Gerebek Markas Narkoba Mencirim Kampung, Bandar Disergap dan Pistol Hingga Sejumlah Sajam Disita
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Baca Juga:
Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Kota Padangsidimpuan terus mendorong pembinaan atlet usia pelajar melalui Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun 2026.
Ajang yang dipusatkan di GOR Kasmia, Kompleks Sidimpuan Baru, Kota Padangsidimpuan, pada Kamis, 10 September 2026, menjadi ruang bagi para pelajar untuk menunjukkan kemampuan sekaligus bersaing memperebutkan gelar juara di masing-masing kategori.
Kejuaraan ini tidak hanya berorientasi pada kompetisi, tetapi juga menjadi bagian dari upaya PTMSI Kota Padangsidimpuan dalam menemukan dan membina calon atlet tenis meja yang memiliki potensi untuk berkembang ke tingkat daerah hingga nasional.
Sejumlah pertandingan telah mempertemukan para pelajar dari berbagai sekolah di Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan. Dari rangkaian pertandingan tersebut, sejumlah nama berhasil memastikan tempat di partai final.
Empat Partai Final Siap Digelar
Persaingan di babak final berlangsung di empat kategori. Masing-masing mempertemukan pemain yang sebelumnya berhasil melewati lawan-lawannya dalam fase pertandingan.
Untuk kategori Tunggal Putra SD, final mempertemukan Rifqi Hamizan dari SDN 200102 melawan Farhan Arrasyid dari SD IT Nurul Ilmi.
Kemudian pada kategori Tunggal Putra SMP, Gatvan dari SMPN 3 Padangsidimpuan akan berhadapan dengan Briliant Ronaldo dari SMP Sari Putra Padangsidimpuan.
Sementara itu, kategori Tunggal Putra SMA mempertemukan dua pemain dari wilayah Tapanuli Selatan, yakni Ahmad P Harahap dari SMA 2 Plus Sipirok menghadapi Wahyu Silitonga dari SMAN 1 Sayur Matinggi.
Adapun pada kategori Tunggal Putri SMA, Khoirunnisa dari SMAN 3 Padangsidimpuan akan menghadapi Rasti A Nasution dari SMAN 1 Angkola Barat.
Empat partai tersebut diperkirakan menjadi salah satu bagian paling menarik dalam rangkaian Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026 karena mempertemukan pemain-pemain terbaik yang berhasil menembus babak akhir.
PTMSI Fokus Cari Bibit Atlet Muda
Ketua PTMSI Kota Padangsidimpuan periode 2025–2029, Muhammad Iqbal Harahap, mengatakan kejuaraan antarpelajar menjadi salah satu instrumen penting dalam membangun sistem pembinaan tenis meja sejak usia dini.
Menurutnya, kompetisi seperti ini tidak semata-mata mencari siapa yang menjadi juara, tetapi juga memberikan pengalaman bertanding kepada para pelajar.
"Kejuaraan ini kita harapkan menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan, meningkatkan mental bertanding, sekaligus menunjukkan potensi terbaik mereka. Dari pertandingan seperti inilah kita bisa melihat bibit-bibit atlet yang nantinya dapat dibina secara berkelanjutan," ujar Muhammad Iqbal Harahap.
Ia menilai keberadaan kompetisi antarpelajar juga penting untuk membangun regenerasi atlet tenis meja di Kota Padangsidimpuan dan wilayah Tapanuli Selatan.
"Yang paling penting adalah proses pembinaannya. Anak-anak jangan hanya berhenti pada satu pertandingan. Mereka harus mendapatkan kesempatan bertanding secara rutin, dibina tekniknya, mentalnya dan kedisiplinannya. Harapan kita, dari kejuaraan ini lahir atlet-atlet muda yang mampu membawa nama Padangsidimpuan dan Tapsel di tingkat yang lebih tinggi," katanya.
Persaingan Sejak Usia Sekolah
Muhammad Iqbal menambahkan, kategori SD, SMP dan SMA sengaja menjadi bagian penting dalam kejuaraan tersebut karena pembinaan atlet idealnya dilakukan secara berjenjang.
Menurutnya, kompetisi di tingkat pelajar dapat menjadi dasar untuk memetakan kemampuan pemain sekaligus memberikan gambaran mengenai perkembangan tenis meja di daerah.
"Persaingan sejak usia sekolah sangat penting. Selain melatih teknik, pertandingan juga mengajarkan sportivitas, keberanian mengambil keputusan dan bagaimana seorang atlet menghadapi kemenangan maupun kekalahan," ujarnya.
PTMSI Kota Padangsidimpuan juga berharap sekolah, pelatih, orang tua dan seluruh pemangku kepentingan dapat ikut memberikan dukungan terhadap pembinaan atlet muda.
Dengan semakin banyaknya kompetisi yang digelar secara berkelanjutan, peluang munculnya pemain-pemain potensial dari Padangsidimpuan dan Tapanuli Selatan dinilai akan semakin terbuka.
Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026 pun diharapkan tidak berhenti sebagai agenda pertandingan semata, tetapi menjadi bagian dari fondasi pembinaan olahraga tenis meja yang lebih terarah dan berkesinambungan di wilayah Tabagsel.
Daftar Peserta Final Kejuaraan Tenis Meja Antar Pelajar Padangsidimpuan-Tapsel 2026:
Tunggal Putra SD Rifqi Hamizan (SDN 200102) vs Farhan Arrasyid (SD IT Nurul Ilmi)
Tunggal Putra SMP Gatvan (SMPN 3 Padangsidimpuan) vs Briliant Ronaldo (SMP Sari Putra Padangsidimpuan)
Tunggal Putra SMA Ahmad P Harahap (SMA 2 Plus Sipirok) vs Wahyu Silitonga (SMAN 1 Sayur Matinggi)
Tunggal Putri SMA Khoirunnisa (SMAN 3 Padangsidimpuan) vs Rasti A Nasution (SMAN 1 Angkola Barat).(*)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Medan sumut24.co Tim Gabungan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan BNNP Sumut Ditresnarkoba Polda Sumut dan Satpol PP, Jumat (16/1
Hukum
Tim Kuasa Hukum PT Tun Sewindu Bantah Jokowi Laporkan Kepala Satpol PP Deli Serdang ke Polda Sumut
News
Kunjungi Labusel, Bobby Nasution Bantu Pembangunan Rumah Tahfiz dan Percepat Program Bedah Rumah
News
Kejagung Jemput Paksa Direktur PT TPL, Dugaan Korupsi Transfer Pricing Rugikan Negara Rp2 Triliun
News
Bekasi Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) telah melatih 1.041 penyandang disabilitas selama Januari hingga Oktober 2026. Sebagian be
News
sumut24.co MedanPekatnya kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menyelimuti Kota Medan mendapat perhatian serius dari
Umum
sumut24.co JakartaPT Bursa Efek Indonesia (BEI) melakukan tindakan pembekuan sementara perdagangan (trading halt) pada sistem perdagangan
Ekbis
Bupati Klaten Hamenang Ditahan KPK, Uang Rp1,9 Miliar Disita
News
sumut24.co MedanDinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Sumatera Utara (Sumut) memastikan tidak ada lagi titik api (hotspot) kebakaran
Umum
Kabar Gembira bagi Warga Pesisir Labuhanbatu, Bobby Nasution Targetkan Pengaspalan 16 Km Jalan pada 2027
News