Selasa, 14 Juli 2026

Truck Angkut Sawit Terguling, Buah Menimpa Pelajar, 1 Korban Meninggal Dunia 2 Luka - Luka

Administrator - Selasa, 14 Juli 2026 21:22 WIB
Truck Angkut Sawit Terguling, Buah Menimpa Pelajar, 1 Korban Meninggal Dunia 2 Luka - Luka
Sumut24.co
sumut24.co-Labuhanbatu, Tragis, satu unit dump truck yang mengangkut buah sawit terguling di Jalan Lintas Negeri Lama - Tanjung Sarang Elang. tepatnya di Desa Sei Tampang, Kecamatan Bilah Hilir, Labuhanbatu, Selasa, 14/07/2026 sekira pukul 07.15 WIB.

Baca Juga:
Mirisnya, buah sawit dari dalam truck yang terguling menimpa 10 orang siswa SMP Negeri 4 Satu Atap Bilah Hilir yang saat itu berjalan di tepi bahu jalan menuju sebuah kedai penjual jajanan.

Warga setempat yang melihat kejadian, langsung berlari ke TKP guna melakukan pertolongan terhadap para korban yang tertimpa buah sawit tersebut.

Tragedi naas itu, menyebabkan seorang siswa kelas 9 Lamtio Sari Gultom (14) mengalami luka berat pendarahan di bagian kepala belakang. Korban oleh warga segera dilarikan ke Puskesmas Negeri Lama, namun nyawa korban tidak bisa terselamatkan lagi dan meninggal dunia.

10 KORBAN DIBAWA KE PUSKESMAS
Sebanyak 10 orang korban yang mengalami musibah tersebut dilarikan ke Puskesmas Negeri Lama. Namun 7 orang hanya mengalami luka ringan dan diperbolehkan pulang ke rumah.

Sedangkan 2 korban lainnya yakni Crishel Parhusip (14) mengalami patah tertutup pada lengan atas sebelah kanan. Sedangkan Jesika Sirait (13) mengalami luka luka pada dahi, lutut dan memar pada bahu sebelah kanan.

"Korban yang meninggal dunia dibawa pulang ke rumah duka di perkebunan PT Cisadane, sedangkan 2 orang korban lagi kita rujuk ke RSUD Rantauprapat,"kata Kepala Puskesmas Negeri Lama Sukiyem S,trKeb, M,KM menjawab awak media ini di Puskesmas Negeri Lama.


TANGIS PECAH DI PUSKESMAS
Suasana kesedihan dan tangis pun pecah memenuhi ruangan perawatan di Puskesmas Negeri Lama, warga yang memadati halaman puskesmas turut menangis dan duka mengetahui adanya korban jiwa atas musibah itu.

Menurut keterangan warga yang merupakan karyawan PT Cisadane saat di Puskesmas, korban Lamtio Sari Gultom merupakan siswa pindahan di sekolah SMP Negeri 4 Satu Atap di tahun ajaran baru ini.

"Dia pindah sekolah kemarin ikut orang tuanya, sebelumnya di Siantar ikut neneknya, tapi kok begini tragis meninggalnya,"kata warga tersebut mengaku tetangga orang tua korban seraya menangis.


KOPLING PATAH TRUCK TERGULING
Terpisah, supir dump truck Dimas Sandi Syahputra (19) ditemui awak media ini di Polsek Bilah Hilir, mengaku truck itu terguling disebabkan patah kopling disusul pecah ban depan sebelah kanan.

"Sebelum truck terguling,terdengar suara tak seperti kopling atau per patah Pak, lalu bak truck menarik ke kanan, ban depan pun pecah dan truck terguling," aku supir yang mengaku nyaris dimassakan oleh warga.

Saat ditanya apakah dirinya memiliki SIM, Dimas mengaku tidak memiliki SIM dan berdalih SIM masih akan diurus.

Ditanya lagi, sudah berapa lama mengemudikan truck tersebut, Dimas mengaku sudah 1 tahun lebih mengemudikan truck tersebut.

"Rencananya saya mau urus SIM tembak Pak, tetapi malah ada musibah begini,"sebutnya seraya menangis.


Ketika diminta STNK truck oleh Kanit Lantas Bilah Hilir Aiptu Budi Willy, STNk truck terlihat sudah putus - putus dan sudah mati terhitung bulan Januari 2026.

Saat disoal kembali siapa tokenya dan mengapa truck tidak ada memasang plat nomor polisi, Dimas malah mengaku nomor plat polisi itu dicabut dan dipasangkan ke armada lainnya.

"Tokenya Pak Mul Pak, warga Dusun Piandang 45, Desa Sei Jawi - Jawi. Plat itu dicabut dipinjam dipasang ke truck lainnya, "ungkap Dimas.

Kapolsek Bilah Hilir AKP Armen Faisal SH, dikonfirmasi awak media ini apakah hal itu murni laka lantas atau ada unsur kelalaian supir, Kapolsek mengatakan ada kemungkinan unsur kelalaian dari supir.

"Bisa kemungkinan ada unsur kelalaian, karena buah tidak ada jaring pengaman, belum lagi nanti kita cek, apakah muatan yang berlebih sehingga terjadi patah kopling dan pecah ban,"ujar Kapolsek.

Terkait tidak adanya plat nomor polisi di dump truck dan STNK yang sudah mati, AKP Armen Faisal mengaku akan melakukan pemeriksaan terhadap kelengkapan surat - surat truck tersebut.

"Supir tidak punya SIM, STNK mati, Kalau dilihat dari STNK truck itu berasal dari Riau dengan nomot plat polisi BM 9949 PO. Kita akan cek juga kelengkapan surat truck tersebut,"terang Kapolsek.

KADIS PENDIDIKAN MEMINTA TINDAKAN TEGAS APH
Tragedi itu direspon cepat oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Labuhanbatu Abdi Jaya Pohan SH,yang langsung turun ke Puskesmas Negeri Lama mengunjungi para siswa yang menjadi korban tertimpa buah sawit.

"Iya bang, saya mewakili Ibu Bupati Labuhanbatu turut berduka atas musibah yang menimpa para siswa SMP Negeri 4 Satu Atap,"kata Abdi seusai memberikan semangat kepada siswa dan orang tua korban di Puskesmas Negeri Lama.

Disinggung kejadian itu, apa tanggapannya terhadap aparat penegak hukum, Abdi meminta agar ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum baik itu kepolisian mau pun dinas perhubungan terhadap para supir yang mengangkut truck buah sawit overload dan tanpa pengaman.

"Ini jadi pelajaran buat kita semua, kita tidak ingin terulang kembali hal seperti ini. Karena itu saya harap ada tindakan tegas dari aparat penegak hukum memberikan sanksi tegas terhadap supir yang muatannya overload, jangan terulang lagi hal yang sama dikemudian hari, "ucap Abdi tegas. ( Jok)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dugaan Alih Fungsi 1.266,6 Hektar HTR Koptan Mandiri Jadi Sawit, Praktisi Hukum : Itu Pelanggaran Berat Terancam 10 Tahun Penjara
1.266 Hektar HTR di Asahan Disulap Jadi Kebun Sawit, Ketua Koperasi Tani Mandiri Bantah Jual Beli Lahan, Ratusan Hektar Milik R Sinaga
Buah Sawitnya Tidak Diterima, MS Toke Sawit Bawa Massa Ormas ke  PT HSJ
Lahan Sawit Luas Tapi DBH Kecil, Wabup Paluta Basri Harahap Curiga Ada yang Tak Beres
Pemko Tanjungbalai Pelajari Strategi Digitalisasi PAD di Tangsel
Ratusan Pelajar SD dan SMP Deli Serdang Ikuti Turnamen Catur Tingkat Kabupaten
komentar
beritaTerbaru