Pascaerupsi Sinabung, Kapolda Sumut Pastikan Personel Siaga di Posko Bencana
Pascaerupsi Sinabung, Kapolda Sumut Pastikan Personel Siaga di Posko Bencana
kota
Baca Juga:
Medan – Isu maraknya peredaran rokok ilegal merek Helium kembali menjadi sorotan dalam dialog antara mahasiswa dengan jajaran Bea Cukai Sumatera Utara. Dalam pertemuan tersebut, mahasiswa mempertanyakan masih mudahnya rokok ilegal beredar di pasaran meski upaya penindakan terus dilakukan.
Salah seorang mahasiswa Rian Lubis didampingi Imam Solihin dan mahasiswa lainnya menyampaikan bahwa peredaran rokok ilegal tidak hanya merugikan negara dari sisi penerimaan cukai, tetapi juga menimbulkan kekhawatiran terhadap aspek kesehatan masyarakat.
"Rokok yang legal saja masih dipertanyakan dampaknya bagi kesehatan, apalagi rokok ilegal seperti Helium yang tidak jelas asal-usul dan pengawasannya," ujarnya.
Mahasiswa juga mempertanyakan efektivitas pengawasan terhadap peredaran rokok ilegal yang dinilai masih marak di berbagai daerah di Sumatera Utara.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Kantor Bea Cukai Medan (BC Medan) Sumatera Utara Dede Mulyana menjelaskan bahwa seluruh kantor Bea Cukai, baik di Sumatera Utara, Sibolga maupun Pematangsiantar, memiliki komitmen yang sama dalam memberantas peredaran rokok ilegal.
Namun demikian, pihak Bea Cukai mengakui masih adanya berbagai tantangan di lapangan yang menyebabkan rokok ilegal tetap ditemukan beredar di masyarakat.
Dalam dialog yang berlangsung terbuka itu, Bea Cukai juga menegaskan tidak anti terhadap kritik. Bahkan, instansi tersebut mengaku mendorong budaya evaluasi sebagai bagian dari upaya perbaikan pelayanan.
"Kami tidak anti dikoreksi. Di sini juga ada mahasiswa yang sedang magang. Pada hari pertama mereka masuk, kami meminta mereka menuliskan tiga kekurangan Bea Cukai. Itu menunjukkan bahwa kami terbuka terhadap kritik dan masukan," ujar perwakilan Bea Cukai.
Sementara itu, mahasiswa turut menyinggung adanya keraguan terhadap identitas peserta aksi yang sebelumnya dipertanyakan. Mereka menegaskan bahwa peserta yang menyampaikan aspirasi merupakan mahasiswa dan berharap substansi tuntutan mengenai pemberantasan rokok ilegal lebih menjadi perhatian dibandingkan mempertanyakan identitas penyampai aspirasi.
Dialog tersebut menjadi bagian dari upaya membangun komunikasi antara mahasiswa dan Bea Cukai dalam mendorong pengawasan yang lebih efektif terhadap peredaran rokok ilegal, khususnya merek Helium, yang dinilai masih mudah ditemukan di sejumlah wilayah di Sumatera Utara.red2
Pascaerupsi Sinabung, Kapolda Sumut Pastikan Personel Siaga di Posko Bencana
kota
Polisi Gerebek Rumah Penyimpanan Narkoba di Medan Perjuangan
kota
Penumpang Pesawat Bawa 1 Kg Sabu dari Aceh ke Jakarta Ditangkap di Kualanamu
kota
Ketika Sungai Serayu Menjadi Pengantin
kota
sumut24.co ASAHAN, Peralihan aset milik Pemerintah Kabupaten Asahan, semula Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) yang kini beralih fungsi menj
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan resmi menggelar peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW Tingkat Kabupaten Asahan pada S
News
sumut24.co MEDAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir dalam Rapat Koordinasi Optimalisasi Penerimaan Asli Daera
kota
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan terus berupaya meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat ketahanan pan
News
sumut24.co MEDAN, PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut kembali melakukan penyesuaian harga berkala Bahan Bakar Minyak (BBM) NonSubsi
kota
sumut24.coMEDAN, PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Utara terus memperkuat infrastruktur kelistrikan untuk mendukung per
kota