Selasa, 25 Agustus 2026

Perkuat Ketahanan Ekonomi, OJK dan BKKBN Dorong Literasi Keuangan di Kampung Keluarga Berkualitas

Administrator - Kamis, 09 Juli 2026 23:11 WIB
Perkuat Ketahanan Ekonomi, OJK dan BKKBN Dorong Literasi Keuangan di Kampung Keluarga Berkualitas
sumut24.co - Deliserdang

Baca Juga:

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Sumatera Utara bersama Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN Provinsi Sumatera Utara resmi memperkuat sinergi untuk mendongkrak literasi keuangan keluarga. Langkah strategis ini diwujudkan melalui kegiatan edukasi di Kampung Keluarga Berkualitas, Kabupaten Deli Serdang, pada Rabu (8/7).


Kegiatan ini digelar dalam rangka memperingati Hari Keluarga Nasional (HARGANAS) ke-33 sekaligus menyemarakkan Bulan Literasi Keuangan (BLK) Tahun 2026. Fokus utamanya adalah meningkatkan kapasitas dan kesadaran keluarga dalam mengelola keuangan secara bijak, terencana, dan aman di era digital.

Acara penting ini dihadiri oleh sejumlah pejabat kunci dan pemangku kepentingan, antara lain:


Yusri (Kepala Direktorat Pengawasan Perilaku PUJK, Edukasi, Pelindungan Konsumen, dan Layanan Manajemen Strategis OJK Provinsi Sumatera Utara), Mahyuzar (Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara), Sri Mahyuni (Sekretaris Dinas P3AP2KB Kabupaten Deli Serdang) serta jajaran pengelola program pembangunan keluarga se-Kabupaten Deli Serdang.


Dalam sambutannya, Yusri menekankan bahwa keluarga adalah fondasi utama dalam membangun ketahanan ekonomi masyarakat, karena keputusan finansial krusial selalu bermula dari rumah.


"Banyak keputusan keuangan penting justru dimulai dari rumah tangga, mulai dari mengatur pengeluaran, menabung, berutang secara bijak, hingga memastikan keluarga terhindar dari penipuan digital. Keluarga yang literat akan lebih mampu menyusun prioritas dan merencanakan masa depan," ujar Yusri.

Penguatan finansial ini juga menjadi bagian dari agenda besar menuju Indonesia Emas 2045. Berdasarkan Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJPN) 2025–2045, target inklusi keuangan dipatok sebesar 98 persen.

Selain mendapatkan materi dari OJK Sumut mengenai pengelolaan keuangan dan kewaspadaan terhadap aktivitas keuangan ilegal, peserta juga menerima pembekalan dari Bank Syariah Indonesia (BSI). BSI membagikan edukasi mengenai pentingnya menabung serta pengelolaan keuangan berbasis syariah untuk mendukung perencanaan masa depan keluarga.


Melalui komitmen dan kolaborasi berkelanjutan ini, OJK dan BKKBN Sumatera Utara berharap dapat mencetak keluarga-keluarga yang cerdas finansial, mandiri secara ekonomi, dan tangguh dalam menghadapi risiko keuangan global. Rel

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
OJK
beritaTerkait
OJK DAN PEMKAB KARO PERKUAT BUDAYA MENABUNG BAGI PELAJAR
Industri Keuangan Syariah Terus Tumbuh Positif, Aset Tembus Rekor Rp3.131 Triliun
OJK PERKUAT PERAN DI SUMATERA UTARA MELALUI PENGUATAN KEPEMIMPINAN DAN KAPASITAS KELEMBAGAAN
OJK Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko demi Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan
OJK, Komdigi, dan Perbankan Sepakat Perkuat Pemberantasan Scam dan Judi Online
OJK Pacu Ekosistem Keuangan Digital dan Kripto Lewat Regulasi Adaptif
komentar
beritaTerbaru