<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 08 Jul 2026 22:01:50 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 20:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[Resmi Dimulai! Bupati Madina Saipullah Nasution Canangkan Bedah 505 Rumah, Target 5.000 Unit Selama Era Prabowo]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>) dalam meningkatkan kualitas hunian masyarakat terus diwujudkan. Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, secara simbolis meletakkan batu pertama sebagai tanda dimulainya pembangunan 505 unit rumah melalui Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Darussalam, Kecamatan Panyabungan, Selasa (7/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prosesi peletakan batu pertama tersebut menjadi langkah awal pelaksanaan program bedah rumah yang akan menyasar ratusan keluarga di berbagai wilayah Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 505 unit rumah yang akan direhabilitasi pada tahun 2026 terdiri atas 185 unit penerima tahap pertama, 153 unit penerima tahap kedua, serta 167 unit penerima tambahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Saipullah Nasution menjelaskan bahwa program BSPS merupakan bagian dari implementasi kebijakan pemerintah pusat melalui program pembangunan tiga juta rumah yang menjadi salah satu program prioritas nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemerintah pusat mengalokasikan dua juta unit untuk program rehabilitasi atau bedah rumah bagi masyarakat yang membutuhkan, sementara satu juta unit lainnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui pembangunan yang melibatkan pihak swasta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan pembangunan tiga juta rumah. Dua juta di antaranya dialokasikan untuk program bedah rumah dengan bantuan pembelian material bangunan, sedangkan satu juta unit lainnya diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah melalui pembangunan oleh sektor swasta," ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Saipullah juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat karena telah menyetujui sebagian usulan program bedah rumah untuk Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengungkapkan, Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> sebelumnya telah mengusulkan sebanyak 5.000 unit rumah untuk direhabilitasi secara bertahap selama masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Alhamdulillah, tahun ini sebanyak 505 unit rumah telah disetujui. Insya Allah tahun depan akan ada tambahan sekitar 700 unit lagi yang mendapatkan bantuan. Harapan kita, selama masa kepemimpinan Presiden Prabowo, seluruh usulan sebanyak 5.000 unit rumah di Mandailing Natal dapat terealisasi," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut dinilai menjadi salah satu solusi untuk mengurangi jumlah rumah tidak layak huni sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat di daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Saipullah juga mengingatkan seluruh keluarga penerima manfaat (KPM) agar menjaga dan merawat rumah yang telah direhabilitasi sehingga dapat digunakan dalam jangka panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, rumah yang layak huni bukan hanya memberikan kenyamanan bagi penghuninya, tetapi juga berdampak terhadap peningkatan kualitas kesehatan, keamanan, serta kesejahteraan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dengan adanya bantuan rehabilitasi rumah ini, masyarakat memiliki tempat tinggal yang lebih layak, nyaman, dan sehat. Karena itu, saya berharap rumah yang telah diperbaiki dapat dirawat dengan baik agar manfaatnya dapat dirasakan dalam waktu yang lama," pesannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menegaskan bahwa Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik rumah semata, tetapi juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas hidup masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui program ini, pemerintah berharap semakin banyak warga Mandailing Natal yang dapat menikmati hunian yang layak, sehat, aman, dan bermartabat, sehingga kesejahteraan masyarakat terus meningkat seiring dengan pembangunan daerah.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7399_Resmi-Dimulai--Bupati-Madina-Saipullah-Nasution-Canangkan-Bedah-505-Rumah--Target-5-000-Unit-Selama-Era-Prabowo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284125/resmi-dimulai-bupati-madina-saipullah-nasution-canangkan-bedah-505-rumah-target-5000-unit-selama-era-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pesan Tegas Wabup Paluta Saat Lantik 6 Pejabat: Buktikan Amanah dengan Kinerja, Bukan Sekadar Jabatan</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 20:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pesan Tegas Wabup Paluta Saat Lantik 6 Pejabat: Buktikan Amanah dengan Kinerja, Bukan Sekadar Jabatan]]></title>
            <description><![CDATA[Pesan Tegas Wabup Paluta Saat Lantik 6 Pejabat Buktikan Amanah dengan Kinerja, Bukan Sekadar Jabatan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>) kembali melakukan penyegaran birokrasi melalui pelantikan enam Pejabat Administrator di lingkungan pemerintah daerah. Pelantikan tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, dihadiri jajaran pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Selasa (7/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola pemerintahan sekaligus meningkatkan efektivitas pelayanan publik. Pergantian pejabat tidak hanya dimaknai sebagai rotasi jabatan, tetapi juga sebagai langkah strategis untuk mempercepat pembangunan dan memperkuat kinerja birokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Basri Harahap menegaskan bahwa setiap jabatan yang diberikan merupakan bentuk kepercayaan yang harus dijawab dengan dedikasi, integritas, serta tanggung jawab penuh kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kepercayaan yang diberikan hari ini harus dijawab dengan kinerja, integritas, dan tanggung jawab. Ingat, jabatan bukan hak atau kebanggaan. Jabatan adalah amanah dan pengabdian," tegas Basri Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pejabat yang baru dilantik harus mampu menunjukkan kepemimpinan yang profesional, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan tersebut berdasarkan Keputusan Nomor 821.2/288/K/2026 tentang Pengangkatan, Pemindahan, dan Pemberhentian Pejabat Administrator di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun pejabat yang dilantik meliputi:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Asmar Hidayat Siregar, S.STP dipercaya sebagai Camat Batang Onang, setelah sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah.<br>- Hadi Yusuf Nasution, M.M dilantik sebagai Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup, menggantikan posisi sebelumnya sebagai Camat Batang Onang.<br>- Hamdan Al Muzahid, S.Hut., MM mendapat amanah sebagai Kepala Bagian Pemerintahan Sekretariat Daerah, setelah sebelumnya menjabat Sekretaris Dinas Lingkungan Hidup.<br>- Asnawi Harahap, S.Sos., MM dipercaya menjadi Camat Dolok Sigompulon, dari jabatan sebelumnya sebagai Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah.<br>- Heru Pranata, ST., M.Si dipromosikan menjadi Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa Sekretariat Daerah, setelah sebelumnya bertugas sebagai Pengelola Pengadaan Barang/Jasa Ahli Muda.<br>- Fachruddin Siregar, SE., MM dilantik sebagai Sekretaris Kecamatan Halongonan Timur, dari jabatan sebelumnya Kepala Sub Bidang Pendaftaran dan Pendataan pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Wakil Bupati memberikan perhatian khusus kepada para camat yang baru dilantik. Ia meminta mereka menjadi pemimpin yang hadir di tengah masyarakat serta aktif membangun sinergi dengan seluruh unsur pemerintahan di tingkat kecamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Basri menekankan pentingnya koordinasi yang baik bersama Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca), kepala desa, tokoh masyarakat, hingga berbagai elemen lainnya guna menciptakan pemerintahan yang efektif dan responsif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jadilah pemimpin yang mampu menyelesaikan masalah, bukan menambah masalah," pesannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan bahwa camat merupakan ujung tombak pelayanan pemerintah kepada masyarakat, sehingga kehadiran dan kepedulian mereka terhadap berbagai persoalan warga sangat menentukan keberhasilan pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, kepada pejabat yang bertugas di Sekretariat Daerah maupun Dinas Lingkungan Hidup, Basri Harahap meminta agar terus memperkuat tata kelola organisasi, meningkatkan koordinasi lintas perangkat daerah, serta memberikan dukungan maksimal terhadap pelaksanaan program pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, birokrasi yang profesional, solid, dan berorientasi pada pelayanan akan menjadi fondasi utama dalam mewujudkan pemerintahan yang efektif serta pembangunan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengakhiri sambutannya, Wakil Bupati mengajak seluruh pejabat yang baru dilantik untuk bekerja dengan semangat pengabdian, bukan sekadar menjalankan rutinitas administratif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap seluruh aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dapat bekerja dalam satu visi dan semangat yang sama untuk mewujudkan daerah yang beriman, cerdas, maju, dan beradat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara Dr. Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, S.STP., MM, para staf ahli, para asisten, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7799_Pesan-Tegas-Wabup-Paluta-Saat-Lantik-6-Pejabat--Buktikan-Amanah-dengan-Kinerja--Bukan-Sekadar-Jabatan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284124/pesan-tegas-wabup-paluta-saat-lantik-6-pejabat-buktikan-amanah-dengan-kinerja-bukan-sekadar-jabatan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Padangsidimpuan Pastikan Bulls Motion Unity Fest Digelar Aman, Risk Assessment Dilakukan Polda Sumut</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Padangsidimpuan Pastikan Bulls Motion Unity Fest Digelar Aman, Risk Assessment Dilakukan Polda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Padangsidimpuan Pastikan Bulls Motion Unity Fest Digelar Aman, Risk Assessment Dilakukan Polda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) melalui Direktorat Pengamanan Objek Vital (Ditpamobvit) melaksanakan kegiatan Risk Assessment atau penilaian risiko menjelang pelaksanaan konser musik Bulls Motion Unity Fest yang akan digelar di Stadion HM Nurdin, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut berlangsung pada Selasa (7/7/2026) sekitar pukul 18.00 WIB di Stadion HM Nurdin yang berlokasi di Jalan Melati, Kelurahan Ujung Padang, Kecamatan Padangsidimpuan Selatan, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Risk Assessment dilakukan sebagai langkah awal untuk memastikan seluruh aspek keamanan, keselamatan, serta kesiapan lokasi konser telah memenuhi standar yang ditetapkan sehingga kegiatan hiburan dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh pengunjung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim Risk Assessment dipimpin langsung oleh Direktur Pengamanan Objek Vital Polda Sumut, Kombes Pol Lumban Gaol, S.H., S.I.K., M.Han. Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kasubdit Waster Ditpamobvit Polda Sumut AKBP Dr. Samsul Bahri Siregar, S.H., M.H., serta Kasubdit Audit Ditpamobvit Polda Sumut AKBP Yudiatnis, S.T., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, dari jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan hadir Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna, S.H., S.I.K., M.H., didampingi Kabag Ops AKP Juliapan Panjaitan, S.H., Kasat Intelkam IPTU Eko Bertom J.C. Panjaitan, serta personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, tim melakukan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap kesiapan lokasi konser. Beberapa aspek yang menjadi perhatian meliputi kondisi area stadion, jalur masuk dan keluar penonton, titik evakuasi, sistem pengamanan, kesiapan personel, hingga potensi risiko yang dapat muncul selama kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Pam Obvit Polda Sumut bersama tim juga memberikan sejumlah masukan teknis kepada panitia penyelenggara agar seluruh prosedur keamanan dapat dipenuhi sebelum konser digelar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Dr. Wira Prayatna mengatakan bahwa kegiatan Risk Assessment merupakan tahapan penting dalam memastikan seluruh rangkaian acara berjalan sesuai standar keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kegiatan Risk Assessment ini merupakan bentuk komitmen Polri dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat. Kami ingin memastikan seluruh aspek keamanan, keselamatan, dan kenyamanan telah dipersiapkan secara maksimal sebelum konser Bulls Motion Unity Fest dilaksanakan," ujar AKBP Dr. Wira Prayatna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padangsidimpuan akan terus bersinergi dengan Polda Sumut, panitia penyelenggara, serta seluruh pihak terkait guna mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan selama kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat yang nantinya hadir untuk tetap mematuhi aturan yang telah ditetapkan panitia maupun petugas di lapangan. Dengan kerja sama semua pihak, kami berharap konser dapat berlangsung aman, tertib, lancar, dan menjadi hiburan yang positif bagi masyarakat Kota Padangsidimpuan," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pelaksanaan Risk Assessment ini, diharapkan seluruh rekomendasi yang diberikan tim Ditpamobvit Polda Sumut dapat segera dipenuhi oleh penyelenggara sehingga pelaksanaan Bulls Motion Unity Fest dapat berjalan sukses tanpa mengabaikan aspek keselamatan dan keamanan seluruh peserta maupun penonton.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_274_Kapolres-Padangsidimpuan-Pastikan-Bulls-Motion-Unity-Fest-Digelar-Aman--Risk-Assessment-Dilakukan-Polda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284123/kapolres-padangsidimpuan-pastikan-bulls-motion-unity-fest-digelar-aman-risk-assessment-dilakukan-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">APBD Madina 2025 Capai Rp1,81 Triliun, Bupati Saipullah Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Akuntabel</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 20:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[APBD Madina 2025 Capai Rp1,81 Triliun, Bupati Saipullah Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Akuntabel]]></title>
            <description><![CDATA[APBD Madina 2025 Capai Rp1,81 Triliun, Bupati Saipullah Dorong Pengelolaan Anggaran Lebih Akuntabel]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>) Saipullah Nasution menyampaikan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) terhadap pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2025 dalam rapat paripurna DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>, Rabu (8/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam agenda tersebut, Bupati Saipullah hadir bersama Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Atika Azmi Utammi Nasution. Rapat paripurna dipimpin Wakil Ketua DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Indah Annisa, didampingi Wakil Ketua Miftahul Falah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyampaian LKPJ tersebut menjadi bagian dari kewajiban pemerintah daerah dalam memberikan laporan atas pelaksanaan program dan pengelolaan keuangan daerah kepada lembaga legislatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemaparannya, Saipullah menjelaskan bahwa laporan pertanggungjawaban APBD 2025 sebelumnya telah disampaikan kepada Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) Perwakilan Provinsi Sumatera Utara melalui laporan keuangan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam penyampaian rancangan peraturan daerah tentang pertanggungjawaban pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025, di dalamnya memuat laporan keuangan yang telah diaudit oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia,&quot; ujar Saipullah dalam sidang paripurna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penyampaian LKPJ merupakan tahapan penting dalam siklus pengelolaan keuangan daerah. Melalui laporan tersebut, pemerintah daerah dapat memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai prinsip efektivitas, efisiensi, transparansi, serta dapat dipertanggungjawabkan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Saipullah juga menyampaikan apresiasi kepada DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> yang telah melaksanakan rapat paripurna tersebut. Selain itu, ia memberikan penghargaan kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang telah menyelesaikan penyusunan laporan keuangan sesuai dengan jadwal yang ditentukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam laporan pertanggungjawaban tersebut, Bupati Saipullah memaparkan capaian realisasi pendapatan daerah Kabupaten Mandailing Natal pada Tahun Anggaran 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebutkan, pendapatan daerah terealisasi sebesar Rp1,81 triliun atau mencapai 95,6 persen dari target yang telah ditetapkan sebesar Rp1,90 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendapatan tersebut bersumber dari beberapa komponen utama, yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, serta pendapatan lain-lain yang sah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pendapatan daerah berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), pendapatan transfer, dan lain-lain pendapatan yang sah,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menegaskan, laporan pertanggungjawaban tersebut bukan hanya menjadi bentuk kewajiban administratif pemerintah daerah, tetapi juga sebagai sarana evaluasi bersama antara eksekutif dan legislatif dalam meningkatkan kualitas pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> menyampaikan bahwa pembahasan LKPJ bersama DPRD memiliki nilai strategis karena menjadi ruang bagi legislatif untuk menjalankan fungsi pengawasan sekaligus memberikan rekomendasi perbaikan terhadap kinerja pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, masukan dari DPRD akan menjadi bahan penting dalam memperbaiki tata kelola pemerintahan dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penyampaian laporan pertanggungjawaban ini mengandung arti pengawasan dan pemberian rekomendasi perbaikan dari dewan yang terhormat untuk mencapai tujuan pembangunan yang telah disepakati bersama,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Saipullah berharap LKPJ APBD Tahun Anggaran 2025 dapat memberikan gambaran yang jelas mengenai penyelenggaraan pemerintahan dan pengelolaan keuangan daerah secara terbuka serta bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, evaluasi bersama antara pemerintah daerah dan DPRD menjadi langkah penting untuk mewujudkan visi pembangunan &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Maju, <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Madani&quot; melalui tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4271_APBD-Madina-2025-Capai-Rp1-81-Triliun--Bupati-Saipullah-Dorong-Pengelolaan-Anggaran-Lebih-Akuntabel.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284122/apbd-madina-2025-capai-rp181-triliun-bupati-saipullah-dorong-pengelolaan-anggaran-lebih-akuntabel/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Madina Bongkar Dampak Efisiensi Anggaran: Proyek Jalan, Sekolah hingga Irigasi Terpaksa Dibatalkan</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 20:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Madina Bongkar Dampak Efisiensi Anggaran: Proyek Jalan, Sekolah hingga Irigasi Terpaksa Dibatalkan]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Madina Bongkar Dampak Efisiensi Anggaran Proyek Jalan, Sekolah hingga Irigasi Terpaksa Dibatalkan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Mandailing Natal (Madina) H. Saipullah Nasution mengungkapkan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan pemerintah pusat memberikan dampak besar terhadap laju pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Saipullah, sejumlah program prioritas yang sebelumnya telah masuk dalam rencana pembangunan daerah harus dihentikan sementara akibat adanya pengurangan anggaran pada tahun 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Bupati Madina saat menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Daerah Pemilihan (Kunker Dapil) anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara di Aula Hotel D&#039;San Panyabungan, Kelurahan Dalan Lidang, Kecamatan Panyabungan, Rabu (8/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menjelaskan, berbagai sektor pembangunan yang terdampak mulai dari peningkatan infrastruktur jalan, perbaikan fasilitas pendidikan, pembangunan jaringan irigasi, hingga program penguatan sektor pertanian masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perencanaan yang sudah kami susun untuk pembangunan, seperti perbaikan jalan, sekolah, irigasi, dan pertanian, akhirnya harus kami batalkan karena adanya pemotongan anggaran tahun 2025,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beban Fiskal Madina Meningkat Akibat Pengurangan Anggaran dan Penambahan Pegawai&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain berdampak terhadap pembangunan fisik, efisiensi anggaran juga mempengaruhi kondisi keuangan daerah Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menjelaskan, tekanan fiskal semakin terasa setelah adanya pengangkatan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), baik kategori penuh waktu maupun paruh waktu, yang secara otomatis meningkatkan kebutuhan belanja pegawai pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Madina juga masih menghadapi dampak bencana alam yang terjadi pada tahun 2025. Bencana tersebut menyebabkan kerusakan cukup luas, mulai dari ribuan hektare lahan masyarakat hingga sejumlah infrastruktur publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut membuat kebutuhan anggaran pemulihan daerah semakin besar, sementara kemampuan fiskal daerah mengalami keterbatasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina Tidak Mendapat Alokasi Tambahan TKD dari Dana yang Dikembalikan Pemerintah Pusat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Saipullah juga menyoroti kebijakan pengembalian sebagian dana Transfer ke Daerah (TKD) yang dilakukan pemerintah pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebutkan, dari total dana sekitar Rp10 triliun yang dikembalikan ke pemerintah pusat, Sumatera Utara mendapatkan alokasi sekitar Rp6 triliun. Namun, menurutnya, Kabupaten Mandailing Natal tidak memperoleh tambahan dana tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari total Rp10 triliun yang dikembalikan, Sumatera Utara mendapatkan Rp6 triliun. Namun Mandailing Natal tidak mendapatkan satu rupiah pun dari transfer tersebut,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas kondisi itu, Saipullah berharap aspirasi tersebut dapat disampaikan oleh anggota DPRD Sumatera Utara kepada Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution agar perhatian terhadap pembangunan Madina semakin ditingkatkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu kebutuhan mendesak yang disampaikan adalah perbaikan ruas jalan penghubung antara Panyabungan menuju kawasan Pantai Barat Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senada dengan Bupati Madina, Ketua DPRD Mandailing Natal Erwin Efendi Lubis turut menyampaikan pentingnya perhatian pemerintah provinsi terhadap kondisi infrastruktur daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Erwin, kerusakan jalan provinsi menuju wilayah Pantai Barat tidak hanya menghambat mobilitas masyarakat, tetapi juga memperlambat proses distribusi bantuan ketika terjadi bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap pemerintah provinsi dapat memprioritaskan perbaikan jalur tersebut karena memiliki peran penting dalam menghubungkan wilayah timur dan barat Kabupaten Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait tidak masuknya Madina dalam penerimaan tambahan TKD, Erwin menilai kondisi daerah yang pernah mengalami bencana seharusnya menjadi salah satu pertimbangan pemerintah dalam menentukan kebijakan anggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyebut Mandailing Natal memiliki kontribusi besar terhadap pendapatan daerah Sumatera Utara melalui berbagai potensi ekonomi yang dimiliki.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau melihat potensi PAD dan kontribusi pajak, Mandailing Natal termasuk salah satu daerah yang memiliki peran besar,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam agenda Kunker Dapil tersebut, seluruh anggota DPRD Sumatera Utara dari Daerah Pemilihan VII hadir untuk menyerap aspirasi pemerintah daerah dan masyarakat Madina.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun anggota DPRD Sumut yang hadir yakni Rahmat Rayyan Nasution, H. Syahrul Ependi Siregar, H. Syamsul Qamar, H. Aswin Parinduri, Derliana Siregar, Muniruddin Ritonga, Roby Agusman Harahap, H. Abdul Rahim Siregar, Hermansyah Lubis, dan H. Tondi Rona Tua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pertemuan tersebut, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal berharap berbagai persoalan pembangunan, terutama terkait infrastruktur dan dukungan anggaran, dapat menjadi perhatian pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7716_Bupati-Madina-Bongkar-Dampak-Efisiensi-Anggaran--Proyek-Jalan--Sekolah-hingga-Irigasi-Terpaksa-Dibatalkan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284121/bupati-madina-bongkar-dampak-efisiensi-anggaran-proyek-jalan-sekolah-hingga-irigasi-terpaksa-dibatalkan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis Soroti Ketimpangan Bantuan Pemprov Sumut: &quot;Jangan Jadikan Mandailing Natal Anak Tiri&quot;</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 20:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis Soroti Ketimpangan Bantuan Pemprov Sumut: "Jangan Jadikan Mandailing Natal Anak Tiri"]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis Soroti Ketimpangan Bantuan Pemprov Sumut &quotJangan Jadikan Mandailing Natal Anak Tiri&quot]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal (Madina), H. Erwin Efendi Lubis, SH, melontarkan kritik tajam terhadap Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprov Sumut) terkait minimnya perhatian kepada Kabupaten Mandailing Natal, khususnya dalam penyaluran dana bantuan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan Erwin saat menghadiri Kunjungan Kerja Anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara Daerah Pemilihan (Dapil) VII yang digelar di Aula Hotel D&#039;San, Kabupaten Mandailing Natal, Rabu (8/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam forum yang turut dihadiri unsur pemerintah daerah, perusahaan perkebunan, serta seluruh anggota DPRD Sumut Dapil VII itu, Erwin mengungkapkan kekecewaan masyarakat Madina terhadap kebijakan Pemprov Sumut yang dinilai belum memberikan perhatian yang adil kepada daerahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Mandailing Natal merupakan salah satu daerah yang mengalami dampak bencana cukup besar dalam beberapa tahun terakhir. Bahkan, wilayah Pantai Barat Madina sempat terisolasi akibat bencana alam yang melumpuhkan akses transportasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, kondisi tersebut dinilai tidak diiringi dengan dukungan anggaran yang memadai dari pemerintah provinsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya mewakili masyarakat Kabupaten Mandailing Natal menyampaikan rasa prihatin atas perlakuan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap daerah kami. Terkait TKD, Mandailing Natal tidak mendapatkan satu rupiah pun. Padahal daerah ini mengalami dampak bencana yang sangat besar hingga kawasan Pantai Barat sempat terisolasi. Kami merasa Mandailing Natal seperti dianaktirikan," tegas Erwin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Erwin juga mengingatkan agar kebijakan pembangunan maupun penyaluran bantuan tidak dipengaruhi kepentingan politik tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan seluruh daerah di Sumatera Utara memiliki hak yang sama untuk mendapatkan perhatian dan dukungan pembangunan, terlebih bagi wilayah yang mengalami berbagai persoalan infrastruktur dan bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan sampai karena kepentingan politik, Kabupaten Mandailing Natal justru menjadi daerah yang diperlakukan berbeda. Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan dan perhatian yang sama," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menyoroti perhatian Pemprov Sumut, Ketua DPRD Madina juga menyinggung rendahnya partisipasi perusahaan perkebunan dalam kegiatan kunjungan kerja tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari sekitar 22 perusahaan perkebunan yang beroperasi di Mandailing Natal, hanya sekitar 11 perusahaan yang hadir, itupun sebagian besar hanya mengirimkan perwakilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Erwin, kondisi tersebut menunjukkan masih rendahnya kepedulian perusahaan terhadap agenda resmi yang membahas berbagai persoalan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hari ini kita melihat sendiri, dari 22 perusahaan perkebunan yang ada di Mandailing Natal, kemungkinan hanya sekitar 11 yang hadir dan sebagian besar hanya diwakili. Ini menjadi gambaran bahwa agenda DPRD Provinsi belum dianggap penting oleh perusahaan. Apalagi kami sebagai DPRD kabupaten, tentu sering kali tidak mendapat perhatian sebagaimana mestinya," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kondisi tersebut dapat memicu masyarakat memilih langsung menyampaikan berbagai persoalan ke tingkat provinsi karena merasa aspirasi mereka kurang mendapat respons dari pihak terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Erwin berharap seluruh pemangku kepentingan, baik pemerintah maupun perusahaan yang beroperasi di Madina, memiliki komitmen yang sama dalam menyelesaikan berbagai persoalan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Erwin juga berharap persoalan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) menuju kawasan Pantai Barat Mandailing Natal dapat segera dituntaskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, akses jalan tersebut memiliki peran strategis dalam mendukung mobilitas masyarakat, distribusi barang, hingga percepatan pertumbuhan ekonomi wilayah Pantai Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kunjungan kerja DPRD Sumut tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menghasilkan solusi nyata terhadap berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir penyampaiannya, Erwin menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara asal Daerah Pemilihan VII yang dinilainya terus memperjuangkan aspirasi masyarakat Mandailing Natal di tingkat provinsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami dari unsur DPRD Kabupaten Mandailing Natal bersama pemerintah daerah mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota DPRD Sumatera Utara putra-putri asli Mandailing Natal yang terus memperjuangkan kepentingan masyarakat di tingkat provinsi," tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun seluruh anggota DPRD Sumatera Utara Dapil VII yang hadir dalam kunjungan kerja tersebut yakni Rahmat Rayyan Nasution, H. Syahrul Ependi Siregar, H. Syamsul Qamar, H. Aswin Parinduri, Derliana Siregar, Muniruddin Ritonga, Roby Agusman Harahap, H. Abdul Rahim Siregar, Hermansyah Lubis, dan H. Tondi Rona Tua.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8706_Ketua-DPRD-Madina-Erwin-Efendi-Lubis-Soroti-Ketimpangan-Bantuan-Pemprov-Sumut---quot-Jangan-Jadikan-Mandailing-Natal-Anak-Tiri-quot-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284120/ketua-dprd-madina-erwin-efendi-lubis-soroti-ketimpangan-bantuan-pemprov-sumut-quotjangan-jadikan-mandailing-natal-anak-tiriquot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GEMA PENA: Kepemimpinan Brigjen Pol. Tatar Nugroho Perkuat Kepercayaan Publik terhadap BNNP Sumut</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 20:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GEMA PENA: Kepemimpinan Brigjen Pol. Tatar Nugroho Perkuat Kepercayaan Publik terhadap BNNP Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[GEMA PENA Kepemimpinan Brigjen Pol. Tatar Nugroho Perkuat Kepercayaan Publik terhadap BNNP Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Gerakan Masyarakat Pemuda Nusantara (GEMA PENA) memberikan apresiasi kepada Kepala BNNP Sumatera Utara, Brigjen Pol. Tatar Nugroho, S.I.K., S.H., M.H., atas sikap tegas dan terbuka dalam memberikan klarifikasi terkait informasi yang beredar mengenai dugaan ketidaksesuaian barang bukti narkotika seberat 1,5 kilogram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua GEMA PENA, Julius Fadli, menilai langkah Brigjen Pol. Tatar Nugroho yang menyampaikan penjelasan secara terbuka kepada publik mencerminkan kepemimpinan yang profesional, transparan, dan bertanggung jawab dalam menjalankan tugas pemberantasan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengapresiasi ketegasan Brigjen Pol. Tatar Nugroho yang tidak membiarkan informasi yang dinilai tidak sesuai fakta berkembang tanpa klarifikasi. Sikap terbuka seperti ini penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum," ujar Julius Fadli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Julius, keberhasilan BNNP Sumut dalam mengungkap berbagai kasus peredaran gelap narkotika selama ini merupakan bukti nyata bahwa jajaran BNNP Sumut terus bekerja keras melindungi masyarakat dari ancaman narkoba. Karena itu, isu mengenai dugaan barang bukti 1,5 kilogram sebaiknya disikapi secara bijaksana dengan mengedepankan fakta dan proses hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Setiap informasi yang berkembang harus diuji berdasarkan data dan mekanisme hukum, bukan sekadar opini atau narasi yang belum dapat dibuktikan. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menghormati proses hukum dan memberikan ruang kepada aparat dalam menjalankan tugasnya secara profesional," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Julius Fadli juga menyampaikan bahwa pemberantasan narkoba membutuhkan dukungan seluruh elemen bangsa. Menurutnya, di bawah kepemimpinan Brigjen Pol. Tatar Nugroho, BNNP Sumut telah menunjukkan komitmen yang kuat dalam membangun penegakan hukum yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada penyelamatan generasi muda dari bahaya narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"GEMA PENA mendukung penuh langkah Brigjen Pol. Tatar Nugroho beserta seluruh jajaran BNNP Sumut dalam memberantas peredaran gelap narkotika. Kami berharap semangat, integritas, dan profesionalisme yang telah ditunjukkan terus dipertahankan demi terciptanya Sumatera Utara yang bersih dari penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba," tutup Julius Fadli.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5332_GEMA-PENA--Kepemimpinan-Brigjen-Pol--Tatar-Nugroho-Perkuat-Kepercayaan-Publik-terhadap-BNNP-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284119/gema-pena-kepemimpinan-brigjen-pol-tatar-nugroho-perkuat-kepercayaan-publik-terhadap-bnnp-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jalin Sinergitas Lintas Wilayah, Komandan Kodim 0208/Asahan Silaturahmi Erat Bersama Insan Pers dan Tokoh Pemuda</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jalin Sinergitas Lintas Wilayah, Komandan Kodim 0208/Asahan Silaturahmi Erat Bersama Insan Pers dan Tokoh Pemuda]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memperkuat kemitraan strategis lintas elemen masyarakat menjadi fokus utam]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Menjaga kemanunggalan TNI dengan rakyat serta memperkuat kemitraan strategis lintas elemen masyarakat menjadi fokus utama Komandan Kodim 0208/Asahan, Letkol Inf Edy Syahputra, S.H., M.I.P. Ia menggelar acara silaturahmi hangat bersama insan pers dan tokoh pemuda yang mewakili Kabupaten Asahan, Kabupaten Batu Bara, hingga Kota Tanjungbalai, Rabu (8/7/2026).</p>Berlangsung dalam suasana penuh keakraban, kegiatan ini menjadi wadah terbuka untuk menyamakan persepsi, mempererat komunikasi, serta membangun kerja sama yang semakin harmonis antara TNI Angkatan Darat, dunia pers, dan kalangan pemuda. Ketiga elemen ini dipandang sebagai pilar penting yang saling melengkapi dalam menjaga stabilitas keamanan sekaligus mendorong percepatan pembangunan di wilayah tugas Kodim 0208/Asahan.</p>Dalam sambutannya, Letkol Inf Edy Syahputra menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi nyata yang telah diberikan oleh insan pers dan para tokoh pemuda selama ini. Kepada insan pers, ia menekankan pentingnya peran mereka dalam menyajikan informasi yang objektif, berimbang, dan mendidik guna menjaga kepercayaan masyarakat. Sementara bagi para tokoh pemuda, ia menilai mereka adalah agen perubahan yang paling tepat untuk menanamkan semangat kebangsaan, menjaga persatuan, serta menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi seluruh warga.</p>"Kami berharap pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan menjadi titik tolak komunikasi yang semakin terbuka dan erat. Kodim 0208/Asahan akan selalu membuka ruang seluas-luasnya untuk mendengarkan masukan, berdiskusi, dan memperkuat kolaborasi dengan rekan-rekan pers maupun tokoh pemuda. Kita bahu-membahu mendukung setiap program pemerintah dan kegiatan kemasyarakatan demi kemajuan bersama," ujar Dandim.</p>Pihak insan pers dan perwakilan tokoh pemuda menyambut sangat positif inisiatif tersebut. Mereka menyatakan bahwa silaturahmi ini menjadi momen berharga untuk memperkuat hubungan kemitraan, menyelaraskan langkah, serta meningkatkan koordinasi dalam menjaga ketertiban dan kedamaian yang meliputi wilayah Asahan, Batu Bara, dan Tanjungbalai.</p>Melalui kegiatan ini, Kodim 0208/Asahan menegaskan kembali komitmennya untuk terus merajut hubungan erat dengan seluruh komponen bangsa. Hal ini dilakukan sebagai wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat, guna mewujudkan persatuan yang kokoh, keamanan yang terjaga, serta pembangunan daerah yang berkelanjutan dan dirasakan manfaatnya oleh seluruh masyarakat. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8007_Jalin-Sinergitas-Lintas-Wilayah--Komandan-Kodim-0208-Asahan-Silaturahmi-Erat-Bersama-Insan-Pers-dan-Tokoh-Pemuda.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284118/jalin-sinergitas-lintas-wilayah-komandan-kodim-0208asahan-silaturahmi-erat-bersama-insan-pers-dan-tokoh-pemuda/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua TP PKK Asahan Pantau Langsung Posyandu di Kisaran Barat dan Sei Dadap, Dorong Transformasi Layanan Sesuai 6 SPM</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua TP PKK Asahan Pantau Langsung Posyandu di Kisaran Barat dan Sei Dadap, Dorong Transformasi Layanan Sesuai 6 SPM]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melaksan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ketua/" target="_blank">Ketua</a> Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a>) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ny. Yusnila Indriati Taufik, melaksanakan kunjungan kerja dan peninjauan langsung ke sejumlah Pos Pelayanan Terpadu (<a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a>) di wilayah Kecamatan Kota Kisaran Barat dan Kecamatan Sei Dadap, Rabu (8/7/2026) sekira pukul 09.20 Wib. </p>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan pembinaan dan pemantauan guna memastikan pelayanan dasar kepada masyarakat berjalan optimal serta mendorong peningkatan kualitas kesehatan dan kesejahteraan keluarga.</p>Rombongan pimpinan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> diawali dengan kunjungan ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Gelatik yang berlokasi di Kelurahan Dadi Mulyo, Kecamatan Kota Kisaran Barat. </p>Dalam peninjauan tersebut, Ny. Yusnila didampingi Staf Ahli <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Camat Kota Kisaran Barat, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ketua/" target="_blank">Ketua</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kecamatan Kota Kisaran Barat, Lurah Dadi Mulyo, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ketua/" target="_blank">Ketua</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kelurahan Dadi Mulyo, serta Kepala Puskesmas Sidodadi.</p>Tak hanya berhenti di satu lokasi, rombongan kemudian melanjutkan peninjauan ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Mutiara Satu di Dusun II, Kecamatan Sei Dadap, serta <a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> Cempaka II di Dusun III, Desa Perkebunan Sei Dadap III/IV. Turut menyertai kegiatan di wilayah tersebut Camat Sei Dadap beserta jajaran, Kepala Puskesmas Sei Dadap, kader PKK Kecamatan Kota Kisaran Barat, serta para kader <a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> setempat.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/eecca5b6365d9607ee5a9d336962c534_IMG-20260708-WA0033.jpg"><br></p>Dalam arahannya, Ny. Yusnila Indriati Taufik menekankan bahwa transformasi tata kelola dan pelayanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> saat ini berpedoman pada penerapan 6 Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang mencakup berbagai aspek kehidupan masyarakat. </p>Keenam bidang tersebut meliputi. Bidang Kesehatan, yakni meliputi pelayanan sepanjang siklus hidup mulai dari ibu hamil, bayi, balita, remaja, dewasa hingga lanjut usia, termasuk pemenuhan imunisasi dan asupan gizi. </p>Bidang Pendidikan, yakni melalui penyelenggaraan layanan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), edukasi bagi keluarga, serta peningkatan kemampuan literasi masyarakat.</p>Bidang Pekerjaan Umum, berupa pemantauan sanitasi lingkungan serta ketersediaan akses air bersih yang layak. </p>Bidang Perumahan Rakyat, yang berupaya mewujudkan hunian yang sehat serta lingkungan permukiman yang layak ditempati. </p>Bidang Sosial, yang meliputi edukasi kesehatan mental serta penguatan jaringan dukungan sosial bagi masyarakat. </p>Bidang Ketenteraman, Ketertiban Umum, dan Perlindungan Masyarakat: Guna menciptakan lingkungan yang aman, tertib, dan kondusif bagi seluruh warga.</p>"Kami berharap seluruh kader <a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> terus meningkatkan kualitas dan dedikasi dalam memberikan pelayanan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> harus benar-benar menjadi pusat pelayanan terpadu yang hadir, dirasakan, dan memberikan manfaat nyata bagi setiap keluarga di lingkungan masyarakat," ujar Ny. Yusnila.</p>Seluruh rangkaian kegiatan peninjauan di ketiga lokasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/posyandu/" target="_blank">Posyandu</a> berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar, serta ditutup setelah seluruh agenda selesai dilaksanakan sepenuhnya. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7669_Ketua-TP-PKK-Asahan-Pantau-Langsung-Posyandu-di-Kisaran-Barat-dan-Sei-Dadap--Dorong-Transformasi-Layanan-Sesuai-6-SPM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284117/ketua-tp-pkk-asahan-pantau-langsung-posyandu-di-kisaran-barat-dan-sei-dadap-dorong-transformasi-layanan-sesuai-6-spm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Tanjungbalai Lantik 16 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Inovasi untuk Wujudkan Tanjungbalai EMAS</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 18:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Tanjungbalai Lantik 16 Pejabat, Tekankan Kinerja dan Inovasi untuk Wujudkan Tanjungbalai EMAS]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim melantik dan mengambil sumpah 16 pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim melantik dan mengambil sumpah <a href="https://www.sumut24.co/tag/16-pejabat/" target="_blank">16 pejabat</a> di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>Dalam pelantikan tersebut, orang nomor satu di Kota Kerang itu menegaskan pentingnya peningkatan kinerja, inovasi, kolaborasi, disiplin, serta komitmen seluruh aparatur dalam mewujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> EMAS.</p>Pelantikan berlangsung di Aula Sutrisno Hadi, Kantor Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Selasa (7/7/2026), dengan melantik pejabat pimpinan tinggi pratama, administrator, pengawas, pejabat fungsional hingga kepala puskesmas.</p>Dalam arahannya, Wali Kota Mahyaruddin Salim menegaskan bahwa jabatan yang diberikan bukan sekadar pergantian posisi, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.</p>&quot;Jabatan baru ini harus menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja. Seluruh program kerja di masing-masing perangkat daerah harus berjalan searah dan selaras dengan visi serta misi Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>,&quot; tegasnya.</p>Ia meminta para pejabat yang baru dilantik agar mampu menghadirkan program yang memiliki target jelas dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.</p>Selain peningkatan kinerja, Mahyaruddin juga mendorong pejabat di lingkungan Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> untuk terus berinovasi dalam memberikan pelayanan publik.</p>Menurutnya, era digitalisasi menuntut birokrasi untuk bergerak lebih cepat dengan menghadirkan terobosan baru, baik melalui pemanfaatan teknologi maupun penyederhanaan pelayanan.</p>&quot;Pelayanan publik harus mengedepankan prinsip lebih cepat, lebih mudah dan transparan. Aparatur harus mengubah pola pikir dari dilayani menjadi melayani serta responsif terhadap keluhan masyarakat,&quot; ujarnya.</p>Wali Kota juga menekankan pentingnya membangun kolaborasi dan kerja sama tim di setiap unit kerja.</p>Kepemimpinan yang terbuka, komunikasi yang sehat serta sinergitas lintas sektor menjadi kunci dalam menjalankan roda pemerintahan.</p>Tidak hanya itu, Mahyaruddin meminta para pejabat yang dilantik agar mampu menjadi duta daerah dengan ikut mempromosikan berbagai potensi Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>&quot;Seluruh pejabat harus mampu membawa citra positif daerah, menjadikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> sebagai kota yang ramah investasi, maju dan berprestasi,&quot; katanya.</p>Di akhir sambutannya, Wali Kota mengingatkan seluruh pejabat agar menjunjung tinggi kode etik, disiplin jabatan, integritas serta menjaga sumpah jabatan yang telah diucapkan.</p>&quot;Jaga kepercayaan yang diberikan dan laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab,&quot; tutup Mahyaruddin.</p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Muhammad Fadly Abdina, Asisten Pemerintahan dan Kesra Fitra Hadi, Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan Anwar Ruji, Kepala BKPSDM Ahmad Suangkupon beserta jajaran.<br>Adapun pejabat pimpinan tinggi pratama yang dilantik yakni Hamdani, SE, M.Si sebagai Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dan Heri Antoni, S.STP., M.AP sebagai Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>Sementara itu, pejabat administrator dan pengawas yang dilantik antara lain Mahnim Pane, SE, MM sebagai Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Ilin Sundari, S.Kep., Ns sebagai Kepala Seksi Rujukan, Ketenagaan dan Fasilitas Pelayanan Medis UPTD RSUD Dr. Tengku Mansyur, serta sejumlah pejabat lainnya.</p>Untuk pejabat fungsional, sebanyak tujuh orang turut dilantik, di antaranya Melva Hayati Nasution, S.K.M sebagai Perencana Ahli Muda pada Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah serta Marina Siregar, S.K.M dan Jocelyne Patricia Limbong, S.Tr.IP sebagai Auditor Ahli Pertama pada Inspektorat Daerah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.</p>Sedangkan pejabat kepala puskesmas yang dilantik yakni Mawaddah Batubara, S.Tr.Keb sebagai Kepala Puskesmas Sei Tualang Raso Dinas Kesehatan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8978_Wali-Kota-Tanjungbalai-Lantik-16-Pejabat--Tekankan-Kinerja-dan-Inovasi-untuk-Wujudkan-Tanjungbalai-EMAS.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284116/wali-kota-tanjungbalai-lantik-16-pejabat-tekankan-kinerja-dan-inovasi-untuk-wujudkan-tanjungbalai-emas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nekat Jual Ganja 2 Mahasiswa Diamankan Satres Narkoba Polrestabes Medan.</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nekat Jual Ganja 2 Mahasiswa Diamankan Satres Narkoba Polrestabes Medan.]]></title>
            <description><![CDATA[Nekat Jual Ganja 2 Mahasiswa Diamankan Satres Narkoba Polrestabes Medan.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Peredaran narkotika di kalangan mahasiswa terbilang masih terjadi. Indikasi itu terungkap setelah polisi membongkar dugaan jaringan peredaran ganja yang melibatkan dua mahasiswa Medan, Senin (6/7/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua tersangka Y (20) dan KH (20) ditangkap personel Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan karena diduga aktif mengedarkan ganja tidak hanya di kalangan mahasiswa, tetapi juga kepada masyarakat umum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari penangkapan seorang mahasiswa berinisial Y di kawasan Jalan Dr Mansyur, Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saat dihentikan mengendarai sepeda motor, petugas menemukan satu paket ganja seberat 6,05 gram yang disembunyikan di bagian bawah kendaraannya," jelas Rafli, Rabu (8/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan, Y mengaku baru mengambil barang haram tersebut dari teman sekampusnya, KH, yang tinggal di sebuah rumah kos kawasan Jalan Jamin Ginting. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari proses pengembangan, polisi mendapati KH tengah mengonsumsi ganja di lantai atas rumah kosnya. Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan menemukan dua bungkus besar ganja dengan berat keseluruhan lebih dari 260 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Barang bukti tersebut kami amankan dari kedua tersangka yang ditangkap di lokasi berbeda," terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil penyidikan sementara mengungkap, kedua mahasiswa tersebut diduga telah menjual ganja kepada sesama mahasiswa maupun masyarakat di luar lingkungan kampus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini, polisi masih memburu seorang pria berinisial B yang diduga sebagai pemasok ganja kepada KH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut AKBP Rafli, meski KH dan B tidak pernah bertemu secara langsung, keduanya rutin berkomunikasi dan telah beberapa kali melakukan transaksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polrestabes Medan memastikan penyidikan akan terus dikembangkan untuk mengungkap jaringan yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Rafli mengingatkan para mahasiswa agar tidak tergiur terlibat dalam penyalahgunaan maupun peredaran narkotika karena dampaknya dapat menghancurkan masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Siapa pun yang terlibat, baik sebagai pengguna, pengedar, maupun bandar, akan kami tindak sesuai hukum yang berlaku," pungkasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6335_Nekat-Jual-Ganja-2-Mahasiswa-Diamankan-Satres-Narkoba-Polrestabes-Medan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284115/nekat-jual-ganja-2-mahasiswa-diamankan-satres-narkoba-polrestabes-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diupah Rp50 Juta, Dua Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil, Tujuan Jambi</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 17:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diupah Rp50 Juta, Dua Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil, Tujuan Jambi]]></title>
            <description><![CDATA[Diupah Rp50 Juta, Dua Kurir Sembunyikan 25 Kg Sabu di Dalam Speaker Mobil, Tujuan Jambi]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan | Sumut24.co</p>Direktorat Reserse Narkoba Polda Sumatera Utara berhasil menggagalkan upaya penyelundupan 25 kilogram sabu yang disembunyikan di dalam speaker mobil. Dua orang tersangka ditangkap saat membawa narkotika tersebut yang rencananya akan dikirim dari Aceh menuju Jambi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reserse Narkoba Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi, Rabu (8/7/2026), mengatakan pengungkapan kasus ini merupakan hasil tindak lanjut atas informasi masyarakat mengenai adanya pengiriman narkoba dalam jumlah besar menggunakan mobil pribadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini modus baru, karena narkoba tersebut disembunyikan di dalam speaker mobil bagian belakang yang telah dimodifikasi," ujar Andy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua tersangka yang diamankan masing-masing berinisial ZFH (30), warga Desa Buket Pala, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur, dan HND (28), warga Desa Telaga Meuku, Kecamatan Banda Mulia, Kabupaten Aceh Tamiang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan dilakukan pada Senin (29/6/2026) di Jalan Lintas Sumatera, tepatnya di Desa Beringin Jaya, Kecamatan Torgamba, Kabupaten Labuhanbatu Utara. Saat menghentikan mobil Honda City bernomor polisi B 1183 HKP, petugas melakukan penggeledahan dan menemukan 25 paket sabu dengan berat total 25 kilogram yang disembunyikan di dalam speaker mobil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka mengaku membawa sabu tersebut dari Aceh untuk dikirim ke Jambi atas perintah seseorang berinisial IS, yang kini telah masuk dalam daftar pencarian dan masih diburu aparat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keduanya juga mengaku bukan kali pertama menjadi kurir narkoba. Pada pengiriman sebelumnya mereka berhasil mengantarkan sabu dan menerima bayaran sebesar Rp40 juta. Untuk pengiriman kedua ini, mereka dijanjikan upah Rp50 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menemukan modus penyembunyian yang berbeda, polisi juga mendapati kemasan sabu menggunakan plastik hitam, tidak lagi memakai bungkus teh asal China seperti yang umum ditemukan dalam kasus serupa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polda Sumut masih terus mengembangkan penyidikan untuk mengungkap jaringan yang memasok dan mengendalikan peredaran sabu lintas provinsi tersebut, termasuk memburu pelaku berinisial IS yang diduga menjadi pengendali pengiriman.wo5&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2091_Diupah-Rp50-Juta--Dua-Kurir-Sembunyikan-25-Kg-Sabu-di-Dalam-Speaker-Mobil--Tujuan-Jambi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284114/diupah-rp50-juta-dua-kurir-sembunyikan-25-kg-sabu-di-dalam-speaker-mobil-tujuan-jambi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Ringkus 2 Mahasiswa Edarkan Ganja di Lingkungan Masyarakat, 260 Gram Ganja Disita</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Ringkus 2 Mahasiswa Edarkan Ganja di Lingkungan Masyarakat, 260 Gram Ganja Disita]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Senin (6/7/2026) malam melakukan operasi senyap terhadap dua oknum mahasiswa di kota]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Senin (6/7/2026) malam melakukan operasi senyap terhadap dua oknum mahasiswa di kota Medan, yang selama ini kerap mengedarkan narkotika jenis daun ganja kering di kalangan mahasiswa dan masyarakat. Terdapat lebih dari 260 gram ganja, disita petugas dari tangan keduanya yang diringkus di dua tempat berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/dua/" target="_blank">Dua</a> oknum <a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> itu yakni KH (20) warga Jalan Jamin Ginting Medan dan Y (20) Jalan Teratai, Kecamatan Medan Helvetia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penangkapan keduanya, berawal dari penyelidikan yang dilakukan personel Unit 2 Satresnarkoba Polrestabes Medan, terhadap Y yang diringkus di Jalan Dr Mansyur Medan. Saat ditangkap ketika tengah mengendarai sepeda motor, petugas menyita satu paket besar ganja, yang diselipkan di bagian bawah sepeda motornya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari Y sendiri kami amankan 6,05 gram ganja. Saat itu, Y mengaku baru mengambil narkoba dari teman sekelasnya di kampus, yang tinggal di sebuah rumah kos di Jalan Jamin Ginting. Kami kemudian lakukan pengembangan,&quot; ucap  Kasat Reserse Narkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP didampingi Kanit 2 Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, IPTU Haryono, SH, MH, Rabu (8/7/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat pengembangan, petugas mendapati KH tengah mengkonsumsi ganja di lantai atas rumah kos. Petugas, kemudian melakukan penggeledahan di kamar kos KH, dan menemukan dua bungkus besar ganja, yang berat totalnya lebih dari 260 gram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keduanya mengedarkan ganja ke sesama mahasiswa, dan juga ke masyarakat diluar lingkungan kampus. Kami masih kembangkan kasus ini, ada satu pelaku lagi berinisial B yang sedang kami kejar dan berperan sebagai pemasok narkoba kepada KH. Mereka tidak pernah berjumpa namun sering berkomunikasi, transaksi antara mereka juga bukan kali pertama,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polrestabes Medan, menghimbau kepada masyarakat terkhusus mahasiswa, agar tidak terjerumus dalam praktek penyalahgunaan narkoba. Sebab, setiap pelaku terlebih yang berperan sebagai pengedar apalagi bandar, dipastikan akan ditindak sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan gadaikan cita &ndash; cita anda untuk hal seperti ini, karena pengedar maupun pelaku narkoba tentunya akan kami kejar, dan anda harus siap dengan konsekuensi hukum yang berlaku,&quot; pungkas Rafli.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_770_Polisi-Ringkus-2-Mahasiswa-Edarkan-Ganja-di-Lingkungan-Masyarakat--260-Gram-Ganja-Disita.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/284113/polisi-ringkus-2-mahasiswa-edarkan-ganja-di-lingkungan-masyarakat-260-gram-ganja-disita/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">LSM LARaS : Tindak Bangunan Dijalan Tangkul 14 Unit Disulap 26 Unit, Dijalan Budi Utomo 3 Tiga Lantai Disulap 4 Unit 3 Lantai Setengah, Komisi D DPRD</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 14:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[LSM LARaS : Tindak Bangunan Dijalan Tangkul 14 Unit Disulap 26 Unit, Dijalan Budi Utomo 3 Tiga Lantai Disulap 4 Unit 3 Lantai Setengah, Komisi D DPRD]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Gawat kali ah... Pemerintah kota ( Pemko) Medan dalam hal ini,  Dinas PKP2R Cikataru (Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pen]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Gawat kali ah... Pemerintah kota ( Pemko) Medan dalam hal ini,  Dinas PKP2R Cikataru (Perumahan Kawasan Pemukiman dan Penataan Ruang  dan Ciptakarya dan Tata ruang) sampai kecolongan .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasalnya, bangunan dijalan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tangkul/" target="_blank">Tangkul</a> Kelurahan Indrakasih Kecamatan Medan Tembung dan dijalan Budi Utomo dikelurahan dan kecamatan yang sama yang diduga jelas jelas merugikan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor ijin Persetujuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bangunan/" target="_blank">Bangunan</a> Gedung (PBG) sampai berita ini tayang terkesan &#039;dibiarkan&#039; .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pantauan wartawan dilapangan, bangunan dijalan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tangkul/" target="_blank">Tangkul</a>  Ijin Persetujuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bangunan/" target="_blank">Bangunan</a> Gedung (PBG) nya 14 unit tiga lantai namun dilapangan pengembang atau pemilik bangunan  menyulap atau membangun diduga  jadi 26 unit tiga lantai. Diduga selisih 12 unit dari PBG yang diperoleh pengembang atau pemilik bangunan, sementara yang dijalan Budi Utomo ijin PBG nya tertera 3 unit tiga lantai. Namun dilapangan pengembang membangun menjadi 4 unit tiga lantai setengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disamping itu, bangunan dijalan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tangkul/" target="_blank">Tangkul</a>  disinyalir dibangun tidak sesuai dengan Keterangan Rencana Kota (KRK) yang dikeluarkan Dinas PKP2R Cikataru Medan. Pantauan wartawan dilapangan pemilik bangunan membuat jalan atau akses keluar masuk komplek  bangunan yang sudah dikerjakan 55 persen ini menurut sumber maksimal 6  meter minimal 4 meter. Namun pengembang membuka akses jalan  masuk jadi 4 meter.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/7f1de29e6da19d22b51c68001e7e0e54_1000240766.jpg"><br></p> &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dikonfirmasi MPOL mengenai bangunan diduga merugikan PAD Pemko Medan dari sektor retribusi ijinPBG didua  lokasi tersebut, apakah sudah ada tindakan administratisi dan pemberhentian sementara. Sayang sampai berita ini naik tayang Jhon Lasse Kepala Dinas PKP2R Cikataru Medan tidak menjawab pesan Watshap yang dikirimkan MPOL. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Lailatul Badri anggota komisi IV DPRD Medan menyikapi hal diatas menegaskan segera mengkoordinasi kan dikomisi tersebut. Kita segera sidak kelapangan bang . Dan kita akan rapat dengar pendapat (RDP) kan bang sesama komisi IV. Ujar politisi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini kepada MPOL kemarin saat dihubungi via watshap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disamping itu, Lembaga Swadaya Masyarakat Lumbung Amanat Rakyat Sumatera Utara ( <a href="https://www.sumut24.co/tag/lsm/" target="_blank">LSM</a> LARaS) minta pemko Medan menindak dan menyabut ijin atau membekukan PBG yang   sudah dikeluarkan.Ini hak prerogatif walikota, ujar Firdaus Tanjung, Direktur Eksekutif <a href="https://www.sumut24.co/tag/lsm/" target="_blank">LSM</a> LARaS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/lsm/" target="_blank">LSM</a> LARaS, pemko khusunya walikota Medan, berhak untuk menyabut, membekukan , menghentikan sementara bangunan yang disinyalir menyimpang dari PBG yang dikeluarkan. Peraturan Pemerintah <br> no 16 tahun 2021 tentang peraturan pelaksana undang undang no. 28 tentang bangunan gedung , berdasar regulasi ini pemko atau walikota Medan bisa memberikan saksi. sanksi administra berupa penghentian paksa terhadap bangunan yang tidak sesuai dengan PBG yan dikeluarkan, dan sanksi pidana dan  denda ujar Direktur Eksekutif <a href="https://www.sumut24.co/tag/lsm/" target="_blank">LSM</a> LARaS.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9002_LSM-LARaS---Tindak-Bangunan-Dijalan-Tangkul-14-Unit-Disulap-26-Unit--Dijalan-Budi-Utomo-3-Tiga-Lantai-Disulap-4-Unit-3-Lantai-Setengah--Komisi-D-DPRD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284112/lsm-laras-tindak-bangunan-dijalan-tangkul-14-unit-disulap-26-unit-dijalan-budi-utomo-3-tiga-lantai-disulap-4-unit-3-lantai-setengah-komisi-d-dprd/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penuh Haru, Bupati Simalungun Tinjau Korban Puting Beliung di Pematang Bandar dan Berikan Bantuan</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 11:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penuh Haru, Bupati Simalungun Tinjau Korban Puting Beliung di Pematang Bandar dan Berikan Bantuan]]></title>
            <description><![CDATA[Penuh Haru, Bupati Simalungun Tinjau Korban Puting Beliung di Pematang Bandar dan Berikan Bantuan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Simalungun l Sumut24.co<br>Suasana duka dan keprihatinan menyelimuti sejumlah nagori di Kecamatan Pematang Bandar, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara pasca terjadinya bencana alam angin puting beliung disertai hujan deras yang terjadi pada Kamis malam (2/7/2026) sekitar pukul 18.30 WIB hingga 21.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bencana alam tersebut mengakibatkan ratusan rumah warga mengalami kerusakan dengan berbagai tingkat keparahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk kepedulian  terhadap masyarakat yang terdampak bencana, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah, turun langsung meninjau lokasi terdampak di Nagori Talun Rejo, Kecamatan Pematang Bandar, Senin (6/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> disambut haru oleh masyarakat yang tengah berupaya bangkit setelah musibah yang datang tanpa diduga tersebut. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menyempatkan diri menyapa, mendengarkan keluh kesah warga, serta melihat langsung kondisi rumah-rumah yang mengalami kerusakan akibat terjangan angin puting beliung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Camat Pematang Bandar, Pahot Siregar, yang juga turut menyambut kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> dan rombongan melaporkan, bencana alam tersebut melanda sejumlah wilayah di Kecamatan Pamatang Bandar, yakni Nagori Talun Rejo, Talun Madear, Wonorejo, Kandangan, Pardomuan Nauli, dan Kerasaan I.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jumlah rumah warga yang terdampak akibat bencana angin puting beliung dan hujan deras mencapai 161 unit rumah,"jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah suasana penuh keprihatinan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun menyampaikan rasa duka dan empati yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terdampak. "Atas nama pribadi, keluarga, dan Pemerintah Kabupaten Simalungun, saya menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada seluruh masyarakat yang terkena musibah ini," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> berharap kepada masyarakat yang terdampak bencana diberikan kekuatan, kesabaran, dan ketabahan dalam menghadapinya. "Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus hadir bersama masyarakat dalam setiap situasi, termasuk saat menghadapi bencana. Kehadiran kami hari ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab untuk memastikan kondisi masyarakat serta memberikan bantuan yang diperlukan," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga mengingatkan masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan mengingat saat ini wilayah Kabupaten Simalungun masih berada dalam kondisi cuaca ekstrem dan musim penghujan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana haru terlihat saat <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> berdialog dengan warga yang rumahnya mengalami kerusakan. Salah seorang warga terdampak, Agusnadi, menyampaikan rasa terima kasih atas perhatian dan kehadiran langsung <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> beserta jajaran Pemerintah Kabupaten Simalungun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami sangat terharu dan berterima kasih kepada Bapak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> yang datang langsung melihat kondisi kami. Kehadiran Bapak memberikan semangat dan kekuatan bagi kami untuk bangkit kembali dari musibah ini," ungkap Agusnadi dengan mata berkaca-kaca.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat terdampak, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun bersama rombongan turut menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako, 1.200 keping seng untuk membantu meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan ini menjadi bukti bahwa Pemkab Simalungun terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya dalam pembangunan, tetapi juga dalam situasi duka dan musibah. Semangat gotong royong, kepedulian, dan kebersamaan diharapkan menjadi kekuatan bagi masyarakat untuk bangkit dan kembali menjalani kehidupan dengan penuh harapan.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9425_Penuh-Haru--Bupati-Simalungun-Tinjau-Korban-Puting-Beliung-di-Pematang-Bandar-dan-Berikan-Bantuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284111/penuh-haru-bupati-simalungun-tinjau-korban-puting-beliung-di-pematang-bandar-dan-berikan-bantuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Simalungun Hadirkan Pelayanan Terpadu di Raya Kahean, Perkuat Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok Nagori</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 11:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Simalungun Hadirkan Pelayanan Terpadu di Raya Kahean, Perkuat Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok Nagori]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Simalungun Hadirkan Pelayanan Terpadu di Raya Kahean, Perkuat Pemerataan Pembangunan hingga Pelosok Nagori]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Simalungun l Sumut24.co<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi sejumlah pimpinan perangkat daerah melaksanakan kunjungan kerja ke Nagori Ambarokan Panei Raya dan Nagori Banjaran, Kecamatan Raya Kahean, Sumatera Utara, Selasa (7/7/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini merupakan wujud komitmen Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Simalungun menghadirkan pelayanan publik yang semakin dekat dengan masyarakat, sekaligus memastikan pembangunan dapat dirasakan secara merata hingga ke wilayah paling terpencil.<br><br>Dalam kunjungan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> beserta rombongan meninjau langsung pelaksanaan pelayanan terpadu yang memadukan berbagai layanan pemerintah, mulai dari administrasi kependudukan, pemeriksaan kesehatan gratis, layanan sosial, hingga beragam kebutuhan masyarakat lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk kepedulian ekonomi, Dinas Perindustrian dan Perdagangan menggelar pasar murah dengan menyediakan 1 ton beras, 180 liter minyak goreng, dan 100 papan telur. Dinas Sosial juga turut menyalurkan paket sembako bagi warga yang membutuhkan.<br><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> bahkan secara langsung menyerahkan bantuan sosial berupa paket sembako dan kursi roda kepada seorang lansia serta anak penyandang disabilitas, menunjukkan perhatian nyata pemerintah bagi kelompok rentan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini disambut antusiasme tinggi oleh warga dari Nagori Ambarokan Panei Raya dan Nagori Banjaran yang memanfaatkan berbagai layanan pemerintah secara langsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;yang memanfaatkan kesempatan memperoleh layanan tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kecamatan maupun kabupaten.<br><br>Dalam arahannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menegaskan kunjungan ini bertujuan menyerap aspirasi langsung warga, agar kebijakan dan pembangunan yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan bermanfaat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami ingin mendengar harapan dan kebutuhan masyarakat secara langsung, sehingga setiap langkah pemerintah selaras dengan apa yang diharapkan warga," ujarnya.<br><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga menilai Kecamatan Raya Kahean memiliki potensi besar berkembang menjadi kawasan maju dan mandiri berkat kekuatan sektor pertanian, perkebunan, dan peternakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mendukung hal itu, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program prioritas: Rekonstruksi Jalan Sindar Raya&ndash;Pandoman: Rp15,5 miliar. Rekonstruksi Jalan Jurusan Samborosan&ndash;Banjaran: Rp. 3 miliar<br>​<br>Selanjutnya, Rehabilitasi Jalan Usaha Tani: Rp190.675.000. Rehabilitasi dan pemeliharaan jaringan irigasi usaha tani: Rp192 juta. Revitalisasi Puskesmas Pembantu Pandoman: Rp200 juta, dan Revitalisasi SD Negeri 097381 Kampung Kelapa, Durian Begal: Rp. 874.099.949<br><br>Terkait aspirasi warga mengenai perbaikan jalan provinsi penghubung Raya Kahean dengan Kecamatan Pispis, Serdang Bedagai, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menyatakan akan segera menyampaikan usulan tersebut kepada Gubernur Sumatera Utara.<br><br>Pangulu Nagori Ambarokan Panei, Raya Jon Rajoki Damanik bersama Camat Raya Kahean Lich Candra Harahap menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun terhadap kecamatan Raya Kahean. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal senada disampaikan tokoh masyarakat Kesar Purba dan Ismail yang mengaku sangat bersyukur, karena ini adalah kali pertama setelah puluhan tahun seorang <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> berkunjung langsung ke nagori mereka. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warga pun berharap kepada Gubernur Sumatera Utara agar jalan penghubung tersebut segera ditangani, mengingat jalan itu menjadi akses utama menuju Pematangsiantar dan Tebing Tinggi.<br><br>Kunjungan ini semakin menegaskan keseriusan Pemkab Simalungun untuk terus hadir di tengah masyarakat, mempercepat pemerataan pembangunan, serta membangun sinergi kuat demi mewujudkan Simalungun yang maju, sejahtera, dan berkelanjutan.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2483_Bupati-Simalungun-Hadirkan-Pelayanan-Terpadu-di-Raya-Kahean--Perkuat-Pemerataan-Pembangunan-hingga-Pelosok-Nagori.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284110/bupati-simalungun-hadirkan-pelayanan-terpadu-di-raya-kahean-perkuat-pemerataan-pembangunan-hingga-pelosok-nagori/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Tahun Medan Cantare Choir, Gelar Event Besar</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 11:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Tahun Medan Cantare Choir, Gelar Event Besar]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Medan Cantare Choir sebuah kelompok paduan suara independent mengelar konsernya yang kedua dengan tajuk Two Years Sing W]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/choir/" target="_blank">Choir</a> sebuah kelompok paduan suara independent mengelar konsernya yang kedua dengan tajuk "Two Years Sing With Love", Sabtu (4/7/2026) di Ballroom Hotel Bintang Mulia, Bagan Batu, Riau.</p>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/choir/" target="_blank">Choir</a> Rispa Sihombing dalam sambutannya mengatakan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> dalam usia yang relatif muda akan terus menunjukkan karya-karyanya dan berharap masyarakat pecinta paduan suara di kota Bagan Batu terhibur dengan pagelaran konser <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> ini.</p>Acara yang digelar 2 hari, Sabtu-Minggu berjalan dengan penuh khidmat dan penuh sukacita.<br>Ballroom berkapasitas 1200 orang penuh dipadati pengunjung para pecinta paduan suara yang berasal dari kota Bagan Batu sekitarnya. <br>Dalam konser ini <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/choir/" target="_blank">Choir</a> menyuguhkan 16 lagu yang terbagi dalam dua sesi. Penampilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> begitu rapi dan apik sehingga mendapatkan applaus meriah setiap kali usai melantunkan lagu-lagunya.</p>Konser kedua <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> ini sekaligus dalam rangka memperingati hari ulang tahun yang kedua yang ditandai dengan tiupan lilin serta pemotongan cake dan dilanjutkan dengan pembagian cake simbolis kepada mewakili undangan.</p>Selanjutnya, Minggu 5 Juli 2026, bertempat di Gereja Methodist Indonesia (GMI) Sion Bagan Batu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> mengadakan Ibadah Minggu dalam bentuk Ibadah Kantata.</p>Ibadah dipimpin oleh Penasehat <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> Pdt. Dr. Hotman Siagian MTh dengan Cantate <a href="https://www.sumut24.co/tag/choir/" target="_blank">Choir</a> sebagai pelayan pendamping.</p>Dalam ibadah berbentuk Kantata yang bertemakan "Nyanyikanlah Bagi Tuhan Nyanyian yang  Baru (Mazmur 149:1)" <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> mempersembahkan 14 lagu-lagu pujian. Gedung gereja berkapasitas 400 orang dihadiri jemaat serta undangan.</p>Usai ibadah minggu diadakan ramah tamah bertempat dihalaman gereja dalam bentuk makan bersama dan pemberian cenderamata kepada seluruh pihak yang berperan dalam penyelenggaraan konser maupun ibadah <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/choir/" target="_blank">Choir</a>.</p>Sementara Sekertaris BPH <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> Rinduwati Sinaga didampingi Kordinator Lapangan Coky Sitorus dan Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> Amran Munthe menjelaskan <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> merupakan paduan suara independent dimana para anggotanya merupakan penggiat paduan suara gereja yang berasal dari 14 denominasi gereja terdiri dari 22 gereja lokal disekitar kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> aktif berlatih 2 kali setiap minggunya dibimbing pelatih Mario King Sianipar.<br>Panitia pagelaran konser <a href="https://www.sumut24.co/tag/cantare/" target="_blank">Cantare</a> yakni Monang Siallagan sebagai ketua, Vivi Lumbantoruan sekretaris, Hanny Marpaung bendahara dan dilengkapi bidang-bidang kerja lainnya. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3809_Dua-Tahun-Medan-Cantare-Choir--Gelar-Event-Besar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284109/dua-tahun-medan-cantare-choir-gelar-event-besar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Produksi Tumbuh Dua Digit, Kebun Bah Birung Ulu Perkuat Transformasi dan Pemberdayaan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 11:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Produksi Tumbuh Dua Digit, Kebun Bah Birung Ulu Perkuat Transformasi dan Pemberdayaan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Produksi Tumbuh Dua Digit, Kebun Bah Birung Ulu Perkuat Transformasi dan Pemberdayaan Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Simalungun l Sumut24.co<br>PTPN IV Regional II terus memperkuat kinerja operasional sekaligus menjalankan program keberlanjutan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara. Hingga Semester I 2026, kebun yang sebelumnya merupakan areal tanaman teh dan kemudian dikonversi menjadi perkebunan kelapa sawit tersebut mencatatkan pertumbuhan produksi tandan buah segar (TBS) dan crude palm oil (CPO) dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Produksi TBS <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu pada Semester I 2026 tercatat sebanyak 22.139 ton, meningkat 16,71 persen dibandingkan Semester I 2025 yang mencapai 18.969 ton. Sejalan dengan peningkatan tersebut, produksi CPO tumbuh 17,14 persen, dari 4.742 ton pada Semester I 2025 menjadi 5.555 ton pada Semester I 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kinerja pengolahan juga menunjukkan perbaikan. Rendemen minyak sawit pada Semester I 2026 mencapai 25,09 persen, meningkat 0,09 poin persentase dibandingkan Semester I 2025 sebesar 25,00 persen. Secara relatif, peningkatan rendemen tersebut setara dengan sekitar 0,36 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manajer <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu PTPN IV Regional II, Yuna Shaund H.S. Damanik, mengatakan peningkatan kinerja tersebut merupakan hasil dari perbaikan yang dilakukan secara berkelanjutan pada berbagai aspek operasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Peningkatan produksi pada Semester I 2026 menjadi hasil positif dari kerja bersama seluruh insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu. Namun, capaian ini tidak membuat kami berpuas diri karena masih terdapat ruang perbaikan yang harus terus dilakukan, terutama dalam pelaksanaan pemeliharaan tanaman, peningkatan mutu panen, pelaksanaan Hatch and Carry di tanaman muda dan remaja, perbaikan infrastruktur dan penguatan kompetensi sumber daya manusia,&quot; ujar Yuna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Yuna, karakteristik <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu memiliki tantangan tersendiri. Areal perkebunan berada pada wilayah dengan elevasi tertentu di atas permukaan laut dan merupakan areal yang sebelumnya ditanami teh sebelum dikonversi menjadi tanaman kelapa sawit. Kondisi tersebut memengaruhi karakteristik pertumbuhan tanaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Realisasi jumlah pokok per hektare di <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu saat ini berada pada kisaran 70 persen dari standar Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS). Meski menghadapi kondisi tersebut, manajemen terus melakukan berbagai langkah untuk mengoptimalkan potensi produksi melalui perbaikan tata kelola tanaman, peningkatan mutu panen, penguatan infrastruktur, dan pengembangan kompetensi karyawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Produktivitas kebun selama tiga tahun terakhir juga menunjukkan tren positif. Pada Semester I 2024, protas tercatat sebesar 8,10 ton TBS/hektare, kemudian meningkat menjadi 9,94 ton TBS/hektare pada Semester I 2025, dan pada Semester I 2026 mencapai 11,60 ton TBS/hektare.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari sisi kinerja finansial, laba per hektare pada Semester I 2026 tercatat sebesar Rp20.649.213 per hektare, dibandingkan Semester I 2025 sebesar Rp17.143.045 per hektare. Capaian tersebut menjadi salah satu indikator dalam mengukur efektivitas perbaikan operasional dan produktivitas kebun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Infrastruktur dan Kompetensi SDM Terus Diperkuat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbaikan infrastruktur menjadi salah satu fokus <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu. Dari tahun ke tahun, peningkatan kualitas jalan produksi dilakukan secara bertahap sesuai dengan tingkat kerusakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jalan dengan kondisi rusak berat ditangani melalui pengecoran, sedangkan jalan dengan tingkat kerusakan ringan dan sedang diperbaiki melalui pengerasan. Peningkatan kualitas infrastruktur tersebut diharapkan dapat mendukung kelancaran mobilitas operasional dan pengangkutan hasil produksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain infrastruktur, peningkatan kualitas sumber daya manusia juga menjadi perhatian. Karyawan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu mendapatkan kesempatan mengikuti berbagai program pengembangan kompetensi, termasuk pelatihan bagi Mandor I, Mandor Panen, dan Mandor Pemeliharaan yang diselenggarakan oleh Holding Perkebunan Nusantara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan supervisi, meningkatkan kualitas pelaksanaan pekerjaan di lapangan, serta mendukung pencapaian target produksi secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Peningkatan produksi tidak hanya bergantung pada kondisi tanaman dan sarana pendukung, tetapi juga pada kualitas sumber daya manusia yang mengelolanya. Karena itu, peningkatan kompetensi karyawan menjadi bagian penting dari proses perbaikan yang terus kami jalankan,&quot; kata Yuna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tumbuh Bersama Masyarakat dan Menjaga Lingkungan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejalan dengan arahan Direktur Utama PTPN IV PalmCo dan Region Head PTPN IV Regional II, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu juga menjalankan program yang berorientasi pada kelestarian lingkungan dan pemberdayaan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut antara lain diwujudkan melalui kegiatan penanaman pohon untuk mendukung pelestarian lingkungan, pelibatan masyarakat sekitar sebagai tenaga pengamanan dan tenaga pemanen, serta penyaluran bantuan melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asisten Personalia <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu, Bobby Y.F. Saragih, mengatakan keberadaan perusahaan diharapkan dapat memberikan manfaat yang dirasakan oleh masyarakat di sekitar wilayah operasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berupaya agar keberadaan perusahaan tidak hanya memberikan dampak dari sisi operasional, tetapi juga menghadirkan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat sekitar. Salah satunya melalui pembukaan kesempatan kerja sesuai kebutuhan dan ketentuan perusahaan, serta pelaksanaan program TJSL yang menyentuh kebutuhan masyarakat,&quot; ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu program TJSL yang telah direalisasikan adalah dukungan perbaikan infrastruktur jalan melalui semenisasi. Program sosial dan lingkungan lainnya juga terus dijalankan dengan mempertimbangkan kebutuhan masyarakat, kebermanfaatan program, serta kemampuan perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby menambahkan, kolaborasi dengan masyarakat menjadi bagian penting dalam menjaga hubungan yang harmonis dan mendukung keberlanjutan operasional perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami percaya bahwa keberlanjutan perusahaan perlu dibangun bersama para pemangku kepentingan. Karena itu, komunikasi, pemberdayaan, kepedulian terhadap lingkungan, dan hubungan yang harmonis dengan masyarakat akan terus kami perkuat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke depan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kebun/" target="_blank">Kebun</a> Bah Birung Ulu akan melanjutkan berbagai program perbaikan untuk meningkatkan produktivitas, kualitas panen, efisiensi operasional, kompetensi sumber daya manusia, kualitas infrastruktur, serta kontribusi sosial dan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pertumbuhan produksi TBS sebesar 16,71 persen dan produksi CPO sebesar 17,14 persen pada Semester I 2026, manajemen menilai masih terdapat potensi pengembangan yang perlu dioptimalkan secara konsisten untuk mendukung kinerja PTPN IV Regional II dan PTPN IV PalmCo secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentang PTPN IV PalmCo&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PTPN IV PalmCo merupakan Subholding Perkebunan Nusantara yang bergerak di bidang komoditas kelapa sawit dan menjadi bagian dari Holding Perkebunan Nusantara. Dalam menjalankan kegiatan usahanya, perusahaan terus mendorong peningkatan produktivitas, efisiensi operasional, penguatan sumber daya manusia, pemberdayaan masyarakat, dan penerapan prinsip keberlanjutan.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7870_Produksi-Tumbuh-Dua-Digit--Kebun-Bah-Birung-Ulu-Perkuat-Transformasi-dan-Pemberdayaan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284108/produksi-tumbuh-dua-digit-kebun-bah-birung-ulu-perkuat-transformasi-dan-pemberdayaan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota diwakili Asisten Perekonomian membuka kegiatan FGD;Early Warning System</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 11:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota diwakili Asisten Perekonomian membuka kegiatan FGD;Early Warning System]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota diwakili Asisten Perekonomian membuka kegiatan FGDEarly Warning System]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P.Siantar l Sumut24.co<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/wali/" target="_blank">Wali</a> Kota Pematangsiantar Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP, membuka kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Early Warning System (EWS) Cik Laila Kota Pematangsiantar. Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar, Jalan H Adam Malik, Selasa (07/07/2026). Cik Laila merupakan singkatan dari Cek Informasi Kebutuhan Pengendalian Inflasi Terintegrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/wali/" target="_blank">Wali</a> Kota Wesly yang diwakili Subrata mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada Tim Aplikasi Early Warning System dan perangkat daerah terkait, yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut sebagai upaya bersama dalam memperkuat pengendalian inflasi daerah melalui sistem peringatan dini yang berbasis data, analisis, dan kolaborasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Stabilitas harga bahan pokok merupakan salah satu faktor penting yang mempengaruhi kesejahteraan masyarakat. Kenaikan yang tidak terkendali tidak hanya menurunkan daya beli masyarakat, tetapi juga berpotensi meningkatkan angka kemiskinan, mengganggu aktivitas ekonomi, serta mempengaruhi stabilitas sosial. Oleh karena itu, pengendalian inflasi tidak dapat dilakukan hanya ketika harga sudah mengalami lonjakan. Namun ada hal yang jauh lebih penting, yaitu kemampuan kita mendeteksi gejala-gejala awal, sehingga langkah antisipatif dapat dilakukan sebelum permasalahan berkembang menjadi lebih besar,&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Disebutkan, di sinilah pentingnya membangun Early Warning System (EWS) yang mampu memberikan informasi secara cepat, akurat, dan mudah dipahami oleh para pengambil kebijakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sistem ini diharapkan mampu mengidentifikasi komoditas yang mulai menunjukkan indikasi kenaikan harga, gangguan pasokan, maupun potensi risiko inflasi beberapa waktu ke depan sehingga pemerintah daerah bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dapat mengambil langkah yang tepat dan terukur,&quot; katanya.<br><br>Keberhasilan EWS, lanjutnya, sangat ditentukan oleh kualitas data dan sinergi antari instansi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Oleh karena itu saya mengajak seluruh pemangku kepentingan; Badan Pusat Statistik, Bank Indonesia, perangkat daerah, pengelola pasar, hingga akademisi untuk terus memperkuat kolaborasi dalam penyediaan data, penyusunan indikator, validasi informasi, serta penyusunan rekomendasi kebijakan.<br>Saya berharap hasil Focus Group Discussion ini tidak berhenti pada tataran konsep, tetapi menghasilkan rumusan yang aplikatif, memiliki metodologi yang kuat, indikator yang terukur, serta dapat diimplementasikan secara berkelanjutan sebagai instrumen pendukung pengambilan keputusan Pemerintah Kota Pematangsiantar,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, lanjutnya, EWS yang dibangun hendaknya mampu menjadi media informasi yang bermanfaat, tidak hanya bagi pemerintah, tetapi juga bagi masyarakat dan pelaku usaha. Sehingga tercipta transparansi informasi harga serta meningkatnya kepercayaan publik terhadap kebijakan pengendalian inflasi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya meyakini, melalui kolaborasi yang erat, pemanfaatan teknologi informasi, dan penguatan kualitas data statistik, Kota Pematangsiantar akan memiliki sistem pengendalian inflasi yang semakin responsif, adaptif, dan berbasis bukti (evidence-based policy). Sejalan dengan visi Pemerintah Kota Pematangsiantar untuk mewujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kota/" target="_blank">kota</a> yang Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras. Sehingga penguatan sistem peringatan dini harga bahan pokok menjadi salah satu langkah strategis dalam menjaga stabilitas ekonomi daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&quot; tandasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Kepala Perwakilan BI Pematangsiantar Ahmadi Rahman mengatakan, untuk memerkuat sinergi, pengendalian inflasi Kota Pematangsiantar melalui pemanfaatan data, sistem peringatan dini, dan protokol respons kebijakan yang lebih cepat dan terkoordinasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;FGD Early Warning System (EWS) ini menjadi momentum penting untuk memperkuat sinergi pengendalian inflasi daerah melalui pemanfaatan Early Warning System yang lebih cepat, presisi, dan berbasis data. Melalui forum ini, BI Pematangsiantar berharap koordinasi TPID tidak hanya bersifat responsif, tetapi semakin preventif dalam membaca potensi tekanan harga sejak dini,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ahmadi menerangkan, inflasi Kota Pematangsiantar pada periode terakhir tercatat mengalami deflasi sebesar -0,07% (mtm), terutama dipengaruhi oleh base effect dari tingginya inflasi pada bulan sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Meski secara bulanan mengalami deflasi, tekanan inflasi tahunan masih perlu dicermati, terutama dari kelompok volatile food yang memiliki karakter cepat berubah dan sensitif terhadap pasokan. Kondisi ini menunjukkan pengendalian inflasi perlu terus diarahkan pada komoditas pangan strategis dengan mempertimbangkan pola harga, andil inflasi, dan risiko gejolak ke depan,&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BI Pematangsiantar, lanjutnya, menginisiasi dashboard EWS berbasis Excel dengan memanfaatkan data survei PIHPS Kota Pematangsiantar sebagai basis pemantauan harga harian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;EWS tidak hanya membaca perubahan harga, tetapi juga memperhitungkan andil inflasi, sehingga prioritas intervensi dapat diarahkan pada komoditas yang paling berdampak terhadap inflasi. Dengan pendekatan ini, TPID dapat menyusun strategi yang lebih tajam, misalnya membedakan komoditas dengan kenaikan harga tinggi namun andil kecil, dan komoditas dengan kenaikan moderat namun andil besar,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengatakan, Model ALPS atau Alert for Price Spikes digunakan untuk mendeteksi potensi lonjakan harga dengan membandingkan harga aktual terhadap harga estimasi atau harga normal. Pendekatan ini memperhitungkan tren jangka panjang, pola musiman, serta deviasi harga sehingga abnormalitas harga dapat diidentifikasi secara lebih objektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam konteks TPID, ALPS dapat menjadi instrumen pendukung agar pengambilan keputusan pengendalian inflasi dilakukan lebih cepat dan berbasis indikator yang terukur,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil pengolahan EWS melalui Python dapat menghasilkan grafik dan indikator harga yang memudahkan identifikasi status komoditas, apakah masih normal atau mulai menunjukkan sinyal risiko. Visualisasi data membantu TPID membaca pergerakan harga secara lebih sederhana, sehingga informasi teknis<br>dapat diterjemahkan menjadi rekomendasi kebijakan yang operasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ke depan, penguatan EWS diharapkan tidak hanya menjadi alat monitoring, tetapi juga menjadi dasar pelaksanaan operasi pasar, Gerakan Pangan Murah, sidak pasar, dan komunikasi publik. Pemerintah Kota Pematangsiantar juga telah menginisiasi EWS inflasi melalui portal TPID sebagai sarana pemantauan dan publikasi perkembangan harga. Sinergi antar-OPD menjadi kunci, mulai dari input data oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan, pengelolaan informasi oleh Diskominfo, hingga tindak lanjut kebijakan oleh TPID. Dengan tata kelola data yang baik, EWS dapat menjadi instrumen bersama untuk memastikan intervensi pengendalian inflasi dilakukan tepat waktu, tepat sasaran, dan mudah dikomunikasikan kepada masyarakat,&quot; tukasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir juga sebagai narasumber, <br>Dekan Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara (USU) Dr Rulianda Purnomo Wibowo SP MEc. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9745_Wali-Kota-diwakili-Asisten-Perekonomian-membuka-kegiatan-FGD-Early-Warning-System.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284107/wali-kota-diwakili-asisten-perekonomian-membuka-kegiatan-fgdearly-warning-system/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jersey Prancis dan Sepak Bola sebagai Miniatur Kehidupan</guid>
            <pubDate>Wed, 08 Jul 2026 11:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jersey Prancis dan Sepak Bola sebagai Miniatur Kehidupan]]></title>
            <description><![CDATA[Jersey Prancis dan Sepak Bola sebagai Miniatur Kehidupan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Anak Medan Pencinta PSMS Garis Keras&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kemarin sore saya menerima sebuah jersey Tim Nasional Prancis, tim favorit saya di Piala Dunia, dari seorang sahabat: Prof. Iswandi Syahputra, Staf Ahli Menteri Agama, yang juga seorang gibol original garis keras. Hadiah sederhana itu ternyata tidak berhenti sebagai benda. Ia memantik ingatan, menghidupkan kembali percakapan lama, dan membawa saya pada satu renungan: mengapa sepak bola begitu kuat memikat manusia?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi sebagian orang, jersey hanyalah pakaian. Tetapi bagi pecinta sepak bola, jersey adalah ingatan, identitas, harapan, bahkan sedikit fanatisme yang dirawat dengan bahagia. Di dalam selembar kain itu ada warna, sejarah, kebanggaan, dan rasa memiliki. Ketika saya menerima jersey Prancis itu, yang muncul bukan hanya bayangan tentang pertandingan besar, stadion penuh, atau sorak suporter. Yang hadir lebih dulu justru kenangan masa kecil di kampung saya di Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepak bola adalah olahraga pertama yang saya kenal sejak kecil. Bahkan sejak mulai bisa berjalan, banyak dari kita sudah diperkenalkan dengan bola. Sebelum mengenal teori, sebelum memahami strategi, sebelum tahu nama-nama klub besar dunia, kaki kecil kita lebih dulu belajar menendang. Di halaman rumah, gang kampung, tanah lapang, jalanan sempit, atau pekarangan masjid, sepak bola hadir sebagai permainan paling demokratis. Tidak perlu perlengkapan mahal. Tidak perlu lapangan sempurna. Kadang bola plastik, kadang bola karet, kadang gawangnya hanya sandal, batu, atau dua batang kayu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sanalah sepak bola mula-mula mengajarkan kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di kampung, sepak bola tidak pernah sekadar permainan. Ia adalah cara anak-anak belajar bergaul, berunding, berebut, menerima kekalahan, merayakan kemenangan, dan kadang bertengkar lalu berbaikan kembali. Dari sepak bola kita belajar bahwa setiap orang ingin mencetak gol, tetapi tidak semua bisa menjadi penyerang. Ada yang harus bertahan. Ada yang harus menjaga gawang. Ada yang harus rela berlari tanpa banyak dipuji. Ada yang bekerja keras sepanjang pertandingan, tetapi justru orang lain yang mencetak gol. Bukankah kehidupan juga sering berjalan seperti itu?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah sebabnya sepak bola tidak pernah kehilangan daya tarik. Ia bukan hanya tontonan, melainkan miniatur kehidupan. Dalam sembilan puluh menit, manusia menyaksikan perjuangan yang dipadatkan: harapan, strategi, kegagalan, keberuntungan, kesalahan, disiplin, emosi, dan kemungkinan keajaiban pada detik terakhir. Di lapangan hijau, hidup seolah dipercepat. Yang dalam kehidupan nyata bisa berlangsung bertahun-tahun, dalam sepak bola bisa terjadi hanya dalam hitungan menit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap operan adalah keputusan. Setiap tekel adalah risiko. Setiap peluang yang gagal dimanfaatkan adalah penyesalan kecil. Setiap pelanggaran bisa mengubah arah pertandingan. Setiap gol bisa mengangkat sebuah bangsa, sebuah kota, atau sekadar sekelompok sahabat yang menonton bersama di warung kopi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepak bola memikat bukan karena ia selalu pasti, tetapi justru karena ia penuh ketidakpastian. Tim yang lebih kuat bisa kalah. Pemain bintang bisa gagal mengeksekusi penalti. Tim kecil bisa memberi perlawanan heroik. Pelatih hebat bisa salah membaca permainan. Satu kelengahan bisa menghancurkan kerja keras sepanjang laga. Sebaliknya, satu momen keberanian bisa mengubah pemain biasa menjadi pahlawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di titik ini, sepak bola terasa sangat manusiawi. Ia mengajarkan bahwa kerja keras adalah syarat, tetapi bukan jaminan. Strategi penting, tetapi tidak selalu menentukan. Bakat besar bisa membuka jalan, tetapi mental, disiplin, dan keberanianlah yang sering menentukan siapa yang bertahan sampai akhir. Sepak bola mengajarkan bahwa hidup tidak selalu adil, tetapi manusia tetap harus berjuang dengan cara yang terhormat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin karena itu pula kita tidak pernah benar-benar bosan menontonnya. Di balik sorak-sorai, kita sebenarnya sedang melihat diri sendiri. Kita melihat harapan yang pernah kita rawat. Kita melihat kegagalan yang pernah kita alami. Kita melihat bagaimana manusia jatuh, bangkit, tertinggal, mengejar, kalah, menang, lalu mencoba lagi. Sepak bola adalah cermin besar tempat manusia menemukan wajahnya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sepak bola, ada aturan yang harus ditaati. Ada wasit yang mengawasi. Ada garis lapangan yang membatasi. Ada kartu kuning dan kartu merah sebagai tanda bahwa kebebasan tetap membutuhkan disiplin. Ini pelajaran penting bagi kehidupan sosial dan bernegara. Kebebasan tanpa aturan akan melahirkan kekacauan. Kompetisi tanpa sportivitas akan berubah menjadi permusuhan. Kemenangan tanpa etika akan kehilangan kehormatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, sepak bola juga mengajarkan peradaban. Ia memperlihatkan bahwa persaingan tidak harus memutus persaudaraan. Kita boleh berbeda dukungan, berbeda klub, berbeda tim nasional, bahkan berdebat keras tentang siapa yang lebih hebat. Tetapi pada akhirnya, sepak bola mempertemukan manusia dalam bahasa yang sama: bahasa kegembiraan, kecemasan, harapan, dan penghormatan terhadap perjuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadiah jersey Prancis dari Prof. Iswandi Syahputra mengingatkan saya bahwa sepak bola juga hidup dari persahabatan. Banyak percakapan yang mungkin sulit dibuka oleh politik, agama, atau ekonomi, justru cair ketika dimulai dari sepak bola. Orang bisa berbeda pandangan, tetapi duduk bersama menonton pertandingan. Orang bisa berdebat sengit tentang taktik, tetapi tetap tertawa setelah peluit akhir berbunyi. Sepak bola punya kemampuan unik untuk membuat perbedaan menjadi perayaan, bukan permusuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah dunia yang semakin terbelah oleh identitas, kepentingan, dan polarisasi, sepak bola memberi kita ruang bersama. Ia mengajarkan bahwa manusia boleh berpihak, tetapi tetap harus menghormati lawan. Boleh mencintai tim sendiri, tetapi tidak harus membenci tim lain. Boleh ingin menang, tetapi tidak boleh kehilangan martabat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari kampung di Medan hingga panggung Piala Dunia, sepak bola bergerak melintasi kelas sosial, bahasa, bangsa, dan generasi. Ia dimainkan anak-anak tanpa alas kaki, sekaligus dipertandingkan para atlet terbaik dunia di stadion megah. Ia hidup di gang sempit, layar televisi, media sosial, hingga percakapan para sahabat. Sepak bola menjadi olahraga rakyat karena ia sederhana, tetapi justru di dalam kesederhanaannya tersimpan filsafat yang dalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, sepak bola mengingatkan kita bahwa hidup adalah pertandingan panjang yang tidak selalu bisa kita kendalikan sepenuhnya. Kita bisa berlatih, menyusun strategi, memilih kawan seperjuangan, dan menjaga disiplin. Tetapi selalu ada unsur tak terduga: bola yang membentur tiang, keputusan yang diperdebatkan, cedera yang datang tiba-tiba, atau keberuntungan yang berpihak kepada lawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, sebagaimana dalam sepak bola, yang terpenting dalam hidup bukan hanya hasil akhir. Yang juga penting adalah cara kita bermain. Apakah kita berjuang dengan jujur? Apakah kita menghormati aturan? Apakah kita tetap setia kepada tim saat tertinggal? Apakah kita mampu bangkit setelah gagal? Apakah kita tetap rendah hati ketika menang?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jersey Prancis yang saya terima kemarin sore akhirnya menjadi lebih dari sekadar hadiah. Ia menjadi pengingat bahwa sepak bola bukan hanya tentang tim favorit, skor, atau trofi. Sepak bola adalah cerita tentang manusia: tentang masa kecil, kampung halaman, persahabatan, harapan, perjuangan, dan keberanian menerima ketidakpastian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin itulah sebabnya bola yang bergulir tak pernah sekadar bola. Ia membawa ingatan. Ia membawa mimpi. Ia membawa pelajaran bahwa selama peluit akhir belum berbunyi, selalu ada ruang untuk berlari, memperbaiki kesalahan, menciptakan peluang, dan menjaga harapan tetap hidup.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_290_Jersey-Prancis-dan-Sepak-Bola-sebagai-Miniatur-Kehidupan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284106/jersey-prancis-dan-sepak-bola-sebagai-miniatur-kehidupan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>