PLN UID Sumut-MKI Perkuat Sinergi Transisi Energi Lewat Green Energy Golf Tournament
TANGERANG SUMUT24.CO Rangkaian pameran akbar Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD City resmi ditutup. Momentum tersebut
News
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Melalui pertemuan advokasi Kelompok Kerja Nasional (Pokjanal) Posyandu yang digelar pada Selasa, 18 November 2025, Pemkab Madina menegaskan langkah serius untuk memperkuat transformasi Posyandu menjadi layanan primer yang lebih modern dan responsif.
Acara ini berlangsung di Aula Hotel Rindang Panyabungan dan dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Drs. M. Sahnan Pasaribu, mewakili Bupati Madina H. Saipullah Nasution.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Madina sebagai bagian dari upaya percepatan pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Sahnan menjelaskan bahwa transformasi Posyandu kini menjadi bagian strategis dari penyelenggaraan layanan kesehatan dasar di masyarakat.
Hal ini ditandai dengan penyesuaian layanan Posyandu pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni:
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Trantibumlinmas
6. Sosial
Semua ketentuan tersebut berlandaskan pada Permendagri No 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menegaskan peran Posyandu sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kualitas layanan publik di tingkat desa.
"Untuk itu perlu dilakukan transformasi Pokjanal menjadi Tim Pembina secara berjenjang dengan enam bidang SPM di dalamnya," sebut dia.
Sahnan juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Madina terdapat sekitar 500 Posyandu yang aktif, namun sebagian besar belum memiliki nomor registrasi resmi. Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses pembinaan, pemetaan kebutuhan, hingga pengembangan program kesehatan di masa mendatang.
Untuk itu, Bupati Madina menginstruksikan para camat, kepala desa, dan lurah agar segera membentuk Tim Pembina Posyandu serta memastikan semua Posyandu difasilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Transformasi Pokjanal menjadi Tim Pembina secara berjenjang dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr. Muhammad Faisal Situmorang, menyatakan bahwa kegiatan advokasi ini berfokus pada peningkatan pemahaman lintas sektor mengenai peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan layanan primer.
"Memperkuat koordinasi antar lembaga dalam pembinaan Posyandu, menyusun langkah tindak lanjut penguatan kelembagaan Posyandu," sebut Faisal.
Acara ini juga menghadirkan pemateri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina, yakni Irsal Pariadi, yang membahas tentang peran desa dalam menguatkan kelembagaan serta keberlanjutan program Posyandu.zal
TANGERANG SUMUT24.CO Rangkaian pameran akbar Enlit Asia dan MKI Electricity Connect 2026 di ICE BSD City resmi ditutup. Momentum tersebut
News
Exit Meeting BPK Digelar, Pemko Padangsidimpuan Mantapkan Langkah Pembenahan RSUD
News
PUPR Kota Solok, Sumatera Barat, Pantau Pembangunan Pasar Kuliner di Jalan Cengkeh
News
Koperasi Pers Indonesia dan IMAC Medan Bersinergi Gelar Pelatihan Sertifikasi Mediator bagi Gerakan Koperasi Sumatera Utara
News
Medan sumut24.co Bertemakan Bersatu Dalam Adat, Berjamaah Dalam Syarak Maju Bersama IKM, Andre Rosiade Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat I
News
Wali Kota Letnan Dalimunthe Sampaikan Perubahan APBD 2026, Pendapatan Naik Rp121 Miliar
News
Ditsamapta Polda Sumut tingkatkan patroli malam antisipasi Gangguan Kamtibmas
News
Temuan Ombudsman, Aktivis 98 Desak Presiden Prabowo Serius Tertibkan Kementerian Imipas
News
sumut24.co MedanPrestasi membanggakan kembali ditorehkan aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kota Medan. Tiga pejabat Pemko Medan berha
kota
sumut24.co MedanGotong royong membersihkan kawasan Islamic Center, Medan Labuhan, tidak ingin berhenti sebagai kegiatan seremonial. Pemko
kota