Kamis, 17 September 2026

Dana Iuran PGRI kec Beringin Minta diusut. Shobul Ansori Siregar: Pengurus Harus Teansparan

Administrator - Kamis, 17 September 2026 18:11 WIB
Dana Iuran PGRI kec Beringin Minta diusut. Shobul Ansori Siregar: Pengurus Harus Teansparan
Sumut24.co
Illustrasi
sumut24.co -MEDAN, Keberadaan organisasi/ wadah Guru atau yang lebih dikenal dengan nama PGRI akronim dari Persatuan Guru Republik Indonesia, pada hakekatnya adalah suatu wadah berhimpunnya para Guru dan atau para pengelola pendidikan yang kehadirannya melindungi dan memperjuangkan nasib Guru. Karena adanya aktifitas wadah ini, maka diperlukan daya dukung operasional, berupa IURAN.

Baca Juga:
Dari informasi yang dihimpun tim media belum lama ini dari salah seorang mantan kepala SD Negeri yang purnabakti dan enggan disebutkan identitasnya, waktu saya masih aktif, iurannya kira kira Rp 2.500/ Guru dan sekarang infonya sudah Rp 3.000,-/ Guru. Dan dari 20 an SD NEGERI di Kecamatan Beringin ada kurang lebih 200 Guru.
Ketika kami pertanyakan peruntukannya, setelah meneguk kopinya, spontan beliau jawab,gak jelas itu pak, bapak tanya saja langsung sama ketuanya yang saat ini menjabat sebagai Kepala SD pak yang berinisial Sm. Bapak hitung saja berapa jumlah iuran yang terkumpul per bulan dan atau pertahun. Ini bukan nilai rupiahnya besar atau kecil, korupsi itu kan bjsa dimulai dari kecil hingga yang gede, bergantung ruang dan momennya.

Ditempat terpisah, seiring dan seirama, juga dikesalkan oleh seorang Guru yang masih aktif dan minta namanya dirahasiakan, nyeloteh, kalau ada keluhan Guru, PGRI kecamatan ini gak tanggap pun pak apalagi bersuara, seperti misalnya belum lama ini para Kepala kepala Sekolah harus mengembalikan sejumlah uang karena dinilai salah dalam pembelian buku buku siswa dari salah satu Penerbit. PGRI diam seribu bahasa.

Dan ketika kami minta tanggapanya bila hal kami beritakan, keduanya sependapat sebab tak jelas kemana peruntukan iuran dana PGRI Kecamatan Beringin.

Hal uni memang terbukti sebab hingga berita ini ditayangkan, baik Bendahara maupun Ketua PGRI Kecamatan Beringin, yang sama sama menjabat Kepala SD Negeri tidak bersedia menjawab konfirmasi resmi yang kami sampaikan.belum lama ini.

Ditempat terpisah, Shohibul Anshor Siregar, seorang Akademisi dan pengamat sosial publik Sumatera Utara, menilai munculnya pertanyaan Guru dan publik tentang penggunaan dana iuran PGRI Kec. Beringin ini, berakar dari lemahnya akuntabilitas tata kelola ditingjat pengurus Cabang/Daerah. Ketika ada sebagian anggota yang mempertanyakan iuran tersebut, itu pertanda ada sumbatan komunikasi dan transparansi yang serius dari pihak pengurus, ujar Siregar, panggilan akrabnya, saat diminta pendapatnya di Medan.

Lebih lanjut Siregar mengatakan, dengan kondisi kehidupan saat ini terutama guru honorer dan tenaga kependidikan di derah, seyogianyalah segenap elemen masyarakat pendidikan berlomba lomba melahirkan inovasi nyata demi meningkatkan kesejahteraan pahlawan tanpa tanda jasa ini, bukan malah ikut membebani mereka....( Rodes / Tim )

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Dua Kecamatan Tanjungbalai Masuk NPGT WP3WT, Pemko-BPN Kebut Integrasi Data Pertanahan
Bupati Asahan Lakukan Tanam Perdana PSR Kemitraan dan Intercropping Padi Gogo, Langkah Strategis Tingkatkan Ekonomi Petani dan Ketahanan Pangan
Agung S Pratama Korban Penggelapan Mobil Miliknya Minta Polres Pelabuhan Belawan Tangkap Pelaku
Kasus Dugaan Tindak Pidana terhadap Penyandang Disabilitas di Madina Masuk Tahap Penetapan Tersangka
GMJA: Dukung Bupati Deli Serdang Pecat Kepala Desa Rugemuk Nonaktif Terlibat Korupsi
Dugaan Penyalahgunaan Dana Hibah Rp 1,5 Miliar KORMI Asahan : LSM Resmi Lapor ke Kejari, Forwaka Desak Pihak Terkait Diperiksa Menyeluruh
komentar
beritaTerbaru