Exit Meeting BPK Digelar, Pemko Padangsidimpuan Mantapkan Langkah Pembenahan RSUD
Exit Meeting BPK Digelar, Pemko Padangsidimpuan Mantapkan Langkah Pembenahan RSUD
News
Baca Juga:
Oleh : H Syahrir Nasution
Sejarah tidak pernah lupa. Ia mungkin diam, menunggu waktu, tetapi pada akhirnya selalu berbicara dengan jujur. Sejarah adalah hakim yang tak bisa disuap, tak bisa diintimidasi, dan tak mengenal kompromi. Ia mencatat siapa yang berjalan lurus dan siapa yang memilih jalan curang untuk meraih kekuasaan, jabatan, atau kepentingan duniawi lainnya.
Dalam Al-Qur'an, Allah SWT telah memberi peringatan yang sangat tegas melalui QS. Al-Muthaffifiin ayat 1: "Wailul lil muthaffifiin" — celakalah bagi orang-orang yang berbuat curang. Ayat ini bukan sekadar teguran moral, melainkan vonis ilahiah terhadap perilaku kecurangan yang kerap dibungkus rapi dengan dalih kepentingan, kecerdikan, bahkan legitimasi kekuasaan.
Kecurangan tidak selalu hadir dalam bentuk mencuri secara kasat mata. Ia bisa menjelma dalam manipulasi, intrik, penyalahgunaan wewenang, permainan licik untuk merebut jabatan, atau menghalalkan segala cara demi memuaskan hasrat birahi kekuasaan. Lebih berbahaya lagi, banyak pelakunya tidak lagi sadar bahwa mereka sedang curang—karena kebiasaan telah mematikan nurani.
Manusia dihadapkan pada pilihan sederhana namun menentukan: mengisi hidup dengan cara bersih atau kotor. Jalan kotor mungkin tampak cepat, efektif, dan menguntungkan dalam jangka pendek. Namun jalan itu hampir selalu dibantu oleh "tangan-tangan syaitan", bukan oleh pertolongan Allah. Dan sejarah menunjukkan, hasil dari jalan kotor tidak pernah berakhir dengan kemuliaan, melainkan dengan kehancuran.
Bala dan bencana tidak selalu datang dalam bentuk musibah besar. Ia bisa hadir sebagai aib, kehilangan kepercayaan publik, kehancuran nama baik, atau kehampaan batin yang tak pernah terobati. Semua itu adalah konsekuensi logis dari kecurangan yang dipelihara, baik disadari maupun tidak.
Pada akhirnya, jabatan hanyalah sementara, kekuasaan akan berpindah tangan, dan harta akan ditinggalkan. Tetapi catatan sejarah—dan lebih dari itu, catatan Allah—akan tetap abadi. Maka sebelum sejarah mengadili, sebelum ayat-ayat Allah menjadi saksi, sudah seharusnya setiap orang bercermin: apakah langkah kita hari ini dibimbing oleh tangan Allah, atau digerakkan oleh bisikan syaitan?
Sebab sejarah tidak pernah berbohong. Dan vonis terhadap orang-orang curang sudah ditetapkan jauh sebelum mereka berpikir bisa menghindarinya.
Jika ingin, saya bisa menajamkan lagi ke isu kekuasaan, politik, birokrasi, atau kasus konkret agar lebih "menggigit" secara kontekstual.***
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Exit Meeting BPK Digelar, Pemko Padangsidimpuan Mantapkan Langkah Pembenahan RSUD
News
PUPR Kota Solok, Sumatera Barat, Pantau Pembangunan Pasar Kuliner di Jalan Cengkeh
News
Koperasi Pers Indonesia dan IMAC Medan Bersinergi Gelar Pelatihan Sertifikasi Mediator bagi Gerakan Koperasi Sumatera Utara
News
Medan sumut24.co Bertemakan Bersatu Dalam Adat, Berjamaah Dalam Syarak Maju Bersama IKM, Andre Rosiade Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat I
News
Wali Kota Letnan Dalimunthe Sampaikan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp121 Miliar
News
Ditsamapta Polda Sumut tingkatkan patroli malam antisipasi Gangguan Kamtibmas
News
Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas
News
sumut24.co MedanPrestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Medan. Tiga pejabat Pemko Medan berha
kota
sumut24.co MedanGotong royong membersihkan kawasan Islamic Center, Medan Labuhan, tidak ingin berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemko
kota
Jeans Senyaman Sweatpants? Kenali Inovasi EZY Jeans dari UNIQLO untuk Aktivitas Seharihari Jakartasumut24.coSelama puluhan tahun, jeans te
Umum