Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
PAKPAK BHARAT I SUMUT24.co
Baca Juga:
Bupati Pakpak Bharat Franc Bernhard Tumanggor, mengingatkan seluruh masyarakat disejumlah Desa terhadap pentingnya Imunisasi Polio bagi anak usia 0 s.d 59 bulan sebagai cara melindungi diri dari penyakit polio dimasa mendatang. “Kegiatan Imunisasi Polio yang dilakukan sejak bayi, saat masa Imunisasi yang bermanfaat untuk membentuk kekebalan tubuhnya,†Ujar Bupati, saat pembukaan Sub-Pekan Imunisasi Polio (SubPin) di Desa Napatalun Kecamatan Pagindar.
Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat Menargetkan 5.812 bayi umur 0-59 bulan mendapatkan Imunisasi Polio di SubPin Polio di seluruh kecamatan yang ada di Pakpak Bharat. Imunisasi ini dilakukan untuk memutus mata rantai penularan Virus Polio di Sumut Khususnya di Kabupaten Pakpak Bharat.
Bupati Franc Bernhard Tumanggor juga menegaskan bahwa Polio merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus polio ditularkan melalui rute fekal-oral, melalui air, atau makanan yang terkontaminasi. Virus penyebab polio menyebar sangat cepat, ancaman polio tetap ada melalui importasi virus polio liar ataupun virus yang bermutasi atau Vaccine-Derived Polio Virus (VDPV) sehingga imunisasi ini wajib dilakukan ujar Bupati. Disebutkan imunisasi ini dilakukan dengan tetes ke dalam mulut.
Beberapa penelitian menunjukkan bahwa perlindungan lapisan usus terhadap virus polio sedikit lebih rendah daripada perlindungan yang didapat dari vaksin polio Oral Poliovirus Vaccine (OPV). Namun, perlindungan lapisan kerongkongan terhadap virus Polio sama saja dengan vaksinasi polio OPV.
“Vaksin ini diberikan secara oral berupa tetesan ke dalam mulut bayi, orangtua pasti
memilih jenis imunisasi yang paling aman untuk diberikan kepada anaknya,†Ujar Kepala Dinas Kesehatan dr.Tomas,MM
Dalam hal ini World Health Organization (WHO) merekomendasikan komite penasehat Imunisasi Nasional Indonesia untuk mengadakan imunisasi Polio nOPV2 di Provinsi Sumatera Utara karena dalam hal ini Sumatera Utara berbatasan langsung dengan Provinsi Aceh yang mengakibatkan resiko penularan lebih tinggi terjadi di Sumut dibandingkan provinsi lainya.
maka dari itu pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat,akan memberikan imunisasi Polio nOPV2 kepada anak usia 0-59 bulan dengan jumlah sasaran sebanyak 5.812 anak di Pakpak Bharat.
Hal ini akan dilakukan dalam dua kali putaran dimana setiap putaran tersebut harus sukses minimal 95%, dapat di lihat dari aplikasi sehat Indonesiaku, ujar dr.Tomas, MM
Dalam penutupan sambutannya Bupati Pakpak Bharat mengucapkan banyak terima kasih karena pelaksanaan Sub PIN Polio berjalan dengan lancar dan sukses atas kerja sama dan dukungan kita bersama, ujarnya.(rbm)
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota