Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24.co
Suasana pemberantasan korupsi di Sumatera Utara kini tampak muram. Keberanian seorang hakim dalam menegakkan keadilan justru berhadapan dengan teror dan kesepian. Rumah Hakim Khamozaro Waruwu, yang dikenal tegas di ruang sidang Tipikor Medan, diduga dibakar orang tak dikenal (OTK) pada 4 November 2025. Namun, hingga sepuluh hari pascakejadian, tak ada satu pun pejabat publik di Sumut yang menyuarakan simpati, apalagi dukungan moral bagi sang hakim.Gubernur Sumatera Utara, Bobby Afif Nasution, yang juga Ketua Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), justru menunjukkan sikap dingin. Ketika ditanya wartawan terkait kebakaran rumah Khamozaro, Bobby hanya menjawab singkat dan terkesan sinis:
> "Kalau memang dibakar, mudah-mudahan segera ditangkap," ujarnya, Selasa (12/11/2025).
Tak ada ucapan empati, tak ada langkah nyata atau niat membantu memperbaiki rumah sang hakim. Padahal, posisi Bobby sebagai kepala daerah sekaligus wakil pemerintah pusat semestinya menempatkannya di garda depan dalam memberi perlindungan dan dukungan moral kepada aparat penegak hukum yang sedang menghadapi ancaman.
Kontras dengan sikapnya terhadap kasus Sopian Daulai Nadeak, guru SMK Negeri 1 Kutalimbaru yang dilaporkan ke polisi setelah melerai siswanya berkelahi. Dalam kasus itu, Bobby bergerak cepat. Ia datang langsung menemui sang guru, dengan liputan media yang masif, berjanji memberi "back up penuh" dan bahkan menawarkan program bedah rumah untuk sang guru honorer.
Namun, pada kasus Khamozaro Waruwu, yang menyentuh inti persoalan keadilan dan keberanian melawan korupsi, Gubernur Bobby justru diam seribu bahasa. Begitu pula para pejabat lain di lingkungan Pemprov Sumut dan unsur Forkopimda — baik dari kalangan eksekutif, legislatif, maupun yudikatif — semuanya bungkam. Seolah tragedi yang menimpa hakim tersebut tidak layak dipedulikan.
Hakim Khamozaro Waruwu sebelumnya dikenal berani dan vokal di ruang sidang. Ia pernah menegur keras jaksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dianggap "mengatur" dakwaan agar tidak menyeret pihak yang lebih besar dalam kasus dugaan suap yang melibatkan Topan Obaja Putra Ginting. Ketegasan itu tampaknya berbuah ancaman nyata.
Sayangnya, tidak ada satu pun organisasi masyarakat, OKP, Ormawa, ataupun kelompok pegiat antikorupsi yang tampil membela. Keberanian Khamozaro Waruwu seolah dibiarkan sendirian di tengah gelombang ketakutan dan kepentingan.
Padahal, publik yang tidak pernah korupsi dan justru menjadi korban akibat korupsi, seharusnya bersatu memberikan dukungan moral kepada para hakim dan penegak hukum yang masih berani menegakkan kebenaran. Tanpa keberanian mereka, pemberantasan korupsi hanya akan menjadi slogan kosong.
> "YM Khamozaro Waruwu dan seluruh hakim ad hoc Pengadilan Tipikor tidak boleh surut keberaniannya untuk memberi hukuman seberat-beratnya kepada para koruptor perusak negara. Tuhan kiranya melindungi para hakim yang mengadili para koruptor," ujar Sutrisno Pangaribuan, Presidium Kongres Rakyat Nasional (Kornas), Pergerakan Rakyat Indonesia Makmur Adil (Prima), Perkumpulan Semangat Rakyat Anti Korupsi (Semarak), sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Government Watch (IGoWa).
Pemberantasan korupsi di Sumatera Utara, tampaknya, kini menempuh jalan yang sepi. Namun, Khamozaro Waruwu tidak sendiri — keberaniannya adalah cermin harapan bahwa keadilan masih punya tempat di negeri ini.res
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News