Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
kota
Baca Juga:
MEDAN | SUMUT24.co
Sebagai salah satu proyek strategis nasional yang terbentang di dua kabupaten yaitu Kabupaten Asahan dan Kabupaten Toba, Sumatera Utara, proyek PLTA Asahan 3 yang bekapasitas 2×87 MW, dikenal sebagai proyek bertipe run-off river.
Proyek ini juga wujud nyata transformasi PLN dalam aspirasi hijau, dengan terus meningkatkan bauran energi baru terbarukan (EBT), seiring dengan terus bertumbuhnya kebutuhan energi listrik.
Di tengah kondisi pandemi Covid-19, proyek ini tetap berjalan normal dengan menjalankan dan mematuhi protokol kesehatan sesuai dengan ketentuan pemerintah.
Adapun kemajuan pembangunan PLTA Asahan 3 sampai dengan bulan Mei 2021 telah dicapai yaitu sebesar 35,28%.
Pada sisi hulu proyek ini, sungai Asahan telah berhasil dialihkan ke saluran pengalihan sungai pada bulan Februari 2021, sehingga bendung gerak (intake weir) dapat segera dilaksanakan.
Sedangkan untuk pekerjaan bawah tanah (tunnel) secara keseluruhan telah dicapai sepanjang 3,7 km dari total 7,8 km yang akan dikerjakan
Pada sisi hilir, pekerjaan ekskavasi rumah pembangkit bawah tanah (Powerhouse) yang dimulai sejak bulan Juni tahun 2020, telah dinyatakan selesai pada Mei 2021.
Manager Unit Pelaksana Proyek Pembangkit Sumatera 6, Agil Darmawan,Jumat (11/6) mengungkapkan, kondisi geologis dan terbatasnya ruang bawah tanah di area Powerhouse, menjadi tantangan dalam proses pelaksanaan pekerjaan.
“Dengan berakhirnya penghentian Powerhouse ini, maka salah satu tahap kritis pada proyek pembangunan PLTA Asahan 3 telah berhasil dilewati, dan tahap pekerjaan Powerhouse , yang ditandai dengan peletakan batu utama dan beton pertama pada 10 Juni 2021”, ucap Agil.
Sementara, General Manager PLN Unit Induk Pembangunan Sumatera Bagian Utara (UIP Sumbagut) Octavianus Padudung mengatakan, dengan beroperasinya PLTA Asahan 3 dengan total kapasitas 184 MW, maka akan terjadi efisiensi yang signifikan.
“Tentunya dapat menurunkan biaya pokok penyediaan tenaga listrik di Sumut serta meningkatkan pelayanan PLN kepada konsumen dengan penyediaan energi listrik yang lebih andal dan efisien,” kata Octavianus Padudung. (C04)
Kantor Koptan Mandiri Bak "Gubuk Derita" di Tengah HTR 1.266 Hektar yang Beralih Jadi Lahan Sawit
kota
Rukun Sembiring Satukan Kader, Mada LMP Sumut Percepat Penguatan Organisasi
kota
Kejaksaan Sita Lebih dari 104 Ton Timah Milik Terpidana Tamron alias Aon untuk Bayar Uang Pengganti Korupsi
kota
Kisah Percintaan Bella Olivia Putrisanni & Fahdi Saidi Lubis, Dua Hati, Satu Frekuensi
Seleb
Bupati Pakpak Bharat Hadiri Kunjungan Direktur Kementan, Dorong Kebangkitan Kopi sebagai Penopang Ekonomi
kota
KUASA HUKUM GURU HONOR NILAI PENGADILAN TIPIKOR MEDAN TAK BERWENANG MENGADILI PERKARA GURU HONOR
kota
Jakarta, Musikal Senja Teduh Pelita resmi memulai rangkaian pertunjukannya di GrahaBhakti Budaya, Taman Ismail Marzuki, Jakarta pada 3 hing
Wisata
Jakarta Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) bersama Komisi IX DPR RI dan Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sepakat memperkuat
News
Jakarta, PT TransNusa Aviation Mandiri (TransNusa) terus memperluas jaringan penerbangannya melalui pembukaan satu rute internasional baru J
News
Jakarta, SeaBank Indonesia merayakan lima tahun perjalanannya sebagai salah satu pelopor layanan perbankan digital di Indonesia dengan m
Ekbis