Sumut Gelap, Harta Dirut PLN Rp110 Miliar Jadi Sorotan Publik
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Baca Juga:
Sejumlah anggota dewan yang bergabung di Komisi IV DPRD Medan dari utusan berbagai Fraksi kepada wartawan, Selasa (23/9/2025) menyampaikan tekad bulat pembentukan Pansus Reklame dan berharap segera terealisasi.
Seperti yang disampaikan Ketua Komisi IV DPRD Medan asal Fraksi PDI Perjuangan Paul Mei Anton Simanjuntak SH mengaku rencana pembentukan pansus berawal ketika melihat reklame Bilboard dan reklame lainnya di Medan tidak tertata bahkan disinyalir terjadi penyimpangan pajak yang berdampak kebocoran PAD.
Untuk itu kata Paul, sesama rekannya anggota DPRD Medan di Komisi IV sepakat untuk pembentukan Pansus Reklame yang nantinya bekerja lebih maksimal mengkaji permasalahan yang timbul selama ini yakni penataan semrawut dan PAD minim.
Pendapat yang hampir sama disampaikan Zulham Effendi (PKS) menyebut, sangat mendukung dan setuju dibentuknya Perda Reklame. Nantinya, Pansus akan lebih jauh menelusuri terkait tata letak reklame, muatan reklame yang terpasang dan pajak reklame.
Begitu juga anggota Komisi Rommy Van Boy (Golkar) mengaku optimis Pansus Reklame terbentuk karena tujuannya sangat positif. Seperti pengawasan tata letak dan pengawasan masa tayang terkait besaran pajak. "Kita salah satu penggagas pembentukan Pansus, berharap segera terbentuk tentu melalui dukungan teman teman lainnya," ungkapnya.
Sedangkan Edwin Sugesti Nasution (Fraksi PAN-Perindo) sangat setuju dibentuknya Perda Reklame. Karena terkait pemasangan Bilboard dibeberapa titik di Kota Medan terkesal asal asalan. Sehingga sering terjadi bahaya tumbangnya Bilboar dan menimpa warga.
"Ini kan karena lemahnya pengawasan sehingga pendirian tiang kontruksi Bilboard banyak tidak memiliki PBG dan tidak sesuai SOP. Melalu Pansus akan kita permanenkan termasuk asuransi bagi korban tertimpa reklame," ungkap Edwin Sugesti asal politisi PAN itu.
Sama halnya dengan anggota Komisi IV DPRD Medan asal Fraksi Hanura-PKB DPRD Medan Lailatul Badri menyebut, melalui Pansus Reklame akan lebih tepat mengungkap dan menyelidiki dugaan penyelewengan pajak Reklame selama ini.
"Kita mendapat masukan, selama ini banyak penyelewengan PAD dari pajak reklame. Penyimpangan pajak itu sering terjadi pada masa tayang, ukuran Bilboard dan jumlah reklame dan umbul umbul yang dipasang oleh salah satu produk," ketus Lailatul asal politisi PKB ini.
Parahnya, tambah Lela sapaan akrab Lailatul Badri, karena pesan sponsor sering pemasangan reklame atau Bilboard melanggar ketentuan. "Pendirian di daerah terlarang sehingga penataan reklame semrawut," imbuhnya.
Sementara itu, ketika hal tersebut dikonfirmasi kepada Ketua DPRD Medan Drs Wong Cun, Rabu (24/9/2025) mengatakan belum menerima usulan tersebut. "Kalau usulan itu sudah kita terima, terus kita pelajari dan lihat dulu syarat kelengkapan ketentuan pembentukan Pansus," paparnya.
Ditambahkan Wong Cun Sen, kalau sudah memenuhi ketentuan pasti akan disetujui. " Apalagi tujuan Pansus Reklame untuk penataan reklame di Kota Medan dan upaya maksimalkan PAD dari pajak reklame," terangnya.
Seiring dengan itu, Wong Cun Sen asal politisi PDI Perjuangan itu, berharap kepada Komisi IV DPRD Medan supaya lebih memaksimalkan fungsi pengawasan dalam hal penataan reklame serta peningkatan PAD. (Rel).
MEDAN Pemadaman listrik massal yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi hingga Aceh membuat publik m
News
Pasatama Institute Cetak SDM Tata Boga Bersertifikat HACCP
kota
sumut24.co KABUPATEN LANGKAT, PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP SBU) melalui Unit Pelaksana Proyek Sumater
News
sumut24.co ASAHAN, Praktik pembalakan liar atau illegal logging berskala besar kembali mencoreng wajah pengelolaan hutan di Sumatera Utara.
News
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
MENJAGA BUMI, MENJAGA REPUBLIK PIDATO PRABOWO, KEDAULATAN EKONOMI, DAN MASA DEPAN INDONESIA HIJAU Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral I
News
Medan Aroma panas di lingkaran elite Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyeruak ke publik. Proyek pembangunan gedung senilai fan
News
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota