MEDAN | SUMUT24.co
Baca Juga:
Stunting merupakan masalah yang akan berpotensi mengganggu kesehatan dan sumberdaya manusia. Upaya yang dapat dilakukan untuk mencegah stunting adalah dengan memberikan makanan tambahan dengan nilai gizi tinggi dan beragam, salah satunya biskuit multigizi yang bisa dibuat dengan memanfaatkan pangan lokal.
Pada tanggal 16 Agustus 2021 dilakukan edukasi dan demostrasi pembuatan biskuit multigizi sebagai kegiatan pengabdian LPPM USU dengan tim dr. Devi
Nuraini Santi, M.Kes dan Prof. Dr. Ir. Evawany Yunita Aritonang, M.Si di Kecamatan Medan Tuntungan Kota Medan.
Kegiatan edukasi dan demostrasi ini dilakukan melalui ibu-ibu yang memiliki balita yang ada di Kecamatan Medan Tuntungan tersebut karena merekalah yang nantinya yang akan membuat biskuit multigizi tersebut untuk diberikan kepada anak mereka sebagai makanan tambahan.
Pengabdian masyarakat ini memberikan fasilitas berupa oven dan mixer untuk membuat biskuit multigizi dan memberikan edukasi tentang manfaat dari bahan pangan lokal yang digunakan serta demonstrasi pembuatan biskuit tersebut.
Kepala lingkungan dan kader posyandu berterimakasih dan menyatakan siap bekerjasama untuk kegiatan masyarakat selanjutnya. (R02).
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News