Mohd Tondi Rais Lubis : Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
Baca Juga:
- Gang Jati Denai Disulap Jadi Sarang Narkoba, Polisi Sergap 3 Pria Sebagai Pelaku Narkotika dan Menyita 4 Paket Sabu Siap Edar
- Kapolda Sumut Apresiasi PLN Mobile Saat Mencoba SPKLU Ultra Fast Charging PLN Presisi
- SPKLU PLN Presisi Ultra Fast Charging Pertama di Lingkungan Polda se-Indonesia Resmi Beroperasi di Polda Sumut
MEDAN I SUMUT24.CO
Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah mengungkapkan, wilayah Provinsi Sumatera Utara (Sumut) peringkat pertama korban perdagangan orang (TPPO) di Indonesia.
"Berdasarkan data di Bareskrim, Sumut peringkat pertama korban TPPO (Tindak Pidana Perdagangan Orang), dan untuk laporan TPPO peringkat 13," sebut Brigjen Nurul di Mapolda Sumut, Kamis (19/6/2025).
Dia menyebut, Bareskrim Polri bersama Polda Sumut ke depan akan meningkatkan pengawasan dalam mencegah terjadinya tindak pidana perdagangan orang ke luar negeri.
"Kita juga meminta kepada pemerintah daerah untuk menyiapkan sarana pelatihan kerja kepada masyarakat yang akan bekerja ke luar negeri guna mencegah aksi perdagangan orang," ungkap jenderal bintang satu tersebut.
Sementara, Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna, menjelaskan, pihaknya pada periode Januari-Juni 2025 sebanyak enam kasus TPPO di wilayah Sumatera Utara.
"Dari enam kasus yang diungkap itu Polda Sumut menetapkan 10 orang tersangka dan tiga orang berkas perkaranya sudah tahap II serta dua tersangka berada di Batubara," terangnya.
Dia menyebut, modus perdagangan orang yang diungkap merupakan Pekerja Migran Indonesia (PMI) yang bekerja secara ilegal di Kamboja dan Malaysia sebagai ART, pekerja restoran, perkebunan, dan eksploitasi anak.
"Untuk modus kejahatan yang paling banyak diungkap yakni pekerja migran ilegal. Hasilnya, sebanyak 70 orang dapat diselamatkan terdiri dari 40 orang lelaki, 26 perempuan dewasa dan dua anak perempuan," sebutnya.
Ricko menambahkan, Polda Sumut nantinya akan membentuk Direktorat PPA dan TPO sebagai bentuk komitmen dalam menyelamatkan masyarakatnya menjadi korban tindak perdagangan orang.
"Dengan dibentuknya direktorat baru ini diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang menjadi korban perdagangan orang dan menjadi pekerja migran ilegal di luar negeri," pungkasnya.(W05)
Teks foto :
Direktur PPA dan PPO Bareskrim Polri, Brigjen Pol Nurul Azizah didampingi Direktur Reskrimum Polda Sumut, Kombes Pol Ricko Taruna merilis pengungkapan kasus TPPO, Kamis (19/6/2025)(W05)
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
MENJAGA BUMI, MENJAGA REPUBLIK PIDATO PRABOWO, KEDAULATAN EKONOMI, DAN MASA DEPAN INDONESIA HIJAU Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral I
News
Medan Aroma panas di lingkaran elite Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyeruak ke publik. Proyek pembangunan gedung senilai fan
News
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menolak usulan proyek pembangunan gedung senilai Rp 484 miliar yang diajukan di lingkunga
kota
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Ta&rsquoaruf MTQ XIV Paluta, Syiar Islam Bergema di Simangambat
kota
Pria Pengangguran di Tapsel Ditangkap Saat Duduk di Depan Gerobak Es Tebu, Polisi Temukan Sabu dan Timbangan Elektrik
kota
Tabagsel Bersatu! Kepala Daerah seTabagsel Kompak Buka Jalur Udara Baru, Bandara Aek Godang dan AH Nasution Siap Mengudara Juni 2026
kota
Sentuh Hati Warga Ulu Sosa, Bupati dan Wabup Padang Lawas Berbagi Santunan Anak Yatim
kota