<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 17 Aug 2026 20:22:26 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semarak HUT Ke-81 RI, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sambut Pawai Karnaval</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 20:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semarak HUT Ke-81 RI, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai Sambut Pawai Karnaval]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota Tanjungbalai berlangsung me]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> berlangsung meriah.</p>Ribuan masyarakat tumpah ruah menyaksikan Pawai <a href="https://www.sumut24.co/tag/karnaval/" target="_blank">Karnaval</a> yang digelar Pemerintah Kota (Pemko) <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Senin (17/8/2026).</p>Pawai karnaval digelar usai upacara detik-detik Proklamasi dan dipusatkan di depan Kantor Lurah <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Kota II, Jalan Pahlawan, Kecamatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Selatan.</p>Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim didampingi Ketua TP-PKK Mashandayani Mahyaruddin Salim serta <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Wali Kota Muhammad Fadly Abdina didampingi Staf Ahli TP-PKK Desi Khairina Fadly Abdina, bersama Forkopimda dan pimpinan OPD, menyambut langsung iring-iringan peserta dari mimbar kehormatan.</p>Pawai diikuti pelajar mulai tingkat SD hingga SMA/SMK, ASN, organisasi kemasyarakatan, TNI-Polri, instansi vertikal serta berbagai elemen masyarakat.</p>Setibanya di depan mimbar kehormatan, setiap peserta memberikan penghormatan kepada Wali Kota dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Wali Kota.</p>Mereka juga menampilkan berbagai atraksi dan pertunjukan alegoris yang menggambarkan perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.</p>Penampilan para peserta semakin meriah dengan yel-yel pelajar, atraksi seni bela diri pencak silat serta berbagai kreativitas lainnya.</p>Wali Kota Mahyaruddin Salim mengapresiasi seluruh peserta yang telah ikut memeriahkan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut.</p>Menurutnya, Pawai <a href="https://www.sumut24.co/tag/karnaval/" target="_blank">Karnaval</a> bukan sekadar hiburan tahunan, namun menjadi wadah untuk menumbuhkan semangat kebangsaan, gotong royong dan kreativitas masyarakat, khususnya generasi muda.</p>&quot;Pawai karnaval ini bukan hanya sekadar hiburan, tetapi menjadi cerminan semangat gotong royong, kebersamaan, dan kreativitas masyarakat, khususnya para pelajar,&quot; ujar Mahyaruddin.</p>Ia menambahkan, generasi muda memiliki peran penting dalam mengisi kemerdekaan di tengah perkembangan zaman dan pesatnya era digitalisasi.</p>Mahyaruddin juga mengajak masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> menjadikan momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI untuk mengenang jasa para pahlawan, mempererat persatuan serta menjaga dan melestarikan seni budaya daerah.</p>Kegiatan berlangsung meriah, aman dan kondusif. Pengamanan dilakukan jajaran Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> bersama TNI, Dinas Perhubungan dan instansi terkait untuk memastikan seluruh rangkaian pawai berjalan tertib dan lancar. (eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_708_Semarak-HUT-Ke-81-RI--Wali-Kota-dan-Wakil-Wali-Kota-Tanjungbalai-Sambut-Pawai-Karnaval.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285348/semarak-hut-ke81-ri-wali-kota-dan-wakil-wali-kota-tanjungbalai-sambut-pawai-karnaval/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT Ke-81 RI, 638 Warga Binaan Lapas TBA Terima Remisi, 17 Orang Langsung Bebas</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT Ke-81 RI, 638 Warga Binaan Lapas TBA Terima Remisi, 17 Orang Langsung Bebas]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Sebanyak 638 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan (TBA) menerima remisi umum ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Sebanyak 638 warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>) Kelas IIB Tanjungbalai Asahan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tba/" target="_blank">TBA</a>) menerima remisi umum dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).</p>Dari jumlah tersebut, 17 orang di antaranya langsung bebas setelah mendapatkan pengurangan masa pidana.</p>Penyerahan remisi dilakukan Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim didampingi Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina di <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB <a href="https://www.sumut24.co/tag/tba/" target="_blank">TBA</a>.</p>Hadir dalam kegiatan itu unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah Nurmalini Marpaung, Kalapas Kelas IIB <a href="https://www.sumut24.co/tag/tba/" target="_blank">TBA</a> Refin Tua Simanullang, pimpinan OPD, serta para warga binaan.</p>Dalam kesempatan tersebut, Mahyaruddin membacakan amanat Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto.</p>Ia menegaskan, pemberian remisi bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan bentuk penghargaan negara kepada warga binaan yang menunjukkan perubahan perilaku dan mengikuti program pembinaan dengan baik.</p>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/remisi/" target="_blank">Remisi</a> merupakan apresiasi negara atas kesungguhan warga binaan dalam memperbaiki diri. Kemerdekaan sejati adalah ketika seseorang mampu bangkit dari kesalahan masa lalu dan kembali menjadi pribadi yang bermanfaat bagi keluarga maupun masyarakat,&quot; ujar Mahyaruddin.</p>Berdasarkan data yang disampaikan, sebanyak 492 narapidana menerima remisi berdasarkan SK Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Nomor PAS-1453.PK.05.03 Tahun 2026, 30 orang berdasarkan SK Nomor PAS-1454.PK.05.03 Tahun 2026, 13 orang berdasarkan SK Nomor PAS-1455.PK.05.03 Tahun 2026, serta 103 orang berdasarkan SK Nomor PAS-1458.PK.05.03 Tahun 2026.</p>&quot;Total warga binaan yang menerima remisi umum tahun ini sebanyak 638 orang,&quot; katanya.</p>Dari jumlah tersebut, sebanyak 17 narapidana memperoleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/remisi/" target="_blank">Remisi</a> Umum II (RU II) sehingga langsung bebas karena masa pidananya berakhir setelah mendapatkan remisi.</p>Mahyaruddin juga mengajak masyarakat untuk menerima kembali para warga binaan yang telah bebas agar dapat beradaptasi dan kembali menjalani kehidupan sosial secara normal.</p>&quot;Kepada warga binaan yang hari ini bebas, jadikan momentum kemerdekaan ini sebagai awal yang baru. Kembalilah ke masyarakat dengan penuh percaya diri, taati hukum, dan berkontribusilah dalam pembangunan untuk mewujudkan Tanjungbalai EMAS,&quot; pesannya.</p>Selain penyerahan remisi, kegiatan juga dirangkai dengan pemberian ijazah Paket C kepada warga binaan yang telah menyelesaikan pendidikan kesetaraan, prosesi siraman bagi warga binaan yang langsung bebas, serta kejutan ulang tahun ke-45 bagi Kalapas Kelas IIB <a href="https://www.sumut24.co/tag/tba/" target="_blank">TBA</a> Refin Tua Simanullang. (eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7370_HUT-Ke-81-RI--638-Warga-Binaan-Lapas-TBA-Terima-Remisi--17-Orang-Langsung-Bebas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285347/hut-ke81-ri-638-warga-binaan-lapas-tba-terima-remisi-17-orang-langsung-bebas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Pimpin Upacara Pengibaran Bendera HUT ke 81 RI, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Rambate Rata Raya</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Pimpin Upacara Pengibaran Bendera HUT ke 81 RI, Ribuan Warga Padati Alun-Alun Rambate Rata Raya]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Semangat kemerdekaan membara di Kabupaten Asahan. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memimpin langsung ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Semangat kemerdekaan membara di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memimpin langsung <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pengibaran/" target="_blank">Pengibaran</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bendera/" target="_blank">Bendera</a> Merah Putih dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> yang berlangsung khidmat ini digelar di Alun-Alun Rambate Rata Raya Kisaran, Senin (17/8/2026), mulai pukul 10.00 Wib.</p>Suasana pagi itu terasa berbeda dari biasanya. Ribuan warga dari berbagai lapisan masyarakat memadati lokasi upacara sejak pagi hari. Kehadiran masyarakat yang begitu antusias menjadi bukti bahwa semangat kebangsaan dan cinta tanah air masih tertanam kuat di hati warga <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/1385974ed5904a438616ff7bdb3f7439_IMG-20260817-WA0043.jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> peringatan ini dihadiri jajaran Forum Koordinasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pimpin/" target="_blank">Pimpin</a>an Daerah (Forkopimda) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, meliputi Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kepala Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Ketua Pengadilan Agama Kisaran, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Komandan Lanal Tanjung Balai <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Dandim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Komandan Batalyon 126/Kala Cakti, Komandan Batalyon Artileri Pertahanan Udara 954/Naga Berkisar, serta Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para Asisten, Staf Ahli <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, kepala Organisasi Perangkat Daerah, para Camat, Ketua TP PKK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> beserta jajarannya, unsur TNI dan Polri, organisasi kemasyarakatan, mahasiswa, pelajar, hingga para pejuang kemerdekaan dan tamu undangan lainnya.</p>Dalam sambutannya selaku Inspektur <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik Zainal Abidin menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya peringatan hari kemerdekaan yang berjalan lancar dan penuh semangat. Ia menilai tingginya partisipasi masyarakat tahun ini menjadi energi positif bagi daerah untuk terus melangkah maju.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/7f6ffaa6bb0b408017b62254211691b5_IMG-20260817-WA0047.jpg"><br></p>"Antusiasme warga yang luar biasa dalam mengikuti upacara hari ini adalah cerminan rasa cinta kita semua kepada tanah air. Semangat kemerdekaan ini hendaknya menjadi momentum untuk terus mempercepat pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga mengajak seluruh elemen untuk bersatu padu memajukan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> agar semakin maju dan sejahtera. "Kita berharap ke depannya Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dapat lebih baik lagi dan turut mewujudkan cita-cita Indonesia yang berdaulat, adil, dan makmur. Mari kita bersama-sama mendukung pembangunan daerah, bergotong royong membangun <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang Sejahtera, Religius, Maju, dan Berkelanjutan," ajaknya.</p><br></p>Di samping sukacita perayaan kemerdekaan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> juga menyempatkan diri menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas bencana gempa bumi yang baru saja melanda Nusa Tenggara Timur dan sejumlah daerah lainnya beberapa hari sebelumnya.</p>"Kami Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> bersama Forkopimda turut berduka cita yang sedalam-dalamnya bagi saudara-saudara kita yang terdampak gempa bumi di NTT dan beberapa daerah lain. Semoga mereka diberikan kekuatan dan ketabahan, serta dapat segera pulih dan kembali beraktivitas seperti sediakala," ungkapnya penuh harap.</p>Prosesi upacara berjalan mengikuti rangkaian acara yang tertib dan terencana dengan baik. Diawali dengan masuknya Komandan <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> ke lapangan apel, dilanjutkan laporan Perwira <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> kepada Inspektur <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a>. Inspektur <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> kemudian memasuki lapangan upacara, dan Komandan <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> melaporkan kesiapan pelaksanaan upacara.</p>Salah satu momen paling sakral adalah saat pembacaan Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia yang dibacakan oleh Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Suasana hening seketika saat seluruh yang hadir berdiri untuk mengheningkan cipta, diikuti doa bersama memohon keberkahan bagi bangsa dan negara.</p>Puncak acara berlangsung saat pengibaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bendera/" target="_blank">Bendera</a> Merah Putih yang dilakukan oleh Pasukan Pengibar <a href="https://www.sumut24.co/tag/bendera/" target="_blank">Bendera</a> Pusaka (Paskibraka) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Dengan gerakan tegap dan terlatih, bendera dikibarkan diiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang dinyanyikan seluruh hadirin dengan penuh semangat. Setelah pengibaran selesai, Komandan <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> melaporkan pelaksanaan upacara telah tuntas, dan kegiatan dilanjutkan dengan defile pasukan yang mendapat tepuk tangan meriah dari penonton.</p>Keberhasilan prosesi pengibaran bendera tak lepas dari peran para petugas yang telah berlatih keras selama beberapa waktu. Bertindak sebagai Perwira <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> adalah Pasi Pers Kodim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kapten Inf. F.E. Putra Irawan Damanik. Sementara itu, Komandan <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> dipercayakan kepada Danramil 15/Batu Pane, Kapten Inf. Nuryanto.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/f0935e4cd5920aa6c7c996a5ee53a70f_IMG-20260817-WA0046.jpg"><br></p>Kepemimpinan di lapangan juga diperkuat oleh Letda Inf. Adri Nur Ramadhana dari Yonif 126/KC selaku Komandan Kompi Paskibraka. Komandan Kelompok 17 dipercayakan kepada Kamil Khatab Khairullah (SMA Negeri 4 Kisaran), dan Komandan Kelompok 8 dijabat M. Afio Fata Marza Rilna (SMA Negeri 1 Kisaran).</p>Posisi pembawa baki bendera diamanahkan kepada Hasna Risyada Raihana dari SMK Swasta Al Ma&#039;shum, dengan cadangan Anggun Aprilia (SMA Negeri 3 Kisaran). Rizoi Fadhil Afif Syahputra (SMA Negeri 3 Kisaran) bertugas sebagai pengerek bendera, Andreansyah Matondang (SMA Negeri 1 Buntu Pane) sebagai pembentang bendera, sementara tiga orang serdadu pengawal masing-masing Mhd. Raditya Firmansah (MAS Al-Washliyah 49 Pasar Lembu), Jelita Eprilia Irawan (SMK Negeri 1 Kisaran), dan Muhammad Alzil Nur Ramadhan (SMA Negeri 2 Kisaran).</p>Kegiatan upacara peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berakhir sekitar pukul 11.30 Wib. Secara keseluruhan, acara berjalan dengan sukses, lancar, tertib, dan aman. Semangat kemerdekaan yang terpancar dari wajah setiap peserta dan penonton menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai perjuangan para pahlawan tetap hidup dan terus diwariskan dari generasi ke generasi di bumi <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> tercinta.</p>Kini, tugas seluruh komponen masyarakat adalah mengisi kemerdekaan ini dengan kerja nyata, kreativitas, dan pengabdian demi kemajuan daerah dan kejayaan Indonesia. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6081_Bupati-Asahan-Pimpin-Upacara-Pengibaran-Bendera-HUT-ke-81-RI--Ribuan-Warga-Padati-Alun-Alun-Rambate-Rata-Raya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285346/bupati-asahan-pimpin-upacara-pengibaran-bendera-hut-ke-81-ri-ribuan-warga-padati-alunalun-rambate-rata-raya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Wali Kota Tanjungbalai Ajak ASN Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Wali Kota Tanjungbalai Ajak ASN Isi Kemerdekaan dengan Kerja Nyata]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia di PP Tanjungbalai berlangsung khi]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke -81 Kemerdekaan Republik Indonesia di PP <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> berlangsung khidmat di Lapangan Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Senin (17/8).</p>Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim bertindak sebagai inspektur upacara. Kegiatan turut dihadiri Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, unsur Forkopimda, pimpinan instansi vertikal, BUMN/BUMD, ASN, TNI-Polri, organisasi kemasyarakatan, kepemudaan dan keagamaan.</p>Para kepala OPD, camat dan lurah se-Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> serta TP-PKK juga hadir. Suasana semakin semarak dengan kehadiran para pelajar yang mengenakan pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.</p>Usai upacara, Mahyaruddin mengajak seluruh jajaran Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> menjadikan momentum kemerdekaan sebagai penyemangat untuk meningkatkan pengabdian dan pelayanan kepada masyarakat.</p>&quot;Semangat 17 Agustus tidak hanya berhenti usai upacara, tapi ada di seluruh hati sanubari lewat kerja nyata untuk melayani masyarakat,&quot; ujar Mahyaruddin.</p>Ia menegaskan, seluruh aparatur pemerintah harus menjaga amanah jabatan dan memberikan pelayanan sepenuh hati.</p>Menurutnya, pemerintah tidak bisa bekerja sendiri dalam meningkatkan kualitas hidup dan perekonomian masyarakat.</p>&quot;Harus ada kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat,&quot; katanya.</p>Mahyaruddin menyebutkan, pembenahan Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dilakukan secara bertahap. Mulai dari penataan kota, sumber daya manusia hingga penataan para pedagang.</p>Dia mengakui, berbagai perubahan tidak bisa dilakukan secara instan. Dibutuhkan proses dan waktu agar visi pembangunan yang telah ditetapkan dapat direalisasikan.</p>&quot;Karena mewujudkan visi kita itu tidak segampang ucapan. Hari ini kita bicara, besok bukan langsung terealisasi. Namun, butuh waktu secara perlahan,&quot; jelasnya.</p>Menurutnya, semangat kemerdekaan juga diwujudkan melalui pembenahan infrastruktur, lingkungan dan tata kota. Pemerintah ingin menghadirkan perubahan yang membuat Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> semakin bersih, tertata dan nyaman.</p>&quot;Dengan dilakukannya perubahan ini, berubah stigma Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> ini lebih baik, bersih tidak seperti yang dulu-dulu lagi,&quot; tegasnya.</p>Selain itu, program kerja dan visi-misi Pemko <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> terus diselaraskan dengan Asta Cita Presiden dan Wakil Presiden RI serta program Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.</p>Di antaranya mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG), ketahanan pangan, Koperasi Merah Putih dan program pemerintah lainnya.</p>Untuk mewujudkan seluruh program tersebut, Mahyaruddin kembali meminta dukungan seluruh elemen masyarakat.</p>&quot;Kami berharap dukungan seluruh masyarakat sehingga pelaksanaannya dapat berjalan sesuai dengan yang kita harapkan di daerah,&quot; pungkasnya. (eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1006_Pimpin-Upacara-HUT-ke-81-RI--Wali-Kota-Tanjungbalai-Ajak-ASN-Isi-Kemerdekaan-dengan-Kerja-Nyata.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285345/pimpin-upacara-hut-ke81-ri-wali-kota-tanjungbalai-ajak-asn-isi-kemerdekaan-dengan-kerja-nyata/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Solok Kukuhkan Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Semangat Kebangsaan</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Solok Kukuhkan Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Semangat Kebangsaan]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Solok Kukuhkan Paskibraka 2026, Tekankan Disiplin dan Semangat Kebangsaan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, Dr. (H.C.) Jon Firman Pandu, S.H., Minggu (16/8/2026) dalam upacara yang berlangsung di Hall Serbaguna GOR Batu Batupang, Koto Baru, mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dihadiri oleh  Forkopimda Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> beserta jajaran, para Kepala Perangkat Daerah, unsur terkait, pembina dan pelatih Paskibraka, orang tua anggota Paskibraka, serta undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan pengukuhan ini merupakan bagian dari rangkaian persiapan pelaksanaan upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Para anggota Paskibraka yang dikukuhkan akan mengemban amanah dalam pelaksanaan tugas pengibaran dan penurunan Bendera Merah Putih pada rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Jon Firman Pandu dalam sambutannya,  menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota Paskibraka yang telah mengikuti tahapan seleksi, pembinaan dan latihan dengan penuh disiplin dan tanggung jawab. Penghargaan juga disampaikan kepada para orang tua, pembina, pelatih dan seluruh pihak yang telah memberikan dukungan selama proses pembentukan Paskibraka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan menegaskan bahwa pengukuhan Paskibraka bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan momentum peneguhan amanah dan tanggung jawab yang diberikan kepada para generasi muda terpilih. Siang ini adalah penanda bahwa ikrar dan janji telah terpatri di dada kalian. Kalian memiliki amanah besar untuk mengibarkan Sang Saka Merah Putih pada Peringatan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>,.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakannya, seluruh rangkaian latihan yang telah dijalani para anggota Paskibraka tidak hanya bertujuan meningkatkan kemampuan fisik dan keterampilan baris-berbaris. Lebih dari itu, proses tersebut merupakan bagian dari pembentukan karakter, kedisiplinan, ketangguhan, keberanian dan rasa tanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati juga berpesan agar para anggota Paskibraka senantiasa memegang teguh nilai-nilai Pancasila dan semangat kebangsaan, serta menjadikan pengalaman selama mengikuti pembinaan sebagai bekal untuk terus berkontribusi bagi masyarakat, daerah dan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Pelatihan dan pembinaan yang telah kalian jalani bukan sekadar membentuk ketahanan fisik dan kerapian dalam berbaris, melainkan untuk menempa karakter, kedisiplinan serta menanamkan nilai luhur Pancasila dan cinta tanah air.<br>Agar seluruh anggota Paskibraka menjalankan tugas dengan penuh khidmat, menjaga kekompakan, kedisiplinan dan kehormatan sebagai anggota Paskibraka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Merah Putih yang akan kalian kibarkan adalah simbol kehormatan bangsa. Kibarkanlah dengan gagah dan penuh rasa bangga di tanah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan dikukuhkannya Paskibraka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Tahun 2026, seluruh anggota kini resmi mengemban amanah untuk menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> berharap momentum tersebut semakin menumbuhkan semangat nasionalisme, persatuan dan kecintaan generasi muda terhadap bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sofyar Syam, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa pengukuhan Paskibraka Tahun 2026 menjadi momentum penting dalam membentuk generasi muda yang tidak hanya memiliki kemampuan menjalankan tugas kenegaraan, tetapi juga memiliki karakter, disiplin dan semangat kebangsaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, proses pembinaan dan pelatihan yang telah dilalui para anggota Paskibraka merupakan bagian dari upaya membentuk mental, kedisiplinan, kekompakan serta rasa tanggung jawab. Nilai-nilai tersebut diharapkan tidak hanya diterapkan selama menjalankan tugas sebagai Paskibraka, tetapi juga menjadi bekal dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Menurut Nya, Paskibraka bukan hanya bertugas mengibarkan dan menurunkan bendera. Lebih dari itu, mereka adalah generasi muda yang ditempa untuk memiliki karakter, disiplin, rasa tanggung jawab dan semangat nasionalisme.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sofyar Syam berharap para anggota Paskibraka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Tahun 2026 dapat menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya serta menjaga nama baik daerah. Pengalaman yang diperoleh selama mengikuti pembinaan juga diharapkan menjadi modal bagi mereka untuk terus berprestasi dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat, daerah dan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan  turut mengapresiasi dukungan seluruh pihak, terutama para orang tua, pelatih, pembina dan panitia yang telah berperan dalam mempersiapkan para anggota Paskibraka hingga siap menjalankan tugas pada peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam prosesi pengukuhan, para anggota Paskibraka juga mengucapkan Ikrar Putera Indonesia serta meneguhkan Kode Kehormatan Dharma Mulia Putera Indonesia. Ikrar tersebut menjadi bagian dari peneguhan komitmen para anggota dalam menjalankan amanah dan menjaga nilai-nilai kebangsaan.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5271_Bupati-Solok-Kukuhkan-Paskibraka-2026--Tekankan-Disiplin-dan-Semangat-Kebangsaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285344/bupati-solok-kukuhkan-paskibraka-2026-tekankan-disiplin-dan-semangat-kebangsaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Solok Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Solok</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Solok Pimpin Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Solok]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Solok Pimpin Upacara Peringatan HUT ke81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Solok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Senin, 17 Agustus 2026 Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat,  Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH Pimpin Langsung Upacara dan bertindak selaku Inspektur Upacara dengan peserta upaca unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI-Polri, Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ivoni Munir, Pj. Sekretaris Daerah, Wakil Ketua DPRD beserta Anggota DPRD, Ketua TP PKK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ny. Nia Jon firman Pandu, Staf Ahli TP PKK Ny. Lian Octavia, para Staf Ahli Bupati, para Asisten, Kepala OPD, Camat se Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Pimpinan BUMN/BUMD, para ASN, para veteran, serta peserta upacara dari berbagai unsur masyarakat., organisasi masyarakat, pelajar, serta tamu undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks Proklamasi dibacakan langsung oleh Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Suasana haru dan khidmat terasa ketika Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) berhasil mengibarkan Sang Saka Merah Putih dengan sempurna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selesai Upacara dilanjutkan dengan agenda penyerahan Deviden dari Bank Nagari untuk Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> selain itu Bank Nagari juga menyerahkan Bantuan CSR untuk pendidikan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Dalam kesempatan itu juga Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> menyerahkan Remisi umum kepasa 52 Narapidana Lapas Kelas III Alahan Panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemudian Upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> ditutup dengan suasana penuh kebersamaan. Peringatan tahun ini diharapkan semakin memperkuat semangat persatuan dan menjadi motivasi bagi seluruh masyarakat untuk bersama-sama melanjutkan pembangunan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat &quot;Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur&quot;, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> terus berkomitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan dan berpihak pada kepentingan masyarakat.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1246_Bupati-Solok-Pimpin-Upacara-Peringatan-HUT-ke-81-Kemerdekaan-RI-di-Kabupaten-Solok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285343/bupati-solok-pimpin-upacara-peringatan-hut-ke81-kemerdekaan-ri-di-kabupaten-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Bongkar Rumah</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Bongkar Rumah]]></title>
            <description><![CDATA[Polsek Medan Kota Tangkap Pelaku Bongkar Rumah]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Seorang pelaku pembongkaran rumah, Anwar Hafiz (35), warga Jalan Brigjen Katamso Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Medan Maimun ditangkap Unit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Kota, Senin (17/8/2026) dinihari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tersangka telah membongkar rumah korban, Efriana (54), yang merupakan tetangganya pada Sabtu (15/8/2026) sekira pukul 09.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Korban menderita kerugian berupa 3 mesin peralatan bangunan dan 1 teko listrik. Ditaksir kerugian korban sekitar Rp.5.000.000,-," sebut Kanit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Medan Kota, Iptu Poltak Tambunan, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kata dia, pencurian itu diketahui setelah korban bersama suaminya mendatangi rumah yang sedang dalam proses renovasi tersebut. Korban tidak menemukan peralatan bangunan dan ceret listrik tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa itu kemudian dilaporkan korban ke Mapolsek Medan Kota. Selanjutnya, petugas melakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka tak jauh dari Tempat Kejadian Perkara (TKP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka mengakui perbuatannya masuk melalui jendela rumah kosong samping rumah korban. Hasil curiannya telah dijual tersangka," pungkasnya.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt; <br>Teks foto :<br>Tersangka pembobolan rumah diamankan di Mapolsek Medan Kota(W05)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4685_Polsek-Medan-Kota-Tangkap-Pelaku-Bongkar-Rumah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285342/polsek-medan-kota-tangkap-pelaku-bongkar-rumah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL : HUT PROKLAMASI DAN SPIRIT NILAI PERJUANGAN PRESIDEN PRABOWO DALAM MENGEMBALIKAN KEDAULATAN BANGSA DAN NEGARA DI SEMUA BIDAN</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL : HUT PROKLAMASI DAN SPIRIT NILAI PERJUANGAN PRESIDEN PRABOWO DALAM MENGEMBALIKAN KEDAULATAN BANGSA DAN NEGARA DI SEMUA BIDAN]]></title>
            <description><![CDATA[KETUM PNPI SYAMSUL RIZAL  HUT PROKLAMASI DAN SPIRIT NILAI PERJUANGAN PRESIDEN PRABOWO DALAM MENGEMBALIKAN KEDAULATAN BANGSA DAN NEGARA DI S]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta - Peringatan HUT Proklamasi Kemerdekaan menjadi momentum untuk menghidupkan kembali spirit of independence: berdaulat, mandiri dan mampu menentukan arah pembangunan sendiri. Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, gagasan tersebut diterjemahkan melalui agenda ketahanan pangan, energi, ekonomi, pertahanan serta penguatan industri nasional. Arah kebijakan itu tercermin dalam RAPBN 2026 yang mengusung tema &quot;Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi&quot; menuju Indonesia yang tangguh, mandiri dan sejahtera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sektor pangan, kedaulatan diarahkan agar Indonesia tidak mudah terguncang oleh krisis global. Pemerintah menyatakan capaian swasembada pangan 2025 diraih lebih cepat dari target, sementara RAPBN 2026 mengalokasikan Rp164,4 triliun untuk ketahanan pangan. Anggaran tersebut diarahkan pada peningkatan produktivitas, stabilitas harga, penguatan cadangan pangan dan kesejahteraan petani serta nelayan. Ini adalah pendekatan food sovereignty yang menempatkan kemampuan memproduksi pangan sendiri sebagai fondasi kemerdekaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedaulatan juga harus hadir dalam energi dan industri. Pemerintah mendorong peningkatan produksi energi, percepatan transisi energi serta pengembangan biodiesel B50 sebagai bagian dari upaya mengurangi ketergantungan terhadap energi impor. Pada saat yang sama, hilirisasi diarahkan agar sumber daya alam tidak berhenti sebagai komoditas mentah, tetapi menghasilkan added value, industri dan lapangan kerja di dalam negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara ekonomi, fondasinya cukup kuat. Badan Pusat Statistik mencatat ekonomi Indonesia tahun 2025 tumbuh 5,11 persen dengan PDB atas dasar harga berlaku Rp23.821,1 triliun dan PDB per kapita Rp83,7 juta. Angka ini menjadi modal untuk memperkuat economic resilience, tetapi pertumbuhan harus terus diterjemahkan menjadi produktivitas, pemerataan dan kesejahteraan yang dirasakan masyarakat. Kedaulatan ekonomi berarti Indonesia bukan sekadar memiliki pasar besar, melainkan mampu menguasai rantai produksi dan menciptakan nilai di dalam negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, spirit Proklamasi bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi memastikan kemerdekaan memiliki makna nyata dalam kehidupan rakyat. Kedaulatan pangan, energi, ekonomi, pertahanan dan industri harus berjalan beriringan dengan pendidikan, kesehatan, pemerataan pembangunan dan kepastian hukum. Dengan prinsip Indonesia first yang tetap terbuka dalam kerja sama global, perjuangan hari ini adalah membangun bangsa yang mampu berdiri tegak, melindungi kepentingan nasional dan memberikan kesejahteraan sebesar-besarnya bagi seluruh rakyat Indonesia.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3220_KETUM-PNPI-SYAMSUL-RIZAL---HUT-PROKLAMASI-DAN-SPIRIT-NILAI-PERJUANGAN-PRESIDEN-PRABOWO-DALAM-MENGEMBALIKAN-KEDAULATAN-BANGSA-DAN-NEGARA-DI-SEMUA-BIDAN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285341/ketum-pnpi-syamsul-rizal-hut-proklamasi-dan-spirit-nilai-perjuangan-presiden-prabowo-dalam-mengembalikan-kedaulatan-bangsa-dan-negara-di-semua-bidan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT ke-81 RI, SPS-Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 19:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT ke-81 RI, SPS-Pikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh]]></title>
            <description><![CDATA[HUT ke81 RI, SPSPikiran Rakyat Gelar UKW di Aceh]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Banda Aceh &ndash; Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Serikat Perusahaan Pers (SPS) Aceh bersama Pikiran Rakyat akan menggelar Uji Kompetensi Wartawan (UKW) di Kota Banda Aceh, 27&ndash;29 Agustus 2026.</p><p>Kegiatan tersebut menjadi bagian dari komitmen SPS Aceh dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme wartawan, sekaligus mendorong peningkatan kualitas pemberitaan di tengah perkembangan industri media yang semakin dinamis.</p><p>Hal tersebut disampaikan Ketua SPS Aceh, Muktarrudin Usman, melalui Ketua Panitia UKW, Sudirman Mansyur, Senin (17/8/2026).</p><p>Sudirman mengatakan, UKW akan diikuti 30 peserta yang terbagi dalam tiga jenjang kompetensi, yakni utama, madya dan muda. Khusus jenjang muda, peserta terbagi dalam tiga kelas.</p><p>"Momentum HUT RI ke-81 kita isi dengan kegiatan yang memberikan manfaat nyata bagi insan pers, khususnya melalui peningkatan kompetensi dan profesionalisme wartawan," ujar Wartawan Utama ini.</p><p>Menurutnya, UKW penting untuk memastikan wartawan memiliki kemampuan jurnalistik sesuai standar, memahami kode etik, serta mampu menghasilkan karya jurnalistik yang akurat, berimbang dan dapat dipertanggungjawabkan.</p><p>Ia menambahkan, tantangan pers semakin kompleks seiring pesatnya perkembangan teknologi digital dan arus informasi. Karena itu, wartawan dituntut terus meningkatkan kapasitas agar mampu menjalankan fungsi pers secara profesional.</p><p>Pelaksanaan UKW selama tiga hari tersebut diharapkan menjadi momentum bagi para peserta untuk mengukur sekaligus meningkatkan kompetensi sesuai standar yang berlaku.</p><p>SPS Aceh bersama Pikiran Rakyat berharap kegiatan ini turut memperkuat kualitas sumber daya manusia pers di Aceh serta mendorong lahirnya wartawan yang profesional, berintegritas dan bertanggung jawab.</p><p>"Pers yang kuat membutuhkan wartawan yang kompeten. Karena itu, peningkatan kualitas wartawan harus menjadi perhatian bersama," kata Sudirman.(*)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6266_HUT-ke-81-RI--SPS-Pikiran-Rakyat-Gelar-UKW-di-Aceh.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285340/hut-ke81-ri-spspikiran-rakyat-gelar-ukw-di-aceh/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">81 Tahun Merdeka, Saatnya Gotong Royong Mengubah Semangat Kemerdekaan Menjadi Kesejahteraan</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 17:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[81 Tahun Merdeka, Saatnya Gotong Royong Mengubah Semangat Kemerdekaan Menjadi Kesejahteraan]]></title>
            <description><![CDATA[81 Tahun Merdeka, Saatnya Gotong Royong Mengubah Semangat Kemerdekaan Menjadi Kesejahteraan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia tidak semestinya berhenti pada seremoni dan penghormatan terhadap jasa para pahlawan. Momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat tentang tanggung jawab seluruh elemen bangsa untuk melanjutkan perjuangan melalui kerja nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan merupakan amanah yang harus dijaga dan diisi dengan berbagai upaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat. Karena itu, pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan rakyat menjadi salah satu bentuk nyata dalam meneruskan cita-cita perjuangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di Kota Padangsidimpuan, semangat mengisi kemerdekaan dapat diwujudkan melalui pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan masyarakat. Pendidikan yang semakin baik, pelayanan publik yang mudah dan cepat, pertumbuhan ekonomi, terbukanya lapangan kerja, serta terciptanya lingkungan yang aman dan adil menjadi bagian penting dari cita-cita tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemerdekaan sejatinya akan semakin bermakna ketika masyarakat dapat merasakan manfaat pembangunan dalam kehidupan sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak-anak dan generasi muda Padangsidimpuan diharapkan memiliki ruang yang luas untuk belajar, mengembangkan kemampuan, berkarya, dan mengejar cita-cita. Kemajuan daerah tidak hanya membutuhkan pembangunan fisik, tetapi juga sumber daya manusia yang memiliki kompetensi, kreativitas, dan kepedulian terhadap daerahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Generasi muda juga diharapkan tidak kehilangan keterikatan dengan kampung halaman. Dengan kesempatan pendidikan dan pekerjaan yang semakin terbuka, mereka dapat tumbuh menjadi generasi yang mampu membawa perubahan sekaligus ikut membangun Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mewujudkan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat tentu bukan pekerjaan yang dapat dilakukan pemerintah seorang diri. Kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, tokoh agama, tokoh masyarakat, pemuda, serta berbagai elemen daerah menjadi kunci.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat gotong royong yang menjadi salah satu kekuatan bangsa Indonesia perlu terus dipelihara. Perbedaan pandangan maupun latar belakang tidak seharusnya menjadi penghalang untuk membangun daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, keberagaman harus menjadi kekuatan untuk menciptakan Padangsidimpuan yang semakin maju, aman, dan sejahtera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian terhadap kesejahteraan masyarakat juga menjadi bagian penting dalam memaknai kemerdekaan. Para orang tua diharapkan dapat menjalani kehidupan dengan lebih tenang, pelaku usaha memperoleh ruang untuk berkembang, sementara petani dan pekerja mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan taraf hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, pelayanan pemerintah juga dituntut semakin dekat dengan masyarakat. Kehadiran pemerintah bukan sekadar dalam bentuk program dan kebijakan, tetapi juga melalui pelayanan yang responsif, mudah diakses, serta mampu menjawab kebutuhan warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI juga menjadi kesempatan untuk memperkuat persatuan di tengah perbedaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat memiliki hak untuk berbeda pendapat, berbeda pilihan, maupun memiliki latar belakang yang beragam. Namun, perbedaan tersebut tidak boleh menghilangkan rasa persaudaraan sebagai sesama warga Padangsidimpuan dan bagian dari bangsa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persatuan menjadi modal penting untuk menghadapi berbagai tantangan pembangunan ke depan. Dengan kebersamaan, berbagai persoalan daerah dapat dihadapi melalui dialog, kerja sama, dan semangat saling mendukung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan kemerdekaan akhirnya bukan hanya tentang mengenang masa lalu, tetapi juga menatap masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat para pahlawan perlu diterjemahkan dalam bentuk kerja keras, kepedulian, integritas, dan keberanian untuk memberikan kontribusi terbaik bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;HUT ke-81 Kemerdekaan RI diharapkan menjadi energi baru bagi seluruh masyarakat Padangsidimpuan untuk terus bergerak dan mengambil peran dalam pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, kemerdekaan akan semakin berarti ketika setiap warga dapat merasakan keamanan, memperoleh kesempatan untuk berkembang, mendapatkan pelayanan yang layak, serta memiliki harapan terhadap masa depan yang lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemerdekaan bukan sekadar warisan sejarah, tetapi tanggung jawab bersama untuk memastikan kesejahteraan benar-benar dirasakan seluruh rakyat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1079_81-Tahun-Merdeka--Saatnya-Gotong-Royong-Mengubah-Semangat-Kemerdekaan-Menjadi-Kesejahteraan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285339/81-tahun-merdeka-saatnya-gotong-royong-mengubah-semangat-kemerdekaan-menjadi-kesejahteraan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT RI di Gerindra Sumut, Sugiat Ingatkan Kader Siapkan Diri Raih Indonesia Emas</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 17:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT RI di Gerindra Sumut, Sugiat Ingatkan Kader Siapkan Diri Raih Indonesia Emas]]></title>
            <description><![CDATA[HUT RI di Gerindra Sumut, Sugiat Ingatkan Kader Siapkan Diri Raih Indonesia Emas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &mdash; Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sumatera Utara menggelar upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Upacara tersebut dipimpin oleh Sekretaris DPD Gerindra Sumut, Sugiat Santoso.<br>Dalam amanatnya, Sugiat mengajak seluruh kader Gerindra untuk menjadikan momentum HUT ke-81 RI sebagai pengingat bahwa kemerdekaan harus diisi dengan kerja dan aksi nyata untuk membawa Indonesia menuju cita-cita Indonesia <a href="https://www.sumut24.co/tag/emas/" target="_blank">Emas</a> 2045.<br>Menurut Sugiat, pembangunan Indonesia menuju 2045 membutuhkan keterlibatan seluruh elemen bangsa, termasuk kader Partai Gerindra. Karena itu, kader diminta tidak hanya memperingati kemerdekaan secara seremonial, tetapi juga mengambil bagian dalam mendukung berbagai program pemerintah.<br>"Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia ini harus kita isi dengan aksi nyata. Kita harus mempersiapkan diri dan mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia <a href="https://www.sumut24.co/tag/emas/" target="_blank">Emas</a> 2045," ujar Sugiat dalam pidatonya, Senin (17/8/2026). <br>Sugiat mengatakan, sejumlah program pemerintah yang saat ini dijalankan, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi pembangunan nasional. Dia pun meminta kader Gerindra di Sumatera Utara untuk ikut mendukung dan menyukseskan program-program tersebut di tengah masyarakat.<br>"Program-program pemerintah seperti makan bergizi gratis dan Koperasi Merah Putih harus kita dukung. Ini merupakan bagian dari upaya memperkuat fondasi negara dan menyiapkan generasi serta ekonomi masyarakat menuju Indonesia <a href="https://www.sumut24.co/tag/emas/" target="_blank">Emas</a> 2045," katanya.<br>Lebih lanjut, Sugiat mengingatkan seluruh kader agar tidak melupakan jasa para pahlawan yang telah memperjuangkan dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.<br>Menurutnya, perjuangan para pahlawan tidak hanya tercatat dalam sejarah, tetapi juga menjadi fondasi bagi generasi saat ini untuk melanjutkan pembangunan bangsa.<br>"Kita jangan pernah melupakan jasa para pahlawan kemerdekaan. Mereka yang dimakamkan di Taman Makam Pahlawan maupun para pahlawan yang gugur dan berjuang di berbagai daerah, semuanya telah memberikan pengorbanan bagi bangsa ini," ujar Sugiat.<br>Dia menegaskan, penghormatan terbaik kepada para pahlawan bukan hanya dengan upacara dan ziarah, tetapi juga dengan melanjutkan cita-cita perjuangan mereka melalui kerja nyata untuk bangsa dan negara.<br>"Kalau para pahlawan dahulu berjuang merebut dan mempertahankan kemerdekaan, maka tugas kita hari ini adalah mengisi kemerdekaan dengan pembangunan, menjaga persatuan, dan memastikan Indonesia menjadi negara yang maju, kuat, dan sejahtera," pungkasnya.<br>Selain upacara bendera, peringatan HUT ke-81 RI di Partai Gerindra Sumut juga dimeriahkan sejumlah agenda mulai dari lomba hingga donor darah.(...)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6137_HUT-RI-di-Gerindra-Sumut--Sugiat-Ingatkan-Kader-Siapkan-Diri-Raih-Indonesia-Emas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285338/hut-ri-di-gerindra-sumut-sugiat-ingatkan-kader-siapkan-diri-raih-indonesia-emas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gubernur Bobby Nasution Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Deliserdang</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 14:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gubernur Bobby Nasution Pimpin Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih di Deliserdang]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  DeliserdangGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan pemerataan pe]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Deliserdang</p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution menegaskan bahwa pengendalian inflasi dan pemerataan pembangunan menjadi bagian dari upaya mengisi makna 81 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia. Langkah tersebut diwujudkan melalui kebijakan menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok serta mempercepat pembangunan di wilayah yang selama ini membutuhkan perhatian lebih, khususnya Kepulauan Nias.</p><br></p>Pernyataan tersebut disampaikan Bobby Nasution usai mengikuti Upacara Pengibaran Bendera Merah Putih dalam rangka Peringatan Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia di Lapangan Astaka, Jalan Willem Iskandar, Kecamatan Percut Seituan, Kabupaten Deliserdang, Senin (17/8/2026). Upacara dihadiri unsur Forkopimda Sumut, organisasi kemasyarakatan, pelajar, ASN, serta tamu kehormatan dari negara sahabat.</p><br></p>Usai upacara, Gubernur menjawab pertanyaan wartawan terkait harga bahan pokok yang memengaruhi inflasi, terutama di sejumlah daerah. Menurutnya, pengendalian harga pangan, khususnya beras, menjadi perhatian pemerintah agar masyarakat dapat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.</p><br></p>Bobby Nasution juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumut untuk mempercepat pembangunan di Kepulauan Nias. Momentum Hari Kemerdekaan, menurutnya, menjadi pengingat bahwa wilayah yang masuk kategori Terluar, Terdepan, dan Tertinggal (3T) harus terus didorong menuju kemajuan yang lebih merata.</p>"Terkait inflasi, ya kita berupaya agar bagaimana harga bahan terutama kebutuhan pokok di semua daerah itu sama. Khususnya di Kepulauan Nias, kita akan membangun Gudang Pangan di sana. Tujuannya, supaya harga di sana dan di Pulau Sumatera, sama," ujar Bobby Nasution.</p><br></p>Menurutnya, pembangunan gudang pangan di Kepulauan Nias merupakan bagian dari upaya memperkuat ketahanan pangan sekaligus menekan disparitas harga kebutuhan pokok antara wilayah kepulauan dan daratan Sumatera.</p><br></p>"Sebagaimana arahan Presiden RI, Bapak Prabowo Subianto untuk memastikan ketahanan pangan di seluruh daerah. Karenanya kita ingin hadirkan itu di sana (Kepulauan Nias)," ungkapnya.</p>Dalam rangkaian upacara tersebut, Gubernur Bobby Nasution juga menyematkan tanda kehormatan Satyalencana kepada sejumlah aparatur sipil negara (ASN) yang telah mengabdi selama 20 hingga 30 tahun. Selain itu, diserahkan pula remisi dan pengurangan masa pidana kepada narapidana yang memenuhi syarat.</p><br></p>Usai upacara, Bobby Nasution menyapa seluruh peserta dan pasukan upacara serta berfoto bersama Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) dan para pelajar. Selanjutnya, ia bersama rombongan mengikuti pidato kenegaraan Presiden Republik Indonesia secara virtual dari Kantor Gubernur Sumatera Utara. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_336_Gubernur-Bobby-Nasution-Pimpin-Upacara-Pengibaran-Bendera-Merah-Putih-di-Deliserdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285337/gubernur-bobby-nasution-pimpin-upacara-pengibaran-bendera-merah-putih-di-deliserdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Rico Waas: Pembangunan Harus Berdampak dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pimpin Upacara HUT ke-81 RI, Rico Waas: Pembangunan Harus Berdampak dan Tingkatkan Kesejahteraan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSuasana khidmat dan haru terasa saat pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Suasana khidmat dan haru terasa saat pengibaran Bendera Merah Putih dalam Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Lapangan Merdeka Medan, Senin (17/8/2026).</p>Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bertindak sebagai inspektur upacara. Mengenakan busana adat tradisional Jawa, Rico Waas memimpin jalannya upacara. Upacara ini juga diikuti Wakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap yang mengenakan busana adat Melayu, unsur Forkopimda, Ketua TP PKK Kota Medan Airin Rico Waas, Staf Ahli TP PKK Kota Medan Martinijal Zakiyuddin Harahap, unsur Forkopimda, Pj. Sekda Medan Erfin Fahrurrazi, pimpinan perangkat daerah, organisasi kemasyarakatan, OKP, veteran, serta segenap ASN di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p>Upacara ditandai dengan pengibaran Bendera Merah Putih, pembacaan Pancasila oleh Rico Waas, Pembukaan Undang-Undang Dasar (UUD) 1945, serta pembacaan teks Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia oleh Ketua DPRD Kota Medan Wong Chun Sen.</p><br></p>Ditemui usai upacara, Rico Waas mengatakan peringatan kemerdekaan tidak boleh berhenti pada seremoni. Momentum tersebut harus menjadi pengingat bahwa masih banyak hal yang perlu diperjuangkan, terutama untuk memenuhi kebutuhan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p><br></p>"Makna ini jangan menjadi hanya sekadar seremonial, tapi menjadi momentum penting bagi kita mengingat bahwasanya masih banyak yang harus diperjuangkan. Masih banyak masyarakat kita yang membutuhkan perhatian kita," ujar Rico Waas.</p><br></p>Menurutnya, semangat kemerdekaan harus diterjemahkan dalam kebijakan pembangunan yang benar-benar dirasakan masyarakat. Hal itu juga harus menjadi perhatian dalam pembahasan KUA-PPAS yang saat ini tengah dilakukan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> sebagai bagian dari proses penyusunan RAPBD 2027.</p><br></p>Ia meminta perencanaan pembangunan dan keuangan daerah diarahkan pada program yang memberikan dampak langsung kepada masyarakat, mulai dari infrastruktur, kesehatan, pendidikan hingga penguatan ekonomi kerakyatan.</p><br></p>"Pembangunan infrastruktur, lalu bagaimana penguatan kesehatan dan pendidikan kita seperti sesuai dengan apa yang disampaikan Pak Presiden kemarin. Bagaimana penguatan puskesmas, sekolah-sekolah kita, sekolah-sekolah yang terintegrasi, bahkan teknologinya semakin baik, ada juga smart class," katanya.</p><br></p>Rico Waas juga mendorong pemberian stimulus ekonomi agar ekonomi kerakyatan semakin kuat. Menurutnya, pembangunan kota tidak cukup hanya terlihat dari pembangunan fisik, tetapi juga harus mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.</p><br></p>"Perencanaan kita di 2027 mendatang yang sedang kita rancang hari ini harus benar-benar dilaksanakan pembangunannya dan benar-benar berdampak langsung kepada masyarakat," tegasnya.</p><br></p>Karena itu, ia meminta seluruh perangkat daerah memastikan setiap anggaran yang direncanakan memiliki manfaat yang jelas. Pj. Sekda Medan Erfin Fahrurrazi diminta mengawasi secara ketat proses penganggaran di setiap organisasi perangkat daerah (OPD).</p><br></p>"Jangan kita lalai, tidak terlihat, akhirnya terlihatnya menjadi pemborosan. Jadi itu betul-betul harus efektif, efisien, berdampak, dan berguna," ujarnya.</p><br></p>Usai upacara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> menyerahkan paket bingkisan kepada tujuh veteran kemerdekaan Indonesia. Penyerahan tersebut menjadi bentuk penghormatan dan apresiasi atas perjuangan para veteran dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan.</p><br></p>Dalam kesempatan itu, Rico Waas juga mengajak masyarakat memaknai kemerdekaan melalui hal-hal sederhana yang dapat memperkuat persatuan, mulai dari keluarga, lingkungan hingga kehidupan bermasyarakat.</p><br></p>"Mari kita maknai dengan kita semakin mencintai. Dari apa dulu? Keluarga, lingkungan, gotong royong, pembangunan masyarakatnya, kedekatan dengan masyarakatnya, bagaimana toleransi tetap bisa dijaga, saling kita menguatkan," katanya.</p><br></p>Ia menekankan, kekuatan bangsa dibangun dari sikap saling menjaga dan menghormati. Karena itu, mengisi kemerdekaan tidak harus selalu dimulai dari sesuatu yang besar.</p><br></p>"Bersahabat dengan satu dengan yang lainnya, mencintai satu dengan yang lainnya, menghormati satu dengan yang lainnya. Hal-hal itu kita bangun dengan gotong royong bersama. Mudah-mudahan kota kita makin baik," ucapnya.</p><br></p>Pada kesempatan tersebut, Rico Waas juga menyampaikan doa untuk masyarakat Nusa Tenggara Timur (NTT) yang tengah berduka. Ia berharap masyarakat yang terdampak segera pulih dan mereka yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan.</p><br></p>"Kita mendoakan mudah-mudahan bisa segera pulih untuk NTT. Kita mendoakan juga untuk yang wafat, mudah-mudahan diberikan sisi terbaik di sisi Tuhan," ujarnya.</p><br></p>Rico Waas juga berharap tidak ada lagi bencana yang terjadi di daerah lain di Indonesia.</p><br></p>"Kita berdoa juga tidak ada lagi bencana-bencana di tempat lain di Indonesia. Kita bermohon kepada Tuhan Yang Maha Kuasa, karena hanya Tuhan yang bisa memberikan perlindungan kepada kita," ucapnya. Rel</p><br></p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6584_Pimpin-Upacara-HUT-ke-81-RI--Rico-Waas--Pembangunan-Harus-Berdampak-dan-Tingkatkan-Kesejahteraan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285336/pimpin-upacara-hut-ke81-ri-rico-waas-pembangunan-harus-berdampak-dan-tingkatkan-kesejahteraan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wisata Petik Melon dan Re-Opening Kafe Inklusi, Pertamina Perkuat Pemulihan Mitra Binaan Pascabanjir</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wisata Petik Melon dan Re-Opening Kafe Inklusi, Pertamina Perkuat Pemulihan Mitra Binaan Pascabanjir]]></title>
            <description><![CDATA[Wisata Petik Melon dan ReOpening Kafe Inklusi, Pertamina Perkuat Pemulihan Mitra Binaan Pascabanjir]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p><br>ACEH TAMIANG - Pertamina EP Rantau Field menggelar wisata petik melon di Kampung Kebun Tanjung Seumantoh dan re-opening Kafe Inklusi, Karang Baru, Aceh Tamiang. Kegiatan ini merupakan komitmen perusahaan melanjutkan pemulihan melalui Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) yang dirancang membantu mitra binaan kembali mandiri. </p><p>Melalui berbagai program yang disesuaikan dengan kebutuhan, upaya pemulihan tidak berhenti ketika bantuan selesai disalurkan. Pertamina EP Rantau Field terus melakukan pendampingan agar masyarakat memiliki kemampuan untuk membangun kembali kehidupan sekaligus pondasi ekonomi dan sosial mereka. </p><p>Field Manager (FM) Pertamina EP Rantau, Tomi Wahyu Alimsyah mengatakan, bantuan yang disalurkan perusahaan pascabanjir bandang November 2025 menjadi langkah awal membantu masyarakat untuk pulih. Akan tetapi, perusahaan perlu mendorong agar warga sekitar operasional terus tumbuh dan mandiri lewat berbagai program pemberdayaan. </p><p>"Berbagai program pemberdayaan masyarakat yang sudah direalisasikan ini sebagai wujud nyata perusahaan memberikan manfaat secara berkelanjutan," ujarnya. </p><p>Ia menambahkan, Kelompok Tani <a href="https://www.sumut24.co/tag/melon/" target="_blank">Melon</a> Mutiara dan Kafe Inklusi harus menjaga semangat untuk belajar dan mengembangkan usahanya. Keberhasilan Program Pelibatan dan Pengembangan Masyarakat (PPM) membutuhkan kolaborasi dengan stakeholder seperti pemerintah, akademisi dan berbagai pihak lainnya. </p><p>"Kami berharap mitra binaan bisa berkembang dan meningkatkan perekonomian masyarakat. Jadi program PPM dibangun bersama masyarakat bukan dibangun oleh Pertamina sendiri," katanya. </p><p>Pertamina EP Rantau Field bagian dari Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona 1 mengawali Program Pelibatan dan Pemberdayaan Masyarakat (PPM) melalui social mapping dan potential mapping untuk mengindentifikasi kebutuhan. Dan, potensi yang dimiliki masyarakat masing-masing. </p><p>Hasil pemetaan akan menjadi dasar penyusunan program sekaligus pendampingan selama tiga sampai lima tahun. Dengan pendekatan ini, masyarakat diharapkan bisa mengelola dan mengembangkan program secara mandiri setelah masa pendampingannya berakhir. </p><p>Sementara itu, Ketua Kelompok Tani <a href="https://www.sumut24.co/tag/melon/" target="_blank">Melon</a> Mutiara menuturkan sangat mustahil bisa pulih lebih cepat tanpa bantuan dari Pertamina EP Rantau Field. Sebab, banjir setinggi lima meter meninggalkan endapan lumpur setinggi 70 sentimeter. Kala itu, seluruh media tanam sudah hancur. </p><p>"Jujur saja kalau secara mandiri kami mustahil bisa bangkit kembali. Semua yang kami miliki sudah hancur. Modal habis, peralatan pertanian juga hancur. Banjir ini membuat kami banyak kehilangan harta benda," ujarnya. </p><p>Tidak lama setelah banjir, Pertamina EP Rantau Field menyokong seluruh kebutuhan mulai dari pengolahan kembali media tanam yang rusak, penyediaan bibit <a href="https://www.sumut24.co/tag/melon/" target="_blank">Melon</a> Golden Alisha. Bahkan, seluruh sarana dan prasarana turut didukung. </p><p>Lebih lanjut ia bilang, target produksi melon Golden Alisha naik dibandingkan tahun lalu. Mereka memprediksi panen melon akan mencapai 2,5 hingga 3 ton. </p><p>"Tahun lalu kita panen 1,8 ton tetapi tahun ini lebih tinggi yakni 2,5 sampai 3 ton. Kami terus belajar teknologi pertanian agar hasil panen bisa terus lebih baik. Bagi masyarakat yang ingin belajar tentang melon bisa datang ke kebun," ungkapnya. </p><p>Kelompok Tani <a href="https://www.sumut24.co/tag/melon/" target="_blank">Melon</a> Mutiara memanfaatkan lahan tiga rante (sekitar 1200 meter persegi) untuk menanam melon golden dengan sistem polybag ukuran 50x60 sentimeter. Adapun jarak tanam rapat dan jalur antar bari selebar 1,5 meter. </p><p>Menurutnya, inovasi teknik pengelolaan media tanam polybag ini bisa digunakan hingga 22 kali masa tanam. Dengan biaya media tanam Rp 8.000 per-polybag, penggunaan berulang membuat media tanam per-sirklus budidaya hanya berkisar 400-500 rupiah. </p><p><br>Tentang Pertamina EP Field Rantau&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PT Pertamina EP Field Rantau merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan  Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Aceh. Kegiatan operasional PEP Rantau berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut) dan Badan Pengawasan Migas Aceh (BPMA). Area operasional PEP Rantau tersebar di empat kabupaten/kota yang mencakup empat kecamatan dan 20 desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PEP Rantau menjalankan Program Pengembangan Masyarakat (PPM) yang inovatif pada bidang ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan dan tanggap bencana guna mendukung pemberdayaan masyarakat yang berkelanjutan.</p><p></p><p>(*)</p><p></p><p></p><p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3856_Wisata-Petik-Melon-dan-Re-Opening-Kafe-Inklusi--Pertamina-Perkuat-Pemulihan-Mitra-Binaan-Pascabanjir.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285335/wisata-petik-melon-dan-reopening-kafe-inklusi-pertamina-perkuat-pemulihan-mitra-binaan-pascabanjir/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kemerdekaan yang Harus Dirasakan, Kemerdekaan yang Belum Selesai</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 13:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kemerdekaan yang Harus Dirasakan, Kemerdekaan yang Belum Selesai]]></title>
            <description><![CDATA[Kemerdekaan yang Harus Dirasakan, Kemerdekaan yang Belum Selesai]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh Abdullah Rasyid<br>Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dan Kandidat Doktor Ilmu Pemerintahan IPDN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sehabis mengikuti upacara bendera pagi di Politeknik Imigrasi dan Pemasyarakatan, Tangerang, kami turut menyaksikan Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana melalui layar televisi. Seperti setiap 17 Agustus, ada rasa haru ketika Merah Putih perlahan naik diiringi Indonesia Raya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, pada usia republik yang sudah 81 tahun, kemerdekaan semestinya membawa kita melampaui rasa haru. Ada pertanyaan yang perlu dijawab lebih jujur: seberapa jauh kemerdekaan itu telah dirasakan rakyat dalam kehidupan sehari-hari?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu kalimat Presiden Prabowo Subianto dalam Pidato Kenegaraan 14 Agustus 2026 relevan untuk direnungkan: kemerdekaan bukan hanya apa yang kita proklamasikan, tetapi apa yang dirasakan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kalimat itu sederhana, tetapi ukurannya berat. Sebab rakyat tidak hidup di dalam teks pidato, grafik pertumbuhan ekonomi, ataupun laporan tahunan kementerian. Mereka merasakan negara dari harga kebutuhan pokok, kesempatan mendapatkan pekerjaan, sekolah anak-anaknya, pelayanan rumah sakit, kepastian hukum, keamanan, dan kemudahan berurusan dengan birokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, setelah delapan dasawarsa lebih merdeka, persoalan kita bukan lagi apakah Indonesia berdaulat. Itu sudah dijawab pada 17 Agustus 1945. Pertanyaannya sekarang: bagaimana kedaulatan itu digunakan dan siapa yang paling merasakan manfaatnya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa arti kemerdekaan jika rakyat masih sulit memperoleh keadilan? Apa maknanya apabila kekayaan negeri menumpuk pada sedikit orang, sementara sebagian lainnya bekerja dari pagi sampai malam sekadar untuk bertahan hidup? Dan apa gunanya kekuasaan yang bersumber dari rakyat apabila setelah diberikan justru menjauh dari rakyat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pendiri bangsa tidak mempertaruhkan hidup hanya untuk mengganti penguasa asing dengan penguasa yang lahir dari tanah yang sama. Mereka membangun republik yang harus melindungi segenap bangsa, mencerdaskan kehidupan rakyat, menghadirkan keadilan sosial, dan menggunakan kekayaan negeri bagi kemakmuran bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka Harus Sampai ke Rumah Rakyat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintahan Presiden Prabowo membawa agenda besar untuk memperkuat kemandirian bangsa. Dalam 21 bulan pemerintahan, Presiden menyebut telah ditempuh 121 kebijakan transformatif dengan empat pegangan: menjalankan UUD 1945, melindungi kepentingan nasional yang vital, mengatasi kesulitan rakyat, serta menjaga kepentingan generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada satu penegasan yang seharusnya menjadi ukuran bagi seluruh penyelenggara negara: kekuasaan tidak diberikan untuk menjelaskan mengapa sebuah masalah tidak dapat diselesaikan. Kekuasaan diberikan untuk menyelesaikannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai indikator memang memberi alasan untuk optimistis. Pertumbuhan ekonomi tetap berada di atas lima persen. Investasi mencapai sekitar Rp1.010 triliun dan diklaim menyerap lebih dari 1,4 juta tenaga kerja. Pemerintah menyebut delapan komoditas pangan telah mencapai swasembada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penerapan B50 sejak 1 Juli 2026 diproyeksikan menghemat devisa sekitar Rp170 triliun per tahun. Revitalisasi sekolah berlangsung dalam skala besar. Cek Kesehatan Gratis telah menjangkau puluhan juta warga, sementara negara menanggung iuran Jaminan Kesehatan Nasional bagi 96,8 juta masyarakat tidak mampu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itu semua penting. Tetapi statistik bukan tempat kebijakan berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investasi harus terlihat pada pekerjaan yang lebih baik dan nilai tambah yang tinggal di Indonesia. Swasembada pangan baru menemukan maknanya jika petani ikut sejahtera. Sekolah yang diperbaiki harus bertemu dengan guru berkualitas dan kesempatan belajar yang setara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka harus menemukan jalannya sampai ke rumah rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemerdekaan di Pintu Masuk Negara&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi kami yang bekerja di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, makna kemerdekaan mempunyai dimensi yang sangat konkret.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imigrasi berada di pintu depan republik. Di bandara, pelabuhan, dan perlintasan batas, negara menentukan siapa yang boleh masuk, siapa yang harus diawasi, siapa yang tidak boleh diberi ruang karena mengancam keamanan atau ketertiban, sekaligus bagaimana warga negara Indonesia memperoleh pelayanan ketika hendak melintasi dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sanalah kedaulatan tidak boleh berhenti sebagai konsep.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paspor yang mudah diperoleh melalui pelayanan yang bersih adalah bentuk kemerdekaan. Perlindungan warga agar tidak menjadi korban perdagangan orang adalah bagian dari kemerdekaan. Pengawasan terhadap orang asing yang menyalahgunakan izin tinggal, melakukan kejahatan, atau meremehkan hukum Indonesia adalah cara negara menjaga martabat kemerdekaannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negara yang merdeka tentu terbuka terhadap dunia. Kita membutuhkan wisatawan, investor, ilmuwan, pekerja profesional, dan talenta global. Tetapi keterbukaan tidak berarti kehilangan kendali. Keramahan tidak sama dengan membiarkan kedaulatan dinegosiasikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imigrasi karena itu bukan sekadar urusan stempel, visa, dan paspor. Ia adalah salah satu instrumen negara untuk menentukan bagaimana Indonesia berhubungan dengan dunia tanpa kehilangan kepentingan nasionalnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun wajah negara tidak hanya terlihat pada bagaimana kita memperlakukan orang yang datang dari luar. Ia juga terlihat pada bagaimana kita memperlakukan mereka yang sedang kehilangan kebebasannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah pemasyarakatan memperoleh makna yang sama pentingnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/merdeka/" target="_blank">Merdeka</a> Tidak Berarti Kehilangan Kemanusiaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seseorang yang menjalani pidana memang kehilangan sebagian kebebasannya berdasarkan putusan hukum. Tetapi ia tidak kehilangan martabatnya sebagai manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negara hukum diuji justru ketika berhadapan dengan mereka yang berada dalam posisi paling lemah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lembaga pemasyarakatan tidak boleh hanya menjadi tempat seseorang menjalani waktu sampai masa pidananya selesai. Pemasyarakatan harus mengembalikan manusia kepada masyarakat dalam keadaan lebih siap menjalani kehidupan yang benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendidikan, keterampilan kerja, kesehatan, pembinaan mental, dan kesempatan memperbaiki diri bukan hadiah kepada warga binaan. Semua itu bagian dari tugas negara untuk memastikan hukuman tidak berubah menjadi penghancuran masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apa artinya seseorang bebas dari penjara jika tidak memiliki keterampilan, tidak diterima masyarakat, dan akhirnya kembali kepada kejahatan karena tidak mempunyai jalan lain?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemerdekaan bagi mereka justru dimulai ketika pintu penjara terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu ukuran keberhasilan pemasyarakatan tidak cukup dihitung dari berapa orang yang selesai menjalani pidana. Pertanyaan yang lebih penting adalah berapa banyak yang mampu kembali kepada keluarga, bekerja, hidup mandiri, dan tidak mengulangi kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat yang aman bukan hanya masyarakat yang mampu memenjarakan pelaku kejahatan. Masyarakat yang lebih aman adalah masyarakat yang mampu mencegah seseorang kembali melakukan kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kekuasaan adalah Utang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemerdekaan juga mempunyai musuh dari dalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketika hukum berani terhadap rakyat kecil tetapi ragu di hadapan mereka yang kuat, cita-cita kemerdekaan terluka. Ketika kekayaan alam hanya menghasilkan kemewahan bagi segelintir orang sementara masyarakat di sekitarnya tetap miskin, mandat konstitusi belum selesai dilaksanakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengkhianatan terhadap kemerdekaan bahkan dapat datang dari orang yang lahir dan dibesarkan oleh republik ini sendiri: ketika kepercayaan rakyat digunakan untuk kepentingan pribadi, kelompok, atau pemilik modal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kekuasaan bukan hadiah. Kekuasaan adalah utang kepada rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu tanda tangan pejabat dapat mengubah hidup seseorang. Sebuah keputusan dapat menentukan apakah warga memperoleh pelayanan atau dipingpong oleh birokrasi. Karena itulah jabatan publik selalu membawa konsekuensi moral.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delapan puluh satu tahun Indonesia merdeka seharusnya menjadi kesempatan untuk bangga tanpa kehilangan kemampuan mengoreksi diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tugas generasi 1945 adalah merebut kemerdekaan dari penjajahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tugas generasi hari ini jauh berbeda: membuat orang Indonesia tidak merasa asing di negerinya sendiri; menjaga pintu negara tanpa kehilangan keterbukaan; melindungi warga tanpa memandang status sosial; menegakkan hukum tanpa kehilangan kemanusiaan; dan memastikan mereka yang pernah tersesat tetap mempunyai jalan pulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika itu dapat dilakukan, kemerdekaan tidak hanya berkibar di tiang bendera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia hadir di perbatasan. Di kantor imigrasi. Di ruang pelayanan publik. Di lembaga pemasyarakatan. Di rumah petani, nelayan, buruh, pedagang kecil, dan keluarga-keluarga Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena kemerdekaan yang paling bermakna bukan hanya kemerdekaan yang kita peringati setiap 17 Agustus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemerdekaan adalah ketika rakyat benar-benar merasakannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/merdeka/" target="_blank">Merdeka</a>!]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5184_Kemerdekaan-yang-Harus-Dirasakan--Kemerdekaan-yang-Belum-Selesai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285334/kemerdekaan-yang-harus-dirasakan-kemerdekaan-yang-belum-selesai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Pimpin Upacara Malam Renungan Suci di Makam Pahlawan Kisaran, Lanjutkan Semangat Juang Para Pendahulu</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Pimpin Upacara Malam Renungan Suci di Makam Pahlawan Kisaran, Lanjutkan Semangat Juang Para Pendahulu]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.coASAHAN, Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b>-ASAHAN, Menyambut peringatan Hari Ulang Tahun ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memimpin langsung upacara Malam <a href="https://www.sumut24.co/tag/renungan/" target="_blank">Renungan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/suci/" target="_blank">Suci</a> yang berlangsung khidmat di Makam Pahlawan Kisaran, Minggu (16/08/2026) tepat pukul 00.00 Wib.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/07e1cd7dca89a1678042477183b7ac3f_IMG-20260817-WA0033.jpg"><br></p>Kegiatan yang sarat makna ini bukan sekadar seremonial penghormatan kepada jasa para pahlawan, melainkan menjadi momentum penguatan tekad bersama untuk melanjutkan perjuangan mewujudkan cita-cita kemerdekaan.</p>Hadir dalam kegiatan tersebut Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ketua Pengadilan Negeri Kisaran, Kepala Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Dandim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Danlanal Tanjung Balai <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Danyon 126/KC, Sekretaris Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para Asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), jajaran TNI&ndash;Polri, ASN lingkup Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, anggota Pramuka, para pejuang, serta tamu undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/eb160de1de89d9058fcb0b968dbbbd68_IMG-20260817-WA0034.jpg"><br></p>Dalam arahannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik Zainal Abidin menegaskan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/renungan/" target="_blank">Renungan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/suci/" target="_blank">Suci</a> menjelang HUT Kemerdekaan RI memiliki makna yang mendalam. &quot;Kegiatan ini bukan hanya untuk mengenang dan menghormati jasa para pahlawan, tetapi juga menjadi momentum bersama untuk menguatkan tekad, semangat, dan melanjutkan perjuangan para pendahulu bangsa demi meraih cita-cita kemerdekaan,&quot; ujarnya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga mengajak seluruh elemen masyarakat agar semangat juang dan nilai-nilai pengorbanan para pahlawan terus dijaga dan digelorakan, khususnya diwariskan kepada generasi penerus. &quot;Perjuangan para pahlawan adalah perjuangan kita juga. Jalan kebajikan yang mereka tempuh adalah jalan kita juga. Semangat juang dan pengorbanan mereka wajib kita lanjutkan melalui pengabdian dan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah dan bangsa,&quot; tambahnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_IMG-20260817-WA0032.jpg"><br></p>Rangkaian upacara Malam <a href="https://www.sumut24.co/tag/renungan/" target="_blank">Renungan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/suci/" target="_blank">Suci</a> berjalan dengan tertib dan khidmat, dimulai dari laporan Komandan <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a> kepada Inspektur <a href="https://www.sumut24.co/tag/upacara/" target="_blank">Upacara</a>, pembacaan Laporan <a href="https://www.sumut24.co/tag/renungan/" target="_blank">Renungan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/suci/" target="_blank">Suci</a>, mengheningkan cipta, penyalaan seluruh obor sebagai simbol harapan dan penerus semangat, doa bersama, hingga penghormatan terakhir kepada arwah para pahlawan.</p>Kegiatan resmi berakhir sekitar pukul 00.30 Wib (dini hari, red), atau tepatnya Senin (17/08/2026), dan dinyatakan berjalan aman, lancar, serta sukses.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/37a749d808e46495a8da1e5352d03cae_IMG-20260817-WA0030.jpg"><br></p>Malam <a href="https://www.sumut24.co/tag/renungan/" target="_blank">Renungan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/suci/" target="_blank">Suci</a> di Makam Pahlawan Kisaran ini menjadi bukti bahwa penghormatan terhadap jasa pahlawan tidak berhenti di masa lalu, melainkan terus hidup dalam setiap langkah pembangunan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> hari ini dan di masa depan. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2945_Bupati-Asahan-Pimpin-Upacara-Malam-Renungan-Suci-di-Makam-Pahlawan-Kisaran--Lanjutkan-Semangat-Juang-Para-Pendahulu.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285333/bupati-asahan-pimpin-upacara-malam-renungan-suci-di-makam-pahlawan-kisaran-lanjutkan-semangat-juang-para-pendahulu/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Dorong Pembinaan Talenta Muda Lewat Mini Soccer Championship Kapolres Asahan Cup 2026</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Dorong Pembinaan Talenta Muda Lewat Mini Soccer Championship Kapolres Asahan Cup 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Stadion Mutiara Kisaran berubah menjadi panggung semangat dan kebersamaan pada Minggu, 16 Agustus 2026. Wakil Bupati Asa]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Stadion Mutiara Kisaran berubah menjadi panggung semangat dan kebersamaan pada Minggu, 16 Agustus 2026. <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., hadir langsung untuk memimpin sekaligus menyampaikan pesan penting dalam acara penutupan Mini Soccer Championship Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Cup 2026, yang mempertandingkan bakat-bakat sepak bola tingkat SD, SMP, dan SMA/sederajat se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Turnamen yang diselenggarakan oleh Komite Sepakbola Mini Indonesia (KSMI) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> ini berlangsung meriah selama lima hari berturut-turut, mulai tanggal 12 hingga 16 Agustus 2026. Sebanyak 121 tim dari berbagai jenjang pendidikan turun ke lapangan, membuktikan besarnya antusiasme generasi muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> terhadap kegiatan olahraga yang positif dan membangun.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/c9e1074f5b3f9fc8ea15d152add07294_IMG-20260817-WA0022.jpg"><br></p>Turut hadir memeriahkan acara penutupan antara lain Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Dandim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, perwakilan Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ketua KSMI Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, serta seluruh jajaran panitia penyelenggara.</p>Dalam laporannya, Ketua Panitia Pelaksana, Muhammad Siddik, menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kejuaraan ini. Ia menegaskan bahwa turnamen bukan sekadar ajang adu kemampuan di lapangan, melainkan bagian dari upaya pembinaan generasi muda sekaligus wadah menyalurkan bakat dan energi anak-anak ke kegiatan yang positif.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/8f53295a73878494e9bc8dd6c3c7104f_IMG-20260817-WA0026.jpg"><br></p>"Kolaborasi antara KSMI dan Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> ini menjadi langkah nyata bersama-sama memutus mata rantai kriminalitas, serta menjauhkan generasi muda dari kegiatan negatif termasuk maraknya geng motor," ujar Siddik.</p>Sementara itu, sambutan Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang disampaikan oleh Kapolsek Kota Kisaran, Iptu Riki Hamdany, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh peserta, official, wasit, dan panitia. Kejuaraan ini dinilai bukan hanya untuk meraih prestasi semata, melainkan juga sarana mempererat silaturahmi, menumbuhkan sportivitas, kedisiplinan, dan semangat kerja sama antar-sesama.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/0a09c8844ba8f0936c20bd791130d6b6_IMG-20260817-WA0025.jpg"><br></p>"Kepada tim yang meraih juara, selamat dan teruslah berkarya. Bagi yang belum beruntung, jangan berkecil hati &mdash; jadikan ini motivasi untuk berlatih lebih giat. Semoga semangat kebersamaan dan sportivitas yang telah terbangun terus dipelihara dalam kehidupan sehari-hari," pesannya, sebelum secara resmi menyatakan Mini Soccer Championship Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Cup 2026 ditutup.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., dalam sambutannya memberikan apresiasi yang besar kepada seluruh panitia dan peserta yang telah mengikuti turnamen dengan semangat dan sportivitas tinggi. Ia berharap kegiatan serupa tidak berhenti di sini, melainkan terus dikembangkan agar semakin banyak anak muda yang dapat menyalurkan bakatnya.</p>"Ke depan, pelaksanaan kompetisi dapat dikembangkan dengan sistem pembagian zona atau dilaksanakan di wilayah masing-masing, sehingga proses penjaringan talenta muda dapat dilakukan secara lebih merata dan efektif," ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/084b6fbb10729ed4da8c3d3f5a3ae7c9_IMG-20260817-WA0029.jpg"><br></p>Lebih jauh, Rianto menyampaikan harapan besar bahwa dari lapangan-lapangan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> ini akan lahir bakat-bakat terbaik yang suatu saat mampu memperkuat tim Nasional Indonesia. Ia juga mengajak seluruh generasi muda untuk berprestasi di bidang yang diminati, sekaligus menjauhi segala bentuk perbuatan merugikan diri sendiri maupun masyarakat.</p>"Berprestasilah di bidang apa saja yang kalian sukai. Semoga kegiatan positif seperti ini menjauhkan anak-anak kita dari bahaya narkoba maupun kenakalan remaja termasuk geng motor. Pembinaan generasi muda harus dilakukan secara berkelanjutan, agar Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> terus melahirkan putra-putri yang berprestasi, disiplin, dan berkarakter kuat," tegasnya.</p>Terpisah, Ketua KSMI Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Iwa Risfa Lubis, menyatakan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari persiapan matang tim KSMI <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> untuk mengikuti kejuaraan tingkat Provinsi Sumatera Utara yang dijadwalkan berlangsung pada September 2026 mendatang. "Kami ingin memastikan talenta terbaik <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> siap bersaing di tingkat yang lebih tinggi," ujarnya.</p>Dalam kesempatan yang sama, turut diserahkan uang pembinaan dari Anggota DPR RI, Doli Kurnia Tanjung, kepada para pemain terbaik tingkat SD, SMP, dan SMA/sederajat sebagai bentuk apresiasi terhadap prestasi dan potensi olahraga generasi muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Daftar Juara Mini Soccer Championship Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Cup 2026, Kelompok Sekolah Dasar (SD).</p>1. Juara I &mdash; SDN 014684 Dadimulyo<br>2. Juara II &mdash; SDN 017125 Binjai Serbangan<br>3. Juara III &mdash; SDN 018439 Sentang<br>4. Harapan I &mdash; SDN 014688 Sidomukti.</p>Kelompok Sekolah Menengah Pertama (SMP)</p>1. Juara I &mdash; SMPN 2 Kisaran<br>2. Juara II &mdash; SMPN 4 Kisaran<br>3. Juara III &mdash; SMPN 1 Pulau Rakyat<br>4. Harapan I &mdash; SMPN 3 Kisaran</p>Kelompok Sekolah Menengah Atas (SMA)</p>1. Juara I &mdash; SMAN 3 Kisaran<br>2. Juara II &mdash; SMAN 1 Aek Songsongan<br>3. Juara III &mdash; SMAN 2 Kisaran<br>4. Harapan I &mdash; SMA Al-Masyhud Kisaran.</p>Acara penutupan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh semangat, ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta, pejabat, dan panitia sebagai bukti kebersamaan yang terjalin. Semangat yang ditunjukkan anak-anak di Stadion Mutiara Kisaran ini menjadi bukti bahwa melalui olahraga, kita tidak hanya membangun prestasi, tetapi juga membangun masa depan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> yang lebih sehat, disiplin, dan berprestasi. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5676_Wakil-Bupati-Asahan-Dorong-Pembinaan-Talenta-Muda-Lewat-Mini-Soccer-Championship-Kapolres-Asahan-Cup-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285332/wakil-bupati-asahan-dorong-pembinaan-talenta-muda-lewat-mini-soccer-championship-kapolres-asahan-cup-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kompak Berantas Narkoba, Warga Bersama Polisi Amankan Terduga BD Sabu di Tiga Juhar</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kompak Berantas Narkoba, Warga Bersama Polisi Amankan Terduga BD Sabu di Tiga Juhar]]></title>
            <description><![CDATA[Kompak Berantas Narkoba, Warga Bersama Polisi Amankan Terduga BD Sabu di Tiga Juhar]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DELI SERDANG -  Kepedulian masyarakat terhadap lingkungan kembali membuahkan hasil dalam upaya pemberantasan peredaran narkotika. Seorang pria berinisial AG (21) diamankan warga dan selanjutnya diserahkan kepada pihak kepolisian setelah diduga memiliki dan menguasai narkotika jenis sabu di Dusun I, Desa Ranggitgit, Kecamatan STM Hulu, Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan tersebut terjadi pada Rabu, 12 Agustus 2026, sekitar pukul 22.00 WIB. Informasi awal mengenai keberadaan terduga pelaku diperoleh personel Subnit II Unit II Satresnarkoba Polresta Deli Serdang dari laporan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mendapat informasi tersebut, personel Satresnarkoba bergerak menuju lokasi. Saat tiba di Polsek Tiga Juhar, petugas mendapati terduga pelaku telah diamankan masyarakat dan kemudian diserahkan kepada pihak kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari hasil pemeriksaan awal, petugas mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan tindak pidana narkotika, yakni 3 plastik klip transparan berisi sabu dengan berat bruto 3,73 gram, 5 bong plastik, 3 unit telepon genggam Android, 1 timbangan elektrik, serta sejumlah perlengkapan plastik klip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas juga mengamankan 1 dompet berisi KTP atas nama AG dan uang tunai Rp400.000, satu blok plastik klip transparan berukuran kecil kosong, satu blok plastik klip berukuran sedang kosong, serta satu kotak rokok kaleng DJI SAM SOE.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan awal, terduga pelaku mengakui bahwa barang bukti narkotika tersebut merupakan miliknya. Ia juga menyebut memperoleh barang tersebut dari seseorang yang disebut beralamat di kawasan Gang Sekolah, Dusun IV, Desa Marindal I, Kecamatan Patumbak, Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, terduga pelaku beserta seluruh barang bukti dibawa ke Kantor Satresnarkoba Polresta Deli Serdang untuk menjalani proses penyidikan lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polresta Deli Serdang Kompol Dr. Fery Kusnadi, didampingi Kanit Idik II Satresnarkoba Iptu Suyadi, S.H., M.H., membenarkan adanya pengungkapan tersebut. Senin (17/8/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fery Kusnadi menyampaikan apresiasi kepada masyarakat yang berani peduli dan turut mengambil peran dalam menjaga lingkungannya dari ancaman narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami mengapresiasi kepedulian masyarakat yang memberikan informasi dan turut membantu mengamankan terduga pelaku. Pemberantasan narkoba harus dimulai dari akar paling bawah, yakni lingkungan tempat kita tinggal. Ini merupakan tanggung jawab kita bersama,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, sinergi antara masyarakat dan kepolisian sangat penting untuk mempersempit ruang gerak para pelaku peredaran narkotika. Masyarakat diharapkan tidak takut memberikan informasi kepada pihak kepolisian apabila mengetahui adanya aktivitas yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan maupun peredaran narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan ini sekaligus menjadi bukti bahwa perang melawan narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi membutuhkan kepedulian dan keberanian seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi dan masyarakat kompak, lingkungan semakin aman. Bersama lawan narkoba, selamatkan generasi muda. Pungkasnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5968_Kompak-Berantas-Narkoba--Warga-Bersama-Polisi-Amankan-Terduga-BD-Sabu-di-Tiga-Juhar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285331/kompak-berantas-narkoba-warga-bersama-polisi-amankan-terduga-bd-sabu-di-tiga-juhar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kado Kemerdekaan Indonesia Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Dalam Kemasan Permen Beraksara Cina</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kado Kemerdekaan Indonesia Satresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Dalam Kemasan Permen Beraksara Cina]]></title>
            <description><![CDATA[Kado Kemerdekaan IndonesiaSatresnarkoba Polrestabes Medan Gagalkan Peredaran 622 Pod Getar Dalam Kemasan Permen Beraksara Cina]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satresnarkoba Polrestabes Medan, berhasil menggagalkan upaya peredaran 622 rokok elektrik dengan kandungan narkotika, atau yang lebih dikenal dengan sebutan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar, Minggu (16/08/26) malam. Untuk mengelabui petugas, pelaku yang ditangkap di Jalan Iskandar Muda Medan, menyimpan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar yang dikemas dalam kemasan permen bekasara Tiongkok ke dalam tote bag makanan ternama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan kasus ini, berawal dari penyelidikan yang dilakukan Tim 7 dan 8 Unit II Satrenarkoba Polrestabes Medan, menyusul adanya upaya peredaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar yang diduga dari Malaysia ke kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas pun, kemudian mendeteksi keberadaan DF (35) warga Desa Tanjong Kleng, Aceh Utara, yang tengah mengendarai sepeda motor, melintas di Jalan Iskandar Muda Medan, untuk kemudian ditangkap, dengan barang bukti 622 pcs <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan kado kemerdekaan Republik Indonesia, karena dengan diamankannya 622 pcs <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar ini, lebih dari 2.000 jiwa terselamatkan,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Senin (17/08/26) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rafli menambahkan, 622 pcs <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar yang disita, dikemas dalam kemasan permen beraksara Cina, dan disimpan ke dalam tote bag restoran ayam goreng ternama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar yang disita, rencananya akan diedarkan di kota Medan, setelah sebelumnya dipasok diduga dari Malaysia melalui Aceh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar ini, dikemas dalam kemasan permen dengan aksara Cina dan kemudian disimpan dalam tote bag makanan ternama. <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar ini, kami duga dipasok dari Malaysia lewat Aceh. Namun, pelaku tidak mengambil ataupun membawa sendiri narkoba dari Aceh, karena narkoba didapat pelaku di kota Medan, untuk kemudian diserahkan ke seseorang guna diedarkan,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Proses transaksi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pod/" target="_blank">Pod</a> Getar yang dijalankan pelaku sendiri, terbilang cukup unik. Sebab, antara pelaku dengan pelaku lain tidak saling ketemu. Narkoba, diletakkan di suatu tempat, dan kemudian diambil pelaku lalu diletakkan lagi ke tempat lain sebelum nantinya dijemput.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus ini, Polisi kini masih mengejar beberapa pelaku lagi, termasuk yang berperan sebagai pengendali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pelaku yang kami amankan ini merupakan kurir, dan mengaku baru kali pertama menjalankan bisnis haram ini karena tergiur dengan janji upah jutaan Rupiah. Kami pastikan untuk pelaku - pelaku lain akan terus kami kejar, tidak akan ada tempat bagi pengedar terlebih bandar di wilayah hukum Polrestabes Medan,&quot; pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2627_Kado-Kemerdekaan-Indonesia-Satresnarkoba-Polrestabes-Medan-Gagalkan-Peredaran-622-Pod-Getar-Dalam-Kemasan-Permen-Beraksara-Cina.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285330/kado-kemerdekaan-indonesia-satresnarkoba-polrestabes-medan-gagalkan-peredaran-622-pod-getar-dalam-kemasan-permen-beraksara-cina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Panyabungan Dibanjiri Warga! Kostum 80-an hingga Busana Adat Nusantara Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Madina</guid>
            <pubDate>Mon, 17 Aug 2026 12:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Panyabungan Dibanjiri Warga! Kostum 80-an hingga Busana Adat Nusantara Warnai Karnaval HUT RI ke-81 di Madina]]></title>
            <description><![CDATA[Panyabungan Dibanjiri Warga! Kostum 80an hingga Busana Adat Nusantara Warnai Karnaval HUT RI ke81 di Madina]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana Kota Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>), Sumatera Utara, berubah semarak pada Minggu (16/8/2026). Ribuan warga memadati ruas jalan protokol untuk menyaksikan Karnaval Budaya dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang digelar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> itu melibatkan ratusan peserta dari berbagai kalangan. Mulai dari pelajar tingkat PAUD, SD, SMP, hingga SMA, kelompok masyarakat, organisasi, hingga jajaran instansi pemerintah ikut ambil bagian dalam parade budaya tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemeriahan semakin terasa dengan hadirnya puluhan kelompok marching band dan drum band. Mereka mengiringi barisan peserta sepanjang rute yang dimulai dari kawasan Pasar Hilir hingga Bank Sumut di Panyabungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pagi, masyarakat telah berdatangan dan memenuhi sisi jalan. Antusiasme warga terlihat dari banyaknya penonton yang bertahan untuk menyaksikan beragam atraksi, kostum, serta kreativitas peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panggung kehormatan menjadi salah satu pusat perhatian dalam kegiatan tersebut. Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> H. Saipullah Nasution bersama Ketua TP PKK <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution tampil mengenakan pakaian adat Mandailing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keduanya mengenakan busana adat lengkap dengan Ampu dan Bulang, yang menjadi bagian penting dari identitas budaya Mandailing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Atika Azmi Utammi Nasution tampil berbeda dengan mengenakan Daro Baro, pakaian adat perempuan Aceh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penampilan para pimpinan daerah tersebut sekaligus memperlihatkan pesan bahwa perayaan kemerdekaan tidak hanya menjadi momentum mengenang perjuangan bangsa, tetapi juga ruang untuk memperkenalkan dan menjaga keberagaman budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya Bupati dan Wakil Bupati, unsur Forkopimda serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) juga tampil menggunakan beragam pakaian adat dari berbagai daerah di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kreativitas peserta menjadi daya tarik tersendiri dalam karnaval tersebut. Setiap kelompok berusaha menghadirkan penampilan yang berbeda untuk menarik perhatian dewan juri sekaligus menghibur masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu penampilan yang cukup mencuri perhatian datang dari siswa SDN 083 Pidoli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbeda dari peserta lain yang tampil dengan kostum penuh warna, para siswa tersebut justru menggunakan pakaian hitam putih. Namun, kesederhanaan itu dibalut dengan pesan sejarah yang kuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka berjalan dalam barisan dengan membawa peti jenazah yang dihiasi foto para pahlawan di bagian ujungnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aksi tersebut menggambarkan bahwa kemerdekaan Indonesia tidak diperoleh secara cuma-cuma. Di balik kemerdekaan yang dinikmati generasi saat ini terdapat pengorbanan para pejuang yang mempertaruhkan tenaga, harta, bahkan nyawa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut menjadi pengingat bahwa generasi muda memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kreativitas berbeda ditampilkan jajaran Dinas Pertanian <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>. Barisan mereka membawa identitas serai wangi, salah satu komoditas yang tengah dikembangkan pemerintah daerah sebagai bagian dari upaya mendorong peningkatan perekonomian masyarakat, khususnya petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemilihan serai wangi sebagai tema karnaval bukan sekadar ornamen. Penampilan tersebut sekaligus menjadi cara untuk memperkenalkan potensi pertanian daerah kepada masyarakat luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karnaval akhirnya tidak hanya menjadi ajang mempertontonkan pakaian adat dan kesenian, tetapi juga menjadi ruang promosi berbagai potensi lokal yang dimiliki <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nuansa nostalgia juga hadir dalam parade tersebut. Salah satu kelompok masyarakat tampil menggunakan busana khas era 1980-an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kostum bergaya jadul itu menghadirkan suasana berbeda di tengah dominasi pakaian adat Nusantara. Penampilan tersebut seolah mengingatkan bahwa setiap generasi memiliki tren dan gaya masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menariknya, berbagai gaya lama kini kembali populer dan bahkan menjadi inspirasi dalam dunia fashion. Hal itu membuat penampilan peserta bernuansa 1980-an mampu mencuri perhatian masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski tampil dengan konsep yang beragam, mayoritas barisan tetap mengedepankan kekayaan budaya Indonesia melalui pakaian adat dari berbagai daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di balik kemeriahan parade, kegiatan tersebut juga memberikan dampak terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen berkumpulnya ribuan warga dimanfaatkan para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan penjualan. Pedagang makanan, minuman, hingga berbagai produk lokal ikut merasakan ramainya aktivitas masyarakat di sekitar lokasi acara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampak ekonomi juga dirasakan pelaku ekonomi kreatif. Jasa makeup artist (MUA), penyedia pakaian adat, penyewaan kostum, fotografer, hingga sejumlah usaha pendukung lainnya mendapatkan peluang dari tingginya kebutuhan peserta selama rangkaian kegiatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6892_Panyabungan-Dibanjiri-Warga--Kostum-80-an-hingga-Busana-Adat-Nusantara-Warnai-Karnaval-HUT-RI-ke-81-di-Madina.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285329/panyabungan-dibanjiri-warga-kostum-80an-hingga-busana-adat-nusantara-warnai-karnaval-hut-ri-ke81-di-madina/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>