Pengurus LP3KD Kota Medan Audiensi dengan Walikota Medan, Bahas Pelantikan Hingga Persiapan Pesparani
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Baca Juga:
Ketua DPRD Medan Drs Wong Cun Sen dorong pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Medan dan Aparat Penegak Hukum (APH) lainnya tegas dalam pemberantasan korupsi di jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pemko Medan. Sehingga ke depan, tercipta roda pemerintahan yang bersih dan penggunaan anggaran tepat sasaran.
"Usut tuntas segala bentuk korupsi di jajaran Pemko Medan. Kita minta kepada APH supaya menegakkan hukum dengan benar tanpa pandang bulu dan tidak tajam ke bawah tumpul ke atas," tegas Wong Cun Sen, Jumat (14/11/2025) menyikapi adanya ASN Pemko Medan yang saat ini menghadapi persoalan hukum.
Disampaikan Wong Cun Sen, pada tahun sebelumnya, disinyalir banyak dugaan penyimpangan penggunaan anggaran di Pemko Medan. Untuk itu diharapkan kepada APH supaya melakukan pengusutan.
"Bersihkan segala bentuk yang kotor berupa korupsi di Pemko Medan. Sehingga ke depan benar benar berjalan pemerintahan yang bersih," ujar Wong Cun Sen asal politisi PDI Perjuangan itu.
Menurutn Wong Cyn Sen, pada masa lalu sebelum kepemimpinan Walikota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas periode 2024-2029, diduga masih banyak ASN di beberapa OPD Pemko Medan yang bermasalah. Seiring dengan itu, diharapkan kepada APH supaya mengusut tuntas.
Pada kesempatan itu juga, Wong Cun Sen minta kepada Walikota Medan Rico Waas supaya selektif memilih dan melantik oknum pejabat ASN menduduki jabatan tertentu di OPD Pemko Medan. Sehingga, ke depan tidak terulang kesalahan yang sama yakni baru dilantik eselon II sudah diperiksa Kejaksaan.
Seperti diketahui, satu pekan terakhir ini, 3 oknum pejabat di lingkungan Pemko Medan tersangkut masalah hukum. Ke tiganya yakni eks Camat Medan Polonia, Kadis Koperasi UKM, Perindustrian dan Perdagangan Medan Benny Iskandar Nasution dan Kadis Perhubungan Medan Erwin Saleh yang saat itu menjabat sebagai Sekretaris Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Medan.
Kasus yang melibatkan pejabat Eks Camat Polonia yakni.l masalah BBM dan untuk Kadis dan sekretaris UKM adalah masalah dugaan korupsi kegiatan Medan Fashion Festival ( MFF) Tahun Anggaran 2024 dengan kerugian keuangan negara mencapai sekitar Rp1,13 miliar.
Sementara selama itu, permasalahan kasus lain di beberapa OPD lingkungan Pemko Medan sering mencuat ke permukaan dan belum ditangani APH. (Rel)
sumut24.co Medan, Wali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas menerima audiensi pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Pesparani Katolik
kota
Mohd Tondi Rais Lubis Gelar Bisa Ditoreh, Adab Tetap yang Utama
kota
MENJAGA BUMI, MENJAGA REPUBLIK PIDATO PRABOWO, KEDAULATAN EKONOMI, DAN MASA DEPAN INDONESIA HIJAU Oleh Abdullah RasyidMahasiswa Doktoral I
News
Medan Aroma panas di lingkaran elite Pemerintah Provinsi Sumatera Utara mulai menyeruak ke publik. Proyek pembangunan gedung senilai fan
News
Pemilihan Kepling Lingkungan 3 Kelurahan Gaharu Disorot, Warga Nilai Proses Terkesan Dipaksakan
kota
Polsek Tanjung Morawa Berhasil Amankan Pelaku Bobol Rumah
kota
MEDAN Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, menolak usulan proyek pembangunan gedung senilai Rp 484 miliar yang diajukan di lingkunga
kota
Ribuan Warga Meriahkan Pawai Ta&rsquoaruf MTQ XIV Paluta, Syiar Islam Bergema di Simangambat
kota
Pria Pengangguran di Tapsel Ditangkap Saat Duduk di Depan Gerobak Es Tebu, Polisi Temukan Sabu dan Timbangan Elektrik
kota
Tabagsel Bersatu! Kepala Daerah seTabagsel Kompak Buka Jalur Udara Baru, Bandara Aek Godang dan AH Nasution Siap Mengudara Juni 2026
kota