IHSG Anjlok 8 Persen, Bursa Efek Indonesia Lakukan Pembekuan Sementara Perdagangan
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Baca Juga:
Medan - Dilema paslon 1 dan paslon nomor 3 sukar disembunyikan, ketika mereka menginginkan dukungan pemilih kota namun sekaligus dengan tetap memuji Bobby Afif Nasution, Walikota Medan No-aktif.
Disadari atau tidak, tampaknya Rico menyampaikan visi paslon nomr urut 1 ini dengan penekanan kritik yang cukup pedas terhadap walikota Medan dengan konsep pemerataannya.
Pelayanan kesehatan bukan utuk si A atau si B, namun untuk semuanya. Pendidikan bukan utuk si A atau si B, namun untuk semuanya. Pelayanan kesejahteraan bukan hanya untuk si A atau si B, melainkan untuk semuanya. Ini jelas kritik. Rico juga menekankan perhatian atas konsep pemerataan, ramah investasi dan infrastruktur yang humanis dan harmonis untuk pembangunan yang sustainable.
Paslon ini berjanji membangun kota medan untuk semua.
Dalam memberi jawaban atas pertanyaan-pertanyaan debat, akhirnya kedua paslon ini berhenti sebatas reaksi-reaksi normatif belaka, tanpa elaborasi dan eksplorasi berbasis logika sehat.
Hidayatullah bahkan kehabisan waktu dalam pemaparan visi karena seakan lebih memerlukan penegasan untuk memuji-muji Bobby Afif Nasution.
Hidayatullah tentu tak menghitung kemanfaatan data yang diungkapkannya dengan mengatakan bahwa tahun lalu Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) mencapai Rp 303 triliun. Pendapatan perkapita Rp 120 juta pertahun, atau Rp 10 juta perbulan.
Orang yang faham tentu mencibir, bahwa data agregat ini amat teoritis dan jauh dari kenyataan hidup yang diderita rakyat kebanyakan. Bahkan jika tanpa pemerintahan pun PDRB yang dia ungkapkan juga akan tumbuh sedemikian rupa.
Tetapi sadar bahwa jika terus memuji-muji, ia akan ditinggal pemilih. Karena itu, dalam bagian terakhir ia memaparkan kondisi buruk Medan saat ini dengan jumlah warga miskin cukup besar, 187 ribu jiwa.
Di tangan Ridha Dharmajaya hal-hal yang ingin ditutupi oleh kedua paslon lawannya itu menjadi amat jelas. Banjir, infrastruktur yang kacau, rendahnya daya beli rakyat di tengah melonjaknya harga sembako. Medan butuh pemimpin yang tak akan membiarkan rakyat menderita, bukan pemimpin yang meninggalkan permasalahan besar karena ingin meraih kekuasaan lebih besar.
Untuk debat berikutnya kedua paslon pemuji Bobby Afif Nasution itu perlu memikirkan agar keterancaman nasib keterpilihan paslon sendiri tidak semakin besar hanya karena ingin melindungi Bobby Afif Nasution.
Banyak keuntungan bagi Paslon nomor 2 jika pola yang ditempuh oleh paslon nomor 1 dan 3 tidak dirubah.red
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News
sumut24.co MedanPenjabat (Pj) Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumatera Utara (Sumut) Timur Tumanggor mengajak pelaku Usaha Mikro, K
Umum
Pemprov Sumut Lakukan Modifikasi Cuaca, Targetkan Hujan Turunkan Kabut Asap
News
Pendaftaran Balon Ketua PWI Sumut Dibuka 26 Nopember 2026
News
sumut24.co MedanPemko Medan terus mengoptimalkan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2026 agar pelaksan
kota
sumut24.co MedanWali Kota Medan, Rico Tri Putra Bayu Waas, menerima kunjungan silaturahmi sekaligus perpisahan dari Konsul Jenderal Jepang
kota
Bobby Nasution Perbaiki Jalan 20 Tahun Terbengkalai di Labusel, Rampung Akhir 2026
News