Rabu, 24 Juni 2026

Deputi KPw BI Sumut , Yura A Djalin : Kembangkan Kawasan Food Estate di Pakpak Bharat

Administrator - Kamis, 16 Februari 2023 13:04 WIB
Deputi KPw BI Sumut , Yura A Djalin : Kembangkan Kawasan Food Estate di Pakpak Bharat

Pakpak Bharat I Sumut24.CO Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Yura A Djalin, mengunjungi Kabupaten Pakpak Bharat guna membahas beberapa agenda penting Bersama Bupati diantaranya upaya pelestarian lingkungan, konsep pembangunan wilayah yang ramah lingkungan, serta peluang Bank Indonesia dalam upaya membantu Pembangunan di Kabupaten Pakpak Bharat.

Baca Juga:

“Kita perlu menyamakan sebuah persepsi dan konsep, bagaimana membangun tanpa merusak lingkungan, Pakpak Bharat dengan aneka ragam kekayaan hayati yang ada didalamnya, bentang alamnya yang indah, sangat cocok dikembangkan menjadi Kawasan ecotourism. Mungkin bisa dianggap sebagai Daerah terdepan yang mengembangkan konsep ini di Indonesia, tinggal kita promosikan saja, konsep Negeri diatas awan misalnya, ini luar biasa,” jelas Yura A Djalin.

Yura A Djalin juga menyinggung upaya pengembangan Kawasan Food Estate yang digarap oleh Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat Bersama Pemerintah Pusat.

“Saya melihat Pak Luhut (Luhut Binsar Panjaitan) bersama pak Bupati begitu gigih membangun Food Estate ini, mungkin kami dari Bank Indonesia bisa membantu dalam pengembangannya, nanti kita bisa lihat peluang itu,” tambah dia.

Bupati Pakpak Bharat, Franc Bernhard Tumanggor menerima Audensi Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Wilayah Sumatera Utara, Yura A Djalin yang datang ke Pakpak Bharat bersama sejumlah timnya.

Turut mendampingi Bupati dalam pertemuan yang dilaksanakan di ruang kerja Bupati ini antara lain Sekretaris Daerah Pakpak Bharat, Jalan Berutu, S.Pd, MM, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan , Haryson F Sirumapea, Plt. Asisten Pemerintahan Sekretariat Daerah Pakpak Bharat, Robincen Habeahan, SIP, MM serta sejumlah undangan lainnya.

Franc Bernhard Tumanggor menjelaskan beberapa kondisi yang dihadapi oleh pihaknya dalam membangun Kabupaten Pakpak Bharat, keterbatasan anggaran, kurangnya Sumber Daya Manusia yang dimiliki, factor kultur budaya dan sebagainya.

“Masyarakat Pakpak Bharat boleh dikatakan adalah masyarakat yang homogen terus terang sangat menyulitkan kami, beda jauh dengan Daerah lain yang heterogen, jadi kita bisa masuk dari mana saja,” jelas Bupati mengenai kendala yang dihadapinya.

Pemerintah Kabupaten Pakpak Bharat dibawah kepemimpinan Franc Bernhard Tumanggor terus berbenah guna mengejar ketertinggalan dari Daerah lain.

Berbagai upaya terus digalakkan diantaranya dengan mengikat berbagai Kerjasama dengan berbagai pihak termasuk pihak perbankan guna memudahkan akses permodalan bagi masyarakat dan para pengusaha kecil di Daerah ini. (rbm)

 

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
SHARE:
beritaTerkait
PLN UP3 Binjai Perkuat Iklim Investasi Dan Dorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Penandatanganan SPJBTL 13,63 MVA
Pererat Ikatan, Dandim 0208/Asahan Sambut Audiensi Kajari Batu Bara
PT BI Jangan Giring Opini Sepihak, Humas PT SBP: Bila Terus Berlanjut Akan Segera Lakukan Upaya Hukum
Perkuat Sinergi, Kodam I/Bukit Barisan Rayakan HUT ke 76 Bersama Rakyat
56 Lokasi di Asahan Masuk Program P3-TGAI 2026, Perkuat Irigasi dan Ketahanan Pangan
Sederhana, Nyaman, Selalu Cocok: Mengapa T-Shirt Tak Pernah Tergantikan dalam Keseharian Pria Sebuah cerita dari Hector Souto, pelatih Tim Nasional Fu
komentar
beritaTerbaru