Sumut Gelap, Harta Dirut PLN Rp110 Miliar Jadi Sorotan Publik
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Baca Juga:
Dalam pertemuan hangat tersebut, Sultan menyampaikan dukungan penuhnya terhadap agenda besar tersebut. Konvensi yang akan dihadiri oleh lebih dari 500 peserta dari 23 negara ini dinilai sebagai momentum penting dalam mempererat kerja sama antarnegara serumpun Melayu dan beridentitas Islam.
"Kehadiran peserta Konvensi DMDI ke-23 di Jakarta adalah bentuk nyata kerja sama yang perlu terus dilanjutkan dan diperkuat," ujar Sultan.
Konvensi ini, lanjut Sultan, akan menjadi wadah strategis untuk membahas berbagai kerja sama konkret di sektor pendidikan, investasi, kesehatan, hingga pariwisata antarnegara anggota DMDI. Tidak hanya itu, Sultan juga akan menjadi tuan rumah dalam jamuan kehormatan bagi seluruh peserta konvensi di Gedung Nusantara V DPR RI.
"Ini bukan sekadar forum seremonial, tetapi akan menjadi ruang kolaborasi nyata antarbangsa Melayu Muslim. Kita ingin pastikan kerja sama ini memberikan manfaat langsung, khususnya dalam pembangunan dan penguatan SDM," tegasnya.
DMDI Indonesia Optimis, Indonesia Jadi Pusat Dunia Melayu-Islam
Sementara itu, Ketua Umum DMDI Indonesia, Said Aldi Al Idrus, menyampaikan apresiasi atas dukungan penuh dari DPD RI dan pribadi Sultan B. Najamudin. Menurutnya, Konvensi DMDI ke-23 merupakan salah satu pertemuan terbesar dalam sejarah DMDI dan menjadi langkah penting bagi Indonesia untuk memperkuat peran strategisnya di dunia Melayu-Islam.
"Kerja sama yang akan dijalin sangat tepat waktunya, terutama dalam bidang pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan pariwisata. Semua ini sejalan dengan program kerja DMDI Indonesia," ujar Said.
Ia menambahkan bahwa kekayaan budaya dan destinasi pariwisata di Indonesia menjadikan negeri ini sebagai pusat daya tarik bagi negara-negara anggota DMDI. Potensi ini harus dioptimalkan sebagai perekat hubungan antarbangsa Melayu yang tersebar di berbagai belahan dunia.
"DMDI hadir untuk memperkuat jalinan ukhuwah Islamiyah dan mempererat bangsa-bangsa Melayu Muslim. Dan Indonesia adalah negara yang sangat strategis untuk menjadi pemersatu," tambah Said.
Tentang DMDI
Dunia Melayu Dunia Islam (DMDI) adalah organisasi internasional yang dibentuk di Malaka, Malaysia, pada tahun 2000. Organisasi ini memiliki visi menyatukan umat Islam dari bangsa Melayu yang tersebar di seluruh dunia melalui kegiatan sosial, budaya, dan dakwah.
DMDI saat ini telah beranggotakan lebih dari 23 negara, termasuk Malaysia, Indonesia, Brunei Darussalam, Singapura, Thailand, Filipina, Sri Lanka, Afrika Selatan, hingga negara-negara di Timur Tengah dan Eropa. Fokus utama DMDI adalah memperkuat nilai-nilai Islam melalui pendekatan budaya dan mempererat hubungan antarmasyarakat Melayu Muslim global.
Di Indonesia sendiri, DMDI aktif menjalankan berbagai program, termasuk pelatihan kepemudaan, dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, dan pengembangan pariwisata berbasis syariah dan budaya Melayu.
Diharapkan Bawa Dampak Positif untuk Sumut dan Wilayah Melayu Lainnya
Sebagai tokoh asal Sumatera, Sultan Bachtiar Najamudin dan Said Aldi Al Idrus sama-sama berharap agar Konvensi DMDI ke-23 ini juga membawa dampak langsung bagi kemajuan daerah-daerah Melayu di Indonesia, khususnya Sumatera Utara, Riau, Kepulauan Riau, hingga Kalimantan Barat yang selama ini menjadi basis kebudayaan Melayu yang kuat.
"Kami ingin Sumatera, khususnya Sumatera Utara, bisa mendapatkan manfaat dari kerja sama lintas negara ini. Apalagi banyak daerah kita yang kaya akan budaya, sejarah, dan pariwisata yang bisa dikembangkan," ujar Said.
Konvensi DMDI ke-23 ini direncanakan akan menghadirkan tokoh-tokoh penting dari berbagai negara, termasuk pejabat pemerintahan, akademisi, ulama, serta pelaku usaha. Diharapkan konvensi ini akan melahirkan berbagai kesepakatan yang dapat ditindaklanjuti melalui proyek-proyek konkret di berbagai daerah Indonesia.red
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Pasatama Institute Cetak SDM Tata Boga Bersertifikat HACCP
kota
sumut24.co KABUPATEN LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumater
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik pembalakan liar atau illegal logging berskala besar kembali mencoreng wajah pengelolaan hutan di Sumatera Utara.
News
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
MENJAGA BUMI, MENJAGA REPUBLIK PIDATO PRABOWO, KEDAULATAN EKONOMI, DAN MASA DEPAN INDONESIA HIJAU Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral I
News
Medan Aroma panas di lingkaran elite Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyeruak ke publik. Proyek pembangunan gedung senilai fan
News
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota