<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 04 Nov 2026 18:27:21 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">PETI di Perdagangan Diduga Kebal Hukum, Oknum Pengelola Tambang Ilegal Disorot</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 17:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[PETI di Perdagangan Diduga Kebal Hukum, Oknum Pengelola Tambang Ilegal Disorot]]></title>
            <description><![CDATA[PETI di Perdagangan Diduga Kebal Hukum, Oknum Pengelola Tambang Ilegal Disorot]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SIMAlungun &ndash; Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Perdagangan, Kabupaten Simalungun, menjadi sorotan. Pasalnya, di tengah kewajiban pelaku usaha pertambangan untuk menyampaikan laporan kegiatan secara berkala kepada instansi terkait, justru diduga terdapat aktivitas pertambangan galian C ilegal yang hingga kini masih beroperasi tanpa tersentuh penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi yang diterima dari salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya mengungkapkan, berdasarkan surat dari Kantor Cabang Wilayah (Cabwil) III Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Siantar, CV Zayn diminta segera menyelesaikan kewajiban penyampaian laporan triwulan sebagaimana ketentuan yang berlaku bagi pelaku usaha pertambangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Surat tersebut menunjukkan adanya pengawasan administratif terhadap kewajiban pelaku usaha. Namun, di sisi lain, Ia mempertanyakan pengawasan dan penindakan terhadap aktivitas pertambangan yang diduga beroperasi tanpa izin di wilayah Perdagangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut informasi yang disampaikannya, terdapat dua lokasi aktivitas PETI yang diduga dikelola oleh oknum berinisial M dan D. Kedua aktivitas pertambangan tersebut disebut-sebut masih berlangsung tanpa mengantongi perizinan yang semestinya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini menjadi persoalan serius. Pelaku usaha yang memiliki kewajiban administrasi diminta memenuhi laporan triwulan, sementara aktivitas pertambangan yang diduga tidak memiliki izin justru terkesan dibiarkan beroperasi," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai, keberadaan tambang ilegal bukan hanya berpotensi merugikan negara dari sisi penerimaan, tetapi juga menimbulkan ancaman terhadap kelestarian lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasalnya, aktivitas pengerukan material galian C tanpa izin dan tanpa pengawasan teknis berpotensi menyebabkan kerusakan lingkungan, perubahan bentang alam, serta dampak terhadap masyarakat sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih jauh, ia juga menyoroti dugaan adanya peluang transaksi tidak semestinya dengan oknum aparat penegak hukum (APH) yang muncul akibat aktivitas pertambangan ilegal tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek Diminta Berikan Penjelasan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan ini juga menimbulkan pertanyaan mengenai fungsi pengawasan dan penegakan hukum di wilayah Perdagangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aparat penegak hukum, khususnya kepolisian setempat, diharapkan tidak menutup mata terhadap dugaan aktivitas PETI tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Konfirmasi kepada Kapolsek Perdagangan perlu dilakukan untuk memperoleh penjelasan mengenai apakah pihak kepolisian telah mengetahui aktivitas tambang yang dimaksud, apakah pernah melakukan pemeriksaan, serta langkah penindakan yang sudah atau akan dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika benar aktivitas tersebut berlangsung tanpa izin, aparat terkait harus segera melakukan pengecekan lapangan dan mengambil tindakan sesuai ketentuan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Publik juga berhak mengetahui mengapa pelaku usaha yang memiliki kewajiban administratif mendapat teguran, sementara dugaan aktivitas pertambangan ilegal justru disebut-sebut terus berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penegakan hukum tidak boleh tebang pilih. Jangan sampai aturan hanya tajam kepada pelaku usaha yang tercatat secara administratif, tetapi tumpul terhadap aktivitas pertambangan yang diduga beroperasi di luar ketentuan.</p>Sementara itu Kapolsek Perdagangan dikonfirmasi belum memberikan jawaban terkait hal tersebut.red</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_7371_PETI-di-Perdagangan-Diduga-Kebal-Hukum--Oknum-Pengelola-Tambang-Ilegal-Disorot.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288085/peti-di-perdagangan-diduga-kebal-hukum-oknum-pengelola-tambang-ilegal-disorot/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dapur Atjeh Mak Cut Sajikan Kuliner Autentik Aceh Nusantara, Manjakan Lidah Warga Kota Medan</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 16:26:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dapur Atjeh Mak Cut Sajikan Kuliner Autentik Aceh Nusantara, Manjakan Lidah Warga Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[Medan sumut24.co Bagi masyarakat Kota Medan pencinta kuliner khas Nusantara, kini tidak perlu jauhjauh melangkah ke Serambi Mekkah untuk ]]></description>
            <content><![CDATA[<b>Medan |<a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -</p>Bagi masyarakat Kota Medan pencinta kuliner khas Nusantara, kini tidak perlu jauh-jauh melangkah ke Serambi Mekkah untuk menikmati aneka hidangan khas <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>. <a href="https://www.sumut24.co/tag/dapur/" target="_blank">Dapur</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/atjeh/" target="_blank">Atjeh</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mak/" target="_blank">Mak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cut/" target="_blank">Cut</a> secara resmi hadir melayani masyarakat dengan menyajikan beragam menu sarapan lezat, murah, dan autentik mulai Rabu, 4 November 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berlokasi strategis di Jalan Gitar No. 36, Titi Rantai, Kecamatan Medan Baru (Padang Bulan Pasar 3, tepat di depan Warung Kopi SP3 Kupie), <a href="https://www.sumut24.co/tag/dapur/" target="_blank">Dapur</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/atjeh/" target="_blank">Atjeh</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mak/" target="_blank">Mak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cut/" target="_blank">Cut</a> siap menyambut kehadiran warga Medan setiap hari mulai pukul 06.00 hingga 11.00 WIB.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengelola <a href="https://www.sumut24.co/tag/dapur/" target="_blank">Dapur</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/atjeh/" target="_blank">Atjeh</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mak/" target="_blank">Mak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cut/" target="_blank">Cut</a> menghadirkan sajian favorit seperti nasi perang, ragam kue basah, hingga aneka cemilan tradisional yang kaya aroma dan rempah. Seluruh hidangan ditawarkan dengan harga yang sangat terjangkau, yaitu mulai dari Rp5.000 per porsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya menu sarapan siap santap, <a href="https://www.sumut24.co/tag/dapur/" target="_blank">Dapur</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/atjeh/" target="_blank">Atjeh</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mak/" target="_blank">Mak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cut/" target="_blank">Cut</a> juga menghadirkan pusat produk UMKM khas <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> berkualitas tinggi yang cocok dijadikan buah tangan. Pilihan produk istimewa yang tersedia antara lain Ayam Tangkap, Bumbu Mie <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Madu Hitam Asli, Ikan Keumahan Packing, Emping <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, Cireng, Bandeng Fresh Cabut Duri, Dendeng Sapi Seulawah, Ayam Pramugari, hingga Sie Reuboh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk melengkapi pengalaman kuliner, para pengunjung juga dapat menikmati ragam seduhan kopi khas <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a>, mulai dari Kopi Arabica Gayo Premium, Kopi Ulee Kareng yang legendaris, hingga Kopi Bongkar Strong.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/dapur/" target="_blank">Dapur</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/atjeh/" target="_blank">Atjeh</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mak/" target="_blank">Mak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cut/" target="_blank">Cut</a> mengundang seluruh lapisan masyarakat Kota Medan mulai dari pekerja, mahasiswa, hingga keluarga untuk meramaikan dan merasakan langsung kelezatan kuliner <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> yang kaya rasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengundang seluruh warga Kota Medan dan sekitarnya untuk datang dan menikmati kehangatan sarapan khas <a href="https://www.sumut24.co/tag/aceh/" target="_blank">Aceh</a> di stand kami. Mari ajak keluarga, sahabat, dan rekan kerja untuk menyantap hidangan lezat berkuasitas dengan harga bersahabat. <a href="https://www.sumut24.co/tag/dapur/" target="_blank">Dapur</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/atjeh/" target="_blank">Atjeh</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mak/" target="_blank">Mak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cut/" target="_blank">Cut</a> berkomitmen menjadi pilihan utama sarapan pagi yang memanjakan selera Anda," ujar perwakilan <a href="https://www.sumut24.co/tag/dapur/" target="_blank">Dapur</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/atjeh/" target="_blank">Atjeh</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mak/" target="_blank">Mak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cut/" target="_blank">Cut</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ke depan, <a href="https://www.sumut24.co/tag/dapur/" target="_blank">Dapur</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/atjeh/" target="_blank">Atjeh</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/mak/" target="_blank">Mak</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cut/" target="_blank">Cut</a> juga berencana mengepakan sayapnya dengan membuka beberapa cabang baru di kawasan Sunggal, Tembung, dan Setiabudi guna mendekatkan diri kepada para pecinta kuliner di Kota Medan.(W02)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_5278_Dapur-Atjeh-Mak-Cut-Sajikan-Kuliner-Autentik-Aceh-Nusantara--Manjakan-Lidah-Warga-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/288084/dapur-atjeh-mak-cut-sajikan-kuliner-autentik-aceh-nusantara-manjakan-lidah-warga-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[darma]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">BREAKING NEWS  Listyo Resmi Dicopot, Presiden Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Plt KSP</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 15:25:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[BREAKING NEWS  Listyo Resmi Dicopot, Presiden Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Plt KSP]]></title>
            <description><![CDATA[BREAKING NEWSListyo Resmi Dicopot, Presiden Tunjuk Letjen Ariyo Windutomo Plt KSP]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Jakarta -- Presiden Prabowo Subianto resmi mencopot Listyo Sigit Prabowo dan menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas Kepala Staf Kepresidenan (KSP).<br>Keputusan itu menindaklanjuti status Listyo Sigit Prabowo yang kini menjadi tersangka atas dugaan penyadapan terhadap sejumlah pihak, termasuk Presiden RI Prabowo Subianto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ada konsekuensi logis karena salah satu tersangka adalah Kepala Staf Kepresidenan. Oleh karena itu kami sampaikan pagi ini Presiden telah menandatangani Keppres Pemberhentian Listyo sigit dalam kapasitas beliau sebagai Kepala Staf Kepresidenan dan selanjutnya Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk sementara, beliau menunjuk Letjen Ariyo Windutomo sebagai Plt Kepala Staf Kepresidenan," kata Mensesneg Prasetyo Hadi dalam konferensi pers, Rabu (4/11).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Listyo ditetapkan tersangka kasus penyadapan presiden bersama dua perwira tinggi atau jenderal lain, yakni Kepala Divisi Hukum (Kadivkum) Polri Irjen Pol Ahrie Sonta Nasution (ASN), dan Widyaiswara Kepolisian Utama TK1 Sespim Lemdiklat Polri Irjen Eko Hadi Santoso (EH).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Awal Mula Terbongkarnya Dugaan Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Cs<br>Mereka diduga melakukan penyadapan terhadap presiden, dan sejumlah pihak lain, mulai dari tokoh masyarakat, ormas, politikus, hingga media massa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Para tersangka kini dikenakan Pasal 258 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman pidana penjara selama 10 tahun, Pasal 332 ayat (1) dan/atau ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang KUHP dengan ancaman bui selama 6 tahun, dan Pasal 31 ayat (1) Undang-Undang ITE dengan ancaman kurungan selama 8 tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Kabareskrim Polri Komjen Pol Asep Safrudin mengatakan ketiga tersangka melakukan aksinya selama periode 2025-2026. Mereka diduga memerintahkan penyadapan tanpa prosedur atau ilegal. Ada beberapa nomor yang dimasukkan ke alat sadap milik Polri tanpa melalui verifikasi, salah satunya nomor telepon Presiden Prabowo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kemudian nomor-nomor tersebut disadap tanpa kaitan, atau adanya proses penegakan hukum," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_9213_BREAKING-NEWS--Listyo-Resmi-Dicopot--Presiden-Tunjuk-Letjen-Ariyo-Windutomo-Plt-KSP.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288083/breaking-news-listyo-resmi-dicopot-presiden-tunjuk-letjen-ariyo-windutomo-plt-ksp/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Baru Dipecat dari KSP, Posisi Listyo Sigit Kini Diisi Jenderal TNI Ariyo Windutomo</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 14:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Baru Dipecat dari KSP, Posisi Listyo Sigit Kini Diisi Jenderal TNI Ariyo Windutomo]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penu]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta &ndash; Presiden Prabowo Subianto menunjuk Letjen TNI Ariyo Windutomo sebagai pelaksana tugas (Plt) Kepala Staf Kepresidenan (KSP). Penunjukan tersebut dilakukan setelah Prabowo memberhentikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo dari jabatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Informasi penunjukan Ariyo disampaikan Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi dalam keterangan resminya, Rabu (4/11/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Selanjutnya Bapak Presiden menunjuk pelaksana tugas untuk mengisi kekosongan tersebut. Untuk sementara beliau menunjuk Letnan Jenderal TNI Ariyo Windutomo untuk menjalankan tugas sebagai Pelaksana Tugas Kesekretariatan Kepresidenan," kata Prasetyo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prasetyo mengatakan, penunjukan pelaksana tugas dilakukan untuk mengisi kekosongan jabatan Kepala Staf Kepresidenan setelah pemberhentian Listyo Sigit.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum ditunjuk sebagai Plt KSP, Ariyo Windutomo diketahui menjabat Kepala Sekretariat Presiden (Kasetpres).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain mengumumkan penunjukan tersebut, Prasetyo juga menyampaikan bahwa pemerintah telah berkoordinasi dengan Kapolri. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah itu dilakukan untuk memastikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat tetap berjalan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami juga telah berkoordinasi dengan Kapolri untuk memastikan terutama pelayanan terhadap masyarakat dari institusi kepolisian tidak berkurang," lanjutnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Listyo Sigit Diberhentikan Usai Jadi Tersangka&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Presiden Prabowo resmi memberhentikan Listyo Sigit dari jabatan Kepala Staf Kepresidenan pada Rabu pagi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan tersebut disampaikan Prasetyo Hadi dalam konferensi pers di Istana. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden disebut telah menandatangani keputusan presiden (Keppres) terkait pemberhentian mantan Kapolri tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemberhentian itu terjadi setelah Bareskrim Polri menetapkan Listyo Sigit bersama dua perwira tinggi lainnya sebagai tersangka kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua tersangka lainnya adalah Kadivkum Polri Irjen Ahrie Sonta Nasution dan Irjen Eko Hadi Santoso.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabareskrim Polri Komjen Asep Safrudin sebelumnya menyampaikan bahwa penyidik telah menetapkan tiga tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Penyidik telah menetapkan terhadap tiga orang tersangka dengan inisial LSP, ASN, dan EH," ujar Asep.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut penyidik, ketiganya diduga melakukan penyadapan ilegal terhadap sejumlah nomor telepon pada periode 2025 hingga 2026, termasuk nomor milik Presiden Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Diduga telah melakukan penyadapan ilegal terhadap nomor Presiden Republik Indonesia," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi juga menduga aktivitas tersebut dilakukan tanpa berkaitan dengan kepentingan penegakan hukum. Selain itu, terdapat dugaan penghapusan jejak log penyadapan pada Oktober 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Seharusnya kegiatan pemantauan dan penyadapan sesuai dengan aturan," kata Asep.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_4803_Baru-Dipecat-dari-KSP--Posisi-Listyo-Sigit-Kini-Diisi-Jenderal-TNI-Ariyo-Windutomo.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288082/baru-dipecat-dari-ksp-posisi-listyo-sigit-kini-diisi-jenderal-tni-ariyo-windutomo/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Anak-Anak Korban Bencana Butuh Perlindungan, Pemkab Tapsel Dorong Kebijakan Berbasis Aspirasi</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 14:00:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Anak-Anak Korban Bencana Butuh Perlindungan, Pemkab Tapsel Dorong Kebijakan Berbasis Aspirasi]]></title>
            <description><![CDATA[AnakAnak Korban Bencana Butuh Perlindungan, Pemkab Tapsel Dorong Kebijakan Berbasis Aspirasi]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Tapsel) memperkuat upaya pemenuhan hak dan perlindungan anak dalam program percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara. Pemerintah daerah menegaskan bahwa pemulihan pascabencana harus mencakup kebutuhan anak, bukan hanya pembangunan kembali infrastruktur yang rusak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Diseminasi Hasil Asesmen, Penjaringan Suara Anak Daerah, dan Bimbingan Teknis Pemerintah Daerah yang berlangsung di Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Tapanuli Selatan, Selasa (3/11/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Tapanuli Selatan H. Gus Irawan Pasaribu dalam kegiatan tersebut diwakili Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Selatan, Sofyan Adil Siregar, S.P., M.M.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam arahannya, Sofyan Adil menegaskan bahwa rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana harus dilakukan dengan pendekatan yang lebih menyeluruh. Pembangunan fisik perlu berjalan beriringan dengan pemulihan kehidupan sosial masyarakat, terutama kelompok anak yang rentan terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, anak-anak memiliki hak yang harus tetap dipenuhi meskipun berada dalam situasi pascabencana. Hak tersebut mencakup kesempatan bermain, tumbuh dan berkembang, mendapatkan perlindungan, serta menyampaikan pendapat dan terlibat dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan kehidupan mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pemulihan pascabencana tidak cukup hanya dengan membangun kembali infrastruktur. Pemenuhan hak-hak anak juga harus menjadi perhatian dalam setiap kebijakan dan program yang dilaksanakan,&quot; demikian penegasan dalam kegiatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kegiatan diseminasi hasil asesmen dan penjaringan suara anak daerah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Tapsel mendorong agar kebutuhan serta aspirasi anak menjadi bagian dari perencanaan program pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perhatian khusus diberikan kepada anak-anak yang tinggal di kawasan hunian tetap (huntap) dan hunian sementara (huntara). Kondisi lingkungan tempat tinggal, akses terhadap fasilitas pendukung, serta kebutuhan tumbuh kembang anak menjadi aspek penting yang perlu diperhatikan dalam proses pemulihan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil asesmen dan rekomendasi yang dihimpun diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menyusun kebijakan yang lebih tepat sasaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, program rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berorientasi pada pembangunan fasilitas fisik, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan nyata masyarakat, termasuk anak-anak yang terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Tapanuli Selatan juga mendorong seluruh perangkat daerah terkait untuk memperkuat koordinasi dan menyepakati langkah tindak lanjut berdasarkan tugas serta kewenangan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sinergi lintas sektor dinilai penting agar rekomendasi hasil asesmen tidak berhenti sebagai dokumen, melainkan dapat diterjemahkan menjadi program dan kebijakan yang memberikan manfaat langsung bagi anak-anak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keterlibatan Forum Anak dan berbagai pemangku kepentingan juga menjadi bagian penting dalam membangun mekanisme partisipasi yang lebih inklusif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui pendekatan tersebut, anak-anak diharapkan memiliki ruang untuk menyampaikan pandangan, kebutuhan, dan harapan mereka terhadap proses pemulihan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah memperkuat komitmen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemkab/" target="_blank">Pemkab</a> Tapsel dalam mewujudkan pemulihan yang inklusif, berkelanjutan, serta responsif terhadap kebutuhan kelompok rentan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upaya tersebut sejalan dengan semangat Tapsel Bangkit: Pulih Lebih Cepat, Bangkit Lebih Kuat, yang menempatkan pemulihan kehidupan masyarakat sebagai bagian penting dari pembangunan daerah pascabencana.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_5662_Anak-Anak-Korban-Bencana-Butuh-Perlindungan--Pemkab-Tapsel-Dorong-Kebijakan-Berbasis-Aspirasi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288081/anakanak-korban-bencana-butuh-perlindungan-pemkab-tapsel-dorong-kebijakan-berbasis-aspirasi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Paskibraka Kabupaten Solok Dibawa Masuk ke Istana Negara RI.</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 13:57:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Paskibraka Kabupaten Solok Dibawa Masuk ke Istana Negara RI.]]></title>
            <description><![CDATA[Paskibraka Kabupaten Solok Dibawa Masuk ke Istana Negara RI.]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta I Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat,  mendapat pengalaman istimewa dengan berkunjung langsung ke Istana Negara RI yaitu meski belum berkesempatan mengibarkan Bendera Merah Putih di Istana Negara Republik Indonesia,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan Paskibraka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dibawa langsung masuk ke lingkungan Istana Negara RI oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, pada Selasa (3/11/2026). Hal ini  menjadi momen bersejarah bagi Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>. Untuk pertama kalinya, diantara seluruh Paskibraka di Indonesia,&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kunjungan tersebut, Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> didampingi Staf Ahli Bupati Kurniati, S.Si., M.Si., Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> Syofiar Syam, S.Sos., M.Si., beserta jajaran, serta para pelatih Paskibraka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kehadiran para anggota Paskibraka di Istana Negara merupakan bentuk perhatian dan apresiasi terhadap generasi muda yang telah menjalankan tugas serta pengabdian dalam upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, menyampaikan rasa bahagia dan apresiasi kepada Kementerian Sekretariat Negara (Kemensesneg) yang telah memberikan kesempatan kepada dirinya bersama anak-anak Paskibraka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> untuk berkunjung ke Istana Negara RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kami senang dan mengapresiasi Kemensesneg yang sudah luar biasa mau menerima kami bersama anak-anak Paskibraka berkunjung ke Istana Negara RI, tutur Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Juga menyampaikan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang telah membuka ruang bagi generasi muda daerah untuk mendapatkan pengalaman berharga di lingkungan Istana Negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan mengatakan,  kesempatan tersebut merupakan momentum luar biasa yang tidak dimiliki oleh semua anak di Indonesia. Karena itu, kunjungan ini diharapkan mampu membangkitkan motivasi, semangat, serta kepercayaan diri para anggota Paskibraka Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam menatap masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Terima kasih kepada Presiden Prabowo yang telah membuka ruang seperti ini. Kami merasakan bahwa tidak semua anak-anak di Indonesia memiliki kesempatan untuk hadir di sini. Tentu ini menjadi momentum luar biasa membangkitkan motivasi dan semangat anak-anak kita di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, khususnya anak-anak Paskibraka,&quot; ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jon Firman Pandu juga menegaskan bahwa generasi muda, termasuk anggota Paskibraka, merupakan calon pemimpin masa depan yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan, baik di Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Provinsi Sumatera Barat, maupun di tingkat nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dan  berharap pengalaman berkunjung ke Istana Negara dapat menjadi bekal berharga bagi para anggota Paskibraka untuk terus meningkatkan kapasitas diri, menanamkan nilai-nilai kebangsaan, serta mempersiapkan diri menjadi generasi penerus yang mampu berkontribusi dalam pembangunan daerah dan bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Anak-anak inilah nantinya yang akan menggantikan kita di kepemimpinan berikutnya, baik di <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a>, Sumatera Barat maupun tingkat nasional. Nah, ini bisa menjadi kesempatan kita untuk mempersiapkan Generasi Emas 2045 hingga bisa kita wujudkan bersama Asta Cita Presiden,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati  berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan sebagai bagian dari upaya membangun karakter dan meningkatkan motivasi generasi muda di seluruh Indonesia. Hal-hal baik seperti ini terus dijalankan untuk meningkatkan motivasi anak-anak di seluruh Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan ini menjadi wujud komitmen Pemerintah Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/solok/" target="_blank">Solok</a> dalam memberikan perhatian kepada generasi muda, sekaligus mendorong lahirnya calon pemimpin masa depan yang berkarakter, berjiwa nasionalis, dan siap menyongsong Indonesia Emas 2045.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_5635_Paskibraka-Kabupaten-Solok-Dibawa-Masuk-ke-Istana-Negara-RI-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288080/paskibraka-kabupaten-solok-dibawa-masuk-ke-istana-negara-ri/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Orang Tua Yasmin Nazwa Teken Kuasa Hukum, LBH RI Nusantara Siapkan 7 Pengacara Perjuangkan Keadilan di RSUD HAMS Kisaran</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 11:17:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Orang Tua Yasmin Nazwa Teken Kuasa Hukum, LBH RI Nusantara Siapkan 7 Pengacara Perjuangkan Keadilan di RSUD HAMS Kisaran]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Orang tua almarhumah Yasmin Nazwa Munibah, Irvansyah Putra dan Mirna Wati, secara resmi menandatangani surat kuasa hukum]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Orang tua almarhumah Yasmin Nazwa Munibah, Irvansyah Putra dan Mirna Wati, secara resmi menandatangani surat kuasa hukum di kediaman duka mereka pada Senin (2/11/2026). Langkah ini membuka jalan proses hukum atas dugaan kelalaian medis yang merenggut nyawa putri mereka di Rumah Sakit Umum Daerah Haji Abdul Manan Simatupang (RSUD HAMS) Kisaran.</p>Penandatanganan kuasa hukum tersebut disaksikan langsung oleh tim hukum dari Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Rakyat Indonesia (Y<a href="https://www.sumut24.co/tag/lbh-ri/" target="_blank">LBH RI</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/nusantara/" target="_blank">Nusantara</a> dan Lembaga Perlindungan Perempuan dan Anak Indonesia (LPPAI). Sebanyak tujuh pengacara telah disiapkan untuk mendampingi keluarga dan membela hak-hak almarhumah hingga proses hukum tuntas.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/a8f15eda80c50adb0e71943adc8015cf_IMG-20261104-WA0031.jpg"><br></p>Ketua Umum Y<a href="https://www.sumut24.co/tag/lbh-ri/" target="_blank">LBH RI</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/nusantara/" target="_blank">Nusantara</a>, Julianto Putra LH, SH, MKn saat di konfirmasi wartawan (4/11/2026) menyatakan, penandatanganan kuasa hukum ini adalah langkah awal untuk menegakkan keadilan. "Kami tidak akan main-main dengan kasus ini. <a href="https://www.sumut24.co/tag/tujuh/" target="_blank">Tujuh</a> pengacara siap berjuang. Keadilan harus ditegakkan untuk Yasmin Nazwa," ujarnya di lokasi.</p>Dugaan lambatnya penanganan medis yang dialami Yasmin Nazwa kini menjadi fokus utama tim hukum. Dalih menunggu dokter spesialis anak dinilai tidak dapat dibenarkan secara hukum, karena dokter umum yang bertugas di IGD tetap wajib melakukan stabilisasi dan pertolongan pertama pada kondisi gawat darurat.</p>Tim hukum menegaskan peraturan yang dilanggar, antara lain Pasal 174 dan 275 Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2023 tentang Kesehatan, yang mewajibkan fasilitas pelayanan kesehatan mendahulukan penyelamatan nyawa tanpa menunda dengan alasan apa pun. Jika terbukti ada penundaan atau kelalaian yang berakibat kematian, sanksi pidana dapat mencapai 10 tahun penjara dan denda hingga Rp2 miliar.</p>Ketua LPPAI, Dianti Novita Marwa, SH, MH menegaskan: "Nyawa anak tidak bisa dikembalikan, tetapi keadilan hukum harus ditegakkan. Jangan ada alasan apa pun yang dijadikan pembenaran untuk menolong terlambat."</p>Hingga saat ini, pihak keluarga masih menunggu penjelasan resmi dari manajemen RSUD HAMS Kisaran terkait kronologi lengkap penanganan medis yang dialami almarhumah Yasmin Nazwa Munibah. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_6196_Orang-Tua-Yasmin-Nazwa-Teken-Kuasa-Hukum--LBH-RI-Nusantara-Siapkan-7-Pengacara-Perjuangkan-Keadilan-di-RSUD-HAMS-Kisaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288079/orang-tua-yasmin-nazwa-teken-kuasa-hukum-lbh-ri-nusantara-siapkan-7-pengacara-perjuangkan-keadilan-di-rsud-hams-kisaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 10:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat]]></title>
            <description><![CDATA[Kapolda Sumut dan Bhayangkari Hadirkan Fasilitas Air Bersih dan MCK untuk Warga Langkat]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;LANGKAT I SUMUT24.CO<br>Kapolda Sumatera Utara Irjen Pol. Sonny Irawan, S.I.K., M.H., bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Ny. Yessie Sonny Irawan meresmikan sumur bor sekaligus melakukan peletakan batu pertama pembangunan sumur bor dan fasilitas mandi, cuci, kakus (MCK) di Dusun VI, Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai, Kabupaten Langkat, Selasa (03/11/26).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan melalui program Bhayangkari Peduli tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, khususnya dalam mendukung ketersediaan air bersih dan fasilitas sanitasi yang layak bagi warga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolda Sumut Irjen Pol. Sonny Irawan mengatakan, pembangunan fasilitas tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat, khususnya warga Desa Muka Paya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Melalui kegiatan Bhayangkari Peduli ini, kami berharap pembangunan sumur bor dan fasilitas MCK dapat memberikan manfaat secara langsung bagi masyarakat. Ini merupakan bentuk kepedulian Bhayangkari dalam mendukung tugas Polri sekaligus menghadirkan manfaat nyata di tengah-tengah masyarakat,&quot; ujar Sonny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan masyarakat serta dimanfaatkan dan dipelihara bersama agar manfaatnya dapat dirasakan secara berkelanjutan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara Ny. Yessie Sonny Irawan menyampaikan bahwa kegiatan Bhayangkari Peduli merupakan bagian dari kepedulian organisasi Bhayangkari terhadap kondisi dan kebutuhan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program tersebut diharapkan tidak hanya menghadirkan bantuan berupa pembangunan infrastruktur, tetapi juga memperkuat hubungan sosial dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apresiasi juga disampaikan Camat Hinai Bahrum, S.E. Ia mengucapkan terima kasih kepada Kapolda Sumut beserta Bhayangkari Daerah Sumatera Utara atas perhatian dan bantuan yang diberikan kepada masyarakat Desa Muka Paya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pembangunan sumur bor dan fasilitas MCK tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan secara optimal untuk menunjang kebutuhan warga sehari-hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan Kapolda Sumut bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Utara dan pejabat utama Polda Sumut disambut Kapolres Langkat AKBP Hannry P.H. Tambunan, S.E., S.I.K., bersama unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimca) Hinai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua Bhayangkari Cabang Langkat, pejabat utama Polres Langkat, Kapolsek Hinai IPTU Sihar M.T. Sihotang, S.H., M.H., perwakilan Koramil 09 Hinai, Kepala Puskesmas Tanjung Beringin, Kepala KUA Kecamatan Hinai, para kepala desa se-Kecamatan Hinai, tokoh masyarakat, tokoh agama, serta unsur organisasi kepemudaan.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Foto:]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_6084_Kapolda-Sumut-dan-Bhayangkari-Hadirkan-Fasilitas-Air-Bersih-dan-MCK-untuk-Warga-Langkat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288078/kapolda-sumut-dan-bhayangkari-hadirkan-fasilitas-air-bersih-dan-mck-untuk-warga-langkat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SUTRISNO PANGARIBUAN: Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Harus Diusut hingga ke Aktor Intelektual, Jangan Berhenti pada Tiga Jenderal!</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 10:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SUTRISNO PANGARIBUAN: Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Harus Diusut hingga ke Aktor Intelektual, Jangan Berhenti pada Tiga Jenderal!]]></title>
            <description><![CDATA[SUTRISNO PANGARIBUAN Dugaan Penyadapan Presiden Prabowo Harus Diusut hingga ke Aktor Intelektual, Jangan Berhenti pada Tiga Jenderal!]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &ndash; Kasus dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden Prabowo Subianto yang menyeret mantan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo (LSP) bersama dua perwira tinggi Polri lainnya harus diusut secara menyeluruh. Pengusutan tidak boleh berhenti pada penetapan tersangka, tetapi harus membongkar siapa pemberi perintah, aktor intelektual, pelaksana lapangan hingga pihak yang menerima dan memanfaatkan hasil penyadapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Desakan tersebut disampaikan Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan, menyikapi pengungkapan kasus dugaan penyadapan ilegal, akses ilegal (illegal access), dan penghapusan data elektronik yang diumumkan Bareskrim Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutrisno, perkara ini bukan sekadar pelanggaran prosedur penyadapan. Jika terbukti dilakukan dengan memanfaatkan perangkat, personel, dan fasilitas negara di luar kepentingan penegakan hukum, tindakan tersebut merupakan persoalan serius yang menyangkut penyalahgunaan kekuasaan, perlindungan hak asasi manusia, serta keamanan penyelenggaraan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Polri harus mencari siapa sutradara, aktor intelektual, dan aktor lapangan. Jangan hanya berhenti pada orang-orang yang sudah ditetapkan sebagai tersangka. Siapa yang memerintahkan, siapa yang menerima hasil sadapan, dan untuk kepentingan siapa informasi tersebut digunakan harus dibongkar," tegas Sutrisno.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyakan Mengapa Presiden Prabowo Menjadi Sasaran&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga mempertanyakan motif dan ruang lingkup penyadapan yang diduga dilakukan melalui perangkat milik Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta Bareskrim menjelaskan secara terbuka apakah penyadapan hanya menyasar Presiden Prabowo Subianto atau juga Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jika Presiden Prabowo menjadi sasaran penyadapan, bagaimana dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka? Apakah nomor telepon Wakil Presiden juga disadap? Jika tidak, mengapa hanya Presiden yang menjadi sasaran? Apakah Wakil Presiden mengetahui adanya penyadapan terhadap Presiden?" ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pertanyaan tersebut penting untuk mengungkap motif, tujuan, serta kemungkinan adanya kepentingan politik di balik penggunaan perangkat penyadapan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, penyidik harus menelusuri seluruh hasil penyadapan, termasuk siapa yang mengakses, menyimpan, memindahkan, menghapus, dan menerima informasi elektronik tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Singgung Dugaan <a href="https://www.sumut24.co/tag/makar/" target="_blank">Makar</a> dan Pelanggaran HAM Berat&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno menilai perkara ini juga perlu dikaji dari perspektif konstitusi dan perlindungan HAM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia merujuk Pasal 28G ayat (1) dan Pasal 28E ayat (3) UUD 1945 yang menjamin perlindungan diri pribadi, kehormatan, martabat, rasa aman, serta kebebasan berkomunikasi, berpendapat, dan berserikat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Pasal 32 UU Nomor 39 Tahun 1999 tentang HAM dan Pasal 17 Kovenan Internasional tentang Hak-Hak Sipil dan Politik yang telah diratifikasi melalui UU Nomor 12 Tahun 2005 juga memberikan perlindungan terhadap privasi dari campur tangan yang melawan hukum atau sewenang-wenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno turut menyinggung Pasal 191 KUHP Nasional mengenai makar terhadap Presiden dan/atau Wakil Presiden, dengan ancaman pidana mati, penjara seumur hidup, atau penjara paling lama 20 tahun apabila unsur-unsur tindak pidana tersebut terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara Pasal 193 KUHP mengatur makar dengan maksud menggulingkan pemerintah, dengan ancaman maksimal 12 tahun penjara dan 15 tahun bagi pemimpin atau pengaturnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutrisno, penyidik perlu mendalami apakah rangkaian tindakan yang dipersoalkan memiliki tujuan lebih jauh yang dapat memenuhi unsur tindak pidana makar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan sampai penyalahgunaan perangkat negara untuk menyadap kepala negara justru dianggap sebagai persoalan biasa. Jika terdapat bukti adanya maksud melumpuhkan kemampuan Presiden menjalankan pemerintahan, maka unsur pidana yang lebih serius harus diperiksa," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Delapan Catatan Kritis Sutrisno&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataan tertulisnya, Sutrisno menyampaikan delapan catatan kritis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, dugaan penyadapan ilegal terhadap Presiden harus diusut dari seluruh aspek hukum, termasuk kemungkinan adanya tindak pidana lain apabila unsur-unsurnya terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, Bareskrim harus menjelaskan mengapa nomor Presiden Prabowo menjadi sasaran penyadapan dan apakah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka juga mengalami hal serupa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, penyidik wajib mengejar pemberi perintah dan penerima manfaat dari seluruh informasi yang diperoleh melalui penyadapan ilegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, seluruh pihak yang terlibat harus diperiksa tanpa pandang pangkat dan jabatan, mulai dari perwira tinggi, perwira menengah, perwira pertama, anggota Polri, ASN, hingga pihak non-ASN yang memiliki keterlibatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kelima, Sutrisno meminta penyidik mendalami kemungkinan adanya hubungan kepentingan politik dengan pihak-pihak lain, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo. Ia menegaskan hal tersebut harus diuji melalui pemeriksaan dan bukti, bukan sekadar asumsi atau tuduhan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keenam, menurut Sutrisno, dugaan penyadapan tersebut tidak memiliki kaitan dengan kepentingan rakyat apabila dilakukan di luar proses penegakan hukum. Karena itu, ia meminta agar perkara tidak dimanfaatkan oleh kepentingan elite politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketujuh, Polri diminta melakukan deteksi dini terhadap kemungkinan adanya pihak-pihak yang berupaya menghalangi proses hukum atau memanfaatkan situasi untuk kepentingan tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedelapan, Sutrisno mengingatkan agar masyarakat tetap tenang. Ia menilai tidak ada alasan untuk menggeneralisasi persoalan hukum yang melibatkan sejumlah oknum menjadi konflik antara rakyat dan institusi negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan Ada yang Kebal Hukum&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno menegaskan, pengungkapan kasus ini menjadi ujian serius bagi komitmen penegakan hukum dan reformasi institusi Polri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, apabila benar terdapat penyalahgunaan fasilitas negara untuk melakukan penyadapan di luar prosedur hukum, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus diproses sesuai ketentuan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan ada yang kebal hukum hanya karena memiliki pangkat tinggi, jabatan strategis, atau kedekatan dengan kekuasaan. Hukum harus berlaku sama bagi semua orang," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta Presiden Prabowo Subianto mendapatkan kepastian hukum atas dugaan penyadapan tersebut, sekaligus memastikan bahwa institusi negara tidak dijadikan alat untuk kepentingan kelompok atau elite politik tertentu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kasus ini harus dibongkar sampai ke akar-akarnya. Rakyat membutuhkan kepastian hukum, transparansi, dan keadilan. Jangan sampai kebenaran berhenti di tengah jalan karena ada kekuatan besar yang berusaha melindungi pihak-pihak tertentu," tutup Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas) sekaligus Inisiator Sumatera Connection.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_1383_SUTRISNO-PANGARIBUAN--Dugaan-Penyadapan-Presiden-Prabowo-Harus-Diusut-hingga-ke-Aktor-Intelektual--Jangan-Berhenti-pada-Tiga-Jenderal-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288077/sutrisno-pangaribuan-dugaan-penyadapan-presiden-prabowo-harus-diusut-hingga-ke-aktor-intelektual-jangan-berhenti-pada-tiga-jenderal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Menatap Realitas Baru: Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 10:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Menatap Realitas Baru: Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO]]></title>
            <description><![CDATA[Menatap Realitas Baru Konsensus Dewan Keamanan PBB dan Urgensi Transformasi Misi MINURSO]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh: Dr. Teguh Santosa, Direktur Geopolitik GREAT Institute dan Dosen Hubungan Internasional UIN Jakarta&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DINAMIKA geopolitik global kembali diuji dalam sebuah sidang yang krusial di Markas Besar Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB). Pada tanggal 30 Oktober 2026, Dewan Keamanan PBB mengadakan sidang pleno untuk mengambil keputusan penting melalui mekanisme pemungutan suara terkait perpanjangan mandat Misi PBB untuk Referendum di Sahara Barat (MINURSO). Pertemuan ini bukan sekadar rutinitas birokratis diplomatik tahunan, melainkan sebuah titik balik yang memperlihatkan adanya pergeseran fundamental dalam peta dukungan politik internasional terhadap penyelesaian sengketa wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil dari pemungutan suara tersebut mencatat dukungan substansial yang datang dari 11 negara anggota Dewan Keamanan PBB. Angka ini menunjukkan adanya sebuah konsensus politik yang kuat dan signifikan mengenai arah penyelesaian yang harus diambil oleh komunitas internasional. Dukungan mayoritas ini menegaskan bahwa sebagian besar negara melihat perlunya langkah-langkah progresif yang keluar dari stagnasi panjang. Namun, di tengah dukungan mayoritas yang begitu masif, resolusi tersebut harus menghadapi jalan buntu akibat digunakannya hak veto oleh Rusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Veto tunggal ini memang menghentikan adopsi formal dari draf resolusi di atas meja Dewan Keamanan. Kendati demikian, realitas politik di balik layar pemungutan suara tidak boleh diabaikan begitu saja oleh para pengamat internasional. Signifikansi dari dukungan luas yang diperoleh draf resolusi tersebut bersifat sangat telak dan tidak ambigu. Dengan memilih untuk memberikan suara dukungan, sebagian besar anggota Dewan Keamanan PBB secara tegas kembali menegaskan posisi mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mereka memandang bahwa Prakarsa Otonomi Maroko (Moroccan Autonomy Initiative), yang berada di bawah kerangka kedaulatan penuh Maroko, merupakan satu-satunya fondasi yang paling realistis. Opsi otonomi ini dinilai sebagai satu-satunya basis yang kredibel dan rasional untuk mengakhiri sengketa yang telah berlarut-larut selama dasawarsa tersebut. Sikap mayoritas ini mengirimkan dua pesan kunci yang sangat jelas kepada komunitas global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pesan pertama adalah adanya keinginan mendalam yang sudah tidak dapat ditawar lagi untuk segera keluar dari status quo. Status quo yang selama ini memelihara ketidakpastian telah dinilai sebagai situasi yang sama sekali tidak dapat diterima lagi oleh perkembangan zaman. Pesan kedua adalah penolakan keras terhadap segala bentuk upaya pihak manapun yang mencoba merusak proses politik. Proses politik yang sah tersebut harus didasarkan secara eksklusif pada kerangka kerja Plan Otonomi Maroko.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika ditarik lebih jauh ke belakang, posisi Kerajaan Maroko terhadap keberadaan MINURSO sejak awal pembentukannya selalu konsisten. Maroko senantiasa memberikan dukungan yang konstruktif terhadap mandat misi penjaga perdamaian tersebut. Akan tetapi, pergeseran lanskap politik global dan regional yang begitu cepat telah mengubah konstelasi secara radikal. Perkembangan zaman secara perlahan menjadikan mandat asli dari misi tersebut tampak anakronis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mandat awal tersebut dinilai semakin tidak selaras dengan realitas geopolitik dan sosiopolitik yang terjadi di lapangan saat ini. Huruf "R" yang merepresentasikan kata "Referendum" di dalam akronim MINURSO kini menjelma menjadi sebuah peninggalan dari konfigurasi masa lalu. Mempertahankan istilah dan orientasi tersebut di dalam nama serta struktur misi tampak semakin tidak relevan. Terlebih lagi jika melihat bagaimana roda proses yang dimotori oleh PBB telah berputar selama dua dekade terakhir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Faktanya, penyelenggaraan sebuah bentuk referendum sudah tidak lagi menjadi agenda atau tujuan yang dikejar oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa. Oleh karena itu, terdapat sebuah jurang pemisah atau diskrepansi yang sangat mencolok di mata hukum dan diplomasi internasional. Di satu sisi, momentum internasional yang mendukung solusi otonomi di bawah kedaulatan Maroko terus melaju kencang. Solusi otonomi ini dipandang sebagai jalan keluar politik yang ditempuh melalui meja perundingan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun di sisi lain, entitas MINURSO tetap dipertahankan dengan struktur kerangka kerja yang bersandar pada mekanisme usang. Mekanisme berbasis referendum tersebut sejatinya telah ditinggalkan dan ditolak oleh dinamika zaman. Kondisi ini menuntut adanya evaluasi jujur agar lembaga internasional tidak terjebak dalam romantisme birokrasi masa lalu yang mandek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain masalah nomenklatur, fungsi operasional MINURSO di lapangan turut menghadapi ujian integritas yang tidak ringan. Secara mandat resmi, misi ini dibebankan tugas utama untuk memantau kepatuhan terhadap kepatuhan gencatan senjata. Namun, situasi keamanan berubah drastis ketika front "Polisario" secara sepihak mengumumkan penarikan diri dari komitmen gencatan senjata tersebut pada tahun 2020.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tindakan sepihak ini praktis mengubah kondisi di lapangan secara drastis bagi para personel penjaga perdamaian. Situasi baru pasca-2020 tersebut memunculkan banyak pertanyaan mendasar di kalangan pengamat pertahanan dan diplomasi. Pertanyaan itu terutama menyangkut kapasitas riil misi dalam menjalankan fungsi pengawasannya secara penuh. Ketika salah satu pihak menolak komitmen dasar, relevansi dan tujuan keberadaan misi dengan format lama patut dipertanyakan kembali.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyikapi perkembangan sidang Dewan Keamanan PBB pada akhir Oktober 2026 tersebut, pemerintah Maroko mengambil langkah diplomatik yang terukur. Melalui Komunike resmi yang dikeluarkan oleh Kabinet Kerajaan pada 30 Oktober 2026, Maroko menegaskan kembali komitmennya. Komitmen tersebut bersifat kokoh, teguh, dan tidak tergoyahkan dalam menjunjung tinggi komitmen gencatan senjata.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di saat yang sama, Maroko juga menegaskan tekadnya untuk melindungi kepentingan nasional yang bersifat krusial. Perlindungan tersebut mencakup pengamanan keutuhan teritorial negara, penjagaan ketat atas imperatif keamanan nasional, serta jaminan kesejahteraan dan kedamaian bagi seluruh warganya. Sikap ini menunjukkan kedewasaan bernegara yang senantiasa menempatkan stabilitas kawasan sebagai prioritas utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebagai sebuah negara yang memiliki catatan sejarah panjang dan membanggakan dalam kontribusi pasukan penjaga perdamaian PBB, Maroko tetap memegang teguh prinsip multilateralisme. Maroko konsisten dalam menunjukkan dedikasinya untuk senantiasa menghormati seluruh kewajiban internasional yang melekat pada dirinya. Bentuk penghormatan tersebut tercermin dari kesiapan penuh negara untuk memberikan fasilitas yang diperlukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Fasilitas dan dukungan penuh akan diberikan demi kelancaran proses kepulangan seluruh personel sipil maupun militer MINURSO. Keputusan ini diambil dengan semangat kooperatif tanpa melunturkan sedikit pun kedaulatan hukum nasional Maroko di wilayahnya. Transisi ini membuktikan bahwa Maroko siap menyongsong babak baru tata kelola kawasan yang lebih mandiri dan stabil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perkembangan mutakhir di markas besar PBB ini memberi sinyal kuat bahwa komunitas internasional harus berani bersikap realistis. Memaksakan keberlanjutan sebuah format misi yang telah kehilangan pijakan empirisnya hanya akan memelihara ketidakpastian. Dukungan mayoritas dari 11 anggota Dewan Keamanan merupakan sebuah indikator valid bahwa masa depan Sahara harus diletakkan di atas rel otonomi yang konstruktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembangunan ekonomi, penguatan infrastruktur sosial, serta stabilitas keamanan yang terus berdenyut di wilayah Sahara Maroko membutuhkan mitra internasional yang berpikiran maju. Sudah saatnya diplomasi global meninggalkan kerangka pikir masa lalu yang sarat kebuntuan politik. Stabilitas jangka panjang, perlindungan martabat manusia, dan perdamaian abadi di kawasan hanya dapat diwujudkan melalui dukungan penuh terhadap realitas politik yang progresif dan berdaulat. []&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penulis juga seorang Petisioner sengketa Sahara Barat di Komite 4 PBB.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_4266_Menatap-Realitas-Baru--Konsensus-Dewan-Keamanan-PBB-dan-Urgensi-Transformasi-Misi-MINURSO.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288076/menatap-realitas-baru-konsensus-dewan-keamanan-pbb-dan-urgensi-transformasi-misi-minurso/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Keren! TP PKK Kabupaten Asahan Sabet Juara 1 Lomba Cipta Cemilan Sehat Anak Tingkat Sumut 2026</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 08:50:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Keren! TP PKK Kabupaten Asahan Sabet Juara 1 Lomba Cipta Cemilan Sehat Anak Tingkat Sumut 2026]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co MEDAN, Kabar membanggakan datang dari TP PKK Kabupaten Asahan. Dalam Jambore Kader TP PKK seSumatera Utara Tahun 2026 yang dige]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -MEDAN, Kabar membanggakan datang dari <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>. Dalam Jambore Kader <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> se-Sumatera Utara Tahun 2026 yang digelar di Ballroom Grand Mercure Maha <a href="https://www.sumut24.co/tag/cipta/" target="_blank">Cipta</a> Medan Angkasa, Selasa (03/11/2026), <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berhasil menorehkan prestasi gemilang.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/202cb962ac59075b964b07152d234b70_IMG-20261104-WA0024(1).jpg"><br></p>Acara yang berlangsung sejak 2 hingga 3 November 2026 ini dihadiri oleh Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Provinsi Sumatera Utara, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution, Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Sumatera Utara, serta Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> se-Kabupaten/Kota se-Sumatera Utara beserta rombongan.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/31fefc0e570cb3860f2a6d4b38c6490d_IMG-20261104-WA0018.jpg"><br></p>Dalam sambutannya, Ny. Kahiyang Ayu Bobby Nasution menyampaikan bahwa jambore tahun ini menghadirkan lima cabang perlombaan, yaitu Cerdas Cermat, Ekspos Promosi Produk Unggulan UP2K, Senam Kreasi CTPS, Masak <a href="https://www.sumut24.co/tag/cipta/" target="_blank">Cipta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cemilan/" target="_blank">Cemilan</a> Sehat Anak, dan Parade Medley. Lebih dari sekadar ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana pembinaan, motivasi, serta wadah berbagi pengalaman dan praktik baik antar kader dalam menjalankan 10 Program Pokok PKK.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/a2557a7b2e94197ff767970b67041697_IMG-20261104-WA0006.jpg"><br></p>Usai pengumuman hasil lomba, Ketua <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Ny. Yusnila Indriati Taufik, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya.</p>"Alhamdulillah, <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> berhasil meraih dua prestasi sekaligus: Juara 1 <a href="https://www.sumut24.co/tag/lomba/" target="_blank">Lomba</a> Masak <a href="https://www.sumut24.co/tag/cipta/" target="_blank">Cipta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cemilan/" target="_blank">Cemilan</a> Sehat Anak dan Juara 3 <a href="https://www.sumut24.co/tag/lomba/" target="_blank">Lomba</a> Cerdas Cermat. Capaian ini merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan kesungguhan seluruh kader. Terima kasih dan apresiasi sebesar-besarnya atas usaha yang telah diberikan," ucapanya dengan bangga.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/cedebb6e872f539bef8c3f919874e9d7_IMG-20261104-WA0021(1).jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/lomba/" target="_blank">Lomba</a> Masak <a href="https://www.sumut24.co/tag/cipta/" target="_blank">Cipta</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/cemilan/" target="_blank">Cemilan</a> Sehat Anak, Juara 1 &mdash; Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Juara 2 &mdash; Kabupaten Langkat, Juara 3 &mdash; Kabupaten Tapanuli Selatan, Harapan 1 &mdash; Kota Pematang Siantar, dan Harapan 2 &mdash; Kabupaten Padang Lawas Utara, serta Harapan 3 &mdash; Kabupaten Mandailing Natal</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/fc221309746013ac554571fbd180e1c8_IMG-20261104-WA0009.jpg"><br></p><a href="https://www.sumut24.co/tag/lomba/" target="_blank">Lomba</a> Cerdas Cermat, Juara 1 &mdash; Kabupaten Padang Lawas Utara, Juara 2 &mdash; Kota Medan, Juara 3 &mdash; Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a>, Harapan 1 &mdash; Kabupaten Mandailing Natal, dan Harapan 2 &mdash; Kabupaten Serdang Bedagai, serta Harapan 3 &mdash; Kabupaten Langkat</p>Kegiatan berakhir pukul 23.00 Wib secara aman, lancar, dan sukses. Prestasi ini semakin membuktikan dedikasi dan kreativitas kader <a href="https://www.sumut24.co/tag/tp-pkk/" target="_blank">TP PKK</a> Kabupaten <a href="https://www.sumut24.co/tag/asahan/" target="_blank">Asahan</a> dalam mengawal kesejahteraan keluarga, terutama gizi anak dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di daerah. (dre)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_4753_Keren--TP-PKK-Kabupaten-Asahan-Sabet-Juara-1-Lomba-Cipta-Cemilan-Sehat-Anak-Tingkat-Sumut-2026.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/kota/288075/keren-tp-pkk-kabupaten-asahan-sabet-juara-1-lomba-cipta-cemilan-sehat-anak-tingkat-sumut-2026/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Monitoring PKS PTPN IV Regional II BP. Mandoge Batal, DPP LIB Kecewa Ketua Komisi B Ambil Keputusan Secara Pribadi</guid>
            <pubDate>Wed, 04 Nov 2026 02:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Monitoring PKS PTPN IV Regional II BP. Mandoge Batal, DPP LIB Kecewa Ketua Komisi B Ambil Keputusan Secara Pribadi]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Rencana monitoring kerja Komisi B DPRD Asahan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Regional II Bandar Pasir Mandoge, yan]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Rencana monitoring kerja Komisi B DPRD Asahan ke Pabrik Kelapa Sawit (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pks/" target="_blank">PKS</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional-ii/" target="_blank">Regional II</a> Bandar Pasir Mandoge, yang dijadwalkan berlangsung Selasa (3/11/2026), gagal total. Pembatalan ini memicu kekecewaan mendalam, terutama dari Ketua Dewan Pimpinan Pusat Lembaga Indonesia Bersatu (DPP LIB), Adi Wirawan.</p>Kegiatan monitoring ini sejatinya merupakan tindak lanjut dari Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) yang telah digelar Komisi B pada Selasa, 27 Oktober 2026. Pada rapat tersebut, DPP LIB menyampaikan laporan terkait dugaan masalah pengelolaan di <a href="https://www.sumut24.co/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> Mandoge. Namun saat RDPU berlangsung, pihak manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional-ii/" target="_blank">Regional II</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bp-mandoge/" target="_blank">BP Mandoge</a> tidak hadir memenuhi undangan, sehingga diputuskan akan dilakukan peninjauan langsung ke lokasi.</p>Ketika rombongan Komisi B DPRD Asahan dan juga bersamaan hadir dengan para wartawan tiba di lokasi, Manajer <a href="https://www.sumut24.co/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional-ii/" target="_blank">Regional II</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/bp-mandoge/" target="_blank">BP Mandoge</a>, Tunggul Wilmar Lubis, ternyata tidak mengizinkan wartawan melakukan peliputan. Alasannya, harus ada izin terlebih dahulu dari Corporate Secretary (Sekretaris Perusahaan) dan Humas <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional-ii/" target="_blank">Regional II</a> di Medan.</p>Salah seorang wartawan menanggapi hal itu dan menegaskan, "Pak Manager, PTPN ini milik negara, bukan milik pribadi ataupun kelompok. Ini ruang publik, Pak!"</p>Ketua Komisi B DPRD Asahan, Dodi Sayendra SH, akhirnya mengambil keputusan membatalkan seluruh kegiatan monitoring tersebut. Keputusan ini diambil secara pribadi tanpa musyawarah bersama seluruh pihak yang hadir di antaranya lima anggota DPRD Komisi B dan perwakilan instansi terkait, sehingga dinilai kurang demokratis.</p>Adapun dasar hukum yang dilanggar yakni, Pelarangan peliputan yang dilakukan pihak manajemen <a href="https://www.sumut24.co/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> Mandoge dinilai bertentangan dengan sejumlah peraturan perundang-undangan:</p>1. Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers (wartawan).</p>Pasal 4 ayat (1) : Pers mempunyai hak mencari, memperoleh, dan menyebarluaskan gagasan dan informasi.</p>Pasal 7 ayat (1) : Wartawan mempunyai hak menolak perlindungan yang tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta hak memperoleh akses dan informasi yang layak dari lembaga publik maupun lembaga swasta untuk kepentingan masyarakat.<br><br>Perusahaan milik negara adalah lembaga publik yang wajib memberikan akses informasi kepada pers dan masyarakat.<br><br>2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP).</p>Pasal 4 ayat (1) : Setiap Informasi Publik adalah terbuka dan dapat diketahui oleh setiap Pengguna Informasi Publik. Pasal 9 huruf a : Badan publik wajib menyediakan, memberikan, dan/atau menerbitkan Informasi Publik yang berada di bawah kewenangannya kepada Pemohon Informasi Publik, kecuali informasi yang dikecualikan sesuai ketentuan UU ini.</p><a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) termasuk dalam kategori Badan Publik menurut UU KIP, sehingga wajib memberikan akses informasi kepada masyarakat dan awak media.</p>3. Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.</p>Seluruh aset dan keuangan BUMN adalah kekayaan negara yang terpisah dan harus dikelola secara transparan, akuntabel, dan terbuka bagi pengawasan publik maupun lembaga perwakilan rakyat.</p>4. Peraturan DPRD Kabupaten Asahan tentang Tata Cara Pengawasan.</p>Anggota DPRD memiliki hak dan kewajiban melakukan pengawasan terhadap penyelenggaraan pemerintahan daerah termasuk BUMN/BUMD di wilayahnya. Pembatalan monitoring tanpa alasan yang sah dapat menghambat fungsi pengawasan lembaga perwakilan rakyat.</p>DPP LIB Adi Wirawan merespons kejadian ini, meminta pihak berwenang untuk periksa manajer dan kepala tata usaha (KTU) <a href="https://www.sumut24.co/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional-ii/" target="_blank">Regional II</a> Bandar Pasir Mandoge, Kabupaten Asahan, Provinsi Sumatera Utara terkait kebijakan penutupan akses informasi dan peliputan ini.</p>Ia juga menyayangkan sikap Ketua Komisi B DPRD Asahan yang dianggap terlalu mudah menyerah, pada sikap tertutup pihak manajemen perusahaan negara. Harapannya, ke depannya tidak ada lagi instansi atau perusahaan negara yang menganggap wilayah kerjanya adalah kawasan tertutup dari jangkauan pengawasan publik. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_7204_Monitoring-PKS-PTPN-IV-Regional-II-BP--Mandoge-Batal--DPP-LIB-Kecewa-Ketua-Komisi-B-Ambil-Keputusan-Secara-Pribadi.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288074/monitoring-pks-ptpn-iv-regional-ii-bp-mandoge-batal-dpp-lib-kecewa-ketua-komisi-b-ambil-keputusan-secara-pribadi/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakil Bupati Asahan Resmi Tutup Turnamen Minisoccer Piala Bupati 2026, Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi dan Tanam Nilai Sportivitas</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 23:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakil Bupati Asahan Resmi Tutup Turnamen Minisoccer Piala Bupati 2026, Lahirkan Bibit Atlet Berprestasi dan Tanam Nilai Sportivitas]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi menutup Turnamen Minisoccer Piala Bupati Asahan Tahun 2026 di St]]></description>
            <content><![CDATA[<p><b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., secara resmi menutup <a href="https://www.sumut24.co/tag/turnamen/" target="_blank">Turnamen</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/mini/" target="_blank">Mini</a>soccer Piala <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan Tahun 2026 di Stadion Mutiara Kisaran, Selasa (03/11/2026). <a href="https://www.sumut24.co/tag/turnamen/" target="_blank">Turnamen</a> yang diikuti pelajar se-Kabupaten Asahan ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana pembinaan karakter sekaligus pencarian bibit atlet muda berpotensi yang akan mengharumkan nama daerah.<p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/02522a2b2726fb0a03bb19f2d8d9524d_IMG-20261103-WA0046.jpg"><br><p></p>Dalam sambutannya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh panitia, peserta, pelatih, dan pihak pendukung yang telah menyukseskan kegiatan ini. Menurutnya, olahraga mengajarkan kedisiplinan, kerja sama, sportivitas, serta semangat pantang menyerah&mdash;nilai-nilai yang sangat penting bagi pembentukan karakter generasi muda.<p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_IMG-20261103-WA0050.jpg"><br><p></p>"Saya berharap melalui kegiatan ini akan lahir bibit-bibit atlet minisoccer berprestasi yang mampu membawa nama baik Kabupaten Asahan, baik di tingkat provinsi maupun nasional. Kepada yang juara, selamat! Jadikan ini motivasi. Kepada yang belum beruntung, jangan berkecil hati&mdash;keberhasilan bukan hanya soal kemenangan, tetapi proses dan pengalaman yang berharga," ujar Rianto.<p></p>Turut hadir dalam penutupan ini perwakilan Kapolres Asahan, Dandim 0208/Asahan, Danlanal Tanjung Balai Asahan, Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Kepala Dinas Pendidikan, serta para undangan lainnya.<p></p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/1ff8a7b5dc7a7d1f0ed65aaa29c04b1e_IMG-20261103-WA0049.jpg"><br><p></p>Hasil lengkap turnamen kategori Sekolah Dasar (SD)., Juara I : SD 017125 Binjai Serbangan., Juara II : SD 010046 Perkebunan Pulahan., dan Juara III : SD Man Ba&#039;ul Bunut Barat., serta Juara IV : SD At-Thoyyibah Meranti.<p></p>Selanjutnya, kategori Sekolah Menengah Pertama (SMP), Juara I : SMPN 4 Kisaran., Juara II: SMPN 3 Meranti., dan Juara III : MTsN 2 Asahan., serta Juara IV : SMPN 2 Air Joman.<p></p>Sementara, Kategori Sekolah Menengah Atas (SMA), Juara I : SMAN 2 Kisaran., Juara II : SMAN 3 Kisaran., dan Juara III : SMA Al-Wasliyah Pasar Lembu., serta Juara IV : SMA Ar-Rasyid.</p><p><p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/5878a7ab84fb43402106c575658472fa_IMG-20261103-WA0045.jpg"><br></p>Pemain Terbaik, Kategori SD : Aditya Giandra Putra (SD Man Ba&#039;ul Bunut Barat)., Kategori SMP : Aidil (MTsN 2 Kisaran)., dan Kategori SMA : Rizky Ganda (SMAN 2 Kisaran).<p></p>Penyerahan piala dan penghargaan dilakukan langsung oleh <a href="https://www.sumut24.co/tag/wakil/" target="_blank">Wakil</a><a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Asahan sebagai bentuk apresiasi atas semangat dan prestasi para peserta. Dengan berakhirnya turnamen ini, diharapkan pembinaan olahraga di Kabupaten Asahan semakin berkembang dan terus melahirkan atlet muda berprestasi di masa depan. (dre)<br><p></p></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_4183_Wakil-Bupati-Asahan-Resmi-Tutup-Turnamen-Minisoccer-Piala-Bupati-2026--Lahirkan-Bibit-Atlet-Berprestasi-dan-Tanam-Nilai-Sportivitas.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288073/wakil-bupati-asahan-resmi-tutup-turnamen-minisoccer-piala-bupati-2026-lahirkan-bibit-atlet-berprestasi-dan-tanam-nilai-sportivitas/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 22:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!]]></title>
            <description><![CDATA[GIBRAN TAMAT? Putusan MA Jadi Bom Politik, Kornas Desak DPR Bongkar Dugaan Manipulasi Syarat Wapres!]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JAKARTA &ndash; Polemik persyaratan pendidikan Wakil Presiden <a href="https://www.sumut24.co/tag/gibran/" target="_blank">Gibran</a> Rakabuming Raka kembali menjadi sorotan. Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan, mendesak DPR RI tidak lagi bersikap pasif dan segera mengambil langkah konstitusional menyikapi perkembangan perkara yang berkaitan dengan dokumen pendidikan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gibran/" target="_blank">Gibran</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno menilai, apabila benar Mahkamah Agung (MA) telah mengabulkan kasasi Subhan dalam perkara Nomor 62/G/2026/PTUN.JKT, yang berkaitan dengan Surat Keterangan Nomor 9149/D.D1/KS/2019 tertanggal 6 Agustus 2019, maka putusan tersebut harus menjadi perhatian serius seluruh penyelenggara negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam gugatan tersebut, penggugat meminta agar surat keterangan yang diterbitkan Direktorat Jenderal Pendidikan Dasar dan Menengah dinyatakan tidak sah dan batal demi hukum, ditarik dari pihak yang menguasainya untuk dimusnahkan, serta membebankan biaya perkara kepada tergugat, yakni Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Ini bukan lagi sekadar polemik politik atau perdebatan di media sosial. Jika dokumen yang menjadi bagian dari persoalan persyaratan pendidikan seorang pejabat publik dinyatakan tidak sah oleh pengadilan, maka seluruh konsekuensi hukumnya harus diperiksa. Tidak boleh ada pihak yang berlindung di balik kekuasaan," tegas Sutrisno dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PUTUSAN MA DAN MK JANGAN DIABAIKAN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga menyoroti Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 01/PHPU.PRES-XXIV/2026 tanggal 6 Oktober 2026 yang berkaitan dengan gugatan keabsahan ijazah <a href="https://www.sumut24.co/tag/gibran/" target="_blank">Gibran</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, meskipun permohonan tersebut dinyatakan tidak dapat diterima karena persoalan kedudukan hukum pemohon dan tenggang waktu pengajuan, pertimbangan hukum MK tetap harus dibaca secara utuh.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan pentingnya memastikan secara objektif dokumen pendidikan yang digunakan untuk memenuhi persyaratan pencalonan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gibran/" target="_blank">Gibran</a>, termasuk status penyetaraan pendidikan luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan sampai putusan pengadilan hanya dibaca sepotong-sepotong. Apa yang menjadi objek gugatan, apa yang diputuskan MA, bagaimana pertimbangan MK, dan bagaimana kedudukan dokumen pendidikan yang digunakan dalam proses pencalonan harus dibuka kepada publik," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno menegaskan, persoalan ini menyangkut persyaratan konstitusional seorang Wakil Presiden. Karena itu, apabila ditemukan bukti bahwa persyaratan pencalonan tidak terpenuhi sejak awal, persoalan tersebut harus dibawa ke mekanisme konstitusional untuk mendapatkan kepastian hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;DPR RI JANGAN CIUT, GUNAKAN HAK MENYATAKAN PENDAPAT!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kornas secara tegas mendesak DPR RI menggunakan kewenangan konstitusionalnya untuk menyelidiki dan menindaklanjuti persoalan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno merujuk Pasal 7A UUD 1945 yang mengatur bahwa Presiden dan/atau Wakil Presiden dapat diberhentikan dalam masa jabatannya apabila terbukti melakukan pelanggaran hukum tertentu atau tidak lagi memenuhi syarat sebagai Presiden dan/atau Wakil Presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, DPR RI harus berani menggunakan mekanisme hak menyatakan pendapat apabila terdapat dasar dan bukti hukum yang cukup.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, proses pemberhentian tidak boleh dilakukan secara serampangan. Harus ada proses konstitusional sebagaimana diatur dalam Pasal 7B UUD 1945, termasuk pemeriksaan dan putusan MK serta keputusan MPR RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"DPR RI jangan hanya menjadi penonton. Kalau memang ditemukan persoalan serius terkait pemenuhan persyaratan konstitusional Wakil Presiden, gunakan hak menyatakan pendapat. Jangan takut menghadapi siapa pun. Kekuasaan harus tunduk kepada konstitusi, bukan sebaliknya," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai, persoalan ini tidak boleh berhenti pada perdebatan mengenai ijazah, tetapi harus ditelusuri sampai kepada proses administrasi pencalonan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gibran/" target="_blank">Gibran</a> sebagai Wali Kota Solo hingga calon Wakil Presiden RI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;KPU, KEMENDIKDASMEN DAN PIHAK TERKAIT HARUS DIPERIKSA&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga mendesak agar seluruh pihak yang terlibat dalam proses verifikasi persyaratan pencalonan <a href="https://www.sumut24.co/tag/gibran/" target="_blank">Gibran</a> diperiksa sesuai kewenangan masing-masing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pihak-pihak yang dimaksud antara lain KPU Kota Surakarta, KPU RI, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, serta pihak lain yang memiliki keterkaitan dengan penerbitan, penggunaan, dan verifikasi dokumen pendidikan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) menelusuri kemungkinan pelanggaran etik penyelenggara pemilu. Sementara itu, Bareskrim Polri diminta menindaklanjuti apabila terdapat bukti awal dugaan tindak pidana dalam proses penerbitan atau penggunaan dokumen persyaratan pencalonan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan hanya <a href="https://www.sumut24.co/tag/gibran/" target="_blank">Gibran</a> yang menjadi sorotan. Siapa yang menerbitkan dokumen, siapa yang memverifikasi, siapa yang meloloskan, dan siapa yang bertanggung jawab harus diperiksa. Kalau ada manipulasi atau rekayasa administrasi, semua pihak yang terbukti terlibat harus mempertanggungjawabkan perbuatannya," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;WAPRES PENGGANTI HARUS MELALUI MEKANISME KONSTITUSI&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih jauh, Sutrisno menyatakan bahwa apabila melalui mekanisme konstitusional <a href="https://www.sumut24.co/tag/gibran/" target="_blank">Gibran</a> terbukti tidak memenuhi persyaratan dan kemudian diberhentikan, proses pengisian jabatan Wakil Presiden harus segera dilaksanakan sesuai ketentuan UUD 1945.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia merujuk Pasal 8 ayat (2) UUD 1945 mengenai pengisian jabatan Wakil Presiden yang kosong melalui pemilihan oleh MPR dari dua calon yang diusulkan Presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konteks gagasan Indonesia sentris, Sutrisno mengusulkan agar calon Wakil Presiden pengganti memiliki latar belakang Sumatera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami mengusulkan agar figur pengganti Wakil Presiden nantinya berasal dari Sumatera. Ini merupakan gagasan politik untuk memperkuat representasi wilayah dan semangat Indonesia sentris. Namun, seluruh prosesnya tetap harus mengikuti konstitusi," ungkapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PRABOWO DIMINTA JAMIN PROSES HUKUM, JANGAN ADA INTERVENSI&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di akhir pernyataannya, Sutrisno meminta Presiden Prabowo Subianto menjamin agar proses hukum dan politik berjalan secara transparan, adil, serta bebas dari intervensi kekuasaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan seluruh aparat negara agar tidak menyalahgunakan kewenangan untuk menghambat proses konstitusional yang mungkin ditempuh DPR RI, MPR RI, maupun MK.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan ada alat negara yang digunakan untuk melindungi kepentingan politik siapa pun. Jika ada pihak yang mencoba menghalangi proses hukum dan konstitusional melalui tindakan ilegal, harus ditindak sesuai hukum," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa jabatan Wakil Presiden bukan hak istimewa yang kebal dari pemeriksaan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Negara ini milik rakyat, bukan milik keluarga, kelompok, atau dinasti politik tertentu. Tidak boleh ada pejabat yang merasa lebih tinggi daripada konstitusi. Jika persyaratan jabatan dipersoalkan dengan bukti hukum, maka jawabannya harus melalui pengadilan dan mekanisme konstitusi. Kebenaran tidak boleh dikalahkan oleh kekuasaan," pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_1419_GIBRAN-TAMAT--Putusan-MA-Jadi-Bom-Politik--Kornas-Desak-DPR-Bongkar-Dugaan-Manipulasi-Syarat-Wapres-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288072/gibran-tamat-putusan-ma-jadi-bom-politik-kornas-desak-dpr-bongkar-dugaan-manipulasi-syarat-wapres/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Polri Diguncang Dua Badai Besar! Penggerebekan Pesantren dan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 22:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Polri Diguncang Dua Badai Besar! Penggerebekan Pesantren dan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden]]></title>
            <description><![CDATA[Polri Diguncang Dua Badai Besar! Penggerebekan Pesantren dan Tiga Jenderal Tersangka Penyadapan Presiden]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN &ndash; Dalam hitungan hari, institusi Kepolisian Republik Indonesia (<a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>) kembali menjadi sorotan tajam publik. Dua isu besar menyeruak dan menjadi perbincangan luas di tengah masyarakat, mulai dari kontroversi penggerebekan Pondok Pesantren Hamalatul Qur&#039;an di Sukoharjo, Jawa Tengah, hingga beredarnya kabar penangkapan seorang jenderal bintang empat mantan Kapolri bersama dua jenderal lainnya terkait dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rentetan peristiwa ini memunculkan pertanyaan serius tentang profesionalisme, integritas, disiplin, dan pengawasan internal di tubuh institusi yang seharusnya menjadi pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus pertama bermula dari penggerebekan Pondok Pesantren Putri Hamalatul Qur&#039;an di Sukoharjo pada 27 Oktober 2026. Tindakan aparat kepolisian yang mendatangi lingkungan pesantren pada dini hari, ketika para santriwati sedang beristirahat, menuai kecaman dan kontroversi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Gelombang protes pun bermunculan. Publik mempertanyakan prosedur, cara bertindak, serta perlindungan terhadap anak-anak dan santriwati yang berada di lingkungan pendidikan keagamaan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sorotan masyarakat akhirnya berujung pada tindakan Mabes <a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>. Kapolres Sukoharjo AKBP Andika Dharma Sena dimutasi dari jabatannya. Tiga personel lainnya, yakni Kasat Reskrim, Kanit Pidum, dan Kanit PPA, juga dinonaktifkan untuk menjalani pemeriksaan Propam Mabes <a href="https://www.sumut24.co/tag/polri/" target="_blank">Polri</a>.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan, Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Roy Hardi Siahaan turut dilaporkan ke Propam oleh Aliansi Profesi Advokat Indonesia (APAI) atas dugaan pelanggaran dalam penanganan perkara tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, pencopotan dan penonaktifan sejumlah pejabat bukanlah akhir persoalan. Masyarakat masih menunggu apakah pemeriksaan internal benar-benar akan mengungkap siapa yang bertanggung jawab atas keputusan dan pelaksanaan operasi tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;ISU PENYADAPAN PRESIDEN MENAMBAH PANAS&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum reda polemik penggerebekan pesantren, publik kembali dihebohkan dengan kabar yang jauh lebih sensitif, yakni beredarnya informasi mengenai dugaan penangkapan seorang jenderal bintang empat mantan Kapolri bersama dua jenderal lainnya yang disebut-sebut berkaitan dengan dugaan penyadapan terhadap Presiden Prabowo Subianto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabar tersebut menjadi perhatian karena menyangkut keamanan kepala negara sekaligus kredibilitas institusi penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, informasi mengenai penangkapan ketiga jenderal tersebut, termasuk identitas, status hukum, dan dugaan keterlibatan mereka, masih memerlukan konfirmasi resmi dari pihak berwenang. Karena itu, kabar tersebut tidak dapat diperlakukan sebagai fakta hukum sebelum ada keterangan dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika benar terdapat praktik penyadapan ilegal terhadap Presiden, persoalannya bukan sekadar pelanggaran disiplin atau konflik internal. Hal itu menyangkut keamanan negara, perlindungan komunikasi kenegaraan, serta kepatuhan aparat terhadap hukum.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_8431_Polri-Diguncang-Dua-Badai-Besar--Penggerebekan-Pesantren-dan-Tiga-Jenderal-Tersangka-Penyadapan-Presiden.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288071/polri-diguncang-dua-badai-besar-penggerebekan-pesantren-dan-tiga-jenderal-tersangka-penyadapan-presiden/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Manajer PKS PTPN IV Regional II BP. Mandoge Larang Wartawan Meliput, Ketua Komisi B Tunda Monitoring</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 21:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Manajer PKS PTPN IV Regional II BP. Mandoge Larang Wartawan Meliput, Ketua Komisi B Tunda Monitoring]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co ASAHAN, Rencana monitoring kerja Komisi B DPRD Kabupaten Asahan ke Pabrik Kelapa Sawit (PKS) PTPN IV Regional II Bandar Pasir Ma]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> -ASAHAN, Rencana monitoring kerja Komisi B DPRD Kabupaten Asahan ke Pabrik Kelapa Sawit (<a href="https://www.sumut24.co/tag/pks/" target="_blank">PKS</a>) <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional-ii/" target="_blank">Regional II</a> Bandar Pasir Mandoge, Selasa (3/11/2026), terpaksa ditunda mendadak. Bukan karena cuaca atau kendala teknis, melainkan karena manajemen pabrik tersebut menutup akses bagi awak media untuk meliput kegiatan tersebut.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/31fefc0e570cb3860f2a6d4b38c6490d_IMG-20261103-WA0040.jpg"><br></p>Ketua Komisi B DPRD Asahan, Dody Sayendra, mengungkapkan keheranannya atas sikap manajemen pabrik yang justru menolak kehadiran jurnalis di lokasi.</p>"Kami datang untuk menindaklanjuti laporan warga, bukan untuk mencari kesalahan. Tapi ketika media saja dilarang masuk, justru muncul pertanyaan besar, apa yang sebenarnya ditutupi?" ujar Dody saat ditelepon seluler oleh awak media ini.</p>Dijelaskan Dody, kunjungan ini dilakukan karena adanya keluhan yang disampaikan warga terkait berbagai persoalan di lingkungan pabrik. Padahal, sebelumnya DPRD Asahan sudah mengundang pihak manajemen dalam Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU), namun perwakilan pabrik tidak hadir.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/f899139df5e1059396431415e770c6dd_IMG-20261103-WA0041.jpg"><br></p>"Kami tidak mencari musuh. Kami hanya ingin transparansi. Kalau semuanya berjalan baik, mengapa takut diliput media? Justru masyarakat berhak tahu apa yang terjadi di sana," tegasnya.</p>Di lokasi, <a href="https://www.sumut24.co/tag/manager/" target="_blank">Manager</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/pks/" target="_blank">PKS</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/ptpn-iv/" target="_blank">PTPN IV</a> <a href="https://www.sumut24.co/tag/regional-ii/" target="_blank">Regional II</a> Bandar Pasir Mandoge, Tunggul Wilmar Lubis, dengan tegas menyatakan wartawan tidak boleh meliput sebelum ada izin tertulis dari kantor pusat di Medan.</p>"Ini perintah pimpinan. Tanpa izin dari Corporate Secretary di Medan, tidak ada wartawan yang boleh masuk," ujarnya.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/7f6ffaa6bb0b408017b62254211691b5_IMG-20261103-WA0039.jpg"><br></p>Sikap ini pun memicu pertanyaan di kalangan awak media, apakah akses informasi di lingkungan perusahaan milik negara ini tertutup bagi publik</p>Mengingat situasi tersebut, Dody Sayendra memutuskan menunda sementara kunjungan kerja ini. Komisi B DPRD Asahan akan menjadwalkan ulang kunjungan dan berharap kepada pihak perusahaan memberi ruang kepada wartawan dengan mekanisme yang lebih jelas agar akses informasi tetap terjaga tanpa mengabaikan fungsi pengawasan dewan maupun kebebasan pers.</p>"Pintu komunikasi harus tetap terbuka. Kami akan kembali minggu depan, dan kami berharap kepada pihak perusahaan dalam pertemuan berikutnya memberi ruang untuk wartawan dalam menjalankan profesinya, karena semua harus terbuka, untuk ke transparanan," pungkas Dody. (tec)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_7152_Manajer-PKS-PTPN-IV-Regional-II-BP--Mandoge-Larang-Wartawan-Meliput--Ketua-Komisi-B-Tunda-Monitoring.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288070/manajer-pks-ptpn-iv-regional-ii-bp-mandoge-larang-wartawan-meliput-ketua-komisi-b-tunda-monitoring/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Status PNS Iskandar Muda Diberhentikan, Mengapa Masih Tercatat sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung?</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 21:48:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Status PNS Iskandar Muda Diberhentikan, Mengapa Masih Tercatat sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung?]]></title>
            <description><![CDATA[Status PNS Iskandar Muda Diberhentikan, Mengapa Masih Tercatat sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung?]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Status pemerintahan Desa Tabuyung, Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), menjadi sorotan menyusul terbitnya keputusan pemberhentian tidak dengan hormat Iskandar Muda sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan ini mencuat setelah dokumen Keputusan Bupati Mandailing Natal Nomor 800/999/K/2025 memperlihatkan bahwa Iskandar Muda telah diberhentikan tidak dengan hormat dari statusnya sebagai PNS. Keputusan tersebut ditetapkan Bupati Mandailing Natal Saipullah Nasution pada 20 Oktober 2025 di Panyabungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, perhatian publik muncul ketika nama Iskandar Muda masih tercantum sebagai Penjabat (Pj) Kepala Desa Tabuyung dalam pemberitaan kegiatan Musyawarah Desa penetapan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKPDes) Tahun Anggaran 2026 yang diterbitkan Madina Pos pada 4 November 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Perbedaan waktu antara keputusan pemberhentian sebagai PNS dan pencantuman namanya dalam pemberitaan sebagai Pj Kepala Desa tersebut memunculkan pertanyaan mengenai tindak lanjut administrasi pemerintahan Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam salinan keputusan yang diperoleh, Iskandar Muda tercatat memiliki Nomor Induk Pegawai (NIP) 19770701 200906 1 001, dengan pangkat Penata Muda (III/a). Unit kerjanya tercatat pada Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal, Kantor Kecamatan Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan pemberhentian tersebut mencantumkan pertimbangan berdasarkan Petikan Putusan Pengadilan Nomor 60/Pid.B/2015/PN.Mdl tertanggal 22 April 2015.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam putusan pengadilan yang menjadi dasar pertimbangan itu, Iskandar Muda dinyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana penipuan dan pemalsuan surat. Hukuman yang dijatuhkan berupa pidana penjara selama dua bulan 15 hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan pertimbangan tersebut, Bupati Mandailing Natal kemudian menetapkan pemberhentian tidak dengan hormat terhadap yang bersangkutan sebagai PNS dengan mengacu pada ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai Aparatur Sipil Negara dan manajemen PNS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal yang membutuhkan penjelasan lebih lanjut adalah pencantuman nama Iskandar Muda sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung dalam pemberitaan kegiatan Musyawarah Desa penetapan RKPDes Tahun Anggaran 2026 pada 4 November 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, keputusan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS telah ditetapkan pada 20 Oktober 2025 atau sekitar dua pekan sebelumnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut menimbulkan pertanyaan mengenai status jabatan Pj Kepala Desa Tabuyung setelah keputusan pemberhentian sebagai PNS diterbitkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apakah pemerintah daerah telah mengeluarkan keputusan tersendiri untuk mengakhiri atau mengevaluasi penugasan Iskandar Muda sebagai Pj Kepala Desa? Ataukah masih terdapat proses administrasi yang belum diselesaikan oleh instansi terkait?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan ini penting dijawab karena status kepegawaian dan jabatan pemerintahan desa merupakan dua aspek administrasi yang harus ditelaah berdasarkan ketentuan hukum serta keputusan pejabat yang berwenang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian, pencantuman nama seseorang dalam pemberitaan kegiatan desa belum dengan sendirinya membuktikan bahwa yang bersangkutan masih memiliki kewenangan secara hukum untuk menjalankan jabatan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Iskandar Muda juga pernah menjadi perhatian publik terkait polemik pemberhentian perangkat Desa Tabuyung pada 2024.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan tersebut bahkan mendapat perhatian sejumlah organisasi mahasiswa yang meminta Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal melakukan evaluasi terhadap kepemimpinan pemerintahan desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini, setelah muncul dokumen keputusan pemberhentian tidak dengan hormat sebagai PNS, persoalan status pemerintahan Desa Tabuyung kembali membutuhkan penjelasan dari pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejelasan mengenai status jabatan Pj Kepala Desa diperlukan agar tidak menimbulkan ketidakpastian dalam penyelenggaraan pemerintahan, pelayanan masyarakat, maupun pengambilan keputusan yang berkaitan dengan penggunaan anggaran desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menyikapi persoalan tersebut, sejumlah instansi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal perlu memberikan klarifikasi berdasarkan dokumen dan ketentuan hukum yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ada beberapa hal yang perlu dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertama, bagaimana tindak lanjut administratif Keputusan Bupati Nomor 800/999/K/2025 mengenai pemberhentian tidak dengan hormat Iskandar Muda sebagai PNS?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedua, apakah setelah keputusan tersebut diterbitkan, pemerintah daerah telah mengeluarkan keputusan mengenai pengakhiran atau pemberhentian yang bersangkutan dari penugasan sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketiga, apabila namanya masih tercatat atau yang bersangkutan masih menjalankan tugas sebagai Pj Kepala Desa setelah 20 Oktober 2025, apa dasar hukum dan keputusan pejabat berwenang yang menjadi landasannya?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keempat, apakah BKPSDM, Dinas PMD, Inspektorat, maupun pihak kecamatan telah melakukan pemeriksaan terhadap administrasi kepegawaian dan penugasan jabatan tersebut?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Klarifikasi dari instansi terkait dibutuhkan agar persoalan ini tidak berkembang menjadi spekulasi di tengah masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal diharapkan tidak hanya menjelaskan keputusan pemberhentian sebagai PNS, tetapi juga memastikan bagaimana konsekuensi administratifnya terhadap penugasan Iskandar Muda sebagai Pj Kepala Desa Tabuyung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Apabila ditemukan ketidaksesuaian dalam administrasi pengangkatan maupun pelaksanaan tugas, pemerintah daerah perlu melakukan pemeriksaan dan mengambil langkah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebaliknya, apabila terdapat dasar hukum atau keputusan tersendiri yang menjadi landasan status penugasan tersebut, pemerintah juga perlu menyampaikannya secara transparan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masyarakat Desa Tabuyung berhak mengetahui siapa yang secara sah memiliki kewenangan menjalankan pemerintahan desa, terutama dalam urusan pelayanan publik, pengelolaan anggaran, serta pelaksanaan program pembangunan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepastian hukum bukan sekadar persoalan dokumen administrasi, melainkan bagian penting dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap penyelenggaraan pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini, publik menunggu penjelasan resmi Bupati Mandailing Natal, Dinas PMD, Inspektorat, dan BKPSDM untuk menjawab polemik status pemerintahan Desa Tabuyung tersebut.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_5192_Status-PNS-Iskandar-Muda-Diberhentikan--Mengapa-Masih-Tercatat-sebagai-Pj-Kepala-Desa-Tabuyung-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288069/status-pns-iskandar-muda-diberhentikan-mengapa-masih-tercatat-sebagai-pj-kepala-desa-tabuyung/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Madina Kebagian 250 Ribu Bibit Kakao dan Bantuan Sapi, Bupati Saipullah: Rawat hingga Panen!</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 21:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Madina Kebagian 250 Ribu Bibit Kakao dan Bantuan Sapi, Bupati Saipullah: Rawat hingga Panen!]]></title>
            <description><![CDATA[Madina Kebagian 250 Ribu Bibit Kakao dan Bantuan Sapi, Bupati Saipullah Rawat hingga Panen!]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara, menerima bantuan 250.000 bibit kakao serta obat-obatan dan vitamin untuk 1.073 ekor sapi dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas sektor pertanian dan peternakan sekaligus memperkuat ketahanan pangan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bantuan bibit kakao akan ditanam di lahan seluas 250 hektare yang tersebar di sejumlah wilayah Kabupaten Madina. Sementara itu, bantuan obat-obatan dan vitamin ternak disalurkan kepada 24 kelompok peternak yang berada di beberapa kecamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Enam kecamatan yang menjadi lokasi penyaluran bantuan peternakan tersebut meliputi Siabu, Panyabungan Utara, Panyabungan Barat, Natal, Batahan, dan Panyabungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Khusus di Kecamatan Panyabungan Barat, pemerintah menyiapkan lahan seluas 83 hektare dengan dukungan sebanyak 83.000 batang bibit kakao.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, kepada masyarakat dan kelompok penerima manfaat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Saipullah menyampaikan bahwa kunjungannya ke tengah masyarakat dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menjalin komunikasi langsung dengan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kehadiran kami untuk bertemu dengan masyarakat dan kedatangan hari ini tanpa ada pemberitahuan," ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, bantuan yang disalurkan merupakan hasil usulan Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara dan Pemerintah Pusat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan adanya dukungan tersebut, pemerintah daerah berharap masyarakat dapat memanfaatkan bantuan secara optimal, terutama untuk meningkatkan hasil pertanian dan mengembangkan usaha peternakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Bantuan yang akan kita serahkan ini merupakan usulan dari Pemkab Madina kepada Pemerintah Provinsi Sumut dan Pusat yang akan disalurkan di Kabupaten Madina," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Saipullah Nasution mengingatkan masyarakat agar tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga bertanggung jawab dalam menjaga dan mengelolanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta bibit kakao yang telah disalurkan segera ditanam sesuai dengan lahan yang disiapkan. Perawatan secara berkelanjutan dinilai penting agar tanaman dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, bantuan pemerintah harus menjadi modal produktif yang mampu meningkatkan kesejahteraan warga, bukan sekadar program penyaluran bantuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Bantuan pemerintah ini dapat difungsikan dengan baik, ditanam dan diurus dengan baik agar dapat dipanen ke depan untuk kehidupan kita," pesannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah juga menegaskan bahwa pemeliharaan tanaman hingga masa panen merupakan bagian penting dalam mendukung program ketahanan pangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Disalurkan ini agar ditanam, dipelihara dengan baik dan ketika waktunya panen harus dipanen. Ini mendukung ketahanan pangan," sambungnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain bantuan kakao, penyaluran obat-obatan dan vitamin untuk 1.073 ekor sapi kepada 24 kelompok peternak diharapkan dapat membantu menjaga kesehatan ternak dan mendukung keberlangsungan usaha peternakan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan tersebut, Saipullah Nasution turut menyinggung persoalan pembangunan infrastruktur jalan di Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengungkapkan bahwa dari total panjang jalan di Madina yang mencapai sekitar 1.800 kilometer, baru 600 kilometer yang berada dalam kondisi baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, masih terdapat sekitar 1.200 kilometer jalan yang membutuhkan penanganan dan perbaikan secara bertahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saipullah menyebutkan bahwa pembangunan jalan di kawasan Batang Gadis telah masuk dalam perencanaan pemerintah. Namun, pelaksanaannya harus mempertimbangkan tingkat kerusakan jalan di berbagai wilayah yang juga membutuhkan penanganan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terkait jalan yang di Batang Gadis ini sudah direncanakan. Namun pemerintah melihat masih banyak jalan yang lebih parah untuk didahulukan. Namun ini sudah menjadi prioritas pemerintah," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan tersebut disampaikan sebagai respons atas aspirasi masyarakat yang berharap pemerintah daerah segera memperbaiki akses jalan di wilayah mereka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Warga Batang Gadis Julu Berharap Jalan Desa Segera Dibangun&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kepala Desa Batang Gadis Julu, Erwin Pasaribu, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Bupati Mandailing Natal dalam rangka penyerahan bantuan kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kehadiran kepala daerah secara langsung menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi di desa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Terima kasih sebesar-besarnya atas kunjungan Bupati dalam rangka penyerahan bantuan," ucap Erwin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sisi lain, Erwin berharap pemerintah daerah dapat memberikan perhatian terhadap pembangunan jalan di desanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, kondisi jalan masih menjadi kendala utama bagi masyarakat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Sementara itu, infrastruktur irigasi di wilayah tersebut disebut sudah dalam kondisi baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami juga berharap agar dapat membangun jalan yang ada di desa kami. Hanya jalan kendala bagi kami. Kalau irigasi Alhamdulillah sudah bagus, tinggal jalan saja Pak, mohon dianggarkan," harapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aspirasi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah daerah dalam meningkatkan pemerataan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Mandailing Natal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui dukungan sektor pertanian, peternakan, serta pembangunan infrastruktur, pemerintah daerah diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga secara berkelanjutan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_4325_Madina-Kebagian-250-Ribu-Bibit-Kakao-dan-Bantuan-Sapi--Bupati-Saipullah--Rawat-hingga-Panen-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288068/madina-kebagian-250-ribu-bibit-kakao-dan-bantuan-sapi-bupati-saipullah-rawat-hingga-panen/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Serangan Jantung Bisa Terjadi Saat Subuh, Dokter Ungkap Pemicu yang Perlu Diwaspadai</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 21:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Serangan Jantung Bisa Terjadi Saat Subuh, Dokter Ungkap Pemicu yang Perlu Diwaspadai]]></title>
            <description><![CDATA[Serangan Jantung Bisa Terjadi Saat Subuh, Dokter Ungkap Pemicu yang Perlu Diwaspadai]]></description>
            <content><![CDATA[</p><p>Jakarta &mdash; Penyakit jantung koroner dapat berkembang tanpa gejala yang jelas sebelum memicu serangan jantung. Karena itu, mengenali faktor risiko dan menjaga kesehatan sejak dini menjadi langkah penting untuk mengurangi risiko komplikasi.</p><p>Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah konsultan kardiologi intervensi, dr. Bobby, Sp.JP(K), membahas penyakit jantung koroner dalam video di kanal YouTube Raditya Dika yang tayang pada Selasa, 30 Juni 2026.</p><p>Dalam pembahasan tersebut, ia menjelaskan risiko serangan jantung, pilihan tindakan medis, serta pentingnya membangun kebiasaan hidup sehat secara konsisten.</p><p>Mengapa Serangan <a href="https://www.sumut24.co/tag/jantung/" target="_blank">Jantung</a> Bisa Terjadi Saat Subuh?</p><p>Menurut penjelasan dr. Bobby, perubahan ritme biologis tubuh menjelang pagi dapat memengaruhi denyut jantung dan tekanan darah. Pada orang yang memiliki faktor risiko, perubahan ini dapat berperan dalam memicu masalah pada plak di pembuluh darah koroner.</p><p>"Malam ketika kita tidur, jantung mulai rileks, nadi dan tensi turun. Dekat subuh, tubuh bersiap bangun, adrenalin naik, tensi naik. Pada orang dengan faktor risiko, ini bisa bikin robekan plak yang memicu serangan jantung," jelasnya.</p><p>Meski demikian, serangan jantung tidak hanya terjadi saat subuh. Kondisi ini dapat muncul kapan saja, sehingga gejala yang mengarah pada serangan jantung perlu ditangani sebagai keadaan darurat.</p><p>Tanda yang perlu diwaspadai antara lain rasa tertekan atau nyeri di dada, sesak napas, keringat dingin, mual, serta nyeri yang menjalar ke lengan, punggung, leher, atau rahang.</p><p>Jika gejala tersebut muncul, segera cari pertolongan medis darurat. Jangan menunggu sampai rasa sakit semakin berat atau menghilang dengan sendirinya.</p><p>Gaya Hidup Berpengaruh terhadap Risiko Penyakit <a href="https://www.sumut24.co/tag/jantung/" target="_blank">Jantung</a></p><p>Penyakit jantung koroner terjadi ketika pembuluh darah yang memasok darah ke otot jantung mengalami penyempitan, umumnya akibat penumpukan plak. Proses ini dapat berlangsung selama bertahun-tahun.</p><p>Sejumlah faktor yang meningkatkan risiko antara lain kebiasaan merokok, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, diabetes, obesitas, dan kurang aktivitas fisik.</p><p>Pencegahan dapat dimulai dengan berhenti merokok, menjaga pola makan seimbang, memantau tekanan darah dan kolesterol, serta melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala.</p><p>Langkah-langkah tersebut tidak menjamin seseorang sepenuhnya terbebas dari penyakit jantung, tetapi dapat membantu mengurangi faktor risiko yang bisa dikendalikan.</p><p>Pasang Ring atau Bypass, Mana yang Dibutuhkan?</p><p>Dalam penanganan penyakit jantung koroner, dokter dapat mempertimbangkan pemasangan stent atau ring untuk membantu membuka pembuluh darah yang menyempit. Namun, tindakan ini tidak selalu menjadi pilihan terbaik untuk setiap pasien.</p><p>Bobby menjelaskan bahwa pada kasus penyempitan yang melibatkan banyak pembuluh darah atau memiliki karakteristik tertentu, operasi bypass dapat memberikan hasil jangka panjang yang lebih baik.</p><p>"Orang yang banyak penyempitan dibandingkan dipasang 4-5 ring, hasil studinya lebih bagus bypass jangka panjang," ujarnya.</p><p>Pilihan tindakan tetap harus ditentukan berdasarkan kondisi pasien, lokasi dan tingkat penyempitan, penyakit penyerta, serta hasil pemeriksaan oleh tim medis. Pasien tidak sebaiknya menentukan pilihan hanya berdasarkan jumlah ring atau pengalaman orang lain.</p><p>Kaki Bengkak Bisa Menjadi Tanda Gangguan <a href="https://www.sumut24.co/tag/jantung/" target="_blank">Jantung</a></p><p>Pembengkakan pada kaki atau pergelangan kaki dapat terjadi karena penumpukan cairan. Dalam kondisi tertentu, gejala ini bisa berkaitan dengan gagal jantung, yakni ketika jantung tidak mampu memompa darah secara efektif.</p><p>Salah satu bentuk pembengkakan adalah pitting edema, yaitu kondisi ketika kulit meninggalkan cekungan sementara setelah ditekan. Namun, kaki bengkak tidak selalu berarti seseorang mengalami penyakit jantung karena masalah ginjal, pembuluh darah, obat-obatan, dan faktor lain juga dapat menjadi penyebab.</p><p>Jika pembengkakan menetap, memburuk, atau disertai sesak napas maupun kenaikan berat badan mendadak, segera periksakan diri ke tenaga kesehatan.</p><p>Mulai Olahraga Perlahan dan Konsisten</p><p>Bobby menekankan bahwa menjaga kesehatan jantung perlu dilakukan melalui kebiasaan yang berkelanjutan, bukan perubahan ekstrem dalam waktu singkat.</p><p>"<a href="https://www.sumut24.co/tag/jantung/" target="_blank">Jantung</a> itu sifatnya pembiasaan. Buat teman-teman yang baru mulai hidup sehat, start slow saja tapi konsisten," katanya.</p><p>Sebagai panduan umum, orang dewasa dianjurkan melakukan sedikitnya 150 menit aktivitas aerobik intensitas sedang setiap minggu, atau 75 menit aktivitas intensitas berat. Latihan penguatan otot juga dianjurkan setidaknya dua hari dalam seminggu.</p><p>Aktivitas dapat dimulai dari berjalan kaki, bersepeda, atau olahraga lain yang sesuai kemampuan. Orang dengan riwayat penyakit jantung atau keluhan saat beraktivitas perlu berkonsultasi dengan dokter sebelum memulai latihan intensif.</p><p>Pada akhirnya, pencegahan penyakit jantung koroner membutuhkan kombinasi pola hidup sehat, pengendalian faktor risiko, dan pemeriksaan medis. Mengenali gejala lebih awal serta segera mencari pertolongan dapat membantu mengurangi risiko komplikasi serius.</p><p>***]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_8491_Serangan-Jantung-Bisa-Terjadi-Saat-Subuh--Dokter-Ungkap-Pemicu-yang-Perlu-Diwaspadai.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/info/288067/serangan-jantung-bisa-terjadi-saat-subuh-dokter-ungkap-pemicu-yang-perlu-diwaspadai/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">SUTRADARA DAN AKTOR INTELEKTUAL DUGAAN MAKAR HARUS DITANGKAP, KORNAS DESAK KAPOLRI BONGKAR RANTAI KOMANDO</guid>
            <pubDate>Tue, 03 Nov 2026 21:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[SUTRADARA DAN AKTOR INTELEKTUAL DUGAAN MAKAR HARUS DITANGKAP, KORNAS DESAK KAPOLRI BONGKAR RANTAI KOMANDO]]></title>
            <description><![CDATA[SUTRADARA DAN AKTOR INTELEKTUAL DUGAAN MAKAR HARUS DITANGKAP, KORNAS DESAK KAPOLRI BONGKAR RANTAI KOMANDO]]></description>
            <content><![CDATA[<br>JAKARTA &ndash; Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Sutrisno Pangaribuan, mendesak Kapolri dan Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) segera memberikan penjelasan terbuka terkait beredarnya kabar penangkapan sejumlah perwira tinggi (Pati) dan perwira menengah (Pamen) Polri yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan informasi intelijen serta dugaan penyadapan terhadap Presiden Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Sutrisno, persoalan tersebut tidak boleh dianggap sebagai perkara internal kepolisian semata. Jika benar terdapat penyalahgunaan kewenangan dan instrumen negara untuk melakukan aktivitas ilegal yang berpotensi mengancam keselamatan Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan, maka persoalan itu menyangkut keamanan nasional dan harus diusut secara serius.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kapolri maupun Menko Polkam harus menjelaskan secara detail, transparan, dan terbuka. Publik berhak mengetahui kegiatan apa yang dilakukan sejumlah Pati dan Pamen Polri sehingga muncul kabar penangkapan tersebut," tegas Sutrisno dalam pernyataan tertulisnya di Jakarta, Selasa (3/11/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, apabila ditemukan penyalahgunaan alat negara untuk mengganggu keamanan dan ketertiban negara, tindakan tersebut harus diproses berdasarkan ketentuan hukum yang berlaku. Aparat penegak hukum tidak boleh berhenti pada penindakan terhadap pelaksana di lapangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno juga meminta aparat mengusut kemungkinan adanya perencanaan, pengorganisasian, hingga pihak-pihak yang diduga berada di balik aktivitas ilegal tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jangan hanya menangkap orang yang menjalankan perintah. Sutradara, aktor intelektual, pemberi perintah, hingga aktor lapangan harus diungkap. Siapa yang merancang, siapa yang memerintahkan, siapa yang membiayai, dan siapa yang melaksanakan harus dibuka secara terang," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JANGAN BERHENTI PADA PERWIRA YANG DITANGKAP&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Sutrisno menyoroti struktur organisasi Polri yang memiliki jenjang kewenangan dan rantai komando yang jelas. Karena itu, jika dugaan penyalahgunaan kewenangan melibatkan aparat secara terorganisasi, pemeriksaan harus dilakukan secara menyeluruh, mulai dari tingkat pusat hingga daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, institusi negara tidak boleh menjadi alat kepentingan kelompok atau individu tertentu. Seluruh personel yang terbukti terlibat harus ditindak tegas sesuai hukum, tanpa melihat pangkat, jabatan, maupun kedekatan politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga meminta aparat mengungkap dugaan penyadapan terhadap kepala negara, termasuk memastikan asal-usul perintah, pihak yang menginisiasi, serta kemungkinan adanya keterlibatan jaringan dalam negeri maupun kekuatan asing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Harus dipastikan apakah dugaan penyadapan itu merupakan inisiatif pihak dalam negeri atau ada kekuatan luar negeri yang berada di belakangnya. Ini tidak boleh dibiarkan menjadi spekulasi tanpa penyelidikan yang transparan," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;SINGGUNG PUTUSAN MK DAN MA TERKAIT IJAZAH GIBRAN&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataannya, Sutrisno turut menyinggung kemungkinan adanya kaitan antara dugaan penyadapan ilegal dengan dinamika politik pascaputusan Mahkamah Konstitusi (MK) dan Mahkamah Agung (MA) terkait persoalan ijazah Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia meminta aparat penegak hukum menelusuri kemungkinan tersebut secara objektif berdasarkan bukti dan fakta hukum, bukan berdasarkan asumsi ataupun kepentingan politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sutrisno menegaskan, siapa pun yang terbukti melakukan tindakan melawan hukum dengan memanfaatkan instrumen negara harus dimintai pertanggungjawaban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Negara tidak boleh kalah oleh kelompok mana pun. Jika ada pihak yang merancang tindakan untuk mengancam keselamatan Presiden, maka seluruh pihak yang terbukti terlibat harus segera diproses hukum. Jangan hanya menyentuh pelaksana, tetapi bongkar sampai ke aktor intelektualnya," tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup pernyataannya, Sutrisno mengingatkan bahwa Indonesia merupakan negara hukum. Karena itu, tidak seorang pun boleh kebal hukum, baik pejabat, aparat, kelompok elite, maupun pihak yang memiliki kekuasaan politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Siapa pun dan dengan alasan apa pun yang melakukan perbuatan melawan hukum harus diproses secara terbuka, adil, dan transparan. Jangan sampai hukum hanya tajam kepada bawahan, tetapi tumpul ketika berhadapan dengan aktor intelektual dan pemegang kekuasaan," pungkasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/11/_3378_SUTRADARA-DAN-AKTOR-INTELEKTUAL-DUGAAN-MAKAR-HARUS-DITANGKAP--KORNAS-DESAK-KAPOLRI-BONGKAR-RANTAI-KOMANDO.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/288066/sutradara-dan-aktor-intelektual-dugaan-makar-harus-ditangkap-kornas-desak-kapolri-bongkar-rantai-komando/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>