Gandeng BRIN dan Harika Foundation, BPKH Cetak Gen Z Jadi "Dai Sejuta Mimbar" Edukasi Haji Muda
sumut24.co MedanBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundati
Umum
Baca Juga:
- Gubernur Bobby Nasution dan DPRD Sumut Sepakati Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025, Jadi Dasar Penyusunan APBD 2027
- Bobby Nasution Pastikan Jalan Helvetia Pasar 9 Mulai Dibeton Agustus 2026, Lebar Jalan Ditambah hingga 14 Meter
- Bobby Nasution Dukung Sumut Jadi Tuan Rumah Kejuaraan Voli Putri U-20 Asia 2027
MEDAN — Pengangkatan pejabat eselon II di Pemprov Sumatera Utara baru-baru ini memicu gelombang kritik tajam. Kritikan ini tidak hanya datang dari kalangan politisi, tetapi juga akademisi yang mengecam keras keputusan Gubernur Sumatera Utara, Bobby Nasution, yang dianggap mengabaikan prinsip meritokrasi dalam proses rotasi jabatan. Keputusan tersebut dinilai lebih mengutamakan kedekatan politik daripada kompetensi yang seharusnya menjadi landasan utama dalam menempatkan pejabat di posisi strategis.
Jonson Rajagukguk, Dosen Administrasi Publik Universitas HKBP Nommensen, mengungkapkan kekhawatirannya. Menurutnya, rotasi pejabat yang tidak didasarkan pada kompetensi dan kualifikasi justru membuka pintu bagi kebijakan-kebijakan yang tidak profesional. "Ini sudah bukan sekadar masalah administratif, tapi soal masa depan birokrasi kita. Kalau jabatan hanya diberikan berdasarkan kedekatan politik, kita akan terjebak dalam lingkaran kegagalan yang tak berujung," tegas Jonson.
Belum lama ini, Gubernur Bobby Nasution mengangkat sejumlah pejabat dari Pemko Medan dan Pemkab Asahan ke posisi eselon II Pemprovsu, termasuk Inspektur Kota Medan, Sulaiman Harahap, yang kini menjabat sebagai Inspektur Provinsi, dan Sutan Tolang Lubis yang dipromosikan sebagai Kepala BKD Sumut. Teranyar, Alexander Sinulingga, mantan Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Medan, dilantik menjadi Kadis Pendidikan Sumut. Langkah-langkah tersebut menimbulkan kecaman, terutama dari kalangan mahasiswa dan akademisi yang merasa proses pengangkatan ini lebih mengarah pada kepentingan politik.
Politik atau Profesionalisme?
Indra Muda Hutasuhut, Dosen Universitas Medan Area, tidak ragu menyebut kebijakan ini sebagai malapetaka bagi sistem birokrasi Sumut. Ia menyoroti kecenderungan rotasi pejabat yang dipenuhi unsur politik, tanpa memperhitungkan kecakapan dan pengalaman di bidang masing-masing. "Kalau pejabat tidak menguasai bidangnya, hasilnya akan bencana. Pejabat yang tidak memahami masalah pendidikan, misalnya, tidak akan mampu membuat kebijakan yang berkelanjutan. Ini bukan hanya soal administrasi, tapi soal masa depan daerah," kritiknya dengan tegas.
Hutasuhut juga menambahkan bahwa jika pengangkatan pejabat terus dilakukan tanpa mempertimbangkan kapasitas dan keahlian, maka birokrasi akan terjebak dalam ketidakpastian yang merugikan masyarakat. "Sistem merit seharusnya yang diterapkan. Kalau semua ini dibiarkan, bisa jadi Sumut akan semakin terpuruk," sambungnya.
Reformasi Birokrasi yang Diperlukan
Kedua akademisi ini sepakat bahwa yang dibutuhkan saat ini adalah sebuah reformasi besar dalam sistem rekrutmen dan promosi di Pemprovsu. "Harus ada transparansi, ada evaluasi terbuka tentang siapa yang diangkat dan apa track record mereka," ujar Hutasuhut. "Jika Gubsu Bobby ingin membangun Sumut yang lebih baik, dia harus mengedepankan meritokrasi. Jangan sampai, ke depannya, Sumut malah jatuh ke dalam perangkap politik praktis."
Langkah Gubsu Bobby yang Harus Diperhatikan
Kini, perhatian publik tertuju pada langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Gubernur Bobby. Apakah ia akan mendengarkan kritik ini dan melakukan reformasi dalam pengangkatan pejabat, ataukah ia akan terus melangkah tanpa memperhatikan saran dari berbagai pihak yang menuntut profesionalisme? Waktu yang akan menjawab, namun jika dibiarkan, Sumut bisa jadi akan terperosok lebih dalam ke dalam politik kekuasaan yang tidak mengedepankan kualitas.red2
sumut24.co MedanBadan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) RI berkolaborasi dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Harika Foundati
Umum
Tempo 24 Jam,Tim Jatanras Polda Sumut Ringkus Pelaku Pembunuh Sopir Taksi Online Pelaku Terpaksa Ditembak Mencoba Melawan Petugas
kota
Wujudkan Pembelajaran Berkualitas, UNPAB Perbarui RPS dan Bahan Ajar Semester Ganjil 2026/2027
News
sumut24.co ASAHAN, Wakil Bupati Asahan, Rianto, S.H., M.A.P., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pimpinan organ
News
Ijeck Apresiasi Arah Pembangunan Prabowo, Dorong Program Nasional Berkesinambungan
News
Polsek Tanjung Morawa Amankan Terduga Pelaku Curat Sepeda Motor
kota
sumut24.co JAKARTA, Kabar membanggakan datang dari Kabupaten Asahan. Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin, S.Sos., M.Si., yang juga menjabat
News
sumut24.co MedanDinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) menyemarakkan peringatan Hari Ulang Tahun (HUT)
News
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution mengukuhkan 74 anggota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paski
Umum
sumut24.co MedanGubernur Sumatera Utara (Sumut) Muhammad Bobby Afif Nasution melantik Timur Tumanggor sebagai Penjabat (Pj) Sekretaris Dae
News