<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sun, 07 Jun 2026 03:36:32 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sosiolog UMSU Medan Rekomendasikan Hukuman Mati bagi Koruptor Program MBG</guid>
            <pubDate>Sun, 07 Jun 2026 00:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sosiolog UMSU Medan Rekomendasikan Hukuman Mati bagi Koruptor Program MBG]]></title>
            <description><![CDATA[Sosiolog UMSU Medan Rekomendasikan Hukuman Mati bagi Koruptor Program MBG]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Kasus dugaan korupsi di Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam. Modus dugaan markup pengadaan barang hingga triliunan rupiah, termasuk motor listrik senilai Rp1 triliun, serta praktik &quot;jual beli titik&quot; dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) dinilai telah merusak Program Makan Bergizi Gratis (MBG), program prioritas nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shohibul Anshor Siregar, sosiolog dari Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) Medan, merekomendasikan agar pemerintah dan penegak hukum menunjukkan political will yang kuat dengan menuntut serta menjatuhkan hukuman mati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Siregar, korupsi di program MBG merupakan pengkhianatan berat terhadap rakyat Indonesia, khususnya anak-anak dari keluarga miskin yang bergantung pada nutrisi dasar. &quot;Ini bukan korupsi biasa. Ini merampok makanan anak-anak stunting dan menghambat upaya Indonesia Emas 2045,&quot; ujar Siregar dalam pernyataannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Dasar Hukum yang Kuat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siregar menjelaskan bahwa Pasal 2 ayat (2) Undang-Undang Tipikor memberikan ruang bagi pidana mati dalam &quot;keadaan tertentu&quot;. Korupsi MBG memenuhi syarat tersebut karena menyerang program strategis nasional yang menyangkut hajat hidup orang banyak, dengan kerugian negara yang sangat besar dan dampak sistemik terhadap penurunan stunting serta kesejahteraan rakyat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Jaksa juga dapat mengoptimalkan Pasal 603 jo Pasal 20 KUHP baru yang sudah digunakan dalam penyidikan. Hakim memiliki kewenangan menafsirkan secara progresif bahwa korupsi program sosial prioritas setara extraordinary crime,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Alasan Politik, Moral, dan Dukungan Publik&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari perspektif sosiologis, Siregar menekankan dampak sosial yang luar biasa. &quot;Jika dibiarkan dengan hukuman ringan, kepercayaan publik terhadap program unggulan pemerintahan akan hancur total,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menyoroti perlunya efek jera yang nyata. &quot;Hukuman penjara puluhan tahun selama ini terbukti tidak cukup. Hukuman mati menjadi sinyal politik tegas bahwa korupsi program rakyat adalah kejahatan luar biasa setara pengkhianatan bangsa,&quot; tegas Siregar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, momentum saat ini sangat tepat. Tindakan Presiden Prabowo harus diikuti tuntutan maksimal. &quot;Dukungan publik sangat kuat. Masyarakat sudah muak dengan korupsi,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Menjawab Kritik dan Tantangan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Siregar juga merespons kritik dari sisi HAM. &quot;Hak hidup memang dijamin konstitusi, tetapi korupsi skala besar juga melanggar hak kolektif rakyat atas pangan dan kesejahteraan. Hukuman mati di sini adalah ultimum remedium untuk kejahatan luar biasa, dengan proses peradilan yang ketat untuk menghindari kesalahan,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meyakini bahwa dengan bukti yang sedang didalami Kejaksaan Agung, kasus ini dapat menjadi preseden penting.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Rekomendasi Langkah Konkret&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shohibul Anshor Siregar merekomendasikan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(-) Kejagung segera melengkapi berkas dengan argumen &quot;keadaan tertentu&quot; dan menuntut hukuman mati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(-) Pengadilan  Tipikor memprioritaskan vonis maksimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(-) Pemerintah dan DPR mendukung secara politik serta memperkuat regulasi Perpres MBG dan perampasan aset.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(-) Masyarakat dan media terus mengawal proses agar tetap transparan dan akuntabel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Hukuman mati bagi koruptor MBG adalah pilihan politik yang berani dan mendesak. Ini bukan balas dendam, melainkan perlindungan terhadap masa depan bangsa dari parasit korupsi,&quot; pungkas Shohibul Anshor Siregar.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_4292_Sosiolog-UMSU-Medan-Rekomendasikan-Hukuman-Mati-bagi-Koruptor-Program-MBG.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283097/sosiolog-umsu-medan-rekomendasikan-hukuman-mati-bagi-koruptor-program-mbg/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dugaan Pungli Beli Bangku Rp1,5 Juta Mencuat di SMAN 1 Kisaran : Orang Tua Heran Anak Zonasi Tak Lulus, Pihak Sekolah Bantah</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 23:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dugaan Pungli Beli Bangku Rp1,5 Juta Mencuat di SMAN 1 Kisaran : Orang Tua Heran Anak Zonasi Tak Lulus, Pihak Sekolah Bantah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN , Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dirancang untuk transparan dan adil justru diwarnai dugaan praktik tidak terpu]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN , Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) yang dirancang untuk transparan dan adil justru diwarnai dugaan praktik tidak terpuji. Kabar tentang pungutan liar dengan modus "membeli bangku sekolah" seharga Rp1,5 juta beredar luas di kalangan masyarakat, ditujukan kepada calon siswa baru di SMA Negeri 1 Kisaran, Kabupaten Asahan.</p>Tahun ini, penerimaan siswa tingkat SMA resmi menggunakan SPMB sebagai pengganti PPDB sebelumnya, dengan empat jalur pendaftaran: zonasi, afirmasi, prestasi, dan perpindahan tugas orang tua. Penyelenggaraannya menjadi tanggung jawab Dinas Pendidikan Provinsi Sumatera Utara, namun dugaan kecurangan masih saja menghantui prosesnya.</p>Keluhan datang dari sejumlah orang tua yang mendaftarkan anaknya lewat jalur zonasi. Mereka mengaku alamat tempat tinggal yang tertera di Kartu Keluarga &ndash; yaitu di Kelurahan Gambir Baru dan Kelurahan Mutiara &ndash; masuk dalam wilayah terdekat dan seharusnya memenuhi syarat, namun hasil pengumuman justru menyatakan anak mereka tidak diterima.</p>"Saya heran, rumah kami dekat sekali dengan sekolah ini dan sesuai aturan zonasi, kenapa tidak lulus?" ungkap salah seorang warga kepada wartawan pada Sabtu (6/6/2026).</p>Beredar pula informasi yang didapatkan dari kalangan siswa, yang menyebutkan adanya permintaan untuk mencetak ulang dokumen rapor di tempat tertentu, kemudian melengkapi proses dengan penyerahan sejumlah uang.</p>Menanggapi hal tersebut, pihak tata usaha sekolah melalui Rika dengan tegas menepis semua kabar yang beredar. "Informasi itu tidak benar. Tidak ada aturan maupun permintaan untuk mencetak ulang rapor dengan cara tertentu. Jika ada yang menyebutkan hal itu, kami minta nama dan datanya agar bisa ditelusuri lebih lanjut hingga ke kepala sekolah," tegasnya.</p>Ia juga menegaskan tidak mengetahui adanya pungutan sebesar Rp1,5 juta. Bagi calon siswa yang belum diterima, masih dibuka kesempatan mendaftar lewat jalur prestasi pada 18 dan 25 Juni 2026. "Jika terbukti ada pelanggaran, kami akan menindak tegas sesuai aturan," tambahnya.</p>Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN 1 Kisaran, Kurniawan, belum memberikan tanggapan ketika dikonfirmasi untuk memastikan kebenaran informasi tersebut.</p>Isu ini semakin menimbulkan tanda tanya besar, mengingat sebelumnya sekolah ini juga dikaitkan dengan dugaan mengabaikan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) yang digagas Gubernur Sumatera Utara. Salah satu program andalannya adalah Bersekolah Gratis, yang bertujuan membebaskan seluruh siswa SMA/SMK dari beban biaya pendidikan mulai awal 2026.</p>Komisioner PUKAT Sumut, Deryansah Pamonangan Sianipar, menilai dugaan pungutan ini sangat memprihatinkan. "Program pemerintah untuk meringankan beban masyarakat seolah tidak dihiraukan. Jika dugaan ini benar berlangsung, hal ini tidak bisa dibiarkan begitu saja dan harus ditindak demi keadilan pendidikan," ujarnya.</p>Hingga berita ini diturunkan, masyarakat menunggu penjelasan resmi dan klarifikasi menyeluruh agar proses penerimaan siswa baru berjalan sesuai prinsip transparan dan bebas dari pungutan liar. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_5142_Dugaan-Pungli-Beli-Bangku-Rp1-5-Juta-Mencuat-di-SMAN-1-Kisaran---Orang-Tua-Heran-Anak-Zonasi-Tak-Lulus--Pihak-Sekolah-Bantah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283096/dugaan-pungli-beli-bangku-rp15-juta-mencuat-di-sman-1-kisaran-orang-tua-heran-anak-zonasi-tak-lulus-pihak-sekolah-bantah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hangat dan Penuh Keakraban, Azas Siagian Silaturahmi dengan Legenda Voli Nasional</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 23:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hangat dan Penuh Keakraban, Azas Siagian Silaturahmi dengan Legenda Voli Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO Menjelang bergulirnya Kejuaraan Voli Antar Klub seSumatera Utara, Ketua Umum MAVI Korwil Sumut, Kombes Pol A. Azas Siagia]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO <p></p>Menjelang bergulirnya Kejuaraan Voli Antar Klub se-Sumatera Utara, Ketua Umum MAVI Korwil Sumut, Kombes Pol A. Azas Siagian, menggelar silaturahmi bersama sejumlah tokoh voli nasional dan mantan atlet Indonesia.<p></p><br>Dalam pertemuan yang berlangsung hangat dan penuh keakraban itu, Azas bertemu dengan legenda voli nasional, Iman Agus Faizal dan Danis Taroreh dan lainnya. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan menjelang pelaksanaan Kejuaraan Voli Antar Klub se-Sumut yang mulai digelar pada 7 Juni 2026.<p></p><br>Azas mengatakan, kejuaraan ini merupakan inisiatif para mantan atlet voli Indonesia di Sumatera Utara yang memiliki semangat yang sama untuk terus mendorong pembinaan dan perkembangan olahraga voli di daerah.<p></p><br>"Ini bukan hanya soal pertandingan. Yang lebih penting adalah bagaimana kita menjaga silaturahmi, mempererat persaudaraan, dan bersama-sama membangun ekosistem voli yang lebih baik di Sumatera Utara," kata Azas.<p></p><br>Menurutnya, kehadiran para legenda voli nasional menjadi suntikan semangat tersendiri bagi atlet-atlet muda yang akan bertanding. Pengalaman dan perjalanan karier para mantan atlet diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi generasi penerus.<p></p><br>Dalam suasana santai, berbagai hal dibahas mulai dari perkembangan voli nasional, pembinaan atlet usia muda, hingga upaya menciptakan kompetisi yang berkelanjutan di Sumatera Utara.<p></p><br>Azas berharap kejuaraan yang diikuti klub-klub dari berbagai daerah di Sumut tersebut tidak hanya melahirkan atlet-atlet berbakat, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan di kalangan insan olahraga.<p></p><br>"Semangatnya sederhana, silaturahmi tanpa batas dan prestasi tanpa henti," pungkasnya. ??red<p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_4907_Hangat-dan-Penuh-Keakraban--Azas-Siagian-Silaturahmi-dengan-Legenda-Voli-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283095/hangat-dan-penuh-keakraban-azas-siagian-silaturahmi-dengan-legenda-voli-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN Terapkan Manajemen Beban Terukur, Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara Terus Dipercepat</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 19:53:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN Terapkan Manajemen Beban Terukur, Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumatera Utara Terus Dipercepat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca robohnya tower transmisi akibat c]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) terus mempercepat pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca robohnya tower transmisi akibat cuaca ekstrem berupa hujan lebat disertai angin kencang yang terjadi pada Kamis (4/6/2026) pukul 20.03 WIB.</p>Dampak dari robohnya transmisi menyebabkan terbatasnya pasokan daya yang dapat disalurkan ke sejumlah wilayah. Untuk menjaga keandalan sistem kelistrikan dan mencegah gangguan yang lebih luas, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> menerapkan manajemen beban secara terukur dan bergantian pada sebagian pelanggan.</p>Pengaturan pasokan listrik dilakukan di sebagian wilayah Kota Medan, Kota Binjai, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Serdang Bedagai, dan Kabupaten Langkat. Selama proses pemulihan berlangsung, sebagian pelanggan berpotensi mengalami penghentian sementara pasokan listrik sebanyak satu hingga dua kali dalam sehari dengan durasi sekitar tiga jam pada setiap periode pengaturan.</p>Senior Manager Keuangan, Komunikasi, dan Umum <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> UID Sumatera Utara, Efron Lumban Gaol, Jumat (5/6/2026) menjelaskan bahwa manajemen beban merupakan langkah pengamanan sistem kelistrikan selama proses pemulihan berlangsung.</p>&quot;Pengaturan pasokan listrik dilakukan secara terukur dan bergantian untuk menjaga kestabilan sistem kelistrikan. Kami terus memantau secara real-time dan mengupayakan agar dampak yang dirasakan pelanggan dapat diminimalkan,&quot; ujar Efron.</p>Sebagai langkah percepatan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> bersama tim teknis lintas unit terus melakukan pemulihan jalur transmisi yang terdampak, termasuk pembangunan _tower emergency_ guna mempercepat penyaluran kembali pasokan daya ke sistem kelistrikan Sumatera Utara.</p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan selama proses pemulihan berlangsung. Seluruh personel terus bekerja maksimal untuk mempercepat pemulihan sistem agar pasokan listrik dapat kembali normal,&quot; ungkap Efron.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> juga mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi bahaya kelistrikan selama cuaca ekstrem. Pelanggan dapat memantau perkembangan kondisi kelistrikan sekaligus melaporkan potensi gangguan melalui aplikasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Mobile atau Contact Center <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> 123. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3911_PLN-Terapkan-Manajemen-Beban-Terukur--Pemulihan-Sistem-Kelistrikan-Sumatera-Utara-Terus-Dipercepat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283094/pln-terapkan-manajemen-beban-terukur-pemulihan-sistem-kelistrikan-sumatera-utara-terus-dipercepat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Plh Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Patroli Gabungan Berantas Narkoba dan Geng Motor</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 19:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Plh Wali Kota Tanjungbalai Pimpin Patroli Gabungan Berantas Narkoba dan Geng Motor]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, memimpin apel Patroli Gabungan Pencegahan da]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Pelaksana Harian (<a href="https://www.sumut24.co/tag/plh/" target="_blank">Plh</a>) Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Muhammad Fadly Abdina, memimpin apel <a href="https://www.sumut24.co/tag/patroli/" target="_blank">Patroli</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/gabungan/" target="_blank">Gabungan</a> Pencegahan dan Pemberantasan Narkoba di pintu masuk darat dan laut serta penanggulangan kenakalan remaja (geng motor) di Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Sabtu (6/6/2026).</p>Apel yang digelar di halaman Kantor Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> tersebut melibatkan unsur TNI, Polri, Satpol PP Provinsi Sumatera Utara, BNN, Kejaksaan Negeri <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, Dinas Perhubungan, serta sejumlah instansi terkait lainnya.</p>Turut hadir Kasatpol PP Provinsi Sumatera Utara, Moettaqien Hasrimi, perwakilan Kodim 0208/Asahan, perwakilan Polres <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, dan unsur Forkopimda lainnya.</p>Dalam arahannya, Muhammad Fadly Abdina menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pelaksanaan patroli gabungan tersebut.</p>Menurutnya, sinergi lintas instansi sangat penting dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya dalam upaya memerangi narkoba dan menekan angka kenakalan remaja.</p>"Atas nama Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a>, saya mengucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat, khususnya Satpol PP Provinsi Sumatera Utara atas dukungan dan sinergi yang diberikan dalam kegiatan ini," ujar Fadly.</p>Ia menegaskan, peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius yang dapat merusak masa depan generasi muda serta mengganggu stabilitas sosial masyarakat.</p>Sebagai daerah yang memiliki akses transportasi darat dan laut yang strategis, <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dinilai rentan menjadi jalur masuk peredaran gelap narkotika. Oleh karena itu, seluruh personel patroli diminta meningkatkan pengawasan pada titik-titik yang dianggap rawan.</p>"Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, profesional, humanis, dan tetap mengedepankan prosedur serta ketentuan hukum yang berlaku," tegasnya.</p>Selain fokus pada pemberantasan narkoba, patroli gabungan juga diarahkan untuk mengantisipasi aktivitas geng motor dan berbagai bentuk kenakalan remaja yang kerap meresahkan masyarakat.</p>Menurut Fadly, langkah pencegahan dan pembinaan harus berjalan beriringan dengan penegakan hukum agar generasi muda tidak terjerumus ke dalam pergaulan yang salah.</p>Ia juga menginstruksikan seluruh personel untuk memperkuat koordinasi antarinstansi, meningkatkan patroli di lokasi rawan, serta mengedepankan pendekatan preventif dan edukatif dalam menjalankan tugas di lapangan.</p>Usai apel, tim gabungan langsung bergerak melakukan patroli ke sejumlah titik yang diduga menjadi jalur masuk peredaran narkoba, termasuk pelabuhan tikus, jalur perlintasan darat dan laut, serta lokasi yang sering dijadikan tempat berkumpulnya kelompok remaja dan geng motor.</p>Melalui kegiatan ini, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> berharap ruang gerak pelaku peredaran narkoba maupun kelompok geng motor dapat dipersempit sehingga tercipta situasi kamtibmas yang aman, tertib, dan kondusif bagi masyarakat.</p>"Mari kita wujudkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> yang bersih dari narkoba, aman dari gangguan geng motor, serta menjadi kota yang ramah bagi tumbuh kembang generasi muda yang berakhlak, berprestasi, dan produktif," tutup Fadly.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7197_Plh-Wali-Kota-Tanjungbalai-Pimpin-Patroli-Gabungan-Berantas-Narkoba-dan-Geng-Motor.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283093/plh-wali-kota-tanjungbalai-pimpin-patroli-gabungan-berantas-narkoba-dan-geng-motor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PLN Datangkan Empat Tower Emergency Dan Personel Lintas Wilayah Untuk Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 19:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PLN Datangkan Empat Tower Emergency Dan Personel Lintas Wilayah Untuk Percepat Pemulihan Sistem Kelistrikan Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, PT PLN (Persero) terus mengintensifkan upaya pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca kerusakan infrastruktur]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> (Persero) terus mengintensifkan upaya pemulihan sistem kelistrikan di Sumatera Utara pasca kerusakan infrastruktur transmisi akibat cuaca ekstrem yang terjadi pada Kamis (4/6/2026). Hingga saat ini tercatat 9 tower transmisi roboh dan 3 tower mengalami kerusakan, sehingga memerlukan penanganan intensif untuk mempercepat pemulihan sistem.</p>Untuk mempercepat proses pemulihan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> mengerahkan empat set <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/emergency/" target="_blank">Emergency</a> (TE) yang akan dipasang pada jalur transmisi terdampak. Peralatan tersebut berasal dari berbagai unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a>, yakni satu set dari Aceh, satu set dari Sumatera Selatan, serta dua set dari Jakarta.</p>Khusus dua set TE dari Jakarta, pengirimannya dilakukan menggunakan pesawat Hercules yang tiba di Sumatera Utara hari ini guna mempercepat mobilisasi peralatan dan mendukung percepatan pekerjaan di lapangan.</p>Senior Manager  Keuangan  Komunikasi dan Umum <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Unit Induk Pusat Penyaluran dan Pengatur Beban Sumatera , Yenti Elfina mengatakan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> saat ini mengerahkan personel dan sumber daya terbaik dari berbagai wilayah untuk mempercepat pemulihan sistem transmisi.</p>"Kami bergerak cepat dengan mengerahkan personel lintas unit dan seluruh sumber daya yang dibutuhkan. Hari ini pesawat Hercules yang membawa dua set <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/emergency/" target="_blank">Emergency</a> dari Jakarta tiba di Sumatera Utara. Dukungan peralatan ini sangat penting untuk mempercepat pembangunan tower darurat dan pemulihan sistem transmisi yang terdampak," ujar Yenti.</p>Saat ini fokus utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> adalah mendirikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/emergency/" target="_blank">Emergency</a> pada jalur SUTET 275 kV sebagai langkah strategis untuk mempercepat pemulihan sistem kelistrikan. Ratusan personel terus bersiaga dan bekerja di lapangan guna memastikan proses mobilisasi material, konstruksi, dan pengamanan lokasi berjalan sesuai rencana dengan tetap mengutamakan aspek keselamatan kerja.</p>Yenti menambahkan, berdasarkan perencanaan teknis saat ini, pendirian <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/emergency/" target="_blank">Emergency</a> ditargetkan selesai pada 14 Juni 2026 apabila kondisi cuaca dan akses pekerjaan di lapangan berjalan sesuai rencana.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> memastikan seluruh personel di lapangan tetap siaga 24 jam serta terus melakukan koordinasi dengan berbagai pihak guna mempercepat normalisasi sistem kelistrikan di Sumatera Utara.</p>"Seluruh personel bekerja secara maksimal selama 24 jam dengan mengedepankan keselamatan dan kualitas pekerjaan. Kami optimistis pendirian <a href="https://www.sumut24.co/tag/tower/" target="_blank">Tower</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/emergency/" target="_blank">Emergency</a> dapat diselesaikan sesuai target sehingga proses normalisasi sistem kelistrikan dapat berjalan lebih cepat dan keandalan pasokan listrik bagi masyarakat segera pulih sepenuhnya," tambah Yenti.</p>Ia juga menyampaikan apresiasi atas dukungan berbagai pihak selama proses pemulihan sistem kelistrikan.</p>"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat selama proses pemulihan berlangsung. Saat ini manajemen beban masih dilakukan secara terukur di beberapa wilayah untuk menjaga keandalan sistem. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan masyarakat, Pemerintah Daerah, serta TNI/Polri dalam percepatan pemulihan ini," tutup Yenti.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> mengimbau pelanggan untuk memantau perkembangan terkini proses pemulihan sistem kelistrikan melalui aplikasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> Mobile dan kanal komunikasi resmi <a href="https://www.sumut24.co/tag/pln/" target="_blank">PLN</a> guna memperoleh informasi terbaru secara berkala. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_7252_PLN-Datangkan-Empat-Tower-Emergency-Dan-Personel-Lintas-Wilayah-Untuk-Percepat-Pemulihan-Sistem-Kelistrikan-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283092/pln-datangkan-empat-tower-emergency-dan-personel-lintas-wilayah-untuk-percepat-pemulihan-sistem-kelistrikan-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MAVI Korwil Sumut Gelar Coaching Clinic Sambut Kejuaraan Antar Klub U-15</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:59:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MAVI Korwil Sumut Gelar Coaching Clinic Sambut Kejuaraan Antar Klub U-15]]></title>
            <description><![CDATA[SUMUT24.CO,  Menyambut pelaksanaan Kejuaraan Antar Klub U15 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026, MAVI Korwil Sumatera Utara m]]></description>
            <content><![CDATA[SUMUT24.CO, &ndash; Menyambut pelaksanaan Kejuaraan Antar Klub U-15 yang dijadwalkan berlangsung pada 11 Juni 2026, MAVI Korwil Sumatera Utara menggelar kegiatan coaching clinic bagi atlet dan pelatih bola voli, Sabtu (6/6/2026).</p><br>Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 14.00 WIB hingga 18.00 WIB tersebut menghadirkan dua legenda bola voli nasional era 1980-an dan 1990-an, yakni Imam Agus Faisal dan Danis Taroreh, sebagai instruktur utama.</p><br>Puluhan atlet dan pelatih dari berbagai klub tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Materi yang disampaikan meliputi teknik dasar permainan, strategi bertanding, hingga berbagi pengalaman dari para legenda yang pernah mengharumkan nama Indonesia di kancah bola voli nasional.</p><br>Suasana kegiatan berlangsung hangat dan interaktif. Para peserta aktif berdiskusi serta memanfaatkan kesempatan untuk menimba ilmu langsung dari para instruktur. Antusiasme juga ditunjukkan oleh kedua asesor yang dengan semangat membagikan pengalaman dan pengetahuan kepada generasi muda voli Sumatera Utara.</p><br>Wakil Ketua Umum MAVI Korwil Sumut, Paryono, yang turut mendampingi kegiatan menyampaikan bahwa coaching clinic ini merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet usia dini sekaligus persiapan menuju Kejuaraan Antar Klub U-15.</p><br>Kegiatan tersebut juga mendapat dukungan penuh dari panitia pelaksana yang dipimpin oleh Ketua Panitia, Bambang.</p><br>Dengan terselenggaranya coaching clinic ini, diharapkan para atlet dan pelatih memperoleh tambahan wawasan, motivasi, serta peningkatan kemampuan teknis sehingga mampu menampilkan performa terbaik pada Kejuaraan Antar Klub U-15 mendatang.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2993_MAVI-Korwil-Sumut-Gelar-Coaching-Clinic-Sambut-Kejuaraan-Antar-Klub-U-15.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283091/mavi-korwil-sumut-gelar-coaching-clinic-sambut-kejuaraan-antar-klub-u15/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 18:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses]]></title>
            <description><![CDATA[Coaching Clinic Kejuaraan Antar Klub Voli II Diikuti 46 Atlet, Berlangsung Sukses]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN, SUMUT24.CO &ndash; Coaching Clinic dalam rangka Kejuaraan Antar Klub Voli II yang digagas para mantan atlet voli Sumatera Utara berlangsung sukses dan mendapat sambutan antusias dari para peserta. Kegiatan yang digelar pada Sabtu (6/6/2026) tersebut diikuti sebanyak 46 atlet putra dan putri dari berbagai klub voli.<br>Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pembinaan atlet usia muda sekaligus meningkatkan kualitas permainan bola voli di Sumatera Utara. Kejuaraan yang memasuki penyelenggaraan tahun kedua ini berada di bawah kepemimpinan Ketua Umum Kombes Pol. A. Azas Siagian bersama jajaran pengurus, di antaranya Paryono,  Bambang, Syafrizal, Fitra, dan pengurus lainnya.<br>Panitia berharap pelaksanaan kejuaraan dan coaching clinic dapat berjalan lancar serta memberikan manfaat besar bagi perkembangan olahraga voli di daerah. Selain menjadi ajang kompetisi, kegiatan ini juga menjadi sarana pembinaan dan pengembangan bakat atlet-atlet muda yang berpotensi mengharumkan nama Sumatera Utara di masa mendatang.<br>Pada kesempatan tersebut, para peserta mendapatkan materi dan pelatihan langsung dari tim MAVI Pusat yang diperkuat sejumlah mantan atlet voli nasional, yakni Imam Agus Faisal (Fafa), Danis Taroreh, dan Toni Eriyadi.<br>Ketiga instruktur tersebut memberikan berbagai materi mengenai teknik dasar, strategi permainan, penguatan mental bertanding, hingga pentingnya disiplin dan kerja sama tim dalam olahraga bola voli. Para peserta juga diberikan motivasi agar terus berlatih secara konsisten untuk meningkatkan kemampuan dan prestasi.<br>Imam Agus Faisal (Fafa) menekankan pentingnya penguasaan teknik dasar sebagai modal utama bagi seorang atlet. Menurutnya, kemampuan individu yang baik harus didukung dengan kerja keras dan semangat belajar yang tinggi.<br>Sementara itu, Danis Taroreh mengingatkan para atlet muda untuk menjunjung tinggi sportivitas serta memanfaatkan setiap kesempatan bertanding sebagai sarana menambah pengalaman dan kemampuan.<br>Sedangkan Toni Eriyadi menyampaikan bahwa kekompakan tim menjadi salah satu faktor penting dalam meraih kemenangan. Oleh karena itu, komunikasi dan kerja sama antar pemain harus terus dibangun sejak dini.<br>Selama coaching clinic berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap sesi yang diberikan. Mereka tidak hanya menerima teori, tetapi juga mempraktikkan berbagai teknik dan pola permainan yang diajarkan para instruktur.<br>Ketua Umum Kombes Pol. A. Azas Siagian mengapresiasi semangat para peserta dan berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari pembinaan atlet voli di Sumatera Utara.<br>"Melalui kegiatan ini diharapkan lahir atlet-atlet muda berbakat yang mampu berprestasi di tingkat daerah, nasional bahkan internasional. Pembinaan yang berkesinambungan menjadi kunci kemajuan olahraga voli di Sumatera Utara," ujarnya.<br>Dengan berakhirnya coaching clinic yang berlangsung lancar dan sukses, para peserta diharapkan mampu mengaplikasikan ilmu serta pengalaman yang diperoleh untuk meningkatkan kualitas permainan dan prestasi di klub masing-masing.<br>(red)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6531_Coaching-Clinic-Kejuaraan-Antar-Klub-Voli-II-Diikuti-46-Atlet--Berlangsung-Sukses.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/283090/coaching-clinic-kejuaraan-antar-klub-voli-ii-diikuti-46-atlet-berlangsung-sukses/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GREAT Institute: &ldquo;State-Driven Economy&rdquo; untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 17:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GREAT Institute: “State-Driven Economy” untuk Hentikan Ketimpangan dan Ketergantungan]]></title>
            <description><![CDATA[PONTIANAK  sumut24.coMarketdriven economy yang sudah puluhan tahun jadi arus utama di Indonesia dituding sebagai penyebab terjadinya ket]]></description>
            <content><![CDATA[PONTIANAK | sumut24.co</p><br></p></p>"Market-driven economy" yang sudah puluhan tahun jadi arus utama di Indonesia dituding sebagai penyebab terjadinya ketimpangan pembangunan dan ketergantungan ekonomi nasional pada pasar global. </p><p>Ketimpangan pembangunan dan produktivitas yang rendah ini menjadi salah satu fokus perhatian Prabowo Subianto sejak lama, dan menjadi tema penting dalam buku "Paradoks Pembangunan" yang ditulisnya tahun 2017.</p><p>Karena itu, setelah berkuasa, Prabowo berusaha untuk mengimbangi atau setidaknya menutup kekurangan pendekatan "market-dirven economy" dengan menerapkan pendekatan "state-driven economy". Mulai dari kebijakan hilirisasi dan kontrol ekspor komoditas, sampai intervensi negara pada berbagai sektor ekonomi yang bersentuhan langsung dengan rakyat, seperti pendidikan, jaminan gizi yang cukup bagi generasi muda, serta praktik perekonomian di tingkat desa dan kelurahan.</p><p>Hal-hal di atas disampaikan Direktur Geopolitik <a href="https://www.sumut24.co/tag/great/" target="_blank">GREAT</a> Institute Dr. Teguh Santosa ketika berbicara dalam "Magang Komunikasi Pembangunan" yang diselenggarakan Nexus Digital Strategy di Pontianak, Kalimantan Barat, Sabtu, 6 Juni 2026. Kegiatan ini diikuti puluhan content creator muda Kalimantan Barat.</p><p>"Praktik ekonomi yang dikendalikan pasar untuk efisiensi, inovasi, dan menarik investasi. Tapi market tidak selalu mau masuk ke hulu, sektor pangan, energi, hilirisasi mineral, atau bangun konektivitas 3TP (terdepan, tertinggal, terbelakang, dan perbatasan)," ujar Teguh.</p><p>Teguh menambahkan, istilah lain yang dapat digunakan untuk pendekatan "state-driven economy" versi Prabowo adalah "strategic state intervention". Dalam praktiknya, negara masuk sebagai "first investor" dan "risk taker" di sektor yang dianggap market tidak menarik. Tujuannya adalah untuk membangun fondasi industri, ketahanan pangan, energi, dan logistik.</p><p>Dari kacamata geopolitik, dosen Hubungan Internasional di Universitas Islam Negerir (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta ini mengatakan, pendekatan "state-driven economy" adalah alat tawar Indonesia kepada great powers. Indonesia ingin tampil sebagai negara dengan kemampuan ekonomi yang memadai sehingga dapat ikut menentukan agenda-agenda besar politik global.</p><p>"Ini bukan situasi di mana negara berhadap-hadapan dengan pasar. Tapi negara yang cerdas dan pasar yang sehat adalah formula bagi Indonesia untuk memiliki daya tahan yang memadai," demikian Teguh./rel<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6967_GREAT-Institute---ldquo-State-Driven-Economy-rdquo--untuk-Hentikan-Ketimpangan-dan-Ketergantungan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283089/great-institute-ldquostatedriven-economyrdquo-untuk-hentikan-ketimpangan-dan-ketergantungan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">ENERGI BERSIH BUKAN SEKADAR LINGKUNGAN, TETAPI KEDAULATAN BARU INDONESIA</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 17:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[ENERGI BERSIH BUKAN SEKADAR LINGKUNGAN, TETAPI KEDAULATAN BARU INDONESIA]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN Pendiri GREAT Institute. Pengurus Pusat PII  Energi bersih terl]]></description>
            <content><![CDATA[sumut24.co</p><p>Oleh: Abdullah Rasyid<br>*Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN <br>*Pendiri GREAT Institute. <br>*Pengurus Pusat PII </p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih terlalu sering dibicarakan hanya sebagai isu lingkungan. Seolah-olah transisi energi semata urusan menurunkan emisi, memasang panel surya, membangun pembangkit hijau, atau memenuhi tekanan dunia internasional.</p><p>Padahal, bagi Indonesia, energi bersih jauh lebih besar dari itu.</p><p>Ia adalah soal kedaulatan.</p><p>Negara yang berdaulat pada abad ke-21 bukan hanya negara yang memiliki tentara kuat, wilayah luas, atau sumber daya alam melimpah. Negara yang berdaulat adalah negara yang mampu mengamankan energi, menguasai teknologi, menjaga daya saing industri, melindungi rakyat dari gejolak harga, dan tidak mudah ditekan oleh perubahan standar ekonomi global.</p><p>Dalam kerangka itulah energi bersih harus ditempatkan: bukan sebagai beban, melainkan sebagai strategi nasional.</p><p>Indonesia sebenarnya memiliki modal sangat besar. Potensi energi baru terbarukan Indonesia diperkirakan mencapai sekitar 3.686 gigawatt (GW), mencakup energi surya, bayu, hidro, bioenergi, panas bumi, dan energi laut.</p><p>Angka ini menunjukkan bahwa Indonesia bukan negara miskin energi bersih.</p><p>Masalahnya bukan ketiadaan potensi, melainkan kemampuan mengubah potensi menjadi kapasitas nyata.</p><p>Di sinilah letak ironi kita.</p><p>Potensi energi bersih ribuan GW, tetapi realisasi pemanfaatannya belum sebanding. Selama bertahun-tahun, bauran energi nasional masih didominasi energi fosil. <a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> baru terbarukan memang terus tumbuh, tetapi belum menjadi tulang punggung utama sistem energi nasional.</p><p>Arah baru mulai terlihat dalam RUPTL PLN 2025&ndash;2034.</p><p>Pemerintah menetapkan tambahan kapasitas pembangkit dan sistem penyimpanan energi sebesar 69,5 GW. Dari jumlah itu, sekitar 52,9 GW atau 76 persen berasal dari energi baru terbarukan dan storage.</p><p>Rinciannya mencakup PLTS 17,1 GW, PLTA 11,7 GW, PLTB 7,2 GW, panas bumi 5,2 GW, bioenergi 0,9 GW, serta storage 10,3 GW.</p><p>Ini bukan angka kecil.</p><p>Bila dijalankan konsisten, RUPTL ini dapat menjadi titik balik transisi energi nasional.</p><p>Namun energi bersih tidak boleh berhenti sebagai daftar proyek pembangkit. Ia harus menjadi strategi kedaulatan ekonomi.</p><p>Pertama, energi bersih penting untuk mengurangi kerentanan fiskal.</p><p>APBN selama ini memikul beban besar untuk menjaga harga energi rakyat. Subsidi adalah bentuk keberpihakan negara, terutama kepada kelompok rentan. Tetapi ketergantungan jangka panjang pada energi fosil membuat fiskal mudah terguncang oleh harga minyak, kurs rupiah, dan gejolak geopolitik.</p><p>Ketika harga minyak naik, APBN tertekan.</p><p>Ketika rupiah melemah, biaya impor energi meningkat.</p><p>Ketika konflik global mengganggu pasokan, rakyat ikut merasakan dampaknya.</p><p>Maka energi bersih bukan sekadar urusan emisi, tetapi instrumen untuk menjaga stabilitas ekonomi nasional.</p><p>Kedua, energi bersih penting untuk daya saing industri.</p><p>Dunia sedang bergerak menuju standar karbon. Uni Eropa, melalui Carbon Border Adjustment Mechanism atau CBAM, mulai menerapkan rezim definitif sejak 1 Januari 2026 setelah masa transisi 2023&ndash;2025.</p><p>Artinya, produk industri masa depan tidak hanya dinilai dari harga dan kualitas, tetapi juga dari jejak karbonnya.</p><p>Jika listrik industri Indonesia masih terlalu bergantung pada energi kotor, maka produk ekspor kita berisiko menghadapi beban tambahan, tekanan reputasi, dan hambatan pasar.</p><p>Dalam bahasa sederhana:</p><p>Tanpa energi bersih, hilirisasi Indonesia bisa mahal di pasar global.</p><p>Ketiga, energi bersih terkait langsung dengan mineral kritis.</p><p>Indonesia adalah pemain utama nikel dunia. Indonesia memiliki cadangan nikel terbesar dunia, sekitar 55 juta ton atau sekitar 42,3 persen cadangan global. Produksi nikel Indonesia pada 2024 mencapai sekitar 2,2 juta ton, setara sekitar 59 persen produksi global.</p><p>Ini kekuatan besar.</p><p>Tetapi kekuatan itu bisa menjadi paradoks bila hilirisasi nikel masih ditopang energi kotor.</p><p>Dunia membutuhkan nikel untuk baterai, kendaraan listrik, penyimpanan energi, turbin angin, panel surya, dan teknologi hidrogen hijau. Namun bila proses produksinya menghasilkan emisi tinggi dan merusak lingkungan, Indonesia akan menghadapi kritik baru: menjual bahan baku transisi energi dengan cara yang belum sepenuhnya bersih.</p><p>Karena itu, hilirisasi Indonesia harus naik kelas menjadi hilirisasi hijau.</p><p>Nikel, baterai, baja, semen, pupuk, smelter, kawasan industri, dan data center harus mulai diarahkan pada energi rendah emisi.</p><p>Jika tidak, hilirisasi kita mudah diserang sebagai dirty downstreaming.</p><p>Keempat, energi bersih adalah instrumen geopolitik.</p><p>Sejak 2010, hampir 80 persen kenaikan kebutuhan energi Asia Tenggara masih dipenuhi oleh energi fosil, terutama batu bara. Pada 2023, batu bara menghasilkan sekitar setengah listrik kawasan dan menyumbang sekitar 80 persen emisi sektor ketenagalistrikan.</p><p>Ini menunjukkan bahwa Asia Tenggara, termasuk Indonesia, masih berada dalam jalur pembangunan yang sangat intensif karbon.</p><p>Pada saat yang sama, investasi energi bersih global bergerak cepat.</p><p>Negara yang mampu menyediakan listrik bersih, stabil, dan kompetitif akan menjadi tujuan industri masa depan. Data center, baterai, kendaraan listrik, manufaktur hijau, dan rantai pasok global akan mencari lokasi yang tidak hanya murah, tetapi juga rendah karbon.</p><p>Indonesia tidak boleh sekadar menjadi pasar panel surya, baterai, turbin, atau kendaraan listrik asing.</p><p>Indonesia harus membangun ekosistem industri energi bersih sendiri: manufaktur komponen, riset baterai, smart grid, storage, PLTS atap, panas bumi, bioenergi, green hydrogen, hingga pengelolaan sampah menjadi energi.</p><p>Namun kedaulatan energi bersih menuntut kejujuran.</p><p>Tidak semua yang disebut hijau benar-benar bersih. Tidak semua proyek transisi otomatis adil. Tidak semua investasi hijau bebas dari risiko rente.</p><p>Di sinilah tata kelola menjadi kunci.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih harus dikawal dengan data, audit, transparansi, dan standar yang kredibel.</p><p>Jika tidak, agenda hijau bisa berubah menjadi greenwashing: bungkusnya hijau, isinya tetap eksploitasi lama.</p><p>Negara harus memastikan bahwa transisi energi bukan sekadar proyek elite, melainkan perubahan struktural yang menyentuh rakyat.</p><p>Desa harus mendapat akses energi bersih untuk irigasi, cold storage, UMKM, pesantren, koperasi, dan pengolahan hasil pertanian.</p><p>Kota harus bergerak menuju transportasi publik bersih, pengelolaan sampah modern, PLTS atap, bangunan hemat energi, dan udara yang lebih sehat.</p><p>Industri harus mulai menghitung emisi.</p><p>Pemerintah daerah harus menjadikan energi bersih sebagai agenda pembangunan, bukan sekadar slogan lingkungan.</p><p>Dengan demikian, energi bersih bukan hanya urusan kementerian teknis.</p><p>Ia adalah agenda lintas sektor: energi, industri, perdagangan, keuangan, desa, pertanian, kelautan, pendidikan, riset, dan diplomasi.</p><p>Narasi besarnya harus jelas:</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih bukan sekadar lingkungan, tetapi kedaulatan baru Indonesia.</p><p>Kedaulatan untuk tidak terus bergantung pada energi impor.</p><p>Kedaulatan untuk melindungi APBN dari gejolak harga fosil.</p><p>Kedaulatan untuk membangun industri yang diterima pasar global.</p><p>Kedaulatan untuk mengolah mineral kritis dengan standar tinggi.</p><p>Kedaulatan untuk menciptakan lapangan kerja hijau bagi generasi muda.</p><p>Kedaulatan untuk menjaga udara, air, tanah, dan laut sebagai hak rakyat.</p><p>Abad ke-20 dimenangkan oleh negara yang menguasai minyak dan batu bara.</p><p>Abad ke-21 akan dimenangkan oleh negara yang menguasai energi bersih, mineral kritis, teknologi baterai, data, karbon, dan industri hijau.</p><p>Indonesia memiliki semua modal awal: matahari, air, angin, panas bumi, laut, bioenergi, nikel, pasar besar, dan posisi geopolitik strategis.</p><p>Yang dibutuhkan adalah keberanian kebijakan, konsistensi regulasi, pembiayaan inovatif, tata kelola bersih, dan narasi nasional yang kuat.</p><p>Pada akhirnya, transisi energi bukan tentang meninggalkan pembangunan.</p><p>Justru sebaliknya, transisi energi adalah cara baru membangun Indonesia agar lebih kuat, lebih sehat, lebih kompetitif, dan lebih berdaulat.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih bukan sekadar menyelamatkan bumi.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/energi/" target="_blank">Energi</a> bersih adalah cara menjaga republik./rel<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_8520_ENERGI-BERSIH-BUKAN-SEKADAR-LINGKUNGAN--TETAPI-KEDAULATAN-BARU-INDONESIA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283088/energi-bersih-bukan-sekadar-lingkungan-tetapi-kedaulatan-baru-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Gus Irawan Kobarkan &ldquo;Perang Sampah&rdquo;, Ratusan ASN Tapsel Turun Bersihkan Pasar Sipirok</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:58:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Gus Irawan Kobarkan “Perang Sampah”, Ratusan ASN Tapsel Turun Bersihkan Pasar Sipirok]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Gus Irawan Kobarkan &ldquoPerang Sampah&rdquo, Ratusan ASN Tapsel Turun Bersihkan Pasar Sipirok]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (Pemkab Tapsel) menggelar aksi kerja bakti bersih lingkungan atau korvei massal dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang mengusung tema &quot;Saatnya Bekerja untuk Iklim&quot; tersebut dipusatkan di kawasan Alun-Alun Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, dan melibatkan ratusan Aparatur Sipil Negara (ASN), unsur Forkopimcam, serta pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pagi hari, peserta korvei tampak membersihkan sampah, saluran drainase, serta area publik di sekitar pasar dan alun-alun. Suasana gotong royong terlihat begitu kuat saat seluruh peserta bersama-sama turun langsung menjaga kebersihan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan itu turut dihadiri Wakil <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, para Asisten, Staf Ahli <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a>, pimpinan OPD, hingga unsur kecamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu menegaskan bahwa momentum Hari Lingkungan Hidup Sedunia tidak boleh hanya menjadi kegiatan seremonial semata, melainkan harus menjadi gerakan nyata untuk meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, persoalan sampah saat ini menjadi perhatian serius pemerintah pusat. Bahkan Presiden Republik Indonesia dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah di Sentul, Bogor, telah menyerukan gerakan nasional &quot;perang melawan sampah&quot; demi menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan korvei ini, kita ingin membangun budaya gotong royong dan kepedulian terhadap lingkungan. ASN harus menjadi teladan dan role model dalam menjaga kebersihan serta pengelolaan sampah yang baik di tengah masyarakat,&quot; tegas Gus Irawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> juga menyoroti masih adanya tumpukan sampah di sejumlah titik di wilayah Tapanuli Selatan, termasuk di sepanjang ruas jalan dan kawasan permukiman warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama agar wajah Kabupaten Tapanuli Selatan tetap terlihat bersih, nyaman, sehat, dan asri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, kegiatan korvei massal ini juga menjadi bentuk nyata komitmen Pemkab Tapsel dalam mendorong budaya hidup bersih di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah berharap gerakan peduli lingkungan tidak hanya dilakukan saat peringatan tertentu, tetapi dapat menjadi kebiasaan sehari-hari demi menjaga kelestarian alam dan kualitas hidup masyarakat di Kabupaten Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_1407_Bupati-Gus-Irawan-Kobarkan--ldquo-Perang-Sampah-rdquo---Ratusan-ASN-Tapsel-Turun-Bersihkan-Pasar-Sipirok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283087/bupati-gus-irawan-kobarkan-ldquoperang-sampahrdquo-ratusan-asn-tapsel-turun-bersihkan-pasar-sipirok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lahan Sawit Luas Tapi DBH Kecil, Wabup Paluta Basri Harahap Curiga Ada yang Tak Beres</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 15:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lahan Sawit Luas Tapi DBH Kecil, Wabup Paluta Basri Harahap Curiga Ada yang Tak Beres]]></title>
            <description><![CDATA[Lahan Sawit Luas Tapi DBH Kecil, Wabup Paluta Basri Harahap Curiga Ada yang Tak Beres]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, turun langsung melakukan monitoring dan peninjauan ke sejumlah Pabrik Kelapa <a href="https://www.sumut24.co/tag/sawit/" target="_blank">Sawit</a> (PKS) di wilayah Kabupaten Padang Lawas Utara, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut melibatkan tim terpadu bersama sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait dengan sasaran beberapa perusahaan pengolahan sawit, di antaranya PT STAR, PT Paluta Inti <a href="https://www.sumut24.co/tag/sawit/" target="_blank">Sawit</a>, dan PT Sinar <a href="https://www.sumut24.co/tag/sawit/" target="_blank">Sawit</a> Subur Lestari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan itu, Wabup Basri Harahap secara tegas menyoroti kecilnya Dana Bagi Hasil (DBH) sektor kelapa sawit yang diterima Kabupaten Padang Lawas Utara dari pemerintah pusat. Menurutnya, angka DBH yang diterima saat ini dinilai tidak sebanding dengan luas perkebunan sawit yang dimiliki daerah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Padang Lawas Utara punya perkebunan sawit yang luas, tapi pendapatan DBH kita hampir sama dengan daerah yang lahan sawitnya jauh lebih sedikit. Ini jelas perlu dievaluasi,&quot; tegas Basri Harahap saat berdialog bersama tim terpadu dan pihak perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menyebut persoalan tersebut diduga dipengaruhi oleh belum akuratnya data produksi sawit yang dilaporkan ke pemerintah pusat. Karena itu, ia meminta Dinas Pertanian segera melakukan pembaruan data riil di lapangan agar potensi daerah tidak lagi hilang akibat lemahnya validasi data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, data yang valid sangat penting untuk memperjuangkan peningkatan DBH sawit ke pemerintah pusat, termasuk kepada Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kalau data produksi kita akurat, tentu pemerintah pusat punya dasar yang jelas untuk menghitung hak daerah. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama demi pembangunan Padang Lawas Utara,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain membahas DBH, Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara juga mendorong seluruh perusahaan PKS agar memperkuat kemitraan dengan masyarakat dan kelompok tani lokal. Langkah tersebut dinilai penting untuk menjaga kestabilan harga Tandan Buah Segar (TBS) sekaligus meningkatkan kualitas hasil panen petani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab juga meminta seluruh perusahaan melaporkan perkembangan harga TBS setiap hari secara terbuka agar petani mendapatkan informasi yang transparan terkait harga sawit di tingkat pabrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, perusahaan juga diminta lebih terbuka dalam menyampaikan informasi lowongan pekerjaan sehingga masyarakat sekitar dapat memperoleh kesempatan kerja yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, pihak manajemen perusahaan sawit menyambut baik evaluasi yang dilakukan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara. Mereka menyatakan siap mendukung keterbukaan data dan kebijakan pemerintah daerah terkait industri kelapa sawit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak perusahaan mengakui bahwa fluktuasi harga TBS selama ini menjadi tantangan tersendiri bagi industri pengolahan sawit. Menurut mereka, harga pembelian TBS sangat dipengaruhi oleh tingkat rendemen atau kadar sari minyak sawit yang dihasilkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Manajemen perusahaan menjelaskan bahwa capaian rendemen Crude Palm Oil (CPO) harian saat ini berada di angka sekitar 17,46 persen, sementara rata-rata year-to-date mencapai 17,96 persen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sedangkan rendemen kernel atau inti sawit tercatat berada di kisaran 4,86 persen hingga 5,2 persen sepanjang tahun berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk meningkatkan kualitas pengolahan dan hasil produksi, perusahaan mengungkapkan bahwa pihaknya sedang melakukan investasi penambahan mesin sejak awal tahun 2026. Investasi tersebut ditujukan untuk memaksimalkan proses ekstraksi minyak sawit agar kualitas rendemen ke depan semakin meningkat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan monitoring tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Padang Lawas Utara Mula Rotua Siregar, S.Sos., Wakil Ketua DPRD Jonner Partaonan Harahap, Asisten I Setdakab, serta sejumlah pimpinan OPD terkait di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_6973_Lahan-Sawit-Luas-Tapi-DBH-Kecil--Wabup-Paluta-Basri-Harahap-Curiga-Ada-yang-Tak-Beres.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283086/lahan-sawit-luas-tapi-dbh-kecil-wabup-paluta-basri-harahap-curiga-ada-yang-tak-beres/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095: Ada Apa dengan Bangsa Ini?</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 14:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095: Ada Apa dengan Bangsa Ini?]]></title>
            <description><![CDATA[Rupiah Terus Melemah, Dolar AS Tembus Rp18.095 Ada Apa dengan Bangsa Ini?]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh H. Syahrir Nasution</p><br>Bangsa ini sedang menghadapi ujian ekonomi yang tidak ringan. Ketika nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat telah menembus angka Rp18.095, masyarakat tentu bertanya-tanya: apa yang sebenarnya sedang terjadi dengan negeri ini?<br>Pelemahan rupiah bukan sekadar angka di layar bursa. Dampaknya langsung terasa dalam kehidupan rakyat. Harga barang impor naik, biaya produksi meningkat, harga kebutuhan pokok berpotensi ikut terkerek, dan daya beli masyarakat semakin tertekan. Data beberapa media ekonomi menunjukkan rupiah memang berada dalam tekanan kuat dan telah menyentuh level psikologis Rp18.000 per dolar AS dalam beberapa hari terakhir.<br>Secara global, tekanan datang dari menguatnya dolar AS, ketegangan geopolitik dunia, kenaikan harga minyak, serta tingginya suku bunga Amerika Serikat yang membuat investor menarik dana dari negara berkembang, termasuk Indonesia.</p><br>Namun kita juga tidak boleh menutup mata terhadap faktor-faktor domestik. Ketergantungan terhadap impor, tingginya kebutuhan dolar untuk berbagai transaksi luar negeri, lemahnya kepercayaan pasar, serta belum optimalnya penguatan sektor produksi nasional ikut memperberat tekanan terhadap rupiah.</p><br>Pertanyaan yang lebih penting bukan hanya mengapa rupiah melemah, tetapi bagaimana pemerintah merespons situasi ini. Rakyat membutuhkan kebijakan yang mampu menjaga stabilitas ekonomi, memperkuat sektor riil, meningkatkan investasi yang produktif, serta memastikan lapangan kerja tetap tersedia. Bank Indonesia telah menyatakan akan terus melakukan langkah-langkah stabilisasi dan intervensi pasar untuk menjaga nilai tukar rupiah.</p><br>Kondisi ini seharusnya menjadi alarm bagi seluruh pemangku kepentingan. Bangsa yang besar tidak boleh terus bergantung pada kekuatan ekonomi negara lain. Saatnya memperkuat kemandirian ekonomi nasional, memperkuat industri dalam negeri, dan memastikan setiap kebijakan benar-benar berpihak kepada kepentingan rakyat.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/rupiah/" target="_blank">Rupiah</a> yang melemah adalah sinyal bahwa ada pekerjaan rumah besar yang harus segera diselesaikan. Rakyat tidak membutuhkan saling menyalahkan. Yang dibutuhkan adalah solusi nyata, keberanian mengambil langkah strategis, dan komitmen untuk mengembalikan kepercayaan terhadap ekonomi Indonesia.<br>Karena pada akhirnya, kuat atau lemahnya rupiah bukan hanya soal kurs mata uang, tetapi juga cerminan kekuatan ekonomi dan masa depan bangsa.</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_5236_Rupiah-Terus-Melemah--Dolar-AS-Tembus-Rp18-095--Ada-Apa-dengan-Bangsa-Ini-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283085/rupiah-terus-melemah-dolar-as-tembus-rp18095-ada-apa-dengan-bangsa-ini/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 13:49:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul]]></title>
            <description><![CDATA[DPD ASPRIMA Sumut Resmi Dikukuhkan, Perkuat Sinergi Kampus dan Industri untuk Mencetak Talenta Unggul]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Dewan Pimpinan Daerah Asosiasi Profesi Praktisi Manajemen Talenta (DPD ASPRIMA) Provinsi Sumatera Utara resmi dikukuhkan dalam rangkaian Seminar Manajemen Talenta bertema &quot;Manajemen Talenta Terintegrasi dari Kampus Menuju Dunia Industri&quot; yang berlangsung di Aula Danau Toba UPTD Pelatihan Kesehatan Sumatera Utara, Jalan Petunia Raya, Kecamatan Medan Tuntungan, Jumat (5/6/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergi antara dunia pendidikan, pemerintah, dan industri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul dan berdaya saing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Seminar yang dihadiri sekitar 200 peserta dari kalangan akademisi, praktisi, mahasiswa, dan unsur pemerintah tersebut dibuka oleh Gubernur Sumatera Utara yang diwakili Kepala BPSDM Provinsi Sumatera Utara, Dr. Agustinus Panjaitan, S.SiT., M.T. Turut hadir Kepala UPTD Pelatihan Kesehatan Sumatera Utara Hj. Dahlia Suhartono, SKM., M.Si. selaku Ketua Panitia Seminar dan Pengukuhan sekaligus Koordinator Bidang Pendidikan, Pelatihan dan Sertifikasi DPD ASPRIMA Sumut, unsur Forkopimca, perwakilan perguruan tinggi, dosen, mahasiswa, jajaran pengurus DPP ASPRIMA, serta undangan umum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ir. Muhammad Yamin Siregar, M.M. menyampaikan pentingnya penerapan manajemen talenta di lingkungan perguruan tinggi guna menghasilkan lulusan yang siap menghadapi tantangan dunia kerja.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum DPP ASPRIMA, Ir. Gabelas M. Girsang, M.M., CMA, memaparkan implementasi manajemen talenta di sektor industri sebagai strategi untuk meningkatkan produktivitas dan daya saing organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puncak kegiatan ditandai dengan prosesi pengukuhan pengurus DPD ASPRIMA Sumatera Utara. Dalam susunan kepengurusan yang dikukuhkan, Prof. Dr. Kornel Munthe, S.E., M.Si. dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina &amp; Prof.Dr.H.Khairil Ansari,M.Pd, DR.Parlindungan Sihotang,SE,M.Si. Dr. Miska Irani Tarigan, M.M. sebagai Ketua DPD ASPRIMA Sumut, Ediwardo Ritonga, S.Sos. sebagai Sekretaris, serta Ayu Teresia Hutauruk, S.M., M.M. sebagai Bendahara bersama jajaran pengurus lainnya yang akan menjalankan roda organisasi di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris DPD ASPRIMA Sumut, Ediwardo Ritonga, S.Sos., menegaskan bahwa kehadiran ASPRIMA di Sumatera Utara diharapkan menjadi wadah kolaborasi yang mampu mempertemukan kebutuhan dunia pendidikan dengan kebutuhan dunia industri dalam pengembangan talenta. Menurutnya, pengelolaan talenta yang terintegrasi sejak di bangku kuliah hingga memasuki dunia kerja merupakan langkah strategis untuk menjawab tantangan global yang semakin kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ediwardo Ritonga menilai pembangunan sumber daya manusia tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah, perguruan tinggi, dan sektor usaha. Karena itu, ASPRIMA hadir sebagai jembatan yang memperkuat sinergi antar pemangku kepentingan guna menciptakan talenta-talenta yang siap bersaing dan berkontribusi bagi pembangunan daerah maupun nasional. Semoga Kehadiran DPD ASPRIMA khususnya dapat diterima di Sumatera Utara &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Ediwardo Ritonga menegaskan komitmen DPD ASPRIMA Sumut untuk menjadi mitra strategis dalam mendukung lahirnya generasi unggul yang memiliki kompetensi, karakter, serta kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan teknologi dan kebutuhan industri masa depan. Melalui berbagai program yang akan dijalankan, ASPRIMA diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pengembangan sumber daya manusia di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pengukuhan DPD ASPRIMA Sumut ini menjadi awal dari upaya besar membangun ekosistem manajemen talenta yang kuat dan berkelanjutan. Kami berharap sinergi yang terbangun dapat melahirkan talenta-talenta unggul yang siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,&quot; ujar Ediwardo Ritonga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum pengukuhan resmi dilaksanakan, DPP ASPRIMA telah mulai menjalankan program kerja melalui kegiatan Pelatihan Kompetensi bagi Mahasiswa Angkatan III Tahun 2026 di Universitas Katolik Santo Thomas Medan. Kegiatan tersebut mendapat perhatian khusus dengan kehadiran langsung Ketua Umum DPP ASPRIMA beserta Sekretaris Jenderal DPP ASPRIMA sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan kompetensi dan manajemen talenta generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan resmi dikukuhkannya kepengurusan baru, DPD ASPRIMA Sumut optimistis dapat menjadi motor penggerak pengembangan manajemen talenta yang profesional, adaptif, dan berkelanjutan di Sumatera Utara, sekaligus memperkuat hubungan antara dunia pendidikan dan dunia industri dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_523_DPD-ASPRIMA-Sumut-Resmi-Dikukuhkan--Perkuat-Sinergi-Kampus-dan-Industri-untuk-Mencetak-Talenta-Unggul.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283084/dpd-asprima-sumut-resmi-dikukuhkan-perkuat-sinergi-kampus-dan-industri-untuk-mencetak-talenta-unggul/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 11:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[Alumni JPNN Turun Gunung, Anto Genk Didorong Maju Ketua PWI Sumut&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN&ndash; Dunia pers Sumatera Utara kembali diramaikan dengan munculnya nama Rianto Aghly SH MH atau yang lebih dikenal sebagai Anto Genk. Mantan jurnalis JPNN yang kini menjabat CEO Sumut24 Grup itu menyatakan kesiapannya untuk mengabdi lebih besar di organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Anto Genk mengaku didorong untuk maju sebagai Ketua PWI Sumut apabila mendapat amanah dan dukungan dari anggota PWI.<br>&quot;Kita liat, kita jalani aja&quot; ujar Ceo Sumut24 GroupAnto Genk kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi insan pers di Sumatera Utara, nama Anto Genk bukanlah sosok asing. Karier jurnalistiknya ditempa dari bawah. Berawal sebagai penghantar koran, ia kemudian berkembang menjadi wartawan profesional hingga dipercaya memimpin sejumlah perusahaan media.<br>Saat ini, selain menjabat CEO Sumut24 Grup mengelolah 5 media, Sumuut24 ( cetak) garda.id, medan24news.com, halomedan.com dan garda.id, Anto Genk juga tercatat sebagai Ketua JMSI Sumatera Utara serta aktif di berbagai organisasi pers dan penerbitan media. Kiprahnya di dunia jurnalistik telah berlangsung selama puluhan tahun.<br>Tak hanya memiliki pengalaman di bidang pers, Anto Genk juga dikenal memiliki hubungan baik dengan berbagai elemen masyarakat, mulai dari kalangan pemerintahan, organisasi kemasyarakatan, politik, hingga aparat penegak hukum di Sumatera Utara.<br>Menurutnya, keinginan untuk maju bukan dilandasi ambisi pribadi, melainkan semangat pengabdian terhadap organisasi yang telah menjadi bagian dari perjalanan hidupnya sebagai wartawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tekad saya hanya satu, yaitu mengabdi untuk kejayaan PWI. Organisasi ini harus terus menjadi rumah besar wartawan yang profesional, berintegritas, dan bermartabat,&quot; tegas Dewan Penasehat PWI Sumut ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di lingkungan PWI sendiri, Anto Genk bukan orang baru. Ia telah lama berkiprah dan terlibat dalam berbagai kegiatan organisasi. Karena itu, ia berharap dukungan dan doa dari seluruh anggota PWI Sumut agar niat pengabdiannya dapat terwujud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut sejumlah rekan wartawan, pengalaman panjang, jejaring luas, serta komitmen Anto Genk terhadap dunia pers menjadi modal penting untuk memperkuat peran Dewan Penasehat PWI Sumut dalam menjaga marwah organisasi dan membangun solidaritas antaranggota.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat kebersamaan dan pengabdian, Anto Genk optimistis PWI Sumut dapat terus berkembang menjadi organisasi yang semakin kuat dan disegani di masa mendatang.<br>(red)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_460_Alumni-JPNN-Turun-Gunung--Anto-Genk-Didorong-Maju-Ketua-PWI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283083/alumni-jpnn-turun-gunung-anto-genk-didorong-maju-ketua-pwi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jual Beli Titik Dapur Gizi Disorot, Forwaka Asahan Minta Seluruh SPPG Diaudit Total</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jual Beli Titik Dapur Gizi Disorot, Forwaka Asahan Minta Seluruh SPPG Diaudit Total]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Dugaan korupsi yang merebak di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari pengawas sosial. Forum War]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Dugaan korupsi yang merebak di lingkungan Badan Gizi Nasional (BGN) menuai sorotan tajam dari pengawas sosial. Forum Wartawan Kejaksaan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/forwaka/" target="_blank">Forwaka</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> tak hanya mendukung langkah Kejaksaan Agung mengusut kasus ini hingga ke akar, tetapi juga mendesak pemeriksaan menyeluruh terhadap seluruh unit pelayanan gizi yang beroperasi di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/forwaka/" target="_blank">Forwaka</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Dolly Simbolon, menegaskan bahwa kasus ini tidak boleh berhenti hanya pada penetapan tiga mantan pejabat BGN sebagai tersangka. Menurutnya, pengusutan harus menjadi pintu pembongkaran jaringan yang lebih luas, termasuk siapa saja yang diduga menikmati aliran dana dari program seharusnya untuk kesejahteraan rakyat.</p>Yang paling mengkhawatirkan, lanjutnya, adalah munculnya indikasi praktik jual beli titik lokasi pendirian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a>) atau dapur program Makan Bergizi Gratis. Dugaan ini terungkap berdasarkan informasi awal yang diperoleh dari jalur penyidikan.</p>&quot;Tujuan mulia memperbaiki gizi masyarakat tidak boleh dicemari oleh ulah oknum yang memanfaatkannya untuk keuntungan pribadi. Jika terbukti ada penyimpangan, hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu agar kepercayaan publik tidak runtuh,&quot; tegas Dolly saat memberikan keterangan pers, Jumat (5/6/2026) sore.</p>Atas dasar itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/forwaka/" target="_blank">Forwaka</a> meminta aparat penegak hukum, Inspektorat Daerah, dan lembaga pengawas lainnya segera melakukan audit terbuka terhadap seluruh <a href="https://www.sumut24.co/tag/sppg/" target="_blank">SPPG</a> di <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Pemeriksaan harus mencakup segala aspek: pengelolaan anggaran, cara pengadaan barang, sistem penyaluran bantuan, hingga kualitas layanan yang diterima masyarakat.</p>"Audit ini penting untuk memastikan dana rakyat digunakan sesuai aturan, program tepat sasaran, dan bebas dari praktik korupsi. Jangan sampai program yang diharapkan menjadi solusi justru berubah menjadi ladang rezeki segelintir orang,&quot; pungkasnya. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_3759_Jual-Beli-Titik-Dapur-Gizi-Disorot--Forwaka-Asahan-Minta-Seluruh-SPPG-Diaudit-Total.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/283082/jual-beli-titik-dapur-gizi-disorot-forwaka-asahan-minta-seluruh-sppg-diaudit-total/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Inovasi One-Step Fresh, Menjaga Struktur Alami Gizi Susu Segar untuk Tumbuh Kembang Anak</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 09:24:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Inovasi One-Step Fresh, Menjaga Struktur Alami Gizi Susu Segar untuk Tumbuh Kembang Anak]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaPemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Saat ini, para o]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><br></p>Pemenuhan gizi sejak dini merupakan fondasi krusial dalam mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Saat ini, para orang tua umumnya sudah semakin cermat dalam membaca label produk untuk memeriksa kandungan karbohidrat, protein, lemak, vitamin, hingga mineral. Namun, di balik daftar panjang zat gizi tersebut, ada satu aspek penting yang sering kali luput dari perhatian: bagaimana produk tersebut diproses sebelum dikonsumsi.</p><br></p>Dalam industri susu formula, mayoritas produk harus melewati rantai produksi yang panjang dan bertahap&mdash;mulai dari pencampuran, pemanasan berulang, homogenisasi, evaporasi, hingga pengeringan. Meskipun tahapan intensif ini bertujuan memenuhi standar keamanan dan stabilitas, proses tersebut berisiko mengubah struktur alami susu.</p><br></p>Sebaliknya, inovasi pengolahan susu segar menjadi susu bubuk melalui satu tahap proses produksi (one-step process) terbukti dapat membantu menjaga kesegaran sekaligus mempertahankan kualitas zat gizi alami di dalamnya.</p><br></p><b>Dampak Proses Intensif terhadap Nutrisi</b></p><br></p>Kajian ilmiah menunjukkan bahwa pemanasan berulang dan pengolahan yang terlalu intensif dapat mengubah struktur protein serta komponen penting lainnya dalam susu. Perubahan struktur ini berpotensi memengaruhi kualitas gizi, daya cerna, hingga bagaimana tubuh anak menyerap serta memanfaatkan nutrisi tersebut. Dengan kata lain, kualitas akhir sebuah produk sangat ditentukan oleh seberapa baik zat gizi tersebut dijaga selama proses produksi.</p><br></p>Pakar Ilmu Gizi, Dr. Arif Sabta Aji, S.Gz, menegaskan bahwa kebiasaan orang tua meneliti informasi nilai gizi pada label kemasan adalah langkah yang sangat tepat. Namun, ia mengingatkan agar orang tua juga memperhatikan urutan bahan bakunya.</p><br></p>"Sangat penting untuk memperhatikan ketersediaan komposisi zat gizi dalam produk. Perlu diketahui bahwa nama bahan yang tercantum di urutan pertama pada daftar komposisi mencerminkan bahan baku utama dari produk tersebut," ujar Dr. Arif.</p>Menjawab tantangan tersebut, inovasi pangan anak kini mulai bergeser ke arah pendekatan produksi yang lebih sederhana dan terukur, tanpa mengorbankan standar keamanan. Penelitian terkini berhasil mengembangkan jalur produksi susu formula yang lebih minimal (minimal processing). Pendekatan ini efektif menjamin keamanan mikrobiologis sekaligus menekan risiko kerusakan struktur protein.</p><br></p>Melalui inovasi ini, orang tua mendapatkan edukasi baru: kualitas susu tidak hanya dinilai dari banyaknya zat gizi tambahan yang dimasukkan, melainkan dari bagaimana zat gizi alami dari bahan baku segar tersebut dipertahankan hingga siap disajikan.</p>Kendati inovasi formula terus berkembang, Dr. Arif Sabta Aji kembali mengingatkan bahwa Air <a href="https://www.sumut24.co/tag/susu/" target="_blank">Susu</a> Ibu (ASI) adalah pilihan terbaik dan wajib diutamakan sebagai asupan tunggal, khususnya pada usia 0-6 bulan pertama kehidupan anak.</p><br></p>Penggunaan susu formula hanya disarankan sebagai penunjang apabila terdapat kondisi medis tertentu. Oleh karena itu, orang tua diimbau untuk selalu berkonsultasi dengan tenaga kesehatan serta meneliti komposisi produk secara mendalam demi mengambil keputusan terbaik bagi masa depan anak. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2401_Inovasi-One-Step-Fresh--Menjaga-Struktur-Alami-Gizi-Susu-Segar-untuk-Tumbuh-Kembang-Anak.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/tips/283081/inovasi-onestep-fresh-menjaga-struktur-alami-gizi-susu-segar-untuk-tumbuh-kembang-anak/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MAVI Sumut Gelar Kejuaraan Voli U-15 Se-Sumatera, Bobby Hadintah: Siap Sukseskan Event</guid>
            <pubDate>Sat, 06 Jun 2026 01:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MAVI Sumut Gelar Kejuaraan Voli U-15 Se-Sumatera, Bobby Hadintah: Siap Sukseskan Event]]></title>
            <description><![CDATA[DELI SERDANG, SUMUT24.CO Panitia pelaksana terus mematangkan persiapan menjelang digelarnya Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U15 SeSumatera ]]></description>
            <content><![CDATA[DELI SERDANG, SUMUT24.CO</p> Panitia pelaksana terus mematangkan persiapan menjelang digelarnya Kejuaraan Bola Voli Antar Klub U-15 Se-Sumatera Tahun 2026 yang akan berlangsung pada Minggu (7/6/2026) di Gedung Bola Voli Sumut Sport Center, Jalan Sultan Serdang, Desa Sena, Kabupaten Deli Serdang.</p><br>Di balik persiapan yang semakin matang, terdapat sosok Bobby Hadintah, SH yang dipercaya sebagai Sekretaris Panitia Pelaksana. Pria yang dikenal energik dan aktif dalam berbagai kegiatan kemasyarakatan itu turut mengatur serta mengoordinasikan seluruh kebutuhan administrasi dan teknis pelaksanaan kejuaraan.</p><br>Bobby mengatakan pihaknya berupaya memberikan yang terbaik agar kejuaraan berlangsung lancar dan sukses sesuai harapan.</p><br>"Saya lakukan yang terbaik untuk kejuaraan ini. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan lancar dan sukses," ujar Bobby kepada wartawan, Jumat (6/6/2026).</p><br>Tidak hanya menjalankan tugas sebagai sekretaris panitia, Bobby juga turun langsung mendampingi kedatangan tim MAVI Pusat yang hadir untuk mendukung pelaksanaan kejuaraan. Sejumlah mantan atlet voli nasional tampak hadir, di antaranya Imam Agus Faisal atau yang akrab disapa Fafa, Danis Taroreh, dan Toni Eriyadi.</p><br>Kehadiran para mantan atlet nasional tersebut diharapkan dapat memberikan semangat dan motivasi kepada para atlet muda yang akan berlaga dalam kejuaraan bergengsi tingkat Sumatera tersebut.</p>Sementara itu, Ketua Umum MAVI Korwil Sumatera Utara, Kombes Pol. A. Azas Siagian, SH, MH didampingi Wakil Ketua Umum Paryono dan Sekretaris Syafirzal memastikan seluruh persiapan telah rampung.</p><br>Menurut Azas Siagian, kejuaraan ini akan diikuti sebanyak 46 klub putra dan putri dari berbagai daerah di Pulau Sumatera serta sejumlah klub undangan.</p><br>"Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan atlet usia dini sekaligus menjadi wadah kompetisi bagi atlet-atlet muda berbakat dari berbagai daerah di Sumatera," katanya.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_962_MAVI-Sumut-Gelar-Kejuaraan-Voli-U-15-Se-Sumatera--Bobby-Hadintah--Siap-Sukseskan-Event.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/283080/mavi-sumut-gelar-kejuaraan-voli-u15-sesumatera-bobby-hadintah-siap-sukseskan-event/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asmum  Eva Nasri,S.H.M.M.Membuka Secara Resmi Sosialisasi dan Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Pemkab  Solok</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asmum  Eva Nasri,S.H.M.M.Membuka Secara Resmi Sosialisasi dan Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Pemkab  Solok]]></title>
            <description><![CDATA[Asmum  Eva Nasri,S.H.M.M.Membuka Secara ResmiSosialisasi dan Percepatan Penerapan Manajemen Talenta Pemkab  Solok]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jumat (05/06/2026) BKPSDM Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat <br> melakukan kegiatan sosialisasi percepatan penerapan Manajemen Talenta di Lingkungan Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> bertempat di Aula BKPSDM Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> yang dibuka secara resmi oleh Asisten Administrasi Umum Eva Nasri,S.H.M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, kegiatan ini merupakan bagian dari percepatan penerapan manajemen talenta sebagaimana amanat Permen PANRB Nomor 3 Tahun 2020 tentang Manajemen Talenta ASN dan Keputusan Kepala BKN No. 411 tentan percepatan pembangunan dan Penerapan Manajemen Talenta di Instansi Pemerintah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Eva Nasri,S.H.M.M dalam sambutannya, menegaskan bahwa manajemen talenta bukan sekadar pemetaan pegawai, melainkan strategi jangka panjang untuk memastikan setiap ASN ditempatkan sesuai kompetensi dan potensi terbaiknya. Ia berharap seluruh ASN dapat mendukung penyediaan data yang akurat dan mutakhir sebagai fondasi utama dalam sistem manajemen talenta.<br> &quot;Data yang valid akan menentukan kualitas kebijakan kepegawaian di masa depan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala BKPSDM Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Jufrisal, S.H.M.M dalam sambutannya menegaskan penguatan kesadaran mengenai Akurasi Data Kepegawaian, setiap ASN bertanggung jawab secara personal terhadap keakuratan dan pemutakhiran data kepegawaian masing-masing secara berkelanjutan, dan bukan beban eksklusif petugas pengelola kepegawaian di masing-masing perangkat daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga menjelaskan menjelaskan pentingnya manajemen talenta sebagai sistem merit yang objektif, transparan, dan berbasis kompetensi. Dan menekankan bahwa pengelolaan talenta ASN bertujuan menciptakan birokrasi yang profesional, adaptif, dan siap menghadapi tantangan pembangunan daerah.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_4530_Asmum--Eva-Nasri-S-H-M-M-Membuka-Secara-Resmi-Sosialisasi-dan-Percepatan-Penerapan-Manajemen-Talenta-Pemkab--Solok.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283079/asmum-eva-nasrishmmmembuka-secara-resmi-sosialisasi-dan-percepatan-penerapan-manajemen-talenta-pemkab-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pj Sekdaprov Harapkan MTQ Sumut 2026 Lahirkan Generasi Qurani Berkarakter</guid>
            <pubDate>Fri, 05 Jun 2026 21:34:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pj Sekdaprov Harapkan MTQ Sumut 2026 Lahirkan Generasi Qurani Berkarakter]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanSedikitnya 1.092 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke40 Tingkat Provinsi Sumatera U]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Sedikitnya 1.092 peserta telah mendaftar untuk mengikuti Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Tahun 2026 M/1447 H. Ajang tersebut diharapkan mampu melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak, dan berkarakter kuat.</p><br></p>Hal tersebut terungkap dalam Rapat Peresmian Pelaksanaan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumatera Utara Tahun 2026 M/1447 H yang dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Sulaiman Harahap di Ruang Rapat I Kantor Gubernur Sumut, Jalan Pangeran Diponegoro Nomor 30 Medan, Selasa (2/6/2026).</p><br></p>Pada rapat tersebut, Sulaiman Harahap memastikan kesiapan seluruh aspek pelaksanaan MTQ yang akan berlangsung pada 15-24 Juni 2026 dan dipusatkan di Gedung Astaka, Jalan Willem Iskandar, Medan.</p><br></p>Sulaiman juga berkoordinasi dengan seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat, di antaranya Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, Dinas Kesehatan, serta Pemerintah Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara guna memastikan kelancaran penyelenggaraan kegiatan.</p><br></p>"MTQ ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan pemerintah daerah, lembaga pendidikan, organisasi keagamaan, serta seluruh elemen masyarakat. Membina generasi muda guna melahirkan generasi Qurani yang unggul, berakhlak, dan berkarakter kuat," ujar Sulaiman.</p><br></p>Sementara itu, Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Sumut Muhammad Yasir Tanjung mengatakan MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut akan digelar pada 15-24 Juni 2026 dengan mengusung tema "Satu Irama Tilawah, Satu Tekad dalam Kolaborasi Sumut Berkah".</p><br></p>Menurut Yasir, hingga saat ini jumlah peserta yang telah terdata mencapai 1.092 orang yang berasal dari 20 Kabupaten. Daerah dengan jumlah peserta terbanyak antara lain Kabupaten Deliserdang, Serdangbedagai, Padanglawas, Labuhanbatu Selatan, dan Langkat.</p><br></p>"Dari 6.113 desa, target Gubernur satu desa satu guru mengaji. Ini kekuatan besar dan bukan muluk-muluk. Dengan kolaborasi yang kita bangun, maka diharapkan masyarakat Sumut semakin dekat dengan Alquran. Kita harus memberikan kontribusi dalam pelaksanaan MTQ," ujarnya.</p><br></p>MTQ ke-40 Tingkat Provinsi Sumut juga akan menghadirkan Muhammad Zian Fahrezi, qori internasional asal Nusa Tenggara Barat (NTB), yang akan membacakan ayat suci Alquran pada pembukaan acara. Selain itu, rangkaian kegiatan akan dimeriahkan dengan tarian persembahan Islami, paduan suara MAN 1 Medan, marching band, seremoni pemukulan bedug, serta berbagai penampilan lainnya.**(Rel)</p><br></p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/06/_2348_Pj-Sekdaprov-Harapkan-MTQ-Sumut-2026-Lahirkan-Generasi-Qurani-Berkarakter.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/283078/pj-sekdaprov-harapkan-mtq-sumut-2026-lahirkan-generasi-qurani-berkarakter/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>