sumut24.co - Jakarta
Baca Juga:
Otoritas Jasa Keuangan (
OJK) menanggapi keputusan Fitch Ratings yang mempertahankan peringkat kredit kedaulatan (sovereign credit rating) Indonesia pada level BBB, meski melakukan revisi Outlook dari Stabil menjadi Negatif.
Pejabat Sementara Ketua Dewan Komisioner
OJK, Friderica Widyasari Dewi, menyatakan bahwa
OJK mencermati dinamika penilaian tersebut serta berbagai faktor yang mendasarinya. Ia menegaskan bahwa
OJK bersama Pemerintah dan anggota Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) lainnya terus memperkuat koordinasi kebijakan demi menjaga ekosistem keuangan yang kondusif.
"Sistem keuangan Indonesia tetap didukung oleh kerangka pengawasan yang kuat. Kami berkomitmen melanjutkan reformasi struktural untuk meningkatkan transparansi, memperdalam pasar modal, serta memperkuat kepercayaan investor jangka panjang," ujar Friderica.Menurut Fitch Ratings, revisi outlook ini lebih mencerminkan risiko eksternal dan kebijakan yang dinamis, bukan merupakan penilaian ulang terhadap fundamental ekonomi maupun ketahanan sistem keuangan nasional. Beberapa poin kunci yang mendasari optimisme
OJK meliputi:
- Stabilitas Makroekonomi: Rekam jejak Indonesia dalam menjaga stabilitas tetap diakui oleh lembaga internasional.- Permodalan Kuat: Rasio permodalan lembaga jasa keuangan berada jauh di atas ketentuan minimum.
- Likuiditas & Risiko: Likuiditas pasar tetap memadai dengan profil risiko yang dikelola secara prudent (hati-hati).- Intermediasi Positif: Penyaluran pembiayaan ke sektor produktif terus tumbuh selaras dengan kebutuhan pembangunan.
OJK memastikan bahwa Roadmap Pasar Modal 2023–2027 terus menunjukkan kemajuan terukur. Langkah-langkah strategis yang sedang berjalan meliputi:- Peningkatan transparansi kepemilikan.
- Penguatan ketentuan free float.- Penyempurnaan klasifikasi data investor.
- Penegakan hukum yang tegas untuk menjaga integritas pasar
OJK memandang posisi Indonesia masih relatif lebih baik dibandingkan negara-negara mitra (peers), yang mencerminkan kepercayaan global terhadap ketahanan institusional kita. Dengan permintaan domestik yang stabil dan pengelolaan kebijakan yang hati-hati,
OJK yakin fondasi ekonomi Indonesia tetap kokoh.
Ke depannya,
OJK akan terus menjalin kerja sama erat dengan Pemerintah dalam KSSK untuk memastikan kebijakan yang konsisten dan kredibel guna mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News