<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Sat, 24 Oct 2026 15:21:20 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 15:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga]]></title>
            <description><![CDATA[Adhannie Anggoro Jadi Sekjen KSMI, Bermodal Pengalaman Atlet dan Teknologi Olahraga]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &mdash; Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI) memperkuat jajaran pengurus pusat dengan menunjuk Adhannie Anggoro sebagai Sekretaris Jenderal. Penunjukan oleh Ketua Umum KSMI Yan Mulia Abidin itu berlangsung ketika organisasi tersebut tengah mempersiapkan tim nasional untuk menjalani debut di Piala Dunia Sepak Bola Mini 2026 di Antalya, Turki, 1&ndash;6 November.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adhannie sebelumnya menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Pemain dan Klub Pengurus Pusat KSMI untuk masa bakti 2025&ndash;2029. Peralihan tugas tersebut menempatkannya pada posisi strategis untuk menghubungkan pembinaan pemain dan klub dengan pengelolaan organisasi secara lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia bukan orang baru dalam ekosistem olahraga. Adhannie memiliki pengalaman sebagai atlet, pernah mengelola klub futsal profesional pada periode 2012&ndash;2014, dan menekuni karate hingga menyandang sabuk hitam DAN 5 di lingkungan Institut Karate-Do Nasional (Inkanas). Ia juga berkecimpung dalam bisnis teknologi olahraga melalui PT Real Sport Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perpaduan pengalaman sebagai atlet, pengelola klub, dan pelaku usaha teknologi olahraga menjadi modal yang relevan bagi Adhannie dalam menjalankan fungsi kesekretariatan KSMI. Tugasnya tidak hanya berkaitan dengan administrasi kepengurusan, tetapi juga koordinasi program, pengembangan kompetisi, serta penguatan hubungan antara pengurus, klub, dan para pemangku kepentingan olahraga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalaman Adhannie di bidang teknologi olahraga juga memiliki dimensi tersendiri. PT Real Sport Indonesia, perusahaan yang dipimpinnya, bergerak di bidang teknologi informasi olahraga dan pernah mendukung penyelenggaraan sejumlah ajang besar, antara lain Pekan Olahraga Nasional 2016 dan 2021, SEA Games 2011 di Jakarta, serta Asian Games 2018 di Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan dalam penyelenggaraan ajang multievent tersebut berkaitan dengan kebutuhan pengelolaan informasi dan dukungan teknologi dalam kompetisi olahraga. Pengalaman itu berpotensi menjadi bekal untuk mendorong pengelolaan pertandingan sepak bola mini yang lebih tertata, termasuk dalam aspek administrasi kompetisi, pendataan pemain, dan penyebaran informasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, tantangan yang dihadapi KSMI tidak berhenti pada pemanfaatan teknologi. Organisasi juga perlu membangun sistem pembinaan yang berkesinambungan, memperkuat klub di daerah, dan memastikan kompetisi berlangsung secara teratur. Teknologi akan memberikan manfaat optimal apabila didukung tata kelola yang jelas serta sumber daya manusia yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam olahraga, hubungan antara pembinaan dan kompetisi menentukan kesempatan pemain untuk berkembang. Klub menjadi salah satu fondasi pembentukan pemain, sedangkan kompetisi menyediakan ruang untuk menguji kemampuan dan menjaga konsistensi performa. Pengalaman Adhannie di bidang pemain dan klub dapat menjadi bekal untuk memperkuat keterhubungan kedua aspek tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengalamannya sebagai karateka juga memberinya perspektif dari sisi atlet. Disiplin, konsistensi latihan, dan kesiapan menghadapi pertandingan merupakan unsur yang dibutuhkan dalam pembinaan olahraga. Namun, penerapan pengalaman tersebut ke dalam program KSMI tetap memerlukan pendekatan yang sesuai dengan karakter sepak bola mini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menguatkan Organisasi, Menyiapkan Prestasi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penunjukan Adhannie berlangsung pada momentum penting bagi sepak bola mini Indonesia. Tim nasional dijadwalkan tampil untuk pertama kalinya di IMF World Cup Minifootball Antalya 2026 pada 1&ndash;6 November. Keikutsertaan ini menjadi kesempatan untuk mengukur kemampuan pemain Indonesia dalam persaingan internasional sekaligus memperkenalkan sepak bola mini nasional kepada khalayak yang lebih luas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persiapan menuju kejuaraan tersebut tidak hanya menyangkut pematangan taktik dan kondisi fisik pemain. Kesiapan administrasi, koordinasi tim, serta dukungan operasional juga menentukan kelancaran partisipasi Indonesia. Dalam konteks itu, sekretaris jenderal berperan mengoordinasikan pelaksanaan program dan memastikan keputusan organisasi diterjemahkan menjadi langkah kerja yang terarah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan latar belakang sebagai atlet, pengelola klub futsal, dan pengusaha teknologi olahraga, Adhannie membawa pengalaman dari beberapa sisi ekosistem olahraga. Tantangannya adalah mengintegrasikan pengalaman tersebut ke dalam kebutuhan organisasi, tanpa mengabaikan prinsip tata kelola, transparansi, dan kesinambungan pembinaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, keberhasilan pergantian sekretaris jenderal tidak cukup diukur dari perubahan susunan pengurus. Ukuran yang lebih penting adalah kemampuan organisasi memperbaiki koordinasi, memperluas kesempatan pembinaan, dan membangun kompetisi yang memberikan jalur perkembangan bagi para pemain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Debut di Piala Dunia Sepak Bola Mini 2026 menjadi salah satu ujian awal bagi KSMI. Sementara performa tim nasional akan dinilai di lapangan, kemampuan organisasi memanfaatkan momentum tersebut akan menentukan seberapa jauh pengalaman internasional dapat menjadi pijakan bagi perkembangan sepak bola mini Indonesia dalam jangka panjang]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_613_Adhannie-Anggoro-Jadi-Sekjen-KSMI--Bermodal-Pengalaman-Atlet-dan-Teknologi-Olahraga.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287682/adhannie-anggoro-jadi-sekjen-ksmi-bermodal-pengalaman-atlet-dan-teknologi-olahraga/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Rocky Gerung : Jangan Biarkan Algoritma Pasar Mengalahkan Kepentingan Bangsa, Ini Pesannya di Unimed</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 14:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Rocky Gerung : Jangan Biarkan Algoritma Pasar Mengalahkan Kepentingan Bangsa, Ini Pesannya di Unimed]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Masa depan bangsa terancam ketika nalar kritis dikalahkan oleh kepentingan material, politik transaksional, dan kekuasaan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Masa depan bangsa terancam ketika nalar kritis dikalahkan oleh kepentingan material, politik transaksional, dan kekuasaan. Perguruan tinggi harus berdiri di garis depan untuk menjaga akal sehat, menguji gagasan, serta memastikan kehidupan demokrasi tidak sekadar menjadi pertarungan uang dan kepentingan kelompok.</p>Pesan tersebut disampaikan Anggota Dewan Pertimbangan Presiden Rocky Gerung saat menjadi narasumber Seminar Nasional <a href="https://www.sumut24.co/tag/algoritma/" target="_blank">Algoritma</a> Bernegara yang digelar Universitas Negeri Medan (Unimed) di Gedung Auditorium Unimed, Jumat (23/10/2026). Seminar dibuka Rektor Unimed, Prof. Dr. Ir. Baharuddin, ST, MPd.</p>Ia menyoroti Unimed yang memiliki sekitar 45 ribu mahasiswa. Jumlah tersebut, menurutnya, bukan sekadar angka statistik, melainkan representasi dari 45 ribu perspektif, pemikiran, dan harapan tentang masa depan Indonesia.</p>Potensi besar itu akan menjadi kekuatan bangsa apabila kampus mampu merawat kebebasan berpikir dan menghasilkan generasi yang berani menguji setiap gagasan secara rasional.</p>Sebaliknya, potensi tersebut bisa berubah menjadi kekecewaan apabila perguruan tinggi kehilangan daya kritis dan membiarkan kepentingan material mengalahkan nilai-nilai akademik.</p>Bagi Rocky, salah satu fondasi utama kehidupan akademik adalah critical reasoning atau penalaran kritis. Kemampuan ini mencakup kecakapan menguji pernyataan, menilai argumentasi, memeriksa bukti, serta menarik kesimpulan berdasarkan alasan yang dapat dipertanggungjawabkan.</p>Selama perguruan tinggi mampu melahirkan manusia dengan kemampuan tersebut, menurutnya, tidak ada alasan untuk kehilangan harapan terhadap masa depan Indonesia.</p>Persoalannya muncul ketika nalar kritis mulai tunduk pada uang, kepentingan politik praktis, dan transaksi yang mengorbankan prinsip.</p>Dalam paparannya, Rocky mengajak mahasiswa membedakan orientasi kehidupan bernegara dengan logika pasar yang mengutamakan keuntungan material.</p>Ia mempertentangkan algoritma bernegara, yang berorientasi pada kepentingan bersama dan cita-cita kebangsaan, dengan algoritma pasar yang cenderung menempatkan keuntungan sebagai pertimbangan utama.</p>Menurut Rocky, memperoleh keuntungan bukanlah persoalan dengan sendirinya. Namun, persoalan muncul ketika kepentingan material diletakkan di atas kepentingan bangsa dan masa depan republik.</p>Karena itu, setiap gagasan, keputusan, dan kebijakan politik harus diuji melalui argumentasi yang masuk akal, bukti yang memadai, serta dampaknya terhadap kepentingan publik.</p>Masyarakat tidak boleh menerima suatu gagasan hanya karena disampaikan tokoh berpengaruh, didukung kekuatan modal, atau dikemas melalui kepentingan politik tertentu.</p>Bagi Rocky, perguruan tinggi memiliki tanggung jawab strategis untuk memastikan tradisi berpikir kritis tetap hidup, terutama ketika Indonesia semakin mendekati siklus pemilihan umum berikutnya.</p>Ia memperkirakan, dalam sekitar 18 bulan ke depan, pembicaraan politik akan semakin mendominasi ruang publik. Berbagai promosi, manuver, dan aktivitas politik diperkirakan semakin marak seiring persiapan menuju kontestasi elektoral.</p>Dalam situasi tersebut, kampus tidak boleh sekadar menjadi penonton. Perguruan tinggi harus menjadi ruang untuk menguji gagasan, rekam jejak, dan orientasi para calon pemimpin. Mahasiswa dan kalangan akademisi perlu memiliki kemampuan membedakan gagasan yang rasional dan berpihak pada masyarakat dari manuver yang semata-mata mengejar kekuasaan.</p>Demokrasi, menurut pesan yang disampaikan Rocky, tidak cukup hanya diukur dari terselenggaranya pemilihan umum. Demokrasi juga membutuhkan warga negara yang mampu berpikir mandiri, menilai gagasan secara kritis, dan menentukan pilihan berdasarkan pertimbangan rasional.</p>Rocky juga menyoroti godaan politik praktis yang dapat memengaruhi mahasiswa maupun kalangan akademisi, terutama ketika kepentingan material mulai menggeser idealisme.</p>Ia menggambarkan kehidupan akademik sebagai pekerjaan yang menuntut proses intelektual panjang. Dosen harus mengajar, membaca, meneliti, dan mengembangkan pengetahuan. Namun, kerja intelektual tersebut tidak selalu diikuti imbalan material yang sebanding.</p>Di sisi lain, politik praktis dapat terlihat menjanjikan keuntungan yang lebih cepat. Kondisi ini berpotensi menjadi persoalan ketika dukungan pemodal atau korporasi kepada kandidat politik berkembang menjadi hubungan transaksionalKetika dukungan diberikan dengan harapan memperoleh balasan, keputusan politik berisiko tidak lagi berpijak pada kepentingan masyarakat, tetapi pada kepentingan pihak yang membiayai atau menopang kekuasaan.</p>Karena itu, Rocky mengingatkan pentingnya menjaga kemandirian berpikir dan integritas dalam kehidupan akademik maupun politik.</p>Mahasiswa, menurutnya, boleh terlibat dalam politik. Namun, keterlibatan tersebut harus disertai keberanian mempertahankan prinsip dan tidak tunduk pada iming-iming keuntungan material.</p>Kampus harus tetap menjadi ruang bagi tumbuhnya pemikiran mandiri, bukan sekadar tempat mempersiapkan generasi yang mudah terseret ke dalam mesin politik praktis.</p>Pada akhirnya, algoritma bernegara bukan hanya berkaitan dengan teknologi digital, sistem pemerintahan, atau mekanisme birokrasi. Lebih mendasar, konsep tersebut menyangkut cara masyarakat berpikir, menilai persoalan, mengambil keputusan, dan menentukan arah kehidupan bersama.</p>Karena itu, perguruan tinggi harus menjaga agar setiap gagasan dapat diuji, kekuasaan dapat dikritik, dan keputusan publik dapat dipertanggungjawabkan secara rasional.</p>Sementara itu, Plt. Deputi IV Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, Hariqo Wibawa Satria, menekankan bahwa kehidupan bernegara yang sehat membutuhkan kebebasan berpikir, kualitas gagasan, kecepatan merespons persoalan, serta keberanian mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan.</p>Menurut Hariqo, masyarakat harus memiliki ruang untuk menyampaikan pendapat dan kritik tanpa dihantui ketakutan akan kriminalisasi.</p>Ketika kritik terhadap pemerintah justru diperlakukan sebagai ancaman, kehidupan bernegara berisiko semakin tertutup dan masyarakat kehilangan keberanian untuk menyampaikan kebenaran.</p>Namun, kebebasan berpendapat juga harus diiringi kualitas pemikiran. Mahasiswa dan masyarakat perlu membangun argumentasi yang masuk akal serta mampu menawarkan solusi terhadap berbagai persoalan bangsa.</p>Hariqo menggarisbawahi tiga hal penting dalam membangun algoritma bernegara, yakni memperkuat kualitas gagasan masyarakat, meningkatkan kemampuan merespons persoalan secara cepat dan tepat, serta menumbuhkan keberanian mengevaluasi kebijakan dan penyelenggaraan pemerintahan secara terbuka.</p>Ia juga mengingatkan mahasiswa agar lebih bijak menggunakan teknologi digital, terutama media sosial.</p>Kebiasaan menghabiskan waktu dengan menggulir layar telepon genggam dan mengonsumsi informasi tanpa tujuan yang jelas dapat mengurangi kesempatan untuk berkonsentrasi dan mengembangkan pemikiran secara mendalam.</p>Mahasiswa, kata Hariqo, tidak cukup hanya menjadi konsumen informasi. Mereka harus mampu mengolah informasi menjadi pengetahuan, gagasan, dan pemikiran kritis yang bermanfaat.</p>Selain itu, masyarakat perlu terlibat aktif mengawasi pelaksanaan program pemerintah agar berjalan sesuai tujuan dan tidak disalahgunakan untuk kepentingan pribadi maupun kelompok.</p>Dalam konteks tersebut, Hariqo menyinggung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pentingnya pengawasan untuk mendeteksi potensi penyimpangan.</p>Jika terjadi korupsi dalam pelaksanaan program publik, persoalan tersebut harus menjadi bahan evaluasi terhadap efektivitas sistem pengawasan. Penindakan terhadap pihak yang terbukti melanggar hukum juga diperlukan untuk memastikan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan.</p>Menurut Hariqo, algoritma bernegara yang sehat tidak hanya bergantung pada sistem pemerintahan, tetapi juga pada kualitas berpikir masyarakat, keterbukaan terhadap kritik, kecepatan merespons persoalan, dan keberanian mengawasi kekuasaan.</p>Rektor: Kampus Harus Menjadi Ruang Pemikiran Kritis</p>Rektor Unimed Prof. Dr. Baharuddin, ST, M.Pd., saat membuka seminar menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki tanggung jawab besar, bukan hanya mengembangkan ilmu pengetahuan, tetapi juga menghadirkan gagasan dan pemikiran kritis untuk menjawab persoalan bangsa.</p>Menurutnya, kampus harus menjadi ruang intelektual yang terbuka, tempat beragam perspektif dipertemukan, gagasan diuji, dan penelitian dikembangkan secara rasional serta bertanggung jawab.</p>Seminar Nasional <a href="https://www.sumut24.co/tag/algoritma/" target="_blank">Algoritma</a> Bernegara menjadi momentum untuk merefleksikan bagaimana prinsip-prinsip kenegaraan dijalankan, bagaimana kepentingan masyarakat ditempatkan dalam pengambilan keputusan, serta bagaimana perguruan tinggi berkontribusi terhadap masa depan bangsa.</p>Baharuddin berharap pemaparan para narasumber dan diskusi yang berlangsung dapat memperluas wawasan kebangsaan, membuka cakrawala berpikir, serta mendorong tradisi akademik yang kritis, konstruktif, dan berorientasi pada solusi.</p>Ia juga mengapresiasi partisipasi perwakilan perguruan tinggi negeri di Sumatera Utara yang dinilai mencerminkan pentingnya kolaborasi antarkampus dalam memperkuat ruang diskusi intelektual.</p>Menurutnya, perguruan tinggi harus terus berkontribusi dalam pembangunan bangsa melalui gagasan yang relevan, keberanian menyampaikan pemikiran kritis, dan kemampuan menghadirkan manfaat nyata bagi masyarakat.</p>Seminar tersebut diikuti sekitar 1.500 mahasiswa Unimed. Hadir pula Ketua Senat Unimed Prof. Dr. Martina Restuati, M.Si., para wakil rektor, para dekan, dosen, serta ketua panitia seminar Dr. Novita, M.Pd. Diskusi dipandu moderator Dr. Tappil Rambe. (C04)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_779_Rocky-Gerung---Jangan-Biarkan-Algoritma-Pasar-Mengalahkan-Kepentingan-Bangsa--Ini-Pesannya-di-Unimed.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287681/rocky-gerung-jangan-biarkan-algoritma-pasar-mengalahkan-kepentingan-bangsa-ini-pesannya-di-unimed/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MKI Sumut Apresiasi Program Berbagi Cahaya PLN UIP3B Sumatera, Hadirkan Operasi Katarak Gratis bagi Masyarakat</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 14:40:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MKI Sumut Apresiasi Program Berbagi Cahaya PLN UIP3B Sumatera, Hadirkan Operasi Katarak Gratis bagi Masyarakat]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN   Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara mengapresiasi pelaksanaan Program Berbagi Cahaya melalui operas]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN  | Masyarakat Ketenagalistrikan Indonesia (MKI) Wilayah Sumatera Utara mengapresiasi pelaksanaan Program Berbagi Cahaya melalui operasi katarak gratis yang diselenggarakan PT PLN (Persero) Unit Induk Penyaluran dan Pusat Pengatur Beban Sumatera (UIP3B Sumatera) di RS Mata Mencirim 77, Selasa (24/11/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan sosial tersebut dibuka oleh General Manager (GM) UIP3B Sumatera, Elvanto Yanuar Ihksan, sebagai bagian dari kepedulian PLN terhadap kesehatan dan kesejahteraan masyarakat, khususnya warga yang mengalami gangguan penglihatan akibat katarak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan itu, Sekretaris MKI Sumatera Utara, Aam St. Iskandar, hadir mewakili Ketua MKI Sumut, Assoc. Prof. Dr. H.M. Isa Indrawan, S.E., M.M. Turut hadir dari MKI Sumut, J.E. Melky Purba, S.H., M.Hum., dan Syaipul Badri Sinaga, S.Kom.</p><br>Ketua MKI Sumut, H.M. Isa Indrawan, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada PLN UIP3B Sumatera atas terselenggaranya program kemanusiaan tersebut. Menurutnya, Program Berbagi Cahaya bukan sekadar kegiatan sosial, melainkan wujud nyata kepedulian perusahaan terhadap kualitas hidup masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Program ini merupakan implementasi nyata semangat Hari Listrik Nasional ke-81, yakni Listrik untuk Kehidupan yang Lebih Baik. PLN tidak hanya menerangi rumah-rumah dengan listrik, tetapi juga ikut menghadirkan kembali cahaya penglihatan dan harapan bagi masyarakat yang menderita katarak,&quot; ujarnya dalam pernyataan yang disampaikan melalui MKI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, akses terhadap layanan kesehatan, termasuk operasi katarak, memiliki arti penting bagi masyarakat. Gangguan penglihatan dapat membatasi aktivitas sehari-hari, mengurangi kemandirian, serta memengaruhi produktivitas dan kualitas hidup, terutama bagi kelompok lanjut usia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, program operasi katarak gratis diharapkan mampu membantu masyarakat memperoleh layanan kesehatan yang dibutuhkan sekaligus membuka peluang untuk kembali menjalani aktivitas secara lebih mandiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Isa Indrawan juga menilai kolaborasi antara PLN UIP3B Sumatera dengan berbagai pihak merupakan contoh sinergi positif antara BUMN, organisasi profesi, yayasan, dan masyarakat dalam menghadirkan manfaat sosial yang nyata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, konsep energy equity atau pemerataan manfaat energi tidak hanya menyangkut ketersediaan listrik, tetapi juga bagaimana sektor ketenagalistrikan dapat berkontribusi terhadap kesejahteraan dan keadilan sosial.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami berharap Program Berbagi Cahaya ini dapat terus berlanjut dan menjadi agenda tahunan, tidak hanya di Kota Medan, tetapi juga menjangkau berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Utara,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MKI Sumut berharap inisiatif tersebut dapat menjadi inspirasi bagi berbagai pihak untuk terus memperkuat kepedulian sosial melalui program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Atas nama MKI Sumatera Utara, kami mengucapkan terima kasih kepada PLN UIP3B Sumatera. Teruslah menjadi terang, tidak hanya bagi kelistrikan, tetapi juga bagi kemanusiaan,&quot; tutup Isa Indrawan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui momentum Hari Listrik Nasional ke-81, sinergi antara sektor ketenagalistrikan dan masyarakat diharapkan semakin kuat dalam mendorong pembangunan yang inklusif serta menghadirkan energi yang memberikan manfaat bagi kehidupan.</p><br>&quot;Energi untuk Semua, Kemandirian bagi Indonesia.&quot;red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_6827_MKI-Sumut-Apresiasi-Program-Berbagi-Cahaya-PLN-UIP3B-Sumatera--Hadirkan-Operasi-Katarak-Gratis-bagi-Masyarakat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287680/mki-sumut-apresiasi-program-berbagi-cahaya-pln-uip3b-sumatera-hadirkan-operasi-katarak-gratis-bagi-masyarakat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diikuti 14 Kabupaten/Kota, Porsadin VII Sumut Jadi Ajang Unjuk Prestasi Santri</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 12:16:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diikuti 14 Kabupaten/Kota, Porsadin VII Sumut Jadi Ajang Unjuk Prestasi Santri]]></title>
            <description><![CDATA[Diikuti 14 Kabupaten/Kota, Porsadin VII Sumut Jadi Ajang Unjuk Prestasi Santri]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>MEDAN &ndash; Pekan Olahraga dan Seni Antar-Diniyah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a>) ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Utara resmi dibuka di Sekolah Taman Pendidikan Islam (TPI) Medan, Sabtu (24/10/2026). Ajang yang berlangsung selama dua hari, 24&ndash;25 Oktober 2026, ini diikuti 324 peserta dari 14 kabupaten/kota se-Sumatera Utara, didampingi para ofisial dengan total kehadiran diperkirakan mencapai 1.000 orang.</p><p>Pembukaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> ke-VII tersebut dihadiri perwakilan DPP FKDT Pusat, Dr. Ishak Nasution, Ketua FKDT Sumatera Utara Khalid Daulay, Ketua I dan II TPI Medan H. Ikrom Helmi Nasution, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan Impun Siregar.</p><p>Dalam keterangannya, Dr. Ishak Nasution yang mewakili DPP FKDT Pusat mengatakan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> bukan sekadar ajang perlombaan, melainkan juga wadah mempererat silaturahmi, membangun persaudaraan, serta mengembangkan bakat dan kreativitas para santri pendidikan diniyah takmiliyah.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/5ef059938ba799aaa845e1c2e8a762bd_1001538738.jpg"><p></p><p>Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi para santri untuk mengasah kemampuan, mengukur hasil pembinaan, sekaligus menunjukkan potensi terbaik mereka dalam bidang seni, keagamaan, dan olahraga.</p><p>Ia berharap seluruh peserta mengikuti setiap perlombaan dengan penuh semangat, menjaga kejujuran, dan menjunjung tinggi sportivitas.</p><p>"Para peserta hendaknya terus mengasah minat dan bakat untuk meraih prestasi. Jadikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> ini sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik, sekaligus memperkuat persaudaraan antarsantri," pesannya.</p><p>Ishak menjelaskan, para peserta yang berhasil meraih prestasi pada <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> tingkat Provinsi Sumatera Utara nantinya akan dipersiapkan untuk mengikuti <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> tingkat nasional yang direncanakan berlangsung di Pondok Gede, Jakarta.</p><p>Kesempatan tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para santri untuk meningkatkan kemampuan sehingga mampu bersaing dan membawa nama baik Sumatera Utara di tingkat nasional.</p><p> Cabang Seni, Keagamaan, dan Olahraga Dipertandingkan<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> ke-VII tingkat Sumatera Utara mempertandingkan sejumlah cabang yang mencakup bidang seni, keagamaan, dan olahraga.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/a597e50502f5ff68e3e25b9114205d4a_1001538736.jpg"><p></p><p>Pada bidang seni dan keagamaan, perlombaan meliputi tahfiz Juz Amma, Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ), Cerdas Cermat Diniyah, Musabaqah Qira&#039;atul Kutub (MQK), pidato bahasa Indonesia, pidato Bahasa Arab, kaligrafi, puisi Islami, azan, serta selawat.</p><p>Sementara itu, pada bidang olahraga, peserta berkompetisi dalam cabang lari, bulu tangkis, tenis meja, dan futsal.</p><p>Beragam cabang tersebut memberikan ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan sesuai minat masing-masing, baik dalam penguasaan ilmu agama maupun keterampilan seni dan olahraga.</p><p>TPI Medan Dorong Pembentukan Karakter Santri<br>Ketua I dan II TPI Medan, H. Ikrom Helmi Nasution, mengucapkan  Selamat datang para peserta <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> ke VII Tingkat Provinsi Sumatera utara di Kampus Taman Pendidikan Islam (TPI Medan) Jalan SM Raja Km 7 No 5 Medan Amplas.</p><p>TPI Medan menyambut baik penyelenggaraan <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> ke-VII sebagai momentum memperkuat silaturahmi sekaligus meningkatkan prestasi santri.</p><p>Menurut Ikrom, olahraga dan seni tidak hanya berkaitan dengan pencapaian kemenangan, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter, kedisiplinan, kerja sama, dan tanggung jawab.</p><p>Ia berharap para peserta dapat mengikuti seluruh rangkaian perlombaan dengan semangat, menghormati sesama peserta, serta menerima hasil kompetisi dengan lapang dada.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/ec8956637a99787bd197eacd77acce5e_1001538621.jpg"><p></p><p>Melalui kegiatan tersebut, ia juga berharap para santri tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia, memiliki semangat kebersamaan, dan mampu membawa nama baik lembaga pendidikan masing-masing.</p><p>FKDT Sumut Tekankan Sportivitas dan Prestasi<br>Ketua FKDT Sumatera Utara, Khalid Daulay, mengatakan bahwa <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> merupakan bagian penting dari upaya meningkatkan kualitas pembinaan santri pendidikan diniyah takmiliyah.</p><p>Menurutnya, kompetisi ini harus dimanfaatkan untuk mengembangkan potensi peserta sekaligus menanamkan nilai-nilai sportivitas, kejujuran, dan akhlak mulia.</p><p>Khalid berharap seluruh peserta berani menunjukkan kemampuan terbaiknya, menaati ketentuan perlombaan, serta menghormati keputusan dewan juri.</p><p>Ia menegaskan, keberhasilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> tidak semata-mata diukur dari jumlah medali atau gelar juara, tetapi juga dari tumbuhnya semangat persaudaraan dan meningkatnya kualitas pembinaan santri.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/140f6969d5213fd0ece03148e62e461e_1001538705.jpg"><p></p><p>Kemenag Medan Ingatkan Peserta Jaga Sportivitas<br>Sementara itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Medan, Impun Siregar, mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti perlombaan.</p><p>Ia menekankan bahwa kemenangan bukanlah satu-satunya tujuan dalam kompetisi. Kejujuran, kedisiplinan, sikap saling menghormati, dan kemampuan menerima hasil perlombaan merupakan nilai penting yang harus dijaga.</p><p>Menurutnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> menjadi sarana pendidikan karakter bagi santri agar mampu berkompetisi secara sehat tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.</p><p>Peserta diharapkan tidak hanya mengejar prestasi, tetapi juga menjadikan setiap perlombaan sebagai pengalaman untuk belajar, memperbaiki kemampuan, dan membangun persaudaraan.</p><p><a href="https://www.sumut24.co/tag/porsadin/" target="_blank">Porsadin</a> ke-VII tingkat Provinsi Sumatera Utara di TPI Medan diharapkan semakin memperkuat peran pendidikan diniyah takmiliyah dalam mencetak generasi muda Islam yang berilmu, berprestasi, berakhlak mulia, dan memiliki daya saing hingga tingkat nasional.</p><p>Turut hadir dalam acara tersebut mewakili Ketua DPP FKDT Ishak Nasution M, Ketua FKDT Sumut Khalid Daulay, Ketua I dan II TPI Medan H Ikrom Helmi Nasution, para ketua DPC FKDT SE Sumut, Kakankemenag  Medan, Dr H Impun Siregar, Kakkemenag Dr. H. Mustafid, MA , Kakankemenag Simalungun Drs. H. Bahrum Saleh, MA. Para undangan dan lainnya.rel</p><p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_125_Diikuti-14-Kabupaten-Kota--Porsadin-VII-Sumut-Jadi-Ajang-Unjuk-Prestasi-Santri.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287679/diikuti-14-kabupatenkota-porsadin-vii-sumut-jadi-ajang-unjuk-prestasi-santri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 10:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pangdam I/BB Hadiri Pengungkapan 1.160 Paket Ketamine di Kapal Tanker Global 168]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak ]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p><br>Aparat gabungan mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamine yang diangkut kapal tanker Global 168. Sebanyak 1.160 paket yang masing-masing disebut berbobot sekitar satu kilogram diamankan dalam pengungkapan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini dipaparkan dalam konferensi pers yang dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Pelabuhan Bandar Deli, Belawan, Kota Medan, Jumat (23/10/2026). Berdasarkan data yang disampaikan, barang bukti tersebut dikemas dalam 58 karung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setiap karung berisi 20 paket, sehingga total barang bukti yang dilaporkan mencapai sekitar 1.160 kilogram atau 1,16 ton. Informasi mengenai berat dan jenis barang bukti masih menunggu pemeriksaan serta pengujian laboratorium oleh pihak berwenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri menegaskan pentingnya kerja sama lintas instansi dan dukungan masyarakat untuk menutup ruang peredaran narkotika. juga menyampaikan apresiasi kepada aparat yang terlibat dalam pengungkapan kasus tersebut. Sebagai bentuk komitmen nyata keseriusan aparat negara, hari ini kita bisa mengungkap dan menangkap sebuah kapal MT Global 168.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapal Global 168 merupakan kapal pengangkut produk minyak atau oil products tanker/liquid bulk carrier yang tercatat berbendera Mongolia. Kapal tersebut dibuat pada 1993 dan memiliki nomor IMO 9078347.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri tiba di Pelabuhan Bandar Deli sekitar pukul 10.03 WIB. Ia kemudian meninjau kapal Global 168 sebelum mengikuti konferensi pers yang diawali dengan pemutaran video penangkapan kapal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya <a href="https://www.sumut24.co/tag/pangdam/" target="_blank">Pangdam</a> I/BB Mayjen TNI Hendy Antariksa, Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution, Direktur Jenderal Bea dan Cukai Djaka Budhi Utama, Kabareskrim Polri Asep Safrudin, Kapolda Sumut Sonny Irawan, serta sejumlah pejabat dari unsur TNI, Polri, kejaksaan, pengadilan, dan instansi terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran lintas instansi itu mencerminkan keterlibatan berbagai unsur pemerintah dalam penanganan perkara narkotika yang menjadi perhatian bersama. Selain pemaparan pengungkapan kasus, kegiatan tersebut diisi dengan deklarasi bersama antara kepolisian dan masyarakat Sumatera Utara untuk menolak peredaran narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam deklarasi itu, para peserta menyatakan penolakan terhadap segala bentuk peredaran narkotika di wilayah Sumatera Utara, mendukung kolaborasi dalam upaya pencegahan dan penegakan hukum, serta berkomitmen mewujudkan Sumut yang bebas dari narkoba. Setelah deklarasi selesai, acara dilanjutkan dengan sesi foto bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penanganan kasus ini diharapkan dapat mengungkap rangkaian penyelundupan secara menyeluruh sekaligus memastikan setiap pihak yang terbukti terlibat mempertanggungjawabkan perbuatannya sesuai hukum yang berlaku.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_3898_Pangdam-I-BB-Hadiri-Pengungkapan-1-160-Paket-Ketamine-di-Kapal-Tanker-Global-168.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287678/pangdam-ibb-hadiri-pengungkapan-1160-paket-ketamine-di-kapal-tanker-global-168/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Perdana Aswakada Sumut, Bangun Sinergi Kuat Demi Akselerasi Pembangunan Daerah</guid>
            <pubDate>Sat, 24 Oct 2026 00:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Hadiri Rakor Perdana Aswakada Sumut, Bangun Sinergi Kuat Demi Akselerasi Pembangunan Daerah]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co Medan, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., turut hadir dalam Rapat Koordinasi (Rakor) perdana Asosiasi Wakil Kepala Daera]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -Medan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Rianto, S.H., M.A.P., turut hadir dalam Rapat Koordinasi (<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a>) perdana Asosiasi <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Kepala Daerah Indonesia (<a href="https://www.sumut24.co/tag/aswakada/" target="_blank">Aswakada</a>) Wilayah Sumatera Utara, yang berlangsung di Aula Grand City Hall Medan, Jumat (23/10/2026) pukul 14.30 Wib.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/0e65972dce68dad4d52d063967f0a705_IMG-20261024-WA0005.jpg"><br></p>Pertemuan ini dihadiri oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Ketua Komisi XIII DPR RI, Wali Kota Medan, serta seluruh <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Wali Kota se-Sumatera Utara beserta tamu undangan lainnya.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, S.P., M.Si., selaku panitia pelaksana, menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang hadir. Ia menegaskan <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/aswakada/" target="_blank">Aswakada</a> bukan sekadar pertemuan biasa, melainkan wadah strategis untuk mempererat silaturahmi, saling berbagi informasi, dan memperkuat kerja sama antar-daerah dalam mendukung program pembangunan masing-masing wilayah. <a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> perdana ini diharapkan menjadi langkah awal yang berkelanjutan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/c8ffe9a587b126f152ed3d89a146b445_IMG-20261024-WA0001.jpg"><br></p>Sementara itu, perwakilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/aswakada/" target="_blank">Aswakada</a> Pusat sekaligus <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Pakpak Bharat, Dr. H. Mutsyuhito Solin, M.Pd., menyebut <a href="https://www.sumut24.co/tag/aswakada/" target="_blank">Aswakada</a> sebagai "energi baru" bagi para <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Kepala Daerah untuk lebih berperan aktif dan menyampaikan gagasan-gagasan strategis demi kemajuan daerah.</p>Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, dalam sambutannya menyambut hangat kehadiran seluruh peserta. Ia menekankan bahwa pembangunan daerah yang berat tak bisa dijalankan sendirian. Kekompakan, komunikasi yang baik, dan hubungan harmonis antara Kepala Daerah dan <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Kepala Daerah adalah kunci utama agar berbagai program dapat berjalan optimal.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/31fefc0e570cb3860f2a6d4b38c6490d_IMG-20261024-WA0000.jpg"><br></p>Senada dengan itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Ketua Komisi XIII DPR RI, Sugiat Santoso, mengajak seluruh <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> Kepala Daerah untuk menanamkan semangat kolaborasi. "Potensi dan gagasan setiap daerah akan lebih bermakna jika dikelola bersama untuk kemajuan dan kesejahteraan rakyat," ujarnya.</p>Usai kegiatan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> Rianto, S.H., M.A.P., menyampaikan bahwa pertemuan ini memberikan banyak wawasan dan pengalaman berharga. "<a href="https://www.sumut24.co/tag/rakor/" target="_blank">Rakor</a> ini momentum yang sangat baik untuk memperluas jejaring dan bertukar pikiran dengan wakil kepala daerah lain. Semoga sinergi yang terjalin dapat membawa ide-ide positif yang nantinya menjadi masukan berharga bagi kebijakan pembangunan di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>," harapnya.</p>Kegiatan yang berjalan lancar dan tertib ini resmi ditutup pada pukul 17.00 Wib. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4357_Wakil-Bupati-Asahan-Hadiri-Rakor-Perdana-Aswakada-Sumut--Bangun-Sinergi-Kuat-Demi-Akselerasi-Pembangunan-Daerah.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/287677/wakil-bupati-asahan-hadiri-rakor-perdana-aswakada-sumut-bangun-sinergi-kuat-demi-akselerasi-pembangunan-daerah/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 22:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III]]></title>
            <description><![CDATA[Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan IIIMedansumut24.co PT Perkebunan Nusantara (]]></description>
            <content><![CDATA[Dorong Kemandirian Masyarakat, PTPN IV Regional I Salurkan Rp 417,6 Juta Bantuan TJSL Triwulan III</p>Medan|sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PT Perkebunan Nusantara (PTPN) IV Regional I menyalurkan dana bantuan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Triwulan III Tahun 2026 senilai Rp 417,64 juta. Penyaluran bantuan yang ditujukan bagi 36 objek penerima ini berlangsung di Aula Sawit Kantor PTPN IV Regional I Jl. Sei Batanghari No. 2, Medan, Sumatera Utara, Kamis (22/10/2026).   &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyaluran bantuan tersebut dialokasikan untuk menyokong sektor ekonomi, sosial, dan lingkungan di wilayah operasional perusahaan. Wilayah kerja PTPN IV Regional I mencakup sejumlah kabupaten/kota di Sumatera Utara, seperti Labuhanbatu Selatan, Labuhanbatu Induk, Labuhanbatu Utara, Asahan, Simalungun, Serdang Bedagai, Deli Serdang, Tapanuli Selatan, hingga Kota Medan.   &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hendra Kesuma, Kepala Bagian Sekretariat dan Hukum PTPN IV Regional I menjelaskan, landasan pelaksanaan program ini mengacu pada Peraturan Menteri BUMN Nomor PER-01/MBU/03/2023 tentang Penugasan Khusus dan Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan BUMN.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari 36 proposal yang disetujui, alokasi bantuan diselaraskan dengan ketersediaan dana serta skala prioritas. Laporan pertanggungjawaban dari masing-masing objek penerima kami harapkan dapat diterima paling lambat 30 hari setelah dana bantuan ditransfer," ujarnya saat menyampaikan laporan kegiatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rurianto, Region Head PTPN IV Regional I dalam sambutannya menyampaikan, pelaksanaan program TJSL menjadi salah satu bentuk kehadiran perusahaan di tengah masyarakat sekaligus bagian dari upaya mewujudkan bisnis yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kegiatan ini sebagai bukti nyata bahwa PTPN IV Regional I tetap bisa dan hadir di tengah-tengah masyarakat untuk memberikan manfaat dan dampak positif bagi pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL),&quot; ucap Rurianto dalam sambutannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, pelaksanaan TJSL dilakukan dengan mempertimbangkan keseimbangan antara aspek lingkungan (planet), sumber daya manusia (people), dan keuntungan perusahaan (profit). Program tersebut juga diarahkan agar memberikan manfaat yang terukur dan dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dalam melaksanakan seluruh operasi bisnis termasuk survei objek bantuan, PTPN IV Regional I menerapkan Sistem Manajemen Anti Penyuapan (SMAP). Petugas tidak dibenarkan meminta atau menerima imbalan dalam bentuk apa pun," tegasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penetapan nilai akhir bantuan menggunakan pendekatan Social Impact Assessment (SIA) bagi pemangku kepentingan di sekitar wilayah operasional distrik dan kebun, serta menerapkan prinsip Creating Shared Value (CSV). Pendekatan ini mengintegrasikan penanganan isu sosial ke dalam strategi bisnis untuk menciptakan manfaat ekonomi bersama bagi masyarakat dan perusahaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dana bantuan yang nantinya akan diberikan PTPN IV Regional I melalui transfer, kiranya dapat bermanfaat dan sepenuhnya dimanfaatkan sesuai peruntukan yang diajukan pada proposal,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perusahaan juga mengharapkan dukungan masyarakat agar produktivitas dan kinerja PTPN IV Regional I terus meningkat sehingga penyaluran bantuan TJSL dapat berlangsung secara berkesinambungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, perwakilan penerima bantuan Muhammad Ali Parinduri dari Yayasan Taklimil Quran Hubbur Rasul menyampaikan apresiasi dan ucapan terimakasih kepada PTPN IV Regional I atas bantuan yang diberikan. Ia berharap bantuan Program TJSL tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran manajemen PTPN IV Regional I, semoga PTPN IV Regional I ini semakin maju, jaya dan barokah. Dan Perusahaan ini menjadi Perusahaan yang membawa manfaat besar bagi kita semua,&quot; tutur Ali. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui program TJSL yang mengedepankan prinsip terintegrasi, terarah, dan terukur dampaknya, PTPN IV Regional I berharap bantuan yang disalurkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung keberlanjutan usaha perusahaan.</p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1491_Dorong-Kemandirian-Masyarakat--PTPN-IV-Regional-I-Salurkan-Rp-417-6-Juta-Bantuan-TJSL-Triwulan-III.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287676/dorong-kemandirian-masyarakat-ptpn-iv-regional-i-salurkan-rp-4176-juta-bantuan-tjsl-triwulan-iii/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">PB Pendawa Indonesia dan PT Bank Sumut Teken MoU, Siap Dorong UMKM Binaan Naik Kelas</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 22:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PB Pendawa Indonesia dan PT Bank Sumut Teken MoU, Siap Dorong UMKM Binaan Naik Kelas]]></title>
            <description><![CDATA[PB Pendawa Indonesia dan PT Bank Sumut Teken MoU, Siap Dorong UMKM Binaan Naik Kelas]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Medan- Pengurus Besar (PB) Pendawa Indonesia resmi menjalin kerjasama strategis dengan PT Bank Sumut dalam upaya meningkatkan kapasitas dan ekonomi pelaku UMKM binaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) tersebut berlangsung di Aula PT Bank Sumut, Jalan Imam Bonjol Medan, Jumat (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MoU ditandatangani langsung oleh Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH dan Dirut PT Bank Sumut yang diwakili oleh Pimpinan Divisi Funding and Wealth Management, Muhammad Sadli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Muhammad Sadli menyambut baik kolaborasi ini. Ia mengatakan Bank Sumut berkomitmen untuk terus bertransformasi mendukung pelaku UMKM agar lebih maju dan adaptif terhadap perkembangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kerjasama peningkatan UMKM ini kiranya dapat membawa perbaikan ekonomi bagi pelaku UMKM binaan Pendawa. Bank Sumut akan selalu bertransformasi untuk membuat pelaku UMKM lebih maju sesuai kemajuan zaman," ujar Sadli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Umum PB Pendawa Indonesia, H. Ruslan, SH dalam arahannya sangat mengapresiasi dukungan penuh yang diberikan Bank Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kerjasama ini harus dijaga dan dirawat dengan baik, terlebih di tengah tantangan modernisasi ekonomi saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kerjasama yang kita lakukan ini bukan hanya seremonial, tapi harus kita sambut agar UMKM yang kita bina bisa berkembang ke depannya," tegas Ruslan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum penandatanganan MoU, para pelaku UMKM binaan PB Pendawa Indonesia terlebih dahulu mengikuti sosialisasi pentingnya digitalisasi UMKM sesuai perkembangan zaman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sosialisasi dipandu langsung oleh tim dari Bank Sumut, yakni Rini Maulisa Pimpinan Departemen Merchant dan E-Bisnis, Fahmiza Irsyaf Pimpinan Departemen Funding Prioritas dan Korporasi, serta Eko Cahyadi Pimpinan Departemen Pembiayaan Multi Guna.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam acara tersebut, Ketua UMKM PB Pendawa Indonesia Rendy Rugeri Lubis, S.Kom, Sekjen PB Pendawa Indonesia Edy Rianto, SE, Humas PB Pendawa Indonesia Dedi Setiawan, serta pengurus Pendawa dari berbagai wilayah. Rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1328_PB-Pendawa-Indonesia-dan-PT-Bank-Sumut-Teken-MoU--Siap-Dorong-UMKM-Binaan-Naik-Kelas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287675/pb-pendawa-indonesia-dan-pt-bank-sumut-teken-mou-siap-dorong-umkm-binaan-naik-kelas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dua Anak di Desa Percut Keluar dari Stunting, Jelita: Kader Harus Tetap Lakukan Pemantauan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 22:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dua Anak di Desa Percut Keluar dari Stunting, Jelita: Kader Harus Tetap Lakukan Pemantauan]]></title>
            <description><![CDATA[Dua Anak di Desa Percut Keluar dari Stunting, Jelita Kader Harus Tetap Lakukan Pemantauan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>PERCUT SEI TUAN &ndash; Dua dari enam anak di Desa Percut berhasil keluar dari kategori stunting. Ketua TP PKK Kabupaten Deli Serdang, Jelita Asri Ludin Tambunan, meminta kader PKK terus melakukan pendampingan dan pemantauan agar tumbuh kembang anak tetap terjaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Anak-anak yang sudah keluar dari kategori stunting harus tetap dipantau. Jangan sampai karena tidak lagi mendapat perhatian, kondisinya kembali bermasalah,&quot; ujarnya saat penyerahan hadiah Pelaksana Terbaik I dan II Desa Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera (PTP2WKSS) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026 di Aula Kantor Camat Percut Sei Tuan, Jumat (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jelita meminta kader PKK aktif mendatangi rumah warga, khususnya keluarga dengan ibu hamil dan anak berisiko stunting. Pendampingan meliputi edukasi gizi seimbang, pemeriksaan kehamilan secara rutin, serta pemantauan tumbuh kembang anak melalui posyandu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pencegahan stunting harus dimulai sejak 1.000 hari pertama kehidupan dengan memastikan ibu dan anak memperoleh asupan gizi yang cukup serta layanan kesehatan yang memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kader harus turun langsung ke masyarakat. Dampingi ibu hamil, pasangan yang baru menikah, dan keluarga yang membutuhkan perhatian agar anak-anak kita tumbuh sehat dan cerdas menuju generasi emas 2045,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun penyerahan hadiah dilaksanakan berdasarkan Keputusan Bupati Deli Serdang Nomor 100.3.3.2/662/KPTS/2026 tentang Pelaksana Terbaik Desa Program Terpadu Peningkatan Peranan Wanita Menuju Keluarga Sehat dan Sejahtera Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026. Desa Percut meraih juara I dan Desa Cinta Damai meraih juara II sebagai pelaksana terbaik PTP2WKSS Kabupaten Deli Serdang Tahun 2026. Para pemenang menerima hadiah berupa mesin jahit, mesin bordir, mixer, blender, dan gilingan ampia untuk mendukung kegiatan PKK serta pengembangan usaha produktif masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jelita berharap hadiah tersebut dapat dimanfaatkan untuk memperkuat kegiatan PKK dan meningkatkan kemandirian ekonomi keluarga. Ia juga mengingatkan agar pendampingan masyarakat terus berlanjut setelah perlombaan selesai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_2678_Dua-Anak-di-Desa-Percut-Keluar-dari-Stunting--Jelita--Kader-Harus-Tetap-Lakukan-Pemantauan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287674/dua-anak-di-desa-percut-keluar-dari-stunting-jelita-kader-harus-tetap-lakukan-pemantauan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jabidi Ritonga: LKP PKB Sumut Siapkan Instruktur Orientasi Politik, Perkuat Kader Hadapi Pemilu 2029</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 22:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jabidi Ritonga: LKP PKB Sumut Siapkan Instruktur Orientasi Politik, Perkuat Kader Hadapi Pemilu 2029]]></title>
            <description><![CDATA[Jabidi Ritonga LKP PKB Sumut Siapkan Instruktur Orientasi Politik, Perkuat Kader Hadapi Pemilu 2029]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Utara menggelar coaching clinic bagi para instruktur kaderisasi, Sabtu (24/10/2026), di Kantor DPW PKB Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Lembaga Kaderisasi Provinsi (LKP) DPW Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sumatera Utara H A Jabidi Ritonga mengatakan, Kegiatan ini bertujuan mempersiapkan instruktur yang akan ditugaskan Ketua DPW PKB Sumut, H. Ashari Tambunan, untuk menjadi pemateri dalam kegiatan Orientasi Politik (Orpol) pada acara pengukuhan Dewan Pengurus Cabang (DPC) PKB kabupaten/kota se-Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan tersebut, LKP DPW PKB Sumut menghadirkan pemateri dari Lembaga Kaderisasi Nasional (LKN) DPP PKB, yakni Sahabat Nur Budi Harianto dan Hadiqun Nuha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Orientasi politik menjadi bagian penting dalam proses penguatan kader PKB. Melalui kegiatan ini, para kader diharapkan memiliki pemahaman yang utuh mengenai identitas, nilai, visi, dan misi partai, sekaligus memperkuat orientasi perjuangan dalam menjalankan tata kelola organisasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, pembekalan tersebut diarahkan untuk meningkatkan kesiapan kader dalam menghadapi dinamika politik dan kontestasi Pemilu 2029.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan coaching clinic ini dihadiri para instruktur LKP DPW PKB Sumut, anggota DPRD Sumatera Utara, Zeira Salim Ritonga, Ir. Loso, Mumiruddin Ritonga, serta Dewi. Turut hadir anggota DPRD kabupaten/kota dari sejumlah daerah, di antaranya Langkat, Deli Serdang, Karo, dan Serdang Bedagai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pembekalan tersebut, para instruktur diharapkan mampu menyampaikan materi orientasi politik secara sistematis, terarah, dan sesuai dengan garis perjuangan partai. Dengan demikian, kegiatan orientasi politik tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi juga menjadi sarana membangun kesamaan pemahaman dan memperkuat militansi kader.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di bawah kepemimpinan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, dan Ketua DPW PKB Sumut, H. Ashari Tambunan, LKP DPW PKB Sumut menyatakan komitmen untuk menyukseskan pelaksanaan orientasi politik serta pengukuhan DPC PKB kabupaten/kota se-Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat struktur organisasi, meningkatkan kualitas sumber daya kader, serta mempersiapkan PKB Sumut menghadapi agenda politik mendatang, khususnya Pemilu 2029.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_8216_Jabidi-Ritonga--LKP-PKB-Sumut-Siapkan-Instruktur-Orientasi-Politik--Perkuat-Kader-Hadapi-Pemilu-2029.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287673/jabidi-ritonga-lkp-pkb-sumut-siapkan-instruktur-orientasi-politik-perkuat-kader-hadapi-pemilu-2029/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Musda  ke IV Partai Golkar  Palas  Digelar 29 Oktober,Dihadiri Ketua DPD Golkar Sumut</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 21:31:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Musda  ke IV Partai Golkar  Palas  Digelar 29 Oktober,Dihadiri Ketua DPD Golkar Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Musda  ke IV Partai Golkar  Palas  Digelar 29 Oktober,Dihadiri Ketua DPD Golkar Sumut ]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p></p><p>PALAS - Menjelang  pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) ke IV  Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Kabupaten Padanglawas ( Palas),  panitia pelaksana membuka pendaftaran bakal calon atau "balon" Ketua DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padanglawas periode 2026-2031.</p><p></p><p>Ketua Penyelenggara Akhmad Husein Nasution, SH didampingi Sekretaris Aulia Rahman Nasution, S.IP, Bendahara Arfan Habibi, S.IP yang juga  KetuaOrganizing Comitte (OC), </p><p>Ketua Steering Commite (SC),  M Syukri H. Daulay. S.Sos M Syukri H. Daulay. S.Sos, mengatakan, Musda ke IV Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>  Kabupaten Padanglawas bukan hanya sekadar untuk memilih ketua dan struktur pengurus baru Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>.</p><p></p><p>Tetapi Musda ini adalah momentum untuk melakukan konsolidasi dan membangun kesolidan organisasi,bukan menjadi ajang perebutan kekuasaan.</p><p></p><p>" Musda <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padanglawas ini memiliki makna strategis sebagai momentum konsolidasi dan membangun kesolidan kader dan pengurus partai," kata Akhmad Husein Nasution di kantor Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padanglawas Jalan Ikpos Lingkungan VI ,Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun,Jumat (23/10/2026)</p><p></p><p>Menurut Ahmad Husein, Musda IV Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padanglawas dilaksanakan atas petunjuk dan persetujuan DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Provinsi Sumatera Utara yang dijadwalkan pada tanggal 29 Oktober 2026.</p><p></p><p>"Musda IV <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padanglawas akan digelar pada 29 Oktober ini,bertempat di Hotel Al Marwah Sibuhuan dengan  tetap mengikuti petunjuk dari DPP <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> tentang pelaksanaan Musda. Salah satu mekanismenya melalui penjaringan bakal calon ketua," kata Ahmad Husein.</p><p></p><p>Ia menambahkan, penjaringan balon ketua periode 2026-2031 melalui tahapan dan syarat yang disusun oleh Stering Committee (SC) berdasarkan AD, ART dan Jutlak Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> hasil Munas XI Tahun 2024.</p><p></p><p>Sementara Ketua SC Sukri Daulay menjelaskan, tahapan penjaringan balon ketua diawali pengumuman, pendaftaran, penetapan dan pengumuman balon, yang dijadwalkan 26-28 Oktober 2026.</p><p></p><p>Terkait syarat, kata Sukri Daulay, ada beberapa syarat administrasi yang wajib dipenuhi oleh bakal calon ketua yaitu, mengisi formulir pendaftaran, melampirkan daftar riwayat hidup, foto copy SK pengurus (pernah atau sedang menjadi pengurus kabupaten atau Kecamatan), foto copy Ijazah dan melampirkan surat-surat pernyataan.</p><p></p><p>Kemudian, melampirkan foto copy sertifikat lulus mengikuti pendidikan dan pelatihan kader Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>, melampirkan foto copy KTP-E wilayah Kabupaten Padanglawas dan mendapat dukungan tertulis dari pemegang hak suara yang ditandatangani oleh ketua pemegang hak suara minimal 30 persen dari keseluruhan pemegang hak suara. </p><p></p><p>"Waktu pendaftaran (pengambilan dan pengembalian) formulir mulai 26 hingga 28 Oktober 2026, pada jam kerja hingga penutupan sampai pukul 18.00 WIB," kata Sukri.</p><p></p><p>Sesuai catatan, peserta Musda IV <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padanglawas sebagai pemilik hak suara sebanyak 22 suara, terdiri dari DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut, Ketua  Kabupaten Padanglawas, Dewan Pertimbangan, 17 Pengurus Kecamatan, 2 organisasi yang mendirikan dan didirikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>, dan 1 organisasi sayap <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>, dengan total 22 suara. </p><p></p><p>" Jadi total keseluruhan pemilik hak suara pada Musda ke IV Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Palas ini sebanyak 22 suara," tutup  Sukri Daulay.</p><p></p><p>Ia menambahkan, Musda Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> ke IV ini,akan dihadiri langsung oleh Ketua DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Sumut,Andar Amin Harahap,S.STP dan jajaran pengurus Provinsi Simut.</p><p></p><p></p><p>Menurut Sukri Daulay, Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> sebagai partai yang inklusif dan demokratis membuka peluang seluas-luasnya kepada seluruh kader kader terbaik partai golkar yang berkeinginan untuk mencalonkan diri sebagai Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padang Lawas.</p><p></p><p>Stering Committee (SC akan berpedoman  dan taat pada aturan main serta azas yang mengatur tentang mekanisme pencalonan ketua partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> di tingkat Kabupaten serta  berdasarkan AD, ART dan Jutlak Parta</p><p></p><p>Kata Sukri Daulay,  sesuai Juklak 02, SC akan membuka pendaftaran sejak H-3 hingga H-1 pelaksanaan musda partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padang Lawas yakni pada tanggal 26 hingga 28 oktober 2026 di Kantor DPD Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a> Padang Lawas.</p><p>Partai <a href="https://www.sumut24.co/tag/golkar/" target="_blank">Golkar</a>  yang sudah eksis selama 62 tahun tentu akan menjadikan  musda sebagai momentum dan ajang konsolidasi seluruh struktur partai baik kabupaten, kecamatan, hingga tingkat desa," tandasnya.rel</p><p></p><p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4472_Musda--ke-IV-Partai-Golkar--Palas--Digelar-29-Oktober-Dihadiri-Ketua-DPD-Golkar-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287672/musda-ke-iv-partai-golkar-palas-digelar-29-oktoberdihadiri-ketua-dpd-golkar-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Deli Serdang Dukung Penanaman 1.997 Bibit Pohon Lintas Generasi</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 20:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Deli Serdang Dukung Penanaman 1.997 Bibit Pohon Lintas Generasi]]></title>
            <description><![CDATA[Deli Serdang Dukung Penanaman 1.997 Bibit Pohon Lintas GenerasiPERCUT SEI TUAN &ndash Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung upaya peles]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PERCUT SEI TUAN &ndash; Pemerintah Kabupaten Deli Serdang mendukung upaya pelestarian lingkungan melalui kegiatan Penanaman 1.997 <a href="https://www.sumut24.co/tag/bibit/" target="_blank">Bibit</a> Pohon Lintas Generasi yang diselenggarakan Polrestabes Medan di Dusun I, Desa Amplas, Kecamatan Percut Sei Tuan, Jumat (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, diwakili Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Hendra Wijaya, mengapresiasi inisiatif Polrestabes Medan dalam mendorong kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan penghijauan lintas generasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penanaman pohon merupakan langkah nyata untuk menjaga keseimbangan alam, meningkatkan kualitas lingkungan, serta menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman bagi masyarakat. Upaya tersebut juga membutuhkan komitmen bersama agar manfaatnya dapat dirasakan hingga generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan ini, kita berharap tumbuh kesadaran bersama bahwa menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab kita semua. <a href="https://www.sumut24.co/tag/bibit/" target="_blank">Bibit</a> pohon yang ditanam hari ini diharapkan dapat tumbuh dan memberikan manfaat bagi generasi mendatang,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, pelestarian lingkungan tidak cukup dilakukan melalui penanaman pohon, tetapi harus diikuti dengan pemeliharaan dan perawatan secara berkelanjutan. Keterlibatan pemerintah, aparat keamanan, komunitas, dan generasi muda diperlukan agar upaya penghijauan memberikan hasil yang optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Wakapolrestabes Medan, Rudy Silaen, menyampaikan bahwa penanaman pohon lintas generasi merupakan bentuk komitmen bersama dalam meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kelestarian alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan bahwa kegiatan tersebut tidak boleh berhenti pada seremoni, melainkan harus disertai perawatan agar bibit yang ditanam dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat bagi lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui penanaman 1.997 bibit pohon ini, diharapkan tumbuh budaya peduli lingkungan dan semangat gotong royong dalam menjaga kelestarian alam. Sinergi pemerintah daerah, kepolisian, dan masyarakat juga diharapkan semakin kuat dalam mendukung pembangunan yang berwawasan lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_4628_Deli-Serdang-Dukung-Penanaman-1-997-Bibit-Pohon-Lintas-Generasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287671/deli-serdang-dukung-penanaman-1997-bibit-pohon-lintas-generasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Biomassa Jadi Peluang Baru Penguatan Ekonomi Desa Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 20:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Biomassa Jadi Peluang Baru Penguatan Ekonomi Desa Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Biomassa Jadi Peluang Baru Penguatan Ekonomi Desa Deli Serdang]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LUBUK PAKAM &ndash; Pemanfaatan biomassa menjadi salah satu peluang untuk memperkuat kemandirian energi sekaligus meningkatkan perekonomian desa di Kabupaten Deli Serdang. Limbah pertanian, perkebunan, dan industri yang selama ini belum dimanfaatkan secara optimal dapat dikembangkan menjadi bahan baku energi bernilai ekonomi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluang tersebut dibahas dalam Seminar dan Focus Group Discussion (FGD) bertema &quot;Optimalisasi Sumber Daya Alam di Desa Guna Mencapai Swasembada Energi&quot; di Grha Bhineka Perkasa Jaya, Jumat (23/10/2026). &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Deli Serdang, Asri Ludin Tambunan, menilai biomassa merupakan potensi yang belum sepenuhnya mendapat perhatian. Ia berharap FGD ini menjadi langkah awal untuk memperluas pemanfaatan biomassa di Deli Serdang dan menjadi contoh bagi daerah lain.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Biomassa ini merupakan harta karun yang terkadang belum diperhatikan secara langsung oleh masyarakat. Padahal, potensinya besar untuk meningkatkan perekonomian masyarakat sekaligus menyediakan energi terbarukan,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo, memaparkan potensi dan kesiapan daerah dalam mendukung pengembangan biomassa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lom Lom menjelaskan, Deli Serdang memiliki potensi sumber daya alam yang besar, terutama dari sektor pertanian, perkebunan, dan industri. Berbagai hasil samping kegiatan tersebut, seperti sekam padi, jerami, tongkol dan batang jagung, serta tandan kosong kelapa sawit, dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku biomassa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Yang perlu kita ubah bukan hanya cara mengolahnya, tetapi juga cara kita melihat sisa pertanian, perkebunan, dan industri. Bukan semata-mata sebagai limbah, tetapi sebagai sumber daya dan peluang usaha,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pengembangan biomassa membutuhkan kolaborasi antara pemerintah, BUMN, BUMD, perguruan tinggi, dunia usaha, pemerintah desa, kelompok tani, koperasi, BUMDes, dan masyarakat. Kerja sama tersebut diperlukan untuk membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan petani, menciptakan lapangan kerja, serta memperkuat perekonomian desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemanfaatan biomassa untuk energi bukan hal yang sepenuhnya baru bagi Deli Serdang. Pengembangan pembangkit listrik berbasis biomassa dengan memanfaatkan kayu karet dari peremajaan kebun pernah dilakukan di Desa Tanjung Selamat, Kecamatan Percut Sei Tuan. Pengalaman tersebut menunjukkan adanya peluang bagi Deli Serdang untuk terus mengembangkan biomassa sebagai sumber energi alternatif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lom Lom juga menekankan pentingnya membangun rantai pasok biomassa yang profesional dan berkelanjutan, mulai dari petani, gabungan kelompok tani (Gapoktan), koperasi, BUMDes, pengepul, pengolah, pengujian kualitas, transportasi, hingga pembeli akhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap FGD tersebut menghasilkan tindak lanjut yang konkret dan terukur, antara lain penyusunan rencana pengembangan rantai pasok biomassa, identifikasi BUMDes dan koperasi yang siap menjadi pelaku usaha, penetapan titik pengumpulan biomassa di kecamatan dan desa, serta pembangunan kemitraan dengan pihak pembeli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Desa jangan hanya menjadi penyedia bahan baku. Kita harus memastikan masyarakat desa juga memperoleh nilai tambah dari pengolahan dan pemanfaatan biomassa,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengembangan biomassa, lanjutnya, sejalan dengan visi pembangunan Kabupaten Deli Serdang, yakni mewujudkan Deli Serdang yang sehat, cerdas, sejahtera, religius, dan berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Komisaris Utama PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI), Nikson Silalahi, menjelaskan bahwa biomassa merupakan salah satu sumber energi alternatif yang dapat digunakan sebagai bahan pencampur atau pengganti sebagian batu bara dalam proses pembangkitan listrik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, potensi biomassa dari limbah pertanian dan perkebunan di Deli Serdang membuka kesempatan bagi petani, Gapoktan, koperasi, dan BUMDes untuk terlibat dalam rantai pasok energi sekaligus mengembangkan usaha produktif di desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PLN EPI berperan memastikan ketersediaan energi primer untuk pembangkit listrik, termasuk melalui pengembangan pasokan biomassa guna mendukung transisi energi nasional dan pencapaian target Net Zero Emission pada 2060.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Nikson menyebutkan, berdasarkan perhitungan yang disampaikan dalam kegiatan tersebut, penyediaan 100.000 ton biomassa per tahun berpotensi melibatkan sekitar 1.000 orang dalam kegiatan ekonomi. Pemanfaatan biomassa dalam skala tersebut juga disebut berpotensi mendukung pengurangan emisi karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, ia mendorong kerja sama konkret antara PLN EPI, pemerintah daerah, pemerintah desa, kelompok tani, koperasi, dan pelaku usaha untuk memastikan ketersediaan bahan baku yang berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemaparan para narasumber turut memperkaya pembahasan mengenai pengembangan biomassa dari berbagai aspek, mulai dari pemanfaatan potensi desa hingga penguatan kebijakan dan ekonomi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Biomassa PT PLN Energi Primer Indonesia (EPI), Hokkop Situngkir, memaparkan potensi desa sebagai pilar kemandirian energi masa depan, khususnya dalam mendukung ketersediaan bahan baku biomassa. Sementara itu, guru besar Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Jember, Soni Sisbudi Harsono, membahas hilirisasi limbah biomassa menjadi produk energi terbarukan bernilai tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari sisi kebijakan, Staf Khusus Menteri Desa Bidang Kebijakan Publik pada Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Republik Indonesia, Andi Rahmah, menjelaskan strategi dan kolaborasi desa dalam membangun ekosistem biomassa berkelanjutan, mulai dari pemanfaatan potensi lokal hingga pembentukan rantai pasok energi nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aspek sosial budaya dibahas Andrey Ikhsan Lubis, Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan pada kementerian terkait. Ia memaparkan pentingnya partisipasi dan penerimaan masyarakat dalam pengembangan ekosistem biomassa. Adapun Rizky Rahmawati Lubis, Analis Kebijakan Ahli Madya pada Direktorat Jenderal Pengembangan Ekonomi dan Investasi Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi, menyampaikan arah kebijakan pengembangan ekonomi desa untuk mendukung pemanfaatan potensi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui seminar dan FGD tersebut, Pemerintah Kabupaten Deli Serdang berharap potensi biomassa dapat dikembangkan secara terencana dan berkelanjutan melalui sinergi pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat. Optimalisasi sumber daya lokal diharapkan tidak hanya mendukung transisi energi nasional, tetapi juga menciptakan peluang usaha, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan memperkuat kemandirian ekonomi desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5938_Biomassa-Jadi-Peluang-Baru-Penguatan-Ekonomi-Desa-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287670/biomassa-jadi-peluang-baru-penguatan-ekonomi-desa-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polresta Deli Serdang Melalui Kapolsek Tanjung Morawa Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban Tabrakan*</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 20:27:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polresta Deli Serdang Melalui Kapolsek Tanjung Morawa Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban Tabrakan*]]></title>
            <description><![CDATA[Polresta Deli Serdang Melalui Kapolsek Tanjung Morawa Sampaikan Belasungkawa dan Berikan Tali Asih kepada Keluarga Korban Tabrakan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deliserdang- Peristiwa tabrakan yang terjadi saat insiden penembakan di Dusun IV, Desa Bangun Rejo, Kecamatan Tanjung Morawa, pada Minggu (18/10/2026), turut menimpa Duzi Fadila (22), bersama suaminya, Muhammad Irfan (29), dan anak mereka yang berusia 4 tahun. Dalam peristiwa tersebut, Duzi mengalami luka berat hingga akhirnya meninggal dunia pada Jumat (23/10/2026) setelah menjalani perawatan intensif di rumah sakit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wujud kepedulian terhadap masyarakat yang tertimpa musibah ditunjukkan Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni Harianto Damanik, S.H., M.H., bersama Kepala Desa Bangun Rejo, Misno, dan Bhabinkamtibmas Desa Bangun Rejo, Aiptu Sugiono, dengan menjenguk Duzi Fadila saat menjalani perawatan di ruang ICU RSU Grand Medistra Lubuk Pakam pada Rabu (21/10/2026). Dalam kunjungan tersebut, Kapolsek bersama Kepala Desa Bangun Rejo juga menyerahkan tali asih kepada keluarga korban sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moril.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, almarhumah sempat mendapatkan perawatan di RS Mitra Sehat Bangun Rejo sebelum dirujuk ke RSU Grand Medistra Lubuk Pakam karena kondisinya yang cukup serius. Berdasarkan laporan, korban mengalami pembekuan darah di kepala akibat benturan keras dan telah menjalani operasi pada malam 20 Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah menjalani perawatan di ruang ICU selama beberapa hari, Duzi Fadila akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Jumat pagi sekitar pukul 07.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai bentuk ungkapan belasungkawa, Kapolsek Tanjung Morawa bersama personelnya kemudian menyambangi rumah duka almarhumah di Dusun VII, Desa Bangun Rejo, pada Jumat (23/10/2026). Kehadiran mereka bertujuan menyampaikan rasa duka cita sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga yang tengah menghadapi kehilangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek Tanjung Morawa, AKP Jonni Harianto Damanik, S.H., M.H., menyampaikan bahwa pihaknya turut berduka cita atas kepergian almarhumah dan berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan serta ketabahan dalam menghadapi cobaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kami turut berduka cita yang sedalam-dalamnya atas meninggalnya almarhumah Duzi Fadila. Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan, kekuatan, dan keikhlasan dalam menghadapi musibah ini. Kami berharap keluarga tetap tabah dan dapat melalui masa sulit ini dengan dukungan orang-orang terdekat,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek juga menegaskan bahwa kehadiran pihak kepolisian di tengah masyarakat tidak hanya dalam pelaksanaan tugas menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga sebagai bentuk kepedulian sosial, terutama ketika masyarakat sedang menghadapi musibah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, pada hari yang sama, personel Polsek Tanjung Morawa turut melakukan pengawalan terhadap jenazah almarhumah dari rumah duka menuju lokasi pemakaman umum di Desa Bangun Rejo. Prosesi pemakaman berlangsung dengan aman dan kondusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan tersebut, Polsek Tanjung Morawa berharap kehadiran dan perhatian yang diberikan dapat menjadi penguat bagi keluarga korban, sekaligus mencerminkan kedekatan serta kepedulian Polri terhadap masyarakat yang sedang mengalami kedukaan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7639_Polresta-Deli-Serdang-Melalui-Kapolsek-Tanjung-Morawa-Sampaikan-Belasungkawa-dan-Berikan-Tali-Asih-kepada-Keluarga-Korban-Tabrakan-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287669/polresta-deli-serdang-melalui-kapolsek-tanjung-morawa-sampaikan-belasungkawa-dan-berikan-tali-asih-kepada-keluarga-korban-tabrakan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 20:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang]]></title>
            <description><![CDATA[Ikan Nila Berlendir, 41 Santri Diduga Keracunan Usai Peringatan Hari Santri di Deli Serdang]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deli Serdang&mdash; Sebanyak 32 santri dan santriwati Pondok Pesantren Mazilah Darussalam dan 9 orang dari Pondok Pesantren Ponpes Daarul Syifa diduga mengalami keracunan setelah mengikuti peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional di Kantor Bupati Deli Serdang, Kamis (22/10/2026). Puluhan santri tersebut harus dilarikan ke tiga rumah sakit berbeda untuk mendapatkan penanganan medis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Pondok Pesantren Mazilah Darussalam, Ustad Dahrul Yusuf, mengungkapkan bahwa dirinya bersama para santri berangkat menuju Kantor Bupati Deli Serdang sekitar pukul 06.00 WIB untuk mengikuti kegiatan peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Dahrul, kegiatan tersebut diikuti sekitar 70 pondok pesantren. Sekitar pukul 12.00 WIB, para peserta mendapatkan makan siang yang disediakan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat pembagian dan konsumsi makanan berlangsung, tidak ada kejadian mencurigakan yang mereka ketahui. Namun, situasi berubah ketika memasuki waktu petang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dahrul menuturkan, sekitar waktu Magrib pada hari yang sama, sejumlah santri mulai mengeluhkan mulas dan kondisi tubuh yang tidak nyaman. Meski demikian, dirinya bersama para guru lainnya belum mengetahui kondisi yang dialami anak-anak didik mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kecurigaan baru muncul pada Jumat (23/10/2026) menjelang pagi, ketika tidak ada santri maupun santriwati yang datang ke masjid untuk melaksanakan salat Subuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah dilakukan pengecekan, mereka mendapati sejumlah santri terbaring dalam kondisi lemah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyadari situasi tersebut, Dahrul segera membawa para santri yang mengalami gejala ke fasilitas kesehatan. Karena jumlahnya cukup banyak, sebanyak 32 santri dan santriwati dibawa ke tiga rumah sakit berbeda, yakni Rumah Sakit Madani dan dua rumah sakit lainnya di kawasan Saentis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengurus Ponpes Lain Melaporkan Keluhan Serupa<br>Di tengah situasi tersebut, Dahrul berinisiatif mencari informasi apakah kejadian serupa juga dialami santri dari pondok pesantren lain yang menghadiri peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia kemudian menyampaikan pertanyaan melalui salah satu grup WhatsApp yang beranggotakan pengurus pondok pesantren.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sambil menunggu tanggapan, Dahrul mengaku berusaha mengingat kembali kemungkinan adanya faktor lain yang dapat menjelaskan kondisi kesehatan para santrinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, berdasarkan ingatannya, para santri tidak mengonsumsi makanan lain setelah berangkat dari pondok pesantren selain makanan yang mereka terima saat mengikuti kegiatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> di Kantor Bupati Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak lama kemudian, sejumlah pengurus pondok pesantren lain pada grup WhatsApp yang sama mulai menyampaikan bahwa anak-anak didik mereka juga mengalami keluhan kesehatan yang kurang lebih serupa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterangan tersebut menambah perhatian terhadap dugaan keterkaitan antara gangguan kesehatan para santri dan makanan yang disajikan dalam kegiatan tersebut. Meski demikian, penyebab pasti kejadian masih perlu dipastikan melalui pemeriksaan medis dan pengujian sampel makanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terpisah, Prof Dr Adil Akhyar Pimpinan Ponpes Daarul Syifa menjawab pertanyaan dari wartawan dan mengatakan bahwa anak didiknya ada 9 orang yang mengalami kejadian serupa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ia, ada 9 orang dari ponpes daarul Syifaa, tadi pertolongan pertama kami beri minum air kelapa, lalu dibawa ke puskesmas,&quot; ujar Prof Dr Adil Akhyar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ikan Nila Berlendir dan Berbau Menjadi Sorotan<br>Dahrul mengungkapkan, salah satu hal yang membuatnya mencurigai makanan dalam kegiatan tersebut adalah kondisi lauk ikan nila yang diterima para santri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut dia, salah satu menu yang dibagikan yaitu pada ikan nila yang dibungkus untuk makan siang, dilaporkan dalam kondisi berlendir dan sedikit mengeluarkan bau tidak sedap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menjadi dasar kecurigaannya terhadap makanan yang dikonsumsi para santri sebelum mereka mulai mengalami keluhan pada petang harinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kendati demikian, kondisi ikan sebagaimana dituturkan Dahrul belum dapat dijadikan bukti bahwa makanan tersebut merupakan penyebab keracunan. Kepastian penyebab kejadian memerlukan pemeriksaan lebih lanjut, termasuk penelusuran sumber makanan dan hasil pemeriksaan laboratorium jika diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemkab dan Kandepag Disebut Telah Menyampaikan Permintaan Maaf<br>Perkembangan lain disampaikan Dahrul melalui pesan kepada wartawan. Ia menyebutkan bahwa pihak Pemkab Deli Serdang dan Kantor Departemen Agama (Kandepag) Deli Serdang telah datang menemui pihak pesantren untuk meminta maaf dan menyatakan bertanggung jawab atas kejadian tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi ini menjadi perkembangan penting dalam penanganan kasus dugaan keracunan yang dialami para santri setelah mengikuti peringatan Hari <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, bentuk tanggung jawab yang dimaksud, termasuk penanganan biaya pengobatan para korban, penelusuran penyebab kejadian, dan langkah evaluasi penyediaan makanan, masih perlu diperjelas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konfirmasi langsung kepada Pemkab Deli Serdang dan instansi Kementerian Agama terkait diperlukan untuk mengetahui tindak lanjut yang akan dilakukan serta memastikan langkah penanganan bagi para santri yang terdampak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyebab Keracunan Masih Perlu Dipastikan<br>Kasus ini menyoroti pentingnya pengawasan terhadap penyediaan konsumsi dalam kegiatan yang melibatkan banyak peserta, termasuk santri dari berbagai pondok pesantren.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga berita ini disusun, belum diperoleh hasil pemeriksaan laboratorium yang memastikan penyebab gangguan kesehatan tersebut. Jumlah korban dari pondok pesantren lain dan kondisi terkini seluruh santri yang terdampak juga masih perlu dikonfirmasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemeriksaan terhadap makanan, penelusuran pihak penyedia konsumsi, serta keterangan resmi dari pemerintah daerah dan instansi terkait diperlukan agar penyebab kejadian dapat diungkap secara objektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, pemenuhan kebutuhan medis dan pemulihan para santri yang terdampak menjadi hal utama yang harus dipastikan. (****)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_9273_Ikan-Nila-Berlendir--41-Santri-Diduga-Keracunan-Usai-Peringatan-Hari-Santri-di-Deli-Serdang.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/kota/287668/ikan-nila-berlendir-41-santri-diduga-keracunan-usai-peringatan-hari-santri-di-deli-serdang/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 20:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa]]></title>
            <description><![CDATA[Luncurkan Teras Pelajar Sumut Berkah, Bobby Nasution Siapkan Ruang Kreativitas dan Pengembangan Bakat Siswa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution meluncurkan program <a href="https://www.sumut24.co/tag/teras/" target="_blank">Teras</a> Pelajar Sumut Berkah sebagai wadah kreativitas, ekspresi, dan pengembangan potensi siswa SMA sederajat di Sumut. Program ini diharapkan mampu menggali bakat dan minat pelajar, baik di bidang akademik maupun nonakademik, melalui berbagai kegiatan positif di luar lingkungan sekolah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluncuran program tersebut berlangsung di halaman Kantor Gubernur Sumut, Jalan Diponegoro Nomor 30 Medan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan ini dimeriahkan berbagai aktivitas pelajar, mulai dari pentas seni, fashion show, sains, galeri pameran, hingga UMKM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby Nasution mengatakan, Pemprov Sumut berkomitmen menyediakan fasilitas pendukung bagi pelajar untuk mengembangkan kreativitas dan potensi mereka. Bahkan, mulai tahun depan, gedung heritage Kantor Gubernur Sumut akan dapat dimanfaatkan sebagai ruang berkumpul dan berkreasi bagi para pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tahun depan silahkan gunakan gedung heritage Kantor Gubernur, kita akan fasilitasi studio musik, studio podcast, ruang belajar dan diskusi, lab komputer dan lainnya, jadi di luar sekolah kalian bisa ngumpul di sini saling berinteraksi untuk menggali potensi-potensi kalian,&quot; kata Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program <a href="https://www.sumut24.co/tag/teras/" target="_blank">Teras</a> Pelajar Sumut Berkah dijadwalkan berlangsung rutin setiap dua minggu sekali secara bergiliran berdasarkan wilayah Cabang Dinas Pendidikan Sumut. Melalui program ini, diharapkan semakin banyak potensi dan prestasi pelajar yang dapat dikembangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby juga menekankan pentingnya dukungan tenaga pendidik terhadap siswa yang memiliki bakat di luar bidang akademik. Menurutnya, pendidikan formal dan pengembangan potensi harus berjalan beriringan, bukan justru saling menghambat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Potensi itu bukan hanya dari akademik, jadi saya harap tenaga pendidik tidak menghambat siswa-siswinya yang punya potensi di luar akademik, misalnya siswanya potensi jadi atlet, jangan sampai bilang ke siswa &#039mau jadi atlet apa sekolah&#039; saya rasa pendidikan dan potensi itu harus berjalan bersama,&quot; kata Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bobby juga berdialog langsung dengan para pelajar untuk mendengarkan berbagai keluhan terkait fasilitas sekolah. Sebagian besar siswa menyampaikan persoalan kondisi kamar mandi serta fasilitas laboratorium yang dinilai belum memadai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi keluhan tersebut, Bobby meminta para kepala sekolah secara berkala melaporkan kondisi fasilitas sekolah masing-masing. Ia juga menginstruksikan Dinas Pendidikan Sumut mendata kebutuhan laboratorium agar dapat segera ditindaklanjuti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Nanti kepala sekolah coba secara berkala fotokan kamar mandi sekolahnya, kirim ke kami biar kita benahi dan fasilitas lab komputer, sains yang kurang tolong didata Pak Kadis Pendidikan agar kita benahi,&quot; kata Bobby Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Sumut Alexander Sinulingga mengatakan, berbagai potensi siswa SMA sederajat di Sumut mulai menunjukkan perkembangan menggembirakan. Salah satunya di bidang desain fesyen, dengan rencana memberangkatkan siswa berbakat ke Paris Fashion Week untuk memperkenalkan karya mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;InsyaAllah minggu depan atau dua minggu lagi kita akan kirim siswa kita ke Paris Fashion Week karena potensi mereka sangat bagus, siswa-siswa lain juga sudah mulai terlihat potensinya seperti teater musik dan lainnya, kita harap dengan program ini semakin banyak yang muncul,&quot; kata Alexander.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Antusiasme terhadap program ini juga disampaikan salah seorang pelajar, Alya. Ia mengaku senang karena <a href="https://www.sumut24.co/tag/teras/" target="_blank">Teras</a> Pelajar Sumut Berkah tidak hanya menjadi ruang berekspresi dan bertemu dengan pelajar dari sekolah lain, tetapi juga membuka kesempatan bagi siswa untuk menyampaikan aspirasi secara langsung kepada Gubernur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Senang sekali, bisa langsung curhat ke Pak Gubernur, bisa bertemu dengan teman-teman sekalah lain dan Saya sama teman saya dapat beasiswa ke universitasdari Pak Gubernur,&quot; kata Alya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluncuran <a href="https://www.sumut24.co/tag/teras/" target="_blank">Teras</a> Pelajar Sumut Berkah turut dihadiri jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemprov Sumut, para kepala sekolah Wilayah I, tenaga pendidik, tokoh pendidikan, serta siswa-siswi dari Medan dan Deliserdang. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_5382_Luncurkan-Teras-Pelajar-Sumut-Berkah--Bobby-Nasution-Siapkan-Ruang-Kreativitas-dan-Pengembangan-Bakat-Siswa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287667/luncurkan-teras-pelajar-sumut-berkah-bobby-nasution-siapkan-ruang-kreativitas-dan-pengembangan-bakat-siswa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:14:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD]]></title>
            <description><![CDATA[Lantik 15 Pejabat Bapenda, Pj Sekdaprov Sumut Tekankan Optimalisasi PAD]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Timur Tumanggor menegaskan Badan Pendapatan Daerah (<a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a>) memiliki peran strategis sebagai &quot;jantung&quot; yang memompa pendanaan bagi pembangunan daerah. Karena itu, seluruh jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> dituntut terus menggali potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal tersebut disampaikan Timur Tumanggor saat mengukuhkan dan melantik pejabat administrator (Eselon III) dan pejabat pengawas (Eselon IV) di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut, di Aula Kantor <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut, Jalan SM Raja, Medan, Jumat (23/10/2026). Pengukuhan dan pelantikan tersebut dilaksanakan berdasarkan Keputusan Gubernur Sumut Muhammad Bobby Afif Nasution, yang menetapkan 15 pejabat struktural di lingkungan <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Timur Tumanggor menekankan pentingnya peran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> dalam menopang roda pembangunan Sumut, baik di bidang infrastruktur, ekonomi, sosial, budaya, maupun pariwisata. &quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> ini berbeda dengan OPD lainnya. Bapak dan Ibu sekalian adalah jantungnya untuk memompa pembangunan di Provinsi Sumatera Utara. Sumber pendapatan daerah yang kita kelola berasal dari 7 macam pajak serta retribusi daerah dari 15 OPD,&quot; ujar Timur Tumanggor, saat membacakan arahan Gubernur Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Timur, optimalisasi PAD semakin penting di tengah tantangan efisiensi anggaran dan berkurangnya dana transfer pusat sebesar Rp1,125 triliun pada tahun 2027. Kondisi tersebut berdampak pada penurunan struktur APBD Sumut dari Rp13,101 triliun pada 2026 menjadi Rp11,929 triliun pada 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, Timur meminta seluruh jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> bergerak cepat dan bekerja lebih optimal dalam menggali berbagai potensi pendapatan daerah. Upaya tersebut perlu dilakukan secara terukur dan berbasis data agar mampu memperkuat kapasitas fiskal daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada kesempatan tersebut, Timur juga menyampaikan sejumlah arahan Gubernur Sumut Bobby Nasution kepada para pejabat yang baru dilantik. Di antaranya segera melakukan konsolidasi internal, mengevaluasi kinerja, serta mengidentifikasi secara maksimal potensi pajak dan retribusi daerah melalui langkah kerja yang terukur dan berbasis data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, jajaran <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> diminta terus menghadirkan inovasi pelayanan perpajakan yang cepat, praktis, transparan, dan mudah diakses masyarakat. Tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, akuntabel, dan bebas dari korupsi juga harus senantiasa dijunjung tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para pejabat yang baru dilantik juga diharapkan membangun kepemimpinan yang kuat dan mengayomi serta mampu memotivasi jajaran dalam mencapai target kinerja. Dengan kepemimpinan yang solid, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> diharapkan semakin optimal dalam meningkatkan pendapatan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di bawah kepemimpinan Kepala <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Pak Sutan Tolang Lubis, saya yakin dan percaya <a href="https://www.sumut24.co/tag/bapenda/" target="_blank">Bapenda</a> Sumut akan semakin kuat. Pengukuhan ini adalah bentuk kepercayaan dari Bapak Gubernur Bobby Nasution. Gunakan potensi diri, optimalkan pelayanan, dan jangan kecewakan amanah ini,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Timur berharap seluruh pejabat yang baru dilantik dapat segera beradaptasi dan memahami tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) masing-masing. Ia juga meminta para pejabat memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pendapatan daerah guna mendukung pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Sumatera Utara. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1781_Lantik-15-Pejabat-Bapenda--Pj-Sekdaprov-Sumut-Tekankan-Optimalisasi-PAD.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287666/lantik-15-pejabat-bapenda-pj-sekdaprov-sumut-tekankan-optimalisasi-pad/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin,  Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin,  Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus]]></title>
            <description><![CDATA[Bobby Nasution Apresiasi Pengungkapan 1,16 Ton Ketamin,Minta Jaringan Narkotika di Sumut Diputus]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengapresiasi keberhasilan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) bersama instansi terkait mengungkap dugaan penyelundupan narkotika jenis ketamin seberat sekitar 1,16 ton di perairan Selat Malaka. Pengungkapan tersebut diharapkan menjadi momentum untuk memutus jaringan dan mempersempit ruang gerak peredaran narkotika, khususnya yang masuk melalui jalur perairan Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi tersebut disampaikan Bobby Nasution dalam konferensi pers di Terminal Penumpang Bandar Deli, Jalan Pelabuhan Lama I, Belawan, Medan, Jumat (23/10/2026). Kegiatan tersebut dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto, unsur aparat penegak hukum, pemerintah daerah, serta berbagai elemen masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Bobby menyampaikan langsung kepada Kapolri mengenai tantangan serius yang dihadapi Sumut terkait peredaran dan penyalahgunaan narkotika. Ia berharap pengungkapan kasus dalam jumlah besar tersebut menjadi momentum memperkuat pemberantasan narkoba secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Izin, Bapak Kapolri, kami sampaikan bahwa Sumatera Utara berada di peringkat pertama dari 38 provinsi di Indonesia terkait peredaran narkoba. Kami berharap pengungkapan kasus ini menjadi langkah berkelanjutan untuk mempersempit ruang gerak jaringan penyelundupan narkotika, khususnya melalui jalur perairan yang berbatasan dengan negara lain,&quot; ujar Bobby.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby juga menyoroti kawasan Belawan yang masih menghadapi persoalan peredaran narkoba dan membutuhkan perhatian bersama. Menurutnya, kehadiran Kapolri di Belawan diharapkan semakin memperkuat sinergi Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mencegah serta memberantas peredaran narkotika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kehadiran Bapak Kapolri di Belawan ini sangat tepat dan memberikan semangat kepada kami untuk terus berupaya mewujudkan Sumatera Utara yang bebas narkoba,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bobby menegaskan, pemberantasan narkoba bukan semata-mata tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Upaya tersebut penting untuk melindungi generasi muda, menjaga keamanan masyarakat, sekaligus mendukung terwujudnya Indonesia Emas 2045.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi kejahatan transnasional, khususnya penyelundupan narkotika melalui jalur laut. Menurutnya, sinergi menjadi kunci dalam mencegah masuknya barang terlarang ke Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengungkapan ketamin seberat sekitar 1,16 ton tersebut merupakan hasil operasi gabungan yang melibatkan Polri, Badan Narkotika Nasional (BNN), Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, serta unsur TNI. Operasi dilakukan melalui analisis intelijen dan pemantauan terhadap pergerakan kapal yang dicurigai melakukan aktivitas tidak lazim di kawasan perairan Selat Malaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Tidak ada satu institusi yang bisa bekerja sendiri. Kita harus terus bersatu padu untuk mengungkap kejahatan para pelaku yang ingin memasukkan barang-barang terlarang ke Indonesia,&quot; tegas Kapolri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri juga merespons tingginya angka penyalahgunaan narkoba di Sumut. Ia mengingatkan kondisi tersebut harus menjadi perhatian bersama dan diikuti langkah nyata dengan memperkuat pencegahan, menindak jaringan pengedar, serta meningkatkan kesadaran masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Kapolri mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut dalam upaya pencegahan narkoba, termasuk kebijakan Gubernur terkait pelarangan penggunaan vape di lingkungan Aparatur Sipil Negara (ASN). Kebijakan tersebut dinilai menjadi bagian dari upaya pencegahan terhadap potensi penyalahgunaan zat berbahaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolri turut mengingatkan adanya tantangan baru berupa dugaan penyalahgunaan perangkat vape sebagai media konsumsi zat narkotika dalam bentuk cair. Karena itu, pengawasan dan edukasi kepada masyarakat dinilai perlu terus diperkuat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Jenderal Bea dan Cukai Letjen TNI (Purn) Djaka Budhi Utama menyampaikan, pengungkapan tersebut merupakan hasil kolaborasi dan kesinambungan analisis intelijen antaraparat penegak hukum dalam membongkar jaringan penyelundupan narkotika internasional yang beroperasi di wilayah perairan Indonesia, khususnya Selat Malaka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Keberhasilan ini merupakan suatu apresiasi dan kebanggaan bagi seluruh aparat keamanan gabungan. Kolaborasi yang dilakukan telah membuahkan hasil yang maksimal. Kita tidak bisa bekerja sendiri, karena melalui kolaborasi kita dapat mencapai hasil yang lebih optimal,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Djaka menegaskan, Bea Cukai berkomitmen terus mendukung pemberantasan narkotika di seluruh wilayah Indonesia. Dukungan tersebut dilakukan melalui pengawasan jalur lintas batas, baik di wilayah perairan maupun perbatasan darat, guna mencegah masuknya barang-barang terlarang ke Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan deklarasi &quot;Tolak <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a>&quot; yang diikuti berbagai elemen masyarakat di Sumut. Pada kesempatan itu, dilakukan pula penandatanganan komitmen bersama sebagai bentuk keseriusan dalam menolak dan memberantas penyalahgunaan serta peredaran gelap narkoba di seluruh wilayah Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir para bupati dan Walikota se-Sumut, jajaran Polda Sumut, para tokoh agama, serta perwakilan lembaga antinarkoba di Sumut. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_285_Bobby-Nasution-Apresiasi-Pengungkapan-1-16-Ton-Ketamin---Minta-Jaringan-Narkotika-di-Sumut-Diputus.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287665/bobby-nasution-apresiasi-pengungkapan-116-ton-ketamin-minta-jaringan-narkotika-di-sumut-diputus/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot]]></title>
            <description><![CDATA[Beras Sumut Surplus 27.633 Ton, Kawasan Pertanian Unggulan Terus Digenjot]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>MEDAN &ndash; Neraca beras Sumatera Utara (Sumut) pada Oktober 2026 mencatat surplus 27.633 ton. Capaian tersebut sejalan dengan pengembangan kawasan pertanian unggulan yang terus dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut untuk meningkatkan produktivitas dan memperkuat ketahanan pangan daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Sumut Fariz Haholongan Hutagalung menyampaikan hal tersebut pada temu pers yang diselenggarakan Dinas Kominfo Sumut, di Lobby Dekranasda Sumut, Kantor Gubernur, Jalan Diponegoro, Medan, Jumat (23/10/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kebutuhan beras Oktober sebesar 116.433 ton. Produksi beras sekitar 144.066 ton,&quot; kata Fariz.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain beras, sejumlah komoditas hortikultura juga mencatat produksi yang cukup baik. Produksi cabai merah mencapai 14.213 ton dengan kebutuhan 9.855 ton, sedangkan cabai rawit mencapai 7.594 ton dengan kebutuhan 3.712 ton. Sementara itu, bawang merah diproduksi setara umbi basah 5.021 ton atau 3.306 ton dalam kondisi kering, dengan kebutuhan 5.353 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada sektor peternakan, produksi daging sapi mencapai 1.773 ton dengan kebutuhan 891 ton. Produksi daging ayam ras mencapai 20.383 ton dengan kebutuhan 16.037 ton, sedangkan produksi telur ayam ras mencapai 53.810 ton dengan kebutuhan 20.491 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk meningkatkan produktivitas hasil pertanian, Pemprov Sumut melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan pun melakukan intervensi. Intervensi ini masuk ke dalam bagian Program Strategis Daerah (PSD),&quot; kata Fariz.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui PSD tersebut, Pemprov Sumut membangun kawasan pertanian terpadu untuk komoditas padi, jagung, cabai merah, bawang merah, sapi potong, serta rumah produksi kelapa dan kopi. Intervensi dipusatkan pada satu hamparan yang dikelola satu kelompok tani, dilengkapi paket bantuan penuh dan kemitraan BUMD sebagai offtaker.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut telah berjalan dan menunjukkan sejumlah capaian positif. Kawasan padi terdiri dari 10 kawasan dengan luas total 300 hektare. Panen telah berlangsung di 44,5 hektare dengan produksi mencapai 327,95 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, kawasan jagung mencakup 13 kawasan dengan luas 260 hektare. Panen telah dilakukan di 43 hektare dengan produksi mencapai 345,6 ton.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kawasan cabai merah terdiri dari 15 kawasan seluas 60 hektare. Enam kawasan seluas 24 hektare sudah panen dengan produksi 264 ton, kawasan bawang merah terdiri dari 16 kawasan seluas 48 hektare. Enam kawasan seluas 18 hektare sudah panen dengan produksi 299,4 ton,&quot; papar Fariz.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk kawasan sapi potong, empat kawasan yang berada di Simalungun, Serdangbedagai, Asahan, dan Batubara masih dalam tahap konstruksi dan ditargetkan selesai pada minggu pertama Desember 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kawasan tersebut akan menerima sekitar 150 ekor sapi, terdiri dari 120 ekor untuk penggemukan dan 30 ekor untuk pengembangbiakan. Sementara itu, rumah produksi kelapa di Nias Utara telah mencapai progres 80% dan ditargetkan selesai pada 6 November 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun tiga rumah produksi kopi, masing-masing satu di Humbang Hasundutan dan dua di Tapanuli Utara, ditargetkan selesai pada November 2026. Pengembangan berbagai kawasan tersebut diharapkan semakin memperkuat produktivitas pertanian sekaligus mendukung ketahanan pangan dan perekonomian masyarakat Sumut. **]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_7944_Beras-Sumut-Surplus-27-633-Ton--Kawasan-Pertanian-Unggulan-Terus-Digenjot.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/287664/beras-sumut-surplus-27633-ton-kawasan-pertanian-unggulan-terus-digenjot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">The Khourt Competition Vol. 1 Digelar, Bank Danamon Dukung Pengembangan Olahraga Padel di Medan</guid>
            <pubDate>Fri, 23 Oct 2026 19:07:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[The Khourt Competition Vol. 1 Digelar, Bank Danamon Dukung Pengembangan Olahraga Padel di Medan]]></title>
            <description><![CDATA[MEDAN  Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition Vol. 1 resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026) di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Me]]></description>
            <content><![CDATA[MEDAN &ndash; Turnamen padel bertajuk The Khourt Competition Vol. 1 resmi dibuka pada Jumat (23/10/2026) di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Medan. Kegiatan yang diselenggarakan Match Hub ID Sports ini menjadi salah satu upaya mendorong perkembangan olahraga padel sekaligus memperluas interaksi antarkomunitas olahraga di Kota Medan.</p><br>Turnamen yang berlangsung pada 23&ndash;25 Oktober 2026 tersebut menargetkan partisipasi sebanyak 120 pasangan atau sekitar 240 atlet. Para peserta akan berkompetisi dalam enam kategori, yakni Lower Bronze Men, Upper Bronze Men, Silver, Mixed Lower Bronze, Lower Bronze Women, dan Upper Bronze Women.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain menjadi ajang kompetisi untuk mengasah kemampuan atlet dan menjunjung tinggi sportivitas, kegiatan ini juga menghadirkan ruang interaksi komunitas, gaya hidup aktif, promosi, aktivasi merek, serta area tenant yang melibatkan pelaku usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua penyelenggara, Dwi Pambudi Utomo, didampingi Sekretaris Ali Akbar V. Siregar dan Bendahara Wike Gusti Ayu, mengatakan bahwa penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk dukungan terhadap perkembangan olahraga padel yang semakin diminati masyarakat. Acara ini juga dihadiri Boby Hadinatha dan Bobby Kuari selaku panitia</p><br>Menurut Dwi, kegiatan ini diharapkan dapat menggairahkan olahraga padel yang kini tengah menjadi tren di kalangan masyarakat, khususnya pencinta olahraga.</p><br>&quot;Kami berharap seluruh rangkaian pertandingan berjalan lancar dan sukses. Terima kasih kepada semua pihak dan sponsor yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan ini dapat terlaksana,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Anto Genk Apresiasi Turnamen Padel&lt;/p&gt; &lt;p&gt;CEO Sumut24, Rianto yang akrab disapa Anto Genk, turut memberikan apresiasi atas terselenggaranya The Khourt Competition Vol. 1. Ia berharap turnamen tersebut dapat menjadi agenda rutin dan masuk dalam kalender tahunan olahraga padel di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kegiatan seperti ini memiliki nilai positif dalam mendorong minat masyarakat terhadap olahraga sekaligus membangun kebersamaan antarkomunitas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap Pemerintah Kota Medan melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) serta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kota Medan memberikan perhatian lebih terhadap perkembangan dan pembinaan olahraga padel.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan pemerintah dan organisasi olahraga dinilai penting agar pembinaan atlet dapat berjalan secara berkelanjutan, sehingga olahraga padel tidak hanya berkembang sebagai tren gaya hidup, tetapi juga memiliki prestasi kompetitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bank Danamon Perkuat Kemitraan dan Dukungan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini turut mendapat dukungan Bank Danamon dalam rangka program community event, melalui kolaborasi bersama penyelenggara turnamen padel tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejumlah perwakilan Bank Danamon yang hadir di antaranya Monaliska Sitanggang selaku Branch Manager Danamon Stabat, Hendra Gunawan selaku Branch Manager Danamon Tanjung Pura, serta T. M. Ivan Jorilanda selaku Area Manager Medan 3 Sumatera 1.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Ivan Jorilanda juga menyampaikan apresiasi kepada CEO Sumut24 sebagai mitra yang mendukung berbagai kegiatan positif di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Semoga kemitraan ini bisa terus berlanjut untuk saling mendukung. Sukses untuk event ini,&quot; ungkap Ivan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kolaborasi antara Bank Danamon dan penyelenggara diharapkan dapat memperkuat hubungan antara dunia usaha dan komunitas olahraga, sekaligus membuka peluang kerja sama yang lebih luas dalam pengembangan kegiatan olahraga dan gaya hidup sehat di Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengusaha sukses di bidang properti Benny Basri serta sejumlah undangan dan komunitas olahraga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Final dan Penutupan Digelar Minggu&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai puncak rangkaian kegiatan, babak final dan acara penutupan The Khourt Competition Vol. 1 dijadwalkan berlangsung pada Minggu (25/10/2026), mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai, bertempat di The Khourt, Kompleks CBD Polonia, Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Babak final tersebut akan menjadi penentu para juara dari kategori yang dipertandingkan sekaligus menandai berakhirnya rangkaian turnamen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyelenggara berharap The Khourt Competition Vol. 1 tidak hanya menjadi ajang perebutan gelar juara, tetapi juga menjadi momentum mempererat kebersamaan antarkomunitas, menumbuhkan semangat sportivitas, serta memperkuat perkembangan olahraga padel di Kota Medan.<br>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/10/_1324_The-Khourt-Competition-Vol--1-Digelar--Bank-Danamon-Dukung-Pengembangan-Olahraga-Padel-di-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/sport/287663/the-khourt-competition-vol-1-digelar-bank-danamon-dukung-pengembangan-olahraga-padel-di-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>