<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Tue, 23 Jun 2026 16:09:49 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bid Propam Polda Sumut Laksanakan Gaktibplin di Polresta Deli Serdang, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 15:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bid Propam Polda Sumut Laksanakan Gaktibplin di Polresta Deli Serdang, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel]]></title>
            <description><![CDATA[Bid Propam Polda Sumut Laksanakan Gaktibplin di Polresta Deli Serdang, Perkuat Disiplin dan Profesionalisme Personel]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deliserdang - Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumatera Utara melaksanakan kegiatan Penegakan, Ketertiban, dan Disiplin (Gaktibplin) di Polresta Deli Serdang, Selasa (23/6/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Mako Polresta Deli Serdang tersebut dipimpin langsung oleh Kabid Propam <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut Kombes Pol Dwi Agung Setyono, S.I.K., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan Gaktibplin ini dihadiri oleh Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, S.I.K., M.H., para Pejabat Utama Polresta Deli Serdang, personel Bid Propam <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, serta personel Polresta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaannya, Bid Propam <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut melakukan pemeriksaan disiplin dan sikap tampang personel di Lapangan Apel Polresta Deli Serdang. Selain itu, juga dilaksanakan pemeriksaan urine terhadap personel sebagai upaya pencegahan dan pengawasan penyalahgunaan narkoba di lingkungan Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya kepada personel, tim Bid Propam <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut juga melakukan pengecekan terhadap ruang tahanan Polresta Deli Serdang guna memastikan pelaksanaan tugas penjagaan tahanan berjalan sesuai dengan standar operasional prosedur serta memastikan kondisi tahanan dalam keadaan aman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini merupakan bagian dari fungsi pengawasan internal Polri yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, profesionalisme, serta integritas personel dalam pelaksanaan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolresta Deli Serdang Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., menyambut baik pelaksanaan Gaktibplin tersebut dan menegaskan bahwa kegiatan ini menjadi momentum untuk terus memperkuat disiplin personel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mendukung penuh kegiatan Gaktibplin yang dilaksanakan oleh Bid Propam <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut. Kegiatan ini merupakan bentuk pengawasan dan pembinaan yang sangat penting untuk memastikan seluruh personel Polresta Deli Serdang tetap menjaga disiplin, profesionalisme, serta menjauhi segala bentuk pelanggaran. Dengan disiplin yang baik, kami dapat memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat dan menjaga kepercayaan publik terhadap institusi Polri," ujar Kapolresta Deli Serdang.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_9983_Bid-Propam-Polda-Sumut-Laksanakan-Gaktibplin-di-Polresta-Deli-Serdang--Perkuat-Disiplin-dan-Profesionalisme-Personel.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283629/bid-propam-polda-sumut-laksanakan-gaktibplin-di-polresta-deli-serdang-perkuat-disiplin-dan-profesionalisme-personel/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabup Asahan Buka Rakorpem Juni 2026: Sinergi Kerja, Jaga Integritas, dan Raih Predikat Kabupaten Anti Korupsi</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 14:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabup Asahan Buka Rakorpem Juni 2026: Sinergi Kerja, Jaga Integritas, dan Raih Predikat Kabupaten Anti Korupsi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (Rakorpem) bulan Juni 202]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi membuka Rapat Koordinasi Pemerintahan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakorpem/" target="_blank">Rakorpem</a>) bulan <a href="https://www.sumut24.co/tag/juni/" target="_blank">Juni</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> yang dilaksanakan di Aula Melati Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Selasa (23/06/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>). Kegiatan ini menjadi ajang strategis untuk menyamakan persepsi dan menyinkronkan langkah seluruh unsur pemerintahan daerah.</p>Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para Asisten, Staf Ahli Bupati, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Kepala Bagian, seluruh Camat, serta Kepala Puskesmas se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Dalam sambutannya, Wakil Bupati menegaskan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakorpem/" target="_blank">Rakorpem</a> bukan sekadar rutinitas, melainkan wadah komunikasi penting guna memastikan seluruh tugas pemerintahan berjalan secara berkesinambungan, efektif, dan searah. &quot;Melalui forum ini, kita dapat saling bertukar informasi dan menyamakan arah kebijakan demi kemajuan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>,&quot; ujarnya.</p>Ia juga mengingatkan agar seluruh jajaran serius menjalankan program unggulan <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Clean Governance. Kepala OPD, Camat, dan Kepala Puskesmas diminta aktif membina bawahannya serta memperketat pengawasan agar tata kelola pemerintahan semakin bersih dan akuntabel.</p>Poin penting lain yang disampaikan adalah pencapaian Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang kini masuk dalam tiga besar kandidat percontohan Kabupaten Anti Korupsi Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> versi Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI. Wakil Bupati meminta Inspektorat Daerah bersama seluruh pemangku kepentingan terus berkoordinasi dan mempersiapkan segala persyaratan agar predikat tersebut dapat diraih.</p>Selain itu, penguatan kerukunan masyarakat juga menjadi perhatian utama. Rianto menekankan pentingnya menjaga Indeks Harmoni Indonesia (IHaI) yang terus dipantau secara nasional, sebagai wujud kestabilan sosial yang mendukung pembangunan daerah.</p>Rangkaian kegiatan berlangsung khidmat, dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, doa pembuka, sambutan Wakil Bupati, dilanjutkan dengan pemaparan materi dari Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik serta Kepala Dinas Koperasi, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakorpem/" target="_blank">Rakorpem</a> bulan <a href="https://www.sumut24.co/tag/juni/" target="_blank">Juni</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> ini berakhir dengan lancar, aman, dan sukses, serta diharapkan dapat menjadi landasan kerja yang lebih baik bagi seluruh jajaran pemerintahan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_5508_Wabup-Asahan-Buka-Rakorpem-Juni-2026--Sinergi-Kerja--Jaga-Integritas--dan-Raih-Predikat-Kabupaten-Anti-Korupsi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283628/wabup-asahan-buka-rakorpem-juni-2026-sinergi-kerja-jaga-integritas-dan-raih-predikat-kabupaten-anti-korupsi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Barapaksi Desak Kejatisu Bongkar Jaringan Mafia Titik SPPG di Sumut</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 13:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Barapaksi Desak Kejatisu Bongkar Jaringan Mafia Titik SPPG di Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Kejatisu Di Desak Usut Tuntas Oknum Pelaku Kasus Jual Beli Titik SPPG di Sumut.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Direktur Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (BARAPAKSI), Otti S. Batubara, mendesak Kejaksaan Tinggi Sumatera Utara untuk tidak berhenti pada pengungkapan satu atau dua pelaku dalam kasus dugaan jual beli titik Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG), tetapi membongkar seluruh jaringan yang diduga terlibat hingga ke aktor intelektual di balik praktik tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Otti, kasus yang menyeret nama mantan pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) Sony Sanjaya tidak boleh dipandang sebagai perbuatan individu semata. Ia menilai adanya dugaan pola kerja yang terstruktur, sistematis, dan masif yang memungkinkan praktik jual beli titik, pungutan liar, hingga dugaan pengaturan proyek berjalan di sejumlah daerah di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditambahkan Otti, adanya keterlibatan BS atau biasa disapa Bob yang merupakan Pegawai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan  Provinsi Sumatera Utara yang menjadi kaki tangan Tengku Syahdana (TS) dalam mencari mitra-mitra BGN yang ingin memiliki titik SPPG dibeberapa daerah di Sumatera Utara&lt;/p&gt; &lt;p&gt; "Kalau benar terjadi jual beli titik SPPG, pungutan ratusan juta rupiah, mark-up pengadaan, intimidasi terhadap kepala SPPG, hingga pengaturan jabatan dan penempatan personel, maka ini bukan lagi pelanggaran biasa. Ini sudah mengarah pada dugaan korupsi berjamaah yang merusak program strategis Presiden dan merampas hak masyarakat penerima manfaat," tegas Otti S. Batubara, Senin (23/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti meminta Kejatisu segera membentuk tim khusus untuk menelusuri aliran dana, memeriksa seluruh pihak yang disebut dalam berbagai laporan masyarakat, serta mengusut kemungkinan adanya keterlibatan oknum pejabat, broker, maupun pihak lain yang diduga memperoleh keuntungan dari pengelolaan titik SPPG.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, apabila aparat penegak hukum hanya berhenti pada pelaku yang telah terungkap, maka publik akan menilai penegakan hukum berjalan setengah hati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan sampai kasus ini hanya menjadi tumbal segelintir orang, sementara para pengendali dan pihak yang menikmati keuntungan terbesar justru lolos dari jeratan hukum. Kejatisu harus berani membongkar sampai ke akar-akarnya. Siapa pun yang terlibat harus diproses tanpa pandang bulu," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BARAPAKSI juga menilai dugaan praktik tersebut telah mencederai semangat Program Makan Bergizi Gratis yang digagas pemerintah untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia. Jika benar terdapat praktik jual beli titik dan pungutan terhadap mitra, maka dana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat berpotensi bocor kepada pihak-pihak yang tidak berhak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Otti menegaskan bahwa pihaknya akan terus mengawal perkembangan kasus tersebut dan siap menyerahkan berbagai informasi yang diperoleh dari masyarakat kepada aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini bukan sekadar persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan tanggung jawab terhadap masa depan generasi bangsa. Program MBG jangan sampai berubah menjadi ladang bancakan oknum yang memanfaatkan kekuasaan untuk memperkaya diri," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BARAPAKSI mendesak Kajati Sumut untuk segera memanggil dan memeriksa seluruh pihak yang namanya muncul dalam berbagai laporan dan pengaduan masyarakat, sekaligus membuka secara transparan perkembangan penanganan perkara tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Rakyat Sumatera Utara menunggu keberanian Kejatisu. Jika dugaan ini benar, maka tidak boleh ada kompromi terhadap koruptor yang mempermainkan program rakyat. Bongkar, tangkap, dan adili seluruh pelakunya sesuai hukum yang berlaku," tutup Otti S. Batubara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2541_Barapaksi-Desak-Kejatisu-Bongkar-Jaringan-Mafia-Titik-SPPG-di-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283627/barapaksi-desak-kejatisu-bongkar-jaringan-mafia-titik-sppg-di-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">CEO Sumut 24 Group Hadiri Milad ke-60 Bupati Langkat Syah Afandin, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 12:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[CEO Sumut 24 Group Hadiri Milad ke-60 Bupati Langkat Syah Afandin, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan]]></title>
            <description><![CDATA[CEO Sumut 24 Group Hadiri Milad ke60 Bupati Langkat Syah Afandin, Berlangsung Khidmat dan Penuh Kebersamaan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>LANGKAT | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana penuh kehangatan dan kebersamaan mewarnai peringatan Milad ke-60 <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat H. Syah Afandin, SH, yang digelar secara sederhana namun khidmat di Ruang Pola Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat, Kota Stabat (Selasa, 23/6).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara tersebut dihadiri jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat, para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), tokoh masyarakat, serta CEO Sumut 24 Group, Rianto, SH., MH., yang akrab disapa Anto Genk, yang turut memberikan ucapan selamat kepada sahabatnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan sambutan Sekretaris Daerah Kabupaten Langkat, H. Amril, S.Sos., M.AP. Dalam sambutannya, Amril menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat seraya mendoakan agar selalu diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan tugas pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Atas nama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat, kami mengucapkan selamat ulang tahun ke-60 kepada Bapak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>. Semoga senantiasa sehat dan terus menjadi lokomotif pembangunan Kabupaten Langkat menuju kemajuan yang lebih baik," ujar Amril.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat, Ibu Tiorita Br. Surbakti, SH, turut menyampaikan ucapan selamat dan harapan agar <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> tetap menjaga kesehatan di tengah padatnya aktivitas pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap Bapak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> selalu diberikan kesehatan. Karena jika <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> lemah, maka kami juga akan ikut lemah. Semangat dan kepemimpinan beliau menjadi energi bagi seluruh jajaran pemerintah daerah," ungkap Tiorita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat H. Syah Afandin, SH, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian serta doa yang diberikan oleh seluruh pihak yang hadir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> secara khusus menyampaikan apresiasi kepada Sekda Langkat, Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, seluruh kepala OPD, serta Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Langkat, Ny. Endang Kurniasih Syah Afandin, yang juga merupakan istri tercinta yang selama ini setia mendampingi dan mendukung perjalanan pengabdiannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh keluarga besar Pemerintah Kabupaten Langkat atas doa dan kebersamaannya. Saya berharap kekompakan yang selama ini terjalin dapat terus dipertahankan, mulai dari tingkat pimpinan hingga aparatur di tingkat paling bawah. Mari bersama-sama membangun Langkat yang lebih baik, maju, dan sejahtera," ujar Syah Afandin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan pembacaan doa yang dipimpin oleh Staf Ahli <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat, H. Syahrizal, S.Sos., M.Si, memohon keberkahan, kesehatan, dan kesuksesan bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat dalam memimpin daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen yang paling berkesan dalam acara tersebut adalah pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas bertambahnya usia <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat. Prosesi berlangsung penuh kekeluargaan dan dihadiri seluruh pimpinan OPD serta para tamu undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sela-sela kegiatan, CEO Sumut 24 Group, Rianto, SH., MH. (Anto Genk), yang dikenal sebagai sahabat dekat <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat, turut menyampaikan ucapan selamat ulang tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengucapkan selamat Milad ke-60 kepada sahabat kami, Bapak H. Syah Afandin, SH. Semoga selalu diberikan kesehatan, umur yang berkah, kekuatan dalam memimpin, serta mampu membawa Kabupaten Langkat semakin maju dan berkembang. Beliau adalah sosok pemimpin yang dekat dengan masyarakat dan memiliki komitmen besar untuk kemajuan daerah," ujar Anto Genk saat diwawancarai wartawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kesederhanaan yang ditunjukkan dalam perayaan milad tersebut mencerminkan karakter kepemimpinan Syah Afandin yang mengedepankan kebersamaan dan kedekatan dengan seluruh jajaran pemerintahan maupun masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara kemudian ditutup dengan sesi foto bersama seluruh tamu undangan dan dilanjutkan dengan makan siang bersama, menciptakan suasana penuh keakraban yang semakin mempererat hubungan antar jajaran Pemerintah Kabupaten Langkat dan para undangan yang hadir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perayaan Milad ke-60 <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Langkat ini menjadi momentum refleksi sekaligus penguatan semangat kebersamaan dalam melanjutkan pembangunan Kabupaten Langkat menuju masa depan yang lebih baik.*(SS68)*]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6420_CEO-Sumut-24-Group-Hadiri-Milad-ke-60-Bupati-Langkat-Syah-Afandin--Berlangsung-Khidmat-dan-Penuh-Kebersamaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283626/ceo-sumut-24-group-hadiri-milad-ke60-bupati-langkat-syah-afandin-berlangsung-khidmat-dan-penuh-kebersamaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menerima kunker Bapemperda DPRD Provinsi Sumut</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 11:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menerima kunker Bapemperda DPRD Provinsi Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat menerima kunker Bapemperda DPRD Provinsi Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar l Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn diwakili Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi menerima kunjungan kerja (kunker) Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Provinsi Sumatera Utara (Sumut) di Balai Kota Pematangsiantar, Senin (22/06/2026). Kunker Bapemperda DPRD Sumut tersebut dalam rangka menghimpun masukan yang berkaitan dengan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perlindungan dan Pengembangan Pelaku Koperasi, Usaha mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM).  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan dipimpin Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Sumut Darma Putra Rangkuti SHut MSi. Pertemuan berlangsung di Ruang Serbaguna Balai Kota Pematangsiantar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Wesly dalam sambutannya yang dibacakan Fidelis mengucapkan selamat datang kepada Bapemperda DPRD Provinsi Sumut di kota Pematangsiantar, kota yang majemuk namun toleran yang memiliki motto "Sapangambei Manoktok Hitei".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diutarakan Wesly, merupakan suatu kehormatan atas kehadiran anggota DPRD Provinsi Sumut untuk menjadikan Kota Pematangsiantar sebagai salah satu destinasi kunjungan kerja guna menjaring masukan dalam proses penyusunan salah satu Peraturan Daerah yang akan mendukung pembangunan ekonomi daerah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly menyampaikan, perlindungan dan pengembangan koperasi, UMKM, dan IKM adalah upaya strategis pemerintah untuk menciptakan iklim usaha yang adil dan berdaya saing guna mewujudkan kesejahteraan masyarakat yang adil dan merata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penjaringan masukan sangat penting dalam penyusunan kebijakan agar regulasi yang dihasilkan tepat sasaran, efektif, dan sesuai dengan kebutuhan nyata di lapangan. Proses ini berfungsi untuk meminimalisir kebijakan yang kontra produktif dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif," terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly berharap, dengan kehadiran anggota DPRD Provinsi Sumut di Kota Pematangsiantar dapat mengakomodir berbagai masukan yang terbaik. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sehingga dapat memastikan regulasi yang dihasilkan bersifat aplikatif, tepat sasaran, dan partisipatif," katanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Bapemperda DPRD Provinsi Sumut Darma Putra Rangkuti, dalam sambutannya menyampaikan, merujuk Peraturan Daerah DPRD Provinsi Sumut di tahun 2026, ada beberapa program strategis sesuai visi dan misi Gubernur Sumut. Tahun lalu, katanya, telah disepakati dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) dan di-linierkan dengan visi dan misi Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Artinya, di tahun 2025 sudah masuk program legislasi daerah (prolegda). Salah satunya yang kita bahas hari ini, yaitu Ranperda tentang  Perlindungan dan Pengembangan Pelaku Koperasi, Usaha mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dan Industri Kecil Menengah (IKM)," jelas Darma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Darma juga menyampaikan, UMKM dan IKM serta koperasi merupakan salah satu sektor usaha yang ada di Indonesia, yang lebih 60 persen menyerap tenaga kerja. Negara-negara maju, lanjutnya, sektor UMKM dan IKM yang menjadi paling dominan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Oleh karena itu, di sini akan dimasukkan klausul pasal per pasal tentang sistem penjualan UMKM dan IKM dengan digitalisasi. Nantinya akan dimodifikasi dengan daerah yang telah melakukan kebijakan seperti itu. Daerah rujukan kita, Provinsi Jawa Barat dan DKI Jakarta. Mudah-mudahan kita memperoleh informasi yang valid dan konkret tentang koperasi, UMKM, dan IKM," tandasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara tersebut diisi dengan diskusi yang dihadiri sejumlah pimpinan OPD terkait. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir, anggota Bapemperda DPRD Provinsi Sumut, yakni Ahmad Hadian SPdI MAP, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdako Pematangsiantar Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP, para Asisten dan Staf Ahli, serta para pimpinan OPD.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8946_Asisten-Pemerintahan-dan-Kesejahteraan-Rakyat-menerima-kunker-Bapemperda-DPRD-Provinsi-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283625/asisten-pemerintahan-dan-kesejahteraan-rakyat-menerima-kunker-bapemperda-dprd-provinsi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Pematangsiantar bekerja cepat dengan menggelar pertemuan bersama ratusan pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Dwikora</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 11:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Pematangsiantar bekerja cepat dengan menggelar pertemuan bersama ratusan pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Dwikora]]></title>
            <description><![CDATA[Pemko Pematangsiantar bekerja cepat dengan menggelar pertemuan bersama ratusan pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Dwikora]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P.Siantar l Sumut24.co<br>Pemerintah Kota (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>) Pematangsiantar bekerja cepat dengan menggelar pertemuan bersama ratusan pedagang yang menjadi korban kebakaran Pasar Dwikora yang terjadi Kamis (18/06/2026) dini hari lalu. Pertemuan yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Junaedi Antonius Sitanggang SSTP MSi tersebut dilaksanakan di Kantor Camat Siantar Utara, Jalan Patuan Anggi Kelurahan Sukadame, Senin (22/06/2026). Dalam pertemuan itu, dibahas langkah cepat  pasca bencana. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar sendiri secara resmi telah menetapkan status Tanggap Darurat Bencana. Status ini diambil agar penanganan dan pemulihan infrastruktur pasar dapat dilakukan secara cepat tanpa terhambat birokrasi normal yang kemungkian memakan waktu lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemaparannya, Sekda  Junaedi Sitanggang menerangkan posisi pemerintah sebagai pemilik aset, memiliki kewajiban mutlak untuk membangun kembali kawasan yang terdampak. Untuk itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar berkomitmen memulihkan legalitas operasional para pedagang yang kini tengah terpukul akibat kerugian materil akibat bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Junaedi mengatakan, ada empat poin kebijakan strategis yang disampaikan untuk segera dilaksanakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, Normalisasi Infrastruktur Drainase: yaitu melakukan normalisasi total terhadap jaringan drainase atau saluran pembuangan air yang rusak akibat kebakaran. Langkah ini menjadi prioritas utama guna menjamin sirkulasi air berjalan lancar serta mengembalikan aspek higienitas dan kenyamanan di area pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, Penataan Kawasan Berdasarkan Peraturan, yakni melakukan penataan kawasan sekitar secara tegas berdasarkan Peraturan Daerah (Perda) yang berlaku. Hal ini mencakup penertiban jalur logistik agar tata ruang pasar pascabencana menjadi lebih rapi dan aman dari risiko kebakaran serupa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, Penertiban PKL di Jalan Mufakat. Terkait keberadaan Pedagang Kaki Lima (PKL) yang mengokupasi Jalan Mufakat, pihak kecamatan telah melayangkan surat pemberitahuan resmi untuk melakukan pembongkaran mandiri. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar menegaskan, penertiban fasilitas publik ini demi kepentingan bersama dan tidak membutuhkan persetujuan khusus demi kelancaran aksesibilitas pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, Metode Pengadaan Barang/Jasa Darurat. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar merancang metode pengadaan barang dan jasa khusus situasi darurat guna mendirikan bangunan penampungan sementara atau semi permanen yang layak dalam waktu singkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam situasi bencana, kita tidak menggunakan skema pekerjaan normal yang butuh perencanaan berbulan-bulan dan proses tender reguler. Aturan memperbolehkan metode pengadaan darurat. Target utama kami adalah melaksanakan secara cepat pembangunan bangunan darurat dengan standarisasi bangunan dan instalasi listrik yang aman,&quot; terang Junaedi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pedagang memberi apresiasi atas respon cepat <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar. Hanya saja, salah seorang  pedagang bermarga Tobing meminta pemerintah agar memberikan izin bagi mereka untuk membangun kembali kios secara swadaya (mandiri). Alasannya, pedagang mengkhawatirkan birokrasi pengerjaan proyek yang biasanya memakan waktu hingga enam bulan. Rentang waktu setengah tahun tanpa aktivitas berdagang dinilai akan memutus mata pencaharian mereka sepenuhnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami bukan berniat melawan pemerintah, kami sangat tunduk dan berterima kasih atas kepedulian <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>. Namun, jika harus menunggu proyek pemerintah, prosesnya bisa berbulan-bulan dan kami menganggur. Anak-anak kami butuh biaya kuliah, kebutuhan hidup berjalan setiap hari. Kami sudah siap modalnya. Kalau diizinkan, besok pun kami langsung membangun sendiri dengan pengawasan ketat dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a>,&quot; ujar salah satu perwakilan pedagang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain masalah waktu, pedagang juga sempat mencemaskan selentingan isu mengenai penciutan ukuran kios menjadi 1,5 x 2 meter. Namun, kekhawatiran ini langsung ditepis oleh Junaedi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Junaedi menegaskan, pemerintah menjamin rekonstruksi fisik tidak akan mengurangi atau menambah luas eksisting. Ukuran bangunan baru akan disesuaikan secara presisi masing-masing pedagang yang terdata sebanyak 276 korban, tanpa adanya penyisipan pihak ketiga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Situasi kebakaran di Pasar Dwikora, lanjut Junaedi, berbeda dengan Pasar Horas yang berlantai dua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pasar Dwikora hanya satu lantai, sehingga tidak ada alasan logis untuk memperkecil luasannya," tuturnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan diisi dengan diskusi yang cukup dinamis. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar dan pedagang sepakat untuk mempercepat pembangunan kios, sehingga proses berjualan di Pasar Dwikora bisa kembali normal. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi permintaan para pedagang untuk membangun kios secara swadaya, Junaedi  mengaku sangat memahami beban psikologis dan ekonomi yang dihadapi warga. Kendati demikian, selaku pemilik aset negara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar memiliki tanggung jawab hukum yang besar, terutama menyangkut standarisasi kelayakan bangunan dan proteksi bahaya kebakaran massal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk keseriusan dalam mendengar aspirasi pedagang, Junaedi berjanji segera membawa aspirasi opsi pembangunan swadaya ini kepada Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika opsi swadaya disetujui, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko/" target="_blank">Pemko</a> Pematangsiantar tetap akan mengeluarkan lembar persyaratan teknis standar baku, termasuk atap seragam anti-hujan dan jaringan listrik terpadu yang wajib dipatuhi pedagang, serta didampingi pengawasan ketat oleh dinas teknis terkait selama proses pembangunan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Junaedi optimistis, melalui skema koordinasi yang solid dan gotong royong antara pemerintah dan para pedagang, pemulihan kompleks Pasar Dwikora dipastikan dapat selesai secara total, dalam waktu yang singkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Fidelis Edy Suranta Sembiring SSTP MSi, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Subrata Nata Lumbantobing SSTP MSP, sejumlah pimpinan OPD, Camat Siantar Utara Marlon Brando Sitorus SSTP MSi, Kepala Bagian (Kabag) Perekonomian dan Sumber Daya Alam (SDA) Sari Dewi Rizkiyani Damanik SSTP MSP, jajaran Direksi dan Dewan Pengawas PD Pasar Horas Jaya (PHJ), dan para pedagang Pasar Dwikora. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7281_Pemko-Pematangsiantar-bekerja-cepat-dengan-menggelar-pertemuan-bersama-ratusan-pedagang-yang-menjadi-korban-kebakaran-Pasar-Dwikora.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283624/pemko-pematangsiantar-bekerja-cepat-dengan-menggelar-pertemuan-bersama-ratusan-pedagang-yang-menjadi-korban-kebakaran-pasar-dwikora/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswi USU Juara Karate Asia, Rektor USU : Menjadi Inspirasi Bagi Mahasiswa Lainnya</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 11:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswi USU Juara Karate Asia, Rektor USU : Menjadi Inspirasi Bagi Mahasiswa Lainnya]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKarateka Timnas Indonesia yang juga mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom TI) Universitas Sum]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Karateka Timnas Indonesia yang juga mahasiswi Fakultas Ilmu Komputer dan Teknologi Informasi (Fasilkom TI) Universitas Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a>) Leica Al Humaira Lubis berhasil meraih emas  di ajang Asian Senior Karate Championship 2026 di Bali, 21 Juni.</p><br></p>Leica melaju ke laga final dan menaklukkan karateka Jordania Nara Yaser dengan skor 6-3.</p><br></p>Kejutan Leica sudah tersaji sejak di awal babak dengan mengalahkan Arika Gurung, karateka ranking 10 dunia.</p><br></p>Leica mengaku bersyukur atas hasil yang diraih setelah melalui proses latihan yang panjang dan penuh disiplin.</p><br></p>"Saya sangat bersyukur dapat mempersembahkan gelar juara ini untuk Indonesia, Universitas Sumatera Utara, keluarga, pelatih, dan semua pihak yang selalu mendukung saya. Pertandingan final berlangsung ketat, tetapi saya berusaha tetap fokus hingga akhir," ujarnya, Minggu (21/6/2026).</p><br></p>Ia menambahkan bahwa kemenangan tersebut menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kemampuan dan meraih prestasi yang lebih tinggi pada kompetisi berikutnya.</p><br></p>"Menghadapi atlet dari berbagai negara tentu memberikan pengalaman berharga. Saya berharap pencapaian ini dapat memotivasi generasi muda untuk terus berprestasi dan tidak takut bersaing di tingkat internasional," katanya.</p><br></p>Rektor Universitas Sumatera Utara Prof. Dr. Muryanto Amin, S.Sos., M.Si menyampaikan apresiasi atas capaian yang diraih Leica Al Humaira Lubis.</p><br></p>Prestasi ini dinilai menjadi bukti bahwa mahasiswa <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> mampu berprestasi tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga pada bidang olahraga internasional dan juga menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya untuk meraih prestasi.</p><br></p>&quot;Kami mengucapkan selamat dan apresiasi setinggi-tingginya kepada Leica yang berhasil meraih medali emas pada ajang Karate Asia, di Bali. Prestasi ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi dirinya dan keluarga, tetapi juga mengharumkan nama Indonesia dan Universitas Sumatera Utara di tingkat internasional" katanya</p><br></p>Rektor menegaskan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/usu/" target="_blank">USU</a> terus mendukung pengembangan bakat mahasiswa melalui berbagai program pembinaan dan kompetisi.</p><br></p>Sebelumnya Leica Al Humaira Lubis juga pernah meraih emas pada SEA Games Thailand 2025. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_5417_Mahasiswi-USU-Juara-Karate-Asia--Rektor-USU---Menjadi-Inspirasi-Bagi-Mahasiswa-Lainnya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283623/mahasiswi-usu-juara-karate-asia-rektor-usu-menjadi-inspirasi-bagi-mahasiswa-lainnya-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satgas PASTI Blokir 27 Gadai Swasta dan 228 Pedagang Kripto Tak Berizin</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 08:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satgas PASTI Blokir 27 Gadai Swasta dan 228 Pedagang Kripto Tak Berizin]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaSatuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus memperkuat taji dalam melindungi masyarakat. S]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><br></p>Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) terus memperkuat taji dalam melindungi masyarakat. Sepanjang awal tahun 2026, Satgas PASTI resmi menghentikan operasional 27 entitas gadai swasta ilegal dan 228 Pedagang Aset Keuangan Digital (PAKD) atau pedagang kripto yang tidak mengantongi izin resmi.</p>Langkah tegas ini diambil sebagai bagian dari upaya komprehensif untuk memberantas penipuan transaksi keuangan dan memperkuat pelindungan konsumen di Indonesia.</p>Penertiban terhadap 27 entitas gadai swasta ilegal yang berlangsung sepanjang April hingga Mei 2026 ini mengacu pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).</p>Berdasarkan Pasal 319 UU P2SK, seluruh pelaku usaha pergadaian sebenarnya wajib memenuhi persyaratan perizinan paling lambat pada 12 Januari 2026. Karena tetap membandel, entitas-entitas tersebut dipaksa tutup.</p><br></p>Aktivitas gadai tanpa izin sangat berpotensi merugikan konsumen. Modus yang sering ditemukan meliputi pengenaan bunga yang sangat tinggi, perjanjian yang tidak transparan, serta lemahnya perlindungan terhadap barang jaminan milik masyarakat.</p>Tak hanya sektor gadai, Satgas PASTI juga menyoroti maraknya investasi kripto bodong. Sepanjang Januari hingga Mei 2026, sebanyak 228 pedagang aset keuangan digital ilegal sukses dihentikan.</p>Satgas PASTI menegaskan bahwa perdagangan aset kripto di Indonesia hanya boleh dilakukan oleh pihak yang telah terdaftar resmi di Otoritas Jasa Keuangan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a>). Berdasarkan Peraturan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> Nomor 27 Tahun 2024, Daftar Aset Kripto (DAK) yang sah juga harus ditetapkan oleh Bursa Kripto.</p>Belakangan ini, pelaku kejahatan siber kerap memanfaatkan media sosial dan grup percakapan untuk memikat korban. Modus yang digunakan berkisar pada janji keuntungan tetap, bonus berlipat ganda, hingga iming-iming passive income tanpa risiko.</p>Di sisi penanganan dampak kejahatan, kinerja Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) menunjukkan hasil yang signifikan. Sejak 22 November 2024 hingga 31 Mei 2026, IASC telah menerima 579.459 laporan dari masyarakat.</p>Dari laporan tersebut, sebanyak 998.558 rekening berhasil diverifikasi dan 515.553 rekening di antaranya langsung diblokir. Langkah cepat ini berhasil menyelamatkan dana korban sebesar Rp638,9 miliar, di mana Rp196,93 miliar di antaranya kini telah berhasil dikembalikan ke korban.</p>Guna menekan ruang gerak pelaku kejahatan keuangan, Satgas PASTI dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> meminta masyarakat untuk selalu waspada dan menerapkan langkah preventif berikut:</p>Jangan mudah percaya pada tawaran investasi dengan keuntungan instan dan tinggi lewat pesan pribadi atau media sosial.</p>Pastikan legalitas produk keuangan melalui Kontak <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> 157.</p>Jaga Rahasia Data: Jangan pernah memberikan data pribadi, nomor rekening, PIN, kode OTP, atau kata sandi kepada siapa pun.</p>Jika masyarakat menemukan indikasi investasi bodong, segera lakukan laporan ke sipasti.ojk.go.id. Sementara bagi masyarakat yang telah menjadi korban penipuan transaksi keuangan, segera melapor ke iasc.ojk.go.id agar rekening pelaku dapat diblokir dengan cepat. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6099_Satgas-PASTI-Blokir-27-Gadai-Swasta-dan-228-Pedagang-Kripto-Tak-Berizin.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/283615/satgas-pasti-blokir-27-gadai-swasta-dan-228-pedagang-kripto-tak-berizin/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Prabowo Pimpin Ratas Bahas Pariwisata, Hilirisasi, dan Ketahanan Energi</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 07:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Prabowo Pimpin Ratas Bahas Pariwisata, Hilirisasi, dan Ketahanan Energi]]></title>
            <description><![CDATA[MJakarta, Presiden Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta,]]></description>
            <content><![CDATA[MJakarta, <a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Prabowo Subianto memimpin rapat terbatas (ratas) bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (22/6/2026). Pertemuan strategis tersebut membahas dua agenda utama yang dinilai penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yakni pengembangan sektor pariwisata serta evaluasi program hilirisasi dan ketahanan energi nasional.<br>Dalam rapat tersebut, pemerintah menegaskan komitmennya untuk memperkuat sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru melalui pembangunan destinasi unggulan berkelas dunia, percepatan hilirisasi industri, serta penguatan ketahanan energi nasional.<br>Salah satu agenda yang mendapat perhatian khusus adalah rencana penataan ulang kawasan Gelora Bung Karno (GBK) di Jakarta. Menteri Investasi dan Hilirisasi/Kepala BKPM Rosan Roeslani menjelaskan bahwa pemerintah akan melakukan revitalisasi kawasan GBK seluas sekitar 200 hektare secara menyeluruh.<br>Penataan tersebut mencakup area Hotel Sultan hingga lapangan golf dengan tujuan memperkuat konsep sport tourism. Berbagai fasilitas di kawasan itu akan ditingkatkan hingga mencapai standar internasional atau world-class standard. Pemerintah berharap transformasi GBK dapat menjadikannya ikon baru bertaraf global sekaligus pusat pertumbuhan ekonomi baru yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.<br>Selain sektor pariwisata, rapat juga membahas perkembangan hilirisasi industri kendaraan listrik. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa pembangunan ekosistem baterai kendaraan listrik hasil kerja sama antara CATL dan Antam telah rampung.<br>Ekosistem baterai kendaraan listrik tersebut dijadwalkan akan diresmikan pada akhir Juli 2026. Kehadiran proyek strategis ini diharapkan semakin memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok global industri kendaraan listrik sekaligus meningkatkan nilai tambah sumber daya mineral dalam negeri.<br>Di bidang energi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/presiden/" target="_blank">Presiden</a> Prabowo memberikan perhatian khusus terhadap stabilitas pasokan listrik nasional. Kepala Negara menginstruksikan agar pelayanan listrik kepada masyarakat dapat berjalan optimal tanpa gangguan.<br>Pemerintah telah mengambil langkah cepat dengan membantu pemenuhan pasokan batu bara bagi PLN serta membentuk Tim Pengadaan Batu Bara gabungan guna menjaga stabilitas sistem kelistrikan nasional. Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa kondisi ketahanan energi Indonesia saat ini berada pada level yang aman dengan cadangan energi nasional di atas 20 hari.<br>Melalui penguatan hilirisasi, ketahanan energi, dan pembangunan kawasan pariwisata berkelas dunia, pemerintah berharap dapat mendorong lahirnya sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru yang berkelanjutan. Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang semakin maju, mandiri, dan sejahtera.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6765_Prabowo-Pimpin-Ratas-Bahas-Pariwisata--Hilirisasi--dan-Ketahanan-Energi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283614/prabowo-pimpin-ratas-bahas-pariwisata-hilirisasi-dan-ketahanan-energi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menuju Indonesia Emas 2045, Adhie Massardi Terbitkan &ldquo;Peradaban Not Just Civilization&rdquo;</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 06:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menuju Indonesia Emas 2045, Adhie Massardi Terbitkan “Peradaban Not Just Civilization”]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Sebuah forum yang tak biasa digelar di Hall Dewan Pers hari Senin, 22 Juni 2026, bertepatan dengan ulang tahun ke499 DKI Jakart]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &mdash; Sebuah forum yang tak biasa digelar di Hall Dewan Pers hari Senin, 22 Juni 2026, bertepatan dengan ulang tahun ke-499 DKI Jakarta. Forum yang difasilitasi Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) itu diberi nama: Mahkamah Intelektual. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Forum ini tidak hanya mengadili isi sebuah buku berjudul &quot;Peradaban Not Just Civilization&quot;, namun juga pikiran-pikiran sang penulis buku, Adhie M. Massardi, yang selama ini dikenal sebaga juru bicara Presiden Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dibuka Ketua Umum JMSI Teguh Santosa, Mahkamah Intelektual atau pembedahan isi buku dipimpin atau dimoderatori wartawan senior Hersubeno Arief dengan tiga pembahas yakni Ketua Dewan Pers Prof. Komaruddin Hidayat, Ketua Pusat Studi Islam dan Kenegaraan-Indonesia (PSIK-Indonesia) yang juga mantan Ketua Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Prof. Yudi Latif, dan budayawan yang pernah menjabat sebagai pemimpin LKBN Antara, Mohammad Sobari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dalam Mahkamah Intelektual itu sejumlah tokoh seperti mantan Panglima TNI Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang kini memimpin Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), mantan Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Muhammad Said Didu, peneliti politik Senior Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Prof. Siti Zuhro, juga mantan Menteri Komunikasi dan Informasi Rudiantara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat memberikan pengantar, Adhie menjelaskan buku terbarunya ditulis berdasarkan kesadaran tentang arah pembangunan nasional, yakni visi Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya menulis deskripsi soal peradaban untuk dasar bagaimana menjadikan manusia emas Indonesia. Saya bikin lah, saya kontemplasi bahan-bahannya, dan akhirnya jadi,&quot; ujar dia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adhie mengatakan, gagasan menulis buku ini berawal saat dirinya diajak Sekretaris Jenderal Pergerakan Kedaulatan Rakyat (PKR) Yosef Sampurna Nggarang yang kini menjabat sebagai Staf Khusus Menteri HAM, untuk berdiskusi dengan Menteri HAM Natalius Pigai tentang substansi visi Indonesia Emas 2045. Adhie sendiri kini membantu Pigai sebagai Tenaga Ahli Menteri bidang Kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karena bangsa ini memang belum pernah melahirkan manusia yang berhati emas dan kemuliaan emas. Terutama para pimpinannya,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai salah satu contoh, Adhie menyebutkan satu peristiwa terbaru yang menurutnya gambaran tentang perlunya merekonstruksi Indonesia Emas, yaitu soal hak masyarakat dalam menyampaikan aspirasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Contoh, misalnya kemarin bagaimana cara menangkap orang yang berbeda pendapat, Roy Suryo dan dr. Tifa. Harusnya bangsa menghormati warga negaranya. Kalau bangsanya menghormati warga negaranya, dunia internasional juga akan menghormati kita,&quot; urainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sebaliknya, kalau kita sendiri, pimpinan-pimpinan yang tidak menghormati rakyatnya, apalagi bangsa lain. Nah kemudian saya menulis soal peradaban, untuk dasar bagaimana menjadikan manusia emas Indonesia,&quot; sambung Adhie.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kompas yang menerbitkan buku sempat mempertanyakan kualitas buku karena tidak memasukkan banyak referensi tekstual. Adhie mengatakan, isi buku ini merupakan hasil kontemplasi dari realitas yang ada saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Menurut saya, di republik ini masih banyak orang berpikir seperti orang melihat referensi-referensi, tidak kontemplasi,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Adhie menyatakan bahwa kontemplasinya bermula dari esensialitas Peradaban yang dibentuk berdasarkan budaya yang berkembang di masyarakat. Termasuk, tentang artificial intelligence atau akal imitasi (AI) yang turut diperhatikan pemuka agama seperti Paus Leo XIV.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut hemat Adhie, AI yang berkembang saat ini menjadi produk peradaban yang potensi tidak sesuai semangat penciptaannya, karena tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kebudayaan itu adalah produk untuk meningkatkan harkat dan martabat manusia. Jadi semua produk peradaban, semua produk kebudayaan intinya adalah untuk itu. AI antara lain untuk itu. Kita menciptakan itu, kemudian kita minta bantuan. Kita kan perlu lebih tinggi dari AI-nya," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karenanya, Adhie memandang persoalan-persoalan yang ada di Republik ini harus dibuka seluas-luasnya dalam ruang yang terbuka, supaya tercipta kebudayaan yang membentuk peradaban baru dalam rangka pembangunan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adhie mengusulkan satu gagasan teknis untuk merealisasikan pembentukan peradaban yang melahirkan generasi-generasi emas untuk Indonesia mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadi hari ini kita memulai Peradaban baru dengan keterbukaan, dengan mulai mempertengkarkan gagasan-gagasan. Karena itu saya mengajukan gagasan Mahkamah Intelektual. Jadi tidak boleh lagi ada pikiran atau gagasan yang dikubur tanpa suara oleh kekuasaan,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tapi juga sebaliknya, tidak boleh ada gagasan yang tidak dibicarakan oleh orang banyak tidak diperdebatkan, gagasan yang tentu menjadi kebijakan pemerintah,&quot; demikian Adhie menambahkan. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_4712_Menuju-Indonesia-Emas-2045--Adhie-Massardi-Terbitkan--ldquo-Peradaban-Not-Just-Civilization-rdquo-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/283613/menuju-indonesia-emas-2045-adhie-massardi-terbitkan-ldquoperadaban-not-just-civilizationrdquo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Atas Panggung Terapung Re-Posisi Zikir Sungai Deli : Ibu Air Mata Sungai</guid>
            <pubDate>Tue, 23 Jun 2026 01:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Atas Panggung Terapung Re-Posisi Zikir Sungai Deli : Ibu Air Mata Sungai]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co iMEDAN , Sultan Deli XIV, Tuanku Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam menyatakan, Sungai Deli memiliki hubungan erat dengan seja]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -iMEDAN , Sultan Deli XIV, Tuanku Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam menyatakan, Sungai Deli memiliki hubungan erat dengan sejarah dan perkembangan peradaban di kawasan Medan dan sekitarnya. Jagalah lingkungannya, lestarikan nilai budaya warisan leluhur yang tumbuh bersama sungai.<p></p>Pernyataan Sultan Deli ini disampaikan pada Diskusi Budaya dari rangkaian hari ke dua kegiatan Re-Posisi Zikir Sungai Deli di Sanggar Anak Sungai Deli (SASUDE), Jalan Brigjen Katamso, Gang Kesatria, Medan, Sabtu (20/6),</p><p>"Sungai Deli tidak bisa dipisahkan dari sejarah. Dahulu kita hampir tidak pernah mendengar Sungai Deli banjir seperti sekarang, Karena para leluhur sangat peduli terhadap lingkungan dan menjaga alam dengan baik. Semangat itulah yang perlu kita hidupkan kembali,"  tegas Sultan Deli XIV, Tuanku Sultan Mahmud Lamanjiji Perkasa Alam di depan peserta Diskusi Budaya.<p></p>Dalam forum diskusi budaya ini Founder Sanggar Anak Sungai Deli (SASUDE), Lukman Hakim Siagian mejelaskan bahwa SASUDE selama sembilan tahun terakhir terus berupaya menjaga lingkungan Sungai Deli, sembari mengajak masyarakat sekitar terlibat dalam berbagai aktivitas seni dan edukasi.<p></p>Menurutnya, sungai tidak seharusnya dipandang sebagai ruang belakang yang diabaikan, melainkan ruang bersama yang dapat dimanfaatkan untuk kegiatan positif.<p></p>"Selama sembilan tahun kami berupaya menghadirkan aktivitas kesenian dan edukasi di kawasan Sungai Deli. Sungai yang kondisinya seperti sekarang saja masih bisa dimanfaatkan untuk kegiatan yang bermanfaat, apalagi jika suatu saat benar-benar bersih dan terawat. Karena itu kami mengajak masyarakat untuk kembali peka dan peduli terhadap lingkungan," ujarnya.<p></p>Hari kedua kegiatan Re-Posisi Zikir Sungai Deli di Sanggar Anak Sungai Deli (SASUDE),, cukup memikat. Beragam menu disuguhkan  kepada masyarakat, mulai dari peluncuran buku, diskusi budaya, penampilan musik dan tari, hingga pertunjukan teater kontemporer di atas panggung terapung di Sungai Deli.<p></p><b>Peluncuran buku "Gado-Gado Hafiz Taadi: Jejak Kesenian 43 Tahun</b><p></p>Salah satu menu yang menarik perhatian adalah peluncuran buku "Gado-Gado Hafiz Taadi: Jejak Kesenian 43 Tahun". Buku ini memuat catatan perjalanan Hafiz Taadi selama lebih dari empat dekade berkesenian, kumpulan tulisan yang pernah dipublikasikan di berbagai media, dokumentasi pertunjukan, hingga rekam jejak berbagai aktivitas kebudayaan yang pernah dilakoninya.<p></p>Hafiz Taadi mengatakan bahwa buku tersebut tidak semata-mata diterbitkan sebagai dokumentasi perjalanan pribadi, melainkan sebagai upaya berbagi pengalaman kepada generasi muda yang ingin menekuni dunia kesenian.<p></p>"Tujuan membukukan perjalanan ini bukan hanya untuk kenangan. Saya berharap pengalaman yang tertulis di dalamnya bisa menjadi pemicu semangat generasi muda untuk berkesenian. Menjadi seniman tidak melulu soal seni, tetapi juga bagaimana membangun karakter, cara berpikir, dan jati diri dalam menjalani kehidupan," ujarnya.<p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_IMG-20260621-WA0038.jpg"><br><p></p>Puncak kegiatan Re-Posisi Zikir Sungai Deli <br>berlangsung pada malam hari. Masyarakat sangat antusias menyaksikan pertunjukan teater kontemporer berjudul "Ibu Air Mata Sungai"<p></p>Pementasan ini berlangsung di atas panggung terapung di Sungai Deli. Belasan pemain menghadirkan pertunjukan yang ekspresif, emosional, dan sarat renungan tentang hubungan manusia dengan alam serta kondisi sungai yang kian terdesak oleh berbagai persoalan lingkungan.<p></p>Pertunjukan tersebut mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Warga tampak memadati area pertunjukan sejak sore hingga malam hari. Anak-anak, remaja, hingga orang dewasa dari berbagai latar belakang berkumpul di tepian sungai untuk menyaksikan rangkaian acara.<p></p>Salah seorang warga, Yusuf, mengaku senang dengan penyelenggaraan kegiatan tersebut. Menurutnya, kegiatan seni seperti ini jarang berlangsung di kawasan bantaran Sungai Deli.<p></p>"Jarang ada keramaian seperti ini di pinggir Sungai Deli, apalagi kegiatan kesenian. Kami bisa menikmati pertunjukan dan berkumpul bersama warga lainnya di tengah berbagai tantangan hidup di kawasan bantaran sungai," katanya.<p></p>Kegiatan Re-Posisi Zikir Sungai Deli yang mendapat dukungan Dana Indonesiana ini tidak hanya menjadi ruang pertunjukan seni, tetapi juga ruang pertemuan gagasan, refleksi budaya, serta ajakan bersama untuk kembali menaruh perhatian terhadap Sungai Deli sebagai bagian penting dari sejarah, lingkungan, dan kehidupan masyarakat Kota Medan.(Bambang Sumantri/Raden)<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_4026_Di-Atas-Panggung-Terapung-Re-Posisi-Zikir-Sungai-Deli---Ibu-Air-Mata-Sunga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283612/di-atas-panggung-terapung-reposisi-zikir-sungai-deli-ibu-air-mata-sungai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPP FABEM - SM Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa &amp; Senat Mahasiswa menyoroti Ancaman Blackout Jawa-Bali</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPP FABEM - SM Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa & Senat Mahasiswa menyoroti Ancaman Blackout Jawa-Bali]]></title>
            <description><![CDATA[DPP FABEM  SM Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa &amp Senat Mahasiswa menyoroti Ancaman Blackout JawaBali]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta - Kekhawatiran mengenai potensi pemadaman listrik massal atau blackout di sistem kelistrikan Jawa-Bali kembali mencuat setelah muncul informasi mengenai kekurangan pasokan batu bara untuk pembangkit listrik tenaga uap (PLTU). Isu ini menjadi perhatian serius karena sistem Jawa-Bali merupakan tulang punggung penyediaan listrik nasional yang melayani lebih dari separuh kebutuhan listrik Indonesia. Gangguan pasokan bahan bakar utama pembangkit berisiko memengaruhi stabilitas jaringan listrik secara luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tody Ardiansyah Prabu  S.H Wakil Ketua Umum DPP FABEM - SM Forum Alumni Badan Esekutif Mahasiswa menanggapii Persoalan yang menjadi sorotan adalah adanya sekitar 20 juta ton kebutuhan batu bara PLN yang hingga kini disebut belum memiliki kontrak pasokan. Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai kesiapan rantai pasok energi nasional, terutama ketika kebutuhan listrik terus meningkat seiring pertumbuhan industri, bisnis, dan rumah tangga. Jika pasokan terganggu dalam waktu lama, sejumlah PLTU berpotensi mengalami penurunan produksi bahkan penghentian operasi sementara. Dan berdampak kerugian ekonomi luar biasa untuk masyarakat indonesia  termasuk untuk para petani dan peternak  kerugianya dapat langsung di derita masyarakat dan umumnya berdampak pada  pertumbuhan ekonomi  Nasional. Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kisaran 5,8 persen hingga 6,5 persen pada tahun 2027 sebagai bagian dari upaya mewujudkan Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Batu bara hingga saat ini masih menjadi sumber energi utama dalam bauran listrik nasional. Data Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menunjukkan lebih dari 60 persen listrik Indonesia masih bergantung pada PLTU berbahan bakar batu bara. Ketergantungan yang tinggi tersebut membuat setiap gangguan pasokan memiliki dampak langsung terhadap keamanan energi nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah selama ini menerapkan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) yang mewajibkan perusahaan tambang memasok sebagian produksi batu bara untuk kebutuhan dalam negeri. Kebijakan tersebut bertujuan menjaga ketersediaan bahan bakar bagi pembangkit listrik. Namun, tingginya harga batu bara di pasar ekspor kerap menjadi tantangan dalam memastikan pasokan domestik tetap terpenuhi sesuai kebutuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengakui adanya persoalan dalam pemenuhan kebutuhan batu bara PLN. Dalam rapat kerja bersama Komisi XII DPR RI, Bahlil mengungkapkan kebutuhan batu bara PLN mencapai sekitar 154 juta ton per tahun, sementara kontrak yang telah ditandatangani baru sekitar 134 juta ton. Artinya, masih terdapat kekurangan sekitar 20 juta ton yang belum terikat kontrak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam wawancara yang beredar luas di media sosial dan sejumlah pemberitaan, Bahlil bahkan mengaku sudah "capek" karena banyak pihak yang tidak sinkron dalam menyelesaikan persoalan pasokan batu bara ke PLN. Menurutnya, pemerintah sebenarnya telah menyiapkan alokasi batu bara melalui skema DMO, namun proses kontrak dan distribusi di lapangan masih menghadapi berbagai kendala sehingga kebutuhan PLN belum sepenuhnya terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahlil menegaskan bahwa Indonesia tidak kekurangan cadangan batu bara. Pemerintah bahkan telah menetapkan alokasi sekitar 190 juta ton batu bara untuk kebutuhan domestik sektor kelistrikan. Dari jumlah tersebut, sekitar 150 hingga 160 juta ton telah mendapatkan konfirmasi pasokan dari perusahaan tambang. Persoalan utama disebut terletak pada kesulitan memperoleh batu bara kalori menengah yang dibutuhkan sejumlah PLTU.<br>Bahlil mengungkapan bahwa PLN membutuhkan batu berkalori medium yang kualitasnya lebih baik untuk operasional pembangkit listrik. Akan tetapi, jenis batu bara tersebut semakin sedikit.<br>( Sumber Raker kerja dengan Komisi XII DPR<br>Tanggal 15 juni 2026 )&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Detail Penyebab Utama Pemadaman :*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan Pembangkit Swasta: Dua PLTU skala besar milik mitra swasta (Independent Power Producer) mengalami kendala teknis mendadak dan keluar dari sistem transmisi Jawa. <br>Pasokan Energi Primer: Terdapat tantangan pemenuhan batu bara kalori menengah (Medium Rank Coal), namun saat ini penyaluran pasokan darurat sudah mulai dialirkan ke PLTU se-Pulau Jawa berkat dukungan Ditjen Minerba dan Kementerian ESDM.  <br>Manajemen Beban Terbatas: Guna mencegah pemadaman total (blackout), PLN menerapkan pembatasan pasokan listrik terukur secara bergilir di beberapa area Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga wilayah Malang Raya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ancaman blackout tidak hanya berdampak pada sektor energi, tetapi juga berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi. Pemadaman listrik skala besar dapat menghentikan aktivitas industri, mengganggu layanan publik, menurunkan produktivitas usaha, hingga merugikan masyarakat yang bergantung pada pasokan listrik untuk kegiatan sehari-hari. Karena itu, sejumlah pengamat menilai persoalan ini harus menjadi perhatian serius pemerintah dan PLN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah meningkatnya keluhan masyarakat akibat pemadaman listrik bergilir di sejumlah daerah, kritik mulai diarahkan kepada PLN dan pemerintah. Termasuk kritik dari Wakil Ketua Umum DPP FABEM Bidang Hukum &amp; Antar Lembaga- Tody Ardiansyah Prabu, S.H  menilai masalah ini tidak semata-mata disebabkan kurangnya pasokan batu bara, tetapi juga lemahnya perencanaan, pengelolaan kontrak jangka panjang, serta koordinasi antara pemerintah, PLN, dan perusahaan tambang. Kondisi tersebut dinilai menunjukkan perlunya Presiden Prabowo Subianto evaluasi &amp; audit menyeluruh terhadap tata kelola energi nasional, strategi jangka pendek , menengah dan panjang bukan hanya sekedar permintaan maaf Direksi PLN kepada rakyat Indonesia. PLN atau Perusahaan Listrik Negara adalah satu-satunya perusahaan besar yang bertanggung jawab atas penyediaan listrik di Indonesia. Dengan monopoli hampir penuh terhadap distribusi listrik, wajar jika banyak orang bertanya: Bagaimana mungkin PLN bisa rugi ? Bukankah tanpa pesaing seharusnya keuntungan mengalir deras?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DPP FABEM - SM Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa &amp; Senat Mahasiswa mendesak agar jajaran direksi dan manajemen diisi berdasarkan kompetensi, bukan kedekatan lingkaran pimpinan atau titipan politik.Tuntutan agar PT PLN (Persero) dikelola dengan sistem meritokrasi yang kuat terus menguat akibat sejumlah masalah operasional dan tata kelola.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah dan PLN diharapkan segera mengambil langkah konkret untuk memastikan pasokan listrik kembali stabil. DPP FABEM - SM ( Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa &amp; Senat Mahasiswa )  &amp; <br>Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa (FABEM) Sumatera Utara adalah Rinno Hadinata bahkan mendesak Presiden Prabowo Subianto dilakukan evaluasi terhadap jajaran direksi PLN, termasuk munculnya tuntutan agar Direktur Utama PLN mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab atas menurunnya keandalan layanan listrik. Meski demikian, fokus utama saat ini adalah memastikan krisis pasokan dapat diatasi, memperkuat cadangan energi, dan mempercepat diversifikasi sumber listrik agar ancaman serupa tidak kembali terulang di masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*RUPTL : Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*DPP FABEM - SM  &amp; DPW FABEM Sumatera Utara Urgensi Meminta  Presiden Prabowo Subianto untuk Mengevaluasi atau Merevisi skema RUPTL yang baru disahkan oleh kementerian ESDM 2025 - 2034.*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dokumen Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) yang berlaku saat ini 2025 - 2034 sudah sejauh mana menghadirkan solusi untuk ketahanan Energi Nasional .&lt;/p&gt; &lt;p&gt;RUPTL PLN adalah singkatan dari Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik. Ini adalah dokumen perencanaan strategis yang disusun oleh PT PLN (Persero) bersama Kementerian ESDM yang berfungsi sebagai cetak biru atau peta jalan pengembangan sektor kelistrikan nasional untuk jangka waktu 10 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kementerian ESDM (Energi dan Sumber Daya Mineral) adalah "otak" yang membuat regulasi, kebijakan, serta target energi, sementara PT PLN (Persero) adalah "badan/otot" yang mengeksekusinya di lapangan untuk melayani masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut adalah penjabaran lebih detail mengenai analogi tubuh manusia tersebut:Kementerian ESDM (Otak / Kepala):Berperan sebagai pembuat keputusan strategis dan perumus kebijakan.Menentukan arah transisi energi (dari fosil ke energi terbarukan).Menentukan tarif dasar listrik (penyesuaian tarif) dan kuota subsidi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PT PLN / BUMN (Badan / Otot):Berperan sebagai operator utama yang menyalurkan listrik untuk kepentingan umum.Melaksanakan pembangunan pembangkit, pemeliharaan jaringan, hingga distribusi listrik ke rumah.Bertanggung jawab langsung atas keluhan pelanggan, gangguan teknis, dan operasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain dua elemen tersebut, terdapat juga Direktorat Jenderal Ketenagalistrikan (Ditjen Gatrik) di bawah Kementerian ESDM yang bertugas mengatur perizinan dan keselamatan instalasi (seperti NIDI dan SLO).]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8174_DPP-FABEM---SM-Forum-Alumni-Badan-Eksekutif-Mahasiswa--amp--Senat-Mahasiswa-menyoroti-Ancaman-Blackout-Jawa-Bali.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283611/dpp-fabem-sm-forum-alumni-badan-eksekutif-mahasiswa-amp-senat-mahasiswa-menyoroti-ancaman-blackout-jawabali/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">*67 Pemenang Diputuskan Meraih Pemred Award 2026 Akan Diserahkan di Yogyakarta*</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[*67 Pemenang Diputuskan Meraih Pemred Award 2026 Akan Diserahkan di Yogyakarta*]]></title>
            <description><![CDATA[67 Pemenang Diputuskan Meraih Pemred Award 2026 Akan Diserahkan di Yogyakarta]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>JAKARTA<br>Ajang Pemred <a href="https://www.sumut24.co/tag/award/" target="_blank">Award</a> 2026 yang digagas oleh Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia telah memasuki tahap final penentuan pemenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari total 124 nominasi yang masuk, dewan juri telah menetapkan 67 kandidat penerima penghargaan yang akan diumumkan dalam ajang perayaan HUT FPRMI ke-3 yang digelar di Daerah Istimewa Yogyakarta pada 16-19 Juli 2026 mendatang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dewan Juri Pemred <a href="https://www.sumut24.co/tag/award/" target="_blank">Award</a> 2026 dipimpin oleh Yogi Hadi Ismanto, Ketua Komisi Penelitian, Pendataan, dan Ratifikasi Pers Dewan Pers. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menjalankan proses penjurian, ia didampingi sejumlah tokoh pers, akademisi, dan praktisi komunikasi, yakni Hendry Ch Bangun (Tokoh Pers), Helmy Halim (Sekretaris Jenderal Forum Pimred), Dr. Asep Setiawan (Akademisi), Iqbal Irsyad (Jurnalis sekaligus Pemimpin Redaksi VOI.id), Syamsudin Hadi Sutarto (Pengurus SPS), Dr. Budi Nugraha (Pakar Komunikasi), serta Nurjaman Muchtar (Tokoh Pers).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para kandidat penerima Pemred terdiri dari 10 kategori penghargaan, yaitu:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kategori Menteri<br>Kategori Gubernur<br>Kategori Wali Kota<br>Kategori Bupati<br>Kategori Legislatif Pusat<br>Kategori Legislatif Provinsi<br>Kategori Legislatif Kota/Kabupaten<br>Kategori Pemimpin Perempuan<br>Kategori Aparat Penegak Hukum (APH)<br>Kategori CEO Perusahaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yogi Hadi Ismanto menjelaskan bahwa penilaian para kandidat tidak hanya didasarkan pada capaian kinerja dan keberhasilan mereka dalam menjalankan tugas serta tanggung jawab sesuai profesinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Para pemenang juga dinilai berdasarkan tingkat keberpihakan terhadap media, kualitas kerja sama dengan media, serta keterbukaan dan kemudahan dalam berkomunikasi maupun memberikan informasi kepada media,&quot; ujar Yogi, Senin (22/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, indikator tersebut menjadi bagian penting dalam penilaian karena mencerminkan komitmen para pemimpin dan pemangku kepentingan dalam membangun hubungan yang sehat, transparan, dan konstruktif dengan insan pers.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum Forum Pimred Multimedia, Wilson Lumi mengungkapkan bahwa selain menggelar Pemred <a href="https://www.sumut24.co/tag/award/" target="_blank">Award</a> 2026, HUT ke-3 Forum Pimpinan Redaksi Multimedia Indonesia di Yogyakarta juga diisi dengan beragam kegiatan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diantaranya ada 3Fun (Fun Walk, Fun Bike, dan Fun Aerobik), Pameran Perumahan/UMKM, Diklat Jurnalistik dan Konten Kreator, Pena Emas dan Pemred <a href="https://www.sumut24.co/tag/award/" target="_blank">Award</a> 2026, Gala Diner dan Lomba Karya Jurnalistik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Berbagai kegiatan yang digelar akan melibatkan insan pers, pemerintah, akademisi, aparat desa, pelaku usaha, hingga masyarakat umum," kata Wilson.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Forum Pimred Multimedia sebagai wadah para pemimpin redaksi media multimedia Indonesia berkomitmen untuk terus menjaga marwah pers, meningkatkan kualitas jurnalistik, serta memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak termasuk dengan masyarakat," tambahnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan Ketua Pelaksana HUT Forum Pimred Multimedia ke-3, Helmy Halim, menjelaskan bahwa rangkaian kegiatan akan diawali dengan Pameran Perumahan Rakyat yang berlangsung pada 16&ndash;19 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Helmy, pameran tersebut akan melibatkan sejumlah pengembang perumahan nasional maupun lokal. Selain menampilkan berbagai pilihan hunian, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi bagi masyarakat mengenai program perumahan rakyat serta akses pembiayaan kepemilikan rumah juga digabung dengan pameran UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami ingin masyarakat mendapatkan informasi yang lengkap mengenai program perumahan dan berbagai skema pembiayaan yang tersedia," katanya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada 17 Juli 2026, agenda akan dilanjutkan dengan Gala Dinner yang mempertemukan para pimpinan redaksi dengan kepala daerah setempat dan berbagai pemangku kepentingan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara tersebut juga akan menjadi momentum penyerahan Pena Emas <a href="https://www.sumut24.co/tag/award/" target="_blank">Award</a> 2026, sebagai bentuk penghargaan kepada tokoh-tokoh yang dinilai memberikan kontribusi bagi perkembangan dunia pers dan komunikasi publik di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki 18 Juli 2026, Forum Pimred Multimedia akan menggelar Diklat Jurnalistik dan Konten Kreator bagi Pemuda Desa, Pengelola Bumdes, Koperasi Desa dan Aparat Desa yang ditargetkan diikuti sekitar 300 peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelatihan tersebut akan membahas berbagai materi penting, mulai dari dasar-dasar jurnalistik, literasi media, etika pers, hingga teknik pembuatan konten kreatif yang edukatif dan bermanfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami ingin aparat desa memiliki kemampuan komunikasi publik yang baik sehingga informasi pembangunan desa dapat tersampaikan secara efektif kepada masyarakat," ujar Helmy.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada malam harinya, panitia akan menggelar malam penganugerahan Pemred <a href="https://www.sumut24.co/tag/award/" target="_blank">Award</a> 2026 yang ditujukan untuk memberikan apresiasi kepada tokoh, institusi, dan organisasi yang dinilai berprestasi di berbagai sektor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan tersebut diharapkan dapat mendorong lahirnya praktik komunikasi publik yang transparan, akuntabel, inovatif, serta kepemimpinan yang adaptif terhadap perkembangan era digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, perayaan HUT ke-3 Forum Pimred Multimedia juga dimeriahkan dengan Lomba Karya Jurnalistik berupa penulisan tajuk rencana atau editorial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk kategori media cetak dan online nasional, tema yang diangkat adalah "3 Juta Perumahan Asta Cita Program Prabowo". Sementara kategori media lokal Yogyakarta mengusung tema "6 Fokus Prioritas Program Daerah Istimewa Yogyakarta".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panitia menetapkan batas akhir pengiriman karya pada 1 Juli 2026. Para pemenang akan mendapatkan hadiah uang tunai dengan total puluhan juta rupiah serta sertifikat penghargaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai penutup rangkaian kegiatan, pada 19 Juli 2026 akan digelar acara 3 Fun, yang terdiri dari Fun Walk, Fun Bike, dan Fun Aerobik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan olahraga massal tersebut menargetkan partisipasi sekitar 10.000 peserta yang berasal dari kalangan masyarakat umum, insan pers, mitra pemerintah, swasta, hingga aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi ajang kebersamaan, peserta juga berkesempatan membawa pulang berbagai hadiah menarik dengan total nilai puluhan juta rupiah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui rangkaian kegiatan tersebut, Forum Pemred Multimedia Indonesia berharap dapat semakin mempererat hubungan antara pers dan masyarakat, sekaligus memperkuat peran media sebagai pilar demokrasi yang dekat dengan rakyat," pungkas Helmy.(*)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3311_-67-Pemenang-Diputuskan-Meraih-Pemred-Award-2026-Akan-Diserahkan-di-Yogyakarta-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283610/67-pemenang-diputuskan-meraih-pemred-award-2026-akan-diserahkan-di-yogyakarta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadapi Digitalisasi, Dr. Jerry Sambuaga Minta Mahasiswa UNPRI Harus Punya Skill Yang Kompetitif</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadapi Digitalisasi, Dr. Jerry Sambuaga Minta Mahasiswa UNPRI Harus Punya Skill Yang Kompetitif]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN , Universitas Prima Indonesia (UNPRI) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk Trade War, AI, dan Signifikansinya unt]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN , Universitas Prima Indonesia (UNPRI) sukses menyelenggarakan kuliah umum bertajuk "Trade War, AI, dan Signifikansinya untuk Indonesia", Senin (22/6/2026). Hadir sebagai narasumber utama, Ketua Umum DPP AMPI sekaligus mantan Wakil Menteri Perdagangan RI (2019&ndash;2024),Dr. Jerry Sambuaga, B.A., M.I.A.Kuliah umum ini dimoderatori langsung oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) UNPRI,Dr. Fajar Rezeki Ananda Lubis, S.E., M.S.M.</p>Menurut Jerry Sambuaga, supaya bisa menjadi pemenang di era digitalisasi, maka mahasiswa harus memiliki skill yang kompetitif. "Supaya bisa kompetitif, maka mahasiswa FEB UNPRI harus adaptif, termasuk menguasai AI, yang akan mampu mempermudah pelaksanaan semua aktivitas kita, termasuk di dunia kerja",ujarnya.</p>Dua mahasiswa FEB UNPRI mempertanyakan harusnya mahasiswa yang memiliki pengetahuan dari kampus ditambah penguasaan AI  maka mahasiswa akan memenangkan persaingan, dan skill seperti apa di era digitalisasdi yang harus dimiliki mahasiswa.</p>"Siapa yang kompetitif itulah yang menang. Kita akui AI memang membawa dampak negatif juga selain yang positif. Mahasiswa jangan menyerahkan semua kepada AI. Soal skill yang dibutuhkan di era digital ini, maka usul saya tawarkanlah apa kemampuanmu ke perusahaan, apakah skill kamu sudah kompetitif atau belum. Kalau belum yang bersiaplah dan lakukan aksi, kalau sudah kompetitif ya siaplah bersaing dengan lulusan global, bukan hanya lulusan dari Indonesia. Dunia saat ini sudah tanpa batas",ujarnya.</p>Dr. Fajar Rezeki Ananda Lubis yang mempertanyakan trade war, dimana Indonesia jauh dari konflik saat ini, Jerry Sambuaga mengatakan saat ini perdagangan dunia penuh dengan konflik, itulah yang kita sebut trade war. "Tarif impor ekspir, harga komoditas dunia ditentukan oleh aktor. Kalau tarif ekspor naik, maka eksportir menjerit. Kalau tarif impor naik, maka importie menjerit, belum lagi kurs dollar yang terus menguat",tambahnya.</p>Menurutnya, China yang saat ini menguasai perdagangan global mampu mengeksploitasi AI untuk meningkatkan efisiensi, ditambah dengan upah buruh yang masih rendah. "Apalagi pemerintahan mereka yang komunis tapi menjalankan sistem ekonomi kapitalis, maka kebijakan lewat top down pemerintah lebih mudah diimplementasikan. Kalau kebijakan yang dihasilkan oleh pemerintah pusat A, maka sampai ke pedesaan A. Kalau di Indonesia, kebijakan A dari pemerintah, sampai ke tingkat desa berubah menjadi tak jelas, karena banyak pihak yang menginterupsi kebijakan <a href="itu:,paparnya.">itu:,paparnya.</a></p>Di hadapan 800 orang mahasiswa FEB yang mengikuti kuliah umum tersebut, Wakil Rektor II UNPRI,Prof. Dr. Ermi Girsang, M.Kes., M.Biomed menyampaikan apresiasi atas kehadiran Dr. Jerry Sambuaga. "Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk menambah wawasan mahasiswa mengenai isu-isu global yang relevan dengan perkembangan Indonesia saat ini," ujarnya.</p>Jerry Sambuaga pun memberikan apresiasi tinggi terhadap fasilitas modern UNPRI yang dinilai sebagai modal penting dalam mencetak sumber daya manusia yang kompetitif. Dalam kapasitasnya sebagai Wakil Rektor Universitas Pelita Harapan (UPH) Jakarta, Jerry Sambuaga membuka peluang penjajakan kerja sama antara UNPRI dan UPH dalam berbagai aspek pengembangan pendidikan, seperti pertukaran mahasiswa maupun kerjasama bidang lainnya.</p>Inisiatif ini menjadi sinyal positif bagi perluasan jejaring akademik UNPRI di tingkat nasional. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Ketua DPD AMPI Sumut  Dr. dr. David Luther Lubis SpOG(K) beserta jajaran dan Wakil Rektor IIbProf.Dr.Ermi Girsang MKes M.Biomed , Wakil Rektor IV UNPRI Dr. dr. Ali Napiah Nasution, M.K.T., M.K.M., Sp.KKLP(K). Dan Wakil Rektor III UNPRI Refi Ikhtiari, S.Si., M.Sc., Ph.D.</p>Sebagaiperguruan tinggi terakreditasi unggul, UNPRI terus berkomitmen dalammemfasilitasi talenta mahasiswauntuk memperkaya perspektif terhadap isu global. Melalui kolaborasi strategis dengan tokoh nasional dan institusi pendidikan terkemuka, UNPRI memastikan setiap lulusannya adaptif terhadap transformasi ekonomi dan teknologi dunia. Informasi lebih lanjut mengenai program akademik UNPRI dapat diakses melalui website resmi:www.unprimdn.ac.id (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8323_Hadapi-Digitalisasi--Dr--Jerry-Sambuaga-Minta-Mahasiswa-UNPRI-Harus-Punya-Skill-Yang-Kompetitif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283609/hadapi-digitalisasi-dr-jerry-sambuaga-minta-mahasiswa-unpri-harus-punya-skill-yang-kompetitif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPRD Asahan Bongkar Fakta : Sebagian Besar Puskesmas Tanpa Izin Kelola Limbah B3, Aturan Hukum Terbukti Dilanggar</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPRD Asahan Bongkar Fakta : Sebagian Besar Puskesmas Tanpa Izin Kelola Limbah B3, Aturan Hukum Terbukti Dilanggar]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Kondisi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten Asahan terancam serius. Hasil Rapat Dengar Pendapat]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Kondisi kesehatan masyarakat dan kelestarian lingkungan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> terancam serius. Hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) digelar Komisi D <a href="https://www.sumut24.co/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> mengungkap fakta mengejutkan, dari 19 Puskesmas dan ratusan Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di seluruh wilayah, hanya 11 unit yang memiliki izin resmi pengelolaan limbah berbahaya. Sisanya beroperasi tanpa izin, dengan cara pengelolaan yang jauh dari standar yang diwajibkan undang-undang.</p>Rapat yang berlangsung di ruang kerja Komisi D itu dihadiri jajaran pejabat Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Dinas Kesehatan (Dinkes), aktivis lingkungan, awak media, dan perwakilan masyarakat. Temuan ini bermula dari investigasi yang dilakukan aktivis dan wartawan yang menelusuri langsung ke lapangan.</p>&quot;Kami cek satu per satu, pengelolaan limbah B3 baik medis maupun non-medis di sebagian besar fasilitas kesehatan ini sudah menyimpang. Tidak ada izin Upaya Pengelolaan dan Pemantauan Lingkungan Hidup (UKL-UPL), tempat penyimpanan sementara tidak sesuai standar, bahkan pengangkutannya hanya dilakukan 6 hingga 8 bulan sekali,&quot; ujar Alun, salah satu aktivis yang terlibat pengecekan.</p>Pihak Dinkes dan DLH mengemukakan alasan bahwa proses pengurusan izin terhambat sejak 2022, salah satunya karena kebijakan efisiensi anggaran mulai tahun 2021. Mereka juga berpendapat bahwa kewajiban izin hanya berlaku bagi Puskesmas yang memiliki layanan rawat inap.</p>Pernyataan ini langsung mendapat pertanyaan tajam dari Ketua Komisi D <a href="https://www.sumut24.co/tag/dprd/" target="_blank">DPRD</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Dahniel Banjarnahor. &quot;Mohon jelaskan dasar hukumnya. Apakah ada peraturan yang membedakan kewajiban ini hanya untuk yang rawat inap? Jika tidak ada, maka semua fasilitas kesehatan yang menghasilkan limbah berbahaya harus sama-sama mematuhi aturan,&quot; tegasnya.</p><b>Aturan Hukum yang Terbukti Dilanggar</b></p>Berdasarkan peraturan yang berlaku, kewajiban pengelolaan limbah B3 tidak membedakan status layanan fasilitas kesehatan. Berikut ketentuan yang terlanggar</p>Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2009 tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Pasal 15 ayat (1) Setiap orang yang melakukan usaha dan/atau kegiatan wajib melakukan pengelolaan lingkungan hidup. Pasal 33 Setiap penghasil limbah B3 wajib mengelola limbahnya sesuai standar dan memiliki izin yang ditetapkan pemerintah. Pasal 69 Pelanggaran ketentuan ini dapat dikenai sanksi administratif hingga pidana.</p>Peraturan Pemerintah Nomor 22 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup. Mengatur bahwa setiap fasilitas kesehatan wajib memiliki izin lingkungan dan mengikuti tata cara pemilahan, penyimpanan, pengangkutan, serta pembuangan limbah B3.</p>Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 2 Tahun 2023 tentang Pelaksanaan Kesehatan Lingkungan. Menegaskan bahwa seluruh sarana pelayanan kesehatan wajib memiliki sistem pengelolaan limbah medis yang sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), terlepas dari ada atau tidaknya layanan rawat inap.</p>Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun. Menetapkan bahwa penyimpanan limbah B3 tidak boleh melebihi batas waktu tertentu, dan pengangkutan harus dilakukan secara berkala oleh pihak yang memiliki izin resmi.</p><b>Dampak dan Tanggapan Hukum</b></p>Pengelolaan limbah yang tidak sesuai aturan berisiko tinggi mencemari tanah, air tanah, dan udara. Akibatnya, dapat memicu penyebaran penyakit menular, keracunan lingkungan, serta menurunkan kualitas kesehatan masyarakat dalam jangka panjang.</p>Direktur Lembaga Bantuan Hukum Rakyat Indonesia (LBH RI &ndash; Nusantara), Julianto Putra LH, S.H., M.Kn, menilai peristiwa ini sudah masuk ranah dugaan pelanggaran hukum. &quot;Rapat dengar pendapat ini sudah menjadi bukti awal yang kuat. Jika terbukti melanggar, maka pertanggungjawabannya bukan hanya administratif, tapi juga bisa berujung pada proses hukum pidana. Saya menyarankan agar temuan ini segera dilaporkan ke aparat penegak hukum,&quot; ujarnya.</p>Masyarakat pun menuntut agar kasus ini tidak hanya dihentikan pada perbaikan administrasi semata, tetapi ditindaklanjuti hingga ke akar masalahnya demi menjamin keselamatan lingkungan dan kesehatan warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_9827_DPRD-Asahan-Bongkar-Fakta---Sebagian-Besar-Puskesmas-Tanpa-Izin-Kelola-Limbah-B3--Aturan-Hukum-Terbukti-Dilanggar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283608/dprd-asahan-bongkar-fakta-sebagian-besar-puskesmas-tanpa-izin-kelola-limbah-b3-aturan-hukum-terbukti-dilanggar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ratusan Kayu Gelondongan Diduga Tanpa Izin Disita Gakkum di Kilang Pengolahan Kayu Kisaran</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 23:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ratusan Kayu Gelondongan Diduga Tanpa Izin Disita Gakkum di Kilang Pengolahan Kayu Kisaran]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Tim Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera kembali melakukan penggerebekan dan penyitaan terhadap rat]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Tim Balai Penegakan Hukum (Gakkum) Kehutanan Wilayah Sumatera kembali melakukan penggerebekan dan penyitaan terhadap ratusan batang kayu gelondongan yang diduga tidak memiliki dokumen sah di sejumlah kilang pengolahan kayu atau sawmill di wilayah Kisaran, Kabupaten Asahan, pada Senin (22/6/2026) pagi.</p>Kedatangan tim yang dipimpin Natael Bangun ini berlangsung sekitar pukul 07.00 Wib, didukung satu unit alat berat ekskavator dan dua unit truk pengangkut. Penyitaan pertama dilakukan di lokasi usaha di Jalan Marah Rusli, Kelurahan Selawan, Kecamatan Kota Kisaran Timur, di mana berhasil diamankan sebanyak 37 batang kayu. Barang bukti tersebut kemudian dipindahkan dan dititipkan di kantor Unit Pelaksana Teknis (UPT) Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Wilayah III Kisaran untuk pengawasan lebih lanjut.</p>Operasi dilanjutkan ke lokasi lain di Jalan Maria Ufa, Kelurahan Mutiara. Di tempat ini, tim menemukan tumpukan kayu gelondongan yang jumlahnya mencapai lebih dari 700 batang dengan berbagai ukuran. Sebanyak 25 ton kayu langsung dimuat ke dalam truk bernomor polisi BK 8389 FU dan dibawa ke lokasi penyimpanan aman di wilayah kerja UPT KPH Wilayah III Kisaran, tepatnya di Kecamatan Petatal, Kabupaten Batu Bara. Hingga malam hari, petugas tetap berjaga di lokasi untuk mencegah kerusakan atau kehilangan barang bukti.</p>Langkah ini merupakan kelanjutan dari operasi besar yang digelar sebelumnya pada Rabu (13/5/2026). Saat itu, tim gabungan dari Kementerian Kehutanan dan Dinas Lingkungan Hidup serta Kehutanan Sumatera Utara menemukan sebanyak 1.677 batang kayu yang diduga hasil pembalakan liar dari kawasan hutan lindung Kabupaten Labuhan Batu Utara. <a href="https://www.sumut24.co/tag/kayu/" target="_blank">Kayu</a> tersebut diketahui disalurkan dan ditampung di lima perusahaan pengolahan kayu yang tersebar di Kecamatan Kota Kisaran Timur dan Sei Dadap.</p>Dalam pengecekan terdahulu, tim juga menyita sejumlah alat produksi. Di antaranya di CV AMS ditemukan 758 batang kayu dan 12 unit mesin chainsaw atau gergaji pita, di UD R sebanyak 413 batang kayu serta 5 unit gergaji rantai, di CV FJ ada 36 batang kayu dan 6 unit gergaji rantai, di CV MBS tercatat sekitar 360 batang kayu dan 2 unit gergaji rantai, serta di CV SJP sekitar 110 batang kayu dan 5 unit gergaji rantai. Selain kayu bulat, turut ditemukan pula kayu yang sudah diolah menjadi papan dan kaso.</p>Kepala Balai Gakkum Wilayah Sumatera, Heri Novianto, menyatakan bahwa penyelidikan masih berlangsung untuk memastikan keabsahan dokumen kepemilikan dan asal-usul kayu. Pemeriksaan juga menyasar pemilik usaha, tenaga kerja, serta saksi-saksi. Jika terbukti kayu berasal dari pembalakan liar, kasus akan diproses sesuai hukum, baik secara administrasi maupun pidana. Petugas juga terus memeriksa kelengkapan surat sah hasil hutan serta perizinan usaha.</p>Direktur Jenderal Penegakan Hukum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menegaskan bahwa kilang pengolahan kayu menjadi titik kendali utama dalam menjaga tata kelola hasil hutan. &quot;Tanpa pengawasan ketat, kayu yang asal-usulnya tidak jelas akan mudah masuk ke jalur perdagangan gelap dan merusak sistem pengelolaan hutan yang berkelanjutan,&quot; ujarnya.</p>Sebagai tindak lanjut, tim juga telah memasang plang peringatan pengawasan perizinan usaha di sejumlah lokasi yang diperiksa. Hingga saat ini, penyelidikan terus dilakukan dan beberapa lokasi masih dalam pemantauan ketat guna mencegah peredaran kayu ilegal semakin meluas. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8600_Ratusan-Kayu-Gelondongan-Diduga-Tanpa-Izin-Disita-Gakkum-di-Kilang-Pengolahan-Kayu-Kisaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283607/ratusan-kayu-gelondongan-diduga-tanpa-izin-disita-gakkum-di-kilang-pengolahan-kayu-kisaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Ketua HIKMA Sumut H. Syahrir Nasution Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ayahanda Muhammad Dasuki Nasution</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Ketua HIKMA Sumut H. Syahrir Nasution Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ayahanda Muhammad Dasuki Nasution]]></title>
            <description><![CDATA[Wakil Ketua HIKMA Sumut H. Syahrir Nasution Sampaikan Belasungkawa atas Wafatnya Ayahanda Muhammad Dasuki Nasution]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mandailing Natal &ndash; Kabar wafatnya ayahanda dari Muhammad Dasuki Nasution, guru Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, pada Senin (22/6/2026) pukul 20.00 WIB di Pasar Laru, Kabupaten Mandailing Natal, turut mengundang duka dari berbagai kalangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Himpunan Keluarga Besar Mandailing (HIKMA) Sumatera Utara, H. Syahrir Nasution, menyampaikan ucapan belasungkawa yang mendalam kepada keluarga yang ditinggalkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Atas nama pribadi dan keluarga besar HIKMA Sumatera Utara, saya menyampaikan turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas wafatnya ayahanda saudara Muhammad Dasuki Nasution. Semoga Allah SWT mengampuni segala dosa dan khilaf almarhum, menerima amal ibadahnya, melapangkan kuburnya, serta menempatkannya di tempat terbaik di sisi-Nya,&quot; ujar H. Syahrir Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, kesabaran, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga keluarga yang ditinggalkan senantiasa diberikan ketabahan dan kesabaran. Kita semua yakin bahwa setiap yang bernyawa akan kembali kepada Allah SWT. Mari kita doakan almarhum agar memperoleh husnul khatimah dan rahmat Allah yang luas,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepergian almarhum menjadi duka bagi keluarga besar, kerabat, serta masyarakat yang mengenalnya. Ucapan belasungkawa dan doa terus mengalir sebagai bentuk penghormatan dan solidaritas kepada keluarga yang berduka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inna lillahi wa inna ilaihi raji&#039;un. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Aamiin Ya Rabbal &#039;Alamiin.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8793_Wakil-Ketua-HIKMA-Sumut-H--Syahrir-Nasution-Sampaikan-Belasungkawa-atas-Wafatnya-Ayahanda-Muhammad-Dasuki-Nasution.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283606/wakil-ketua-hikma-sumut-h-syahrir-nasution-sampaikan-belasungkawa-atas-wafatnya-ayahanda-muhammad-dasuki-nasution/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pelantikan 18 Pejabat, Sekda Tekankan Amanah dan Profesionalisme ASN</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pelantikan 18 Pejabat, Sekda Tekankan Amanah dan Profesionalisme ASN]]></title>
            <description><![CDATA[Pelantikan 18 Pejabat, Sekda Tekankan Amanah dan Profesionalisme ASN]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LUBUK PAKAM - Penguatan organisasi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Deli Serdang kembali dilakukan melalui pelantikan 18 pejabat administrator, kepala sekolah, dan pejabat fungsional yang dipimpin Sekretaris Daerah (Sekda) Dedi Maswardy SSos MAP di Aula Cendana Lantai II Kantor Bupati, Lubuk Pakam, Senin (22/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pejabat/" target="_blank">Pejabat</a> yang dilantik antara lain Adi Saputra Sirait sebagai Sekretaris Kecamatan Biru-Biru, serta Novelita Sitorus yang sebelumnya menjabat Kepala Bagian Pengolahan Data dan Rekam Medik RSUD Drs. H. Amri Tambunan kini dipercaya sebagai Kepala Bagian Perencanaan di rumah sakit yang sama. Sebagai gantinya, Kartini Nainggolan, dilantik sebagai Kepala Bagian Pengolahan Data dan Rekam Medik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Sekda menegaskan bahwa pelantikan merupakan bagian dari evaluasi kinerja, integritas, kompetensi, dan dedikasi ASN dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelantikan ini bukan sekadar pergantian jabatan, tetapi bagian dari penguatan organisasi berdasarkan evaluasi kinerja aparatur,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan bahwa jabatan adalah amanah yang harus dijalankan secara profesional, bertanggung jawab, dan berorientasi pada peningkatan kualitas pelayanan publik. Ia mengajak seluruh ASN untuk terus meningkatkan kapasitas, berinovasi, disiplin, dan memperkuat kolaborasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada pejabat administrator, Sekda meminta agar mampu memperkuat koordinasi dan memastikan program pemerintah berjalan efektif. Kepada kepala sekolah, ia menekankan pentingnya peningkatan mutu pendidikan dan pembentukan karakter siswa, serta menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dan sehat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Diharapkan kepala sekolah mampu melahirkan generasi Deli Serdang yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara kepada pejabat fungsional, Sekda meminta peningkatan kompetensi sesuai bidang keahlian untuk mendukung pelayanan publik dan pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menegaskan bahwa kinerja seluruh pejabat akan dievaluasi secara berkala, objektif, dan profesional, tidak hanya untuk menilai hasil kerja, tetapi juga mendorong pengembangan aparatur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penekanan tiga prinsip kerja ASN, yakni bekerja sesuai ketentuan, bekerja dengan etika dan nurani, serta terus meningkatkan kinerja secara berkelanjutan turut disampaikan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga Allah SWT senantiasa memberikan petunjuk, kekuatan, dan keberkahan dalam pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan daerah,&quot; tutupnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6664_Pelantikan-18-Pejabat--Sekda-Tekankan-Amanah-dan-Profesionalisme-ASN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283605/pelantikan-18-pejabat-sekda-tekankan-amanah-dan-profesionalisme-asn/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Roy Suryo dan dr. Tifa Bebas, Kejari Jaksel Kabulkan Permohonan Penangguhan</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 22:12:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Roy Suryo dan dr. Tifa Bebas, Kejari Jaksel Kabulkan Permohonan Penangguhan]]></title>
            <description><![CDATA[Roy Suryo dan dr. Tifa Tak Ditahan, Kejari Jaksel Kabulkan Permohonan Penangguhan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta &ndash; Kejaksaan Negeri Jakarta Selatan (Kejari Jaksel) memutuskan tidak melakukan penahanan terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/roy/" target="_blank">Roy</a> Suryo dan dr. Tifauzia Tyassuma alias dr. Tifa usai menerima pelimpahan tersangka dan barang bukti (tahap II) dari penyidik Polda Metro Jaya, Senin (22/6/2026). </p><p>Keputusan tersebut disampaikan Kepala Kejari Jakarta Selatan, Marcelo Bellah, yang menyatakan bahwa kedua tersangka dalam perkara dugaan fitnah dan pencemaran nama baik terkait polemik ijazah Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, tidak dilakukan penahanan setelah proses pelimpahan berkas perkara.</p><p>"Sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku terhadap para tersangka tidak dilakukan penahanan," ujar Marcelo dalam konferensi pers. </p><p>Menurut Marcelo, keputusan tersebut diambil setelah jaksa penuntut umum menerima permohonan penangguhan penahanan yang diajukan keluarga dan tim kuasa hukum kedua tersangka. Permohonan itu kemudian menjadi salah satu pertimbangan dalam menentukan langkah hukum lanjutan terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/roy/" target="_blank">Roy</a> Suryo dan dr. Tifa. </p><p>Meski tidak ditahan, proses hukum terhadap keduanya tetap berjalan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/roy/" target="_blank">Roy</a> Suryo dan dr. Tifa diwajibkan memenuhi ketentuan yang ditetapkan kejaksaan, termasuk kewajiban melapor serta hadir apabila dipanggil untuk kepentingan proses penuntutan dan persidangan.</p><p>Sebelumnya, Polda Metro Jaya melimpahkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/roy/" target="_blank">Roy</a> Suryo dan dr. Tifa ke Kejari Jakarta Selatan setelah berkas perkara dinyatakan lengkap atau P-21 oleh pihak kejaksaan. Keduanya berstatus tersangka dalam perkara dugaan penyebaran tudingan mengenai keaslian ijazah Presiden ke-7 RI. </p><p>Pada saat pelimpahan tahap II berlangsung, <a href="https://www.sumut24.co/tag/roy/" target="_blank">Roy</a> Suryo tampak mengenakan kemeja batik dan sempat menyampaikan seruan kepada para pendukung yang hadir. Sementara dr. Tifa menjalani proses pelimpahan dengan pengawalan petugas kepolisian. </p><p>Dengan tidak dilakukannya penahanan, perhatian publik kini tertuju pada tahapan berikutnya, yakni penyusunan surat dakwaan dan proses persidangan yang akan menentukan pembuktian perkara di hadapan majelis hakim.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_1905_Roy-Suryo-dan-dr--Tifa-Tak-Ditahan--Kejari-Jaksel-Kabulkan-Permohonan-Penangguhan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283604/roy-suryo-dan-dr-tifa-bebas-kejari-jaksel-kabulkan-permohonan-penangguhan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">11 Awardee YES Medan Angkatan 4 Diwisuda, Siap Melangkah Menuju Perguruan Tinggi Negeri</guid>
            <pubDate>Mon, 22 Jun 2026 20:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[11 Awardee YES Medan Angkatan 4 Diwisuda, Siap Melangkah Menuju Perguruan Tinggi Negeri]]></title>
            <description><![CDATA[11 Awardee YES Medan Angkatan 4 Diwisuda, Siap Melangkah Menuju Perguruan Tinggi NegeriMedansumut24.co Sebanyak 11 awardee Program Youth Ek]]></description>
            <content><![CDATA[11 Awardee YES Medan Angkatan 4 Diwisuda, Siap Melangkah Menuju Perguruan Tinggi Negeri</p>Medan|sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 11 awardee Program Youth Ekselensia Scholarship (YES) Angkatan 4 wilayah Medan resmi diwisuda dalam acara Wisuda YES Angkatan 4 yang berlangsung di Hotel Madani Medan, Minggu (21/6). Wisuda dilaksanakan secara serentak bersama tujuh wilayah lainnya, yakni Yogyakarta, Surabaya, Bogor, Palembang, Pekanbaru, Padang, dan Sinjai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wisuda tersebut menjadi penanda berakhirnya proses pembinaan intensif yang telah dijalani para awardee selama satu tahun. Selama mengikuti program, para peserta tidak hanya dibekali persiapan masuk perguruan tinggi negeri, tetapi juga penguatan karakter, kepemimpinan, spiritualitas, dan pengembangan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 11 awardee yang diwisuda, sebanyak 10 orang berhasil diterima di Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Rinciannya, tiga awardee diterima di Universitas Negeri Medan (UNIMED), enam awardee diterima di Universitas Sumatera Utara (USU), dan satu awardee diterima di Universitas Malikussaleh (UNIMAL).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain capaian akademik, para awardee juga menunjukkan prestasi dalam bidang keagamaan. Sebanyak delapan awardee berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30 Al-Qur&#039;an, sementara seluruh awardee atau sebanyak 11 orang berhasil menuntaskan target hafalan hadis yang ditetapkan dalam program.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, dalam sambutannya menyampaikan bahwa wisuda bukanlah akhir perjalanan, melainkan gerbang awal menuju kesuksesan yang lebih besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Wisuda ini adalah gerbang bagi adik-adik untuk melangkah menuju masa depan yang lebih baik. Perjalanan setelah ini tentu tidak selalu mudah. Saya juga pernah mengalami berbagai kegagalan dalam hidup sebelum berada pada posisi saat ini. Karena itu, jangan pernah patah semangat ketika menghadapi tantangan dan kegagalan. Teruslah belajar, berusaha, dan berdoa,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sulaiman berharap para awardee dapat menjaga semangat belajar dan nilai-nilai yang telah ditanamkan selama mengikuti program YES sehingga mampu menjadi generasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Mentor YES Medan, Intan Maya Sari, mengajak para orang tua untuk terus membersamai anak-anak mereka saat memasuki jenjang pendidikan tinggi. Menurutnya, dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam keberhasilan pendidikan anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ketika anak memasuki dunia perkuliahan, mereka tetap membutuhkan kehadiran dan dukungan orang tua. Membersamai bukan berarti mengatur seluruh kehidupan mereka, tetapi menjadi tempat pulang, tempat bercerita, dan sumber semangat ketika menghadapi berbagai tantangan,&quot; kata Intan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengaku optimistis terhadap masa depan para awardee yang selama ini dibimbingnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya percaya awardee YES Medan Angkatan 4 adalah calon-calon orang sukses. Mereka telah menunjukkan semangat belajar, kedisiplinan, dan kemauan untuk terus berkembang selama mengikuti program,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Clara Anjelita, siswi SMA Negeri 12 Medan yang dinobatkan sebagai Awardee Terbaik YES Angkatan 4 wilayah Medan, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kesempatan yang diberikan melalui program tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selama menjadi awardee YES, saya mendapatkan banyak sekali pembelajaran. Bukan hanya tentang persiapan masuk PTN, tetapi juga tentang pengembangan diri, membangun kepercayaan diri, kepemimpinan, serta bagaimana menjadi pribadi yang lebih baik. Terima kasih kepada para mentor dan seluruh pihak yang telah mendampingi kami selama proses ini,&quot; ungkap Clara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Tentang Beasiswa YES*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program Youth Ekselensia Scholarship (YES) merupakan program pembinaan dan beasiswa pendidikan yang diinisiasi oleh Dompet Dhuafa untuk mendampingi pelajar tingkat SMA/sederajat dalam mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. Program ini tidak hanya memberikan pendampingan akademik, tetapi juga pembinaan karakter, kepemimpinan, penguatan spiritual, serta pengembangan kapasitas diri agar peserta siap menghadapi tantangan masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui program YES, Dompet Dhuafa berupaya mencetak generasi muda yang unggul, berintegritas, dan memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, para awardee diharapkan mampu menjadi pemimpin masa depan yang tidak hanya sukses secara akademik dan karier, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat dan lingkungan sekitarnya.</p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_4693_11-Awardee-YES-Medan-Angkatan-4-Diwisuda--Siap-Melangkah-Menuju-Perguruan-Tinggi-Negeri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283603/11-awardee-yes-medan-angkatan-4-diwisuda-siap-melangkah-menuju-perguruan-tinggi-negeri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>