Kamis, 05 November 2026

Tak Hanya Ganti Rugi Negara, Susi Pudjiastuti Sebut Korporasi Harus Tanggung Jawab pada Masyarakat hingga Biaya Operasi Pemadaman Karhutla

Administrator - Kamis, 05 November 2026 09:36 WIB
Tak Hanya Ganti Rugi Negara, Susi Pudjiastuti Sebut Korporasi Harus Tanggung Jawab pada Masyarakat hingga Biaya Operasi Pemadaman Karhutla
Ist
Jakarta- Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyoroti jatuhnya helikopter Mi-17V5 milik TNI Angkatan Darat (AD) saat bertugas dalam pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah.

Baca Juga:

Helikopter yang membawa 8 kru itu jatuh di wilayah Pematang Limau, Kabupaten Seruyan pada Rabu, 4 November 2026 ketika mengambil air untuk proses water bombing.

Mantan menteri sekaligus pemilik maskapai Susi Air itu mendesak pemerintah menuntut korporasi untuk bertanggung jawab dalam kebakaran hutan yang dilakukan secara sengaja.

Menurutnya, ada kerugian negara yang ditanggung, serta masyarakat terdampak pada kebakaran tersebut.

"Tuntut korporasi pembakar lahan dengan pidana dan ganti rugi kerugian negara, masyarakat dan lingkungan," tulisnya di akun X pribadinya, @susipudjiastuti pada Rabu, 4 November 2026.

"Termasuk helikopter ini pun dan biaya operasinya harus mereka ganti," lanjutnya.

Cuitan yang sudah dilihat lebih dari 54 ribu kali itu juga mendapat respons dari warganet yang setuju agar korporasi ikut bertanggung jawab, tak hanya tentang hutan yang terbakar.

"Setuju Bu Susi, mereka harus ganti kerugian dari kebakaran hutan, penggunaan aset negara, termasuk relawan yang gugur pun harus mendapat kompensasi bagi keluarganya," tulis akun X @aba*******z.

"Sangat setuju karena ini kalau udah musim hujan, udah teratasi, dilupakan semua. Enggak bakal ada efek jera," tulis akun X @ris*******7

Adapun mengenai insiden jatuhnya helikopter milik TNI AD pada Rabu, 4 November 2026 dalam update terbaru, 3 orang prajurit dikonfirmasi gugur setelah sebelumnya disebut satu orang prajurit meninggal saat proses evakuasi.

Ketiganya adalah Letkol Cpn (Anm) Dudi Firmansyah, Kapten Cpn (Anm) Nurhafiz Akbar, dan Sertu (Anm ) Heri Prasetyo.

Menurut keterangan dari TNI AD, helikopter lepas landas dari Kuala Pembuang sekitar pukul 09.55 WIB menuju Telaga Pulang untuk menjalankan misi pemadaman karhutla di kawasan Taman Nasional Tanjung Puting (TNTP).

Kemudian sekitar pukul 11.18 WIB, helikopter mengalami kecelakaan ketika melakukan pengambilan air untuk operasi water bombing di perairan Desa Sungai Perlu.

Evakuasi langsung dilakukan bersama dengan tim gabungan setelah mendapat laporan melalui jalur udara dan laut.red

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Pelaku Persetubuhan Terhadap Anak di Teluk Dalam Ditangkap Polisi
Berkelas Dunia, Fakultas Kedokteran Universitas Abdurrab Fungsikan Gedung Medical Building Susiana
Seorang Karyawan Pabrik Tahu Berbuat Asusila, Tim Reskrim Polres Padangsidimpuan Berhasil Amankan Pelaku
Viral! Kapolres Madina Ungkap Kasus Video Asusila di Kotanopan,AKBP Arie Paloh : Dua Tersangka Diamankan
komentar
beritaTerbaru