<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 12 Aug 2026 10:41:58 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Konferensi PWI Tabagsel 2026 Dimatangkan, Panitia Ingatkan Anggota Segera Perpanjang KTA</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Konferensi PWI Tabagsel 2026 Dimatangkan, Panitia Ingatkan Anggota Segera Perpanjang KTA]]></title>
            <description><![CDATA[Konferensi PWI Tabagsel 2026 Dimatangkan, Panitia Ingatkan Anggota Segera Perpanjang KTA]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) mulai mematangkan persiapan menghadapi Konferensi PWI Tabagsel periode 2026-2029.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah awal ditandai dengan pembentukan panitia Konferensi PWI Tabagsel ke-IX yang berlangsung di Sekretariat PWI Tabagsel, Jalan Imam Bonjol No. 146, Kota Padangsidimpuan, Selasa (11/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rapat tersebut, Armansyah Nasution ditetapkan sebagai Ketua Panitia Konferensi PWI Tabagsel IX. Ia didampingi Yusrizal Nasution atau yang akrab disapa Ucok Rizal sebagai sekretaris dan Taruna Abadi Lubis sebagai bendahara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penetapan susunan kepanitiaan tersebut tertuang dalam Surat Nomor 070/PWI-TABAGSEL/IX/2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Panitia Konferensi PWI Tabagsel IX, Armansyah Nasution, mengatakan pihaknya akan segera melakukan koordinasi dengan berbagai pihak untuk memastikan seluruh rangkaian konferensi berjalan lancar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, persiapan tidak hanya menyangkut administrasi dan kepesertaan, tetapi juga kesiapan lokasi pelaksanaan konferensi yang direncanakan berlangsung di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita akan melakukan koordinasi dengan semua pihak untuk menyukseskan jalannya konferensi ini. Kami juga akan mempersiapkan tempat pelaksanaan di Kota Medan,&quot; ujar Armansyah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, panitia akan berupaya menjalankan seluruh tahapan konferensi secara terkoordinasi agar agenda tiga tahunan organisasi wartawan tersebut dapat terlaksana sesuai ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris Panitia Konferensi PWI Tabagsel IX, Yusrizal Nasution, mengatakan tahapan awal yang menjadi perhatian panitia adalah konsolidasi internal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konsolidasi diperlukan untuk menyatukan langkah seluruh anggota panitia sekaligus menyusun teknis pelaksanaan konferensi, termasuk proses verifikasi daftar pemilih tetap dan calon Ketua PWI Tabagsel periode 2026-2029.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami akan segera mengadakan rapat untuk menentukan teknis verifikasi daftar pemilih tetap dan calon Ketua PWI Tabagsel,&quot; kata Yusrizal, didampingi Bendahara Panitia Taruna Abadi Lubis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Yusrizal, panitia nantinya juga akan menyampaikan secara terbuka mengenai kriteria dan persyaratan bagi anggota yang memiliki hak pilih. Ketentuan tersebut akan mengacu pada aturan organisasi yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebutkan, salah satu persyaratan yang disampaikan dalam proses pencalonan Ketua PWI Tabagsel adalah memiliki kartu Uji Kompetensi Wartawan (UKW) Madya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, Yusrizal menegaskan bahwa tidak ada pembatasan bagi anggota yang memenuhi ketentuan dan ingin mencalonkan diri sebagai Ketua PWI Tabagsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Calon ketua harus pemegang kartu UKW Madya, namun tidak ada pembatasan bagi siapa pun yang ingin maju sebagai Ketua PWI Tabagsel,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain persoalan pencalonan, panitia juga mengingatkan anggota PWI yang masih dalam proses memperpanjang Kartu Tanda Anggota (KTA) agar segera menyelesaikan administrasinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dinilai penting karena status keanggotaan akan berkaitan dengan proses penetapan daftar pemilih tetap dalam Konferensi PWI Tabagsel IX.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yusrizal mengimbau anggota yang masih melakukan proses perpanjangan KTA Biasa PWI untuk tidak menunda pengurusan hingga mendekati batas waktu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap calon pemilih dapat menyelesaikan perpanjangan kartu sebelum batas waktu yang ditentukan, yakni satu bulan sebelum hari pemilihan,&quot; terangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panitia berharap seluruh anggota yang memiliki hak pilih dapat memenuhi persyaratan administrasi sesuai jadwal. Dengan demikian, proses verifikasi pemilih dapat berjalan tertib dan menghasilkan daftar pemilih tetap yang sesuai ketentuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembentukan panitia ini menjadi tahapan awal menuju pelaksanaan Konferensi PWI Tabagsel IX. Selanjutnya, panitia akan melakukan konsolidasi, menyusun jadwal dan teknis pelaksanaan, melakukan verifikasi administrasi, serta berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konferensi tersebut nantinya menjadi forum penting bagi PWI Tabagsel dalam menentukan kepemimpinan organisasi untuk periode 2026-2029 sekaligus merumuskan arah organisasi ke depan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1257_Konferensi-PWI-Tabagsel-2026-Dimatangkan--Panitia-Ingatkan-Anggota-Segera-Perpanjang-KTA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285146/konferensi-pwi-tabagsel-2026-dimatangkan-panitia-ingatkan-anggota-segera-perpanjang-kta/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PWI Tabagsel Mulai Panaskan Mesin Konferensi IX, Kepanitiaan Resmi Mulai Dibentuk</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PWI Tabagsel Mulai Panaskan Mesin Konferensi IX, Kepanitiaan Resmi Mulai Dibentuk]]></title>
            <description><![CDATA[PWI Tabagsel Mulai Panaskan Mesin Konferensi IX, Kepanitiaan Resmi Mulai Dibentuk]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Tabagsel mulai mematangkan persiapan menghadapi Konferensi PWI Tabagsel IX Tahun 2026. Langkah awal ditandai dengan pembentukan panitia konferensi melalui rapat bersama yang digelar di Kantor PWI Tabagsel, Senin (11/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rapat tersebut diikuti 18 anggota PWI Tabagsel dan dipimpin langsung Ketua PWI Tabagsel, H. Kodir Pohan, S.Sos. Pembentukan panitia menjadi salah satu agenda penting setelah masa kepengurusan PWI Tabagsel periode 2023-2026 memasuki penghujung masa jabatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam forum tersebut, peserta tidak hanya membahas pembentukan kepanitiaan, tetapi juga mulai memetakan berbagai kebutuhan yang harus dipersiapkan menjelang konferensi. Sejumlah hal yang menjadi perhatian antara lain mekanisme pelaksanaan, pembagian tugas kepanitiaan hingga kesiapan pendanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah melalui pembahasan bersama, peserta rapat akhirnya menyepakati Armansyah Nasution, S.H. sebagai Ketua Panitia Konferensi PWI Tabagsel IX Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penetapan tersebut dilakukan melalui musyawarah dan mufakat. Dengan mandat yang diberikan, Armansyah diminta segera menyusun struktur kepanitiaan sekaligus melakukan koordinasi dengan jajaran pengurus PWI Tabagsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dinilai penting agar seluruh tahapan menuju konferensi dapat dipersiapkan secara terarah dan tetap mengacu pada mekanisme serta ketentuan organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembentukan panitia juga menjadi sinyal bahwa PWI Tabagsel mulai memasuki tahapan penting menuju pergantian kepemimpinan organisasi. Konferensi nantinya tidak sekadar menjadi forum administratif, tetapi juga menjadi ruang bagi anggota untuk menentukan arah organisasi pada periode berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua PWI Tabagsel H. Kodir Pohan mengatakan pelaksanaan konferensi merupakan bagian dari amanat organisasi yang harus dijalankan. Menurutnya, proses tersebut juga menjadi momentum penting dalam menjaga kesinambungan sekaligus regenerasi kepemimpinan di tubuh PWI Tabagsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Konferensi merupakan amanat organisasi dan harus segera kita persiapkan. Karena itu, pembentukan panitia menjadi langkah awal yang penting agar seluruh tahapan dapat berjalan dengan baik,&quot; ujar Kodir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, persoalan anggaran tidak boleh menghentikan proses persiapan konferensi. Menurutnya, kebutuhan pendanaan akan dibahas dan dicarikan solusinya melalui koordinasi antara pengurus dan panitia yang telah terbentuk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk persoalan pendanaan tentu akan kita koordinasikan bersama. Yang terpenting, tahapan persiapan konferensi tetap berjalan sesuai mekanisme organisasi,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam rapat tersebut juga muncul kesepakatan agar kepanitiaan dapat mengakomodasi keterlibatan anggota senior maupun anggota muda PWI Tabagsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komposisi tersebut diharapkan mampu menggabungkan pengalaman anggota senior dengan energi dan gagasan baru dari generasi yang lebih muda. Penempatan personel nantinya akan mempertimbangkan pengalaman, kemampuan, kesiapan serta komitmen masing-masing anggota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah itu sekaligus diharapkan dapat memperkuat kebersamaan internal PWI Tabagsel menjelang pelaksanaan konferensi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seluruh anggota PWI Tabagsel pun diharapkan ikut mengambil bagian dalam proses persiapan. Dukungan tersebut diperlukan agar konferensi dapat berlangsung secara demokratis, transparan dan sesuai dengan aturan organisasi.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_58_PWI-Tabagsel-Mulai-Panaskan-Mesin-Konferensi-IX--Kepanitiaan-Resmi-Mulai-Dibentuk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285145/pwi-tabagsel-mulai-panaskan-mesin-konferensi-ix-kepanitiaan-resmi-mulai-dibentuk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sekolah Rakyat di Tapsel Mulai Tahun Ajaran Perdana, 270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu Diterima</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sekolah Rakyat di Tapsel Mulai Tahun Ajaran Perdana, 270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu Diterima]]></title>
            <description><![CDATA[Sekolah Rakyat di Tapsel Mulai Tahun Ajaran Perdana, 270 Siswa dari Keluarga Kurang Mampu Diterima]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahun ajaran 2026/2027 menjadi momentum baru bagi 270 anak dari keluarga kurang mampu di Kabupaten Tapanuli Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>). Mereka mulai menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara yang berada di Desa Kilang Papan, Kecamatan Sipirok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memasuki tahun ajaran perdana, para siswa mengikuti Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS), Senin, 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. Kehadiran orang nomor satu di jajaran Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> itu menjadi bentuk dukungan kepolisian terhadap program pemerintah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 270 peserta didik yang diterima di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara tersebut terbagi secara merata pada tiga jenjang pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rinciannya, 90 siswa tingkat Sekolah Dasar (SD), 90 siswa tingkat Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 90 siswa tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para peserta didik berasal dari keluarga kurang mampu dan telah melalui proses seleksi dari seluruh kecamatan yang berada di Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres tekankan pentingnya sekolah yang aman<br>Dalam kegiatan MPLS tersebut, AKBP Anton Santoso menegaskan bahwa keberadaan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman menjadi salah satu faktor penting dalam menunjang keberhasilan proses pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, dukungan terhadap pendidikan tidak hanya menjadi tanggung jawab pihak sekolah dan orang tua. Lingkungan sekitar serta berbagai unsur pemerintahan juga memiliki peran dalam memastikan anak-anak dapat belajar dengan tenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Polri siap mendukung setiap program pemerintah yang memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai para siswa Sekolah Rakyat merupakan generasi penerus yang membutuhkan perhatian dan perlindungan bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lingkungan pendidikan yang aman, kata dia, diharapkan dapat membantu anak-anak berkembang, baik dari sisi akademik maupun pembentukan karakter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Anak-anak yang saat ini menempuh pendidikan di Sekolah Rakyat merupakan generasi penerus yang harus mendapatkan perhatian dan perlindungan bersama," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siswa diminta disiplin dan menjauhi kenakalan remaja<br>Selain berbicara mengenai keamanan lingkungan sekolah, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> juga memberikan pesan kepada para siswa agar memanfaatkan kesempatan belajar dengan sebaik-baiknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan pentingnya kedisiplinan dan kepatuhan terhadap aturan selama mengikuti pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para siswa juga diminta menjauhi berbagai bentuk kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu proses pendidikan sekaligus merusak masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya. Jadilah generasi yang disiplin, patuh terhadap aturan, dan terus berusaha meraih cita-cita," pesan Anton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut menjadi penting karena masa sekolah bukan hanya berkaitan dengan pencapaian akademik. Pembentukan karakter, kedisiplinan dan kemampuan beradaptasi dengan lingkungan juga menjadi bagian dari proses mempersiapkan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;270 siswa berasal dari seluruh kecamatan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a><br>Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara di Tapanuli Selatan memasuki tahun ajaran 2026/2027 dengan komposisi peserta didik yang mencakup jenjang pendidikan dari SD hingga SMA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 90 siswa ditempatkan pada masing-masing jenjang sehingga total peserta didik mencapai 270 orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka berasal dari keluarga kurang mampu yang telah mengikuti proses seleksi dari seluruh kecamatan di Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran sekolah tersebut membuka akses pendidikan bagi anak-anak dari kelompok masyarakat yang membutuhkan dukungan lebih besar untuk mendapatkan pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program pendidikan seperti ini juga menempatkan sekolah bukan hanya sebagai tempat belajar, tetapi sebagai ruang untuk membangun kemampuan, karakter dan harapan anak-anak terhadap masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan dimulainya tahun ajaran perdana, tantangan berikutnya adalah memastikan para siswa dapat mengikuti proses pendidikan secara konsisten dan berkembang sesuai potensinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan berbagai pihak, termasuk pemerintah, sekolah, keluarga dan aparat keamanan, menjadi bagian penting untuk menciptakan lingkungan yang kondusif bagi mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi 270 siswa yang kini memulai perjalanan pendidikannya di Sekolah Rakyat Terintegrasi I Sumatera Utara, MPLS menjadi langkah awal untuk mengenal lingkungan baru sekaligus memulai perjalanan panjang mengejar cita-cita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara bagi pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan, dimulainya tahun ajaran perdana tersebut menjadi momentum untuk memastikan akses pendidikan yang telah dibuka benar-benar memberikan kesempatan yang lebih luas bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu di Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7563_Sekolah-Rakyat-di-Tapsel-Mulai-Tahun-Ajaran-Perdana--270-Siswa-dari-Keluarga-Kurang-Mampu-Diterima.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285144/sekolah-rakyat-di-tapsel-mulai-tahun-ajaran-perdana-270-siswa-dari-keluarga-kurang-mampu-diterima/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Tapsel Lantik 10 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis yang Kosong Kini Terisi</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Tapsel Lantik 10 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis yang Kosong Kini Terisi]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Tapsel Lantik 10 Pejabat Eselon II, Sejumlah Jabatan Strategis yang Kosong Kini Terisi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Struktur pimpinan sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>) kini kembali terisi. Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> H. Gus Irawan Pasaribu melantik 10 Pejabat Pimpinan Tinggi (PPT) Pratama di Lapangan Parade Kompleks Perkantoran Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>, Sipirok, Senin, 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah melengkapi posisi pimpinan perangkat daerah yang sebelumnya mengalami kekosongan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan terisinya jabatan tersebut, para pejabat baru diharapkan dapat segera menjalankan tugas sekaligus memperkuat kinerja organisasi perangkat daerah dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengisian jabatan dilakukan melalui mekanisme seleksi terbuka. Proses tersebut telah memperoleh rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rekomendasi tersebut tertuang dalam Surat BKN Nomor 38107/R-AK.02.03/HD/F/2026 tertanggal 28 Juli 2026 mengenai rekomendasi hasil seleksi terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;10 pejabat resmi isi posisi strategis<br>Sepuluh pejabat yang dilantik ditempatkan pada sejumlah posisi strategis di lingkungan Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berikut daftar pejabat yang dilantik:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yohanes &mdash; Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Sekretariat Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sugeng Priono Siregar &mdash; Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nur Aini Dewi &mdash; Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hamonangan &mdash; Kepala Dinas Perhubungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Taufik Batubara &mdash; Kepala Dinas Pertanian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Muhammad Yusuf &mdash; Kepala Dinas Sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bonardo Amudinta Parluhutan Marpaung &mdash; Kepala Dinas Ketenagakerjaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akhmad Sani Harchan &mdash; Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ilyas Pasaribu &mdash; Kepala Dinas Pariwisata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asrul Ali Siregar &mdash; Kepala Dinas Lingkungan Hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jabatan yang diisi mencakup sejumlah sektor penting, mulai dari pemerintahan, pertanian, sosial, ketenagakerjaan, perdagangan, transportasi, komunikasi dan informatika, pariwisata hingga lingkungan hidup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati tekankan jabatan sebagai amanah<br>Dalam arahannya setelah prosesi pelantikan, Bupati Gus Irawan menyampaikan selamat kepada seluruh pejabat yang baru menerima amanah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa jabatan pimpinan perangkat daerah bukan sekadar posisi struktural. Ada tanggung jawab yang melekat untuk memastikan roda pemerintahan berjalan dengan baik dan masyarakat mendapatkan pelayanan yang optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Gus Irawan, kepercayaan yang diberikan kepada para pejabat harus diterjemahkan melalui peningkatan kinerja serta pelaksanaan tugas yang bertanggung jawab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut menjadi penting karena para pejabat yang dilantik akan memimpin perangkat daerah dengan bidang tugas yang berhubungan langsung maupun tidak langsung dengan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mulai dari sektor pertanian yang berkaitan dengan kehidupan petani, pelayanan sosial bagi masyarakat yang membutuhkan, transportasi, lingkungan hidup, hingga komunikasi pemerintah kepada publik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah dilantik, kinerja menjadi tantangan berikutnya<br>Pengisian jabatan pimpinan OPD menjadi langkah awal untuk memperkuat struktur pemerintahan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana para pejabat baru dapat segera menerjemahkan tugas dan kewenangannya menjadi program yang memberikan dampak nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap perangkat daerah memiliki persoalan dan target yang berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dinas Pertanian, misalnya, dituntut memperkuat sektor pertanian dan mendukung produktivitas masyarakat. Dinas Sosial berkaitan dengan pelayanan serta perlindungan sosial. Sementara Dinas Komunikasi dan Informatika memiliki peran penting dalam penyampaian informasi pemerintahan di tengah kebutuhan masyarakat terhadap layanan publik yang cepat dan terbuka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Begitu pula perangkat daerah lainnya yang memiliki tanggung jawab masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan posisi pimpinan yang kini telah terisi melalui proses seleksi terbuka, pemerintah daerah memiliki struktur yang lebih lengkap untuk menjalankan agenda pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan 10 PPT Pratama tersebut pada akhirnya bukan sekadar pergantian atau pengisian kursi jabatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum ini menjadi awal bagi para pejabat baru untuk membuktikan kemampuan melalui kinerja, inovasi dan pelayanan yang benar-benar dirasakan masyarakat Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi Bupati Gus Irawan, amanah tersebut kini berada di tangan 10 pejabat yang telah dilantik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ukuran keberhasilannya bukan hanya pada prosesi pelantikan, tetapi pada perubahan dan peningkatan pelayanan yang dapat mereka hasilkan setelah kembali menjalankan tugas di masing-masing perangkat daerah.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1577_Bupati-Tapsel-Lantik-10-Pejabat-Eselon-II--Sejumlah-Jabatan-Strategis-yang-Kosong-Kini-Terisi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285143/bupati-tapsel-lantik-10-pejabat-eselon-ii-sejumlah-jabatan-strategis-yang-kosong-kini-terisi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Penyandang Disabilitas di Madina Masuk Tahap Penetapan Tersangka</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Penyandang Disabilitas di Madina Masuk Tahap Penetapan Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Penyandang Disabilitas di Madina Masuk Tahap Penetapan Tersangka]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Madina | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan kasus dugaan tindak pidana terhadap seorang penyandang disabilitas di Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, memasuki perkembangan baru. Polres Mandailing Natal telah menetapkan tersangka setelah melakukan penyidikan dan gelar perkara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gelar perkara dipimpin langsung Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si., di Aula Sat Reskrim Polres Mandailing Natal, Senin, 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut menjadi bagian dari proses penyidikan untuk memastikan perkara ditangani berdasarkan fakta dan alat bukti yang diperoleh selama penyelidikan maupun penyidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Madina menyatakan proses penanganan perkara dilakukan secara profesional, transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus dilaporkan sejak November 2025<br>Perkara tersebut bermula dari laporan polisi yang dibuat pada 14 November 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Laporan itu tercatat dengan Nomor: LP/B/420/XI/2025/SPKT/Polres Madina/Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lokasi kejadian yang tercantum dalam laporan berada di Blok E 24 B Afdeling IV KTT, Desa Suka Makmur, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah laporan diterima, proses penanganan perkara dilakukan melalui tahapan penyidikan untuk mengungkap peristiwa yang dilaporkan serta menentukan ada atau tidaknya unsur tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan terbaru menunjukkan perkara tersebut kini telah sampai pada tahap penetapan tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres pimpin langsung gelar perkara<br>Gelar perkara yang berlangsung di Aula Sat Reskrim Polres Mandailing Natal menjadi bagian penting dalam proses penanganan kasus.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui gelar perkara, hasil penyidikan dibahas untuk memastikan langkah hukum yang diambil memiliki dasar yang jelas dan sesuai prosedur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkara ini, hasil penyidikan kemudian menjadi dasar hingga perkara memasuki tahap penetapan tersangka terhadap terduga pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut sekaligus menunjukkan bahwa penanganan laporan masyarakat terus berjalan melalui mekanisme hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi tegaskan komitmen beri kepastian hukum<br>Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy menegaskan komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan dan kepastian hukum kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut juga berlaku bagi korban yang merupakan penyandang disabilitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Mandailing Natal memastikan proses hukum terhadap perkara tersebut tetap dilakukan secara profesional dengan mengedepankan ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian terhadap korban penyandang disabilitas menjadi bagian penting dalam proses penegakan hukum. Akses terhadap keadilan harus tetap diberikan tanpa membedakan kondisi maupun latar belakang korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan masuknya perkara ke tahap penetapan tersangka, proses hukum selanjutnya menjadi bagian yang perlu dikawal agar berjalan sesuai prosedur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi masyarakat, perkembangan kasus ini menjadi penanda bahwa laporan yang telah masuk tetap diproses melalui tahapan hukum dan setiap keputusan harus didasarkan pada hasil penyidikan serta ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Madina pun menegaskan bahwa pelayanan hukum dan kepastian hukum merupakan bagian dari tanggung jawab kepolisian kepada seluruh masyarakat, termasuk kelompok penyandang disabilitas.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3909_Kasus-Dugaan-Tindak-Pidana-terhadap-Penyandang-Disabilitas-di-Madina-Masuk-Tahap-Penetapan-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285142/kasus-dugaan-tindak-pidana-terhadap-penyandang-disabilitas-di-madina-masuk-tahap-penetapan-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jelang HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jelang HUT ke-81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis]]></title>
            <description><![CDATA[Jelang HUT ke81 RI, Ratusan Warga Binaan Lapas Gunungtua Ikuti Cek Kesehatan Gratis]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Paluta | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta) memperluas akses layanan kesehatan hingga ke lingkungan pemasyarakatan. Menjelang peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemkab Paluta bersama Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas III Gunungtua menggelar Cek Kesehatan Gratis (CKG) bagi warga binaan dan petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut berlangsung di lingkungan Lapas Kelas III Gunungtua, Senin, 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi bagian dari rangkaian menyambut HUT ke-81 RI, pemeriksaan kesehatan tersebut menjadi upaya untuk mengetahui kondisi kesehatan warga binaan dan petugas sekaligus mendukung pencegahan penyakit di lingkungan lapas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dihadiri Asisten II Pemkab Paluta Bangun Parlaungan, SE., MM., Kepala Dinas Kesehatan Paluta Muhammad Umar Nasution, SE., MM., serta jajaran petugas pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Layanan kesehatan menyasar warga binaan dan petugas<br>Bupati Padang Lawas Utara H. Reski Basyah Harahap, S.STP., M.Si., melalui Asisten II Bangun Parlaungan menyampaikan apresiasi kepada jajaran Lapas Kelas III Gunungtua dan tenaga kesehatan yang terlibat dalam pelaksanaan kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Bangun, pelayanan kesehatan harus dapat diakses masyarakat secara merata, termasuk mereka yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara berkomitmen penuh untuk memastikan pelayanan kesehatan yang merata tanpa diskriminasi," ujar Bangun dalam sambutannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut pelaksanaan CKG di lingkungan lapas menjadi salah satu bentuk kehadiran negara dalam memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kondisi kesehatan yang baik juga penting bagi warga binaan karena mereka harus mengikuti berbagai program pembinaan selama menjalani masa pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kesehatan fisik yang terjaga diharapkan dapat membantu warga binaan mengikuti pembinaan kemandirian maupun pembinaan kepribadian secara lebih optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemeriksaan tidak hanya tekanan darah<br>Untuk memberikan layanan pemeriksaan secara langsung, Dinas Kesehatan Paluta menerjunkan tim medis dari Puskesmas Gunungtua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemeriksaan yang diberikan cukup beragam. Warga binaan dan petugas mendapatkan pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol hingga asam urat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pemeriksaan dasar tersebut, peserta juga dapat berkonsultasi mengenai keluhan penyakit umum yang mereka alami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi peserta yang membutuhkan penanganan, petugas medis juga memberikan obat-obatan dan suplemen vitamin secara gratis sesuai kebutuhan pelayanan yang diberikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemeriksaan seperti ini menjadi penting karena sejumlah gangguan kesehatan dapat diketahui melalui pemeriksaan dasar sebelum berkembang menjadi masalah yang lebih serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lapas jadi lingkungan yang perlu perhatian kesehatan<br>Kepala Lapas Kelas III Gunungtua Japaruddin Ritonga, SH., MH., menyampaikan terima kasih atas dukungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara dan tenaga kesehatan Puskesmas Gunungtua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Japaruddin, pemeriksaan kesehatan tersebut memberikan manfaat bagi warga binaan sekaligus petugas yang sehari-hari berada di lingkungan lapas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami atas nama Kemenimipas mengucapkan terima kasih atas kerja samanya dalam rangka cek kesehatan gratis bagi seluruh petugas dan warga binaan kami," kata Japaruddin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kerja sama tersebut dapat terus memberikan manfaat, terutama dalam mendeteksi kondisi kesehatan sejak dini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu dinilai penting karena lingkungan hunian lapas memiliki karakteristik tersendiri. Kepadatan penghuni membuat upaya pencegahan dan deteksi penyakit menjadi perhatian yang tidak bisa diabaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Japaruddin berharap pemeriksaan tersebut dapat membantu mengetahui kondisi kesehatan warga binaan maupun petugas sehingga potensi penyebaran penyakit dapat dicegah lebih awal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga ini bermanfaat bagi kami untuk mencegah seperti yang dibilang Bapak Asisten tadi penularan penyakit, serta mengetahui apa saja penyakit yang ada pada warga binaan dan petugas," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ratusan warga binaan antusias mengikuti pemeriksaan<br>Pelaksanaan CKG mendapat sambutan antusias dari warga binaan dan jajaran petugas Lapas Kelas III Gunungtua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka mengikuti pemeriksaan kesehatan yang disediakan tim medis Puskesmas Gunungtua.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa layanan kesehatan di lingkungan pemasyarakatan tidak hanya berkaitan dengan penanganan ketika seseorang sudah mengalami gangguan kesehatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemeriksaan rutin juga memiliki peran dalam mengetahui kondisi kesehatan lebih awal sehingga langkah pencegahan maupun penanganan dapat dilakukan sesuai kebutuhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi warga binaan, kondisi kesehatan yang baik menjadi bagian penting dalam menjalani masa pembinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara bagi petugas, kesehatan juga menjadi modal untuk menjalankan tugas sehari-hari dalam memberikan pelayanan dan pengawasan di lingkungan pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi diharapkan terus berlanjut<br>Pelaksanaan CKG di Lapas Kelas III Gunungtua menjadi momentum untuk memperkuat kerja sama antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan dan jajaran pemasyarakatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab Paluta melalui Dinas Kesehatan dan Puskesmas Gunungtua memberikan dukungan tenaga medis, sedangkan pihak lapas menyediakan ruang pelaksanaan layanan bagi warga binaan dan petugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi tersebut diharapkan tidak berhenti pada momentum peringatan HUT ke-81 RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberlanjutan kerja sama menjadi penting agar upaya menjaga kesehatan di lingkungan pemasyarakatan dapat dilakukan secara konsisten.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, peringatan kemerdekaan tidak hanya dimaknai melalui kegiatan seremonial. Kehadiran layanan kesehatan bagi warga binaan juga menjadi bagian dari upaya memastikan hak dasar masyarakat tetap terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pemeriksaan kesehatan, deteksi dini dan kolaborasi lintas instansi, Pemkab Paluta dan Lapas Gunungtua berupaya menjaga agar warga binaan maupun petugas tetap berada dalam kondisi kesehatan yang baik selama menjalankan aktivitas masing-masing.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7755_Jelang-HUT-ke-81-RI--Ratusan-Warga-Binaan-Lapas-Gunungtua-Ikuti-Cek-Kesehatan-Gratis.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285141/jelang-hut-ke81-ri-ratusan-warga-binaan-lapas-gunungtua-ikuti-cek-kesehatan-gratis/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Turnamen Futsal Pelajar Se-Tabagsel di Paluta Resmi Ditutup, SD Tadika Raya dan SMPN 1 Padang Bolak Jadi Juara</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Turnamen Futsal Pelajar Se-Tabagsel di Paluta Resmi Ditutup, SD Tadika Raya dan SMPN 1 Padang Bolak Jadi Juara]]></title>
            <description><![CDATA[Turnamen Futsal Pelajar SeTabagsel di Paluta Resmi Ditutup, SD Tadika Raya dan SMPN 1 Padang Bolak Jadi Juara]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Paluta | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turnamen futsal antarpelajar SD dan SMP se-Tabagsel yang memperebutkan Trophy Ketua PMI Padang Lawas Utara (Paluta) dalam rangka memeriahkan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Partai final sekaligus penutupan turnamen berlangsung di Lapangan Alif <a href="https://www.sumut24.co/tag/futsal/" target="_blank">Futsal</a>, Kabupaten Padang Lawas Utara, Senin sore. Ajang tersebut tidak hanya menjadi ruang kompetisi bagi pelajar, tetapi juga menjadi wadah untuk menyalurkan minat dan bakat generasi muda di bidang olahraga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penutupan turnamen dipimpin langsung Ketua PMI Paluta H Tohong Pangondian Harahap. Kegiatan tersebut turut dihadiri Sekretaris KONI Paluta AM Fauzi ITM Siregar, Ketua PSSI Paluta Daud Siregar, jajaran pengurus PMI, pendamping tim, orang tua, serta para suporter.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pertandingan yang berlangsung sejak babak awal hingga final mendapat perhatian dari masyarakat. Dukungan orang tua dan suporter dari berbagai kecamatan turut membuat atmosfer pertandingan semakin meriah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SD Tadika Raya kembali tampil sebagai kampiun<br>Pada kategori SD, SD Tadika Raya berhasil keluar sebagai juara pertama. Tim tersebut kembali menunjukkan konsistensinya setelah dalam beberapa kesempatan sebelumnya juga mampu bertahan di papan atas kompetisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Posisi juara kedua ditempati SD Negeri 7 Gunungtua, sedangkan Lopo Saba Lombang berada di peringkat ketiga. Sementara itu, SD Sungai Durian harus puas sebagai juara keempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menentukan tim terbaik, panitia juga memberikan penghargaan individu. Riski Harahap dari SD Tadika Raya dinobatkan sebagai pemain terbaik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara penghargaan Top Skor kategori SD diraih Arvi Harahap, juga dari SD Tadika Raya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SMPN 1 Padang Bolak raih juara pertama<br>Persaingan di kategori SMP juga berlangsung kompetitif. SMP Negeri 1 Padang Bolak berhasil menjadi juara pertama setelah melewati rangkaian pertandingan hingga partai puncak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bujing FC menempati posisi kedua. Kemudian Ponpes Darussalam Parmeraan berada di peringkat ketiga, sedangkan SMP Negeri 1 Halongonan menempati posisi keempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk penghargaan individu, Ranra Wildan Daulay dari Ponpes Darussalam Parmeraan dinobatkan sebagai pemain terbaik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun gelar Top Skor kategori SMP diraih Usman dari SMP Negeri 1 Padang Bolak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PMI Paluta dorong olahraga sebagai kegiatan positif pelajar<br>Ketua PMI Paluta H Tohong Pangondian Harahap mengatakan, keberhasilan penyelenggaraan turnamen tersebut menjadi sesuatu yang patut disyukuri. Menurutnya, kegiatan olahraga seperti futsal memiliki manfaat lebih luas daripada sekadar pertandingan untuk memperebutkan gelar juara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turnamen tersebut menjadi salah satu kegiatan untuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI di Kabupaten Paluta. Di sisi lain, kompetisi ini diharapkan mampu menjadi ruang bagi pelajar untuk menyalurkan hobi, mengembangkan kemampuan olahraga, sekaligus memperluas pertemanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tohong juga menilai kegiatan tersebut dapat menjadi sarana memperkenalkan aktivitas kepalangmerahan kepada kalangan pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih kepada para orang tua dan para penonton dari berbagai kecamatan yang telah mendukung turnamen futsal yang kami gagas. Kami mohon doa agar turnamen ini terus menggema dan dapat kami gelar secara rutin,&quot; kata Tohong saat penutupan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, peserta, pendamping, orang tua, dan suporter yang telah ikut mendukung pelaksanaan turnamen hingga selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, antusiasme peserta menunjukkan bahwa olahraga futsal memiliki tempat tersendiri di kalangan pelajar Paluta. Karena itu, penyelenggaraan turnamen serupa diharapkan dapat terus dikembangkan pada masa mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tohong mengakui masih terdapat sejumlah kekurangan dalam pelaksanaan turnamen kali ini. Namun, hal tersebut akan menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan pada kegiatan berikutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengingatkan para peserta agar menjadikan hasil pertandingan sebagai bagian dari proses belajar dalam olahraga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang kalah tetap semangat dan yang menang junjung sportivitas. Siamo!&quot; ujar Tohong yang kemudian disambut sorakan para peserta dan pendukung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KONI dan PSSI Paluta apresiasi turnamen pelajar<br>Sekretaris KONI Paluta AM Fauzi ITM Siregar bersama Ketua PSSI Paluta Daud Siregar turut memberikan apresiasi terhadap penyelenggaraan turnamen tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Fauzi, kompetisi futsal antarpelajar seperti ini penting untuk menjaga ruang aktivitas anak-anak dan remaja agar tetap diisi dengan kegiatan yang produktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai turnamen tersebut juga dapat menjadi salah satu bagian dari proses pencarian dan pembinaan bibit atlet futsal di Kabupaten Paluta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Turnamen seperti ini sangat bagus untuk terus dilaksanakan, terutama sebagai kegiatan positif bagi anak-anak SD dan SMP serta dalam mencegah kenakalan remaja,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fauzi berharap kegiatan serupa tidak berhenti pada satu penyelenggaraan saja. Ia mendorong agar berbagai pihak dapat terus membuat kompetisi olahraga yang terarah dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, semakin banyak ruang positif yang tersedia bagi generasi muda, semakin besar pula peluang mereka untuk mengembangkan potensi sesuai minat dan bakat masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap Ketua PMI Paluta dan jajaran penyelenggara tidak berhenti menggelar kegiatan positif bagi pelajar. Kolaborasi antara organisasi olahraga, lembaga sosial, sekolah, orang tua, dan pemerintah dinilai penting untuk meningkatkan kualitas generasi muda di Paluta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan berakhirnya turnamen ini, selain meninggalkan daftar juara, kompetisi futsal tersebut juga membawa pesan tentang pentingnya sportivitas, kebersamaan, disiplin, dan pembinaan generasi muda melalui olahraga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi para pemain yang belum berhasil menjadi juara, perjalanan mereka di lapangan futsal diharapkan menjadi pengalaman untuk terus berlatih. Sementara bagi para pemenang, gelar juara menjadi motivasi untuk mempertahankan prestasi dan berkembang ke level kompetisi yang lebih tinggi.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6497_Turnamen-Futsal-Pelajar-Se-Tabagsel-di-Paluta-Resmi-Ditutup--SD-Tadika-Raya-dan-SMPN-1-Padang-Bolak-Jadi-Juara.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285140/turnamen-futsal-pelajar-setabagsel-di-paluta-resmi-ditutup-sd-tadika-raya-dan-smpn-1-padang-bolak-jadi-juara/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP]]></title>
            <description><![CDATA[Wabup Madina Atika Ingatkan Orang Tua, Jangan Biarkan Anak Terlalu Larut dengan HP]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan teknologi yang semakin cepat membuat pola pengasuhan anak ikut menghadapi tantangan baru. Penggunaan telepon seluler atau HP yang berlebihan menjadi salah satu hal yang mendapat perhatian Wakil Bupati Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>) Atika Azmi Utammi Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut disampaikan Atika saat menghadiri kegiatan penyantunan anak yatim di Masjid Istiqomah, Kelurahan Panyabungan II, Senin, 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di hadapan kaum ibu yang hadir, Atika mengingatkan agar orang tua tidak membiarkan anak terlalu larut dalam penggunaan gawai. Menurutnya, kehadiran HP memang memberikan banyak kemudahan, tetapi juga dapat menjadi persoalan apabila penggunaannya tidak disertai pendampingan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kita dijajah oleh kemajuan teknologi yang sangat pesat seperti HP. Anak-anak harus didengarkan dan diarahkan oleh orang tua, jangan terlalu asyik main HP hingga terkadang abai,&quot; kata Atika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengasuhan anak menghadapi tantangan baru<br>Atika menilai perkembangan teknologi telah mengubah kehidupan sehari-hari anak-anak. Ponsel yang awalnya diberikan untuk kebutuhan komunikasi atau pembelajaran dapat membuat anak menghabiskan banyak waktu di dunia digital apabila tidak diawasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, kondisi tersebut membuat peran orang tua menjadi semakin penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orang tua tidak cukup hanya memberikan atau membatasi penggunaan HP. Anak juga perlu diajak berkomunikasi sehingga orang tua mengetahui aktivitas dan lingkungan digital yang mereka ikuti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penggunaan media sosial dan teknologi saat ini sering kali lebih banyak digunakan untuk hal yang kurang bermanfaat jika tidak diawasi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan bahwa dunia digital yang berada dalam genggaman anak dapat memberikan pengaruh positif maupun negatif. Karena itu, pendampingan orang tua dibutuhkan agar anak mampu menggunakan teknologi secara bijak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gawai saat ini kerap menjadi tantangan tersendiri dalam pengasuhan anak,&quot; lanjut Atika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut menjadi salah satu perhatian penting dalam kegiatan yang dihadirinya. Di tengah kemajuan teknologi, keluarga tetap memiliki peran utama dalam membentuk kebiasaan, karakter dan cara anak berinteraksi dengan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Santunan anak yatim disebut bagian dari komitmen<br>Selain menyampaikan pesan mengenai pengasuhan anak, Atika juga menjelaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal terhadap anak yatim dan piatu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan penyantunan anak yatim yang dilakukan pemerintah daerah bukan sekadar kegiatan seremonial. Program tersebut, kata dia, merupakan bagian dari komitmen yang telah disampaikan sejak masa kampanye.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atika menegaskan bahwa perhatian terhadap anak yatim dan piatu tetap menjadi bagian yang diprioritaskan Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> meskipun pemerintah daerah saat ini melakukan efisiensi anggaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia memastikan kebijakan efisiensi tersebut tidak menyentuh anggaran yang diperuntukkan bagi santunan anak yatim dan piatu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan bentuk kepedulian kami kepada anak yatim dan niat semasa kampanye dulu. Alhamdulillah, kami menyalurkan bantuan ke sini dan ini bukan kali pertama, mudah-mudahan bermanfaat,&quot; kata Atika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, bantuan tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima sekaligus menjadi wujud kepedulian pemerintah kepada masyarakat yang membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tokoh masyarakat apresiasi konsistensi Pemkab <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a><br>Tokoh masyarakat setempat, Khoiruddin Faslah Siregar, mengapresiasi perhatian pemerintah daerah terhadap anak yatim.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai penyantunan tersebut merupakan bentuk realisasi janji yang disampaikan pasangan Bupati dan Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> saat Pilkada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Faslah, kegiatan serupa telah beberapa kali dilaksanakan di sejumlah wilayah <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ini merupakan komitmen dan janji yang dibuat saat Pilkada kemarin, yakni menyantuni anak yatim setelah menang. Alhamdulillah janji tersebut sudah berkali-kali dan sangat sering dilaksanakan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>, dan hari ini ditujukan kepada anak yatim di Banjar Istiqomah,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Faslah berharap perhatian terhadap masyarakat, khususnya kelompok yang membutuhkan, dapat terus dipertahankan selama pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengajak masyarakat untuk mendoakan kepemimpinan daerah tersebut agar dapat menjalankan amanah dan membawa perubahan positif bagi Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat berharap perhatian keagamaan berlanjut<br>Dalam kesempatan tersebut, Faslah juga menyampaikan sejumlah harapan kepada pemerintah daerah, khususnya berkaitan dengan sektor keagamaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap perhatian terhadap bidang keagamaan dapat semakin diperkuat melalui program dan penganggaran yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kesejahteraan para bilal mayit, nazir masjid, imam masjid hingga guru mengaji juga perlu menjadi perhatian pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Harapan tersebut dinilai penting karena mereka memiliki peran langsung dalam kehidupan sosial dan keagamaan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi masyarakat, keberadaan tokoh agama dan pengelola rumah ibadah bukan hanya berkaitan dengan kegiatan ibadah, tetapi juga ikut menjaga nilai-nilai sosial dan pembinaan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan yang muncul dalam kegiatan di Masjid Istiqomah tersebut pun menjadi dua sisi perhatian bagi pemerintah daerah, yakni pentingnya memperkuat kepedulian terhadap anak yatim sekaligus menghadapi tantangan pengasuhan anak di tengah perkembangan teknologi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di satu sisi, bantuan sosial diharapkan dapat terus menjangkau anak-anak yang membutuhkan. Di sisi lain, keluarga juga dituntut semakin aktif mendampingi anak agar kemajuan teknologi tidak justru menjauhkan mereka dari interaksi, pendidikan dan nilai-nilai positif di lingkungan sekitar.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6054_Wabup-Madina-Atika-Ingatkan-Orang-Tua--Jangan-Biarkan-Anak-Terlalu-Larut-dengan-HP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285139/wabup-madina-atika-ingatkan-orang-tua-jangan-biarkan-anak-terlalu-larut-dengan-hp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">HMI Padangsidimpuan-Tapsel Resmi Dilantik, Kapolres Noval Dorong Kader Jadi Pemimpin Intelektual dan Responsif</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[HMI Padangsidimpuan-Tapsel Resmi Dilantik, Kapolres Noval Dorong Kader Jadi Pemimpin Intelektual dan Responsif]]></title>
            <description><![CDATA[HMI PadangsidimpuanTapsel Resmi Dilantik, Kapolres Noval Dorong Kader Jadi Pemimpin Intelektual dan Responsif]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengurus Cabang Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Padangsidimpuan&ndash;Tapanuli Selatan periode 2026-2027 resmi dilantik dalam sebuah kegiatan yang berlangsung di Aula Bappeda Kota Padangsidimpuan, Jalan H.T. Rizal Nurdin, Komplek Perkantoran Palopat/Pijarkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, Senin (10/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan yang dimulai sekitar pukul 14.00 WIB tersebut mengusung tema &quot;Memperkuat Kepemimpinan Kader untuk Mewujudkan HMI yang Progresif, Intelektual, dan Responsif terhadap Tantangan Zaman.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), penyelenggara pemilu, organisasi kemahasiswaan, organisasi kepemudaan, serta perwakilan organisasi perangkat daerah di Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H. turut hadir dalam agenda tersebut bersama Ketua DPRD Kota Padangsidimpuan Sri Fitrah Munawaroh, S.Ak., Ketua Bawaslu Tapanuli Selatan Taufik Hidayat, S.E., M.M., C.Med., serta sejumlah pejabat dan perwakilan instansi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir pula perwakilan Dandim 0212/Tapanuli Selatan, KPU Kota Padangsidimpuan, Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPA), Dispora, Kementerian Agama, Disnaker, Dinas PUTR, Dinas KB, Dinas Kesehatan Tapanuli Selatan, Kesbangpol Tapsel, serta sejumlah organisasi mahasiswa seperti PMII, IMM, GMNI, Sapma PP, Kohati, BEM UGN dan unsur organisasi lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian acara diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara, dilanjutkan pembacaan ayat suci Al-Qur&#039;an dan doa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana kemudian dilanjutkan dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya, Hymne HMI, serta Mars Kohati yang diikuti seluruh peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Agenda utama pelantikan ditandai dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) kepengurusan HMI Cabang Padangsidimpuan&ndash;Tapanuli Selatan periode 2026-2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah pembacaan SK, dilaksanakan prosesi pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji pengurus sebagai bentuk pengukuhan kepengurusan baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan serah terima jabatan, pelantikan pengurus Kohati, pembacaan SK dan ikrar pelantikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nuansa kebudayaan turut mewarnai kegiatan melalui persembahan tari dari Kohati HMI Padangsidimpuan&ndash;Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum HMI Cabang Padangsidimpuan&ndash;Tapanuli Selatan, Johan Siregar, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan terhadap pelaksanaan pelantikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepengurusan baru diharapkan tidak hanya menjalankan roda organisasi secara administratif, tetapi juga mampu menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi kader, mahasiswa dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, amanah kepengurusan harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab serta semangat untuk membawa HMI menjadi organisasi mahasiswa yang mampu menjawab berbagai persoalan dan tantangan di tengah perubahan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tema pelantikan pun menjadi penegasan bahwa kader HMI dituntut memiliki kapasitas intelektual, kemampuan kepemimpinan serta kepekaan terhadap berbagai persoalan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky menyambut baik pelantikan kepengurusan baru HMI Padangsidimpuan&ndash;Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai organisasi mahasiswa memiliki posisi strategis dalam membentuk generasi muda yang memiliki kemampuan berpikir kritis, berintegritas dan mampu memberikan kontribusi positif bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Noval juga menekankan pentingnya mahasiswa menjaga semangat kebersamaan serta menjadi bagian dari upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap HMI dapat terus menjadi wadah bagi mahasiswa untuk mengembangkan kapasitas intelektual dan kepemimpinan, sekaligus menjadi mitra positif dalam menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif,&quot; ujar AKBP Noval.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengajak kader HMI untuk menyikapi perkembangan zaman dengan cara yang bijak, termasuk dalam menggunakan media sosial dan menyampaikan kritik terhadap berbagai persoalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, mahasiswa memiliki peran penting sebagai kelompok intelektual yang dapat memberikan masukan konstruktif kepada pemerintah maupun aparat dalam rangka mendukung pembangunan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres berharap kepengurusan HMI yang baru dilantik mampu menjalankan program organisasi secara profesional, menjaga persatuan dan mengedepankan nilai-nilai kebangsaan dalam setiap aktivitasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelantikan tersebut juga menjadi momentum memperkuat hubungan dan sinergi antara HMI dengan berbagai organisasi mahasiswa serta unsur pemerintahan dan aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran sejumlah organisasi kemahasiswaan dalam kegiatan itu menunjukkan pentingnya kolaborasi antarelemen pemuda dalam menghadapi berbagai tantangan di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah seluruh rangkaian acara selesai, kegiatan ditutup dengan doa dan foto bersama pengurus HMI yang baru dilantik bersama Kapolres Padangsidimpuan dan para tamu undangan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8573_HMI-Padangsidimpuan-Tapsel-Resmi-Dilantik--Kapolres-Noval-Dorong-Kader-Jadi-Pemimpin-Intelektual-dan-Responsif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285138/hmi-padangsidimpuantapsel-resmi-dilantik-kapolres-noval-dorong-kader-jadi-pemimpin-intelektual-dan-responsif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Padangsidimpuan Noval Desky Silaturahmi dengan Ustadz Rahmad, Bahas Kamtibmas dan Sinergitas</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Padangsidimpuan Noval Desky Silaturahmi dengan Ustadz Rahmad, Bahas Kamtibmas dan Sinergitas]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Padangsidimpuan Noval Desky Silaturahmi dengan Ustadz Rahmad, Bahas Kamtibmas dan Sinergitas]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H., terus memperkuat komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat. Salah satunya melalui pertemuan dan silaturahmi bersama Ustadz Rahmad di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut berlangsung pada Senin (10/8/2026) sekitar pukul 08.00 WIB di Sate Bacik Nauli Lama, Jalan Patrice Lumumba, Kecamatan Padangsidimpuan Utara, Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam suasana santai dan penuh kekeluargaan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Padangsidimpuan didampingi Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan AKP Kuspil Pianto, S.H., serta Ps. Kanit Binpolmas AIPDA Taufik Hidayah Harahap, S.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan itu menjadi momentum untuk mempererat hubungan antara kepolisian dan tokoh agama, sekaligus membangun komunikasi yang lebih intens dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky mengatakan, sinergitas antara kepolisian, tokoh agama dan masyarakat merupakan salah satu bagian penting dalam menciptakan situasi Kamtibmas yang aman dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, menjaga keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab kepolisian, tetapi membutuhkan dukungan dan peran aktif seluruh elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Silaturahmi seperti ini sangat penting untuk membangun komunikasi dan sinergitas. Kami berharap tokoh agama dapat terus menjadi mitra kepolisian dalam menyampaikan pesan-pesan Kamtibmas kepada masyarakat,&quot; ujar AKBP Noval Desky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, tokoh agama memiliki posisi strategis di tengah masyarakat. Nasihat dan imbauan yang disampaikan para ulama maupun tokoh agama diharapkan dapat membantu mendorong masyarakat untuk menjaga kerukunan serta menghindari berbagai potensi gangguan keamanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> bersama Ustadz Rahmad juga membahas situasi keamanan dan ketertiban masyarakat secara umum di wilayah hukum Polres Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komunikasi tersebut diarahkan untuk memperkuat koordinasi serta membangun kepedulian bersama terhadap berbagai persoalan yang berpotensi mengganggu keamanan dan kenyamanan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> menilai komunikasi langsung dengan tokoh agama menjadi salah satu langkah penting untuk mengetahui kondisi sosial masyarakat sekaligus menyampaikan berbagai imbauan secara lebih efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami ingin komunikasi dengan tokoh agama dan seluruh komponen masyarakat terus terjalin dengan baik. Dengan komunikasi yang terbuka, berbagai persoalan di tengah masyarakat diharapkan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara bersama-sama,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mempererat hubungan kelembagaan, pertemuan tersebut juga menjadi sarana untuk mendorong tokoh agama agar berperan aktif mengajak masyarakat menjaga keamanan, ketertiban dan kerukunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan-pesan tersebut dinilai penting, khususnya dalam menjaga suasana kehidupan masyarakat agar tetap harmonis dan terhindar dari konflik maupun gangguan Kamtibmas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ustadz Rahmad turut menjadi bagian dari komunikasi tersebut sebagai tokoh agama yang diharapkan dapat membantu menyampaikan pesan positif kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Padangsidimpuan menegaskan bahwa pendekatan humanis dan komunikasi yang baik dengan masyarakat akan terus dikedepankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami akan terus membangun pendekatan yang humanis dan memperkuat kemitraan dengan masyarakat. Keamanan dan ketertiban akan lebih mudah diwujudkan apabila semua pihak memiliki kepedulian dan komitmen yang sama,&quot; tegas AKBP Noval.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7703_Kapolres-Padangsidimpuan-Noval-Desky-Silaturahmi-dengan-Ustadz-Rahmad--Bahas-Kamtibmas-dan-Sinergitas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285137/kapolres-padangsidimpuan-noval-desky-silaturahmi-dengan-ustadz-rahmad-bahas-kamtibmas-dan-sinergitas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jadi Pembina Upacara di SMKN 3 Padangsidimpuan, Kapolres AKBP Noval Ingatkan Siswa Bijak Gunakan AI</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:02:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jadi Pembina Upacara di SMKN 3 Padangsidimpuan, Kapolres AKBP Noval Ingatkan Siswa Bijak Gunakan AI]]></title>
            <description><![CDATA[Jadi Pembina Upacara di SMKN 3 Padangsidimpuan, Kapolres AKBP Noval Ingatkan Siswa Bijak Gunakan AI]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky, S.H., S.I.K., M.H., menjadi pembina upacara di SMK Negeri 3 Padangsidimpuan, Senin (10/8/2026) pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Kapolres memberikan sejumlah pesan kepada para siswa dan siswi, khususnya terkait perkembangan teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), pergaulan remaja, hingga bahaya narkoba, judi online dan tawuran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 07.00 WIB itu turut dihadiri Kasat Binmas Polres Padangsidimpuan AKP Kuspil Pianto, S.H., Kepala SMK Negeri 3 Padangsidimpuan Nurmala Hasibuan, S.Pd., Ps. Kanit Binpolmas Aipda Taufik Hidayah Harahap, S.H., serta para guru, staf dan siswa SMK Negeri 3 Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, AKBP Noval mengatakan perkembangan teknologi saat ini berlangsung sangat cepat. Salah satu teknologi yang semakin dekat dengan kehidupan pelajar adalah AI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, AI dapat dimanfaatkan untuk berbagai hal positif, mulai dari membantu proses belajar, mencari informasi, mengembangkan kreativitas hingga mempersiapkan keterampilan menghadapi dunia kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ia mengingatkan agar para siswa tidak menjadikan teknologi sebagai jalan pintas yang justru membuat mereka kehilangan semangat belajar dan berpikir kritis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Gunakan teknologi untuk meningkatkan kemampuan, bukan untuk menggantikan usaha dan tanggung jawab kita,&quot; pesan AKBP Noval kepada para siswa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengingatkan bahwa penggunaan AI harus disertai tanggung jawab. Para pelajar diminta tidak sekadar menyalin tugas, menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, apalagi menggunakan teknologi untuk merugikan orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pemanfaatan teknologi, AKBP Noval menyoroti persoalan kenakalan remaja yang berpotensi mengganggu masa depan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta para siswa tidak mudah terpengaruh ajakan lingkungan hanya demi mendapatkan pengakuan atau dianggap keren oleh kelompok pergaulan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa hal yang secara tegas diminta untuk dihindari antara lain geng motor, penyalahgunaan narkoba, judi online maupun bentuk perjudian lainnya serta aksi tawuran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres juga mengajak para pelajar membangun keberanian untuk menolak setiap ajakan yang berpotensi merusak masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jaga pergaulan, jaga diri, jaga nama baik sekolah dan keluarga. Gunakan media sosial dengan bijak dan manfaatkan teknologi untuk belajar,&quot; ujar AKBP Noval.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, para siswa tidak harus menjadi pribadi yang sempurna. Hal terpenting adalah memiliki kemauan untuk terus belajar dan memperbaiki diri setiap hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Noval menekankan bahwa masa sekolah merupakan salah satu fase penting dalam menentukan arah kehidupan seseorang ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, ia mengajak seluruh siswa SMK Negeri 3 Padangsidimpuan untuk menjaga diri dari berbagai pengaruh negatif yang dapat menghambat pendidikan maupun cita-cita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan takut untuk mengatakan &#039tidak&#039; terhadap narkoba, judi ataupun ajakan yang dapat merusak masa depan. Ingat, masa depan kalian terlalu berharga untuk dipertaruhkan hanya karena kesenangan sesaat,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan tersebut mendapat sambutan positif dari pihak SMK Negeri 3 Padangsidimpuan. Kepala sekolah bersama jajaran guru menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kehadiran Kapolres Padangsidimpuan yang telah memberikan pembinaan langsung kepada para pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan pembina upacara dan penyampaian arahan kepada siswa tersebut berakhir sekitar pukul 08.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara kepolisian dan lingkungan pendidikan sekaligus memberikan edukasi kepada generasi muda agar mampu memanfaatkan perkembangan teknologi secara positif serta menjauhi berbagai bentuk perilaku yang dapat merusak masa depan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2546_Jadi-Pembina-Upacara-di-SMKN-3-Padangsidimpuan--Kapolres-AKBP-Noval-Ingatkan-Siswa-Bijak-Gunakan-AI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285136/jadi-pembina-upacara-di-smkn-3-padangsidimpuan-kapolres-akbp-noval-ingatkan-siswa-bijak-gunakan-ai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Irigasi Rusak Ancam Sawah Petani, Wabup Madina Apresiasi Respons Cepat Warga dan PT SMGP</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Irigasi Rusak Ancam Sawah Petani, Wabup Madina Apresiasi Respons Cepat Warga dan PT SMGP]]></title>
            <description><![CDATA[Irigasi Rusak Ancam Sawah Petani, Wabup Madina Apresiasi Respons Cepat Warga dan PT SMGP]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Madina | Sumut24.co -<br>Kerusakan saluran irigasi di Desa Hutalombang, Kecamatan Puncak Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mendapat perhatian serius pemerintah daerah. Kerusakan tersebut dikhawatirkan mengganggu pengairan sawah yang berada di wilayah Puncak Sorik Marapi dan Lembah Sorik Marapi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Mandailing Natal (Wabup Madina) Atika Azmi Utammi Nasution turun langsung meninjau lokasi irigasi yang mengalami kerusakan pada Senin, 10 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam peninjauan tersebut, Atika mengapresiasi langkah cepat masyarakat bersama PT Sorik Marapi Geothermal Power (SMGP) yang langsung bergerak melakukan penanganan sementara terhadap saluran irigasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Atika, respons cepat tersebut penting karena kerusakan irigasi berpotensi berdampak langsung terhadap aktivitas pertanian warga. Terlebih, saluran tersebut menjadi sumber pengairan bagi ratusan hektare lahan persawahan di dua kecamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penanganan sementara ini sangat penting karena irigasi tersebut mengaliri ratusan hektare sawah. Dengan gotong royong masyarakat dan bantuan pihak perusahaan, keluhan petani dapat teratasi sementara," kata Atika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atika menilai keterlibatan masyarakat dan perusahaan dalam penanganan awal menjadi bentuk kolaborasi yang diperlukan ketika fasilitas pengairan mengalami kerusakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap perbaikan sementara dapat segera diselesaikan sehingga kebutuhan air untuk lahan pertanian tetap terjaga dan petani tidak menghadapi risiko gagal tanam maupun gagal panen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbaikan sementara ditarget rampung dua hari<br>Berdasarkan hasil pemantauan di lapangan, Atika menyebut pengerjaan penanganan sementara diperkirakan dapat diselesaikan dalam dua hari ke depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia hadir dalam peninjauan tersebut bersama Pj. Sekda Madina Afrizal Nasution, Plt. Kepala Dinas PUPR Sahnan Pasaribu, Plt. Kepala Dinas Pertanian Taufik Zulhandra Ritonga, Kepala BPBD Mukhsin Nasution, perwakilan PUPR Provinsi, Camat Puncak Sorik Marapi Zulhidayat, serta sejumlah kepala desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atika menegaskan, percepatan penanganan dibutuhkan mengingat cakupan lahan yang bergantung pada saluran tersebut cukup luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain pemerintah, koordinasi antara camat, kepala desa, masyarakat dan pihak perusahaan dinilai menjadi bagian penting agar persoalan irigasi dapat segera diatasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerja bersama tersebut setidaknya menjadi solusi jangka pendek untuk memastikan saluran kembali berfungsi sambil menunggu langkah penanganan yang lebih permanen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan dinilai cukup parah<br>Plt. Kepala Dinas PUPR Madina Sahnan Pasaribu mengatakan kondisi irigasi yang rusak tergolong cukup parah. Karena itu, perbaikan sementara belum menjadi solusi akhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, kata Sahnan, sedang menyiapkan langkah untuk penanganan permanen. Salah satunya melalui usulan dukungan anggaran bersama sumber daya air (SDA) provinsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah juga mengusulkan dukungan anggaran, khususnya melalui pos Belanja Tidak Terduga (BTT), untuk mendukung penanganan infrastruktur tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sahnan menjelaskan, kondisi kerusakan membutuhkan pembahasan lebih lanjut agar penanganannya dapat direncanakan secara matang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, perbaikan permanen juga dapat dipertimbangkan untuk dimasukkan dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) maupun program prioritas pembangunan infrastruktur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, penanganan tidak berhenti pada perbaikan darurat, tetapi diarahkan untuk memperkuat kembali sistem irigasi yang menjadi penopang lahan pertanian masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PT SMGP pastikan dukung penanganan<br>Sementara itu, Koordinator Community Development &amp; Corporate Responsibility (CD&amp;CR) PT SMGP Ade Robi memastikan pihak perusahaan ikut membantu penanganan sementara saluran irigasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perusahaan akan membantu sekaligus memfasilitasi pengerjaan bersama masyarakat Desa Hutalombang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saat ini masyarakat Desa Huta Lombang bersama pihak perusahaan telah memulai pengerjaan saluran irigasi. Ini wujud komitmen perusahaan yang selalu tanggap terhadap keluhan masyarakat di sekitar WKP," ujar Ade Robi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengerjaan bersama tersebut menjadi langkah awal untuk mengatasi persoalan yang dirasakan masyarakat, khususnya petani yang membutuhkan kepastian pengairan untuk lahan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan irigasi sendiri menjadi persoalan yang tidak bisa dibiarkan berlarut-larut karena menyangkut keberlangsungan aktivitas pertanian. Dengan ratusan hektare sawah yang mendapatkan pasokan air dari saluran tersebut, gangguan pengairan berpotensi memengaruhi jadwal tanam hingga hasil produksi petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal kini mendorong agar penanganan sementara dapat segera tuntas, sembari menyiapkan skema perbaikan permanen melalui dukungan anggaran dan program infrastruktur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi antara masyarakat, pemerintah dan PT SMGP diharapkan dapat menjadi solusi awal untuk menjaga pengairan sawah sekaligus mencegah dampak yang lebih besar terhadap sektor pertanian di Puncak Sorik Marapi dan Lembah Sorik Marapi.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9879_Irigasi-Rusak-Ancam-Sawah-Petani--Wabup-Madina-Apresiasi-Respons-Cepat-Warga-dan-PT-SMGP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285135/irigasi-rusak-ancam-sawah-petani-wabup-madina-apresiasi-respons-cepat-warga-dan-pt-smgp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Tengah Tugas Berantas Narkoba, Satresnarkoba Tapsel Tebar Kepedulian</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 10:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Tengah Tugas Berantas Narkoba, Satresnarkoba Tapsel Tebar Kepedulian]]></title>
            <description><![CDATA[Di Tengah Tugas Berantas Narkoba, Satresnarkoba Tapsel Tebar Kepedulian]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepedulian jajaran Kepolisian Resor (Polres) Tapanuli Selatan terhadap masyarakat terus diwujudkan melalui aksi sosial. Kali ini, personel Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> menyalurkan bantuan beras kepada warga lanjut usia (lansia) dan keluarga kurang mampu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dikemas melalui program Minggu Kasih yang digelar di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan pada Minggu, 9 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan sosial ini menjadi bagian dari upaya kepolisian untuk hadir lebih dekat dengan masyarakat. Selain menjalankan fungsi penegakan hukum, polisi juga berupaya memberikan perhatian terhadap warga yang membutuhkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba Polres Tapanuli Selatan, AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., mengatakan kegiatan Minggu Kasih merupakan bentuk kepedulian Polri kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pelaksanaan kegiatan tersebut dilakukan berdasarkan perintah dan petunjuk Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami ingin menunjukkan bahwa Polri selalu hadir di tengah masyarakat. Kehadiran kami bukan hanya dalam menjalankan tugas penegakan hukum, tetapi juga melalui kegiatan sosial yang dapat dirasakan langsung masyarakat," ujar Philip.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, personel Satresnarkoba Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> menyambangi warga yang dinilai membutuhkan bantuan, terutama kelompok lanjut usia serta keluarga dengan kondisi ekonomi kurang mampu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan berupa beras diserahkan sebagai bentuk perhatian sekaligus kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Philip berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat bagi para penerima, meskipun nilainya tidak besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap bantuan ini bisa sedikit meringankan kebutuhan sehari-hari masyarakat yang menerimanya," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, kegiatan sosial seperti Minggu Kasih tidak hanya berorientasi pada pemberian bantuan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana bagi personel kepolisian untuk membangun komunikasi dan kedekatan dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Philip, pendekatan humanis menjadi bagian penting dalam membangun hubungan yang baik antara kepolisian dan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semakin dekatnya polisi dengan warga, berbagai persoalan yang terjadi di tengah masyarakat diharapkan dapat lebih cepat diketahui dan ditangani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini merupakan salah satu bentuk pelayanan kepolisian yang humanis. Kami ingin membangun kepercayaan masyarakat sekaligus memperkuat kemitraan untuk bersama-sama menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan Minggu Kasih juga diharapkan dapat menjadi ruang untuk mempererat hubungan antara personel Polres Tapanuli Selatan dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, kehadiran polisi dalam kegiatan sosial diharapkan mampu mendorong masyarakat untuk ikut berperan dalam menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, Polres Tapanuli Selatan menegaskan bahwa tugas kepolisian tidak sebatas memberantas tindak pidana, termasuk peredaran narkoba, tetapi juga memberikan pelayanan dan kepedulian kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program sosial yang dilakukan secara berkelanjutan diharapkan dapat memperkuat kepercayaan publik terhadap Polri sekaligus menciptakan hubungan yang semakin harmonis antara polisi dan masyarakat di wilayah hukum Polres Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4241_Di-Tengah-Tugas-Berantas-Narkoba--Satresnarkoba-Tapsel-Tebar-Kepedulian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285134/di-tengah-tugas-berantas-narkoba-satresnarkoba-tapsel-tebar-kepedulian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Malam Makin Larut, Polisi Justru Keliling! Polres Padang Lawas Bidik Balap Liar dan Begal</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 09:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Malam Makin Larut, Polisi Justru Keliling! Polres Padang Lawas Bidik Balap Liar dan Begal]]></title>
            <description><![CDATA[Malam Makin Larut, Polisi Justru Keliling! Polres Padang Lawas Bidik Balap Liar dan Begal]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat terus dilakukan Polres Padang Lawas. Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) meningkatkan patroli malam untuk mencegah aksi balap liar, tawuran, begal, premanisme, hingga tindak kriminal 3C yang meliputi pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas), dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli skala besar tersebut digelar pada Sabtu malam, 8 Agustus 2026, hingga Minggu dini hari, 9 Agustus 2026. Kegiatan berlangsung mulai pukul 23.00 WIB sampai sekitar pukul 03.00 WIB dengan menyasar sejumlah lokasi yang dinilai rawan gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut dilakukan sebagai bagian dari upaya preventif kepolisian untuk menekan potensi kriminalitas yang dapat terjadi pada malam hingga dini hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas AKBP Dodik Yuliyanto mengarahkan jajaran Sat Reskrim untuk meningkatkan kegiatan kepolisian, terutama pada waktu dan lokasi yang memiliki potensi terjadinya gangguan kamtibmas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Arahan tersebut kemudian ditindaklanjuti Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus dengan mengerahkan personel untuk melaksanakan patroli mobile di sejumlah titik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum menjalankan patroli, personel terlebih dahulu mengikuti apel kesiapan. Apel tersebut dipimpin Aipda Wedi R. Nasution yang memberikan sejumlah arahan kepada anggota sebelum turun ke lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelaksanaan tugas, personel diminta mengedepankan sikap humanis serta menjaga etika ketika berinteraksi dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli kemudian bergerak menyusuri sejumlah kawasan yang dianggap memiliki potensi gangguan keamanan. Pengawasan dilakukan di kawasan yang ramai aktivitas malam, ruas jalan yang relatif sepi, serta sejumlah lokasi yang berpotensi digunakan sebagai tempat berkumpulnya anak muda dan arena balap liar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran polisi di sejumlah titik tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya tindak pidana sekaligus mengantisipasi aksi yang berpotensi mengganggu pengguna jalan dan masyarakat sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Reskrim Polres Padang Lawas AKP Irwansah Sitorus mengatakan patroli tidak semata-mata dilakukan untuk melakukan penindakan. Menurutnya, langkah pencegahan dan pemberian edukasi kepada masyarakat juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Patroli ini tidak hanya berfokus pada penindakan, tetapi juga imbauan preventif. Kami mengimbau warga agar senantiasa waspada terhadap potensi tindak pidana seperti pencurian maupun penipuan,&quot; ujar Irwansah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain melakukan pemantauan di ruas jalan, personel Sat Reskrim juga menyambangi warga yang masih beraktivitas hingga larut malam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah kelompok remaja yang masih berkumpul di kafe maupun warung turut diberikan imbauan mengenai pentingnya menjaga keamanan diri dan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan bepergian seorang diri melalui jalan yang sepi pada malam hari. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko menjadi korban kejahatan jalanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Warga juga diminta tidak menggunakan atau membawa barang berharga secara mencolok ketika berada di tempat umum. Perhiasan maupun barang bernilai tinggi yang terlihat secara berlebihan berpotensi menarik perhatian pelaku kejahatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, para pemuda yang masih berkumpul hingga dini hari tanpa aktivitas yang jelas diarahkan untuk membubarkan diri dan pulang ke rumah masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Imbauan tersebut dilakukan sebagai langkah persuasif untuk menjaga situasi tetap aman sekaligus mencegah terjadinya gangguan kamtibmas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli malam tersebut melibatkan empat personel Sat Reskrim Polres Padang Lawas. Mereka terdiri dari Aipda Wedi R. Nasution, Brigadir M. Solehudin Hutasuhut, Briptu Frans Nasution, dan Bripda Farhan Azhari Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama kegiatan berlangsung, personel melakukan pemantauan situasi sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat yang ditemui di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Patroli berakhir sekitar pukul 03.00 WIB. Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Padang Lawas menilai kegiatan patroli malam secara rutin menjadi salah satu langkah penting dalam mencegah potensi tindak kriminal sebelum terjadi.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8363_Malam-Makin-Larut--Polisi-Justru-Keliling--Polres-Padang-Lawas-Bidik-Balap-Liar-dan-Begal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285133/malam-makin-larut-polisi-justru-keliling-polres-padang-lawas-bidik-balap-liar-dan-begal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kamar Kos Jadi Titik Edar Sabu, Wanita Muda Diciduk Polisi di Medan Tuntungan</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 08:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kamar Kos Jadi Titik Edar Sabu, Wanita Muda Diciduk Polisi di Medan Tuntungan]]></title>
            <description><![CDATA[Kamar Kos Jadi Titik Edar Sabu, Wanita Muda Diciduk Polisi di Medan Tuntungan]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satresnarkoba Polrestabes Medan, membongkar praktek jual beli narkoba, yang dilakukan di sebuah rumah kos di Jalan Flamboyan Raya Gang Sejati, Kel.Tanjung Selamat, Kec.Medan Tuntungan. Dalam kasus ini, polisi meringkus 3 pelaku, yang satu diantaranya merupakan seorang wanita muda, yang merupakan bandar narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keresahan masyarakat menjadi awal terungkapnya dugaan peredaran narkotika jenis sabu di kawasan tersebut. Informasi mengenai kerap terjadinya transaksi sabu di sebuah rumah kos, kemudian ditindaklanjuti Tim 8 Subnit IV Unit II Satresnarkoba Polrestabes Medan, Kamis (23/07/26) sore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Petugas yang kemudian melakukan penyelidikan, berhasil meringkus seorang wanita penghuni kos berinisial TA (26), yang belakangan diketahui merupakan bandar narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ada beberapa paket sabu yang kami amankan dari pelaku, kami juga amankan sejumlah plastik klip, dan sejumlah uang yang diduga hasil penjualan narkoba,&quot; ungkap Kasatresnarkoba Polrestabes Medan, AKBP Rafli Yusuf Nugraha, SH, SIK, MIP, Selasa (11/08/26) siang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rafli menambahkan, penangkapan TA berawal dari penangkapan yang dilakukan terhadap JA (25) dan MA (28) di Jalan Flamboyan Medan dengan barang bukti satu paket sabu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua pria itu, kemudian mengaku jika narkoba didapat dari TA.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jadi TA kami amankan setelah sebelumnya kami menangkqp JA dan MA. TA ini berdasarkan hasil pemeriksaan, sudah beroperasi selama satu bulan terakhir dan selalu menjual narkoba ke penghuni kos lain, namun juga melayani pembeli dari luar lingkungan rumah kos,&quot; tambah Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kasus ini, Satresnarkoba Polrestabes Medan masih mengembangkan kasus ini. TA sendiri, mengaku mendapat narkoba dari seorang pria berinisial I, yang kini sedang diburu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami tidak akan berhenti sampai di TA saja, pemasok narkoba kini sedang kami kejar. Kami pastikan tidak akan ada ruang sekecil apapun, bagi pelaku narkoba di wilayah hukum Polrestabes Medan,&quot; pungkas Rafli.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FOTO:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3549_Kamar-Kos-Jadi-Titik-Edar-Sabu--Wanita-Muda-Diciduk-Polisi-di-Medan-Tuntungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285132/kamar-kos-jadi-titik-edar-sabu-wanita-muda-diciduk-polisi-di-medan-tuntungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pengedar dan Pengguna Sabu di Mabar Hilir Ditangkap</guid>
            <pubDate>Wed, 12 Aug 2026 08:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pengedar dan Pengguna Sabu di Mabar Hilir Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[Pengedar dan Pengguna Sabu di Mabar Hilir Ditangkap]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BELAWAN I SUMUT24.CO<br>Satuan Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polres Pelabuhan Belawan berhasil mengamankan satu pengedar dan dua orang pengguna narkotika jenis sabu dalam penggerebekan di Jalan Wonogiri, Kelurahan Mabar Hilir, Kecamatan Medan Deli, Selasa (04/08/26)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun ketiga tersangka, Y (45) sebagai pengedar, YS (39) dan R (35), diduga sebagai pengguna narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penggerebekan tersebut, petugas turut mengamankan barang bukti berupa 2 plastik besar berisi sabu, 4 plastik sedang berisi sabu, 2 bungkus plastik klip kosong, 2 pipet sekop, 1 timbangan elektrik, 1 lembar tisu, 1 dompet merah, dan uang tunai sebesar Rp120.000,- diduga hasil penjualan narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasat Resnarkoba AKP AR Riza, Selasa (11/8/2026) menjelaskan, pengungkapan kasus tersebut berawal dari informasi masyarakat yang menyebut adanya aktivitas peredaran narkotika di lokasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Berbekal informasi dari masyarakat, personel melakukan penyelidikan hingga penggerebekan di lokasi yang dimaksud," ujar Riza.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat penggerebekan, petugas mendapati tersangka Y berada di halaman rumah diduga sedang menunggu calon pembeli narkotika. Tersangka sempat berusaha melarikan diri sambil membuang barang bukti yang dibawanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Tersangka Y sempat mencoba melarikan diri dan membuang barang bukti saat melihat kedatangan petugas. Namun berkat kesigapan personel di lapangan, tersangka berhasil dikejar dan diamankan beserta barang bukti yang sempat dibuang," jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam penggrebekan tersebut, petugas juga mengamankan dua tersangka lainnya yakni YS dan R, diduga sebagai pengguna narkotika dan berada di lokasi saat penggerebekan dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari hasil pemeriksaan awal, ketiga tersangka mengakui perbuatannya. Saat ini seluruh tersangka beserta barang bukti telah diamankan di Sat Resnarkoba Polres Pelabuhan Belawan guna menjalani proses penyidikan dan pengembangan lebih lanjut," tambah Riza.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3933_Pengedar-dan-Pengguna-Sabu-di-Mabar-Hilir-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285131/pengedar-dan-pengguna-sabu-di-mabar-hilir-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 23:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Di Muara Selat Malaka, Bupati Asahan Kibarkan Bendera Raksasa : Indonesia Jaya Juga di Lautan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten Asahan. Selasa (11/08/2026), seki]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Semarak kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 tahun meluap hingga ke perairan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Selasa (11/08/2026), sekira pukul 14.00 Wib, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., memimpin pengibaran dan pembentangan bendera Merah Putih berukuran raksasa di kawasan Muara Selat Malaka, tepatnya di Destinasi Perairan Bagan <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Panton. Kegiatan penuh makna ini digelar sebagai wujud cinta tanah air sekaligus merefleksikan kedaulatan bangsa di wilayah laut.</p>Pengibaran bendera berukuran 2 x 50 meter ini menjadi pemandangan gagah yang membentang di perairan Selat Malaka, disaksikan langsung oleh Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto, S.H., M.A.P., Ketua DPRD Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kajari <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ketua PN Kisaran, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Kapolres Tanjung Balai, Danlanal Tanjung Balai <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Dandim 0208/<a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, para Asisten, Staf Ahli <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ketua TP PKK Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> beserta jajaran, serta para tamu undangan dan masyarakat luas.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_IMG-20260811-WA0025.jpg"><br></p>Kegiatan ini turut melibatkan kekuatan unsur keamanan dan masyarakat perairan, tampak berjejer Kapal TNI Angkatan Laut, Kapal Basarnas, Kapal Polairud, hingga kapal-kapal nelayan yang ikut memeriahkan suasana. Selain pengibaran bendera raksasa, rangkaian kegiatan juga dirangkai dengan pembagian sebanyak 2.000 bendera Merah Putih kepada masyarakat, sebagai simbol semangat kebangsaan yang tumbuh di setiap hati warga.</p>Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Mohammad Azmy Ismail, A.P., M.Si., dalam laporannya menyampaikan, kegiatan ini bertujuan menumbuhkan rasa nasionalisme dan kecintaan yang mendalam terhadap tanah air. Lebih dari itu, pengibaran bendera di perairan menjadi momentum merefleksikan bahwa kedaulatan negara tidak hanya terjaga di darat, melainkan juga membentang luas di lautan. Semangat ini sejalan dengan semboyan TNI Angkatan Laut &quot;Jalesveva Jayamahe&quot;, yang bermakna &quot;Justru di Lautan Kita Jaya&quot;.</p>&quot;Kita ingin membangun sinergi yang erat antara pemerintah daerah, aparat keamanan wilayah perairan, dan masyarakat nelayan. Kemerdekaan ini juga milik mereka yang hidup dan mencari nafkah di laut, dan kedaulatan maritim adalah bagian tak terpisahkan dari keutuhan Indonesia,&quot; ujar Azmy.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_IMG-20260811-WA0027.jpg"><br></p>Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam sambutannya menegaskan bahwa pengibaran bendera raksasa di Muara Selat Malaka adalah bentuk nyata kecintaan kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia. &quot;Melalui kegiatan ini, kami ingin menunjukkan kepada semua: wilayah Indonesia bukan hanya ada di darat, tetapi juga membentang luas di laut. Laut adalah bagian dari negeri ini, tempat saudara-saudara kita mencari nafkah, dan kedaulatannya harus kita jaga bersama,&quot; tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> pun mengajak segenap elemen masyarakat untuk bersatu menjaga keamanan dan ketertiban di wilayah perairan, serta menjaga persatuan dan keutuhan bangsa. &quot;Mari kita jaga Indonesia, baik di darat maupun di laut. Walaupun kita berbeda, kita tetap satu bangsa. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bendera/" target="_blank">Bendera</a> raksasa ini melambangkan cita-cita kita bersama untuk mewujudkan Indonesia Emas saat usia kemerdekaan ke-100 tahun nanti,&quot; tambahnya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih setinggi-tingginya kepada Danlanal Tanjung Balai <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> serta seluruh pihak yang telah bekerja sama sehingga kegiatan penuh makna ini dapat terlaksana dengan baik.</p>Sebelum puncak pengibaran bendera, suasana dihiasi penampilan seni bela diri Pencak Silat dan tarian persembahan yang memukau. Hadirin pun berdiri tegak menyanyikan lagu Indonesia Raya dan melaksanakan doa bersama demi kemajuan dan keselamatan bangsa. Acara kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bendera Merah Putih kepada Pemerintah Desa se-Kecamatan Tanjung Balai, sebelum <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> beserta tamu kehormatan menuju perairan untuk menaikkan dan membentangkan bendera raksasa.</p>Seluruh rangkaian kegiatan berjalan aman, lancar, dan penuh haru hingga berakhir sekira pukul 17.00 WIB. Di perairan Selat Malaka itu, Merah Putih berkibar gagah &mdash; mengingatkan semua orang, bahwa kemerdekaan harus dijaga di mana pun kita berpijak, baik di darat maupun di laut. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9839_Di-Muara-Selat-Malaka--Bupati-Asahan-Kibarkan-Bendera-Raksasa---Indonesia-Jaya-Juga-di-Lautan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/285130/di-muara-selat-malaka-bupati-asahan-kibarkan-bendera-raksasa-indonesia-jaya-juga-di-lautan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah Jurnalistik</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 22:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah Jurnalistik]]></title>
            <description><![CDATA[Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah JurnalistikOleh Dr Teguh Santosa, Ketua Umum PP JMSITikTok, Instagram,]]></description>
            <content><![CDATA[Platform Boleh Berubah, Karya Pers Harus Tetap Berpegang pada Kaidah Jurnalistik</p><br>Oleh: Dr <a href="https://www.sumut24.co/tag/teguh/" target="_blank">Teguh</a> Santosa, Ketua Umum PP JMSI</p><br>TikTok, Instagram, Facebook, YouTube, hingga website atau world wide web (www) belakangan lazim disebut sebagai platform digital. Sederhananya, platform adalah ruang atau wadah tempat berbagai jenis konten ditempatkan dan disebarluaskan.</p><br>Konsep yang sama sebenarnya sudah lama dikenal dalam dunia media. Televisi, radio, dan surat kabar cetak juga merupakan platform&mdash;atau ruang&mdash;yang digunakan untuk menyampaikan berbagai informasi kepada masyarakat. Karena itu, ketiganya dapat disebut sebagai platform konvensional.<br>Dengan demikian, platform pada dasarnya hanyalah sarana. Ia bukan karya pers.</p><br>Karya pers dapat ditempatkan di berbagai jenis platform, sesuai dengan kebutuhan, strategi, dan kemampuan masing-masing perusahaan pers. Karya jurnalistik dapat hadir dalam bentuk berita di koran, siaran televisi, program radio, artikel di website, maupun dalam format video pendek yang disebarluaskan melalui TikTok, Instagram, Facebook, atau YouTube.</p><br>Itulah salah satu konteks mengapa Dewan Pers menerbitkan ketentuan yang memungkinkan perusahaan pers memanfaatkan berbagai jenis platform untuk mendistribusikan karya pers. Yang menjadi pokok perhatian bukan semata-mata platform yang digunakan, melainkan bagaimana karya tersebut diproduksi.</p><br>Karya pers harus tetap dikerjakan dengan berpegang pada prinsip dan kaidah jurnalistik.<br>Di sinilah persoalan yang menurut saya masih sering terjadi.</p><br>Masih banyak yang kesulitan membedakan antara platform dan karya pers. Ada pula pandangan keliru yang menganggap karya pers hanya dapat ditempatkan atau disebarluaskan melalui surat kabar cetak, televisi, radio, atau website.</p><br>Pandangan seperti itu sudah tidak relevan dengan perkembangan teknologi dan perubahan perilaku masyarakat dalam mengonsumsi informasi.<br>Namun, ada kekeliruan lain yang justru lebih serius.<br>Perusahaan pers memang dapat memanfaatkan TikTok, Facebook, YouTube, dan Instagram sebagai platform untuk mendistribusikan karya jurnalistik. Tetapi, pemanfaatan platform digital tersebut tidak serta-merta menjadikan setiap konten yang diproduksi sebagai karya pers.</p><br>Masalah muncul ketika perusahaan pers ikut terbawa arus kehebohan di media sosial. Konten dibuat sekadar untuk mendapatkan perhatian. Yang dikejar adalah keramaian. Yang menjadi ukuran adalah viralitas.</p><br>Asal ramai, Asal viral.</p><br>Menurut saya, cara berpikir seperti itu tidak boleh menjadi dasar bagi perusahaan pers dalam memproduksi karya jurnalistik.</p><br>Sebab, identitas kita adalah perusahaan pers. Karena itu, produk yang kita hasilkan haruslah karya pers.<br>Platform boleh berubah. Format boleh berkembang. Cara penyajian boleh menyesuaikan karakteristik masing-masing platform. Bahkan, bahasa dan durasi penyampaian informasi pun dapat disesuaikan dengan karakter audiens.</p><br>Tetapi ada satu hal yang tidak boleh berubah: karya yang dihasilkan harus tetap merupakan karya pers yang diproduksi berdasarkan hukum, prinsip, dan kaidah jurnalistik.</p><br>Dengan kata lain, TikTok bukan karya pers. Instagram bukan karya pers. Facebook bukan karya pers. YouTube bukan karya pers. Begitu pula koran, televisi, radio, dan website bukanlah karya pers.<br>Semua itu adalah platform.</p><br>Yang disebut karya pers adalah produk jurnalistik yang dibuat oleh perusahaan pers dengan menjalankan proses jurnalistik dan tunduk pada ketentuan serta prinsip-prinsip jurnalistik.<br>Karena itu, perdebatan mengenai apakah sebuah perusahaan pers boleh menggunakan platform digital semestinya tidak berhenti pada pertanyaan, &quot;Di mana karya itu ditayangkan?&quot;</p><br>Pertanyaan yang jauh lebih penting adalah: &quot;Apa yang diproduksi dan bagaimana karya itu diproduksi?&quot;<br>Jika sebuah karya dibuat melalui proses jurnalistik yang benar, memenuhi prinsip-prinsip jurnalistik, dan diproduksi oleh perusahaan pers, maka platform distribusinya tidak seharusnya menjadi persoalan.<br>Sebaliknya, jika sebuah perusahaan pers memproduksi konten yang hanya mengejar sensasi, kehebohan, dan viralitas tanpa menjalankan prinsip jurnalistik, penggunaan platform digital tidak serta-merta membuat konten tersebut menjadi karya pers.<br>Inilah yang harus dipahami bersama.</p><br>Platform adalah ruang. Karya pers adalah produk.<br>Ruang boleh berubah mengikuti zaman. Produk pers boleh beradaptasi mengikuti perkembangan teknologi. Tetapi jati diri dan tanggung jawab jurnalistik tidak boleh ikut berubah hanya karena perusahaan pers berpindah platform.</p><br>Apa pun platform yang kita pilih&mdash;cetak, radio, televisi, website, TikTok, Instagram, Facebook, maupun YouTube&mdash;sekali lagi, produk kita harus tetap karya pers. ****</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5783_Platform-Boleh-Berubah--Karya-Pers-Harus-Tetap-Berpegang-pada-Kaidah-Jurnalistik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/285129/platform-boleh-berubah-karya-pers-harus-tetap-berpegang-pada-kaidah-jurnalistik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SIDANG SMARTBOARD LANGKAT: JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquo;MISTERIUS&rdquo; TERBONGKAR</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 22:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SIDANG SMARTBOARD LANGKAT: JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK “MISTERIUS” TERBONGKAR]]></title>
            <description><![CDATA[SIDANG SMARTBOARD LANGKAT JEJAK FEE Rp19 MILIAR, CHAT WHATSAPP DAN SPK &ldquoMISTERIUS&rdquo TERBONGKAR]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Persidangan perkara dugaan korupsi pengadaan 312 unit smartboard Dinas Pendidikan Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> senilai Rp29,5 miliar mulai membuka lapisan demi lapisan dugaan permainan di balik proyek tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sidang di Pengadilan Tipikor pada Pengadilan Negeri (PN) Medan, Senin (10/8/2026), nama Bahrun Walidin alias Baron kembali mencuat. Kali ini bukan sekadar soal peran dalam proyek, tetapi menyangkut dugaan aliran dana hingga Rp19 miliar yang disebut sebagai fee dari penjualan smartboard.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterangan itu disampaikan terdakwa Budi Pranoto Seputra, Direktur Utama PT Bismacindo Perkasa, di hadapan majelis hakim yang diketuai Yusafrihardi Girsang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi menyebut, perusahaan yang dipimpinnya hanya bertindak sebagai distributor sekaligus reseller dengan membeli perangkat dari PT Global Harapan Nawasena. Namun, di tengah transaksi tersebut, muncul permintaan fee dalam jumlah fantastis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Fee tersebut diminta langsung oleh Baron,&quot; ujar Budi dalam persidangan.&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Angka Rp19 miliar tentu bukan angka kecil. Jika dikaitkan dengan nilai pengadaan Rp29,5 miliar, maka nominal tersebut setara sekitar 64 persen dari total nilai proyek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan besarnya kemudian bukan hanya ke mana uang itu mengalir, tetapi juga untuk apa uang sebesar itu diminta dan siapa saja yang menikmatinya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawaban atas pertanyaan tersebut menjadi penting karena proyek pengadaan menggunakan uang negara dan menyangkut pengadaan fasilitas pendidikan untuk sekolah-sekolah di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;CHAT WHATSAPP BISA MENJADI PETUNJUK PENTING&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jaksa Penuntut Umum (JPU) kemudian membuka percakapan dalam grup WhatsApp bernama &quot;Bisma Sumatra&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Grup tersebut disebut hanya beranggotakan tiga orang, yakni Baron, Budi dan istri Budi, Fatimah alias Bu Fei.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di dalam percakapan itu muncul surat pesanan smartboard tertanggal 26 Agustus 2024.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dokumen tersebut langsung menimbulkan pertanyaan serius karena dalam persidangan disebut proses pengklikan melalui e-katalog baru terjadi pada 12 September 2024.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika tanggal tersebut benar, maka muncul persoalan yang patut didalami:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagaimana mungkin surat pesanan sudah muncul sebelum proses pengadaan melalui e-katalog disebut dilakukan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah surat tersebut hanya sebatas dokumen administratif awal?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ataukah sudah ada kesepakatan dan proses pengadaan yang berjalan sebelum mekanisme e-katalog dilakukan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi mengaku tidak mengingat secara pasti tanggalnya. Namun ia menyampaikan bahwa menurut pemahamannya, jika sudah terdapat surat pesanan, berarti telah ada SPK dan proses pengadaan telah berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Saya tidak ingat tanggal pastinya. Tetapi kalau sudah ada surat pesanan, menurut pemahaman saya berarti sudah ada SPK dan proses pengadaan sudah berjalan,&quot; katanya.&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut membuat keberadaan dokumen dan komunikasi WhatsApp menjadi bagian penting yang layak diuji lebih jauh dalam persidangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, apabila proses pengadaan memang baru diklik melalui e-katalog pada 12 September 2024, maka mengapa surat pesanan sudah dibuat pada 26 Agustus 2024?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BARON: PENGUSAHA ATAU ASN?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi juga mengungkap bagaimana dirinya mengenal Baron.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut Baron sebagai pengusaha asal Aceh Jaya yang menjalankan usaha dengan nama CV Bina Riski.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang menarik, Budi mengaku tidak mengetahui bahwa Baron sebenarnya berstatus ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi bahkan mengatakan penampilan Baron yang selalu rapi membuat dirinya tidak menyangka bahwa orang yang dikenalnya sebagai pengusaha tersebut merupakan aparatur sipil negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fakta ini tentu menjadi bagian yang tidak kalah penting untuk didalami.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, apabila seorang ASN terlibat dalam rangkaian komunikasi dan transaksi sebuah proyek pengadaan pemerintah di daerah lain, maka publik berhak mengetahui dalam kapasitas apa yang bersangkutan bergerak dan apakah aktivitas tersebut berkaitan dengan kewenangan atau status kedinasannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PERNAH DIMINTA Rp5 MILIAR&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di persidangan, Budi juga mengungkap pengalaman yang membuat dirinya mulai berhati-hati terhadap tawaran proyek dari Baron.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Budi, sebelumnya Baron pernah menawarkan pekerjaan pengadaan smartboard di Aceh Jaya. Namun saat itu Baron menyebut proyek tersebut tidak memiliki anggaran dan meminta uang sebesar Rp5 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman tersebut membuat Budi dan istrinya lebih berhati-hati dalam menerima informasi proyek yang disampaikan Baron.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterangan ini menjadi menarik ketika kemudian dikaitkan dengan perkara pengadaan smartboard <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, di satu sisi terdapat pengakuan mengenai permintaan fee hingga Rp19 miliar, sementara di sisi lain muncul cerita mengenai permintaan uang Rp5 miliar dalam proyek berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah semua itu hanya transaksi bisnis?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atau terdapat pola tertentu dalam pengurusan proyek pengadaan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persidanganlah yang akan menguji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rp2,5 MILIAR UNTUK SAIFUL ABDI JUGA DIPERTANYAKAN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JPU juga mengonfirmasi keterangan Baron dalam persidangan sebelumnya mengenai dugaan pemberian uang sebesar Rp2,5 miliar kepada terdakwa mantan Kepala Dinas Pendidikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>, Saiful Abdi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun Budi membantah pernah memerintahkan pemberian uang tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia bahkan mempertanyakan alasan Baron harus menjadi perantara jika dirinya memang mengenal Saiful Abdi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Budi menegaskan dirinya baru mengenal Saiful ketika keduanya sama-sama berada di Rutan Kelas I Medan pada November 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterangan yang saling bersinggungan tersebut tentu menjadi pekerjaan rumah bagi jaksa untuk menguji siapa mengatakan apa, kapan uang diberikan, dari mana sumbernya, melalui siapa, dan untuk kepentingan apa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam perkara dugaan korupsi, aliran uang tidak cukup hanya disebutkan. Jejak transaksi, komunikasi, perintah dan penerima manfaat harus dibuktikan secara terang di persidangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SUADARA TERDAKWA: &quot;TIDAK TAHU&quot; DAN &quot;LUPA&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, terdakwa lainnya, Supriadi, menghadapi pertanyaan tim penasihat hukum Saiful Abdi yang dipimpin Jonson David Sibarani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun sebagian besar jawaban Supriadi justru berkutat pada kalimat &quot;tidak tahu&quot; dan &quot;lupa&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia bahkan mencabut sejumlah keterangannya yang tercantum dalam berita acara pemeriksaan (BAP).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Supriadi mengaku tidak mengingat pertemuan dengan Pj Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> Faisal Hasrimy, yang disebut turut dihadiri M Nuh selaku Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) dan dirinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga membantah pernah memerintahkan pendistribusian smartboard ke sejumlah sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, Supriadi menolak disebut sebagai Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam pengadaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PROYEK Rp29,5 MILIAR, SIAPA SEBENARNYA PENGENDALINYA?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian keterangan dalam persidangan tersebut semakin memperlihatkan bahwa perkara smartboard <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> bukan sekadar persoalan pembelian dan pendistribusian perangkat teknologi pendidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada surat pesanan yang tanggalnya dipersoalkan, percakapan WhatsApp, dugaan fee Rp19 miliar, dugaan pemberian Rp2,5 miliar, serta keterangan terdakwa yang berubah atau ditarik kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua fakta itu menempatkan satu pertanyaan besar di tengah persidangan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siapa sesungguhnya yang mengendalikan proyek smartboard Rp29,5 miliar tersebut?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah proyek berjalan murni melalui mekanisme pengadaan pemerintah?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ataukah sejak awal sudah ada pihak-pihak tertentu yang menentukan distributor, harga, aliran uang dan pembagian keuntungan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jawaban atas pertanyaan itu tidak boleh berhenti pada siapa yang duduk sebagai terdakwa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Publik membutuhkan pengungkapan menyeluruh mengenai seluruh rantai pengadaan&mdash;mulai dari perencanaan, penentuan kebutuhan, proses e-katalog, penetapan penyedia, distribusi barang, pembayaran hingga ke mana uang proyek tersebut akhirnya mengalir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab, jika benar ada fee Rp19 miliar dari proyek Rp29,5 miliar, maka perkara ini bukan lagi sekadar soal 312 unit smartboard.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini adalah soal bagaimana uang rakyat dikelola, siapa yang mengambil keuntungan, dan apakah mekanisme pengadaan pemerintah hanya menjadi formalitas untuk melegalkan sebuah kesepakatan yang telah dibuat sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semua itu kini berada di tangan majelis hakim dan JPU untuk dibuktikan secara terang berdasarkan alat bukti dan fakta persidangan.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9811_SIDANG-SMARTBOARD-LANGKAT--JEJAK-FEE-Rp19-MILIAR--CHAT-WHATSAPP-DAN-SPK--ldquo-MISTERIUS-rdquo--TERBONGKAR.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285128/sidang-smartboard-langkat-jejak-fee-rp19-miliar-chat-whatsapp-dan-spk-ldquomisteriusrdquo-terbongkar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tim Cara&rsquo;de BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk</guid>
            <pubDate>Tue, 11 Aug 2026 20:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tim Cara’de BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk]]></title>
            <description><![CDATA[Tim Cara&rsquode BEM KMF TP UH Dorong Masyarakat Desa Tinggimae Optimalkan Media Sosial untuk Promosi Produk]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;GOWA &mdash; Tim Cara&#039;de BEM KMF TP UH melalui Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) 2026 menggelar Cara&#039;de Pabuloang: Pelatihan Pemanfaatan Media Sosial Kreatif dan Promosi di Kantor Desa Tinggimae, Kecamatan Barombong, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (11/8/2026). Kegiatan yang dimulai pukul 13.00 WITA tersebut diikuti sekitar 30 peserta yang terdiri atas Kelompok Wanita Tani (KWT), Karang Taruna, aparat desa, dan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelatihan ini menghadirkan Ahmad Nurkholis Arif, S.Ds. (Kholis Works) sebagai narasumber yang memiliki pengalaman luas di bidang desain, branding, strategi bisnis, digital advertising, dan marketing. Sejak 2016 hingga 2026, Ahmad telah menangani lebih dari 116 proyek dari berbagai sektor, mulai dari pemerintahan, BUMN, properti, food and beverage (F&amp;B), teknologi, pendidikan, sosial, hingga organisasi nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalamannya mencakup berbagai proyek dan pendampingan untuk sejumlah institusi dan perusahaan, di antaranya FHCI, BPJS, Pelindo, Pertamina, APJII, Angkasa Pura, serta berbagai UMKM dan bisnis lokal. Pengalaman tersebut menjadi bekal dalam memberikan perspektif praktis kepada peserta mengenai bagaimana media sosial dapat dimanfaatkan bukan sekadar sebagai ruang publikasi, tetapi sebagai bagian dari strategi membangun merek dan mempromosikan produk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pelatihan, peserta dibekali pengetahuan mengenai cara membuat dan mengelola akun media sosial yang optimal dan menarik, menyusun konten secara terencana, serta membangun konsistensi dalam mengunggah konten. Peserta juga didorong untuk menghasilkan konten yang menarik sehingga dapat memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan jumlah pengikut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kholis menekankan bahwa media sosial dapat menjadi etalase digital yang berperan dalam membangun tahapan hubungan antara calon konsumen dengan sebuah produk, mulai dari mengenal, percaya, hingga akhirnya melakukan pembelian. Karena itu, konten promosi tidak cukup hanya menampilkan produk, tetapi perlu mampu menyampaikan manfaat dan pengalaman kepada audiens.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Jangan hanya membuat orang melihat produk, tetapi buat mereka merasakan manfaatnya dan membayangkan pengalaman saat memilikinya.&quot;&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain strategi pembuatan konten, peserta diperkenalkan pada prinsip &quot;mulai kecil, konsisten, ukur&quot; sebagai langkah sederhana dalam membangun pemasaran digital. Peserta didorong untuk tidak merasa harus hadir di seluruh platform media sosial, melainkan memulai dari satu atau dua platform yang paling dekat dengan calon pembeli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Strategi tersebut juga menekankan pentingnya konsistensi. Peserta diarahkan untuk membangun kebiasaan publikasi secara bertahap, mulai dari merapikan profil, menyiapkan aset foto produk, membuat konten edukasi, menampilkan bukti atau testimoni, menggunakan story dan call to action (CTA), hingga mengevaluasi respons audiens melalui interaksi dan insight.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelatihan ini memiliki beberapa tujuan utama, yakni membekali peserta agar mampu membuat dan mengelola akun media sosial secara optimal dan menarik, meningkatkan keterampilan dalam menyusun serta mengunggah konten secara konsisten dan terencana, serta mendorong peserta menghasilkan konten yang menarik untuk memperluas jangkauan promosi dan meningkatkan jumlah pengikut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Cara&#039;de Pabuloang, Tim Cara&#039;de BEM KMF TP UH berharap peserta tidak hanya memperoleh pengetahuan mengenai strategi media sosial, tetapi juga mampu menerapkannya secara langsung untuk mendukung promosi produk, kegiatan, dan potensi Desa Tinggimae.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini diharapkan menjadi salah satu langkah dalam mendorong masyarakat Desa Tinggimae untuk semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital serta mampu menjadikan media sosial sebagai ruang produktif untuk membangun citra, memperluas jejaring, dan meningkatkan nilai ekonomi produk desa.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_8824_Tim-Cara-rsquo-de-BEM-KMF-TP-UH-Dorong-Masyarakat-Desa-Tinggimae-Optimalkan-Media-Sosial-untuk-Promosi-Produk.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285127/tim-cararsquode-bem-kmf-tp-uh-dorong-masyarakat-desa-tinggimae-optimalkan-media-sosial-untuk-promosi-produk/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>