Selasa, 29 September 2026

Bupati Saipullah Nasution Lepas Jemaah Haji, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 342 Jemaah Haji Madina

Administrator - Selasa, 28 April 2026 10:43 WIB
Bupati Saipullah Nasution Lepas Jemaah Haji, Tangis Haru Iringi Keberangkatan 342 Jemaah Haji Madina
Istimewa
Baca Juga:

Madina | Sumut24.co

Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) secara resmi melepas keberangkatan 342 jemaah calon haji tahun 2026. Prosesi pelepasan berlangsung di pelataran Masjid Agung Nur Ala Nur Aek Godang, Desa Parbangunan, Kecamatan Panyabungan, Minggu (26/4/2026).

Ratusan jemaah yang tergabung dalam Kelompok Terbang (Kloter) 6 tersebut diberangkatkan menuju Asrama Haji Medan. Suasana haru terasa kental, ribuan warga dan keluarga turut memadati lokasi untuk mengantar keberangkatan para tamu Allah itu.

Sebelum bertolak, para jemaah mengikuti rangkaian zikir dan doa bersama sebagai bentuk ikhtiar memohon kelancaran serta keselamatan selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci.

Bupati Mandailing Natal, H. Saipullah Nasution, yang hadir langsung dalam acara tersebut, memberikan pesan khusus kepada para pendamping haji dan tenaga medis. Ia menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan jemaah mengingat ibadah haji membutuhkan stamina dan fisik yang prima.

"Kami minta seluruh pendamping dan tenaga medis benar-benar memperhatikan pola makan, kondisi fisik, kesehatan, serta waktu istirahat jemaah selama perjalanan hingga pelaksanaan ibadah," tegas Saipullah.

Ia juga memastikan bahwa Pemkab Madina berkomitmen penuh memberikan rasa aman dan nyaman bagi seluruh jemaah, mulai dari keberangkatan hingga kembali ke tanah air.

Untuk mendukung kelancaran perjalanan, pemerintah daerah telah menyiapkan berbagai fasilitas, di antaranya 11 unit bus dari ALS, ambulans selama perjalanan Panyabungan–Medan, serta pendamping haji dan tenaga medis yang siap siaga.

Sementara itu, dalam kesempatan sebelumnya, Penjabat Sekretaris Daerah Madina, Afrizal Nasution, mengingatkan para jemaah agar menjaga kebersamaan dan saling membantu selama berada di Tanah Suci.

Menurutnya, ibadah haji tidak hanya menguji fisik, tetapi juga mental dan kebersamaan, mengingat jutaan umat Muslim dari berbagai negara akan berkumpul dalam satu waktu.

"Jaga kekompakan, saling tolong-menolong, dan perbanyak doa. Semoga seluruh jemaah diberikan keselamatan dan menjadi haji yang mabrur dan mabruroh," pesannya.

Di sisi lain, Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaji) Madina, Ahmad Zainul Khobir, menyampaikan bahwa tahun 2026 menjadi momen penting karena untuk pertama kalinya proses pemberangkatan jemaah haji berada di bawah naungan Kementerian Haji dan Umrah.

"Ini merupakan tahun pertama Kemenhaji mengambil alih penuh tanggung jawab pemberangkatan jemaah yang sebelumnya ditangani oleh Kementerian Agama," jelasnya.

Ia merinci, dari total 342 jemaah yang diberangkatkan, terdiri dari 130 laki-laki dan 212 perempuan. Jemaah tertua tercatat atas nama Painem (90 tahun) asal Desa Tegal Sari, Kecamatan Sinunukan, sementara jemaah termuda adalah Muhammad Yunus (17 tahun) dari Kecamatan Siabu.

Seluruh jemaah dijadwalkan menjalani rangkaian ibadah haji selama kurang lebih 41 hari, termasuk proses keberangkatan dan kepulangan. Sebelum terbang ke Tanah Suci, mereka akan menjalani tahapan persiapan di Asrama Haji Medan, mulai dari pemeriksaan kesehatan hingga pembagian identitas gelang haji.

Keberangkatan ini menjadi momentum penuh harapan bagi masyarakat Mandailing Natal, dengan doa agar seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
304 Lowongan Dibuka di Job Fair Madina, Bupati Saipullah Dorong Warga Manfaatkan Peluang Kerja
Kendaraan Dinas Diskominfo Madina Dipakai Angkut LPG Bersubsidi, Kadis: Tanpa Izin dan Langsung Ditindak
Kasus Penganiayaan Tokoh Pers oleh Oknum Polisi masih berlanjut
Sayur Madina Masuk Era AI, dari Kebun Lokal hingga Ekosistem NVIDIA dan Telkomsel
Pesan Bupati Madina Saipullah Nasution di Maulid Nabi: Jangan Terpecah karena Perbedaan
Bupati Saipullah Nasution Hidupkan Kembali Pisang Kepok Madina, 5 Hektare Lahan Mulai Digarap
komentar
beritaTerbaru