Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
kota
Baca Juga:Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai. Sungai Bahilang, yang selama ini menjadi sumber aktivitas warga, kembali diduga tercemar limbah karet yang terlihat mengapung di permukaan air, Selasa (29/4/2026).
- Dugaan Pungli Rekrutmen Pendamping Desa Asahan : Elite Parpol Terlibat, APH Tindak Tegas Pelaku
- Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Rp 1,5 Miliar KORMI Asahan : LSM Resmi Lapor ke Kejari, Forwaka Desak Pihak Terkait Diperiksa Menyeluruh
- Tanpa TPS Permanen Limbah B3 Di 30 Puskesmas di Asahan, Pemkab dan DPRD hingga Pemerintah Pusat Terancam Gugatan Warga
Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran masyarakat Dusun I, Desa Dolok Merawan. Pasalnya, sebelumnya sejumlah warga sempat mengalami gangguan kesehatan berupa gatal-gatal di sekujur tubuh usai beraktivitas di Sungai Bahilang. Warga menduga kondisi itu berkaitan dengan limbah yang berasal dari Pabrik PTPN III Gunung Para.
Setelah dilakukan penelusuran, warga mengaku menemukan dugaan bahwa limbah karet yang mengapung di sungai tersebut berasal dari saluran pembuangan pabrik yang sama.
Salah seorang warga berinisial NI mengatakan, temuan limbah karet itu bukan kali pertama terjadi. Namun, baru kali ini masyarakat berinisiatif menelusuri asal limbah yang terbawa arus Sungai Bahilang.
"Hari ini kami menemukan limbah karet mengapung di Sungai Bahilang. Setelah kami telusuri, dugaan sementara limbah itu berasal dari saluran pembuangan milik PTPN III Gunung Para," ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).
Menurut NI, selama ini limbah karet kerap muncul terutama saat debit air sungai meningkat. Sebelumnya, warga tidak terlalu mempermasalahkan karena limbah tersebut masih dianggap bisa dimanfaatkan. Namun, setelah muncul dugaan dampak kesehatan berupa gatal-gatal, masyarakat mulai lebih waspada.
"Dulu memang sering kami temukan, tapi tidak kami telusuri dari mana asalnya. Sekarang karena ada dampak kesehatan berupa gatal-gatal, kami jadi lebih waspada dan menelusuri Sungai Bahilang. Ternyata dugaan kami mengarah ke pabrik yang sama," tambahnya.
Ia juga menyebutkan, pihak perusahaan melalui seorang perwakilan perkebunan berinisial RD selaku APK telah meminta warga datang ke kantor perusahaan pada pukul 10.00 WIB guna membahas keluhan masyarakat.
Sementara itu, pihak manajemen PTPN III Gunung Para belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pencemaran tersebut. Upaya konfirmasi kepada manajer perusahaan, B. Akbar, melalui pesan singkat maupun panggilan telepon belum mendapat respons hingga berita ini diterbitkan.
Kondisi ini menambah keresahan warga yang berharap adanya penjelasan serta langkah konkret dari pihak terkait untuk memastikan keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Warga pun mendesak Dinas Lingkungan Hidup serta Komisi IV DPRD Serdang Bedagai segera turun tangan melakukan investigasi guna memastikan sumber limbah serta dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem sungai dan masyarakat sekitar. (Fani)
Petani Beringin Perluas Tanam Cabai, Pemkab Hadir Jaga Harga dan Kesejahteraan
kota
Wagub Surya Saksikan Penandatanganan SKB RBI,Perkuat Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
News
Pemprov Sumut Ajak Masyarakat Kenali Risiko dan Siaga Hadapi Bencana
News
Pemkab Deli Serdang Terima Mobil Penunjang dari Program TJSL BRI
News
Keinginan Petani Terwujud, Bupati Tanam Bawang Bersama di Demplot Tanjung Morawa
News
Belum Kering Air Mata Korban Sebelumnya, Dugaan Keracunan MBG Kembali Terjadi di Karo
News
PKB dan NasDem Walk Out dari Uji Kelayakan dan Kepatutan Calon Anggota KPID Sumut, Soroti Perubahan Agenda
News
Tim URC Polresta Deli Serdang Tindaklanjuti Laporan Dugaan Judi Tembak Ikan di Tanjung Morawa
News
Medan S24Persatuan Wartawan Indonesia Sumatera Utara (PWI Sumut) menjamin asuransi atau jaminan sosial seluruh anggotanya, seiring dilanj
Umum
Jakarta S24Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br Surbakti, SH, menemui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil La
News