Sabtu, 12 September 2026

Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan

Administrator - Sabtu, 12 September 2026 11:05 WIB
Banjir Ganggu Digital ASN, BKN dan Pemko Padangsidimpuan Siapkan Langkah Pemulihan

Padangsidimpuan | Sumut24.co

Baca Juga:

Pemerintah Kota Padangsidimpuan memperkuat koordinasi dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) untuk mempercepat pemulihan sistem digital manajemen aparatur sipil negara (ASN) yang terdampak musibah banjir di wilayah tersebut.

Langkah tersebut dibahas dalam pertemuan Wali Kota Padangsidimpuan, Dr. H. Letnan Dalimunthe, S.K.M., M.Kes., bersama Direktur Pengelolaan Informasi dan Layanan Digital Manajemen ASN, Wahyu Firdaus, serta Kepala Kantor Regional VI BKN Medan, Janry Simanungkalit.

Pertemuan berlangsung di ruang kerja Wali Kota Padangsidimpuan, Rabu (9/9/2026).

Fokus utama pertemuan tersebut adalah penanganan dan pemulihan Digital Manajemen Sistem (DMS) ASN yang terdampak banjir. Selain pemulihan sistem, pembahasan juga diarahkan pada pengamanan data kepegawaian serta memastikan layanan digital ASN dapat kembali berjalan secara optimal.

Pertemuan itu sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara Pemerintah Kota Padangsidimpuan dengan BKN, baik di tingkat pusat maupun regional.

Wali Kota Padangsidimpuan menyampaikan apresiasi atas kunjungan jajaran BKN tersebut. Menurutnya, dukungan langsung dari BKN diharapkan dapat menghasilkan langkah konkret bagi para pegawai yang terdampak bencana.

"Kami menyambut baik kehadiran BKN di Padangsidimpuan. Kami berharap melalui kolaborasi erat ini, pemulihan layanan kepegawaian serta pengamanan data DMS bagi rekan-rekan ASN yang terdampak banjir dapat segera dituntaskan sehingga pelayanan publik tidak terganggu," ujar Letnan Dalimunthe.

Pemulihan sistem digital manajemen ASN menjadi penting karena layanan administrasi kepegawaian saat ini sangat bergantung pada dukungan sistem informasi.

Gangguan terhadap sistem maupun data kepegawaian berpotensi memengaruhi proses administrasi ASN. Karena itu, Pemko Padangsidimpuan bersama BKN berupaya memastikan proses pemulihan dilakukan secara terkoordinasi.

Direktur Pengelolaan Informasi dan Layanan Digital Manajemen ASN, Wahyu Firdaus, menegaskan komitmen BKN untuk membantu pemerintah daerah dalam proses pemulihan infrastruktur digital kepegawaian.

Menurutnya, BKN hadir untuk memastikan sistem informasi dan layanan digital manajemen ASN dapat kembali berfungsi dengan baik dan tetap memiliki tingkat keandalan yang diperlukan.

"Kami hadir untuk memastikan bahwa sistem informasi dan layanan digital manajemen ASN tetap berjalan andal. Kami berharap proses migrasi, pemulihan, dan pengamanan data DMS ASN di Padangsidimpuan dapat segera diselesaikan dengan dukungan penuh dari Pemko," ungkap Wahyu.

Pertemuan tersebut juga menegaskan pentingnya kolaborasi lintas instansi dalam menghadapi persoalan yang berkaitan dengan layanan administrasi pemerintahan, khususnya ketika terjadi kondisi darurat seperti bencana banjir.

Pemulihan tidak hanya menyangkut keberfungsian sistem, tetapi juga bagaimana data ASN tetap aman dan dapat digunakan kembali untuk mendukung pelayanan administrasi kepegawaian.

Dalam konteks pelayanan publik, keberlangsungan sistem digital ASN menjadi salah satu bagian penting agar aktivitas pemerintahan tetap berjalan meskipun daerah menghadapi dampak bencana.

Karena itu, koordinasi antara pemerintah daerah dan BKN menjadi bagian penting dalam mempercepat proses pemulihan.

Dalam audiensi tersebut, Wali Kota Letnan Dalimunthe didampingi Sekretaris Daerah Kota Padangsidimpuan, H. Rahmat Marzuki Nasution, S.H., M.H., CGCAE, Asisten I dan Asisten III, Kepala Bagian Hukum, jajaran BKPSDM, serta Dinas Kominfo Kota Padangsidimpuan.

Kehadiran unsur terkait tersebut menunjukkan bahwa penanganan persoalan DMS ASN membutuhkan koordinasi antara perangkat daerah, terutama yang berkaitan dengan kepegawaian, teknologi informasi, hukum dan administrasi pemerintahan.

Pemerintah Kota Padangsidimpuan berharap proses pemulihan sistem dan data digital ASN dapat diselesaikan secepatnya. Dengan demikian, pegawai yang terdampak banjir dapat kembali memperoleh layanan administrasi kepegawaian secara normal.

Di sisi lain, pemulihan sistem juga diharapkan tidak mengganggu jalannya pelayanan pemerintahan kepada masyarakat.

Sinergi Pemko Padangsidimpuan dan BKN diharapkan mampu mempercepat proses migrasi, pemulihan sekaligus pengamanan data DMS ASN sehingga sistem manajemen kepegawaian dapat kembali berjalan secara optimal.

Pertemuan tersebut menjadi langkah awal untuk memastikan dampak bencana terhadap layanan digital ASN dapat segera ditangani secara terukur, sekaligus memperkuat kesiapan pemerintah dalam menjaga keberlangsungan layanan administrasi pemerintahan di tengah kondisi darurat.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Gubernur Bobby Pastikan Penanganan Banjir Jalan Letda Sujono Dimulai 2027
Proyek Pengendalian Banjir Sungai Asahan Rp15 Miliar Diduga Dimanipulasi, PPK Akui Pekerjaan Tak Sempurna, Aturan Hukum Terancam Dilanggar
Dua Jembatan Putus Diterjang Banjir, Polres Tapsel Turun Tangan Pastikan Akses Warga
Operasional Pulih Cepat Pasca Banjir, SKK Migas Beri Penghargaan  PEP Field Rantau dan Field Pangkalan Susu
Ketika Banjir Pergi, Mariono Menemukan Harapan dengan Dibuka Kembali Bengkel Difabel
Misteri Korban Hilang Banjir Garoga Mulai Terjawab, Kerangka Manusia Ditemukan di Pinggir Sungai Batangtoru
komentar
beritaTerbaru