<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Thu, 21 May 2026 16:41:33 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pansus PAD Desak Pemko Medan Maksimalkan Pelayanan Kebersihan di Kota Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 16:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pansus PAD Desak Pemko Medan Maksimalkan Pelayanan Kebersihan di Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  MedanAnggota DPRD Medan yang bergabung di Panitia Khusus  (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan El Barino Shah SH MH]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p><br>Anggota <a href="https://www.sumut24.co/tag/dprd-medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> yang bergabung di Panitia Khusus  (Pansus) Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Medan El Barino Shah SH MH desak Pemko Medan melalui Dinas Lingkungan Hidup (DLH), Camat, Lurah dan Kepling di Medan supaya fokus meningkatkan pelayanan kebersihan. Karena dengan pelayanan kebersihan yang bagus akan menciptakan kesadaran masyarakat berkenan bayar retribusi sampah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Selama ini banyak masyarakat mengeluhkan masalah sampah karena minimnya fasilitas seperti tidak adanya TPS. Begitu juga soal keterlambatan petugas mengangkut sampah dari lingkungan kerap menjadi masalah," ujar Ketua Pansus PAD <a href="https://www.sumut24.co/tag/dprd-medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> yang juga Ketua Fraksi Golkar <a href="https://www.sumut24.co/tag/dprd-medan/" target="_blank">DPRD Medan</a> kepada PosRoha.com, Kamis (21/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk itu kata El Barino, yang perlu dilakukan ke depan adalah memaksimalkan pelayanan kebersihan di tengah masyarakat. "Prioritaskan dan pastikan pelayanan bagus, otomatis masyarakat berkenan membayar retribusi," ulangnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Maka itu kata El Barino, seluruh aparat jajaran Pemko Medan sama sama bertanggungjawab menjaga kebersihan lingkungan. "Jangan ada lagi sampah berserak di lingkungan. Siapkan segala fasilitas kebersihan seperti TPS dan bak sampah. Pengangkutan sampah dari lingkungan khususnya depan warga harus tepat waktu," sarannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut El Barino, dengan  menigkatkat pelayanan kebersihan bisa menambahPendapatan Asli Daerah (PAD) dari retribusi Wajib Retribusi Sampah (WRS). Selama ini banyak warga yang rutin membayar uang sampah namun tidak menggunakan kwitansi atau terdaftar WRS. "Ke depan nya, warga yang membayar retribusi sampah tanpa kwitansi hendaknya dijadikan sebagai WRS. Dan kalau memungkinkan melalui Lurah dan Kepling dapay melakukan  pendekatan persuasif kepada masyarakat menjadi warga peserta WRS," harapnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Terkait hal diatas kata El Barino, pihaknya akan mengundang DLH dan Camat se Kota Medan pada pembahasan Pansus nanti. "Kita maksimalkan pengelolaan kebersihan dan jika memungkinkan  penambahan jumlah WRS di Medan serta meminimalisir penyelewengan retribusi sampah," imbunya. (Rel)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4418_Pansus-PAD-Desak-Pemko-Medan-Maksimalkan-Pelayanan-Kebersihan-di-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/umum/282539/pansus-pad-desak-pemko-medan-maksimalkan-pelayanan-kebersihan-di-kota-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dukung Program Wali Kota Medan, PWPM Safari ke OPD se-Kota Medan</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 16:15:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dukung Program Wali Kota Medan, PWPM Safari ke OPD se-Kota Medan]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  Medan Pengurus Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) menggelar kegiatan safari ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Medan</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengurus Persatuan Wartawan <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> (PWPM) menggelar kegiatan safari ke sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Medan sebagai bentuk dukungan terhadap program pembangunan yang dijalankan Wali Kota Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut dilakukan untuk mempererat sinergi antara insan pers dan jajaran pemerintah dalam menyampaikan informasi pembangunan kepada masyarakat secara objektif dan berimbang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua PWPM Muhammad Edison Ginting mengatakan, safari ke OPD merupakan langkah memperkuat komunikasi serta kolaborasi antara wartawan unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemko-medan/" target="_blank">Pemko Medan</a> dengan setiap dinas di lingkungan pemerintah kota. Menurutnya, hubungan yang harmonis antara media dan OPD sangat penting guna memastikan program pemerintah dapat tersampaikan dengan baik kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, dalam setiap kunjungan, PWPM berdialog langsung dengan pimpinan OPD terkait berbagai program prioritas yang sedang dijalankan Pemerintah Kota Medan. Selain itu, wartawan juga mendapatkan pemaparan mengenai capaian kerja, inovasi pelayanan publik, hingga tantangan yang dihadapi masing-masing OPD.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;PWPM siap mendukung program Wali Kota Medan melalui pemberitaan yang edukatif, informatif, dan membangun. Pers memiliki peran penting dalam menyebarluaskan informasi pembangunan agar masyarakat mengetahui berbagai program yang telah dan sedang dilakukan pemerintah,&quot; ujar Edison, Kamis (21/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, sejumlah pimpinan OPD menyambut positif kegiatan safari tersebut. Mereka menilai kehadiran wartawan menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat. Dengan adanya sinergi yang baik, informasi terkait pelayanan publik maupun pembangunan daerah dapat tersampaikan secara lebih luas dan transparan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan safari itu, PWPM juga menekankan pentingnya menjaga profesionalisme dan etika jurnalistik dalam menjalankan tugas peliputan. Wartawan diharapkan tetap mengedepankan prinsip keberimbangan berita serta menyajikan informasi berdasarkan fakta di lapangan sehingga dapat memberikan edukasi kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PWPM berharap kegiatan safari ke OPD dapat terus berlanjut dan menjadi agenda rutin organisasi. Selain memperkuat hubungan kelembagaan, kegiatan tersebut diharapkan mampu mendukung terwujudnya visi pembangunan Kota Medan yang maju, transparan, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat.(Rel)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_3806_Dukung-Program-Wali-Kota-Medan--PWPM-Safari-ke-OPD-se-Kota-Medan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282538/dukung-program-wali-kota-medan-pwpm-safari-ke-opd-sekota-medan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan CANTVR dan YUDIA</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 16:03:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Satgas PASTI Hentikan Kegiatan Penipuan CANTVR dan YUDIA]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  JakartaSatuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan usaha yang diduga melakukan pe]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p><br></p>Satuan Tugas Pemberantasan Aktivitas Keuangan Ilegal (Satgas PASTI) menghentikan kegiatan usaha yang diduga melakukan penipuan dengan modus impersonasi atau penyalahgunaan nama perusahaan asing berizin, yaitu CANTVR. Selain itu, Satgas PASTI juga menghentikan kegiatan usaha YUDIA yang diduga melakukan penipuan dengan modus penawaran pekerjaan paruh waktu dan pembelian hak cipta film drama Cina untuk memperoleh pendapatan harian dan bonus tambahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;CANTVR dan Monexplora (MEX) diduga merupakan entitas yang saling berkaitan karena penawaran investasi melalui platform CANTVR diperoleh dari MEX. CANTVR melakukan impersonasi terhadap Cantor Fitzgerald, yaitu perusahaan yang telah berizin di Amerika Serikat dan Singapura.</p><br>Berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi, CANTVR diketahui melakukan kegiatan usaha yang tidak sesuai dengan izin yang diterbitkan oleh Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI/BKPM serta aplikasi/website yang digunakan tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital RI.</p><br>Sedangkan MEX tidak memiliki badan hukum di Indonesia dan aplikasi/website yang digunakan tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital RI.</p><br>CANTVR terindikasi menjalankan skema penipuan modus investasi saham melalui aplikasi, dengan metode penyetoran deposit untuk kegiatan investasi saham dengan janji pemberian beberapa benefit dan keuntungan lebih besar berdasarkan level keanggotaan. <br>Selain itu CANTVR memberikan alokasi pembelian saham IPO fiktif secara acak para anggotanya. Alokasi acak tersebut mengharuskan anggota untuk melakukan pembayaran terhadap saham IPO fiktif tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;YUDIA diduga melakukan penipuan modus investasi dengan skema penyetoran dana deposit, pengerjaan tugas harian berupa menonton film drama Cina, pembelian hak cipta film drama Cina, dan perekrutan anggota baru (member get member) untuk memperoleh pendapat harian dan bonus tambahan.</p><br>Berdasarkan hasil klarifikasi dan verifikasi, YUDIA diketahui melakukan kegiatan usaha tanpa mengajukan perizinan lanjutan kepada Kementerian Investasi dan Hilirisasi RI/BKPM serta aplikasi/website yang digunakan tidak tercatat sebagai Penyelenggara Sistem Elektronik (PSE) di Kementerian Komunikasi dan Digital RI.</p><br>Sehubungan dengan temuan tersebut, Satgas PASTI menghentikan kegiatan CANTVR dan YUDIA serta akan melakukan pemblokiran akses terhadap aplikasi dan/atau tautan (URL) terkait. Satgas PASTI juga akan berkoordinasi dengan aparat penegak hukum untuk proses penindakan lebih lanjut.</p><br>Masyarakat yang merasa dirugikan diminta segera melaporkan kepada aparat penegak hukum setempat guna mempercepat proses penanganan.<br>Satgas PASTI kembali mengimbau masyarakat agar senantiasa waspada terhadap tawaran investasi atau kegiatan keuangan yang menjanjikan keuntungan tinggi dan tidak logis, terutama yang menggunakan nama perusahaan asing berizin tanpa kejelasan legalitas di Indonesia.<br>Apabila menemukan indikasi penawaran investasi atau pinjaman online ilegal, masyarakat dapat melaporkannya melalui website sipasti.ojk.go.id atau melalui Kontak <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> 157, WhatsApp 081157157157, dan email konsumen@ojk.go.id.</p><br>Sementara itu, masyarakat yang menjadi korban penipuan transaksi keuangan dapat melapor melalui website Indonesia Anti-Scam Centre (IASC) di iasc.ojk.go.id untuk mendukung upaya pemblokiran rekening pelaku secara cepat. (Rel)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_8915_Satgas-PASTI-Hentikan-Kegiatan-Penipuan-CANTVR-dan-YUDIA.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/282537/satgas-pasti-hentikan-kegiatan-penipuan-cantvr-dan-yudia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ansor apresiasi Polres Padangsidimpuan sikat narkoba</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 14:33:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ansor apresiasi Polres Padangsidimpuan sikat narkoba]]></title>
            <description><![CDATA[Ansor apresiasi Polres Padangsidimpuan sikat narkoba]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>P Sidimpuan - Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda <a href="https://www.sumut24.co/tag/ansor/" target="_blank">Ansor</a> Kota Padangsidimpuan mengapresiasi jajaran Polres Padangsidimpuan yang dipimpin AKBP Wira Prayatna yang berhasil melakukan pengungkapan peredaran sejumlah kasus termaksud narkoba di Kota Padangsidimpuan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal itu diungkapkan Sekretaris PC <a href="https://www.sumut24.co/tag/ansor/" target="_blank">Ansor</a> Kota Padangsidimpuan MZ Amzah Harahap, Kamis (21/5) bahwa jajaran Polri khususnya di Polres Padangsidimpuan yang serius melakukan pengungkapan sejumlah kasus baik itu yang bersifat krimal dan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Atas nama lembaga Pemuda <a href="https://www.sumut24.co/tag/ansor/" target="_blank">Ansor</a> mengapresiasi tugas - tugas Polri demi memberikan rasa aman dan pengayom ditengah masyarakat Kota Padangsidimpuan, kata MZ Amzah Harahap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu pembinah GP <a href="https://www.sumut24.co/tag/ansor/" target="_blank">Ansor</a> Kota Padangsidimpuan Aswin Matondang, mengucapkan bahwa kinerja Polri semakin kemari semakin bersama rakyat, peredaran narkoba wajib kita sikat bersama - sama tanpa pandang bulu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lanjut Aswin, Gerakan Pemuda (GP) <a href="https://www.sumut24.co/tag/ansor/" target="_blank">Ansor</a> secara konsisten memberikan apresiasi dan dukungan penuh kepada Polri dalam pemberantasan kasus narkoba. Organisasi kepemudaan di bawah naungan Nahdlatul Ulama ini memandang peredaran narkotika sebagai ancaman serius yang merusak generasi muda dan stabilitas sosial di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/ansor/" target="_blank">Ansor</a> satu komando bersama Polri dalam menyikapi persoalan maraknya narkoba yang sangat merusak sendi ekonomi, sosial dan lainnya, kita wajib mendukung program-program Polri, tegas Aswin.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_817_Ansor-apresiasi-Polres-Padangsidimpuan-sikat-narkoba.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282536/ansor-apresiasi-polres-padangsidimpuan-sikat-narkoba/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:39:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla]]></title>
            <description><![CDATA[Debat di Dewan Keamanan PBB, Indonesia Kecam Serangan RSI Gaza dan Global Sumud Flotilla]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>NEW YORK &mdash; Pemerintah Republik Indonesia menyampaikan kecaman keras dan keprihatinan mendalam atas terus meningkatnya pelanggaran hukum humaniter internasional dalam berbagai konflik global. Termasuk serangan yang dialamatkan kepada Rumah Sakit Indonesia di Gaza dan Global Sumud Flotilla.</p><p>Pernyataan tegas ini disampaikan Deputi Perwakilan Tetap RI (PTRI) untuk PBB, Duta Besar Widya Sadnovic, dalam Debat Terbuka Dewan Keamanan PBB mengenai "Perlindungan Warga Sipil dalam Konflik Bersenjata" yang berlangsung di New York, Rabu, 20 Mei 2026.</p><p>Mengawali pernyataannya, Dubes Widya Sadnovic menyampaikan kabar duka atas gugurnya prajurit TNI, Kopral Rico Pramudia. Anggota pasukan perdamaian Indonesia yang bertugas bersama UNIFIL di Lebanon tersebut mengembuskan napas terakhir pada 24 April lalu. Kopral Rico meninggal dunia setelah berjuang selama hampir satu bulan melawan luka-luka kritis akibat serangan bersenjata yang terjadi pada 29 Maret sebelumnya.</p><p>Kopral Rico Pramudia menjadi personel penjaga perdamaian keempat asal Indonesia yang gugur di Lebanon saat menjalankan tugas Dewan Keamanan PBB. Dubes Widya menegaskan bahwa tragedi ini bukan hanya menjadi kedukaan mendalam bagi bangsa Indonesia, melainkan sebuah pengingat tragis bagi dunia internasional mengenai dampak fatal ketika hukum kemanusiaan internasional mulai diabaikan dan dianggap opsional.</p><p>Dia juga mengatakan, krisis kemanusiaan dan pengabaian hukum internasional kian mengkhawatirkan. Dalam forum tersebut, Indonesia juga mengungkap insiden terbaru yang terjadi hanya sehari sebelum sidang, di mana pasukan Israel melakukan penyerangan terhadap kapal sipil damai, Global Sumud Flotilla. Dalam aksi sepihak tersebut, pihak Israel menahan para penumpang kapal, termasuk sembilan warga negara Indonesia (WNI) yang berada di dalamnya.</p><p>Atas insiden pemboikotan kapal sipil tersebut, Indonesia mengutuk keras tindakan kekerasan yang terus berulang dan menuntut pembebasan segera bagi seluruh penumpang yang ditahan tanpa syarat. Dubes Widya menyatakan bahwa rentetan peristiwa ini bukanlah insiden yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari krisis impunitas atau kekebalan hukum yang lebih luas dan fatal yang saat ini sedang terjadi di panggung global.</p><p>Lebih lanjut, Indonesia menyoroti situasi miris di mana sepuluh tahun setelah adopsi Resolusi 2286, serangan terhadap sektor kesehatan justru kian melonjak tajam. Rumah sakit yang seharusnya menjadi tempat perlindungan dan penyembuhan, kini justru kerap diubah menjadi medan pertempuran yang mengerikan. Padahal, serangan terhadap fasilitas medis, tenaga kesehatan, dan pasien merupakan pelanggaran berat yang dilarang keras dalam hukum internasional.</p><p>Secara khusus, Indonesia mengecam keras rentetan serangan terhadap berbagai fasilitas kesehatan, termasuk Rumah Sakit Indonesia di Gaza. Rumah sakit tersebut terus-menerus menjadi sasaran gempuran militer meskipun statusnya dilindungi oleh hukum humaniter internasional. Indonesia mendesak Dewan Keamanan PBB untuk berbicara dengan kejelasan mutlak bahwa rumah sakit bukanlah target militer, tenaga medis bukanlah kombatan, dan pasien bukanlah korban sampingan.</p><p>Dalam upaya memperkuat desakan global, Indonesia menyatakan keselarasan sikap dengan pernyataan yang disampaikan oleh Australia, Swiss, dan Hungaria. Pemerintah RI menegaskan kembali komitmen teguhnya terhadap hukum humaniter internasional serta penguatan kerja sama lintas negara dalam menjaga perdamaian dan keamanan global agar warga sipil, tenaga medis, dan pekerja kemanusiaan tidak lagi menjadi target serangan yang disengaja.</p><p>Sebagai langkah konkret, Indonesia menyerukan implementasi penuh terhadap Resolusi 2730. RI menuntut dilakukannya investigasi yang menyeluruh, independen, dan transparan terhadap setiap serangan yang menyasar personel kemanusiaan, pekerja medis, staf PBB, hingga pasukan penjaga perdamaian. Indonesia menegaskan pentingnya akuntabilitas nyata agar para pelaku pelanggaran dapat dimintai pertanggungjawaban hukum secara konkret.</p><p>Menutup pernyataannya, Duta Besar Widya Sadnovic mengingatkan bahwa kredibilitas Dewan Keamanan PBB tidak akan diukur dari retorika atau kekuatan kata-kata, melainkan dari ketegasan tindakan nyata yang diambil. Mengingat kepercayaan adalah modal terbesar institusi dunia ini, Indonesia menyatakan siap berdiri bersama negara-negara lain untuk mengakhiri impunitas global dan mengembalikan marwah PBB.</p><p>"Mari kita hormati mereka yang telah gugur dengan melindungi mereka yang masih hidup," pungkasnya. [Rel]</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_3295_Debat-di-Dewan-Keamanan-PBB--Indonesia-Kecam-Serangan-RSI-Gaza-dan-Global-Sumud-Flotilla.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282535/debat-di-dewan-keamanan-pbb-indonesia-kecam-serangan-rsi-gaza-dan-global-sumud-flotilla/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Pemerintah Tegaskan APBN untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Pemerintah Tegaskan APBN untuk Kesejahteraan Rakyat dan Kemandirian Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  Pemerintah menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen utam]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta | <a href="https://www.sumut24.co/tag/pemerintah/" target="_blank">Pemerintah</a> menegaskan bahwa Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) bukan sekadar dokumen keuangan, melainkan instrumen utama negara dalam melindungi rakyat, memperkuat fondasi bangsa, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.<br>Dalam pernyataannya, pemerintah menekankan pentingnya keberanian dalam menghadapi berbagai tantangan nasional, termasuk mengelola dan memanfaatkan kekayaan alam Indonesia secara mandiri demi kepentingan rakyat. Pemanfaatan sumber daya alam disebut harus selaras dengan amanat Pasal 33 UUD 1945, yakni digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemerintah/" target="_blank">Pemerintah</a> juga menegaskan komitmennya menghadirkan kebijakan ekonomi yang berpihak kepada masyarakat, khususnya para guru, petani, nelayan, dan pekerja yang dinilai memiliki peran penting dalam pembangunan nasional dan menjaga ketahanan bangsa.<br>Selain itu, pemerintah akan terus memperkuat program hilirisasi industri nasional guna meningkatkan nilai tambah sumber daya dalam negeri. Upaya memperkuat ketahanan pangan dan energi juga menjadi prioritas, bersamaan dengan pembukaan lapangan kerja baru dan pemerataan pembangunan di seluruh wilayah Indonesia.<br>&quot;Negara harus hadir dan bekerja untuk memastikan seluruh rakyat hidup rukun, damai, dan berkecukupan pangan, sandang, serta papan,&quot; demikian disampaikan dalam pernyataan tersebut.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/pemerintah/" target="_blank">Pemerintah</a> optimistis bahwa melalui persatuan, keberanian, dan kerja keras bersama, Indonesia mampu menjadi bangsa yang berdaulat, mandiri, dan berdiri di atas kaki sendiri di tengah dinamika global yang terus berkembang.red]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9715_Pemerintah-Tegaskan-APBN-untuk-Kesejahteraan-Rakyat-dan-Kemandirian-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/282534/pemerintah-tegaskan-apbn-untuk-kesejahteraan-rakyat-dan-kemandirian-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Asta Cita dan Ekonomi Hijau: Perdagangan Karbon sebagai Mesin Pertumbuhan Baru</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Asta Cita dan Ekonomi Hijau: Perdagangan Karbon sebagai Mesin Pertumbuhan Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Asta Cita dan Ekonomi Hijau Perdagangan Karbon sebagai Mesin Pertumbuhan Baru]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Oleh: Abdullah Rasyid&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN<br>Pendiri Great Institute&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dunia sedang berubah. Perlahan tetapi pasti, kekuatan ekonomi global tidak lagi hanya ditentukan oleh minyak, batu bara, atau manufaktur konvensional. Dunia kini mulai bergerak menuju ekonomi hijau, ekonomi rendah karbon, dan perdagangan emisi. Negara-negara besar berlomba menguasai teknologi energi bersih, kendaraan listrik, hingga pasar karbon internasional. Dalam perubahan global itulah Indonesia sebenarnya berada di persimpangan sejarah yang sangat menentukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaannya sederhana: apakah Indonesia hanya akan menjadi penonton dalam ekonomi hijau dunia, atau justru menjadi salah satu pemain utama?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah relevansi besar <a href="https://www.sumut24.co/tag/asta/" target="_blank">Asta</a> Cita Presiden Prabowo Subianto menemukan momentumnya. Gagasan tentang kemandirian ekonomi, hilirisasi, penguatan ketahanan nasional, pembangunan berkelanjutan, dan penguasaan sumber daya strategis sesungguhnya sangat sejalan dengan arah baru ekonomi dunia yang berbasis keberlanjutan. Salah satu instrumen terpentingnya adalah perdagangan karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selama bertahun-tahun, isu karbon di Indonesia sering dipersepsikan semata-mata sebagai agenda lingkungan hidup. Padahal hari ini karbon telah berubah menjadi instrumen ekonomi, geopolitik, bahkan sumber kekuatan negara. Dunia mulai menghitung emisi sebagai komoditas strategis baru. Negara yang mampu menjaga hutan, mangrove, gambut, dan ekosistem laut kini memiliki &quot;aset karbon&quot; bernilai ekonomi tinggi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia memiliki modal yang luar biasa besar untuk memasuki arena tersebut. Kita memiliki hutan tropis terbesar ketiga di dunia. Kita memiliki mangrove terluas di dunia. Kita memiliki padang lamun dan ekosistem karbon biru yang sangat besar. Pemerintah bahkan memproyeksikan potensi karbon biru Indonesia mampu menyerap sekitar 10 juta ton CO2 ekuivalen per tahun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Artinya, Indonesia sebenarnya tidak miskin. Indonesia hanya belum sepenuhnya mengubah kekayaan ekologinya menjadi kekuatan ekonomi nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, perdagangan karbon tidak boleh dipahami sekadar sebagai proyek teknokratis lingkungan. Ia harus dilihat sebagai strategi nasional untuk menciptakan sumber pertumbuhan ekonomi baru. Dalam konteks tertentu, perdagangan karbon bahkan dapat menjadi &quot;fresh money&quot; baru bagi negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasar karbon global sendiri diperkirakan akan mencapai nilai lebih dari USD 250 miliar hingga USD 1 triliun dalam dua dekade ke depan seiring semakin ketatnya target penurunan emisi dunia dan implementasi Paris Agreement. Negara-negara industri kini membutuhkan miliaran ton kredit karbon untuk memenuhi target net zero emission mereka. Di sisi lain, Indonesia memiliki modal ekologis yang sangat besar untuk memasuki pasar tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia memiliki sekitar 95 juta hektare kawasan hutan, mangrove terluas di dunia mencapai sekitar 3,3 juta hektare, serta cadangan gambut tropis terbesar yang mampu menyimpan miliaran ton karbon. Dengan potensi tersebut, Indonesia sesungguhnya memiliki kapasitas menjadi salah satu pemasok kredit karbon terbesar dunia melalui konservasi hutan, restorasi gambut, energi terbarukan, dan pengembangan ekonomi karbon biru.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Indonesia sebenarnya telah mulai bergerak ke arah tersebut. Indonesia mulai membangun kerangka perdagangan karbon nasional yang lebih terintegrasi dan menargetkan operasional perdagangan karbon nasional berjalan penuh mulai 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini penting. Namun tantangan terbesar Indonesia bukan sekadar membentuk pasar karbon, melainkan membangun tata kelola karbon nasional yang kuat, transparan, dan berdaulat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kita tidak boleh mengulang kesalahan lama ketika sumber daya strategis nasional hanya menjadi ruang eksploitasi pihak luar tanpa nilai tambah besar bagi bangsa sendiri. Jangan sampai karbon Indonesia hanya menjadi &quot;komoditas murah&quot; yang dibeli negara maju, sementara masyarakat lokal tetap miskin dan negara hanya memperoleh keuntungan minimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah negara harus hadir sebagai arsitek utama ekonomi karbon nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Negara perlu memastikan perdagangan karbon memiliki integritas tinggi, pengawasan ketat, serta perlindungan terhadap kepentingan nasional. Risiko fraud karbon, manipulasi data emisi, hingga proyek karbon fiktif bukan ancaman kecil. Jika tata kelola lemah, perdagangan karbon justru dapat menjadi ladang baru mafia lingkungan global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, Indonesia juga membutuhkan integrasi lintas sektor yang jauh lebih kuat. Selama ini urusan karbon tersebar di banyak kementerian dan lembaga, mulai dari lingkungan hidup, kehutanan, energi, kelautan, hingga sektor keuangan. Tanpa orkestrasi nasional yang jelas, potensi besar ini justru dapat terhambat oleh ego sektoral dan fragmentasi kebijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, gagasan tentang penguatan kelembagaan karbon nasional menjadi semakin relevan. Indonesia membutuhkan pusat orkestrasi yang mampu menyatukan kebijakan perdagangan karbon, investasi hijau, diplomasi karbon, serta penguatan ekonomi hijau nasional dalam satu arah strategis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih dari itu, perdagangan karbon harus menjadi instrumen keadilan sosial. Masyarakat adat, petani hutan, komunitas pesisir, dan penjaga ekosistem harus menjadi pihak yang memperoleh manfaat ekonomi nyata dari transisi hijau ini. Jangan sampai ekonomi hijau hanya dinikmati investor besar, sementara masyarakat lokal kembali menjadi penonton di tanahnya sendiri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/asta/" target="_blank">Asta</a> Cita Presiden Prabowo sesungguhnya membuka ruang besar menuju transformasi tersebut. Ketika dunia sedang bergerak menuju ekonomi rendah karbon, Indonesia memiliki peluang untuk tidak hanya menjadi eksportir sumber daya mentah, tetapi juga menjadi pusat ekonomi hijau dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jika pada abad lalu negara berebut minyak, maka pada abad ini dunia mulai berebut karbon. Dan Indonesia memiliki semua syarat untuk menjadi pemain utama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Masalahnya tinggal satu: apakah kita memiliki keberanian politik, visi jangka panjang, dan tata kelola yang cukup kuat untuk mengubah karbon menjadi mesin pertumbuhan baru Indonesia?]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_1498_Asta-Cita-dan-Ekonomi-Hijau--Perdagangan-Karbon-sebagai-Mesin-Pertumbuhan-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282533/asta-cita-dan-ekonomi-hijau-perdagangan-karbon-sebagai-mesin-pertumbuhan-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harkitnas 2026 di Polres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harkitnas 2026 di Polres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Harkitnas 2026 di Polres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat nasionalisme dan persatuan bangsa menggema di halaman Mapolres Padang Lawas saat jajaran kepolisian menggelar Upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026, Rabu (20/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Padang Lawas, AKBP Dodik Yuliyanto, dengan Perwira Upacara Iptu Arwin serta Komandan Upacara Ipda Eben Pakpahan. Kegiatan berlangsung khidmat dan diikuti para Pejabat Utama <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> Padang Lawas, para Kapolsek jajaran, hingga personel <a href="https://www.sumut24.co/tag/polres/" target="_blank">Polres</a> dan Polsek.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Hari Kebangkitan Nasional tahun ini mengusung tema &quot;Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara&quot;. Tema tersebut menitikberatkan pentingnya menjaga dan membina generasi muda agar mampu menghadapi tantangan zaman, khususnya di tengah pesatnya perkembangan teknologi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanat Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia yang dibacakan Kapolres Padang Lawas, ditegaskan bahwa Hari Kebangkitan Nasional merupakan momentum penting dalam perjalanan sejarah bangsa Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut AKBP Dodik Yuliyanto, semangat kebangkitan yang lahir sejak berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada 1908 menjadi tonggak awal tumbuhnya kesadaran nasional di kalangan masyarakat pribumi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perjuangan bangsa tidak lagi hanya mengandalkan kekuatan fisik, tetapi mulai bergerak melalui pemikiran, pendidikan, organisasi, dan diplomasi demi mewujudkan Indonesia yang berdaulat dan bermartabat,&quot; ujar AKBP Dodik saat membacakan amanat tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, tantangan bangsa saat ini telah mengalami perubahan besar. Jika dahulu perjuangan berfokus pada kedaulatan wilayah, kini Indonesia juga menghadapi tantangan baru berupa kedaulatan informasi dan transformasi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, tema Harkitnas 2026 dinilai relevan dengan kondisi kekinian, terutama dalam menjaga generasi muda dari dampak negatif perkembangan teknologi dan media digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;AKBP Dodik Yuliyanto menyebutkan bahwa kemajuan bangsa sangat bergantung pada kemampuan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga persatuan dan membangun kemandirian nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanat tersebut juga disampaikan sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mulai dari Program Makan Bergizi Gratis, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, pemerintah juga terus memperkuat ekonomi desa melalui program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat di tingkat akar rumput.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya fokus pada pembangunan ekonomi dan pendidikan, pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap perlindungan anak di ruang digital. Salah satunya melalui penerapan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak atau PP TUNAS.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui regulasi tersebut, pemerintah membatasi akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun demi menciptakan ruang digital yang lebih aman dan sehat bagi generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Generasi muda adalah tunas bangsa yang harus dijaga bersama. Mereka harus tumbuh di lingkungan digital yang sehat, beretika, dan mendukung perkembangan karakter positif,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum Hari Kebangkitan Nasional 2026 juga dijadikan sebagai pengingat bagi seluruh elemen bangsa untuk memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan bersama-sama menjaga semangat persatuan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolres Padang Lawas mengajak seluruh masyarakat menjadikan semangat kebangkitan nasional sebagai energi untuk membangun Indonesia yang lebih maju dan berdaya saing di tengah perubahan global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari kita hidupkan kembali semangat persatuan dan gotong royong dalam setiap aspek kehidupan. Kebangkitan nasional harus dimulai dari kesadaran bersama demi masa depan bangsa yang lebih kuat,&quot; pungkas AKBP Dodik Yuliyanto.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga kegiatan berakhir, pelaksanaan Upacara Hari Kebangkitan Nasional ke-118 di Mapolres Padang Lawas berlangsung aman, tertib, dan kondusif.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5764_Harkitnas-2026-di-Polres-Padang-Lawas--AKBP-Dodik-Yuliyanto-Serukan-Perlindungan-Generasi-Muda-di-Era-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282532/harkitnas-2026-di-polres-padang-lawas-akbp-dodik-yuliyanto-serukan-perlindungan-generasi-muda-di-era-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">MTQ Padang Lawas 2026 Resmi Dibuka, Bupati PMA Tekankan Penguatan Syiar Islam dan Generasi Qurani</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 13:05:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[MTQ Padang Lawas 2026 Resmi Dibuka, Bupati PMA Tekankan Penguatan Syiar Islam dan Generasi Qurani]]></title>
            <description><![CDATA[MTQ Padang Lawas 2026 Resmi Dibuka, Bupati PMA Tekankan Penguatan Syiar Islam dan Generasi Qurani]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Palas | Sumut24.co -&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suasana religius bercampur semangat kebersamaan mewarnai pembukaan Musabaqah Tilawatil Qur&#039;an (MTQ) Ke-16 tingkat Kabupaten Padang Lawas yang digelar di Kecamatan Barumun Baru, Rabu (20/05/2026). Ribuan masyarakat tampak memadati lokasi acara untuk menyaksikan kemeriahan Pawai Ta&#039;aruf yang diikuti seluruh kafilah dari 17 kecamatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak pagi, antusiasme warga sudah terlihat di sepanjang jalur pawai. Lapangan Bola Desa Hasahatan Julu menjadi titik awal keberangkatan para peserta yang tampil mengenakan busana bernuansa islami dan identitas budaya khas daerah masing-masing. Iringan lantunan sholawat serta yel-yel semangat dari peserta semakin menambah semarak suasana pembukaan MTQ tahun ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pawai Ta&#039;aruf tersebut secara resmi dilepas oleh Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas, H. Panguhum Nasution, S.Sos, M.AP. Dengan pengawalan aparat keamanan, rombongan kafilah berjalan menuju lokasi utama pembukaan MTQ yang telah dipadati masyarakat dan tamu undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kedatangan para peserta disambut langsung oleh Bupati Padang Lawas, Putra Mahkota Alam Hasibuan, SE bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda). Setiap kontingen yang melintas mendapatkan sambutan meriah berupa tepuk tangan dan apresiasi dari masyarakat yang hadir.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak hanya menjadi ajang seremonial, Pawai Ta&#039;aruf MTQ Ke-16 juga menghadirkan warna budaya dan nuansa islami dari masing-masing kecamatan. Beragam atribut, spanduk islami hingga penampilan khas daerah menjadi daya tarik tersendiri yang mencerminkan kekompakan serta semangat syiar Islam masyarakat Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Bupati Putra Mahkota Alam (PMA) menegaskan bahwa pelaksanaan MTQ memiliki makna lebih dari sekadar agenda rutin tahunan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mempererat ukhuwah Islamiyah sekaligus meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur&#039;an.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pawai Ta&#039;aruf ini menjadi simbol persatuan masyarakat Padang Lawas dalam menjaga nilai-nilai Islam serta memperkuat rasa persaudaraan di tengah kehidupan sosial,&quot; ujar Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PMA juga mengingatkan seluruh peserta agar menjunjung tinggi sportivitas selama perlombaan berlangsung dan menjaga nama baik daerah masing-masing. Pemerintah Kabupaten Padang Lawas berharap MTQ Ke-16 mampu melahirkan qari dan qariah terbaik yang nantinya dapat berprestasi hingga tingkat provinsi maupun nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pembukaan MTQ Ke-16 Kabupaten Padang Lawas tahun ini dinilai menjadi momentum penting dalam memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat. Tingginya antusiasme warga yang hadir menunjukkan dukungan besar terhadap kegiatan keagamaan yang sarat akan nilai persatuan, kebersamaan dan pembinaan karakter generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Bupati Padang Lawas Achmad Fauzan Nasution, unsur DPRD, Forkopimda, tokoh agama, tokoh masyarakat, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para camat, organisasi perempuan serta jajaran TP PKK Kabupaten Padang Lawas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat yang terbangun melalui Pawai Ta&#039;aruf, masyarakat berharap pelaksanaan MTQ Ke-16 dapat berjalan lancar dan sukses, sekaligus menjadi inspirasi dalam membangun generasi Qurani yang religius dan berakhlak mulia di Kabupaten Padang Lawas.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2269_MTQ-Padang-Lawas-2026-Resmi-Dibuka--Bupati-PMA-Tekankan-Penguatan-Syiar-Islam-dan-Generasi-Qurani.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282531/mtq-padang-lawas-2026-resmi-dibuka-bupati-pma-tekankan-penguatan-syiar-islam-dan-generasi-qurani/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Puan Maharani Sambut Kehadiran Presiden Prabowo di Paripurna DPR Bahas RAPBN 2027</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 12:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Puan Maharani Sambut Kehadiran Presiden Prabowo di Paripurna DPR Bahas RAPBN 2027]]></title>
            <description><![CDATA[Jakarta  S24.coKetua DPR RI  menyambut kehadiran Presiden RI  yang hadir langsung dalam Rapat Paripurna DPR RI untuk menyampaikan Kerangka ]]></description>
            <content><![CDATA[Jakarta | S24.co<br>Ketua DPR RI  menyambut kehadiran Presiden RI  yang hadir langsung dalam Rapat Paripurna DPR RI untuk menyampaikan Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) Rancangan APBN (RAPBN) Tahun Anggaran 2027.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/puan/" target="_blank">Puan</a> menilai kehadiran Presiden Prabowo merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam membangun komunikasi yang kuat dengan DPR RI terkait arah kebijakan ekonomi dan kondisi fiskal nasional.<br>&quot;Kami menyambut kehadiran Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dalam Rapat Paripurna DPR RI sebagai respons yang positif atas berbagai masukan yang selama ini disampaikan terkait kesehatan fiskal dan arah kebijakan ekonomi nasional,&quot; ujar <a href="https://www.sumut24.co/tag/puan/" target="_blank">Puan</a>.<br>Menurutnya, DPR RI akan memberikan perhatian serius terhadap berbagai kebijakan strategis pemerintah, khususnya yang berkaitan dengan stabilitas ekonomi, penguatan fiskal negara, serta perlindungan terhadap kesejahteraan masyarakat.<br><a href="https://www.sumut24.co/tag/puan/" target="_blank">Puan</a> juga berharap RAPBN 2027 dapat menjadi instrumen untuk memperkuat pembangunan nasional, menciptakan lapangan kerja, dan menjaga pertumbuhan ekonomi yang inklusif di tengah tantangan global yang terus berkembang.<br>&quot;Sinergi antara pemerintah dan DPR RI menjadi kunci agar kebijakan fiskal yang disusun benar-benar berpihak kepada rakyat serta mampu menjawab kebutuhan pembangunan nasional,&quot; katanya.<br>Rapat Paripurna DPR RI tersebut menjadi tahapan penting dalam proses pembahasan RAPBN 2027 sebelum memasuki agenda pembahasan lanjutan antara pemerintah bersama DPR RI.rws]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5770_Puan-Maharani-Sambut-Kehadiran-Presiden-Prabowo-di-Paripurna-DPR-Bahas-RAPBN-2027.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/politik/282530/puan-maharani-sambut-kehadiran-presiden-prabowo-di-paripurna-dpr-bahas-rapbn-2027/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JLC Race Award 2025, Gelar Malam Apresiasi JNE bagi Kesuksesan UKM di Indonesia</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 12:55:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JLC Race Award 2025, Gelar Malam Apresiasi JNE bagi Kesuksesan UKM di Indonesia]]></title>
            <description><![CDATA[JLC Race Award 2025, Gelar Malam Apresiasi JNE bagi Kesuksesan UKM di Indonesia]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Jakarta  &ndash; Kemajuan bisnis merupakan cita-cita yang terus diupayakan oleh setiap pengusaha di tanah air. Dalam mencapai tujuan tersebut, aspek distribusi memainkan peran yang sangat krusial di samping kualitas produk dan pertumbuhan omzet. Menyadari hal ini, JNE terus berkomitmen mendukung kelancaran bisnis para pemilik Usaha melalui berbagai inisiatif, salah satunya adalah gelaran JLC Race Award 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;JLC Race Award merupakan ajang penghargaan tahunan sebagai bentuk apresiasi JNE terhadap pelanggan setia yang tergabung dalam keanggotaan JNE Loyalty Card (JLC). Hingga saat ini, program JLC telah berhasil merangkul lebih dari 1 juta anggota di seluruh Indonesia. Puncak acara JLC Race Award 2025 dilaksanakan pada Rabu malam (20/5) bertempat di Hutan Kota by Plataran Senayan, Jakarta. Acara berlangsung meriah dengan dipandu oleh MC Ario Astungkoro serta penampilan spesial dari Kunto Aji dan Java Jive. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Acara ini sekaligus menjadi seremoni penyerahan hadiah bagi para anggota JLC yang memenangkan JLC Race 2025. Proses penentuan dan pengesahan pemenang dilakukan pada 31 Maret 2026 lalu di kantor pusat JNE, Jakarta Barat yang disaksikan dan dihadiri oleh perwakilan dari Kementrian Sosial RI, Dinas Sosial Jakarta, dan pihak Notaris. Kompetisi JLC Race terbagi ke dalam dua kategori utama, yaitu Transaksi Tertinggi dan Volume Pengiriman Terbanyak, yang mencakup skala pemenang di tingkat Nasional maupun Regional. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada tahun ini, JNE menetapkan 24 pemenang yang terdiri dari 6 pemenang tingkat Nasional dan 18 pemenang tingkat Regional. Apresiasi yang diberikan pun sangat bernilai sebagai bentuk dukungan nyata bagi bisnis mereka, mulai dari 2 buah mobil BYD Atto 1, sepeda motor, paket Umrah atau perjalanan wisata, hingga logam mulia untuk pemenang nasional. Sementara bagi pemenang di tingkat regional, JNE memberikan hadiah berupa sepeda motor, logam mulia dan barang-barang elektronik seperti gadget.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa nama yang berhasil meraih penghargaan di kategori tingkat nasional untuk kategori Transaksi Tertinggi antara lain Royal Healthy yang sukses membawa pulang 1 unit BYD Atto 1. Pada kategori Volume Pengiriman Terbanyak tingkat nasional, PT Eka Jaya Internasional sukses mendapatkan 1 unit BYD Atto 1.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keberhasilan ini juga diikuti oleh para pemenang di tingkat Regional. Untuk kategori Transaksi Tertinggi Regional, penghargaan diraih oleh Ian dan Faisal Yulyanto yang masing-masing mendapatkan Logam Mulia 15 gram. Sementara untuk kategori Volume Pengiriman Terbanyak regional, hadiah berupa Motor New Scoopy berhasil dibawa pulang oleh Indri Yanti Utari dan Bimo Tyastomo. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Direktur JNE Mohamad Feriadi menyampaikan bahwa eksistensi JNE selama ini tidak lepas dari dukungan dan kepercayaan para pelaku UKM. Feriadi mengucapkan selamat kepada para pemenang. &quot;Sejalan dengan semangat 35 tahun JNE bertajuk &#039Bergerak Bersama&#039;, JNE percaya bahwa setiap langkah kecil akan lebih bermakna bila dilakukan bersama-sama untuk menghadirkan manfaat nyata dan konsisten dengan semangat &#039Connecting Happiness&#039;.&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Program JLC yang telah berjalan sejak tahun 2009 ini akan terus dikembangkan sebagai wadah bagi para anggota untuk mendapatkan berbagai keuntungan, mulai dari penukaran poin katalog, program donasi, hingga fitur Point Exchange dengan mitra loyalitas lainnya. Melalui penghargaan ini, JNE berharap dapat terus memotivasi pelanggan untuk tumbuh bersama dan merasakan manfaat langsung dari setiap transaksi yang mereka lakukan.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2087_JLC-Race-Award-2025--Gelar-Malam-Apresiasi-JNE-bagi-Kesuksesan-UKM-di-Indonesia.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282529/jlc-race-award-2025-gelar-malam-apresiasi-jne-bagi-kesuksesan-ukm-di-indonesia/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">AH Persaingan Industri Perbankan Nasional</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 11:28:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[AH Persaingan Industri Perbankan Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.co  Jakarta Industri Bank Pembangunan Daerah (BPD) menunjukkan kinerja yang solid dan resilien di tengah persaingan industri perban]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b> - Jakarta</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Industri Bank Pembangunan Daerah (BPD) menunjukkan kinerja yang solid dan resilien di tengah persaingan industri perbankan nasional yang semakin meningkat. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> Dian Ediana Rae menyatakan bahwa kinerja BPD mengalami pertumbuhan yang baik, dengan total aset sampai dengan Maret 2026 sebesar Rp1.036,51 triliun atau tumbuh sebesar 3,20 persen year-on-year (yoy). Hal ini juga didukung dengan ketahanan permodalan yang baik yaitu CAR sebesar 26,19 persen.</p><br>Selanjutnya penyaluran kredit BPD tumbuh dari sebesar Rp562,85 triliun pada Desember 2022 menjadi Rp656,87 triliun pada Maret 2026 dan tumbuh 1,59 persen secara tahunan (yoy). Pertumbuhan kredit didukung oleh pertumbuhan Dana Pihak Ketiga (DPK) sebesar 4,74 persen yoy menjadi Rp782,04 triliun.<br>Kinerja industri BPD tersebut tetap terjaga dengan kualitas pembiayaan yang baik, tercermin dari rasio Non Performing Loan (NPL) Gross dan NPL Nett yang masing-masing berada pada level 3,26 persen dan 1,27 persen. Hal ini menunjukkan ekspansi yang tetap berjalan di tengah dinamika ekonomi dan pendekatan yang lebih prudent. BPD terus memperkuat pengelolaan risiko melalui penerapan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran kredit, peningkatan monitoring pascapenyaluran, serta pembentukan cadangan yang memadai sesuai ketentuan, sehingga kualitas aset tetap terjaga.</p><br>&quot;<a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> akan senantiasa melaksanakan upaya untuk memajukan industri BPD, diantaranya melalui pelaksanaan Roadmap Penguatan Bank Pembangunan Daerah (BPD) 2024-2027 yang mencakup berbagai aspek pendukung sebagai panduan bagi BPD untuk merealisasikan visi BPD yang resilien, kontributif dan kompetitif,&quot; kata Dian.</p><br>Roadmap Penguatan BPD 2024-2027 difokuskan pada empat pilar utama yang dirancang untuk mengoptimalkan peran BPD yaitu (1) Penguatan Struktur dan Keunggulan BPD, (2) Akselerasi Transformasi Digital BPD, (3) Penguatan Peran BPD dalam Ekonomi Daerah dan Nasional serta (4) Penguatan Perizinan, Pengaturan, dan Pengawasan BPD.</p><br>Melalui penyempurnaan arah kebijakan pengembangan dan penguatan BPD dalam roadmap, diharapkan BPD dapat terus tumbuh secara prudent dan berkontribusi signifikan terhadap pembangunan serta pemerataan ekonomi daerah yang berkelanjutan, sehingga pada akhirnya dapat berkontribusi terhadap peningkatan perekonomian nasional.</p><br>Setelah diterbitkan pada 2024, Roadmap BPD 2024-2027 telah memberikan dampak positif dalam pengembangan industri BPD. Salah satunya adalah penguatan daya saing BPD melalui implementasi ketentuan <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> terkait Konsolidasi dan Pemenuhan Modal Inti Minimum (MIM) yang bertujuan untuk mendorong penguatan permodalan industri perbankan.</p><br>Kebijakan ini telah mendorong pemenuhan modal inti BPD dari semula terdapat 18  BPD dengan modal inti minimum kurang dari Rp3 triliun pada tahun 2019 menjadi hanya 10 BPD pada akhir 2024, yang semuanya telah membentuk Kelompok Usaha Bank (KUB).</p><br>Hal ini sejalan dengan pilar 1 dalam Roadmap tersebut yaitu &quot;Penguatan Struktur dan Keunggulan BPD&quot; dengan inisiatif &quot;Mengakselerasi konsolidasi BPD dan penguatan KUB&quot;. Adapun pelaksanaan KUB ini diharapkan dapat memperkuat resiliensi BPD dan meningkatkan daya saing melalui sinergi yang baik antara bank induk dengan anggota KUB, sehingga peran BPD semakin meningkat dalam menjalankan fungsi intermediasi serta sebagai agen pembangunan di daerah.</p><br>Lebih lanjut, industri BPD terus menunjukkan dukungan terhadap penyaluran kredit kepada Usaha Kecil, Mikro dan Menengah (UMKM) sebagaimana diatur dalam Peraturan Otoritas Jasa Keuangan (P<a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a>) No. 19 Tahun 2025 Tentang Kemudahan Akses Pembiayaan kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah. <br>Dukungan BPD terhadap UMKM termasuk dalam pilar 3 Roadmap Penguatan BPD 2024-2027, yaitu Penguatan Peran BPD dalam Ekonomi Daerah dan Nasional. Salah satu inisiatif dalam pilar tersebut yaitu &quot;Meningkatkan peran BPD terhadap sektor produktif termasuk UMKM.&quot;<br>Dalam tiga tahun terakhir, pertumbuhan kredit UMKM di BPD menunjukkan tren yang sejalan dengan pertumbuhan kredit secara keseluruhan. Porsi kredit UMKM berada di kisaran 16&ndash;18 persen dari total kredit, dengan kualitas kredit yang relatif stabil dan terjaga, mencerminkan bahwa ekspansi kredit tetap diimbangi dengan pengelolaan kualitas aset yang baik.</p><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> mengharapkan BPD mampu mengambil peran strategis dalam menstimulasi sumber-sumber pertumbuhan ekonomi baru untuk memperkuat struktur ekonomi daerah, mengingat BPD memiliki kedekatan geografis dan kultural yang kuat untuk mengidentifikasi potensi unik di setiap wilayah. Langkah ini krusial agar daerah tidak hanya bergantung pada sektor komoditas tradisional, melainkan mampu beradaptasi dengan tren ekonomi global.</p><br><a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> juga senantiasa mendorong BPD untuk menjadi motor penggerak investasi pada sektor-sektor masa depan, seperti pengembangan ekonomi hijau (green economy), hilirisasi produk unggulan daerah, pariwisata berkelanjutan, serta digitalisasi ekosistem pedesaan. Melalui penyaluran pembiayaan yang terarah pada sektor-sektor baru ini, BPD tidak hanya memperluas portofolio kreditnya secara sehat, tetapi juga membangun kemandirian ekonomi daerah.</p><br>Selanjutnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/ojk/" target="_blank">OJK</a> akan secara konsisten mengawal implementasi Roadmap melalui berbagai langkah strategis bersama para pemangku kepentingan guna transformasi dan penguatan BPD di seluruh Indonesia. (Rel)</p>&lt;/p&gt; &lt;p&gt;</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_7752_AH-Persaingan-Industri-Perbankan-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/ekbis/282527/ah-persaingan-industri-perbankan-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dor! Dor!</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 08:54:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dor! Dor!]]></title>
            <description><![CDATA[Dor! Dor!Oleh Dahlan Iskan Kamis 21052026 (Presiden Prabowo Subianto memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional tahun 2027 melalui Kerang]]></description>
            <content><![CDATA[<a href="https://www.sumut24.co/tag/dor/" target="_blank">Dor</a>! <a href="https://www.sumut24.co/tag/dor/" target="_blank">Dor</a>!<br>Oleh: Dahlan Iskan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kamis 21-05-2026&lt;/p&gt; &lt;p&gt;(Presiden Prabowo Subianto memaparkan arah kebijakan ekonomi nasional tahun 2027 melalui Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (KEM PPKF).-Dok. Setpres)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/dor/" target="_blank">Dor</a>!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mungkin tidak ada yang tewas oleh tembakan Presiden Prabowo di sidang pleno DPR kemarin. Tapi yang terluka pasti banyak. Sebagian pasti luka parah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengusaha sawit dan batu bara tidak boleh lagi jualan sendiri-sendiri ke luar negeri. Semua produk sawit dan batu bara harus dijual ke Danantara. BUMN itulah yang akan menjualnya ke pembeli di luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/dor/" target="_blank">Dor</a>!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasar pasti guncang. Tapi rakyat di desa tidak makan batu bara dan tidak minum sawit. Yang heboh pasti para pengusaha sawit dan batu bara. Harga saham dua jenis perusahaan itu langsung terjun bebas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/dor/" target="_blank">Dor</a>! <a href="https://www.sumut24.co/tag/dor/" target="_blank">Dor</a>! <a href="https://www.sumut24.co/tag/dor/" target="_blank">Dor</a>!&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Prabowo kelihatan firmed saat berpidato. Seperti sudah memperhitungkan semua risikonya. Tidak pula perlu tes gelombang. Sebelum berpidato presiden sudah menandatangani peraturan pemerintah yang mengatur soal itu. Berarti aturan tersebut harus langsung dijalankan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saya rasa peraturan pemerintah itu bersandar pada UUD 1945. Berlandaskan konstitusi negara. Presiden sampai menayangkan bunyi pasal 33 konstitusi kita. "Bahasa Indonesia di pasal 33 itu sangat jelas. Tidak perlu ditafsirkan," ujar Presiden.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sejak UUD 45 berlaku, rasanya baru Presiden Prabowo yang berani menerapkannya. Presiden-presiden sebelumnya seperti ragu: apakah pasal 33 itu bisa benar-benar dilaksanakan di dunia nyata. Misalnya: bahwa seluruh kekayaan alam adalah milik negara dan harus digunakan sebesar-besar kemakmuran negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Praktik yang terjadi selama ini: kekayaan alam adalah milik perusahaan. Baik swasta maupun BUMN. Mereka mendapatkan izin dari pemerintah. Setelah itu terserah perusahaan: mau dijual ke mana hasilnya. Praktik ini sudah berlangsung sejak presiden siapa pun. Tidak ada yang berani mengubahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pun soal asas ekonomi, yang menurut UUD 1945, harus berdasar kekeluargaan. Tidak ada presiden yang berani menjalankannya. Ekonomi kita berganti-ganti asas &ndash;tanpa ada yang merasa itu melanggar UUD 1945.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di zaman Bung Karno asas ekonomi kita adalah &#039;&#039;ekonomi terpimpin&#039;&#039;. Ekonomi harus jadi alat revolusi. Hasilnya, Anda sudah tahu: Indonesia dilanda kelaparan. Ekonomi kita hancur. Inflasi tidak terkendali. Sandang dan pangan sangat langka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden Soeharto mengubah asas ekonomi menjadi tanpa nama. Tapi Anda tahu: praktik ekonomi di masa Orde Baru adalah kapitalistik. Liberal tapi mengenal subsidi untuk BBM dan beberapa komoditas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di zaman Pak Harto pula lahir UU Penanaman Modal Asing &ndash;tanpa sedikit pun sungkan dengan pasal 33 UUD 1945.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tidak ada orang yang berani mempersoalkan bahwa asas ekonomi Orde Baru bertentangan dengan UUD 1945. Itu karena rakyat bisa menikmati hasil pembangunan ekonomi Orde Baru. Beras melimpah &ndash;kita pernah swasembada beras di zaman Pak Harto. Sandang berlebih-lebih. Perumahan rakyat terus dibangun lewat Perumnas.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rasanya hanya Prof Dr Mubyarto yang ngotot agar asas ekonomi kita berbasis &#039;&#039;ekonomi Pancasila&#039;&#039;. Tapi guru besar Universitas Gadjah Mada Yogyakarta itu kalah angin dengan yang sedang berkuasa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di luar Prof Mubi juga banyak ahli yang menyorot sisi lemah model ekonomi Orde Baru tanpa mereka minta ganti asas. Sisi lemah itu: melebarnya kesenjangan kaya-miskin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Koperasi pernah dibangun besar-besaran di zaman Pak Harto: Koperasi Unit Desa (KUD). Meski namanya Unit Desa tapi hanya ada satu KUD di satu kecamatan. Hasilnya: gagal total. Badannya koperasi tapi isinya kapitalistis. Semua KUD bangkrut. Koperasi kalah efisien dari praktik kapitalisme.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setelah itu tidak ada lagi yang berani menempuh jalan non kapitalistik. Apalagi gerakan Swadeshi di India juga mengakibatkan negara itu hampir bangkrut. Ditambah lagi negara-negara yang menganut sosialisme gagal: Uni Soviet tercerai-berai. Korut jatuh ke kemiskinan yang abadi. Pun Kuba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini Prabowo tidak hanya menembak kapitalisme, tapi menjatuhkan bom. Ledakannya besar. Guncangannya bisa seperti gempa bumi. Asapnya bisa bikin sesak di mana-mana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tapi Prabowo hanyalah menjalankan UUD 1945. Ia mengatakan di DPR kemarin: "saya disumpah di tempat ini untuk menjalankan UUD 1945"&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bukan sekadar sumpah. Prabowo berkeyakinan cara yang selama ini dilaksanakan tidak bisa membuat Indonesia menjadi negara maju. Selama tujuh tahun terakhir jumlah orang miskin justru bertambah. Jumlah penduduk kelas menengah turun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prabowo juga heran: dengan tumbuh 5 persen setiap tahun, selama tujuh tahun, seharusnya Indonesia kini lebih kaya 35 persen (5x7). Kok tidak. Berarti ada yang salah. Kekayaan kita mengalir ke luar negeri. Lewat mana? Prabowo menyebut lewat tiga cara: transfer pricing, under invoicing, dan curang di volume.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Presiden merasa seperti dipukul di ulu hati: harusnya pendapatan negara sangat besar. Akibat praktik itu rasio pendapatan kita dengan GDB hanya 11 persen. "Kamboja saja 15 persen. Kita kalah dengan Filipina apalagi Meksiko," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Itulah yang mendasari keputusan drastis Prabowo kemarin: semua ekspor sawit dan batu bara harus lewat Danantara. Dengan demikian tidak akan ada under-pricing dan transfer pricing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan demikian Danantara akan jadi eksporter terbesar di Indonesia. Semua dolar hasil ekspor masuk Danantara. Tidak ada dolar yang ditahan di luar negeri.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Memang rincian putusan ini belum dijelaskan. Misalnya apakah perusahaan sawit harus menyerahkan hasilnya ke Danantara. Kan Danantara tidak punya gudang dan tangki CPO. Demikian juga batu bara: apakah Danantara juga yang cari kapal pengangkut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lalu berapa Danantara akan membayar harga hasil sawit ke perusahaan sawit? Berapa pula Danantara membeli batu bara dari perusahaan tambang batu bara? Belum lagi bagaimana cara pembayarannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum jelas juga anak perusahaan Danantara yang mana yang akan menjadi eksporter sawit dan batu bara. Apakah mereka bisa mencari pembeli sebagus yang dilakukan swasta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pokoknya dua komoditas itu kini dikuasai negara dulu. Jangan-jangan penetapan harga beli Danantara nanti pakai rumus cost plus. Atau cost plus plus. Berapa biaya produksi ditambah keuntungan yang wajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Belum tahu juga bagaimana kalau perusahaan sawit itu sudah terikat kontrak jangka panjang. Atau sudah diagunkan ke bank.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keputusan besar baru saja diambil oleh Presiden Prabowo. Keputusan besar dengan resiko besar. Mungkin ekonomi kita akan kokoh ke depan. Mungkin juga sebaliknya. (Dahlan Iskan)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;https://disway.id/catatan-harian-dahlan/947913/dor-dor&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selamat datang kepada seluruh peserta Disway Advanture bisnis vol 2 di bumi majapahit <br>Nantikan liputan seluruh kegiatan <br>Hanya di Mojokerto.disway.id dan Harian Disway]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_6224_Dor--Dor-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/282526/dor-dor/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Bupati Pakpak Bharat Irup Peringatan Hari Kebangkitan Nasional</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 08:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Bupati Pakpak Bharat Irup Peringatan Hari Kebangkitan Nasional]]></title>
            <description><![CDATA[Bupati Pakpak Bharat Irup Peringatan Hari Kebangkitan Nasional]]></description>
            <content><![CDATA[<br>PAKPAK BHARAT | SUMUT24.co<br>Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a> Bharat Franc Bernhard Tumanggor memimpin upacara Peringatan Hari Kebangkitan Nasional hari ini (20/05).  Upacara ini dihadiri oleh Wakil Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a> Bharat H Mutsyuhito Solin, Dr, M.Pd, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Komandan Batalyon Infanteri TP 906/Sanalenggam, para Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah serta banyak undangan lainnya.<br> Dikesempatan ini Franc membacakan pidato Menteri Komunikasi dan Digitalisasi RI, Meutya Viada Hafid yang antara lain mengajak segenap elemen bangsa untuk bersama-sama menjaga Ibu Pertiwi, mewujudkan kemandirian bangsa sebagai Negara yang berdaulat.<br> Di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, visi kemandirian tersebut diwujudkan melalui berbagai program strategis nasional yang menyentuh langsung kebutuhan dasar rakyat. Kita melihat Program Makan Bergizi Gratis (MBG) kini telah berjalan secara masif di sekolah-sekolah di seluruh Indonesia untuk membangun fondasi fisik generasi masa depan, pesan Meutya dalam sambutan tertulisnya.<br>Langkah ini diperkuat dengan pemerataan akses pendidikan melalui pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah-wilayah afirmasi, termasuk perbaikan mutu guru dan penyediaan beasiswa, guna memutus ketimpangan kualitas SDM. Di sektor kesehatan, Pemerintah juga menghadirkan layanan Cek Kesehatan Gratis yang masif untuk memastikan perlindungan medis yang adil dan merata bagi seluruh lapisan masyarakat. Kedaulatan pangan, kesehatan, dan pendidikan kini sedang kita bangun sebagai satu ekosistem kesejahteraan yang utuh, jelas Menteri  kemudian.<br>Di samping itu, sejalan dengan upaya pembangunan kualitas manusia tersebut, pemerintah juga telah melakukan ikhtiar besar dalam pelindungan generasi muda di ruang digital. Pemberlakuan penuh Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) pada awal tahun ini adalah wujud nyata kehadiran Negara. Per 28 Maret 2026, pemerintah resmi menunda akses anak di bawah usia 16 tahun ke media sosial dan platform digital berisiko tinggi lainnya. Melalui kebijakan ini, kita memastikan bahwa anak yang merupakan tunas bangsa kita mengakses ruang digital yang sehat, beretika, dan sesuai dengan usia tumbuh kembangnya, demikian disampaikan Menteri Komunikasi dan Digital RI dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan oleh Bupati <a href="https://www.sumut24.co/tag/pakpak/" target="_blank">Pakpak</a> Bharat, Fanc Bernhard Tumanggor.<br>Harkitnas tahun ini diperingati dengan tema " Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara". Tema ini sejalan dengan filosofi identitas peringatan kita tahun ini yang merepresentasikan semangat menjaga Ibu Pertiwi oleh seluruh elemen bangsa untuk bergerak maju bersama melalui pelindungan para tunas bangsa. Sebuah  momentum fundamental yang merujuk pada berdirinya organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908.<br> Sejarah mencatat bahwa peristiwa tersebut adalah "fajar menyingsing" bagi kesadaran berbangsa, di mana kaum terpelajar pribumi mulai mengonsolidasikan kekuatan melalui pemikiran dan organisasi, melampaui sekat-sekat kedaerahan yang selama berabad-abad menjadi titik lemah perjuangan. Semangat 1908 adalah tonggak di mana perlawanan fisik mulai bertransformasi menjadi perjuangan intelektual dan diplomatik demi kedaulatan bangsa yang bermartabat.(rbm)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_6375_Bupati-Pakpak-Bharat-Irup-Peringatan-Hari-Kebangkitan-Nasional.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282525/bupati-pakpak-bharat-irup-peringatan-hari-kebangkitan-nasional/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wujud Implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan  Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 08:04:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wujud Implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan  Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran]]></title>
            <description><![CDATA[Wujud Implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan  Gelar Sosialisasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>PALAS -Kegiatan Business Continuity Management (BCM) menjadi hal yang krusial dalam dunia perbankan, terutama di tengah ketidakpastian yang disebabkan oleh bencana alam serta situasi darurat lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;BRI Branch Office (BO) Sibuhuan, mengambil langkah nyata dengan mengedepankan tema Sosialisasi dan Simulasi Pencegahan dan Penanganan Kebakaran dalam pelaksanaan BCM Tahun 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan yang diadakan di kantor cabang ini tidak hanya sebagai upaya perlindungan terhadap aset dan pegawai, tetapi juga bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat dan karyawan tentang risiko kebakaran serta cara-cara penanganannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan sosialisasi implementasi BCM, BRI BO Sibuhuan menggandeng pihak Satpol PP dan Damkar Kabupaten Padanglawas menjadi narasumber, menghadirkan pengalaman dan pengetahuan yang berharga untuk membantu persiapan menghadapi potensi kejadian kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pentingnya pelatihan mengenai pencegahan dan penanganan kebakaran tidak bisa dianggap sepele, bahwa pendidikan awal kepada karyawan sangat berpengaruh dalam menyelamatkan nyawa dan harta benda," kata Kepala Kantor Satpol PP dan Damkar Palas, Agus Saleh Saputra Daulay melalui Solahuddin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Solahuddin, melalui kegiatan ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepedulian dan tanggung jawab di kalangan pegawai BRI terhadap keselamatan kerja dan pencegahan bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ditempat yang sama, Pimpinan Cabang BRI BO Sibuhuan, Dedi Harpian,As, menjelaskan tujuan sosialisasi serta urgensi dilaksanakan dengan kegiatan BCM.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kegiatan BCM yang diadakan oleh BRI Branch Office(BO) Sibuhuan bertujuan utama untuk mempersiapkan setiap individu dalam menghadapi resiko kebakaran," terang Dedi Harpian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui sosialisasi ini,lanjutnya tentu mengedukasi staf dan mengimplementasikan protokol pencegahan, perusahaan dapat mengurangi dampak yang mungkin ditimbulkan oleh bencana tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut analisis yang dilakukan oleh International Organization for Standardization (ISO), organisasi yang mengimplementasikan BCM secara efektif dapat meminimalisasi waktu down dan mengurangi kerugian finansial yang diakibatkan oleh bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut Dedi Harpian menambahkan, kegiatan ini juga memberikan manfaat tambahan bagi karyawan dan insan BRILian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui kolaborasi ini, Dedi Harpian berharap memberi edukasi dan kemampuan karyawan BRI untuk meningkatkan kesadaran tentang langkah-langkah yang dapat diambil untuk melindungi diri dari kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Diharapkan, dengan pendekatan edukatif ini, kondisi darurat kebakaran dapat ditangani secara lebih efektif, mengurangi risiko kerugian yang lebih besar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui praktik langsung,sambungnya peserta diajarkan tentang penggunaan alat pemadam api, teknik evakuasi, serta strategi untuk tetap tenang dan terorganisir selama proses penanganan kebakaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal ini sejalan dengan rekomendasi dari National Fire Protection Association (NFPA) yang menyatakan bahwa latihan berulang-ulang adalah kunci untuk kesuksesan dalam penanganan bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan keterlibatan langsung dalam simulasi,setelah mengikuti sosialisasi implementasi BCM, peserta lebih mampu memahami dan mengingat langkah-langkah yang harus diambil ketika keadaan darurat benar-benar terjadi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4238_Wujud-Implementasi-BCM--BRI-BO-Sibuhuan--Gelar-Sosialisasi-Pencegahan-dan-Penanganan-Kebakaran.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282524/wujud-implementasi-bcm-bri-bo-sibuhuan-gelar-sosialisasi-pencegahan-dan-penanganan-kebakaran/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Hampir Setahun Tanpa Sekda Definitif, Posisi Sulaiman Harahap Dipertanyakan</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 01:18:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Hampir Setahun Tanpa Sekda Definitif, Posisi Sulaiman Harahap Dipertanyakan]]></title>
            <description><![CDATA[Hampir Setahun Tanpa Sekda Definitif, Posisi Sulaiman Harahap Dipertanyakan]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Medan -Pengamat politik dan pemerintahan, Shohibul Ansor Siregar, melontarkan kritik tajam terhadap dinamika pengisian jabatan Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Utara (<a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov Sumut). Ia menilai, sejak awal kepemimpinan Bobby Nasution, keputusan terkait posisi strategis tersebut sarat kegamangan dan tekanan politik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shohibul mengungkapkan, indikasi tersebut terlihat dari sejumlah kebijakan yang dinilai tidak lazim dan cenderung kontradiktif dengan prinsip tata kelola pemerintahan yang baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Shohibul, salah satu contoh paling mencolok adalah penunjukan Togap Simangunsong sebagai <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov Sumut. Ia menilai Togap sebagai figur &quot;istimewa&quot; karena beberapa faktor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pertama, Togap Simangunsong sangat istimewa bukan saja karena ia figur dropping, tetapi juga karena dilantik saat mendekati masa purna tugas sebagai ASN,&quot; ujar Shohibul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, masa jabatan Togap yang hanya berlangsung sekitar tiga bulan 19 hari semakin mempertegas kejanggalan tersebut. &quot;Praktisnya, beliau hanya menjabat dalam waktu yang sangat singkat. Ini jelas tidak lazim untuk jabatan strategis seperti <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya itu, Shohibul juga menyoroti lokasi pelantikan Togap yang dilakukan di Gedung Serbaguna VIP Bandara Internasional Kualanamu. Menurutnya, hal ini merupakan pertama kalinya pelantikan pejabat dilakukan di luar lingkungan resmi Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Biasanya pelantikan dilakukan di Aula Raja Inal Siregar atau Aula T. Rizal Nurdin. Ini menjadi catatan tersendiri karena menyimpang dari kebiasaan administratif,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shohibul menegaskan, secara teoritis jabatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov tidak seharusnya mengalami kekosongan kecuali dalam kondisi luar biasa, seperti pejabat berhalangan tetap.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mempertanyakan mengapa sejak awal tidak dilakukan proses regenerasi atau persiapan pengganti.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pertanyaannya, mengapa jabatan yang jelas hanya akan diisi tiga bulan tidak langsung diikuti proses rekrutmen pengganti? Seharusnya sejak hari pertama pelantikan sudah dipersiapkan,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, Shohibul menilai persoalan utama saat ini bukan sekadar perpanjangan masa jabatan Penjabat (Pj) <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov, melainkan ketidakjelasan arah kebijakan dalam mengisi posisi definitif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia secara khusus menyoroti posisi Sulaiman Harahap yang hingga kini masih menjabat sebagai Pj <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov dalam waktu cukup lama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Masalah terbesar itu bukan pada perpanjangan masa jabatan Sulaiman Harahap, tetapi pada kegamangan gubernur yang tidak kunjung mampu menghadirkan <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov definitif hampir satu tahun,&quot; kata Shohibul.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia bahkan menyebut Sulaiman sebagai &quot;orang istimewa kedua&quot; dalam dinamika ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perpanjangan masa jabatan ditambah rangkap jabatan menunjukkan bahwa beliau juga figur istimewa. Dan keistimewaan itu bisa bertambah jika nantinya direkomendasikan menjadi <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov definitif hingga pensiun,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pernyataan ini secara tidak langsung menyudutkan posisi Sulaiman yang dinilai menikmati keistimewaan struktural tanpa kejelasan proses seleksi terbuka yang transparan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shohibul juga menyinggung pernyataan Gubernur Bobby Nasution saat melantik pejabat <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov, yang menekankan pentingnya percepatan program pembangunan daerah, seperti pengentasan kemiskinan, pemberantasan narkoba, dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, ia melihat adanya paradoks antara narasi tersebut dengan realitas kebijakan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Di satu sisi gubernur berbicara soal akselerasi program dan penyelesaian masalah pembangunan. Tapi di sisi lain, justru terjadi pengisian jabatan strategis yang bersifat sementara dan berlarut-larut,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menilai kondisi ini berpotensi menghambat konsistensi kebijakan dan efektivitas birokrasi di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Shohibul menegaskan, Pemerintah Provinsi Sumatera Utara membutuhkan kepastian dalam kepemimpinan birokrasi, khususnya pada posisi <a href="https://www.sumut24.co/tag/sekda/" target="_blank">Sekda</a>prov sebagai motor penggerak administrasi pemerintahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Pertanyaannya sekarang, sampai kapan kegamangan ini akan berakhir? Publik butuh kepastian, bukan kebijakan yang terkesan sementara terus-menerus,&quot; pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_5495_Hampir-Setahun-Tanpa-Sekda-Definitif--Posisi-Sulaiman-Harahap-Dipertanyakan.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282523/hampir-setahun-tanpa-sekda-definitif-posisi-sulaiman-harahap-dipertanyakan/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harkitnas 2026 di Madina, Bupati Saipullah Tegaskan Kebangkitan Digital dan Kemandirian Bangsa</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 01:11:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harkitnas 2026 di Madina, Bupati Saipullah Tegaskan Kebangkitan Digital dan Kemandirian Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[Harkitnas 2026 di Madina, Bupati Saipullah Tegaskan Kebangkitan Digital dan Kemandirian Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Madina | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 di Pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Panyabungan, Rabu (20/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara berlangsung khidmat dengan diikuti unsur Forkopimda, jajaran ASN, aparat kepolisian, pelajar, hingga sejumlah pejabat daerah. Bertindak sebagai Inspektur Upacara, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Mandailing Natal, Saipullah Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut hadir dalam kegiatan tersebut Penjabat Sekretaris Daerah Afrizal Nasution, Ketua TP PKK Ny. Yupri Astuti Saipullah Nasution, para asisten, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), serta unsur Polri dan peserta dari kalangan pelajar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada peringatan Harkitnas tahun ini, pemerintah mengusung tema &quot;Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara&quot;. Tema tersebut menitikberatkan pada pentingnya membangun generasi muda yang tangguh, mandiri, dan siap menghadapi perkembangan teknologi global yang semakin pesat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanatnya, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Saipullah membacakan pidato resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. Ia menegaskan bahwa kemajuan sebuah bangsa tidak bergantung pada bantuan pihak luar, melainkan ditentukan oleh kekuatan visi dan persatuan rakyatnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kebangkitan nasional hari ini adalah kebangkitan digital. Kita harus memastikan tunas-tunas bangsa di Madina tidak hanya menjadi penonton, tetapi menjadi motor penggerak inovasi yang melek literasi digital dan mampu menjaga kedaulatan informasi serta budaya lokal,&quot; ujar Saipullah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, perkembangan teknologi harus menjadi peluang bagi generasi muda untuk meningkatkan kualitas diri dan daya saing, bukan justru menjadi ancaman yang melemahkan identitas bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan itu, Saipullah juga menyinggung sejumlah program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto yang dinilai menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, khususnya dalam pembangunan sumber daya manusia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah satu program yang disorot yakni Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini mulai diterapkan secara luas di sekolah-sekolah di Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Program makan bergizi gratis menjadi bagian penting dalam membangun fondasi fisik dan kualitas generasi masa depan Indonesia,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, <a href="https://www.sumut24.co/tag/bupati/" target="_blank">Bupati</a> Madina mengajak seluruh jajaran pemerintahan untuk meneladani semangat perjuangan organisasi Budi Utomo yang menjadi tonggak lahirnya Hari Kebangkitan Nasional pada tahun 1908.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menekankan pentingnya disiplin kerja, peningkatan pelayanan publik, serta loyalitas aparatur pemerintah dalam melayani masyarakat secara maksimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peringatan Harkitnas ke-118 di Kabupaten Mandailing Natal diharapkan menjadi momentum memperkuat semangat persatuan, membangun kemandirian daerah, dan mempersiapkan generasi muda menghadapi tantangan era digital secara bijak dan berdaya saing.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_4256_Harkitnas-2026-di-Madina--Bupati-Saipullah-Tegaskan-Kebangkitan-Digital-dan-Kemandirian-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282522/harkitnas-2026-di-madina-bupati-saipullah-tegaskan-kebangkitan-digital-dan-kemandirian-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Harkitnas ke-118 di Paluta, Wabup Basri Harahap Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 01:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Harkitnas ke-118 di Paluta, Wabup Basri Harahap Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital]]></title>
            <description><![CDATA[Harkitnas ke118 di Paluta, Wabup Basri Harahap Serukan Perlindungan Generasi Muda di Era Digital]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paluta | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta)  menggelar upacara peringatan Hari Kebangkitan Nasional (<a href="https://www.sumut24.co/tag/harkitnas/" target="_blank">Harkitnas</a>) ke-118 di halaman Kantor Bupati Padang Lawas Utara, Rabu (20/05/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Upacara berlangsung khidmat dan diikuti oleh jajaran ASN, TNI-Polri, pelajar, serta berbagai elemen masyarakat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bertindak sebagai Inspektur Upacara, Wakil Bupati Padang Lawas Utara, H. Basri Harahap, membacakan amanat resmi Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada peringatan <a href="https://www.sumut24.co/tag/harkitnas/" target="_blank">Harkitnas</a> tahun 2026 ini, pemerintah mengangkat tema &quot;Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara&quot;. Tema tersebut menekankan pentingnya menjaga dan membina generasi muda sebagai fondasi utama masa depan Indonesia di tengah perkembangan teknologi dan tantangan global yang semakin kompleks.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam amanatnya, H. Basri Harahap menyampaikan bahwa semangat perjuangan yang dahulu dirintis organisasi Boedi Oetomo pada tahun 1908 kini harus diterjemahkan dalam bentuk perjuangan baru menghadapi era transformasi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Memasuki tahun 2026 ini, tantangan bangsa telah bergeser dari kedaulatan teritorial menuju kedaulatan informasi dan transformasi digital,&quot; ujar H. Basri Harahap di hadapan peserta upacara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan, pemerintah saat ini terus mendorong berbagai program strategis nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto guna memperkuat kualitas sumber daya manusia dan membangun kemandirian bangsa.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa program prioritas yang disampaikan dalam amanat tersebut di antaranya Program Makan Bergizi Gratis yang mulai diterapkan secara luas di sekolah-sekolah, pembangunan Sekolah Rakyat dan Sekolah Garuda di wilayah afirmasi, hingga layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, pemerintah juga mendorong pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih sebagai penguatan ekonomi masyarakat desa. Program tersebut diharapkan mampu membuka akses masyarakat terhadap kebutuhan penting seperti pupuk, permodalan usaha, hingga obat-obatan dengan harga terjangkau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tak hanya fokus pada pembangunan ekonomi dan pendidikan, pemerintah juga memberikan perhatian serius terhadap perlindungan anak di ruang digital. Dalam amanat yang dibacakan Wakil Bupati, disebutkan bahwa pemerintah telah mengimplementasikan PP TUNAS atau Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui regulasi tersebut, akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun ke platform berisiko tinggi resmi dibatasi sejak 28 Maret 2026 demi menciptakan ruang digital yang sehat, aman, dan beretika.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup amanatnya, H. Basri Harahap mengajak seluruh elemen masyarakat di Kabupaten Padang Lawas Utara, mulai dari akademisi, praktisi, tokoh masyarakat hingga generasi muda untuk kembali menyalakan semangat kebangkitan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengajak masyarakat menjadikan momentum Hari Kebangkitan Nasional ke-118 sebagai penguat solidaritas sosial, peningkatan literasi digital, serta mendorong pembangunan yang berorientasi pada kemajuan bersama.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Mari kita jadikan momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 ini untuk menempatkan Asta Cita sebagai kompas utama, memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan literasi digital, dan memastikan setiap langkah pembangunan senantiasa berorientasi pada kemajuan bersama,&quot; tutupnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_2657_Harkitnas-ke-118-di-Paluta--Wabup-Basri-Harahap-Serukan-Perlindungan-Generasi-Muda-di-Era-Digital.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282521/harkitnas-ke118-di-paluta-wabup-basri-harahap-serukan-perlindungan-generasi-muda-di-era-digital/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">JMSI Tabagsel Gaungkan Semangat Harkitnas 2026, Ucok Rizal: Generasi Muda Penentu Kedaulatan Bangsa</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 01:10:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[JMSI Tabagsel Gaungkan Semangat Harkitnas 2026, Ucok Rizal: Generasi Muda Penentu Kedaulatan Bangsa]]></title>
            <description><![CDATA[JMSI Tabagsel Gaungkan Semangat Harkitnas 2026, Ucok Rizal Generasi Muda Penentu Kedaulatan Bangsa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Padangsidimpuan | Sumut24.ci&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-118 Tahun 2026 dimanfaatkan Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) wilayah Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) untuk menegaskan pentingnya menjaga generasi muda sebagai pondasi utama kedaulatan bangsa di masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengusung tema nasional &quot;Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara&quot;, JMSI Tabagsel menilai peringatan Harkitnas bukan hanya sekadar mengenang sejarah lahirnya organisasi Boedi Oetomo pada 20 Mei 1908, tetapi juga menjadi momentum membangun kesadaran kolektif menghadapi tantangan zaman yang semakin kompleks.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua JMSI Tabagsel, Yusrizal Nasution yang akrab disapa Ucok Rizal mengatakan, semangat kebangkitan nasional harus terus dihidupkan melalui pendidikan, persatuan, serta penguatan karakter generasi muda di tengah derasnya arus globalisasi dan informasi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dulu kebangkitan nasional lahir dari kesadaran untuk bersatu, belajar, dan berjuang bersama. Hari ini tantangannya berbeda. Kita menghadapi persaingan global, derasnya arus informasi, hingga ancaman terhadap nilai-nilai luhur bangsa. Karena itu, menjaga tunas bangsa menjadi langkah penting untuk mempertahankan kedaulatan negara,&quot; ujarnya, Rabu (20/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, generasi muda saat ini memegang peran sentral dalam menentukan arah Indonesia di masa mendatang. Jika dibina dengan pendidikan yang baik, karakter yang kuat, serta wawasan kebangsaan yang luas, maka Indonesia diyakini mampu tetap berdiri kokoh menghadapi berbagai tantangan global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pernyataannya, JMSI Tabagsel juga menyoroti peran strategis media siber di era digital. Media disebut tidak hanya berfungsi sebagai penyampai informasi, tetapi juga menjadi sarana edukasi, penguat nilai kebangsaan, sekaligus penjaga ruang informasi yang sehat bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucok Rizal menegaskan, media siber memiliki tanggung jawab besar dalam membangun optimisme generasi muda melalui pemberitaan yang edukatif, inspiratif, dan mencerdaskan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Media harus hadir sebagai mitra pendidikan masyarakat. Bukan hanya menyampaikan berita, tetapi juga membangun karakter bangsa, melawan hoaks, dan menjaga persatuan di tengah derasnya informasi digital,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam momentum Harkitnas 2026 ini, JMSI Tabagsel turut mengajak seluruh pengurus dan anggota di wilayah Padangsidimpuan, Tapanuli Selatan, Mandailing Natal, Padang Lawas Utara, Padang Lawas, dan sekitarnya untuk aktif mendorong kemajuan generasi muda daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa langkah yang didorong antara lain mengangkat potensi pemuda lokal agar dikenal lebih luas, menghadirkan konten yang membangun wawasan masyarakat, melawan penyebaran hoaks dan ujaran kebencian, serta mendukung lahirnya inovasi anak bangsa di bidang teknologi maupun ekonomi digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ucok Rizal menilai, kedaulatan negara saat ini tidak hanya berkaitan dengan wilayah geografis, tetapi juga mencakup ruang informasi dan budaya yang terus berkembang di era modern.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kedaulatan negara bukan hanya dijaga di perbatasan wilayah, tetapi juga di ruang digital dan budaya. Kalau generasi muda kita kuat secara karakter dan ilmu pengetahuan, maka Indonesia akan tetap berdiri kokoh sebagai bangsa yang berdaulat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, JMSI Tabagsel juga mengajak seluruh elemen masyarakat, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama menciptakan lingkungan yang positif bagi pertumbuhan generasi muda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Semangat persatuan dan pendidikan yang diwariskan Boedi Oetomo, lanjutnya, harus kembali digelorakan sebagai modal utama menuju Indonesia yang maju dan berdaya saing.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menutup pernyataannya, Ucok Rizal mengajak seluruh insan pers dan masyarakat di wilayah Tabagsel untuk terus bersatu dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Selamat Hari Kebangkitan Nasional ke-118 Tahun 2026. Mari bersama menjaga tunas bangsa demi Indonesia yang kuat, maju, dan berdaulat,&quot; pungkasnya.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_3552_JMSI-Tabagsel-Gaungkan-Semangat-Harkitnas-2026--Ucok-Rizal--Generasi-Muda-Penentu-Kedaulatan-Bangsa.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282520/jmsi-tabagsel-gaungkan-semangat-harkitnas-2026-ucok-rizal-generasi-muda-penentu-kedaulatan-bangsa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Berakhir Duka! Ibu dan Anak Korban Longsor Wek I Batangtoru Ditemukan Meninggal</guid>
            <pubDate>Thu, 21 May 2026 01:09:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Berakhir Duka! Ibu dan Anak Korban Longsor Wek I Batangtoru Ditemukan Meninggal]]></title>
            <description><![CDATA[Berakhir Duka! Ibu dan Anak Korban Longsor Wek I Batangtoru Ditemukan Meninggal]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Tapsel | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pencarian terhadap dua warga yang hilang akibat bencana tanah longsor di Lingkungan II, Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru, Kabupaten Tapanuli Selatan, akhirnya membuahkan hasil. Namun, harapan keluarga berubah menjadi duka setelah kedua korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tim gabungan yang terdiri dari unsur TNI, Polri, BPBD, relawan, serta masyarakat setempat berhasil menemukan kedua korban usai melakukan pencarian intensif selama dua hari di lokasi longsor yang dipenuhi material tanah dan bebatuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Korban pertama diketahui bernama Yasine Gulo (44), warga Kelurahan Wek I, Kecamatan Batangtoru. Ia ditemukan lebih dahulu pada Selasa (19/5/2026) pagi di sekitar lokasi tertimbun longsor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara korban kedua, Sariman Gulo (26) yang merupakan anak dari Yasine, ditemukan sehari kemudian pada Rabu (20/5/2026) pagi setelah tim gabungan kembali menyisir area longsor di kawasan Kampung Mandailing, Kelurahan Wek I.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kapolsek Batangtoru, AKP Penggar M. Siboro, membenarkan bahwa kedua korban yang sebelumnya dilaporkan hilang telah ditemukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Benar, dua korban tanah longsor di Kelurahan Wek I sudah ditemukan. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia,&quot; ujar AKP Penggar M. Siboro, Rabu (20/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, proses pencarian pada hari kedua kembali difokuskan di titik-titik yang diduga menjadi lokasi tertimbunnya korban. Medan berat serta tumpukan material longsor sempat menjadi tantangan utama dalam proses evakuasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, tim gabungan tetap melakukan penyisiran secara maksimal dengan dukungan alat berat untuk mempercepat pembukaan akses di area terdampak longsor.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Setelah dievakuasi, korban dibawa ke Puskesmas Batangtoru untuk pemeriksaan medis. Selanjutnya jenazah diserahkan kepada pihak keluarga,&quot; jelasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, bencana tanah longsor terjadi pada Senin (18/5/2026) sore setelah hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Batangtoru sejak sore hari. Curah hujan tinggi diduga menjadi pemicu utama longsor yang menerjang permukiman warga di Lingkungan II, Kelurahan Wek I.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibat peristiwa tersebut, dua warga dilaporkan hilang setelah diduga terseret material longsor. Warga bersama petugas sempat melakukan pencarian secara manual menggunakan peralatan seadanya sebelum bantuan tambahan diterjunkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk mempercepat proses evakuasi, petugas mengerahkan satu unit alat berat dan melibatkan berbagai unsur gabungan. Sedikitnya 10 personel Polri, 15 personel TNI, 20 personel BPBD, relawan, pihak keluarga, hingga masyarakat sekitar turun langsung ke lokasi guna membantu pencarian korban.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi bencana alam, terutama di wilayah rawan longsor saat intensitas hujan tinggi melanda kawasan perbukitan di Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/05/_9744_Berakhir-Duka--Ibu-dan-Anak-Korban-Longsor-Wek-I-Batangtoru-Ditemukan-Meninggal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/282519/berakhir-duka-ibu-dan-anak-korban-longsor-wek-i-batangtoru-ditemukan-meninggal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>