Sumut Gelap, Harta Dirut PLN Rp110 Miliar Jadi Sorotan Publik
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Baca Juga:
- Bupati Saipullah Nasution Sentil Pengelolaan SDA Madina, Ajak Santri Kuasai Ilmu dan Selamatkan Kekayaan Alam
- Bupati Madina Lantik 166 Pejabat, Saipullah Nasution: Jabatan Bukan Hadiah, Tapi Amanah untuk Rakyat
- Muhammad Furqan Alfaruqiy, USU Dorong Penguatan Narasi Besar Indonesia Untuk Menyiapkan SDM Masa Depan Bangsa
Madina | Sumut24.co
Suasana hangat dan penuh makna menyelimuti hari kedua kunjungan kerja Menteri Hak Asasi Manusia (HAM), Natalius Pigai, di Kabupaten Mandailing Natal (Madina).
Tepat pada Minggu (19/10/2025), Pigai menghadiri acara krusial, yaitu Penguatan HAM bagi Masyarakat, yang digelar di Pasar Mompang Jae, Kecamatan Panyabungan Utara.
Acara ini menjadi lebih istimewa karena dirangkai dengan pembacaan Ikrar dan Komitmen Masyarakat Sadar HAM (P5 HAM) oleh warga Madina, menunjukkan keseriusan masyarakat dalam menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusiaan.
Dalam sambutannya, Menteri HAM Natalius Pigai secara khusus menyampaikan apresiasi mendalam atas perjalanan satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.
Momen ini, menurut Pigai, terasa sangat spesial bagi bangsa Indonesia.
"Ini sangat khusus bagi kita. Pertama, genap satu tahun di bawah kepemimpinan Bapak Prabowo Subianto, dan juga bertepatan dengan ulang tahun beliau yang ke-74 tahun," ujarnya penuh hormat.
Pigai menggambarkan Presiden Prabowo sebagai sosok pemimpin yang patriotik dan negarawan sejati.
Ia menyoroti program-program prioritas yang langsung menyentuh hajat hidup orang banyak, seperti program andalan Makan Bergizi Gratis, Pendidikan Sekolah Rakyat Gratis, Layanan Kesehatan Gratis, hingga inisiatif penyediaan perumahan untuk rakyat.
Lebih lanjut, Pigai menekankan pentingnya menjaga nilai-nilai fundamental Pancasila: kemanusiaan, persatuan, dan keadilan sosial, sebagai landasan utama kehidupan berbangsa.
Menyambut kunjungan tersebut, Bupati Madina, H. Saipullah Nasution, tak lupa menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada Presiden Prabowo Subianto.
Bupati Saipullah menggarisbawahi bahwa hak asasi manusia adalah anugerah mendasar yang dimiliki setiap individu sejak lahir, dan secara internasional telah diatur melalui Universal Declaration of Human Rights (UDHR) sejak 10 Desember 1948.
Pemerintah Kabupaten Madina sendiri telah menunjukkan komitmen kuat dalam penegakan HAM melalui implementasi Rencana Aksi Nasional HAM (RANHAM) periode 2021-2025.
"Hak sipil, hak politik, serta hak ekonomi, sosial, dan budaya harus kita lindungi secara seimbang dan proporsional," tegas Saipullah.
Menariknya, Bupati Saipullah juga menghubungkan konsep HAM dengan filosofi hidup masyarakat Tabagsel, khususnya Madina, yang dikenal sebagai Dalihan Natolu.
Dalihan Natolu diibaratkan sebagai tungku berkaki tiga yang merepresentasikan tiga hubungan kekerabatan utama: mora (pihak yang dihormati), kahanggi (teman sejawat), dan anak boru (pihak yang melayani).
"Falsafah ini menjadi dasar tatanan sosial dan kekerabatan yang menekankan nilai-nilai kesetaraan, rasa hormat, tolong menolong, dan keseimbangan," jelasnya.
Selain itu, hukum adat yang berkembang di masyarakat Madina juga memiliki aturan moral yang disebut Poda Na Lima (Lima Ajaran), yaitu:
1. Paias Rohamu (Bersihkan/sucikan hatimu)
2. Paias Pamatangmu (Bersihkan badan/fisikmu)
3. Paias Parabitonmu (Bersihkan pakaianmu)
4. Paias Bagasmu (Bersihkan rumah/tempat tinggalmu)
5. Paias Pakaranganmu (Bersihkan pekarangan/lingkunganmu)
Nilai-nilai luhur ini menjadi bukti bahwa masyarakat Madina telah memiliki fondasi kuat untuk menjunjung tinggi kemanusiaan, jauh sebelum konsep HAM modern dikenal.
Sebagai bagian dari rangkaian acara Penguatan HAM, kegiatan ini turut dimeriahkan dengan agenda sosial, termasuk: Penyaluran Zakat, Infaq, dan Shadaqah (ZIS) kepada mustahiq oleh Baznas Madina melalui program unggulan Madina Sehat, Madina Taqwa, dan Madina Cerdas, layanan Cek Kesehatan Gratis bagi masyarakat, penyelenggaraan Pasar Murah untuk membantu stabilitas ekonomi warga.
Acara penting ini turut dihadiri oleh berbagai tokoh, seperti Kepala Kantor Wilayah Kementarian HAM Sumut, Dr. Flora Nainggolan, Unsur Forkopimda, Wakil Bupati Atika Azmi Utammi, Pj Sekdakab Sahnan Pasaribu, Kepala OPD lingkungan Pemkab Madina, Ketua TP PKK Ny. Yupri Astuti, dan juga para Tokoh Adat setempat.zal
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Pasatama Institute Cetak SDM Tata Boga Bersertifikat HACCP
kota
sumut24.co KABUPATEN LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumater
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik pembalakan liar atau illegal logging berskala besar kembali mencoreng wajah pengelolaan hutan di Sumatera Utara.
News
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
MENJAGA BUMI, MENJAGA REPUBLIK PIDATO PRABOWO, KEDAULATAN EKONOMI, DAN MASA DEPAN INDONESIA HIJAU Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral I
News
Medan Aroma panas di lingkaran elite Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyeruak ke publik. Proyek pembangunan gedung senilai fan
News
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota