<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 12 Jul 2026 12:57:03 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kedaulatan Karbon dan Jalan Indonesia Menjadi Green Superpower</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 12:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kedaulatan Karbon dan Jalan Indonesia Menjadi Green Superpower]]></title>
            <description><![CDATA[Kedaulatan Karbon dan Jalan Indonesia Menjadi Green Superpower]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh: Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pendiri GREAT Institute&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada abad ke-20, kekuatan negara banyak ditentukan oleh penguasaan minyak, gas, mineral, jalur perdagangan, dan teknologi industri. Memasuki abad ke-21, peta kekuatan itu mulai berubah. Ketika dunia bergerak menuju ekonomi rendah emisi, karbon tidak lagi semata-mata dipahami sebagai persoalan lingkungan. Ia telah menjadi aset ekonomi, instrumen pembiayaan, sumber daya strategis, dan bahasa baru diplomasi global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan itu bukan sekadar wacana. Bank Dunia mencatat bahwa pada 2026 terdapat 87 kebijakan penetapan harga karbon di berbagai negara. Lebih dari 29 persen emisi gas rumah kaca global telah tercakup dalam instrumen harga karbon. Pendapatan yang masuk ke anggaran publik dari pajak karbon dan sistem perdagangan emisi bahkan melampaui 107 miliar dollar AS pada 2025. Rata-rata harga karbon dunia mendekati 21 dollar AS per ton karbon dioksida ekuivalen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka tersebut menunjukkan bahwa karbon telah memasuki pusat kebijakan ekonomi dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks itu, pernyataan Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup Mohammad Jumhur Hidayat di Bandung menjadi relevan. Menurut Jumhur, kekuatan bangsa pada masa depan tidak hanya diukur dari besarnya cadangan sumber daya alam, tetapi dari kemampuan mengelolanya secara berkelanjutan. Ia menempatkan solusi berbasis alam dan pasar karbon berintegritas sebagai bagian dari jalan Indonesia menjadi green superpower.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata kuncinya bukan lagi cadangan, melainkan kapabilitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Modal Besar, Pasar Masih Kecil&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia memiliki modal ekologis yang sulit ditandingi. Luas tutupan hutan Indonesia mencapai sekitar 95,5 juta hektare. Indonesia juga memiliki sekitar 3,44 juta hektare mangrove atau kurang lebih 23 persen dari total ekosistem mangrove dunia. Kekayaan tersebut menjadikan Indonesia memiliki posisi penting dalam pengendalian perubahan iklim global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, luasnya aset ekologis belum otomatis mencerminkan besarnya kekuatan ekonomi karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga 30 Juni 2026, Bursa <a href="https://www.sumut24.co/tag/karbon/" target="_blank">Karbon</a> Indonesia mencatat volume perdagangan kumulatif sekitar 1,98 juta ton karbon dioksida ekuivalen, dengan nilai transaksi Rp93,81 miliar dan 155 pengguna jasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila nilai transaksi tersebut dihitung secara agregat, rata-ratanya hanya sekitar Rp47.500 per ton karbon dioksida ekuivalen. Angka itu memang tidak dapat diperlakukan sebagai harga acuan karena transaksi karbon terdiri atas beragam jenis unit dan mekanisme. Namun, ia tetap memberi gambaran bahwa kedalaman serta nilai ekonomi pasar karbon domestik masih relatif terbatas dibandingkan besarnya aset ekologis Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah tantangan sesungguhnya berada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia jangan mengulangi pola lama pengelolaan sumber daya alam: memiliki bahan mentah, tetapi menyerahkan teknologi, pembiayaan, standardisasi, pembentukan harga, pasar, dan nilai tambah kepada pihak lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam ekonomi hijau, pola tersebut dapat muncul dalam bentuk baru. Indonesia menjaga hutan dan mangrove. Masyarakat memelihara ekosistem. Daerah menanggung biaya konservasi. Namun, metodologi, lembaga verifikasi, pembiayaan, penilaian kualitas, dan harga karbon lebih banyak ditentukan oleh institusi di luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila itu terjadi, Indonesia mungkin menjadi pemasok kredit karbon besar, tetapi belum menjadi green superpower.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Cadangan Menuju Kedaulatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/karbon/" target="_blank">Karbon</a> baru menjadi aset strategis apabila negara mampu menguasai seluruh rantai nilainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia harus mengetahui berapa besar potensi karbonnya, siapa pemegang haknya, bagaimana karbon diukur, siapa yang memverifikasi, dengan standar apa ia disertifikasi, di mana ia diperdagangkan, bagaimana harga terbentuk, serta ke mana manfaat ekonominya mengalir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tanpa penguasaan tersebut, Indonesia hanya menjadi pemilik cadangan, bukan pemilik nilai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerangka kebijakan sebenarnya terus diperkuat. Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 mengatur penyelenggaraan Nilai Ekonomi <a href="https://www.sumut24.co/tag/karbon/" target="_blank">Karbon</a> dan pengendalian emisi gas rumah kaca nasional, termasuk perdagangan karbon, pembayaran berbasis kinerja, kerangka transparansi, registrasi, pemantauan, serta kelembagaan pengarah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia juga telah membuka perdagangan karbon luar negeri. Pada saat peluncurannya pada Januari 2025, pemerintah mengotorisasi sekitar 1,78 juta ton karbon dioksida ekuivalen untuk perdagangan internasional. Sistem Registri Nasional, mekanisme pengukuran, pelaporan dan verifikasi, Sertifikat Pengurangan Emisi Gas Rumah Kaca, serta mekanisme penyesuaian dalam perdagangan internasional menjadi bagian dari instrumen pengaman untuk mencegah penghitungan dan klaim ganda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut penting. Namun, pasar bukan tujuan akhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran keberhasilan tidak cukup dilihat dari kenaikan volume transaksi. Pertanyaan yang lebih mendasar ialah apakah harga karbon mencerminkan kualitas aset ekologis Indonesia, apakah nilai tambah tetap berada di dalam negeri, apakah institusi nasional menguasai teknologi pengukuran dan verifikasi, serta apakah daerah dan masyarakat penjaga ekosistem memperoleh manfaat yang layak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasar yang besar belum tentu menghasilkan kedaulatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Integritas adalah Modal Utama&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam ekonomi karbon, aset paling mahal sesungguhnya bukan karbon, melainkan kepercayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu unit karbon hanya bernilai apabila pengurangan atau penyerapan emisinya nyata, terukur, dapat diverifikasi, tidak dihitung dua kali, serta tidak merusak hak masyarakat. Karena itu, integritas bukan sekadar tuntutan moral. Integritas adalah fondasi ekonomi dan reputasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia telah menunjukkan bahwa aksi iklim yang dapat diukur mampu menghasilkan nilai ekonomi. Melalui skema pembayaran berbasis hasil REDD+, Indonesia memperoleh komitmen sekitar 499,8 juta dollar AS, dengan sekitar 340,7 juta dollar AS telah disalurkan. Capaian itu menunjukkan bahwa data yang kredibel, penurunan emisi yang terverifikasi, dan tata kelola yang dipercaya dapat mengubah perlindungan hutan menjadi sumber pembiayaan pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, kapasitas tersebut harus diperluas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia membutuhkan sumber daya manusia yang menguasai ilmu karbon, lembaga verifikasi nasional yang kredibel, teknologi pemantauan yang mandiri, pembiayaan domestik, serta sistem data yang berada dalam kendali negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Second Nationally Determined Contribution Indonesia menggunakan emisi bersih 2019 sebesar sekitar 1,145 miliar ton karbon dioksida ekuivalen sebagai tahun rujukan. Dokumen tersebut memproyeksikan puncak emisi nasional pada sekitar 2030 dan mempertahankan arah menuju emisi nol bersih pada 2060 atau lebih cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, kebijakan karbon bukan proyek sampingan kementerian lingkungan. Ia merupakan bagian dari strategi pembangunan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan Menjadi Koloni <a href="https://www.sumut24.co/tag/karbon/" target="_blank">Karbon</a>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia juga harus mewaspadai risiko kolonialisme hijau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam skenario terburuk, negara berkembang hanya menjadi penyedia hutan, kawasan konservasi, dan kredit karbon bagi kebutuhan dekarbonisasi negara maju. Masyarakat lokal menjaga ekosistem dan menerima pembatasan terhadap ruang hidupnya, sedangkan nilai ekonomi terbesar dinikmati lembaga keuangan, konsultan, pengembang proyek, dan pembeli global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, hak atas karbon harus jelas. Data karbon harus berada dalam kendali sistem nasional. Kontrak jangka panjang harus melindungi kepentingan generasi mendatang. Manfaat ekonomi harus kembali kepada daerah dan masyarakat yang menjaga ekosistem.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/karbon/" target="_blank">Karbon</a> bukan sekadar angka dalam sertifikat. Ia melekat pada hutan, tanah, pesisir, ruang hidup, dan masa depan pembangunan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Green superpower pada akhirnya bukan gelar yang diberikan oleh forum internasional. Ia dibuktikan melalui kemampuan negara menguasai data, menentukan standar, menjaga integritas, membangun pasar yang dalam, mempertahankan nilai tambah, dan mengubah kekayaan ekologis menjadi daya tawar ekonomi serta geopolitik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia telah memiliki modal alamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekarang saatnya membangun kedaulatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia tidak boleh hanya dikenal sebagai negeri yang kaya karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia harus menjadi negara yang berdaulat atas karbon.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4784_Kedaulatan-Karbon-dan-Jalan-Indonesia-Menjadi-Green-Superpower.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284233/kedaulatan-karbon-dan-jalan-indonesia-menjadi-green-superpower/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Keamanan PTPN I Regional 1 Tindak dan Laporkan 7 Terduga Penambang llegal di Lahan Negara</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 12:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Keamanan PTPN I Regional 1 Tindak dan Laporkan 7 Terduga Penambang llegal di Lahan Negara]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Keamanan PTPN I Regional 1 Tindak dan Laporkan 7 Terduga Penambang llegal di Lahan Negara]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Deli Serdang- PTPN I Regional 1 menegaskan bahwa peristiwa yang terjadi di Jalan Mahoni Pasar II, Desa Bandar Klippah, Kecamatan Percut Sei Tuan, pada Jumat (10/7/2026), bukan merupakan peristiwa penculikan maupun penghalangan kegiatan cetak sawah, melainkan penindakan terhadap dugaan aktivitas penambangan ilegal (galian C) di areal Hak Guna Usaha (HGU) Nomor 104/Bandar Klippah milik perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Project Management Operations (PMO) PTPN I Regional 1, Chairul Ikhlas melalui Humas PTPN I Regional 1 Rahmat Kurniawan saat dikonfirmasi melalui seluler, menjelaskan bahwa saat dilakukan penertiban, petugas menemukan adanya dugaan aktivitas penambangan tanpa izin di atas lahan HGU seluas sekitar 10 hektare.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Di lokasi ditemukan sekitar 10 unit truk pengangkut material galian C serta satu unit alat berat jenis ekskavator (beko). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa aktivitas yang berlangsung bukan kegiatan pertanian atau cetak sawah, melainkan dugaan penambangan material tanpa izin," ujar Rahmat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan penertiban tersebut,  Tim Pengamanan PTPN I Regional 1 dan TNI AD mengamankan sementara tujuh orang yang terdiri atas sopir truk dan penjaga lapangan. Selanjutnya, ketujuh orang tersebut diserahkan secara resmi kepada Polrestabes Medan untuk menjalani pemeriksaan sesuai ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rahmat menegaskan bahwa tidak ada warga yang diculik ataupun dihilangkan keberadaannya sebagaimana informasi yang beredar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, PTPN I Regional 1 turut menyerahkan barang bukti berupa nota jual beli tanah timbun atas nama CV. Perdana Trans serta dua unit truk pengangkut material galian C kepada penyidik sebagai bagian dari proses penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Rahmat, perusahaan juga telah membuat laporan resmi ke Polrestabes Medan, Unit Tindak Pidana Ekonomi, terkait dugaan tindak pidana pengerusakan aset dan penambangan ilegal di atas lahan HGU milik PTPN I Regional 1. Bersamaan dengan laporan tersebut, perusahaan menyerahkan tujuh orang yang diamankan beserta dua unit truk sebagai bagian dari barang bukti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PTPN I Regional 1 menegaskan bahwa langkah penertiban dilakukan dalam rangka melindungi aset negara yang berada di bawah pengelolaan perusahaan serta mencegah kerusakan lingkungan akibat dugaan aktivitas penambangan ilegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam melaksanakan pengamanan areal  tim keamanan PTPN I Regional 1 dibantu sejumlah personel TNI AD sesuai Perjanjian Kerja Sama Teknis antara PTPN dengan TNI AD yang tertuang pada surat Kerja sama nomor DHKL-DIRUT/SPJ/ 2024.11.25-1 - KERMA/73/ XI/2024 ini secara spesifik mengatur tentang penguatan pembinaan teritorial dalam rangka mendukung operasional PTPN I melalui program unggulan TNI AD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perusahaan menyatakan menghormati seluruh proses hukum yang sedang berjalan dan menyerahkan penanganan lebih lanjut kepada aparat penegak hukum sesuai kewenangannya, terang Rahmat.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9513_Tim-Keamanan-PTPN-I-Regional-1-Tindak-dan-Laporkan-7-Terduga-Penambang-llegal-di-Lahan-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284232/tim-keamanan-ptpn-i-regional-1-tindak-dan-laporkan-7-terduga-penambang-llegal-di-lahan-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">FINAL FOUR Piala Dunia 2026: Prancis, Spanyol, Argentina, dan Inggris Berebut Tiket ke Final</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 11:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FINAL FOUR Piala Dunia 2026: Prancis, Spanyol, Argentina, dan Inggris Berebut Tiket ke Final]]></title>
            <description><![CDATA[SUMUT24.CO  Piala Dunia 2026 memasuki fase paling krusial. Setelah melewati persaingan sengit sejak babak penyisihan hingga perempat fina]]></description>
            <content><![CDATA[SUMUT24.CO &ndash; Piala Dunia 2026 memasuki fase paling krusial. Setelah melewati persaingan sengit sejak babak penyisihan hingga perempat final, kini hanya tersisa empat tim terbaik yang akan memperebutkan tiket menuju partai final.</p>Empat negara yang berhasil memastikan tempat di babak semifinal adalah Prancis, Spanyol, Argentina, dan Inggris. Keempatnya datang dengan kekuatan, sejarah, dan ambisi besar untuk menjadi penguasa sepak bola dunia.</p><br>Prancis kembali menunjukkan konsistensinya sebagai salah satu kekuatan utama sepak bola internasional. Berbekal skuad berkualitas dan pengalaman di turnamen besar, Les Bleus menjadi salah satu favorit untuk melangkah ke final.</p><br>Spanyol juga tampil meyakinkan dengan permainan kolektif dan penguasaan bola yang menjadi ciri khas mereka. La Roja bertekad mengembalikan kejayaan di panggung dunia setelah penampilan impresif sepanjang turnamen.</p><br>Sementara itu, Argentina kembali membuktikan kapasitasnya sebagai tim yang selalu diperhitungkan. Semangat juang tinggi dan tradisi besar di ajang Piala Dunia menjadi modal penting Albiceleste untuk terus melangkah.</p><br>Di sisi lain, Inggris datang dengan generasi pemain yang semakin matang. The Three Lions kini berada di ambang sejarah dan hanya membutuhkan dua kemenangan lagi untuk mewujudkan mimpi mengangkat trofi Piala Dunia.</p><br>Babak semifinal dipastikan menghadirkan pertandingan sarat gengsi. Tidak ada lagi ruang untuk melakukan kesalahan, karena setiap gol dan setiap keputusan dapat menentukan langkah menuju final.</p><br>Kini, perhatian pecinta sepak bola dunia tertuju pada Final Four Piala Dunia 2026. Siapa yang akan melaju ke partai puncak, dan siapa yang akhirnya dinobatkan sebagai Raja Dunia? Kita nantikan jawabannya di lapangan hijau.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9694_FINAL-FOUR-Piala-Dunia-2026--Prancis--Spanyol--Argentina--dan-Inggris-Berebut-Tiket-ke-Final.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/284231/final-four-piala-dunia-2026-prancis-spanyol-argentina-dan-inggris-berebut-tiket-ke-final/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Argentina Bungkam Swiss 3-1, Albiceleste Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 11:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Argentina Bungkam Swiss 3-1, Albiceleste Melaju ke Semifinal Piala Dunia 2026]]></title>
            <description><![CDATA[KANSAS CITY  S24Tim Nasional Argentina memastikan satu tempat di babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan Swiss dengan sko]]></description>
            <content><![CDATA[KANSAS CITY | S24</p><br>Tim Nasional <a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> memastikan satu tempat di babak semifinal Piala Dunia FIFA 2026 setelah menaklukkan Swiss dengan skor 3-1 dalam laga perempat final yang berlangsung sengit di Arrowhead Stadium, Kansas City.(Minggu, 12/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> tampil dominan sejak awal pertandingan dengan menguasai penguasaan bola dan terus menekan pertahanan Swiss. Gol pembuka membuat Albiceleste bermain lebih percaya diri, namun Swiss sempat memberikan perlawanan sengit melalui gol penyeimbang yang membuat pertandingan kembali terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki babak kedua, <a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> meningkatkan intensitas serangan. Kombinasi permainan cepat dari lini tengah dan depan berhasil membongkar pertahanan Swiss. Dua gol tambahan memastikan kemenangan 3-1 sekaligus mengakhiri perlawanan wakil Eropa tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemenangan ini membawa <a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> melangkah ke semifinal dan menjaga asa meraih gelar juara dunia. Sementara itu, perjuangan Swiss harus terhenti setelah tampil impresif sepanjang turnamen hingga mencapai delapan besar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jalannya Pertandingan<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> langsung mengambil inisiatif menyerang sejak menit-menit awal. Tekanan tinggi yang diterapkan membuat Swiss lebih banyak bertahan dan mengandalkan serangan balik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Swiss beberapa kali mampu mengancam melalui transisi cepat, namun lini belakang <a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> tampil disiplin. Setelah skor sempat imbang, <a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> berhasil mengambil alih kendali permainan dan mencetak dua gol tambahan yang memastikan kemenangan 3-1.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisa waktu pertandingan, Swiss berupaya memperkecil ketertinggalan, tetapi pertahanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> tetap kokoh hingga peluit panjang dibunyikan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> Tantang Inggris di Semifinal<br>Dengan hasil ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> berhak melaju ke semifinal dan dijadwalkan menghadapi Inggris, yang sebelumnya menyingkirkan Norwegia di babak perempat final. Pertemuan tersebut diprediksi menjadi salah satu laga paling dinanti dalam perebutan tiket menuju final Piala Dunia 2026. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil Perempat Final Piala Dunia 2026:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/argentina/" target="_blank">Argentina</a> 3-1 Swiss<br>Spanyol 2-1 Belgia<br>Prancis 2-0 Maroko<br>Inggris 2-1 Norwegia rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6316_Argentina-Bungkam-Swiss-3-1--Albiceleste-Melaju-ke-Semifinal-Piala-Dunia-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/284230/argentina-bungkam-swiss-31-albiceleste-melaju-ke-semifinal-piala-dunia-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mubeslub MKGR Berakhir, Dr. Wihaji Resmi Nahkodai DPP Ormas MKGR</guid>
            <pubDate>Sun, 12 Jul 2026 11:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mubeslub MKGR Berakhir, Dr. Wihaji Resmi Nahkodai DPP Ormas MKGR]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Organisasi Masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) resmi berakhir. Forum ]]></description>
            <content><![CDATA[JAKARTA &ndash; Musyawarah Besar Luar Biasa (Mubeslub) Organisasi Masyarakat Musyawarah Kekeluargaan Gotong Royong (MKGR) resmi berakhir. Forum tersebut menjadi momentum konsolidasi organisasi sekaligus menandai babak baru kepemimpinan di tubuh MKGR.</p><br>Dalam Mubeslub tersebut, Dr. Wihaji resmi mendapat amanah sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Ormas MKGR. Kepemimpinan baru diharapkan mampu membawa organisasi semakin maju, solid, dan adaptif dalam menghadapi dinamika perkembangan zaman dengan tetap berpegang pada nilai-nilai gotong royong.</p><br>Mubeslub juga menjadi ruang strategis untuk menyatukan visi dan memperkuat komitmen seluruh keluarga besar MKGR dalam meningkatkan kontribusi kepada masyarakat, bangsa, dan negara.<br>Ucapan selamat dan sukses turut disampaikan kepada Dr. Wihaji atas amanah yang diterima. Harapannya, di bawah kepemimpinannya, MKGR semakin berkembang sebagai organisasi yang mampu melahirkan berbagai gagasan konstruktif, memperkuat kolaborasi, serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.</p><br>Semangat gotong royong yang terus dijaga dinilai menjadi modal penting dalam mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045 melalui peran aktif organisasi kemasyarakatan dalam pembangunan nasional.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_916_Mubeslub-MKGR-Berakhir--Dr--Wihaji-Resmi-Nahkodai-DPP-Ormas-MKGR.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/284229/mubeslub-mkgr-berakhir-dr-wihaji-resmi-nahkodai-dpp-ormas-mkgr/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Medan Area Tangkap Anak Curi 177,8 Gram Emas Orangtua Kandung Untuk Main Judi Online</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 23:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Medan Area Tangkap Anak Curi 177,8 Gram Emas Orangtua Kandung Untuk Main Judi Online]]></title>
            <description><![CDATA[Polsek Medan Area Tangkap Anak Curi 177,8 Gram Emas Orangtua Kandung Untuk Main Judi Online]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Perbuatan SHH sangat tak patut ditiru. Pria 35 tahun itu tega mencuri 177,8 gram emas milik orangtua kandungnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mirisnya, uang hasil penjualan emas curian itu digunakan tersangka untuk bermain judi online. Bahkan, dia terkesan tidak menyesali perbuatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pencurian berbagai jenis perhiasan emas dilakukan tersangka dengan cara membobol lemari orangtuanya," terang Kapolsek Medan Area, AKP M Ainul Yaqin, Sabtu (11/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskannya, aksi pencurian itu dilaporkan oleh Amiruddin S (68), warga Jalan Tuba IV Kelurahan Tegal Sari Mandala III, Kecamatan Medan Denai dengan Nomor: LP/ B / 362 / VII /2026/SPKT/POLSEK MEDAN AREA/ POLRESTABES MEDAN/POLDA SUMUT, 1 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi tersangka diketahui setelah dua anak perempuannya Ayu dan Amelfa memeriksa dompet berisikan emas di lemari kamar korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ternyata emas di dalam dompet tersebut sudah tidak ada lagi," jelas AKP M Ainul Yaqin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, tersangka dipanggil ke rumah orangtuanya oleh adiknya tersebut dan ditanyai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saat ditanyai tersangka, &#039;kalo aku yang mencuri kenapa rupanya, kan aku anaknya&#039;. Selanjutnya kasus itu dilaporkan ke kita," kata mantan Wakasat Resnarkoba Polrestabes Medan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam laporan itu, korban menjelaskan perhiasannya yang hilang, terdiri rantai 75% emas berat 3 gram, red follow 70% emas berat 9,8 gram, emas Ringgit sekitar 50 gram, gelang LM berat 75 gram, 2 cincin LM total berat sekitar 20 gram, dan rantai emas 20 gram dengan kerugian ditaksir ratusan juta rupiah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas laporan itu, AKP M Ainul Yaqin memerintahkan Kanit Reskrim, Iptu Khairul Fajri melakukan penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka berhasil ditangkap saat santai di rumahnya Jalan Tuba IV Gang Pembangunan Tegal Sari Mandala III, Medan Denai bersama barang bukti 1 unit handphone (HP), Jumat (10/7/2026) sekira pukul 09.30 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada polisi, tersangka mengaku telah mencuri perhiasan milik orangtuanya sejak Februari dan Maret 2026 lalu, dilakukan dengan cara merusak pintu lemari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Emas curian itu telah dijual tersangka secara bertahap kepada penadah berinisial L, yang saat ini sedang kita selidiki. Uang hasil penjualan emas sekitar Rp 150 juta digunakan tersangka untuk bermain judi online," pungkas AKP M Ainul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka dijerat dengan pasal 476 KUHPidana tentang pencurian.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6670_Polsek-Medan-Area-Tangkap-Anak-Curi-177-8-Gram-Emas-Orangtua-Kandung-Untuk-Main-Judi-Online.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284228/polsek-medan-area-tangkap-anak-curi-1778-gram-emas-orangtua-kandung-untuk-main-judi-online/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">UNPAB Raih Peringkat 3 Anugerah Humas Diktisaintek 2026 Kategori Media Sosial Tingkat LLDikti Wilayah I</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 22:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[UNPAB Raih Peringkat 3 Anugerah Humas Diktisaintek 2026 Kategori Media Sosial Tingkat LLDikti Wilayah I]]></title>
            <description><![CDATA[UNPAB Raih Peringkat 3 Anugerah Humas Diktisaintek 2026 Kategori Media Sosial Tingkat LLDikti Wilayah I]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Universitas Pembangunan Panca Budi UNPAB kembali menorehkan prestasi membanggakan di bidang komunikasi publik. UNPAB berhasil meraih Peringkat 3 Kategori Media Sosial pada Rekomendasi Anugerah Humas Diktisaintek 2026 untuk Perguruan Tinggi Swasta di lingkungan Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi LLDikti Wilayah I.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan tersebut ditetapkan berdasarkan Surat Rekomendasi Nomor 1718/DST/LL1/HM.00.00/2026 tertanggal 10 Juli 2026. Rekomendasi ini diberikan sebagai bentuk apresiasi kepada perguruan tinggi yang dinilai memiliki komitmen, dedikasi, serta inovasi dalam pengelolaan komunikasi publik melalui media sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pencapaian ini menjadi bukti konsistensi UNPAB dalam menghadirkan informasi yang edukatif, inspiratif, dan mudah diakses masyarakat melalui berbagai platform digital. Di tengah perkembangan teknologi informasi yang semakin pesat, media sosial menjadi salah satu sarana strategis bagi perguruan tinggi untuk membangun kepercayaan publik, memperluas jangkauan informasi, serta memperkuat citra institusi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan ini juga mencerminkan komitmen UNPAB dalam mendukung transformasi digital pendidikan tinggi melalui pengelolaan media sosial yang profesional, kreatif, dan berdampak. Berbagai informasi mengenai kegiatan akademik, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, prestasi mahasiswa, hingga kolaborasi nasional dan internasional terus disampaikan secara aktif kepada masyarakat sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masuknya UNPAB sebagai salah satu perguruan tinggi yang direkomendasikan pada Anugerah Humas Diktisaintek 2026 menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas komunikasi kelembagaan serta memperkuat peran humas sebagai jembatan informasi antara universitas dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prestasi ini sekaligus mempertegas komitmen Universitas Pembangunan Panca Budi untuk terus berinovasi dalam menyampaikan informasi yang berkualitas, membangun reputasi institusi, serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan pendidikan tinggi di Indonesia melalui komunikasi publik yang efektif dan berdampak.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6225_UNPAB-Raih-Peringkat-3-Anugerah-Humas-Diktisaintek-2026-Kategori-Media-Sosial-Tingkat-LLDikti-Wilayah-I.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284227/unpab-raih-peringkat-3-anugerah-humas-diktisaintek-2026-kategori-media-sosial-tingkat-lldikti-wilayah-i/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelajar SMA Asal Tangerang Ciptakan Website &#039;Sahabat Lansia&#039; untuk Puskesmas di Dairi</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 22:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelajar SMA Asal Tangerang Ciptakan Website 'Sahabat Lansia' untuk Puskesmas di Dairi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  DairiJarak dan usia terbukti bukan halangan untuk mengabdi. Carlo Marville Harefa, seorang siswa kelas XI dari Global Jaya Scho]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Dairi</p><br></p>Jarak dan usia terbukti bukan halangan untuk mengabdi. Carlo Marville Harefa, seorang siswa kelas XI dari Global Jaya School, Bintaro, Tangerang Selatan, sukses menciptakan sebuah inovasi digital yang berdampak nyata bagi ribuan lansia di pelosok <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumatera-utara/" target="_blank">Sumatera Utara</a>.</p><br></p>Melalui website "Sahabat <a href="https://www.sumut24.co/tag/lansia/" target="_blank">Lansia</a>" yang dirancangnya, Carlo berhasil memodernisasi dan mempercepat sistem pelaporan kesehatan di UPT Puskesmas Kilometer 11, Kabupaten Dairi.</p><br></p>UPT Puskesmas Kilometer 11 memikul tanggung jawab besar dalam memantau kesehatan 3.319 lansia yang tersebar di 12 desa. Selama ini, tantangan terbesar puskesmas tersebut terletak pada proses administrasi. Pencatatan, pencarian rekam medis, hingga penyusunan laporan bulanan masih dilakukan secara manual menggunakan kertas atau input data yang terpisah-pisah. Akibatnya, manajemen data memakan waktu lama dan rawan terjadi kekeliruan.</p>Melihat masalah tersebut, Carlo yang memiliki minat tinggi di bidang matematika dan coding sejak kecil, langsung bergerak cepat sejak April 2026. Ia merancang website "Sahabat <a href="https://www.sumut24.co/tag/lansia/" target="_blank">Lansia</a>" sebagai solusi digital yang mengintegrasikan data dari 12 desa ke dalam satu wadah yang terstruktur dan dapat diakses secara real-time.</p><br></p>"Saya mengembangkan aplikasi ini sebagai sistem informasi pelaporan kesehatan lansia berbasis web dengan menggunakan beberapa framework seperti React, Node.js/Express, dan MongoDB. Melalui sistem ini, petugas dapat mengunggah data Excel, melakukan pratinjau serta validasi data, lalu memantau indikator layanan melalui dashboard," jelas Carlo antusias.</p><br></p>Sebagai bentuk nyata implementasi, sosialisasi dan pendampingan langsung dilakukan oleh Carlo bersama para tenaga kesehatan di UPT Puskesmas Kilometer 11 pada 9&ndash;10 Juli 2026 kemarin. Langkah ini diambil untuk memastikan para petugas di lapangan dapat mengoperasikan sistem baru tersebut dengan lancar.</p><br></p>Inovasi dari seorang pelajar SMA ini pun menuai pujian tinggi dari pihak manajemen puskesmas. dr. Hardi Gurning, M.K.M (Kepala UPT Puskesmas Kilometer 11) mengapresiasi, "Kami mengucapkan terima kasih atas inisiatif yang telah diberikan oleh Carlo. Kami sangat mengapresiasi hadirnya generasi muda yang mampu menghadirkan solusi melalui teknologi. Ini menjadi bentuk kolaborasi yang sangat berarti bagi kami dalam mendukung pelayanan kesehatan."</p><br></p>Sementara itu Penanggung Jawab Program <a href="https://www.sumut24.co/tag/lansia/" target="_blank">Lansia</a> Yuli K. Harefa, S.K.M., M.K.M.menambahkan bahwa website ini membuat data program lansia menjadi lebih relasional dan saling terhubung. Efisiensi kerja petugas meningkat drastis karena historical data pasien kini bisa dicari hanya dalam hitungan detik.</p><br></p>Aksi Carlo Marville Harefa menjadi bukti segar bahwa teknologi di tangan generasi muda dapat bertransformasi menjadi solusi sosial yang nyata. Bagi Carlo, proyek ini bukan sekadar tugas sekolah atau pamer kemampuan teknis, melainkan sebuah panggilan untuk membantu sesama.</p>Melalui website "Sahabat <a href="https://www.sumut24.co/tag/lansia/" target="_blank">Lansia</a>", Carlo telah menunjukkan jalan bahwa digitalisasi pelayanan publik tidak harus selalu menunggu proyek besar, melainkan bisa dimulai dari kepedulian di bangku sekolah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_687_Pelajar-SMA-Asal-Tangerang-Ciptakan-Website---039-Sahabat-Lansia--039--untuk-Puskesmas-di-Dairi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/profil/284226/pelajar-sma-asal-tangerang-ciptakan-website-039sahabat-lansia039-untuk-puskesmas-di-dairi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Temasek Singapura Jajaki Kerja Sama di TSTH2, Wagub Sumut Tegaskan Komitmen Kembangkan Pusat Bioekonomi Tropis</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 19:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Temasek Singapura Jajaki Kerja Sama di TSTH2, Wagub Sumut Tegaskan Komitmen Kembangkan Pusat Bioekonomi Tropis]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  HumbahasWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendampingi delegasi Temasek Singapura meninjau kawasan Taman Sains]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Humbahas</p><br></p>Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya mendampingi delegasi Temasek Singapura meninjau kawasan Taman Sains Teknologi Herbal dan Hortikultura (TSTH2) di Kabupaten Humbang Hasundutan (Humbahas), Jumat (10/7/2026). Kunjungan tersebut menjadi upaya memperkuat peluang investasi dan kerja sama pengembangan riset, inovasi, serta hilirisasi sektor herbal dan hortikultura.</p><br></p>Kunjungan lapangan ini bertujuan melihat secara langsung potensi kawasan TSTH2 sebagai pusat riset, inovasi, dan hilirisasi di bidang herbal dan hortikultura. Kehadiran delegasi Temasek diharapkan membuka peluang kerja sama strategis, investasi, serta memperkuat ekosistem inovasi yang mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.</p><br></p>Pada kesempatan itu, Wagub Surya menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk mendukung pengembangan TSTH2 sebagai salah satu kawasan unggulan yang mampu meningkatkan daya saing daerah.</p><br></p>Menurut Surya, TSTH2 yang berada di Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbahas, merupakan kawasan strategis yang diproyeksikan menjadi pusat riset dan pengembangan bioekonomi tropis Indonesia bagian barat. Pembangunan ekonomi berbasis riset, inovasi, dan kearifan lokal, menurutnya, kini tidak lagi sekadar menjadi agenda daerah, tetapi telah masuk dalam prioritas strategis nasional.</p><br></p>&quot;TSTH2 bukan sekadar proyek daerah atau laboratorium penelitian. Kawasan ini adalah ladang masa depan, tempat ilmu pengetahuan tumbuh dari desa dan dataran tinggi Humbang Hasundutan untuk berkontribusi nyata bagi ekonomi nasional,&quot; ujar Surya.</p><br></p>Ia juga menyampaikan, TSTH2 memiliki potensi lebih dari 100 jenis tanaman herbal dan hortikultura unggulan lokal, seperti andaliman, kunyit hitam, jahe merah, serta berbagai varietas hortikultura dataran tinggi. Kondisi agroklimat Humbang Hasundutan dinilai sangat ideal untuk pengembangan perbenihan, riset adaptasi iklim, hingga produksi bahan baku berkualitas ekspor.</p><br></p>Sementara itu, Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah, dunia usaha, dan mitra internasional dalam mempercepat pengembangan sektor berbasis riset dan inovasi.</p><br></p>Rangkaian kegiatan diisi dengan peninjauan sejumlah fasilitas di kawasan TSTH2 serta diskusi mengenai peluang pengembangan dan kerja sama ke depan. Kunjungan ini diharapkan menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara pemerintah dan mitra internasional guna mendorong investasi serta pembangunan berkelanjutan di Sumut.**(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1745_Temasek-Singapura-Jajaki-Kerja-Sama-di-TSTH2--Wagub-Sumut-Tegaskan-Komitmen-Kembangkan-Pusat-Bioekonomi-Tropis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284225/temasek-singapura-jajaki-kerja-sama-di-tsth2-wagub-sumut-tegaskan-komitmen-kembangkan-pusat-bioekonomi-tropis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Memikat Pengunjung PRSU, Songket Bintang Maratur Tarutung Jadi Primadona</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 19:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Memikat Pengunjung PRSU, Songket Bintang Maratur Tarutung Jadi Primadona]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPaviliun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) sukses mencuri perhatian pengunjung pada gelaran Pekan Raya Su]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Paviliun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara (Pemkab Taput) sukses mencuri perhatian pengunjung pada gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>) ke-50, Jumat (10/7/2026). Di antara berbagai produk yang dipamerkan, kain Songket Bintang Maratur khas Tarutung menjadi salah satu daya tarik utama selain Ulos Batak. Berbeda dengan ulos biasa, songket jenis ini memiliki karakteristik tekstur kain yang jauh lebih halus.</p><br></p>Pesona kain indah ini tidak lepas dari tangan terampil Irvanna Hutabarat (23), seorang perajin asal Tarutung yang turut hadir memperkenalkan Songket Bintang Maratur di ajang tahunan tersebut.</p>Irvanna menjelaskan bahwa proses pembuatan satu helai kain songket hingga siap pakai membutuhkan waktu sekitar dua minggu. Seluruh proses martonun (menenun) ini ia kerjakan di workshop-nya yang berada di Sipoholon, Tapanuli Utara.</p><br></p>"Satu songket siap pakai kira-kira selesai dalam dua minggu. Untuk harga jual yang sudah disirat atau siap pakai berkisar Rp4 juta. Namun, harga ini sangat bergantung pada tingkat kerumitan dan jenis songket yang diminta oleh pemesan," ujar Irvanna.</p><br></p>Ia menambahkan, untuk varian paling terjangkau dibanderol dengan harga sekitar Rp2 juta hingga Rp2,5 juta, menyesuaikan kembali dengan keinginan konsumen.</p><br></p>Menariknya, keahlian menenun yang dimiliki anak kedua dari tiga bersaudara pasangan Tumpal Hutabarat dan Rohani Simatupang ini didapatkan secara otodidak. Irvanna mengaku awalnya hanya suka melihat-lihat orang menenun, hingga akhirnya tertarik untuk mencoba sendiri.</p><br></p>Profesi ini mulai ia tekuni sejak usia 19 tahun, tepatnya saat pandemi COVID-19 melanda beberapa tahun lalu.</p><br></p>"Waktu masa COVID-19 dulu kan tidak ada kegiatan. Jadi saya coba-coba belajar, eh akhirnya malah keterusan dan jatuh cinta. Sekarang menenun sudah jadi profesi utama yang sangat saya tekuni," kenangnya hangat.</p><br></p>Berkat dedikasi dan keahliannya, Irvanna kini kerap dipercaya oleh Pemkab Taput untuk mewakili daerah dalam berbagai ajang pameran tradisi dan kebudayaan.</p><br></p><b>Perbedaan Songket Tarutung dan Ulos Batak</b></p>Saat ditanya mengenai keunikan karyanya, Irvanna menjelaskan perbedaan mendasar antara Songket Tarutung dan Ulos Batak pada umumnya terletak pada material benang yang digunakan.</p>Ulos Batak, umumnya menggunakan benang putar biasa dan Songket Tarutung yang menggunakan benang 100, yang karakteristiknya jauh lebih halus dan lembut.</p>Kualitas premium inilah yang membuat Songket Tarutung tidak hanya diminati oleh masyarakat lokal, tetapi kini pemasarannya sudah berhasil menembus pasar nasional. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_8300_Memikat-Pengunjung-PRSU--Songket-Bintang-Maratur-Tarutung-Jadi-Primadona.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/284224/memikat-pengunjung-prsu-songket-bintang-maratur-tarutung-jadi-primadona/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SUCP 2026 : Lahirkan Bibit Baru Pecatur Indonesia Bertaraf Internasional</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 18:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SUCP 2026 : Lahirkan Bibit Baru Pecatur Indonesia Bertaraf Internasional]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPagelaran Sumatera Utara Chess Prodigy (SUCP) 2026  Grand Excellence Trophy hadir sebagai persembahan prestisius dari PT ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Pagelaran Sumatera Utara Chess Prodigy (SUCP) 2026 - Grand Excellence Trophy hadir sebagai persembahan prestisius dari PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/rindu-tenang/" target="_blank">Rindu Tenang</a> Indonesia (RTI). Kompetisi catur berstandar global ini merefleksikan dedikasi Richa Arie Sandy selaku Founder &amp; CEO dalam menempa karakter generasi penerus melalui metode kepemimpinan berbasis strategi.</p><br></p>Dikenal luas berkat filosofi Inside - Out Leadership-nya, Richa Arie Sandy selalu membawa pembaruan dalam tata kelola korporasi serta eksekusi event nasional. Lewat kepemimpinan beliau, RTI sukses mengorkestrasi ekosistem kompetensi yang tidak hanya berfokus pada kompetisi, tetapi juga menyaring potensi-potensi terbaik untuk bersaing di kancah internasional.</p><br></p>Dalam rangka strategisnya, RTI menjalin kolaborasi erat dengan tokoh catur nasional dan internasional, FM Arif Rahman Saragih, NA, PNP. Keterlibatan beliau dalam SUCP 2026 merupakan bentuk sinergi antara sosok yang telah mendunia dengan RTI yang memiliki visi besar dalam membentuk karakter generasi muda catur.</p><br></p>"Keterlibatan FM Arif Rahman Saragih dan IM Andyka Pitra FI dalam SUCP 2026 adalah manifestasi nyata dari standar eksklusivitas yang kami tawarkan. Kami melampaui sekedar penyelenggaraan acara, kami membentuk legacy melalui kompetisi nasional yang melahirkan talenta - talenta unggul berstandar global" tegas Richa Arie Sandy.</p><br></p>Sementara itu, salah satu sorotan utama dalam perhelatan tersebut adalah hadirnya Exclusive Chess Experience, keberhasilan RTI menghadirkan serta melibatkan IM Andyka Pitra, FI bersama FM Arif Rahman Saragih, NA, PNP, untuk memimpin rangkaian Simultan Sessions &amp; Coaching Clinic. Standar edukasi catur yang jarang ditemukan di tingkat daerah ini dihadirkan oleh Richa Arie Sandy sebagai upaya untuk memberikan kesempatan emas bagi para pelajar dalam menyerap pola pikir strategis dari para master catur internasional.</p><br></p>Hal lain yg menjadikan SUCP 2026 istimewa adalah hadirnya perspektif global dari FM Arif Rahman Saragih, NA, PNP, yang baru saja menuntaskan partisipasinya dalam Turnamen <a href="https://www.sumut24.co/tag/catur/" target="_blank">Catur</a> Internasional di Bosnia dan Herzegovina: Medunarodni Memorijalni Turnir "Bajro Isakovic 2026" pada April dan Juni 2026, dan meraih peringkat 6 juara dunia.</p><br></p>Dengan pengalaman melatih selama lebih dari 10 tahun di berbagai negara, beliau membawa perspektif global serta standar internasional ke dalam arena kompetisi ini. Beliau hadir untuk berbagi teknik mutakhir dan menanamkan disiplin. Kompetisi tingkat dunia kepada para peserta catur pelajar di Kota Medan, Sumatera Utara. Pengalaman internasional Arif yang mendalam ini menjadi selling point utama yang menjamin kualitas serta kedalaman teknis kompetisi yang ditawarkan dalan SUCP 2026, memastikan setiap peserta mendapatkan standar pelatihan terbaik yang setara dengan panggung  catur global.</p><br></p>Sebagai bentuk komitmen nyata dalam ekosistem catur, Arif secara pribadi mempersembahkan Grand Excellence Trophy. Piala ini dirancang untuk merefleksikan kemegahan sebuah prestasi. Bukan sekedar simbol kemenangan, piala ini adalah wujud apresiasi tertinggi yang didukung oleh tokoh berpengaruh di dunia catur, menjadikannya sebuah simbol kemenangan Prestisius yang layak diperjuangkan oleh setiap peserta. Kolaborasi ini menegaskan komitmen RTI dalam menghadirkan program berbasis Inside-Out Leadership, dimana setiap detail produk acara diorkestrai untuk memberikan dampak berkelanjutan. SUCP 2026 bukan sekedar panggung kompetisi, melainkan tempat dimana visi strategis bertemu dengan realita keunggulan.</p><br></p>PT. <a href="https://www.sumut24.co/tag/rindu-tenang/" target="_blank">Rindu Tenang</a> Indonesia adalah perusahaan yang berfokus pada transformasi korporat melalui experiental learning dan manajemen event strategis. RTI berlandaskan pada tiga nilai inti, Boss Energy, Inside -Out Leadership, dan Quite Luxury. "Pendekatan kami mengintegrasikan ketiga nilai ini dalam setiap inisiatif yang dikelola, memastikan bahwa kualitas, eksklusivitas, dan kedalaman visi standar utama dalam setiap transformasi yang kami hadirkan" tutu Richa. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3029_SUCP-2026---Lahirkan-Bibit-Baru-Pecatur-Indonesia-Bertaraf-Internasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/284223/sucp-2026-lahirkan-bibit-baru-pecatur-indonesia-bertaraf-internasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">USU dan BTN Sinergikan Inovasi Kampus Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 17:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[USU dan BTN Sinergikan Inovasi Kampus Untuk Pengelolaan Sampah Berkelanjutan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) menerima kunjungan Bank Tabungan Negara (BTN) dalam rangka peninjauan Tempat Pengolahan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) menerima kunjungan Bank Tabungan Negara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a>) dalam rangka peninjauan Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> yang berlokasi di Jalan Tridarma, Pintu IV <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Kamis, 9 Juli 2026. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka kolaborasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> dalam program diseminasi model teknologi pengolahan sampah ke kabupaten-kabupaten sekitar <a href="https://www.sumut24.co/tag/dan/" target="_blank">Dan</a>au Toba.</p>Kegiatan tersebut dihadiri oleh perwakilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a>, yaitu Kepala Kantor Wilayah Sumatera <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a>, Vidy Aryo Fajar, dan Branch Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> KCP <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Shindy Zara. Dari pihak <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, hadir Direktur Kerja Sama dan Internasionalisasi, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&amp;E, MPH, Sp.ParK; Direktur Direktorat <a href="https://www.sumut24.co/tag/inovasi/" target="_blank">Inovasi</a>, Pembangunan Berkelanjutan, dan Kawasan Sains Teknologi, Dr. Ir. Noverita Sprinse Vinolina, M.P.; serta Ketua PUI Circularity Center <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Zaid Perdana Nasution, M.T., Ph.D.</p>Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya mempertemukan inovasi perguruan tinggi dengan program keberlanjutan industri. <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> selama ini menanamkan prinsip keberlanjutan pada setiap kebijakan, produk, dan layanan sebagai bagian dari strategi bisnis jangka panjang. Pendekatan tersebut memastikan bahwa pertumbuhan usaha tidak hanya menciptakan nilai ekonomi, tetapi juga memberikan dampak positif bagi kesejahteraan sosial dan kelestarian lingkungan.</p>Komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> terhadap keberlanjutan diwujudkan melalui penerapan prinsip 5P, yaitu Planet, People, Peace, Partnership, dan Prosperity, yang menjadi dasar pengembangan keuangan berkelanjutan. Berbagai inisiatif seperti rumah rendah emisi, peningkatan inklusi keuangan, pengembangan ekonomi sirkular, serta kolaborasi lintas pemangku kepentingan menunjukkan upaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> dalam mengintegrasikan nilai berkelanjutan ke dalam setiap aspek kehidupan, sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan dan prinsip Environmental, Social, and Governance atau ESG.</p>Dalam konteks tersebut, TPST <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> dinilai memiliki potensi besar sebagai model pengelolaan sampah berbasis ekonomi sirkular yang dapat dikembangkan bersama. Melalui TPST, <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> tidak hanya mengelola sampah kampus, tetapi juga mengembangkan riset, edukasi, dan hilirisasi produk olahan sampah, seperti kompos, maggot, tepung maggot, kasgot, Refuse-Derived Fuel atau RDF, bahan bakar hasil pirolisis, serta aplikasi pencatatan persampahan.</p>Kepala Kantor Wilayah Sumatera <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a>, Vidy Aryo Fajar, menyampaikan bahwa kunjungan ke TPST <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> menjadi langkah awal untuk melihat secara langsung potensi kolaborasi yang sejalan dengan arah keberlanjutan <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a>.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> memiliki komitmen untuk terus mendorong program keberlanjutan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan lingkungan. Melalui prinsip 5P, kami ingin memastikan bahwa setiap kolaborasi tidak hanya berdampak secara ekonomi, tetapi juga memperkuat kepedulian sosial, pelestarian lingkungan, dan pemberdayaan komunitas. Model TPST <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> ini menarik karena mampu menghubungkan edukasi, teknologi, dan ekonomi sirkular dalam satu ekosistem yang dapat direplikasi,&quot; ujar Vidy.</p>Ia menambahkan, pengalaman <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> dalam mengembangkan inisiatif ekonomi sirkular, termasuk program yang mengubah sampah menjadi nilai ekonomi bagi masyarakat, memiliki keselarasan dengan model pengelolaan sampah yang dikembangkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.</p>&quot;Kami melihat ada irisan yang kuat antara program keberlanjutan <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> dan pengembangan TPST <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. Sampah dapat dikelola menjadi sumber nilai baru jika didukung dengan teknologi, edukasi, dan partisipasi masyarakat. Karena itu, peluang diseminasi teknologi ini ke kabupaten sekitar <a href="https://www.sumut24.co/tag/dan/" target="_blank">Dan</a>au Toba menjadi sangat relevan, terutama untuk mendukung kawasan wisata yang bersih, produktif, dan berkelanjutan,&quot; tambahnya.</p>Direktur Kerjasama dan Internasionalisasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Prof. Dr. dr. Dewi Masyithah Darlan, DAP&amp;E, MPH, Sp.ParK, menyampaikan bahwa kolaborasi dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> membuka peluang penting bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> untuk memperluas manfaat inovasi kampus ke masyarakat.</p>&quot;TPST <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> tidak hanya kami tempatkan sebagai fasilitas pengolahan sampah, tetapi sebagai laboratorium hidup yang mengintegrasikan riset, edukasi, pengabdian masyarakat, dan hilirisasi inovasi. Melalui kerja sama dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a>, kami berharap model ini dapat dikembangkan lebih luas, khususnya untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan di kabupaten sekitar <a href="https://www.sumut24.co/tag/dan/" target="_blank">Dan</a>au Toba,&quot; ujarnya.</p>Ketua PUI Circularity Center <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Zaid Perdana Nasution, M.T., Ph.D., menjelaskan bahwa teknologi pengolahan sampah yang dikembangkan di TPST <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> dirancang agar dapat diterapkan secara sederhana dan adaptif di berbagai konteks masyarakat.</p>&quot;Prinsipnya adalah bagaimana sampah dipilah, diolah, dicatat, lalu dikembangkan menjadi produk yang memiliki manfaat. Model ini dapat diterapkan di kawasan kampus, desa wisata, sekolah, pasar, permukiman, maupun komunitas sekitar <a href="https://www.sumut24.co/tag/dan/" target="_blank">Dan</a>au Toba. Dengan pendampingan yang tepat, teknologi pengolahan sampah dapat menjadi bagian dari penguatan ekonomi lokal dan pelestarian lingkungan,&quot; ujarnya.</p>Program diseminasi yang dibahas dalam kunjungan tersebut diarahkan pada pelatihan, pendampingan, replikasi teknologi pengolahan sampah sederhana, penguatan kapasitas masyarakat, serta pengembangan model ekonomi sirkular berbasis komunitas. Kabupaten sekitar <a href="https://www.sumut24.co/tag/dan/" target="_blank">Dan</a>au Toba dipandang sebagai wilayah strategis karena memiliki nilai ekologis, pariwisata, budaya, dan ekonomi yang perlu didukung dengan sistem pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.</p>Melalui kolaborasi ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a> dapat membangun model kerja sama antara perguruan tinggi, industri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mengatasi persoalan sampah. Dari TPST <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, teknologi pengolahan sampah diharapkan dapat direplikasi ke kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/dan/" target="_blank">Dan</a>au Toba; dari kolaborasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/btn/" target="_blank">BTN</a>, ekonomi sirkular diharapkan dapat tumbuh; dan dari pengelolaan sampah yang lebih baik, masyarakat dapat merasakan manfaat ekonomi, sosial, dan lingkungan secara langsung. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4445_USU-dan-BTN-Sinergikan-Inovasi-Kampus-Untuk-Pengelolaan-Sampah-Berkelanjutan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284222/usu-dan-btn-sinergikan-inovasi-kampus-untuk-pengelolaan-sampah-berkelanjutan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dugaan Alih Fungsi 1.266,6 Hektar HTR Koptan Mandiri Jadi Sawit, Praktisi Hukum : Itu Pelanggaran Berat Terancam 10 Tahun Penjara</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 17:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dugaan Alih Fungsi 1.266,6 Hektar HTR Koptan Mandiri Jadi Sawit, Praktisi Hukum : Itu Pelanggaran Berat Terancam 10 Tahun Penjara]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Penyalahgunaan fungsi kawasan Hutan Tanaman Rakyat (HTR) milik Koperasi Tani (Koptan) Mandiri di Kabupaten Asahan yang d]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Penyalahgunaan fungsi kawasan Hutan Tanaman Rakyat (<a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a>) milik Koperasi Tani (<a href="https://www.sumut24.co/tag/koptan/" target="_blank">Koptan</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/mandiri/" target="_blank">Mandiri</a> di Kabupaten Asahan yang diduga berubah menjadi perkebunan kelapa sawit seluas 1.266,6 hektar dinilai sebagai pelanggaran hukum yang sangat berat. Pelaku yang terbukti dapat dijerat sanksi pidana penjara hingga sepuluh tahun serta denda administratif mencapai Rp25 juta per hektar.</p>Praktisi hukum di Asahan, Rusmanto Sirait, SH, MH, mengungkapkan hal ini kepada awak media, Sabtu (11/7/2026) di Kisaran. Menurutnya, seluruh aturan penindakan sudah tertuang jelas dalam sejumlah peraturan perundang-undangan, mulai dari Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 45 Tahun 2025, Undang-Undang Kehutanan yang diperbarui dalam UU Cipta Kerja Pasal 110A dan 110B, hingga UU Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan.</p>"Berdasarkan PP Nomor 45 Tahun 2025, setiap perkebunan sawit yang beroperasi di kawasan hutan tanpa izin sah akan dikenakan denda administratif sebesar Rp25 juta dikalikan luasan lahan. Denda ini wajib disetor dan masuk sebagai Penerimaan Negara Bukan Pajak," tegas Rusmanto.</p>Selain denda, pelaku juga menghadapi ancaman pidana berat. Melalui Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2025, Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) bahkan memiliki wewenang untuk melakukan penyitaan lahan yang terbukti dialihfungsikan secara ilegal. <a href="https://www.sumut24.co/tag/lahan/" target="_blank">Lahan</a> tersebut nantinya akan dikuasai kembali oleh negara dan wajib direboisasi jika masuk kategori kawasan hutan lindung atau konservasi.</p>Rusmanto menjelaskan secara hukum, bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a> Bukan <a href="https://www.sumut24.co/tag/lahan/" target="_blank">Lahan</a> Perkebunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sawit/" target="_blank">Sawit</a>, sebab kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a> mutlak tidak boleh dialihfungsikan secara permanen menjadi perkebunan kelapa sawit&mdash;meskipun dikelola oleh koperasi petani. <a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a> secara khusus diperuntukkan bagi penanaman tanaman pokok kehutanan seperti kayu atau Hasil Hutan Bukan Kayu (HHBK) demi menjaga kelestarian sistem perhutanan sosial. Kelapa sawit sendiri tidak termasuk dalam kategori tanaman hutan.</p>Pemerintah memang mengizinkan keberadaan sawit di kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a> melalui skema jangka benah dalam UU Cipta Kerja, namun itu bukan berarti pelepasan fungsi lahan. Skema ini hanya berlaku untuk kasus keterlanjuran penanaman sawit sebelum izin diterbitkan, dengan syarat petani wajib menanam pohon kehutanan di sela-sela tanaman sawit.</p>"Hak memanfaatkan sawit hanya diberikan maksimal satu daur hidup atau sekitar 25 tahun. Setelah itu, lahan wajib dikembalikan sepenuhnya menjadi kawasan hutan dan dilarang menanam sawit kembali. Penanaman sawit baru atau menjadikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a> sebagai kebun sawit murni adalah pelanggaran yang dapat menyebabkan izin koperasi dicabut," paparnya.</p>Dalam skema jangka benah, pemegang izin wajib menanam minimal 100 batang tanaman kehutanan per hektar selambat-lambatnya satu tahun setelah rencana disahkan. Penanaman dapat dilakukan dengan pola sisipan di sela gawangan sawit, tanaman penyangga di batas lahan, atau mengubah blok sawit yang sudah tidak produktif menjadi kawasan tanaman hutan penuh.</p>Kasus dugaan manipulasi izin dan sengketa lahan merupakan pelanggaran, ini menyasar kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/koptan/" target="_blank">Koptan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mandiri/" target="_blank">Mandiri</a> yang tersebar di dua wilayah: Blok I seluas 697 hektar di Dusun 14, Desa Perbangunan, Kecamatan Sei Kepayang, Asahan, serta Blok II seluas 565,61 hektar yang berada di perbatasan Kabupaten Labuhanbatu Utara namun masuk wilayah administrasi Asahan pasca terbit Permendagri Nomor 42 Tahun 2014 tentang batas daerah.</p>Koperasi yang berdiri sejak 1999 ini diduga mulai mengubah fungsi lahan setelah peralihan kepengurusan pada tahun 2014. Sejumlah kwitansi pembayaran bermaterai bermunculan, yang diduga menjadi bukti adanya transaksi pengalihan pengelolaan lahan dengan modus ganti rugi. Tercatat harga jual pengelolaan lahan berkisar Rp30 hingga Rp50 juta untuk luas 6 hektar, yang ditandatangani langsung oleh Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/koptan/" target="_blank">Koptan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mandiri/" target="_blank">Mandiri</a> sekaligus Anggota DPRD Kabupaten Asahan, H. Muhammad Wahyudi, S.ST, M.Kes.</p>Wahyudi menolak seluruh tudingan tersebut. Menurutnya, tidak ada jual beli lahan maupun pengalihan pengelolaan kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a> kepada pihak lain, termasuk kepada pejabat tertentu. Ia juga menyebut Ramlan Sinaga yang disebut-sebut menguasai ratusan hektar lahan hanyalah anggota koperasi yang mengelola lahan seluas 6 hektar sekaligus penampung buah sawit panenan koperasi.</p>"Tentang alat berat yang masuk lokasi, itu beroperasi dari luar kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/htr/" target="_blank">HTR</a>, bukan di dalam wilayah izin kami. Soal bibit tanaman keras bantuan pemerintah memang banyak yang mati karena sifat tanah gambut yang sangat asam, hanya sengon yang bisa bertahan hidup," jelas Wahyudi membela diri.</p>Berbeda dengan Wahyudi, mantan Kepala Dusun setempat menyampaikan bahwa kawasan tersebut dulunya ditanami pohon oleh masyarakat sejak 1998 dengan bantuan bibit pemerintah. Namun masyarakat heran, akhirnya lahan berubah menjadi perkebunan sawit yang dikuasai orang-orang dari luar desa.</p>Akar Masalah dan Dampak, Rusmanto menilai kasus ini adalah contoh nyata penyalahgunaan skema perhutanan sosial. Koperasi yang seharusnya menjadi wadah pemberdayaan masyarakat justru dijadikan tameng legalitas oleh oknum tertentu untuk mengubah fungsi hutan demi keuntungan pribadi.</p>"Akar masalahnya ada pada celah regulasi, lemahnya pengawasan, serta praktik korupsi birokrasi yang memudahkan manipulasi dokumen batas wilayah hingga tumpang tindih lahan. Dampaknya tidak hanya kerusakan lingkungan dan risiko bencana alam, tetapi juga memicu konflik agraria dengan warga yang telah mengelola lahan secara turun-temurun," pungkasnya.</p>Saat ini kasus ini menjadi sorotan masyarakat dan diharapkan aparat penegak hukum serta Satgas PKH segera melakukan pemeriksaan mendalam guna menegakkan aturan dan mengembalikan fungsi kawasan hutan sesuai peruntukannya. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5750_Dugaan-Alih-Fungsi-1-266-6-Hektar-HTR-Koptan-Mandiri-Jadi-Sawit--Praktisi-Hukum---Itu-Pelanggaran-Berat-Terancam-10-Tahun-Penjara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284221/dugaan-alih-fungsi-12666-hektar-htr-koptan-mandiri-jadi-sawit-praktisi-hukum-itu-pelanggaran-berat-terancam-10-tahun-penjara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BREAKING NEWS! Baru Mundur Sehari, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU*</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 16:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BREAKING NEWS! Baru Mundur Sehari, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU*]]></title>
            <description><![CDATA[BREAKING NEWS! Baru Mundur Sehari, Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Resmi Jadi Tersangka Korupsi dan TPPU]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>JAKARTA - Jagat hukum Indonesia diguncang kabar besar. Hanya berselang satu hari setelah secara resmi mengajukan pengunduran diri dari jabatannya, mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Kejaksaan Agung, Febrie Adriansyah (FA), resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korps Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri mengumumkan status hukum Febrie dalam konferensi pers bersama jajaran Komisi III DPR RI yang digelar langsung di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta, pada Sabtu (11/7/2026) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Kortastipidkor Polri, Irjen Pol. Totok Suharyanto, menegaskan bahwa Febrie diduga terlibat dalam tindak pidana korupsi serta Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU). Kasus ini berkaitan dengan proses penanganan hukum oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam perkara megakorupsi PT Asabri, korupsi batu bara, serta Krakatau Steel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Berdasarkan gelar perkara, kita sudah menetapkan dua tersangka. Kita juga sudah menetapkan saudara FA (Febrie Adriansyah) dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi dan atau TPPU dalam proses penanganan hukum oleh pegawai negeri atau penyelenggara negara dalam perkara PT Asabri dan atau tindak pidana korupsi lainnya," ujar Irjen Pol. Totok Suharyanto dalam konferensi pers resmi di Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Poin Utama &amp; Fakta Hukum dari Konferensi Pers Resmi:*&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Alat Bukti Kuat:* Status tersangka ini ditetapkan setelah penyidik memeriksa secara maraton 15 orang saksi, meminta keterangan dari 2 orang ahli, serta melakukan serangkaian penggeledahan di berbagai lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; *Tersangka Lain Ditahan:* Selain Febrie, Polri juga menetapkan seorang pihak swasta berinisial DR (Don Ritto) sebagai tersangka TPPU. Tersangka DR saat ini telah resmi ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; *Pasal Berlapis:* Mantan bos Gedung Bundar tersebut dijerat dengan Pasal 12 e dan Pasal 12B UU Tindak Pidana Korupsi, serta Pasal 3 dan 4 UU TPPU (atau Pasal 607 ayat 1 huruf a dan b dalam KUHP baru).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; *Sinergi dan Pelimpahan Kasus:* Plt.Jampidsus yang baru ditunjuk, Rudi Margono, menyatakan bahwa Kejaksaan Agung secara formil akan menerima penyerahan penanganan perkara ini dari kepolisian demi percepatan, profesionalisme, dan sinergi antarlembaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, yang turut mengawal jalannya konferensi pers membenarkan bahwa pengumuman ini menjawab teka-teki publik. "Apa yang dinanti masyarakat sudah gamblang diberitakan," tuturnya. Kasus ini menjadi ironi besar mengingat Febrie Adriansyah selama ini dikenal sebagai figur yang memimpin pengusutan berbagai kasus korupsi kakap di tanah air.*(SS68)*]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5910_BREAKING-NEWS--Baru-Mundur-Sehari--Eks-Jampidsus-Febrie-Adriansyah-Resmi-Jadi-Tersangka-Korupsi-dan-TPPU-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284220/breaking-news-baru-mundur-sehari-eks-jampidsus-febrie-adriansyah-resmi-jadi-tersangka-korupsi-dan-tppu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dorong Komoditas Unggulan Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Bupati Simalungun Lakukan Panen Raya Cabai Lokal Siboras</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dorong Komoditas Unggulan Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Bupati Simalungun Lakukan Panen Raya Cabai Lokal Siboras]]></title>
            <description><![CDATA[Dorong Komoditas Unggulan Tingkatkan Kesejahteraan Petani, Bupati Simalungun Lakukan Panen Raya Cabai Lokal Siboras]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Simalungun l Sumut24.co<br>Bupati Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, didampingi sejumlah pimpinan Perangkat Daerah melaksanakan panen raya <a href="https://www.sumut24.co/tag/cabai/" target="_blank">Cabai</a> Merah Varietas Lokal Siboras di Nagori Siboras, Kecamatan Pematang Silimahuta, Sumatera Utara, Jumat (10/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panen raya tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan salah satu varietas cabai unggulan asli Kabupaten Simalungun yang dinilai memiliki produktivitas tinggi serta berpotensi meningkatkan pendapatan petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Simalungun, mengaku bangga melihat keberhasilan petani dalam mengembangkan Varietas <a href="https://www.sumut24.co/tag/cabai/" target="_blank">Cabai</a> Lokal Siboras yang memiliki produktivitas tinggi dan kualitas yang sangat baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya sangat mengapresiasi kerja keras para petani. <a href="https://www.sumut24.co/tag/cabai/" target="_blank">Cabai</a> Lokal Siboras ini memiliki potensi luar biasa. Tanamannya dapat tumbuh hingga sekitar dua meter dengan masa panen mencapai satu tahun. Ini merupakan potensi pertanian yang harus kita jaga dan kembangkan bersama," ujar Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bupati, keberhasilan budidaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/cabai/" target="_blank">Cabai</a> Lokal Siboras menjadi bukti bahwa Kabupaten Simalungun memiliki sumber daya pertanian yang mampu bersaing dan layak menjadi contoh bagi daerah lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Simalungun akan terus mendorong pengembangan komoditas hortikultura unggulan melalui peningkatan pendampingan kepada petani, penguatan akses sarana produksi pertanian, serta memperluas promosi hasil pertanian daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita akan memperkenalkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/cabai/" target="_blank">Cabai</a> Lokal Siboras ini lebih luas agar semakin banyak petani di Kabupaten Simalungun yang membudidayakannya. Selain memiliki kualitas yang baik, komoditas ini juga memberikan peluang peningkatan pendapatan dan kesejahteraan petani," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga berharap sinergi antara pemerintah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani terus diperkuat sehingga sektor pertanian Kabupaten Simalungun semakin maju, produktif, berdaya saing, serta mampu menjadi penopang utama pertumbuhan ekonomi daerah dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Petani <a href="https://www.sumut24.co/tag/cabai/" target="_blank">Cabai</a> Lokal Siboras, Rando Jawak, menjelaskan bahwa varietas cabai lokal tersebut memiliki keunggulan dibandingkan varietas lainnya. Dengan perawatan yang baik serta pemupukan yang optimal, tinggi tanaman dapat mencapai sekitar dua meter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, tanaman mulai memasuki masa panen pada umur sekitar 145 Hari Setelah Tanam (HST) dan mampu berproduksi secara produktif hingga satu tahun dengan frekuensi panen setiap minggu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dalam satu hektare terdapat sekitar 14.000 batang tanaman cabai. Produktivitasnya dapat mencapai rata-rata 3 ton per hektare setiap minggu selama masa panen apabila pemeliharaan dilakukan secara optimal," jelas Rando.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, Rando berharap pemerintah dapat membantu mengatasi keterbatasan ketersediaan pupuk non-subsidi yang sangat dibutuhkan petani hortikultura, khususnya untuk budidaya cabai dan jeruk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap ketersediaan pupuk non-subsidi dapat lebih mudah diperoleh karena tanaman cabai dan jeruk sangat bergantung pada pupuk tersebut untuk menjaga kualitas dan produktivitas hasil panen," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan itu, Rando juga mempraktikkan secara langsung teknik pemanenan cabai yang baik dan benar kepada Bupati beserta rombongan. Menurutnya, cara panen yang tepat sangat menentukan kualitas buah, menjaga produktivitas tanaman, serta memperpanjang masa panen.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4459_Dorong-Komoditas-Unggulan-Tingkatkan-Kesejahteraan-Petani--Bupati-Simalungun-Lakukan-Panen-Raya-Cabai-Lokal-Siboras.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284219/dorong-komoditas-unggulan-tingkatkan-kesejahteraan-petani-bupati-simalungun-lakukan-panen-raya-cabai-lokal-siboras/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadir Di Kecamatang Pamatang Silimahuta, Bupati Simalungun Berikan Pelayanan Dan Carikan Solusi Persoalan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 13:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadir Di Kecamatang Pamatang Silimahuta, Bupati Simalungun Berikan Pelayanan Dan Carikan Solusi Persoalan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Hadir Di Kecamatang Pamatang Silimahuta, Bupati Simalungun Berikan Pelayanan Dan Carikan Solusi Persoalan Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Simalungun l Sumut24.co<br>Pemerintah Kabupaten Simalungun melalui sejumlah perangkat daerah menyelenggarakan pelayanan publik terpadu di Nagori Siboras, Kecamatan Pematang Silimahuta, Sumatera Utara,bJumat (10/7/2026). Kegiatan ini menjadi bukti komitmen pemerintah daerah menghadirkan layanan yang mudah dijangkau, sekaligus memastikan pembangunan menyentuh hingga ke pelosok nagori.<br><br>Kegiatan tersebut ditinjau langsung oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun Dr. H. Anton Achmad Saragih didampingi jajaran pimpinan perangkat daerah. Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> bersama rombongan ini bukan sekadar kunjungan seremonial, melainkan pelaksanaan tugas Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan agar warga tidak perlu menempuh perjalanan jauh ke ibu kota kecamatan maupun kabupaten untuk mengurus kebutuhan.<br><br>Berbagai layanan dihadirkan dalam satu lokasi: mulai dari administrasi kependudukan oleh Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, pemeriksaan kesehatan gratis oleh Dinas Kesehatan berupa cek tekanan darah, gula darah, kolesterol, asam urat, serta konsultasi medis. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dinas Pendataan Pendudukan dan Keluarga Berencana menggelar pelayanan KB. Dari BPJS juga menggelar layanan BPJS Kesehatan, hingga layanan sosial lainnya. Warga cukup membawa KTP atau Kartu Keluarga untuk memanfaatkannya.<br><br>Dalam dialog langsung dengan warga, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menemukan sejumlah persoalan mendesak seperti, masih ada warga yang baru mengurus akta kematian setelah 13 tahun berlalu, seorang lansia yang tinggal sendiri belum menerima bantuan sosial, serta kurangnya peralatan pendukung pelayanan administrasi di Kantor Camat yang menghambat urusan dokumen kependudukan.<br><br>Menanggapi hal itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menegaskan akan segera mengambil langkah cepat. "Kekurangan peralatan pelayanan di kecamatan akan segera kita penuhi agar pelayanan kembali berjalan maksimal. Setiap persoalan yang disampaikan akan kita selesaikan satu per satu," ujarnya tegas.<br><br>Dinas Perindustrian dan Perdagangan juga menggelar pasar murah dengan menyediakan 1 ton beras, 360 liter minyak goreng, dan 100 papan telur. Dinas Sosial turut menyalurkan paket sembako. Secara langsung, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga menyerahkan bantuan sembako serta alat pertanian berupa Hand Traktor dan Corn Sheller Mobile kepada kelompok tani setempat.<br><br>Warga tampak sangat antusias memanfaatkan layanan sekaligus menyampaikan harapan secara langsung. "Saya senang melihat antusiasme ini. Kehadiran kami di sini adalah untuk mendengar kebutuhan nyata warga, bukan sekadar laporan di meja kerja," tambah <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, yang juga mengingatkan warga menjaga kesehatan dan memperhatikan kesejahteraan sesama lansia.<br><br>Untuk mempercepat kemajuan wilayah, pemerintah telah menyiapkan sejumlah program prioritas diantanya: Rekonstruksi Jalan Jurusan Tiga Raja - Rakut Besi: sekitar Rp13 miliar<br>​<br>Pembangunan jalan usaha tani di sejumlah Nagori yaitu: Nagori Saribu Candi Rp.151,2 juta, Nagori Bandar Saribu Rp. 210,4 juta, Nagori Sinar Naga Mariah Rp. 190,7 juta, serta alokasi umum Rp. 190,7 juta<br>​<br>Selain itu, Pembangunan sumur bor: Nagori Siboras dan Bintang Mariah Juma Pulian masing-masing Rp. 130 juta. Bantuan alat pertanian: 1 unit Cultivator untuk Nagori Ujung Mariah, serta 2 unit untuk Nagori Mardinding<br><br>Merespons aspirasi warga terkait belum adanya SPBU dan kesulitan mendapatkan BBM, melihat wilayah ini memiliki sekitar 1.200 hektare lahan pertanian jeruk, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menyatakan akan segera menjalin komunikasi dengan investor dan pelaku usaha. "Kami akan berupaya agar kebutuhan BBM untuk pertanian dan kebutuhan sehari-hari segera terpenuhi," ujarnya.<br><br>Camat Pematang Silimahuta Robbi Silalahi bersama Pangulu Nagori Siboras Esron Girsang, serta tokoh masyarakat P. Sipayung menyampaikan apresiasi mendalam. Mereka berharap perbaikan jalan segera berjalan dan rencana pembangunan SPBU dapat terwujud demi kesejahteraan warga.<br><br>Kunjungan ini semakin memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat, serta menegaskan tekad mewujudkan pembangunan merata dan berkelanjutan bagi seluruh masyarakat Simalungun.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9301_Hadir-Di-Kecamatang-Pamatang-Silimahuta--Bupati-Simalungun-Berikan-Pelayanan-Dan-Carikan-Solusi-Persoalan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284218/hadir-di-kecamatang-pamatang-silimahuta-bupati-simalungun-berikan-pelayanan-dan-carikan-solusi-persoalan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">TACO Hadirkan &ldquo;Prismatic Journey&rdquo; di IndoBuildTech 2026, Tunjukkan Kebebasan Berekspresi Melalui Keragaman Material</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[TACO Hadirkan “Prismatic Journey” di IndoBuildTech 2026, Tunjukkan Kebebasan Berekspresi Melalui Keragaman Material]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta, Sejalan dengan semangat Explore New Horizons, TACO membawa perspektif baru di IndoBuildTech (IBT) 2026 lewat instalasi imersif be]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta, Sejalan dengan semangat &quot;Explore New Horizons&quot;, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> membawa perspektif baru di IndoBuildTech (IBT) 2026 lewat instalasi imersif bertajuk &quot;Prismatic Journey&quot;, hasil kolaborasi bersama Helen Agustine Studio. Berlangsung pada 8-12 Juli 2026 di ICE BSD, Tangerang, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> mengajak pengunjung mengeksplorasi bagaimana keragaman material dapat menjadi inspirasi dalam menciptakan ruang yang berkarakter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengambil inspirasi dari cara kerja prisma yang mengubah satu sumber cahaya menjadi spektrum warna yang kaya, &quot;Prismatic Journey&quot; diterjemahkan menjadi sebuah perjalanan ruang yang bertransformasi dari suasana monokromatis menuju atmosfer yang lebih dinamis dan ekspresif. Melalui perpaduan warna, tekstur, dan material, setiap area menghadirkan karakter yang berbeda sekaligus menunjukkan fleksibilitas serta luasnya potensi aplikasi material dalam desain interior maupun eksterior.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anastasia Tirtabudi, CMO <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a>, mengatakan bahwa partisipasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> di IndoBuildTech 2026 mencerminkan semangat perusahaan untuk terus membuka cakrawala baru mendorong lahirnya inspirasi baru di industri desain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami percaya bahwa inovasi tidak hanya diwujudkan melalui pengembangan produk, tetapi juga lewat kolaborasi yang mampu menghadirkan inspirasi dan membuka ruang dialog bagi industri. Prismatic Journey merepresentasikan semangat tersebut dengan mempertemukan desain, material, dan berbagai perspektif dalam satu petualangan desain yang menginspirasi. Sejalan dengan itu, kami terus memperluas portofolio solusi interior dan eksterior agar dapat menjawab kebutuhan industri yang terus berkembang,&quot; ujar Anastasia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai kategori produk <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> turut diaplikasikan di dalam instalasi, mulai dari Laminates, Flooring, Hardware, Adhesive, FIDECO Wall Panel, Aluminium Composite Panel (ACP), Hyperfon dan Superfon. Melalui pendekatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> menunjukkan setiap material dapat saling melengkapi untuk menjawab kebutuhan desain yang semakin beragam. Pada momen ini pula, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> memperkenalkan inovasi terbarunya yaitu <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> Sealant sebagai bagian new line-up dalam kategori adhesive. Inisiatif ini menjadi wujud komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> untuk terus menghadirkan inovasi, memperluas pilihan produk, dan menjawab kebutuhan pelanggan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada IBT 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> menggandeng Helen Agustine Studio yang dipilih berdasarkan pada pendekatan desainnya yang dikenal mampu menghadirkan narasi visual yang kuat dan dinamis. Kesamaan visi tersebut menjadi fondasi dalam menciptakan instalasi yang tidak hanya menarik secara estetika, tetapi juga mengajak pengunjung melihat material dari sudut pandang yang berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Helen Agustine, Founder dan Principal Interior Designer Helen Agustine Studio, menjelaskan bahwa konsep prisma dipilih karena merepresentasikan keberagaman ide yang lahir dari satu titik awal yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami menerjemahkan filosofi prisma ke dalam sebuah perjalanan ruang yang terus berevolusi, dari kesederhanaan menuju keberagaman ekspresi. Keragaman material <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> memberikan keleluasaan untuk menciptakan transisi tersebut secara harmonis, sehingga setiap area dapat menghadirkan pengalaman yang berbeda sekaligus tetap terhubung dalam satu cerita yang utuh,&quot; jelas Helen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menghadirkan pengalaman eksploratif, instalasi ini juga menjadi ruang bertemunya berbagai perspektif melalui rangkaian talk show, sesi berbagi wawasan, dan aktivitas interaktif yang melibatkan desainer, arsitek, praktisi industri, mahasiswa, Mitra <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a>, hingga masyarakat umum. <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> juga berkolaborasi dengan Robries untuk menghadirkan elemen instalasi berbasis material daur ulang sebagai wujud eksplorasi desain berkelanjutan dan komitmen terhadap prinsip Zero Waste. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk mendorong kolaborasi lintas disiplin, memperkaya wawasan, serta menginspirasi lahirnya ide dan inovasi baru bagi industri desain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk melengkapi pengalaman pengunjung, <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> juga menghadirkan berbagai aktivitas digital interaktif di setiap area instalasi, mulai dari mengumpulkan postcard stamp yang mengajak pengunjung menjelajahi setiap area booth secara lebih menarik dan partisipatif hingga mengunggah foto instalasi ke Instagram Story dengan tag ke @taco.id untuk berkesempatan mendapatkan merchandise eksklusif. Beragam informasi terkini mengenai rangkaian kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a> selama IndoBuildTech 2026 juga dapat diakses melalui akun official Instagram <a href="https://www.sumut24.co/tag/taco/" target="_blank">TACO</a>.re</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9457_TACO-Hadirkan--ldquo-Prismatic-Journey-rdquo--di-IndoBuildTech-2026--Tunjukkan-Kebebasan-Berekspresi-Melalui-Keragaman-Material.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/284217/taco-hadirkan-ldquoprismatic-journeyrdquo-di-indobuildtech-2026-tunjukkan-kebebasan-berekspresi-melalui-keragaman-material/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">YPPSI Berikan Total Santunan Lebih Dari Rp21 Juta bagi Pengemudi dan Penumpang di Gunungsitoli</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[YPPSI Berikan Total Santunan Lebih Dari Rp21 Juta bagi Pengemudi dan Penumpang di Gunungsitoli]]></title>
            <description><![CDATA[Sumut Sebagai bentuk peningkatan perlindungan mitra pengemudi dan penumpang, Maxim melalui YayasanPengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YP]]></description>
            <content><![CDATA[Sumut |Sebagai bentuk peningkatan perlindungan mitra pengemudi dan penumpang, Maxim melalui Yayasan<br>Pengemudi Selamat Sejahtera Indonesia (YPSSI) memberikan santunan kepada mitra pengemudi berinisial AW<br>dan pengguna Maxim berinisial CHH yang mengalami insiden kecelakaan di Gunungsitoli.<br>Kejadian bermula saat AW bersama CHH sedang dalam perjalanan menuju lokasi tujuan di Jalan Yos Sudarso<br>Ujung, Kelurahan Saombo, Gunungsitoli. Di tengah perjalanan, kondisi jalan membuat kendaraan menjadi tidak<br>seimbang dan menyebabkan pengemudi serta penumpang terjatuh dari kendaraan. Akibat kejadian tersebut,<br>AW mengalami dislokasi pada jari kaki, sementara CHH mengalami patah tulang pada pergelangan tangan.<br>Keduanya kemudian dilarikan ke RSUD dr. M. Thomsen Nias untuk mendapatkan penanganan medis.<br>Dari kejadian ini, Maxim melalui YPSSI memberikan santunan mencapai Rp21.977.100, termasuk Rp7.325.700<br>kepada AW dan Rp14.651.400 kepada CHH. Santunan tersebut merupakan bentuk komitmen perlindungan<br>Maxim kepada pengguna dan mitra pengemudi.<br>&quot;Kami berharap santunan yang diberikan dapat membantu meringankan beban para korban sehingga<br>pengemudi maupun penumpang dapat fokus menjalani proses pemulihan. Maxim akan terus berkomitmen<br>memberikan perlindungan kepada seluruh pengguna layanan kami sesuai dengan ketentuan yang berlaku,&quot; ujar<br>Jamal Syarif Telambanua, Head of Subdivision Maxim Gunungsitoli.<br>Perlu diketahui bahwa santunan akan diberikan kepada mitra pengemudi selama kecelakaan terjadi bukan<br>disebabkan oleh tindakan pengemudi Maxim. Sedangkan pengguna akan tetap mendapatkan santunan terlepas<br>dari penyebab kecelakaan. Proses klaim santunan dapat dilakukan di kantor Maxim terdekat. Untuk informasi<br>lebih lanjut, silakan hubungi kami melalui e-mail di info@ypssisocial.org atau kunjungi situs<br>https://www.ypssisocial.org.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7484_YPPSI-Berikan-Total-Santunan-Lebih-Dari-Rp21-Juta-bagi-Pengemudi-dan-Penumpang-di-Gunungsitoli.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/284216/yppsi-berikan-total-santunan-lebih-dari-rp21-juta-bagi-pengemudi-dan-penumpang-di-gunungsitoli/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kolaborasi Indonesia dan Singapura: MASA Art &amp; Culture, Orchid Extravaganza Resmi Dibuka di Gardens by the Bay</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kolaborasi Indonesia dan Singapura: MASA Art & Culture, Orchid Extravaganza Resmi Dibuka di Gardens by the Bay]]></title>
            <description><![CDATA[SINGAPURA, Flower Dome di Gardens by the Bay  salah satu landmarkpaling ikonik di Singapura  malam ini bertransformasi menjadi jendela]]></description>
            <content><![CDATA[SINGAPURA, Flower Dome di Gardens by the Bay &mdash; salah satu landmark<br>paling ikonik di Singapura &mdash; malam ini bertransformasi menjadi jendela hidup menuju<br>kepulauan Indonesia, saat Indonesia x Singapore Orchid Extravaganza resmi dibuka<br>sebagai bagian dari rangkaian MASA Singapore 2026.<br>Lebih dari 30 instalasi seni dan budaya yang merangkum delapan wilayah geografis Indonesia<br>&mdash; dari ujung barat Sumatra hingga kepulauan timur Kalimantan &mdash; hadir menyala di bawah<br>kubah kaca ikonik tersebut.<br>Pembukaan ini menandai momen penting dalam hubungan budaya Indonesia&ndash;Singapura:<br>Indonesia menjadi negara pertama di Asia Tenggara yang berkontribusi sebagai peserta<br>pameran di Gardens by the Bay sebagai global hub &mdash; sebuah pencapaian yang mencerminkan<br>kuatnya hubungan bilateral kedua negara sekaligus semakin besarnya kehadiran ekosistem<br>kreatif Indonesia di panggung internasional.<br>Menjelang pembukaan, Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia,<br>mengunjungi Flower Dome untuk meninjau persiapan akhir, di mana ia disambut oleh Mr. Felix<br>Loh, Chief Executive Officer Gardens by the Bay, yang menyampaikan kesan dan apresiasinya<br>terhadap pameran.<br>&quot;Ini adalah salah satu instalasi seni paling elaboratif dan memukau yang pernah kami<br>sambut di Flower Dome. Konsep dan eksekusinya benar-benar luar biasa &mdash; sebuah<br>persembahan Indonesia yang akan membuat pengunjung dari seluruh dunia terpesona.&quot;<br>&mdash; Mr. Felix Loh, Chief Executive Officer, Gardens by the Bay<br>Upacara pembukaan berlangsung pada 4 Juli 2026 pukul 18.00&ndash;21.00 SGT, diselenggarakan<br>dalam kerangka Singapore Garden Festival 2026 bersamaan dengan Presentasi Penghargaan<br>Singapore Orchid Show yang diselenggarakan oleh Orchid Society of South East Asia.<br>Pameran terbuka untuk umum mulai 4 Juli hingga 10 Agustus 2026, setiap hari pukul<br>09.00&ndash;21.00.<br>Perayaan untuk Dua Bangsa<br>Malam pembukaan dimulai dengan sambutan dari Mr. Felix Loh, CEO Gardens by the Bay,<br>dilanjutkan oleh Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, yang<br>menegaskan posisi pameran ini dalam agenda besar diplomasi budaya dan pengembangan<br>ekonomi kreatif nasional.<br>&quot;Orchid Extravaganza bukan sekadar pameran &mdash; ini adalah cara Indonesia bercerita<br>kepada dunia. Melalui kekayaan geografis dan budaya yang diterjemahkan ke dalam&lt;/p&gt; &lt;p&gt;karya seni, kami ingin dunia melihat bahwa Indonesia adalah ekosistem kreatif yang<br>hidup dan terus berkembang.&quot;<br>&mdash; Irene Umar, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif, Republik Indonesia<br>Mr. Nicholas Chua, Presiden Orchid Society of South East Asia, turut menyampaikan<br>sambutan sebelum Presentasi Penghargaan Singapore Orchid Show dilangsungkan.<br>Puncak malam hadir lewat persembahan Tari Sirna Kala, sebuah pertunjukan budaya yang<br>memadukan gerakan dan narasi warisan Indonesia, sebelum peluncuran resmi Orchid<br>Extravaganza dikukuhkan melalui momen seremonial bersama para tamu kehormatan.<br>Di balik megahnya pameran ini berdiri visi sebuah tim kreatif muda Indonesia yang dengan<br>penuh semangat memahami bagaimana warisan budaya bisa berbicara dalam bahasa visual<br>yang universal.<br>&quot;Saya ingin setiap orang yang masuk ke Flower Dome merasakan perjalanan melintasi<br>Indonesia &mdash; bukan melalui peta, tapi melalui rasa, bentuk, dan cerita yang hidup dalam<br>setiap instalasi. Ini adalah cara kami menerjemahkan kekayaan intelektual geografis<br>Indonesia ke dalam pengalaman yang bisa dirasakan oleh siapa saja, dari mana saja.&quot;<br>&mdash; Ferdiansah Dela, Event Activation Director MASA<br>30+ Instalasi dari 8 Wilayah Geografis Nusantara<br>Orchid Extravaganza menghadirkan perjalanan imersif melintasi delapan wilayah geografis<br>Indonesia &mdash; Sumatra, Jakarta, Jawa Tengah, Lampung, Bali, East Nusa Tenggara, Papua,<br>dan Kalimantan &mdash; masing-masing diwakili oleh instalasi seni yang menggabungkan kekayaan<br>intelektual geografis, arsitektur tradisional, flora endemik, dan fauna Nusantara.<br>Dikreasikan dari dedaunan, delapan wilayah yang direpresentasikan dalam pameran ini<br>masing-masing membawa identitas visual dan budaya yang khas:<br>&bull; Jawa Tengah &mdash; The Peacock (Burung Merak)<br>&bull; Jakarta &mdash; The Ondel-Ondel (Ondel-ondel)<br>&bull; Lampung &mdash; Siger Tiger (Harimau Sumatra)<br>&bull; Bali &mdash; Balinese Naga Sculpture (Patung Naga Bali)<br>&bull; Nusa Tenggara Timur &mdash; Komodo Dragon (Komodo)<br>&bull; Papua &mdash; Lotus Spirit (Bunga Lotus)<br>&bull; Sumatra &mdash; Rafflesia Bloom (Bunga Raflesia)<br>&bull; Kalimantan &mdash; Hornbill&#039;s Canopy (Burung Rangkong)<br>Orchid Extravaganza lahir dari semangat gotong royong &mdash; prinsip kolektif Indonesia &mdash; yang<br>melibatkan beberapa nama dan kolektif kreatif terbaik Tanah Air. Tim Make a Scene berperan<br>sebagai bagian dari kolaborasi untuk menciptakan anyaman patung dari dedaunan yang<br>menjadi jiwa dari instalasi ini.<br>Pagelaran Sabang Merauke dan Mortier x Jerhemy Owen memperdalam pengalaman imersif<br>budaya Indonesia dan keberlanjutan. Seorang pelukis muda, Erika Richardo,<br>mempersembahkan sebuah karya lukisan khusus sebagai hadiah dan penghormatan kepada<br>Gardens by the Bay, Singapura &mdash; sebuah gestur seni yang memperkuat dimensi diplomatik<br>dari Orchid Extravaganza dan kehangatan hubungan Indonesia&ndash;Singapura yang menjadi<br>fondasinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sound of Indonesia karya Maestro Addie MS mengiringi pameran ini sebagai latar musik<br>resminya. Mengalun di seluruh area pameran, komposisi ini menciptakan perjalanan imersif<br>yang merayakan kekayaan budaya Indonesia dan melengkapi pengalaman Orchid<br>Extravaganza secara keseluruhan.<br>Electronic Gamelan (E-Gamelan), yang dikembangkan oleh Universitas Dian Nuswantoro<br>(Udinus), menghadirkan reimajinasi gamelan Jawa melalui inovasi robotik &mdash; mewujudkan visi<br>MASA tentang budaya Indonesia sebagai warisan hidup di mana tradisi dan inovasi bertemu<br>untuk membentuk masa depan.<br>Didukung oleh Ekosistem Kreatif dan Institusional Indonesia<br>Orchid Extravaganza terwujud berkat dukungan luas dari ekosistem kreatif dan institusional<br>Indonesia, mencerminkan semangat kolaborasi yang menjadi fondasi MASA. Pameran ini<br>didukung oleh: Astra, BCA, CFX, Kementerian Ekonomi Kreatif RI, Kementerian Hukum RI,<br>Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), AMMAN, InJourney, Tiket.com, Vidio, Wonderful<br>Indonesia, Citilink, Garuda Indonesia, MAIKA, Museum of Toys, Nusa&eacute;, TALE X, dan<br>ZigZag.r&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3248_Kolaborasi-Indonesia-dan-Singapura--MASA-Art--amp--Culture--Orchid-Extravaganza-Resmi-Dibuka-di-Gardens-by-the-Bay.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/284215/kolaborasi-indonesia-dan-singapura-masa-art-amp-culture-orchid-extravaganza-resmi-dibuka-di-gardens-by-the-bay/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JAM PMII Apresiasi Transparansi BNNP Sumut, Hasan Basyri Simanjuntak Ajak Publik Hormati Proses Hukum</guid>
            <pubDate>Sat, 11 Jul 2026 12:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JAM PMII Apresiasi Transparansi BNNP Sumut, Hasan Basyri Simanjuntak Ajak Publik Hormati Proses Hukum]]></title>
            <description><![CDATA[JAM PMII Apresiasi Transparansi BNNP Sumut, Hasan Basyri Simanjuntak Ajak Publik Hormati Proses Hukum]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Koordinator Nasional Jaringan Alumni Muda Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (JAM PMII), Hasan Basyri Simanjuntak, menyampaikan apresiasi kepada Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Sumatera Utara atas langkah terbuka dan transparan dalam memberikan klarifikasi terkait informasi yang berkembang mengenai dugaan ketidaksesuaian barang bukti narkotika seberat 1,5 kilogram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasan Basyri Simanjuntak menilai, penjelasan resmi yang disampaikan oleh Kepala BNNP Sumut beserta jajaran merupakan bentuk tanggung jawab institusi kepada publik dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap proses penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengapresiasi sikap terbuka BNNP Sumut yang telah memberikan penjelasan secara resmi kepada masyarakat. Transparansi seperti ini penting agar tidak berkembang informasi yang dapat menimbulkan kesalahpahaman maupun spekulasi di tengah publik," ujar Hasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemberantasan narkotika merupakan tugas yang tidak mudah dan membutuhkan integritas serta profesionalisme yang tinggi dari seluruh aparat penegak hukum. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan memberikan ruang kepada aparat untuk bekerja sesuai mekanisme hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasan juga mengingatkan agar seluruh pihak tidak terburu-buru menggiring opini sebelum adanya fakta dan keputusan berdasarkan proses hukum yang sah. Ia menegaskan bahwa apabila terdapat dugaan pelanggaran, penyelesaiannya harus dilakukan melalui mekanisme hukum yang objektif dan dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita semua tentu menginginkan penegakan hukum yang bersih, transparan, dan berkeadilan. Namun, mari kita sama-sama menghormati asas praduga tak bersalah serta memberikan kesempatan kepada lembaga yang berwenang untuk menyelesaikan setiap persoalan sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAM PMII juga memberikan apresiasi kepada Kepala BNNP Sumut beserta seluruh jajaran yang selama ini konsisten melakukan berbagai upaya pemberantasan peredaran gelap narkotika di Sumatera Utara. Menurut Hasan, kerja keras aparat dalam memutus mata rantai peredaran narkoba patut mendapat dukungan dari seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan bahwa perang melawan narkotika bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, melainkan membutuhkan sinergi antara pemerintah, organisasi masyarakat, kalangan pemuda, akademisi, dan seluruh komponen bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap BNNP Sumut terus menjaga integritas, profesionalisme, dan keterbukaan dalam menjalankan tugas. JAM PMII siap mendukung setiap langkah positif dalam upaya pemberantasan narkotika demi melindungi generasi muda dan mewujudkan Indonesia yang bebas dari penyalahgunaan narkoba," tutup Hasan Basyri Simanjuntak.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4368_JAM-PMII-Apresiasi-Transparansi-BNNP-Sumut--Hasan-Basyri-Simanjuntak-Ajak-Publik-Hormati-Proses-Hukum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284214/jam-pmii-apresiasi-transparansi-bnnp-sumut-hasan-basyri-simanjuntak-ajak-publik-hormati-proses-hukum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>