<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 20 Jul 2026 15:50:49 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Khutbatul &#039;Arsy PP TPI Medan 2026: Warisan Nilai Pendiri TPI Ditanamkan kepada Generasi Santri Baru</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Khutbatul 'Arsy PP TPI Medan 2026: Warisan Nilai Pendiri TPI Ditanamkan kepada Generasi Santri Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Khutbatul &039Arsy PP TPI Medan 2026 Warisan Nilai Pendiri TPI Ditanamkan kepada Generasi Santri Baru]]></description>
            <content><![CDATA[<br></p><br>Medan &ndash; Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam (PP TPI) Medan menggelar Khutbatul &#039;Arsy Apel Tahunan Pekan Perkenalan Tahun Ajaran 2026/2027 di Lapangan PP TPI Medan, Jalan Pelajar No. 44 Medan, Senin (20/7/2026).</p><br>Kegiatan yang menjadi agenda rutin setiap awal tahun ajaran itu diikuti seluruh santri baru dan lama. Hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Umum PP TPI Prof. Dr. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp. Pros, Ketua Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Yose Rizal, Ketua I dan II PP TPI H. Ikrom Helmi Nasution, SH, Prof. Ardiansyah, Ustaz Dr. Marwin Siahaan, Ustadz Rizal, serta sejumlah tokoh pendidikan dan undangan lainnya.</p><br>Ketua Umum PP Taman Pendidikan Islam (TPI)Prof. Dr. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp. Pros.  menyampaikan materi mengenai Sejarah Taman Pendidikan Islam (TPI). Ia mengulas perjalanan panjang TPI dalam mencetak generasi berilmu, berakhlak, dan berkontribusi bagi bangsa serta agama.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_1001243504.jpg"><br></p><br>Sejarah berdirinya Taman Pendidikan Islam (TPI), nilai-nilai perjuangan, hingga filosofi pendidikan Islam menjadi materi penting yang disampaikan Prof. Dr. Ismet Danial Nasution, drg., Ph.D., Sp. Pros. dalam kegiatan pembinaan dan orientasi santri baru Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah.</p><br>Dalam paparannya, Prof. Ismet menjelaskan bahwa Taman Pendidikan Islam (TPI) merupakan wadah pembinaan dan penanaman nilai-nilai ajaran Islam agar melahirkan manusia yang mengabdikan diri kepada Allah SWT sekaligus menjadi khalifah di muka bumi.<br>Ia menguraikan bahwa TPI didirikan oleh Drs. KH. Rivai Abdul Manap Nasution bersama tokoh-tokoh lainnya pada 1 Mei 1950 atau bertepatan dengan 12 Rajab 1369 Hijriah di Kota Medan. Organisasi ini lahir sebagai gerakan pendidikan untuk mengisi kemerdekaan Indonesia melalui pembangunan sumber daya manusia yang berilmu dan berakhlak. Penjelasan tersebut juga sejalan dengan berbagai kajian sejarah mengenai perkembangan TPI di Sumatera Utara.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_1001243444.jpg"><br></p><br>Prof. Ismet menyampaikan, saat mendirikan TPI, Rivai Abdul Manap Nasution merupakan seorang guru agama sekaligus pejuang kemerdekaan yang memiliki latar belakang pendidikan Muallimin. Sosoknya dikenal gigih memperjuangkan pendidikan Islam, khususnya bagi masyarakat di kawasan perkebunan yang ketika itu masih minim akses pendidikan.<br>Dalam materi yang dipaparkan, disebutkan bahwa latar belakang berdirinya TPI adalah untuk memberikan makna nyata terhadap nikmat kemerdekaan yang telah dianugerahkan Allah SWT kepada bangsa Indonesia melalui pembangunan di bidang pendidikan.</p><br>Prof. Ismet juga menjelaskan landasan filosofis TPI, yakni mengajak seluruh elemen bangsa untuk tidak "bermain di lapangan yang sempit", tetapi saling mendukung lembaga-lembaga pendidikan yang didirikan oleh organisasi sosial dan masyarakat demi kemajuan umat.<br>Selain itu, TPI berasaskan Pancasila, berpedoman pada UUD 1945, berakidah Islam, beriktikad Ahlussunnah Wal Jamaah, dan bermazhab Syafi&#039;i.<br>Pada kesempatan tersebut, Prof. Ismet memaparkan falsafah perjuangan TPI yang dikenal dengan Tri Azimah Karya, yaitu melahirkan ilmiawan (orang berilmu), amaliawan (orang yang berkarya dan beramal dengan ikhlas), serta maaliawan (orang yang memiliki kemampuan berderma dan memanfaatkan hartanya untuk kemaslahatan umat).</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/9dcb88e0137649590b755372b040afad_1001243502.jpg"><br></p><br>Sementara itu, bidang amal usaha TPI diwujudkan melalui Tri Program Karya, meliputi tabligh, dakwah dan penerangan, pendidikan, pengajaran dan kebudayaan, serta ibadah sosial.<br>Melalui penyampaian materi sejarah tersebut, para santri baru diharapkan tidak hanya mengenal asal-usul berdirinya TPI, tetapi juga memahami nilai perjuangan para pendirinya sehingga mampu meneruskan semangat membangun pendidikan Islam yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi masyarakat.<br>Sementara itu, Ketua I dan II PP TPI, H. Ikrom Helmi Nasution, SH, mengatakan Khutbatul &#039;Arsy bukan sekadar seremoni menyambut tahun ajaran baru, tetapi menjadi momentum penting untuk menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan pesantren kepada seluruh santri, khususnya santri baru.</p><br>"Khutbatul &#039;Arsy merupakan gerbang awal bagi para santri untuk mengenal kehidupan di pesantren. Di sinilah mereka dibina agar memiliki disiplin, akhlak yang mulia, semangat menuntut ilmu, serta jiwa kepemimpinan yang akan menjadi bekal di masa depan," ujarnya.<br>Ikrom Helmi menegaskan bahwa Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan tidak hanya berorientasi pada prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter dan kepribadian santri yang berlandaskan nilai-nilai Islam.<br>"Harapan kami, seluruh santri mampu memanfaatkan kesempatan belajar di pesantren dengan sebaik-baiknya. Jadilah generasi yang berilmu, beriman, berakhlak mulia, mandiri, serta mampu memberikan manfaat bagi agama, bangsa, dan negara," katanya.<br>Ia juga mengajak seluruh santri untuk mengikuti seluruh rangkaian Pekan Perkenalan dengan penuh semangat dan menjadikannya sebagai awal perjalanan dalam meraih cita-cita serta mengukir prestasi di lingkungan Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah TPI Medan.<br>Sementara itu Pembina Upacara , Kasat Binmas Polrestabes Medan AKBP Wenny Mokhtar, SH., M.H. mengajak para santri untuk menjadi generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki keterampilan serta jiwa nasionalisme.<br>Menurutnya, santri harus memiliki konsep "3C", yakni cakap iman dan ilmu, cakap skill, serta cinta tanah air.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/698d51a19d8a121ce581499d7b701668_1001243506.jpg"><br>"Kalau di kepolisian ada istilah curat, curas, dan curanmor, maka di pesantren kita punya 3C, yaitu cakap iman dan ilmu, cakap skill, dan cinta tanah air. Inilah bekal penting bagi santri menghadapi masa depan," ujarnya yang disambut antusias para peserta.<br>Pada sesi berikutnya, Ketua Badan Silaturahmi Pondok Pesantren (BSPP) Sumatera Utara, H. Yulizar Parlagutan Lubis, memberikan motivasi kepada para santri agar bersyukur mendapat kesempatan menempuh pendidikan di pesantren.<br>"Jangan pernah merasa dipaksa orang tua masuk pesantren. Tidak semua orang memiliki kesempatan belajar di pesantren. Justru kita adalah orang-orang pilihan," katanya.<br>Ia menegaskan bahwa kehidupan di pesantren memberikan banyak kelebihan yang tidak diperoleh di lembaga pendidikan lain.<br>"Di pesantren kita tidak hanya belajar ilmu pengetahuan dan agama, tetapi juga dilatih hidup mandiri, disiplin, serta belajar kepemimpinan. Bekal seperti ini sulit diperoleh di luar pesantren. Di pesantren kita mendapatkan bekal untuk kehidupan dunia sekaligus akhirat," ujarnya.<br>Yulizar juga mengingatkan seluruh santri agar memiliki cita-cita yang tinggi sebagai motivasi untuk terus belajar dan berprestasi.<br>"Kita semua harus punya cita-cita. Dengan cita-cita yang tinggi, semangat belajar akan terus tumbuh. Berbanggalah menjadi santri, karena pesantren mencetak generasi yang siap memimpin dan memberi manfaat bagi umat," pesannya.</p><br>Melalui rangkaian Khutbatul &#039;Arsy tersebut, PP TPI Medan berharap para santri baru mampu beradaptasi dengan kehidupan pesantren serta memiliki semangat untuk menjadi generasi yang unggul dalam ilmu, berakhlak mulia, mandiri, memiliki keterampilan, serta cinta kepada agama, bangsa, dan negara.rel&lt;/p&gt; &lt;p&gt;</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9548_Khutbatul---039-Arsy-PP-TPI-Medan-2026--Warisan-Nilai-Pendiri-TPI-Ditanamkan-kepada-Generasi-Santri-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284500/khutbatul-039arsy-pp-tpi-medan-2026-warisan-nilai-pendiri-tpi-ditanamkan-kepada-generasi-santri-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan membuka kegiatan Seminar Sehari &lsquo;Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme&rsquo;</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan membuka kegiatan Seminar Sehari ‘Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme’]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan membuka kegiatan Seminar Sehari &lsquoMembangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme&rsquo]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar I Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Muhammad Hamdani Lubis SH membuka kegiatan Seminar Sehari &#039Membangun Jiwa Kepemimpinan dan Nasionalisme&#039; yang diikuti para tokoh agama. Kegiatan seminar digelar di Gedung Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Sabtu (18/07/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir sebagai narasumber,  Sekjen GKPS Pdt Dr Janhotner Saragih, Ketua Komisi Hubungan Antar Umat Beragama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kota Pematangsiantar Drs H Rasyid Nasution, dan Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kabupaten Simalungun Dr H Bahrum Saleh MA. Dengan moderator Pdt Tri Putri Saragih STh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Wesly Silalahi diwakili Hamdani dalam sambutannya mengatakan  atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar, menyampaikan apresiasi dan mengucapkan terima kasih kepada Pimpinan Sinode Gereja Kristen Protestan Simalungun (GKPS), khususnya Departemen Kesaksian, yang telah menginisiasi kegiatan tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Seminar ini merupakan langkah yang sangat baik untuk memperkuat semangat kepemimpinan, persaudaraan, toleransi, serta rasa cinta tanah air di tengah keberagaman masyarakat Kota Pematangsiantar,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Wesly yang diwakili Hamdani  mengatakan, Kota Pematangsiantar dikenal sebagai kota majemuk, dihuni oleh berbagai suku, agama, dan budaya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Keberagaman ini adalah kekuatan yang harus terus kita rawat. Melalui forum seperti ini, saya berharap terbangun dialog yang sehat, saling menghormati, serta semangat kebersamaan dalam menjaga persatuan dan kerukunan antar umat beragama," sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Wesly, tema yang diangkat pada seminar sangat relevan dengan kondisi saat ini. Kepemimpinan bukan hanya tentang memimpin organisasi, tetapi juga tentang menjadi teladan dalam keluarga, lingkungan, tempat ibadah, dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian pula nasionalisme harus diwujudkan melalui tindakan nyata, seperti menjaga persatuan, menghargai perbedaan, dan berkontribusi bagi kemajuan daerah serta bangsa. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya juga mengajak seluruh tokoh agama untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam membina umat, menjaga kerukunan, serta menanamkan nilai-nilai moral dan kebangsaan kepada generasi muda. Dengan sinergi yang baik antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat, saya yakin Pematangsiantar akan tetap menjadi kota yang aman, damai, dan harmonis,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kegiatan ini menghasilkan pemikiran dan komitmen bersama yang bermanfaat bagi pembangunan karakter kepemimpinan dan semakin memperkokoh semangat nasionalisme di Kota Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly diwakili Hamdani juga berpesan agar terus menerus meningkatkan predikat Indeks Kota Toleran di Kota Pematangsiantar. Sehingga Kota Pematangsiantar dapat menduduki peringkat pertama IKT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Sinode GKPS diwakili Sekjen GKPS Pdt Janhotner Saragih mengatakan, kepemimpinan dan kerukunan umat beragama harus selaras di Kota Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dan ini menjadi kebanggaan kita bersama karena Kota Pematangsiantar kita sebut sebagai miniatur Indonesia, yang terdiri dari berbagai latar belakang yang berbeda. Dan perbedaan bukan dalam rangka untuk memisahkan atau membangun tembok-tembok pemisah di antara kita, tapi justru menjadi karunia Tuhan untuk semakin mempererat persaudaraan kita. Saya mengingat perjalanan banyak daerah-daerah atau suku-suku bangsa yang kurang memperhatikan bahwa ternyata persaudaraan ini sangat berdampak baik di tengah-tengah kehidupan kita bersama," terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, melalui seminar, membangun kerukunan serta mendukung yang sudah dicanangkan oleh Pemko Pematangsiantar melalui Wali Kota Wesly Silalahi, agar ke depan menjadi kota yang benar-benar aman, damai, dan penuh kesejahteraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dilanjutkan dengan paparan oleh narasumber. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekjen GKPS Pdt Janhotner Saragih yang membawakan topik Kepemimpinan, Persaudaraan, Keberagaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian, Rasyid Nasution membawakan topik Merawat Kebhinekaan dan Membangun Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, Bahrum Saleh membawakan topik Pembahasan Keberagaman sebagai Kekuatan Bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesimpulannya, keberagaman adalah keuntungan bersama, bukan tembok pemisah; menjadi pemimpin hanya alat dan kesempatan untuk mensejahterakan rakyat; perbedaan keyakinan bukanlah penghalang untuk saling bergandengan tangan dalam kebaikan; stop rasisme, kita semua bersaudara di bawah payung NKRI; jadikan keberagamaan sebagai anugerah, bukan alasan memecah belah persatuan; mari saling tolong-menolong tanpa memandang latarbelakang SARA dalam menghadapi berbagai macam persoalan kehidupan; mengedepankan etika dan moral dalam kehidupan adalah hebat dan menjadi tanggung jawab bersama; hubungan vertikal adalah urusan pribadi dengan Tuhannya, hubungan horizontal harus dirawat dan pastikan tidak seorang pun direndahkan; menjadi baik tidak harus sempurna secara formal agama, namun bisa bermanfaat bagi orang lain; rawatlah kebhinekaan untuk membangun bangsa. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8489_Wali-Kota-diwakili-Staf-Ahli-Bidang-Pembangunan-membuka-kegiatan-Seminar-Sehari--lsquo-Membangun-Jiwa-Kepemimpinan-dan-Nasionalisme-rsquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284499/wali-kota-diwakili-staf-ahli-bidang-pembangunan-membuka-kegiatan-seminar-sehari-lsquomembangun-jiwa-kepemimpinan-dan-nasionalismersquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan]]></title>
            <description><![CDATA[Nobar Final Piala Dunia 2026 Pemkab Simalungun Penuh Semangat Kebersamaan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Simalungun l Sumut24.co<br>Gelaran Nonton Bareng (<a href="https://www.sumut24.co/tag/nobar/" target="_blank">Nobar</a>) Final Piala Dunia FIFA 2026 yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Simalungun berlangsung dengan penuh semangat kebersamaan dan nuansa kekeluargaan yang kental, sekaligus berjalan tertib, aman, serta lancar hingga selesai.<br><br>Acara yang berpusat di Balei Harungguan Tuan Rondahaim Saragih, Kompleks Kantor Bupati Simalungun, Pamatang Raya, Sumatera Utara ini digelar pada Senin dini hari (20/7/2026), dan dihadiri secara langsung oleh Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi jajaran Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir Sekretaris Daerah Mixnon Andreas Simamora, para pimpinan perangkat daerah, seluruh Camat se-Kabupaten Simalungun, serta perwakilan masyarakat dari berbagai lapisan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana semakin hidup dengan kehadiran penyanyi Jhon Elyaman Saragih beserta sederet seniman lokal yang menghibur hadirin sebelum pertandingan.<br><br>Puncak ajang sepak bola bergengsi dunia ini mempertemukan dua kekuatan besar, Timnas Argentina melawan Timnas Spanyol, yang saling beradu kemampuan untuk memperebutkan gelar juara dunia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepanjang jalannya laga, riuh tepuk tangan dan sorak dukungan serentak terdengar dari hadirin yang menyaksikan dengan antusiasme tinggi, menunjukkan betapa besarnya kecintaan masyarakat Bumi Habonaron Do Bona terhadap olahraga sepak bola.<br><br>Pertandingan berakhir dengan kemenangan untuk Timnas Spanyol yang berhasil mengungguli Timnas Argentina dengan skor 1-0, sehingga mengukuhkan posisi mereka sebagai Juara Piala Dunia FIFA 2026. Meskipun mendukung tim yang berbeda, seluruh hadirin tetap menjunjung tinggi sportivitas dan menjaga suasana kebersamaan yang harmonis.<br><br>Bupati Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar menyaksikan pertandingan semata, melainkan menjadi momentum berharga untuk semakin mempererat tali silaturahmi serta membangun rasa persatuan antarwarga melalui olahraga yang mampu menyatukan berbagai kalangan tanpa batas.<br><br>"Sepak bola bukan sekadar pertandingan di lapangan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat kebersamaan, menanamkan nilai sportivitas, dan menjalin persaudaraan yang erat. Semoga semangat pantang menyerah serta kerja sama tim yang ditunjukkan para atlet dapat menginspirasi seluruh masyarakat, khususnya generasi muda Simalungun, untuk terus berjuang dan berprestasi di bidang masing-masing," ujar Bupati Anton.<br><br>Pemerintah Kabupaten Simalungun berharap semangat kebersamaan dan kekompakan yang terjalin pada kegiatan ini dapat terus terpelihara dalam kehidupan sehari-hari, sekaligus menjadi energi positif bagi seluruh elemen masyarakat untuk bersinergi membangun Kabupaten Simalungun yang semakin maju, sejahtera, dan berdaya saing ke depannya.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7905_Nobar-Final-Piala-Dunia-2026-Pemkab-Simalungun-Penuh-Semangat-Kebersamaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284498/nobar-final-piala-dunia-2026-pemkab-simalungun-penuh-semangat-kebersamaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pj Sekretaris Daerah Hadiri Sosialisasi dan Literasi Simpanan Pelajar (SimPel) untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pj Sekretaris Daerah Hadiri Sosialisasi dan Literasi Simpanan Pelajar (SimPel) untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda]]></title>
            <description><![CDATA[Pj Sekretaris Daerah Hadiri Sosialisasi dan Literasi Simpanan Pelajar (SimPel) untuk Tingkatkan Literasi Keuangan Generasi Muda]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, H. Jefrizal, S.Pt., M.T.Minggu 19-07-2026, mewakili Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, menghadiri kegiatan Sosialisasi dan Literasi Simpanan Pelajar (SimPel) yang diselenggarakan oleh Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan sejumlah lembaga keuangan, Di Gor Batu Batupang Koto Baru .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dihadiri oleh Ketua TP-PKK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Ny. Nia Jon Firman Pandu, para Asisten Setda, Kepala OPD, perwakilan OJK, lembaga jasa keuangan, para guru, serta ratusan pelajar dari berbagai sekolah di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;, Pj Sekretaris Daerah H. Jefrizal, dalam sambutannya  menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat, khususnya generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui program Simpanan Pelajar (SimPel), kita ingin membangun budaya gemar menabung sejak usia dini. Kebiasaan ini akan menjadi bekal penting bagi para pelajar agar mampu mengelola keuangan secara bijak, memiliki perencanaan keuangan yang baik, serta mempersiapkan masa depan yang lebih sejahtera," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga mengapresiasi sinergi antara TPAKD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, OJK, dan lembaga keuangan yang terus berkomitmen menghadirkan edukasi keuangan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;, Ketua TP-PKK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Ny. Nia Jon Firman Pandu, dalam sambutannya  menyampaikan bahwa pendidikan mengenai pengelolaan keuangan harus dimulai sejak usia sekolah agar terbentuk karakter yang disiplin, mandiri, dan bertanggung jawab dalam mengelola keuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Menabung bukan hanya tentang menyimpan uang, tetapi juga melatih kedisiplinan, tanggung jawab, dan kemampuan merencanakan masa depan. Semoga melalui kegiatan ini para pelajar semakin memahami pentingnya mengelola keuangan secara cerdas," tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sosialisasi ini menghadirkan berbagai materi mengenai pentingnya literasi keuangan, manfaat Simpanan Pelajar (SimPel), pengenalan produk dan layanan jasa keuangan yang aman, serta edukasi mengenai perencanaan investasi jangka panjang sesuai kebutuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, TPAKD, OJK, dan lembaga keuangan, diharapkan tingkat literasi dan inklusi keuangan masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> terus meningkat, sehingga mampu menciptakan generasi muda yang cerdas secara finansial, gemar menabung, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7002_Pj-Sekretaris-Daerah-Hadiri-Sosialisasi-dan-Literasi-Simpanan-Pelajar--SimPel--untuk-Tingkatkan-Literasi-Keuangan-Generasi-Muda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284497/pj-sekretaris-daerah-hadiri-sosialisasi-dan-literasi-simpanan-pelajar-simpel-untuk-tingkatkan-literasi-keuangan-generasi-muda/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Ungkap 3.865 Kasus Narkoba dalam Enam Bulan, Sita 5,3 Ton Barang Bukti]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Polda Sumatera Utara mengungkap sebanyak 3.865 kasus tindak pidana narkoba sepanjang Januari hingga Juni 2026. Dari pengungkapan tersebut, sebanyak 4.628 tersangka berhasil diamankan dengan total barang bukti narkotika, psikotropika, dan obat-obatan berbahaya mencapai sekitar 5,3 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data tersebut disampaikan Kapolda Sumut Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto saat memimpin konferensi pers hasil pengungkapan kasus narkoba Semester I Tahun 2026 di Aula Direktorat Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumut, Senin (20/7/2026). Kegiatan itu turut dihadiri unsur Kejaksaan Tinggi Sumut, BNN Provinsi Sumut, Bea Cukai, Avsec Bandara Kualanamu, serta para pejabat utama Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda menyampaikan apresiasi kepada Direktorat Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumut beserta seluruh Satresnarkoba jajaran yang dinilai terus menunjukkan peningkatan kinerja dalam mengungkap jaringan peredaran gelap narkotika di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, tren pengungkapan narkoba di Sumatera Utara terus meningkat dalam tiga tahun terakhir. Pada 2024, Polda Sumut mengungkap sekitar 1,5 ton sabu, kemudian meningkat menjadi sekitar 1,7 ton pada 2025. Sementara hingga pertengahan 2026, barang bukti sabu yang berhasil diamankan telah mencapai sekitar 950 kilogram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda optimistis jumlah tersebut masih akan bertambah hingga akhir tahun seiring intensitas penindakan yang terus dilakukan. Ia menegaskan pemberantasan narkoba tetap menjadi prioritas utama karena kejahatan tersebut mengancam masa depan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumut Kombes Pol. Andy Arisandi menjelaskan, selain ribuan perkara reguler, pihaknya juga mengungkap 869 kasus melalui operasi kepolisian khusus dengan menangkap 1.077 tersangka. Dalam operasi tersebut, petugas menyita sekitar 3,2 ton barang bukti narkotika dari berbagai jenis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, selama Semester I 2026 jajaran Ditresnarkoba juga melaksanakan 168 kegiatan Gerebek Sarang <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> (GSN) yang menghasilkan 82 perkara dengan 105 tersangka, serta 81 patroli dan razia di tempat hiburan malam yang berujung pada pengungkapan lima kasus narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk akuntabilitas kepada masyarakat, pada kesempatan itu Polda Sumut juga memusnahkan barang bukti dari 29 perkara yang melibatkan 40 tersangka, berupa sekitar 35 kilogram sabu, 151 kilogram ganja, 20 ribu butir ekstasi, serta satu kilogram ketamin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda menegaskan keberhasilan tersebut merupakan hasil sinergi lintas instansi dan akan terus ditingkatkan untuk mempersempit ruang gerak jaringan narkoba yang masih menjadikan Sumatera Utara sebagai salah satu wilayah perlintasan maupun tujuan peredaran narkotika.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8365_Polda-Sumut-Ungkap-3-865-Kasus-Narkoba-dalam-Enam-Bulan--Sita-5-3-Ton-Barang-Bukti.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284496/polda-sumut-ungkap-3865-kasus-narkoba-dalam-enam-bulan-sita-53-ton-barang-bukti/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Membangun Rumah Kedua: Menata Ulang Ekosistem Pemasyarakatan Kita</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 15:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Membangun Rumah Kedua: Menata Ulang Ekosistem Pemasyarakatan Kita]]></title>
            <description><![CDATA[Membangun Rumah Kedua Menata Ulang Ekosistem Pemasyarakatan Kita]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abdullah Rasyid<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama bertahun-tahun, imajinasi publik tentang lembaga pemasyarakatan hampir selalu berhenti pada tembok tinggi, pintu besi, menara pengawas, dan manusia-manusia yang dipisahkan dari kehidupan sosial. Penjara dipandang sebagai ujung perjalanan hukum: seseorang dinyatakan bersalah, dijatuhi pidana, kemudian dikurung sampai masa hukumannya selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pandangan itu tidak sepenuhnya keliru, tetapi sudah tidak memadai. Negara memang harus menghukum pelaku kejahatan, melindungi masyarakat, dan memastikan putusan pengadilan dijalankan. Namun, ada pertanyaan yang jauh lebih penting: manusia seperti apa yang akan kembali ke masyarakat setelah pintu lembaga pemasyarakatan dibuka?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila seseorang keluar tanpa keterampilan, tanpa dukungan keluarga, tanpa penerimaan sosial, dan dengan luka psikologis yang semakin dalam, negara sesungguhnya hanya memindahkan persoalan dari balik tembok ke tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pemasyarakatan tidak boleh dipahami sekadar sebagai urusan menjaga tahanan dan narapidana. Ia harus ditempatkan sebagai sebuah ekosistem pemulihan manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Titik Balik Hukum Pidana&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia sedang berada dalam momentum penting. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan telah menegaskan bahwa pemasyarakatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari sistem peradilan pidana terpadu. Fungsinya bukan hanya pengamanan, tetapi juga pelayanan, pembinaan, pembimbingan kemasyarakatan, perawatan, dan reintegrasi sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Arah tersebut diperkuat oleh Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana. KUHP nasional memperluas pilihan pemidanaan, termasuk pidana pengawasan dan pidana kerja sosial. Pesannya jelas: tidak semua pelanggaran harus berakhir dengan pengurungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2025 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana semakin melengkapi perubahan itu. Penguatan hak tersangka, terdakwa, korban, saksi, dan terpidana, penerapan keadilan restoratif, mekanisme pengakuan bersalah, serta penguatan koordinasi antaraparat penegak hukum membuka jalan menuju sistem yang lebih manusiawi dan proporsional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga undang-undang tersebut seharusnya tidak dibaca secara terpisah. Ketiganya membentuk satu arsitektur baru: hukum pidana yang lebih selektif, proses peradilan yang lebih terintegrasi, dan pemasyarakatan yang berorientasi pada perubahan perilaku serta reintegrasi sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masalahnya, perubahan undang-undang tidak otomatis mengubah kenyataan. Reformasi hukum hanya akan bermakna apabila diikuti perubahan cara berpikir, tata kerja, kelembagaan, anggaran, sumber daya manusia, dan ukuran keberhasilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Tempat Pengurungan Menuju Pusat Transformasi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lembaga pemasyarakatan seharusnya tidak menjadi tempat pembuangan manusia yang dianggap gagal menaati hukum. Ia harus berfungsi sebagai pusat transformasi yang membantu seseorang memahami kesalahannya, bertanggung jawab atas akibat perbuatannya, dan membangun kemampuan untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran keberhasilan sebuah lapas tidak cukup dihitung dari seberapa rapat pengamanan atau seberapa sedikit gangguan keamanan terjadi. Keamanan memang mutlak, tetapi keamanan tanpa pembinaan hanya menghasilkan ketertiban sementara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan pemasyarakatan harus diukur dari perubahan perilaku warga binaan, keterampilan yang diperoleh, kesehatan fisik dan mental yang dipulihkan, hubungan keluarga yang diperbaiki, pekerjaan yang didapatkan setelah bebas, serta menurunnya risiko pengulangan tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap warga binaan juga membutuhkan program yang berbeda. Mereka tidak dapat diperlakukan sebagai satu kelompok yang seragam. Usia, jenis tindak pidana, tingkat risiko, kondisi kesehatan, latar belakang pendidikan, ketergantungan narkotika, hubungan keluarga, dan potensi ekonomi harus menjadi dasar penyusunan program pembinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah asesmen menjadi penting. Sejak seseorang memasuki sistem pemasyarakatan, negara harus mampu membaca bukan hanya kesalahannya, tetapi juga kebutuhan pemulihannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembinaan yang baik bukan sekadar kegiatan untuk mengisi waktu. Pelatihan kerja harus terhubung dengan kebutuhan pasar. Pendidikan harus menghasilkan kompetensi yang dapat diakui. Program keagamaan harus mendorong perubahan etika, bukan sekadar memenuhi jadwal. Layanan psikologis dan kesehatan harus tersedia sebagai kebutuhan dasar, bukan kemewahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keadilan Tidak Boleh Terputus di Pintu Lapas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu kelemahan lama sistem peradilan pidana adalah terputusnya hubungan antara kepolisian, kejaksaan, pengadilan, dan pemasyarakatan. Masing-masing lembaga bekerja dengan data, prosedur, dan ukuran keberhasilannya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal, perjalanan seseorang dari penyidikan hingga reintegrasi sosial merupakan satu rangkaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemasyarakatan tidak boleh hanya menerima seseorang bersama salinan putusan pengadilan. Informasi mengenai latar belakang perkara, tingkat risiko, kondisi kesehatan, riwayat ketergantungan, situasi keluarga, dan pertimbangan hakim harus mengalir secara aman serta terukur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, hasil pembinaan di dalam lapas dan pendampingan oleh balai pemasyarakatan juga harus menjadi bagian dari pengambilan keputusan mengenai integrasi, pengawasan, dan pendampingan setelah seseorang kembali ke masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita membutuhkan sistem peradilan pidana terpadu yang benar-benar bekerja sebagai sistem, bukan sekadar kumpulan institusi. Integrasi data memang penting, tetapi integrasi tujuan jauh lebih menentukan. Kepolisian, kejaksaan, pengadilan, pemasyarakatan, pemerintah daerah, dan lembaga sosial harus memiliki pemahaman yang sama bahwa tugas mereka bukan hanya menyelesaikan perkara, melainkan juga mencegah kejahatan berulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengatasi Kelebihan Kapasitas dari Hulunya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelebihan kapasitas tidak mungkin diselesaikan hanya dengan membangun lapas baru. Setiap penambahan kamar hunian akan segera kehilangan maknanya apabila aliran orang yang masuk tetap lebih besar daripada yang keluar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penataan pemasyarakatan karena itu harus dimulai dari hulu kebijakan pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pidana penjara perlu digunakan secara lebih selektif, terutama terhadap pelaku yang tidak menimbulkan ancaman serius bagi masyarakat. Pidana kerja sosial, pidana pengawasan, keadilan restoratif, rehabilitasi, serta berbagai bentuk pemidanaan nonpemenjaraan harus diterapkan secara bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini bukan berarti negara menjadi lunak terhadap kejahatan. Negara justru sedang memilih hukuman yang lebih tepat, proporsional, dan bermanfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengirim pelaku berisiko rendah ke dalam lingkungan penjara yang penuh sesak dapat memperbesar biaya negara, memutus hubungan ekonomi keluarga, dan membuka kemungkinan terjadinya proses belajar kejahatan. Pemidanaan yang proporsional memungkinkan lapas memusatkan sumber daya pada warga binaan yang benar-benar membutuhkan pengamanan serta intervensi lebih mendalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Balai pemasyarakatan juga harus diperkuat. Ketika pidana pengawasan, kerja sosial, pembebasan bersyarat, dan reintegrasi diperluas, beban pembimbing kemasyarakatan akan meningkat. Tanpa penguatan kelembagaan, sumber daya manusia, anggaran, teknologi, dan jaringan kerja daerah, alternatif pemidanaan hanya akan menjadi gagasan baik yang sulit dijalankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat adalah Bagian dari Pemasyarakatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemasyarakatan tidak berakhir ketika seseorang keluar dari pintu lapas. Ujian terbesarnya justru dimulai saat ia kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mantan warga binaan sering menghadapi stigma berlapis. Mereka kesulitan mendapatkan pekerjaan, ditolak lingkungan, kehilangan kepercayaan keluarga, dan tidak jarang kembali kepada jaringan lama yang membawa mereka pada kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat karena itu harus ditempatkan sebagai bagian dari ekosistem pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah daerah dapat membantu melalui layanan kependudukan, kesehatan, sosial, pendidikan, dan ketenagakerjaan. Dunia usaha dapat membuka jalur pelatihan, sertifikasi, magang, dan pekerjaan. Perguruan tinggi dapat berkontribusi melalui asesmen, pendidikan, penelitian, serta evaluasi program. Organisasi keagamaan dan masyarakat sipil dapat menyediakan pendampingan mental, mediasi keluarga, dan dukungan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi tersebut tidak boleh berhenti pada kegiatan seremonial. Harus ada pembagian peran, target, pembiayaan, dan indikator keberhasilan yang jelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Membangun Rumah bagi Harapan Kedua&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Istilah &quot;rumah kedua&quot; tentu tidak berarti membuat orang merasa nyaman untuk kembali ke penjara. Ia merupakan metafora tentang tempat di mana manusia yang pernah tersesat diberi kesempatan untuk menata ulang hidupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemasyarakatan yang manusiawi bukan pemasyarakatan yang kehilangan ketegasan. Disiplin, keamanan, dan pertanggungjawaban tetap harus ditegakkan. Namun, ketegasan tidak boleh menghilangkan martabat manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita telah memiliki fondasi hukum yang semakin lengkap. Tantangan berikutnya adalah menyelaraskan regulasi, kelembagaan, anggaran, data, sumber daya manusia, dan partisipasi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Reformasi pemasyarakatan bukan hanya urusan warga binaan, melainkan juga urusan keamanan masyarakat. Hampir semua orang yang menjalani pidana suatu hari akan kembali hidup di antara kita. Keadaan mereka ketika kembali akan sangat menentukan keamanan lingkungan, ketahanan keluarga, dan kualitas kehidupan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan terpentingnya bukan apakah mereka akan kembali, melainkan dalam keadaan seperti apa mereka akan kembali: sebagai manusia yang semakin terasing dan putus asa, atau sebagai pribadi yang memiliki keterampilan, tanggung jawab, dan harapan baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di titik inilah masa depan pemasyarakatan Indonesia dipertaruhkan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_740_Membangun-Rumah-Kedua--Menata-Ulang-Ekosistem-Pemasyarakatan-Kita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284495/membangun-rumah-kedua-menata-ulang-ekosistem-pemasyarakatan-kita/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anggota DPRD Medan, Modesta Marpaung SKM Edukasi Masyarakat Tetap Peduli Hidup Sehat</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 10:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anggota DPRD Medan, Modesta Marpaung SKM Edukasi Masyarakat Tetap Peduli Hidup Sehat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan (Partai Golkar) Modesta Marpaung SKM S Keb berikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait Per]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -Medan, Anggota DPRD Medan (Partai Golkar) <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> SKM S Keb berikan edukasi dan pemahaman kepada masyarakat terkait Perda No 4/2012 tentang Sistem Kesehatan. Warga  diminta supaya tetap peduli hidup sehat karena kesehatan adalah hal segalanya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/edukasi/" target="_blank">Edukasi</a> itu disampaikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> saat pelaksanaan Sosialisasi Perda (Sosper) ke VII Tahun 2026 pada sesi I produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jl Negara, Kelurahan Bantan Timur, Kecamatan Medan Tembung, Minggu (19/7/2026) pagi.</p>Memang kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>, Pemko Medan telah menjamin biaya berobat di Puskesmas dan Rumah Sakit (RS) selaku provider BPJS Kesehatan setiap warga Medan yang menggunakan program UHC. "Namun demikian bukan berarti kita tidak peduli menjaga kesehatan. Pasti lebih baik mencegah daripada mengobati," ucap <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Kepada Pemko Medan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> menyebut tetap mendorong agar alokasi anggaran di APBD untuk kesehatan tetap lebih besar. "Saya di badan anggaran selalu memperjuangkan agar alokasi anggaran untuk kesehatan tetap lebih besar daripada alokasi untuk pendidikan," sebut <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> yang duduk di Komisi II DPRD Medan membidangi kesehatan dan pendidikan itu.</p>Logikanya tambah <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>, alasan lebih penting kesehatan dari pada pendidikan yakni kalaupun orang pintar tetapi jika tidak sehat maka sia sia juga. "Maka yang paling utama sehat dulu maka bisa pintar," kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a>.</p>Ditambahkan, kesehatan itu adalah paling utama. "Buktinya kalaupun kaya jika saja sakit sakitan maka harta kekayaan akan habis. Bahkan kekayaan tidak bisa dinikmati kalau saja sakit sakitan," terangnya.</p>Selanjutnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/marpaung/" target="_blank">Marpaung</a> melaksanakan Sosialisasi Perda (Sosper) ke VII Tahun 2026 pada sesi ke II produk hukum Pemko Medan Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan di Jl M Yacub, Gg India, Kelurahan Sei Kera Hilir 2, Kecamatam Medan Perjuangan, Minggu (19/7/2026).</p>Di tempat acara ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> juga memberikan pemahaman dan edukasi kepada masyarakat terkait Perda Sistem Kesehatan. Selain itu <a href="https://www.sumut24.co/tag/modesta/" target="_blank">Modesta</a> mengakomodir sejumlah keluhan warga terkait kesehatan.</p>Di kedua tempat acara, kegiatan dihadiri perwakilan OPD Pemko Medan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan ratusan masyarakat.</p>Diketahui, adapaun Perda yang disosialisasikan yakni Perda No 4 Tahun 2012 menguraikan seperti dalam BAB II Pasal 2 yakni terciptanya tatanan kesehatan dengan melibatkan semua unsur meningkatkan kesehatan masyarakat. Mewujudkan pembangunan Kota Medan berwawasan kesehatan dan kemandirian daerah dalam bidang kesehatan.</p>Perda bertujuan guna meningkatkan mutu pelayanan kesehatan yang aman, adil, terjangkau dan terbuka serta meningkatkan akses memperoleh pelayanan masyarakat.</p>Maka untuk mencapai tujuan itu sebagaimana di BAB III Pasal 3, Pemko Medan harus melakukan 7 hal yakni upaya kesehatan, regulasi, pembiayaan, SDM, sedia farmasi, alat kesehatan/makanan dan manajemen informasi serta pemberdayaan kesehatan.</p>Pemko Medan dituntut untuk memberikan pelayanan kesehatan yang aman, adil terjangkau dan terbuka kepada masyarakat secara merata di Puskesmas sebagai tingkat pelayanan dasar.</p>Upaya yang dilakukan untuk mencapai tujuan sebagaimana pada BAB VI Pasal 9 disebutkan Pemko bersama swasta harus mewujudkan derajat kesehatan. Melakukan pendekatan pemeliharaan, peningkatan kesehatan (promotif), pencegahan penyakit (preventif), penyembuhan penyakit (kuratif) dan pemulihan kesehatan (rehabilitatif) yang dilaksanakan secara menyeluruh, terpadu dan berkesinambungan.</p>Sedangkan masalah pembiayaan kesehatan seperti pada BAB VII Pasal 43 disebutkan Pemko berkewajiban membiayai seluruh upaya kesehatan dalam menjamin terselenggaranya pelayanan kesehatan yang aman, adil dan terbuka serta terjangkau masyarakat. Dan di Pasal 44 dikuatkan, Pemko membiayai seluruh pelayanan kesehatan dasar di Puskesmas.</p>Perda No 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan terdiri XVI BAB dan 92 Pasal. Ditetapkan menjadi Perda yang sah di Medan 8 Maret 2012 oleh Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap diundangkan Sekretaris daerah Kota Medan Ir Syaiful Bahri. (R02)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2219_Anggota-DPRD-Medan--Modesta-Marpaung-SKM-Edukasi-Masyarakat-Tetap-Peduli-Hidup-Sehat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284494/anggota-dprd-medan-modesta-marpaung-skm-edukasi-masyarakat-tetap-peduli-hidup-sehat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bersama Bobby Nasution, Ribuan Masyarakat Nias Nikmati Serunya Final Piala Dunia 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 09:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bersama Bobby Nasution, Ribuan Masyarakat Nias Nikmati Serunya Final Piala Dunia 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  Gunung SitoliRibuan masyarakat memadati Alunalun Kota Gunungsitoli untuk menyaksikan siaran langsung final Piala Dunia 2026, S]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Gunung Sitoli</p><br></p>Ribuan masyarakat memadati Alun-alun Kota Gunungsitoli untuk menyaksikan siaran langsung final Piala Dunia 2026, Senin (20/7/2026) dini hari. Kehadiran Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution yang ikut membaur bersama masyarakat membuat suasana nonton bareng semakin semarak.</p><br></p>Sekitar 1.000 warga hadir menyaksikan laga final antara Spanyol melawan Argentina melalui lima layar besar yang disediakan Pemerintah Provinsi Sumut. Selain Bobby Nasution, para bupati dan wali kota se-Kepulauan Nias juga turut hadir dan duduk bersama masyarakat menikmati jalannya pertandingan.</p><br></p>Salah seorang warga, Wando Zebua, mengaku sangat senang dapat menyaksikan laga puncak Piala Dunia bersama Gubernur Sumut dan para kepala daerah.</p><br></p>"Senangnya dua kali lipat bang, apalagi Spanyol juara, nonton final ketemu sama Pak Bobby Nasution, banyak hadiah juga quiz-quiz gitu," kata Wando Zebua.</p><br></p>Hal senada disampaikan Alpian Gea. Menurutnya, momen kebersamaan seperti itu belum pernah terjadi sebelumnya.</p><br></p>"Ga pernah ada kek gini bang, bupati/walikota, orang dari mana-mana datang, ya walau tim yang kudukung kalah ga papa, yang penting kita senang-senang di sini," ujar Alpian.</p><br></p>Pada pertandingan tersebut, Spanyol keluar sebagai juara setelah mengalahkan Argentina. Laga berlangsung sengit hingga babak tambahan waktu, sebelum Ferran Torres mencetak gol penentu kemenangan Spanyol.</p><br></p>Bobby Nasution yang hadir bersama jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut mengikuti pertandingan hingga peluit panjang dibunyikan. Antusiasme masyarakat tetap tinggi meski pertandingan berlangsung lebih dari 120 menit dan sempat diguyur gerimis menjelang laga berakhir.</p><br></p>Masyarakat tampak memenuhi kawasan alun-alun hingga meluber ke badan jalan. Mereka duduk beralaskan terpal yang disiapkan panitia, sementara para kepala daerah membaur tanpa sekat bersama warga.</p><br></p>"Saya nggak begitu suka sepak bola. Tapi karena ada tontonan begini dan ada juga Pak Gubernur, kami jadi semangat," ungkap seorang ibu rumah tangga yang menyaksikan pertandingan dari kawasan Tugu Peringatan Gempa Nias di seberang Alun-alun Gunungsitoli.</p><br></p>Usai pertandingan, warga juga menyampaikan apresiasinya atas kegiatan tersebut. "Mantap kali, terimakasih Pak Gubernur," ujar seorang warga di tengah kerumunan penonton.</p><br></p>Kemeriahan acara semakin terasa dengan pembagian hadiah berupa kaus sepak bola kepada penonton yang dipandu oleh MC Wanda Wandaw dan Billy Saputra. Nonton bareng final Piala Dunia 2026 itu pun berlangsung meriah dan sukses menjadi hiburan bagi masyarakat Kepulauan Nias.**(Rel/Diskominfo Sumut)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2437_Bersama-Bobby-Nasution--Ribuan-Masyarakat-Nias-Nikmati-Serunya-Final-Piala-Dunia-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/284493/bersama-bobby-nasution-ribuan-masyarakat-nias-nikmati-serunya-final-piala-dunia-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ribuan Warga Medan Padati Nobar Final Piala Dunia 2026, Wali Kota Rico Waas: Sepak Bola Menyatukan Kita</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 08:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ribuan Warga Medan Padati Nobar Final Piala Dunia 2026, Wali Kota Rico Waas: Sepak Bola Menyatukan Kita]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanAntusiasme ribuan warga Kota Medan memuncak saat menghadiri acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 yang m]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Antusiasme ribuan warga Kota Medan memuncak saat menghadiri acara nonton bareng (nobar) final Piala Dunia FIFA 2026 yang mempertemukan Spanyol dan Argentina, Senin (20/7/2026) malam. Kemeriahan yang berpusat di beberapa titik ikonik kota ini membuktikan bahwa ruang publik mampu menjadi sarana efektif dalam memperkuat kebersamaan sekaligus mendorong gaya hidup positif, khususnya bagi generasi muda.</p><br></p>Penyelenggaraan nobar ini diinisiasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) bersama TVRI sebagai bagian dari rangkaian kegiatan serentak di berbagai daerah. Selain menghadirkan hiburan gratis, agenda ini sukses menciptakan ruang interaksi sehat yang memperkuat semangat sportivitas dan sosial di tengah masyarakat.</p><br></p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, hadir langsung dan membuka jalannya acara. Ia berkesempatan menyaksikan kick-off babak pertama bersama Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Hafid, di Garuda Spark Pos Bloc, Medan.</p><br></p>"Kami senang sekali hari ini banyak titik nonton bareng di Kota Medan. Alhamdulillah Pos Bloc dipenuhi masyarakat yang antusias menyaksikan final Piala Dunia," ujar Rico hangat.</p><br></p>Usai dari Pos Bloc, Wali Kota Medan tersebut langsung bergerak untuk bergabung dengan ribuan warga lainnya yang telah memadati Taman Kebun Bunga.</p><br></p>"Luar biasa antusiasme masyarakat Kota Medan malam ini. Ribuan masyarakat memadati Taman Kebun Bunga dengan penuh semangat. Inilah indahnya sepak bola, mampu menyatukan kita dalam satu kebersamaan," ungkap Rico melalui unggahan di media sosialnya.</p><br></p>Menurutnya, perbedaan tim yang didukung sama sekali tidak menjadi penghalang. Hal tersebut justru menjadi warna yang membuat suasana nonton bareng semakin seru dan penuh keakraban.</p>Dalam kesempatan tersebut, Rico menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang mendalam kepada Menkomdigi Meutya Hafid serta seluruh pihak yang telah menghadirkan hiburan berkualitas ini di Kota Medan. Ia menilai tingginya partisipasi warga menunjukkan besarnya kerinduan akan kegiatan publik yang sehat dan mempererat hubungan sosial.</p><br></p>Meski larut dalam euforia pertandingan yang penuh semangat, Rico tetap menyelipkan pesan bijak kepada warga yang hadir agar tetap menjaga keseimbangan hidup.</p><br></p>"Silakan menikmati pertandingan sampai selesai, tetapi besok jangan lupa tetap bekerja dan beraktivitas seperti biasa," pesannya mengingatkan.</p><br></p>Di akhir acara, Rico juga mengajak generasi muda Medan untuk terus menumbuhkan semangat hidup sehat melalui olahraga dan aktivitas positif. Ia juga berterima kasih kepada seluruh masyarakat yang telah menjaga ketertiban sepanjang acara berlangsung.</p><br></p>"Terima kasih kepada seluruh pencinta olahraga yang hadir. Mudah-mudahan masyarakat semakin sehat dan Kota Medan terus menjadi kota yang sehat serta penuh energi positif. Semoga momen kebersamaan seperti ini terus mempererat persaudaraan untuk membangun Kota Medan yang semakin maju," pungkasnya. Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6231_Ribuan-Warga-Medan-Padati-Nobar-Final-Piala-Dunia-2026--Wali-Kota-Rico-Waas--Sepak-Bola-Menyatukan-Kita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284489/ribuan-warga-medan-padati-nobar-final-piala-dunia-2026-wali-kota-rico-waas-sepak-bola-menyatukan-kita/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Spanyol Vs Argentina: Menang 1-0, Tim Matador Juara Piala Dunia 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 06:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Spanyol Vs Argentina: Menang 1-0, Tim Matador Juara Piala Dunia 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Spanyol Vs Argentina Menang 10, Tim Matador Juara Piala Dunia 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>New York - <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> juara Piala Dunia 2026. Setelah berimbang 0-0 selama 90 menit, <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> berhasil mengalahkan Argentina lewat extra time dengan skor 1-0.<br>Pada pertandingan final Piala Dunia 2026 di Stadion New York/New Jersey, Amerika Serikat, Senin (20/7/2026) dini hari, <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> vs Argentina berjalan sengit. Kedua tim menerapkan permainan rapat antar lini sejak menit awal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> mengambil inisiatif serangan dan menekan pertahanan Argentina. Di menit kelima, Lamine Yamal mendapat bola dan langsung menyambarnya di depan gawang, tapi bisa diamankan Emiliano Martinez.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lionel Messi mendapatkan kesempatan lewat serangan balik, namun Unai Simon lebih sigap keluar dari gawangnya memotong bola.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Argentina kesulitan untuk membangun serangan karena tekanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a>. Bahkan pemain belakang Argentina nyaris membuat blunder yang bisa dimanfaatkan pemain <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluang <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> didapat pada menit ke-39, tendangan Mikel Oyarzabal dari luar kotak penalti dapat ditangkap Emiliano Martinez.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Marc Cucurella juga melepaskan tembakan pada menit ke-43. Namun arahnya masih melenceng dari gawang Argentina. Skor 0-0 bertahan hingga turun minum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Babak kedua, <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> langsung mengancam. Alex Baena melepaskan tembakan yang dapat ditangkap Emiliano Martinez.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> masih mendominasi babak kedua dan nyaris mendapat gol. Pemain Argentina dipaksa bertahan dan beberapa kali membuang peluang yang diciptakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Argentina sampai pertandingan berjalan lebih dari sejam belum melepaskan satu pun attempts! Lionel Messi dkk bahkan kesulitan untuk masuk ke sepertiga akhir dan membuat peluang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> menurunkan tempo memasuki 20 menit akhir laga, sementara Argentina masih saja kesulitan menciptakan peluang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua peluang beruntun didapat <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> menit ke-77 melalui Pedri dan Pau Cubarsi. Emiliano Martinez gemilang menggagalkan dua peluang itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Argentina harus bermain 10 orang di injury time, setelah Enzo Fernandez menerima kartu kuning kedua. Belum ada gol yang tercipta hingga 90 menit laga berakhir dan extra time 2x15 menit pun dimainkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> pada babak pertama extra time membuat peluang berbahaya di menit-menit awal. Sundulan Nico William dapat ditepis Emiliano Martinez.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Williams! <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> mencetak gol menit ke-96. Tetapi wasit menganulirnya karena dianggap ada pelanggaran terlebih dahulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> nyaris mendapat gol andai sundulan Mikel Merino tidak melenceng dari gawang Argentina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gol! <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> akhirnya membuka skor pada menit ke-105. Ferran Torres merobek gawang Argentina memanfaatkan umpan dari Nico Williams.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Argentina coba membalas dengan mulai berani menyerang. Namun hingga extra time selesai, skor 1-0 tetap bertahan untuk kemenangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> memastikan gelar juara dunia kedua untuk negaranya. Sementara Argentina gagal mempertahankan trofi yang didapat empat tahun lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Susunan Pemain <a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> Vs Argentina<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/spanyol/" target="_blank">Spanyol</a> (4-3-3)<br>Unai Simon; Marc Cucurella, Aymeric Laporte (Eric Garcia 99&#039;), Pau Curbasi, Pedro Porro; Rodri (Martin Zubimendi 99&#039;), Fabian Ruiz (Pedri 62&#039;), Alex Baena (Nico Williams 75&#039;); Dani Olmo (Mikel Merino 75&#039;), Lamine Yamal, Mikel Oyarzabal (Ferran Torres 62&#039;)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelatih: Luis de la Fuente&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Argentina (4-4-2)<br>Emiliano Martinez; Gonzalo Montiel (Gonzalo Montiel 58&#039;), Cristian Romero (Facundo Medina 70&#039;), Lisandro Martinez (Nicolas Otamendi 44&#039;), Nicolas Tagliafico; Rodrigo De Paul (Giuliano Simeone 70&#039;), Enzo Fernandez, Alexis Mac Allister, Nico Gonzalez (Leandro Paredes 46&#039;); Lionel Messi, Julian Alvarez (Marcos Senesi 102&#039;)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelatih: Lionel Scaloni&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7386_Spanyol-Vs-Argentina--Menang-1-0--Tim-Matador-Juara-Piala-Dunia-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284488/spanyol-vs-argentina-menang-10-tim-matador-juara-piala-dunia-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Antonius Devolis Tumanggor Soroti Kondisi Puskesmas Sei Agul Saat Sosper Kesehatan</guid>
            <pubDate>Mon, 20 Jul 2026 03:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Antonius Devolis Tumanggor Soroti Kondisi Puskesmas Sei Agul Saat Sosper Kesehatan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN Ratusan warga memadati kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kese]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN- Ratusan warga memadati kegiatan Sosialisasi Peraturan Daerah (Sosperda) Kota Medan Nomor 4 Tahun 2012 tentang Sistem Kesehatan Kota Medan yang digelar Anggota DPRD Kota Medan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/devolis/" target="_blank">Devolis</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tumanggor/" target="_blank">Tumanggor</a>, di Jalan Karya II, Kelurahan Karang Berombak, Kecamatan Medan Barat, Sabtu (18/7/2026).</p>Dalam kegiatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a> mengajak masyarakat semakin peduli terhadap kesehatan diri, keluarga, dan lingkungan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_IMG-20260719-WA0046.jpg"><br></p>Suasana sosialisasi berlangsung hangat. Politikus Partai NasDem itu menyampaikan materi dengan diselingi humor sehingga mendapat respons antusias dari warga yang hadir.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a> memberikan apresiasi kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/puskesmas/" target="_blank">Puskesmas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/agul/" target="_blank">Agul</a> yang selama puluhan tahun menjadi garda terdepan pelayanan kesehatan bagi masyarakat Kecamatan Medan Barat.</p>Menurutnya, meski kondisi bangunan puskesmas saat ini membutuhkan perbaikan dan relokasi karena tidak lagi memadai untuk pelayanan kesehatan, tenaga kesehatan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/puskesmas/" target="_blank">Puskesmas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/agul/" target="_blank">Agul</a> tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.</p>"Saat ini <a href="https://www.sumut24.co/tag/puskesmas/" target="_blank">Puskesmas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/agul/" target="_blank">Agul</a> membutuhkan perbaikan dan relokasi karena sudah tidak lagi sesuai dengan kebutuhan pelayanan, namun para tenaga kesehatan tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a>, Minggu (19/7/2026).</p>Ia juga menyampaikan ucapan selamat menjelang Hari Ulang Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/puskesmas/" target="_blank">Puskesmas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/agul/" target="_blank">Agul</a> yang berdiri sejak 1 Agustus 1972 dan akan memasuki usia ke-54. <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a> menilai relokasi puskesmas perlu segera direalisasikan mengingat lokasi bangunan berada di dekat jalur pipa gas.<br></p>Selain itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/antonius/" target="_blank">Antonius</a> mengingatkan masyarakat agar menjaga kebersihan lingkungan sebagai upaya mencegah penyebaran penyakit, khususnya demam berdarah dengue (DBD).</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_IMG-20260719-WA0049.jpg"><br></p>Sementara itu, Camat Medan Barat, Maswan Harahap mengimbau masyarakat segera mengaktifkan Identitas Kependudukan Digital (IKD).<br></p>Menurutnya, IKD akan memudahkan pendataan penduduk sekaligus penyaluran berbagai program bantuan pemerintah.</p>Maswan menyebutkan, dari sekitar 28.470 penduduk Kecamatan Medan Barat, baru 4.462 orang yang telah mengaktifkan IKD.</p>"Kami berharap masyarakat melalui kepala lingkungan segera melakukan pendaftaran," katanya.</p>Ia juga mengungkapkan rencana Pemerintah Kecamatan Medan Barat untuk mendaftarkan sedikitnya 50 pekerja di setiap lingkungan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.</p>Program tersebut ditujukan bagi buruh dan pekerja harian lepas agar memperoleh perlindungan apabila mengalami kecelakaan kerja.</p>Kepala <a href="https://www.sumut24.co/tag/puskesmas/" target="_blank">Puskesmas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/agul/" target="_blank">Agul</a>, dr. Ratna Sembiring, menjelaskan berbagai layanan kesehatan yang tersedia di puskesmas, termasuk Program Universal Health Coverage (UHC) yang memungkinkan masyarakat memperoleh pelayanan kesehatan secara gratis sesuai ketentuan.(R02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3855_Antonius-Devolis-Tumanggor-Soroti-Kondisi-Puskesmas-Sei-Agul-Saat-Sosper-Kesehatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284487/antonius-devolis-tumanggor-soroti-kondisi-puskesmas-sei-agul-saat-sosper-kesehatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Final Piala Dunia 2026; Antara Lionel Messi dan Lamine Yamal, Dari Legenda Menuju Calon Ikon Baru Sepakbola Dunia</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 23:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Final Piala Dunia 2026; Antara Lionel Messi dan Lamine Yamal, Dari Legenda Menuju Calon Ikon Baru Sepakbola Dunia]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  S24Ada kalanya sebuah pertandingan lebih besar daripada trofi yang diperebutkan. Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Sp]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | S24</p><br>Ada kalanya sebuah pertandingan lebih besar daripada trofi yang diperebutkan. Final Piala Dunia FIFA 2026 antara Argentina dan Spanyol adalah salah satunya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika wasit meniup peluit pertama di Stadion New York&ndash;New Jersey, East Rutherford, Amerika Serikat, dunia tidak hanya menyaksikan duel dua negara dengan tradisi sepak bola yang kuat. Dunia sedang menyaksikan sebuah babak yang sarat makna: pertemuan antara Lionel Messi, legenda hidup yang telah menginspirasi jutaan orang selama lebih dari dua dekade, dan Lamine Yamal, talenta muda yang kini dipandang sebagai salah satu calon ikon baru sepak bola dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepak bola selalu hidup dari pergantian generasi. Dari Pel&eacute; kepada Maradona, dari Maradona kepada Ronaldo Naz&aacute;rio, dari Ronaldo kepada Lionel Messi dan Cristiano Ronaldo. Kini, sejarah seolah kembali berputar. Di panggung terbesar sepak bola dunia, tongkat estafet itu perlahan mulai berpindah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Lionel Messi, final ini lebih dari sekadar kesempatan mempertahankan gelar juara dunia yang diraih Argentina pada 2022. Di usia 39 tahun, ini dipandang sebagai kesempatan terakhirnya menorehkan kisah indah bersama tim nasional di ajang Piala Dunia. Tak mengherankan jika setiap sentuhan bola darinya malam itu disambut harapan jutaan pendukung Argentina yang ingin melihat sang kapten mengakhiri perjalanan dengan sempurna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, di sisi lain lapangan, berdiri seorang pemain yang bahkan belum lahir ketika Messi mulai menapaki karier profesionalnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lamine Yamal hadir sebagai simbol masa depan. Dengan keberanian, kreativitas, dan kematangan bermain yang jauh melampaui usianya, pemain muda Spanyol itu menjadi wajah baru La Roja. Ia bukan sekadar pelengkap skuad, melainkan motor serangan yang mampu mengubah jalannya pertandingan dalam hitungan detik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan keduanya menjadi simbol pergantian zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan berarti Messi telah selesai, atau Yamal telah mencapai puncaknya. Justru sebaliknya. Final ini menjadi titik temu antara pengalaman dan harapan, antara warisan dan masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara permainan, Spanyol datang dengan modal yang mengesankan. Tim asuhan Luis de la Fuente tampil sebagai salah satu tim paling konsisten sepanjang turnamen. Mereka menguasai bola dengan sabar, membangun serangan melalui umpan-umpan pendek yang presisi, dan menunjukkan organisasi permainan yang nyaris tanpa cela. Rodri menjadi jangkar lini tengah, Pedri mengatur ritme, sementara Yamal menghadirkan kreativitas di sisi sayap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, Argentina menunjukkan wajah yang berbeda. Tim besutan Lionel Scaloni tidak selalu tampil dominan, tetapi hampir selalu menemukan cara untuk menang. Mental juara, pengalaman bermain di laga besar, dan kemampuan memanfaatkan peluang sekecil apa pun menjadi ciri khas Albiceleste.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbedaan karakter inilah yang membuat final terasa begitu menarik. Spanyol ingin mengendalikan pertandingan melalui penguasaan bola. Argentina lebih nyaman menunggu, membaca situasi, lalu menghukum lawan lewat serangan balik cepat atau momen-momen individual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah analis internasional menilai final ini sebagai benturan dua filosofi sepak bola modern. Reuters mengutip pandangan mantan pelatih tim nasional Spanyol, Julen Lopetegui, yang menyebut bahwa melakukan tekanan tinggi terhadap Spanyol terdengar sederhana secara teori, tetapi sangat sulit diterapkan karena kualitas teknis dan koordinasi para pemain mereka yang sangat baik. Di sisi lain, ia mengingatkan bahwa pengalaman Argentina dalam laga-laga besar membuat mereka tidak boleh dipandang sebelah mata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, simulasi Opta Supercomputer yang dikutip Al Jazeera memberikan peluang lebih besar kepada Spanyol untuk menjadi juara berdasarkan konsistensi performa sepanjang turnamen. Namun, simulasi statistik itu juga menunjukkan bahwa peluang kedua tim tetap relatif berdekatan, menegaskan bahwa final ini sulit diprediksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Statistik memang dapat menggambarkan kecenderungan, tetapi sejarah Piala Dunia berkali-kali membuktikan bahwa pertandingan final sering kali ditentukan oleh hal-hal yang tak dapat diukur: keberanian mengambil keputusan, ketenangan di bawah tekanan, atau satu momen magis dari pemain yang tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Messi, malam ini adalah kesempatan untuk sekali lagi membuktikan bahwa kelas seorang legenda tidak pernah benar-benar pudar. Mungkin ia tak lagi memiliki kecepatan seperti satu dekade lalu, tetapi visi bermain, kecerdasan membaca ruang, dan kemampuan menciptakan peluang tetap menjadikannya pemain yang mampu mengubah arah pertandingan dalam sekejap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Yamal membawa energi yang berbeda. Ia mewakili generasi baru yang tumbuh dengan menjadikan Messi sebagai panutan. Kini, ia tidak lagi hanya mengagumi dari kejauhan. Ia berdiri di lapangan yang sama, pada pertandingan terbesar di dunia, sebagai lawan sekaligus pewaris estafet sepak bola.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ironi yang indah. Seorang anak yang tumbuh menyaksikan kehebatan Messi, kini berpeluang menutup era sang idola dengan membawa negaranya meraih gelar juara dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa pun hasil pertandingan nanti, final Piala Dunia 2026 telah memiliki tempat tersendiri dalam sejarah. Jika Argentina menang, Messi berpeluang mengakhiri karier Piala Dunianya dengan kisah yang hampir sempurna, mengukuhkan statusnya sebagai salah satu pemain terbesar sepanjang masa. Jika Spanyol keluar sebagai juara, dunia kemungkinan akan menyaksikan lahirnya generasi baru yang dipimpin Lamine Yamal, sosok yang diyakini banyak pengamat memiliki potensi menjadi ikon sepak bola berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, sepak bola selalu menemukan caranya sendiri untuk menjaga kesinambungan. Ketika satu legenda perlahan menutup babak terakhirnya, muncul wajah baru yang siap menulis cerita berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan mungkin, puluhan tahun dari sekarang, ketika orang mengenang final Piala Dunia 2026, mereka tidak hanya mengingat siapa yang mengangkat trofi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka akan mengingat malam ketika seorang legenda menyapa masa depan&mdash;dan masa depan itu bernama Lamine Yamal.*(SS68)*</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7665_Final-Piala-Dunia-2026--Antara-Lionel-Messi-dan-Lamine-Yamal--Dari-Legenda-Menuju-Calon-Ikon-Baru-Sepakbola-Dunia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284486/final-piala-dunia-2026-antara-lionel-messi-dan-lamine-yamal-dari-legenda-menuju-calon-ikon-baru-sepakbola-dunia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Stan DLHK Sumut Buka Konsultasi Perizinan Sekolah Rakyat</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Stan DLHK Sumut Buka Konsultasi Perizinan Sekolah Rakyat]]></title>
            <description><![CDATA[Stan DLHK Sumut Buka Konsultasi Perizinan Sekolah Rakyat]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN  &ndash; Stan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (DLHK) Provinsi Sumatera Utara di Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 membuka layanan konsultasi persetujuan lingkungan bagi pembangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekolah/" target="_blank">Sekolah</a> Rakyat. Saat ini, DLHK Sumut menyatakan siap memproses dokumen lingkungan untuk lima <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekolah/" target="_blank">Sekolah</a> Rakyat yang sedang dipersiapkan pemerintah dan ditargetkan beroperasi pada Tahun Ajaran 2026/2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami siap dan sekarang tinggal menunggu. Setelah pembangunan siap, proses persetujuan lingkungannya akan kami tindak lanjuti sesuai ketentuan yang berlaku," ujar Jelita, petugas Stan DLHK Sumut, saat ditemui di PRSU ke-50, Minggu (19/7).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Jelita, stan DLHK Sumut menjadi pusat informasi sekaligus konsultasi awal bagi pemerintah daerah, instansi, maupun masyarakat yang ingin mengetahui mekanisme pengurusan persetujuan lingkungan untuk pembangunan fasilitas publik, termasuk <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekolah/" target="_blank">Sekolah</a> Rakyat yang merupakan program pemerintah pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, setiap pembangunan sekolah wajib memenuhi ketentuan persetujuan lingkungan sesuai tingkat risiko kegiatannya. Untuk proyek berskala menengah diperlukan dokumen Upaya Pengelolaan Lingkungan dan Upaya Pemantauan Lingkungan (UKL-UPL), sedangkan proyek yang berdampak penting terhadap lingkungan wajib menyusun Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (AMDAL).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, pembangunan sekolah berasrama juga dapat memerlukan Persetujuan Teknis (Pertek) Air Limbah karena menghasilkan limbah domestik dalam jumlah besar. Apabila terdapat laboratorium atau fasilitas yang menghasilkan limbah bahan berbahaya dan beracun (B3), pengelola juga wajib melengkapi dokumen teknis pengelolaan limbah sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kalau lokasi pembangunan berada di kawasan yang berbatasan dengan kawasan hutan, tentu ada persyaratan tambahan sesuai regulasi kehutanan," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jelita mengatakan, saat ini terdapat lima <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekolah/" target="_blank">Sekolah</a> Rakyat yang sedang dipersiapkan di Sumatera Utara dan ditargetkan rampung pada Juli 2026. Kelima lokasi tersebut berada di Kota Medan, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, Kabupaten Tapanuli Selatan, dan Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di stan DLHK Sumut, pengunjung juga dapat memperoleh layanan asistensi awal penyusunan dokumen melalui sistem Amdalnet, konsultasi persyaratan persetujuan lingkungan, hingga pengecekan status lahan untuk memastikan lokasi pembangunan tidak berada di kawasan hutan lindung sebelum proses pengajuan dilakukan secara resmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain membuka layanan konsultasi, stan DLHK Sumut juga menghadirkan berbagai edukasi mengenai pelestarian lingkungan. Pengunjung dapat menyaksikan Program Ekonomi Sirkular, Gerakan SAJADAH (Sampah Jadi Berkah), Zona Maggotisasi yang memperagakan pengolahan sampah organik menggunakan larva Black Soldier Fly (BSF), serta pameran kerajinan hasil daur ulang berupa tas, dompet, pot tanaman, tempat tisu, bunga hias, gantungan kunci, dan berbagai produk kreatif yang dibuat dari limbah plastik, tutup botol, kemasan deterjen, kardus, hingga kain perca.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jelita berharap keberadaan stan DLHK Sumut dapat memberikan kemudahan bagi masyarakat maupun instansi pemerintah untuk memperoleh informasi terkait perizinan lingkungan sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Harapannya, setiap pembangunan dapat memenuhi ketentuan lingkungan sejak tahap perencanaan sehingga prosesnya berjalan lebih cepat, tertib, dan tetap menjaga kelestarian lingkungan," pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4561_Stan-DLHK-Sumut-Buka-Konsultasi-Perizinan-Sekolah-Rakyat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284485/stan-dlhk-sumut-buka-konsultasi-perizinan-sekolah-rakyat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dinas PMD Dukcapil Provsu Buka Layanan IKD dan KIA ke Pengunjung PRSU</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 21:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dinas PMD Dukcapil Provsu Buka Layanan IKD dan KIA ke Pengunjung PRSU]]></title>
            <description><![CDATA[Dinas PMD Dukcapil Provsu Buka Layanan IKD dan KIA ke Pengunjung PRSU]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN- Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa,  Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) membuka layanan pembuatan aktivasi terhadap Identitas Kependudukan Digital (IKD) dan juga Kartu Identitas Anak (KIA).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jadi, dengan IKD ini, masyarakat semakin dipermudah, tidak perlu lagi tunjukkan KTP secara fisik," kata Mara Siregar, selaku operator IKD, pada stand Dinas PMD Dukcapil Provsu di gedung Serba Guna PRSU, Medan, Minggu (19/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakan, Mara Siregar yang juga Staf Bidang Pengelolaan Informasi Administrsi Kependudukan (PIAK) di Dinas PMD Dukcapil Provsu bahwa dengan kepemilikan IKD, masyarakat pada saat berurusan baik ke perbankan, bandar udara (Bandara) hingga stasiun kereta api akan sangat terbantu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disampaikannya, kepada pengunjung yang berkesempatan mendatangi stand mereka terkait aktivasi IKD,"Akan saya bantu, langkah per langkah dalam aktivasi IKD," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mara Siregar bahkan menyinggung Kartu untuk pembuatan aktivasi Kartu identitas Anak (KIA), menurutnya dapat dilakukannya, hanya saja untuk pengadaan fisik, selama di penyelenggaraan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) dapat berkonsultasi di paviliun Pemko Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami di Dinas PMD Dukcapil Provsu hanya bantu khusus untuk anak diatas 5 tahun bisa di aktivasi KIA nya, kalau secara fisik tetap di (Paviliun) Pemko Medan," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terpisah, sepanjang penyelenggaraan PRSU ini, Mara memperkirakan animo pengunjung cukup lumayan, mencapai 30 kali pengaktivasian setiap hari nya.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1176_Dinas-PMD-Dukcapil-Provsu-Buka-Layanan-IKD-dan-KIA-ke-Pengunjung-PRSU.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284484/dinas-pmd-dukcapil-provsu-buka-layanan-ikd-dan-kia-ke-pengunjung-prsu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">109 Wajib Pajak Terima Hadiah Gebyar Pajak, Samsat Medan Utara Ajak Masyarakat Bayar PKB Tepat Waktu</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 17:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[109 Wajib Pajak Terima Hadiah Gebyar Pajak, Samsat Medan Utara Ajak Masyarakat Bayar PKB Tepat Waktu]]></title>
            <description><![CDATA[109 Wajib Pajak Terima Hadiah Gebyar Pajak, Samsat Medan Utara Ajak Masyarakat Bayar PKB Tepat Waktu]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mendorong budaya taat pajak terus diperkuat melalui Program Gebyar Pajak Sumut 2026. Sebanyak 109 wajib pajak di wilayah kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/samsat/" target="_blank">Samsat</a> Medan Utara menerima hadiah sebagai bentuk apresiasi atas kepatuhan membayar Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) tepat waktu di Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/samsat/" target="_blank">Samsat</a> Medan Utara, Jalan Sekip No. 29, Medan Petisah, Sabtu (18/7).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan hadiah dilakukan secara bertahap dalam tiga sesi, masing-masing kepada 37 pemenang. Hadiah diserahkan oleh Kasi Layanan Perpajakan I UPT <a href="https://www.sumut24.co/tag/samsat/" target="_blank">Samsat</a> Medan Utara Ahmad Ferdinand didampingi Admin Gebyar Pajak <a href="https://www.sumut24.co/tag/samsat/" target="_blank">Samsat</a> Medan Utara, Amin, beserta jajaran. Penyerahan tersebut merupakan tindak lanjut hasil pengundian Gebyar Pajak Sumut Triwulan II yang dilaksanakan pada Jumat (17/7).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahmad Ferdinand mengatakan, Program Gebyar Pajak Sumut merupakan bentuk penghargaan dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara kepada masyarakat yang disiplin menunaikan kewajiban membayar pajak kendaraan tepat waktu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Program ini memberikan apresiasi kepada wajib pajak yang taat sekaligus mengajak masyarakat agar membayar pajak sesuai jadwal tanpa harus menunggu adanya program pemutihan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, melalui Gebyar Pajak, Pemprov Sumut tengah membangun paradigma baru dalam pelayanan perpajakan. Selama ini, program pemutihan dinilai kerap membuat sebagian masyarakat menunda pembayaran pajak hingga menunggu penghapusan denda, sehingga berdampak terhadap stabilitas penerimaan Pendapatan Asli Daerah (PAD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya Gebyar Pajak, masyarakat yang membayar pajak tepat waktu justru memperoleh kesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik. Skema tersebut diharapkan mampu membangun budaya kepatuhan pajak secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pada akhirnya manfaatnya kembali kepada masyarakat. Pajak kendaraan bermotor menjadi salah satu sumber PAD yang digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, pendidikan, kesehatan, hingga peningkatan kualitas pelayanan pemerintah daerah," kata Ahmad Ferdinand.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program Gebyar Pajak Sumut 2026 menyediakan total 936 hadiah yang diundi setiap triwulan. Hadiah yang disiapkan antara lain laptop, tablet, kulkas, mesin cuci, sepeda, smart watch, speaker bluetooth, slow juicer, hingga voucher BBM. Sementara hadiah utama berupa satu unit mobil dan paket umrah akan diundi pada Grand Prize pada akhir tahun atau Triwulan IV.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahmad Ferdinand menjelaskan, pengundian Gebyar Pajak dilaksanakan empat kali dalam setahun. Pengundian Triwulan I telah digelar pada 12 Juni 2026 bagi wajib pajak yang melakukan pembayaran PKB selama Januari hingga Maret 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, pengundian Triwulan II dilaksanakan pada 17 Juli 2026 untuk wajib pajak yang membayar pada periode April hingga Juni. Adapun pengundian Triwulan III dijadwalkan berlangsung Oktober 2026 bagi pembayaran Juli hingga September, sedangkan Triwulan IV sekaligus Grand Prize akan dilaksanakan pada Desember 2026 untuk pembayaran Oktober hingga Desember.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui program ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/samsat/" target="_blank">Samsat</a> Medan Utara berharap semakin banyak masyarakat yang terdorong membayar pajak kendaraan tepat waktu. Selain berkesempatan memperoleh hadiah, kepatuhan wajib pajak juga akan memperkuat penerimaan daerah yang menjadi modal penting dalam mendukung pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Sumatera Utara.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5293_109-Wajib-Pajak-Terima-Hadiah-Gebyar-Pajak--Samsat-Medan-Utara-Ajak-Masyarakat-Bayar-PKB-Tepat-Waktu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284483/109-wajib-pajak-terima-hadiah-gebyar-pajak-samsat-medan-utara-ajak-masyarakat-bayar-pkb-tepat-waktu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satgas Pamtas RI&ndash;PNG Yon Parako 463 Pasgat Disambut Haru di Belawan Usai 14 Bulan Jaga Perbatasan</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 17:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satgas Pamtas RI–PNG Yon Parako 463 Pasgat Disambut Haru di Belawan Usai 14 Bulan Jaga Perbatasan]]></title>
            <description><![CDATA[Satgas Pamtas RI&ndashPNG Yon Parako 463 Pasgat Disambut Haru di Belawan Usai 14 Bulan Jaga Perbatasan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Suasana penuh haru dan kebanggaan mewarnai penyambutan personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/satgas/" target="_blank">Satgas</a> Pamtas) RI&ndash;PNG Batalyon Parako 463 Pasgat yang telah menyelesaikan tugas operasi selama 14 bulan di wilayah perbatasan Republik Indonesia&ndash;Papua Nugini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara penyambutan digelar di Dermaga 104 Pelabuhan Belawan PT Pelindo Multi Terminal, Minggu (19/7/2026), dipimpin Komandan Lanud Soewondo, Marsekal Pertama TNI Tio Hutapea, S.Sos., M.A.P., selaku Inspektur Upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/satgas/" target="_blank">Satgas</a> Pamtas RI&ndash;PNG Batalyon Parako 463 Pasgat yang berada di bawah kendali operasi Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) III Tahun Anggaran 2025/2026 kembali ke tanah air menggunakan KRI Teluk Bintuni-520 melalui jalur laut dengan rute Timika&ndash;Merauke&ndash;Ambon&ndash;Makassar&ndash;Surabaya&ndash;Jakarta&ndash;Pontianak&ndash;Tanjung Uban hingga Belawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prosesi penyambutan berlangsung khidmat sebagai bentuk penghormatan atas keberhasilan para prajurit dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia di kawasan perbatasan. Usai upacara, seluruh personel memasuki Ksatrian F. Sihombing Batalyon Parako 463 Pasgat sebagai simbol kembalinya mereka ke satuan setelah menuntaskan amanah negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pejabat TNI, Polri, pemerintah, dan unsur Forkopimda turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Komandan Kodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Prasetyo, Komandan Resimen Arhanud 1 Pasgat Kolonel Pas Rudi Hasiholan Aritonang, Dirpolairud Polda Sumut Kombes Pol Pahala H.M. Panjaitan, Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat Letkol Pas Jhon H. Siregar, Danyonif 126/Kala Cakti Letkol Inf Muhammad Syahirin Yahya Ginting, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya S.P. Sembiring, Danramil 0201-09/Medan Belawan Lettu Inf Amansyah Nasution, Executive Director Pelindo Regional 1 Jonedi Ramli, serta Executive General Manager Pelindo Regional 1 Cabang Belawan Yusrizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen paling mengharukan terjadi saat para prajurit bertemu kembali dengan keluarga. Tangis bahagia, pelukan hangat, dan rasa syukur menyelimuti penyambutan, menandai berakhirnya masa penugasan yang dijalani dengan penuh dedikasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komandan Batalyon Parako 463 Pasgat Letkol Pas Jhon H. Siregar menyampaikan apresiasi kepada seluruh prajurit atas loyalitas, disiplin, dan pengabdian selama bertugas menjaga wilayah perbatasan RI&ndash;PNG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap pengalaman selama menjalankan operasi menjadi bekal berharga untuk meningkatkan profesionalisme, memperkuat jiwa korsa, serta menumbuhkan semangat pengabdian kepada bangsa dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/satgas/" target="_blank">Satgas</a> Pamtas RI&ndash;PNG Batalyon Parako 463 Pasgat dilaporkan kembali ke satuan dalam keadaan aman, lengkap, dan berhasil menuntaskan seluruh tugas operasi. Upacara penyambutan tersebut menjadi simbol rasa syukur sekaligus kebanggaan bagi Korps Pasukan Gerak Cepat (Pasgat) TNI Angkatan Udara atas keberhasilan mengemban amanah negara di garis depan perbatasan Indonesia.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9816_Satgas-Pamtas-RI-ndash-PNG-Yon-Parako-463-Pasgat-Disambut-Haru-di-Belawan-Usai-14-Bulan-Jaga-Perbatasan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284482/satgas-pamtas-rindashpng-yon-parako-463-pasgat-disambut-haru-di-belawan-usai-14-bulan-jaga-perbatasan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">LPA Deli Serdang Apresiasi Keberhasilan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkoba</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 17:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[LPA Deli Serdang Apresiasi Keberhasilan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[LPA Deli Serdang Apresiasi Keberhasilan Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Ungkap Kasus Narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deli Serdang - Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Deli Serdang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polresta Deli Serdang atas keberhasilan mengungkap berbagai kasus peredaran narkotika, khususnya kasus besar yang melibatkan anak sebagai korban maupun pelaku. Minggu (19/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua LPA Deli Serdang, Junaidi Malik, S.H., menyampaikan bahwa peredaran narkotika oleh jaringan kecil hingga jaringan internasional merupakan &quot;alarm keras&quot; bagi seluruh elemen bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penyebaran narkotika oleh sindikat jaringan internasional adalah alarm keras bagi kita sebagai bangsa. Ini menunjukkan betapa masif dan kuatnya upaya mereka merusak generasi muda dan masa depan negeri ini. Seluruh elemen masyarakat harus bersatu memutus mata rantai kejahatan narkotika,&quot; tegas Junaidi Malik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LPA Deli Serdang menilai pengungkapan kasus besar di Pintu Tol Lubuk Pakam sebagai prestasi luar biasa. Dalam operasi tersebut, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang berhasil mengamankan barang bukti berupa 53,2 kilogram sabu, 9.112 butir ekstasi, 3.249 unit liquid vape narkotika, dan 350 sachet Happy Water.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nilai ekonomis barang bukti tersebut diperkirakan mencapai Rp57.222.900.000. Keberhasilan ini diperkirakan telah menyelamatkan sekitar 250.772 jiwa, terutama generasi muda, dari ancaman penyalahgunaan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain kasus di gerbang tol, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang juga berhasil menangkap seorang bandar sabu di area sekolah di Kecamatan Pagar Merbau. Penangkapan ini semakin menegaskan komitmen aparat dalam melindungi lingkungan pendidikan dari ancaman narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Junaidi Malik menyoroti semakin nekatnya para pelaku kejahatan narkoba yang kini memanfaatkan anak-anak sebagai kurir, bahkan berpotensi menjadikan mereka sebagai bandar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kejahatan narkoba merupakan extraordinary crime yang tidak boleh ditoleransi. Kita harus memutus mata rantai kejahatan ini hingga ke akar-akarnya. Dengan demikian, kita dapat mewujudkan Generasi Emas 2045 yang sehat, produktif, dan bebas dari narkoba,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas berbagai prestasi tersebut, LPA Deli Serdang menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada jajaran Satresnarkoba Polresta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini adalah bentuk nyata kehadiran negara dalam melindungi masyarakat, khususnya anak-anak. Ratusan ribu anak terselamatkan berkat kerja keras rekan-rekan Polri. Bravo Polri! Melindungi anak-anak sama artinya dengan membela masa depan bangsa,&quot; ungkap Junaidi Malik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatresnarkoba Polresta Deli Serdang, Kompol Dr. Fery Kusnadi, S.H., M.H., menyampaikan terima kasih atas dukungan dan apresiasi yang diberikan LPA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengucapkan terima kasih atas kunjungan dan dukungan dari LPA Deli Serdang. Anak-anak adalah generasi penerus bangsa yang wajib kita jaga bersama. Pemberantasan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, melainkan tanggung jawab seluruh elemen masyarakat. Apabila narkoba mengancam masa depan generasi bangsa, Satresnarkoba Polresta Deli Serdang akan selalu berada di garda terdepan, tanpa kompromi,&quot; tegas Kompol Fery Kusnadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan bahwa pihaknya akan terus meningkatkan upaya penegakan hukum sekaligus memperkuat pencegahan melalui edukasi dan kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan, demi mewujudkan Deli Serdang yang bersih dari narkoba.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7794_LPA-Deli-Serdang-Apresiasi-Keberhasilan-Satresnarkoba-Polresta-Deli-Serdang-Ungkap-Kasus-Narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284481/lpa-deli-serdang-apresiasi-keberhasilan-satresnarkoba-polresta-deli-serdang-ungkap-kasus-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ini Lokasi Keseruan Nobar Final Piala Dunia Bareng Wali Kota Medan dan 42 Lokasi Resmi Lainnya</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 14:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ini Lokasi Keseruan Nobar Final Piala Dunia Bareng Wali Kota Medan dan 42 Lokasi Resmi Lainnya]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanDemam Piala Dunia 2026 benarbenar menyelimuti Kota Medan. Puncaknya, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar acara Nonton]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan<p></p>Demam <a href="https://www.sumut24.co/tag/piala-dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026 benar-benar menyelimuti Kota Medan. Puncaknya, Pemerintah Kota (Pemko) Medan menggelar acara Nonton Bareng (Nobar) resmi laga semifinal dan final turnamen sepak bola terakbar sejagat pada Minggu, 19 Juli 2026 dan Senin, 20 Juli 2026 di Urban Community Park, Kebun Bunga, Medan.<p></p><br><p></p>Acara yang dipadati oleh ribuan pencinta sepak bola ini terasa spesial karena dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan, Rico Waas, bersama Wakil Wali Kota, Zakiyuddin Harahap. Kehadiran dual kepemimpinan Kota Medan ini menambah kemeriahan suasana, di mana mereka membaur bersama warga demi memberikan dukungan bagi tim-tim terbaik dunia.<p></p><br><p></p>"Ini bukan sekadar menonton pertandingan sepak bola, melainkan ruang kebersamaan bagi warga Medan untuk saling bersilaturahmi, menjaga sportivitas, dan merasakan euforia global bersama-sama di fasilitas publik kita," ujar Rico Waas di sela-sela riuhnya sorak penonton.<p></p><br><p></p><b>Alternatif Lokasi Nobar Berlisensi Resmi di Medan</b><p></p><br><p></p>Bagi warga yang tidak sempat merapat ke Urban Community Park Kebun Bunga, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> memastikan euforia sepak bola tetap bisa dinikmati secara luas. Selain pusat kegiatan di Kebun Bunga, terdapat 42 titik nobar resmi berlisensi lainnya yang tersebar di berbagai sudut Kota Medan dan sekitarnya.<p></p><br><p></p>Mulai dari kafe hits, supermarket, tempat makan, hingga area institusi militer siap menampung keseruan malam ini. Berikut adalah daftar lengkap lokasi alternatifnya:<p></p><br><p></p>162 Street Coffee, Jalan Brigjend Katamso, A U R, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Alfamart Gajah Mada, Jalan Gajah Mada No. 48 A/B/C Kel, Sei Sikambing D, Petisah, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Ampon Kuphie, Jalan Bilal No.99a, Pulo Brayan Kota, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Angkringan Bandhawa, Jalan Gatot Subroto Gedung Guru Sumut No.177, Petisah Tengah, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Angkringan Pumaco, Jalan Williem Iskandar No.295, Sidorejo, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Asokaya Kuphi, Jalan Setia Budi No.11, Tj. Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Aula Mustang Lanud Soewondo, Jalan Komodor Muda Adi Sucipto, Suka Damai, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Bajawa Medan, Jalan Angsana No.3, Perintis, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.<p></p><br><p></p>BISTRONOMIX, Jalan Perintis Kemerdekaan No. 3 K - O, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Champion Cafe, Jalan Dr. Mansyur No.134, Padang Bulan Selayang I, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Cold N Brew Medan Pancing, Jalan Williem Iskandar No.58A, Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Cold N Brew Medan S. Parman, Jalan S. Parman No.250, Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.<p></p><br><p></p>D&#039;Heritage, Jalan Balai Kota No.1, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Dara Kuphi (Telkomsel), Jalan Gajah Mada, Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.<p></p><br><p></p>De Boer Terrace, Jalan Balai Kota No.2 B, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Decitta, Ibis Styles Hotel Medan Pattimura, Jalan Pattimura No.442, Darat, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Flow Padel, Jalan Sisingamangaraja No.21, Mesjid, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Flow Padel and Cotta Brasserie, Jalan Sisingamangaraja No.21, Mesjid, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Gadeng Kupi, Jalan Menteng Raya No.149, Ps. Merah Timur, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Guest Room, Lobby, Prime Bar, Jalan Putri Hijau No.10m, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Haidilao Delipark, Lt. G, Rivapark, Delipark Mall, Jalan Putri Hijau Dalam No.1 Blok OPQ, Kesawan, Medan Barat.<p></p><br><p></p>Halaman Komplek Kota Medan, Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang.<p></p><br><p></p>Hotel Grand Mercure Medan Angkasa, Jalan Sutomo No.1, Gaharu, Kecamatan Medan Timur, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Indomaret Fresh Gedung Arca, Jalan Gedung Arca No.51, Kelurahan Teladan Barat, Kecamatan Medan Kota, Medan.<p></p><br><p></p>J.Chicken Pancing, Jalan Williem Iskandar No.59A-B, Indra Kasih, Kecamatan Medan Tembung, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Kodam I/BB Cinta Damai, Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Kopi Ghue, Jalan Pembangunan No.20, Sitirejo II, Kecamatan Medan Amplas, Kota Medan.<p></p><br><p></p>MCD Medan Tasbi, Jalan Gagak Hitam, Sunggal, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.<p></p><br><p></p>MCD Pancing Medan, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Deli Serdang.<p></p><br><p></p>Mie Gacoan Medan - Monginsidi, Jalan Mongonsidi No.1-11, Polonia, Kecamatan Medan Polonia, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Movieresto Prime (Lokasi 1), Lrg. Sipirok No.10, Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Movieresto Prime (Lokasi 2), Jalan Seto Lrg. Sipirok, Tegal Sari II, Kecamatan Medan Area, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Pelataran Din Kupi Simpang Barat, Jalan K.H. Wahid Hasyim No.118, Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Posko K Geutanyoe, Jalan Setia Budi No.32 B, Tanjung Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.<p></p><br><p></p>PT. Coca-Cola Indonesia - Balai Warga Pokok Mangga (Warkop Gurky), Jalan Pales Raya No.7B, Simpang Selayang, Kecamatan Medan Tuntungan, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Raeye Club Dining &amp; Experience, Jl Merak Jingga No. 13, Kelurahan Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Sekret Komunitas Medan Linting, Jalan Tuba IV No.32, Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai, Kota Medan.<p></p><br><p></p>The Lokery, Jalan Gandhi No.12 2d, Sei Rengas I, Kecamatan Medan Kota, Kota Medan.<p></p><br><p></p>The Onyx Lounge, Jalan Gatot Subroto No.395, Sei Sikambing D, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.<p></p><br><p></p>The Stepping Stone, Jalan Tembakau Deli No.1, Kesawan, Kecamatan Medan Barat, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Warkop Agam Setia Budi, Jalan Setia Budi No.194, Tj. Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Warkop Bajha Kupi, Jalan Marelan Pasar 1 Rel, Tanah Enam Ratus, Kecamatan Medan Marelan, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Warkop Ranting, Jalan Bungan Sedap Malam I, Kwala Bekala, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Warkop Rinjani, Jalan Kacang No.4, Petisah Hulu, Kecamatan Medan Baru, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Warkop SB KUPI, Jalan Setia Budi No.48, Tj. Rejo, Kecamatan Medan Sunggal, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Warkop Vania Ponsel, Jalan H. Adam Malik No.7, Sekip, Kecamatan Medan Petisah, Kota Medan.<p></p><br><p></p>Pertandingan sisa di ajang <a href="https://www.sumut24.co/tag/piala-dunia/" target="_blank">Piala Dunia</a> 2026 ini diprediksi berjalan sangat ketat. Bagi Anda yang ingin berburu tempat duduk paling nyaman di lokasi-lokasi berlisensi tersebut, disarankan untuk datang lebih awal sebelum jadwal kick-off. Tetap jaga ketertiban dan mari nikmati pesta sepak bola dunia ini dengan damai. (Red)<p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8977_Ini-Lokasi-Keseruan-Nobar-Final-Piala-Dunia-Bareng-Wali-Kota-Medan-dan-42-Lokasi-Resmi-Lainnya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/284480/ini-lokasi-keseruan-nobar-final-piala-dunia-bareng-wali-kota-medan-dan-42-lokasi-resmi-lainnya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 14:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers]]></title>
            <description><![CDATA[PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung. Pernyataan tersebut dinilai telah merendahkan profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik dan berpotensi mencederai semangat kemerdekaan pers yang dijamin Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum PWI Pusat, Akhmad Munir, menegaskan bahwa bertanya kepada narasumber merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari tugas jurnalistik dalam memenuhi hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Oleh karena itu, setiap narasumber, termasuk advokat, memiliki hak untuk menjawab atau menolak menjawab pertanyaan, namun tetap berkewajiban menjaga etika komunikasi dan menghormati profesi wartawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Setiap orang berhak menyampaikan pendapat, menjawab atau menolak menjawab pertanyaan wartawan. Namun tidak ada alasan untuk merendahkan martabat profesi wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Wartawan bekerja untuk kepentingan publik dan dilindungi oleh Undang-Undang Pers," ujar Akhmad Munir di Jakarta, Sabtu (18/07/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, PWI Pusat tidak mempersoalkan pembelaan hukum yang dilakukan seorang advokat terhadap kliennya karena hal tersebut merupakan hak yang dijamin oleh hukum. Akan tetapi, pembelaan tersebut tidak boleh disampaikan dengan cara yang merendahkan profesi lain atau mengintimidasi wartawan yang sedang bekerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"PWI Pusat tidak sedang memasuki substansi perkara hukum yang sedang menjadi perhatian publik. Sikap kami murni untuk menjaga marwah profesi wartawan dan memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistik secara bebas, profesional, dan bermartabat tanpa intimidasi verbal dari siapa pun," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhmad Munir mengatakan advokat dan wartawan merupakan dua profesi yang sama-sama memiliki peran strategis dalam negara hukum dan demokrasi. Advokat menjalankan fungsi pembelaan terhadap hak-hak kliennya, sedangkan wartawan menjalankan fungsi kontrol sosial melalui penyampaian informasi yang benar, berimbang, dan bertanggung jawab kepada masyarakat. Karena itu, kedua profesi tersebut semestinya saling menghormati dan menjaga etika dalam setiap interaksi di ruang publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sehubungan dengan peristiwa tersebut, PWI Pusat meminta Advokat Hotman Paris Hutapea memberikan klarifikasi kepada publik serta menyampaikan permohonan maaf kepada insan pers apabila pernyataannya telah menimbulkan kesan merendahkan martabat wartawan yang sedang menjalankan tugas jurnalistik. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga hubungan baik antara profesi advokat dan wartawan serta membangun iklim demokrasi yang sehat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami tidak mempersoalkan hak setiap advokat membela kliennya. Namun pembelaan itu harus tetap menghormati profesi lain. Kritik terhadap pertanyaan wartawan adalah hal yang wajar, tetapi penyampaiannya harus dilakukan secara santun, profesional, dan tidak merendahkan martabat insan pers," kata Akhmad Munir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PWI Pusat juga mengingatkan seluruh wartawan Indonesia agar tetap menjalankan tugas secara profesional, independen, akurat, berimbang, dan berpedoman pada Kode Etik Jurnalistik. Organisasi akan terus menjalankan fungsi pembelaan dan perlindungan terhadap setiap wartawan yang mengalami intimidasi, pelecehan, ancaman, atau tindakan lain yang menghambat pelaksanaan kerja jurnalistik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, PWI Pusat mengajak seluruh organisasi profesi, aparat penegak hukum, pejabat publik, advokat, dan seluruh narasumber untuk bersama-sama membangun budaya komunikasi yang saling menghormati. Perbedaan pendapat merupakan bagian dari demokrasi, namun penghormatan terhadap profesi wartawan merupakan syarat penting bagi terpeliharanya kebebasan pers dan hak masyarakat untuk memperoleh informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pers yang merdeka tidak lahir dari rasa takut, melainkan dari jaminan bahwa wartawan dapat bekerja secara profesional tanpa intimidasi. Menghormati wartawan berarti menghormati hak masyarakat untuk memperoleh informasi. Kami berharap peristiwa ini menjadi pelajaran bersama agar hubungan antara insan pers dan semua narasumber tetap dilandasi sikap saling menghormati dan menjunjung tinggi etika," tutup Akhmad Munir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PWI Pusat menegaskan akan terus berdiri di garis terdepan dalam membela kemerdekaan pers, menjaga kehormatan profesi wartawan, serta memastikan setiap insan pers dapat menjalankan tugas jurnalistiknya tanpa tekanan, intimidasi, maupun perlakuan yang merendahkan martabat profesi.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2420_PWI-Pusat-Sesalkan-Pernyataan-Hotman-Paris--Minta-Hormati-Martabat-Wartawan-dan-Kemerdekaan-Pers.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284479/pwi-pusat-sesalkan-pernyataan-hotman-paris-minta-hormati-martabat-wartawan-dan-kemerdekaan-pers/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Simalungun Dorong Literasi Keuangan Pelajar Melalui Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)</guid>
            <pubDate>Sun, 19 Jul 2026 14:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Simalungun Dorong Literasi Keuangan Pelajar Melalui Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Simalungun Dorong Literasi Keuangan Pelajar Melalui Sosialisasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR)]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Simalungun l Sumut24.co<br>Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun berkolaborasi dengan Bank Sumut Cabang Pamatang Raya menggelar Sosialisasi dan Edukasi Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) dalam rangka Road to Hari Indonesia Menabung (HIM) 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang diikuti oleh para orangtua siswa dan siswa ini berlangsung di SMP Negeri 2 Pamatang Raya, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, Jumat (17/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan upaya Pemerintah Kabupaten Simalungun dalam meningkatkan literasi dan inklusi keuangan di kalangan pelajar, sekaligus mendorong terbentuknya budaya gemar menabung sejak usia dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Seksi Kelembagaan dan Penjaminan Mutu Dinas Pendidikan Kabupaten Simalungun, Niat Liharman Purba, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari percepatan implementasi Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar) di Kabupaten Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, melalui sosialisasi ini para pelajar diperkenalkan dengan Program Hari Indonesia Menabung (HIM) serta Produk Simpanan Pelajar (SimPel) yang dirancang khusus untuk memberikan kemudahan kepada peserta didik dalam mengakses layanan perbankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai pentingnya menabung sejak dini. Kami berharap seluruh pelajar di Kabupaten Simalungun memiliki rekening tabungan sendiri sehingga dapat membentuk karakter disiplin, mandiri, serta mampu mengelola keuangan secara bijaksana sebagai bekal di masa depan," ujar Niat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Cabang Bank Sumut, Rosmidi Siagian, menyampaikan bahwa Program KEJAR merupakan bentuk sinergi antara dunia pendidikan dan sektor perbankan dalam membangun generasi yang cerdas secara finansial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, melalui Produk Simpanan Pelajar (SimPel), siswa dapat menabung dengan persyaratan yang mudah, biaya yang ringan, serta mendapatkan edukasi mengenai pentingnya perencanaan keuangan sejak usia sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap seluruh pelajar memanfaatkan kesempatan ini untuk mulai menabung. Kebiasaan menabung sejak dini akan membentuk perilaku keuangan yang sehat, sehingga kelak mereka menjadi generasi yang mandiri, produktif, dan siap menghadapi tantangan ekonomi di masa depan," ungkap Rosmidi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kabupaten Simalungun bersama Bank Sumut berkomitmen memperluas akses layanan keuangan bagi pelajar sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda yang cakap finansial, gemar menabung, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8779_Pemkab-Simalungun-Dorong-Literasi-Keuangan-Pelajar-Melalui-Sosialisasi-Program-Satu-Rekening-Satu-Pelajar--KEJAR-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284478/pemkab-simalungun-dorong-literasi-keuangan-pelajar-melalui-sosialisasi-program-satu-rekening-satu-pelajar-kejar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>