Pj Sekdaprov Sumut Minta Daerah Percepat Tender BKP, Tegaskan Program Tak Boleh Dialihkan
sumut24.co MedanPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh Pemerintah Ka
kota
Baca Juga:
Di tengah gejolak global yang tak menentu, Indonesia berada pada titik krusial untuk mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Pemerintah pusat sudah memberi arah lewat semangat Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, sementara Bank Indonesia menghadirkan terobosan seperti Kebijakan Likuiditas Makroprudensial (KLM) untuk mengalirkan dana perbankan ke sektor riil. Tujuannya jelas: membuka lapangan kerja baru, menghidupkan ekonomi rakyat, dan menjaga stabilitas jangka panjang.
Namun, pertanyaan yang lebih mendesak justru ada di daerah: apakah Sumatera Utara siap membaca dan memanfaatkan momentum ini? Apakah gubernur benar-benar memiliki visi dan keberanian untuk mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan nilai keislaman, yang menjadi roh mayoritas masyarakat di provinsi ini?
Sumut sering dibanggakan sebagai miniatur Indonesia, dengan keragaman budaya dan agama. Tetapi, harus diakui, kebijakan pembangunan daerah masih kerap pragmatis, lebih mengejar proyek jangka pendek ketimbang desain jangka panjang yang berpihak pada rakyat. Padahal, dengan basis penduduk Muslim yang dominan, terutama di wilayah seperti Mandailing Natal yang dikenal sebagai "Serambi Mekkah"-nya Sumut, seharusnya ada model pembangunan ekonomi berbasis syariah yang nyata—bukan sekadar jargon.
Inilah letak tantangan kepemimpinan di Sumut. Nilai-nilai Islam yang menekankan keadilan, keseimbangan, dan kemaslahatan sejatinya sejalan dengan agenda ekonomi inklusif. Tetapi apakah gubernur berani menantang status quo, memutus lingkaran kebijakan yang hanya menguntungkan segelintir elite, dan benar-benar membangun sistem yang berpihak pada masyarakat luas?
Jika Sumut gagal membaca peluang ini, provinsi ini hanya akan menjadi penonton di tengah transformasi ekonomi nasional. Momentum emas akan lewat, sementara rakyat tetap berkutat dengan pengangguran, kemiskinan, dan ketimpangan.
Pertumbuhan ekonomi dan nilai keislaman bukan dua kutub yang berlawanan. Keduanya bisa berjalan seiring. Hanya saja, butuh kepemimpinan visioner—gubernur yang tidak sekadar menjadi administrator anggaran, tetapi pemimpin yang berani mengambil langkah besar demi masa depan rakyat Sumut yang lebih adil, sejahtera, dan bermartabat.***
sumut24.co MedanPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Sulaiman Harahap meminta seluruh Pemerintah Ka
kota
DARI BALI, IPHI LEPAS LANDAS,Dari Organisasi penuh indah Menuju Organisasi Peradaban Modern
kota
"Lantik 23 Pejabat, Wabup Lom Jadikan Amanah Ini untuk Wujudkan Deli Serdang Sehat, Cerdas, Sejahtera"
kota
BRI BO Sibuhuan Perkuat Sinergitas dan Kolaborasi dengan Kemenag Palas
kota
Sat Narkoba Polresta Deli Serdang Amankan Pria Yang Menyimpan Sabu di Pantai labu
kota
Mahasiswa Magister UNAS Gerakan Mahasiswa Harus Jujur dan Tidak Mengatasnamakan Institusi
kota
sumut24.co ASAHAN, Hak Guna Usaha (HGU) yang telah melewati masa berlakunya menjadi salah satu perhatian utama dalam rapat yang dibuka seca
News
Perkuat Sinergitas,BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kepihak KKSU Hati Nurani
kota
Tingkatkan Layanan Perbankan, BRI BO Sibuhuan Kunjungan Silaturahmi Kenasabah
kota
Alisansi CS KERAS Geruduk Kejatisu dan Bakar Foto Walikota, Goklif Manurung Kajati SUMUT SEGERA Periksa & Tangkap Wesly Silalahi Terkait Gu
kota