Baca Juga:
Labura I Sumut24.co
Perubahan dan kemajuan tekhnologi era modernisasi harus di tumbuh kembangkan di tengah-tengah masyarakat secara luas. Terutama pada desa terpencil sehingga kemajuan teknologi merata dan khususnya yang berbasis digital.
Teknologi Digitalisasi sudah merupakan kepentingan publik, selain di birokrasi juga dalam peningkatan perekonomian pelaku wira usaha UMKM di masyarakat.
Namun dalam membangun teknologi sistim Digitalisasi di desa guna penguatan UMKM, maka perlunya melalukan pelatihan, sehingga akan membantu masyarakat sebagai pelaku usaha dalam pelayanan sistim jual beli. Terlebih dalam mempromosikan produk usaha unggulannya.
Hal ini dikatakan M.Syahripin M.pd selaku Sekretaris Pujakesuma Kab. Labura, saat ditemui Sabtu (04/02) Sebagai pengurus Pujakesuma Kab. Labura yang juga penggagas hadirnya UMKM Desa berbasis digital. Menurutnya sudah ada 8 desa yang akan diprogram menjadi pusat kegiatan desa digitalisasi tersebut. Diantaranya Desa M.Muda, Desa Purworejo, Desa Simonis, Desa Sei Raja, Desa Perkebunan Halimbe,Kelurahan Aek Kanopan,Kanopan timur dan Desa Tanjung Pasir.
Menurutnya ini akan menjadi agenda kerja dan bukti kinerja Pujakesuma Kab. Labura dalam rasa peduli dan meningkatkan perekonomian masyarakat bersama masyarakat UMKM desa digital dalam penguatan ekonomi kerakyatan di pedesaan.
Kegiatan ini juga berkat dukungan Dedi Iskandar, SE selaku Ketua Pujakesuma Kab. Labura yang akan berkolaborasi dan bekerjasama dengan Raja Akbar Pruduction,” tutur M.Syahripin.
Sedangkan Heryanto selaku Kordinator EO Raja Akbar Production menyampaikan ucapan terima kasih atas dukungan dan kerjasama untuk realisasi kegiatan UMKM desa Digital tersebut. Dimana kegiatan tersebut akan dilaksanakan 20-25 Februari 2023. Kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat khususnya terhadap pelaku-pelaku usaha yang ada di desa sehingga program peningkatan ekonomi kerakyatan akan terbangun, sejalan dengan Program Pemerintah Pusat dalam Penguatan Ekonomi Nasional. (Rel)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News