Kamis, 29 Oktober 2026

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045

Administrator - Kamis, 29 Oktober 2026 00:24 WIB
Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Saipullah Nasution Ajak Pemuda Madina Bersatu Menuju Indonesia Emas 2045
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Bupati Mandailing Natal (Madina), H. Saipullah Nasution, memimpin upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Taman Raja Batu (TRB), Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Rabu (28/10/2026). Momentum bersejarah tersebut menjadi pengingat pentingnya menjaga persatuan sekaligus memperkuat peran generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman.

Upacara berlangsung dengan diikuti unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), aparatur sipil negara (ASN), TNI-Polri, pelajar, dan mahasiswa.

Dalam upacara tersebut, Saipullah membacakan pidato Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir. Peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini mengusung tema "Bersatu, Maju, Sejahtera, Pemuda Pemudi Indonesia Menuju Indonesia Emas 2045", dengan tagline "Patriotik, Gigih, Berempati, Pemuda untuk Indonesia".

Dalam pidato yang dibacakannya, Saipullah mengingatkan bahwa Sumpah Pemuda yang diikrarkan pada 28 Oktober 1928 merupakan tonggak penting dalam perjalanan bangsa Indonesia. Ikrar tersebut menegaskan tekad pemuda untuk menjunjung satu tanah air, satu bangsa, dan satu bahasa Indonesia.

Menurutnya, semangat persatuan yang diwariskan para pemuda terdahulu harus terus dipertahankan dan diwujudkan melalui tindakan nyata oleh generasi muda saat ini.

Jika dahulu perjuangan dilakukan untuk melawan penjajahan, tantangan pemuda masa kini semakin beragam, mulai dari persoalan kemiskinan, rendahnya akses pendidikan, penyalahgunaan narkoba, penyebaran berita bohong atau hoaks, hingga ancaman perpecahan di tengah masyarakat.

"Pemuda hari ini tidak lagi mengangkat bambu runcing, tetapi mengangkat ilmu, kerja keras, dan kejujuran. Tantangan kita hari ini adalah melawan kemiskinan, kebodohan, narkoba, hoaks, dan perpecahan," demikian pesan yang disampaikan dalam pidato tersebut.

Pesan itu menegaskan bahwa perjuangan generasi muda pada masa sekarang membutuhkan pengetahuan, integritas, kreativitas, serta kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Saipullah juga menyoroti pentingnya peran pemuda dalam menjaga persatuan di tengah perkembangan teknologi dan arus informasi digital yang semakin cepat.

Menurut pesan dalam pidato Menpora, generasi muda perlu memiliki kemampuan untuk memilah informasi, menghindari penyebaran hoaks, serta menggunakan teknologi secara produktif. Perbedaan pandangan juga harus disikapi secara bijak agar tidak berkembang menjadi konflik yang merusak persatuan.

Selain itu, momentum bonus demografi perlu dimanfaatkan sebagai peluang untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia. Generasi muda diharapkan mampu mengembangkan keterampilan, menciptakan inovasi, dan mengambil bagian dalam pembangunan di berbagai sektor.

"Indonesia tidak akan maju tanpa pemuda yang berkarakter, berintegritas, kreatif, dan cinta tanah air. Pemerintah pusat memberikan ruang seluas-luasnya bagi pemuda untuk berinovasi, berwirausaha, dan menjadi pemimpin masa depan," demikian pesan yang dibacakan Saipullah.

Pernyataan tersebut menekankan bahwa pemuda tidak cukup hanya menjadi penonton dalam pembangunan. Mereka perlu mengambil peran melalui pendidikan, kewirausahaan, kegiatan sosial, serta pemanfaatan teknologi untuk menghasilkan karya yang bermanfaat bagi masyarakat.

Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Kabupaten Mandailing Natal menjadi momentum untuk kembali memperkuat komitmen kebangsaan, khususnya di kalangan generasi muda.

Tema tahun ini menempatkan persatuan, kemajuan, dan kesejahteraan sebagai bagian penting dari upaya mewujudkan Indonesia Emas 2045.

Melalui momentum tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya mengenang sejarah perjuangan bangsa, tetapi juga meneruskan nilai-nilai Sumpah Pemuda melalui perilaku sehari-hari, seperti menjaga toleransi, menjauhi narkoba, meningkatkan kemampuan diri, serta menggunakan media digital secara bertanggung jawab.

Keterlibatan pelajar, mahasiswa, ASN, dan unsur TNI-Polri dalam upacara di Taman Raja Batu turut menjadi bagian dari peringatan yang menegaskan pentingnya kebersamaan dalam menjaga persatuan dan mendukung pembangunan daerah.

Semangat Sumpah Pemuda diharapkan terus tumbuh di kalangan generasi muda Madina agar mampu menghadapi tantangan masa depan sekaligus berkontribusi dalam mewujudkan Indonesia yang maju, sejahtera, dan berdaya saing.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Kapolres Madina Pimpin Operasi Sarang Narkoba, Tujuh Pria Dibawa ke Satresnarkoba
Pemkab Madina Raih Predikat Kabupaten Informatif di KI Sumut Award 2026, Atika: Jadi Motivasi untuk Berbenah
Jemput Program Pusat di Tengah Efisiensi Anggaran, Bupati Madina Perjuangkan Revitalisasi 10 Sekolah Tambahan
Lindungi Kesehatan Siswa, Disdikbud Madina Terapkan PJJ 15–17 Oktober 2026
3 Ekskavator Dibakar, Kapolda Sumut Brigjen Sonny Irawan Pernah Turun Langsung Tindak PETI Madina-Tapsel, Kini Kotanopan Menanti Ketegasan
Wabup dan Ketua DPRD Hadiri Nobar G30S/PKI di Madina, Pesan Persatuan Menggema di Panyabungan
komentar
beritaTerbaru