<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 06 Jun 2026 18:39:54 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses]]></title>
            <description><![CDATA[Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN, SUMUT24.CO &ndash; Coaching Clinic dalam rangka Kejuaraan Antar Klub Voli II yang digagas para mantan atlet voli Sumatera Utara berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) tersebut diikuti sebanyak 46 atlet putra dan putri dari berbagai klub voli.<br>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet usia muda sekaligus meningkatkan kualitas permainan bola voli di Sumatera Utara. Kejuaraan yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum Kombes Pol. A. Azas Siagian bersama jajaran pengurus, di antaranya Paryono,  Bambang, Syafrizal, Fitra, dan pengurus lainnya.<br>Panitia berharap pelaksanaan kejuaraan dan coaching clinic dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi perkembangan olahraga voli di daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan dan pengembangan bakat atlet-atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama Sumatera Utara di masa mendatang.<br>Pada kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dan pelatihan langsung dari tim MAVI Pusat yang diperkuat sejumlah mantan atlet voli nasional, yakni Imam Agus Faisal (Fafa), Danis Taroreh, dan Toni Eriyadi.<br>Ketiga instruktur tersebut memberikan berbagai materi mengenai teknik dasar, strategi permainan, penguatan mental bertanding, hingga pentingnya disiplin dan kerja sama tim dalam olahraga bola voli. Para peserta juga diberikan motivasi agar terus berlatih secara konsisten untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi.<br>Imam Agus Faisal (Fafa) menekankan pentingnya penguasaan teknik dasar sebagai modal utama bagi seorang atlet. Menurutnya, kemampuan individu yang baik harus didukung dengan kerja keras dan semangat belajar yang tinggi.<br>Sementara itu, Danis Taroreh mengingatkan para atlet muda untuk menjunjung tinggi sportivitas serta memanfaatkan setiap kesempatan bertanding sebagai sarana menambah pengalaman dan kemampuan.<br>Sedangkan Toni Eriyadi menyampaikan bahwa kekompakan tim menjadi salah satu faktor penting dalam meraih kemenangan. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama antar pemain harus terus dibangun sejak dini.<br>Selama coaching clinic berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Mereka tidak hanya menerima teori, tetapi juga mempraktikkan berbagai teknik dan pola permainan yang diajarkan para instruktur.<br>Ketua Umum Kombes Pol. A. Azas Siagian mengapresiasi semangat para peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet voli di Sumatera Utara.<br>&quot;Melalui kegiatan ini diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional bahkan internasional. Pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci kemajuan olahraga voli di Sumatera Utara,&quot; ujarnya.<br>Dengan berakhirnya coaching clinic yang berlangsung lancar dan sukses, para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu serta pengalaman yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas permainan dan prestasi di klub masing-masing.<br>(red)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_9041_Coaching-Clinic-Kejuaraan-Antar-Klub-Voli-II-Diikuti-46-Atlet--Berlangsung-Sukses.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283090/coaching-clinic-kejuaraan-antar-klub-voli-ii-diikuti-46-atlet-berlangsung-sukses/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GREAT Institute: &ldquo;State-Driven Economy&rdquo; untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 17:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan]]></title>
            <description><![CDATA[PONTIANAK  sumut24.coMarketdriven economy yang sudah puluhan tahun jadi arus utama di Indonesia dituding sebagai penyebab terjadinya ket]]></description>
            <content><![CDATA[PONTIANAK | sumut24.co</p><br></p></p>"Market-driven economy" yang sudah puluhan tahun jadi arus utama di Indonesia dituding sebagai penyebab terjadinya ketimpangan pembangunan dan ketergantungan ekonomi nasional pada pasar global. </p><p>Ketimpangan pembangunan dan produktivitas yang rendah ini menjadi salah satu fokus perhatian Prabowo Subianto sejak lama, dan menjadi tema penting dalam buku "Paradoks Pembangunan" yang ditulisnya tahun 2017.</p><p>Karena itu, setelah berkuasa, Prabowo berusaha untuk mengimbangi atau setidaknya menutup kekurangan pendekatan "market-dirven economy" dengan menerapkan pendekatan "state-driven economy". Mulai dari kebijakan hilirisasi dan kontrol ekspor komoditas, sampai intervensi negara pada berbagai sektor ekonomi yang bersentuhan langsung dengan rakyat, seperti pendidikan, jaminan gizi yang cukup bagi generasi muda, serta praktik perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.</p><p>Hal-hal di atas disampaikan Direktur Geopolitik <a href="https://www.sumut24.co/tag/great/" target="_blank">GREAT</a> Institute Dr. Teguh Santosa ketika berbicara dalam "Magang Komunikasi Pembangunan" yang diselenggarakan Nexus Digital Strategy di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti puluhan content creator muda Kalimantan Barat.</p><p>"Praktik ekonomi yang dikendalikan pasar untuk efisiensi, inovasi, dan menarik investasi. Tapi market tidak selalu mau masuk ke hulu, sektor pangan, energi, hilirisasi mineral, atau bangun konektivitas 3TP (terdepan, tertinggal, terbelakang, dan perbatasan)," ujar Teguh.</p><p>Teguh menambahkan, istilah lain yang dapat digunakan untuk pendekatan "state-driven economy" versi Prabowo adalah "strategic state intervention". Dalam praktiknya, negara masuk sebagai "first investor" dan "risk taker" di sektor yang dianggap market tidak menarik. Tujuannya adalah untuk membangun fondasi industri, ketahanan pangan, energi, dan logistik.</p><p>Dari kacamata geopolitik, dosen Hubungan Internasional di Universitas Islam Negerir (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengatakan, pendekatan "state-driven economy" adalah alat tawar Indonesia kepada great powers. Indonesia ingin tampil sebagai negara dengan kemampuan ekonomi yang memadai sehingga dapat ikut menentukan agenda-agenda besar politik global.</p><p>"Ini bukan situasi di mana negara berhadap-hadapan dengan pasar. Tapi negara yang cerdas dan pasar yang sehat adalah formula bagi Indonesia untuk memiliki daya tahan yang memadai," demikian Teguh./rel<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6967_GREAT-Institute---ldquo-State-Driven-Economy-rdquo--untuk-Hentikan-Ketimpangan-dan-Ketergantungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283089/great-institute-ldquostatedriven-economyrdquo-untuk-hentikan-ketimpangan-dan-ketergantungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ENERGI BERSIH BUKAN SEKADAR LINGKUNGAN, TETAPI KEDAULATAN BARU INDONESIA</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 17:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ENERGI BERSIH BUKAN SEKADAR LINGKUNGAN, TETAPI KEDAULATAN BARU INDONESIA]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN Pendiri GREAT Institute. Pengurus Pusat PII  Energi bersih terl]]></description>
            <content><![CDATA[sumut24.co</p><p>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN <br>*Pendiri GREAT Institute. <br>*Pengurus Pusat PII </p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih terlalu sering dibicarakan hanya sebagai isu lingkungan. Seolah-olah transisi energi semata urusan menurunkan emisi, memasang panel surya, membangun pembangkit hijau, atau memenuhi tekanan dunia internasional.</p><p>Padahal, bagi Indonesia, energi bersih jauh lebih besar dari itu.</p><p>Ia adalah soal kedaulatan.</p><p>Negara yang berdaulat pada abad ke-21 bukan hanya negara yang memiliki tentara kuat, wilayah luas, atau sumber daya alam melimpah. Negara yang berdaulat adalah negara yang mampu mengamankan energi, menguasai teknologi, menjaga daya saing industri, melindungi rakyat dari gejolak harga, dan tidak mudah ditekan oleh perubahan standar ekonomi global.</p><p>Dalam kerangka itulah energi bersih harus ditempatkan: bukan sebagai beban, melainkan sebagai strategi nasional.</p><p>Indonesia sebenarnya memiliki modal sangat besar. Potensi energi baru terbarukan Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 3.686 gigawatt (GW), mencakup energi surya, bayu, hidro, bioenergi, panas bumi, dan energi laut.</p><p>Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara miskin energi bersih.</p><p>Masalahnya bukan ketiadaan potensi, melainkan kemampuan mengubah potensi menjadi kapasitas nyata.</p><p>Di sinilah letak ironi kita.</p><p>Potensi energi bersih ribuan GW, tetapi realisasi pemanfaatannya belum sebanding. Selama bertahun-tahun, bauran energi nasional masih didominasi energi fosil. <a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> baru terbarukan memang terus tumbuh, tetapi belum menjadi tulang punggung utama sistem energi nasional.</p><p>Arah baru mulai terlihat dalam RUPTL PLN 2025&ndash;2034.</p><p>Pemerintah menetapkan tambahan kapasitas pembangkit dan sistem penyimpanan energi sebesar 69,5 GW. Dari jumlah itu, sekitar 52,9 GW atau 76 persen berasal dari energi baru terbarukan dan storage.</p><p>Rinciannya mencakup PLTS 17,1 GW, PLTA 11,7 GW, PLTB 7,2 GW, panas bumi 5,2 GW, bioenergi 0,9 GW, serta storage 10,3 GW.</p><p>Ini bukan angka kecil.</p><p>Bila dijalankan konsisten, RUPTL ini dapat menjadi titik balik transisi energi nasional.</p><p>Namun energi bersih tidak boleh berhenti sebagai daftar proyek pembangkit. Ia harus menjadi strategi kedaulatan ekonomi.</p><p>Pertama, energi bersih penting untuk mengurangi kerentanan fiskal.</p><p>APBN selama ini memikul beban besar untuk menjaga harga energi rakyat. Subsidi adalah bentuk keberpihakan negara, terutama kepada kelompok rentan. Tetapi ketergantungan jangka panjang pada energi fosil membuat fiskal mudah terguncang oleh harga minyak, kurs rupiah, dan gejolak geopolitik.</p><p>Ketika harga minyak naik, APBN tertekan.</p><p>Ketika rupiah melemah, biaya impor energi meningkat.</p><p>Ketika konflik global mengganggu pasokan, rakyat ikut merasakan dampaknya.</p><p>Maka energi bersih bukan sekadar urusan emisi, tetapi instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.</p><p>Kedua, energi bersih penting untuk daya saing industri.</p><p>Dunia sedang bergerak menuju standar karbon. Uni Eropa, melalui Carbon Border Adjustment Mechanism atau CBAM, mulai menerapkan rezim definitif sejak 1 Januari 2026 setelah masa transisi 2023&ndash;2025.</p><p>Artinya, produk industri masa depan tidak hanya dinilai dari harga dan kualitas, tetapi juga dari jejak karbonnya.</p><p>Jika listrik industri Indonesia masih terlalu bergantung pada energi kotor, maka produk ekspor kita berisiko menghadapi beban tambahan, tekanan reputasi, dan hambatan pasar.</p><p>Dalam bahasa sederhana:</p><p>Tanpa energi bersih, hilirisasi Indonesia bisa mahal di pasar global.</p><p>Ketiga, energi bersih terkait langsung dengan mineral kritis.</p><p>Indonesia adalah pemain utama nikel dunia. Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar dunia, sekitar 55 juta ton atau sekitar 42,3 persen cadangan global. Produksi nikel Indonesia pada 2024 mencapai sekitar 2,2 juta ton, setara sekitar 59 persen produksi global.</p><p>Ini kekuatan besar.</p><p>Tetapi kekuatan itu bisa menjadi paradoks bila hilirisasi nikel masih ditopang energi kotor.</p><p>Dunia membutuhkan nikel untuk baterai, kendaraan listrik, penyimpanan energi, turbin angin, panel surya, dan teknologi hidrogen hijau. Namun bila proses produksinya menghasilkan emisi tinggi dan merusak lingkungan, Indonesia akan menghadapi kritik baru: menjual bahan baku transisi energi dengan cara yang belum sepenuhnya bersih.</p><p>Karena itu, hilirisasi Indonesia harus naik kelas menjadi hilirisasi hijau.</p><p>Nikel, baterai, baja, semen, pupuk, smelter, kawasan industri, dan data center harus mulai diarahkan pada energi rendah emisi.</p><p>Jika tidak, hilirisasi kita mudah diserang sebagai dirty downstreaming.</p><p>Keempat, energi bersih adalah instrumen geopolitik.</p><p>Sejak 2010, hampir 80 persen kenaikan kebutuhan energi Asia Tenggara masih dipenuhi oleh energi fosil, terutama batu bara. Pada 2023, batu bara menghasilkan sekitar setengah listrik kawasan dan menyumbang sekitar 80 persen emisi sektor ketenagalistrikan.</p><p>Ini menunjukkan bahwa Asia Tenggara, termasuk Indonesia, masih berada dalam jalur pembangunan yang sangat intensif karbon.</p><p>Pada saat yang sama, investasi energi bersih global bergerak cepat.</p><p>Negara yang mampu menyediakan listrik bersih, stabil, dan kompetitif akan menjadi tujuan industri masa depan. Data center, baterai, kendaraan listrik, manufaktur hijau, dan rantai pasok global akan mencari lokasi yang tidak hanya murah, tetapi juga rendah karbon.</p><p>Indonesia tidak boleh sekadar menjadi pasar panel surya, baterai, turbin, atau kendaraan listrik asing.</p><p>Indonesia harus membangun ekosistem industri energi bersih sendiri: manufaktur komponen, riset baterai, smart grid, storage, PLTS atap, panas bumi, bioenergi, green hydrogen, hingga pengelolaan sampah menjadi energi.</p><p>Namun kedaulatan energi bersih menuntut kejujuran.</p><p>Tidak semua yang disebut hijau benar-benar bersih. Tidak semua proyek transisi otomatis adil. Tidak semua investasi hijau bebas dari risiko rente.</p><p>Di sinilah tata kelola menjadi kunci.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih harus dikawal dengan data, audit, transparansi, dan standar yang kredibel.</p><p>Jika tidak, agenda hijau bisa berubah menjadi greenwashing: bungkusnya hijau, isinya tetap eksploitasi lama.</p><p>Negara harus memastikan bahwa transisi energi bukan sekadar proyek elite, melainkan perubahan struktural yang menyentuh rakyat.</p><p>Desa harus mendapat akses energi bersih untuk irigasi, cold storage, UMKM, pesantren, koperasi, dan pengolahan hasil pertanian.</p><p>Kota harus bergerak menuju transportasi publik bersih, pengelolaan sampah modern, PLTS atap, bangunan hemat energi, dan udara yang lebih sehat.</p><p>Industri harus mulai menghitung emisi.</p><p>Pemerintah daerah harus menjadikan energi bersih sebagai agenda pembangunan, bukan sekadar slogan lingkungan.</p><p>Dengan demikian, energi bersih bukan hanya urusan kementerian teknis.</p><p>Ia adalah agenda lintas sektor: energi, industri, perdagangan, keuangan, desa, pertanian, kelautan, pendidikan, riset, dan diplomasi.</p><p>Narasi besarnya harus jelas:</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih bukan sekadar lingkungan, tetapi kedaulatan baru Indonesia.</p><p>Kedaulatan untuk tidak terus bergantung pada energi impor.</p><p>Kedaulatan untuk melindungi APBN dari gejolak harga fosil.</p><p>Kedaulatan untuk membangun industri yang diterima pasar global.</p><p>Kedaulatan untuk mengolah mineral kritis dengan standar tinggi.</p><p>Kedaulatan untuk menciptakan lapangan kerja hijau bagi generasi muda.</p><p>Kedaulatan untuk menjaga udara, air, tanah, dan laut sebagai hak rakyat.</p><p>Abad ke-20 dimenangkan oleh negara yang menguasai minyak dan batu bara.</p><p>Abad ke-21 akan dimenangkan oleh negara yang menguasai energi bersih, mineral kritis, teknologi baterai, data, karbon, dan industri hijau.</p><p>Indonesia memiliki semua modal awal: matahari, air, angin, panas bumi, laut, bioenergi, nikel, pasar besar, dan posisi geopolitik strategis.</p><p>Yang dibutuhkan adalah keberanian kebijakan, konsistensi regulasi, pembiayaan inovatif, tata kelola bersih, dan narasi nasional yang kuat.</p><p>Pada akhirnya, transisi energi bukan tentang meninggalkan pembangunan.</p><p>Justru sebaliknya, transisi energi adalah cara baru membangun Indonesia agar lebih kuat, lebih sehat, lebih kompetitif, dan lebih berdaulat.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih bukan sekadar menyelamatkan bumi.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih adalah cara menjaga republik./rel<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8520_ENERGI-BERSIH-BUKAN-SEKADAR-LINGKUNGAN--TETAPI-KEDAULATAN-BARU-INDONESIA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283088/energi-bersih-bukan-sekadar-lingkungan-tetapi-kedaulatan-baru-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Gus Irawan Kobarkan &ldquo;Perang Sampah&rdquo;, Ratusan ASN Tapsel Turun Bersihkan Pasar Sipirok</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Gus Irawan Kobarkan “Perang Sampah”, Ratusan ASN Tapsel Turun Bersihkan Pasar Sipirok]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Gus Irawan Kobarkan &ldquoPerang Sampah&rdquo, Ratusan ASN Tapsel Turun Bersihkan Pasar Sipirok]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) menggelar aksi kerja bakti bersih lingkungan atau korvei massal dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang mengusung tema &quot;Saatnya Bekerja untuk Iklim&quot; tersebut dipusatkan di kawasan Alun-Alun Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, dan melibatkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur Forkopimcam, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pagi hari, peserta korvei tampak membersihkan sampah, saluran drainase, serta area publik di sekitar pasar dan alun-alun. Suasana gotong royong terlihat begitu kuat saat seluruh peserta bersama-sama turun langsung menjaga kebersihan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan itu turut dihadiri Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, para Asisten, Staf Ahli <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, pimpinan OPD, hingga unsur kecamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan nyata untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, persoalan sampah saat ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Bahkan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, telah menyerukan gerakan nasional &quot;perang melawan sampah&quot; demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan korvei ini, kita ingin membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. ASN harus menjadi teladan dan role model dalam menjaga kebersihan serta pengelolaan sampah yang baik di tengah masyarakat,&quot; tegas Gus Irawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga menyoroti masih adanya tumpukan sampah di sejumlah titik di wilayah Tapanuli Selatan, termasuk di sepanjang ruas jalan dan kawasan permukiman warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama agar wajah Kabupaten Tapanuli Selatan tetap terlihat bersih, nyaman, sehat, dan asri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan korvei massal ini juga menjadi bentuk nyata komitmen Pemkab Tapsel dalam mendorong budaya hidup bersih di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah berharap gerakan peduli lingkungan tidak hanya dilakukan saat peringatan tertentu, tetapi dapat menjadi kebiasaan sehari-hari demi menjaga kelestarian alam dan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_1407_Bupati-Gus-Irawan-Kobarkan--ldquo-Perang-Sampah-rdquo---Ratusan-ASN-Tapsel-Turun-Bersihkan-Pasar-Sipirok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283087/bupati-gus-irawan-kobarkan-ldquoperang-sampahrdquo-ratusan-asn-tapsel-turun-bersihkan-pasar-sipirok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lahan Sawit Luas Tapi DBH Kecil, Wabup Paluta Basri Harahap Curiga Ada yang Tak Beres</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lahan Sawit Luas Tapi DBH Kecil, Wabup Paluta Basri Harahap Curiga Ada yang Tak Beres]]></title>
            <description><![CDATA[Lahan Sawit Luas Tapi DBH Kecil, Wabup Paluta Basri Harahap Curiga Ada yang Tak Beres]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, turun langsung melakukan monitoring dan peninjauan ke sejumlah Pabrik Kelapa <a href="https://www.sumut24.co/tag/sawit/" target="_blank">Sawit</a> (PKS) di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut melibatkan tim terpadu bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan sasaran beberapa perusahaan pengolahan sawit, di antaranya PT STAR, PT Paluta Inti <a href="https://www.sumut24.co/tag/sawit/" target="_blank">Sawit</a>, dan PT Sinar <a href="https://www.sumut24.co/tag/sawit/" target="_blank">Sawit</a> Subur Lestari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan itu, Wabup Basri Harahap secara tegas menyoroti kecilnya Dana Bagi Hasil (DBH) sektor kelapa sawit yang diterima Kabupaten Padang Lawas Utara dari pemerintah pusat. Menurutnya, angka DBH yang diterima saat ini dinilai tidak sebanding dengan luas perkebunan sawit yang dimiliki daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Padang Lawas Utara punya perkebunan sawit yang luas, tapi pendapatan DBH kita hampir sama dengan daerah yang lahan sawitnya jauh lebih sedikit. Ini jelas perlu dievaluasi,&quot; tegas Basri Harahap saat berdialog bersama tim terpadu dan pihak perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut persoalan tersebut diduga dipengaruhi oleh belum akuratnya data produksi sawit yang dilaporkan ke pemerintah pusat. Karena itu, ia meminta Dinas Pertanian segera melakukan pembaruan data riil di lapangan agar potensi daerah tidak lagi hilang akibat lemahnya validasi data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, data yang valid sangat penting untuk memperjuangkan peningkatan DBH sawit ke pemerintah pusat, termasuk kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau data produksi kita akurat, tentu pemerintah pusat punya dasar yang jelas untuk menghitung hak daerah. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama demi pembangunan Padang Lawas Utara,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain membahas DBH, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara juga mendorong seluruh perusahaan PKS agar memperkuat kemitraan dengan masyarakat dan kelompok tani lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kestabilan harga Tandan Buah Segar (TBS) sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab juga meminta seluruh perusahaan melaporkan perkembangan harga TBS setiap hari secara terbuka agar petani mendapatkan informasi yang transparan terkait harga sawit di tingkat pabrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, perusahaan juga diminta lebih terbuka dalam menyampaikan informasi lowongan pekerjaan sehingga masyarakat sekitar dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, pihak manajemen perusahaan sawit menyambut baik evaluasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara. Mereka menyatakan siap mendukung keterbukaan data dan kebijakan pemerintah daerah terkait industri kelapa sawit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak perusahaan mengakui bahwa fluktuasi harga TBS selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi industri pengolahan sawit. Menurut mereka, harga pembelian TBS sangat dipengaruhi oleh tingkat rendemen atau kadar sari minyak sawit yang dihasilkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manajemen perusahaan menjelaskan bahwa capaian rendemen Crude Palm Oil (CPO) harian saat ini berada di angka sekitar 17,46 persen, sementara rata-rata year-to-date mencapai 17,96 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan rendemen kernel atau inti sawit tercatat berada di kisaran 4,86 persen hingga 5,2 persen sepanjang tahun berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk meningkatkan kualitas pengolahan dan hasil produksi, perusahaan mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan investasi penambahan mesin sejak awal tahun 2026. Investasi tersebut ditujukan untuk memaksimalkan proses ekstraksi minyak sawit agar kualitas rendemen ke depan semakin meningkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos., Wakil Ketua DPRD Jonner Partaonan Harahap, Asisten I Setdakab, serta sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6973_Lahan-Sawit-Luas-Tapi-DBH-Kecil--Wabup-Paluta-Basri-Harahap-Curiga-Ada-yang-Tak-Beres.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283086/lahan-sawit-luas-tapi-dbh-kecil-wabup-paluta-basri-harahap-curiga-ada-yang-tak-beres/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095: Ada Apa dengan Bangsa Ini?</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 14:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095: Ada Apa dengan Bangsa Ini?]]></title>
            <description><![CDATA[Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095 Ada Apa dengan Bangsa Ini?]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh H. Syahrir Nasution</p><br>Bangsa ini sedang menghadapi ujian ekonomi yang tidak ringan. Ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat telah menembus angka Rp18.095, masyarakat tentu bertanya-tanya: apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan negeri ini?<br>Pelemahan rupiah bukan sekadar angka di layar bursa. Dampaknya langsung terasa dalam kehidupan rakyat. Harga barang impor naik, biaya produksi meningkat, harga kebutuhan pokok berpotensi ikut terkerek, dan daya beli masyarakat semakin tertekan. Data beberapa media ekonomi menunjukkan rupiah memang berada dalam tekanan kuat dan telah menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar AS dalam beberapa hari terakhir.<br>Secara global, tekanan datang dari menguatnya dolar AS, ketegangan geopolitik dunia, kenaikan harga minyak, serta tingginya suku bunga Amerika Serikat yang membuat investor menarik dana dari negara berkembang, termasuk Indonesia.</p><br>Namun kita juga tidak boleh menutup mata terhadap faktor-faktor domestik. Ketergantungan terhadap impor, tingginya kebutuhan dolar untuk berbagai transaksi luar negeri, lemahnya kepercayaan pasar, serta belum optimalnya penguatan sektor produksi nasional ikut memperberat tekanan terhadap rupiah.</p><br>Pertanyaan yang lebih penting bukan hanya mengapa rupiah melemah, tetapi bagaimana pemerintah merespons situasi ini. Rakyat membutuhkan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat sektor riil, meningkatkan investasi yang produktif, serta memastikan lapangan kerja tetap tersedia. Bank Indonesia telah menyatakan akan terus melakukan langkah-langkah stabilisasi dan intervensi pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah.</p><br>Kondisi ini seharusnya menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan. Bangsa yang besar tidak boleh terus bergantung pada kekuatan ekonomi negara lain. Saatnya memperkuat kemandirian ekonomi nasional, memperkuat industri dalam negeri, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/rupiah/" target="_blank">Rupiah</a> yang melemah adalah sinyal bahwa ada pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan. Rakyat tidak membutuhkan saling menyalahkan. Yang dibutuhkan adalah solusi nyata, keberanian mengambil langkah strategis, dan komitmen untuk mengembalikan kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia.<br>Karena pada akhirnya, kuat atau lemahnya rupiah bukan hanya soal kurs mata uang, tetapi juga cerminan kekuatan ekonomi dan masa depan bangsa.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_5236_Rupiah-Terus-Melemah--Dolar-AS-Tembus-Rp18-095--Ada-Apa-dengan-Bangsa-Ini-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283085/rupiah-terus-melemah-dolar-as-tembus-rp18095-ada-apa-dengan-bangsa-ini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 13:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul]]></title>
            <description><![CDATA[DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Praktisi Manajemen Talenta (DPD ASPRIMA) Provinsi Sumatera Utara resmi dikukuhkan dalam rangkaian Seminar Manajemen Talenta bertema &quot;Manajemen Talenta Terintegrasi dari Kampus Menuju Dunia Industri&quot; yang berlangsung di Aula Danau Toba UPTD Pelatihan Kesehatan Sumatera Utara, Jalan Petunia Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (5/6/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seminar yang dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan akademisi, praktisi, mahasiswa, dan unsur pemerintah tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Agustinus Panjaitan, S.SiT., M.T. Turut hadir Kepala UPTD Pelatihan Kesehatan Sumatera Utara Hj. Dahlia Suhartono, SKM., M.Si. selaku Ketua Panitia Seminar dan Pengukuhan sekaligus Koordinator Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Sertifikasi DPD ASPRIMA Sumut, unsur Forkopimca, perwakilan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, jajaran pengurus DPP ASPRIMA, serta undangan umum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir. Muhammad Yamin Siregar, M.M. menyampaikan pentingnya penerapan manajemen talenta di lingkungan perguruan tinggi guna menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum DPP ASPRIMA, Ir. Gabelas M. Girsang, M.M., CMA, memaparkan implementasi manajemen talenta di sektor industri sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pengukuhan pengurus DPD ASPRIMA Sumatera Utara. Dalam susunan kepengurusan yang dikukuhkan, Prof. Dr. Kornel Munthe, S.E., M.Si. dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina &amp; Prof.Dr.H.Khairil Ansari,M.Pd, DR.Parlindungan Sihotang,SE,M.Si. Dr. Miska Irani Tarigan, M.M. sebagai Ketua DPD ASPRIMA Sumut, Ediwardo Ritonga, S.Sos. sebagai Sekretaris, serta Ayu Teresia Hutauruk, S.M., M.M. sebagai Bendahara bersama jajaran pengurus lainnya yang akan menjalankan roda organisasi di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris DPD ASPRIMA Sumut, Ediwardo Ritonga, S.Sos., menegaskan bahwa kehadiran ASPRIMA di Sumatera Utara diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia industri dalam pengembangan talenta. Menurutnya, pengelolaan talenta yang terintegrasi sejak di bangku kuliah hingga memasuki dunia kerja merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan global yang semakin kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ediwardo Ritonga menilai pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor usaha. Karena itu, ASPRIMA hadir sebagai jembatan yang memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna menciptakan talenta-talenta yang siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. Semoga Kehadiran DPD ASPRIMA khususnya dapat diterima di Sumatera Utara &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Ediwardo Ritonga menegaskan komitmen DPD ASPRIMA Sumut untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung lahirnya generasi unggul yang memiliki kompetensi, karakter, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan. Melalui berbagai program yang akan dijalankan, ASPRIMA diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengukuhan DPD ASPRIMA Sumut ini menjadi awal dari upaya besar membangun ekosistem manajemen talenta yang kuat dan berkelanjutan. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,&quot; ujar Ediwardo Ritonga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum pengukuhan resmi dilaksanakan, DPP ASPRIMA telah mulai menjalankan program kerja melalui kegiatan Pelatihan Kompetensi bagi Mahasiswa Angkatan III Tahun 2026 di Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus dengan kehadiran langsung Ketua Umum DPP ASPRIMA beserta Sekretaris Jenderal DPP ASPRIMA sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi dan manajemen talenta generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan resmi dikukuhkannya kepengurusan baru, DPD ASPRIMA Sumut optimistis dapat menjadi motor penggerak pengembangan manajemen talenta yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_523_DPD-ASPRIMA-Sumut-Resmi-Dikukuhkan--Perkuat-Sinergi-Kampus-dan-Industri-untuk-Mencetak-Talenta-Unggul.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283084/dpd-asprima-sumut-resmi-dikukuhkan-perkuat-sinergi-kampus-dan-industri-untuk-mencetak-talenta-unggul/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 11:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN&ndash; Dunia pers Sumatera Utara kembali diramaikan dengan munculnya nama Rianto Aghly SH MH atau yang lebih dikenal sebagai Anto Genk. Mantan jurnalis JPNN yang kini menjabat CEO Sumut24 Grup itu menyatakan kesiapannya untuk mengabdi lebih besar di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anto Genk mengaku didorong untuk maju sebagai Ketua PWI Sumut apabila mendapat amanah dan dukungan dari anggota PWI.<br>&quot;Kita liat, kita jalani aja&quot; ujar Ceo Sumut24 GroupAnto Genk kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi insan pers di Sumatera Utara, nama Anto Genk bukanlah sosok asing. Karier jurnalistiknya ditempa dari bawah. Berawal sebagai penghantar koran, ia kemudian berkembang menjadi wartawan profesional hingga dipercaya memimpin sejumlah perusahaan media.<br>Saat ini, selain menjabat CEO Sumut24 Grup mengelolah 5 media, Sumuut24 ( cetak) garda.id, medan24news.com, halomedan.com dan garda.id, Anto Genk juga tercatat sebagai Ketua JMSI Sumatera Utara serta aktif di berbagai organisasi pers dan penerbitan media. Kiprahnya di dunia jurnalistik telah berlangsung selama puluhan tahun.<br>Tak hanya memiliki pengalaman di bidang pers, Anto Genk juga dikenal memiliki hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kalangan pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, politik, hingga aparat penegak hukum di Sumatera Utara.<br>Menurutnya, keinginan untuk maju bukan dilandasi ambisi pribadi, melainkan semangat pengabdian terhadap organisasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai wartawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tekad saya hanya satu, yaitu mengabdi untuk kejayaan PWI. Organisasi ini harus terus menjadi rumah besar wartawan yang profesional, berintegritas, dan bermartabat,&quot; tegas Dewan Penasehat PWI Sumut ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lingkungan PWI sendiri, Anto Genk bukan orang baru. Ia telah lama berkiprah dan terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi. Karena itu, ia berharap dukungan dan doa dari seluruh anggota PWI Sumut agar niat pengabdiannya dapat terwujud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut sejumlah rekan wartawan, pengalaman panjang, jejaring luas, serta komitmen Anto Genk terhadap dunia pers menjadi modal penting untuk memperkuat peran Dewan Penasehat PWI Sumut dalam menjaga marwah organisasi dan membangun solidaritas antaranggota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Anto Genk optimistis PWI Sumut dapat terus berkembang menjadi organisasi yang semakin kuat dan disegani di masa mendatang.<br>(red)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_460_Alumni-JPNN-Turun-Gunung--Anto-Genk-Didorong-Maju-Ketua-PWI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283083/alumni-jpnn-turun-gunung-anto-genk-didorong-maju-ketua-pwi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jual Beli Titik Dapur Gizi Disorot, Forwaka Asahan Minta Seluruh SPPG Diaudit Total</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jual Beli Titik Dapur Gizi Disorot, Forwaka Asahan Minta Seluruh SPPG Diaudit Total]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Dugaan korupsi yang merebak di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari pengawas sosial. Forum War]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Dugaan korupsi yang merebak di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari pengawas sosial. Forum Wartawan Kejaksaan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/forwaka/" target="_blank">Forwaka</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> tak hanya mendukung langkah Kejaksaan Agung mengusut kasus ini hingga ke akar, tetapi juga mendesak pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh unit pelayanan gizi yang beroperasi di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/forwaka/" target="_blank">Forwaka</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Dolly Simbolon, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti hanya pada penetapan tiga mantan pejabat BGN sebagai tersangka. Menurutnya, pengusutan harus menjadi pintu pembongkaran jaringan yang lebih luas, termasuk siapa saja yang diduga menikmati aliran dana dari program seharusnya untuk kesejahteraan rakyat.</p>Yang paling mengkhawatirkan, lanjutnya, adalah munculnya indikasi praktik jual beli titik lokasi pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a>) atau dapur program Makan Bergizi Gratis. Dugaan ini terungkap berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari jalur penyidikan.</p>&quot;Tujuan mulia memperbaiki gizi masyarakat tidak boleh dicemari oleh ulah oknum yang memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi. Jika terbukti ada penyimpangan, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu agar kepercayaan publik tidak runtuh,&quot; tegas Dolly saat memberikan keterangan pers, Jumat (5/6/2026) sore.</p>Atas dasar itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/forwaka/" target="_blank">Forwaka</a> meminta aparat penegak hukum, Inspektorat Daerah, dan lembaga pengawas lainnya segera melakukan audit terbuka terhadap seluruh <a href="https://www.sumut24.co/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a> di <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Pemeriksaan harus mencakup segala aspek: pengelolaan anggaran, cara pengadaan barang, sistem penyaluran bantuan, hingga kualitas layanan yang diterima masyarakat.</p>"Audit ini penting untuk memastikan dana rakyat digunakan sesuai aturan, program tepat sasaran, dan bebas dari praktik korupsi. Jangan sampai program yang diharapkan menjadi solusi justru berubah menjadi ladang rezeki segelintir orang,&quot; pungkasnya. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3759_Jual-Beli-Titik-Dapur-Gizi-Disorot--Forwaka-Asahan-Minta-Seluruh-SPPG-Diaudit-Total.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283082/jual-beli-titik-dapur-gizi-disorot-forwaka-asahan-minta-seluruh-sppg-diaudit-total/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inovasi One-Step Fresh, Menjaga Struktur Alami Gizi Susu Segar untuk Tumbuh Kembang Anak</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inovasi One-Step Fresh, Menjaga Struktur Alami Gizi Susu Segar untuk Tumbuh Kembang Anak]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaPemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Saat ini, para o]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><br></p>Pemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Saat ini, para orang tua umumnya sudah semakin cermat dalam membaca label produk untuk memeriksa kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga mineral. Namun, di balik daftar panjang zat gizi tersebut, ada satu aspek penting yang sering kali luput dari perhatian: bagaimana produk tersebut diproses sebelum dikonsumsi.</p><br></p>Dalam industri susu formula, mayoritas produk harus melewati rantai produksi yang panjang dan bertahap&mdash;mulai dari pencampuran, pemanasan berulang, homogenisasi, evaporasi, hingga pengeringan. Meskipun tahapan intensif ini bertujuan memenuhi standar keamanan dan stabilitas, proses tersebut berisiko mengubah struktur alami susu.</p><br></p>Sebaliknya, inovasi pengolahan susu segar menjadi susu bubuk melalui satu tahap proses produksi (one-step process) terbukti dapat membantu menjaga kesegaran sekaligus mempertahankan kualitas zat gizi alami di dalamnya.</p><br></p><b>Dampak Proses Intensif terhadap Nutrisi</b></p><br></p>Kajian ilmiah menunjukkan bahwa pemanasan berulang dan pengolahan yang terlalu intensif dapat mengubah struktur protein serta komponen penting lainnya dalam susu. Perubahan struktur ini berpotensi memengaruhi kualitas gizi, daya cerna, hingga bagaimana tubuh anak menyerap serta memanfaatkan nutrisi tersebut. Dengan kata lain, kualitas akhir sebuah produk sangat ditentukan oleh seberapa baik zat gizi tersebut dijaga selama proses produksi.</p><br></p>Pakar Ilmu Gizi, Dr. Arif Sabta Aji, S.Gz, menegaskan bahwa kebiasaan orang tua meneliti informasi nilai gizi pada label kemasan adalah langkah yang sangat tepat. Namun, ia mengingatkan agar orang tua juga memperhatikan urutan bahan bakunya.</p><br></p>"Sangat penting untuk memperhatikan ketersediaan komposisi zat gizi dalam produk. Perlu diketahui bahwa nama bahan yang tercantum di urutan pertama pada daftar komposisi mencerminkan bahan baku utama dari produk tersebut," ujar Dr. Arif.</p>Menjawab tantangan tersebut, inovasi pangan anak kini mulai bergeser ke arah pendekatan produksi yang lebih sederhana dan terukur, tanpa mengorbankan standar keamanan. Penelitian terkini berhasil mengembangkan jalur produksi susu formula yang lebih minimal (minimal processing). Pendekatan ini efektif menjamin keamanan mikrobiologis sekaligus menekan risiko kerusakan struktur protein.</p><br></p>Melalui inovasi ini, orang tua mendapatkan edukasi baru: kualitas susu tidak hanya dinilai dari banyaknya zat gizi tambahan yang dimasukkan, melainkan dari bagaimana zat gizi alami dari bahan baku segar tersebut dipertahankan hingga siap disajikan.</p>Kendati inovasi formula terus berkembang, Dr. Arif Sabta Aji kembali mengingatkan bahwa Air <a href="https://www.sumut24.co/tag/susu/" target="_blank">Susu</a> Ibu (ASI) adalah pilihan terbaik dan wajib diutamakan sebagai asupan tunggal, khususnya pada usia 0-6 bulan pertama kehidupan anak.</p><br></p>Penggunaan susu formula hanya disarankan sebagai penunjang apabila terdapat kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, orang tua diimbau untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan serta meneliti komposisi produk secara mendalam demi mengambil keputusan terbaik bagi masa depan anak. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2401_Inovasi-One-Step-Fresh--Menjaga-Struktur-Alami-Gizi-Susu-Segar-untuk-Tumbuh-Kembang-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/tips/283081/inovasi-onestep-fresh-menjaga-struktur-alami-gizi-susu-segar-untuk-tumbuh-kembang-anak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MAVI Sumut Gelar Kejuaraan Voli U-15 Se-Sumatera, Bobby Hadintah: Siap Sukseskan Event</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 01:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MAVI Sumut Gelar Kejuaraan Voli U-15 Se-Sumatera, Bobby Hadintah: Siap Sukseskan Event]]></title>
            <description><![CDATA[DELI SERDANG, SUMUT24.CO Panitia pelaksana terus mematangkan persiapan menjelang digelarnya Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U15 SeSumatera ]]></description>
            <content><![CDATA[DELI SERDANG, SUMUT24.CO</p> Panitia pelaksana terus mematangkan persiapan menjelang digelarnya Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U-15 Se-Sumatera Tahun 2026 yang akan berlangsung pada Minggu (7/6/2026) di Gedung Bola Voli Sumut Sport Center, Jalan Sultan Serdang, Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang.</p><br>Di balik persiapan yang semakin matang, terdapat sosok Bobby Hadintah, SH yang dipercaya sebagai Sekretaris Panitia Pelaksana. Pria yang dikenal energik dan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan itu turut mengatur serta mengoordinasikan seluruh kebutuhan administrasi dan teknis pelaksanaan kejuaraan.</p><br>Bobby mengatakan pihaknya berupaya memberikan yang terbaik agar kejuaraan berlangsung lancar dan sukses sesuai harapan.</p><br>"Saya lakukan yang terbaik untuk kejuaraan ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses," ujar Bobby kepada wartawan, Jumat (6/6/2026).</p><br>Tidak hanya menjalankan tugas sebagai sekretaris panitia, Bobby juga turun langsung mendampingi kedatangan tim MAVI Pusat yang hadir untuk mendukung pelaksanaan kejuaraan. Sejumlah mantan atlet voli nasional tampak hadir, di antaranya Imam Agus Faisal atau yang akrab disapa Fafa, Danis Taroreh, dan Toni Eriyadi.</p><br>Kehadiran para mantan atlet nasional tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para atlet muda yang akan berlaga dalam kejuaraan bergengsi tingkat Sumatera tersebut.</p>Sementara itu, Ketua Umum MAVI Korwil Sumatera Utara, Kombes Pol. A. Azas Siagian, SH, MH didampingi Wakil Ketua Umum Paryono dan Sekretaris Syafirzal memastikan seluruh persiapan telah rampung.</p><br>Menurut Azas Siagian, kejuaraan ini akan diikuti sebanyak 46 klub putra dan putri dari berbagai daerah di Pulau Sumatera serta sejumlah klub undangan.</p><br>"Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan atlet usia dini sekaligus menjadi wadah kompetisi bagi atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah di Sumatera," katanya.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_962_MAVI-Sumut-Gelar-Kejuaraan-Voli-U-15-Se-Sumatera--Bobby-Hadintah--Siap-Sukseskan-Event.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/283080/mavi-sumut-gelar-kejuaraan-voli-u15-sesumatera-bobby-hadintah-siap-sukseskan-event/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asmum  Eva Nasri,S.H.M.M.Membuka Secara Resmi Sosialisasi dan Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Pemkab  Solok</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asmum  Eva Nasri,S.H.M.M.Membuka Secara Resmi Sosialisasi dan Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Pemkab  Solok]]></title>
            <description><![CDATA[Asmum  Eva Nasri,S.H.M.M.Membuka Secara ResmiSosialisasi dan Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Pemkab  Solok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumat (05/06/2026) BKPSDM Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat <br> melakukan kegiatan sosialisasi percepatan penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Eva Nasri,S.H.M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan penerapan manajemen talenta sebagaimana amanat Permen PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN dan Keputusan Kepala BKN No. 411 tentan percepatan pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Instansi Pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Eva Nasri,S.H.M.M dalam sambutannya, menegaskan bahwa manajemen talenta bukan sekadar pemetaan pegawai, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan potensi terbaiknya. Ia berharap seluruh ASN dapat mendukung penyediaan data yang akurat dan mutakhir sebagai fondasi utama dalam sistem manajemen talenta.<br> &quot;Data yang valid akan menentukan kualitas kebijakan kepegawaian di masa depan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala BKPSDM Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Jufrisal, S.H.M.M dalam sambutannya menegaskan penguatan kesadaran mengenai Akurasi Data Kepegawaian, setiap ASN bertanggung jawab secara personal terhadap keakuratan dan pemutakhiran data kepegawaian masing-masing secara berkelanjutan, dan bukan beban eksklusif petugas pengelola kepegawaian di masing-masing perangkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga menjelaskan menjelaskan pentingnya manajemen talenta sebagai sistem merit yang objektif, transparan, dan berbasis kompetensi. Dan menekankan bahwa pengelolaan talenta ASN bertujuan menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_4530_Asmum--Eva-Nasri-S-H-M-M-Membuka-Secara-Resmi-Sosialisasi-dan-Percepatan-Penerapan-Manajemen-Talenta-Pemkab--Solok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283079/asmum-eva-nasrishmmmembuka-secara-resmi-sosialisasi-dan-percepatan-penerapan-manajemen-talenta-pemkab-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pj Sekdaprov Harapkan MTQ Sumut 2026 Lahirkan Generasi Qurani Berkarakter</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pj Sekdaprov Harapkan MTQ Sumut 2026 Lahirkan Generasi Qurani Berkarakter]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSedikitnya 1.092 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera U]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Sedikitnya 1.092 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026 M/1447 H. Ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak, dan berkarakter kuat.</p><br></p>Hal tersebut terungkap dalam Rapat Peresmian Pelaksanaan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 M/1447 H yang dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap di Ruang Rapat I Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (2/6/2026).</p><br></p>Pada rapat tersebut, Sulaiman Harahap memastikan kesiapan seluruh aspek pelaksanaan MTQ yang akan berlangsung pada 15-24 Juni 2026 dan dipusatkan di Gedung Astaka, Jalan Willem Iskandar, Medan.</p><br></p>Sulaiman juga berkoordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara guna memastikan kelancaran penyelenggaraan kegiatan.</p><br></p>"MTQ ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat. Membina generasi muda guna melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak, dan berkarakter kuat," ujar Sulaiman.</p><br></p>Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut Muhammad Yasir Tanjung mengatakan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut akan digelar pada 15-24 Juni 2026 dengan mengusung tema "Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah".</p><br></p>Menurut Yasir, hingga saat ini jumlah peserta yang telah terdata mencapai 1.092 orang yang berasal dari 20 Kabupaten. Daerah dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai, Padanglawas, Labuhanbatu Selatan, dan Langkat.</p><br></p>"Dari 6.113 desa, target Gubernur satu desa satu guru mengaji. Ini kekuatan besar dan bukan muluk-muluk. Dengan kolaborasi yang kita bangun, maka diharapkan masyarakat Sumut semakin dekat dengan Alquran. Kita harus memberikan kontribusi dalam pelaksanaan MTQ," ujarnya.</p><br></p>MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut juga akan menghadirkan Muhammad Zian Fahrezi, qori internasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB), yang akan membacakan ayat suci Alquran pada pembukaan acara. Selain itu, rangkaian kegiatan akan dimeriahkan dengan tarian persembahan Islami, paduan suara MAN 1 Medan, marching band, seremoni pemukulan bedug, serta berbagai penampilan lainnya.**(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2348_Pj-Sekdaprov-Harapkan-MTQ-Sumut-2026-Lahirkan-Generasi-Qurani-Berkarakter.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283078/pj-sekdaprov-harapkan-mtq-sumut-2026-lahirkan-generasi-qurani-berkarakter/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas&ndash;Kemenkeu Bahas Penguatan Ekonomi Medan, UMKM dan Belawan Jadi Fokus</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas–Kemenkeu Bahas Penguatan Ekonomi Medan, UMKM dan Belawan Jadi Fokus]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKomitmen membangun ekonomi Kota Medan yang lebih kuat dan berdaya saing menjadi pembahasan utama dalam audiensi jajaran Ke]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Komitmen membangun ekonomi Kota Medan yang lebih kuat dan berdaya saing menjadi pembahasan utama dalam audiensi jajaran Kementerian Keuangan Sumatera Utara dengan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Kamis (4/6/2026). Pertemuan ini turut membahas penguatan pengawasan cukai, pengembangan kawasan Belawan, serta dorongan bagi UMKM agar mampu menembus pasar ekspor.</p><br></p>Dalam audiensi tersebut, Rico Waas menegaskan Medan harus bertransformasi menjadi pusat pertumbuhan ekonomi yang tidak hanya menerima produk dari luar daerah, tetapi juga mampu menghasilkan dan mengirimkan produk ke berbagai pasar. Ia menekankan pentingnya ekosistem perdagangan yang sehat, pengawasan optimal, serta kolaborasi lintas instansi.</p><br></p>&quot;Kota Medan memiliki posisi strategis sebagai hub UMKM di Sumatera Utara. Karena itu, Medan harus mampu menyiapkan produk yang dibutuhkan pasar luar daerah maupun luar negeri guna meningkatkan ekspor dan memperkuat perekonomian daerah,&quot; ujar Rico.</p><br></p>Meski demikian, Rico mengakui masih ada tantangan yang dihadapi pelaku UMKM, terutama pada aspek kemasan produk. Biaya packaging yang relatif tinggi dinilai kerap menghambat peningkatan daya saing.</p><br></p>&quot;Kita punya banyak produk unggulan seperti rengginang, sumpia, hingga teri Medan dengan kualitas sangat baik. Namun pelaku UMKM sering terkendala pada kemasan karena biayanya cukup tinggi. Ini perlu kita carikan solusi bersama agar produk lokal bisa tampil lebih menarik dan bersaing di pasar yang lebih luas,&quot; katanya.</p><br></p>Selain UMKM, Rico juga menyoroti percepatan pembangunan kawasan Belawan yang dinilai memiliki potensi ekonomi besar. Ia menekankan pentingnya pembenahan infrastruktur, khususnya akses jalan, untuk mendorong investasi, memperlancar distribusi barang, dan membuka lapangan kerja.</p><br></p>Sementara itu, Kepala Perwakilan Kementerian Keuangan Sumatera Utara, Rudy Rahmaddi, menyatakan kesiapan pihaknya bersinergi dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dalam mendukung pembangunan ekonomi. Selain pengembangan Belawan sebagai kawasan pelabuhan dan industri yang kompetitif, Kementerian Keuangan juga memiliki berbagai program pemberdayaan UMKM, termasuk yang telah berhasil menembus pasar ekspor.</p><br></p>Rudy menambahkan, posisi strategis Medan sebagai hub UMKM di Sumatera Utara perlu didukung kolaborasi konkret, terutama dalam meningkatkan kualitas produk dan mengatasi kendala kemasan yang selama ini menjadi tantangan utama bagi produk unggulan daerah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2260_Rico-Waas-ndash-Kemenkeu-Bahas-Penguatan-Ekonomi-Medan--UMKM-dan-Belawan-Jadi-Fokus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283068/rico-waasndashkemenkeu-bahas-penguatan-ekonomi-medan-umkm-dan-belawan-jadi-fokus-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Peringati HLUN ke-30, Dinas P3APM P2KB Medan Tekankan Peran Lansia Tetap Aktif dan Bermartabat</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Peringati HLUN ke-30, Dinas P3APM P2KB Medan Tekankan Peran Lansia Tetap Aktif dan Bermartabat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPeringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke30 di Kota Medan menjadi momentum untuk menegaskan bahwa lansia tetap memil]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-30 di Kota Medan menjadi momentum untuk menegaskan bahwa lansia tetap memiliki peran penting dalam kehidupan sosial. Hal itu disampaikan Kepala Dinas P3APM P2KB Medan, Edliaty, melalui Kabid Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Elviyanti Pohan, saat kegiatan HLUN di Gedung PKK Kota Medan, Jumat (5/6/2026).</p><br></p>Elviyanti menegaskan lansia merupakan sumber pengalaman, kebijaksanaan, dan teladan bagi generasi muda. Karena itu, diperlukan lingkungan yang ramah lansia agar mereka tetap sehat, aktif, mandiri, dan bermartabat.</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> juga terus meningkatkan kualitas hidup lansia melalui berbagai program pembinaan, termasuk Sekolah Lansia dan kegiatan pemberdayaan lainnya. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan kepedulian terhadap kesejahteraan lansia.</p><br></p>Kegiatan yang digelar IPeKB Kota Medan bersama Sekolah Lansia Kota Medan ini mengusung tema &quot;Tambah Usia, Menuju Lansia Sehat, Mandiri, Aktif, dan Produktif&quot;. Rangkaian acara meliputi senam, pemeriksaan kesehatan gratis, penyuluhan kesehatan, hingga berbagai permainan yang berlangsung meriah dan penuh kehangatan.</p><br></p>Acara ditutup dengan pemotongan kue serta pemilihan Lansia Terheboh dan Semangat. Elviyanti berharap para lansia senantiasa sehat, bahagia, mandiri, dan tetap produktif di tengah keluarga maupun masyarakat. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_602_Peringati-HLUN-ke-30--Dinas-P3APM-P2KB-Medan-Tekankan-Peran-Lansia-Tetap-Aktif-dan-Bermartabat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283067/peringati-hlun-ke30-dinas-p3apm-p2kb-medan-tekankan-peran-lansia-tetap-aktif-dan-bermartabat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hitung Mundur Jelang Rakernas APEKSI XVIII, Pemko Medan Semakin Matangkan Persiapan, Siap Sambut Wali Kota Se-Indonesia</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hitung Mundur Jelang Rakernas APEKSI XVIII, Pemko Medan Semakin Matangkan Persiapan, Siap Sambut Wali Kota Se-Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKota Medan terus memacu persiapan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indo]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Kota Medan terus memacu persiapan sebagai tuan rumah Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026. Dengan waktu yang menyisakan 23 hari lagi menjelang pembukaan pada 28 Juni mendatang, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> bergerak cepat memastikan seluruh rangkaian acara berjalan tanpa hambatan.</p><br></p>Kepastian ini ditegaskan dalam rapat koordinasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> bersama Sekretariat APEKSI yang dipimpin oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan di Balai Kota, Jumat (5/6/2026).</p><br></p>Rapat yang digelar secara khusus ini, bilang Sofyan, untuk mengevaluasi sejauh mana progres kesiapan yang akan berlangsung.</p><br></p>"Hari ini tersisa 23 hari lagi menjelang tanggal 28 Juni, yaitu dimulainya rangkaian Rakernas APEKSI di Kota Medan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> terus melakukan persiapan untuk semakin mematangkan perhelatan akbar ini," kata M. Sofyan.</p><br></p>Dalam rapat yang juga diikuti oleh Sekretariat Dewan Pengurus, Direktur Eksekutif APEKSI, Alwis Rustam melalui sambungan virtual tersebut, M. Sofyan mengungkapkan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> secara konsisten menggelar rapat evaluasi berkala. Langkah ini diambil agar setiap kendala di lapangan dapat langsung terdeteksi dan ditangani secara cepat oleh instansi terkait.</p><br></p>"Alhamdulillah, sampai saat ini semua berjalan dengan lancar. Evaluasi terus kita lakukan untuk mengetahui progres kesiapan secara mendetail," tambahnya optimis.</p><br></p>Dalam pertemuan itu, masing-masing pimpinan perangkat daerah juga turut memaparkan progres dari berbagai agenda yang akan mengisi kemeriahan Rakernas APEKSI XVIII.</p><br></p>Melalui rapat persiapan ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> terus berkomitmen tidak hanya sukses sebagai penyelenggara rapat kerja, namun juga sukses menyajikan pesta budaya budaya dan ekonomi kreatif  yang berkesan bagi para Wali Kota dan delegasi dari seluruh kota di Indonesia. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7203_Hitung-Mundur-Jelang-Rakernas-APEKSI-XVIII--Pemko-Medan-Semakin-Matangkan-Persiapan--Siap-Sambut-Wali-Kota-Se-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283066/hitung-mundur-jelang-rakernas-apeksi-xviii-pemko-medan-semakin-matangkan-persiapan-siap-sambut-wali-kota-seindonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pernah Gagal Lalu Jadi Juara Dunia, Kevin Sanjaya Pacu Semangat Atlet Muda di Audisi Umum PB Djarum 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pernah Gagal Lalu Jadi Juara Dunia, Kevin Sanjaya Pacu Semangat Atlet Muda di Audisi Umum PB Djarum 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaMantan pebulutangkis ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, mencuri perhatian publik saat menghadiri ses]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><br></p>Mantan pebulutangkis ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo, mencuri perhatian publik saat menghadiri sesi meet &amp; greet di stan Djarum Foundation dalam ajang Polytron Indonesia Open 2026. Berlangsung di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, pada Jumat (5/6), kehadiran Kevin disambut antusias oleh ratusan pencinta bulutangkis (badminton lovers).</p><br></p>Dalam kesempatan tersebut, atlet yang dikenal dengan julukan "The Minions" ini membagikan kisah perjuangan masa lalunya yang penuh liku saat mencoba menembus PB Djarum, klub yang menjadi gerbang utama karier emasnya di kancah internasional.</p><br></p>Kevin mengenang kembali awal perjalanannya ketika mengikuti Audisi Umum PB Djarum pada tahun 2006. Di luar dugaan banyak orang, ia ternyata pernah menelan pil pahit karena dinyatakan tidak lolos pada percobaan pertama. Namun, kegagalan tersebut tidak membuatnya patah arang. Pria kelahiran Banyuwangi, Timur Jawa itu memilih bangkit, melipatgandakan porsi latihan, hingga akhirnya sukses diterima sebagai atlet binaan pada tahun berikutnya.</p>"Saya pertama kali ikut Audisi Umum PB Djarum tahun 2006, tetapi saat itu belum berhasil lolos. Setelah itu saya berlatih lebih keras lagi karena memang target saya adalah bisa masuk PB Djarum. Saya tidak mau menyerah begitu saja. Tahun berikutnya saya mencoba lagi dan akhirnya diterima," kenang Kevin di hadapan ratusan penggemar.</p><br></p>Bagi Kevin, kegagalan di awal justru menjadi bahan bakar terbaik untuk membuktikan kapasitas dirinya. "Dari situ saya belajar bahwa kegagalan bukan alasan untuk berhenti, justru harus menjadi motivasi untuk bangkit dan mencoba kembali," tegasnya.</p><br></p>Keputusan untuk terus berjuang membuahkan hasil yang luar biasa. Bergabung dengan PB Djarum membuka lebar jalan Kevin menuju panggung dunia. Melalui tempaan performa dan latihan yang intensif, ia berhasil merajai sektor ganda putra dengan torehan berbagai gelar prestisius, termasuk mencetak hattrick juara di ajang Indonesia Open pada tahun 2018, 2019, dan 2021.</p><br></p>Berkaca dari pengalaman pribadinya, Kevin menitipkan pesan mendalam kepada para pebulutangkis muda yang kini tengah bersiap mengikuti Audisi Umum PB Djarum 2026. Ia meminta para talenta belia untuk fokus meningkatkan kualitas diri dan menanamkan mentalitas pantang menyerah demi memikat hati Tim Pencari Bakat.</p><br></p>"Proses setiap atlet berbeda-beda. Ada yang langsung berhasil, ada juga yang harus mencoba beberapa kali. Yang terpenting adalah terus berlatih, memperbaiki kekurangan, dan tetap percaya dengan kemampuan diri sendiri. Saya pernah mengalami gagal lebih dulu sebelum akhirnya bisa bergabung dengan PB Djarum," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Acara tersebut juga dihadiri oleh legenda hidup bulutangkis Indonesia, Sigit Budiarto, yang mengemban tugas sebagai Ketua Tim Pencari Bakat Audisi Umum PB Djarum 2026. Berbeda dari penyelenggaraan tahun-tahun sebelumnya, kali ini PB Djarum melakukan jemput bola dengan menggelar rangkaian audisi di tiga kota besar di Indonesia: Pekanbaru (7&ndash;12 Juli), Makassar (4&ndash;9 Agustus), dan Kudus (8&ndash;13 September).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sigit menegaskan bahwa Audisi Umum ini bukan sekadar ajang seleksi rutin untuk menjaring atlet baru bagi klub, melainkan pilar penting dalam menjaga keberlangsungan ekosistem bulutangkis nasional. Melalui program ini, PB Djarum berkomitmen memberikan hak dan kesempatan yang setara bagi anak-anak dari seluruh pelosok tanah air untuk memamerkan bakat terbaik mereka.</p>Langkah aktif berupa audisi terbuka dinilai sangat krusial di tengah peta persaingan bulutangkis global yang semakin ketat dan kompleks. Menurut Sigit, Indonesia tidak bisa lagi hanya bersikap pasif dengan memantau turnamen lokal jika ingin mempertahankan tradisi juara di level internasional.</p><br></p>"Dengan adanya audisi umum, kesempatan menjadi lebih luas. Anak-anak dari berbagai daerah bisa datang, bertanding, dan menunjukkan kemampuan mereka. Kami tidak hanya mencari bakat, tetapi juga ingin menumbuhkan kecintaan mereka terhadap bulutangkis sejak usia dini," jelas Sigit.</p><br></p>Dengan konsistensi pembinaan dan pencarian bakat secara masif, Sigit optimistis Indonesia tidak akan kehabisan talenta hebat di masa depan. "Saya yakin akan selalu ada Kevin-Kevin baru, atlet-atlet hebat baru yang lahir dari Indonesia. Tugas kami adalah menemukan mereka lebih awal dan memberikan pembinaan yang tepat agar potensi tersebut bisa berkembang maksimal," ujarnya optimistis.</p><br></p>Audisi Umum PB Djarum 2026 secara khusus menyasar kelompok usia muda, yakni kategori U-11, KU 11, dan KU 12, baik untuk sektor putra maupun putri. Rangkaian seleksi dirancang ketat guna menguji ketahanan fisik dan mental bertanding para peserta.</p><br></p>Tahap awal seleksi (screening) akan menggunakan sistem gugur dengan format satu game hingga 21 poin tanpa deuce. Perpindahan lapangan akan dilakukan secara otomatis saat salah satu pemain menyentuh poin ke-11. Peserta yang berhasil melewati fase screening akan langsung melaju ke tahap turnamen yang juga menerapkan sistem gugur.</p><br></p>Mengenai distribusi kuota kelolosan, pelaksanaan di Pekanbaru dan Makassar akan memberikan "Super Tiket" langsung kepada sang juara di sektor putra dan putri. Sementara untuk pelaksanaan di Kudus, Super Tiket diberikan kepada para semifinalis sektor putra dan finalis sektor putri.</p><br></p>Para peraih Super Tiket dari ketiga kota tersebut nantinya wajib mengikuti tahapan karantina intensif selama empat minggu, yang dijadwalkan berlangsung dari tanggal 14 September hingga 9 Oktober 2026. Dalam masa karantina ini, Tim Pencari Bakat akan memberlakukan dua fase eliminasi berkala pada tanggal 28 September dan 10 Oktober 2026.</p><br></p>Peserta yang berhasil bertahan hingga fase akhir secara resmi akan diumumkan pada 10 Oktober 2026 untuk menerima Djarum Beasiswa <a href="https://www.sumut24.co/tag/bulutangkis/" target="_blank">Bulutangkis</a> dan bergabung sebagai atlet resmi PB Djarum.</p><br></p>Proses pendaftaran telah dibuka secara daring sejak 6 April hingga 1 September 2026 pukul 23.59 WIB melalui tautan resmi: https://pbdjarum.org/klub/beasiswa-bulutangkis. Peserta yang lolos verifikasi administrasi diwajibkan melakukan daftar ulang fisik di Kudus pada 8 September 2026 pukul 09.00&ndash;15.00 WIB sebelum memulai rangkaian seleksi utama. (Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7873_Pernah-Gagal-Lalu-Jadi-Juara-Dunia--Kevin-Sanjaya-Pacu-Semangat-Atlet-Muda-di-Audisi-Umum-PB-Djarum-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/283065/pernah-gagal-lalu-jadi-juara-dunia-kevin-sanjaya-pacu-semangat-atlet-muda-di-audisi-umum-pb-djarum-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tuntut Pengusutan Tuntas, FABEM Minta Kejagung Periksa Perusahaan Pemenang Tender BGN</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 20:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tuntut Pengusutan Tuntas, FABEM Minta Kejagung Periksa Perusahaan Pemenang Tender BGN]]></title>
            <description><![CDATA[Tuntut Pengusutan Tuntas, FABEM Minta Kejagung Periksa Perusahaan Pemenang Tender BGN]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAKARTA &ndash; Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dan alumni senat Mahasiswa  (FABEM - SM ) secara resmi menyampaikan surat aspirasi kepada Kejaksaan Agung (Kejagung) RI. Surat itu berisi desakan untuk mengusut tuntas dugaan korupsi di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum FABEM, Zainuddin Arsyad, menegaskan bahwa seluruh program negara yang menyangkut kebutuhan rakyat harus bebas dari korupsi, kolusi, dan penyalahgunaan wewenang. Ia menyatakan dukungan penuh terhadap langkah Kejagung dalam mengusut dugaan pelanggaran di lembaga tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Korupsi adalah musuh bersama yang menghambat pembangunan dan merugikan masyarakat. Kami mendukung Kejaksaan Agung untuk mengusut tuntas setiap dugaan penyimpangan, terutama pada program yang menyangkut kepentingan rakyat,&quot; ujar Zainuddin dalam keterangan tertulisnya, Jum&#039;at (05/06/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam surat aspirasi yang diserahkan ke Kejagung, FABEM menyoroti dua tuntutan utama:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, FABEM mendesak Kejagung melakukan penyelidikan menyeluruh terhadap dugaan penyimpangan di BGN. Hal itu meliputi indikasi praktik jual beli titik Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) serta dugaan penyelewengan dalam proses pengadaan barang dan jasa. Pengusutan ini dinilai penting agar seluruh pihak yang terlibat dapat diproses secara hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, FABEM meminta Kejagung mengembangkan perkara dengan menelusuri jaringan dan keterlibatan pihak lain. Pengembangan kasus itu diharapkan mencakup pemeriksaan afiliasi tersangka dengan yayasan atau organisasi tertentu, serta hubungan dengan pejabat lintas lembaga di tingkat pusat dan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, FABEM mendesak pemeriksaan terhadap perusahaan pemenang tender di BGN. Mereka juga menyoroti kejanggalan terkait proses pendaftaran mitra BGN yang tetap berjalan meskipun portal atau situs resmi kemitraan BGN saat itu dilaporkan sedang ditutup atau tidak dapat diakses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui aksi ini, menurut Tody Ardiansyah Prabu, S.H sebagai Wakil Ketua Umum DPP FABEM  Bidang hukum dan Antar Lembaga mengajak mahasiswa, akademisi, organisasi masyarakat, dan seluruh elemen bangsa civil society untuk bersama mengawal proses hukum agar berjalan transparan dan profesional.Langkah hukum yang tegas diharapkan dapat memberikan kepastian hukum sekaligus menjadi momentum perbaikan tata kelola program - program unggulan strategis nasional. Tujuan utama Program Strategis Nasional (PSN) adalah untuk mempercepat pembangunan infrastruktur, mendorong pertumbuhan ekonomi, meningkatkan daya saing nasional, serta menciptakan lapangan kerja baru. Program ini dirancang untuk mewujudkan pemerataan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia.<br>Terutama Tujuan utama program Makan Bergizi Gratis (MBG) adalah untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) sejak dini melalui pemenuhan gizi yang optimal guna menyongsong visi Indonesia Emas 2045 serta mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan memberdayakan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui pemanfaatan bahan pangan lokal.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_1899_Tuntut-Pengusutan-Tuntas--FABEM-Minta-Kejagung-Periksa-Perusahaan-Pemenang-Tender-BGN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283064/tuntut-pengusutan-tuntas-fabem-minta-kejagung-periksa-perusahaan-pemenang-tender-bgn/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bunda Yin dan Organisasi Sayap Gerindra Jalin Sinergi dengan Pemkab Karo</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bunda Yin dan Organisasi Sayap Gerindra Jalin Sinergi dengan Pemkab Karo]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Semangat kolaborasi dan gotong royong mewarnai pertemuan antara Meriyawaty Amelia Prasetio (Bunda Yin) bersama jajaran organisasi ]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Semangat kolaborasi dan gotong royong mewarnai pertemuan antara Meriyawaty Amelia Prasetio (Bunda <a href="https://www.sumut24.co/tag/yin/" target="_blank">Yin</a>) bersama jajaran organisasi sayap Partai Gerindra serta lembaga afiliasi dengan Bupati Karo Brigjen Pol (Purn) Dr. dr. Antonius Ginting, Sp.OG., M.Kes.</p><br>Pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban tersebut membahas peluang sinergi dalam mendukung pembangunan Kabupaten Karo sekaligus menyukseskan program strategis pemerintah pusat.</p><br>Bupati Karo Antonius Ginting menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bunda <a href="https://www.sumut24.co/tag/yin/" target="_blank">Yin</a> dan rombongan dari Kota Medan. Ia menilai kunjungan tersebut sebagai bentuk kepedulian dan dukungan nyata terhadap kemajuan Kabupaten Karo yang memiliki potensi besar di sektor pertanian dan pariwisata.<br>&quot;Pemerintah Kabupaten Karo terus membuka ruang kolaborasi dengan seluruh elemen masyarakat untuk mempercepat pembangunan daerah serta mendukung program Asta Cita Presiden Prabowo Subianto,&quot; ujarnya.</p><br>Sementara itu, Bunda <a href="https://www.sumut24.co/tag/yin/" target="_blank">Yin</a> menjelaskan bahwa kunjungan tersebut bertujuan melihat langsung perkembangan Kabupaten Karo sekaligus memperkenalkan organisasi sayap partai dan lembaga afiliasi yang selama ini aktif mendukung berbagai program kerakyatan.<br>Ia juga mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Bupati Antonius Ginting dalam mendorong kemajuan daerah.</p><br>Dalam kesempatan itu, turut diperkenalkan sejumlah pimpinan organisasi dan lembaga, di antaranya dr. Suwelen (PAPERA), Hasruli (APKIRA), Said Siregar (LMP MBG), Unggul (Koperasi CAKRA), Hendy Ong (GEKIRA), Muhri Fauzi Hafiz (MIRA), Rudi Zulham Hasibuan (KOJIRA), Cut (PIRA), Dewi Budiati (Koperasi SNI), serta Shinta Anggraini (KESIRA).<br>Bunda <a href="https://www.sumut24.co/tag/yin/" target="_blank">Yin</a> menegaskan, meskipun memiliki fokus dan program kerja berbeda, seluruh organisasi tersebut memiliki visi yang sama yaitu mendukung pembangunan daerah dan nasional agar tepat sasaran serta memberi manfaat bagi masyarakat.<br>&quot;Tujuan akhirnya adalah mewujudkan Indonesia Maju menuju Indonesia Emas 2045,&quot; tegasnya.</p><br>Pertemuan tersebut diharapkan menjadi langkah awal memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan berbagai organisasi dalam mempercepat pembangunan serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Karo.Red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7389_Bunda-Yin-dan-Organisasi-Sayap-Gerindra-Jalin-Sinergi-dengan-Pemkab-Karo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/283063/bunda-yin-dan-organisasi-sayap-gerindra-jalin-sinergi-dengan-pemkab-karo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DARI LAGU MALIQ &amp; D&rsquo;ESSENTIALS KE PANGGUNG MUSIKAL, SENJA TEDUH PELITA HADIRKAN KISAH FUTURISTIK YANG IMAJINATIF</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DARI LAGU MALIQ & D’ESSENTIALS KE PANGGUNG MUSIKAL, SENJA TEDUH PELITA HADIRKAN KISAH FUTURISTIK YANG IMAJINATIF]]></title>
            <description><![CDATA[DARI LAGU MALIQ & DESSENTIALS KE PANGGUNG MUSIKAL, SENJA TEDUH PELITA HADIRKAN KISAH FUTURISTIK YANG IMAJINATIF Jakartasumut24.co Bagaiman]]></description>
            <content><![CDATA[DARI LAGU MALIQ &amp; D&#039;ESSENTIALS KE PANGGUNG MUSIKAL, SENJA TEDUH PELITA HADIRKAN KISAH FUTURISTIK YANG IMAJINATIF&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta|sumut24.co</p> Bagaimana jika masa depan tidak lagi berada di tangan orang dewasa? Di dunia yang porak-poranda akibat keserakahan manusia dan krisis yang tak kunjung selesai, bumi kehilangan keseimbangannya dan peradaban runtuh perlahan. Ketika seluruh orang dewasa menghilang, anak-anak menjadi satu-satunya harapan yang tersisa. Tanpa petunjuk, tanpa perlindungan, mereka harus menemukan cara untuk bertahan hidup sekaligus membangun dunia yang lebih baik dari yang ditinggalkan generasi sebelumnya. Kisah tentang harapan, keberanian, dan kesempatan kedua bagi bumi inilah yang dihadirkan dalam Musikal Senja Teduh Pelita, pertunjukan musikal terbaru Jakarta Movin berkolaborasi dengan MALIQ &amp; D&#039;Essentials dan didukung Indonesia Kaya yang akan dipentaskan pada 3 - 12 Juli 2026 di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jakarta Movin telah menunjukkan konsistensi yang luar biasa dalam menghadirkan karya seni pertunjukan, khususnya musikal, dengan kualitas yang terus berkembang dari waktu ke waktu. Melalui Musikal Senja Teduh Pelita, kami melihat bagaimana sebuah cerita yang unik dan relevan dengan tantangan masa depan dapat dikemas menjadi pertunjukan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga menginspirasi dan mengajak penonton berefleksi. Mengadaptasi lagu-lagu MALIQ &amp; D&#039;Essentials yang kaya akan pesan tentang kehidupan, harapan, dan kemanusiaan, pertunjukan ini menghadirkan pengalaman yang dekat dengan berbagai a generasi penonton. Kami bangga dapat mendukung karya yang lahir dari kolektif seni pertunjukan yang secara konsisten membuka ruang bagi generasi muda untuk terlibat, belajar, dan berkarya. Upaya seperti ini sangat penting untuk mendorong semakin banyak talenta muda berpartisipasi dalam dunia seni pertunjukan, sehingga ekosistem seni pertunjukan Indonesia dapat terus tumbuh, berkelanjutan, dan melahirkan karya-karya berkualitas di masa depan,&quot; ujar Billy Gamaliel, Program Manager Indonesia Kaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Musikal Senja Teduh Pelita merupakan pertunjukan musikal science fiction futuristik yang diadaptasi dari lagu-lagu grup musik MALIQ &amp; D&#039;Essentials. Menggabungkan kekuatan musik, teater, dan pesan reflektif tentang masa depan bumi, musikal ini menghadirkan kisah emosional tentang keberanian, harapan, dan perjuangan generasi muda di tengah dunia yang berada di ambang kehancuran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kisah ini membawa penonton ke masa depan ketika dunia porak-poranda akibat perubahan iklim, pengelolaan energi dan pembangunan yang tidak berkelanjutan, pandemi, hingga peperangan antarbangsa. Populasi manusia menurun drastis, tanah subur dan air bersih menjadi langka, hingga suatu hari seluruh orang dewasa menghilang dan meninggalkan anak-anak untuk menghadapi dunia yang telah mereka wariskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah situasi tersebut, seorang anak bernama Arah (Alf Elijah Sigarlaki dan ⁠⁠Daria Lakshmi Algamar) membentuk Pasukan Pelita, kelompok yang terdiri dari sembilan anak dengan kemampuan berbeda. Bersama Kala (Xandrea Abigail Tabythaputri dan Clioichi Junio Eigo) sang ahli sejarah dunia, Volta (Sahlendra Syarief) yang menguasai listrik dan mekanika, Lanit (Mavisha Reakana) sang pembaca bintang, Hara (Emily Olivia) ahli tumbuhan, Palu (Nayaka Maleakhi) yang mahir membangun, Raga (Nadindra Gynta) si pemanjat andal, Binbin (J. Rizhan) yang memahami hewan, dan Lagu (Annabella Farizky) yang peka terhadap musik dan suara, Arah memimpin sebuah perjalanan untuk mencari harapan baru bagi masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Arah adalah sosok yang tetap percaya pada kebaikan dan cinta, bahkan ketika dunia di sekelilingnya seolah sudah berhenti peduli. Karakter Arah dan temannya Kala ini akan diperankan oleh dua orang dengan gender yang berbeda, yaitu versi laki-laki dan versi perempuan. Secara esensi, mereka menjalani perjalanan yang sama, tetapi masing-masing membawa getaran dan emosi yang berbeda. Kami memberi ruang bagi para pemain untuk menghadirkan warna mereka sendiri, sehingga penonton akan mendapatkan dua pengalaman yang unik dan penonton bisa merasakan dua sisi Arah dan Kala yang sama-sama kuat. Harapannya, siapa pun yang menonton bisa menemukan dirinya dalam karakter ini, baik laki-laki maupun perempuan, anak-anak maupun orang dewasa,&quot; ujar Nuya Susantono, Produser dan Sutradara Musikal Senja Teduh Pelita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terinspirasi dari lagu-lagu MALIQ &amp; D&#039;Essentials yang telah mewarnai perjalanan berbagai generasi pendengar selama lebih dari dua dekade, lagu-lagu ini kini diinterpretasikan dalam bentuk yang baru melalui sebuah cerita berlatar dunia masa depan. Sejumlah 20 lagu MALIQ &amp; D&#039;Essentials dipilih untuk dirangkai dan diadaptasi ke pertunjukan ini, seperti Senja Teduh Pelita, Himalaya, Aurora, Jalan Pulang, hingga lagu dari album baru Begini Begitu. Lagu-lagu ini menjadi bagian penting dalam membangun emosi, konflik, dan perjalanan para tokohnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selama lebih dari dua dekade berkarya, kami melihat lagu-lagu MALIQ &amp; D&#039;Essentials tumbuh bersama banyak generasi pendengar. Namun kami tidak pernah membayangkan lagu-lagu tersebut suatu hari dapat berkembang menjadi sebuah pertunjukan musikal dengan cerita yang begitu kuat dan relevan. Musikal Senja Teduh Pelita menghadirkan perspektif baru terhadap karya-karya kami, dan hal itu menjadi sesuatu yang sangat kami apresiasi. Menyaksikan lagu-lagu yang selama ini hidup melalui rekaman dan panggung konser diterjemahkan ke dalam sebuah narasi yang utuh di atas panggung musikal merupakan pengalaman yang membahagiakan sekaligus membanggakan bagi kami. Bagi MALIQ &amp; D&#039;Essentials, kolaborasi ini bukan sekadar adaptasi lagu ke medium yang berbeda, tetapi juga sebuah kesempatan untuk melihat musik kami hidup, bergerak, dan menemukan makna baru di hadapan penonton,&quot; ujar Angga Puradiredja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki usia ke-24 tahun, MALIQ &amp; D&#039;Essentials terus memperluas cara karya-karyanya hadir dan terhubung dengan publik. Tidak hanya melalui rekaman dan panggung musik, katalog lagunya kini mulai dikembangkan sebagai aset kreatif yang dapat hidup dalam berbagai medium, mulai dari produk, pengalaman, hingga pertunjukan musikal. Musikal Senja Teduh Pelita menjadi salah satu langkah awal dari visi tersebut, yaitu mengembangkan IP kreatif yang berangkat dari lagu-lagu MALIQ dan dapat terus ditumbuhkan dalam beberapa tahun ke depan. Bersama Jakarta Movin, karya-karya ini diharapkan dapat menemukan bentuk baru, sekaligus bertemu dengan pendengar dan penonton lintas generasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan sentuhan musikal yang hangat, visual futuristik, serta cerita yang relevan dengan isu global saat ini, Musikal Senja Teduh Pelita menjadi pertunjukan yang dapat dinikmati oleh seluruh keluarga sekaligus menjadi pengingat bahwa masa depan bumi ada di tangan generasi hari ini. Musikal Senja Teduh Pelita juga akan bekerja sama dengan lembaga pengelolaan sampah untuk juga menjadi aksi nyata menjaga bumi untuk masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan tingginya antusiasme pada penjualan tiket Presale BCA 1 dan 2 yang habis hanya dalam beberapa hari Pertunjukan Musikal Senja Teduh Pelita yang semula 3 - 5 Juli 2026, diperpanjang menjadi 3 - 12 Juli 2026, di Graha Bhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta. Pembelian tiket resmi hanya melalui website atau aplikasi TIKET.COM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk info lebih lanjut, kunjungi akun Instagram @jakartamovin dan Website <a href="http://www.jakartamovin.com.">www.jakartamovin.com.</a></p><br></p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_436_DARI-LAGU-MALIQ--amp--D-rsquo-ESSENTIALS-KE-PANGGUNG-MUSIKAL--SENJA-TEDUH-PELITA-HADIRKAN-KISAH-FUTURISTIK-YANG-IMAJINATIF.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/283062/dari-lagu-maliq-amp-drsquoessentials-ke-panggung-musikal-senja-teduh-pelita-hadirkan-kisah-futuristik-yang-imajinatif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>