Sabtu, 23 Mei 2026

Presiden Prabowo Tinjau Tambak Budidaya Ikan Nila di BLUPPB Karawang

Administrator - Selasa, 03 Desember 2024 07:44 WIB
Presiden Prabowo Tinjau Tambak Budidaya Ikan Nila di BLUPPB Karawang
Lokasi tambak.ist
Kerawang | Sumut24.co

Baca Juga:

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan kunjungan kerja ke tambak budidaya ikan nila di Balai Layanan Usaha Pengolahan dan Pemasaran Budidaya Perikanan (BLUPPB) Karawang, Jawa Barat, bersama dengan Menteri Kelautan dan Perikanan, Sakti Wahyu Trenggono. Kunjungan ini bertujuan untuk memantau perkembangan budidaya ikan nila yang dilaksanakan di area seluas 84 hektar.

Dalam program budidaya ikan nila ini, diperkirakan akan menghasilkan produksi mencapai 80-100 ton per hektar per siklus. Target tersebut diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan protein ikan dalam rangka mendukung program Makan Bergizi Gratis bagi masyarakat Indonesia.

Selain meninjau lokasi, Presiden Prabowo juga menyempatkan diri untuk bertemu dan menyapa warga Karawang. Sambutan hangat serta antusiasme masyarakat yang hadir menciptakan suasana riang gembira, mencerminkan semangat kebersamaan dan dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan pangan.

Dengan langkah ini, diharapkan sektor perikanan dapat berkembang pesat dan turut memberikan kontribusi pada kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam menyediakan bahan makanan bergizi dan berkualitas.Red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Presiden Prabowo Resmikan Museum Marsinah sebagai Penghormatan terhadap Perjuangan Pekerja
Presiden Prabowo Umumkan Serangkaian Kebijakan Perlindungan Pekerja pada May Day 2026
Prabowo Reshuffle Kabinet, Ini Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik
Prabowo Panggil Kapolri ke Hambalang, Bahas Keamanan Nasional hingga Program Strategis
Presiden Prabowo Saksikan Sumpah Hakim Konstitusi dan Anggota Ombudsman RI Periode 2026–2031, Ini Nama-namanya
Presiden Prabowo Subianto Saksikan Penyerahan Rp11,42 Triliun dan Ratusan Ribu Hektare Lahan ke Negara
komentar
beritaTerbaru