<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 28 Oct 2026 04:31:09 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 00:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Paluta Gandeng Kejari dan Polres, Aduan Pemerintahan Tak Boleh Salah Penanganan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) memperkuat koordinasi dengan Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara dan Polres Padang Lawas Utara dalam menangani laporan maupun pengaduan masyarakat terkait penyelenggaraan pemerintahan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penguatan sinergi tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Koordinasi Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) dan Aparat Penegak Hukum (APH), yang berlangsung di Ruang Rapat <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas Utara, Selasa (27/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Padang Lawas Utara, H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., mengatakan kerja sama tersebut menjadi langkah penting untuk memastikan setiap laporan masyarakat ditangani secara serius, objektif, profesional, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, koordinasi antara APIP dan APH diperlukan agar setiap pengaduan dapat ditelaah berdasarkan substansi permasalahan, sehingga tindak lanjut yang dilakukan tidak keliru dan tetap berada dalam koridor kewenangan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan takut bekerja, tetapi jangan sembarangan bekerja. Sepanjang kita bekerja dengan benar, sesuai aturan, dan dapat dipertanggungjawabkan, maka tidak ada alasan untuk ragu dalam menjalankan tugas dan memberikan pelayanan kepada masyarakat,&quot; tegas Reski Basyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menjelaskan, tidak semua laporan atau pengaduan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan daerah secara otomatis mengandung unsur tindak pidana. Karena itu, diperlukan mekanisme koordinasi yang jelas untuk menentukan langkah penanganan sesuai karakteristik setiap persoalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Permasalahan yang bersifat administratif dapat ditindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan internal, evaluasi, dan pembinaan oleh APIP. Sementara itu, laporan yang mengandung indikasi tindak pidana harus ditangani aparat penegak hukum sesuai dengan kewenangan dan ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, kesepakatan tersebut bukan dimaksudkan untuk memberikan perlindungan terhadap penyimpangan ataupun membebaskan pihak tertentu dari pertanggungjawaban hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, koordinasi ini diharapkan mampu menciptakan kepastian dalam penanganan pengaduan, mencegah kesalahan prosedur, serta menjaga agar pelaksanaan program pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Reski Basyah juga menyampaikan apresiasi kepada Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Kapolres Padang Lawas Utara, serta seluruh jajaran yang telah mendukung terwujudnya kerja sama tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Muhammad Junaidi, S.H., M.H., menyambut baik penandatanganan nota kesepahaman tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyampaikan bahwa penyelenggaraan pemerintahan daerah memiliki tanggung jawab besar, terutama dalam pengelolaan anggaran, pelaksanaan program pembangunan, dan pengambilan kebijakan yang berorientasi pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh sebab itu, setiap pelaksanaan kewenangan pemerintahan harus mengedepankan prinsip transparansi, akuntabilitas, serta kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Junaidi menekankan pentingnya membedakan persoalan administratif dengan laporan yang memiliki indikasi tindak pidana. Menurutnya, pengaduan masyarakat perlu ditangani secara proporsional agar tidak terjadi kekeliruan dalam menentukan langkah penyelesaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kerja sama tersebut, Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara berharap koordinasi antara pemerintah daerah, kejaksaan, dan kepolisian semakin kuat. Dengan demikian, setiap laporan dapat diproses secara profesional, transparan, dan tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejaksaan juga menyatakan kesiapan untuk memberikan pendampingan, konsultasi, serta penyuluhan hukum sebagai bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi pelanggaran dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia kembali menegaskan bahwa kerja sama tersebut bukan bertujuan melindungi pihak tertentu dari proses hukum, melainkan mendukung terwujudnya penegakan hukum yang adil dan pemerintahan yang bersih serta berintegritas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, nota kesepahaman itu harus ditindaklanjuti melalui pelaksanaan koordinasi secara nyata, bukan sekadar menjadi dokumen formalitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, Inspektur Kabupaten Padang Lawas Utara, Ir. Hendra Hasan Saleh Siregar, S.T., M.M., CPRM., CGRCS., IPP., memaparkan tujuan dan ruang lingkup kerja sama antara APIP dan APH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa nota kesepahaman tersebut dirancang untuk meningkatkan efektivitas penanganan laporan atau pengaduan masyarakat melalui koordinasi yang transparan, profesional, dan akuntabel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ruang lingkup kerja sama meliputi koordinasi dan pertukaran informasi, tindak lanjut hasil pemeriksaan sesuai kewenangan masing-masing, serta sosialisasi kepada aparatur pemerintahan terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam mekanisme tersebut, APIP berperan dalam penanganan persoalan yang menjadi ranah pengawasan internal dan administratif. Adapun laporan yang mengindikasikan tindak pidana ditindaklanjuti oleh APH berdasarkan kewenangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hendra Hasan Saleh Siregar menambahkan, nota kesepahaman tersebut berlaku selama lima tahun. Kerja sama ini diharapkan dapat memperjelas mekanisme penanganan pengaduan, meningkatkan efektivitas pengawasan, sekaligus mencegah terjadinya tumpang tindih kewenangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan nota kesepahaman ini menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola pemerintahan Kabupaten Padang Lawas Utara melalui koordinasi antara unsur pengawasan internal dan aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan mekanisme yang terarah, laporan masyarakat diharapkan dapat ditangani berdasarkan fakta, prosedur, dan ketentuan hukum yang berlaku. Di sisi lain, aparatur pemerintahan diharapkan tetap bekerja secara profesional, berhati-hati dalam menjalankan kewenangan, serta bertanggung jawab dalam melaksanakan program pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Efektivitas kerja sama tersebut selanjutnya akan ditentukan oleh konsistensi pelaksanaannya, termasuk keterbukaan dalam menindaklanjuti pengaduan dan ketegasan terhadap setiap pelanggaran yang terbukti sesuai proses hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Padang Lawas Utara, Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara, Inspektur Kabupaten Padang Lawas Utara, para asisten, staf ahli, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait, para camat, serta jajaran Kejaksaan Negeri dan Polres Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui sinergi tersebut, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara bersama kejaksaan dan kepolisian diharapkan dapat membangun penyelenggaraan pemerintahan yang semakin tertib, transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_316_Bupati-Paluta-Gandeng-Kejari-dan-Polres--Aduan-Pemerintahan-Tak-Boleh-Salah-Penanganan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287805/bupati-paluta-gandeng-kejari-dan-polres-aduan-pemerintahan-tak-boleh-salah-penanganan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Edukasi Pelajar Paninggahan tentang Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Anak</guid>
            <pubDate>Wed, 28 Oct 2026 00:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Edukasi Pelajar Paninggahan tentang Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Anak]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua TPPKK Kabupaten Solok Edukasi Pelajar Paninggahan tentang Pencegahan Perundungan dan Kekerasan Anak]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Solok : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kabupaten Solok, Sumatera Barat,  Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si, Selasa (27/10/2026) memberikan edukasi dan sosialisasi mengenai pencegahan kekerasan terhadap anak serta perilaku perundungan (bullying) kepada para pelajar di Paninggahan, Kecamatan Junjung Sirih, .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dihadir oleh Kepala DPPKBP3A Kabupaten Solok, Camat Junjung Sirih, Plt. Wali Nagari Paninggahan, serta para guru dan pelajar dari tingkat SMP dan SMA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, kegiatan Ini bertujuan untuk  meningkatkan pemahaman para pelajar tentang pentingnya membangun pergaulan yang sehat, saling menghargai, serta menghindari berbagai bentuk kekerasan dan perundungan yang dapat berdampak buruk terhadap perkembangan mental, pendidikan, dan masa depan anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ny. Nia Jon Firman Pandu, dalam penyampaian materinya tidak hanya memberikan edukasi secara lisan, tetapi juga membangun interaksi langsung dengan para pelajar. Pendekatan ini dilakukan agar siswa lebih mudah memahami berbagai bentuk perilaku negatif yang dapat terjadi di lingkungan pergaulan, baik secara langsung maupun melalui media digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Serta  menekankan bahwa pencegahan perundungan dan kekerasan terhadap anak membutuhkan perhatian serta keterlibatan semua pihak, terutama orang tua, tenaga pendidik, pemerintah nagari, dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Ny. Nia Jon Firman Pandu, mengatakan <br>perkembangan teknologi dan pesatnya penggunaan media sosial membawa tantangan tersendiri bagi generasi muda. Penggunaan telepon genggam atau gadget yang telah menjadi bagian dari kebutuhan sehari-hari pelajar perlu diimbangi dengan pengawasan dan pemahaman yang baik agar tidak disalahgunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, penggunaan gadget atau HP sudah menjadi bagian dari kebutuhan siswa. Namun, penyalahgunaannya, termasuk pengaruh konten negatif di media sosial, dapat memicu perilaku yang tidak baik. Hal ini harus menjadi perhatian bersama, terutama bagi orang tua dan tenaga pendidik, agar anak-anak kita tidak terjerumus dalam perilaku negatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga mengingatkan para pelajar mengenai dampak buruk pernikahan dini atau pernikahan di bawah umur. Menurutnya, pengawasan terhadap pergaulan anak harus dilakukan secara bersama-sama, mengingat berbagai tantangan sosial saat ini dapat memengaruhi perkembangan dan masa depan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan mengingatkan,  jangan sampai hal-hal seperti ini terjadi di lingkungan kita. Pemerintah nagari dan orang tua harus berperan aktif dalam mengawasi pergaulan anak. Ini merupakan kewajiban kita bersama untuk melindungi dan menjaga generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ny. Nia juga mengajak para pelajar untuk mulai membangun masa depan dengan menentukan pilihan pergaulan yang positif, meningkatkan kedisiplinan, serta menjauhi berbagai perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Serta mengingatkan agar para siswa tidak terjerumus dalam pergaulan bebas, tawuran, penyalahgunaan narkoba, maupun tindakan negatif lainnya yang dapat menghambat pencapaian cita-cita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berharap,  saatnya anak-anak semua mulai menata masa depan. Pahami mana pergaulan yang baik dan mana yang buruk. Jangan sampai terjerumus ke dalam hal-hal negatif yang dapat merusak masa depan dan menghambat pencapaian cita-cita. Banggakan orang tua dan jadilah generasi yang membanggakan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi ini, diharapkan para pelajar semakin memahami pentingnya menghormati sesama, berani menolak segala bentuk perundungan, serta membangun lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan ramah anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya ini sekaligus menjadi pengingat bahwa perlindungan anak bukan hanya tanggung jawab pemerintah, melainkan membutuhkan komitmen bersama dari keluarga, sekolah, dan masyarakat demi mewujudkan generasi Kabupaten Solok yang berkarakter, berprestasi, dan memiliki masa depan yang lebih baik.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3308_Ketua-TP-PKK-Kabupaten-Solok-Edukasi-Pelajar-Paninggahan-tentang-Pencegahan-Perundungan-dan-Kekerasan-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287804/ketua-tppkk-kabupaten-solok-edukasi-pelajar-paninggahan-tentang-pencegahan-perundungan-dan-kekerasan-anak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Terbitkan 1.337 Izin, Perkuat Layanan dan Kemudahan Investasi</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 23:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Terbitkan 1.337 Izin, Perkuat Layanan dan Kemudahan Investasi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPT]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sumut, telah menerbitkan sebanyak 1.337 izin usaha dari target 1.836 izin sepanjang tahun 2026. Selain memperkuat pelayanan perizinan, DPMPTSP Sumut juga menggencarkan pendampingan pelaku usaha dan mendorong kabupaten/kota memberikan insentif serta kemudahan investasi.</p><br></p>Hal tersebut disampaikan Kepala DPMPTSP Sumut Nurbaiti Harahap dalam konferensi pers yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sumut di Lobby Dekranasda Sumut, Medan, Selasa (27/10/2026). Jumlah 1.337 izin tersebut tercatat hingga 21 Oktober 2026.</p><br></p>&quot;Capaian ini merupakan bagian dari upaya pemenuhan target tahunan yang telah ditetapkan untuk tahun 2026 sebanyak 1.836 izin. Kami terus berkomitmen untuk memberikan kemudahan layanan perizinan serta melakukan pendampingan intensif bagi para pelaku usaha di daerah,&quot; ujar Nurbaiti.</p><br></p>Nurbaiti menjelaskan, DPMPTSP Sumut melaksanakan pelayanan perizinan berusaha dan nonberusaha dengan mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2025 tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha Berbasis Risiko (PBBR), yang ditetapkan pada 5 Juni 2025.</p><br></p>Pemprov Sumut juga telah meluncurkan aplikasi SIAPLAYANISUMUTBERKAH sebagai bentuk komitmen menghadirkan pelayanan publik yang modern, mudah diakses, aman, dan akuntabel. Aplikasi tersebut digunakan untuk melayani perizinan yang belum terakomodasi dalam sistem Online Single Submission Risk Based Approach (OSS-RBA).</p><br></p>Untuk menciptakan pelayanan yang cepat dan efisien, DPMPTSP Sumut didukung delapan tim kerja pelayanan perizinan. Tujuh tim menangani penyelenggaraan pelayanan perizinan, sedangkan satu tim menangani penyuluhan dan peningkatan kinerja pelayanan terpadu satu pintu kabupaten/kota, serta didukung tim pengelolaan pengaduan pelayanan publik.</p><br></p>Menurut Nurbaiti, kemudahan pelayanan perizinan diharapkan semakin meningkatkan minat investasi di Sumut. Masuknya investasi tidak hanya mendorong pertumbuhan ekonomi, tetapi juga memberikan dampak terhadap penyerapan tenaga kerja dan berkembangnya usaha masyarakat.</p><br></p>&quot;Semakin banyak yang berinvestasi di Sumatera Utara, maka multiplier effect-nya adalah meningkatnya serapan tenaga kerja. Harapan kita jika pabrik dibangun di suatu kawasan, maka pekerja pabrik ini nanti akan butuh makan, maka biasanya di sekelilingnya akan tumbuh UMKM-UMKM,&quot; ujar Nurbaiti.</p><br></p>Untuk meningkatkan kepatuhan pelaporan pelaku usaha, DPMPTSP Sumut juga telah melaksanakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Laporan Kegiatan Penanaman Modal (LKPM) secara daring melalui Zoom Meeting. Kegiatan tersebut telah diikuti 437 pelaku usaha, melampaui target awal sebanyak 200 pelaku usaha.</p><br></p>Selain itu, DPMPTSP Sumut terus mendorong pemerintah kabupaten/kota memberikan insentif dan kemudahan penanaman modal. Hingga saat ini, sebanyak 13 dari 33 kabupaten/kota di Sumut telah menetapkan regulasi berupa Peraturan Daerah (Perda), Peraturan Bupati (Perbup), maupun Peraturan Walikota (Perwal) terkait pemberian insentif dan kemudahan investasi.</p><br></p>&quot;Dari 33 kabupaten/kota di Sumatera Utara, 13 kabupaten/kota telah menetapkan Perda/Perbup/Perwal terkait pemberian insentif dan kemudahan investasi untuk menarik minat pelaku usaha berinvestasi di Provinsi Sumatera Utara,&quot; tegasnya.</p><br></p>Nurbaiti juga mengimbau para pelaku usaha agar tertib memanfaatkan sistem perizinan berbasis elektronik OSS-RBA sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Kepatuhan tersebut penting untuk mendukung terwujudnya iklim investasi yang sehat, transparan, dan berkelanjutan di Sumatera Utara. **(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5038_Pemprov-Sumut-Terbitkan-1-337-Izin--Perkuat-Layanan-dan-Kemudahan-Investasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/287797/pemprov-sumut-terbitkan-1337-izin-perkuat-layanan-dan-kemudahan-investasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Diseminasi Informasi, Dinas Kominfo Sumut Ajak OPD Bangun Kolaborasi</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 23:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Diseminasi Informasi, Dinas Kominfo Sumut Ajak OPD Bangun Kolaborasi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan i]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumatera Utara (Sumut) mengajak seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) dan instansi pemerintah memperkuat kolaborasi dalam mendiseminasikan informasi pembangunan dan berbagai program pemerintah. Informasi yang disampaikan juga diharapkan dikemas secara komunikatif dengan mengedepankan manfaat yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p><br></p>Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap saat membuka kegiatan Pelatihan Teknis Pengelolaan Media Sosial bagi Perangkat Daerah di lingkup Pemprov Sumut, dengan tema Seni Mengemas Kebijakan: Mengubah Bahasa Birokrasi menjadi Bahasa Publik, yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sumut di Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan HM Said, Medan, Selasa (27/10/2026).</p><br></p>"Kami mendorong adanya sinergi antara instansi pemerintah, termasuk OPD, hingga instansi lain dalam mempublikasikan berbagai program dan kegiatan," ujar Erwin Hotmansah.</p><br></p>Menurut Erwin, kolaborasi dalam diseminasi informasi diperlukan untuk meningkatkan literasi dan pemahaman masyarakat terhadap berbagai kebijakan serta layanan publik. Keterpaduan penyampaian informasi juga penting untuk mencegah kesimpangsiuran informasi sekaligus menekan penyebaran disinformasi di tengah masyarakat.</p><br></p>"Jangan berdiri sendiri ketika memberikan informasi kepada masyarakat. Semakin banyak berkolaborasi, semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan menonton," katanya.</p><br></p>Erwin juga menekankan pentingnya kemampuan instansi pemerintah dalam mengemas informasi agar mudah dipahami dan relevan bagi masyarakat. Karena itu, pengelola informasi pemerintah harus mampu menerjemahkan berbagai istilah birokrasi yang terkesan kaku dan teknis menjadi bahasa yang lebih komunikatif.</p><br></p>&quot;Yang sangat relevan bahwa kita harus mampu menerjemahkan istilah-istilah birokrasi yang terkesan kaku dan teknis menjadi narasi publik yang komunikatif, ramah, persuasif, serta menyentuh kebutuhan masyarakat,&quot; kata Erwin.</p><br></p>Kegiatan tersebut menghadirkan pegiat media sosial Toga Nainggolan sebagai narasumber. Menurutnya, selama ini masih terdapat jarak antara birokrasi sebagai pelaksana kebijakan dan masyarakat yang diharapkan memahami serta mendukung pelaksanaan kebijakan tersebut.</p><br></p>Karena itu, pesan kebijakan pemerintah perlu dikemas ulang menjadi informasi yang lebih menarik, sederhana, dan relevan bagi masyarakat. Pengelola informasi juga perlu mengubah orientasi publikasi dari sekadar menyampaikan kegiatan seremonial menjadi informasi yang menonjolkan manfaat konkret bagi masyarakat.</p><br></p>Menurut Toga, masih banyak pengelola informasi instansi yang sekadar mempublikasikan kegiatan seremonial. Padahal, di balik kegiatan tersebut terdapat manfaat dan informasi penting yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p><br></p>"Daripada sekadar mengumumkan bahwa dinas atau instansi mengadakan suatu kegiatan, alangkah baiknya jika publikasi itu langsung menonjolkan nilai kemudahannya bagi warga. Contohnya, alih-alih memberitakan pembukaan gerai pajak, lebih baik langsung tegaskan bahwa masyarakat kini tidak perlu antri lagi untuk bayar pajak. Kita harus membiasakan diri melihat publikasi dari sudut pandang manfaat yang akan diterima oleh masyarakat," ujar Toga. **(Rel)</p><br></p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7054_Perkuat-Diseminasi-Informasi--Dinas-Kominfo-Sumut-Ajak-OPD-Bangun-Kolaborasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/287795/perkuat-diseminasi-informasi-dinas-kominfo-sumut-ajak-opd-bangun-kolaborasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Daun Bosi-Bosi Menembus Batas Ekstraksi Hijau Dan Antikanker Payudara</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 22:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Daun Bosi-Bosi Menembus Batas Ekstraksi Hijau Dan Antikanker Payudara]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Riset Universitas Sumatera Utara mengungkap potensi tanaman obat lokal melalui teknologi ekstraksi ramah lingkungan, iden]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Riset Universitas Sumatera Utara mengungkap potensi tanaman obat lokal melalui teknologi ekstraksi ramah lingkungan, identifikasi senyawa bioaktif, dan pengujian awal terhadap sel kanker payudara.</p>Di perbukitan Tapanuli Utara, khususnya kawasan Tarutung, tumbuh tanaman liar yang telah lama menjadi bagian dari pengetahuan pengobatan tradisional masyarakat setempat. Namanya <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> (Timonius flavescens), tanaman dari famili Rubiaceae yang daunnya secara turun-temurun direbus untuk diambil airnya, kemudian diminum untuk meredakan nyeri hingga membantu mengatasi penyakit yang dikenal masyarakat sebagai sakit gula atau diabetes mellitus.</p>Selama bertahun-tahun, pemanfaatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> bertumpu pada pengalaman dan pengetahuan yang diwariskan dari generasi ke generasi. Namun, di balik tradisi tersebut, tersimpan pertanyaan ilmiah yang menarik: senyawa apa yang terkandung di dalam daunnya, dan sejauh mana potensi biologisnya dapat dibuktikan melalui penelitian modern?</p>Pertanyaan inilah yang membawa Muhammad Fauzan Lubis, dosen dan peneliti Departemen Biologi Farmasi, Fakultas Farmasi Universitas Sumatera Utara (USU), bersama timnya untuk menelusuri potensi daun <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> melalui pendekatan ilmiah. Tidak hanya meneliti kandungan senyawanya, mereka juga mengeksplorasi kemungkinan aktivitas antikanker payudara dari ekstrak tanaman tersebut.</p>&quot;Tanaman yang kami gunakan dalam penelitian ini adalah Timonius flavescens dari famili Rubiaceae. Kenapa saya tertarik menelitinya? Berdasarkan studi literatur yang ada, para peneliti yang mengeksplorasi tanaman ini rata-rata memang berasal dari Sumatera Utara. Kebetulan saya di fakultas berfokus pada biologi farmasi dan tanaman obat, jadi ada keinginan kuat untuk mengeksplorasi tanaman-tanaman khas daerah kita sendiri. Dari situ kami mencoba mencari tahu apa khasiat lainnya, salah satunya eksplorasi terhadap kanker,&quot; tutur Fauzan.</p>Penelitian yang dimulai pada 2023 ini didanai melalui skema EQUITY Project LPDP yang dikelola Universitas Sumatera Utara, bekerja sama dengan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Melalui riset tersebut, pengetahuan tradisional tentang <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> dipertemukan dengan teknologi laboratorium untuk mengidentifikasi, mengoptimalkan, dan menguji potensi senyawa yang terkandung di dalamnya.</p>Dalam penelitian tanaman obat, proses ekstraksi memegang peranan penting. Tahap ini menentukan seberapa optimal senyawa yang diinginkan dapat dipisahkan dari bahan tumbuhan. Metode yang digunakan pun dapat memengaruhi karakteristik ekstrak dan potensi pemanfaatannya.</p>Masyarakat umumnya mengenal <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> melalui cara sederhana: merebus daunnya dengan air. Tim peneliti USU mengambil pendekatan berbeda. Mereka menggunakan metode ekstraksi yang dirancang secara ilmiah dengan mempertimbangkan efektivitas proses sekaligus prinsip ramah lingkungan.</p>Salah satu pendekatan yang digunakan adalah Natural Deep Eutectic Solvent (NADES), yakni sistem pelarut yang dikembangkan dari kombinasi komponen tertentu. Dalam penelitian ini, NADES dibuat dengan menggabungkan kolin klorida sebagai penerima ikatan hidrogen (hydrogen bond acceptor) dan D-glukosa sebagai pendonor ikatan hidrogen (hydrogen bond donor), kemudian dilarutkan bersama air.</p>Pendekatan ini sejalan dengan prinsip green chemistry atau kimia hijau, yang mendorong pengembangan proses kimia dengan mempertimbangkan dampaknya terhadap lingkungan. Penggunaan NADES menjadi alternatif yang diteliti untuk menggantikan ketergantungan pada pelarut organik konvensional, seperti etanol atau metanol, yang memiliki pertimbangan tersendiri dari sisi keamanan dan lingkungan.</p>Untuk memperoleh komposisi pelarut yang optimal, tim menerapkan metode statistik Central Composite Design (CCD) berbasis Response Surface Methodology (RSM). Proses ekstraksi juga dipadukan dengan teknologi gelombang ultrasonik atau Ultrasound-Assisted Extraction (UAE).</p>&quot;Kami tidak menggunakan metode rebusan seperti yang dilakukan masyarakat. Kami mencoba menggunakan pendekatan sains untuk mengoptimalkan potensi daun <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> ini. Melalui formulasi pelarut NADES yang tepat, senyawa polifenol dan flavonoid di dalam daun dapat ditarik secara jauh lebih optimal,&quot; jelasnya.</p>Keberhasilan formulasi ekstraksi kemudian ditelaah melalui karakterisasi menggunakan instrumen Fourier Transform Infrared Spectroscopy (FTIR) dan Transmission Electron Microscope (TEM). Hasil pengujian memperlihatkan interaksi ikatan hidrogen antara kolin klorida dan glukosa serta struktur sferis yang dilaporkan terbentuk dalam sistem ekstrak tersebut.</p>Tahap ini menjadi bagian penting sebelum ekstrak diuji lebih lanjut. Sebab, untuk memahami potensi tanaman obat, peneliti tidak cukup hanya mengetahui bahwa suatu tanaman mengandung senyawa tertentu. Karakteristik ekstrak, kandungan kimia, dan aktivitas biologisnya juga perlu diperiksa secara sistematis.</p>Setelah memperoleh ekstrak teroptimasi, tim melanjutkan penelitian untuk mengidentifikasi senyawa bioaktif yang terkandung di dalamnya. Analisis dilakukan menggunakan Liquid Chromatography-High Resolution Mass Spectrometry (LC-HRMS), dengan fasilitasi Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).</p>Melalui analisis tersebut, tim berhasil mengidentifikasi 13 senyawa bioaktif utama. Ekstrak yang dihasilkan juga menunjukkan aktivitas antioksidan yang tinggi. Pada konsentrasi 500 &mu;g/mL, aktivitas penghambatan radikal bebas DPPH mencapai 89,32 persen.</p>Temuan ini memberikan gambaran awal mengenai potensi biologis ekstrak daun <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a>. Namun, perhatian penelitian tidak berhenti pada aktivitas antioksidan. Tim juga menguji respons sel kanker payudara terhadap ekstrak tersebut melalui pengujian sitotoksisitas in vitro menggunakan metode MTT assay pada tiga lini sel kanker payudara.</p>Untuk memahami respons sel secara lebih mendalam, penelitian dilengkapi dengan analisis flow cytometry dan penandaan imunositokimia. Hasil pengujian menunjukkan dua mekanisme utama yang berkaitan dengan penghambatan pertumbuhan dan kematian sel kanker, yaitu penghentian siklus sel serta induksi apoptosis.</p>Mekanisme pertama berkaitan dengan G0-G1 cell cycle arrest, yakni tertahannya siklus sel pada fase G0-G1. Dalam kondisi normal, sel menjalani tahapan tertentu sebelum membelah. Pada sel kanker, proses ini dapat berlangsung secara tidak terkendali. Penelitian menemukan adanya penurunan ekspresi protein cyclin D1 (downregulation), protein yang berperan dalam pengaturan siklus dan pembelahan sel. Penurunan ekspresi protein tersebut mengindikasikan adanya potensi penghambatan proses pembelahan sel kanker oleh ekstrak yang diuji.</p>Mekanisme kedua adalah induksi apoptosis, yaitu proses kematian sel yang berlangsung secara terprogram. Dalam pengujian, ekstrak menunjukkan peningkatan kematian sel melalui fase early apoptosis dan late apoptosis. Respons ini dimediasi oleh peningkatan ekspresi protein p53 (upregulation), yang dikenal berperan penting dalam pengendalian siklus sel dan respons sel terhadap kerusakan.</p>&quot;Penurunan ekspresi cyclin D1 menahan laju pembelahan sel tumor, sementara peningkatan p53 memicu sel kanker untuk mati secara terprogram. Kombinasi inilah yang membuat ekstrak daun bosi-bosi sangat berpotensi dikembangkan sebagai terapi pendamping antikanker,&quot; jelas Fauzan.</p>Meski demikian, hasil pengujian pada sel di laboratorium belum dapat disamakan dengan keberhasilan pengobatan pada manusia. Temuan ini merupakan bukti awal yang perlu ditindaklanjuti melalui penelitian lanjutan untuk memastikan mekanisme kerja, efektivitas, dosis, dan keamanannya sebelum potensi klinisnya dapat dinilai.</p>Di balik rangkaian pengujian tersebut, terdapat kerja sama para peneliti dari berbagai institusi dengan keahlian yang saling melengkapi. Penelitian tanaman obat membutuhkan keterlibatan beragam disiplin ilmu, mulai dari biologi farmasi dan formulasi hingga kultur sel, pengujian antikanker, serta evaluasi toksisitas.</p>Tim penelitian ini dipimpin Muhammad Fauzan Lubis, M.Farm., Apt., dari Fakultas Farmasi USU. Ia bekerja bersama sejumlah peneliti, yakni: Dr. Retno Murwanti, M.Sc., Apt. Dari Fakultas Farmasi Universitas Gadjah Mada (UGM) selaku pakar kultur sel dan antikanker, Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan, M.Si., Apt dari Fakultas Farmasi USU selaku pakar antikanker, Prof. Dr. Sumaiyah, M.Si., Apt dari Fakultas Farmasi USU selaku pakar formulasi dan preparasi. Nur Aira Juwita, S.Farm dari Fakultas Farmasi USU, Khairani Fitri, S.Farm., M.Si dari Institut Kesehatan Helvetia Medan, Dr. Ana Yulyana, M.Si dari Fakultas Farmasi Institut Sains dan Teknologi Nasional (ISTN) Jakarta, Ririn Astyka, M.Si dari Fakultas Vokasi USU, Sri Yuliasmi, M.Si., Apt dari Fakultas Farmasi USU, dr. Lokot Donna Lubis, Sp.PA dari Fakultas Kedokteran USU selaku pakar histologi dan toksikologi serta Wardiyah Daulay, S.Kep., Ns., M.Kep dari Fakultas Keperawatan USU.</p>Kolaborasi tersebut memungkinkan berbagai tahapan penelitian dilakukan dengan dukungan keahlian dan fasilitas yang sesuai. Pengujian sel kanker dilaksanakan dengan memanfaatkan fasilitas laboratorium kultur sel di UGM, dengan dukungan Dr. Retno Murwanti. Sementara itu, pengujian toksisitas dan preparasi sampel dilakukan di USU bersama para peneliti yang memiliki keahlian terkait.</p>&quot;Penelitian ini pengerjaannya tidak singkat. Kami sangat terbantu karena punya mitra riset yang solid. Untuk pengujian sel kanker, kami menggunakan fasilitas laboratorium kultur sel di UGM dibantu Bu Retno. Untuk pengujian toksisitas dan preparasi sampel, kami selesaikan di USU bersama Prof. Sumaiyah, Bu Popi, dan dr. Lokot Donna. Kami juga didukung rekan-rekan dari Universitas Pancasila, ISTN Jakarta, dan Helvetia,&quot; ungkap Fauzan.</p>Kerja sama lintas institusi ini memperlihatkan bahwa eksplorasi kekayaan hayati lokal memerlukan dukungan bersama. Dari proses ekstraksi hingga evaluasi biologis, setiap tahapan membutuhkan ketelitian dan kompetensi yang berbeda agar hasil penelitian dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.</p>Hasil penelitian tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal internasional Advances in Traditional Medicine yang diterbitkan Springer, sehingga temuan mengenai potensi daun <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> turut menjadi bagian dari perkembangan literatur ilmiah di bidang pengobatan tradisional.</p>Menemukan potensi aktivitas antikanker bukanlah akhir dari perjalanan sebuah penelitian tanaman obat. Sebelum suatu ekstrak dipertimbangkan untuk pengembangan lebih lanjut, aspek keamanan juga harus mendapat perhatian serius.</p>Untuk itu, tim melakukan uji toksisitas akut in vivo pada hewan uji mencit dengan mengacu pada OECD Guideline 420. Pengujian dilakukan menggunakan dosis tunggal ekstrak teroptimasi hingga 2.000 mg/kg berat badan (BB) dan 5.000 mg/kg BB, kemudian hewan uji diamati selama 14 hari.</p>Berdasarkan hasil pengamatan yang dilaporkan, tidak ditemukan kematian maupun gejala toksik pada hewan uji. Pertumbuhan berat badan berlangsung normal, sedangkan parameter hematologi dan biokimia darah, termasuk indikator fungsi hati dan ginjal, berada dalam rentang fisiologis normal. Pemeriksaan histopatologi pada organ jantung dan ginjal juga menunjukkan struktur sel yang utuh dan sehat.</p>Hasil tersebut menjadi indikasi awal yang mendukung profil keamanan ekstrak dalam kondisi pengujian yang dilakukan. Kendati demikian, hasil uji toksisitas akut belum cukup untuk memastikan keamanan penggunaan jangka panjang ataupun keamanan dan efektivitasnya pada manusia.</p>Karena itu, penelitian lanjutan tetap diperlukan sebelum ekstrak dapat diarahkan menuju tahap pengembangan produk. Evaluasi keamanan yang lebih menyeluruh menjadi salah satu fondasi penting agar potensi tanaman obat dapat dikembangkan secara bertanggung jawab.</p>Bagi Fauzan dan timnya, hasil penelitian yang diperoleh sejauh ini merupakan pijakan untuk melangkah ke tahap berikutnya. Mereka melihat peluang pengembangan daun <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> sebagai bahan baku yang berpotensi dimanfaatkan dalam pengembangan produk berbasis bahan alam. Namun, perjalanan menuju produk yang dapat digunakan masyarakat masih memerlukan serangkaian tahapan penelitian.</p>Fauzan menegaskan, bahwa penelitian ini masih berada pada tahap studi pendahuluan (preliminary study). Tim belum menghasilkan produk fisik dalam kemasan karena ekstrak cair yang dibuat digunakan untuk pengujian aktivitas biologis dan toksisitas.</p>&quot;Saat ini kami belum memproduksi produk fisik kemasan karena ekstrak cair yang dibuat kemarin murni dialokasikan untuk uji aktivitas dan uji toksisitas. Ke depannya, kami berharap penelitian ini bisa dilanjutkan ke tahap standardisasi formula agar mutu, khasiat, dan keamanannya konsisten. Kami juga perlu melakukan uji toksisitas subkronis (pemberian obat selama tiga bulan) sebelum melangkah ke ranah hilirisasi,&quot; paparnya.</p>Standardisasi menjadi salah satu langkah penting untuk memastikan bahwa ekstrak yang dihasilkan memiliki karakteristik dan mutu yang konsisten. Selain itu, pengujian lanjutan diperlukan untuk memperoleh gambaran yang lebih lengkap mengenai keamanan, dosis, dan potensi penggunaannya.</p>Harapan untuk melanjutkan penelitian ini juga didorong oleh besarnya minat masyarakat terhadap pengobatan berbasis bahan alam. Bagi tim peneliti, pengetahuan tradisional mengenai tanaman obat dapat menjadi titik awal yang berharga untuk penelitian ilmiah, selama setiap klaim manfaatnya diuji melalui proses yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.</p>&quot;Masyarakat kita sangat terbuka dengan obat herbal. Harapan besar kami di tim riset ini, pengujian <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> bisa terus berjalan hingga nantinya menghasilkan produk fitofarmaka atau terapi pendamping antikanker yang aman, teruji secara sains, dan dapat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas,&quot; tutup Fauzan penuh optimisme.</p>Perjalanan daun <a href="https://www.sumut24.co/tag/bosi-bosi/" target="_blank">Bosi-bosi</a> dari perbukitan Tapanuli Utara menuju laboratorium modern memperlihatkan bagaimana kekayaan hayati lokal dapat membuka ruang bagi penemuan ilmiah. Melalui pendekatan kimia hijau, identifikasi senyawa bioaktif, pengujian aktivitas antikanker, serta evaluasi keamanan awal, tanaman yang akrab dalam tradisi masyarakat itu kini diteliti dengan perangkat sains modern.</p>Jalan menuju pemanfaatan klinis masih panjang. Namun, riset ini menegaskan satu hal penting: kekayaan alam Sumatera Utara menyimpan peluang yang layak ditelusuri secara ilmiah. Dengan penelitian berkelanjutan, kolaborasi lintas disiplin, dan pengujian yang ketat, potensi tersebut dapat dieksplorasi untuk membuka kemungkinan baru dalam pengembangan obat berbasis bahan alam Indonesia. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2035_Daun-Bosi-Bosi-Menembus-Batas-Ekstraksi-Hijau-Dan-Antikanker-Payudara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287792/daun-bosibosi-menembus-batas-ekstraksi-hijau-dan-antikanker-payudara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bunda PAUD Kabupaten Asahan Resmi Buka Peragaan Manasik Haji Cilik, Diikuti 1.243 Anak dari 62 Lembaga PAUD</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 21:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bunda PAUD Kabupaten Asahan Resmi Buka Peragaan Manasik Haji Cilik, Diikuti 1.243 Anak dari 62 Lembaga PAUD]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co KISARAN, Bunda PAUD Kabupaten Asahan secara resmi membuka kegiatan Peragaan Manasik Haji Cilik Tingkat PAUD Kabupaten Asahan Tah]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -KISARAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> secara resmi membuka kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/peragaan/" target="_blank">Peragaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/manasik/" target="_blank">Manasik</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> Cilik Tingkat <a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Tahun 2026, yang berlangsung di Masjid Ahmad Bakrie Kisaran, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Ketua Pokja <a href="https://www.sumut24.co/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kepala Bidang <a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a> Dinas Pendidikan, Ketua PD HIM<a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a>I Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Polsek Kisaran Kota, para Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a> tingkat kecamatan, guru pendamping, mutawif, serta anak-anak peserta peragaan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/b3e3e393c77e35a4a3f3cbd1e429b5dc_IMG-20261027-WA0052.jpg"><br></p>Ketua Panitia Pelaksana, Adi Sucipto, menyampaikan bahwa kegiatan tahun ini diikuti oleh 1.243 peserta yang berasal dari 62 lembaga <a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a> yang tersebar di seluruh wilayah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Demi menjamin kelancaran dan keteraturan kegiatan, seluruh peserta dibagi ke dalam lima kloter pelaksanaan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/1ff8a7b5dc7a7d1f0ed65aaa29c04b1e_IMG-20261027-WA0047.jpg"><br></p>Ketua PD HIM<a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a>I Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Tukidi, S.T., S.Pd., dalam sambutannya menyatakan bahwa HIM<a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a>I sebagai mitra Dinas Pendidikan senantiasa berkomitmen mendorong peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini. "Kami juga siap terus berkolaborasi dengan Dinas P2KBP3A Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam upaya bersama mewujudkan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang layak bagi anak-anak," ujarnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/1c9ac0159c94d8d0cbedc973445af2da_IMG-20261027-WA0046.jpg"><br></p>Wakil Ketua Pokja <a href="https://www.sumut24.co/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ny. Lily Evi Zainal Arifin, yang membacakan sambutan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bunda/" target="_blank">Bunda</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, memberikan apresiasi tinggi kepada seluruh pengurus HIM<a href="https://www.sumut24.co/tag/paud/" target="_blank">PAUD</a>I dan panitia yang telah bekerja keras mewujudkan kegiatan ini.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/65b9eea6e1cc6bb9f0cd2a47751a186f_IMG-20261027-WA0049.jpg"><br></p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/peragaan/" target="_blank">Peragaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/manasik/" target="_blank">Manasik</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/haji/" target="_blank">Haji</a> Cilik bukan sekadar simulasi ibadah semata, melainkan metode pembelajaran yang bermakna untuk menanamkan nilai keimanan, ketakwaan, kedisiplinan, serta kecintaan terhadap rukun Islam sejak usia dini," ungkapnya. Diharapkan melalui kegiatan ini, anak-anak dapat mengenal tata cara ibadah haji secara sederhana, belajar hidup bersama, serta menumbuhkan sikap mandiri dan tertib.</p>Kegiatan berlangsung dengan aman, tertib, lancar, dan sukses hingga selesai. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8158_Bunda-PAUD-Kabupaten-Asahan-Resmi-Buka-Peragaan-Manasik-Haji-Cilik--Diikuti-1-243-Anak-dari-62-Lembaga-PAUD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287791/bunda-paud-kabupaten-asahan-resmi-buka-peragaan-manasik-haji-cilik-diikuti-1243-anak-dari-62-lembaga-paud/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Setetes Darah, Sebingkis Harapan: PLN Sumut Berbagi Kepedulian Pada HLN ke-81</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 21:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Setetes Darah, Sebingkis Harapan: PLN Sumut Berbagi Kepedulian Pada HLN ke-81]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Harapan dapat hadir melalui hal sederhana bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau darah yang tersedia saat seseor]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Harapan dapat hadir melalui hal sederhana: bantuan untuk memenuhi kebutuhan keluarga atau darah yang tersedia saat seseorang membutuhkannya. Semangat itulah yang dihadirkan PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara dalam menyambut Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81 melalui penyaluran bantuan kepada 81 keluarga prasejahtera dan aksi donor darah yang menghasilkan 64 kantong darah, Senin (26/10/2026).<p></p>Berkolaborasi dengan Yayasan Baitul Maal (YBM) <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara menyalurkan bingkisan sembako dan bantuan uang untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari penerima manfaat. Sementara itu, aksi donor darah dilaksanakan dengan dukungan Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Medan, melibatkan pegawai <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>, tenaga alih daya, dan pengemudi ojek daring.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_IMG-20261027-WA0044.jpg"><br></p>Bagi Titin, salah seorang penerima manfaat penyandang disabilitas, bantuan tersebut berarti dukungan untuk menjalani keseharian. Ia menyampaikan terima kasih atas kepedulian yang diberikan sekaligus menitipkan doa bagi seluruh insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>.<p></p>"Terima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> yang sudah peduli dan memberikan bantuan kepada kami. Bantuan ini sangat berarti untuk kebutuhan sehari-hari. Selamat Hari Listrik Nasional untuk seluruh insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>. Semoga selalu sehat dan dimudahkan dalam menjalankan tugas," tutur Titin.<p></p>Ungkapan serupa disampaikan Willy, pengemudi ojek daring yang turut mengikuti kegiatan. Ia berharap kepedulian tersebut dapat terus berlanjut dan menjangkau masyarakat yang membutuhkan.<p></p>"Terima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> atas kegiatan dan bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu kami untuk menyambung hidup dan memenuhi kebutuhan keluarga. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus dilakukan karena masih banyak yang membutuhkan," ungkap Willy.<p></p>Semangat berbagi juga ditunjukkan 95 peserta yang mengikuti kegiatan donor darah. Dari kegiatan tersebut, terkumpul 64 kantong darah untuk mendukung ketersediaan darah bagi pasien yang membutuhkan transfusi.<p></p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, menyampaikan rasa syukur atas terlaksananya kegiatan tersebut. Menurutnya, peringatan HLN menjadi momentum untuk mempererat kedekatan insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dengan masyarakat melalui kepedulian yang manfaatnya dapat dirasakan langsung.<p></p>"Di tengah kesibukan kita menjalankan tugas, ada saudara-saudara kita yang sedang berjuang memenuhi kebutuhan keluarga, ada pula yang sedang berjuang untuk pulih dan membutuhkan darah. Melalui momentum Hari Listrik Nasional ini, kami ingin hadir, berbagi, dan ikut meringankan beban mereka," ujar Rizky.<p></p>Rizky turut mengapresiasi para pendonor serta dukungan YBM <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan PMI Kota Medan. Kesediaan peserta meluangkan waktu untuk mendonorkan darah menjadi bagian penting dalam membantu sesama.<p></p>"Kita mungkin tidak mengenal siapa yang kelak menerima darah yang kita donorkan. Namun, semoga dari kepedulian ini ada pasien yang terbantu, ada keluarga yang kembali memiliki harapan. Begitu pula bantuan yang kami salurkan, semoga dapat membantu mencukupi kebutuhan dan menghadirkan ketenangan bagi keluarga penerima," tambahnya.<p></p>Melalui aksi donor darah dan penyaluran bantuan ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara memaknai HLN ke-81 dengan memperluas manfaat kehadirannya bagi masyarakat. <a href="https://www.sumut24.co/tag/kepedulian/" target="_blank">Kepedulian</a> para pendonor dan dukungan bagi 81 keluarga prasejahtera menjadi wujud kebersamaan untuk saling membantu dan menguatkan. (C04)<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6984_Setetes-Darah--Sebingkis-Harapan--PLN-Sumut-Berbagi-Kepedulian-Pada-HLN-ke-81.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287790/setetes-darah-sebingkis-harapan-pln-sumut-berbagi-kepedulian-pada-hln-ke81/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">USU Raih Mandaya Awards 2026 Berkat Pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 21:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[USU Raih Mandaya Awards 2026 Berkat Pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) meraih Mandaya Awards 2026 kategori Perguruan Tinggi berkat program pengembangan Agrowis]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) meraih <a href="https://www.sumut24.co/tag/mandaya/" target="_blank">Mandaya</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/award/" target="_blank">Award</a>s <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> kategori Perguruan Tinggi berkat program pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga di Desa Raya, Kecamatan Berastagi, Kabupaten Karo. Program ini mengembangkan potensi lokal menjadi sumber ekonomi baru bagi masyarakat.</p>Penghargaan yang diselenggarakan Kementerian Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat tersebut diserahkan pada puncak penganugerahan, 27 Oktober <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>. </p>Piala penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar bersama Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Prof. Dr. Fauzan, M.Pd kepada Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si.</p>Penghargaan ini diraih melalui program Desa Binaan 2025 yang dijalankan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. Program yang diketuai Prof. Dr. Ir. Elisa Julianti, M.Si., itu berfokus pada peningkatan kemandirian BUMDes Arih Ersada melalui pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga.</p>Program tersebut mengembangkan potensi kebun tanaman hias dan hamparan bunga krisan menjadi destinasi agrowisata. Pengembangannya meliputi penataan taman bunga, penyediaan area berkemah, hingga pengolahan bunga krisan menjadi teh siap minum bermerek Art-teasant.</p>Pengembangan ini tidak hanya menawarkan daya tarik wisata, tetapi juga membuka peluang usaha dari pengolahan produk lokal. BUMDes Arih Ersada diharapkan semakin mandiri, sementara petani dan pedagang bunga setempat memperoleh kesempatan untuk memperluas pasar dan meningkatkan pendapatan.</p>Rektor <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Prof Dr Muryanto Amin, S.Sos., M.Si, mengatakan, penghargaan tersebut menjadi dorongan bagi perguruan tinggi untuk terus menghasilkan inovasi yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.</p>Menurutnya, riset dan pengabdian kepada masyarakat perlu diarahkan pada pengembangan potensi daerah agar mampu menciptakan nilai tambah ekonomi dan memperkuat kemandirian masyarakat.</p>&quot;Prestasi ini menunjukkan bahwa kontribusi civitas akademika <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> tidak hanya berhenti di ruang kelas atau jurnal ilmiah, melainkan hadir secara langsung di tengah masyarakat untuk menggerakkan roda perekonomian lokal. Melalui pengembangan Agrowisata Taman Seribu Bunga di Berastagi, kami ingin memastikan bahwa inovasi berbasis potensi daerah mampu meningkatkan kemandirian BUMDes dan memberikan dampak kesejahteraan yang berkelanjutan bagi warga Desa Raya,&quot; ujar Prof. Muryanto.</p>Ia menambahkan, keberhasilan program pengabdian tidak cukup diukur dari pelaksanaan kegiatan atau penghargaan yang diraih, tetapi juga dari manfaat yang dirasakan masyarakat dan keberlanjutan pengelolaannya.</p>&quot;Kami ingin program pengabdian seperti ini mampu memperkuat kemampuan masyarakat dalam mengelola potensi daerahnya sendiri. Dengan begitu, inovasi yang dikembangkan tidak berhenti pada pendampingan, tetapi bisa terus berjalan, membuka peluang usaha, dan memberikan manfaat ekonomi dalam jangka panjang,&quot; katanya.</p>Proses menuju <a href="https://www.sumut24.co/tag/mandaya/" target="_blank">Mandaya</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/award/" target="_blank">Award</a>s <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> diawali dengan kurasi program pengabdian unggulan oleh LPPM <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. Setelah pendaftaran pada 7 Oktober <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, program tersebut melewati tahapan seleksi, presentasi, dan penjurian pada 20 Oktober <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9842_USU-Raih-Mandaya-Awards-2026-Berkat-Pengembangan-Agrowisata-Taman-Seribu-Bunga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287789/usu-raih-mandaya-awards-2026-berkat-pengembangan-agrowisata-taman-seribu-bunga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Pimpin Rakorpem Oktober 2026, Integritas dan Realisasi Anggaran Jadi Fokus Utama</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 21:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Pimpin Rakorpem Oktober 2026, Integritas dan Realisasi Anggaran Jadi Fokus Utama]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., memimpin langsung pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) Kabupa]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., memimpin langsung pelaksanaan Rapat Koordinasi Pemerintahan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakorpem/" target="_blank">Rakorpem</a>) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Bulan Oktober 2026, yang berlangsung di Aula Melati Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Selasa (27/10/2026) pukul 09.00 Wib. <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakorpem/" target="_blank">Rakorpem</a> kali ini mengangkat dua agenda krusial sekaligus: penguatan integritas aparatur dan optimalisasi realisasi anggaran daerah.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/1c9ac0159c94d8d0cbedc973445af2da_IMG-20261027-WA0041.jpg"><br></p>Rapat yang berjalan lancar hingga pukul 11.30 Wib ini dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para Asisten Setdakab, Staf Ahli <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, pimpinan seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian lingkungan Setdakab, Camat se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta seluruh Kepala Puskesmas di wilayah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Dalam arahannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Rianto menegaskan bahwa pembangunan budaya integritas di lingkungan Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> harus tumbuh dari kesadaran, bukan sekadar untuk memenuhi penilaian guna memperoleh predikat atau penghargaan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/084b6fbb10729ed4da8c3d3f5a3ae7c9_IMG-20261027-WA0039.jpg"><br></p>"Mewujudkan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai-nilai antikorupsi tidak boleh sekadar menjadi target administratif untuk memperoleh penghargaan. Komitmen tersebut harus tercermin dalam tindakan nyata: peningkatan kualitas pelayanan publik, keterbukaan informasi, serta pengelolaan pemerintahan yang transparan dan akuntabel," tegas Rianto.</p>Ia juga menyampaikan bahwa meskipun tim penilai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI akan melakukan observasi dan penilaian, yang jauh lebih penting adalah konsistensi penerapan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik secara berkelanjutan. Keberhasilan mewujudkan pemerintahan yang bersih, kata dia, membutuhkan komitmen dari seluruh jajaran, dari pimpinan hingga pelaksana di lapangan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/76dc611d6ebaafc66cc0879c71b5db5c_IMG-20261027-WA0042.jpg"><br></p>Selain penguatan integritas, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakorpem/" target="_blank">Rakorpem</a> ini juga menyoroti secara mendalam penyerapan dan kualitas belanja daerah. <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> mengingatkan bahwa angka persentase penyerapan anggaran yang tinggi tidak ada artinya jika tidak diikuti efektivitas program dan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>"Realisasi anggaran harus sejalan dengan efektivitas pelaksanaan program, ketepatan sasaran, serta manfaat yang benar-benar dirasakan masyarakat. Anggaran yang dialokasikan harus dikelola secara cermat, transparan, dan bertanggung jawab," ujarnya.</p>Seluruh perangkat daerah diminta memperkuat koordinasi antarinstansi, meningkatkan kedisiplinan pelaksanaan kegiatan, serta melakukan evaluasi berkala terhadap capaian kinerja dan keuangan agar pembangunan berjalan tepat waktu, tepat guna, dan tepat sasaran.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rakorpem/" target="_blank">Rakorpem</a> ini diharapkan menjadi forum yang mempererat sinergi antarperangkat daerah, sekaligus memperkuat komitmen bersama mewujudkan tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, dan berintegritas tinggi. Dengan landasan tersebut, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> optimis dapat terus meningkatkan kepercayaan masyarakat dan menghadirkan pembangunan yang berorientasi pada kesejahteraan warga Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Kegiatan berakhir dalam suasana yang aman, tertib, dan lancar. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9828_Wakil-Bupati-Asahan-Pimpin-Rakorpem-Oktober-2026--Integritas-dan-Realisasi-Anggaran-Jadi-Fokus-Utama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287788/wakil-bupati-asahan-pimpin-rakorpem-oktober-2026-integritas-dan-realisasi-anggaran-jadi-fokus-utama/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ratusan Ribu Rokok Ilegal dan Ballpress Dimusnahkan, Nilai Barang Capai Rp745 Juta</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 21:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ratusan Ribu Rokok Ilegal dan Ballpress Dimusnahkan, Nilai Barang Capai Rp745 Juta]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Peredaran barang ilegal di wilayah pesisir Sumatera Utara kembali menjadi perhatian aparat penegak hukum.Sebanyak ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Peredaran barang ilegal di wilayah pesisir Sumatera Utara kembali menjadi perhatian aparat penegak hukum.</p>Sebanyak 213.072 batang rokok tanpa pita cukai, puluhan koli pakaian bekas, serta sejumlah barang elektronik bekas dimusnahkan dalam kegiatan yang digelar Bea dan Cukai Teluk Nibung bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungbalai, Selasa (27/10/2026).</p>Pemusnahan berlangsung di Gudang Tempat Penimbunan Pabean, Jalan Panton, Bagan Asahan, Kecamatan Tanjungbalai, Kabupaten Asahan.</p>Total nilai barang hasil penindakan administratif di bidang kepabeanan dan cukai tersebut mencapai Rp745.610.780.</p>Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim turut menghadiri kegiatan tersebut bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan sejumlah pejabat instansi terkait.</p>Kepala Kantor Bea dan Cukai Teluk Nibung, Nutriwan Cahyono Putro, mengungkapkan barang-barang yang dimusnahkan merupakan hasil penindakan selama periode Mei hingga Oktober 2026.</p>Barang tersebut meliputi 99 koli pakaian bekas atau ballpress, dua unit telepon seluler bekas, tujuh unit laptop bekas, serta 213.072 batang rokok ilegal dari berbagai merek yang tidak dilekati pita cukai.</p>Sejumlah merek rokok yang dimusnahkan di antaranya Moscow Mango, Leopard, Janda Bold, Tirani, OK Bold, Luffman, IB, Manchester, YS Bold, H1 Mild Gold, Fiera, Marbol, RJ99, dan Ess Mild Guava.</p>Dari pelanggaran tersebut, potensi penerimaan negara yang berasal dari cukai hasil tembakau dan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) hasil tembakau diperkirakan mencapai Rp190.312.660.</p>Penindakan dilakukan melalui koordinasi dengan aparat penegak hukum dan pemerintah daerah di Kota Tanjungbalai serta Kabupaten Asahan, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, dan Labuhanbatu.</p>Kejari Musnahkan 156 <a href="https://www.sumut24.co/tag/ball/" target="_blank">Ball</a>press</p>Dalam kegiatan yang sama, Kejari Tanjungbalai turut memusnahkan barang bukti berupa 156 ballpress yang telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan pengadilan.</p>Kepala Kejari Tanjungbalai, Bobon Robiana, menegaskan bahwa pemusnahan barang bukti merupakan bagian dari pelaksanaan putusan pengadilan atau inkracht van gewijsde.</p>Menurutnya, langkah tersebut menjadi bentuk pertanggungjawaban aparat penegak hukum dalam memastikan putusan pengadilan dilaksanakan secara tertib, transparan, dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan.</p>Namun, jumlah 156 ballpress yang dimusnahkan Kejari perlu dibedakan secara jelas dari 99 koli ballpress yang disebut Bea dan Cukai agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai total barang yang dimusnahkan.</p>Wali Kota: Peredaran Barang <a href="https://www.sumut24.co/tag/ilegal/" target="_blank">Ilegal</a> Harus Diputus</p>Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim menyatakan pemusnahan barang ilegal merupakan langkah penting untuk menegakkan kepastian hukum, melindungi perekonomian negara, dan mencegah persaingan usaha yang tidak sehat.</p>Ia menilai posisi geografis Tanjungbalai sebagai wilayah pesisir yang berdekatan dengan jalur strategis Selat Malaka menjadi tantangan tersendiri dalam pengawasan keluar-masuk barang.</p>Jika tidak diawasi secara ketat, peredaran barang ilegal berpotensi merugikan penerimaan negara, mengganggu pasar, dan merugikan pelaku usaha yang menjalankan kegiatan perdagangan secara sah.</p>Mahyaruddin menegaskan Pemerintah Kota Tanjungbalai mendukung sinergi lintas sektor untuk memperkuat pengawasan di jalur perairan maupun daratan.</p>"Kita tidak boleh lengah. Pengawasan di pintu-pintu masuk wilayah perairan maupun darat harus semakin diperketat guna memastikan Kota Tanjungbalai menjadi daerah yang aman, tertib hukum, dan kondusif bagi pertumbuhan ekonomi yang legal," tegasnya.</p>Pemusnahan tersebut diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan foto bersama jajaran aparat penegak hukum serta pejabat pemerintah yang hadir.<br>(Eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7309_Ratusan-Ribu-Rokok-Ilegal-dan-Ballpress-Dimusnahkan--Nilai-Barang-Capai-Rp745-Juta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287787/ratusan-ribu-rokok-ilegal-dan-ballpress-dimusnahkan-nilai-barang-capai-rp745-juta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Festival Kuliner &amp; Produk Lokal Asahan Resmi Dibuka, Dorong UMKM Naik Kelas dan Bangkitkan Ekonomi Daerah</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 21:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Festival Kuliner & Produk Lokal Asahan Resmi Dibuka, Dorong UMKM Naik Kelas dan Bangkitkan Ekonomi Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi membuka Festival Jajanan Kuliner dan Produk Lokal Kabupaten Asahan Tahun 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> resmi membuka <a href="https://www.sumut24.co/tag/festival/" target="_blank">Festival</a> Jajanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kuliner/" target="_blank">Kuliner</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/produk/" target="_blank">Produk</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/lokal/" target="_blank">Lokal</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Tahun 2026, sebuah ajang perdana yang menjadi wadah luar biasa bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mempromosikan karya terbaik mereka ke masyarakat luas.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/3644a684f98ea8fe223c713b77189a77_IMG-20261027-WA0003.jpg"><br></p>Kegiatan berlangsung di Terminal Madya Kisaran, pada Senin (26/10/2026) pukul 16.15 Wib, dan dibuka langsung oleh Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P. <a href="https://www.sumut24.co/tag/festival/" target="_blank">Festival</a> ini akan berlangsung hingga 31 Oktober 2026.</p>Hadir dalam Kegiatan para asisten setdakab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para kepala OPD lingkungan Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kepala Cabang Bank Sumut Kisaran, dan Kepala BPS Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para pelaku UMKM se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta tamu undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_IMG-20261027-WA0007.jpg"><br></p>Plt. Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan dan Perindustrian (Kopdagin) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Khalid Armansyah Lubis, menyampaikan bahwa festival ini merupakan kegiatan perdana dengan konsep terbuka (outdoor) yang mengakomodasi produk unggulan masyarakat..</p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/festival/" target="_blank">Festival</a> ini menghadirkan ruang yang lebih luas bagi pelaku UMKM untuk mengembangkan usaha sekaligus memperkenalkan produk mereka kepada masyarakat. Semoga ini menjadi langkah awal kegiatan serupa di masa mendatang."</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/a4a042cf4fd6bfb47701cbc8a1653ada_IMG-20261027-WA0004.jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/festival/" target="_blank">Festival</a> dibuka setiap hari pukul 16.00 Wib, dan diramaikan dengan hiburan seni serta penampilan komunitas musik mulai pukul 20.00 Wib.</p>Kerjasama dengan Dinas Pendidikan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> juga menghadirkan karya seni siswa dan penampilan musik yang memeriahkan suasana.</p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto, S.H., M.A.P. memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif kegiatan ini.</p>"Ini bukan sekadar jualan, tapi ruang untuk tumbuh bersama. Semangat kewirausahaan generasi muda yang ikut serta di sini adalah modal utama kemajuan daerah kita."</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/e00da03b685a0dd18fb6a08af0923de0_IMG-20261027-WA0037.jpg"><br></p>Ia menegaskan bahwa kesuksesan berusaha tidak hanya bermodal keinginan, tetapi butuh kerja keras, ketekunan, dan konsistensi menjaga kualitas. Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berkomitmen terus membimbing UMKM agar semakin naik kelas dan mampu bersaing di pasar yang lebih luas.</p>"Kita ingin produk <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dikenal, disukai, dan menguntungkan rakyatnya sendiri. Mari jaga kualitas, tingkatkan kreativitas, dan manfaatkan momentum ini sebaik-baiknya."</p>Rianto juga berharap festival ini dapat terus berlanjut dan memberikan dampak nyata seperti halnya pagelaran seni budaya yang sebelumnya sukses mendorong perputaran ekonomi di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Usai membuka acara, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> beserta rombongan meninjau langsung setiap stan yang ada, menyapa para pelaku usaha, dan memberikan semangat agar terus berinovasi. Kegiatan berakhir pukul 17.30 WIB dengan suasana yang hangat, tertib, dan penuh harapan.</p>Semoga festival ini menjadi awal kebangkitan produk lokal <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang semakin maju dan dikenal luas. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8441_Festival-Kuliner--amp--Produk-Lokal-Asahan-Resmi-Dibuka--Dorong-UMKM-Naik-Kelas-dan-Bangkitkan-Ekonomi-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287786/festival-kuliner-amp-produk-lokal-asahan-resmi-dibuka-dorong-umkm-naik-kelas-dan-bangkitkan-ekonomi-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Patroli KOMPAK Polres Padang Lawas Diperketat, Timsus Serigala Sakti Sasar Premanisme hingga Kejahatan Jalanan</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 20:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Patroli KOMPAK Polres Padang Lawas Diperketat, Timsus Serigala Sakti Sasar Premanisme hingga Kejahatan Jalanan]]></title>
            <description><![CDATA[Patroli KOMPAK Polres Padang Lawas Diperketat, Timsus Serigala Sakti Sasar Premanisme hingga Kejahatan Jalanan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padang Lawas terus memperkuat upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) melalui patroli malam Program KOMPAK (Kolaborasi Memberantas Pelaku Kejahatan). Dalam operasi yang digelar hingga Selasa dini hari, 27 Oktober 2026, petugas menyasar sejumlah lokasi rawan kriminalitas untuk mengantisipasi aksi premanisme, kejahatan jalanan, hingga gangguan keamanan yang berpotensi meresahkan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli tersebut berlangsung pada Senin malam (26/10) mulai pukul 23.00 WIB hingga Selasa dini hari sekitar pukul 02.00 WIB. Kegiatan ini merupakan bagian dari Program Prioritas Kapolda yang dilaksanakan di wilayah hukum Polres Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yulianto melalui Kasat Reskrim AKP Irwansah Sitorus menyampaikan bahwa patroli KOMPAK menjadi salah satu langkah preventif kepolisian untuk menekan potensi tindak kriminalitas sekaligus memberikan rasa aman kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan patroli melibatkan Tim Khusus (Timsus) Serigala Sakti Satreskrim Polres Padang Lawas bersama personel Polsek Barumun Tengah. Petugas bergerak menyusuri sejumlah titik yang dinilai rawan kejahatan, termasuk kawasan yang berpotensi menjadi lokasi aksi premanisme dan gangguan ketertiban umum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli jajaran Satreskrim Polres Padang Lawas dipimpin Kanit Pidum sekaligus Katimsus Serigala Sakti, IPDA Taufik Akbar. Ia bersama Aipda Wedi Rakhman Nasution, Brigadir William Hutabarat, Briptu Jonatan Ramotan, dan Bripda Farhan Azhari Siregar melakukan patroli bergerak atau mobile patrol di sejumlah kawasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain memantau situasi keamanan, petugas juga berinteraksi langsung dengan warga yang ditemui di jalan, warung, hingga minimarket. Pendekatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap berbagai potensi kejahatan yang dapat terjadi, khususnya pada malam hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, masyarakat diingatkan agar lebih berhati-hati ketika bepergian pada malam hari. Warga juga diminta menghindari jalur yang sepi apabila tidak mendesak serta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi begal, pencurian, dan tindak kriminal lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas turut mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan atau memperlihatkan barang berharga secara berlebihan di tempat umum. Langkah sederhana tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko menjadi sasaran pelaku kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian juga diberikan kepada para remaja yang masih berkumpul hingga larut malam. Mereka diajak untuk menjaga ketertiban, menghindari aktivitas yang berpotensi memicu gangguan kamtibmas, serta ikut berperan menciptakan lingkungan yang aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya menyasar kejahatan konvensional, personel kepolisian juga memberikan edukasi mengenai bahaya judi online. Sosialisasi dilakukan dengan mendatangi sejumlah warung dan minimarket untuk mengingatkan masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik perjudian daring yang berisiko menimbulkan masalah sosial maupun ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya pencegahan kriminalitas juga dilaksanakan Unit Reskrim Polsek Barumun Tengah. Dipimpin Kanit Reskrim IPDA Ali Rahmat bersama anggota operasional, personel melakukan patroli di sejumlah titik rawan dan tempat hiburan yang berada di wilayah hukumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu fokus utama kegiatan tersebut adalah mengantisipasi kejahatan 3C, yakni pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga jenis kejahatan itu menjadi perhatian karena berpotensi menimbulkan kerugian material sekaligus mengganggu rasa aman masyarakat. Karena itu, patroli dilakukan untuk meningkatkan kehadiran polisi di lapangan sekaligus mempersempit peluang terjadinya tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain melakukan pemantauan, petugas juga menyampaikan imbauan agar masyarakat tidak memberikan ruang bagi praktik premanisme dan segera melaporkan apabila menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian turut mengajak masyarakat berpartisipasi menjaga keamanan dengan tidak bersikap acuh terhadap gangguan kamtibmas. Informasi dari warga dinilai penting untuk membantu petugas melakukan pencegahan maupun menindaklanjuti laporan sesuai prosedur yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam patroli tersebut, personel Polsek Barumun Tengah mengingatkan warga agar segera melapor apabila mengalami, melihat, atau mengetahui adanya gangguan keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat dapat menghubungi layanan Call Center Polri 110 untuk menyampaikan laporan atau meminta bantuan kepolisian. Layanan ini dapat dimanfaatkan sebagai jalur komunikasi ketika warga membutuhkan respons petugas terkait situasi keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan lingkungan yang aman. Sinergi antara kepolisian dan warga diharapkan mampu membantu mendeteksi potensi gangguan sejak dini sebelum berkembang menjadi tindak kriminalitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemantauan yang disampaikan dalam laporan kegiatan, patroli KOMPAK oleh Satreskrim Polres Padang Lawas bersama Polsek Barumun Tengah berlangsung lancar, aman, dan terkendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui patroli rutin dan pendekatan langsung kepada masyarakat, Polres Padang Lawas berharap upaya pencegahan kejahatan dapat berjalan lebih efektif. Kehadiran personel di titik-titik rawan juga diharapkan memberikan rasa aman bagi warga yang masih beraktivitas pada malam hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program KOMPAK menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk memperkuat pemeliharaan kamtibmas di Kabupaten Padang Lawas. Namun, menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab aparat, melainkan membutuhkan kesadaran dan kerja sama seluruh elemen masyarakat agar lingkungan tetap tertib, aman, dan nyaman.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3005_Patroli-KOMPAK-Polres-Padang-Lawas-Diperketat--Timsus-Serigala-Sakti-Sasar-Premanisme-hingga-Kejahatan-Jalanan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287785/patroli-kompak-polres-padang-lawas-diperketat-timsus-serigala-sakti-sasar-premanisme-hingga-kejahatan-jalanan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Solok Buka Festival Literasi, Ajak Masyarakat Cerdas Menyaring Informasi dan Tangkal Hoaks</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 20:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Solok Buka Festival Literasi, Ajak Masyarakat Cerdas Menyaring Informasi dan Tangkal Hoaks]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Solok Buka Festival Literasi, Ajak Masyarakat Cerdas Menyaring Informasi dan Tangkal Hoaks]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> : Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat,  Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Selasa (27/10/2026).membuka Festival Literasi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang digelar di halaman Perpustakaan Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Koto Baru, yang  menjadi momentum untuk memperkuat budaya membaca sekaligus meningkatkan kemampuan masyarakat dalam menyaring informasi di tengah maraknya penyebaran berita bohong atau hoaks.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dihadiri oleh Bunda Literasi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ny. Nia Jon Firman Pandu, unsur Forkopimda, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, kepala OPD, camat, wali nagari, serta tamu undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas terlaksananya Festival Literasi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, meskipun daerah masih berada dalam suasana duka akibat bencana yang melanda di sejumlah wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan merasa senang kegiatan ini bisa terlaksana di tengah duka kita yang tertimpa bencana. Walaupun dalam keadaan bencana, semua kegiatan harus tetap terlaksana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga menegaskan bahwa literasi memiliki peran penting dalam meningkatkan pengetahuan dan kualitas sumber daya manusia. Ia mendorong agar keberadaan perpustakaan dapat diperkuat hingga ke setiap nagari, sehingga anak-anak memiliki akses yang lebih mudah terhadap bahan bacaan dan ruang belajar yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakannya, dukungan pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk membangun budaya literasi di tengah masyarakat. Bupati juga mengapresiasi prestasi Nagari Labuah Panjang yang berhasil meraih juara pertama dalam lomba perpustakaan tingkat Provinsi Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Di tengah derasnya arus informasi saat ini, kemampuan membaca, memahami, dan memverifikasi informasi menjadi hal yang sangat penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan melalui festival ini, Bupati  mengajak seluruh masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> untuk meningkatkan literasi, jangan mudah terprovokasi dengan hal-hal yang bersifat hoaks atau tidak benar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bunda Literasi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ny. Nia Jon Firman Pandu turut menekankan pentingnya menumbuhkan budaya membaca sejak dini, terutama di lingkungan keluarga dan sekolah. Peran orang tua, tenaga pendidik, serta masyarakat sangat dibutuhkan untuk membiasakan anak-anak dekat dengan buku dan menjadikan kegiatan membaca sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap Festival Literasi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dapat menjadi wadah untuk meningkatkan minat baca, mengembangkan kreativitas, serta mendorong lahirnya generasi muda yang berpengetahuan luas dan mampu memanfaatkan informasi secara bijak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berharap budaya literasi semakin berkembang hingga ke nagari-nagari. Literasi diharapkan tidak hanya menjadi sarana menambah pengetahuan, tetapi juga membentuk masyarakat yang kritis, cerdas, dan tidak mudah terpecah belah akibat informasi yang menyesatkan.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7780_Bupati-Solok-Buka-Festival-Literasi--Ajak-Masyarakat-Cerdas-Menyaring-Informasi-dan-Tangkal-Hoaks.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287784/bupati-solok-buka-festival-literasi-ajak-masyarakat-cerdas-menyaring-informasi-dan-tangkal-hoaks/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Cetak Sejarah, 24 Dosen UNPAB Raih Jabatan Lektor Kepala Sepanjang 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 20:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Cetak Sejarah, 24 Dosen UNPAB Raih Jabatan Lektor Kepala Sepanjang 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Cetak Sejarah, 24 Dosen UNPAB Raih Jabatan Lektor Kepala Sepanjang 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | SUMUT24.CO &ndash; Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) mencatatkan prestasi membanggakan sepanjang 2026. Sebanyak 24 dosen tetap berhasil meraih Jabatan Akademik Associate Professor atau Lektor Kepala selama periode Januari hingga Oktober 2026.<br>Pencapaian tersebut menjadi yang tertinggi sepanjang sejarah UNPAB sejak berdiri pada 1961. Atas keberhasilan itu, UNPAB menggelar kegiatan tasyakuran sekaligus doa bersama bagi 14 dosen lainnya yang sedang mengajukan kenaikan Jabatan Akademik Associate Professor pada Gelombang II Tahun 2026, Selasa (27/10/2026).<br>Kegiatan tasyakuran tersebut juga diisi dengan berbagi bersama anak-anak yatim piatu di bawah naungan Yayasan Sahabat Yatim Indonesia, Kota Medan. Kegiatan ini merupakan bentuk rasa syukur atas capaian akademik yang membanggakan sekaligus wujud kepedulian sosial kepada sesama.<br>Rektor Bidang Sumber Daya UNPAB, Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, M.Sc., mengatakan, keberhasilan 24 dosen meraih jabatan akademik Lektor Kepala dalam satu tahun merupakan pencapaian tertinggi yang pernah diraih universitas sepanjang sejarahnya.<br>&quot;Sejak berdiri pada tahun 1961, kenaikan jabatan 24 dosen ke jenjang Associate Professor dalam satu tahun adalah pencapaian tertinggi sepanjang sejarah universitas. Bahkan, jumlah ini dapat bertambah lagi mengingat masih ada 14 dosen yang sedang dalam proses pengajuan,&quot; ujar Abdul Razak Nasution.<br>Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah bekerja keras serta semua pihak yang telah memberikan dukungan sehingga pencapaian tersebut dapat terwujud.<br>Menurutnya, keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh dosen UNPAB untuk terus meningkatkan kompetensi, produktivitas akademik, serta kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi.<br>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh dosen yang telah bekerja keras dan semua pihak yang telah mendukung pencapaian ini. Kami juga memohon doa agar prestasi ini dapat terus ditingkatkan pada masa yang akan datang,&quot; ungkapnya.<br>Kegiatan tasyakuran dan doa bersama tersebut tidak hanya menjadi momentum untuk merayakan keberhasilan akademik, tetapi juga memperkuat nilai kebersamaan, rasa syukur, dan kepedulian sosial di lingkungan UNPAB.<br>Dengan adanya 14 dosen yang masih dalam proses pengajuan kenaikan jabatan akademik pada Gelombang II Tahun 2026, UNPAB berpeluang menambah jumlah dosen yang meraih jabatan Lektor Kepala pada tahun ini.<br>Capaian tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya UNPAB dalam memperkuat kualitas sumber daya manusia dan meningkatkan mutu pendidikan tinggi.<br>Berikut Daftar 24 Dosen UNPAB yang Meraih Jabatan Associate Professor Periode Januari&ndash;Oktober 2026:<br>Assoc. Prof. Dr. Ali Yusran Gea, SH., MH., M.Kn.<br>Assoc. Prof. Dr. Dito Aditia Darma Nasution, SE., M.Si.<br>Assoc. Prof. Dr. Nina Andriany Nasution, SE., Ak., M.Si.<br>Assoc. Prof. Dr. Oktarini Khamilah, SE., M.Si.<br>Assoc. Prof. Dr. Rahayu Dwi Utami, S.Pd., M.Pd.<br>Assoc. Prof. Dr. Bahtiar Siregar, S.Pd.I, M.Pd.<br>Assoc. Prof. Dr. Emi Wakhyuni, SE., M.Si.<br>Assoc. Prof. Dr. Muhammad Isa Indrawan, SE., MM.<br>Assoc. Prof. Dr. Muhammad Yunan, S.Pd.I, M.Pd.I.<br>Assoc. Prof. Dr. Nurafrina Siregar, SE., M.Si.<br>Assoc. Prof. H. Abdul Razak Nasution, S.H.Int., M.Sc.<br>Assoc. Prof. Dr. Darmeli Nasution, S.Kom., M.Kom.<br>Assoc. Prof. Dr. Heriyati Chrisna, SE., M.Si.<br>Assoc. Prof. Dr. Slamet Widodo, SE., MM.<br>Assoc. Prof. Andysah Putera Utama, S.Kom., M.Kom., Ph.D.<br>Assoc. Prof. Dr. Darmilisani, SE., M.Si.<br>Assoc. Prof. Dr. Gloria Gita Putri Ginting, SH., M.Kn.<br>Assoc. Prof. Dr. Hadi Saputra Panggabean, S.Pd.I, M.Pd.<br>Assoc. Prof. Dr. Leni Marlina, S.Kom., M.Kom.<br>Assoc. Prof. Dr. Mhd. Habibu Rahman, S.Pd., M.Pd.<br>Assoc. Prof. Dr. Muhammad Toyib Daulay, SE., MM.<br>Assoc. Prof. Dr. Rahmad Sembiring, SE., M.S.P.<br>Assoc. Prof. Rita Nofianti, S.Pd., M.Pd.<br>Assoc. Prof. Dr. Ruth Riah Ate Tarigan, S.P., M.Si.<br>Prestasi ini diharapkan semakin memperkuat posisi UNPAB dalam pengembangan pendidikan tinggi serta mendorong lahirnya lebih banyak dosen berprestasi yang berkontribusi bagi kemajuan ilmu pengetahuan dan masyarakat. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6224_Cetak-Sejarah--24-Dosen-UNPAB-Raih-Jabatan-Lektor-Kepala-Sepanjang-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287783/cetak-sejarah-24-dosen-unpab-raih-jabatan-lektor-kepala-sepanjang-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Padangsidimpuan Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Pertalite, Mobil Bertangki Modifikasi 300 Liter Diamankan</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 20:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Padangsidimpuan Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Pertalite, Mobil Bertangki Modifikasi 300 Liter Diamankan]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Padangsidimpuan Bongkar Dugaan Penyalahgunaan Pertalite, Mobil Bertangki Modifikasi 300 Liter Diamankan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padangsidimpuan mengungkap dugaan tindak pidana penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi jenis Pertalite di wilayah hukumnya, Selasa (27/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, polisi mengamankan dua orang terduga pelaku berinisial AYP (19) dan EP (17), serta satu unit mobil Toyota Kijang kotak berwarna hijau dengan nomor polisi BB 1654 FB yang telah dilengkapi tangki modifikasi berkapasitas 300 liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penindakan dilakukan sekitar pukul 08.00 WIB di Jalan Merdeka, Kelurahan Kayu Ombun, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval N.G. Desky, S.H., S.I.K., M.H., menegaskan bahwa kepolisian berkomitmen menindak penyalahgunaan BBM bersubsidi yang peruntukannya telah diatur oleh pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;BBM bersubsidi merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk membantu masyarakat yang berhak. Karena itu, setiap dugaan penyalahgunaan dalam pengangkutan maupun niaga BBM bersubsidi akan kami tindak sesuai ketentuan hukum yang berlaku,&quot; tegas Kapolres.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terlibat dalam praktik penimbunan, pengangkutan ilegal, maupun perdagangan BBM bersubsidi yang bertentangan dengan aturan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus ini bermula dari informasi masyarakat yang diterima Kasat Reskrim Polres Padangsidimpuan AKP Hasiholan Naibaho, S.H., M.H., mengenai sebuah kendaraan yang diduga membawa BBM bersubsidi jenis Pertalite secara ilegal di Jalan Merdeka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menindaklanjuti informasi tersebut, tim operasional Satreskrim yang dipimpin Aiptu Ahmad Taufik Simbolon, S.H., bersama Bripka Roby Ayat Gito dan Bripka Azli Nasution, segera melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian membuntuti kendaraan yang dicurigai hingga ke kawasan Kelurahan Kayu Ombun. Setelah berhasil menghentikan mobil Toyota Kijang hijau tersebut, polisi melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan dan muatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan BBM jenis Pertalite yang disimpan di dalam jerigen serta sebuah tangki yang telah dimodifikasi dengan kapasitas mencapai 300 liter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua terduga pelaku berikut kendaraan dan barang bukti selanjutnya dibawa ke Mapolres Padangsidimpuan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pengungkapan tersebut, polisi menyita sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan aktivitas pengangkutan BBM bersubsidi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Barang bukti yang diamankan meliputi satu unit Toyota Kijang kotak berwarna hijau bernomor polisi BB 1654 FB dengan tangki modifikasi berkapasitas 300 liter berisi Pertalite, lima jerigen berkapasitas masing-masing 40 liter, serta empat unit telepon genggam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari lima jerigen tersebut, tiga di antaranya berisi BBM jenis Pertalite, sedangkan dua jerigen lainnya dalam keadaan kosong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyidikan dan pendalaman lebih lanjut terkait dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga BBM bersubsidi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi-saksi, barang bukti, serta keterangan yang diperoleh dari para terduga pelaku, penyidik telah meningkatkan penanganan perkara tersebut ke tahap penyidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua terduga pelaku masing-masing berinisial AYP, berusia 19 tahun, dan EP, berusia 17 tahun. Keduanya diketahui berasal dari Kelurahan Pasir Matogu, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena salah satu terduga pelaku masih berusia di bawah 18 tahun, penanganan perkara dilakukan dengan memperhatikan ketentuan peradilan pidana anak. Penyidik juga menyiapkan pemisahan berkas perkara atau splitsing sesuai kebutuhan proses hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkara ini, para terduga pelaku dipersangkakan melanggar Pasal 55 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi sebagaimana diubah melalui Pasal 40 angka 9 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2022 tentang Cipta Kerja Menjadi Undang-Undang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerapan pasal tersebut berkaitan dengan dugaan penyalahgunaan pengangkutan dan/atau niaga bahan bakar yang penyediaan serta pendistribusiannya mendapat penugasan pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, proses hukum tetap harus berjalan berdasarkan alat bukti dan ketentuan perundang-undangan yang berlaku. Status bersalah seseorang ditentukan melalui proses peradilan yang sah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padangsidimpuan mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan penimbunan, penyalahgunaan, maupun pengangkutan BBM bersubsidi secara ilegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat juga diharapkan berperan aktif memberikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan distribusi BBM bersubsidi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan dapat disampaikan melalui layanan darurat Kepolisian Call Center 110.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengungkapan ini, Polres Padangsidimpuan menegaskan komitmennya untuk mengawasi distribusi BBM bersubsidi agar penyalurannya tetap sesuai aturan dan tidak disalahgunakan oleh pihak-pihak yang tidak berhak.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_534_Polres-Padangsidimpuan-Bongkar-Dugaan-Penyalahgunaan-Pertalite--Mobil-Bertangki-Modifikasi-300-Liter-Diamankan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287782/polres-padangsidimpuan-bongkar-dugaan-penyalahgunaan-pertalite-mobil-bertangki-modifikasi-300-liter-diamankan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sekda Rahmat Marzuki Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Pemko Padangsidimpuan Evaluasi MCP Tiap Bulan</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 20:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sekda Rahmat Marzuki Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Pemko Padangsidimpuan Evaluasi MCP Tiap Bulan]]></title>
            <description><![CDATA[Sekda Rahmat Marzuki Tegaskan Komitmen Antikorupsi, Pemko Padangsidimpuan Evaluasi MCP Tiap Bulan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kota Padangsidimpuan memperkuat langkah pencegahan korupsi dengan mendorong seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) meningkatkan kepatuhan terhadap indikator Monitoring Center for Prevention (MCP) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelengkapan data, pembaruan informasi, dan evaluasi berkala menjadi perhatian utama untuk memperbaiki tata kelola pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut ditegaskan Sekretaris Daerah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>) Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE, saat membuka Rapat Tindak Lanjut Pencegahan Korupsi Tahun 2026 di Ruang Rapat Wali Kota Padangsidimpuan, Selasa (27/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan itu, Rahmat meminta seluruh OPD yang belum menuntaskan pemenuhan data agar segera melakukan pembaruan dan melengkapi dokumen yang dibutuhkan. Menurutnya, keberhasilan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya mengandalkan kebijakan pimpinan, tetapi juga memerlukan keseriusan setiap perangkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan pentingnya komitmen bersama agar seluruh indikator pencegahan korupsi dapat dipenuhi sesuai kebutuhan evaluasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Marilah kita tetap belajar dan berkoordinasi supaya tidak terjadi di Kota Padangsidimpuan. Yang pimpinan OPD-nya belum terpenuhi datanya, tolong dipenuhi secepatnya. Saya yakin dan percaya ini bisa kita selesaikan sepanjang bapak dan ibu berkomitmen dan kita bekerja sama,&quot; tegas Rahmat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan yang sama, Inspektur Kota Padangsidimpuan, Sulaiman Lubis, S.E., memaparkan perkembangan tindak lanjut koordinasi pencegahan korupsi tahun 2026 di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemaparan tersebut, disampaikan bahwa KPK memberikan apresiasi kepada pemerintah daerah se-Sumatera Utara atas berbagai upaya perbaikan tata kelola pemerintahan yang terus dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, pemerintah daerah tetap dituntut menjaga konsistensi dalam memenuhi kebutuhan data dan melakukan pembaruan informasi. Langkah ini diperlukan untuk mendukung proses pemantauan, evaluasi, serta analisis terhadap berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah data yang menjadi perhatian meliputi penyelamatan keuangan daerah, pokok-pokok pikiran DPRD, perjalanan dinas anggota DPRD, biaya sosialisasi legislatif, hibah, bantuan sosial, hingga pengadaan barang dan jasa untuk periode 2024&ndash;2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelengkapan data pada sektor-sektor tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung pengawasan dan mendorong pengelolaan anggaran daerah yang lebih tertib, transparan, serta dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahmat juga mendorong agar evaluasi terhadap pemenuhan indikator MCP KPK dilaksanakan secara rutin setiap bulan. Dengan pola evaluasi berkala, perkembangan setiap OPD dapat dipantau secara bersama, sementara hambatan yang muncul bisa segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa pemenuhan indikator pencegahan korupsi harus menjadi tanggung jawab bersama, bukan sekadar kewajiban administratif yang diselesaikan menjelang evaluasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagaimana MCP KPK ini bisa kita penuhi. Kenapa orang lain bisa, kenapa kita tidak? Sederhana saja, kalau kita mau, pasti kita bisa. Mari bersama-sama satu bulan sekali kita rapatkan MCP KPK ini,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui evaluasi rutin tersebut, setiap perangkat daerah diharapkan mengetahui perkembangan pemenuhan indikator yang menjadi tanggung jawabnya. Koordinasi antarlembaga juga perlu diperkuat agar kekurangan dokumen maupun kendala teknis tidak berlarut-larut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penguatan pencegahan korupsi menjadi salah satu langkah penting untuk membangun pemerintahan yang memiliki sistem kerja tertib, transparan, dan akuntabel. Karena itu, seluruh OPD di lingkungan Pemko Padangsidimpuan diharapkan menjalankan tugas sesuai ketentuan serta mendukung upaya perbaikan tata kelola secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahmat berharap seluruh perangkat daerah memiliki kesamaan komitmen dalam menyelesaikan berbagai kebutuhan data dan memenuhi indikator MCP KPK. Kerja sama yang konsisten dinilai menjadi kunci agar proses evaluasi berjalan lebih efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pembaruan data secara berkala, koordinasi yang kuat, serta pengawasan yang berkelanjutan, Pemko Padangsidimpuan diharapkan dapat memperkuat sistem pencegahan korupsi sekaligus meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut diharapkan tidak berhenti pada pemenuhan indikator semata, tetapi juga menjadi bagian dari budaya kerja birokrasi yang mengutamakan integritas, tanggung jawab, dan kepentingan publik.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2600_Sekda-Rahmat-Marzuki-Tegaskan-Komitmen-Antikorupsi--Pemko-Padangsidimpuan-Evaluasi-MCP-Tiap-Bulan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287781/sekda-rahmat-marzuki-tegaskan-komitmen-antikorupsi-pemko-padangsidimpuan-evaluasi-mcp-tiap-bulan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PWI Riau dan PWI Kota Solok Bahas Penguatan Organisasi dan Etika Jurnalistik</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 20:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PWI Riau dan PWI Kota Solok Bahas Penguatan Organisasi dan Etika Jurnalistik]]></title>
            <description><![CDATA[PWI Riau dan PWI Kota Solok Bahas Penguatan Organisasi dan Etika Jurnalistik]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Pekan Baru - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selasa (27/10/2026) Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kota Solok, Sumatera Barat,  bersama jajaran perwakilan Pemerintah Kota Solok melakukan kunjungan studi komparatif ke PWI Provinsi Riau,  rombongan disambut langsung oleh Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, beserta pengurus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;  Ketua PWI Riau, Raja Isyam Azwar, dalam sambutannya,  mengatakan bahwa pihaknya saat ini sangat fokus memperkuat sosialisasi etika jurnalistik dan integritas wartawan. Hal ini  didasari data Dewan Pers yang menempatkan Provinsi Riau sebagai daerah dengan pertumbuhan jumlah wartawan dan media tertinggi di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkannya, saat ini tercatat sekitar 5.600 media online beroperasi di Riau, Artinya, masih banyak rekan-rekan yang belum menjadi bagian dari organisasi profesi, padahal Undang-Undang Pers mewajibkan setiap wartawan untuk bergabung dalam organisasi profesi yang diakui.<br><br>Untuk  kedepan, PWI Riau terus berupaya menjangkau lebih banyak rekan wartawan agar pers tidak hanya berkembang secara kuantitas, tetapi juga semakin berkualitas dan terpercaya.<br><br>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Solok, Nurzal Gustim, dalam sambutannya mengucapkan  rasa terima kasih yang mendalam atas penyambutan yang luar biasa. Dan  menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan membangun kebersamaan dan belajar langsung bagaimana PWI Riau menata organisasi di tengah pesatnya pertumbuhan media.<br><br>Dikatakan Nurzal Gustim Kominfo Kota Solok juga memperkenalkan inovasi sistem digital SIKOMPAK . Sistem Informasi Kemitraan Kominfo dan Pers yang mencatat dan melisensikan media mitra secara daring. Dari 60 media yang terdaftar di Kominfo Kota Solok, saat ini 43 di antaranya telah menjalin kerja sama resmi. Sistem ini diharapkan mempermudah layanan, meningkatkan transparansi, serta mengurangi birokrasi administrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan Kami sangat terkesan melihat bagaimana PWI Riau membangun organisasi. Di Riau jumlah media mencapai ribuan, tentu tantangannya jauh lebih besar. Dari sinilah kami ingin belajar.<br><br>Ketua PWI Kota Solok, Raunis Roni, juga  menyampaikan bahwa kunjungan ini dilakukan dalam rangka studi komparatif. Pada kesempatan tersebut Raunis Roni menanyakan langkah-langkah PWI Riau dalam menjaring dan membina anggota di kabupaten/kota, serta ketentuan keanggotaan yang berlaku. Dan memberikan contoh di Sumatera Barat, misalnya, seseorang wajib lulus Uji Kompetensi Wartawan dan mengikuti Orientasi Keanggotaan serta Kode Etik sebelum resmi bergabung.<br><br>Menanggapi hal tersebut, Raja Isyam Azwar menjelaskan bahwa PWI Pusat telah memberikan arahan jelas untuk memperkuat persatuan di seluruh jajaran organisasi. Kita diajak meninggalkan ego pribadi dan kepentingan kelompok, demi mengutamakan kepentingan organisasi dan profesi kita bersama, ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut  juga sepakat bahwa kebijakan pemerintah daerah yang memihak pada pers yang profesional dan berintegritas sangat diperlukan. Pengelolaan administrasi secara daring dinilai langkah tepat untuk menciptakan kemitraan yang transparan dan akuntabel.<br><br>Dan ahkir kata, Pemerintah Kota Solok dan PWI Kota Solok mengundang jajaran PWI Riau untuk berkunjung ke Kota Solok di waktu yang berkenan. Semoga silaturahmi ini terus terjalin erat dan membawa manfaat bagi kemajuan dunia pers di kedua daerah.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3985_PWI-Riau-dan-PWI-Kota-Solok-Bahas-Penguatan-Organisasi-dan-Etika-Jurnalistik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287780/pwi-riau-dan-pwi-kota-solok-bahas-penguatan-organisasi-dan-etika-jurnalistik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Solok Buka Sosialisasi Peran Niniak Mamak dalam Melestarikan Nilai Adat dan Tata Kelola Hukum Adat</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 20:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Solok Buka Sosialisasi Peran Niniak Mamak dalam Melestarikan Nilai Adat dan Tata Kelola Hukum Adat]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Solok Buka Sosialisasi Peran Niniak Mamak dalam Melestarikan Nilai Adat dan Tata Kelola Hukum Adat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat,  Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH,  Selasa (27/10/2026) membuka kegiatan Sosialisasi Peran Niniak Mamak dalam Melestarikan Nilai-Nilai Adat dan Tata Kelola Hukum Adat Tingkat Nagari,  bertempat di Aula Islamic Center Koto Baru, yang  dihadiri Ketua Pengadilan Negeri Koto Baru, Syofia Nisra, S.H., M.H., para niniak mamak se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, serta undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, dalam kegiatan tersebut, peran niniak mamak menjadi perhatian penting dalam menjaga kelestarian adat dan budaya Minangkabau, khususnya di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Niniak mamak memiliki kedudukan strategis dalam membimbing anak kemenakan, menjaga nilai-nilai adat, serta menyelesaikan berbagai persoalan di tengah masyarakat berdasarkan ketentuan adat yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> mengatakan pentingnya menjaga dan melestarikan nilai-nilai adat sebagai bagian dari identitas masyarakat Minangkabau. Menurutnya, niniak mamak memiliki tanggung jawab besar dalam mewariskan nilai-nilai luhur adat kepada generasi muda agar tetap terjaga di tengah perkembangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tata kelola hukum adat di tingkat nagari perlu terus diperkuat melalui pemahaman yang baik mengenai peran, tanggung jawab, serta mekanisme penyelesaian persoalan adat. Sinergi antara niniak mamak, pemerintah nagari, dan unsur penegak hukum juga diperlukan agar kehidupan bermasyarakat berjalan harmonis dengan tetap menghormati ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diharapkan melalui sosialisasi ini, para niniak mamak semakin memahami peran strategisnya dalam menjaga marwah adat, membina anak kemenakan, serta memperkuat penerapan nilai-nilai adat dalam kehidupan masyarakat di nagari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berharap kegiatan ini dapat menjadi langkah nyata dalam memperkuat kelembagaan adat dan menjaga kelestarian adat Minangkabau sebagai warisan budaya yang harus terus dijaga oleh generasi sekarang dan mendatang.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3680_Bupati-Solok-Buka-Sosialisasi-Peran-Niniak-Mamak-dalam-Melestarikan-Nilai-Adat-dan-Tata-Kelola-Hukum-Adat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287779/bupati-solok-buka-sosialisasi-peran-niniak-mamak-dalam-melestarikan-nilai-adat-dan-tata-kelola-hukum-adat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sopir Taksi Online Dibunuh karena Dua Tersangka Terlilit Utang Pinjol</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 20:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sopir Taksi Online Dibunuh karena Dua Tersangka Terlilit Utang Pinjol]]></title>
            <description><![CDATA[Sopir Taksi Online Dibunuh karena Dua Tersangka Terlilit Utang Pinjol]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Terlilit utang karena pinjaman online (pinjol) membuat dua pria nekat menghabisi sopir taksi online yang mayatnya ditemukan di Kabupaten Asahan, beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi pembunuhan disertai perampokan itu dilakukan dua tersangka serakah dipengaruhi narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penyebab pembunuhan itu karena kedua pelaku terlilit masalah utang sehingga merencanakan melakukan aksi perampokan terhadap korban," ungkap Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Cornelis Simanjuntak didampingi Kasubdit Jatanras, Kompol Jama Kita Purba, Selasa (2710/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskannya, kasus pembunuhan itu terungkap bermula dari penemuan jenazah Imran di dalam parit, Jalan Martil, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, pada Kamis (22/10/2026) lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil penyelidikan awal, dugaan tindak pidana pencurian dengan kekerasan itu terjadi sehari sebelumnya di Jalan Kates, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang. Dua tersangka inisial MAH dan FSO, warga Medan memesan taksi online yang dikemudikan korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Di tengah perjalanan kedua pelaku melancarkan aksi pembunuhan dan perampokan guna menguasai handphone serta mobil korban," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Usai menghabisi nyawa korban kemudian kedua pelaku membuang jasad korban ke Asahan," terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temuan mayat itu membuat personel Jatanras Dit Reskrimum Polda Sumut langsung bergerak cepat melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui serangkaian penyelidikan, analisis informasi teknologi, serta pemantauan, tim gabungan mengidentifikasi pelaku dan  mengamankan MAH dan FSO di kawasan Jalan Jamin Ginting, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, kemarin," papar Kombes Pol Cornelis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pemeriksaan, sambungnya, kedua tersangka mengakui telah membunuh dan merampok barang-barang milik korban lalu membuang jenazahnya ke wilayah Kisaran, Kabupaten Asahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dalam pengembangan penyidikan, tim gabungan menemukan mobil milik Imran di kawasan Sei Mencirim, Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deliserdang, diduga hendak dijual kepada calon penadah," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam proses pengembangan untuk memastikan lokasi kejadian, Direktur Reskrimum Polda Sumut menerangkan kedua pelaku mencoba melakukan perlawanan dan berupaya melarikan diri sehingga diberikan tindakan tegas terukur (tembak) &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Motif dari kasus pembunuhan terhadap pengemudi taksi online ini, kedua tersangka ingin menguasai kendaraan korban karena terlilit masalah utang. Keduanya juga terbukti mengonsumsi narkoba," pungkasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, warga menemukan jasad korban Muhammad Imran (33), yang berprofesi sebagai sopir taksi online di dalam parit Jalan Martil, Kelurahan Dadi Mulyo, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan pada Kamis (22/10/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks foto :<br>Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Cornelis M Simanjuntak didampingi Kasubdit III Jatanras, Kompol Jama Kita Purba memberikan keterangan kepada wartawan, Selasa (27/10/2026)(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2471_Sopir-Taksi-Online-Dibunuh-karena-Dua-Tersangka-Terlilit-Utang-Pinjol.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287778/sopir-taksi-online-dibunuh-karena-dua-tersangka-terlilit-utang-pinjol/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolresta Deli Serdang Laksanakan Strong Point Pagi dan Sosialisasikan Ops Patuh Toba 2026</guid>
            <pubDate>Tue, 27 Oct 2026 19:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolresta Deli Serdang Laksanakan Strong Point Pagi dan Sosialisasikan Ops Patuh Toba 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolresta Deli Serdang Laksanakan Strong Point Pagi dan Sosialisasikan Ops Patuh Toba 2026]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Deliserdang- Dalam rangka mendukung program kerja prioritas Kapolri, Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., melaksanakan kegiatan strong point pagi dengan turun langsung melakukan pengaturan arus lalu lintas di Simpang Bakaran Batu, Kecamatan Lubuk Pakam, Selasa (27/10/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada waktu yang sama, Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, S.I.K., M.H., juga melaksanakan kegiatan strong point pengaturan lalu lintas pagi di Simpang Pantai Labu, Kecamatan Lubuk Pakam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut merupakan bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat, khususnya pada jam-jam sibuk pagi hari, guna memastikan kelancaran arus lalu lintas, membantu masyarakat yang beraktivitas, serta meningkatkan kesadaran pengguna jalan dalam mematuhi peraturan lalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain melakukan pengaturan arus kendaraan, Kapolresta Deli Serdang dan anggota turut mensosialisasikan Operasi Patuh Toba 2026 kepada masyarakat dan pengguna jalan. Sosialisasi ini bertujuan untuk mengingatkan masyarakat agar senantiasa tertib berlalu lintas, mengutamakan keselamatan, serta melengkapi kelengkapan berkendara sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol. Muhammad, S.H., S.I.K., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan strong point merupakan salah satu upaya Polri untuk memberikan pelayanan langsung kepada masyarakat sekaligus mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan strong point pagi ini, kami ingin memastikan masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman, khususnya saat melintasi persimpangan yang ramai pada jam-jam sibuk. Kami juga mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung Operasi Patuh Toba 2026 dengan meningkatkan disiplin dan kepatuhan terhadap peraturan lalu lintas,&quot; ujar Kapolresta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengimbau kepada seluruh pengguna jalan agar selalu menggunakan helm berstandar SNI bagi pengendara sepeda motor, menggunakan sabuk pengaman bagi pengemudi mobil, tidak menggunakan telepon seluler saat berkendara, serta mematuhi rambu-rambu dan arahan petugas di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keselamatan berlalu lintas merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, kesadaran dan kepatuhan setiap pengguna jalan sangat diperlukan untuk mencegah terjadinya kecelakaan lalu lintas serta menciptakan situasi lalu lintas yang aman dan tertib.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kepolisian, memperkuat kehadiran personel di tengah masyarakat, serta mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1701_Kapolresta-Deli-Serdang-Laksanakan-Strong-Point-Pagi-dan-Sosialisasikan-Ops-Patuh-Toba-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287777/kapolresta-deli-serdang-laksanakan-strong-point-pagi-dan-sosialisasikan-ops-patuh-toba-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>