Sabtu, 07 November 2026

Manfaatkan Lahan Eks HGU Sebelum Dibangun Lapas, Wakil Bupati Asahan Dukung Penanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan dan Bekal Hidup Warga Binaan

Administrator - Jumat, 07 Agustus 2026 15:40 WIB
Manfaatkan Lahan Eks HGU Sebelum Dibangun Lapas, Wakil Bupati Asahan Dukung Penanaman Jagung untuk Ketahanan Pangan dan Bekal Hidup Warga Binaan
Sumut24.co
sumut24.co -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan memberikan dukungan penuh terhadap inisiatif Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku yang memanfaatkan lahan kosong di Air Joman (eks wilayah HGU PT BSP) untuk kegiatan penanaman jagung. Langkah ini sekaligus menjadi persiapan sebelum pembangunan Lapas Keamanan Minimum atau Minimum Security Kabupaten Asahan dilaksanakan.

Baca Juga:
Kegiatan penanaman jagung yang berlangsung pada Rabu, 5 Agustus 2026 pukul 10.30 Wib ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Asahan Rianto, S.H., M.A.P., Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Utara Jalu Yuswa Panjang, A.Md., S.H., M.Si., Kepala Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku beserta jajaran, Kepala Dinas PUTR Kabupaten Asahan, serta para tamu undangan lainnya.

Kakanwil Ditjenpas Sumatera Utara Jalu Yuswa Panjang menjelaskan bahwa kunjungan ini bertujuan untuk memeriksa kesiapan lahan yang kelak akan menjadi lokasi pembangunan Lapas Minimum Security Asahan. Sambil menunggu tahap pembangunan dimulai, lahan seluas ini dioptimalkan agar tetap produktif dan bermanfaat.

"Sebelum pembangunan dimulai, lahan akan dimanfaatkan untuk program penanaman jagung sebagai bentuk dukungan terhadap ketahanan pangan nasional sekaligus menjadi sarana pembinaan bagi warga binaan. Melalui kegiatan ini, warga binaan yang telah lulus penilaian dan akan segera bebas diberikan pelatihan serta keterampilan bertani. Kami ingin lahan ini benar-benar hidup dan memberi manfaat sebelum nantinya berubah menjadi lokasi pembangunan," ujar Jalu Yuswa Panjang.


Sementara itu, Wakil Bupati Asahan Rianto menyampaikan apresiasi yang tinggi atas ide dan pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memiliki makna ganda yang sangat positif: menjaga ketersediaan pangan sekaligus menyiapkan masa depan yang lebih baik bagi warga binaan.

"Ini merupakan penanaman periode kedua. Sebelumnya kita sudah lakukan di lahan seluas 5,5 hektare dan hasilnya sangat memuaskan. Kami mendukung sepenuhnya langkah ini. Program ini luar biasa, karena tidak hanya berkontribusi pada ketahanan pangan daerah, tetapi juga membekali warga binaan dengan keahlian nyata," ungkap Wakil Bupati.

Lebih lanjut ia berharap, ilmu bertani yang dipelajari selama program berjalan bisa menjadi jalan kemandirian bagi mereka setelah bebas. "Ketika mereka keluar nanti, sudah membawa bekal keterampilan bercocok tanam. Harapan besar kita agar mereka mampu berdiri sendiri, meningkatkan taraf hidup keluarga, dan tidak kembali tersandung masalah hukum. Atas nama Pemerintah Kabupaten Asahan, kami ucapkan terima kasih dan berharap kegiatan positif ini terus berlanjut," tambahnya.

Acara ditutup dengan penanaman bibit jagung secara simbolis yang dilakukan bersama oleh Wakil Bupati Asahan, Kakanwil Ditjenpas Sumut, Kalapas Labuhan Ruku, dan jajaran pejabat yang hadir. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir sekitar pukul 11.30 Wib dalam keadaan aman, tertib, dan penuh semangat kebersamaan. (dre)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Bupati Asahan Lepas 44 Kafilah: Tampil Terbaik, Jaga Nama Baik Daerah
Bupati Asahan Lantik Pengurus Forum CSR Periode 2026–2031: Sinergi Pemerintah dan Dunia Usaha Demi Kesejahteraan Rakyat
TP Posyandu Asahan Ukir Prestasi, Raih Harapan I Lomba 6 Bidang SPM Tingkat Sumut 2026
Tinggalkan Cara Lama, Bupati Madina Andalkan Teknologi Modern Kejar Panen 11 Ton Padi
Asahan Ukir Sejarah: Raih Kategori Istimewa dengan Nilai 97,30 dalam Penilaian Ber-Aksi KPK RI
Penilaian Akhir Program Ber-Aksi KPK, Pemkab Asahan Buktikan Komitmen Kuat Bangun Pemerintahan Bersih dan Berintegritas
komentar
beritaTerbaru