Terbongkar! Sabu 22 Kg Jaringan Malaysia–Aceh Disamarkan dalam Tangki Mobil, Kurir Ditangkap di Parkiran Mal Medan
Terbongkar! Sabu 22 Kg Jaringan Malaysia&ndashAceh Disamarkan dalam Tangki Mobil, Kurir Ditangkap di Parkiran Mal Medan
kota
Baca Juga:
Madina | Sumut24.co
Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan masyarakat.
Melalui pertemuan advokasi Kelompok Kerja Nasional (Pokjanal) Posyandu yang digelar pada Selasa, 18 November 2025, Pemkab Madina menegaskan langkah serius untuk memperkuat transformasi Posyandu menjadi layanan primer yang lebih modern dan responsif.
Acara ini berlangsung di Aula Hotel Rindang Panyabungan dan dibuka langsung oleh Penjabat Sekretaris Daerah, Drs. M. Sahnan Pasaribu, mewakili Bupati Madina H. Saipullah Nasution.
Kegiatan ini diinisiasi oleh Dinas Kesehatan Madina sebagai bagian dari upaya percepatan pelaksanaan standar pelayanan minimal (SPM) di tingkat desa dan kelurahan.
Dalam sambutannya, Sahnan menjelaskan bahwa transformasi Posyandu kini menjadi bagian strategis dari penyelenggaraan layanan kesehatan dasar di masyarakat.
Hal ini ditandai dengan penyesuaian layanan Posyandu pada enam bidang Standar Pelayanan Minimal (SPM), yakni:
1. Pendidikan
2. Kesehatan
3. Pekerjaan Umum
4. Perumahan Rakyat
5. Trantibumlinmas
6. Sosial
Semua ketentuan tersebut berlandaskan pada Permendagri No 13 Tahun 2024 tentang Posyandu, yang menegaskan peran Posyandu sebagai mitra pemerintah dalam memperkuat kualitas layanan publik di tingkat desa.
"Untuk itu perlu dilakukan transformasi Pokjanal menjadi Tim Pembina secara berjenjang dengan enam bidang SPM di dalamnya," sebut dia.
Sahnan juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Madina terdapat sekitar 500 Posyandu yang aktif, namun sebagian besar belum memiliki nomor registrasi resmi. Kondisi ini dinilai dapat menghambat proses pembinaan, pemetaan kebutuhan, hingga pengembangan program kesehatan di masa mendatang.
Untuk itu, Bupati Madina menginstruksikan para camat, kepala desa, dan lurah agar segera membentuk Tim Pembina Posyandu serta memastikan semua Posyandu difasilitasi sesuai ketentuan yang berlaku.
Transformasi Pokjanal menjadi Tim Pembina secara berjenjang dinilai menjadi langkah penting untuk memperkuat koordinasi lintas sektor.
Kepala Dinas Kesehatan Madina, dr. Muhammad Faisal Situmorang, menyatakan bahwa kegiatan advokasi ini berfokus pada peningkatan pemahaman lintas sektor mengenai peran strategis Posyandu sebagai garda terdepan layanan primer.
"Memperkuat koordinasi antar lembaga dalam pembinaan Posyandu, menyusun langkah tindak lanjut penguatan kelembagaan Posyandu," sebut Faisal.
Acara ini juga menghadirkan pemateri dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Madina, yakni Irsal Pariadi, yang membahas tentang peran desa dalam menguatkan kelembagaan serta keberlanjutan program Posyandu.zal
Terbongkar! Sabu 22 Kg Jaringan Malaysia&ndashAceh Disamarkan dalam Tangki Mobil, Kurir Ditangkap di Parkiran Mal Medan
kota
Polresta Deli Serdang Uji Kesiapan Lewat Simulasi Sispam Kota
kota
Izin Undian Gebyar Pajak Sumut Belum Terbit, Pelaksana Event dan Pejabat Terkait Terancam Pidana
kota
Polsek Medan Labuhan Ungkap Kasus Curas di Gang Jagung, Dua Pelaku Diamankan
kota
Shohibul Anshor Siregar LKPJ Medan 2025 Ungkap Kegagalan Struktural, Proyek Drainase Hanya Jadi "Pemborosan Negara"
kota
Bawa Senjata Tajam Dua Anggota Geng Motor di Marelan Diamankan Polres Belawan
kota
Pengungkapan Sehari,Polda Sumut Amankan 72 Kg Sabu dan 151 Kg Ganja dari 5 Tersangka
kota
Jaksa Agung Lantik Kajati dan Pejabat Eselon II, Tekankan Integritas dan Adaptasi Digital
kota
sumut24.co MedanPemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) melalui Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) memastikan ruas j
Umum
sumut24.co Deli Serdang, Aparat gabungan dari Badan Narkotika Nasional (BNN) bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Deli
News