DPC Ikanas Dohot Anak Boruna Deli Serdang Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
DPC Ikanas Dohot Anak Boruna Deli Serdang Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
kota
Baca Juga:
- Aktivitas Tambang Emas Ilegal di Kotanopan Disorot, Pemuda Mandailing Minta TNI–Polri Bersatu Bertindak
- Tokoh Masyarakat Madina Waspadai Isu Kerja Sama Pengusaha Tambang dengan Oknum Pejabat
- TNI Amankan 6 Excavator Tambang Emas Ilegal di Batang Natal dan Lingga Bayu Madina, Gebrakan Menjaga Kelestarian Lingkungan
MADINA I SUMUT24.CO
Sebanyak 7 pekerja tambang emas ilegal di Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Mandailing Natal (Madina) diamankan tim gabungan Satuan Brimob dan Direktorat (Dit) Reskrimsus Polda Sumut.
Selain itu, 12 unit Escavator yang sudah dioperasionalkan di lokasi tambang emas ilegal tersebut turut diamankan. Sedangkan 2 escavator lainnya diamankan ketika hendak menuju lokasi tambang.
Selanjutnya, polisi akan memasangi police line di lokasi yang luas dan berada pinggiran atau di aliran sungai Batang Gadis, Madina.
"Sesuai perintah Pak Kapolri, melalui Pak Kapolda Sumut, dan Dankor Brimob, kami bergabung bersama Ditreskrimsus melaksanakan penindakan tambang emas liar di perbatasan antara Kabupaten Tapanuli Selatan dan Kabupaten Mandailing Natal," terang Dansat Brimob Polda Sumut, Kombes Pol Rantau Isnur Eka, Senin (2/3/2026) sore.
Dijelaskannya, ketujuh orang yang diamankan itu memiliki tugas berbeda, diantaranya penambang, juru masak dan lainnya.
Namun, Polda Sumut masih mendalami status hukum kasus tersebut, karena lahan yang dirusak akibat pertambangan emas ilegal tersebut cukup luas.
"Kita masih mengumpulkan barang bukti lainnya, seperti mesin, pompa dan sebagainya," katanya.
Untuk ke lokasi tambang, sambungnya, hanya bisa dilalui sepeda motor dan mobil ekstra off road karena jalanan curam.
Mengendarai sepeda motor, mulai dari permukiman warga membutuhkan waktu 3,5 jam, begitu juga sebaliknya dengan total pergi dan pulang 7 jam.
Sepanjang jalan, harus menaiki dan turun bukit di hutan belantara penuh kubangan dan jalan rusak.
Sedangkan untuk ke titik penambangan, harus berjalan kaki kurang lebih sejauh 3 kilometer.
Area tambang pinggiran sungai sudah rusak dikorek menggunakan alat berat. Di lokasi juga terdapat tanda-tanda tempat tinggal penambang.(W05)
Teks foto :
Sejumlah escavator yang digunakan untuk praktik penambangan emas ilegal diamankan(W05)
DPC Ikanas Dohot Anak Boruna Deli Serdang Gelar Silaturahmi dan Buka Puasa Bersama
kota
Deliserdang Majelis Pimpinan Wilayah (MPW) Pemuda Pancasila Provinsi Sumatera Utara menggelar kegiatan berbuka puasa bersama sekaligus ber
News
sumut24.co ASAHAN, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Asahan secara resmi melaksanakan pembukaan Kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan Tingkat SMP T
News
Dompet Dhuafa Waspada Bersama PPJI Sumut Gelar REMEMBER 2026 untuk Penyintas Banjir di Tapanuli SelatanTapanuli Selatansumut24.co Dompet Dh
News
sumut24.co MedanWakil Wali Kota Medan H. Zakiyuddin Harahap mengapresiasi gerakan sosial yang ditunjukkan organisasi Matahari Pagi Indones
kota
Medan Sumut24.coSuasana Minggu malam (8/3/2026) di sebuah kedai kopi di Jalan Mesjid Aljihad No.18 B, Medan, terasa hangat. Aroma kopi yan
News
Medan sumut24.co Menguatkan simpul kekeluargaan di bulan suci Ramadan, Ketua Bawaslu Kabupaten Deli Serdang, Febryandi Ginting, S.M.Si, me
News
Penanaman jagung serentak Kwartal 1 Tahun 2026 Polda Sumut, Dukung Ketahanan Pangan Nasional
kota
sumut24.co TANJUNGBALAI, Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina menghadiri sekaligus membuka kegiatan Pesantren Kilat Ramadhan
News
Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Polresta Deli Serdang Ikuti Penanaman Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026
kota