AKP Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan pengungkapan belasan kasus ini sekaligus menjadi sinyal kuat bahwa Polres Tapanuli Selatan terus memperketat pengawasan dan penindakan terhadap seluruh bentuk peredaran narkotika di wilayahnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_545_Gempur-Peredaran-Narkoba--Polres-Tapsel-Ungkap-13-Kasus-dalam-Dua-Pekan--14-Tersangka-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282877/gempur-peredaran-narkoba-polres-tapsel-ungkap-13-kasus-dalam-dua-pekan-14-tersangka-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran]]></title>
            <description><![CDATA[Mencekam! Kobaran Api Hanguskan Gudang Barang Bekas di Padangsidimpuan, Polisi Selidiki Penyebab Kebakaran]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kebakaran hebat melanda satu unit gudang manjal atau gudang botot (barang bekas) di Jalan Sutan Soripada Mulia, Kelurahan Bonan Dolok, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan, Kamis (28/5/2026) sore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 17.00 WIB itu sontak menghebohkan warga sekitar. Kobaran api dengan cepat membesar lantaran gudang dipenuhi material mudah terbakar seperti plastik bekas, kardus, karet, hingga berbagai jenis barang rongsokan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beruntung, dalam insiden tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, kerugian materil akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp200 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan informasi yang dihimpun, gudang tersebut diketahui milik seorang wiraswasta bernama Albadru Lubis alias Alberd (35), warga Jalan Sutan Soripada Mulia Gang Hutapea.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua orang saksi, yakni Repan Haripal (22) dan Zainal Siregar (43), mengaku pertama kali melihat kepulan asap dari area gudang saat berada di sekitar lokasi. Mengetahui adanya kebakaran, mereka bersama warga langsung berupaya memadamkan api sambil menghubungi pihak kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak lama berselang, personel Polres Padangsidimpuan bersama petugas pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan pemadaman. Proses pemadaman juga dibantu masyarakat sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Hasiolan Naibaho bersama personel Inafis dan jajaran kepolisian lainnya turut melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), pemeriksaan saksi-saksi, hingga pemasangan garis polisi di sekitar area kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan, AKBP Dr. Wira Prayatna, mengatakan pihaknya masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kebakaran tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Begitu menerima laporan, personel langsung turun ke lokasi untuk membantu proses pengamanan, pemadaman, serta melakukan olah TKP. Saat ini penyebab kebakaran masih dalam tahap penyelidikan dan kami telah meminta keterangan sejumlah saksi,&quot; ujar Kapolres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di lokasi penyimpanan barang-barang mudah terbakar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengingatkan masyarakat untuk memastikan keamanan instalasi listrik maupun sumber api lainnya di area penyimpanan barang bekas atau material yang mudah terbakar, sehingga kejadian serupa tidak kembali terulang,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, hingga malam hari petugas pemadam kebakaran masih melakukan penyiraman di sejumlah titik untuk memastikan tidak ada lagi bara api yang tersisa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil olah TKP sementara oleh tim Inafis Polres Padangsidimpuan, penyebab kebakaran belum dapat disimpulkan dan masih dalam proses penyelidikan lebih lanjut.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2081_Mencekam--Kobaran-Api-Hanguskan-Gudang-Barang-Bekas-di-Padangsidimpuan--Polisi-Selidiki-Penyebab-Kebakaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282876/mencekam-kobaran-api-hanguskan-gudang-barang-bekas-di-padangsidimpuan-polisi-selidiki-penyebab-kebakaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa]]></title>
            <description><![CDATA[Semangat Kurban DPRD Padangsidimpuan! 4 Hewan Kurban Disembelih, 400 Kupon Daging Dibagikan untuk Warga dan Kaum Duafa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum Hari Raya Idul Adha 1447 Hijriah dimanfaatkan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Padangsidimpuan untuk berbagi keberkahan melalui penyembelihan hewan kurban di lingkungan kantor DPRD Kota Padangsidimpuan, Jumat (29/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaan kurban tahun ini, DPRD Kota Padangsidimpuan menyembelih empat ekor hewan kurban yang merupakan partisipasi dari para anggota dewan. Kegiatan berlangsung dengan penuh khidmat sekaligus mempererat kebersamaan di lingkungan legislatif daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakil Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Taty Aryani Tambunan, dan dihadiri seluruh anggota DPRD, Aparatur Sipil Negara (ASN), serta Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Sekretariat DPRD Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara proses penyembelihan hewan kurban dipimpin Ketua Komisi III DPRD Kota Padangsidimpuan, Abdul Rahman, bersama sejumlah relawan yang berasal dari masyarakat sekitar kantor DPRD. Seluruh proses penyembelihan hingga pendistribusian daging dilakukan secara gotong royong untuk memastikan pembagian berjalan lancar dan tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada momentum Idul Adha kali ini, daging kurban didistribusikan kepada ASN dan PPPK Sekretariat DPRD Kota Padangsidimpuan, kaum duafa, mitra media, hingga masyarakat yang tinggal di sekitar lingkungan kantor DPRD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agar pembagian berlangsung tertib dan merata, panitia pelaksana juga menyiapkan sekitar 400 kupon pembagian daging kurban bagi para penerima manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya sekadar penyembelihan dan distribusi daging, suasana Idul Adha di DPRD Kota Padangsidimpuan tahun ini juga terasa lebih hangat dengan adanya kegiatan memasak daging kurban yang kemudian disantap bersama usai pelaksanaan Salat Jumat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen makan bersama tersebut menciptakan suasana akrab di antara para anggota DPRD, pegawai sekretariat, serta pihak-pihak yang hadir. Kebersamaan yang terjalin menjadi gambaran semangat solidaritas dan kekeluargaan dalam merayakan Hari Raya Idul Adha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan kurban ini sekaligus menjadi wujud kepedulian sosial DPRD Kota Padangsidimpuan kepada masyarakat, terutama mereka yang membutuhkan, sejalan dengan nilai-nilai pengorbanan, kebersamaan, dan berbagi yang menjadi makna utama Idul Adha.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7470_Semangat-Kurban-DPRD-Padangsidimpuan--4-Hewan-Kurban-Disembelih--400-Kupon-Daging-Dibagikan-untuk-Warga-dan-Kaum-Duafa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282875/semangat-kurban-dprd-padangsidimpuan-4-hewan-kurban-disembelih-400-kupon-daging-dibagikan-untuk-warga-dan-kaum-duafa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN]]></title>
            <description><![CDATA[Empat Kali Berturut! Pemkab Madina Kembali Raih WTP, Bupati Saipullah Siapkan Pembenahan ASN]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mandailing Natal (Madina) kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang pengelolaan keuangan daerah. Untuk keempat kalinya secara berturut-turut, Pemkab Madina berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pencapaian tersebut menjadi sinyal positif bahwa tata kelola keuangan di lingkungan Pemkab Madina terus menunjukkan perbaikan dan semakin sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dokumen hasil pemeriksaan diserahkan langsung oleh BPK RI Perwakilan Sumatera Utara kepada Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution bersama Ketua DPRD Madina H. Erwin Efendi Lubis, didampingi sejumlah pejabat organisasi perangkat daerah (OPD), di kantor BPK RI Perwakilan Sumut, Jalan Imam Bonjol No.22, Madras Hulu, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan, Jumat (29/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, menegaskan bahwa raihan opini WTP ini merupakan buah dari komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki sistem pengelolaan serta pelaporan keuangan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, Saipullah mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat seluruh jajaran pemerintah daerah cepat berpuas diri. Sebab, masih terdapat sejumlah rekomendasi dari BPK yang harus segera ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi untuk penyempurnaan ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Capaian ini menjadi bukti bahwa kita terus melakukan pembenahan terhadap laporan keuangan daerah. Namun tentu masih ada rekomendasi dari BPK yang perlu kita tindak lanjuti agar hasilnya semakin baik,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, ke depan Pemkab Madina berencana memperkuat kualitas aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam memahami sistem penganggaran dan penyusunan laporan keuangan yang sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mewujudkan hal tersebut, Pemkab Madina akan menjalin kerja sama dengan BPK RI Perwakilan Sumatera Utara melalui pelatihan teknis bagi ASN agar memiliki pemahaman yang seragam terkait tata kelola keuangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan pemahaman yang sama, harapannya ASN Pemkab Madina semakin memahami tentang laporan keuangan sekaligus dapat mengurangi tingkat kesalahan pada masa mendatang,&quot; kata Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan mempertahankan opini WTP juga mendapat apresiasi dari Ketua DPRD Mandailing Natal, H. Erwin Efendi Lubis. Menurutnya, pencapaian tersebut harus menjadi motivasi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah agar kualitas pengelolaan keuangan semakin meningkat setiap tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Erwin berharap, ke depan opini WTP tidak hanya dipertahankan, tetapi juga semakin disempurnakan tanpa adanya catatan atau rekomendasi yang perlu diperbaiki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Harapannya tahun-tahun mendatang tidak ada perubahan, bahkan harus lebih kita tingkatkan. Kita WTP dengan catatan, besok tidak ada lagi dengan catatan,&quot; tegas Erwin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Madina, Afrizal Nasution, memberikan apresiasi kepada seluruh OPD yang telah bekerja maksimal hingga opini WTP kembali berhasil dipertahankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Afrizal, rekomendasi dari BPK seharusnya dipandang sebagai bahan evaluasi untuk memperkuat sistem kerja pemerintahan, bukan sekadar catatan administratif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap budaya kerja yang baik dalam pengelolaan keuangan bisa terus dibangun demi mewujudkan visi pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Prestasi ini jangan berhenti sampai di sini. Ke depan, kita harus menjadikan capaian ini sebagai budaya kerja sebagaimana harapan pimpinan dalam mewujudkan Madina Maju,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap LKPD memiliki tiga tujuan utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, memastikan laporan keuangan daerah telah disusun sesuai dengan Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP) sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami memastikan laporan keuangan tidak disusun asal-asalan. Semua sudah memiliki standar yang jelas dalam undang-undang maupun peraturan pemerintah,&quot; jelas Henry.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, pemeriksaan dilakukan untuk mengukur tingkat kepatuhan pemerintah daerah terhadap aturan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan ketiga, BPK menilai efektivitas Sistem Pengendalian Internal (SPI) pemerintah daerah, termasuk implementasinya dalam mendukung pelaksanaan program pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Henry mengungkapkan, hasil pemeriksaan biasanya juga memunculkan sejumlah temuan, seperti belanja pegawai yang melampaui batas ketentuan, hingga penempatan ASN yang tidak sesuai kompetensi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kadang ditemukan belanja pegawai terlalu besar, ada pegawai yang kompetensinya tidak sesuai dengan jabatan, atau sebaliknya, pegawai yang kompeten justru tidak ditempatkan pada posisi yang tepat,&quot; terangnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_3036_Empat-Kali-Berturut--Pemkab-Madina-Kembali-Raih-WTP--Bupati-Saipullah-Siapkan-Pembenahan-ASN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282874/empat-kali-berturut-pemkab-madina-kembali-raih-wtp-bupati-saipullah-siapkan-pembenahan-asn/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid]]></title>
            <description><![CDATA[Padangsidimpuan Kembali Raih WTP Keenam Berturutturut, Bukti Tata Kelola Keuangan Makin Solid]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan kembali mencatatkan prestasi membanggakan di bidang tata kelola keuangan daerah. Untuk keenam kalinya secara berturut-turut, Pemko Padangsidimpuan berhasil meraih Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Capaian tersebut menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan keuangan daerah di Kota Padangsidimpuan terus berjalan secara transparan, akuntabel, dan sesuai standar akuntansi pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) diserahkan langsung oleh Kepala BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, kepada Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM., M.Kes., bersama Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan, Sri Fitrah Munawaroh, Jumat (29/05/2026), di Auditorium BPK RI Perwakilan Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Wali Kota Padangsidimpuan turut didampingi Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BPK RI memberikan opini WTP kepada Pemerintah Kota Padangsidimpuan setelah melakukan pemeriksaan terhadap laporan keuangan daerah Tahun Anggaran 2025. Opini tersebut menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar dalam semua aspek material sesuai Standar Akuntansi Pemerintahan (SAP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan mempertahankan opini tertinggi dari BPK RI itu juga dinilai sebagai hasil konsistensi Pemerintah Kota Padangsidimpuan dalam membangun sistem pengelolaan anggaran yang tertib, efektif, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asisten Administrasi Umum Setdako Padangsidimpuan Mohd. Ary Junaidi Dwi P. Lubis, S.E., M.M., Staf Ahli Bidang Ekonomi, Pembangunan, dan Keuangan Ihram Kurnia Agustan, S.KM., M.Kes., Inspektur Kota Padangsidimpuan Sulaiman Lubis, S.E., serta Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kota Padangsidimpuan Ady Supriadi, S.E., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM., M.Kes., mengungkapkan rasa syukur atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan mempertahankan opini WTP merupakan hasil kerja sama seluruh perangkat daerah serta dukungan DPRD Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, raihan opini WTP ini merupakan hasil kerja keras seluruh perangkat daerah bersama dukungan DPRD serta komitmen kuat dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta menjaga tata kelola pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel,&quot; ujar Letnan Dalimunthe.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa opini WTP bukan hanya sekadar penghargaan administratif semata, tetapi menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam memastikan penggunaan anggaran daerah dilakukan secara efektif, efisien, dan tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pengelolaan keuangan yang baik akan berdampak langsung terhadap percepatan pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Raihan WTP keenam berturut-turut ini sekaligus memperkuat citra Pemerintah Kota Padangsidimpuan sebagai salah satu daerah yang konsisten menjaga kualitas tata kelola pemerintahan dan keuangan daerah di Provinsi Sumatera Utara.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1997_Padangsidimpuan-Kembali-Raih-WTP-Keenam-Berturut-turut--Bukti-Tata-Kelola-Keuangan-Makin-Solid.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282873/padangsidimpuan-kembali-raih-wtp-keenam-berturutturut-bukti-tata-kelola-keuangan-makin-solid/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 23:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Putra Mahkota Alam Antar Padang Lawas Kembali Raih Opini WTP]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas akhirnya kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Opini bergengsi tersebut diserahkan langsung Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, SE, M.Si, Ak, CA, CFrA, ACPA, GRCP, GRCA, ERMAP kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan SE bersama Ketua DPRD Kabupaten Padang Lawas, Luat Hasibuan SE.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) itu berlangsung di Kantor BPK RI Perwakilan Provinsi Sumatera Utara pada Jumat, 29 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi Pemkab Padang Lawas setelah sebelumnya sempat memperoleh opini Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Raihan WTP tersebut dinilai sebagai bukti nyata adanya pembenahan serius dalam pengelolaan keuangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Utara, Paula Henry Simatupang, mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Padang Lawas yang terus melakukan perbaikan tata kelola keuangan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengapresiasi langkah dan komitmen Pemerintah Daerah dalam melakukan perbaikan tata kelola keuangan daerah sehingga berhasil memperoleh opini WTP,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap capaian tersebut dapat dipertahankan melalui penguatan sistem pengendalian internal, peningkatan kepatuhan terhadap regulasi, serta percepatan tindak lanjut atas seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan BPK.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tersebut. Menurutnya, capaian WTP merupakan hasil kerja keras seluruh jajaran pemerintah daerah bersama DPRD dan seluruh pihak yang ikut bersinergi membangun tata kelola pemerintahan yang lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pencapaian opini WTP ini merupakan hasil kerja keras, kolaborasi, dan komitmen seluruh perangkat daerah dalam membangun tata kelola keuangan yang lebih baik. Ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah dan pelayanan kepada masyarakat,&quot; tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putra Mahkota Alam juga menegaskan bahwa opini WTP bukanlah tujuan akhir, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan dalam menciptakan pemerintahan yang bersih, efektif, transparan, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Padang Lawas, lanjutnya, akan terus menindaklanjuti seluruh rekomendasi BPK RI guna mempertahankan opini terbaik tersebut pada tahun-tahun mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kembali diraihnya opini WTP atas LKPD Tahun Anggaran 2025, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas berharap kepercayaan masyarakat terhadap kinerja pemerintah daerah semakin meningkat, khususnya dalam pelayanan publik dan pengelolaan anggaran daerah secara profesional dan akuntabel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam acara tersebut Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas H. Achmad Fauzan Nasution, S.H.I., M.Pd.I., Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas H. Panguhum Nasution, S.Sos, M.AP, Inspektur Kabupaten Padang Lawas Harjusli Fahri Siregar, S.STP, M.Si, serta Plt Kepala BPPKAD Kabupaten Padang Lawas Yunirwan Imamah SH, MM.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5081_Bupati-Putra-Mahkota-Alam-Antar-Padang-Lawas-Kembali-Raih-Opini-WTP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282872/bupati-putra-mahkota-alam-antar-padang-lawas-kembali-raih-opini-wtp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 19:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ SumutSumatera Utarasumut24.coSebanyak 500 kepala kel]]></description>
            <content><![CDATA[Hari Tasyrik Ketiga, Penyintas Banjir Tapanuli Selatan Akhirnya Terima Kurban dari FOZ Sumut</p>Sumatera Utara|sumut24.co<br><br>Sebanyak 500 kepala keluarga (KK) penyintas banjir di Desa Hutang Godang, Kecamatan Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya dapat merasakan kebahagiaan Iduladha setelah menerima daging kurban dari Forum Zakat (FOZ) Sumatera Utara pada hari tasyrik ketiga, Sabtu (30/5).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, warga yang terdampak banjir belum menerima penyaluran hewan kurban sejak Hari Raya Iduladha. Kehadiran tim FOZ Sumut yang menyalurkan tiga ekor sapi kurban pun disambut antusias oleh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, baru hari ini kami menerima kurban. Warga sangat senang karena sebelumnya belum ada kurban yang masuk ke desa kami,&quot; ujar salah seorang warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Desa Hutang Godang merupakan salah satu wilayah yang terdampak banjir parah di Tapanuli Selatan. Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan besar pada permukiman warga. Diperkirakan sekitar 80 persen rumah warga hilang atau mengalami kerusakan berat akibat terjangan banjir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyaluran kurban ini merupakan bagian dari Program Kolaborasi Kurban FOZ Sumut yang melibatkan sejumlah lembaga anggota dan mitra, yakni Dompet Dhuafa Waspada, DT Peduli, Nurul Hayat, Rumah Yatim, Rumah Zakat, Inisiatif Zakat Indonesia (IZI), Ikut Berbagi, YBM BRILiaN, LAZ Ulil Albab, Baitul Maal Hidayatullah (BMH), Yakesma, Laznas IKADI, PPA Daarul Qur&#039;an, serta UPZ Bank Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua FOZ Sumut, Sulaiman, mengatakan penyaluran kurban ini merupakan upaya menghadirkan kebahagiaan Iduladha bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengetahui bahwa hingga hari tasyrik ketiga warga di sini belum menerima kurban. Karena itu, kami berupaya menyalurkan amanah kurban ke lokasi yang benar-benar membutuhkan, khususnya penyintas banjir,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sulaiman berharap kolaborasi dan kekompakan seluruh lembaga yang tergabung dalam FOZ Sumut terus terjaga sehingga dapat semakin memperluas manfaat bagi masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga kebersamaan yang terbangun di FOZ Sumut semakin kuat sehingga kita dapat terus hadir membantu masyarakat yang membutuhkan, terutama saudara-saudara kita yang sedang menghadapi musibah dan kesulitan,&quot; tutupnya.</p><br></p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_8389_Hari-Tasyrik-Ketiga--Penyintas-Banjir-Tapanuli-Selatan-Akhirnya-Terima-Kurban-dari-FOZ-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282871/hari-tasyrik-ketiga-penyintas-banjir-tapanuli-selatan-akhirnya-terima-kurban-dari-foz-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menuju Panggung Meksiko, Otten Coffee Buka Kopi Fest Indonesia 2026 di Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 17:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menuju Panggung Meksiko, Otten Coffee Buka Kopi Fest Indonesia 2026 di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPerhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tah]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Perhelatan festival kopi tahunan terbesar di tanah air, Kopi Fest Indonesia (KFI) 2026, resmi membuka rangkaian turnya tahun ini. <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a> dipilih sebagai pemberhentian pertama yang mengawali kemeriahan selebrasi budaya kopi tersebut. </p><br></p>Berlangsung di Sun Plaza Medan mulai tanggal 27 hingga 31 Mei 2026, festival ini sukses menyedot perhatian ribuan pencinta kopi sejak hari pertama dibuka. KFI 2026 hadir dengan konsep yang lebih matang, memadukan F&amp;B bazaar lintas skala, ruang edukasi interaktif yang inklusif, hingga kompetisi penyeduhan tingkat dunia. Setelah menyelesaikan agenda di <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota-medan/" target="_blank">Kota Medan</a>, pergelaran bergengsi ini dijadwalkan akan melanjutkan perjalanannya untuk menyapa komunitas kopi di Bandung dan Jakarta.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/7ef605fc8dba5425d6965fbd4c8fbe1f_IMG-20260530-WA0009.jpg"><br></p><br></p>Sejak pintu gerbang festival dibuka, area F&amp;B bazaar yang diisi oleh lebih dari 60 tenant lokal dan nasional langsung dipadati oleh pengunjung yang antusias. Fenomena menarik terlihat dari antrean yang mengular panjang di beberapa gerai kopi populer. </p><br></p>Di antaranya adalah pelopor tren kopi susu gula aren, Toko Kopi Tuku, serta salah satu roastery kebanggaan masyarakat lokal, Alligator Roastery. Kehadiran jenama-jenama besar ini tidak hanya memeriahkan suasana, tetapi juga membuktikan tingginya animo masyarakat Medan terhadap budaya nongkrong, sekaligus bentuk apresiasi yang nyata terhadap komoditas kopi berkualitas tinggi.</p><br></p>Salah satu daya tarik utama yang membedakan KFI tahun ini dengan perhelatan sebelumnya adalah kehadiran AeroPress Village. Zona khusus ini dirancang secara intim untuk merangkul total 9 local roastery terpilih guna menyuguhkan pengalaman minum kopi yang lebih personal bagi konsumen. </p><br></p>Sepanjang festival, para pengunjung tidak hanya sekadar menikmati seduhan kopi menggunakan alat AeroPress, tetapi juga diberikan ruang untuk berinteraksi langsung dengan para roaster di balik layar. Pengunjung dapat berkonsultasi mengenai profil rasa kopi, metode pascapanen, hingga berburu biji kopi (coffee beans) pilihan yang segar untuk memenuhi kebutuhan menyeduh mandiri di rumah.</p><br></p>Bagi para pemula yang baru ingin menyelami dunia kopi, KFI 2026 menghadirkan aktivitas inklusif yang edukatif melalui gerakan "Seduh Kopi Rp1". Melalui program ini, masyarakat awam ditantang untuk beralih peran dari sekadar penikmat menjadi peracik kopi (barista day-to-day). </p><br></p>Pengunjung dapat mencoba langsung pengalaman menyeduh kopi menggunakan peralatan kelas dunia. Mulai dari alat seduh manual ikonik seperti Wacaco, Hario, Bialetti, dan Fellow, hingga teknologi mutakhir dari mesin espresso otomatis DeLonghi serta perangkat pintar besutan Fellow. Program ini diharapkan dapat mengikis stigma bahwa menyeduh kopi berkualitas itu rumit dan mahal.</p><br></p>Kemeriahan KFI 2026 Medan dipastikan akan mencapai puncaknya melalui gelaran Indonesia AeroPress Championship (IAC) 2026 Regional Medan yang dijadwalkan bergulir pada 29&ndash;31 Mei. Puluhan jagoan seduh dari berbagai daerah di Sumatra akan saling adu ketangkasan, akurasi, dan kreativitas resep demi memperebutkan tiket menuju babak Final Nasional di Jakarta. Pemenang utama dari tingkat nasional nantinya akan memegang status sebagai perwakilan resmi Indonesia untuk bertanding di panggung puncak World AeroPress Championship (WAC) 2026 yang akan diselenggarakan di Meksiko.</p><br></p>Sebagai inisiator utama di balik layar KFI 2026, Otten Coffee juga memanjakan para pengunjung sepanjang festival dengan menghadirkan berbagai penawaran komersial eksklusif yang hanya tersedia di lokasi acara. Penawaran tersebut meliputi potongan harga hingga 20% untuk jajaran biji kopi nusantara maupun internasional, diskon 10% untuk menu kopi siap minum (ready-to-drink), serta penawaran harga khusus (promo instan) untuk lini mesin espresso rumahan hingga kebutuhan komersial.</p><br></p>Kopi Fest Indonesia merupakan festival kopi tahunan yang berkomitmen penuh untuk merayakan, mengedukasi, dan menumbuhkan ekosistem industri kopi di Indonesia. Dengan memadukan unsur hiburan modern dengan edukasi yang inklusif, festival ini sukses mempertemukan para petani, pemilik bisnis, barista, pengopi pemula, hingga pencinta kopi kasual dalam satu ruang kolaboratif yang inklusif demi kemajuan industri kopi tanah air.</p>Adapun rangkaian acara pada Kopi Fest Indonesia di Medan yait skena Komunitas	AeroPress Village: Zona interaktif bersama 9 roastery lokal untuk konsultasi profil rasa, edukasi Pemula	Gerakan "Seduh Kopi Rp1" menggunakan alat global (Wacaco, Hario, Bialetti, Fellow, DeLonghi).</p>Selain itu terdapat kompetisi Global	IAC 2026 Regional Medan (29&ndash;31 Mei). Pemenang nasional akan dikirim ke WAC 2026 di Meksiko.</p>Pada sisi Komersial	Tenant populer terdapat toko Kopi Tuku &amp; Alligator Roastery). Berbagai ptomo Otten dapat dijumpai, seperti diskon 20% beans, 10% kopi RTD, dan harga khusus mesin kopi. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_8893_Menuju-Panggung-Meksiko--Otten-Coffee-Buka-Kopi-Fest-Indonesia-2026-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/282870/menuju-panggung-meksiko-otten-coffee-buka-kopi-fest-indonesia-2026-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kort&eacute; Sapa Pencinta Cokelat dan Kopi di Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 16:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korté Sapa Pencinta Cokelat dan Kopi di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p><br>Sebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&amp;B dan pencinta rasa, Kort&eacute; Chocolate turut hadir memeriahkan Festival Kopi Indonesia yang digelar di Medan pada tanggal 27 &ndash; 31 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Kort&eacute; dalam festival ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa cokelat premium dan kopi lokal adalah dua elemen yang saling melengkapi dalam industri kreatif kuliner Indonesia. </p><br></p>Melalui ajang ini, Kort&eacute; siap membawa keunikan cita rasa kakao nusantara langsung ke hadapan para penikmat rasa di Sumatra Utara.</p><br></p>Berawal dari sebuah visi sederhana di Surabaya pada Mei 2014, duo pendiri Jeffry Lukito dan Suhadi Nugraha mendirikan Kort&eacute; di tengah meroketnya tren kedai kopi gelombang ketiga (third-wave coffee) di Indonesia. </p><br></p>Mereka melihat sebuah peluang besar: jika masyarakat bisa mengapresiasi kompleksitas rasa kopi single origin yang tidak sekadar pahit, mengapa hal yang sama tidak diterapkan pada cokelat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak saat itu, dari pusat produksinya di kawasan Jawa Timur, Kort&eacute; konsisten mengusung misi besar untuk mengubah persepsi pasar. Cokelat bukan lagi sekadar komoditas manis yang identik dengan "bikin gemuk" atau "pahit saja", melainkan sebuah mahakarya yang kaya akan lapisan profil rasa (flavor profile).         Kunci kekuatan Kort&eacute; terletak pada komitmennya menggunakan 100% biji kakao lokal Indonesia, mulai dari varietas Criollo, Trinitario, hingga Forastero. Kort&eacute; percaya bahwa tanah Indonesia menyimpan kekayaan rasa yang luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai contoh, varian cokelat yang menggunakan biji kakao asal Berau, Kalimantan, mampu menghasilkan cita rasa buah (fruity) dan kismis (raisin) yang alami tanpa bahan perisa buatan. Karakter-karakter unik dari berbagai daerah inilah yang terus dieksplorasi dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.</p><br></p>  Sementara di lini retail, Kort&eacute; dikenal sangat berani dan kreatif dalam meluncurkan produk Chocolate Bar (kemasan 40 gram). Selain varian Single Origin yang serius seperti Berau 70%, West Java 60%, dan Polewali Dark 70%, mereka juga menghadirkan varian eksplorasi rasa lokal yang unik dan tidak biasa, sepertiKue Rangin dan Ting-Ting Wijen, Rujak Mangga, Miso Chocolate (produk kolaborasi) serta Three Chili &amp; Seasalt.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi konsumen yang menyukai rasa yang lebih kasual, varian seperti Breakfast Crunch (terinspirasi dari sereal cornflakes), Cashew Mylk, Cookies and Cream, serta camilan bulat kecil Chocolate Dragee (Korte Pops) varian Popcorns Othello menjadi pilihan favorit yang memanjakan lidah. (W04)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2672_Kort-eacute--Sapa-Pencinta-Cokelat-dan-Kopi-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/282869/korteacute-sapa-pencinta-cokelat-dan-kopi-di-medan-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kort&eacute; Sapa Pencinta Cokelat dan Kopi di Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 16:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Korté Sapa Pencinta Cokelat dan Kopi di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&B dan pencinta rasa, Kort Chocolate turu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p><br>Sebagai bagian dari komitmennya untuk terus mendekatkan diri dengan ekosistem F&amp;B dan pencinta rasa, Kort&eacute; Chocolate turut hadir memeriahkan Festival Kopi Indonesia yang digelar di Medan pada tanggal 27 &ndash; 31 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Kort&eacute; dalam festival ini menjadi momentum penting untuk menunjukkan bahwa cokelat premium dan kopi lokal adalah dua elemen yang saling melengkapi dalam industri kreatif kuliner Indonesia. </p><br></p>Melalui ajang ini, Kort&eacute; siap membawa keunikan cita rasa kakao nusantara langsung ke hadapan para penikmat rasa di Sumatra Utara.</p><br></p>Berawal dari sebuah visi sederhana di Surabaya pada Mei 2014, duo pendiri Jeffry Lukito dan Suhadi Nugraha mendirikan Kort&eacute; di tengah meroketnya tren kedai kopi gelombang ketiga (third-wave coffee) di Indonesia. </p><br></p>Mereka melihat sebuah peluang besar: jika masyarakat bisa mengapresiasi kompleksitas rasa kopi single origin yang tidak sekadar pahit, mengapa hal yang sama tidak diterapkan pada cokelat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak saat itu, dari pusat produksinya di kawasan Jawa Timur, Kort&eacute; konsisten mengusung misi besar untuk mengubah persepsi pasar. Cokelat bukan lagi sekadar komoditas manis yang identik dengan "bikin gemuk" atau "pahit saja", melainkan sebuah mahakarya yang kaya akan lapisan profil rasa (flavor profile).         Kunci kekuatan Kort&eacute; terletak pada komitmennya menggunakan 100% biji kakao lokal Indonesia, mulai dari varietas Criollo, Trinitario, hingga Forastero. Kort&eacute; percaya bahwa tanah Indonesia menyimpan kekayaan rasa yang luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai contoh, varian cokelat yang menggunakan biji kakao asal Berau, Kalimantan, mampu menghasilkan cita rasa buah (fruity) dan kismis (raisin) yang alami tanpa bahan perisa buatan. Karakter-karakter unik dari berbagai daerah inilah yang terus dieksplorasi dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.</p><br></p>  Sementara di lini retail, Kort&eacute; dikenal sangat berani dan kreatif dalam meluncurkan produk Chocolate Bar (kemasan 40 gram). Selain varian Single Origin yang serius seperti Berau 70%, West Java 60%, dan Polewali Dark 70%, mereka juga menghadirkan varian eksplorasi rasa lokal yang unik dan tidak biasa, sepertiKue Rangin dan Ting-Ting Wijen, Rujak Mangga, Miso Chocolate (produk kolaborasi) serta Three Chili &amp; Seasalt.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi konsumen yang menyukai rasa yang lebih kasual, varian seperti Breakfast Crunch (terinspirasi dari sereal cornflakes), Cashew Mylk, Cookies and Cream, serta camilan bulat kecil Chocolate Dragee (Korte Pops) varian Popcorns Othello menjadi pilihan favorit yang memanjakan lidah. (W04)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7775_Kort-eacute--Sapa-Pencinta-Cokelat-dan-Kopi-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/282868/korteacute-sapa-pencinta-cokelat-dan-kopi-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Soal Perjalanan ke Luar Negeri, Gerindra: Prabowo Jaga Keseimbangan Geopolitik</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 16:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Soal Perjalanan ke Luar Negeri, Gerindra: Prabowo Jaga Keseimbangan Geopolitik]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Juru bicara (jubir) Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut bila penilaian perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri s]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta - Juru bicara (jubir) Partai Gerindra, Sugiat Santoso, menyebut bila penilaian perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri sebagai pemborosan anggaran merupakan bentuk cara pandang parsial dari pihak tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menjelaskan kunjungan Prabowo itu adalah strategi Kepala Negara dalam memperkuat hubungan diplomatik Indonesia dengan negara sahabat. Misalnya, dalam mengonversi keunggulan komoditas nikel hingga posisi geopolitik Indonesia di kancah internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Indonesia tidak sekadar berkunjung. Pak Prabowo sedang mengonversi keunggulan komoditas nikel dan posisi geopolitik kita menjadi investasi nyata dan benteng keamanan sebelum jendela peluang global ini tertutup," kata Sugiat dalam keterangannya, Jakarta, Kamis, 28 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sugiat menjelaskan paradigma politik luar negeri bebas-aktif Presiden Prabowo adalah diplomasi ofensif, yaitu sebuah strategi membangun hubungan luar negeri yang proaktif dalam memperjuangkan kepentingan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia mengatakan diplomasi ofensif  dijalankan dalam merespons serta mengantisipasi krisis. Artinya, kata dia, Presiden prabowo mengambil inisiatif untuk menetapkan agenda, membangun aliansi, dan memberikan tekanan strategis agar negosiasi berjalan sesuai tujuannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Prabowo melangkah lebih awal sebelum didikte oleh negara lain. Dia mengambil posisi tegas dalam menyatakan kedaulatan, posisi politik, dan membela warga negaranya dengan terukur," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI ini menuturkan ada 3 negara Eropa yang dikunjungi oleh Presiden Prabowo di Akhir Mei 2026 ini, yaitu Prancis, Austria, dan Hungaria. Ketiga Negara ini memiliki posisi strategis yang dibutuhkan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sugiat mengungkapkan bila Prancis punya kekuatan militer dan teknologi terbesar di Eropa Barat yang tidak menjual sistem persenjataan canggih atau memberikan komitmen strategis hanya karena pembeli memiliki uang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kedekatan politik yang dibangun bertahap melalui kunjungan berulang adalah syarat mutlak dalam bekerja sama dengan Macron," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Austria merupakan gerbang industri manufaktur presisi Eropa Tengah. Menurutnya, industri utamanya berpusat pada mesin, otomotif, pengolahan logam, bahan kimia, dan makanan/minuman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan Hungaria adalah pusat agresif pembangunan gigafactory baterai EV di Uni Eropa (tempat berkumpulnya raksasa seperti Samsung SDI dan CATL). Dia menyebut masuk ke Hungaria berarti mengunci posisi Indonesia dalam rantai pasok baterai masa depan Eropa dari pintu yang paling terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Legislator asal Dapil Sumatra Utara (Sumut) III itu menekankan bila Indonesia menguasai 65 persen nikel dunia. Sementara Eropa (melalui gigafabrik di Hungaria/Budapest dan teknologi Austria/Wina) sangat butuh nikel Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pak Prabowo datang ke sana bukan sebagai peminta-minta bantuan, tetapi sebagai pemilik komoditas strategis yang menentukan masa depan industri otomotif dunia," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sugiat mengungkapkan dunia saat ini sedang bertransisi ke kendaraan listrik. Namun, Indonesia punya waktu terbatas sebelum teknologi baterai bergeser ke bahan non-nikel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu, dia mengatakan bila Presiden Prabowo bergerak cepat secara maraton (Paris-Wina-Budapest) dalam satu bulan untuk mengunci investasi hilirisasi ini sebelum jendela peluangnya tertutup. Menunda perjalanan berarti kehilangan momentum emas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, Sugiat menerangkan sebuah negara tidak bisa mendikte dunia jika militernya lemah. Kunjungan berulang ke Paris adalah cara Prabowo membangun trust tingkat tinggi dengan Presiden Macron agar Indonesia diberi akses teknologi militer yang tidak sembarang negara bisa beli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karena itu, Sugiat kembali menegaskan bila penilaian perjalanan Presiden hanya dari ongkos tiket pesawat adalah cara berpikir yang tidak sebanding. Nilai transfer teknologi pertahanan, pengamanan kedaulatan di Laut Natuna Utara, dan posisi tawar Indonwsia sebagai kekuatan regional jauh lebih besar dari sekadar biaya operasional perjalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kunjungan ke Prancis ini bukti nyata politik Bebas-Aktif yang berwibawa. Indonesia tidak mengekor ke Amerika, tidak tunduk ke China, dan tidak takut pada tekanan NATO saat berhubungan dengan Rusia demi mengamankan pasokan minyak dan LPG murah untuk rakyat," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pak Prabowo sedang mempraktikkan hedging (keseimbangan geopolitik) tingkat tinggi agar Indonesia tidak bisa diabaikan oleh kekuatan dunia mana pun," timpalnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menyatakan Presiden Prabowo saat ini tidak sedang melakukan diplomasi seremonial atau sekadar tanda tangan di atas kertas. Kepala Negara sedang bertarung di panggung dunia untuk menaikkan kelas Indonesia dari negara berkembang menjadi kekuatan global yang mandiri secara ekonomi dan tangguh secara militer.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Indonesia sedang dipimpin oleh seorang Patriot yang tahu persis bagaimana cara memenangkan kepentingan nasional di luar negeri. Menilai keberhasilan diplomasi internasional dari hasil beberapa minggu atau bulan adalah cara berpikir yang tidak logis," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup pernyataannya, Sugiat mengatakan komitmen, transfer teknologi, dan investasi yang dikunci di Paris, Wina, dan Budapest adalah fondasi jangka panjang yang hasilnya baru akan terlihat nyata dalam hitungan tahun ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pak Prabowo adalah seorang negarawan. Negarawan memberikan apa yang dapat diberikan kepada negara, sedangkan politisi mencari apa yang bisa diperoleh dari negara," tegasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_8708_Soal-Perjalanan-ke-Luar-Negeri--Gerindra--Prabowo-Jaga-Keseimbangan-Geopolitik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/282867/soal-perjalanan-ke-luar-negeri-gerindra-prabowo-jaga-keseimbangan-geopolitik-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dalam 36 Hari, Polrestabes Medan Ungkap 123 Kasus Kejahatan Jalanan dan Bongkar 8 Gudang Motor Curian</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 15:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dalam 36 Hari, Polrestabes Medan Ungkap 123 Kasus Kejahatan Jalanan dan Bongkar 8 Gudang Motor Curian]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO  Polrestabes Medan melalui Tim Jaga Cegah Sigap (JCS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalan]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO &ndash; Polrestabes Medan melalui Tim Jaga Cegah Sigap (JCS) kembali menunjukkan komitmennya dalam memberantas kejahatan jalanan. Dalam kurun waktu 36 hari, tim tersebut berhasil mengungkap 123 kasus kejahatan jalanan sekaligus membongkar delapan gudang penampungan kendaraan bermotor yang diduga berasal dari hasil tindak pidana.</p><br>Keberhasilan itu dipaparkan Kapolrestabes Medan, Kombes Pol Dr Jean Calvijn Simanjuntak SIK MH, saat menggelar konferensi pers pengungkapan kasus kejahatan jalanan (curas, curat dan curanmor) di halaman Mapolrestabes Medan, Jalan HM Said No. 1 Medan, Sabtu (30/5/2026).</p><br>Dalam konferensi pers tersebut, Kapolrestabes didampingi Kasat Narkoba Kompol Rafli Yusuf Nugraha SIK, Kasat Reskrim AKBP Adrian Risky Lubis SIK, Kasi Humas AKP N Gultom, Kanit Pidum Iptu Hafizullah dan Kanit Resmob Iptu Ramadan Bimo Setiadi SIK.</p><br>Jean Calvijn menjelaskan, Tim JCS yang dibentuk sejak 6 Desember 2025 lalu telah menjadi ujung tombak dalam upaya pencegahan dan pengungkapan berbagai kasus kejahatan jalanan di wilayah hukum Polrestabes Medan bersama jajaran Polsek dan Satreskrim.</p><br>&quot;Periode 24 April hingga 29 Mei 2026 atau selama 36 hari, setelah adanya penegasan terkait tindakan tegas dan terukur terhadap pelaku kejahatan yang mengancam jiwa, raga dan harta benda masyarakat, setidaknya ada 37 pelaku kejahatan jalanan yang dilakukan tindakan tegas dan terukur,&quot; ujar Kapolrestabes.</p><br>Menurutnya, langkah tersebut dilakukan terhadap pelaku yang melawan petugas saat penangkapan maupun membahayakan keselamatan masyarakat.<br>Dari hasil operasi selama 36 hari itu, Polrestabes Medan berhasil mengungkap 123 kasus kejahatan jalanan dengan total 145 tersangka. Dari jumlah tersebut, delapan orang diketahui merupakan residivis yang kembali melakukan tindak pidana, sedangkan 11 tersangka tercatat melakukan aksi kejahatan di 14 tempat kejadian perkara (TKP).</p><br>&quot;Pada saat penangkapan, terungkap pula 14 laporan polisi yang sebelumnya belum berhasil diungkap dan dilakukan para tersangka di 14 TKP berbeda,&quot; ungkapnya.</p><br>Selain itu, polisi juga berhasil mengungkap 12 kasus menonjol, termasuk temuan ratusan kendaraan bermotor dari sejumlah gudang penampungan.<br>Beberapa hari sebelumnya, Satreskrim Polrestabes Medan mengamankan sebanyak 136 kendaraan yang terdiri dari 135 unit sepeda motor dan satu unit mobil dari delapan lokasi penampungan.</p><br>&quot;Terkait seluruh kendaraan yang ditemukan tersebut masih dilakukan identifikasi. Sampai saat ini belum ada pihak yang dapat mempertanggungjawabkan kepemilikan kendaraan-kendaraan tersebut pasca penemuan dari delapan gudang penampungan,&quot; jelasnya.</p><br>Adapun lokasi gudang penampungan yang berhasil dibongkar antara lain berada di kawasan Pasar VIII dan Jalan Sidodadi, Desa Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.</p><br>Kapolrestabes juga menyoroti pengungkapan kasus yang melibatkan pelaku asal Belawan yang beroperasi di Kota Medan.</p><br>&quot;Ada empat tersangka yang berdomisili di Belawan namun melakukan aksi kejahatan di Kota Medan. Mereka dilakukan tindakan tegas dan terukur karena menjalankan aksi yang tergolong brutal,&quot; tegas Jean Calvijn.</p><br>Ia berharap keberhasilan pengungkapan tersebut dapat memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus menjadi peringatan bagi para pelaku kejahatan agar tidak lagi beraksi di wilayah hukum Polrestabes Medan. (red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2915_Dalam-36-Hari--Polrestabes-Medan-Ungkap-123-Kasus-Kejahatan-Jalanan-dan-Bongkar-8-Gudang-Motor-Curian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/282866/dalam-36-hari-polrestabes-medan-ungkap-123-kasus-kejahatan-jalanan-dan-bongkar-8-gudang-motor-curian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sindikat Curanmor Ditangkap URC MIT Jatanras Polda Sumut Gunakan Gunting Pemotong Gembok Tabrak Mobil Polisi dan Portal</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 15:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sindikat Curanmor Ditangkap URC MIT Jatanras Polda Sumut Gunakan Gunting Pemotong Gembok Tabrak Mobil Polisi dan Portal]]></title>
            <description><![CDATA[Sindikat Curanmor Ditangkap URC MIT Jatanras Polda Sumut Gunakan Gunting Pemotong Gembok Tabrak Mobil Polisi dan Portal]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Sindikat pencurian kendaraan bermotor (curanmor) yang ditangkap Unit Reaksi Cepat (URC) Mission Impossible Team (MIT) <a href="https://www.sumut24.co/tag/jatanras/" target="_blank">Jatanras</a> Ditreskrimum Polda Sumut, terbilang profesional dalam melakoni aksinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap beraksi, tidak ada istilah gagal bagi lima anggota kompolotan curanmor yang sudah pernah mendekam dalam sel (residivis, red).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk memuluskan aksi kejahatannya, kawanan yang beraksi lintas kabupaten/kota di Sumatera Utara (Sumut) itu selalu melengkapi peralatan dengan gunting pemotong gembok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Gunting itu mereka gunakan untuk memotong gembok garasi dan gembok pagar rumah korbannya," terang Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh melalui Kasubdit <a href="https://www.sumut24.co/tag/jatanras/" target="_blank">Jatanras</a>, Kompol Jama Kita Purba, Sabtu (30/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, sambungnya, sindikat curanmor itu juga melengkapi peralatan &#039;kerja&#039; dengan mobil jenis minibus. Hasil curanmor jenis sepeda motor akan dinaikkan atau disembunyikan dalam mobil tersebut agar tidak terpantau warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sepeda motor hasil curian kemudian dimasukkan ke dalam mobil yang sudah mereka siapkan," sebut mantan Kasat Reskrim Polrestabes Medan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam aksinya, sindikat curanmor antar kabupaten/kota tersebut terlibat kejar-kejaran dengan tim URC MIT <a href="https://www.sumut24.co/tag/jatanras/" target="_blank">Jatanras</a> Ditreskrimum Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski petugas menembak ban mobil mereka untuk menghentikan laju kendaraannya, komplotan itu justru nekat menabrak kendaraan polisi dan portal perkebunan kelapa sawit hingga mengakibatkan dua anggota polisi mengalami luka dan mobil URC MIT <a href="https://www.sumut24.co/tag/jatanras/" target="_blank">Jatanras</a> Ditreskrimum Polda Sumut mengalami rusak parah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena sudah membahayakan petugas, tiga diantara lima komplotan curanmor itu terpaksa diberi tindakan tegas dan terukur (tembak, red) di bagian kaki mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke 5 tersangka yang merupakan residivis itu sudah beraksi di 35 daerah, diantaranya, Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai (Sergai), Simalungun dan Pematang Siantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditreskrimum Polda Sumut Kombes Pol Richo Taruna Mauruh didampingi Kabid Humas Kombes Pol Ferry Walintukan dalam pres relise, Jumat (29/5/2026) mengatakan, pengungkapan berawal dari laporan polisi yang dibuat Konsar Lumbanraja  dan Agung Devandri pada Jumat, 8 Mei dan 25 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsar Lumbanraja mengaku rumahnya di Dusun XII Desa Firdaus, Kec Sei Rampah, Kab Sergai dibobol maling dan kehilangan sepeda motor. Sedangkan Agung Devandri kehilangan sepeda motor dari pekarangan rumahnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Simpang Sei Balai, Desa Sei Balai, Kecamatan Sei Balai, Kabupaten Batubara. Kedua korban masing-masing kehilangan satu unit sepeda motor dengan kerugian materil Rp 34 juta lebih.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Menindaklanjuti laporan itu, kita bentuk tim Unit Reaksi Cepat (URC) MIT <a href="https://www.sumut24.co/tag/jatanras/" target="_blank">Jatanras</a> mengasah kemampuan dan kecepatan memback up Polres. Hasilnya, 5 tersangka yang semuanya residivis ditangkap dan 3 diantaranya ditembak," jelas Kombes Ricko Taruna didampingi Kasubdit <a href="https://www.sumut24.co/tag/jatanras/" target="_blank">Jatanras</a> Kompol Jama K Purba. Sementara satu tersangka lagi yang sudah diketahui identitas tugasnya masih diburu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke 5  residivis itu yakni, Hadijun alias Ijun (48), warga Perumahan Kuis Indah Permai, Dusun IV Paya Gambar Batang Kuis, Indra Prihatin alias Kunyit (49), warga Desa Langkat Estate, Desa Cempa Dusun V Kecamatan Hinai, Langkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka Indra Prihatin alias Kunyit merupakan kapten/otak pelaku dan driver serta perencana aksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, Irwanto alias Iwan (37), warga Jalan Sidodadi Lingkungan  7 Gang Karya Deli Tua yang berperan mengawasi, mengangkat sepeda motor dan merental mobil yang akan digunakan untuk beraksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu, Jumadi alias Mandi (43), warga Dusun 3 Desa Sei Naga, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai, menyediakan rumahnya sebagai tempat untuk menyusun strategi dan menyimpan hasil kejahatan sebelum dijual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, tersangka Misrun alias Wawon alias Wak Leng alias Keleng (42), warga Dusun 3 Pekan Desa Sialang Buah, Kabupaten Sergai. Dia berperan sebagai pemutus gembok sekaligus eksekutor dan mengamati rumah sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari para tersangka, petugas menyita barang bukti 3 unit sepeda motor, 2 mobil dan satu gunting baja. Satu unit mobil hasil kejahatan para tersangka masih berada di Polres Sergai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kombes Richo Taruna Mauruh menegaskan, Tim URC MIT <a href="https://www.sumut24.co/tag/jatanras/" target="_blank">Jatanras</a> Ditreskrimum Polda Sumut tidak akan memberikan ruang bagi pelaku kejahatan. (W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_6622_Sindikat-Curanmor-Ditangkap-URC-MIT-Jatanras-Polda-Sumut-Gunakan-Gunting-Pemotong-Gembok-Tabrak-Mobil-Polisi-dan-Portal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282865/sindikat-curanmor-ditangkap-urc-mit-jatanras-polda-sumut-gunakan-gunting-pemotong-gembok-tabrak-mobil-polisi-dan-portal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beraksi di 35 TKP, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk Jatanras Polda Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 15:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beraksi di 35 TKP, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk Jatanras Polda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Beraksi di 35 TKP, Komplotan Curanmor Lintas Daerah Akhirnya Dibekuk Jatanras Polda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Tim URC MIT Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut menangkap komplotan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kabupaten yang selama ini meresahkan masyarakat di Sumatera Utara. Penangkapan berlangsung dramatis bak adegan film aksi dengan aksi kejar-kejaran antara pelaku dan petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam upaya pelarian, para pelaku nekat menabrak kendaraan polisi hingga menerobos portal perkebunan kelapa sawit. Akibatnya, dua personel mengalami luka-luka dan satu unit mobil milik Tim URC MIT Jatanras mengalami kerusakan cukup parah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski petugas telah memberikan tembakan peringatan hingga menembak ban mobil pelaku, komplotan tersebut tetap melakukan perlawanan dan membahayakan keselamatan petugas. Polisi akhirnya memberikan tindakan tegas dan terukur dengan menembak kaki tiga dari lima tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh didampingi Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan dan Kasubdit Jatanras Kompol Jama K Purba menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari dua laporan polisi yang dibuat korban Konsar Lumbanraja dan Agung Devandri pada 8 Mei dan 25 Mei 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban Konsar melaporkan rumahnya di Dusun XII Desa Firdaus, Kecamatan Sei Rampah, Kabupaten Serdang Bedagai dibobol maling dan kehilangan satu unit sepeda motor. Sementara Agung Devandri kehilangan sepeda motor dari pekarangan rumahnya di Jalan Perintis Kemerdekaan, Simpang Sei Balai, Desa Sei Balai, Kabupaten Batubara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Menindaklanjuti laporan tersebut, kami membentuk tim Unit Reaksi Cepat (URC) MIT Jatanras untuk memback up Polres dalam pengungkapan kasus curanmor. Hasilnya, lima tersangka yang seluruhnya residivis berhasil ditangkap dan tiga di antaranya diberikan tindakan tegas terukur,&quot; ujar Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh saat konferensi pers di Mapolda Sumut, Jum&#039;at (29/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan, para tersangka diketahui telah beraksi di sedikitnya 35 lokasi berbeda di wilayah Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai, Simalungun hingga Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima tersangka masing-masing berinisial H alias I (48), warga Batang Kuis; IP alias K (49), warga Kabupaten Langkat; I alias IW (37), warga Deli Tua; J alias M (43), warga Serdang Bedagai; serta M alias W alias KL (42), warga Serdang Bedagai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi menyebut tersangka IP alias K berperan sebagai otak pelaku sekaligus pengemudi dan perencana aksi. Sementara tersangka lainnya memiliki peran berbeda, mulai dari mengawasi lokasi, mengangkat sepeda motor hasil curian, merental mobil operasional, hingga menyediakan tempat penyimpanan barang hasil kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penangkapan tersebut, polisi turut mengamankan barang bukti berupa tiga unit sepeda motor, dua unit mobil, dan satu gunting baja yang digunakan untuk menjalankan aksi pencurian. Satu unit mobil hasil kejahatan lainnya masih diamankan di Polres Serdang Bedagai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku kejahatan jalanan di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tim URC MIT Jatanras Ditreskrimum Polda Sumut akan terus bergerak memberantas pelaku curanmor dan tindak kriminal lainnya demi menjaga keamanan masyarakat,&quot; tegasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7525_Beraksi-di-35-TKP--Komplotan-Curanmor-Lintas-Daerah-Akhirnya-Dibekuk-Jatanras-Polda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282864/beraksi-di-35-tkp-komplotan-curanmor-lintas-daerah-akhirnya-dibekuk-jatanras-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Enam Penyerang Polisi Saat Penggerebekan Narkoba di Multatuli Diamankan, Urine Positif Sabu</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 15:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Enam Penyerang Polisi Saat Penggerebekan Narkoba di Multatuli Diamankan, Urine Positif Sabu]]></title>
            <description><![CDATA[Enam Penyerang Polisi Saat Penggerebekan Narkoba di Multatuli Diamankan, Urine Positif Sabu]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Enam pria yang diduga menyerang personel Ditresnarkoba Polda Sumut saat penggerebekan bandar sabu di Jalan Multatuli, Kecamatan Medan Maimun, ternyata positif mengonsumsi narkotika jenis sabu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keenamnya diamankan usai melakukan perlawanan dan melempari petugas dengan batu ketika aparat melakukan pengungkapan kasus narkoba dalam rangka Ops Antik Toba 2026, Kamis (28/5/2026) sore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kericuhan terjadi saat personel Subdit II Ditresnarkoba Polda Sumut melakukan penyergapan terhadap target operasi berinisial FF alias Apeng. Sebelumnya, petugas yang menyamar sebagai pembeli berhasil melakukan undercover buy dan memperoleh satu paket sabu dari pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun saat proses penangkapan berlangsung, keluarga pelaku dan sejumlah warga tiba-tiba melakukan penyerangan terhadap petugas dengan lemparan batu hingga membuat situasi ricuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kondisi tersebut, target utama FF alias Apeng berhasil melarikan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski mendapat serangan, petugas yang mendapat bantuan Brimob dan Polsek Medan Kota langsung melakukan penyisiran dan berhasil mengamankan enam pria yang diduga terlibat dalam penyerangan terhadap aparat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka masing-masing berinisial MRS alias Duan, DP alias Deka, AP alias Yoga, FH alias Fajar, RR alias Rendi dan RZ alias Rahmad.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari hasil tes urine, keenam orang yang diamankan seluruhnya positif amphetamine atau narkotika jenis sabu,&quot; ujar Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan. Sabtu (30/05/26)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengamankan para pelaku penyerangan, polisi juga menyita barang bukti berupa sabu seberat bruto 2,45 gram, timbangan digital, alat sekop sabu, plastik klip kosong dan sejumlah barang lainnya yang diduga berkaitan dengan aktivitas peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kombes Ferry menegaskan, seluruh pelaku yang menyerang dan menghalangi petugas saat menjalankan tugas penegakan hukum akan diproses tegas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Polda Sumut tidak akan memberi toleransi terhadap siapa pun yang melakukan perlawanan terhadap petugas, apalagi dalam pemberantasan narkoba,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ini Ditresnarkoba Polda Sumut masih memburu FF alias Apeng yang melarikan diri saat proses penindakan berlangsung.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1303_Enam-Penyerang-Polisi-Saat-Penggerebekan-Narkoba-di-Multatuli-Diamankan--Urine-Positif-Sabu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282863/enam-penyerang-polisi-saat-penggerebekan-narkoba-di-multatuli-diamankan-urine-positif-sabu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Bentuk 3 Tim URC MIT Tekan Aksi Kejahahan Jalanan dan Begal</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 15:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Bentuk 3 Tim URC MIT Tekan Aksi Kejahahan Jalanan dan Begal]]></title>
            <description><![CDATA[Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut Bentuk 3 Tim URC MIT Tekan Aksi Kejahahan Jalanan dan Begal]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Subdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut membentuk personel Unit Reaksi Cepat (URC) Mission Impossible Team (MIT) dalam menekan aksi kejahatan jalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh, mengatakan tujuan dibentuknya tiga Tim URC MIT Jatanras Dit Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut untuk membantu jajaran polres dalam mengungkap kasus kejahatan jalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Personel URC ini akan melaksanakan patroli di wilayah polres penyangga jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut diantaranya Kota Medan, Deliserdang, Binjai, Serdangbedagai serta daerah lainnya dalam membantu pengungkapan kasus kejahatan jalanan," katanya, Sabtu (30/5).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ricko mengungkapkan, personel URC MIT Jatanras Dit Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut dalam pelaksanaan tugasnya difasilitasi kendaraan mobil dan sepeda motor guna menggelar patroli *Street Crime* dalam menciptakan situasi kamtibmas di Sumatera Utara tetap terjaga aman dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Diharapkan dengan adanya personel URC MIT Jatanras Dit Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut dengan lapis kemampuan dan lapis kekuatan yang ada  dapat menekan aksi kejahatan jalanan sehingga kehadiran anggota Polri di tengah-tengah masyarakat benar-benar bisa memberikan rasa aman dan nyaman," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk diketahui, personel Unit Reaksi Cepat (URC) Mission Impossible Team (MIT) Jatanras Dit Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut setelah dibentuk berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) antar kabupaten.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan kasus curanmor yang dipimpin Kasubdit III Jatanras Dit Reskrimum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut Kompol Jama Purba bersama tem URC sempat diwarnai aksi kejaran-kejaran dengan para pelaku sehingga membuat mobil personel mengalami rusak parah bahkan ada personil yang terluka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena aksi para pelaku yang diketahui residivis itu sudah membahayakan sehingga personel memberikan tindakan tegas dengan menembak tiga dari lima orang pelaku curanmor tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima pelaku curanmor yang ditangkap bernama Indra Prihatin alias Kunyit (49) warga Kabupaten Langkat, Irwanto alias Iwan (36) warga Kabupaten Deliserdang, Jumadi alias Madi (42) warga Kabupaten Serdangbedagai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, Misrun alias Wawon alias Wak Leng alias Keleng (46) warga Kabupaten Serdang bedagai dan Hadijun alias Ijun (48) warga Kecamatan Batang Kuis, Kabupaten Deliserdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam aksi komplotan curanmor itu sudah beraksi puluhan kali tercatat sebanyak 35 lokasi diantaranya Kota Medan, Deliserdang, Serdangbedagai, Simalungun, Siantar dan Batubara.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9632_Jatanras-Dit-Reskrimum-Polda-Sumut-Bentuk-3-Tim-URC-MIT-Tekan-Aksi-Kejahahan-Jalanan-dan-Begal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282862/jatanras-dit-reskrimum-polda-sumut-bentuk-3-tim-urc-mit-tekan-aksi-kejahahan-jalanan-dan-begal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Turnamen Pingpong Lansia Sekota Medan 2026: Hasan/Feri (Angsapura) Raih Juara 1 Setelah Taklukkan Bambang/Jarko (Wonogiri)</guid>
            <pubDate>Sat, 30 May 2026 14:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Turnamen Pingpong Lansia Sekota Medan 2026: Hasan/Feri (Angsapura) Raih Juara 1 Setelah Taklukkan Bambang/Jarko (Wonogiri)]]></title>
            <description><![CDATA[Turnamen Pingpong Lansia Sekota Medan 2026 Hasan/Feri (Angsapura) Raih Juara 1 Setelah Taklukkan Bambang/Jarko (Wonogiri)]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan-  Turnamen Pingpong Lansia Sekota Medan 2026 resmi ditutup dengan kemenangan gemilang pasangan Hasan/Feri dari Angsapura, yang berhasil meraih gelar juara 1 setelah mengalahkan Bambang/Jarko dari Wonogiri di final ganda putra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertandingan yang berlangsung sengit ini menjadi puncak dari rangkaian kompetisi yang diikuti oleh 10 pasangan pemain lansia dari berbagai klub dan daerah di Kota Medan. Bagan turnamen menunjukkan perjalanan panjang kedua tim menuju final, dengan banyak pertandingan ketat dan kejutan sepanjang babak penyisihan hingga semifinal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Jalur Menuju Final&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasan/Feri (Angsapura) memulai langkahnya dengan mengalahkan Rusli/Rasin (Eksekutif) di perempatfinal, lalu menaklukkan Hanafi/Doko (Luhur S) di semifinal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Bambang/Jarko (Wonogiri) harus melewati rintangan berat terlebih dahulu, termasuk mengalahkan Prof Mul/yakris (Eksekutif) di perempatfinal, sebelum akhirnya menghadapi Hasan/Feri di partai puncak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di final, pasangan Angsapura tampil lebih konsisten dan matang secara taktik, memanfaatkan pengalaman serta koordinasi yang solid untuk menguasai jalannya pertandingan. Skor akhir tidak disebutkan dalam bagan, namun dominasi mereka cukup jelas terlihat dari alur kemenangan yang lurus tanpa kekalahan sejak babak awal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Peraih Juara Lainnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain juara 1 dan 2, turnamen juga mencatatkan prestasi bagi pasangan lain:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juara 3: Prof Mulyakris (Eksekutif)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juara 4: Hanafi/Doko (Luhur Soekroso)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemenangan ini bukan hanya soal trofi, tetapi juga bukti bahwa semangat olahraga dan kesehatan fisik tetap bisa dijaga bahkan di usia senja. Para peserta mayoritas berusia di atas 50 tahun, namun masih menunjukkan daya saing tinggi, teknik baik, dan sportivitas luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Ketua Panitia  H Ikrom Helmi Nasution menyampaikan apresiasi tinggi terhadap antusiasme peserta dan dukungan masyarakat. &quot;Turnamen ini bukan sekadar ajang kompetisi, tapi juga wadah untuk mempererat persaudaraan antar-lansia, menjaga vitalitas tubuh, dan membuktikan bahwa usia bukan halangan untuk berprestasi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka juga berencana menjadikan turnamen ini sebagai agenda tahunan, dengan target peningkatan jumlah peserta dan penambahan kategori (tunggal, campuran, dan beregu).red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7383_Turnamen-Pingpong-Lansia-Sekota-Medan-2026--Hasan-Feri--Angsapura--Raih-Juara-1-Setelah-Taklukkan-Bambang-Jarko--Wonogiri-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282861/turnamen-pingpong-lansia-sekota-medan-2026-hasanferi-angsapura-raih-juara-1-setelah-taklukkan-bambangjarko-wonogiri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>