Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan di Desa Paya Gambar Telan Anggaran Rp17,8 Juta, Rincian Belanja Dipertanyakan
Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan di Desa Paya Gambar Telan Anggaran Rp17,8 Juta, Rincian Belanja Dipertanyakan
kota
Baca Juga:
Upaya pemberantasan narkoba di wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan kembali membuahkan hasil. Seorang pria berinisial RH (30), yang diketahui tidak memiliki pekerjaan tetap, diamankan personel Polsek Batang Angkola karena diduga terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu.
Penangkapan terhadap RH berlangsung pada Rabu sore, 20 Mei 2026, di Kelurahan Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais. Saat itu, pelaku terlihat duduk di depan sebuah gerobak penjual es tebu ketika petugas melakukan penyelidikan berdasarkan laporan masyarakat terkait maraknya transaksi narkoba di kawasan tersebut.
Kapolsek Batang Angkola, Kompol R. Triharjanto, S.H., mengatakan bahwa gerak-gerik RH sempat menarik perhatian petugas karena dinilai mencurigakan. Saat hendak diamankan, pelaku bahkan mencoba melarikan diri.
"Ketika akan dilakukan penangkapan, pelaku sempat berusaha kabur. Namun berkat kesigapan personel di lapangan, yang bersangkutan berhasil diamankan," ujar Kompol R. Triharjanto.
Setelah berhasil ditangkap, polisi langsung melakukan pemeriksaan terhadap RH. Dari hasil interogasi awal, pelaku kemudian menunjukkan lokasi penyimpanan barang bukti yang diduga narkotika jenis sabu.
Barang haram tersebut disimpan di dalam tas sandang warna hitam yang diletakkan di sepeda motor miliknya.
Dari hasil penggeledahan, petugas menemukan tiga bungkus plastik klip ukuran sedang yang diduga berisi sabu. Selain itu, polisi juga menyita satu unit timbangan elektrik dan satu bungkus plastik klip kosong yang diduga digunakan untuk mengemas narkoba sebelum diedarkan.
Tak hanya itu, aparat turut mengamankan uang tunai sebesar Rp150 ribu yang diduga hasil transaksi, satu unit telepon genggam merek Redmi warna biru, serta satu unit sepeda motor KLX warna kuning yang digunakan pelaku.
Sementara itu, Kasat Resnarkoba AKP Philip Antonio Purba, S.H., M.H., menegaskan bahwa pihak kepolisian tidak akan berhenti hanya pada penangkapan RH. Polisi kini tengah memburu jaringan pemasok sabu yang diduga terkait dengan kasus tersebut.
"Berdasarkan pengakuan pelaku, barang tersebut diperoleh dari seorang pria berinisial Z yang merupakan warga Desa Silaiya. Sistem pembayarannya dilakukan setelah barang habis terjual. Informasi ini sedang kami dalami lebih lanjut," ungkap AKP Philip Antonio Purba.
Menurutnya, penyidik saat ini masih melakukan pengembangan guna mengungkap kemungkinan adanya jaringan lain yang terlibat dalam peredaran narkotika di wilayah Tapanuli Selatan.
"Kami akan terus menelusuri seluruh informasi yang didapatkan di lapangan. Setiap petunjuk akan dikembangkan untuk mengungkap jaringan di atasnya," tegas AKP Philip.
Kasus ini kembali menjadi pengingat bahwa peredaran narkoba masih menjadi ancaman serius di tengah masyarakat. Kepolisian pun mengimbau warga agar tidak ragu melaporkan aktivitas mencurigakan demi memutus rantai peredaran narkotika di Tapanuli Selatan.zal
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sosialisasi Pemberdayaan Perempuan di Desa Paya Gambar Telan Anggaran Rp17,8 Juta, Rincian Belanja Dipertanyakan
kota
sumut24.co BATUBARA, Jajaran Direksi PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) melakukan kunjungan silaturahmi ke Kejaksaan Tinggi Sumatera Ut
News
Jelang Tugas Baru di Bareskrim, JMSI TABAGSEL selalu Support AKBP Wira Prayatna
kota
AKBP Dr Wira Prayatna SH SIK MH Ngopi ( Ngobrol Inspirasi ) Dengan JMSI Tabagsel
kota
Tanggapi Penggeledahan Penyidik Polri, Kejaksaan Agung Hormati Proses Hukum dan Junjung Asas Praduga Tak Bersalah
News
Polsek Medan Kota Ungkap Pencurian Nmax Diotaki Pacar
kota
101 Bungkus Liquid Pod Getar Gagal Dikirim ke Jakarta
Hukum
Bibit Kultur Jaringan Jadi Andalan, PT Hijau Surya Biotechindo Tawarkan Tanaman Bebas Penyakit dan Panen Lebih Seragam
kota
sumut24.co DeliserdangWakil Gubernur (Wagub) Sumatera Utara (Sumut) Surya membuka Jambore Daerah (Jamda) XI Gerakan Pramuka Sumut 2026 di
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas menilai pesatnya perkembangan industri kuliner di Kota Medan harus diikuti dengan
kota