sumut24.co -ASAHAN, Pemerintah Kabupaten
Asahan menggelar
Apel Kesiapsiagaan Menghadapi Ancaman Bencana Hidrometeorologi Basah sebagai langkah strategis memperkuat koordinasi lintas sektor sekaligus memastikan kesiapan personel dan peralatan dalam menghadapi potensi banjir, longsor, angin puting beliung, dan cuaca ekstrem lainnya.
Baca Juga:
Apel tersebut dipimpin oleh Dandim 0208/
Asahan Letkol Inf Edi Syahputra selaku Inspektur Upacara yang memulai kegiatan dengan pengecekan pasukan. Bupati
Asahan Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., turut hadir bersama Wakil Bupati
Asahan Rianto, S.H., M.A.P., unsur Forkopimda, Asisten Pemerintahan dan Kesra, Kepala BPBD, Kepala Dinas Kominfo, para camat, relawan, serta peserta apel lainnya.Dalam arahannya, Dandim 0208/AS menegaskan bahwa Kabupaten
Asahan memiliki karakter geografis yang beragam dan rawan terhadap berbagai jenis bencana alam. Ia menekankan bahwa apel kesiapsiagaan ini bukan sekadar seremonial, melainkan langkah penting untuk mengevaluasi kesiapan lintas sektor, mulai dari kendaraan operasional hingga perlengkapan penanggulangan bencana. Dandim juga meminta agar kegiatan ini ditindaklanjuti melalui rapat koordinasi untuk memperjelas peran dan fungsi setiap unsur apabila bencana terjadi.
Usai apel, Bupati
Asahan, Sabtu (29/11/2025) memberikan keterangan kepada media terkait banjir dan longsor yang terjadi beberapa hari terakhir akibat curah hujan tinggi. Ia menjelaskan bahwa sejumlah kecamatan terdampak banjir, sementara beberapa titik longsor terjadi di Kecamatan Bandar Pasir Mandoge hingga perbatasan Kabupaten Simalungun. Bupati berharap kondisi cuaca yang mulai membaik dapat mempercepat surutnya genangan air serta meminimalkan risiko lanjutan.Setelah rangkaian apel selesai, kegiatan dilanjutkan dengan rapat koordinasi penanggulangan bencana di Aula Mawar yang diikuti unsur Forkopimda, BPBD, perangkat daerah terkait, serta para camat. Rapat ini bertujuan memperkuat pembagian tugas, mekanisme kerja, dan langkah operasional setiap elemen ketika menghadapi kondisi darurat, sehingga penanganan bencana di Kabupaten
Asahan dapat dilakukan secara cepat, terukur, dan terpadu. (dre)
Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di
Google News