Kamis, 05 November 2026

Enam Brigade Pangan Dapat 34 Alsintan, Saipullah Pasang Target Swasembada Pangan Madina

Administrator - Kamis, 05 November 2026 21:10 WIB
Enam Brigade Pangan Dapat 34 Alsintan, Saipullah Pasang Target Swasembada Pangan Madina
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) terus memperkuat sektor pertanian melalui modernisasi alat dan mesin pertanian (alsintan). Sebanyak enam Brigade Pangan di Kecamatan Siabu menerima bantuan 34 unit alsintan dari Kementerian Pertanian melalui Politeknik Pembangunan Pertanian (Polbangtan) Medan, Kamis (5/11/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, setelah pelaksanaan kegiatan Tanam Serentak Pertanian Modern menggunakan metode PM-AAS di Desa Hutaraja, Kecamatan Siabu.

Bantuan ini terdiri dari enam unit traktor roda empat, enam unit crawler, serta 22 unit pompa air. Dukungan tersebut diharapkan mampu mempercepat proses pengolahan lahan, meningkatkan efektivitas pengairan, serta mendorong peningkatan produktivitas pertanian di wilayah Madina.

Bupati Saipullah Nasution menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pertanian, khususnya Polbangtan Medan, atas perhatian dan dukungan yang diberikan untuk pengembangan sektor pertanian di Kabupaten Mandailing Natal.

Menurutnya, bantuan alsintan tersebut bukan sekadar penambahan fasilitas pertanian, tetapi merupakan bagian dari langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan dan mempercepat transformasi menuju sistem pertanian modern.

Ia menegaskan, modernisasi pertanian harus diikuti dengan peningkatan produktivitas, efisiensi kerja, serta kemampuan petani dalam mengelola teknologi pertanian secara tepat.

"Ini merupakan langkah nyata untuk memperkuat sektor pertanian kita. Kita ingin produksi pangan meningkat, pekerjaan petani semakin efisien, dan pertanian Madina semakin modern serta memiliki daya saing," ujar Saipullah.

Dalam arahannya kepada enam Brigade Pangan penerima bantuan, Saipullah menekankan pentingnya tanggung jawab dalam pemanfaatan dan pemeliharaan alsintan.

Ia meminta agar seluruh peralatan yang diberikan tidak hanya digunakan untuk kepentingan kelompok masing-masing, tetapi juga dapat dimanfaatkan oleh petani lain yang membutuhkan.

Menurutnya, keberadaan Brigade Pangan harus memberikan manfaat luas bagi masyarakat, terutama dalam mendukung kegiatan pengolahan lahan dan peningkatan hasil pertanian.

Saipullah juga mengingatkan pengurus Brigade Pangan agar membuat jadwal perawatan dan servis secara berkala sehingga seluruh peralatan tetap dalam kondisi baik dan memiliki masa penggunaan yang panjang.

"Alat rusak karena tidak dirawat itu dosa terhadap petani," tegasnya.

Selain pemeliharaan, Bupati juga menyoroti pentingnya transparansi dalam pengelolaan biaya operasional alsintan. Ia meminta setiap kelompok memiliki sistem administrasi dan pencatatan keuangan yang jelas, khususnya terkait biaya sewa penggunaan alat.

Dana yang diperoleh dari pemanfaatan alsintan, lanjutnya, harus dikelola secara terbuka dan dialokasikan untuk kebutuhan operasional, seperti kas Brigade Pangan, pembelian bahan bakar minyak (BBM), serta biaya perawatan dan perbaikan peralatan.

"Uang sewa alsintan harus jelas, untuk kas brigade, untuk beli BBM, dan untuk perbaikan. Jangan sampai pengelolaannya justru menimbulkan persoalan atau keributan di antara anggota," ujarnya.

Lebih jauh, Saipullah berharap enam Brigade Pangan penerima bantuan tersebut mampu menjadi pelopor pengembangan pertanian modern di Kabupaten Mandailing Natal.

Ia bahkan menargetkan penambahan 20 Brigade Pangan pada tahun mendatang apabila enam kelompok yang saat ini mendapatkan dukungan alsintan mampu menunjukkan keberhasilan dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

"Kalau enam ini berhasil, tahun depan kita minta 20 brigade lagi ke Jakarta," ungkapnya.

Untuk memastikan program berjalan sesuai sasaran, Saipullah meminta Dinas Pertanian bersama Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) melakukan pendampingan secara intensif, mulai dari proses pengolahan lahan, penanaman, pemeliharaan tanaman hingga masa panen.

Ia juga meminta laporan perkembangan program disampaikan setiap bulan. Laporan tersebut harus memuat luas lahan yang sudah ditanami, luas lahan yang telah dipanen, hingga jumlah produksi yang berhasil diperoleh petani.

"Saya mau laporan tiap bulan, berapa hektare sudah ditanam, berapa yang sudah dipanen, dan berapa ton hasilnya. Kalau target 10 ton tidak tercapai, kita evaluasi bersama," katanya.

Menurut Saipullah, pengawasan dan evaluasi menjadi bagian penting untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar memberikan dampak terhadap peningkatan produksi pangan, bukan sekadar menjadi fasilitas yang tidak dimanfaatkan secara optimal.

Dalam kesempatan tersebut, Saipullah juga mengajak generasi muda agar tidak ragu menjadikan sektor pertanian sebagai bidang usaha dan profesi masa depan.

Ia menilai Kabupaten Mandailing Natal memiliki potensi pertanian yang besar, didukung ketersediaan lahan, sumber daya petani, serta mulai berkembangnya penggunaan teknologi dan peralatan modern.

Karena itu, keterlibatan generasi muda dinilai penting untuk mempercepat perubahan pola pertanian tradisional menuju pertanian yang lebih produktif, efisien, dan berbasis teknologi.

"Madina punya potensi besar. Kita punya lahan, kita punya petani hebat, sekarang kita punya alat modern. Tinggal satu yang kita butuhkan, disiplin dan kerja keras. Mari kita jadikan Siabu ini sebagai awal Madina swasembada pangan," pungkasnya.

Adapun enam Brigade Pangan yang menerima bantuan alsintan tersebut yakni:

1. Brigade Pangan Merah Putih, Desa Hutaraja.
2. Brigade Pangan Aek Kalombu, Desa Simangambat.
3. Brigade Pangan Tani Bersinar, Desa Bonan Dolok.
4. Brigade Pangan Tani Jaya, Desa Bonan Dolok.
5. Brigade Pangan Sri Tani Farm, Desa Huraba I.
6. Brigade Pangan Tangga Bersama, Desa Tangga Bosi I.

Melalui penyaluran bantuan tersebut, Pemkab Mandailing Natal berharap pemanfaatan teknologi pertanian semakin meluas, kapasitas produksi petani meningkat, dan Kecamatan Siabu dapat berkembang menjadi salah satu kawasan percontohan pertanian modern di Madina.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pesan Tegas Bupati Madina Saipullah Nasution untuk Mahasiswa: Jangan Cuma Andalkan Jabatan!
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045
Kapolres Madina Pimpin Operasi Sarang Narkoba, Tujuh Pria Dibawa ke Satresnarkoba
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika: Jadi Motivasi untuk Berbenah
Jemput Program Pusat di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Madina Perjuangkan Revitalisasi 10 Sekolah Tambahan
Lindungi Kesehatan Siswa, Disdikbud Madina Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
komentar
beritaTerbaru