Sabtu, 03 Oktober 2026

3 Rumah Hangus di Madina, Ini Momen Aksi Cepat Wabup Madina Bantu Warga Lumban Pinasa

Administrator - Rabu, 06 Mei 2026 19:30 WIB
3 Rumah Hangus di Madina, Ini Momen Aksi Cepat Wabup Madina Bantu Warga Lumban Pinasa
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Wakil Bupati Mandailing Natal (Madina), Atika Azmi Utammi Nasution, bergerak cepat menyalurkan bantuan bagi korban kebakaran di Desa Lumban Pinasa, Kecamatan Siabu, Selasa (5/5/2026).

Bantuan yang diserahkan berasal dari Pemerintah Kabupaten Madina bersama Palang Merah Indonesia (PMI), sebagai bentuk respons cepat terhadap musibah yang melanda warga beberapa hari sebelumnya.

Tak hanya menyalurkan bantuan, Atika juga langsung mengambil langkah strategis untuk mempercepat pemulihan kondisi para korban. Ia menginstruksikan camat dan perangkat desa agar segera menyiapkan administrasi kependudukan korban, termasuk dokumen penting yang ikut terbakar.

"Segera urus data kependudukan warga terdampak, termasuk surat keterangan pengganti ijazah. Ini penting agar mereka tidak kesulitan ke depannya," tegas Atika.

Dalam kesempatan tersebut, Wabup juga meminta Dinas Sosial untuk mempercepat proses pencairan bantuan tunai dari pemerintah daerah.

Menurutnya, kecepatan penyaluran bantuan sangat krusial agar kebutuhan dasar korban dapat segera terpenuhi.

"Saya minta Dinas Sosial mempercepat prosesnya, supaya bantuan uang tunai bisa segera diterima masyarakat," ujarnya.

Selain mengandalkan bantuan pemerintah, Atika turut mengajak masyarakat sekitar untuk menunjukkan solidaritas melalui gotong royong dalam memperbaiki rumah warga yang terdampak.

Ia juga membuka ruang bagi para dermawan untuk ikut berkontribusi meringankan beban para korban.

Menyikapi seringnya kasus kebakaran, terutama saat musim kemarau, Wabup Atika mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari.

Beberapa hal yang menjadi perhatian antara lain, tidak sembarangan membakar sampah, memastikan api benar-benar padam sebelum ditinggalkan, menggunakan peralatan listrik secara bijak untuk mencegah korsleting.

Langkah pencegahan ini dinilai penting mengingat korsleting listrik masih menjadi penyebab utama kebakaran di wilayah Madina.

Menariknya, Pemkab Madina saat ini tengah mengkaji program perlindungan berupa asuransi rumah khusus bagi warga.

Program ini ditargetkan mampu menjangkau sekitar 100 hingga 150 rumah setiap tahun, sebagai upaya jangka panjang dalam mengurangi dampak kerugian akibat kebakaran.

Diketahui, peristiwa kebakaran terjadi pada 2 Mei 2026 di Desa Lumban Pinasa. Dalam kejadian tersebut:

Tiga unit rumah hangus terbakar, masing-masing milik Molken Pakpahan (48), Elly Napitupulu (45), dan Jonhes Samosir (43). Sementara itu, rumah milik Rahmat Harepa (44) mengalami kerusakan pada bagian dinding sebelah kanan.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wabup dan Ketua DPRD Hadiri Nobar G30S/PKI di Madina, Pesan Persatuan Menggema di Panyabungan
Ada Kejanggalan? Tokoh Masyarakat Minta Polisi Dalami Kematian Siswa SD di Bukit Malintang, Madina
Pemkab Madina Kejar Legalitas Tambang Rakyat, 15 Lokasi Masih Bisa Diusulkan
304 Lowongan Dibuka di Job Fair Madina, Bupati Saipullah Dorong Warga Manfaatkan Peluang Kerja
Kendaraan Dinas Diskominfo Madina Dipakai Angkut LPG Bersubsidi, Kadis: Tanpa Izin dan Langsung Ditindak
Kasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi masih berlanjut
komentar
beritaTerbaru