<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Fri, 14 Aug 2026 20:22:46 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dinas Kominfo Sumut Semarakkan HUT ke-81 RI, Pererat Kebersamaan Lewat Beragam Lomba</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 19:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dinas Kominfo Sumut Semarakkan HUT ke-81 RI, Pererat Kebersamaan Lewat Beragam Lomba]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia (RI) dengan menggelar beragam perlombaan yang melibatkan keluarga besar Dinas Kominfo Sumut.</p><br></p>Kegiatan yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Kominfo Sumut, Jalan H.M. Said Nomor 27, Medan, Jumat (14/8/2026), berlangsung meriah dan penuh keakraban.</p><br></p>Beragam perlombaan digelar untuk membangun semangat kebersamaan, kekompakan, sekaligus memeriahkan suasana peringatan HUT Kemerdekaan. Lomba tersebut antara lain makan kerupuk, joget, memasukkan paku ke dalam botol, lari kelereng, estafet bola, joget kursi, serta bernyanyi spontan.</p>Kemeriahan tidak hanya dirasakan para aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Dinas Kominfo Sumut. Anak-anak, mahasiswa dari sejumlah universitas, siswa SMA yang melaksanakan Praktik Kerja Lapangan (PKL), serta petugas pengamanan turut ambil bagian dalam berbagai perlombaan.</p><br></p>Suasana semakin semarak dengan nuansa merah putih yang menghiasi kegiatan. Sorak-sorai dan dukungan peserta mewarnai setiap perlombaan, menciptakan suasana penuh kegembiraan dan kekeluargaan di halaman Kantor Dinas Kominfo Sumut.</p><br></p>Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Dinas Kominfo Sumut, Grace Erwin Hotmansah Harahap, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut menjadi momentum untuk mempererat silaturahmi dan kebersamaan di lingkungan Dinas Kominfo Sumut sekaligus menumbuhkan semangat nasionalisme dalam menyambut HUT ke-81 Kemerdekaan RI.</p>Menurutnya, peringatan HUT Kemerdekaan tidak hanya diisi dengan kegiatan seremonial, tetapi juga dapat dirayakan melalui kegiatan yang membangun kebersamaan dan kegembiraan seluruh peserta.</p><br></p>&quot;Melalui kegiatan ini, kita ingin membangun kebersamaan dan kekompakan antarpengurus DWP di lingkungan Dinas Kominfo Sumut. Di sini hadir para istri ASN yang menjadi bagian dari keluarga besar Dinas Kominfo Sumut. Karena itu, kegiatan seperti ini penting untuk mempererat silaturahmi, kebersamaan, serta menumbuhkan semangat kekeluargaan,&quot; ujarnya.</p><br></p>Grace juga mengapresiasi seluruh peserta yang telah ikut memeriahkan kegiatan tersebut, termasuk mahasiswa dan pelajar yang turut berpartisipasi.</p><br></p>&quot;Semangat kemerdekaan harus terus kita tanamkan, khususnya kepada generasi muda. Mereka adalah bagian penting dari masa depan bangsa,&quot; katanya. Melalui kegiatan tersebut, Grace berharap semangat persatuan, gotong royong, dan kebersamaan semakin kuat dalam mendukung pelaksanaan tugas serta pelayanan kepada masyarakat Sumut. Rel</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7104_Dinas-Kominfo-Sumut-Semarakkan-HUT-ke-81-RI--Pererat-Kebersamaan-Lewat-Beragam-Lomba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285250/dinas-kominfo-sumut-semarakkan-hut-ke81-ri-pererat-kebersamaan-lewat-beragam-lomba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Kukuhkan 74 Paskibraka Sumut, Tekankan Peran sebagai Teladan Persatuan</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 19:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Kukuhkan 74 Paskibraka Sumut, Tekankan Peran sebagai Teladan Persatuan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paski]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Provinsi Sumut yang akan bertugas pada peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Bobby menegaskan, menjadi Paskibraka bukan sekadar bertugas mengibarkan Sang Merah Putih, tetapi juga menjadi teladan di tengah masyarakat.</p><br></p>Hal tersebut disampaikan Bobby Nasution saat mengukuhkan 74 anggota Paskibraka Provinsi Sumut di Aula Tengku Rizal Nurdin, Jalan Sudirman Nomor 41, Medan, Jumat (14/8/2026).</p><br></p>"Menjadi Paskibraka bukan hanya PBB  atau mengibarkan bendera merah putih, maknanya lebih dari itu, karakter, disiplin, tanggung jawab, dan keteladanan yang harus bisa kalian bawa ke tengah-tengah masyarakat," kata Bobby Nasution.</p>Sebanyak 74 anggota Paskibraka yang dikukuhkan berasal dari 33 kabupaten/kota se-Sumut, terdiri atas 42 putra dan 32 putri dengan latar belakang yang beragam. Menurut Bobby, keberagaman tersebut menjadi simbol persatuan yang harus terus dijaga.</p><br></p>"Itu pelajaran penting dalam kehidupan, latar belakang berbeda, beda suku, agama, tetapi bersatu bergerak bersama. Kalian bisa jadi contoh persatuan yang sesungguhnya, kalian saling melengkapi, bukan malah terpecah," ujarnya.</p><br></p>Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Timur Tumanggor mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumut terus berkomitmen membina generasi muda melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Ia berharap para anggota Paskibraka mampu menjaga dan mengamalkan nilai-nilai yang terkandung di balik pengibaran Sang Merah Putih.</p>"Kolaborasi bersama pendidikan, TNI, Polri, Ormas dan Purna Paskibraka kami berkomitmen terus memperkuat pembinaan, berupaya membentuk pemuda yang bisa menjaga nilai di balik bendera merah putih, nilai perjuangan, air mata, doa, dan kalian Paskibraka harus bisa menjadi teladannya," kata Timur.</p><br></p>Turut hadir pada pengukuhan tersebut Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, Wakil Gubernur Sumut Surya, pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemprov Sumut, jajaran pelatih Paskibraka Sumut, serta Purna Paskibraka Sumut. Rel</p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9701_Bobby-Nasution-Kukuhkan-74-Paskibraka-Sumut--Tekankan-Peran-sebagai-Teladan-Persatuan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285249/bobby-nasution-kukuhkan-74-paskibraka-sumut-tekankan-peran-sebagai-teladan-persatuan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Lantik Timur Tumanggor sebagai Pj Sekdaprov Sumut, Titip Tiga Pesan</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 19:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Lantik Timur Tumanggor sebagai Pj Sekdaprov Sumut, Titip Tiga Pesan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik Timur Tumanggor sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Dae]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik Timur Tumanggor sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut menggantikan Sulaiman Harahap. Dalam pelantikan tersebut, Bobby menyampaikan tiga pesan penting yang harus dijalankan Timur selama mengemban amanah sebagai Pj Sekdaprov Sumut.</p><br></p>Pelantikan berlangsung di Aula Raja Inal Siregar (RIS), Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (14/8/2026). Prosesi diawali dengan pembacaan Surat Keputusan, dilanjutkan penandatanganan berita acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan.</p><br></p>Pelantikan dihadiri Wakil Gubernur Sumut Surya, Ketua DPRD Sumut Erni Ariyanti Sitorus, serta jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Pemprov) Sumut.</p><br></p>Dalam arahannya, Bobby menitipkan tiga pesan penting kepada Timur Tumanggor. Pertama, menjaga kondusivitas seluruh OPD di lingkungan Pemprov Sumut dengan memperkuat kolaborasi, khususnya antara legislatif dan yudikatif, Forkopimda, serta seluruh stakeholder di Provinsi Sumut.</p><br></p>Kedua, Bobby mengingatkan bahwa Pj Sekdaprov juga berperan sebagai Ketua Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD). Karena itu, ia meminta Timur memprioritaskan penetapan anggaran dengan memperhatikan tiga hal, yakni mendukung kebijakan pemerintah pusat, menyukseskan RPJMD Provinsi Sumut, serta mendukung pembangunan di tingkat kabupaten/kota.</p><br></p>"Mohon tiga poin ini dalam anggaran kedepannya harus bisa berjalan beriringan tanpa mencederai salah satu dan hal lain," ucapnya. Pesan ketiga, Bobby mengingatkan Timur untuk menjaga amanah dalam menjalankan tugas. Menurutnya, jabatan Pj Sekdaprov merupakan amanah yang harus dijalankan dengan baik agar masyarakat dapat merasakan kehadiran Pemprov Sumut melalui berbagai kebijakan yang dihasilkan.</p><br>"Jaga amanah, jangan ada &#039main mata&#039;. Jangan ada korupsi anggaran, jangan ada mark up-mark up anggaran," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Bobby juga menyampaikan terima kasih kepada Sulaiman Harahap yang sebelumnya menjalankan tugas sebagai Pj Sekdaprov Sumut. Ia mengapresiasi kinerja Sulaiman selama mengemban amanah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pergantian Pj Sekda kali ini telah ditetapkan Pemerintah Pusat. Kami mengucapkan selamat bertugas kepada Pak Timur Tumanggor yang akan melaksanakan sebagai Pj Sekda Sumut," ucapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Timur Tumanggor diketahui saat ini menjabat sebagai Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Provinsi Sumut. Sebelumnya, ia juga pernah menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Deliserdang. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4475_Bobby-Nasution-Lantik-Timur-Tumanggor-sebagai-Pj-Sekdaprov-Sumut--Titip-Tiga-Pesan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/285248/bobby-nasution-lantik-timur-tumanggor-sebagai-pj-sekdaprov-sumut-titip-tiga-pesan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hadiri Paripurna DPRD, Wali Kota &amp; Wakil Wali Kota Medan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 19:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hadiri Paripurna DPRD, Wali Kota & Wakil Wali Kota Medan Simak Pidato Kenegaraan Presiden Prabowo]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menghadiri Rapat Paripurn]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, bersama Wakil Wali Kota Medan, H. Zakiyuddin Harahap, menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kota Medan dalam rangka menyaksikan siaran langsung Sidang Tahunan MPR RI serta Sidang Bersama DPR RI dan DPD RI, Jumat (14/8/2026).</p><br></p>Rapat Paripurna yang berlangsung di gedung DPRD Kota Medan mulai pukul 08.30 WIB itu mengagendakan penyampaian Pidato Kenegaraan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto. Pidato tersebut menyampaikan laporan kinerja lembaga-lembaga negara sekaligus menyambut HUT Ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia yang mengusung tema "Indonesia Berdaulat, Adil dan Makmur.</p>Rapat Paripurna dibuka secara resmi oleh Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, serta turut dihadiri oleh Unsur Forkopimda Kota Medan, Ketua TP PKK Kota Medan, Ny. Airin Rico Waas, Pj. Sekda Kota Medan Erfin Fahrurrazi, segenap Anggota DPRD Kota Medan, Jajaran Pimpinan Perangkat Daerah dan Camat se-Kota Medan.</p><br></p>Sepanjang jalannya sidang, Wali Kota Medan beserta jajaran tampak khidmat dan serius menyimak poin-poin krusial yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto mengenai capaian kinerja pemerintah pusat, salah satunya mengenai pertumbuhan ekonomi tertinggi.</p><br></p>Dalam pidatonya, Prabowo mengatakan di tengah gejolak geopolitik dan perang dagang global, ekonomi Indonesia tetap tangguh. Pertumbuhan ekonomi nasional tercatat mencapai 5.61% pada kuartal I dan semester I tahun 2026. Capaian ini merupakan rekor tertinggi dalam 13 tahun terakhir, sehingga pemerintah optimistis target pertumbuhan pertumbuhan ekonomi 2026 dapat melampaui angka 5,4% dan menyentuh target 6%.</p><br></p>Tren positif investasi juga menjadi penopang utama ketahanan ekonomi nasional. Tercatat tahun 2025 investasi menembus Rp.1.931 triliun dan menyerap 2.7 juta tenaga kerja. Sedangkan untuk semester I 2026, investasi mencapai Rp.1.010 triliun dengan penyerapan 1.4 juta tenaga kerja.</p><br></p>"Pertumbuhan ekonomi yang tinggi dan investasi yang meningkat bukanlah tujuan utama. Tujuan akhir dari berbagai program pemerintah adalah meningkatkan kesejahteraan rakyat," Kata Prabowo Subianto.</p><br></p>Presiden juga memaparkan progres program prioritas nasional seperti Koperasi Desa Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Di samping itu, terobosan besar dilakukan melalui pembentukan Danantara untuk merestrukturisasi BUMN.</p><br></p>Hingga saat ini, sebanyak 290 BUMN tidak produktif telah ditutup. Perampingan ini berhasil menghemat anggaran negara sebesar Rp.50 triliun, dengan potensi penghematan mencapai Rp.70 triliun di akhir tahun 2026. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9263_Hadiri-Paripurna-DPRD--Wali-Kota--amp--Wakil-Wali-Kota-Medan-Simak-Pidato-Kenegaraan-Presiden-Prabowo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285247/hadiri-paripurna-dprd-wali-kota-amp-wakil-wali-kota-medan-simak-pidato-kenegaraan-presiden-prabowo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ketum PNPI: Negara Harus Tegas terhadap Warga yang Terindikasi Jadi Agen Asing</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 19:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ketum PNPI: Negara Harus Tegas terhadap Warga yang Terindikasi Jadi Agen Asing]]></title>
            <description><![CDATA[Ketum PNPI Negara Harus Tegas terhadap Warga yang Terindikasi Jadi Agen Asing]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &mdash; Ketua Umum PNPI Syamsul Rizal menyerukan agar negara tidak tinggal diam terhadap warga negara Indonesia yang terbukti membawa misi, kepentingan, atau menjadi bagian dari aktivitas pihak asing yang bertujuan mengganggu stabilitas politik, keamanan, persatuan, dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Syamsul, potensi intervensi asing harus dihadapi secara tegas, namun tetap berada dalam koridor negara hukum. Negara tidak boleh menjadikan tuduhan sebagai dasar untuk menghukum seseorang tanpa pembuktian yang sah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Persoalannya bukan sekadar apakah seseorang memiliki hubungan dengan pihak asing. Yang harus diperiksa adalah apa yang dilakukan, untuk tujuan apa, atas perintah atau kepentingan siapa, serta apakah perbuatannya memenuhi unsur tindak pidana,&quot; tegas Syamsul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kebebasan politik, kebebasan berpendapat, kritik terhadap pemerintah, maupun afiliasi politik yang sah tidak boleh serta-merta dikaitkan dengan aktivitas sebagai agen asing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, kebebasan tersebut juga tidak dapat dijadikan tameng apabila terdapat bukti konkret mengenai aktivitas yang memenuhi unsur tindak pidana terhadap keamanan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Intervensi Asing Harus Dihadapi dengan Instrumen Hukum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syamsul menyebut Indonesia telah memiliki instrumen hukum untuk menghadapi potensi ancaman dari dalam maupun luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satunya Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2011 tentang Intelijen Negara yang memberikan kerangka mengenai ancaman terhadap keamanan nasional, termasuk ancaman yang dapat membahayakan keselamatan bangsa, keamanan, kedaulatan, keutuhan wilayah NKRI, serta kepentingan nasional di bidang ideologi dan politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, jika terdapat indikasi nyata adanya aktivitas pihak asing yang berupaya memengaruhi atau mengganggu kepentingan nasional melalui jaringan atau individu di dalam negeri, negara memiliki kewenangan untuk melakukan deteksi dini, pengumpulan informasi, analisis, hingga langkah hukum sesuai ketentuan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun Syamsul mengingatkan, hubungan dengan pihak asing tidak otomatis merupakan tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Harus ada fakta dan unsur hukum yang terpenuhi. Negara harus mampu membedakan hubungan internasional yang sah dengan aktivitas yang benar-benar mengancam keamanan nasional,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Makar Tidak Bisa Dilekatkan Sembarangan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks tindak pidana terhadap keamanan negara, Syamsul menyinggung ketentuan dalam UU Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasal 192, misalnya, mengatur mengenai makar dengan maksud agar sebagian atau seluruh wilayah NKRI jatuh ke tangan kekuasaan asing atau memisahkan diri dari NKRI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, ketentuan tersebut baru relevan apabila terdapat bukti konkret mengenai maksud dan perbuatan yang memenuhi unsur makar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian pula dengan Pasal 193 mengenai makar dengan maksud menggulingkan pemerintah. Kritik terhadap pemerintah, demonstrasi, oposisi politik, pembentukan organisasi, maupun upaya pergantian pemerintahan melalui mekanisme konstitusional tidak dengan sendirinya dapat disebut makar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jangan sampai kritik politik dan perbedaan pendapat diperlakukan sebagai kejahatan. Tetapi jangan pula tindakan yang nyata-nyata melanggar hukum berlindung di balik dalih kebebasan politik,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyinggung Pasal 246 KUHP mengenai penghasutan. Ketentuan tersebut dapat menjadi relevan apabila terdapat tindakan yang memenuhi unsur pidana, khususnya apabila seseorang secara sistematis menggerakkan orang lain untuk melakukan perbuatan melawan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Intelijen Bukan Vonis Pidana&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syamsul menegaskan bahwa fungsi intelijen harus tetap dibedakan dengan proses penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Intelijen memiliki fungsi deteksi dini dan peringatan dini terhadap potensi ancaman. Namun informasi intelijen tidak boleh secara otomatis dijadikan vonis terhadap seseorang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembuktian tindak pidana tetap harus dilakukan melalui mekanisme hukum dan proses peradilan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, prinsip tersebut penting agar negara tidak terjebak pada dua ekstrem: lemah menghadapi ancaman nyata atau justru melakukan kriminalisasi terhadap warga negara karena perbedaan pandangan politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan Semua Aktivitas Politik Disebut Agen Asing&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syamsul juga mengingatkan agar label &quot;agen asing&quot; tidak digunakan secara serampangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seseorang tidak dapat disebut agen asing hanya karena memiliki hubungan dengan organisasi internasional, pernah mengikuti kegiatan di luar negeri, memiliki jaringan dengan warga negara asing, menghadiri forum internasional, mengkritik pemerintah, atau bekerja sama dengan lembaga asing dalam kegiatan yang sah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang harus diperiksa adalah substansinya. Apakah ada perintah, kepentingan, pendanaan, atau tindakan tertentu yang dilakukan untuk kepentingan pihak asing dan kemudian memenuhi unsur tindak pidana?&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika bukti tersebut ada, menurut Syamsul, aparat penegak hukum harus bertindak. Namun apabila hanya berupa tuduhan atau dugaan politik tanpa bukti memadai, asas praduga tak bersalah tetap harus dihormati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedaulatan dan Demokrasi Harus Berjalan Bersama&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Syamsul menegaskan menjaga NKRI tidak berarti menutup ruang demokrasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negara yang kuat, katanya, adalah negara yang mampu menghadapi ancaman tanpa kehilangan prinsip hukum, demokrasi, dan hak asasi manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia membutuhkan sistem keamanan yang mampu mendeteksi infiltrasi, manipulasi politik, operasi pengaruh, pendanaan ilegal, propaganda maupun bentuk intervensi lainnya apabila benar-benar diarahkan untuk merusak kepentingan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Indonesia tidak boleh menjadi negara yang mudah diintervensi oleh kekuatan asing. Setiap upaya nyata yang bertujuan merusak persatuan, mengganggu kedaulatan, menjatuhkan pemerintahan secara inkonstitusional, atau menyebabkan wilayah NKRI berada di bawah kekuasaan asing harus dihadapi secara tegas berdasarkan hukum,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun ketegasan negara, lanjut dia, harus berbeda dengan tindakan sewenang-wenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika terbukti memenuhi unsur tindak pidana, proses hukum harus berjalan. Sebaliknya, jika belum terbukti, seseorang tidak boleh dihukum hanya berdasarkan tuduhan atau label politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Negara harus tegas terhadap ancaman, tetapi adil terhadap warga negara. Negara harus kuat menjaga kedaulatan, tetapi tetap tunduk kepada hukum. Kedaulatan negara harus dijaga dengan ketegasan, dan ketegasan itu harus selalu berada di bawah hukum,&quot; pungkas Syamsul.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2207_Ketum-PNPI--Negara-Harus-Tegas-terhadap-Warga-yang-Terindikasi-Jadi-Agen-Asing.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285246/ketum-pnpi-negara-harus-tegas-terhadap-warga-yang-terindikasi-jadi-agen-asing/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemko Dan PWPM Kibarkan Semangat Merah Putih di Jalanan Kota</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 19:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemko Dan PWPM Kibarkan Semangat Merah Putih di Jalanan Kota]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSemangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di depan Kantor Wali Kota Me]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa berbeda di depan Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis, Jumat sore (14/8).</p><br></p>Pemerintah Kota Medan bersama Persatuan Wartawan Pemko Medan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pwpm/" target="_blank">PWPM</a>) turun langsung ke jalan membagikan bendera Merah Putih kepada para pengendara yang melintas.</p><br></p>Aksi tersebut dilakukan usai Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas bersama Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap mengukuhkan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kota Medan.</p><br></p>Tidak sekadar seremoni, pembagian bendera itu menjadi ajakan terbuka kepada masyarakat untuk ikut menghidupkan suasana kemerdekaan sekaligus menumbuhkan kembali rasa bangga sebagai warga negara Indonesia.</p><br></p>Sejumlah pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) Pemko Medan bersama unsur Forkopimda dan Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pwpm/" target="_blank">PWPM</a> Muhammad Edison Ginting tampak turun langsung membagikan bendera kepada pengguna jalan.</p><br></p>Antusiasme masyarakat pun terlihat. Sejumlah pengendara yang mengetahui adanya pembagian bendera secara spontan memperlambat kendaraan, bahkan berhenti sejenak untuk menerima Sang Merah Putih yang diberikan.</p><br></p>Suasana semakin semarak ketika beberapa pengendara meneriakkan kata &quot;Merdeka! Merdeka!&quot; saat menerima bendera.</p><br></p>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/pwpm/" target="_blank">PWPM</a> Muhammad Edison Ginting mengatakan, pembagian bendera menjelang peringatan kemerdekaan tidak boleh dimaknai sebatas kegiatan rutin tahunan.</p><br></p>Menurutnya, Merah Putih harus menjadi pengingat terhadap sejarah panjang perjuangan bangsa dalam merebut kemerdekaan.</p><br></p>&quot;Sebagai generasi penerus bangsa, tentu kita harus senantiasa menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan berbagai hal positif, sehingga nilai-nilai perjuangan para pejuang bangsa selalu hidup dalam hati dan kehidupan kita sehari-hari,&quot; ujar Ginting di sela-sela kegiatan.</p><br></p>Ia menegaskan, kemerdekaan yang diwariskan para pahlawan memiliki tanggung jawab besar bagi generasi saat ini. Semangat perjuangan tersebut, kata dia, harus diterjemahkan melalui kerja nyata, menjaga persatuan, menghormati sesama serta memberikan kontribusi positif bagi daerah dan bangsa.</p><br></p>&quot;Jangan sampai Merah Putih hanya berkibar di tiang-tiang, tetapi semangatnya tidak hadir dalam kehidupan kita. Kemerdekaan harus diisi dengan karya, persatuan dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar,&quot; katanya.</p><br></p>Kehadiran unsur pemerintah, Forkopimda dan insan pers dalam aksi tersebut sekaligus menunjukkan bahwa semangat kebangsaan dapat dibangun melalui kolaborasi lintas elemen.</p><br></p>Bagi para pengendara yang melintas, bendera kecil yang diterima mungkin tampak sederhana. Namun, dari tangan ke tangan, bendera itu menjadi simbol yang mengingatkan bahwa peringatan kemerdekaan bukan hanya milik pemerintah, melainkan milik seluruh masyarakat.</p><br></p>Upaya memastikan kegiatan berlangsung aman dan tidak mengganggu arus lalu lintas, personel Dinas Perhubungan dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Medan turut melakukan pengamanan dan pengaturan di sekitar lokasi.</p><br></p>Pembagian bendera berlangsung aman dan tertib hingga kegiatan berakhir. Semangat Merah Putih pun tak hanya berkibar di halaman Kantor Wali Kota Medan, tetapi ikut dibawa para pengendara menuju berbagai penjuru Kota Medan. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6553_Pemko-Dan-PWPM-Kibarkan-Semangat-Merah-Putih-di-Jalanan-Kota.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285243/pemko-dan-pwpm-kibarkan-semangat-merah-putih-di-jalanan-kota/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Meriahkan HUT ke-81 RI, PWPM Rajut Kekompakan Wartawan Lewat Lomba Tradisional</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 19:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Meriahkan HUT ke-81 RI, PWPM Rajut Kekompakan Wartawan Lewat Lomba Tradisional]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanMenyambut Hari Kemerdekaan ke81 Republik Indonesia, Pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) menginisiasi perlombaa]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Menyambut Hari Kemerdekaan ke-81 Republik Indonesia, Pengurus Persatuan Wartawan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> (PWPM) menginisiasi perlombaan tradisional dam batu, catur, dan congkak yang berlangsung di Sekretariat PWPM Kantor Wali Kota Medan, Jalan Kapten Maulana Lubis Nomor 2, Medan, Jumat (14/8/2026).</p><br></p>Sebanyak 18 peserta atau 9 tim mendaftar untuk perlombaan dam batu, catur sebanyak 10 peserta, dan congklak sebanyak delapan peserta. Semua peserta yang bertanding merupakan wartawan dan wartawati yang sehari-hari bertugas di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p>Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting mengatakan selain untuk mengisi hari kemerdekaan, perlombaan yang digelar bertujuan merajut silaturahmi antar-sesama wartawan yang bertugas di <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p><br></p>Meski perlombaan yang digelar tersebut terkesan mendadak, diharapkan semuanya dapat terlaksana dengan baik dan sukses. Di sela-sela acara perlombaan turut hadir Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, Wakil Wali Kota Medan Zakiyuddin Harahap dan PJ. Sekda Kota MedanErfin Fahrurrazi, S.STP, M.Si untuk memberikan dukungan.</p><br></p>"Semoga melalui perlombaan-perlombaan yang kita laksanakan hari ini, mampu semakin memupuk kekompakan dan rasa persaudaraan di antara kita semua, terutama dalam mendukung program kerja Pemerintah Kota Medan," ujar pria yang akrab disapa Ginting Cobra ini, usai membuka secara resmi pertandingan dam batu.</p><br></p>Ketua Panpel Amsari didampingi Sekretaris Fitmen Panjaitan mengatakan, semua pertandingan yang diikuti peserta menggunakan sistem gugur sehingga dapat terlaksana dalam satu hari ini.</p><br></p>"Kami rencanakan semua pertandingan akan siap dalam satu hari, bagi para pemenang akan langsung diberikan hadiah," ucapnya.</p><br></p>Diakui Amsari meski terkesan mendadak, rekan-rekan jurnalis yang tergabung dalam PWPM tampak antusias untuk mengikuti perlombaan dam batu, catur, dan congklak.</p><br></p>"Adapun perlombaan congklak kami khususkan untuk jurnalis wanita dan Insyaallah akan dimulai jam tiga sore nanti," pungkasnya.</p><br></p>Saat ini masih berlangsung pertandingan dam batu dan catur di Sekretariat PWPM. Usai Salat Jumat, pertandingan akan dilanjutkan kembali. Sebelumnya panpel menjelaskan aturan main pertandingan untuk kedua cabang lomba tradisional tersebut. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5498_Meriahkan-HUT-ke-81-RI--PWPM-Rajut-Kekompakan-Wartawan-Lewat-Lomba-Tradisional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285242/meriahkan-hut-ke81-ri-pwpm-rajut-kekompakan-wartawan-lewat-lomba-tradisional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Driver Taksi Online Korban Dugaan Pembegalan/Pembunuhan Ditangani Tim Jatanras Polda Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 18:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Driver Taksi Online Korban Dugaan Pembegalan/Pembunuhan Ditangani Tim Jatanras Polda Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Driver Taksi Online Korban Dugaan Pembegalan/Pembunuhan Ditangani Tim Jatanras Polda Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[<br>DELI SERDANG I SUMUT24.CO<br>Seorang pria berinisial RA (25), warga Jalan Setia Luhur Kecamatan Medan Helvetia, telah ditemukan tewas di perkebunan tebu, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, karena diduga dibegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban ditemukan dalam kondisi kaki terikat dengan bagian tubuh dan wajah memar, Jum&#039;at (14/8/2026) dinihari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi dihimpun menyebutkan, korban termasuk anak yang gemar membantu orang tuanya. Dia rela berganti shif dengan orang tuanya untuk menjadi sopir taksi online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan, untuk membantu orang tuanya, korban juga menggunakan aplikasi taksi online milik orang tuanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Sudah hampir satu bulan korban berbagai shif dengan bapaknya sebagai driver taksi online. Korban juga memakai aplikasi bapaknya," sebut warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasubdit III Jatanras Direktorat (Dit) Reskrimum Polda Sumut, Kompol Jama Kita Purba ketika dikonfirmasi, membenarkan korban bekerja sebagai driver taksi online.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kasusnya sedang kita dalami," ujar Kompol Jama Kita Purba, Jum&#039;at (14/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, sesosok mayat pria ditemukan terlentang dengan kondisi kaki terikat di kawasan Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang. Korban mengenakan celana pendek biru dan kaos putih.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7083_Driver-Taksi-Online-Korban-Dugaan-Pembegalan-Pembunuhan-Ditangani-Tim-Jatanras-Polda-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285241/driver-taksi-online-korban-dugaan-pembegalanpembunuhan-ditangani-tim-jatanras-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution : Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 16:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution : Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution  Korban Keracunan MBG Karo Tembus 353, SPPG Besar Disuspend BGN]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN, - Kasus keracunan massal menu Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo terus bertambah. Data terbaru menyebutkan korban kini mencapai 353 siswa, naik dari angka awal 260-an, dengan satu kasus fatal yang harus dirujuk ke Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution angkat bicara merespons insiden tersebut usai mendengarkan pidato Presiden Prabowo Subianto dalam sidang tahunan di Kantor DPRD Sumut, Jalan Imam Bonjol, Medan, Jumat (14/8).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby mengakui kejadian ini sebagai insiden fatal yang berdampak luas terhadap anak-anak. "Kejadian fatal yang terdampak kepada anak-anak kita ada 260 lebih, sekarang total ada 353," ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, sebagian reaksi keracunan muncul langsung saat jam belajar, namun sebagian lainnya baru terdeteksi hingga malam hari sehingga jumlah korban terus bertambah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Yang fatal sampai harus dirujuk ke Kota Medan ada satu. Kemarin ada yang sempat masuk ICU, namun hari ini sudah mulai membaik," kata Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby mengapresiasi langkah tegas Badan Gizi Nasional (BGN) yang langsung menjatuhkan sanksi kepada penyelenggara dapur MBG terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kepala BGN sudah sangat tegas memberikan sanksi. Setahu saya hari ini dari BGN sudah memberikan surat pemberhentian sementara," ungkap Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menjadi sumber dugaan keracunan disebut merupakan salah satu SPPG besar dengan lebih dari 2.900 penerima manfaat. Sampel makanan yang dikonsumsi korban telah dibawa ke laboratorium milik pemerintah provinsi untuk diteliti lebih lanjut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Makanan yang kemarin dikonsumsi sudah dibawa ke lab provinsi untuk diteliti apa persoalannya," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditanya soal hasil pemeriksaan laboratorium, Bobby menegaskan hasilnya belum keluar. Ia menyebut proses penelaahan membutuhkan waktu bervariasi, mulai satu hari hingga paling lama dua hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Nanti dilihat dulu, jangan diduga-duga. Itu harus dipastikan dulu dari sumbernya dari mana," tegas Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga mengungkapkan SPPG tersebut memiliki dua kali waktu memasak dalam sehari. Menurut laporan yang diterimanya, sesi memasak untuk kebutuhan ibu hamil pada jam tertentu dilaporkan tidak bermasalah, sementara dugaan sumber keracunan mengarah ke sesi memasak lainnya. Meski demikian, Bobby menekankan kepastian sumber persoalan baru bisa ditentukan usai hasil lab keluar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menjawab pertanyaan wartawan soal pengawasan ke depan terhadap seluruh SPPG di Sumatera Utara pascakejadian ini, Bobby menyatakan pihaknya berharap insiden serupa tidak terulang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Makanya tadi kita harapkan tidak terjadi lagi. Ini menjadi pembelajaran," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan status suspend terhadap SPPG terkait sudah berjalan, dan ke depan Pemprov Sumut akan terus berkoordinasi dengan BGN untuk memperketat pengawasan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini kan sudah di-suspend, nanti bagaimana ke depannya akhirnya terus berkolaborasi dengan BGN," pungkas Bobby.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_4480_Bobby-Nasution---Korban-Keracunan-MBG-Karo-Tembus-353--SPPG-Besar-Disuspend-BGN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285240/bobby-nasution-korban-keracunan-mbg-karo-tembus-353-sppg-besar-disuspend-bgn/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Selangkah Lagi ke Istana, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT RI ke-81</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 16:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Selangkah Lagi ke Istana, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT RI ke-81]]></title>
            <description><![CDATA[Selangkah Lagi ke Istana, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq Masuk Kandidat Komandan Upacara HUT RI ke81]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nama Direktur Lalu Lintas Polda Sumatera Barat, Kombes Pol M. Reza Chairul Akbar Sidiq, masuk dalam jajaran kandidat kuat yang dipersiapkan untuk menjadi Komandan Upacara HUT ke-81 Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, pada 17 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perwira menengah Polri tersebut berhasil melewati rangkaian seleksi tingkat nasional dan kini mengikuti pemusatan latihan bersama sejumlah personel terbaik dari lingkungan TNI dan Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski telah lolos hingga tahap pemusatan latihan, posisi Kombes Reza belum sepenuhnya ditetapkan sebagai Komandan Upacara Utama. Ia masih harus bersaing bersama tujuh peserta lainnya yang juga dinilai memiliki kemampuan dan pengalaman untuk menjalankan tugas dalam salah satu upacara kenegaraan paling penting di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak delapan peserta saat ini menjalani pemusatan latihan di Jakarta. Mereka berasal dari unsur TNI Angkatan Darat, TNI Angkatan Laut, TNI Angkatan Udara, serta Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari seluruh peserta tersebut, nantinya akan dipilih dua nama untuk mengemban posisi penting, yakni Komandan Upacara Utama dan Komandan Upacara Cadangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain dipersiapkan untuk upacara peringatan HUT ke-81 RI di Istana Negara, para peserta juga mendapatkan pembinaan untuk kebutuhan rangkaian kegiatan kenegaraan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka disiapkan untuk mendukung pelaksanaan Ziarah Nasional serta Renungan Suci yang berlangsung di Taman Makam Pahlawan Nasional Utama (TMPNU) Kalibata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, proses seleksi tidak hanya menitikberatkan pada kemampuan baris-berbaris. Kedisiplinan, kesiapan fisik, mental, kepemimpinan, serta kemampuan menjalankan instruksi secara presisi menjadi bagian penting dalam penilaian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perjalanan Kombes Reza menuju tahapan pemusatan latihan telah dimulai sejak 27 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah tahapan harus dilewati sebelum akhirnya dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi tingkat nasional. Tahapan tersebut mencakup pemeriksaan administrasi, pemeriksaan kesehatan dan postur, penilaian psikologi, hingga latihan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian seleksi tersebut menjadi bagian dari proses untuk mencari perwira yang paling siap mengemban amanah sebagai pemimpin upacara pada peringatan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi seorang perwira, menjadi Komandan Upacara di Istana Negara bukan sekadar persoalan berdiri di hadapan peserta upacara. Posisi tersebut menuntut ketepatan gerakan, ketegasan komando, konsentrasi tinggi, serta kemampuan menjaga wibawa selama seluruh rangkaian berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Bukan Pengalaman Pertama Reza di Dunia Upacara*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kombes Reza bukan sosok yang baru bersentuhan dengan tugas kenegaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Alumni Akademi Kepolisian (Akpol) 2003 itu sebelumnya pernah dipercaya sebagai Dankibarkibraka pada 2011.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman tersebut menjadi salah satu modal penting dalam menghadapi proses seleksi tahun ini. Namun, Reza menyadari bahwa tugas yang sedang dihadapinya memiliki tingkat tanggung jawab yang jauh lebih besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasalnya, apabila terpilih, ia akan berada di posisi terdepan dalam memimpin salah satu agenda nasional yang menjadi perhatian masyarakat luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ya, insyaallah. Mohon doanya. Ini amanah besar bagi saya,&quot; ujar Reza seperti dikutip dari Tribratanews Polda Sumbar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Reza memandang proses yang sedang dijalaninya bukan sekadar pencapaian karier, melainkan sebuah kepercayaan yang harus dipertanggungjawabkan dengan sebaik-baiknya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah padatnya agenda seleksi dan latihan, dukungan keluarga menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari perjalanan Kombes Reza.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum berangkat ke Jakarta untuk mengikuti tahapan seleksi dan pemusatan latihan, Reza terlebih dahulu meminta doa serta restu dari kedua orang tuanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Baginya, restu orang tua menjadi kekuatan tersendiri ketika menghadapi tugas besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini, seluruh proses masih berjalan. Nama Kombes Reza memang telah masuk dalam jajaran kandidat kuat, tetapi keputusan akhir mengenai siapa yang dipercaya sebagai Komandan Upacara Utama HUT ke-81 RI masih menunggu hasil penilaian dari tim seleksi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika nantinya terpilih, pengalaman Reza sebagai perwira Polri sekaligus rekam jejaknya dalam tugas upacara kenegaraan akan menjadi bagian penting dari perjalanan menuju panggung utama peringatan Kemerdekaan Indonesia pada 17 Agustus 2026.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_7689_Selangkah-Lagi-ke-Istana--Kombes-Pol-M--Reza-Chairul-Akbar-Sidiq-Masuk-Kandidat-Komandan-Upacara-HUT-RI-ke-81.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285239/selangkah-lagi-ke-istana-kombes-pol-m-reza-chairul-akbar-sidiq-masuk-kandidat-komandan-upacara-hut-ri-ke81/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 15:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia: Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045]]></title>
            <description><![CDATA[Dari Lapas kelas 1 Medan untuk Indonesia Pramuka gudep 14.1387 Tegaskan dukungan terhadap Agenda Swasembada Pangan dan Indonesia Emas 2045]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> ke-65 di Gugus Depan 14.1387 Pangkalan Lapas Kelas I Medan tidak berhenti pada seremoni apel. Momentum tersebut menjadi panggung untuk menegaskan bahwa Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> dapat mengambil bagian dalam agenda pembangunan nasional, khususnya dalam mendorong swasembada pangan menuju Indonesia Emas 2045.<br>Apel Besar Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> ke-65 dipimpin oleh Kakak Fonika Afandi, A.Md.P., S.H., M.H. selaku Pembina Apel. Kegiatan dihadiri oleh perwakilan Ketua Kwarda Gerakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Sumatera Utara, Kakak Tanwil Azhari, bersama Kakak Ade Azmil Azhari selaku Ka. Sekretariat Kwardasu.<br>Dari jajaran Kwarcab Kota Medan hadir Waka Sakoma Kakak Hanafi Chaniago mewakili Ka. Kwarcab. Turut hadir Ka. Kwarran Helvetia serta unsur Forkopimcam Medan Helvetia.<br>Dengan mengusung tema &quot;Memantapkan Langkah Organisasi Mendukung Swasembada Pangan Menuju Indonesia Emas 2045&quot;, kegiatan ini menempatkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> bukan hanya sebagai organisasi pembinaan generasi muda, tetapi juga sebagai bagian dari gerakan sosial yang mendukung agenda kemandirian dan ketahanan pangan.<br>Dari Seragam <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Menjadi Aksi Nyata<br>Semangat tersebut ditunjukkan melalui atraksi anggota <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> yang memperlihatkan keterampilan, kedisiplinan dan kekompakan. Setelah apel, rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan bakti sosial dan anjangsana ke UPT Pelayanan Lansia Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta Panti Asuhan Yatim Kota Medan.<br>Kegiatan sosial ini menegaskan bahwa pembangunan tidak hanya berbicara mengenai angka dan program, tetapi juga mengenai kepedulian, keberpihakan dan kehadiran di tengah masyarakat.<br>Rangkaian kegiatan kemudian ditutup dengan peninjauan langsung ke lokasi ketahanan pangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> di lingkungan Pangkalan Lapas Kelas I Medan.<br>Di lokasi tersebut dikembangkan kegiatan produktif berupa peternakan ayam petelur, budidaya ikan lele dan hidroponik sebagai bagian dari upaya menumbuhkan semangat kemandirian pangan.<br>Dari lingkungan Lapas, pesan yang disampaikan cukup jelas: swasembada pangan harus dimulai dari gerakan nyata, dari lingkungan sendiri, dan melibatkan seluruh elemen masyarakat.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> Harus Hadir dalam Agenda Besar Bangsa<br>Momentum Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> ke-65 menjadi kesempatan bagi Gugus Depan 14.1387 untuk menunjukkan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> memiliki ruang strategis dalam mendukung pembangunan nasional.<br>Tidak cukup hanya membentuk generasi yang disiplin dan berkarakter, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> juga dituntut mampu bergerak, produktif, mandiri dan memberikan solusi bagi persoalan masyarakat.<br>Melalui kegiatan sosial dan program ketahanan pangan tersebut, Gugus Depan 14.1387 Pangkalan Lapas Kelas I Medan menunjukkan komitmennya untuk mengambil bagian dalam perjalanan menuju Indonesia Emas 2045.<br>Dari Lapas untuk Indonesia. Dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/pramuka/" target="_blank">Pramuka</a> untuk masyarakat. Dari aksi kecil untuk agenda besar bangsa.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_3988_Dari-Lapas-kelas-1-Medan-untuk-Indonesia--Pramuka-gudep-14-1387-Tegaskan-dukungan-terhadap-Agenda-Swasembada-Pangan-dan-Indonesia-Emas-2045.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285238/dari-lapas-kelas-1-medan-untuk-indonesia-pramuka-gudep-141387-tegaskan-dukungan-terhadap-agenda-swasembada-pangan-dan-indonesia-emas-2045/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jum&rsquo;at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma&rsquo;sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum&rsquo;at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 15:52:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jum’at Berkah Konco Ngopi: Dari Masjid Al Ma’sum Tebar Kepedulian, Konco Ngopi Jum’at Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersamaan]]></title>
            <description><![CDATA[Jum&rsquoat Berkah Konco Ngopi Dari Masjid Al Ma&rsquosum Tebar Kepedulian,Konco Ngopi Jum&rsquoat Berkah Bukan Sekadar Berbagi, Tapi Membangun Kebersama]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN | Semangat berbagi dan kepedulian terhadap sesama kembali diwujudkan melalui Kolaborasi Jum&#039;at Berkah <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi dan Sumut24 Group di Masjid Al Ma&#039;sum, Jalan Al Falah No. 25, Kelurahan Suka Maju, Kecamatan Medan Johor, Kota Medan, Jumat (14/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosial yang digelar usai salat Jumat tersebut dipimpin langsung oleh Rianto, SH., MH., atau yang akrab disapa Anto Genk, bersama komunitas <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi dan Garage Kopi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para jemaah yang hadir mendapatkan bingkisan Jum&#039;at Berkah. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat silaturahmi dan membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anto Genk yang juga CEO Sumut24 Group mengatakan, semangat berbagi tidak harus menunggu seseorang memiliki sesuatu dalam jumlah berlebihan.<br>Menurutnya, kepedulian dapat dimulai dari hal sederhana dan akan menjadi lebih bermakna ketika dilakukan secara bersama-sama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jum&#039;at Berkah ini bukan hanya tentang apa yang kita berikan, tetapi juga tentang bagaimana kita membangun kepedulian dan kebersamaan. Semoga apa yang kita lakukan hari ini membawa keberkahan bagi kita semua,&quot; ujar Anto Genk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap kolaborasi Sumut24 Group dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi dapat terus berjalan secara berkesinambungan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga kegiatan seperti ini terus kita lakukan. Berbagi itu indah ketika dilakukan bersama-sama. Mudah-mudahan semakin banyak pihak yang tergerak untuk melakukan hal yang sama,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pantauan di lokasi, suasana penuh keakraban terlihat usai pelaksanaan salat Jumat. Para jemaah menerima bingkisan sekaligus berinteraksi dengan tim Sumut24 Group dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah pihak yang turut dalam kegiatan tersebut di antaranya AKP Mhd Idris, Windy, Budi Darma, Ipda Yudhi Sandi, Novan Effendi Siregar, Derry, Dwi, Putra Kelana/Dudit, dan Anto Genk.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi aksi berbagi, tetapi juga memperkuat nilai persaudaraan, kebersamaan, dan gotong royong di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi Jum&#039;at Berkah Sumut24 Group dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/konco/" target="_blank">Konco</a> Ngopi diharapkan dapat terus berkembang dan tidak sekadar menjadi kegiatan seremonial. Semangat berbagi diharapkan dapat menyebar dari masjid ke masjid serta dari satu komunitas ke komunitas lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan mengusung semangat &quot;Berbagi, Bersilaturahmi dan Membawa Berkah&quot;, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.<br>(red)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1422_Jum-rsquo-at-Berkah-Konco-Ngopi--Dari-Masjid-Al-Ma-rsquo-sum-Tebar-Kepedulian--Konco-Ngopi-Jum-rsquo-at-Berkah-Bukan-Sekadar-Berbagi--Tapi-Membangun-Kebersamaan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285237/jumrsquoat-berkah-konco-ngopi-dari-masjid-al-marsquosum-tebar-kepedulian-konco-ngopi-jumrsquoat-berkah-bukan-sekadar-berbagi-tapi-membangun-kebersamaan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lensa Energi di Kabupaten Langkat: Membuka Cakrawala Lewat Kacamata</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 14:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lensa Energi di Kabupaten Langkat: Membuka Cakrawala Lewat Kacamata]]></title>
            <description><![CDATA[Lensa Energi di Kabupaten Langkat Membuka Cakrawala Lewat Kacamata]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br><br>LANGKAT &ndash; Sebanyak 14 dari 65 siswa SDN 050775 Pangkalan Susu, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a>, teridentifikasi mengalami gangguan refraksi setelah mengikuti pemeriksaan mata dalam program Subholding Upstream (SHU) Eco-vation Day: Lensa Energi yang digelar bersama Pertamina EP Pangkalan Susu, Rabu (5/8).<br><br>Pemeriksaan yang berlangsung di Desa Alur Cempedak, Kecamatan Pangkalan Susu, tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan mendukung kesehatan anak sekaligus mendeteksi gangguan penglihatan sejak usia sekolah. Dari hasil pemeriksaan, 14 siswa diketahui mengalami gangguan refraksi berupa rabun jauh (minus) dan astigmatisme (silinder) sehingga direkomendasikan memperoleh kacamata sesuai hasil pemeriksaan.<br><br>Pangkalan Susu Field Manager, Edwin Susanto, menyampaikan bahwa kesehatan anak merupakan bagian penting dalam membangun kualitas Sumber Daya Manusia sejak dini. Menurutnya, pemeriksaan mata tidak hanya berkaitan dengan aspek kesehatan, tetapi juga memiliki keterkaitan erat dengan kemampuan anak dalam mengikuti proses pembelajaran.<br><br>&quot;Melalui Lensa Energi, kami ingin memastikan anak-anak di sekitar wilayah operasional Pertamina mendapatkan perhatian terhadap kesehatan mereka, termasuk kesehatan mata. Deteksi dini penting dilakukan karena gangguan penglihatan yang tidak ditangani dapat memengaruhi konsentrasi dan kenyamanan anak saat belajar,&quot; ujar Edwin.<br><br>Ia menambahkan, keterlibatan para Perwira Pertamina sebagai relawan menjadi bagian penting dalam menghadirkan manfaat perusahaan secara langsung kepada masyarakat.<br><br>&quot;Bagi kami, kontribusi perusahaan tidak berhenti pada kegiatan operasional, tetapi juga bagaimana kehadiran Pertamina dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Kami berharap kegiatan ini dapat membantu anak-anak belajar lebih optimal sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas,&quot; katanya.<br><br>Pemeriksaan kesehatan mata sejak usia sekolah dinilai penting karena gangguan penglihatan yang tidak terdeteksi dapat berdampak terhadap konsentrasi, kemampuan mengikuti pelajaran, hingga prestasi akademik siswa. Melalui deteksi dini, siswa yang membutuhkan dapat segera memperoleh penanganan dan alat bantu penglihatan sesuai kebutuhannya.<br><br>Program SHU Eco-vation Day: Lensa Energi merupakan inisiatif dari Pertamina Hulu Energi untuk meningkatkan kualitas belajar siswa di wilayah operasi dengan total target screening hingga 2000 siswa di seluruh Indonesia. Kegiatan ini juga turut melibatkan pekerja Pertamina sebagai bagian dari  Employee Volunteerism Subholding Upstream. Pelaksanaannya dikoordinasikan Tim Community Involvement and Development (CID) Pertamina EP Pangkalan Susu dengan melibatkan Perwira lintas fungsi, di antaranya Production Engineering (PE), Production Operation (PO), Relation, Asset &amp; Management (RAM), serta Health, Safety, Security and Environment (HSSE).<br><br>Para Perwira berperan sebagai relawan yang mendampingi seluruh rangkaian kegiatan. Keterlibatan lintas fungsi tersebut tidak hanya mendukung kelancaran pelaksanaan program, tetapi juga memperkuat budaya kepedulian sosial dan semangat kolaborasi insan Pertamina.<br><br>Melalui Lensa Energi, Pertamina EP Pangkalan Susu berupaya menghadirkan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional. Kegiatan tersebut diharapkan dapat membantu meningkatkan kualitas kesehatan anak sekaligus mendukung terciptanya lingkungan belajar yang lebih optimal.<br><br>Program ini juga menjadi bagian dari kontribusi Pertamina EP Pangkalan Susu terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 3 tentang Kehidupan Sehat dan Sejahtera serta SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas.<br><br>Pertamina EP Pangkalan Susu berkomitmen untuk terus memperkuat kolaborasi dengan sekolah, tenaga kesehatan, masyarakat, dan pemangku kepentingan lainnya dalam menghadirkan program sosial yang memberikan dampak nyata serta memperkuat hubungan harmonis dengan masyarakat di sekitar wilayah operasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tentang Pertamina EP Pangkalan Susu &lt;/p&gt; &lt;p&gt;PT Pertamina EP (PEP) Pangkalan Susu merupakan salah satu wilayah kerja di bawah Pertamina Hulu Rokan  Zona 1 yang menjalankan kegiatan eksplorasi dan produksi minyak dan gas bumi di Provinsi Sumatera Utara. Kegiatan operasional PEP Pangkalan Susu berada di bawah koordinasi dan pengawasan SKK Migas Perwakilan Sumatra Bagian Utara (Sumbagut). Area operasional PEP Pangkalan Susu tersebar di tiga kabupaten/kota yakni Kota Binjai, Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/langkat/" target="_blank">Langkat</a> dan Kabupaten Deli Serdang yang mencakup 7 kecamatan dan 10 desa. (*)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9604_Lensa-Energi-di-Kabupaten-Langkat--Membuka-Cakrawala-Lewat-Kacamata.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285236/lensa-energi-di-kabupaten-langkat-membuka-cakrawala-lewat-kacamata/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Air Bersih oleh Presiden RI</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Air Bersih oleh Presiden RI]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Simalungun Bersama Forkopimda Hadiri Peresmian Jembatan Garuda dan Air Bersih oleh Presiden RI]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Simalungun l Sumut24.co<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Kabupaten Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menghadiri peresmian 2.500 titik Jembatan Garuda TNI&ndash;Polri sekaligus 3.000 titik air bersih TNI AD yang dilakukan secara daring oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dari Istana Negara, Kamis (13/8/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bertempat di lokasi Jembatan Garuda Nagori Karang Anyer Huta VI, Kecamatan Gunung Maligas, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara, peresmian mengusung tema &quot;Negara Hadir Untuk Rakyat&quot;.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan ini Ketua DPRD Simalungun Sugiarto, Dandim 0207/Simalungun, Letkol Inf. Agustri Mukhtadi Rangkuti, perwakilan Danrem 022/PT yaitu Kasrem Letkol Inf. Binsar Junianto Simanjuntak, jajaran pimpinan perangkat daerah, unsur TNI dan Polri, Forkopimca, serta masyarakat setempat yang hadir dengan penuh sukacita.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, secara daring melaporkan bahwa pembangunan jembatan dan fasilitas air bersih telah mencapai kemajuan yang sangat signifikan di berbagai penjuru tanah air.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara keseluruhan, tercatat 6.240 titik yang meliputi jembatan dan fasilitas air, dengan rincian 3.008 titik jembatan dan 3.232 titik air bersih serta air irigasi pertanian. Pada peresmian hari ini, diluncurkan secara daring 1.000 titik yang terdiri dari 700 titik air bersih dan 300 titik air persawahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan 2.500 titik jembatan telah diselesaikan dalam kurun waktu hampir tujuh bulan, sementara 3.008 titik jembatan secara keseluruhan telah dikerjakan, 508 jembatan masih dalam proses pembangunan, dan 798 titik berada di daerah pascabencana. Target penyelesaian 5.000 titik jembatan diyakini dapat tercapai pada tahun ini seiring semakin cepatnya proses pelaksanaan teknis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, capaian pembangunan air bersih mencatatkan hal yang luar biasa. Sebanyak 10.912 titik air bersih telah terbangun, di mana 5.797 titik di antaranya diselesaikan dalam kurun waktu lima tahun sebelumnya, sedangkan sejak Januari hingga Agustus tahun ini telah rampung 3.000 titik air bersih, jumlah yang setara dengan pencapaian empat tahun sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan juga menyasar wilayah-wilayah sulit, seperti di Pulau Raas, titik ke-3.000 di Sumenep pada kedalaman 90 meter, hingga titik tersulit di Gunung Sitoli nias yang berhasil dibor hingga kedalaman 180 meter setelah delapan kali perpindahan lokasi, kini melayani 231 Kepala Keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sektor pertanian, pembangunan fasilitas irigasi telah mengubah 83.150 hektar lahan tadah hujan menjadi lahan yang mampu dipanen hingga tiga kali dalam setahun. Sedangkan 445 titik baru sedang dibangun untuk mengairi tambahan 16.970 hektar lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Secara keseluruhan, telah terubah 100.120 hektar lahan tadah hujan yang berpotensi menghasilkan 1,5 juta ton gabah setiap tahun. Pembangunan pipanisasi air bersih juga mencatatkan capaian panjang, seperti pipa sepanjang 15 kilometer di Pulau Bawean, serta proyek serupa sepanjang 15 kilometer di Samosir yang diharapkan rampung akhir tahun ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dalam sambutannya menyampaikan penghargaan dan terima kasih yang mendalam kepada Kasad, Kapolri, serta seluruh jajaran TNI dan Polri atas pengabdian yang nyata kepada rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;TNI dan Polri adalah tentara dan polisi rakyat, lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan memberi yang terbaik untuk rakyat. Tidak ada cita-cita lain, tidak ada kehendak lain, selain berbakti untuk rakyat dan negara,&quot; tegas Presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut ditegaskan bahwa negara harus hadir bagi rakyat yang berada di wilayah terjauh dan terpencil, agar turut menikmati kualitas hidup yang semakin baik. &quot;Saya bangga dan saya hormati pengabdian TNI dan Polri kepada rakyat,&quot; ujar Presiden disambut haru dan tepuk tangan yang meriah di berbagai lokasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sela kegiatan, Presiden juga berinteraksi secara daring dengan perwakilan masyarakat dari berbagai daerah yang menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kehadiran fasilitas jembatan dan air bersih yang sangat berarti bagi kehidupan mereka sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Simalungun, Dr. H. Anton Achmad Saragih, menyampaikan rasa terima kasih dan apresiasinya. &quot;Jembatan dan air bersih ini sangat membantu kelancaran mobilitas masyarakat sekaligus mampu meningkatkan taraf perekonomian warga. Kami juga merasa bangga atas sinergi yang terjalin antara TNI dan Polri dalam turut membangun sarana prasarana demi kesejahteraan rakyat,&quot; ucap <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan diakhiri secara khidmat dengan pemotongan pita tanda peresmian Jembatan Garuda di Nagori Karang Anyer Huta VI, sebagai tanda berfungsinya jembatan tersebut bagi masyarakat setempat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran negara melalui pembangunan jembatan dan air bersih diharapkan terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak wilayah, mewujudkan kesejahteraan yang nyata hingga ke pelosok desa (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6012_Bupati-Simalungun-Bersama-Forkopimda-Hadiri-Peresmian-Jembatan-Garuda-dan-Air-Bersih-oleh-Presiden-RI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285234/bupati-simalungun-bersama-forkopimda-hadiri-peresmian-jembatan-garuda-dan-air-bersih-oleh-presiden-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Maksimalkan Persiapan HUT RI ke-81, Pemkab Simalungun Gelar Rakor di Dolok Batu Nanggar</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Maksimalkan Persiapan HUT RI ke-81, Pemkab Simalungun Gelar Rakor di Dolok Batu Nanggar]]></title>
            <description><![CDATA[Maksimalkan Persiapan HUT RI ke81, Pemkab Simalungun Gelar Rakor di Dolok Batu Nanggar]]></description>
            <content><![CDATA[<br><br>Simalungun l Sumut24.co<br>Guna memaksimalkan seluruh persiapan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Pemerintah Kabupaten Simalungun menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) di Balei Harungguan Tuan Rondahaim, Kecamatan Dolok Batu Nanggar, Sumatera Utara, Kamis (13/8/2026).<br><br>Rapat koordinasi dipimpin langsung oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Simalungun, Mixnon Andreas Simamora, mewakili Bupati Simalungun. Fokus pembahasan mencakup kesiapan pelaksanaan Apel Kehormatan dan Renungan Suci (AKRS) serta Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI, beserta berbagai kesiapan teknis dan koordinasi antarunsur agar seluruh rangkaian kegiatan berjalan tertib, khidmat, dan lancar.<br><br>Dalam arahannya, Sekda Mixnon Andreas Simamora menekankan agar seluruh perangkat daerah dan pihak terkait mempersiapkan segala kebutuhan secara menyeluruh, tidak hanya kesiapan lokasi, melainkan juga aspek teknis pelaksanaan, keamanan, kebersihan, pengaturan lalu lintas, hingga pelayanan kepada masyarakat yang hadir.<br><br>&quot;Kita ingin seluruh rangkaian kegiatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI ini berjalan dengan baik, tertib, dan khidmat. Untuk itu, saya minta seluruh pihak yang terlibat benar-benar memastikan tugas dan tanggung jawabnya masing-masing, sehingga pada hari pelaksanaan tidak ada lagi kendala yang berarti,&quot; ujar Sekda.<br><br>Ia juga mengingatkan agar koordinasi antarpihak terus diperkuat hingga hari pelaksanaan, termasuk memastikan kesiapan Lapangan Sepak Bola Serbelawan sebagai lokasi utama upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang paling penting adalah kekompakan dan koordinasi. Kita harus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat yang hadir. Ini merupakan momentum nasional, sehingga mari kita laksanakan dengan penuh tanggung jawab dan semangat kebersamaan,&quot; tambahnya.<br><br>Mixnon juga menjelaskan, Apel Kehormatan dan Renungan Suci akan dilaksanakan di Makam Pahlawan Nasional Tuan Rondahaim, Pematang Raya, sebagai wujud penghormatan kepada para pahlawan yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi kemerdekaan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Upacara Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI tingkat Kabupaten Simalungun dipusatkan di Lapangan Sepak Bola Serbelawan, Kecamatan Dolok Batu Nanggar.<br><br>Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Akbar Putra Siregar, menyampaikan bahwa pemerintah daerah juga menyiapkan layanan layar lebar (big screen) di lokasi upacara, sehingga masyarakat yang hadir dapat bersama-sama menyaksikan secara langsung Detik-detik Proklamasi Kemerdekaan RI serta rangkaian Upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih.<br><br>Usai rapat, Sekda beserta rombongan melanjutkan kegiatan dengan peninjauan langsung ke Lapangan Sepak Bola Serbelawan guna memastikan kesiapan lokasi, sarana dan prasarana, serta berbagai kebutuhan teknis lainnya.<br><br>&quot;Kita ingin ketika hari H nanti semuanya sudah siap. Tidak ada pekerjaan yang kita anggap sepele. Semua harus dipersiapkan dengan baik agar pelaksanaan upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Simalungun berlangsung sukses dan memberikan kesan yang baik bagi masyarakat,&quot; tegas Sekda saat meninjau lokasi.<br><br>Pemerintah Kabupaten Simalungun terus mematangkan seluruh persiapan sebagai wujud penghormatan atas pengorbanan para pahlawan, sekaligus mengajak segenap masyarakat untuk bersama-sama mengisi kemerdekaan dengan semangat persatuan, gotong royong, dan pembangunan yang berkelanjutan.(LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6850_Maksimalkan-Persiapan-HUT-RI-ke-81--Pemkab-Simalungun-Gelar-Rakor-di-Dolok-Batu-Nanggar.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285233/maksimalkan-persiapan-hut-ri-ke81-pemkab-simalungun-gelar-rakor-di-dolok-batu-nanggar/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Makna Berbagi Berkah di Hari Jum&rsquo;at</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 13:32:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Makna Berbagi Berkah di Hari Jum’at]]></title>
            <description><![CDATA[Makna Berbagi Berkah di Hari Jum&rsquoat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh: Rianto, SH., MH (Anto Genk)<br>CEO Sumut24 Group &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hari Jum&#039;at bukan sekadar pergantian hari dalam kalender. Bagi umat Islam, Jum&#039;at adalah hari yang memiliki kedudukan istimewa. Ia menjadi momentum untuk memperbanyak ibadah, memperkuat silaturahmi, memperbanyak doa, membaca Al-Qur&#039;an, bershalawat, serta menghadirkan kepedulian kepada sesama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, menurut saya, berbagi berkah di hari Jum&#039;at bukan hanya persoalan memberi sesuatu kepada orang lain, tetapi tentang bagaimana kita menghadirkan manfaat dan kebahagiaan di tengah kehidupan yang penuh dengan berbagai persoalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagi tidak harus menunggu kaya. Tidak harus dalam jumlah besar. Sepiring makanan, segelas minuman, membantu seseorang yang kesulitan, memberikan senyum, menyampaikan kata-kata yang baik, atau membantu pekerjaan orang lain pun dapat menjadi bentuk kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Al-Qur&#039;an Mengajarkan Kita untuk Berbagi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah SWT berfirman:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا أَنْفِقُوا مِنْ طَيِّبَاتِ مَا كَسَبْتُمْ وَمِمَّا أَخْرَجْنَا لَكُمْ مِنَ الْأَرْضِ&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Wahai orang-orang yang beriman! Infakkanlah sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untukmu...&quot;<br>(QS. Al-Baqarah: 267)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ayat ini mengajarkan sebuah prinsip penting: ketika kita berbagi, berikanlah sesuatu yang baik. Jangan menjadikan orang lain sebagai tempat membuang sesuatu yang sebenarnya tidak kita sukai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kehidupan sosial, pesan ini sangat relevan. Berbagi bukan sekadar memindahkan barang dari tangan kita kepada tangan orang lain. Berbagi adalah penghormatan kepada sesama manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Allah juga menggambarkan besarnya balasan bagi orang yang berinfak:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki.&quot;<br>(QS. Al-Baqarah: 261)&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ayat ini memberikan gambaran betapa luasnya balasan Allah terhadap kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Mengapa Hari Jum&#039;at?*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sebaik-baik hari yang matahari terbit padanya adalah hari Jum&#039;at.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada hari itu Nabi Adam AS diciptakan, dimasukkan ke surga, dan dikeluarkan darinya. Hari Kiamat juga akan terjadi pada hari Jum&#039;at.<br>(HR. Muslim No. 854)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadis tersebut menunjukkan kemuliaan hari Jum&#039;at. Karena itu, sangat baik apabila momentum tersebut kita isi dengan berbagai amal kebajikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang, tidak terdapat dalil sahih yang menyatakan bahwa setiap sedekah pada hari Jum&#039;at pasti mendapatkan pahala dengan angka tertentu. Namun, keutamaan umum sedekah telah ditegaskan dalam banyak hadis, sementara Jum&#039;at sendiri merupakan hari yang mulia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah SAW bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Sedekah tidaklah mengurangi harta.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(HR. Muslim No. 2588)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hadis ini memberikan pelajaran yang sangat dalam. Secara kasat mata, ketika kita memberi, harta memang berkurang. Tetapi dalam perspektif iman, sedekah tidak membuat seseorang menjadi miskin. Allah menjanjikan keberkahan dan balasan bagi kebaikan yang dilakukan dengan ikhlas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasulullah SAW juga bersabda:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&laquo;&quot;Tangan di atas lebih baik daripada tangan di bawah.&quot;&raquo;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, tangan yang memberi lebih utama daripada tangan yang menerima, dengan tetap memperhatikan kebutuhan diri dan orang-orang yang menjadi tanggungan.<br>(HR. Bukhari dan Muslim)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Berbagi Bukan Hanya Tentang Uang*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sering kali kita mengira bahwa berbagi harus selalu berupa uang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal, Islam mengajarkan makna sedekah yang jauh lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memberi makan orang yang lapar adalah sedekah. Membantu orang yang kesulitan adalah sedekah. Menolong orang tua menyeberang jalan adalah kebaikan. Menghibur orang yang sedang bersedih adalah kebaikan. Bahkan perkataan yang baik pun memiliki nilai di sisi Allah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, jangan pernah merasa bahwa diri kita tidak memiliki sesuatu untuk dibagikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika tidak memiliki uang, kita masih memiliki tenaga. Jika tidak memiliki tenaga, kita masih memiliki waktu. Jika waktu pun terbatas, kita masih dapat memberikan senyum, doa dan kata-kata yang menenangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Inilah hakikat berbagi: menghadirkan manfaat sesuai kemampuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Nasihat Para Ulama*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ibnul Qayyim rahimahullah dalam Zad al-Ma&#039;ad menyebutkan adanya keutamaan sedekah pada hari Jum&#039;at dibandingkan hari-hari lainnya, dengan mengibaratkannya seperti keutamaan sedekah pada bulan Ramadan dibandingkan bulan-bulan lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pandangan tersebut semakin menguatkan semangat kita untuk menjadikan Jum&#039;at sebagai momentum memperbanyak amal saleh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, yang jauh lebih penting daripada sekadar memilih waktunya adalah keikhlasan, sumber harta yang halal, kualitas pemberian, dan manfaat yang diterima oleh orang yang kita bantu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Al-Qur&#039;an bahkan mengingatkan bahwa sedekah jangan diikuti dengan menyebut-nyebut pemberian atau menyakiti hati penerimanya. Allah berfirman bahwa orang yang berinfak tanpa mengiringinya dengan celaan dan tindakan menyakiti akan memperoleh pahala di sisi-Nya.<br>(QS. Al-Baqarah: 262)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka, jangan sampai tangan kita memberi tetapi lisan kita melukai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Berbagi Membangun Kepedulian Sosial*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di tengah kehidupan masyarakat yang semakin kompleks, semangat berbagi memiliki makna sosial yang sangat besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita hidup berdampingan dengan orang-orang yang mungkin sedang berjuang menghadapi persoalan ekonomi, kehilangan pekerjaan, sakit, kesepian, atau berbagai persoalan keluarga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kadang mereka tidak meminta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kadang mereka bahkan tidak mampu mengungkapkan kesulitannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah kepekaan sosial menjadi penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagi berarti belajar melihat kebutuhan orang lain, bukan hanya melihat kebutuhan diri sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika semangat ini tumbuh di tengah masyarakat, maka Jum&#039;at tidak hanya menjadi hari yang penuh ibadah secara personal, tetapi juga menjadi hari tumbuhnya solidaritas sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;*Jangan Menunggu Kaya untuk Berbagi*&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut saya, salah satu kekeliruan kita adalah sering mengatakan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Nanti kalau saya sudah kaya, saya akan banyak bersedekah."&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padahal kita tidak pernah tahu kapan kekayaan itu datang dan kapan kehidupan kita berakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, mari membiasakan diri berbagi dari apa yang kita miliki hari ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu sempurna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu berlebihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu menjadi orang kaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berbagilah sesuai kemampuan, tetapi lakukan dengan ketulusan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab boleh jadi, bagi kita nilainya kecil, tetapi bagi seseorang yang sedang membutuhkan, pemberian itu memiliki arti yang sangat besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jum&#039;at Sebagai Momentum Menjadi Manusia yang Bermanfaat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, makna berbagi berkah di hari Jum&#039;at bukan hanya tentang berapa banyak yang kita keluarkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan yang lebih penting adalah:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berapa banyak kebaikan yang lahir dari apa yang kita berikan?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika makanan yang kita berikan membuat seseorang kenyang, itu adalah kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika bantuan kita membuat seseorang mampu bertahan melewati kesulitan, itu adalah kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika kata-kata kita membuat seseorang kembali memiliki harapan, itu juga kebaikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan jika sedekah kita menjadi jalan bagi orang lain untuk merasakan bahwa masih ada manusia yang peduli, maka sesungguhnya kita telah menanam benih persaudaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jum&#039;at mengajarkan kita bahwa keberkahan bukan hanya tentang apa yang kita terima, tetapi juga tentang apa yang mampu kita bagikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mari menjadikan setiap Jum&#039;at sebagai momentum memperbaiki diri, memperkuat kepedulian dan memperbanyak manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu kaya untuk berbagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak perlu menunggu sempurna untuk berbuat baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebab bisa jadi, keberkahan hidup justru dimulai dari sesuatu yang kita berikan dengan ikhlas kepada orang lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat menjemput keberkahan Jum&#039;at. Semoga setiap kebaikan yang kita tebarkan menjadi amal yang terus mengalir, menjadi sebab hadirnya kebahagiaan bagi sesama, dan menjadi bekal terbaik di hadapan Allah SWT.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_2812_Makna-Berbagi-Berkah-di-Hari-Jum-rsquo-at.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285232/makna-berbagi-berkah-di-hari-jumrsquoat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">India for Health bersama Apollo Hospitals, Buka Akses Transplantasi Liver Hingga Robotic Surgery</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 12:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[India for Health bersama Apollo Hospitals, Buka Akses Transplantasi Liver Hingga Robotic Surgery]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKetika penyakit sudah masuk ke dalam kategori serius dan kompleks, pertanyaan di benak pasien maupun keluarga biasanya tid]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan<p></p><br><p></p>Ketika penyakit sudah masuk ke dalam kategori serius dan kompleks, pertanyaan di benak pasien maupun keluarga biasanya tidak lagi sekadar "di mana rumah sakit terdekat?"<p></p>Pertanyaan tersebut bertransformasi menjadi jauh lebih krusial: di mana pengobatan yang paling sesuai, berapa estimasi biayanya, bagaimana peluang pemulihannya, serta apakah masih tersedia pilihan terapi lain?<p></p>Di tengah tren masyarakat Indonesia yang semakin kritis dan aktif mencari second opinion hingga alternatif pengobatan ke luar negeri, India kini mulai bergeser menjadi destinasi unggulan baru. Jika selama ini masyarakat lebih akrab dengan negara-negara tetangga di Asia Tenggara, India perlahan mencuri perhatian berkat kemajuan teknologi medis, keahlian dokter subspesialis, serta efisiensi biaya yang ditawarkannya.<p></p><br><p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/85d8ce590ad8981ca2c8286f79f59954_IMG-20260811-WA0066.jpg"><br><p></p><br><p></p>Fenomena ini terasa sangat nyata di Kota Medan. Merespons tingginya kebutuhan tersebut, Apollo Hospitals Hub Indonesia hadir sebagai jembatan resmi yang menghubungkan masyarakat Indonesia khususnya dari Medan dengan jaringan raksasa Apollo Hospitals di India. Kehadiran hub ini mempermudah akses konsultasi dan rujukan untuk kasus-kasus medis berat, seperti transplantasi organ (liver dan ginjal), penanganan kanker lanjutan, penyakit jantung, hingga tindakan robotic surgery.<p></p><br><p></p>Direktur India for Health sekaligus Direktur Apollo Hospitals Hub Indonesia, Ribkah Darmawati, didampingi Sherena Aisya Maharayni, menyampaikan pemaparannya kepada awak media di Medan pada Selasa, 11 Agustus 2026. Ia menjelaskan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap informasi pengobatan berteknologi tinggi semakin membesar seiring terbukanya akses digital.<p></p>"Kami melihat ada pilihan lain yang belum banyak diketahui masyarakat Indonesia, yaitu India, khususnya Apollo Hospitals. Kami datang ke Medan agar masyarakat mengetahui bahwa ketika membutuhkan second opinion atau penanganan medis kompleks yang belum bisa dilakukan di sini, ada pilihan yang sangat rasional untuk berkonsultasi dengan dokter-dokter di Apollo," ujar Ribkah.<p></p><br><p></p><b>Medan Jadi Basis Pasien Utama Apollo dari Indonesia</b><p></p><br><p></p>Satu hal yang menarik, Medan memegang posisi strategis dalam pemetaan pasien asal Indonesia yang berobat ke Apollo Hospitals. Berdasarkan data pemaparan Apollo Hospitals Hub Indonesia, sekitar 70 persen pasien yang memanfaatkan layanan penghubung ini berasal dari Medan, dengan kasus gangguan fungsi liver serta transplantasi organ sebagai kasus paling dominan.<p></p><br><p></p>Angka tersebut menegaskan bahwa masyarakat Medan tidak hanya semakin terbuka terhadap opsi medis internasional, tetapi juga mulai kritis membandingkan pilihan berdasarkan track record rumah sakit, kecanggihan teknologi, estimasi biaya, hingga rasio keberhasilan tindakan hingga 98 persen.<p></p><br><p></p>Meski demikian, pihak Apollo Hospitals menekankan bahwa terbukanya akses ini bukan berarti semua penyakit harus diterbangkan ke India. Apabila suatu kondisi medis masih dapat ditangani dengan baik oleh fasilitas kesehatan di Indonesia, tidak ada alasan untuk berobat jauh-jauh. Namun, untuk kasus-kasus yang memerlukan teknologi khusus, ketersediaan donor transplantasi, atau terapi tingkat lanjut, mendapatkan second opinion adalah hak fundamental pasien demi memastikan langkah medis terbaik.<p></p><br><p></p><b>Penanganan Liver dan Transplantasi Organ Jadi Keunggulan Utama</b><p></p>Salah satu fokus utama yang paling banyak dikonsultasikan oleh pasien asal Medan adalah penyakit liver. Penyakit seperti Hepatitis B/C hingga Sirosis sering kali berkembang secara lambat tanpa gejala yang mencolok (silent killer). Akibatnya, banyak pasien baru menyadari kondisinya setelah fungsi liver mengalami penurunan secara signifikan.<p></p><br><p></p>Untuk pasien dengan tingkat kerusakan liver stadium akhir (end-stage liver disease), transplantasi liver menjadi jalan terapi utama setelah melalui evaluasi medis yang ketat. Dalam proses ini, donor dapat berasal dari anggota keluarga yang memenuhi persyaratan kompatibilitas medis. Karena organ liver memiliki kemampuan alami untuk meregenerasi (regrow), sebagian liver dari donor hidup akan tumbuh kembali, baik pada tubuh donor maupun penerima (resipien).<p></p><br><p></p>Apollo Hospitals di India memiliki rekam jejak yang sangat panjang dalam dunia transplantasi organ internasional. Jaringan rumah sakit ini tercatat telah menangani lebih dari 6.500 tindakan transplantasi liver.<p></p><br><p></p>Secara keseluruhan, jaringan Apollo Hospitals mengoperasikan sekitar 78 rumah sakit di berbagai kota besar di India yang ditunjang oleh pusat keunggulan (Centers of Excellence) spesifik yaitu :<p></p>- Apollo New Delhi: Pusat keunggulan penanganan transplantasi liver organ tubuh dan Robotic Surgery.<p></p>- Apollo Hyderabad: Pusat penanganan Bone Marrow Transplant (transplantasi sumsum tulang) untuk kasus kanker darah seperti leukemia, terutama pada anak dan dewasa.<p></p>- Apollo Chennai: Menjadi rujukan utama teknologi Apollo Proton Therapy, salah satu terapi radiasi proton paling canggih di dunia untuk indikasi kanker tertentu.<p></p>- Apollo Bangalore: Pusat pengembangan dan tindakan Robotic Surgery untuk operasi dengan tingkat presisi ultra-tinggi dan trauma jaringan yang minimal.<p></p><br><p></p>Pihak Apollo juga mengklaim bahwa secara keseluruhan, tingkat keberhasilan penanganan medis di jaringan rumah sakit mereka mencapai 98 persen, sebuah capaian yang menjadi alasan utama pasien global memilih berobat ke sana.<p></p><br><p></p><b>Perbandingan Biaya  Lebih Terjangkau dan Transparan</b><p></p>Selain faktor kualitas teknologi, elemen biaya menjadi variabel penentu dalam pengambilan keputusan berobat ke luar negeri.<p></p><br><p></p>Apollo Hospitals Hub Indonesia memaparkan estimasi biaya untuk beberapa tindakan medis besar yang tergolong sangat kompetitif jika dibandingkan dengan negara tujuan berobat lainnya. Jenis tindakan medis estimasi biaya di Apollo Hospitals<p></p><br><p></p>- Transplantasi Liver berkisar Rp750 Juta &ndash; Rp1 Miliar. Mencakup evaluasi donor &amp; perawatan ~21 hari. (Di beberapa negara lain dapat melebihi Rp6 Miliar).<p></p>- Transplantasi Ginjal &plusmn; Rp650 Juta tergantung pada kondisi spesifik pasien &amp; durasi perawatan pasca-operasi.<p></p><br><p></p>Kendati menyajikan estimasi angka, Apollo Hub Indonesia mengimbau pasien dan keluarga untuk memahami bahwa biaya medis bukanlah skema tarif tunggal yang berlaku konstan untuk semua orang.<p></p>Kepastian diagnosis, komorbiditas (penyakit penyerta), pemeriksaan laboratorium lanjutan, kebutuhan obat-obatan khusus, hingga respons tubuh pasien selama perawatan sangat menentukan total biaya akhir. Angka-angka tersebut hendaknya diposisikan sebagai acuan awal dalam perencanaan finansial keluarga.<p></p>Salah satu peran kunci dari Apollo Hospitals Hub Indonesia adalah memangkas ketidakpastian administratif yang sering dihalangi pasien saat hendak berobat ke luar negeri. Pasien tidak disarankan untuk berangkat secara mendadak tanpa koordinasi awal dengan tim medis di negara tujuan.<p></p><br><p></p>Melalui hub rujukan ini, seluruh tahapan disusun secara sistematis sebelum pasien memutuskan untuk membeli tiket perjalanan yaitu mengumpulkan rekam medis di rumah sakit terdahulu, dilanjutkan dengan pengiriman dan evaluasi tim medis Apollo (2-3 hari), konsultasi Telemedis via Zoom (gratis), rekomendasi medis dan estimasi biaya lalu proses pengurusan Medical Visa dan keberangkatan.<p></p><br><p></p>"Membawa pasien yang berada dalam kondisi sakit serius ke luar negeri tanpa persiapan medis yang matang tentu bukan hal yang bijak. Seluruh kepastian indikasi dan rencana tindakan harus diselesaikan terlebih dahulu di Indonesia," jelas tim operasional hub.<p></p>Apabila hasil evaluasi menunjukkan bahwa pasien memang perlu mendapatkan penanganan langsung di India, hub rujukan akan mendampingi proses administrasi perjalanan, mulai dari permohonan Medical Visa, pemesanan tiket penerbangan, hingga reservasi akomodasi penunjang. Setibanya di bandara tujuan di India, tim rumah sakit Apollo akan melakukan penjemputan dan pengawalan medis hingga pasien tiba di fasilitas perawatan.<p></p><br><p></p><b>Penanganan Kasus Pediatrik hingga Teknologi Bedah Robotik</b><p></p>Cakupan layanan yang diperkenalkan Apollo Hospitals Hub Indonesia juga mencakup penanganan penyakit pada anak (pediatrik). Kasus kesehatan anak seperti leukemia pediatrik atau kelainan organ bawaan   memerlukan pendekatan medis yang sangat spesifik, mulai dari penyesuaian dosis, teknik operasi, hingga manajemen psikologis pasien dan orang orang tua. Adanya akses second opinion dengan tim spesialis pediatrik berpengalaman memberikan pilihan tambahan bagi para orang tua yang sedang mencari kepastian medis.<p></p><br><p></p>Sementara itu, untuk bidang bedah umum, urologi, ginekologi, dan ortopedi, teknologi Robotic Surgery di Apollo Bangalore menjadi opsi tindakan yang meminimalkan trauma jaringan. Lewat bantuan lengan robotik yang dikendalikan oleh dokter spesialis, operasi dapat dilakukan dengan tingkat akurasi tinggi, meminimalisasi pendarahan, serta berpotensi mempercepat masa pemulihan pasien  meskipun durasi pemulihan akhir tetap tergantung pada kondisi fisik tiap individu.<p></p><br><p></p><b>Edukasi Publik dan Akses Komunikasi Digital</b><p></p>Guna memudahkan masyarakat dalam mencari informasi medis yang valid, Apollo Hospitals Hub Indonesia turut memanfaatkan berbagai saluran komunikasi digital.<p></p><br><p></p>Hingga saat ini, pihak hub mencatat telah melayani lebih dari 1.000 konsultasi masuk melalui platform media sosial seperti TikTok,  Instagram, Facebook, serta portal pendaftaran resmi melalui www.apollohospitals.com.<p></p><br><p></p>Untuk konsultasi dan informasi terkait Apollo Hospitals dapat dilihat di :<p></p>Instagram : @indiaforhealth <p></p>Facebook :@apollohubindonesia<p></p>Tik tok : @apollo Hospitals Indonesia <p></p>  WhatsApp :  081218005565<p></p><br><p></p>Sebagian besar pertanyaan publik berpusat pada penanganan leukemia, penanganan sirosis liver, kanker, dan kasus-kasus penyakit kronis lainnya.<p></p><br><p></p>Pada akhirnya, keberadaan Apollo Hospitals Hub Indonesia di Medan ditujukan untuk membuka keran informasi medis secara luas dan transparan.<p></p><br><p></p>Prinsip dasarnya adalah mendorong pasien dan keluarga agar mendapatkan gambaran yang utuh mengenai diagnosis, pilihan terapi yang tersedia, potensi risiko medis, serta kalkulasi biaya yang rasional.<p></p><br><p></p>Keputusan akhir untuk menjalani pengobatan tetap sepenuhnya berada di tangan pasien, keluarga, dan pertimbangan tim dokter yang menangani. Sebab, pengobatan yang ideal tidak selalu diukur dari seberapa jauh lokasinya, melainkan seberapa tepat dan aman tindakan medis tersebut bagi kondisi pasien. (Rel)<p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_5382_India-for-Health-bersama-Apollo-Hospitals--Buka-Akses-Transplantasi-Liver-Hingga-Robotic-Surgery.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/profil/285231/india-for-health-bersama-apollo-hospitals-buka-akses-transplantasi-liver-hingga-robotic-surgery/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Investigasi SEMATA: Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Investigasi SEMATA: Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air]]></title>
            <description><![CDATA[Investigasi SEMATA Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air ]]></description>
            <content><![CDATA[Investigasi SEMATA: Hulu Sungai Sumut Terancam, Sawit dan Galian C Diduga Tekan Sumber Air &lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &mdash; Kondisi sumber-sumber air di kawasan hulu sungai di Sumatera Utara semakin mengkhawatirkan. Hasil investigasi lapangan Perkumpulan Semesta Tanah dan Air (SEMATA) menemukan indikasi adanya tekanan serius terhadap kawasan hulu akibat perubahan tutupan lahan, aktivitas perkebunan kelapa sawit serta kegiatan galian C. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Investigasi SEMATA menemukan sejumlah kawasan yang secara ekologis memiliki fungsi penting sebagai daerah tangkapan air mengalami perubahan bentang alam. Vegetasi yang sebelumnya berfungsi menahan limpasan air dan menjaga kestabilan tanah berkurang, sementara aktivitas pembukaan lahan dan penggalian material berlangsung di sejumlah kawasan yang terhubung dengan sistem daerah aliran sungai (DAS). &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut dinilai berpotensi memengaruhi kemampuan kawasan hulu dalam menyimpan dan mengatur air. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hulu sungai adalah fondasi kehidupan masyarakat di bagian hilir. Ketika kawasan tangkapan air rusak, persoalannya bukan hanya soal lingkungan, tetapi juga menyangkut ketersediaan air, pertanian, perikanan, hingga keselamatan masyarakat di sepanjang DAS,&quot; ujar SEMATA dalam keterangannya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sawit dan galian C menjadi perhatian &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut SEMATA, perkebunan kelapa sawit tidak dapat dilihat hanya dari luasan kebun, tetapi harus dilihat dari lokasi, kondisi tutupan lahan sebelum pembukaan, sistem drainase, sempadan sungai, serta posisi perkebunan terhadap kawasan lindung dan daerah tangkapan air. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, kegiatan galian C, terutama yang berada dekat dengan badan sungai maupun kawasan sempadan, berpotensi menimbulkan perubahan morfologi sungai, erosi dan sedimentasi. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Temuan tersebut memiliki relevansi dengan langkah Pemprov Sumut pada Juni 2026 yang menghentikan aktivitas pertambangan tanpa izin di 13 titik, yakni 11 titik di Kabupaten Deli Serdang dan dua titik di Serdang Bedagai. Aktivitas yang ditertibkan berada di sepanjang aliran Sungai Ular. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemprov Sumut juga sebelumnya menyatakan bahwa aktivitas pertambangan tanpa izin dapat menyebabkan perubahan bentang alam dan morfologi sungai, kerusakan DAS, hilangnya vegetasi serta berpotensi memengaruhi kualitas air sungai. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, SEMATA menilai persoalan kerusakan hulu tidak boleh ditangani secara parsial hanya dengan menertibkan tambang ilegal. Pemerintah perlu melakukan audit ekologis terhadap seluruh aktivitas ekonomi yang berada di kawasan hulu dan memiliki hubungan langsung dengan sistem DAS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA siapkan langkah hukum &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas temuan tersebut, SEMATA menyatakan tidak menutup kemungkinan membawa persoalan ini ke jalur hukum. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA menyebut tengah melakukan pendalaman terhadap sejumlah korporasi yang berdasarkan hasil investigasi lapangan dinilai memiliki keterkaitan dengan perubahan tutupan lahan dan tekanan terhadap sumber air di kawasan hulu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami sedang menyusun bukti dan dokumen secara lebih lengkap. Terhadap korporasi yang berdasarkan hasil investigasi dan verifikasi nantinya memiliki tanggung jawab paling besar terhadap kerusakan, SEMATA akan mempertimbangkan langkah gugatan melalui mekanisme hukum yang tersedia,&quot; tegas SEMATA. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut, menurut SEMATA, bukan semata-mata untuk memberikan sanksi kepada perusahaan, tetapi juga untuk mendorong pemulihan lingkungan dan pertanggungjawaban terhadap masyarakat yang terdampak. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA menegaskan bahwa identifikasi korporasi harus dilakukan berdasarkan bukti, antara lain kesesuaian izin, batas HGU/IUP, perubahan tutupan lahan, posisi kegiatan terhadap DAS dan sempadan sungai, dokumen lingkungan, hasil uji kualitas air, serta bukti lapangan dan citra satelit. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, korporasi yang disebut dalam proses investigasi harus diberi kesempatan memberikan klarifikasi dan pembelaan sesuai prinsip hukum. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemprov Sumut diminta buka data &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain kemungkinan langkah hukum terhadap korporasi, SEMATA secara khusus meminta Pemerintah Provinsi Sumatera Utara lebih proaktif membuka data mengenai kondisi DAS dan kerusakan sumber air di wilayah Sumut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut SEMATA, masyarakat berhak mengetahui kondisi sumber air yang menjadi penopang kehidupan mereka. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Data yang diminta untuk dibuka antara lain: &lt;/p&gt; &lt;p&gt;peta dan data kawasan hulu serta daerah tangkapan air; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data kualitas air sungai dan sumber air; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data titik kerusakan DAS; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data perubahan tutupan lahan; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data HGU dan izin perkebunan yang berada di kawasan hulu; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data IUP dan izin kegiatan pertambangan/galian C; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;dokumen persetujuan lingkungan; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;hasil pengawasan dan evaluasi lingkungan perusahaan; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;data pelanggaran dan sanksi lingkungan; &lt;/p&gt; &lt;p&gt;serta data program pemulihan DAS dan kawasan sumber air. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA menilai keterbukaan tersebut penting agar publik dapat mengetahui siapa yang mendapatkan manfaat ekonomi dari pemanfaatan sumber daya alam dan siapa yang harus bertanggung jawab ketika terjadi kerusakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemprov Sumut sendiri telah memiliki portal PPID Provinsi Sumatera Utara yang menyediakan layanan permohonan informasi publik secara daring. Portal tersebut menyatakan komitmen Pemprov terhadap pelayanan informasi yang transparan dan akuntabel. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, SEMATA meminta komitmen keterbukaan tersebut diterapkan secara konkret terhadap data lingkungan dan pengelolaan DAS. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan menunggu sungai kehilangan fungsi &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA mengingatkan pemerintah agar tidak menunggu sampai kerusakan hulu menjadi bencana sebelum melakukan tindakan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kerusakan kawasan hulu dapat memiliki efek berantai. Hilangnya vegetasi dan perubahan bentang alam dapat meningkatkan limpasan permukaan, erosi dan sedimentasi. Sementara perubahan morfologi sungai akibat aktivitas penggalian dapat mengganggu sistem aliran. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dampaknya dapat dirasakan masyarakat di wilayah hilir dalam bentuk menurunnya kualitas air, sedimentasi, berkurangnya ketersediaan air pada musim tertentu, hingga meningkatnya risiko banjir dan longsor. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan ini menjadi semakin penting setelah Pemprov Sumut sebelumnya mencatat kerugian akibat banjir bandang dan longsor pada 2025 mencapai sekitar Rp9,98 triliun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemerintah harus melihat persoalan ini dari hulu sampai hilir. Jangan hanya menghitung kerugian ketika bencana terjadi. Yang harus dihitung adalah berapa nilai ekonomi dan ekologis yang hilang ketika sumber air dan kawasan hulu terus mengalami kerusakan,&quot; kata SEMATA. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;SEMATA mendesak Pemprov Sumut membentuk mekanisme audit DAS secara terbuka dan melibatkan masyarakat sipil, akademisi, pemerintah daerah, serta masyarakat di wilayah hulu dan hilir. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil audit tersebut, menurut SEMATA, harus menjadi dasar untuk menentukan kawasan yang harus dipulihkan, aktivitas yang harus dihentikan atau dibatasi, serta korporasi atau pelaku usaha yang harus dimintai pertanggungjawaban. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Air tidak mengenal batas administrasi. Kerusakan di hulu pada akhirnya akan menjadi persoalan masyarakat di hilir. Karena itu, perlindungan sumber air harus menjadi prioritas pemerintah Sumatera Utara,&quot; tutup SEMATA. Red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_6011_Investigasi-SEMATA--Hulu-Sungai-Sumut-Terancam--Sawit-dan-Galian-C-Diduga-Tekan-Sumber-Air.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285230/investigasi-semata-hulu-sungai-sumut-terancam-sawit-dan-galian-c-diduga-tekan-sumber-air/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polres Madina Rombak Tiga Posisi Penting, Ini Daftar Pejabat Barunya</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polres Madina Rombak Tiga Posisi Penting, Ini Daftar Pejabat Barunya]]></title>
            <description><![CDATA[Polres Madina Rombak Tiga Posisi Penting, Ini Daftar Pejabat Barunya]]></description>
            <content><![CDATA[<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polres Mandailing Natal (<a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>) menggelar Upacara Serah Terima Jabatan (Sertijab) terhadap sejumlah pejabat utama dan Kapolsek jajaran, Rabu, 11 Agustus 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang berlangsung di Aula Pesat Gatra Polres Mandailing Natal tersebut dipimpin langsung Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> AKBP Bagus Priandy, S.I.K., M.Si. Sertijab diikuti Wakapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> Kompol Aris Fianto, S.Sos., para pejabat utama, Kapolsek jajaran, perwira, personel Polres dan Polsek jajaran, serta Bhayangkari Cabang <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian jabatan tersebut menjadi bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Kepolisian Negara Republik Indonesia sekaligus momentum untuk memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di wilayah hukum Polres Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam upacara tersebut, terdapat tiga jabatan yang secara resmi diserahterimakan. Pertama, jabatan Kabag SDM Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> yang sebelumnya dijabat Kompol Sammailun, S.H., diserahterimakan kepada AKP Azuar Anas, S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selanjutnya, posisi Kasat Samapta Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> berpindah dari AKP Yusuf kepada AKP Roni Sarko, S.H., M.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, jabatan Kapolsek Natal Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> diserahterimakan dari Kompol Maraden Pakpahan, S.H., kepada Iptu Dilwan Iskandar Hasibuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian tersebut diharapkan tidak hanya menjadi perubahan struktur organisasi, tetapi juga membawa semangat baru dalam pelaksanaan tugas, khususnya dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Mandailing Natal AKBP Bagus Priandy menyampaikan bahwa mutasi dan serah terima jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, proses tersebut berkaitan dengan penyegaran organisasi, pengembangan karier personel, sekaligus upaya meningkatkan kualitas kinerja kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pejabat yang mendapatkan amanah baru diharapkan mampu segera menyesuaikan diri dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing. Selain itu, program yang telah berjalan juga diharapkan dapat terus dilanjutkan dan ditingkatkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian pejabat juga menjadi kesempatan untuk menghadirkan inovasi serta meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas kepolisian di tengah kebutuhan masyarakat yang terus berkembang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus pejabat yang baru menerima amanah, Kapolres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> berharap dapat segera memahami karakteristik wilayah, berkoordinasi dengan seluruh personel, serta membangun komunikasi yang baik dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut penting mengingat setiap wilayah memiliki tantangan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang berbeda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya penyegaran di sejumlah posisi strategis, Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/madina/" target="_blank">Madina</a> diharapkan semakin solid dalam menjaga keamanan, memberikan pelayanan publik, serta merespons berbagai persoalan yang muncul di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sertijab tersebut sekaligus menjadi momentum bagi seluruh jajaran untuk memperkuat komitmen dalam menjalankan tugas secara profesional, humanis, dan bertanggung jawab.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_9623_Polres-Madina-Rombak-Tiga-Posisi-Penting--Ini-Daftar-Pejabat-Barunya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285229/polres-madina-rombak-tiga-posisi-penting-ini-daftar-pejabat-barunya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Beri Arahan Tegas di Sertijab, Pejabat Baru Diminta Prioritaskan Pelayanan</guid>
            <pubDate>Fri, 14 Aug 2026 10:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Beri Arahan Tegas di Sertijab, Pejabat Baru Diminta Prioritaskan Pelayanan]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Beri Arahan Tegas di Sertijab, Pejabat Baru Diminta Prioritaskan Pelayanan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapanuli Selatan (Tapsel) AKBP Anton Santoso, S.I.K., M.M. memimpin serah terima jabatan (sertijab) Kapolsek Batang Toru sekaligus pelantikan Kepala Seksi Hukum (Kasikum) Polres Tapsel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Polres Tapanuli Selatan, Rabu (12/8/2026), sebagai bagian dari penyegaran organisasi dan upaya memperkuat pelaksanaan tugas kepolisian di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam prosesi tersebut, jabatan Kapolsek Batang Toru diserahterimakan dari AKP Penggar Marinus Siboro, S.H. kepada pejabat baru, Iptu Dani M. Sidauruk, S.H.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, AKP Penggar Marinus Siboro mendapat kepercayaan baru untuk mengemban tugas sebagai Kasikum Polres Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pergantian tersebut merupakan bagian dari dinamika organisasi di lingkungan Polri. Rotasi jabatan diharapkan mampu memberikan energi baru sekaligus meningkatkan efektivitas pelaksanaan tugas, terutama dalam memberikan pelayanan, perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapsel AKBP Anton Santoso menegaskan bahwa jabatan yang diberikan kepada setiap personel Polri bukan sekadar posisi struktural, melainkan amanah yang harus dipertanggungjawabkan melalui pelaksanaan tugas secara profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anton meminta pejabat yang baru menerima amanah untuk segera beradaptasi dengan lingkungan kerja, memahami karakteristik wilayah tugas serta membangun komunikasi yang baik dengan seluruh personel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pejabat yang baru agar segera menyesuaikan diri dan memberikan pelayanan yang terbaik kepada masyarakat,&quot; ujar AKBP Anton Santoso.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kemampuan membangun komunikasi dan koordinasi menjadi salah satu kunci dalam menjalankan tugas kepolisian. Karena itu, pejabat baru diharapkan tidak hanya memperkuat koordinasi secara internal, tetapi juga aktif menjalin hubungan dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/kapolres/" target="_blank">Kapolres</a> Tapsel juga mengingatkan seluruh personel agar menjaga soliditas dan kekompakan dalam menjalankan setiap tugas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa kehadiran polisi di tengah masyarakat harus benar-benar memberikan manfaat, khususnya dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya minta seluruh personel tetap menjaga soliditas serta menjadikan setiap pelaksanaan tugas sebagai bentuk pengabdian kepada masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi pejabat Kapolsek Batang Toru yang baru, tantangan tersebut menjadi bagian penting dalam menjalankan tugas di wilayah hukum Polsek Batang Toru. Selain menjaga keamanan, komunikasi dengan masyarakat juga diperlukan untuk mendeteksi dan merespons berbagai persoalan yang berkembang di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Anton Santoso berharap momentum sertijab tersebut tidak hanya menjadi pergantian personel dalam struktur organisasi, tetapi juga menjadi titik awal untuk meningkatkan kualitas kinerja jajaran Polres Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta seluruh pejabat yang mendapat amanah baru untuk bekerja secara sungguh-sungguh, menjaga integritas serta mempertahankan kepercayaan masyarakat terhadap institusi kepolisian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Laksanakan tugas dengan sungguh-sungguh, jaga kepercayaan yang diberikan dan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan rasa aman,&quot; pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/08/_1253_Kapolres-Tapsel-AKBP-Anton-Santoso-Beri-Arahan-Tegas-di-Sertijab--Pejabat-Baru-Diminta-Prioritaskan-Pelayanan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/285228/kapolres-tapsel-akbp-anton-santoso-beri-arahan-tegas-di-sertijab-pejabat-baru-diminta-prioritaskan-pelayanan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>