Rabu, 23 September 2026

60 Personel Gerebek Kamar Hunian Lapas Padangsidimpuan, Narkoba dan HP Tak Ditemukan

Administrator - Rabu, 23 September 2026 10:06 WIB
60 Personel Gerebek Kamar Hunian Lapas Padangsidimpuan, Narkoba dan HP Tak Ditemukan
Baca Juga:

Padangsidimpuan | Sumut24.co

Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Padangsidimpuan menggelar razia gabungan di seluruh kamar hunian warga binaan, Selasa (22/9/2026). Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 60 personel gabungan dari unsur aparat penegak hukum (APH) dan jajaran petugas lapas.

Razia dilakukan sebagai bagian dari upaya deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban sekaligus mencegah masuk dan beredarnya barang-barang terlarang di lingkungan Lapas Padangsidimpuan.

Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti perintah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Agus Andrianto serta arahan Direktur Jenderal Pemasyarakatan Drs. Mashudi terkait pelaksanaan razia gabungan bersama aparat penegak hukum.

Dalam pelaksanaannya, jajaran Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan menggandeng personel Kodim 0212/Tapanuli Selatan, Polres Padangsidimpuan, BNN Kabupaten Tapanuli Selatan, Batalyon C Brimob Polda Sumatera Utara serta petugas internal lapas.

Kalapas Kelas IIB Padangsidimpuan, Herizal Yusuf, AM.d.P., S.H., M.H., mengatakan razia gabungan tersebut merupakan langkah preventif untuk memastikan kondisi keamanan di dalam lapas tetap terjaga.

Menurutnya, kegiatan tersebut juga menjadi bagian dari penguatan koordinasi antarlembaga dalam mencegah berbagai potensi gangguan keamanan, terutama yang berkaitan dengan peredaran narkoba dan penggunaan handphone secara ilegal oleh warga binaan.

"Razia gabungan ini ditujukan agar di dalam Lapas Padangsidimpuan tidak ada lagi peredaran barang terlarang, baik narkoba maupun handphone ilegal," ujar Herizal.

Ia menegaskan, pihaknya berkomitmen menjalankan arahan pimpinan, khususnya dalam upaya pemberantasan Halinar atau handphone, pungutan liar dan narkoba di lingkungan pemasyarakatan.

Herizal juga menekankan bahwa pemberantasan barang terlarang tidak hanya menyasar warga binaan, tetapi juga menjadi tanggung jawab seluruh jajaran petugas lapas.

"Tidak ada ruang bagi peredaran handphone, narkoba dan pungli di dalam lapas. Tidak ada toleransi bagi oknum pegawai lapas apabila terlibat dalam hal tersebut, demikian juga terhadap warga binaan," tegasnya.

Razia dilakukan dengan menyasar seluruh kamar hunian warga binaan. Petugas melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah barang dan perlengkapan yang berada di dalam kamar sebagai bagian dari upaya memastikan tidak terdapat benda yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan sejumlah barang yang tidak diperbolehkan berada di dalam kamar hunian, di antaranya sendok berbahan besi, mancis serta kartu joker.

Namun, dalam razia tersebut petugas tidak menemukan narkoba maupun handphone di kamar hunian warga binaan.

Seluruh rangkaian kegiatan razia gabungan berlangsung dalam kondisi aman, tertib dan kondusif.

Keterlibatan unsur TNI, Polri, BNN, Brimob dan jajaran Lapas Padangsidimpuan dalam kegiatan tersebut sekaligus menunjukkan penguatan sinergi antarinstansi dalam menjaga keamanan lingkungan pemasyarakatan.

Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan menyatakan kegiatan serupa menjadi bagian dari langkah berkelanjutan untuk mencegah masuknya barang terlarang serta menjaga situasi keamanan dan ketertiban di dalam lapas.

Upaya tersebut diharapkan dapat menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang lebih aman sekaligus mendukung proses pembinaan warga binaan selama menjalani masa pidana.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Satresnarkoba Polrestabes Medan Ringkus, Penumpang Travel Medan - Aceh Simpan 480 Gram Sabu di Tempat Khusus
Dua Kali Dipenjara Gak Tobat Juga Oknum Pedagang Nasi Goreng Ditangkap Lagi Karena Jual Narkoba
Satresnarkoba Polresta Deli Serdang Berhasil Amankan Seorang Pria dan Sita 4,32 Gram Shabu
Bupati Perkuat Kolaborasi Kemaritiman dan Pencegahan Narkoba
Demi Modal Nikah Nekad Jual Sabun dan Ekstasi, Polisi Sergap Seorang Pemuda di Percut Sei Tuan
1976 Suara untuk EPG! Syafni Nola Putri Titipkan Harapan Besar untuk Nagari Aie Dingin di Bawah Nahkoda EPG
komentar
beritaTerbaru