Senin, 10 Agustus 2026

Pimpin Apel Pemerintahan, Wali Kota Tanjungbalai Tekankan OPD Harus Bertanggung Jawab dan Kerja Maksimal

Administrator - Senin, 10 Agustus 2026 21:43 WIB
Pimpin Apel Pemerintahan, Wali Kota Tanjungbalai Tekankan OPD Harus Bertanggung Jawab dan Kerja Maksimal
Istimewa
sumut24.co -TANJUNGBALAI, Wali Kota Tanjungbalai Mahyaruddin Salim memimpin langsung Apel Pemerintahan yang diikuti para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), ASN, kepala lingkungan, Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) dan PPPK paruh waktu di lingkungan Pemerintah Kota (Pemko) Tanjungbalai, Senin (10/8/2026).

Baca Juga:
Dalam arahannya, Mahyaruddin menekankan sejumlah hal penting yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintahan, khususnya para pimpinan OPD.

Ia meminta seluruh aparatur meningkatkan kinerja dan memastikan setiap program yang telah direncanakan dapat berjalan secara optimal.

Mahyaruddin mengaku masih belum puas dengan hasil kerja Pemko Tanjungbalai selama 1 tahun 7 bulan sejak dirinya bersama Wakil Wali Kota dilantik.

"Selama 1 tahun 7 bulan sejak kami dilantik, apa yang telah kita kerjakan dalam lingkungan kerja kita hingga saat ini, saya melihat belum memuaskan. Untuk itu, saya menekankan kepada pimpinan OPD harus bertanggung jawab akan hal ini, karena selama ini hasilnya belum maksimal," tegasnya.

Ia meminta seluruh pimpinan OPD segera melakukan langkah-langkah strategis untuk memastikan program dan kegiatan di masing-masing perangkat daerah berjalan sesuai target.

Termasuk dalam hal penempatan ASN. Menurut Mahyaruddin, penentuan ASN yang mengisi posisi tertentu harus dilakukan secara objektif dan disesuaikan dengan kebutuhan serta standar pelayanan.

"Lakukan penilaian yang objektif dan tepat pada penempatan ASN di lingkungan kerja bapak dan ibu. Jangan ada masalah, apalagi mengeluh kepada BKPSDM karena itu pilihan dari bapak dan ibu," ujarnya.

Jangan Bawa Hubungan Kekerabatan ke Tempat Kerja.

Mahyaruddin juga mengingatkan para pimpinan OPD agar tidak membawa hubungan kekerabatan atau kekeluargaan dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Ia meminta seluruh pimpinan OPD membangun komunikasi, melakukan inovasi serta menghadirkan terobosan yang memiliki target dan hasil yang jelas.

"Sebagai pimpinan OPD harus bertanggung jawab. Jangan bawa hubungan kekerabatan atau kekeluargaan di tempat bapak dan ibu sekalian. Bangun komunikasi, lakukan inovasi, lakukan langkah-langkah serta terobosan yang berbasis target," tegasnya.

Ia juga menegaskan seluruh ASN hingga jajaran pemerintahan di tingkat bawah wajib mendukung visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai dalam mewujudkan Tanjungbalai EMAS.

"Seluruh ASN dan wakil pemerintah sampai lapisan bawah wajib mendukung visi misi kami sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungbalai mewujudkan Tanjungbalai EMAS," katanya.

Disiplin dan Pengelolaan Keuangan Harus Dikawal.

Lebih lanjut, Mahyaruddin meminta seluruh ASN bekerja dengan niat yang baik, disiplin dan menyelesaikan setiap pekerjaan hingga tuntas.

Ia juga memberikan penekanan khusus kepada sejumlah perangkat daerah. BKPSDM diminta melakukan pembinaan terhadap ASN, Inspektorat melakukan reviu terhadap kebijakan sesuai regulasi, sedangkan BPKPD diminta mengawal pengelolaan keuangan daerah.

"Bekerjalah dengan niat yang lurus, kerja sampai tuntas, disiplin. BKPSDM lakukan pembinaan, Inspektorat lakukan reviu semua kebijakan sesuai regulasi yang berlaku dan BPKPD kawal pengelolaan keuangan. Keluarnya uang negara jangan sampai ada kesalahan," tegasnya.

Percepatan Rencana Kerja dan Inovasi Pemerintahan.

Wali Kota juga meminta percepatan penyusunan rencana kerja 2026. Ia mengingatkan agar proses tersebut tidak terlambat dan dapat ditetapkan sesuai batas waktu yang telah ditentukan.

Selain itu, pengisian indikator Innovative Government Award (IGA) yang dilakukan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) juga diminta segera dipercepat.

"Percepatan penyusunan rencana kerja 2026, jangan terlambat karena limit waktu Agustus harus sudah ditetapkan dengan Perkada. Percepatan pengisian indikator Innovative Government Award (IGA) yang dinilai Kemendagri, penilaiannya minggu kedua bulan Agustus," jelasnya.

Mahyaruddin juga meminta camat, lurah hingga kepala lingkungan memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Ia meminta setiap kantor pemerintahan dilengkapi papan informasi, foto pejabat pemerintahan, standar operasional prosedur (SOP) dan alur pelayanan sehingga masyarakat mengetahui secara jelas mekanisme pelayanan yang tersedia.

OPD Diminta Aktif Publikasikan Kinerja
Tidak hanya pelayanan, seluruh OPD juga diminta aktif memanfaatkan media sosial, media cetak dan media online untuk menyampaikan berbagai program serta pekerjaan pemerintah kepada masyarakat.

"Manfaatkan media sosial, media cetak dan online untuk menyampaikan apa yang kita kerjakan kepada masyarakat. Jika ada yang viral, segera koordinasikan dan selesaikan hingga tuntas," ujarnya.

Tanjungbalai Berpeluang Raih Penghargaan

Dalam kesempatan tersebut, Mahyaruddin juga menyampaikan bahwa pada 12 Agustus 2026 akan dilaksanakan penyerahan penghargaan dan apresiasi kepada pemerintah daerah berprestasi tahun 2026 di Kota Batam.

Beberapa kategori penilaian meliputi pengelolaan sampah dan lingkungan asri, akses penduduk terhadap layanan pendidikan, akses dan kualitas layanan kesehatan serta implementasi program 3 juta rumah.

Ia berharap Pemko Tanjungbalai dapat meraih penghargaan dari salah satu kategori tersebut.

"Harapannya, Pemko Tanjungbalai mendapat penghargaan dari salah satu kategori tersebut," katanya.

Target 10 Ruas Jalan Hotmix pada 2027
Di akhir arahannya, Mahyaruddin meminta Bapperida mengawal arah kebijakan pembangunan agar seluruh target dapat dilaksanakan tepat waktu.

Ia juga meminta perkembangan program terus diperbarui secara berkala, baik harian, bulanan maupun tahunan.

"Update perkembangan per hari, bulan dan tahun. Targetnya pada 2027 mendatang ada 10 ruas jalan yang akan di-hotmix dengan kualitas bagus," ujarnya.

Sementara itu, kepada bagian pengadaan barang dan jasa, Mahyaruddin menekankan agar seluruh proses layanan barang dan jasa dilaksanakan sesuai aturan.

Ia meminta penggunaan sistem Inaproc dilaksanakan secara konsisten sebagai bagian dari keterbukaan dan transparansi dalam pengadaan pemerintah.

"Layanan barang dan jasa harus benar-benar dilaksanakan sesuai aturan, wajib Inaproc karena keterbukaan saat ini jawaban dari semua dugaan korupsi," pungkasnya.

Launching Sejumlah Program

Dalam kegiatan tersebut, Wali Kota Mahyaruddin Salim juga melaksanakan sejumlah agenda launching dan penyerahan.

Di antaranya Launching ASN BerAKHLAK, Launching Logo dan City Branding "Tanjungbalai Kota Kerang", layanan Identitas Kependudukan Digital (IKD) Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil), serta penyerahan santunan kepada ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan dan kartu BPJS Ketenagakerjaan.

Rangkaian kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemko Tanjungbalai memperkuat pelayanan publik, meningkatkan kinerja aparatur serta mendukung terwujudnya visi dan misi pembangunan Kota Tanjungbalai.(eko)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Bambang Sumantri
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Hadiri Kunjungan Pangdam I/Bukit Barisan ke Kodim 0208/Asahan
Bupati Asahan Pimpin Rakorpem, Matangkan Persiapan HUT ke-81 RI dan Susun Program Prioritas 2027
Bupati dan Wakil Bupati Asahan Pimpin Doa Bersama, Renovasi Gedung Kantor Imigrasi Siap Dimulai
34 Kontingen Pramuka Tanjungbalai Ikuti Jambore Nasional XII di Cibubur
Wali Kota Solok Dr. H. Ramadhani Kirana Putra, S.E., M.M, Pimpin Apel Gabungan Sekaligus Membuka Gerakan Gotong Royong Bersama.
Bupati Asahan Pimpin Gerakan Pembagian Bendera Merah Putih, Tak Ada Sejengkal Tanah yang Lewatkan Menghormati Sang Saka
komentar
beritaTerbaru