<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 22 Aug 2026 02:47:57 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN UP3 Medan Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN UP3 Medan Salurkan Bantuan Bagi Warga Terdampak Puting Beliung di Medan Johor]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Medan menyal]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara melalui Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menyalurkan bantuan kepada masyarakat terdampak angin puting beliung di Kelurahan Suka Maju, Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Johor, Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Jumat (21/8/2026).</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> tersebut diberikan sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> kepada warga terdampak bencana angin puting beliung yang melanda kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> Johor pada Selasa (18/8/2026) malam.</p>Penyaluran bantuan dipimpin Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, M. Harryadi Poel, bersama jajaran serta melibatkan Yayasan Baitul Maal (YBM) <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Srikandi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, dan Persatuan Istri Karyawan dan Karyawati (PIKK) <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> yang dihimpun melalui kepedulian insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> tersebut diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan warga dalam masa pemulihan pascabencana.</p>Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, M. Harryadi Poel, mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk empati pegawai terhadap masyarakat yang mengalami dampak bencana.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> ini merupakan wujud kepedulian insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> kepada saudara-saudara kita yang terdampak. Kami berharap bantuan yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan warga selama masa pemulihan sehingga masyarakat dapat segera kembali beraktivitas,&quot; kata Harryadi.</p>Kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> diterima Lurah Suka Maju, Muhammad Iqbal Samosir, S.E., M.AP. Ia menyampaikan apresiasi atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat di wilayahnya.</p>&quot;Kami mengucapkan terima kasih kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> atas perhatian dan kepeduliannya kepada masyarakat terdampak angin puting beliung. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bantuan/" target="_blank">Bantuan</a> ini sangat berarti dan tentunya membantu meringankan beban warga dalam menghadapi masa pemulihan,&quot; ujar Iqbal.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/3988c7f88ebcb58c6ce932b957b6f332_IMG-20260821-WA0056.jpg"><br></p>General Manager <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara, Rizky Mochamad, mengapresiasi kepedulian dan semangat gotong royong yang ditunjukkan insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/up3/" target="_blank">UP3</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. Menurutnya, kehadiran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> di tengah masyarakat tidak hanya diwujudkan melalui pelayanan kelistrikan, tetapi juga melalui kepedulian sosial ketika masyarakat membutuhkan dukungan.</p>&quot;Dalam menghadapi bencana, ketangguhan masyarakat tidak hanya ditopang oleh infrastruktur, tetapi juga solidaritas dan kepedulian antarsesama. Kami ingin semangat gotong royong terus menjadi bagian dari budaya insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> sehingga keberadaan perusahaan dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, terutama ketika menghadapi kondisi sulit,&quot; ujar Rizky.</p>Rizky menambahkan, kepedulian tersebut merupakan bagian dari semangat <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> untuk tumbuh dan berkembang bersama masyarakat serta membangun hubungan yang harmonis dengan lingkungan di setiap wilayah pelayanan.</p>Melalui aksi kemanusiaan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> menegaskan komitmennya untuk terus membangun kepedulian dan semangat kebersamaan dengan masyarakat. Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>, menghadirkan energi tidak hanya tentang menjaga nyala listrik, tetapi juga menghadirkan kepedulian dan manfaat nyata bagi masyarakat.(C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1746_PLN-UP3-Medan-Salurkan-Bantuan-Bagi-Warga-Terdampak-Puting-Beliung-di-Medan-Johor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285506/pln-up3-medan-salurkan-bantuan-bagi-warga-terdampak-puting-beliung-di-medan-johor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">3 Kasus Terungkap, &plusmn;51,21 Gram Sabu dan 3 Butir Ekstasi Serta 0,12 gram ganja    Diamankan Satres Narkoba Polres Asahan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[3 Kasus Terungkap, ±51,21 Gram Sabu dan 3 Butir Ekstasi Serta 0,12 gram ganja    Diamankan Satres Narkoba Polres Asahan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran narkotik]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Satuan Reserse Narkoba (Satres Narkoba) Polres Asahan kembali menunjukkan taringnya dalam memberantas peredaran narkotika di wilayah Kabupaten Asahan. Dalam rentang waktu singkat, petugas berhasil membongkar tiga kasus peredaran narkoba sekaligus, mengamankan tiga tersangka, serta menyita barang bukti berupa sabu, ekstasi, dan ganja dengan total berat mencapai puluhan gram.</p>Dalam kasus pertama, aksi penindakan pertama terjadi pada Minggu, 9 Agustus 2026 sekitar pukul 10.00 Wib, di kawasan Jalan Rajawali, Lingkungan V, Kelurahan Karang Anyer, Kecamatan Kisaran Timur. Berawal dari informasi warga yang diterima pukul 09.30 Wib, petugas Unit Opsnal Satres Narkoba segera bergerak menyusul seorang pria berinisial P (27) yang diduga membawa narkotika.</p>Pria tersebut dihentikan saat mengendarai sepeda motor di sekitar kawasan GMI Ebenezer. Hasil penggeledahan menemukan satu bungkus plastik klip berisi butiran kristal sabu seberat 3,18 gram. Di hadapan petugas, tersangka mengakui barang tersebut miliknya. Tersangka dan barang bukti kemudian dibawa ke Mapolres Asahan untuk proses hukum lebih lanjut.</p>Kemudian kasus kedua, hanya dua hari sebelumnya, tepatnya Jumat, 7 Agustus 2026 pukul 00.20 Wib, petugas melakukan penggerebekan sebuah rumah di Jalan Pattimura, Lingkungan II, Kelurahan Kisaran Barat. Informasi warga mengarah ke lokasi tersebut sebagai tempat peredaran narkotika.</p>Saat digerebek, petugas mengamankan seorang pria berinisial S (38) beserta barang bukti yang cukup besar: 19 bungkus sabu seberat 44,27 gram dan 3 butir pil ekstasi dengan berat bruto 1,72 gram. Tersangka mengaku memperoleh barang tersebut dari seseorang berinisial H yang berasal dari wilayah Kota Tanjungbalai.</p>Dan kasus ketiga pada hari yang sama, Jumat 7 Agustus 2026, tim Satres Narkoba juga membongkar kasus lain di Jalan Maria Ulfa, Gang Siku-Siku, Lingkungan VIII, Kelurahan Mutiara, Kecamatan Kisaran Timur. Seorang pria berinisial MFZM (34) diamankan dari sebuah rumah.</p>Dari tangan tersangka disita 7 bungkus sabu seberat 3,64 gram, 1 bungkus ganja seberat 0,12 gram, serta sejumlah wadah plastik kosong. Tersangka mengaku barang tersebut miliknya dan diperoleh dari seseorang berinisial H di kawasan Jalan Pattimura, mengindikasikan adanya keterkaitan antar-kasus.</p>Kasat Res Narkoba Polres Asahan, AKP Gunawan Effendi, SH, Jum&#039;at (21/8/2026) mengatakan pihaknya terus memperdalam ketiga kasus tersebut, termasuk menelusuri asal-usul barang bukti dan kemungkinan adanya jaringan yang lebih besar.</p>"Kami masih lakukan pemeriksaan dan pengembangan. Asal barang serta keterlibatan pihak lain terus kami dalami. Tidak ada tempat aman bagi pengedar narkoba di Asahan," tegasnya.</p>Polisi juga menegaskan bahwa keberhasilan pengungkapan kasus-kasus ini tidak lepas dari peran aktif masyarakat yang berani menyampaikan informasi. Narkoba adalah musuh bersama, sinergi antara kepolisian dan warga menjadi kunci utama untuk memutus mata rantai peredaran narkotika di Kabupaten Asahan.</p>Masyarakat diimbau terus berperan aktif melaporkan setiap dugaan aktivitas narkotika di lingkungan sekitar kepada pihak berwenang.</p>Adapun total barang bukti diamankan &plusmn;51,21 gram sabu, 3 butir ekstasi, 0,12 gram ganja, dengan tersangka diamankan 3 orang.  (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6803_3-Kasus-Terungkap---plusmn-51-21-Gram-Sabu-dan-3-Butir-Ekstasi-Serta-0-12-gram-ganja----Diamankan-Satres-Narkoba-Polres-Asahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285505/3-kasus-terungkap-plusmn5121-gram-sabu-dan-3-butir-ekstasi-serta-012-gram-ganja--diamankan-satres-narkoba-polres-asahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Proyek Pipa Gas Dumai&ndash;Sei Mangkei Dikritik Warga : Jalan Hancur, Berlumpur, Bahayakan Pengendara</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 22:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Proyek Pipa Gas Dumai–Sei Mangkei Dikritik Warga : Jalan Hancur, Berlumpur, Bahayakan Pengendara]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Proyek pemasangan pipa gas jalur Dumai hingga Sei Mangkei yang sedang berlangsung di Kabupaten Asahan justru menimbulkan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/proyek/" target="_blank">Proyek</a> pemasangan pipa gas jalur <a href="https://www.sumut24.co/tag/dumai/" target="_blank">Dumai</a> hingga <a href="https://www.sumut24.co/tag/sei/" target="_blank">Sei</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mangke/" target="_blank">Mangke</a>i yang sedang berlangsung di Kabupaten Asahan justru menimbulkan kerugian dan kekhawatiran warga. Pengerjaan yang melintasi ruas Jalan Ir. Sutami, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Kisaran Barat hingga Desa Sukadamai, Kecamatan Pulo Bandring, merusak badan jalan, meninggalkan tumpukan tanah lumpur, serta mengganggu kenyamanan dan keselamatan pengendara, Jumat (21/8/2026).</p>Keluhan warga muncul bukan tanpa alasan. Sepanjang jalur proyek, permukaan jalan aspal retak, terbelah, bahkan di beberapa titik sudah amblas. Saat cuaca panas, debu beterbangan membumbung tinggi, jika hujan turun, jalan berubah menjadi licin dan berlumpur, menyulitkan siapa pun yang melintas.</p>"Jalan makin hancur, amblas. Dah gitu, kalo siang banyak abu. Kalau hujan jalan jadi becek, licin," ungkap Lili, salah satu warga yang merasa terganggu dengan kondisi tersebut.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/7ef605fc8dba5425d6965fbd4c8fbe1f_IMG-20260821-WA0073.jpg"><br></p>Kekesalan serupa disampaikan Ginda Harahap. "Gawat ahh.. Mau pigi kerja harus keliling. Disuruh putar arah. Abu pun banyak," ucapnya dengan raut wajah tak puas.</p>Keresahan warga tak hanya tersalurkan lewat lisan. Di media sosial, khususnya kolom komentar unggahan akun Facebook Bg Jusri Jusri Anto, ratusan warga ikut meluapkan kekesalan atas kondisi jalan yang semakin memburuk akibat proyek ini.</p>"Payah mau berkata kata kita bang, karna tatkala awak yang setiap hari lewati jalan itu penuh dengan debu jika panas, jalan aspal becek jika hujan, belum lagi resiko ban sepeda motor terjepit karna aspalnya belah," tulis akun Fajar Alam.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/4c5bde74a8f110656874902f07378009_IMG-20260821-WA0074.jpg"><br></p>Tak sedikit warga yang khawatir keselamatan mereka terancam. "Iya hampir jatuh kami lewat," tulis Srikumala Dewi Piaoliang. Bahkan ada yang mengancam akan melakukan aksi unjuk rasa jika tak ada perbaikan. "Klo gk ada tindakan, kita maju, unjuk rasa," tegas akun Kus No.</p>Kondisi jalan yang rusak parah ini juga menghambat mobilitas warga secara signifikan. "Kalau hujan gini uda positif air masuk ke dalam yang pecah, uda di pastikan bakalan amblessss.. Biasa jalan menuju kota 30 menit.. sekarang 1 jam," keluh Imam Putra Surya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/warga/" target="_blank">Warga</a> juga mempertanyakan komitmen pihak pelaksana proyek untuk mengembalikan kondisi jalan seperti semula. "Pokok nya nanti gitu proyek itu selesai, tak kan ada perbaikan. Ingat waktu proyek tol, hancur semua jalan dibuat. Tapi gtu selesai, bye bye," tulis Wahyu Kurniawan Syahputra Sinaga.</p>Kepala Desa Sukadamai, Sujadi, saat dikonfirmasi wartawan, mengakui adanya kerusakan jalan tersebut. Ia menyampaikan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan perwakilan perusahaan pelaksana proyek. "Awal masuk sudah pernah bang. Segala kerusakan yang diakibatkan oleh pekerjaan proyek pipa gas tersebut akan diperbaiki seperti semula," ujarnya.</p>Namun janji itu belum terlihat pelaksanaannya. Tumpukan tanah dan material galian masih menumpuk di pinggir maupun di tengah badan jalan. Penyiraman yang sempat dilakukan untuk mengurangi debu kini sudah dihentikan. "Waktu itu ada dilakukan penyiraman.. Setelah pindah ke Sidodadi gak ada lagi.. Sampek di mulai kembali belum ada penyiraman lagi," tambah Sujadi.</p>Bahkan kerusakan jalan ini sempat menyebabkan kecelakaan berat. Beberapa waktu lalu, satu unit truk Cold Diesel terperosok ke dalam lubang akibat badan jalan yang amblas, tak jauh dari Dusun I Desa Sukadamai.</p>Saat dimintai keterangan terkait hal ini, pihak pelaksana proyek bungkam. Hendri, yang disebut sebagai Humas PT Arandra Citra Mandiri, rekanan proyek tersebut tidak memberikan tanggapan sama sekali meski pesan konfirmasi telah dibaca.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/warga/" target="_blank">Warga</a> berharap pihak berwenang maupun perusahaan pelaksana segera menindaklanjuti keluhan ini. Selain memperbaiki jalan yang rusak, keamanan dan keselamatan pengguna jalan juga harus menjadi prioritas selama proyek berlangsung, agar tidak menimbulkan korban jiwa di kemudian hari. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5909_Proyek-Pipa-Gas-Dumai-ndash-Sei-Mangkei-Dikritik-Warga---Jalan-Hancur--Berlumpur--Bahayakan-Pengendara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285504/proyek-pipa-gas-dumaindashsei-mangkei-dikritik-warga-jalan-hancur-berlumpur-bahayakan-pengendara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga &lsquo;Sarina Medan&rsquo;</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:38:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga ‘Sarina Medan’]]></title>
            <description><![CDATA[Silaturahmi Tanpa Batas, Rianto SH MH Bersama Wali Kota Medan Rico Waas, Bahas Taman Budaya hingga &lsquoSarina Medan&rsquo]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN | Silaturahmi tanpa batas. Suasana hangat dan penuh keakraban terlihat saat CEO Sumut24 Group, Rianto SH MH, sapaan Anto Genk bersilaturahmi dan berbincang santai bersama Wali Kota Medan Rico Waas, <br>di Rumah Dinas <a href="https://www.sumut24.co/tag/walikota/" target="_blank">Walikota</a> Medan,  Jumat 21 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beragam topik ringan hingga serius mengemuka dalam pertemuan tersebut,  Mulai dari penataan kota, dinamika pemerintahan, pencopotan camat, hingga progres pembangunan Kota Medan sepanjang 2026.<br>Namun, ada satu hal yang cukup menarik perhatian, yakni rencana revitalisasi Taman Budaya Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil membuka telepon selulernya, Rico Waas memperlihatkan desain rencana penataan Taman Budaya yang diproyeksikan menjadi salah satu ikon baru Kota Medan, sekaligus ruang yang dapat memberikan kenyamanan bagi para seniman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Insyaallah Taman Budaya akan menjadi ikon baru yang memanjakan para seniman,&quot; ujar Rico.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, revitalisasi tersebut bukan sekadar proyek pembangunan fisik. Penataan Taman Budaya merupakan bagian dari sentuhan Pemerintah Kota Medan terhadap para pelaku seni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini dinilai semakin relevan karena Rico Waas juga memiliki kedekatan dengan dunia seni dan memahami kebutuhan ruang bagi para seniman untuk berekspresi dan berkarya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tata Aset Pemko&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perbincangan itu, Rico juga memaparkan langkah Pemko Medan dalam menata sejumlah aset yang selama ini belum dimanfaatkan secara maksimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah aset mulai ditata, termasuk kawasan eks Plaza Medan dan eks Novotel Soechi. Sementara aset-aset lainnya kini tengah dalam proses inventarisasi untuk melihat potensi pemanfaatannya bagi kepentingan masyarakat dan pembangunan kota.<br>Menariknya, kawasan eks Plaza Medan Baru juga mendapat perhatian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika sebelumnya kawasan tersebut dikenal sebagai salah satu lokasi pelayanan perizinan, kini mulai diarahkan menjadi ruang baru dengan konsep &quot;Sarina Medan&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rico kembali memperlihatkan layar telepon selulernya yang menampilkan progres penataan eks Plaza Medan Baru. Dari desain yang diperlihatkan, kawasan tersebut terlihat cukup apik dan memiliki potensi menjadi ruang aktivitas baru di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsep ini, kata Rico, salah satunya diarahkan untuk memberikan ruang bagi pelaku UMKM di Medan agar dapat dimanfaatkan untuk mengembangkan usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ayo kita lihat dan ramaikan,&quot; kata Rico.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan yang berlangsung satu jam ini dalam suasana santai tersebut ternyata menyimpan banyak cerita tentang arah pembangunan Kota Medan. Dari penataan ruang, revitalisasi kawasan, pengelolaan aset hingga pemberdayaan seniman dan UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masih banyak hal yang disampaikan dalam obrolan ringan tersebut. Sejumlah pembahasan lainnya akan dikupas lebih lanjut.Medan Untuk Semua.<br>(Red/Anto Genk)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5423_Silaturahmi-Tanpa-Batas--Rianto-SH-MH-Bersama-Wali-Kota-Medan-Rico-Waas--Bahas-Taman-Budaya-hingga--lsquo-Sarina-Medan-rsquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285503/silaturahmi-tanpa-batas-rianto-sh-mh-bersama-wali-kota-medan-rico-waas-bahas-taman-budaya-hingga-lsquosarina-medanrsquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Hadiri Kenal Pamit Wakapolda Sumut, Koordinasi dan Sinergi Harus Terus Terjaga</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Hadiri Kenal Pamit Wakapolda Sumut, Koordinasi dan Sinergi Harus Terus Terjaga]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Su]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menghadiri acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara di Aula Tribrata Mapolda Sumut, Jumat (21/8/2026). Kehadiran jajaran Forkopimda ini menandai pergantian kepemimpinan dari Brigjen Pol Sonny Irawan kepada Brigjen Pol Naek Pamen Simanjuntak untuk memperkuat sinergi keamanan di wilayah Sumatera Utara</p><br></p>Suasana hangat dan penuh keakraban pun mewarnai acara Kenal Pamit Wakapolda Sumatera Utara. Brigjen Pol. Sonny Irawan resmi berpamitan setelah mendapat amanah baru sebagai Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Menengah (Kasespimmen) Sespim Lemdiklat Polri. Selama bertugas sebagai Wakapolda Sumut, beliau aktif membangun komunikasi dan sinergi yang kuat dengan pemerintah daerah, termasuk <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p>Tongkat estafet kepemimpinan Wakapolda Sumut kini resmi diemban oleh Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak, yang sebelumnya menjabat sebagai Karo Provos Divpropam Polri. Kehadirannya diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara Polda Sumut dan pemerintah daerah dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah, khususnya di Kota Medan.</p><br></p>Upacara serah terima jabatan dan acara Kenal Pamit ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut, Irjen Pol. Whisnu Hermawan Februanto, serta disaksikan oleh para Pejabat Utama (PJU) Polda Sumut dan Kapolres sejajaran.</p>Di sela-sela acara, Rico Waas menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Brigjen Pol. Sonny Irawan atas dedikasi serta kontribusinya selama bertugas di Sumatera Utara.</p><br></p>Kepada Brigjen Pol. Naek Pamen Simanjuntak, Wali Kota Medan menyampaikan ucapan selamat datang dan selamat bertugas.</p><br></p>*Kita berharap hubungan baik dan koordinasi yang telah terbangun selama ini dapat terus berlanjut demi mendukung terciptanya keamanan dan kenyamanan masyarakat, serta kondusivitas Kota Medan yang kita cintai ini," ujar Rico Waas. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3248_Rico-Waas-Hadiri-Kenal-Pamit-Wakapolda-Sumut--Koordinasi-dan-Sinergi-Harus-Terus-Terjaga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285502/rico-waas-hadiri-kenal-pamit-wakapolda-sumut-koordinasi-dan-sinergi-harus-terus-terjaga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Ajak Masyarakat dan Pelaku Usaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak masyarakat dan pelaku usaha turut menyukseskan Sensu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengajak masyarakat dan pelaku usaha turut menyukseskan Sensus Ekonomi 2026 dengan memberikan data dan informasi yang dibutuhkan secara benar. Partisipasi masyarakat dinilai penting untuk menghasilkan data yang akurat sebagai dasar pemerintah dalam merumuskan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran.</p><br></p>Ajakan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat menerima kedatangan petugas Sensus Ekonomi 2026 di Ruang Kerja Gubernur Sumut, Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (21/8/2026). Para petugas yang mengenakan rompi bertuliskan &quot;Petugas Sensus Ekonomi 2026&quot; melakukan pendataan dan verifikasi informasi terkait kondisi sosial ekonomi.</p><br></p>Pendata lapangan, Muhammad Riza Fakhrulrizqi, mengajukan sejumlah pertanyaan kepada Gubernur Bobby Nasution, mulai dari identitas anggota keluarga, pekerjaan utama, kondisi tempat tinggal, hingga kepemilikan usaha.</p><br></p>Bobby Nasution menyambut baik pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 dan berharap hasil pendataan dapat menjadi referensi bagi pemerintah dalam mengambil kebijakan. Menurutnya, dukungan masyarakat dan pelaku usaha dibutuhkan agar pendataan ekonomi nasional tersebut berjalan optimal.</p><br></p>"Kami berharap agar masyarakat menyambut sensus ekonomi ini, dan memberikan informasi yang dibutuhkan," pungkasnya. Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sumut Asim Saputra menyampaikan bahwa Sensus Ekonomi 2026 merupakan momentum penting untuk memotret kondisi dan perkembangan dunia usaha secara menyeluruh.</p><br></p>&quot;Data yang dikumpulkan akan memberikan gambaran mengenai struktur, karakteristik, aktivitas, serta perkembangan berbagai kegiatan usaha di Indonesia, termasuk di Provinsi Sumut,&quot; ujarnya.</p><br></p>Menurut Asim, data tersebut akan menjadi pijakan strategis bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam memetakan struktur usaha dan UMKM, sekaligus menyusun kebijakan pembangunan nasional yang lebih tepat sasaran.</p><br></p>Ia menambahkan, Sensus Ekonomi 2026 bertujuan memotret struktur, karakteristik, dan perkembangan berbagai kegiatan usaha sebagai dasar perencanaan kebijakan pemerintah. Data yang diberikan kepada BPS juga dijamin keamanan dan kerahasiaannya serta dilindungi oleh undang-undang statistik.</p><br></p>Sensus Ekonomi 2026 berlangsung serentak sejak 15 Juni hingga 31 Agustus 2026. Melalui partisipasi aktif masyarakat dan pelaku usaha, BPS diharapkan dapat memperoleh data yang lengkap dan akurat untuk mendukung perencanaan pembangunan ekonomi yang lebih terarah. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9294_Bobby-Nasution-Ajak-Masyarakat-dan-Pelaku-Usaha-Sukseskan-Sensus-Ekonomi-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285501/bobby-nasution-ajak-masyarakat-dan-pelaku-usaha-sukseskan-sensus-ekonomi-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemprov Sumut Siapkan Bantuan Khusus hingga Rp50 Miliar untuk Kampung Kreatif Sumut Berkah</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemprov Sumut Siapkan Bantuan Khusus hingga Rp50 Miliar untuk Kampung Kreatif Sumut Berkah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanMEDAN  Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 miliar]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>MEDAN &ndash; Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) menyiapkan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) senilai Rp5 miliar hingga Rp50 miliar untuk mendukung Program Kampung Kreatif Sumut Berkah. Program ini diarahkan untuk mempercepat pembangunan berbasis desa, meningkatkan perekonomian masyarakat, serta mendorong pengentasan kemiskinan.</p><br></p>Hal tersebut disampaikan Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Timur Tumanggor saat memimpin rapat penjaringan desa dan kelurahan calon penerima Program Kampung Kreatif Sumut Berkah, di Ruang Rapat Sekda Lantai 9 Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30, Medan, Jumat (21/8/2026). Timur menjelaskan, Program Kampung Kreatif Sumut Berkah merupakan salah satu upaya Pemprov Sumut mewujudkan pembangunan yang tidak hanya bersifat sektoral, tetapi dilakukan secara terpadu dan berbasis kawasan. Program tersebut juga menjadi bagian dari visi dan misi Gubernur Sumut, khususnya dalam mendorong pembangunan berbasis desa.</p><br></p>"Program akan didukung melalui mekanisme Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Pemprov Sumut dengan nilai intervensi yang sekitar Rp5 miliar hingga Rp50 miliar, untuk kawasan yang memenuhi kriteria," ucap Timur.</p><br></p>Menurutnya, program tersebut sekaligus diarahkan untuk meningkatkan kualitas dan indeks desa. Dari ribuan desa di Sumut, masih terdapat desa berstatus tertinggal dan sangat tertinggal yang membutuhkan intervensi pembangunan. Bagaimana kita membantu tugas Pak Gubernur mewujudkan impian Kampung Sumut Berkah ini terlaksana di Sumatera Utara. Setidaknya desa yang sangat tertinggal bisa naik kelas, dari tertinggal menjadi berkembang, dan kalau memungkinkan menjadi desa maju,&quot; jelasnya.</p><br></p>Karena itu, Timur mendorong Pemerintah Kabupaten/Kota segera mengusulkan desa dan kelurahan potensial untuk mengikuti proses penjaringan program tersebut. Berdasarkan Data Kepmendes Nomor 342 Tahun 2025, dari 5.417 desa di Sumut, sebanyak 364 desa berstatus mandiri, 1.296 desa maju, 2.529 desa berkembang, 707 desa tertinggal, dan 521 desa sangat tertinggal.</p><br></p>&quot;Jadi kita berharap Kabupaten/Kota se-Sumut bisa mengirimkan Desa/Kelurahan potensial untuk ikut dalam penjaringan ini," harapnya. Timur juga menegaskan bahwa Program Kampung Kreatif Sumut Berkah merupakan tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah. Menurutnya, keterlibatan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) diperlukan agar program tersebut dapat berjalan secara terpadu.</p><br></p>Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil (PMD Dukcapil) Sumut Muhamad Suib mengatakan, program tersebut diharapkan mampu mengubah paradigma pembangunan desa, dari intervensi sektoral menjadi transformasi kawasan.</p><br></p>Dalam proses pengajuan, Pemerintah Kabupaten/Kota memiliki peran penting. Desa atau kelurahan calon penerima tidak mengajukan proposal secara langsung kepada Pemprov Sumut, melainkan melalui Pemerintah Kabupaten/Kota yang selanjutnya melakukan pendampingan, pembinaan, memastikan kelengkapan proposal, serta kesiapan rencana transformasi kawasan.</p><br></p>"Potensi lokal, kondisi masyarakat, ekonomi, pertanian, lingkungan, pelayanan dasar, tata kelola pemerintahan, hingga akses pasar menjadi bagian yang akan diperhatikan dalam proses penjaringan," jelasnya.</p><br></p>Suib menjelaskan, proposal yang diajukan nantinya akan diverifikasi oleh tim penjaringan yang terdiri atas lintas OPD dan tenaga ahli. Dokumen proposal antara lain harus memuat profil desa, analisis SWOT, potensi desa, konsep pengembangan, rencana program kegiatan, serta rencana penggunaan anggaran.</p><br></p>Berdasarkan tahapan yang disampaikan dalam rapat, penjaringan proposal diperpanjang hingga akhir Agustus 2026. Selanjutnya, verifikasi awal dilakukan pada awal September, sedangkan verifikasi faktual atau kunjungan lapangan direncanakan berlangsung pada 5 September hingga 5 Oktober 2026.</p><br></p>Setelah proses verifikasi dan penilaian, desa atau kelurahan calon penerima akan ditetapkan pada Oktober 2026. Penetapan secara simbolis direncanakan pada 28 Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda.</p><br></p>Pelaksanaan pembangunan Kampung Kreatif Sumut Berkah direncanakan mulai 2027. Anggaran program akan dialokasikan dalam APBD Provinsi Sumut Tahun Anggaran 2027 melalui mekanisme BKK. Pemprov Sumut berharap seluruh Pemerintah Kabupaten/Kota segera mendorong desa dan kelurahan yang memiliki potensi untuk mengikuti proses penjaringan. &quot;Harapannya, program Kampung Kreatif Sumut Berkah dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat serta mempercepat pembangunan desa di Sumatera Utara,&quot; rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7076_Pemprov-Sumut-Siapkan-Bantuan-Khusus-hingga-Rp50-Miliar-untuk-Kampung-Kreatif-Sumut-Berkah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285500/pemprov-sumut-siapkan-bantuan-khusus-hingga-rp50-miliar-untuk-kampung-kreatif-sumut-berkah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Djamin Setia Selamanya, Jejak Sang Pahlawan Tanah Karo Hadir di Layar Lebar, Rico Waas Ajak Masyarakat Kenang Perjuangannya</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Djamin Setia Selamanya, Jejak Sang Pahlawan Tanah Karo Hadir di Layar Lebar, Rico Waas Ajak Masyarakat Kenang Perjuangannya]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas menerima audiensi Ketua Um]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas didampingi Ketua TP PKK Kota Medan Ny. Airin Rico Waas menerima audiensi Ketua Umum Dewan Pembina Yayasan Pahlawan Nasional Riahna Djamin Ginting di Rumah Dinas Wali Kota Medan, Jalan Sudirman, Jumat (21/8/2026).</p><br></p>Audiensi tersebut membahas rencana pemutaran film layar lebar berjudul Djamin Setia Selamanya yang mengangkat kisah perjuangan Pahlawan Nasional asal Tanah Karo, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Djamin Ginting. Film tersebut dijadwalkan tayang di bioskop mulai 1 Oktober 2026, bertepatan dengan Hari Kesaktian Pancasila. Rico Waas menyambut baik pemutaran film tersebut. Ia bahkan berencana menggelar nonton bersama masyarakat Karo di Kota Medan yang akan dirangkaikan dengan kegiatan meet and greet.</p><br></p>&quot;Kita rencananya nonton bareng. Filmnya sudah jadi dan mulai tayang 1 Oktober 2026. Masyarakat Karo kita undang bersama keluarga untuk ikut nonton karena film ini juga membawa nama Kota Medan,&quot; ujar Rico.</p><br></p>Menurut Rico, film tersebut memiliki nilai monumental karena mengangkat sejarah dan perjuangan Djamin Ginting. Karena itu, ia menilai kisah perjuangan sang pahlawan penting untuk dikenalkan kepada generasi muda.</p>&quot;Film ini menjadi monumental. Ini punya pendalaman sesuatu kepada diri saya dan saya punya tanggung jawab. Untuk itu, kita harus serius,&quot; katanya.</p><br></p>Selain membahas pemutaran film, Riahna Djamin Ginting juga menyampaikan rencana penganugerahan marga pada Oktober 2026. Dalam prosesi tersebut, Rico Waas akan dianugerahi marga Ginting Suka, sedangkan Airin Rico Waas dianugerahi marga Sembiring Pelawi.</p><br></p>Dalam audiensi itu, Riahna Djamin Ginting turut didampingi Oddie Octaviadi, Roy Fachraby Ginting, Roma Elisya Sebayang, dan Muhammad Edison Ginting. Rombongan juga menyerahkan cenderamata berupa kain ulos bakabuluh dan alat musik tradisional Karo, kulcapi. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7278_Djamin-Setia-Selamanya--Jejak-Sang-Pahlawan-Tanah-Karo-Hadir-di-Layar-Lebar--Rico-Waas-Ajak-Masyarakat-Kenang-Perjuangannya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285499/djamin-setia-selamanya-jejak-sang-pahlawan-tanah-karo-hadir-di-layar-lebar-rico-waas-ajak-masyarakat-kenang-perjuangannya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 21:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tembus Ritel Internasional, Produk UMKM Unggulan Medan Resmi Mejeng di Uniqlo Delipark Mall]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanUntuk pertama kalinya, produkproduk unggulan UMKM Kota Medan yang menjadi binaan Dekranasda Kota Medan resmi menembus pas]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Untuk pertama kalinya, produk-produk unggulan UMKM Kota Medan yang menjadi binaan Dekranasda Kota Medan resmi menembus pasar ritel internasional. Hasil karya perajin lokal ini terpajang mewah di etalase toko ritel pakaian ternama asal Jepang, Uniqlo, yang berlokasi di Dellipark Mall.</p><br></p>Langkah bersejarah ini ditandai dengan peluncuran Uniqlo Neighborhood Collaboration yang diresmikan langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Ketua Dekranasda Kota Medan Ny. Airin Rico Waas, Jumat (21/8/2026).</p><br></p>Wali Kota Medan Rico Waas menyampaikan apresiasi atas kolobarasi bersama Uniqlo. Ia menilai hadirnya produk lokal di etalase brand papan atas dunia itu menjadi momentum bagi pengembangan UMKM di Kota Medan.</p><br></p>"saya berterima kasih kepada Uniqlo yang telah melakukan kurasi dan bekerja sama dengan Dekranasda Kota Medan. Produk-produk unggulan asli lokal kita kini bisa masuk ke etalase Uniqlo Delipark. Ini menjadi tanda bahwa UMKM kita punya kesempatan besar untuk masuk ke pasar yang jauh lebih luas," Kata Rico Waas.</p><br></p>Rico Waas juga mengatakan, ada enam produk unggulan berhasil lolos kurasi ketat dan kini terpajang di area showcase Uniqlo, diantaranya Handycraft dan Kriya dari Adelia Sparkling, El Hand Embroidery, dan Zainab Collection, tas berbahan anyaman dari Anyam Darung, Minyak Karo Lauchi dan tas ramah lingkungan (recycle) dari Wira Bags Production.</p>"Di sini ada enam produk, mulai dari tas, aksesoris, hingga minyak karo. Semua produk-produk dibina oleh Dekranasda," ujar Rico Waas.</p><br></p>Melalui kehadiran etalase ini, Rico Waas berharap para pelaku UMKM lain terpacu untuk terus meningkatkan kualitas produk agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.</p><br></p>"kami mendorong para pelaku UMKM yang memiliki potensi agar meningkatkan kualitas produknya. Kita punya kesempatan untuk bisa bersaing di pasar-pasar yang lebih luas dan bisa dikenal lebih banyak orang lagi,"pungkas Rico Waas.</p><br></p>Senada dengan Wali Kota, Ketua Dekranasda Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, menegaskan bahwa kerja sama ini sejalan dengan misi Dekranasda dalam memperkuat ekosistem usaha lokal. "Semoga dengan adanya kolaborasi seperti ini, pelaku UMKM Kota Medan semakin maju, bisa naik kelas, barang-barangnya semakin bagus dan mudah-mudahan bisa dibawa hingga ekspor ke luar negeri,&quot; ujar Airin Rico Waas.</p><br></p>Perwakilan Uniqlo, Christopher Mogot dalam kesempatan itu menjelaskan bahwa, pemilihan produk UMKM dilakukan secara ketat berkolaborasi dengan Dinas Koperasi dan Dekranasda Kota Medan. Selain kerapian dan kualitas fisik produk, pendaftaran juga menyoroti aspek kesiapan pemasaran digital seperti keaktifan media sosial.</p><br></p>"Nilai tambah seperti inovasi daur ulang, pemberdayaan kelompok disabilitas, serta narasi (storytelling) yang kuat di balik produk menjadi poin bonus penting dalam proses seleksi ini," terang Christopher. Turut hadir dalam launching tersebut Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setda Kota Medan Citra Effendi Capah, Kepala Dinas Kominfo Kota Medan Arrahmaan Pane, Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan Kota Medan Hendra Ridho Gunawan Siregar, dan Kaban Bapenda Kota Medan M. Agha Novrian. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5464_Tembus-Ritel-Internasional--Produk-UMKM-Unggulan-Medan-Resmi-Mejeng-di-Uniqlo-Delipark-Mall.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285498/tembus-ritel-internasional-produk-umkm-unggulan-medan-resmi-mejeng-di-uniqlo-delipark-mall/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 18:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Polresta Deli Serdang Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deliserdang- - Dalam rangka memperingati Hari Juang Polri Tahun 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang menggelar upacara di Lapangan Apel Mapolresta Deli Serdang. dipimpin oleh Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH, Jumat (21/08/2026)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Adapun upacara dimulai pukul 07.30 WIB pagi hari dan diikuti oleh seluruh jajaran, baik dari unsur PJU, Perwira, Bintara, maupun ASN <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan upacara berlangsung dengan penuh khidmat. Prosesi diawali dengan masuknya Komandan Upacara dan Inspektur Upacara, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, serta mengheningkan cipta. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, rangkaian acara juga diisi dengan pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri, pembacaan naskah Proklamasi, serta pengumandangan lagu-lagu kebangsaan dan korps Polri seperti Mars Polri, Andika Bhayangkari, dan Himne Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Doa bersama menjadi penutup dalam upacara tersebut, sekaligus sebagai ungkapan syukur dan pengharapan agar seluruh personel Polri selalu diberi kekuatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dikonfirmasi, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Hari Juang Polri merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian Polri kepada bangsa dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hari Juang Polri bukan hanya sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi kita semua bahwa tugas sebagai anggota Polri adalah amanah besar. Kita harus selalu siap mengabdi dengan penuh dedikasi, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&quot; tegas Kapolresta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kapolresta juga menambahkan bahwa semangat juang yang diwariskan para pendahulu Polri harus terus dijaga dan diwujudkan dalam bentuk kinerja nyata, profesional, dan berintegritas.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3883_Polresta-Deli-Serdang-Gelar-Upacara-Peringatan-Hari-Juang-Polri-Tahun-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285497/polresta-deli-serdang-gelar-upacara-peringatan-hari-juang-polri-tahun-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Empu Keris: Ngelmu Laku, Metalurgi, dan Jati Diri Peradaban Jawa</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 16:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Empu Keris: Ngelmu Laku, Metalurgi, dan Jati Diri Peradaban Jawa]]></title>
            <description><![CDATA[Empu Keris Ngelmu Laku, Metalurgi, dan Jati Diri Peradaban Jawa]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jepara&mdash; Di balik sebilah keris terdapat perjalanan panjang pengetahuan, keterampilan, laku batin, estetika, dan sejarah peradaban. Dalam tradisi Jawa, keris tidak lahir hanya dari tempaan api dan logam, tetapi juga dari ngelmu laku yang menjadi dasar seorang empu dalam berkarya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada ungkapan yang menggambarkan kedalaman tradisi tersebut: pusaka bertuah karena laku, keris berwibawa karena ngelmu. Jangka-jangkah dan kodrat wiradat menjadi bagian dari cara pandang manusia Jawa dalam memahami ikhtiar, perjalanan hidup, serta keteraturan alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jepara menjadi salah satu wilayah penting dalam tradisi produksi keris. Melalui Festival Mpu Tosan Aji yang digelar di Museum Kartini Jepara pada Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026, warisan tersebut kembali dihadirkan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beragam keris dipamerkan. Para penghayat kejawen dan pencinta tosan aji datang dari berbagai daerah untuk nguri-uri pusaka, menjaga agar pengetahuan mengenai keris tidak terputus oleh perubahan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dengan tekad kuat Ki Aryo Pandu dari Senapati Nusantara Yogyakarta. Sambutan hangat diberikan KPH Bambang Hadiningrat selaku Ketua Paguyuban Kawula Karaton Surakarta atau Pakasa Cabang Jepara. Turut menyambut KMT Susanti Purwaningrum, Pengageng Joglo Hadipuran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para penggemar tosan aji hadir dari Purworejo, Malang, Pekalongan, Bekasi, Nganjuk, Ponorogo, Ngawi, Boyolali, dan Tuban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pameran keris di Museum Kartini tersebut menjadi ruang perjumpaan budaya sekaligus memberikan inspirasi bagi pelestarian warisan budaya dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu, Sentral Perkerisan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu menempati posisi sentral dalam tradisi perkerisan. Ia bukan sekadar pembuat senjata, melainkan sosok yang memadukan keterampilan teknis, pengetahuan bahan, kepekaan rasa, filosofi, dan laku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sejarah peradaban manusia, kemampuan mengolah logam merupakan salah satu penanda kemajuan teknologi. Metalurgi memungkinkan manusia menciptakan berbagai peralatan yang kemudian mengubah kehidupan sosial, ekonomi, pertahanan, hingga kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, keris dapat dipandang sebagai pertemuan antara teknologi dan kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dalamnya terdapat nilai logika, etika, dan estetika. Budaya Jawa mengenal keselarasan cipta, rasa, dan karsa; juga keterpaduan iman, ilmu, dan amal serta keselarasan ulat, patrap, dan pangucap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> menjadi benda pusaka karena di dalamnya terdapat nilai yang lebih luas daripada sekadar material.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi masyarakat Jawa, keris juga menjadi sarana kawibawan, kawidadan, kamulyan, dan karaharjan. Empu diyakini memiliki kemampuan spiritual yang tinggi sehingga proses penciptaan pusaka tidak terlepas dari dimensi batin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Istilah tosan aji sendiri menjadi sebutan yang lekat dengan karya para empu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jepara dalam Peradaban Metalurgi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Jepara memiliki jejak penting dalam perjalanan peradaban metalurgi dan tradisi keris Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kisah Empu Supa dari Kadipaten Tuban menjadi salah satu bagian dari narasi panjang tersebut. Empu Supa dikenal memiliki murid dan pengikut di berbagai wilayah. Tradisi keilmuan tosan aji kemudian diwariskan secara turun-temurun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jepara menjadi salah satu wilayah yang meneruskan warisan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangan budaya Jawa, pengetahuan seorang empu tidak hanya diukur dari kemampuan melihat sesuatu secara kasatmata. Ada pula konsep waskita, ngerti sakdurunge winarah, yang menggambarkan ketajaman pengetahuan dan kepekaan batin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warisan ilmu tosan aji kerajaan kemudian berkembang melewati berbagai zaman. Dari Medang, Kahuripan, Jenggala, Daha, Kediri, Singasari, Majapahit, Pengging, Malawapati, Demak, Pajang hingga Mataram, keris menjadi bagian dari perjalanan kebudayaan Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangguh, Wutuh, Sepuh, Ampuh&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> memuat konsep tangguh, wutuh, sepuh, dan ampuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangguh berkaitan dengan kawibawan dan kawidadan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wutuh mengandung gagasan tentang pikiran yang sistematis, integral, dan komprehensif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepuh mengingatkan kepada para leluhur yang telah memberikan tepa palupi, keteladanan yang patut dijadikan pijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan ampuh menjadi simbol kekuatan yang senantiasa mengokohkan jati diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perspektif etika, nilai tersebut termuat dalam berbagai sastra piwulang. <a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> dengan demikian tidak hanya dipahami melalui bentuk fisik, pamor, atau ricikannya, tetapi juga melalui pesan moral dan kebudayaan yang menyertainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pusaka menjadi sipat kandel, yang dalam pemaknaan budaya dapat dikaitkan dengan keberanian, keteguhan, dan kekuatan karakter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Estetika <a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> dan Pengabdian kepada Ibu Pertiwi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keindahan juga menjadi bagian penting dalam dunia perkerisan. Seorang empu membutuhkan cita rasa estetika untuk menghasilkan karya yang tidak hanya kuat secara material, tetapi juga memiliki nilai artistik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana festival semakin hidup dengan tampilnya Tari Bumi Pusaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga putri menari dengan gerakan indah, lemah gemulai, namun sekaligus lincah dan gagah. Gambaran prajurit wanita yang membawa pusaka menjadi simbol pengabdian perempuan kepada tanah air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kusuma wanodya rerengganing tanah Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putri-putri Jawa digambarkan sebagai penghias tanah Jawa sekaligus sosok yang memiliki peran dalam menjaga kehormatan dan masa depan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lagu Mars Jepara pun berkumandang. Semangat sigrak, gumyak, jenak, enak, penak menggugah masyarakat untuk terus membangun negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nama-nama besar seperti Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan R.A. Kartini menjadi sumber inspirasi. Dari perjalanan para leluhur tersebut, nasionalisme bersemi dan patriotisme tumbuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Jepara untuk Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Kerajaan hingga Zaman Modern&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wedharing sabda yang disampaikan KPH Bambang Hadiningrat memperlihatkan bahwa Festival Mpu Tosan Aji tidak hanya menempatkan keris sebagai benda budaya, tetapi juga sebagai objek pengetahuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abdi dalem Keraton Surakarta turut menjaga tradisi pusaka dari masa kerajaan. Sejarah panjang kerajaan Jawa memperlihatkan bagaimana pusaka memiliki posisi penting dalam kehidupan politik, kebudayaan, dan spiritualitas masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nagasasra dan Sabuk Inten dikenal dalam tradisi pusaka Keraton Demak Bintoro. Kyai Crubuk dikaitkan dengan kerajaan Pajang, sedangkan Kyai Plered menjadi salah satu pusaka yang lekat dengan tradisi Keraton Mataram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, tradisi tersebut tidak boleh berhenti sebagai romantisme masa lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu Tomaji Jepara terus berkarya. Empu Keman meneruskan tradisi dengan pendekatan ilmu pengetahuan. Dinamika keris harus dapat berjalan bersama sains dan modernitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Generasi muda perlu diberikan ruang untuk mempelajari perkerisan secara akademis, termasuk melalui pendidikan di jurusan perkerisan ISI Surakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tradisi perlu dipayungi dan dipayoni agar tetap hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap insan dapat mengambil peran dalam menjaga, mengembangkan, memperkenalkan, dan memberdayakan budaya keris. Mayokke, ngedolke, mbandhani menjadi bagian dari ikhtiar agar warisan budaya tidak hanya disimpan, tetapi juga memiliki masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu dan Pengabdian Lahir Batin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu keris merupakan salah satu profesi tertua dalam lintasan peradaban manusia. Pada masa kerajaan, keberadaan empu memiliki arti strategis karena kerajaan membutuhkan simbol-simbol kekuasaan, legitimasi, serta identitas kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di balik simbol tersebut terdapat pengabdian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ngelmu laku mengajarkan bahwa ilmu tanpa laku belum sempurna. Pengetahuan harus diwujudkan dalam tindakan, ketekunan, pengabdian, dan tanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> akhirnya menjadi cermin manusia Jawa: kuat tetapi tidak selalu keras, indah tetapi tidak sekadar hiasan, berwibawa tetapi tidak harus menyombongkan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mempelajari keris berarti membaca sejarah. Memahami keris berarti menggali filosofi. Menghargai keris berarti menghormati kerja empu dan leluhur. Melestarikan keris berarti menjaga salah satu bagian penting dari jati diri kebudayaan Nusantara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Jepara, api tungku para empu seolah terus menyala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tempaan logam lahir karya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari karya lahir pusaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pusaka lahir kawruh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan dari kawruh lahir kesadaran untuk menjaga jati diri bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Purwadi<br>Jepara, Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5471_Empu-Keris--Ngelmu-Laku--Metalurgi--dan-Jati-Diri-Peradaban-Jawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285496/empu-keris-ngelmu-laku-metalurgi-dan-jati-diri-peradaban-jawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kawruh Pusaka Keris: Dari Jepara untuk Indonesia, Merawat Warisan Leluhur dan Jati Diri Bangsa</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 16:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kawruh Pusaka Keris: Dari Jepara untuk Indonesia, Merawat Warisan Leluhur dan Jati Diri Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Kawruh Pusaka Keris Dari Jepara untuk Indonesia, Merawat Warisan Leluhur dan Jati Diri Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> &mdash; <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> kembali menunjukkan dirinya sebagai salah satu ruang penting dalam pelestarian budaya perkerisan Nusantara. Sejak 20 Agustus 2026, kegiatan Kawruh Pusaka Keris digelar oleh Pamardi Budaya dengan berpusat di Joglo Hadipuran, Sukodono, Tahunan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan pameran benda pusaka. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi ruang untuk mbabar kawruh, menggali pengetahuan, sejarah, filosofi, seni, hingga nilai spiritual yang melekat pada keris dan tradisi tosan aji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah kegiatan di Joglo Hadipuran, rangkaian acara berlanjut di Pendopo Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> dan kemudian di Museum Kartini yang berada di kawasan Alun-Alun <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>. Beragam keris dipamerkan sebagai bagian dari Festival Mpu Tosan Aji yang berlangsung pada Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini diikuti para penghayat kejawen dan pencinta tosan aji dari berbagai daerah. Mereka datang antara lain dari Purworejo, Malang, Pekalongan, Bekasi, Nganjuk, Ponorogo, Ngawi, Boyolali, hingga Tuban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dengan tekad kuat Ki Aryo Pandu dari Senapati Nusantara Yogyakarta. Sambutan hangat juga diberikan KPH Bambang Hadiningrat selaku Ketua Paguyuban Kawula Karaton Surakarta (Pakasa) Cabang <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>, serta KMT Susanti Purwaningrum selaku Pengageng Joglo Hadipuran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris Bukan Sekadar Senjata&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangan budaya Jawa, keris bukan sekadar benda tajam atau senjata tradisional. Keris merupakan bagian dari tosan aji, karya empu yang mengandung perpaduan pengetahuan, keterampilan, filosofi, estetika, dan laku budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ngelmu laku menjadi salah satu dasar penting dalam tradisi pembuatan keris. Karena itu muncul ungkapan bahwa pusaka bertuah karena laku, sedangkan keris berwibawa karena ngelmu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris ditempatkan sebagai sarana kawibawan, kawidadan, kamulyan, dan karaharjan. Di balik bentuk, pamor, ricikan, dan proses pembuatannya terdapat pemaknaan yang panjang mengenai hubungan manusia dengan alam, sesama manusia, serta Sang Pencipta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu dalam tradisi Jawa juga diyakini bukan hanya seorang pandai besi. Ia merupakan sosok yang memiliki kemampuan teknis sekaligus kedalaman spiritual. Proses penciptaan keris menjadi perpaduan antara keahlian metalurgi dan laku batin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, sejarah keris tidak dapat dilepaskan dari sejarah perkembangan peradaban manusia. Metalurgi menjadi salah satu indikator kemajuan teknologi. Peradaban yang kokoh antara lain dibangun melalui kemampuan manusia mengolah logam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> dan Jejak Empu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> memiliki posisi penting dalam perjalanan budaya perkerisan. Kabupaten ini menjadi salah satu pusat produksi keris tradisional sekaligus ruang bertemunya para empu, pemerhati, kolektor, dan pelestari budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jejak Empu Supa dari Kadipaten Tuban juga menjadi bagian dari narasi panjang perkembangan perkerisan Jawa. Tradisi keilmuan tosan aji kemudian diwariskan secara turun-temurun dan berkembang di berbagai wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tradisi Jawa dikenal ungkapan &quot;waskita, ngerti sakdurunge winarah&quot;, sebuah gambaran tentang ketajaman batin dan keluasan pengetahuan yang diidealkan dalam kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nama-nama empu dan karya mereka menjadi bagian dari perjalanan sejarah kerajaan-kerajaan Jawa. Dari Medang, Kahuripan, Jenggala, Daha, Kediri, Singasari, Majapahit, Pengging, Malawapati, Demak, Pajang hingga Mataram, keris hadir sebagai bagian dari simbol kebudayaan dan kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pusaka seperti Nagasasra dan Sabuk Inten, yang dikaitkan dengan tradisi Keraton Demak Bintoro, Kyai Crubuk dalam tradisi Pajang, serta Kyai Plered dalam tradisi Mataram, memperlihatkan bagaimana keris mendapatkan tempat penting dalam ingatan sejarah dan kebudayaan Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangguh, Wutuh, Sepuh, Ampuh&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris juga memuat konsep tangguh, wutuh, sepuh, dan ampuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangguh berkaitan dengan kawibawan dan kawidadan. Wutuh mengandung gagasan tentang pikiran yang sistematis, integral, dan komprehensif. Sepuh mengingatkan manusia kepada leluhur yang telah memberikan tepa palupi, keteladanan yang dapat dijadikan pedoman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara ampuh dimaknai sebagai kekuatan yang senantiasa mengokohkan jati diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari perspektif etika, nilai-nilai tersebut berkelindan dengan sastra piwulang. Keris akhirnya tidak hanya dipahami melalui bentuk fisiknya, tetapi juga melalui pesan moral yang menyertainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kebudayaan Jawa, nilai itu dapat dibaca melalui konsep cipta, rasa, karsa; iman, ilmu, amal; serta ulat, patrap, pangucap. Pengetahuan harus beriringan dengan sikap, ucapan, tindakan, dan tanggung jawab moral.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seni yang Menghidupkan Pusaka&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembukaan pameran semakin semarak dengan hadirnya Tari Bumi Pusaka. Tiga putri tampil lemah gemulai dengan gerakan yang sekaligus lincah dan gagah, menggambarkan sosok prajurit wanita yang membawa pusaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertunjukan tersebut menjadi simbol bahwa pelestarian keris tidak hanya berbicara tentang benda, tetapi juga tentang seni, karakter, pengabdian, dan kecintaan kepada tanah air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lagu Mars <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> yang berkumandang dengan semangat sigrak, gumyak, jenak, enak, penak semakin membangkitkan suasana kebangsaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> memiliki sejumlah figur sejarah yang menjadi sumber inspirasi, mulai dari Ratu Shima, Ratu Kalinyamat hingga R.A. Kartini. Semangat perjuangan mereka menegaskan bahwa kebudayaan dapat menjadi sumber energi untuk membangun bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> untuk Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melestarikan dengan Ilmu, Bukan Sekadar Mengagumi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam wedharing sabda-nya, KPH Bambang Hadiningrat menekankan pentingnya unsur logika dalam Festival Mpu Tosan Aji. Pelestarian keris membutuhkan pemahaman yang tidak berhenti pada kekaguman terhadap bentuk dan aura pusaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris perlu dipelajari berdasarkan konteks historis. Untuk memahami nilai yang terkandung di dalamnya dibutuhkan analisis filosofis. Sementara keindahannya dapat dikaji melalui pendekatan estetis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, pelestarian keris harus berjalan bersama ilmu pengetahuan dan perkembangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu Tomaji <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> disebut terus berkarya, sementara Empu Keman meneruskan tradisi dengan pendekatan ilmu pengetahuan. Generasi perkerisan juga mulai diarahkan untuk belajar secara akademis, termasuk melalui jurusan perkerisan di ISI Surakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tradisi dan modernitas tidak harus dipertentangkan. Justru keduanya dapat berjalan beriringan agar keris tetap hidup sebagai kebudayaan, bukan sekadar menjadi artefak masa lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menghidupkan Kembali Kawruh Leluhur&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris merupakan salah satu profesi tertua dalam lintasan peradaban. Pada masa kerajaan, empu memiliki posisi strategis karena kerajaan membutuhkan simbol-simbol kekuasaan, legitimasi, sekaligus nilai spiritual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, di era modern, tantangannya berbeda. Keris harus ditempatkan sebagai sumber pengetahuan budaya yang dapat dipelajari secara terbuka, kritis, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kegiatan seperti Kawruh Pusaka Keris memiliki arti penting. Pameran di Museum Kartini bukan hanya memperlihatkan benda-benda pusaka, tetapi membuka ruang dialog antargenerasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pelestari, empu, akademisi, penghayat budaya, kolektor, dan masyarakat dapat bertemu untuk membicarakan masa lalu sekaligus memikirkan masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris mengajarkan bahwa sebuah bangsa tidak cukup hanya memiliki warisan. Warisan harus dipahami, dirawat, dikembangkan, dan diwariskan kembali kepada generasi berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Murih padhanging sasmita&mdash;agar semakin terang dalam menangkap makna dan pesan yang terkandung di balik warisan leluhur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>, kawruh pusaka tidak berhenti sebagai cerita masa lalu. Ia menjadi jalan untuk merawat identitas, memperkuat karakter, menumbuhkan nasionalisme, dan menghidupkan kembali kesadaran bahwa kebudayaan adalah bagian penting dari jatidiri Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pusaka untuk kawruh. Dari kawruh untuk jatidiri. Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> untuk Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Purwadi<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>, Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9130_Kawruh-Pusaka-Keris--Dari-Jepara-untuk-Indonesia--Merawat-Warisan-Leluhur-dan-Jati-Diri-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285495/kawruh-pusaka-keris-dari-jepara-untuk-indonesia-merawat-warisan-leluhur-dan-jati-diri-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika Sinyal Menjadi Harapan: Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, Menghubungkan Indonesia dari Kota hingga Pelosok</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika Sinyal Menjadi Harapan: Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, Menghubungkan Indonesia dari Kota hingga Pelosok]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika Sinyal Menjadi Harapan Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, Menghubungkan Indonesia dari Kota hingga Pelosok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh: Ismail Nasution&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di balik sebuah panggilan telepon yang tersambung, pesan WhatsApp yang terkirim, video pembelajaran yang bisa diputar, hingga pelaku usaha kecil yang mampu memasarkan produknya melalui internet, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: konektivitas telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari ini, jaringan telekomunikasi bukan lagi sekadar urusan sinyal di layar telepon genggam. Konektivitas telah menjelma menjadi jembatan yang menghubungkan keluarga, membuka peluang ekonomi, memperluas akses pendidikan, mempercepat informasi, bahkan menjadi penopang komunikasi ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di titik inilah makna &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> Melayani Sepenuh Hati untuk Indonesia&quot; menemukan relevansinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> memasuki usia 31 tahun dengan menegaskan kembali komitmennya menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal, relevan, dan bermakna. Perusahaan menyebut konektivitas bukan semata persoalan teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu hadir lebih dekat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan Sekadar Menjual Sinyal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melayani dengan sepenuh hati sesungguhnya bukan perkara seberapa banyak menara berdiri atau seberapa cepat internet dapat digunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran yang lebih penting adalah seberapa besar konektivitas tersebut menghadirkan perubahan dalam kehidupan manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bayangkan seorang anak di daerah yang jauh dari pusat kota yang dapat mengikuti pembelajaran digital. Bayangkan pula seorang pedagang kecil yang sebelumnya hanya mengandalkan pelanggan sekitar, kemudian mampu menawarkan produknya ke pasar yang lebih luas melalui media sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atau seorang anak yang berada jauh dari kampung halaman, tetapi masih dapat melihat wajah orang tuanya melalui panggilan video.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di situlah teknologi berhenti menjadi sekadar teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berubah menjadi jembatan antarmanusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> sendiri menyatakan bahwa pengembangan konektivitas terus diarahkan hingga wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses digital yang lebih inklusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Indonesia yang wilayahnya begitu luas dan geografisnya tidak sederhana, pemerataan konektivitas bukan pekerjaan ringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun justru di wilayah-wilayah yang penuh tantangan itulah makna pelayanan diuji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika Konektivitas Menjadi Penyelamat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makna melayani sepenuh hati juga terlihat ketika masyarakat berada dalam kondisi sulit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatera menjadi salah satu contoh. Dalam situasi seperti itu, komunikasi bukan lagi sekadar kebutuhan untuk bersosialisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komunikasi dapat menjadi urat nadi keselamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi tentang kondisi keluarga, koordinasi bantuan, penyampaian informasi kepada masyarakat hingga komunikasi antartim di lapangan sangat bergantung pada konektivitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> Emergency Response and Recovery Activity (TERRA), <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> menyatakan turut mendukung masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui pemulihan jaringan serta bantuan kemanusiaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesannya sederhana tetapi penting:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ketika keadaan sulit, pelayanan tidak boleh ikut berhenti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Justru ketika masyarakat paling membutuhkan, di sanalah sebuah perusahaan diuji apakah benar-benar hadir untuk pelanggan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Sumatera Utara, Cerita Itu Terus Bergerak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumatera Utara memiliki karakter geografis dan sosial yang beragam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hiruk-pikuk Kota Medan, kawasan industri dan perdagangan, daerah pegunungan, kawasan wisata, hingga Kepulauan Nias yang berada di tengah Samudra Hindia, kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Medan, konektivitas menjadi bagian dari aktivitas bisnis dan ekonomi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di kawasan wisata, internet membantu wisatawan berbagi pengalaman sekaligus membantu pelaku UMKM memperkenalkan produknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara di wilayah kepulauan dan daerah dengan tantangan geografis, konektivitas memiliki arti yang lebih mendasar: mengurangi jarak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mencatat bahwa upaya menjaga ketersediaan jaringan di Sumatera Utara, termasuk Kepulauan Nias, terus dilakukan. Bahkan program inklusi digital Nias meraih penghargaan Connecting the Unconnected dalam Glotel Awards 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini menunjukkan bahwa cerita tentang jaringan bukan hanya cerita tentang teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini adalah cerita tentang manusia yang ingin tetap terhubung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologi Harus Berpihak kepada Manusia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 4G menuju 5G, dari layanan konvensional menuju ekosistem digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi kecanggihan teknologi akan kehilangan maknanya apabila manusia tidak merasakan manfaatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pendekatan Customer First menjadi penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> menyatakan terus memperkuat budaya kerja yang menempatkan kebutuhan pelanggan sebagai dasar pengambilan keputusan, termasuk melalui penyederhanaan proses layanan, peningkatan kapabilitas digital dan penguatan kualitas interaksi dengan pelanggan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kata lain, teknologi seharusnya tidak membuat manusia semakin rumit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, teknologi harus membuat kehidupan menjadi lebih mudah, lebih cepat dan lebih dekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melayani Saat Semua Orang Membutuhkan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ujian terbesar sebuah jaringan bukan ketika trafik normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ujian sebenarnya datang ketika jutaan orang secara bersamaan membutuhkan koneksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Ramadan dan Idulfitri 2026, misalnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mengoptimalkan jaringan di 495 titik prioritas, mulai dari jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, permukiman hingga titik keramaian. Perusahaan juga menggunakan pemantauan berbasis AI untuk menjaga kualitas jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puncak pergerakan pelanggan antarwilayah bahkan mencapai 10,9 juta pelanggan pada H+1 Idulfitri, dengan trafik data mencapai 70,4 petabyte.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka-angka itu memang besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di balik setiap angka terdapat manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada keluarga yang sedang bersilaturahmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pemudik yang mengabarkan dirinya telah tiba dengan selamat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pedagang yang tetap berjualan secara daring.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pekerja yang tetap menjalankan tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada anak yang mencari informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada jutaan cerita yang bergerak melalui jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah wajah sesungguhnya dari konektivitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepenuh Hati Bukan Sekadar Slogan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia sedang bergerak menuju masyarakat yang semakin digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kebutuhan terhadap konektivitas akan semakin besar. Tantangannya pun semakin kompleks: pemerataan akses, kualitas jaringan, keamanan digital, keterjangkauan layanan, hingga kemampuan masyarakat memanfaatkan teknologi secara produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mempunyai posisi strategis dalam perjalanan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, &quot;Melayani Sepenuh Hati&quot; seharusnya tidak berhenti sebagai slogan perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia harus terus diwujudkan melalui jaringan yang semakin merata, layanan yang semakin mudah, respons yang semakin cepat, inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, serta keberpihakan kepada mereka yang selama ini berada di sisi terluar dari kemajuan digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab Indonesia bukan hanya Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia bukan hanya kota-kota besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia adalah ribuan pulau, jutaan keluarga, pelaku UMKM, nelayan, petani, pelajar, pekerja, guru, tenaga kesehatan dan seluruh masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk terhubung dengan dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menghubungkan Indonesia, Menguatkan Indonesia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, ukuran keberhasilan teknologi bukan hanya berapa gigabit kecepatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran yang jauh lebih penting adalah berapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena teknologi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika seorang ibu dapat berbicara dengan anaknya yang berada jauh di perantauan, ketika seorang pelaku UMKM mendapatkan pembeli dari luar daerah, ketika seorang siswa memperoleh pengetahuan dari internet, ketika masyarakat terdampak bencana masih dapat meminta pertolongan&mdash;di sanalah sebuah jaringan menemukan maknanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mungkin membangun infrastruktur digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi masyarakatlah yang menghidupkan manfaatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, melayani sepenuh hati berarti hadir bukan hanya ketika pelanggan membutuhkan hiburan, tetapi juga ketika membutuhkan informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan hanya ketika keadaan normal, tetapi juga ketika bencana datang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan hanya di pusat kota, tetapi juga hingga wilayah yang jauh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan bukan sekadar membuat Indonesia terhubung, tetapi membuat konektivitas itu menjadi kekuatan untuk tumbuh, bertahan dan maju bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab pada akhirnya, satu batang sinyal di layar ponsel mungkin terlihat sederhana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi bagi seseorang yang sedang menunggu kabar dari orang tercinta, bagi seorang pelaku usaha yang sedang menanti pesanan, atau bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana, sinyal itu bisa berarti sesuatu yang jauh lebih besar:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;harapan bahwa mereka tidak sendirian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan ketika konektivitas mampu menghadirkan harapan itulah, &quot;Melayani Sepenuh Hati untuk Indonesia&quot; bukan lagi sekadar kata-kata. Ia menjadi tindakan yang dirasakan dari hati ke hati.***]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9692_Ketika-Sinyal-Menjadi-Harapan--Telkomsel-Melayani-Sepenuh-Hati--Menghubungkan-Indonesia-dari-Kota-hingga-Pelosok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285494/ketika-sinyal-menjadi-harapan-telkomsel-melayani-sepenuh-hati-menghubungkan-indonesia-dari-kota-hingga-pelosok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Manun Gren Berharap Bagi yang Menemukan Berkas Mobil Pick Up Miliknya Akan Diberi Hadiah</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Manun Gren Berharap Bagi yang Menemukan Berkas Mobil Pick Up Miliknya Akan Diberi Hadiah]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Manun Gren warga Seiblutu Pasar IX No 59 Padang Bulan Selayang berharap bagi masyarakat yang menemukan tas warna hitam be]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Manun Gren warga Seiblutu Pasar IX No 59 Padang Bulan Selayang berharap bagi masyarakat yang menemukan tas warna hitam berisikan satu (1) berkas BPKB dan STNK Mobil Pick Up DAIHATSU Type S401RP-PMREJJ HA Tahun 2021 No Pol BK 8635 BC akan diberikan hadiah sepantasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Hal itu dikatakan Manun Gren kepada wartawan, Jumat (21/8/2026) setelah beberapa hari lalu tepatnya satu (1) minggu yang lalu tercecer/hilang ketika dirinya berada di kawasan Medan Marelan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lanjut Manun Gren, satu (1) berkas yang berada didalam tas hitam dimaksud adalah, surat/buku BPKB dan STNK Mobil Pick Up DAIHATSU Type S401RP-PMREJJ HA Tahun 2021 No Pol BK 8635 BC, NO RANGKA : MHKP3BA1JMK166810, NO MESIN : K3MH99356, Warna : ABU ABU METALIK, Warna TNKB : HITAM, No BPKB : Q09107661<br>KODE LOKASI : 3328, No URUT Pendaftaran : 3683/40 3328/A/16112021, STNK Atas Nama : ANDRY AGASHI TARIGAN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Bagi yang menemukan berkas/surat mobil pick up milik saya harap hubungi No Hp 0882-7710-6234 a.n Manun Gren. Tidak dituntut dan akan diberikan hadiah sepantasnya," ucap Manun yang rencananya akan membuat laporan kehilangan kepada pihak kepolisian.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5057_Manun-Gren-Berharap-Bagi-yang-Menemukan-Berkas-Mobil-Pick-Up-Miliknya-Akan-Diberi-Hadiah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285493/manun-gren-berharap-bagi-yang-menemukan-berkas-mobil-pick-up-miliknya-akan-diberi-hadiah/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">OTT KPK Gegerkan Kampus, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 13:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[OTT KPK Gegerkan Kampus, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[OTT KPK Gegerkan Kampus, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PURWOKERTO &mdash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan dunia pendidikan tinggi. Kali ini, operasi tangkap tangan (OTT) lembaga antirasuah menyasar jajaran pimpinan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang diamankan KPK dalam operasi yang berlangsung sejak Kamis (20/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan bahwa orang nomor satu di Unsoed tersebut ikut terjaring dalam operasi senyap itu. Selain rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo juga disebut ikut diamankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rangkaian OTT itu, KPK mengamankan total 14 orang. Sebanyak 12 orang diamankan di wilayah Purwokerto, sedangkan dua lainnya diamankan di Jakarta. Penyidik juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini menjadi sorotan serius karena dugaan praktik transaksional tersebut terjadi pada proses penerimaan mahasiswa baru&mdash;gerbang awal seseorang memasuki dunia pendidikan tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPK sendiri masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan untuk menentukan status hukum masing-masing. Karena itu, dugaan keterlibatan setiap pihak masih harus dibuktikan melalui proses hukum dan asas praduga tak bersalah tetap berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;OTT terhadap pimpinan perguruan tinggi negeri ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi tata kelola pendidikan tinggi. Kampus yang semestinya menjadi ruang pembentukan integritas dan meritokrasi justru kini terseret dalam perkara yang diduga berkaitan dengan transaksi dalam penerimaan mahasiswa baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Publik kini menunggu langkah KPK berikutnya: siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka, berapa nilai dugaan suap yang sebenarnya, serta bagaimana pola transaksi tersebut berlangsung hingga menyeret pucuk pimpinan Unsoed.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika dugaan tersebut terbukti, perkara ini bukan sekadar persoalan hukum individu, tetapi juga menjadi alarm serius mengenai transparansi dan integritas proses penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi negeri.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7867_OTT-KPK-Gegerkan-Kampus--Rektor-Unsoed-Akhmad-Sodiq-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285492/ott-kpk-gegerkan-kampus-rektor-unsoed-akhmad-sodiq-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota mancing bareng, lomba dalam rangka HUT ke-81 RI Meraih Juara 4.</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 13:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota mancing bareng, lomba dalam rangka HUT ke-81 RI Meraih Juara 4.]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota mancing bareng, lomba dalam rangka HUT ke81 RIMeraih Juara 4.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P Siantar -Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi meraih juara 4 Lomba <a href="https://www.sumut24.co/tag/mancing/" target="_blank">Mancing</a> Bareng Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn. Lomba untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tersebut juga diikuti Wesly, serta dilaksanakan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Komplek Balai Benih Ikan, Jalan Tuan Rondahaim Saragih Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba, Kamis (20/08/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Wesly dalam sambutannya mengatakan, lomba memancing mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat besar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/mancing/" target="_blank">Mancing</a> bareng bukan hanya tentang mendapatkan ikan, tetapi bagaimana kita dapat duduk bersama, bercengkerama, saling mengenal dan membangun kebersamaan antara Pemerintah Kota Pematangsiantar dengan masyarakat,&quot; kata Wesly &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly ingin ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah, katanya, tidak hanya hadir dalam kegiatan-kegiatan resmi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, melihat kondisi secara langsung, dan bersama-sama membangun Kota Pematangsiantar menjadi kota yang semakin Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, mari kita maknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan dan gotong royong. Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus kita isi dengan kerja nyata, kepedulian, kebersamaan dan semangat membangun daerah,&quot; tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan ikut memeriahkan acara ini,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada seluruh peserta, Wesly berpesan agar menikmati kegiatan tersebut dengan penuh kegembiraan. Yang paling penting bukan siapa yang mendapatkan ikan paling banyak, tetapi bagaimana dapat tertawa bersama, bersilaturahmi, dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.<br>&quot;Semoga <a href="https://www.sumut24.co/tag/mancing/" target="_blank">Mancing</a> Bareng ini dapat menjadi kegiatan yang membawa kebahagiaan, memperkuat rasa persaudaraan, dan menjadi salah satu bentuk nyata semangat Pematangsiantar yang rukun, kompak, dan bergotong royong,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selamat mengikuti kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/mancing/" target="_blank">Mancing</a> Bareng. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan, kebahagiaan, dan tentunya hasil pancingan yang banyak,&quot; tambah Wesly.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar Drs Legianto Pardamean Manurung MAP dalam laporannya menerangkan, lomba tersebut untuk mengisi waktu luang dan memuaskan hobi bagi penggemar mancing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami fasilitasi hobi mancing di sini,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pardamean menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi masyarakat Kota Pematangsiantar, mendorong cinta tanah air, menjunjung tinggi sportivitas, serta menyalurkan hobi memancing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara diisi dengan penaburan ikan pancing ke kolam oleh Wesly. Lalu, Wesly dan Ny Liswati melempar pancing ke kolam tanda dimulainya perlombaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Waktu perlombaan selama 90 menit, dengan ketentuan pemenang adalah peserta yang memeroleh ikan paling berat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juara 1 diraih peserta nomor 130 dengan berat ikan 3 kilogram (kg); juara 2 nomor peserta 155 dengan ikan seberat 2,5 kg; juara 3 nomor peserta 90 dengan berat ikan 2 kg; serta juara 4 diraih oleh Ketua TP PKK Ny Liswati dengan ikan seberat 1,7 kg.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadiah kepada pemenang diserahkan oleh Wesly didampingi Ny Liswati. Acara juga dimeriahkan sosialisasi, kuis, dan doorprize oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir, perwakilan BI Pematangsiantar, Koordinator Bank Sumut Cabang Pematangsiantar Subhan Pardosi, staf ahli, pimpinan OPD, serta para camat. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7256_Wali-Kota-mancing-bareng--lomba-dalam-rangka-HUT-ke-81-RI-Meraih-Juara-4-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285491/wali-kota-mancing-bareng-lomba-dalam-rangka-hut-ke81-ri-meraih-juara-4/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua TP PKK Kota Liswati membuka kegiatan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 13:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua TP PKK Kota Liswati membuka kegiatan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua TP PKK Kota Liswati membuka kegiatan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar I Sumut 24.co<br>Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi membuka kegiatan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja di Ruang Serbaguna Balai Kota, Jalan Merdeka, Kamis (20/08/2026) siang. Kegiatan ini merupakan bagian program kerja Pokja I yang diketuai Ny Reni Kastaria Johannes Sihombing. Ny Reni sekaligus menjadi narasumber tentang pencegahan narkoba bagi anak remaja, yang menjadi rangkaian Perlombaan Pola Asuh Anak Remaja (PAAR) TP PKK Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Ny Liswati menyampaikan, masa remaja adalah masa depan bangsa yang sangat berharga bila tidak bersentuhan dengan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Anak-anakku yang saya cintai, masa remaja adalah yang paling berharga. Namun, di usia muda ini, kalian anak-anakku bisa menjadi sasaran utama peredaran gelap narkoba. Jadi melalui kegiatan hari ini, mari kita kuatkan tekad untuk berkata &#039Tidak pada Narkoba&#039;!&quot; ajak Ny Liswati di hadapan para remaja yang mengikuti kegiatan.<br><br>Ny Liswati menekankan agar menjadi remaja yang cerdas, kreatif, dan berprestasi tanpa barang haram tersebut.<br><br>&quot;Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Semoga Tuhan senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap upaya yang kita lakukan,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Sekretaris TP PKK Kota Pematangsiantar Rasta Eliya Ginting dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan untuk mendukung program kerja Pokja I, yaitu Lomba PAAR Tingkat Kota Pematangsiantar, yang diikuti Kelurahan Pardomuan Kecamatan Siantar Timur dan Kelurahan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selain itu, tujuan dari kegiatan hari ini adalah untuk mencegah anak dan remaja dari narkoba, dan melindungi generasi muda dari bahaya kerusakan fisik, mental, dan sosial melalui peningkatan pemahaman, penguatan mental, serta penciptaan lingkungan pergaulan yang sehat dan positif,&quot; terangnya.<br><br>Ia juga menerangkan, peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah sekitar 70 remaja, dan merupakan kader dari setiap kelurahan se-Kota Pematangsiantar.<br><br>Kemudian, dilanjut pemaparan oleh Ny Reni Johannes Sihombing. Ia mengatakan, narkoba merupakan jendela yang dapat merusak generasi masa depan anak muda dan remaja.<br><br>&quot;Ini kenapa disebut sebagai jendela narkoba. Jadi walaupun itu jendela, tidak usah kalian masuk ke jendela tersebut, tidak usah pandang-pandang dari jendela itu,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Narkoba, sambung Ny Reni, adalah kenikmatan sesaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak selamanya, sebentar enak, setelah itu kembali ke realita kehidupan, pusing lagi cari lagi narkoba, sampai habis uangnya, sampai habis semua terjual. Akhirnya apa, sakit-sakitan. Jauhilah narkoba, walaupun pengetahuan saja tidak cukup. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa akan mempermudah setiap langkah anak-anak kami sekalian untuk mencapai cita-citanya. Kelak menjadi orang yang membanggakan keluarga serta membanggakan nusa dan bangsa,&quot; tukasnya. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2259_Ketua-TP-PKK-Kota-Liswati-membuka-kegiatan-Pembinaan-dan-Pencegahan-Narkoba-bagi-Anak-Remaja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285490/ketua-tp-pkk-kota-liswati-membuka-kegiatan-pembinaan-dan-pencegahan-narkoba-bagi-anak-remaja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPC AWI Kota Medan Desak Polres Pelabuhan Belawan Bersihkan Lokasi Judi Mesin Tembak Ikan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPC AWI Kota Medan Desak Polres Pelabuhan Belawan Bersihkan Lokasi Judi Mesin Tembak Ikan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk memberantas dan memerangi segala bentuk perjudian dengan menindak tegas pem]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk memberantas dan memerangi segala bentuk perjudian dengan menindak tegas pemilik maupun para pelaku di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> ternyata masih isapan jempol belaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pasalnya, sejumlah titik lokasi judi mesin tembak ikan yang berada di Wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> masih tetap beroperasi hingga 24 jam nonstop. Bahkan, lokasi judi tersebut terkesan dipelihara oleh oknum oknum tidak bertanggungjawab yang mencari keuntungan pribadi maupun kelompok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Menyikapi itu, Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan meminta kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolres Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>, AKBP Rosef Efendi agar bersikap tegas dalam memberantas perjudian di Wilkum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_1000338303.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Guna berjalannya program Polda Sumut dalam penindakan danbmemberantas penyakit masyarakat (Pekat) diantaranya, perjudian jenis tembak ikan, DPC AWI Kota Medan meminta Kapolda Sumut, <br>Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengintruksikan Kapolres Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>, AKBP Rosef Efendi menutup lokasi/lapak judi mesin ikan diwilayah hukumnya yang terkesan bebas membuka bisnis haramnya 24 jam nonstop secara terang terangan," ucap Budi H Sormin (Busor) Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan didampingi, Sudarmanto Sekjen DPC AWI Kota Medan, Jumat (21/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lanjut Busor, jika lapak/lokasi perjudian mesin tembak ikan di Wilayah Hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> itu tidak sesegera mungkin ditertibkan, makan akan dikhawatirkan menciptakan pelanggaran hukum lainya seperti masuknya peredaran narkoba dan tindakan kriminalitas lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Jika dibiarkan, kita khawatir akan ada timbulnya tindakan pelanggaran pelanggaran hukum lainya seperti, masuknya peredaran narkotika dan tindakan kriminalitas seperti, Begal, Curanmor dan tindak kejahatan lainnya. Oleh karena itu, DPC AWI Kota Medan mendesak pihak <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> beserta jajaran agar bersikap tidak pandang bulu menindak pemodal/pemilik dan pelaku judi agar diberi sangsi maupun hukuman setimpal sesuai hukum dan undang undang berlaku di Repoblik Indonesia ini," ungkap Budi H Sormin yang akrab disapa Busor ini.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/84d9ee44e457ddef7f2c4f25dc8fa865_1000338302.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lebih jauh dibeberkan Busor, dari tim investigasi DPC AWI Kota Medan, keberadaan lapak/lokasi judi tembak ikan di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> masuk di wilayah Pemerintahan Kecamatan Medan Marelan yang terkesan terkoordinir oleh oknum aparat maupun oknum oknum yang untuk mencari kepentingan pribadi maupun kelompok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Tim investigasi DPC AWI Kota Medan dilapangan ada mendapati lapak/lokasi judi mesin tembak ikan berada di Komplek Marelan Point Jln M Basir/Kebun Bunder pasar V, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan. Kemudian dikawasan Jln. Sepeksi Medan Marelan ada 5 (lima) titik, Pajak UK, Pasar 2 Timur dan ada eberapa titik lokasi lainya yang kesemuanya berlokasi di wilayah pemerintahan kecamatan Medan marelan disebut sebut dimodali warga keturunan yang membuka bisnis haramnya eksis 24 jam secara terang terangan. Bahkan, pemodal diduga menempatkan beberapa oknum aparat TNI - Polri ditiap titik lokasi judi disinyalir sebagai beking. Dengan tegas, DPC AWI Kota Medan meminta instansi TNI - Polri dan Pemerintah Kecamatan maupun Kelurahan berkolaborasi memberantas dan membersihkan segala bentuk perjudian," ungkap Busor.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7787_DPC-AWI-Kota-Medan-Desak-Polres-Pelabuhan-Belawan-Bersihkan-Lokasi-Judi-Mesin-Tembak-Ikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285489/dpc-awi-kota-medan-desak-polres-pelabuhan-belawan-bersihkan-lokasi-judi-mesin-tembak-ikan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja di Jalan AH Nasution Medan Usai Mencoba Kabur</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 12:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja di Jalan AH Nasution Medan Usai Mencoba Kabur]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Personel Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, terlibat aksi kejar  kejaran dengan mobil pengangkut 93 kilogram ganja, di]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Personel Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, terlibat aksi kejar - kejaran dengan mobil pengangkut 93 kilogram ganja, di Jalan AH Nasution Medan, Jumat (14/8/2026) malam kemarin. Dalam pengungkapan kasus yang berlangsung bak di film action itu, petugas terpaksa menabrak mobil pelaku, dan menyita 93 kilogram ganja dari dua pelaku. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, didampingi seluruh Perwira Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Jumat (21/8/2026) pagi menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari penggerebekan sarang narkoba di bantaran Rel Kereta Api Tembung awal Agustus lalu. Saat itu, petugas menyita narkotika jenis ganja seberat 3 kilogram, dan meringkus 3 pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang kami lakukan di Tembung beberapa waktu lalu. Dari sana, kami mendapat informasi perihal rencana pengiriman ganja dalam jumlah besar ke kawasan Tembung,&quot; ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dari informasi yang diperoleh, personel Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan kemudian melakukan pengintaian, mulai dari kawasan Kabupaten Dairi yang berbatasan dengan Provinsi Aceh tempat narkoba berasal, hingga ke pusat kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Petugas yang akhirnya mengidentifikasi mobil pengangkut narkoba itu, kemudian melakukan pembuntutan untuk mengetahui kemana nantinya  narkoba akan diantar, dan siapa yang akan menerimanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Namun, saat berada di Jalan AH Nasution Medan, petugas terpaksa menghentikan mobil pelaku secara paksa, karena pergerakan mobil pelaku yang mulai mencurigakan. Kuat dugaan, pelaku sudah mengetahui keberadaan petugas, sehingga berupaya melarikan diri, meskipun akhirnya gagal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kami kemudian melakukan upaya paksa, tetapi pelaku ini kembali coba kabur melalui trotoar. Namun, upaya pelaku sia-sia karena pergerakan tim kami lebih cepat dengan menutup semua jalur pelarian, sehingga pelaku bisa kami ringkus,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dari dalam mobil, petugas kemudian mengamankan dua pria yakni K (30) dan AR (19), keduanya merupakan warga Aceh. Dari dalam mobil, juga ditemukan 93 bungkus daun ganja kering, yang disimpan dalam 5 karung goni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Berdasarkan keterangan kedua pelaku, 93 kilogram ganja ini akan dibawa ke kawasan Tembung, untuk kemudian diedarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Dalam kasus ini kami masih berupaya mengejar pelaku lain yang identitasnya sudah kami ketahui. Kami pastikan, kemana pun pelaku berupaya kabur kami pasti akan menangkapnya. Untuk masyarakat, narkoba bukan pilihan, narkoba adalah awal dari kehancuran. Mari, kita putus rantai, sama - sama kita menolak segala bentuk peredaran narkoba,&quot; pungkas Rafli.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6495_Polisi-Gagalkan-Pengiriman-93-Kg-Ganja-di-Jalan-AH-Nasution-Medan-Usai-Mencoba-Kabur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285488/polisi-gagalkan-pengiriman-93-kg-ganja-di-jalan-ah-nasution-medan-usai-mencoba-kabur/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Langkah Strategis Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 10:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Langkah Strategis Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Asahan. Desa Sipaku Area secara resmi ditetapkan sebagai Desa Binaan Imigrasi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Asahan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sipaku/" target="_blank">Sipaku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a> secara resmi ditetapkan sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/binaan/" target="_blank">Binaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dalam acara yang digelar di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Kamis (20/08/2026) pukul 16.30 Wib. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan sertifikat sekaligus pengukuhan petugas <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> Pembina <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> dan peresmian Immigration Lounge, menjadi bukti pengakuan pemerintah pusat terhadap potensi dan peran aktif masyarakat desa dalam menjaga kedaulatan hukum dan keamanan wilayah.</p>Acara berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan tarian persembahan yang memancarkan kekayaan budaya Sumatera Utara. Sertifikat <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/binaan/" target="_blank">Binaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> diserahkan secara langsung oleh Menteri <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Permasyarakatan RI, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., kepada Sekretaris <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sipaku/" target="_blank">Sipaku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a>, Syahputra Arjuno. Turut hadir Dirjen <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> RI, Kakanwil Ditjen <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> Sumatera Utara, unsur Forkopimda Sumut, para kepala daerah, serta Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., beserta jajaran undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/58a2fc6ed39fd083f55d4182bf88826d_IMG-20260821-WA0025.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, Menteri <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Permasyarakatan RI menjelaskan bahwa penetapan <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/binaan/" target="_blank">Binaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk menjadikan desa sebagai mitra utama dalam pelaksanaan tugas keimigrasian. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ketentuan hukum keimigrasian, memperkuat partisipasi pemerintah desa dan warga dalam pengawasan orang asing, serta memperketat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).</p>"Kami ingin membentuk desa-desa yang sadar hukum, peka terhadap isu keimigrasian, dan menjadi garda terdepan dalam mendukung pelayanan publik serta pengawasan yang optimal," ujar Menteri Agus Andrianto.</p>Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Permasyarakatan RI atas kepercayaan yang diberikan kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sipaku/" target="_blank">Sipaku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a>. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Asahan siap mendukung penuh pelaksanaan program ini di lapangan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_IMG-20260821-WA0026.jpg"><br></p>"Penetapan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kita. Edukasi dan layanan keimigrasian yang sampai langsung ke desa-desa akan sangat membantu mencegah praktik TPPO, TPPM, serta pengiriman Pekerja Migran Indonesia nonprosedural yang kerap merugikan warga," ungkap Bupati Taufik.</p>Adapun rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sukses hingga berakhir pukul 18.00 WIB. Penetapan <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sipaku/" target="_blank">Sipaku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a> sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/binaan/" target="_blank">Binaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> menjadi tonggak baru di Kabupaten Asahan &mdash; bukan hanya dalam penguatan pengawasan keimigrasian, tetapi juga dalam membangun kesadaran hukum masyarakat agar lebih waspada, mandiri, dan berdaya dalam melindungi diri serta sesama dari ancaman kejahatan lintas negara.</p>Semoga program ini dapat menjadi teladan bagi desa-desa lain, dan membawa dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan serta keamanan masyarakat Kabupaten Asahan pada khususnya, dan Sumatera Utara pada umumnya.  (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3225_Desa-Sipaku-Area-Asahan-Resmi-Jadi-Desa-Binaan-Imigrasi--Langkah-Strategis-Cegah-TPPO-dan-Penyelundupan-Manusia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285487/desa-sipaku-area-asahan-resmi-jadi-desa-binaan-imigrasi-langkah-strategis-cegah-tppo-dan-penyelundupan-manusia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>