<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 19 Aug 2026 05:13:12 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 01:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[PPMDH TPI Medan Gelar Pesta Kuliner Kemerdekaan, Santri Diajak Jadi Generasi Penerus Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam (PPMDH TPI) Medan menggelar Pesta Kuliner Kemerdekaan dalam rangka memperingati HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Di Kampus I Jalan Pelajar Medan, Selasa malam (18/8).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan berlangsung penuh kekeluargaan dan kebersamaan, sekaligus menjadi momentum menanamkan nilai perjuangan kepada para santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua I dan II Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan H. Ikrom Helmi Nasution SH, Direktur Ponpes Modern Darul Hikmah Medan Dr. Yose Rizal, Ustaz Amar Hadly, Kepala Rumah Tangga TPI Medan Ustazah Ely, para guru, asatiz, santri serta undangan lainnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/5fd0b37cd7dbbb00f97ba6ce92bf5add_1001334101.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesta kuliner tersebut tidak sekadar menjadi kegiatan makan bersama. Para pimpinan TPI dan pesantren menyampaikan pesan penting mengenai makna kemerdekaan, sejarah perjuangan TPI, pendidikan, keislaman serta tanggung jawab santri sebagai generasi penerus bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TPI dan Perjuangan Mencerdaskan Bangsa&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Ponpes Modern Darul Hikmah Medan, Dr. Yose Rizal, dalam sambutannya mengingatkan bahwa kemerdekaan Indonesia harus diisi dengan perjuangan, salah satunya melalui pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, Taman Pendidikan Islam (TPI) sejak berdiri pada 1 Mei 1950, hanya lima tahun setelah Indonesia merdeka, telah mengambil bagian dalam menjalankan amanat kemerdekaan, khususnya mencerdaskan kehidupan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Para pendiri TPI adalah pejuang-pejuang kemerdekaan. Karena semangat perjuangan itulah mereka berpikir bagaimana mencerdaskan kehidupan bangsa dengan mendirikan Taman Pendidikan Islam,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perjuangan para pendiri TPI tersebut sejalan dengan amanat Pembukaan UUD 1945, salah satunya mencerdaskan kehidupan bangsa melalui pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia pun mengajak para santri untuk tidak melupakan sejarah TPI dan kelak meneruskan perjuangan tersebut ketika telah berhasil dalam kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalian juga nanti kalau sudah berhasil, ikutilah jejak sejarah dari pada Taman Pendidikan Islam ini. Apa yang bisa kita lakukan untuk kepentingan umat, lakukan. Supaya hidup kita ada manfaatnya dan bermanfaat kepada orang lain,&quot; pesannya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_1001334081.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Harus Menjadi Generasi Penerus&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditempat yang sama, Pimpinan Ponpes Modern Darul Hikmah, Ustaz Dr Yose Rizal, mengajak para santri menjadikan momentum kemerdekaan sebagai energi untuk terus belajar dan mempersiapkan masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengaitkan pesan tersebut dengan Surah Ad-Duha yang dibacakan dalam rangkaian kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, makna &quot;wadduha&quot;, yang menggambarkan waktu pagi ketika matahari mulai menyingsing, dapat menjadi simbol harapan bagi para santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Harapan kita, anak-anak semua akan menjadi generasi penerus atau next generation. Seperti waktu dhuha, matahari mulai menyingsing, demikian pula masa depan kalian harus terus bersinar,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berpesan kepada para santri agar tidak takut, bimbang dan ragu dalam menuntut ilmu, termasuk ketika harus jauh dari orang tua dan kampung halaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan risau, jangan bimbang dan jangan ragu dengan keadaan. Kalian datang ke pesantren untuk menuntut ilmu dan mempersiapkan diri menjadi pengganti generasi kami,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ustaz Yose Rizal juga mengingatkan bahwa semangat kemerdekaan hendaknya berjalan seiring dengan keimanan dan ketakwaan. Momentum 17 Agustus, menurutnya, dapat menjadi pengingat bagi umat Islam terhadap kewajiban salat lima waktu yang berjumlah 17 rakaat dalam sehari semalam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang kuat dalam ilmu, akhlak, iman dan kesehatan serta mampu memberikan kontribusi bagi kemajuan bangsa.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/47d1e990583c9c67424d369f3414728e_1001334079.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;H. Ikrom: Kemerdekaan Harus Diisi dengan Pengabdian&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan Pesta Kuliner Kemerdekaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, kemerdekaan tidak cukup diperingati melalui kegiatan seremonial, tetapi harus diisi dengan pendidikan, persatuan dan pengabdian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;TPI sejak awal berdiri memiliki semangat perjuangan untuk mencerdaskan kehidupan bangsa. Semangat itu harus terus kita jaga dan dilanjutkan oleh generasi sekarang,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;H. Ikrom berharap para santri tidak hanya memiliki kemampuan akademik, tetapi juga mempunyai akhlak, tanggung jawab dan kepedulian terhadap masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Anak-anak kita harus dipersiapkan menjadi generasi yang tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak, tanggung jawab dan semangat pengabdian,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mempersiapkan kegiatan, khususnya Kepada Direktur PPMDH TPI Medan Dr Yose Rizal, Kepala Rumah Tangga TPI Medan, Ustazah Eli, para guru dan asatiz.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut H. Ikrom, kebersamaan seperti ini penting untuk memperkuat silaturahmi sekaligus membangun rasa cinta Tanah Air di lingkungan pesantren.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_1001334075.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesta Kuliner Jadi Momentum Kebersamaan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di PPMDH TPI Medan pun berlangsung dalam suasana hangat. Pesta kuliner menjadi ruang kebersamaan antara pimpinan, guru, asatiz dan para santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih dari sekadar makan bersama, kegiatan tersebut menjadi sarana menyampaikan pesan bahwa perjuangan kemerdekaan harus dilanjutkan melalui pendidikan dan pembentukan karakter generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;TPI yang telah berdiri sejak 1 Mei 1950 diharapkan terus eksis dalam melahirkan generasi yang berilmu, berakhlak dan memiliki kepedulian terhadap umat, bangsa dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para santri juga diingatkan bahwa mereka bukan hanya penerima estafet pendidikan, tetapi calon pemegang tongkat estafet perjuangan bangsa di masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan diawali dengan pembacaan kitab suci Alqur&#039;an oleh Santi dan ditutup dengan suasana penuh kekeluargaan dan doa bersama agar Indonesia senantiasa diberikan kemajuan, keamanan dan kesejahteraan serta Taman Pendidikan Islam terus berjaya dalam menjalankan amanah mencerdaskan kehidupan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Festival Kuliner Kemerdekaan PPMDH TPI Medan semakin semarak dengan hadirnya beragam menu makanan dan minuman yang disiapkan serta disajikan langsung oleh ustazah Eli, para guru untuk santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai hidangan khas tersedia dan menjadi bagian dari kemeriahan kegiatan, sekaligus memberikan kesempatan kepada para santri untuk belajar mengelola, menyajikan dan memperkenalkan aneka kuliner kepada para pengunjung.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/06409663226af2f3114485aa4e0a23b4_1001334077.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah menu yang disajikan antara lain:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Mie Soup Kampung Eli Catering<br>- Nasi Goreng Komplit<br>- Martabak Saleh<br>- Mie Ayam<br>- Bakso<br>- Sate Padang<br>- Empek-empek<br>- Popcorn<br>- Ice Cream dan Roti Pesantren<br>- Es Lengkong, Kurnia dan Jeruk Kasturi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberagaman menu tersebut membuat suasana festival semakin meriah. Para santri tidak hanya menikmati momentum perayaan kemerdekaan, tetapi juga mendapatkan pengalaman langsung dalam kegiatan kewirausahaan, kerja sama tim dan pelayanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Festival kuliner ini menjadi salah satu bentuk kreativitas keluarga besar PPMDH TPI Medan dalam mengisi kemerdekaan sekaligus membangun kemandirian dan keterampilan para santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dirgahayu Republik Indonesia ke-81. Mari isi kemerdekaan dengan ilmu, persatuan, akhlak dan pengabdian.rel<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_80_PPMDH-TPI-Medan-Gelar-Pesta-Kuliner-Kemerdekaan--Santri-Diajak-Jadi-Generasi-Penerus-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285405/ppmdh-tpi-medan-gelar-pesta-kuliner-kemerdekaan-santri-diajak-jadi-generasi-penerus-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan</guid>
            <pubDate>Wed, 19 Aug 2026 00:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan]]></title>
            <description><![CDATA[Di India Jumhur Sayangkan Negara Besar Mundur dari Tanggungjawab Kolektif Pulihkan Lingkungan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>NEW DELHI &mdash; Kehadiran BRICS dalam lanskap global memperluas tata kelola lingkungan hidup dunia yang lebih representatif dan efektif karena memberikan kesempatan pada kearifan lokal untuk ikut memitigasi dan mengatasi berbagai tantangan lingkungan yang semakin kompleks. Hal itu teruangkap dalam Pertemuan Menteri Lingkungan negara-negara anggota BRICS di New Delhi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a>, Selasa, 18 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan acara diawali dengan pernyataan dari Menteri Lingkungan, Kehutanan, dan Perubahan Iklim <a href="https://www.sumut24.co/tag/india/" target="_blank">India</a>, Shri Bhupender Yadav.  Kemudian pernyataan selanjutnya dilakukan oleh Menteri Lingkungan Hidup RI Jumhur Hidayat. Pertemuan ini diikuti 10 dari 11 negara anggota BRICS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam paparannya Jumhur menengarai sekaligus prihatin ada negara maju dengan kekuatan ekonomi besar memilih mundur dari tanggung jawab kolektif mengatasi polusi dan perubahan iklim sementara di saat yang sama bobot ekonomi mereka terus menyumbang sebagian besar emisi global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Jumhur, cara kita mengelola sumber daya alam, membentuk lanskap, mencegah degradasi lingkungan, dan membangun ketahanan pada akhirnya akan membentuk keberlanjutan pembangunan kita. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia juga menggarisbawahi pentingnya melindungi keanekaragaman hayati, baik darat maupun laut, sebagai fondasi bagi ekosistem yang sehat, ketahanan iklim, dan pertumbuhan berkelanjutan jangka panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia merupakan rumah bagi salah satu keanekaragaman hayati terkaya di dunia, dengan lebih dari 300 ribu spesies yang diketahui, termasuk 9,7% tumbuhan berbunga di dunia, 14% mamalia, 18,6% burung, dan ekosistem laut Indonesia, yang terletak di jantung Segitiga Karang, menjadi rumah bagi 23% hutan mangrove, 16% spesies ikan laut global, 10% spesies karang dunia, dan beberapa konsentrasi reptil dan mamalia laut tertinggi. Keanekaragaman hayati yang luar biasa ini mendukung jasa ekosistem yang penting untuk mitigasi iklim, adaptasi, dan ketahanan jutaan mata pencaharian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai negara kepulauan terbesar di dunia, yang membentang di lebih dari 17 ribu pulau, dengan lebih dari 60 persen penduduknya tinggal di daerah pesisir, Indonesia berada di garis depan perubahan iklim. Kenaikan permukaan laut, peristiwa cuaca ekstrem, dan bencana terkait iklim telah memengaruhi masyarakat di seluruh kepulauan kita. Ini bukanlah ancaman yang jauh. Ancaman ini dapat merusak kemajuan pembangunan, mengganggu mata pencaharian, dan mendorong masyarakat rentan kembali ke kemiskinan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Oleh karena itu, bagi Indonesia, adaptasi iklim bukanlah agenda pinggiran. Ini adalah pilar utama pembangunan berkelanjutan dan pengaman bagi kemakmuran nasional kita. Kita telah memberlakukan Rencana Adaptasi Nasional 2026&ndash;2030 sebagai peta jalan menuju Indonesia yang tangguh terhadap iklim dan sebagai dukungan terhadap Visi Indonesia Emas 2045,&quot; ujar Jumhur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia juga mengatakan bahwa solusi berkelanjutan tidak hanya harus bersumber dari ilmu pengetahuan yang canggih, tetapi juga dari kekayaan pengetahuan tradisional. Masyarakat adalah pihak pertama yang merasakan dampak perubahan iklim dan memiliki wawasan yang tak ternilai tentang pola cuaca lokal dan pengelolaan sumber daya alam. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu Jumhur memperkenalkan tiga model tradisional yang sukses dari Indonesia, yakni sistem irigasi Subak di Bali yang mengintegrasikan pengelolaan air, kerja sama masyarakat, dan praktik spiritual. Juga Sasi Lompa di Maluku, sistem tradisional untuk pengelolaan perikanan berkelanjutan, serta Awig-Awig, sistem hukum adat yang digerakkan oleh masyarakat di Bali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Praktik-praktik ini menunjukkan bahwa hidup selaras dengan alam bukan hanya warisan budaya, tetapi juga alat yang ampuh untuk adaptasi dan ketahanan iklim, khususnya dengan memperkuat pendekatan berbasis masyarakat untuk mengelola air, ekosistem, dan sumber daya alam dalam menghadapi dampak iklim,&quot; sambung Jumhur. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara yang berlangsung 2 hari itu dihadiri Delegasi RI dari KLH antara lain Deputi PPI dan TKNEK Ary Sudjianto, Direktur Kebakarn Lahan Dasrul dan Tenaga Ahli Menteri Teguh Santosa serta Pejabat Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Yudo Sasongko[]]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2124_Di-India-Jumhur-Sayangkan-Negara-Besar-Mundur-dari-Tanggungjawab-Kolektif-Pulihkan-Lingkungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285404/di-india-jumhur-sayangkan-negara-besar-mundur-dari-tanggungjawab-kolektif-pulihkan-lingkungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Momen Kebangsaan: Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 23:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Momen Kebangsaan: Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai]]></title>
            <description><![CDATA[Momen Kebangsaan Jokowi, Prabowo dan Gibran dalam Satu Bingkai]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>Medan | Ada yang istimewa dalam momentum peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81. Sebuah foto yang memperlihatkan Presiden RI ke-7 Joko Widodo bersama Presiden RI ke-8 <a href="https://www.sumut24.co/tag/prabowo/" target="_blank">Prabowo</a> Subianto dan Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka menjadi perhatian publik dan viral di tengah masyarakat.</p><p>Bagi Sumut24 Group, foto tersebut bukan sekadar dokumentasi sebuah pertemuan. Ada pesan kebangsaan yang kuat: persatuan, kesinambungan kepemimpinan, dan kebersamaan untuk Indonesia.</p><p>Di tengah dinamika politik bangsa, pertemuan dan kebersamaan para pemimpin nasional seperti ini menjadi momentum yang patut diapresiasi. Perbedaan politik seharusnya tidak menjadi penghalang untuk tetap menjaga persatuan dan menempatkan kepentingan rakyat serta masa depan Indonesia di atas segala kepentingan.<br>CEO Sumut24 Group, Rianto, SH, MH, yang akrab disapa Anto, menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas momen yang dinilai sangat bersejarah tersebut.</p><p>"Ini adalah momentum yang sangat baik bagi politik bangsa. Sebuah simbol bahwa perjalanan bangsa harus terus dibangun dengan persatuan, kebersamaan dan sikap saling menghargai. Semoga semangat ini menjadi energi positif bagi Indonesia untuk terus maju dan semakin kuat," ujar Anto.</p><p>Sumut24 Group melihat momen ini sebagai gambaran bahwa Indonesia adalah milik bersama. Para pemimpin boleh berganti, dinamika politik boleh berubah, tetapi persatuan Indonesia harus tetap menjadi fondasi utama.<br>Dari Sumatera Utara untuk Indonesia.</p><p>?? Dirgahayu Republik Indonesia ke-81.<br>Merdeka! Merdeka! Merdeka! ( ag )</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7450_Momen-Kebangsaan--Jokowi--Prabowo-dan-Gibran-dalam-Satu-Bingkai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285403/momen-kebangsaan-jokowi-prabowo-dan-gibran-dalam-satu-bingkai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sentuhan Profesional Dimensi Cakrawala Indonesia Semarakkan Gebyar HUT ke-81 RI Bersama POR-TGM Medan</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sentuhan Profesional Dimensi Cakrawala Indonesia Semarakkan Gebyar HUT ke-81 RI Bersama POR-TGM Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang diselenggara]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>Kemeriahan dan gelak tawa mewarnai perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik <a href="https://www.sumut24.co/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> yang diselenggarakan oleh perkumpulan Pegiat Olahraga Taman Gajah Mada (POR-TGM) di Lapangan Basket Taman Gajah Mada, Kota Medan, Selasa (18/8/2026). Di bawah paduan profesional Event Organizer (EO) Dimensi Cakrawala <a href="https://www.sumut24.co/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, acara tahunan ini sukses mengemas nuansa kemerdekaan menjadi momen yang penuh keakraban dan semangat persatuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pukul 09.00 WIB, suasana lapangan sudah bergemuruh oleh sorak-sorai puluhan peserta. Acara dibuka dengan jajaran game interaktif yang dirancang khusus oleh tim Dimensi Cakrawala <a href="https://www.sumut24.co/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a> untuk memacu kerja sama serta menghibur seluruh keluarga besar POR-TGM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Pegiat Olahraga Taman Gajah Mada (POR-TGM), Ramses Tampubolon, hadir langsung mendampingi jajaran pengurus untuk menikmati setiap rangkaian acara. Dalam sambutannya, Ramses menyampaikan apresiasi mendalam atas antusiasme seluruh anggota serta komitmen pengelola acara yang berhasil menghidupkan suasana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap kegiatan positif seperti ini dapat terus berlangsung secara berkesinambungan. Momentum peringatan kemerdekaan ini bukan sekadar rutinitas seremonial, melainkan wadah untuk mempererat harmonisasi dan persatuan. Saya mengajak seluruh pengurus dan anggota untuk tetap semangat dan senantiasa berpikiran positif dalam bersama-sama membangun perkumpulan yang kita sayangi ini," tegas Ramses.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemeriahan semakin memuncak saat panggung dipandu oleh pembawa acara kawakan, Intan Wulandari (Tata) dan Riduan Dosh (TOS), yang tampil energik bersama sederet artis lokal Kota Medan. Kolaborasi hiburan dan aksi panggung para bintang tamu berhasil mencairkan suasana, memberi suntikan semangat bagi para peserta yang berlaga di arena perlombaan khas 17 Agustus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagai perlombaan antarkelompok berlangsung sengit namun penuh canda tawa. Kelompok ibu-ibu tampil seru dan kompak mendominasi arena, sementara kalangan bapak-bapak tidak mau kalah menunjukkan semangat juangnya. Kehadiran seluruh elemen pengurus dan anggota tanpa sekat mengukuhkan bahwa kegiatan ini sukses menjadi ruang silaturahmi yang meruntuhkan jarak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu perwakilan pengurus POR-TGM di sela-sela kegiatan mengungkapkan makna mendalam dari perayaan tahun ini&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Perayaan ini bukan hanya tentang siapa yang paling cepat meraih juara atau paling beruntung dalam permainan. Lebih dari itu, sorak-sorai, kegagalan yang disambut tawa lepas, dan perjuangan bersama di lapangan adalah gambaran nyata dari semangat gotong royong yang terus hidup di tengah keluarga besar Pegiat Olahraga Taman Gajah Mada."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pengelolaan acara yang terstruktur dan dinamis dari Dimensi Cakrawala <a href="https://www.sumut24.co/tag/indonesia/" target="_blank">Indonesia</a>, <a href="https://www.sumut24.co/tag/gebyar/" target="_blank">Gebyar</a> Kemerdekaan HUT ke-81 RI ini resmi ditutup dengan pembagian hadiah serta sesi foto bersama yang mempertegas kehangatan dan kebersamaan seluruh warga POR-TGM Medan.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4760_Sentuhan-Profesional-Dimensi-Cakrawala-Indonesia-Semarakkan-Gebyar-HUT-ke-81-RI-Bersama-POR-TGM-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285402/sentuhan-profesional-dimensi-cakrawala-indonesia-semarakkan-gebyar-hut-ke81-ri-bersama-portgm-medan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT RI ke-81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba Antar-OPD</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT RI ke-81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba Antar-OPD]]></title>
            <description><![CDATA[HUT RI ke81, Pemkab Solok Gelar Beragam Lomba AntarOPD]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, Selasa (18/8/2026), dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81, menggelar berbagai perlombaan antar-Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi salah satu momentum bagi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> untuk mempererat silaturahmi, kekompakan, kebersamaan dan semangat gotong royong di lingkungan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui semangat peringatan HUT RI ke-81, diharapkan rasa cinta tanah air serta semangat perjuangan dan pengabdian para aparatur pemerintahan semakin tumbuh, sehingga dapat memberikan energi positif dalam meningkatkan kinerja dan pelayanan kepada masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang dipusatkan di Halaman Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> tersebut berlangsung meriah dan penuh semangat. Rangkaian kegiatan diawali dengan jalan santai yang diikuti oleh para pegawai di lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai jalan santai, kemeriahan semakin terasa dengan dilaksanakannya berbagai perlombaan antar-OPD. Sejumlah lomba yang digelar di antaranya tarik tambang, balap karung, lomba menyanyi, serta berbagai perlombaan lainnya yang dirancang untuk membangun kebersamaan dan kekompakan antar pegawai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana penuh keceriaan tampak sepanjang kegiatan. Para peserta tidak hanya menunjukkan kemampuan dan semangat untuk memenangkan perlombaan, tetapi juga saling memberikan dukungan dan menciptakan suasana keakraban di antara OPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antusiasme para pegawai terlihat begitu tinggi. Meskipun mengikuti berbagai perlombaan yang cukup menguras tenaga, semangat peserta tetap terjaga hingga seluruh rangkaian kegiatan selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan penuh kegembiraan, kebersamaan dan semangat kemerdekaan, rangkaian perlombaan antar-OPD tersebut berlangsung sukses dan meriah hingga akhir acara.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9860_HUT-RI-ke-81--Pemkab-Solok-Gelar-Beragam-Lomba-Antar-OPD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285401/hut-ri-ke81-pemkab-solok-gelar-beragam-lomba-antaropd/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT: Kami Siap Berkolaborasi</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 21:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT: Kami Siap Berkolaborasi]]></title>
            <description><![CDATA[Resmi Peroleh SKT di Kesbangpol Sumut, Ketua DPW FP NTT Kami Siap Berkolaborasi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Dewan Pimpinan Wilayah Forum Pemuda Nusa Tenggara Timur (DPW FP NTT) Sumatera Utara resmi tercatat sebagai organisasi kemasyarakatan di Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua DPW FP NTT Sumut Devis Abuimau Karmoy mengatakan status tersebut ditandai dengan penyerahan Surat Pelaporan Keberadaan Ormas Forum Pemuda NTT Wilayah Sumatera Utara oleh Kepala Badan Kesbangpol Sumut Mulyono, Selasa, 18 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan berlangsung di Kantor Kesbangpol Provinsi Sumatera Utara, Jalan Jenderal Gatot Subroto Nomor 361, Medan. Devis hadir bersama Mifta Fariz Boli Malakalu, diaspora asal Larantuka, Nusa Tenggara Timur, mewakili pengurus DPW FP NTT Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Secara resmi hari ini kami memperoleh Surat Keterangan Terdaftar (SKT) dari Kepala Badan Kesbangpol Pemprov Sumatera Utara. Dengan diketahuinya organisasi ini oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, tentu saja Forum Pemuda NTT kini menjadi ormas yang dapat bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara secara inklusif,&quot; kata Devis dalam keterangannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Devis, legalitas tersebut menjadi pijakan bagi FP NTT Sumut untuk mengambil bagian dalam berbagai kegiatan sosial dan pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan FP NTT Sumut siap berkolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, terutama dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat serta memberikan kontribusi berupa gagasan dalam pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Devis juga menyebut masyarakat Nusa Tenggara Timur memiliki latar belakang budaya yang beragam, mulai dari seni, bahasa hingga adat istiadat. Keragaman tersebut, menurut dia, memiliki sejumlah kemiripan dengan karakter masyarakat Sumatera Utara yang juga hidup dalam keberagaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;NTT dikenal dengan negeri pluralisme, memiliki beragam seni dan budaya, bahasa dan adat istiadat yang secara sosiologi memiliki kemiripan dengan masyarakat Sumatera Utara. Karena itu, keberadaan warga Nusa Tenggara Timur dipastikan akan ikut merawat kebinekaan di Sumatera Utara,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Kesbangpol Sumatera Utara Mulyono menyambut baik keberadaan FP NTT di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mulyono mengajak warga NTT yang berada di Sumatera Utara untuk turut menjaga kerukunan dan hubungan persaudaraan. Menurut dia, keberadaan organisasi masyarakat berbasis komunitas daerah seharusnya menjadi wadah untuk memperkuat persatuan, bukan memicu konflik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Fungsi Forum (FP NTT) di Sumut diharapkan dapat menyatukan perbedaan sehingga tidak menimbulkan konflik kedaerahan,&quot; kata Mulyono.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan terdaftarnya FP NTT Sumut di Kesbangpol, organisasi tersebut diharapkan dapat menjalankan kegiatan secara lebih terarah sekaligus menjadi mitra pemerintah dalam menjaga kerukunan dan mendukung pembangunan di Sumatera Utara.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5049_Resmi-Peroleh-SKT-di-Kesbangpol-Sumut--Ketua-DPW-FP-NTT--Kami-Siap-Berkolaborasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285400/resmi-peroleh-skt-di-kesbangpol-sumut-ketua-dpw-fp-ntt-kami-siap-berkolaborasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 20:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT]]></title>
            <description><![CDATA[Polda Sumut Berangkatkan 25 Ton Bantuan Kemanusiaan Tahap Pertama untuk Korban Gempa NTT]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Kepolisian Daerah Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut) kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana alam. Sebanyak 25 ton bantuan kemanusiaan diberangkatkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana gempa bumi di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelepasan bantuan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolda Sumut Irjen. Pol. Whisnu Hermawan Februanto, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara, para Pejabat Utama (PJU) <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut serta jajaran Bhayangkari Sumut, Selasa (18/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan kemanusiaan tersebut diangkut menggunakan lima unit truk untuk selanjutnya disalurkan kepada masyarakat yang terdampak bencana di NTT. Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan solidaritas keluarga besar <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut terhadap masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda Sumut melalui Kabid Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut Kombes Pol. Dr. Ferry Walintukan, S.I.K., S.H., M.H., menyampaikan belasungkawa yang mendalam kepada para korban serta keluarga yang terdampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Atas nama keluarga besar <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumatera Utara, kami menyampaikan rasa belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas bencana alam gempa bumi yang terjadi di Nusa Tenggara Timur. Kami turut berduka cita atas jatuhnya korban dalam musibah ini,&quot; ujar Kombes Ferry menyampaikan pesan Kapolda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kepedulian terhadap masyarakat yang mengalami musibah merupakan bagian dari semangat kemanusiaan yang harus terus dijaga. Karena itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut bersama Bhayangkari dan seluruh pihak yang berkontribusi berupaya memberikan bantuan yang diharapkan dapat meringankan beban masyarakat terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga para korban yang meninggal dunia mendapat tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa. Kepada masyarakat yang mengalami luka-luka, semoga diberikan kesembuhan, sementara keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi cobaan ini,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ferry menjelaskan, bantuan sebanyak 25 ton yang diberangkatkan tersebut merupakan bantuan tahap pertama dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut untuk masyarakat terdampak bencana di NTT.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut, lanjutnya, tidak menutup kemungkinan memberikan bantuan lanjutan apabila kondisi di lapangan masih membutuhkan dukungan. Pihaknya akan terus memantau perkembangan situasi dan kebutuhan masyarakat terdampak untuk menentukan langkah berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bantuan yang kita berangkatkan hari ini merupakan bantuan pertama. Apabila nantinya berdasarkan kebutuhan di lapangan masih diperlukan bantuan tambahan, tentu akan kami siapkan bantuan kedua maupun bantuan lanjutan. Prinsipnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/polda/" target="_blank">Polda</a> Sumut akan terus berupaya hadir dan memberikan dukungan sesuai dengan kebutuhan masyarakat yang terdampak,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, bantuan tersebut diharapkan tidak hanya memenuhi kebutuhan masyarakat dalam masa tanggap darurat, tetapi juga menjadi bagian dari dukungan moril agar para korban dapat segera bangkit dan kembali menata kehidupan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat nyata, meringankan beban saudara-saudara kita yang sedang menghadapi masa sulit, serta membantu masyarakat terdampak untuk bangkit dan kembali menata kehidupan dengan lebih baik,&quot; pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelepasan bantuan ini sekaligus menjadi wujud nyata semangat Presisi dan kepedulian kemanusiaan Polri, bahwa kehadiran kepolisian tidak hanya diwujudkan dalam menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga melalui kepedulian serta aksi nyata ketika masyarakat membutuhkan pertolongan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3389_Polda-Sumut-Berangkatkan-25-Ton-Bantuan-Kemanusiaan-Tahap-Pertama-untuk-Korban-Gempa-NTT.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285399/polda-sumut-berangkatkan-25-ton-bantuan-kemanusiaan-tahap-pertama-untuk-korban-gempa-ntt/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wayang &ldquo;Abiyasa Madeg Brahmana&rdquo; Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 20:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wayang “Abiyasa Madeg Brahmana” Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM]]></title>
            <description><![CDATA[Wayang &ldquoAbiyasa Madeg Brahmana&rdquo Tandai Purna Tugas Prof. Dr. Lasiyo di Fakultas Filsafat UGM]]></description>
            <content><![CDATA[<br>YOGYAKARTA &mdash; Tanda paripurna pengabdian Prof. Dr. Lasiyo, MA sebagai Guru Besar Fakultas Filsafat Universitas Gadjah Mada (UGM) dikemas melalui pagelaran seni wayang purwa dengan lakon Abiyasa Madeg Brahmana, Rabu Pon, 18 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pagelaran tersebut tidak sekadar menjadi pertunjukan seni dan budaya, tetapi juga sarat dengan simbol, nilai filosofis, serta refleksi perjalanan seorang akademisi yang telah lama mengabdikan diri di lingkungan Perguruan Tinggi Bulaksumur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lakon Abiyasa Madeg Brahmana mengisahkan perjalanan Abiyasa yang sebelumnya menjadi raja di Astina Pura dengan gelar Kanjeng Sinuwun Prabu Kresna Dwipayana. Sebagai seorang raja, Abiyasa digambarkan sebagai narendra gung binathara, mbahu dhendha nyakrawati, serta sosok yang memiliki sikap ambeg adil paramarta, berbudi bawa laksana dan berupaya memayu hayuning bawana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ketika putra mahkota Pandhu Dewanata dinilai telah cukup matang untuk menerima amanah kerajaan, Abiyasa memilih lengser keprabon dan meninggalkan takhta untuk menjalani kehidupan sebagai seorang pandhita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan tersebut menjadi simbol penting tentang siklus kehidupan: ketika tugas kepemimpinan telah ditunaikan, seseorang harus mampu memberikan ruang kepada generasi penerus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam lakon tersebut, penobatan Pandhu Dewanata disaksikan Destarastra dan Yamawidura. Keluarga Astina pun menyepakati Pandhu sebagai pewaris tahta kerajaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah meninggalkan kekuasaan, Abiyasa menuju Pertapan Saptaharga, yang juga dikenal sebagai Wukir Atawu atau Saptarengga. Di tempat tersebut, Resi Abiyasa digambarkan sebagai sosok yang memiliki keluasan ilmu dan kebijaksanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia disebut kesdik paningale, mateng semedine, serta memiliki kemampuan waskitha, yakni memahami sesuatu sebelum diberitakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Simbolisme tersebut kemudian dikaitkan dengan perjalanan Prof. Dr. Lasiyo di dunia akademik. Kampus UGM, khususnya Fakultas Filsafat, dipandang sebagai ruang penggemblengan generasi penerus bangsa sebagaimana Pertapan Saptaharga menjadi tempat Abiyasa menjalani kehidupan kebrahmanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama mengabdi sebagai guru besar, Prof. Lasiyo tidak hanya menjalankan tugas akademik, tetapi juga membimbing mahasiswa dan menanamkan tradisi keilmuan serta kebijaksanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Purna tugas dalam konteks tersebut bukanlah akhir dari pengabdian. Sebaliknya, masa pensiun dipandang sebagai momentum untuk memasuki fase kehidupan baru dengan tetap membawa idealisme, pengalaman dan pengetahuan yang telah diwariskan kepada generasi berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lakon wayang tersebut juga menghadirkan perspektif semiotik dan hermeneutik. Wayang dipandang sebagai wewayangane ngaurip, gambaran simbolik kehidupan manusia yang mengandung pesan tentang perjalanan dari sangkan menuju paran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perspektif tersebut, perjalanan Abiyasa menuju kehidupan sebagai seorang brahmana menjadi metafora bagi perjalanan Prof. Lasiyo setelah menyelesaikan pengabdiannya sebagai guru besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan itu tergambar dalam tembang Pangkur yang dilantunkan sebagai penghormatan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warata kehing wewarah,<br>Prof Lasiyo sampurna mesu budi,<br>Perguruan Bulaksumur,<br>Minangka guru besar,<br>Wus pensiun saking wiyata karuhun,<br>Pengabdian nusa bangsa,<br>Momot momor generasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pagelaran wayang tersebut sekaligus menjadi bagian dari rangkaian Dies Natalis ke-59 Fakultas Filsafat UGM. Acara berlangsung dalam nuansa budaya Jawa, dihiasi seni karawitan dan busana kejawen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Filsafat sebagai sumber ilmu kebijaksanaan menjadi benang merah kegiatan tersebut. Purna tugas seorang guru besar tidak dimaknai sebagai berakhirnya hubungan dengan dunia pendidikan, melainkan sebagai proses transformasi pengetahuan dan pengalaman kepada generasi penerus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lingkungan Fakultas Filsafat UGM, pengabdian Prof. Lasiyo diharapkan meninggalkan keteladanan bagi dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa dan seluruh sivitas akademika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat memayu hayuning bawana pun menjadi pesan penting: ilmu pengetahuan tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi harus memberikan manfaat bagi manusia, bangsa dan kehidupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, lakon Abiyasa Madeg Brahmana menjadi simbol perjalanan dari kekuasaan menuju kebijaksanaan, dari jabatan menuju keteladanan, serta dari pengabdian formal menuju warisan keilmuan yang terus hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yogyakarta, 18 Agustus 2026]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8851_Wayang--ldquo-Abiyasa-Madeg-Brahmana-rdquo--Tandai-Purna-Tugas-Prof--Dr--Lasiyo-di-Fakultas-Filsafat-UGM.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285398/wayang-ldquoabiyasa-madeg-brahmanardquo-tandai-purna-tugas-prof-dr-lasiyo-di-fakultas-filsafat-ugm/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Spanduk &ldquo;Irsyadi dan Kroni-Kroninya Kuasai Pemerintah Aceh&rdquo; Muncul di Simpang Surabaya</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 19:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Spanduk “Irsyadi dan Kroni-Kroninya Kuasai Pemerintah Aceh” Muncul di Simpang Surabaya]]></title>
            <description><![CDATA[Spanduk &ldquoIrsyadi dan KroniKroninya Kuasai Pemerintah Aceh&rdquo Muncul di Simpang Surabaya]]></description>
            <content><![CDATA[<br>SURABAYA &ndash; Spanduk bernada keras yang menyoroti Bendahara DPD Partai Gerindra <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Teuku Irsyadi MD, terpantau terpampang di jembatan layang kawasan Simpang Surabaya, Banda <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Selasa (18/8/2026) sekitar pukul 17.40 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Spanduk tersebut menampilkan foto Teuku Irsyadi bersama Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> Muzakir Manaf (Mualem). Di bagian atas terpampang tulisan &quot;Irsyadi dan Kroni-Kroninya Kuasai Pemerintah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>&quot;, disertai sejumlah kalimat bernada sindiran terhadap Irsyadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemunculan spanduk tersebut menjadi perhatian karena Irsyadi dikenal memiliki kedekatan dengan Mualem. Ia tercatat sebagai Bendahara DPD Partai Gerindra <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> dan sebelumnya dipercaya mengisi posisi bendahara dalam tim pemenangan Prabowo-Gibran di <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> serta tim pemenangan Mualem-Fadhlullah pada Pilgub <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> 2024.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedekatan tersebut berlanjut setelah Mualem menjabat Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>. Irsyadi beberapa kali terlihat mendampingi Mualem dalam berbagai agenda, termasuk pertemuan dengan sejumlah pejabat pemerintah pusat dan pihak terkait investasi serta sektor strategis <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>. Dalam sejumlah pemberitaan, Irsyadi juga disebut sebagai Staf Khusus Gubernur <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kemunculan Irsyadi dalam berbagai agenda bersama Mualem membuat namanya cukup menonjol di lingkaran politik dan pemerintahan <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, tudingan dalam spanduk bahwa Irsyadi dan kelompoknya &quot;menguasai Pemerintah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>&quot; merupakan klaim pihak pemasang yang belum terverifikasi. Hingga kini belum diketahui siapa pemasang spanduk tersebut maupun apa dasar tudingan yang disampaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat dikonfirmasi awak media melalui nomor pribadinya terkait spanduk tersebut, Teuku Irsyadi belum memberikan tanggapan. Pesan yang dikirim telah tercentang dan berstatus dibaca, namun hingga berita ini ditulis tidak ada jawaban atau klarifikasi dari yang bersangkutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kemunculan spanduk itu pun memunculkan pertanyaan publik mengenai motif di balik pemasangannya serta apakah terdapat persoalan politik atau kepentingan tertentu yang melatarbelakangi kritik terhadap Irsyadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Teuku Irsyadi maupun Pemerintah <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> mengenai keberadaan spanduk tersebut.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4443_Spanduk--ldquo-Irsyadi-dan-Kroni-Kroninya-Kuasai-Pemerintah-Aceh-rdquo--Muncul-di-Simpang-Surabaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285397/spanduk-ldquoirsyadi-dan-kronikroninya-kuasai-pemerintah-acehrdquo-muncul-di-simpang-surabaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Indomobil Expo Medan 2026 Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumatera Utara</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 18:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Indomobil Expo Medan 2026 Perkuat Ekosistem Mobil Listrik dan SPKLU di Sumatera Utara]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Semangat dan semarak kemerdekaan Indonesia tahun ini turut hadir dalam perkembangan mobilitas masa depan. Di tengah momen]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Semangat dan semarak kemerdekaan Indonesia tahun ini turut hadir dalam perkembangan mobilitas masa depan. Di tengah momentum perayaan HUT ke-81<br>Republik Indonesia, INDOMOBIL Group menghadirkan INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> dengan konsep &quot;EVperience&quot;, sekaligus membawa semakin banyak pilihan kendaraan listrik dan solusi mobilitas elektrifikasi lebih dekat kepada masyarakat Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Bertempat di Laguna Atrium, DeliPark Mall <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> berlangsung, 18&ndash;23 Agustus <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> menjadi momentum penting bagi perkembangan kendaraan listrik di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pameran ini sekaligus menjadi ajang peluncuran perdana di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> untuk Leapmotor, Changan, dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> eMotor, memperluas pilihan kendaraan<br>elektrifikasi bagi masyarakat di wilayah Sumatera Utara.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/bf8229696f7a3bb4700cfddef19fa23f_1000331134.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> memiliki posisi strategis dalam perkembangan ekosistem kendaraan listrik di Pulau Sumatera. Kesiapan infrastruktur pengisian daya terus berkembang seiring meningkatnya penggunaan kendaraan listrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Hingga Maret <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, PLN UID Sumatera Utara telah menyediakan 113 unit Stasiun Pengisian Kendaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/listrik/" target="_blank">Listrik</a> Umum (SPKLU) yang tersebar di 91 lokasi di wilayah Sumatera Utara, baik di jalur tol maupun non-tol.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Perkembangan tersebut menjadi fondasi penting untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap kendaraan listrik. Kehadiran SPKLU di berbagai lokasi strategis membuat pengguna EV semakin mudah mendapatkan akses pengisian daya, baik<br>untuk kebutuhan mobilitas dalam kota maupun perjalanan antarkota.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/0777d5c17d4066b82ab86dff8a46af6f_1000331103.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>"PLN melihat perkembangan kendaraan listrik di Sumatera Utara sebagai bagian penting dari perjalanan menuju ekosistem transportasi yang semakin ramah<br>lingkungan. Karena itu, PLN terus mendukung kesiapan infrastruktur pengisian daya agar masyarakat memiliki akses yang semakin mudah dan nyaman dalam<br>menggunakan kendaraan listrik. Saat ini, PLN UID Sumatera Utara telah menyediakan 113 unit SPKLU di 91 lokasi, dan ke depan kami akan terus mendukung pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik sejalan dengan meningkatnya kebutuhan masyarakat,&quot; ujar<br>RIZKY MOCHAMAD ,General Manager, PLN UID Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Lebih lanjut, PLN melihat kolaborasi antara penyedia infrastruktur, industri otomotif, dan masyarakat sebagai bagian penting dalam mempercepat adopsi kendaraan listrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kami menyambut positif kegiatan seperti INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat teknologi kendaraan listrik.<br></p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/2a79ea27c279e471f4d180b08d62b00a_1000331213.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran semakin banyak pilihan kendaraan listrik perlu diimbangi dengan edukasi dan kesiapan infrastruktur. Dengan kolaborasi seluruh pihak, kami berharap masyarakat Sumatera Utara semakin percaya diri untuk beralih menggunakan kendaraan listrik<br>sebagai bagian dari mobilitas sehari-hari,&quot; lanjut Rizky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kehadiran INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> pada momentum bulan kemerdekaan menjadilebih dari sekadar pameran otomotif. Melalui konsep &quot;EVperience&quot;, INDOMOBIL Groupmembawa semangat kemerdekaan dalam bentuk semangat untuk terus bergerakmaju, berinovasi, dan membuka akses terhadap teknologi mobilitas masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Semangat kemerdekaan selalu identik dengan kemajuan dan keberanian untukmelangkah ke masa depan. Bagi kami, momentum ini menjadi kesempatan untukmembawa semangat tersebut ke dalam perkembangan mobilitas di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>memiliki potensi besar sebagai salah satu pusat pertumbuhan kendaraan listrik diSumatera, sehingga kami ingin menghadirkan semakin banyak pilihan kendaraanelektrifikasi sekaligus memberikan pengalaman langsung kepada masyarakat melaluiINDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,&quot; ujar Santiko Wardoyo, CEO INDOMOBIL Dealership Group.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_1000331218.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Konsep &quot;EVperience&quot; juga dirancang untuk memberikan pemahaman yang lebihmenyeluruh kepada masyarakat mengenai kendaraan listrik. Tidak hanya dari sisiproduk, tetapi juga teknologi, pengalaman berkendara, infrastruktur pengisian daya,pembiayaan, hingga layanan purna jual.Salah satu daya tarik utama INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> adalah kehadiran sejumlahbrand elektrifikasi yang memperluas pilihan kendaraan listrik untuk masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Untuk pertama kalinya di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>, Leapmotor hadir membawa Leapmotor B10 dan C10.Kehadiran Leapmotor merupakan bagian dari kolaborasi global antara Stellantis dan PT<a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> National Distributor untuk mengembangkan brand kendaraan listrik tersebutdi Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Leapmotor B10 diposisikan sebagai smart SUV yang memadukan teknologi, fitur pintar,kenyamanan, dan karakter berkendara modern. Sementara Leapmotor C10 hadirsebagai Global Family SUV dengan fokus pada ruang kabin, kenyamanan keluarga,teknologi, dan pengalaman berkendara yang intuitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Selain Leapmotor, Changan turut memperkuat pilihan mobil listrik di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> melaluiNEVO Q05. Urban SUV ini menawarkan kombinasi teknologi elektrifikasi, ruang kabinyang lapang, kenyamanan, serta fitur modern untuk mendukung kebutuhan mobilitassehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Tidak hanya kendaraan roda empat, masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> juga dapat melihat lebih dekat<a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> eMotor, yang menghadirkan solusi mobilitas roda dua berbasis listrik melaluidua model yang ditampilkan pada pameran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kehadiran ketiga brand tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya INDOMOBILGroup dalam memperluas pilihan kendaraan elektrifikasi sekaligus memperkenalkanperkembangan terbaru ekosistem mobilitas listrik kepada masyarakat Sumatera Utara.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/8d5e957f297893487bd98fa830fa6413_1000331140.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Selain peluncuran perdana Leapmotor, Changan dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> eMotor di <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>,INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> juga menghadirkan berbagai pilihan kendaraan elektrifikasi dari brandlain dalam ekosistem INDOMOBIL Group.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Pengunjung dapat melihat Changan Deepal S05 dan NEVO Q05, Citro&euml;n eC3, GAC AIONV dan AION UT, Leapmotor B10 dan C10, serta MAXUS MIFA 9.Pilihan tersebut mencakup berbagai kebutuhan, mulai dari mobilitas perkotaan,kendaraan keluarga, SUV listrik, hingga kendaraan premium.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kehadiran Nissan Serena C28 turut melengkapi lini kendaraan yang ditampilkan,sementara <a href="https://www.sumut24.co/tag/indomobil/" target="_blank">Indomobil</a> 4U, IMFI, dan Zeeda memberikan dukungan berupa layanan dansolusi yang membantu konsumen memahami lebih jauh mengenai kepemilikankendaraan dalam ekosistem INDOMOBIL Group.Konsep &quot;EVperience&quot; menjadi salah satu pendekatan utama INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Masyarakat tidak hanya diajak melihat kendaraan listrik dari dekat, tetapi jugamendapatkan kesempatan untuk test drive dan test ride.Pengalaman langsung ini memungkinkan pengunjung merasakan karakter kendaraanlistrik, mulai dari respons akselerasi, kenyamanan berkendara, kemudahan penggunaanteknologi, hingga berbagai fitur yang ditawarkan masing-masing model.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Bagi masyarakat yang masih memiliki pertanyaan mengenai kendaraan listrik,kesempatan tersebut juga menjadi ruang untuk mendapatkan informasi secaralangsung mengenai teknologi baterai, pengisian daya, biaya kepemilikan, pembiayaan,serta layanan purna jual.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&quot;Kami ingin masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> tidak hanya mengenal kendaraan listrik dari informasiyang mereka lihat atau dengar, tetapi juga merasakan langsung pengalaman berkendaranya. Dengan semakin lengkapnya pilihan produk dan dukungan ekosistem,kami berharap masyarakat semakin percaya diri menjadikan kendaraan listrik sebagaibagian dari mobilitas sehari-hari,&quot; kata Santiko.</p><br></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/<a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>/08/9872ed9fc22fc182d371c3e9ed316094_1000331216.jpg">&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Melalui INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a>, INDOMOBIL Group tidak hanya menghadirkanpameran otomotif, tetapi juga membawa semangat kemerdekaan ke dalam perjalananmenuju mobilitas masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dengan dukungan perkembangan SPKLU <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dan ekosistem kendaraan listrik diSumatera Utara, kehadiran berbagai brand dan model elektrifikasi diharapkan dapatmempercepat pemahaman sekaligus memperluas pilihan masyarakat terhadapkendaraan listrik.INDOMOBIL <a href="https://www.sumut24.co/tag/expo/" target="_blank">Expo</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> berlangsung 17&ndash;23 Agustus <a href="https://www.sumut24.co/tag/2026/" target="_blank">2026</a> di Laguna Atrium,DeliPark Mall <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a>. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Masyarakat <a href="https://www.sumut24.co/tag/medan/" target="_blank">Medan</a> dan sekitarnya dapat datang langsung untukmelihat, mencoba, dan merasakan pengalaman kendaraan listrik dalam satu lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>&bull; SELESAI Tentang INDOMOBIL GroupBerdiri sejak tahun 1976, INDOMOBIL Group telah berkembang menjadi salah satu grupotomotif terintegrasi terbesar di Indonesia. Selama lebih dari empat dekade, INDOMOBILtidak hanya berperan sebagai distributor kendaraan, tetapi juga membangun ekosistemindustri otomotif yang lengkap, mulai dari manufaktur, distribusi, pembiayaan, hinggalayanan purna jual.</p><br></p>Melalui kemitraan strategis dengan berbagai merek global, INDOMOBIL menghadirkanberagam produk kendaraan yang menjawab kebutuhan masyarakat Indonesia diberbagai segmen, dari kendaraan penumpang hingga komersial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Komitmen terhadapinovasi juga tercermin dari langkah progresif INDOMOBIL dalam menghadirkankendaraan ramah lingkungan, termasuk kendaraan listrik, sebagai bagian dari masadepan mobilitas berkelanjutan di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dengan pengalaman panjang, jaringan luas, serta kepercayaan pelanggan yang kuat, INDOMOBIL Group terus memperkuat posisinya sebagai pemain utama dalam mendorong transformasi industri otomotif nasional. Informasi lebih lanjut, silakan hubungi PR Team INDOMOBIL Group.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6431_Indomobil-Expo-Medan-2026-Perkuat-Ekosistem-Mobil-Listrik-dan-SPKLU-di-Sumatera-Utara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/285396/indomobil-expo-medan-2026-perkuat-ekosistem-mobil-listrik-dan-spklu-di-sumatera-utara/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Malam Resepsi HUT ke-81 RI dan Pesta Rakyat di Kabupaten Solok Meriah</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 17:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Malam Resepsi HUT ke-81 RI dan Pesta Rakyat di Kabupaten Solok Meriah]]></title>
            <description><![CDATA[Malam Resepsi HUT ke81 RI dan Pesta Rakyat di Kabupaten Solok Meriah]]></description>
            <content><![CDATA[.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat, bersama masyarakat untuk merayakan kemerdekaan sekaligus mempererat silaturahmi dan kebersamaan setelah rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI, menggelar Malam Resepsi dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 RI, Senin malam (17/8/2026), bertempat di GOR Batu Batupang, Koto Baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara malam resepsi dibuka secara resmi oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH. yang dihadirkan oleh Unsur Forkopimda, Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> H. Candra, Ketua DPRD Kab. <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ivoni Munir, Anggota DPRD Kab. <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Ketua TP PKK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Ny. Nia Jon Firman Pandu, Sekretaris Daerah, Staf Ahli dan Asisten Bupati, Kepala OPD, Pimpinan BUMN dan BUMD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> beserta Tamu Undangan Lainnya&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati dalam sambutannya,  menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam menyukseskan rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengatakan, peringatan kemerdekaan tidak hanya menjadi kegiatan seremonial, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan semangat persatuan, gotong royong dan kecintaan terhadap daerah serta bangsa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semangat kemerdekaan harus terus kita jaga. Mari kita jadikan momentum ini untuk memperkuat kebersamaan, membangun Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dan memberikan yang terbaik bagi masyarakat,&quot; ujar Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai kegiatan positif serta mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Malam resepsi berlangsung meriah dengan penampilan sejumlah artis dan musisi yang menjadi guest star, yakni Kalek Official, Frans Ariesta, dan Rayola. Kehadiran para pengisi acara tersebut menambah semarak suasana dan mendapat antusiasme dari masyarakat yang hadir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi hiburan bagi masyarakat, malam resepsi juga menjadi bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> kepada seluruh elemen masyarakat yang telah ikut menyemarakkan berbagai rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat &quot;Indonesia Tangguh, Indonesia Maju&quot;, peringatan HUT ke-81 RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> diharapkan tidak berhenti pada perayaan, tetapi menjadi momentum untuk terus memperkuat persatuan dan bersama-sama membangun Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang semakin maju, sejahtera dan bermartabat.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5310_Malam-Resepsi-HUT-ke-81-RI-dan-Pesta-Rakyat-di-Kabupaten-Solok-Meriah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285395/malam-resepsi-hut-ke81-ri-dan-pesta-rakyat-di-kabupaten-solok-meriah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Malam Ini, Pondok Pesantren Darul Hikmah TPI Medan Gelar Festival Kuliner Kemerdekaan Sambut HUT RI ke-81</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 15:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Malam Ini, Pondok Pesantren Darul Hikmah TPI Medan Gelar Festival Kuliner Kemerdekaan Sambut HUT RI ke-81]]></title>
            <description><![CDATA[Malam Ini, Pondok Pesantren Darul Hikmah TPI Medan Gelar Festival Kuliner Kemerdekaan Sambut HUT RI ke81]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>MEDAN &mdash; Pondok Pesantren Modern Darul Hikmah Taman Pendidikan Islam (PPMDH TPI) Medan menggelar Festival <a href="https://www.sumut24.co/tag/kuliner/" target="_blank">Kuliner</a> Kemerdekaan sebagai bentuk tasyakuran menyambut HUT Kemerdekaan Republik Indonesia yang ke-81. Acara yang dikelola sepenuhnya oleh para santri ini digelar di Lapangan Depan PPMDH, Jalan Pelajar No.44 Medan, pada Selasa, 18 Agustus 2026 mulai pukul 20.30 WIB hingga selesai.<br> &lt;/p&gt; &lt;p&gt; <br><a href="https://www.sumut24.co/tag/kuliner/" target="_blank">Kuliner</a> Nusantara Jadi Daya Tarik Utama<br><br>Festival ini menghadirkan beragam menu makanan dan minuman khas yang disiapkan dan disajikan langsung oleh santri. Berbagai hidangan lezat tersedia bagi pengunjung, antara lain:<br><br>- Mie Soup Kampung Eli Catering<br>- Nasi Goreng Komplit<br>- Martabak Saleh<br>- Mie Ayam<br>- Bakso<br>- Sate Padang<br>- Empek-empek<br>- Pop Corn<br>- Ice Cream &amp; Roti Pesantren<br>- Es Lengkong, Kurnia, serta Jeruk Kasturi<br> &lt;/p&gt; &lt;p&gt; <br>Wujud Kewirausahaan Santri Bernuansa Religius<br><br>Kegiatan ini bukan sekadar perayaan kemerdekaan, melainkan juga wadah pembelajaran kewirausahaan bagi para santri. Dengan semangat &quot;Pesantren Entrepreneur Berbasis Religius&quot;, PPMDH TPI Medan berupaya membentuk kemandirian, kreativitas, dan tanggung jawab santri melalui praktik usaha yang jujur dan bermanfaat.<br><br>Penyelenggaraan festival kuliner ini juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara pesantren dengan masyarakat sekitar, sekaligus melestarikan dan memperkenalkan kekayaan kuliner Nusantara.<br> &lt;/p&gt; &lt;p&gt; <br>Harapan dan Semangat Kemerdekaan<br><br>Melalui kegiatan ini, pihak pesantren berharap semangat kemerdekaan tidak hanya dirayakan secara seremonial, tetapi juga diwujudkan dengan karya nyata. Santri diharapkan mampu tumbuh menjadi generasi yang mandiri, berakhlak mulia, dan berkontribusi bagi kemajuan bangsa serta negara.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_405_Malam-Ini--Pondok-Pesantren-Darul-Hikmah-TPI-Medan-Gelar-Festival-Kuliner-Kemerdekaan-Sambut-HUT-RI-ke-81.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285387/malam-ini-pondok-pesantren-darul-hikmah-tpi-medan-gelar-festival-kuliner-kemerdekaan-sambut-hut-ri-ke81/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dominasi Suasana</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 14:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dominasi Suasana]]></title>
            <description><![CDATA[Dominasi Suasana]]></description>
            <content><![CDATA[<br>&lt;p&gt;Oleh: Dahlan Iskan&lt;/p&gt;&lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Ketiganya yang duduk berderet, dengan Prabowo di tengah antara Jokowi dan Gibran. --YouTube Setpres)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang paling melegakan di tanggal 17 Agustus kemarin adalah terbuktinya teori bahwa bayang-bayang sering lebih menakutkan dari kenyataan: demo besar yang bisa rusuh di mana-mana terbukti tidak terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan kekhawatiran dari mulut ke telinga sempat beredar lama: jangan keluar rumah di tanggal 17 Agustus. Tidak aman. Pun sampai sehari sebelumnya masih ada pesan bisik-bisik seperti itu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mal-mal yang telanjur meninggikan pagar tentu yang merasa paling lega. Pengunjung mal tetap ramai sepanjang hari kemarin. Di sebuah supermarket besar saya melihat pembelanja masih banyak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya beli durian: Medan campur musangking. Sampai di kasir saya diberi tahu: ada paket musangking yang menggendong durian Medan. Harganya sama. Kasir minta izin untuk menukarnya. Tentu saya setuju. Dengan uang yang sama dapat dua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teman belanja saya ikut senang. Saya anjurkan: makan dulu yang Medan baru yang musangking. Ternyata yang Medan juga enak. Waktu giliran hendak makan musangking sudah keburu kenyang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Bisnis kian susah pak," ujar pengusaha yang di belakang saya yang juga menuju kasir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kenapa?"&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dulu saya pemasok di BUMN. Setelah ada Danantara, BUMN tersebut turun status jadi cucu perusahaan. Semuanya berubah. Politiknya jadi sangat tinggi," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya tidak terlalu fokus mendengarkan keluhannya. Fokus saya terbagi tiga: membayar durian, mendengarkan curhatnya, dan memperhatikan layar HP: siaran live dari Istana Merdeka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya memang ingin tahu: apakah peringatan detik-detik proklamasi di halaman Istana masih bercampur dengan hura-hura, joget-joget, dan nyanyi-nyanyi. Atau sudah berubah menyesuaikan dengan kondisi sosek terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anda sudah tahu: di upacara kemarin ada perubahan. Joget-joget masih ada tapi terbatas, terkendali, dan terukur. Tidak sampai jatuh ke hura-hura. Lagu-lagu yang dipakai pun lagu-lagu perjuangan. Tidak ada lagi sebangsa Ojo dibanding-bandingke.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Prabowo duduk diapit oleh Presiden Jokowi dan istri (kanan) dan Wapres Gibran Rakabuming Raka dan istri (kiri). Rasanya inilah foto yang paling menarik untuk diabadikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Prabowo terlihat lebih sederhana dibanding kanan-kirinya. Beskap Jawanya yang warna gelap dipilih yang tidak pakai aksesori lambang keningratan. Kain batik di antara beskap dan celana formal hitamnya juga yang tidak mencolok. Presiden memang berpakaian adat tapi tetap berkesan resmi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kontras dengan sebelah menyebelahnya. Presiden Jokowi dengan penutup kepala Bali warna ungu emas &ndash;disebut destar&ndash; dengan ujung bunga-bungaan besar warna emas pula terasa "hadir". Apalagi kain songket dan celana di balik kain itu juga mencolok. Ditambah busana Iriana Jokowi yang warna merah jambu; kehadiran Jokowi dan istri masih serasa presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu lihatlah penampilan Wapres Gibran di sebelah kiri Presiden Prabowo. Tampak sangat modis dan keren: full pakaian adat Rote, NTT. Topinya, selempangnya, kain songketnya, semuanya serasi dan benar-benar "tampil". Ditambah Silvi, istrinya yang memilih pakaian adat Dayak Kenyah keemasan. Pasangan ini boleh dikata akan terpilih sebagai best dressed di upacara 17 Agustus 2026 &ndash;kalau saya jurinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang politik akan menafsirkan busana Jokowi-Gibran ini dengan tafsir politik. Jokowi baru pulang dari safari politik ke NTT. Gibran yang follow up dengan pakaian adat NTT itu. Jokowi sendiri beralih dari NTT ke Bali. Itu besar sekali tafsirnya: mengambil hati penghuni "kandang banteng" kedua setelah Jateng.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pakaian keluarga Jokowi di upacara ini memang terasa penuh tafsir. Hadirnya Jokowi saja sudah kuat &ndash;apalagi tidak ada Presiden SBY dan Presiden Megawati sebagai penyeimbang. Ditambah penampilan Wapres Gibran dan istri semoncer itu. Keluarga Solo telah mendominasi suasana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka terasa sekali Presiden Prabowo seperti &#039;&#039;jomblo&#039;&#039; di acara besar ini. Barulah ketika pindah peran sebagai inspektur upacara kopiah hitamnya terasa membawa formalitas sebagai presiden. Kadar formalitas itu lantas ia turunkan manakala menerima laporan akhir upacara. Presiden tidak hanya mengucapkan satu kata &#039;&#039;bubarkan&#039;&#039; tapi menambahkan kata-kata pujian bagi pelaku upacara. Gongnya: ia minta komandan upacara dan petugas lainnya menghadap presiden langsung seusai upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selebihnya lancar-lancar semua. Melegakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari halaman Istana Merdeka saya ingin meloncat ke lapangan Tian An Men di Beijing. Hari ini ada sesuatu yang besar di sana: tujuh hari meninggalnya perdana menteri legendaris Zhu Rongji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di budaya Tiongkok tiga dan tujuh hari meninggalnya seseorang disembahyangi secara khusus di setiap keluarga. Keluarga Zhu Rongji tidak lagi hanya anak-istri-cucu. Seluruh rakyat Tiongkok sudah merasa seperti keluarga almarhum. Maka mereka ingin ikut memperingati tujuh hari meninggalnya Zhu Rongji di lapangan legendaris Tian An Men.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sini 17 Agustus berlalu dengan aman. Pun semoga di Tian An Men hari ini. (Dahlan Iskan)&lt;/p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_921_Dominasi-Suasana.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285386/dominasi-suasana/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sudah Inkracht di MA, Rp9,5 Miliar Hak Pensiunan Tirtanadi Belum Direalisasikan</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 14:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sudah Inkracht di MA, Rp9,5 Miliar Hak Pensiunan Tirtanadi Belum Direalisasikan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Sumut24.coPersoalan hak pensiunan Perumda Tirtanadi kembali menjadi sorotan. Bukan hanya karena putusan pengadilan yang disebut tela]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN | Sumut24.co</p>Persoalan hak pensiunan Perumda Tirtanadi kembali menjadi sorotan. Bukan hanya karena putusan pengadilan yang disebut telah berkekuatan hukum tetap belum kunjung dilaksanakan, tetapi juga karena nilai hak yang disebut belum dibayarkan mencapai miliaran rupiah.</p><br>Dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi C DPRD Sumatera Utara, Selasa (11/8/2026), muncul data bahwa 17 pensiunan Tirtanadi belum menerima haknya, dengan nilai yang disebut mencapai sekitar Rp9,5 miliar berdasarkan pembagian tiga kelompok perkara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data yang diterima dalam RDP menyebut, kelompok pertama terdiri dari delapan pensiunan dengan nilai putusan sekitar Rp2,2 miliar. Kelompok kedua berjumlah enam pensiunan dengan nilai sekitar Rp6,9 miliar, sedangkan kelompok ketiga terdiri dari tiga pensiunan dengan nilai sekitar Rp439 juta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika dijumlahkan, nilai tersebut mencapai sekitar Rp9,539 miliar. Namun, angka ini menjadi salah satu persoalan yang masih diperdebatkan. Para pensiunan dan kuasa hukumnya menyatakan total hak yang mereka perjuangkan berada di kisaran Rp4 miliar hingga Rp5 miliar, sehingga diperlukan klarifikasi resmi mengenai perbedaan data tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang menjadi sorotan utama para pensiunan adalah hak tersebut disebut telah melalui proses hukum hingga Mahkamah Agung (MA), tetapi pembayaran belum juga direalisasikan. Dua Tahun Menunggu, Uang Miliaran Belum Dibayar&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan ini bukan perkara baru.</p><br>Sebelumnya, pada April 2026, jumlah pensiunan yang diberitakan memperjuangkan haknya sebanyak 14 orang dengan nilai sekitar Rp4 miliar. Mereka disebut memasuki masa pensiun pada 2022 hingga 2023 dan belum menerima seluruh pesangon yang menjadi haknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam RDP Komisi C DPRD Sumut pada Juni 2026, kuasa hukum menyebut delapan pensiunan dalam gugatan pertama memenangkan perkara dengan nilai pembayaran lebih dari Rp2 miliar. Enam pensiunan lainnya dalam gugatan kedua disebut memperoleh putusan sekitar Rp1,9 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pensiunan kemudian kembali mendatangi DPRD Sumut untuk mempertanyakan kepastian pembayaran. Bagi mereka, persoalannya sederhana: hak yang telah diputus pengadilan harus dibayarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tirtanadi Beralasan Khawatir Double Payment&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manajemen Perumda Tirtanadi memiliki pandangan berbeda. Dalam RDP sebelumnya, manajemen menjelaskan bahwa program pensiun tersebut berkaitan dengan kerja sama Tirtanadi dengan AJB Bumiputera 1912 melalui program asuransi hari tua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tirtanadi menyatakan telah membayar premi sesuai kewajibannya. Namun, sebagian manfaat pensiun yang seharusnya diterima para pensiunan masih berkaitan dengan persoalan pembayaran dari pihak asuransi. Manajemen juga menyatakan sebagian hak pensiunan telah diterima, sedangkan sisanya menjadi objek sengketa dengan AJB Bumiputera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Tirtanadi mengaku berhati-hati menggunakan dana perusahaan untuk membayar kembali hak tersebut.Kekhawatirannya, pembayaran dari kas internal dapat menimbulkan persoalan hukum apabila kemudian pembayaran dari perusahaan asuransi juga dilakukan. Dengan kata lain, manajemen khawatir terjadi double payment.<br>Namun alasan tersebut mendapat sorotan dari anggota Komisi C DPRD Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam RDP Juni lalu, anggota Komisi C Pintor Sitorus menilai Tirtanadi seharusnya Melaksanakan putusan pengadilan terlebih dahulu. Menurutnya, persoalan dengan perusahaan asuransi merupakan urusan tersendiri antara Tirtanadi dan pihak asuransi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pensiunan: Jangan Jadikan Asuransi Alasan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kuasa hukum para pensiunan menilai persoalan hubungan Tirtanadi dengan AJB Bumiputera tidak seharusnya menghambat pembayaran hak yang telah diputus pengadilan. Dalam RDP 11 Agustus, kuasa hukum menyatakan putusan MA telah berkekuatan hukum tetap dan menegaskan sengketa uang pensiunan tidak berkaitan dengan persoalan asuransi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Posisi ini sejalan dengan tuntutan mereka sejak RDP sebelumnya: Tirtanadi diminta menjalankan putusan pengadilan dan membayar hak para pensiunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi para pensiunan, penundaan pembayaran bukan sekadar persoalan administrasi. Sebagian dari mereka sudah berusia lanjut dan tidak lagi mempunyai penghasilan tetap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, salah seorang pensiunan, Lilik Suryadi, mengungkapkan bahwa sebagian pensiunan bahkan harus menjual barang dan meminjam uang untuk bertahan hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komisi C Sudah Ultimatum Tirtanadi</p><br>Komisi C DPRD Sumut sebelumnya telah meminta Tirtanadi segera berkonsultasi dengan Dewan Pengawas dan Kuasa Pemilik Modal mengenai pelaksanaan putusan pengadilan yang telah inkracht.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tirtanadi juga diberi waktu paling lama 10 hari untuk menyampaikan hasil konsultasi tersebut kepada DPRD Sumut. Jika tidak ada laporan, Komisi C menyatakan akan menyurati Gubernur Sumatera Utara. DPRD juga membuka kemungkinan merekomendasikan evaluasi terhadap kinerja direksi Perumda Tirtanadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam RDP terbaru pada 11 Agustus, Komisi C kembali meminta penyelesaian segera.<br>Wakil Ketua Komisi C DPRD Sumut Anita Lubis bahkan menyatakan apabila tidak ditemukan jalan keluar, persoalan tersebut dapat dibawa ke ranah hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada Perbedaan Data Nilai Hak&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satu hal yang kini menjadi perhatian adalah perbedaan angka mengenai total hak yang belum dibayarkan.Pada April hingga Juni 2026, angka yang banyak disebut berada di kisaran Rp4 miliar untuk 14 pensiunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun pada RDP 11 Agustus, muncul data mengenai 17 pensiunan dengan nilai putusan tiga kelompok yang jika dijumlahkan mencapai sekitar Rp9,539 miliar.Perbedaan tersebut perlu segera diklarifikasi agar tidak menimbulkan persepsi berbeda di tengah masyarakat.</p><br>Apakah angka Rp9,5 miliar merupakan keseluruhan nilai putusan, nilai kewajiban tertentu, atau terdapat komponen lain dalam perkara tersebut, masih perlu dijelaskan secara terbuka oleh pihak-pihak terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bola Panas Kini di Tangan Tirtanadi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polemik ini akhirnya menempatkan Perumda Tirtanadi dalam posisi yang semakin disorot.<br>Di satu sisi, manajemen beralasan harus berhati-hati agar tidak menimbulkan pembayaran ganda serta konsekuensi hukum. Di sisi lain, para pensiunan berpegang pada putusan pengadilan yang menurut mereka telah berkekuatan hukum tetap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang jelas, miliaran rupiah hak para pensiunan belum kunjung mereka terima, sementara persoalan tersebut telah berlangsung bertahun-tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini publik menunggu langkah konkret Tirtanadi dan Pemprov Sumut apakah hak para pensiunan akan segera dibayarkan, atau polemik tersebut kembali berlarut dengan alasan sengketa asuransi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi para pensiunan, waktunya bukan lagi sekadar soal menunggu.Mereka sudah menunggu bertahun-tahun untuk menerima uang yang mereka yakini merupakan haknya.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8033_Sudah-Inkracht-di-MA--Rp9-5-Miliar-Hak-Pensiunan-Tirtanadi-Belum-Direalisasikan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285385/sudah-inkracht-di-ma-rp95-miliar-hak-pensiunan-tirtanadi-belum-direalisasikan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Getaran Pemuda, 81 Tahun Kemudian: Kemerdekaan Tak Pernah Benar-Benar Selesai</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 13:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Getaran Pemuda, 81 Tahun Kemudian: Kemerdekaan Tak Pernah Benar-Benar Selesai]]></title>
            <description><![CDATA[Getaran Pemuda, 81 Tahun Kemudian Kemerdekaan Tak Pernah BenarBenar Selesai]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Delapan puluh satu tahun setelah peristiwa Rengasdengklok, semangat dan kegelisahan pemuda dalam perjalanan menuju Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia kembali menjadi bahan refleksi. Peristiwa yang terjadi pada 16 Agustus 1945 itu dinilai menyimpan pesan penting bahwa generasi muda memiliki peran dalam menentukan arah masa depan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam tulisan reflektif berjudul &quot;Getaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemuda/" target="_blank">Pemuda</a>, 81 Tahun Kemudian&quot;, Dhafa Pohan menggambarkan bagaimana para pemuda ketika itu tidak ingin kemerdekaan Indonesia terlalu lama menunggu keputusan pihak lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Soekarno dan Mohammad Hatta dibawa para pemuda ke Rengasdengklok. Peristiwa tersebut kemudian dikenal sebagai salah satu rangkaian penting yang mengantarkan Indonesia menuju Proklamasi Kemerdekaan pada 17 Agustus 1945.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Dhafa, tindakan para pemuda kala itu bukan sekadar bentuk keberanian, tetapi juga cerminan kegelisahan terhadap masa depan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bagi mereka, kemerdekaan bukan sesuatu yang pantas diberikan oleh bangsa lain. Ia harus lahir dari keberanian bangsa sendiri,&quot; tulis Dhafa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delapan puluh satu tahun kemudian, situasi Indonesia tentu telah berubah. Generasi muda tidak lagi menghadapi penjajahan secara fisik. Namun, menurut Dhafa, tantangan yang dihadapi generasi muda tetap besar, mulai dari akses pendidikan, lapangan pekerjaan hingga kesempatan untuk membangun masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mempertanyakan apakah semangat pemuda 1945 masih hidup dalam diri generasi muda saat ini atau justru telah berubah menjadi rutinitas perayaan kemerdekaan setiap tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan tersebut kemudian dikaitkan dengan persoalan pendidikan dan perdebatan mengenai prioritas anggaran negara. Dhafa menilai, persoalan tersebut tidak semata-mata mengenai angka anggaran, tetapi menyangkut pilihan negara terhadap masa depan generasi berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setiap kali sebuah negara menentukan prioritas, ada masa depan yang sedang dipilih,&quot; tulisnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dhafa juga menggunakan istilah &quot;pencurian masa depan&quot; untuk menggambarkan berbagai persoalan yang secara perlahan dapat mengurangi kesempatan generasi muda, seperti mahalnya pendidikan, sulitnya mendapatkan pekerjaan, sempitnya kesempatan serta penyalahgunaan kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pencurian semacam itu tidak selalu berlangsung secara gaduh. Dampaknya baru terasa ketika generasi muda menyadari bahwa masa mudanya telah habis untuk mengejar kesempatan yang seharusnya dapat mereka peroleh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Refleksi tersebut kemudian diperluas dengan kondisi masyarakat di Nusa Tenggara Timur yang menghadapi bencana gempa. Jika bagi sebagian masyarakat getaran menjadi simbol kegelisahan dan semangat, bagi warga yang terdampak bencana, getaran bumi merupakan ancaman nyata terhadap keselamatan dan tempat tinggal mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari situ muncul pertanyaan yang lebih luas mengenai makna kemerdekaan. Apakah kemerdekaan cukup dimaknai melalui upacara, pengibaran bendera dan perayaan tahunan, atau harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap persoalan rakyat?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dhafa berpandangan bahwa generasi saat ini tidak perlu mengulangi tindakan para pemuda Rengasdengklok. Namun, keberanian, kepedulian dan kegelisahan terhadap persoalan bangsa harus kembali dihidupkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Bukan dengan kekerasan. Bukan dengan kebencian. Tetapi dengan belajar, bertanya, mengkritik, bekerja, dan berani mengatakan bahwa ada sesuatu yang tidak semestinya dibiarkan,&quot; tulisnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kemerdekaan pada dasarnya merupakan pekerjaan yang tidak pernah selesai. Jika generasi 1945 memiliki tugas merebut kemerdekaan dari penjajahan, maka generasi sekarang memiliki tugas memastikan kemerdekaan memberikan kesempatan yang adil bagi seluruh rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendidikan, pekerjaan, kesejahteraan dan pemerintahan yang bertanggung jawab menjadi bagian dari perjuangan mengisi kemerdekaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Merah putih akhirnya bukan hanya kain yang berkibar di tiang. Ia adalah pengingat bahwa pernah ada pemuda yang tidak tahan melihat masa depan bangsanya terlalu lama menunggu,&quot; demikian refleksi Dhafa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia pun menutup tulisannya dengan sebuah pertanyaan: apakah dada generasi muda Indonesia masih bergetar, atau mereka hanya berdiri tegak karena sudah mengetahui kapan harus hormat dan kapan harus bergerak?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, ancaman terbesar bagi sebuah bangsa bukan hanya ketika tanahnya bergetar atau ketika anak mudanya gelisah, melainkan ketika semuanya sudah tidak lagi bergetar sementara ketidakadilan terus berjalan seperti biasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penulis: Dhafa Pohan]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8981_Getaran-Pemuda--81-Tahun-Kemudian--Kemerdekaan-Tak-Pernah-Benar-Benar-Selesai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285384/getaran-pemuda-81-tahun-kemudian-kemerdekaan-tak-pernah-benarbenar-selesai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Saipullah Serahkan Remisi HUT RI ke-81, 311 Warga Binaan Lapas Panyabungan Tersenyum</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 12:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Saipullah Serahkan Remisi HUT RI ke-81, 311 Warga Binaan Lapas Panyabungan Tersenyum]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Saipullah Serahkan Remisi HUT RI ke81, 311 Warga Binaan Lapas Panyabungan Tersenyum]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 311 warga binaan Lapas Kelas IIB Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>), Sumatera Utara, mendapat remisi dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberian remisi tersebut berlangsung di Aula Lapas Kelas IIB Panyabungan dan menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI. Kegiatan dipimpin langsung oleh Bupati Mandailing Natal H. Saipullah Nasution serta dihadiri Wakil Bupati Atika Azmi Utammi Nasution, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> AKBP Bagus Priandy, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), serta sejumlah pejabat terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Bupati Saipullah Nasution membacakan pidato Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI Agus Andrianto. Dalam pidato tersebut disampaikan bahwa tema HUT ke-81 RI, &quot;Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur&quot;, tidak hanya menjadi semboyan perayaan kemerdekaan, tetapi juga menggambarkan arah pembangunan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, nilai kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran harus menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan kehidupan berbangsa dan bernegara, termasuk dalam sistem pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kedaulatan, keadilan, dan kemakmuran merupakan pilar dalam membangun sistem hukum yang tegas, namun tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan,&quot; demikian pesan yang disampaikan dalam pidato tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Lapas Kelas IIB Panyabungan, Bahtiar Sitepu, menjelaskan bahwa 311 warga binaan yang memperoleh remisi mendapatkan pengurangan masa pidana dengan besaran yang berbeda-beda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rinciannya, sebanyak 33 warga binaan menerima remisi satu bulan, kemudian 34 orang mendapatkan remisi dua bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, 101 warga binaan memperoleh remisi tiga bulan, 91 orang mendapat remisi empat bulan, 38 orang menerima remisi lima bulan, dan 14 warga binaan memperoleh remisi enam bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberian remisi tersebut merupakan salah satu bentuk penghargaan dalam proses pembinaan terhadap warga binaan yang dinilai memenuhi persyaratan sesuai ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahtiar berharap remisi tidak hanya dimaknai sebagai pengurangan masa pidana, tetapi juga menjadi dorongan bagi warga binaan untuk semakin serius menjalani proses pembinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Remisi ini diharapkan menjadi motivasi bagi para warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan meningkatkan keterampilan selama menjalani masa pembinaan,&quot; ujar Bahtiar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahtiar menegaskan, keberhasilan program pembinaan di Lapas Kelas IIB Panyabungan tidak dapat berjalan sendiri. Menurutnya, diperlukan kerja sama antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Forkopimda, petugas pemasyarakatan, serta dukungan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, pihaknya terus berupaya membangun sistem pelayanan pemasyarakatan yang profesional dan tetap mengedepankan pendekatan kemanusiaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keberhasilan pembinaan di Lapas Panyabungan tidak terlepas dari sinergi yang kuat antara pemerintah daerah, aparat penegak hukum, Forkopimda, serta masyarakat luas,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahtiar juga memastikan pihaknya berkomitmen menghadirkan pelayanan pemasyarakatan yang profesional, humanis, dan berorientasi pada reintegrasi sosial, sehingga warga binaan memiliki bekal yang lebih baik ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai rangkaian upacara pemberian remisi, Bupati Saipullah Nasution bersama rombongan kemudian berkunjung ke area warga binaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, Bupati menyempatkan diri menyapa dan berinteraksi dengan para warga binaan. Momen itu menjadi bagian dari pesan bahwa proses pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan menjalani hukuman, tetapi juga memberikan kesempatan bagi setiap warga binaan untuk memperbaiki diri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Lapas Panyabungan pun menjadi momentum untuk meneguhkan kembali pentingnya pembinaan, penghormatan terhadap nilai kemanusiaan, serta persiapan warga binaan agar dapat kembali berkontribusi secara positif di masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara nasional, pemerintah pada momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI tahun 2026 memberikan remisi kepada 173.706 narapidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, pemerintah juga memberikan pengurangan masa pidana kepada 1.085 anak binaan di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberian remisi tersebut menjadi bagian dari sistem pemasyarakatan yang memberikan penghargaan kepada warga binaan yang memenuhi persyaratan sekaligus mendorong mereka untuk mengikuti seluruh proses pembinaan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi warga binaan Lapas Kelas IIB Panyabungan, remisi HUT ke-81 RI diharapkan menjadi titik penting untuk terus memperbaiki diri, mengembangkan kemampuan, dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8464_Bupati-Saipullah-Serahkan-Remisi-HUT-RI-ke-81--311-Warga-Binaan-Lapas-Panyabungan-Tersenyum.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285383/bupati-saipullah-serahkan-remisi-hut-ri-ke81-311-warga-binaan-lapas-panyabungan-tersenyum/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Merah Putih Berkibar di Taman Raja Batu Madina, Bupati Saipullah Nasution Pimpin Upacara HUT RI ke-81</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 12:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Merah Putih Berkibar di Taman Raja Batu Madina, Bupati Saipullah Nasution Pimpin Upacara HUT RI ke-81]]></title>
            <description><![CDATA[Merah Putih Berkibar di Taman Raja Batu Madina, Bupati Saipullah Nasution Pimpin Upacara HUT RI ke81]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>) H. Saipullah Nasution memimpin langsung Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia dalam rangka HUT ke-81 Kemerdekaan RI, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara kenegaraan tersebut berlangsung di Taman Raja Batu, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal. Prosesi berjalan tertib dan khidmat dengan dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, mahasiswa, pelajar, santri, hingga keluarga anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana semakin penuh makna ketika Bupati Saipullah Nasution memimpin prosesi mengheningkan cipta. Seluruh peserta upacara diajak sejenak mengenang sekaligus mendoakan jasa para pahlawan yang telah gugur dalam perjuangan merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen tersebut berlangsung dalam suasana hening. Para peserta berdiri dengan penuh penghormatan sebagai bentuk penghargaan terhadap pengorbanan para pejuang yang telah mewariskan kemerdekaan kepada generasi saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Ketua DPRD Bacakan Teks Proklamasi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian upacara sebelumnya diisi dengan pembacaan Teks Proklamasi oleh Ketua DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> H. Erwin Efendi Lubis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teks yang dibacakan merupakan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia yang dikumandangkan oleh Presiden Soekarno bersama Mohammad Hatta pada 17 Agustus 1945.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembacaan Proklamasi menjadi salah satu bagian penting dalam upacara karena mengingatkan seluruh peserta terhadap tonggak sejarah berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengibaran Sang Merah Putih dalam upacara tersebut melibatkan 27 pelajar terpilih dari berbagai SMA dan sederajat di Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juni Yuliana Lubis, siswi MAN 1 <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>, dipercaya sebagai pembawa baki dalam prosesi pengibaran bendera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, tugas pengibaran bendera dilaksanakan oleh para pelajar yang telah melalui proses seleksi dan pelatihan. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari kemeriahan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Iring-iringan upacara turut dimeriahkan Korps Musik dari marching band MAN 1 <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> yang mengiringi sejumlah tahapan prosesi dengan tertib.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Susunan Petugas Upacara*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut susunan petugas Upacara Peringatan Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI di Taman Raja Batu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;- Inspektur Upacara: Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> H. Saipullah Nasution.<br>- Komandan Upacara: Kapten Inf. Rudi Hasibuan dari Kompi Senapan B Yonif 123/Raja Wali.<br>- Pembaca Teks Proklamasi: Ketua DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> H. Erwin Efendi Lubis.<br>- Pembaca Doa: Kepala Kantor Kementerian Agama <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> H. Maranaik Hasibuan.<br>- Pembawa Baki: Juni Yuliana Lubis, siswi MAN 1 <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.<br>- Pengibar Bendera: 27 siswa terpilih dari sejumlah SMA sederajat.<br>- Korps Musik: Marching Band MAN 1 <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI tersebut juga dihadiri Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Atika Azmi Utammi Nasution yang mengenakan pakaian dinas upacara (PDU) kepala daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir Ketua TP PKK <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> AKBP Bagus Priandy, Kepala Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Muhammad Nursaitias, Perwira Penghubung Mayor Inf. Takbir, Ketua Pengadilan Agama Mirwan, Pj. Sekretaris Daerah Afrizal, para pimpinan instansi vertikal, serta kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Taman Raja Batu tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Kehadiran berbagai elemen masyarakat dalam satu barisan menunjukkan semangat kebersamaan untuk menjaga persatuan sekaligus melanjutkan perjuangan dalam bentuk pembangunan dan pengabdian kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum kemerdekaan juga menjadi pengingat bahwa perjuangan generasi masa kini tidak lagi dilakukan dengan mengangkat senjata, tetapi melalui kerja nyata, menjaga persatuan, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, serta ikut membangun Mandailing Natal dan Indonesia agar semakin maju.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5841_Merah-Putih-Berkibar-di-Taman-Raja-Batu-Madina--Bupati-Saipullah-Nasution-Pimpin-Upacara-HUT-RI-ke-81.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285382/merah-putih-berkibar-di-taman-raja-batu-madina-bupati-saipullah-nasution-pimpin-upacara-hut-ri-ke81/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HUT RI ke-81 di Paluta: Bupati Reski Basyah Pimpin Upacara, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Kerja Nyata</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 12:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HUT RI ke-81 di Paluta: Bupati Reski Basyah Pimpin Upacara, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Kerja Nyata]]></title>
            <description><![CDATA[HUT RI ke81 di Paluta Bupati Reski Basyah Pimpin Upacara, Semangat Kemerdekaan Didorong Jadi Kerja Nyata]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>) menggelar upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Halaman Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengusung tema &quot;Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur&quot;, peringatan HUT Kemerdekaan RI tahun ini berlangsung dalam suasana khidmat. Upacara tersebut menjadi momentum bagi jajaran pemerintah daerah bersama masyarakat untuk kembali meneguhkan semangat persatuan sekaligus memperkuat komitmen membangun daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., bertindak sebagai Inspektur Upacara. Sementara itu, Perwira Upacara dipercayakan kepada Danramil 05/PB Kapten Inf. Misran Dalimunthe, sedangkan Dankipan C Yonif 123/RJW Kapten Inf. F. Zega bertugas sebagai Pemimpin Upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu rangkaian utama upacara adalah pengibaran Sang Merah Putih oleh pasukan pengibar bendera. Sebanyak 35 personel terlibat dalam prosesi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasukan itu terdiri atas 30 anggota Paskibraka Kabupaten Padang Lawas Utara, yang terdiri dari 15 putra dan 15 putri, serta lima personel TNI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan disiplin dan penuh tanggung jawab, seluruh petugas menjalankan tugasnya hingga prosesi pengibaran bendera selesai. Rangkaian upacara berlangsung tertib, lancar, dan penuh penghormatan terhadap simbol negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momen tersebut juga menjadi gambaran semangat generasi muda <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> dalam mengambil bagian pada peringatan kemerdekaan sekaligus meneruskan nilai-nilai perjuangan para pendahulu bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah upacara tingkat Kabupaten Padang Lawas Utara selesai, peserta dan tamu undangan kemudian mengikuti detik-detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia melalui siaran langsung dari Istana Negara dengan menggunakan Zoom Meeting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana kembali berlangsung khidmat ketika seluruh peserta menyaksikan prosesi peringatan nasional tersebut. Kehadiran jajaran pemerintah daerah, unsur TNI-Polri, tokoh masyarakat, organisasi kemasyarakatan, serta berbagai elemen masyarakat menunjukkan kuatnya kebersamaan dalam memperingati hari bersejarah bagi bangsa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan HUT ke-81 RI tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi pengingat bahwa kemerdekaan harus terus diisi melalui kontribusi nyata dalam kehidupan bermasyarakat dan pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Padang Lawas Utara turut dihadiri Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>, Kepala Kejaksaan Negeri Padang Lawas Utara, Kapolres Padang Lawas Utara, Ketua dan Wakil Ketua DPRD <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>, Sekretaris Daerah, para asisten dan staf ahli, serta pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadir pula Kepala Kantor Kementerian Agama, Ketua MUI, para camat, pimpinan BUMN dan BUMD, perbankan, Ketua FKUB, tokoh adat, tokoh agama, organisasi kemasyarakatan, TP PKK, Dharma Wanita Persatuan (DWP), GIAD, Muslimah NU, BKMT, serta para peserta dan undangan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga persatuan dan membangun Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum HUT ke-81 Kemerdekaan RI di <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> menjadi kesempatan untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan semangat gotong royong. Nilai-nilai perjuangan para pahlawan diharapkan tidak berhenti pada upacara, tetapi diterjemahkan dalam bentuk kerja nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat kemerdekaan dapat diwujudkan melalui peningkatan kualitas pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta berbagai program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2063_HUT-RI-ke-81-di-Paluta--Bupati-Reski-Basyah-Pimpin-Upacara--Semangat-Kemerdekaan-Didorong-Jadi-Kerja-Nyata.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285381/hut-ri-ke81-di-paluta-bupati-reski-basyah-pimpin-upacara-semangat-kemerdekaan-didorong-jadi-kerja-nyata/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Paluta Peringati HUT RI ke-81, Defile Meriah Satukan Berbagai Elemen Masyarakat</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 12:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Paluta Peringati HUT RI ke-81, Defile Meriah Satukan Berbagai Elemen Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[Paluta Peringati HUT RI ke81, Defile Meriah Satukan Berbagai Elemen Masyarakat]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semarak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa meriah di Kabupaten Padang Lawas Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>). Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> menggelar kegiatan defile di depan Kantor Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>, Senin (17/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi salah satu rangkaian perayaan HUT ke-81 RI sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat semangat nasionalisme, persatuan, dan kebersamaan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Defile diikuti berbagai unsur masyarakat, mulai dari jajaran instansi pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, pelajar, hingga elemen masyarakat lainnya. Peserta tampil dalam barisan masing-masing dengan penuh semangat dan antusias.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana semakin semarak dengan kehadiran masyarakat yang menyaksikan jalannya kegiatan di sepanjang jalur defile. Antusiasme warga turut memberikan warna tersendiri dalam perayaan hari kemerdekaan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial, defile tersebut juga menjadi ruang untuk menanamkan kembali nilai-nilai perjuangan dan kecintaan terhadap Tanah Air. Semangat yang ditunjukkan para peserta menjadi gambaran bahwa peringatan kemerdekaan dapat diisi melalui kegiatan yang positif dan melibatkan berbagai lapisan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain memperingati perjuangan para pahlawan, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat silaturahmi antarinstansi dan masyarakat. Kebersamaan yang terbangun diharapkan dapat menjadi modal penting dalam menjaga persatuan serta mendukung pembangunan Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> melalui momentum HUT ke-81 RI juga mengajak seluruh masyarakat untuk tidak berhenti pada perayaan semata. Semangat kemerdekaan diharapkan terus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui kerja sama, kepedulian sosial, dan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaksanaan defile berlangsung tertib, aman, dan penuh semangat. Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di <a href="https://www.sumut24.co/tag/paluta/" target="_blank">Paluta</a> pun menjadi momentum untuk kembali meneguhkan semangat persatuan sekaligus mengisi kemerdekaan dengan karya dan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_791_Paluta-Peringati-HUT-RI-ke-81--Defile-Meriah-Satukan-Berbagai-Elemen-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285380/paluta-peringati-hut-ri-ke81-defile-meriah-satukan-berbagai-elemen-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kado Kemerdekaan! 594 Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Diusulkan Dapat Remisi</guid>
            <pubDate>Tue, 18 Aug 2026 12:29:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kado Kemerdekaan! 594 Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Diusulkan Dapat Remisi]]></title>
            <description><![CDATA[Kado Kemerdekaan! 594 Warga Binaan Lapas Padangsidimpuan Diusulkan Dapat Remisi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia menjadi kesempatan bagi warga binaan Lembaga Pemasyarakatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a>) Kelas IIB Padangsidimpuan untuk menatap masa depan dengan semangat baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 594 warga binaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan diusulkan memperoleh Remisi Umum Tahun 2026. Pemberian remisi tersebut menjadi bentuk penghargaan atas proses pembinaan yang telah mereka jalani, termasuk kepatuhan terhadap aturan dan partisipasi dalam berbagai program pembinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan Remisi Umum bagi narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum bagi Anak Binaan berlangsung di Aula <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan, Senin (17/8/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe, SKM, M.Kes, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Kelas IIB Padangsidimpuan Mathrios Zulhidayat Hutasoit, A.Md.IP., SH., dalam laporannya menjelaskan bahwa jumlah penghuni <a href="https://www.sumut24.co/tag/lapas/" target="_blank">Lapas</a> Padangsidimpuan dalam pelaksanaan Remisi Umum 17 Agustus 2026 mencapai 842 orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari jumlah tersebut, sebanyak 594 warga binaan memenuhi persyaratan untuk diusulkan menerima remisi. Sementara sebagian lainnya belum dapat diusulkan karena belum memenuhi ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa di antaranya masih berstatus tahanan, menjalani pidana subsider atau pengganti denda, melakukan pelanggaran tata tertib, perkara telah berkekuatan hukum tetap namun belum dieksekusi oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU), serta belum memenuhi masa pidana minimal enam bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari total 594 warga binaan yang memperoleh Remisi Umum, sebanyak 589 orang mendapatkan Remisi Umum I, sedangkan lima orang lainnya mendapatkan Remisi Umum II.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rincian Remisi Umum I menunjukkan bahwa pengurangan masa pidana diberikan secara beragam sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 41 orang memperoleh remisi selama enam bulan, 77 orang mendapat pengurangan lima bulan, 156 orang memperoleh empat bulan, 191 orang mendapat remisi tiga bulan, 84 orang memperoleh dua bulan, dan 40 orang mendapatkan pengurangan masa pidana selama satu bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, lima warga binaan yang memperoleh Remisi Umum II terdiri dari satu orang dengan pengurangan masa pidana lima bulan, tiga orang menerima empat bulan, dan satu orang memperoleh remisi tiga bulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Remisi tersebut bukan sekadar pengurangan masa hukuman. Bagi warga binaan, pemberian hak tersebut juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan persiapan untuk kembali menjalani kehidupan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Padangsidimpuan Dr. H. Letnan Dalimunthe membacakan sambutan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia Jenderal Pol. (Purn) Drs. Agus Andrianto, SH, MH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Menteri menyampaikan bahwa peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI harus dimaknai lebih dari sekadar mengenang perjuangan para pendiri bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum kemerdekaan juga menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam mewujudkan cita-cita yang tercantum dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun ini, peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI mengangkat tema &quot;Indonesia Berdaulat, Adil, dan Makmur.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tema tersebut dinilai menggambarkan arah perjuangan bangsa dalam membangun negara yang menjunjung kedaulatan, keadilan serta kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Indonesia yang Berdaulat berarti negara hadir secara utuh dalam menegakkan hukum berdasarkan konstitusi dan peraturan perundang-undangan secara konsisten dan berkeadilan,&quot; demikian pesan Menteri yang dibacakan Wali Kota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Menteri, nilai kedaulatan, keadilan dan kemakmuran juga harus menjadi bagian penting dalam penyelenggaraan Sistem Pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegakan hukum tidak cukup hanya berorientasi pada pemberian sanksi, tetapi juga harus memberikan ruang bagi warga binaan untuk memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Remisi Jadi Bagian dari Reintegrasi Sosial*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah menempatkan remisi sebagai bagian dari proses pembinaan dan reintegrasi sosial. Hak tersebut diberikan kepada narapidana yang telah memenuhi persyaratan serta menunjukkan perilaku baik selama menjalani masa pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepatuhan terhadap tata tertib dan kesungguhan mengikuti program pembinaan menjadi bagian penting dalam proses tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Remisi dan pengurangan masa pidana harus dipandang sebagai bagian dari proses reintegrasi sosial yang mempercepat kembalinya warga binaan menjadi sumber daya manusia yang produktif, bukan sebagai beban masyarakat,&quot; demikian pesan Menteri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara nasional, pemerintah pada 2026 memberikan Remisi Umum kepada 173.706 narapidana dan Pengurangan Masa Pidana Umum kepada 1.085 Anak Binaan di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberian hak tersebut menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam menghargai perubahan positif yang ditunjukkan warga binaan sekaligus mendorong mereka agar siap kembali ke lingkungan keluarga dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menteri juga berpesan kepada seluruh warga binaan yang memperoleh remisi agar menjadikan kesempatan tersebut sebagai awal untuk membangun kehidupan yang lebih baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka didorong meningkatkan kemampuan diri, hidup mandiri, mematuhi hukum dan menjauhi tindakan yang dapat membawa mereka kembali berhadapan dengan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gunakan kesempatan ini sebagai titik awal untuk menjadi pribadi yang lebih baik. Tunjukkan kepada keluarga, masyarakat, dan bangsa bahwa Saudara mampu berubah menjadi warga negara yang taat hukum, bekerja dengan jujur, menghormati sesama, dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar,&quot; pesan Menteri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara kepada Anak Binaan, pemerintah memberikan perhatian khusus terhadap pendidikan, pembentukan karakter dan persiapan masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anak Binaan didorong untuk terus belajar, memiliki cita-cita, menghormati orang tua dan guru, serta mempersiapkan diri menjadi generasi yang cerdas, berkarakter dan berakhlak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut mencakup pendidikan, kegiatan keagamaan, pengembangan keterampilan, interaksi sosial serta kegiatan kemandirian seperti pertanian, peternakan, perikanan dan pengolahan produk hasil karya warga binaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi sarana pembinaan, kegiatan produktif tersebut diharapkan dapat memberikan pengalaman kerja dan keterampilan yang bisa dimanfaatkan setelah warga binaan kembali ke masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan bekal tersebut, warga binaan diharapkan mampu membangun kehidupan yang mandiri serta memiliki peluang untuk berkontribusi secara positif terhadap keluarga dan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberian remisi pada HUT ke-81 Kemerdekaan RI akhirnya tidak hanya menjadi seremoni tahunan. Di balik pengurangan masa pidana tersebut terdapat harapan agar warga binaan benar-benar menggunakan kesempatan untuk berubah, meningkatkan keterampilan dan mempersiapkan diri kembali menjadi bagian dari masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat kemerdekaan pun diharapkan dapat menjadi dorongan bagi setiap warga binaan untuk membuka lembaran baru dan ikut mengambil bagian dalam mewujudkan Indonesia yang lebih maju, adil dan sejahtera menuju Indonesia Emas 2045.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9150_Kado-Kemerdekaan--594-Warga-Binaan-Lapas-Padangsidimpuan-Diusulkan-Dapat-Remisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285379/kado-kemerdekaan-594-warga-binaan-lapas-padangsidimpuan-diusulkan-dapat-remisi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>