<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 05 Aug 2026 15:39:35 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Bekuk Dua orang Pengedar Narkoba di Pagar Merbau</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 15:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Bekuk Dua orang Pengedar Narkoba di Pagar Merbau]]></title>
            <description><![CDATA[Polresta Deli Serdang Bekuk Dua orang Pengedar Narkoba di Pagar Merbau]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deliserdang - Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang mengamankan dua orang pria berinisial MEL (33), warga Gang Family II Desa Bandar Kalipah Kec. Percut Sei Tuan Kab. Deli Serdang yg selama ini berdomisili di Pagar Merbau dan inisial REB  (20) warga Dusun 1 Desa Pagar Merbau I Kec. Pagar Merbau Kab. Deli Serdang dalam kasus penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis shabu hari Senin (03/08/2026) &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol. Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., melalui Kasat Narkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang Kompol Dr. Ferry Kusnadi,SH, MH menyampaikan, pengungkapan tersebut berawal pada hari Senin 03 Agustus 2026 sekira pukul 20.00 wib bahwa masyarakat menginformasikan adanya seorang laki-laki yang sering mengedarkan Narkotika jenis Sabu atau sebagai pemasok narkotika jenis sabu di kawasan Dusun IV Desa Pagar Merbau I dan Desa lainnya di Kec. Pagar Merbau Kab. Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, personel Subnit II Unit II Satresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang segera melakukan penyelidikan ke lokasi dan daerah peredaran  Narkotika jenis Sabu yg diduga dilakukan oleh terduga pelaku di maksud dan sekira pukul 21.00 wib personil tiba di lokasi dan melihat ciri-ciri pelaku sesuai yang di informasikan oleh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, personil Sat Resnarkoba melakukan tindakan mengamankan pelaku yang dimaksud berada di depan teras sebuah rumah sedang duduk. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil penggeledahan pelaku MEL disita barang bukti berupa 1 plastik klip transparan yang berisikan sabu dengan berat bruto 24,76 gram dan 1 lembar tisu yang berada di kantong saku celana sebelah kanan pelaku saat itu,<br>Selanjutnya di lokasi yang sama petugas kembali berhasil mengamankan pelaku REB (20) dan padanya ditemukan barang bukti narkoba jenis shabu sebanyak 1 plastik berat bruto 0,97 gram, timbangan elektrik, 1 plastik blok kosong ukuran sedang, 1 sekop shabu dari pipa plastik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian petugas melakukan interogasi yang diakui tersangka bahwa narkotika tersebut miliknya yang dibeli dari seseorang dan akan di edarkan di kec. Pagar Merbau &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya pelaku dan barang bukti diamankan dan dibawa ke kantor Satresnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang guna menjalani proses hukum lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang Kompol Dr. Ferry Kusnadi, SH, MH menyampaikan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang akan terus memerangi peredaran narkoba dan akan menindak tegas bagi pelaku yang masih melakukan penyalahgunaan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"<a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang berkomitmen untuk terus melakukan penindakan tegas terhadap setiap bentuk penyalahgunaan dan peredaran gelap narkotika dan kami juga mengharapkan dukungan dan partisipasi masyarakat dalam memberikan informasi guna menyelamatkan generasi bangsa dari bahaya narkoba," ungkapnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7978_Polresta-Deli-Serdang-Bekuk-Dua-orang-Pengedar-Narkoba-di-Pagar-Merbau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284949/polresta-deli-serdang-bekuk-dua-orang-pengedar-narkoba-di-pagar-merbau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Keseriusan Pemkab Simalungun bersama Kemendagri Kawal Investasi Cable Car Danau Toba Sesuai Regulasi</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 14:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Keseriusan Pemkab Simalungun bersama Kemendagri Kawal Investasi Cable Car Danau Toba Sesuai Regulasi]]></title>
            <description><![CDATA[Keseriusan Pemkab Simalungun bersama Kemendagri Kawal Investasi Cable Car Danau Toba Sesuai Regulasi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Simalungun l Sumut24.co<br>Pemerintah Kabupaten (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a>) Simalungun bersama Kementerian Dalam Negeri melalui Direktorat Jenderal Bina Keuangan Daerah Direktorat Pendapatan Daerah, serta didampingi Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten Simalungun, melaksanakan survei lapangan sebagai tindak lanjut Rapat Koordinasi Satuan Tugas Percepatan Program Pemerintah Untuk Mendukung Peningkatan Pertumbuhan Ekonomi (Satgas P3MPPE) serta pertemuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Simalungun ke Kemendagri. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini merupakan wujud pelaksanaan Peraturan Presiden Nomor 89 Tahun 2024 tentang Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional Danau Toba Tahun 2024&ndash;2044, khususnya berkaitan dengan permohonan pemberian pembebasan (Pengenaan 0 persen) Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) untuk pembangunan proyek kereta gantung (cable car) yang diajukan oleh PT Tiga Raja Putra Persada di kawasan Destinasi Pariwisata Super Prioritas Danau Toba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan peninjauan dilakukan Minggu (2/8/2026) ke lokasi proyek di Kecamatan Dolok Panribuan, dihadiri oleh Direktur Pendapatan Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah, Teguh Narutomo, Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun Mixnon Andreas Simamora, para pimpinan perangkat daerah, aparatur kecamatan dan pemerintah nagori, serta Kepala Seksi 5 BPN Kabupaten Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, menjelaskan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Simalungun telah mengeluarkan persetujuan tahap pertama melalui Surat Keputusan Bupati untuk lahan seluas 60 hektare yang berlokasi di Kecamatan Girsang Sipangan Bolon. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, permohonan fasilitas yang sama untuk lahan sekitar 14 hektare di Kecamatan Dolok Panribuan belum dapat dipenuhi saat ini, mengingat pemerintah daerah wajib berpedoman ketat pada peraturan perundang‑undangan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kebijakan pembebasan BPHTB hanya dapat diterapkan pada lahan yang masuk di kawasan strategis pariwisata nasional sesuai regulasi. Pemberian fasilitas untuk lahan 60 hektare sebelumnya pun sudah melalui pertimbangan matang aspek tata ruang dan peraturan yang berlaku,&quot; jelas Mixnon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut Mixnon menyampaikan, untuk lahan seluas sekitar 14 hektare tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Simalungun meminta kejelasan dan pertimbangan dari pemerintah pusat guna memastikan setiap kebijakan yang diambil benar‑benar sesuai aturan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami membutuhkan kepastian regulasi sekaligus kepastian investasi agar proyek strategis ini benar‑benar dapat direalisasikan. Selain itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> juga meminta PT Tiga Raja beserta seluruh pemangku kepentingan, termasuk instansi kehutanan, memastikan seluruh lintasan dan perizinan proyek telah memenuhi ketentuan yang berlaku,&quot; ujar Mixnon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Simalungun tetap membuka lebar peluang investasi. &quot;Kami sangat terbuka dan menyambut baik setiap investasi yang masuk ke Kabupaten Simalungun. Namun seluruh proses harus berjalan sesuai regulasi sehingga memberikan kepastian hukum bagi semua pihak,&quot; tegas Mixnon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Direktur Pendapatan Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah, Teguh Narutomo, menyampaikan hasil peninjauan lapangan menunjukkan secara faktual lahan seluas sekitar 14 hektare di Kecamatan Dolok Panribuan tersebut berada di luar kawasan Proyek Strategis Nasional (PSN). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jika mengacu pada Undang‑Undang Nomor 1 Tahun 2022, kondisi tersebut memang tidak termasuk dalam mekanisme pembebasan atau penggratisan BPHTB,&quot; ungkap Teguh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, Teguh menegaskan dukungan penuh pemerintah terhadap investasi yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan menjadikan Danau Toba sebagai destinasi wisata bertaraf internasional. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Secara lokasi, lahan ini memang berbatasan langsung dengan kawasan 60 hektare yang telah mendapatkan fasilitas pembebasan BPHTB, namun secara administratif dan regulasi masih berada di luar kawasan PSN,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh menambahkan bahwa pihaknya akan mendiskusikan hasil peninjauan ini bersama pemerintah pusat guna mencari skema terbaik yang dapat mengakomodasi kepentingan investasi tanpa mengabaikan kepentingan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami akan memastikan apakah masih ada skema lain yang dapat dipertimbangkan. Yang jelas, potensi pendapatan daerah dari sektor BPHTB juga harus menjadi perhatian karena merupakan salah satu sumber pembiayaan pembangunan daerah,&quot; pungkasnya.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8860_Keseriusan-Pemkab-Simalungun-bersama-Kemendagri-Kawal-Investasi-Cable-Car-Danau-Toba-Sesuai-Regulasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284948/keseriusan-pemkab-simalungun-bersama-kemendagri-kawal-investasi-cable-car-danau-toba-sesuai-regulasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di Acara BTN Indonesia Fashion Week 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 14:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di Acara BTN Indonesia Fashion Week 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Dekranasda Simalungun Promosikan Wastra Khas Daerah di Acara BTN Indonesia Fashion Week 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Simalungun l Sumut24.co<br>Kabupaten Simalungun kembali menegaskan komitmennya melestarikan sekaligus mempromosikan kekayaan budaya daerah melalui keikutsertaan dalam ajang bergengsi BTN Indonesia Fashion Week (IFW) 2026. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada malam penutupan yang berlangsung megah di Jakarta Convention Center, Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Simalungun satu-satunya daerah di Provinsi Sumatera Utara tampil menghadirkan stan promosi produk unggulan sekaligus menampilkan peragaan busana bercorak khas Simalungun karya desainer Junot Hutabarat by Naviikara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Simalungun dalam ajang bergengsi ini disaksikan langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi Ketua Dekranasda Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih bersama sejumlah pimpinan perangkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berlangsung selama lima hari, sejak 29 Juli hingga 2 Agustus 2026, penyelenggaraan BTN Indonesia Fashion Week 2026 mengangkat tema utama &quot;Ulos Simetria&quot;. Tema ini mengajak masyarakat luas memandang ulos dan wastra Sumatera Utara bukan sekadar kain tradisional, melainkan simbol harmoni, jati diri budaya, serta sumber inspirasi yang terus berkembang mengikuti dinamika dunia fesyen melalui sentuhan inovasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan kali ini, Provinsi Sumatera Utara mendapat kehormatan menjadi tuan rumah yang menampilkan kekayaan wastra dari tujuh kabupaten di wilayahnya, termasuk Kabupaten Simalungun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keikutsertaan ini menjadi pintu gerbang berharga untuk memperkenalkan keindahan corak, motif, serta filosofi khas Simalungun kepada khalayak yang jauh lebih luas. Melalui kreativitas para desainer, kekayaan budaya daerah diterjemahkan ke dalam busana bernuansa kontemporer tanpa sedikit pun meninggalkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini sekaligus memperkuat posisi wastra Simalungun sebagai produk budaya yang memiliki nilai ekonomi tinggi dan daya saing nyata di kancah industri kreatif nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puncak acara pada malam penutupan semakin memukau dengan tema &quot;Ulos Simetria&quot; yang ditutup secara megah melalui koleksi kolaborasi desainer senior Poppy Dharsono dan Torang Sitorus. Karya-karya tersebut menyajikan interpretasi modern terhadap ulos, menegaskan bahwa warisan budaya tetap hidup, relevan, dan terus menjadi inspirasi perkembangan dunia mode masa kini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Dekranasda Kabupaten Simalungun, Ny. Hj. Darmawati Anton Achmad Saragih, menyampaikan bahwa keikutsertaan Simalungun dalam ajang ini merupakan langkah strategis untuk memperkenalkan wastra khas daerah kepada pasar yang lebih luas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui ajang ini, kami ingin menunjukkan bahwa corak khas Simalungun memiliki nilai budaya, keindahan estetika, serta potensi ekonomi yang sangat besar. Dekranasda akan terus mendorong kolaborasi erat antara desainer, pengrajin, dan pelaku UMKM agar wastra Simalungun semakin dikenal luas serta mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional,&quot; ujarnya penuh semangat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyampaikan pandangan bahwa promosi budaya melalui jalur industri fesyen merupakan cara yang sangat efektif untuk memperkenalkan identitas daerah sekaligus menggerakkan roda ekonomi kreatif. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Warisan budaya bukan sekadar untuk dilestarikan dan disimpan, melainkan harus mampu memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat. Kehadiran Simalungun di BTN Indonesia Fashion Week menjadi bukti nyata bahwa budaya lokal dapat tampil modern, berdaya saing, dan menjadi kebanggaan kita semua,&quot; tegas Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diharapkan melalui partisipasi ini, wastra khas Simalungun semakin kokoh dikenal sebagai bagian tak terpisahkan dari kekayaan budaya Sumatera Utara. Lebih dari itu, momentum ini juga membuka peluang kerja sama yang semakin luas bagi para pengrajin, pelaku IKM, dan desainer untuk terus mengembangkan industri kreatif yang berakar pada kearifan lokal, menuju masa depan yang semakin maju dan berkelanjutan.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3990_Dekranasda-Simalungun-Promosikan-Wastra-Khas-Daerah-di-Acara-BTN-Indonesia-Fashion-Week-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284947/dekranasda-simalungun-promosikan-wastra-khas-daerah-di-acara-btn-indonesia-fashion-week-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota menghadiri Peresmian Renovasi Makam Tokoh Simalungun dr. Djasamen Saragih Sumbayak, di Aman Raya Kabupaten Simalungun</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota menghadiri Peresmian Renovasi Makam Tokoh Simalungun dr. Djasamen Saragih Sumbayak, di Aman Raya Kabupaten Simalungun]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota menghadiri Peresmian Renovasi Makam Tokoh Simalungun dr. Djasamen Saragih Sumbayak, di Aman Raya Kabupaten Simalungun]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar I Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn menghadiri Peresmian Renovasi Makam Tokoh Simalungun dr. Djasamen Saragih Sumbayak, di Aman Raya Kabupaten Simalungun, Selasa (04/08/2026). Kegiatan tersebut menjadi momentum mengenang jasa dan keteladanan dr. Djasamen Saragih sebagai pelopor pelayanan kesehatan yang telah memberikan kontribusi besar bagi masyarakat Kota Pematangsiantar dan Kabupaten Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peresmian renovasi makam ditandai penandatanganan prasasti oleh para tokoh dan undangan yang hadir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Wali Kota Wesly menegaskan peresmian tersebut bukan sekadar meresmikan makam yang telah dibangun kembali, melainkan wujud penghormatan terhadap sejarah dan pengabdian para pendahulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hari ini kita tidak sekadar meresmikan sebuah makam yang telah direnovasi, tetapi kita sedang memperkuat ikatan sejarah, mengenang nilai-nilai perjuangan, keteladanan, dan pengabdian yang diwariskan oleh almarhum dr. Djasamen Saragih," kata Wesly.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Wesly, bangsa yang besar adalah bangsa yang menghargai jasa para pendahulunya, menjaga jejak sejarah, serta mewariskan nilai-nilai luhur kepada generasi penerus. Atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, Wesly mengucapkan selamat atas terlaksananya peresmian renovasi makam tersebut dan berharap semangat pengabdian dr. Djasamen Saragih terus menginspirasi generasi muda, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cicit almarhum dr. Djasamen Saragih, Patra Saragih Sumbayak, menjelaskan renovasi makam dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada leluhur yang telah meninggalkan warisan pengabdian bagi masyarakat. Ia berharap makam tersebut dapat terus dirawat dan dijaga sebagai bagian dari warisan sejarah Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Ketua Umum Pemangku Adat dan Cendekiawan Simalungun (PACS) dr. Sarmedi Purba mengungkapkan, menjadi dokter di era 1930-an merupakan perjuangan yang tidak mudah. Saat itu, pendidikan kedokteran masih sangat terbatas dan hanya dapat diakses melalui sekolah yang diselenggarakan Pemerintah Hindia Belanda bagi kalangan pribumi. Ia juga mengingatkan, sekitar tahun 1943 dr. Djasamen Saragih berpindah ke Pematangsiantar dan menjadi tokoh penting dalam perkembangan pelayanan kesehatan yang kini dikenang melalui nama Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi juga disampaikan Wakil Ketua DPRD Kabupaten Simalungun Jefra Hasudungan Manurung. Ia mengucapkan terima kasih atas inisiatif renovasi makam sebagai bentuk penghargaan terhadap jasa tokoh daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Bupati Simalungun Dr H Anton Achmad Saragih SE MM memberikan apresiasi dan penghargaan atas terlaksananya renovasi makam tersebut. Menurutnya, makam dr. Djasamen Saragih tidak hanya menjadi simbol penghormatan kepada tokoh Simalungun, tetapi juga memiliki potensi sebagai destinasi wisata sejarah dan wisata pendidikan yang dapat memperkenalkan nilai-nilai perjuangan kepada generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan berlangsung khidmat dan diakhiri dengan penandatanganan prasasti sebagai tanda diresmikannya renovasi makam dr. Djasamen Saragih Sumbayak. Diharapkan, keberadaan makam yang telah direnovasi ini dapat menjadi pengingat akan jasa, dedikasi, dan semangat pengabdian almarhum bagi masyarakat serta menjadi inspirasi bagi generasi penerus untuk terus berkarya dan mengabdi. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5750_Wali-Kota-menghadiri-Peresmian-Renovasi-Makam-Tokoh-Simalungun-dr--Djasamen-Saragih-Sumbayak--di-Aman-Raya-Kabupaten-Simalungun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284946/wali-kota-menghadiri-peresmian-renovasi-makam-tokoh-simalungun-dr-djasamen-saragih-sumbayak-di-aman-raya-kabupaten-simalungun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sekda menjadi Pembina Upacara Bendera di UPTD SMP Negeri 12</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sekda menjadi Pembina Upacara Bendera di UPTD SMP Negeri 12]]></title>
            <description><![CDATA[Sekda menjadi Pembina Upacara Bendera di UPTD SMP Negeri 12]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.co<br>Sekretaris Daerah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>) Kota Pematangsiantar Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi menjadi Pembina Upacara Bendera di UPTD SMP Negeri 12, Jalan Sibolga Kelurahan Karo Kecamatan Siantar Selatan, Senin (03/08/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Junaedi dalam amanatnya sebagai Pembina Upacara mengatakan, SMPN 12 Pematangsiantar merupakan salah satu sekolah yang terus mengukir prestasi dan melahirkan generasi cerdas dan hebat. Namun cerdas dan hebat, katanya, tidak cukup. Sebab harus juga memiliki karakter seperti disiplin dan semangat pantang menyerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Belajarlah dengan bahagia, hormati orang tua dan guru, serta mengasihi teman. Karena kalian yang akan menjadi  pemimpin masa depan, khususnya di Kota Pematangsiantar," pesan Junaedi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Junaedi juga mengharapkan siswa-siswi menjaga nama baik sekolah. Juga menghindari hal-hal negatif, seperti perundungan dan penyalahgunaan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jadikan sekolah sebagai rumah kedua, agar kalian aman dan nyaman belajar," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut Junaedi mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mengapresiasi dedikasi, keikhlasan, dan kerja keras para guru. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada siswa-siswi, Junaedi kembali mengingatkan agar tetap belajar dengan baik,menggantungkan cita-cita setinggi mungkin, serta selalu menjaga sopan santun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga menjadi anak yang berguna bagi masyarakat, bangsa, dan negara," harapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai upacara, sejumlah siswa-siswi menampilkan tarian, nyanyian, dan pembacaan puisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, Junaedi meninjau distribusi Makan Bergizi Gratis (MBG) di sejumlah kelas. Menu MBG yang dibagikan terdiri dari: nasi putih, ayam tabur wijen, tahu goreng, tumis labu dan jagung, serta buah pisang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir, Kepala Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar Syaiful Rizal SSTP dan jajaran, Kepala UPTD SMPN 12 Imelda Romualdex Samosir SPd, serta para guru. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1867_Sekda-menjadi-Pembina-Upacara-Bendera-di-UPTD-SMP-Negeri-12.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284945/sekda-menjadi-pembina-upacara-bendera-di-uptd-smp-negeri-12/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar Sabu Asal Banten Dibekuk di Padangsidimpuan, Polisi Sita 16,74 Gram Sabu dan 4 Butir Ekstasi</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar Sabu Asal Banten Dibekuk di Padangsidimpuan, Polisi Sita 16,74 Gram Sabu dan 4 Butir Ekstasi]]></title>
            <description><![CDATA[Pengedar Sabu Asal Banten Dibekuk di Padangsidimpuan, Polisi Sita 16,74 Gram Sabu dan 4 Butir Ekstasi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen Polres Padangsidimpuan dalam memberantas peredaran gelap narkotika kembali dibuktikan. Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) berhasil mengungkap dugaan tindak pidana narkotika dengan mengamankan seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu dan pil ekstasi di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaku berinisial RH (38) diamankan pada Jumat (31/7/2026) sekitar pukul 23.00 WIB di sebuah rumah yang berada di Jalan Pangeran Ali Basa Siregar, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tangan tersangka, petugas berhasil menyita sejumlah barang bukti berupa 16,74 gram sabu dalam kemasan plastik klip ukuran besar, 0,71 gram sabu dalam plastik klip ukuran sedang, empat butir pil yang diduga ekstasi, satu unit timbangan digital, sejumlah plastik klip kosong, satu kantong plastik assoy, satu unit telepon genggam merek Redmi warna biru, serta satu dompet kain berwarna cokelat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polres Padangsidimpuan menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang diterima Tim Opsnal sekitar pukul 22.00 WIB. Informasi itu menyebutkan adanya seorang pria yang diduga kerap mengedarkan narkotika jenis sabu dan ekstasi di kawasan Jalan Pangeran Ali Basa Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung melakukan penyelidikan dan bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Setelah memastikan informasi akurat, tim melakukan penggerebekan terhadap sebuah rumah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat memasuki salah satu kamar, petugas mendapati RH sedang duduk di lantai sambil menimbang diduga narkotika jenis sabu menggunakan timbangan digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penggeledahan kemudian dilakukan dengan disaksikan Kepala Lingkungan II Kelurahan Timbangan, Firman Pandiangan. Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan sabu, alat timbang, plastik klip, telepon genggam, hingga dompet kain yang tergantung di dinding dan berisi empat butir pil yang diduga ekstasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, RH mengaku memperoleh barang haram tersebut dari seorang pria berinisial R, yang kini masih dalam penyelidikan polisi. R diketahui merupakan warga Kelurahan Sayur Matinggi, Kecamatan Batang Angkola, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada penyidik, tersangka mengaku membeli sabu seharga Rp10 juta, sedangkan pil ekstasi dibeli dengan harga Rp200 ribu per butir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, RH beserta seluruh barang bukti langsung dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut sekaligus proses penyidikan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa pihaknya tidak akan memberikan ruang bagi para pelaku peredaran gelap narkotika di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; "Kami mengapresiasi informasi dari masyarakat yang turut membantu pengungkapan kasus ini. Polres Padangsidimpuan berkomitmen memberantas peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya. Tidak ada toleransi bagi pelaku penyalahgunaan maupun pengedar narkoba karena kejahatan ini merusak masa depan generasi bangsa. Kami juga terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan pemasok yang terlibat," tegas AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengajak masyarakat untuk terus berperan aktif memberikan informasi apabila mengetahui adanya aktivitas yang berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sinergi antara kepolisian dan masyarakat menjadi kunci utama dalam memutus mata rantai peredaran narkoba. Kami menjamin setiap informasi yang diberikan masyarakat akan ditindaklanjuti secara profesional sesuai prosedur hukum," pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas perbuatannya, tersangka kini harus mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum. Sementara itu, Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan masih terus mengembangkan kasus tersebut guna memburu pemasok narkotika yang identitasnya telah dikantongi penyidik.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9534_Pengedar-Sabu-Asal-Banten-Dibekuk-di-Padangsidimpuan--Polisi-Sita-16-74-Gram-Sabu-dan-4-Butir-Ekstasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284944/pengedar-sabu-asal-banten-dibekuk-di-padangsidimpuan-polisi-sita-1674-gram-sabu-dan-4-butir-ekstasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menuju Indonesia Emas 2045, Wabup Atika Dorong Transformasi STAIN Madina Jadi IAIN</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 10:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menuju Indonesia Emas 2045, Wabup Atika Dorong Transformasi STAIN Madina Jadi IAIN]]></title>
            <description><![CDATA[Menuju Indonesia Emas 2045, Wabup Atika Dorong Transformasi STAIN Madina Jadi IAIN]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, menegaskan komitmennya untuk mendorong peningkatan status Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Mandailing Natal menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN). Target tersebut disebutnya sebagai salah satu warisan penting di bidang pendidikan yang ingin diwujudkan pada periode kedua kepemimpinannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan itu disampaikan Atika saat menghadiri kegiatan General Stadium yang digelar di Gedung Student Center STAIN Madina, Panyabungan, Minggu (2/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang mengusung tema "Generasi Emas 2045: Menumbuhkan Jiwa Nasionalisme dan Integritas di Era Digital" itu turut dihadiri Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Mandailing Natal Zainul Khobir, Ketua DPC PKB Madina Edi Anwar, Asisten I Setdakab Madina Syahnan Pasaribu, para kepala organisasi perangkat daerah (OPD), civitas akademika, dosen, serta ratusan mahasiswa STAIN Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Atika mengungkapkan keinginannya untuk meninggalkan jejak nyata di sektor pendidikan melalui peningkatan status perguruan tinggi keagamaan negeri yang ada di Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sedikit bicara politik, bagaimana saya ingin meninggalkan sebuah legasi. Setidaknya pada periode kedua ini, di bidang pendidikan daerah kita memiliki sekolah tinggi yang meningkat menjadi institut," ujar Atika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, peningkatan status STAIN menjadi IAIN akan membuka peluang yang lebih besar bagi pengembangan kualitas pendidikan tinggi, peningkatan jumlah program studi, hingga memperkuat daya saing sumber daya manusia di Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atika mengakui bahwa Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal memiliki keterbatasan kewenangan dalam proses perubahan status perguruan tinggi negeri. Karena itu, ia meminta pihak STAIN Madina untuk lebih proaktif mempersiapkan seluruh persyaratan administratif maupun akademik yang dibutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap dukungan dari Ketua Komisi VIII DPR RI Marwan Dasopang dapat menjadi jembatan untuk memperjuangkan aspirasi tersebut di tingkat pemerintah pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mudah-mudahan ini bisa menjadi momentum untuk pecah telur, sehingga cita-cita menjadikan STAIN Madina sebagai IAIN dapat segera terwujud," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyoroti pengembangan pendidikan tinggi, Atika juga mengingatkan mahasiswa agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi digital secara positif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, media sosial seharusnya menjadi ruang bertukar gagasan, berdiskusi, serta menyebarkan informasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat, bukan menjadi sarana menyebarkan kebencian maupun informasi yang tidak bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ketika kita bertemu di ruang digital, jadikanlah media sosial sebagai ruang berdiskusi dan berbagi hal-hal yang lebih banyak manfaatnya daripada mudaratnya," pesannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa jejak digital memiliki dampak yang besar terhadap kehidupan seseorang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau dulu ada pepatah &#039;mulutmu harimaumu&#039;, sekarang yang lebih tepat adalah &#039;jarimu harimaumu&#039;. Apa yang kita tulis dan unggah akan memiliki konsekuensi," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Wabup Atika juga mengajak mahasiswa menjadi generasi yang berintegritas, bertanggung jawab, dan beretika dalam menyampaikan pendapat, baik di dunia nyata maupun ruang digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai mahasiswa saat ini merupakan bagian dari generasi yang akan memegang peranan penting ketika Indonesia memasuki usia 100 tahun kemerdekaan pada 2045.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, bonus demografi yang dimiliki Indonesia harus dimanfaatkan sebagai peluang besar untuk mencetak generasi unggul yang mampu membawa bangsa menuju kemajuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Indonesia Emas 2045 sudah semakin dekat. Waktu yang tersisa sekitar 19 tahun harus dimanfaatkan sebaik-baiknya. Mahasiswa hari ini akan menjadi bagian penting yang menentukan arah masa depan bangsa," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir sambutannya, Atika mengajak seluruh mahasiswa untuk terus meningkatkan kualitas diri, memperkuat karakter, dan memberikan kontribusi nyata bagi keluarga, daerah, serta Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mari ambil bagian, terus berkontribusi untuk memajukan diri sendiri, keluarga, daerah, bangsa, dan negara," pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9280_Menuju-Indonesia-Emas-2045--Wabup-Atika-Dorong-Transformasi-STAIN-Madina-Jadi-IAIN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284943/menuju-indonesia-emas-2045-wabup-atika-dorong-transformasi-stain-madina-jadi-iain/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teguh Santosa Luruskan Soal Senjata Nuklir Iran dan &ldquo;Ghost Fleet&rdquo;</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 09:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teguh Santosa Luruskan Soal Senjata Nuklir Iran dan “Ghost Fleet”]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua Umum JMSI Heboh Senjata Nuklir Iran Keluar Jauh dari Konteks Asli]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p></p><p>BANDUNG &mdash; Potongan video dan narasi yang beredar di ruang publik mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto dan senjata nuklir Iran telah keluar jauh dari konteks asli yang disampaikan sang kepala negara.</p><p>Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, mengatakan, dalam pernyataan di depan pengurus Kamar Dagang dan Industri (KADIN) di Istana Negara, Jumat, 31 Juli 2026 lalu, Prabowo memaparkan berbagai dilema yang dihadapi pelaku usaha nasional, termasuk dari sisi geopolitik yang sedang berkembang sangat dinamis dan penuh dengan ketidakpastian strategis.</p><p>Setelah menyimak secara utuh pernyataan Prabowo, Teguh mengatakan, dirinya tidak menemukan satu kalimat pun dari Prabowo yang menyiratkan atau menyatakan bahwa Iran secara definitif telah memiliki senjata nuklir. Respons negara-negara Timur Tengah yang disebut Prabowo dalam pernyataannya itu juga merupakan penguraian atas situasi hipotetikal yang biasa digunakan dalam pendekatan "Game Theory".  </p><p>"Apa yang disampaikan Prabowo murni merupakan sebuah analisis penguraian situasi hipotetikal mengenai dinamika yang sedang terjadi di panggung politik internasional," ujar Teguh dari Bandung, Rabu, 5 Agustus 2026, </p><p>Teguh yang juga pengamat hubungan internasional dari UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, telah menulis sejumlah buku terkait isu politik global, seperti "Di Tepi Amu Darya", "Perdamaian yang Buruk, Perang yang Baik", "Buldozer dari Palestina", dan "Di Tepi Sungai Efrat". Teguh juga menulis buku "Reunifikasi Korea: Game Theory" yang diangkat dari disertasinya di Universitas Padjadjaran, Bandung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia menggarisbawahi, konteks pembahasan Prabowo yang mengerucut pada skenario terburuk bila terjadi eskalasi perlombaan senjata nuklir di suatu kawasan.</p><p>Analisis semacam ini, sambung Direktur Geopolitik GREAT Institute ini, lazim dilakukan pemimpin negara untuk mengukur kesiapan mitigasi risiko geopolitik, dan jelas bukan sebagai tuduhan faktual terhadap suatu negara tertentu.</p><p>Teguh mengatakan, dirinya dalam berbagai kesempatan telah menyampaikan bahwa Iran tidak memiliki senjata nuklir, sesuai dengan fatwa pemimpin Revolusi Islam Iran alm. Ayatollah Ruhollah Khomeini (1900-1989).</p><p>Senjata nuklir, kata Teguh lagi, dinilai bertentangan dengan prinsip perang dalam Islam yang selain didasarkan pada upaya untuk membalas serangan dan membela diri, juga diskriminatif. Artinya, hanya pihak-pihak kombatan saja yang menjadi sasaran perang dalam aturan Islam. Sementara pihak-pihak yang terlibat dalam perang tidak boleh dijadikan sasaran, termasuk hewan dan tumbuh-tumbuhan.    </p><p>"Adapun senjata nuklir tidak diskriminatif karena menyasar siapapun, termasuk menghancurkan lingkungan hidup," katanya lagi. </p><p>"Ghost Fleet" dan Skenario Indonesia 2030</p><p>Teguh membandingkan pernyataan Prabowo soal senjata nuklir Iran ini dengan pernyataannya di tahun 2018 yang mengutip novel "Ghost Fleet: A Novel of the Next World War" karya dua ahli strategi militer AS, PW Singer dan August Cole. </p><p>Di dalam "Ghost Fleet" berbagai situasi hipotetikal diuraikan, tidak cuma soal Indonesia bubar di tahun 2030, tapi juga soal perang terbuka di antara great powers. Kehancuran sebuah negara, juga kelahiran negara baru, dalam rentang waktu tertentu merupakan materi fiksi strategis yang biasa dibahas dan dibayangkan oleh pengamat politik luar negeri, lembaga think tank pelat merah maupun pelat hitam.</p><p>Teguh menegaskan bahwa penggunaan skenario terburuk dalam literatur maupun diskursus geopolitik bertujuan untuk membangun kewaspadaan nasional. Pesan utamanya adalah agar seluruh elemen bangsa menyadari bahwa berbagai skenario ancaman terhadap kedaulatan sebuah negara secara nyata sedang dibicarakan dan dikalkulasikan di luar sana.</p><p>Teguh mengimbau masyarakat pers agar lebih berhati-hati menyebarkan informasi. Pemotongan konteks pernyataan pejabat publik demi kepentingan sensasi semata dapat menyesatkan publik serta berpotensi mengganggu stabilitas hubungan internasional Indonesia dengan negara sahabat.</p><p>Sebagai organisasi perusahaan pers, sambungnya, JMSI terus mendorong ekosistem pemberitaan yang menjunjung tinggi prinsip jurnalisme yang akurat, berimbang, serta berbasis fakta dan konteks. Verifikasi terhadap pernyataan narasumber kunci seperti presiden mutlak diperlukan agar esensi pesan pembangunan strategis nasional tidak terdistorsi oleh kepentingan politik praktis.</p><p>Menutup pandangannya, Teguh mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk melihat arah kebijakan luar negeri Presiden Prabowo secara objektif dan komprehensif. </p><p>Teguh yakin, pemahaman yang utuh terhadap visi geopolitik nasional akan membantu Indonesia berdiri tegak di tengah persaingan global yang semakin kompleks tanpa terjebak dalam disinformasi yang merugikan. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9493_Teguh-Santosa-Luruskan-Soal-Senjata-Nuklir-Iran-dan--ldquo-Ghost-Fleet-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284942/teguh-santosa-luruskan-soal-senjata-nuklir-iran-dan-ldquoghost-fleetrdquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Membangun Ketahanan Bencana Tapanuli Selatan Dari Tanggap Darurat Menuju Mitigasi Berkelanjutan</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 08:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Tapsel Gus Irawan Pasaribu Membangun Ketahanan Bencana Tapanuli Selatan Dari Tanggap Darurat Menuju Mitigasi Berkelanjutan]]></title>
            <description><![CDATA[TAPANULI SELATAN  Sumut24.co Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan pada penghujung 2025 meninggalkan l]]></description>
            <content><![CDATA[TAPANULI SELATAN | Sumut24.co</p><p>Bencana banjir bandang dan longsor yang melanda Kabupaten Tapanuli Selatan pada penghujung 2025 meninggalkan luka yang mendalam. Ribuan warga terdampak, akses jalan terputus, jembatan hanyut, jaringan irigasi rusak, lahan pertanian tertimbun material, hingga alur sejumlah sungai berubah akibat derasnya arus banjir.</p><p>Di tengah kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan di bawah kepemimpinan Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/gus/" target="_blank">Gus</a> Irawan Pasaribu dihadapkan pada tantangan besar. Tidak hanya memulihkan kondisi masyarakat, tetapi juga memastikan bencana serupa tidak kembali menimbulkan kerusakan yang sama. Karena itu, penanganan pascabencana diarahkan tidak sekadar pada bantuan darurat, melainkan membangun sistem mitigasi yang lebih kuat dan berkelanjutan.</p><p>Pada tahap awal, <a href="https://www.sumut24.co/tag/gus/" target="_blank">Gus</a> Irawan turun langsung mengunjungi lokasi bencana dan posko pengungsian untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi. Bersama BPBD, TNI, Polri, BNPB, pemerintah provinsi, serta berbagai kementerian, Pemkab mengoordinasikan distribusi logistik, layanan kesehatan, hingga pembukaan akses jalan yang sempat terisolasi.</p><p>Setelah masa tanggap darurat dinyatakan berakhir, fokus pemerintah bergeser ke tahap rehabilitasi dan rekonstruksi. Pendataan kerusakan dilakukan secara menyeluruh, meliputi rumah warga, sekolah, fasilitas kesehatan, jalan, jembatan, jaringan irigasi, hingga lahan pertanian. Data tersebut menjadi dasar penyusunan kebutuhan rehabilitasi dan pengajuan bantuan kepada pemerintah pusat.</p><p>Salah satu persoalan utama yang menjadi perhatian adalah berubahnya morfologi sungai akibat banjir besar. Endapan material dan perpindahan alur sungai meningkatkan risiko banjir berulang ketika curah hujan tinggi. Karena itu, normalisasi sungai menjadi prioritas utama.</p><p>BNPB menetapkan normalisasi Sungai Batang Toru sebagai salah satu program strategis pemulihan. Sejumlah alat berat diterjunkan untuk mengeruk sedimentasi, membuka kembali alur sungai, serta membangun tanggul darurat guna mengurangi ancaman luapan air ke permukiman warga.</p><p>Di tingkat daerah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/gus/" target="_blank">Gus</a> Irawan juga mendorong normalisasi Sungai Garoga secara menyeluruh. Menurutnya, penanganan tidak boleh bersifat parsial karena perubahan alur sungai dapat memicu bencana baru apabila tidak ditata secara komprehensif. Selain itu, pemerintah mengusulkan pembangunan jembatan permanen menggantikan jembatan Bailey yang selama ini menjadi akses sementara masyarakat.</p><p>Mitigasi juga diarahkan pada sektor pertanian yang menjadi tulang punggung ekonomi masyarakat Tapanuli Selatan. Rusaknya bendung dan jaringan irigasi menyebabkan ratusan hektare sawah kehilangan pasokan air. Pemerintah kemudian mempercepat rehabilitasi irigasi, pembangunan bronjong pengaman sungai, normalisasi Sungai Aek Batak Kola, serta perbaikan bendung agar produktivitas pertanian kembali pulih.</p><p>Langkah tersebut diperkuat melalui dukungan APBD Kabupaten Tapanuli Selatan Tahun Anggaran 2026 dan sinergi dengan pemerintah pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum. Program yang dijalankan meliputi rehabilitasi infrastruktur sumber daya air, normalisasi sungai, pembangunan pengaman tebing, hingga pemulihan jalan dan jembatan yang rusak akibat bencana.</p><p>Tidak berhenti pada pembangunan fisik, pemerintah juga berupaya memulihkan ekonomi masyarakat. Berbagai program pendampingan pertanian, kemudahan akses pembiayaan, serta percepatan perbaikan sarana produksi dilakukan agar masyarakat dapat kembali mengelola lahan yang sebelumnya terdampak banjir dan longsor.</p><p>Meski demikian, sejumlah pekerjaan rumah masih menanti penyelesaian. Beberapa kawasan rawan longsor memerlukan penanganan permanen, sementara normalisasi sungai di sejumlah titik membutuhkan dukungan anggaran yang besar. Di sisi lain, pembangunan sistem peringatan dini, edukasi kebencanaan, penataan ruang berbasis risiko, serta konservasi daerah hulu menjadi faktor penting agar upaya mitigasi tidak hanya bersifat reaktif, tetapi benar-benar mampu menurunkan risiko bencana pada masa mendatang.</p><p>Pengalaman menghadapi bencana besar tersebut menjadi momentum bagi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan untuk membangun paradigma baru penanggulangan bencana. Penanganan tidak lagi hanya berorientasi pada respons ketika bencana terjadi, melainkan diarahkan pada penguatan ketahanan daerah melalui rehabilitasi, rekonstruksi, dan mitigasi yang terintegrasi.</p><p>Keberhasilan langkah tersebut tentu akan sangat bergantung pada konsistensi pelaksanaan program, dukungan anggaran, serta sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, dan masyarakat. Dengan kolaborasi tersebut, Tapanuli Selatan diharapkan mampu bangkit sekaligus menjadi daerah yang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa depan.(SS68/genk)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7754_Bupati-Tapsel-Gus-Irawan-Pasaribu-Membangun-Ketahanan-Bencana-Tapanuli-Selatan-Dari-Tanggap-Darurat-Menuju-Mitigasi-Berkelanjutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284941/bupati-tapsel-gus-irawan-pasaribu-membangun-ketahanan-bencana-tapanuli-selatan-dari-tanggap-darurat-menuju-mitigasi-berkelanjutan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gus Irawan Pasaribu Bangun Konsep Ketahanan Pangan Tapanuli Selatan Berbasis Produksi, APBD dan Regulasi Jadi Fondasi</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 08:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gus Irawan Pasaribu Bangun Konsep Ketahanan Pangan Tapanuli Selatan Berbasis Produksi, APBD dan Regulasi Jadi Fondasi]]></title>
            <description><![CDATA[TAPANULI SELATAN  Sumut24.co Ketahanan pangan menjadi salah satu agenda strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan di bawah kepemimpin]]></description>
            <content><![CDATA[TAPANULI SELATAN | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketahanan pangan menjadi salah satu agenda strategis Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan di bawah kepemimpinan Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/gus/" target="_blank">Gus</a> Irawan Pasaribu. Arah kebijakan tersebut tidak hanya diwujudkan melalui berbagai program di sektor pertanian, perikanan, dan peternakan, tetapi juga diperkuat melalui dukungan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2026 yang diarahkan untuk meningkatkan produktivitas masyarakat serta memperkuat ekonomi pedesaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data APBD Tahun Anggaran 2026, Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki pendapatan daerah sebesar sekitar Rp1,33 triliun, sedangkan belanja daerah mencapai Rp1,51 triliun. Porsi belanja tersebut menjadi instrumen penting bagi pemerintah daerah dalam membiayai pembangunan sektor pertanian, irigasi, infrastruktur pedesaan, hingga pemberdayaan petani sebagai fondasi ketahanan pangan daerah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara nasional, kebijakan tersebut sejalan dengan amanat Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan, yang menegaskan bahwa pemerintah daerah memiliki tanggung jawab menjamin ketersediaan, keterjangkauan, keamanan, mutu, dan keberlanjutan pangan bagi masyarakat. Selain itu, UU Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah menempatkan urusan pangan sebagai salah satu urusan wajib yang menjadi kewenangan pemerintah daerah. Pemerintah pusat juga memperkuat arah tersebut melalui Instruksi Presiden Nomor 2 Tahun 2026 tentang percepatan swasembada pangan dan Peraturan Presiden Nomor 14 Tahun 2026 mengenai percepatan penyediaan infrastruktur pascapanen. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tingkat implementasi, konsep ketahanan pangan yang dijalankan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan mulai terlihat melalui berbagai program nyata. Salah satunya adalah dorongan optimalisasi lahan pertanian agar tidak ada lahan produktif yang terbengkalai. Dalam kegiatan panen jagung pascabencana di Kecamatan Batangtoru, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/gus/" target="_blank">Gus</a> Irawan Pasaribu menegaskan bahwa setiap jengkal lahan harus dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai ekonomi bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, pemerintah juga menyerahkan bantuan benih padi, benih jagung, mesin perontok jagung, alat uji tanah, hingga pengembangan demplot hortikultura sebagai bentuk dukungan terhadap peningkatan produktivitas petani. Pemerintah daerah bahkan menyediakan program pembiayaan pertanian berbunga nol persen bekerja sama dengan Bank Sumut guna memperkuat permodalan petani. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya berfokus pada sektor tanaman pangan, strategi ketahanan pangan juga diperluas melalui pengembangan sektor perikanan. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menggagas Gerakan Seribu Kolam untuk meningkatkan produksi ikan lokal yang selama ini belum mampu memenuhi kebutuhan konsumsi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut diwujudkan melalui penyaluran ribuan benih ikan, bantuan pakan, serta pembinaan kelompok pembudidaya ikan. Pemerintah berharap produksi ikan lokal meningkat sehingga mampu mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah sekaligus mendukung kebutuhan program Makan Bergizi Gratis (MBG). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sektor peternakan, perhatian juga diarahkan pada efisiensi biaya produksi. Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan menggagas pembentukan depo pakan ternak melalui Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) guna memotong rantai distribusi dan menekan harga pakan yang selama ini menjadi beban utama peternak. Kebijakan tersebut dipadukan dengan penguatan budidaya jagung sebagai bahan baku pakan sehingga tercipta keterkaitan antara sektor tanaman pangan, peternakan, dan perikanan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data Badan Pusat Statistik menunjukkan bahwa sektor pertanian masih menjadi salah satu tulang punggung perekonomian Kabupaten Tapanuli Selatan. Kondisi tersebut menjadikan investasi pada sektor pangan memiliki nilai strategis, tidak hanya untuk menjaga ketersediaan pangan daerah, tetapi juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat yang mayoritas menggantungkan hidup pada sektor pertanian. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melihat berbagai kebijakan tersebut, konsep ketahanan pangan di era pemerintahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gus/" target="_blank">Gus</a> Irawan Pasaribu dapat dipahami sebagai pendekatan yang mengintegrasikan peningkatan produksi pertanian, pengembangan perikanan dan peternakan, dukungan pembiayaan, penyediaan sarana produksi, serta pembangunan infrastruktur pendukung. Pendekatan ini diarahkan untuk mewujudkan kemandirian pangan daerah sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional sebagaimana diamanatkan dalam berbagai regulasi pemerintah pusat. (SS68/genk)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9293_Gus-Irawan-Pasaribu-Bangun-Konsep-Ketahanan-Pangan-Tapanuli-Selatan-Berbasis-Produksi--APBD-dan-Regulasi-Jadi-Fondasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/profil/284940/gus-irawan-pasaribu-bangun-konsep-ketahanan-pangan-tapanuli-selatan-berbasis-produksi-apbd-dan-regulasi-jadi-fondasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dikunjungi Delegasi Investor, Jumhur: Prabowo &ldquo;Presiden Paling Hijau&rdquo;</guid>
            <pubDate>Wed, 05 Aug 2026 08:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dikunjungi Delegasi Investor, Jumhur: Prabowo “Presiden Paling Hijau”]]></title>
            <description><![CDATA[Dikunjungi Delegasi Investor, Jumhur Prabowo &ampldquoPresiden Paling Hijau&amprdquo]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA -- Berbagai kebijakan dan inisiatif pembangunan yang dicanangkan Presiden Prabowo Subianto selain berorientasi untuk meningkatkan kualitas SDM, juga untuk membangun ketahanan pangan dan ketahanan energi, serta di saat bersamaan memaksimalkan perlindungan terhadap lingkungan hidup yang berkelanjutan.<p></p><p>Demikian disampaikan Menteri Lingkungan Hidup yang juga Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH) Moh. Jumhur Hidayat dalam pertemuan dengan delegasi dari enam lembaga investor yang dipimpin Chairman of the Board of the U.S.- Indonesia Society Duta Besar Robert O. Blake Jr., di Kantor Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, Selasa, 4 Agustus 2026.</p><p>Adapun keenam lembaga investor yang hadir dalam pertemuan terdiri dari Seventh AP Fund, Green Century Capital Management, KLP Asset Management, UBS, Saturna Capital, dan Ziranjiti.</p><p>Dubes Blake Jr. menyampaikan bahwa Indonesia dipandang sebagai salah satu negara dengan potensi terbesar di dunia untuk investasi berkelanjutan, mengingat kekayaan modal alam (natural capital), keanekaragaman hayati, sumber daya karbon, serta potensi ekonomi hijau yang dimiliki.</p><p>Namun demikian, para investor juga menegaskan bahwa keputusan investasi ke depan akan sangat dipengaruhi oleh kemampuan Indonesia dalam mempertahankan tren penurunan deforestasi, memperkuat tata kelola lingkungan pada sektor pertambangan, meningkatkan standar Environmental, Social and Governance (ESG), dan menjaga integritas pasar karbon nasional, serta melindungi keanekaragaman hayati dan memberikan kepastian kebijakan jangka panjang.</p><p>Merespons semua masukan yang disampaikan, Jumhur mengatakan bahwa ketahanan pangan dan produksi bioetanol merupakan prioritas strategis nasional. Di saat bersamaan Indonesia tetap berkomitmen menjaga keseimbangan antara pembangunan ekonomi dan perlindungan lingkungan. Sementara pemanfaatan lahan terdegradasi dan restorasi ekologi akan menjadi bagian penting melalui Gerakan Nasional Tobat Ekologis.</p><p>Jumhur mengatakan, dengan semua kebijakan yang diambil pemerintah itu, Prabowo menjadi "presiden paling hijau" yang memerintah Indonesia. Bahkan, Indonesia merupakan negara pertama yang memproduksi bahan bakar nabati berbasis biodiesel B50.</p><p>Program mandatori B50 ini diluncurkan secara resmi oleh Presiden Prabowo Subianto pada 17 Juli 2026 sebagai kelanjutan dari tahapan program transisi energi sebelumnya, seperti B30 dan B40. Kebijakan ini didasarkan pada regulasi Kementerian ESDM untuk mendorong kemandirian energi nasional sekaligus memanfaatkan kekayaan kelapa sawit domestik.</p><p>"Kebun sawit dan kebun tebu kami juga untuk mendorong program B50 yang itu jauh lebih ramah lingkungan, selain untuk ketahanan pangan dan menciptakan green jobs," ujarnya.</p><p>Selain itu, pemerintahan Prabowo juga akan membangun Panel Surya 100 Gigawatt, memasifkan gerakan dekarbonisasi industri, mengharuskan industri migas membangun Carbon Capture Storage (CCS), serta menghilangkan emisi gas metan dari tumpukan sampah terbuka yang membusuk melalui Pembangkit Sampah untuk Energi Listrik (PSEL) dan sebagainya.</p><p>Untuk menjaga track ini, Jumhur juga menyampaikan komitmen Indonesia untuk memperkuat standar lingkungan, meningkatkan sistem audit lingkungan, memperbanyak auditor lingkungan, serta memperkuat pengawasan dan penegakan hukum.</p><p>Hal lain yang disampaikan Jumhur adalah tentang peradaban fase baru peradaban manusia yang disebutnya sebagai "Development through Environmental Protection". Pembangunan yang bertumpu pada perlindungan lingkungan hidup kini menggantikan pembangunan yang selama ini dikesankan mengorbankan sumber daya alam.</p><p>Jumhur juga menyampaikan paradigma aksi iklim yang diusungnya, yakni mitigasi, adaptasi, dan kemakmuran (prosperity). Dengan pendekatan kesejahteraan ini, masyarakat lokal dan masyarakat adat juga memperoleh manfaat ekonomi secara langsung dari konservasi dan perlindungan lingkungan. REL</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7919_Dikunjungi-Delegasi-Investor--Jumhur--Prabowo--ldquo-Presiden-Paling-Hijau-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284939/dikunjungi-delegasi-investor-jumhur-prabowo-ldquopresiden-paling-hijaurdquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 23:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Ucok Rizal Nasution Tegaskan JMSI Tabagsel Satu Komando, Siap Bangun Media Siber Profesional dan Independen untuk Kemajuan Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel), Ucok Rizal Nasution, menegaskan bahwa JMSI Tabagsel merupakan organisasi pers yang solid, berada dalam satu komando, dan siap menjadi motor penggerak lahirnya media siber yang profesional, independen, serta berkontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegasan tersebut disampaikan usai pelaksanaan Rapat Kerja Cabang (Rakercab) JMSI Tabagsel 2026 yang berlangsung selama dua hari, 3&ndash;4 Agustus 2026, di Ballroom Syaakira View and Resto, Aek Sabaon, Sibio-bio, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakercab perdana itu mengusung tema "Membangun Media Siber yang Profesional, Independen dan Berkontribusi Bagi Pembangunan Daerah."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucok Rizal Nasution mengatakan, Rakercab menjadi momentum penting untuk memperkuat arah organisasi sekaligus menyusun program kerja yang mampu menjawab tantangan industri media digital di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"JMSI Tabagsel merupakan organisasi pers yang dibentuk dan terdiri dari para pemilik media atau CEO media. Organisasi ini hadir untuk memperkuat kualitas perusahaan media sekaligus meningkatkan profesionalisme insan pers di wilayah Tabagsel," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*JMSI Tabagsel Menaungi Lima Daerah*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucok menjelaskan, dirinya dipercaya memimpin JMSI Tabagsel yang membawahi lima wilayah administrasi, yakni Kota Padangsidimpuan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Kabupaten Mandailing Natal, Kabupaten Padang Lawas, dan Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, hingga saat ini tidak terdapat organisasi JMSI yang berdiri sendiri di masing-masing daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tidak ada JMSI Padangsidimpuan ataupun JMSI Tapanuli Selatan. Yang ada adalah satu induk organisasi, yakni JMSI Tabagsel. Kita bergerak bersama dalam satu komando," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, apabila di masa mendatang terdapat keinginan membentuk kepengurusan JMSI tersendiri di suatu kabupaten atau kota, proses tersebut harus melalui mekanisme organisasi sesuai Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) JMSI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu syarat utama adalah tersedianya minimal lima perusahaan media siber lokal yang diwakili langsung oleh CEO atau owner media sebagai pendiri organisasi di daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; "Kalau syaratnya sudah mencukupi sesuai AD/ART, tentu akan kami proses untuk pemekaran. Semua harus berjalan sesuai aturan organisasi," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Mandat Langsung dari Ketua JMSI Pusat dan JMSI Sumut*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Ucok Rizal Nasution mengungkapkan, terbentuknya JMSI Tabagsel tidak terlepas dari amanah yang diberikan langsung oleh Ketua Umum JMSI Pusat Teguh Santosa bersama Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto Aghly atau yang akrab disapa Anto Genk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, mandat tersebut diberikan saat dirinya berada di Kota Medan untuk segera membentuk kepengurusan JMSI yang menaungi seluruh wilayah Tapanuli Bagian Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ketika itu di Medan saya diamanahkan langsung oleh Ketua JMSI Pusat, Bang Teguh Santosa, dan Ketua JMSI Sumut, Bang Anto Genk, untuk segera membentuk JMSI Tabagsel,setelah menyelesaikan Musyawarah Cabang secara sederhana yang di hadiri 5 pemilik media lokal di Padangsidimpuan." ungkap Ucok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbekal amanah tersebut, Ucok bersama sejumlah pemilik media siber di kawasan Tabagsel kemudian melakukan konsolidasi hingga akhirnya terbentuk kepengurusan JMSI Tabagsel yang kini menaungi empat kabupaten dan satu kota, yakni Kabupaten Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, serta Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucok menjelaskan, cakupan lima daerah tersebut dipilih karena mempertimbangkan kondisi perusahaan media siber lokal yang ada di kawasan Tabagsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Makanya kami memegang empat kabupaten dan satu kota, karena di Tabagsel perusahaan media lokal paling banyak berada di Kota Padangsidimpuan. Namun, ada juga beberapa perusahaan media yang sudah lebih dulu bergabung dengan organisasi pers lainnya," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, ia menegaskan JMSI tetap membuka ruang bagi perusahaan media siber yang memenuhi persyaratan organisasi untuk bergabung dan bersama-sama memperkuat ekosistem media yang profesional, independen, serta berintegritas di wilayah Tapanuli Bagian Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Susun Program Strategis, Dari JMSI Go To School Hingga UKW di Madina*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam Rakercab tersebut, JMSI Tabagsel juga merumuskan berbagai program kerja jangka pendek, menengah, dan jangka panjang yang akan menjadi arah organisasi ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk program jangka pendek, JMSI Tabagsel akan meluncurkan program JMSI Go To School, yang bertujuan memberikan edukasi kepada pelajar mengenai literasi digital, dunia jurnalistik, serta pentingnya menyaring informasi di tengah derasnya arus media sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, organisasi juga berkomitmen memperkuat kapasitas perusahaan media dan kompetensi wartawan melalui berbagai kegiatan peningkatan kualitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu program prioritas yang telah masuk dalam hasil Rakercab adalah penyelenggaraan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kabupaten Mandailing Natal pada tahun depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Program ini sudah masuk dalam hasil Rakercab. Insya Allah tahun depan kita akan menggelar UKW di Mandailing Natal sebagai upaya meningkatkan kualitas dan profesionalisme wartawan di Tabagsel," kata Ucok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, seluruh program yang disusun tidak hanya bertujuan memperkuat organisasi, tetapi juga menjadi kontribusi nyata JMSI dalam mendukung pembangunan daerah melalui informasi yang berkualitas, akurat, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Apresiasi Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan turut memberikan apresiasi atas suksesnya penyelenggaraan Rakercab JMSI Tabagsel 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mewakili Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Selatan, Akhmad Sani Harchan, S.STP, menyampaikan bahwa tema Rakercab sangat relevan dengan perkembangan dunia informasi di era digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, media memiliki posisi strategis sebagai pilar keempat demokrasi yang tidak hanya menyampaikan informasi kepada masyarakat, tetapi juga menjalankan fungsi edukasi dan kontrol sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terus membuka ruang kolaborasi dengan insan pers. Kami juga menerima kritik dan masukan yang objektif serta membangun demi mewujudkan Tapanuli Selatan yang maju, berkarakter unggul, sehat, cerdas, dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045," ujar Harchan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, profesionalisme dan independensi media menjadi fondasi penting dalam menjaga kepercayaan publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Media yang menyajikan informasi secara akurat, berimbang, dan bebas dari hoaks maupun sensasi akan semakin dipercaya masyarakat serta mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ucapan Terima Kasih kepada Seluruh Mitra*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir kegiatan, Ucok Rizal Nasution menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga Rakercab JMSI Tabagsel 2026 dapat berlangsung sukses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra, perusahaan, instansi pemerintah, aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, serta seluruh stakeholder yang telah memberikan dukungan moril maupun materiil terhadap pelaksanaan kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Atas nama keluarga besar JMSI Tabagsel, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra dan perusahaan yang telah mendukung suksesnya Rakercab JMSI Tabagsel 2026. Dukungan ini menjadi semangat bagi kami untuk terus membangun organisasi yang profesional, independen, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pembangunan daerah," ungkap Ucok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakercab perdana JMSI Tabagsel turut dihadiri Ketua JMSI Sumatera Utara Rianto Aghly yang akrab disapa Anto Genk beserta rombongan, Sekretaris PWI Tabagsel Ikhwan Nasution mewakili Ketua PWI Tabagsel, Plt Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Tapanuli Selatan Akhmad Sani Harchan, S.STP mewakili Bupati Tapanuli Selatan, Kabag Ops Polres Padangsidimpuan AKP J. Panjaitan mewakili Kapolres Padangsidimpuan, Kasat Binmas Polres Tapanuli Selatan Iptu Taufik Manullang mewakili Kapolres Tapanuli Selatan, tokoh pers Tabagsel Manaon Lubis, perwakilan Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan Agus Sujianto,Ketua KNPI Padangsidimpuan Ricky Siregar beserta Rombongan,Ketua MPC Pemuda Pancasila Tapanuli Selatan Rocky Gultom diwakili Mo Monang Nasution beserta Rombongan, perwakilan PT North Sumatera Hydro Energy (NSHE) yang diwakili Jamal Harahap, serta perwakilan PT Rizky Perdana Jaya yang diwakili Leoaldi Sir dan beberapa undangan lainnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4630_Ucok-Rizal-Nasution-Tegaskan-JMSI-Tabagsel-Satu-Komando--Siap-Bangun-Media-Siber-Profesional-dan-Independen-untuk-Kemajuan-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284938/ucok-rizal-nasution-tegaskan-jmsi-tabagsel-satu-komando-siap-bangun-media-siber-profesional-dan-independen-untuk-kemajuan-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rasyid Dongoran: Jangan Bergantung pada Bantuan, Masa Depan Pertanian Tabagsel Harus Dibangun dari Keringat Sendiri</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 23:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rasyid Dongoran: Jangan Bergantung pada Bantuan, Masa Depan Pertanian Tabagsel Harus Dibangun dari Keringat Sendiri]]></title>
            <description><![CDATA[Rasyid Dongoran Jangan Bergantung pada Bantuan, Masa Depan Pertanian Tabagsel Harus Dibangun dari Keringat Sendiri]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Praktisi konservasi alam dan pertanian berkelanjutan, Rasyid Assaf Dongoran, mengajak masyarakat Tapanuli Bagian Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a>) untuk mengubah pola pikir dalam membangun sektor pertanian. Menurutnya, kemajuan daerah tidak akan terwujud jika hanya mengandalkan bantuan dari pemerintah ataupun pihak lain, tetapi harus lahir dari semangat bekerja, memanfaatkan potensi yang dimiliki, serta menjaga kelestarian alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seruan tersebut disampaikan Rasyid setelah lebih dari dua dekade atau sekitar 25 tahun berkecimpung dalam upaya konservasi lingkungan dan pengembangan pertanian berkelanjutan di kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a>. Ia menilai, daerah yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah ini memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat pertanian unggulan di Sumatera Utara apabila dikelola secara mandiri dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataan tertulis yang diterima media, Selasa (4/8/2026), Rasyid menegaskan bahwa pembangunan pertanian tidak boleh hanya bergantung pada program bantuan, melainkan harus dimulai dari kesadaran masyarakat untuk mengolah lahan dan mengembangkan potensi yang dimiliki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pembangunan pertanian berbasis komoditas utama masa depan harus dibangun oleh keringat dan pengorbanan kita sendiri. Jangan menunggu, jangan menutup mata pada potensi diri, dan jangan hanya menuntut negara," tegas Rasyid.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keberhasilan sektor pertanian sangat ditentukan oleh kesungguhan masyarakat dalam bekerja dan merawat alam. Ia menyebut hukum alam selalu berlaku, di mana setiap usaha yang dilakukan hari ini akan menentukan hasil yang dinikmati pada masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Apa yang kita tanam dan perbuat hari ini, termasuk cara kita memperlakukan tanah, itulah yang akan kita tuai kelak. Jika kita hanya menunggu orang lain bergerak, maka yang hilang adalah waktu. Sebaliknya, ikhtiar yang baik dan kepedulian terhadap alam akan menghasilkan manfaat yang berkelanjutan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasyid menilai kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a> memiliki modal alam yang sangat kuat untuk mengembangkan sektor pertanian. Kawasan hutan dan pegunungan seperti Batangtoru, Angkola, Siondop hingga Barumun merupakan ekosistem penting yang tidak hanya menjadi sumber air dan penyangga kehidupan, tetapi juga memiliki nilai ekonomi apabila dikelola secara bijaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, ia mengingatkan agar pembangunan pertanian tidak dilakukan dengan cara yang merusak lingkungan. Sebaliknya, konsep green agriculture atau pertanian ramah lingkungan harus menjadi arah pembangunan sektor pertanian di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep tersebut, kata Rasyid, dapat diterapkan melalui penggunaan pupuk organik, pestisida nabati, sistem agroforestri, konservasi tanah dan air, serta pengelolaan limbah pertanian yang ramah lingkungan agar produktivitas lahan tetap terjaga hingga generasi berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangannya, terdapat sedikitnya lima komoditas strategis yang berpotensi menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat apabila dikembangkan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komoditas pertama adalah kopi Arabika dan Robusta yang ditanam menggunakan sistem naungan alami di bawah tegakan pohon. Pola ini dinilai mampu menjaga keanekaragaman hayati sekaligus menghasilkan kopi berkualitas tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya adalah vanili, yang disebutnya sebagai "emas hijau" karena memiliki nilai ekonomi tinggi. Tanaman ini dapat dibudidayakan secara organik di lahan pekarangan maupun kawasan yang teduh tanpa merusak struktur tanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komoditas ketiga ialah kakao, yang menurut Rasyid sangat ideal dikembangkan melalui sistem agroforestri dengan tanaman pelindung serta didukung kelembagaan petani yang berorientasi pada pelestarian lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menilai durian varietas unggul memiliki prospek besar sebagai investasi jangka panjang apabila dibudidayakan menggunakan pemupukan organik dan pengelolaan tanah yang baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, sektor hortikultura seperti cabai, tomat, dan berbagai sayuran dataran tinggi juga dinilai memiliki peluang besar. Namun, pengembangannya harus mengedepankan pengendalian hama secara alami guna menghasilkan pangan yang sehat sekaligus menjaga kesuburan lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasyid optimistis <a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a> mampu menjadi salah satu sentra pertanian berdaya saing apabila masyarakat menggabungkan semangat kerja mandiri dengan komitmen menjaga kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pertanian bukan hanya menjadi sumber penghasilan, tetapi juga merupakan investasi jangka panjang untuk menjaga warisan alam sekaligus meningkatkan kesejahteraan generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap masyarakat semakin percaya pada potensi daerah sendiri dan tidak hanya menunggu bantuan sebagai satu-satunya jalan menuju kemajuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jika masyarakat mampu membangun pertanian dengan kerja keras, inovasi, dan kepedulian terhadap alam, maka <a href="https://www.sumut24.co/tag/tabagsel/" target="_blank">Tabagsel</a> memiliki peluang besar menjadi kawasan pertanian yang mandiri, berkelanjutan, serta mampu memberikan kesejahteraan bagi masyarakatnya," pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4944_Rasyid-Dongoran--Jangan-Bergantung-pada-Bantuan--Masa-Depan-Pertanian-Tabagsel-Harus-Dibangun-dari-Keringat-Sendiri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284937/rasyid-dongoran-jangan-bergantung-pada-bantuan-masa-depan-pertanian-tabagsel-harus-dibangun-dari-keringat-sendiri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Ungkap Dua Kasus Besar, Polres Padangsidimpuan Amankan 6 Tersangka Narkoba dan 3 Pelaku Pengeroyokan</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 23:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Ungkap Dua Kasus Besar, Polres Padangsidimpuan Amankan 6 Tersangka Narkoba dan 3 Pelaku Pengeroyokan]]></title>
            <description><![CDATA[Polisi Ungkap Dua Kasus Besar, Polres Padangsidimpuan Amankan 6 Tersangka Narkoba dan 3 Pelaku Pengeroyokan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padangsidimpuan kembali menunjukkan komitmennya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan mengungkap dua kasus kriminal menonjol, yakni tindak pidana narkotika dan kasus penganiayaan secara bersama-sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan tersebut dipaparkan langsung dalam konferensi pers yang digelar di Aula Pratidina Polres Padangsidimpuan, Senin (3/8/2026) pukul 15.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konferensi pers dipimpin Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kasat Reskrim AKP Hasiholan Naibaho, S.H., M.H., Kasat Resnarkoba AKP Juli Purwono, S.H., M.H., Kasi Humas AKP Ida Meri, S.H., serta dihadiri personel Satreskrim, Satresnarkoba dan sejumlah awak media.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memaparkan hasil pengungkapan perkara yang menjadi perhatian masyarakat, mulai dari aksi pengeroyokan brutal hingga peredaran narkotika di sejumlah titik di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus pertama yang diungkap adalah tindak pidana penganiayaan secara bersama-sama yang terjadi di kawasan Angkringan Enakkan, Jalan Jenderal Sudirman Eks Merdeka, Kelurahan Wek II, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Selasa (28/7/2026) sekitar pukul 02.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban diketahui bernama Reza Azhari (21), warga Jalan Pangeran Ali Basa Gang Idola, Kelurahan Timbangan, Kecamatan Padangsidimpuan Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus tersebut, Satreskrim Polres Padangsidimpuan berhasil mengamankan tiga tersangka, masing-masing berinisial RDH, RN, dan AS, sedangkan satu pelaku lainnya berinisial FP telah ditetapkan sebagai Daftar Pencarian Orang (DPO).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil penyelidikan, aksi pengeroyokan diduga dipicu persoalan sepele. Sebelum kejadian, salah seorang tersangka sempat mengucapkan kata-kata kasar di kawasan Halaman Bolak dan mendapat teguran dari korban bersama warga sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Merasa tidak terima, para pelaku kemudian mencari keberadaan korban. Setelah mengetahui korban berada di Angkringan Enakkan, mereka langsung mendatangi lokasi dan melakukan penyerangan secara brutal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban mengalami pemukulan, dicekik, ditusuk menggunakan sebilah pisau hingga diinjak-injak secara bersama-sama sebelum akhirnya mendapat penanganan medis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan perkara ini, polisi turut mengamankan barang bukti berupa satu bilah pisau dan rekaman CCTV yang tersimpan dalam sebuah flashdisk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas perbuatannya, para tersangka dipersangkakan dengan pasal tentang penganiayaan secara bersama-sama sebagaimana diatur dalam KUHP dengan ancaman pidana penjara paling singkat lima tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain kasus pengeroyokan, Polres Padangsidimpuan juga mengungkap jaringan peredaran narkotika hasil operasi Satresnarkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, petugas mengamankan enam tersangka, terdiri dari lima laki-laki&mdash;dua di antaranya merupakan residivis kasus narkotika&mdash;serta satu perempuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tangan para tersangka, polisi menyita barang bukti berupa:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Narkotika jenis sabu seberat 48,27 gram.<br>- Empat butir pil ekstasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang kemudian dikembangkan melalui penyelidikan dan pengamatan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para tersangka diduga menjalankan bisnis haram tersebut menggunakan sistem transaksi tertutup dengan memanfaatkan komunikasi melalui telepon untuk mengatur lokasi penyerahan barang demi menghindari pantauan aparat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan dilakukan di sejumlah lokasi berbeda di wilayah Kota Padangsidimpuan, antara lain Jalan Tanobato, Jalan Serma Lian Kosong, Jalan Bakti ABRI II, Jalan HT Rizal Nurdin Pijorkoling, Jalan Stasiun Sinomba Hutaimbaru, hingga Jalan Pangeran Ali Basa Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti telah diamankan untuk kepentingan penyidikan, termasuk pemeriksaan laboratorium serta pengembangan jaringan guna mengungkap pemasok maupun jalur peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para tersangka dijerat Pasal 114 ayat (2) dan/atau Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman minimal lima tahun penjara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H. menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kedua perkara tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Polres Padangsidimpuan dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berkomitmen untuk menindak tegas setiap bentuk tindak pidana, baik kejahatan jalanan maupun peredaran gelap narkotika. Seluruh proses penegakan hukum dilakukan secara profesional, transparan, dan sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan," tegas AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengapresiasi peran aktif masyarakat yang telah memberikan informasi sehingga pengungkapan kasus dapat dilakukan dengan cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus bekerja sama dengan kepolisian. Apabila mengetahui adanya tindak pidana atau peredaran narkoba di lingkungan masing-masing, segera laporkan melalui Call Center Polri 110 atau langsung ke Polres Padangsidimpuan. Partisipasi masyarakat menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan bebas dari kriminalitas maupun narkotika," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kapolres mengimbau masyarakat agar tidak menyelesaikan persoalan dengan tindakan main hakim sendiri dan menyerahkan sepenuhnya proses penegakan hukum kepada aparat kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padangsidimpuan menegaskan akan terus meningkatkan upaya pencegahan, penindakan, serta pengembangan jaringan terhadap berbagai bentuk tindak pidana demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah hukumnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7463_Polisi-Ungkap-Dua-Kasus-Besar--Polres-Padangsidimpuan-Amankan-6-Tersangka-Narkoba-dan-3-Pelaku-Pengeroyokan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284936/polisi-ungkap-dua-kasus-besar-polres-padangsidimpuan-amankan-6-tersangka-narkoba-dan-3-pelaku-pengeroyokan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 20:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran]]></title>
            <description><![CDATA[KPPG Medan Respons Cepat Aspirasi JIPI, Tegaskan Siap Tindak Tegas Jika Ditemukan Pelanggaran]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p><br>Medan &ndash; Kepala KPPG Medan, Donald Simanjuntak, menyatakan pihaknya telah mengambil langkah tegas dengan menutup sementara 19 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang infrastruktur pendukungnya, termasuk Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL), tidak memenuhi standar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan Donald menyusul aksi unjuk rasa Jaringan Independen Pemuda Indonesia (JIPI) yang mendesak pemerintah melakukan audit menyeluruh terhadap operasional dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami sudah melakukan penutupan sementara SPPG yang IPAL-nya tidak memenuhi kelayakan mengolah limbah cair yang mengakibatkan menurunnya kualitas lingkungan setempat," kata Donald kepada wartawan, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen KPPG Medan dalam menjaga standar sanitasi dan perlindungan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami sudah menutup 19 SPPG yang infrastrukturnya, termasuk di dalamnya sarana IPAL, tidak sesuai standar," tegas Donald.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Donald juga memastikan seluruh aspirasi masyarakat akan menjadi perhatian pihaknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Siap menjadi atensi. Kami yang melakukan tindak tegas," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam aksi demonstrasinya, JIPI menuntut pemerintah melakukan inspeksi menyeluruh terhadap standar sanitasi, higiene, keamanan pangan, kelayakan dapur, kualitas bahan makanan, serta sistem pengelolaan limbah di sejumlah SPPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JIPI juga meminta Dinas Lingkungan Hidup melakukan pemeriksaan terhadap sistem IPAL di setiap dapur MBG serta mengumumkan hasil pemeriksaan kepada publik sebagai bentuk transparansi. Organisasi tersebut menilai, apabila ditemukan pelanggaran, pemerintah harus memberikan sanksi sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan KPPG Medan mengenai penutupan sementara 19 SPPG menjadi perkembangan penting dalam polemik pelaksanaan Program MBG di Sumatera Utara. Langkah itu menunjukkan adanya evaluasi internal terhadap fasilitas yang belum memenuhi standar, khususnya terkait pengelolaan limbah cair dan infrastruktur pendukung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, publik kini menantikan penjelasan lebih lanjut mengenai identitas 19 SPPG yang ditutup, hasil evaluasi teknis, serta langkah perbaikan yang akan dilakukan agar operasional Program Makan Bergizi Gratis tetap memenuhi standar kesehatan, keamanan pangan, dan perlindungan lingkungan.red2</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7858_KPPG-Medan-Respons-Cepat-Aspirasi-JIPI--Tegaskan-Siap-Tindak-Tegas-Jika-Ditemukan-Pelanggaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284935/kppg-medan-respons-cepat-aspirasi-jipi-tegaskan-siap-tindak-tegas-jika-ditemukan-pelanggaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibio-bio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 20:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibio-bio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan]]></title>
            <description><![CDATA[Tak Sekadar Jalan Rusak, Akses Menuju Wisata Sibiobio Dinilai Hambat Kemajuan Tapanuli Selatan dan Padangsidimpuan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi memprihatinkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Provinsi Rimba Soping&ndash;Joring Natobang yang menjadi akses utama menuju kawasan wisata Sibio-bio, Desa Aek Sabaon, Kabupaten Tapanuli Selatan, mendapat sorotan serius dari rombongan Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan jalan yang telah berlangsung bertahun-tahun itu membuat Ketua JMSI Sumatera Utara, Rianto, SH., MH, yang akrab disapa Anto Genk, mengaku terkejut saat melintasi jalur tersebut bersama rombongan JMSI Sumut dalam agenda Rakercab JMSI Tabagsel 2026 di ke kawasan wisata Syakira views and Resto, Aek Sabaon, Sibio-bio, pada Senin, 3 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepanjang perjalanan, rombongan harus melewati jalan yang dipenuhi lubang besar, permukaan aspal yang mengelupas, serta sejumlah titik yang dipenuhi genangan air. Kondisi itu membuat perjalanan berlangsung lambat dan membutuhkan kehati-hatian ekstra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal, ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Rimba Soping&ndash;Joring Natobang merupakan jalan provinsi yang memiliki peran strategis sebagai penghubung wilayah Kecamatan Angkola Julu, Batunadua, hingga Hutaimbaru Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi akses mobilitas masyarakat, jalan tersebut juga menjadi jalur utama menuju salah satu destinasi wisata alam unggulan di Kabupaten Tapanuli Selatan, yakni Sibio-bio.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melihat kondisi tersebut, Anto Genk menilai kerusakan jalan tidak boleh dibiarkan berlarut-larut karena berdampak luas terhadap kehidupan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Infrastruktur seperti ini seharusnya menjadi perhatian serius pemerintah karena menyangkut perekonomian, pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga sektor pariwisata," ujar Anto Genk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera turun tangan melakukan perbaikan secara menyeluruh agar masyarakat dapat menikmati akses jalan yang layak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau akses jalannya baik, investasi akan lebih mudah masuk, wisatawan akan semakin banyak berkunjung, dan ekonomi masyarakat sekitar tentu ikut bergerak," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Pembina JMSI Tabagsel yang juga Tokoh Pers Tabagsel, Manaon Lubis, menilai perbaikan ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Rimba Soping&ndash;Joring Natobang merupakan kebutuhan mendesak apabila pemerintah ingin mengoptimalkan potensi pariwisata sekaligus meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kawasan Angkola Julu memiliki kekayaan wisata alam yang sangat menjanjikan, termasuk objek wisata Sibio-bio yang memiliki panorama alam yang masih asri dan berpotensi menjadi destinasi unggulan di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; "Jalur ini harus segera diperbaiki karena menjadi pintu masuk menuju kawasan wisata Sibio-bio. Jika akses jalannya bagus, kunjungan wisatawan tentu meningkat. Dampaknya bukan hanya pada sektor pariwisata, tetapi juga terhadap peningkatan PAD serta kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup dari aktivitas ekonomi di sekitar kawasan wisata," kata Manaon Lubis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai, selama kondisi jalan masih rusak, perkembangan sektor pariwisata akan sulit maksimal meski daerah tersebut memiliki potensi alam yang luar biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Ketua JMSI Tabagsel Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rizal, menyampaikan harapan masyarakat Tabagsel yang sebenarnya telah lama mendambakan perbaikan jalan tersebut karena menjadi akses vital bagi berbagai aktivitas masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kondisi ini memang sudah lama menjadi keluhan masyarakat. Kami berharap pemerintah provinsi segera memberikan perhatian serius agar akses menuju Sibio-bio menjadi lebih baik dan nyaman," ujar Ucok Rizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, perbaikan jalan tidak hanya memberikan kenyamanan bagi pengguna jalan, tetapi juga akan membuka peluang pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui sektor pariwisata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat sekitar pun berharap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera merealisasikan perbaikan ruas <a href="https://www.sumut24.co/tag/jalan/" target="_blank">Jalan</a> Rimba Soping&ndash;Joring Natobang. Mereka menegaskan bahwa persoalan utama bukan lagi mengenai status jalan yang menjadi kewenangan pemerintah provinsi, melainkan perlunya tindakan nyata agar akses vital tersebut kembali layak digunakan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7080_Tak-Sekadar-Jalan-Rusak--Akses-Menuju-Wisata-Sibio-bio-Dinilai-Hambat-Kemajuan-Tapanuli-Selatan-dan-Padangsidimpuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284934/tak-sekadar-jalan-rusak-akses-menuju-wisata-sibiobio-dinilai-hambat-kemajuan-tapanuli-selatan-dan-padangsidimpuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 20:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET]]></title>
            <description><![CDATA[Densus 88 AT Polri dan Dispora Aceh Satukan Langkah Bentengi Generasi Muda dari Paham IRET]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BANDA ACEH &ndash; Komitmen membangun generasi muda Aceh yang tangguh, berkarakter, dan berwawasan kebangsaan terus diperkuat. Satgaswil Aceh <a href="https://www.sumut24.co/tag/densus/" target="_blank">Densus</a> 88 Antiteror Polri menjalin sinergi strategis dengan Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Aceh sebagai bagian dari ikhtiar bersama mencegah penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, Ekstremisme, dan Terorisme (IRET) di kalangan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Koordinasi yang berlangsung di Kantor Dispora Aceh, Banda Aceh, menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah dalam merancang berbagai program pembinaan kepemudaan yang adaptif terhadap tantangan zaman, khususnya di era digital yang berkembang begitu cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rilis pers yang diterima redaksi media ini, Selasa, 04 Agustus 2026 menyebutkan, pertemuan tersebut dipimpin langsung oleh Pelaksana Harian Kasatgaswil Aceh <a href="https://www.sumut24.co/tag/densus/" target="_blank">Densus</a> 88 AT Polri, AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono, S.Pd., M.H., dan disambut Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Aceh, T. Banta Nuzullah, S.Pd.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana diskusi berlangsung hangat dan konstruktif. Kedua pihak membahas berbagai peluang kolaborasi dalam penguatan wawasan kebangsaan, peningkatan literasi digital, pendidikan karakter, serta upaya membangun daya tangkal generasi muda terhadap berbagai bentuk penyebaran paham IRET yang kini semakin mudah menjangkau masyarakat melalui ruang digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Goentoro Wisnoe Tjahjono menegaskan bahwa pemuda merupakan pilar utama masa depan bangsa. Karena itu, mereka tidak hanya membutuhkan ruang untuk berkarya dan berprestasi, tetapi juga bekal pemahaman kebangsaan yang kokoh agar mampu menghadapi derasnya arus informasi yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kemajuan teknologi informasi menghadirkan peluang besar bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia. Namun, pada saat yang sama, ruang digital juga menjadi medium yang kerap dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk menyebarkan narasi intoleransi, radikalisme, ekstremisme, hingga ajakan yang berpotensi mengarah pada tindakan terorisme.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Karena itu, pendekatan pencegahan harus dilakukan secara komprehensif melalui edukasi, penguatan karakter, peningkatan literasi digital, serta kolaborasi seluruh elemen masyarakat. Pencegahan akan jauh lebih efektif ketika seluruh pemangku kepentingan bergerak bersama," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dispora Aceh, T. Banta Nuzullah, menyampaikan apresiasi atas terbangunnya sinergi dengan Satgaswil Aceh <a href="https://www.sumut24.co/tag/densus/" target="_blank">Densus</a> 88 AT Polri. Menurutnya, pembinaan kepemudaan tidak hanya diarahkan untuk melahirkan generasi yang unggul dalam prestasi, tetapi juga memiliki integritas, nasionalisme, serta kepedulian terhadap kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dispora Aceh, kata dia, siap mendukung berbagai program kolaboratif yang melibatkan pelajar, mahasiswa, organisasi kepemudaan, komunitas, hingga para pegiat literasi sebagai bagian dari gerakan bersama memperkuat ketahanan ideologi bangsa di kalangan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui sinergi ini, edukasi mengenai bahaya paham IRET diharapkan mampu menjangkau lebih luas berbagai lapisan masyarakat, khususnya kalangan muda yang menjadi kelompok paling aktif memanfaatkan teknologi digital. Dengan meningkatnya kesadaran dan kemampuan menyaring informasi secara kritis, generasi muda diharapkan tidak mudah terpengaruh oleh narasi provokatif yang bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi antara Satgaswil Aceh <a href="https://www.sumut24.co/tag/densus/" target="_blank">Densus</a> 88 AT Polri dan Dispora Aceh menjadi cerminan bahwa menjaga persatuan bangsa bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat keamanan semata, melainkan merupakan ikhtiar bersama seluruh elemen bangsa. Dari sinergi inilah diharapkan lahir generasi muda Aceh yang cerdas, moderat, berdaya saing, serta mampu menjadi pelopor perdamaian dan penjaga harmoni sosial di Bumi Serambi Mekkah.Versi ini menggunakan gaya bahasa yang lebih elegan, mengalir, dan bercita rasa feature, namun tetap mempertahankan kaidah berita yang objektif dan profesional. (R/MTU)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_965_Densus-88-AT-Polri-dan-Dispora-Aceh-Satukan-Langkah-Bentengi-Generasi-Muda-dari-Paham-IRET.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284933/densus-88-at-polri-dan-dispora-aceh-satukan-langkah-bentengi-generasi-muda-dari-paham-iret/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 19:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.]]></title>
            <description><![CDATA[Usung Visi Nagari Aie Dingin Mandiri Nan Madani, Endara Putra Gunawan Dapat Nomor Urut 2 pada Penetapan Calon Wali Nagari.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten Solok I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Tokoh muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin, Endara Putra Gunawan(EPG), resmi memperoleh nomor urut 2 dalam tahapan penetapan calon Wali <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin yang dilaksanakan di Sekretariat Panitia Pemilihan Wali <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> (P2WN) <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, Selasa (4/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penetapan nomor urut tersebut menjadi salah satu tahapan penting dalam rangkaian Pemilihan Wali <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> (Pilwana) Serentak Kabupaten Solok Tahun 2026. Suasana penetapan berlangsung tertib dan dihadiri oleh panitia, para calon, unsur pemerintahan nagari, serta tokoh masyarakat setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai penetapan nomor urut, Endara Putra Gunawan menyampaikan rasa syukur atas tahapan yang telah dilalui. Dengan mengawali pernyataannya melalui ucapan &quot;Bismillahirrahmanirrahim&quot;, EPG menegaskan bahwa seluruh proses yang dijalaninya merupakan ikhtiar yang disertai harapan memperoleh ridha Allah SWT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyampaikan bahwa pencalonannya didasari oleh semangat untuk membangun <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin menjadi nagari yang mandiri, religius, dan berkemajuan, sebagaimana visi yang diusungnya, yakni &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin Mandiri Nan Madani.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bismillahirrahmanirrahim. Dengan mengharap ridha Allah SWT serta dukungan dari seluruh stakeholder <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin, baik niniak mamak, bundo kanduang, pemuda, tokoh masyarakat, alim ulama, maupun cadiak pandai, saya memohon doa restu dan dukungannya. Jika Allah SWT memberikan amanah kepada saya nanti, mari kita satukan niat untuk bersama-sama mewujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin menjadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Mandiri Nan Madani,&quot; ujar EPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh ketenangan dan harapan, mencerminkan komitmen untuk membangun nagari melalui kebersamaan seluruh unsur masyarakat. Menurut EPG, kemajuan nagari tidak dapat dicapai hanya oleh seorang pemimpin, melainkan harus dibangun melalui sinergi antara pemerintah nagari, lembaga adat, tokoh agama, kaum perempuan, pemuda, serta seluruh masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Endara Putra Gunawan bukanlah sosok baru dalam dinamika pemerintahan dan pembangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin. Ia dikenal sebagai mantan Ketua Badan Permusyawaratan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> (BPN) <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin, sebuah posisi yang memberinya pengalaman dalam menjalankan fungsi pengawasan, perumusan kebijakan, serta membangun komunikasi antara pemerintah nagari dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting yang diharapkan mampu membantunya memahami berbagai persoalan dan kebutuhan masyarakat Aie Dingin secara lebih mendalam. Sejumlah tokoh masyarakat menilai EPG sebagai figur yang memiliki kedekatan dengan masyarakat serta memahami karakter sosial dan adat yang berkembang di <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Visi &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin Mandiri Nan Madani&quot; yang diusungnya menekankan pentingnya kemandirian ekonomi masyarakat, penguatan nilai-nilai agama, pelestarian adat, peningkatan kualitas pendidikan, serta pemberdayaan generasi muda sebagai fondasi pembangunan nagari di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan ditetapkannya nomor urut 2, EPG kini memasuki tahapan berikutnya dalam proses Pilwana Serentak Kabupaten Solok 2026. Bersama para calon lainnya, ia akan mengikuti seluruh tahapan yang telah dijadwalkan oleh Panitia Pemilihan Wali <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> hingga hari pemungutan suara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin diharapkan dapat mengikuti seluruh proses Pilwana dengan penuh kedewasaan, menjaga persatuan, serta menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, adat, dan musyawarah yang selama ini menjadi kekuatan masyarakat Minangkabau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Endara Putra Gunawan, nomor urut 2 bukan sekadar angka dalam kontestasi, melainkan awal dari perjalanan panjang untuk memperjuangkan gagasan dan harapan bagi masa depan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin. Ia meyakini bahwa dengan kebersamaan seluruh elemen masyarakat, cita-cita mewujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/nagari/" target="_blank">Nagari</a> Aie Dingin yang Mandiri Nan Madani dapat diwujudkan secara bertahap dan berkelanjutan.,(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2600_Usung-Visi-Nagari-Aie-Dingin-Mandiri-Nan-Madani--Endara-Putra-Gunawan-Dapat-Nomor-Urut-2-pada-Penetapan-Calon-Wali-Nagari-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284932/usung-visi-nagari-aie-dingin-mandiri-nan-madani-endara-putra-gunawan-dapat-nomor-urut-2-pada-penetapan-calon-wali-nagari/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">400 ASN Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Profiling ASN 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 19:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[400 ASN Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Profiling ASN 2026]]></title>
            <description><![CDATA[400 ASN Pemerintah Kabupaten Solok mengikuti Profiling ASN 2026]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padang I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk komitmen Pemkab Solok, Sumatera Barat,  dalam penerapan sistim manajemen talenta di Pemkab solok, tanggal 4 s.d 6 Agustus 2026 bertempat di UPT BKN Padang, <br>melaksanaan Profiling Aparatur Sipil Negara yang dilaksanakan oleh Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk memetakan potensi, kompetensi, dan kinerja ASN secara digital, kegiatan diikuti oleh 400 ASN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga diikuti oleh JPTP, Jabatan Administrator, Pengawas, Fungsional Tertentu dan Pelaksana di Lingkungan Pemerintah Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program ini bertujuan untuk mendukung sistem merit dalam manajemen ASN, sehingga penempatan ASN dapat lebih sesuai dengan keahlian mereka, yang pada akhirnya akan meningkatkan profesionalisme, profesionalitas, dan integritas birokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Profiling ASN (Pro ASN) 2026 juga sebagai langkah nyata BKN dalam memetakan potensi dan kompetensi ASN secara digital, cepat, objektif. Data hasil Profiling ini akan menjadi dasar dalam pembangunan Manajemen Talenta, menuju ASN yang unggul, profesional, dan berintegritas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saatnya kita, ASN Indonesia, berpartisipasi aktif dalam mewujudkan birokrasi yang adaptif dan berdaya saing.<br>Kegiatan yang dilaksanakan selama 3 hari merupakan kegiatan Memetakan potensi dan kompetensi talenta dalam mendukung pembangunan  dan Proses Pelaksanaan Manajemen Telenta.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5665_400-ASN-Pemerintah-Kabupaten-Solok-mengikuti-Profiling-ASN-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284931/400-asn-pemerintah-kabupaten-solok-mengikuti-profiling-asn-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bank Sumut Wujudkan Impian Masyarakat Miliki Rumah melalui Akad Massal KPR Sejahtera FLPP</guid>
            <pubDate>Tue, 04 Aug 2026 18:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bank Sumut Wujudkan Impian Masyarakat Miliki Rumah melalui Akad Massal KPR Sejahtera FLPP]]></title>
            <description><![CDATA[Bank Sumut Wujudkan Impian Masyarakat Miliki Rumah melalui Akad Massal KPR Sejahtera FLPP]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p></p><p>Medan &ndash; Senyum bahagia terpancar dari raut wajah puluhan masyarakat yang mengikuti Akad Massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) PT Bank Sumut (Perseroda) yang diselenggarakan di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU), Medan, Sabtu (1/8/2026).</p><p><br></p><p> Momentum tersebut menjadi langkah awal bagi para peserta untuk mewujudkan impian memiliki rumah pertama sekaligus membangun masa depan keluarga yang lebih baik.</p><p></p><p>Sebagai salah satu bank penyalur KPR Sejahtera FLPP, PT Bank Sumut kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung program pemerintah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah. Melalui kolaborasi bersama pemerintah, BP Tapera, dan para pengembang, Bank Sumut terus menghadirkan pembiayaan perumahan yang mudah diakses dan terjangkau.</p><p></p><p>Direksi PT Bank Sumut yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Pemimpin Divisi Kredit Konsumer, Faisal Panggabean, menyampaikan bahwa kepemilikan rumah merupakan salah satu kebutuhan dasar yang memiliki peran penting dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat, memperkuat ketahanan keluarga, serta mendorong pertumbuhan ekonomi melalui sektor perumahan.</p><p></p><p>"Hari ini bukan sekadar penandatanganan akad kredit. Hari ini adalah momentum ketika harapan menjadi kenyataan. Di balik setiap akad yang ditandatangani, ada keluarga yang memulai babak baru kehidupannya dengan memiliki rumah yang layak sebagai tempat tumbuh, belajar, dan membangun masa depan," ujarnya</p><p></p><p>Menurut Faisal, Program KPR Sejahtera FLPP tidak hanya memberikan kemudahan pembiayaan bagi masyarakat berpenghasilan rendah, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang luas melalui pertumbuhan sektor perumahan.</p><p></p><p>"Rumah bukan sekadar bangunan dan aset ekonomi. Rumah adalah tempat lahirnya harapan, tempat anak-anak tumbuh dan menggapai cita-cita, serta tempat keluarga membangun kehidupan yang lebih baik. Karena itu, setiap pembiayaan yang kami salurkan memiliki nilai sosial yang sangat besar," katanya.</p><p></p><p>Lebih lanjut, Faisal menyampaikan bahwa sebagai Bank Pembangunan Daerah, Bank Sumut senantiasa berkomitmen mendukung berbagai program strategis pemerintah yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Komitmen tersebut diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan, percepatan proses pembiayaan, serta penguatan sinergi dengan pemerintah, BP Tapera, asosiasi pengembang, dan para pemangku kepentingan lainnya guna memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.</p><p></p><p>Pada kegiatan akad massal ini, sebanyak 67 debitur melaksanakan akad KPR Sejahtera FLPP dengan total nilai pembiayaan sebesar Rp10,7 miliar. Para debitur berasal dari berbagai profesi, di antaranya PNS, PPPK, guru swasta, petani, karyawan swasta, serta profesi lainnya yang termasuk dalam kategori masyarakat berpenghasilan rendah sesuai ketentuan Program KPR Sejahtera FLPP.</p><p></p><p>Komitmen Bank Sumut dalam mendukung pemerataan akses kepemilikan rumah juga diwujudkan melalui penyaluran KPR Sejahtera FLPP kepada buruh di Pelabuhan Belawan. Program tersebut diprakarsai oleh Ketua Primkop TKBM Pelabuhan Belawan, Sabam Parsaoran Manalu, sehingga para tenaga kerja bongkar muat memiliki kesempatan yang lebih luas untuk memperoleh hunian layak dengan skema pembiayaan yang terjangkau.</p><p></p><p>Rangkaian kegiatan juga diisi dengan Penyerahan Simbolis Kunci Rumah KPR Sejahtera FLPP kepada debitur serta Penyerahan Simbolis Penerima Manfaat Kredit Program Perumahan (KPP) sebagai wujud nyata sinergi dalam mendukung kepemilikan rumah bagi masyarakat.</p><p></p><p>Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Direktur Keuangan dan Umum PT PPSU Zia Muhammad, Wakil Ketua Umum DPP REI Andy Atmoko Panggabean, Ketua DPD REI Sumatera Utara Rakutta Karo Karo, Wakil Ketua Bidang Perbankan DPD APERSI Zamri Riduan, anggota developer yang tergabung dalam asosiasi DPD REI Sumatera Utara, para debitur KPR Sejahtera FLPP serta debitur KPP.</p><p></p><p>Bank Sumut optimistis sinergi yang telah terjalin dengan pemerintah, BP Tapera, DPD REI, APERSI, para pengembang, serta berbagai pemangku kepentingan akan semakin memperkuat upaya penyediaan rumah yang layak bagi masyarakat. Melalui penyaluran KPR Sejahtera FLPP, Bank Sumut berharap dapat terus berkontribusi dalam menyukseskan Program Tiga Juta Rumah sekaligus mendorong pemerataan kesejahteraan masyarakat.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_607_Bank-Sumut-Wujudkan-Impian-Masyarakat-Miliki-Rumah-melalui-Akad-Massal-KPR-Sejahtera-FLPP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/284930/bank-sumut-wujudkan-impian-masyarakat-miliki-rumah-melalui-akad-massal-kpr-sejahtera-flpp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>