Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital
Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital
kota
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Melalui pertemuan advokasi Kelompok Kerja Nasional (Pokjanal) Posyandu yang digelar pada Selasa, 18 November 2025, Pemkab Madina menegaskan langkah serius untuk memperkuat transformasi Posyandu menjadi layanan primer yang lebih modern dan responsif.
Acara ini berlangsung di Aula Hotel Rindang Panyabungan dan dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Drs. M. Sahnan Pasaribu, mewakili Bupati Madina H. Saipullah Nasution.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Madina sebagai bagian dari upaya percepatan pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Sahnan menjelaskan bahwa transformasi Posyandu kini menjadi bagian strategis dari penyelenggaraan layanan kesehatan dasar di masyarakat.
Hal ini ditandai dengan penyesuaian layanan Posyandu pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni:
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Trantibumlinmas
6. Sosial
Semua ketentuan tersebut berlandaskan pada Permendagri No 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menegaskan peran Posyandu sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kualitas layanan publik di tingkat desa.
"Untuk itu perlu dilakukan transformasi Pokjanal menjadi Tim Pembina secara berjenjang dengan enam bidang SPM di dalamnya," sebut dia.
Sahnan juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Madina terdapat sekitar 500 Posyandu yang aktif, namun sebagian besar belum memiliki nomor registrasi resmi. Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses pembinaan, pemetaan kebutuhan, hingga pengembangan program kesehatan di masa mendatang.
Untuk itu, Bupati Madina menginstruksikan para camat, kepala desa, dan lurah agar segera membentuk Tim Pembina Posyandu serta memastikan semua Posyandu difasilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Transformasi Pokjanal menjadi Tim Pembina secara berjenjang dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr. Muhammad Faisal Situmorang, menyatakan bahwa kegiatan advokasi ini berfokus pada peningkatan pemahaman lintas sektor mengenai peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan layanan primer.
"Memperkuat koordinasi antar lembaga dalam pembinaan Posyandu, menyusun langkah tindak lanjut penguatan kelembagaan Posyandu," sebut Faisal.
Acara ini juga menghadirkan pemateri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina, yakni Irsal Pariadi, yang membahas tentang peran desa dalam menguatkan kelembagaan serta keberlanjutan program Posyandu.zal
Menjaga Setiap Rupiah Dana BOS, Bank Sumut dan Disdik Dorong Tata Kelola Sekolah Berbasis Digital
kota
SERGAI Sumut24.co Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (MPW PP) Sumatera Utara menggelar kegiatan Penanaman Tanaman Pohon Pelindung d
News
JAKARTA Ketua Umum GARUDA 08, Syamsul Rizal, menyampaikan apresiasi terhadap kinerja Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Republik In
Politik
Medan Bagi sebagian mahasiswa, hari pertama memasuki dunia perkuliahan mungkin identik dengan duduk di ruang kelas, berkenalan dengan te
Profil
Bunda Lingkungan Hidup Kabupaten Solok Launching Program 1 Rumah 1 Komposter di Alahan Panjang
kota
Wabup Solok H. Candra Buka Peluang Investasi Hijau Bersama Delegasi Korea. Dorong Teknologi Lingkungan untuk Masa Depan Kabupaten Solok
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Pimpin Sertijab Kasat Samapta, AKP Yusup Resmi Gantikan AKP Irwan
kota
Kapolres Padangsidimpuan AKBP Noval Nanusa Gegoh Desky Cek Dapur SPPG, Pastikan Makanan Aman dan Higienis
kota
El Adrian Shah Buka Peluang Reshuffle Pengurus DPD Hanura Sumut
News
sumut24.co TANJUNGBALAI, Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai tidak melarang para pedagang berjualan di kawasan AlunAlun Sultan Abdul Jali
News