<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 03 Aug 2026 16:31:42 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Usulan Pembangunan Rumah Anak Akan Dikaji Secara Seksama</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 15:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Terima Kunjungan Ketua Komnas Anak RI, Usulan Pembangunan Rumah Anak Akan Dikaji Secara Seksama]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., menerima kunjungan kehormatan dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (K]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., menerima kunjungan kehormatan dari Ketua Komisi Nasional Perlindungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a> (<a href="https://www.sumut24.co/tag/komnas/" target="_blank">Komnas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a>) RI, Agustinus Sirait, di Ruang Kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Senin (03/08/2026) pukul 10.00 Wib. Pertemuan ini menjadi langkah penting untuk memperkuat kerja sama dalam menjaga hak-hak anak serta menekan angka kasus kekerasan terhadap anak di wilayah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/kunjungan/" target="_blank">Kunjungan</a> tersebut juga dihadiri oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a> (P2KBP3A) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta Ketua Lembaga Pembinaan dan Perlindungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a> Indonesia (LPPAI) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a></p>Dalam pertemuan itu, Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/komnas/" target="_blank">Komnas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a> RI Agustinus Sirait menyampaikan ucapan terima kasih atas sambutan hangat yang diberikan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Ia menjelaskan bahwa kedatangannya bukan sekadar bersilaturahmi, melainkan untuk memperkokoh sinergitas dalam penanganan berbagai permasalahan yang menimpa anak-anak, terutama kasus kekerasan.</p>"Kami hadir ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memperkuat pelaksanaan program perlindungan serta penanganan kasus kekerasan terhadap anak di daerah ini," said Agustinus. Ia juga berharap Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> terus berkomitmen menjaga hak-hak anak dan memberikan perlindungan yang maksimal.</p>Poin penting yang disampaikan dalam pertemuan ini adalah usulan pembangunan Rumah <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a>. Menurut Agustinus, keberadaan tempat tersebut sangat dibutuhkan sebagai pusat rehabilitasi bagi anak-anak korban kekerasan agar bisa mendapatkan pendampingan psikologis maupun pemulihan secara menyeluruh dan optimal.</p>Merespons hal tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto, S.H., M.A.P., memberikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan dan perhatian <a href="https://www.sumut24.co/tag/komnas/" target="_blank">Komnas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a> RI terhadap kondisi anak-anak di <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Ia menyatakan bahwa kehadiran pihak <a href="https://www.sumut24.co/tag/komnas/" target="_blank">Komnas</a> sangat berharga bagi pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan pelayanan dan perlindungan terhadap anak.</p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/terima/" target="_blank">Terima</a> kasih atas kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/komnas/" target="_blank">Komnas</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a> RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Hal ini tentu sangat membantu kami dalam menanggulangi kasus kekerasan sekaligus memberikan perlindungan yang lebih baik lagi kepada generasi penerus bangsa," ujar Rianto.</p>Mengenai usulan pembangunan Rumah <a href="https://www.sumut24.co/tag/anak/" target="_blank">Anak</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menegaskan pihaknya akan menindaklanjutinya dengan langkah yang hati-hati. "Insyaallah akan kami wujudkan, namun terlebih dahulu akan dipelajari dan diupayakan realisasinya sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku," tegasnya.</p>Lebih lanjut, Rianto berharap jalinan kerja sama antara pemerintah daerah dengan berbagai organisasi perlindungan anak terus terjalin erat, guna mewujudkan lingkungan yang aman, nyaman, dan ramah anak di seluruh pelosok Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Seluruh rangkaian pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, serta berakhir pukul 11.00 Wib dengan keadaan yang aman, lancar, dan sukses. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_916_Wakil-Bupati-Asahan-Terima-Kunjungan-Ketua-Komnas-Anak-RI--Usulan-Pembangunan-Rumah-Anak-Akan-Dikaji-Secara-Seksama.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284905/wakil-bupati-asahan-terima-kunjungan-ketua-komnas-anak-ri-usulan-pembangunan-rumah-anak-akan-dikaji-secara-seksama/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lewati Batas 60 Hari, TGR Peta Desa Rp 400 Juta Belum Dikembalikan, Kini Didakwa Segera Masuk Tahap Penyidikan</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 15:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lewati Batas 60 Hari, TGR Peta Desa Rp 400 Juta Belum Dikembalikan, Kini Didakwa Segera Masuk Tahap Penyidikan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Ketentuan hukum sangat tegas mengenai pengembalian kerugian keuangan negara atau daerah paling lambat 60 hari sejak Lap]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Ketentuan hukum sangat tegas mengenai pengembalian kerugian keuangan negara atau daerah: paling lambat 60 hari sejak Laporan Hasil Pemeriksaan diterima, seluruh Tuntutan Ganti Rugi (TGR) harus sudah disetorkan. Jika lewat batas waktu itu, jalan penyelesaian administratif tertutup dan aparat penegak hukum wajib melanjutkan ke ranah pidana. </p>Namun kenyataannya, kasus pengadaan peta desa senilai Rp 400 juta di Kabupaten Asahan hingga kini belum ada tanda-tanda pengembalian, padahal jangka waktu yang ditentukan undang-undang sudah berlalu.</p>Berdasarkan Undang-Undang Nomor 15 Tahun 2004 tentang Pemeriksaan Pengelolaan dan Tanggung Jawab Keuangan Negara serta UU Nomor 15 Tahun 2006 tentang Badan Pemeriksa Keuangan, lewatnya batas 60 hari menjadi dasar kuat bagi kepolisian maupun kejaksaan untuk meningkatkan status temuan ke tahap penyelidikan hingga penyidikan tindak pidana korupsi. Hal ini ditegaskan kembali oleh Ketua Lembaga Anak Bangsa Anti Korupsi (Labak) Asahan, Syarifuddin Harahap, S.Pd., Senin (3/8/2026) di Kisaran.</p>"Pengembalian uang setelah lewat masa 60 hari tidak otomatis menghapus tanggung jawab pidana. Proses hukum tetap berjalan demi menegakkan aturan secara utuh. Oleh karena itu, Kejari Asahan seharusnya sudah segera meningkatkan status temuan ini ke tahap penyelidikan dan penyidikan," tegasnya.</p>Saat dikonfirmasi, Kepala Seksi Pidana Khusus melalui Kepala Seksi Intelijen Kejari Asahan, Fahri Rahmadhani, SH, MH membenarkan bahwa TGR pengadaan peta desa senilai Rp 400 juta tersebut memang belum disetor oleh pihak penyedia hingga saat ini. Ia juga menyebutkan bahwa temuan lain berupa pengadaan papan nama 3 T, kotak lampu penerangan, dan buku peraturan desa dengan nilai yang lebih kecil sudah dikembalikan lengkap, namun menolak menyebutkan rincian nilainya. Terkait apakah pengembalian sebagian itu bisa meniadakan unsur pidana, ia belum bersedia memberikan penjelasan rinci.</p>Sebelumnya, pada pertengahan Mei 2026, Kasi Intel Kejari Asahan Heriyanto Manurung, SH juga telah membenarkan penerimaan Laporan Hasil Pemeriksaan dari Inspektorat Asahan sekitar tanggal 4 atau 5 Mei lalu. "Kita akan panggil terlebih dahulu pihak penyedia dan kepala desa terkait. Kerugian yang paling besar memang berasal dari pengadaan peta desa, sisanya relatif kecil," ujarnya kala itu.</p>Masalah ini bukan hanya soal belum kembalinya uang, melainkan menyangkut juga ketidaksesuaian proses pembuatan peta desa dengan aturan yang berlaku. Ketua DPC LSM PMP-RI Asahan, Hendra Syahputra, SP menjelaskan bahwa berdasarkan Permendagri Nomor 45 Tahun 2016, pembuatan peta batas desa mutlak harus melibatkan Tim Penetapan dan Penegasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/batas/" target="_blank">Batas</a> Desa (PPBD) yang terdiri dari 5 hingga 10 orang, meliputi perangkat desa, tokoh masyarakat, dan unsur terkait lainnya. Tim ini harus memiliki Surat Keputusan resmi, melakukan penelusuran batas di lapangan, hingga memastikan kesepakatan bersama warga.</p>"Jika peta dibuat tanpa tim resmi, hanya mengandalkan citra satelit tanpa turun ke lokasi, atau bahkan menggunakan tanda tangan yang tidak asli, maka keabsahannya di mata hukum diragukan. Apalagi jika anggaran sudah dicairkan namun pekerjaan nyata tidak ada, hal ini sangat kuat diduga merupakan tindak pidana korupsi," paparnya.</p>Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa prosedur pengadaan pun memiliki ketentuan baku. Sesuai Permendagri Nomor 20 Tahun 2018 dan Peraturan LKPP Nomor 12 Tahun 2019, pengadaan barang bernilai tertentu wajib melibatkan Tim Pelaksana Kegiatan (TPK). Kelalaian membentuk tim atau penunjukan penyedia secara sepihak dapat dikategorikan sebagai penyalahgunaan wewenang. Pelakunya dapat terjerat Pasal 2 UU Tipikor terkait kerugian negara, Pasal 3 tentang penyalahgunaan wewenang, hingga Pasal 263 KUHP jika terbukti ada pemalsuan dokumen.</p>Pihak yang bertanggung jawab, mulai dari Kepala Desa, penyedia jasa, hingga pihak yang terlibat dalam proses persetujuan, berpotensi dikenai sanksi administratif hingga pemberhentian tetap, serta pidana penjara. Pemerintah Kabupaten melalui Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa selaku pembina juga diharapkan berperan aktif memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan hingga peta disahkan lewat Peraturan Bupati.</p>Sampai berita ini diturunkan, belum ada informasi resmi mengenai jadwal pemanggilan pihak-pihak yang terlibat maupun kepastian langkah hukum selanjutnya. Masyarakat dan pengawas meminta Kejaksaan Negeri Asahan segera bergerak tegas, agar aturan hukum tidak dianggap hanya sebagai tulisan semata, dan uang rakyat yang hilang segera dapat dikembalikan. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4889_Lewati-Batas-60-Hari--TGR-Peta-Desa-Rp-400-Juta-Belum-Dikembalikan--Kini-Didakwa-Segera-Masuk-Tahap-Penyidikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284904/lewati-batas-60-hari-tgr-peta-desa-rp-400-juta-belum-dikembalikan-kini-didakwa-segera-masuk-tahap-penyidikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">254 Proposal, 13 Kelompok Terpilih: Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Karya Menuju Pementasan</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 15:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[254 Proposal, 13 Kelompok Terpilih: Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Karya Menuju Pementasan]]></title>
            <description><![CDATA[254 Proposal, 13 Kelompok Terpilih Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Karya Menuju Pementasan Jakartasumut24.co 3 Agustus 2026 ]]></description>
            <content><![CDATA[254 Proposal, 13 Kelompok Terpilih: Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 Perkuat Karya Menuju Pementasan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta|sumut24.co</p> 3 Agustus 2026 &ndash; Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 yang diinisiasi Bakti Budaya Djarum Foundation kini memasuki tahap pengembangan karya. Setelah melalui proses seleksi terhadap 254 proposal, sebanyak 13 kelompok seni pertunjukan terpilih telah menyelesaikan workshop intensif selama empat hari di Jakarta sebagai bekal memasuki tahap produksi. Dalam workshop ini, para peserta mendapatkan pembekalan langsung dari para praktisi dan mentor lintas disiplin sebagai bekal memasuki tahap produksi karya yang akan dipentaskan di Galeri Indonesia Kaya pada akhir tahun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antusiasme terhadap penyelenggaraan kembali Ruang Kreatif Seni Pertunjukan 2026 menunjukkan besarnya semangat komunitas seni di Indonesia. Sebanyak 254 proposal yang masuk berasal dari 33 provinsi, menghadirkan beragam disiplin seni pertunjukan, mulai dari tari, teater, musik, wayang, drama musikal, hingga pertunjukan multidisiplin. Setelah melalui proses kurasi, sebanyak 100 proposal dipilih, kemudian mengerucut menjadi 25 besar yang melaju ke tahap proposal pitching bersama dewan juri Garin Nugroho, Toto Arto, dan Billy Gamaliel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui tahapan tersebut, terpilih 13 kelompok terbaik yang berasal dari 10 provinsi yang tersebar di Sumatera, Jawa, Kalimatan, Bali, hingga Sulawesi. Di antaranya adalah Tepian Kolektif dari Berau, Kalimantan Timur yang baru berdiri satu tahun, Teater GENERASI Medan dari Sumatera Utara yang telah berkarya selama tiga dekade, hingga Gerhana dari Gianyar, Bali, yang mengembangkan karya berbasis wayang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Billy Gamaliel, Program Manager Bakti Budaya Djarum Foundation mengatakan, &quot;Antusiasme yang kami terima melalui ratusan proposal menunjukkan bahwa potensi seni pertunjukan Indonesia sangat besar. Yang membanggakan bukan hanya jumlahnya, tetapi juga keberagaman gagasan, pendekatan artistik, serta semangat komunitas dari berbagai daerah. Memasuki tahap workshop, fokus kami bukan lagi sekadar menyeleksi karya, melainkan mendampingi para peserta agar ide-ide mereka berkembang menjadi pertunjukan yang profesional, siap dipentaskan di hadapan publik, dan berkelanjutan. Kami berharap proses ini tidak hanya melahirkan karya yang berkualitas, tetapi juga memperkuat kapasitas para pelaku seni untuk terus mengembangkan komunitas dan ekosistem seni pertunjukan di daerahnya masing-masing.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ruang Kreatif Seni Pertunjukan merupakan program pengembangan kapasitas bagi komunitas seni pertunjukan Indonesia yang kembali dihadirkan pada 2026 setelah terakhir diselenggarakan pada 2019. Program ini tidak hanya memberikan dukungan dana produksi sebesar 35 juta rupiah bagi setiap kelompok terpilih, tetapi juga menghadirkan rangkaian workshop, mentoring, hingga pendampingan produksi yang dirancang untuk memperkuat aspek artistik maupun manajerial sebuah karya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Workshop tatap muka yang berlangsung pada 30 Juli hingga 2 Agustus 2026 menjadi salah satu tahapan penting dalam proses tersebut. Para peserta akan mengikuti berbagai sesi, mulai dari pengembangan ide kreatif bersama Garin Nugroho, penguatan kerja kolektif dan manajemen produksi oleh Chriskevin Adefrid dan Caron Shaine, strategi berkarya di era global bersama Siko Setyanto, desain komunikasi dan digital marketing oleh MXA Studio, pengembangan konsep pertunjukan dan strategi memperoleh pendanaan oleh Pradetya Novitri, strategi publikasi bersama Nuya Susantono, wawasan teknis pertunjukan oleh Iskandar K. Loedin, hingga dasar-dasar stage management bersama Wellah Hatta. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap kelompok juga akan memperoleh pendampingan intensif dari mentor yang disesuaikan dengan karakter dan kebutuhan karya masing-masing. Para pegiat seni berpengalaman, yaitu Chriskevin Adefrid, Hartati, Jasmine Okubo, Mita Mitae, Nuya Susantono, Pasha Prakasa, Pradetya Novitri, Rama Soeprapto, Rangga Buana, Rianto, Sari Madjid,, Siko Setyanto, dan Tinton Prianggoro, akan mendampingi peserta selama proses produksi hingga pementasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Mita Mitae, salah satu yang ikut mengkurasi seluruh proposal, tahap workshop menjadi momentum penting bagi para peserta untuk mempertajam gagasan sebelum memasuki proses produksi. &quot;Ketiga belas kelompok ini terpilih bukan hanya karena memiliki ide yang menarik, tetapi juga karena menunjukkan keberanian menyampaikan gagasan yang autentik, kedekatan dengan isu atau budaya yang mereka angkat, serta kesungguhan membangun karya yang memiliki arah pengembangan yang jelas. Workshop ini menjadi kesempatan untuk menguji kembali gagasan tersebut, memperkuat fondasi artistik maupun produksinya, sehingga ketika memasuki tahap penciptaan, mereka memiliki pijakan yang lebih matang,&quot; jelas Mita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutradara dan Produser Garin Nugroho, yang turut menjadi mentor dalam program ini, menilai bahwa proses pendampingan merupakan bagian yang sama pentingnya dengan proses penciptaan karya itu sendiri. &quot;Sebuah karya tidak lahir hanya dari inspirasi, tetapi dari proses belajar, berdialog, dan membuka diri terhadap berbagai perspektif. Workshop ini menjadi ruang bagi para kreator untuk mempertanyakan kembali gagasan mereka, memperkaya cara pandang, sekaligus membangun cara kerja kolektif yang akan sangat menentukan kualitas karya ketika nanti bertemu dengan publik,&quot; ungkap Garin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mendapatkan materi di kelas, peserta juga diajak menyaksikan pertunjukan Rumah Sakit Jiwa produksi Teater Koma serta pertunjukan akhir pekan di Galeri Indonesia Kaya sebagai bagian dari proses pembelajaran. Pengalaman ini diharapkan dapat memperluas referensi artistik sekaligus memberikan gambaran nyata mengenai berbagai aspek dalam penyelenggaraan sebuah pertunjukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah melalui workshop ini, ketiga belas kelompok ini akan memasuki tahap mentoring dan produksi selama beberapa bulan ke depan sebelum akhirnya mempersembahkan karya mereka kepada publik dalam rangka Hari Ulang Tahun ke-13 Galeri Indonesia Kaya pada November hingga Desember 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Harapan kami, program ini tidak hanya menghasilkan pertunjukan yang berkualitas, tetapi juga melahirkan komunitas-komunitas yang memiliki sistem kerja yang semakin kuat, jejaring yang lebih luas, mampu terus berkembang setelah program ini berakhir dan menjadi bagian dari pengembangan ekosistem seni Indonesia di berbagai daerah,&quot; tutup Billy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6096_254-Proposal--13-Kelompok-Terpilih--Ruang-Kreatif-Seni-Pertunjukan-2026-Perkuat-Karya-Menuju-Pementasan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/284903/254-proposal-13-kelompok-terpilih-ruang-kreatif-seni-pertunjukan-2026-perkuat-karya-menuju-pementasan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Balik Predikat WTP, Masih Ada Pekerjaan Rumah Negara</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 13:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Balik Predikat WTP, Masih Ada Pekerjaan Rumah Negara]]></title>
            <description><![CDATA[Di Balik Predikat WTP, Masih Ada Pekerjaan Rumah Negara]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senin, 3 Agustus 2026, empat kementerian dalam rumpun hukum, hak asasi manusia, imigrasi, dan pemasyarakatan menerima Laporan Hasil Pemeriksaan atas Laporan Keuangan Tahun 2025 dari Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan diwakili Wakil Menteri Koordinator Prof. Dr. Otto Hasibuan. Hadir pula Anggota I BPK Dr. Nyoman Adhi Suryadnyana, Menteri Hukum Supratman Andi Agtas, Menteri HAM Natalius Pigai, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto, serta jajaran pimpinan tinggi di lingkungan kementerian terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabar yang patut disyukuri, seluruh entitas memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian. WTP merupakan capaian penting. Ia menunjukkan bahwa laporan keuangan telah disajikan secara wajar sesuai standar akuntansi pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam situasi transisi kelembagaan yang belum sepenuhnya sederhana, capaian tersebut layak diapresiasi. Pemisahan urusan hukum, HAM, imigrasi, dan pemasyarakatan ke dalam beberapa kementerian membawa konsekuensi besar: pengalihan anggaran, perpindahan pegawai, penataan aset, pembagian kewenangan, hingga penyelesaian kewajiban yang sebelumnya berada dalam satu struktur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, predikat WTP tidak boleh membuat organisasi merasa seluruh persoalan telah selesai. Opini tersebut menilai kewajaran penyajian laporan keuangan, bukan menyatakan bahwa setiap proses pengelolaan anggaran, aset, kontrak, pengadaan, dan penerimaan negara telah bebas dari kelemahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di balik predikat itu, masih ada pekerjaan rumah negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BPK menemukan sejumlah persoalan pada sistem pengendalian internal, pengelolaan barang milik negara, pertanggungjawaban belanja, pengendalian kontrak, pengadaan barang dan jasa, penatausahaan penerimaan negara bukan pajak, serta kelebihan pembayaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Kementerian Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, catatan pemeriksaan menyentuh kelemahan pengendalian dalam akuntansi, pelaporan keuangan, pengadaan, dan pengelolaan aset. Temuan ini menjadi penting karena restrukturisasi kelembagaan dapat menciptakan wilayah abu-abu apabila tidak disertai pembagian tanggung jawab yang tegas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak boleh ada aset yang kehilangan penanggung jawab. Tidak boleh pula muncul pencatatan ganda, pengalihan yang tidak tuntas, atau barang milik negara yang tidak diketahui keberadaan dan pemanfaatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Kementerian Hukum, persoalan muncul pada pembayaran pekerjaan alih daya yang tidak sepenuhnya didukung bukti memadai, serta belanja modal yang tidak sesuai volume, spesifikasi, atau jangka waktu pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temuan seperti ini tidak cukup dijawab dengan melengkapi dokumen setelah pemeriksaan. Pembayaran negara seharusnya dilakukan berdasarkan pekerjaan yang nyata, terukur, dan sesuai kontrak. Dokumen administratif penting, tetapi ia tidak boleh menggantikan pemeriksaan fisik atas volume, mutu, dan hasil pekerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kementerian HAM menghadapi persoalan pada pertanggungjawaban belanja dan perencanaan pengadaan yang belum sepenuhnya berbasis kebutuhan. Masalah di tahap perencanaan sering terlihat kecil, tetapi dampaknya dapat panjang. Barang bisa dibeli tanpa kebutuhan nyata, spesifikasi tidak sesuai, anggaran terserap tanpa manfaat, lalu pertanggungjawaban menjadi lemah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, pada Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, perhatian tertuju pada penatausahaan PNBP visa tenaga kerja asing, biaya beban alat angkut, dan kelebihan pembayaran dalam pengadaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temuan PNBP memperlihatkan bahwa tata kelola keuangan tidak dapat lagi dibangun melalui sistem yang berjalan sendiri-sendiri. Data imigrasi, ketenagakerjaan, kewajiban pembayaran, penagihan, dan pencatatan penerimaan harus saling terhubung. Ketika satu instansi mencatat data yang berbeda dari instansi lain, risiko kekurangan penerimaan negara akan terus muncul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalannya bukan semata keterlambatan rekonsiliasi. Ini menyangkut kemampuan negara menjaga hak penerimaannya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, penyerahan LHP seharusnya dipahami sebagai awal perbaikan, bukan penutup rangkaian pemeriksaan. Setiap rekomendasi BPK perlu diterjemahkan menjadi rencana aksi yang nyata, lengkap dengan penanggung jawab, tenggat waktu, bukti penyelesaian, dan ukuran keberhasilan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tenggat 60 hari tidak boleh diperlakukan sebagai formalitas. Ia harus menjadi batas disiplin organisasi. Pimpinan perlu mengetahui rekomendasi mana yang belum bergerak, unit mana yang terlambat, kendala apa yang dihadapi, dan siapa yang bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih jauh, penyelesaian temuan harus menyentuh akar masalah. Mengembalikan kelebihan pembayaran tentu wajib. Menagih kekurangan penerimaan juga harus dilakukan. Namun, jika prosedur, sistem data, pembagian fungsi, dan pengawasan tidak diperbaiki, persoalan yang sama hanya menunggu waktu untuk terulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah peran Inspektorat menjadi sangat penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengawasan internal tidak boleh hanya datang setelah masalah terjadi. Pola pengawasan yang sebatas memeriksa, menemukan kesalahan, lalu meminta pengembalian perlu diperluas menjadi pengawasan preventif berbasis risiko.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inspektorat harus hadir sejak tahap perencanaan anggaran, penyusunan spesifikasi, penetapan harga, pelaksanaan kontrak, pemeriksaan barang, pembayaran, hingga pencatatan aset. Ia harus menjadi sistem peringatan dini, bukan sekadar petugas yang datang ketika kerusakan telah terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gagasan Government 5.0 yang disampaikan dalam paparan BPK seharusnya diarahkan ke kebutuhan tersebut. Pemerintahan cerdas bukan ditandai oleh banyaknya aplikasi, melainkan oleh kemampuan mengintegrasikan data, mengurangi duplikasi, menghasilkan jejak audit, memberi peringatan otomatis, dan membantu pimpinan membaca risiko sebelum berubah menjadi kerugian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama aplikasi tidak saling terhubung, digitalisasi hanya memindahkan formulir kertas ke layar komputer. Penampilannya modern, tetapi proses bisnisnya tetap lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah perlu membangun sistem yang memungkinkan data penerimaan, pengadaan, kontrak, aset, dan pembayaran diperiksa secara silang. Transaksi yang tidak wajar harus dapat terdeteksi. Perubahan kontrak harus meninggalkan jejak. Pembayaran tidak boleh diproses tanpa verifikasi. Tagihan penerimaan negara harus muncul secara otomatis berdasarkan data layanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Predikat WTP, dengan demikian, harus menjadi modal untuk bergerak menuju tata kelola yang lebih substantif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran keberhasilan tidak cukup dilihat dari opini audit. Yang jauh lebih penting adalah apakah temuan berulang berkurang, penerimaan negara semakin tertib, kelebihan pembayaran dapat dicegah, aset dimanfaatkan secara optimal, dan belanja benar-benar menghasilkan pelayanan publik yang lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akuntabilitas bukan hanya soal kuitansi, laporan, dan tanda tangan. Ia menyangkut manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap rupiah yang dikelola pemerintah harus dapat dijelaskan asalnya, penggunaannya, penanggung jawabnya, dan hasil yang dirasakan masyarakat. Di situlah kepercayaan publik dibangun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;WTP layak diapresiasi. Namun, kepercayaan masyarakat tidak lahir dari opini semata. Ia tumbuh ketika pemerintah menunjukkan bahwa setiap temuan direspons dengan perbaikan, setiap kelemahan dijadikan pelajaran, dan setiap rekomendasi mengubah cara kerja lembaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di balik predikat WTP, pekerjaan rumah negara masih terbentang. Nilainya justru terletak pada keberanian untuk menyelesaikannya.<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3010_Di-Balik-Predikat-WTP--Masih-Ada-Pekerjaan-Rumah-Negara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284902/di-balik-predikat-wtp-masih-ada-pekerjaan-rumah-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tidak Terima Disebut Koruptor, Kapus Tanjung Haloban Laporkan JS ke Polres Labuhanbatu</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 13:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tidak Terima Disebut Koruptor, Kapus Tanjung Haloban Laporkan JS ke Polres Labuhanbatu]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Labuhanbatu, Kisruh persoalan Puskesmas Tanjung Haloban, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu yang beredar luas di media]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -Labuhanbatu, Kisruh persoalan Puskesmas Tanjung <a href="https://www.sumut24.co/tag/haloban/" target="_blank">Haloban</a>, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu yang beredar luas di media sosial dengan para ASN tenaga medis di puskesmas pun berbuntut panjang.</p>Kepala Puskesmas Tanjung <a href="https://www.sumut24.co/tag/haloban/" target="_blank">Haloban</a> Susyani, S,KM,MM yang viral di medsos  dituding oleh staffnya dan beberapa tenaga medis lainnya melakukan pemotongan/ pungutan liar (pungli) anggaran JKN, dana BOK yang diterima anggotanya akhirnya mengambil langkah hukum.</p>Didampingi kuasa hukumnya Nur Sriani SH, Susyani S,KM, MM membuat laporan resmi ke Mapolres Labuhanbatu dengan nomor STPL LP/B/1066/VIII/2026/SPKT/Polres Labuhanbatu Polda Sumatera Utara ditandatangani oleh kepala SPKT Ipda Fernando Rajaguguk, Minggu, (2/08/2026) sore sekira pukul 17.00 WIB.</p>"Ya benar, kita membuat laporan ke polisi tentang pencemaran nama baik klien saya"kata Nur Sriani menjawab awak media ini via seluler ketika dikonfirmasi soal adanya laporan ke polisi.</p>Nur Sriani menegaskan, terlapor berinisial JS salah seorang staf di Puskesmas Tanjung <a href="https://www.sumut24.co/tag/haloban/" target="_blank">Haloban</a> yang diduga telah mencemarkan nama baik kliennya dengan tuduhan melakukan pungutan liar dana JKN dan dana BOK.</p>"Klien saya oleh JS disebut koruptor oleh stafnya bernama JS, juga disebut bolak balik ganti pasangan. Semua bukti atas tuduhan itu sudah kita serahkan kepada penyidik,"ujar Nur Sriani.</p>Menurut Nur Sriani, setiap orang tidak berhak mengatakan seseorang itu koruptor selagi belum ada putusan hakim dan dinyatakan bersalah telah melakukan korupsi.</p>"Jika seseorang diduga melakukan korupsi atau pungli, silahkan laporkan ke  aparat penegak hukum untuk diproses. Jangan asal bicara sebelum ada keputusan hakim. Selagi belum ada putusan tetap dari hakim seseorang itu dinyatakan bersalah karena melakukan korupsi, jangan coba - coba mengatakan seseorang itu koruptor. Itu pencemaran nama baik melanggar pasal 433 KUHP tahun 2023, karena itu JS kita laporkan,"ungkap Nur kembali.</p>Sementara, Kepala Puskesmas Tanjung <a href="https://www.sumut24.co/tag/haloban/" target="_blank">Haloban</a> Susyani,S,KM,MM dikonfirmasi awak media ini via seluler mengatakan, dirinya sudah cukup diam selama ini atas tuduhan pungli dan koruptor yang disematkan kepadanya.</p>"Ini marwah saya makanya saya melaporkan Jeni Silalahi ke polisi, saya kemarin masuk tugas ke puskesmas pun diusir, seolah puskesmas itu milik pribadinya,"sebut Susyani.</p>Ditanya, apakah hanya Jeni Silalahi yang dilaporkannya, Susyani membenarkan hanya Jeni Silalahi yang dilaporkannya, tetapi tidak menutup kemungkinan ada yang lain terlibat dalam kasus itu.</p>"Dari video yang viral dan video lainnya, sudah kami serahkan ke polisi, ya bisa saja nantinya ada pengembangan oleh polisi siapa saja yang terlibat mengatakan saya koruptor, akan ada laporan lanjutan,"imbuhnya.</p>Ditanya, darimana dia mengetahui soal dirinya viral di media sosial, Susyani mengetahui hal itu pada tanggal 17 Juli 2026 sekira pukul 17.00 WIB di media sosial Facebook dari akun seseorang bernama Edi Syahputra Ritonga.</p>"Bukti dalam laporan saya ke polisi salah satunya video yang diunggah Edi Syahputra Ritonga di media sosial Facebook,"terang Susyani mengakhiri. (Jok)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7772_Tidak-Terima-Disebut-Koruptor--Kapus-Tanjung-Haloban-Laporkan-JS-ke-Polres-Labuhanbatu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284901/tidak-terima-disebut-koruptor-kapus-tanjung-haloban-laporkan-js-ke-polres-labuhanbatu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota yang DiWakili Sekda menghadiri Kerja Rani GBKP Runggun</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 11:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota yang DiWakili Sekda menghadiri Kerja Rani GBKP Runggun]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota yang DiWakili Sekda menghadiri Kerja Rani GBKP Runggun]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi menghadiri Kerja Rani Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) Runggun (Rg) Jalan Sisingamangaraja, Kelurahan Bukit Sofa Kecamatan Siantar Sitalasari, Minggu (02/08/2026). Di acara tersebut, Wesly yang diwakili Junaedi menyerahkan bantuan sembako kepada jemaat, pengurus gereja, dan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Wesly dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Junaedi mengatakan Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar GBKP Rg Jalan Sisingamangaraja yang telah menunjukkan kepedulian nyata kepada sesama melalui kegiatan sosial. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bantuan yang diberikan hari ini bukan semata-mata tentang nilai materi, tetapi menjadi wujud kasih, kebersamaan, dan semangat saling menolong yang sangat dibutuhkan di tengah kehidupan bermasyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kegiatan seperti ini dapat terus menjadi inspirasi bagi berbagai elemen masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong dan kepedulian sosial. Ketika pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat berjalan bersama, maka berbagai tantangan yang dihadapi akan lebih mudah diatasi.<br><br>&quot;Kepada para penerima bantuan, semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat dan meringankan kebutuhan keluarga. Teruslah menjaga semangat, saling mendukung, dan mempererat persaudaraan di lingkungan tempat tinggal kita. Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, pengurus gereja, dan semua pihak yang telah bekerja keras sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan baik,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara pribadi, Sekda Junaedi  membeli 10 kantong plastik hasil Kerja Rani, yang kemudian dibagikan kepada pengurus sektor dan pengurus gereja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Badan Pekerja Majelis Runggun (BPMR) Simon Trimanto Tarigan mengucapkan terima kasih kepada Pemko Pematangsiantar, yakni Wali Kota Wesly Silalahi yang diwakili Sekda Junaedi yang telah memberikan bantuan sembako untuk jemaat yang di GBKP Rg Jalan Sisingamangaraja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami GBKP Runggun Jalan Sisingamangaraja mengucapkan terima kasih ya kepada Bapak Wali Kota Wesly Silalahi yang dalam hal ini diwakili oleh Pak Sekda, yang terus memperhatikan gereja dan jemaat GBKP di sini. Kami juga memohon maaf apabila ada banyak masih kekurangan dalam hal penyambutan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja Rani atau Pesta Panen GBKP merupakan agenda rutin tahunan gereja sebagai wujud syukur atas hasil panen dan berkat Tuhan. Acara ini diisi ibadah bersama seluruh jemaat, persembahan syukur, serta ramah-tamah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja Rani merupakan perayaan yang dilaksanakan dengan mengumpulkan hasil panen terbaik oleh masing-masing jemaat (petani-peternak) sebagai persembahan kepada Tuhan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat Kerja Rani, jemaat membawa persembahan terbaiknya dari hasil panen seperti sayur-sayuran, buah-buahan, hewan ternak, dan lainnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhir Pesta Kerja Rani, hasil panen yang diberikan selanjutnya dilelang dan dibeli oleh jemaat. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1164_Wali-Kota-yang-DiWakili-Sekda-menghadiri-Kerja-Rani-GBKP-Runggun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284900/wali-kota-yang-diwakili-sekda-menghadiri-kerja-rani-gbkp-runggun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota diwakili Asisten Kesra membuka Seminar Entrepreneurship bertajuk &lsquo;Youth Today, Leader Tomorrow&rsquo;</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 11:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota diwakili Asisten Kesra membuka Seminar Entrepreneurship bertajuk ‘Youth Today, Leader Tomorrow’]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota diwakili Asisten Kesra membuka Seminar Entrepreneurship bertajuk &lsquoYouth Today, Leader Tomorrow&rsquo]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.co<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/wali/" target="_blank">Wali</a> Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi membuka Seminar Entrepreneurship bertajuk &#039Youth Today, Leader Tomorrow&#039;. Kegiatan yang dilaksanakan Indonesian Entrepreneur Club (IEC) tersebut digelar di Ruang Serbaguna Pemko Pematangsiantar, Jalan Merdeka, Minggu (02/08/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya mewakili <a href="https://www.sumut24.co/tag/wali/" target="_blank">Wali</a> Kota Wesly, Fidelis  Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar mengucapkan terima kasih dan menyampaikan apresiasi kepada IEC yang telah menginisiasi kegiatan yang sangat positif tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Seminar seperti ini merupakan wadah yang tepat untuk membangun pola pikir, semangat, dan keberanian generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman, khususnya di bidang kewirausahaan,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dilanjutkannya, saat ini dunia terus berkembang dengan sangat cepat. Persaingan semakin terbuka, namun di sisi lain peluang juga semakin luas. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karena itu, saya mengajak para pelajar dan mahasiswa untuk tidak hanya bercita-cita menjadi pencari kerja, tetapi juga berani menjadi pencipta lapangan pekerjaan. Jadilah generasi yang kreatif, inovatif, mampu melihat peluang, dan tidak mudah menyerah ketika menghadapi kegagalan,&quot; sebutnya.<br><br>Pemko Pematangsiantar, katanya, terus berkomitmen mendukung tumbuhnya ekosistem kewirausahaan, khususnya bagi anak-anak muda. Diharapkan semakin banyak lahir wirausahawan muda yang mampu mengembangkan usaha, membuka lapangan pekerjaan, serta ikut mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya juga berharap melalui seminar ini, para peserta dapat menyerap ilmu, pengalaman, dan motivasi dari para narasumber. Jadikan kesempatan ini sebagai langkah awal untuk membangun mimpi yang besar, namun diwujudkan dengan kerja keras, disiplin, dan integritas,&quot; tukasnya, dan dilanjutkan dengan membuka seminar secara resmi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tampak peserta antusias mengikuti kegiatan seminar tersebut. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_171_Wali-Kota-diwakili-Asisten-Kesra-membuka-Seminar-Entrepreneurship-bertajuk--lsquo-Youth-Today--Leader-Tomorrow-rsquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284899/wali-kota-diwakili-asisten-kesra-membuka-seminar-entrepreneurship-bertajuk-lsquoyouth-today-leader-tomorrowrsquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MENYIKAPI KONDISI GLOBAL, KETUA UMUM PNPI SYAMSUL RIZAL MENDORONG PEMERINTAH MEMPERKUAT SISTEM DAN INFRASTRUKTUR INTELIJEN NEGARA</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 11:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MENYIKAPI KONDISI GLOBAL, KETUA UMUM PNPI SYAMSUL RIZAL MENDORONG PEMERINTAH MEMPERKUAT SISTEM DAN INFRASTRUKTUR INTELIJEN NEGARA]]></title>
            <description><![CDATA[MENYIKAPI KONDISI GLOBAL, KETUA UMUM PNPI SYAMSUL RIZAL MENDORONG PEMERINTAH MEMPERKUAT SISTEM DAN INFRASTRUKTUR INTELIJEN NEGARA]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta &ndash; Dinamika geopolitik dunia yang semakin kompleks, meningkatnya rivalitas antarnegara, ancaman perang siber, terorisme, kejahatan lintas negara, disrupsi teknologi, hingga ketidakpastian ekonomi global menjadi tantangan nyata yang harus diantisipasi secara serius oleh Indonesia. Dalam menghadapi situasi tersebut, Ketua Umum PNPI, Syamsul Rizal, menegaskan bahwa penguatan sistem dan infrastruktur intelijen negara merupakan kebutuhan strategis untuk menjaga kedaulatan, stabilitas nasional, dan keselamatan seluruh rakyat Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Syamsul Rizal, negara tidak boleh hanya bersikap reaktif terhadap berbagai ancaman yang muncul, tetapi harus memiliki kemampuan deteksi dini, analisis strategis, serta respons yang cepat, terukur, dan terintegrasi. Oleh karena itu, keberadaan intelijen negara harus terus diperkuat sebagai garda terdepan dalam memberikan informasi yang akurat kepada para pengambil kebijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Intelijen yang kuat bukanlah simbol kekuasaan, melainkan instrumen negara untuk melindungi rakyat, menjaga persatuan nasional, serta memastikan setiap kebijakan strategis pemerintah didasarkan pada informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan," ujar Syamsul Rizal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan bahwa perkembangan teknologi informasi telah mengubah pola ancaman global. Saat ini ancaman tidak hanya hadir dalam bentuk konvensional, tetapi juga melalui penyebaran disinformasi, propaganda digital, serangan terhadap infrastruktur vital, pencurian data strategis, infiltrasi ekonomi, hingga upaya memecah belah persatuan bangsa melalui ruang digital.<br>Karena itu, PNPI mendorong pemerintah untuk memperkuat modernisasi infrastruktur intelijen melalui pengembangan teknologi berbasis kecerdasan buatan (Artificial Intelligence), penguatan keamanan siber nasional, peningkatan kapasitas sumber daya manusia intelijen, serta integrasi sistem informasi antarlembaga negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi yang solid antara lembaga intelijen, TNI, Polri, kementerian, pemerintah daerah, perguruan tinggi, dan sektor strategis nasional menjadi fondasi penting dalam membangun sistem keamanan nasional yang tangguh.<br>Selain penguatan teknologi, Syamsul Rizal juga menekankan pentingnya membangun budaya kewaspadaan nasional. Menurutnya, keamanan negara bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat, tetapi merupakan tanggung jawab bersama seluruh komponen bangsa. Masyarakat perlu diberikan edukasi mengenai literasi digital, bahaya penyebaran hoaks, serta pentingnya menjaga persatuan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PNPI berpandangan bahwa Indonesia memiliki posisi strategis di kawasan Indo-Pasifik sehingga berpotensi menjadi sasaran berbagai kepentingan geopolitik internasional. Oleh sebab itu, pemerintah perlu memperkuat kemampuan intelijen ekonomi, intelijen maritim, intelijen energi, serta intelijen pangan sebagai bagian dari sistem pertahanan nasional yang komprehensif.<br>Lebih lanjut, Syamsul Rizal menegaskan bahwa penguatan intelijen harus tetap berjalan dalam koridor konstitusi, supremasi hukum, penghormatan terhadap hak asasi manusia, serta prinsip negara demokrasi. Intelijen yang profesional adalah intelijen yang bekerja berdasarkan hukum, menjunjung tinggi etika, dan mengutamakan kepentingan bangsa di atas kepentingan kelompok maupun individu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Indonesia membutuhkan sistem intelijen yang modern, adaptif, profesional, dan mampu membaca perubahan dunia dengan cepat. Ketahanan nasional tidak hanya dibangun melalui kekuatan militer, tetapi juga melalui kemampuan memperoleh informasi strategis yang mampu mencegah ancaman sebelum menjadi krisis," tegasnya.<br>Di tengah ketidakpastian global, PNPI mengajak seluruh elemen bangsa untuk memperkuat semangat persatuan, meningkatkan rasa cinta tanah air, serta memberikan dukungan terhadap langkah-langkah pemerintah dalam membangun sistem keamanan nasional yang semakin kuat. Stabilitas nasional merupakan modal utama bagi keberhasilan pembangunan, peningkatan investasi, pertumbuhan ekonomi, dan terwujudnya kesejahteraan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai organisasi yang berkomitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan, PNPI menyatakan siap mendukung berbagai kebijakan strategis pemerintah yang bertujuan memperkuat ketahanan nasional, menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia, serta mewujudkan Indonesia yang aman, maju, mandiri, dan berdaya saing di tengah dinamika global yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ketahanan bangsa dimulai dari kemampuan negara mengenali ancaman sejak dini. Karena itu, memperkuat sistem dan infrastruktur intelijen merupakan investasi strategis demi menjaga kedaulatan, keamanan, dan masa depan Indonesia." &mdash; Syamsul Rizal, Ketua Umum PNPI.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6437_MENYIKAPI-KONDISI-GLOBAL--KETUA-UMUM-PNPI-SYAMSUL-RIZAL-MENDORONG-PEMERINTAH-MEMPERKUAT-SISTEM-DAN-INFRASTRUKTUR-INTELIJEN-NEGARA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284898/menyikapi-kondisi-global-ketua-umum-pnpi-syamsul-rizal-mendorong-pemerintah-memperkuat-sistem-dan-infrastruktur-intelijen-negara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ijeck Desak Kemenhub Percepat Pembangunan Palang Perlintasan KA Usai Kecelakaan Maut di Perbaungan</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 10:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ijeck Desak Kemenhub Percepat Pembangunan Palang Perlintasan KA Usai Kecelakaan Maut di Perbaungan]]></title>
            <description><![CDATA[Ijeck Desak Kemenhub Percepat Pembangunan Palang Perlintasan KA Usai Kecelakaan Maut di Perbaungan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &ndash; Anggota Komisi V DPR RI, , menyampaikan belasungkawa atas kecelakaan maut yang terjadi di perlintasan sebidang tanpa palang di Lingkungan Pasiran, Kelurahan Simpang Tiga Pekan, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, Minggu (2/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa nahas tersebut melibatkan Kereta Api Putri Deli relasi Medan&ndash;Tanjungbalai dengan sebuah truk pengangkut pasir. Kecelakaan mengakibatkan sopir truk meninggal dunia, sementara perjalanan kereta sempat terganggu akibat lokomotif mengalami kerusakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya turut prihatin dan berduka cita atas kejadian kecelakaan antara kereta api dengan truk pengangkut pasir yang terjadi di Kabupaten Serdang Bedagai," ujar Musa Rajekshah yang akrab disapa <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>, kecelakaan di perlintasan sebidang tanpa palang masih kerap terjadi di Sumatera Utara dan menjadi persoalan serius yang membutuhkan perhatian pemerintah, khususnya Kementerian Perhubungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Hal-hal seperti kecelakaan ini terus berulang, khususnya di Sumatera Utara. Salah satu penyebabnya adalah masih banyak perlintasan sebidang yang belum dilengkapi palang pintu," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Politisi yang duduk di Komisi V DPR RI itu mengungkapkan bahwa persoalan perlintasan tanpa palang telah berulang kali disampaikannya dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Kementerian Perhubungan RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saat RDP dengan Kementerian Perhubungan, saya sering menyampaikan agar perlintasan-perlintasan kereta api yang belum memiliki pintu perlintasan menjadi perhatian serius dan segera dibangun demi keselamatan masyarakat," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> berharap kecelakaan serupa tidak kembali terjadi. Ia menekankan bahwa keselamatan penumpang kereta maupun pengguna jalan harus menjadi prioritas utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini menjadi catatan penting agar keselamatan penumpang dan pengguna jalan benar-benar diperhatikan. Jangan sampai kejadian seperti ini terus memakan korban jiwa maupun kerugian materiil," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diketahui, kecelakaan terjadi ketika KA Putri Deli menabrak truk pengangkut pasir yang melintasi rel di perlintasan sebidang tanpa palang. Sopir truk bernama Busito (56) meninggal dunia di lokasi kejadian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Benturan keras menyebabkan lokomotif mengalami kerusakan dan sebagian roda keluar dari jalur rel. Masinis mengalami luka-luka, sementara seorang penumpang bernama Viona Siahaan (21) mengalami luka bakar ringan akibat air panas yang dibawanya tumpah saat benturan. Korban saat ini menjalani perawatan di RSU Melati Perbaungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasi Humas Polres Serdang Bedagai, AKP Bringin Jaya, menjelaskan kecelakaan bermula saat truk pengangkut pasir melaju dari kawasan Tangkahan Galian C menuju jalan utama dan melintasi rel kereta api.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab pasti kecelakaan, termasuk mendalami dugaan adanya kelalaian pengemudi truk saat melintasi perlintasan kereta api tanpa palang tersebut.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3472_Ijeck-Desak-Kemenhub-Percepat-Pembangunan-Palang-Perlintasan-KA-Usai-Kecelakaan-Maut-di-Perbaungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284897/ijeck-desak-kemenhub-percepat-pembangunan-palang-perlintasan-ka-usai-kecelakaan-maut-di-perbaungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usia Emas Berbuah Manis : PRSU ke-50 Resmi Ditutup, Perputaran Uang Capai Rp50 Miliar</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 08:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usia Emas Berbuah Manis : PRSU ke-50 Resmi Ditutup, Perputaran Uang Capai Rp50 Miliar]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN , Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 Tahun 2026 resmi digantungkan bendera penutupnya pada Minggu, 2 Agustus 2026, di ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN , Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>) ke-50 Tahun 2026 resmi digantungkan bendera penutupnya pada Minggu, 2 Agustus 2026, di kawasan kompleks <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan. Selama satu bulan penuh berlangsung, ajang bergengsi ini tak sekadar merayakan hari jadi emas, melainkan telah melahirkan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha di Tanah Deli.</p>Upacara penutupan dipimpin langsung oleh Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, B.Sc., yang didampingi oleh Direksi PT Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>, unsur Pemerintah Provinsi, Wakil Bupati Asahan, para Kepala Organisasi Perangkat Daerah, serta sejumlah Bupati dan Wali Kota se-Sumut. Turut hadir pula Pj. Sekretaris Daerah Provinsi Sulaiman Harahap, unsur Forkopimda, Konsul Jenderal negara sahabat, hingga perwakilan BUMN dan BUMD.</p>Dalam sambutannya, Wakil Gubernur Surya menegaskan bahwa capaian perputaran uang mencapai sekitar Rp50 miliar menjadi bukti nyata keberhasilan penyelenggaraan tahun ini. "Angka ini menunjukkan betapa besarnya antusiasme masyarakat dan kepercayaan pelaku usaha terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>. Pemerintah Provinsi akan terus berupaya memperkuat iklim investasi, meningkatkan daya saing daerah, serta menyempurnakan layanan publik agar potensi yang kita miliki dapat tumbuh semakin kokoh," ujarnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/73278a4a86960eeb576a8fd4c9ec6997_IMG-20260803-WA0008.jpg"><br></p>Lebih lanjut, beliau berharap ke depannya <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> tidak hanya menjadi agenda rutinitas tahunan semata. "Semoga momen ini melahirkan manfaat jangka panjang, berlandaskan kerja sama dan gotong royong antar semua pihak untuk memajukan investasi, mengembangkan usaha mikro kecil dan menengah, serta mendongkrak kunjungan wisata ke Sumatera Utara," tambahnya.</p>Sementara itu, Direktur Utama PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>, Ferry Indra, melaporkan total jumlah pengunjung yang tercatat selama acara berlangsung mencapai 161.309 orang. Meski secara jumlah belum menyentuh sasaran yang direncanakan, penyelenggaraan tahun ini lebih mengutamakan mutu pelayanan, keamanan dan kenyamanan demi langkah pembaruan wajah <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke masa depan. "Sebanyak 3.000 penampil turut memeriahkan gelaran ini, dan luar biasanya 75 persen di antaranya adalah seniman dan talenta asli putra-putri Sumatera Utara," jelas Ferry. Pada kesempatan itu juga secara resmi diumumkan para pemenang berbagai perlombaan mulai dari tarian kontemporer, vokal, senam kreasi, hingga stand pameran terbaik.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/2b24d495052a8ce66358eb576b8912c8_IMG-20260803-WA0007.jpg"><br></p>Dengan berakhirnya <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 Tahun 2026, seluruh rangkaian kegiatan pun tuntas dilaksanakan dengan aman dan tertib. Ajang ini kini meninggalkan jejak prestasi sekaligus harapan besar agar di edisi-edisi mendatang, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> semakin matang bertransformasi menjadi panggung utama yang membawa nama Sumatera Utara semakin harum di kancah nasional maupun internasional. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8636_Usia-Emas-Berbuah-Manis---PRSU-ke-50-Resmi-Ditutup--Perputaran-Uang-Capai-Rp50-Miliar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284895/usia-emas-berbuah-manis-prsu-ke50-resmi-ditutup-perputaran-uang-capai-rp50-miliar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Usia Emas PRSU Menjadi Fondasi Baru Menuju Pusat Promosi Perdagangan dan Investasi Nasional</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 00:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Usia Emas PRSU Menjadi Fondasi Baru Menuju Pusat Promosi Perdagangan dan Investasi Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 resmi ditutup setelah berlangsung selama 31 hari, sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 202]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p></p>Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>) ke-50 resmi ditutup setelah berlangsung selama 31 hari, sejak 3 Juli hingga 2 Agustus 2026. Mengusung tema "Harmoni Emas", penyelenggaraan tahun ini menjadi momentum penting dalam perjalanan lima dekade <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> untuk memulai transformasi menuju penyelenggaraan yang lebih profesional, modern, inklusif, dan berdaya saing. </p><br></p>Direksi PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PT PPSU) menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan kepercayaan, dukungan, tenaga, pikiran, dan kolaborasi sehingga <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 dapat terselenggara dengan aman, tertib, dan sukses. </p><br></p>Menurut Direksi PT PPSU, usia emas <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> bukan sekadar penanda perjalanan waktu, tetapi menjadi titik awal untuk mengembalikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> sebagai identitas dan kebanggaan masyarakat Sumatera Utara sekaligus sebagai instrumen pembangunan daerah melalui perdagangan, investasi, budaya, pariwisata, UMKM, dan ekonomi kreatif. </p>Melalui tema "Harmoni Emas", <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> menghadirkan wajah baru yang lebih terbuka, inklusif, dan kolaboratif dengan memberikan ruang bagi seluruh etnis, suku, komunitas, pelaku usaha, akademisi, generasi muda, serta insan seni dan budaya untuk menampilkan karya dan potensi terbaiknya. </p>Transformasi tersebut menegaskan komitmen menjadikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> sebagai rumah bersama bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara. Pada penyelenggaraan tahun ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> menghadirkan paviliun kabupaten dan kota serta satu paviliun negara sahabat, Pulau Pinang, Malaysia, sebagai etalase promosi potensi daerah, peluang investasi, destinasi pariwisata, kekayaan budaya, dan produk unggulan Sumatera Utara.</p> Kawasan pameran juga diikuti oleh 50 peserta Pameran Terpadu yang terdiri atas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), perguruan tinggi, dan pelaku UMKM, serta didukung kehadiran 13 tenant kuliner dan 12 peserta Sumut Merchant Coffee Culture yang memperkenalkan kekayaan kuliner dan kopi khas Sumatera Utara. </p><br></p>Sebagai bagian dari penguatan fungsi pelayanan publik, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> juga menghadirkan Paviliun Dinas Pendidikan, layanan publik terpadu, serta kawasan rekreasi keluarga. Seluruh partisipasi tersebut menunjukkan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> telah berkembang menjadi ruang kolaborasi yang mempertemukan pemerintah, dunia usaha, akademisi, komunitas, dan masyarakat dalam satu ekosistem pembangunan yang saling menguatkan. </p><br></p>Penyelenggaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 juga menjadi bukti bahwa sebuah agenda berskala besar dapat dilaksanakan tanpa menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD). Keberhasilan ini didukung oleh sinergi Organisasi Perangkat Daerah, pemerintah kabupaten dan kota, dunia usaha, serta berbagai mitra strategis melalui pola kemitraan yang profesional, transparan, akuntabel, dan berkelanjutan.</p><br></p>Selama penyelenggaraan, panggung <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> menampilkan 3.064 pengisi acara yang terdiri atas 201 talenta nasional, 1.274 talenta kreatif Sumatera Utara, 1.333 penampil panggung budaya, dan 256 peserta kompetisi. Lebih dari 75 persen konten pertunjukan berasal dari talenta Sumatera Utara sebagai bentuk komitmen dalam memberikan ruang yang lebih luas bagi putra putri daerah untuk mengembangkan kreativitas sekaligus memperkuat ekosistem seni, budaya, dan ekonomi kreatif.</p><br></p> Kesuksesan penyelenggaraan juga tidak terlepas dari dedikasi lebih dari 600 personel yang terdiri atas Event Organizer, petugas keamanan, tenaga kesehatan, petugas kebersihan, petugas pemadam kebakaran, teknisi, relawan, dan berbagai unsur pendukung lainnya yang bekerja sejak tahap persiapan hingga penutupan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 berhasil mencatatkan trafik sebanyak 161.309 orang, yang terdiri atas pengunjung, tamu undangan, peserta pameran, talenta, tamu kehormatan, insan pers, serta berbagai mitra pendukung lainnya. </p><br></p>Sementara itu, nilai perputaran transaksi ekonomi selama penyelenggaraan mencapai Rp50.712.483.695, yang mencerminkan kontribusi nyata <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> terhadap aktivitas ekonomi masyarakat di tengah dinamika perekonomian saat ini. Bagi penyelenggara, keberhasilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> tidak semata-mata diukur dari jumlah pengunjung, tetapi juga dari kualitas penyelenggaraan. </p><br></p>Keamanan, kenyamanan, kualitas layanan, kepuasan pengunjung, serta manfaat ekonomi yang dihasilkan menjadi indikator utama dalam proses transformasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> menuju penyelenggaraan yang semakin berkualitas. <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 juga memperoleh perhatian dari pemerintah pusat melalui kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI sebagai bagian dari upaya mendorong <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> menjadi agenda nasional yang didukung oleh Kementerian UMKM, Kementerian Pariwisata, dan Kementerian Ekonomi Kreatif. </p><br></p>Di sektor industri masa depan, kunjungan Persatuan Kendaraan Listrik Indonesia (Periklindo) membuka peluang kolaborasi strategis dalam pengembangan kendaraan listrik dan energi baru terbarukan. Kehadiran Periklindo memperkuat posisi <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> sebagai platform promosi yang mampu mendukung transformasi industri sekaligus mendorong terciptanya iklim investasi yang semakin kondusif di Sumatera Utara. </p><br></p>Sebagai bagian dari strategi pengembangan, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara juga memperluas jejaring kemitraan melalui penjajakan kerja sama di sektor kesehatan dan energi bersama PT CNEC Engineering Indonesia serta PT Kartika Amersial Aquasys. Langkah tersebut diharapkan menjadi katalis dalam menghadirkan investasi baru, meningkatkan daya saing daerah, serta memperkuat pembangunan berkelanjutan di Sumatera Utara. </p><br></p>Di bidang perdagangan internasional, kehadiran Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional Kementerian Perdagangan Republik Indonesia menjadi langkah strategis dalam membuka peluang transaksi business-to-business (B2B), memperluas akses pasar ekspor, dan memperkuat promosi komoditas unggulan Sumatera Utara di pasar global. </p><br></p>Momentum <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 juga ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman antara PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara dengan Rumah Sakit Umum Haji Medan sebagai bagian dari penguatan kemitraan strategis yang mendukung pengembangan kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> serta peningkatan nilai ekonomi penyelenggaraan di masa mendatang. Direksi PT PPSU menegaskan bahwa seluruh kritik, masukan, dan saran yang disampaikan masyarakat akan menjadi bagian penting dalam proses evaluasi dan penyempurnaan penyelenggaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> pada tahun-tahun berikutnya.</p>Keberhasilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 juga tidak terlepas dari dukungan para sponsor dan mitra strategis, yaitu Indosat melalui brand Tri dan IM3, Bank Sumut, Oxygen, Podomoro City DeliPark Medan, Lazada, Gojek, INALUM, Agincourt Resources, PDAM Tirtanadi, PT Semen Indonesia (Persero) Tbk, Kawasan Industri Medan, PTPN IV, dan PT Musim Mas. </p><br></p>Ke depan, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara berkomitmen melanjutkan transformasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> sebagai ruang kolaborasi seluruh etnis, budaya, komunitas, dunia usaha, akademisi, pemerintah, dan generasi muda. <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> juga diarahkan untuk berkembang menjadi trade fair bertaraf nasional yang profesional, modern, serta dipercaya sebagai pusat promosi perdagangan, investasi, pariwisata, budaya, dan ekonomi kreatif. </p><br></p>Transformasi tersebut diharapkan menjadikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> tidak hanya sebagai pesta rakyat, tetapi juga sebagai platform strategis yang mampu mempertemukan pelaku usaha, investor, pemerintah, dan masyarakat dalam menciptakan peluang investasi, memperluas jejaring bisnis, meningkatkan daya saing daerah, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara secara berkelanjutan. Dengan semangat kolaborasi, profesionalisme, dan inovasi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> diharapkan terus tumbuh sebagai salah satu agenda unggulan nasional sekaligus menjadi etalase terbaik Sumatera Utara di tingkat nasional maupun internasional. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2710_Usia-Emas-PRSU-Menjadi-Fondasi-Baru-Menuju-Pusat-Promosi-Perdagangan-dan-Investasi-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/284893/usia-emas-prsu-menjadi-fondasi-baru-menuju-pusat-promosi-perdagangan-dan-investasi-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">CFD Pertama di Medan Belawan, Rico Waas: Bahagia dan Sehat Harus Menjangkau Seluruh Sudut Kota Medan</guid>
            <pubDate>Mon, 03 Aug 2026 00:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[CFD Pertama di Medan Belawan, Rico Waas: Bahagia dan Sehat Harus Menjangkau Seluruh Sudut Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSuasana di kawasan jalan Sumatera, Medan Belawan mendadak riuh dan penuh semangat. Untuk pertama kalinya, kegiatan Car Fre]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>Suasana di kawasan jalan Sumatera, Medan Belawan mendadak riuh dan penuh semangat. Untuk pertama kalinya, kegiatan Car Free Day (CFD) resmi menyapa masyarakat pesisir di wilayah utara Kota Medan, Minggu (2/8/2026).</p><br></p>Kegiatan yang diinisiasi bersama oleh Kodaeral I Belawan dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, serta didukung penuh oleh seluruh pemangku kepentingan (stakeholders) itu, berhasil menyedot antusiasme ribuan masyarakat.</p><br></p>Selain mendorong masyarakat untuk menerapkan gaya hidup sehat, CFD perdana ini juga digelar dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-81, serta memperingati HUT Kodaeral ke-1 dan HUT Jalasenastri ke-80.</p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas kolaborasi kreatif ini. Rico Waas menegaskan bahwa pemerataan kebahagiaan dan kesehatan harus menjangkau seluruh sudut Kota Medan.</p><br></p>"Hari ini tentu menjadi kebahagiaan untuk kita semuanya. CFD yang biasa kita laksanakan hanya di inti kota Medan, namun hari ini dilaksanakan juga di Medan Belawan. Saya ucapkan terimakasih kepada Kodaeral I Belawan dan seluruh Stakeholder yang telah menggagas ide kreatif ini,"kata Rico Waas.</p><br></p>Melalui kegiatan CFD ini, Rico Waas berharap dapat menumbuhkan pola hidup sehat di masyarakat serta menggerakan roda perekonomian masyarakat, khususnya masyarakat Medan Belawan.</p><br></p>"Harapannya kegiatan ini tidak hanya berhenti sampai disini saja, tetapi terus berlanjut, karena memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Medan Belawan,"harap Rico Waas.</p><br></p>Sementara itu, Dankodaeral I Belawan Laksamana Muda TNI Deny Septiana mengungkapkan rasa bangganya atas tingginya antusiasme warga yang hadir. Menurutnya, kesuksesan CFD perdana ini menjadi bukti nyata transformasi positif di wilayah Belawan.</p><br></p>"Ini adalah kegiatan pertama kita, dengan harapan kota Belawan menjadi titik tolak kemajuan masa depan. Kehadiran masyarakat hari ini memberikan harapan baru bahwa Belawan yang dulu dikesankan mencekam, sekarang tidak lagi," Tegas Deny Septiana.</p><br></p>Ia juga menambahkan bahwa para pemangku kepentingan juga telah sepakat untuk menjadikan CFD di Belawan sebagai agenda rutin. Rencananya, kegiatan ini akan diagendakan sebulan sekali hingga ditingkatkan menjadi dua minggu sekali secara berkala.</p><br></p>"Melalui kolaborasi manis antara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>, Kodaeral I Belawan, Kepolisian, dan masyarakat, Belawan kini siap bersolek menjadi kawasan yang lebih ramah, sehat, produktif, dan aman bagi siapa saja," Pungkasnya.</p><br></p>Kegiatan yang berlangsung dari pagi hingga menjelang siang itu, diisi dengan olahraga bersama, Bakti Kesehatan, serta Bazar UMKM. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1016_CFD-Pertama-di-Medan-Belawan--Rico-Waas--Bahagia-dan-Sehat-Harus-Menjangkau-Seluruh-Sudut-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284892/cfd-pertama-di-medan-belawan-rico-waas-bahagia-dan-sehat-harus-menjangkau-seluruh-sudut-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tinjau Pasar dan Terminal Aksara, Bupati Minta Rencana Pengembangan Dikaji Matang</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 22:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tinjau Pasar dan Terminal Aksara, Bupati Minta Rencana Pengembangan Dikaji Matang]]></title>
            <description><![CDATA[Tinjau Pasar dan Terminal Aksara, Bupati Minta Rencana Pengembangan Dikaji Matang]]></description>
            <content><![CDATA[<br>DELI SERDANG | SUMUT24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &ndash; Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, meninjau Pasar Tradisional Aksara di kawasan Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (1/8/2026). Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi aktivitas perdagangan sekaligus rencana pengembangan kawasan Terminal Aksara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam peninjauan tersebut, Bupati berdialog dengan para pedagang dan mendapati aktivitas pasar yang saat ini masih relatif sepi pengunjung. Pasar yang didominasi pedagang pakaian itu dinilai perlu didukung dengan aktivitas ekonomi lain agar lebih ramai dan menarik masyarakat untuk datang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu yang disiapkan adalah pengembangan fasilitas pendukung di kawasan Terminal Aksara berupa pusat kuliner dan UMKM. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus mendukung keberadaan pasar tradisional di kawasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk sewa per tahun kios ini sudah murah, Pak. Mudah-mudahan kalau ada kulineran di Terminal, bisa la ramai juga di sini, kami dukung Pak,&quot; ujar salah seprang penjual pakaian kepada Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam peninjaual lokasi, Bupati meminta Dinas Perhubungan bersama calon investor melakukan kajian dan perencanaan secara matang, mulai dari konsep penataan, fasilitas, pengelolaan, hingga keterhubungannya dengan aktivitas perdagangan yang sudah ada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terminal tetap berjalan sesuai fungsinya. Kita ingin ada fasilitas pendukung yang membuat kawasan ini lebih hidup dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,&quot; ujarnya kepada Sekretaris Dinas Perhubungan dan jajaran yang hadir mendampingi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga meminta agar pedagang yang sebelumnya telah beraktivitas di kawasan tersebut turut dilibatkan dalam penataan dan pengelolaan ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pedagang yang sudah ada gabungkan saja. Jangan sampai penataan justru menghilangkan kesempatan mereka untuk berkembang,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan kawasan Terminal Aksara diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung antara terminal, pusat kuliner, UMKM, dan Pasar Tradisional Aksara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(DISKOMINFOSTAN DELI SERDANG)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, meninjau Pasar Tradisional Aksara di kawasan Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (1/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;( Rodes ) .]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3970_Tinjau-Pasar-dan-Terminal-Aksara--Bupati-Minta-Rencana-Pengembangan-Dikaji-Matang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284891/tinjau-pasar-dan-terminal-aksara-bupati-minta-rencana-pengembangan-dikaji-matang-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Andra Soni : Logo Baru Bank Banten Lambangkan Kepercayaan, Semangat dan Harapan</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 22:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Andra Soni : Logo Baru Bank Banten Lambangkan Kepercayaan, Semangat dan Harapan]]></title>
            <description><![CDATA[Gubernur Andra Soni  Logo Baru Bank Banten Lambangkan Kepercayaan, Semangat dan Harapan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> - Di hadapan ratusan masyarakat, Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> Andra Soni secara langsung melakukan launching logo baru PT Bank Pembangunan Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> (Perseroda) Tbk atau Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> di kawasan Royal Baroe, Kota Serang, Sabtu (1/8/2026) malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Launcing logo baru Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> itu ditandai dengan pemotongan tumpeng yang dilakukan langsung oleh Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> Andra Soni. Potongan tumpeng pertama diserahkan kepada masyarakat yang merupakan representasi dari kepemilikan Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir mendampingi Direktur Utama Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> Muhammad Busthami bersama jajaran, Sekda Provinsi <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> Deden Apriandhi, jajaran Forkopimda serta beberapa kepala daerah atau yang mewakili.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Andra Soni, logo baru Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> yang berbentuk tumpang susun tiga dengan gradasi warna biru muda, biru dan biru tua (navy) itu melambangkan kepercayaan yang tinggi, semangat yang kuat serta harapan yang besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita semua mempunyai keyakinan Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> ke depan akan semakin dicintai oleh seluruh masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a>. Dengan semangat kerja yang tinggi, harapan itu pasti akan menjadi kenyataan," kata Andra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warna biru muda melambangkan kelembutan, kedamaian, kejernihan, kepercayaan dan keterbukaan. Warna biru melambangkan kreatifitas, ketenangan, kesetiaan, kredibilitas dan stabilitas. Lalu untuk warna biru tua (Navy) melambangkan otoritas, kekuatan, kecerdasan, integritas dan kewibawaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Logo baru Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> saat ini terdiri dari tiga garis di atas teks merepresentasikan bentukan atap &quot;Tumpang Susun Tiga&quot; yang banyak digunakan pada bangunan di Indonesia yang mencerminkan kearifan lokal, kemampuan adaptasi sekaligus simbol yang kaya akan sejarah yang religius. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga garis utama di atas teks itu melambangkan tiga peran utama Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> sebagai Penghimpun dana dari masyarakat (funding), Penyalur kredit (lending) dan Penyedia layanan jasa keuangan (services).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian bentukan panah mengarah ke atas melambangkan pertumbuhan, kemajuan, kesuksesan, dan peningkatan nilai. Simbol ini sering dikaitkan dengan optimisme, harapan, serta arah pembangunan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di hurufnya yang menggunakan tipografi lowercase (huruf kecil) melambangkan kerendahan hati dan mencerminkan kesederhanaan yang memberikan kesan ramah dan humanis serta simbol dari modernitas dan inovasi yang turut menciptakan diferensiasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> Andra Soni mengatakan, kehadiran warga dalam acara launching ini merupakan simbol bahwasannya masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> sudah mempunyai rasa memiliki terhadap Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bank ini bukanlah milik Gubernur, bukan sekedar milik pemerintah, tapi Bank ini adalah milik kita semua. Oleh karena itu menjadi kewajiban kita untuk memajukan Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a>, agar Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> bisa menjadi tonggak, menjadi penggerak ekonomi di Provinsi <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a>,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Andra Soni berharap Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> kedepan betul-betul berpartisipasi aktif dalam mengerakkan roda ekonomi masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a>, salah satunya melalui pembinaan UMKM. Sehingga pelayanan Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> bisa semakin dekat, jangkauannya semakin luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Yang terpenting kemanfaatan Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> dirasakan oleh seluruh masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a>," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada seluruh masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a>, Andra Soni mengajak untuk bersama-sama memperkuat Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> sebagai Bank kebanggaan kita bersama. Kepada seluruh Pemda, Andra juga mendorong agar mengoptimalkan Bank <a href="https://www.sumut24.co/tag/banten/" target="_blank">Banten</a> sebagai bagian tak terpisahkan dari pengelolaan keuangan dan pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Mari kita tumbuh dengan penuh kebersamaan," ajaknya.(*)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2840_Gubernur-Andra-Soni---Logo-Baru-Bank-Banten-Lambangkan-Kepercayaan--Semangat-dan-Harapan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284890/gubernur-andra-soni-logo-baru-bank-banten-lambangkan-kepercayaan-semangat-dan-harapan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Paviliun Deli Serdang Raih Terbaik I PRSU ke-50</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 22:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Paviliun Deli Serdang Raih Terbaik I PRSU ke-50]]></title>
            <description><![CDATA[Paviliun Deli Serdang Raih Terbaik I PRSU ke50]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DELI SERDANG &ndash; Paviliun Pemerintah Kabupaten Deli Serdang meraih penghargaan Paviliun Terbaik I Pilihan Penyelenggara pada Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Utara, H Surya BSc, kepada Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo SS, pada penutupan PRSU di Jalan Gatot Subroto, Medan, Minggu (2/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lom Lom mengapresiasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), mitra kerja, dan tim paviliun yang telah bersama-sama menampilkan berbagai potensi unggulan Deli Serdang selama PRSU berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Atas nama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan seluruh masyarakat Deli Serdang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim paviliun, mitra kerja, dan OPD yang telah bekerja keras. Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen bersama,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan tersebut, lanjut Lom Lom, menjadi motivasi bagi Pemkab Deli Serdang untuk terus meningkatkan inovasi, pelayanan, dan promosi potensi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengatakan PRSU menjadi ruang kolaborasi pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan kerja bersama dan keberlanjutan kolaborasi berbagai pihak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, menyampaikan PRSU ke-50 diarahkan menjadi ruang promosi daerah yang semakin modern dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama 31 hari penyelenggaraan, Ferry mengungkapkan PRSU mencatat 161.309 pengunjung dengan perputaran ekonomi mencapai Rp50,71 miliar. PRSU juga menghadirkan paviliun kabupaten/kota, perangkat daerah, pelaku UMKM, hingga paviliun negara sahabat, serta berbagai pertunjukan seni budaya, layanan publik, dan promosi investasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1330_Paviliun-Deli-Serdang-Raih-Terbaik-I-PRSU-ke-50.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284889/paviliun-deli-serdang-raih-terbaik-i-prsu-ke50/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Paviliun Deliserdang Raih Terbaik I PRSU ke-50</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 22:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Paviliun Deliserdang Raih Terbaik I PRSU ke-50]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Delisetdang, Paviliun Pemerintah Kabupaten Deliserdang meraih penghargaan Paviliun Terbaik I Pilihan Penyelenggara pada Pekan Ra]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -Delisetdang, <a href="https://www.sumut24.co/tag/paviliun/" target="_blank">Paviliun</a> Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/deliserdang/" target="_blank">Deliserdang</a> meraih penghargaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/paviliun/" target="_blank">Paviliun</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/terbaik-i/" target="_blank">Terbaik I</a> Pilihan Penyelenggara pada Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>) ke-50 Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>.</p>Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Utara, H Surya BSc, kepada Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/deliserdang/" target="_blank">Deliserdang</a>, Lom Lom Suwondo SS, pada penutupan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> di Jalan Gatot Subroto, Medan, Minggu (2/8/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>).</p>Lom Lom mengapresiasi seluruh organisasi perangkat daerah (OPD), mitra kerja, dan tim paviliun yang telah bersama-sama menampilkan berbagai potensi unggulan Deli Serdang selama <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> berlangsung.</p>&quot;Atas nama Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/deliserdang/" target="_blank">Deliserdang</a> dan seluruh masyarakat Deli Serdang, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh tim paviliun, mitra kerja, dan OPD yang telah bekerja keras. Penghargaan ini merupakan hasil kolaborasi dan komitmen bersama,&quot; ujarnya.</p>Penghargaan tersebut, lanjut Lom Lom, menjadi motivasi bagi Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/deliserdang/" target="_blank">Deliserdang</a> untuk terus meningkatkan inovasi, pelayanan, dan promosi potensi daerah.</p>Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, mengatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> menjadi ruang kolaborasi pemerintah, dunia usaha, pelaku UMKM, komunitas, dan masyarakat dalam mendukung pembangunan daerah. Menurutnya, kemajuan daerah membutuhkan kerja bersama dan keberlanjutan kolaborasi berbagai pihak.</p>Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), Ferry Indra, menyampaikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 diarahkan menjadi ruang promosi daerah yang semakin modern dan berdampak terhadap perekonomian masyarakat.</p>Selama 31 hari penyelenggaraan, Ferry mengungkapkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> mencatat 161.309 pengunjung dengan perputaran ekonomi mencapai Rp50,71 miliar. <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> juga menghadirkan paviliun kabupaten/kota, perangkat daerah, pelaku UMKM, hingga paviliun negara sahabat, serta berbagai pertunjukan seni budaya, layanan publik, dan promosi investasi.<br>( Rodes ) .<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8578_Paviliun-Deliserdang-Raih-Terbaik-I-PRSU-ke-50.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284888/paviliun-deliserdang-raih-terbaik-i-prsu-ke50/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tinjau Pasar dan Terminal Aksara, Bupati Minta Rencana Pengembangan Dikaji Matang</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 21:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tinjau Pasar dan Terminal Aksara, Bupati Minta Rencana Pengembangan Dikaji Matang]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Deliserdang, Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil Bupati Lom Lom Suwondo SS, meninjau Pasar Tradisional A]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -<a href="https://www.sumut24.co/tag/deliserdang/" target="_blank">Deliserdang</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/deliserdang/" target="_blank">Deliserdang</a>, dr H Asri Ludin Tambunan, bersama Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Lom Lom Suwondo SS, meninjau <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasar/" target="_blank">Pasar</a> Tradisional <a href="https://www.sumut24.co/tag/aksara/" target="_blank">Aksara</a> di kawasan Desa Medan Estate, Kecamatan Percut Sei Tuan, Sabtu (1/8/2026). </p>Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi aktivitas perdagangan sekaligus rencana pengembangan kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/terminal/" target="_blank">Terminal</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/aksara/" target="_blank">Aksara</a>.</p>Dalam peninjauan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> berdialog dengan para pedagang dan mendapati aktivitas pasar yang saat ini masih relatif sepi pengunjung. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasar/" target="_blank">Pasar</a> yang didominasi pedagang pakaian itu dinilai perlu didukung dengan aktivitas ekonomi lain agar lebih ramai dan menarik masyarakat untuk datang.</p>Salah satu yang disiapkan adalah pengembangan fasilitas pendukung di kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/terminal/" target="_blank">Terminal</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/aksara/" target="_blank">Aksara</a> berupa pusat kuliner dan UMKM. Kehadiran fasilitas tersebut diharapkan dapat menciptakan aktivitas ekonomi baru sekaligus mendukung keberadaan pasar tradisional di kawasan tersebut.</p>&quot;Untuk sewa per tahun kios ini sudah murah, Pak. Mudah-mudahan kalau ada kulineran di <a href="https://www.sumut24.co/tag/terminal/" target="_blank">Terminal</a>, bisa la ramai juga di sini, kami dukung Pak,&quot; ujar salah seprang penjual pakaian kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p>Dalam peninjaual lokasi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> meminta Dinas Perhubungan bersama calon investor melakukan kajian dan perencanaan secara matang, mulai dari konsep penataan, fasilitas, pengelolaan, hingga keterhubungannya dengan aktivitas perdagangan yang sudah ada.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/terminal/" target="_blank">Terminal</a> tetap berjalan sesuai fungsinya. Kita ingin ada fasilitas pendukung yang membuat kawasan ini lebih hidup dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat,&quot; ujarnya kepada Sekretaris Dinas Perhubungan dan jajaran yang hadir mendampingi.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga meminta agar pedagang yang sebelumnya telah beraktivitas di kawasan tersebut turut dilibatkan dalam penataan dan pengelolaan ke depan.</p>&quot;Pedagang yang sudah ada gabungkan saja. Jangan sampai penataan justru menghilangkan kesempatan mereka untuk berkembang,&quot; tegasnya.</p>Pengembangan kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/terminal/" target="_blank">Terminal</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/aksara/" target="_blank">Aksara</a> diharapkan dapat menciptakan ekosistem ekonomi yang saling mendukung antara terminal, pusat kuliner, UMKM, dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pasar/" target="_blank">Pasar</a> Tradisional <a href="https://www.sumut24.co/tag/aksara/" target="_blank">Aksara</a>.( Rodes ) .<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5311_Tinjau-Pasar-dan-Terminal-Aksara--Bupati-Minta-Rencana-Pengembangan-Dikaji-Matang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284887/tinjau-pasar-dan-terminal-aksara-bupati-minta-rencana-pengembangan-dikaji-matang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dana Hibah Rp 3 Miliar Lebih dan Iuran ASN KORPRI Asahan Ada Penyimpangan Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan, Aparat Diminta Segera Usut</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 21:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dana Hibah Rp 3 Miliar Lebih dan Iuran ASN KORPRI Asahan Ada Penyimpangan Pengelolaan Keuangan Dipertanyakan, Aparat Diminta Segera Usut]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Sorotan tajam kembali mengarah pada tata kelola keuangan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK KORPRI) Ka]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Sorotan tajam kembali mengarah pada tata kelola keuangan Dewan Pengurus Korps Pegawai Republik Indonesia (DPK <a href="https://www.sumut24.co/tag/korpri/" target="_blank">KORPRI</a>) Kabupaten Asahan. Pasalnya, diduga terjadi tumpang tindih pendanaan serta minimnya transparansi dalam pengelolaan dana hibah daerah yang mencapai lebih dari Rp 3 miliar selama empat tahun terakhir, yang diserentai dengan penghimpunan iuran rutin dari ribuan Aparatur Sipil Negara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/asn/" target="_blank">ASN</a>) di lingkungan Pemkab Asahan.</p>Berdasarkan data yang dihimpun, <a href="https://www.sumut24.co/tag/korpri/" target="_blank">KORPRI</a> Kabupaten Asahan secara berturut-turut menerima dana hibah dari Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) senilai Rp 650 juta pada tahun 2022, kemudian meningkat menjadi Rp 800 juta di tahun 2023, tetap sama di tahun 2024, dan kembali dialokasikan sebesar Rp 800 juta pada tahun 2025. Jika dijumlahkan, total anggaran yang diterima mencapai angka fantastis lebih dari Rp 3.050.000.000.</p>Di saat bersamaan, organisasi yang menaungi seluruh PNS dan PPPK ini juga secara rutin menarik iuran wajib setiap bulan dengan nominal berbeda-beda sesuai golongan pangkat dan jabatan masing-masing anggota. Hal ini menimbulkan pertanyaan besar dari berbagai kalangan, terutama dari unsur mantan pegawai negeri dan pemerhati tata kelola pemerintahan.</p>"Besarnya anggaran yang diterima sekaligus adanya pemasukan rutin dari iuran anggota ini sangat mencurigakan. Kami melihat adanya indikasi tumpang tindih fungsi pendanaan. Di satu sisi mendapat dukungan penuh dari APBD, namun di sisi lain masih terus memungut iuran. Yang lebih parah, hingga hari ini kami belum pernah melihat rincian penggunaan dana tersebut maupun bukti pertanggungjawabannya," ungkap seorang pensiunan PNS Pemkab Asahan yang meminta identitasnya dirahasiakan.</p>Kekhawatiran ini semakin menguat seiring belum jelasnya isi Naskah Perjanjian <a href="https://www.sumut24.co/tag/hibah/" target="_blank">Hibah</a> Daerah (NPHD) yang menjadi dasar penyaluran anggaran setiap tahun. Seringkali dokumen tersebut tidak dapat diakses secara terbuka, padahal dana tersebut berasal dari uang rakyat yang dikelola pemerintah daerah.</p>"Jika organisasi mendapatkan hibah dari kas negara/daerah, kewajiban untuk terbuka mutlak berlaku. Ditambah lagi ada uang anggota yang disetorkan dengan sukarela maupun kewajiban, maka pengurus wajib memberikan laporan secara rinci. Jangan sampai semuanya hanya ada di atas kertas, datanya direkayasa, padahal kenyataannya banyak hal yang tidak sesuai aturan," tambah pemerhati tata kelola pemerintahan setempat.</p>Berdasarkan ketentuan yang berlaku, penyaluran maupun pengelolaan dana hibah daerah diatur secara ketat. Merujuk pada Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta turunannya yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 77 Tahun 2020 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Keuangan Daerah, pemberian hibah wajib memenuhi syarat: memiliki perjanjian tertulis, digunakan sesuai tujuan yang disepakati, dan wajib disampaikan laporan pertanggungjawaban secara berkala.</p>Selain itu, jika terdapat indikasi pengelolaan yang tidak sesuai peruntukan, pemalsuan dokumen, atau pengayaan diri sendiri/orang lain/korporasi, maka hal tersebut sangat berkaitan erat dengan ketentuan pidana dalam Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 jo Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi. Pasal 2 ayat (1) menyebutkan, setiap orang yang secara melawan hukum melakukan perbuatan memperkaya diri sendiri atau orang lain atau suatu korporasi yang dapat merugikan keuangan negara atau perekonomian negara, dipidana dengan penjara seumur hidup atau paling singkat 4 tahun dan paling lama 20 tahun serta denda paling sedikit Rp200 juta hingga paling banyak Rp1 miliar.</p>Belum lagi jika ditemukan adanya pemalsuan surat atau dokumen pertanggungjawaban, hal ini masuk ranah Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) Pasal 263.</p>Menyusul adanya berbagai kecurigaan ini, sejumlah kalangan dengan tegas meminta Kejaksaan Negeri Asahan, Kepolisian Resor Asahan, serta Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) untuk segera turun tangan melakukan penelusuran dan penyelidikan menyeluruh. Mulai dari meneliti kelayakan pemberian hibah, kesesuaian rencana anggaran, bukti-bukti pengeluaran, pelaksanaan kegiatan hingga audit atas pemasukan dari iuran anggota.</p>"Kami minta jangan sampai ada penutup-nutupan. Usut tuntas setiap lembar dokumennya. Ini menyangkut kepercayaan ribuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/asn/" target="_blank">ASN</a> yang bekerja jujur setiap hari, sekaligus menyangkut uang negara yang tak boleh habis begitu saja tanpa jejak yang jelas," tegas pihak tersebut.</p>Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan resmi dari jajaran pengurus DPK <a href="https://www.sumut24.co/tag/korpri/" target="_blank">KORPRI</a> Kabupaten Asahan maupun dari pihak terkait lainnya. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7992_Dana-Hibah-Rp-3-Miliar-Lebih-dan-Iuran-ASN-KORPRI-Asahan-Ada-Penyimpangan-Pengelolaan-Keuangan-Dipertanyakan--Aparat-Diminta-Segera-Usut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284886/dana-hibah-rp-3-miliar-lebih-dan-iuran-asn-korpri-asahan-ada-penyimpangan-pengelolaan-keuangan-dipertanyakan-aparat-diminta-segera-usut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Kobarkan Semangat Merah Putih Lewat Kirab dan Pengibaran Bendera di Desa Silo Baru</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 21:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Kobarkan Semangat Merah Putih Lewat Kirab dan Pengibaran Bendera di Desa Silo Baru]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Suara pekikan Merdeka! Merdeka! Merdeka! menggema keras di sepanjang jalan menuju kawasan Wisata Mangrove, Desa Silo B]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Suara pekikan "Merdeka! Merdeka! Merdeka!" menggema keras di sepanjang jalan menuju kawasan Wisata Mangrove, Desa Silo Baru, Kecamatan Silau Laut, Minggu (02/08/2026). <a href="https://www.sumut24.co/tag/semangat/" target="_blank">Semangat</a> kebangsaan begitu terasa menyelimuti pelaksanaan Kirab dan Pengibaran Bendera <a href="https://www.sumut24.co/tag/merah/" target="_blank">Merah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/putih/" target="_blank">Putih</a> dalam rangka menyemarakkan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.</p>Sekira pukul 10.00 Wib, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto, S.H., M.A.P., hadir langsung memimpin dan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Turut hadir Camat Silau Laut, Kepala Desa Silo Baru Ahmad Sofyan, Ketua Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, tokoh agama, tokoh pemuda, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Babinpotmar, pelajar, mahasiswa, serta masyarakat setempat.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_IMG-20260802-WA0022.jpg"><br></p>Kegiatan diawali dengan pelepasan peserta kirab oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> dari Yayasan Madrasah Pendidikan Islam (MPI) Klep Silo Baru, Dusun X, menuju kawasan Wisata Mangrove. Sejak langkah pertama dimulai, ratusan pelajar berjalan penuh semangat sambil mengibarkan Bendera <a href="https://www.sumut24.co/tag/merah/" target="_blank">Merah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/putih/" target="_blank">Putih</a> di tangan masing-masing, menciptakan pemandangan indah berupa lautan warna merah putih yang membentang jauh. Di tengah barisan juga dikibarkan bendera raksasa sepanjang 20 meter sebagai lambang persatuan, kebersamaan, dan kecintaan mendalam terhadap tanah air.</p>Antusiasme tidak hanya datang dari kalangan pelajar, mahasiswa dan anggota Gerakan Pramuka juga bergerak bersama warga, bersorak riuh mengisi suasana dengan semangat kemerdekaan. Setibanya di lokasi tujuan, dilaksanakan prosesi pengibaran Sang Saka <a href="https://www.sumut24.co/tag/merah/" target="_blank">Merah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/putih/" target="_blank">Putih</a> yang berlangsung khidmat, penuh rasa bangga sekaligus haru sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan yang telah mengorbankan segalanya demi kemerdekaan bangsa.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_IMG-20260802-WA0025.jpg"><br></p>Kepala Desa Silo Baru Ahmad Sofyan dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan hasil kerja sama dan penyelenggaraan bersama antara Pemerintah Kecamatan Silau Laut, Kecamatan Air Joman, dan Kecamatan Tanjung Balai. Ia sangat mengapresiasi kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> serta antusiasme luar biasa yang ditunjukkan seluruh elemen masyarakat. "Semoga kegiatan ini dapat semakin memperkokoh persatuan, menumbuhkan rasa nasionalisme, dan menanamkan kecintaan yang mendalam kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia," ujarnya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto, S.H., M.A.P., menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada pemerintah desa, penyelenggara, dan seluruh warga yang berpartisipasi aktif. Menurutnya, perayaan ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan sarana berharga untuk menanamkan nilai patriotisme dan cinta tanah air terutama kepada generasi penerus.<br><br>Kesempatan itu juga dimanfaatkannya untuk memberikan dorongan semangat kepada kontingen Pramuka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang akan bertolak mengikuti Jambore Nasional di Bumi Perkemahan Cibubur. "Jaga nama baik daerah, tunjukkan kedisiplinan, perluas wawasan, dan ukirlah prestasi yang membanggakan," pesannya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_IMG-20260802-WA0025.jpg"><br></p>Lebih lanjut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> mengabarkan bahwa Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> bersama jajaran Forkopimda telah menyiapkan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan lainnya. Di antaranya Pengibaran Bendera <a href="https://www.sumut24.co/tag/merah/" target="_blank">Merah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/putih/" target="_blank">Putih</a> tingkat kabupaten yang direncanakan berpusat di Bagan <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> pada 10 Agustus 2026, serta Upacara Detik-Detik Proklamasi pada 17 Agustus 2026 yang akan dilaksanakan di Alun-Alun Kota Kisaran.</p>Ia pun mengajak seluruh jajaran pemerintahan, lembaga pendidikan, organisasi, dan masyarakat luas untuk turut meramaikan bulan kemerdekaan dengan mengibarkan bendera, memasang umbul-umbul bernuansa merah putih, serta mengisinya dengan kegiatan positif yang mempererat kebersamaan. "Mari kita kobarkan semangat <a href="https://www.sumut24.co/tag/merah/" target="_blank">Merah</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/putih/" target="_blank">Putih</a> di seluruh penjuru Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Bersama kita wujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan. Merdeka! Merdeka! Merdeka!" tegasnya menutup pernyataan.</p>Seluruh rangkaian kegiatan kirab hingga pengibaran bendera berjalan lancar, tertib, dan aman hingga selesai. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1200_Wakil-Bupati-Asahan-Kobarkan-Semangat-Merah-Putih-Lewat-Kirab-dan-Pengibaran-Bendera-di-Desa-Silo-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284885/wakil-bupati-asahan-kobarkan-semangat-merah-putih-lewat-kirab-dan-pengibaran-bendera-di-desa-silo-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jaringan Narkoba Terungkap di THM Helen&#039;s Night Mart Polrestabes Medan Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar</guid>
            <pubDate>Sun, 02 Aug 2026 18:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jaringan Narkoba Terungkap di THM Helen's Night Mart Polrestabes Medan Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar]]></title>
            <description><![CDATA[Jaringan Narkoba Terungkap di THM Helen&039s Night MartPolrestabes Medan Sita Sejumlah Narkoba dan Ringkus Pengedar]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satresnarkoba Polrestabes Medan mengungkap dugaan peredaran narkotika yang dikemas dalam cartridge vape atau yang dikenal dengan sebutan Pod Getar,di Tempat Hiburan Malam (THM) HW Helen&#039;s Night Mart Jalan Setia Budi, Kel.Tanjung Rejo, Kec.Medan Sunggal, Minggu (02/08/26) dini hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Operasi yang dimulai sejak Sabtu (01/08) malam hingga Minggu (02/08) pagi itu melibatkan personel gabungan dari Polrestabes Medan, TNI, hingga Bea Cukai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus bermula dari informasi masyarakat mengenai dugaan adanya peredaran vape narkoba di lokasi hiburan malam tersebut, yang kemudian dilanjutkan dengan proses penyelidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas kemudian mengamankan seorang pria berinisial FA (24), dan ditemukan 3 pcs vape narkoba bermerk EL CHAPO, yang disimpan di dalam kotak kartu UNO.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, FA mengaku vape narkoba tersebut merupakan miliknya dan rencananya akan dijual dengan harga sekitar Rp.2.150.000 per bungkus. Ia juga mengaku, memperoleh barang tersebut dari seorang pria berinisial DDA, yang kini dalam pengejaran pihak Kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan tindak lanjut dari informasi yang kami dapatkan. Kami sedang kembangkan kasus ini, terutama untuk menangkap pemasok vape narkoba dari pelaku, tim sedang bekerja,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengungkap peredaran vape narkoba, petugas juga melakukan pemeriksaan terhadap sekitar 250 pengunjung tempat hiburan malam tersebut. Dari hasil tes urine, tiga orang pengunjung terdiri dari dua pria dan satu perempuan dinyatakan positif narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bersama tim gabungan, kami kemudian melakukan pemeriksaan urine terhadap 250 pengunjung. Hasilnya, kami temukan ada 3 pengunjung yang positif narkoba. Ini juga akan kami kembangkan,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Guna kepentingan penyidikan, THM Helen&#039;s Night Mart saat ini disegel pihak yang berwajib, dan telah dipasangi garis Polisi.(W05<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7919_Jaringan-Narkoba-Terungkap-di-THM-Helen--039-s-Night-Mart-Polrestabes-Medan-Sita-Sejumlah-Narkoba-dan-Ringkus-Pengedar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284884/jaringan-narkoba-terungkap-di-thm-helen039s-night-mart-polrestabes-medan-sita-sejumlah-narkoba-dan-ringkus-pengedar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>