<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 12 Aug 2026 20:40:53 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Gus Irawan Dorong Kajian Batang Toru Jadi Kebijakan Nyata Pascabencana]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>), Sumatera Utara, mendorong agar berbagai hasil penelitian dan kajian ilmiah mengenai Bentang Alam Batang Toru tidak berhenti sebatas laporan akademis. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab berharap hasil kajian tersebut segera diterjemahkan menjadi rekomendasi dan kebijakan yang dapat memperkuat pemulihan pascabencana sekaligus menjaga kelestarian lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dorongan itu disampaikan Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu saat menghadiri Diseminasi Hasil Studi Bentang Alam Batang Toru dan Pengembangan Pascabanjir Besar 2025 di Hotel Santika Dyandra Premier Medan, Selasa (11/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut diselenggarakan Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Sumatera Utara bersama Institute for Sustainable Earth and Resources (I-SER) FMIPA Universitas Indonesia (UI). Forum ini menjadi ruang untuk memaparkan hasil penelitian sekaligus membahas langkah lanjutan dalam pengelolaan kawasan Bentang Alam Batang Toru setelah bencana besar yang melanda wilayah tersebut pada 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Gus Irawan menekankan pentingnya menjadikan hasil penelitian sebagai dasar dalam menentukan arah pembangunan dan penanganan pascabencana di Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kajian berbasis ilmu pengetahuan dibutuhkan agar upaya pemulihan tidak hanya berorientasi pada penanganan dampak jangka pendek, tetapi juga mampu mengurangi risiko bencana serupa di masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang paling penting adalah bagaimana hasil penelitian dan kajian ini dapat ditindaklanjuti menjadi rekomendasi serta kebijakan yang konkret, sehingga memberikan manfaat bagi lingkungan sekaligus masyarakat,&quot; ujar Gus Irawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gus Irawan menjelaskan, bencana hidrometeorologi yang terjadi pada 25 November 2025 memberikan dampak besar terhadap wilayah Tapanuli Selatan. Sejumlah kawasan yang berada di sepanjang aliran Sungai Batang Toru, Sungai Garoga dan beberapa sungai lainnya menjadi wilayah yang mengalami dampak signifikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Banjir bandang dan tanah longsor tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga memukul sektor pertanian, perkebunan dan permukiman masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan data yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, bencana pada November 2025 mengakibatkan 95 orang meninggal dunia serta menyebabkan kerusakan pada lebih dari 3.000 hektare lahan persawahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan tersebut menjadi perhatian serius karena sektor pertanian merupakan salah satu sumber penghidupan masyarakat di Tapanuli Selatan. Selain lahan persawahan, sejumlah area perkebunan dan permukiman warga juga terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pemulihan pascabencana membutuhkan pendekatan yang menyeluruh. Tidak hanya membangun kembali fasilitas yang rusak, tetapi juga memastikan kondisi lingkungan dan kawasan hulu sungai mampu mendukung pengurangan risiko bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bentang Alam Batang Toru memiliki nilai penting dari sisi ekologis maupun sosial. Karena itu, menurut Gus Irawan, pengelolaan kawasan tersebut harus dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara kepentingan konservasi, pembangunan daerah dan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kajian ilmiah dinilai dapat menjadi salah satu instrumen penting untuk memahami kondisi kawasan secara lebih komprehensif, termasuk faktor lingkungan yang berpengaruh terhadap risiko banjir dan longsor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> berharap rekomendasi dari para peneliti dapat menjadi bahan pertimbangan dalam menyusun program rehabilitasi lingkungan, penataan kawasan, mitigasi bencana serta pembangunan yang lebih berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan pendekatan tersebut, penanganan pascabencana diharapkan tidak sekadar memulihkan kondisi yang rusak, tetapi juga membangun sistem yang lebih tangguh menghadapi ancaman bencana di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diseminasi hasil studi tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> H. Sofyan Adil Siregar, Kepala Bappeda <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> Chairul Rizal Lubis, Kepala BPBD <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> Zulkarnain Siregar, Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup Mahyuddin Ritonga serta Kepala BBKSDA Sumatera Utara Novita Kusumawardani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir pula Prof. Jatna Supriatna dari I-SER UI bersama sejumlah peneliti dari berbagai perguruan tinggi, di antaranya Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung (ITB), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Sumatera Utara (USU) dan Universitas Nasional (UNAS).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain unsur pemerintah dan akademisi, kegiatan juga melibatkan organisasi nonpemerintah (NGO), pemerhati lingkungan serta pegiat konservasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan berbagai pihak tersebut dinilai penting untuk membangun perspektif bersama mengenai masa depan Bentang Alam Batang Toru. Pemerintah membutuhkan dukungan data ilmiah, sementara para peneliti dan pemerhati lingkungan juga memerlukan sinergi dengan pemerintah daerah agar rekomendasi yang dihasilkan dapat diimplementasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> menilai pemulihan pascabencana dan perlindungan ekosistem tidak seharusnya ditempatkan sebagai dua agenda yang terpisah. Keduanya justru perlu berjalan beriringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya menjaga kawasan hulu, memperbaiki daerah tangkapan air, melakukan rehabilitasi lahan serta meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat menjadi bagian penting dalam membangun ketahanan wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, masyarakat yang terdampak bencana juga membutuhkan pemulihan ekonomi agar dapat kembali menjalankan aktivitas secara normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, hasil penelitian Bentang Alam Batang Toru diharapkan mampu memberikan pijakan yang kuat bagi pemerintah dalam merancang kebijakan yang tidak hanya berbasis kebutuhan pembangunan, tetapi juga mempertimbangkan daya dukung lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>, langkah tersebut menjadi penting untuk memastikan proses pembangunan ke depan tetap berjalan tanpa mengabaikan keberlanjutan ekosistem dan keselamatan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_793_Bupati-Gus-Irawan-Dorong-Kajian-Batang-Toru-Jadi-Kebijakan-Nyata-Pascabencana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285179/bupati-gus-irawan-dorong-kajian-batang-toru-jadi-kebijakan-nyata-pascabencana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rektor UNIMED Kukuhkan Mahasiswa Baru Angkatan 2026 Dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rektor UNIMED Kukuhkan Mahasiswa Baru Angkatan 2026 Dalam PKKMB Tahun Akademik 2026/2027]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., secara resmi mengukuhkan seluruh mahasiswa ba]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Universitas Negeri Medan (UNIMED), Prof. Dr. Baharuddin, ST., M.Pd., secara resmi mengukuhkan seluruh mahasiswa baru yang hadir dalam kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/baru/" target="_blank">Baru</a> (PKKMB) UNIMED Tahun Akademik 2026/2027 sebagai mahasiswa UNIMED Angkatan Tahun 2026.</p>Pengukuhan tersebut dilaksanakan dalam rangkaian kegiatan PKKMB yang berlangsung di Lapangan Serbaguna UNIMED, Rabu (12/8/2026).Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa baru untuk mengenal lebih dekat lingkungan akademik, sistem pembelajaran, kehidupan kemahasiswaan, serta nilai-nilai yang menjadi landasan kehidupan akademik di Universitas Negeri Medan.</p>Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> UNIMED menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bergabung kepada seluruh mahasiswa baru yang telah berhasil melewati proses seleksi dan kini resmi menjadi bagian dari keluarga besar UNIMED.</p>&quot;Atas nama pimpinan dan seluruh keluarga besar Universitas Negeri Medan, saya mengucapkan selamat datang dan selamat bergabung di kampus tercinta, Universitas Negeri Medan,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>.</p>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a>, menjadi mahasiswa UNIMED merupakan sebuah babak baru dalam perjalanan pendidikan dan kehidupan mahasiswa. Karena itu, mahasiswa baru diharapkan dapat memanfaatkan kesempatan selama menempuh pendidikan di UNIMED untuk mengembangkan potensi, karakter, minat, bakat, serta prestasi.</p>&quot;Setelah melewati proses seleksi yang ketat hingga akhirnya diterima sebagai mahasiswa Universitas Negeri Medan, hari ini adik-adik semuanya secara resmi memulai babak baru sebagai insan akademik,&quot; ungkapnya.</p>PKKMB Bekali <a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> Hadapi Kehidupan Perguruan Tinggi</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> menjelaskan bahwa PKKMB tidak sekadar menjadi kegiatan penyambutan mahasiswa baru, tetapi juga merupakan sarana pembekalan agar mahasiswa dapat beradaptasi dengan lingkungan perguruan tinggi dan memahami berbagai aspek kehidupan akademik.</p>Secara khusus, PKKMB UNIMED diarahkan untuk memperkenalkan sistem pembelajaran dan kehidupan sivitas akademika, hak dan kewajiban mahasiswa, serta membentuk karakter mahasiswa yang memiliki integritas dan kedewasaan dalam berpikir, bertutur kata, dan bertindak.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> juga dibekali pemahaman mengenai pentingnya menciptakan lingkungan kampus yang aman, sehat, inklusif, dan bermartabat, termasuk membangun sikap anti kekerasan seksual, anti perundungan, anti narkoba, dan anti korupsi.</p>Selain itu, mahasiswa baru diperkenalkan pada pentingnya keselamatan dan kesehatan lingkungan kampus serta berbagai kiat untuk meraih keberhasilan akademik dan mengembangkan minat dan bakat selama menempuh pendidikan di UNIMED.</p>Di hadapan ribuan mahasiswa baru, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> berpesan agar seluruh mahasiswa menjalani masa studi dengan sungguh-sungguh dan penuh tanggung jawab.</p>&quot;Belajarlah dengan sungguh-sungguh. Gunakan masa studi dengan sebaik-baiknya, karena waktu yang berjalan di bangku kuliah tidak akan terulang kembali. Kejarlah prestasi sesuai minat dan bakat saudara selama studi di UNIMED,&quot; pesan Prof. Baharuddin.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> juga mengajak mahasiswa baru untuk tidak hanya berorientasi pada pencapaian akademik, tetapi juga aktif mengembangkan kemampuan nonakademik, kreativitas, kepemimpinan, serta kemampuan beradaptasi dan berkolaborasi.</p>Menurutnya, mahasiswa UNIMED harus mampu menjadi insan akademik yang cerdas, berkarakter, berbudaya, bermartabat, inspiratif, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> UNIMED secara resmi mengukuhkan mahasiswa baru yang hadir sebagai mahasiswa Universitas Negeri Medan Angkatan Tahun 2026.</p>&quot;Atas izin kita semua, dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim, acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/mahasiswa/" target="_blank">Mahasiswa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/baru/" target="_blank">Baru</a> Universitas Negeri Medan Tahun 2026, dengan ini saya mengukuhkan seluruh mahasiswa baru yang hadir di Lapangan Serbaguna UNIMED menjadi mahasiswa UNIMED Angkatan Tahun 2026,&quot; tegasnya.</p>Pengukuhan tersebut menandai dimulainya perjalanan akademik mahasiswa baru UNIMED dalam menempuh pendidikan tinggi sekaligus menjadi bagian dari keluarga besar Universitas Negeri Medan.</p>UNIMED berharap mahasiswa baru Angkatan 2026 dapat menjalani masa perkuliahan dengan penuh semangat, menjunjung tinggi etika dan integritas akademik, aktif mengembangkan potensi diri, serta mampu mengukir berbagai prestasi yang membanggakan almamater, keluarga, bangsa, dan negara. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8179_Rektor-UNIMED-Kukuhkan-Mahasiswa-Baru-Angkatan-2026-Dalam-PKKMB-Tahun-Akademik-2026-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285178/rektor-unimed-kukuhkan-mahasiswa-baru-angkatan-2026-dalam-pkkmb-tahun-akademik-20262027/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pembukaan PKKMB, Rektor USU : Kemampuan Komunikasi Jadi Kunci Kesuksesan</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pembukaan PKKMB, Rektor USU : Kemampuan Komunikasi Jadi Kunci Kesuksesan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Rektor Universitas Sumatera Utara (USU) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si mengatakan kemampuan berkomunikasi menjadi salah satu kunci utama seseorang meraih kesuksesan, baik  dalam meniti karir maupun mengungkapkan berbagai ide agar dapat diterima orang lain.</p>Untuk itu latihlah kemampuan berkomunikasi dengan baik. Kalau pintar, tapi tidak bisa mengungkapkan atau menyampaikan kepintaran itu dengan cara yang sederhana kepada orang lain, maka kepintaran itu cuma hanya milik sendiri saja.</p>"Karena itu, latihlah cara anda menyampaikan ide, gagasan, atau pikiran anda kepada orang lain dengan cara yang baik," katanya saat membuka secara resmi acara Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pkkmb/" target="_blank">PKKMB</a>) Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) tahun 2026 yang diikuti 8.360 mahasiswa baru, di Medan, Rabu (12/8/2026).</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> mengatakan cara berkomunikasi tersebut harus terus dilatih dengan cara yang santun, tidak menyakiti orang lain, termasuk santun menggunakan media sosial, baik Instagram, TikTok, Facebook dan lainnya.</p>"Jadi saya ingatkan, kalau anda punya IQ baik, terus juga moral yang baik, ditambah satu lagi cara komunikasi yang baik, itu menurut saya sudah menuju pada sebuah kesempurnaan prestasi karir, dan jaminan anda menjadi lulusan terbaik, nanti setelah lulus cepat dapat pekerjaan, itu saya jamin," katanya.</p>Kepada ribuan mahasiswa baru tersebut, rektor juga menyampaikan selama kuliah di <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> harus mampu mengukir prestasi dengan memanfaatkan berbagai fasilitas yang ada di perguruan tinggi tersebut untuk mengeksplorasi kemampuan diri.</p>Bahkan nanti <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> akan memiliki sport science yang mengintegrasikan olahraga dengan akal pikiran, sehingga nalar dan olahraga bisa menjadi satu kaitan dalam jiwa mahasiswa <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.</p>"Upgrade terus kemampuan diri, sehingga cita cita yang sudah ditanamkan ketika masih menjadi mahasiswa, bisa diwujudkan setelah nanti  keluar dari Universitas Sumatera Utara sebagai alumni. Jadilan lulusan terbaik, dihormati, disegani dunia industri, dan mengharumkan nama <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>," katanya.</p>"Karena kesempatan tidak datang dua kali. Gunakanlah kesempatan ini sebaik-baiknya. Jangan tinggalkan sedetik pun kesempatan emas ini untuk anda biarkan. Jadilah mahasiswa yang penuh dengan prestasi. Jangan abaikan sedetikpun kebaikan apa pun untuk menuai atau menorehkan seluruh prestasi yang bisa anda raih selama anda mengikuti proses perkuliahan," tambahnya.</p>Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/rektor/" target="_blank">Rektor</a> Bidang Akademik, Kemahasiswaan, dan Kealumnian <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> Prof. Dr. Poppy Anjelisa Zaitun Hasibuan S.Si., M.Si., Apt mengatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pkkmb/" target="_blank">PKKMB</a> ini adalah titik awal  proses pengenalan kehidupan kampus yang dirancang khusus untuk membantu mahasiswa baru beradaptasi dengan lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> dan menjadi langkah awal yang penting dalam perjalanan akademis.</p>Selama beberapa hari ke depan, mahasiswa baru <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> akan diberi kesempatan untuk mengenal lebih dalam mengenai berbagai aspek kehidupan di kampus, mulai dari fasilitas yang tersedia, kegiatan kemahasiswaan, hingga layanan akademik dan non-akademik.</p>"Kami berharap para mahasiswa akan aktif terlibat dalam setiap sesi yang disediakan. Jangan sungkan untuk bertanya jika ada yang kurang jelas dan cobalah untuk membangun hubungan yang baik dengan sesama mahasiswa dan dosen. Karena ini adalah momen yang sangat berharga untuk memulai babak baru dalam kehidupan kalian," katanya. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_636_Pembukaan-PKKMB--Rektor-USU---Kemampuan-Komunikasi-Jadi-Kunci-Kesuksesan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285177/pembukaan-pkkmb-rektor-usu-kemampuan-komunikasi-jadi-kunci-kesuksesan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co SERGAI, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung d]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -SERGAI, Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung dan Bibit Mangrove di kawasan Pantai Romantis, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (12/8/2026).</p>Kegiatan tersebut mengusung semangat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara Pemuda Pancasila dengan berbagai instansi yang berkaitan dengan lingkungan, kebencanaan dan kawasan pesisir.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/4c5bde74a8f110656874902f07378009_IMG-20260812-WA0028(1).jpg"><br></p>Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu Tomie Pantun selaku pembawa acara. Dalam membuka rangkaian kegiatan, Tomie mengajak seluruh undangan untuk mengikuti acara dengan penuh kebersamaan. Doa Dipimpin Ustad M. Safii</p>Dalam doanya, Ustad M. Safii memanjatkan rasa syukur atas kesempatan seluruh peserta dapat berkumpul dalam kegiatan yang membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan.</p>Selanjutnya, Saiful Amri atau yang akrab disapa Ipul Kelang, selaku Ketua Panitia yang juga pemilik dan pengelola objek wisata Pantai Romantis, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/202cb962ac59075b964b07152d234b70_IMG-20260812-WA0024.jpg"><br></p>Saiful Amri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum atau <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>, selaku Ketua MPW PP Sumatera Utara, beserta jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut.</p>Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan kawasan pesisir.</p>Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi Pantai Romantis dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> Soroti Kerusakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/lingkungan/" target="_blank">Lingkungan</a> dan Bencana</p>Sementara, Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum, yang akrab disapa <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>, selaku Ketua MPW PP Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Sumut 1 yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebingtinggi, mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> mengaitkan kegiatan tersebut dengan bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir 2025 dan menimpa tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_IMG-20260812-WA0030~2.jpg"><br></p>&quot;Bencana yang terjadi di akhir tahun 2025, banjir bandang dan longsor yang menimpa Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, harus menjadi pembelajaran bagi kita semua. Salah satu hal yang harus kita perhatikan adalah bagaimana kita menjaga lingkungan dan ekosistem hutan,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>.</p>Menurut <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>, kerusakan lingkungan dan ekosistem hutan harus menjadi perhatian bersama. Upaya menjaga alam tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dan seluruh elemen organisasi.</p>Ia mengatakan, penanaman mangrove di kawasan pesisir memiliki manfaat penting untuk mencegah abrasi dan penggerusan lahan pantai akibat air laut.</p>&quot;Dengan menanam, kita bisa menghindari abrasi dan penggerusan lahan pantai dari air laut. Begitu juga dengan penanaman pohon di lingkungan kita masing-masing. Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya untuk kita, tetapi untuk kebutuhan anak cucu kita nantinya,&quot; kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> juga mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk menjadikan kegiatan penghijauan sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> Minta Basarnas Latih <a href="https://www.sumut24.co/tag/kader/" target="_blank">Kader</a> PP di Seluruh Sumut</p>Selain persoalan lingkungan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> juga menyampaikan pentingnya peningkatan kemampuan kader Pemuda Pancasila dalam menghadapi kondisi kebencanaan.</p>Kepada jajaran Basarnas Sumatera Utara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> meminta agar dibangun kerja sama dalam bidang pelatihan Search and Rescue (<a href="https://www.sumut24.co/tag/sar/" target="_blank">SAR</a>) bagi kader-kader Pemuda Pancasila.</p>&quot;Untuk Basarnas, saya mohon kerja sama kita di bidang pelatihan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sar/" target="_blank">SAR</a> bagi kader-kader Pemuda Pancasila seluruh Sumatera Utara, sampai ke basis bawah,&quot; kata <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a>.</p>Menurutnya, pelatihan tersebut penting agar kader PP memiliki pengetahuan dan kemampuan dasar dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana.</p>Dihadiri Berbagai Elemen</p>Kegiatan penanaman mangrove tersebut turut dihadiri berbagai unsur Pemuda Pancasila dan instansi terkait.</p>Hadir Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan yang diwakili El Bareno Shah beserta pengurus.</p>Kemudian Ketua MPC PP Deli Serdang Junaidi, S.H. atau akrab disapa Jhonkey, yang juga anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Hanura, beserta jajaran pengurus.</p>Hadir pula Ketua MPC PP Serdang Bedagai Dr. Muhammad Ziad Ananta, S.Sos., M.Si. beserta pengurus, serta Ketua MPC PP Tebingtinggi Hendra Gunawan beserta pengurus.</p>Dari unsur organisasi internal PP, hadir jajaran SAPMA PP Sumut (Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila), Srikandi Pemuda Pancasila Sumut, serta KOTI Mahatidana (Komando Inti Mahatidana) MPW PP Sumut.</p>Sementara dari unsur instansi, hadir jajaran Basarnas Sumatera Utara, BMKG Sumatera Utara, Badan Wilayah Sungai (BWS) Wilayah II Medan, serta KPLP Tanjung Beringin.</p>Turut hadir kader MPW PP Sumut El Adrian Shah, yang juga Ketua DPD Hanura Sumut.</p>Hadir pula Rianto, SH., MH., atau akrab disapa Anto Genk, CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut dan Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara.</p>Bibit Mangrove Diserahkan Secara Simbolis</p>Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bibit pohon mangrove secara simbolis oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> kepada perwakilan yang telah ditentukan.</p>Setelah prosesi simbolis, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ijeck/" target="_blank">Ijeck</a> bersama jajaran dan peserta kegiatan melakukan penanaman pohon mangrove di lokasi yang telah dipersiapkan oleh panitia.</p>Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kawasan pesisir, mencegah abrasi, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.</p>MPW PP Sumatera Utara berharap gerakan penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus dilakukan di berbagai wilayah Sumatera Utara, sejalan dengan semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.(Red)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6853_Penanaman-Tanaman-Pohon-Pelindung-MPW-PP-Sumatera-Utara--Ijeck-Ajak-Jaga-Lingkungan-dan-Perkuat-Kader-dengan-Pelatihan-SAR.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285176/penanaman-tanaman-pohon-pelindung-mpw-pp-sumatera-utara-ijeck-ajak-jaga-lingkungan-dan-perkuat-kader-dengan-pelatihan-sar-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Perkuat UHC di Nias Barat dengan Kolaborasi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  Nias BaratPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) gun]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Nias Barat</p><br></p>Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) terus memperkuat pelaksanaan Universal Health Coverage (UHC) guna memastikan seluruh masyarakat memperoleh akses terhadap layanan kesehatan yang layak. Wakil Gubernur Sumut Surya menegaskan, jaminan kesehatan merupakan pelayanan dasar yang wajib dipenuhi oleh setiap pemerintah daerah.</p><br></p>Hal tersebut disampaikan Surya saat memimpin rapat koordinasi penguatan Universal Health Coverage (UHC) di Pendopo Bupati Nias Barat, Selasa (11/8/2026). Dalam kesempatan itu, ia didampingi Staf Ahli I TP PKK Sumut Titiek Sugiharti.</p><br></p>Menurut Surya, UHC merupakan bentuk tanggung jawab negara dalam memenuhi hak dasar masyarakat di bidang kesehatan. Karena itu, seluruh kepala daerah perlu memberikan perhatian serius terhadap pelaksanaannya.</p><br></p>"UHC ini adalah pelayanan wajib dasar yang harus dilaksanakan seluruh kepala daerah dan negara," kata Surya.</p><br></p>Berdasarkan data Dinas Kesehatan Sumut, cakupan kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) di Kabupaten Nias Barat telah mencapai 97,84 persen dari total penduduk. Sementara tingkat keaktifan peserta mencapai 91,01 persen, sehingga status UHC daerah tersebut telah berada pada kategori UHC Madya.</p><br></p>Surya juga mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi masyarakat. Menurutnya, upaya mencapai layanan kesehatan yang merata membutuhkan kerja sama yang berkesinambungan.</p><br></p>"Dan untuk ini, tentu perlu waktu, itu tidak bisa seperti membalik telapak tangan, maka perlu kolaborasi yang kuat, hingga ke tingkat terbawah. Mudah-mudahan kerja sama kita, kolaborasi kita bisa mewujudkan visi misi kita bersama," ujar Surya.</p><br></p>Sementara itu, Bupati Nias Barat Eliyunus Waruwu mengatakan program UHC merupakan wujud kehadiran negara dalam menjamin kesehatan masyarakat. Ia menyambut baik komitmen Pemprov Sumut dalam memperkuat pelaksanaan UHC di daerahnya.</p><br></p>Saat ini, Kabupaten Nias Barat memiliki 13 puskesmas, empat klinik pratama, dan satu Rumah Sakit Umum Daerah sebagai penunjang pelayanan kesehatan. Pemerintah Kabupaten Nias Barat pun menargetkan peningkatan status UHC dari Madya menjadi Utama pada tahun ini.</p><br></p>"2026 kami ingin targetkan peningkatan status UHC Nias Barat menjadi UHC Utama, agar pelayanan kesehatan masyarakat semakin menyeluruh," kata Eliyunus.</p>Turut mendampingi Wakil Gubernur Sumut, Asisten Administrasi Umum Muhammad Suib, Staf Ahli Gubernur Bidang Pendidikan, Kesehatan, Infrastruktur, dan Pemberdayaan Masyarakat Alfi Syahrizal, Staf Ahli Gubernur Bidang Hukum, Politik, dan Pemerintahan Achmad Fadly, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Sumut Mulyono.*rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3086_Pemprov-Sumut-Perkuat-UHC-di-Nias-Barat-dengan-Kolaborasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285175/pemprov-sumut-perkuat-uhc-di-nias-barat-dengan-kolaborasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagub Surya: Majukan Pendidikan Nias Barat Butuh Kolaborasi Semua Pihak]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  NiasWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Barat memb]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Nias</p><br></p>Wakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Nias Barat membutuhkan kolaborasi dan komitmen seluruh pihak. Menurutnya, kebersamaan menjadi kunci untuk mempercepat kemajuan pendidikan di wilayah Kepulauan Nias yang masih menghadapi berbagai keterbatasan.</p><br></p>Pesan tersebut disampaikan Surya saat mengunjungi SMAN 1 Mandrehe, Kabupaten Nias Barat, Selasa (11/8/2026). Di hadapan kepala sekolah, guru, dan siswa, Surya mengajak pemerintah daerah, kepala sekolah, tenaga pendidik, serta seluruh pemangku kepentingan bersama-sama mewujudkan pendidikan yang berkualitas dan merata.</p><br></p>Menurut Surya, pembangunan kualitas pendidikan di daerah yang masih dikategorikan sebagai daerah tertinggal membutuhkan dukungan menyeluruh. Karena itu, pembenahan pendidikan tidak dapat hanya dibebankan kepada satu pihak, tetapi harus dilakukan secara bersama-sama.</p><br></p>"Keinginan-keinginan ini harus kita kolaborasikan secara bersama, sehingga apa yang menjadi keinginan kita bersama bisa diwujudkan," ujar Surya.</p><br></p>Surya juga berpesan kepada para guru agar menjalankan tugas mendidik dengan tulus dan ikhlas serta menjadi teladan bagi para siswa. Menurutnya, guru tidak hanya bertugas menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga berperan sebagai orang tua dan pendidik yang membentuk karakter anak.</p><br></p>&quot;Didiklah anak kita ini dengan tulus dan ikhlas, menjadi teladan bagi anak-anak kita. Kita itu bersikap, bertindak sebagai orang tua, sebagai pendidik," jelasnya.</p><br></p>Ia juga menekankan perbedaan antara menjalankan profesi sebagai guru dan menjadi seorang pendidik. Seorang pendidik, katanya, harus memahami bahwa setiap anak memiliki kemampuan yang berbeda sehingga proses pembelajaran tidak dapat dilakukan dengan menyamaratakan kemampuan seluruh siswa.</p><br></p>"Misal dari 32 anak yang kita berikan ilmu, belum tentu 32 ini sama kemampuannya. Pendidik tidak bisa memukul rata semua kemampuan anak sama,&quot; kata Surya.</p><br></p>Lebih lanjut, Surya mengatakan ilmu merupakan harta yang paling mulia karena tidak akan pernah berkurang meski diberikan kepada orang lain. Karena itu, ia mengajak seluruh guru, baik berstatus PNS, PPPK, paruh waktu maupun guru tidak tetap, untuk senantiasa ikhlas menjalankan tugas mulia sebagai pendidik.</p><br></p>Menurut Surya, pengabdian seorang guru tidak semestinya hanya diukur dari materi yang diterima. Ketulusan dalam mendidik dan memberikan ilmu kepada generasi muda merupakan bagian penting dalam membangun masa depan daerah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3276_Wagub-Surya--Majukan-Pendidikan-Nias-Barat-Butuh-Kolaborasi-Semua-Pihak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285174/wagub-surya-majukan-pendidikan-nias-barat-butuh-kolaborasi-semua-pihak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Rico Waas Minta Perangkat Daerah Terapkan ASB Secara Konsisten</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 19:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Tata Kelola Keuangan Daerah, Rico Waas Minta Perangkat Daerah Terapkan ASB Secara Konsisten]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPemko Medan berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai bagian utama dari upaya me]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> berkomitmen untuk terus memperkuat penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) sebagai bagian utama dari upaya meningkatkan kualitas tata kelola keuangan daerah yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.</p><br></p>Hal tersebut ditegaskan oleh Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas yang diwakili oleh Asisten Ekonomi dan Pembangunan (Ekbang) Kota Medan, Citra Effendi Capah, saat membuka acara Focus Group Discussion (FGD) Penerapan Analisis Standar Belanja (ASB) di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>. Acara tersebut diselenggarakan di Ruang Rapat III Kantor Walikota Medan pada Rabu (12/8/2026).</p>Dalam membacakan sambutan Rico Waas, Asisten Ekbang menyampaikan apresiasi tinggi atas inisiasi Bagian Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Kota Medan serta partisipasi aktif para narasumber dan pimpinan perangkat daerah. Dirinya mengungkapkan bahwa komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dalam penguatan ASB tidak sekadar wacana, melainkan diwujudkan melalui serangkaian tindakan nyata yang menyeluruh dan berkesinambungan.</p><br></p>"Komitmen tersebut diwujudkan melalui penguatan koordinasi antar-perangkat daerah, peningkatan kapasitas aparatur, penyempurnaan dokumen ASB secara berkelanjutan, serta pengawasan yang transparan dan akuntabel agar implementasi ASB berjalan secara konsisten sesuai dengan ketentuan yang berlaku," ujar Citra dihadapan yang hadir Kepala Bagian Administrasi Pembangunan, Asmui Rasyid Marpaung, pada narasumber dan perwakilan Perangkat Daerah di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p>Lebih lanjut disampaikan Asisten Ekbang, ASB tidak boleh dipandang hanya sebagai dokumen administratif formalitas belaka. ASB merupakan instrumen strategis yang memandu pemerintah daerah dalam memastikan setiap alokasi anggaran disusun secara rasional, terukur, serta berorientasi pada hasil.</p><br></p>"ASB membantu kita memastikan bahwa alokasi anggaran didasarkan pada kebutuhan yang rasional, beban kerja yang terukur, serta target kinerja yang jelas. Penerapan ASB yang tepat akan mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang berorientasi pada hasil," jelas Capah.</p><br></p>Meski demikian, menurut Capah,  <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> menyadari masih terdapat sejumlah tantangan teknis dan praktis di lapangan, seperti perbedaan pemahaman dalam penerapan ASB serta perlunya integrasi dan penyempurnaan data antar-organisasi perangkat daerah (OPD). Oleh karena itu, forum FGD ini dinilai sangat krusial sebagai ruang diskusi interaktif.</p>Melalui forum ini, seluruh peserta diajak untuk berdiskusi secara terbuka, berbagi pengalaman, mengidentifikasi akar permasalahan, hingga merumuskan solusi konkret yang dapat diterapkan bersama secara konsisten.</p><br></p>"FGD ini hendaknya menjadi ruang untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan komunikasi antar-pemangku kepentingan, serta menghasilkan rekomendasi yang implementatif untuk diterapkan dalam perencanaan dan penganggaran di setiap perangkat daerah," harap Asisten Ekbang.</p><br></p>Secara khusus kepada para narasumber, salah satunya akademisi dari Fakultas Sains dan Teknologi Universitas Quality Medan, Dr. Ir. Immanuel Panusunan Tua Panggabean, Capah berharap dapat memberikan pemaparan materi yang komprehensif dan sesuai dengan perkembangan regulasi terkini. Dengan demikian, seluruh OPD memiliki pemahaman dan persepsi yang sama mengenai implementasi ASB.</p>"Saya berharap FGD ini tidak hanya menjadi forum berbagi informasi, tetapi juga menghasilkan langkah-langkah nyata yang dapat ditindaklanjuti bersama dalam mengoptimalkan penerapan Analisis Standar Belanja demi mewujudkan tata kelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> yang semakin baik," pungkasnya. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7605_Perkuat-Tata-Kelola-Keuangan-Daerah--Rico-Waas-Minta-Perangkat-Daerah-Terapkan-ASB-Secara-Konsisten.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285170/perkuat-tata-kelola-keuangan-daerah-rico-waas-minta-perangkat-daerah-terapkan-asb-secara-konsisten/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Solok Teken Kerja Sama Dengan Kemenkumham dan PLN, Dorong UMKM dan Optimalisasi PAD.</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 18:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Solok Teken Kerja Sama Dengan Kemenkumham dan PLN, Dorong UMKM dan Optimalisasi PAD.]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Solok Teken Kerja Sama Dengan Kemenkumham dan PLN, Dorong UMKM dan Optimalisasi PAD.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan Nota Kesepakatan dan Perjanjian Kerja Sama yang berlangsung di Gedung C Sekretariat Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Rabu (12/8/2026) yang dihadiri langsung oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Asisten I Setda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si., serta para Kepala OPD di lingkup Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, hal ini membuktikan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> terus memperkuat sinergi lintas sektor untuk pembangunan daerah&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga turut hadir sebagai mitra kerja sama, Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Sumatera Barat, Lista Widyastuti, S.H., M.H. dan Manajer PT. PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Sumatera Barat, Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Hariani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut terdapat dua agenda kerja sama utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, Nota Kesepakatan antara Kantor Wilayah Kementerian Hukum Sumatera Barat dengan Pemerintah Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> tentang Penguatan Perlindungan, Pengelolaan, dan Pemanfaatan Kekayaan Intelektual di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja sama ini bertujuan untuk mendorong pelaku UMKM, IKM, dan masyarakat kreatif di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> agar melindungi produk dan inovasinya melalui pendaftaran Hak Kekayaan Intelektual. Diharapkan, langkah ini dapat meningkatkan daya saing produk lokal serta memberikan kepastian hukum bagi para pelaku usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, Perjanjian Kerja Sama antara PT PLN (Persero) Unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dengan Pemerintah Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> tentang Pemungutan dan Penyetoran Pajak Atas Tenaga Listrik, Pajak atas Barang dan Jasa Tertentu, serta Pajak Penerangan Jalan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja sama ini menjadi wujud sinergi dalam optimalisasi penerimaan pendapatan daerah serta peningkatan pelayanan publik di bidang ketenagalistrikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara diawali dengan sambutan dari Manajer PT. PLN Persero Unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Ibu Hariani,  yang menyampaikan komitmen PLN dalam mendukung program-program Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, khususnya dalam hal tertib administrasi dan pelayanan penerangan jalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambutan dari Plt. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum Provinsi Sumatera Barat, Lista Widyastuti, S.H., M.H. Beliau menekankan pentingnya perlindungan Kekayaan Intelektual sebagai aset strategis daerah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kreatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut hangat kerja sama ini. <br>"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari Kanwil Kemenkumham Sumbar dan PLN. Ini adalah langkah nyata untuk melindungi potensi daerah dan memperkuat tata kelola pendapatan daerah demi kesejahteraan masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>," ujar Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat secara simbolis dan penandatanganan Nota Kesepakatan serta Perjanjian Kerja Sama oleh para pihak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara ditutup dengan sesi foto bersama sebagai wujud komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Kanwil Kemenkumham Sumbar, dan PT PLN (Persero) Unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam membangun Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang lebih maju dan berdaya saing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya kerja sama ini, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berharap dapat terus menghadirkan inovasi dan kolaborasi untuk pelayanan terbaik kepada masyarakat.((YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7951_Pemkab-Solok-Teken-Kerja-Sama-Dengan-Kemenkumham-dan-PLN--Dorong-UMKM-dan-Optimalisasi-PAD-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285169/pemkab-solok-teken-kerja-sama-dengan-kemenkumham-dan-pln-dorong-umkm-dan-optimalisasi-pad/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Medan Raih Penghargaan LPM Award 2026, Komitmen Dalam Mendukung Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Menuju Indonesia Mau</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 18:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Medan Raih Penghargaan LPM Award 2026, Komitmen Dalam Mendukung Pemberdayaan Masyarakat Mandiri Menuju Indonesia Mau]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meraih penghargaan LPM Award 2026 atas dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas meraih penghargaan LPM Award 2026 atas dukungan terhadap pemberdayaan masyarakat desa/kelurahan mandiri menuju Indonesia Maju.</p><br></p>Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua Umum Dewan Pembina Pusat (DPP) Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM) Republik Indonesia kepada Wali Kota Medan Rico Waas diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Medan, M. Sofyan dalam rangkaian acara Rapat Kerja Nasional (Rakernas) DPP LPM RI yang berlangsung di Bandung, Jumat (7/8/2026).</p>M. Sofyan mengatakan penghargaan yang diterima oleh Wali Kota Medan Rico Waas merupakan bukti nyata bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> tidak hanya fokus dalam pembangunan infrastruktur saja, namun juga berfokus meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM).</p><br></p>"Kami menyampaikan terimakasih kepada DPP LPM RI atas penghargaan yang diberikan. Penghargaan ini tentunya menjadi motivasi bagi kami untuk bekerjasama dengan masyarakat dalam membangun lingkungan yang mandiri, bedaya saing dan sejahterah demi menuju Indonesia Maju," ucap M.Sofyan. rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5629_Wali-Kota-Medan-Raih-Penghargaan-LPM-Award-2026--Komitmen-Dalam-Mendukung-Pemberdayaan-Masyarakat-Mandiri-Menuju-Indonesia-Mau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285167/wali-kota-medan-raih-penghargaan-lpm-award-2026-komitmen-dalam-mendukung-pemberdayaan-masyarakat-mandiri-menuju-indonesia-mau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 18:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan &ndash; Bank Sumut bersama Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara memperkuat tata kelola Dana Bantuan Operasional Satuan Pendidikan (BOSP), termasuk Dana BOS, melalui penerapan transaksi non-tunai dan pemanfaatan layanan digital. Langkah ini diarahkan untuk mewujudkan pengelolaan keuangan sekolah yang lebih transparan, akuntabel, aman, efisien, dan mudah ditelusuri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut diwujudkan melalui sosialisasi SUMUT Net Corporate, SIPLah (Sistem Informasi Pengadaan di Sekolah), dan Program Kemitraan Sekolah yang berlangsung pada 10&ndash;11 Agustus 2026 di Aula Kantor Bank Sumut, Medan. Kegiatan ini merupakan bagian dari penerapan Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 11 Tahun 2020 tentang Perubahan atas Peraturan Gubernur Sumatera Utara Nomor 16 Tahun 2019 tentang Pedoman Pelaksanaan Transaksi Non Tunai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Utama PT Bank Sumut, Heru Mardiansyah mengatakan peningkatan kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kualitas pembelajaran dan sarana prasarana, tetapi juga oleh kualitas tata kelola keuangan di satuan pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sekolah yang baik membutuhkan tata kelola yang baik. Pengelolaan keuangan harus transparan, administrasinya tertib, dan didukung sistem yang mampu membuat pekerjaan lebih cepat, efisien, serta dapat dipertanggungjawabkan,&quot; ujar Heru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Heru, digitalisasi harus memberikan manfaat nyata bagi sekolah. Teknologi tidak sekadar menggantikan proses manual, tetapi harus mampu menyederhanakan pekerjaan, meningkatkan keamanan transaksi, memperkuat pengawasan, serta memastikan setiap aktivitas keuangan tercatat dan dapat ditelusuri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui SUMUT Net Corporate, Bank Sumut mendukung sekolah dalam melakukan transaksi keuangan secara digital sehingga aktivitas pembayaran dan pemindahbukuan dapat dilakukan secara lebih praktis dan terdokumentasi. Sementara SIPLah mendukung proses pengadaan kebutuhan sekolah agar berlangsung lebih tertib, efisien, dan transparan sesuai ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bank Sumut ingin hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan perbankan, tetapi sebagai mitra strategis pemerintah daerah dalam memperkuat tata kelola dan ekosistem pendidikan. Digitalisasi harus membuat pengelolaan anggaran semakin mudah sekaligus semakin akuntabel,&quot; kata Heru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Heru menambahkan, keberhasilan penerapan transaksi non-tunai tidak hanya bergantung pada sistem, tetapi juga pada kesiapan sumber daya manusia. Karena itu, sosialisasi akan dilanjutkan dengan bimbingan teknis agar kepala sekolah, bendahara, dan operator BOS memahami penggunaan layanan serta mampu menerapkannya secara tepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerapan transaksi non-tunai dan layanan digital tersebut akan dilakukan secara bertahap pada satuan pendidikan negeri maupun swasta di bawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi Bank Sumut dan Dinas Pendidikan Sumatera Utara diharapkan tidak berhenti pada sosialisasi, tetapi diterapkan dalam pengelolaan keuangan sehari-hari di seluruh satuan pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Bank Sumut, penguatan tata kelola Dana BOSP merupakan bagian dari peran sebagai BUMD sekaligus bank pembangunan daerah dalam mendukung pemerintah daerah dan memperkuat ekosistem pendidikan Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan transaksi yang tercatat, pengadaan yang lebih tertib, dan pengelolaan keuangan yang dapat ditelusuri, kolaborasi ini diharapkan memastikan setiap rupiah anggaran sekolah dikelola secara bertanggung jawab dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas pendidikan di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, Terang Dewi Susanti Ujung mengatakan transaksi non-tunai penting untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan anggaran sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadikan teknologi sebagai sarana untuk meningkatkan kualitas layanan, bukan sekadar memenuhi tuntutan administrasi,&quot; ujar Terang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, setiap transaksi yang tercatat dan dapat ditelusuri akan membantu sekolah memiliki administrasi keuangan yang lebih jelas sekaligus mengurangi potensi kesalahan dan kesalahpahaman dalam pengelolaan anggaran.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_937_Menjaga-Setiap-Rupiah-Dana-BOS--Bank-Sumut-dan-Disdik-Dorong-Tata-Kelola-Sekolah-Berbasis-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285166/menjaga-setiap-rupiah-dana-bos-bank-sumut-dan-disdik-dorong-tata-kelola-sekolah-berbasis-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penanaman Tanaman Pohon Pelindung MPW PP Sumatera Utara, Ijeck Ajak Jaga Lingkungan dan Perkuat Kader dengan Pelatihan SAR]]></title>
            <description><![CDATA[SERGAI  Sumut24.co Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung d]]></description>
            <content><![CDATA[SERGAI | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung dan Bibit Mangrove di kawasan Pantai Romantis, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Rabu (12/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut mengusung semangat kepedulian terhadap lingkungan sekaligus memperkuat sinergi antara Pemuda Pancasila dengan berbagai instansi yang berkaitan dengan lingkungan, kebencanaan dan kawasan pesisir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara diawali dengan pembukaan yang dipandu Tomie Pantun selaku pembawa acara. Dalam membuka rangkaian kegiatan, Tomie mengajak seluruh undangan untuk mengikuti acara dengan penuh kebersamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bapak, ibu dan seluruh undangan yang kami hormati, mari kita ikuti seluruh rangkaian kegiatan hari ini dengan tertib dan penuh kebersamaan. Semoga kegiatan penanaman pohon dan mangrove ini membawa manfaat bagi lingkungan dan masyarakat,&quot; ujar Tomie dalam pembukaan acara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Doa Dipimpin Ustad M. Safii&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan doa yang dipimpin Ustad M. Safii.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam doanya, Ustad M. Safii memanjatkan rasa syukur atas kesempatan seluruh peserta dapat berkumpul dalam kegiatan yang membawa pesan kepedulian terhadap lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ya Allah, jadikan kegiatan kami hari ini sebagai amal kebaikan dan memberikan manfaat bagi masyarakat serta lingkungan. Berikan kelancaran kepada seluruh rangkaian kegiatan dan tanamkan kepada kami kesadaran untuk senantiasa menjaga alam yang telah Engkau amanahkan,&quot; doa Ustad M. Safii.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saiful Amri Apresiasi Ketua MPW dan Seluruh Panitia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, Saiful Amri atau yang akrab disapa Ipul Kelang, selaku Ketua Panitia yang juga pemilik dan pengelola objek wisata Pantai Romantis, menyampaikan laporan pelaksanaan kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Saiful Amri menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum atau Ijeck, selaku Ketua MPW PP Sumatera Utara, beserta jajaran yang telah mendukung kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada Ketua MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara beserta seluruh jajaran yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana. Terima kasih juga kepada seluruh panitia yang telah bekerja keras, meluangkan waktu dan tenaga untuk menyukseskan acara ini,&quot; ujar Saiful Amri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan penanaman mangrove bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kepedulian bersama terhadap keberlangsungan kawasan pesisir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat bagi Pantai Romantis dan menjadi contoh bagi masyarakat untuk ikut menjaga lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ijeck Soroti Kerusakan Lingkungan dan Bencana&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Dr. H. Musa Rajekshah, M.Hum, yang akrab disapa Ijeck, selaku Ketua MPW PP Sumatera Utara sekaligus Anggota DPR RI Fraksi Partai Golkar Dapil Sumut 1 yang meliputi Medan, Deli Serdang, Serdang Bedagai dan Tebingtinggi, mengingatkan pentingnya menjaga lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ijeck mengaitkan kegiatan tersebut dengan bencana banjir bandang dan longsor yang terjadi pada akhir 2025 dan menimpa tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bencana yang terjadi di akhir tahun 2025, banjir bandang dan longsor yang menimpa Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, harus menjadi pembelajaran bagi kita semua. Salah satu hal yang harus kita perhatikan adalah bagaimana kita menjaga lingkungan dan ekosistem hutan,&quot; ujar Ijeck.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ijeck, kerusakan lingkungan dan ekosistem hutan harus menjadi perhatian bersama. Upaya menjaga alam tidak cukup hanya dilakukan oleh pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan masyarakat dan seluruh elemen organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, penanaman mangrove di kawasan pesisir memiliki manfaat penting untuk mencegah abrasi dan penggerusan lahan pantai akibat air laut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dengan menanam, kita bisa menghindari abrasi dan penggerusan lahan pantai dari air laut. Begitu juga dengan penanaman pohon di lingkungan kita masing-masing. Apa yang kita tanam hari ini bukan hanya untuk kita, tetapi untuk kebutuhan anak cucu kita nantinya,&quot; kata Ijeck.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ijeck juga mengajak seluruh kader Pemuda Pancasila untuk menjadikan kegiatan penghijauan sebagai gerakan bersama yang dilakukan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ijeck Minta Basarnas Latih Kader PP di Seluruh Sumut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain persoalan lingkungan, Ijeck juga menyampaikan pentingnya peningkatan kemampuan kader Pemuda Pancasila dalam menghadapi kondisi kebencanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada jajaran Basarnas Sumatera Utara, Ijeck meminta agar dibangun kerja sama dalam bidang pelatihan Search and Rescue (SAR) bagi kader-kader Pemuda Pancasila.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk Basarnas, saya mohon kerja sama kita di bidang pelatihan SAR bagi kader-kader Pemuda Pancasila seluruh Sumatera Utara, sampai ke basis bawah,&quot; kata Ijeck.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pelatihan tersebut penting agar kader PP memiliki pengetahuan dan kemampuan dasar dalam membantu masyarakat ketika terjadi bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dihadiri Berbagai Elemen&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan penanaman mangrove tersebut turut dihadiri berbagai unsur Pemuda Pancasila dan instansi terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir Ketua MPC Pemuda Pancasila Kota Medan yang diwakili El Bareno Shah beserta pengurus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian Ketua MPC PP Deli Serdang Junaidi, S.H. atau akrab disapa Jhonkey, yang juga anggota DPRD Deli Serdang dari Partai Hanura, beserta jajaran pengurus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir pula Ketua MPC PP Serdang Bedagai Dr. Muhammad Ziad Ananta, S.Sos., M.Si. beserta pengurus, serta Ketua MPC PP Tebingtinggi Hendra Gunawan beserta pengurus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari unsur organisasi internal PP, hadir jajaran SAPMA PP Sumut (Satuan Siswa, Pelajar dan Mahasiswa Pemuda Pancasila), Srikandi Pemuda Pancasila Sumut, serta KOTI Mahatidana (Komando Inti Mahatidana) MPW PP Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara dari unsur instansi, hadir jajaran Basarnas Sumatera Utara, BMKG Sumatera Utara, Badan Wilayah Sungai (BWS) Wilayah II Medan, serta KPLP Tanjung Beringin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir kader MPW PP Sumut El Adrian Shah, yang juga Ketua DPD Hanura Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir pula Rianto, SH., MH., atau akrab disapa Anto Genk, CEO Sumut24 Group sekaligus Ketua Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Sumut dan Ketua Bidang Komunikasi dan Informasi MPW Pemuda Pancasila Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bibit Mangrove Diserahkan Secara Simbolis&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan penyerahan bibit pohon mangrove secara simbolis oleh Ijeck kepada perwakilan yang telah ditentukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah prosesi simbolis, Ijeck bersama jajaran dan peserta kegiatan melakukan penanaman pohon mangrove di lokasi yang telah dipersiapkan oleh panitia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi simbol komitmen bersama untuk menjaga kawasan pesisir, mencegah abrasi, sekaligus mewariskan lingkungan yang lebih baik bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MPW PP Sumatera Utara berharap gerakan penghijauan dan kepedulian terhadap lingkungan dapat terus dilakukan di berbagai wilayah Sumatera Utara, sejalan dengan semangat gotong royong dan pengabdian kepada masyarakat.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7557_Penanaman-Tanaman-Pohon-Pelindung-MPW-PP-Sumatera-Utara--Ijeck-Ajak-Jaga-Lingkungan-dan-Perkuat-Kader-dengan-Pelatihan-SAR.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285165/penanaman-tanaman-pohon-pelindung-mpw-pp-sumatera-utara-ijeck-ajak-jaga-lingkungan-dan-perkuat-kader-dengan-pelatihan-sar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum GARUDA 08 Syamsul Rizal Apresiasi Kinerja Menko Perekonomian Ir. Airlangga Hartarto</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum GARUDA 08 Syamsul Rizal Apresiasi Kinerja Menko Perekonomian Ir. Airlangga Hartarto]]></title>
            <description><![CDATA[JAKARTA  Ketua Umum GARUDA 08, Syamsul Rizal, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik In]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; Ketua Umum GARUDA 08, Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a>, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia Airlangga Hartarto dalam mengawal berbagai kebijakan strategis perekonomian nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a> menilai peran Menko Perekonomian menjadi sangat penting di tengah dinamika ekonomi global yang terus berubah. Ketidakpastian geopolitik, perkembangan perdagangan internasional, tekanan terhadap rantai pasok, hingga perubahan arah investasi global membutuhkan koordinasi kebijakan yang kuat, terukur, dan responsif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a>, Airlangga Hartarto telah menunjukkan komitmen dalam menjaga stabilitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pemerintah melalui Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian terus mengawal berbagai agenda strategis, mulai dari penguatan daya saing ekonomi, investasi, perdagangan, hilirisasi, transformasi struktural, hingga penguatan kerja sama ekonomi internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;GARUDA 08 memberikan apresiasi atas kinerja Menko Perekonomian Airlangga Hartarto. Di tengah tantangan ekonomi global yang tidak ringan, dibutuhkan kepemimpinan, koordinasi, dan konsistensi dalam menjaga fundamental ekonomi nasional. Kami melihat berbagai langkah yang dilakukan pemerintah merupakan bagian penting dalam menjaga momentum pertumbuhan ekonomi Indonesia,&quot; ujar Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, stabilitas ekonomi merupakan fondasi utama bagi keberlanjutan pembangunan nasional. Karena itu, kebijakan ekonomi tidak hanya harus mampu menjaga indikator makroekonomi, tetapi juga harus memberikan dampak nyata terhadap kehidupan masyarakat, dunia usaha, penciptaan lapangan kerja, peningkatan investasi, serta penguatan sektor produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi GARUDA 08 tersebut juga melihat perkembangan perekonomian Indonesia yang tetap berada dalam jalur positif. Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian pada Juni 2026 menyampaikan bahwa ekonomi Indonesia pada triwulan I 2026 tumbuh 5,61 persen secara tahunan, sementara pemerintah terus menjaga stabilitas inflasi dan permintaan domestik di tengah ketidakpastian global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a> menilai capaian tersebut tidak terlepas dari sinergi berbagai kementerian dan lembaga dalam menjalankan kebijakan ekonomi. Menurutnya, koordinasi lintas sektor menjadi kunci agar kebijakan pemerintah dapat diterjemahkan menjadi program yang efektif dan memberikan manfaat seluas-luasnya bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita harus melihat pembangunan ekonomi secara menyeluruh. Pertumbuhan ekonomi harus berjalan beriringan dengan peningkatan kesejahteraan rakyat, perluasan kesempatan kerja, penguatan UMKM dan industri nasional, serta pemerataan pembangunan. Inilah yang harus terus dikawal bersama,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a> mengapresiasi upaya pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia di tengah perubahan peta ekonomi dunia. Diplomasi ekonomi dan penguatan kerja sama dengan berbagai negara menjadi bagian penting dalam membuka peluang pasar, investasi, teknologi, serta kerja sama strategis bagi kepentingan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam beberapa agenda internasional pada 2026, Airlangga Hartarto juga aktif membawa isu penguatan kemitraan ekonomi Indonesia, termasuk kerja sama perdagangan, investasi, energi, konektivitas, serta transformasi ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GARUDA 08 berpandangan bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks. Oleh sebab itu, pemerintah perlu terus memperkuat sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dunia usaha, akademisi, serta masyarakat sipil. Kebijakan ekonomi juga diharapkan semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi, perubahan ekonomi global, dan kebutuhan pembangunan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a> menegaskan bahwa apresiasi yang diberikan GARUDA 08 bukan sekadar bentuk penghargaan, tetapi juga menjadi dorongan agar seluruh jajaran pemerintah terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan kebijakan yang berpihak pada kepentingan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap kinerja positif ini dapat terus dipertahankan dan ditingkatkan. GARUDA 08 mendukung setiap langkah pemerintah yang bertujuan memperkuat perekonomian nasional, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, membuka lapangan kerja, serta membawa Indonesia menjadi negara yang semakin mandiri dan berdaya saing,&quot; kata Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kekuatan ekonomi nasional membutuhkan kesinambungan kebijakan dan kolaborasi seluruh elemen bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Indonesia memiliki potensi ekonomi yang sangat besar. Tugas kita bersama adalah memastikan potensi tersebut dikelola secara optimal untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. GARUDA 08 akan terus memberikan dukungan terhadap kebijakan pemerintah yang berorientasi pada kemajuan bangsa dan kesejahteraan masyarakat,&quot; pungkas Syamsul <a href="https://www.sumut24.co/tag/rizal/" target="_blank">Rizal</a>.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4881_Ketum-GARUDA-08-Syamsul-Rizal-Apresiasi-Kinerja-Menko-Perekonomian-Ir--Airlangga-Hartarto.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/285164/ketum-garuda-08-syamsul-rizal-apresiasi-kinerja-menko-perekonomian-ir-airlangga-hartarto/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswa Penerima KIP Kuliah UNPAB, Awal Masuk Kuliah Langsung Torehkan Prestasi di Ajang Pencak Silat</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 17:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswa Penerima KIP Kuliah UNPAB, Awal Masuk Kuliah Langsung Torehkan Prestasi di Ajang Pencak Silat]]></title>
            <description><![CDATA[Medan  Bagi sebagian mahasiswa, hari pertama memasuki dunia perkuliahan mungkin identik dengan duduk di ruang kelas, berkenalan dengan te]]></description>
            <content><![CDATA[Medan &ndash; Bagi sebagian mahasiswa, hari pertama memasuki dunia perkuliahan mungkin identik dengan duduk di ruang kelas, berkenalan dengan teman baru, dan mengikuti kegiatan akademik. Namun, pengalaman berbeda dialami Nur Dini Hasanah, mahasiswa Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) sekaligus penerima Beasiswa KIP Kuliah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alih-alih langsung duduk di bangku kuliah, langkah pertamanya sebagai mahasiswa UNPAB justru dimulai dari arena pertandingan. Ia langsung dipercaya mewakili Universitas Pembangunan Panca Budi dalam kompetisi pencak silat di Surabaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen tersebut menjadi pengalaman yang tidak terlupakan bagi Nur Dini. Sebagai mahasiswa baru, ia ingin menunjukkan bahwa kesempatan yang diberikan kepadanya tidak hanya berhenti pada memperoleh pendidikan, tetapi juga dapat diwujudkan melalui prestasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kesan pertama saya pas awal masuk kuliah bukan duduk di bangku kuliah, tapi saya langsung tanding di Surabaya, mewakili Universitas Pembangunan Panca Budi. Alhamdulillah, saya berhasil membawa pulang medali,&quot; ujar Nur Dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman tersebut seolah menjadi pembuka perjalanan Nur Dini sebagai mahasiswa UNPAB. Semangatnya di bidang pencak silat kemudian membawanya kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nur Dini berhasil mewakili UNPAB dalam Walisongo International Pencak Silat Championship 2025 dan meraih Juara 1 (1st Winner) kategori laga putri. Prestasi tersebut menjadi kebanggaan tersendiri karena diraih di tengah perjalanannya menempuh pendidikan sebagai penerima KIP Kuliah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Nur Dini, Beasiswa KIP Kuliah memiliki arti yang jauh lebih besar daripada sekadar bantuan untuk membiayai pendidikan. Beasiswa tersebut menjadi pintu yang membawanya ke perguruan tinggi sekaligus memberikan ruang untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengungkapkan bahwa dirinya berasal dari keluarga dengan kondisi ekonomi yang terbatas. Karena itu, kesempatan memperoleh KIP Kuliah menjadi sesuatu yang sangat disyukurinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi saya, bukan sekadar kuliah saja. Dari beasiswa ini saya bisa berprestasi lebih jauh, bisa duduk di bangku kuliah. Saya juga berasal dari keluarga yang kurang mampu, jadi saya sangat bersyukur bisa mendapatkan beasiswa ini,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kisah Nur Dini menunjukkan bagaimana sebuah kesempatan dapat menjadi titik awal bagi seseorang untuk melangkah lebih jauh. KIP Kuliah tidak hanya membantunya mengakses pendidikan tinggi, tetapi juga menjadi bagian dari perjalanan dirinya dalam mengembangkan kemampuan dan mengukir prestasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika perjalanan tersebut diibaratkan sebuah film, Nur Dini bahkan telah menyiapkan judul yang menggambarkan kisah hidupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau dijadikan film, saya akan memberikan judul Anak dari Keluarga Tidak Mampu Bisa Jadi Mahasiswa Berprestasi di Tingkat Nasional,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Cerita Nur Dini menjadi gambaran bahwa latar belakang ekonomi bukanlah batas untuk meraih masa depan. Ketika kesempatan bertemu dengan kerja keras, semangat, dan keberanian untuk berkembang, seorang mahasiswa dapat membuktikan bahwa dirinya mampu berprestasi dan membawa nama baik almamater.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kisah mahasiswa seperti Nur Dini Hasanah, UNPAB terus menunjukkan komitmennya dalam membuka akses pendidikan sekaligus mendorong mahasiswa untuk berkembang sesuai potensi masing-masing&mdash;baik di bidang akademik maupun nonakademik.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9130_Mahasiswa-Penerima-KIP-Kuliah-UNPAB--Awal-Masuk-Kuliah-Langsung-Torehkan-Prestasi-di-Ajang-Pencak-Silat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/profil/285163/mahasiswa-penerima-kip-kuliah-unpab-awal-masuk-kuliah-langsung-torehkan-prestasi-di-ajang-pencak-silat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 15:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang]]></title>
            <description><![CDATA[Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut 24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat,  Ny. Nia Jon Firman Pandu, Senin (10/8/2026). melaksanakan pencanangan gerakan Program 1 Rumah 1 Komposter sebagai salah satu langkah nyata dalam mendorong pengelolaan sampah berbasis rumah tangga di Nagari Alahan Panjang, yang  di hadiri Oleh Kepala OPD, Camat Lembah Gumanti, Unsur Terkait serta Masyarakat Nagari Alahan Panajang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, Program 1 Rumah 1 Komposter merupakan upaya untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memilah dan mengolah sampah organik sejak dari sumbernya. Melalui program ini, sampah organik rumah tangga seperti sisa makanan, sayuran, buah-buahan dan dedaunan dapat diolah menjadi kompos yang bermanfaat bagi tanaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ny. Nia Jon Firman Pandu, dalam sambutan  menyampaikan bahwa persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama yang membutuhkan keterlibatan aktif seluruh lapisan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengelolaan sampah harus dimulai dari rumah. Dengan adanya satu komposter di setiap rumah, kita berharap sampah organik tidak lagi seluruhnya dibuang, tetapi dapat dimanfaatkan menjadi sesuatu yang berguna,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DIa juga mengajak masyarakat untuk membangun kebiasaan memilah, mengolah dan mengurangi sampah dalam kehidupan sehari-hari. Menurutnya, keberhasilan program ini sangat bergantung pada konsistensi dan partisipasi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program 1 Rumah 1 Komposter juga diharapkan dapat mendukung terciptanya lingkungan yang lebih bersih, sehat dan nyaman, sekaligus menghasilkan pupuk organik yang dapat dimanfaatkan untuk tanaman pekarangan maupun sektor pertanian masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini bukan hanya tentang komposter, tetapi tentang membangun budaya peduli lingkungan. Kalau dimulai dari satu rumah, kemudian dilakukan oleh seluruh rumah, insyaallah dampaknya akan besar bagi kebersihan dan kelestarian lingkungan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Launching program di Nagari Alahan Panjang ini menjadi momentum untuk mengajak masyarakat bersama-sama mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Program 1 Rumah 1 Komposter, diharapkan semakin banyak keluarga yang mampu mengolah sampah organik secara mandiri, sehingga volume sampah yang dibuang dapat dikurangi dan lingkungan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> semakin bersih, sehat serta lestari.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6991_Bunda-Lingkungan-Hidup-Kabupaten-Solok-Launching-Program-1-Rumah-1-Komposter-di-Alahan-Panjang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285162/bunda-lingkungan-hidup-kabupaten-solok-launching-program-1-rumah-1-komposter-di-alahan-panjang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 15:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok]]></title>
            <description><![CDATA[Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padang I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>., Sumatera Barat, H. Candra, S.H.I, Selasa (11/8/2026)<br> menegaskan bahwa penjajakan kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan delegasi Republik Korea menjadi momentum strategis bagi Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> untuk membuka akses investasi, teknologi, dan pengetahuan dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, menjelaskan <br>, tantangan lingkungan yang dihadapi daerah harus mulai dipandang sebagai peluang untuk menghadirkan inovasi, meningkatkan nilai tambah ekonomi, serta memperkuat pembangunan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini disampaikan H. Candra saat mewakili Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Jon Firman Pandu, S.H.dalam Audiensi dan Focus Group Discussion (FGD) Pemerintah Provinsi Sumatera Barat bersama Delegasi Republik Korea yang berlangsung di Istana Gubernur Sumatera Barat, Padang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Audiensi ini merupakan kelanjutan dari proses penjajakan kerja sama dan rencana investasi Republik Korea yang sebelumnya telah dibahas pada 4 Agustus 2026. Pertemuan diarahkan untuk mengidentifikasi potensi proyek dan peluang investasi yang memungkinkan dikembangkan di berbagai daerah di Sumatera Barat, termasuk Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;H. Candra, mengatakan forum tersebut memiliki arti penting karena substansi pembahasan berkaitan langsung dengan tantangan pembangunan daerah, terutama pada sektor pengelolaan sampah, lingkungan hidup, energi, dan ekonomi hijau yang kini menjadi perhatian global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita mulai melihat persoalan lingkungan bukan hanya sebagai beban pemerintah, tetapi juga sebagai ruang untuk menghadirkan inovasi. Kalau tersedia teknologi, investasi, dan pola kerja sama yang mampu menyelesaikan persoalan sekaligus memberikan nilai tambah ekonomi, tentu peluang seperti ini harus kita pelajari secara serius, tutur H. Candra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkannya, dalam FGD tersebut, sejumlah sektor strategis menjadi fokus pembahasan antara Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan delegasi Republik Korea. Di antaranya pengelolaan sampah, ekonomi sirkular, energi terbarukan, pengurangan emisi gas rumah kaca, pemanfaatan gas metana dari Tempat Pemrosesan Akhir (TPA), kredit karbon, hingga pengembangan pasar karbon internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;H. Candra menilai konsep ekonomi sirkular menawarkan paradigma baru dalam pengelolaan sampah. Sampah tidak lagi dipandang sebagai limbah yang harus dibuang semata, melainkan sebagai sumber daya yang dapat diolah kembali menjadi produk bernilai ekonomi, energi, maupun bahan baku industri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita ingin belajar bagaimana daerah lain dan negara yang teknologinya lebih maju mengelola persoalan ini. Bukan sekadar mengangkut dan membuang sampah, tetapi bagaimana sampah bisa dikelola lebih produktif, bahkan jika memungkinkan menjadi sumber energi dan aktivitas ekonomi baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diungkapkan  H. Candra, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> membutuhkan terobosan dalam pengelolaan lingkungan agar mampu menjawab tantangan pertumbuhan penduduk, peningkatan volume sampah, serta tuntutan pembangunan yang semakin memperhatikan aspek keberlanjutan. Karena itu, kerja sama internasional harus dimanfaatkan sebagai sarana transfer teknologi, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta pembelajaran terhadap model pengelolaan lingkungan yang telah berhasil diterapkan di negara lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan menegaskan bahwa nilai penting sebuah kerja sama tidak semata diukur dari besarnya modal yang berpotensi masuk ke daerah. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> memperoleh akses terhadap teknologi, pengetahuan, dan sistem pengelolaan yang dapat disesuaikan dengan karakteristik lokal serta kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investasi harus memberikan nilai tambah. Kita harus melihat kelayakannya, dampak lingkungannya, dan manfaat jangka panjangnya. Jangan sampai daerah hanya menjadi lokasi investasi, sementara masyarakat tidak mendapatkan manfaat yang sepadan," ujar H. Candra.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembahasan mengenai pemanfaatan gas metana dari TPA, pengurangan emisi gas rumah kaca, hingga peluang memperoleh kredit karbon dan mengakses pasar karbon internasional juga dinilai sebagai isu strategis yang perlu dipahami pemerintah daerah sejak dini. Menurut H. Candra, arah pembangunan global kini semakin menuntut kemampuan daerah untuk mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan keberlanjutan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, juga memiliki potensi yang cukup besar pada sektor pertanian, kawasan hutan, sumber daya alam, dan lingkungan yang dapat dikembangkan melalui pendekatan pembangunan hijau. Namun seluruh potensi tersebut harus dipetakan secara cermat agar mampu menarik investasi yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; H. Candra tetap menegaskan bahwa proses yang sedang berlangsung masih berada pada tahap penjajakan dan identifikasi potensi, sehingga belum dapat dimaknai sebagai kepastian masuknya investasi dari Republik Korea ke Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. FGD tersebut lebih diarahkan untuk mengidentifikasi proyek-proyek yang memiliki kelayakan ekonomi, lingkungan, dan sosial untuk dikembangkan di masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah FGD, pekerjaan kita adalah melihat apa yang benar-benar bisa dikembangkan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Potensinya harus dipetakan, kebutuhan daerah disiapkan, dan kelayakannya dikaji. Kalau ada peluang yang realistis dan memberikan manfaat besar kepada masyarakat, tentu harus kita kawal sampai pada tindak lanjut yang konkret..&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan bahwa tindak lanjut hasil FGD membutuhkan keterlibatan aktif seluruh perangkat daerah yang berkaitan dengan investasi dan lingkungan hidup. Dalam undangan resmi kegiatan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat juga meminta keikutsertaan **Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) serta Kepala Dinas Lingkungan Hidup sebagai bagian dari proses identifikasi peluang investasi dan penyusunan langkah lanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, forum bersama delegasi Republik Korea ini menjadi pintu awal untuk mempertemukan potensi daerah, kebutuhan pembangunan, teknologi modern, dan investasi hijau dalam satu kerangka pembangunan yang lebih berkelanjutan. Pengelolaan sampah, energi terbarukan, ekonomi sirkular, dan pasar karbon bukan lagi isu masa depan, melainkan agenda pembangunan yang harus mulai dipersiapkan sejak sekarang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui keterlibatan aktif dalam penjajakan kerja sama internasional tersebut, H. Candra berharap Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dapat mengambil peran lebih besar dalam transformasi pembangunan hijau di Sumatera Barat. Dengan dukungan teknologi, pengetahuan, dan investasi yang tepat, persoalan lingkungan diharapkan tidak lagi dipandang sebagai hambatan pembangunan, tetapi menjadi peluang untuk menciptakan pertumbuhan ekonomi baru, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta mewujudkan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang lebih maju, mandiri, dan berkelanjutan, pungkasnya.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6657_Wabup-Solok-H--Candra-Buka-Peluang-Investasi-Hijau-Bersama-Delegasi-Korea--Dorong-Teknologi-Lingkungan-untuk-Masa-Depan-Kabupaten-Solok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285161/wabup-solok-h-candra-buka-peluang-investasi-hijau-bersama-delegasi-korea-dorong-teknologi-lingkungan-untuk-masa-depan-kabupaten-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 12:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jabatan Kepala Satuan Samapta Polres Padangsidimpuan resmi berganti. Serah terima jabatan (sertijab) tersebut dipimpin langsung <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H., di Aula Pratidina Polres Padangsidimpuan, Selasa (11/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara sertijab dimulai sekitar pukul 14.00 WIB dan berlangsung dalam suasana khidmat. Kegiatan tersebut turut dihadiri jajaran perwira, personel Sat Samapta, gabungan staf, Sat Lantas, Sat Intelkam, Sat Reskrim, Sat Resnarkoba serta Bhayangkari Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pergantian tersebut, AKP Irwan, S.H., M.M. menyerahkan jabatan Kasat Samapta kepada AKP Yusup, S.H., M.H. AKP Irwan selanjutnya mendapat penugasan baru sebagai Kasi Humas Polres Sibolga, sementara AKP Yusup sebelumnya menjabat sebagai Kasat Samapta Polres Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian sertijab dilaksanakan sesuai tata upacara kedinasan Polri. Prosesi ditandai dengan penanggalan tanda pangkat dan tanda jabatan, penandatanganan fakta integritas serta pengambilan sumpah jabatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah upacara selesai, kegiatan dilanjutkan dengan acara kenal pamit secara internal di lingkungan Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky dalam arahannya menyampaikan apresiasi kepada AKP Irwan atas dedikasi dan pengabdiannya selama menjalankan tugas sebagai Kasat Samapta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada pejabat lama AKP Irwan atas dedikasi, loyalitas dan pengabdiannya selama bertugas di Polres Padangsidimpuan. Kami menyampaikan selamat dan sukses untuk pelaksanaan tugas di tempat yang baru sebagai Kasi Humas Polres Sibolga,&quot; ujar AKBP Noval.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap pengalaman yang telah diperoleh selama bertugas di Polres Padangsidimpuan dapat menjadi bekal dalam menjalankan amanah baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada AKP Yusup yang dipercaya mengemban tugas sebagai Kasat Samapta Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selamat datang dan selamat bergabung kepada AKP Yusup sebagai Kasat Samapta Polres Padangsidimpuan. Kami berharap kehadiran beliau dapat membawa semangat baru, dengan loyalitas dan dedikasi terbaik untuk memberikan pelayanan yang maksimal kepada masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, setiap personel Polri harus mampu beradaptasi dengan dinamika tugas serta memberikan pelayanan yang profesional kepada masyarakat dengan menjunjung tinggi semangat Presisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Noval menegaskan, mutasi dan pergantian jabatan merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan dinas seorang anggota Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mutasi di lingkungan Polri merupakan hal yang niscaya dan akan terus dialami secara silih berganti selama masa dinas. Ini merupakan bagian dari pembinaan karier sekaligus kebutuhan organisasi untuk kemajuan institusi,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa pergantian pejabat bukan sekadar perubahan posisi, tetapi juga menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja organisasi dan menghadirkan pelayanan yang semakin baik kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan bergabungnya AKP Yusup, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> berharap pelaksanaan tugas Sat Samapta Polres Padangsidimpuan semakin optimal, khususnya dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan respons cepat terhadap berbagai situasi di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sertijab dan pisah sambut Kasat Samapta Polres Padangsidimpuan tersebut berlangsung aman, tertib dan lancar hingga seluruh rangkaian acara selesai.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7878_Kapolres-Padangsidimpuan-AKBP-Noval-Nanusa-Pimpin-Sertijab-Kasat-Samapta--AKP-Yusup-Resmi-Gantikan-AKP-Irwan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285160/kapolres-padangsidimpuan-akbp-noval-nanusa-pimpin-sertijab-kasat-samapta-akp-yusup-resmi-gantikan-akp-irwan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 12:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H., melakukan kunjungan sekaligus pengecekan langsung ke Dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polres Padangsidimpuan, Selasa (11/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung sekitar pukul 10.00 WIB tersebut digelar di Dapur SPPG Polres Padangsidimpuan, Kelurahan Sidangkal, Kota Padangsidimpuan. Kapolres didampingi Wakapolres Padangsidimpuan KOMPOL Parlindungan Panjaitan, S.H., M.H., sejumlah perwira, personel serta Bhayangkari Cabang Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, Kapolres tidak hanya melihat kesiapan operasional dapur, tetapi juga memastikan seluruh tahapan pengelolaan makanan berjalan sesuai dengan prinsip kebersihan, higienitas dan keamanan pangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengecekan diawali dengan melihat kondisi umum dapur, termasuk kebersihan dan kerapian ruangan. Kapolres memeriksa kondisi lantai, dinding, meja kerja, peralatan memasak serta berbagai sarana pendukung yang digunakan dalam kegiatan operasional SPPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, pengecekan dilakukan terhadap tempat penyimpanan bahan makanan. Bahan makanan mentah maupun bahan yang telah dipersiapkan untuk proses pengolahan diperiksa untuk memastikan penyimpanannya dilakukan secara tertib, aman dan higienis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga melihat secara langsung proses pengolahan, penyajian hingga pengemasan makanan. Pada kesempatan itu, petugas SPPG diberikan arahan agar konsisten memperhatikan kebersihan diri, kebersihan peralatan serta kondisi lingkungan kerja selama seluruh proses berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kebersihan dan keamanan makanan harus menjadi perhatian utama. Mulai dari bahan makanan diterima, disimpan, diolah, sampai dengan dikemas dan didistribusikan, semuanya harus dilakukan dengan standar kebersihan yang baik,&quot; ujar AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain aspek pengolahan makanan, sarana sanitasi dan saluran pembuangan air turut menjadi perhatian. Kapolres memastikan tidak terdapat penyumbatan, genangan maupun kondisi lain yang berpotensi mengganggu kebersihan lingkungan dapur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengelolaan limbah juga diperiksa secara khusus. Kapolres mengarahkan petugas untuk melakukan pemilahan antara limbah organik dan anorganik, kemudian menampungnya pada tempat yang telah disediakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Kapolres, pengelolaan limbah tidak boleh dianggap sebagai persoalan kecil karena berkaitan langsung dengan kebersihan lingkungan dan kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Limbah harus dikelola dengan baik. Lakukan pemilahan, penampungan dan pembuangan sesuai tempatnya. Jangan sampai limbah menimbulkan pencemaran, bau maupun gangguan kesehatan di lingkungan sekitar,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres menambahkan, pengecekan SPPG merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh sarana dan proses pelayanan berjalan secara optimal. Karena itu, setiap petugas diminta menjaga konsistensi standar kebersihan dalam kegiatan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami ingin memastikan SPPG ini tidak hanya siap secara operasional, tetapi juga mampu menjaga kualitas dan keamanan makanan yang nantinya didistribusikan. Standar kebersihan harus dijaga setiap hari, bukan hanya ketika dilakukan pemeriksaan,&quot; kata Noval.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala SPPG Fachrurrozi Imanullah turut hadir dalam kegiatan tersebut bersama Kasi Dokkes IPTU Endi Tarigan, Kasubsi Opsnal Siwas IPTU Sudirman Hasibuan, Kanit Regident Sat Lantas IPDA Joko Winarno, S.H., Bhayangkari Cabang Polres Padangsidimpuan dan personel Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengecekan tersebut, Polres Padangsidimpuan menegaskan pentingnya pengawasan menyeluruh terhadap dapur SPPG, mulai dari kondisi sarana dan prasarana, kualitas serta penyimpanan bahan makanan, proses pengolahan dan pengemasan, sanitasi hingga pengelolaan limbah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini diharapkan dapat mendukung terselenggaranya pelayanan SPPG yang bersih, aman, tertib dan berkualitas bagi penerima manfaat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7239_Kapolres-Padangsidimpuan-AKBP-Noval-Nanusa-Gegoh-Desky-Cek-Dapur-SPPG--Pastikan-Makanan-Aman-dan-Higienis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285159/kapolres-padangsidimpuan-akbp-noval-nanusa-gegoh-desky-cek-dapur-sppg-pastikan-makanan-aman-dan-higienis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 11:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Ketua DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/hanura/" target="_blank">Hanura</a> Sumatera Utara, El Adrian Shah, membuka peluang melakukan reshuffle atau perombakan kepengurusan di tingkat DPD setelah seluruh rangkaian konsolidasi partai selesai dilaksanakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan struktur kepengurusan diisi kader-kader yang memiliki komitmen, soliditas, serta kemampuan bekerja bersama dalam membesarkan Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/hanura/" target="_blank">Hanura</a> di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu disampaikan El Adrian Shah saat menghadiri Konsolidasi dan Rapat Teknis Team Task Force DPC Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara yang digelar di Hotel Le Polonia Medan, Senin (10/8).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mudah-mudahan setelah konsolidasi ini kita akan melaksanakan rapat pleno untuk reshuffle kepengurusan di DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/hanura/" target="_blank">Hanura</a> Provinsi Sumatera Utara,&quot; kata El.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, evaluasi terhadap kepengurusan merupakan bagian dari upaya memperkuat mesin organisasi. Ia ingin seluruh jajaran pengurus mampu bergerak seirama dalam menjalankan agenda dan target politik partai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya anggap itu penting bagi kawan-kawan yang mungkin bisa sejalan dengan saya, mungkin bisa membantu saya untuk memaksimalkan kerja kita di Provinsi Sumatera Utara,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mantan Ketua KNPI Sumut itu menegaskan, kader yang tidak mampu bekerja bersama dalam menjalankan roda organisasi sebaiknya memberikan kesempatan kepada kader lain yang memiliki komitmen dan energi untuk membesarkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/hanura/" target="_blank">Hanura</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi orang-orang yang tidak sejalan ataupun yang tidak bisa bersama-sama dengan kita, saya rasa lebih bagus dipilih di partai lain atau tidak di Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/hanura/" target="_blank">Hanura</a>,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;El juga meminta seluruh Ketua DPC <a href="https://www.sumut24.co/tag/hanura/" target="_blank">Hanura</a> kabupaten/kota se-Sumatera Utara tetap menjaga soliditas. Menurutnya, perbedaan pandangan di internal partai tidak boleh sampai menghambat kerja organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengibaratkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/hanura/" target="_blank">Hanura</a> Sumut saat ini tengah bersiap untuk berlari kencang sehingga seluruh pengurus harus memiliki langkah dan tujuan yang sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya rasa untuk para ketua DPC, saya mohon bantuan dan support-nya juga. Kita ini mau lari 100. Jangan gara-gara satu sampai tiga orang di sini, kita jadi lari 10,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan rencana evaluasi dan kemungkinan reshuffle tersebut, El berharap kepengurusan <a href="https://www.sumut24.co/tag/hanura/" target="_blank">Hanura</a> Sumut ke depan semakin solid, efektif, dan mampu memperkuat konsolidasi hingga ke tingkat kabupaten/kota.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8012_El-Adrian-Shah-Buka-Peluang-Reshuffle-Pengurus-DPD-Hanura-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285158/el-adrian-shah-buka-peluang-reshuffle-pengurus-dpd-hanura-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota Tanjungbalai Tegaskan Pedagang Tak Dilarang Berjualan di Alun-alun</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 11:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota Tanjungbalai Tegaskan Pedagang Tak Dilarang Berjualan di Alun-alun]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan Alun-Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah.</p>Namun, pedagang diminta tetap menjaga ketertiban, kebersihan dan estetika kawasan.</p>Hal itu ditegaskan Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim saat bertemu dan berdialog dengan para pedagang yang menyampaikan aspirasi terkait aktivitas berjualan di kawasan alun-alun, Selasa (11/8/2026).</p>&quot;Pemerintah tidak melarang masyarakat untuk mencari makan. Tetapi yang kami minta adalah tertib, jaga kebersihan dan jangan sampai barang-barang dagangan dibiarkan berserakan di lokasi,&quot; tegas Mahyaruddin.</p>Dalam pertemuan tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa para pedagang diperbolehkan berjualan mulai pukul 17.00 WIB hingga pukul 01.00 WIB.</p>Setelah selesai berjualan, seluruh gerobak, tenda maupun perlengkapan dagangan harus dirapikan dan disimpan di lokasi yang telah ditentukan.</p>Gerobak dan Tenda Akan Ditata.</p>Menanggapi persoalan tempat penyimpanan gerobak dan perlengkapan dagangan, Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> akan meninjau dan menyiapkan lokasi sementara.</p>&quot;Setelah kita tinjau, untuk odong-odong akan kita letakkan di dekat toilet, sementara gerobak, kontainer dan tenda dagangan akan ditempatkan di eks IPQOH. Namun untuk hal ini Asisten Ekbang dan Camat <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Selatan harus berkoordinasi terlebih dahulu,&quot; kata Mahyaruddin.</p>Ia juga meminta Asisten Ekonomi dan Pembangunan serta Camat <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Selatan memastikan status lokasi tersebut.</p>Pasalnya, terdapat informasi bahwa sebagian lokasi telah digunakan atau dimiliki pihak tertentu dengan membayar sewa kepada pemerintah.</p>&quot;Karena katanya lokasi tersebut ada yang sudah memiliki dengan bayar sewa ke pemerintah, makanya saya minta Asisten Ekbang dan Camat TBS untuk mencari tahu kebenaran informasi tersebut,&quot; ujarnya.</p>Dalam penataan kawasan alun-alun, pedagang juga dilarang mendirikan bangunan permanen. Pemko juga tidak memperbolehkan adanya penambahan pedagang baru di kawasan tersebut.</p>Disperindag Diminta Evaluasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pedagang/" target="_blank">Pedagang</a>.</p>Mahyaruddin selanjutnya meminta Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) melakukan evaluasi terhadap para pedagang yang selama ini berjualan di kawasan alun-alun.</p>Evaluasi tersebut meliputi pedagang musiman maupun pedagang yang namanya tercatat, tetapi tidak aktif berjualan.</p>&quot;Saya meminta Disperindag agar mengevaluasi pedagang musiman maupun yang ada namanya tetapi tidak berdagang di lokasi, agar dievaluasi,&quot; katanya.</p>Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> juga berencana membangun landasan untuk tempat penyimpanan perlengkapan dagangan.</p>Pembangunan landasan tersebut diupayakan tidak menggunakan APBD, melainkan dilakukan melalui koordinasi dan gotong royong bersama pihak kecamatan.</p>&quot;Landasan dalam waktu dekat akan dibangunkan. Meski tidak menggunakan APBD, kita akan bicarakan bagaimana nanti gotong royong dengan pihak kecamatan,&quot; tambahnya.</p>Menurut Mahyaruddin, penataan tersebut dilakukan agar keberadaan gerobak dan kontainer tidak mengganggu pemandangan maupun keindahan kawasan alun-alun.</p>&quot;Dua kontainer satu landasan agar tidak terlihat buruk Alun-Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>,&quot; tegasnya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pedagang/" target="_blank">Pedagang</a> Lokal Minta Diprioritaskan.</p>Dalam kesempatan itu, para pedagang juga menyampaikan aspirasi agar pedagang lokal lebih diprioritaskan dalam setiap perayaan Hari Jadi Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> maupun kegiatan besar lainnya yang digelar di kawasan alun-alun.</p>Para pedagang mengeluhkan dalam sejumlah kegiatan besar, pedagang dari luar Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dinilai lebih banyak mendapatkan tempat untuk berjualan dibandingkan pelaku usaha lokal.</p>Menanggapi aspirasi tersebut, Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> menyatakan akan memperhatikan keberadaan pedagang lokal dalam penataan maupun pelaksanaan berbagai kegiatan di kawasan alun-alun.</p>Mahyaruddin pun mengajak seluruh pedagang dan masyarakat untuk bersama-sama menjaga kebersihan, ketertiban dan estetika Alun-Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah.</p>&quot;Jangan sampai alun-alun kita terlihat kumuh. Mari sama-sama kita jaga estetikanya, kebersihan dan ketertibannya. Pemerintah tidak melarang masyarakat mencari nafkah, tetapi mari kita atur bersama agar aktivitas perdagangan tetap berjalan tanpa mengurangi keindahan alun-alun,&quot; pungkasnya.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2178_Wali-Kota-Tanjungbalai-Tegaskan-Pedagang-Tak-Dilarang-Berjualan-di-Alun-alun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285157/wali-kota-tanjungbalai-tegaskan-pedagang-tak-dilarang-berjualan-di-alunalun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Relokasi Chapel USU Untuk Renovasi, Fasilitas Ibadah Tetap Disediakan Selama Proses Pembangunan</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 11:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Relokasi Chapel USU Untuk Renovasi, Fasilitas Ibadah Tetap Disediakan Selama Proses Pembangunan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) melakukan relokasi sementara Chapel USU sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasili]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) melakukan relokasi sementara <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> sebagai bagian dari penataan dan renovasi fasilitas rumah ibadah di lingkungan kampus. Langkah tersebut dilakukan untuk meningkatkan kapasitas dan kualitas sarana pembinaan kerohanian bagi sivitas akademika dan warga Kristen di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.</p>Ketua Persekutuan Iman Warga Kristen (PIWK) <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Prof. Dr. Robert Sibarani, M.S., di Medan, Senin (10/8/2026) mengatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> selama ini memiliki fungsi penting sebagai sarana pembinaan kerohanian mahasiswa, dosen, pegawai, serta warga Kristen di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>.</p>Menurutnya, renovasi diperlukan seiring dengan meningkatnya jumlah mahasiswa Kristen di <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. Saat ini, jumlah mahasiswa Kristen diperkirakan mencapai lebih dari 9.000 orang yang tersebar di 16 fakultas.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> selama ini difungsikan sebagai sarana pembinaan kerohanian bagi mahasiswa, dosen, pegawai, dan warga Kristen di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. Seiring meningkatnya jumlah mahasiswa Kristen, kebutuhan terhadap fasilitas pembinaan kerohanian yang lebih memadai juga semakin besar,&quot; ujar Robert.</p>Ia menjelaskan, kapasitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> yang ada saat ini hanya mampu menampung sekitar 300 hingga 350 orang. Kondisi tersebut menjadi salah satu pertimbangan perlunya dilakukan renovasi dan penataan agar fasilitas yang tersedia dapat memberikan pelayanan yang lebih baik bagi sivitas akademika.</p>&quot;Dengan jumlah mahasiswa Kristen yang terus bertambah, kapasitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> saat ini tentu perlu ditingkatkan. Karena itu, renovasi merupakan bagian dari upaya menyediakan fasilitas yang lebih representatif dan mampu memenuhi kebutuhan pembinaan kerohanian di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>,&quot; katanya.</p>Terkait proses relokasi yang berlangsung, Prof. Robert menegaskan bahwa penataan tersebut merupakan bagian dari proses administratif. Prof. Robert mengajak seluruh pihak untuk melihat proses tersebut secara utuh dan mengedepankan komunikasi yang baik. Menurutnya, setiap proses penataan fasilitas di lingkungan perguruan tinggi perlu dilaksanakan dengan tetap menjaga suasana yang kondusif serta menghormati kepentingan seluruh sivitas akademika.</p>&quot;Kami berharap seluruh pihak dapat memahami proses ini secara proporsional. Yang terpenting adalah bagaimana fungsi pembinaan kerohanian tetap berjalan dengan baik dan fasilitas yang nantinya tersedia dapat memberikan manfaat yang lebih besar bagi warga Kristen di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>,&quot; kata Robert.</p>Sementara itu, Ketua Panitia Hari Besar Kristen Universitas Sumatera Utara yang juga Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Kerja Sama Prof. Dr. Eng. Himsar Ambarita, S.T., M.T.,  mengatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> tetap memberikan perhatian terhadap keberlangsungan aktivitas keagamaan selama proses renovasi berlangsung.</p>Ia menjelaskan, pihak universitas memfasilitasi penggunaan gedung selama masa renovasi sehingga kegiatan pembinaan kerohanian dan peribadatan tetap dapat dilaksanakan.</p>&quot;Selama proses renovasi berlangsung, kampus tetap memfasilitasi gedung yang dapat digunakan untuk kegiatan kerohanian. Dengan demikian, kegiatan pembinaan dan aktivitas keagamaan tetap dapat berjalan meskipun <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> sedang dalam proses penataan dan renovasi,&quot; ujar Himsar.</p>Prof Himsar menambahkan, penyediaan fasilitas sementara tersebut merupakan bentuk komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> untuk memastikan kegiatan keagamaan sivitas akademika tetap mendapatkan ruang yang memadai.</p>&quot;Prinsipnya, kegiatan keagamaan tetap difasilitasi. Kami berharap proses renovasi dapat dipahami sebagai bagian dari upaya bersama untuk menghadirkan fasilitas yang lebih baik dan dapat digunakan dalam jangka panjang,&quot; katanya.</p>Direktur Direktorat Pengelolaan Infrastruktur Akademik <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>, Rapido P. Gultom, ST., M.Si., menegaskan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> sejak awal diperuntukkan sebagai rumah ibadah dan tidak pernah direncanakan untuk dialihfungsikan menjadi fasilitas dengan peruntukan lain.</p>Ia menjelaskan bahwa rencana renovasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> bukanlah rencana yang baru muncul, melainkan telah direncanakan sejak tahun 2015. Renovasi tersebut didasarkan pada pertimbangan kondisi kebutuhan ruang dan lingkungan, termasuk lokasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> yang kerap terdampak banjir ketika curah hujan tinggi, sehingga diperlukan penataan dan peningkatan infrastruktur demi menjamin keamanan dan kenyamanan jemaat.</p>"Yang perlu kami tegaskan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> tetap diperuntukkan menjadi rumah ibadah bagi civitas akademika dan warga kristen di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>. Renovasi dilakukan untuk meningkatkan fungsi, kualitas, keamanan, dan kenyamanan bangunan, bukan untuk mengubah fungsi chapel. Selama proses renovasi berlangsung, kami juga menjamin tersedianya tempat sementara beribadah sehingga kegiatan peribadatan tetap dapat berjalan sebagaimana mestinya," ujar Rapido.</p>Saat berlangsungnya relokasi, salah seorang warga mendukung rencana renovasi yang akan dilaksanakan Universitas Sumatera Utara.</p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> sudah baik, Ini bukan melarang orang beribadah. Dipindahkan ada tempat sementara, ini dibuat untuk mahasiswa <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> bisa digunakan untuk kegiatan beribadah, kalau ditanya siapa saya, saya anak Dr. Hotma Panggabean yang ikut membangun <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a> ini" katanya.</p>Dengan adanya renovasi dan peningkatan kapasitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/chapel/" target="_blank">Chapel</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> berharap fasilitas tersebut ke depan dapat memberikan pelayanan yang lebih optimal bagi mahasiswa, dosen, pegawai, serta warga Kristen di lingkungan Universitas Sumatera Utara. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8793_Relokasi-Chapel-USU-Untuk-Renovasi--Fasilitas-Ibadah-Tetap-Disediakan-Selama-Proses-Pembangunan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285156/relokasi-chapel-usu-untuk-renovasi-fasilitas-ibadah-tetap-disediakan-selama-proses-pembangunan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>