Aksi Damai AMPB di Asahan Berjalan Aman, Pemkab dan DPRD Sampaikan Jawaban Positif Soal Perbaikan Jalan
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
Baca Juga:Dugaan pencemaran lingkungan kembali mencuat di Kecamatan Dolok Merawan, Kabupaten Serdang Bedagai. Sungai Bahilang, yang selama ini menjadi sumber aktivitas warga, kembali diduga tercemar limbah karet yang terlihat mengapung di permukaan air, Selasa (29/4/2026).
- Dugaan Pungli Beli Bangku Rp1,5 Juta Mencuat di SMAN 1 Kisaran : Orang Tua Heran Anak Zonasi Tak Lulus, Pihak Sekolah Bantah
- Anggaran Melonjak 7 Kali Lipat Jadi Rp 3,7 Miliar, Dugaan Korupsi dan Pelanggaran Lingkungan di Dinkes Asahan Memanas
- Dugaan Mark Up Anggaran Pengadaan Aset Desa: Inspektorat Asahan Serahkan Hasil Pemeriksaan ke Kejaksaan
Peristiwa tersebut memicu kekhawatiran masyarakat Dusun I, Desa Dolok Merawan. Pasalnya, sebelumnya sejumlah warga sempat mengalami gangguan kesehatan berupa gatal-gatal di sekujur tubuh usai beraktivitas di Sungai Bahilang. Warga menduga kondisi itu berkaitan dengan limbah yang berasal dari Pabrik PTPN III Gunung Para.
Setelah dilakukan penelusuran, warga mengaku menemukan dugaan bahwa limbah karet yang mengapung di sungai tersebut berasal dari saluran pembuangan pabrik yang sama.
Salah seorang warga berinisial NI mengatakan, temuan limbah karet itu bukan kali pertama terjadi. Namun, baru kali ini masyarakat berinisiatif menelusuri asal limbah yang terbawa arus Sungai Bahilang.
"Hari ini kami menemukan limbah karet mengapung di Sungai Bahilang. Setelah kami telusuri, dugaan sementara limbah itu berasal dari saluran pembuangan milik PTPN III Gunung Para," ujarnya kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).
Menurut NI, selama ini limbah karet kerap muncul terutama saat debit air sungai meningkat. Sebelumnya, warga tidak terlalu mempermasalahkan karena limbah tersebut masih dianggap bisa dimanfaatkan. Namun, setelah muncul dugaan dampak kesehatan berupa gatal-gatal, masyarakat mulai lebih waspada.
"Dulu memang sering kami temukan, tapi tidak kami telusuri dari mana asalnya. Sekarang karena ada dampak kesehatan berupa gatal-gatal, kami jadi lebih waspada dan menelusuri Sungai Bahilang. Ternyata dugaan kami mengarah ke pabrik yang sama," tambahnya.
Ia juga menyebutkan, pihak perusahaan melalui seorang perwakilan perkebunan berinisial RD selaku APK telah meminta warga datang ke kantor perusahaan pada pukul 10.00 WIB guna membahas keluhan masyarakat.
Sementara itu, pihak manajemen PTPN III Gunung Para belum memberikan tanggapan resmi terkait dugaan pencemaran tersebut. Upaya konfirmasi kepada manajer perusahaan, B. Akbar, melalui pesan singkat maupun panggilan telepon belum mendapat respons hingga berita ini diterbitkan.
Kondisi ini menambah keresahan warga yang berharap adanya penjelasan serta langkah konkret dari pihak terkait untuk memastikan keamanan lingkungan dan kesehatan masyarakat.
Warga pun mendesak Dinas Lingkungan Hidup serta Komisi IV DPRD Serdang Bedagai segera turun tangan melakukan investigasi guna memastikan sumber limbah serta dampak yang ditimbulkan terhadap ekosistem sungai dan masyarakat sekitar. (Fani)
sumut24.co ASAHAN, Aliansi Masyarakat dan Pemuda Bandar Pulau (AMPB) melaksanakan aksi penyampaian aspirasi secara damai di halaman Kantor
News
sumut24.co Medan, Anggota DPRD Medan Modesta Marpaung SKM S Keb (Partai Golkar) mengaku peduli dan mendukung penuh program Pemko Medan terk
kota
Medan sumut24.co Ketua Perkumpulan Dosen Indonesia Sorak Gema Intelektual, Imanuel Tarigan, menegaskan bahwa pelayanan publik pada hakikat
kota
sumut24.co ASAHAN , Menyemarakkan Hari Bhayangkara ke80 Tahun 2026, Polres Asahan melangkah lebih dekat ke tengah masyarakat melalui kegia
News
sumut24.co ASAHAN , Keberhasilan pengembangan kasus yang dimulai dari penemuan sejumlah butir etomidate akhirnya mengantarkan tim kepolisia
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan bersama Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Asahan secara resmi mencanangkan seka
News
KH. Akhmad Khambali Kenaikan Harga BBM dan Gejolak Ekonomi Global Jangan Sampai Membebani Rakyat Kecil
kota
MEDAN Ketua Komisi IV DPRD Kota Medan, Paul Mei Anton Simanjuntak, diduga mendapat intervensi politik terkait penanganan aset Pemerintah
kota
Semoga Jadi Haji Mabrur&rdquo, Pesan Menyentuh Wali Kota H. Letnan Dalimunthe Saat Sambut Jamaah Haji Padangsidimpuan
kota
Tak Perlu Khawatir, Data Dijamin Aman! Bupati Padang Lawas Ajak Warga Sukseskan Sensus Ekonomi 2026
kota