<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Mon, 06 Jul 2026 11:29:50 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wali Kota bersama Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja GPI</guid>
            <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 11:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wali Kota bersama Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja GPI]]></title>
            <description><![CDATA[Wali Kota bersama Menko Infra Agus Harimurti Yudhoyono dan sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja GPI]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P. Siantar l Sumut24.co<br>Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn bersama Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan (Menko Infra) Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) bersama sejumlah kepala daerah menghadiri Pembukaan Sinode Besar 2026 Gereja Pentakosta Indonesia (GPI). Kegiatan ini diselenggarakan di Gedung Rajawali, Jalan Asahan Km 4,5 Simpang Rambung Merah Kecamatan Siantar Kabupaten Simalungun, Jumat (03/07/2026) sore.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinode Besar 2026 GPI mengangkat tema "Mengambil Bagian dalam Pertandingan Menguasai diri untuk Mahkota Abadi (1 Korintus 9:25)" dan sub tema "Untuk Kompleksitas Global, Gereja Meningkatkan Pelayanan Spritual dan Sosialnya".&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono dalam sambutannya menyampaikan, kunjungannya ke acara Sinode Besar GPI 2026 merupakan balasan dari undangan Ketua Umum Sinode GPI Pdt Dr HM Siburian MMin yang datang ke Kantor Kemenko Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan RI bulan Mei 2026 lalu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pria yang akrab disapa AHY ini mengaku sangat senang berada di Kota Pematangsiantar-Kabupaten Simalungun. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Saya merasa seperti pulang ke kampung sendiri, disambut keluarga sendiri,&quot; katanya.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bagi AHY, Provinsi Sumatera Utara (Sumut) sudah menjadi pemberi arti dalam kehidupannya, setelah mempersunting Annisa Pohan, yang merupakan perempuan berdarah Batak sebagai istri. Baginya, anak-anaknya tentunya memiliki setengah darah Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Anak saya sudah pasti setengah darah Sumut,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pertemuan tersebut, AHY mengutarakan pembangunan negara tak lepas dari peran gerejawi. Gereja memiliki peran penting dalam membangun bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Ketua Umum Sinode GPI Pdt Dr HM Siburian MMin memaparkan sejarah pendirian gereja aliran Pentakosta Indonesia yang dimulai tahun 1930-an. Saat itu, gereja mendapat tentangan besar dari pihak kolonial Belanda dan Jepang. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;GPI, katanya, Indonesia akhirnya diakui secara hukum setelah Indonesia merdeka tahun 1945, dan saat ini terus berkembang.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kehadiran Bapak Menko AHY tentunya memberikan suasana baru dan memberikan sejarah bagi gereja kita. Ini bukan kebetulan, tentu sudah rencana Tuhan,&quot; kata Pdt HM Siburian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembukaan Sinode Besar GPI, sebutnya, harus menjadi semangat baru dalam memberitakan Injil. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Serta meningkatkan kualitas iman umat Kristen di mana pun berada," tandasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembukaan Sinode Besar 2026 GPI ditandai pemukulan gong oleh Menko Infra AHY dan penyerahan Alkitab kepada 10 siswa dan pendeta. Dilanjutkan pemberian cenderamata dari Wali Kota Wesly kepada Menko AHY.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai pembukaan, atas nama Pemerintah Kota (Pemko) Pematangsiantar dan seluruh masyarakat, Wali Kota Wesly mengucapkan selamat datang dan salam hormat kepada Agus Harimurti Yudhoyono di Kota Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wesly berharap kunjungan kerja ini semakin mempererat sinergi antara pemerintah pusat dan Pemko Pematangsiantar dalam mewujudkan pembangunan infrastruktur yang berkualitas, pemerataan pembangunan wilayah, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak lupa, Wesly mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Sinode Besar GPI yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Sinode Besar bukan hanya menjadi agenda organisasi gereja, tetapi juga momentum memperkuat persaudaraan, memperkokoh nilai-nilai kasih, persatuan, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pemerintah Kota Pematangsiantar sangat mengapresiasi kontribusi Gereja Pentakosta Indonesia dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, toleran, dan religius," sebut Wesly. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6763_Wali-Kota-bersama-Menko-Infra-Agus-Harimurti-Yudhoyono-dan-sejumlah-kepala-daerah-menghadiri-Pembukaan-Sinode-Besar-2026-Gereja-GPI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284022/wali-kota-bersama-menko-infra-agus-harimurti-yudhoyono-dan-sejumlah-kepala-daerah-menghadiri-pembukaan-sinode-besar-2026-gereja-gpi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">RSUD dr. Djasamen Saragih membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab merupakan ruang tindakan medis canggih dengan tek</guid>
            <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 11:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[RSUD dr. Djasamen Saragih membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab merupakan ruang tindakan medis canggih dengan tek]]></title>
            <description><![CDATA[RSUD dr. Djasamen Saragih membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab merupakan ruang tindakan medis canggih ]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;P. Siantar l Sumut24.co<br>Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar membuka kembali layanan Cathlab dengan Penjaminan BPJS Kesehatan. Cath Lab (Catheterization Laboratory) merupakan ruang tindakan medis canggih dengan teknologi sinar-X untuk mendiagnosis dan menangani gangguan jantung serta pembuluh darah (minimal invasif) tanpa operasi besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur dr. Djasamen Saragih Kota Pematangsiantar drg Irma Suryani MKM menerangkan layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih telah melayani kembali beroperasi dan melayani pasien peserta BPJS Kesehatan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Irma menjelaskan, BPJS Kesehatan melalui Surat Nomor: 1263/I-02/0620 Tanggal 30 Juni 2026 menyampaikan, berdasarkan hasil verifikasi atas tindak lanjut pemenuhan komitmen perbaikan pada unit Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih, maka rumah sakit tersebut telah melakukan perbaikan dan penyesuaian terhadap sarana dan prasarana layanan Cathlab sesuai komitmen yang telah disampaikan kepada BPJS Kantor Cabang (KC) Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Berdasarkan hasil penilaian dan verifikasi terhadap pemenuhan komitmen, BPJS Kesehatan KC Pematangsiantar menilai layanan Cathlab RSUD dr. Djasamen Saragih telah memenuhi persyaratan untuk dapat dioperasionalkan kembali dalam penyelenggaraan Program Jaminan Kesehatan Nasional atau JKN, utamanya untuk Tindakan emergency,&quot; jelas Irma, membacakan isi surat dari BPJS Kesehatan,&quot; Sabtu (04/07/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh karenanya, lanjut Irma, BPJS Kesehatan KC Pematangsiantar menyetujui pengaktifan kembali penjaminan layanan Cathlab di RSUD dr. Djasamen Saragih terhitung mulai tanggal 1 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah layanan Cathlab kembali diaktifkan dengan penjaminan BPJS Kesehatan, lanjut Irma, pihak RSUD dr. Djasamen Saragih akan senantiasa memastikan pemenuhan standar pelayanan, keselamatan pasien, kesiapan sumber daya manusia (SDM), sarana prasarana, serta peralatan dan perlengkapan penunjang sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku guna menjamin mutu dan keberlangsungan layanan Cathlab.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Wali Kota Pematangsiantar Wesly Silalahi SH MKn mendukung sepenuhnya pengaktifan kembali layanan Cathlab di RSUD dr. Djasamen Saragih dengan penjaminan BPJS Kesehatan. Dalam hal ini, Wesly mengucapkan terima kasih kepada BPJS Kesehatan, khususnya KC Pematangsiantar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Wesly, dengan pengaktifan kembali layanan Cathlab di RSUD dr. Djasamen Saragih dengan penjaminan BPJS Kesehatan, maka akan sangat membantu masyarakat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk itu, RSUD dr. Djasamen Saragih harus berusaha untuk mematuhi semua ketentuan, sebagai salah satu upaya mewujudkan Pematangsiantar Cerdas, Sehat, Kreatif, dan Selaras,&quot; sebut Irma. (LP)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3087_RSUD-dr--Djasamen-Saragih-membuka-kembali-layanan-Cathlab-dengan-Penjaminan-BPJS-Kesehatan--Cath-Lab-merupakan-ruang-tindakan-medis-canggih-dengan-tek.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284021/rsud-dr-djasamen-saragih-membuka-kembali-layanan-cathlab-dengan-penjaminan-bpjs-kesehatan-cath-lab-merupakan-ruang-tindakan-medis-canggih-dengan-tek/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nusakambangan yang Bersih dan Bayang-Bayang yang Belum Selesai</guid>
            <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 10:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nusakambangan yang Bersih dan Bayang-Bayang yang Belum Selesai]]></title>
            <description><![CDATA[Nusakambangan yang Bersih dan BayangBayang yang Belum Selesai]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta - Ada momen yang layak dicatat pada akhir Juni, pekan lalu (29 Juni 2026). <br>Di Lapas Ngaseman, Nusakambangan, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin berdiri dan mengucapkan kalimat yang jarang terdengar untuk kawasan yang selama ini identik dengan citra keras tersebut: &quot;Nusakambangan tidak lagi seram. Sekarang bersih, sehat, dan terang.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pujian itu disampaikan di hadapan jajaran Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, Kementerian Kesehatan, serta pemerintah daerah dalam peluncuran nasional program skrining tuberkulosis dengan rontgen dan Cek Kesehatan Gratis 2026. Program ini menyasar petugas pemasyarakatan, tahanan, narapidana, dan anak binaan di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nusakambangan, pulau yang selama puluhan tahun lekat dengan citra isolasi, hukuman berat, dan kekerasan, tiba-tiba tampil sebagai etalase perubahan. Namun di balik narasi transformasi itu, ada pertanyaan yang lebih mendasar: apakah capaian kesehatan yang diklaim benar-benar berkelanjutan, atau masih merupakan keberhasilan sektoral yang berdiri di atas persoalan struktural yang belum sepenuhnya tersentuh?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Skala Program dan Klaim Keberhasilan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program yang diluncurkan Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto bersama Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin ini menyasar 272.573 warga binaan dan 48.876 petugas pemasyarakatan secara nasional. Di Nusakambangan, program tersebut mencakup skrining TB berbasis rontgen, pemeriksaan HIV komprehensif, serta peresmian Rumah Sakit Pemasyarakatan Nusakambangan sebagai fasilitas rujukan baru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Klaim yang paling mencolok adalah penurunan prevalensi TB di lingkungan pemasyarakatan, dari 3,64 persen pada 2025 menjadi 0,54 persen per Maret 2026. Artinya, terjadi penurunan lebih dari 85 persen dalam kurun kurang dari satu tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika angka ini akurat, maka capaian tersebut merupakan kemajuan epidemiologis yang signifikan. Lapas dan rutan selama ini dikenal sebagai lingkungan berisiko tinggi bagi penularan penyakit menular. Ventilasi yang terbatas, kepadatan hunian, mobilitas penghuni, serta keterbatasan akses layanan kesehatan membuat penyakit seperti TB mudah menyebar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, skrining TB dan cek kesehatan gratis patut diapresiasi sebagai langkah deteksi dini yang penting. Program ini juga sejalan dengan Program Hasil Terbaik Cepat Presiden Prabowo Subianto, yakni kolaborasi lintas kementerian yang dirancang untuk menghasilkan dampak cepat, terukur, dan langsung dirasakan masyarakat. Dalam konteks pemasyarakatan, program ini menyentuh kelompok yang sering luput dari perhatian kebijakan kesehatan nasional: warga binaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bayang-Bayang Overkapasitas&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, dalam kunjungan yang sama, Menteri Agus Andrianto juga mengakui satu persoalan penting: overkapasitas lapas dan rutan masih menjadi faktor risiko penularan penyakit yang belum tuntas ditangani.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengakuan ini penting karena menyentuh akar masalah. Data resmi Sistem Database Pemasyarakatan menunjukkan total penghuni lapas dan rutan se-Indonesia mencapai 277.035 orang, sementara kapasitas resmi hanya 132.107 orang. Artinya, rasio hunian berada di kisaran 210 persen dari kapasitas ideal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah paradoks kebijakan itu terlihat. Skrining TB dan cek kesehatan gratis adalah intervensi yang tepat, bahkan mendesak. Namun deteksi dini tanpa pembenahan akar penyebab penularan, terutama kepadatan hunian yang jauh melampaui daya tampung, berisiko hanya menangani gejala, bukan sumber penyakitnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sel yang dihuni tiga hingga empat kali lipat dari kapasitas ideal tetap menjadi ruang yang rentan bagi penyebaran droplet Mycobacterium tuberculosis, betapapun rutin pemeriksaan rontgen dilakukan. Dengan kata lain, rontgen dapat menemukan kasus lebih cepat, pengobatan dapat dimulai lebih dini, tetapi risiko penularan akan tetap tinggi jika ruang hidup warga binaan tidak menjadi lebih manusiawi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, pertanyaan kebijakan yang perlu diajukan bukan hanya berapa banyak orang yang sudah diskrining. Pertanyaan yang lebih penting adalah apakah penurunan prevalensi TB tersebut mencerminkan perbaikan lingkungan hunian, atau terutama hasil dari deteksi yang lebih agresif dan pengobatan yang lebih cepat terhadap kasus yang sudah ada.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua hal itu sama-sama positif, tetapi implikasi kebijakannya berbeda. Jika penurunan terjadi karena perbaikan lingkungan hunian, maka kita sedang menyaksikan kemajuan struktural. Namun jika penurunan terutama disebabkan oleh deteksi dan pengobatan cepat, maka negara masih perlu bekerja lebih keras agar program ini tidak menjadi intervensi tahunan yang terus berulang tanpa menyelesaikan penyebab utamanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antara Etalase dan Substansi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ironi lain juga perlu dicermati. Pada pekan yang sama ketika Nusakambangan tampil sebagai etalase kesehatan pemasyarakatan, Komisi XIII DPR RI justru menggelar Rapat Dengar Pendapat khusus membahas maraknya penyelundupan narkoba ke dalam lapas. Persoalan itu bahkan dinilai bukan semata kegagalan pengamanan, melainkan cerminan dari masalah sistem hukum, tata kelola, dan kondisi sosial yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua narasi ini berjalan beriringan dalam rentang waktu yang hampir sama. Di satu sisi, ada prestasi sektoral di bidang kesehatan. Di sisi lain, masih ada persoalan sistemik di bidang keamanan, integritas, dan tata kelola pemasyarakatan. Keduanya menunjukkan bahwa pemasyarakatan tidak bisa dibaca secara parsial. Keberhasilan di satu sektor harus diikuti pembenahan pada sektor lain agar perubahan benar-benar berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ini bukan berarti program kesehatan pemasyarakatan patut diremehkan. Justru sebaliknya, program ini menunjukkan bahwa negara mulai memandang warga binaan sebagai subjek yang memiliki hak atas layanan kesehatan yang layak. Ini sejalan dengan semangat pemasyarakatan yang dicetuskan Sahardjo pada 1963: bahwa penghukuman tidak boleh berhenti pada pemenjaraan, melainkan harus diarahkan pada pembinaan agar seseorang dapat kembali hidup berguna di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun keberlanjutan capaian kesehatan ini sangat bergantung pada keberanian pemerintah mengurai persoalan hulu. Beberapa agenda tidak bisa terus ditunda: pembaruan kebijakan pemidanaan yang terlalu bertumpu pada pemenjaraan, percepatan remisi dan asimilasi berbasis risiko, penguatan asesmen individual warga binaan, peningkatan integritas petugas, serta investasi pada fasilitas pemasyarakatan yang lebih proporsional dengan jumlah penghuni riil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Asta Cita dan visi Indonesia Emas 2045 menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai fondasi utama bangsa. Dalam kerangka itu, warga binaan pemasyarakatan tetap merupakan bagian dari sumber daya manusia Indonesia. Mereka bukan sekadar angka dalam statistik hunian, melainkan manusia yang memiliki hak untuk sehat, dibina, dan dipersiapkan kembali menjadi bagian produktif dari masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nusakambangan hari ini memang tampak lebih terang. Tetapi terang yang berkelanjutan hanya akan tercapai jika pemerintah berani menatap langsung sisi gelap yang selama ini menyertainya: sel yang terlalu sesak untuk benar-benar disebut sehat, sistem yang masih rentan terhadap penyimpangan, dan kebijakan pemidanaan yang masih terlalu mudah mengirim orang ke balik jeruji.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Transformasi pemasyarakatan tidak cukup ditandai oleh lingkungan yang bersih, fasilitas yang baru, atau angka prevalensi penyakit yang menurun. Transformasi sejati hanya terjadi ketika kesehatan, keamanan, pembinaan, tata kelola, dan penghormatan terhadap martabat manusia bergerak dalam satu tarikan napas kebijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nusakambangan boleh menjadi simbol perubahan. Namun simbol itu akan bermakna penuh hanya jika cahaya yang menyala di sana juga menerangi seluruh agenda reformasi pemasyarakatan Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penulis adalah Staf Khusus Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan RI dan kandidat doktor Ilmu Pemerintahan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN).]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4788_Nusakambangan-yang-Bersih-dan-Bayang-Bayang-yang-Belum-Selesai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284020/nusakambangan-yang-bersih-dan-bayangbayang-yang-belum-selesai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Telkomsel Raih Pengakuan Employee Experience Awards 2026 Tingkat Pan-Asia</guid>
            <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 10:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Telkomsel Raih Pengakuan Employee Experience Awards 2026 Tingkat Pan-Asia]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanTelkomsel meraih penghargaan Best Employee Wellness Strategy pada Employee Experience Awards 2026, yang diselenggarakan 26]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> meraih penghargaan Best Employee Wellness Strategy pada Employee Experience Awards 2026, yang diselenggarakan 26 Juni 2026 di Jakarta. Penghargaan ini diberikan atas inisiatif Medic Hub, sebuah ekosistem layanan kesehatan karyawan yang mendorong pergeseran praktik wellness dari pendekatan reaktif menuju layanan yang lebih preventif, terintegrasi, dan berkelanjutan.</p><br></p>Melalui pengakuan ini, <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> menegaskan pentingnya peran perusahaan dalam membangun standar pengelolaan sumber daya manusia yang lebih relevan bagi kebutuhan dunia kerja Indonesia, terutama ketika kesehatan, kepercayaan, dan kesiapan karyawan menjadi fondasi penting bagi keberlanjutan bisnis serta kualitas layanan kepada pelanggan.</p><br></p>Direktur Human Capital Management <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a>, Indrawan, mengatakan, &quot;Bagi <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a>, karyawan adalah garda terdepan yang benar-benar harus dijaga sebagai salah satu aset terpenting perusahaan. Melalui Medic Hub, kami ingin memastikan setiap insan <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> mendapatkan akses layanan kesehatan yang lebih dekat, lebih mudah, dan lebih proaktif. Ini terutama karena ketika karyawan merasa diperhatikan dan memiliki energi terbaiknya, mereka dapat melayani pelanggan dengan sepenuh hati dan pada akhirnya menghadirkan pengalaman yang membuat pelanggan semakin happy.&quot;</p><br></p>Medic Hub dikembangkan sebagai first point of care bagi karyawan <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> untuk menangani keluhan kesehatan, mendeteksi risiko lebih dini, memperkuat edukasi kesehatan, serta menghubungkan karyawan dengan dukungan wellbeing yang holistik. Strategi wellbeing <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a> dibangun dengan memperhatikan sejumlah aspek: physical, psychological, financial, social &amp; spiritual, dan career wellbeing.</p><br></p>Saat ini, Medic Hub telah hadir di 6 kantor regional, 4 kantor area, dan 3 klinik di kantor pusat, dengan dukungan 13 dokter dan 2 perawat, sehingga akses layanan kesehatan lebih merata bagi karyawan yang tersebar di berbagai wilayah kerja <a href="https://www.sumut24.co/tag/telkomsel/" target="_blank">Telkomsel</a>. Program ini menjalankan empat fungsi layanan terintegrasi: promotive, preventive, curative, dan rehabilitative. Fungsi-fungsi tersebut mencakup edukasi gaya hidup sehat, pemeriksaan risiko, konsultasi medis primer, hingga pemantauan pascaperawatan.</p><br></p>Employee Experience Awards 2026 diselenggarakan oleh Human Resources Online, bagian dari publikasi Lighthouse Independent Media yang berfokus pada kemajuan praktisi dan penyedia layanan Human Resources. Penghargaan berskala Pan-Asia ini diselenggarakan di Singapura, Malaysia, Hong Kong, Thailand, Indonesia, dan Filipina untuk memperkuat benchmarking praktik employee experience, dengan empat fokus: leadership, learning, engagement, dan talent acquisition. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5055_Telkomsel-Raih-Pengakuan-Employee-Experience-Awards-2026-Tingkat-Pan-Asia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/284019/telkomsel-raih-pengakuan-employee-experience-awards-2026-tingkat-panasia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka&lrm; Bupati Solok.</guid>
            <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 07:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka‎ Bupati Solok.]]></title>
            <description><![CDATA[Turnamen Sepak Bola Antar Club seSumatera Barat Tahun 2026 Resmi di Buka&lrm Bupati Solok.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten Solok I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026 yang diinisiasi melalui Pokok Pikiran (Pokir) Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat, Agus Syahdeman, SE, di Lapangan Harimau Data, Nagari Talang, Kecamatan Gunung Talang, Minggu (5/7/2026) dibuka &lrm;secara resmi oleh &lrm;Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dihadiri  Ketua TP-PKK Kabupaten Solok Ny. Nia Jon Firman Pandu, S.Si., M.Si., Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Agus Syahdeman, SE, Kabid Peningkatan Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Sumatera Barat Evri Endriadi Hasan, S.Pd., Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Solok Elafki, S.Pd., MM, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Solok Evia Vivi Fortuna, ST., MT, Sekretaris Umum Askab PSSI Kabupaten Solok Riki Rizo Namzah, S.Pd.I., Camat Gunung Talang, Wali Nagari Talang, unsur BPN, tokoh masyarakat, panitia pelaksana, serta masyarakat pecinta sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">bola</a>.<br>&lrm;<br>&lrm;Dalam laporannya Kabid Peningkatan<br>Prestasi Olahraga Dispora Provinsi Sumatera Barat menyampaikan bahwa turnamen ini bertujuan meningkatkan prestasi atlet sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">bola</a> muda sekaligus menjadi wadah pembinaan generasi muda melalui kegiatan olahraga yang positif. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mampu mengurangi berbagai bentuk kenakalan remaja dengan memberikan ruang bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan potensi di bidang olahraga.<br>&lrm;<br>&lrm;Turnamen tersebut diikuti oleh delapan klub, yakni Guguk Putra FC, Bimbel Galatama FC, Scorpions FC, Adhifa Family FC, Huller Era FC, Porstab FC, Lafona FC, dan Palaluar FC. Para juara akan memperoleh piala, sertifikat, dan uang pembinaan, dengan total hadiah yang bersumber dari APBD Provinsi Sumatera Barat Tahun Anggaran 2026.<br>&lrm;<br>Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat Agus Syahdeman, SE menyampaikan bahwa penyelenggaraan turnamen tersebut merupakan bentuk komitmennya dalam mendukung kemajuan olahraga di Kabupaten Solok, khususnya sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">bola</a>.<br>&lrm;<br>&lrm;Dikatakannya, turnamen ini diharapkan mampu menjadi ajang pembinaan yang melahirkan bibit-bibit pesepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">bola</a> berbakat dari Kabupaten Solok, terutama Kecamatan Gunung Talang, sehingga ke depan akan semakin banyak klub lokal yang mampu bersaing di tingkat provinsi.<br>&lrm;<br>&lrm;"Melalui turnamen ini kita berharap akan lahir pesepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">bola</a>-pesepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">bola</a> berbakat dari Kabupaten Solok, khususnya Gunung Talang, sehingga ke depan akan muncul klub-klub yang diperkuat oleh putra-putra daerah sendiri," ujarnya.<br>&lrm;<br>&lrm; Bupati Solok dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada Anggota DPRD Provinsi Sumatera Barat beserta seluruh panitia dan masyarakat yang telah berkolaborasi menyelenggarakan turnamen tersebut. Menurutnya, sinergi antara pemerintah, legislatif, dan masyarakat merupakan langkah nyata dalam memajukan dunia olahraga di Kabupaten Solok.<br>&lrm;<br>&lrm;"Atas nama Pemerintah Kabupaten Solok, kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan ini. Inilah bentuk kolaborasi yang kita harapkan," ungkap Bupati.<br>&lrm;<br>&lrm;Dia mengatakan bahwa turnamen sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">bola</a> bukan hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana mempererat silaturahmi, menanamkan nilai sportivitas, serta membangun karakter generasi muda melalui kegiatan yang positif.<br>&lrm;<br>&lrm;"Tujuan kita satu, bagaimana dunia sepak <a href="https://www.sumut24.co/tag/bola/" target="_blank">bola</a> di Kabupaten Solok dan Sumatera Barat bisa bangkit, tumbuh, dan berkembang melalui turnamen seperti ini. Sportivitas harus menjadi tujuan utama kita. Bertandinglah dengan sebaik-baiknya dan jadikan kompetisi ini sebagai ajang mempererat persaudaraan," tegasnya.<br>&lrm;<br>Bupati berharap turnamen ini dapat terus dilaksanakan secara berkesinambungan dengan cakupan yang semakin luas sehingga mampu melahirkan atlet-atlet muda berprestasi yang nantinya dapat mengharumkan nama Kabupaten Solok di tingkat provinsi maupun nasional.<br>&lrm;<br>&lrm;Mengakhiri sambutannya, Bupati Solok secara resmi membuka Turnamen Sepak Bola Antar Club se-Sumatera Barat Tahun 2026. Pembukaan ditandai dengan dimulainya pertandingan perdana antara Guguk Putra FC menghadapi Bimbel Galatama FC, yang berlangsung meriah dan disaksikan antusias oleh masyarakat yang memadati Lapangan Harimau Data, Nagari Talang.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1329_Turnamen-Sepak-Bola-Antar-Club-se-Sumatera-Barat-Tahun-2026-Resmi-di-Buka-lrm--Bupati-Solok-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284018/turnamen-sepak-bola-antar-club-sesumatera-barat-tahun-2026-resmi-di-bukalrm-bupati-solok/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Silaturahmi Alumni HMI Sumut Se-Jabodetabek, Musa Rajekshah: Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI</guid>
            <pubDate>Mon, 06 Jul 2026 07:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Silaturahmi Alumni HMI Sumut Se-Jabodetabek, Musa Rajekshah: Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI]]></title>
            <description><![CDATA[Silaturahmi Alumni HMI Sumut SeJabodetabek, Musa Rajekshah Saya Bangga Menjadi Bagian dari KAHMI]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p></p><p>Jakarta &ndash; Keluarga Besar Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Sumatera Utara se-Jabodetabek menggelar Pengajian dan Silaturahmi di Restaurant Pagi Sore, Cilandak Timur, Jakarta Selatan, Minggu (5/7/2026). Kegiatan yang diinisiasi Yayasan Alimbas Insan Cita ini dihadiri ratusan alumni HMI asal Sumatera Utara yang berdomisili di wilayah Jabodetabek.</p><p>Acara diawali dengan pembacaan Surah Yasin dan Ayat Kursi yang dihadiahkan secara khusus kepada almarhum Lafran Pane, Sutan Pangurabaan Pane, dan Musannif bin Gulrang Shah sebagai bentuk penghormatan atas jasa dan pengabdian mereka.</p><p>Tuan rumah kegiatan, Dr. H. Musa Rajekshah, S.Sos., M.Hum. (Ijeck), yang juga Anggota Kehormatan Korps Alumni HMI (KAHMI), mengaku bangga dapat menjadi bagian dari keluarga besar KAHMI. Menurutnya, status tersebut merupakan amanah yang diperoleh melalui proses panjang.</p><p>"Saya bangga menjadi bagian dari KAHMI. Penetapan saya sebagai anggota kehormatan tidak dilakukan begitu saja, tetapi melalui proses yang panjang dan harus diputuskan dalam rapat Majelis Nasional KAHMI. Alhamdulillah, saya diangkat sebagai Anggota Kehormatan KAHMI pada momentum Milad HMI di Sumatera Utara," ujar Musa Rajekshah.</p><p>Dalam sambutannya, Ijeck juga mengenang masa-masa ketika masih menjadi mahasiswa. Ia mengungkapkan penyesalannya karena tidak sempat bergabung dengan HMI saat masih aktif di bangku kuliah.</p><p>"Kalau boleh jujur, saya menyesal ketika masih mahasiswa tidak sempat masuk HMI. Seandainya saat itu saya bergabung, tentu saya akan mendapatkan banyak pelajaran berharga dari proses kaderisasi HMI," katanya.</p><p>Pada kesempatan tersebut, Musa Rajekshah turut menceritakan pembangunan Masjid Lafran Pane Athoyibah Al-Musannif yang berlokasi di Desa Pangurabaan, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara. Masjid tersebut dibangun melalui Yayasan Haji Anif sebagai bentuk penghormatan kepada pendiri HMI sekaligus Pahlawan Nasional, Lafran Pane.</p><p>Menurut Ijeck, pembangunan masjid itu merupakan wujud penghargaan terhadap perjuangan Lafran Pane yang sejak usia muda telah memikirkan masa depan bangsa melalui lahirnya HMI.</p><p>"Lafran Pane adalah putra terbaik Sumatera Utara yang sejak masih mahasiswa telah memikirkan kondisi bangsa. Pembangunan masjid ini merupakan bentuk penghormatan kami kepada beliau sebagai pendiri HMI sekaligus Pahlawan Nasional," ucapnya.</p><p>Sementara itu, perwakilan alumni HMI, Abidinsyah Siregar, mengenang perjalanan HMI di Kota Medan. Ia menceritakan sejarah Alimbas yang berada di Jalan Adinegoro Nomor 15 sebagai kantor HMI yang diresmikan langsung oleh Lafran Pane.</p><p>"Alimbas itu adalah Adinegoro 15, kantor HMI yang diresmikan langsung oleh Lafran Pane. Di depan kantor HMI itu ada satu pohon seri yang buahnya sangat banyak. Kalau senior HMI semasa saya pasti tahu. Buahnya itu adalah ini semua, kader-kader HMI yang ada di DPR, MPR, kementerian dan lain sebagainya," tuturnya.</p><p>Sebagai penceramah, Ustaz H. Fadlan Al Garamatan turut membagikan pengalamannya selama berproses di HMI Makassar. Ia menilai Lafran Pane merupakan sosok pemersatu mahasiswa Indonesia yang memiliki visi kebangsaan kuat.</p><p>"Lafran Pane adalah tokoh nasional asal Sumatera Utara yang berhasil menyatukan mahasiswa dari ujung Sumatera hingga Papua dengan semangat perjuangan yang luar biasa," ujar Ustaz Fadlan.</p><p>Dalam ceramahnya, Ustaz Fadlan juga mengapresiasi komitmen Musa Rajekshah dalam pembangunan rumah ibadah di berbagai daerah. Ia menyebut salah satunya adalah masjid ke-70 yang dibangun Ijeck di Merauke, Papua Selatan.<br>Menurutnya, masjid tersebut memiliki makna strategis karena berada di wilayah paling timur Indonesia, sehingga menjadi tempat pertama berkumandangnya azan Subuh di Nusantara sebelum diikuti oleh masjid-masjid di wilayah lain.rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9566_Silaturahmi-Alumni-HMI-Sumut-Se-Jabodetabek--Musa-Rajekshah--Saya-Bangga-Menjadi-Bagian-dari-KAHMI.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284017/silaturahmi-alumni-hmi-sumut-sejabodetabek-musa-rajekshah-saya-bangga-menjadi-bagian-dari-kahmi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 20:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kabar Permintaan Damai Rp1,2 Miliar Terdengar, Penyebab Gagalnya Proses Mediasi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co , Medan, Kuasa hukum Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., dari Kantor Hukum Fernando Raja Sipahutar dan ]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -, Medan, Kuasa hukum Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos., dari Kantor Hukum Fernando Raja Sipahutar dan Lantur Tumangger, SH., MH. & Rekan, mengungkap dugaan adanya upaya pemerasan dalam proses mediasi atas perkara yang sedang bergulir. Mereka mengklaim pelapor meminta uang perdamaian sebesar Rp<a href="https://www.sumut24.co/tag/1/" target="_blank">1</a>,2 miliar.</p>Pernyataan itu disampaikan Fernando Raja Sipahutar saat menggelar konferensi pers di Kantor Building Sopo, Jalan Mesjid, Medan, Senin (29/6/2026).</p>Ia didampingi Kepala Lingkungan IX Kelurahan Sei Agul, Junus Banjarnahor, tokoh masyarakat Lorong Tapanuli St. A. Manulang, serta Pak Sihaloho yang disebut sebagai utusan Antonius Tumanggor dalam proses mediasi.</p>Fernando mengaku terkejut ketika mengetahui adanya permintaan uang perdamaian senilai Rp<a href="https://www.sumut24.co/tag/1/" target="_blank">1</a>,2 miliar yang disebut dituliskan langsung oleh pelapor.</p>"Sejak awal kami sangat terbuka untuk menyelesaikan persoalan ini secara baik-baik. Klien kami juga memiliki itikad baik. Namun, kami menilai pelapor justru tidak menunjukkan sikap yang sama dan terus berupaya mencemarkan nama baik klien kami melalui media sosial maupun opini yang menurut kami tidak dapat dibuktikan," ujar Fernando.</p>Menurut Fernando, berdasarkan keterangan tim mediasi, pelapor Robin Marojahan Silalahi alias Ojak menuliskan nominal Rp<a href="https://www.sumut24.co/tag/1/" target="_blank">1</a>,2 miliar sebagai syarat perdamaian.</p>"Bagi kami, permintaan tersebut mengarah pada dugaan pemerasan sekaligus upaya pembunuhan karakter serta perusakan citra dan nama baik klien kami," tegasnya.</p>Fernando juga menyoroti beredarnya dokumen laporan polisi di sejumlah media. Menurutnya, penyebaran dokumen tersebut berpotensi menggiring opini publik dan pihaknya tidak menutup kemungkinan akan menempuh langkah hukum terkait penyebarannya.</p>Selain itu, pihak kuasa hukum menilai aksi unjuk rasa yang berlangsung di DPRD Kota Medan maupun di kantor DPD NasDem beberapa waktu lalu merupakan bagian dari upaya membentuk opini publik yang dinilai merugikan nama baik Antonius Tumanggor.</p>Terkait proses hukum yang sedang berjalan, Fernando menegaskan kliennya tetap menghormati proses penyelidikan.</p></p>Ia menjelaskan Antonius belum memenuhi panggilan klarifikasi karena sedang menjalankan tugas kedewanan di Bandung dan Bogor bersama DPRD Kota Medan.</p>"Kami telah menyampaikan pemberitahuan kepada penyidik sekaligus meminta penjadwalan ulang. Klien kami siap memberikan klarifikasi dan mengikuti seluruh proses hukum sesuai ketentuan yang berlaku," katanya.</p>Sementara itu, Pak Sihaloho yang disebut sebagai tim mediasi mengaku menyaksikan sendiri pelapor menuliskan angka Rp<a href="https://www.sumut24.co/tag/1/" target="_blank">1</a>,2 miliar di atas secarik kertas sebagai syarat perdamaian. Karena permintaan tersebut dinilai tidak wajar, proses mediasi akhirnya dibatalkan dan hasil pertemuan dilaporkan kepada Antonius Tumanggor.</p>Pada kesempatan yang sama, Lantur Tumangger, SH., mengatakan pihaknya juga memperoleh informasi mengenai saksi yang akan dihadirkan pelapor, meski diduga tidak berada di lokasi saat peristiwa terjadi.</p>"Informasi yang kami terima, pelapor meminta seseorang yang tidak berada di lokasi kejadian untuk dijadikan saksi. Hal itu tentu akan kami pertanyakan dalam proses hukum nanti, karena berdasarkan keterangan kepling dan masyarakat, saat kejadian tidak ada pengeroyokan, melainkan hanya cekcok mulut," ujarnya.</p>Lantur menambahkan, pihaknya telah mengumpulkan sejumlah bukti dan menerima keterangan dari warga sekitar yang menyebut tidak terjadi pengeroyokan sebagaimana yang dituduhkan.</p><b>Wartawati Mengaku Dibentak Saat Mencari Konfirmasi</b></p>Di sisi lain, seorang wartawati berinisial NH mengaku mengalami peristiwa yang membuatnya trauma saat mendatangi rumah Robin Marojahan Silalahi alias Ojak di Jalan Karya Rakyat, Gang Tapanuli, Kelurahan Sei Agul, Medan, Jumat (3/7/2026).</p>Kedatangan NH bertujuan meminta konfirmasi terkait berbagai informasi yang berkembang di tengah masyarakat mengenai perkara yang melibatkan pelapor dan terlapor, termasuk aksi demonstrasi yang sempat berlangsung di DPRD Kota Medan.</p>Menurut pengakuan NH, pelapor merespons dengan nada tinggi dan meminta agar Antonius Tumanggor datang meminta maaf kepadanya.</p>"Saya dikeroyok sekeluarga. Suruh Tumanggor minta maaf ke saya," ujar NH menirukan ucapan pelapor.</p>Saat NH menanyakan isu adanya upaya perdamaian, termasuk informasi mengenai uang sebesar Rp30 juta, pelapor disebut kembali bereaksi emosional.</p>"Kamu disuruh Tumanggor ke sini? Suruh dia minta maaf ke saya," kata NH menirukan ucapan pelapor sambil menyebut pelapor memukul meja dengan keras.</p>Suasana, menurut NH, semakin memanas ketika salah seorang anggota keluarga pelapor keluar dari rumah dan meminta wartawati tersebut segera meninggalkan lokasi. Jika tidak, ia disebut akan melaporkannya ke polisi dan memviralkan peristiwa tersebut di media sosial.</p>NH mengatakan dirinya hanya menjalankan tugas jurnalistik secara profesional dengan melakukan konfirmasi sebagai bentuk penerapan prinsip keberimbangan dalam pemberitaan.</p>"Saat saya bertanya apa bukti bahwa terlapor melakukan pengeroyokan, pelapor meminta agar bukti tersebut ditanyakan kepada terlapor berupa rekaman CCTV karena menurutnya dia tidak memiliki," ungkap NH.</p>Setelah situasi dinilai tidak lagi kondusif, NH memilih meninggalkan lokasi tanpa terjadi kontak fisik. Ia berharap seluruh pihak dapat mengedepankan dialog, saling menghormati, serta menyerahkan penyelesaian perkara kepada aparat penegak hukum sesuai ketentuan yang berlaku.</p>NH juga meminta Kapolrestabes Medan untuk memeriksa kembali laporan polisi yang dibuat Robin Marojahan Silalahi karena menurutnya terdapat sejumlah kejanggalan yang perlu didalami kembali .(R02)<br></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1770_Kabar-Permintaan-Damai-Rp1-2-Miliar-Terdengar--Penyebab-Gagalnya-Proses-Mediasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284016/kabar-permintaan-damai-rp12-miliar-terdengar-penyebab-gagalnya-proses-mediasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 19:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rico Waas Apresiasi Inovasi Camat Medan Deli, Program CCTV Mata Deli Jadi Percontohan di Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meluncurkan program inovasi Monitoring Aman Terpadu Medan Deli (Mata Deli), Min]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, meluncurkan program inovasi Monitoring Aman Terpadu Medan Deli (Mata Deli), Minggu (5/7/2026), di halaman Sekolah Tinggi Olahraga dan Kesehatan Bina Guna. Inovasi ini menghadirkan sistem pemantauan keamanan berbasis kamera pengawas (CCTV) yang dipasang di titik-titik rawan kriminalitas di wilayah Kecamatan Medan Deli.</p><br></p>Program ini merupakan kolaborasi antara Kecamatan Medan Deli dengan berbagai stakeholder dan masyarakat. Pada tahap awal, sebanyak 200 unit CCTV telah dipasang di gang-gang serta sejumlah lokasi yang dinilai rawan tindak kriminal.</p>Dalam peluncuran yang turut dihadiri antara lain Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kota Medan Arrahmaan Pane serta Camat Medan Deli Aidiel Putra Pratama, Rico Waas mengapresiasi inovasi yang digagas Kecamatan Medan Deli tersebut. Menurutnya, kehadiran Mata Deli akan memperkuat sistem pemantauan keamanan hingga ke kawasan permukiman yang selama ini belum terjangkau.</p><br></p>"Launching program Mata Deli, Monitoring Aman Terpadu Medan Deli, merupakan gerakan bersama stakeholder untuk menghadirkan CCTV di daerah-daerah yang dianggap rawan. Ada sekitar 200 titik di Medan Deli, masuk sampai ke gang-gang, pos kamling maupun kawasan rawan," kata Rico Waas.</p><br></p>Menurutnya, keberadaan CCTV tersebut akan menjadi bagian dari sistem pemantauan kecamatan sekaligus mendukung upaya menciptakan lingkungan yang lebih aman.</p>"Nah tentu ini bisa menjadi bagian dari pemantauan kecamatan. Kami menargetkan program ini diterapkan di kecamatan-kecamatan lain agar nantinya pemantauan kita lebih baik, lebih komprehensif, dan lebih lengkap," ujarnya.</p><br></p>Terkait pendanaan, Rico Waas menjelaskan bahwa pengadaan CCTV dalam program Mata Deli sepenuhnya dilakukan secara swadaya masyarakat dan para stakeholder, bukan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).</p><br></p>"Untuk sampai saat ini adalah swadaya. Kita ingin mendorong gerakan swadaya seperti ini ke kecamatan-kecamatan lain. Tetapi program CCTV yang menggunakan APBD untuk ruas-ruas jalan tetap kita jalankan," jelasnya.</p><br></p>Ia menambahkan, keterlibatan masyarakat sangat penting karena masih banyak titik di kawasan permukiman yang membutuhkan pengawasan dan belum seluruhnya dapat dijangkau melalui program pemerintah.</p><br></p>"Artinya kita sama-sama membangun keamanan ini bareng-bareng," ucapnya.</p><br></p>Di tempat sama Camat Medan Deli, Aidiel Putra Pratama, mengatakan, Mata Deli merupakan program pemasangan CCTV hasil gotong royong berbagai stakeholder di wilayah tersebut.</p><br></p>"Program CCTV ini kami laksanakan dengan dukungan stakeholder yang ada di Kecamatan Medan Deli," kata Aidiel.</p><br></p>Ia menjelaskan, kamera pengawas dipasang di rumah-rumah warga dengan memanfaatkan jaringan WiFi milik masyarakat sehingga seluruh operasionalnya dilakukan secara swadaya tanpa menggunakan anggaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a>.</p>Sebanyak 200 CCTV telah dipasang di lokasi-lokasi yang belum terjangkau pos kamling. Menurut Aidiel, langkah tersebut bertujuan meningkatkan rasa aman bagi masyarakat, terutama saat melintas di kawasan yang sepi pada malam hari atau di titik-titik yang rawan tindak kriminal.</p><br></p>"Saat ini kita memiliki 105 pos kamling. CCTV ditempatkan di titik-titik yang tidak terjangkau pos kamling sehingga masyarakat merasa lebih aman," ujarnya.</p><br></p>Aidiel menyebutkan kebutuhan ideal CCTV di Kecamatan Medan Deli mencapai sekitar 400 titik. Karena itu, pihaknya akan terus menggalang dukungan dari para stakeholder untuk menambah sekitar 200 titik lagi. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4980_Rico-Waas-Apresiasi-Inovasi-Camat-Medan-Deli--Program-CCTV-Mata-Deli-Jadi-Percontohan-di-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284015/rico-waas-apresiasi-inovasi-camat-medan-deli-program-cctv-mata-deli-jadi-percontohan-di-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 19:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Semarak HUT ke-436 Kota Medan di Amplas, Wali Kota Medan Berkomitmen Benahi Infrastruktur dan Kesejahteraan Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanKemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan ke436 berlangsung semarak di Kecamatan Medan Amplas. Dari pagi, ratusan masy]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Kemeriahan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Medan ke-436 berlangsung semarak di Kecamatan Medan Amplas. Dari pagi, ratusan masyarakat telah memadati jalan Garu III untuk mengikuti senam bersama, Minggu (5/7/2026).</p><br></p>Acara yang dihadiri langsung oleh Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, sukses membawa kegembiraan sekaligus optimisme baru bagi masa depan kota Medan.</p><br></p>Melihat antusiasme warga yang begitu luar biasa, Rico Waas menyampaikan rasa syukur serta berkomitmen untuk terus membenahi infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.</p><br></p>"Kita doakan mudah-mudahan Medan makin baik lagi ke depannya. Kita semua makin sehat, makin sejahtera. Melihat antusiasme warga yang begitu luar biasa, Rico Waas menyampaikan rasa syukur serta berkomitmen untuk terus membenahi infrastruktur dan kesejahteraan masyarakat.</p><br></p>"Kita doakan mudah-mudahan Medan makin baik lagi ke depannya. Kita semua makin sehat, makin sejahtera. Banjirnya berkurang, jalan-jalannya kita perbaiki, drainasenya lancar. Mudah-mudahan Kota Medan makin maju. Penting bagi kita untuk selalu sayang sama Kota Medan," kata Rico Waas.</p><br></p>Rico Waas juga menegaskan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> tidak akan tinggal diam dalam menyerap aspirasi dan keluhan warga. Segala permasalahan yang ada di lapangan akan segera dieksekusi melalui program-program kerja yang nyata.</p>Mudah-mudahan semuanya kita kompak, seluruhnya kompak, kita bangun Kota Medan yang lebih maju," pungkasnya di hadapan ratusan warga yang bersorak antusias.</p><br></p>Sementara itu, Camat Medan Amplas Zulfahmi Tarigan, mengungkapkan bahwa seluruh rangkaian acara sengaja dirancang bukan sekadar untuk bersenang-senang, melainkan memiliki makna mendalam yang diadaptasi dari angka usia Kota Medan saat ini, yakni 436 tahun.</p><br></p>Angka 4 berarti ada empat kegiatan sosial yang digelar, mulai dari senam bersama, pemberian santunan kepada anak yatim piatu, bazar UMKM, dan masak besar 1.000 porsi nasi goreng kambing untuk dinikmati bersama seluruh warga.</p><br></p>Sementara itu angka 3, lanjut Zulfahmi Tarigan, melambangkan tiga layanan kesehatan gratis, sedangkan angka 6 melambangkan tiga layanan kesehatan gratis, sedangkan angka 6 melambangkan kehadiran enam jenis pelayanan administrasi kependukakan.</p><br></p>"Di hari jadi Kota Medan yang ke-436 ini, kami bersama masyarakat merayakan dengan berbagai kegiatan sosial. Harapannya, bertambahnya usia kota ini membawa keberkahan, kemakmuran, dan pelayanan yang jauh lebih baik untuk masyarakat, khususnya di Medan Amplas," ujar Zulfahmi Tarigan.</p><br></p>Acara yang juga dihadiri oleh Anggota DPRD Kota Medan Afif Abdillah serta para Pimpinan Perangkat Daerah itu, dirangkaikan pula dengan penandatanganan prasasti peresmian Pondok Jawara oleh Wali Kota Medan Rico Waas. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5297_Semarak-HUT-ke-436-Kota-Medan-di-Amplas--Wali-Kota-Medan-Berkomitmen-Benahi-Infrastruktur-dan-Kesejahteraan-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284014/semarak-hut-ke436-kota-medan-di-amplas-wali-kota-medan-berkomitmen-benahi-infrastruktur-dan-kesejahteraan-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 19:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Panitia PRSU 2026 Imbau Masyarakat Waspada Penawaran Tiket di Bawah Harga Resmi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanPanitia Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) 2026 mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penawaran tiket]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br></p>Panitia Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>) 2026 mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penawaran tiket dengan harga di bawah harga resmi yang beredar melalui pihak-pihak yang tidak berwenang.</p><br></p>Panitia <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> 2026 Amelia Darmadi melalui Bidang Humas Farah kepada wartawan Minggu (5/7) menegaskan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> 2026 tidak memberlakukan program diskon, promo khusus, maupun penawaran harga di bawah harga resmi. Seluruh pembelian tiket hanya dapat dilakukan melalui loket resmi <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> dan platform GOERS di goers.co/prsu2026.</p>Harga resmi tiket <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> 2026 adalah:</p>- Tiket Non Konser (tanpa penampilan artis nasional): Rp35.000</p>&bull;	Tiket Konser (dengan penampilan artis nasional): Rp75.000</p><br></p>Panitia menerima laporan adanya penawaran tiket dengan harga di bawah harga resmi. Setelah dilakukan pemeriksaan, tiket yang diterima pembeli menggunakan QR Code yang tidak sah karena telah disalin (copy), digunakan sebelumnya, atau tidak sesuai dengan tanggal kunjungan, sehingga tidak dapat digunakan saat proses pemindaian di pintu masuk.</p><br></p>Panitia mengimbau masyarakat agar tidak mudah tergiur dengan penawaran harga murah yang tidak sesuai dengan harga resmi. Pastikan pembelian tiket dilakukan hanya melalui loket resmi <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> atau GOERS di goers.co/prsu2026.</p>Panitia <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> 2026 tidak bertanggung jawab atas segala bentuk kerugian yang timbul akibat pembelian tiket melalui pihak yang tidak resmi atau tidak berwenang.</p><br></p>Untuk memperoleh informasi terbaru mengenai tiket dan penyelenggaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> 2026, masyarakat dapat mengikuti akun media sosial resmi @prsu.official atau mengakses goers.co/prsu2026 untuk pembelian tiket resmi. Rel</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7746_Panitia-PRSU-2026-Imbau-Masyarakat-Waspada-Penawaran-Tiket-di-Bawah-Harga-Resmi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284012/panitia-prsu-2026-imbau-masyarakat-waspada-penawaran-tiket-di-bawah-harga-resmi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 16:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi: Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif]]></title>
            <description><![CDATA[Rombongan UAS Dihadang Massa di Kutai Barat, Polisi Tabligh Akbar Tetap Berjalan Kondusif]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>KUTAI BARAT &ndash; Rombongan penceramah (UAS) sempat mendapat penolakan dari sekelompok massa saat tiba di Kabupaten , , Jumat (3/7/2026).</p><p>Peristiwa itu terjadi ketika rombongan UAS baru keluar dari Bandara Melalan menuju Kecamatan Melak untuk menghadiri Tabligh Akbar dalam rangka peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.</p><p>Kasi Humas , , membenarkan adanya aksi penolakan tersebut. Menurutnya, sekitar 20 hingga 25 orang yang mengatasnamakan Gerakan Pemuda Dayak menghadang iring-iringan kendaraan rombongan UAS di pintu gerbang bandara.</p><p>"Benar ada sekelompok masyarakat yang mengatasnamakan warga Kutai Barat menyampaikan penolakan terhadap kehadiran UAS. Jumlahnya sekitar 20 sampai 25 orang," ujar Sukoco, Minggu (5/7/2026).</p><p>Video yang beredar di media sosial memperlihatkan sejumlah massa menghadang kendaraan rombongan, bahkan beberapa di antaranya naik ke atas mobil meski lokasi telah dijaga aparat gabungan TNI dan Polri.</p><p>Meski demikian, Sukoco memastikan situasi dapat dikendalikan sehingga tidak berkembang menjadi kericuhan.</p><p>"Terkait video yang viral itu memang benar, namun situasinya bisa diantisipasi dan tetap aman serta kondusif," katanya.</p><p>Untuk menghindari potensi gangguan, aparat menerapkan strategi pengamanan dengan mengubah susunan iring-iringan kendaraan. Mobil yang dihentikan massa ternyata bukan kendaraan yang ditumpangi UAS, melainkan kendaraan pengawal.</p><p>"Seolah-olah UAS berada di mobil itu, padahal beliau sudah berada di kendaraan lain dan lebih dulu melintas. Saat mereka memeriksa kendaraan tersebut, ternyata UAS tidak ada di dalamnya," jelas Sukoco.</p><p>Sebelum kedatangan UAS, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), tokoh adat, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan telah menggelar rapat koordinasi. Dalam pertemuan itu disepakati bahwa kegiatan keagamaan tersebut dapat dilaksanakan.</p><p>Namun, di lapangan masih terjadi aksi penolakan dari sekelompok massa.</p><p>Polisi mengerahkan sekitar 500 personel gabungan yang terdiri atas TNI, Polri, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta unsur masyarakat untuk mengamankan seluruh rangkaian kegiatan.</p><p>Menurut Sukoco, seluruh kegiatan Tabligh Akbar di Islamic Center Masjid Al-Muttaqin maupun peringatan Hari Lahir ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning berlangsung aman dan lancar tanpa adanya aksi lanjutan.</p><p>Kehadiran UAS di Kutai Barat diketahui untuk mengisi ceramah pada Tabligh Akbar dalam rangka memperingati Tahun Baru Islam 1448 Hijriah serta menghadiri peringatan Harlah ke-34 Pondok Pesantren Assalam Arya Kemuning.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6919_Rombongan-UAS-Dihadang-Massa-di-Kutai-Barat--Polisi--Tabligh-Akbar-Tetap-Berjalan-Kondusif.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284011/rombongan-uas-dihadang-massa-di-kutai-barat-polisi-tabligh-akbar-tetap-berjalan-kondusif/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 15:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemkot Tanjungbalai Manfaatkan PRSU ke-50 untuk Promosikan Produk UMKM, Budaya, dan Peluang Investasi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota Tanjungbalai memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke50 sebagai sarana memperkenalk]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> memanfaatkan ajang Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>) ke-50 sebagai sarana memperkenalkan potensi daerah, mulai dari produk unggulan UMKM, kekayaan budaya, hingga peluang investasi kepada masyarakat dan pelaku usaha.</p>Wali Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> Mahyaruddin Salim bersama Ketua TP PKK Mashandayani Mahyaruddin, Wakil Wali Kota Muhammad Fadly Abdina, Staf Ahli TP PKK Desi Khairina Fadly Abdina, serta jajaran organisasi perangkat daerah menghadiri pembukaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 di Kompleks <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Medan, Jumat (3/7/2026) malam.</p>Mahyaruddin Salim mengatakan keikutsertaan Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> dalam <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> merupakan bagian dari upaya memperluas promosi daerah sekaligus membuka peluang kerja sama investasi yang dapat mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat.</p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> menjadi momentum strategis untuk memperkenalkan produk unggulan UMKM, budaya lokal, sekaligus menunjukkan potensi investasi yang dimiliki Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> kepada masyarakat luas," ujarnya.</p>Pada <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> tahun ini, Pemerintah Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> menghadirkan berbagai produk unggulan hasil karya pelaku UMKM dan binaan Dekranasda. Produk yang dipamerkan meliputi kain ecoprint, songket, tanjak, tas berbahan batok kelapa, tempat tisu, hingga kerajinan berbahan dasar kerang.</p>Selain kerajinan, pengunjung juga dapat menemukan beragam kuliner khas <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> seperti keripik ikan teri crispy, tauco, terasi, ikan teri kemasan, aneka kerupuk, minuman mangga, kue cucur, serta produk olahan pangan lokal lainnya.</p>Mahyaruddin berharap kehadiran Paviliun Kota <a href="https://www.sumut24.co/tag/tanjungbalai/" target="_blank">Tanjungbalai</a> mampu menarik minat pengunjung untuk lebih mengenal potensi daerah sekaligus meningkatkan daya saing produk UMKM di pasar yang lebih luas.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 mengusung tema "Harmoni Emas" dan berlangsung selama 31 hari, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026. Kegiatan tersebut diikuti seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara sebagai ajang promosi potensi daerah, investasi, pariwisata, budaya, serta penguatan sektor UMKM.</p>Pada pembukaan acara, Wakil Gubernur Sumatera Utara, , yang mewakili Gubernur Sumatera Utara, menegaskan bahwa tema "Harmoni Emas" mencerminkan keberagaman masyarakat Sumatera Utara sebagai kekuatan menuju kemajuan daerah.</p>Menurutnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> tidak hanya menjadi sarana hiburan, tetapi juga wadah memperkenalkan kekayaan budaya, kualitas sumber daya manusia, serta produk UMKM yang diharapkan mampu mendorong investasi, pertumbuhan ekonomi, dan sektor pariwisata di Sumatera Utara.(eko)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9205_Pemkot-Tanjungbalai-Manfaatkan-PRSU-ke-50-untuk-Promosikan-Produk-UMKM--Budaya--dan-Peluang-Investasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284010/pemkot-tanjungbalai-manfaatkan-prsu-ke50-untuk-promosikan-produk-umkm-budaya-dan-peluang-investasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wagub Sumut Surya Jajal Membatik di Stan Taman Budaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 12:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wagub Sumut Surya Jajal Membatik di Stan Taman Budaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya]]></title>
            <description><![CDATA[Wagub Sumut Surya Jajal Membatik di Stan Taman Budaya, Tegaskan Komitmen Lestarikan Warisan Budaya]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Stan UPTD Taman Budaya Sumatera Utara menjadi salah satu pusat perhatian Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya BSc, saat mengunjungi stan Dinas Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif (Disbudparekraf) Sumut pada gelaran Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 di Kota Medan, Jumat (3/7/2026).<br>Di sela kunjungannya, Surya tertarik menyaksikan demonstrasi membatik yang digelar di stan tersebut. Dengan didampingi Pamong Budaya Ahli Pertama UPTD Taman Budaya Sumatera Utara, Nadila Farhana dan Mai Yusnanda, ia turut mencoba mencantingkan lilin panas di atas kain katun yang telah diberi pola dasar.<br>Motif batik yang dikerjakan mengusung logo 50 Tahun PRSU sebagai elemen utama, dipadukan dengan ragam ornamen khas Sumatera Utara yang merepresentasikan kekayaan seni dan budaya daerah.<br>Keikutsertaan Surya dalam proses membatik menjadi simbol apresiasi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara terhadap pelestarian warisan budaya sekaligus dukungan bagi pengembangan ekonomi kreatif berbasis kearifan lokal. Momen tersebut juga menegaskan bahwa PRSU tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga ruang promosi budaya, pemberdayaan pelaku ekonomi kreatif, serta penguatan identitas budaya Sumatera Utara.<br>Di antara 22 organisasi perangkat daerah (OPD) Pemerintah Provinsi Sumatera Utara yang berpartisipasi di PRSU, stan UPTD Taman Budaya menghadirkan berbagai karya seni rupa, hasil workshop batik, hingga produk ekonomi kreatif yang melibatkan generasi muda.<br>Kepala UPTD Taman Budaya Sumatera Utara, Tommy Clinton Marpaung, mengaku terharu atas perhatian yang diberikan Wakil Gubernur terhadap pelestarian budaya.<br>Menurutnya, kehadiran pimpinan daerah menjadi dorongan moral bagi para pelaku seni dan generasi muda untuk terus berkarya. Ia menilai PRSU bukan hanya menjadi ruang rekreasi masyarakat, tetapi juga wadah strategis untuk mempromosikan produk unggulan UMKM, seni budaya, dan destinasi wisata Sumatera Utara.<br>Sementara itu, Nadila Farhana menjelaskan bahwa stan UPTD Taman Budaya tidak hanya menampilkan hasil karya batik, tetapi juga berbagai produk ekonomi kreatif berbasis budaya yang memiliki nilai ekonomi sekaligus memperkuat identitas lokal.<br>"Produk-produk kreatif ini merupakan bentuk pengembangan nilai budaya menjadi karya yang memiliki nilai tambah sekaligus membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," ujarnya.<br>Salah seorang perajin batik, Mai Harahap, alumni Institut Seni Indonesia Padang Panjang, mengaku telah menekuni seni membatik sejak duduk di bangku SMK hingga melanjutkannya saat kuliah.<br>"Batik bukan sekadar keterampilan, tetapi juga upaya menjaga warisan budaya bangsa. <a href="https://www.sumut24.co/tag/membatik/" target="_blank">Membatik</a> mengajarkan ketelitian, kesabaran, dan kecintaan terhadap budaya. Generasi muda memiliki tanggung jawab untuk terus melestarikannya," katanya.<br>Selain produk ekonomi kreatif, stan UPTD Taman Budaya juga menampilkan koleksi artefak dari UPT Museum Gedung Arca Sumatera Utara. Di antaranya Pustaha Laklak, Tunggal Panaluan, Bulu Parhalaan (Kalender Batak), Kala Hati, Buli-buli, Pamungkor Unte, Perminaken, Debata Idup, Kukuran Kelapa dari Nias, hingga Gendang Melayu.<br>Koleksi etnografi tersebut dihadirkan untuk memperkenalkan kekayaan sejarah, tradisi, dan kearifan lokal Sumatera Utara kepada masyarakat, sekaligus meningkatkan kesadaran akan pentingnya pelestarian warisan budaya.<br>Sebelumnya, Surya mewakili Gubernur Sumatera Utara secara resmi membuka PRSU ke-50 Tahun 2026 di Open Stage Tapian Daya, Kota Medan. Dalam sambutannya, ia menegaskan penyelenggaraan PRSU diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi daerah melalui promosi UMKM, investasi, pariwisata, serta penguatan sektor ekonomi kreatif berbasis budaya, dengan target sebanyak 300 ribu pengunjung selama penyelenggaraan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9559_Wagub-Sumut-Surya-Jajal-Membatik-di-Stan-Taman-Budaya--Tegaskan-Komitmen-Lestarikan-Warisan-Budaya.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284009/wagub-sumut-surya-jajal-membatik-di-stan-taman-budaya-tegaskan-komitmen-lestarikan-warisan-budaya/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Buka PRSU ke-50, Wagub Sumut Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 09:46:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Buka PRSU ke-50, Wagub Sumut Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[Buka PRSU ke50, Wagub Sumut Surya Tegaskan PRSU Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Daerah]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) bukan sekadar ajang hiburan masyarakat. PRSU menjadi etalase pembangunan sekaligus wadah strategis untuk mempromosikan potensi daerah, menarik investasi, dan menggerakkan perekonomian Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegasan tersebut disampaikan Surya saat membuka PRSU ke-50 di Panggung Utama PRSU, Jalan Gatot Subroto, Medan, Jumat (3/7/2026) malam. Menurutnya, penyelenggaraan PRSU tahun ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan pembangunan Sumut sekaligus momentum memperlihatkan berbagai potensi unggulan daerah kepada masyarakat, investor, dan pelaku usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"PRSU ke-50 menjadi penanda perjalanan sejarah pembangunan Sumatera Utara. Ini bukan hanya panggung hiburan, tetapi ruang pertemuan investasi, promosi potensi daerah, kekayaan budaya, pariwisata, hingga pengembangan sumber daya manusia. Dari sinilah kita menunjukkan kepada Indonesia bahwa Sumatera Utara memiliki potensi besar untuk terus tumbuh dan berkembang," ujar Surya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Surya, PRSU juga menjadi ruang bertemunya perdagangan, investasi, teknologi, olahraga, dan inovasi. Karena itu, manfaat penyelenggaraannya diharapkan tidak hanya dirasakan selama kegiatan berlangsung, tetapi juga memberikan dampak ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia turut mengapresiasi partisipasi seluruh pemerintah kabupaten dan kota yang menampilkan berbagai potensi unggulan daerah masing-masing. Menurutnya, semangat kolaborasi antardaerah menjadi kunci dalam mempercepat pembangunan dan mewujudkan Sumatera Utara sebagai pusat pertumbuhan ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Surya juga menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terus mendorong pembangunan infrastruktur, memperkuat sistem ekonomi daerah, serta mengembangkan sektor olahraga sebagai industri yang mampu meningkatkan perekonomian melalui penyelenggaraan berbagai kejuaraan nasional maupun internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Direktur Utama PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU) Ferry Indra mengatakan, penyelenggaraan PRSU ke-50 menjadi momentum istimewa karena memasuki usia emas penyelenggaraannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ferry, PRSU 2026 berlangsung selama 31 hari, mulai 3 Juli hingga 2 Agustus 2026, dengan target sekitar 300 ribu pengunjung. Sebanyak 33 kabupaten/kota turut berpartisipasi dengan menampilkan produk unggulan daerah, peluang investasi, UMKM, ekonomi kreatif, serta kekayaan budaya Sumut. Selain itu, masyarakat juga akan disuguhkan berbagai hiburan, termasuk penampilan 19 artis nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ferry menjelaskan, PRSU 2026 menghadirkan tiga area utama, yakni panggung budaya sebagai ruang pelestarian seni dan adat, panggung landmark sebagai ruang interaksi masyarakat, serta panggung utama untuk berbagai pertunjukan dan kompetisi kreativitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, promosi kopi Sumut menjadi salah satu program unggulan tahun ini sebagai upaya memperkuat citra kopi Sumut sebagai salah satu kopi terbaik di Indonesia bahkan dunia, sekaligus mendorong peningkatan ekspor kopi asal Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir Anggota DPR RI Ade Jona Prasetyo, Plt Deputi Bidang Staf Ahli Menteri Kementerian Ekonomi Kreatif Dian Permata Sari, Penjabat Sekretaris Daerah Provinsi Sumut Sulaiman Harahap, Staf Ahli TP PKK Sumut Titiek Sugihariti, Ketua DWP Sumut Evi Novida, serta para Bupati dan Walikota se-Sumut.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5021_Buka-PRSU-ke-50--Wagub-Sumut-Surya-Tegaskan-PRSU-Jadi-Etalase-Pembangunan-dan-Penggerak-Ekonomi-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284008/buka-prsu-ke50-wagub-sumut-surya-tegaskan-prsu-jadi-etalase-pembangunan-dan-penggerak-ekonomi-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">115 Wartawan Kawal Publikasi PRSU Emas, Pemprov Sumut, PPSU dan FWP Perkuat Kolaborasi Informasi</guid>
            <pubDate>Sun, 05 Jul 2026 09:43:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[115 Wartawan Kawal Publikasi PRSU Emas, Pemprov Sumut, PPSU dan FWP Perkuat Kolaborasi Informasi]]></title>
            <description><![CDATA[115 Wartawan Kawal Publikasi PRSU Emas, Pemprov Sumut, PPSU dan FWP Perkuat Kolaborasi Informasi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Sebanyak 115 wartawan yang tergabung dalam Forum Wartawan Pemprov (FWP) Sumatera Utara (Sumut) siap mengawal publikasi Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) ke-50 tahun 2026 sejak hari pembukaan hingga penutupan. Kolaborasi antara Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut, PT Pembangunan Prasarana Sumatera Utara (PPSU), dan FWP Sumut diharapkan mampu memastikan informasi mengenai PRSU tersampaikan secara luas, cepat, dan akurat kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Sumut Erwin Hotmansah Harahap di Medan, Sabtu (4/7/2026). Sinergi tersebut diwujudkan melalui penyediaan berbagai fasilitas peliputan, media center, serta pengaturan peliputan untuk mendukung kelancaran kerja insan pers selama penyelenggaraan PRSU.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Kominfo Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, keterlibatan insan pers menjadi bagian penting dalam menyukseskan penyelenggaraan PRSU ke-50 sebagai etalase pembangunan, ekonomi, budaya, dan investasi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Publikasi memiliki peran strategis agar masyarakat mengetahui berbagai kegiatan, potensi, dan manfaat yang dihadirkan selama PRSU berlangsung. Karena itu kami membangun koordinasi yang baik dengan penyelenggara dan Forum Wartawan Pemprov Sumut sehingga peliputan dapat berlangsung optimal sejak pembukaan hingga penutupan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Erwin, kehadiran wartawan setiap hari di arena PRSU diharapkan mampu menghadirkan informasi yang cepat, akurat, berimbang, sekaligus membangun optimisme masyarakat terhadap penyelenggaraan pesta rakyat terbesar di Sumut tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Erwin pun menyambut baik kolaborasi tersebut. Menurutnya, media merupakan mitra strategis dalam menyampaikan berbagai perkembangan dan aktivitas PRSU kepada masyarakat luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Panitia menyediakan berbagai fasilitas bagi wartawan, mulai dari media center yang dilengkapi akses internet di lokasi strategis, kartu identitas peliputan resmi (ID Card PRSU), hingga koordinasi peliputan selama kegiatan berlangsung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami ingin rekan-rekan media dapat bekerja dengan nyaman dan profesional. Kehadiran media setiap hari menjadi bagian penting untuk menghadirkan informasi yang utuh mengenai berbagai kegiatan di PRSU," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, panitia juga menerapkan mekanisme koordinasi peliputan agar aktivitas jurnalistik tetap berjalan selaras dengan kelancaran penyelenggaraan kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Forum Wartawan Pemprov Sumut Saifullah Defaza mengatakan sebanyak 115 wartawan yang tergabung dalam FWP siap mengawal publikasi PRSU selama hampir satu bulan penyelenggaraan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk menjaga efektivitas peliputan, FWP bersama Dinas Kominfo Sumut dan panitia menerapkan sistem piket harian. Setiap hari, sebanyak 10 wartawan dijadwalkan bertugas mulai pukul 09.00 WIB hingga seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada malam hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pola tersebut, seluruh agenda, mulai dari kegiatan pemerintahan, pameran pembangunan, hiburan, promosi UMKM, hingga berbagai atraksi masyarakat dapat terdokumentasikan dan dipublikasikan secara berkesinambungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Wartawan yang bertugas menggunakan ID Card resmi PRSU sehingga koordinasi di lapangan lebih tertib dan efektif. Sistem piket ini juga membuat cakupan pemberitaan menjadi lebih luas karena setiap hari ada tim yang fokus melakukan peliputan," ujar Saifullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai sinergi antara Dinas Kominfo Sumut, penyelenggara PRSU, dan insan pers menjadi bentuk kolaborasi yang saling menguatkan dalam menyampaikan informasi kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Boleh dikatakan, selama PRSU berlangsung hampir tidak ada hari tanpa kehadiran wartawan di arena. Sejak pagi hingga menjelang tengah malam, rekan-rekan media hadir mengikuti berbagai kegiatan sehingga masyarakat memperoleh informasi yang lengkap mengenai perkembangan PRSU ke-50," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi tersebut diharapkan tidak hanya memperluas jangkauan informasi mengenai PRSU, tetapi juga memperkuat citra Sumut sebagai daerah yang mampu menyelenggarakan pesta rakyat berskala besar dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan. Dalam hal ini, insan pers menjadi mitra strategis pemerintah dan penyelenggara dalam menyampaikan informasi yang akurat, berimbang, dan bermanfaat kepada masyarakat.*]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3055_115-Wartawan-Kawal-Publikasi-PRSU-Emas--Pemprov-Sumut--PPSU-dan-FWP-Perkuat-Kolaborasi-Informasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284007/115-wartawan-kawal-publikasi-prsu-emas-pemprov-sumut-ppsu-dan-fwp-perkuat-kolaborasi-informasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 23:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co JAKARTA, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -JAKARTA, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-iii/" target="_blank">Triwulan III</a> (periode Juli&ndash;September) tahun 2026 tetap atau tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini dilakukan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global.</p>Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah dalam mempertahankan daya beli masyarakat, mendukung daya saing industri, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.</p>"Demi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional, pemerintah memutuskan tarif listrik <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-iii/" target="_blank">Triwulan III</a> Tahun 2026 tetap atau tidak naik," jelas Bahlil.</p>Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, penyesuaian tarif (_tariff adjustment_) bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi sejatinya dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan perubahan empat parameter ekonomi makro, yaitu kurs rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).</p>Untuk <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-iii/" target="_blank">Triwulan III</a> tahun 2026 parameter yang digunakan merupakan realisasi periode Februari&ndash;April 2026 yang mencatat kurs sebesar Rp16.959,32 per USD, ICP sebesar USD96,12 per barel, inflasi 0,21 persen, dan HBA sebesar USD70 per ton (sesuai kebijakan Domestic Market Obligation/DMO batubara). Meski secara formula terdapat potensi perubahan tarif, Pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif listrik guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.</p>Bahlil menambahkan, selain untuk pelanggan nonsubsidi, kebijakan ini juga berlaku bagi 24 golongan pelanggan bersubsidi yang juga dipastikan tidak mengalami perubahan tarif listrik, seperti pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, industri kecil, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).</p>Pemerintah berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, terjangkau, dan berkeadilan. Kebijakan tarif tetap ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan layanan kelistrikan tetap berkelanjutan," ucap Bahlil.</p>Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, PLN siap menjalankan kebijakan tarif listrik <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-iii/" target="_blank">Triwulan III</a> Tahun 2026 sekaligus berkomitmen untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal dan layanan kelistrikan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.</p>&quot;Kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-iii/" target="_blank">Triwulan III</a> tahun 2026 dan siap menjalankan kebijakan ini. PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan kualitas layanan, sehingga kebijakan dari Pemerintah dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat luas serta menjadi motor penggerak roda perekonomian domestik,&quot; ujar Darmawan.</p>Adapun, untuk rincian tarif tenaga listrik di <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-iii/" target="_blank">Triwulan III</a> 2026 (Juli&ndash;September) dapat diakses melalui website PLN https://www.pln.co.id/pelanggan-id/tarif-tenaga-listrik-id/penyesuaian-tarif-id. (C04)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6026_Tarif-Listrik-Triwulan-III-2026-Tetap--PLN-Siap-Jalankan-Kebijakan-Pemerintah-dan-Jaga-Kualitas-Layanan-ke-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284005/tarif-listrik-triwulan-iii-2026-tetap-pln-siap-jalankan-kebijakan-pemerintah-dan-jaga-kualitas-layanan-ke-masyarakat-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 23:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Tarif Listrik Triwulan III 2026 Tetap, PLN Siap Jalankan Kebijakan Pemerintah dan Jaga Kualitas Layanan ke Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co JAKARTA, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) Triwulan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -JAKARTA, Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menetapkan tarif listrik PT PLN (Persero) <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-ii/" target="_blank">Triwulan II</a>I (periode Juli&ndash;September) tahun 2026 tetap atau tidak mengalami kenaikan. Kebijakan ini dilakukan guna menjaga stabilitas ekonomi nasional di tengah dinamika global.</p>Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menegaskan bahwa kebijakan ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah dalam mempertahankan daya beli masyarakat, mendukung daya saing industri, dan memberikan kepastian bagi pelaku usaha.</p>"Demi menjaga daya beli masyarakat serta mendukung stabilitas ekonomi nasional, pemerintah memutuskan tarif listrik <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-ii/" target="_blank">Triwulan II</a>I Tahun 2026 tetap atau tidak naik," jelas Bahlil.</p>Sesuai dengan Peraturan Menteri ESDM Nomor 7 Tahun 2024, penyesuaian tarif (_tariff adjustment_) bagi 13 golongan pelanggan nonsubsidi sejatinya dilakukan setiap tiga bulan berdasarkan perubahan empat parameter ekonomi makro, yaitu kurs rupiah, Indonesian Crude Price (ICP), inflasi, dan Harga Batubara Acuan (HBA).</p>Untuk <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-ii/" target="_blank">Triwulan II</a>I tahun 2026 parameter yang digunakan merupakan realisasi periode Februari&ndash;April 2026 yang mencatat kurs sebesar Rp16.959,32 per USD, ICP sebesar USD96,12 per barel, inflasi 0,21 persen, dan HBA sebesar USD70 per ton (sesuai kebijakan Domestic Market Obligation/DMO batubara). Meski secara formula terdapat potensi perubahan tarif, Pemerintah memutuskan untuk mempertahankan tarif listrik guna menjaga stabilitas ekonomi nasional.</p>Bahlil menambahkan, selain untuk pelanggan nonsubsidi, kebijakan ini juga berlaku bagi 24 golongan pelanggan bersubsidi yang juga dipastikan tidak mengalami perubahan tarif listrik, seperti pelanggan sosial, rumah tangga miskin, bisnis kecil, industri kecil, hingga pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).</p>Pemerintah berkomitmen menghadirkan listrik yang andal, terjangkau, dan berkeadilan. Kebijakan tarif tetap ini menjadi bagian dari upaya menjaga stabilitas ekonomi sekaligus memastikan layanan kelistrikan tetap berkelanjutan," ucap Bahlil.</p>Sementara itu, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan, sebagai perpanjangan tangan Pemerintah, PLN siap menjalankan kebijakan tarif listrik <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-ii/" target="_blank">Triwulan II</a>I Tahun 2026 sekaligus berkomitmen untuk terus menghadirkan pasokan listrik yang andal dan layanan kelistrikan yang semakin berkualitas kepada masyarakat.</p>&quot;Kami mengapresiasi langkah Pemerintah yang tetap menjaga stabilitas tarif listrik pada <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-ii/" target="_blank">Triwulan II</a>I tahun 2026 dan siap menjalankan kebijakan ini. PLN berkomitmen untuk terus menjaga keandalan pasokan listrik dan kualitas layanan, sehingga kebijakan dari Pemerintah dapat dirasakan langsung dampaknya oleh masyarakat luas serta menjadi motor penggerak roda perekonomian domestik,&quot; ujar Darmawan.</p>Adapun, untuk rincian tarif tenaga listrik di <a href="https://www.sumut24.co/tag/triwulan-ii/" target="_blank">Triwulan II</a>I 2026 (Juli&ndash;September) dapat diakses melalui website PLN https://www.pln.co.id/pelanggan-id/tarif-tenaga-listrik-id/penyesuaian-tarif-id. (C04)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_629_Tarif-Listrik-Triwulan-III-2026-Tetap--PLN-Siap-Jalankan-Kebijakan-Pemerintah-dan-Jaga-Kualitas-Layanan-ke-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284004/tarif-listrik-triwulan-iii-2026-tetap-pln-siap-jalankan-kebijakan-pemerintah-dan-jaga-kualitas-layanan-ke-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan</guid>
            <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 23:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Asahan Hadiri Pembukaan PRSU ke-50 : Harmoni Emas 5 Dekade, Buka Peluang Baru Kesejahteraan Asahan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Bupati Kabupaten Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, turut hadir dalam acara Pembukaan Pekan Raya Sumatera Utara (P]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin, S.Sos, M.Si, turut hadir dalam acara <a href="https://www.sumut24.co/tag/pembukaan/" target="_blank">Pembukaan</a> Pekan Raya Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>) ke-50 Tahun 2026, yang berlangsung pada Jumat, 03 Juli 2026 pukul 20.45 Wib di Komplek <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>, Jalan Jenderal Gatot Subroto, Kota Medan. Kehadiran ini merupakan wujud nyata dukungan penuh Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> terhadap ajang bergengsi yang telah menjadi tonggak pembangunan provinsi selama setengah abad ini.</p>Acara pembukaan yang diselenggarakan atas undangan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini dihadiri oleh berbagai elemen penting, antara lain Wakil Gubernur Sumatera Utara H. Surya, B.Sc, seluruh <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> dan Wali Kota se-Sumatera Utara, unsur Forkopimda Provinsi, anggota DPR RI, DPD RI, DPRD Provinsi, Sekretaris Daerah kabupaten/kota, kepala OPD se-Provinsi, jajaran pengurus Yayasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>, serta perwakilan khusus dari Kerajaan Negeri Pulau Pinang, Malaysia dan tamu undangan lainnya.</p>Dalam sambutannya, Wakil Gubernur H. Surya menegaskan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> telah tumbuh menjadi bagian tak terpisahkan dari sejarah kemajuan Sumatera Utara selama lima puluh tahun perjalanannya. "Ajang ini bukan sekadar pameran, melainkan wadah pertemuan antara pemerintah, pelaku usaha, investor, seniman, dan seluruh lapisan masyarakat untuk mempromosikan kekayaan daerah, membuka pintu investasi, serta memacu roda ekonomi daerah," ujarnya.</p>Mengusung tema besar "Harmoni Emas: Kolaborasi Tradisi, Bangkitkan Inspirasi", edisi ke-50 <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ini diharapkan semakin memperkokoh persatuan di tengah keberagaman budaya yang dimiliki Sumatera Utara, sekaligus mendorong provinsi ini menjadi wilayah yang unggul, produktif, kompetitif, dan mampu bersaing di kancah nasional maupun dunia.</p>Sementara itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Taufik Zainal Abidin menyampaikan apresiasi yang tinggi atas terselenggaranya <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> yang semakin matang dan berkelas. Menurutnya, ajang ini adalah sarana paling tepat untuk mempererat sinergi antar daerah sekaligus memperkenalkan potensi terbaik masing-masing wilayah.</p>"Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berkomitmen sepenuhnya mendukung penyelenggaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a>, karena di sini adalah tempat terbaik bagi kita untuk menampilkan keunggulan daerah kita: mulai dari produk-produk kreatif UMKM, hasil pertanian dan perkebunan yang melimpah, potensi wisata yang memukau, hingga kekayaan seni dan budaya yang menjadi identitas kita," tegas <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Taufik.</p>Lebih lanjut, ia berharap keikutsertaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> pada <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> tahun ini tidak hanya sekadar tampil, tetapi mampu membawa dampak nyata: semakin luasnya promosi potensi daerah, terbukanya peluang kerja sama dan investasi baru, semakin eratnya persaudaraan antar daerah, serta pada akhirnya dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan taraf kesejahteraan seluruh masyarakat Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>.</p>Acara pembukaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/prsu/" target="_blank">PRSU</a> ke-50 ini berlangsung dengan penuh kemeriahan, tertib, aman, dan berjalan lancar sesuai rencana. Ajang ini akan menjadi panggung bagi seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Utara untuk menunjukkan jati diri dan potensi terbaiknya selama periode penyelenggaraan berlangsung. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_790_Bupati-Asahan-Hadiri-Pembukaan-PRSU-ke-50---Harmoni-Emas-5-Dekade--Buka-Peluang-Baru-Kesejahteraan-Asahan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284003/bupati-asahan-hadiri-pembukaan-prsu-ke50-harmoni-emas-5-dekade-buka-peluang-baru-kesejahteraan-asahan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perkuat Sinergi dan Budaya Keselamatan, Direksi Inalum Tinjau Operasional Smelter Kuala Tanjung</guid>
            <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 23:19:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perkuat Sinergi dan Budaya Keselamatan, Direksi Inalum Tinjau Operasional Smelter Kuala Tanjung]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co BATUBARA PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan operasional yang aman, produktif,]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -BATUBARA PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) terus memperkuat komitmennya dalam menciptakan operasional yang aman, produktif, dan berkelanjutan. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Management Walkthrough dan Townhall Meeting yang digelar Juli 2026.</p>Dalam kegiatan Management Walkthrough, jajaran direksi yang dipimpin Direktur Utama Melati Sarnita melakukan peninjauan langsung ke sejumlah area operasional Smelter Kuala Tanjung.</p>Kegiatan bertujuan memastikan seluruh proses operasional berjalan optimal, aman, serta sesuai dengan standar perusahaan.</p>Selain meninjau aktivitas di lapangan, jajaran direksi juga berinteraksi langsung dengan para pekerja. Kehadiran manajemen di tengah insan Inalum diharapkan mampu memperkuat sinergi, membangun budaya kerja yang semakin kolaboratif, sekaligus meningkatkan semangat produktivitas di seluruh lini operasional.</p>Kunjungan tersebut juga menjadi bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan implementasi standar operasional, budaya keselamatan dan kesehatan kerja (K3), serta kedisiplinan diterapkan secara konsisten di setiap area kerja.</p>Informasi diterima Sumut24.co, Sabtu (4/7/2026) dari bagian Corporate Communication PT Inalum menyebut, kegiatan tak hanya melakukan peninjauan, direksi juga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk berdialog dengan para pekerja dan menyerap berbagai masukan sebagai bahan evaluasi serta perbaikan berkelanjutan demi mendukung peningkatan kinerja perusahaan.</p>Selain itu, Inalum juga menyelenggarakan Townhall Meeting sebagai wadah silaturahmi memperkuat komunikasi antara manajemen dan seluruh insan perusahaan.</p>Kegiatan juga mendorong untuk menyatukan visi, mempererat kolaborasi, serta membangun kebersamaan dalam menghadapi tantangan industri dan mewujudkan kinerja perusahaan yang semakin unggul serta berdaya saing.</p>Insan Inalum yang hadir memanfaatkan pertemuan itu untuk berdialog secara langsung dengan Direktur Sumber Daya Manusia dan Transformasi Korporasi, Kemal Sudiro.</p>Melalui Management Walkthrough dan Townhall Meeting, Inalum terus membangun budaya kerja yang mengedepankan keselamatan, kolaborasi, komunikasi yang terbuka, serta inovasi sebagai fondasi dalam mewujudkan pertumbuhan perusahaan yang berkelanjutan.</p>"Diskusi terbuka menjadi ruang bagi para pekerja untuk menyampaikan aspirasi, berbagi gagasan, dan memperkuat semangat kebersamaan,"ucap Utrich Farzah.(Jo)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1322_Perkuat-Sinergi-dan-Budaya-Keselamatan--Direksi-Inalum-Tinjau-Operasional-Smelter-Kuala-Tanjung.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284002/perkuat-sinergi-dan-budaya-keselamatan-direksi-inalum-tinjau-operasional-smelter-kuala-tanjung/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan</guid>
            <pubDate>Sat, 04 Jul 2026 21:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Rokok Polosan Tanpa Cukai Kian Marak di Medan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Maraknya peredaran rokok polosan tanpa pita cukai di Kota Medan dan sejumlah wilayah sekitarnya kembali menjadi sorotan. Kondisi ini dinilai lebih mendesak untuk ditangani karena berpotensi merugikan negara sekaligus memicu persaingan usaha yang tidak sehat di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Barisan Rakyat Pemerhati Korupsi (Barapaksi), Saifuddin Batubara, mempertanyakan fokus sejumlah aksi unjuk rasa yang belakangan lebih menyoroti produk rokok tertentu yang memiliki cukai resmi, sementara peredaran rokok polosan tanpa kontribusi kepada negara justru dinilai luput dari perhatian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Saifuddin, menyampaikan pendapat di muka umum merupakan hak setiap warga negara yang dijamin konstitusi. Namun, ia menilai aspirasi yang disampaikan seharusnya diarahkan pada persoalan yang benar-benar berdampak luas dan tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Aksi-aksi unjuk rasa yang disampaikan sejumlah elemen masyarakat belakangan ini terkesan hanya koar-koar belaka. Sebab, masih ditemukan rokok polosan tanpa cukai yang justru tidak menjadi perhatian," kata Saifuddin Batubara, Sabtu (4/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan bahwa rokok yang selama ini dipersoalkan dalam sejumlah aksi diketahui memiliki pita cukai resmi dan memberikan kontribusi kepada negara melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP), sekaligus menjadi pilihan masyarakat dengan harga yang terjangkau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jadi keliru apabila aksi dilakukan untuk menutup distribusi rokok yang memiliki kontribusi kepada negara dan dapat dibeli masyarakat kecil, sementara rokok polosan tanpa cukai tidak dipermasalahkan. Apa yang sebenarnya terjadi?" ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fenomena peredaran rokok polosan di Medan sendiri disebut semakin mudah ditemukan di sejumlah titik penjualan, mulai dari warung kecil hingga jaringan distribusi informal. Kondisi tersebut memunculkan kekhawatiran akan lemahnya pengawasan terhadap barang kena cukai yang beredar di pasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain berpotensi mengurangi penerimaan negara, peredaran rokok tanpa pita cukai juga dinilai dapat merugikan pelaku usaha yang mematuhi aturan dan memenuhi kewajiban pembayaran cukai sesuai ketentuan yang berlaku.red&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6995_Rokok-Polosan-Tanpa-Cukai-Kian-Marak-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284001/rokok-polosan-tanpa-cukai-kian-marak-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>