sumut24.co -Labuhanbatu , Seorang toke sawit berinisial MS membawa sejumlah anggota Ormas ke PMKS PT Hari Sawit Jaya yang berlokasi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu. Selasa,(23/06/2026).
Baca Juga:
Tindakan MS yang membawa massa di PMKS tersebut menimbulkan ketegangan dan kericuhan. Informasi yang dihimpun dari beberapa saksi, MS membawa massa karena keberatan antre, lalu melintangkan trucknya di area pabrik menyebabkan truck lain tidak bisa melintas untuk membongkar muatan tandanan buah sawit (TBS)."Tindakan MS saat itu menyebabkan truck lain mau menimbang dan bongkar TBS jadi terganggu, kata Sabam salah satu saksi di lokasi kejadian," Senin, (29/06/2026) di Negeri Lama.
Masih kata Sabam, pihak perusahaan melalui Humas PT HSJ Ray AT Saragih menyampaikan kepada MS bahwasannya buah sawit yang dibawa MS tidak memenuhi spesifikasi atau standar penerimaan yang ditetapkan perusahaan.Humas PT HSJ Ray AT Saragih SH kepada wartawan saat dikonfirmasi, juga membenarkan bahwa buah sawit yang dibawa MS tidak memenuhi spesifikasi perusahaan.
"Ya Bang, tapi MS tidak terima dan terjadi keributan adu argumentasi,"kata Ray AT Saragih.Pada saat terjadi keributan, lanjut Sabam, JS juga seorang toke sawit mencoba melerai dan mengupayakan mediasi. Namun hasilnya mentok dan MS melontarkan kalimat yang bertujuan untuk memprovokasi situasi agar ricuh.
"MS yang membuat ribut, dia pula yang melapor ke polisi katanya dikeroyok dan diancam pakai senjata tajam oleh JS,"sebut Sabam.Terpisah, JS kepada awak media ini ditemui di kediamannya dengan keras membantah adanya pemberitaan di salah satu media online yang menyebutkan memukul MS di depan aparat kepolisian.
"Dibilang saya memukul MS di depan Kapolsek, bahkan saya dibilang membawa senjata tajam. Fitnah itu. Mirisnya wartawannya tidak ada mengkonfirmasi saya. Tahu kode etik tidak itu wartawannya,"ucap JS tegas.Menurut JS, dia datang mencoba mendinginkan situasi, upaya mediasi dia tawarkan kepada MS, tetapi ditolak dan MS malah menantang dirinya duel melalui anaknya MS.
"MS yang nantang saya berkelahi, dia yang memprovokasi agar ricuh,"ungkap JS.Ditilik secara nalar dan logika sehat, tambahnya, MS datang ke lokasi area PMKS PT HSJ membawa massa ormas, hal itu sudah dipastikan MS mau menunjukkan powernya dan menimbulkan kericuhan.
"Saya juga ketua OKP, tetapi saya tidak ada datang pakai baju OKP dan tidak ada membawa anggota, apa lagi bawa senjata tajam. Saya mau ketemu dengan orang yang mengatakan saya membawa senjata tajam saat datang ke lokasi,"akunya.Sementara, MS saat dikonfirmasi via WhatsApp messenger app, apa benar JS saat ribut dengannya di lokasi PMKS PT HSJ membawa senjata tajam, MS malah meminta menanyakan hal itu kepada kuasa hukumnya seraya mengirimkan nomor handphone kuasa hukumnya. ( Jok)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News