Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Madina I Sumut24.co
Baca Juga:
Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) merupakan agenda yang wajib dilaksanakan dalam merencanakan pembangunan yang memiliki skala prioritas berdasarkan Musrenbang yang dilaksanakan. Dan apabila jika tidak berlangsung dapat terkena sanksi. Namun hasil Musrenbang belum belum tentu dapat berjalan dengan sepenuhnya.
Demikan Ungakapan Ketua DPRD Mandailing Natal (Madina), Erwin Efendi Lubis SH, saat menghadiri Musrenbang Kecamatan Panyabungan di Ballroom Ladang Sari Desa Panggorengan, Senin (13/02/23).
Politisi Partai Gerindra kabupaten Madina melanjutkan, Musrenbang merupakan agenda yang wajib berlangsung, maka untuk menghindari sanksi Pemerintah Daerah tetap melaksanakan Musrenbang. Walaupun pada akhirnya akan tercipta situasi yang menjadikan bentrok antara pembangunan skala prioritas dengan kemampuan anggaran pada Pemerintah Daerah itu sendiri.
“Agenda ini merupakan hal yang wajib dilaksanakan. Namun apabila tidak dilaksanakan maka akan ada sanksi. Dan apabila dilaksanakan tidak ada fungsi, sama-sama kita ketahui fungsi yang dilaksanakan ini tidak efisien. Karena keterbatasan anggaran di Pemerintah Daerah,†paparnya
Erwin Efendi Lubis SH, yang juga Ketua DPRD Kabupaten Madina ini menguraikan bahwa ketidak efisienan itu terjadi akibat keterbatasan anggaran. Di mana, luas wilayah Kabupaten Madina yang terdiri dari 23 Kecamatan. Dengan anggaran lebih kurang 1,68 trilliun rupiah terbagi dua dengan yang wajib dan skala prioritas lainnya.
Apa yang menjadi permufakatan dalam musrenbang ini akan di angkat menjadi skala prioritas, itu bullshit. Itu pembohong besar. Sebab tidak akan ada masuk dalam agenda Pembangunan Pemerintah. Karena keterbatasan anggaran, yang pada ujungnya terkesan akan melaga antara Pemerintah dengan Masyarakat,†ujarnya.
Ketua DPRD Kabupaten Mandailing Natal juga turut menyoroti tingkat kehadiran Kepala Desa (Kades) Se Kecamatan Panyabungan, pada acara Musrenbang itu.
Kepada Bapak dari Kepolisian, Koramil dan Inspektorat kehadiran Kepala Desa ini harus menjadi perhatian
Jangan hanya mengelola Dana Desa saja yang dikejar, Tingkat kehadiran Kepala Desa ini harus menjadi skala prioritas untuk diperhatikan
†jangan mentang mentang diujung masa jabatan , tidak ada lagi rasa tanggung jawabnya†Ungkap Ketua DPRD Madina Erwin Efendi Lubis.SH.
Ketua DPRD Kabupaten Madina, menerangkan bahwa rasa pertanggung jawaban pengelola Pemerintahan Desa di Kabupaten Mandailing Natal ini sangat minim sehingga perlu dilakukan tindakan dan pembenahan yang lebih prioritas
“Kehadiran para kepala desa dalam musrenbang ini juga harus jadi perhatian. Jangan hanya mengelola Dana Desa saja yang di kejar. Tingkat kehadiran Kepala Desa ini harus menjadi skala prioritas untuk diperhatikan. Jangan mentang mentang di ujung masa jabatan tidak ada lagi rasa tanggung jawabnya,†tegasnya
Dari pantauan awak media,acara Musrenbang di Kecamatan Panyabungan ini turut hadir Camat Panyabungan Edi Sahlan, Kapolsek Panyabungan di wakili Kanit Intelkam Polsek Panyabungan, Danramil 13 Panyabungan, Bappeda Kabupaten Madina beserta Perwakilan Kepala OPD Kabupaten Madin dan Kepala Desa Se Kecamatan Panyabungan.zal
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota