Jumat, 13 Maret 2026

21 Provinsi Bersaing di Cabor Gateball PON XXI, Berikut Sistem Pertandingan yang Digunakan

Administrator - Senin, 16 September 2024 00:04 WIB
21 Provinsi Bersaing di Cabor Gateball PON XXI, Berikut Sistem Pertandingan yang Digunakan
Istimewa
Baca Juga:

MEDAN-Sebanyak 21 provinsi di Indonesia bersaing untuk memperebutkan medali emas cabang olahraga (Cabor) Gateball pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut 2024 yang dimulai hari ini, Minggu, 15 September 2024 di Lapangan Pergatsi Sumut, Jalan KL Yos Sudarso.

Ke-21 provinsi yang tampil pada pada PON XXI, adalah Aceh, Sumatera Utara, Nusa Tenggara Timur, Sulawesi Tengah, Sulawesi Selatan, Sumatera Barat, Bali, Kalimantan Timur, Lampung, DKI Jakarta, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Jawa Barat, Papua, Sulawesi Utara, Nusa Tenggara Barat, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bangka Belitung, Jambi, Gorontalo, serta Kalimantan Selatan.

Dari 21 provinsi tersebut, sebanyak 9 provinsi hanya mengirimkan atletnya untuk tampil pada 1 nomor pertandingan. Sembilan provinsi itu adalah Lampung (Tunggal Putra), DKI Jakarta (Tunggal Putra), Sulbar (Tunggal Putri), Papua (Triple Campuran), NTB (Ganda Putra), Babel (Ganda Putra), Jambi (Ganda Campuran), Gorontalo (Beregu Putra) dan Kalsel (Beregu Putra).

Sedangkan 10 provinsi lagi, mengutus perwakilan timnya untuk beberapa nomor pertandingan. Sementara tuan rumah Aceh dan Sumut, mengirimkan atletnya untuk tampil pada semua nomor pertandingan.

Ketua Dewan Wasit Gateball PON XXI, Budi Sulistiyono menjelaskan sistem pertandingan yang dilaksanakan tidak jauh berbeda dengan sistem yang dianut pada babak kualifikasi PON XXI. Sistem yang diterapkan yaitu sistem setengah kompetisi pada semua nomor pertandingan.

Setiap nomor pertandingan, ada dua pool di mana setiap pool terdiri dari 4 atau 3 perwakilan provinsi. Kemudian, dari masing-masing pool diambil juara dan runner up. Setelah itu, perwakilan tim yang lolos akan bertanding dengan sistem gugur.

"Perbedaannya pada sistem bola yang digunakan. Saat babak kualifikasi, satu kali pertandingan itu sistem bola yang digunakan hanya sekali. Sedangkan pada pertandingan resmi di PON XXI, menggunakan sistem dua kali bola.

Jadi, bola yang pertama diperebutkan dengan cara suit. Bagi yang menang, silahkan memilih bola (merah atau putih). Begitu selesai bola pertama, maka pada bola kedua tinggal bertukar posisi," terang Budi ketika technical meeting bersama para kontingen, atlet dan ofisial di Griya Hotel, Medan, Sabtu (14/9/2024).

Dia melanjutkan panitia penyelenggara telah menyiapkan interval waktu antara bola pertama dengan bola kedua lebih kurang 5 menit. Jika tidak lebih dari 5 menit, maka tentunya lebih baik. "Panitia berusaha semaksimal mungkin agar tidak terlalu banyak waktu yang terbuang," pungkasnya.

Untuk diketahui, babak kualifikasi cabor gateball PON XXI telah selesai dilaksanakan dan ditutup pada 25 Juni 2023. Dari 29 provinsi yang bertanding, sebanyak 21 provinsi dinyatakan lolos. Pada kualifikasi tersebut, Sulteng merebut paling banyak medali, yaitu dua emas, empat perak dan satu perunggu. (PB PON XXI SUMUT/IDRIS)

Foto By (PB PON XXI SUMUT/IDRIS)

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Administrator
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Polda Sumut Tetapkan 2 Tersangka Penambang Emas Ilegal
Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Disorot, Pemuda Mandailing Minta TNI–Polri Bersatu Bertindak
TNI Amankan 6 Excavator Tambang Emas Ilegal di Batang Natal dan Lingga Bayu Madina, Gebrakan Menjaga Kelestarian Lingkungan
Wakapolda Sumut Tinjau Lokasi, Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina Masuk Tahap Pendalaman
14 Beko PETI Diamankan! Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal Kembali Terbongkar, Tokoh Pemuda Minta Penindakan Total
Polda Sumut Amankan 7 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina dan 14 Escavator
komentar
beritaTerbaru