Bupati Solok Hadiri X Narkoba Nagari Kota Bawang Trail Adventure
Bupati Solok Hadiri X Narkoba Nagari Kota Bawang Trail Adventure
News
Baca Juga:
- KPPU Kanwil I Catat 21 Laporan Masuk Sepanjang 2026, Pengadaan Pemerintah Masih Jadi Perhatian
- SELAMAT BERKARYA DAN SUKSES, SUAHASIL MENGEMBALIKAN KEKUATAN EKONOMI INDONESIA DI TENGAH TEKANAN RAKYT
- Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat, PLN UID Sumut Resmikan Program Budidaya Jamur Tiram Berbasis Listrik
Medan – PT Bank Sumut (Perseroda) resmi meluncurkan Kredit Usaha Rakyat (KUR) Penempatan Pekerja Migran Indonesia (PMI) sebagai bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan perlindungan bagi calon pekerja migran Indonesia. Peluncuran program tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) penyaluran KUR PMI bersama tiga Lembaga Pelatihan Kerja–Sending Organization (LPK-SO) di Sumatera Utara, Rabu (22/07) bertempat di Gedung Kantor Pusat PT Bank Sumut.
Direktur Teknologi Informasi dan Operasional PT Bank Sumut Sandhy Sofian menyampaikan, peluncuran KUR PMI merupakan wujud komitmen Bank Sumut dalam menghadirkan akses pembiayaan yang lebih mudah bagi masyarakat yang memiliki kesempatan bekerja di luar negeri melalui jalur resmi.
"Kesempatan bekerja di luar negeri menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat untuk meningkatkan taraf hidup. Namun, tidak sedikit calon pekerja migran yang terkendala biaya pada masa persiapan keberangkatan. Melalui KUR PMI, Bank Sumut hadir memberikan solusi pembiayaan yang terjangkau sehingga masyarakat dapat berangkat dengan lebih tenang dan terlindungi,"ungkapnya.
Menurut Shandy, pekerja migran Indonesia memiliki peran penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi nasional melalui kontribusi devisa yang dihasilkan setiap tahun. Karena itu, akses terhadap pembiayaan yang legal dan terjangkau menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung keberhasilan mereka sejak sebelum keberangkatan.
KUR PMI Bank Sumut dapat dimanfaatkan untuk membiayai kebutuhan selama masa pra-penempatan, mulai dari pelatihan, sertifikasi, pemeriksaan kesehatan, pengurusan dokumen, hingga biaya keberangkatan. Produk ini menawarkan suku bunga sebesar 6 persen efektif per tahun, tanpa biaya administrasi dan provisi, tanpa agunan tambahan, dengan plafon pembiayaan hingga Rp100 juta. Selain itu, tersedia fasilitas grace period selama maksimal tiga bulan agar pekerja migran memiliki waktu beradaptasi sebelum mulai melakukan pembayaran angsuran.
Lebih lanjut, Shandy menjelaskan bahwa kehadiran KUR PMI juga diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap pembangunan daerah. Semakin banyak masyarakat yang memperoleh pekerjaan secara legal di luar negeri, semakin besar pula peluang peningkatan kesejahteraan keluarga melalui pendapatan dan remitansi yang dikirimkan ke kampung halaman.
"Program ini bukan sekadar pembiayaan. Kami ingin menciptakan ekosistem yang memberikan kemudahan bagi calon pekerja migran Indonesia, mulai dari akses pembiayaan, proses pelatihan, hingga keberangkatan. Pada akhirnya, yang ingin kita bangun adalah sumber daya manusia Sumatera Utara yang kompetitif dan mampu bersaing di pasar kerja internasional," ujarnya.
Dalam mendukung implementasi program tersebut, Bank Sumut terus memperkuat kolaborasi dengan Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia, Kementerian Pelindungan Pekerja Migran Indonesia, Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Sumatera Utara, Perusahaan Penempatan Pekerja Migran Indonesia (P3MI), serta Lembaga Pelatihan Kerja–Sending Organization (LPK-SO) yang telah memenuhi ketentuan pemerintah.
Pada tahap awal, Bank Sumut memperoleh kuota penyaluran KUR PMI sebesar Rp15 miliar. Kuota tersebut diperkirakan mampu menjangkau sekitar 2.500 calon pekerja migran dan peserta magang asal Sumatera Utara yang akan bekerja di berbagai negara tujuan.
Sebagai bentuk komitmen dalam mendukung implementasi program, Bank Sumut menandatangani Perjanjian Kerja Sama dengan tiga LPK-SO, yakni PT Aoki Mori Indonesia, Yayasan LPK Koufuku Daruma Indonesia, dan PT Gapindo Gemilang Prestasi Indonesia. Ketiga lembaga tersebut akan menjadi mitra Bank Sumut dalam mempersiapkan calon pekerja migran yang kompeten, berdaya saing, dan siap bekerja di luar negeri.
Melalui peluncuran KUR PMI, Bank Sumut menegaskan perannya sebagai bank pembangunan daerah yang tidak hanya menyediakan layanan keuangan, tetapi juga mendukung kebijakan pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja, meningkatkan inklusi keuangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi di Sumatera Utara.
"Kami berharap KUR PMI dapat menjadi jembatan bagi masyarakat Sumatera Utara untuk meraih peluang kerja global sekaligus membawa manfaat ekonomi bagi keluarga, daerah, dan bangsa. Inilah komitmen Bank Sumut untuk terus tumbuh bersama masyarakat dan membangun Sumatera Utara," tutup Shandy ###
Bupati Solok Hadiri X Narkoba Nagari Kota Bawang Trail Adventure
News
Bupati Solok Buka Alek Buru Babi di Nagari Kuncia.
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi mendukung dan menghadiri pelaksanaan Kisaran Science Ol
News
sumut24.co ASAHAN, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., secara resmi menutup Turnamen Sepak Bola Piala DPRD Kabupaten Asahan
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim turun langsung meninjau progres perbaikan Jalan Asahan dan Jalan Veteran
News
sumut24.co TANJUNGBALAI,, Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina mendorong Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam
News
Medan sumut24.co Kombes Pol Muhammad Reza Chairul Akbar Sidiq, S.H., S.I.K., M.H., resmi mengemban jabatan baru sebagai Direktur Lalu Lint
News
Polda Sumut Gerebek Sarang Narkoba di Percut Sei Tuan, 27 Orang Positif dan 2 Diduga Pengedar
News
Kapolri Rotasi Tujuh Wakapolda, Brigjen Fadillah Zulkarnaen Adik Ipar Wawako Medan Gantikan Naek Pamen di Sumut
News
Polisi Sisir Cafe dan Karaoke di Padangsidimpuan, Remaja di Bawah Umur Diserahkan ke Satpol PP
News