<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Fri, 21 Aug 2026 20:17:25 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 18:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026]]></title>
            <description><![CDATA[Polresta Deli Serdang Gelar Upacara Peringatan Hari Juang Polri Tahun 2026]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Deliserdang- - Dalam rangka memperingati Hari Juang Polri Tahun 2026, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang menggelar upacara di Lapangan Apel Mapolresta Deli Serdang. dipimpin oleh Wakapolresta Deli Serdang AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH, Jumat (21/08/2026)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Adapun upacara dimulai pukul 07.30 WIB pagi hari dan diikuti oleh seluruh jajaran, baik dari unsur PJU, Perwira, Bintara, maupun ASN <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a>ta Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan upacara berlangsung dengan penuh khidmat. Prosesi diawali dengan masuknya Komandan Upacara dan Inspektur Upacara, kemudian dilanjutkan dengan penghormatan pasukan, laporan Komandan Upacara, serta mengheningkan cipta. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, rangkaian acara juga diisi dengan pembacaan sejarah singkat Hari Juang Polri, pembacaan naskah Proklamasi, serta pengumandangan lagu-lagu kebangsaan dan korps Polri seperti Mars Polri, Andika Bhayangkari, dan Himne Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Doa bersama menjadi penutup dalam upacara tersebut, sekaligus sebagai ungkapan syukur dan pengharapan agar seluruh personel Polri selalu diberi kekuatan dan keselamatan dalam menjalankan tugas pengabdian kepada bangsa dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dikonfirmasi, Kapolresta Deli Serdang, Kombes Pol Hendria Lesmana, S.I.K., M.Si., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Hari Juang Polri merupakan momentum penting untuk meneguhkan kembali semangat pengabdian Polri kepada bangsa dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hari Juang Polri bukan hanya sekadar seremoni, melainkan pengingat bagi kita semua bahwa tugas sebagai anggota Polri adalah amanah besar. Kita harus selalu siap mengabdi dengan penuh dedikasi, menjaga keamanan dan ketertiban, serta memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,&quot; tegas Kapolresta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kapolresta juga menambahkan bahwa semangat juang yang diwariskan para pendahulu Polri harus terus dijaga dan diwujudkan dalam bentuk kinerja nyata, profesional, dan berintegritas.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3883_Polresta-Deli-Serdang-Gelar-Upacara-Peringatan-Hari-Juang-Polri-Tahun-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285497/polresta-deli-serdang-gelar-upacara-peringatan-hari-juang-polri-tahun-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Empu Keris: Ngelmu Laku, Metalurgi, dan Jati Diri Peradaban Jawa</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 16:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Empu Keris: Ngelmu Laku, Metalurgi, dan Jati Diri Peradaban Jawa]]></title>
            <description><![CDATA[Empu Keris Ngelmu Laku, Metalurgi, dan Jati Diri Peradaban Jawa]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jepara&mdash; Di balik sebilah keris terdapat perjalanan panjang pengetahuan, keterampilan, laku batin, estetika, dan sejarah peradaban. Dalam tradisi Jawa, keris tidak lahir hanya dari tempaan api dan logam, tetapi juga dari ngelmu laku yang menjadi dasar seorang empu dalam berkarya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada ungkapan yang menggambarkan kedalaman tradisi tersebut: pusaka bertuah karena laku, keris berwibawa karena ngelmu. Jangka-jangkah dan kodrat wiradat menjadi bagian dari cara pandang manusia Jawa dalam memahami ikhtiar, perjalanan hidup, serta keteraturan alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jepara menjadi salah satu wilayah penting dalam tradisi produksi keris. Melalui Festival Mpu Tosan Aji yang digelar di Museum Kartini Jepara pada Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026, warisan tersebut kembali dihadirkan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beragam keris dipamerkan. Para penghayat kejawen dan pencinta tosan aji datang dari berbagai daerah untuk nguri-uri pusaka, menjaga agar pengetahuan mengenai keris tidak terputus oleh perubahan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dengan tekad kuat Ki Aryo Pandu dari Senapati Nusantara Yogyakarta. Sambutan hangat diberikan KPH Bambang Hadiningrat selaku Ketua Paguyuban Kawula Karaton Surakarta atau Pakasa Cabang Jepara. Turut menyambut KMT Susanti Purwaningrum, Pengageng Joglo Hadipuran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para penggemar tosan aji hadir dari Purworejo, Malang, Pekalongan, Bekasi, Nganjuk, Ponorogo, Ngawi, Boyolali, dan Tuban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pameran keris di Museum Kartini tersebut menjadi ruang perjumpaan budaya sekaligus memberikan inspirasi bagi pelestarian warisan budaya dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu, Sentral Perkerisan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu menempati posisi sentral dalam tradisi perkerisan. Ia bukan sekadar pembuat senjata, melainkan sosok yang memadukan keterampilan teknis, pengetahuan bahan, kepekaan rasa, filosofi, dan laku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sejarah peradaban manusia, kemampuan mengolah logam merupakan salah satu penanda kemajuan teknologi. Metalurgi memungkinkan manusia menciptakan berbagai peralatan yang kemudian mengubah kehidupan sosial, ekonomi, pertahanan, hingga kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, keris dapat dipandang sebagai pertemuan antara teknologi dan kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dalamnya terdapat nilai logika, etika, dan estetika. Budaya Jawa mengenal keselarasan cipta, rasa, dan karsa; juga keterpaduan iman, ilmu, dan amal serta keselarasan ulat, patrap, dan pangucap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> menjadi benda pusaka karena di dalamnya terdapat nilai yang lebih luas daripada sekadar material.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi masyarakat Jawa, keris juga menjadi sarana kawibawan, kawidadan, kamulyan, dan karaharjan. Empu diyakini memiliki kemampuan spiritual yang tinggi sehingga proses penciptaan pusaka tidak terlepas dari dimensi batin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Istilah tosan aji sendiri menjadi sebutan yang lekat dengan karya para empu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jepara dalam Peradaban Metalurgi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten Jepara memiliki jejak penting dalam perjalanan peradaban metalurgi dan tradisi keris Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kisah Empu Supa dari Kadipaten Tuban menjadi salah satu bagian dari narasi panjang tersebut. Empu Supa dikenal memiliki murid dan pengikut di berbagai wilayah. Tradisi keilmuan tosan aji kemudian diwariskan secara turun-temurun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jepara menjadi salah satu wilayah yang meneruskan warisan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangan budaya Jawa, pengetahuan seorang empu tidak hanya diukur dari kemampuan melihat sesuatu secara kasatmata. Ada pula konsep waskita, ngerti sakdurunge winarah, yang menggambarkan ketajaman pengetahuan dan kepekaan batin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warisan ilmu tosan aji kerajaan kemudian berkembang melewati berbagai zaman. Dari Medang, Kahuripan, Jenggala, Daha, Kediri, Singasari, Majapahit, Pengging, Malawapati, Demak, Pajang hingga Mataram, keris menjadi bagian dari perjalanan kebudayaan Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangguh, Wutuh, Sepuh, Ampuh&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> memuat konsep tangguh, wutuh, sepuh, dan ampuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangguh berkaitan dengan kawibawan dan kawidadan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wutuh mengandung gagasan tentang pikiran yang sistematis, integral, dan komprehensif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepuh mengingatkan kepada para leluhur yang telah memberikan tepa palupi, keteladanan yang patut dijadikan pijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan ampuh menjadi simbol kekuatan yang senantiasa mengokohkan jati diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perspektif etika, nilai tersebut termuat dalam berbagai sastra piwulang. <a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> dengan demikian tidak hanya dipahami melalui bentuk fisik, pamor, atau ricikannya, tetapi juga melalui pesan moral dan kebudayaan yang menyertainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pusaka menjadi sipat kandel, yang dalam pemaknaan budaya dapat dikaitkan dengan keberanian, keteguhan, dan kekuatan karakter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Estetika <a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> dan Pengabdian kepada Ibu Pertiwi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keindahan juga menjadi bagian penting dalam dunia perkerisan. Seorang empu membutuhkan cita rasa estetika untuk menghasilkan karya yang tidak hanya kuat secara material, tetapi juga memiliki nilai artistik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana festival semakin hidup dengan tampilnya Tari Bumi Pusaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiga putri menari dengan gerakan indah, lemah gemulai, namun sekaligus lincah dan gagah. Gambaran prajurit wanita yang membawa pusaka menjadi simbol pengabdian perempuan kepada tanah air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kusuma wanodya rerengganing tanah Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Putri-putri Jawa digambarkan sebagai penghias tanah Jawa sekaligus sosok yang memiliki peran dalam menjaga kehormatan dan masa depan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lagu Mars Jepara pun berkumandang. Semangat sigrak, gumyak, jenak, enak, penak menggugah masyarakat untuk terus membangun negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nama-nama besar seperti Ratu Shima, Ratu Kalinyamat, dan R.A. Kartini menjadi sumber inspirasi. Dari perjalanan para leluhur tersebut, nasionalisme bersemi dan patriotisme tumbuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Jepara untuk Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Kerajaan hingga Zaman Modern&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wedharing sabda yang disampaikan KPH Bambang Hadiningrat memperlihatkan bahwa Festival Mpu Tosan Aji tidak hanya menempatkan keris sebagai benda budaya, tetapi juga sebagai objek pengetahuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Abdi dalem Keraton Surakarta turut menjaga tradisi pusaka dari masa kerajaan. Sejarah panjang kerajaan Jawa memperlihatkan bagaimana pusaka memiliki posisi penting dalam kehidupan politik, kebudayaan, dan spiritualitas masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nagasasra dan Sabuk Inten dikenal dalam tradisi pusaka Keraton Demak Bintoro. Kyai Crubuk dikaitkan dengan kerajaan Pajang, sedangkan Kyai Plered menjadi salah satu pusaka yang lekat dengan tradisi Keraton Mataram.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, tradisi tersebut tidak boleh berhenti sebagai romantisme masa lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu Tomaji Jepara terus berkarya. Empu Keman meneruskan tradisi dengan pendekatan ilmu pengetahuan. Dinamika keris harus dapat berjalan bersama sains dan modernitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Generasi muda perlu diberikan ruang untuk mempelajari perkerisan secara akademis, termasuk melalui pendidikan di jurusan perkerisan ISI Surakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tradisi perlu dipayungi dan dipayoni agar tetap hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap insan dapat mengambil peran dalam menjaga, mengembangkan, memperkenalkan, dan memberdayakan budaya keris. Mayokke, ngedolke, mbandhani menjadi bagian dari ikhtiar agar warisan budaya tidak hanya disimpan, tetapi juga memiliki masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu dan Pengabdian Lahir Batin&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu keris merupakan salah satu profesi tertua dalam lintasan peradaban manusia. Pada masa kerajaan, keberadaan empu memiliki arti strategis karena kerajaan membutuhkan simbol-simbol kekuasaan, legitimasi, serta identitas kebudayaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di balik simbol tersebut terdapat pengabdian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ngelmu laku mengajarkan bahwa ilmu tanpa laku belum sempurna. Pengetahuan harus diwujudkan dalam tindakan, ketekunan, pengabdian, dan tanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/keris/" target="_blank">Keris</a> akhirnya menjadi cermin manusia Jawa: kuat tetapi tidak selalu keras, indah tetapi tidak sekadar hiasan, berwibawa tetapi tidak harus menyombongkan diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mempelajari keris berarti membaca sejarah. Memahami keris berarti menggali filosofi. Menghargai keris berarti menghormati kerja empu dan leluhur. Melestarikan keris berarti menjaga salah satu bagian penting dari jati diri kebudayaan Nusantara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Jepara, api tungku para empu seolah terus menyala.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari tempaan logam lahir karya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari karya lahir pusaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pusaka lahir kawruh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan dari kawruh lahir kesadaran untuk menjaga jati diri bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Purwadi<br>Jepara, Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5471_Empu-Keris--Ngelmu-Laku--Metalurgi--dan-Jati-Diri-Peradaban-Jawa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285496/empu-keris-ngelmu-laku-metalurgi-dan-jati-diri-peradaban-jawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kawruh Pusaka Keris: Dari Jepara untuk Indonesia, Merawat Warisan Leluhur dan Jati Diri Bangsa</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 16:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kawruh Pusaka Keris: Dari Jepara untuk Indonesia, Merawat Warisan Leluhur dan Jati Diri Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Kawruh Pusaka Keris Dari Jepara untuk Indonesia, Merawat Warisan Leluhur dan Jati Diri Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> &mdash; <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> kembali menunjukkan dirinya sebagai salah satu ruang penting dalam pelestarian budaya perkerisan Nusantara. Sejak 20 Agustus 2026, kegiatan Kawruh Pusaka Keris digelar oleh Pamardi Budaya dengan berpusat di Joglo Hadipuran, Sukodono, Tahunan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan tersebut tidak sekadar menghadirkan pameran benda pusaka. Lebih jauh, kegiatan ini menjadi ruang untuk mbabar kawruh, menggali pengetahuan, sejarah, filosofi, seni, hingga nilai spiritual yang melekat pada keris dan tradisi tosan aji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah kegiatan di Joglo Hadipuran, rangkaian acara berlanjut di Pendopo Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> dan kemudian di Museum Kartini yang berada di kawasan Alun-Alun <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>. Beragam keris dipamerkan sebagai bagian dari Festival Mpu Tosan Aji yang berlangsung pada Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini diikuti para penghayat kejawen dan pencinta tosan aji dari berbagai daerah. Mereka datang antara lain dari Purworejo, Malang, Pekalongan, Bekasi, Nganjuk, Ponorogo, Ngawi, Boyolali, hingga Tuban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir dengan tekad kuat Ki Aryo Pandu dari Senapati Nusantara Yogyakarta. Sambutan hangat juga diberikan KPH Bambang Hadiningrat selaku Ketua Paguyuban Kawula Karaton Surakarta (Pakasa) Cabang <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>, serta KMT Susanti Purwaningrum selaku Pengageng Joglo Hadipuran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris Bukan Sekadar Senjata&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pandangan budaya Jawa, keris bukan sekadar benda tajam atau senjata tradisional. Keris merupakan bagian dari tosan aji, karya empu yang mengandung perpaduan pengetahuan, keterampilan, filosofi, estetika, dan laku budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ngelmu laku menjadi salah satu dasar penting dalam tradisi pembuatan keris. Karena itu muncul ungkapan bahwa pusaka bertuah karena laku, sedangkan keris berwibawa karena ngelmu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris ditempatkan sebagai sarana kawibawan, kawidadan, kamulyan, dan karaharjan. Di balik bentuk, pamor, ricikan, dan proses pembuatannya terdapat pemaknaan yang panjang mengenai hubungan manusia dengan alam, sesama manusia, serta Sang Pencipta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu dalam tradisi Jawa juga diyakini bukan hanya seorang pandai besi. Ia merupakan sosok yang memiliki kemampuan teknis sekaligus kedalaman spiritual. Proses penciptaan keris menjadi perpaduan antara keahlian metalurgi dan laku batin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, sejarah keris tidak dapat dilepaskan dari sejarah perkembangan peradaban manusia. Metalurgi menjadi salah satu indikator kemajuan teknologi. Peradaban yang kokoh antara lain dibangun melalui kemampuan manusia mengolah logam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> dan Jejak Empu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> memiliki posisi penting dalam perjalanan budaya perkerisan. Kabupaten ini menjadi salah satu pusat produksi keris tradisional sekaligus ruang bertemunya para empu, pemerhati, kolektor, dan pelestari budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jejak Empu Supa dari Kadipaten Tuban juga menjadi bagian dari narasi panjang perkembangan perkerisan Jawa. Tradisi keilmuan tosan aji kemudian diwariskan secara turun-temurun dan berkembang di berbagai wilayah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tradisi Jawa dikenal ungkapan &quot;waskita, ngerti sakdurunge winarah&quot;, sebuah gambaran tentang ketajaman batin dan keluasan pengetahuan yang diidealkan dalam kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nama-nama empu dan karya mereka menjadi bagian dari perjalanan sejarah kerajaan-kerajaan Jawa. Dari Medang, Kahuripan, Jenggala, Daha, Kediri, Singasari, Majapahit, Pengging, Malawapati, Demak, Pajang hingga Mataram, keris hadir sebagai bagian dari simbol kebudayaan dan kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pusaka seperti Nagasasra dan Sabuk Inten, yang dikaitkan dengan tradisi Keraton Demak Bintoro, Kyai Crubuk dalam tradisi Pajang, serta Kyai Plered dalam tradisi Mataram, memperlihatkan bagaimana keris mendapatkan tempat penting dalam ingatan sejarah dan kebudayaan Jawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangguh, Wutuh, Sepuh, Ampuh&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris juga memuat konsep tangguh, wutuh, sepuh, dan ampuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tangguh berkaitan dengan kawibawan dan kawidadan. Wutuh mengandung gagasan tentang pikiran yang sistematis, integral, dan komprehensif. Sepuh mengingatkan manusia kepada leluhur yang telah memberikan tepa palupi, keteladanan yang dapat dijadikan pedoman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara ampuh dimaknai sebagai kekuatan yang senantiasa mengokohkan jati diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari perspektif etika, nilai-nilai tersebut berkelindan dengan sastra piwulang. Keris akhirnya tidak hanya dipahami melalui bentuk fisiknya, tetapi juga melalui pesan moral yang menyertainya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kebudayaan Jawa, nilai itu dapat dibaca melalui konsep cipta, rasa, karsa; iman, ilmu, amal; serta ulat, patrap, pangucap. Pengetahuan harus beriringan dengan sikap, ucapan, tindakan, dan tanggung jawab moral.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seni yang Menghidupkan Pusaka&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembukaan pameran semakin semarak dengan hadirnya Tari Bumi Pusaka. Tiga putri tampil lemah gemulai dengan gerakan yang sekaligus lincah dan gagah, menggambarkan sosok prajurit wanita yang membawa pusaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertunjukan tersebut menjadi simbol bahwa pelestarian keris tidak hanya berbicara tentang benda, tetapi juga tentang seni, karakter, pengabdian, dan kecintaan kepada tanah air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lagu Mars <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> yang berkumandang dengan semangat sigrak, gumyak, jenak, enak, penak semakin membangkitkan suasana kebangsaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> memiliki sejumlah figur sejarah yang menjadi sumber inspirasi, mulai dari Ratu Shima, Ratu Kalinyamat hingga R.A. Kartini. Semangat perjuangan mereka menegaskan bahwa kebudayaan dapat menjadi sumber energi untuk membangun bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> untuk Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melestarikan dengan Ilmu, Bukan Sekadar Mengagumi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam wedharing sabda-nya, KPH Bambang Hadiningrat menekankan pentingnya unsur logika dalam Festival Mpu Tosan Aji. Pelestarian keris membutuhkan pemahaman yang tidak berhenti pada kekaguman terhadap bentuk dan aura pusaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris perlu dipelajari berdasarkan konteks historis. Untuk memahami nilai yang terkandung di dalamnya dibutuhkan analisis filosofis. Sementara keindahannya dapat dikaji melalui pendekatan estetis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, pelestarian keris harus berjalan bersama ilmu pengetahuan dan perkembangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Empu Tomaji <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> disebut terus berkarya, sementara Empu Keman meneruskan tradisi dengan pendekatan ilmu pengetahuan. Generasi perkerisan juga mulai diarahkan untuk belajar secara akademis, termasuk melalui jurusan perkerisan di ISI Surakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tradisi dan modernitas tidak harus dipertentangkan. Justru keduanya dapat berjalan beriringan agar keris tetap hidup sebagai kebudayaan, bukan sekadar menjadi artefak masa lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menghidupkan Kembali Kawruh Leluhur&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris merupakan salah satu profesi tertua dalam lintasan peradaban. Pada masa kerajaan, empu memiliki posisi strategis karena kerajaan membutuhkan simbol-simbol kekuasaan, legitimasi, sekaligus nilai spiritual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, di era modern, tantangannya berbeda. Keris harus ditempatkan sebagai sumber pengetahuan budaya yang dapat dipelajari secara terbuka, kritis, dan bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kegiatan seperti Kawruh Pusaka Keris memiliki arti penting. Pameran di Museum Kartini bukan hanya memperlihatkan benda-benda pusaka, tetapi membuka ruang dialog antargenerasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pelestari, empu, akademisi, penghayat budaya, kolektor, dan masyarakat dapat bertemu untuk membicarakan masa lalu sekaligus memikirkan masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keris mengajarkan bahwa sebuah bangsa tidak cukup hanya memiliki warisan. Warisan harus dipahami, dirawat, dikembangkan, dan diwariskan kembali kepada generasi berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Murih padhanging sasmita&mdash;agar semakin terang dalam menangkap makna dan pesan yang terkandung di balik warisan leluhur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>, kawruh pusaka tidak berhenti sebagai cerita masa lalu. Ia menjadi jalan untuk merawat identitas, memperkuat karakter, menumbuhkan nasionalisme, dan menghidupkan kembali kesadaran bahwa kebudayaan adalah bagian penting dari jatidiri Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pusaka untuk kawruh. Dari kawruh untuk jatidiri. Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a> untuk Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Purwadi<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/jepara/" target="_blank">Jepara</a>, Jumat Kliwon, 21 Agustus 2026]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9130_Kawruh-Pusaka-Keris--Dari-Jepara-untuk-Indonesia--Merawat-Warisan-Leluhur-dan-Jati-Diri-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285495/kawruh-pusaka-keris-dari-jepara-untuk-indonesia-merawat-warisan-leluhur-dan-jati-diri-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketika Sinyal Menjadi Harapan: Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, Menghubungkan Indonesia dari Kota hingga Pelosok</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketika Sinyal Menjadi Harapan: Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, Menghubungkan Indonesia dari Kota hingga Pelosok]]></title>
            <description><![CDATA[Ketika Sinyal Menjadi Harapan Telkomsel Melayani Sepenuh Hati, Menghubungkan Indonesia dari Kota hingga Pelosok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh: Ismail Nasution&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di balik sebuah panggilan telepon yang tersambung, pesan WhatsApp yang terkirim, video pembelajaran yang bisa diputar, hingga pelaku usaha kecil yang mampu memasarkan produknya melalui internet, ada satu hal yang sering luput dari perhatian: konektivitas telah menjadi bagian penting dari kehidupan masyarakat Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari ini, jaringan telekomunikasi bukan lagi sekadar urusan sinyal di layar telepon genggam. Konektivitas telah menjelma menjadi jembatan yang menghubungkan keluarga, membuka peluang ekonomi, memperluas akses pendidikan, mempercepat informasi, bahkan menjadi penopang komunikasi ketika masyarakat menghadapi situasi darurat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di titik inilah makna &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> Melayani Sepenuh Hati untuk Indonesia&quot; menemukan relevansinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> memasuki usia 31 tahun dengan menegaskan kembali komitmennya menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih personal, relevan, dan bermakna. Perusahaan menyebut konektivitas bukan semata persoalan teknologi, tetapi bagaimana teknologi mampu hadir lebih dekat dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan Sekadar Menjual Sinyal&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melayani dengan sepenuh hati sesungguhnya bukan perkara seberapa banyak menara berdiri atau seberapa cepat internet dapat digunakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran yang lebih penting adalah seberapa besar konektivitas tersebut menghadirkan perubahan dalam kehidupan manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bayangkan seorang anak di daerah yang jauh dari pusat kota yang dapat mengikuti pembelajaran digital. Bayangkan pula seorang pedagang kecil yang sebelumnya hanya mengandalkan pelanggan sekitar, kemudian mampu menawarkan produknya ke pasar yang lebih luas melalui media sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atau seorang anak yang berada jauh dari kampung halaman, tetapi masih dapat melihat wajah orang tuanya melalui panggilan video.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di situlah teknologi berhenti menjadi sekadar teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berubah menjadi jembatan antarmanusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> sendiri menyatakan bahwa pengembangan konektivitas terus diarahkan hingga wilayah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), sebagai bagian dari upaya menghadirkan akses digital yang lebih inklusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Indonesia yang wilayahnya begitu luas dan geografisnya tidak sederhana, pemerataan konektivitas bukan pekerjaan ringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun justru di wilayah-wilayah yang penuh tantangan itulah makna pelayanan diuji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika Konektivitas Menjadi Penyelamat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makna melayani sepenuh hati juga terlihat ketika masyarakat berada dalam kondisi sulit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah Sumatera menjadi salah satu contoh. Dalam situasi seperti itu, komunikasi bukan lagi sekadar kebutuhan untuk bersosialisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komunikasi dapat menjadi urat nadi keselamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi tentang kondisi keluarga, koordinasi bantuan, penyampaian informasi kepada masyarakat hingga komunikasi antartim di lapangan sangat bergantung pada konektivitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> Emergency Response and Recovery Activity (TERRA), <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> menyatakan turut mendukung masyarakat terdampak bencana di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat melalui pemulihan jaringan serta bantuan kemanusiaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesannya sederhana tetapi penting:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ketika keadaan sulit, pelayanan tidak boleh ikut berhenti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Justru ketika masyarakat paling membutuhkan, di sanalah sebuah perusahaan diuji apakah benar-benar hadir untuk pelanggan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari Sumatera Utara, Cerita Itu Terus Bergerak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sumatera Utara memiliki karakter geografis dan sosial yang beragam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hiruk-pikuk Kota Medan, kawasan industri dan perdagangan, daerah pegunungan, kawasan wisata, hingga Kepulauan Nias yang berada di tengah Samudra Hindia, kebutuhan masyarakat terhadap konektivitas terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Medan, konektivitas menjadi bagian dari aktivitas bisnis dan ekonomi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di kawasan wisata, internet membantu wisatawan berbagi pengalaman sekaligus membantu pelaku UMKM memperkenalkan produknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara di wilayah kepulauan dan daerah dengan tantangan geografis, konektivitas memiliki arti yang lebih mendasar: mengurangi jarak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mencatat bahwa upaya menjaga ketersediaan jaringan di Sumatera Utara, termasuk Kepulauan Nias, terus dilakukan. Bahkan program inklusi digital Nias meraih penghargaan Connecting the Unconnected dalam Glotel Awards 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini menunjukkan bahwa cerita tentang jaringan bukan hanya cerita tentang teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini adalah cerita tentang manusia yang ingin tetap terhubung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologi Harus Berpihak kepada Manusia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan teknologi bergerak sangat cepat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari 4G menuju 5G, dari layanan konvensional menuju ekosistem digital, hingga pemanfaatan kecerdasan buatan untuk meningkatkan kualitas jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi kecanggihan teknologi akan kehilangan maknanya apabila manusia tidak merasakan manfaatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pendekatan Customer First menjadi penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> menyatakan terus memperkuat budaya kerja yang menempatkan kebutuhan pelanggan sebagai dasar pengambilan keputusan, termasuk melalui penyederhanaan proses layanan, peningkatan kapabilitas digital dan penguatan kualitas interaksi dengan pelanggan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan kata lain, teknologi seharusnya tidak membuat manusia semakin rumit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, teknologi harus membuat kehidupan menjadi lebih mudah, lebih cepat dan lebih dekat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melayani Saat Semua Orang Membutuhkan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ujian terbesar sebuah jaringan bukan ketika trafik normal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ujian sebenarnya datang ketika jutaan orang secara bersamaan membutuhkan koneksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada Ramadan dan Idulfitri 2026, misalnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mengoptimalkan jaringan di 495 titik prioritas, mulai dari jalur mudik, simpul transportasi, kawasan wisata, permukiman hingga titik keramaian. Perusahaan juga menggunakan pemantauan berbasis AI untuk menjaga kualitas jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puncak pergerakan pelanggan antarwilayah bahkan mencapai 10,9 juta pelanggan pada H+1 Idulfitri, dengan trafik data mencapai 70,4 petabyte.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka-angka itu memang besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di balik setiap angka terdapat manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada keluarga yang sedang bersilaturahmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pemudik yang mengabarkan dirinya telah tiba dengan selamat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pedagang yang tetap berjualan secara daring.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada pekerja yang tetap menjalankan tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada anak yang mencari informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada jutaan cerita yang bergerak melalui jaringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah wajah sesungguhnya dari konektivitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sepenuh Hati Bukan Sekadar Slogan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia sedang bergerak menuju masyarakat yang semakin digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, kebutuhan terhadap konektivitas akan semakin besar. Tantangannya pun semakin kompleks: pemerataan akses, kualitas jaringan, keamanan digital, keterjangkauan layanan, hingga kemampuan masyarakat memanfaatkan teknologi secara produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mempunyai posisi strategis dalam perjalanan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, &quot;Melayani Sepenuh Hati&quot; seharusnya tidak berhenti sebagai slogan perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia harus terus diwujudkan melalui jaringan yang semakin merata, layanan yang semakin mudah, respons yang semakin cepat, inovasi yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat, serta keberpihakan kepada mereka yang selama ini berada di sisi terluar dari kemajuan digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab Indonesia bukan hanya Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia bukan hanya kota-kota besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia adalah ribuan pulau, jutaan keluarga, pelaku UMKM, nelayan, petani, pelajar, pekerja, guru, tenaga kesehatan dan seluruh masyarakat yang memiliki hak yang sama untuk terhubung dengan dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menghubungkan Indonesia, Menguatkan Indonesia&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, ukuran keberhasilan teknologi bukan hanya berapa gigabit kecepatannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran yang jauh lebih penting adalah berapa banyak kehidupan yang menjadi lebih baik karena teknologi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika seorang ibu dapat berbicara dengan anaknya yang berada jauh di perantauan, ketika seorang pelaku UMKM mendapatkan pembeli dari luar daerah, ketika seorang siswa memperoleh pengetahuan dari internet, ketika masyarakat terdampak bencana masih dapat meminta pertolongan&mdash;di sanalah sebuah jaringan menemukan maknanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mungkin membangun infrastruktur digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi masyarakatlah yang menghidupkan manfaatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, melayani sepenuh hati berarti hadir bukan hanya ketika pelanggan membutuhkan hiburan, tetapi juga ketika membutuhkan informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan hanya ketika keadaan normal, tetapi juga ketika bencana datang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan hanya di pusat kota, tetapi juga hingga wilayah yang jauh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan bukan sekadar membuat Indonesia terhubung, tetapi membuat konektivitas itu menjadi kekuatan untuk tumbuh, bertahan dan maju bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab pada akhirnya, satu batang sinyal di layar ponsel mungkin terlihat sederhana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tetapi bagi seseorang yang sedang menunggu kabar dari orang tercinta, bagi seorang pelaku usaha yang sedang menanti pesanan, atau bagi masyarakat yang sedang menghadapi bencana, sinyal itu bisa berarti sesuatu yang jauh lebih besar:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;harapan bahwa mereka tidak sendirian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan ketika konektivitas mampu menghadirkan harapan itulah, &quot;Melayani Sepenuh Hati untuk Indonesia&quot; bukan lagi sekadar kata-kata. Ia menjadi tindakan yang dirasakan dari hati ke hati.***]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9692_Ketika-Sinyal-Menjadi-Harapan--Telkomsel-Melayani-Sepenuh-Hati--Menghubungkan-Indonesia-dari-Kota-hingga-Pelosok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285494/ketika-sinyal-menjadi-harapan-telkomsel-melayani-sepenuh-hati-menghubungkan-indonesia-dari-kota-hingga-pelosok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Manun Gren Berharap Bagi yang Menemukan Berkas Mobil Pick Up Miliknya Akan Diberi Hadiah</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 14:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Manun Gren Berharap Bagi yang Menemukan Berkas Mobil Pick Up Miliknya Akan Diberi Hadiah]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Manun Gren warga Seiblutu Pasar IX No 59 Padang Bulan Selayang berharap bagi masyarakat yang menemukan tas warna hitam be]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Manun Gren warga Seiblutu Pasar IX No 59 Padang Bulan Selayang berharap bagi masyarakat yang menemukan tas warna hitam berisikan satu (1) berkas BPKB dan STNK Mobil Pick Up DAIHATSU Type S401RP-PMREJJ HA Tahun 2021 No Pol BK 8635 BC akan diberikan hadiah sepantasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Hal itu dikatakan Manun Gren kepada wartawan, Jumat (21/8/2026) setelah beberapa hari lalu tepatnya satu (1) minggu yang lalu tercecer/hilang ketika dirinya berada di kawasan Medan Marelan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lanjut Manun Gren, satu (1) berkas yang berada didalam tas hitam dimaksud adalah, surat/buku BPKB dan STNK Mobil Pick Up DAIHATSU Type S401RP-PMREJJ HA Tahun 2021 No Pol BK 8635 BC, NO RANGKA : MHKP3BA1JMK166810, NO MESIN : K3MH99356, Warna : ABU ABU METALIK, Warna TNKB : HITAM, No BPKB : Q09107661<br>KODE LOKASI : 3328, No URUT Pendaftaran : 3683/40 3328/A/16112021, STNK Atas Nama : ANDRY AGASHI TARIGAN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Bagi yang menemukan berkas/surat mobil pick up milik saya harap hubungi No Hp 0882-7710-6234 a.n Manun Gren. Tidak dituntut dan akan diberikan hadiah sepantasnya," ucap Manun yang rencananya akan membuat laporan kehilangan kepada pihak kepolisian.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5057_Manun-Gren-Berharap-Bagi-yang-Menemukan-Berkas-Mobil-Pick-Up-Miliknya-Akan-Diberi-Hadiah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285493/manun-gren-berharap-bagi-yang-menemukan-berkas-mobil-pick-up-miliknya-akan-diberi-hadiah/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">OTT KPK Gegerkan Kampus, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 13:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[OTT KPK Gegerkan Kampus, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[OTT KPK Gegerkan Kampus, Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Ditangkap]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PURWOKERTO &mdash; Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggegerkan dunia pendidikan tinggi. Kali ini, operasi tangkap tangan (OTT) lembaga antirasuah menyasar jajaran pimpinan Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Purwokerto, Jawa Tengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rektor Unsoed Prof. Akhmad Sodiq menjadi salah satu pihak yang diamankan KPK dalam operasi yang berlangsung sejak Kamis (20/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua KPK Setyo Budiyanto membenarkan bahwa orang nomor satu di Unsoed tersebut ikut terjaring dalam operasi senyap itu. Selain rektor, Wakil Rektor Bidang Akademik Prof. Noor Farid dan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Prof. Norman Arie Prayogo juga disebut ikut diamankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menyebut operasi tersebut berkaitan dengan dugaan penerimaan oleh penyelenggara negara dalam proses penerimaan mahasiswa baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rangkaian OTT itu, KPK mengamankan total 14 orang. Sebanyak 12 orang diamankan di wilayah Purwokerto, sedangkan dua lainnya diamankan di Jakarta. Penyidik juga menyita uang tunai ratusan juta rupiah sebagai barang bukti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini menjadi sorotan serius karena dugaan praktik transaksional tersebut terjadi pada proses penerimaan mahasiswa baru&mdash;gerbang awal seseorang memasuki dunia pendidikan tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPK sendiri masih melakukan pemeriksaan terhadap para pihak yang diamankan untuk menentukan status hukum masing-masing. Karena itu, dugaan keterlibatan setiap pihak masih harus dibuktikan melalui proses hukum dan asas praduga tak bersalah tetap berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;OTT terhadap pimpinan perguruan tinggi negeri ini sekaligus menjadi tamparan keras bagi tata kelola pendidikan tinggi. Kampus yang semestinya menjadi ruang pembentukan integritas dan meritokrasi justru kini terseret dalam perkara yang diduga berkaitan dengan transaksi dalam penerimaan mahasiswa baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Publik kini menunggu langkah KPK berikutnya: siapa yang akan ditetapkan sebagai tersangka, berapa nilai dugaan suap yang sebenarnya, serta bagaimana pola transaksi tersebut berlangsung hingga menyeret pucuk pimpinan Unsoed.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika dugaan tersebut terbukti, perkara ini bukan sekadar persoalan hukum individu, tetapi juga menjadi alarm serius mengenai transparansi dan integritas proses penerimaan mahasiswa di perguruan tinggi negeri.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7867_OTT-KPK-Gegerkan-Kampus--Rektor-Unsoed-Akhmad-Sodiq-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285492/ott-kpk-gegerkan-kampus-rektor-unsoed-akhmad-sodiq-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota mancing bareng, lomba dalam rangka HUT ke-81 RI Meraih Juara 4.</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 13:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota mancing bareng, lomba dalam rangka HUT ke-81 RI Meraih Juara 4.]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota mancing bareng, lomba dalam rangka HUT ke81 RIMeraih Juara 4.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P Siantar -Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi meraih juara 4 Lomba <a href="https://www.sumut24.co/tag/mancing/" target="_blank">Mancing</a> Bareng Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn. Lomba untuk memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) tersebut juga diikuti Wesly, serta dilaksanakan di Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar, Komplek Balai Benih Ikan, Jalan Tuan Rondahaim Saragih Kelurahan Pondok Sayur Kecamatan Siantar Martoba, Kamis (20/08/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wali Kota Wesly dalam sambutannya mengatakan, lomba memancing mungkin terlihat sederhana, tetapi memiliki makna yang sangat besar. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/mancing/" target="_blank">Mancing</a> bareng bukan hanya tentang mendapatkan ikan, tetapi bagaimana kita dapat duduk bersama, bercengkerama, saling mengenal dan membangun kebersamaan antara Pemerintah Kota Pematangsiantar dengan masyarakat,&quot; kata Wesly &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly ingin ingin menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk semakin mendekatkan pemerintah dengan masyarakat. Pemerintah, katanya, tidak hanya hadir dalam kegiatan-kegiatan resmi, tetapi juga hadir di tengah masyarakat, mendengarkan aspirasi, melihat kondisi secara langsung, dan bersama-sama membangun Kota Pematangsiantar menjadi kota yang semakin Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam suasana peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, mari kita maknai kemerdekaan dengan memperkuat persatuan dan gotong royong. Kemerdekaan bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus kita isi dengan kerja nyata, kepedulian, kebersamaan dan semangat membangun daerah,&quot; tukasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly juga menyampaikan apresiasi kepada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar serta seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan tersebut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih juga kepada seluruh masyarakat yang telah hadir dan ikut memeriahkan acara ini,&quot; ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepada seluruh peserta, Wesly berpesan agar menikmati kegiatan tersebut dengan penuh kegembiraan. Yang paling penting bukan siapa yang mendapatkan ikan paling banyak, tetapi bagaimana dapat tertawa bersama, bersilaturahmi, dan mempererat hubungan antara pemerintah dan masyarakat.<br>&quot;Semoga <a href="https://www.sumut24.co/tag/mancing/" target="_blank">Mancing</a> Bareng ini dapat menjadi kegiatan yang membawa kebahagiaan, memperkuat rasa persaudaraan, dan menjadi salah satu bentuk nyata semangat Pematangsiantar yang rukun, kompak, dan bergotong royong,&quot; sebutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selamat mengikuti kegiatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/mancing/" target="_blank">Mancing</a> Bareng. Semoga kita semua mendapatkan keberkahan, kebahagiaan, dan tentunya hasil pancingan yang banyak,&quot; tambah Wesly.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Pematangsiantar Drs Legianto Pardamean Manurung MAP dalam laporannya menerangkan, lomba tersebut untuk mengisi waktu luang dan memuaskan hobi bagi penggemar mancing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami fasilitasi hobi mancing di sini,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pardamean menyampaikan, kegiatan tersebut bertujuan mempererat silaturahmi masyarakat Kota Pematangsiantar, mendorong cinta tanah air, menjunjung tinggi sportivitas, serta menyalurkan hobi memancing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara diisi dengan penaburan ikan pancing ke kolam oleh Wesly. Lalu, Wesly dan Ny Liswati melempar pancing ke kolam tanda dimulainya perlombaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Waktu perlombaan selama 90 menit, dengan ketentuan pemenang adalah peserta yang memeroleh ikan paling berat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juara 1 diraih peserta nomor 130 dengan berat ikan 3 kilogram (kg); juara 2 nomor peserta 155 dengan ikan seberat 2,5 kg; juara 3 nomor peserta 90 dengan berat ikan 2 kg; serta juara 4 diraih oleh Ketua TP PKK Ny Liswati dengan ikan seberat 1,7 kg.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadiah kepada pemenang diserahkan oleh Wesly didampingi Ny Liswati. Acara juga dimeriahkan sosialisasi, kuis, dan doorprize oleh Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir, perwakilan BI Pematangsiantar, Koordinator Bank Sumut Cabang Pematangsiantar Subhan Pardosi, staf ahli, pimpinan OPD, serta para camat. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7256_Wali-Kota-mancing-bareng--lomba-dalam-rangka-HUT-ke-81-RI-Meraih-Juara-4-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285491/wali-kota-mancing-bareng-lomba-dalam-rangka-hut-ke81-ri-meraih-juara-4/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketua TP PKK Kota Liswati membuka kegiatan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 13:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketua TP PKK Kota Liswati membuka kegiatan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja]]></title>
            <description><![CDATA[Ketua TP PKK Kota Liswati membuka kegiatan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P.Siantar I Sumut 24.co<br>Ketua TP PKK Kota Pematangsiantar Ny Liswati Wesly Silalahi membuka kegiatan Pembinaan dan Pencegahan Narkoba bagi Anak Remaja di Ruang Serbaguna Balai Kota, Jalan Merdeka, Kamis (20/08/2026) siang. Kegiatan ini merupakan bagian program kerja Pokja I yang diketuai Ny Reni Kastaria Johannes Sihombing. Ny Reni sekaligus menjadi narasumber tentang pencegahan narkoba bagi anak remaja, yang menjadi rangkaian Perlombaan Pola Asuh Anak Remaja (PAAR) TP PKK Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Ketua TP PKK Ny Liswati menyampaikan, masa remaja adalah masa depan bangsa yang sangat berharga bila tidak bersentuhan dengan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Anak-anakku yang saya cintai, masa remaja adalah yang paling berharga. Namun, di usia muda ini, kalian anak-anakku bisa menjadi sasaran utama peredaran gelap narkoba. Jadi melalui kegiatan hari ini, mari kita kuatkan tekad untuk berkata &#039Tidak pada Narkoba&#039;!&quot; ajak Ny Liswati di hadapan para remaja yang mengikuti kegiatan.<br><br>Ny Liswati menekankan agar menjadi remaja yang cerdas, kreatif, dan berprestasi tanpa barang haram tersebut.<br><br>&quot;Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja keras mempersiapkan kegiatan ini. Semoga Tuhan senantiasa memberikan kemudahan dan kelancaran dalam setiap upaya yang kita lakukan,&quot; tuturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Sekretaris TP PKK Kota Pematangsiantar Rasta Eliya Ginting dalam laporannya menyampaikan kegiatan ini diselenggarakan untuk mendukung program kerja Pokja I, yaitu Lomba PAAR Tingkat Kota Pematangsiantar, yang diikuti Kelurahan Pardomuan Kecamatan Siantar Timur dan Kelurahan Tambun Nabolon Kecamatan Siantar Martoba.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selain itu, tujuan dari kegiatan hari ini adalah untuk mencegah anak dan remaja dari narkoba, dan melindungi generasi muda dari bahaya kerusakan fisik, mental, dan sosial melalui peningkatan pemahaman, penguatan mental, serta penciptaan lingkungan pergaulan yang sehat dan positif,&quot; terangnya.<br><br>Ia juga menerangkan, peserta yang mengikuti kegiatan berjumlah sekitar 70 remaja, dan merupakan kader dari setiap kelurahan se-Kota Pematangsiantar.<br><br>Kemudian, dilanjut pemaparan oleh Ny Reni Johannes Sihombing. Ia mengatakan, narkoba merupakan jendela yang dapat merusak generasi masa depan anak muda dan remaja.<br><br>&quot;Ini kenapa disebut sebagai jendela narkoba. Jadi walaupun itu jendela, tidak usah kalian masuk ke jendela tersebut, tidak usah pandang-pandang dari jendela itu,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Narkoba, sambung Ny Reni, adalah kenikmatan sesaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak selamanya, sebentar enak, setelah itu kembali ke realita kehidupan, pusing lagi cari lagi narkoba, sampai habis uangnya, sampai habis semua terjual. Akhirnya apa, sakit-sakitan. Jauhilah narkoba, walaupun pengetahuan saja tidak cukup. Semoga Tuhan Yang Maha Kuasa akan mempermudah setiap langkah anak-anak kami sekalian untuk mencapai cita-citanya. Kelak menjadi orang yang membanggakan keluarga serta membanggakan nusa dan bangsa,&quot; tukasnya. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2259_Ketua-TP-PKK-Kota-Liswati-membuka-kegiatan-Pembinaan-dan-Pencegahan-Narkoba-bagi-Anak-Remaja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285490/ketua-tp-pkk-kota-liswati-membuka-kegiatan-pembinaan-dan-pencegahan-narkoba-bagi-anak-remaja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPC AWI Kota Medan Desak Polres Pelabuhan Belawan Bersihkan Lokasi Judi Mesin Tembak Ikan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPC AWI Kota Medan Desak Polres Pelabuhan Belawan Bersihkan Lokasi Judi Mesin Tembak Ikan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk memberantas dan memerangi segala bentuk perjudian dengan menindak tegas pem]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Menindak lanjuti intruksi Kapolda Sumut untuk memberantas dan memerangi segala bentuk perjudian dengan menindak tegas pemilik maupun para pelaku di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> ternyata masih isapan jempol belaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pasalnya, sejumlah titik lokasi judi mesin tembak ikan yang berada di Wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> masih tetap beroperasi hingga 24 jam nonstop. Bahkan, lokasi judi tersebut terkesan dipelihara oleh oknum oknum tidak bertanggungjawab yang mencari keuntungan pribadi maupun kelompok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Menyikapi itu, Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan meminta kepada Kapolda Sumut, Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto dan Kapolres Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>, AKBP Rosef Efendi agar bersikap tegas dalam memberantas perjudian di Wilkum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_1000338303.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Guna berjalannya program Polda Sumut dalam penindakan danbmemberantas penyakit masyarakat (Pekat) diantaranya, perjudian jenis tembak ikan, DPC AWI Kota Medan meminta Kapolda Sumut, <br>Irjen Pol Whisnu Hermawan Februanto mengintruksikan Kapolres Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a>, AKBP Rosef Efendi menutup lokasi/lapak judi mesin ikan diwilayah hukumnya yang terkesan bebas membuka bisnis haramnya 24 jam nonstop secara terang terangan," ucap Budi H Sormin (Busor) Ketua Dewan Pimpinan Cabang Aliansi Wartawan Indonesia (DPC AWI) Kota Medan didampingi, Sudarmanto Sekjen DPC AWI Kota Medan, Jumat (21/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lanjut Busor, jika lapak/lokasi perjudian mesin tembak ikan di Wilayah Hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> itu tidak sesegera mungkin ditertibkan, makan akan dikhawatirkan menciptakan pelanggaran hukum lainya seperti masuknya peredaran narkoba dan tindakan kriminalitas lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Jika dibiarkan, kita khawatir akan ada timbulnya tindakan pelanggaran pelanggaran hukum lainya seperti, masuknya peredaran narkotika dan tindakan kriminalitas seperti, Begal, Curanmor dan tindak kejahatan lainnya. Oleh karena itu, DPC AWI Kota Medan mendesak pihak <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> beserta jajaran agar bersikap tidak pandang bulu menindak pemodal/pemilik dan pelaku judi agar diberi sangsi maupun hukuman setimpal sesuai hukum dan undang undang berlaku di Repoblik Indonesia ini," ungkap Budi H Sormin yang akrab disapa Busor ini.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/84d9ee44e457ddef7f2c4f25dc8fa865_1000338302.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lebih jauh dibeberkan Busor, dari tim investigasi DPC AWI Kota Medan, keberadaan lapak/lokasi judi tembak ikan di wilayah hukum <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Pelabuhan <a href="https://www.sumut24.co/tag/belawan/" target="_blank">Belawan</a> masuk di wilayah Pemerintahan Kecamatan Medan Marelan yang terkesan terkoordinir oleh oknum aparat maupun oknum oknum yang untuk mencari kepentingan pribadi maupun kelompok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"Tim investigasi DPC AWI Kota Medan dilapangan ada mendapati lapak/lokasi judi mesin tembak ikan berada di Komplek Marelan Point Jln M Basir/Kebun Bunder pasar V, Kelurahan Rengas Pulau, Medan Marelan. Kemudian dikawasan Jln. Sepeksi Medan Marelan ada 5 (lima) titik, Pajak UK, Pasar 2 Timur dan ada eberapa titik lokasi lainya yang kesemuanya berlokasi di wilayah pemerintahan kecamatan Medan marelan disebut sebut dimodali warga keturunan yang membuka bisnis haramnya eksis 24 jam secara terang terangan. Bahkan, pemodal diduga menempatkan beberapa oknum aparat TNI - Polri ditiap titik lokasi judi disinyalir sebagai beking. Dengan tegas, DPC AWI Kota Medan meminta instansi TNI - Polri dan Pemerintah Kecamatan maupun Kelurahan berkolaborasi memberantas dan membersihkan segala bentuk perjudian," ungkap Busor.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7787_DPC-AWI-Kota-Medan-Desak-Polres-Pelabuhan-Belawan-Bersihkan-Lokasi-Judi-Mesin-Tembak-Ikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285489/dpc-awi-kota-medan-desak-polres-pelabuhan-belawan-bersihkan-lokasi-judi-mesin-tembak-ikan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polisi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja di Jalan AH Nasution Medan Usai Mencoba Kabur</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 12:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polisi Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja di Jalan AH Nasution Medan Usai Mencoba Kabur]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Personel Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, terlibat aksi kejar  kejaran dengan mobil pengangkut 93 kilogram ganja, di]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Personel Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, terlibat aksi kejar - kejaran dengan mobil pengangkut 93 kilogram ganja, di Jalan AH Nasution Medan, Jumat (14/8/2026) malam kemarin. Dalam pengungkapan kasus yang berlangsung bak di film action itu, petugas terpaksa menabrak mobil pelaku, dan menyita 93 kilogram ganja dari dua pelaku. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kasat Resnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, didampingi seluruh Perwira Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan, Jumat (21/8/2026) pagi menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari penggerebekan sarang narkoba di bantaran Rel Kereta Api Tembung awal Agustus lalu. Saat itu, petugas menyita narkotika jenis ganja seberat 3 kilogram, dan meringkus 3 pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang kami lakukan di Tembung beberapa waktu lalu. Dari sana, kami mendapat informasi perihal rencana pengiriman ganja dalam jumlah besar ke kawasan Tembung,&quot; ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dari informasi yang diperoleh, personel Satuan Resnarkoba Polrestabes Medan kemudian melakukan pengintaian, mulai dari kawasan Kabupaten Dairi yang berbatasan dengan Provinsi Aceh tempat narkoba berasal, hingga ke pusat kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Petugas yang akhirnya mengidentifikasi mobil pengangkut narkoba itu, kemudian melakukan pembuntutan untuk mengetahui kemana nantinya  narkoba akan diantar, dan siapa yang akan menerimanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Namun, saat berada di Jalan AH Nasution Medan, petugas terpaksa menghentikan mobil pelaku secara paksa, karena pergerakan mobil pelaku yang mulai mencurigakan. Kuat dugaan, pelaku sudah mengetahui keberadaan petugas, sehingga berupaya melarikan diri, meskipun akhirnya gagal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kami kemudian melakukan upaya paksa, tetapi pelaku ini kembali coba kabur melalui trotoar. Namun, upaya pelaku sia-sia karena pergerakan tim kami lebih cepat dengan menutup semua jalur pelarian, sehingga pelaku bisa kami ringkus,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dari dalam mobil, petugas kemudian mengamankan dua pria yakni K (30) dan AR (19), keduanya merupakan warga Aceh. Dari dalam mobil, juga ditemukan 93 bungkus daun ganja kering, yang disimpan dalam 5 karung goni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Berdasarkan keterangan kedua pelaku, 93 kilogram ganja ini akan dibawa ke kawasan Tembung, untuk kemudian diedarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Dalam kasus ini kami masih berupaya mengejar pelaku lain yang identitasnya sudah kami ketahui. Kami pastikan, kemana pun pelaku berupaya kabur kami pasti akan menangkapnya. Untuk masyarakat, narkoba bukan pilihan, narkoba adalah awal dari kehancuran. Mari, kita putus rantai, sama - sama kita menolak segala bentuk peredaran narkoba,&quot; pungkas Rafli.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6495_Polisi-Gagalkan-Pengiriman-93-Kg-Ganja-di-Jalan-AH-Nasution-Medan-Usai-Mencoba-Kabur.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285488/polisi-gagalkan-pengiriman-93-kg-ganja-di-jalan-ah-nasution-medan-usai-mencoba-kabur/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Langkah Strategis Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 10:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Desa Sipaku Area Asahan Resmi Jadi Desa Binaan Imigrasi, Langkah Strategis Cegah TPPO dan Penyelundupan Manusia]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Asahan. Desa Sipaku Area secara resmi ditetapkan sebagai Desa Binaan Imigrasi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Sebuah kebanggaan tersendiri bagi Kabupaten Asahan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sipaku/" target="_blank">Sipaku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a> secara resmi ditetapkan sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/binaan/" target="_blank">Binaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dalam acara yang digelar di Lantai 2 Ballroom JW Marriott Hotel Medan, Kamis (20/08/2026) pukul 16.30 Wib. Penetapan ini ditandai dengan penyerahan sertifikat sekaligus pengukuhan petugas <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> Pembina <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> dan peresmian Immigration Lounge, menjadi bukti pengakuan pemerintah pusat terhadap potensi dan peran aktif masyarakat desa dalam menjaga kedaulatan hukum dan keamanan wilayah.</p>Acara berlangsung khidmat dan meriah, diawali dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya, pembacaan doa, dan tarian persembahan yang memancarkan kekayaan budaya Sumatera Utara. Sertifikat <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/binaan/" target="_blank">Binaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> diserahkan secara langsung oleh Menteri <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Permasyarakatan RI, Jenderal Pol. (Purn.) Drs. Agus Andrianto, S.H., M.H., kepada Sekretaris <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sipaku/" target="_blank">Sipaku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a>, Syahputra Arjuno. Turut hadir Dirjen <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> RI, Kakanwil Ditjen <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> Sumatera Utara, unsur Forkopimda Sumut, para kepala daerah, serta Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., beserta jajaran undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/58a2fc6ed39fd083f55d4182bf88826d_IMG-20260821-WA0025.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, Menteri <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Permasyarakatan RI menjelaskan bahwa penetapan <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/binaan/" target="_blank">Binaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> bukan sekadar seremonial, melainkan langkah strategis untuk menjadikan desa sebagai mitra utama dalam pelaksanaan tugas keimigrasian. Program ini bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang ketentuan hukum keimigrasian, memperkuat partisipasi pemerintah desa dan warga dalam pengawasan orang asing, serta memperketat pencegahan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) dan Tindak Pidana Penyelundupan Manusia (TPPM).</p>"Kami ingin membentuk desa-desa yang sadar hukum, peka terhadap isu keimigrasian, dan menjadi garda terdepan dalam mendukung pelayanan publik serta pengawasan yang optimal," ujar Menteri Agus Andrianto.</p>Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada Kementerian <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> dan Permasyarakatan RI atas kepercayaan yang diberikan kepada <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sipaku/" target="_blank">Sipaku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a>. Ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Asahan siap mendukung penuh pelaksanaan program ini di lapangan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/6c4b761a28b734fe93831e3fb400ce87_IMG-20260821-WA0026.jpg"><br></p>"Penetapan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat kita. Edukasi dan layanan keimigrasian yang sampai langsung ke desa-desa akan sangat membantu mencegah praktik TPPO, TPPM, serta pengiriman Pekerja Migran Indonesia nonprosedural yang kerap merugikan warga," ungkap Bupati Taufik.</p>Adapun rangkaian kegiatan berjalan tertib, aman, dan sukses hingga berakhir pukul 18.00 WIB. Penetapan <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/sipaku/" target="_blank">Sipaku</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/area/" target="_blank">Area</a> sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/desa/" target="_blank">Desa</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/binaan/" target="_blank">Binaan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/imigrasi/" target="_blank">Imigrasi</a> menjadi tonggak baru di Kabupaten Asahan &mdash; bukan hanya dalam penguatan pengawasan keimigrasian, tetapi juga dalam membangun kesadaran hukum masyarakat agar lebih waspada, mandiri, dan berdaya dalam melindungi diri serta sesama dari ancaman kejahatan lintas negara.</p>Semoga program ini dapat menjadi teladan bagi desa-desa lain, dan membawa dampak positif yang nyata bagi kesejahteraan serta keamanan masyarakat Kabupaten Asahan pada khususnya, dan Sumatera Utara pada umumnya.  (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3225_Desa-Sipaku-Area-Asahan-Resmi-Jadi-Desa-Binaan-Imigrasi--Langkah-Strategis-Cegah-TPPO-dan-Penyelundupan-Manusia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285487/desa-sipaku-area-asahan-resmi-jadi-desa-binaan-imigrasi-langkah-strategis-cegah-tppo-dan-penyelundupan-manusia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sinergi Penegakan Hukum : Kapolres Asahan Jalin Silaturahmi, Perkuat Kerja Sama dengan Kejari Asahan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 10:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sinergi Penegakan Hukum : Kapolres Asahan Jalin Silaturahmi, Perkuat Kerja Sama dengan Kejari Asahan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Sebagai langkah awal mempererat hubungan antarlembaga penegak hukum di wilayah Kabupaten Asahan, Kapolres Asahan yang b]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Sebagai langkah awal mempererat hubungan antar-lembaga penegak hukum di wilayah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang baru menjabat, AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., melakukan kunjungan silaturahmi resmi ke Kantor Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Kunjungan ini menjadi bukti nyata komitmen memperkuat sinergitas demi terciptanya keamanan dan ketertiban masyarakat yang lebih baik.</p>Berlokasi di Jalan WR Supratman No. 7, Lestari, Kecamatan Kisaran Timur, pertemuan yang berlangsung kemarin sejak pukul 15.20 Wib ini bertujuan untuk mempererat hubungan kelembagaan, meningkatkan koordinasi, serta menyamakan persepsi dalam pelaksanaan tugas penegakan hukum dan pemeliharaan Kamtibmas di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> hadir bersama jajaran pejabat utama, antara lain Kasat Intelkam Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> AKP Marzuki, S.H., Kasat Reskrim AKP I.P. Simamora, S.H., M.H., Kasat Narkoba AKP Gunawan Efendi, S.H., Kasat Lantas IPTU Muhammad Rasyid Ridho, S.Tr.K., S.I.K., dan KBO Sat Lantas IPDA Iqbal Murfiqin, S.H. Rombongan disambut langsung oleh Kajari <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Mochamad Judhy, S.H., M.H., didampingi Kasi Pidum Rizki Ramdhani, S.H.</p>Dalam pertemuan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> menegaskan bahwa sinergitas antara Polri dan Kejaksaan adalah fondasi utama penegakan hukum yang profesional. "Koordinasi, komunikasi dan sinergitas yang baik antara Polri, Kejaksaan serta seluruh unsur terkait merupakan hal yang sangat diperlukan dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam mendukung penegakan hukum dan menjaga Kamtibmas," ungkapnya. Sinergi ini diharapkan dapat memperlancar penanganan perkara, mulai dari penyelidikan hingga proses persidangan, sehingga keadilan dapat dirasakan masyarakat secara optimal.</p>Sementara itu, Kajari <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Mochamad Judhy menyambut hangat kunjungan tersebut dan menyampaikan apresiasi atas inisiatif yang dilakukan <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Ia menegaskan kesiapan pihaknya untuk terus mempererat kerja sama. "Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> siap terus meningkatkan koordinasi dan kerja sama dengan Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam mendukung pelaksanaan tugas serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat," ujarnya.</p>Kedua belah pihak sepakat untuk terus memperkuat sinergitas, koordinasi, dan komunikasi yang berkelanjutan. Langkah ini diharapkan dapat menciptakan kerja sama yang saling mendukung, sehingga penegakan hukum di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berjalan lebih efektif, transparan, dan mampu mewujudkan wilayah yang aman, tertib, serta kondusif bagi seluruh masyarakat. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5122_Sinergi-Penegakan-Hukum---Kapolres-Asahan-Jalin-Silaturahmi--Perkuat-Kerja-Sama-dengan-Kejari-Asahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285486/sinergi-penegakan-hukum-kapolres-asahan-jalin-silaturahmi-perkuat-kerja-sama-dengan-kejari-asahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelang Pilkades, Kapolres Asahan Perkuat Sinergitas Bersama DPRD Demi Kamtibmas Kondusif</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelang Pilkades, Kapolres Asahan Perkuat Sinergitas Bersama DPRD Demi Kamtibmas Kondusif]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan digelar Oktober mendatang, Kepala Kepolisian Resor (Kap]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Menjelang pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) yang akan digelar Oktober mendatang, Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Asahan, AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT., memperkuat sinergitas dan koordinasi bersama Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Asahan guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat tetap aman dan terkendali.</p>Silaturahmi berlangsung hangat di Ruang Forkopimda DPRD Kabupaten Asahan, kemarin sekira pukul 10.15 Wib. Kapolres Asahan didampingi Wakapolres Kompol Slamet Riyadi, S.H., M.H., serta jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Asahan disambut langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyan Pane, M.K.M., beserta staf.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/65b9eea6e1cc6bb9f0cd2a47751a186f_IMG-<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>0821-WA0013.jpg"><br></p>Pertemuan ini menjadi momentum penting untuk mempererat komunikasi dan kesepahaman antarlembaga dalam menghadapi berbagai agenda strategis daerah, terutama pelaksanaan demokrasi di tingkat desa.</p>"Kita duduk bersama bukan sekadar silaturahmi, melainkan menyamakan persepsi dan langkah agar setiap tahapan pelaksanaan Pilkades nanti berjalan aman, damai, dan bermartabat. Potensi gangguan keamanan bisa muncul kapan saja, sehingga koordinasi yang kuat antarlembaga menjadi kunci utama," ujar Kapolres Asahan dalam pertemuan tersebut.</p>Salah satu agenda utama yang dibahas adalah persiapan menyeluruh jelang pelaksanaan Pilkades, di mana kedua belah pihak menekankan pentingnya pengawasan dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan untuk mengantisipasi konflik serta gangguan keamanan yang mungkin terjadi di setiap tahapan kegiatan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_IMG-<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>0821-WA0012.jpg"><br></p>Selain persoalan keamanan, pertemuan tersebut juga membahas perhatian bersama terhadap pengurangan anggaran desa yang dinilai berpotensi menghambat pelaksanaan program dan kegiatan pemerintahan desa. Kedua pihak sepakat untuk terus memantau dan mencari solusi terbaik agar pelayanan kepada masyarakat desa tetap berjalan optimal.<br></p>Ketua DPRD Kabupaten Asahan, H. Efi Irwansyan Pane, M.K.M., menyambut baik inisiatif silaturahmi tersebut. Menurutnya, sinergitas antara lembaga legislatif dan kepolisian sangat diperlukan dalam menjaga stabilitas daerah, terlebih di masa-masa politik yang rawan ketegangan seperti saat ini.</p>"Kami sangat mengapresiasi langkah Polres Asahan yang proaktif membangun komunikasi dengan DPRD. Dengan saling terbuka dan saling mendukung, berbagai tantangan yang ada di masyarakat dapat kita atasi bersama. Demi Asahan yang aman, damai, dan sejahtera, kita harus berjalan beriringan," ungkapnya.</p>Melalui pertemuan ini, Polres Asahan dan DPRD Kabupaten Asahan berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama, meningkatkan koordinasi di lapangan, dan bersama-sama menjaga stabilitas keamanan serta ketertiban di Kabupaten Asahan, khususnya dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkades yang transparan, jujur, dan damai. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_604_Jelang-Pilkades--Kapolres-Asahan-Perkuat-Sinergitas-Bersama-DPRD-Demi-Kamtibmas-Kondusif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285485/jelang-pilkades-kapolres-asahan-perkuat-sinergitas-bersama-dprd-demi-kamtibmas-kondusif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelang Pilkades Serentak 2026, Polres Asahan dan Kodim 0208/AS Perkuat Sinergitas Demi Kamtibmas Kondusif</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:51:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelang Pilkades Serentak 2026, Polres Asahan dan Kodim 0208/AS Perkuat Sinergitas Demi Kamtibmas Kondusif]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Menyambut pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Serentak Tahun 2026 yang kini memasuki tahapan krusial, Polres As]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Menyambut pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) <a href="https://www.sumut24.co/tag/serentak/" target="_blank">Serentak</a> Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> yang kini memasuki tahapan krusial, Polres Asahan dan Kodim 0208/AS mempertegas komitmen mempererat kerjasama dan sinergitas untuk menjaga keamanan serta ketertiban masyarakat di wilayah Kabupaten Asahan.</p>Kapolres Asahan AKBP Adi Dharma Pramudhita, S.H., S.I.K., M.Sc.IT. bersama jajaran Pejabat Utama (PJU) Polres Asahan melaksanakan silaturahmi sekaligus koordinasi dengan Dandim 0208/AS Letkol Inf. Edy Syahputera, S.H., M.I.P. beserta jajaran di Markas Komando Kodim 0208/AS, Jalan Jenderal Sudirman, Kelurahan Mekar Baru, Kecamatan Kisaran Barat, Kabupaten Asahan, kemarin (19/8/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>) sekitar pukul 10.30 Wib.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_IMG-<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>0821-WA0008.jpg"><br></p>Kunjungan ini menjadi bukti nyata upaya mempererat hubungan antar lembaga sekaligus meningkatkan keterpaduan langkah dalam menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) yang kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.</p>Dalam pertemuan tersebut, Kapolres Asahan menegaskan bahwa komunikasi, koordinasi dan sinergitas antara Polri dan TNI merupakan fondasi utama dalam mendukung pelaksanaan tugas negara, penegakan hukum, serta menciptakan suasana yang aman dan damai bagi masyarakat.</p>Khususnya terkait pelaksanaan Pilkades <a href="https://www.sumut24.co/tag/serentak/" target="_blank">Serentak</a> Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> yang saat ini sedang berjalan, Kapolres menekankan betapa pentingnya kerjasama yang erat antara kedua instansi guna memastikan seluruh tahapan proses demokrasi di tingkat desa berjalan aman, tertib dan lancar.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/96da2f590cd7246bbde0051047b0d6f7_IMG-<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>0821-WA0007.jpg"><br></p>"Kami berharap sinergitas antara Polres Asahan dan Kodim 0208/AS terus diperkuat, termasuk melalui jajaran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat, sehingga pelaksanaan Pilkades serentak Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> dapat berjalan dengan aman dan kondusif," ujar Kapolres Asahan.</p>Sementara itu, Dandim 0208/AS Letkol Inf. Edy Syahputera menyampaikan apresiasi yang tinggi atas kunjungan dan inisiatif yang dilakukan oleh jajaran Polres Asahan. Pihaknya menyatakan kesiapan penuh untuk bersinergi dengan Polri dalam mendukung pelaksanaan tugas, penegakan hukum serta menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.</p>Terkait Pilkades <a href="https://www.sumut24.co/tag/serentak/" target="_blank">Serentak</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, Kodim 0208/AS juga menyatakan siap mendukung Polres Asahan dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif di seluruh wilayah Kabupaten Asahan. Kedua pihak juga sepakat untuk terus mendorong pelaksanaan kegiatan bersama yang bersifat positif guna semakin mempererat hubungan TNI&ndash;Polri yang harmonis dan profesional.</p>Hasil dari silaturahmi dan koordinasi tersebut, Polres Asahan dan Kodim 0208/AS secara bulat sepakat untuk terus meningkatkan sinergitas, koordinasi dan komunikasi yang lebih erat dalam mendukung pelaksanaan tugas, penegakan hukum serta menjaga situasi Kamtibmas Kabupaten Asahan agar tetap aman, tertib dan kondusif, khususnya jelang dan selama pelaksanaan Pilkades <a href="https://www.sumut24.co/tag/serentak/" target="_blank">Serentak</a> Tahun <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> berlangsung. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5455_Jelang-Pilkades-Serentak-2026--Polres-Asahan-dan-Kodim-0208-AS-Perkuat-Sinergitas-Demi-Kamtibmas-Kondusif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285484/jelang-pilkades-serentak-2026-polres-asahan-dan-kodim-0208as-perkuat-sinergitas-demi-kamtibmas-kondusif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menteri UMKM Tambah Kuota KUR Bank Sumut Jadi Rp2 Triliun untuk Perkuat Akses Pembiayaan</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menteri UMKM Tambah Kuota KUR Bank Sumut Jadi Rp2 Triliun untuk Perkuat Akses Pembiayaan]]></title>
            <description><![CDATA[Menteri UMKM Tambah Kuota KUR Bank Sumut Jadi Rp2 Triliun untuk Perkuat Akses Pembiayaan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan tambahan kuota bagi Kredit Usaha Rakyat (KUR) yang dapat diakses melalui <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut menjadi Rp2 triliun. Sebagai langkah pemerintah dalam mendorong peningkatan akses permodalan bagi pelaku usaha di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal  tersebut disampaikan Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman saat menghadiri Bursa Wirausaha Unggulan Sumatera Utara di Auditorium Universitas Sumatera Utara (USU), Kamis (20/8).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maman mengatakan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut merupakan salah satu penyalur KUR yang dinilai memiliki kinerja positif, khususnya dari sisi ketepatan penyaluran dan akuntabilitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, berdasarkan penilaian kami selama beberapa tahun ini mendapatkan penilaian positif dari kami, baik dari segi ketepatan, dari segi akuntabilitas, dan beberapa hal lainnya. Untuk itu, kita tambahkan kuota alokasi KUR menjadi Rp2 triliun,&quot; ujar Maman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tambahan kuota tersebut, menurut Maman, diharapkan dapat semakin memperluas akses permodalan bagi pelaku UMKM sekaligus memberikan stimulus bagi pertumbuhan ekonomi Sumatera Utara. Pembahasan teknis terkait penambahan kuota akan dilakukan lebih lanjut bersama <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam catatan Kementerian UMKM, secara keseluruhan total penyaluran KUR di Sumatera Utara saat ini telah mencapai sekitar Rp11 triliun kepada 168 ribu debitur. Dari jumlah tersebut, sekitar Rp1 triliun telah disalurkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut. Hal ini juga yang menjadi dasar penambahan kuota KUR.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, Direktur Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut Heru Mardiansyah menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pemerintah terhadap <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut sebagai mitra strategis dalam memperluas akses pembiayaan UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kepercayaan ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas penyaluran KUR. Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut, pembiayaan UMKM bukan hanya tentang menyalurkan kredit, tetapi bagaimana memastikan pembiayaan tersebut benar-benar mampu mendorong usaha tumbuh, naik kelas, dan memberikan dampak bagi perekonomian daerah,&quot; kata Heru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Heru menegaskan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut akan terus menghadirkan pembiayaan yang mudah, terjangkau, dan memberikan nilai tambah bagi pelaku UMKM di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut turut ditunjukkan menggelontorkan program KUR Mikro dengan suku bunga 0 persen pada 2026 dan 3 persen pada 2027, bebas biaya administrasi dan provisi, serta tanpa agunan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut menjadi salah satu bentuk dukungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut terhadap pelaku usaha mikro untuk memperoleh akses pembiayaan yang lebih ringan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan bagian dari komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut untuk hadir lebih dekat dengan pelaku UMKM. Kami ingin memastikan akses pembiayaan tidak menjadi hambatan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usahanya,&quot; kata Heru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan dukungan pemerintah dan penguatan kapasitas penyaluran, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bank/" target="_blank">Bank</a> Sumut berkomitmen menjadikan pembiayaan UMKM sebagai salah satu penggerak ekonomi Sumatera Utara yakni dari usaha kecil yang tumbuh hari ini, menjadi kekuatan ekonomi daerah di masa depan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2691_Menteri-UMKM-Tambah-Kuota-KUR-Bank-Sumut-Jadi-Rp2-Triliun-untuk-Perkuat-Akses-Pembiayaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285483/menteri-umkm-tambah-kuota-kur-bank-sumut-jadi-rp2-triliun-untuk-perkuat-akses-pembiayaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumatera Barat Tahun 2026 melalui Inovasi Sang Juara</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumatera Barat Tahun 2026 melalui Inovasi Sang Juara]]></title>
            <description><![CDATA[Pemkab Solok Raih Nominasi Tiga TPAKD Terbaik Sumatera Barat Tahun 2026 melalui Inovasi Sang Juara]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.,co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> kembali menorehkan prestasi di tingkat Provinsi Sumatera Barat. Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berhasil masuk sebagai nominasi tiga terbaik Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) se-Sumatera Barat Tahun 2026 melalui inovasi &quot;Sang Juara&quot;, diumumkan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Barat pada Acara Puncak Hari Indonesia Menabung Tahun 2026 yang digelar di UPI Sport &amp; Exhibition Hall, Kamis (20/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penghargaan tersebut diterima oleh Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang diwakili oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Drs. Zaitul Ikhlas, AP, M.Si., didampingi Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Tissa Hellidhya Vicelly Meriska, ST, beserta staf Bagian Perekonomian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dihadiri oleh Gubernur Sumatera Barat, Kepala OJK Provinsi Sumatera Barat, Kepala Perwakilan Bank,  Indonesia Sumatera Barat, Sekretaris Daerah Kabupaten/Kota se-Sumatera Barat, serta pimpinan industri jasa keuangan dan asosiasi jasa keuangan di Sumatera Barat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;OJK Provinsi Sumatera Barat mengusung tema &quot;Merajut Masa Depan melalui Literasi dan Inklusi Keuangan&quot;, yang menegaskan pentingnya membangun kebiasaan menabung serta pemahaman pengelolaan keuangan sejak usia sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, masuknya Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> sebagai salah satu dari tiga TPAKD terbaik di Sumatera Barat merupakan hasil dari berbagai program dan upaya yang telah dilaksanakan secara konsisten dalam memperluas akses serta meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap layanan keuangan, khususnya bagi pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam proses penilaian yang dilakukan OJK Provinsi Sumatera Barat, terdapat sejumlah aspek yang menjadi indikator, di antaranya executive summary laporan kegiatan edukasi dan/atau inklusi keuangan kepada pelajar; rencana dan realisasi program TPAKD melalui Sistem Informasi TPAKD (SiTPAKD); dukungan pimpinan dan kebijakan/regulasi daerah; alokasi anggaran; kepemilikan rekening pelajar; serta pelaksanaan sosialisasi Program KEJAR.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Capaian ini sekaligus menunjukkan komitmen Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam membangun ekosistem keuangan yang inklusif dan mendorong generasi muda agar memiliki pemahaman serta kebiasaan pengelolaan keuangan yang baik sejak dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui inovasi Sang Juara, Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> terus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, OJK, lembaga jasa keuangan, satuan pendidikan, dan berbagai pihak terkait dalam mewujudkan peningkatan literasi dan inklusi keuangan bagi masyarakat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara Puncak Hari Indonesia Menabung Tahun 2026 menjadi momentum pemberian apresiasi kepada TPAKD Kabupaten/Kota yang dinilai berhasil dalam mendorong peningkatan literasi dan inklusi keuangan, khususnya di kalangan pelajar. Upaya tersebut dilakukan dalam rangka menanamkan budaya menabung sejak dini melalui Program KEJAR (Satu Rekening Satu Pelajar).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prestasi sebagai nominasi tiga terbaik TPAKD Sumatera Barat Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi motivasi bagi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> untuk terus menghadirkan inovasi dan memperluas akses keuangan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya generasi muda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang cerdas, mandiri, dan bijak dalam mengelola keuangan.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_506_Pemkab-Solok-Raih-Nominasi-Tiga-TPAKD-Terbaik-Sumatera-Barat-Tahun-2026-melalui-Inovasi-Sang-Juara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285482/pemkab-solok-raih-nominasi-tiga-tpakd-terbaik-sumatera-barat-tahun-2026-melalui-inovasi-sang-juara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kejar - Kejaran Hingga Harus Tabrak Mobil Pelaku Satresnarkoba Polrestabes Medan Berhasil Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kejar - Kejaran Hingga Harus Tabrak Mobil Pelaku Satresnarkoba Polrestabes Medan Berhasil Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja]]></title>
            <description><![CDATA[Kejar  Kejaran Hingga Harus Tabrak Mobil Pelaku Satresnarkoba Polrestabes Medan Berhasil Gagalkan Pengiriman 93 Kg Ganja]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Personel Satresnarkoba Polrestabes Medan, terlibat aksi kejar - kejaran dengan mobil pengangkut 93 kilogram ganja, di Jalan AH Nasution Medan, Jumat (14/8) malam kemarin. Dalam pengungkapan kasus yang berlangsung bak di film action itu, petugas terpaksa menabrak mobil pelaku, dan menyita 93 kilogram ganja dari dua pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, didampingi seluruh Perwira Satresnarkoba Polrestabes Medan, Jumat (21/08/26) pagi menjelaskan, terungkapnya kasus ini berawal dari penggerebekan sarang narkoba di bantaran Rel Kereta Api Tembung awal Agustus lalu. Saat itu, petugas menyita narkotika jenis ganja seberat 3 kilogram, dan meringkus 3 pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengungkapan ini merupakan hasil pengembangan dari kegiatan Gerebek Sarang Narkoba (GSN) yang kami lakukan di Tembung beberapa waktu lalu. Dari sana, kami mendapat informasi perihal rencana pengiriman ganja dalam jumlah besar ke kawasan Tembung,&quot; ungkap Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari informasi yang diperoleh, personel Satresnarkoba Polrestabes Medan kemudian melakukan pengintaian, mulai dari kawasan Kabupaten Dairi yang berbatasan dengan Provinsi Aceh tempat narkoba berasal, hingga ke pusat kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas yang akhirnya mengidentifikasi mobil pengangkut narkoba itu, kemudian melakukan pembuntutan untuk mengetahui kemana nantinya  narkoba akan diantar, dan siapa yang akan menerimanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, saat berada di Jalan AH Nasution Medan, petugas terpaksa menghentikan mobil pelaku secara paksa, karena pergerakan mobil pelaku yang mulai mencurigakan. Kuat dugaan, pelaku sudah mengetahui keberadaan petugas, sehingga berupaya melarikan diri, meskipun akhirnya gagal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami kemudian melakukan upaya paksa, tetapi pelaku ini kembali coba kabur melalui trotoar. Namun, upaya pelaku sia-sia karena pergerakan tim kami lebih cepat dengan menutup semua jalur pelarian, sehingga pelaku bisa kami ringkus,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari dalam mobil, petugas kemudian mengamankan dua pria yakni K (30) dan AR (19), keduanya merupakan warga Aceh. Dari dalam mobil, juga ditemukan 93 bungkus daun ganja kering, yang disimpan dalam 5 karung goni.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan keterangan kedua pelaku, 93 kilogram ganja ini akan dibawa ke kawasan Tembung, untuk kemudian diedarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam kasus ini kami masih berupaya mengejar pelaku lain yang identitasnya sudah kami ketahui. Kami pastikan, kemana pun pelaku berupaya kabur kami pasti akan menangkapnya. Untuk masyarakat, narkoba bukan pilihan, narkoba adalah awal dari kehancurkan. Mari, kita putus rantai, sama - sama kita menolak segala bentuk peredaran narkoba,&quot; pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6117_Kejar---Kejaran-Hingga-Harus-Tabrak-Mobil-Pelaku-Satresnarkoba-Polrestabes-Medan-Berhasil-Gagalkan-Pengiriman-93-Kg-Ganja.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285481/kejar-kejaran-hingga-harus-tabrak-mobil-pelaku-satresnarkoba-polrestabes-medan-berhasil-gagalkan-pengiriman-93-kg-ganja/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DJP dan Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp1 Triliun</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DJP dan Polda Metro Jaya Bongkar Jaringan Meterai Ilegal, Selamatkan Potensi Kerugian Negara Rp1 Triliun]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaDirektorat Jenderal Pajak (DJP) bersama Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan produksi dan peredaran meterai ile]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><br></p>Direktorat Jenderal Pajak (<a href="https://www.sumut24.co/tag/djp/" target="_blank">DJP</a>) bersama Polda Metro Jaya berhasil membongkar jaringan produksi dan peredaran meterai ilegal yang beroperasi di lima provinsi yaitu DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Sumatera Utara. Operasi joint investigation yang berlangsung pada 24 Juni hingga 2 Juli 2026 ini berhasil mengamankan barang bukti berupa mesin produksi, bahan baku, meterai palsu, serta meterai bekas pakai (rekondisi).</p><br></p>Dari operasi tersebut, petugas mengamankan tiga gulungan kertas bahan baku yang mampu memproduksi lebih dari 99 juta keping meterai palsu. Penyitaan ini berhasil mencegah potensi kerugian penerimaan negara hingga sekitar Rp1 triliun.</p><br></p>Sebelumnya, sindikat ini tercatat telah menjual 4.007.334 keping meterai ilegal yang mengakibatkan kerugian negara mencapai Rp40,07 miliar. Selain itu, penyitaan mesin produksi berkapasitas 900.000 keping per tahun turut menyelamatkan potensi kerugian negara senilai Rp9 miliar.</p><br></p>Direktur Jenderal Pajak, Bimo Wijayanto, mengapresiasi sinergi penegakan hukum bersama Polda Metro Jaya. Ia menegaskan bahwa pemalsuan meterai tidak hanya menggerogoti penerimaan negara, tetapi juga merugikan masyarakat secara hukum.</p><br></p>"Dokumen yang dibubuhi meterai ilegal dianggap belum memenuhi kewajiban Bea Meterai, sehingga tidak dapat dijadikan alat bukti yang sah di pengadilan," tegas Bimo.</p><br></p>Para pelaku dijerat dengan Undang-Undang Nomor 10 Tahun 2020 tentang Bea Meterai yaitu produsen &amp; pengedar meterai palsu (Pasal 24 &amp; 25): Ancaman pidana penjara maksimal 7 tahun dan denda paling banyak Rp500 juta, Produsen &amp; pengedar meterai rekondisi (Pasal 26) ancaman pidana penjara maksimal 3 tahun dan denda paling banyak Rp200 juta.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/djp/" target="_blank">DJP</a> mengimbau masyarakat untuk selalu membeli meterai tempel melalui saluran resmi pemerintah dan tidak tergiur penawaran di bawah harga nominal. Masyarakat yang menemukan dugaan peredaran meterai ilegal diharapkan segera melapor ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/djp/" target="_blank">DJP</a> atau aparat penegak hukum terdekat. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6054_DJP-dan-Polda-Metro-Jaya-Bongkar-Jaringan-Meterai-Ilegal--Selamatkan-Potensi-Kerugian-Negara-Rp1-Triliun.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/hukum-kriminal/285479/djp-dan-polda-metro-jaya-bongkar-jaringan-meterai-ilegal-selamatkan-potensi-kerugian-negara-rp1-triliun/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sambut Kemendikdasmen, Bunda PAUD Kota Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 09:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sambut Kemendikdasmen, Bunda PAUD Kota Medan Dorong Kolaborasi Perkuat Fondasi Pendidikan Anak Usia Dini]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanBunda PAUD Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas menyambut hangat kehadiran tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Bunda PAUD Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas menyambut hangat kehadiran tim Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) Republik Indonesia, dalam rangka pendampingan implementasi strategi wajib belajar 1 tahun prasekolah, di Balai Kota Medan, Kamis (20/8/2026).</p><br></p>Airin Rico Waas menilai, kunjungan ini sebagai bentuk penguatan fondasi pendidikan anak usia dini di ibu kota Provinsi Sumatera Utara tersebut.</p><br></p>"Menjadi suatu kehormatan bagi kami dapat menerima kunjungan dari Kemendikdasmen untuk memperkuat pendidikan anak usia dini di Kota Medan.,"kata Airin Rico Waas. Airin Rico Waas juga mengungkapkan, peran Perangkat Daerah dan Bunda PAUD sangat penting dalam menunjang keberhasilan pendidikan anak usia dini, oleh sebab itu dibutuhkan kolaborasi bersama untuk mensukseskan program ini.</p><br></p>"Saya berharap kita semua dapat saling berkolaborasi demi menciptakan pendidikan yang berkualitas bagi anak-anak di kota Medan," harap Airin Rico Waas.</p><br></p>Sementara itu, Pj Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi yang hadir dalam rapat tersebut mengungkapkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> siap berkomitmen penuh dalam mendukung program nasional Wajib Belajar 13 Tahun, yang mencakup 1 tahun pendidikan prasekolah.</p><br></p>"Intinya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> tetap berkomitmen memberikan dukungan terhadap program 13 tahun wajib belajar ini. Tidak ada salahnya kita memprogramkan dan membangunnya dalam satu bentuk regulasi, minimal Peraturan Kepala Daerah, atau jika perlu ditingkatkan," tegas Erfin Fahrurrazi.</p><br></p>Sebagai bentuk penekanan, Ia juga meminta jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Medan untuk segera menindaklanjuti seluruh masukan dari Kementerian. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan diminta menyusun rencana aksi yang terukur sesuai timeline demi menyelaraskan program pusat dengan visi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p>"Tolong disusun rencana-rencana aksi sesuai timeline, supaya ini menjadi bagian dari pencapaian visi dan misi Wali Kota untuk mewujudkan Medan yang Berbudaya, Enerjik, Ramah, Tertib, dan Unggul," lanjutnya.</p><br></p>Sebelumnya, PIC Wajib Belajar 13 Tahun Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Sumut Arifin Ambarita mengatakan kunjungan ini merupakan tindak lanjut kegiatan yang telah dilaksanakan pada April 2026 dengan melibatkan sembilan kabupaten/kota di Sumatera Utara, termasuk Kota Medan.</p><br></p>Arifin menjelaskan, dalam kegiatan sebelumnya, Dinas Pendidikan dan Pokja Bunda PAUD telah merancang berbagai kegiatan untuk mempercepat implementasi Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah. Menurutnya, terdapat sembilan strategi yang dapat dipilih pemerintah kabupaten/kota, di antaranya melalui sekolah satu atap, penyediaan ruang kelas baru, serta strategi percepatan lainnya sesuai kebutuhan daerah.</p><br></p>&quot;Kita akan berdiskusi terkait rencana tindak lanjut yang sudah dilakukan atau dirancang oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan dan Pokja Bunda PAUD,&quot; ujarnya.</p><br></p>Ia juga berharap Bunda PAUD Kota Medan dapat memberikan motivasi kepada seluruh OPD untuk bersama-sama merancang dan menjalankan program yang mendukung percepatan Wajib Belajar 1 Tahun Pendidikan Prasekolah.</p><br></p>Selanjutnya, pertemuan ini diisi dengan pemaparan mengenai Implementasi Strategi Wajib Belajar 1 Tahun Prasekolah yang disampaikan Fatima Rahmah dan Asya Syaida dari Direktorat PAUD sebagai penguatan langkah konkret implementasi program di Kota Medan. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_85_Sambut-Kemendikdasmen--Bunda-PAUD-Kota-Medan-Dorong-Kolaborasi-Perkuat-Fondasi-Pendidikan-Anak-Usia-Dini.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285478/sambut-kemendikdasmen-bunda-paud-kota-medan-dorong-kolaborasi-perkuat-fondasi-pendidikan-anak-usia-dini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Zakiyuddin Harahap Apresiasi dan Dukung Lomba Domino, Sebut Jadi Wadah Kegiatan Positif Masyarakat</guid>
            <pubDate>Fri, 21 Aug 2026 08:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Zakiyuddin Harahap Apresiasi dan Dukung Lomba Domino, Sebut Jadi Wadah Kegiatan Positif Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengapresiasi sekaligus mendukung pelaksanaan Lomba Domino Medali Ade Jona P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, mengapresiasi sekaligus mendukung pelaksanaan Lomba Domino Medali Ade Jona Prasetyo yang digelar di Jalan Mangaan I, Kecamatan Medan Deli, Kamis (20/8/2026). Menurutnya, kegiatan olahraga rekreasi tersebut tidak hanya menjadi ajang adu strategi dan sportivitas, tetapi juga efektif mempererat silaturahmi serta mendorong masyarakat mengisi waktu dengan kegiatan positif.</p><br></p>Lomba domino yang diinisiasi Federasi Olahraga Domino Nasional (Orado) Provinsi Sumatera Utara itu digelar dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Mengusung tema &quot;Adu Strategi, Junjung Sportivitas, Raih Prestasi&quot;, turnamen tersebut diikuti sebanyak 175 tim.</p><br></p>Zakiyuddin menilai olahraga domino atau yang akrab disebut dam batu merupakan permainan yang sangat merakyat dan dapat dinikmati berbagai kalangan masyarakat.</p><br></p>&quot;Permainan dam batu ini merakyat sekali. Anak-anak hingga ibu-ibu pun bisa. Kegiatan positif seperti ini penting digelar secara rutin agar masyarakat terhindar dari gesekan, terhindar dari bahaya narkoba, judi online, hingga pinjaman online (pinjol). Mending kita main dam batu bersama,&quot; ujar Zakiyuddin.</p><br></p>Menurutnya, kegiatan olahraga rekreasi seperti lomba domino layak terus didukung karena mampu menciptakan ruang interaksi yang sehat bagi masyarakat. Selain memperkuat kebersamaan, kegiatan tersebut juga dapat menjadi sarana membangun lingkungan yang aman dan harmonis.</p><br></p>Kegiatan ini turut dihadiri Anggota DPR RI Komisi XII Dapil Sumut I sekaligus Ketua BPD HIPMI Pusat dan Ketua DPD Gerindra Sumut, Ade Jona Prasetyo, Kapolres Pelabuhan Belawan AKBP Aditya Sembiring, Duta Orado, Ketua Orado Sumut Anji, Yopi H. Batubara, serta Kadispora Medan T. Chairuniza.</p><br></p>Sementara itu, Ade Jona Prasetyo menyampaikan bahwa penyelenggaraan kegiatan positif seperti turnamen olahraga menjadi salah satu cara untuk merangkul pemuda dan masyarakat.</p>&quot;Kami di sini hanya memfasilitasi bagaimana caranya supaya masyarakat merasa senang. Acara seperti ini bisa mengurangi tindak pidana dan mendatangkan rezeki,&quot; kata Ade Jona.</p>Suasana turnamen semakin meriah setelah Ade Jona mengumumkan penambahan total hadiah bagi para pemenang. Dukungan dari dirinya bersama sejumlah tokoh lokal membuat total bonus yang diperebutkan peserta mencapai puluhan juta rupiah.</p><br></p>Lomba Domino Medali Ade Jona Prasetyo pun menjadi salah satu wadah kebersamaan masyarakat dalam memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, sekaligus memperkuat semangat sportivitas dan persaudaraan di Kota Medan.</p><br></p>Dalam pertemuan ini, selain hadir dan menyaksikan jalannya perlombaan, Zakiyuddin Harahap juga mencoba permainan ini bersama Ade Jona, Kapolres Pelabuhan Belawan, dan Duta Orado Anji. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1636_Zakiyuddin-Harahap-Apresiasi-dan-Dukung-Lomba-Domino--Sebut-Jadi-Wadah-Kegiatan-Positif-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285477/zakiyuddin-harahap-apresiasi-dan-dukung-lomba-domino-sebut-jadi-wadah-kegiatan-positif-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>