Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Madina I Sumut24.co
Baca Juga:
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadis Perindag) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Sumatera Utara (Sumut) Drs Parlin Lubis, AP, MSi melakukan Sidak ke pasar untuk memastikan tak ada penumpukan oleh pihak-pihak tertentu terkait langkanya minyak goreng subsidi
Kesimpulan itu didapat setelah Dinas Perdagangan Madina melakukan pengecekan secara mendadak ke pihak distributor pada, Kamis (2/2/23).
Berdasarkan hasil pengecekan mereka ke beberapa gudang distributor, diketahui kelangkaan minyak makan bersubsidi merek Minyak Kita disebabkan pasokan dari produsen tidak ada.
“Kami sudah mengecek ke tempat distributor secara langsung, kata Parlin, kepala Dinas Perindag, ketika ditemui di ruang kerjanya Komplek Perkantoran Payaloting.
Parlin Lubis selalu kadis perindag Madina, memastikan kelangkaan bukan disebabkan ada pihak-pihak yang melakukan penumpukan barang. “Tidak ada penumpukan di distributor,†tegasnya.
Meski demikian, Parlin memastikan kelangkaan minyak makan hanya yang disubsidi pemerintah. Minyak curah dan merk lain tanpa subsidi pemerintah, tidak ada masalah. Ketersediaan stok di pasaran tetap normal.
“Merek Minyak Kita ini, subsidi pemerintah. Harga eceran tertinggi Rp14 ribu. Ini yang langka, untuk jenis lain seperti minyak curah atau merek lain tetap tersedia di pasaran,†terangnya.
Sebagai upaya awal dalam mengendalikan kelangkaan minyak tersebut, pihak Disperindag Madina telah koordinasi dengan pemerintah provinsi.
“Kami sudah koordinasi dengan pemprov. Pada dasarnya kelangkaan terjadi akibat tidak ada barang dari produsen,†katanya.
Menurut Parlin, pendistribusian minyak makan subsidi tidak sama dengan distribusi BBM yang ditentukan sesuai kuota. Tetapi tergantung ketentuan produsen dalam menentukan jumlah yang dipasarkan di daerah.
Berdasarkan perhitungan kepala Dinas Perindag Madina sesuai data konsumsi nasional, mereka memperkirakan per bulan daerah ini membutuhkan sekitar 1,6 ton minyak makan.
“Itu untuk seluruh jenis. Bukan hanya jenis yang disubsidi. Mengenai ketersediaan merek Minyak Kita di pasar, sesuai survei jumlahnya bervariasi di setiap distrubutor. Ada 300 kotak, 100, 50, 30, dan ada juga yang hanya 20 kotak,†jelas Parlin.zal
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota