Senin, 09 Maret 2026

14 Beko PETI Diamankan! Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal Kembali Terbongkar, Tokoh Pemuda Minta Penindakan Total

Administrator - Selasa, 03 Maret 2026 18:06 WIB
14 Beko PETI Diamankan! Tambang Emas Ilegal di Mandailing Natal Kembali Terbongkar, Tokoh Pemuda Minta Penindakan Total
Istimewa

Madina | Sumut24.co

Baca Juga:

Kepolisian Daerah Sumatra Utara (Polda Sumut) mengamankan dua unit ekskavator yang diduga digunakan untuk aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal, Senin (03/03/2026).

Penindakan tersebut menjadi sorotan publik. Di satu sisi, langkah aparat diapresiasi sebagai bentuk komitmen penegakan hukum terhadap tambang ilegal. Namun di sisi lain, muncul kritik dari sejumlah tokoh masyarakat yang menilai tindakan tersebut belum menyentuh seluruh titik aktivitas PETI yang masih beroperasi.

Ketua Ikatan Pemuda Mandailing, Tan Gozali Nasution, menyampaikan bahwa penertiban terhadap dua ekskavator di Siabu belum mencerminkan upaya yang komprehensif.

Menurutnya, aktivitas tambang ilegal dengan alat berat masih ditemukan di berbagai wilayah di Mandailing Natal. Ia memaparkan sejumlah kecamatan yang diduga masih menjadi lokasi operasi PETI, seperti Muara Batang Gadis, Lingga Bayu, Batang Natal, Ranto Baek, Ulu Pungkut, hingga Kotanopan.

Tan menyebutkan, di beberapa wilayah tersebut jumlah ekskavator yang beroperasi diduga mencapai puluhan unit. Ia pun meminta aparat penegak hukum bertindak tegas dan menyeluruh tanpa pandang bulu.

"Kami berharap penindakan dilakukan secara serius dan merata, demi menjaga kelestarian lingkungan serta keselamatan masyarakat," ujarnya.

Selain menyoroti belum meratanya penindakan, Tan juga mengungkap dugaan adanya praktik setoran dari aktivitas tambang ilegal kepada oknum tertentu. Ia meminta aparat penegak hukum melakukan evaluasi internal jika ingin membuktikan keseriusan dalam memberantas PETI.

Ia menilai, transparansi dan pengawasan yang ketat menjadi kunci untuk menghapus persepsi publik terkait dugaan tebang pilih dalam penegakan hukum.


Aktivitas PETI dengan alat berat dinilai tidak hanya merusak lingkungan, tetapi juga berpotensi memicu persoalan sosial. Tan menyoroti dampak jangka panjang seperti kerusakan hutan, sedimentasi sungai, hingga ancaman banjir dan longsor di wilayah yang tergolong rawan bencana.

Selain itu, ia juga mengaitkan maraknya aktivitas tambang ilegal dengan persoalan sosial lain, termasuk dugaan meningkatnya peredaran narkoba di wilayah-wilayah penghasil emas tersebut.

Menurutnya, jika tidak segera ditangani secara menyeluruh, dampak lingkungan dan sosial yang ditimbulkan akan semakin luas dan sulit dikendalikan di masa mendatang.

Tan Gozali berharap aparat tidak berhenti pada satu atau dua titik penindakan saja. Ia menegaskan bahwa pemberantasan PETI harus dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan, agar tidak hanya menjadi operasi sesaat.

"Penertiban harus menyeluruh. Jangan sampai ada kesan hukum tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas," tegasnya.

Sementara itu, Dansat Brimob Polda Sumut, Rantau Isnur Eka, menjelaskan bahwa operasi tersebut merupakan tindak lanjut dari instruksi pimpinan Polri menyusul beredarnya video viral aktivitas tambang ilegal di kawasan tersebut.

"Ini perintah langsung Bapak Kapolri melalui Bapak Kapolda Sumut. Kami juga mendapat arahan dari Komandan Korps Brimob untuk menindaklanjuti laporan masyarakat terkait tambang liar di perbatasan Madina dan Tapsel," ujarnya di lokasi.

Ia mengungkapkan medan menuju lokasi cukup ekstrem. Tim harus berjalan kaki selama kurang lebih 12 jam, sementara tim pendobrak menggunakan sepeda motor selama 3,5 jam. Akses kendaraan roda empat sangat terbatas dan hanya bisa dilalui kendaraan spesifikasi off-road.

"Sebanyak 14 unit ekskavator kami amankan. Ada juga beberapa pihak yang diamankan untuk didalami perannya masing-masing. Penanganan lebih lanjut akan dilakukan oleh Ditreskrimsus Polda Sumut," tegasnya.zal

Ayo baca konten menarik lainnya dan follow kami di Google News
Editor
: Ismail Nasution
Sumber
:
SHARE:
Tags
beritaTerkait
Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Disorot, Pemuda Mandailing Minta TNI–Polri Bersatu Bertindak
Tokoh Masyarakat Madina Waspadai Isu Kerja Sama Pengusaha Tambang dengan Oknum Pejabat
TNI Amankan 6 Excavator Tambang Emas Ilegal di Batang Natal dan Lingga Bayu Madina, Gebrakan Menjaga Kelestarian Lingkungan
Wakapolda Sumut Tinjau Lokasi, Kasus Tambang Emas Ilegal di Perbatasan Tapsel–Madina Masuk Tahap Pendalaman
Polda Sumut Amankan 7 Pekerja Tambang Emas Ilegal di Madina dan 14 Escavator
GM PT Agincourt Resources Mengelak, Comrel Bungkam! Publik Pertanyakan Tanggung Jawab dan Transparansi "REKLAMASI" Tambang Batang Toru
komentar
beritaTerbaru