<?xml version="1.0" encoding="UTF-8" ?><rss version="2.0">
    <channel>
        
        <title></title>
        
        <link>https://www.sumut24.co/</link>
        <description>Sumut24.co Berani Tampil Beda</description>
        <lastBuildDate>Wed, 15 Jul 2026 01:33:35 +0700+0700</lastBuildDate>
        <language>id-ID</language>

            <item>
            <guid isPermaLink="false">FABEM-SM dan Masker Pragi Desak Polri&ndash;Kejagung Perkuat Sinergi Usut Dugaan Korupsi Suplai Batu Bara PLTU PLN</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 22:20:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[FABEM-SM dan Masker Pragi Desak Polri–Kejagung Perkuat Sinergi Usut Dugaan Korupsi Suplai Batu Bara PLTU PLN]]></title>
            <description><![CDATA[FABEMSM dan Masker Pragi Desak Polri&ndashKejagung Perkuat Sinergi Usut Dugaan Korupsi Suplai Batu Bara PLTU PLN]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jakarta &ndash; Forum Alumni Badan Eksekutif Mahasiswa dan Senat Mahasiswa (FABEM-SM) bersama Masyarakat Sipil Kritis Pengawal Prabowo-Gibran (Masker Pragi) mendesak Korps Tindak Pidana Korupsi (Kortastipidkor) Polri dan Kejaksaan Agung RI memperkuat sinergi dalam mengusut tuntas dugaan korupsi pengadaan dan distribusi batu bara untuk Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) milik PT PLN (Persero).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Desakan tersebut disampaikan menyusul penetapan dua tersangka oleh Polri, yakni mantan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) berinisial FA dan pihak swasta berinisial DR. Keduanya diduga terlibat dalam perkara korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) yang berkaitan dengan pengadaan batu bara PLTU dengan estimasi kerugian negara mencapai Rp5 triliun.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Umum DPP FABEM-SM Bidang Hukum dan Antar Lembaga sekaligus Koordinator Nasional Masker Pragi, Tody Ardiansyah Prabu, S.H., mengatakan aparat penegak hukum harus mengusut perkara tersebut secara menyeluruh, transparan, dan profesional hingga mengungkap seluruh pihak yang diduga terlibat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Proses hukum harus mengungkap seluruh aktor yang memiliki peran dalam dugaan penyimpangan rantai pasok batu bara, baik dari unsur korporasi, swasta, maupun apabila terdapat keterlibatan oknum pejabat di lingkungan kementerian, PLN, maupun aparat penegak hukum. Tidak boleh ada pihak yang kebal hukum," tegas Tody.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, penyidikan harus menitikberatkan pada aspek teknis pengadaan batu bara, mulai dari kualitas, volume, proses pengujian, hingga mekanisme penerimaan barang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Harus dipastikan apakah batu bara yang dipasok benar-benar sesuai spesifikasi kontrak. Jika ditemukan ketidaksesuaian kualitas maupun kuantitas yang merugikan negara dan mengganggu operasional PLTU, seluruh pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban hukum," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FABEM-SM juga menilai penyidikan tidak boleh berhenti pada pelaksana teknis semata, melainkan harus mengungkap pihak-pihak yang diduga menjadi aktor intelektual maupun pihak yang memperoleh keuntungan dari dugaan tindak pidana tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tody menambahkan, sesuai ketentuan Pasal 2 ayat (2) UU Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi, pidana mati dimungkinkan dijatuhkan dalam keadaan tertentu. Ia juga mengutip ketentuan KUHP Nasional Nomor 1 Tahun 2023 mengenai konsep pelaku tindak pidana (dader) sebagaimana diatur dalam Pasal 20 yang mencakup pelaku langsung, pelaku bersama, pelaku tidak langsung, maupun pihak yang menggerakkan terjadinya tindak pidana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Ketua DPW FABEM Sumatera Utara, Rinno Hadinata, S.Sos, meminta Polri juga memberikan kepastian perkembangan penanganan perkara dugaan korupsi proyek Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di Direktorat Jenderal EBTKE Kementerian ESDM yang sebelumnya telah menetapkan tiga tersangka.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, transparansi penanganan perkara di sektor energi penting untuk menjaga kepercayaan publik terhadap aparat penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Publik berhak mengetahui perkembangan perkara-perkara strategis yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat luas. Penegakan hukum harus konsisten dan akuntabel," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ketua Umum DPP FABEM-SM Zainuddin Arsyad, S.IP menilai penanganan kasus tersebut menjadi salah satu ujian terhadap komitmen pemerintah dalam memperkuat pemberantasan korupsi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menegaskan masyarakat sipil, akademisi, dan media memiliki peran penting dalam mengawal proses hukum agar berjalan secara objektif, transparan, serta tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Yang dipertaruhkan bukan hanya penyelesaian satu perkara, tetapi juga kredibilitas sistem penegakan hukum di Indonesia. Publik menantikan proses yang profesional, terbuka, dan berdasarkan alat bukti, sehingga mampu memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum," ujar Zainuddin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;FABEM-SM menegaskan akan terus menjalankan fungsi kontrol sosial dengan mengawal penanganan perkara korupsi, khususnya di sektor energi, sebagai bentuk dukungan terhadap agenda pemberantasan korupsi yang digaungkan pemerintah hingga ke akar-akarnya.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_6804_FABEM-SM-dan-Masker-Pragi-Desak-Polri-ndash-Kejagung-Perkuat-Sinergi-Usut-Dugaan-Korupsi-Suplai-Batu-Bara-PLTU-PLN.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284318/fabemsm-dan-masker-pragi-desak-polrindashkejagung-perkuat-sinergi-usut-dugaan-korupsi-suplai-batu-bara-pltu-pln/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Truck Angkut Sawit Terguling, Buah Menimpa Pelajar, 1 Korban Meninggal Dunia 2 Luka - Luka</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 21:22:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Truck Angkut Sawit Terguling, Buah Menimpa Pelajar, 1 Korban Meninggal Dunia 2 Luka - Luka]]></title>
            <description><![CDATA[sumut24.coLabuhanbatu, Tragis, satu unit dump truck yang mengangkut buah sawit terguling di Jalan Lintas Negeri Lama  Tanjung Sarang Elang]]></description>
            <content><![CDATA[<b><a href="https://www.sumut24.co">sumut24.co</a></b>-Labuhanbatu, Tragis, satu unit dump truck yang mengangkut buah sawit terguling di Jalan Lintas Negeri Lama - Tanjung Sarang Elang. tepatnya di Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Selasa, 14/07/2026 sekira pukul 07.15 WIB.</p>Mirisnya, buah sawit dari dalam truck yang terguling menimpa 10 orang siswa SMP Negeri 4 Satu Atap Bilah Hilir  yang saat itu berjalan di tepi bahu jalan menuju sebuah kedai penjual jajanan.</p>Warga setempat yang melihat kejadian, langsung berlari ke TKP guna melakukan pertolongan terhadap para korban yang tertimpa buah sawit tersebut.</p>Tragedi naas itu, menyebabkan seorang siswa kelas 9 Lamtio Sari Gultom (14) mengalami luka berat pendarahan di bagian kepala belakang. Korban oleh warga segera dilarikan ke Puskesmas Negeri Lama, namun nyawa korban tidak bisa terselamatkan lagi dan meninggal dunia.</p>10 KORBAN DIBAWA KE PUSKESMAS <br>Sebanyak 10 orang korban yang mengalami musibah tersebut dilarikan ke Puskesmas Negeri Lama. Namun 7 orang hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang ke rumah.</p>Sedangkan 2 korban lainnya yakni Crishel Parhusip (14) mengalami patah tertutup pada lengan atas sebelah kanan. Sedangkan Jesika Sirait (13) mengalami luka luka pada dahi, lutut dan memar pada bahu sebelah kanan.</p>"Korban yang meninggal dunia dibawa pulang ke rumah duka di perkebunan PT Cisadane, sedangkan 2 orang korban lagi kita rujuk ke RSUD Rantauprapat,"kata Kepala Puskesmas Negeri Lama Sukiyem S,trKeb, M,KM menjawab awak media ini di Puskesmas Negeri Lama.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/3636638817772e42b59d74cff571fbb3_IMG-20260714-WA0031.jpg"><br></p>TANGIS PECAH DI PUSKESMAS <br>Suasana kesedihan dan tangis pun pecah memenuhi ruangan perawatan di Puskesmas Negeri Lama, warga yang memadati halaman puskesmas turut menangis dan duka mengetahui adanya korban jiwa atas musibah itu.</p>Menurut keterangan warga yang merupakan karyawan PT Cisadane saat di Puskesmas, korban Lamtio Sari Gultom merupakan siswa pindahan di sekolah SMP Negeri 4 Satu Atap di tahun ajaran baru ini.</p>"Dia pindah sekolah kemarin ikut orang tuanya, sebelumnya di Siantar ikut neneknya, tapi kok begini tragis meninggalnya,"kata warga tersebut mengaku tetangga orang tua korban seraya menangis.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/0f28b5d49b3020afeecd95b4009adf4c_IMG-20260714-WA0032.jpg"><br></p>KOPLING PATAH TRUCK TERGULING <br>Terpisah, supir dump truck Dimas Sandi Syahputra (19) ditemui awak media ini di Polsek Bilah Hilir, mengaku truck itu terguling disebabkan patah kopling disusul pecah ban depan sebelah kanan.</p>"Sebelum truck terguling,terdengar suara tak seperti kopling atau per patah Pak, lalu bak truck menarik ke kanan, ban depan pun pecah dan truck terguling," aku supir yang mengaku nyaris dimassakan oleh warga.</p>Saat ditanya apakah dirinya memiliki SIM, Dimas mengaku tidak memiliki SIM dan berdalih SIM masih akan diurus.</p>Ditanya lagi, sudah berapa lama mengemudikan truck tersebut, Dimas mengaku sudah 1 tahun lebih mengemudikan truck tersebut.</p>"Rencananya saya mau urus SIM tembak Pak, tetapi malah ada musibah begini,"sebutnya seraya menangis.</p><img src="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/38b3eff8baf56627478ec76a704e9b52_IMG-20260714-WA0036.jpg"><br></p>Ketika diminta STNK truck oleh Kanit Lantas Bilah Hilir Aiptu Budi Willy, STNk truck terlihat sudah putus - putus dan sudah mati terhitung bulan Januari 2026.</p>Saat disoal kembali siapa tokenya dan mengapa truck tidak ada memasang plat nomor polisi, Dimas malah mengaku nomor plat polisi itu dicabut dan dipasangkan ke armada lainnya.</p>"Tokenya Pak Mul Pak, warga Dusun Piandang 45, Desa Sei Jawi - Jawi. Plat itu dicabut dipinjam dipasang ke truck lainnya, "ungkap Dimas.</p>Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal SH, dikonfirmasi awak media ini apakah hal itu murni laka lantas atau ada unsur kelalaian supir, Kapolsek mengatakan ada kemungkinan unsur kelalaian dari supir.</p>"Bisa kemungkinan ada unsur kelalaian, karena buah tidak ada jaring pengaman, belum lagi nanti kita cek, apakah muatan yang berlebih sehingga terjadi patah kopling dan pecah ban,"ujar Kapolsek.</p>Terkait tidak adanya plat nomor polisi di dump truck dan STNK yang sudah mati, AKP Armen Faisal mengaku akan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat - surat  truck tersebut.</p>"Supir tidak punya SIM, STNK mati, Kalau dilihat dari STNK truck itu berasal dari Riau dengan nomot plat polisi BM 9949 PO. Kita akan cek juga kelengkapan surat truck tersebut,"terang Kapolsek.</p>KADIS PENDIDIKAN MEMINTA TINDAKAN TEGAS APH<br>Tragedi itu direspon cepat oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan SH,yang langsung turun ke Puskesmas Negeri Lama mengunjungi para siswa yang menjadi korban tertimpa buah sawit.</p>"Iya bang, saya mewakili Ibu Bupati Labuhanbatu turut berduka atas musibah yang menimpa para siswa SMP Negeri 4 Satu Atap,"kata Abdi seusai memberikan semangat kepada siswa dan orang tua korban di Puskesmas Negeri Lama.</p>Disinggung kejadian itu, apa tanggapannya terhadap aparat penegak hukum, Abdi meminta agar ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum baik itu kepolisian mau pun dinas perhubungan terhadap para supir yang mengangkut truck buah sawit overload dan tanpa pengaman.</p>"Ini jadi pelajaran buat kita semua, kita tidak ingin terulang kembali hal seperti ini. Karena itu saya harap ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas terhadap supir yang muatannya overload, jangan terulang lagi hal yang sama dikemudian hari, "ucap Abdi tegas. ( Jok)<br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3657_Truck-Angkut-Sawit-Terguling--Buah-Menimpa-Pelajar--1-Korban-Meninggal-Dunia-2-Luka---Luka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284317/truck-angkut-sawit-terguling-buah-menimpa-pelajar-1-korban-meninggal-dunia-2-luka-luka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Ijeck Desak Jalur Kereta Api Medan-Aceh Segera Dituntaskan, Minta Trans-Sumatera Dipercepat</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 21:13:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Ijeck Desak Jalur Kereta Api Medan-Aceh Segera Dituntaskan, Minta Trans-Sumatera Dipercepat]]></title>
            <description><![CDATA[Ijeck Desak Jalur Kereta Api MedanAceh Segera Dituntaskan, Minta TransSumatera Dipercepat]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Jakarta &ndash; Anggota Komisi V DPR RI, Musa Rajekshah atau yang akrab disapa Ijeck, mendesak pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan RI agar mempercepat penyelesaian pembangunan jalur kereta api yang menghubungkan Medan hingga Aceh sebagai bagian dari jaringan Kereta Api Trans-Sumatera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Desakan tersebut disampaikan Ijeck dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi V DPR RI bersama DJKA di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Ijeck, kereta api merupakan moda transportasi massal yang paling efektif, efisien, aman, ramah lingkungan, serta memiliki ketepatan waktu yang tinggi. Karena itu, ia meminta pemerintah memperkuat anggaran pembangunan sektor perkeretaapian dengan fokus pada perluasan jaringan rel yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Di negara-negara maju, kereta api menjadi transportasi yang sangat diunggulkan. Bahkan jaringan relnya lebih banyak dibandingkan jalan kendaraan. Contohnya Singapura yang terus mengembangkan angkutan massal berbasis kereta sehingga mampu mengurangi kemacetan dan polusi," ujar Ijeck.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Politisi Partai Golkar itu juga menyoroti kemunduran jaringan rel kereta api di Sumatera Utara. Padahal, sejak masa kolonial Belanda, wilayah Sumatera Utara hingga Aceh telah memiliki jaringan rel yang jauh lebih luas dibandingkan kondisi saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mempertanyakan belum dilanjutkannya pengoperasian jalur kereta Medan&ndash;Aceh Tamiang yang menurutnya secara fisik masih tersedia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Jalur kereta Medan&ndash;Aceh Tamiang sudah ada sejak zaman Belanda. Bahkan saat ini jalurnya masih bisa dikatakan ada sampai Aceh Tamiang. Kami ingin tahu mengapa tidak dilanjutkan. Begitu juga jalur menuju Pangkalan Susu di Kabupaten Langkat, kenapa belum kembali dioperasikan," kata Ijeck.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Sumatera Utara I tersebut juga mendorong optimalisasi konektivitas menuju kawasan ekonomi strategis. Ia menilai jalur kereta menuju Pelabuhan Kuala Tanjung yang saat ini digunakan untuk angkutan barang perlu dikembangkan agar juga melayani angkutan penumpang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Di Sumatera Utara ada Pelabuhan Kuala Tanjung dan Pelabuhan Belawan. Saat ini pemanfaatannya masih didominasi angkutan barang. Kami berharap ke depan juga tersedia layanan angkutan penumpang sehingga dapat mendorong pertumbuhan ekonomi di kawasan tersebut," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ijeck turut mengapresiasi rencana pembangunan jalur kereta api hingga Kota Pinang. Namun, ia meminta proyek tersebut tidak berhenti di sana, melainkan diteruskan hingga Provinsi Riau guna memperkuat konektivitas antarwilayah di Pulau Sumatera.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dalam paparan anggaran tadi saya melihat jalur direncanakan sampai Kota Pinang. Itu sudah baik, tetapi jangan berhenti di sana. Kalau bisa diteruskan hingga Riau agar konektivitas ekonomi lintas provinsi di Pulau Sumatera semakin kuat," pungkasnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4544_Ijeck-Desak-Jalur-Kereta-Api-Medan-Aceh-Segera-Dituntaskan--Minta-Trans-Sumatera-Dipercepat.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284316/ijeck-desak-jalur-kereta-api-medanaceh-segera-dituntaskan-minta-transsumatera-dipercepat/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Nekad Curi kabel Tower diciduk Polsek Tanjung Morawa*</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 20:45:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Nekad Curi kabel Tower diciduk Polsek Tanjung Morawa*]]></title>
            <description><![CDATA[Nekad Curi kabel Tower diciduk Polsek Tanjung Morawa]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Deliserdang -Personel Unit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Tanjung Morawa, Polresta Deli Serdang berhasil mengamankan seorang laki laki berinisial A, 26, warga Jl. Bakaran Batu Dusun III Desa Tanjung Baru Kec. Tanjung.Morawa Kabupaten Deli Serdang, yang diduga sebagai pelaku tindak pidana pencurian kabel tower milik Mitra Tel di wilayah Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deli Serdang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pelaku berhasil diamankan oleh personel Unit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Tanjung Morawa pada Pada hari Selasa, 14 Juli 2026 pkl 08.00 wib di Dusun I Desa Tanjung Baru Kec. Tanjung Morawa Kab. Deli Serdang&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kejadian diketahui berawal dari keterangan Saksi atas nama Ageng Tegar Winata  melihat Kabel pada Tower Mitratel sudah terpotong, lalu Saksi menelpon Saksi lainnya Reza Prasetyo dan memberitahukan telah terjadi Pencurian didalam Tower Mitratel, kemudian Saksi Agenh dan Saksi Reza mengecek ke lokasi, Selanjutnya saksi Ageng  dan saksi Reza membawa barang - barang milik pelaku yang tertinggal berupa 1 buah Gunting, 1 buah tang Kakak Tua, 1 buah Tang, 3  buah Obeng, 2 buah kunci Ring, 1  buah pisau Catter, 1 (satu ) buah kunci L. mendapatkan informasi tersebut Pelapor berangkat ke TKP dan langsung mengumpulkan barang buktinya lainnya  kemudian pelapor bersama dengan saksi saksi membawa barang bukti yang tertinggal di lokasi ke <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Tanjung Morawa untuk melaporkan kejadian pencurian tersebut.  &lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menerima laporan tersebut kemudian Unit Reskrim melakukan penyelidikan terkait dengan pencurian tersebut dan setelah melakukan rangkaian penyelidikan Unit Reskrim pada hari Selasa tanggal 14 Juli 2026 sekira pkl 06.30 Wib, unit Reskrim <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Tanjung Morawa mendapat informasi dari masyarakat bahwasanya pelaku pencurian sedang berada di Dusun I Desa Tanjung Baru Kec. Tanjung Morawa, tim pun langsung bergerak menuju lokasi dimaksud.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tiba dilokasi petugas langsung mengamankan pelaku dan melakukan interogasi kepada pelaku A, dalam keterangannya pelaku mengakui perbuatannya dan petugas pun langsung membawa pelaku ke Mako <a href="https://www.sumut24.co/tag/polsek/" target="_blank">Polsek</a> Tanjung Morawa untuk dilakukan penyidikan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam konfirmasinya Kapolsek Tanjung Morawa AKP Jonni H Damanik, SH, MH mengatakan  " saat ini pelaku sedang dalam penyidikan dan kepada pelaku kita persangkakan ke  Pasal 477 UU 1/2023 Juncto 476 UU 1/2023" ungkapnya]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_7737_Nekad-Curi-kabel-Tower-diciduk-Polsek-Tanjung-Morawa-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284315/nekad-curi-kabel-tower-diciduk-polsek-tanjung-morawa/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Mahasiswa Soroti Maraknya Rokok Ilegal Helium, Kakan Bea Cukai Medan Tegaskan Komitmen Berantas Rokok Ilegal</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 19:01:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Mahasiswa Soroti Maraknya Rokok Ilegal Helium, Kakan Bea Cukai Medan Tegaskan Komitmen Berantas Rokok Ilegal]]></title>
            <description><![CDATA[Mahasiswa Soroti Maraknya Rokok Ilegal Helium, Kakan Bea Cukai Medan Tegaskan Komitmen Berantas Rokok Ilegal]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Medan &ndash; Isu maraknya peredaran rokok ilegal merek Helium kembali menjadi sorotan dalam dialog antara mahasiswa dengan jajaran Bea Cukai Sumatera Utara. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa mempertanyakan masih mudahnya rokok ilegal beredar di pasaran meski upaya penindakan terus dilakukan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Salah seorang mahasiswa Rian Lubis didampingi Imam Solihin dan  mahasiswa lainnya menyampaikan bahwa peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek kesehatan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"<a href="https://www.sumut24.co/tag/rokok/" target="_blank">Rokok</a> yang legal saja masih dipertanyakan dampaknya bagi kesehatan, apalagi rokok ilegal seperti Helium yang tidak jelas asal-usul dan pengawasannya," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mahasiswa juga mempertanyakan efektivitas pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal yang dinilai masih marak di berbagai daerah di Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor  Bea Cukai Medan (BC Medan) Sumatera Utara Dede Mulyana  menjelaskan bahwa seluruh kantor Bea Cukai, baik di Sumatera Utara, Sibolga maupun Pematangsiantar, memiliki komitmen yang sama dalam memberantas peredaran rokok ilegal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun demikian, pihak Bea Cukai mengakui masih adanya berbagai tantangan di lapangan yang menyebabkan rokok ilegal tetap ditemukan beredar di masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam dialog yang berlangsung terbuka itu, Bea Cukai juga menegaskan tidak anti terhadap kritik. Bahkan, instansi tersebut mengaku mendorong budaya evaluasi sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami tidak anti dikoreksi. Di sini juga ada mahasiswa yang sedang magang. Pada hari pertama mereka masuk, kami meminta mereka menuliskan tiga kekurangan Bea Cukai. Itu menunjukkan bahwa kami terbuka terhadap kritik dan masukan," ujar perwakilan Bea Cukai.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, mahasiswa turut menyinggung adanya keraguan terhadap identitas peserta aksi yang sebelumnya dipertanyakan. Mereka menegaskan bahwa peserta yang menyampaikan aspirasi merupakan mahasiswa dan berharap substansi tuntutan mengenai pemberantasan rokok ilegal lebih menjadi perhatian dibandingkan mempertanyakan identitas penyampai aspirasi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dialog tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara mahasiswa dan Bea Cukai dalam mendorong pengawasan yang lebih efektif terhadap peredaran rokok ilegal, khususnya merek Helium, yang dinilai masih mudah ditemukan di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.red2]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9382_Mahasiswa-Soroti-Maraknya-Rokok-Ilegal-Helium--Kakan-Bea-Cukai-Medan-Tegaskan-Komitmen-Berantas-Rokok-Ilegal.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284314/mahasiswa-soroti-maraknya-rokok-ilegal-helium-kakan-bea-cukai-medan-tegaskan-komitmen-berantas-rokok-ilegal/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Terkait ASN Nias Jatuh di Apartemen 2 Wanita Ditetapkan Tersangka</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 18:35:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Terkait ASN Nias Jatuh di Apartemen 2 Wanita Ditetapkan Tersangka]]></title>
            <description><![CDATA[Terkait ASN Nias Jatuh di Apartemen 2 Wanita Ditetapkan Tersangka]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Kepolisian akhirnya menetapkan dua wanita sebagai tersangka terkait kematian seorang pria Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Nias, yang jatuh dari lantai 12 apartemen Skyview Setia Budi di Jalan Abdul Hakim, Medan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dua orang ditetapkan tersangka, keduanya wanita," terang Kasat Reskrim Polrestabes Medan, AKBP Adrian Risky Lubis, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, dia belum bersedia membeberkan identitas kedua tersangka karena masih dalam proses penyidikan. Polisi juga masih mendalami motif tewasnya ASN Nias tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Nanti akan disampaikan lebih lanjut," tandasnya. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, seorang pria berinisial AL ditemukan meninggal dunia di halaman Apartemen Skyview Setia Budi, Jalan Abdul Hakim, Kelurahan Padang Bulan Selayang, Kecamatan Medan Selayang, Jumat (10/7/2026) dini hari.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hingga kini, aparat kepolisian masih menyelidiki penyebab pasti kematian korban. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beredar informasi di lokasi bahwa korban diduga terjatuh dari bangunan apartemen.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Berdasarkan informasi beredar, AL merupakan seorang ASN yang bertugas sebagai Penata Pertanahan Ahli Pertama di Kantor ATR/BPN Kabupaten Nias.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Saat ditemukan, korban mengalami luka berat. Kaki kanannya dilaporkan putus di bawah lutut, sementara terdapat luka dan darah di bagian kepala serta tubuh.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1654_Terkait-ASN-Nias-Jatuh-di-Apartemen-2-Wanita-Ditetapkan-Tersangka.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284313/terkait-asn-nias-jatuh-di-apartemen-2-wanita-ditetapkan-tersangka/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aniaya Polisi dan Kabur saat Disergap Buronan Narkoba Ditangkap di Riau</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 18:30:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aniaya Polisi dan Kabur saat Disergap Buronan Narkoba Ditangkap di Riau]]></title>
            <description><![CDATA[Aniaya Polisi dan Kabur saat Disergap Buronan Narkoba Ditangkap di Riau]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN I SUMUT24.CO<br>Pelarian Fuanto Fransyah alias Apeng (40), warga Jalan Multatuli No 140 Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun, Kota Medan, berakhir di Provinsi Riau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia sempat menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) Direktorat Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumut karena menganiaya polisi dan kabur saat disergap di sekitar kediamannya, beberapa waktu lalu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Direktur Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumut, Kombes Pol Andy Arisandi mengatakan, saat ini tersangka Fuanto Fransyah alias Apeng sedang dalam perjalanan dari Riau ke Polda Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Iya benar, masih dalam perjalanan dari Riau menuju Sumut. Nanti kita rilis,&quot; tandasnya, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelumnya, Apeng melakukan perlawanan ketika disergap personel Dit Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> Polda Sumut di Jalan Multatuli, Kelurahan Hamdan, Kecamatan Medan Maimun pada Kamis (28/5/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahkan, perlawanan Apeng membuat warga terprovokasi hingga melempari petugas kepolisian. Enam warga diamankan terkait perlawanan itu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Polisi turut menyita sejumlah barang bukti, seperti 1 plastik klip tembus pandang berisi sabu seberat 2,45 gram bruto, 1 timbangan digital silver, 1 sekop sabu dari sedotan plastik, 8 buah plastik klip bening tembus pandang kosong, 1 dompet dan uang sebesar Rp50 ribu.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kabid Humas Polda Sumut, Kombes Pol Ferry Walintukan mengatakan, dalam kasus penyerangan itu pihaknya mengamankan 6 orang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua orang diantaranya ditetapkan sebagai tersangka, sementara 4 lainnya menjalani rehabilitasi karena hasil tes urinenya terbukti menggunakan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Untuk Apeng sudah masuk dalam Daftar Pencarian Orang. Setelah penyerangan itu kita amankan 6 orang, 2 jadi tersangka. Sedangkan 4 lainnya menjalani rehabilitasi karena positif sebelum dikembalikan ke keluarganya,&quot; tandas Kombes Ferry.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1257_Aniaya-Polisi-dan-Kabur-saat-Disergap-Buronan-Narkoba-Ditangkap-di-Riau.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284312/aniaya-polisi-dan-kabur-saat-disergap-buronan-narkoba-ditangkap-di-riau/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Sabu 328 Gram Disembunyikan di Jok Motor, Pemasok 2 Sarang Narkoba di Medan Ditangkap</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 18:23:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Sabu 328 Gram Disembunyikan di Jok Motor, Pemasok 2 Sarang Narkoba di Medan Ditangkap]]></title>
            <description><![CDATA[Sabu 328 Gram Disembunyikan di Jok Motor, Pemasok 2 Sarang Narkoba di Medan Ditangkap]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Satuan Reserse  Narkoba Polrestabes Medan menangkap seorang pria berinisial DPI yang diduga menjadi pemasok sabu ke dua sarang narkoba di Kota Medan. Saat ditangkap, polisi menemukan 328 gram sabu yang disembunyikan di dalam jok sepeda motor pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasatresnarkoba Polrestabes Medan AKBP Rafli Yusuf Nugraha mengatakan DPI ditangkap di Jalan Brigjen Katamso, Medan, pada 10 Juli 2026. Saat itu, pelaku diduga hendak mengantarkan sabu ke salah satu sarang narkoba di kawasan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Dari tangan pelaku kami mengamankan empat bungkus besar sabu dengan berat total 328 gram," kata Rafli, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain sabu, polisi juga menyita dua timbangan elektrik, uang tunai, serta ratusan plastik klip yang diduga digunakan untuk mengemas narkotika. Seluruh barang bukti ditemukan di dalam jok sepeda motor yang digunakan pelaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil pemeriksaan menunjukkan DPI merupakan residivis kasus narkoba dan pencurian. Polisi juga mengungkap sabu tersebut diperoleh dari seorang bandar berinisial A yang saat ini masih dalam pengejaran.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Rafli, pelaku selama ini berperan sebagai pemasok sabu ke dua sarang narkoba di kawasan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Mangkubumi, Medan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam menjalankan aksinya, pelaku tidak pernah bertemu langsung dengan bandar. Ia hanya menerima titik lokasi pengambilan sabu yang selalu berpindah-pindah untuk menghilangkan jejak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Pelaku hanya menerima lokasi pengambilan barang. Titiknya selalu berubah sehingga jaringan ini berupaya menghindari pelacakan petugas," ujar Rafli.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Akibat perbuatannya, DPI dijerat Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman hukuman penjara lebih dari lima tahun.(W05)&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_9706_Sabu-328-Gram-Disembunyikan-di-Jok-Motor--Pemasok-2-Sarang-Narkoba-di-Medan-Ditangkap.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284311/sabu-328-gram-disembunyikan-di-jok-motor-pemasok-2-sarang-narkoba-di-medan-ditangkap/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Diduga Tersandung Kasus Narkoba 2 Oknum Polres Samosir Diamankan di Polda Sumut.</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 18:21:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Diduga Tersandung Kasus Narkoba 2 Oknum Polres Samosir Diamankan di Polda Sumut.]]></title>
            <description><![CDATA[Diduga Tersandung Kasus Narkoba 2 Oknum Polres Samosir Diamankan di Polda Sumut.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN I SUMUT24.CO<br>Polda Sumut telah mengambil langkah tegas terhadap 2 oknum Polres Samosir yang diduga  terlibat dengan  kasus narkoba. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kini, Aipda ES dan Brigadir DW menjalani proses hukum di Polda Sumut. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Keduanya sudah diproses. Untuk pidana umum di Direktorat Reserse <a href="https://www.sumut24.co/tag/narkoba/" target="_blank">Narkoba</a> dan untuk etik di Bid Propam," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Pol Ferry Walintukan, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dia memastikan, kedua oknum polisi itu juga telah ditetapkan sebagai tersangka terkait kasus narkoba. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Benar, keduanya sudah ditetapkan tersangka," tegas Kombes Ferry. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dua personel Polres Samosir diamankan karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Aipda ES bertugas di Satuan Pengamanan Objek Vital (Satpamobvit) dan Brigadir DW dari Satuan Samapta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasus ini terbongkar saat Satresnarkoba Polres Samosir menggelar Operasi Antik Toba 2026. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada 2 Juni 2026, petugas lebih dulu menangkap seorang warga di kawasan Aek Rangat, Kecamatan Pangururan karena diduga terlibat penyalahgunaan narkoba.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam pemeriksaan, tersangka mengaku memperoleh sabu dari oknum anggota kepolisian. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pengakuan tersebut kemudian menjadi dasar bagi penyidik untuk melakukan pengembangan hingga akhirnya mengamankan Aipda ES dan Brigadir DW.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Untuk penanganan lebih lanjut, kedua oknum polisi tersebut telah diserahkan ke Polda Sumut guna menjalani proses penyidikan dan pemeriksaan secara mendalam(W05).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3760_Diduga-Tersandung-Kasus-Narkoba-2-Oknum-Polres-Samosir-Diamankan-di-Polda-Sumut-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284310/diduga-tersandung-kasus-narkoba-2-oknum-polres-samosir-diamankan-di-polda-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Aksi Penanaman 100 Pohon Warnai Milad Dompet Dhuafa ke-33</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 18:08:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Aksi Penanaman 100 Pohon Warnai Milad Dompet Dhuafa ke-33]]></title>
            <description><![CDATA[Aksi Penanaman 100 Pohon Warnai Milad Dompet Dhuafa ke33Deli serdangsumut24.co Dompet Dhuafa Waspada bersama DD Volunteer Sumatera Utara m]]></description>
            <content><![CDATA[Aksi Penanaman 100 Pohon Warnai Milad Dompet Dhuafa ke-33</p>Deli serdang|sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dompet Dhuafa Waspada bersama DD Volunteer Sumatera Utara menggelar kegiatan Aksi Penanaman Pohon 100 pohon di Dompet Dhuafa Farm Sumut, Desa Bulu Cina, Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, Minggu (12/7). Kegiatan yang menjadi bagian dari rangkaian Milad Dompet Dhuafa ke-33 ini mengajak relawan dan masyarakat untuk terlibat langsung dalam upaya pelestarian lingkungan melalui penanaman pohon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Puluhan relawan tampak antusias mengikuti kegiatan sejak pagi. Selain melakukan penanaman pohon, para peserta juga mendapatkan edukasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan ekosistem serta manfaat penghijauan bagi generasi mendatang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pimpinan Cabang Dompet Dhuafa Waspada, Sulaiman, mengapresiasi semangat para relawan yang telah meluangkan waktu untuk terlibat dalam aksi nyata menjaga lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami sangat mengapresiasi langkah adik-adik relawan yang hadir hari ini untuk menanam pohon. Inilah wujud kepedulian yang sederhana, tetapi dampaknya akan dirasakan dalam jangka panjang. Relawan adalah orang-orang hebat yang tidak hanya peduli kepada sesama manusia, tetapi juga kepada alam sebagai amanah yang harus dijaga," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kesempatan yang sama, aktivis dan pegiat lingkungan asal Sumatera Utara, Wibi Nugraha, menyampaikan bahwa menanam pohon bukan sekadar aktivitas penghijauan, tetapi juga memiliki nilai ibadah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Menanam pohon adalah sedekah kepada seluruh makhluk hidup. Pohon memberikan manfaat bagi manusia, menjadi tempat hidup bagi hewan, menyuburkan tanah, serta menghasilkan udara yang lebih baik. Semoga semakin banyak masyarakat yang menjadikan menanam pohon sebagai kebiasaan baik," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Koordinator DD Volunteer Sumatera Utara, Syahdani, mengajak generasi muda untuk tidak ragu mengikuti kegiatan kerelawanan yang bersentuhan langsung dengan alam.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami ingin mengajak teman-teman merasakan pengalaman baru bersama alam. Sesekali tinggalkan rutinitas di depan layar, lalu datang menanam pohon, berkegiatan di alam terbuka, bahkan rela panas-panasan demi meninggalkan jejak kebaikan bagi lingkungan. Pengalaman seperti ini akan memberikan makna yang berbeda," tutupnya.</p>(Red)</p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3720_Aksi-Penanaman-100-Pohon-Warnai-Milad-Dompet-Dhuafa-ke-33.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/news/284309/aksi-penanaman-100-pohon-warnai-milad-dompet-dhuafa-ke33/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Teguh Santosa: Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:42:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Teguh Santosa: Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian]]></title>
            <description><![CDATA[Teguh Santosa Media Punya Kekuatan Besar Redam Konflik dan Kedepankan Narasi Perdamaian]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>KUNMING &mdash; Masyarakat pers di Asia dirasa perlu membangun narasi Asia yang kuat dan otentik di tengah gempuran teknologi kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Demikian antara lain disampaikan Ketua Umum Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI), Dr. Teguh Santosa, dalam pertemuan meja bundar media Asia Selatan dan Asia Tenggara yang diselenggarakan All China Journalists Association (ACJA) di Kunming, Yunnan, Selasa, 14 Juli 2026. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam kegiatan bertema &quot;Bagaimana Membentuk Narasi Asia di Era Kecerdasan Buatan&quot; delegasi Indonesia yang diwakili JMSI terdiri dari Penasihat JMSI Pusat Mursyid Sonsang, Utusan Bidang Luar Negeri Yophiandi Kurniawan, Ketua JMSI Lampung Ahmad Novriwan, dan Ketua JMSI Kalimantan Tengah Julius Marulitua Sinaga, serta  pembina Farah.id, Farida Farhah. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Mengawali sambutannya, Teguh menggarisbawahi hubungan yang mendalam antara Indonesia dan daratan Asia, khususnya dengan wilayah Yunnan. Dia mengatakan, Yunnan memiliki tempat istimewa dalam kesadaran sejarah masyarakat Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Catatan sejarah menunjukkan nenek moyang bangsa Indonesia bermigrasi melalui wilayah selatan Tiongkok, termasuk Yunnan, menuju kepulauan Nusantara. Perjalanan panjang ini meletakkan fondasi awal bagi koneksi budaya dan kemasyarakatan yang kuat, serta membentuk warisan bersama yang masih lestari hingga saat ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh juga mengenang sosok legendaris Laksamana Cheng Ho dari era Dinasti Ming di abad ke-15, yang juga berasal dari provinsi Yunnan. Bagi Indonesia, Cheng Ho bukan sekadar penjelajah, melainkan simbol persahabatan, diplomasi, dan jembatan antarkebudayaan yang membuktikan bahwa hubungan kedua bangsa telah terjalin selama berabad-abad melalui perdamaian dan perdagangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sesi tersebut, Teguh membagikan bukti ilmiah mengenai jejak leluhur keluarganya yang dia peroleh melalui serangkaian tes DNA. Hasil tes tersebut menunjukkan bahwa garis keturunan paternal dan maternalnya memiliki akar migrasi yang sangat panjang, sekitar 180 ribu sampai 275 ribu tahun, dari wilayah timur Afrika yang melintasi Asia hingga sampai ke Nusantara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam bagian berikutnya, Teguh mengatakan, inisiatif ACJA menyelenggarakan pertemuan di jantung provinsi Yunnan ini merupakan bukti komitmen nyata untuk memperkuat solidaritas media, baik di tingkat domestik maupun kawasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kehadiran pemimpin media dan organisasi media dari Asia Selatan dan Asia Tenggara dalam forum ini mencerminkan semangat kolektif untuk terus memupuk dialog, kerja sama, dan pemahaman bersama demi masa depan Asia yang stabil dan inklusif,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu Teguh menambahkan, pertemuan ini adalah momentum krusial bagi industri media dalam menghadapi tantangan transformasi teknologi yang tengah mengubah lanskap ekosistem informasi global secara radikal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengingatkan, meskipun menyediakan perangkat analisis data yang canggih, teknologi AI ini juga berisiko mengaburkan perspektif regional yang unik akibat algoritma yang kerap diprogram dengan standar yang berpusat pada nilai-nilai tertentu. Oleh karena itu, ia menyerukan agar narasi Asia harus dikurasi secara proaktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh menekankan urgensi untuk menyematkan etika AI, nuansa nilai-nilai budaya lokal, serta realitas pembangunan regional ke dalam sistem digital yang membentuk persepsi publik. Dengan cara ini, Asia dapat memastikan bahwa teknologi tidak mengikis identitas unik kawasan dalam arus informasi global.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Lebih lanjut, ia menegaskan peran media sebagai jembatan narasi positif di tengah disrupsi informasi saat ini. Dengan memanfaatkan AI secara bertanggung jawab, ia meyakini bahwa kearifan masa lalu yang diwakili oleh semangat persaudaraan Laksamana Cheng Ho tetap akan relevan dalam era algoritma.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prioritas Kolaborasi&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh menyoroti beberapa isu fundamental yang harus menjadi prioritas dalam kolaborasi media, yakni pembangunan nasional dan regional, kemitraan masyarakat sipil, keberlanjutan lingkungan dan ekonomi hijau, serta stabilitas kawasan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perdamaian bukan kondisi yang terjadi dengan sendirinya, melainkan harus dicapai melalui dialog terbuka. Media memiliki kekuatan besar untuk meredam potensi konflik dan mengedepankan narasi perdamaian yang menyejukkan,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena di era AI pers harus menjadi garda terdepan sebagai penjaga kebenaran, Teguh  mengajak masyarakat pers Asia memanfaatkan teknologi guna memerangi penyebaran disinformasi dan ujaran kebencian.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh menegaskan bahwa masa depan digital Asia harus dibangun di atas fondasi transparansi, integritas, dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan bersama bangsa Asia. Kemitraan media lintas batas adalah solusi terbaik untuk merespons tantangan zaman. Ia mengajak seluruh peserta forum di Kunming untuk saling bertukar gagasan dan memperkuat jaringan profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah ini penting dilakukan agar saat merangkul kecerdasan buatan, masyarakat pers melakukannya dengan syarat dan ketentuannya sendiri. Hal ini bertujuan memperkuat identitas regional kita dan tidak membiarkannya hilang tergerus oleh mesin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teguh berharap hasil pertemuan di Kunming akan menjadi langkah konkret bagi perkembangan media di kawasan Asia. Harapannya, lahir rekomendasi yang mampu membawa perubahan nyata bagi ekosistem media yang lebih sehat di masa depan. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dengan semangat kebersamaan yang terjalin di Kunming, ia optimis bahwa kolaborasi ini akan memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat di seluruh penjuru Asia dalam menghadapi tantangan dunia yang semakin kompleks. []]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1313_Teguh-Santosa--Media-Punya-Kekuatan-Besar-Redam-Konflik-dan-Kedepankan-Narasi-Perdamaian.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284308/teguh-santosa-media-punya-kekuatan-besar-redam-konflik-dan-kedepankan-narasi-perdamaian/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Groundbreaking Huntap Korban Banjir Padangsidimpuan Dimulai, Wakasatgas 1 Letjen TNI Richard Tampubolon Targetkan 1.133 Rumah Permanen</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:37:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Groundbreaking Huntap Korban Banjir Padangsidimpuan Dimulai, Wakasatgas 1 Letjen TNI Richard Tampubolon Targetkan 1.133 Rumah Permanen]]></title>
            <description><![CDATA[Groundbreaking Huntap Korban Banjir Padangsidimpuan Dimulai, Wakasatgas 1 Letjen TNI Richard Tampubolon Targetkan 1.133 Rumah Permanen]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Padangsidimpuan | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah pusat bersama TNI dan sejumlah kementerian mulai merealisasikan program percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana di Sumatera Utara. &lt;/p&gt; &lt;p&gt;Langkah tersebut ditandai dengan groundbreaking pembangunan hunian tetap (<a href="https://www.sumut24.co/tag/huntap/" target="_blank">Huntap</a>) bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Satuan Tugas (Wakasatgas) 1 Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Alam, yang juga Kepala Staf Umum (Kasum) TNI, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M., pada Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rombongan tiba menggunakan helikopter dan mendarat di Helipad Lapangan Yonif 123/Rajawali, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara, sebelum melanjutkan kunjungan ke lokasi pembangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/huntap/" target="_blank">Huntap</a> di lahan eks PTPN IV, Desa Palopat Pijorkoling, Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prosesi groundbreaking menjadi penanda dimulainya pembangunan kawasan hunian permanen bagi warga yang kehilangan tempat tinggal akibat bencana banjir yang melanda wilayah tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam sambutannya, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon mengatakan pembangunan <a href="https://www.sumut24.co/tag/huntap/" target="_blank">Huntap</a> merupakan tindak lanjut arahan Presiden Republik Indonesia serta Satuan Tugas Nasional Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, pemerintah telah menyelesaikan dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi yang menjadi dasar pelaksanaan pembangunan di daerah terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kita sesuai dengan arahan dan perintah dari Bapak Presiden dan Kasatgas. Saat ini dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah selesai disusun dan menjadi acuan pelaksanaan di lapangan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, pembangunan kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/huntap/" target="_blank">Huntap</a> di Padangsidimpuan akan mencakup 1.133 unit rumah yang dibangun di atas lahan seluas sekitar 27 hektare.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Richard berharap seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai rencana melalui kolaborasi lintas kementerian, pemerintah daerah, TNI, Polri, dunia usaha, serta dukungan masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga seluruh proses pembangunan berjalan lancar melalui kerja sama lintas sektoral, budaya gotong royong, supervisi yang baik, kolaborasi, serta semangat kebersamaan bersama masyarakat," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kasum TNI menjelaskan, pembangunan akan dilakukan secara bertahap. Pada tahap awal, pemerintah menargetkan penyelesaian 200 unit rumah pada tahun ini.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 100 unit akan dibangun melalui dukungan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, sedangkan 100 unit lainnya berasal dari program Corporate Social Responsibility (CSR) Yayasan Budha Tzu Chi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Tahapan selanjutnya akan dilanjutkan hingga seluruh kebutuhan hunian bagi warga terdampak dapat terpenuhi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Padangsidimpuan, Abdurrahman Nasution, menyampaikan bahwa pembangunan keseluruhan sebanyak 1.133 unit <a href="https://www.sumut24.co/tag/huntap/" target="_blank">Huntap</a> direncanakan dilaksanakan oleh Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) hingga tahun 2027.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hunian tersebut diproyeksikan menjadi tempat tinggal bagi 1.133 kepala keluarga yang terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menjelaskan, kawasan <a href="https://www.sumut24.co/tag/huntap/" target="_blank">Huntap</a> dirancang sebagai kawasan permukiman terpadu dengan pembagian fungsi lahan yang telah disusun secara komprehensif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebanyak 15 hektare dialokasikan untuk kawasan perumahan, 7,5 hektare untuk fasilitas umum dan jalan utama, serta 4,5 hektare menjadi ruang terbuka hijau.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Lahan ini disediakan oleh PTPN IV. Kawasan nantinya akan dilengkapi berbagai fasilitas umum seperti rumah ibadah, ruang terbuka hijau, koperasi desa, puskesmas pembantu, kantor balai desa, hingga instalasi pengolahan air limbah (IPAL)," jelas Abdurrahman.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Groundbreaking tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dari pemerintah pusat, TNI, serta pemerintah daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dari pemerintah pusat hadir antara lain Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rony Ariuly Hutahayan, Direktur Bina Teknik Perumahan dan Kawasan Permukiman Kementerian PKP Syamsiar Nurhayadi, Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum Gatot Sukmara, serta Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Maryani Mansur.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut mendampingi jajaran TNI di antaranya Marsda TNI M. Nurdin, Marsma TNI M. Ridha, Brigjen TNI Andre Julian, Brigjen TNI Fadjar Cahyono, Kolonel Inf Tamimi, Kolonel Inf Riski Marlon, Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, serta sejumlah perwira lainnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara dari Pemerintah Kota Padangsidimpuan hadir Sekretaris Daerah H. Rahmat Marzuki Nasution, Wakil Ketua DPRD H. Rusydi Nasution, Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Parlindungan Panjaitan, Dandim 0212/Tapanuli Selatan Letkol Inf Dedi Harnoto, Kasatpol PP Zulkifli Lubis, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, dan Kepala Dinas Perkim Abdurrahman Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan juga turut hadir melalui Wakil Bupati H. Jafar Syahbuddin Ritonga dan Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_3386_Groundbreaking-Huntap-Korban-Banjir-Padangsidimpuan-Dimulai--Wakasatgas-1-Letjen-TNI-Richard-Tampubolon-Targetkan-1-133-Rumah-Permanen.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284307/groundbreaking-huntap-korban-banjir-padangsidimpuan-dimulai-wakasatgas-1-letjen-tni-richard-tampubolon-targetkan-1133-rumah-permanen/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakasatgas 1 PRR Tinjau Huntara dan Huntap Korban Banjir di Tapsel, 214 KK Segera Tempati Hunian Baru</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakasatgas 1 PRR Tinjau Huntara dan Huntap Korban Banjir di Tapsel, 214 KK Segera Tempati Hunian Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Wakasatgas 1 PRR Tinjau Huntara dan Huntap Korban Banjir di Tapsel, 214 KK Segera Tempati Hunian Baru]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Satuan Tugas (Wakasatgas) 1 Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>), Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana melalui pembangunan hunian tetap (Huntap), hunian sementara (Huntara), serta pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan rombongan menggunakan helikopter dari Helipad Yonif 123/Rajawali di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan menuju Helipad PTPN IV Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setibanya di Batang Toru, rombongan langsung menuju lokasi Huntara dan Huntap di Desa Hapesongan untuk meninjau progres pembangunan hunian bagi warga terdampak banjir. Dalam kesempatan itu, Kasum TNI bersama jajaran juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 214 kepala keluarga yang akan menjadi calon penghuni kawasan hunian tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai meninjau kawasan permukiman baru, rombongan melanjutkan agenda dengan mengecek kondisi Jembatan Garoga di Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai bagian dari upaya percepatan rehabilitasi infrastruktur pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam keterangannya, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon menegaskan bahwa seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi dilaksanakan berdasarkan dokumen rencana induk yang telah disusun Satgas PRR sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami melaksanakan tugas sesuai arahan Bapak Presiden dan Kasatgas. Saat ini dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah selesai disusun dan menjadi dasar seluruh pelaksanaan program di lapangan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Satgas PRR terus memperkuat koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Seluruh kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten, hingga pemerintah kota terus bersinergi dalam pelaksanaan program ini. Dengan dukungan penuh dari Presiden, kami optimistis percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat terlaksana dengan baik," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap budaya gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Indonesia mampu mendukung keberhasilan pembangunan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga seluruh program ini berjalan lancar melalui kerja sama lintas sektor dan semangat gotong royong yang kita miliki bersama," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, H. Sofyan Adil Siregar, menjelaskan bahwa pembangunan hunian tetap di kawasan tersebut terus dikebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, saat ini telah tersedia 118 unit Huntap di lokasi yang sedang dikembangkan, sementara 96 unit lainnya akan dibangun di lokasi berbeda yang masih dalam tahap penyelesaian lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Total ada 118 unit di lokasi ini, sedangkan 96 unit lainnya berada di lokasi C yang saat ini masih dalam proses penyediaan lahan," jelas Sofyan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, pemerintah berupaya menempatkan warga di lokasi relokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal sebelumnya agar aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Relokasi diupayakan tetap berada dekat dengan lokasi asal masyarakat," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sofyan menambahkan, warga yang akan menempati kawasan Huntap berasal dari wilayah Kecamatan Angkola Barat dan Kecamatan Angkola Sangkunur yang terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Alhamdulillah, masyarakat sekitar juga menerima dengan baik pembangunan kawasan relokasi ini," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum bertolak ke Tapanuli Selatan, Wakasatgas PRR bersama rombongan terlebih dahulu menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut disambut jajaran Pemerintah Kota Padangsidimpuan, di antaranya Sekretaris Daerah H. Rahmat Marzuki Nasution, Wakil Ketua DPRD H. Rusydi Nasution, Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Parlindungan Panjaitan, Dandim 0212/<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> Letkol Inf Dedi Harnoto, Kasat Pol PP Zulkifli Lubis, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Abdurrahman Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dari kementerian dan TNI, di antaranya Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rony Ariuly Hutahayan, Direktur Bina Teknik Perumahan dan Kawasan Permukiman Kementerian PKP Syamsiar Nurhayadi, Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian PUPR Gatot Sukmara, Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Maryani Mansur, serta sejumlah pejabat tinggi TNI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut mendampingi pula Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_2028_Wakasatgas-1-PRR-Tinjau-Huntara-dan-Huntap-Korban-Banjir-di-Tapsel--214-KK-Segera-Tempati-Hunian-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284306/wakasatgas-1-prr-tinjau-huntara-dan-huntap-korban-banjir-di-tapsel-214-kk-segera-tempati-hunian-baru-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Wakasatgas 1 PRR Tinjau Huntara dan Huntap Korban Banjir di Tapsel, 214 KK Segera Tempati Hunian Baru</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:36:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Wakasatgas 1 PRR Tinjau Huntara dan Huntap Korban Banjir di Tapsel, 214 KK Segera Tempati Hunian Baru]]></title>
            <description><![CDATA[Wakasatgas 1 PRR Tinjau Huntara dan Huntap Korban Banjir di Tapsel, 214 KK Segera Tempati Hunian Baru]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> | Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Wakil Ketua Satuan Tugas (Wakasatgas) 1 Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (PRR) Pascabencana Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon, S.H., M.M., melakukan kunjungan kerja ke Kota Padangsidimpuan dan Kabupaten Tapanuli Selatan (<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a>), Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan tersebut merupakan bagian dari percepatan penanganan pascabencana melalui pembangunan hunian tetap (Huntap), hunian sementara (Huntara), serta pemulihan infrastruktur yang terdampak bencana di wilayah Sumatera Utara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rangkaian kegiatan diawali dengan keberangkatan rombongan menggunakan helikopter dari Helipad Yonif 123/Rajawali di Kecamatan Padangsidimpuan Selatan menuju Helipad PTPN IV Batang Toru, Kabupaten Tapanuli Selatan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Setibanya di Batang Toru, rombongan langsung menuju lokasi Huntara dan Huntap di Desa Hapesongan untuk meninjau progres pembangunan hunian bagi warga terdampak banjir. Dalam kesempatan itu, Kasum TNI bersama jajaran juga menyerahkan bantuan paket sembako kepada 214 kepala keluarga yang akan menjadi calon penghuni kawasan hunian tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Usai meninjau kawasan permukiman baru, rombongan melanjutkan agenda dengan mengecek kondisi Jembatan Garoga di Kabupaten Tapanuli Selatan sebagai bagian dari upaya percepatan rehabilitasi infrastruktur pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam keterangannya, Letjen TNI Richard T.H. Tampubolon menegaskan bahwa seluruh program rehabilitasi dan rekonstruksi dilaksanakan berdasarkan dokumen rencana induk yang telah disusun Satgas PRR sesuai arahan Presiden Republik Indonesia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami melaksanakan tugas sesuai arahan Bapak Presiden dan Kasatgas. Saat ini dokumen rencana induk rehabilitasi dan rekonstruksi telah selesai disusun dan menjadi dasar seluruh pelaksanaan program di lapangan," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, Satgas PRR terus memperkuat koordinasi lintas kementerian, lembaga, serta pemerintah daerah agar seluruh proses pembangunan dapat berjalan sesuai target.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Seluruh kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten, hingga pemerintah kota terus bersinergi dalam pelaksanaan program ini. Dengan dukungan penuh dari Presiden, kami optimistis percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi dapat terlaksana dengan baik," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga berharap budaya gotong royong yang menjadi kekuatan masyarakat Indonesia mampu mendukung keberhasilan pembangunan pascabencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Semoga seluruh program ini berjalan lancar melalui kerja sama lintas sektor dan semangat gotong royong yang kita miliki bersama," tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tapanuli Selatan, H. Sofyan Adil Siregar, menjelaskan bahwa pembangunan hunian tetap di kawasan tersebut terus dikebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, saat ini telah tersedia 118 unit Huntap di lokasi yang sedang dikembangkan, sementara 96 unit lainnya akan dibangun di lokasi berbeda yang masih dalam tahap penyelesaian lahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Total ada 118 unit di lokasi ini, sedangkan 96 unit lainnya berada di lokasi C yang saat ini masih dalam proses penyediaan lahan," jelas Sofyan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia mengatakan, pemerintah berupaya menempatkan warga di lokasi relokasi yang tidak jauh dari tempat tinggal sebelumnya agar aktivitas sosial maupun ekonomi masyarakat tetap berjalan dengan baik.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Relokasi diupayakan tetap berada dekat dengan lokasi asal masyarakat," ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sofyan menambahkan, warga yang akan menempati kawasan Huntap berasal dari wilayah Kecamatan Angkola Barat dan Kecamatan Angkola Sangkunur yang terdampak bencana.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Alhamdulillah, masyarakat sekitar juga menerima dengan baik pembangunan kawasan relokasi ini," katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sebelum bertolak ke Tapanuli Selatan, Wakasatgas PRR bersama rombongan terlebih dahulu menghadiri kegiatan groundbreaking pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi masyarakat terdampak banjir di Kota Padangsidimpuan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kegiatan tersebut disambut jajaran Pemerintah Kota Padangsidimpuan, di antaranya Sekretaris Daerah H. Rahmat Marzuki Nasution, Wakil Ketua DPRD H. Rusydi Nasution, Wakapolres Padangsidimpuan Kompol Parlindungan Panjaitan, Dandim 0212/<a href="https://www.sumut24.co/tag/tapsel/" target="_blank">Tapsel</a> Letkol Inf Dedi Harnoto, Kasat Pol PP Zulkifli Lubis, Kepala Dinas Pendidikan Ahmad Rizki Hariri Hasibuan, serta Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman Abdurrahman Nasution.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kunjungan kerja tersebut juga dihadiri sejumlah pejabat dari kementerian dan TNI, di antaranya Deputi IV Kementerian Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Rony Ariuly Hutahayan, Direktur Bina Teknik Perumahan dan Kawasan Permukiman Kementerian PKP Syamsiar Nurhayadi, Direktur Pembangunan Jembatan Kementerian PUPR Gatot Sukmara, Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam Kementerian Sosial Maryani Mansur, serta sejumlah pejabat tinggi TNI.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Turut mendampingi pula Danrem 023/Kawal Samudera Kolonel Inf Iwan Budiarso, Wakil Bupati Tapanuli Selatan H. Jafar Syahbuddin Ritonga, Sekretaris Daerah H. Sofyan Adil Siregar, serta para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Tapanuli Selatan.zal]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5503_Wakasatgas-1-PRR-Tinjau-Huntara-dan-Huntap-Korban-Banjir-di-Tapsel--214-KK-Segera-Tempati-Hunian-Baru.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284305/wakasatgas-1-prr-tinjau-huntara-dan-huntap-korban-banjir-di-tapsel-214-kk-segera-tempati-hunian-baru/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Dukung Kolaborasi JMSI-Dunia Usaha, Fritto Chicken Siapkan Voucher Gratis di Family Gathering</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 17:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Dukung Kolaborasi JMSI-Dunia Usaha, Fritto Chicken Siapkan Voucher Gratis di Family Gathering]]></title>
            <description><![CDATA[Dukung Kolaborasi JMSIDunia Usaha, Fritto Chicken Siapkan Voucher Gratis di Family Gathering]]></description>
            <content><![CDATA[<br>MEDAN &ndash; Fritto Chicken mendukung pelaksanaan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Family Gathering, dan Pelantikan Pengurus Cabang JMSI Kabupaten Serdang Bedagai/Tebing Tinggi dengan menyiapkan voucher makan gratis bagi pemenang kuis dan game yang digelar pada Sabtu, 18 Juli 2026, di Pantai Romantis, Perbaungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Voucher tersebut diserahkan Direktur Utama Fritto Chicken, Riza Usti Siregar, kepada Ketua JMSI Sumatera Utara sekaligus CEO Sumut24 Group, Rianto, SH., MH., di Kantor Fritto Chicken, Jalan Amal Luhur, Medan, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Riza mengatakan, dukungan tersebut merupakan bentuk apresiasi Fritto Chicken terhadap peran JMSI sebagai organisasi perusahaan media siber yang terus membangun ekosistem pers yang profesional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Kami berharap voucher ini dapat menambah semarak Rakerda dan Family Gathering JMSI Sumut sekaligus mempererat hubungan positif antara insan pers dan pelaku usaha," ujarnya.<br>Sementara itu, Rianto mengapresiasi dukungan Fritto Chicken yang dinilai sejalan dengan tema Rakerda JMSI Sumut 2026, "Kolaborasi JMSI dengan Dunia Usaha."<br>Menurutnya, sinergi media dan dunia usaha penting untuk mendukung penyebaran informasi berkualitas sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Rakerda JMSI Sumut 2026 juga akan dirangkai dengan Family Gathering dan pelantikan Pengurus Cabang JMSI Kabupaten Serdang Bedagai/Tebing Tinggi sebagai bagian dari penguatan organisasi di Sumatera Utara. (red)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1218_Dukung-Kolaborasi-JMSI-Dunia-Usaha--Fritto-Chicken-Siapkan-Voucher-Gratis-di-Family-Gathering.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284304/dukung-kolaborasi-jmsidunia-usaha-fritto-chicken-siapkan-voucher-gratis-di-family-gathering/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Penyerahan Paket Goddie Bag dari PT Kalbe Nutritionals Cabang Medan dari Business Representative pada JMSI Sumut</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 12:06:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Penyerahan Paket Goddie Bag dari PT Kalbe Nutritionals Cabang Medan dari Business Representative pada JMSI Sumut]]></title>
            <description><![CDATA[Penyerahan Paket Goddie Bag dari PT Kalbe Nutritionals Cabang Medan dari Business Representative pada JMSI Sumut]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;MEDAN | PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Nutritionals (PT Sanghiang Perkasa) Cabang Medan menunjukkan komitmennya dalam mendukung kegiatan Rapat Kerja Daerah (Rakerda), Family Gathering, dan Pelantikan Pengurus Cabang Jaringan Media Siber Indonesia (JMSI) Kabupaten Serdang Bedagai dan Kota Tebing Tinggi yang akan digelar di Pantai Romantis, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai, pada Sabtu, 18 Juli 2026.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dukungan tersebut diwujudkan melalui pemberian berbagai souvenir sebagai hadiah untuk peserta Family Gathering, sekaligus menghadirkan layanan kesehatan gratis yang dapat dinikmati seluruh peserta kegiatan&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Business Representative PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Nutritionals Cabang Medan, Frengky, saat menerima kunjungan panitia di Kantor PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Nutritionals (PT Sanghiang Perkasa) Cabang Medan, Komplek Pergudangan Skydex, Jalan Medan&ndash;Tanjung Morawa Km 9,5, Selasa (14/7/2026), menyampaikan bahwa perusahaan akan berpartisipasi dengan menghadirkan sejumlah program kesehatan dan produk nutrisi.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Adapun bentuk partisipasi yang diberikan meliputi pemeriksaan massa otot, pemeriksaan kadar gula darah secara gratis, pembagian goodie bag sebagai hadiah kuis dan permainan (games), serta pembagian minuman nutrisi Entrasol kepada seluruh peserta.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Melalui kegiatan ini, kami ingin berkontribusi dalam mendukung acara JMSI sekaligus mengajak masyarakat untuk semakin peduli terhadap pentingnya menjaga kesehatan. Kami juga berharap kolaborasi dengan JMSI dapat terus terjalin dalam berbagai kegiatan ke depan," ujar Frengky.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia menambahkan, PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Nutritionals berkomitmen membangun kerja sama yang berkelanjutan dengan JMSI Sumatera Utara, termasuk media-media yang berada di bawah naungannya. Menurutnya, media memiliki peran strategis sebagai mitra dalam menyebarluaskan informasi dan edukasi mengenai pentingnya produk nutrisi serta gaya hidup sehat kepada masyarakat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Nutritionals (PT Sanghiang Perkasa) merupakan anak perusahaan PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Farma Tbk yang bergerak di bidang nutrisi. Perusahaan ini memproduksi berbagai makanan dan minuman kesehatan, mulai dari susu, suplemen, hingga minuman fungsional yang ditujukan bagi berbagai kelompok usia.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sementara itu Wakil Pemimpin Redaksi Medan24news.com, Syafaruddin Sikumbang bersama Syahdan mewakili panitia, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas dukungan yang diberikan PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Nutritionals terhadap suksesnya penyelenggaraan Rakerda JMSI Sumut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, keterlibatan dunia usaha dalam kegiatan organisasi pers merupakan wujud nyata sinergi yang saling menguatkan antara media dan sektor bisnis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;"Partisipasi PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Nutritionals menjadi bentuk dukungan yang sangat berarti bagi suksesnya Rakerda dan Family Gathering JMSI Sumut. Hal ini sejalan dengan tema kegiatan, yakni &#039;Kolaborasi JMSI dengan Dunia Usaha&#039;, yang diharapkan dapat melahirkan kemitraan produktif dan berkelanjutan," ungkap Syafaruddin.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertemuan tersebut ditutup dengan prosesi penyerahan secara simbolis goodie bag dari PT <a href="https://www.sumut24.co/tag/kalbe/" target="_blank">Kalbe</a> Nutritionals kepada panitia sebagai hadiah bagi peserta Family Gathering JMSI Sumut, sekaligus sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen membangun sinergi antara dunia usaha dan insan pers di Sumatera Utara.rel]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_5737_Penyerahan-Paket-Goddie-Bag-dari-PT-Kalbe-Nutritionals-Cabang-Medan-dari-Business-Representative-pada-JMSI-Sumut.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284303/penyerahan-paket-goddie-bag-dari-pt-kalbe-nutritionals-cabang-medan-dari-business-representative-pada-jmsi-sumut/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Kornas JAM PMII: Muktamar NU Harus Bersih dari Transaksi Politik dan Kepentingan Pemain</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 10:56:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Kornas JAM PMII: Muktamar NU Harus Bersih dari Transaksi Politik dan Kepentingan Pemain]]></title>
            <description><![CDATA[Kornas JAM PMII Muktamar NU Harus Bersih dari Transaksi Politik dan Kepentingan Pemain]]></description>
            <content><![CDATA[<p></p><p>Medan &ndash; Koordinator Nasional Jaringan Aktivis Mahasiswa (JAM) PMII, Hasan Basyri Simanjuntak, menyerukan agar pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) berlangsung bersih, bermartabat, dan terbebas dari praktik politik transaksional yang berpotensi mencederai marwah organisasi.</p><p>Dalam keterangannya, Selasa (14/7/2026), Hasan menegaskan bahwa Muktamar NU merupakan momentum penting untuk melakukan refleksi dan evaluasi terhadap perjalanan organisasi dalam mengabdi kepada umat, bangsa, dan agama. Karena itu, menurutnya, forum tertinggi NU harus mampu melahirkan pemimpin yang religius, bermoral, dan berintegritas.</p><p>"Kami meminta seluruh elemen menjaga hal-hal yang dapat merusak nilai-nilai di tubuh Nahdlatul Ulama. Silakan membangun komunikasi dan menjalin silaturahmi dengan PCNU, tetapi harus mengedepankan akhlak yang baik," ujarnya.</p><p>Hasan mengaku mencermati adanya sejumlah kader NU di Sumatera Utara yang aktif melakukan konsolidasi menjelang Muktamar. Ia menyebut nama Hasan Basri Sagala, Jarul Lubis, dan Mulia Banurea agar tetap menjaga integritas serta moralitas dalam menjalankan aktivitas politik organisasi.</p><p>Menurutnya, upaya memenangkan calon tertentu tidak boleh dilakukan dengan cara memberikan iming-iming, janji politik, maupun praktik transaksi politik yang dapat mencoreng nama baik NU.</p><p>"Kami mengingatkan agar jangan sampai ambisi memenangkan calon menghalalkan segala cara. Politik transaksional hanya akan merusak persatuan dan marwah Nahdlatul Ulama," tegasnya.</p><p>Hasan juga menyinggung salah satu figur yang disebut akan melakukan konsolidasi di Sumatera Utara, yakni KH Zulfa Mustofa. Menurutnya, figur tersebut sebelumnya pernah maju dalam kontestasi kepemimpinan PBNU.</p><p>Ia berharap dinamika menjelang Muktamar tidak memunculkan kembali konflik internal yang berpotensi memecah belah organisasi.</p><p>"Semangat Muktamar harus diarahkan untuk mengembalikan citra NU di tengah masyarakat, bukan justru membuka ruang konflik baru di internal organisasi," katanya.</p><p>Hasan menambahkan, seluruh kader NU di berbagai daerah diharapkan tetap mengedepankan ukhuwah, etika, dan nilai-nilai keulamaan sehingga Muktamar benar-benar menjadi ajang demokrasi organisasi yang sehat dan bermartabat.</p><p><br></p>]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1762_Kornas-JAM-PMII--Muktamar-NU-Harus-Bersih-dari-Transaksi-Politik-dan-Kepentingan-Pemain.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284302/kornas-jam-pmii-muktamar-nu-harus-bersih-dari-transaksi-politik-dan-kepentingan-pemain/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Jangan Reduksi Hutan, Hanya Menjadi Komoditas Karbon</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 10:47:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Jangan Reduksi Hutan, Hanya Menjadi Komoditas Karbon]]></title>
            <description><![CDATA[Jangan Reduksi Hutan, Hanya Menjadi Komoditas Karbon]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Oleh Abdullah Rasyid<br>Mahasiswa Doktoral Ilmu Pemerintahan IPDN dan Pendiri GREAT Institute&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Peluncuran Indonesia Forestry Carbon Hub (IFCH) pada Senin, 6 Juli 2026, yang kemudian diperkuat dengan peluncuran Sistem Registri Unit Karbon (SRUK) pada Kamis, 9 Juli 2026, patut diapresiasi sebagai langkah penting membangun ekonomi karbon Indonesia yang lebih tertib, transparan, terintegrasi, dan berdaulat. Pemerintah mulai menyambungkan proyek penurunan emisi, penerbitan unit karbon, registrasi nasional, hingga perdagangan. Pada tahap awal, proyek yang memperoleh persetujuan mencakup sekitar 225.000 hektare dengan potensi penurunan emisi sekitar 30 juta ton CO₂ ekuivalen, estimasi nilai transaksi Rp5 triliun, dan potensi Penerimaan Negara Bukan Pajak sekitar Rp500 miliar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Momentum tersebut hadir ketika ekonomi karbon global berkembang semakin cepat. Laporan Bank Dunia 2026 mencatat 87 kebijakan harga karbon telah mencakup lebih dari 29 persen emisi gas rumah kaca dunia dan menghasilkan lebih dari US$107 miliar bagi anggaran publik sepanjang 2025. Harga karbon rata-rata global juga mendekati US$21 per ton CO₂ ekuivalen. Karbon kini bukan lagi sekadar isu lingkungan, melainkan telah menjadi instrumen ekonomi, fiskal, investasi, perdagangan, daya saing industri, dan diplomasi internasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, justru ketika nilai ekonomi karbon semakin besar, satu pertanyaan mendasar perlu diajukan: apakah pasar karbon sedang dibangun untuk memperkuat kebijakan lingkungan hidup, atau kebijakan lingkungan hidup perlahan direduksi menjadi kebijakan perdagangan karbon?&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaan tersebut penting karena karbon hanyalah salah satu fungsi ekologis hutan. <a href="https://www.sumut24.co/tag/hutan/" target="_blank">Hutan</a> bukan semata-mata ruang penyimpanan karbon. <a href="https://www.sumut24.co/tag/hutan/" target="_blank">Hutan</a> merupakan habitat keanekaragaman hayati, pengatur tata air, pelindung tanah, sumber pangan dan penghidupan, penyangga iklim lokal, pelindung dari bencana, ruang hidup masyarakat adat, serta bagian dari identitas sosial dan budaya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, nilai hutan tidak boleh berhenti pada berapa ton karbon yang dapat diterbitkan, berapa harga kredit karbon yang dapat diperdagangkan, dan berapa besar penerimaan yang dapat diperoleh negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;UU Nomor 32 Tahun 2009 menempatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagai hak setiap warga negara serta menegaskan bahwa pembangunan ekonomi harus dilaksanakan berdasarkan prinsip pembangunan berkelanjutan dan berwawasan lingkungan. PP Nomor 26 Tahun 2025 juga menempatkan inventarisasi lingkungan, penetapan ekoregion, daya dukung dan daya tampung lingkungan, serta Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup sebagai fondasi perencanaan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Logikanya jelas: pembangunan harus mengikuti kemampuan ekosistem, bukan ekosistem dipaksa mengikuti kepentingan pasar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Di sinilah risiko pertama muncul, yaitu reduksi ekologi menjadi angka karbon. Keberhasilan proyek karbon tidak cukup hanya diukur melalui jumlah ton CO₂ ekuivalen, nilai transaksi, dan penerimaan negara. Ketiga indikator tersebut memang penting, tetapi belum menggambarkan keseluruhan kualitas lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Suatu kawasan dapat memiliki cadangan karbon tinggi, tetapi pada saat yang sama mengalami penurunan biodiversitas, kerusakan tata air, konflik tenurial, kebakaran berulang, atau ketimpangan penguasaan lahan. Karena itu, proyek karbon harus dinilai pula berdasarkan peningkatan kualitas tutupan hutan, perlindungan keanekaragaman hayati, kesehatan gambut dan daerah aliran sungai, pemulihan lahan kritis, penurunan risiko kebakaran, peningkatan kesejahteraan masyarakat, serta berkurangnya konflik agraria.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaannya bukan hanya, &quot;Berapa juta ton karbon berhasil dijual?&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pertanyaannya harus diperluas menjadi, &quot;Apakah ekosistem semakin sehat dan masyarakat penjaga hutan semakin sejahtera?&quot;&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Risiko kedua adalah ketika kredit karbon berubah menjadi &quot;izin untuk tetap mencemari&quot;. Perusahaan beremisi tinggi jangan diberi jalan mudah membeli kredit karbon sambil menunda perubahan teknologi dan mempertahankan pola produksi tinggi karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Urutan kebijakan harus tegas: menghindari emisi, mengurangi emisi, mengganti teknologi, meningkatkan efisiensi, kemudian menggunakan mekanisme pengimbangan atau offset hanya untuk emisi residual yang benar-benar sulit dihilangkan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;PP Nomor 46 Tahun 2017 memang menyediakan kerangka instrumen ekonomi lingkungan hidup. Namun, instrumen ekonomi harus digunakan untuk mengubah perilaku pencemar, mendorong efisiensi, dan menginternalisasi biaya kerusakan lingkungan. Jangan sampai pencemaran justru berubah menjadi aktivitas yang seolah-olah dapat terus dilakukan selama pelakunya mampu membeli kredit karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prinsipnya harus jelas: kredit karbon bukan lisensi untuk mencemari, melainkan instrumen transisi menuju ekonomi rendah karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Risiko berikutnya adalah ketika arsitektur pasar bergerak lebih cepat daripada arsitektur lingkungan. SRUK merupakan kemajuan penting karena diarahkan menjadi satu sumber data nasional bagi setiap unit karbon, memperkuat ketertelusuran, dan mencegah penghitungan ganda. Sistem ini dirancang mencakup enam sektor, yaitu energi, limbah, proses industri, pertanian, kehutanan, serta kelautan dan perikanan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, kesiapan regulasi sektoral masih belum seragam. Sektor kehutanan telah bergerak melalui Permenhut Nomor 6 Tahun 2026, sementara sejumlah sektor lain masih menyiapkan regulasi operasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kondisi tersebut berpotensi melahirkan fragmentasi data, perbedaan metodologi, tumpang tindih kewenangan, ego sektoral, serta kompetisi antarsektor dalam menerbitkan unit karbon.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, gagasan pembentukan Badan Karbon Nasional atau Otorita Karbon Indonesia semakin relevan. Namun, badan tersebut jangan dibentuk sebagai lembaga perdagangan baru yang mengambil alih seluruh kewenangan kementerian dan lembaga.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Badan Karbon Nasional harus berfungsi sebagai orkestrator di bawah Presiden: menyatukan arah dan target lintas sektor, menjaga kedaulatan data karbon, mengintegrasikan SRUK, IDXCarbon, BPDLH, kementerian teknis, pemerintah daerah, dunia usaha, masyarakat, serta memastikan bahwa transaksi karbon tidak mengorbankan kepentingan pencapaian target iklim nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kementerian Lingkungan Hidup/BPLH harus tetap menjadi penjaga integritas ekologis, pengelola akuntansi emisi nasional, pengawas standar pengukuran, pelaporan, dan verifikasi atau MRV, serta pengelola SRUK. Kementerian sektoral mengembangkan proyek dan standar teknis. OJK dan IDXCarbon menjaga integritas pasar serta transparansi transaksi. Kementerian Keuangan dan BPDLH mengembangkan pembiayaan, insentif fiskal, dan pengelolaan penerimaan. Sementara pemerintah daerah dan masyarakat harus menjadi pelaku utama perlindungan ekosistem serta penerima manfaat di tingkat tapak.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Namun, registri yang rapi belum otomatis menjamin ekologi yang benar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Teknologi digital dapat memastikan suatu unit karbon tercatat, berpindah tangan, dan tidak diperdagangkan dua kali. Akan tetapi, teknologi tidak otomatis membuktikan bahwa pohon benar-benar tumbuh, hutan tetap berdiri, gambut tetap basah, kebakaran tidak terjadi, atau penurunan emisi sungguh-sungguh bersifat tambahan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, integritas administrasi harus disertai integritas ekologis melalui pengukuran lapangan, pemantauan satelit, audit independen, keterbukaan metodologi, verifikasi berkala, transparansi data proyek, mekanisme pengaduan publik, serta sistem sanksi terhadap manipulasi data.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Persoalan baseline, additionality, leakage, dan permanence juga tidak boleh dipandang sebagai isu teknis semata. Baseline yang terlalu tinggi dapat menghasilkan kredit berlebihan. Kegiatan yang sebenarnya sudah diwajibkan oleh regulasi jangan diberi kredit seolah-olah merupakan penurunan emisi tambahan. Perlindungan hutan di satu wilayah jangan hanya memindahkan deforestasi ke wilayah lain. Sementara risiko kebakaran dan degradasi setelah kredit dijual harus diantisipasi melalui cadangan atau buffer karbon serta tanggung jawab hukum jangka panjang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Keadilan bagi masyarakat juga harus menjadi syarat utama. Perdagangan karbon kehutanan berlangsung pada kawasan yang dalam banyak kasus telah lama dihuni, dijaga, dan dikelola oleh masyarakat lokal serta masyarakat adat.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Karena itu, setiap proyek perlu memiliki pemetaan hak dan konflik tenurial, persetujuan atas dasar informasi awal tanpa paksaan atau PADIATAPA, kontrak yang mudah dipahami, formula pembagian manfaat yang terbuka, keterwakilan masyarakat dalam pengambilan keputusan, serta mekanisme pengaduan yang efektif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai masyarakat menjadi penjaga hutan, perusahaan menjadi pemilik proyek, konsultan memperoleh biaya pengembangan, lembaga sertifikasi memperoleh jasa verifikasi, investor memperoleh kredit karbon, tetapi masyarakat hanya menerima bagian paling kecil.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal yang sama berlaku terhadap PNBP karbon. Potensi Rp500 miliar dari proyek tahap awal seharusnya tidak sekadar masuk sebagai penerimaan fiskal biasa. Sebagian penerimaan perlu dikembalikan secara terukur untuk rehabilitasi hutan dan lahan, perlindungan gambut, konservasi biodiversitas, pencegahan kebakaran, penguatan kapasitas masyarakat, pengembangan teknologi MRV, serta dana mitigasi risiko ekologis.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Prinsipnya sederhana: pendapatan dari aset lingkungan harus digunakan kembali untuk memperkuat aset lingkungan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Indonesia juga tidak boleh mengulangi pola lama: memiliki sumber daya, tetapi pihak lain menentukan standar, membentuk harga, menyediakan pembiayaan, dan menikmati nilai tambah terbesar.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kredit karbon adalah aset strategis karena berkaitan dengan pencapaian NDC Indonesia, daya saing industri, perdagangan internasional, investasi hijau, dan posisi diplomasi negara. Karena itu, diperlukan prinsip domestic-first, cadangan karbon nasional, pengaturan kredit yang dapat diperdagangkan ke luar negeri, mekanisme penyesuaian akuntansi internasional yang jelas, serta strategi peningkatan nilai tambah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Jangan sampai kredit berkualitas tinggi dijual murah hari ini, sementara Indonesia kehilangan ruang mitigasi yang dibutuhkan untuk mencapai target iklim nasional pada masa depan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pada akhirnya, Indonesia Forestry Carbon Hub dan SRUK harus ditempatkan dalam kerangka Environmental Asset Economy, bukan semata-mata carbon commodity economy. Karbon bukan satu-satunya nilai alam, melainkan bagian dari aset lingkungan yang lebih luas: hutan, air, tanah, biodiversitas, mangrove, gambut, udara bersih, dan ekosistem laut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pasar karbon boleh berkembang cepat, tetapi harus tetap tunduk pada tujuan ekologis, keadilan sosial, dan kepentingan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Paradigma yang harus dibangun bukan &quot;hutan sebagai komoditas karbon&quot;, melainkan:&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Karbon sebagai instrumen pembiayaan untuk menjaga hutan, memulihkan lingkungan, menyejahterakan masyarakat, dan memperkuat kedaulatan ekologis Indonesia.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_516_Jangan-Reduksi-Hutan--Hanya-Menjadi-Komoditas-Karbon.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284301/jangan-reduksi-hutan-hanya-menjadi-komoditas-karbon/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Gema Santri Nusa Apresiasi Silaturrahim Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung: Perkuat Sinergi dan Kepercayaan Publik</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 10:44:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Gema Santri Nusa Apresiasi Silaturrahim Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung: Perkuat Sinergi dan Kepercayaan Publik]]></title>
            <description><![CDATA[Gema Santri Nusa Apresiasi Silaturrahim Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung Perkuat Sinergi dan Kepercayaan Publik]]></description>
            <content><![CDATA[&lt;/p&gt; &lt;p&gt;<br>Medan - Ketua Umum Gema <a href="https://www.sumut24.co/tag/santri/" target="_blank">Santri</a> Nusa, KH. Akhmad Khambali,SE,MM, mengapresiasi pertemuan dan silaturrahim yang dilakukan Kapolri, Panglima TNI, dan Jaksa Agung.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, komunikasi yang terjalin di antara pimpinan lembaga negara tersebut merupakan sinyal positif bagi penguatan sinergi antarlembaga sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kyai Khambali, yang juga Pengasuh Majlis Sholawat Akhsa Nusantara, mengatakan komunikasi antarpimpinan negara menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas nasional, terlebih di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap berbagai isu penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Momentum ini patut diapresiasi sebagai bentuk kedewasaan para pimpinan lembaga negara dalam menjaga komunikasi dan memperkuat sinergi. Dalam negara demokrasi, perbedaan kewenangan bukan alasan untuk membangun jarak, melainkan dasar untuk memperkuat koordinasi demi kepentingan bangsa dan negara,&quot; ujarnya kepada media, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurutnya, komunikasi yang terjalin di antara pimpinan lembaga negara tersebut merupakan sinyal positif bagi penguatan sinergi antarlembaga sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kyai Khambali, yang juga Pengurus Komisi Dakwah MUI Pusat, mengatakan komunikasi antarpimpinan negara menjadi elemen penting dalam menjaga stabilitas nasional, terlebih di tengah meningkatnya perhatian masyarakat terhadap berbagai isu penegakan hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Momentum ini patut diapresiasi sebagai bentuk kedewasaan para pimpinan lembaga negara dalam menjaga komunikasi dan memperkuat sinergi. Dalam negara demokrasi, perbedaan kewenangan bukan alasan untuk membangun jarak, melainkan dasar untuk memperkuat koordinasi demi kepentingan bangsa dan negara,&quot; ujarnya kepada media, Selasa (14/7/2026).&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Menurut Kyai Khambali, masyarakat mengharapkan hubungan kerja yang harmonis antara Polri, TNI, dan Kejaksaan sehingga masing-masing institusi dapat menjalankan mandat konstitusionalnya secara optimal.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Publik tentu menginginkan hubungan kerja yang harmonis antara Polri, TNI, dan Kejaksaan. Harmoni tersebut penting agar seluruh institusi dapat menjalankan tugas konstitusionalnya secara efektif dalam menjaga keamanan, menegakkan hukum, dan melindungi kepentingan masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Meski demikian, ia mengingatkan bahwa sinergi antarlembaga harus tetap dibangun dengan menjunjung tinggi prinsip saling menghormati kewenangan masing-masing sebagaimana diatur dalam peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Koordinasi bukan berarti mencampuri kewenangan lembaga lain. Justru komunikasi yang sehat adalah komunikasi yang saling menghormati fungsi, tugas, dan kewenangan masing-masing. Di situlah prinsip negara hukum bekerja secara baik,&quot; tegasnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kyai Khambali menilai Polri harus tetap diberi ruang untuk menjalankan fungsi penyelidikan dan penyidikan secara profesional, independen, dan berdasarkan alat bukti.<br>Sementara itu, Kejaksaan menjalankan fungsi penuntutan secara objektif sesuai ketentuan hukum, sedangkan TNI tetap fokus pada tugas pokok pertahanan negara.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ketika setiap institusi menjalankan mandatnya secara profesional tanpa saling mengintervensi, maka sistem penegakan hukum akan semakin kuat dan dipercaya masyarakat,&quot; ujarnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Ia juga menilai dinamika yang berkembang di ruang publik dalam beberapa waktu terakhir seharusnya menjadi pelajaran bersama agar setiap perbedaan persepsi dapat diselesaikan melalui mekanisme kelembagaan dan komunikasi yang konstruktif.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Perbedaan pandangan adalah sesuatu yang wajar dalam organisasi negara yang besar. Namun, yang jauh lebih penting adalah bagaimana para pemimpin mampu menunjukkan keteladanan dengan mengedepankan dialog, komunikasi, dan semangat kebersamaan. Sikap seperti inilah yang memberikan rasa tenang kepada masyarakat,&quot; katanya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Kyai Khambali berharap silaturahmi antarpimpinan institusi negara tidak berhenti sebagai seremoni, melainkan menjadi komitmen jangka panjang dalam memperkuat tata kelola pemerintahan serta penegakan hukum yang profesional, berkeadilan, dan menghormati supremasi hukum.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Kepercayaan publik tidak hanya dibangun melalui pernyataan ataupun simbol-simbol kebersamaan, tetapi melalui konsistensi tindakan. Sinergi yang dibangun hari ini harus diterjemahkan dalam pelayanan kepada masyarakat, penegakan hukum yang berkeadilan, serta penghormatan terhadap supremasi hukum,&quot; tuturny.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Ketika komunikasi berjalan baik dan setiap lembaga saling menghormati kewenangannya, maka yang diperkuat bukan hanya hubungan antarinstitusi, melainkan juga wibawa negara hukum dan kepercayaan masyarakat kepada negara,&quot; tutupnya.]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_4933_Gema-Santri-Nusa-Apresiasi-Silaturrahim-Kapolri--Panglima-TNI--dan-Jaksa-Agung--Perkuat-Sinergi-dan-Kepercayaan-Publik.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284300/gema-santri-nusa-apresiasi-silaturrahim-kapolri-panglima-tni-dan-jaksa-agung-perkuat-sinergi-dan-kepercayaan-publik/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
            <item>
            <guid isPermaLink="false">Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disetujui DPRD Kabupaten Solok.</guid>
            <pubDate>Tue, 14 Jul 2026 08:41:00 +0700+0700</pubDate>
            <title><![CDATA[Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disetujui DPRD Kabupaten Solok.]]></title>
            <description><![CDATA[Perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah Disetujui DPRD Kabupaten Solok.]]></description>
            <content><![CDATA[<br>Kabupaten Solok - Sumut24.co&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Solok, Sumatera Barat, Senin (13/7/2026) menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Perubahan atas Peraturan Daerah Kabupaten Solok Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hal  tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Solok yang digelar di Gedung Pertemuan DPRD Kabupaten Solok, dengan agenda penyampaian laporan hasil pembahasan perubahan Perda, pengambilan keputusan penetapan Ranperda menjadi Perda, serta penyampaian pendapat akhir Bupati Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Yang dihadiri langsung oleh Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH, Ketua DPRD Kabupaten Solok Ivoni Munir, S.Farm., Apt., Wakil Ketua DPRD I Armen Plani, S. Ap., Wakil Ketua DPRD II Mukhlis, SH, Forkopimda Kabupaten Solok, Pj. Sekretaris Daerah Jefrizal, S.Pt., MT, para Asisten dan Staf Ahli Bupati, anggota DPRD, kepala OPD, serta camat se-Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt; Juru Bicara Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) DPRD Kabupaten Solok, Endang Fitri Ayu Karlina M., S.Pd., menyampaikan laporan hasil pembahasan terhadap Ranperda Perubahan Perda Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bahwa perubahan Perda tersebut merupakan tindak lanjut atas hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri terhadap regulasi yang telah ditetapkan sebelumnya. Evaluasi dilakukan untuk memastikan substansi Perda selaras dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Berdasarkan evaluasi yang dilaksanakan oleh Kementerian Dalam Negeri terhadap Peraturan Daerah Kabupaten Solok Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah, perlu dilakukan perubahan dan penyesuaian terhadap beberapa ketentuan agar sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,&quot; ujar Endang.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dijelaskan, pembahasan perubahan Perda telah dilakukan secara intensif antara Bapemperda DPRD Kabupaten Solok bersama Pemerintah Daerah dengan melibatkan perangkat daerah terkait.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Dari hasil pembahasan, terdapat beberapa penyesuaian di antaranya terkait pengurangan pajak dan retribusi daerah, penyesuaian standar harga satuan, serta memberikan kepastian hukum bagi wajib pajak,&quot; tambahnya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bapemperda menyimpulkan bahwa perubahan atas Perda Kabupaten Solok Nomor 1 Tahun 2024 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah dapat dilanjutkan untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Sekretaris DPRD Kabupaten Solok membacakan Surat Keputusan Pimpinan DPRD dan Berita Acara Persetujuan Bersama antara Bupati Solok dan DPRD Kabupaten Solok terkait penetapan Ranperda menjadi Perda.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dalam keputusan tersebut, DPRD Kabupaten Solok menyetujui Ranperda perubahan Perda Pajak Daerah dan Retribusi Daerah untuk ditetapkan menjadi Peraturan Daerah, dengan disertai catatan dan rekomendasi DPRD yang menjadi bagian tidak terpisahkan dari keputusan tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Melalui Berita Acara Persetujuan Bersama, Pemerintah Kabupaten Solok selaku pihak pertama menyatakan menerima catatan dan rekomendasi DPRD serta berkomitmen untuk menindaklanjutinya bersama DPRD Kabupaten Solok.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Hasil persetujuan bersama tersebut selanjutnya akan disampaikan kepada Gubernur Sumatera Barat untuk dilakukan evaluasi dan proses pengesahan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pendapat akhirnya, Bupati Solok Dr.(HC) Jon Firman Pandu, SH menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada DPRD Kabupaten Solok serta seluruh pihak yang telah berperan dalam proses pembahasan Ranperda tersebut.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati menyampaikan bahwa perubahan Perda ini merupakan langkah strategis Pemerintah Kabupaten Solok sebagai tindak lanjut hasil evaluasi Kementerian Dalam Negeri bersama Kementerian Keuangan, sekaligus upaya menyelaraskan regulasi daerah dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintahan Daerah beserta aturan turunannya.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Dikatakannya, perubahan regulasi tersebut tidak hanya bersifat administratif, tetapi menjadi bagian dari upaya memperkuat tata kelola Pemungutan pajak dan retribusi daerah agar lebih efektif, transparan, serta memberikan kepastian hukum bagi masyarakat dan pelaku usaha.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;&quot;Penyempurnaan dalam Ranperda ini diharapkan mampu mendukung optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD), meningkatkan kualitas pelayanan publik, memberikan kepastian bagi wajib pajak dan wajib retribusi, serta menciptakan iklim investasi yang lebih kondusif,&quot; ujar Bupati.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Beberapa penyempurnaan dalam perubahan Perda tersebut meliputi penyesuaian ketentuan objek Pajak Barang dan Jasa Tertentu, termasuk sektor tenaga listrik dan jasa perhotelan, penyempurnaan pajak sarang burung walet, penyesuaian opsen Pajak Kendaraan Bermotor dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor, serta penyempurnaan berbagai ketentuan retribusi daerah.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Selain itu, perubahan juga mencakup penyesuaian struktur dan besaran tarif retribusi jasa usaha, pemanfaatan aset daerah, pelayanan tertentu, hingga penyempurnaan formula perhitungan Retribusi Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) sesuai standar dan ketentuan nasional.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Pemerintah Kabupaten Solok akan melakukan penyusunan regulasi pelaksanaan, sosialisasi kepada masyarakat dan pelaku usaha, peningkatan kapasitas aparatur, serta penguatan sistem administrasi pemungutan pajak dan retribusi berbasis digital.&lt;/p&gt; &lt;p&gt;Bupati Solok juga menyampaikan penghargaan kepada seluruh fraksi DPRD Kabupaten Solok atas masukan dan penyempurnaan yang diberikan selama proses pembahasan, sehingga perubahan Perda tersebut diharapkan mampu mendukung pembangunan Kabupaten Solok yang maju dan berkelanjutan.(YOSE)]]></content>
            <enclosure url="https://sumut24.co/cdn/uploads/images/2026/07/_1783_Perubahan-Perda-Pajak-Daerah-dan-Retribusi-Daerah-Disetujui-DPRD-Kabupaten-Solok-.png" type="image/png" length="0"/>
            <link>https://www.sumut24.co/Berita/284299/perubahan-perda-pajak-daerah-dan-retribusi-daerah-disetujui-dprd-kabupaten-solok-2/</link>
            <author><![CDATA[admin]]></author>
        </item>
        </channel>
</rss>