Kamis, 05 November 2026

Inalum Perkuat Inovasi Teknologi Untuk Efisiensi dan Produktivitas Industri Aluminium

Administrator - Kamis, 05 November 2026 20:54 WIB
Inalum Perkuat Inovasi Teknologi Untuk Efisiensi dan Produktivitas Industri Aluminium
Sumut24.co
Penyelenggaraan Transformation & Improvement Summit (TIS) 2026 PT Inalum yang menghimpun 119 karya inovasi dari 273 inovator.(Sumut24)
sumut24.co -BATUBARA, PT Indonesia Asahan Aluminium (Persero) atau Inalum terus memperkuat inovasi teknologi untuk meningkatkan efisiensi operasional, produktivitas, dan daya saing industri aluminium nasional.

Baca Juga:
Hal itu diwujudkan melalui penyelenggaraan Transformation & Improvement Summit (TIS) 2026 yang menghimpun 119 karya inovasi dari 273 inovator di lingkungan Inalum Group.

Jumlah tersebut meningkat sekitar 63 persen dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi capaian tertinggi sejak kegiatan pertama kali digelar pada 2004.
Berbagai inovasi yang dikembangkan mencakup optimalisasi proses peleburan aluminium, pengendalian kualitas produksi, pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), hingga penguatan efisiensi bisnis dan keberlanjutan perusahaan.
Sejumlah inovasi unggulan di antaranya optimalisasi parameter bath pada proses peleburan aluminium serta pengaturan sudut eccentric counterweight untuk mengatasi keretakan anoda.

Kedua inovasi tersebut diarahkan untuk mendukung stabilitas proses produksi dan meningkatkan efektivitas operasional.

"Selain sektor produksi, Inalum juga mengembangkan pemanfaatan AI dalam pemodelan keuangan perusahaan serta berbagai gagasan di bidang energi dan keberlanjutan,"kata Direktur Utama Inalum, Melati Sarnita, diterima Sumut24.co, Kamis (5/11/2026) petang.

Ia menegaskan, inovasi harus menghasilkan manfaat nyata dan dapat diterapkan secara berkelanjutan dalam kegiatan perusahaan.

"Keberhasilan inovasi yang sesungguhnya bukan ketika sebuah karya memenangkan kompetisi, tetapi ketika karya tersebut memberikan manfaat yang berkelanjutan. Jangan sampai ide terbaik kita hanya tersimpan sebagai dokumen," ucapnya.

Mengusung tema "Innovate to Elevate, Harnessing Technology in Continuous Improvement", TIS 2026 memperluas kompetisi menjadi empat kategori, yakni Teknis Implementasi, Teknis Konseptual, Nonteknis, serta HSE & ESG.

Dari total 119 karya, sebanyak 39 karya berasal dari kategori Teknis Implementasi, 40 karya Teknis Konseptual, 13 karya Nonteknis, dan 27 karya HSE & ESG.

Kegiatan juga melibatkan anak perusahaan Inalum, yakni PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) dan PT Indonesia Aluminium Alloy (IAA). Salah satu rangkaiannya dilaksanakan melalui TIS Goes to Borneo di lingkungan PT BAI, Mempawah, Kalimantan Barat.

Proses seleksi dan penjurian, sebanyak 12 karya terpilih mengikuti pameran poster inovasi, sedangkan delapan karya melaju ke Grand Final TIS 2026 yang diselenggarakan di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, pada 3 November 2026.

"Sebagai Holding BUMN Industri Pertambangan MIND ID, Inalum terus mendorong penerapan inovasi dalam proses produksi dan pengelolaan bisnis. Ini bagian dari strategi perusahaan untuk memperkuat efisiensi operasional, meningkatkan produktivitas, serta mendukung daya saing industri aluminium nasional,"jelas Melati.(Jo)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Inalum Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Melalui Sedekah Sampah di Batubara
Dies Natalis ke-25, UNPRI Perkuat Fasilitas Kampus Hadapi Era AI
Inalum Bidik Pasar Amerika Latin dan Karibia, Perkuat Hilirisasi Aluminium Indonesia
ASUS Resmi Rilis ProArt P14 dan P16 di Indonesia, Laptop Kreator Pertama Berteknologi NVIDIA RTX Spark™
Inalum Perkuat Daya Saing Aluminium Indonesia di Pasar Global
Dua Program TJSL Inalum di Kuala Tanjung Terima Penghargaan Gold ISDA 2026
komentar
beritaTerbaru