Wali Kota Medan Dorong Pelaku UMKM Tidak Hanya Bertahan, Namun Berani Naik Kelas
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak para pelaku UMKM lokal untuk tidak hanya sekadar bertahan, melainkan b
kota
Baca Juga:
- Anggaran Bimtek Desa di Asahan Diduga Dikuras Hingga Miliaran Rupiah, LSM Desak Penegak Hukum Turun Tangan
- Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
- Bongkar Mafia Biosolar! Pengusutan BBM Subsidi Ilegal Terus Bergulir, Kasat Reskrim Polres Tapsel: Penyidik Bekerja Berdasarkan Fakta
MEDAN - Lembaga Independen Pemerhati Pembangunan Sumatera Utara (LIPPSU) memperhatikan proses perencanaan dan pengelolaan APBD Murni Sumut 2025 dalam bahaya mafia anggaran dan ilegal sehingga terjadi 6 kali berubah, bagaikan ada udang di balik batu, tanpa didasari hukum yang kuat dan melanggar Undang-Undang, Peraturan Pemerintah dan Permendagri.
"Memperhatikan perkembangan Pemprovsu dibawah kepemimpinan Gubsu Bobby Nasution, dalam perencanaan dan proses pengelolaan APBD Murni 2025 hingga sampai terjadi 6 kali perubahan, Pasca OTT ketua kelas Topan Ginting "Golden Boys" Bobby Nasution, tanggal 26 Juni 2025 lalu, agak tercium bauk sampah busuk dan adanya mafia perencana dalam pengelolaan anggaran yang notaben ilegal, ini dibuktikan saat Sekretaris PUPR Sumut Haldun dipanggil KPK, yang menyatakan tidak ada Proyek dimaksud dalam APBD 2025, hal ini disampaikan Azhari A.M Sinik Direktur Eksekutif LIPPSU pada Promedia.News, Jum'at 25-07-2025.
Dalam perencanaan pengelolaan APBD yang paling berperan dan yang bertanggung jawab itu TAPD, yang diketuai Sekdaprovsu dengan anggotanya terdiri dari Bapelitbangda, BKAD, Bapenda, Biro Hukum dan Biro Pembangunan dengan SK Gubernur, ini diatur dalam Undang Undang, Peraturan Pemerintah dan Permendagri, bukan Tim Asistensi.
"Saya perhatikan perkembangan Pemprovsu, sejak Pemerintahan ini dibawah kendali Bobby Nasution Gubernur Sumut, peranan TAPD itu tidak terlihat sama sekali, strategi ini bagai ada mafia dalam pengelolahan APBD 2025. Hal ini, kita perhatikan dari pencopotan dan dipaksanya mundur beberapa Pejabat eselon II dilingkungan Pemprovsu beberapa waktu yang lalu ditambah lagi dengan tiba-tiba pergantian Sekdasu yang datang dari langit", ungkap Ari Sinik.
Peran TAPD dalam perencanaan dan pengelolahan APBD 2025, sejak Bobby Nasution sebagai Gubernur Sumatera Utara, peran mereka tidak berfungsi sama sekali. Peran ini diganti dengan Tim Asistensi dibawah kendalinya, tanpa ada legal formal atau SK Gubsu sebagai dasar untuk bertugas.
Tim Asistensi yang rata rata berumur muda dengan kisaran 25 - 35 tahun ini terdiri dari beberapa orang :
1 orang dari oknum Bapelitbangda yang setingkat eselon 3 yang saat ini menjabat Sekretaris Bapelitbangda, makanya Kaban Bapelitbangda yang berintegritas itu di mutasi, ada dari USU, Kadin, oknum Partai Pengusung dan di duga ada dari unsur famili orang Pejabat tinggi Sumut yang berintial R, sebutnya.
Semua OPD dilingkungan Pemprovsu tahu hal ini, semua OPD diwajibkan untuk ekspose berulang kali didepan Tim Asistensi bukan kepada TAPD, dengan dalil untuk menyesuaikan Visi - Misi Gubernur yang terpilih, jelasnya.
Sekdaprovsu sama sekali tidak berperan, begitu juga dengan kepala BKAD, mereka hanya sebagai tukang tulis dan stempel, yang merubah rubah anggaran APBD Murni 2025 adalah Tim Asistensi, sehingga terjadi 6 kali perubahan APBD Murni yang tidak mempunyai dasar hukum yang kuat, maka untuk sementara DPRD Sumut ditinggali dulu, pungkasnya.
Lippsu juga mendesak KPK untuk mengusut dan membongkar masalah ini, memanggil Tim Asistensi dan seluruh OPD Provsu termasuk DPRD Sumatera Utara, karena ini menyangkut hajat hidup masyarakat Sumatera Utara, tutup Ari Sinik. tim
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, mengajak para pelaku UMKM lokal untuk tidak hanya sekadar bertahan, melainkan b
kota
MEDAN SUMUT24.CO Universitas Pembangunan Panca Budi (UNPAB) memberikan voucher senilai jutaan rupiah kepada 22 dosen tetap yang berhasil l
News
H. Ikrom Helmi Nasution Masukan Alumni Jadi Evaluasi Pembinaan Disiplin di TPI
News
Kapolres Deli Serdang Diminta Tahan Terduga Pelaku Pelecehan Seksual
Hukum
LPS Apresiasi Kepatuhan Bank Sumut dalam Program Penjaminan Simpanan, Memperkuat Resiliensi Likuiditas
Ekbis
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mendorong seluruh organisasi kepemudaan di Kota Tanjungbalai me
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai menyatakan komitmennya mendukung target Sumatera Utara (Sumut) bebas rabies p
News
sumut24.co MEDAN, Yayasan Baitul Maal (YBM) PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara menggelar orientasi dan pengukuhan peserta progr
kota
sumut24.co MEDAN, Universitas Sumatera Utara (USU) didorong menjadi pusat unggulan pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi (iptek) di S
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup Jambore Anak Asahan Tahun 2026 yang berlangsung
News