Seleksi Pramuka Kabupaten Solok Menuju Jambore Nasional 2026 Dimulai
Seleksi Pramuka Kabupaten Solok Menuju Jambore Nasional 2026 Dimulai
kota
Baca Juga:
- Bobby Nasution Ajak Gekrafs Sumut Perkuat Kolaborasi, Dorong Pelaku Usaha Naik Kelas
- Bupati Tulungagung Terseret Kasus Pemerasan, Dana Dipakai untuk Kepentingan Pribadi hingga THR Forkopimda
- Bobby Nasution Berhasil Perjuangkan Kenaikan Dana Pemulihan Pascabencana Sumut dari Pusat Hingga Rp23 Triliun
Medan – Koalisi Masyarakat Anti Korupsi (KAMAK) menuding Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) banci dan tidak berani memeriksa Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, dalam kasus dugaan korupsi proyek pembangunan jalan di Sumut.
Koordinator KAMAK, Azmi Hadly, menegaskan KPK telah memperlihatkan sikap tebang pilih dalam penegakan hukum. Pasalnya, hakim Pengadilan Tipikor Medan sudah memerintahkan agar Bobby dipanggil, namun hingga kini KPK seolah tak berani menindaklanjutinya.
"Kalau hanya berani memeriksa pejabat kelas bawah, sementara kepala daerah yang jelas-jelas disebut di persidangan dibiarkan, itu artinya KPK banci. Jangan tebang pilih, jangan takut sama Bobby. Kalau KPK takut, bubarkan saja sekalian," tegas Azmi Hadly.
Menurutnya, kelemahan KPK ini semakin memperkuat kecurigaan publik bahwa ada kekuatan politik yang ikut bermain dalam penanganan kasus korupsi di Sumatera Utara. "KPK seolah jadi alat kepentingan, bukan lagi lembaga pemberantas korupsi. Ini bahaya bagi demokrasi dan keadilan hukum," tambahnya.
Azmi Hadly juga mengungkapkan bahwa KAMAK dalam waktu dekat akan mengirimkan surat resmi kepada Presiden RI, Ketua KPK, Kejaksaan Agung, Kapolri, hingga Ketua DPR RI untuk menyoroti kasus ini. "Kami tidak ingin kasus ini dipetieskan. Semua orang sama di depan hukum, termasuk Bobby Nasution," tegasnya.rel
Seleksi Pramuka Kabupaten Solok Menuju Jambore Nasional 2026 Dimulai
kota
Rapat Paripurna DPRD Peringatan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar, di Gedung Harungguan
kota
Wali Kota bertindak sebagai Inspektur Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke30 Tahun 2026
kota
Wali Kota melepas Karnaval dalam memeriahkan Hari Jadi ke155 Kota Pematangsiantar Tahun 2026
kota
Ketua Senat Unimed Prof. Syawal Gultom Wafat
kota
Tanpa Dasar Hukum Kuat Hingga Diduga Pakai Insentif Pegawai Gebyar Pajak Sumut Berisiko Jadi Temuan BPK
kota
Rekor Baru! UKT Taekwondo Sumut Diserbu Ratusan Peserta
kota
Sekretaris Daerah Kabupaten Solok, Medison ,S.Sos, M.Si Buka Rapat Koordinasi dan Evaluasi sekaligus Sosialisasi BPBL.
kota
Patroli Skala Besar Brimob Polda Sumut Sasar Titik Rawan Belawan, Ciptakan Rasa Aman Masyarakat
kota
JK, Kerusuhan Poso, dan Dramatisasi di Era Algoritma
kota