Antonius Tumanggor Dorong Warga Aktifkan IKD untuk Perkuat Akurasi Data Bantuan Sosial
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Baca Juga:
MEDAN I Sumut24.co
Peningkatan edukasi masyarakat mengenai kanker perlu dilakukan. Hal tersebut untuk mencegah terjadinya penambahan kasus kanker di Indonesia, khususnya Sumatera Utara (Sumut).
Hal itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Sumut Arief S Trinugroho mewakili Gubernur Sumut Edy Rahmayadi pada Hari Kanker Sedunia (World Cancer Day) di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur, Jalan Sudirman 41, Medan, Sabtu (4/2). Menurutnya, masyarakat harus senantiasa menerapkan perilaku hidup sehat.
“Mari kita tingkatkan partisipasi masyarakat untuk lebih peduli pada kesehatannya, melakukan perilaku hidup sehat sehari-hari, sehingga penyakit-penyakit seperti kanker ini tidak datang,” kata Arief.
Selain itu, kesadaran masyarakat mengenai deteksi dini kanker harus pula ditingkatkan. “Ini pun harus kita tingkatkan kesadaran masyarakat, jangan sampai sudah dalam kondisi parah baru berobat,” kata Arief.
Senada dengan Arief, Ketua Yayasan Kanker Indonesia (YKI) Sumut Nawal Lubis pun mengharapkan masyarakat semakin sadar dengan penyakit kanker. Sehingga masyarakat bisa melakukan deteksi dini kanker pada dirinya.
Menurut Nawal, penyakit kanker apabila dideteksi sejak awal akan mudah ditangani. “Sehingga tidak membutuhkan pengobatan yang banyak dan waktu yang lama,” katanya.
Nawal mengharapkan kegiatan World Cancer Day yang diselenggarakan YKI dapat menambah kesadaran masyarakat mengenai kanker. Sehingga masyarakat bisa melakukan pencegahan dan deteksi dini penyakit tersebut.
Kepala Dinas Kesehatan Sumut Alwi Mujahit mengatakan hampir 70% kasus kanker ditemukan saat sudah stadium lanjut. Padahal apabila didiagnosis lebih awal, pasien bisa bertahan hidup lebih lama dibanding yang terlambat didiagnosis kanker.
Selain itu, biaya penanganan penyakit kanker sangat mahal. Penanganan kanker tahun 2021 dan 2022 di Indonesia memakan biaya sebesar Rp 3,5 triliun.
Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut pun memiliki berbagai program pencegahan dan pengendalian kanker pada tahun 2022. Di antaranya melakukan deteksi dini kanker di kabupaten/kota, serta memberikan pelatihan deteksi dini kanker di kabupaten/kota.
“Selain itu kampanye kanker juga akan terus digalakkan sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai penyakit ini,” ujar Alwi.
World Cancer Day diisi dengan berbagai kegiatan. Mulai dari lomba video edukasi cegah kanker dengan bahasa daerah dan Bahasa Inggris, seminar nasional, hingga cerdas cermat seputar kanker. Red2
sumut24.co MEDAN Anggota DPRD Kota Medan, Antonius Devolis Tumanggor, S.Sos menegaskan pemerintah memiliki kewajiban membantu masyaraka
kota
Kapolres Tapsel AKBP Anton Santoso Rangkul Wartawan, Kritik Jadi Bahan Evaluasi
kota
Bupati Madina Tegaskan Bansos Harus Tepat Sasaran, Data Warga Miskin Bakal Diverifikasi Langsung
kota
Lahan Tidur 6 Hektare Disulap Jadi Kebun Hidroponik, Wabup Basri Bidik Paluta Jadi Pemasok MBG
kota
Menuju Jambore Nasional XII 2026, Kapolres Paluta Titip Pesan Khusus kepada Kontingen Pramuka
kota
Satresnarkoba Polres Padangsidimpuan Kembali Bergerak, 8 Potongan Ganja Disita dari Pria 47 Tahun
kota
Garagara Teguran soal Wanita Lain, Pria di Padang Lawas Diduga Hantam Istri Pakai Batu
kota
GaraGara soal Ternak Babi, Berujung Penembakan Warga Tapsel Tewas dengan Dua Luka Peluru
kota
Tak Kebagian Warisan, Adik Diduga Habisi Abang di Kebun Tapsel
kota
Bocah 6 Tahun Tewas di Galian Sumur Tapsel, Polisi Tangkap Kerabat Korban
kota