<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 13 Aug 2026 12:33:52 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">PIKI Sumut Matangkan Persiapan Konferda, Bidik Seminar Nasional dengan 300 Peserta</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 12:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PIKI Sumut Matangkan Persiapan Konferda, Bidik Seminar Nasional dengan 300 Peserta]]></title>
            <description><![CDATA[PIKI Sumut Matangkan Persiapan Konferda, Bidik Seminar Nasional dengan 300 Peserta]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN - Panitia Persiapan Konferensi Daerah (Konferda) Dewan Pimpinan Daerah Persatuan Intelegensia Kristen Indonesia (DPD PIKI) Sumatera Utara mulai mematangkan persiapan agenda konferensi yang direncanakan berlangsung pada November 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persiapan tersebut dibahas dalam rapat perdana panitia Konferda DPD PIKI Sumut yang digelar di Jalan Harmonika Baru No. 83, Padang Bulan Selayang II, Kecamatan Medan Selayang, Kota Medan, Rabu (12/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat diawali ibadah singkat yang dipimpin Dr. Elprida Sinurat. Selanjutnya, rapat dipimpin Ketua Steering Committee (SC) Tonggo Pardede bersama Ketua Organizing Committee (OC) Pdt. Dr. Bumaman Teodeki Tarigan, S.IP., S.Si., MM. Rapat dihadiri jajaran SC dan OC serta Ketua Panitia didampingi Sekretaris Panitia Konferda DPD PIKI Sumut, Dr. Herdi Munte.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua OC Pdt. Dr. Bumaman Teodeki Tarigan mengatakan, rapat perdana tersebut menjadi momentum penting untuk menyatukan langkah seluruh panitia. Setiap seksi menyampaikan masukan sekaligus kesiapan untuk menjalankan tugas masing-masing. &quot;Pertemuan hari ini sangat bernas. Masing-masing seksi sudah menyampaikan masukan dan berkomitmen untuk sungguh-sungguh menyukseskan Konferda,&quot; ujar Tarigan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, panitia tidak ingin Konferda DPD PIKI Sumut hanya menjadi agenda organisasi yang berlangsung secara internal. Rangkaian kegiatan diharapkan mampu memberikan gaung yang lebih luas, termasuk melalui ibadah pembukaan, seminar nasional, hingga agenda persidangan Konferda. &quot;Harapan kami, kegiatan ini bisa menjadi gaung yang terdengar secara nasional, baik dari sisi kuantitas maupun kualitas. Karena itu, seluruh rangkaian acara harus dipersiapkan dengan baik,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu agenda yang menjadi perhatian panitia adalah seminar nasional atau focus group discussion (FGD) yang direncanakan berlangsung pada hari pertama. Panitia menargetkan kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 peserta dengan mengangkat isu-isu strategis yang berkaitan dengan kondisi Sumatera Utara. &quot;Untuk seminar nasional atau FGD, kami menargetkan sekitar 300 peserta. Isu yang dibahas nantinya berkaitan dengan kondisi Sumatera Utara. Bentuk dan tema kegiatan masih akan kami matangkan bersama,&quot; ujar Tarigan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari sisi kepesertaan Konferda, panitia mencatat sedikitnya 13 Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PIKI telah masuk dalam persiapan. Jumlah tersebut masih terbuka untuk bertambah seiring proses konsolidasi organisasi yang dilakukan DPD PIKI Sumut, khususnya bidang organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, waktu pelaksanaan Konferda masih dalam tahap penyesuaian. Panitia merencanakan agenda tersebut digelar pada November 2026 dengan mempertimbangkan arahan Ketua Umum DPP PIKI, Maruarar Sirait, yang juga menjabat Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain agenda dan kepesertaan, panitia juga masih melakukan penjajakan lokasi pelaksanaan. Sejumlah opsi tempat dipertimbangkan agar mampu mendukung seluruh rangkaian kegiatan sekaligus memberikan kenyamanan bagi peserta. &quot;Kami masih mencari opsi tempat pelaksanaan yang terbaik. Panitia siap memberikan pelayanan dan menyiapkan tempat yang terbaik sesuai arahan DPD PIKI Sumut,&quot; kata Tarigan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat perdana tersebut menjadi langkah awal bagi panitia untuk memastikan seluruh kebutuhan Konferda dipersiapkan secara terukur. Pembahasan lanjutan akan dilakukan dalam rapat berikutnya untuk menyelesaikan sejumlah agenda yang masih dalam proses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat kemudian ditutup dengan ibadah singkat. (*)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6075_PIKI-Sumut-Matangkan-Persiapan-Konferda--Bidik-Seminar-Nasional-dengan-300-Peserta.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285194/piki-sumut-matangkan-persiapan-konferda-bidik-seminar-nasional-dengan-300-peserta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Ikuti Rakor Forkopimda Regional Sumatera di Batam, Perkuat Sinergi Lintas Daerah Demi Stabilitas dan Percepatan Pembangunan</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 11:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Ikuti Rakor Forkopimda Regional Sumatera di Batam, Perkuat Sinergi Lintas Daerah Demi Stabilitas dan Percepatan Pembangunan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BELAWAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut serta dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BELAWAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut serta dalam Rapat Koordinasi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/forkopimda/" target="_blank">Forkopimda</a>) Regional Sumatera Tahun 2026 yang digelar di Kantor BP Batam, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (12/8/2026). Kegiatan ini menjadi wadah strategis penyatuan pandangan dan langkah antar-pemerintah daerah se-Sumatera demi menjaga stabilitas sekaligus mempercepat pembangunan berkelanjutan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> yang mengangkat isu-isu krusial lintas wilayah ini dihadiri langsung oleh para Gubernur dari delapan provinsi se-Sumatera, para <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> dan Wali Kota, serta unsur <a href="https://www.sumut24.co/tag/forkopimda/" target="_blank">Forkopimda</a> dan pejabat terkait lainnya. Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam forum ini menjadi bukti keseriusan Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam menyelaraskan langkah dan kebijakan dengan arahan pemerintah pusat serta kebutuhan pengembangan wilayah yang lebih luas.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/96da2f590cd7246bbde0051047b0d6f7_IMG-20260813-WA0032.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia, Muhammad Tito Karnavian, menekankan bahwa pertemuan ini bukan sekadar seremonial, melainkan momentum krusial untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, sinergi antar-daerah dan antar-unsur keamanan sangat diperlukan agar kebijakan pusat dan daerah berjalan seirama, terpadu, dan tepat sasaran demi kemajuan masyarakat di seluruh penjuru Sumatera.</p>Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Republik Indonesia, Muhammad Qodari, menyoroti pentingnya penyampaian kebijakan yang jelas dan menyeluruh kepada masyarakat. Pemerintah pusat berkomitmen membangun jaringan komunikasi yang efektif, termasuk bermitra dengan berbagai pemangku kepentingan dan media, agar informasi pembangunan dapat menjangkau seluruh lapisan masyarakat, terutama di era digital yang terus berkembang pesat.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/2b44928ae11fb9384c4cf38708677c48_IMG-20260813-WA0024.jpg"><br></p>Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Republik Indonesia, Jamari Chaniago, turut memaparkan berbagai tantangan strategis yang dihadapi, mulai dari dinamika geopolitik, pengamanan perbatasan dan keamanan maritim, mitigasi bencana, hingga pengendalian pertambangan tanpa izin. Isu-isu ini menjadi perhatian bersama karena menyangkut keamanan, ketertiban, dan kelestarian sumber daya alam di wilayah Sumatera secara menyeluruh.</p>Menanggapi berbagai arahan dan bahasan dalam rakor tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi sekaligus komitmen Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> untuk melanjutkan dan memperkuat koordinasi baik dengan pemerintah pusat maupun daerah tetangga.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/1afa34a7f984eeabdbb0a7d494132ee5_IMG-20260813-WA0028.jpg"><br></p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> ini sangat penting bagi kita di daerah, karena melalui koordinasi dan sinergi yang kuat, berbagai persoalan dapat kita identifikasi dan selesaikan secara bersama-sama. Tentunya, kita akan terus mendukung kebijakan pemerintah pusat dan memperkuat koordinasi dengan <a href="https://www.sumut24.co/tag/forkopimda/" target="_blank">Forkopimda</a> dalam menjaga keamanan, stabilitas, serta mendorong percepatan pembangunan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>,&quot; tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p>Kegiatan Rapat Koordinasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/forkopimda/" target="_blank">Forkopimda</a> Regional Sumatera Tahun 2026 berlangsung dengan aman, tertib, dan lancar. Diharapkan, hasil pertemuan ini menjadi landasan nyata bagi terciptanya kesatuan langkah, kebijakan yang selaras, serta sinergi yang kian kokoh demi kesejahteraan masyarakat Sumatera pada umumnya dan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> pada khususnya. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7050_Bupati-Asahan-Ikuti-Rakor-Forkopimda-Regional-Sumatera-di-Batam--Perkuat-Sinergi-Lintas-Daerah-Demi-Stabilitas-dan-Percepatan-Pembangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285193/bupati-asahan-ikuti-rakor-forkopimda-regional-sumatera-di-batam-perkuat-sinergi-lintas-daerah-demi-stabilitas-dan-percepatan-pembangunan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sumatera, Momentum Perkuat Sinergi dan Motivasi Berkarya</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 11:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Hadiri Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Regional Sumatera, Momentum Perkuat Sinergi dan Motivasi Berkarya]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATAM, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam acara Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATAM, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam acara <a href="https://www.sumut24.co/tag/apresiasi/" target="_blank">Apresiasi</a> Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera yang berlangsung di Hotel Radisson, Batam, Provinsi Kepulauan Riau, pada Rabu (12/8/2026) malam. Kegiatan ini menjadi wadah penghargaan sekaligus forum strategis untuk mendorong peningkatan kinerja, inovasi, kolaborasi, dan kualitas pelayanan publik di seluruh daerah di Pulau Sumatera.</p>Acara ini dihadiri oleh sejumlah kepala daerah tingkat provinsi dari berbagai wilayah di Sumatera, antara lain Gubernur Sumatera Utara, Gubernur Aceh, Gubernur Sumatera Barat, Gubernur Riau, Gubernur Jambi, Gubernur Sumatera Selatan, Gubernur Bengkulu, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, hingga Gubernur Kepulauan Riau. Turut hadir pula para <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> dan Wali Kota se-Sumatera, unsur Forkopimda, serta pejabat terkait lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/c45147dee729311ef5b5c3003946c48f_IMG-20260813-WA0020.jpg"><br></p>Direktur Utama Kompas TV, Rosianna Silalahi, dalam sambutannya menekankan bahwa setiap keberhasilan yang diraih oleh pemerintah daerah seharusnya dapat menjadi inspirasi bagi daerah lainnya. &quot;Indonesia yang kuat lahir dari daerah-daerah yang tumbuh,&quot; ujarnya. Ia berharap capaian dan inovasi yang dilakukan pemerintah daerah dapat menjadi contoh yang menular, sehingga seluruh daerah terdorong untuk terus berkembang dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakatnya.</p>Menteri Dalam Negeri RI, Muhammad Tito Karnavian, juga memberikan arahan penting terkait peran strategis pemerintah daerah. Menurutnya, pemerintah daerah adalah ujung tombak pelayanan langsung kepada masyarakat. Oleh karena itu, inovasi, kolaborasi, dan kerja nyata harus terus diperkuat agar terwujud pemerintahan yang efektif dan pelayanan publik yang semakin berkualitas.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_IMG-20260813-WA0021.jpg"><br></p>Sementara itu, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI, Muhammad Qodari, menegaskan bahwa penghargaan yang diberikan dalam acara ini bukan sekadar piala atau piagam semata. &quot;Penghargaan ini adalah pesan bahwa negara hadir, dan seluruh pihak memiliki komitmen untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat,&quot; ungkapnya.</p>Dari sisi lembaga legislatif, Ketua Komisi II DPR RI, Muhammad Rifqinizamy Karsayuda, menyampaikan komitmennya untuk menjadi jembatan penghubung antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Ia berjanji akan mendukung penyampaian aspirasi daerah sekaligus mencari solusi bersama atas berbagai persoalan pembangunan yang dihadapi di lapangan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_IMG-20260813-WA0018.jpg"><br></p>Menanggapi penyelenggaraan kegiatan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan, Taufik Zainal Abidin, memberikan apresiasi yang tinggi. Baginya, arahan dan penghargaan yang disampaikan dalam forum ini menjadi bahan bakar motivasi untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan daerahnya. &quot;Kegiatan ini menjadi momentum memperkuat sinergi dan kolaborasi. Apa yang disampaikan pemerintah pusat menjadi masukan sekaligus motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat,&quot; ujarnya.</p>Acara <a href="https://www.sumut24.co/tag/apresiasi/" target="_blank">Apresiasi</a> Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Sumatera pun berlangsung dalam suasana yang aman, tertib, dan lancar, meninggalkan kesan mendalam bagi seluruh peserta sebagai langkah awal menuju pembangunan daerah yang lebih maju dan terintegrasi di seluruh wilayah Sumatera. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1128_Bupati-Asahan-Hadiri-Apresiasi-Pemerintah-Daerah-Berprestasi-2026-Regional-Sumatera--Momentum-Perkuat-Sinergi-dan-Motivasi-Berkarya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285192/bupati-asahan-hadiri-apresiasi-pemerintah-daerah-berprestasi-2026-regional-sumatera-momentum-perkuat-sinergi-dan-motivasi-berkarya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebah</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 11:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubungkan Kebah]]></title>
            <description><![CDATA[JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (GRASINDO) Luncurkan Komik Pengantar Kebahagiaan, Mengangkat Kisah Para Kurir yang Menghubun]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta &ndash; JNE bersama Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo) resmi meluncurkan komik Pengantar Kebahagiaan dalam sebuah acara Comic Launch yang diselenggarakan di Gramedia Jalma Melawai, Jakarta, pada Rabu (12/8). Melalui talkshow yang menghadirkan penulis Maman Suherman atau Kang Maman, illustrator Muhammad "Mice" Misrad dan Eri Palgunadi selaku SVP Marketing Group Head JNE, peluncuran komik ini menjadi ruang apresiasi bagi para kurir yang selama ini berperan penting menghubungkan penjual dan pembeli, sekaligus menghadirkan kebahagiaan melalui setiap paket yang mereka antarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komik Pengantar Kebahagiaan merupakan hasil kolaborasi antara Mice Cartoon sebagai ilustrator dan Kang Maman sebagai penulis narasi. Melalui perpaduan ilustrasi yang khas dan cerita yang hangat, komik ini mengangkat sisi kemanusiaan dari profesi kurir yang sering kali luput dari perhatian. Di tengah pesatnya perkembangan belanja daring, para kurir menjadi sosok yang berada di garis depan dan bersentuhan langsung dengan masyarakat, menghadirkan cerita-cerita sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam komik ini, Mice memotret berbagai fenomena urban yang melekat dengan kehidupan para kurir melalui ilustrasi yang jenaka, autentik, dan menggelitik. Cerita tersebut kemudian diperkaya dengan narasi Kang Maman yang mengajak pembaca melihat lebih dalam makna kebaikan, empati, dan kebahagiaan yang hadir dari sebuah profesi yang kerap dianggap biasa. Kolaborasi keduanya menghadirkan sebuah karya yang tidak hanya menghibur, tetapi juga mengajak pembaca untuk lebih menghargai mereka yang setiap hari menjadi penghubung kebahagiaan bagi banyak orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kang Maman mengatakan bahwa komik ini lahir dari keinginan untuk menghadirkan cerita-cerita sederhana yang sering terlewatkan, namun memiliki makna besar dalam kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Di balik setiap paket yang tiba di tangan kita, ada manusia yang bekerja dengan dedikasi, menghadapi berbagai tantangan, dan tetap berusaha mengantarkan kebahagiaan kepada orang lain. Melalui komik ini, kami ingin mengajak pembaca melihat mereka bukan hanya sebagai pengantar barang, tetapi juga sebagai pengantar harapan dan kebahagiaan."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Mice Cartoon menjelaskan bahwa ilustrasi dalam komik ini berangkat dari pengamatannya terhadap kehidupan masyarakat perkotaan yang sangat dekat dengan aktivitas para kurir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kurir adalah bagian dari wajah kota hari ini. Mereka hadir di berbagai situasi yang akrab dengan keseharian kita. Saya mencoba menangkap momen-momen itu lewat ilustrasi yang ringan, dekat, dan semoga bisa membuat pembaca tersenyum sekaligus lebih menghargai profesi mereka."<br>Sebagai perusahaan jasa pengiriman yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia, JNE turut mendukung penerbitan komik ini sebagai bentuk apresiasi terhadap profesi kurir sekaligus upaya menyebarkan nilai-nilai kemanusiaan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;         	Menyambut usia JNE ke-36 tahun serta dalam rangka menyemarakkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, JNE menghadirkan berbagai program menarik bagi pelanggan setianya. Melalui program JNE Loyalty Card (JLC), para member dapat menukarkan 81 poin untuk mendapatkan komik Pengantar Kebahagiaan beserta merchandise eksklusif mulai dari 17 Agustus 2026 hingga persediaan masih ada melalui tautan https://jlc.jne.co.id/.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;         	Selain itu, melalui layanan Pesenan Oleh-oleh Nusantara (Pesona), JNE menghadirkan produk bundling eksklusif karya Mice Cartoon seharga Rp85.000 dengan syarat dan ketentuan berlaku mulai dari 18 Agustus 2026 hingga persediaan masih ada. JNE juga memberikan penawaran hemat ongkir untuk pembelian komik melalui link berikut https://bit.ly/KomikPengantarKebahagiaan selama periode 10 hingga 31 Agustus 2026, serta menyelenggarakan giveaway komik Pengantar Kebahagiaan pada 14 - 21 Agustus 2026 di akun instagram resmi @JNE_ID.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;         	SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi, menyampaikan bahwa JNE selalu berupaya memberikan semangat &quot;Connecting Happiness&quot; melalui filosofi Berbagi, Memberi, dan Menyantuni. &quot;Kehadiran komik Pengantar Kebahagiaan karya kolaborasi Mice Cartoon dan Maman Suherman ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi seni, tetapi juga wujud nyata ucapan terima kasih kepada para kurir garda terdepan yang setia mengantarkan kebahagiaan bagi seluruh masyarakat indonesia. Kami percaya bahwa setiap pengiriman bukan hanya tentang mengantarkan paket, tetapi juga menghubungkan cerita, harapan, dan kebahagiaan. Melalui kolaborasi bersama Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo), kami berharap masyarakat dapat melihat lebih dekat dedikasi para kurir yang setiap hari menjadi bagian penting dalam kehidupan kita,&quot; jelas Eri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami percaya bahwa setiap pengiriman bukan hanya tentang mengantarkan paket, tetapi juga menghubungkan cerita, harapan, dan kebahagiaan. Melalui kolaborasi bersama Grasindo dalam menghadirkan Pengantar Kebahagiaan, kami berharap masyarakat dapat melihat lebih dekat dedikasi para kurir yang setiap hari menjadi bagian penting dalam kehidupan kita," ujar SVP Marketing Group Head JNE, Eri Palgunadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada sesi talkshow ini, para penulis menjelajahi inspirasi yang melatarbelakangi komik ini, yakni kurir-kurir JNE dan perjalanan suka duka mereka. Peluncuran komik ini juga dirayakan dengan sesi book signing bersama Kang Maman dan Mice Cartoons yang diramaikan oleh pengunjung. Selama acara berlangsung, pengunjung mendapat kesempatan untuk berfoto di photobooth dan standing character yang disediakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui peluncuran komik ini, JNE dan Penerbit Gramedia Widiasarana Indonesia (Grasindo) berharap Pengantar Kebahagiaan dapat menginspirasi masyarakat untuk melihat bahwa kebahagiaan sering kali hadir melalui hal-hal sederhana, termasuk dari mereka yang setiap hari mengantarkan paket hingga tiba di depan pintu rumah. Komik ini juga menjadi pengingat bahwa di balik setiap perjalanan pengiriman, terdapat kisah tentang kerja keras, kepedulian, dan semangat untuk menghadirkan manfaat bagi sesama.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1691_JNE-dan-Penerbit-Gramedia-Widiasarana-Indonesia--GRASINDO--Luncurkan-Komik-Pengantar-Kebahagiaan--Mengangkat-Kisah-Para-Kurir-yang-Menghubungkan-Kebah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285191/jne-dan-penerbit-gramedia-widiasarana-indonesia-grasindo-luncurkan-komik-pengantar-kebahagiaan-mengangkat-kisah-para-kurir-yang-menghubungkan-kebah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Komisaris PLN Tinjau Sistem Kelistrikan Sumbagut, Evaluasi Blackout Jadi Fokus Utama</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 11:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Komisaris PLN Tinjau Sistem Kelistrikan Sumbagut, Evaluasi Blackout Jadi Fokus Utama]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Dewan Komisaris PT PLN (Persero) memperkuat pengawasan terhadap keandalan sistem kelistrikan Sumatera melalui kunjungan k]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Dewan <a href="https://www.sumut24.co/tag/komisari/" target="_blank">Komisari</a>s PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) memperkuat pengawasan terhadap keandalan sistem kelistrikan Sumatera melalui kunjungan kerja ke wilayah kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Pelaksana Pengatur Beban (UP2B) <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a>, Senin (10/8/2026).</p>Kunjungan kerja yang dilaksanakan di Ruang Rapat Simarjarunjung, Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UP2B <a href="https://www.sumut24.co/tag/sumbagut/" target="_blank">Sumbagut</a>, Jalan Yos Sudarso, Kota Medan, tersebut dipimpin <a href="https://www.sumut24.co/tag/komisari/" target="_blank">Komisari</a>s <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Jisman Parada Hutajulu. Agenda ini menjadi bagian dari upaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> memperkuat evaluasi dan kesiapan sistem kelistrikan menyusul gangguan sistem yang menyebabkan blackout di sejumlah wilayah Sumatera pada Mei 2026.</p>Dalam kunjungan tersebut, Jisman Parada Hutajulu berdiskusi bersama jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> di Sumatera Utara, meliputi General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU), Rizki Aftarianto, General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Induk Distribusi Sumatera Utara (UID Sumut), Rizky Mochamad, serta General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3BS), Elvanto, beserta jajaran masing-masing unit.</p>Pertemuan membahas kondisi sistem kelistrikan, evaluasi terhadap gangguan yang terjadi, kesiapan infrastruktur ketenagalistrikan, serta langkah-langkah penguatan keandalan dan mitigasi risiko agar kontinuitas pasokan listrik di Sumatera semakin terjaga.</p>Sebelumnya, gangguan sistem kelistrikan pada Mei 2026 berdampak luas terhadap sejumlah wilayah di Sumatera. Pemerintah melalui Kementerian ESDM mencatat gangguan tersebut berkaitan dengan sistem transmisi dan berdampak secara berantai terhadap sistem kelistrikan Sumatera. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> kemudian melakukan pemulihan secara bertahap hingga sistem kembali normal.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/komisari/" target="_blank">Komisari</a>s <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>, Jisman Parada Hutajulu menegaskan bahwa keandalan sistem kelistrikan harus menjadi perhatian bersama, khususnya melalui penguatan koordinasi lintas unit dan peningkatan kesiapan menghadapi berbagai potensi gangguan.</p>&quot;Kejadian blackout menjadi pembelajaran penting bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> untuk terus memperkuat keandalan sistem secara menyeluruh. Tidak hanya memastikan infrastruktur dalam kondisi siap, tetapi juga memastikan koordinasi, respons terhadap gangguan, serta mitigasi risiko berjalan cepat dan efektif. Kita ingin setiap potensi gangguan dapat diantisipasi sedini mungkin sehingga pelayanan kelistrikan kepada masyarakat tetap terjaga,&quot; ujar Jisman.</p>GM <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UIP SBU, Rizki Aftarianto mengatakan bahwa pembangunan infrastruktur kelistrikan memiliki peran strategis dalam memperkuat ketahanan sistem Sumatera. Menurutnya, evaluasi pascagangguan harus diterjemahkan ke dalam langkah konkret, termasuk memastikan kesiapan infrastruktur pembangkit dan jaringan yang sedang maupun akan dibangun.</p>&quot;Sebagai unit yang memiliki mandat dalam pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan, kami melihat keandalan sistem harus dibangun sejak tahap perencanaan dan pembangunan. Setiap proyek yang kami kerjakan tidak hanya harus selesai tepat waktu, tetapi juga harus memberikan kontribusi nyata terhadap penguatan sistem dan ketahanan kelistrikan Sumatera. Masukan dari Dewan <a href="https://www.sumut24.co/tag/komisari/" target="_blank">Komisari</a>s menjadi dorongan bagi kami untuk memastikan setiap pembangunan infrastruktur <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> semakin andal, adaptif dan mampu menjawab kebutuhan sistem di masa depan,&quot; tegas Rizki Aftarianto.</p>Sementara itu, GM <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UIP3BS, Elvanto menyampaikan bahwa keandalan sistem sangat ditentukan oleh kesiapan jaringan transmisi serta koordinasi pengoperasian sistem secara terpadu.</p>&quot;Kami terus melakukan evaluasi dan penguatan pada sisi penyaluran serta pengaturan sistem. Setiap kejadian menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kesiapan personel, keandalan infrastruktur dan efektivitas koordinasi. Prinsipnya, sistem harus mampu merespons setiap kondisi secara cepat, terukur dan terkoordinasi,&quot; kata Elvanto.</p>Senada, GM <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumut, Rizky Mochamad menekankan pentingnya memastikan kesiapan sistem dari sisi distribusi hingga pelayanan kepada pelanggan.</p>&quot;Keandalan sistem bukan hanya tentang bagaimana listrik dapat disalurkan, tetapi juga bagaimana kami memastikan masyarakat mendapatkan pelayanan yang cepat dan andal ketika terjadi gangguan. Evaluasi ini menjadi momentum bagi kami untuk memperkuat kesiapan operasi, koordinasi antarunit, serta langkah mitigasi sehingga dampak gangguan terhadap pelanggan dapat diminimalkan,&quot; pungkas Rizky Mochamad. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7417_Komisaris-PLN-Tinjau-Sistem-Kelistrikan-Sumbagut--Evaluasi-Blackout-Jadi-Fokus-Utama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285190/komisaris-pln-tinjau-sistem-kelistrikan-sumbagut-evaluasi-blackout-jadi-fokus-utama/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN UIP SBU Dan PTPN I Perkuat Sinergi Pemanfaatan Aset Untuk Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 11:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN UIP SBU Dan PTPN I Perkuat Sinergi Pemanfaatan Aset Untuk Percepatan Infrastruktur Ketenagalistrikan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN , PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) memperkuat sinergi dengan PT Perkebunan Nusantar]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN , PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a>) memperkuat sinergi dengan PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) Regional 1 dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan di Sumatera Bagian Utara, Selasa (11/08/2026) di kantor PTPN I Regional 1 di Tanjung Morawa Km. 21, Kab. Deli Serdang.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/sinergi/" target="_blank">Sinergi</a> tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan ketersediaan dan kepastian lahan bagi pembangunan jaringan transmisi serta Gardu Induk/Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GI/GITET), sekaligus mengoptimalkan pemanfaatan aset negara untuk kepentingan umum.</p>Dalam pertemuan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> dipimpin oleh General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> Rizki Aftarianto, didampingi Senior Manager Perizinan, Pertanahan dan Komunikasi Reza Pane, Manager Unit Pelaksana Proyek <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> 3 Andhika Putra Kusuma, Manager Perizinan dan Komunikasi Effiaty Polapa, Asisten Manajer Pertanahan UPP <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> 3 Yubel Sitompul, serta Asisten Manajer Pertanahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> Emir Rauf Novandi.</p>Sementara dari PTPN I Regional 1 hadir Plt. Region Head Wispramono Budiman, Kepala Bagian SDM dan Sekretariat Desmon MN, Kepala Sub Bagian Kesekretariatan dan Humas Rahmat Kurniawan, serta Plt. Kepala Sub Bagian Optimalisasi dan Disposal Aset Ridho Hutabarat.</p>Pembahasan difokuskan pada penguatan kolaborasi dalam aspek pertanahan dan pengelolaan aset yang berkaitan dengan kebutuhan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Dalam materi sinergi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>&ndash;PTPN, kolaborasi tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat bagi seluruh pihak, yakni <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> memperoleh kepastian lahan untuk pembangunan transmisi dan GI/GITET secara andal, sementara PTPN mendapatkan nilai tambah bagi negara melalui mekanisme penghapusbukuan aset untuk kepentingan umum.</p>Materi yang dibahas juga mencakup hasil identifikasi awal kebutuhan lahan pada sejumlah proyek transmisi dan gardu induk. Salah satunya pembangunan SUTET 275 kV Pangkalan Susu&ndash;Medan Barat, yang memiliki kebutuhan penanganan aspek pertanahan dengan hasil identifikasi sebanyak 217 alas hak. Dari jumlah tersebut, terdapat 94 bidang yang teridentifikasi sebagai HGU dan 80 diantaranya berada di kebun PTPN, di samping bidang tanah masyarakat, kawasan hutan, tanah negara, serta aset perkebunan.</p>Selain itu, sinergi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan PTPN juga berkaitan dengan sejumlah infrastruktur strategis lainnya. Materi mencatat adanya 28 tapak tower pada jaringan transmisi 275 kV Pangkalan Susu&ndash;Arun yang berada di kawasan PTPN dengan lokasi tapak tower di Provinsi Aceh.</p>Pada sisi pembangunan gardu induk, kebutuhan lahan juga menjadi bagian penting dari pembahasan. GITET 275 kV Medan Barat tercatat berada di kawasan PTPN dengan kebutuhan luas lahan sebesar 4,9 hektare. Sementara untuk GITET 500 kV Rantau Prapat membutuhkan lahan sekitar 12 hektare pada kawasan PTPN.</p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> Rizki Aftarianto mengatakan, sinergi dengan PTPN merupakan langkah strategis untuk memastikan aspek pertanahan tidak menjadi hambatan dalam percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.</p>&quot;Pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan membutuhkan kepastian, termasuk kepastian lahan. Karena itu, kolaborasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan PTPN harus kita bangun secara konstruktif, transparan, dan berorientasi pada kepentingan negara. Ketika aset negara dapat dioptimalkan untuk mendukung pembangunan infrastruktur strategis, manfaatnya bukan hanya bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> atau PTPN, tetapi juga bagi masyarakat dan perekonomian daerah,&quot; ujar Rizki.</p>Menurut Rizki, kolaborasi tersebut sejalan dengan semangat Satu <a href="https://www.sumut24.co/tag/dan/" target="_blank">Dan</a>antara, yakni membangun sinergi antarbadan usaha milik negara untuk menghasilkan manfaat yang lebih besar dan mempercepat pencapaian program strategis pemerintah.</p>&quot;Semangatnya adalah bagaimana kita bergerak bersama dengan satu tujuan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> membutuhkan kepastian lahan untuk menghadirkan infrastruktur listrik yang andal, sementara aset PTPN dapat memberikan kontribusi bagi pembangunan nasional melalui mekanisme yang sesuai dengan ketentuan. Ini adalah bentuk nyata kolaborasi BUMN untuk kepentingan yang lebih besar,&quot; tambahnya.</p>Plt. Region Head PTPN I Regional 1 Wispramono Budiman menyambut positif penguatan koordinasi tersebut. Menurutnya, sinergi antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan PTPN menjadi bagian penting dalam memastikan aset negara dapat memberikan manfaat optimal sekaligus mendukung pembangunan infrastruktur strategis.</p>&quot;Kami melihat sinergi ini sebagai kolaborasi yang memberikan manfaat bagi negara. PTPN memiliki aset yang harus dikelola secara optimal dan sesuai ketentuan, sementara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> memiliki kebutuhan untuk mendukung pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan. Dengan komunikasi dan koordinasi yang baik, kita dapat mencari solusi terbaik sehingga aset tersebut dapat memberikan nilai tambah dan mendukung kepentingan pembangunan,&quot; ujar Wispramono.</p>Ia menambahkan, koordinasi lintas institusi perlu terus diperkuat agar setiap proses dapat berjalan efektif, terukur, dan sesuai dengan regulasi yang berlaku.</p>Kolaborasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> dan PTPN tersebut juga memiliki landasan dalam mekanisme penghapusbukuan aset untuk kepentingan umum. Materi paparan menyebutkan bahwa proses tersebut menjadi bagian dari dasar hukum penghapusbukuan aset sesuai Permen BUMN Nomor 02/MBU/2010, sekaligus menjadi implementasi nilai kolaboratif dalam semangat Satu <a href="https://www.sumut24.co/tag/dan/" target="_blank">Dan</a>antara.</p>Melalui penguatan sinergi ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/uip/" target="_blank">UIP</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sbu/" target="_blank">SBU</a> dan PTPN I Regional 1 berkomitmen untuk terus membangun koordinasi yang efektif dalam penyelesaian aspek pertanahan dan aset, sehingga pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berjalan lebih cepat, tepat, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>Kolaborasi tersebut menjadi wujud nyata semangat BUMN untuk Indonesia&mdash;menghubungkan kepentingan pengelolaan aset, pembangunan infrastruktur, dan pelayanan publik dalam satu langkah bersama demi memperkuat sistem kelistrikan serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1644_PLN-UIP-SBU-Dan-PTPN-I-Perkuat-Sinergi-Pemanfaatan-Aset-Untuk-Percepatan-Infrastruktur-Ketenagalistrikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285189/pln-uip-sbu-dan-ptpn-i-perkuat-sinergi-pemanfaatan-aset-untuk-percepatan-infrastruktur-ketenagalistrikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Buka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria, Wujudkan Penataan Tanah yang Berkeadilan dan Sejahterakan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 11:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Buka Rapat Gugus Tugas Reforma Agraria, Wujudkan Penataan Tanah yang Berkeadilan dan Sejahterakan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan melangkah nyata menuju penataan pertanahan yang lebih adil dan merata. Pada Rabu, 1]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> melangkah nyata menuju penataan pertanahan yang lebih adil dan merata. Pada Rabu, 12 Agustus 2026, pukul 08.00 Wib, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka <a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/gugus/" target="_blank">Gugus</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tugas/" target="_blank">Tugas</a> Reforma Agraria Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Tahun 2026 yang berlangsung di Aula Melati Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Kegiatan ini dihadiri oleh Kasdim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kepala Badan Pertanahan Nasional (BPN) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Pangihutan Manurung, para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta sejumlah tamu undangan lainnya. <a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> ini menjadi momentum penting dalam menyatukan langkah dan komitmen berbagai pihak untuk melaksanakan reforma agraria di wilayah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Dalam sambutannya, Kepala BPN Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Pangihutan Manurung menjelaskan bahwa rapat ini diselenggarakan sebagai upaya bersama untuk mengoordinasikan penataan kembali struktur penguasaan, pemilikan, penggunaan, dan pemanfaatan tanah agar lebih berkeadilan. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk mendukung penyelesaian sengketa dan konflik agraria yang selama ini menjadi persoalan di tengah masyarakat, sehingga pada akhirnya dapat berdampak positif terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat luas.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/65ded5353c5ee48d0b7d48c591b8f430_IMG-20260813-WA0014.jpg"><br></p>Kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gugus/" target="_blank">Gugus</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tugas/" target="_blank">Tugas</a> Reforma Agraria Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> ini direncanakan berlangsung mulai Mei hingga November 2026. Guna menjamin kelancaran pelaksanaannya, pihaknya memohon dukungan dan bantuan penuh dari Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan dengan baik dan mencapai sasaran yang diharapkan.</p>Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto, S.H., M.A.P., dalam arahannya menegaskan bahwa pelaksanaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gugus/" target="_blank">Gugus</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tugas/" target="_blank">Tugas</a> Reforma Agraria merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya mewujudkan cita-cita reforma agraria, khususnya dalam mengurangi ketimpangan pemilikan tanah dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat. Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa kegiatan ini sekaligus menjadi simbol sinergi dan kolaborasi yang erat antara Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, BPN, serta seluruh unsur yang tergabung dalam <a href="https://www.sumut24.co/tag/gugus/" target="_blank">Gugus</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tugas/" target="_blank">Tugas</a> Reforma Agraria.</p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> ini menjadi momentum penting untuk mewujudkan penataan agraria yang berkeadilan, yang pada akhirnya dapat memberikan manfaat sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>," tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga berharap pelaksanaan reforma agraria di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> tidak sekadar berhenti pada kegiatan seremonial belaka, melainkan mampu menghasilkan berbagai keputusan dan kesepakatan yang nyata, jelas, dan dapat menjadi pedoman serta arah pelaksanaan program <a href="https://www.sumut24.co/tag/gugus/" target="_blank">Gugus</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tugas/" target="_blank">Tugas</a> Reforma Agraria sepanjang tahun 2026.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/42a0e188f5033bc65bf8d78622277c4e_IMG-20260813-WA0008.jpg"><br></p>Selain itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> meminta seluruh perangkat daerah yang tergabung dalam <a href="https://www.sumut24.co/tag/gugus/" target="_blank">Gugus</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tugas/" target="_blank">Tugas</a> Reforma Agraria Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> untuk secara aktif melakukan koordinasi dan bekerja sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Sinergi dan kerja sama antarberbagai pihak sangat diperlukan agar penataan pertanahan dapat berjalan tertib, terarah, dan tujuan reforma agraria dapat diwujudkan secara nyata serta membawa manfaat yang dirasakan langsung oleh masyarakat.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rapat/" target="_blank">Rapat</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/gugus/" target="_blank">Gugus</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tugas/" target="_blank">Tugas</a> Reforma Agraria ini berlangsung khidmat dengan rangkaian acara yang dimulai dari pembacaan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya, pembacaan doa, dilanjutkan dengan sambutan Kepala BPN Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Seluruh kegiatan berakhir pada pukul 09.00 Wib dengan suasana yang aman, tertib, lancar, dan berjalan dengan sukses. (dre)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8952_Wakil-Bupati-Asahan-Buka-Rapat-Gugus-Tugas-Reforma-Agraria--Wujudkan-Penataan-Tanah-yang-Berkeadilan-dan-Sejahterakan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285188/wakil-bupati-asahan-buka-rapat-gugus-tugas-reforma-agraria-wujudkan-penataan-tanah-yang-berkeadilan-dan-sejahterakan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas</guid>
            <pubDate>Thu, 13 Aug 2026 08:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas]]></title>
            <description><![CDATA[Tobat Ekologis dari Balik Tembok Lapas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh Abdullah Rasyid<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemarin sore saya menemui seorang senior aktivis yang kini dipercaya menjadi Menteri Lingkungan Hidup, Bang Mohammad Jumhur Hidayat, di ruang kerjanya. Saya datang bersama Staf Ahli Menteri Agama, Prof. Iswandi Syahputra. Obrolan kami berangkat dari satu kegelisahan yang sama: kerusakan lingkungan tidak akan selesai hanya dengan regulasi, teknologi, anggaran, atau operasi penegakan hukum. Ada sesuatu yang lebih mendasar yang harus disentuh, yakni cara manusia memandang alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bang Jumhur sedang mendorong gagasan Tobat Ekologis. Istilah ini menarik karena menempatkan persoalan lingkungan bukan semata-mata sebagai urusan teknis, melainkan juga persoalan moral. Manusia diajak mengoreksi hubungannya dengan bumi. Bukan setelah hutan habis, sungai tercemar, atau bencana datang, tetapi sejak dari cara berpikir tentang apa sebenarnya posisi manusia di tengah alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gagasan tersebut bertemu dengan ikhtiar Menteri Agama yang mengarusutamakan ekoteologi. Jika Tobat Ekologis berbicara tentang perubahan sikap dan perilaku, ekoteologi memberi alasan spiritual mengapa perubahan itu perlu dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prof. Iswandi memberi satu pandangan yang terus terngiang dalam pikiran saya. Ekoteologi mengandaikan keyakinan yang benar-benar hidup dalam hati bahwa alam semesta tidak pernah terpisah dari tanda-tanda kebesaran Tuhan. Alam bukan ruang kosong yang bebas diperlakukan semau manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Al-Qur&#039;an mengingatkan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;وَلِلّٰهِ الْمَشْرِقُ وَالْمَغْرِبُ فَاَيْنَمَا تُوَلُّوْا فَثَمَّ وَجْهُ اللّٰهِۗ اِنَّ اللّٰهَ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hanya milik Allah timur dan barat. Ke mana pun kamu menghadap, di sanalah wajah Allah. Sesungguhnya Allah Mahaluas lagi Maha Mengetahui."<br>(QS. Al-Baqarah: 115)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu ayat ini bukan untuk menyamakan Tuhan dengan alam. Pesannya justru membawa manusia pada kesadaran bahwa seluruh semesta berada dalam kekuasaan dan pengetahuan-Nya. Bahkan, dalam ungkapan Prof. Iswandi, tidak ada sebutir debu pun yang dapat terbang tanpa izin Tuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalau keyakinan itu benar-benar masuk ke dalam kesadaran, semestinya cara kita memperlakukan alam ikut berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sungai tidak mudah dijadikan saluran limbah. Hutan tidak hanya dihitung dari kubikasi kayu. Gunung tidak melulu dipandang dari kandungan mineralnya. Tanah tidak semata-mata dilihat sebagai komoditas yang nilainya naik turun mengikuti pasar. Alam memiliki nilai sebelum manusia memberinya harga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di titik itu, Tobat Ekologis dan ekoteologi menemukan perjumpaannya. Yang satu mengajak manusia berubah, yang lain menanamkan alasan terdalam mengapa perubahan itu menjadi bagian dari tanggung jawab keimanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut saya kemudian menceritakan sesuatu yang sebenarnya sudah kami jalankan di Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto sejak awal mendorong program aksi pemanfaatan lahan di lingkungan unit pelaksana teknis. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto mengenai penguatan ketahanan pangan. Lahan-lahan yang tersedia di sekitar <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>, Rutan, dan sejumlah unit kerja didorong agar tidak dibiarkan menganggur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di berbagai tempat, lahan itu mulai ditanami sayuran, buah-buahan, dan tanaman pangan. Ada pula yang dikembangkan untuk peternakan dan perikanan. Bagi lingkungan pemasyarakatan, kegiatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari pembinaan kemandirian warga binaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya lalu berpikir, mengapa kegiatan seperti ini harus berhenti pada label ketahanan pangan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maknanya dapat diperluas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika sebidang tanah yang semula kosong ditanami, kita bukan hanya menghasilkan cabai, jagung, sayur, atau buah. Kita sedang menghidupkan tanah. Ketika sebuah pohon tumbuh, manfaatnya bukan hanya buah atau kayunya. Ia menyerap air, memberi teduh, memperbaiki kualitas udara, menyimpan karbon, dan meninggalkan jejak yang bisa bertahan jauh lebih lama daripada masa jabatan orang yang menanamnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluangnya bahkan jauh lebih besar. Sampah organik dari dapur <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> dan Rutan dapat diolah menjadi kompos. Plastik sekali pakai bisa mulai dikurangi. Air hujan dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan penyiraman. Halaman kantor imigrasi yang kosong bisa menjadi taman produktif. Penghematan listrik dan air dapat masuk ke dalam kebiasaan kerja sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika saya ceritakan hal tersebut, Bang Jumhur menyambutnya dengan antusias. Ada keinginan untuk menindaklanjuti dalam bentuk kerja sama yang lebih sistematis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi saya, justru di situlah kekuatan Tobat Ekologis. Ia tidak perlu selalu dimulai dari program baru yang besar. Banyak pintu masuk sebenarnya sudah tersedia. Yang dibutuhkan adalah keberanian memberi makna baru pada apa yang telah dikerjakan, memperluas skalanya, lalu menjaga konsistensinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kementerian Lingkungan Hidup memiliki pengetahuan, instrumen, dan jaringan dalam pengelolaan lingkungan. Kementerian Agama mempunyai kekuatan besar dalam membangun kesadaran moral dan spiritual masyarakat. Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mempunyai jaringan unit kerja yang tersebar di banyak daerah, dengan lahan dan komunitas yang dapat digerakkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika ketiganya bertemu, gagasan yang semula abstrak dapat berubah menjadi praktik sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya membayangkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> dan Rutan kelak tidak hanya dikenal melalui tembok, jeruji, atau menara penjagaan. Di dalamnya ada kebun, pembibitan, pengolahan sampah, kolam ikan, dan ruang hijau yang dirawat warga binaan. Ada proses belajar bagaimana menanam, menunggu, memelihara, lalu menikmati hasil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam dunia pemasyarakatan, maknanya menjadi lebih kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemasyarakatan sesungguhnya dibangun di atas keyakinan bahwa manusia dapat berubah. Seseorang yang pernah melakukan kesalahan tidak boleh selamanya dikunci oleh masa lalunya. Ia menjalani konsekuensi, mendapat pembinaan, kemudian dipersiapkan untuk kembali ke masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tobat ekologis mempunyai semangat yang hampir sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manusia terlebih dahulu harus berani mengakui bahwa cara hidupnya telah melukai bumi. Setelah itu datang kesadaran, perubahan perilaku, dan usaha memperbaiki kerusakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bayangkan seorang warga binaan menanam sebatang pohon. Setiap hari ia menyiramnya. Perlahan tumbuh. Suatu saat orang itu bebas, tetapi pohon yang ditanamnya tetap berdiri, memberi keteduhan kepada orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada sesuatu yang indah di sana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemasyarakatan tidak hanya memulihkan manusia. Manusia yang sedang dipulihkan justru diberi kesempatan ikut memulihkan alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentu Tobat Ekologis tidak boleh direduksi menjadi sekadar gerakan menanam pohon. Tantangannya jauh lebih besar. Ia harus menyentuh pola konsumsi, pengelolaan sampah, energi, tata ruang, cara berproduksi, bahkan paradigma pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak masuk akal meminta masyarakat mengurangi sampah jika sistem produksi terus membanjiri pasar dengan barang sekali pakai. Tidak cukup mengajak warga menanam pohon jika pada saat yang sama kerusakan hutan berlangsung lebih cepat daripada pemulihannya. Kesalehan ekologis juga kehilangan arti apabila pembangunan masih melihat daya dukung lingkungan sebagai urusan pinggiran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perubahan memang harus terjadi pada dua wilayah sekaligus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manusia perlu belajar membatasi diri. Negara harus memastikan pembangunan tidak menghabiskan masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ekoteologi memberi keduanya kedalaman moral. Menanam pohon tidak lagi sekadar kegiatan seremonial. Menghemat air bukan hanya soal mengurangi tagihan. Mengurangi sampah bukan cuma perkara kebersihan. Semua itu dapat dibaca sebagai bentuk syukur dan tanggung jawab terhadap ciptaan Tuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Percakapan sore tadi membuat saya semakin yakin bahwa jalan menyelamatkan lingkungan tidak cukup dibangun dengan aturan yang lebih keras atau teknologi yang semakin maju.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita juga membutuhkan manusia yang bersedia berubah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab jika alam benar-benar kita pahami sebagai amanah, merusaknya bukan hanya berarti merusak tempat hidup kita sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita sedang lalai menjaga sesuatu yang dititipkan Tuhan kepada kita.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6611_Tobat-Ekologis-dari-Balik-Tembok-Lapas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285187/tobat-ekologis-dari-balik-tembok-lapas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dukung Program Gubernur Sumut Perumda Tirtanadi Gratiskan Biaya Pemasangan Pipa Distribusi Air Bersih ke Masyarakat</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 23:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dukung Program Gubernur Sumut Perumda Tirtanadi Gratiskan Biaya Pemasangan Pipa Distribusi Air Bersih ke Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPerumda Tirtanadi Provinsi Sumatera Utara  melalui program Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution terus memperkuat]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a> Provinsi Sumatera Utara  melalui program Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Bobby Nasution terus memperkuat pelayanan kepada masyarakat, dengan  memperluas akses air bersih yang sehat, aman dan nyaman.</p><br></p>Hal itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi program pelayanan <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a>, Rabu (12/8/2026), di Aula Lantai IV Kantor Pusat <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a>, Jalan Sisingamangaraja No. 1 Medan.</p><br></p>Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dewan Pengawas (Yudha Johansyah dan Arief S. Trinugroho)  dan Direktur Utama (Dirut) Ardian Surbakti dan Direktur Bisnis dan Pemasaran Ikrimah Hamidy <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a>, serta pihak terkait.</p><br></p>Dalam sosialisasi tersebut diperkenalkan sejumlah program, antara lain pemasangan jaringan pipa distribusi yang dibiayai <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a> minimal 5 rumah penduduk dengan panjang pipa 50 meter, penghapusan denda tunggakan bagi pelanggan yang diputus sekaligus cicilan biaya pasang kembali baru, serta program cicilan pasang baru.</p><br></p>Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a>, Ardian Surbakti, mengatakan sosialisasi tersebut sangat penting sebagai bagian dari dukungan terhadap program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam meningkatkan akses masyarakat terhadap air minum yang sehat dan layak.</p>Menurutnya, program tersebut merupakan langkah nyata <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a> untuk memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan air bersih. Ke depan, pelayanan akan terus ditingkatkan sehingga masyarakat dapat menikmati akses air minum secara lebih mudah dan nyaman.</p><br></p>&quot;Ini merupakan langkah nyata dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat agar lebih mudah mengakses air bersih yang sehat. Infrastruktur yang dibangun juga menjadi aset bersama yang diharapkan dapat dimanfaatkan dalam jangka panjang,&quot; ujar Ardian.</p><br></p>Dewan Pengawas <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a>, Arief S. Trinugroho, mengatakan pihaknya siap melakukan pemantauan terhadap pelaksanaan berbagai program yang telah dikeluarkan manajemen.</p>Arief menyebutkan, Dewan Pengawas juga terbuka terhadap berbagai diskusi dan masukan terkait peningkatan pelayanan. Menurutnya, sejak dipimpin Direktur Utama Ardian Surbakti, telah banyak dilakukan berbagai langkah dan program untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.</p><br></p>Sementara itu, Direktur Bisnis dan Pemasaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a>, Ikrimah Hamidy melalui Kepala Divisi Pemasaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a>, Sahrim Siregar, menjelaskan mekanisme bagi masyarakat yang ingin menjadi pelanggan baru. Prosesnya dimulai dari pendaftaran, pendataan, survei, pembayaran hingga pemasangan sambungan.</p><br></p>Untuk mengikuti program pemasangan jaringan tersebut, minimal terdapat 5 calon pelanggan dengan panjang jaringan pipa distribusi 50 meter. Adapun biaya sambungan bagi pelanggan baru sebesar Rp. 2.050.000,- per pelanggan.</p><br></p>&quot;Pelanggan baru juga diberikan kemudahan melalui skema cicilan. Pembayaran awal ditetapkan sebesar 30 persen dari biaya yang harus dibayarkan,&quot; jelas Sahrim Siregar.</p><br></p>Selain itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a> memberikan kemudahan bagi pelanggan lama yang sebelumnya telah diputus karena tunggakan. Apabila pelanggan tersebut kembali melakukan penyambungan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a> memberikan program penghapusan denda tunggakan sekaligus cicilan pasang kembali baru sesuai ketentuan yang berlaku.</p><br></p>Melalui program-program tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a> berharap semakin banyak masyarakat memperoleh akses air bersih sekaligus mendorong peningkatan cakupan pelayanan. Program ini juga menjadi bagian dari sinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dalam mewujudkan pelayanan publik yang lebih baik.</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/perumda-tirtanadi/" target="_blank">Perumda Tirtanadi</a> menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembenahan dan pengembangan infrastruktur jaringan air minum. Dengan dukungan pemerintah dan masyarakat, akses terhadap air bersih di Sumatera Utara diharapkan semakin luas dan berkelanjutan. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5768_Dukung-Program-Gubernur-Sumut-Perumda-Tirtanadi-Gratiskan-Biaya-Pemasangan-Pipa-Distribusi-Air-Bersih-ke-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285186/dukung-program-gubernur-sumut-perumda-tirtanadi-gratiskan-biaya-pemasangan-pipa-distribusi-air-bersih-ke-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.]]></title>
            <description><![CDATA[Semak Belukar Jadi Akhir Pelarian Pengedar Narkoba di Klambir V, Medan Helvetia.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satresnarkoba Polrestabes Medan, meringkus seorang pria yang diduga sebagai pengedar sabu, di Jalan Klambir V Gang Pribadi, Kec.Medan Helvetia. Pelaku, berhasil diringkus Polisi di semak belukar yang jadi tempat persembunyiannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Rabu (12/08/26) sore menerangkan, pengedar narkoba yang diringkus yakni BI (39) warga Jalan Klambir V, Kec.Medan Helvetia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengungkapan kasus ini, bermula dari informasi yang diterima Tim 3 Subnit 2 Unit 1 Satresnarkoba Polrestabes Medan, yang kemudian ditindaklanjuti dengan cepat pasa Senin, 10 Agustus 2026 sore kemarin,&quot; ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam proses penangkapan, pelaku yang kedapatan hendak menjual narkoba di lokasi penangkapan, sempat berupaya kabur dan bersembunyi di semak belukar, ketika melihat kedatangan petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, aksi pelaku tersebut gagal setelah personel Satresnarkoba Polrestabes Medan dengan jeli berhasil menemukan pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saat hendak ditangkap, pelaku ini sempat berupaya kabur dengan sembunyi di semak belukar. Namun, berkat kejelian personel Satresnarkoba Polrestabes Medan, pelaku berhasil kami ringkus,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ditangkap, Polisi menyita beberapa paket sabu siap edar, dan sejumlah uang dari tangan pelaku. Selain itu, timbangan elektrik, puluhan plastik pembungkus sabu, dan sejumlah uang yang diduga hasil pejualan narkoba juga disita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku ini sekitar sebulan terakhir menjadi pengedar narkoba. Kami masih kembangkan kasus ini, kami sedang mengejar pemasok narkoba kepada pelaku. Mohon doanya, agar kami bisa mengungkap jaringan pelaku yang lain, karena ini komitmen kami untuk tidak memberikan ruang sekecil apapun, bagi pelaku narkoba,&quot; pungkas Rafli.(W05).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8853_Semak-Belukar-Jadi-Akhir-Pelarian-Pengedar-Narkoba-di-Klambir-V--Medan-Helvetia-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285184/semak-belukar-jadi-akhir-pelarian-pengedar-narkoba-di-klambir-v-medan-helvetia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua TP PKK Asahan Salurkan Kepedulian Lewat Bhakti Sosial Keagamaan, Peluk Anak Yatim dan Lansia</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua TP PKK Asahan Salurkan Kepedulian Lewat Bhakti Sosial Keagamaan, Peluk Anak Yatim dan Lansia]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Asahan, Ny. Yusnila Indriati Taufik, memimpin rangkaian kegiatan Bhakti Sosial Keagama]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ketua/" target="_blank">Ketua</a> Tim Penggerak PKK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ny. Yusnila Indriati Taufik, memimpin rangkaian kegiatan Bhakti Sosial Keagamaan yang sarat makna kasih sayang, Rabu (12/08/2026). Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> bersama unsur perempuan terhadap anak yatim, lanjut usia, dan kelompok masyarakat yang membutuhkan perhatian khusus.</p>Rombongan yang turut hadir meliputi jajaran pengurus <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Asisten Administrasi Umum Setdakab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kepala Dinas P2KBP3A, Kepala Dinas Sosial, Ibu Bhayangkari Wakapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ketua/" target="_blank">Ketua</a> Persit Kodim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ketua/" target="_blank">Ketua</a> Dharma Wanita Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta sejumlah tamu undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/bd4c9ab730f5513206b999ec0d90d1fb_IMG-20260812-WA0039.jpg"><br></p>Dalam kunjungan silaturahmi tersebut, rombongan menyambangi tiga lokasi sekaligus: Panti Asuhan Al Maksum Kisaran, Sekolah MDA Perguruan Anak Yatim Kisaran, dan Panti Jompo Buddhist Yayasan Sinar Kasih Abadi. Di setiap tempat, kehadiran para pejabat dan pengurus organisasi perempuan disambut hangat, penuh keakraban, dan mengharukan.</p>Mewakili Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Edi Sukmana, S.H., M.Si., menyampaikan bahwa kegiatan bhakti sosial keagamaan ini sejalan dengan visi pembangunan daerah, yaitu mewujudkan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/9dcb88e0137649590b755372b040afad_IMG-20260812-WA0038.jpg"><br></p>&quot;Hal ini juga selaras dengan misi pertama pemerintah daerah, yakni meningkatkan kualitas sumber daya manusia <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang sehat, berkarakter, dan sejahtera,&quot; ujar Edi Sukmana.</p>Lebih jauh dikatakan, kehadiran pemerintah bukan sekadar memberikan bantuan berupa barang, melainkan juga menanamkan nilai-nilai kepedulian sosial dan kebersamaan di tengah masyarakat. &quot;Atas nama Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, kami menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia penyelenggara serta semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan dan menyukseskan kegiatan ini. Keberhasilan kegiatan ini tak lepas dari kerja sama dan kontribusi seluruh pihak,&quot; tambahnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/3def184ad8f4755ff269862ea77393dd_IMG-20260812-WA0041.jpg"><br></p>Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ketua/" target="_blank">Ketua</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan penuh kebaikan ini. Ia berharap kepedulian bersama dapat terus dijaga dan diperkuat.</p>&quot;Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut, menjadi sarana mempererat silaturahmi, serta membawa kehangatan dan kasih sayang bagi mereka yang membutuhkan,&quot; harap Ny. Yusnila Indriati Taufik.</p>Seluruh rangkaian kunjungan silaturahmi dan penyaluran kepedulian kepada anak yatim serta lansia tersebut berjalan dengan tertib, aman, dan penuh kehangatan persaudaraan. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2546_Ketua-TP-PKK-Asahan-Salurkan-Kepedulian-Lewat-Bhakti-Sosial-Keagamaan--Peluk-Anak-Yatim-dan-Lansia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285183/ketua-tp-pkk-asahan-salurkan-kepedulian-lewat-bhakti-sosial-keagamaan-peluk-anak-yatim-dan-lansia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pasar Kampung Lalang Semrawut, PKL Merajalela dan Lemahnya Satpol PP Medan Disorot</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pasar Kampung Lalang Semrawut, PKL Merajalela dan Lemahnya Satpol PP Medan Disorot]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Kawasan Pasar Kampung Lalang di Kecamatan Medan Sunggal sering terlihat semrawut dan macet, jadi sorotan tajam karena akt]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasar/" target="_blank">Pasar</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kampung/" target="_blank">Kampung</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/lalang/" target="_blank">Lalang</a> di Kecamatan Medan Sunggal sering terlihat semrawut dan macet, jadi sorotan tajam karena aktivitas pedagang kaki lima (PKL) yang meluber hingga ke badan jalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu,  tingginya volume kendaraan di jalur penghubung antar-wilayah, serta parkir liar yang memakan ruas jalan utama menjadi penyebab Kekumuhan dan Kemacetan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum lagi banyaknya Pedagang kaki lima yang mendirikan Lapak Liar,  Pedagang berjualan di bahu jalan karena sebagian enggan masuk ke dalam gedung pasar, sangat menganggu pengguna jalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pantauan wartawan, Rabu (12/8) siang terlihat  akses jalan  yang sempit, karena Badan jalan utama turut dipakai sebagai aktivitas bongkar muat barang yang tidak teratur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Salah seorang warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/kampung/" target="_blank">Kampung</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/lalang/" target="_blank">Lalang</a>, mengatakan kondisi ini sudah berlangsung bertahun-tahun lamanya.<br>"Aksi Satpol PP: Petugas Satuan Polisi Pamong Praja harusnya secara berkala melakukan penataan dan penertiban terhadap lapak liar. Kalau cuma setengah hati, ya beginilah jadinya. MACET dan SEMRAWUT," ujar Ahmad kepada wartawan pada Rabu (12/8) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Bahkam Ahmad menduga, ada pembiaran terhadap kegiatan pedagang pasar yang memakan badan jalan. <br>"Kami rasa ada oknum menarik UPETI, sehingga para PKL itu bisa merajalela dan memperparah keadaan. Tolong, kalian para Satpol PP Kota Medan untuk bertindak tegas. Demi kenyamanan para pengguna jalan!!!, " sebut Ahmad.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan Ahmad menilai, seharusnya Satpol PP sejalan dengan keinginan Walikota Medan. "Yakni menata rapi Kota Medan, bersih , aman, nyaman, tertib. Bahkan harusnya PAD bisa naik dari retribusi parkir, seperti di <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasar/" target="_blank">Pasar</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/kampung/" target="_blank">Kampung</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/lalang/" target="_blank">Lalang</a> ini. Bukannya malah masuk kantong pribadi, seperti dugaan warga disini. Sepertinya Kasatpol PP Medan harus dievaluasi kinerjanya, sehingga bisa berkolaborasi dengan aparatur pemerintahan lainnya," pungkas Ahmad.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6374_Pasar-Kampung-Lalang-Semrawut--PKL-Merajalela-dan-Lemahnya-Satpol-PP-Medan-Disorot.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285182/pasar-kampung-lalang-semrawut-pkl-merajalela-dan-lemahnya-satpol-pp-medan-disorot/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diberhentikan Sepihak Tanpa Surat, 16 Relawan SPPG Mekar Sari Pertanyakan SOP BGN</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 21:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diberhentikan Sepihak Tanpa Surat, 16 Relawan SPPG Mekar Sari Pertanyakan SOP BGN]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Sebanyak 16 relawan Satuan Pelayanan Pemenangan Gizi (SPPG) Mekar Sari di Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, meras]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , Sebanyak 16 relawan Satuan Pelayanan Pemenangan Gizi (SPPG) Mekar Sari di Kecamatan Buntu Pane, Kabupaten Asahan, merasa diperlakukan tidak adil dan mempertanyakan prosedur pemberhentian yang diterapkan. Mereka diberhentikan sepihak tanpa pemberitahuan tertulis, tak lama setelah dapur pindah lokasi dari Desa Prapat Janji ke Desa Sei Silau Timur.</p>Anggi, salah satu relawan yang sebelumnya bertugas sebagai petugas keamanan, mengaku bingung atas keputusan tersebut. Padahal, mereka baru saja ikut kerja bakti dan menjalani pemeriksaan kesehatan ulang saat perpindahan lokasi dapur.</p>"Setelah dapur pindah ke Sei Silau Timur, kami tidak lagi dipekerjakan. Tidak ada penjelasan yang jelas. Padahal kemarin kami masih disuruh bekerja," ujar Anggi, Rabu (12/8/2026).</p>Keluhan serupa disampaikan Juhardi Marwan, juga petugas keamanan. Ia menyebut sebagian rekan memang tidak dilanjutkan tugasnya, sementara dirinya dan beberapa orang lain dipindah ke posisi yang tidak mereka inginkan. Termasuk yang terdampak adalah Asisten Lapangan Ardiansyah dan 14 relawan lainnya.</p>Menurut para relawan, alasan pemberhentian terkesan tidak konsisten. Disebutkan 13 orang tidak dilanjutkan karena bukan warga setempat, padahal aturan itu bukan dari pihak Yayasan, melainkan campur tangan pihak luar yang terlibat pencarian lokasi baru. Di sisi lain, pemilik dapur yang kerap disapa Ahong dinilai bersikap plin-plan, sempat menyuruh mereka tetap bekerja, namun tiba-tiba tidak lagi mempekerjakan mereka.</p>"Kami sudah menemui Kepala SPPG Mekar Sari dan Pak Ridwan dari pihak Yayasan. Saat itu dikatakan kami akan dipanggil dua hari lagi. Namun yang kami terima justru kabar bahwa kami sudah tidak dipekerjakan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanpa/" target="_blank">Tanpa</a> surat, tanpa alasan jelas. Apakah begini prosedur pemberhentian di Badan Gizi Nasional?," tanya Anggi penuh keheranan.</p>Ardiansyah, Asisten Lapangan yang juga terdampak, menyatakan hal serupa. Ia yang sempat direkomendasikan langsung oleh Ahong justru tidak lagi dipercaya meski dapur belum resmi beroperasi di lokasi baru.</p>Diketahui, SPPG Mekar Sari sebelumnya berlokasi di Desa Prapat Janji, namun dipindah ke Sei Silau Timur setelah diterpa sejumlah masalah serius, mulai dari dugaan keracunan pada penerima manfaat, dugaan penganiayaan oleh petugas hingga laporan polisi, dugaan penjualan bahan baku, ketiadaan tenaga Ahli Gizi, hingga isu internal lainnya.</p>Hingga berita ini diturunkan, upaya konfirmasi kepada Kepala SPPG Mekar Sari Riski A Sinaga dan pihak terkait belum mendapat tanggapan. Para relawan pun berharap Badan Gizi Nasional meninjau kembali kasus ini dan memastikan setiap pemberhentian dilakukan sesuai Standar Operasional Prosedur yang berlaku, transparan, dan tidak merugikan pihak yang telah berbakti. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1912_Diberhentikan-Sepihak-Tanpa-Surat--16-Relawan-SPPG-Mekar-Sari-Pertanyakan-SOP-BGN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285181/diberhentikan-sepihak-tanpa-surat-16-relawan-sppg-mekar-sari-pertanyakan-sop-bgn/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>), Sumatera Utara, mendorong agar berbagai hasil penelitian dan kajian ilmiah mengenai Bentang Alam Batang Toru tidak berhenti sebatas laporan akademis. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab berharap hasil kajian tersebut segera diterjemahkan menjadi rekomendasi dan kebijakan yang dapat memperkuat pemulihan pascabencana sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dorongan itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu saat menghadiri Diseminasi Hasil Studi Bentang Alam Batang Toru dan Pengembangan Pascabanjir Besar 2025 di Hotel Santika Dyandra Premier Medan, Selasa (11/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut diselenggarakan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara bersama Institute for Sustainable Earth and Resources (I-SER) FMIPA Universitas Indonesia (UI). Forum ini menjadi ruang untuk memaparkan hasil penelitian sekaligus membahas langkah lanjutan dalam pengelolaan kawasan Bentang Alam Batang Toru setelah bencana besar yang melanda wilayah tersebut pada 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Gus Irawan menekankan pentingnya menjadikan hasil penelitian sebagai dasar dalam menentukan arah pembangunan dan penanganan pascabencana di Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kajian berbasis ilmu pengetahuan dibutuhkan agar upaya pemulihan tidak hanya berorientasi pada penanganan dampak jangka pendek, tetapi juga mampu mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang paling penting adalah bagaimana hasil penelitian dan kajian ini dapat ditindaklanjuti menjadi rekomendasi serta kebijakan yang konkret, sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat,&quot; ujar Gus Irawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gus Irawan menjelaskan, bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 25 November 2025 memberikan dampak besar terhadap wilayah Tapanuli Selatan. Sejumlah kawasan yang berada di sepanjang aliran Sungai Batang Toru, Sungai Garoga dan beberapa sungai lainnya menjadi wilayah yang mengalami dampak signifikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banjir bandang dan tanah longsor tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memukul sektor pertanian, perkebunan dan permukiman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, bencana pada November 2025 mengakibatkan 95 orang meninggal dunia serta menyebabkan kerusakan pada lebih dari 3.000 hektare lahan persawahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan tersebut menjadi perhatian serius karena sektor pertanian merupakan salah satu sumber penghidupan masyarakat di Tapanuli Selatan. Selain lahan persawahan, sejumlah area perkebunan dan permukiman warga juga terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Tidak hanya membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga memastikan kondisi lingkungan dan kawasan hulu sungai mampu mendukung pengurangan risiko bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bentang Alam Batang Toru memiliki nilai penting dari sisi ekologis maupun sosial. Karena itu, menurut Gus Irawan, pengelolaan kawasan tersebut harus dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan konservasi, pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kajian ilmiah dinilai dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk memahami kondisi kawasan secara lebih komprehensif, termasuk faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap risiko banjir dan longsor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> berharap rekomendasi dari para peneliti dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program rehabilitasi lingkungan, penataan kawasan, mitigasi bencana serta pembangunan yang lebih berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pendekatan tersebut, penanganan pascabencana diharapkan tidak sekadar memulihkan kondisi yang rusak, tetapi juga membangun sistem yang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diseminasi hasil studi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> H. Sofyan Adil Siregar, Kepala Bappeda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> Chairul Rizal Lubis, Kepala BPBD <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> Zulkarnain Siregar, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mahyuddin Ritonga serta Kepala BBKSDA Sumatera Utara Novita Kusumawardani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir pula Prof. Jatna Supriatna dari I-SER UI bersama sejumlah peneliti dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Nasional (UNAS).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain unsur pemerintah dan akademisi, kegiatan juga melibatkan organisasi nonpemerintah (NGO), pemerhati lingkungan serta pegiat konservasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan berbagai pihak tersebut dinilai penting untuk membangun perspektif bersama mengenai masa depan Bentang Alam Batang Toru. Pemerintah membutuhkan dukungan data ilmiah, sementara para peneliti dan pemerhati lingkungan juga memerlukan sinergi dengan pemerintah daerah agar rekomendasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> menilai pemulihan pascabencana dan perlindungan ekosistem tidak seharusnya ditempatkan sebagai dua agenda yang terpisah. Keduanya justru perlu berjalan beriringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya menjaga kawasan hulu, memperbaiki daerah tangkapan air, melakukan rehabilitasi lahan serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, masyarakat yang terdampak bencana juga membutuhkan pemulihan ekonomi agar dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, hasil penelitian Bentang Alam Batang Toru diharapkan mampu memberikan pijakan yang kuat bagi pemerintah dalam merancang kebijakan yang tidak hanya berbasis kebutuhan pembangunan, tetapi juga mempertimbangkan daya dukung lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>, langkah tersebut menjadi penting untuk memastikan proses pembangunan ke depan tetap berjalan tanpa mengabaikan keberlanjutan ekosistem dan keselamatan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_793_Bupati-Gus-Irawan-Dorong-Kajian-Batang-Toru-Jadi-Kebijakan-Nyata-Pascabencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285179/bupati-gus-irawan-dorong-kajian-batang-toru-jadi-kebijakan-nyata-pascabencana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rektor UNIMED Kukuhkan Mahasiswa Baru Angkatan 2026 Dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rektor UNIMED Kukuhkan Mahasiswa Baru Angkatan 2026 Dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., secara resmi mengukuhkan seluruh mahasiswa ba]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., secara resmi mengukuhkan seluruh mahasiswa baru yang hadir dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/baru/" target="_blank">Baru</a> (PKKMB) UNIMED Tahun Akademik 2026/2027 sebagai mahasiswa UNIMED Angkatan Tahun 2026.</p>Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan PKKMB yang berlangsung di Lapangan Serbaguna UNIMED, Rabu (12/8/2026).Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, sistem pembelajaran, kehidupan kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang menjadi landasan kehidupan akademik di Universitas Negeri Medan.</p>Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> UNIMED menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru yang telah berhasil melewati proses seleksi dan kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar UNIMED.</p>&quot;Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Universitas Negeri Medan, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di kampus tercinta, Universitas Negeri Medan,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>.</p>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>, menjadi mahasiswa UNIMED merupakan sebuah babak baru dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan mahasiswa. Karena itu, mahasiswa baru diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan selama menempuh pendidikan di UNIMED untuk mengembangkan potensi, karakter, minat, bakat, serta prestasi.</p>&quot;Setelah melewati proses seleksi yang ketat hingga akhirnya diterima sebagai mahasiswa Universitas Negeri Medan, hari ini adik-adik semuanya secara resmi memulai babak baru sebagai insan akademik,&quot; ungkapnya.</p>PKKMB Bekali <a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> Hadapi Kehidupan Perguruan Tinggi</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menjelaskan bahwa PKKMB tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga merupakan sarana pembekalan agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi dan memahami berbagai aspek kehidupan akademik.</p>Secara khusus, PKKMB UNIMED diarahkan untuk memperkenalkan sistem pembelajaran dan kehidupan sivitas akademika, hak dan kewajiban mahasiswa, serta membentuk karakter mahasiswa yang memiliki integritas dan kedewasaan dalam berpikir, bertutur kata, dan bertindak.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, inklusif, dan bermartabat, termasuk membangun sikap anti kekerasan seksual, anti perundungan, anti narkoba, dan anti korupsi.</p>Selain itu, mahasiswa baru diperkenalkan pada pentingnya keselamatan dan kesehatan lingkungan kampus serta berbagai kiat untuk meraih keberhasilan akademik dan mengembangkan minat dan bakat selama menempuh pendidikan di UNIMED.</p>Di hadapan ribuan mahasiswa baru, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> berpesan agar seluruh mahasiswa menjalani masa studi dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.</p>&quot;Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Gunakan masa studi dengan sebaik-baiknya, karena waktu yang berjalan di bangku kuliah tidak akan terulang kembali. Kejarlah prestasi sesuai minat dan bakat saudara selama studi di UNIMED,&quot; pesan Prof. Baharuddin.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> juga mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif mengembangkan kemampuan nonakademik, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi.</p>Menurutnya, mahasiswa UNIMED harus mampu menjadi insan akademik yang cerdas, berkarakter, berbudaya, bermartabat, inspiratif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> UNIMED secara resmi mengukuhkan mahasiswa baru yang hadir sebagai mahasiswa Universitas Negeri Medan Angkatan Tahun 2026.</p>&quot;Atas izin kita semua, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/baru/" target="_blank">Baru</a> Universitas Negeri Medan Tahun 2026, dengan ini saya mengukuhkan seluruh mahasiswa baru yang hadir di Lapangan Serbaguna UNIMED menjadi mahasiswa UNIMED Angkatan Tahun 2026,&quot; tegasnya.</p>Pengukuhan tersebut menandai dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru UNIMED dalam menempuh pendidikan tinggi sekaligus menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Negeri Medan.</p>UNIMED berharap mahasiswa baru Angkatan 2026 dapat menjalani masa perkuliahan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi etika dan integritas akademik, aktif mengembangkan potensi diri, serta mampu mengukir berbagai prestasi yang membanggakan almamater, keluarga, bangsa, dan negara. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8179_Rektor-UNIMED-Kukuhkan-Mahasiswa-Baru-Angkatan-2026-Dalam-PKKMB-Tahun-Akademik-2026-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285178/rektor-unimed-kukuhkan-mahasiswa-baru-angkatan-2026-dalam-pkkmb-tahun-akademik-20262027/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pembukaan PKKMB, Rektor USU : Kemampuan Komunikasi Jadi Kunci Kesuksesan</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pembukaan PKKMB, Rektor USU : Kemampuan Komunikasi Jadi Kunci Kesuksesan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu kunci utama seseorang meraih kesuksesan, baik  dalam meniti karir maupun mengungkapkan berbagai ide agar dapat diterima orang lain.</p>Untuk itu latihlah kemampuan berkomunikasi dengan baik. Kalau pintar, tapi tidak bisa mengungkapkan atau menyampaikan kepintaran itu dengan cara yang sederhana kepada orang lain, maka kepintaran itu cuma hanya milik sendiri saja.</p>"Karena itu, latihlah cara anda menyampaikan ide, gagasan, atau pikiran anda kepada orang lain dengan cara yang baik," katanya saat membuka secara resmi acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pkkmb/" target="_blank">PKKMB</a>) Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) tahun 2026 yang diikuti 8.360 mahasiswa baru, di Medan, Rabu (12/8/2026).</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> mengatakan cara berkomunikasi tersebut harus terus dilatih dengan cara yang santun, tidak menyakiti orang lain, termasuk santun menggunakan media sosial, baik Instagram, TikTok, Facebook dan lainnya.</p>"Jadi saya ingatkan, kalau anda punya IQ baik, terus juga moral yang baik, ditambah satu lagi cara komunikasi yang baik, itu menurut saya sudah menuju pada sebuah kesempurnaan prestasi karir, dan jaminan anda menjadi lulusan terbaik, nanti setelah lulus cepat dapat pekerjaan, itu saya jamin," katanya.</p>Kepada ribuan mahasiswa baru tersebut, rektor juga menyampaikan selama kuliah di <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> harus mampu mengukir prestasi dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada di perguruan tinggi tersebut untuk mengeksplorasi kemampuan diri.</p>Bahkan nanti <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> akan memiliki sport science yang mengintegrasikan olahraga dengan akal pikiran, sehingga nalar dan olahraga bisa menjadi satu kaitan dalam jiwa mahasiswa <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.</p>"Upgrade terus kemampuan diri, sehingga cita cita yang sudah ditanamkan ketika masih menjadi mahasiswa, bisa diwujudkan setelah nanti  keluar dari Universitas Sumatera Utara sebagai alumni. Jadilan lulusan terbaik, dihormati, disegani dunia industri, dan mengharumkan nama <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>," katanya.</p>"Karena kesempatan tidak datang dua kali. Gunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Jangan tinggalkan sedetik pun kesempatan emas ini untuk anda biarkan. Jadilah mahasiswa yang penuh dengan prestasi. Jangan abaikan sedetikpun kebaikan apa pun untuk menuai atau menorehkan seluruh prestasi yang bisa anda raih selama anda mengikuti proses perkuliahan," tambahnya.</p>Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kealumnian <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan S.Si., M.Si., Apt mengatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pkkmb/" target="_blank">PKKMB</a> ini adalah titik awal  proses pengenalan kehidupan kampus yang dirancang khusus untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> dan menjadi langkah awal yang penting dalam perjalanan akademis.</p>Selama beberapa hari ke depan, mahasiswa baru <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> akan diberi kesempatan untuk mengenal lebih dalam mengenai berbagai aspek kehidupan di kampus, mulai dari fasilitas yang tersedia, kegiatan kemahasiswaan, hingga layanan akademik dan non-akademik.</p>"Kami berharap para mahasiswa akan aktif terlibat dalam setiap sesi yang disediakan. Jangan sungkan untuk bertanya jika ada yang kurang jelas dan cobalah untuk membangun hubungan yang baik dengan sesama mahasiswa dan dosen. Karena ini adalah momen yang sangat berharga untuk memulai babak baru dalam kehidupan kalian," katanya. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_636_Pembukaan-PKKMB--Rektor-USU---Kemampuan-Komunikasi-Jadi-Kunci-Kesuksesan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285177/pembukaan-pkkmb-rektor-usu-kemampuan-komunikasi-jadi-kunci-kesuksesan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co SERGAI, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung d]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -SERGAI, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung dan Bibit Mangrove di kawasan Pantai Romantis, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (12/8/2026).</p>Kegiatan tersebut mengusung semangat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara Pemuda Pancasila dengan berbagai instansi yang berkaitan dengan lingkungan, kebencanaan dan kawasan pesisir.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/4c5bde74a8f110656874902f07378009_IMG-20260812-WA0028(1).jpg"><br></p>Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu Tomie Pantun selaku pembawa acara. Dalam membuka rangkaian kegiatan, Tomie mengajak seluruh undangan untuk mengikuti acara dengan penuh kebersamaan. Doa Dipimpin Ustad M. Safii</p>Dalam doanya, Ustad M. Safii memanjatkan rasa syukur atas kesempatan seluruh peserta dapat berkumpul dalam kegiatan yang membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan.</p>Selanjutnya, Saiful Amri atau yang akrab disapa Ipul Kelang, selaku Ketua Panitia yang juga pemilik dan pengelola objek wisata Pantai Romantis, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/202cb962ac59075b964b07152d234b70_IMG-20260812-WA0024.jpg"><br></p>Saiful Amri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum atau <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>, selaku Ketua MPW PP Sumatera Utara, beserta jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut.</p>Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan kawasan pesisir.</p>Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi Pantai Romantis dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> Soroti Kerusakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/lingkungan/" target="_blank">Lingkungan</a> dan Bencana</p>Sementara, Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum, yang akrab disapa <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>, selaku Ketua MPW PP Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Sumut 1 yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebingtinggi, mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> mengaitkan kegiatan tersebut dengan bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir 2025 dan menimpa tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_IMG-20260812-WA0030~2.jpg"><br></p>&quot;Bencana yang terjadi di akhir tahun 2025, banjir bandang dan longsor yang menimpa Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, harus menjadi pembelajaran bagi kita semua. Salah satu hal yang harus kita perhatikan adalah bagaimana kita menjaga lingkungan dan ekosistem hutan,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>.</p>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>, kerusakan lingkungan dan ekosistem hutan harus menjadi perhatian bersama. Upaya menjaga alam tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dan seluruh elemen organisasi.</p>Ia mengatakan, penanaman mangrove di kawasan pesisir memiliki manfaat penting untuk mencegah abrasi dan penggerusan lahan pantai akibat air laut.</p>&quot;Dengan menanam, kita bisa menghindari abrasi dan penggerusan lahan pantai dari air laut. Begitu juga dengan penanaman pohon di lingkungan kita masing-masing. Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya untuk kita, tetapi untuk kebutuhan anak cucu kita nantinya,&quot; kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> juga mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk menjadikan kegiatan penghijauan sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> Minta Basarnas Latih <a href="https://www.sumut24.co/tag/kader/" target="_blank">Kader</a> PP di Seluruh Sumut</p>Selain persoalan lingkungan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> juga menyampaikan pentingnya peningkatan kemampuan kader Pemuda Pancasila dalam menghadapi kondisi kebencanaan.</p>Kepada jajaran Basarnas Sumatera Utara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> meminta agar dibangun kerja sama dalam bidang pelatihan Search and Rescue (<a href="https://www.sumut24.co/tag/sar/" target="_blank">SAR</a>) bagi kader-kader Pemuda Pancasila.</p>&quot;Untuk Basarnas, saya mohon kerja sama kita di bidang pelatihan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sar/" target="_blank">SAR</a> bagi kader-kader Pemuda Pancasila seluruh Sumatera Utara, sampai ke basis bawah,&quot; kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>.</p>Menurutnya, pelatihan tersebut penting agar kader PP memiliki pengetahuan dan kemampuan dasar dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana.</p>Dihadiri Berbagai Elemen</p>Kegiatan penanaman mangrove tersebut turut dihadiri berbagai unsur Pemuda Pancasila dan instansi terkait.</p>Hadir Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan yang diwakili El Bareno Shah beserta pengurus.</p>Kemudian Ketua MPC PP Deli Serdang Junaidi, S.H. atau akrab disapa Jhonkey, yang juga anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Hanura, beserta jajaran pengurus.</p>Hadir pula Ketua MPC PP Serdang Bedagai Dr. Muhammad Ziad Ananta, S.Sos., M.Si. beserta pengurus, serta Ketua MPC PP Tebingtinggi Hendra Gunawan beserta pengurus.</p>Dari unsur organisasi internal PP, hadir jajaran SAPMA PP Sumut (Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila), Srikandi Pemuda Pancasila Sumut, serta KOTI Mahatidana (Komando Inti Mahatidana) MPW PP Sumut.</p>Sementara dari unsur instansi, hadir jajaran Basarnas Sumatera Utara, BMKG Sumatera Utara, Badan Wilayah Sungai (BWS) Wilayah II Medan, serta KPLP Tanjung Beringin.</p>Turut hadir kader MPW PP Sumut El Adrian Shah, yang juga Ketua DPD Hanura Sumut.</p>Hadir pula Rianto, SH., MH., atau akrab disapa Anto Genk, CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut dan Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara.</p>Bibit Mangrove Diserahkan Secara Simbolis</p>Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bibit pohon mangrove secara simbolis oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> kepada perwakilan yang telah ditentukan.</p>Setelah prosesi simbolis, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> bersama jajaran dan peserta kegiatan melakukan penanaman pohon mangrove di lokasi yang telah dipersiapkan oleh panitia.</p>Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kawasan pesisir, mencegah abrasi, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.</p>MPW PP Sumatera Utara berharap gerakan penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus dilakukan di berbagai wilayah Sumatera Utara, sejalan dengan semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.(Red)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6853_Penanaman-Tanaman-Pohon-Pelindung-MPW-PP-Sumatera-Utara--Ijeck-Ajak-Jaga-Lingkungan-dan-Perkuat-Kader-dengan-Pelatihan-SAR.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285176/penanaman-tanaman-pohon-pelindung-mpw-pp-sumatera-utara-ijeck-ajak-jaga-lingkungan-dan-perkuat-kader-dengan-pelatihan-sar-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  Nias BaratPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) gun]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Nias Barat</p><br></p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) guna memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang layak. Wakil Gubernur Sumut Surya menegaskan, jaminan kesehatan merupakan pelayanan dasar yang wajib dipenuhi oleh setiap pemerintah daerah.</p><br></p>Hal tersebut disampaikan Surya saat memimpin rapat koordinasi penguatan Universal Health Coverage (UHC) di Pendopo Bupati Nias Barat, Selasa (11/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti.</p><br></p>Menurut Surya, UHC merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memenuhi hak dasar masyarakat di bidang kesehatan. Karena itu, seluruh kepala daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaannya.</p><br></p>"UHC ini adalah pelayanan wajib dasar yang harus dilaksanakan seluruh kepala daerah dan negara," kata Surya.</p><br></p>Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumut, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Nias Barat telah mencapai 97,84 persen dari total penduduk. Sementara tingkat keaktifan peserta mencapai 91,01 persen, sehingga status UHC daerah tersebut telah berada pada kategori UHC Madya.</p><br></p>Surya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, upaya mencapai layanan kesehatan yang merata membutuhkan kerja sama yang berkesinambungan.</p><br></p>"Dan untuk ini, tentu perlu waktu, itu tidak bisa seperti membalik telapak tangan, maka perlu kolaborasi yang kuat, hingga ke tingkat terbawah. Mudah-mudahan kerja sama kita, kolaborasi kita bisa mewujudkan visi misi kita bersama," ujar Surya.</p><br></p>Sementara itu, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu mengatakan program UHC merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kesehatan masyarakat. Ia menyambut baik komitmen Pemprov Sumut dalam memperkuat pelaksanaan UHC di daerahnya.</p><br></p>Saat ini, Kabupaten Nias Barat memiliki 13 puskesmas, empat klinik pratama, dan satu Rumah Sakit Umum Daerah sebagai penunjang pelayanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Nias Barat pun menargetkan peningkatan status UHC dari Madya menjadi Utama pada tahun ini.</p><br></p>"2026 kami ingin targetkan peningkatan status UHC Nias Barat menjadi UHC Utama, agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin menyeluruh," kata Eliyunus.</p>Turut mendampingi Wakil Gubernur Sumut, Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Alfi Syahrizal, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Achmad Fadly, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Mulyono.*rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3086_Pemprov-Sumut-Perkuat-UHC-di-Nias-Barat-dengan-Kolaborasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285175/pemprov-sumut-perkuat-uhc-di-nias-barat-dengan-kolaborasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  NiasWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Barat memb]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Nias</p><br></p>Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Barat membutuhkan kolaborasi dan komitmen seluruh pihak. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci untuk mempercepat kemajuan pendidikan di wilayah Kepulauan Nias yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.</p><br></p>Pesan tersebut disampaikan Surya saat mengunjungi SMAN 1 Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Selasa (11/8/2026). Di hadapan kepala sekolah, guru, dan siswa, Surya mengajak pemerintah daerah, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan bersama-sama mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.</p><br></p>Menurut Surya, pembangunan kualitas pendidikan di daerah yang masih dikategorikan sebagai daerah tertinggal membutuhkan dukungan menyeluruh. Karena itu, pembenahan pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama.</p><br></p>"Keinginan-keinginan ini harus kita kolaborasikan secara bersama, sehingga apa yang menjadi keinginan kita bersama bisa diwujudkan," ujar Surya.</p><br></p>Surya juga berpesan kepada para guru agar menjalankan tugas mendidik dengan tulus dan ikhlas serta menjadi teladan bagi para siswa. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan sebagai orang tua dan pendidik yang membentuk karakter anak.</p><br></p>&quot;Didiklah anak kita ini dengan tulus dan ikhlas, menjadi teladan bagi anak-anak kita. Kita itu bersikap, bertindak sebagai orang tua, sebagai pendidik," jelasnya.</p><br></p>Ia juga menekankan perbedaan antara menjalankan profesi sebagai guru dan menjadi seorang pendidik. Seorang pendidik, katanya, harus memahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda sehingga proses pembelajaran tidak dapat dilakukan dengan menyamaratakan kemampuan seluruh siswa.</p><br></p>"Misal dari 32 anak yang kita berikan ilmu, belum tentu 32 ini sama kemampuannya. Pendidik tidak bisa memukul rata semua kemampuan anak sama,&quot; kata Surya.</p><br></p>Lebih lanjut, Surya mengatakan ilmu merupakan harta yang paling mulia karena tidak akan pernah berkurang meski diberikan kepada orang lain. Karena itu, ia mengajak seluruh guru, baik berstatus PNS, PPPK, paruh waktu maupun guru tidak tetap, untuk senantiasa ikhlas menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.</p><br></p>Menurut Surya, pengabdian seorang guru tidak semestinya hanya diukur dari materi yang diterima. Ketulusan dalam mendidik dan memberikan ilmu kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun masa depan daerah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3276_Wagub-Surya--Majukan-Pendidikan-Nias-Barat-Butuh-Kolaborasi-Semua-Pihak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285174/wagub-surya-majukan-pendidikan-nias-barat-butuh-kolaborasi-semua-pihak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Rico Waas Minta Perangkat Daerah Terapkan ASB Secara Konsisten</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Rico Waas Minta Perangkat Daerah Terapkan ASB Secara Konsisten]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPemko Medan berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai bagian utama dari upaya me]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai bagian utama dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.</p><br></p>Hal tersebut ditegaskan oleh Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Medan, Citra Effendi Capah, saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>. Acara tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat III Kantor Walikota Medan pada Rabu (12/8/2026).</p>Dalam membacakan sambutan Rico Waas, Asisten Ekbang menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan serta partisipasi aktif para narasumber dan pimpinan perangkat daerah. Dirinya mengungkapkan bahwa komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dalam penguatan ASB tidak sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui serangkaian tindakan nyata yang menyeluruh dan berkesinambungan.</p><br></p>"Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi antar-perangkat daerah, peningkatan kapasitas aparatur, penyempurnaan dokumen ASB secara berkelanjutan, serta pengawasan yang transparan dan akuntabel agar implementasi ASB berjalan secara konsisten sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Citra dihadapan yang hadir Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Asmui Rasyid Marpaung, pada narasumber dan perwakilan Perangkat Daerah di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p>Lebih lanjut disampaikan Asisten Ekbang, ASB tidak boleh dipandang hanya sebagai dokumen administratif formalitas belaka. ASB merupakan instrumen strategis yang memandu pemerintah daerah dalam memastikan setiap alokasi anggaran disusun secara rasional, terukur, serta berorientasi pada hasil.</p><br></p>"ASB membantu kita memastikan bahwa alokasi anggaran didasarkan pada kebutuhan yang rasional, beban kerja yang terukur, serta target kinerja yang jelas. Penerapan ASB yang tepat akan mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada hasil," jelas Capah.</p><br></p>Meski demikian, menurut Capah,  <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> menyadari masih terdapat sejumlah tantangan teknis dan praktis di lapangan, seperti perbedaan pemahaman dalam penerapan ASB serta perlunya integrasi dan penyempurnaan data antar-organisasi perangkat daerah (OPD). Oleh karena itu, forum FGD ini dinilai sangat krusial sebagai ruang diskusi interaktif.</p>Melalui forum ini, seluruh peserta diajak untuk berdiskusi secara terbuka, berbagi pengalaman, mengidentifikasi akar permasalahan, hingga merumuskan solusi konkret yang dapat diterapkan bersama secara konsisten.</p><br></p>"FGD ini hendaknya menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan komunikasi antar-pemangku kepentingan, serta menghasilkan rekomendasi yang implementatif untuk diterapkan dalam perencanaan dan penganggaran di setiap perangkat daerah," harap Asisten Ekbang.</p><br></p>Secara khusus kepada para narasumber, salah satunya akademisi dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Quality Medan, Dr. Ir. Immanuel Panusunan Tua Panggabean, Capah berharap dapat memberikan pemaparan materi yang komprehensif dan sesuai dengan perkembangan regulasi terkini. Dengan demikian, seluruh OPD memiliki pemahaman dan persepsi yang sama mengenai implementasi ASB.</p>"Saya berharap FGD ini tidak hanya menjadi forum berbagi informasi, tetapi juga menghasilkan langkah-langkah nyata yang dapat ditindaklanjuti bersama dalam mengoptimalkan penerapan Analisis Standar Belanja demi mewujudkan tata kelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> yang semakin baik," pungkasnya. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7605_Perkuat-Tata-Kelola-Keuangan-Daerah--Rico-Waas-Minta-Perangkat-Daerah-Terapkan-ASB-Secara-Konsisten.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285170/perkuat-tata-kelola-keuangan-daerah-rico-waas-minta-perangkat-daerah-terapkan-asb-secara-konsisten/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>